HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA

Gratis

0
0
118
2 weeks ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA Studi Kasus Kelas X SMK N 7 Yogyakarta SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Akuntansi Disusun Oleh: Gres Oktavina Dimara NIM : 111334002 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI BIDANG KEAHLIAN KHUSUS PENDIDIKAN AKUNTANSI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2019

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA Studi Kasus Kelas X SMK N 7 Yogyakarta SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Akuntansi Disusun Oleh : Gres Oktavina Dimara NIM : 111334002 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI BIDANG KEAHLIAN KHUSUS PENDIDIKAN AKUNTANSI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2019 i

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERSEMBAHAN Karya ini kupersembahkan untuk: Tuhan Yesus yang selalu menuntun perjalananku dan senantiasa memberi kekuatan di dalam hidupku. Bapa dan Mama yang senantiasa memberikan perhatian. dukungan dan doanya selama ini. Kakak dan adik saya yang selalu memberikan semangat dan dukungan Keluarga, Sahabat, Teman Teman seperjuangan skripsi Almamaterku Universitas Sanata Dharma

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI MOTTO “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Matius, 11:26) “Akulah pokok-pokok anggur dan kamulah rantingrantingya. Barangsiapa tinggal didalam aku dan aku didalam dia, dia berbuah banyak, sebab diluar aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa” (Yohanes 15:5)

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 30 januari 2019 Penulis Gres Oktavina Dimara

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Gres Oktavina Dimara Nomor Mahasiswa : 111334002 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul: HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA. Studi Kasus Kelas X SMK N 7 Yogyakarta Dengan demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di Internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal : 30 januari 2019 Yang menyatakan Gres Oktavina Dimara

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRAK HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA Studi Kasus Kelas X SMK N 7 Yogyakarta Gres Oktavina Dimara Universitas Sanata Dharma 2018 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa, (2) hubungan motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan studi kasus pada siswa SMK 7 Yogyakarta yang dilakukan pada bulan juni 2018. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X SMK 7 Yogyakarta. Sampel sebanyak 95 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan analisis dengan menggunakan korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan yang positif dan signifikan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa (r hitung = 0,249; p = 0,015); (2) tidak ada hubungan signifikan dan positif antara motivasi belajar siswa dan prestasi belajar siswa ( r hitung = 0,094; p = 0,364).

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRACT THE CORRELATION BETWEEN STUDENTS’ PERCEPTION ABOUT TEACHER’S TEACHING SKILLS AND STUDENT LEARNING MOTIVATION AND STUDENT LEARNING ACHIEVEMENT A Case Study on Students of SMK 7 Yogyakarta GresOktavinaDimara Sanata Dharma University Yogyakarta 2018 This study aims to find out: (1) the relationship between students perception about teacher’s teaching skills and student learning achievement; (2) the relationship between student learning motivation and student learning achievement. This research is a case study conducted at SMK 7 Yogyakarta in June 2018. The population of this study were all students at SMK 7 Yogyakarta. The samples were 95 students taken by purposive sampling technique. Data were collected by questionnaire and analyzed by using product moment correlation. The results of this study show that: (1) there is positive and significant relationship between student perception about teacher’s teaching skills and student learning achievement (r hitung = 0,249; p = 0,015); (2) there is no positive and significant relationship between student learning motivation andstudent learning achievement ( rhitung = 0,094; p = 0,364).

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ...................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING .......................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ........................................................................ iii HALAMAN PERSEMBAHAN .................................................................... iv MOTTO .......................................................................................................... v PERYATAAN KEASLIAN KARYA ........................................................... vi PERYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS ..................................................................... vii ABSTRAK ...................................................................................................... viii ABSTRCT ........................................................................................................ ix KATA PENGANTAR .................................................................................... x DAFTAR ISI ................................................................................................... xii DAFTAR TABEL .......................................................................................... xviii DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................. xix BAB I PENDAHULUAN ............................................................................... 1 A. Latar Belakang Masalah ....................................................................... 1 B. Batasan Masalah................................................................................... 4 C. Rumusan Masalah ................................................................................ 4 D. Tujuan Penelitian ................................................................................. 4

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI E. Manfaat Penelitian ............................................................................... 5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN PERUMUSAN HIPOTESIS ........ 6 A. Tinjuan Teoritik ................................................................................ 6 1. Persepsi Tentang Keterampilan Mengajar Guru ........................... 6 2. Prestasi Belajar …………………………………………………. 23 3. Motivasi Belajar ………………………………………………… 28 B. Kajian Hasil Penelitian Yang Relevan …………………………... 37 C. Kerangka Berfikir .............................................................................. 38 1. Hubungan keterampilan guru dengan prestasi belajar .................. 38 2. Motivasi belajar dengan prestasi belajar ....................................... 39 D. Hipotesis .............................................................................................. 39 BAB III METODOLOGI PENELITIAN ................................................... 40 A. Jenis Penelitian ..................................................................................... 40 B. Tempat dan Waktu .............................................................................. 41 1. Tempat Penelitian .......................................................................... 41 2. Waktu Penelitian ........................................................................... 41 C. Subjek dan Objek Penelitian ................................................................ 41 1. Subjek Penelitian ........................................................................... 41 2. Objek Penelitian ............................................................................ 41 D. Populasi, Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel ............................ 41 1. Populasi ......................................................................................... 41 2. Sampel Penelitian .......................................................................... 41

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Teknik Pengambilan Sampel ......................................................... 42 E. Variable Penelitian dan Pengukuran Variabel ..................................... 42 1. Variable Penelitian ........................................................................ 42 2. Pengukuran Variabel ..................................................................... 43 F. Teknik Pengumpulan Data ................................................................... 46 1. Kuesioner (Angket) ........................................................................ 46 2. Observasi ........................................................................................ 47 G. Pengujian Instrumen Penelitian............................................................ 47 1. Pengujian Validitas ........................................................................ 47 2. Pengujian Reliabilitas..................................................................... 48 H. Teknik Analisis Data ............................................................................ 49 1. Teknik Analisis Deskriptif ............................................................. 49 2. Pengujian Prasyarat Analisis .......................................................... 51 3. Pengujian Hipotesis ........................................................................ 51 BAB IV GAMBARAN UMUM ..................................................................... 53 A. Sejarah Singkat Berdirinya SMK 7 Yogyakarta .................................. 53 B. Tujuan, Visi, dan Misi SMK 7 Yogyakarta ......................................... 53 C. Lokasi Penelitian .................................................................................. 54 D. Lembaga ............................................................................................... 55 E. Kerjasama Dengan Du/Di .................................................................... 55 F. Program Keahlian, Data Siswa, Data Guru .......................................... 56 BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN ................................................... 58 A. Deskripsi Data ...................................................................................... 58

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 1. Persepsi Siswa tentang Keterampilan Mengajar Guru .................. 58 2. Motivasi Belajar ............................................................................ 59 3. Prestasi Belajar Siswa ................................................................... 60 B. Uji Prasyarat Analissi Data .................................................................. 61 1. Pengujian Normalitas .................................................................... 61 C. Pengujian Hipotesis .............................................................................. 63 1. Hubungan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa .................................................................... 63 2. Hubungan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar ................... 63 D. Pembahasan ......................................................................................... 66 1. Hubungan Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru dengan Prestasi Belajar Siswa ....................................................... 66 2. Hubungan Motivasi Belajar Siswa dengan Prestasi Belajar Siswa ... 67 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN........................................................ 69 A. Kesimpulan .......................................................................................... 69 B. Keterbatasan Penelitian ........................................................................ 69 C. Saran ..................................................................................................... 70 DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 74 LAMPIRAN-LAMPIRAN ............................................................................ 75

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL Halaman Tabel 3.1 Skror item-item pertanyaan .............................................................. 43 Tabel 3.2 Indikator Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru ................................................................................................. 44 Tabel 3.3 Indikator Motivasi Belajar siswa ..................................................... 46 Tabel 3.4 Tingkat Keterhandalan Variabel ...................................................... 49 Tabel 3.5 Penilaian Acuan Patokan (PAP) Tipe II .......................................... 50 Tabel 3.6 Rentang Skor Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru, Motivasi Belajar Siswa .................................................................................... 50 Tabel 3.7 Interval Skor Prestasi Belajar ........................................................... 51 Tabel 3.8 Interprestasi Koefisien Korelasi ....................................................... 52 Tabel 5.1 Deskripsi Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru ..... .................................................................... 58 Tabel 5.2 Deskripsi Motivasi Belajar............................................................... 59 Tabel 5.3 Interval Skor Prestasi Belajar ........................................................... 60 Tabel 5.4 Keterampilan Mengajar Guru .......................................................... 61 Tabel 5.5 Interprestasi motivasi Belajar........................................................... 62 Tabel 5.6 Interprestasi Koefisien Korelasi ............................................. ......... 63 Tabel 5.7 Hasil Pengujian Korelasi Variabel Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru dengan Prestasi Siswa ...................................... 64

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Tabel 5.8 . Hasil Pengujian Korelaso Variabel Motivasi Belajar Siswa dengan Prestasi Belajar Siswa ..................................................................................... 65

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 Instrument Penelitian .................................................................... 76 Lampiran 2 Data Induk .................................................................................... 82 Lampiran 3 Deskripsi Data .............................................................................. 91 Lampiran 4 Uji Normalitas .............................................................................. 93 Lampiran 5 Uji Hipotesis ................................................................................. 95

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunia-Nya yang diberikan sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Akuntansi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Dalam penyusunan skripsi ini, penulis banyak mendapatkan bimbingan, bantuan, dan dukungan dari berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung yang mendukung penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada: 1. Dr. Yohanes Harsoyo, S.Pd., M.Si. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta; 2. Bapak Ig. Bondan Suratno, S.Pd., M.Si. selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta; 3. Bapak Ig. Bondan Suratno, S.Pd., M.Si. selaku Ketua Program Studi Pendidkan Ekonomi, Bidang Keahlian Khusus Pendidkan Akuntansi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta;

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4. Bapak Ig. Bondan Suratno, S.Pd., M.Si. selaku Dosen Pembimbing yang telah meluangkan waktu dalam memberikan bimbingan dan dukungan sehingga penulis dapat menyelesaiakn skripsi ini dengan baik; 5. Bapak/Ibu dosen dan karyawan Program Studi Pendidikan Ekonomi, Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Akuntansi yang telah memberikan ilmu dan pengetahuan serta bantuan bagi penulis selama proses perkuliahan; 6. Ibu Theresia Aris Sudarsilah selaku staf sekretariat Program Studi Pendidkan Ekonomi, Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Akuntansi yang telah membantu administrasi kemahasiswaan selama proses perkulihan; 7. Ibu Sri Wahyuni selaku orang tua wali saya yang ada di yogya atau biasa saya panggil Mak, terimakasih atas semua bantuan doa, perhatian, kasih sayang dan motivasi tentang kehidupan yang selalu diberikan kepada saya sehingga saya dapat menyelesaikan kuliah dan skripsi ini dengan lancar. 8. Kepada Bapak saya Alm. Laurens Dimara terimakasih karena sudah memberikan panutan yang baik kepada kita selaku anak dan Ibu saya Katerina Wanane yang selalu memberikan kasih sayang, perhatian, dukungan, nasihat dan doa selama saya kuliah dan menyelesaikan skripsi; 9. Kakakku yang selalu memberikan perhatian dan dukungan selama penulis kuliah dan penyelesaikan skripsi. 10. Terimakasih kepada ade ku Elisabeth Wanane yang selalu menemani saya dan memberikan motivasi kepada saya agar dapat menyelesaikan skripsi dengan baik.

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11. Bapak Pdt. Larry Nathan Kurniadi yang telah memberikan dukungan melalui perhatian dan motivasi-motivasi sehingga saya dapat menyelesaikan skripsi. 12. Semua keluarga besarku terimakasih atas, dukungan dan doa yang diberikan selama ini; 13. Semua teman-teman seperjuangan PAK 2011. Terimaksih atas dukungan dan kebersamaannya; 14. Sahabatku Cahyo Nugroho, Fransisca Ayu Dewi, Diah Triwahyuni, Maria C. Stefany, Lince Elisabeth Kendi, Maria Mahardika Faan, Margaretha Erlin, Dessy Rehi, Heidy Fabiola, Ayu Gayatri, Paul Dias, Beata, Mami, Mas Dian, teman-teman Abigail Fitri, Venna, Talenta, Ellisa dsb. Terimaksih untuk semua bantuan, dukungan dan kebersamaanya; 15. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu, untuk bantuan dan dukunganya selama ini; 16. Dalam penyusunan skiripsi ini, penulis menyadari masih jauh dari kesempurnaan karena atas keterbatasan dan kekurangannya. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun penulis harapkan guna untuk menyempurnakan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Penulis Gres Oktavina Dimara

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB I PENDAHULAN A. Latar Belakang Pendidikan adalah tindakan khas manusia yang berarti pendidikan berlangsung dari, oleh, dan untuk manusia. Pendidikan merupakan masalah yang penting bagi setiap negara terlebih bagi negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia. Pendidikan erat kaitannya dengan sistem pengajaran yang digunakan, baik materi, anak didik, lingkungan dan lain sebagainya. Dalam dunia pendidikan, guru merupakan figur sentral dalam penyelenggaraan pendidikan, karena guru adalah sosok yang sangat diperlukan untuk memacu keberhasilan peserta didiknya. Betapapun baiknya kurikulum yang dirancang ahli dengan ketersediaan peralatan dan biaya peralatan serta biaya yang cukup sesuai dengan pendidikan, namun pada akhirnya keberhasilan pendidikan secara profesional terletak ditangan guru. Dengan demikian berhasilnya pendidikan pada siswa sangat tergantung pada pertanggung jawaban guru dalam melakasanakan tugasnya. Guru merupakan kunci dalam peningkatan mutu pendidikan dan mereka berada pada posisi yang sangat strategis bagi seluruh upaya reformasi pendidikan yang berorientasi pada pencapaian kualitas. Posisi guru menjadi sangat strategis dalam konteks persekolahan, apapun upaya yang dilakukan untuk 1

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2 peningkatan kualitas pendidikan dalam suatu sistem persekolahan akan menjadi tidak berarti jika tidak disertai oleh adanya guru profesional. Guru merupakan penentu prestasi belajar siswa dimana prestasi belajar merupakan hasil yang telah dicapai siswa setelah melakukan proses belajar mengajar, indikator pencapaian prestasi belajar dapat ditunjukan salah satunya dengan menggunakan evaluasi belajar berupa tes atau ulangan harian yang nantinya dengan nilai dari evaluasi tersebut dapat diketahui seberapa besar pencapaian prestasi belajar seorang siswa. Dengan menganalisis prestasi belajar siswa maka akan menjadi evaluasi bagi semua komponen pendidikan untuk tetap berupaya meningkatkan mutu pendidikan. Dengan demikian prestasi belajar menempati posisi penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Proses belajar mengajar akan cenderung menimbulkan kebosanan dalam diri siswa jika tidak diimbangi dengan keterampilan guru dalam menyampaikan materi dengan aktif, kreatif, dan inovatif. Selain itu dari pihak siswa itu sendiri juga harus mempunyai motivasi dorongan untuk selalu berprestasi dengan belajar tekun, rajin, dan disiplin dalam mengikuti setiap proses belajar mengajar. Keterampilan mengajar guru dalam menyampaikan materi disertai dengan dorongan dalam diri siswa untuk tetap berprestasi diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar ekonomi peserta didik. Berdasarkan karakteristik tersebut maka diduga prestasi belajar siswa ditentukan oleh keterampilan mengajar guru dan motivasi berprestasi siswa.

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3 Guru sebagai seorang pendidik harus mampu mengolah kegiatan belajar mengajar sedemikian rupa sehingga suasana menjadi fun (menyenangkan), demokratis dan terbuka. Seorang guru juga dituntut untuk memiliki beberapa kompetensi menurut Hamalik (2003:36) “Proses belajar dan hasil belajar para siswa bukan saja ditentukan oleh sekolah, pola, struktur dan misi kurikulumnya, akan tetapi sebagian besar ditentukan oleh kompetensi guru yang mengajar mereka dan membimbing”. Guru yang kompeten dalam hal ini adalah keterampilan dalam mengadakan pembelajaran yang lebih mampu menciptakan lingkungan belajar yang efektif, menyenangkan dan lebih mampu mengelola kelasnya sehingga proses belajar para siswa dapat berjalan dengan baik dan lancar. Dalam proses pembelajaran motivasi dari dalam diri sendiri juga turut menentukan hasil belajar, sebaik apapun sarana belajar, susunan kurikulum, kondisi sekolah namun ketika tidak didukung motivasi berprestasi dari dalam diri peserta didik itu sendiri maka hasil belajar tidak akan bisa maksimal. Motivasi berprestasi dapat ditandai dengan seberapa besar intensitas kemauan belajar siswa nantinya. Berdasarkan permasalahan yang terpapar diatas, penulis tertarik untuk menyelidiki “Hubungan Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru Dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar Siswa Smk Negeri 7 Yogyakarta” penelitian ini merupakan penelitian studi kasus di SMK NEGERI 7 Yogyakarta.

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 B. Batasan Masalah Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui prestasi belajar siswa SMK 7 Yogyakarta. Ada banyak faktor yang berhubungan dengan prestasi belajar siswa. Agar penelitian lebih terarah maka peneliti hanya menunjukan sejauhmana hubungan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dan motivasi belajar siswa dan prestasi belajar siswa. C. Rumusan Masalah Berdasarkan pembatasan masalah diatas, dapat dirumuskan permasalahan dalam penelitian ini sebagai berikut. 1. Adakah hubungan positif antara persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa? 2. Adakah hubungan yang positif antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa? D. Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini untuk menyediakan bukti tentang 1. Ada tidaknya hubungan yang positif antara persepsi siswa tentang keterampilan guru dengan prestasi belajar siswa. 2. Ada tidaknya hubungan yang positif antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa.

(25) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5 E. Manfaat Penelitian Manfaat penelitian ini sebagai berikut 1. Bagi Sekolah Hasil penelitian ini dapat menjadi pengetahuan tentang faktor yang mempengaruhi prestasi belajar. Sehingga dapat di jadikan sebagai perencanaan pembelajaran yang lebih baik lagi untuk kedepannya. 2. Bagi Guru Dengan adanya penelitian ini guru sebagai fasilitator dapat memberikan masukan yang positif terhadap peserta didiknya sehingga dapat membangkitkan motivasi belajar siswa. 3. Bagi Universitas Sanata Dharma Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam perkembangan dunia pendidikan yang memberikan informasi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar. 4. Bagi Penulis Hasil penelitian ini diharapkan di dunia kerja secara nyata. Karena penulis juga menempuh pendidikan di fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan, maka jika kelak menjadi seorang pendidik harus menjadi tenaga pendidik yang professional dan bertanggung jawab.

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN PERUMUSAN HIPOTESIS A. Tinjauan Teoritik 1. Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar guru a. Pengertian Persepsi Menurut Slameto (2003:102), Persepsi adalah proses yang menyangkut masuknya pesan atau informasi ke dalam otak. Melalui persepsi, manusia terus menerus mengadakan hubungan dengan lingkungannnya. Hubungan ini dilakukan lewat inderanya yaitu indera penglihatan, pendengaran, peraba, perasa dan penciuman. Menurut Walgito (2004:88), persepsi merupakan pengorganisasian, penginterprestasikan terhadap stimulus yang diinderakan sehingga merupakan sesuatu yang berarti, dan merupakan respon yang integrated dalam diri individu. Kotler (2000:54) menjelaskan persepsi sebagai proses bagaimana seseorang menyeleksi, mengatur dan menginterpretasikan masukan-masukan informasi untuk menciptakan gambaran keseluruhan yang berarti. Mangkunegara berpendapat bahwa persepsi adalah suatu proses pemberian arti atau makna terhadap lingkungan(Arindita, 2002:49). Dalam hal ini persepsi mencakup penafsiran obyek, penerimaan stimulus (Input), pengorganisasian stimulus, dan penafsiran terhadap stimulus yang telah diorganisasikan dengan cara mempengaruhi 6

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 7 perilaku dan pembentukan sikap. Adapun Robbins (2003:101) mendeskripsikan persepsi dalam kaitannya dengan lingkungan, yaitu sebagai proses di mana individu-individu mengorganisasikan dan menafsirkan kesan indera mereka agar memberi makna kepada lingkungan mereka. Leavitt membedakan persepsi menjadi dua pandangan, yaitu pandangan secara sempit dan luas(Rosyadi, 2001: 95). Pandangan yang sempit mengartikan persepsi sebagai penglihatan, bagaimana seseorang melihat sesuatu. Sedangkan pandangan yang luas mengartikannya sebagaimana seseorang memandang atau mengartikan sesuatu. Irwanto (2002:71) mengungkapkan persepsi merupakan proses diterimanya rangsangan berupa objek, kualitas, hubungan antar gejala, maupun peristiwa sampai rangsangan itu disadari dan dimengerti. Persepsi berarti analisis mengenai cara mengintegrasikan penerapan terhadap hal-hal di sekeliling individu dengan kesan-kesan atau konsep yang sudah ada, dan selanjutnya mengenali benda tersebut. b. Faktor-faktor yang berperan dalam persepsi Menurut Walgito (2005:101) terdapat beberapa faktor yang berperan dalam persepsi. Faktor tersebut antara lain: 1) Objek yang dipersepsi Objek menimbulkan stimulus yang mengenai alat indera atau reseptor. Stimulus dapat datang dari luar individu yang mempersepsi, tetapi juga dapat datang dari dalam diri individu

(28) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8 yang bersangkutan dan langsung mengenai syaraf penerima yang bekerja sebagai reseptor. Namun sebagian besar stimulus datang dari luar individu. 2) Alat indera, syaraf, dan pusat susunan syaraf Alat indera atau reseptor merupakan alat untuk menerima stimulus. Disamping itu juga harus ada syaraf sensori sebagai alat untuk meneruskan stimulus yang diterima reseptor ke pusat susunan syaraf, yaitu otak sebagai pusat kesadaran. Sebagai alat untuk mengadakan respon diperlukan syaraf motoris. 3) Perhatian Untuk menyadari atau untuk mengadakan persepsi diperlukan adanya perhatian, yaitu merupakan langkah pertama sebagai suatu persiapan dalam rangka mengadakan persepsi. Perhatian merupakan pemusatan atau konsentrasi dari seluruh aktivitas indivindu yang ditunjukan kepada suatu atau sekumpulan objek (Walgito, 2010:101). Slameto (2010:102) menyatakan bahwa bagi para guru mengetahui dan menerapkan prinsip-prinsip yang bersangkutan dengan persepsi sangat penting karena: a) Makin baik suatu objek, orang, peristiwa, atau hubungan diketahui, makin baik objek, orang peristiwa, atau hubungan tersebut dapat di ingat; b) Dalam pengajaran menghindari salah pengertian merupakan hal yang harus dapat dilakukan oleh seorang guru, sebab

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9 salah pengertian akan menjadikan siswa belajar sesuatu yang keliru atau yang tidak relevan; c) Jika dalam pengajaran seorang guru perlu mengganti benda yang sebenarnya dengan gambar atau potret dari benda tersebut, maka guru harus mengetahui bagaimana gambar dan potret tersebut harus dibuat agar tidak terjadi persepsi yang keliru. Dari beberapa pengertian persepsi di atas, dapat disimpulkan bahwa persepsi adalah suatu proses bagaimana seseorang menyeleksi, mengatur dan menginterpretasikan masukan-masukan informasi dan pengalaman-pengalaman yang ada dan kemudian menafsirkannya untuk menciptakan keseluruhan gambaran yang berarti terhadap suatu objek. Suatu proses yang memungkinkan seseorang mengerti akan objek atau peristiwa atau objek yang lain berdasarkan rangsangan yang diterima. c. Keterampilan Mengajar Guru Pembelajaran merupakan suatu proses yang kompleks dan melibatkan berbagai komponen yang saling berkaitan. Oleh karena itu, untuk mewujudkan pembelajaran yang efektif diperlukan berbagai keterampilan yaitu keterampilan mengajar guru. Keterampilan mengajar atau membelajarkan merupakan kompetensi pedagogik yang cukup kompleks karena merupakan integrasi dari berbagai kompetensi guru secara utuh dan menyeluruh.

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 10 DeQueliy dan Gazali (Slameto, 2010:30) mendefinisikan mengajar adalah menanamkan pengetahuan pada seseorang dengan cara paling efisien dan efektif. Dalam hal ini sebisa mungkin guru dalam mengajar menggunakan cara-cara yang lebih singkat dan tepat, tidak membutuhkan waktu yang lama dalam mengajar namun siswa dapat mencerna dengan tepat materi yang diajarkan. Alvin W.Howard (Slameto, 2010:32) berpendapat bahwa mengajar adalah suatu aktivitas untuk mencoba menolong, membimbing seseorang untuk mendapatkan, mengubah atau mengembangkan skill, attitude, ideals (cita-cita), appreciations (penghargaan) dan knowledge (pengetahuan). Berdasarkan pengertian tersebut maka yang dimaksud dengan keterampilan mengajar guru adalah seperangkat kemampuan/kecakapan guru dalam melatih/membimbing aktivitas dan pengalaman seseorang serta membantunya berkembang dan menyesuaikan diri kepada lingkungan. Jadi, persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru adalah penilaian berupa tanggapan/pendapat siswa terhadap kemampuan/kecakapan guru dalam proses kegiatan belajar mengajar. Hasibuan dan Moedjiono (2009:58) mengutarakan macam-macam keterampilan dasar mengajar guru yang diutamakan adalah

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 1) Keterampilan memberikan penguatan Memberikan penguatan diartikan dengan tingkah laku guru dalam merespon secara positif suatu tingkah laku tertentu siswa yang memungkinkan tingkah laku tersebut timbul kembali. 2) Keterampilan bertanya Bertanya merupakan ucapan verbal yang meminta respons dari seseorang yang dikenal. Respons yang diberikan dapat berupa pengetahuan sampai dengan hal-hal yang merupakan hasil pertimbangan. Jadi bertanya merupakan stimulus efektif yang mendorong kemampuan berfikir. 3) Keterampilan menggunakan variasi Menggunakan variasi diartikan sebagai perbuatan guru dalam konteks proses belajar-mengajar yang bertujuan mengatasi kebosanan siswa, sehingga dalam proses belajarnya siswa senantiasa menunjukkan ketekuan, keantusiasaan, serta berperan serta aktif. 4) Keterampilan menjelaskan. Menjelaskan berarti menyajikan informasi lisan yang diorganisasikan secara sistematis dengan tujuan menunjukkan hubungan. Penekanan dalam memberikan penjelasan adalah proses penalaran siswa.

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12 5) Keterampilan membuka dan menutup pelajaran Membuka pelajaran diartikan dengan perbuatan guru untuk menciptakan suasana siap mental dan menimbulkan perhatian siswa agar terpusat kepada apa yang akan dipelajari. Menutup pelajaran adalah kegiatan guru untuk mengakhiri kegiatan inti pelajaran. Maksudnya adalah memberikan gambaran menyeluruh tentang apa yang telah dipelajari siswa, mengetahui tingkat pencapaian siswa, dan tingkat keberhasilan guru dalam proses belajar-mengajar. 6) Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan. Mengajar kelompok kecil dan perorangan diartikan sebagai perbuatan guru dalam konteks belajar-mengajar yang hanya melayani 3-8 siswa untuk kelompok kecil, dan hanya seorang untuk perorangan. Pada dasarnya bentuk pengajaran ini dapat dikerjakan dengan membagi kelas ke dalam kelompok – kelompok yang lebih kecil. Guru harus mampu membimbing beberapa kelompok kecil tersebut bahkan perorangan. 7) Keterampilan mengelola kelas. Keterampilan mengelola kelas merupakan keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya ke kondisi yang optimal jika terjadi gangguan, baik dengan cara mendisiplinkan siswa ketika terjadi aktifitas yang membawa pengaruh negatif terhadap proses

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 pembelajaran ataupun memberikan kegiatan remedial bagi siswa yang dinilai kurang memenuhi standar penilaian. 8) Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil Diskusi kelompok kecil adalah suatu proses yang teratur dengan melibatkan sekelompok siswa dalam interaksi tatap muka kooperatif yang optimal dengan tujuan berbagai informasi atau pengalaman, mengambil keputusan atau memecahkan suatu masalah. Turney (Usman, 2010:74) mengemukakan ada 8 (delapan) keterampilan mengajar/membelajarkan yang sangat berperan dan menentukan kualitas pembelajaran, diantaranya: a) Keterampilan bertanya Bertanya merupakan ucapan verbal yang meminta respon dari seseorang yang dikenal. Respon yang diberikan dapat berupa pengetahuan sampai dengan hal-hal yang merupakan hasil pertimbangan. Jadi bertanya merupakan stimulus efektif yang mendorong kemampuan berpikir. Dalam proses belajar mengajar, bertanya memainkan peranan penting sebab pertanyaan yang tersusun dengan baik akan memberikan dampak positif terhadap siswa. Keterampilan bertanya merupakan keterampilan yang tidak dapat dipisahkan dalam kegiatan belajar mengajar karena dengan memberi pertanyaan secara efektif dan efisien akan

(34) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14 dapat menimbulkan perubahan tingkah laku baik pada guru maupun pada siswa. Dari guru yang sebelumnya selalu memberikan informasi akan berubah menjadi banyak mengundang perhatian siswa, sedangkan siswa yang sebelumnya secara pasif mendengarkan keterangan guru akan berubah menjadi banyak berpartisipasi dalam bertanya, menjawab pertanyaan, dan mengemukakan pendapat. Hal ini akan menimbulkan cara belajar yang aktif. Beberapa komponen keterampilan bertanya sebagai berikut: 1. Keterampilan dasar bertanya yang meliputi pengungkapan pertanyaan secara jelas dan singkat, pemberian acuan agar siswa dapat menjawab dengan tepat, pemindahan giliran menjawab, penyebaran pertanyaan, pemberian waktu berfikir, pemberian tuntutan. 2. Keterampilan bertanya lanjutan, meliputi: pengubahan tuntutan tingkat kognitif pertanyaan, pengaturan urutan pertanyaan secara logis. Pertanyaan melacak sejauh mana kemampuan berfikir siswa. Keterampilan mendorong terjadinya interaksi antar siswa. b) Keterampilan memberikan penguatan. Penguatan (reinforcement) adalah segala bentuk respon bersifat verbal ataupun non verbal yang bertujuan memberikan informasi atau umpan balik (feed back) bagi si

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 15 penerima atas perbuatannya sebagai suatu dorongan atau koreksi. Komponen keterampilan memberikan penguatan meliputi penguatan verbal berupa kata-kata atau kalimat yang diucapkan guru; penguatan gestural dalam bentuk mimik, gerakan wajah atau anggota badan yang dapat memberikan kesan kepada siswa; penguatan dengan cara mendekati siswa untuk menyatakan perhatian guru terhadap pekerjaan, tingkah laku, atau penampilan siswa; penguatan dengan memberikan kegiatan yang menyenangkan, penguatan dengan sentuhan; penguatan dengan tanda-tanda untuk menunjang tingkah laku siswa yang positif. Dalam menggunakan komponen harus bervariasi, pemberian penguatan lebih baik dilakukan secara langsung dan segera. Untuk keperluan tertentu penggunaan penguatan secara tidak penuh dapat diberikan. Memberikan penguatan diartikan dengan tingkah laku guru dalam merespon secara positif suatu tingkahlaku tertentu siswa yang memungkinkan tingkahlaku tersebut timbul kembali. c) Keterampilan mengadakan variasi. Variasi stimulus adalah suatu kegiatan guru dalam konteks proses interaksi belajar mengajar yang ditujukan untuk mengatasi kebosanan siswa sehingga dalam situasi belajar mengajar, siswa senantiasa menunjukkan ketekunan,

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16 antusiasme, serta penuh partisipasi. Komponen keterampilan memberi variasi meliputi: variasi suara, pemusatan perhatian, kesenyapan, kontak pandang, gerakan badan dan mimik, serta perubahan posisi guru. d) Keterampilan menjelaskan. Keterampilan menjelaskan adalah penyajian informasi secara lisan yang diorganisasikan secara sistematik untuk menunjukkan adanya hubungan yang satu dengan yang lainnya. Penyampaian informasi yang terencana dengan baik dan disajikan dengan urutan yang cocok merupakan ciri utama kegiatan menjelaskan. Komponen keterampilan menjelaskan meliputi kejelasan menyampaikan materi, penggunaan contoh dan ilustrasi, memberikan penekanan, pengorganisasian, pemberian umpan balik. e) Keterampilan membuka dan menutup pelajaran. Membuka pelajaran (set induction) ialah usaha atau kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam kegiatan belajar mengajar untuk menciptakan prokondusi bagi siswa agar mental maupun perhatian terpusat pada apa yang akan dipelajarinya sehingga usaha tersebut akan memberikan efek yang positif terhadap kegiatan belajar. Sedangkan menutup pelajaran (closure) ialah kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk mengakhiri pelajaran atau kegiatan belajar mengajar. Usaha menutup pelajaran itu

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17 dimaksudkan untuk memberi gambaran menyeluruh tentang apa yang telah dipelajari oleh siswa, mengetahui tingkat pencapaian siswa dan tingkat keberhasilan guru dalam proses belajarmengajar. Komponen keterampilan membuka dan menutup pelajaran meliputi dua hal. 1. Membuka pelajaran Menarik perhatian siswa, menimbulkan motivasi, memberikan acuan berupa gambaran yang jelas kepada siswa mengenai hal-hal yang akan dipelajari, membuat kaitan antara aspek-aspek yang relevan dari mata pelajaran yang dikenal siswa. 2. Menutup pelajaran Untuk memperoleh gambaran secara utuh pada waktu akhir kegiatan, beberapa cara yang dapat dilakukan dalam menutup pelajaran yaitu meninjau kembali dengan cara merangkum inti pelajaran dan membuat ringkasan, mengevaluasi dengan berbagai bentuk evaluasi. f) Keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil Diskusi kelompok adalah suatu proses yang teratur yang melibatkan sekelompok orang dalam interaksi tatap muka yang informal dengan berbagai pengalaman atau informasi, pengambilan kesimpulan, atau pemecahan masalah. Diskusi kelompok merupakan strategi yang memungkinkan siswa

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 18 menguasai suatu konsep atau memecahkan suatu masalah melalui satu proses yang memberi kesempatan untuk berpikir, berinteraksi sosial, serta berlatih bersikap positif. Komponen keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil meliputi: Pemusatan perhatian, memperjelas permasalahan, menganalisa pandangan siswa, menyebarkan kesempatan berpartisipasi, menutup diskusi. g) Keterampilan mengelola kelas Pengelolaan kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses belajar mengajar. Dengan kata lain kegiatan-kegiatan untuk menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar mengajar, misalnya penghentian tingkah laku siswa yang menyelewengkan perhatian kelas, pemberian ganjaran bagi ketepatan waktu penyelesaian tugas oleh siswa, atau penetapan norma kelompok yang produktif. Komponen keterampilan mengelola kelas meliputi: 1. Keterampilan yang berkaitan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal dengan cara menunjukkan sikap tanggap, membagi perhatian, memusatkan perhatian kelompok, memberikan petunjukpetunjuk yang jelas, menegur dan memberikan penguatan.

(39) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 19 2. Keterampilan yang berkaitan dengan pengembalian kondisi belajar yang optimal dengan cara memodifikasi tingkah laku, mengeloa kelompok, menemukan dan memecahkan tingkah laku yang menimbulkan masalah. h) Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan Secara fisik bentuk pengajaran ini ialah berjumlah terbatas, yaitu berkisar antara 3-8 orang untuk kelompok kecil, dan seorang untuk perseorangan. Pengajaran kelompok kecil dan perseorangan memungkinkan guru memberikan perhatian terhadap setiap siswa serta terjadinya hubungan yang lebih akrab antara guru dan siswa maupun antara siswa dengan siswa. Komponen keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan meliputi keterampilan melakukan pendekatan secara pribadi, keterampilan mengorganisasi, dan keterampilan membimbing dan memudahkan belajar. Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan merupakan keterampilan yang cukup kompleks dan memerlukan penguasaan keterampilan sebelumnya, yakni keterampilan bertanya, memberi penguatan, mengadakan variasi, menjelaskan, dan membimbing diskusi kelompok kecil.

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 20 Menurut Soekartawi (1995:33) pengajar dituntut untuk berperan serba bisa, antara lain: 1. mempunyai keahlian terhadap ilmu pengetahuan (bahan ajar) yang diberikan kepada siswanya; 2. mempunyai keahlian dalam memberikan pengajaran; 3. mampu memberikan motivasi kepada siswa; 4. mampu bertindak sebagai manajer di kelas; 5. mampu bertindak sebagai pemimpin; 6. mempunyai keahlian dalam memberikan bimbingan; 7. mempunyai keahlian sebagai ahli lingkungan 8. mampu menjadi penggerak inisiatif; 9. mampu membuat suasana di kelas tetap terkontrol; 10. mampu membuat atau memberikan humor 11. mau menerima umpan balik dari siswa 12. mau menerapkan hasil-hasil penelitian di dalam bahan ajar. Menurut Soekartawi (1995:40) melakukan persiapan atau perencanaan pengajaran adalah tahapan yang sangat penting, karena pada kegiatan persiapan dan perencanaan inilah pelaksanaan pengajaran akan berjalan dengan dengan baik pula. Tahapan kegiatan pembelajaran yang perlu dilakukan, yaitu: a. Mempelajari silabus. Dalam setiap lembaga atau instansi pendidikan kadang kala dijumpai adanya perbedaan dalam pembuatan silabus, tetapi pada dasarnya silabus dapat

(41) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 21 dikategorikan menjadi dua bagian, yaitu: silabus telah disiapkan oleh jurusan, faklutas, universitas atau lembaga pendidikan yang bersangkutan dan silabus disiapkan sendiri oleh pengajar. b. Menetapkan tujuan dan kelompok sasaran Walaupun tujuan ini telah ditetapkan di silabus, akan lebih baik perlu ditetapkan apa tujuan instruksional umum (TIU) dan tujuan intruksional khusus (TIK). Hal ini dikarenakan tujuan yang ditetapkan disilabus adalah sangat singkat. TIU biasanya merupakan goals atau tujuan dari bahan ajar yang diberikan, yaitu tujuan relative yang ingin dicapai, sedangkan TIK (biasanya dinamakan objective) berisi tujuan yang sifatnya operasional yang harus dikuasai oleh siswa. c. Membuat satuan acara pengajaran (SAP) SAP adalah penjabaran yang lebih yang lebih terperinci dari bahan ajar yang diberikan untuk tujuan mencapai TIU dan TIK. d. Memilih model instruksi yang relevan Tiap pengajar mempunyai kesenangan atau keahlian di dalam memilih model instruksi yang dipakai sehari-hari di kelas. Model intruksi yang digunakan sebaiknya sesuai dengan bahan ajar atau ilmu pengetahuan dan teknologi. e. Membuat cara evaluasi Agar siswa dapat membuat persiapan atau dapat menyiapkan strategi bagemana mereka mendaptkan nilai yang tinggi adalah

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 22 dengan cara evaluasi, evalusai inipun dapat berupa ujian lisan, tertulis, mengumpulkan tugas-tugas, quis atau lain sebagainya. f. Menetapkan tempat waktu Penempatan waktu dan tempat biasanya bukanlah tugas seorang pengajar. g. Menetapkan buku wajib dan pilihan Buku tersebut perlu dituliskan dengan jelas di silabus atau saat pertemuan perdana. h. Membagikan hand out Proses komunikasi dalam pembelajaran hendaknya ada umpan balik karena sangat diperlukan untuk memperbaiki penampilan kemunikator dan juga isi bahan ajar. i. Melaksanakan evaluasi Dalam penelitian ini keterampilan guru yang dimaksud adalah persepsi siswa yang berkaitan dengan keterampilan mengajar guru. karena dalam proses belajar mengajar, keterampilan mengajar guru mempengaruhi secara langsung proses pembelajaran di dalam kelas. Berkaitan dengan keterampilan mengajar guru, siswa mempunyai pandangan atau persepsi yang berbeda antar satu siswa dengan siswa yang lain. Hal ini terkait dengan kemampuan siswa dalam menerima informasi yang masuk, sehingga menimbulkan persepsi yang berbeda. Persepsi yang terjadi dapat berupa respon positif maupun negatif. Respon

(43) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 23 positif menunjukkan keaktifan belajar siswa, meningkatnya motivasi dan prestasi belajar siswa. Respon negatif menunjukkan tingkah laku siswa yang tidak mendukung dalam proses belajar. Keterampilan guru dalam mengajar diharapkan dapat menumbuhkan respon positif siswa. Peranan guru sangat menentukan dalam usaha meningkatkan prestasi belajar. Untuk itu guru dituntut untuk mampu menyelenggarakan proses pembelajaran dengan sebaik-baiknya. Dengan keterampilan mengajar yang dimiliki, diharapkan guru akan mampu menarik perhatian siswa terhadap materi yang diajarkan, membuat siswa lebih mudah dalam memahami materi yang diajarkan sehingga siswa lebih termotivasi melakukan proses pembelajaran. Oleh sebab itu, keterampilan mengajar penting dimiliki oleh setiap guru karena membuat proses pembelajaran lebih efektif. 2. Prestasi Belajar Menurut Hamalik (2001:23) belajar adalah modifikasi atau memperteguh kelakuan melalui pengalaman atau dalam arti belajar merupakan suatu proses, kegiatan, dan bukan suatu hasil maupun tujuan. Winkel (1987:193) berpendapat bahwa belajar pada manusia dapat dirumuskan sebagai suatu aktivitas mental atau psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif subjek dengan lingkungan dan saling menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan, keterampilan,

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 24 nilai sikap yang bersikap kostan atau menetap dan berbekas. Perubahan itu dapat berupa sesuatu yang baru, yang segera nampak dalam perilaku atau yang masih tinggal tersembunyi, mungkin juga perubahan hanya penyempurnaan terhadap hal yang sudah pernah dipelajari. Menurut pengertian secara psikologi, belajar merupakan suatu proses perubahan yaitu perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Jadi belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Gagne (1985) dalam (Winkel, 1987:72); prestasi adalah hasil yang telah dicapai seseorang dalam melakukan kegiatan. Gagne (1985) dalam (Winkel, 1987:72) menyatakan bahwa prestasi belajar dibedakan menjadi lima aspek, yaitu: kemampuan intelektual, strategi kognitif, informasi verbal, sikap dan keterampilan. a. Prinsip Belajar Ada beberapa yang menjadi prinsip-prinsip belajar. 1) Berdasarkan prasyarat yang diperlukan untuk belajar a) dalam belajar setiap siswa harus diusahakan partisipasi aktif, meningkatkan minat dan membimbing untuk mencapai tujuan instruksional; b) belajar harus dapat menimbulkan reinforcement dan motivasi yang kuat pada siswa;

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 25 c) belajar perlu lingkungan yang menantang dimana anak dapat mengembangkan kemampuannya bereksplorasi dan belajar dengan efektif; d) Belajar perlu ada interaksi siswa dengan lingkungannya. 2) Sesuai hakikat belajar a) belajar itu proses kontinyu, maka harus tahap demi tahap menurut perkembangannya; b) belajar adalah proses organisasi, adaptasi, eksplorasi dan discovery; c) belajar adalah proses kontinguitas (hubungan antara pengertian yang satu dengan pengertian yang lain) sehingga mendapatkan pengertian yang diharpakan. 3) Sesuai Materi / Bahan yang dipelajari a) Belajar bersifat keseluruhan dan materi itu harus memiliki struktur, penyajian yang sederhana, sehingga siswa mudah menangkap pengertiannya; b) Belajar harus dapat mengembangkan kemampuan tertentu sesuai dengan tujuan intruksional yang harus dicapainya. 4) Syarat keberhasilan belajar a) Belajar memerlukan sarana yang cukup, sehingga siswa dapat belajar dengan tenang; b) Repetisi, dalam proses belajar perlu ulangan berkali-kali agar pengertian/sikap itu mendalam pada siswa

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 26 b. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Belajar 1) Faktor-faktor Intern Di dalam faktor intern terdapat tiga faktor yaitu: a) Faktor Jasmani Dalam faktor jasmani terdapat faktor kesehatan, kesehatan adalah keadaan atau hal sehat. Kesehatan juga sangat berpengaruh terhadap kegiatan belajar mengajar peserta didik. Proses belajar seseorang akan terganggu jika kesehatan seseorang terganggu. Agar peserta didik dapat belajar dengan baik haruslah mengusahakan kesehatan badannya tetap terlihat fres dengan cara istirahat yang cukup, makan yang teratur dan yang terpenting adalah olahraga dan ibadah. b) Faktor Psikologis Dalam psikologis sekurang-kurangnya ada tujuh faktor yang tergolong ke dalam faktor psikologis yang mempengaruhi belajar. Faktor-faktor itu adalah inteligensi, perhatian, minat, bakat, motif, kematangan dan kelelahan. 2) Faktor-faktor Ekstern Faktor-faktor ekstern yang berpengaruh terhadap belajar dapat dikelompokan menjadi 3 faktor, yaitu: faktor keluarga, faktor sekolah dan masyarakat. a) Faktor Keluarga

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 27 Siswa yang belajar akan menerima pengaruh dari keluarga berupa, cara orang tua mendidik, relasi antara anggota keluarga suasana rumah tangga dan keadaan ekonomi keluarga. b) Faktor Sekolah Faktor sekolah yang mempengaruhi belajar ini mencakup metode mengajar, kurikulum, relasi guru dengan siswa, relasi siswa dengan siswa, disiplin sekolah, pelajaran dan waktu sekolah, standar pelajaran, keadaan gedung, metode belajar dan tugas rumah. c. Tujuan Belajar Tujuan belajar sebenarnya sangat banyak dan bervariasi. Tujuan belajar yang eksplisit diusahakan untuk dicapai dengan tindakan instruksional, lazim dinamakan instructional effects, yang biasa berbentuk pengetahuan dan keterampilan. Sementara, tujuan belajar sebagai hasil yang menyertai tujuan belajar instruksional lazim disebut nurturant effects. Bentuknya berupa, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sikap terbuka dan demokratis, menerima orang lain, dan sebagainya. Tujuan ini merupakan konsekuensi logis dari peserta didik” menghidupi” (live in) suatu sistem lingkungan belajar tertentu. d. Hasil Belajar Hasil belajar adalah pola-pola perbuatan, nilai-nilai, pengertianpengertian, sikap-sikap, apresiasi dan keterampilan.

(48) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 28 e. Tipe kegiatan belajar John Travers menggolongkan kegiatan belajar menjadi belajar gerakan, belajar pengetahuan, dan belajar pemecahan masalah. Ada pula yang menggolongkan kegiatan belajar menjadi belajar informasi, belajar konsep, belajar prinsip, belajar keterampilan dan belajar sikap. Secara eksplisit, kategorisasi kegiatan belajar yang bermacam-macam tersebut dapat dirangkum menjadi tipe kegiatan belajar: 1) Ketrampilan 2) Pengetahuan 3) Informasi 4) Konsep 5) Sikap 6) Pemecahan masalah 3. Motivasi Belajar a. Konsep Dasar Motivasi Kata motivasi berasal dari kata “motif” yang artinya “daya dorong”,”keingingan”,”kebutuhan”, dan “kemauan”. Motif yang telah aktif disebut “motivasi”. Mc. Donald (Sardiman, 1986:73) menyatakan bahwa motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya “perasaan/feeling” dan didahului dengan tanggapan adanya tujuan. Menurut Winkel

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 29 (Darsono,2000:6), motivasi adalah keseluruhan daya penggerak psikis di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar dan memberi arahan pada kegiatan belajar, demi tercapainya tujuan belajar. Menurut Sardiman (2006:85) menyatakan bahwa motivasi berfungsi sebagai motor penggerak dari setiap kegiatan yang dikerjakan. Menentukan arah perbuatan ke arah tujuan yang akan dicapai. Dengan demikian motivasi dapat memberikan arah dan kegiatan yang harus dikerjakan sesuai dengan rumusan tujuannya. Menurut Uno(2008:30), motif berprestasi yaitu motif untuk berhasil dalam melakukan suatu tugas atau pekerjaan, motif untuk memperoleh kesempurnaan, dalam hal ini adalah dorongan untuk mencapai tujuan diri secara ideal. Motivasi bila dihubungkan dengan pembelajaran, dalam hal ini adalah prestasi, maka akan menggambarkan dorongan akan berprestasi yang berbeda-beda pada diri seseorang. Motivasi berprestasi seseorang dapat dipelajari secara fisik, ketika seseorang mempunyai dorongan berprestasi, maka akan ada kecenderungan perbedaan sikap yang menuju ke arah positif untuk mencapai tujuan tertentu. Berikut adalah karakteristik seseorang yang mempunyai motivasi berprestasi: Menyelesaikan tugas dengan hasil sebaik mungkin, bekerja tidak atas dasar untung-untungan, berfikir dan berorientasi ke masa depan dengan berusaha mengantisipasi hasil

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 30 kerjanya secara logis, lebih mementingkan prestasi ketimbang upah yang akan diterimanya, realistik menilai dirinya, tidak boros, konsumtif, tetapi produktif, menghargai hadiah yang diterimanya, cenderung berorientasi ke dalam (inner orientation) kendati cukup tanggap terhadap stimulasi lingkungan. Berdasarkan pendapat para ahli tersebut disimpulkan bahwa motivasi merupakan suatu dorongan yang timbul karena adanya rangsangan dari dalam maupun dari luar sehingga seseorang berkeinginan untuk mengadakan perubahan tingkah laku atau aktivitas tertentu yang lebih baik dari keadaan sebelumnya. b. Peranan Motivasi Berprestasi Dalam proses belajar mengajar, motivasi mempunyai posisi penting terhadap keberhasilan belajar seorang siswa, siswa yang mempunyai motivasi berprestasi yang tinggi tentu data pencapaian prestasinya lebih baik daripada siswa yang mempunyai motivasi berprestasi rendah, semakin tinggi motivasi siswa maka ia akan belajar lebih giat, disiplin, tidak mudah menyerah. Sebaik apapun sarana belajar, perangkat pembelajaran, susunan kurikulum, dan kondisi sekolah namun ketika tidak didukung motivasi berprestasi dari dalam diri siswa itu sendiri maka hasil belajar tidak akan bisa maksimal. Motivasi mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu termasuk dalam belajar. Hasil belajar akan menjadi optimal jika

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 31 didukung adanya motivasi. Menurut Sardiman (2009:85) motivasi berperan sebagai pendorong manusia untuk berbuat. Motivasi dalam hal ini merupakan motor penggerak dari setiap kegiatan yang akan dikerjakan, menentukan arah perbuatan ke arah tujuan yang hendak dicapai kemudian motivasi juga berperan untuk menyeleksi perbuatan, yakni menentukan perbuatan apa yang harus dikerjakan guna mencapai tujuan. Motivasi berprestasi dapat ditandai dengan seberapa besar intensitas kemauan belajar siswa yang nantinya akan menentukan hasil belajar. Menurut Anni (2004:133) siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi akan belajar lebih lama dibanding dengan siswa yang mempunyai motivasi berprestasi rendah. Walaupun telah mengalami kegagalan, namun kegagalan itu diartikan karena kurang berusaha dan bukan karena faktor eksternal. Siswa yang memiliki motivasi berprestasi memiliki keinginan dan harapan untuk berhasil dan apabila mengalami kegagalan, mereka akan berusaha lebih keras untuk mencapai keberhasilan. Oleh karena itu siswa yang mempunyai motivasi berprestasi yang tinggi cenderung mengalami kesuksesan dalam mengerjakan tugas – tugas belajar sekolah, sesulit apapun proses belajar yang dialaminya, ia tetap berusaha. Motivasi dapat berfungsi sebagai pendorong usaha dan pencapaian prestasi. Seseorang melakukan suatu usaha karena adanya motivasi. Dengan didasari adanya motivasi, maka seseorang yang belajar itu akan

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 32 menghasilkan prestasi yang baik. Intensitas motivasi seorang siswa akan sangat menentukan tingkat pencapaian prestasinya. c. Jenis dan Teori Motivasi Menurut Mc Clelland, seseorang dianggap memiliki motivasi untuk berprestasi jika ia mempunyai keinginan untuk melakukan suatu karya berprestasi lebih baik dari prestasi karya orang lain.Tiga jenis kebutuhan manusia menurut Mc Clelland, berkaitan dengan motivasi berprestasi yaitu: 1) Kebutuhan akan prestasi / pencapaian Kebutuhan akan prestasi adalah kebutuhan seseorang untuk memiliki pencapaian signifikan, menguasai berbagai keahlian, atau memiliki standar yang tinggi. Orang yang memiliki pencapaian prestasi yang tinggi memiliki kecenderungan selalu ingin menghadapi tantangan baru dan mencari tingkat kebebasan yang tinggi. Sebab-sebab seseorang memiliki niat yang tinggi di antaranya adalah pujian dan imbalan akan kesuksesan yang dicapai, perasaan positif yang timbul dari prestasi, dan keinginan untuk menghadapi tantangan. 2) Kebutuhan akan kekuasaan Kebutuhan ini didasari oleh keinginan seseorang untuk mengatur atau memimpin orang lain .

(53) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 33 3) Kebutuhan akan afiliasi / keanggotan Kebutuhan ini adalah kebutuhan yang didasari oleh keinginan untuk mendapatkan atau menjalankan hubungan yang baik dengan orang lain. Seseorang merasa ingin disukai dan diterima oleh sesamanya. Mc.Clelland mengatakan bahwa kebutuhan yang kuat akan afiliasi ini akan mencampuri objektifitas seseorang. Sebab, jika ia merasa ingin disukai, maka ia akan melakukan apapun agar orang lain suka akan keputusannya.Menurut Mc Clelland dalam (Hasiah,2005) motivasi berprestasi terdiri atas dua komponen utama yaitu pikiran-pikiran yang menggambarkan prestasi dan kreativitas atau usaha yang berhubungan dengan prestasi. Orang yang memiliki motivasi berprestasi tinggi mempunyai ciri-ciri antara lain: suka bekerja keras untuk mencapai keberhasilan, selalu khawatir mengalami kegagalan, cenderung bertindak dan menetapkan suatu pilihan yang realistis, senang berkompetisi dan bertanggungjawab atas pilihan dan perbuatannya. Sedangkan Maslow (Irwanto, 2002:204) mengungkapkan tentang teori motivasi bahwa dalam motivasi terdapat suatu hierarki atau tingkatan dalam hal ini yaitu pada tingkat yang paling bawah kebutuhan fisiologis yang berkaitan dengan fisik, kemudian pada tingkatan yang lebih tinggi kebutuhan akan rasa aman dan tentram, kebutuhan akan cinta kasih, kebutuhan untuk

(54) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 34 dihargai, kebutuhan untuk mewujudkan diri sendiri atau kebutuhan untuk mengaktualisasi diri dimana manusia mempunyai kebutuhan untuk mengembangkan kapasitas atau potensinya setinggi mungkin. Teori yang diungkapkan Maslow merupakan kebutuhan motivasi dasar manusia hingga tingkat pengembangan aktualisasi diri. Sedangkan Mc. Clelland mengungkapkan kebutuhan motivasi lebih luas, lebih dari sekedar kebutuhan dasar motivasi seseorang yaitu kebutuhan akan berprestasi, berkuasa dan berafiliasi. Teori motivasi juga dikembangkan oleh Atkinson (Irwanto,2002:208) menyatakan terdapat kelompok orang yang mempunyai motivasi yaitu orang yang lebih termotivasi untuk berprestasi daripada menghindari kegagalan dan kelompok orang yang termotivasi oleh ketakutan akan gagal. Orang yang termotivasi untuk berhasil akan mempunyai penampilan terbaik pada tugas-tugas dengan tingkat kesulitan yang sedang. Sedangkan orang yang termotivasi menghindari kegagalan akan menyelesaikan tugas dengan baik pada tingkat kesulitan tinggi. Ada beberapa jenis motivasi, menurut Sardiman (2005:89) jenisjenis motivasi antara lain: a) Motivasi intrinsik Motivasi intrinsik adalah motif-motif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu dirangsang dari luar, karena dari

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 35 dalam individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu. Pada motif ini siswa belajar karena belajar dianggap bermakna bagi dirinya. Tujuan yang hendak dicapai terletak pada belajar itu sendiri yang meliputi keterampilan, sikap, menambah pengetahuan, dan pengalaman. b) Motivasi ekstrinsik Motivasi ekstrinsik adalah motif yang aktif dan berfungsinya karena adanya rangsangan dari luar. Pada motivasi ini siswa belajar bukan karena dapat memberikan makna baginya, melainkan mengharap sesuatu dibalik kegiatan belajar itu. Karakteristik siswa yang mempunyai motivasi berprestasi menurut Djaali (2007:103) : (1) Menyukai situasi atau tugas yang menuntut tanggungjawab pribadi atas hasilnya bukan atas dasar untung-untungan dan anggapan akan ketentuan nasib; (2) Memilih tujuan yang realistis tetapi menantang; (3) Senang bekerja sendiri dan bersaing untuk mengungguli orang lain; (4) Mencari situasi atau pekerjaan dimana ia memperoleh umpan balik dengan nyata untuk menentukan baik atau tidak hasil pekerjaannya; (5) Mampu menangguhkan keinginannya demi masa depan yang lebih baik; dan (6) Tidak bekerja untuk sekedar mendapat uang atau status melainkan mengejar lambang atau simbol yang menunjukkan keberhasilan atau prestasi.

(56) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 36 Ada beberapa temuan dari Heackhausen dalam (Mulyani, 2006:15-16) mengenai karakteristik individu yang mempunyai motivasi berprestasi sebagai berikut. a. Berorientasi sukses Bahwa individu diharapkan pada situasi berprestasi ia akan merasa optimis bahwa kesuksesan akan diraihnya dan dalam mengerjakan tugas seseorang lebih terdorong oleh harapan untuk sukses daripada menghindar tetapi gagal. b. Berorientasi ke depan Bahwa seseorang mempunyai kehendak dan tujuan di masa mendatang dengan memperhatikan waktu. Seseorang cenderung memikirkan tujuan-tujuan yang hendak dicapainya dalam waktu yang akan datang, tidak cepat puas terhadap apa yang diperoleh sekarang, lebih menghargai dan memanfaatkan waktu luang, serta ia lebih dapat menangguhkan pemuasan untuk mendapatkan penghargaan dimassa mendatang. c. Suka tantangan Seseorang lebih suka jenis tugas yang cukup rawan antara sukses dan gagal. Hal itu menjadikan pendorong baginya untuk melaksanakan dengan sungguh-sungguh, situasi prestasi yang mengandung resiko yang cukup untuk gagal dan suka akan perbedaan dan kekhasan tersendiri sesuai dengan potensi profesional yang dimiliki, dengan demikian maka secara tidak

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 37 langsung akan mempengaruhi kualitas dan pencapaian prestasi siswa. d. Ulet dan Tangguh Seseorang bila dihadapkan suatu tugas yang berat sekalipun tidak mudah menyerah, tetap bekerja dengan baik untuk mencapai prestasi terbaiknya dibanding dengan orang lain, dalam melakukan tugas-tugasnya menunjukkan keuletannya, ketepatan waktu, dan tidak mudah putus asa serta berusaha sesuai dengan kemampuannya. Adanya motivasi berprestasi dalam diri individu akan menumbuhkan jiwa kompetisi yang sehat, akan menumbuhkan individu-individu yang bertanggung jawab dan dengan motivasi berprestasi yang tinggi juga akan membentuk individu menjadi pribadi yang kreatif. B. Kajian Hasil Penelitian Yang Relevan seperti yang dikemukakan di atas penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 2 pokok permasalahan yaitu persepsi siswa tentang kleterampilan mengajar guru dan motivasi belajar siswa. Setelah ditemukan penelitian yang relevan dengan variabel persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru, motivasi belajar siswa yang dilakukan oleh: 1. Rumini yang berjudul : Hubungan Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Dasar Guru Mengajar Ketersediaan Fasilitas Belajar di Sekolah Motivasi Belajar Dengan Prestasi Belajar” Studi kasus Prodi

(58) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 38 Pendidikan Akuntansi angkatan “2010-2011” pada hasil penelitian disimpulkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan atau saling berhubungan. 2. Dyah Tri Wahyuni : Hubungan Persepsi Siswa Tentang Kompetensi Guru Akuntansi, Ketersediaan Fasilitas Belajar Di Sekolah, Motivasi Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa” Studi kasus Prodi Pendidikan Akuntansi Angkatan “ 2011-2012” pada hasil penelitian disimpulkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan atau saling berhubungan. C. Kerangka berfikir 1. Hubungan keterampilan guru dengan prestasi belajar Keterampilan mengajar guru merupakan faktor yang mempengaruhi prestasi belajar yang berasal dari luar individu (eksteren). Sudah menjadi kodrat manusia tidak terlepas dari pengaruh interaksi dengan guru. Prestasi belajar juga dipengaruhi oleh kompetensi guru, hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Rumini (2010-2011). Penelitian ini membuktikan bahwa “ada hubungan yang positif antara ketersediaan fasilitas belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar”. 2. Motivasi belajar dengan prestasi belajar Hamzah (2012:3) menyatakan bahwa motivasi merupakan dorongan yang terdapat dalam diri seseorang untuk berusaha mengadakan perubahan tingkah laku yang lebih baik dalam memenuhi

(59) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 39 kebutuhannya. Motivasi belajar lebih sedikit akan mempengaruhi hasil belajar. Siswa yang mempunyai motivasi yang kuat akan mempunyai banyak peluang untuk melakukan kegiatan belajar dengan penuh semangat guna menghasilkan hasil belajar yang maksimal. Siswa dengan semangat motivasi yang tinggi akan nampak dalam minat mengerjakan tugas belajar tanpa mengenal bosan. Hal ini membuktikan adanya hubungan positif antara motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar siswa sesuai dengan penelitian yang di lakukan oleh Dyah Tri Wahyuni (2011-2012). D. Hipotesis Berdasarkan teori yang telah diuraikan diatas, maka hipotesis dalam penelitian ini yaitu: 1. Ha: Ada hubungan positif dan signifikan presepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru terhadap prestasi belajar siswa. 2. Ha: Ada hubungan positif dan signifikan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa.

(60) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Tujuan penelitian adalah mendapatkan informasi mengenai hubungan persepsi siswa tentang keterampilan guru, motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa. Oleh karena itu jenis penelitian ini merupakan penelitian korelasial. Penelitian korelasial adalah penelitian yang dimaksudkan untuk mengetahui adanya hubungan antara dua atau beberapa variabel (Arikunto, 2009:247). Peneliti ingin mengetahui hubungan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa. Jenis Penelitian ini merupakan studi kasus, studi kasus merupakan penelitian terperinci dan mendalam terhadap suatu lembaga, organisasi dan gejala tertentu dalam kurun waktu tertentu (Arikunto, 2006:143). Jenis penelitian studi kasus ini bila digabungkan hasil penelitian, maka kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini hanya berlaku bagi subjek yang diteliti saja dan tidak berlaku bagi objek penelitian yang lain. Penelitian hanya terbatas pada objek tertentu saja yaitu siswa sebagai responden. 40

(61) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 41 B. Tempat dan Waktu 1. Tempat Penelitian Tempat penelitian dilakukan di SMK Negeri 7 Yogyakarta 2. Waktu penilitian dilaksanakan Mei-Juni2018 C. Subjek dan Objek Penelitian 1. Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 7 Yogyakarta. 2. Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah Persepsi Siswa tentang Keterampilan Mengajar Guru, Motivasi Belajar Siswa, Prestasi Belajar Siswa SMK Negeri 7 Yogyakarta. D. Populasi, Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel 1. Populasi Populasi adalah keseluruhan subjek yang menjadi perhatian pengamatan dan penyedia data yang memiliki kesamaan karakteristik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa X SMK 7 Yogyakarta. 2. Sampel Penelitian Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Dinamakan sampel apabila peneliti ingin menggeneralisasi hasil penelitian sampel

(62) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 42 (Arikunto, 2006: 117). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Akuntansi SMK Negeri 7 Yogyakarta. 3. Teknik Pengambilan Sampel Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu “teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu” (Sugiyono, 2010:124). E. Variabel Penelitian dan Pengukuran Variabel 1. Variabel Penelitian Variabel penelitian pada dasarnya adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya. Variabel ada dua macam yaitu variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y). a. Variabel Bebas (Independent Variable) Variabel ini sering disebut variabel stimulus, prediktor, antecent. Variabel bebas adalah merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). Dalam penelitian ini variabel bebasnya yaitu: 1) Persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru (X1) 2) Motivasi belajar siswa (X2)

(63) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 43 b. Variabel Terikat (Dependent Variable) Variabel ini sering disebut output, kriteria, konsekuen. Dalam bahasa Indonesia sering disebut variabel terikat. Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Dalam penelitian ini variabel terikatnya yaitu prestasi belajar siswa (Y). 2. Pengukuran Variabel a. Variabel Bebas (Independent Variable) Dalam penelitian ini semua variabel bebas diukur dengan Skala Likert. Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Dalam penelitian fenomena sosial ini telah ditetapkan secara spesifik oleh peneliti, yaitu selanjutnya disebut sebagai variabel penelitian. Skala pengukuran Likert adalah skala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial (Sugiyono, 2010:136). Alternatif jawaban tiap item disajikan sebagai berikut: Tabel 3.1 Skor item-item pertanyaan Pilihan Jawaban Sangat Setuju (SS) Setuju (S) Ragu-Ragu (RR) Tidak Setuju (TS) Sangat Tidak Setuju Positif 5 4 3 2 1 Negatif 1 2 3 4 5

(64) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 44 Berikut ini disajikan indikator-indikator dalam penyusunan kuesioner dari variabel persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru, motivasi belajar siswa. 1) Variabel Presepsi Siswa Tentang Keterampilan Dasar Mengajar Guru Berdasarkan indikator persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru yang telah diuraikan sebelumnya, variabel keterampilan mengajar guru diukur dengan menggunakan Skala Likert 5 (lima) pilihan: sangat setuju (SS), setuju (S), ragu-ragu (RR), tidak setuju (TS) dan sangat tidak setuju (STS). Instrument kuesioner atau angket keterampilan mengajar guru terdiri dari 20 (duapuluh) item pernyataan, dengan 17 (tujuh belas) item pernyataan positif dan 3 (tiga) item pernyataan negatif. Kisi-kisi instrumen kuesioner atau angket sebagai berikut. Berdasarkan teori yang telah dijelaskan peneliti mengadopsi kuesioner yang telah di teliti sebelumnya. Kuesioner yang telah di teliti dari penelitian terdahulu Rumini (2015:35). No Table 3.2 Indikator Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru Indikator Jumlah Item Item Item Pernyataan Pernyataan Positif Negatif 1. Penguasaan materi guru 1 1 2. 1 2 3. Penguasaan metodologi atau pembelajaran pada siswa Keterampilan bertanya 1 14 4. Keterampilan memberi penguatan 2 15,16

(65) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 45 5. Melaksanaan evaluasi 1 12 6. 7. Melakukan pengajaran yang baik Menerapkan berbagai metode pembelajaran yang inovatif. 1 2 10 7,8 8. Menetapkan buku wajib yang digunakan untuk proses pembelajaran Keterampilan mengadakan variasi dalam proses pembelajaran Pemberian motivasi pada siswa Mampu bertindak sebagai pemimpin Keterampilan membuka dan menutup pelajaran Keterampilan mengelola kelas Menerapkan hasil penelitian dalam bahan ajar Pembagian hand out Pembagian silabus oleh guru 1 9 1 17 1 1 2 11 18,19 1 1 20 4 9. 10. 11. 12. 13 14. 15. 16. 13 12 3 5,6 2) Variabel Motivasi Belajar Siswa Berdasarkan indikator motivasi belajar yang telah diuraikan diatas sebelumnya, variabel motivasi belajar siswa diukur dengan menggunakan skala likert 5 (lima) pilihan, yaitu: sangat setuju (SS), setuju (S), ragu-ragu (RR), tidak setuju (TS) dan sangat tidak setuju (STS). Instrumen kuesioner atau angket keterampilan mengajar guru terdiri dari 20 pertanyaan (dua puluh) item pernyataan, dengan 14 (empat belas) item pernyataan positif dan 6 (enam) item pernyataan negatif. Kisi-kisi instrumen kuesioner atau angket sebagai berikut. Berdasarkan teori yang telah dijelaskan peneliti mengadopsi kuesioner yang telah di teliti sebelumnya. Kuesioner yang telah di teliti dari penelitian terdahulu Rumini (2015:35).

(66) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 46 Tabel 3.3 Indikator Motivasi Belajar Siswa No . Indikator Jumlah Item Item Pernyataan Positif Item Pernyataan Negatif 1. Adanya hasrat dan keinginan berhasil 3 1,14 2 2. Adanya dorongan dan kebutuhan dalam belajar Adanya harapan dan cita-cita masa depan Adanya penghargaan dalam belajar 2 4,6 2 7 3 10,18,20 2 3 13 6. Adanya saingan/kompetisi dalam proses belajar di kelas Adanya pemberian ulangan oleh guru 2 5 8 7. Adanya pembagian hasil ulangan 2 9 17 8. Adanya ketentuan ketekunan dalam belajar Adanya hukuman 2 11 2 12 Adanya pemberian angka untuk hasil ulangan oleh guru 1 16 3. 4. 5. 9 10 b. Variabel Terikat (depenpendent variabel) Prestasi belajar siswa diukur berdasarkan rata-rata nilai rapor pada semua mata pelajaran. F. Teknik Pengumpulan Data 1. Kuesioner (Angket) Menurut Arikunto (2002:128) kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atau hal-hal yang diketahui. 15 19

(67) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 47 Kuesioner dalam penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan datadata mengenai persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru, motivasi belajar, dan prestasi belajar siswa pada semua mata pelajaran. 2. Observasi Observasi data penelitian ini adalah observasi langsung yaitu peneliti melihat dan mengamati secara langsung kemudian mencatat perilaku siswa sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. G. Pengujian Instrumen Penelitian 1. Pengujian Validitas Validitas adalah suatu ukuran konsep yang berkaitan dengan sejauh mana tes telah diukur apa yang seharusnya diukur (Surapranata, 2009: 50). Pengujian validitas dalam penelitian ini menggunakan rumus: √{ ∑ (∑ ) (∑ ∑ ) (∑ ) }{ ∑ Keterangan: rxy = Koefisien validitas butir ∑ = jumlah N = banyaknya siswa X = skor tiap butir Y = skor totl tiap siswa XY = hasil perkalian antara X dan Y (∑ ) } Jika nilai koefisien rhitunng lebih besar dari rtabel, maka butir soal tersebut dikatakan valid. Jika nilai rhitung lebih kecil dari rtable maka butir soal tersebut dikatakan tidak valid dengan tingkat signifikan 5%.

(68) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 48 2. Pengujian Reliabilitas Reliabilitas digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu instrumen dikatakan baik jika instrumen tersebut dapat dipercaya atau reliabel (Arikunto, 2006: 142). Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal apabila jawaban responden konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Tujuan utama pengujian ini adalah untuk mengetahui konsistensi atau keteraturan hasil pengukuran suatu instrumen apabila instrumen digunakan lagi sebagai alat ukur suatu objek atau responden (Triton, 2005: 248). Pengujian reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan rumus: [ Keterangan: = reliabilitas instrumen k = banyak butir pernyataan = varians total ∑ = jumlah varian butir ][ ∑ ] Kriteria instrumen dikatakan reliabel apabila koefisien reliabel ( )>0,6 (Siregar, 2010:175). Dengan kata lain apabila nilai koefisien Alpha Cronbach lebih besar dari 0,6 maka butir pernyataan tersebut dikatakan reliabel. Sebagai pedoman untuk menentukan keterhandalan variabel penelitian, digunakan interpretasi nilai r sebagai berikut (Arikunto, 1989: 167):

(69) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 49 Tabel 3.4 Tingkat Keterhandalan Variabel No 1 2 3 4 5 Koefisien Alpha 0,800 – 1,00 0,600 – 0,799 0,400 – 0,599 0,200 – 0,399 < 0,200 Tingkat Keterhandalan Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah H. Teknik Analisis Data 1. Teknik Analisis Deskriptif Analisis dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Analisis Deskriptif merupakan teknik analisis yang digunakan untuk mendeskripsikan dan menjawab persoalan-persoalan suatu fenomena yang terjadi saat ini, baik tentang fenomena dalam variabel tunggal maupun korelasi dan atau perbandingan berbagai variabel (Arifin, 2011:54). Pendeskripsian data dilakukan berdasarkan Penilaian Acuan Patokan (PAP). PAP adalah suatu penilaian yang memperbandingkan prestasi belajar siswa dengan suatu patokan yang telah ditetapkan sebelumnya, suatu prestasi yang seharusnya dicapai oleh siswa yang dituntut oleh guru (Masidjo, 1995:151). PAP yang digunakan adalah PAP tipe II. Dengan penguasaan kompetensi minimal yang merupakan passing score adalah 56% dari total skor yang seharusnya dicapai, diberi nilai cukup. Berikut adalah tabel PAP tipe II (Masidjo 1995:157).

(70) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 50 Tabel 3.5 Penialain Acuan Patokan (PAP) Tipe II Tingkat Penguasaan Kompetensi Kategori Kecenderungan Variabel 81%-100% Sangat Baik 66%-80% 56%-65% Baik Cukup Baik 46%-55% Dibawah 46% Kurang Baik Sangat Kurang Baik Berikut ini adalah pendeskripsian variabel penelitian a. Variabel Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru, Motivasi Belajar Siswa: Skor tertinggi yang mungkin dicapai: 5 x 20 = 100 Skor terendah yang mungkin dicapai: 1 x 20 = 20 Skor = Nilai terendah + % (nilai tertinggi – nilai terendah) = 20 + 81% (100-20) = 84,8 dibulatkan 85 = 20 + 66% (100-20) = 72,8 dibulatkan 73 = 20 + 56% (100-20) = 64, dibulatkan 65 = 20 + 46% (100-20) = 56,8 dibulatkan 57 = dibawah 57 Tabel 3.6 Rentang Skor Variabel Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru, Motivasi Belajar Siswa Kategori Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Interval 85-100 73-84 65-72 57-64 20-56

(71) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 51 b. Prestasi Belajar Berikut ini disajikan deskripsi tabel patokan prestasi belajar menggunakan PAP II Interval Skor Prestasi Belajar Tabel 3.7 Interval Skor 85-100 73-84 65-72 57-64 0-56 Penilaian A B C D E 2. Pengujian Prasyarat Analisis a. Uji Normalitas Pengujian normalitas digunakan untuk mengetahui normal tidaknya suatu distribusi data. Sebelumnya uji beda dilakukan, terlebih dahulu dilakukan pengujian normalitas distribusi data. Pengujian dapat dilakukan denganuji normalitas bivariat. Kriteria pengujian data adalah jika nilai probabilitas > α = 0,05, maka distribusi data normal. sedangkan, jika nilai probabilitas < α = 0,05, maka distribusi data tidak normal. Pengujian normalitas data dilakukan dengan bantuan program SPSS (statistical package for social science) versi 17.0 for windows. 3. Pengujian Hipotesis Untuk menguji hipotesis pertama, kedua, tentang hubungan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru, motivasi belajar siswa, dengan prestasi belajar siswa dengan menggunakan rumus korelasi Product Moment dengan angka kasar” Arikunto (2010:327).

(72) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 52 √{ ∑ (∑ ) (∑ (∑ ) }{ ∑ ∑ ) (∑ ) } Keterangan: rxy = Koefisien validitas butir ∑ = jumlah N = banyaknya siswa X = skor tiap butir Y = skor totl tiap siswa XY = hasil perkalian antara X dan Y Nilai r dapat digunakan untuk melihat dua variabel tersebut berhubungan atau tidak. Kriteria pengujian adalah sebagai berikut: a. Jika r hitung > r tabel maka Ho di tolak b.Jika r Hitung 0,05 maka Ho diterima b. Jika probabilitas <0,05 maka Ho ditolak Tabel 3.8 Interprestasi Koefisien Korelasi (Sugiyono 2010:231) Interval Koefisien 0,00-0,199 0,20-0,399 0,40-0,599 0,60-0,799 0,80-1000 Tingkat Hubungan Sangat Rendah Rendah Sedang Kuat Sangakat Kuat

(73) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB IV GAMBARAN UMUM A. Sejarah Singkat Berdirinya SMK 7 Yogyakarta Semula bernama SMEA 1 GOWONGAN berdiri pada tahun 1952, pada tahun 1984 dipindahkan ke Maguwoharjo, Sleman dan pada tahun yang sama pula didirikan lagi SMEA 3 Yogyakarta. Pada tahun 1997 berganti nama menjadi SMK N 7 Yogyakarta yang terletak di Jl. Gowongan Kidul Jt III/416 Yogyakarta. B. Tujuan, Visi, dan Misi SMK 7 Yogyakarta 1. Tujuan SMK 7 Yogyakarta a. Menyiapkan peserta didik untuk menjadi calon tenaga kerja yang siap mengisi lowongan pekerjaan. b. Menyiapkan peserta didik untuk menjadi calon tenaga kerja yang siap membuk lapangan pekerjaan. c. menyiapkan peserta didik untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. 2. Visi dan Misi SMK 7 Yogyakarta a. Visi Menjadi SMK Unggul bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berbudaya. 53

(74) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 54 b. Misi 1. Mewujudkan Tamatan yang cerdas, Kompetitif dan berjiwa Nasional 2. Mewujudkan Tamata yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 3. Mewujudkan Dokumen KTSP 4. Menerapkan 8 Standart Nasional Pendidikan 5. Mewujudkan Budaya Berprestasi, Budaya 5 S dan Buday Yogya C. Lokasi Penelitian 1. Lokasi : SMK Negeri 7 Yogyakarta 2. Kelurahan : Gowongan 3. Kecamatan : Jetis 4. Kota : Yogyakarta 5. Kode Pos : 55232 6. Alamat Surat : Jl. Gowongan Kidul Jt. III / 416 Yogyakarta 7. Telp./Fax. : (0274) 512403 8. SK Pendirian - Nomor SK : 57/Pem.D/BP/D.4 - Tanggal SK Tanah : 30 Juni 2007 - Luas Tanah : 9440 m² - Status Kepemilikan : Magersari / Kraton 9. Kepala Sekolah : Dra. Titik Komah Nurastuti

(75) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 55 D. Lembaga 1. Nama Lembaga : SMK Negeri 7 Yogyakarta 2. b. NIS : 400190 3. c. NSS : 341046004001 4. Penyelenggara : Negara 5. Program Pendidikan Kompetensi Keahlian: Hasil Akreditasi a. Akuntansi …………………………………………. A b. Administrasi Perkantoran ………………………… A c. Pemasaran ………………………………………… A d. Usaha Perjalanan Wisata …………………………. A e. Multimedia ………………………………………... A E. Kerjasama Dengan Du / Di KompetensiKeahlian : 1. Akuntansi : PT. Mirota Nayan-Simanjuntak, Mirota Kampus-Babarsari, KAP. Inaresjz-Kemalawarta, Akt., Kokelgam, Kantor Pengelolaan Pajak Daerah, Aspada, Deloka, KSP Lumbung Cemara, KSP Dadi Makmur, Astra Mobil, Dynasty, Astra Daihatsu, Suzuki Finance, Koperasi Sejahtera, Neutron Bimbel, KCU Satu Hati. 2. Administrasi Perkantoran : D-3 UII, PT. Toyota, Univ. Atmajaya, CV.Satu Hati, BKKBN, Biro Umum, BKD Propinsi, Dinas Pendidikan Kota Yk.,

(76) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 56 UGM (Fak. Psikologi, Fak. Pertanian, Fak. Biologi, Fak. Geografi, Fak. Kedokteran Hewan, Fak. TU RT, Fak. Hub.Internasional, D-3 Ekonomi) 3. Pemasaran : Mirota Kampus-Simanjuntak, Mirota Kampus-Babarsari, Mirota Kampus-Sumpeno 4. Usaha Perjalanan Wisata: Biro Pelayanan Wisata Anggota ASITA DPD DIY,Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, Boko, Museum Sonobudoyo,Verdenburg, Himpunan Unit TWC Borobudur, Prambanan, Boko 5. Multimedia : Andi’s Video Shooting, Percetakan 4 K, CV. Grafika Indah, Gilang Multimedia Solution, SUKMA Production, Studio Foto Ridho Illahi, Global Intermedia Nusantara, Bugs Training Center, CV. Greeng Inspiration, Olta Grafika, PPTIK, Penerbit dan Percetakan Tiara Wacana, PT. Prima Cipta Informatika F. Program Keahlian, Data Siswa, Data Guru SMK Negeri 7 Yogyakarta dengan jumlah siswa 789 siswa yang terbagi dalam 25 kelas terdiri dari 5 program keahlian, meliputi program keahlian : 1. Akuntansi : 9 kelas 2. Administrasi Perkantoran : 6 kelas 3. Pemasaran : 3 kelas 4. Usaha Perjalanan Wisata : 4 kelas 5. : 3 kelas Multi Media

(77) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 57 DATA SISWA PER KOMPETENSI KEAHLIANSMK NEGERI 7 YOGYAKARTATAHUN 2015 NO. PROGRAM KEAHLIAN TINGKAT X L P ROMBEL TINGKAT XI L P TINGKAT XII L P TOTAL 1 AKUNTANSI 2 94 3 93 4 90 286 2 ADM. PERKANTORAN PEMASARAN 2 62 4 59 2 61 190 7 25 2 30 5 23 92 USAHA PERJALANAN WISATA MULTI MEDIA 12 51 4 28 3 28 126 8 24 7 25 7 24 95 31 256 20 235 21 226 789 3 4 5 JUMLAH

(78) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan deskripsi data variabel yaitu meliputi variabel Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru, Motivasi belajar Siswa, serta variabel Prestasi belajar Siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X Akuntansi SMK 7 Yogyakarta. Kuesioner yang diberikan oleh peneliti adalah sebanyak subjek yang diteliti yaitu 96 siswa. Dengan menggunakan daftar tabulasi distribusi frekuensi dan menghitung nilainilai statistik yaitu mean, median, modus, dan standar deviasi. Kemudian untuk menginterprestasikan masing-masing variabel dikategorisasikan dengan mengacu pada pedoman Penilaian Acuan Patokan (PAP II). Berikut ini disajikan deskripsi data dari masing-masing varibel: 1. Persepsi Siswa tentang Keterampilan Mengajar Guru. Berikut ini disajikan tabel deskripsi persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru sebagai berikut: Tabel 5.1 Deskripsi Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru Skor Persepsi 85-100 73-84 65-72 57-64 20-56 Frekuensi Persentase Interpretasi 14 60 17 3 1 14,7% 63% 17,8% 3% 1,5% Sangat Baik Baik Cukup Baik Tidak Baik Sangat Tidak Baik Jumlah 95 100% 58

(79) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 59 Uraian pada table 5.1 itu menunjukan bahwa variabel persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru yang termasuk dalam kategori baik sebanyak 60 orang atau 63% , kategori cukup baik sebanyak 17 atau 17,8%, kategori sangat baik sebanyak 14 orang atau 14,7%, kategori tidak baik sebanyak 3 orang atau 3%, dan untuk kategori sangat tidak baik sebanyak 1 orang atau 1,5%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru di SMK 7 Yogyakarta kelas X Akuntansi sebagian besar dalam kategori baik atau tinggi. Hal ini didukung dari hasil perhitungan nilai mean 77,68; median 78,00; modus 76. Nilai mean sebesar 77,68 apabila dimasukan pada table PAP II terletak pada rentang 73-84 yaitu pada kategori baik. 2. Motivasi Belajar Berikut ini disajikan tabel motivasi belajar sebagai berikut: Tabel 5.2 Deskripsi Motivasi belajar Interval Skor 85-100 73-84 65-72 57-64 20-56 Frekuensi Presentase Interpretasi 8 48 33 6 0 8,4% 50,5% 34,7% 6,3% 0% Sangat Baik Baik Cukup Baik Kurang Baik Sangat Tidak Baik Jumlah 95 100%

(80) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 60 Uraian pada tabel 5.2 itu menunjukan bahwa variabel motivasi belajar yang termasuk dalam kategori baik sebanyak 48 orang atau 50,5%, kategori cukup baik sebanyak 33 orang atau 34,7% dan kategori sangat baik sebanyak 8 orang atau 8,4%, kategori kurang baik sebanyak 6 orang atau 6,3%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa SMK 7 Yogyakarta kelas X Akuntansi sebagian besar dalam kategori cukup. Hal ini didukung dari hasil penelitian nilai mean 74,20; median 74,00; dan modus 75. Nilai mean apabila dimasukan pada table PAP II terletak pada rentang 73-84 yaitu pada kategori baik. 3. Prestasi Belajar Siswa Berikut ini disajikan distribusi frekuensi skor variabel prestasi belajar berdasarkan PAP Tipe II. Interval Skor 85-100 73-84 65-72 57-64 0 -56 Jumlah Tabel 5.3 Interval Skor Prestasi Belajar Frekuensi Presentase Interpretasi 6 89 0 0 0 6,3% 93,6% 0% 0% 0% 95 100% Sangat Baik Baik Cukup Baik Kurang Baik Sangat Tidak Baik Uraian pada tabel 5.3 itu menunjukan bahwa variabel prestasi belajar siswa yang termasuk dalam kategori baik itu sebanyak 89 orang atau 93,6% dan kategori sangat baik sebanyak 6 orang atau 6,3%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa di SMK 7

(81) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 61 Yogyakarta kelas X Akuntansi sebagian besar dalam kategori baik atau tinggi. Hal ini didukung dari hasil perhitungan nilai mean 82,73; median 83,00; dan modus 82 nilai mean sebesar 82,73 apabila dimasukan pada table PAP II terletak pada rentang 73-84 yaitu pada kategori baik. B. Uji Prasyarat Analisis Data Analisis data dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. 1. Pengujian Normalitas Uji normalitas bivariat ini dugunakan untuk mengetahui apakah suatu data itu normal atau tidak. Pengujian normalitas bivariat ini diuji menggunakan bantuan SPSS versi 22. Hasil uji normalitas bivariate dapat dilihat sebagai berikut. a. Pengujian normalitas variabel persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar di sekolah. Tabel 5.4 Keterampilan Mengajar Guru Model Summary and Parameter Estimates Dependent Variable: chisquare Parameter Estimates Model Summary Equati on Linear R Squar e F df1 df2 Sig. Constant b1 .493 90.295 1 93 .000 .039 .013 The independent variable is Mahalanobis Distance. Hasil pengujian Chisquare untuk data persepsi siswa tetang keterampilan mengajar guru dengan Prestasi belajar siswa di Sekolah

(82) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 62 memperoleh nilai R Square sebesar 0,493 dan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data Persepsi Siswa tentang Keterampilan Mengajar Guru dengan Prestasi Belajar Siswa kelas X Akuntansi SMK N 7 Yogyakarta berdistribusi normal. b. Pengujian normalitas variabel Motivasi Belajar Siswa di sekolah dengan Prestasi Belajar Siswa. Tabel 5.5 Interprestasi Motivasi Belajar Model Summary and Parameter Estimates Dependent Variable: chisquare Model Summary Equation Linear R Square .775 F 319.618 df1 Parameter Estimates df2 1 Sig. 93 .000 Constant .029 b1 .022 The independent variable is Mahalanobis Distance. Hasil pengujian Chisquare untuk data Motivasi Belajar Siswa di Sekolah dengan Prestasi Belajar Siswa memperoleh nilai R Square sebesar 0,775 dan nilai signifikan sebesar 0,000 <0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa data Motivasi Belajar Siswa di Sekolah dengan Prestasi Belajar Siswa kelas X Akuntansi SMK N 7 Yogyakarta berdistribusi normal.

(83) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 63 C. Pengujian Hipotesis Berdasarkan pengujian prasyarat analisis data diketahui bahwa hubungan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru, motivasi belajar, dengan prestasi belajar siswa pada semua mata pelajaran berdistribusi normal. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Product Moment yang diolah dengan menggunakan program SPSS. Pedoman dalam pengambilan keputusan adalah jika probabnilitas > 0,05 maka Ho diterima, sedangkan jika probabilitas < 0,05 Ho ditolak. Tabel 5.6 Interprestasi Koefisien Korelasi (Sugiyono 2010:231) Interval Koefisien 0,00-0,199 0,20-0,399 0,40-0,599 0,60-0,799 0,80-1,000 Tingkat Hubungan Sangat Rendah Rendah Sedang Kuat Sangakat Kuat 1. Hubungan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa. Pengujian hipotesis yang pertama adalah persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa, rumusan hipotesisnya sebagai berikut: H01 = Tidak ada hubungan positif dan signifikan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa. Ha1= Ada hubungan positif dan signifikan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa.

(84) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 64 Hasil uji korelasi persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa adalah sebagai berikut: Tabel 5.7 Hasil Pengujian Korelasi Variabel Persepsi Siswa tentang Keterampilan Mengajar Guru Dengan Prestasi Belajar Siswa Correlations Keterampilanmenga Pearson Correlation jar Sig. (2-tailed) Prestasibelajar N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) Keterampilan Mengajar 1 Prestasibelajar * .249 .015 95 * .249 95 1 .015 N 95 *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). 95 Berdasarkan tabel 5.7 hasil output SPSS dapat diketahui koefisien korelasi antara persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa adalah 0,249. Berdasarkan perbandingan r hitung dengan r tabel yaitu 0,249 lebih besar dari 0,1996 . Signifikannya dapat dilihat dari nilai probabilitas 0,015 lebih besar dari 0,05 maka Ha1 diterima. Dari analisis diatas hal ini dapat disimpulkan bahwa Ha1 diterima yang berarti ada hubungan yang positif dan signifikan antara keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa. 2. Hubungan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar. Pengujian hipotesis yang kedua adalah antara persepsi siswa tentang motivasi belajar dengan prestasi belajar, rumusan hipotesisnya sebagai berikut: H01 = Tidak ada hubungan positif dan signifikan motivasi belajar siswa

(85) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 65 dengan prestasi belajar siswa. Ha1 = Ada hubungan positif dan signifikan motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar siswa. Hasil uji korelasi motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar siswa adalah sebagai berikut: Tabel 5.8 Hasil Pengujian Korelasi Variabel Motivasi Belajar Siswa dengan Prestasi Belajar Siswa Correlations Motivasi Pearson Correlation Belajar Sig. (2-tailed) N Prestasi Pearson Correlation Belajar Sig. (2-tailed) N MotivasiBelajar 1 PrestasiBelajar .094 .364 95 .094 95 1 .364 95 95 Berdasarkan tabel 5.8 hasil output SPSS dapat diketahui koefisien korelasi antara motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar siswa adalah 0,094. Berdasarkan perbandingan r hitung dengan r tabel yaitu 0,094 lebih kecil dari 0,1996 . Signifikannya dapat dilihat dari nilai probabilitas 0,364 lebih besar dari 0,05 maka Ha1 ditolak. Dari analisis diatas hal ini dapat disimpulkan bahwa Ha1 ditolak yang berarti tidak ada hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar siswa.

(86) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 66 D. Pembahasan 1. Hubungan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa. Dari hasil analisis yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa ada hubungan yang positif dang signifikan. Hal ini dibuktikan dengan hasil nilai r hitung sebesar 0,249 dan nilai probabilitasnya 0,015. Persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru bukan merupakan hal yang utama yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Diskripsi data berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa kecenderungan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru berada dalam kategori baik yaitu 63%. Akan tetapi dari hasil analisis data yang telah dilakukan (tabel 5.1) bahwa persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru yang menunjukan bahwa sebesar 63% atau sebanyak 60 orang berada pada kategori baik, prestasi yang dicapai oleh siswa 93,6% atau sebanyak 89 orang berada pada kategori baik, artinya bahwa keterampilan mengajar guru juga sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran. Guru yang mampu mengolah keterampilannya dengan baik akan menghasilkan proses pembelajaran yang efektif dan efisien juga sehingga dengan adanya proses pembelajaran yang efektif dan efisien ini akan mempengaruhi prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Hidayah Dwi Lestari Universitas Negeri Yogyakarta yang menyimpulkan bahwa ada hubungan antara persepsi siswa tentang kemampuan guru dengan prestasi

(87) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 67 belajar siswa. Dan hasil penelitian ini juga sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Fadhila Aulia Rahmi, Yon Rizal, dan Tedi Rusman yang menyimpulkan bahwa ada pengaruh atau hubungan yang signifikan persepsi tentang keterampilan mengajar guru dengan motivasi belajar siswa. 2. Hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa Dari hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa motivasi belajar siswa dan prestasi belajar tidak ada hubungan yang positif dan signifikan. Hal ini didukung dengan nilai r hitung sebesar 0,094 dan nilai probabilitasnya 0,364. Motivasi belajar bukan merupakan hal utama yang dapat mempengaruhi prestasi belajar. Deskripsi data berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa kecenderungan motivasi belajar berpusat pada kategori baik 50,5% atau sebanyak 48 orang, prestasi yang dicapai oleh siswa 93,6% atau sebanyak 89 orang. Seperti yang diungkapakan oleh Dwiwandono (2000:330) pujian dari orang tua dan pendidik merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan prestasi belajar, dengan adanya pujian dari orang tua dan pendidik akan membuat siswa memiliki semangat untuk lebih giat belajar sehingga prestasi belajar siswa akan meningkat. Hasil kerja keras siswa dalam belajar tidak mendapat respon yang positif baik dari orang tua maupun pendidik senidiri hal ini membuat siswa menjadi malas belajar. Faktor yang lain adalah faktor lingkungan keluarga, yang ditinjau dari kondisi perekonomian keluarga yang kurang baik dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian yang

(88) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 68 dilakukan oleh Rumini (2010) yang menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang positif antara motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi. Penelitian ini sejalan juga dengan hasil penlitian yang dilakukan oleh Maria Imakulata noviati (2011) yang menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar pada mata kuliah manajemen.

(89) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 69 BAB VI KESIMPULAN, KETERBATASAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan analisis data dan pembahasan di bab sebelumnya mengenai hubunga persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru, motivasi belajar siswa, dengan prestasi belajar siswa, maka dapat ditarik kesimpulan: 1. Ada hubungan yang positif dan signifikan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru dengan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian ini dibuktikan dengan adanya nilai koefisien korelasi sebesar nilai r hitung sebesar 0,249 dan nilai, probabilitasnya 0,015. 2. Tidak ada hubungan yang positif dan signifikan motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar siswa. Hasil pnelitian ini dibuktikan dengan adanya nilai koefisien korelasi sebesar nilai r hitung 0,094 dan nilai probabilitasnya 0,364. B. Keterbatasan Dalam melaksanakan penelitian ini, penulis menyadari bahwa dalam melaksanakan penelitian mempunyai beberapa keterbatasan. Keterbatasanketerbatasan tersebut antara lain: 1. Ketidakmampuan penulis dalam hal mengetahui kejujuran dan keseriusan responden dalam pengisian kuesioner akan tetapi di sini penulis telah mencoba memberikan yang terbaik dengan memberi pengarahan kepada

(90) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 70 responden agar mengisi kuesioner dengan baik dan sungguh-sungguh. Jika responden tidak jujur, maka hasil penelitian tentu tidak memberikan gambaran yang relevan. 2. Keterbatasan pengetahuan penulis yang masih perlu banyak lagi belajar sehingga penulis mampu lebih maksimal lagi dalam menuangkan segala pikiran yang ada. 3. Kurangnya pengetahuan dan waktu yang dimiliki penulis. C. Saran 1. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa hubungan antara kedua variabel tersebut adalah kuat. Oleh karena itu, penulis menyarankan guru tetap mempertahankan keterampilan dalam pembelajaran dan tetap di kembangkan keterampilannya sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan dan efektif sehingga siswapun dapat menerima pelajaran dengan baik. 2. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar. Hasil penelitian juga menunjukan bahwa hubungan di antara dua variabel tersebut adalah kurang kuat. oleh karena itu penulis menyarankan agar siswa perlu menyadari betapa pentingnya motivasi untuk pencanpaian suatu prestasi di sekolah dan pentingnya peran orang tua serta guru dalam memberikan dorongan yang

(91) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 71 positif. Dengan kesadaran akan pentingnya motivasi belajar ini bukan tidak mungkin prestasi belajar siswa akan meningkat.

(92) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 72 DAFTAR PUSAKA Ali, Mohammad (1993). Strategi Penelitian Pendidikan. Bandung : Angkasa. Arifin, Zianal (2011). Penelitian Pendidikan: Metode dan Paradigma Baru. Bandung: Rosda. Arikunto, Suharsimi (2006). Prosedur Peneletian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rieneka Cipta. Azwar, Saifuddin. (1997). Realibilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Belajar. Hamalik, Oemar. (2011). Belajar Mengajar. Jakarta : Bumi Aksara. Hasibuan dan Moedjiono. (1995). Proses Belajar Mengajar. PT Remaja Rosdakarya, Bandung : Anggota Ikapi. Imron, Ali (2006). Belajar dan Pembelajaran. Cetakan Pertama. Jakarta : Pustaka Jaya. Lestari, Hidayah Dwi. (2015). “Hubungan Antara Persepsi Siswa Tentang Kemampuan Guru Dan Kelengkapan Fasilitas Belajar Dengan Prestasi Belajar IPS Pada Siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara”. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta. Masidjo. (1995). Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyajarta: Kanisius. Novianti, Imakulata . (2011). “Hubungan Motivasi Belajar dan Pemanfaatan Sediaan SumberBelajar dengan Prestasi Belajar Mata Kuliah Manajemen Keuangan”. Skripsi. Yogyakarta:Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Rumini, (2010). “Hubungan Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Dasar Mengajar Guru, Ketersediaan Fasilitas Belajar Di Sekolah, Motivasi Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akuntansi”. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

(93) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 73 Rahmi, Fadhila Aulia dkk. “Pengaruh Persepsi SiswaTentang Keterampilan Mengajar, Minat Melalui Motivasi Terhadap Hasil Belajar”. Skripsi. Bandar Lampung: Universitas Lampung. Sardiman. (1986). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Cetakan pertama. Jakarta. Rajawali. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajat. Jakarta: PT Raja GrafindoPersada Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mepengaruhi. Jakarta: PT. Dunia Pustaka Jaya. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: PT Bina Aksara. Uno, Hamzah B. (2012) Teori Motivasi & Pengukurannya. Jakarta : Bumi Aksara. Wahyuni, Diah Tri. (2011). “Hubungan Persepsi Siswa Tentang Kompetensi GuruAkuntansi, Keteresediaan Fasilitas Belajar Di sekolah, Motivasi Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa”.Skripsi. Yogyakarta: Universitas SanataDharma Yogyakarta. Walgito, Bimo (2005). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta : Andi. Wina, Sanjaya (2008). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Bandung: Kencana. Winkel, W.S (1987). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Jakarta: Gramedia.

(94) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 74 LAMPIRAN

(95) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 75 LAMPIRAN 1 INSTRUMEN PENELITIAN

(96) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 76 KUESIONER PENELITIAN HUBUNGAN PRESEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA Oleh : Gres Oktavina Dimara PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI BIDANG KEAHLIAN KHUSUS PENDIDIKAN AKUNTANSI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2018

(97) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 77 Yogyakarta,Maret 2018 Kepada Yth Siswa/Siswi Kelas X SMK 7 Yogyakarta Di Yogyakarta Dengan Hormat, Saya seorang mahasiswi Program Studi Pendidikan Ekonomi Bidang Kaeahlian Khusus Pendidikan Akuntansi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, memohon kesediaan Siswa/Siswi untuk mengisi kuesioner dengan menjawab pertanyaan sesuai dengan kondisi yang dirasakan responden. Dalam rangka pengumpulan data penelitian untuk menyelesaikan skripsi di Program Studi Pendidikan Akuntansi di Universitas Sanata Dharma dengan judul “HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA”. Maka saya mohon kesediaan saudara untuk mengisi angket penelitian ini. Jawaban saudara yang sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya sangat berarti dan sangat membantu penyelesaian penelitian ini. Kegiatan tidak ada hubungannya dengan penilaian saudara sebagai siswa dan saya jamin kerahasiaannya. Atas segenap bantuan dan kesungguhan saudara dalam mengisi angket ini saya ucapkan banyak terimakasih. Peneliti Gres Oktavina D

(98) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 78 KUESIONER Petunjuk Pengisian! 1. Tulislah terlebih dahulu identitas anda yang telah tersedia dibawah, kemudian tulislah nama siswa, kelas/jurusan dan sekolah anda. 2. Pilihlah satu jawaban yang sesuai dengan kenyataan sudara dengan memberikan tanda silang (X) pada jawaban yang anda pilih! Alternatif jawaban sebagai berikut : SS (Sangat Setuju) TS (Tidak Setuju) S (Setuju) STS (Sangat Tidak Setuju) RR (Ragu-Ragu) Indentitas Responden Nama Kelas,Jurusan A. : : : Persepsi Siswa Tentang Ketrampilan Mengajar Guru No Pertanyaan SS S RR 1 Guru tidak menguasai materi pelajaran 2 Guru menyampaikan materi pelajaran kepada siswa dengan cara/metodologi pembelajaran yang sesuai 3 Guru tidak pernah membagikan hand out materi pelajaran 4 Guru sering menerapkan hasil penelitian dalam bahan ajar 5 Guru memberitahukan materi pelajaran yang akan dipelajari di awal 6 Materi pelajaran yang diajarkan guru sesuai dengan yang disampaikan guru di awal perjumpaan 7 Guru menerapkan berbagai metode pembelajaran inovatif untuk mencapai tujuan pembelajaran 8 Guru menggunakan media untuk mencapai tujuan pembelajaran 9 Guru menetapkan buku wajib pada mata pelajaran yang diajarkan 10 Guru mampu mengajar dengan baik 11 Guru mampu memberikan motivasi TS STS

(99) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 79 12 13 14 15 16 17 18 19 20 B. kepada siswa untuk giat belajar Guru mampu mengadakan evaluasi setiap sub pokok bahasan selesai Guru tidak mampu memimpin kelas dengan baik Guru terampil memberikan pertanyaan kepada siswa Guru mampu memberikan penguatan verbal berupa kata0-kata dan pujian untuk merangsang dan meningkatkan motivasi belajar Guru mampu memberikan penguatan non verbal (gerakan mendekati siswa) untuk meningkatkan perhatian siswa terhadap pelajaran. Guru mampu mengadakan variasi tinggi rendah volume suara, gerekan tubuh dan mimic wajah, posisi gerak, mengadakan kontak pandang dengan siswa saat proses pembelajaran Guru mampumembuka awal pelajaran dengan baik sehingga tercipta kesiapan mental dan menarik perhatian siswa secara optimal untuk memusatkan diri pada pelajaran Guru mampu menutup atau mengakhiri pelajarn dengan baik Guru mampu mengelola kelas dengan baik, sehingga tercipta iklim pembelajaran yang kondusif Motivasi Belajar Siswa dengan Prestasi Belajar Siswa No Pertanyaan 1 Saya merasa bahagia apabila berhasil mengerjakan tugas dari guru 2 Saya tidak yakin pada kemampuan diri saya setiap mengerjakan tugas dari guru 3 Saya bersaing secara sehat dengan siswa lain untuk mendapatkan hasil yang terbaik 4 Saya berusaha belajar dengan sebaikbaiknya sesuai kemampuan saya SS S RR TS STS

(100) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 80 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Saya tidak belajar bila tidak ada ujian Saya belajar dengan sukarela atas kesadaran diri saya dan tanpa paksaan Pilihan sekolah disini adalah bagian dari rencana untuk mewujudkan cita-cita Saya lebih rajin belajar bila tahu akan ada ulangan Saya lebih giat belajar jika sudah mengetahui hasil ulangan Saya mendapat hadiah dari seseorang bila memperoleh nilai bagus Saya selalu menyempatkan waktu untuk mengulang materi pelajaran setelah pulang kerumah Saya tidak diberi uang jajan oleh orang tua bila saya mendapatkan nilai jelek Saya tidak peduli apabila orang lain lebih baik dari saya Saya selalu menganggap tugas adalah tantangan yang harus diselesaikan dengan baik Saya tidak pernah menentukan target untuk mencapai sesuatu yang terbaik untuk masa depan saya nanti Saya menjadi bersemangat belajar ketika melihat teman saya mendapatkan nilai bagus Saya tetap malasbelajar meskipun hasil ujian sudah dibagi dan nilai saya jelek Apabila mendapat hasil belajar yang baik, saya mendapat pujian dari orang tua Saya tidak pernah mendapat hukuman dari orang tua apabila mendapat nilai jelek Saya mendapat hadiah yang saya inginkan apabila mendapat juara kelas

(101) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 81 LAMPIRAN 2 DATA INDUK PENELITIAN

(102) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 82 1. Data Induk Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru NO. Resp 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 1 5 4 4 5 3 5 4 3 4 4 3 5 3 3 4 4 4 4 5 4 5 4 5 5 3 3 3 5 3 5 3 3 5 3 5 4 4 5 3 4 4 4 2 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 5 4 4 4 4 3 4 4 4 5 4 3 5 5 4 3 5 4 3 4 4 4 3 3 3 3 5 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 3 3 4 3 3 4 3 4 5 3 3 4 4 4 2 3 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 4 4 3 2 4 3 4 3 3 3 4 4 3 4 4 5 4 4 4 5 5 5 4 5 5 4 5 4 4 5 5 5 4 5 5 4 4 5 4 5 4 2 4 4 4 5 5 5 5 4 5 4 5 4 5 4 4 5 6 4 4 4 5 5 5 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 5 4 4 4 7 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 4 4 2 4 4 5 3 4 2 4 3 4 4 4 5 4 4 4 5 4 3 5 3 4 8 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4 4 5 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 5 4 4 5 4 5 No Pertanyaan 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 5 3 4 5 5 5 4 5 5 4 5 4 3 4 4 5 5 5 3 4 4 5 5 4 4 3 4 5 5 5 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 5 4 4 3 4 5 5 5 4 4 3 4 3 4 4 3 4 3 2 3 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 3 4 3 4 3 4 3 5 3 3 5 5 5 5 4 4 3 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 5 3 3 4 3 5 3 3 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 3 4 5 5 5 5 4 5 2 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 5 5 4 5 4 5 5 5 5 4 5 5 2 3 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 5 4 4 4 4 5 5 5 4 5 5 4 5 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 4 5 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 4 4 4 4 4 4 4 5 5 3 5 4 4 4 4 3 4 5 3 5 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 5 5 4 4 5 5 3 5 5 3 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 Jum lah 78 78 78 90 88 86 78 79 77 77 75 82 70 76 79 80 72 72 84 77 72 79 78 81 70 79 68 89 72 87 87 87 89 82 81 76 88 81 75 83 72 83

(103) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 83 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 3 3 4 5 4 4 4 3 5 4 3 4 2 3 4 5 4 4 3 4 3 3 4 4 3 5 4 5 4 3 3 3 4 3 2 3 3 4 4 4 5 5 5 4 3 4 3 3 4 4 4 5 4 5 5 4 4 4 4 3 4 5 4 3 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 2 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 3 2 3 4 5 4 3 3 5 4 3 4 4 5 3 5 4 5 4 3 4 4 4 3 4 4 3 4 4 3 4 3 4 3 2 2 4 4 4 2 4 2 3 4 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 4 3 4 4 4 3 3 3 4 2 3 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 5 4 4 4 4 2 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 5 4 5 4 4 5 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 5 4 4 5 5 5 5 4 3 5 5 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 5 5 5 4 3 5 2 4 5 4 5 3 4 4 5 3 5 4 4 4 4 4 5 4 5 3 4 4 4 3 4 4 4 3 4 3 4 2 2 4 2 4 4 4 2 4 4 5 4 3 2 4 3 4 5 4 4 5 4 3 5 4 4 3 4 4 5 5 5 4 5 4 3 4 5 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 5 4 4 3 4 2 5 3 3 5 4 4 4 5 3 3 4 3 5 4 4 3 3 2 3 4 2 4 3 4 3 4 3 2 4 4 2 3 4 5 4 4 3 2 4 1 3 4 2 3 4 3 3 3 4 5 4 4 5 5 4 5 5 4 3 4 4 5 4 5 4 5 1 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 5 4 4 4 3 4 3 3 3 4 5 4 4 5 5 4 5 5 4 3 4 4 5 4 5 4 5 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 3 4 3 4 4 4 5 4 4 4 3 4 5 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 2 4 3 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 5 5 4 3 3 3 3 4 3 2 5 4 5 5 4 5 5 4 3 5 3 5 4 5 4 5 3 4 4 4 4 3 3 4 5 4 3 4 3 3 4 3 4 4 4 5 4 2 4 3 4 5 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 2 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 2 5 4 3 3 4 5 3 5 4 5 4 4 4 5 3 4 5 4 3 4 4 4 4 4 4 4 1 4 3 4 4 3 3 4 4 4 4 3 4 2 4 3 3 2 3 4 5 4 4 3 4 4 3 5 4 5 3 4 4 4 3 4 5 4 3 4 4 4 4 4 3 4 1 3 3 4 4 3 3 4 4 4 2 3 4 4 4 3 3 2 3 2 5 4 4 3 4 3 3 5 4 4 5 5 4 5 4 4 5 3 3 4 4 4 4 5 4 4 3 4 3 4 4 3 4 4 5 4 3 4 3 2 4 4 3 4 4 5 5 4 4 3 3 4 3 5 3 4 5 5 3 5 4 4 3 4 3 4 4 5 4 5 3 3 1 4 3 4 4 4 3 4 5 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 5 4 4 5 4 4 4 4 4 4 5 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 5 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 5 5 4 4 3 4 4 3 4 4 5 5 5 5 5 4 4 5 4 3 5 4 5 4 5 4 5 1 4 3 3 3 3 3 4 4 4 3 4 4 3 4 3 3 4 4 5 5 3 4 3 4 74 69 82 75 83 80 80 82 95 74 82 86 76 69 84 83 91 76 86 75 82 54 79 72 78 77 73 70 76 82 79 64 72 73 63 78 70 69 68 79 82 91 78 74 58 78

(104) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 84 89 90 91 92 93 94 95 4 4 3 4 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 4 5 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 5 2 4 2 3 4 4 5 3 4 5 3 4 3 2 3 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 2 4 3 4 4 3 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 3 3 4 3 4 4 3 4 4 3 3 4 2 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 76 78 66 76 76 76 76 2. Data Induk Motivasi Belajar Siswa NO. Resp 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 Juml ah No Pernyataan 1 5 4 4 5 5 5 5 4 4 4 5 5 4 4 4 4 5 5 5 4 5 4 5 4 4 5 4 5 4 5 5 5 2 3 3 3 5 3 3 3 3 3 4 3 3 2 3 4 3 1 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 3 3 5 5 3 4 4 4 5 4 4 4 4 4 2 4 4 3 5 5 4 5 4 5 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 5 5 4 4 4 5 5 5 4 4 4 4 4 4 5 3 5 4 4 5 4 5 4 4 4 5 5 4 5 4 5 4 4 5 5 5 3 3 3 2 3 1 3 4 2 4 3 2 2 3 5 3 4 3 3 3 3 2 4 3 2 4 4 3 3 4 4 4 6 4 4 4 4 4 3 3 5 4 4 3 4 4 5 4 4 4 4 5 4 5 4 5 3 3 5 5 4 4 4 5 5 7 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 5 5 4 5 4 4 2 4 4 4 5 4 5 5 3 5 4 5 4 5 4 4 8 4 4 4 5 4 5 3 3 3 4 5 4 4 2 2 4 4 4 5 4 4 4 3 3 4 3 4 5 4 4 4 4 9 10 3 3 4 3 4 2 1 4 4 2 4 2 3 3 4 3 3 2 4 3 4 2 4 2 2 4 3 2 3 3 4 2 4 2 3 3 4 3 4 2 4 3 4 4 4 4 4 3 4 1 3 5 4 2 5 3 4 4 4 2 2 4 2 4 11 12 3 3 3 4 4 4 4 5 3 4 4 5 1 2 4 4 2 4 4 4 3 4 4 5 2 5 4 5 4 4 4 4 2 4 3 4 4 5 3 4 2 5 4 4 4 4 3 5 3 4 4 3 3 4 3 5 3 4 3 5 4 5 4 5 13 14 3 4 4 4 4 4 5 5 3 4 3 4 3 3 2 3 5 3 3 4 3 4 3 4 3 4 3 5 3 4 4 4 4 4 5 4 2 5 4 4 4 5 3 4 4 4 2 4 3 3 3 5 4 4 3 4 4 4 3 5 5 5 5 5 15 16 3 4 4 4 4 4 5 5 4 5 5 5 3 4 4 4 5 4 4 4 3 5 5 4 4 4 5 4 4 4 2 4 4 5 5 5 5 5 4 4 5 4 2 4 5 5 4 4 3 4 4 5 4 4 5 5 4 4 5 5 5 5 5 5 17 3 4 4 5 5 5 3 4 5 4 4 4 3 5 4 4 5 4 5 4 3 4 4 4 3 4 4 5 4 4 5 5 18 19 4 2 4 2 5 2 5 5 2 4 5 2 4 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 3 3 4 3 5 5 4 4 4 4 3 3 2 2 5 3 3 5 5 5 4 2 4 4 4 2 4 2 20 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 4 1 3 2 3 4 3 2 5 3 4 2 2 4 2 3 4 1 4 4 69 72 75 87 75 75 64 74 70 74 72 77 68 76 76 71 75 79 82 72 84 73 85 73 62 84 76 86 75 78 87 87

(105) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 85 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 5 5 4 4 5 4 3 5 5 4 4 5 5 4 4 5 4 5 5 3 4 5 4 4 4 5 5 4 5 5 5 4 5 5 4 4 4 4 5 5 5 5 3 4 4 5 3 3 3 4 4 4 4 5 2 4 3 3 5 3 2 4 3 3 4 3 5 3 3 2 4 2 4 4 4 3 3 3 4 2 3 4 3 3 2 2 3 2 4 3 2 3 5 4 4 4 5 4 3 5 4 4 4 4 5 4 5 5 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 3 4 4 5 3 4 4 5 5 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 5 4 4 5 5 4 4 5 4 4 4 4 5 4 5 5 4 5 4 4 5 4 4 4 3 4 4 4 5 5 5 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3 5 2 4 3 3 1 2 3 4 3 4 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 2 4 3 3 1 2 2 4 2 3 2 3 3 3 4 1 3 1 4 5 3 4 4 5 4 5 2 4 4 3 4 2 3 4 5 3 3 5 4 4 3 3 3 4 5 4 3 4 4 3 2 3 5 4 3 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 5 3 4 4 5 4 4 4 5 5 4 3 4 3 4 5 5 3 5 3 5 3 5 2 5 5 3 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 3 3 4 5 4 4 4 4 4 4 4 3 4 5 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 5 4 3 5 4 3 4 4 4 5 2 4 4 3 3 2 3 5 4 4 4 3 5 4 3 4 4 4 3 4 3 4 5 4 4 3 4 3 4 5 4 4 4 4 4 4 3 4 4 5 4 2 3 2 4 4 3 3 4 3 3 2 3 4 4 2 2 4 3 4 3 2 2 2 1 4 2 1 2 3 4 3 1 4 3 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 2 2 2 3 2 2 3 1 2 3 2 3 2 4 1 3 2 1 3 2 3 4 3 3 2 3 4 2 3 4 4 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 2 4 4 4 3 4 3 3 2 3 3 3 4 4 2 4 2 3 4 3 4 2 3 4 5 5 4 4 4 5 5 4 4 4 4 5 3 4 4 5 5 4 4 5 5 4 4 4 5 1 4 5 5 5 4 5 3 5 4 4 4 4 5 5 4 5 3 4 5 5 2 3 4 1 3 3 4 2 4 3 3 5 4 4 1 2 2 2 3 5 2 4 3 4 5 3 4 3 3 2 4 3 2 3 4 3 2 2 4 3 3 4 3 4 5 5 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 3 4 4 4 5 3 4 5 4 4 4 4 3 4 5 4 3 4 5 4 2 3 4 4 3 4 3 5 5 4 4 4 4 2 4 3 3 4 4 5 3 5 4 4 4 4 2 4 4 4 5 4 3 5 3 4 3 4 3 4 4 4 4 4 5 3 5 3 3 5 4 3 5 4 5 5 4 4 3 2 5 5 4 4 4 5 4 5 4 5 5 4 4 5 4 4 5 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 4 4 5 4 4 5 4 4 4 3 4 2 4 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 3 5 3 4 4 4 4 3 3 4 5 4 4 4 4 5 3 5 4 3 4 4 5 3 4 4 5 4 1 2 4 5 4 4 3 4 2 5 2 4 4 3 5 4 2 3 4 3 4 3 3 5 5 4 3 3 4 4 5 4 2 4 3 5 2 4 4 5 5 4 3 4 4 2 3 2 3 4 2 4 3 4 3 3 2 1 4 4 4 4 2 3 3 4 4 4 2 4 2 3 4 2 3 3 2 4 2 3 3 2 2 4 4 2 3 4 3 5 2 2 5 4 3 4 4 3 3 3 5 4 2 2 3 4 4 4 2 1 2 4 4 1 3 5 4 4 3 3 4 4 5 3 2 5 3 4 2 1 3 4 4 3 3 3 3 2 5 2 3 3 2 4 2 4 3 4 2 1 3 2 3 85 66 70 71 79 76 73 72 83 78 71 67 74 73 78 82 75 66 83 68 82 67 72 70 78 86 72 66 82 74 66 69 63 67 79 65 71 59 74 75 80 65 61 71 65 81

(106) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 86 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 4 5 1 3 5 5 5 4 5 5 3 5 4 5 5 5 5 3 4 4 3 4 5 4 4 3 3 3 4 3 4 5 2 4 5 4 4 5 4 5 5 4 4 5 4 5 4 4 5 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 3 4 2 3 3 5 4 3 5 2 3 4 4 2 4 4 2 4 4 4 3 3 5 4 3 4 5 4 5 5 3 5 4 3 5 4 2 3 2 5 4 4 4 4 3 4 5 3 5 1 3 4 4 2 4 4 5 3 4 3 4 5 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 5 4 4 5 4 3 3 2 3 2 2 1 4 2 2 2 3 2 2 2 1 3 3 4 2 3 4 4 4 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 4 4 4 5 5 5 4 5 4 4 4 5 5 5 5 5 3 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 2 3 5 4 2 5 3 2 4 3 4 5 4 3 3 4 3 5 4 4 4 3 4 4 4 2 4 4 5 4 4 4 3 3 3 3 5 4 5 5 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 5 4 4 5 4 3 4 4 4 4 5 5 4 4 4 3 3 5 5 4 3 5 4 3 2 4 4 4 2 3 4 2 4 4 4 4 4 3 4 3 3 4 4 4 4 2 4 4 4 3 5 3 3 4 4 3 13 14 15 16 17 3 3 2 3 2 2 2 2 4 5 3 4 3 4 2 3 4 73 75 61 71 73 88 72 70 75 74 67 81 78 77 82 71 78 3. Nilai Rapor Siswa SMK 7 Yogyakarta NO. Resp 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 Mata Pelajaran 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 18 92 93 83 82 85 92 84 81 79 95 90 90 89 81 88 88 90 80 88 81 80 79 78 81 81 78 79 95 82 84 79 80 79 88 81 80 88 83 84 79 79 80 82 76 80 95 85 81 80 86 86 88 83 82 87 89 83 88 83 84 81 79 78 90 79 84 81 80 82 88 86 80 84 82 79 77 87 83 82 79 79 98 82 85 81 85 88 88 91 80 88 86 81 80 84 84 81 81 79 95 77 84 79 80 88 88 83 80 87 81 78 77 80 80 80 78 79 95 76 81 80 86 86 88 80 83 84 86 82 78 83 84 79 79 79 93 77 82 78 80 79 88 79 80 84 87 80 76 78 80 83 80 78 93 77 77 80 86 86 88 80 87 83 83 79 77 84 81 80 77 79 93 78 77 80 80 85 88 85 80 82 84 80 77 80 81 83 82 78 98 80 81 78 86 79 88 78 80 89 80 80 83 85 86 80 78 78 ## 81 80 81 85 87 88 86 90 Jumlah Rata2 Nilai 1562 87 1473 82 1497 83 1502 83 1510 84 1498 83 1475 82 1470 82 1480 82 1469 82 1475 1517 82

(107) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 87 84 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 85 87 83 80 84 82 81 80 78 85 85 86 81 87 88 88 81 87 90 88 82 82 88 95 80 79 79 93 80 83 83 86 85 88 79 82 83 87 82 78 78 81 83 78 80 95 80 84 83 86 78 88 78 80 87 82 81 77 78 80 82 79 78 95 77 85 79 87 81 88 84 80 88 80 82 85 84 82 83 81 79 93 81 86 81 87 87 88 82 80 90 80 77 82 82 79 86 78 80 98 78 78 79 84 81 88 89 80 93 90 84 81 84 84 84 80 79 98 79 88 87 87 82 88 82 80 88 85 80 77 82 82 81 79 80 95 83 83 80 86 80 88 83 80 89 84 81 82 79 86 82 80 80 83 76 78 82 84 78 88 80 80 88 78 78 76 77 82 80 75 78 95 75 80 78 86 80 88 81 80 84 83 79 77 84 83 84 79 80 93 75 84 81 82 86 88 80 80 88 88 81 78 78 90 81 78 80 98 77 79 86 84 89 88 84 80 88 79 81 76 78 79 80 80 79 98 75 79 80 84 80 88 79 80 89 80 83 83 80 85 85 80 79 ## 81 78 78 87 80 88 86 80 88 82 79 81 81 80 83 81 80 98 81 78 78 86 88 88 79 80 86 88 85 83 79 83 83 80 79 85 78 86 83 85 88 88 83 82 87 88 79 78 85 83 79 78 80 95 78 89 86 86 80 88 82 80 80 87 82 79 79 82 83 83 79 95 85 81 83 86 91 88 78 82 82 80 81 77 78 81 82 80 79 95 80 84 79 85 93 88 84 80 87 81 80 77 82 83 79 77 78 91 80 82 81 85 84 88 79 80 89 80 81 78 80 89 78 78 78 94 81 81 80 85 80 88 79 80 84 88 82 78 80 86 78 78 79 94 82 82 77 85 86 88 78 78 85 80 79 77 82 83 80 80 77 91 82 89 82 85 84 88 81 80 1508 84 1522 85 1482 82 1480 82 1509 84 1489 83 1530 85 1492 83 1472 82 1455 81 1482 82 1507 84 1463 81 1502 83 1491 83 1504 84 1501 83 1503 84 1488 83 1474 82 1479 82 1483 82 1485 83

(108) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 88 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 87 91 82 82 81 87 82 83 79 90 79 85 81 85 86 88 87 80 84 80 79 78 80 86 80 80 78 93 76 82 79 84 86 88 87 80 85 89 82 77 84 90 78 84 78 90 81 87 83 85 91 88 79 80 86 84 83 77 87 86 78 81 78 92 79 84 84 86 82 88 87 80 84 87 79 85 79 89 78 82 77 92 83 81 82 83 88 88 79 80 89 84 80 78 81 88 80 83 79 89 80 78 80 86 82 88 84 80 86 84 81 79 83 85 78 80 77 90 75 81 80 84 82 88 83 80 87 81 82 78 87 90 79 82 78 93 80 80 80 85 93 88 80 90 92 89 80 84 85 87 79 80 78 93 82 85 83 86 84 88 85 82 83 93 82 85 80 89 78 85 79 92 79 84 84 86 91 88 89 82 88 89 84 80 82 82 79 80 78 93 77 83 83 86 82 88 78 80 84 81 82 80 80 89 80 77 78 91 79 87 83 87 86 88 90 82 82 89 81 77 82 82 78 80 78 92 77 76 82 87 88 88 91 80 88 93 82 78 82 85 78 80 78 91 78 82 83 85 93 88 83 90 89 81 81 79 80 84 79 81 79 92 78 78 87 86 86 88 83 80 90 78 82 79 80 87 79 77 79 88 76 77 78 82 81 88 82 80 86 83 80 77 79 89 82 82 78 90 83 79 81 85 86 88 78 82 86 88 78 80 83 85 79 78 79 89 78 84 79 86 88 88 87 80 83 87 87 83 84 91 81 81 79 91 77 89 87 86 82 88 79 80 86 80 81 82 83 90 79 81 80 91 79 81 84 83 92 88 83 82 86 88 86 77 82 84 77 78 78 90 80 79 79 86 88 88 84 83 92 93 84 79 82 85 80 82 78 91 78 84 85 86 86 88 81 83 83 91 84 77 85 86 82 81 79 91 82 87 84 86 80 88 81 82 1515 84 1480 82 1511 84 1502 83 1496 83 1489 83 1476 82 1513 84 1522 85 1529 85 1492 83 1504 84 1490 83 1517 84 1491 83 1463 81 1488 83 1495 83 1515 84 1505 84 1493 83 1517 84 1509 84

(109) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 89 59 60 61 62 63 88 85 82 78 88 87 80 82 78 90 84 89 82 86 85 88 90 80 90 84 79 77 81 87 79 78 78 93 79 78 81 86 87 88 86 82 91 81 81 78 78 86 78 77 79 88 76 80 79 84 81 88 90 82 88 86 82 77 81 84 78 79 78 90 78 79 80 84 90 88 83 80 80 89 80 78 83 85 78 85 79 90 81 80 82 88 92 88 89 82 1522 85 1493 83 1477 82 1485 83 1509 84 64 83 80 77 75 83 81 79 77 78 91 77 77 77 83 82 88 82 80 1450 81 65 82 80 78 75 83 87 80 78 79 89 75 83 78 84 82 88 86 87 1474 82 66 86 75 79 80 85 87 79 78 80 90 78 81 77 83 77 88 79 80 1462 81 67 88 80 77 80 83 88 79 80 78 87 76 82 78 82 89 88 79 80 1474 82 68 89 90 82 80 84 88 80 83 79 93 80 87 81 85 80 88 79 80 1508 84 69 86 80 78 76 83 88 79 80 78 91 75 82 77 83 89 88 78 80 1471 82 70 86 80 81 75 80 85 79 84 79 93 75 80 76 84 92 88 92 80 1489 83 71 87 76 80 76 83 83 80 81 79 93 75 79 78 85 82 88 86 80 1471 82 72 86 83 78 76 85 86 79 82 78 90 77 84 78 84 78 88 81 80 1473 82 73 86 95 80 76 89 90 79 83 80 92 78 88 80 83 79 88 94 80 1520 84 74 84 80 77 77 80 83 80 80 80 90 76 82 77 84 95 88 85 82 1480 82 75 86 80 77 75 82 86 79 82 78 82 76 79 76 83 83 88 86 82 1460 81 76 90 80 78 75 79 85 79 80 78 88 76 79 76 84 79 88 85 80 1459 81 77 91 80 82 76 80 86 79 85 79 94 80 78 76 83 90 88 81 82 1490 83 78 84 95 81 80 86 88 81 80 78 90 80 85 78 86 80 88 79 80 1499 83 79 85 85 87 83 86 89 82 77 78 91 81 86 80 84 80 88 78 80 1500 83 80 90 80 77 76 79 84 79 80 78 90 78 78 78 84 84 88 82 80 1465 81 81 87 85 78 75 79 89 79 80 78 86 80 79 76 83 81 88 78 82 1463 81

(110) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 90 82 87 90 81 79 83 83 79 81 79 88 77 81 79 84 79 88 86 80 1484 82 83 87 80 80 76 82 86 78 77 78 85 76 81 81 83 82 88 78 80 1458 81 84 85 88 81 84 81 86 80 82 80 89 82 81 83 86 89 88 93 80 1518 84 85 82 85 81 78 79 84 79 78 80 88 75 80 77 83 86 88 82 82 1467 82 86 92 80 80 75 78 77 79 81 79 79 75 80 77 86 84 88 86 80 1456 81 87 86 80 79 76 82 82 81 81 81 92 77 82 80 85 84 88 86 80 1482 82 88 86 88 81 75 84 87 79 78 79 91 75 78 79 87 85 88 81 80 1481 82 89 84 80 78 75 79 88 79 82 77 90 75 76 77 85 78 88 81 80 1452 81 90 80 83 80 75 80 87 79 81 79 91 76 80 81 84 79 88 79 80 1462 81 91 80 80 79 76 80 84 82 82 80 90 77 78 78 85 85 88 86 90 1480 82 92 80 78 81 77 80 91 80 78 79 93 75 80 80 86 78 88 81 80 1465 81 93 80 80 82 76 80 88 79 77 79 90 75 78 80 83 78 88 78 80 1451 81 94 87 80 78 75 86 82 79 79 78 87 76 80 78 85 78 88 81 80 1457 81 95 80 85 79 76 87 86 79 85 79 88 76 81 82 84 77 88 85 80 1477 82

(111) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 91 LAMPIRAN 3 Deskripsi Data

(112) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 92 Berikut ini adalah pendeskripsian variabel penelitian 1. Variabel Persepsi Siswa Tentang Keterampilan MengajarGuru, Motivasi Belajar Siswa: Skor tertinggi yang mungkin dicapai : 5 x 20 = 100 Skor terendah yang mungkin dicapai : 1 x 20 = 20 Skor = Nilai terendah + % (nilai tertinggi – nilai terendah) = 20 + 81% (100-20) = 84,8 dibulatkan 85 = 20 + 66% (100-20) = 72,8 dibulatkan 73 = 20 + 56% (100-20) = 64, dibulatkan 65 = 20 + 46% (100-20) = 56,8 dibulatkan 57 = dibawah 57 Tabel 3.6 Rentang Skor Variabel Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru, Motivasi Belajar Siswa Kategori Interval Sangat Tinggi 85-100 Tinggi 73-84 Cukup 65-72 Rendah 57-64 Sangat Rendah 20-56 2. Output Variabel Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar Statistics Keterampilanme ngajar N Valid Missing Mean Median Mode Minimum Maximum Sum PrestasiBelajar Motivasibelajar 95 95 95 0 77.68 78.00 a 76 54 95 7380 0 82.73 83.00 82 81 87 7859 0 74.20 74.00 75 59 88 7049 a. Multiple modes exist. The smallest value is shown

(113) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 93 LAMPIRAN 4 Uji Normalitas

(114) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 94 1. Output Pengujian Normalitas Variabel Persepsi Siswa Tentang Kterampilan Mengajar Guru dengan Prestasi Belajar Siswa. Model Summary and Parameter Estimates Dependent Variable: chisquare Model Summary Equation R Square F df1 df2 Sig. Linear .493 90.295 1 93 .000 The independent variable is Mahalanobis Distance. Parameter Estimates Constant b1 .039 .013 2. Output Pengujian Normalitas Variabel Motivasi Belajar Siswa dengan Prestasi Belajar Siswa. Model Summary and Parameter Estimates Dependent Variable: chisquare Model Summary Equation R Square F df1 df2 Sig. Linear .775 319.618 1 93 .000 The independent variable is Mahalanobis Distance. Parameter Estimates Constant b1 .029 .022

(115) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 95 LAMPIRAN 5 UJI HIPOTESIS KORELASI PEARSON PRODUCT MOMENT

(116) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 96 UJI HIPOTESIS KORELASI PEARSON PRODUCT MOMENT 1. Output Korelasi Pearson Product Moment antara Variabel Persepsi Siswa Tentang Keterampilan Mengajar Guru dengan Prestasi Belajar Correlations Keterampilanmengajar Keterampilanme ngajar 1 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) .015 N Pearson Correlation Sig. (2-tailed) Prestasibelajar Prestasibelajar * .249 95 * .249 95 1 .015 N *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). 95 95 Siswa. 2. Output Korelasi Pearson Product Moment antara Variabel Motivasi Belajar Siswa dengan Prestasi Belajar Siswa. Correlations MotivasiBelajar MotivasiBelajar PrestasiBelajar Pearson Correlation Sig. (2-tailed) 1 N Pearson Correlation 95 .094 Sig. (2-tailed) .364 N PrestasiBelajar .094 .364 95 95 1 95

(117) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 97 LAMPIRAN 7 SURAT IJIN PENELITIAN

(118) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 98

(119)

Dokumen baru

Download (118 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU MELALUI MOTIVASI BELAJAR SISWA
0
7
105
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG PROFESIONALISME GURU DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA DIKLAT AKUNTANSI
0
4
107
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA SWASTA UISU MEDAN T.P 2015/2016.
0
3
31
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 PEMATANG SIANTAR.
0
2
29
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI SMK KARYA BAKTI T.A. 2013/2014.
0
2
26
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DENGAN HASIL BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA KATOLIK ST. YOSEPH MEDAN T.P. 2013/2014.
0
2
22
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TERHADAP KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X AL- HIDAYAH MEDAN T.P 2012/2013.
0
1
29
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SEJARAH SISWA MAN SP.LANGKAT HULU.
0
0
22
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG PROFESIONALISME GURU DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG PROFESIONALISME GURU DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR MATA DIKLAT AKUNTANSI SISWA JURUSAN AKU
0
0
18
HUBUNGAN PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN.
0
8
51
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG VARIASI GAYA MENGAJAR GURU, PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI
0
0
148
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG PROFESIONALISME GURU DAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA
0
0
153
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG VARIASI GAYA MENGAJAR GURU, DISIPLIN SISWA, MOTIVASI BELAJAR SISWA, DAN FASILITAS BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI
0
0
177
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI GURU FISIKA DENGAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA
0
0
107
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR, IKLIM KELAS, DAN PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI GURU DENGAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI
0
0
188
Show more