Peningkatan minat dan prestasi belajar IPA materi pembentukan tanah dengan metode penemuan terbimbing pada siswa kelas V semester 2 SDK Totogan tahun pelajaran 2011/2012 - USD Repository

Gratis

0
6
200
11 months ago
Preview
Full text

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR IPA

MATERI PEMBENTUKAN TANAH DENGAN METODE PENEMUAN

TERBIMBING PADA SISWA KELAS V SEMESTER 2 SDK TOTOGAN

TAHUN PELAJARAN 2011/ 2012

SKRIPSI

  

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

  

Disusun oleh:

YOHANES BABTISTA IBNU PRANOWO

081134102

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR IPA

MATERI PEMBENTUKAN TANAH DENGAN METODE PENEMUAN

TERBIMBING PADA SISWA KELAS V SEMESTER 2 SDK TOTOGAN

TAHUN PELAJARAN 2011/ 2012

SKRIPSI

  

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

  

Disusun oleh:

YOHANES BABTISTA IBNU PRANOWO

081134102

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

PERSEMBAHAN

Skripsi ini ku persembahkan untuk:

 Tuhan Yesus Kristus yang selalu memberikan Anugerah-Nya

selama hidupku.

 Kedua orang tua ku Bpk. Sukarmin dan Ibu Siti Indarsih yang

senantiasa memberikan dukungan moral dan materiil kepadaku serta do’a yang tak pernah putus untukku demi kesuksesan dan kelancaran hidupku.

   Adikku yang selalu membantuku dan sebagai penyemangat hidupku.

  

 Elisa Setyaningtyas yang telah mendampingiku, memberiku

semangat, doa serta dukungan kepadaku sehingga aku mampu menjalani semua ini

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

MOTTO

Jadilah dirimu sendiri dan banggalah

   dengan HASILKARYA SENDIRI.

  

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-

pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. (1 korintus 10: 13)

  

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada

pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya yang saya tulis tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan pada daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah.

  Yogyakarta, 17 Desember 2012 Penulis

  Yohanes Babtista Ibnu Pranowo NIM. 081134102

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN

PUBLIKASI ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

  Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Yohanes Babtista Ibnu Pranowo NIM : 081134102

  Demi perkembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan karya ilmiah saya yang berjudul: PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR IPA MATERI PEMBENTUKAN TANAH DENGAN METODE PENEMUAN TERBIMBING PADA SISWA KELAS V SEMESTER 2 SDK TOTOGAN TAHUN

  PELAJARAN 2011/ 2012 Dengan demikian saya memberitahukan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelola dalam bentuk pangkalan data mendistribusikan secara terbatas dan mempublikasikan ke dalam internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa meminta ijin dari saya, atau memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

  Yogyakarta, 17 Desember 2012 Yang menyatakan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

ABSTRAK

PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR IPA

MATERI PEMBENTUKAN TANAH DENGAN METODE PENEMUAN

TERBIMBING PADA SISWA KELAS V SEMESTER 2 SDK TOTOGAN

TAHUN PELAJARAN 2011/ 2012

Yohanes Babtista Ibnu Pranowo

  

Universitas Sanata Dharma

2012

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat dan prestasi belajar ipa materi pembentukan tanah dengan metode penemuan terbimbing pada siswa kelas V semester 2 SDK Totogan tahun pelajaran 2011/ 2012, yang ditandai dengan peningkatan rata-rata minat siswa, peningkatan nilai rata-rata siswa dan presentase siswa yang mencapai KKM. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK).

  Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V SD Kanisius Totogan, Sleman pada tahun pelajaran 2011/ 2012. Dengan jumlah 22 siswa, 10 siswa laki- laki dan 12 siswa perempuan. Objek penelitian ini adalah minat dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi pembentukan tanah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei 2012. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang terdiri dari dua kali pertemuan, dengan masing-masing pertemuan adalah 2 x 35 menit (2 jam pelajaran). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan, wawancara, dan tes

  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) metode penemuan terbimbing pada mata pelajaran IPA materi pembentukan tanah dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas V SDK Totogan tahun pelajaran 2011/ 2012. Kondisi awal minat siswa menunjukkan bahwa nilai rata-rata minat siswa (dalam skala 1-20) adalah 10,409. Pada siklus I nilai rata-rata minat siswa adalah 14,136, sedangkan pada siklus II persentase nilai rata-rata minat siswa meningkat menjadi 16,14. (2) metode penemuan terbimbing pada mata pelajaran IPA materi pembentukan tanah dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V SDK Totogan tahun pelajaran 2011/ 2012. Kondisi awal prestasi belajar siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  ABSTRACT

  INCREASED INTEREST AND LEARNING ACHIEVEMENT OF NATURAL SCIENCE IN SOIL FORMATION TOPIC WITH GUIDED DISCOVERY

  ND

  METHOD FOR FIFTH GRADUATED 2 SEMESTER OF SDK TOTOGAN 2011/ 2012

  

Yohanes Babtista Ibnu Pranowo

Sanata Dharma University

2012

  The research aims to know the increased interest and learning achievement of natural science in soil formation topic with guided discovery

  nd

  method for fifth graduated 2 semester of SDK Totogan 2011/ 2012, which is indicated by the increase of students interest average, students score average, and percentage of students that reach (KKM). This research was an Classroom Action Research (CAR).

  The subjects of this study were fifth grade elementary school students SDK Totogan 2011/2012. The number of students was 22, 10 male students and 12 female students. The objectives of the research were interest and student achievement in science studies with the topic on soil formation. The research was conducted in may 2012. The research was conducted in two cycles. Each cycle consisted of two meetings, each meeting was 2 x 35 minutes (2 hour lessons). Instruments used in this research were observation, interview, dan tests.

  The results of this research are: (1) guided discovery method in natural science on soil formation topic increase student interest in the fifth grade SDK Totogan 2011/2012. The initial condition indicated the average value of student interest (on a scale of 1-20) was 10,409. First cycle the student interest was 14,136 wich was included in high interest criteria. In the second cycle the average percentage of the student interest increased to 16,14. (2) Guided discovery method in natural science on soil formation topic increase student achievement in the fifth grade SDK Totogan 2011/2012. The initial condition of student achievement showed that 29,63% (8 students) reached KKM (70). In first cycle much as 68,18% (15 students) achieved KKM (70) with an average value of 70,03. In second cycle much as 95,45% (21 students) achieved KKM (70) with an average

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat, rahmat, dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian tindakan kelas ini. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar dalam Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

  Penulis menyadari betul, bahwa penulisan sikripsi ini tidak dapat selesai jika tidak ada bantuan, bimbingan dan dukungan dari berbagai pihak, maka pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat:

  1. Bapak Rohandi, Ph.D selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma.

  2. Gregorius Ari Nugrahanta, SJ. S.S., BST., M.A., selaku Ketua Program Studi PGSD Universitas Sanata Dharma.

  3. Bapak Drs. Puji Purnomo M.Si., selaku Dosen Pembimbing I, yang telah memberikan arahan, dorongan, semangat, serta sumbangan pemikiran yang penulis butuhkan untuk menyelesaikan skripsi ini.

  4. Bapak Drs. J. Sumedi, selaku Dosen Pembimbing II, yang telah memberikan bantuan ide, saran, masukan, kritik, serta bimbingannya yang sangat berguna selama penelitian ini.

  5. Ibu C. Tri Utami, selaku Kepala Sekolah SDK Totogan, Sleman yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk melakukan penelitian di kelas V SD Kanisius Totogan, Sleman.

  6. Ibu Katarina Sri Murwani, selaku Guru Kelas V SDK Totogan, Sleman

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  9. Ayah, Ibu, dan Adikku yang tercinta yang telah memberikan doa, semangat dan kasaih sayang sehingga skripsi ini dapat terselesaikan

  10. Elisa Setyaningtyas yang selalu memberikan dukungan, semangat, dan selalu menghibur sehingga penulis selalu bersemangat untuk segera menyelesaikan skripsi ini.

  11. Teman-teman kelompok PPL Rista, Ambar, yang telah memberikan bantuan, semangat, dan dorongan untuk menyelesaikan penelitian ini.

  12. Teman-teman angkatan 2008 kelas VIII A Niko, Alex, Wisnu, Vetri, Dimas, Vektor, Dwi, Budi, dll terimakasih atas dukungan yang diberikan.

  13. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu, yang telah memberikan dukungan dan bantuan selama penelitian ini.

  Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu penulis dengan rendah hati bersedia menerima sumbangan baik pemikiran, kritik maupun saran yang membangun demi kesempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat berguna bagi pembaca dan peneliti lain.

  Yogyakarta, 17 Desember 2012 Penulis

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR ISI

  Halaman HALAMAN JUDUL ....................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING .............................................. ii HALAMAN PENGESAHAN.......................................................................... iii HALAMAN PERSEMBAHAN ...................................................................... iv HALAMAN MOTTO ..................................................................................... v HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ..................................... vi HALAMAN LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ..... vii ABSTRAK ....................................................................................................... viii ABSTRACT .................................................................................................... ix KATA PENGANTAR...................................................................................... x DAFTAR ISI .................................................................................................... xii DAFTAR TABEL ............................................................................................ xv DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... xvii DAFTAR LAMPIRAN .................................................................................... xviii BAB I. PENDAHULUAN ...............................................................................

  1 A. Latar Belakang Masalah.......................................................................

  1 B. Pembatasan Masalah ............................................................................

  3

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  A. Minat Belajar........................................................................................

  6 B. Prestasi Belajar ....................................................................................

  10 C. Metode Penemuan Terbimbing ............................................................

  12 D. Ilmu Pengetahuan Alam .......................................................................

  17 E. Hasil Penelitian yang Relevan .............................................................

  22 F. Kerangka Berpikir ...............................................................................

  24 G. Hipotesis Tindakan...............................................................................

  25 BAB III. METODE PENELITIAN..................................................................

  26 A. Jenis Penelitian ....................................................................................

  26 B. Setting Penelitian .................................................................................

  27 C. Rencana Tindakan ...............................................................................

  28 D. Instrumen Penelitian.............................................................................

  33 E. Validitas dan Reliabilitas Instrumen Penelitian ...................................

  38 F. Teknik Pengumpulan Data ...................................................................

  43 G. Analisis Data .......................................................................................

  44 BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ................................

  49 A. Hasil Penelitian ...................................................................................

  49 1. Proses Penelitian Tindakan Kelas (PTK) .................................

  49 2. Hasil Minat Siswa.....................................................................

  60

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  B. Saran ....................................................................................................

  79 DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................

  80

  

DAFTAR TABEL

  40 Tabel 10 : Kriteria Validasi Perangkat Pembelajaran ......................................

  45 Tabel 16: Hasil Uji Normalitas Minat Kondisi awal dengan siklus I ..............

  45 Tabel 15: Kriteria Keberhasilan Prestasi Belajar .............................................

  43 Tabel 14: Kriteria Keberhasilan Minat Siswa ..................................................

  42 Tabel 13: Koefisien Reliabilitas .......................................................................

  41 Tabel 12: Kisi-Kisi Uji Coba Soal Siklus 2 .....................................................

  40 Tabel 11: Kisi-Kisi Uji Coba Soal Siklus 1 .....................................................

  38 Tabel 9: Hasil Perhitungan Validasi Perangkat Pembelajaran.........................

  Halaman Tabel 1. Jadwal Penelitian................................................................................

  37 Tabel 8: Rincian Pemberian Skor.....................................................................

  37 Tabel 7: Panduan Wawancara Guru.................................................................

  36 Tabel 6: Panduan Wawancara Siswa................................................................

  36 Tabel 5: Indikator Aspek Psikomotorik ...........................................................

  34 Tabel 4: Indikator Aspek Afektif .....................................................................

  33 Tabel 3: Rubrik Pengamatan Minat..................................................................

  28 Tabel 2. Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian ....................................

  61 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tabel 23: Hasil Peningkatan Minat Belajar Siswa...........................................

  71 Tabel 24: Rangkuman Hasil Peningkatan Minat Belajar Siswa ......................

  72 Tabel 25: Kriteria Minat Belajar siswa ............................................................

  72 Tabel 26: Peningkatan Hasil Belajar Siswa Siklus I dan Siklus II...................

  75 Tabel 27: Peningkatan Hasil Belajar Siswa .....................................................

  76 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

DAFTAR GAMBAR

  Halaman Gambar 1. Bagan Penelitian Model Kemmis & Mc Taggart ...........................

  26 Gambar 2. Peningkatan Minat Belajar Siswa ..................................................

  61 Gambar 3. Peningkatan Rata-rata Nilai Kelas .................................................

  65 Gambar 4. Pencapaian KKM Kondisi Awal ....................................................

  65 Gambar 5. Pencapaian KKM Siklus I .............................................................

  65 Gambar 6. Peningkatan Pencapaian KKM Siklus II .......................................

  66 Gambar 7 : Peningkatan Pencapaian KKM......................................................

  66 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

DAFTAR LAMPIRAN

  Halaman Lampiran 1. Data Prestasi Kondisi Awal .........................................................

  82 Lampiran 2. Silabus..........................................................................................

  83 Lampiran 3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ................................

  86 Lampiran 4. Lembar Kerja Siswa (LKS) ....................................................... 102 Lampiran 5. Bahan Ajar .................................................................................. 113 Lampiran 6. Kisi-kisi Soal Evaluasi Siklus...................................................... 119 Lampiran 7. Soal Evaluasi .............................................................................. 121 Lampiran 8. Validitas Soal Evaluasi ............................................................... 130 Lampiran 9. Reliabilitas Soal Evaluasi ........................................................... 133 Lampiran 10. Taraf Kesukaran Soal Evaluasi ................................................. 143 Lampiran 11. Instrumen dan Pedoman Penilaiam ........................................... 146 Lampiran 12. Instrumen Validasi Desain Pembelajaran .................................. 148 Lampiran 13. Catatan Lapangan ...................................................................... 154 Lampiran 14. Data Peningkatan Minat Belajar Siswa ..................................... 164 Lampiran 15. Data Hasil Belajar Siswa ........................................................... 165 Lampiran 16. Contoh Hasil Kerja Siswa ......................................................... 167

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Guru merupakan salah satu faktor penting dalam kegiatan belajar

  mengajar, karena guru sebagai orang terdepan dalam pendidikan. Guru adalah faktor penentu bagi keberhasilan pendidikan di sekolah, karena guru merupakan sentral serta sumber kegiatan belajar mengajar (Aqib, 2002: 22). Peran startegis guru dalam proses pembelajaran ini memiliki dampak pada kompetensi yang akan dicapai siswa baik itu pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Kompetensi siswa akan berkembang secara optimal tergantung bagaimana guru mampu memposisikan diri serta kedudukan siswanya di dalam pembelajaran. Posisi guru yang dimaksud adalah Sebagai sumber belajar, fasilitator, pengelola, demonstrator, pembimbing, dan evaluator (Wina Sanjaya, 2006: 19).

  Guru setelah memahami posisinya diharapkan mampu menciptakan suatu pembelajaran yang dapat membangkitkan minat siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2 membayangkan suatu peristiwa yang dijelaskan oleh guru yang terkadang penjelasan tersebut sulit untuk dibayangkan dan memerlukan benda yang nyata untuk dilihat siswa, apabila demikian akhirnya membuat minat anak tehadap mata pelajaran tersebut rendah dan hasilnya prestasi belajar anak juga menurun.

  Mata pelajaran IPA berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan (Depdiknas, 2006: 70).

  Mata pelajaran IPA merupakan pelajaran yang menyajikan materi dalam bentuk proses, produk dan sikap, dan ini akan sulit dipahami oleh siswa jika guru hanya mengajarkan konsep-konsep saja, hal ini terbukti dari pendapat rata-rata siswa, menganggap pelajaran IPA sulit, yang berakibat pada penurunannya prestasi siswa pada mata pelajaran tersebut.

  Berdasarkan wawancara dan observasi dengan guru kelas V SD Kanisius Totogan dalam mata pelajaran IPA bahwa metode pembelajaran yang sering digunakan dalam pembelajaran adalah ceramah diselingi tanya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  3 belajar siswa kelas V SD Kanisius Totogan tahun 2010/2011 pada mata

  pelajaran IPA materi Pembentukan Tanah 70,37 % siswa tidak lulus dari KKM yang ditentukan yaitu 70. Melihat fakta tersebut peneliti akan memperbaikinya dengan menggunakan metode penemuan terbimbing. Metode penemuan terbimbing dipilih karena mampu mengajak siswa untuk bereksperimen dengan obyek secara langsung sehingga mereka mampu menemukan pengetahuan mereka sendiri dengan bimbingan dari guru, oleh karena itu peneliti berharap siswa akan lebih tertarik pada materi pembentukan tanah dan dapat meningkatkan minat dan prestasi belajarnya.

B. Pembatasan Masalah

  Penelitian ini dibatasi pada hal-hal sebagai berikut:

  1. Bumi dan alam semesta dalam mata pelajaran IPA cukup luas cakupannya, maka dari itu penelitian ini dibatasi pada kompetensi dasar mendeskripsikan proses pembentukan tanah karena pelapukan.

  2. Tindakan yang dipilih dalam penelitian ini adalah pembelajaran menggunakan metode penemuan terbimbing.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4

  2. Apakah penerapan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar IPA pada siswa kelas V SD Kanisius Totogan?

  D. Pemecahan Masalah

  Masalah rendahnya minat belajar dan prestasi belajar IPA materi pembentukan tanah pada siswa kelas V SD Kanisius Totogan Tahun Pelajaran 2011/ 2012 akan diatasi dengan menggunakan metode penemuan terbimbing.

  E. Batasan Pengertian

  Berikut ini merupakan batas pengertian yang peneliti ambil yaitu sebagai berikut:

  1. Minat berarti kecenderungan dan kegairahan yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu (Muhibbin Syah, 2008: 151).

  2. Prestasi belajar adalah hasil yang diperoleh berupa kesan-kesan yang mengakibatkan perubahan dalam diri individu sebagai hasil dari aktifitas dalam belajar, Djamara dalam Purnomo (2008: 370).

  3. Metode penemuan terbimbing sebagai metode belajar-mengajar yang memberikan peluang diperhatikannya proses dan hasil kegiatan belajar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  5 2. untuk mengetahui apakah penerapan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar IPA pada siswa kelas V

  SD Kanisius Totogan.

G. Manfaat Penelitian

  Penelitian yang dilaksanakan di SD Kanisius Totogan ini menurut peneliti memiliki beberapa manfaat, yaitu :

  1. Bagi siswa Dengan penelitian ini diharapkan minat dan prestasi belajar siswa meningkat.

  2. Bagi guru Jika hasil penelitian ini dirasakan dapat membantu proses pembelajaran menjadi lebih baik, maka diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan guru agar dapat menerapkan metode penemuan terbimbing sebagai usaha memperbaiki dan menyempurnakan proses pembelajaran.

  3. Bagi lembaga (sekolah) Apabila penelitian ini membantu dalam proses kegiatan belajar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Minat

1. Pengertian minat

  Muhibbin Syah (2008: 151) mendefinisikan minat (interest) berarti kecenderungan dan kegairahan yang tinggi atau keinginan yang besar terhadap sesuatu. Minat seperti yang dipahami dan dipakai oleh orang selama ini dapat mempengaruhi kualitas pencapaian hasil belajar siswa dalam bidang-bidang studi tertentu.

  Ahmadi (1991: 79) menyebutkan bahwa, tidak adanya minat seseorang anak terhadap suatu pelajaran akan timbul kesulitan belajar.

  Winkel (1984: 158), minat merupakan kecenderungan yang menetap dalam subyek untuk merasa tertarik pada bidang atau hal tertentu dan merasa senang berkecimpung dalam bidang itu.

  Slameto (2003: 180), minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh.

  Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  7 Minat di semua bidang berubah selama terjadi perubahan fisik dan mental. Pada waktu pertumbuhan terlambat dan kematangan dicapai, minat menjadi lebih stabil. Dengan demikian perkembangan fisik dan mental seorang siswa akan tumbuh bersamaan dengan minat siswa tersebut.

  b. Minat bergantung pada kesiapan belajar Anak-anak tidak dapat mempunyai minat sebelum mereka siap secara fisik dan mental. Sebagai contoh mereka tidak dapat mempunyai minat yang sungguh-sungguh untuk permainan bola sampai mereka memiliki kekuatan dan koordinasi otot yang diperlukan untuk permainan bola tersebut.

  c. Minat bergantung pada kesempatan belajar Kesempatan untuk belajar bergantung pada lingkungan dan minat, baik anak-anak maupun dewasa, yang menjadi bagian dari lingkungan anak, karena lingkungan anak kecil sebagian besar terbatas pada rumah. Minat mereka “tumbuh dari rumah.” Dengan bertambah luasnya lingkup sosial, mereka menjadi tertarik pada

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  8 e. Minat dipengaruhi pengaruh budaya

  Anak-anak mendapat kesempatan dari orang tua, guru, dan orang dewasa lain untuk belajar mengenai apa saja yang oleh kelompok budaya mereka dianggap minat yang sesuai dan mereka tidak diberi kesempatan untuk menekuni minat yang dianggap tidak sesuai bagi mereka oleh kelompok budaya mereka.

  f. Minat berbobot emosional Bobot emosional-aspek afektif dari minat menentukan kekuatannya. Bobot emosional yang tidak menyenangkan melemahkan minat, dan bobot emosional yang menyenangkan memperkuatnya g. Minat itu egosentris

  Sepanjang masa kanak-kanak, minat itu egosentris, misalnya minat anak laki-laki pada matematika, sering berlandaskan keyakinan bahwa kepandaian itu bidang matematika di sekolah akan merupakan langkah penting menuju kedudukan yang menguntungkan dan bergengsi di dunia usaha.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  9 dapat diamati secara konkret dari individu atau kelompok. Penilaian non-tes dapat berupa pengamatan (observasi), catatan anekdot, daftar cek, skala nilai, angket, dan wawancara.

  Selain pengamatan (observasi), minat siswa dapat dilihat dengan menggunakan wawancara. Masidjo (1995: 72) menyatakan bahwa wawancara merupakan suatu proses tanya jawab sepihak antara pewawancara dengan yang diwawancarai, yang dilaksanakan sambil bertatap muka, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan maksud memperoleh jawaban dari wawancara. Wawancara tentang kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan kepada guru dan sebagian siswa setelah pelajaran selesai pada setiap akhir siklus.

4. Indikator minat belajar

  Safari (2003: 60), ada beberapa indikator minat belajar yaitu sebagai berikut : a. Perasaan senang

  Seorang siswa yang memiliki perasaan senang atau suka terhadap pelajaran ekonomi misalnya, maka ia harus terus mempelajari ilmu

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  10 berupa pengalaman efektif yang dirangsang oleh kegiatan itu sendiri.

  c. Perhatian siswa Perhatian merupakan konsentrasi atau aktifitas jiwa terhadap pengamatan dan pengertian, dengan mengesampingkan yang lain dari pada itu. Siswa yang memiliki minat pada objek tertentu, maka dengan sendirinya akan memperhatikan objek tersebut.

  d. Keterlibatan siswa Ketertarikan seseorang akan sesuatu obyek yang mengakibatkan orang tersebut senang dan tertarik untuk melakukan atau mengerjakan kegiatan dari obyek tersebut.

B. Prestasi Belajar

1. Pengertian belajar

  Belajar menurut Syah (2008: 59) merupakan key term, (istilah kunci) yang paling vital dalam setiap usaha pendidikan, sehingga tanpa belajar sesungguhnya tak pernah ada pendidikan.

  Skinner dalam Syah (2008: 64) mendefinisikan belajar adalah

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  11 dan pengalaman. Rumusan kedua mengatakan: belajar ialah proses memperoleh respons-respons sebagai akibat adanya latihan khusus.

  Sependapat dengan definisi belajar diatas, Syah (2008: 64) mengutarakan pengertian belajar sebagai tahapan perubahan seluruh tingkah laku individu yang relatif menetap sebagai hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungan yang melibatkan proses kognitif.

2. Pengertian prestasi belajar

  Djamara dalam Purnomo (2008: 370) menyebutkan, prestasi belajar berasal dari dua kata yaitu prestasi dan belajar. Prestasi adalah hasil dari suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan baik secara individu maupun kelompok. Belajar adalah suatu aktifitas yang dilakukan secara sadar untuk mendapatkan sejumlah kesan dari bahan yang telah dipelajari. Dari uraian tersebut dapat dibuat pengertian bahwa prestasi belajar adalah hasil yang diperoleh berupa kesan-kesan yang mengakibatkan perubahan dalam diri individu sebagai hasil dari aktifitas dalam belajar.

  Winkel (1984: 64), prestasi adalah bukti usaha yang dapat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  12 kemampuan menguasai pelajaran yang diberikan oleh guru, yang selalu dikaitkan dengan tes hasil belajar atau tes prestasi.

3. Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar

  Secara global (Syah, 2008: 137-138), faktor-faktor yang mempengaruhi Prestasi belajar siswa dapat kita bedakan menjadi tiga macam, yakni:

  a. faktor internal, yakni keadaan kondisi jasmani di tandai dengan kebugaran organ-organ tubuh dan sendi-sendinya dan rohani (psikologis) siswa baik itu tingkat kecerdasan/ intelegensi, sikap siswa, bakat siswa, minat siswa, motivasi siswa.

  b. faktor eksternal, yakni kondisi di lingkungan sekitar siswa baik itu lingkungan sosial (lingkungan sekolah, masyarakat dan keluarga) maupun non sosial (gedung sekolah rumah, cuaca, dll).

  c. faktor pendekatan pembelajaran, yakni jenis upaya belajar siswa yang meliputi strategi dan metode yang digunakan siswa untuk melakukan kegiatan mempelajari materi-materi pelajaran.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  13 membuat dugaan, menjelaskan, mengukur, membuat kesimpulan dan sebagainya. dalam teknik ini siswa dibiarkan menemukan sendiri atau mengalami proses mental itu sendiri, guru hanya membimbing dan memberikan instruksi.

  Gilstrap dalam Moedjiono (1993: 86) menyatakan istilah metode penemuan didefinisikan sebagai suatu prosedur yang menekankan belajar secara individual, manipulasi objek atau pengaturan atau pengkondisian objek, dan eksperimentasi lain oleh siswa sebelum generalisasi atau penarikan kesimpulan dibuat. Metode ini membutuhkan penundaan penjelasan tentang temuan-temuan penting sampai siswa menyadari sebuah konsep.

  Gage & Berliner dalam Moedjiono (1993: 86) mengutarakan bahwa dalam metode penemuan, para siswa memerlukan penemuan konsep, prinsip dan pemecahan masalah untuk menjadi miliknya lebih daripada sekedar menerimanya atau pendapatnya dari seseorang guru atau sebuah buku. Dari penjelasan yang dikemukakan oleh Gage & Berliner tentang metode penemuan, dapat ditandai adanya keaktifan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  14 meningkatkan rentangan keaktifan siswa yang lebih besar, berorientasi pada proses, mengarahkan diri sendiri, mencari sendiri, dan refleksi yang sering muncul sebagai kegiatan belajar. Gage dan Berliner dalam Moedjiono (1993: 88) mengemukakan bahwa: “metode penemuan dapat digunakan secara individual atau kelompok”.

2. Metode penemuan terbimbing

  Moedjiono (1993: 87) menyatakan metode penemuan terbimbing sebagai metode belajar-mengajar yang memberikan peluang diperhatikannya proses dan hasil kegiatan belajar siswa, digunakan dalam kegiatan belajar-mengajar dengan tujuan: a. meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam memperoleh dan memproses perolehan belajar.

  b. mengarahkan para siswa sebagai pelajar seumur hidup.

  c. mengurangi ketergantungan kepada guru sebagai satu-satunya sumber informasi yang diperlukan oleh para siswa.

  d. melatih para siswa mengeksplorasi atau memanfaatkan lingkungannya sebagai sumber informasi yang tidak akan pernah

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  15 b. menumbuhkan sekaligus menanamkan sikap inquiry (mencari- temukan).

  c. mendukung kemampuan problem solving siswa.

  d. memberikan wahana interaksi antar siswa, maupun siswa dengan guru, dengan demikian siswa juga terlatih untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

  e. materi yang disajikan dapat mencapai tingkat kemampuan yang lebih tinggi dan lebih lama membekas karena siswa dilibatkan dalam proses menemukannya.

4. Kelemahan metode penemuan terbimbing

  Kelemahan teknik penemuan seperti yang diutarakan Widdiharto (2004

  : 6) sebagai berikut: a. untuk materi tertentu, waktu yang tersita lebih lama.

  b. tidak semua siswa dapat mengikuti pelajaran dengan cara ini, di lapangan beberapa siswa masih terbiasa dan mudah mengerti dengan model ceramah.

  c. tidak semua topik cocok disampaikan dengan model ini. umumnya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  16 memberikan langkah-langkah pemakaian metode penemuan sebagai berikut: a. mengidentifikasi kebutuhan siswa.

  b. pemilihan pendahuluan terhadap prinsip-prinsip, pengetahuan, dan generalisasi yang akan dipelajari.

  c. pemilihan bahan dan masalah atau tugas-tugas yang akan dipelajari.

  d. membantu memperjelas mengenai tugas atau masalah yang akan dipelajari dan peranan masing-masing siswa.

  e. mempersiapkan tempat dan alat-alat untuk penemuan.

  f. mengecek pemahaman siswa tentang masalah yang akan dipecahkan dan tugas-tugasnya dalam pelaksanaan penemuan.

  g. memberikan kesempatan kepada siswa untuk melaksanakan penemuan dengan melakukan kegiatan pengumpulan data dan pengolahan data.

  h. membantu siswa dengan informasi atau data yang diperlukan oleh siswa untuk kelangsungan kerja mereka, bila siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  17 k. membantu siswa merumuskan kaidah, prinsip, ide, generalisasi, atau konsep berdasarkan hasil penemuannya.

D. Ilmu Pengetahuan Alam

1. Hakikat IPA

  Srini M. Iskandar (2001: 1) mengemukakan bahwa ilmu pengetahuan alam adalah penyelidikan yang terorganisir untuk mencari pola atau keteraturan dalam alam. Ilmu pengetahuan alam menawarkan cara-cara untuk dapat memahami dan mempelajari kejadian-kejadian yang ada di alam dan supaya dapat hidup di dalam alam. Ilmu pengetahuan alam merupakan ilmu pengetahuan tentang kejadian bersifat kebendaan dan pada umumnya didasarkan atas hasil observasi, eksperimen dan induksi (Iskandar, 2001: 17 ). Sri Sulistyorini (2007: 39) menuliskan bahwa IPA berhubungan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis, sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengertian yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep, atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Pendidikan IPA diharapkan dapat menjadi wahana bagi siswa untuk mempelajari dari

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  18 Ilmu pengetahuan alam sebagai produk merupakan akumulasi hasil upaya para perintis IPA terdahulu dan umumnya telah tersusun secara lengkap dan sistematis dalam bentuk buku teks. Dalam pengajaran IPA seorang guru dituntut untuk dapat mengajak anak didiknya memanfaatkan alam sekitar sebagai sumber belajar.

  Alam sekitar merupakan sumber belajar yang paling otentik dan tidak akan habis digunakan.

  b.

  IPA sebagai proses Proses di sini adalah proses mendapatkan IPA. Ilmu pengetahuan alam disusun dan diperoleh melalui metode ilmiah, jadi yang dimaksud proses IPA adalah metode ilmiah. Sepuluh keterampilan proses meliputi : (1) observasi; (2) klasifikasi; (3) interpretasi; (4) prediksi; (5) hipotesis; (6) mengendalikan variable; (7) merencanakan dan melaksanakan penelitian; (8) inferensi; (9) aplikasi; (10) komunikasi.

  c.

  IPA sebagai pemupukan sikap Makna “sikap” pada pengajaran IPA dibatasi pengertiannya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  19 diri. Sikap ilmiah ini dapat dikembangkan ketika siswa melakukan diskusi, percobaan, simulasi, atau kegiatan di lapangan.

2. Pembelajaran IPA di SD

  Sri Sulistyorini (2007: 40) mengemukakan tujuan pembelajaran

  IPA SD yaitu:

  a. memperoleh keyakinan terhadap kebesaran Tuhan YME berdasarkan keberadaaan, keindahan, dan keteraturan dan ciptaannya.

  b. mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

  c. mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif dan kesadaran tentang adanya hubungan saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi dan masyarakat.

  d. mengembangkan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat keputusan.

  e. meningkatkan kesadaran dalam berperan serta dalam memelihara, menjaga, melestarikan lingkungan alam.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  20

3. Kompetensi Dasar

  Mata pelajaran IPA merupakan mata pelajaran wajib untuk siswa kelas 5. Penelitian ini mengambil standar kompetensi bumi dan alam semesta yang diajarkan pada semester 2 khususnya pada kompetensi dasar mendeskripsikan proses pembentukan tanah karena pelapukan karena prestasi belajar siswa banyak yang dibawah KKM.

  Tanah sangat penting, karena tanah mendukung kehidupan pada manusia, hewan, dan tumbuhan. Tanah terbentuk dari batuan yang telah lapuk dan hancur.

  a. Batuan: menurut proses pembentukannya, batuan dapat digolongkan atas tiga golongan, yaitu: batuan beku, batuan sedimen, batuan metamorf (Indrianti, 2010: 172-175). 1) Batuan beku Batuan beku terbentuk dari magma yang membeku.

  Batuan yang sudah ada di alam ini dapat berubah akibat pengaruh perubahan suhu dan pelapukan, yang termasuk batuan beku, antara lain: batu granit, batu basal, batu

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  21 konglomerat, batuan breksi, batu pasir, batu serpih, dan batu kapur atau batu gamping.

  3) Batuan metamorf atau batuan malihan Batu marmer berasal dari batu kapur yang mengalami perubahan bentuk. Perubahan bentuk batu marmer disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain karena suhu dan tekanan yang sangat tinggi, pengaruh air, dan perubahan kimia yang terjadi di dalam kerak bumi. Batuan yang mengalami perubahan bentuk disebut batuan metamorf.

  Contoh batuan metamorf antara lain batu marmer (pualam), batu tulis, batu sabak, batu kuarsa, dan batu genes b. Pelapukan batuan: pelapukan batuan disebabkan oleh perubahan suhu dan kegiatan alam lain. Macam-macam pelapukan ada tiga, yaitu: pelapukan fisika, pelapukan kimiawi, dan pelapukan biologi. 1) Pelapukan fisika

  Pelapukan fisika dapat disebabkan oleh perubahan suhu. Suhu yang turun naik secara berulang-ulang akan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  22 2) Pelapukan kimiawi

  Pelapukan kimiawi terjadi akibat adanya reaksi kimia antara udara, air, dan mineral yang ada di dalam batuan.

  Pelapukan kimiawi tampak jelas terjadi pada pegunungan kapur (karst). Pelapukan ini berlangsung dengan batuan air dan suhu yang tinggi. Air yang banyak mengandung CO2 (zat asam arang) dapat dengan mudah melarutkan batu kapur (CaCO2). Peristiwa ini merupakan pelarutan dan dapat menimbulkan gejala karst (Sulistyowati, 2009: 113).

  3) Pelapukan biologi Pelapukan biologis disebabkan oleh kegiatan makhluk hidup, yaitu manusia, tumbuhan, dan hewan. Berbagai kegiatan makhluk hidup dapat mempercepat terjadinya pelapukan.

  Contoh pelapukan biologi antaralain: akar tumbuhan dapat menembus dan menghancurkan batuan, dalam waktu lama akar tumbuhan itu akan melapukkan batuan. Manusia

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  23

  1. Berdasarkan skripsi penelitian tindakan kelas yang dilakukan oleh Kusuma Sanjai denga judul ” Penerapan Metode Guided Discovery

  untuk Meningkatkan Minat Belajar IPA pada Siswa Kelas IVA SD Negeri Sidomulyo Magelang Tahun Ajaran 2010/ 2011”, hasil

  penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan minat belajar IPA siswa kelas 4A SDN Sidomulyo, Magelang. Data yang diperoleh adalah minat belajar siswa pada pra siklus adalah 55%, kemudian pada siklus I naik menjadi 66%, dan pada siklus II naik menjadi 78 %.

  2. Berdasarkan skripsi yang disusun oleh Chotidjah Hidayati dengan judul “Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas V SDN Ngawonggo

  01 Kecamatan Tajinan melalui Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing”, dapat dipaparkan bahwa hasil penerapan model

  penemuan terbimbing terjadi peningkatan hasil belajar yang dapat dilihat pada Hasil belajar siswa pada Pra siklus nilai rata-rata adalah 55,68, dan pada siklus I nilai rata-rata naik menjadi 67,81, dan pada siklus II nilai rata-rata naik menjadi 71,56.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  24 Mengacu pada keberhasilan kedua penelitian diatas dengan menggunakan metode penemuan terbimbing, peneliti mencoba menggabungkan kedua variabel diatas menjadi satu penelitian di tempat lain.

F. Kerangka Berpikir

  Pembelajaran IPA identik dengan praktikum atau praktik langsung dilapangan, dalam belajar IPA khususnya mengenai materi tentang pembentukan tanah dapat diajarkan dengan menggunakan macam-macam tipe pembelajaran sehingga siswa dapat lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat diterapkan adalah metode penemuan terbimbing. Metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam memperoleh informasi, mengarahkan siswa untuk terus belajar sehingga ketergantungan terhadap guru semakin berkurang.

  Pembelajaran proses pembentukan tanan dengan metode penemuan ini, siswa diajak untuk melakukan pengamatan batuan serta siswa dituntut dapat mengidentifikasi ciri-ciri batuan yang mereka amati baik itu secara individu maupun secara berkelompok (diskusi). Kegiatan percobaan juga

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  25

G. Hipotesis Tindakan

  Hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah :

  1. Penerapan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan minat belajar IPA materi pembentukan tanah pada siswa kelas V semester 2 SDK Totokan tahun pelajaran 2011/ 2012.

  2. Penerapan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan prestasi belajar IPA materi pembentukan tanah pada siswa kelas V semester 2 SDK Totokan tahun pelajaran 2011/ 2012.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yaitu menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas merupakan suatu pencermatan

  terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama-sama.

  Tindakan tersebut diberikan oleh guru atau dengan arahan dari guru yang dilakukan oleh siswa (Arikunto, 2007: 3).

  Penelitian ini menggunakan model menurut Kemmis & Mc Taggart. (Arikunto, 2007:16).

  Gambar 1: Bagan Penelitian model Kemmis & Mc Taggart Observasi

  Observasi Tindakan

  

Siklus 1 Siklus 2

  Refleksi Refleksi Tindakan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  27 yang matang perlu dilakukan setelah mengetahui masalah pembelajaraan.

  2. Tindakan, yaitu melakukan kegiatan yang telah direncanakan.

  Perencanaan harus diwujudkan dengan adanya tindakan (acting) dari guru berupa solusi tindakan sebelumnya.

  3. Observasi, yaitu merekam atau mengamati segala peristiwa dan kegiatan yang terjadi selama tindakan perbaikan berlangsung dengan atau tanpa alat bantu.

  4. Refleksi, yaitu merenungkan secara intens apa yang telah terjadi dan tidak terjadi, serta menjajaki alternatif-alternatif solusi yang perlu dikaji, dipilih dan dilaksanakan untuk dapat mewujudkan apa yang dikehendaki, sehingga dapat menyimpulkan apa yang telah terjadi dalam kelasnya.

B. Setting Penelitian

  1. Tempat penelitian Tempat penelitian ini dilakukan di SD Kanisius Totogan Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  28 Obyek penelitian ini adalah peningkatan minat dan prestasi belajar IPA materi pembentukan tanah.

  4. Waktu penelitian Penelitian ini dilaksanakan selama 7 bulan pada semester genap tahun pelajaran 2011/2012 yakni bulan Januari-Juli 2012.

  Tabel 1: Jadwal Penelitian No Kegiatan Bulan

  Januari Febuari Maret April Mei Juni Juli Agustus

  1 Observasi pra

  

  penelitian

  2 Penyusunan

   √ √ √

  Proposal

  3 Permohonan ijin √ penelitian

  4 Pengumpuln data √ √

  5 Pengolahan data √ √

  6 Penyusunan √ √ laporan

  7 Ujian skripsi √

  8 Revisi √

  9 Pembuatan artikel √

C. Rencana Tindakan

  Rencana penelitian menggunakan dua siklus, dimana setiap siklus mencakup empat langkah, yaitu: 1. perencanaan (planning), 2. tindakan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  29 d. menyusun rubrik penilaian tes dan non tes.

  e. menyiapkan media pembelajaran yaitu LKS dan dan alat peraga.

  f. melakukan wawancara dan pengamatan di kelas. Pengamatan di kelas bertujuan untuk memberikan gambaran awal mengenai aktivitas belajar siswa sedangkan wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi dari guru tentang hasil belajar siswa.

  2. Rencana tindakan setiap siklus Setelah diperoleh gambaran keadaan kelas, maka dilakukan tindakan kelas sebagai berikut: a. Siklus I

  1) Siklus I (2 pertemuan) Siklus ini akan dilaksanakan selama dua kali pertemuan, dimana setiap pertemuan beralokasikan 2 jp (2 x 35 menit). 2) Perencanaan tindakan

  Peneliti mempersiapkan silabus dan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan membagi siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  30 b) membentuk kelompok kecil secara heterogen 5-6 siswa c) mengemukakan problema yang akan dicari jawabannya melalui kegiatan penemuan.

  d) diskusi pengarahan tentang cara pelaksanaan penemuan atau pemecahan problema yang telah ditetapkan.

  e) pelaksanaan penemuan berupa kegiatan penyelidikan atau percobaan untuk menemukan konsep atau prinsip yang telah ditetapkan.

  f) siswa melakukan analisis data hasil temuan.

  g) memberi kesempatan siswa melaporkan hasil penemuannya.

  h) meminta siswa membuat rangkuman hasil-hasil penemuannya. i) mengadakan tes atau evaluasi pembelajaran (siklus I pertemuan ke-2)

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  31 a) mengevaluasi apa yang dilakukan pada pelaksanaan siklus 1, tentang apa yang berhasil, kendala, dan hambatan yang dihadapi siswa.

  b) membandingkan hasil ulangan atau tes dan observasi yang sudah dicapai dengan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.

  c) merencanakan perbaikan berdasarkan hasil ulangan atau tes dan observasi untuk dilakukan pada siklus ke

  II

  b. Siklus II 1) Siklus II (2 pertemuan)

  Siklus ini akan dilaksanakan selama dua kali pertemuan, dimana setiap pertemuan beralokasikan 2 jp (2 x 35 menit). 2) Perencanaan tindakan

  Peneliti mempersiapkan silabis dan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  32 a) menyampaikan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai dalam rencana kegiatan yang akan dilaksanakan.

  b) mengingatkan kembali tentang pembentukan tanah yang sudah dipelajari c) membentuk kelompok kecil secara heterogen 4-5 siswa d) mengemukakan problema yang akan dicari jawabannya melalui kegiatan penemuan.

  e) diskusi pengarahan tentang cara pelaksanaan penemuan atau pemecahan problema yang telah ditetapkan.

  f) pelaksanaan penemuan berupa kegiatan penyelidikan atau percobaan untuk menemukan konsep atau prinsip yang telah ditetapkan.

  g) siswa melakukan analisis data hasil temuan.

  h) memberi kesempatan siswa melaporkan hasil

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  33 a) mengobservasi minat belajar siswa dengan lembar pengamatan yang telah tersedia pada siklus II b) melaksanakan ulangan atau tes untuk mengukur keberhasilan siswa pada siklus II

  5) Refleksi Refleksi yang dilakukan peneliti adalah:

  a) mengevaluasi apa yang dilakukan pada pelaksanaan siklus II, tentang apa yang berhasil, kendala, dan hambatan yang dihadapi siswa.

  b) membandingkan hasil ulangan atau tes dan observasi yang sudah dicapai dengan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan untuk memutuskan apakah siklus dilanjutkan atau tidak.

D. Instrumen Penelitian

  Sesuai dengan judul penelitian yang diambil, penelitian ini memiliki dua peubah (variabel) yaitu minat dan prestasi belajar. Pengamatan minat dilaksanakan saat pembelajaran dan akhir pembelajaran, sedangkan untuk

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  34 belajar

  c. Ketertarikan siswa pada materi dan guru d. Keterlibatan siswa dalam pembelajaran

  2 Prestasi belajar a. Rata-rata nilai ulangan b. Persentase jumlah siswa yang mencapai KKM

  Nilai tes dan non tes siswa

  Tes tertulis Lembar tes atau ulangan siswa

  1. Rubrik Pengamatan Peneliti bersama kelompok mahasiswa yang melakukan penelitian tindakan kelas yang sama mengenai minat, bersama-sama merancang rubrik pengamatan minat berdasarkan indikator-indikator minat. Rubrik pengamatan minat digunakan pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan minat dari siklus I hingga siklus II.

  Tabel 3: Rubrik Pengamatan Minat

  No Indikator Deskriptor Tampak (√) atau Tidak

  Skor

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  35 buku pelajaran sebelum pelajaran dimulai

  e. Siswa duduk dengan tenang siap untuk belajar

  2. Perhatian siswa

  a. Siswa aktif bertanya di dalam belajar dalam kelas b. Siswa aktif menjawab pertanyaan c. Siswa menyimak penjelasan guru dengan seksama

  d. Siswa tidak tertidur di dalam kelas.

  e. Siswa tidak mengobrol atau tidak mengganggu teman lain ketika belajar.

  3. Ketertarikan

  a. Siswa giat membaca siswa pada buku pelajaran (sesuai materi dan guru mapel)

  b. Siswa menanyakan kesulitan yang dialami kepada guru

  c. Siswa membuat catatan mengenai materi yang disampaikan oleh guru

  d. Siswa mengerjakan tugas dari guru e. Siswa membawa buku atau sumber lain dalam belajar.

  4. Keterlibatan

  a. Siswa aktif

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  36 pertanyaan spontan dari guru.

  Jumlah keseluruhan =

  Keterangan : Pengamatan minat dilakukan untuk setiap siswa, dengan cara memberi tanda (√) bila deskriptor tampak, dan pemberian tanda (-) bila deskriptor tidak tampak pada perilaku siswa. Penilaian indikator tergantung pada deskriptor yang tampak. Setiap deskriptor bernilai 1, sehingga jumlah skor maksimal setiap indikator adalah 5.

  Indikator prestasi belajar siswa yang berupa aspek afektif dan psikomotorik yang disusun peneliti adalah sebagai berikut: Tabel 4: Indikator Aspek Afektif

  NO

  INDIKATOR

  1 Teliti dalam melakukan pengamatan batuan

  2 Jujur dalam melaporkan hasil pengamatan

  3 Teliti dalam melakukan percobaan pelapukan batuan

  4 Jujur dalam melaporkan hasil percobaan

  5 Bekerjasama dalam memyimpulkan hasil diskusi Tabel 5: Indikator Aspek Psikomotorik

  NO

  INDIKATOR

  1 Membuktikan dengan percobaan bahwa batuan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  37 yang diwawancarai ditentukan berdasarkan kriteria tingkat siswa yang berniat, kurang berniat dan tidak berniat. Kegiatan wawancara dilaksanakan di setiap akhir siklus I dan II. Adapun panduan wawancara yaitu sebagai berikut :

  Tabel 6: Panduan Wawancara Siswa

  No Pertanyaan Jawaban

  1 Apakah kamu merasa senang mengikuti kegiatan pembelajaran

  IPA yang diajarkan menggunakan metode penemuan terbimbing? mengapa ?

  2. Apakah perhatian kamu sudah berfokus mengikuti kegiatan pembelajaran IPA yang diajarkan menggunakan metode penemuan terbimbing? mengapa ?

  3. Apakah kamu berkemauan untuk mengembangkan diri dalam mengikuti pelajaran

  IPA yang diajarkan menggunakan metode penemuan terbimbing? mengapa ?

  4. Apakah kamu terlibat penuh dalam kegiatan pembelajaran

  IPA yang diajarkan menggunakan metode penemuan terbimbing? berilah contoh keterlibatan !

  Tabel 7: Panduan Wawancara Guru

  No Pertanyaan Jawaban

  1 Apakah siswa merasa senang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  38 menggunakan metode penemuan terbimbing? mengapa ?

  4. Apakah siswa terlibat penuh dalam kegiatan pembelajaran IPA yang Ibu pimpin menggunakan metode penemuan terbimbing? Berilah contoh keterlibatan !

  3. Tes tertulis (soal evaluasi) Tes obyektif yang digunakan untuk mengukur aspek kognitif siswa adalah soal pilihan ganda yang dikembangkan oleh peneliti sendiri dengan bimbingan dosen pembimbing yang mengacu pada kisi-kisi yang kemudian di uji validitas dan reliabilitas soal tersebut, kemudian ditentukan taraf kesukaran setiap itemnya.

  Soal tes obyektif pilihan ganda yang hendak diujikan sejumlah 20 nomor di setiap akhir siklus, yang masing-masing nomor memiliki bobot 1 (satu). Setiap nomor memiliki ketentuan yaitu : skor 1 = jika jawaban benar; skor 0 = jika jawaban salah.

  Tabel 8: Rincian Pemberian Skor Skor Maksimal Jumlah

  No Jenis soal Jumlah Soal Tiap Soal Skor

  1. Pilihan ganda

  20

  1

  20 Jumlah

  20

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  39 coba instrumen (Trianto, 2010: 269). Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat-tingkat kevalidan atau kesahihan suatu instrumen (Arikunto, 2007: 72).

  Validitas suatu tes ialah taraf sampai di mana suatu tes mampu mengukur apa yang seharusnya diukur (Masidjo, 1995: 242). Validasi tes diuji menggunakan pendekatan empiris yaitu diujikan dilapangan kemudian dihitung menggunakan progam SPSS 15. Dalam penelitian ini menggunakan dua jenis validitas yaitu validitas konstruk dan validitas isi menurut Azwar (2009: 131). Validitas konstruk dan validitas isi dapat ditempuh melalui expert judgement yaitu bertanya kepada ahli sehingga suatu kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan. Adapun beberapa instrument yang divaliditas dengan cara expert judgement yaitu rubrik pengamatan minat, panduan wawancara dengan guru dan beberapa siswa, dan perangkat pembelajarn setiap siklus. Peneliti bersama dan teman satu kelas membuat lembar validasi perangkat pembelajaran dengan bimbingan dosen pembimbing.

  a. Validasi perangkat pembelajaran

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  40 Tabel 9: Hasil Perhitungan Validasi Perangkat Pembelajaran

  No Perangkat Pembelajaran Ahli Hasil Penilaian Rat-rata

  1 Silabus Dosen Pendidikan Biologi USD 4,5 Dosen PGSD USD

  4 Kepala SDK Totogan 4,22 Guru Kelas V SDK Totogan 4,56 Guru Kelas V SDN 1 Canan Klaten 4,22

  Rata-Rata 4,3

  2 RPP Dosen Pendidikan Biologi USD 4,71 Dosen PGSD USD

  4 Kepala SDK Totogan 3,86 Guru Kelas V SDK Totogan 4,24 Guru Kelas V SDN 1 Canan Klaten 4,19

  Rata-Rata 4,2

  3 LKS Dosen Pendidikan Biologi USD 4,25 Dosen PGSD USD 4,25 Kepala SDK Totogan 4,25 Guru Kelas V SDK Totogan 4,75 Guru Kelas V SDN 1 Canan Klaten 4,63

  Rata-Rata 4,43

  4 Bahan Ajar Dosen Pendidikan Biologi USD 4,8 Dosen PGSD USD 4,8 Kepala SDK Totogan 4,6 Guru Kelas V SDK Totogan

  5 Guru Kelas V SDN 1 Canan Klaten 4,8 Rata-Rata 4,8

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  41 Berdasarka hasil perhitungan rata-rata validitas perangkat pembelajaran yaitu silabus, RPP, LKS dan bahan ajar di atas diperoleh rata-rata silabus 4,3 termasuk dalam kriteria sangat baik. Rata-rata RPP yaitu 4,2 termasuk dalam kriteria sangat baik. Rata- rata LKS yaitu 4,43 termasuk dalam kriteria sangat baik. Sedangkan rata-rata bahan ajar yaitu 4,8 termasuk dalam kriteria sangat baik. Dari rata-rata perangkat pembelajaran di atas dapat diperoleh nilai 4,43. Hasil rata-rata selurruh perangkat pembelajaran termasuk dalam kriteria sangat baik, maka perangkat pembelajaran ini layak digunakan untuk penelitian.

  b. Validitas instrumen soal Validasi instrumen soal ditempuh secara empiris dan diujikan di lapangan. Perhitungan validasi dibantu dengan progam SPSS 15.

  Peneliti mengujikan instrumen soal kepada 24 siswa kelas VI SDK Totogan karena siswa tersebut telah mempelajari materi pembentukan tanah pada saat duduk di kelas V. Hasil perhitungan validasi soal evaluasi atau tes uji coba siklus 1 adalah 20 item valid

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  42 batuan 30, 33

  3. Menyebutkan 5, 10, 13, 14, 18, 23,

  5 pengertian pelapukan 27, 31, 38

  4. Mendeskipsikan 3 8, 9, 16, 17, 19, 22,

  6 jenis pelapukan 25, 28, 29, 32, 37, 40

  5. Menyimpulkan batuan dapat mengalami 26, 34, 36, 39 2 proses pelapukan jumlah

  20 Tabel 12: Kisi-kisi soal sebelum uji coba untuk siklus 2 Total item

  No Indikator Nomor soal Valid

  1. Membedakan antara 1, 2, 4, 12, 16, 17, pelapukan biologis, 20, 22, 25, 28, 31,

  8 pelapukan kimiawi 32, 35, 38, 39 dan pelapukan fisika

  2. Memahami faktor 3, 5, 9, 10, 15, 18, penyebab pelapukan 21, 24, 30, 33, 36,

  7 batuan dalam proses 40 pembentukan tanah

  3. Menyimpulkan 3 jenis 6, 7, 8, 11, 13, 14, pelapukan yang 19, 23, 26, 27, 29, 7 terjadi pada batuan 34, 37 jumlah

  22

  2. Reliabilitas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  43 dinyatakan dalam suatu bilangan dari negatif sampai 1,00. Koefisien tersebut ialah sebagai berikut (Arikunto, 2007: 276).

  Tabel 13: Koefisien Reliabilitas

  

Interval Koefisien Kualifikasi

Reliabilitas

  0,91 - 1,00 Sangat tinggi 0,71 - 0,90 Tinggi 0,41 - 0,70 Cukup 0,21 - 0,40 Rendah 0 - 0,20 Sangat rendah

  Uji reliabilitas pada penelitian ini menggunakan rumus Split Half atau belah dua dengan bantuan progam Ms Excel 2007. Hasil penghitungan reliabilitas tes siklus I yaitu sebesar 0,921 yang termasuk dalam kriteria sangat tinggi, sedangkan pada siklus II dihasilkan nilai reliabilitas yaitu 0,799 yang termasuk dalam kriteria tinggi. Item yang valid dan reliabel tidak perlu di uji kembali, sehingga item tersebut dapat digunakan pada siklus 1 dan siklus 2, selengkapnya dapat dilihat pada lampiran 9 hal 133

F. Teknik Pengumpulan Data

  1. Observasi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  44

  2. Wawancara Wawancara atau interview adalah kegiatan yang menuntut peneliti mengadakan pembicaraan terencana terhadap siswa atau subyek yang diteliti, dengan pertanyaan lisan yang telah disiapkan untuk mendapatkan data yang diinginkan. Sasaran interview bisa bersifat individu (personal) atau bisa juga kelompok (Suparno, 2007: 50)

  3. Rekaman video dan foto Video atau audiotapes biasanya digunakan untuk merekam non- verbal. Misalnya: sikap, gaya dan reaksi siswa terhadap sesuatu yang dibuat guru atau persoalan yang muncul. Juga, berfungsi untuk merekam apa yang dikatakan, diungkapkan, dan diteriakkan oleh siswa (Suparno, 2007: 58-59). Peneliti mempergunakan video atau foto untuk melihat minat siswa terhadap pelajaran yang disampaikan oleh guru.

  4. Tes Tes dapat berupa serentetan pertanyaan, lembar kerja, atau sejenisnya yang dapat digunakan untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, bakat dan kemampuan dari subyek peneliti. Tes dalam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  45 teknik pengolahan data yang bertujuan untuk melukiskan dan menganilisis kelompok data yang berupa angka.

  1. Kriteria keberhasilan minat dan prestasi belajar Kriteria Keberhasilan Minimal (KKM) pada mata pelajaran IPA yang harus dicapai siswa kelas V semester genap SD Kanisius

  Totogan tahun pelajaran 2011/2012 adalah 70. Sedangkan penyusunan indikator keberhasilan untuk penelitian tindakan kelas ini adalah peneliti menentukan kriteria keberhasilan pada setiap akhir siklus I dan siklus II. Kriteria berhasil jika hasil yang telah dicapai siswa melebihi kriteria yang sudah peneliti tetapkan baik di akhir siklus I ataupun siklus II. Kriteria keberhasilan yang peneliti tentukan yaitu sebagai berikut:

  Tabel 14: Kriteria Keberhasilan Minat Siswa

  No Peubah Indikator Jumlah siswa yang terlibat Kondisi Akhir Akhir awal siklus 1 siklus 2

  1. Minat Rata-rata seluruh 10,409

  14

  15 minat siswa Kriteria keberhasilan yang diharapkan peneliti adalah sebagai

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  46 jumlah siswa 29,63 % 60 % 80 % yang mencapai KKM

  2. Cara mengukur peningkatan minat dan prestasi belajar

  a. Peningkatan minat Peneliti hendak menganalisis minat siswa dengan menggunakan rubrik pengamatan minat tiap siswa didukung dengan panduan wawancara. Panduan wawancara digunakan pada saat wawancara dengan guru kelas V SD Kanisius Totogan dan beberapa siswa yang dipilih peneliti bersama guru dengan mempertimbangkan kriteria siswa yang nampak berminat, kurang berminat, dan tidak berminat.

  Minat siswa dapat dinyatakan dengan skor dari hasil pengamatan dengan bantuan rubrik pengamatan minat. Analisis minat siswa dilakukan dengan membandingkan kondisi awal minat siswa, kondisi minat siswa di akhir siklus I, dengan kondisi minat siswa di akhir siklus II sesuai dengan tabel kriteria di atas yang diharapkan peneliti dapat tercapai. Peningkatan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  47 Rata-rata minat siswa = jumlah skor minat seluruh siswa per siklus jumlah siswa

  3) uji normalitas K-S menggunakan SPSS 15, untuk mengetahui normal atau tidaknya data minat belajar siswa 4) uji–t berpasangan menggunakan SPSS 15 untuk mengetahui signifikasi atau tidaknya peningkatan minat siswa pada kondisi awal, siklus I, dan siklus II.

  b. Peningkatan prestasi belajar Analisis data diskriptif digunakan untuk menganalis data prestasi belajar siswa yang dinyatakan dengan skor hasil tes atau evaluasi. Skor hasil tes dapat membandingkan kondisi awal, akhir sklus 1 dan akhir skilus 2 sesuai dengan kriteria keberhasilan yang diharapkan diatas. Peningkatan prestasi belajar siswa dapat dihitung dengan cara sebagai berikut:

  1) Peningkatan prestasi belajar Kognitif

  a) penilaian

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  48

  2. Afektif Jumlah nilai total x 5

  3. Psikomotorik Jumlah nilai total x 5

  d) Menghitung nilai final per siklus dengan rumus (nilai kognitif x 7) + (nilai afektif x 1,5) + (nilai psikomotorik x 1,5)

  10

  e) menghitung nilai rata-rata per siklus

  N

  Nilai rata-rata (N) =

  n

  keterangan: ∑N = jumlah nilai yang diperoleh seluruh siswa n = jumlah seluruh siswa

  f) menghitung presentase siswa yg mncapai KKM

  Persentase = x 100%

  g) menguji normalitas K-S menggunakan SPSS 15 untuk mengetahui normal atau tidaknya data hasil belajar siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian

1. Proses Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

a. Siklus I

  Siklus I dilaksanakan dengan dua kali pertemuan yaitu pada tanggal 14 Mei 2012 dan 21 Mei 2012 dengan sub materi jenis-jenis batuan serta jenis-jenis pelapukan batuan. Siklus ini siswa diminta untuk membentuk 4 kelompok heterogen, yaitu: 2 kelompok terdiri dari 5 siswa dan 2 kelompok lainnya terdiri dari 6 siswa yang tujuannya agar siswa mampu menemukan pengetahuan mereka sendiri melalui kegiatan berdiskusi dan presentasi. Kegiatan refleksi, siswa diajak untuk merefleksikan apa saja yang telah dilakukanya ketika melaksanakan kegiatan pembelajaran, kemudian pada evaluasi siswa mengerjakan soal pilihan ganda secara individu.

  1) Perencanaan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  50 Kerja Siswa (LKS), soal evaluasi. dan rubrik penilaian kognitif, afektif, dan psikomotorik untuk menilai prestasi belajar siswa, kemudian peneliti juga menyiapkan alat peraga sebagai media inti pembelajaran siswa.

  2) Pelaksanaan

  a) Pertemuan 1 Pertemuan 1 pada siklus I dilaksanakan tanggal 14

  Mei 2012 selama 2 jp (2 x 35 menit). Sebelum pembelajaran dimulai, guru menyiapkan ruang kelas dan alat-alat peraga. Kegiatan awal, siswa dan guru mengucapkan salam, kemudian berdoa. Guru menanyakan kabar, presensi kehadiran siswa, kemudian guru menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan selama pembelajaran, serta tujuan pembelajaran yang akan dilakukan.

  Kegiatan inti, siswa membentuk kelompok secara heterogen dengan menghitung 1 sampai 4 sehingga menjadi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  51 membandingkan satu dengan yang lainnya, siswa juga diminta untuk menyimpukan jenis batuan yang mereka dapatkan. Guru memanggil setiap kelompok secara acak untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka kedepan kelas. Selesai mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusi, kemudian semua alat peraga dikumpulkan di depan kelas dan guru menerangkan tetang materi yang dipelajari siswa agar siswa lebih paham serta untuk memberi penjelasan pada materi yang dianggap sulit oleh guru. Siswa diberi penguatan atau peneguhan dari guru mengenai jenis- jenis batuan serta jenis-jenis pelapukan batuan.

  Kegiatan akhir, siswa diajak untuk membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari, siswa diminta mengerjakan soal evaluasi siklus I pertemuan 1. Siswa melakukan refeleksi secara tertulis dengan mengisi lembar refleksi yang ada di dalam LKS. Isi dari refleksi tersebut adalah mengenai bagaimana perasaan siswa setelah

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  52 tujuannya adalah supaya siswa lebih memahami lagi materi yang diberikan oleh guru, kemudian dilanjutkan salam penutup dari guru.

  b) Pertemuan 2 Pertemuan 2 pada siklus I dilaksanakan tanggal 21

  Mei 2012 selama 2 jp (2 x 35 menit). guru menyiapkan ruang kelas dan alat pembelajaran lainnya terlebih dahulu.

  Kegiatan awal siswa dan guru mengucapkan salam, berdoa, menanyakan kabar, presensi kehadiran siswa. Guru bertanya jawab dengan siswa tentang materi yang telah dipelajari pada pertemuan pertama karena materi yang akan dipelajari masih bersangkutan dengan materi yang sebelumnya, kemudian guru menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan serta tujuan dari kegiatan tersebut.

  Kegiatan inti, siswa kembali di bagi dalam 4 kelompok kecil, namun anggota kelompoknya berbeda dengan dengan tujuan agar siswa mampu berkerja sama

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  53 proses pelapukan yang terjadi pada batuan. Selesai siswa berdiskusi, kemudian secara bergantian guru memanggil setiap kelompok secara acak untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka, dan kelompok lain memberikan pertanyaan maupun tanggapan dari hasil presentasi tersebut dan LKS dikumpulkan didepan. Siswa diberi penguatan atau peneguhan dari guru dan dilanjutkan mengerjakan soal siklus I untuk penilaian kognitif siswa.

  Kegiatan akhir, siswa diajak untuk membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. Siswa melakukan refeleksi secara tertulis dengan mengisi lembar refleksi yang ada di dalam LKS, kemudian siswa diberi tindak lanjut untuk meringkas materi yang sudah dipelajari dari pertemuan tersebut, dan dilanjutkan salam penutup dari guru. Peneliti melakukan wawancara kepada 3 siswa yang dipilih secara acak setelah selesai pembelajaran.

  3) Observasi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  54 sudah melakukan observasi dalam proses pembelajarannya sehingga guru mampu mengamati minat serta prestasi siswa dari aspek afektif dan psikomotoriknya saat siswa berdiskusi. Hasil observasi yang dilakukan pada proses pembelajaran pertemuan 1 pada siklus I, dapat dilihat bahwa beberapa siswa masih tegang pada awal pembelajaran, dan hasil observasi yang dilakukan oleh guru pada proses pembelajaran pertemuan 2 pada siklus I, kegiatan pembelajaran berlangsung cukup baik. Siswa lebih nyaman dengan kegiatan diskusi, siswa terlihat sudah aktif dan senang dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. 4) Refleksi

  Pembelajaran pada siklus I pertemuan 1 berlangsung sesuai dengan perencanaan pembelajaran. Guru dan siswa terlihat masih tegang saat pembelajaran yang berlangsung. Hasil wawancara dengan guru, guru menyatakan merasa kurang nyaman karena adanya kamera untuk merekam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  55 didapatkannya. Siswa juga senang ketika pembelajarannya lebih banyak dilakukan siswa daripada guru yang ceramah.

  Pada siklus 1 pertemuan 2 siswa dan guru sudah mulai terbiasa dengan adanya observer dan kamera yang merekam kegiatan pembelajaran. Siswa sudah mulai terbiasa dan berminat mencari tahu sendiri tentang materi yang dipelajari baik itu secara diskusi maupun dari referensi buku.

b. Siklus II

  Siklus II dilaksanakan selama dua kali pertemuan yaitu 23 Mei 2012 dan 26 Mei 2012 dengan sub materi jenis-jenis pelapukan batuan. Pembagian kelompok masih seperti pada siklus 1 yaitu 4 kelompok, karena 4 kelompok dianggap ideal dalam melakukan kegiatan diskusi pada situasi ruang kelas yang tidak terlalu luas.

  Kegiatan refleksi, siswa merefleksikan apa saja yang telah dilakukanya ketika melaksanakan kegiatan pembelajaran. Kegiatan evaluasi siswa mengerjakan soal pilihan ganda secara individu. 1) Perencanaan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  56 menyusun rancangan pembelajaran yang menarik minat siswa, misalnya dengan percobaan yang menunjukan adanya pelapukan kimia, fisika dan biologi. Kegiatan pembelajaran ini juga dilakukan diluar ruangan, karena menggunakan bahan yang dapat membuat ruangan kotor apabila tidak hati-hati, dan juga agar siswa tidak bosan belajar di dalam ruangan terus menerus. 2) Pelaksanaan

  a) Pertemuan 1 Pertemuan 1 di siklus II dilaksanakan pada tanggal 23

  Mei 2012 selama 2 jp (2 x 35 menit). Guru menyiapkan ruang kelas dan alat-alat percobaan untuk melakukan penelitian sebelum pembelajaran berlangsung. Kegiatan awal, siswa dan guru mengucapkan salam, berdoa, menanyakan kabar, serta presensi kehadiran siswa. Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa dan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Kegiatan apersepsi guru memberikan kuis atau pertanyaan yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  57 bahan-bahan yang dapat membuat kotor ruangan. Guru membagikan LKS untuk dikerjakan siswa setelah siswa melakukan percobaan, karena jawaban dari LKS tersebut berhubungan dengan percobaan yang dilakukan siswa.

  Selesai percobaan, semua alat-alat percobaan dikumpulkan dan siswa kembali ke ruang kelas untuk mempresentasikan hasil percobaan mereka, kemudian siswa diberi penguatan atau peneguhan dari guru mengenai pelapukan batuan.

  Kegiatan akhir siswa diajak untuk membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari. Siswa melakukan refeleksi secara tertulis dengan mengisi lembar refleksi yang ada di dalam LKS, kemudian siswa diberi tindak lanjut untuk meringkas tentang percobaan yang telah siswa lakukan, dan dilanjutkan salam penutup dari guru.

  b) Pertemuan 2 Pertemuan 1 di siklus II dilaksanakan pada tanggal 26

  Mei 2012 selama 2 jp (2 x 35 menit). Guru menyiapkan ruang kelas serta media pembelajaran yang akan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  58 yang akan dilakukan oleh siswa dan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

  Kegiatan inti, siswa kembali dibagi dalam 4 kelompok heterogen, kemudian guru membagikan LKS yang pertanyaanya merupakan rangkuman dari semua kegiatan yang telah dilakukan siswa selama 4 kali pertemuan.

  Pertemuan ini, siswa dituntut untuk mampu menyimpukan tentang materi yang dipelajari dengan cara berdiskusi.

  Selesai berdiskusi dan mengerjakan LKS, secara bergantian siswa mempresentasikan kedepan kelas, kemudian siswa diberi penguatan atau peneguhan dari guru. Guru membagikan soal test evaluasi siklus II untuk penilaian kognitif siswa.

  Kegiatan akhir, siswa melakukan refleksi secara tertulis dengan mengisi lembar refleksi yang ada di dalam LKS, kemudian dilanjutkan salam penutup dari guru. Peneliti melakukan wawancara kepada 3 siswa yang dipilih

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  59 mengamati kegiatan siswa pada saat melakukan percobaan dan presentasi kelompok untuk menilai aspek afektif dan aspek psikomotorik prestasi belajar siswa. Pengamatan yang diperoleh peneliti, siswa pada siklus II terlihat lebih senang dibandingkan pada saat siklus I, karena saat pembelajaran berlangsung sebagian besar siswa mengikuti pelajaran dengan antusias, semua siswa datang tepat waktu, siap unutk belajar dan tidak mengeluh bila diberi tugas. Siswa sangat aktif baik dalam berdiskusi maupun saat melakukan percobaan, terlebih lagi siswa sangat senang dengan percobaan yang dilakukan di luar ruang kelas, hal ini terlihat saat refleksi, banyak siswa di lembar refleksi siswa menuliskan perasaan senangnya dalam kegiatan pembelajaran ini.

  Hasil observasi yang dilakukan oleh guru pada proses pembelajaran siklus II pertemuan 2, yaitu: kegiatan pembelajaran berlangsung dengan lancar, hanya saja ada 1 siswa yang tidak berangkat pada pertemuan terakhir karena

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  60 belajar, namun pada saat melakukan percobaan kedua siswa ini sangat senang dan bisa fokus dengan pembelajaran yang dilaksanakan. Pertemuan pertama tidak ada masalah karena anak sangat senang dengan percobaan yang telah dilakukan, dan pertemuan kedua masalah yang dihadapi adalah 1 siswa yang tidak berangkat.

2. Hasil minat siswa

a. Hasil minat siswa dari kondisi awal, siklus I, dan siklus II

  Berdasarkan Observasi yang dilakukan peneliti menggunakan rubrik penilian minat untuk mengetahui kondisi minat awal siswa sebelum dikenai tindakan diperoleh rata-rata minat siswa kelas V yaitu 10,409. Kemudian setelah dikenai tindakan di sikus I diperoleh rata-rata minat seluruh siswa yaitu 14,136. Pada siklus I terdapat 9 siswa yang memiliki minat dibawah rata-rata dan 13 siswa memiliki minat di atas rata-rata. Kemudian hasil perhitungan pada siklus II diperoleh rata-rata minat seluruh siswa yaitu 16,14. Di siklus II terdapat 7 siswa yang memiliki minat dibawah rata-rata dan 15 siswa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  61 Gambar 2 : Peningkatan Minat Belajar Siswa

  Minat Siswa

  18 16,14

  16

14,136

  14 10,409

  12

  10 minat siswa

  8

  6

  4

  2 kondisi awal siklus 1 siklus 2

  Tabel 16 : Hasil Uji Normalitas Minat Kondisi awal dengan siklus I One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  Kondisi Siklus Awal

  1 N

  22

  22 Normal Mean 10,41 14,14

  Parameters(a,b) Std. Deviation 2,239 3,303

  Most Extreme Absolute ,219 ,153

  Differences Positive ,190 ,153 Negative -,219 -,128

  Kolmogorov-Smirnov Z 1,028 ,717 Asymp. Sig. (2-tailed) ,241 ,683 a Test distribution is Normal.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  62 Tabel 17: Hasil Uji Normalitas Minat Siklus I dengan Siklus II

  One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Minat siklus 1

  Minat siklus 2 N

  22

  22 Normal Parameters(a,b)

  Mean 14,14 16,14

  Std. Deviation 3,303 3,285 Most Extreme Differences

  Absolute ,153 ,165

  Positive ,153 ,120 Negative -,128 -,165

  Kolmogorov-Smirnov Z ,717 ,775 Asymp. Sig. (2-tailed) ,683 ,585 a Test distribution is Normal.

  Berdasarkan tabel di atas, harga uji normalitas (Kolmogorov- Smirrnov Z) menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) diatas merupakan nilai statistik D pada uji K-S, nilai D pada uji terhadap masing-masing variabel di atas adalah 0,683 dan 0,585, dimana nilai D lebih besar dari 0,05. Maka data menunjukkan berdistribusi secara normal.

b. Hasil Uji t Minat Siswa

  Tabel 18: Hasil Uji t Minat Kondisi Awal dengan Siklus I

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  63 Lower Upper

  Pair minat_kondisi_ 1 awal - -3,727 1,986 ,424 -4,608 -2,847 -8,801 21 ,000 minat_siklus_1

  Bila dilihat dari tabel di atas, hasil uji-t berpasangan terlihat perbedaan rata-rata minat kondisi awal dengan minat siklus I adalah sebesar -3,727. Hal tersebut dapat diartikan terdapat peningkatan minat siswa sesudah intervensi dengan rata-rata peningkatan sebesar 3,727.

  Nilai t hitung adalah sebesar -8,801 dengan sig 0,000. Karena nilai sig < 0,05 maka dapat disimpulkan rata-rata minat siswa pada kondisi awal dengan siklus I terdapat perbedaan. Sehingga, dapat dinyatakan perbedaan minat awal dan minat siklus I memiliki perbedaan yang signifikan setelah diberi perlakuan atau tindakan.

  Tabel 19: Hasil Uji t Minat Siklus I dengan Siklus II Paired Samples Test

  Paired Differences 95%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  64 Bila dilihat dari tabel di atas, hasil uji-t berpasangan terlihat perbedaan rata-rata minat Siklus I dengan minat siklus II adalah sebesar -2,000. Hal tersebut dapat diartikan terdapat peningkatan minat siswa sesudah intervensi dengan rata-rata peningkatan sebesar 2,000 Nilai t hitung adalah sebesar -4,205 dengan sig 0,000.

  Karena nilai sig < 0,05 maka dapat disimpulkan rata-rata minat siswa pada siklus I dengan siklus 2 terdapat perbedaan. Sehingga, dapat dinyatakan perbedaan minat siklus I dan siklus 2 memiliki perbedaan yang signifikan setelah diberi perlakuan atau tindakan.

3. Prestasi belajar siswa

a. Prestasi belajar siswa dari kondisi awal, siklus I, dan siklus II

  Kondisi awal prestasi belajar siswa dapat diketahui nilai rata- rata kelas pada mata pelajaran IPA pembentukan tanah yaitu 60,74 dengan 29,63% siswa yang telah mencapai KKM. Setelah pemberian tindakan menggunakan metode penemuan terbimbing pada siklus I, diperoleh data rata-rata prestasi belajar siswa yaitu 70,03 dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  65 di bawah KKM dari jumlah seluruh siswa dalam kelas yaitu sebanyak 22 siswa, untuk lebih lengkapnya dapat dilihat pada lampiran 15 hal 165

  Gambar 3 : Peningkatan Rata-Rata Nilai Kelas Gambar 4 : Pencapaian KKM Kondisi Awal

  Gambar 5 : Pencapaian KKM Siklus I

  60,74 70,03 81,19

  20

  40

  60

  80 100 Kondisi Awal Siklus 1 Siklus 2 Rata-rata Nilai Kelas Rata-rata Kelas 29,63% 70,37% 0% 20% 40% 60% 80% 100% Lulus KKM Tidak Lulus KKM Pencapaian KKM Kondisi Awal

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  66 Gambar 6 : Pencapaian KKM Siklus II

  Pencapaian KKM Siklus 2 95,45% 100% 80% 60% 40% 20% 4,55% 0% Lulus KKM Tidak Lulus KKM

  Gambar 7 : Peningkatan Pencapaian KKM

  Peningkatan Pencapaian KKM 95,45% 100% 68,18% 80% 60% 29,63% 40% 20% 0% Kondisi Awal Siklus 1 Siklus 2

  Tabel 20: Hasil Uji Normalitas Hasil Belajar Siswa One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  Siklus_1 Siklus_2 N

  22

  22 Mean 70,0341 81,1932 Normal

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  67 Berdasarkan tabel di atas, harga uji normalitas (Kolmogorov-

  Smirrnov Z) menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) diatas merupakan nilai statistik D pada uji K-S, nilai D pada uji terhadap masing-masing variabel di atas adalah 0,363 dan 0,075, dimana nilai D lebih besar dari 0,05. Maka data menunjukkan berdistribusi secara normal.

b. Uji t hasil belajar kondisi awal dengan siklus I

  Tabel 21: Hasil Uji t satu Sampel Hasil Belajar Siswa One-Sample Test

  Test Value = 0 95% Confidence

  Interval of the Difference

  Sig. (2- Mean t df tailed) Difference Lower Upper Hasi_Siklus

  32,290 21 ,000 70,03409 65,5236 74,5445 _1

  Dari tabel di atas, hasil uji-t satu pasang terlihat perbedaan rata- rata kondisi awal dengan siklus I. Nilai t hitung menunjukkan 32,290 dengan sig 0,000. Sig < 0,05 maka dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa dari kondisi awal ke siklus I adalah terdapat perbedaan dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  68

c. Uji t hasil belajar siklus I dengan siklus II

  Tabel 22: Hasil Uji t Dua sampel Hasil Belajar Siswa Paired Samples Test

  Pair Paired Differences

  1 95% Confidence

  Siklus_1 Interval of the Std.

  Sig.

  • Difference Std. Error

  (2- Siklus_2

  Mean Deviation Mean Lower Upper t df tailed)

  • 11,15909 11,82550 2,52121 -16,40223 -5,91596 -4,426 21 0,000

  Berdasarkan tabel di atas, hasil uji t berpasangan tersebut mrnunjukan perbedaan rata-rata hasil belajar antara siklus I dan Siklus

  II adalah sebesar -11,15909. Ini berarti terdapat peningkatan hasil belajar siswa sesudah intervensi dengan rata– rata peningkatan sebesar 11,15909.

  Nilai t hitung adalah sebesar -4,426 dengan sig 0,000. Oleh karena nilai sig < 0,05 maka diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II yaitu berbeda. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perlakuan yang semakin baik dapat mempengaruhi hasil belajar siswa secara signifikan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  69 siswa kelas V SD Kanisius Totogan hanya diam saja mendengarkan ceramah guru tanpa ada rasa ketertarikan dan semangat untuk belajar IPA, hal tersebut terjadi karena pembelajaran yang selalu menggunakan metode ceramah dan tanya jawab saja. Kondisi tersebut tidak sesuai dengan apa yang disampaikan oleh beberapa ahli seperti Winkel (1984: 158), yaitu minat merupakan kecenderungan yang menetap dalam subyek untuk merasa tertarik pada bidang atau hal tertentu dan merasa senang berkecimpung dalam bidang itu.

  Siklus I minat belajar siswa sudah termasuk dalam kategori berminat, pada pembelajaran siklus I pertemuan 1, guru sudah baik dalam menyampaikan materi karena guru terlihat menguasai materi yang akan diajarkan, dari pengamatan siswa sudah aktif dalam berdiskusi dan dengan kegiatan pengamatan yang dilakukan.

  Pembelajaran pertemuan kedua, siswa sudah aktif dalam mengikuti pembelajaran dan siswa sudah tenang, dari pengamatan siswa sudah mulai nyaman dengan metode yang diterapkan oleh guru, terbukti dengan keadaan kelas yang lebih tenang.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  70

  ‘’Dari awal saya sudah mempersiapkan diri untuk mengajar dengan baik sehingga pada saat mengajar bisa berjalan lancar dan saya juga sudah mempelajari bahan ajar atau matei yang akan diberikan kepada siswa, hanya saja saya kurang tegas dalam mengatur anak-anak. Pada pertemuan pertama ini minat anak-anak sudah cukup bagus karena media yang diberikan membuat anak tertarik untuk berdiskusi. Siswa juga sudah cukup memperhatikan pada saat pembelajaran hal ini terlihat siswa lebih tenang atau tidak terlalu ramai, lebih aktif pada saat berdiskusi”.

  Hal ini juga diperkuat lagi dengan wawancara dengan beberapa siswa yang mengatakan bahwa:

  ”Kegiatan belajar yang dilakukan sangat menyenangkan, karena saya bisa mengamati sendiri batuan yang digunakan, ini membuat saya tertarik karena kami menemukan sendiri ciri-ciri batuan tanpa membuka buku terlebih dahulu”.

  Siklus II, peneliti memperoleh skor rata-rata minat siswa meningkat lebih besar daripada siklus I. Hal tersebut ditunjukkan dengan sebagian besar siswa dalam kelompok mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, serta dalam kegiatan percobaan seluruh siswa sangat antusias melakukannya. Siswa aktif dalam berdiskusi dengan teman kelompoknya masing-masing.

  Skor rata-rata minat siswa di siklus II diperoleh 16,14 dan termasuk dalam kriteria sangat tinggi, namun skor minat sebesar 16,14 merupakan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4 SSPL 9 12,5

  9 FPL 10 14,5 17,5

  20

  8 WTFAH 13 18,5

  20

  20

  13

  7 BDY

  19

  6 FIN 9 15,5

  13

  5 SA 9 10,5

  18

  71

  pembelajaran siswa sudah tertib, walaupun hanya 1 atau 2 anak ada yang ramai. Sebagian besar siswa terlihat senang dan lebih aktif dalam berdiskusi, terlebih dalam kegiatan percobaan semua siswa sangat antusias dalam melakukan kegiatan tersebut”.

  3 SJP 9 11,5

  9

  5

  4

  2 DPN

  7

  1 PK 9 12,5

  No Nama Siswa Kondisi Awal Minat Siklus I Minat Siklus II

  Tabel 23: Hasil Peningkatan Minat Belajar Siswa

  Hasil dari ketiga pengamatan minat adalah memiliki perbedaan yang signifikan. Berikut tabel peningkatan minat belajar siswa dari kondisi awal, siklus I, dan siklus II.

  ”Saya sangat senang dengan pembelajaran siklus II, saya bisa melakukan pembelajaran di luar kelas yaitu percobaan pembentukan tanah yang sebelumnya belum pernah kami lakukan“.

  Hal ini juga diperkuat lagi dengan wawancara dengan beberapa siswa yang mengatakan bahwa:

  14

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  72

  20 YNA

  9 13 15,5

  21 YAAB

  9 13 14,5

  22 PSF

  12

  16

  19 Rata-rata 10,409 14,136 16,14 Tabel 24: Rangkuman Hasil Peningkatan Minat Belajar Siswa

  

Peubah Indikator Kondisi Siklus I Siklus II Signifikan

Awal hasil uji t

  Target Capaian Target Capaian Minat Skor rata- rata seluruh

  10,409 14 14,136 15 16,14 minat Signifikan siswa

  Tabel 25: Kriteria Minat Belajar siswa

  

Rentang Skor Kriteria Minat

  17-20 Sangat Tinggi 12-16 Tinggi 8-11 Cukup 4-7 Rendah 0-3 Sangat Rendah

2. Prestasi belajar

  Prestasi belajar siswa kelas V SD Kanisius Totogan tahun pelajaran 2010/1011 sebagai kondisi awal memiliki rata-rata yaitu 60,741 dengan presentase siswa yang telah mencapai KKM sebesar 29,63%. Berdasarkan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  73 mereka baik itu secara mandiri maupun kelompok sehingga aktif dalam proses kegiatan belajar mengajar. Sesuai yang disampaikan oleh Gage & Berliner dalam Moedjiono (1993: 86) mengutarakan bahwa dalam metode penemuan, para siswa memerlukan penemuan konsep, prinsip dan pemecahan masalah untuk menjadi miliknya lebih daripada sekedar menerimanya atau pendapatnya dari seseorang guru atau sebuah buku, dengan metode penemuan terbimbing siswa dapat mencari pengetahuannya sendiri dengan bimbingan dari guru dengan tujuan yaitu meningkatnya prestasi belajar siswa.

  Siklus I peneliti menggunakan metode penemuan terbimbing dengan melakukan pengamatan yang mencakup aspek psikomotorik, afektif, dan melakukan tes siklus (kognitif). Pengamatan terhadap siswa selama penelitian siklus I, bahwa siswa berminat untuk berdiskusi dengan kelompok sehingga ketelitian dalam pengamatan ciri-ciri batuan, serta senang mengerjakan tugas dari guru, hal tersebut berdampak pada nilai afektif. Pada aspek psikomotorik siswa sudah membuktikan ciri-ciri batuan dengan pengamatan namun hanya siswa tertentu saja yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  74 dari hasil uji t satu sampel menunjukkan signifikan yaitu 0,00 < 0,05. Uji t yang digunakan adalah uji t satu sampel karena terjadi perbedaan siswa yang diteliti, dimana kondisi awal siswa pada tahun 2010/1011 menunjukkan nilai rata-rata kelas adalah 60,741 dan jumlah siswa yang mencapai KKM sebesar 29,63%. Setelah dilakukan tindakan dengan menggunakan metode penemuan terbimbing dengan melakukan pengamatan yang mencakup aspek afektif, psikomotorik, dan melakukan tes siklus, diperoleh nilai rata-rata kelas yaitu 70,03. Satu anak yang memperoleh nilai tertinggi yaitu 80,5 dan satu anak yang memperoleh nilai terendah yaitu 43. Jumlah siswa yang mencapai KKM ada 15 siswa atau 68,18% dari 22 siswa. Sedangkan jumlah siswa yang belum mencapai KKM ada 7 siswa atau 31,82% dari 22 siswa.

  Siklus II, Peneliti mengubah pengalaman belajar yang diperoleh siswa. Siklus II pengalaman belajar siswa di lakukan di luar sekolah yaitu dengan percobaan pelapukan batuan yang dilakukan di halaman sekolah, dalam kegiatan tersebut siswa melakukan 3 percobaan dengan membuktikan bahwa batu dalam mengalami pelapukan secara fisika, kimia

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  75 dengan percobaan yang dilakukan, karena merupakan pengalaman pertama bagi mereka. Penilaian psikomotorik siswa sudah membuktikan batu dapat mengalami tiga jenis pelapukan yaitu pelapukan fisika, biologi, dan kimia. Seluruh penilaian aspek afektif dan psikomotorik pada siklus I dan II dilakukan dengan menggunakan rubrik penilaian.

  Peningkatan hasil belajar siswa pada siklus II terbukti meningkat secara signifikan. Berdasarkan hasil uji t, diperoleh nilai signifikan yaitu 0,00 < 0,05. Hasil belajar siswa pada siklus II diperoleh nilai rata-rata kelas yaitu 81,19. Nilai tertinggi yang diperoleh satu orang siswa yaitu 95, sedangkan nilai terendah yaitu 25,5 yang diperoleh satu siswa karena saat pertemuan terakhir siswa tidak berangkat dikarenakan sakit. Jumlah siswa yang mencapai KKM di siklus II 21 siswa dengan presentase 95,45% dari 22 siswa. Sedangkan jumlah siswa yang belum mencapai KKM ada 1 siswa dengan presentase 4,55% dari 22 siswa.

  Peningkatan hasil belajar siswa dari kondisi awal, siklus I dan siklus II dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

  Tabel 26: Peningkatan Hasil Belajar Siswa Siklus I dan Siklus II

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  76

  9 FPL

  74 65,75

  10 AAMSP 79,5 71,25

  11 NDW 83,75 61,5

  12 BP

  88

  77

  13 YSH 91,5

  80,5

  14 BMS 83,75

  72

  15 ABD 87,25 79,75

  16 VLS 83,75

  72

  17 GAN

  81 69,25

  18 AAP

  88 74,75

  19 VNDCP 84,5

  70

  20 YNA

  88 71,25

  21 YAAB 86,5 74,75

  22 PSF

  95 75,5

  Rata-rata 14,136 81,19

  Tabel 27: Peningkatan Hasil Belajar Siswa

  

Peubah Indikator Kondisi Siklus I Siklus II Signifikan

Awal hasil uji t Target Capaian Target Capaian

  Hasil - Rata-rata Belajar nilai Siswa ulangan 60,741 70 70,03 75 81,19

  • Presentase jumlah

  Signifikan siswa yang mencapai 29,63% 60 % 68,18% 80% 95,45% KKM

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan peneliti

  dapat disimpulkan sebagai berikut:

  1. Penerapan metode penemuan terbimbing dalam upaya meningkatkan minat dan prestasi belajar IPA materi pembentukan tanah pada siswa kelas V semester 2 SDK Totogan tahun pelajaran 2011/2012 di tempuh dengan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dua siklus, pada siklus I, guru mengajarkan materi ciri-ciri batu dan jenis batuannya, dan pengertian pelapukan. Pembelajaran berlangsung cukup baik, alokasi waktu sudah cukup dan indikator tercapai, namun dalam pelaksanaan pembelajaranya siswa kurang teliti, sehingga masih kesulitan dalam mengambil kesimpulan dalam kelompok. Target telah tercapai pada siklus I, namun peneliti melanjutkan penelitiannya berdasarkan hasil siklus I agar lebih yakin. Kegiatan pembelajaran

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  78 percobaan dan terlihat aktif pada saat pembelajaran. Peningkatan minat dan prestasi belajar telah tercapai sesuai target peneliti, maka penelitian ini dihentikan.

  2. Penerapan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan minat belajar IPA materi pembentukan tanah pada siswa kelas V semester 2 SDK Totokan tahun pelajaran 2011/2012. Hal ini terbukti bahwa dari hasil pengamatan minat pada kondisi awal dengan rata-rata minat siswa adalah 10,41 termasuk dalam kriteria rendah, setelah dikenai tindakan menggunakan metode penemuan terbimbing pada siklus I ada peningkatan rata-rata minat menjadi 14,14 atau sebesar 3,73, termasuk dalam kriteria tinggi. Siklus II, minat siswa meningkat menjadi 16,14 atau sebesar 2,00, termasuk dalam kriteria sangat tinggi.

  3. Penerapan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan prestasi belajar IPA materi pembentukan tanah pada siswa kelas V semester 2 SDK Totokan tahun pelajaran 2011/2012. Hal ini terbukti dengan rata- rata nilai ulangan siswa pada kondisi awal adalah 60,74 meningkat menjadi 70,03 pada siklus I atau sebesar 9,29, dari siklus I ke siklus II

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  79

B. Saran

  Berkaitan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, terdapat beberapa saran yang dapat disampaikan yaitu sebagai berikut:

  1. Penelitian dengan metode penemuan terbimbing, hendaknya lebih memperhatikan langkah-langkah dalam menggunakan metode penemuan terbimbing, serta memberikan waktu yang cukup kepada siswa pada saat melakukan percobaan dan diskusi, agar penelitian dapat berhasil semaksimal mungkin.

  2. Kegiatan pembelajaran menggunakan metode penemuan terbimbing memerlukan alat-alat peraga dan persiapan yang matang, sehingga guru harus benar-benar mempersiapkan alat peraga dan persiapan yang matang.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Daftar Pustaka

  Ahmadi, Abu, dan Widodo Supriyono. 1991. Psikologi Belajar. Jakarta: PT Rineka Cipta

  Aqib, Zainal. 2002. Profesionalisme Guru dalam Pembelajaran. Surabaya: Cendekia. Arikunto, Suharsimi. 2007. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta Azmiyawati, Choiril, dkk. 2008. IPA Salingtemas untuk Kelas V SD/MI. Jakarta:

  Departemen Pendidikan Nasional Azwar, Saifuddin. 2009. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja

  Rosdakarya Depdiknas. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan: Standar Isi Mata Pelajaran IPA. Jakarta: Depdiknas.

  Hidayati, Chotidjah. 2010. Skripsi: Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas V SDN

  Ngawonggo 01 Kecamatan Tajinan melalui Model Pembelajaran Penemuan Terbimbing . Malang: Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah

  Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (tidak diterbitkan). Hurlock, Elizabeth B. 1995. Perkembangan Anak Jilid 2. Jakarta: Erlangga Indriati SCP, dkk. 2010. Ilmu Pengetahuan Alam 5. Jakarta: Kementerian

  Pendidikan Nasional Iskandar, Srini M. 2001. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. Bandung: Maulana Maryanto,dan Purwanto. 2009. Ilmu Pengetahuan Alam 5: Untuk SD/MI Kelas 5.

  Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  81 Safari. 2003. Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Depdiknas, Departemen Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Tenaga Kependidikan. Sanjai, Kusuma. 2011. Skripsi: Penerapan Metode Guided Discovery Untuk

  Meningkatkan Minat Belajar IPA Pada Siswa Kelas IVA SD Negeri Sidomulyo Magelang Tahun Ajaran 2010/ 2011 . Yogyakarta: Pendidikan Pra

  Sekolah dan Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negerieri Yogyakarta (tidak diterbitkan)

  Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses

  Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

  Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta. Sulistyorini, Sri. 2007. Model Pembelajaran IPA Sekolah Dasar dan Penerapannya dalam KTSP . Yogyakarta: Global Pustaka Ilmu. Sulistyowati, dan Sukarno. 2009. Ilmu Pengetahuan Alam 5: untuk Sekolah Dasar

  Kelas V . Jakarta: Kementerian Pendidikan Nasional

  Suparno, Paul. 2007. Action Research: Riset Tindakan Untuk Pendidikan. Jakarta: Grasindo

  Syah, Muhibbin. 2008. Psikologi Belajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada Trianto. 2010. Pengantar Penelitian Pendidikan bagi Pengembangan Profesi

  Pendidikan dan Tenaga Kependidikan . Jakarta: Kencana Widdiharto, Rachmadi. 2004. Model-model Pembelajaran Matematika SMP.

  Yogyakarta: Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas. Winkel, W.S. 1984. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  50

  57

  15 ML

  59

  16 IBW

  59

  17 GDWW

  85

  18 JNBP

  19 LITM

  75

  20 SEP

  21 KCN

  73

  87

  22 YAP

  66

  23 MTEP

  42

  24 RKW

  92

  25 KCAP

  65

  26 YKMBP

  58 Lampiran 1

  14 ZZ

  82

  Nilai Mata Pelajaran IPA Materi Pembentukan Tanah

Tahun Pelajaran 2010/2011

  6 SCI

  No. Nama Siswa Nilai

  1 WP

  33

  2 PK

  55

  3 DPN

  58

  4 MCC

  72

  5 YAP

  58

  75

  57

  7 AN

  65

  8 FN

  75

  9 WS

  55

  10 RMCK

  60

  11 JDSS

  51

  12 LBMTA

  13 AIF

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

TAHUN PELAJARAN 2011/2012

  1. Post tes B.Jenis Tes tertulis C.Instrumen

  Lampiran 2

  8 x 35 menit

  IPA Salingtemas untuk Kelas V

  2008.

  1. Azmiyawati, Choiril, dkk.

  B. Sumber Belajar

  4. Kit batuan

  3. Bagan proses pelapukan batuan

  2. Gambar tentang batuan dan pelapukan

  1. Batu, air, palu, batu kapur, kaleng/ wadah

  A. Media Belajar

  D.Pedoman Terlampir

  Soal Esai dan kunci jawaban (terlampir)

  83 SILABUS

  Satuan Pendidikan : SD Kanisius Totogan Mata Pelajaran : IPA (Sains) Kelas/Semester : V/2

  7.1.5 Menanggapi hasil presentasi kelompok lain mengenai jenis-

  7.1.4 Mempresentasikan hasil diskusi tentang pelapukan pada batuan ke depan kelas

  7.1.3 Menyebutkan pengertian pelapukan pada batuan melalui kegiatan diskusi

  7.1.2 Menjelaskan ciri- ciri batuan melalui kegiatan diskusi

  7.1.1 Menyebutkan jenis- jenis batuan melalui kegiatan diskusi

  3. Menghayati manfaat pelapukan batuan bagi manusia

  2. Berlatih menyampaikan pendapatnya didepan teman- temannya.

  1. Mengkaji jenis- jenis batuan dan proses pelapukannya

  a. Jenis-jenis Batuan b.Jenis-jenis Pelapukan Batuan

  1.Sub Materi Pokok Pembelajaran:

  Proses Pembentukan Tanah karena Pelapukan

  7.1 Mendeskripsikan proses pembentukan tanah karena pelapukan

  7. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam

  Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi Pokok Kegiatan Belajar Mengajar Indikator Penilaian Sumber Belajar Alokasi Waktu

  A.Prosedur

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  84 jenis pelapukan batauan SD/MI .

  Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

  2. Sulistyanto, Heri, dan Edi Wiyono.

  2008. Ilmu

  pengetahuan alam 5: untuk sd dan kelas

  V. Jakarta:

  Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional 3. Indriati, dkk.

  2010. Ilmu Pengetahuan Alam

  5 SD/MI. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

  7.1.6 Mendeskipsikan 3 jenis pelapukan melalui kegiatan diskusi

  7.1.7 Menyimpulkan batuan dapat mengalami proses pelapukan melalui kegiatan diskusi

  7.1.8 Menggambarkan proses pelapukan pada batuan melalui kegiatan diskusi

  7.1.9 Melengkapi keterangan pada gambar pelapukan melalui kegiatan diskusi

  7.1.10 Membedakan antara pelapukan biologis, pelapukan kimiawi dan pelapukan fisika melalui percobaan

  7.1.11 Menuliskan perbedaan antara pelapukan biologis, pelapukan kimiawi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  dan pelapukan dan pelapukan dan pelapukan fisika di papan tulis. fisika di papan tulis. fisika di papan tulis.

  7.1.12 Memecahkan masalah mengenai masalah mengenai masalah mengenai pelapukan biologis, pelapukan biologis, pelapukan biologis, pelapukan kimiawi pelapukan kimiawi pelapukan kimiawi dan dan dan pelapukan pelapukan pelapukan fisika. fisika. fisika.

  7.1.12 Memecahkan

  7.1.12 Memecahkan

  7.1.13 Memahami faktor penyebab pelapukan penyebab pelapukan penyebab pelapukan batuan dalam proses batuan dalam proses batuan dalam proses pembentukan tanah pembentukan tanah pembentukan tanah melalui kegiatan melalui kegiatan melalui kegiatan diskusi diskusi diskusi

  7.1.13 Memahami faktor

  7.1.13 Memahami faktor

  7.1.14 Menyimpulkan 3 jenis pelapukan jenis pelapukan jenis pelapukan yang terjadi pada yang terjadi pada yang terjadi pada batuan melalui batuan melalui batuan melalui kegiatan diskusi kegiatan diskusi kegiatan diskusi

  7.1.14 Menyimpulkan 3

  7.1.14 Menyimpulkan 3

  7.1.15 Melaporkan kesimpulan proses kesimpulan proses kesimpulan proses pembentukan tanah pembentukan tanah pembentukan tanah karena adanya karena adanya karena adanya pelapukan batuan pelapukan batuan pelapukan batuan

  7.1.15 Melaporkan

  7.1.15 Melaporkan

  85

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  86 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

  Pertemuan Pertama Satuan Pendidikan : SD Kanisius Totogan Mata Pelajaran : IPA (Sains) Kelas/Semester : V/2 Alokasi Waktu : 2 JP (1 kali pertemuan)

  A. Standar Kompetensi

  7. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam B. Kompetensi Dasar

  7.1 Mendeskripsikan proses pembentukan tanah karena pelapukan

  C. Indikator

  7.1.1 Menyebutkan jenis-jenis batuan melalui kegiatan diskusi

  7.1.2 Menjelaskan ciri-ciri batuan melalui kegiatan diskusi

  7.1.3 Menyebutkan pengertian pelapukan pada batuan melalui kegiatan diskusi

  7.1.4 Mempresentasikan hasil diskusi tentang pelapukan pada batuan ke depan kelas

  7.1.5 Menanggapi hasil presentasi kelompok lain mengenai jenis-jenis pelapukan batauan D. Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa mampu menyebutkan minimal 3 jenis batuan melalui diskusi

  Lampiran 3

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  87

  5. Siawa mampu memberikan minimal 2 tanggapan dari presentasi kelompok lain mengenai jenis-jenis pelapukan batauan melalui diskusi terlebih dahulu

  E. Materi Pembelajaran Proses pembentukan tanah karena pelapukan

  1. Sub Materi Pokok Pembelajaran:

  a. Jenis-jenis batuan

  b. Jenis-jenis pelapukan batuan

  F. Model dan Metode Pembelajaran

  1. Model pembelajaran penemuan terbimbing

  2. Metode pembelajaran

  a. ceramah singkat

  b. diskusi

  c. penugasan

  G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

  1. Kegiatan Awal a. Salam pembuka, doa dan presensi.

  b. Guru menanyakan atau mengecek kesiapan siswa dalam belajar.

  c. Apersepsi: Memberikan pertanyaan tentang batuan apa yang pernah ditemukan anak di lingkungan, misal: batu kapur, batu apung.

  d. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  88 4) Guru membagikan Lembar Kerja Siswa sebagai pedoman kegiatan belajar siswa

  b. Elaborasi

  1) Dengan melihat kit batuan, anak mengidentifikasi jenis batuan dan cirinya melalui pengamatan. Siswa berdiskusi untuk menjawab pertanyaan jenis-jenis batuan, pengertian pelapukan, siswa di perbolehkan untuk mencari jawaban mereka dari buku dan lainnya. 2) Secara bergantian kelompok maju kedepan untuk mempresentasikan jawaban mereka 3) Kelompok lain menanggapi dengan memberikan pertanyaan

  c. Konfirmasi

  1) Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa 2) Guru memberi penguatan atau peneguhan

  3. Kegiatan Akhir

  a. Siswa dibimbing guru membuat kesimpulan mengenai materi yang dipelajari hari ini.

  b. Siswa mengerjakan soal evaluasi.

  c. Siswa dan guru melakukan refleksi tentang kegiatan belajar mengajar yang telah dilakukan.

  d. Guru menyampaikan materi selanjutnya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  an alam 5:

  Kepala sekolah

  C. Tri Utami Penel

  Yohanes Babt

  89

   Kelas V

  dikan

  artemen karta: Pusat

  enilaian : Tes obyektif, Instrumen : Pilihan Ganda dan isian singkat

  setelah akhir

  at

  4 Mei 2012 Guru kelas 5

  Katarina Sri Murwani Mengetahui,

  Kepala sekolah

  C. Tri Utami neliti abtista Ibnu P

  Prambanan, 14 M ni Mengetahui,

  Azmiyawati, C

  SD/MI . J

  1. Jenis Pen

  Nasional Sulistyanto, H

  untuk sd d

  Pendidik Indriati, dkk. 2

  Perbukua

  I. Penilaian Hasil B

  Penilaian dilaku pertemuan kedua d

  2. Bentuk In Guru kelas 5

  dikan Nasional k. 2010. Ilmu Pengetahuan Alam 5 SD/MI. Jakar kuan Departemen Pendidikan Nasional l Belajar

  Katarina Sri Murwani Mengetahui,

  Kepala sekolah

  C. Tri Utami Peneliti

  Yohanes Babtista Ibnu P ti, Choiril, dkk. 2008. IPA Salingtemas untuk Kel

  I . Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidik

  nal , Heri, dan Edi Wiyono. 2008. Ilmu pengetahuan

   sd dan kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan Departe

  kukan selama proses pembelajaran dan set ua dan keempat.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  90 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

  Pertemuan ke Dua Satuan Pendidikan : SD Kanisius Totogan Mata Pelajaran : IPA (Sains) Kelas/Semester : V/2 Alokasi Waktu : 2 JP (1 kali pertemuan)

  A. Standar Kompetensi

  7. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam B. Kompetensi Dasar

  7.1 Mendeskripsikan proses pembentukan tanah karena pelapukan

  C. Indikator

  1. Pertemuan ke dua

  7.1.6 Mendeskipsikan 3 jenis pelapukan melalui kegiatan diskusi

  7.1.7 Menyimpulkan batuan dapat mengalami proses pelapukan melalui kegiatan diskusi

  7.1.8 Menggambarkan proses pelapukan pada batuan melalui kegiatan diskusi

  7.1.9 Melengkapi keterangan pada gambar pelapukan melalui kegiatan diskusi D. Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa mampu mendeskipsikan minimal 3 penyebab terjadinya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  91 E. Materi Pembelajaran

  Proses pembentukan tanah karena pelapukan

  1. Sub Materi Pokok Pembelajaran:

  a. Jenis-jenis batuan

  b. Jenis-jenis pelapukan batuan

  F. Model dan Metode Pembelajaran

  1. Model pembelajaran penemuan terbimbing

  2. Metode pembelajaran

  a. ceramah singkat

  b. diskusi

  c. penugasan

  G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

  1. Kegiatan Awal

  a. Salam, doa, presensi b. Mengecek kesiapan siswa untuk mengikuti pembelajaran.

  c. Apersepsi: Menggali pengetahuan awal siswa tentang materi yang sudah dipelajari.

  d. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

  2. Kegiatan Inti a. Eksplorasi.

  1) Guru membagi siswa dalam kelompok secara heterogen. 2) Tiap kelompok terdiri dari 5-6 siswa,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  92 2) Secara kelompok siswa mencoba menggambarkan prose pelapukan pada batuan beserta keterangannya 3) Secara bergantian siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok mereka

c. Konfirmasi

  1) Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa 2) Siswa mengerjakan soal evaluasi yang diberikan oleh guru

  3. Kegiatan Akhir

  a. Siswa dibimbing guru membuat kesimpulan mengenai materi yang dipelajari hari ini.

  b. Siswa mengerjakan soal evaluasi.

  c. Siswa dan guru melakukan refleksi.

  d. Guru memberikan tindak lanjut.

  e. Salam dan doa penutup.

  H. Media dan Sumber Belajar

  1. Media Belajar

  a. Gambar tentang batuan dan pelapukan

  b. Bagan proses pelapukan batuan

  2. Sumber Belajar Azmiyawati, Choiril, dkk. 2008. IPA Salingtemas untuk Kelas V

  SD/MI . Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kepala sekolah

  C. Tri Utami neliti abtista Ibnu P

  Kepala sekolah

  Katarina Sri Murwani Mengetahui,

  Mei 2012 Guru kelas 5

  setelah akhir

  93

  Yohanes Babt

  C. Tri Utami Penel

  I. Penilaian Hasil B

  Penilaian dilaku pertemuan kedua d

  enilaian : Tes obyektif, Instrumen : Pilihan Ganda

  kukan selama proses pembelajaran dan set ua dan keempat.

  Yohanes Babtista Ibnu P l Belajar

  C. Tri Utami Peneliti

  Kepala sekolah

  Katarina Sri Murwani Mengetahui,

  2. Bentuk In Guru kelas 5

  1. Jenis Pen

  Prambanan, 21 Me ni Mengetahui,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  94 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

  Pertemuan ke Tiga Satuan Pendidikan : SD Kanisius Totogan Mata Pelajaran : IPA (Sains) Kelas/Semester : V/2 Alokasi Waktu : 2 JP (1 kali pertemuan)

  A. Standar Kompetensi

  7. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam B. Kompetensi Dasar

  7.1 Mendeskripsikan proses pembentukan tanah karena pelapukan

  C. Indikator

  7.1.10 Membedakan antara pelapukan biologis, pelapukan kimiawi dan pelapukan fisika melalui percobaan

  7.1.11 Menuliskan perbedaan antara pelapukan biologis, pelapukan kimiawi dan pelapukan fisika di papan tulis.

  7.1.12 Memecahkan masalah mengenai pelapukan biologis, pelapukan kimiawi dan pelapukan fisika.

  D. Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa mampu memberikan minimal 3 perbedakan antara pelapukan biologis, pelapukan kimiawi dan pelapukan fisika melalui percobaan melalui percobaan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  95 b. Jenis-jenis pelapukan batuan

  F. Model dan Metode Pembelajaran

  1. Model pembelajaran penemuan terbimbing

  2. Metode pembelajaran

  a. ceramah singkat

  b. diskusi

  c. praktikum

  d. penugasan

  G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

  1. Kegiatan Awal

  a. Salam pembuka, doa, dan presensi b. Mengecek kesiapan siswa untuk mengikuti pembelajaran.

  c. Apersepsi: guru bertanya tentang materi yang telah di pelajari, mengenai jenis-jenis pelapukan d. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

  2. Kegiatan Inti a. Eksplorasi.

  1) Guru membagi siswa dalam kelompok secara heterogen. 2) Tiap kelompok terdiri dari 5-6 siswa, 3) Guru membagikan Lembar Kerja Siswa sebagai pedoman kegiatan belajar siswa

b. Elaborasi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  96 2) Siswa membuat laporan dari hasil temuan mereka setelah melakukan percobaan, dan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya. 3) Secara bergantian siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok mereka dengan menuliskan di papan tulis.

c. Konfirmasi

  1) Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa 2) Siswa mengerjakan soal evaluasi yang diberikan oleh guru

  3. Kegiatan Akhir

  a. Siswa dibimbing guru membuat kesimpulan mengenai materi yang dipelajari hari ini.

  b. Siswa mengerjakan soal evaluasi.

  c. Siswa dan guru melakukan refleksi.

  d. Guru memberikan tindak lanjut.

  e. Salam dan doa penutup.

  H. Media dan Sumber Belajar

  1. Media Belajar

  a. Batu (tanah yang dikeraskan), air, palu, batu kapur, kaleng/ wadah

  b. Gambar tentang batuan dan pelapukan

  2. Sumber Belajar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kepala sekolah

  C. Tri Utami neliti abtista Ibnu P

  Kepala sekolah

  Katarina Sri Murwani Mengetahui,

  Mei 2012 Guru kelas 5

  setelah akhir

  97

  Yohanes Babt

  C. Tri Utami Penel

  I. Penilaian Hasil B

  Penilaian dilaku pertemuan kedua d

  enilaian : Tes obyektif, Instrumen : Pilihan Ganda

  kukan selama proses pembelajaran dan set ua dan keempat.

  Yohanes Babtista Ibnu P l Belajar

  C. Tri Utami Peneliti

  Kepala sekolah

  Katarina Sri Murwani Mengetahui,

  2. Bentuk In Guru kelas 5

  1. Jenis Pen

  Prambanan, 23 Me ni Mengetahui,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  98 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

  Pertemuan ke Empat Satuan Pendidikan : SD Kanisius Totogan Mata Pelajaran : IPA (Sains) Kelas/Semester : V/2 Alokasi Waktu : 2 JP (1 kali pertemuan)

  A. Standar Kompetensi

  7. Memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannya dengan penggunaan sumber daya alam B. Kompetensi Dasar

  7.1 Mendeskripsikan proses pembentukan tanah karena pelapukan

  C. Indikator

  7.1.13 Memahami faktor penyebab pelapukan batuan dalam proses pembentukan tanah melalui kegiatan diskusi

  7.1.14 Menyimpulkan 3 jenis pelapukan yang terjadi pada batuan melalui kegiatan diskusi

  7.1.15 Melaporkan kesimpulan proses pembentukan tanah karena adanya pelapukan batuan D. Tujuan Pembelajaran

  1. Siswa mampu menyebutkan minimal 3 faktor penyebab pelapukan batuan dalam proses pembentukan tanah melalui kegiatan diskusi

  2. Siswa mampu menyimpulkan 3 jenis pelapukan yang terjadi pada

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  99 F. Model dan Metode Pembelajaran

  1. Model pembelajaran penemuan terbimbing

  2. Metode Pembelajaran

  a. ceramah singkat

  b. diskusi

  c. penugasan

  G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

  1. Kegiatan Awal

  a. Salam pembuka, doa, dan presensi

  b. Guru menyiapkan psikis dan fisik siswa untuk mengikuti pembelajaran.

  c. Apersepsi: Siswa dan guru bertanya jawab materi sebelumnya.

  d. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

  2. Kegiatan Inti a. Eksplorasi.

  1) Guru membagi siswa dalam kelompok secara heterogen. 2) Tiap kelompok terdiri dari 5-6 siswa, 3) Guru membagikan Lembar Kerja Siswa sebagai pedoman kegiatan belajar siswa

b. Elaborasi

  1) Siswa berdiskusi untuk menjawab pertanyaan yang ada dalam lembar LKS, kemudian menjawab lembar kerja

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  100

c. Konfirmasi

  1) Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa 2) Siswa mengerjakan soal evaluasi yang diberikan oleh guru

  3. Kegiatan Akhir a. Siswa dibimbing guru untuk membuat kesimpulan.

  b. Siswa mengerjakan soal evaluasi.

  c. Siswa dan guru melakukan refleksi.

  d. Guru memberikan tindak lanjut.

  e. Doa dan salam penutup

  H. Media dan Sumber Belajar

  1. Media Belajar

  a. Batu (tanah yang dikeraskan), air, palu, batu kapur, kaleng/ wadah

  b. Gambar tentang batuan dan pelapukan

  c. Bagan proses pelapukan batuan

  d. Kit batuan

  2. Sumber Belajar Azmiyawati, Choiril, dkk. 2008. IPA Salingtemas untuk Kelas V

  SD/MI . Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan

  Nasional Sulistyanto, Heri, dan Edi Wiyono. 2008. Ilmu pengetahuan alam 5:

  untuk sd dan kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kepala sekolah

  C. Tri Utami neliti abtista Ibnu P

  Kepala sekolah

  Katarina Sri Murwani Mengetahui,

  Mei 2012 Guru kelas 5

  setelah akhir

  Yohanes Babt 101

  C. Tri Utami Penel

  I. Penilaian Hasil B

  Penilaian dilaku pertemuan kedua d

  enilaian : Tes obyektif, Instrumen : Pilihan Ganda

  kukan selama proses pembelajaran dan set ua dan keempat.

  Yohanes Babtista Ibnu P l Belajar

  C. Tri Utami Peneliti

  Kepala sekolah

  Katarina Sri Murwani Mengetahui,

  2. Bentuk In Guru kelas 5

  1. Jenis Pen

  Prambanan, 26 Me ni Mengetahui,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  102

  

LEMBAR KERJA SISWA

Satuan pendidikan : SD Kanisius Totogan Mata Pelajaran : IPA Hari/ Tanggal/ Pertemuan ke : 14 Mei 2012/ 1 Kelas/ Semester : V/ 2 Alokasi Waktu : 2 jp

  A. IndikatorPembelajaran

  7.1.16 Menyebutkan jenis-jenis batuan melalui kegiatan diskusi

  7.1.17 Menjelaskanciri-ciri batuan melalui kegiatan diskusi

  7.1.18 Menyebutkanpengertian pelapukan pada batuan melalui kegiatan diskusi

  7.1.19 Mempresentasikan hasil diskusi tentang pelapukan pada batuan ke depan kelas

  7.1.20 Menanggapi hasil presentasi kelompok lain mengenai jenis-jenis pelapukan batauan

  B. Petunjuk (Untuk Siswa) 1. Tuliskan nama, nomor absen, dan kelasmu di pojok atas.

  2. Kerjakan soal dengan berurutan dan sesuai perintah.

  3. Isilah setiap pertanyaan dengan tulisan yang rapi.

  4. Kumpulkan LKS dengan keadaan bersih.

  C. Kegiatan Belajar Kegiatan Belajar 1 Buatlah kelompok terdiri dari 5-6 orang.

  1. Sebutkan minimal 3 nama batuan yang telah disediakan oleh guru, dan sebutkan jenis batuannya! ...........................................................................................................

  Lampiran 4

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  103 ................................ ................................................................................................ ........................................... ................................................................................................ ................................ ........................................... ................................................................................................ ................................ ...........................................

  Kegiatan Belajar jar 2

  3. Jodohkan kan gambar berikut dengan keterangan yang ng berada di kolom sa m sampingnya dengan anak panah, kemudian urutk rutkan ! A 1 A 1 A 1 Suhu yang rendah pada Suhu y yang rendah pada malam malam hari menyebabkan m hari menyebabkan pending pendinginan pada batuan inginan pada batuan

  B 2 B 2 B 2 Suhu Suhu yang yang tinggi tinggi menyeb menyebabkan permukaan ebabkan permukaan batuan batuan n memanas memanas dan dan mengembang mengemb embang

  C 3 C 3 C 3 Permukaan suhu turun dan Permuka mukaan suhu turun dan mengeru mengerut karena terkena erut karena terkena air air

  D 4 D 4 D 4 Hancurnya batuan menjadi Hancurn urnya batuan menjadi tanah tanah

  104 ........................................................................................................... ...........................................................................................................

  4. Gambar diatas disebut proses apa? ...........................................................................................................

  ........................................................................................................... Yaitu prose pemecahan ...............................menjadi ............................., jelaskan!..............................................................

  ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ...........................................................................................................

  Refleksi (dijawab siswa setelah kegiatan belajar selesai):

  1. Kesulitan apa yang masih kamu alami? ..............................................................................................................................

  .............................................................................................................................. ..............................................................................................................................

  2. Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari tema ini? ..............................................................................................................................

  .............................................................................................................................. Nama anggota kelompok (no. absen): kelas:

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Buatlah kelompok Amatilah ketiga g

  iskusi pukan melalui lalui kegiatan lalui kegiatan

  s Totogan / 2

  105

  a gambar dibawah ini.

  jar 1 mpok terdiri dari 5-6 orang.

  soal dengan berurutan dan sesuai perintah. p pertanyaan dengan tulisan yang rapi. n LKS dengan keadaan bersih.

   Siswa) ama, nomor absen, dan kelasmu di pojok atas.

  skipsikan 3 jenis pelapukan melalui kegiatan disk mpulkan batuan dapat mengalami proses pelapuk n diskusi mbarkan proses pelapukan pada batuan melal kapi keterangan pada gambar pelapukan melal

  

LEMBAR KERJA SISWA

tuan pendidikan : SD Kanisius To

ta Pelajaran : IPA

ri/ Tanggal/ Pertemuan ke : 21 Mei 2012/ 2

las/ Semester : V/ 2

kasi Waktu : 2 jp

ajaran

  Satua Mata Hari/ Kelas/ Aloka

  A. IndikatorPembelaja

  4. Kumpulkan L

  3. Isilah setiap p

  2. Kerjakan soa

  1. Tuliskan nama

  B. Petunjuk (Untuk Sis

  7.1.24 Melengkap diskusi

  7.1.23 Menggamb diskusi

  7.1.22 Menyimpu kegiatan d

  7.1.21 Mendeskip

  C. Kegiatan Belajar Kegiatan Belajar

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  106 ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ...........................................................................................................

  2. Apa perbedaan dari ketiga gambar tersebut! ...........................................................................................................

  ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ...........................................................................................................

  Kegiatan Belajar 2

  1. Gambarkan salah satu jenis pelapukan dan berilah keterangannya (berbeda dengan ketiga gambar diatas)!

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  107

  Refleksi (dijawab siswa setelah kegiatan belajar selesai):

  1. Kesulitan apa yang masih kamu alami? ..............................................................................................................................

  .............................................................................................................................. ..............................................................................................................................

  2. Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari tema ini? ..............................................................................................................................

  ..............................................................................................................................

  Nama anggota kelompok (no. absen): kelas: 1.

  2.

  3.

  4.

  5.

  6 7.

  8.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  4. Kumpulkan LKS dengan keadaan bersih.

  d. Air

  c. Palu/ batu besar

  b. Batu kapur

  a. Batu/ Tanah yang dikeraskan seperti batu

  Sediakan alat berikut:

  C. Kegiatan Belajar Kegiatan Belajar 1 Buatlah kelompok terdiri dari 5-6 orang.

  108

  

LEMBAR KERJA SISWA

Satuan pendidikan : SD Kanisius Totogan Mata Pelajaran : IPA Hari/ Tanggal/ Pertemuan ke : 23 Mei 2012/ 3 Kelas/ Semester : V/ 2 Alokasi Waktu : 2 jp

  2. Kerjakan soal dengan berurutan dan sesuai perintah.

  B. Petunjuk (Untuk Siswa) 1. Tuliskan nama, nomor absen, dan kelasmu di pojok atas.

  7.1.27 Memecahkan masalah mengenai pelapukan biologis, pelapukan kimiawi dan pelapukan fisika.

  7.1.26 Menuliskan perbedaan antara pelapukan biologis, pelapukan kimiawi dan pelapukan fisika di papan tulis.

  7.1.25 Membedakan antara pelapukan biologis, pelapukan kimiawi dan pelapukan fisika melalui percobaan

  A. IndikatorPembelajaran

  3. Isilah setiap pertanyaan dengan tulisan yang rapi.

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  109

  2. Batu kapur ditempatkan pada kaleng, kemudian dituangkan air.

  Tunggu hingga 5-10 menit apa yang terjadi pada batu kapur tersebut? Jelaskan kenapa bisa terjadi dan apa yang mempengaruhinya? ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ...........................................................................................................

  3. Batu dipukul dengan palu atau batu besar apa yang terjadi dengan batu tersebut? Jelaskan kenapa bisa terjadi dan apa yang mempengaruhinya? ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ...........................................................................................................

  Kegiatan Belajar 2

  1. Tuliskan perbedaan dari ketiga percobaan yang telah kalian

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  110

  Refleksi (dijawab siswa setelah kegiatan belajar selesai):

  1. Kesulitan apa yang masih kamu alami? ..............................................................................................................................

  .............................................................................................................................. ..............................................................................................................................

  2. Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari tema ini? ..............................................................................................................................

  ..............................................................................................................................

  Nama anggota kelompok (no. absen): kelas: 1.

  2.

  3.

  4.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  111

  

LEMBAR KERJA SISWA

Satuan pendidikan : SD Kanisius Totogan Mata Pelajaran : IPA Hari/ Tanggal/ Pertemuan ke : 26 Mei 2012/ 4 Kelas/ Semester : V/ 2 Alokasi Waktu : 2 jp

  A. IndikatorPembelajaran

  7.1.28 Memahami faktor penyebab pelapukan batuan dalam proses pembentukan tanah melalui kegiatan diskusi

  7.1.29 Menyimpulkan 3 jenis pelapukan yang terjadi pada batuan melalui kegiatan diskusi

  7.1.30 Melaporkan kesimpulan proses pembentukan tanah karena adanya pelapukan batuan

  B. Petunjuk (Untuk Siswa) 1. Tuliskan nama, nomor absen, dan kelasmu di pojok atas.

  2. Kerjakan soal dengan berurutan dan sesuai perintah.

  3. Isilah setiap pertanyaan dengan tulisan yang rapi.

  4. Kumpulkan LKS dengan keadaan bersih.

  C. Kegiatan Belajar Kegiatan Belajar 1

  Buatlah kelompok terdiri dari 5-6 orang, dan lakukan diskusi dengan menjawab pertanyaan berikut dari kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya!

  1. Apa yang dimaksud dengan pelapukan batuan? ...........................................................................................................

  ...........................................................................................................

  112

  3. Sebutkan contoh pelapukan yang pernah kalian lihat atau di lingkungan kalian, minimal 3 peristiwa! ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ...........................................................................................................

  Kegiatan Belajar 2

  1. Sebutkan minimal 3 contoh faktor pelapukan untuk setiap jenis pelapukan, dan jelaskan! ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ...........................................................................................................

  Refleksi (dijawab siswa setelah kegiatan belajar selesai):

  1. Kesulitan apa yang masih kamu alami? ..............................................................................................................................

  .............................................................................................................................. ..............................................................................................................................

  2. Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari tema ini? ..............................................................................................................................

  .............................................................................................................................. Nama anggota kelompok (no. absen): kelas:

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  113

  Lampiran 5 Lampiran 5 Lampiran 5 MA ATERI PEMBENTUKAN TANAH Materi Siklus 1

A. Batuan

  Menurut proses pembent entukannya, batuan dapat digolongkan atas tiga tiga golongan, yaitu: batuan beku, batua tuan sedimen, batuan metamorf.

a. Batuan Beku

  Batuan beku terbentuk d k dari magma yang membeku. Batuan yang su sudah ada di alam ini dapat berubah ah akibat pengaruh perubahan suhu dan pelapu apukan. Yang termasuk batuan beku, an , antara lain batu granit, batu basal, batu obsidia dian, dan batu apung.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  114

b. Batuan Sedimen atau tau Batuan Endapan

  Batuan endapan atau b batuan sedimen merupakan batuan yang terj terjadi karena pelapukan dari batuan ya yang sudah ada. Yang termasuk batuan sedimen men (endapan), antara lain batuan kongl nglomerat, batuan breksi, batu pasir, batu serpih rpih, dan batu kapur atau batu gamping. ng.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  115

c. Batuan Metamorf atau atau Batuan Malihan Batu marmer berasal d l dari batu kapur yang mengalami perubah ahan bentuk.

  Perubahan bentuk batu tu marmer disebabkan oleh berbagai faktor, r, antara lain karena suhu dan tekanan an yang sangat tinggi, pengaruh air, dan perub rubahan kimia yang terjadi di dalam k m kerak bumi. Batuan yang mengalami peruba bahan bentuk disebut batuan metamo morf . Yang termasuk batuan metamorf antara ara lain batu marmer (pualam), batu t u tulis, batu sabak, batu kuarsa, dan batu gene enes. Marilah

  perhatikan tabel di bawa wah ini! B.

B. Pelapukan pada Kera erak bumi adalah salah satu aktivitas yang diseba sebabkan oleh B.

  tenaga dari luar (ekso ksogen). Pelapukan adalah proses pemecahan ba batuan besar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  116

  Ma Materi Pembelajaran

Materi Siklus 2

  

A. Pelapukan pada Kera erak bumi adalah salah satu aktivitas yang diseba sebabkan oleh

  tenaga dari luar (ekso ksogen). Pelapukan adalah proses pemecahan ba batuan besar menjadi batuan lebih bih kecil/ menjadi tanah.

  B. Pelapukan yang terja

  rjadi yaitu:

  • Pelapukan fisika/ sika/mekanik.
  • pelapukan kimiaw iawi.
  • pelapukan biolog logis.

1. Pelapukan mekanik ik

  Pelapukan mekanik ada adalah proses pemecahan batuan besa esar menjadi batuan lebih kecil tanpa ada perubahan kimia pad ada mineral penyusunnya. Pelapuka kan mekanik dapat terjadi akibat dari ari air/ hujan, angin, dan suhu. Air sun sungai yang mengalir dari pegunungan menuju l u laut melalui lintasan bebatuan yang ti tidak teratur bentuknya dan adanya air terjun me menunjukkan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  117 bumi (litosfer) pada dasa asarnya bersifat stabil, tetapi batuan di lapisan san paling luar yang bersinggungan deng engan atmosfer secara kimiawi lebih tidak stabi abil. Atmosfer yang banyak mengandun ung oksigen dan lembab menyebabkan batuan le n lebih mudah mengalami perubahan ata atau pelapukan kimia.

  Pelapukan terjadi pada b a batuan yang bersifat kimiawi, misalnya air h r hujan yang turun ke bumi mengandung zat at kimia yang dapat bereaksi dengan zat kimi mia yang ada di batuan sehingga terjadi pelapuk ukan. Batu kapur akan hancur apabila disiram a m air, sehingga air yang mengalir melalui batuan an mengandung banyak bahan kimia. Bahan kimia inilah yang menyebabkan hancurnya ya batuan yang dilalui air. Proses pelapukan t n terjadi lebih cepat jika terjadi hujan jan asam jika dibanding dengan hu hujan biasa. Uap air yang menjadi di hujan asam mengandung zat-za -zat asam (mengandung unsur Ni Nitrogen dan Belerang), air hujan n yang turun bersifat asam. Zat-zat at asam (NO dan SO

  2 ) yang terbaw awa air hujan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  118

  hancur menjadi tanah. Pelapuk pukan batuan yang disebabkan oleh makh khluk hidup disebut pelapukan biologi.

  Pelapukan biologis dapat diakib kibatkan oleh aktivitas tumbuhan, diantaranya ya masuknya akar tumbuhan ke dalam tan anah melalui retakan-retakan batuan. an. Retakan batuan akan melebar seirin iring dengan membesarnya akar tum umbuhan. Pelapukan batuan secara biologis is dapat juga diakibatkan oleh aktivita itas binatang seperti musang, tikus, kelinci, da dan binatang- binatang lain yang lebi ebih kecil seperti kumbang yang membuat sa sarangnya di daerah bebatuan. Pelapu pukan ini juga dapat diakibatkan oleh ulah ma manusia yang memecahkan batuan untu ntuk membuat kerikil sebagai bahan bangunan, d , dsb. sumber: Azmiyawati, Choiril, dkk kk. 2008. IPA Salingtemas untuk Kelas V SD/MI /MI . Jakarta:

  Pusat Perbuk ukuan Departemen Pendidikan Nasional Indriati, dkk. 2010. Ilmu u Pengetahuan Alam 5 SD/MI . Jakarta: Pusat Pe Perbukuan

  Departemen P n Pendidikan Nasional Sulistyanto, Heri, dan Ed Edi Wiyono. 2008. Ilmu pengetahuan alam 5: un untuk sd dan

  kelas V . Jakar karta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan N n Nasional

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  12 √

  10 Lampiran 6

  5 Menyimpulkan batuan dapat √

  19

  15 √

  13 √

  6 √

  4 √

  2 √

  4 Mendeskipsikan 3 jenis pelapukan √

  20

  16 √

  119

  Kisi-kisi Soal Evaluasi Siklus I No Indikator Taraf Kesukaran Nomor soal Ms Md C SK

  3 √

  3 Menyebutkan pengertian pelapukan √

  17

  9 √

  5 √

  2 Menjelaskan ciri-ciri batuan √

  14

  11 √

  8 √

  1 √

  1 Menyebutkan jenis-jenis batuan √

  7 √

  120

  2 √

  13 √

  12 √

  4 √

  √

  3 Menyimpulkan 3 jenis pelapukan yang terjadi pada batuan

  19

  16 √

  14 √

  11 √

  8 √

  5 √

  √

  Kisi-kisi Soal Evaluasi Siklus II No Indikator Taraf Kesukaran Nomor soal Ms Md C SK

  2 Memahami faktor penyebab pelapukan batuan dalam proses pembentukan tanah

  17

  15 √

  10 √

  9 √

  7 √

  6 √

  3 √

  1 √

  √

  1 Membedakan antara pelapukan biologis, pelapukan kimiawi dan pelapukan fisika

  18 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  11. D

  3. B

  4. C

  5. D

  6. A

  7. C

  8. B

  9. C

  10. A

  12. C

  1. D

  13. A

  14. B

  15. D

  16.B

  17. D

  18. A

  19. C

  20. C PEDOMAN PENILAIAN Benar = 1 Salah = 0

  Lampiran 7

  2. C

  121 Kunci Jawaban Soal Evaluasi

  Siklus 1

  9. C

  1. D

  2. A

  3. A

  4. B

  5. A

  6. C

  7. B

  8. B

  10. C

  20. C Kunci Jawaban Soal Evaluasi

  11. B

  12. B

  13. B

  14. A

  15. B

  16. C

  17. D

  18. A

  19. A

  Siklus 2

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  122

  Nama : No : Kelas :

SOAL EVALUASI SIKLUS 1

Berilah tanda silang (X) pada a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar !

  

1. Batuan yang mengalami perubahan bentuk akibat suhu dan tekanan tinggi, air,

dan perubahan kimia disebut batuan ....

  a. Beku

  b. Sedimen

  c. Endapan

  d. Metamorf 2. Pelapukan tanah karena perubahan suhu dan kegiatan alam lain disebut ....

  a. Pelapukan fisika

  b. Pelapukan biologi

  c. Pelapukan oksigen

  d. Pelapukan kimiawi 3. Tanah terbentuk dari ....

  a. Batuan yang lapuk dan hancur

  b. Kotoran hewan dan dedaunan

  c. Batu pasir, tanah liat, dan tumbuhan

  d. Tumbuhan dan hewan yang telah mati 4. Pelapukan batuan yang disebabkan oleh makhluk hidup disebut ....

  a. Pelapukan fisika

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  123

  6. Akar tanaman dapat menyebabkan pelapukan secara ….

  a. Kimia

  b. Fisika

  c. Biologi

  d. Biokimia 7. Tanah terbentuk karena proses ....

  a. Pembusukan

  b. Pelapukan

  c. Pembekuan

  d. Perubahan alam

  8. Jenis batuan yang terjadi jika batu kapur mengalami perubahan suhu dan tekanan tinggi adalah batu ....

  a. Granit

  b. Pualam

  c. Sabak

  d. Serpih 9. Susunan berlapis-lapis merupakan ciri-ciri dari batuan ....

  a. Beku

  b. Maliha n

  c . Sedimen

  d. Metamorf 10. Tanah merupakan hasil pelapukan dari ....

  a. Tanah liat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  124

  12. Batuan akan berubah menjadi tanah setelah mengalami proses ....

  a. Pengeringan

  b. Pelapukan

  c. Pembekuan

  d. Pemanasan 13. Berikut termasuk proses pelapukan tanah secara fisika, kecuali ....

  a. Akibat angin

  b. Akibat lumut

  c. Akibat suhu

  d. Akibat sinar matahari 14. Batu yang termasuk jenis batuan beku adalah ....

  a. Batu obsidian

  b. Batu pualam

  c. Batu gamping

  d. Batu kuarsa 15. Batuan yang hancur karena ombak air laut termasuk pelapukan secara ....

  a. Kimia

  b. Fisika

  c . Biologi

  d. Geologi 16. Tanah berasal dari ….

  a. Pengerutan gas

  b. Pengembunan gas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  125

  18. Batuan memiliki sifat dan ciri yang berbeda. Hal ini disebabkan oleh perbedaan . . . .

  a. Kandungan mineralnya

  b. Tempat ditemukannya

  c. Kegunaannya

  d. Proses pelapukannya 19. Pelapukan batuan di gurun pasir terjadi karena . . . .

  a. Perubahan suhu yang drastis

  b. Getaran permukaan bumi

  c. Terjangan ombak yang terusmenerus

  d. Masuknya akar ke sela-sela batuan dalam waktu yang lama 20. Proses pengikisan batuan disebut ....

  a. Reboisasi

  b. Terasering

  c. Pelapukan

  d. Sengkedan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  126

  Nama : No : Kelas :

SOAL EVALUASI SIKLUS 2

Berilah tanda silang (X) pada a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar ! 1. Pelapukan fisika dan biologi disebabkan oleh……..

  a. Akar tanaman dan hujan asam

  b. Ombak laut dan air hujan

  c. Suhu dan panas matahari

  d. Lumut dan angin

  2. Orang memecahkan batu termasuk pelapukan……

  a. Kimiawi

  b. Fisika

  c. Bologi

  d. Mekanik

  3. Pelapukan apa yang terjadi pada batu kapur dan batu yang dibakar………

  a. Pelapukan fisika dan mekanik

  b. Pelapukan fisika dan kimia

  c. Pelapukan fisika dan biologi

  d. Pelapukan biologi dan kimia 4. Pelapukan mekanik disebabkan oleh……..

  a. Pohon

  b. Manusia

  c. Angin

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  127

  6. Pelapukan yang dipengaruhi angin dan api adalah………

  a. Pelapukan fisika dan mekanik

  b. Pelapukan fisika dan kimia

  c. Pelapukan fisika dan biologi

  d. Pelapukan biologi dan kimia

  7. Pelapukan yang dipengaruhi suhu dan akar tanaman adalah………

  a. Pelapukan fisika dan mekanik

  b. Pelapukan fisika dan kimia

  c. Pelapukan fisika dan biologi

  d. Pelapukan biologi dan kimia

  8. Batuan yang hancur karena panas matahari dan tertimpa air hujan termasuk pelapukan secara ....

  a. Kimia

  b. Fisika

  c. Biologi

  d. Geologi

  9. Pelapukan apa yang terjadi pada karang di laut dan batu yang ditumbuhin lumut……… a. Pelapukan fisika dan mekanik

  b. Pelapukan fisika dan kimia

  c. Pelapukan fisika dan biologi

  d. Pelapukan biologi dan kimia 10. Pelapukan yang dipengaruhi panas matahari dan hujan ……..

  a. Pelapukan fisika dan mekanik

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  128

12. Pelapukan yang terja rjadi pada batu yang ditumbuhi tanaman adalah… h……..

  a. Kimiawi

  b. Fisika

  c. Bologi

  d. Mekanik 13. Tebing di pantai men mengalami pelapukan…….

  a. Mekanik

  b. Alami

  c. Kimia

  d. Biologi

  14. Perhatikan gambar b r berikut ini! Gambar di bawah menunjukkan pe pelapukan secara ....

  a. Fisika

  b. Biologi

  c. Kimia

  d. Mekanik

  15. Pelapukan yang dipe ipengaruhi hujan asam dan aktivitas manusia ada dalah……… a. Pelapukan fisika d a dan mekanik

  b. Pelapukan fisika d a dan kimia

  c. Pelapukan fisika d a dan biologi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  129

  17. Pelapukan fisika dan biologi disebabkan oleh……..

  a. Akar tanaman dan hujan asam

  b. Ombak laut dan air hujan

  c. Suhu dan panas matahari

  d. Lumut dan angin 18. Batuan yang dibakar dan akhirnya pecah mengalami pelapukan……..

  a. Mekanik

  b. Alami

  c. Kimia

  d. Biologi

  19. Tetesan hujan yang membuat batu terkikis, termasuk pelapukan……

  a. Kimiawi

  b. Biologi

  c. Fisika

  d. Alami 20. Pelapukan batuan oleh hujan asam termasuk pelapukan....

  a. Mekanik

  b. Fisika

  c. Kimia

d. Biologi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  17 0 0 1 1 1 0 1 0 0

  18 1 1 0 1 1 1 1 1 0

  15

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  16 0 1 0 1 1 0 0 1 0

  17

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  19 0 0 0 1 0 1 1 1 1

  25

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  22

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  14 1 1 1 1 1 1 1 1 0

  32

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  15 0 0 0 1 1 0 1 1 0

  29

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  17

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  24 1 1 1 1 1 1 1 1 0

  25

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  Lampiran 8

  19 a. Valid

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  25 0 0 1 1 0 0 1 1 1

  32

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  20 0 0 1 1 0 0 1 1 1

  19

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  21 0 0 1 1 0 0 1 1 0

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  23 1 1 0 1 1 1 1 1 0

  1

  32

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  22 1 1 1 1 0 1 1 1 0

  20

  1

  130

  Data Skor Item Soal Evaluasi Siklus I No

Soal

  5 0 0 0 0 1 0 0 1 0

  1

  1

  1

  6 0 0 1 1 1 1 1 0 0

  9

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  33

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  7 1 1 1 1 1 1 1 1 0

  20

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  27

  1

  1

  1

  1

  2 1 1 0 1 0 1 1 1 1

  8

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  Total

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

1 0 0 0 1 0 0 0 1 0

  1

  3 1 1 1 1 0 1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  4 1 1 1 1 1 1 1 1 1

  28

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  28

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  11 1 1 0 1 1 1 1 1 0

  27

  1

  1

  1

  1

  12 1 1 1 1 1 1 1 1 0

  1

  1

  1

  1

  13 1 1 0 1 0 1 1 1 1

  36

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1 1 1 1 1 1 1 1 1

  9

  19

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  0 0 1 1 0 0 1 1 1

  8

  32

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10 1 1 0 0 0 1 0 1 0

  30

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1

  18 1 0 0 1 1 1 1 1 1

  23

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  17 1 1 0 0 0 0 1 0 1

  13

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  20 0 1 0 0 0 0 1 0 1

  22

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  19 1 0 1 0 0 1 1 0 0

  17

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  15 1 1 0 0 0 0 1 0 1

  1

  1

  1

  1

  14 0 0 0 1 1 1 1 1 1

  31

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  25

  1

  1

  1

  1

  1

  16 1 0 1 0 1 0 0 0 0

  30

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  24 1 1 1 1 1 1 1 1 0

  25

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  23 1 1 0 1 1 1 1 1 0

  1

  19 Valid

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  25 0 0 1 1 0 0 1 1 1

  32

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  26

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  21 1 1 0 0 0 0 1 0 0

  26

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  22 1 1 0 1 1 1 1 1 1

  23

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  131

  Data Skor Item Soal Evaluasi Siklus II No

Soal

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  7 1 1 0 1 1 1 1 1 1

  1

  6 1 0 0 0 0 1 1 0 1

  4

  1

  1

  1

  1

  5 0 0 0 0 0 0 0 0 0

  29

  1

  1

  1

  1

  20

  1

  1

  1

  1

  1

  8 1 1 0 0 0 0 1 0 0

  34

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  3 1 0 0 1 1 1 1 1 1

  13

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  2 0 0 0 1 1 1 1 1 0

  15

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  Total

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

1 0 0 0 0 0 0 0 0 0

  1

  1

  1

  4 1 0 1 1 1 1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  24

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  12 1 1 0 1 1 1 1 1 1

  31

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  32

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  13 1 1 0 1 1 1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  23

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  9 1 1 0 1 1 1 1 1 0

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  11 1 1 0 1 1 1 1 1 1

  10 1 0 0 1 1 1 0 1 1

  18

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  36

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  0,404 Valid

  16 ,532(**) 0,404

  Valid

  15 ,557(**) 0,404

  0,404 Valid

  14 ,507(*)

  0,404 Tidak Valid

  13 0,318

  0,404 Tidak Valid

  12 0,301

  11 ,440(*)

  17 ,577(**) 0,404

  Valid

  10 ,586(**) 0,404

  0,404 Tidak Valid

  9 0,362

  0,404 Valid

  8 ,440(*)

  Valid

  7 ,671(**) 0,404

  0,404 Tidak Valid

  6 0,394

  Valid

  Valid

  5 0,324

  24 0,111

  29 0,404 Valid

  Valid

  28 ,586(**) 0,404

  0,404 Tidak Valid

  27 0,217

  0,404 Tidak Valid

  26 0,334

  0,404 Tidak Valid

  25 0,203

  0,404 Tidak Valid

  0,404 Tidak Valid

  18 ,435(*)

  23 0,043

  Valid

  22 ,564(**) 0,404

  Valid

  21 ,562(**) 0,404

  0,404 Tidak Valid

  20 0,188

  0,404 Tidak Valid

  19 0,324

  0,404 Valid

  0,404 Tidak Valid

  0,404 Valid

  132 Validitas Soal Evaluasi Siklus I dengan

  9 0,13

  15 ,493(*)

  0,404 Valid

  0,404 Valid 14 ,580(**)

  13 ,866(**)

  Tidak Valid

  0,404 Tidak Valid 12 0,212 0,404

  11 0,153

  0,404 Valid

  0,404 Tidak Valid 10 ,866(**)

  0,404 Tidak Valid

  0,404 Valid

  0,404 Valid 8 0,232

  7 ,569(**)

  Valid

  0,404 Tidak Valid 6 ,769(**) 0,404

  5 0,153

  0,404 Tidak Valid

  0,404 Tidak Valid 4 0,252

  3 0,356

  0,404 Valid

  Rumus Spearman-Brown No r hitung r tabel Keterangan 1 ,866(**) 0,404 Valid 2 ,775(**)

  0,404 Valid 16 ,866(**)

  17 ,536(**)

  4 ,440(*)

  0,404 Tidak Valid 26 0,266

  0,404 Tidak Valid

  3 0,01

  Valid

  2 ,688(**) 0,404

  Rumus Spearman-Brown No r hitung r tabel Keterangan 1 ,491(*) 0,404 Valid

  29 0,404 Valid Validitas Soal Evaluasi Siklus II dengan

  0,404 Valid

  0,404 Valid 28 ,580(**)

  27 ,462(*)

  0,404 Tidak Valid

  25

  0,404 Valid 18 0,157 0,404

  Tidak Valid

  0,404 Valid 24 0,154 0,404

  23 ,866(**)

  0,404 Valid

  0,404 Valid 22 ,866(**)

  21 ,533(**)

  0,404 Valid

  0,404 Tidak Valid 20 ,866(**)

  19 0,052

  Tidak Valid

  • 0,062

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  18

  1

  1

  9

  16

  1 0 0 0 0

  1

  1

  3

  17 0 1 1 0

  1

  1

  1

  1

  6

  1 1 1 1

  1

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  18

  19 1 1 0 0

  1

  1

  1

  1

  14

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  20

  1 1 1 1

  1

  1 1 1 0

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  17

  15 0 1 1 0

  1

  1

  1

  13

  24

  23

  1 1 1 1

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  18

  1 1 1 1

  1

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  20 Lampiran 9

  19

  1

  1

  1

  1

  8

  20

  0 1 1 0

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  21 0 1 0 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  22

  1 1 1 1

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1 1 1 1

  133 Uji Reliabilitas Soal Siklus I

  No. Diurutkan lagi 1,2,6,7,10,13,14,15,16,17,20,21,22,23,27,28,29,36,37,39 menjadi 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15,16,17,18,19,20

  5 0 0 0 0 6 1 1 1 0

  1 1 1 1

  1 1 1 0

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  18

  1

  17

  1

  1

  1

  1

  8

  7

  1 1 1 1

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  4

  1

  1

  1

  No Resp

Skor Item (Valid) untuk Butir Instrumen Nomor

  1 2 3 4

  5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Total 1 0 0 0 0

  1

  1

  2

  1 1 1 1

  1 1 0 0

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  16

  3

  1 1 1 1

  1 1 1 0

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  17

  11

  1 1 1 1

  1 1 1 0

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  16

  1

  12

  1 1 1 1

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  20

  8

  0 1 0 0

  1

  1

  1

  1

  5

  9

  1 1 1 1

  1 1 0 0

  1

  1

  1

  10

  1

  1

  1

  1

  1 1 1 1

  1 1 1 0

  16

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  20

  134 Data Item Ganjil

  16

  1

  1

  1

  8

  15

  1

  1

  1

  3

  1

  1

  1

  17

  1

  1

  2

  18

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  13

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  14

  1

  1

  1

  1

  8

  23

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  24

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  9

  1

  1

  2

  8

  19

  1

  1

  1

  3

  20

  1

  1

  21

  1

  1

  1

  2

  22

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  No Resp Skor Item (Valid) untuk Butir Instrumen Nomor

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  4

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  9

  5

  6

  1

  1

  1

  1

  3

  19 Total

  1

  3

  5

  7

  

9

  11

  13

  15

  17

  1

  3

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  1

  7

  1

  9

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  11

  9

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  12

  10

  1

  1

  10

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  1

  1

  1

  9

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  135 Data Item Genap

  18

  6

  16

  1

  1

  2

  17

  1

  1

  1

  1

  4

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  19

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  14

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  9

  15

  1

  1

  1

  1

  13

  1

  10

  23

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  1

  24

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  5

  20

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  21

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  22

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  No Resp Skor Item (Valid) untuk Butir Instrumen Nomor

  1

  1

  1

  1

  1

  9

  4

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  9

  5

  6

  1

  1

  1

  1

  1

  5

  1

  1

  1

  1

  2

  4

  6

  8

  10

  12

  14

  16

  18

  20 Total

  1

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  3

  1

  7

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  11

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  12

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  8

  1

  1

  1

  1

  4

  9

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  7

  10

  1

  10 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  136 Pengolahan Data

  No Resp

  X (Ganjil) Y (Genap) x y x

  2 y

  2 xy

  1

  1 -5,875 -5,958 34,516 35,502 35,005

  2

  8 8 2,125 1,042 4,516 1,085 2,214

  3

  8 9 2,125 2,042 4,516 4,168 4,339

  4

  9 9 3,125 2,042 9,766 4,168 6,380

  • 5,875 -6,958 34,516 48,418 40,880

  6

  2 6 -3,875 -0,958 15,016 0,918 3,714

  17

  2 4 -3,875 -2,958 15,016 8,752 11,464

  18

  8 10 2,125 3,042 4,516 9,252 6,464

  19

  3 5 -2,875 -1,958 8,266 3,835 5,630

  20

  21

  16

  2 6 -3,875 -0,958 15,016 0,918 3,714

  22

  9 10 3,125 3,042 9,766 9,252 9,505

  23

  8 10 2,125 3,042 4,516 9,252 6,464

  24

  10 10 4,125 3,042 17,016 9,252 12,547

  1 2 -4,875 -4,958 23,766 24,585 24,172

  3 6 -2,875 -0,958 8,266 0,918 2,755

  3 5 -2,875 -1,958 8,266 3,835 5,630

  9 8 3,125 1,042 9,766 1,085 3,255

  7

  10 10 4,125 3,042 17,016 9,252 12,547

  8

  1 4 -4,875 -2,958 23,766 8,752 14,422

  9

  9 7 3,125 0,042 9,766 0,002 0,130

  10

  11

  15

  8 8 2,125 1,042 4,516 1,085 2,214

  5

  10 10 4,125 3,042 17,016 9,252 12,547

  13

  10 10 4,125 3,042 17,016 9,252 12,547

  14

  8 9 2,125 2,042 4,516 4,168 4,339

  12

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  137

  ,

  =

  ,

  = 0,921 Spearman Brown . r =

  i . ,

  =

  , ,

  =

  ,

  = 0,959 Jadi reliabilitas soal evaluasi siklus I diatas termasuk dalam kategori Sangat Tinggi

  Koefisien Reliabilitas Interval Koefisien Kualifikasi Reliabilitas

  0,91 - 1,00 Sangat tinggi 0,71 - 0,90 Tinggi 0,41 - 0,70 Cukup 0,21 - 0,40 Rendah 0 - 0,20 Sangat rendah

  138 Uji Reliabilitas

  18 1 0 1 1 1 1 1 0 0

  7

  17 1 1 0 1 0 1 0 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  15

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  11

  19 1 0 0 1 0 1 0 1 0

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  14

  1

  1

  19

  14 0 0 1 1 1 1 1 0 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  15 1 1 0 1 0 1 0 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  17

  16 1 0 0 0 0 0 0 1 1

  1

  1

  1

  17

  1

  1

  15

  23 1 1 1 1 1 1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  24 1 1 1 1 1 1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  13

  21 1 1 0 1 0 1 0 0 0

  20 0 1 0 1 0 1 0 0 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  14

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  14

  22 1 1 1 1 1 0 1 1 0

  1

  1

  1

  1

  No. Diurutkan lagi 1,2,4,7,8,10,11,14,15,16,17,18,21,22,28,29,30,33,35,36,37,39 menjadi 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,13,14,15,16,17,18,19,20,21,22

  1

  19

  5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 6 1 0 0 1 0 1 0 0 0

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  7 1 1 1 1 1 1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  22

  8 1 1 0 1 0 1 0 1 1

  1

  1

  1

  1

  No Resp Skor Item (Valid) untuk Butir Instrumen Nomor 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Total 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  2 0 0 1 1 1 1 1 0 0

  1

  1

  7

  3 1 0 1 1 1 1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  14

  4 1 0 1 1 1 1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  18

  12 1 1 1 1 1 1 1 0 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  21

  13 1 1 1 1 1 1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  16

  9 1 1 1 1 1 1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  11 1 1 1 1 1 1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  22

  10 1 0 1 0 1 0 1 0 0

  1

  1

  1

  7

  21 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  139 Data Item Ganjil

  1

  1

  1

  1

  1

  4

  17

  1 0 0 0

  1

  1

  16

  1

  1

  5

  18

  1 1 1 1

  1

  1

  5

  1 0 0 0

  6

  1 0 0 0

  1

  1

  1

  1

  9

  14 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  9

  15

  1 0 0 0

  1

  1

  1

  1

  1

  19

  1

  1

  8

  7

  23

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  24

  1

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  4

  20 0 0 0

  1

  1

  1

  1

  5

  1

  21

  1 0 0 0

  1

  1

  1

  1

  4

  22

  1 1 1 1

  1

  1

  No Resp Skor Item (Valid) untuk Butir Instrumen Nomor

  1

  1

  1

  10

  5 0 0 0

  6

  1 0 0 0

  1

  1

  3

  1

  7

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  3

  1 3 5 7 9 11 13 15 17 19 21 Total

  1 0 0 0

  1

  1

  1

  1

  4

  2 1 1 1

  3

  1

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  7

  4

  1 1 1 1

  1

  1

  8

  1 1 1 1

  1 1 1 1

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  12

  1

  5

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  13

  11

  1

  1 0 0 0

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  9

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  10

  1 1 1 1

  10 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  140 Data Item Genap

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  18 1 1 0

  1

  1

  1 1 1 1

  5

  19 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  17

  20

  1 1 1 1

  8

  14 1 1 0

  1

  1

  1

  5

  15

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  9

  16 0 0 1

  1

  8

  1 1 1 0

  1

  7

  6

  23

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  24

  1

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1 1 1 0

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  21

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  22

  1 1 0 1

  1

  1

  No Resp Skor Item (Valid) untuk Butir Instrumen Nomor 2 4 6 8 10 12 14 16 18 20 22 Total 1 0 0 0

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  7

  1 1 1 1

  1

  8

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  8

  5 0 0 0 6 1 1 0

  1

  1

  3

  1

  1

  2

  2 1 1 0

  1

  1

  4

  1 1 1

  1

  1

  1

  1

  6

  4 1 1 1

  1

  1

  1

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  12

  1 1 1 0

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  9

  13

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  9

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  1 1 1 1

  1

  1

  1

  10

  10 0 0 0

  1

  1

  11

  9 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  141 Pengolahan Data

  No Resp

  X (Ganjil) Y

(Genap) x y x

  2 y

  2 xy

  1

  4 2 -2,333 -4,458 5,444 19,877 10,403

  2

  3 4 -3,333 -2,458 11,111 6,043 8,194

  3

  7 6 0,667 -0,458 0,444 0,210 -0,306

  4

  10 8 3,667 1,542 13,444 2,377 5,653

  • 6,333 -6,458 40,111 41,710 40,903

  6

  21

  5 8 -1,333 1,542 1,778 2,377 -2,056

  18

  5 5 -1,333 -1,458 1,778 2,127 1,944

  19

  4 8 -2,333 1,542 5,444 2,377 -3,597

  20

  5 8 -1,333 1,542 1,778 2,377 -2,056

  4 8 -2,333 1,542 5,444 2,377 -3,597

  4 2 -2,333 -4,458 5,444 19,877 10,403

  22

  7 6 0,667 -0,458 0,444 0,210 -0,306

  23

  8 7 1,667 0,542 2,778 0,293 0,903

  24

  10 9 3,667 2,542 13,444 6,460 9,319 Jumla

  179,33 185,95 121,33

  17

  16

  3 6 -3,333 -0,458 11,111 0,210 1,528

  5 1 -1,333 -5,458 1,778 29,793 7,278

  7

  10 10 3,667 3,542 13,444 12,543 12,986

  8

  6 8 -0,333 1,542 0,111 2,377 -0,514

  9

  10 10 3,667 3,542 13,444 12,543 12,986

  10

  11

  6 9 -0,333 2,542 0,111 6,460 -0,847

  8 8 1,667 1,542 2,778 2,377 2,569

  5

  10 9 3,667 2,542 13,444 6,460 9,319

  13

  9 8 2,667 1,542 7,111 2,377 4,111

  14

  9 5 2,667 -1,458 7,111 2,127 -3,889

  15

  12

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  142 = 0,664 Spearman Brown . r i =

  . ,

  =

  , ,

  =

  ,

  = 0,799 Jadi reliabilitas soal evaluasi siklus II diatas termasuk dalam kategori Tinggi

  Koefisien Reliabilitas Interval Koefisien Kualifikasi Reliabilitas

  0,91 - 1,00 Sangat tinggi 0,71 - 0,90 Tinggi 0,41 - 0,70 Cukup 0,21 - 0,40 Rendah 0 - 0,20 Sangat rendah

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1

  1

  1

  1

  19

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  22

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  21

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  20

  1

  1

  18

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  14

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  16

  1

  1

  1

  1

  1

  17

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  15

  1

  1

  1

  1

  16

  19

  11

  14

  14

  15

  14

  21

  14

  9

  14

  18

  14

  20

  16

  15

  14

  1 SKOR REAL

  1

  1

  1

  19

  9

  1

  24

  

KRITERIA SOAL C Md Md Ms C C Md Sk C Ms C Md C C C Md Md Md Sk Ms

Lampiran 10

  24 IK 0,58 0,63 0,67 0,83 0,58 0,58 0,67 0,38 0,58 0,88 0,58 0,63 0,58 0,58 0,46 0,79 0,79 0,75 0,38 0,92

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  22 SEHARUSNYA

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  23

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  24

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  143

  Taraf Kesukaran Soal Evaluasi Siklus I SOAL VALID NO SISWA

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  4

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  7

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  5

  1

  1

  1

  1

  1

  12

  1

  20

  19

  18

  17

  16

  15

  14

  13

  11

  2

  10

  

9

  8

  7

  6

  5

  4

  3

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  3

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  12

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  13

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  11

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  9

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

NO SISWA

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  19

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  18

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  21

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  20

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  15

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  17

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  16

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  14

  17

  19

  15

  11

  17

  13

  17

  16

  14

  19

  11

  14

  20

  14

  13

  19

  1 SKOR REAL

  1

  1

  1

  21

  13

  1

  24

  

KRITERIA SOAL Ms C C Ms C Md C C Md Md C Md C Md Md Md Ms C C Sk

  24 IK 0,79 0,54 0,58 0,83 0,58 0,79 0,58 0,58 0,67 0,71 0,54 0,71 0,46 0,63 0,79 0,71 0,88 0,46 0,54 0,38

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  9 SEHARUSNYA

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  24

  1

  1

  14

  1

  1

  1

  1

  23

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  22

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  24

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  144

  

Taraf Kesukaran Soal Evaluasi Siklus II

SOAL VALID

  1

  1

  1

  6

  5

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  4

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  7

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  12

  1

  20

  19

  18

  17

  16

  15

  14

  13

  11

  1

  10

  

9

  8

  7

  6

  5

  4

  3

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  3

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  12

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  13

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  9

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  11

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  145 Kualifikasi IK :

  IK Kualifikasi 0,81 – 1,00 Mudah Sekali 0,61 – 0,80 Mudah (Md) 0,41 – 0,60 Cukup (C) 0,21 – 0,40 Sukar (Sk) 0,00 – 0,20 Sukar Sekali (SS)

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  146

  Lampiran 11

  INSTRUMEN DAN PEDOMAN PENILAIAN (Siklus I)

A. TES

1. Penilaian Tes Pilihan Ganda (Kognitif)

  Ketentuan: Skor 1 = jika jawaban benar Skor 0 = jika jawaban salah

  Nilai A1 = Jumlah skor benar X 5 = 100

B. NON TES:

  1. Penilaian dalam Melakukan Pengamatan

  Aspek yang dinilai Tidak Mengulangi

  Jujur dalam Teliti dalam tergesa-gesa pengamatan

  Nama melaporkan Jumlah No dalam hingga melakukan

  Siswa Nilai hasil menyimpul mendapatkan pengamatan pengamatan kan hasil kesimpulan pengamatan yang pasti

  1

  2

  3 Kriteria Penilaian: Nilai 5: sangat baik Nilai 2: kurang

  Nilai B1 = Jumlah skor benar X 5 = 100

  Nilai 4: baik Nilai 1: sangat kurang Nilai 3: cukup

  2. Penilaian dalam Melakukan Diskusi

  Aspek yang dinilai Bersedia

  Membantu Memberikan Partisipasi Nama menerima Jumlah

  No kesulitan tanggapan dalam Siswa masukan Nilai dalam dalam mengerjakan dari anggota

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  147

  

INSTRUMEN DAN PEDOMAN PENILAIAN

(Siklus 2)

A. TES

1. Penilaian Tes Pilihan Ganda (Kognitif)

  Ketentuan: Skor 1 = jika jawaban benar Skor 0 = jika jawaban salah

  Nilai A1 = Jumlah skor benar X 5 = 100

B. NON TES:

  1. Penilaian dalam Melakukan Percobaan

  Aspek yang dinilai Tidak Mengulangi

  Jujur dalam Teliti dalam tergesa-gesa percobaan

  Nama melaporkan Jumlah No dalam hingga melakukan

  Siswa Nilai hasil menyimpul mendapatkan percobaan percobaan kan hasil kesimpulan percobaan yang pasti

  1

  2

  3 Kriteria Penilaian: Nilai 5: sangat baik Nilai 2: kurang

  Nilai B1 = Jumlah skor benar X 5 = 100

  Nilai 4: baik Nilai 1: sangat kurang Nilai 3: cukup

  2. Penilaian dalam Melakukan Diskusi

  Aspek yang dinilai Bersedia

  Membantu Memberikan Partisipasi Nama menerima Jumlah

  No kesulitan tanggapan dalam Siswa masukan Nilai dalam dalam mengerjakan dari anggota

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  148

  Lampiran 12

INSTRUMEN VALIDASI DESAIN PEMBELAJARAN

  Yth Mohon Bapak/Ibu berkenan untuk menilai dengan cara melingkari pada salah satu angka 1,2,3,4, dan 5 serta memberi komentar desain pembelajaran berikut pada kolom yang telah tersedia.

A. SILABUS

  

No KOMPONEN SKOR KOMENTAR

PENILAIAN

  1 Kelengkapan unsur-unsur 1 2 3 4 5 silabus

  2 Kesesuaian antara SK, 1 2 3 4 5 KD, dan indikator

  3 Kualitas perumusan 1 2 3 4 5 pengalaman belajar

  4 Ketepatan pilihan perilaku esensial dalam 1 2 3 4 5 indikator

  5 Kualitas perilaku yang dituntut dalam indikator mencerminkan keutuhan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  149

  8 Kesesuaian teknik penilaian yang digunakan 1 2 3 4 5 dengan indikator

  9 Penggunaan bahasa Indonesia dan tata tulis 1 2 3 4 5 baku

B. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) NO KOMPONEN SKOR KOMENTAR PENILAIAN

  1 Kelengkapan unsur- 1 2 3 4 5 unsur RPP

  2 Kesesuaian rumusan tujuan pembelajaran 1 2 3 4 5 dengan indikator

  3 Pemenuhan syarat- syarat dalam perumusan 1 2 3 4 5 tujuan pembelajaran

  4 Isi rumusan tujuan meliputi keutuhan 1 2 3 4 5 perkembangan pribadi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  150

  7 Kemenarikan, variasi, dan ketepatan teknik 1 2 3 4 5 yang digunakan dalam membuka pelajaran

  8 Rumusan kegiatan pembelajaran mencerminkan pendekatan/model/meto 1 2 3 4 5 de/teknik pembelajaran yang dipilih

  9 Rumusan kegiatan pembelajarannya mencerminkan kegiatan 1 2 3 4 5 Eksplorasi, Elaborasi, Kolaborasi (EEK)

  10 Rumusan kegiatan pembelajaran 1 2 3 4 5 berpotensi untuk memberdayakan siswa

  11 Rumusan kegiatan pembelajaran berpotensi untuk terciptanya 1 2 3 4 5

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  151

  14 Pengaturan alokasi waktu tiap kegiatan 1 2 3 4 5 pembelajaran proporsional

  15 Kelengkapan rumusan kegiatan akhir pelajaran 1 2 3 4 5

  (rangkuman, evaluasi, refleksi, tindak lanjut)

  16 Tingkat kesesuaian indikator, tujuan, dan 1 2 3 4 5 item penilaian

  17 Penggunaan ragam teknik penilaian 1 2 3 4 5

  (penilaian bersifat otentik)

  18 Kuailitas kisi-kisi 1 2 3 4 5 penilaian

  19 Tingkat kecukupan sumber belajar yang 1 2 3 4 5 digunakan

  20 Ketepatan pemilihan 1 2 3 4 5 media pembelajaran

  21 Penggunaan bahasa

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  152

C. LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) NO KOMPONEN SKOR KOMENTAR PENILAIAN

  1 Kelengkapan unsur-unsur 1 2 3 4 5 LKS

  2 Rumusan petunjuk LKS sederhana sehingga 1 2 3 4 5 mudah dipahami siswa

  3 Rumusan kegiatan pembelajaran dalam LKS singkat, sederhana 1 2 3 4 5 sehingga mudah dipahami oleh siswa

  4 Urutan kegiatan pembelajaran pada LKS 1 2 3 4 5 runtut

  5 Kegiatan pembelajaran dalam LKS memungkinkan tercapainya 1 2 3 4 5 indikator/tujuan pembelajaran

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  153

D. BAHAN AJAR NO KOMPONEN SKOR KOMENTAR PENILAIAN

  1 Materi sesuai dengan indikator dan tujuan 1 2 3 4 5 pembelajaran yang akan dicapai

  2 Materi pelajaran memuat fakta, konsep, 1 2 3 4 5 prinsip, dan prosedur

  3 Susunan materi pelajaran sistematis, logis, dan sesuai 1 2 3 4 5 dengan tingkat perkembangan siswa

  4 Redaksional bahasa Indonesia baku dan 1 2 3 4 5 sederhana

  5 Menuliskan sumber bahan yang dikutip 1 2 3 4 5 dengan penulisan baku

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  154

  Lampiran 13

  CATATAN LAPANGAN Siklus : 1 (satu) Pertemuan ke : 1 (satu) Hari, tanggal : Senin, 14 Mei 2012 Waktu : 07.40 - 09.00 Mata pelajaran : Sains (IPA) Materi : Jenis-jenis batuan

  Senin pagi semua warga sekolah melakukan kegiatan upacara, setelah upacara selesai para siswa kembali ke ruang kelas masing-masing, namun sebelum masuk ruangan para siswa berbaris di depan pintu untuk disiapkan oleh ketua kelas dan kemudian masuk secara rapi. Peneliti meminta ijin kepada kepala sekolah memberitahukan bahwa mulai pada hari tersebut dimulainya penelitian yang dilakukan di kelas V. Pelajaran dimulai ketua kelas menyiapkan teman- temannya untuk berdoa. Guru mula-mula membuka pelajaran dengan presensi siswa, bertanya kepada siswa mengenai siswa yang tidak masuk hari tersebut, kemudian guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan serta tujuan dari pembelajaran. Guru menjelaskan bahwa siswa akan dibagi dalam 4 kelompok heterogen dan siswa disuruh menghitung 1 sampai 4 dari sisi kiri guru. Guru tidak

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  155 kegiatan diskusi siswa, agar siswa serius dengan pekerjaan mereka. Siswa disuruh mengidentifikasi ciri-ciri batuan yang mereka ambil baik dengan meraba, melihat tektur, warna dan juga mengidentifikasi jenis batuannya. siswa sangat senang dalam kegiatan diskusi dengan kegiatan yang mereka lakukan, namun ada 1 kelompok kurang konsentrasi dengan kegiatan diskusi mereka, juga 2 siswa yang sulit diajak untuk bekerja dalam kelompok dan mengganggu teman yang lain.

  Kata guru kedua siswa tersebut memang sulit untuk diam, sehingga guru hanya mampu menegur siswa tersebut.

  Selesai berdiskusi, kemudian satu per satu setiap kelompok maju kedepan untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka dengan ditunjuk oleh guru scara acak. Selesai menyampaikan hasil diskusi, kelompok yang lain diberikan kesempatan untuk bertanya dan memberikan komentar atau tanggapan kepada kelompok yang sedang tampil. Semua siswa selesai berdiskusi, kemudian guru membahas tentang jawaban setiap kelompok menyamakan persepsi tentang materi yang dipelajari. Kegiatan diskusi dan presentasi selesai setiap siswa disuruh kembali ke tempat masing-masing, kemudian guru mulai menjelaskan tentang materi yang sedang dipelajari, dan untuk memberi gambaran untuk memperjelas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  mereka. Guru menutup p istirahat.

  Guru kelas 5 Katarina Sri Murwani

  Mengetahui, Kepala sekolah

  C. Tri Utami Prambanan, 21 Mei 2012

  Peneliti Yohanes Babtista Ibnu P p pelajaran dengan mengucapkan salam dan siap i

  Mengetahui, Kepala sekolah

  C. Tri Utami Prambanan, 21

  Penel Yohanes Babt

  156 siap-siap untuk

  Guru kelas 5 Katarina Sri Murwani

  Mengetahui, Kepala sekolah

  C. Tri Utami , 21 Mei 2012 neliti abtista Ibnu P

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  157 CATATAN LAPANGAN

  Siklus : 1 (satu) Pertemuan ke : 2 (dua) Hari, tanggal : Senin, 21 Mei 2012 Waktu : 07.40 - 09.00 Mata pelajaran : Sains (IPA) Materi : Jenis-jenis Pelapukan Batuan

  Upacara pagi selesai, para siswa kembali keruang masing-masing, namun sebelum masuk ruangan para siswa berbaris di depan pintu untuk disiapkan oleh ketua kelas dan kemudian masuk secara rapi. Guru menyiapkan ruang kelas dan alat pembelajaran lainnya sebelum melakukan kegiatan. Kegiatan awal siswa dan guru mengucapkan salam, berdoa, menanyakan kabar, presensi kehadiran siswa. Guru bertanya jawab dengan siswa tentang materi yang telah dipelajari pada pertemuan pertama karena materi yang akan dipelajari masih bersangkutan dengan materi yang sebelumnya, kemudian guru menjelaskan tentang kegiatan yang akan dilakukan serta tujuan dari kegiatan tersebut.

  Kegiatan inti, siswa kembali di bagi dalam 4 kelompok kecil, namun anggota kelompoknya berbeda dengan sebelumnya agar siswa tidak bosan. Guru

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  158 lain memberikan pertany nyaan maupun tanggapan dari hasil presentasi t si tersebut dan LKS dikumpulkan didepa epan. Siswa diberi penguatan atau peneguhan da dari guru dan dilanjutkan mengerjakan an soal siklus I untuk penilaian kognitif siswa. .

  Kegiatan akhir, si , siswa diajak untuk membuat kesimpulan tent entang materi yang telah dipelajari, sisw siswa melakukan refeleksi secara tertulis deng ngan mengisi lembar refleksi yang a ada di dalam LKS. Siswa diberi tindak la lanjut untuk meringkas materi yang su sudah dipelajari dari pertemuan tersebut, dilanju njutkan salam penutup dari guru. Gur uru melakukan wawancara kepada 3 siswa y yang dipilih secara acak setelah pemb mbelajaran selesai.

  Prambanan, 23 Mei 2012 Prambanan, 23 , 23 Mei 2012 Guru kelas 5 Guru kelas 5

  Peneliti Penel neliti Mengetahui, Mengetahui, Mengetahui,

  Kepala sekolah Kepala sekolah Kepala sekolah Katarina Sri Murwani Katarina Sri Murwani i Yohanes Babtista Ibnu P Yohanes Babt abtista Ibnu P

  C. Tri Utami

  C. Tri Utami

  C. Tri Utami

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  159 CATATAN LAPANGAN

  Siklus : 2 (dua) Pertemuan ke : 1 (satu) Hari, tanggal : Rabu, 23 Mei 2012 Waktu : 07.00-08.20 Mata pelajaran : Sains (IPA) Materi : Jenis-jenis Pelapukan Batuan (Praktikum)

  Guru menyiapkan ruang kelas dan alat-alat percobaan untuk melakukan penelitian sebelum melakukan pembelajaran. Kegiatan awal, siswa dan guru mengucapkan salam, berdoa, menanyakan kabar, serta presensi kehadiran siswa. Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa dan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan. Kegiatan aperspsi guru memberikan kuis atau pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang sebelumnya, supaya siswa mengingat-ingat kembali materi yang lalu.

  Siswa dibagi dalam 4 kelompok secara heterogen dan anggota setiap kelompok berbeda dengan kelompok sebelumnya pada kegiatan inti. Guru menjelaskan kembali bahwa kegiatan dilaksanakan di luar ruangan karena menggunakan bahan-bahan yang dapat membuat kotor ruangan, antara lain:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  160 Guru membagikan LKS untuk dikerjakan siswa setelah siswa melakukan percobaan, karena jawaban dari LKS tersebut berhubungan dengan percobaan yang dilakukan siswa. kegiatan yang dilakukan siswa antara lain:

  1. Tanah yang dikeraskan seperti batu di guyur secara perlahan dengan air.

  2. Batu kapur ditempatkan pada kaleng, kemudian dituangkan air.

  Tunggu hingga 5-10 menit.

  3. Batu dipukul dengan palu atau batu besar. Siswa mengidentifikasi yang mana yang termasuk pelapukan fisika, kimia, dan biologi dari ketiga percobaan tersebut.

  Semua alat-alat percobaan dikumpulkan dan siswa kembali ke ruang kelas untuk mempresentasikan hasil percobaan mereka setelah selesai percobaan. Siswa diberi penguatan atau peneguhan dari guru mengenai pelapukan batuan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  161 Siswa diajak untuk membuat kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari, siswa melakukan refeleksi secara tertulis dengan mengisi lembar refleksi yang ada di dalam LKS pada kegiatan akhir. Siswa diberi tindak lanjut untuk meringkas tentang percobaan yang telah siswa lakukan, kemudian dilanjutkan salam penutup dari guru.

  Prambanan, 26 Mei 2012 Guru kelas 5

  Peneliti Mengetahui,

  Kepala sekolah Katarina Sri Murwani Yohanes Babtista Ibnu P

  C. Tri Utami

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  162 CATATAN LAPANGAN

  Siklus : 2 (dua) Pertemuan ke : 2 (dua) Hari, tanggal : Sabtu, 26 Mei 2012 Waktu : 08.20-10.00 Mata pelajaran : Sains (IPA) Materi : Jenis-jenis Batuan dan Pelapukan Batuan

  Guru menyiapkan ruang kelas serta media pembelajaran yang akan dipergunakan sebelum kegiatan dimulai. Siswa dan guru mengucapkan salam, berdoa, menanyakan kabar, presensi kehadiran siswa pada kegiatan awal. Kegiatan apersepsi, guru memberikan kuis tentang percobaan yang telah siswa lakukan sebelumnya. Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan oleh siswa dan tujuan pembelajaran yang akan dilaksanakan.

  Kegiatan inti, siswa kembali dibagi dalam 4 kelompok heterogen, kemudian guru membagikan LKS yang pertanyaanya merupakan rangkuman dari semua kegiatan yang telah dilakukan siswa selama 4 kali pertemuan. Siswa dituntut untuk mampu menyimpukan tentang materi yang dipelajari dengan cara berdiskusi pada pertemuan ini. Selesai berdiskusi dan mengerjakan LKS, secara

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  163 Kegiatan akhir, siswa melakukan refleksi secara tertulis dengan mengisi lembar refleksi yang ada di dalam LKS, dilanjutkan salam penutup dari guru.

  Peneliti melakukan wawancara kepada 3 siswa yang dipilih secara acak setelah pembelajaran selesai.

  Prambanan, 28 Mei 2012 Guru kelas 5

  Peneliti Mengetahui,

  Kepala sekolah Katarina Sri Murwani Yohanes Babtista Ibnu P

  C. Tri Utami

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  164

  Lampiran 14

Peningkatan Minat Belajar Siswa

  No Nama Kondisi Minat Siklus Minat Siklus

  Awal

  I II

  1 PK 9 12,5

  7

  2 DPN

  4

  5

  9

  3 SJP 9 11,5

  14 SSPL

  4 9 12,5

  18

  5 SA 9 10,5

  13

  6 FIN 9 15,5

  19

  7 BDY

  13

  20

  20

  8 WTFAH 13 18,5

  20 FPL

  9 10 14,5 17,5

  10 AAMSP

  9 12 14,5

  11 NDW

  13

  14

  17

  12 BP 13 16,5 17,5

  13 YSH

  13

  20

  20 BMS

  14 12 12,5 16,5

  15 ABD

  13 14 17,5

  16 VLS

  9

  14

  16

  17 GAN

  11

  14

  17

  18 AAP

  10

  14

  16 VNDCP

  19 11 17,5 16,5

  20 YNA

  9 13 15,5

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  14 BMS

  70 65 79,75

  85

  15 ABD

  72

  65

  65

  75

  70 70 80,5

  75

  85

  13 YSH

  77

  70

  70

  80

  12 BP

  16 VLS

  65

  60

  70

  Lampiran 15

  65 60 71,25

  75

  20 YNA

  70

  70

  70

  19 VNDCP

  65

  65 60 74,75

  80

  18 AAP

  70 65 69,25

  70

  17 GAN

  72

  65 65 61,5

  165

  

Hasil Belajar Siswa Siklus I

No Nama Kognitif Afektif Psikomotorik Nilai Siklus I

  3 SJP

  72

  65

  65

  75

  4 SSPL

  65 65 61,5

  60

  40 45 54,75

  40

  60

  2 DPN

  55

  60

  50

  55

  1 PK

  5 SA

  50

  65 60 71,25

  8 WTFAH

  75

  10 AAMSP

  65 70 65,75

  65

  9 FPL

  70 65 72,75

  75

  91

  50

  70

  70

  7 BDY 100

  65 65 75,5

  80

  6 FIN

  43

  11 NDW

  166

  14 BMS

  16 VLS

  90 95 87,25

  85

  15 ABD

  95 90 83,75

  80

  95 95 91,5

  90 95 83,75

  90

  13 YSH

  88

  95

  95

  85

  80

  17 GAN

  90 95 83,75

  19 VNDCP

  95

  95

  85

  20 YNA

  95 95 84,5

  80

  88

  75

  95

  95

  85

  18 AAP

  81

  95

  95

  12 BP

  80

  

Hasil Belajar Siklus II

No Nama Kognitif Afektif Psikomotorik Nilai Siklus II

  90 90 79,5

  95 85 72,5

  65

  5 SA

  95 95 84,5

  80

  4 SSPL

  75

  80

  3 SJP

  90 90 72,5

  65

  2 DPN

  60 70 19,5

  1 PK

  6 FIN

  90 95 83,75

  11 NDW

  65

  90 90 79,5

  75

  10 AAMSP

  74

  95

  95

  9 FPL

  7 BDY

  95 95 84,5

  80

  8 WTFAH

  95

  95

  95

  95

  88 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  167

  Lampiran 16

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  168

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  169

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  170

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  171

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  172

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  173

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  174

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  175

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  176

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  177

  Lampiran 17

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  178

  Lampiran 18

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lampiran 19 Lampiran 19 Lampiran 19

  Gambar 1: Perwakilan setiap kelompok untuk meng Gambar 1: Perwakilan setiap kelompok untuk mengambil batuan mengambil batuan Gambar 2: Siswa sedang mengamati batuan dan berdiskusi Gambar 2: Siswa sedang mengamati batuan da n dan berdiskusi Gambar 3: Siswa sedang presentasi hasil di Gambar 3: Siswa sedang presentasi hasil diskusi l diskusi Gambar 4: Guru sedang membagi siswa dalam ke Gambar 4: Guru sedang membagi siswa dalam kelompok kecil lam kelompok kecil

  179

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Gambar 5: Siswa sedang berdiskusi Gambar 6: guru sedang mendampingi siswa yang sedang berdiskusi Gambar 7: Siswa sedang melakukan percobaan pelapuka sekolah

  Gambar 8: Siswa sedang mengerjakan LKS skusi Gambar 6: guru sedang mendampingi siswa y pukan di halaman Gambar 8: Siswa sedang mengerjakan LKS

  180 Gambar 5: Siswa sedang berdiskusi a yang sedang berdiskusi

  Gambar 7: Siswa sedang melakukan percobaan pelapukan di halaman sekolah

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Peningkatan prestasi belajar IPA menggunakan metode penemuan terbimbing pada materi sumber bunyi siswa kelas IV SD Negeri Losari, Magelang semester genap tahun pelajaran 2011/2012.
0
0
133
Peningkatan minat dan prestasi belajar IPA materi pembentukan tanah dengan metode penemuan terbimbing pada siswa kelas V semester 2 SDK Totogan tahun pelajaran 2011/2012.
0
0
202
Peningkatan minat dan prestasi belajar siswa menggunakan metode demonstrasi materi pesawat sederhana siswa kelas V SD Kanisius Kotabaru tahun pelajaran 2011/2012.
0
0
262
Peningkatan prestasi belajar IPA menggunakan metode eksperimen siswa kelas V Pasuruhan I Mertoyudan semester genap tahun pelajaran 2011-2012.
0
1
2
Peningkatan prestasi belajar IPA menggunakan metode penemuan terbimbing pada materi sumber bunyi siswa kelas IV SD Negeri Losari, Magelang semester genap tahun pelajaran 2011 2012
0
0
131
Peningkatan prestasi belajar mata pelajaran IPS dengan metode kerja kelompok bagi siswa kelas II semester 2 SD Kanisius Sorowajan tahun pelajaran 2009/2010 - USD Repository
0
0
107
Peningkatan prestasi belajar dengan menggunakan metode discovery-inquiry terbimbing pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri Cancangan Sleman semester 2 tahun pelajaran 2010/2011 - USD Repository
0
0
191
Peningkatan prestasi belajar siswa dengan pendekatan kontekstual melalui metode inkuiri pada mata pelajaran IPA kelas V SD Budya Wacana semester genap tahun ajaran 2010/2011 - USD Repository
0
0
176
Peningkatan prestasi belajar IPA materi perubahan sifat benda dengan metode demonstrasi eksperimen pada siswa kelas V SD Negeri Ngino 2 semester 1 tahun pelajaran 2010/2011 - USD Repository
0
0
140
Hubungan minat belajar dengan prestasi belajar para siswa kelas V SD Negeri 1 Bareng Klaten semester 2 tahun pelajaran 2010/2011 - USD Repository
0
1
159
Pengaruh penggunaan metode discovery terbimbing terhadap hasil belajar IPA tentang identifikasi jenis-jenis tanah pada siswa kelas V SD Negeri 1 Temuwuh semester II tahun pelajaran 2010/2011 - USD Repository
0
0
140
Peningkatan minat dan prestasi belajar matematika materi pecahan menggunakan pendekatan CTL pada kelas IVA SD Kanisius Ganjuran semester 2 tahun 2011/2012 - USD Repository
0
0
359
Meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar IPA tentang `energi bunyi` menggunakan metode penemuan terbimbing siswa kelas IV SD Negeri Plaosan 1 Mlati Sleman tahun ajaran 2011/2012 - USD Repository
0
1
193
Hubungan minat belajar dengan prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri Nogopuro Yogyakarta semester 1 tahun pelajaran 2011/2012 - USD Repository
0
1
171
Hubungan minat belajar dengan prestasi belajar siswa kelas VI SD Karitas Ngaglik tahun pelajaran 2011/2012 - USD Repository
0
0
171
Show more