Peningkatan minat dan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri Minomartani 6 menggunakan teknik Mind Map.

Gratis

0
0
347
2 years ago
Preview
Full text

PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI MINOMARTANI 6 MENGGUNAKAN TEKNIK MIND MAP

PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI MINOMARTANI 6 MENGGUNAKAN TEKNIK MIND MAPSKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu SyaratMemperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah DasarDisusun oleh : Dwi Puji Nurcahya091134080 PERSEMBAHAN Dengan tulus karya ini saya persembahkan kepada: Tuhan YESUS KRISTUS yang telah memberikan limpahan karuniaNya Ayah dan Ibuku yang selalu memberikan kasih sayang dan nasehat- nasehat yang sangat berati bagiku Kakakku yang selalu memberikan dukungan dan semangat bagi kuliahku Kakek dan Nenekku yang selalu memberikan nasehat dan dukungan kepada saya Semua teman-teman PGSD angkatan 2009 yang telah memberikan banyak cerita selama kuliah Almamaterku Universitas Sanata Dharma MOTTO“Only those who dare to fail greatly can ever achieve greatly” __Robert Kennedy__“Tak mau hanya bernyanyi menunggu dan membuatmu berbangga sejenak karena semua terekam tak pernah mati”

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENGETAHUAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2013

PERSEMBAHAN Dengan tulus karya ini saya persembahkan kepada: Tuhan YESUS KRISTUS yang telah memberikan limpahan karuniaNya Ayah dan Ibuku yang selalu memberikan kasih sayang dan nasehat- nasehat yang sangat berati bagiku Kakakku yang selalu memberikan dukungan dan semangat bagi kuliahku Kakek dan Nenekku yang selalu memberikan nasehat dan dukungan kepada saya Semua teman-teman PGSD angkatan 2009 yang telah memberikan banyak cerita selama kuliah Almamaterku Universitas Sanata Dharma MOTTO“Only those who dare to fail greatly can ever achieve greatly” __Robert Kennedy__“Tak mau hanya bernyanyi menunggu dan membuatmu berbangga sejenak karena semua terekam tak pernah mati” __ The Upstairs__“Jangan berhenti ucapkan harapan...because you are you, just keep on moving!”

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

  Rendahnya minat dan prestasi belajar siswa ini mendorong peneliti untukmelakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa menggunakan teknik mind map. Hasil kuesioner pada siklus I menunjukan adanya peningkatan jumlah siswa yang cukup berminatdalam pelajaran IPS sebanyak 14 siswa yaitu dari yang semula 16 siswa meningkat menjadi 30 siswa.

KATA PENGANTAR

  Bapak Dwi Handaya selaku guru kelas IV SD Negeri Minomartani 6, yang telah memberikan waktu, bantuan, dan masukan-masukan yang bermanfaatbagi penulis. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang membangun akan penulis terima dengan senanghati.

BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini, diuraikan tentang latar belakang, pembatasan masalah

rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian dan batasan pengertian dalam penelitian.

1.1 Latar Belakang

  Peneliti juga menyimpulkan bahwa minat belajar siswa kelas IV SD NMinomartani 6 masih rendah hal ini dilihat dari sikap siswa yang tidak mau terlibat dalam proses pembelajaran, perhatian siswa yang rendah terhadappelajaran, kemauan untuk mengembangkan diri dan rasa tidak senang ketika mengikuti proses pembelajaran. Pemilihan teknik mind map ini juga dilandasi oleh pendapat dari Sudjana(2005:207) yang menerangkan bahwa aspek tingkah laku minat dapat Dari berbagai penelitian terdahulu (Maryudi, 2010; Fatma, 2010;Agustianingrum, 2011) terbukti bahwa teknik mind map dapat meningkatkan prestasi belajar IPS sedangkan penelitian oleh Darmayoga, Lasmawan, danMarhaeni (2013) menunjukan bahwa teknik mind map dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar IPS siswa sekolah dasar.

1.6 Batasan Pengertian

  Minat belajar adalah kecenderungan atau keinginan dan rasa senang dalam diri seseorang terhadap suatu objek tertentu yang melahirkan perubahan yangrelatif menetap berupa tingkah laku, pengetahuan, sikap dan keterampilan. Prestasi belajar adalah hasil dari usaha yang dilakukan individu dengan melibatkan aspek kognitif, afektif dan psikomotor.

BAB II TINJAUAN LITERATUR Dalam bab ini, diuraikan landasan teori yang digunakan untuk memecahkan

  masalah dalam penelitian. Pembahasan tentang landasan teori terdiri dari empat bagian yaitu kajian pustaka, penelitian terdahulu, kerangka berpikir, dan hipotesistindakan.

2.1 Kajian Pustaka

Kajian pustaka memaparkan tentang minat belajar, teori belajar, prestasi belajar, mind map, Ilmu Pengetahuan Sosial, dan Penelitian Tindakan Kelas.

2.1.1 Minat Belajar

Dalam subbab minat belajar dijelaskan tentang pengertian minat, pengertian belajar, pengertian minat belajar dan indikator minat belajar yangdigunakan.

2.1.1.1 Pengertian Minat

  Penyebab timbulnyaminat yang kedua yaitu minat involunter, minat yang berasal dari dalam diri siswa karena ada pengaruh dari luar (diciptakan oleh guru). Penyebab timbulnya minat yang ketiga yaitu minat nonvolunter, minat yang berasal dari dalam diri siswakarena dipaksakan.

2.1.1.2 Pengertian Belajar

  Faktor internal ini meliputi a) aspek fisiologis (yang bersifat jasmaniah) dan b) aspek psikologis (yang bersifat rohaniah) yang terdiri dari tingkat kecerdasan,sikap, bakat, minat dan motivasi siswa. Faktor pendekatan belajar yakni jenis upaya belajar siswa yang meliputi strategi dan metode yang digunakan untukmelakukan kegiatan mempelajari materi-materi pelajaran.

2.1.1.3 Pengertian Minat belajar

  Berdasarkan pengertian minat dan belajar maka peneliti menyimpulkan bahwa minat belajar adalah kecenderungan atau keinginan dan rasa senang dalamdiri seseorang terhadap suatu objek tertentu yang melahirkan perubahan yang relatif menetap berupa tingkah laku, pengetahuan, sikap dan keterampilan. Minat Memperhatikan hal ini seharusnya guru seyogianya berusaha membangkitkan minat siswa untuk menguasai pengetahuan yang terkandung dalam bidangstudinya dengan cara yang kurang lebih sama dengan kiat membangun sikap positif (Syah, 2008:151).

2.1.1.4 Indikator Minat Belajar

  Djamarah (2002:132) juga mengungkapkan hal yang sama bahwa minat diekspresikan siswa melalui pernyataan lebih menyukai sesuatu daripada lainnya,partisipasi dalam suatu kegiatan, dan memberikan perhatian yang lebih besar terhadap sesuatu yang diminatinya tanpa menghiraukan yang lain. Dari uraian tersebut disimpulkan bahwa indikator minat belajar terdiri dari perhatian dalam proses pembelajaran, keterlibatan siswa dalam pembelajaran,kemauan untuk mengembangkan diri, dan perasaan senang.

2.1.2 Teori Belajar

  Kondisi internal adalah keadaan dalam diri individu yangdiperlukan untuk mencapai hasil belajar dan proses kognitif yang terjadi dalam diri individu. Sembilan peristiwa belajar menurut Gagne (dalam Suyono dan Hariyanto,2012:92-93) adalah sebagai berikut (1) memberikan perhatian, (2) memberi tahu siswa tentang tujuan pembelajaran, (3) dibangun atas pengetahuannya yang telahlalu, (4) menyajikan pembelajaran sebagai rangsangan, (5) memberikan panduan belajar, (6) menampilkan kinerja, (7) memberikan umpan balik, (8) menilaikinerja, (9) meningkatkan retensi/ ingatan dan transfer pengetahuan.

2.1.3 Prestasi belajar

  Faktorinternal mencakup: (a) faktor-faktor fisiologis, yang menyangkut keadaan jasmani atau fisik individu, yang dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu keadaanjasmani pada umumnya dan keadaan fungsi-fungsi jasmani tertentu terutama panca indera, dan faktor-faktor psikologis, yang berasal dari dalam diri sepertiintelegensi, minat, sikap dan motivasi. Faktor sosialmenyangkut hubungan antar manusia yang terjadi dalam berbagai situasi sosial Muhibbin (2003:214-215) menjelaskan bahwa aspek untuk menilai prestasi belajar ada 3 yaitu aspek kognitif, aspek afektif dan aspek psikomotor.

2.1.4 Mind Map

  Mind map bertujuan membuat materi pelajaran terpola secara visual dan grafis yang akhirnya dapat membantu siswa merekam, memperkuat, dan mengingat kembali informasi yang dipelajari. Mind map akan membantu dalammembentuk dan membangun folder-folder pada otak yang nantinya akan berisikan informasi yang teratur dan mudah untuk direview kembali (Sujanto, 2011:67).

2.1.5 Ilmu Pengetahuan Sosial

  Dalam bahasa Indonesia artinya IPS merupakan bagian dari kurikulum persekolahan dan perguruan tinggi yang mempunyai tujuan utama untukmembantu siswa dalam mengembangkan pengetahuan, kemampuan, sikap, dan nilai yang dibutuhkan untuk berpartisipasi dalam kehidupan dimasyarakatsekitarnya, di negara dan di dunia. Tujuan dari pendidikan IPS di sekolah yaitu untuk mempersiapkan peserta didik sebagaiwarga negara yang menguasai pengetahuan (knowledge), ketrampilan (skill), sikap dan nilai (attitudes and values) yang dapat digunakan sebagai kemampuan untukmemecahkan masalah pribadi atau masalah sosial serta kemampuan mengambil Pengajaran IPS di sekolah dasar yang terdiri dari 2 ilmu sosial pokok yaitu geografi dan sejarah diajarkan dan dikembangkan sesuai dengan konteks di sekitarsiswa.

2.1.6 Penelitian Tindakan Kelas (PTK)

  Menurut Wibawa (Susento, 2007:1) PTK adalah kajian yang dilakukan secara sistematis dan reflektif terhadap berbagai tindakan yang dilakukan olehguru dalam kegiatan belajar mengajar, yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Dalam bahasa Indonesia artinya PTK didefinisikan sebagai proses penemuan secara sistematis yang dilakukan oleh guru, administrator, konselor atau pihak lainyang ditekankan pada lingkup proses pembelajaran dengan tujuan mengumpulkan informasi tentang bagaimana pihak-pihak sekolah menyelenggarakan pendidikan,bagaimana guru mengajar dan bagaimana siswa belajar.

2.2 Penelitian yang Relevan

  Penelitian oleh Darmayoga dkk (2013) yang berjudul Pengaruh implementasi metode Mind Mapping terhadap hasil belajar IPS ditinjau dari minatsiswa kelas IV SD Sathya Sai Denpasar menemukan fakta bahwa pembelajaran dengan menggunakan model konvesinal membuat siswa menjadi pasif karenahanya duduk dan menerima informasi dari guru dan hal ini berpengaruh terhadap berkurangnya minat siswa dalam pelajaran. Variabel dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran mind mapping merupakan variabel Berhubungan dengan penelitian yang dilakukan, data yang diperlukan adalah skor hasil belajar IPS yang dikumpulkan melalui tes hasil belajar IPS,sedangkan untuk minat belajar dikumpulkan melalui pengisian kuesioner dengan pola skala likert.

Pelajaran I PS Dalam Kegiatan Ekonomi Di IPS siswa kelas IV SD N Minomartani 6 Indonesia Dengan Menggunakan Teknik

menggunakan Teknik Mind MapMind Map Pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Rejosari Temanggung Tahun Ajaran 2010/2011Oleh Rosalia Agustianingrum (2011)

2.3 Kerangka Berpikir

  Rendahnya minat siswa dalam proses pembelajaran ditandai dari Mind map merupakan suatu cara mencatat yang kreatif dan efektif yang terdiri dari unsur gambar, warna, simbol, kata dan garis. Mind map bertujuan untuk menunjukan hubungan-hubungan dalam suatu materi pelajaran secaraterpola yang dapat membantu siswa merekam, memperkuat dan mengingat kembali informasi yang dipelajari.

2.4 Hipotesis Tindakan

  Teknik mind map digunakan dalam upaya meningkatkan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SD N Minomartani 6 semester II Tahun Ajaran 2012/2013 melalui kegiatan pembelajaran mind map yang meliputi serangkaian kegiatanyang melibatkan aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Aspek yang dilibatkan dalam pembelajaran teknik mind map ini membangun kemampuan intelektualsiswa, informasi verbal, strategi kognitif, keterampilan motorik, dan sikap siswa yang membentuk pencapaian prestasi belajarnya.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini peneliti menjelaskan tentang metodologi penelitian siklus I

dan siklus II yang meliputi jenis penelitian yang digunakan, setting penelitian, rencana tindakan, instrumen penelitian, teknik pengumpulan data, instrumenpengumpulan data, teknik analisis data, dan jadwal penelitian.

3.1 Jenis Penelitian

  Penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru dikelasnya sendiri dengan cara merencanakan, melaksanakan, dan merefleksikan tindakan secara kalaboratif dan partisiatif dengan tujuan memperbaiki kinerjanyasebagai guru, sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat (Kusumah &Dwitagama, 2010:9). 1 Gambar III.1 Siklus Penelitian Tindakan Kelas Menurut Kemmis dan Taggart PerencanaanRefleksi SIKLUS I Pelaksanaan PengamatanPerencanaan Refleksi Pelaksanaan Pengamatan dst―Model penelitian yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart pada hakekatnya terdiri dari perangkat-perangkat atau untaian-untaian dengan satuperangkat yang terdiri dari empat komponen, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi.

3.2 Setting Penelitian

  3.2.2 Subjek Penelitian Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD N Minomartani 6 tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 37 siswa. 3.2.3 Objek penelitian Objek penelitian ini adalah minat dan prestasi belajar mata pelajaran IPS menggunakan teknik mind map pada siswa kelas IV SD N Minomartani 6Yogyakarta.

3.3 Rencana Tindakan

  Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Setiap pertemuan memerlukan waktu 2 jam pelajaran (2x35).

3.3.1 Persiapan

  Peneliti menentukan sekolah yang akan digunakan untuk penelitianyaitu SD N Minomartani 6 yang berlokasi di Jalan Kakap XI, Minomartani,Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Setelah mendapatkan izin penelitian dari kepala sekolah dan guru kelas, peneliti kemudian mencari dokumentasi nilai siswa tahunajaran 2010/2011 dan 2011/2012.

3.3.2 Rencana Setiap Siklus

  Observasi ini bertujuan untuk melihat jalannya proses pembelajaran serta mengisi lembar penilaian afektif dan penilaian psikomotor yang dibuat oleh peneliti. Hasil dari siklus I penelitian ini belum mencapai target capaian yang ditentukan oleh peneliti sehingga peneliti melanjutkan penelitian ke siklus II.

SIKLUS II (6 JP)

  Dalam pertemuan pertama siswamenganalisis artikel yang dibagikan kemudian siswa melihat demonstrasi guru tentang cara membuat mind map yang ditambah media gambar nyata. Pertemuankedua siswa membuat mind map yang ditambah media gambar bersama kelompok dan pada pertemuan ketiga siswa mempresentasikan mind map denganpenambahan media gambar yang telah dibuat kemudian mengerjakan soal evaluasi.

3.4 Indikator Keberhasilan dan Pengukurannya

  Indikator keberhasilan siklus I ditentukan sebelum penelitian dengan pertimbangan data kondisi awal dan informasi dari guru kelas IV SD NegeriMinomartani 6 yang lebih mengetahui karakteristik siswa . Indikator keberhasilan dapat dilihat pada Tabel III.1 Tabel III.1 Indikator KeberhasilanIndikator Kondisi Target Deskriptor Instrumen Awal Capaian Siklus IMinat Siswa yang Jumlah siswa yang mencapai mencapai kriteriakategori minimal batas 43% 53% Angketminimal cukup dibagi cukup jumlah seluruhberminat siswa dikali 100.

3.5 Teknik Pengumpulan Data

  Kuesioner yang digunakan peneliti dalam penelitian initerdiri dari 4 indikator yaitu perhatian dalam proses pembelajaran, keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPS, kemauan mengembangkan diri, dan perasaansenang belajar IPS. Jenis wawancara yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara terstruktur dan tidak terstruktur.

3.6 Instrumen Pengumpulan Data

  Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur minat siswa adalah angket. Instrumen yang digunakan untuk mengukur prestasi belajarterdiri dari soal tes objektif, LKS, rubrik penilaian produk ―mind map‖, rubrik penilaian psikomotor ―presentasi‖ dan rubrik afektif.

3.6.1 Kuesioner

  Kuesioner yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah kuesioner tertutup. Responden dalam menjawab pertanyaan terikat pada sejumlah kemungkinan jawaban yang sudah Tabel III.

1 Perhatian dalam

  Saya tertarik memperhatikan pembelajaran daripada berbicara IPS dengan teman 3. Saya membuat catatan mengenai materi yang dipelajari hari ini 4.

2 Keterlibatan

  Saya membaca buku IPS sebelum materi pelajaran di siswa dalam sampaikan oleh gurupembelajaran 6. Saya menanyakan kesulitan yang saya alami kepada guru dan / IPS atau teman yang mengerti 7.

11. Saya menjawab pertanyaan dari guru tanpa harus ditunjuk

  Saya mengikuti semua kegiatan dalam proses pembelajaran hari ini 4 Perasaan senang 13. Saya ingin segera mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru 15.

3.6.2 Tes Objektif

  Tes objektif adalah suatu tes yang disusun dimana setiap pertanyaan tes disediakan alternatif jawaban yang dapat dipilih (Margono, 2007:170). Penelitian ini akan menggunakan rubrik penilaian untuk menilai prestasi belajar yang terdiridari rubrik penilaian LKS, rubrik penilaian produk mind map, rubrik penilaian afektif dan rubrik penilaian presentasi.

3.6.3 Rubrik Penilaian

  Menggunakan warnaHanya sesuai dengan 2kriteria Hanya sesuai dengan 3kriteria Sesuai dengan 4 kriteriaRanah afektif dinilai menggunakan rubrik penilaian afektif yang terdiri dari 2 indikator yaitu kerjasama dan tanggung jawab. Construct validity sebenarnya hampir sama dengan konsep, Construct validity menunjuk kepada asumsi bahwa alat ukur yang dipakai Validitas berkenaan dengan ketepatan alat penilaian terhadap konsep yang dinilai sehingga betul-betul menilai apa yang seharusnya dinilai (Sudjana,2009:12).

3.7 Validitas, Reliabilitas dan Indeks Kesukaran

3.7.1 Validitas Instrumen

  Komentar siswa pertama menunjukanbahwa dalam kuesioner yang dibuat tidak ada hal-hal yang membuat siswa kesulitan . Validitas secara empiric dilakukan di SD N Minomartani 6 pada kelas yang akan diteliti oleh peneliti dengan jumlah siswa 37.

8. Saya membawa buku IPS ketika pelajaran

  Saya terlibat aktif dalam diskusi dan tanya jawab di kelas 3 Kemauan mengembangkan diri 7. Saya menanyakankesulitan yang saya alamikepada guru dan / atau teman yangmengerti 5.

15. Saya ingin duduk di depan ketika

pelajaran I PS Jumlah

12 Pernyataan

  18 Hasil Validasi Silabus Siklus I oleh Ahli ItemRerata Validator 1 2 3 4 5 6 7 4,1Validator 1 5 2 5 4 4 4 54,6 Validator 2 5 5 5 5 4 4 44,9 Validator 3 5 5 5 5 4 5 5 4,5 Rata-rata 5 4 5 4,7 4 4,3 4,7Dalam siklus II peneliti juga melakukan validasi silabus kepada 3 ahli yaitu dosen IPS, kepala sekolah, dan guru kelas. 20 Hasil Validasi RPP Siklus I oleh Ahli Rerata Item Validator 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 144,1 Validator 1 5 5 2 4 5 4 4 5 4 4 1 5 5 5 4,4Validator 2 4 5 4 5 5 5 4 4 4 4 4 5 5 4 4,5Validator 3 5 5 5 5 5 5 4 5 4 4 2 4 5 54,3 Rata-rata 4,7 5 3,7 4,7 5 4,7 4 4,7 4 4 2,3 4,7 5 4,7 Penilaian RPP siklus II validator pertama memberikan nilai paling rendah 2 untuk 2 item yaitu pada item no 11 dan 13.

3.7.2 Reliabilitas Instrumen

  Hal ini menunjukan bahwa kuesioner minat yang dibuat peneliti mempunyai tingkat reliabilitas yang tinggi. Hal ini berarti soal pilihan ganda siklus II mempunyai tingkat reliabilitas yang tinggi karena berada pada kisaran 0,71 Tabel III.

3.7.3 Indeks Kesukaran

  Tingkat kesukaran soal ditentukan oleh kedalamaan Kriteria yang digunakan adalah makin kecil indeks yang diperoleh, makin sulit soal tersebut sedangkan makin besar indeks yang diperoleh makin mudahsoal tersebut (Sudjana, 2009:137). 30 Kriteria Indeks KesukaranIndeks Kategori 0 - 0,30 Sukar0,31 Sedang IK=Keterangan: IK = Indeks Kesukaran∑x = Banyaknya peserta tes yang menjawab benarSm = Skor maksimunN = Jumlah peserta tes Indeks kesukaran digunakan peneliti untuk melihat tingkat kesukaran soal siklus I dan siklus II.

3.8 Teknik Analisis Data

3.8.1 Analisi Minat Belajar

  Setiap pernyataan memiliki 4 pilihan jawaban yaitu selalu, sering, kadang, dan tidak pernah. PerhitunganSkor maksimal = 12 x 4 = 48Skor minimal = 12 x 1 = 12Range = 48 Menentukan rentang nilai tiap kategori yaitu dengan mengalikan batas bawah tingkat penguasaan kompetensi tiap kategori dengan range skor.

3.8.2 Analisis prestasi belajar

  Peneliti menentukan prestasi belajar siswa dengan melihat dari 3 ranah yaitu kognitif, afektif dan psikomotor. Persentase jumlah siswa yang mencapai KKM KKM yang ditentukan sekolah untuk mata pelajaran IPS adalah 65.

3.9 Jadwal Penelitian

  Penelitian ini direncanakan dilaksanakan selama 7 bulan yakni dari bulanJanuari sampai juli 2013. Jadwal penelitian dapat dilihat pada Tabel III.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini akan membahas tentang hasil penelitian tindakan kelas siklus I maupun siklus II serta pembahasannya

4.1.1 Gambaran Umum Penelitian Tindakan Kelas Proses penelitian tindakan kelas ini akan menjelaskan proses penelitian siklus I dan siklus II yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, danrefleksi.

4.1.1.1 Siklus I

  Dalam kelompok siswa berdiskusi untuk mengerjakan LKS dengan cara menemukan masalah sosial yang terdapat dalam artikel, menemukan penyebab,dan cara mengatasi masalah sosial tersebut. Kegiatan inti dalam pertemuan kedua ini dimulai dengan melakukan tanya jawab dengan siswa tentang pembuatan mind map dan menunjukan contoh mind map .

4.1.1.1.3 Pengamatan

  Kendala dalam pembagian kelompok ini terjadi karena guru membagi siswa dengan cara memanggil no absen siswa, saat memanggil no absen banyak siswayang tidak mendengar dan ada pula siswa yang tidak hafal no absennya. Kendala lain dalam pertemuan ketiga ini yaitu terdapat siswa yang mengeluh ketika harus mengisi kuesioner, untuk mengatasimasalah ini guru memberikan arahan agar siswa mau mengisi kuesioner yang dibagikan.

4.1.1.2 Siklus II

  2 Target Capaian Indikator Siklus II Variabel Indikator Deskriptor Kondisi awal Siklus I Siklus II Target capaian Capaian TargetMinat IPS (Jumlah siswa yang lulus KKM: jumlah seluruh siswa) x 100% 44% 54% 51% 58% Rata-rata nilai kelasJumlah nilai seluruh siswa :jumlah siswa 66,55 68 66,74 68,50 Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 24 April 2013. Proses pembuatan mind map ini dimulai dengan cara memilih gambar yang sesuaidengan topik yang akan dibahas kemudian menempelkan gambar tersebut pada kertas yang disediakan lalu membuat alur hubungannya.

4.1.1.2.3 Pengamatan Kegiatan pengamatan pada siklus II dilakukan oleh 4 orang observer

  Siswa nampak antusias dalam pembuatan mind map, hal ini ditunjukan dari peran masing-masing siswa yang turut ambil bagian dalam kerja kelompok. Dalamsiklus II ini sudah tidak nampak siswa yang bermain dengan pewarna, siswa lebih tertarik dengan gambar-gambar yang disediakan.

4.1.2.1 Kualitas Proses

  Dokumentasi data awal, siswa yang termasuk dalamkategori sangat berminat ada 1 dari 37 siswa (3%), kategori berminat ada 2 dari 37 siswa (5%), cukup berminat ada 13 dari 37 siswa (35%), kurang berminat ada15 dari 37 siswa (41%) dan yang termasuk dalam kategori tidak berminat ada 6 Tabel IV. Dalam kuesioner kedua ini jumlah siswa yang termasuk dalam kategori sangat berminat naik menjadi 19 dari 37 siswa (51%), siswa yangtermasuk dalam kategori berminat ada 6 dari 37 siswa (16%), dalam kategori cukup berminat ada 5 dari 37 siswa (14%) dalam kategori kurang berminat ada 7dari 37 siswa (19%) dan sudah tidak ada siswa yang berada dalam kategori tidak berminat.

4.1.2.2 Kualitas Hasil

  Dalam menentukan nilai akhir siklus II, peneliti menggunakan cara penghitungan yang sama dengan cara penghitungan akhir siklus I yaitu denganmenjumlahkan nilai kognitif, nilai afektif dan nilai psikomotor kemudian menghitung rata-ratanya. Pada kondisi awal jumlah siswayang mencapai KKM hanya 44% setelah dikenai tindakan pada siklus I terjadi peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM menjadi 51% dan setelah dikenaitindakan pada siklus II jumlah siswa yang mencapai KKM naik menjadi 92%.

4.2 Pembahasan

  Data awal prestasi belajar siswa yang diperoleh peneliti sebelum penelitian menunjukan bahwa jumlah siswa yang mencapai KKM yang ditentukan olehsekolah yaitu 44% dengan rata-rata nilai kelas adalah 66,55. Sikapsiswa yang mau meneruskan pembuatan mind map pada waktu istirahat menunjukan antusias siswa yang tinggi dalam pembelajaran yang dilakukan, halini terbukti dari komentar yang diberikan oleh salah satu siswa bernama D.

pelajaran I PS menggunakan mind map kemarin kamu ngapain aja

  Minat siswa pada pembelajaran dengan teknik mind map yang dilakukan pada siklus I telah mencapai target capaian yang ditentukan oleh peneliti namuncapaian prestasi belajar siswa belum mencapai target capaian yang ditentukan Aspek psikomotor ―presentasi‖ menunjukan siswa belum menguasai materi hal ini terlihat dari sikap siswa yang kadang masih membaca catatan ketika menjelaskan mind map nya. Anitah (2010:9) juga menjelaskan hal yang sama bahwa salah satu manfaat media visual yaitu menimbulkan daya tarik bagi Hasil tindakan siklus II menunjukan bahwa penggunaan teknik mind map dengan penambahan media gambar nyata mampu meningkatkan minat siswa yangterdiri dari 4 indikator yaitu perhatian dalam proses pembelajaran, keterlibatan siswa dalam pembelajaran, kemauan mengembangkan diri, dan perasaan senang.

IV. 19

  Penggunaan media gambar nyata dalam pembuatan mind map siklus II Ranah afektif dalam pembelajaran menggunakan mind map siklus II dilakukan melalui kerjasama dan tanggung jawab siswa dalam mengerjakan tugas. Hal ini sesuai dengan pendapat Munadi(2010:89) yang menjelaskan bahwa saat siswa memperhatikan suatu gambar , Respon siswa dalam pembelajaran siklus II dapat diketahui dari hasil lembar refleksi yang dibagikan pada akhir pertemuan ke 3.

BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN DAN SARAN Pada bab ini akan dijelaskan kesimpulan hasil penelitian, keterbatasan dalam penelitian dan saran penelitian

5.1 Kesimpulan

  Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SD NMinomartani 6 yang berjumlah 37 siswa menggunakan teknik mind map. Penggunaan teknik mind map dalam upaya meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS siswa kelas IV Semester II SD N Minomartani 6adalah melalui kegiatan pembelajaran yang melibatkan 3 aspek yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotor.

DAFTAR PUSTAKA

  Peningkatan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Dalam Kegiatan Ekonomi di Indonesia Dengan Menggunakan Teknik Mind Map Pada Siswa Kelas V SD N 2 Rejosari Temanggung Tahun Ajaran2010 / 2011 .(skripsi tidak di publikasikan). Penerapan Model Mind Map untuk Meningkatkan Kreatifitas dan Prestasi Belajar IPS Terpadu pada Siswa Kelas VII A SMP Walisongo Gempol di Pasuruan.

1.1 SURAT IJIN PENELITIAN

Lampiran 2 Data Awal

2. DATA AWAL

2.1 DOKUMENTASI NILAI

2.2 KUESIONER AWAL

Lampiran 3 Perangkat PembelajaranSebelum Validasi

3. PERANGKAT PEMBELAJARAN SEBELUM VALIDASI

  KejahatanKejahatan adalah perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku yang merugikanorang lain. Perilaku yang bertentangan dengan nilai dan norma yang berlaku serta merugikan orang lain disebut ....

MENJATUHKAN VONIS !!

  Temukan penyebab dari masalah sosial yang terdapat dalam artikel kemudian tuliskan dalam kolom yang disediakan. Temukan dampak dari masalah sosial yang terdapat dalam artikel kemudian tuliskan dalam kolom yang disediakan.

3.2.2 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Pertemuan pertama

  Bayangkan apa yang terjadi dengan paru-paru kita, kalau kita menghirup udara yang sangat kotor seperti itu. Dampak yang diakibatkan oleh banjir antara lain: Kerugian materiil yang cukup besar, seperti: kehilangan rumah, sawah bahkan nyawa. Berjangkitnya wabah penyakit, seperti: sesak nafas, diare, penyakit kulit, demam berdarah. Transportasi menjadi terhalang. Kerusakan lingkungan yang menyebabkan terganggunya keseimbangan ekologi.

15. Mengolah limbah pabrik sebelum membuangnya ke sungai merupakan salah satu upaya

  Resapan air hujan menjadi berkurang danakhirnya air mengalir ke jalanan."Sebagian besar banjir yang terjadi di Jakarta ini terjadi di daerah-daerah tanggapan air, resapan air, yang dulu sejak zaman Belanda memangdiperuntukkan untuk ruang hijau," ujarnya di Jakarta, Selasa (22/1/2013). Temukan gambar yang dapat mewakili penyebab, dampak dan cara mengatasi masalah sosial yang ada pada artikel, kemudian tempelkan pada kolom yangdisediakan 4.

4. PERANGKAT PEMBELAJARAN SESUDAH VALIDASI

Pertemuan Kedua Pertemuan Ketiga

4.1.3 RINGKASAN MATERI Masalah Sosial

  Perilaku yang bertentangan dengan nilai dan norma yang berlaku serta merugikan orang lain disebut .... Suatu peristiwa yang terjadi di masyarakat dan mulai dirasakan mengganggu dan bertentangan dengan norma kehidupan masyarakat disebut ......

4.1.6 ARTIKEL

  Temukan dampak dari masalah sosial yang terdapat dalam artikel kemudian tuliskan dalam kolom yang disediakan. Banjir adalah air yang meluap dan Penyebab terjadinya banjir antara lain penumpukan sampah; dangkalnya saluran air di sekitar jalan dan perumahan; padatnya pemukiman yang mengakibatkan permukaantanah menjadi keras, sehingga tanah tidak mampu menyerap air hujan; kurangnya kesadaran masyarakat dalam memelihara dan melestarikan lingkungan yang sehat.

4.2.6 ARTIKEL Artikel 1 Ini 4 Penyebab Banjir Jakarta

  Temukan gambar yang dapat mewakili penyebab, dampak dan cara mengatasi masalah sosial yang ada pada artikel, kemudian tempelkan padakolom yang disediakan 4. Temukan dampak dari masalah sosial yang terdapat dalam artikel kemudian tuliskan dalam kolom yang disediakan.

5. INSTRUMEN PENELITIAN

5.1 KUESIONER MINAT ANGKET MINAT BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) Identitas Siswa

  No Pernyataan Tidak pernahKadang Sering Selalu 1 Saya memperhatikan penjelasan guru ketika pembelajaran berlangsung 2 Saya tertarik memperhatikan pembelajaran daripada berbicaradengan teman 3 Saya tetap memperhatikan pembelajaran walaupun ada temanyang mengganggu baik dari dalam kelas maupun dari luar kelas ANGKET MINAT BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) Identitas Siswa Nama :Kelas/no : Petunjuk Menggunakan Angket 1. No Pernyataan Tidak Kadang Sering Selalu pernah 1 Saya membaca buku pelajaran IPS sebelum materi pelajaran disampaikan guru 2 Saya mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru 3 Saya membawa buku IPS ketika pelajaran IPS ANGKET MINAT BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) Identitas Siswa Nama :Kelas/no : Petunjuk Menggunakan Angket 1.

5.3 LEMBAR KERJA SISWA SIKLUS I Lembar Kerja Siswa

  Temukan penyebab dari masalah sosial yang terdapat dalam artikel kemudian tuliskan dalam kolom yang disediakan. Temukan dampak dari masalah sosial yang terdapat dalam artikel kemudian tuliskan dalam kolom yang disediakan.

2.6 Mengenal permasalahan sosial di daerahnya C

  Temukan gambar yang dapat mewakili penyebab, dampak dan cara mengatasi masalah sosial yang ada pada artikel, kemudian tempelkan padakolom yang disediakan 4. Temukan dampak dari masalah sosial yang terdapat dalam artikel kemudian tuliskan dalam kolom yang disediakan.

5.4 RUBRIK PENILAIAN Rubrik Penilaian Produk “mind map” Pernyataan Skor 1 Skor 2 Skor 3

  Kelengkapan materi Menuliskan 2 masalah sosialMenuliskan 3 masalah sosial Menuliskan minimal 4masalah sosial a. Cara mengatasi Hanyamenjelaskan 1 kriteria denganbenar Hanyamenjelaskan 2 dari 3 kriteriadengan benar Menjelaskan 3 kriteria dengan benar a.

6. VALIDITAS DAN INDEKS KESUKARAN

6.1 VALIDITAS

VALIDASI DESAIN PEMBELAJARAN SIKLUS I Dosen VALIDASI DESAIN PEMBELAJARAN SIKLUS II Kepala Sekolah Hasil SPSS 16 Siklus I Hasil SPSS 16 Siklus II

6.2 INDEKS KESUKARAN Siklus I

Siklus II Lampiran 7 Hasil Penelitian

7. HASIL PENELITIAN

7.1 HASIL KUESIONER MINAT SIKLUS I

7.2 HASIL SOAL EVALUASI SIKLUS I

7.3 HASIL LEMBAR KERJA SISWA SIKLUS I

7.4 PENILAIAN PRODUK “MIND MAP” SIKLUS I SIKLUS II

7.5 PENILAIAN AFEKTIF SIKLUS I

7.6 PENILAIAN PSIKOMOTOR “PRESENTASI” SIKLUS I SIKLUS II

Lampiran 8 Foto Kegiatan

8. FOTO KEGIATAN

  Rendahnya minat dan prestasi belajar siswa ini mendorong peneliti untukmelakukan penelitian tindakan kelas yang bertujuan meningkatkan minat dan prestasi belajar siswa menggunakan teknik mind map. Hasil kuesioner pada siklus I menunjukan adanya peningkatan jumlah siswa yang cukup berminatdalam pelajaran IPS sebanyak 14 siswa yaitu dari yang semula 16 siswa meningkat menjadi 30 siswa.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Peningkatan minat dan prestasi belajar IPS menggunakan teknik Mind Mapping pada siswa kelas III B SD Jetis Bantul tahun pelajaran 2014/2015.
0
0
315
Peningkatan keaktifan dan prestasi belajar PKN pada siswa kelas IV A SD Negeri Krekah melalui penggunaan Mind Map.
0
0
187
Peningkatan keaktifan dan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri Plaosan 1 menggunakan pembelajaran kontekstual.
0
0
327
Peningkatan keaktifan dan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri Karangwuni 1 dengan menggunakan media visual.
0
1
365
Peningkatan keaktifan dan prestasi belajar materi proklamasi kemerdekaan Indonesia menggunakan teknik Mind Map pada siswa kelas VA SD Negeri Pucung Kalasan tahun pelajaran 2012/2013.
0
0
187
Peningkatan minat dan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SD Kanisius Minggir dengan media gambar.
0
3
258
Peningkatan keaktifan dan prestasi belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri Plaosan 1 menggunakan pembelajaran kontekstual
0
0
325
Peningkatan keaktifan dan prestasi belajar PKN pada siswa kelas IV A SD Negeri Krekah melalui penggunaan Mind Map
0
1
185
PENINGKATAN KREATIVITAS BELAJAR IPS MELALUI METODE MIND MAP SISWA KELAS V SD NEGERI JERUKSARI WONOSARI GUNUNGKIDUL.
0
7
187
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNIK MIND MAP TERHADAP MOTIVASI BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SRANDAKAN BANTUL TAHUN AJARAN 2014/2015.
0
0
195
Peningkatan prestasi belajar mata pelajaran IPS dalam kegiatan ekonomi di Indonesia dengan menggunakan teknik Mind Map pada siswa kelas V SD Negeri 2 Rejosari Temanggung tahun ajaran 2010/2011 - USD Repository
0
0
151
PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD KANISIUS MINGGIR DENGAN MEDIA GAMBAR
0
1
256
Peningkatan keaktifan dan prestasi belajar materi proklamasi kemerdekaan Indonesia menggunakan teknik Mind Map pada siswa kelas VA SD Negeri Pucung Kalasan tahun pelajaran 2012/2013 - USD Repository
0
0
185
PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI MINOMARTANI 6 MENGGUNAKAN TEKNIK MIND MAP
0
4
345
Peningkatan minat dan pemahaman belajar siswa kelas IV SD Negeri Keceme 1 terhadap mata pelajaran IPS menggunakan metode Mind Map - USD Repository
0
0
296
Show more