Penerapan permainan ular tangga Untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XE SMA Bopkri 2 Yogyakarta pada materi hakikat Biologi

Gratis

0
1
240
2 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul“Penerapan Permainan Ular Tangga Untuk Meningkatkan Motivasi dan HasilBelajar Siswa Kelas XE SMA BOPKRI 2 Yogyakarta Pada Materi Pembelajaran Hakikat Biologi Tahun Ajaran 2016/2017” ini. Ibu Ratna, selaku observer dan guru mata pelajaran Biologi di SMABOPKRI 2 Yogyakarta yang telah membantu dan memberikan pengarahan kepada penulis selama melakukan penelitian.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Keberhasilan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran

  Aktivitas yang dilakukan siswa pada saat kegiatanpembelajaran di kelas pun cenderung tidak mendukung kegiatan pembelajaran misalnya mengobrol bersama teman dengan topik di luar materipembelajaran, mengganggu teman yang lain bahkan guru, bermain gadget, tidak memperhatikan guru, dan lain sebagainya. Pembelajaran biologi melalui permainan ular tangga diharapkan dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar lebih aktif,dapat merangsang ketertarikan siswa terhadap materi pelajaran dan menghindari situasi pembelajaran yang menoton serta untuk menciptakansituasi belajar yang kondusif dan menyenangkan, setelah meningkatnya motivasi belajar siswa maka hasil belajar siswa juga diharapkan akanmeningkat.

B. Rumusan Masalah

  Apakah penerapan permainan ular tangga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XE SMA BOPKRI 2 Yogyakarta tahun ajaran2016/2017 pada materi Hakikat Biologi? Apakah penerapan permainan ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XE SMA BOPKRI 2 Yogyakarta tahun ajaran2016/2017 pada materi Hakikat Biologi?

C. Batasan Masalah

  Agar dapat mengkaji dan menemukan jawaban dari suatu masalah dengan efisien dan terarah, maka diperlukan suatu batasan masalah yang akandikaji secara mendalam. Parameter yang diukurParameter keberhasilan yang diukur dalam penelitian ini berupa motivasi belajar siswa serta hasil belajar siswa.

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Belajar Saat ini, konsep belajar dapat dijelaskan secara beragam, hal ini

  dikarenakan banyaknya ahli psikologi yang memberikan definisi-definisi serta batasan-batasan yang berbeda antara satu dengan yang lain. Jelasnya, proses belajar senantiasa merupakan perubahan tingkah laku, dan terjadi karena hasil Hintzman dalam Rohmah (2012) mengatakan belajar adalah suatu perubahan yang terjadi dalam diri makhluk hidup yang disebabkan olehpengalaman dan pengalaman tersebut yang bisa mempengaruhi tingkah laku makhluk hidup itu.

B. Tujuan Belajar

  Mengajar diartikansebagai suatu usaha penciptaan sistem lingkungan yang memungkinkan Tujuan belajar untuk pengembangan nilai afektif memerlukan penciptaan sistem lingkungan yang berbeda dengan sistem yang dibutuhkan untuk tujuanbelajar pengembangan gerak, dan begitu seterusnya (Sardiman, 2008). Pengetahuan dan kemampuan berpikir adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

C. Faktor Yang Mempengaruhi Proses Belajar

  Namun bagi siswa yang kurang memiliki pengalaman yang terkiat dengan mata pelajaran atau materi yang akan dipelajari akanmenghadapi masalah dalam belajar, terutama berkaitan dengan kesiapannya untuk belajar. Motivasi belajar merupakan kekuatan yang dapat menjadi tenaga pendorong bagi siswa untuk mendayagunakan potensi-potensi yang adapada dirinya dan potensi yang di luar dirinya untuk mewujudkan tujuan belajar.

D. Motivasi

  Motivasi merupakan suatukeadaan dalam diri seseorang yang mendorong, mengaktifkan atau menggerakkan, dan yang mengarahkan atau menyalurkan perilaku ke arah Motivasi dapat dibedakan menjadi motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Perlu diketahui bahwaseseorang yang memiliki motivasi intrinsik akan memiliki tujuan menjadi orang yang terdidik, yang berpengetahuan, dan yang ahli dalam bidang studitertentu (Sardiman, 2008).

E. Motivasi Belajar

  Motivasi belajar merupakan daya dorong bagi siswa untuk belajar sehingga berprestasi atau memperoleh hasil belajar yang baik. Berkaitan dengan ini maka kegagalan belajar siswa bukan hanya disebabkan dari pihak siswa, sebab mungkin saja gurutidak berhasil dalam memberikan motivasi yang mampu memberikan semangat dan kegiatan siswa untuk belajar.

F. Fungsi Motivasi dalam Belajar

  Hakikat motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal pada peserta didik yang sedang belajar untuk mengadakan perubahan perilakupembelajaran menyeleksi kegiatan yang tidak menunjang bagi pencapain tujuan belajar tersebut. Pada hakikatnya motivasi belajar merupakandorongan yang muncul dari dalam diri siswa maupun dari orang lain yang dapat membuat siswa untuk berusaha mendapat pencapaian yang lebih darisebelumnya, perubahan itu tercermin dari perubahan tingkah laku siswa.

G. Hasil Belajar

  Ranah belajar ini dapat dilihat dalam berbagaitingkah laku siswa seperti perhatian terhadap pelajaran, disiplin, motivasi belajar, menghargai guru dan teman, kebiasaan belajar, dan hubungansosial (Sudjana, 2009). Recifing / attending Kategori ini merupakan suatu kepekaan dalam menerima rangsangan yang datang pada siswa dalam bentuk masalah, situasi, dan lain-lain.

H. Metode Bermain dalam Pembelajaran

  Tahap Persiapan1) Merumuskan tujuan yang hendak dicapai2) Guru menjelaskan manfaat dari permainan yang akandilakukan 3) Menentukan macam kegiatan bermain4) Menentukan ruang dan tempat bermain5) Mempersiapkan bahan, alat atau media yang digunakan dalam bermain b. Selain memberi rewardguru memberikan arahan kepada siswa yang belum baik dan benar dalam bermain dan menyuruh mengulangi lagi sampai bisa melakukandengan baik dan benar.

I. Kebermanfaatan Metode Permainan dalam Pembelajaran

  Aktivitas yang dilakukan siswa pada saat kegiatan pembelajaran di kelas puncenderung tidak mendukung kegiatan pembelajaran misalkan mengobrol bersama teman dengan topik diluar materi pembelajaran, mengganggu teman Hasil belajar dan motivasi siswa kelas XE SMA BOPKRI 2 Yogyakarta pada materi yang akan diajarkan dapat ditingkatkan dengan bantuanpenerapan permainan ular tangga pada kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian relevan yang mendukung,serta kesamaan antara tuntutan yang diharapkan dalam pembelajaran dan Penelitian RelevanKondisi Awal Pemanfaatan Media Siswa Guru Permainan Ular Tangga Pada Materi PelajaranBiologi Filum Chordata Untuk Meningkatkan Metode atau media Motivasi belajar Aktivitas dan Hasil Belajar yang digunakanSiswa Kelas XF SMA siswa rendah dan kurang bervariasi, Negeri 11 Yogyakarta hasil belajar siswa kegiatan (Alexander, 2012) rendah.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian

  Penelitian tipe ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan suatu keadaanatau segala sesuatu yang bisa dijelaskan baik dengan angka maupun dengan kata-kata (Tampubolon, 2013). Data kuantitatif yang dikumpulkan berupa skor motivasi belajardan skor hasil belajar setelah melaksanakan metode pembelajaran menggunakan permainan ular tangga, sedangkan pengumpulan data secarakualitatif digunakan untuk memperoleh informasi mengenai aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran dan kesan siswa setelah melaksanakan metodepembelajaran menggunakan permainan ular tangga.

B. Setting Penelitian

  Subyek Penelitian : Siswa Kelas XE pada semester I (ganjil) tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 28 siswa. Rancangan Penelitian Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model penelitian tindakan kelas Kemmis dan Mc Taggart yang dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu SiklusI dan Siklus II.

1. Siklus I a. Perencanaan

  Guru melaksanakan kegiatan pembelajaransesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang telah Siswa secara bergilir diminta menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru. Observasi terhadap siswa dilakukan secara klasikalberdasarkan beberapa aspek yang terkait dengan kegiatan pembelajaran yang sedang berlangsung.

2. Siklus II a. Perencanaan

  Perencanaan tindakan dalam siklus II merupakan hasil kesimpulan dari hasil evaluasi dan refleksi pada siklus I dan merupakanperencanaan perbaikan pelaksanaan pembelajaran untuk selanjutnya. Kegiatan yang dilakukan dalam tahap pelaksanaan meliputi :1) Perangkat pembelajaran berupa silabus, RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) (lampiran 6), materi pembelajaran hakikat biologi,LKS (lampiran 7), rubrik penilaian LKS (lampiran 8), media dan perlengkapan permainan ular tangga, soal dan kunci jawabanpermainan ular tangga (lampiran 9), serta rancangan kegiatan pembelajaran disipakan dan disusun oleh peneliti.

D. Instrumen Penelitian

  Soal pretest I, soal posttest siklus I, dan soal posttest siklus II Soal pretest digunakan untuk melihat tingkat kemampuan awal siswa sedangkan soal posttest untuk mengetahui tingkat kemampuansiswa setelah melaksanakan penerapan permainan ular tangga pada kegiatan pembelajaran. Aspek ini meliputi menarik tidaknya permainan ular tangga, siswa semangat dengan permainan ular tangga, perasaan senang terhadappermainan ular tangga, dan permainan ular tangga dapat membangun atau tidak kerjasama siswa.

E. Analisis Data

  Data yang diperoleh dari kuesioner dianalisis dengan tahap-tahapsebagai berikut: a) Kuesioner yang telah diisi oleh siswa dikategorikan dalam pernyataan positif dan pernyataan negatif. Dalam penelitianini, peningkatan motivasi belajar siswa pada materi hakikat biologi dengan menerapkan permainan ular tangga dikatakan berhasil apabilasiswa dengan kategori skor tinggi dan sangat tinggi sebesar 75%.

F. Indikator Keberhasilan Penelitian

Indikator keberhasilan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini dijelaskan dalam tabel berikut : Tabel 3.6 Indikator Keberhasilan Penelitian Teknik Pengumpulan Keadaan AwalIndikator Ketercapaian Data Sebelum PenelitianAngket motivasi Belum terukur Motivasi belajar siswa belajar siswa selama mengikutiproses pembelajaran mencapai 75% kategoritinggi dan sangat tinggi Hasil belajar aspek Persentase nilai siswa Persentase nilai siswa kognitif berdasarkan yang mencapai KKM yang mencapai KKM >hasil tes akhir (posttest) >75 sebanyak 50% 75 sebanyak 75% siklus I dan siklus II dengan skor rata-rata dengan skor rata-ratakelas mencapai 69 kelas mencapai 75 pada pada materi hakikat materi hakikat biologibiologi Hasil belajar aspek Belum terukur Hasil belajar aspek afektif berdasarkan afektif siswa selamalembar observasi mengikuti proses pembelajaran mencapaikategori tinggi sebanyak 75%

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi Pelaksanaan Penelitian Penelitian tindakan kelas dengan menerapkan permainan ular tangga

  Selain itu, pada saat menerapkan permainan ular tangga dalam pembelajaran, masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya, yaknisiswa yang menjadi perwakilan kelompok membacakan kartu soal yang didapat hanya pada kelompoknya saja, sehingga siswa lainnya yang bukankelompok tersebut tidak mendengar soal yang didapat kelompok tersebut. Hal tersebut belum mencapai target yang diharapkan dan yang telah ditentukan yaitupersentase nilai siswa yang mencapai KKM sebanyak 75% dan skor rata- rata kelas mencapai 75.

b. Siklus II 1) Perencanaan

  Adapun peraturan baru yang ditambahkan pada permainan ular tangga pada pertemuan ini yaitu pengurangan 2 poin bagi kelompokataupun anggota kelompoknya yang ribut saat kelompok lain sedang berdiskusi dan batas waktu saat menjawab soal yaitu sebanyak 1menit. Saat mendapatkartu soal dan diminta berdiskusi dengan kelompoknya hampir seluruh siswa aktif berdiskusi, namun masih terdapat siswa yang Gambar 4.5 (a) Saat pelaksanaan permainan ular tangga, (b) Diskusi kelompok saat permainan ular tangga Setelah itu, guru mengajak siswa untuk melakukan evaluasi dengan memberikan soal posttest dan meminta siswa menjawab soal tersebut(Gambar 4.6).

3) Observasi

  Pelaksanaan observasi dilakukan oleh guru mata pelajaran Biologi kelas X SMA BOPKRI 2 Yogyakarta dan rekan mahasiswa. Observasidilakukan dengan cara observer mengamati kegiatan siswa selama Observasi yang dilakukan bertujuan untuk mengamati kemampuan afektif siswa meliputi kesiapan siswa, perhatian siswa, kerjasama, sikapjujur, keaktifan siswa, interaksi antar siswa maupun guru, sikap menghargai, sikap percaya diri siswa selama kegiatan pembelajarandengan menerapkan permainan ular tangga pada materi hakikat Biologi.

4) Refleksi

  Pada saat menerapkan permainan ular tangga dalam pembelajaran,siswa yang menjadi perwakilan kelompok sudah membacakan kartu soal Pada siklus II, hasil belajar ranah afektif siswa mengalami peningkatan. Namun, hal tersebut belum mencapai target yang diharapkan dan yang telah ditentukan yaitupersentase nilai siswa yang mencapai KKM sebanyak 75%.

2. Hasil Motivasi Belajar Siswa

  Hal ini menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa masih belummencapai target yang diharapkan dan yang telah ditentukan, sedangkan hasil motivasi belajar siswa akhir mencapai pada dua kategori antara lain tinggi Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil analisis nilai yang diperoleh dilihat pada tabelberikut : Tabel 4.2 Hasil Pretest No Kriteria Skor 1 Nilai siswa yang terendah 35 2 Nilai siswa yang tertinggi 70 3 Jumlah siswa yang hadir 28 Jumlah siswa yang tidak mencapai 428 (100%) nilai 75 5 Jumlah siswa yang mencapai 75 0 (0%) 6 Rata-rata nilai seluruh siswa 49,82 7 Ketuntasan kelas 0%Dari tabel 4.2, dapat dilihat bahwa hasil pretest terhadap materi hakikat Biologi mencapai nilai 49,82 untuk skor rata-rata kelas.

B. Pembahasan 1. Motivasi Belajar Siswa

  Hal ini dapat dilihat dari beberapa faktor meliputi : adanya keaktifan siswa, saat diskusi kelompok berlangsung siswa terlihat sangat antusias danbersemangat, siswa juga terlihat aktif bertanya saat ada materi yang belum dipahami serta adanya minat siswa dan keterlibatan aktif siswa selama Hasil belajar merupakan kemampuan yang dimiliki siswa setelah siswa tersebut menerima pengalaman belajarnya. Pada siklus II, terdapat perubahan pada siswa dalam kegiatan pembelajaran seperti, siswa lebih antusias dan aktif selama kegiatanpembelajaran berlangsung, siswa aktif berdiskusi saat diskusi kelompok, dan guru juga sudah menciptakan kondisi belajar yang kondusif sehinggakegiatan pembelajaran berjalan dengan baik dan dapat mendorong siswa untuk lebih fokus lagi dalam belajar.

4. Kendala dan Keterbatasan Penelitian

  Faktor lain seperti suasana belajar sudah kondusif dan menyenangkan, serta fasilitas dan sumber belajar sudah Hal ini dapat diatasi dengan cara memberikan perhatian lebih bagi siswa yang lambat atau sulit dalam memahami materi yang dipelajari. Keterbatasan PenelitianKeterbatasan penelitian yang pertama adalah penentuan kelompok di dalam penerapan permainan ular tangga pada kegiatan pembelajaran tidakberdasarkan kemampuan siswa dan tidak secara heterogen, melainkan penetuan kelompok ditentukan berdasarkan bangku duduk siswa.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan pada siswa

  Hasil motivasi belajar siswa yang diperoleh pada siklus I mencapai kategori sangat rendah dengan persentase17,86%, kategori rendah dengan persentase 14,28%, kategori sedang dengan persentase 42,86%, dan kategori tinggi dengan persentasemencapai 25%, sedangkan pada siklus II hasil motivasi belajar siswa yang diperoleh mencapai kategori tinggi dengan persentase 39,29% dan kategorisangat tinggi mencapai persentase 60,71%. Penerapan permainan ular tangga dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XE SMA BOPKRI 2 Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017 padamateri pembelajaran Hakikat Biologi.

B. Saran

  Guru maupun peneliti lain yang selanjutnya akanmenerapkan permainan ular tangga pada kegiatan pembelajaran harus menjelaskan secara rinci dan baik agar siswa dapat memahami langkah-langkah dan peraturan permaianan ular tangga, serta peneliti juga harus dapat mengkondisikan siswa dengan baik saat pelaksanaannya agarpenerapan permainan ular tangga pada kegiatan pembelajaran dapat berlangsung dengan baik, efektif, efisien dan lebih kondusif. Hal ini harusdilakukan dikarenakan apabila pada saat penelitian, hasil yang diperoleh belum mencapai target yang telah ditentukan, maka peneliti harusmelanjutkan ke siklus ketiga atau siklus berikutnya.

DAFTAR PUSTAKA

  Guru mengklarifikasi hasil dari jawaban yang belum tepat denganbertanya kepada siswa secara bergilir dan memberi penguatan pada jawaban Konfirmasi/ yang sudah benar. Laporan yang berisi penjelasan dalam bentukuraian dan tulisan berdasarkan hasil darisuatu percobaan ini “Tanaman A lebih baik pertumbuhannya di tempat terbuka dibandingkan dengan ditempat yang tertutup” 27 Buatlah rumusan masalah dari pernyataan Cara atau tahapan tertentu yang harus dikerjakan olehilmuwan dalam melakukan suatu penelitian 26 Metode ilmiah adalah...

KISI-KISI SOAL PRETEST

  11 1.2 Mendeskripsikan objek dan permasalahan biologi pada berbagaitingkat organisasi kehidupan(molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, organisme/ individu,populasi, komunitas,ekosistem, dan bioma). B 147 PETUNJUK PENILAIAN PILIHAN GANDA Nomor Soal Bobot Soal 1-20 1 Jumlah Skor Maksimal 20 Jika benar mendapatkan skor 1 Jika salah mendapatkan skor 0 148 Jenjang Pendidikan : Sekolah Menengah AtasMata Pelajaran : BiologiKelas/Semester : X/IJumlah Soal : 20Alokasi Waktu : 20 menit Ranah Kognitif MateriKunci Bentuk Kompetensi Dasar Indikator Pokok Jawaban Soal C1 C2 C3 C4 C5 C6 Ruang Mendiskripsikan 1.1 Mengidentifikasi ruangLingkup karakteristik Biologi lingkup Biologi.

KISI-KISI SOAL POSTTEST II

  Jenjang Pendidikan : Sekolah Menengah AtasMata Pelajaran : BiologiKelas/Semester : X/IJumlah Soal : 20Alokasi Waktu : 20 menit Kompetensi Dasar Materi Pokok Indikator Ranah Kognitif Kunci Jawaban Bentuk Soal C1 C2 C3 C4 C5 C6 1.2 Mendeskripsikan objek dan permasalahan biologi pada berbagaitingkat organisasi kehidupan(molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, organisme/ individu,populasi, komunitas,ekosistem, dan bioma). B dalam dalam berbagai 4.

KISI-KISI KUISIONER MOTIVASI SISWA AWAL

Pernyataan PernyataanAspek yang diukur Indikator positif negatif Perasaan senang terhadap pelajaran 1 5 BiologiKesiapan dan kemauan siswa untuk 2 6 memahami pelajaran BiologiMemperhatikan penjelasan materi Minat pelajaran Biologi baik dari guru 3 7 maupun temanKesungguhan dalam mengerjakan tugas individu maupun yang diberikan 4 8 dalam kelompokKetertarikan untuk mempelajari 9 15 BiologiMengikuti jalannya diskusi kelompok 10 16 Mencari jawaban soal dari berbagai 11 17 sumber pustakaKeterlibatan siswa Menanggapi penjelasan atau dalam kegiatan 12 18 pembahasan yang diberikan oleh gurupembelajaran Memberikan pendapat dalam diskusi 13 19 kelompok maupun kelasTanggung jawab terhadap kegiatan pembelajaran dalam pencapaian hasil 14 20 kelompok

KISI-KISI KUISIONER MOTIVASI SISWA AKHIR

Pernyataan PernyataanAspek yang diukur Indikator positif negatif Kesiapan dan kemauan siswa untuk 1 4 memahami pelajaran BiologiMemperhatikan penjelasan materi pelajaran Biologi baik dari guru 2 5 Minat maupun temanKesungguhan dalam mengerjakan tugas individu maupun yang diberikan 3 6 dalam kelompokPermainan ular tangga yang digunakan 7 11 menarikMeningkatkan semangat belajar siswa 8 12 Permainan ularPerasaan senang terhadap tanggapembelajaran Biologi melalui 9 13 permainan ular tanggaMembangun kerjasama yang baik 10 14 antar siswa dalam kelompokMengikuti jalannya pembelajaran melalui permainan ular tangga dengan 15 18 baikKeterlibatan siswa dalam proses Menanggapi penjelasan atau 16 19 pembelajaran pembahasan yang diberikan oleh guruMemberikan pendapat dalam diskusi 17 20 kelompok maupun kelas

KISI-KISI LEMBAR OBSERVASI SISWA

NoRanah Afektif Aspek yang diukur PernyataanKesiapan Siswa 1 Perhatian Siswa 3, 11Penerimaan Sikap Bertanggung Jawab 6, 18Interaksi Antar Siswa Maupun Guru 4 Keaktifan Siswa 5, 10, 14, 16Partisipasi Sikap Kerjasama 7 Sikap Percaya Diri 19 Sikap Menghargai 15, 17Penilaian Dan Sikap Jujur 8, 20Penentuan Sikap Rasa Hormat 2 DATA PERHITUNGAN KUISIONER MOTIVASI BELAJAR SISWA AWAL No Nama Siswa Skor Tiap Nomor Soal Total % Skor Keterangan 3 4 2 4 3 3 3 4 2 2 3 3 4 3 2 3 3 3 15 15 81 Tinggi 81 5 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4 4 2 3 3 4 17 17 57 Sedang 57 3 3 3 3 2 3 3 3 61 3 2 2 3 2 4 3 3 3 3 4 16 16 61 Sedang 4 4 3 4 3 3 3 3 2 2 2 2 2 3 2 2 3 2 2 49 Rendah 2 2 2 3 12 12 77 Tinggi 77 4 4 4 4 4 4 49 13 4 4 5 5 5 4 4 4 4 14 14 65 Sedang 65 4 3 3 3 13 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 2 4 3 3 4 3 4 3 2 2 1 2 1 2 2 1 2 1 2 21 21 34 Sangat Rendah 34 1 1 1 2 2 2 1 2 2 2 1 2 2 2 2 2 1 2 1 3 65 4 4 3 4 3 4 3 2 2 4 3 3 4 3 2 33 2 2 1 2 2 2 33 Sangat Rendah 3 22 22 3 3 4 3 2 1 3 18 2 2 3 2 2 2 2 3 1 2 2 2 3 18 59 Sedang 2 59 4 3 3 3 3 2 3 2 2 3 2 3 3 2 2 2 4 20 20 78 Tinggi 78 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 19 3 3 3 46 46 Rendah 19 4 4 3 4 4 4 5 4 3 3 1 3 4 2 2 2 2 3 4 4 66 Sedang 66 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 3 4 3 4 3 2 2 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 4 2 5 5 51 Sangat Rendah 51 3 3 3 3 3 2 3 2 2 3 3 67 Sedang 4 17 4 5 4 4 3 4 4 3 4 1 1 20 19 18 16 4 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 3 3 67 4 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 5 3 4 5 4 4 4 77 3 77 Tinggi 2 2 3 4 3 4 3 4 4 10 74 Tinggi 74 4 4 4 4 5 4 3 3 3 3 3 5 3 4 4 3 3 4 3 4 9 9 52 Rendah 52 3 2 3 10 3 3 3 3 4 5 4 4 4 4 4 4 4 11 11 64 Sedang 64 3 3 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 4 3 1 2 7 7 68 Sedang 68 4 3 3 3 4 4 3 3 4 2 3 3 4 3 4 4 3 3 3 4 6 6 66 Sedang 66 2 2 2 8 2 2 3 2 2 2 2 4 2 3 3 3 3 8 34 Sangat Rendah 3 1 1 2 1 1 2 2 2 34 2 1 2 2 1 2 65 Sedang 159 3 27 3 3 2 2 2 2 58 Sedang 3 2 2 3 1 1 3 27 58 3 3 2 4 3 4 3 3 2 3 2 2 3 3 3 4 3 2 3 3 3 1 2 2 1 2 2 36 2 36 Sangat Rendah% Kelas Kategori Sangat Rendah 17,86% Kelas Kategori Rendah 14,28% Kelas Kategori Sedang 42,86% Kelas Kategori Tinggi 25% Kelas Kategori Sangat Tinggi Skor Rata-Rata Kelas59,57 % Kelas Yang Mencapai Kategori Tinggi dan Sangat Tinggi 2 1 3 2 3 3 50 50 Rendah 28 28 1 1 2 2 2 2 3 1 2 2 3 23 4 4 4 70 70 Tinggi 24 24 3 4 4 3 4 4 3 4 3 4 4 4 4 23 4 3 4 3 4 3 4 4 3 3 4 2 2 3 3 2 3 3 2 4 1 3 3 3 4 4 4 3 4 62 62 Sedang 26 26 2 3 2 68 3 3 3 4 4 4 4 68 Tinggi 4 25 25 3 3 3 3 3 25 DATA PERHITUNGAN KUISIONER MOTIVASI BELAJAR SISWA AKHIR No Nama Siswa Skor Tiap Nomor Soal Total % Skor Keterangan 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 5 4 4 3 4 4 4 4 15 15 86 Sangat Tinggi 86 4 5 4 3 4 5 4 4 5 4 4 4 5 5 5 5 17 17 91 Sangat Tinggi 91 5 5 4 4 5 4 5 5 80 5 4 4 4 5 4 4 5 5 4 5 16 16 80 Tinggi 4 5 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 5 4 4 4 5 4 3 78 Tinggi 4 4 4 3 12 12 90 Sangat Tinggi 90 5 5 4 5 4 5 78 13 4 4 4 4 4 5 5 4 5 14 14 86 Sangat Tinggi 86 5 4 4 3 13 4 4 5 4 4 5 4 5 5 4 4 5 4 5 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 3 4 4 4 3 21 21 75 Tinggi 75 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 3 4 5 4 3 4 4 3 3 5 91 5 4 4 4 5 5 4 4 5 5 5 4 5 4 4 76 3 4 3 4 4 4 76 Tinggi 5 22 22 4 5 4 5 4 4 4 18 4 4 4 4 4 4 5 4 3 4 4 4 4 18 93 Sangat Tinggi 5 93 5 5 5 4 5 5 5 4 4 4 5 5 5 4 4 3 5 20 20 95 Sangat Tinggi 95 5 4 5 5 5 5 5 4 5 5 4 4 19 4 4 4 81 81 Tinggi 19 5 5 5 4 5 5 4 5 4 4 1 4 5 4 4 4 4 4 4 4 87 Sangat Tinggi 87 4 4 4 4 4 5 5 4 4 4 5 4 5 4 5 5 4 5 5 4 5 4 3 4 4 5 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 5 4 4 4 5 5 81 Tinggi 81 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 89 Sangat Tinggi 5 17 5 5 5 4 4 5 4 4 4 1 1 20 19 18 16 4 15 14 13 12 11 10 9 8 7 6 5 4 3 2 4 5 89 4 4 5 5 4 4 5 4 4 4 4 5 4 5 5 4 5 4 5 5 4 4 5 4 89 5 89 Sangat Tinggi 2 2 4 5 5 4 4 5 5 10 93 Sangat Tinggi 93 5 4 5 4 4 5 4 4 5 5 5 5 4 5 4 5 5 5 4 5 9 9 82 Tinggi 82 4 4 5 10 4 4 4 4 4 5 5 5 4 5 5 4 4 11 11 84 Sangat Tinggi 84 4 4 5 5 4 4 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3 7 7 88 Sangat Tinggi 88 5 4 4 4 4 5 4 5 5 4 5 4 4 4 4 4 5 4 5 5 6 6 85 Sangat Tinggi 85 4 3 4 8 4 4 4 5 4 4 5 4 4 4 4 4 4 8 77 Tinggi 4 4 5 4 4 4 4 4 4 77 4 3 3 4 4 4 91 Sangat Tinggi 161 4 27 27 4 4 4 5 4 88 4 5 4 4 4 5 88 Sangat Tinggi 5 4 4 5 4 4 4 5 5 4 4 4 4 5 4 4 5 4 4 5 5 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 77 77 Tinggi% Kelas Kategori Sangat Rendah % Kelas Kategori Rendah% Kelas Kategori Sedang % Kelas Kategori Tinggi39,28 % Kelas Kategori Sangat Tinggi60,71 Skor Rata-Rata Kelas85,32 4 4 3 28 4 4 4 4 83 83 Tinggi 28 4 3 4 4 4 3 4 4 5 4 23 4 5 5 96 96 Sangat Tinggi 24 24 4 4 5 5 4 4 4 4 5 5 5 4 4 23 5 5 4 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5 4 5 26 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 83 83 Tinggi 26 5 4 4 4 4 4 4 5 4 4 85 4 85 Sangat Tinggi 25 25 4 4 4 5 % Kelas Yang Mencapai Kategori Tinggi dan Sangat Tinggi 100 Jumlah 1395 -Rata-Rata 49,82 - %Ketuntasan Kelas 55 Tidak Tuntas 9 21 21 50 Tidak Tuntas 10 20 20 55 Tidak Tuntas 11 19 19 11 22 18 18 45 Tidak Tuntas 9 17 17 50 Tidak Tuntas 10 16 16 60 Tidak Tuntas 12 45 Tidak Tuntas 22 15 26 55 Tidak Tuntas 11 28 28 45 Tidak Tuntas 9 27 27 70 Tidak Tuntas 14 26 35 Tidak Tuntas 11 7 25 25 50 Tidak Tuntas 10 24 24 55 Tidak Tuntas 11 23 23 55 Tidak Tuntas 15 55 Tidak Tuntas LAMPIRAN 18 NILAI PRETESTNo Nama Siswa Skor Total Nilai Individu Keterangan 4 7 55 Tidak Tuntas 11 6 6 40 Tidak Tuntas 8 5 5 70 Tidak Tuntas 13 4 8 55 Tidak Tuntas 11 3 3 50 Tidak Tuntas 10 2 2 45 Tidak Tuntas 9 1 1 7 40 Tidak Tuntas 11 12 14 14 65 Tidak Tuntas 13 13 13 45 Tidak Tuntas 9 12 12 60 Tidak Tuntas 11 8 11 50 Tidak Tuntas 10 10 10 55 Tidak Tuntas 11 9 9 40 Tidak Tuntas 8 8 25 19 50 Tidak Tuntas 10 21 21 45 Tidak Tuntas 9 20 20 80 Tuntas 16 19 60 Tidak Tuntas 22 12 18 18 55 Tidak Tuntas 11 17 17 30 Tidak Tuntas 6 16 16 45 Tidak Tuntas 22 12 15 26 Jumlah 1660 -Rata-Rata 59,28 - %Ketuntasan Kelas 55 Tidak Tuntas 11 28 28 70 Tidak Tuntas 14 27 27 65 Tidak Tuntas 13 26 60 Tidak Tuntas 75 Tuntas 15 25 25 60 Tidak Tuntas 12 24 24 65 Tidak Tuntas 13 23 23 9 15 LAMPIRAN 19 NILAI POSTTEST SIKLUS INo Nama Siswa Skor Total Nilai Individu Keterangan 4 7 55 Tidak Tuntas 11 6 6 60 Tidak Tuntas 12 5 5 60 Tidak Tuntas 12 4 12 65 Tidak Tuntas 13 3 3 65 Tidak Tuntas 13 2 2 75 Tuntas 15 1 1 7 60 Tidak Tuntas 75 Tuntas 15 15 14 14 75 Tuntas 15 13 13 55 Tidak Tuntas 11 12 12 75 Tuntas 11 8 11 55 Tidak Tuntas 11 10 10 80 Tuntas 16 9 9 55 Tidak Tuntas 11 8 Jumlah 2135 -Rata-Rata 76,25 - %Ketuntasan Kelas 67,86 75 Tuntas 16 016 65 Tidak Tuntas 19 019 13 90 Tuntas 18 018 18 85 Tuntas 17 017 17 15 80 Tuntas 20 020 90 Tuntas 15 015 18 75 Tuntas 14 014 15 65 Tidak Tuntas 13 013 13 85 Tuntas 12 012 16 14 75 Tuntas 11 011 13 70 Tidak Tuntas 14 50 Tidak Tuntas 28 028 10 90 Tuntas 27 027 18 65 Tidak Tuntas 26 026 75 Tuntas 25 025 70 Tidak Tuntas 21 021 15 95 Tuntas 24 024 19 90 Tuntas 23 023 18 70 Tidak Tuntas 22 022 14 17 15 LAMPIRAN 20 NILAI POSTTEST SIKLUS IINo Nama Siswa Skor Total Nilai Individu Keterangan 3 13 04 4 75 Tuntas 14 03 80 Tuntas 5 16 02 2 75 Tuntas 15 01 1 65 Tidak Tuntas 05 75 Tuntas 10 010 70 Tidak Tuntas 15 09 9 75 Tuntas 15 08 8 14 15 07 7 85 Tuntas 17 06 6 75 Tuntas HASIL OBSERVASI SISWA SIKLUS I ObserverSkor Tiap Nomor Pernyataan Skor Total Persentase (%) Keterangan 3 81 4 4 4 5 4 4 3 3 3 4 82 Tinggi 2 4 5 5 4 5 4 4 4 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1 4 5 5 4 5 4 4 4 5 82 4 4 4 5 3 5 3 3 3 4 4 81 TinggiRata-Rata Persentase Skor Observer 1 dan 2 81,5% Tinggi HASIL OBSERVASI SISWA SIKLUS II ObserverSkor Tiap Nomor Pernyataan Skor Total Persentase (%) Keterangan 4 91 4 5 4 5 4 5 4 4 4 4 94 Sangat Tinggi 2 4 5 5 5 5 5 5 5 5 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1 5 5 5 4 5 4 5 5 5 94 5 5 5 5 4 5 4 4 4 5 5 91 Sangat TinggiRata-Rata Persentase Skor Observer 1 dan 2 92,5% Sangat Tinggi LAMPIRAN 24 LAMPIRAN 25

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

PEMBELAJARAN PKn MENGGUNAKAN METODE PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI Pembelajaran PKn Menggunakan Metode Permainan Ukar Tangga Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar dan HAsil Belajar siswa Kelas III SDN Blulukan I Colomadu.
0
2
15
Penerapan permainan edukatif estafet untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 SMA Bopkri 2 Yogyakarta tahun ajaran 2016/2017 pada materi struktur jaringan tumbuhan.
0
9
233
Penerapan permainan ular tangga Untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XE SMA Bopkri 2 Yogyakarta pada materi hakikat Biologi.
0
0
2
Penggunaan media edukatif permainan domino sebagai upaya meningkatkan hasil belajar Biologi siswa kelas XE SMA Taruna Nusa Harapan Mojokerto pada materi Plantae.
1
1
203
Desain media permainan ular tangga untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi belajar siswa dalam pembelajaran akuntansi materi aktiva tetap.
9
80
127
Penerapan metode picture and picture untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi siswa pada materi biologi vertebrata kelas X SMA GAMA Yogyakarta.
0
0
208
Penerapan permainan edukatif ular tangga dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar pada materi avertebrata kelas X SMA Tiga Maret Yogyakarta.
0
1
195
Meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa kelas X SMA N II Yogyakarta dengan permainan edukatif ular tangga pada materi protista.
0
0
179
Penerapan metode observasi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi vertebrata di Kelas X SMA BOPKRI 2 Yogyakarta.
0
1
203
Pemanfaatan media permainan ular tangga pada mata pelajaran biologi materi filum chordata untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X-F SMA N 11 Yogyakarta.
0
1
200
Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XF SMA BOPKRI 2 Yogyakarta.
1
9
273
Penerapan permainan edukatif estafet untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI IPA 1 SMA Bopkri 2 Yogyakarta tahun ajaran 2016 2017 pada materi struktur jaringan tumbuhan
0
6
231
Meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa kelas X SMA N II Yogyakarta dengan permainan edukatif ular tangga pada materi protista
0
3
177
Penerapan metode observasi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi vertebrata di Kelas X SMA BOPKRI 2 Yogyakarta
0
1
201
PENGGUNAAN PERMAINAN EDUKATIF ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATERI SISTEM IMUNITAS KELAS XI IPA SMA TIGA MARET YOGYAKARTA
0
0
232
Show more