Hubungan antara kompetensi komunikasi dengan intensi turnover pada agen asuransi.

Gratis

0
3
102
2 years ago
Preview
Full text

HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI KOMUNIKASI DENGANINTENSI TURNOVER PADA AGEN ASURANSI

Skripsi Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu SyaratMemperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program Studi Psikologi Disusun Oleh : I Gede Sudana Sunarapuja 129114134

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI

HALAMAN MOTTO

HALAMAN PERSEMBAHAN

  “Difficult roads often lead to beautiful destinations” Puji dan syukur kupanjatkan kepada Sang Hyang Widhi yang selalu memberiku berkat, kesehatan, kesabaran, ketenangan, dan tempat berlindung dalampengerjaan skripsi ini. Sahabat, teman-teman, dan semua pihak yang membantuku dan selalu mendukungku dalam mengerjakan skripsi ini.

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalamkutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 23 Januari 2017Peneliti, I Gede Sudana Sunarapuja

HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI KOMUNIKASI DENGAN INTENSI TURNOVER PADA AGEN ASURANSI

  Data penelitian diperoleh dengan menggunakanskala kompetensi komunikasi dan skala intensi turnover yang disusun dengan teknik skala Likert. Artinya, semakin tinggi kompetensi komunikasi yang dimiliki maka semakin rendah intensi turnover pada agen asuransi.

KATA PENGANTAR

  Terima kasih kepada kedua orang tua serta adikku yang selalu mendoakan, memberi semangat dan mengingatkan dari awal proses 8. Terimakasih kepada “Reserved Team”, Ghemma, Vita, dan Tita yang mengijinkan peneliti untuk sering tidak masuk kantor demi pengerjaanskripsi ini.

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Dalam beberapa tahun terakhir industri asuransi jiwa mengalami di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup baik. Dalam laporan AAJI

  Senada dengan hal tersebut Lyer dan Rudramuniyaiah(2008; dalam Bothma 2013) mengungkapkan bahwa intensi turnover adalah sejauh mana seseorang karyawan memiliki rencana untuk meninggalkan (2010) menyatakan beberapa faktor yang menyebabkan seseorang melakukan intensi turnover adalah kepuasan kerja, stress kerja dankomitmen organisasi. Keterampilan atau kompetensi komunikasi adalah kemampuan seseorang dalam melakukan komunikasi secara baik dan benar dengan Seseorang yang memiliki kompetensi komunikasi yang baik tentunya akan dapat menjalin hubungan dengan orang baru secara baik pula,sebaliknya seseorang yang memiliki kompetensi komunikasi yang kurang maka akan kesulitan ketika akan menjalin hubungan dengan orang baru.

D. MANFAAT PENELITIAN

  Manfaat TeoritisPenelitian ini dapat memberikan sumbangan terhadap bidang Psikologi Industri dan Organisasi tentang intensi turnover dan komptetensi komunikasi. Bagi KaryawanHasil penelitian ini dapat digunakan sebagai umpan balik dan bahan evaluasi bagi agen asuransi, khususnya mengenaihubungan kompetensi komunikasi dan intensi turnover pada agen asuransi.

BAB II DASAR TEORI A. Intensi Turnover

1. Pengertian Turnover

  Selain itu, turnover juga diartikan sebagai rasio dari banyaknya pekerja yang dapat digantikan pada waktu tertentuyang dibagi dengan jumlah rata-rata pekerja yang ada (Agnes, 1999 dalam Mbah dan Ikemefuna, 2012). Ketika karyawan di pecat oleh perusahaan maka itu disebut sebagai involuntary turnover dan ketika karyawan keluar dari pekerjaan atas keinginan pribadi maka hal itu disebut voluntary turnover (Dess and Shaw, 2001).

1 Evaluasi mengenai dampak dari pengunduran diri

Keinginan untuk mencari alternatif pekerjaan lain 21 Mencari alternatif pekerjaan yang lain Evaluasi mengenai alternatif pekerjaan yang lainMembandingkan antara pekerjaan saat ini dengan alternatif pekerjaan yang lain Keinginan untuk keluar atau tinggal

3 Keluar atau tinggal

  Intensi atau keinginan untuk keluar dari organisasiBerdasarkan uraian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa intensi turnover memiliki 3 aspek yaitu berpikir untuk keluar, intensiuntuk mencari alternatif pekerjaan lain, dan intensi untuk keluar dari organisasi. Faktor-faktor Penybab Intensi TurnoverTerdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya intensi turnover (Schultz & Schultz,2010; Tett & Meyer, 1993; Jeswani & Dave;2012; Mobley;1986; Glimer,1966; dan Smither;1994).

a. Kepuasan Kerja

  Beberapa faktor yang terdapat dalam kepuasan kerja antara lain: kemampuan kognitif dan kesesuaian pekerjaan. Kemampuan kognitif juga menjadi salah satu faktor dari kepuasan kerja, meskipun tidak terlalu signifikan.

b. Stress Kerja

  Seorang yang bekerja dalam waktu yang lama dalamorganisasi maka memliki komitmen kerja dan juga memiliki kepuasan kerja yang tinggi (Schultz & Schultz, 2010). UsiaBanyak penelitian sebelumnya yang menyatakan ada hubungan negatif antara usia dan turnover, karyawan yang berusialebih muda memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk keluar dari perusahaan atau organisasi (Muchinsky & Turtle, Price, Porter& Steers, dalam Mobley 1986).

B. Kompetensi Komunikasi

1. Definisi Kompetensi Komunikasi

  Kompetensi komunikasi adalah kemampuan seseorang dalam melakukan komunikasi secara baik dan benar dengan mengandalkanpengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), kepekaan (sensivity), serta nilai-nilai (values) dan menggunakan hal tersebut dengan tepatdalam berkomunikasi (Shockley & Zalabak, 2009). Kompetensi komunikasi adalah pemanfaatan segala kemampuan seseorang untuk Berdasarkan definisi tersebut maka dapat disimpulkan bahwa kompetensi komunikasi adalah kemampuan seseorang dalammelakukan komunikasi secara efektif dengan tanggung jawab, mengandalkan pengetahuan, keterampilan, kepekaan dan nilai-nilaiserta menjalankan interaksi antara teori, praktik dan anlisis dalam prosesnya.

2. Aspek Kompetensi Komunikasi

Shockley & Zalabak (2009) mengemukakan aspek-aspek yang terdapat didalam kompetensi komunikasi adalah sebagai berikut:

a. Knowledge Competency

  Knowledge competencies merupakan suatu hal yang mendasari yang digunakan untuk mendukung kepekaan diri ke dalam competency dikembangankan melalui eksplorasi dari proses interaksi yang merupakan proses alami dari komunikasi. Aspek ini dikembangakan melalumengaplikasikan pengetahuan dan kepekaan yang dimiiliki ke dalam pengalaman pribadi.

3. Dampak Kompetensi Komunikasi

  Penelitian yangdilakukan oleh Putri (2014) dan Denarihira (2012) mengungkapkan bahwa kompetensi komunikasi yang dimiliki seseorang mempengaruhikinerja, semakin baik kompetensi komunikasi yang dimiliki maka kinerja juga akan semakin baik dan begitu sebaliknya. Dalam penelitianGriffith (2002) manajer yang memiliki kompetensi komunikasi yang baik dapat bekerja dalam lingkungan komunikasi yang berbeda-bedasehingga dapat meningkatkan kualitas relasi dan meningkatkan kinerja.

C. Dinamika Hubungan antara Kompetensi Komunikasi dengan Intensi

  Turnover Pada Agen Asuransi Kompetensi komunikasi adalah kemampuan seseorang dalam melakukan komunikasi secara baik dan benar dengan mengandalkanpengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), kepekaan (sensivity), serta nilai-nilai (values) dan menggunakan hal tersebut dengan tepat dalamberkomunikasi (Shockley & Zalabak, 2009). Sedangkan agen yang memiliki kompetensi komunikasi yang rendah maka agen tidak dapat menjalin relasi dengan baik sehinggabekerja tidak sesuai dengan target dan mengakibatkan produktivitas menurun.

D. Kerangka Berpikir

KompetensiKomunikasi Agen dengan Kompetensi Agen dengan KompetensiKomunikasi Tinggi Komunikasi Rendah Komunikasi berjalanKomunikasi tidak lancarberjalan lancar Mampu menjalin Tidak mampu menjalin relasi dengan baik relasi dengan baikProduktivitas ProduktivitasMenurun MeningkatMerasa Tidak Merasa Tidak Mampu MampuIntensi Turnover Intensi Turnover Rendah Tinggi

E. Hipotesis

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang akan digunakan adalah penelitian korelasional. Penelitian ini akan mencari hubungan antara dua variabel (Noor, 2011). Pada penelitian ini peneliti ingin melihat hubungan antara dua variabel yaitu intensi turnover agen asuransi dan kompetensi komunikasi. B. Variabel Penelitian Variabel bebas (X) : Kompetensi komunikasi Variabel tergantung (Y) : Intensi turnover C. Definisi Operasional Kompetensi Komunikasi 1. Kompetensi komunikasi adalah kemampuan seseorang dalam

  Kompetensi komunikasi akan dilihat menggunakan skalakompetensi komunikasi yang terdiri dari empat aspek yaitu Semakin tinggi skor yang diperoleh maka menunjukkan semakin tinggi kompetensi komunikasi yang dimiliki agen asuransi. Aspek dari intensi turnover adalah berpikir untuk keluar dari organisasi, setelah melakukan berbagai pertimbangan, intensi atau keinginan untuk mencari alternatif pekerjaan lain dan intensi ataukeinginan untuk keluar dari organisasi.

D. Subjek Penelitian

E. Metode & Alat Pengumpulan Data

  Berdasarkan wawancara terhadap salah satumanajer perusahaan asuransi di Yogyakarta, agen asuransi yang minimal Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala. Skala inidisusun oleh peneliti yang didasarkan oleh aspek-aspek dalam kompetensi komunikasi yang diungkapkan oleh Shockley dan Zalabak(2006).

F. Validitas & Reabilitas

1. Validitas

2. Seleksi Item

  Validitas isi ini dilakukan menggunakan metode professional judgement dari dosen pembimbing Seleksi item bertujuan untuk memilih item yang mengukur hal yang sama dengan yang diukur oleh skala sebagai keseluruhan dengandilakukan komputasi koefeisien korelasi antara distribusi skor item dengan distribusi skor skala itu sendiri yang akan menghasilkankoefesien korelasi item total (Azwar, 2012). Semua skala uji coba yang kembali kepeneliti dapat diolah karena sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan Pada skala Kompetensi Komunikasi ini, semua item yang koefesien korelasi (r ix ) mencapai 0,3 memliki daya beda yang baik.

b. Skala Intensi Turnover

  Item yang memiliki koefesien korelasi (r ix ) kurang dari 0,3 memiliki daya beda yang kurang baik sehingga harus digugurkan. Berdasarkan uji coba yang sudah peneliti terhadap 106 subjek agen asuransi ditemukan bahwa dari 42 item yang disajikan,27 item yang memenuhi kriteria koefesien korelasi (r ix ) > 0,25.

3. Reliabilitas

  Hal tersebut menunjukkan bahwa skala kompetensi komunikasi reliabilitas yang baik. Skala Intensi Turnover memperoleh koefesienreliabilitas 0,951 yang menunjukkan bahwa memliki reliabilitas yang baik.

G. Metode Analisis Data

1. Uji Asumsi

a. Uji Normalitas

b. Uji Linearitas

  Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data yang diperoleh berasal dari populasi yang berdistribusi normal (Noor, Uji lineartias dilakukan untuk mengetahui hubungan diantara dua variabel akan mengikuti garis lurus. Analisis penelitian ini menggunakan metode Product Moment Pearson, yang digunakan untuk melihat hubungan antara variabel dalampenelitian, yaitu variabel bebas dan variabel tergantung dengan asumsi bila data kedua variabel berbentuk interval atau ratio (Sugiyono 2011).

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Persiapan dan Pelaksanaan Penelitian Penelitian dimulai dengan meminta surat ijin penelitian dari Dekan Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma dan Dosen Pembimbing Skripsi dengan nomor 156f/DP-KP/Psi/USD/XI/2016. Selanjutnya peneliti

  Masing masing manajer diberikan 50 eksemplar skala penelitian dan setiap subjek menerima satu eksemplar skala penelitian yang terdiri dari skalaKompetensi Komunikasi dan skala Intensi Turnover. Deskripsi Data Penelitian Peneliti melakukan analisis deskripsi data penelitian dengan tujuan untuk melihat gambaran umum dari data penelitian dari variabel kompetensikomunikasi dan intensi turnover.

D. Hasil Analisis Data

  Haltersebut menunjukkan bahwa sampel pada penelitian ini berasal dari populasi yang memiliki sebaran data yang tidak normal. Berdasarkan perhitungan menggunakan SPSS for windows versi 16 yang hasil nya dapat dilihat pada tabel berikut:Tabel 9 Hasil Uji Linearitas Sig., Intensi Turnover dengan Kompetensi Komunikasi 0,000Berdasarkan tabel diperoleh hasil nilai p atau Sig., 0,000 yang berarti p<0,05 yang menunjukkan bahwa variabel kompetensikomunikasi dan intensi turnover memiliki hubungan yang linear.

2. Uji Hipotesis

  Uji hipotesis dilakukan untuk melihat apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kompetensi komunikasi dan intensi turnover. Hasil Uji Korelasi Berdasarkan data perhitungan dapat dilihat bahwa korelasi kompetensi komunikasi yang memperoleh koefesien korelasi (r) sebesar CorrelationsKompetensi Komunikasi Intensi TurnoverSpearman's rho Kompetensi KomunikasiCorrelation Coefficient 1.000 -.622 ** Sig.

E. Analisis Tambahan

  Analsis tambahan dilakukan untuk melihat deskripsi data penelitian berdasarkan kelompok usia dan masa kerja untuk mengetahui perbedaantingkat intensi turnover yang dialami subjek penelitian. Analisis Tambahan Deskripsi Data Penelitian Berdasarkan Tahap Perkembangan Dewasa Awal dan Dewasa Tengah Mean Sig t Sig 2 SD NTailed Intensi turnover 61,52 14,950 54 pada Dewasa0,000 0,661 0,510 AwalIntensi turnover 59,75 10,977 40 pada DewasaTengah Berdasarkan perhitungan yang dilakukan maka diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan dalam dua kelompok subjek yaitu dewasa awaldan dewasa tengah.

F. Pembahasan

  Penelitian yang dilakukan oleh Trevor (2001) menemukan bahwa peningkatan dalamkepuasan kerja dapat mengurangi turnover dan dapat meningkatkan produktivitas organisasi Produktivitas yang tinggi memberikan kontribusiterhadap organisasi atau perusahaan dan pada umumnya memiliki intensi turnover yang rendah (Harter, Schmidt, & Hayes, 2002). Berbeda dengan agen asuransi yang tidak memiliki kemampuan atau kompetensi komunikasi yang baik, agen tersebut akan kesulitan dalammenjalin relasi dengan orang baru dan kurang baik dalam menyampaikan Berdasarkan uji independent sample t-test menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signfikan antara kedua kelompok umur dewasa awaldan dewasa tengah yang dapat dilihat melalui Sig (2-tailed) menunjukkan p=0,510 > 0,05.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan

B. Saran

negatif yang signifikan antara kompetensi komunikasi dan intensi turnover pada agen asuransi. Hal ini ditunjukkan dari nilai koefesien korelasi sebesar

1. Bagi Subjek

  Oleh karena itu subjek diharapkan dapat mengembangkan kompetensi komunikasi yang dimiliki dengan berlatih 2. Bagi Organisasi Melalui hasil penelitian ini ditemukan bahwa salah satu penyebab munculnya intensi turnover adalah kompetensi komunikasimaka organisasi dapat memberikan pelatihan untuk berkomunikasi dengan baik sehingga agen tetap nyaman bekerja di organisasi.

SKALA PENELITIAN

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana PsikologiProgram Studi Psikologi Disusun oleh: I Gede Sudana Sunarapuja 129114134

FAKULTAS PSIKOLOGI

  Dengan hormat, saya : Nama : I Gede Sudana SunarapujaFakultas : Psikologi Universitas : Sanata Dharma, YogyakartaMemohon bantuan dan kesediaan Bapak/Ibu/Sdr untuk membantu saya mengisi skala penelitian ini gunamenyelesaikan tugas akhir saya sebagai seorang mahasiswa. Oleh sebab itu, saya mengharapkan agar jawaban yang diberikan sesuai dengan diriBapak/Ibu/Sdr yang sesungguhnya.

PERNYATAAN KESEDIAAN

  Dengan ini saya menyatakan bahwa saya bersedia mengisi skala ini dengan suka rela dan tidak dibawah paksaan atau tekanan dari pihak tertentu, demi membantuterlaksananya penelitian ilmiah ini. Semua jawaban yang saya berikan adalah murni dari apa yang saya alami dan bukan berdasarkan pada pandangan masyarakat pada umumnya.

IDENTITAS DIRI

PETUNJUK PENGISIAN BAGIAN PERTAMA

  Tentukan pilihan jawaban dengan jujur, sesuai dengan yang anda rasakan, alami, dan sungguh-sungguh menggambarkan diri anda yang sebenarnya. Contoh cara pengisian : Pernyataan SS S TS STSSaya setuju dengan orang lain √ Jika anda ingin mengganti jawaban, dapat mengganti seperti contoh dibawah ini:Pernyataan SS S TS STS Saya setuju dengan orang lain √ √ (ketika anda ingin mengganti jawaban, anda bisa memberikan tanda sama dengan(=) pada jawaban sebelumya dan memberikan lagi tanda centang ( √) pada jawabanbaru).

21. Saya cenderung pasif dalam pertemuan yang saya ikuti

  Saya bertanggung jawab terhadap seluruh proses komunikasi yang saya lakukan 23. Saya tidak terlalu meperdulikan ketika orang lain tidak paham dengan informasi yang sayasampaikan 24.

PETUNJUK PENGISIAN BAGIAN KEDUA

  Tentukan pilihan jawaban dengan jujur, sesuai dengan yang anda rasakan, alami, dan sungguh-sungguh menggambarkan diri anda yang sebenarnya. Hasil dari skala ini tidak akan mempengaruhi nilai atauapapun yang terkait dengan pekerjaan anda.

BAGIAN KEDUA

  Lingkungan kerja yang hangat dan menyenangkan menyebabkan saya menjadisenang bekerja di organisasi ini dan kurang memiliki keinginan untuk keluar dari organisasi 3. Saya merasa gaji dan fasilitas yang saya peroleh saat ini kurang memadai sehingga saya inginmencari pekerjaan lain 6.

A. Uji Normalitas Tests of Normality

  aKolmogorov-Smirnov Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig.

a. Lilliefors Significance Correction

  Intensi Turnover * Between (Combined) 12925.22 29 445.697 6.959 .000Kompetensi Groups 3 Komunikasi Linearity 138.178849.167 1 8849.167 .000 5 Deviation from 4076.056 28 145.573 2.273 .003Linearity Within Groups 4867.277 76 64.043 Total 17792.50105 Lampiran 5 Uji Hipotesis Uji Hipotesis A. CorrelationsKompetensi Intensi Komunikasi Turnover** Spearman's Kompetensi Correlation 1.000 -.622 rho Komunikasi Coefficient Sig.

A. Uji Beda Mean Empiris Usia Group Statistics

  Error Kelompok Umur N Mean Std. Deviation MeanIntensi Turnover Dewasa Awal 54 61.52 14.950 2.034 Dewasa Tengah40 59.75 10.977 1.736 Independent Samples TestLevene's Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means 95% ConfidenceInterval of the Std.

THE RELATIONSHIP BETWEEN COMMUNICATION COMPETENCY ANDTURNOVER INTENTION ON INSURANCE AGENT

  I Gede Sudana SunarapujaABSTRACT This research had purpose to know relationship between communication competency with turnover intention on insurance agent. The data of this researchwere gained with use scale of communication competency and turnover intention questionnaires used Likert method.

HUBUNGAN ANTARA KOMPETENSI KOMUNIKASI DENGAN INTENSITURNOVER PADA AGEN ASURANSI

  Data penelitian diperoleh dengan menggunakanskala kompetensi komunikasi dan skala intensi turnover yang disusun dengan teknik skala Likert. Artinya, semakin tinggi kompetensi komunikasi yang dimiliki maka semakin rendah intensi turnover pada agen asuransi.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Hubungan Kualitas Kehidupan Bekerja dengan Intensi Turnover dalam Organisasi.
11
56
183
HUBUNGAN ANTARA IKLIM ORGANISASI DENGAN INTENSI TURNOVER PADA KARYAWAN
1
39
23
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN INTENSI Hubungan Antara Kepuasan Kerja Dengan Intensi Turnover Pada Karyawan.
0
3
19
PENDAHULUAN Hubungan Antara Kepuasan Kerja Dengan Intensi Turnover Pada Karyawan.
0
2
11
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN INTENSI TURNOVER PADA KARYAWAN Hubungan Antara Kepuasan Kerja Dengan Intensi Turnover Pada Karyawan.
0
3
12
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP KEPEMIMPINAN OTORITER DENGAN INTENSI TURNOVER KARYAWAN Hubungan Antara Persepsi Terhadap Kepemimpinan Otoriter Dengan Intensi Turnover Karyawan.
0
2
15
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP KEPEMIMPINAN OTORITER DENGAN INTENSI TURNOVER KARYAWAN Hubungan Antara Persepsi Terhadap Kepemimpinan Otoriter Dengan Intensi Turnover Karyawan.
0
2
12
HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN INTENSI TURNOVER Hubungan Antara Kepemimpinan Transformasional Dengan Intensi Turnover Karyawan Di Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Boyolali.
0
3
16
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN INTENSI TURNOVER.
0
0
17
PENDAHULUAN HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN INTENSI TURNOVER.
0
0
8
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI TERHADAP GAJI DENGAN INTENSI TURNOVER PADA KARYAWAN Hubungan Antara Persepsi Terhadap Gaji Dengan Intensi Turnover Pada Karyawan.
0
5
15
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DENGAN INTENSI TURNOVER PADA KARYAWAN PT DAN LIRIS Hubungan Antara Kepuasan Kerja dengan Intensi Turnover Pada Karyawan PT dan Liris Sukoharjo.
0
1
17
Hubungan antara kompetensi komunikasi dengan intensi turnover pada agen asuransi
0
2
99
Hubungan antara Trusworthiness dengan intensi Turnover Pada Agen Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera Surabaya - Ubaya Repository
0
0
1
146049693 HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI EFEKTIF DENGAN INTENSI TURNOVER PADA KARYAWAN BANK JATIM pdf
0
0
40
Show more