Pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar, lingkungan belajar siswa, dan fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa - USD Repository

Gratis

0
0
165
8 months ago
Preview
Full text

  

MOTTO

Sukacita terbesar dalam hidup ini bukan hanya ketika kita dapat

menyelesaikan semua masalah, namun justru ketika kita

menyadari bahwa dibalik masalah ada maksud Tuhan yang indah.

Masalah adalah bagian dari kehidupan, jangan menyerah Tuhan

janjikan jalan keluar sesuai waktunya dan berkat dibalik semuanya

  

(Andreas)

Kadang Tuhan hilangkan sejenak matahari, kemudian Dia

datangkan pula guruh dan petir. Setelah kita puas menangis dan

mencari, ternyata Dia hendak hadiahkan pelangi. Jangan pernah

lemah jika kita bisa kuat. Jangan pernah sedih jika tawa lebih indah.

  

Jangan pernah menyerah jika kita mampu melewatinya

(Seraphine)

Jika tidak dikritik, berarti Anda belum banyak melakukan apa-apa.

  

(Donald H Rumsfeld, Menteri Pertahanan AS)

  PERSEMBAHAN Skripsi ini kupersembahkan untuk: ™ Tuhan yang selalu menyertaiku siang dan malam

  

™ Kedua orang tuaku (Bp. A.Dian Aksara dan Ibu A. Sri Muryanti)

™ Pakdhe Marno ™ Adhy Prasetyanto ™ Aprel

  ™ Almamaterku Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

  Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah.

  Yogyakarta, 7 Agustus 2008 Penulis

  (Veni Ayu Pavistra)

  

ABSTRAK

PENGARUH KEIKUTSERTAAN SISWA DALAM PROGRAM BIMBINGAN

BELAJAR, LINGKUNGAN BELAJAR SISWA, DAN FASILITAS BELAJAR

DI RUMAH

  

TERHADAP HUBUNGAN ANTARA KONSENTRASI BELAJAR DAN

PRESTASI BELAJAR SISWA

PADA BIDANG STUDI EKONOMI

  Studi Kasus : Siswa Kelas XI Program IPS SMA BOPKRI 1 Jalan Wardani No.2 Yogyakarta

  Veni Ayu Pavistra Universitas Sanata Dharma

  2008 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keikutsertaan siswa pada program bimbingan belajar, lingkungan belajar siswa, dan fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.

  Penelitian ini dilaksanakan di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta pada siswa kelas XI Program IPS di Bulan April 2008. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi, dengan teknik purposive sampling sera responden sebanyak 91 siswa. Teknik analisis data menggunakan model persamaan regresi yang dikembangkan oleh Chow.

  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tidak ada pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi

  ( ρ = , 514 > α = , 05 ) , (2) tidak ada pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap

  hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang ρ α studi ekonomi ( = , 463 > = ,

  05 ) , (3) tidak ada pengaruh fasilitas belajar di

  rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi ( ρ = , 172 > α = ,

  05 ) .

  ABSTRACT THE EFFECT OF JOINING STUDYING GUIDANCE PROGRAM, LEARNING ENVIRONMENT, AND HOME LEARNING FACILITES OF STUDENTS TOWARDS THE RELATIONSHIP BETWEEN LEARNING CONCENTRATION AND STUDENT’S ACHIEVEMENT IN STUDYING ECONOMICS th

  A Case Study: On The 11 Class Of Social Science Departement BOPKRI 1 Senior High School Students

  2, Jalan Wardani Yogyakarta Veni Ayu Pavistra

  Sanata Dharma University Yogyakarta

  2008 The aims of the study is to find out the effect of joining studying guidance program, learning environment, and home learning facilities of students towards the relationship between learning concentration and students’ achievement in studying economics.

  th

  The research was conducted on The 11 Class Of Social Science Departement BOPKRI 1 Senior High School Students in April 2008. The data collection techniques were questionnaire and documentation. The research used purposive

  sampling technique with 91 students as the samples. The data analysis technique was the regression model developed by Chow.

  The result of the study shows that: (1) there isn’t any effect toward students who take a part in joining study guidance program toward their learning concentration and achievement in studying economics ( = , 514 > = ,

  05 ) (2)

  ρ α students’ learning environment does not affect the relationship between learning concentration and students’ achievement in studying economics

  ( ρ = , 463 > α = , 05 ) (3) home learning facilities do not affect the relationship

  between learning concentration and students’ achievement in studying economics

  ( ρ = , 172 > α = , 05 )

  

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN

PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

  Yang bertandatangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma : Nama : Veni Ayu Pavistra

  No. Mahasiswa : 031334030 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul:

  

Pengaruh Keikutsertaan Siswa Dalam Program Bimbingan Belajar, Lingkungan

Belajar Siswa, dan Fasilitas Belajar Di Rumah Terhadap Hubungan Antara

Konsentrasi Belajar Dan Prestasi Belajar Siswa Pada Bidang Studi Ekonomi

  beserta perangkat yang di perlukan (bila ada). Dengan demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di Internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis.

  Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal : 22 September 2008 Yang menyatakan (Veni Ayu Pavistra)

KATA PENGANTAR

  Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan anugerah-Nya sehingga skripsi dengan judul “PENGARUH KEIKUTSERTAAN SISWA DALAM PROGRAM

BIMBINGAN BELAJAR, LINGKUNGAN BELAJAR, DAN FASILITAS BELAJAR DI RUMAH TERHADAP HUBUNGAN ANTARA KONSENTRASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI

  EKONOMI” studi kasus siswa kelas XI IPS SMA BOPKRI 1 Yogyakarta dapat

  penulis selesaikan dengan baik. Penyusunan skripsi ini dimaksudkan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan pada Program Studi Pendidikan Akuntansi Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma.

  Penulis menyadari bahwa dalam proses menyelesaikan skripsi ini banyak pihak terlibat memberi petunjuk, bimbingan dan bantuan. Untuk itu, penulis mengucapkan terima kasih berlimpah kepada:

  1. Bapak Drs. T. Sarkim, M.Ed., Ph.D., selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan , Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  2. Bapak Yohanes Harsoyo, S.Pd., M.Si., selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Sanata Dharma.

  3. Bapak L. Saptono, S.Pd., M.Si., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma.

  4. Bapak Drs. FX. Muhadi, M.Pd., selaku Dosen Pembimbing yang telah memberikan dorongan, bimbingan, petunjuk, kritik, dan saran bagi saya selaku penulis dengan penuh kesabaran.

  5. Bapak Drs. Bambang Purnomo, SE., M.Si., selaku dosen penguji yang telah memberikan saran dan pengarahan untuk skripsi yang saya buat ini.

  6. Ibu B. Indah Nugraheni, S.pd., S.I.P,. M.Pd., selaku dosen penguji yang telah memberikan saran dan pengarahan untuk skripsi yang saya buat ini.

  7. Dosen-dosen Prodi PAK yang sangat baik: Pak Wid, Pak Bondan, Pak Heri, Pak Sapto, Pak Bambang, Pak Muhadi, Bu Catur, Bu Cornel, Bu Indah, Bu Rita, dan Bu Prem. Terima kasih karena telah membimbing kuliah saya.

  8. Mbak Aris dan Pak Wawik yang dengan sabar membantu mahasiswa Prodi PAK dan khususnya saya dalam pelayanan informasi dan kebutuhan pendidikan.

  9. Bapak Joko Wicoyo yang telah bersedia membantu memperbaiki abstrak Inggris.

  10. Bapak Waluyo dan karyawan Sanata Dharma lainnya yang dengan sabar mau membukakan ruangan Bapak Muhadi ,meskipun sedang bekerja

  11. Kepala Sekolah SMA BOPKRI 1 Yogyakarta beserta guru dan para stafnya yang telah memberikan ijin penelitian di SMA BOPKRI 1 dan telah banyak memberi masukan dan bantuan untuk saya.

  12. Siswa-siswi kelas XI IPS SMA BOPKRI 1 Yogyakarta yang telah bersedia menjadi responden penelitian ini.

  13. Bapak Himawan selaku guru ekonomi SMA Stella Duce 2 Yogyakarta dan juga siswi-siswi kelas XI IPS SMA Stella Duce 2 Yogyakarta yang telah besedia membantu mengisi try out kuesioner.

  14. Kedua orang tuaku tercinta, terima kasih atas semua doa dan pengorbanan yang diberikan. Semoga aku bisa menjadi yang lebih baik lagi untuk kalian.. Pak, aku akhirnya lulus juga kan………………

  15. Pakdhe Marno dan Tante Ellen yang telah banyak membantu baik secara doa dan materi.

  16. Pa………. sampai ga tau harus bilang apalagi………… terlalu banyak yang sudah kamu berikan…. Makasi ya……… Tetaplah menjadi superstar yang selalu menuntun dan menjagaku…. Tarik tanganku jika aku terlalu jauh dalam melangkah…. You are the best……

  17. Aprel, maaf atas semuanya.. Sampai kapanpun aku tidak akan pernah bisa lupa… Semoga kamu lebih menemukan kedamaian di sana….

  18. Partner skripsiku, DENI….. Den, kalau ga ada kamu, ga tau skripsiku mau selesai kapan… tahun depan kaleeeyyy…. Terima kasih ya Den atas doa dan kesabarannya, aku banyak ngrepotin kamu dengan sifat moody ku. Hiks, jadi sedih…

  19. Maz Andre, terima kasih ya untuk semangat, doa, dan dorongannya… akhirnya kita lulus bareng kan….. Semoga yang terbaiklah yang akan kamu dapatkan……..

  20. Emmanuel Andrew, yang bikin Tante Nini langsung muka hiu. Makasi ya De’ buat lucunya. Ipin De’.. Mau???? Kapan main ke Jogjakarta lagi?

  21. Henny dan Wiwid, yang telah banyak membantu dalam olah data dan banyak memberi masukan dan semangat, juga mas Banu yang sekarang telah sukses di negeri orang.. Makasih ya..

  22. Lya, Aci & Deni, kalian teman-teman baik, juga teman jelekku… Hehe.. banyak sekali waktu yang aku habiskan bersama kalian. Terima kasih untuk semua tawa, tangis, bahagia, dan air mata… ( Aci & Lya, ayo cepet lulus… Belanda semakin dekat)

  23. Teman- teman PAK A 03 yang sangat aku rindukan: Aci, Deni, Wiwid, Henny, Amel, Yayik, Beni (makasih ya Ben atas semangat yang kamu berikan walaupun caranya agak aneh….), Detha, Romo Hiro, Ari Ndut, dan semua saja dari no 031334001-031334035.. Ayo reuni….

  24. Teman-teman Sexen Production khususnya angkatan tahun 2003,2004,2005 (Cindy, Djambul, Kethex, Bigar, Rita, Alm. Hari, Rocky, Bimo, Agusta, Pandu, Kharisma dan semuanya saja). Terimakasih karena telah memberikan banyak pengalaman yang sangat berharga…

  25. Teman-teman yang tidak henti-hentinya memberikan doa sebelum ujian: Sari, Fitria, Pramu Pencu, Diwo, Agnes kecil, Mbak Fera, Mas Teguh, Mas Agus, Mas Be, Alex, Nitnot, De’Antok, Mba Uri, Obeth, Ka’ Ryo, Bli Wayan, Pak Dhe. Terima kasih banyak atas doanya ya….

  26. Dan semua pihak yang telah membantu dalam penulisan skripsi ini yang tidak bisa penulis sebutkan satu per satu, terima kasih untuk bantuan, doa dan dukungannya.

  Penulis menyadari bahwa penyusunan skripsi ini jauh dari sempurna, sehingga masih perlu dikaji dan dikembangkan secara lebih lanjut. Untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan penulisan skripsi ini. Penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan.

  Penulis Veni Ayu Pavistra

  DAFTAR ISI

  HALAMAN JUDUL........................................................................................ i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING .............................................. ii HALAMAN PENGESAHAN.......................................................................... iii HALAMAN MOTTO ...................................................................................... iv HALAMAN PERSEMBAHAN ...................................................................... v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA .......................................................... vi ABSTRAK ....................................................................................................... vii

  ABSTRACT ....................................................................................................... viii

  KATA PENGANTAR ..................................................................................... ix DAFTAR ISI ................................................................................................... xiii

  BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang .............................................................................

  1 B. Batasan Masalah...........................................................................

  5 C. Rumusan Masalah ........................................................................

  5 D. Tujuan Penelitian .........................................................................

  6 E. Manfaat Penelitian ........................................................................

  6 BAB II TINJAUAN TEORETIK DAN PENGUJIAN HIPOTESIS

  A. Tinjauan Teoretik 1. Prestasi ......................................................................................

  8

  2. .Konsentrasi Belajar .................................................................

  35 D. Populasi dan Sampel Penelitian ...................................................

  61 C. Pembahasan Hasil Penelitian .......................................................

  59 2. Pengujian Hipotesis...................................................................

  59 1. Pengujian Prasayarat Analisis ...................................................

  54 B. Analisis Data ...............................................................................

  47 BAB IV ANALISI DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data .............................................................................

  40 G. Teknik Analisis Data ...................................................................

  37 F. Metode Pengumpulan Data ..........................................................

  36 E. Variabel dan Pengukurannya .......................................................

  35 C. Subyek dan Obyek Penelitian ......................................................

  13 3. Bimbingan Belajar ...................................................................

  35 B. Tempat dan Waktu Penelitian .....................................................

  34 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian ............................................................................

  33 E. Hipotesis .......................................................................................

  29 D. Paradigma Penelitian ...................................................................

  27 C. Kerangka Berpikir ......................................................................

  25 B. Kajian Hasil Penelitian Yang Relevan .........................................

  23 5. Fasilitas Belajar Di Rumah ......................................................

  18 4. Lingkungan Belajar Siswa .......................................................

  67

  BAB V PENUTUP A. Kesimpulan .................................................................................

  74 B. Keterbatasan Penelitian ...............................................................

  75 C. Saran ............................................................................................

  76 DAFTAR PUSTAKA ......................................................................................

  77 LAMPIRAN

  DAFTAR TABEL Tabel Kisi-Kisi Kuesioner Konsentrasi Belajar ...................................

  41 Tabel Kisi-Kisi Lingkungan Belajar Siswa..........................................

  42 Tabel Kisi-Kisi Fasilitas Belajar Di Rumah.........................................

  43 Tabel 3.1. Hasil Pengujian Validitas Variabel Konsentrasi Belajar............

  44 Tabel 3.2. Hasil Pengujian Validitas Variabel Lingkungan Belajar Siswa.

  45 Tabel 3.3. Hasil Pengujian Validitas Variabel Fasilitas Belajar Di Rumah

  46 Tabel 4.1. Penilaian Konsentrasi Belajar ....................................................

  55 Tabel 4.2. Penilaian Prestasi Belajar Siswa Pada Bidang Studi Ekonomi ..

  56 Tabel 4.3. Penilaian Keikutsertaan Siswa Dalam Program Bimbingan Belajar 56 Tabel 4.4. Penilaian Lingkungan Belajar Siswa..........................................

  58 Tabel 4.5. Penilaian Fasilitas Belajar Di Rumah.........................................

  59 Tabel 4.6. Ringkasan Hasil Pengujian Normalitas......................................

  60 Tabel 4.7. Hasil Pengujian Linearitas .........................................................

  71 Tabel 4.8. Hasil Uji Hipotesis Variabel Dummy yang pertama..................

  62 Tabel 4.9. Hasil Uji Hipotesis Variabel Dummy yang kedua .....................

  64 Tabel 4.10. Hasil Uji Hipotesis Variabel Dummy yang ketiga.....................

  65

  DAFTAR GAMBAR Gambar II.1 Paradigma Penelitian..................................................................

  33

  

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Kuesioner ...................................................................................

  79 Lampiran 2 Data Prapenelitian ......................................................................

  85 Lampiran 3 Validitas dan Reliabilitas ...........................................................

  91 Lampiran 4 Data Induk dan Data Skoring .....................................................

  95 Lampiran 5 Data Distribusi Frekuensi........................................................... 110 Lampiran 6 Hasil Uji Normalitas dan Linieritas ........................................... 122 Lampiran 7 Hasil Uji Regresi ........................................................................ 124 Lampiran 8 Tabel........................................................................................... 134 Lampiran 9 Surat Ijin Penelitian.................................................................... 137

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Konsentrasi merupakan hal yang utama dalam belajar. Tanpa konsentrasi,

  siswa tidak dapat menerima pelajarannya dengan baik. Dalam kenyataan ada siswa yang memiliki kemampuan konsentrasi yang besar dalam waktu yang lama.

  Sebaliknya, ada pula pelajar yang sukar untuk memusatkan pikiran terhadap suatu pelajaran. Ada pendapat mengatakan bahwa kemampuan konsentrasi adalah bakat yang dimilikinya sejak lahir. Pendapat yang demikian ini kurang tepat karena konsentrasi merupakan kebiasaan seseorang yang dapat dilatih.

  Untuk menciptakan konsentrasi belajar tidaklah mudah. Siswa harus dapat fokus ke pelajaran dengan didukung oleh keadaan atau kondisi siswa. Siswa yang sakit atau kelelahan tidak dapat berkonsentrasi dengan baik. Demikian juga keadaan lingkungan dimana siswa belajar. di sekolah misalnya. Sekolah yang baik adalah sekolah yang aman, nyaman, bersih dan rapi, tidak berdekatan dengan jalan raya, tidak berdekatan dengan pabrik, dan tentunya didukung dengan fasilitas yang lengkap. Sekolah yang bising dan dekat dengan jalan raya akan mengurang konsentrasi siswa terhadap mata pelajaran. Begitu pula dengan keadaan tempat tinggal siswa. Tempat tinggal yang ramai dan bising juga

  2 menghambat siswa dalam berkonsentrasi. Selain itu, keadaan lingkungan yang tidak mendukung pencapaian konsentrasi belajar adalah lingkungan yang tidak aman. Lingkungan yang tidak aman tersebut misalnya lingkungan dengan pergaulan yang tidak baik. Anak akan mudah terpengaruh ke pergaulan yang tidak baik tersebut sehingga akan memecah konsentrasi belajar dan menimbulkan kemalasan dalam belajar.

  Selain lingkungan belajar, siswa juga membutuhkan fasilitas sebagai penunjang kegiatan belajarnya. Adanya fasilitas yang lengkap akan mendorong siswa untuk belajar dengan semangat. Di sekolah, siswa biasanya mendapat fasilitas yang biasa digunakan bersama-sama sehingga terkadang penggunaan dari fasilitas sekolah tersebut kurang memuaskan bagi siswa. Untuk itu, ada kalanya siswa membutuhkan fasilitas belajar yang tersedia di rumah. Meja dan kursi belajar, lampu penerangan, ventilasi, kenyamanan ruang belajar sepertinya merupakan hal yang kecil. Namun tanpa disadari keberadaan fasilitas-fasilitas tersebut sangan membantu siswa dalam berkonsentrasi belajar dan tidak menimbulkan kemalasan dalam belajar. Beberapa hambatan mengapa siswa malas melakukan kegiatan belajar antara lain:

  1. Keadaan kondisi fisik yang mungkin sedang tidak sehat

  2. Sarana dan prasarana belajar yang kurang memadai atau tidak tersedia seperti tidak punya meja belajar, ruang belajar, buku-buku, dan perlengkapan yang dibutuhkan sewaktu belajar

  3

  3. Suasana lingkungan yang tidak mendukung. Contohnya lingkungan keluarga yang ramai, bising, tidak tentram, dan tidak harmonis

  4. Kebiasaan jelek yang sering dilakukan, antara lain, selalu menunda belajar, kebiasaan tidur terlalu malam, hiburan televisi yang berlebihan sehingga lupa wakitu.

  Sekolah merupakan tempat belajar yang paling utama. Namun, terkadang pemberian materi atau pelajaran di sekolah masih dianggap kurang dimengerti oleh siswa. Materi yang sulit, waktu atau jam pelajaran yang kurang cukup, atau bahkan tuntutan untuk menjadi yang terbaik yang membuat suatu pelajaran tidaklah cukup jika hanya dipelajari di sekolah. Tetapi tidak sedikit juga siswa yang sudah merasa cukup dan merasa mampu menerima pelajaran hanya dengan belajar di sekolah atau di rumah saja.

  Setiap orang tua selalu mengharapkan anaknya berhasil dalam studinya walaupun mereka tidak dapat sepenuhnya mencurahkan waktu untuk mendampingi anak-anaknya belajar di rumah. Karena tidak adanya pendampingan orang tua pada saat belajar menyebabkan anak-anak banyak yang belum mampu menjadwalkan sendiri waktu belajarnya sehingga terkadang siswa kurang berkonsentrasi dalam belajar. Oleh karena itu, mereka mengarahkan anaknya untuk mengikuti program bimbingan belajar secara klasikal maupun secara privat baik di lembaga-lembaga bimbingan belajar ataupun di sekolah. Jika siswa mengikuti program bimbingan belajar di lembaga bimbingan belajar, siswa dapat memilih sendiri mata pelajaran apa yang perlu dipelajari kembali. Siswa juga

  4 dapat memilih sendiri hari dan jam dalam mengikuti tambahan pelajaran tersebut. Bahkan, disediakan pula alternative pilihan apakah siswa tersebut akan memilih kelas regular atau memilih kelas privat yang tentor atau guru pembimbingnya datang langsung ke rumah siswa. Biasanya, tentor atau guru pembimbing menyampaikan meteri secara singkat tetapi mudah untuk dimengerti oleh siswa.

  Dalam penyelesaian soalpun tentor atau guru pembimbing pasti menyediakan cara yang paling cepat, singkat, dan praktis. Buku atau modulpun disediakan oleh lembaga bimbingan belajar tersebut. Hal itulah yang mungkin menjadikan siswa banyak yang mengikuti tambahan pelajaran di lembaga bimbingan belajar.

  Namun, tidak sedikit pula siswa yang mengikuti program bimbingan belajar di sekolah mereka masing-masing. Biasanya, program bimbingan belajar tersebut dilaksanakan sebelum masuk jam ke-1 ataupun sesudah pelajaran berakhir. Keuntungan jika siswa memilih program bimbingan belajar di sekolah yaitu siswa diberikan materi yang memang sesuai dengan kecepatan materi yang sedang dipelajari pada saat pelajaran biasa. Program bimbingan belajar di sekolah ini dapat dikatakan sebagai suplement dari materi yang diajarkan pada pelajaran biasa. Lepas dari ada tidaknya program bimbingan belajar, semua keberhasilan dalam belajar tetap tergantung pada usaha siswa itu sendiri dalam mencapai prestasi belajar yang maksimal. Untuk menjamin hasil belajar yang baik, maka siswa harus mempunyai kemauan yang kuat dalam belajarnya. Suatu program bimbingan belajar hanyalah sebuah program yang membantu siswa dalam mengatasi kesulitan belajar di sekolah. Berhubungan dengan hal tersebut, maka

  5 penelitian ini mengambil topik “Pengaruh Keikutsertaan Siswa Dalam

  Program Bimbingan Belajar, Lingkungan Belajar Siswa, dan Fasilitas Belajar Di Rumah Terhadap Hubungan Antara Konsentrasi Belajar dan Prestasi Belajar Siswa Pada Bidang Studi Ekonomi”.

  A. Batasan Masalah

  Penelitian ini memberikan batasan masalah yang membahas mengenai pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar, lingkungan belajar siswa, dan fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi”.

  B. Rumusan Masalah

  Berdasarkan latar belakang masalah, maka rumusan masalah yang diajukan adalah sebagai berikut:

  1. Apakah keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar berpengaruh terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi?

  2. Apakah lingkungan belajar siswa berpengaruh terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi?

  3. Apakah fasilitas belajar di rumah berpengaruh terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi?

  6

C. Tujuan Penelitian

  Berkaitan dengan rumusan masalah di atas, maka penelitian ini bertujuan:

  1. Untuk mengetahui adanya pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi

  2. Untuk mengetahui adanya pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi

  3. Untuk mengetahui adanya pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi D.

   Manfaat Penelitian

  Penelitian yang dilakukan diharapkan dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan dengan hasil penelitian, antara lain :

  1. Bagi siswa Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukkan agar bisa lebih mendorong siswa lebih giat belajar sehingga mencapai prestasi yang memuaskan.

  7

  2. Bagi penulis Dapat mengetahui secara mendalam pengaruh konsentrasi belajar terhadap prestasi belajar ditinjau dari keikutsertaan siswa di lembaga bimbingan belajar, lingkungan belajar, dan fasilitas yang tersedia di rumah.

  3. Bagi Sekolah Dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan yang berhubungan dengan proses belajar mengajar sehingga prestasi siswa dapat ditingkatkan

  4. Bagi Universitas Sanata Dharma Sebagai tambahan sumber bacaan perpustakaan dan sebagai acuan untuk penelitian lebih lanjut.

BAB II TINJAUAN TEORETIK DAN PENGUJIAN HIPOTESIS A. Tinjauan Teoretik 1. Prestasi Belajar Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, prestasi adalah hasil yang dicapai

  (dari yang telah dilakukan, dikerjakan). Apabila seseorang belajar, maka ia akan memperoleh hasilnya. Hasil adalah perubahan di dalam diri si pelajar di mana ia dapat mengetahui sesuatu yang sebelumnya tidak ia ketahui. Setiap orang mempunyai hasil yang berbeda-beda dari apa yang telah dipelajari.

  Keberhasilan siswa yang disebut belajar akan nampak dalam prestasi belajar yang diraihnya. Prestasi belajar siswa akan dapat diketahui dari hasil evaluasi belajarnya. Evaluasi adalah usaha penilaian terhadap suatu hal, bisa dari segi tujuan yang ingin dicapai, gagasan, cara kerja metode pemecahan (Nana Sudjana. 1990 : 20)

  Usaha mengevaluasi hasil belajar biasanya dilakukan pengukuran dalam bentuk ujian tertulis, lisan, maupun praktek yang kemudian diberi skor yang biasanya berwujud angka. Hasil pengukuran ini merupakan informasi- informasi data-data yang diwujudkan dalam bentuk angka-angka yang disebut prestasi belajar (Nasrun. 1979 : 1). Jadi, prestasi adalah hasil dari perubahan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik karena penguasaan

  9 pengetahuan yang dikembangkan oleh mata pelajaran yang bisa diukur dengan tes atau evaluasi hasil belajar.

  Faktor-faktor pendorong prestasi belajar menurut Dimyati dan Mudjiono (1999:235-253) yaitu:

  a. Faktor internal 1) Sikap terhadap belajar 2) Motivasi belajar 3) Konsentrasi belajar 4) Mengolah bahan belajar 5) Menyimpan perolehan hasil belajar 6) Menggali hasil belajar yang tersimpan 7) Kemampuan berprestasi atau unjuk hasil belajar 8) Rasa percaya diri siswa 9) Intelegensi dan keberhasilan belajar 10) Kebiasan belajar 11) Cita-cita siswa

  b. Faktor eksternal 1) Guru sebagai Pembina siswa belajar 2) Prasarana dan sarana pembelajaran 3) Faktor keluarga 4) Faktor lingkungan 5) Kurikulum sekolah

  10 Sedangkan faktor-faktor pendorong prestasi belajar menurut Heri

  Triluqman ( http://heritl.blogspot.com/2007/12/belajar-dan-motivasinya.html ) adalah: a. Faktor dari dalam, yaitu faktor-faktor yang dapat mempengaruhi belajar yang berasal dari dalam siswa. Faktor-faktor ini meliputi:

  1) Fisiologi, meliputi kondisi jasmaniah secara umum dan kondisi panca indra. Anak yang segar jasmaninya akan lebih mudah proses belajarnya. Anak-anak yang kekurangan gizi ternyata kemampuan belajarnya di bawah anak-anak yang tidak kekurangan gizi. Kondisi panca indra yang baik akan memudahkan anak dalam belajar. 2) Kondisi psikologis, meliputi kecerdasan, bakat, minat, motivasi, emosi, dan kemempuan kognitif.

  a) Faktor kecerdasan yang dibawa individu mempengaruhi belajar siswa. Semakin individu itu mempunyai tingkat kecerdasan tinggi, maka belajar yang dilakukannya akan semakin mudah dan cepat. Sebaliknya, semakin individu itu memiliki tingkat kecerdasan rendah, maka belajarnya akan lambat dan mengalami kesulitan belajar.

  b) Bakat individu satu dan lainnya tidaklah sama, sehingga belajarnya akan berbeda. Bakat merupakan kemampuan awal anak yang dibawa sejak lahir.

  11 c) Minat individu merupakan ketertarikan individu terhadap sesuatu.

  Minat belajar yang tinggi menyebabkan belajar siswa lebih mudah dan cepat.

  d) Motivasi belajar siswa yang satu dengan yang lain tidak sama.

  Adapun pengertian motivasi belajar adalah sesuatu yang menyebabkan kegiatan belajar terwujud. Motivasi belajar dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: cita-cita siswa, kemampuan belajar siswa, kondisi siswa, dan kondisi lingkungan siswa.

  e) Emosi merupakan kondisi psikologi (ilmu jiwa) individu untuk melakukan kegiatan, dalam hal ini adalah untuk belajar. kondisi psikologis siswa yang mempengaruhi belajar antara lain: perasaan senang, kemarahan, kejengkelan, kecemasan, dan lain-lain.

  f) Aspek kognitif meliputi aspek pengamatan, perhatian, ingatan, dan daya pikir siswa.

  b. Faktor dari luar yaitu faktor-faktor yang berasal dari luar siswa. Faktor- faktor ini meliputi: 1) Lingkungan alami, yaitu faktor yang mempengaruhi dalam proses belajar misalnya keadaan udara, cuaca, waktu, tempat atau gedungnya, alat-alat yang dipakai dalam belajar seperti alat-alat pelajaran.

  a) Keadaan udara mempengaruhi proses belajar siswa. Apabila udara terlalu lembab atau kering kurang membantu siswa dalam belajar.

  12 keadaan udara yang cukup nyaman bagi siswa membantu siswa untuk lebih nyaman dalam belajar.

  b) Waktu belajar mempengaruhi belajar siswa, misalnya pembagian belajar siswa dalam satu hari.

  c) Cuaca yang terang benderang dan cuaca yang mendung akan akan berbeda bagi siswa untuk belajar. Cuaca yang nyaman akan membantu siswa dalam belajar.

  d) Tempat atau gedung sekolah mempengaruhi belajar siswa. Gedung sekolah yang efektif untuk belajar memiliki ciri-ciri sebagai berikut: letaknya jauh dari keramaian ( pasar, bioskop, bar, pabrik, dan lain-lain ), tidak menghadap jalan raya, tidak dekat dengan sungai, tidak dekat dengn tempat-tempat yang membahayakan siswa.

  e) Alat-alat pelajaran yang digunakan baik itu perangkat lunak (misalnya program presentasi) ataupun perangkat keras (misalnya laptop, LCD)

  2) Lingkungan sosial, yaitu manusia atau sesama manusia baik itu ada (kehadirannya) atau tidak langsung hadir. Kehadiran orang lain pada waktu belajar seringkali mengganggu aktivitas belajar. dalam lingkungan sosial yang mempengaruhi belajar siswa ini dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu: (1) lingkungan sosial siswa di rumah yang meliputi seluruh anggota keluarga yahng terdiri atas: ayah, ibu,

  13 kakak atau adik serta anggota keluarga lainnya. (2) lingkungan sosial siswa di sekolah yaitu: teman sebaya, teman lain kelas, guru, kepala sekolah serta karyawan lainnya. (3) lingkungan sosial dalam masyarakat yang terdiri dari seluruh anggota masyarakat.

  3) Faktor instrumental adalah faktor yang adanya dan penggunaannya dirancang sesuai dengan hasil yang diharapkan. Faktor instrumental ini antara lain: kurikulun, struktur program, sarana dan prasarana (media pembelajaran), serta guru.

1. Konsentrasi Belajar

  Konsentrasi adalah pemusatan pikiran pada suatu hal ( Kamus Bahasa Indonesia Kontenporer : 1991 ). Jadi, konsentrasi merupakan pemusatan pikiran terhadap suatu hal dengan mengesampingkan semua hal lainnya yang tidak berhubungan. Dalam belajar, konsentrasi berarti pemusatan pikiran terhadap suatu mata pelajaran dengan mengesampingkan semua hal lainnya yang tidak berhubungan pelajaran tersebut.

  Pada dasarnya, konsentrasi merupakan akibat dari perhatian, terutama perhatian spontan yang ditimbulkan oleh minat terhadap sesuatu hal.

  Perhatian yang bersifat tak spontan yaitu perhatian yang diciptakan secara sadar oleh kemauan seseorang yang dapat menimbulkan suatu pemusatan pikiran. Seorang pelajar dengan mengembangkan minatnya dan melatih diri dapat berangsur-angsur memperbesar kemampuan konsentrasinya sehingga

  14 merupakan kebiasaan yang mudah dilakukannya sewaktu-waktu diperlukan. Ada beberapa faktor yang dapat menghambat konsentrasi (The Liang Gie, 1966 : 90 ) : a. Kurangnya minat siswa terhadap mata pelajaran yang dipelajari. Tidak adanya minat dapat mengakibatkan siswa kurang mengerti apa yang sedang dipelajarinya sehingga pikiran siswa terbang ke hal-hal lain.

  b. Gangguan sekeliling, seperti suara yang terlalu keras, udara yang sangat panas, atau meja dan kursi yang tidak nyaman.

  c. Urusan-urusan kecil yang mengganggu konsentrasi

  d. Kesenadaan atau keseragaman pada bahan pelajaran sehingga pikiran menjadi jemu karena terus menerus menghadapi hal yang sama.

  e. Menurunnya kesehatan atau keletihan. Ada beberapa cara mengatasi kesulitan siswa untuk berkonsentrasi (www.studygs.com), yaitu:

  a. Melakukan kebiasaan rutin, yaitu dengan membuat jadwal belajar yang efisien.

  Siswa yang mempunyai jadwal tetap untuk belajar akan dapat berkonsentrasi dengan baik dari pada siswa yang tidak memiliki jadwal tetap dalam belajar. Hal tersebut dikarenakan siswa yang memiliki jadwal tetap belajar sudah terpusat pikirannya bahwa pada jam dan waktu tersebut anak harus belajar dan mengesampingkan hal-hal lain yang tidak ada hubungannya dengan belajar atau kegiatan-kegiatan lain yang

  15 menganggu jadwal belajarnya. Anak yang tidak memiliki jadwal tetap untuk belajar cenderung seenaknya sendiri dalam menentukan waktu belajarnya. Hal itulah yang terkadang membuat anak merasa malas belajar dan sering kali menunda kegiatan belajarnya.

  b. Belajar di lingkungan yang tenang.

  Konsentrasi belajar akan tercipta jika tempat belajar yang dipilih adalah tempat yang tenang dan nyaman. Tempat belajar yang ramai dan bising akan menurunkan konsentrasi belajar, demikian pula tempat belajar yang penuh dengan aktivitas yang mengganggu konsentrasi anak. Ada baiknya anak mempunyai kamar atau ruang yang diperuntukkan khusus untuk belajar saja. Ruang belajar tersebut jauh dari kebisingan dan keramaian di dalam ataupun di luar rumah.

  c. Mengatur waktu untuk istirahat dengan mengerjakan sesuatu yang lain dari kebiasaan yang baru saja dilakukan. Misalnya, jalan-jalan sehabis duduk. Konsentrasi belajar tidak dapat diciptakan secara terus menerus tanpa ada jeda untuk istirahat. Jika anak dipaksakan untuk terus belajar, duduk di kursi belajar dan menghadap meja belajar tanpa ada penyegaran atau istirahat, maka yang terjadi justru anak tidak dapat menyerap pelajaran dengan baik. Otak yang terus dijejali dengan hal-hal yang sama dan serius akan membuat anak menjadi jenuh dan tidak dapat berkonsentrasi dengan baik. Sebaiknya, jika anak merasa penat mulai jenuh untuk belajar maka

  16 anak melakukan penyegaran dengan mencari suasana lain atau berjalan- jalan sebentar meninggalkan kursi belajar. hal tersebut dilakukan agar pikiran anak menjadi segar kembali dan dapat melakukan aktivitas belajar dengan baik.

  d. Hindari melamun dengan cara merefleksi tentang bahan pelajaran yang baru saja dipelajari.

  Ada kalanya anak akan hilang konsetrasi belajarnya jika anak merasa bahwa pelajaran yang dipelajarinya sudah dikuasainya. Hal tersebut membuat anak bingung harus berbuat apa lagi sehingga yang terjadi adalah pikiran anak melayang-layang ke hal-hal yang tidak berhubungan dengan pelajaran. Keadaan tersebut dapat disiasati dengan cara merefleksi kembali pelajaran yang baru saja dipelajari sehingga hal-hal yang terlupakan oleh siswa dapat diketahui dan dapat dipelajari lebih dalam lagi.

  e. Jika akan masuk kelas, pelajari dulu catatan dari pertemuan sebelumnya dan membaca bahan pelajaran yang akan dibahas di kelas sehingga siswa dapat mengetahui topik utama yang akan dibahas. Sebelum masuk kelas, seringkali anak terlebih dahulu bermain dengan teman-temannya sehingga pada saat pelajaran berlangsung, pikiran tentang bermain tersebut masih ada dan terus mengganggu konsentrasi siswa dalam belajar. Sebaiknya, anak dapat membagi waktu antara bermain dan belajar. Ada baiknya sebelum memulai pelajaran, anak

  17 belajar terlebih dahulu dari catatan pertemuan yang lalu dan membaca pelajaran yang akan dibahas di kelas sehingga siswa dapat mengetahui topik utama yang akan dipelajari di kelas.

  f. Menunjukkan perhatian pada saat di kelas untuk mendorong semangat belajar.

  Salah satu penyebab dari anak sulit berkonsentrasi diantaranya adalah anak tidak menunjukkan perhatian di kelas. Anak yang bermalas-malasan belajar di kelas dan tidak memperhatikan pelajaran yang sedang dipelajari akan membuat anak semakin sulit berkonsentrasi. Untuk menunjukkan perhatian dikelas, terlebih dahulu anak harus mempunyai minat di dalam mata pelajaran yang sedang dipelajari tersebut. Peran guru sangat penting untuk menumbuhkan minat belajar anak, tetapi kesadaran dalam diri anak tentang bahan pelajaran yang sedang dibahas lebih penting lagi. Untuk itulah, dengan cara menunjukkan perhatian dan kemauan dalam belajar akan mendorong semangat anak dalam belajar.

  g. Menghindari gangguan.

  Belajar tidak akan menyenangkan apabila anak merasa terganggu. Di sekolah, misalnya. Anak tidak akan dapat berkonsentrasi dengan baik apabila keadaan kelas yang ribut dan teman-teman yang mengganggunya atau mengajak untuk tidak belajar. hal tersebut dapat dicegah dengan cara menolak ajakan teman yang mengganggu belajar dan memilih tempat duduk yang mendukung untuk memperhatikan pelajaran. Begitu juga

  18 dengan di rumah. Suara bising dan berbagai aktivitas yang ada di sekitar rumah dapat mengganggu konsentrasi siswa dalam belajar. Maka ada baiknya ruang belajar tidak ditempatkan di tempat yang berdekatan dengan sumber kebisingan atau paling tidak meja belajar tidak menghadap ke jendela karena selain silau cahaya matahari juga mudah menjadi gangguan perhatian oleh hal-hal yang ada di luar jendela.

2. Bimbingan Belajar

  Menurut WS. Winkel (1987 : 36) belajar adalah suatu aktivitas mental psikis yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, ketrmpilan, dan sikap. Belajar adalah suatu proses perubahan kegiatan reaksi terhadap lingkungan, perubahan tersebut tidak dapat disebut belajar apabila disebabkan oleh pertumbuhan atau keadaan sementara seseorang seperti kelelahan atau disediakan obat-obatan. Perubahan kegiatan yang dimaksud mencangkup pengetahuan, kecakapan, dan tingkah laku dan ini diperoleh melalui latihan (pengalaman) bukan perubahan yang dengan sendirinya karena pertumbuhan kematangan atau karena keadaan sementara.

  Menurut Imron (1996 : 88) faktor-faktor yang mempengaruhi siswa untuk belajar adalah sebagai berikut: a. Tertarik pada mata pelajaran

  b. Ingin selalu bergabung dalam kelas

  19 c. Tindakan, kebiasaan, dan moralnya selalu dalam kontrol diri

  d. Selalu mengingat mata pelajaran dan mempelajarinya kembali

  e. Ingin identitasnya diakui oleh orang tua Sedangkan menurut Hamalik (1975 : 4) belajar adalah suatu bentuk perubahan diri seseorang yang dinyatakan dalam cara bertingkah laku yang baru berkat pengalaman dan latihan. Seseorang dikatakan telah belajar jika di dalam dirinya telah terjadi perubahan tertentu, misalnya semula ia tidak dapat membaca menjadi dapat membaca. Tetapi tidak semua perubahan di dapat dari hasil belajar, misalnya bayi yang belum bisa duduk kemudian bisa duduk.

  Perubahan ini terjadi karena kematangannya.

  Menurut Jones (1963 : 22) “Guidance is help given by one person to

  

another in making choise and adjustment and in solving problems.“ Dalam

  pengertian tersebut terkandung maksud bahwa tugas pembimbing hanyalah membantu agar individu ysng dibimbing mampu membantu dirinya sendiri, sedangkan keputusan yang diambil tergantung kepada individu yang dibimbing.

  Hal ini senada dengan pengertian bimbingan yang dikemukakan oleh Natawidjaya (1987) adalah proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara berkesinambungan, supaya individu tersebut dapat memahami dirinya sehingga dia sanggup mengarahkan dirinya dan dapat bertindak wajar sesuai dengan tuntutan masyarakat.

  20 Selanjutnya, Walgito (1982 : 11) merumuskan bimbingan sebagai berikut “Bimbingan adalah bantuan atau pertolongan yang diberikan kepada individu atau sekumpulan individu-individu dalam menghindari dan mengatasi kesulitan-kesulitan dalam kehidupannya, agar mereka itu dapat mencapai kesejahteraan hidupnya. Salah satu tujuan bimbingan belajar adalah memberikan bantuan kepada terbimbing dan memecahkan masalah sehingga pada akhirnya terbimbing dapat mengatasi kesulitannya. WS. Winkel (1987 : 105) mendefinisikan program bimbingan belajar sebagai berikut “ Program bimbingan belajar merupakan salah satu dari bimbingan pada umumnya yang dapat dijabarkan ke dalam dimensi perhatian, nasehat, pengawasan, dan motivasi.” Menurut Swastha (1992:25) bimbingan adalah bantuan atau pertolongan yang diberikan kepada individu atau sekumpulan individu dalam menghindari atau mengatasi kesulitan-kesulitan dalam hidupnya agar individu atau sekumpulan individu itu dapat mencapai kesejahteraan hidupnya.

  Sedangkan menurut Tidjan, dkk (1997:7) bimbingan adalah suatu proses pemberian bantuan yang terus menerus dan sistematis terhadap individu dalam memecahkan masalah yang dihadapinya agar tercapai kemampuan untuk menerima dirinya (self acceptance), kemampuan untuk mengarahkan dirinya (self realization) sesuai dengan potensi atau kemampuan dalam mencapai penyesuaian diri dengan llingkungan baik keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

  21 Dari pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan, bimbingan belajar adalah suatu arahan dan bimbingan kepada siswa untuk memberikan materi pengulangan (remedial), pengayaan (enrichment), dan konsultasi siswa

  

(consulting) sehingga siswa bimbingan belajar dapat memadukan secara

  integral materi pembelajaran maupun pola pikir almiah yang di dapat di sekolah dengan yang diberikan oleh lembaga bimbingan belajar. Lembaga bimbingan belajar merupakan suatu lembaga yang dalam pengelolaannya diatur dengan Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1991 tentang pendidikan luar sekolah baik yang dilembagakan maupun yang tidak, termasuk dalam hal ini adalah lembaga bimbingan belajar yang pengelolaannya dilakukan oleh seseorang, sekelompok orang, ataupun badan tertentu.

  Pendidikan luar sekolah termasuk juga didalamnya adalah lembaga bimbingan belajar mempunyai tujuan (Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1991):

  a. Melayani warga belajar supaya dapat tumbuh dan berkembang sedini mungkin dan sepanjang hayatnya guna meningkatkan martabat dan kehidupannya.

  b. Membina warga belajar agar memiliki pengetahuan, kerampilan, dan sikap mental yang diperlukan untuk mengembangkan diri, bekerja mencari nafkah atau melanjutkan ke tingkat dan atau jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

  22 c. Memenuhi kebutuhan belajar masyarakat yang tidak dapat dipenuhi dalam jalur pendidikan sekolah Tenaga pendidik lembaga bimbingan belajar terdiri atas tenaga pendidik, pengelola satuan pendidikan, penilik, peneliti dan pengembang di bidang pendidikan, pustakawan, laboran, teknisi sumber belajar, dan penguji. Peserta didik di lembaga bimbingan belajar mempunyai hak untuk belajar secara mandiri, memperoleh perlindungan terhadap perlakuan yang tidak wajar dari tenaga kependidikan atau lembaga penyelenggara pendidikan yang bersangkutan, memperoleh nilai hasil belajarnya serta pindah ke jalur pendidikan sekolah bilamana memenuhi persyaratan satuan pendidikan yang hendak dimasuki. Namun, di sisi lain, warga belajar berkewajiban untuk ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan kecuali warga belajar yang dibebaskan dari kewajiban tersebut oleh penyelenggara satuan pendidikan yang bersangkutan, mematuhi ketentuan peraturan yang berlaku, menghormati ternaga kependidikan, dan ikut memelihara sarana dan prasrana serta kebersihn, ketertiban, dan keamanan pada satuan pendidikan luar sekolah yang bersangkutan. (Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1991).

  Kurikulum yang dianut adalah sesuai dengan ditetapkan oleh menteri atau menteri lain atau pimpinan lembaga pemerintah non departemen setelah berkonsultasi dengan menteri. Sedangkan kurikulum yang tidak termasuk dalam ayat ketetapan menteri maka dapat ditetapkan aleh penyelenggara

  23 satuan pendidikan yang berdasarkan ketentuan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang system pendidikan nasional.

3. Lingkungan Belajar Siswa

  Lingkungan belajar menurut Soepartinah ( 1985 : 24) adalah tempat anak belajar bertumbuh dan berkembang menuju kedewasaan, serta suasana belajar yang menyertai pertumbuhan dan perkembangan itu. Dikatakan bahwa seluruh lingkungan sekolah yaitu halaman sekolah, ruang kelas dan isinya serta ruang-ruang di dalamnya merupakan faktor –faktor yang mempengaruhi prestasi belajar anak. Selain itu, lingkungan belajar adalah situasi dan keadaan yang mendukung seseorang untuk menambah pengetahuan yang ia miliki.

  Lingkungan belajar siswa merupakan lingkungan belajar yang mendukung peningkatan prestasi belajar siswa yang meliputi lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

  a. Lingkungan belajar di keluarga Kebanyakan orang tua mengharapkan anaknya mencapai prestasi yang tinggi di sekolah. Akan tetapi, orang tua merasa kesulitan untuk mewujudkan keinginannya itu melalui perbuatan yang efektif. Orang tua hendaknya berpartisipasi langsung dalam meningkatkan prestasi belajar anak.

  b. Lingkungan belajar di sekolah menurut Winkel ( 1989 : 20 ) merupakan pendidikan formal. Dikatakan formal karena di sekolah terlaksana

  24 serangkaian kegiatan terencana dan terorganisir, termasuk dalam rangka proses belajar mengajar di kelas. Kegiatan ini bertujuan menghasilkan perubahan-perubahan dalam diri anak yang sedang menuju kedewasaan, sejauh perubahan-perubahan itu dapat diusahakan melalui kegiatan belajar. yang dimaksudkan di sini adalah khusus mengenai lingkungan fisik dan sosial yang terdapat di dalam kelas atau sekolah pada umumnya. Lingkungan sekolah yang dapat memenuhi kebutuhan rasa aman, nyaman, dan memberikan fasilitas belajar yang banyak menunjang prestasi belajar siswa. Siswa yang diterima oleh guru dan teman-teman sekelasnya akan merasa lebih aman dan nyaman. Contoh lingkungan fisik sekolah adalah pengaturan tempat duduk, ukuran kelas, ukuran sekolah, komposisi kelas dan fasilitas belajar.

  c. Lingkungan belajar di masyarakat Dari lahir sampai mati manusia hidup di lingkungan masyarakat. Hidup dalam masyarakat berarti ada interaksi sosial dengan orang-orang sekitar dan dengan demikian mengalami pengaruh dan mempengaruhi orang lain. Pendidikan berkenaan dengan perkembangan dan perubahan kelakuan anak didik. Pendidikan bertujuan dengan transmisi pengetahuan, sikap, kepercayaan, ketrampilan, dan aspek-aspek kelakuan lainnya kepada generasi muda. Pendidikan adalah proses belajar mengajar mengenai pola-pola kelakuan manusia menurut apa yang diharapkan oleh masyarakat.

  25

4. Fasilitas Belajar Di rumah

  Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia. Fasilitas adalah segala sesuatu yang memudahkan (1976:123). Dari pengertian tersebut dapat didefinisikan, fasilitas adalah segala sesuatu yang disediakan untuk mempermudah pencapaian suatu tujuan. Fasilitas yang dimiliki orang tua adalah sarana yang diberikan orang tua kepada anaknya dengan tujuan agar dapat menunjang kelancaran belajar.

  Fasilitas belajar merupakan salah satu faktor ekstern yang dapat berpengaruh terhadap pancapaian prestasi belajar siswa. Macam-macam fasilitas belajar di rumah yang dibutuhkan siswa meliputi:

  a. Peralatan sekolah Peralatan sekolah adalah segala sesuatu yang digunakan siswa untuk melaksanakan kegiatan belajar. Misalnya, buku paket, buku tulis, alat tulis, dan sebagainya. Siswa yang memiliki peralatan sekolah yang lengkap akan cenderng dapat berkonsentrasi dalam belajarnya karena alat- alat yang dimiliki dapat menunjang belajarnya.

  b. Media massa Media massa adalah sarana penunjang yang dibutuhkan siswa untuk memperoleh pengetahuan umum selain pelajaran yang didapat dari sekolah. Yang dimaksud media massa yaitu seperti Koran dan majalah, sedagkan media elektronik adalah televisi dan radio.

  26 c. Meja dan kursi belajar

  Meja dan kursi belajar disediakan agar siswa merasa lebih nyaman di dalam kegiatan belajar di rumah. Permukaan meja belajar sebaiknya tidak diplitur mengkilap, diberi pernis sampai berkaca-kaca atau mengkilap atau dilapisi lembaran kaca jernih karena akan menimbulkan kesilauan. Meja dan kursi belajar hendaknya bersih dari segala hal yang tidak berkaitan dengan kepentingan belajar. Kenyamanan anak dalam belajar akan mempengaruhi konsentrasi belajar anak.

  d. Ruang belajar Ruang belajar adalah ruangan yang digunakan oleh siswa agar dapat belajar dengan baik. Sebaiknya, ruang belajar anak jauh dari kebisingan aktivitas rumah. Ruang belajar yang tenang dan nyaman akan menambah konsentrasi anak dalam belajar.

  e. Penerangan Penerangan adalah pencahayaan yang baik yang dibutuhkan siswa untuk belajar agar tidak merusak mata. Sumber penerangan yang baik adalah lampu meja pijar (bukan neon) yang cukup terang (40-60 watt), dan posisi lampu sebaiknya diletakkan di sisi kiri atas (kalau dapat dari arah belakang) anak, sehingga bayangan tangan yang menulis tidak menghalangi pandangan dan anak dapat merasa nyaman dalam belajar.

  27 f. Ventilasi

  Ventilasi adalah sarana untuk menghasilkan sirkulasi udara yang dibutuhkan siswa untuk kenyamanan dalam belajar.

B. Kajian hasil Penelitian Yang Relevan

  Menurut Fransisca dalam penelitiannya yang berjudul “Hubungan antara sosial ekonomi orang tua, motivasi belajar siswa dengan keberhasilan siswa menempuh Ujian Akhir Nasional” (2004), menemukan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara keikursertaan siswa dalam program bimbingan belajar dengan keberhasilan siswa menempuh UAN dapat diterima. Hal tersebut didukung dari sumbangan efektif yang diberikan keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar yaitu sebesar 11,990%. Berdasarkan hal tersebut maka apabila ada kemauan siswa untuk mengikuti program bimbingan belajar dimana dapat membantu siswa dalam memecahkan kesulitan belajar melalui pemecahan soal – soal untuk UAN maka akan membimbing siswa untuk berhasil dalam menempuh UAN.

  Menurut Suryantono dalam penelitiannya yang berjudul “Pengaruh faktor lingkungan belajar dan sikap belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran ekonomi akuntansi” (2004), menemukan adanya pengaruh positif dari lingkungan belajar dan prestasi belajar. Lingkungan belajar sebagai lingkungan sosial yang lebih banyak mempengaruhi kegiatan belajar siswa adalah lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat.

  28 Lingkungan yang tenang, nyaman, kondusif dan ditunjang dengan fasilitas atau sarana belajar yang memadai akan membuat siswa dapat mencurahkan perhatiannya atau dapat berkonsentrasi dengan baik untuk belajar, sehingga dapat mencapai prestasi belajar yang tinggi.

  Sedangkan menurut Wahyu dalam penelitiannya yang berjudul “Pengaruh motivasi belajar, sarana belajar dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa” (2006) menemukan adanya pengaruh positif sarana belajar mahasiswa terhadap prestasi belajar mahasiswa. Tersedianya sarana belajar yang memadai akan dapat lebih memudahkan mahasiswa untuk meraih prestasi belajar yang baik. Misalnya mahasiswa memiliki alat-alat tulis (ballpoint, penghapus, kalkulator, dll), komputer, laptop. Setiap mahasiswa juga membutuhkan sarana yang baik untuk menunjang peningkatan dalam prestasi belajarnya. Kondisi sarana belajar juga harus diperhatikan, misalnya keadaan kamar belajarnya apakah cukup baik sirkulasi udaranya, apakah penerangan dalam ruang memadai untuk belajar pada siang hari maupun malam hari, apakah kondisi meja dan kursi dalam keadaan baik atau tidak.

  Hal – hal kecil tersebut sangat penting karena akan membuat mahasiswa merasa nyaman dan betah untuk melakukan kegiatan belajar, sehingga dapat menciptakan konsentrasi belajar yang baik dan dapat meraih prestasi belajar yang baik pula.

  Dari ketiga hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan keikutsertaan siswa dalam program

  29 bimbingan belajar, lingkungan belajar dan sarana belajar siswa atau mahasiswa terhadap prestasi belajar.

C. Hubungan diantara Variabel Penelitian

1. Pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar

  

terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar

  Konsentrasi belajar yang baik sangat diperlukan oleh siswa karena dengan konsentrasi belajar yang baik inilah siswa dapat lebih mudah menyerap pelajaran yang diberikan. Jika siswa dapat lebih mudah menyerap pelajaran, maka prestasi yang dihasilkan akan lebih baik dari pada siswa yang sulit menyerap pelajaran. Kemampuan berkonsentrasi pada setiap siswa memang berbeda-beda. Namun demikian, konsentrasi belajar tersebut dapat terus dilatih agar prestasi belajar terus meningkat. Salah satu usaha dalam menciptakan konsentrasi belajar adalah dengan cara siswa mengikuti program bimbingan belajar baik di sekolah maupun di lembaga bimbingan belajar. Kurangnya pembelajaran yang disampaikan pada saat pelajaran di sekolah sering menjadi alasan utama mengapa siswa kurang dapat berprestasi di sekolah. Hal tersebut membuat banyak siswa yang mengikuti tambahan belajar baik di sekolah siswa itu sendiri maupun di lembaga bimbingan belajar. Dengan mengikuti program bimbingan belajar, maka waktu belajar siswa dapat bertambah dengan suasana belajar yang berbeda. Penambahan waktu belajar tersebut membuat siswa dapat semakin menangkap materi yang

  30 diajarkan di sekolah. Keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar merupakan suatu bentuk minat siswa dalam belajar. Dari pernyataan di atas maka dapat dikatakan bahwa tinggi rendahnya hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar, salah satunya ditentukan oleh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar. Siswa yang mengikuti program bimbingan belajar secara intensif mempunyai tingkat hubungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang mengikuti program bimbingan belajar tetap tidak intensif ataupun siswa yang sama sekali tidak mengikuti program bimbingan belajar.

2. Pengaruh lingkungan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar

  Konsentrasi merupakan pemusatan pikiran terhadap suatu hal dengan mengesampingkan semua hal lainnya yang tidak berhubungan. Dalam belajar, konsentrasi berarti pemusatan pikiran terhadap suatu mata pelajaran dengan mengesampingkan semua hal lainnya yang tidak berhubungan pelajaran tersebut. Siswa yang mampu mengesampingkan hal yang tidak berhubungan degan pelajaran, pada umumnya mempunyai prestasi belajar yang lebih baik dari pada siswa yang tidak mampu mengesampingkan hal di luar pelajaran. Hal-hal di luar pelajaran tersebut antara lain kondisi siswa atau segala hal yang menyangkut perasaan dalam diri siswa, keadaan kelas, keadaan keluarga, dan lain-lain. Lingkungan di sekolah turut menunjang keberhasilan

  31 siswa. Lingkungan yang asri dan bersih mempunyai kesan tersendiri bagi siswa. Jika sebuah lingkungan sekolah kotor tentu berdampak pada kesehatan siswanya. Siswa jadi sering sakit, akibatnya pelajaran jadi ketinggalan. Lingkungan belajar yang nyaman dan aman baik di sekolah maupun di rumah akan membantu siswa dalam berkonsentrasi. Lingkungan yang ramai, bising, dan tidak nyaman sering membuat siswa terpecah konsentrasi belajarnya pada hal-hal yang tidak diperlukan dalam belajar. Kondisi sosial masyarakat juga berpengaruh pada prestasi siswa. Siswa yang yang hidup dalam lingkungan yang rusak, besar kemungkinan akan tumbuh mentalitas yang rusak pula.

  Penyakit sosial yang tumbuh jelas sangat mempengaruhi moralitas seseorang. Seorang siswa dalam masa usia remaja, masa identitas, sangat rawan dari pengaruh lingkungan negatif. Lingkungan masyarakat yang kumuh dan serba kekurangan akan membuat aktifitas belajar anak terganggu. Maka, siswa yang lingkungan belajarnya baik dan mendukung akan mempunyai tingkat konsentrasi yang lebih tinggi dan berdampak pada pencapaian prestasi yang tinggi pula. Sedangkan siswa yang mempunyai lingkungan belajar yang tidak mendukung siswa dalam belajar akan mempunyai tingkat konsentrasi yang rendah dan berdampak pada pencapaian prestasi belajar yang rendah pula.

  32

3. Pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar Prestasi adalah hasil yang dicapai (dari yang telah dilakukan, dikerjakan).

  Apabila seseorang belajar, maka ia akan memperoleh hasilnya. Hasil adalah perubahan di dalam diri si pelajar di mana ia dapat mengetahui sesuatu yang sebelumnya tidak ia ketahui. Setiap orang mempunyai hasil yang berbeda- beda dari apa yang telah dipelajari. Keberhasilan siswa yang disebut belajar akan nampak dalam prestasi belajar yang diraihnya. Pencapaian prestasi belajar ditentukan oleh bermacam-macam faktor. Salah satu faktor tersebut adalah minat siswa terhadap pelajaran. Minat tersebut menciptakan suatu keseriusan dalam belajar. Keseriusan dalam belajar akan menimbulkan suatu konsentrasi atau pemusatan pikiran. Siswa yang mampu berkonsentrasi pada suatu pelajaran, maka biasanya mempunyai prestasi yang tinggi. berbeda dengan siswa yang tidak mampu berkonsentrasi pada pelajaran. Biasanya anak yang kurang dapat berkonsentrasi dalam pelajaran prestasinya pun cenderung lebih rendah. Pencapaian konsentrasi dalam belajar ditentukan oleh bermacam-macam hal, salah satunya adalah kelengkapan fasilitas belajar di rumah. Keberadaan fasilitas belajar di rumah seperti pengadaan buku tulis, buku latihan, meja kursi belajar, penerangan, ruang belajar, dan ventilasi yang baik akan megakibatkan anak menjadi semangat dan merasa nyaman untuk belajar di rumah. Adanya fasilitas belajar di rumah dapat menciptakan konsentrasi. Bila anak sudah mempunyai kebiasaan belajar di meja belajar,

  33 maka timbulah kesadaran dan perasaan bahwa jika berada di situ anak harus belajar. Fasilitas belajar yang lengkap akan membuat konsentrasi belajar siswa tinggi dan berdampak pada pencapaian prestasi belajar yang tinggi dibendingkan dengan siswa yang fasilitas belajarnya tidak lengkap.

D. Paradigma Penelitian

  Paradigma penelitian ini dapat digambarkan sebagai berikut: Gambar II.1 Paradigma Penelitian

  Keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar Konsentrasi Belajar

  Prestasi Belajar Lingkungan Fasilitas belajar belajar siswa di rumah

  34

E. Hipotesis

  1. Ada pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi

  2. Ada pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi

  3. Ada pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus yaitu penelitian tentang

  subyek tertentu, dimana subyek tersebut terbatas maka kesimpulan yang diperoleh hanya berlaku pada subyek yang diteliti. Studi kasus penelitian ini dilakukan di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta khususnya siswa kelas XI IPS, sehingga generalisasi kesimpulan hanya terbatas pada subjek yang diteliti.

  B. Tempat dan Waktu Penelitian

  1. Tempat penelitian Penelitian dilakukan di SMA BOPKRI 1, Jl. Wardani 2 Yogyakarta

  2. Waktu penelitian Penelitian dilakukan pada periode Bulan Maret – Mei 2008

  C. Subyek dan Obyek Penelitian

  1. Subyek penelitian Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPS SMA BOPKRI 1 Yogyakarta

  36

2. Objek penelitian

  Objek penelitian dalam tulisan ini adalah konsentrasi belajar, prestasi belajar pada bidang studi ekonomi, keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar, lingkungan belajar, dan fasilitas belajar di rumah.

D. Populasi dan Sampel Penelitian

  1. Populasi adalah kumpulan yang lengkap dari seluruh elemen sejenis, akan tetapi dapat dibedakan satu sama lain. Perbedaan itu disebabkan adanya karakteristik yang berlainan (Arikunto, 1991 : 102). Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah siswa siswi SMA BOPKRI 1 Yogyakarta.

  2. Sampel adalah sebagian dari populasi yang diambil dengan menggunakan cara-cara tertentu (Sudjana, 1992 : 161). Pengambilan sampel dilakukan dengan cara mengambil sampel yang memenuhi kriteria sampel tertentu sesuai yang dikehendaki oleh peneliti, yaitu seluruh siswa-siswi kelas XI Program IPS SMA BOPKRI 1 Yogyakarta yang berjumlah 91 siswa dengan pertimbangan siswa ini sudah melakukan cara belajar yang lebih intensif dan suasana belajar yang sudah serius guna persiapan kenaikan kelas XII sehingga diharapkan dapat mengisi kuesioner dengan sepenuh hati.

  37

E. Variabel Penelitian dan Pengukurannya

  Variabel penelitian adalah abyek penelitian yang bervariasi atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian (Arikunto, 1992 : 102). Dalam penelitian ini variable yang akan diteliti adalah sebagai berikut :

  1. Variabel Bebas ( independent variable ) Variabel bebas ( independent variable ) adalah variabel yang diselidiki pengaruhnya yaitu konsentrasi belajar (X).

  2. Variabel Terikat ( dependent variable ) Variabel terikat ( dependent variable ) adalah variabel yang diramalkan akan timbul dalam hubungan yang fungsional yaitu prestasi belajar (Y).

  3. Variabel Moderator Variabel moderator dalam penelitian ini adalah keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar (D

  1

  ), lingkungan belajar siswa (D

  2

  ), dan fasilitas belajar siswa di rumah (D

  

3 ).

  4. Definisi dan Pengukuran Variabel

  a. Konsentrasi Belajar Konsentrasi belajar adalah pemusatan pikiran terhadap suatu mata pelajaran dengan mengesampingkan semua hal lainnya yang tidak berhubungan dengan pelajaran tersebut. Pengukuran variabel konsentrasi belajar didasarkan pada indikator-indikator yang selanjutnya dijabarkan dalam bentuk pernyataan yang dinyatakan dalam bentuk skala sikap. Berikut ini disajikan tabel operasionalisasi

  38 variabel konsentrasi belajar. Masing-masing pertanyaan dibuat dengan pilihan empat jawaban dan masing-masing diberi skor dengan ketentuan sebagai berikut.

  No Keterangan Skor Pernyataan Positif Negatif

  1. Sangat setuju

  4

  1

  2. Setuju

  3

  2

  3. Tidak setuju

  2

  3

  4. Sangat tidak setuju

  1

  4 b. Prestasi Belajar

  Prestasi belajar adalah hasil yang dicapai setelah proses belajar yang merupakan tingkat keberhasilan seseorang dalam mengikuti proses belajar mengajar. Prestasi belajar siswa ditunjukkan dengan nilai raport masing-masing siswa kelas XI SMA pada semester sebelumnya yaitu kelas semester 2. Variabel prestasi belajar diukur berdasarkan jumlah nilai raport siswa.

  c. Keikutsertaan Siswa Dalam Program Bimbingan Belajar Program bimbingan belajar adalah suatu program untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada siswa untuk memberi materi pengulangan (remedial), pengayaan (enrichment), dan konsultasi siswa (consulting) sehingga siswa bimbingan belajar dapat memadukan secara integral

  39 materi pembelajaran maupun pola pikir alamiah yang di dapat di sekolah dengan yang diberikan oleh penyedia program bimbingan belajar.

  Variabel keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar diukur dengan menggunakan skala ordinal, sedang indikatornya adalah : Keikutsertaan Siswa Dalam Kategori Skor Program Bimbingan Belajar < 1 tahun Tidak intensif

  Intensif

  1 ≥ 1 tahun d.

  Lingkungan Belajar Siswa Lingkungan belajar siswa merupakan lingkungan belajar yang mendukung peningkatan prestasi belajar siswa yang meliputi lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Pengukuran variabel lingkungan belajar siswa didasarkan pada indikator-indikator yang selanjutnya dijabarkan dalam bentuk pernyataan yang dinyatakan dalam bentuk skala sikap. Berikut ini disajikan tabel operasionalisasi variabel lingkiungan belajar siswa. Masing-masing pertanyaan dibuat dengan pilihan empat jawaban dan masing-masing diberi skor dengan ketentuan sebagai berikut

  No Keterangan Skor Pernyataan Positif Negatif

  1. Sangat setuju

  4

  1

  2. Setuju

  3

  2

  3. Tidak setuju

  2

  3

  4. Sangat tidak setuju

  1

  4

  40 e.

  Fasilitas Belajar Siswa Di Rumah Fasilitas belajar siswa di rumah adalah sarana yang diberikan orang tua kepada anaknya dengan tujuan agar dapat menunjang kelancaran belajar.

  Pengukuran variabel fasilitas belajar siswa di rumah didasarkan pada indikator-indikator yang selanjutnya dijabarkan dalam bentuk pernyataan yang dinyatakan dalam bentuk skala sikap. Berikut ini disajikan tabel operasionalisasi variabel fasilitas belajar siswa di rumah.

  Masing-masing pertanyaan dibuat dengan pilihan empat jawaban dan masing-masing diberi skor dengan ketentuan sebagai berikut.

  No Keterangan Skor Pernyataan Positif Negatif

  1. Sangat setuju

  4

  1

  2. Setuju

  3

  2

  3. Tidak setuju

  2

  3

  4. Sangat tidak setuju

  1

  4 F. Metode Pengumpulan Data

  1.Dokumentasi Dokumentasi merupakan suatu metode pengumpulan data dengan cara mengambil catatan/ dokumen yang tersedia. Pada penelitian ini data yang diambil untuk dokumentasinya adalah hasil belajar siswa yang berupa nilai atau raport siswa bidang studi ekonomi dari kelas XI semester pertama.

  41

  2.Kuesioner Kuesioner adalah daftar pertanyaan yang didistribusikan melalui pos untuk diisi dan dikembalikan atau dapat juga dijawab di bawah pengawasan peneliti . Kuesioner ini digunakan untuk mengumpulkan data tentang konsentrasi belajar siswa, keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar, lingkungan belajar siswa, dan fasilitas belajar di rumah. Adapun kisi-kisinya adalah sebagai berikut:

  Tabel Kisi-Kisi Kuesioner Konsentrasi Belajar

  Dimensi Indikator No. Pernyataan Positif Negatif

  Konsentrasi Perhatian yang fokus 1,2,5 3,4 Belajar

  Berpikir yang fokus 6,7 Mampu mengesampingkan hal- 11 8,9,

  10 hal lain di luar pelajaran yang berasal dari dalam diri ( internal) Mampu mengesampingkan hal- 12,13 hal lain di luar pelajaran yang berasal dari luar (eksternal)

  42

  5

  14 Lingkungan belajar siswa ditinjau dari keadaan masyarakat

  2.Penerimaan masyarakat 12,13,

  9

  8 1. Hubungan antar warga

  7. Tingkat polusi di sekolah

  8 Lingkungan belajar siswa ditinjau dari keadaan sekolah

  6. Jarak sekolah dengan kawasan industri atau pabrik

  8

  5. Jarak sekolah dengan pusat keramaian

  8

  4.Jarak sekolah dengan jalan raya

  8

  10

  3. Hubungan antar warga sekolah 6,7,9,

  2. Bersih

  Tabel Kisi-Kisi Kuesioner Lingkungan Belajar Siswa

  4

  No. Pertanyaan Dimensi Indikator Positif Negatif

  1. Keharmonisan keluarga

  1

  2

  2.Kelengkapan keluarga(ayah,ibu,anak)

  3 3. Jarak rumah dengan jalan raya

  4.Jarak rumah dengan pusat keramaian

  5

  4

  5.Jarak rumah dengan kawasan industri / pabrik

  4 Lingkungan belajar siswa ditinjau dari keadaan keluarga/ rumah

  6.Tingkat polusi di rumah

  4

  1. Rapi

  3. Lingkungan bersih/ aman/ nyaman 15,16

  43

  Tabel Kisi-Kisi Kuesioner Fasilitas Belajar di Rumah

  Dimensi Indikator No. Pertanyaan Positif Negatif

  Fasilitas

  1. Tersedia peralatan sekolah 3,5,8

  7 belajar di

  2. Media massa 9,10, rumah

  12

  3. Meja dan kursi belajar 2,6

  4. Ruang belajar 1,11, 13,14

  5. Penerangan

  4

  6. Ventilasi

  6 Pengujian kuesioner akan dilakukan kepada 30 siswa terlebih dahulu.

  Pengujian validitas dan reliabilitas kuesioner ini akan dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut: a. Uji Validitas

  Sebuah instrument dinyatakan valid bila mampu mengukur apa yang diinginkannya (Sugiyono, 1999 : 124). Untuk pengukuran validitas tersebut digunakan teknik Product Moment Co-Efficient Of

  Correlation dari Pearson (Anton Dajan, 1996 : 315). Rumusnya: rxy= n xy- x y

  Σ Σ Σ

  2

  2

  2

  2 n x -( x) n y -( y)

  √⎨ Σ Σ ⎬ ⎨ Σ Σ ⎬

  44 Keterangan: rxy = koefisien korelasi Product moment, uji satu arah dengan taraf signifikasi (

  5. Butir 5 0,4146 0,2014 Valid

  13. Butir 13 0,4907 0,2014 Valid

  12. Butir 12 0,3752 0,2014 Valid

  11. Butir 11 0,3255 0,2014 Valid

  10. Butir 10 0,6376 0,2014 Valid

  9. Butir 9 0,6397 0,2014 Valid

  8. Butir 8 0,1410 0,2014 Tidak Valid

  7. Butir 7 0,2194 0,2014 Valid

  6. Butir 6 0,2927 0,2014 Valid

  4. Butir 4 0,6157 0,2014 Valid

  α) = 5% n = jumlah sample x = jumlah nilai (skor) maksimum pertanyaan responden y = total nilai (skor) pernyataan responden Σy

  3. Butir 3 0,2894 0,2014 Valid

  2. Butir 2 0,5953 0,2014 Valid

  1. Butir 1 0,6157 0,2014 Valid

  Tabel III. 1

Hasil Pengujian Validitas Kuesioner Untuk Variabel Konsentrasi Belajar

No. Butir Soal Koefisien Validitas Nilai r tabel Keterangan

  Pengujian validitas penelitian ini didasarkan pada populasi berukuran N = 68 dengan df (degree of fredom) = N – 2 (dk = 68 – 2 = 66). Berdasarkan populasi dan nilai r product moment tersebut koefisien r tabel = 0,2014 dengan taraf signifikan 5%. Berikut ini hasil pengujian validitas.

  = jumlah skor kuadrat variable x Jika r hitung > r table maka pengukuran tersebut valid

  2

  = jumlah skor kuadrat variable y Σx

  2

  14. Butir 14 0,5468 0,2014 Valid

  45 Hasil uji coba menunjukkan bahwa 14 butir soal untuk variabel konsentrasi belajar yang digunakan dalam penelitian ini terdapat 13 butir soal yang valid sebab koefisien validitas > r tabel, sedangkan 1 butir soal dianggap tidak valid karena koefisien validitas < r tabel.

  10. Butir 10 0,2555 0,2014 Valid

  18. Butir 18 0,2924 0,2014 Valid

  17. Butir 17 0,0287 0,2014 Tidak Valid

  16. Butir 16 0,2905 0,2014 Valid

  15. Butir 15 0,3235 0,2014 Valid

  14. Butir 14 0,4431 0,2014 Valid

  13. Butir 13 0,4045 0,2014 Valid

  12. Butir 12 0,3491 0,2014 Valid

  11. Butir 11 0,3691 0,2014 Valid

  9. Butir 9 0,2680 0,2014 Valid

  Tabel III. 2

Hasil Pengujian Validitas Kuesioner Untuk Variabel Lingkungan Belajar

Siswa

  8. Butir 8 -0,4373 0,2014 Tidak Valid

  7. Butir 7 0,5294 0,2014 Valid

  6. Butir 6 0,3233 0,2014 Valid

  5. Butir 5 0,0499 0,2014 Tidak Valid

  4. Butir 4 0,3753 0,2014 Valid

  3. Butir 3 0,2700 0,2014 Valid

  2. Butir 2 0,3867 0,2014 Valid

  1. Butir 1 0,4852 0,2014 Valid

  No. Butir Soal Koefisien Validitas Nilai r tabel Keterangan

  19. Butir 19 0,3361 0,2014 Valid Hasil uji coba menunjukkan bahwa 19 butir soal untuk variabel konsentrasi belajar yang digunakan dalam penelitian ini terdapat 16

  46 butir soal yang valid sebab koefisien validitas > r tabel, sedangkan 3 butir soal dianggap tidak valid karena koefisien validitas < r tabel.

  8. Butir 8 0,3453 0,2014 Valid

  14. Butir 14 0,5109 0,2014 Valid

  13. Butir 13 0,2626 0,2014 Valid

  12. Butir 12 -0,1718 0,2014 Tidak Valid

  11. Butir 11 0,4984 0,2014 Valid

  10. Butir 10 0,3663 0,2014 Valid

  9. Butir 9 0,4704 0,2014 Valid

  7. Butir 7 0,1101 0,2014 Tidak Valid

  Tabel III. 3

Hasil Pengujian Validitas Kuesioner Untuk Variabel Fasilitas Belajar Di

Rumah

  6. Butir 6 0,3585 0,2014 Valid

  5. Butir 5 -0,1099 0,2014 Tidak Valid

  4. Butir 4 -0,1528 0,2014 Tidak Valid

  3. Butir 3 0,2312 0,2014 Valid

  2. Butir 2 0,2321 0,2014 Valid

  1. Butir 1 0,2786 0,2014 Valid

  No. Butir Soal Koefisien Validitas Nilai r tabel Keterangan

  15. Butir 15 0,3653 0,2014 Valid Hasil uji coba menunjukkan bahwa 15 butir soal untuk variabel konsentrasi belajar yang digunakan dalam penelitian ini terdapat 11 butir soal yang valid sebab koefisien validitas > r tabel, sedangkan 4 butir soal dianggap tidak valid karena koefisien validitas < r tabel.

  47 b.

  Uji Reliabilitas Setelah pengukuran diatas valid, maka langkah selanjutnya adalah mencari reliabilitasnya. Relibialitas adalah tingkat kestabilan dari alat pengukur terhadap suatu gejala atau kejadian. Dalam pengukuran reliabilitas ini, menggunakan rumus Alpha dari Cronbach (Arikunto, 1998:193)

  

2

⎡ ⎤ ⎡ k ⎤ Σ σ b r = 11 1 − 2 ⎢ ⎥

  ⎢ ⎥ ( k − 1 )

  σ t

  ⎣ ⎦ ⎣ ⎦

  Keterangan :

  r 11

  = reliabilitas instrument k = banyaknya butir pertanyaan 2 = jumlah varians butir

  Σ σ 2 b = σ variansi total b

  Jika r

  11 > r tabel maka kuesioner yang akan digunakan sebagai alat mengukur dalam penelitian telah memenuhi syarat reliabilitas.

  Tetapi jika r

  11 < r tabel maka kuesioner tersebut tidak memenuhi syarat

  reliabilitas. Oleh karena alpha sebesar 0,8203 untuk konsentrasi belajar, 0,7010 untuk lingkungan belajar siswa, dan 0,7341untuk fasilitas belajar di rumah lebih besar dari 0,05 maka kuesioner tersebut dinyatakan handal dan reliabel.

  48

G. Teknik Analisis Data

  1. Analisis Deskriptif/Deskriptif Data Analisis deskriptif dipergunakan untuk mengetahui dan mendeskriptifkan karakterisitk yang ada pada siswa yaitu keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar, lingkungan belajar dan fasilitas belajar siswa di rumah, konsentrasi belajardan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Pendeskripsian data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan penyajian nilai-nilai statistik. Untuk dapat mendeskripsikan konsentrasi belajar, prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi, lingkungan belajar siswa, dan fasilitas belajar di rumah diperlukan patokan penilaian denagn PAP II

  2. Uji Persyaratan Analisis Korelasi a.

  Uji Normalitas Data Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui gajala-gejala yang diteliti apakah mempunyai sebaran data yang normal atau tidak. Uji normalitas menggunakan rumus Kolmogorov Smirnov (Sugiyono, 2004:255) yaitu:

  D = Maksimum

  [Fo(x)-Sn(x)] Keterangan : D = Deviasi atau penyimpangan Fo= Distribusi frekuensi kumulatif teoritis Sn= Distribusi frekuensi yang diobservasi

  49 Bila probabilitas (p) yang diperoleh melalui pehitungan lebih kecil dari taraf signifikan 5%, berarti sebaran data variabel tidak normal pada taraf signifikan 5%, begitu pula sebaliknya.

  b. Uji Linieritas Pengujian linieritas dilakukan untuk mngetahui apakah ada sifat hubungan yang linier atau tidak antara variabel bebas dengan variabel terikat dari data yang diperoleh (Sudjana, 1996:332). Rumus yang dipakai untuk menguji linieritas adalah sebagai berikut: 2 S tc

  F= 2 S e Dimana :

  JK ( ) TC

  2 S tc = nk

  2 JK ( ) E

  S e =

  nk

  Keterangan: F = Harga bilangan F untuk garis regresi

  2 S tc = Varians tuna cocok

  2 S e = Varians kekeliruan

  JK (TC) = Jumlah kuadrat tuna cocok JK (E) = Jumlah kuadrat kekeliruan

  50 Berdasarkan hasil perhitungan selanjutnya dibandingkan dengan F tabel dengan taraf signifikan 5%. Koefisien F hitung diperoleh dari perhitungan SPSS. Jika F hitung > nilai F tabel maka hubungan antar variabel bebas dengan variabel terikat tidak linier dan sebaliknya jika nilai F hitung < nilai F tabel maka hubungan antar variabel bebas dengan variabel terikat linier.

3. Uji Hipotesis

  Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini menyatakan bahwa ada pengaruh positif konsentrasi belajar terhadap prestasi belajar ditinjau dari keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar, lingkungan belajar siswa dan fasilitas belajar di rumah. Untuk mengetahui hubungan- hubungan antara variabel bebas X dan Y menggunakan analisis regresi

  

1

variabel Dummy yang dikembangkan oleh Chow (Supranto, 2004:189).

  a.

  Pengujian hipotesis I yang menyatakan ada pengaruh positif konsentrasi belajar terhadap prestasi belajar ditinjau dari keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar, lingkungan belajar siswa dan fasilitas balajar dirumah. i 1 i

  • = α α + + Y D β
  • 1 i X β ( D 2 i i i

    X ) μ

    Keterangan : Y = Prestasi belajar siswa

      i

      X i = Konsentrasi belajar

      51 α,β = Konstanta/parameter D i =Variabel Dummy1 jika keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar intensif Variabel Dummy 0 jika keikutsertaan siswa dala program bimbingan belajar tidan intensif μi = Gangguan stokastik/pengganggu regresi Untuk menguji tingkat signifikansi koefisien regresi dari interaksi variabel D

      X terhadap Y , maka dilakukan perbandingan nilai

      i i i

      signifikansi koefisien regresi ( ) β dengan taraf signifikansi ( ) α , yang 2 digunakan dalam penelitian ini yakni 0,05. Hipotesis penelitian ini akan diterima bila nilai signifikansi koefisien regresi β lebih rendah dari

      ( ) 2 taraf signifikansi ( ) α 0,05.

      b. Pengujian hipotesis II yang menyatakan ada pengaruh positif konsentrasi belajar terhadap prestasi belajar ditinjau dari lingkungan belajar siswa.

      X D

      X i α α β β ( ) 1 i 1 i 2 i i i μ

    • Y = D

      Keterangan : Y i = Prestasi belajar siswa X = Konsentrasi belajar

      i

      α,β = Konstanta/parameter D i =Variabel Dummy1 jika lingkungan belajar siswa mendukung

      52 Variabel Dummy 0 jika lingkungan belajar siswa tidak mendukung = Gangguan stokastik/pengganggu regresi

      μi Untuk menguji tingkat signifikansi koefisien regresi dari interaksi variabel D i

      X i terhadap Y i , maka dilakukan perbandingan nilai signifikansi koefisien regresi β dengan taraf signifikansi α , yang

      ( ) ( ) 2

      digunakan dalam penelitian ini yakni 0,05. Hipotesis penelitian ini akan β lebih rendah dari diterima bila nilai signifikansi koefisien regresi ( ) 2 α 0,05. taraf signifikansi ( )

      c. Pengujian hipotesis III yang menyatakan ada pengaruh positif konsentrasi belajar terhadap prestasi belajar ditinjau dari fasilitas balajar dirumah. i

      = α α β β ( ) μ + + + + Y D 1 i 1 i

      X D 2 i i i

      X Keterangan :

      Y = Prestasi belajar siswa

      i

      X i = Konsentrasi belajar α,β = Konstanta/parameter D i =Variabel Dummy1 jika fasilitas balajar dirumah lengkap Variabel Dummy 0 jika fasilitas balajar dirumah tidak lengkap μi = Gangguan stokastik/pengganggu regresi

      53 Untuk menguji tingkat signifikansi koefisien regresi dari interaksi variabel Di X i terhadap Y i , maka dilakukan perbandingan nilai signifikansi koefisien regresi β dengan taraf signifikansi α , yang

      ( ) ( ) 2

      digunakan dalam penelitian ini yakni 0,05. Hipotesis penelitian ini akan β lebih rendah dari diterima bila nilai signifikansi koefisien regresi ( ) 2 taraf signifikansi α 0,05.

      ( )

    BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Pada bagian ini akan disajikan deskripsi data tentang konsentrasi

      belajar, prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi, keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar, lingkungan belajar siswa dan fasilitas belajar di rumah. Deskripsi data penelitian ini dinyatakan dalam bentuk daftar tabulasi distribusi frekuensi dengan berdasar pada Pedoman Acuan Patokan (PAP) Tipe II, dengan penyebaran kuesioner sejumlah 91 responden. Berikut ini disajikan uraiannya.

      1. Variabel Konsentrasi Belajar Berdasarkan data tentang konsentrasi belajar yang diperoleh dengan bantuan SPSS versi 12 diketahui bahwa skor jawaban tertinggi

      48 dan skor jawaban terendah 23.

      Dari hasil perhitungan data tentang konsentrasi belajar diperoleh nilai mean sebesar 36,41, median sebesar 36,00, modus sebesar 40 dan

      standar deviasi sebesar 4,738. Untuk mengetahui kecenderungan

      penilaian terhadap variabel konsentrasi belajar digunakan pedoman Penilaian Acuan Patokan (PAP) II sebagai berikut.

      Tabel IV.1 Penilaian Konsentrasi Belajar

      Skor Frekuensi Persentase Kategori kecenderungan variabel Sangat Tinggi

      ≥45 2 2,20% 39 - 44 29 31,87% Tinggi 35 - 38 27 29,67% Cukup 31 - 34 24 26,37% Rendah

      <31 9 9,89% Sangat Rendah 91 100% Oleh karena jumlah item kuesioner adalah 13 maka skor terendah yang mungkin dicapai adalah 13 x 1 = 13 dan skor tertinggi yang mungkin dicapai adalah 13 x 4 = 52.

      Berdasarkan tabel kategori penilaian tersebut diketahui bahwa modus terletak diantara 39 dan 44 dengan persentase 31,87% atau berada di kategori tinggi. Sedangkan mean dan median untuk variabel konsentrasi belajar terletak antara 35 dan 38 dengan persentase 29,67% atau berada pada kategori cukup.

      1. Variabel Prestasi Belajar Siswa pada Bidang Studi Ekonomi Berdasarkan data tentang prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi yang diperoleh dengan bantuan SPSS versi 12 diketahui bahwa skor jawaban tertinggi 86 dan skor jawaban terendah 0.

      Dari hasil perhitungan data tentang prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi diperoleh nilai mean sebesar 63,29, median sebesar 64,00, modus sebesar 65 dan standar deviasi sebesar 4,738. Untuk mengetahui kecenderungan penilaian terhadap variabel prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi digunakan pedoman Penilaian

      Tabel IV.2 Penilaian Prestasi Belajar Siswa Pada Bidang Studi Ekonomi

      Skor Frekuensi Persentase Kategori kecenderungan variabel 78-90 11 12,09% Sangat Baik 66-77 18 19,78% Baik 52-65 55 60,44% Cukup 26-51 6 6,59% Buruk

      <26 1 1,10% Sangat Buruk 91 100% Berdasarkan tabel kategori penilaian tersebut diketahui bahwa mean, median dan frekuensi yang paling tinggi (modus) untuk variabel prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi terletak antara 52 dan 65 dengan persentase 60,44%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi kelas XI program IPS dikatakan cukup.

    2. Variabel Keikutsertaan Siswa Dalam Program Bimbingan Belajar

      Dari data induk keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar dibedakan menjadi dua bagian yang secara rinci dapat dilihat pada tabel berikut ini:

      Tabel IV.3 Penilaian Keikutsertaan Siswa Dalam Program Bimbingan Belajar

      Keterangan Skor Frekuensi Persentase Mengikuti program bimbingan 51 56,04%

      ≥ 1 belajar, baik di sekolah, lembaga tahun bimbingan belajar dan privat Tidak mengikuti program < dari 1 40 43,96% bimbingan belajar, baik di sekolah, tahun lembaga bimbingan belajar dan privat

      91 100% Dari tabel IV.3 dapat diketahui bahwa dari 91 responden yang menyatakan mengikuti program bimbingan belajar baik di sekolah, lembaga bimbingan belajar, privat dan telah mengikutinya satu tahun atau lebih dari satu tahun sebesar 56,04%, dan yang menyatakan tidak mengikuti program bimbingan belajar baik itu di sekolah, lembaga bimbingan belajar, privat dan tidak mengikutinya kurang dari satu tahun sebesar 43,96%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden mengikuti program bimbingan belajar baik itu di sekolah, lembaga bimbingan belajar, privat dan telah mengikutinya secara intensif.

    3. Variabel Lingkungan Belajar Siswa

      Berdasarkan data tentang lingkungan belajar siswa yang diperoleh dengan bantuan SPSS versi 12 diketahui bahwa skor jawaban tertinggi 59 dan skor jawaban terendah 41.

      Dari hasil perhitungan data tentang lingkungan belajar siswa diperoleh nilai mean sebesar 50,51, median sebesar 50,00, modus sebesar 50 dan standar deviasi sebesar 4,228. Untuk mengetahui kecenderungan penilaian terhadap variabel lingkungan belajar siswa digunakan pedoman Penilaian Acuan Patokan (PAP) II sebagai berikut.

      Tabel IV.4 Penilaian Lingkungan Belajar Siswa

      Skor Frekuensi Persentase Kategori kecenderungan variabel Sangat Baik

      ≥55 16 17,58% 48-54 54 59,35% Baik 43-47 16 17,58% Cukup 36-42 5 5.49% Buruk

      <36 0 0% Sangat Buruk 91 100% Oleh karena jumlah item kuesioner adalah 16 maka skor terendah yang mungkin dicapai adalah 16 x 1 = 16 dan skor tertinggi yang mungkin dicapai adalah 16 x 4 = 64.

      Berdasarkan tabel kategori penilaian tersebut diketahui bahwa mean, median dan frekuensi yang paling tinggi (modus) untuk variabel lingkungan belajar siswa terletak antara 48 dan 54 dengan persentase 59,35%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa lingkungan belajar siswa kelas XI program IPS dikatakan baik.

      4. Variabel Fasilitas Belajar di Rumah Berdasarkan data tentang fasilitas belajar di rumah yang diperoleh dengan bantuan SPSS versi 12 diketahui bahwa skor jawaban tertinggi

      54 dan skor jawaban terendah 31.

      Dari hasil perhitungan data tentang fasilitas belajar di rumah diperoleh nilai mean sebesar 45,10, median sebesar 44,00, modus sebesar 48 dan standar deviasi sebesar 5,608. Untuk mengetahui kecenderungan penilaian terhadap variabel fasilitas belajar sdi rumah digunakan pedoman Penilaian Acuan Patokan (PAP) II sebagai

      Tabel IV.5 Penilaian Fasilitas Belajar Di Rumah

      Skor Frekuensi Persentase Kategori kecenderungan variabel >48 31 27,19 Sangat Baik

      42-47 25 21,93 Baik 38-41 32 28,07 Cukup 33-37 22 19,30 Buruk

      <33 4 3,51 Sangat Buruk 114 100% Oleh karena jumlah item kuesioner adalah 14 maka skor terendah yang mungkin dicapai adalah 14 x 4 = 56 dan skor tertinggi yang mungkin dicapai adalah 14 x 1 = 14.

      Berdasarkan tabel kategori penilaian tersebut diketahui bahwa modus terletak diantara 38 dan 41 dengan persentase 28,07% atau berada di kategori cukup. Sedangkan mean dan median untuk variabel fasilitas belajar di rumah terletak antara 42 dan 47 dengan persentase 21,93% atau berada pada kategori baik.

    B. Analisis Data

      1. Pengujian Prasyarat Analisis a.

      Uji Normalitas Pengujian normalitas dilakukan untuk mengetahui kondisi masing-masing variabel, apakah berdistribusi normal atau tidak.

      Uji normalitas dalam penelitian ini dilakukan berdasarkan rumus

      One Sampel Kolmogorov-Smirnov dan dikerjakan dengan program

      SPSS versi 12. Rangkuman hasil pengujian normalitas distribusi

      Tabel IV.6 Ringkasan Hasil Pengujian Normalitas

      No Variabel Probabilitas Taraf Sig Kesimpulan

      1 Konsentrasi 0,389 0,05 Normal Belajar

      2 Prestasi 0,121 0,05 Normal Belajar Pada Bidang Studi Ekonomi

      Tabel IV.5 menunjukkan bahwa nilai probabilitas hitung (Asymptotics significance) untuk distribusi data variabel konsentrasi belajar (X

      1 ) adalah 0,389, variabel prestasi belajar

      siswa bidang studi ekonomi (Y) adalah 0,121 yang berarti bahwa nilai asymptotics significance untuk kedua variabel tersebut lebih α = 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan besar dari alpha ( ) bahwa distribusi variabel data konsentrasi belajar, prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi adalah normal.

      b.

      Uji Linearitas Pengujian linearitas dilakukan dengan menggunakan statistik uji F pada tingkat signifikan 5%. Pengujian linearitas digunakan untuk menguji apakah hubungan antara konsentrasi belajar terhadap prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi linear atau tidak. Berikut ini disajikan tabel hasil pengujian linearitas:

      Tabel IV.7 Hasil Pengujian Linearitas Konsentrasi Belajar Terhadap Prestasi belajar Siswa Pada Bidang Studi Ekonomi Var. Bebas Var. Terikat db

      F. Hitung F. Tabel

      Konsentrasi Prestasi belajar 17:72 1,210 1,767 Belajar Siswa Pada

      Bidang Studi Ekonomi

      Tabel IV.6 di atas menunjukkan bahwa hubungan antara konsentrasi belajar terhadap prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi adalah linear. Hal ini ditunjukkan dari nilai F hitung = 1,210 yang lebih kecil dari F = 1,767 pada derajat kebebasan

      tabel (17:72).

      2. Pengujian Hipotesis a.

      Pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.

      Untuk menguji hipotesis pertama yang menyatakan bahwa ada pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi, digunakan analisis regresi dengan memasukkan variabel dummy sebagai variabel moderator dengan menggunakan alat bantu SPSS versi 12 seperti yang dibahas pada bagian metode penelitian. Pengujian hipotesis dilakukan sebagai berikut.

      Tabel IV.8 Hasil Uji Pengaruh Variabel Dummy (keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar) Terhadap Hubungan antara Variabel Bebas dan Variabel Terikat

      Variabel Variabel N Probabilitas Sign Keterangan Bebas Terikat

      Konsentrasi Prestasi 91 0,514 0,05 Tidak Ada Belajar Belajar Siswa Pengaruh

      Pada Bidang Studi Ekonomi

      Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai Sign sebesar 0,514 atau probabilitas di atas 0,05. Dengan demikian Ho gagal ditolak karena 0,514 > 0,05 yang menunjukkan tidak ada pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Dilakukan analisis regresi dengan memasukkan variabel dummy (keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar) sebagai variabel moderator dan diperoleh persamaan regresi sebagai berikut.

      Y = 58,884 – 12,007D

      1 + 0,129X + 0,317 (D

      1 X)

      Hasil pengujian yang dilakukan dengan bantuan program SPSS 12 dalam persamaan regresi di atas menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi

      ( ) β dari interaksi antara konsentrasi belajar 3

      dengan keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar pada regresi ( ) β dari interaksi konsentrasi belajar dengan keikutsertaan 3 siswa dalam program bimbingan belajar pada bidang studi ekonomi menunjukkan lebih tinggi dari nilai alpha yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 0,05 ( = , 514 ⟩ = ,

      05 ) , sehingga

      ρ α dapat dikatakan bahwa pengaruh interaksi antara konsentrasi belajar dengan keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap prestasi belajar siswa bidang studi ekonomi tidak signifikan. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa variabel keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar bukanlah variabel moderating.

      b.

      Pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.

      Untuk menguji hipotesis kedua yang menyatakan bahwa ada pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi, digunakan analisis regresi dengan memasukkan variabel

      dummy sebagai variabel moderator dengan menggunakan alat

      bantu SPSS versi 12 seperti yang dibahas pada bagian metode penelitian. Pengujian hipotesis dilakukan sebagai berikut.

      Tabel IV.9 Hasil Uji Pengaruh Variabel Dummy (Lingkungan Belajar Siswa) Terhadap Hubungan antara Variabel Bebas dan Variabel Terikat

      Variabel Variabel N Probabilitas Sign Keterangan Bebas Terikat

      Konsentrasi Prestasi 91 0,463 0,05 Tidak Ada Belajar Belajar Siswa Pengaruh

      Pada Bidang Studi Ekonomi

      Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai Sign sebesar 0,463 atau probabilitas di atas 0,05. Dengan demikian Ho gagal ditolak karena 0,463 > 0,05 yang menunjukkan tidak ada pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.

      Dilakukan analisis regresi dengan memasukkan variabel dummy (lingkungan belajar siswa) sebagai variabel moderator dan diperoleh persamaan regresi sebagai berikut.

      Y = 45,720 + 10,908D

      2 + 0,509 X – 0,351 (D

      2 X)

      Hasil pengujian yang dilakukan dengan bantuan program SPSS 12 dalam persamaan regresi di atas menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi ( ) β dari interaksi antara konsentrasi belajar 3 dengan lingkungan belajar siswa pada bidang studi ekonomi adalah

      0,139. Nilai signifikansi koefisien regresi

      ( ) β dari interaksi 3

      konsentrasi belajar dengan lingkungan belajar siswa pada bidang studi ekonomi menunjukkan lebih tinggi dari nilai alpha yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 0,05 , 463 ,

      05 , sehingga dapat dikatakan bahwa pengaruh interaksi antara konsentrasi belajar dengan lingkungan belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa bidang studi ekonomi tidak signifikan. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa variabel lingkungan belajar siswa bukanlah variabel moderating.

      c.

      Pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.

      Untuk menguji hipotesis ketiga yang menyatakan bahwa ada pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi, digunakan analisis regresi dengan memasukkan variabel

      dummy sebagai variabel moderator dengan menggunakan alat

      bantu SPSS versi 12 seperti yang dibahas pada bagian metode penelitian. Pengujian hipotesis dilakukan sebagai berikut.

      Tabel IV.10 Hasil Uji Pengaruh Variabel Dummy (Fasilitas Belajar Di Rumah) Terhadap Hubungan antara Variabel Bebas dan Variabel Terikat

      Variabel Variabel N Probabilitas Sign Keterangan Bebas Terikat

      Konsentrasi Prestasi 91 0,172 0,05 Tidak Ada Belajar Belajar Siswa Pengaruh

      Pada Bidang Studi Ekonomi

      Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai Sign sebesar 0,172 atau probabilitas di atas 0,05. Dengan demikian Ho gagal fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.

      Dilakukan analisis regresi dengan memasukkan variabel dummy (fasilitas belajar di rumah) sebagai variabel moderator dan diperoleh persamaan regresi sebagai berikut.

      Y = 40,630 + 24,667D

      3 + 0,612 X – 0,654(D

      3 X)

      Hasil pengujian yang dilakukan dengan bantuan program SPSS 12 dalam persamaan regresi di atas menunjukkan bahwa nilai koefisien regresi ( ) β dari interaksi antara konsentrasi belajar 3 dengan fasilitas belajar di rumah pada bidang studi ekonomi adalah

      0,057. Nilai signifikansi koefisien regresi

      ( ) β dari interaksi 3

      konsentrasi belajar terhadap fasilitas belajar di rumah pada bidang studi ekonomi menunjukkan lebih tinggi dari nilai alpha yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 0,05 , 172 ,

      05 , ( ρ = > α = )

      sehingga dapat dikatakan bahwa pengaruh interaksi antara konsentrasi belajar dengan fasilitas belajar di rumah terhadap prestasi belajar siswa bidang studi ekonomi tidak signifikan. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa variabel fasilitas belajar di rumah bukanlah variabel moderating.

    C. Pembahasan Hasil Penelitian

      1. Pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.

      Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Hal ini didukung oleh hasil pengujian statistik yang menunjukkan bahwa nilai probabilitas ( ρ = , 514 ) lebih besar dari nilai alpha ( α = ,

      05 ) . Nilai koefisien korelasi antara variabel

      konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi sebesar 0,141. Koefisien korelasi tersebut terkategorikan sangat rendah. Kategori hubungan yang sangat rendah menunjukkan bahwa baik buruknya konsentrasi belajar memiliki derajat hubungan yang sangat rendah dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.

      Deskripsi penilaian keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar menunjukkan bahwa 56,04% atau 51 responden mengikuti bimbingan belajar baik itu di sekolah, lembaga bimbingan belajar maupun privat, dan keikutsertaan responden tersebut dalam program bimbingan belajar dikatakan intensif karena mengikuti program bimbingan belajar selama lebih dari 1 tahun. Hasil penelitian ini didukung oleh hasil perhitungan nilai dengan mean = 0,56, median = 1,00, modus = 1, dan standar deviasi = 0,499.

      Deskripsi penelitian konsentrasi belajar menunjukkan bahwa 31,87% atau 29 responden terkategori prestasi belajarnya tinggi. Hal tersebut dikarenakan penciptaan konsentrasi tiap responden berbeda.

      Hasil tersebut didukung oleh hasil perhitungan nilai dengan mean = 36,41, median = 36,00, modus = 40, dan standar deviasi = 4,738.

      Deskripsi penilaian prestasi belajar menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa kelas XI program IPS terkategorikan cukup dengan presentase sebesar 60,44%. Hal tersebut berarti ada 55 responden yang memiliki nilai cukup. Hasil penelitian ini didukung dengan hasil perhitungan nilai mean = 63,29, median = 64,00, modus = 65, dan

      standar deviasi = 10,666

      Berdasarkan hasil penelitian pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar pada bidang studi ekonomi adalah tidak signifikan. Hasil penelitian ini tidak mendukung diterimanya hipotesis.

      Hal tersebut tidak sejalan dengan dugaan awal penelitian.

      Hal tersebut diduga disebabkan oleh berbagai faktor misalnya penggunaan kata dan kalimat dalam kuesioner yang perlu diperbaiki agar kuesioner tersebut dapat jelas dimengerti oleh responden. Kemungkinan yang kedua yaitu indikator yang ada dalam kuesioner Kemungkinan yang ketiga responden dalam mengisi kuesioner tidak dengan sepenuh hati misalnya dalam mengisi kuesioner hanya dengan ikut-ikutan temanya atau keadaan fisik responden tidak sedang dalam keadaan sehat. Penyebab yang lain adalah bahwa pada saat mengikuti bimbingan belajar kondisi siswa sudah capek sehingga justru tidak dapat menyerap pelajaran dengan baik. Seringkali tambahan pelajaran dilaksanakan pada sore hari dimana waktu tersebut merupakan waktu istirahat untuk siswa sepulang dari sekolah. Kondisi badan dan pikiran yang sudah capek justru membuat siswa tidak bisa berkonsentrasi dalam belajar dan menyebabkan prestasi belajar yang rendah pula.

      2. Pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.

      Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Hal ini didukung oleh hasil pengujian statistik yang menunjukkan bahwa nilai probabilitas ( ρ = , 463 ) lebih besar dari nilai alpha ( α = ,

      05 ) . Nilai

      koefisien korelasi antara variabel konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi sebesar 91. Koefisien korelasi tersebut terkategorikan sangat rendah. Kategori hubungan yang sangat memiliki derajat hubungan yang sangat rendah dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.

      Deskripsi penilaian lingkungan belajar menunjukkan bahwa 59,35% atau 54 responden berada pada lingkungan belajar yang baik.

      Hasil penelitian ini didukung oleh hasil perhitungan nilai dengan mean = 50,51 median = 50,00 modus = 50, dan standar deviasi = 4,228.

      Deskripsi penelitian konsentrasi belajar menunjukkan bahwa 31,87% atau 29 responden terkategori prestasi belajarnya tinggi. Hal tersebut dikarenakan penciptaan konsentrasi tiap responden berbeda.

      Hasil tersebut didukung oleh hasil perhitungan nilai dengan mean = 36,41, median = 36,00, modus = 40, dan standar deviasi = 4,738.

      Deskripsi penilaian prestasi belajar menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa kelas XI program IPS terkategorikan cukup dengan presentase sebesar 60,44%. Hal tersebut berarti ada 55 responden yang memiliki nilai cukup. Hasil penelitian ini didukung dengan hasil perhitungan nilai mean = 63,29, median = 64,00, modus = 65, dan

      standar deviasi = 10,666

      Berdasarkan hasil penelitian pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar pada bidang studi ekonomi adalah tidak signifikan. Hasil penelitian ini tidak mendukung diterimanya hipotesis. Hal tersebut tidak sejalan dengan dugaan awal penelitian.

      Hal tersebut dikarenakan kondisi lingkungan belajar siswa di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta sudah nyaman, tetapi persepsi masing- masing responden atau siswa berbeda-beda. Di tempat yang ditelti, peneliti melihat adanya kesamaan kondisi tempat atau lingkungan belajar siswa. Di lingkungan keluarga, hampir semua siswa adalah bagian dari keluarga yang bahagia sehingga lingkungan keluarga tidak menjadi pengaruh untuk berkonsentrasi dan berprestasi. Di lingkungan sekolah, peneliti melihat bahwa SMA BOPKRI 1 Yogyakarta merupakan sekolah yang sangat bersih, tertata, dan nyaman. Semua siswa merasakan hal itu. Hal tersebut terbukti dengan pengisisan kuesioner siswa yang mengatakan bahwa sekolah mereka nyaman.

      Keadaan sekolah yang sudah mendekati sempurna tersebut tidak mempengaruhi pencapaian prestasi belajar siswa karena masing- masing siswa merasakan hal yang sama.

      3. Pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.

      Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh fasilitas belajar siswa di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Hal ini didukung oleh hasil pengujian statistik yang menunjukkan bahwa Nilai koefisien korelasi antara variabel konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi sebesar 0,141.

      Koefisien korelasi tersebut terkategorikan sangat rendah. Kategori hubungan yang sangat rendah menunjukkan bahwa baik buruknya konsentrasi belajar memiliki derajat hubungan yang sangat rendah dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.

      Deskripsi penilaian fasilitas belajar di rumah menunjukkan bahwa 37,36% atau 34 responden mempunyai fasilitas belajar yang baik.

      Hasil penelitian ini didukung oleh hasil perhitungan nilai dengan mean = 45,10, median = 44,00, modus = 48, dan standar deviasi = 5,608.

      Deskripsi penelitian konsentrasi belajar menunjukkan bahwa 31,87% atau 29 responden terkategori prestasi belajarnya tinggi. Hal tersebut dikarenakan penciptaan konsentrasi tiap responden berbeda.

      Hasil tersebut didukung oleh hasil perhitungan nilai dengan mean = 36,41, median = 36,00, modus = 40, dan standar deviasi = 4,738.

      Deskripsi penilaian prestasi belajar menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa kelas XI program IPS terkategorikan cukup dengan presentase sebesar 60,44%. Hal tersebut berarti ada 55 responden yang memiliki nilai cukup. Hasil penelitian ini didukung dengan hasil perhitungan nilai mean = 63,29, median = 64,00, modus = 65, dan

      standar deviasi = 10,666

      Berdasarkan hasil penelitian pengaruh fasilitas belajar siswa di belajar pada bidang studi ekonomi adalah tidak signifikan. Hasil penelitian ini tidak mendukung diterimanya hipotesis. Hal tersebut tidak sejalan dengan dugaan awal penelitian.

      Fasilitas belajar siswa di rumah yaitu segala sesuatu yang dimiliki siswa di rumah yang berguna untuk peningkatan prestasi belajar siswa.

      Peneliti melihat, bahwa di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta hampir semua siswa merupakan siswa berada atau siswa yang tingkat perekonomiannya tergolong mampu. Fasilitas yang dimiliki di rumah sudah didapatkan dari sejak dini. Fasilitas tersebut bukan lagi merupakan barang baru atau sesuatu yang istimewa lagi sehingga pemanfaatan fasilitas tersebut juga bukan hal yang luar biasa. Hal tersebut yang menyebabkan pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar tidak signifikan.

    BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Dari hasil penelitian yang telah dibahas dalam Bab IV, maka

      penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:

      1. Tidak terdapat pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Hal ini didukung dengan nilai probabilitas sebesar 0,514 yang lebih besar dari nilai 0,05. Analisis hubungan antara variabel konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0, 141 yang artinya semakin besar atau positif konsentrasi belajar akan membuat semakin tinggi atau baik prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi

      2. Tidak terdapat pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Hal ini didukung dengan nilai probabilitas sebesar 0,463 yang lebih besar dari nilai 0,05. Analisis hubungan antara variabel konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0, 141 yang artinya semakin besar atau positif konsentrasi belajar akan membuat semakin

      75

      3. Tidak terdapat pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Hal ini didukung dengan nilai probabilitas sebesar 0,172 yang lebih besar dari nilai 0,05. Analisis hubungan antara variabel konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0, 141 yang artinya semakin besar atau positif konsentrasi belajar akan membuat semakin tinggi atau baik prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi

    B. Keterbatasan Penelitian

      1. Dalam penelitian ini, pengumpulan data menggunakan metode kuesioner. Kelemahan dari metode kuesioner adalah adanya kemungkinan peneliti tidak dapat melacak kebenaran dalam pengisian kuesioner yang diisi oleh responden.

      2. Peneliti kurang berpengalaman dalam menyusun kuesioner sehingga kemungkinan banyak kesalahan yang tidak disadari. Hal tersebut seringkali menyebabkan perbedaan persepsi antara peneliti dan responden sehingga pengisian kuesioner kadang kala tidak sesuai dengan apa yang dimaksud oleh peneliti.

      3. Kuesioner yang digunakan bukanlah instrumen pengumpulan data yang sudah standar. Namun, peneliti sudah berusaha menempuh prosedur penyusunan kuesioner yang benar agar diperoleh kuesioner

      76

    C. Saran

      Berdasarkan hasil penelitian ini, maka peneliti menyarankan sebagai berikut:

      1. Untuk menguji keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar, lingkungan belajar, dan fasilitas belajar di rumah sebagai variabel moderator, maka disarankan melakukan pengujian ulang model penelitian ini di sekolah berbeda yang lebih memiliki keanekaragaman siswa dengan responden yang lebih banyak.

      2. Untuk penelitian dengan variabel yang sama, peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengajak responden mengisi dengan sungguh- sungguh.

      3. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan bagi siswa berkaitan dengan peningkatan konsentrasi dan prestasi belajar dengan lebih giat belajar misalnya dengan mengikuti program bimbingan belajar jika pelajaran di sekolah dirasa kurang dan siswa mampu untuk itu. Siswa juga diharapkan untuk bisa memanfaatkan lingkungan belajar dan mengoptimalkan fasilitas belajar yang dimilikinya.

      4. Bagi universitas, bahan penelitian ini dapat digunakan sebagai tambahan sumber bacaan perpustakaan dan sebagai acuan untuk penelitian lebih lanjut.

    DAFTAR PUSTAKA

      Amirin, M.Tatang. (1986). Menyusun Rencana Penelitian. Jakarta : Rajawali Depdikbud. (1994). Petunjuk Bimbingan dan Konseling Kurikulum SMU. Jakarta:

      Depdikbud Depdikbud. (1996). Petunjuk Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Depdikbud.

      Dimyati, Mahmud. (1990). Psikologi Pendidikan : Suatu Pendekatan Terapan.

      Yogyakarta : BPFE Hamalik, Oemar. (1975). Metode Belajar dan Kesulitan Belajar. Bandung:

      Tarsito Hutabarat, San. S. (1978). Pendidikan Kependudukan. Jakarta : Depdikbud dan BKKBN.

      Imron, Ali (1996). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya. Kamus Besar Bahasa Indonesia. (1976). Jakarta : Depdikbud Balai Pustaka. Mulyanto Sumardi dan Hans Dieter Evers. (1982). Kemiskinan dan Kebutuhan

      Pokok . Jakarta : Rajawali

      Ngalim Purwanto. (1984). Psikologi PendidikanRemaja. Jakarta: Rosdakarya Sriyani, Sisilia. (2004). Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua, Tingkat

      

    Pendapatan Orang Tua dan Fasilitas Belajar di Rumah Terhadap

    Prestasi Belajar Siswa (Skripsi) . Yogyakarta : Universitas Sanata

      Dharma Soepartinah Pakasi. (1986). Anak dan Perkembangannya Pendekatan Psiko

      Pendagogis Terhadap Generasi Muda . Jakarta: PT. Gramedia

      Sugiyono. (1999). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: CV. Alfabeta Supranto, J. (2004). Ekonometri. Jakarta: Ghalia Indonesia.

      Walgito, Bimo. (1977). Psikolagi Umum. Yogyakarta: Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi UGM.

      78 Winkel, WS. (1989). Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: PT.

      Gramedia Winkel, WS. (1991). Petunjuk Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Gramedia. Lampiran

      

    1

    Lampiran Kuesioner

      80

      KUESIONER PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER Kuesioner ini terdiri dari 4 bagian:

      Bagian 1 : Identitas siswa, keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar, prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Bagian 2 : Konsentrasi belajar siswa. Bagian 3 : Lingkungan belajar siswa. Bagian 4 : Fasilitas belajar di rumah. Berdasarkan item-item pernyataan berikut, nyatakan kondisi yang sesungguhnya Saudara rasakan atau alami. Berilah tanda silang (X) pada kolom pendapat, dengan alternatif:

      STS : Sangat Tidak Setuju TS : Tidak Setuju S : Setuju SS : Sangat Setuju

      1. Nama :

      2. Saya mengikuti program bimbingan belajar

      a. Ya

      b. Tidak

      3. Jika ya,

      a. Mengikuti bimbingan belajar di sekolah saja

      b. Mengikuti bimbingan belajar di sekolah, di lembaga bimbingan belajar dan privat.

      4. Saya telah mengikuti bimbingan belajar selama………..tahun………bulan 5. Nilai raport kelas XI semester.

      81

    BAGIAN II No Pernyataan STS TS S SS

      1. Saya berusaha memperhatikan pelajaran yang diberikan oleh guru pada saat pelajaran berlangsung.

      2. Saya kurang suka bila pada saat pelajaran ada teman yang mengajak saya mengobrol.

      3. Saya sering makan (cemilan, permen) secara sembunyi-sembunyi pada saat pelajaran berlangsung.

      4. Saya sering bermain ponsel (SMS, Telepon, Game) secara sembunyi-sembunyi pada saat pelajaran berlangsung.

      5. Saya mampu menerima pelajaran dengan jelas.

      6. Pada saat belajar di rumah saya sanggup mempelajari kembali pelajaran yang diberikan di sekolah.

      7. Saya sanggup menjawab pertanyaan yang dilontarkan guru pada saat pelajaran.

      8. Saya keluar kelas jika saya merasa bosan.

      9. Saya sering meninggalkan kelas pada saat pelajaran belangsung (ke kamar kecil, kantin).

      10. Saya sering merasa bosan jika berada di dalam kelas.

      11. Saya berusaha untuk tidak mudah terpancing jika ada keributan pada saat

      82

      12. Saya berusaha menolak jika ada teman yang mengajak untuk membolos.

      13. Saya tidak pernah terlambat datang ke sekolah.

    BAGIAN III No Pernyataan STS TS S SS 1. Saya bahagia jika berada di rumah.

      2. Saya merasa tidak nyaman di rumah karena orang tua saya sering berselisih.

      3. Kedua orang tua saya masih lengkap.

      4. Rumah saya dekat dengan pusat keramaian (jalan raya, kawasan industri / pabrik) yang mengganggu belajar saya.

      5. Saya merasa nyaman belajar di sekolah karena sekolah saya bersih dan rapi.

      6. Saya mempunyai banyak teman di sekolah.

      7. Saya berusaha untuk tidak pernah membuat masalah dengan teman sekolah dan guru.

      8. Sekolah saya dekat dengan pusat keramaian (jalan raya, kawasan industri / pabrik) yang mengganggu belajar saya.

      9. Saya aktif dalam kegiatan sekolah.

      10. Saya termasuk orang yang aktif dalam kegiatan di masyarakat.

      11. Teman – teman saya merasa nyaman jika berada di dekat saya.

      12. Jika ada kegiatan di masyarakat, saya selalu

      83

      13. Saya merasa canggung dan malas jika mengikuti kegiatan di masyarakat.

      14. Orang tua saya melarang saya untuk aktif di masyarakat.

      15. Kampung saya bersih dan rapi.

      16. Saya merasa nyaman berada di lingkungan tempat saya tinggal.

    BAGIAN IV No Pernyataan STS TS S SS

      1. Saya mempunyai kamar pribadi tempat saya biasa istirahat dan belajar

      2. Saya mempunyai meja belajar lengkap dengan kursinya.

      3. Saya mempunyai komputer / laptop sendiri untuk belajar.

      4. Saya merasa kesulitan belajar di rumah karena pencahayaan kurang.

      5. Saya mempunyai rak buku sehingga ketika saya mencari buku saya mudah untuk menemukannya.

      6. Sirkulasi udara di ruang belajar saya baik.

      7. Alat tulis yang saya miliki tidak lengkap.

      8. Saya memiliki buku pegangan untuk setiap mata pelajaran di sekolah.

      9. Saya sering membaca koran / tabloid / majalah yang menambah pengetahuan saya.

      10. Saya / keluarga saya berlangganan koran /

      84 pengetahuan saya.

      11. Saya berusaha untuk belajar di dalam kamar belajar saya sendiri.

      12. Saya gemar menyaksikan acara berita televisi.

      13. Kamar saya rapi.

      14. Saya merasa nyaman berada di ruang belajar saya.

      2 Lampiran Data Prapenelitian

      85

       Konsentrasi Belajar No. 1 2 3 4 5

      6

      7

      8

      9

       10

       11

      12

      13

      14 TOTAL 1 2 4 3 3 3 3 2 1 4 3 3 2 4 4

      41 2 3 2 3 4 3 2 2 3 4 3 3 2 4 4 42 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 3 43 4 3 3 1 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 49 5 3 3 2 3 3 3 3 3 4 3 3 2 4 2 41 6 4 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 2 39 7 4 1 4 2 3 3 3 2 3 3 3 3 4 3 41 8 4 2 1 4 4 4 4 1 4 4 2 1 4 4 43 9 3 2 2 2 3 3 3 2 3 2 2 2 3 2 34 10 3 3 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 2 33 11 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 2 2 4 4 44 12 4 2 4 2 4 3 3 3 4 4 2 1 1 4 41 13 3 3 3 2 2 3 2 3 3 2 2 2 4 4 38 14 3 3 3 3 3 2 2 2 3 3 2 3 2 3 37 15 3 3 2 2 2 3 2 2 2 2 3 2 3 1 32 16 3 2 3 2 2 2 2 2 4 3 1 4 4 3 37 17 3 3 2 2 3 2 2 1 3 2 2 1 2 4 32 18 3 2 3 2 3 3 3 1 3 2 2 2 4 1 34 19 4 2 4 4 2 2 2 2 4 4 2 3 4 2 41 20 3 2 3 1 2 3 2 2 3 2 3 2 4 3 35 21 2 4 4 1 2 2 2 1 3 3 3 2 4 2 35 22 4 2 3 4 4 3 3 1 4 4 3 2 1 4 42 23 3 3 2 2 3 4 3 3 2 2 2 2 4 4 39 24 2 2 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 42 25 2 3 2 1 1 2 2 2 3 3 3 1 3 4 32 26 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 2 4 4 46 27 2 2 2 3 2 3 3 2 3 3 2 3 4 3 37 28 2 2 2 3 2 3 3 2 3 3 2 3 4 2 36 29 3 3 2 2 3 3 3 3 4 2 2 3 4 2 39 30 3 3 2 2 4 4 3 3 1 2 2 1 3 1 34 31 3 2 2 3 3 3 3 2 2 1 3 1 4 4 36 32 2 1 2 3 2 3 3 3 2 2 2 2 3 3 33 33 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 2 4 4 40 34 3 2 2 4 3 3 2 4 4 3 3 2 4 4 43 35 3 3 3 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 2 35 36 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 42 37 3 2 2 3 3 3 2 2 3 3 2 2 3 2 35 38 3 3 2 3 3 3 2 1 3 3 3 2 4 2 37 39 3 3 4 3 3 3 2 3 4 4 2 2 3 2

      41

      86

      40 4 3 3 4 3 3 3 2 3 3 2 2 3 4

      42 41 3 2 2 2 3 3 3 3 2 3 2 2 2 2 34 42 3 3 3 3 3 3 3 1 3 3 2 3 4 2 39 43 3 2 2 3 2 3 3 3 3 2 2 2 3 2 35 44 3 2 2 2 2 2 2 3 2 2 2 2 3 2 31 45 3 2 4 4 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 45 46 3 4 3 4 3 3 3 3 4 4 2 4 4 4 48 47 3 2 3 3 3 3 3 2 3 2 4 3 3 4 41 48 3 3 2 2 3 3 2 3 3 2 2 2 3 1 34 49 3 2 3 4 3 3 3 2 3 3 2 2 3 2 38 50 3 3 2 3 3 3 3 3 4 4 3 1 4 4 43 51 3 2 2 4 3 3 3 2 2 3 3 2 4 2 38 52 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 3 2 2 28 53 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 29 54 2 2 4 3 2 2 2 2 4 4 2 3 4 4 40 55 2 2 4 2 3 3 2 4 4 4 3 2 4 4 43 56 3 2 2 2 2 2 3 2 2 3 2 2 3 3 33 57 3 4 2 2 2 3 3 1 4 3 2 2 4 1 36 58 3 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 2 3 2 32 59 3 2 2 2 2 2 2 3 3 4 3 2 4 4 38 60 3 4 4 4 3 3 3 2 4 4 3 2 4 4 47 61 2 3 3 3 3 2 3 2 3 3 2 2 3 3 37 62 3 2 2 3 3 4 3 2 3 2 2 3 4 3 39 63 2 3 3 2 3 2 2 2 3 3 2 2 4 4 37 64 3 3 2 3 3 1 3 2 1 1 1 3 3 2 31 65 3 2 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 39 66 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 37 67 3 3 4 4 3 3 2 3 4 2 3 4 3 3 44 68 3 2 2 3 3 3 2 3 3 3 2 2 3 4

      38

      87

      53 29 4 4 4 4 1 4 4 1 4 2 3 2 4 2 2 3 4 3 4

      54 19 4 4 1 4 1 4 3 1 3 1 2 2 3 2 3 4 2 3 4

      51 20 3 4 4 2 2 4 4 2 3 3 3 3 3 2 2 4 2 3 3

      56 21 3 4 4 2 2 4 4 2 3 3 3 2 3 2 2 3 2 4 3

      55 22 4 4 4 4 1 4 4 1 2 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4

      64 23 4 4 4 1 1 4 4 1 3 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4

      64 24 4 4 4 4 2 3 4 1 3 2 3 2 3 2 3 3 3 3 4

      57 25 3 4 4 3 2 3 4 2 1 2 2 2 3 2 2 4 3 3 4

      53 26 4 2 2 2 1 4 4 1 1 3 3 2 3 2 2 3 3 4 4

      50 27 4 4 4 3 2 3 3 1 3 2 2 3 3 3 3 4 3 3 4

      57 28 3 2 3 3 2 3 4 1 3 2 3 3 3 2 2 4 3 4 3

      59 30 2 1 4 3 3 2 4 2 2 2 3 4 3 2 3 4 2 3 3

      66 17 4 4 3 4 2 3 4 1 2 3 2 2 3 2 2 4 2 3 3

      52 31 4 4 4 2 2 3 4 1 3 2 3 3 4 2 3 4 3 3 3

      57 32 3 3 3 2 3 2 4 2 2 2 2 2 3 2 3 3 3 3 3

      50 33 4 4 4 2 2 3 3 2 2 2 2 2 3 2 2 4 2 3 3

      51 34 4 4 4 3 1 4 4 1 2 3 2 2 3 2 2 3 3 3 3

      53 35 3 3 3 3 2 3 4 2 3 2 2 2 3 2 3 3 3 3 3

      52 36 3 3 3 2 2 3 3 2 3 2 3 2 3 2 2 2 3 3 2

      48 37 2 3 3 3 3 3 3 2 2 2 3 2 3 2 3 3 2 3 3

      50 38 4 4 4 3 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 4 4 4 4

      60 39 3 4 4 2 1 4 4 2 2 1 4 2 3 2 2 4 2 3 2

      51 40 4 4 4 2 2 3 4 2 3 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3

      53 18 3 3 4 1 2 3 3 2 1 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3

      52 16 4 4 4 4 4 3 3 1 4 3 3 4 4 3 4 4 3 3 4

      Lingkungan Belajar Siswa No. 1

      59 3 3 4 4 3 2 3 3 2 2 2 2 2 3 2 3 3 3 3 3

      2 3 4 5 6 7

      8

      9

      10

      11

      12

      13

      14

      15 16 17 18 19 TOTAL 1 3 4 4 3 1 4 4 1 2 3 3 2 3 1 3 4 2 3 3

      53 2 4 4 4 4 2 3 3 1 3 4 2 2 3 3 2 4 3 4 4

      52 4 4 4 4 2 2 3 3 1 1 2 3 3 4 3 4 4 2 3 4

      49 15 4 4 1 3 2 3 3 2 2 2 3 3 3 2 2 3 3 3 4

      56 5 4 4 4 1 2 4 3 1 3 1 3 3 2 3 2 4 3 3 3

      53 6 3 3 4 3 2 3 4 1 3 2 3 3 3 2 3 4 4 3 3

      56 7 4 4 3 3 2 3 3 2 2 2 2 2 3 2 2 3 2 3 3

      50 8 4 4 4 1 1 4 4 1 1 1 4 2 4 4 3 4 1 4 4

      55 9 3 2 3 2 2 3 3 2 3 2 3 2 3 2 2 2 3 3 3

      48 10 3 1 2 4 3 2 3 1 2 2 2 3 3 2 3 4 3 3 3

      49 11 3 3 3 2 2 3 4 2 3 3 4 2 3 2 2 4 1 3 4

      53 12 4 4 4 4 1 4 4 1 3 4 4 1 4 1 1 4 1 3 4

      56 13 2 3 4 3 3 2 3 1 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 2

      49 14 3 3 3 2 2 3 3 2 3 2 2 3 3 2 2 3 2 3 3

      58

      88

      55 56 3 3 3 2 2 3 4 2 3 2 2 2 3 2 2 3 3 3 3

      47 68 4 4 2 3 2 3 3 1 2 4 3 2 3 2 2 4 1 3 2

      57 67 3 3 1 2 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 3 3 2 1 3

      56 66 4 4 4 4 2 3 3 1 2 4 3 2 3 2 3 3 3 3 4

      53 65 3 3 3 3 2 3 4 3 3 2 4 3 3 2 3 3 3 3 3

      58 64 1 4 3 4 2 3 3 2 3 4 2 3 3 2 2 4 3 1 4

      55 63 4 2 4 3 1 4 4 2 2 3 3 3 4 3 2 3 3 4 4

      50 62 3 3 4 3 3 2 4 1 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3

      54 61 3 3 4 3 2 3 4 2 2 3 2 2 3 2 2 3 2 2 3

      53 60 3 4 4 4 1 4 3 1 2 3 3 3 3 3 2 4 2 2 3

      51 59 4 4 2 4 2 3 3 2 2 4 2 3 3 1 4 1 1 4 4

      50 58 3 3 4 2 2 3 4 2 1 2 3 2 4 2 2 3 3 3 3

      50 57 4 3 4 3 4 2 3 3 3 3 3 1 3 2 1 2 3 2 1

      52 55 4 4 1 4 2 3 3 1 4 1 3 3 3 2 1 4 4 4 4

      41 3 3 3 3 2 3 4 2 2 2 3 2 4 2 2 2 3 3 3

      50 54 4 4 4 3 2 2 3 1 2 3 3 2 4 1 1 4 3 2 4

      52 53 3 2 3 4 2 3 2 2 1 2 2 2 3 2 3 4 3 3 4

      56 52 4 3 4 4 2 3 4 1 2 2 2 2 3 2 3 4 3 3 1

      55 51 2 3 4 3 1 4 4 2 2 3 3 3 3 3 3 4 2 3 4

      53 50 4 4 4 2 2 3 4 1 1 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3

      49 49 2 3 3 3 2 3 3 1 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3

      44 48 3 3 4 1 2 3 3 2 3 4 2 3 3 2 2 1 2 3 3

      55 47 3 2 2 4 2 3 3 1 2 2 3 1 3 2 1 2 2 3 3

      54 46 4 4 4 2 1 4 3 2 4 1 3 2 3 2 3 4 3 3 3

      52 45 3 4 3 2 2 3 3 1 3 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3

      53 44 3 3 4 3 2 3 3 3 3 2 2 2 3 2 2 3 3 3 3

      65 43 2 3 4 3 3 2 4 2 3 2 2 3 3 3 3 4 3 3 1

      51 42 4 4 4 4 2 3 4 1 3 4 3 3 4 3 4 4 4 3 4

      50

      89

      

    9

      42 2 1 4 1 1 1 4 4 3 2 3 2 1 3 3 4 37 3 4 2 2 2 2 3 3 3 3 4 3 2 3 3 3 42 4 3 3 4 3 1 4 3 4 3 4 4 1 4 4 4 49 5 4 4 4 1 3 4 3 3 4 4 3 2 3 3 4 49 6 4 4 2 1 2 4 4 4 3 3 4 1 3 3 3 45 7 3 3 2 2 3 3 3 3 2 3 2 2 2 3 4 40 8 4 4 1 1 1 4 4 1 4 4 4 1 3 1 4 41 9 2 2 3 2 2 3 3 3 2 3 3 3 3 1 3 38 10 3 3 3 1 2 3 3 2 3 3 3 2 1 2 1 35 11 3 3 2 1 2 3 3 4 3 3 3 2 4 2 3 41 12 4 4 4 1 1 4 4 4 1 4 4 1 4 4 4 48 13 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 39 14 3 2 2 2 2 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 37 15 2 2 2 1 3 3 3 3 2 3 2 3 2 2 3 36 16 4 4 2 1 2 4 3 4 3 1 3 1 3 4 4 43 17 4 3 3 1 3 4 4 4 3 2 2 1 1 3 3 41 18 4 2 4 2 3 3 3 3 1 3 2 1 2 2 3 38 19 4 3 2 1 2 4 3 3 4 3 2 4 3 2 4 44 20 4 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 3 2 3 42 21 4 2 2 2 3 3 3 3 2 3 2 2 3 2 3 39 22 1 4 4 1 3 4 4 2 3 4 4 3 1 4 4 46 23 4 4 2 1 1 4 4 4 3 4 4 1 3 4 4 47 24 4 4 4 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 49 25 4 4 3 1 3 4 4 4 4 4 4 1 4 4 4 52 26 4 4 4 2 2 4 4 3 2 4 4 2 2 3 4 48 27 4 4 4 2 3 4 4 3 2 4 3 2 4 2 2 47 28 3 3 3 2 2 4 3 3 3 4 2 2 3 3 3 43 29 4 4 4 1 2 3 4 3 4 4 4 2 4 4 4 51 30 3 3 3 1 3 4 2 3 3 4 4 2 4 4 2 45 31 4 4 4 1 1 4 4 4 2 4 4 3 3 4 4 50 32 4 4 4 1 2 4 3 4 3 3 4 2 4 4 4 50 33 3 3 3 2 3 3 3 4 3 3 4 3 2 3 3 45 34 4 4 2 1 2 4 4 2 2 4 4 3 2 2 3 43 35 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 41 36 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 2 2 2 3 3 40 37 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 40 38 4 2 4 2 2 4 4 2 2 3 2 2 2 3 4 42 39 3 4 2 2 3 3 3 3 3 2 2 2 3 2 3 40 40 2 3 3 1 2 4 4 3 3 3 3 3 3 3 2

       15 TOTAL 1 4 4 2 1 3 4 4 3 4 2 1 4 3 1 2

       14

      13

       12

      11

       10

       8

      Fasilitas Belajar Di Rumah No.

      7

       6

       5

       4

       3

       2

      1

      42

      90

      41 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 2 2

      40 42 3 4 4 1 1 3 3 2 4 2 2 2 1 2 3 37 43 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 2 3 2 3 3 41 44 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 2 2 3 4 4 43 45 3 3 3 1 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 42 46 2 3 1 1 2 4 3 3 3 3 3 3 2 3 2 38 47 3 2 1 1 2 3 3 3 3 4 3 2 3 3 4 40 48 4 2 4 1 2 3 3 3 2 3 4 1 3 2 3 40 49 3 2 3 1 2 4 4 3 2 3 2 2 3 3 3 40 50 3 3 3 1 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 41 51 4 1 1 1 3 4 4 3 3 4 4 2 3 4 4 45 52 4 4 2 2 4 4 4 3 2 4 2 2 3 1 1 42 53 4 3 1 1 3 3 4 3 2 3 1 1 4 1 1 35 54 4 4 4 1 2 4 4 2 3 3 1 1 2 2 4 41 55 2 4 2 1 2 3 3 3 3 4 3 1 3 2 3 39 56 2 2 3 2 2 3 3 2 3 3 2 2 2 3 3 37 57 4 2 2 1 3 4 4 4 3 2 3 4 3 2 1 42 58 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 40 59 4 4 1 1 4 4 4 4 3 3 4 3 2 4 4 49 60 1 4 1 1 2 4 4 3 2 2 3 1 2 3 2 35 61 2 2 4 2 2 3 4 2 3 3 2 4 2 2 2 39 62 4 4 4 1 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 43 63 2 2 2 1 2 4 3 3 3 4 3 2 3 4 3 41 64 4 4 4 1 2 4 4 1 4 2 2 1 3 3 3 42 65 3 3 3 2 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 44 66 4 4 4 1 3 4 4 4 3 4 4 2 4 3 4 52 67 4 4 2 2 3 4 3 3 2 3 3 1 3 3 4 44 68 4 3 2 2 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3

      40

      

    3

    Lampiran Validitas

    & Reliabilitas

      4 Lampiran Data Induk & Data Skoring

      95

       8

      41 2 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 2 4 4 40 3 3 2 2 2 2 2 3 1 1 2 3 4 4 31 4 3 2 2 2 3 2 3 2 3 2 2 4 4 34 5 3 2 1 2 2 2 3 3 3 2 4 4 3 34 6 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 2 2 37 7 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 4 4 39 8 3 2 4 2 2 3 2 3 4 1 3 3 3 35 9 3 3 4 2 3 3 3 4 4 2 3 3 4 41 10 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 3 3 3 35 11 3 4 3 4 3 3 1 4 4 2 4 4 4 43 12 3 3 3 4 3 3 2 3 4 4 4 4 4 44 13 3 2 3 3 2 3 2 2 2 1 1 2 4 30 14 4 4 2 4 3 3 4 2 3 1 3 1 4 38 15 2 3 3 3 2 2 2 3 2 1 2 3 3 31 16 3 2 1 3 3 3 3 3 2 2 2 2 4 33 17 3 2 4 3 3 3 3 4 2 2 4 4 4 41 18 3 1 1 1 3 3 3 3 2 2 2 3 3 30 19 3 2 1 3 3 2 2 3 3 2 3 3 3 33 20 3 2 2 2 3 3 3 3 2 2 2 2 4 33 21 3 1 3 2 1 2 1 2 1 1 1 4 1 23 22 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 41 23 4 3 1 2 3 2 3 1 2 1 3 2 1 28 24 4 2 1 2 3 3 3 2 2 2 3 3 3 33 25 4 2 1 1 3 3 3 3 2 1 3 2 2 30 26 3 3 2 1 3 2 3 2 2 2 2 2 4 31 27 3 2 2 2 3 3 2 2 2 1 3 3 2 30 28 3 2 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 4 37 29 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 40 30 3 3 2 3 3 3 3 4 2 3 2 3 3 37 31 3 2 2 2 2 2 2 2 3 2 3 3 4 32 32 3 4 3 3 2 2 3 4 4 2 3 3 2 38 33 3 2 4 4 3 2 3 2 4 2 3 4 4 40 34 3 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 4 35 35 3 1 2 2 2 2 3 2 3 3 2 4 3 32 36 3 2 1 1 2 3 3 2 2 1 3 3 2 28 37 3 2 2 2 3 3 2 3 2 3 3 4 4 36 38 4 3 3 2 1 2 3 2 2 2 3 3 2 32 39 4 2 2 2 3 2 3 3 3 2 3 3 4 36 40 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 36 41 2 2 3 4 2 3 3 3 3 2 3 2 2 34 42 3 3 2 3 2 2 2 3 4 3 3 4 2 36 43 3 3 2 2 2 3 2 3 3 4 2 3 3 35 44 3 2 2 2 2 2 3 2 3 2 2 4 1 30 45 3 3 2 3 3 3 3 2 3 1 3 3 2

       13 TOTAL 1 4 3 3 2 4 3 3 3 2 3 3 4 4

       12

       11

       10

       9

       7

      DATA INDUK KONSENTRASI BELAJAR No.

       6

       5

       4

       3

       2

       1

      34

      96

      46 3 3 3 3 3 3 3 4 3 2 4 4 4

      42 47 4 3 4 3 3 2 3 3 4 3 3 4 3 42 48 4 3 3 2 3 3 2 4 3 3 3 1 3 37 49 3 2 2 2 3 2 2 4 4 4 2 3 3 36 50 3 2 2 3 3 3 2 3 3 3 3 4 3 37 51 4 3 2 3 3 3 3 4 4 3 3 1 2 38 52 3 2 2 2 3 1 2 4 3 2 3 4 2 33 53 4 3 4 2 2 2 3 4 4 3 2 4 4 41 54 3 3 2 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 40 55 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 4 45 56 4 3 2 2 3 3 3 2 3 2 3 3 3 36 57 4 3 2 2 4 3 3 4 3 3 2 3 4 40 58 3 4 4 3 2 3 3 4 2 3 4 4 4 43 59 4 1 2 3 3 3 3 3 3 2 2 1 3 33 60 3 2 4 1 4 3 3 3 2 2 3 4 4 38 61 3 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 48 62 3 3 4 3 3 3 3 4 3 2 3 4 4 42 63 3 3 3 2 2 3 2 4 4 4 3 4 3 40 64 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 36 65 4 4 3 2 4 2 2 4 3 3 2 3 4 40 66 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 4 4 3 38 67 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 39 68 3 2 3 2 3 3 3 4 4 2 2 3 4 38 69 3 3 2 2 3 2 3 1 1 2 2 3 1 28 70 3 3 1 2 3 1 3 4 3 1 4 4 3 35 71 3 2 2 3 3 3 3 2 1 2 3 2 2 31 72 3 3 2 2 3 3 3 2 4 4 3 4 4 40 73 4 1 4 2 3 3 3 1 1 2 2 3 4 33 74 3 2 1 1 3 3 3 1 2 3 3 3 3 31 75 4 2 1 2 3 2 2 1 1 1 4 4 4 31 76 4 2 3 3 3 3 4 4 4 3 3 4 4 44 77 4 2 4 3 3 3 4 4 2 3 4 4 4 44 78 3 2 4 1 3 2 4 4 4 4 1 4 4 40 79 3 2 2 2 3 3 3 2 2 3 2 3 3 33 80 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 42 81 3 2 2 2 3 3 3 1 1 2 2 3 4 31 82 3 2 2 2 3 3 3 1 2 1 2 3 4 31 83 4 3 1 2 4 3 4 2 1 2 4 4 2 36 84 4 2 1 2 3 3 4 4 4 2 3 4 4 40 85 4 4 3 4 3 3 4 4 3 2 3 2 4 43 86 3 4 2 4 3 3 3 3 4 3 3 4 4 43 87 3 2 1 1 3 3 2 2 4 1 3 4 4 33 88 4 2 3 2 4 2 4 4 4 4 4 4 2 43 89 3 1 4 1 3 3 3 4 4 2 3 4 2 37 90 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 38 91 4 2 2 2 3 2 3 3 4 2 3 4 3

      37

      97 DATA INDUK DAN SKORING PRESTASI BELAJAR SISWA DI BIDANG STUDI EKONOMI

      

    No. Data

    1 60 2 70 3 60 4 65 5 70 6 59 7 65 8 69 9 75 10 67

      11 65 12 70 13 62 14 67 15 59 16 81 17 81 18 58 19 67 20 81 21 50 22 79 23 64 24 69 25 64 26 60 27 60 28 61 29 60 30 60 31 65 32 60 33 65 34 69 35 65 36 50 37 65 38 56 39 60 40 67 41 0 42 50 43 58 44 56

      98

      45 63 46 60 47 53 48 68 49 49 50 68 51 65 52 61 53 64 54 68 55 49 56 76 57 81 58 65 59 60 60 59 61 65 62 60 63 65 64 65 65 51 66 60 67 65 68 85 69 55 70 70 71 74 72 53 73 54 74 63 75 59 76 86 77 65 78 55 79 78 80 65 81 69 82 63 83 78 84 59 85 60 86 53 87 52 88 58 89 56 90 74 91 71

      99 DATA INDUK DAN SKORING KEIKUTSERTAAN SISWA DALAM PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR

      

    No. Data Skor

    1 3 th 6 bl

      1

      2

      3 4 1 th 6 bl

      1

      5

      6 7 1 th 5 bl

      1

      8 9 4 th 4 bl

      1

      10 11 2 th 1 12 13 3 th 1 14 15 1 th 9 bl

      1

      16

      17 18 2 th 4 bl

      1

      19

      20 21 1 th 2 bl

      1

      22 23 2 th 2 bl 1 24 4 th 1

      25 5 th 5 bl

      1 26 1 th 9 bl

      1

      27 28 3 th 6 bl

      1

      29

      30 31 4 bl 0 32 33 6 th 3 bl

      1 34 6 bl 0 35 3 th 8 bl

      1

      36 37 6 bl 38 39 2 th 1 40 3 bl 1

      100

      41 1 th 3 bl

      1

      42 43 3 th 6 bl

      1

      44 45 1 th 6 bl 1 46 1 th 5 bl 1 47 1 th 4 bl

      1

      48

    49 2 th 1

    50 3 th 1

    51 1 th 2 bl

      1

      52

    53 4 th 1

    54

    55 2 bl 0

    56 1 th 4 bl

      1 57 1 th 4 bl 1

    58 8 bl 0

      59 2 th 6 bl

      1

      60 61 1 th 5 bl 1

    62 2 th 1

      63 64 2 th 2 bl

      1

      65 66 1 th 1 bl

      1

      67

    68 9 th 1

    69 70 13 th 4 bl

      1 71 13 th 4 bl 1 72 4 th 4 bl

      1

      73

    74 3 bl 0

    75 2 th 1

    76 1 th 4 bl

      1

      77

    78 2 th 1

    79 1 th 2 bl

      1 80 1th 2 bl

      1

      81 82 2 th 3 bl 1

    83 3 th 1

      

    84 2 th 1

      101

      85 2 th 1 bl

      1

      86 87 4 th 6 bl

      1

      88

    89 2 th 1

    90 9 th 1

    91 9 th 1

      102

      

    DATA INDUK LINGKUNGAN BELAJAR SISWA

    No.

      1

      2

      3

      4

    5 I6

       7

       8

       9

      10

      11

      12 13 14 15

      16 TOTAL 1 4 3 4 1 3 4 4 1 3 3 3 3 4 3 3 4

      50 2 2 3 4 4 3 3 3 4 3 1 3 1 1 2 3 4 44 3 4 4 4 1 3 3 4 3 2 2 3 2 1 2 3 4 45 4 3 4 4 3 1 3 4 3 2 2 2 3 2 2 4 4 46 5 4 2 4 3 2 4 4 2 2 2 4 1 2 4 4 4 48 6 2 4 3 3 4 4 4 1 4 3 3 3 4 4 3 3 52 7 3 4 4 3 3 4 3 1 4 2 3 2 2 4 4 4 50 8 4 4 4 2 4 4 3 2 2 2 3 3 3 3 2 3 48 9 3 1 4 4 3 3 3 2 3 3 3 3 4 4 4 3 50 10 3 3 4 3 4 4 4 3 2 4 4 3 3 3 3 3 53 11 4 4 4 1 4 3 4 1 2 3 3 4 4 4 4 3 52 12 4 4 4 3 4 4 3 3 2 2 3 2 2 3 3 4 50 13 4 4 4 3 3 4 4 3 2 2 3 2 3 3 3 3 50 14 2 2 4 3 2 4 4 3 1 3 4 3 2 4 4 3 48 15 4 4 3 3 2 4 3 3 2 2 2 2 3 3 3 3 46 16 3 4 4 1 2 3 3 2 2 2 3 1 3 4 3 4 44 17 4 4 4 2 3 4 3 4 2 2 3 3 3 4 4 4 53 18 3 4 4 4 3 4 3 4 3 3 4 1 2 2 3 4 51 19 4 4 4 4 2 3 4 3 2 3 3 3 3 4 4 4 54 20 4 3 4 2 3 3 4 4 2 2 3 2 3 3 4 4 50 21 4 4 4 4 4 4 3 4 2 3 3 3 3 4 4 4 57 22 3 4 4 3 2 3 3 3 3 2 3 2 3 4 3 4 49 23 4 4 4 1 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 4 4 53 24 3 4 4 3 3 4 4 4 3 3 3 4 3 2 4 3 54 25 3 3 2 2 3 3 2 2 2 2 3 2 3 4 3 3 42 26 3 2 4 3 3 4 4 3 2 3 4 4 4 4 2 3 52 27 2 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 3 2 42 28 4 3 4 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 4 4 50 29 3 4 4 4 4 3 4 4 3 3 2 2 4 4 4 4 56 30 4 4 4 3 3 4 3 3 3 2 3 2 3 4 3 3 51 31 2 3 4 2 3 3 4 3 2 3 3 2 4 3 3 3 47 32 4 4 4 3 2 4 4 3 3 2 3 3 3 4 3 3 52 33 4 4 4 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 51 34 3 3 4 3 2 4 3 3 2 2 4 2 3 4 3 4 49 35 4 4 4 4 3 3 3 3 2 2 3 2 3 4 3 4 51 36 3 4 4 3 2 3 3 2 1 3 2 2 4 2 4 4 46 37 4 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 2 4 3 3 53 38 3 3 2 3 3 3 2 2 4 3 2 2 4 4 3 4 47 39 4 3 4 3 3 4 3 3 3 2 3 2 3 3 4 4 51 40 4 4 4 3 3 4 3 3 3 2 3 2 3 3 4 4 52 41 3 2 4 3 3 3 3 2 3 3 3 1 3 3 3 3 45 42 3 2 2 4 2 3 3 2 2 2 3 2 2 4 2 3 41 43 3 4 4 2 3 4 4 2 3 3 3 2 3 4 3 3 50 44 3 1 1 3 2 3 3 2 2 3 3 2 3 3 3 4 41 45 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3

      53

      103

      46 4 4 4 4 3 4 4 4 3 3 4 2 2 2 4 4

      55 47 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 49 48 3 4 4 2 3 3 3 2 2 2 3 3 3 4 3 3 47 49 3 3 4 4 4 4 4 3 2 2 3 2 2 4 4 4 52 50 2 3 1 3 3 3 3 3 2 2 3 2 2 3 3 3 41 51 4 4 4 3 3 4 4 2 2 2 3 2 3 4 4 4 52 52 3 3 4 4 3 3 3 2 2 4 3 3 4 4 3 3 51 53 3 4 4 2 3 4 4 4 4 2 3 3 3 4 4 4 56 54 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 47 55 3 3 3 4 4 4 3 1 3 4 4 3 3 4 3 3 52 56 4 3 2 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 3 3 45 57 4 4 4 4 4 3 4 4 2 1 3 2 3 4 3 2 51 58 2 4 3 1 4 4 4 3 3 2 4 3 3 3 4 4 51 59 4 4 4 2 3 4 4 2 3 4 3 3 4 4 4 4 56 60 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 53 61 4 3 4 2 3 4 3 2 3 3 4 3 3 2 3 4 50 62 3 3 2 4 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 4 51 63 4 3 3 3 3 3 4 3 2 1 3 2 2 3 3 3 45 64 3 4 4 3 3 3 4 3 2 2 3 2 2 4 4 4 50 65 3 4 4 4 3 4 3 3 2 3 3 3 4 4 4 4 56 66 2 3 4 3 4 3 4 3 2 2 3 3 3 3 3 3 48 67 4 4 4 3 3 3 4 3 3 2 4 2 3 4 4 4 54 68 3 4 4 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 4 4 4 50 69 3 2 1 3 3 3 3 4 3 2 3 3 3 4 3 4 47 70 3 4 2 4 3 3 3 3 2 2 3 2 2 4 4 3 47 71 4 4 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 4 4 56 72 4 2 4 4 2 4 3 4 4 4 4 4 3 1 4 3 54 73 4 4 4 4 3 4 3 4 3 2 4 2 3 4 4 4 56 74 2 4 4 3 3 4 1 2 4 3 3 3 3 3 3 3 48 75 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3 3 3 4 4 4 4 59 76 3 3 4 3 4 4 4 3 3 2 3 3 3 4 3 3 52 77 4 4 4 3 3 4 4 3 2 2 3 2 2 3 3 4 50 78 4 4 4 4 4 4 4 4 2 2 4 3 4 4 3 4 58 79 3 4 4 3 3 3 4 3 2 2 3 2 3 4 3 3 49 80 3 4 4 4 3 3 2 3 2 2 3 2 3 4 3 3 48 81 3 4 4 4 3 4 3 4 4 3 4 3 3 4 4 4 58 82 4 4 4 3 4 4 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 59 83 3 3 4 3 4 4 4 3 4 2 4 3 4 4 4 4 57 84 3 4 4 3 4 4 4 3 3 3 4 3 4 4 4 4 58 85 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 54 86 4 4 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 56 87 3 3 4 3 3 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 3 55 88 3 4 4 3 4 2 3 3 3 3 2 3 3 4 3 3 50 89 2 4 4 4 3 4 4 4 2 2 3 2 2 3 3 3 49 90 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 45 91 3 4 3 2 4 4 4 4 2 2 3 3 3 3 3 3

      50

      104

    DATA SKORING LINGKUNGAN BELAJAR SISWA

      KATEGORI : >50,48 SKOR = 1, ≤50,48 SKOR = 0

    NO. TOTAL SKOR KATEGORI

      1 50 2 44 3 45 4 46 5 48 6 52

      1 7 50 8 48 9 50

      10 53

      1 11 52 1 12 50

      13 50 14 48 15 46 16 44 17 53

      1 18 51 1 19 54 1 20 50

      21 57

      1 22 49 23 53

      1 24 54 1 25 42

      26 52

      1 27 42 28 50 29 56

      1 30 51 1 31 47

      32 52

      1 33 51 1 34 49

      35 51

      1 36 46 37 53

      1 38 47 39 51

      1 40 52 1 41 45

      42 41 43 50 44 41

      105

      1 66 48 67 54

      1 82 59 1 83 57 1 84 58 1 85 54 1 86 56 1 87 55 1 88 50

      1 79 49 80 48 81 58

      78 58

      1 76 52 1 77 50

      75 59

      1 72 54 1 73 56 1 74 48

      1 68 50 69 47 70 47 71 56

      1 63 45 64 50 65 56

      45 53

      62 51

      1 58 51 1 59 56 1 60 53 1 61 50

      1 56 45 57 51

      55 52

      1 52 51 1 53 56 1 54 47

      51 52

      48 47 49 52 1 50 41

      1 46 55 1 47 49

      89 49 90 45 91 50

      106 DATA INDUK FASILITAS BELAJAR DI RUMAH No.

       1

       2

       3

       4

       5

       6

       7

       8

       9

       10

       11

       12

       13

      14 TOTAL

    1 4 4 4 3 4 3 3 4 3 4 3 3 3 3 48

    2 4 2 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 46

    3 3 2 4 4 4 3 4 4 1 1 4 3 2 2 41

    4 3 2 1 4 4 4 4 4 4 1 3 3 4 4 45

    5 1 1 4 4 4 3 4 4 4 4 4 1 1 3 42

    6 3 2 2 3 2 3 3 2 4 2 3 3 2 3 37

    7 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 50

    8 3 2 1 4 4 4 4 3 3 3 3 4 3 3 44

    9 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 2 3 3 4 44

    10 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 45

      

    11 4 4 3 4 3 4 4 4 3 3 4 4 4 4 52

    12 3 4 3 4 4 3 3 3 3 3 2 2 3 2 42

    13 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 43

    14 4 4 2 3 4 2 4 4 3 1 4 1 4 2 42

    15 4 2 4 3 2 4 2 3 3 3 3 3 2 3 41

    16 4 3 4 4 4 2 2 3 3 4 3 3 4 3 46

    17 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 45

    18 4 4 4 4 4 3 2 3 3 3 3 3 4 4 48

    19 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 1 3 3 50

    20 4 3 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 47

    21 4 4 3 4 3 3 4 1 4 3 4 3 2 1 43

    22 4 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 41

    23 4 4 4 3 3 3 2 3 3 4 2 4 3 4 46

    24 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 2 3 4 4 51

    25 4 2 4 3 2 3 2 2 3 3 4 4 4 4 44

    26 4 4 4 4 4 3 2 4 4 4 4 3 1 3 48

    27 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 42

    28 4 4 2 3 3 3 2 2 2 3 4 3 4 4 43

    29 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 50

    30 3 3 3 3 4 4 3 3 4 4 3 3 3 3 46

    31 3 2 2 2 2 3 3 3 4 3 3 1 2 3 36

    32 2 3 1 3 3 4 3 2 2 2 3 4 3 4 39

    33 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56

    34 4 2 4 2 3 2 2 2 2 2 2 1 3 3 34

    35 4 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 4 3 42

    36 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 48

    37 4 4 4 4 3 4 3 3 3 3 3 4 4 4 50

    38 4 2 1 3 3 2 3 3 2 1 3 4 3 4 38

    39 4 4 4 3 4 4 3 4 3 2 4 4 4 4 51

    40 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 4 2 3 3 49

    41 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 42

    42 4 2 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 2 2 38

    43 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 55

    44 4 3 2 3 3 3 2 2 3 2 3 3 2 4 39

    45 4 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 46

      107

      

    46 4 4 4 4 3 4 3 2 4 4 4 4 4 4 52

    47 4 2 2 3 2 2 3 3 4 3 3 3 3 3 40

    48 3 3 2 4 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 40

    49 4 4 2 4 4 4 3 2 2 3 2 4 3 3 44

    50 3 2 2 3 3 3 2 2 3 3 3 2 2 3 36

    51 4 1 4 4 3 4 3 3 3 3 4 4 4 4 48

    52 3 3 3 3 1 3 3 2 3 3 3 3 3 3 39

    53 1 4 4 2 4 4 4 3 2 4 3 2 3 2 42

    54 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 39

    55 4 4 3 3 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 48

    56 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 42

    57 4 4 1 4 4 4 4 3 3 3 4 2 4 4 48

    58 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 3 4 2 3 48

    59 3 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 4 4 48

    60 3 2 3 3 4 2 3 4 4 4 4 3 3 3 45

    61 2 3 2 3 3 2 2 3 4 4 3 4 4 4 43

    62 3 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 37

    63 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 40

    64 4 3 3 2 3 4 3 3 3 2 4 3 3 3 43

    65 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 3 38

    66 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 41

    67 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 55

    68 3 2 3 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3 4 49

    69 4 4 4 2 4 3 3 4 4 4 3 2 2 3 46

    70 4 1 1 4 4 4 4 2 3 3 3 3 4 4 44

    71 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 55

    72 3 1 4 4 3 3 3 3 3 1 3 4 2 3 40

    73 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56

    74 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 41

    75 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56

    76 3 2 3 3 2 3 3 4 3 2 2 1 2 3 36

    77 3 4 4 4 2 4 3 3 4 4 3 3 4 3 48

    78 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 1 3 48

    79 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 45

    80 4 2 4 4 4 4 3 2 2 1 3 4 4 2 43

    81 4 4 1 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 53

    82 4 4 1 4 2 3 4 3 3 1 3 3 4 3 42

    83 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 55

    84 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56

    85 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 53

    86 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 56

    87 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 53

    88 3 3 3 4 2 3 3 3 3 2 4 4 2 4 43

    89 2 1 1 4 1 3 2 3 3 2 2 4 4 4 36

    90 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 41

    91 3 1 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 38

      108

    DATA SKORING FASILITAS BELAJAR DI RUMAH

      KATEGORI: >45,10 SKOR =1,

    ≤45,10 SKOR = 0

    NO. TOTAL SKOR KATEGORI

      1 48

      1 2 46 1 3 41

      4 45 5 42 6 37 7 50

      1 8 44 9 44 10 45

      11 52

      1 12 42 13 43 14 42 15 41 16 46

      1 17 45 18 48

      1 19 50 1 20 47

      21 43 22 41 23 46

      1 24 51 1 25 44

      26 48

      1 27 42 28 43 29 50

      1 30 46 1 31 36

      32 39 33 56 1 34 34

      35 42 36 48 1 37 50 1 38 38

      39 51

      1 40 49 1 41 42

      42 38 43 55 1 44 39

      109

      1 72 40 73 56

      1 84 56 1 85 53 1 86 56 1 87 53 1 88 43

      83 55

      80 43 81 53 1 82 42

      1 78 48 1 79 45

      1 76 36 77 48

      1 74 41 75 56

      71 55

      45 46

      1 68 49 1 69 46 1 70 44

      61 43 62 37 63 40 64 43 65 38 66 41 67 55

      1 58 48 1 59 48 1 60 45

      1 56 42 57 48

      1 52 39 53 42 54 39 55 48

      48 40 49 44 50 36 51 48

      1 46 52 1 47 40

      89 36 90 41 91 38

      

    5

    Lampiran Data

    Distribusi Frekuensi

      110

    PERHITUNGAN PAP II

      1. Variabel Konsentrasi Belajar Skor tertinggi yang mungkin dicapai : 4 x 13 = 52 Skor terendah yang mungkin dicapai : 1 x 13 = 13 Skor : 13 + 81% (52 – 13) = 44,59 = 45 13 + 66% (52 – 13) = 38,74 = 39

      13 + 56% (52 – 13) = 34,84 = 35 13 + 46% (52 – 13) = 30,94 = 31 < 31

      Dari hasil perhitungan diatas, maka dapat disimpulkan kategori kecenderungan variabel konsentrasi belajar sebagai berikut:

      Interval Kategori

      45 – 48 Sangat Tinggi 39 – 44 Tinggi 35 – 38 Cukup 31 – 34 Rendah

      < 31 Sangat Rendah

      2. Variabel Lingkungan Belajar Siswa Skor tertinggi yang mungkin dicapai : 4 x 16 = 64 Skor terendah yang mungkin dicapai : 1 x 16 = 16 Skor : 16 + 81% (64 – 16) = 54,88 = 55 16 + 66% (64 – 16) = 47,68 = 48

      16 + 56% (64 – 16) = 42,88 = 43 16 + 46% (64 – 16) = 38,08 = 38 Dari hasil perhitungan diatas, maka dapat disimpulkan kategori kecenderungan variabel konsentrasi belajar sebagai berikut:

      111

      Interval Kategori

      55- 60 Sangat Baik 48 – 54 Baik 43 – 47 Cukup 38 – 42 Buruk

      < 38 Sangat Buruk

      3. Variabel Fasilitas Belajar Di Rumah Skor tertinggi yang mungkin dicapai : 4 x 14 = 56 Skor terendah yang mungkin dicapai : 1 x 14 = 14 Skor : 14 + 81% (56 – 14) = 48,02 = 48 14 + 66% (56 – 14) = 41,72 = 42

      14 + 56% (56 – 14) = 37,52 = 38 14 + 46% (56 – 14) = 33,22 = 33 < 33

      Dari hasil perhitungan diatas, maka dapat disimpulkan kategori kecenderungan variabel konsentrasi belajar sebagai berikut:

      Interval Kategori

      48 – 54 Sangat Baik 42 – 47 Baik 38 – 41 Cukup 33 – 37 Buruk

      < 33 Sangat Buruk

      112

      

    DAFTAR DISTRIBUSI FREKUENSI

    1. Menentukan jumlah kelas.

      Dalam penelitian ini cara yang digunakan untuk menentukan jumlah kelas adalah dengan menggunakan aturan atau rumus Sturges, yaitu sebagai berikut: K = 1 + (3,322) log n Dimana : K = Jumlah kelas n = Jumlah responden 3,322 = Bilangan konstan 2. Menentukan interval kelas. Dalam menentukan interval kelas atau panjang kelas interval, Sturgess memberikan pedoman sebagai berikut:

      Range ci = K

      Dimana:

      ci = Interval kelas

      Range = Selisih antara data terbesar dan terkecil K = Jumlah kelas atau banyaknya kelas 3. Memasukkan data pada masing – masing kelas.

      Langkah terakhir dalam penyusunan distribusi frekuensi adalah memasukkan data ke dalam kelasnya masing – masing dan menjumlahkannya. Untuk menghitung mean, median, modus dan stadard deviasi digunakan rumus dari Sudjana (1996: 70-94) adalah sebagai berikut:

      a. Rata – rata hitung (mean)

      fixi

      X =

      fi

      Dimana: X = Harga rata – rata

      x = Tanda kelas interval (1/2 ujung kelas atas + ujung kelas bawah) i

      113 b. Median

      Median adalah nilai tengah dari rangkaian data yang telah tersusun secara teratur. Rumus yang digunakan adalah sebagai berikut: Md = L md + ci

      f N f md lmd × ⎥

      ⎦ ⎤ ⎢ ⎣ ⎡ − 2 /

      Dimana: Md = Median L md = batas bawah kelas median N = Jumlah frekuensi f lmd = Frekuensi kumulatif sebelum kelas median f md = ukuran sampel

      f = frekuensi kelas median

      c. Modus Modus adalah nilai yang frekuensi munculnya paling sering. Rumus untuk mencari modus adalah sebagai berikut: Mo = Li + ci

    • 2
    • 1 1 Dimana:

        d d d ×

        Mo = Modus Li = Tepi kelas bawah dari kelas modus d

        1 = Selisih frekuensi Modus dengan kelas sebelumnya

        d 2 = Selisih frekuensi Modus dengan kelas sesudahnya. ci = Kelas interval

        d. Standard deviasi (S) Dalam menghitung standar deviasi rumus yang digunakan adalah sebagai berikut:

        114

        2 ( ) n fiXi − ( fiXi )

        ( ) ∑

        S =

        1 n ( n − )

        Dimana: S = standar deviasi

        f 1 = frekuensi x 1 = tanda kelas

        n = jumlah kelas

        di

        60

        c. Modus = Li +

        = 32, 5834

        24 5 , 12 x 4

        Median Ci x Frekuensi median kelas pada median mencapai untuk Frekuensi ditambah harus yang median kelas Tepi dari kelas

        b. = ) (Md

        3 = 36,4560

        91 . 317 5 ,

        =

        xi fi N

        a. Mean =

        91 4.317,5 9.773,75 123,038,75 100

        90

        81

        33

        115 1.

        9

        1

        91

        22,5 26,5 30,5 34,5 38,5 42,5 46,5 50,5

        26 1 24,5 24,5 600,25 600,25 1,10 2 27 – 30 8 28,5 228 812,25 6.498 8,79 3 31 – 34 24 32,5 780 1.056,25 25.350 26,37 4 35 – 38 27 36,5 985,5 1.332,25 35.970,75 29,67 5 39 – 42 21 40,5 850,5 1.640,25 34.445,25 23,08 6 43 – 46 9 44,5 400,5 1.980,25 17.822,25 9,89 7 47 – 50 1 48,5 48,5 2.352,25 2.352,25 1,10 ∑

        No Interval Tepi fi Kumulatif Xi fi Xi Xi 2 fi Xi 2 % 1 23 –

        → 4

        23 48 − = 3,125

        7

        =

        K Range

        7 Ci =

        = 1 + 3,3 log 91 =

        Variabel Konsentrasi Belajar K = 1 + 3,3 log N

      • = 30,5 +
      • Ci
      • x 4

        116 = 34,5 +

        12,5 25,5 38,5 51,5 64,5 77,5 90,5

        → 13

        No Interval Tepi fi Kumulatif Xi fi Xi Xi 2 fi Xi 2 % 1 1 – 12

        1

        6

        6

        36 36 1,10 2 13 –

      25 19 0 361 0

      3 26 –

      38 32 0 1024 0

      4 39 – 51 6 45 270 2.025 12.150 6,59 5 52 – 64 40 58 2.320 3.364 134.560 43,96 6 65 – 77 35 71 2.485 5.041 170.435 38,46 7 78 – 90 9 84 756 7.056 63.504 9,89 ∑

        91

        =

        1

        1

        1

        7

        47

        82

        7 86 − = 12,28

        K Range

        6

        1 2

      2

      fi fi

      xi fi xi fi fi

        3

        3

        = 35,8334 d. Standar deviasi =

        ( ) ( ) ( )

        

      ( )

      ∑ ∑ ∑ ∑

        − −

        = )

        7 Ci =

        1 91 (

        91 )

        . 317 5 , ) 3 (

        . 038 75 , 123 ( ) 91 ( 2

        − = 4,8256

        2. Variabel Prestasi Belajar K = 1 + 3,3 log N

        = 1 + 3,3 log 91 =

        91 315 5.837 18.907 386.658 100

        117 a.

        Mean = 5 . 837 =

        91 = 64,1429

        Frekuensi yang harus ditambah Median Tepi kelas dari untuk mencapai median

      • b. =

        x Ci

        (Md )

        kelas median Frekuensi pada kelas median

        38 ,

        5 = 51,5 + x 13

        40 = 64,0125

        di

        e. + Ci Modus = Li + 1 + d d 2

        (Mo)

        34 = 51,5 + x 13

      • 34

        5 = 62,8334 2 2

        fi fi xi − ( fi xi ) ( )

        ( ) ∑ ∑

        c. Standar deviasi =

        

      fi fi

        1

        ( ) ∑ ∑ 2

        ( 91 ) ( 386 . 685 ) − ( 5 . 837 ) =

        ( 91 ) ( 91 − 1 ) = 11,6824

        3. Variabel Lingkungan Belajar Siswa K = 1 + 3,3 log N

        = 1 + 3,3 log 91 =

        7 Range Ci =

        K

        15

        a.

        15

        19

        = 49,5 +

        d d di

        = 50,7656 c. Modus = Li + 2 1

        32 5 , 13 x 3

        Median Ci x Frekuensi median kelas pada median mencapai untuk Frekuensi ditambah harus yang median kelas Tepi dari kelas

        b. = ) (Md

        4 = 50,7033

        91 614 .

        =

        N xi fi

        Mean =

        91 357 4.614 18.907 235.566 100

        118 =

        89

        77

        64

        32

        15

        5

        91

        40,5 43,5 46,5 49,5 52,5 55,5 58,5 61,5

        43 5 42 210 1.764 8.820 5,49 2 44 – 46 10 45 450 2.025 20.250 10,98 3 47 – 49 17 48 816 2.304 29.168 18,69 4 50 – 52 32 51 1.632 2.601 83.232 35,17 5 53 – 55 13 54 702 2.916 37.908 14,29 6 56 – 58 12 57 684 3.249 38.988 13,19 7 59 – 61 2 60 120 3.600 7.200 2,19 ∑

        No Interval Tepi fi Kumulatif Xi fi Xi Xi 2 fi Xi 2 % 1 41 –

        = 2,5 → 3

        59 −

        41

        7

      • = 49,5 +
      • Ci (Mo)
      • x 3

        119

        No Interval Tepi fi Kumulatif Xi fi Xi Xi 2 fi Xi 2 % 1 34 –

        91 121 .

        =

        N xi fi

        a. Mean =

        91 317 4.121 14.679 189.371 100

        82

        75

        58

        41

        15

        5

        91

        33,5 36,5 39,5 43,5 47,5 50,5 53,5 56,5

        36 5 35 175 1.235 6.125 5,49 2 37 – 39 10 38 380 1.444 14.440 10,98 3 40 – 43 26 42 1.092 1.764 45.864 28,57 4 44 – 47 17 46 782 2.116 35.972 18,69 5 48 – 50 17 49 833 2.401 40.817 18,69 6 51 – 53 7 52 364 2.704 18.928 7,69 7 54 – 56 9 55 495 3.025 27.225 9,89 ∑

        → 3

        d. Standar Deviasi =

        ) 4 ( 566 . 235 ( ) 91 ( 2

        ( ) ( )

        ( ) ( )

        ∑ ∑ ∑ ∑ − −

        1 2

      2

      fi fi

      xi fi xi fi fi

        = )

        1 91 ( 91 ) 614 .

        − = 4,2439 4. Variabel Fasilitas Belajar di Rumah

        34 56 − = 3,14

        K = 1 + 3,3 log N = 1 + 3,3 log 91

        =

        7 Ci =

        K Range

        =

        7

        4 = 45,2857

      • = 43,5 +
      • Ci (Mo)

        16

        ) 4 ( 371 . 189 ( ) 91 ( 2

        1 91 ( 91 ) 121 .

        = )

        ∑ n n xi fi xi fi n

        ) 1 ( 2 2 − −

        ( )

        ( ) ( )

        c. Standar deviasi =

        = 41,42

        16

      • x 3

        9

        = 39,5 +

        d d di

        = 44,2941 e. Modus = Li + 2 1

        17 5 , 4 x 3

        Ci x Frekuensi median kelas pada median mencapai untuk Frekuensi ditambah harus yang median kelas Tepi dari kelas

        =

        Median

        ) (Md

        120 b.

        − = 5,5263

        121

        Frequencies

      Statistics

      konsentbljr prestbljr keiktstbljr lingkbljr fasilitasbljr N Valid

        91

        91

        91

        91

        91 Missing Mean 36,41 63,29 ,56 50,51 45,10 Median 36,00 64,00 1,00 50,00 44,00 Mode

        40

        65

        1

        50

        48 Std. Deviation 4,738 10,666 ,499 4,228 5,608 Variance 22,444 113,762 ,249 17,875 31,446 Minimum

        23

        41

        34 Maximum

        48

        86

        1

        59

        56 Sum

      3313 5759

      51 4596 4104

        

      6

      Lampiran Hasil Uji

      Normalitas &

      Linieritas

        

      7

      Lampiran Hasil Uji

      Regresi

        1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constant), D1X, Xkonsent, D1keikutsertaan a.

        D1X, Xkonsent, D1keikuts ertaan a

        ,046 ,020 4,842 Model

        Model Summary ,214 a

        Dependent Variable: Yprestasi b.

        a.

        All requested variables entered.

        1 Variables Entered Variables Removed Method

        . Enter Model

        D1keikuts ertaan D1X Variables Entered/Removed b

        127

        Pearson Correlation Sig. (1-tailed) N Yprestasi Xkonsent

        Yprestasi Xkonsent D1keikutsertaan D1X Yprestasi Xkonsent D1keikutsertaan D1X Yprestasi Xkonsent D1keikutsertaan D1X

        114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114

        1,000 -,122 -,040 -,035

        Mean Std. Deviation N

      Correlations

        ,58 ,496 114 20,04 17,334 114 Yprestasi Xkonsent D1keikutsertaan D1X

        Regression Descriptive Statistics 68,27 4,890 114 35,07 3,581 114

      • ,122 1,000 -,148 -,054
      • ,040 -,148 1,000 ,990
      • ,035 -,054 ,990 1,000 . ,098 ,337 ,357 ,098 . ,058 ,283 ,337 ,058 . ,000 ,357 ,283 ,000 .

        128

        ANOVA

      b

      1 Sum of Squares df Mean Square F Sig.

        123,829 3 41,276 1,761 ,159 a

        2578,741 110 23,443 2702,570 113 Regression Residual Total Model

        Predictors: (Constant), D1X, Xkonsent, D1keikutsertaan a. Dependent Variable: Yprestasi b.

        

      Coefficients

      a

        82,339 6,257 13,160 ,000

        1 B Std. Error Unstandardized Coefficients Beta

        Standardized Coefficients t Sig.

      • ,388 ,174 -,284 -2,226 ,028
      • 16,735 9,112 -1,697 -1,837 ,069 ,460 ,258 1,631 1,782 ,078 (Constant) Xkonsent D1keikutsertaan D1X Model

        Dependent Variable: Yprestasi a.

      • ,122 1,000 ,141 ,277
      • ,135 ,141 1,000 ,986
      • ,145 ,277 ,986 1,000 . ,098 ,076 ,062 ,098 . ,067 ,001 ,076 ,067 . ,000 ,062 ,001 ,000 .

        . Enter Model

        ,030 ,003 4,882 Model

        Model Summary ,173 a

        Dependent Variable: Yprestasi b.

        a.

        All requested variables entered.

        1 Variables Entered Variables Removed Method

        Variables Entered/Removed b D2X, Xkonsent, D2lingkbljr a

        129

        Pearson Correlation Sig. (1-tailed) N Yprestasi Xkonsent D2lingkbljr D2X

        Yprestasi Xkonsent D2lingkbljr D2X Yprestasi Xkonsent D2lingkbljr D2X Yprestasi Xkonsent D2lingkbljr D2X

        114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114

        1,000 -,122 -,135 -,145

        Mean Std. Deviation N Correlations

        ,58 ,496 114 20,55 17,853 114 Yprestasi Xkonsent D2lingkbljr D2X

        Regression Descriptive Statistics 68,27 4,890 114 35,07 3,581 114

        1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constant), D2X, Xkonsent, D2lingkbljr a.

        130

        

      b

      ANOVA

        Sum of Model Squares df Mean Square F Sig. a

        1 Regression 80,578 3 26,859 1,127 ,341 Residual 2621,992 110 23,836 Total 2702,570 113 a. Predictors: (Constant), D2X, Xkonsent, D2lingkbljr b. Dependent Variable: Yprestasi a Coefficients

        Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std. Error Beta t Sig. 1 (Constant) 76,113 8,206 9,276 ,000

        Xkonsent

      • ,205 ,237 -,150 -,865 ,389 D2lingkbljr
      • 4,251 9,891 -,431 -,430 ,668 D2X ,088 ,283 ,322 ,312 ,756 a.

        Dependent Variable: Yprestasi

      • ,122 1,000 ,173 ,280
      • ,040 ,173 1,000 ,989
      • ,054 ,280 ,989 1,000 . ,098 ,338 ,284 ,098 . ,033 ,001 ,338 ,033 . ,000 ,284 ,001 ,000 .

        . Enter Model

        ,016 -,011 4,918 Model

        Model Summary ,125 a

        Dependent Variable: Yprestasi b.

        a.

        All requested variables entered.

        1 Variables Entered Variables Removed Method

        Variables Entered/Removed b D3X, Xkonsent, D3fasilitas a

        131

        Pearson Correlation Sig. (1-tailed) N Yprestasi Xkonsent D3fasilitas D3X

        Yprestasi Xkonsent D3fasilitas D3X Yprestasi Xkonsent D3fasilitas D3X Yprestasi Xkonsent D3fasilitas D3X

        114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114 114

        1,000 -,122 -,040 -,054

        Mean Std. Deviation N Correlations

        ,48 ,502 114 17,23 18,119 114 Yprestasi Xkonsent D3fasilitas D3X

        Regression Descriptive Statistics 68,27 4,890 114 35,07 3,581 114

        1 R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constant), D3X, Xkonsent, D3fasilitas a.

        132

        

      b

      ANOVA

        Sum of Model Squares df Mean Square F Sig. a

        1 Regression 42,366 3 14,122 ,584 ,627 Residual 2660,204 110 24,184 Total 2702,570 113 a. Predictors: (Constant), D3X, Xkonsent, D3fasilitas b. Dependent Variable: Yprestasi a Coefficients

        Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model B Std. Error Beta t Sig. 1 (Constant) 72,837 6,924 10,520 ,000

        Xkonsent

      • ,127 ,200 -,093 -,635 ,527 D3fasilitas 1,957 9,320 ,201 ,210 ,834 D3X
      • ,061 ,265 -,227 -,231 ,818 a.

        Dependent Variable: Yprestasi

        

      8

      Lampiran Tabel

        134

        Tabel Interpretasi Koefisien Korelasi Nilai r Interval Koefisien Tingkat Hubungan

        0,00-0,199 Sangat Rendah 0,20-0,399 Rendah 0,40-0,599 Sedang 0,60-0,799 Kuat 0,80-1,000 Sangat Kuat

        Tabel Standar Patokan Penilaian Dengan PAP II Skor Kategori

        81%-100% Sangat Tinggi 66%-80% Tinggi 56%-65% Cukup 46%-55% Kurang

        Dibawah 46% Sangat Kurang

        

      9

      Lampiran Surat Ijin

      Penelitian

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Hubungan minat belajar dan jumlah jam belajar di rumah terhadap prestasi belajar matematika siswa di Sekolah Dasar.
0
2
204
Pengaruh perhatian orang tua, minat belajar siswa, dan lingkungan belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa : studi kasus SMA N 1 Karangmojo.
0
1
172
Pengaruh locus of control dan lingkungan belajar terhadap hubungan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar siswa : studi kasus pada siswa SMA N 6 Yogyakarta.
0
7
180
Pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap hubungan antara motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar siswa : studi kasus SMK Sanjaya Pakem Yogyakarta.
1
1
149
Pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar, lingkungan belajar siswa dan fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi : studi kasus siswa kelas XII IPS SM
0
6
168
Hubungan antara persepsi siswa tentang variasi gaya mengajar guru, disiplin siswa, motivasi belajar siswa, dan fasilitas belajar siswa dengan prestasi belajar akuntansi : studi kasus SMA GAMA Yogyakarta.
1
9
179
Pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar, lingkungan belajar siswa dan fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.
0
0
176
Pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar, lingkungan belajar siswa, dan fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa.
0
0
167
Hubungan antara sikap disiplin belajar siswa dan lingkungan belajar siswa dengan prestasi belajar siswa : studi kasus pada siswa SMK Sanjaya Pakem.
0
7
177
Hubungan antara lingkungan belajar, kemandirian belajar, motivasi belajar dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi
1
6
199
Pengaruh lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah terhadap hubungan antara motivasi belajar siswa dengan prestasi belajar siswa studi kasus SMK Sanjaya Pakem Yogyakarta
0
2
147
Hubungan kedisiplinan belajar, status sosial ekonomi orang tua, dan fasilitas belajar di rumah dengan prestasi belajar siswa
0
1
154
Hubungan antara sikap disiplin belajar siswa dan lingkungan belajar siswa dengan prestasi belajar siswa : studi kasus pada siswa SMK Sanjaya Pakem - USD Repository
0
0
175
Hubungan bimbingan orang tua, motivasi belajar siswa, dan status sosial ekonomi keluarga dengan prestasi belajar siswa di sekolah - USD Repository
0
0
174
Pengaruh motivasi belajar, kepercayaan diri, dan keaktifan siswa di dalam proses belajar mengajar terhadap hasil belajar siswa - USD Repository
0
0
143
Show more