Motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dalam menggunakan situs jejaring sosial Twitter - USD Repository

Gratis

0
0
101
6 days ago
Preview
Full text

  

MOTIF MAHASISWA UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA DALAM MENGGUNAKAN SITUS

JEJARING SOSIAL TWITTER

  Studi Kasus pada mahasiswa Kampus I Mrican, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

  Skripsi Diajukan dalam Rangka Menulis Tugas Akhir

  Program Studi Manajemen, Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi, Universitas Sanata Dharma

  

Disusunoleh:

Andreas Ryan Primasmara

06 2214 067

  

FAKULTAS EKONOMI

JURUSAN MANAJEMEN

UNVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

2013

  

MOTTO

  1. Bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat menghargai tugas dan jasa guru dalam membina, mendidik, serta mengarahkan anak dan angkatan muda.

  (Drs. Subiyanto Wirayuda)

  2. Jika Anda keras terhadap diri Anda maka kehidupan akan lunak terhadap Anda tetapi jika Anda lunak terhadap diri Anda maka kehidupan akan keras terhadap Anda.

  3. Hidup itu bukan mengalir, hidup itu meraih karena orang yang meraih saja belum tentu berhasil apalagi yang hanya mengalir.

  4. Hidup ini tidak boleh sederhana. Hidup ini harus hebat, kuat, besar, luas dan bermanfaat. Yang sederhana itu adalah sikapnya.

  Hidup sekali harus berarti!

HALAMAN PERSEMBAHAN

  

Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya

berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai

tergeletak, sebab Tuhan menopang tangannya

(Mazmur 37: 23-24)

  

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi

nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa

dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah,

yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu

dalam Kristus Yesus

(Filipi 4: 6-7)

  Makalah ini kupersembahkan kepada:

  ∼ Our beloved Jesus Christ and Mother Mary

  yang telah memberi bimbingan dan tuntunan dalam hidupku.

  ∼ Kedua orangtuaku dan adikku tersayang

  yang telah memberi dorongan semangat dan doa untuk menimba ilmu yang lebih tinggi.

  ∼ Sahabat dan teman-teman senasib seperjuangan.Almamaterku Universitas Sanata Dharma.

  

ABSTRAK

MOTIF MAHASISWA SANATA DHARMA YOGYAKARTA DALAM

MENGGUNAKAN SITUS JEJARING SOSIAL TWITTER

Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican

Yogyakarta

  

Andreas Ryan Primasmara NIM : 062214067

Universitas Sanata Dharma

Yogyakarta

2013

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial

  

Twitter .Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada mahasiswa

  Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta. Sampel yang diteliti sebanyak 100 orang dan teknik sampling yang digunakan adalah accidental

  

sampling .Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1)

  Analisis Persentase untuk mengetahui karakteristik konsumen, 2) Analisis

  

Cochran Q-Test untuk mengetahui motif mahasiswa menggunakan situs jejaring

  sosial Twitter. Dari anlisis persentase diperoleh hasil yaitu paling banyak responden yang diteliti adalah wanita (59%), dan responden yang paling banyak adalah dari prodi manajemen (30%).Dari analisis Cochran Q-Tes tmenunjukkan bahwa ingin mencari teman baru, ingin mencari pacar, ingin berkomunikasi jarak jauh, ingin membangun sebuah komunitas, ingin promosi dan menawarkan barang dagangan via online, ingin mencari informasi yang bermanfaat, ingin mencari popularitas dan sekedar punya saja mempunyai pengaruh signifikan terhadap motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  

ABSTRACT

MOTIVE SANATA DHARMA YOGYAKARTA STUDENTS IN USING

SOCIAL NET WORKING SITE TWITTER

Case Study On Student Sanata Dharma Yogyakarta university campus I

Mrican.

  

Andreas Ryan Primasmara Number student : 062214067

Sanata Dharma University Yogyakarta.

  This study aims to determine the motive of students at the University of Sanata Dharma Yogyakarta Mrican Campus I use the social networking site Twitter. The research was conducted by distributing questionnaires to students at the Sanata Dharma Yogyakarta university Campus I Mrican. Samples were examined as many as 100 people and the sampling technique used was accidental sampling.

  Data analysis techniques used in this study is 1) Percentage analysis to determine the characteristics of the consumer. 2) Cochran Q-test analysis to determine the motives of students using social networking site Twitter. Anlisis percentage of obtained results that most respondents surveyed were female (59%). And most respondents were from the department of management (30%).Of the CochranQ- test analysis shows that want to find new friends, want to find a girlfriend and boyfriend, want to communicate over long distances, want to build a community, like promotion sand offer merchandise via online, want to find useful information, want to look for the popularity and just got it have a significant influence on motives students Sanata Dharma University Yogyakarta use the social networking site Twitter.

KATA PENGANTAR

  Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan kasih-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat melaksanakan tugas dan kewajiban dalam penulisan skripsi sebagai syarat memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Fakultas Ekonomi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  Dalam penulisan makalah ini, penulis mengambil judul”(Motif Mahasiswa

  

Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Dalam Menggunakan Situs Jejaring

Sosial Twitter) ”. Penulis tertarik mengambil judul tersebut karena ingin

  mengetahui apa motif mahasiswa Universitas Santa Dharma dalam menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  Penulis ingin menyampaikan banyak terima kasih kepada:

  1. Bapak Dr. Lukas Purwoto selaku Kaprodi Manajemen Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang telah memberikan kesempatan pada penulis untuk menyusun skripsi.

  2. Bapak Drs. Marianus. M. Modesir. M.M dan Ibu Diah Utari. B. R, M.Si. selaku dosen pembimbing yang telah membimbing dan memberikan pengarahan pada penulis selama menyusun skripsi.

  3. Bapak dan Ibu dosen yang telah memberikan pengetahuan Ilmu Manajemen pada penulis sehingga dapat menjadi bahan untuk penulisan skripsi ini.

  DAFTAR ISI

  Halaman Judul .................................................................................................................... i Halaman Persetujuan Pembimbing ................................................................................... ii Halaman Pengesahan ....................................................................................................... iii Motto ................................................................................................................................ iv Halaman Persembahan ...................................................................................................... v Pernyataan Keaslian Karya .............................................................................................. vi

  Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi Karya Ilmiah ................................................ vii Abstrak ........................................................................................................................... viii

  

Abstract ............................................................................................................................ ix

  Kata Pengantar .................................................................................................................. x Daftar Isi......................................................................................................................... xiii

  BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................. 1 A. Latar Belakang Masalah ............................................................................................ 1 B. Perumusan Masalah ................................................................................................... 3 C. Batasan Penelitian ...................................................................................................... 3 D. Tujuan Penelitian ....................................................................................................... 3 E. Manfaat Penelitian ...................................................................................................... 4 F. Sistematika Penulisan ................................................................................................. 4 BAB II KAJIAN PUSTAKA ............................................................................................ 6

  A. Landasan Teori ........................................................................................................... 7

  1. Pengertian Pemasaran ................................................................................................. 6

  2. Pengertian Manajemen Pemasaran ............................................................................. 7

  3. Konsep Pemasaran .................................................................................................... 10

  4. Macam-macam Konsep Pemasaran .......................................................................... 11

  5. Macam-macam Sistem Pemasaran ........................................................................... 12

  6. Lingkungan Sebuah Sistem Pemasaran .................................................................... 15

  7. Strategi Pemasaran .................................................................................................... 17

  8. Segmentasi ................................................................................................................ 20

  9. Dasar-dasar Dalam Penempatan Segmentasi Pasar .................................................. 21

  10. Sifat-sifat Khusus Pemasaran Jasa .......................................................................... 22

  11. Pengertian Perilaku ................................................................................................. 24

  12. Pengertian Konsumen ............................................................................................. 24

  13. Pengertian Perilaku Konsumen ............................................................................... 25

  14. Dimensi Perilaku Konsumen .................................................................................. 27

  15. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen ....................................... 27

  16. Proses Pengambilan Keputusan .............................................................................. 29

  17. Struktur Keputusan Pembelian ............................................................................... 30

  18. Pengertian Motif ..................................................................................................... 30

  19. Motif Seseorang Menggunakan Situs Jejaring Sosial Twitter ................................ 31

  20. Pengertian Jejaring Sosial ....................................................................................... 33

  21. Jenis Situs Jejaring Sosial ....................................................................................... 36

  22. Penggunaan Twitter Oleh Mahasiswa .................................................................... 36

  B. Hasil Penelitian Terdahulu ........................................................................................ 36

  C. Kerangka Konseptual ................................................................................................ 38

  D. Hipotesis .................................................................................................................... 40

  BAB III METODE PENELITIAN.................................................................................. 41 A. Jenis Penelitian ........................................................................................................ 41 B. Subjek dan Objek Penelitian .................................................................................... 41 C. Waktu dan Lokasi Penelitian ................................................................................... 42 D. Variabel Penelitian ................................................................................................... 42 E. Definisi Operasional ................................................................................................. 43 F. Populasi dan Sampel ................................................................................................. 43 G. Teknik Pengambilan Sampel ................................................................................... 44 H. Sumber Data ............................................................................................................ 45 I. Tehnik Pengumpulan Data ........................................................................................ 45 J. Tehnik Pengujian Instrumen ..................................................................................... 47 K. Tehnik Analisis Data ............................................................................................... 48 BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN TWITTER ....................................... 52 A. Sejarah Singkat dan Perkembangan Twitter ............................................................ 52 B. Visi dan Misi Perusahaan Twitter ............................................................................ 55 C. Identitas Responden ................................................................................................. 55 D. Motif Mahasiswa Universitas Sanata Dharma Menggunakan Situs Jejaring sosial Twitter ................................................................................................................ 54

  BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN ................................................................... 56 A. Penjelasan Penelitian ............................................................................................... 57 B. Pengujian Instrumen ................................................................................................ 59 C. Analisis Data ............................................................................................................ 62 D. Pembahasan ............................................................................................................. 70 BAB VI KESIMPULAN, SARAN, DAN KETERBATASAN PENELITIAN ............. 74 A. Kesimpulan .............................................................................................................. 74 B. Saran ......................................................................................................................... 75 C. Keterbatasan Penelitian ............................................................................................ 77 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang

  kepada orang lain untuk memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media). Pada awalnya dalam melakukan komunikasi jarak jauh antar kota, masyarakat masih menggunakan cara yang konvensional seperti mengirim surat melalui kantor pos. Dengan saling mengirim surat maka persahabatan tetap terjalin. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, surat mulai ditinggalkan oleh masyarakat karena dianggap tidak praktis. Dalam era globalisasi dan kecanggihan teknologi informasi saat ini menghasilkan berbagai aplikasi jejaring sosial melalui internet yang masing-masing menawarkan kelebihan dan berbagai fasilitas yang mereka masing-masing kembangkan untuk menarik pengguna untuk menggunakan aplikasi tersebut, misalnya blog, layanan jaringan sosial Facebook, Twitter,

  Friendster, yang masing-masing layanan jaringan sosial tersebut

  menawarkan berbagai kelebihan dan inovasinya masing-masing dan bersaing untuk menjadi layanan jaringan sosial yang terbaik.

  Salah satu jejaring sosial yang populer dalam masyarakat saat ini adalah Twitter. Twitteradalah sebuah situs internet jasa jaringan sosial yang digunakan oleh masyarakat melalui internet. Dengan Twitter, masyarakat dapat mencari teman atau relasi sehingga dapat menambah teman dan menjalin persahabatan baru. Jumlah pengguna Twitter terbesar ternyata dikalangan remaja dan mahasiswa, hal ini sesuai dengan karakteristik remaja dan para kaum muda pada umumnya, mereka senang mencari teman, senang berkomunikasi dan senang untuk mencari sumber- sumber informasi.seperti juga yang terjadi di sebuah Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, di mana situs jejaring sosial Twitter telah hangat diperbincangkan.

  Banyak hal yang bisa dilakukan khususnya kalangan mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dalam menggunakan situs jaringan sosial Twitter seperti halnya menambah teman dan menjalin persahabatan baru, mencari teman kencan, pacar, memberikan informasi, dan bisa juga menambah wawasan,berkomunikasi jarak jauh, atau dengan inisiatif lain dengan hanya mencari sebuah sensasi atau bahkan hanya sekedar punya saja. Walaupun banyak sekali aspek yang menarik mengenai fitur serta manfaat dari situs jejaring sosial Twitter ini, Penulis lebih tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang motif serta tujuan seorang mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial

  Twitter tersebut, sehingga diharapkan hasil dari penelitian ini memberikan

  informasi lebih jauh tentang motif seorang mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dalam menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dalam menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  B. Rumusan Masalah

  Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apa motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dalam menggunakan situs jejaring sosial Twitter?

  C. Batasan masalah

  Batasan masalah dalam penelitian ini adalah: Peneliti hanya memilih motif penggunaan situs jejaring sosial Twitter yang tidak melanggar ketentuan hukum atau tindak kejahatan seperti, penculikan dan pencemaran nama baik seseorang yaitu ingin mencari teman baru, ingin mencari pacar, ingin berkomunikasi jarak jauh, ingin membangun komunitas, ingin mencari informasi yang bermanfaat, sebagai sarana untuk promosi atau menawarkan barang (berdagang via online), ingin mencari

  survey awal

  popularitas atau hanya sekedar ingin punya saja

  ke mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tanggal 9 sampai dengan 10 April 2012.

  D. Tujuan Penelitian

  Tujuan penelitian yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: Untuk mengetahui apa saja motif mahasiswa Universitas Shanata Dharma Yogyakarta dalam menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  E. Manfaat Penelitian

  Manfaat penelitian dari penelitian ini adalah :

  1. Manfaat akademik

  a. Penelitian ini menambah bacaan ilmiah dan kepustakaan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  b. Secara akademik penelitian ini mempunyai manfaat untuk menambah wawasan tentang motif dibalik motif penggunaan situs jejaring sosial Twitter.

  2. Manfaat Praktis

  a. Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu acuan bagi para pengguna situs jejaring sosial Twitter khususnya mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta untuk lebih memahami tentang penggunaan situs jejaring sosial Twitter.

  b. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi literatur bagi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

F. Sistematika penulisan

  Pembahasan dalam penelitian ini terdiri dari 2bab, dengan sistematika penulisan sebagai berikut:

Bab I : Pendahuluan Bab ini berisi tentang latar belakang masalah, rumusan

  masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian dan sistematika penulisan.

Bab II : Kajian Pustaka Bab ini berisi tentangpengertian dari pemasaran, pengertian

  dari manajemen pemasaran, konsep pemasaran, macam- macam konsep pemasaran, macam-macam sistem pemasaran, lingkungan sebuah sistem pemasaran, strategi pemasaran, dasar-dasar dalam penetapan strategi pemasaran, sifat-sifat khusus pemasaran jasa, pengertian dari perilaku, pengertian konsumen, perilaku konsumen, dimensi perilaku konsumen, faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen, faktor- faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen, Proses pengambilan keputusan, struktur keputusan pembelian, alasan seseorang menggunakan situs jejaring sosial

  Twitter, pengertian jejaring sosial, jenis-jenis jejaring sosial,

  penggunaan Twitter oleh mahasiswa, hasil penelitian terdahulu, kerangka konseptual, hipotesis.

Bab III : Metode Penelitian Bab ini berisi tentang jenis penelitian, subyek dan obyek

  penelitian, waktu dan lokasi penelitian, veriabel penelitian, definisi operasional Populasi dan sampel, teknik pengambilan sampel, sumber data, teknik pengumpulan data, teknik pengujian instrument, teknik analisis data.

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Landasan Teori

1. Pengertian pemasaran

  Pemasaran merupakan salah satu dari kegiatan-kegiatan pokok yang dilangsungkan oleh perusahaan untuk bertahan hidup, berkembang dan memperoleh laba. Beberapa ahli mengemukakan pengertian pemasaran yang berbeda-beda meskipun pada intinya sama.

  Perbedaan ini disebabkan karena mereka meninjau pemasaran dari segi yang berbeda-beda.

  Ada beberapa definisi pengertian pemasaran antara lain:

  a. Menurut Philip Kotler (1997:13) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran;

  b. Menurut Philip Kotler dan Amstrong (2001:7) pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan menegerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain;

  c. Menurut William J. Stanton (1985:7) pemasaran adalah sistem keseluruhan dari sebuah kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan serta menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial;

  d. Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang, merancang, menentukan harga promosi dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.

  Berdasarkan berbagai definisi pemasaran diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pemasaran adalah proses sosial dan managerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai kepada pihak lain. Definisi pemasaran ini bersandar pada konsep inti yang meliputi kebutuhan (needs), keinginan (wants), dan permintaan (demands).

2. Pengertian Manajemen Pemasaran

  Manajemen pemasaran berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran.Menurut Kotler dan Amstrong pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi, dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan. Sedangkan manajemen adalah proses perencanaan (Planning), pengorganisasian (Organizing), penggerakan (Actuating), dan pengawasan. Tahap perencanaan merupakan tahap yang menentukan terhadap kelangsungan dan kesuksessan suatu organisasi pemasaran. Proses perencanaan merupakan suatu proses yang memandang selalu ke depan atau pada kemungkinan masa yang akan datang termasuk dalam pengembangan program, kebijakan dan prosedur untuk mencapai tujuan pemasaran.Jadi dapat diartikan bahwa Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis, perencanaan, penerapan, dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan, membangun, dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi (Philip Kotler, 1997).

  Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen pemasaran adalah sebagai kegiatan yang direncanakan, dan diorganisasikan yang meliputi pendistribusian barang, penetapan harga dan dilakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dibuat yang tujuannya untuk mendapatkan tempat di pasar agar tujuan utama dari pemasaran dapat tercapai (Philip Kotler, 1997).

3. Konsep Pemasaran

  Suatu perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya harus efisien menjalankan konsep pemasaran agar keuntungan yang diharapkan dapat terealisasi dengan baik. Ini menandakan bahwa kegiatan pemasaran dalam perusahaan harus dikoordinasi dan dikelola dengan cara yang lebih baik. Falsafah dalam konsep pemasaran bertujuan untuk memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen.Kegiatan perusahaan yang berdasar pada konsep pemasaran ini harus diarahkan untuk memenuhi tujuan perusahaan.Secara detinitive dapat dikatakan bahwa konsep pemasaran adalah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomis dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan.(Bayu Swasta,1996). Konsep pemasaran juga menyatakan bahwa kunci untuk meraih tujuan organisasi adalah menjadi lebih efektif dari pada pesain dalam memadukan kegiatan pemasaran guna menetapkan dan memuaskan kebutuhan pasar (Kotler,1997:21).

  Konsep pemasaran ini berdasar pada empat pilar yaitu: pasar sasaran, kebutuhan pelanggan, pemasaran terpadu dan profitabilitas.

  Selanjutnya akan dibahas tiga faktor penting yang digunakan sebagai dasar dalam konsep pemasaran (Bayu Swasta,1982:2) yaitu: a. Orientasi konsemen

  Pada intinya jika suatu perusahaan ingin menerapkan orientasi konsumen ini, maka: 1) Menentukan kebutuhan pokok dari pembeli yang akan dilayani dan dipenuhi.

  2) Memilih kelompok pembeli tertentu sebagai sasaran dalam penjualan.

  3) Menentukan produk dan program pemasarannya. 4) Mengadakan penelitian pada konsumen untuk mengukur, menilai, dan menafsirkan keinginan, sikap serta tingkah laku mereka. 5) Menentukan dan melaksanakan strategi yang paling baik, apakah menitik beratkan pada mutu yang tinggi, harga yang murah, atau model yang menarik.

  b. Koordinasi dan integrasi dalam perusahaan Untuk memberikan kepuasan secara optimal kepada konsemen, semua elemen pemasaran yang ada harus diintegrasikan. Hindari adanya pertentangan antara perusahaan dengan pasarnya. Salah satu cara penyelesaian untuk mengatasi masalah koordinasi dan integrasi ini dapat menggunakan satu orang yang mempunyai tanggung jawab terhadap seluruh kegiatan pemasaran, yaitu manajer pemasaran. Jadi dapat disimpulkan bahwa setiap orang dan bagian dalam perusahaan turut serta dalam suatu upaya yang terkoordinir untuk memberikan kepuasan konsumen sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai.

  c. Mendapatkan laba melalui pemuasan konsumen Salah satu tujuan dari perusahaan adalah untuk mendapatkan profit atau laba. Dengan laba tersebut perusahaan bisa tumbuh dan berkembang dengan kemampuan yang lebih besar.Sebenarnya laba merupakan tujuan umum dari sebuah perusahaan. Banyak perusahaan yang mempunyai tujuan lain disamping laba. Dengan menggunakan konsep pemasaran ini, hubungan antara perusahaan dan konsumen mampu diperbaiki dan menguntungkan perusahaan.

4. Macam-macam Konsep Pemasaran

  Konsep pemasaran yang telah diungkapkan dengan berbagai cara : a. Temukanlah keinginan pasar dan penuhilah.

  b. Buatlah apa yang dapat dijual dan jangan berusaha menjual apa yang dapat dibuat.

  c. Cintailah pelanggan bukan produk anda.

  d. Lakukanlah menurut cara anda (Burger king).

  e. Andalah yang menentukan (United Airlines)

  f. Melakukan segalanya dalam batas kemampuan untuk menghargai uang pelanggan yang sarat dengan nilai, mutu dan kepuasan (JC.Penney).

  Dalam pemasaran terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi yaitu : a. Konsep Produksi Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya murah.

  Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin, karena konsumen akan dianggap menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka.

  b. Konsep produk Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, permormasi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas, karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri-ciri terbaik.

  c. Konsep penjualan Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja, organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif. d. Konsep pemasaran Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.

  e. Konsep pemasaran sosial Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripada para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.

  f. Konsep pemasaran global Pada konsep pemasaran global ini, manajer eksekutif berupaya memahami semua faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap, tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahan.

  Dalam pemasaran kelompok item yang saling berhubungan dan saling berkaitan itu mencakup: a. Gabungan organisasi yang melaksanakan kerja pemasaran

  b. Produk, jasa, gagasan atau manusia yang dipasarkan

  c. Target pasar

  d. Perantara (pengecer, grosir, agen transportasi, lembaga keuangan)

  e. Kendala lingkungan (environmental constraints) Sistem pemasaran yang paling sederhana terdiri dari dua unsur yang saling berkaitan, yaitu organisasi pemasaran dan target pasarnya.Unsur-unsur dalam sebuah sistem pemasaran serupa dengan unsur-unsur yang ada pada sistem radio stereo.Bekerja secara terpisah, tetapi pada waktu dipertemukan secara tepat.

5. Macam-macam Sistem Pemasaran

  a. Sistem pemasaran dengan sistem vertical Pada sistem ini produsen, grosir, dan pengecer bertindak dalam satu kepaduan dengan tujuan: 1) Mengendalikan perilaku saluran 2) Mencegah perselisihan antara anggota saluran b. Sistem pemasaran dengan saluran horizontal Pada sistem ini, ada suatu kerjasama antara dua atau lebih perusahaan yang bergabung untuk memanfaatkan peluang pemasaran yang muncul.

  c. Sistem pemasaran dengan saluran ganda Pada sistem ini, beberapa gaya pengeceran dengan pengaturan fungsi distribusi dan manajemen digabungkan, kemudian dari belakang dipimpin secara sentral.

6. Lingkungan Sebuah Sistem Pemasaran

  a. Lingkungan makro ekstern Lingkungan makro tersebut ialah:

  1) Demografi (kependudukan ) 2) Kondisi ekonomi 3) Tehnologi 4) Kekuatan social dan budaya 5) Kekuatan politik dan legal 6) Persaingan b. Lingkungan makro eksternal Lingkungan makro tersebut ialah:

  1) Pasar 2) Pemasok 3) Pialang (marketing intermediaries)

  c. Lingkungan Non- Pemasaran Intern Kekuatan Non-pemasaran lainnya adalah lokasi perusahaan, ketangguhan bagian penelitian, dan pengembangan.Kekuatan intern bersifat menyatu (interest) dalam organisasi.

7. Strategi Pemasaran

  a. Pengertian strategi pemasaran Menurut Amstrong dan Kotler (2000:5), marketing adalah “A

  societal process by which individuals and group obtain what they need and want through creating, offering and freely exchanging products and service of value with others”. Sedangkan pengertian

  marketing strategi menurut Amstrong and Kotler (2000:37) adalah

  “The marketing logic by which the business unit hopes to achieve its marketing objective”. Menurut Guiltinam dan Paul (1992:22),

  definisi strategi pemasaran adalah pernyataan pokok tentang dampak yang diharapkan akan dicapai dalam hal permintaan dalam target pasar yang ditentukan. Dapat dapat disimpulkan bahwa strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan. Dalam strategi pemasaran, ada tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran yaitu: 1) Daur hidup produk

  Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan dan tahap kemunduran. 2) Posisi persaingan perusahaan dipasar

  Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam persaingan, apakah memimpin, menantang, mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari pasar. 3) Situasi ekonomi

  Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan pandangan kedepan, apakah ekonomi berada dalam situasi makmur atau inflasi tinggi. b. Macam-macam strategi pemasaran Macam strategi pemasaran diantaranya: 1) Strategi kebutuhan primer

  Strategi-strategi pemasaran untuk merancang kebutuhan primer yaitu: a) Menambah jumlah pemakai

  b) Meningkatkan jumlah pembeli 2) Strategi kebutuhan selektif

  Strategi-strategi kebutuhan selektif dapat dilakukan yaitu dengan cara: a) Mempertahankan pelanggan

  b) Menjaring pelanggan (Acquistion Strategier) Secara lebih jelas, strategi pemasaran dapat dibagi kedalam empat jenis yaitu: a) Merangsang kebutuhan primer dengan menambah jumlah pemakai.

  b) Merangsang kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian. c) Merangsang kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang ada.

  d) Merangsang kebutuhan selektif dengan menjaring pelanggan baru.

8. Segmentasi (segmentation)

  a. Pengertian Segmentasi Menurut Solomon dan Elnora (2003:221), segmentasi adalah

  ”The process of dividing a larger market into smaller pieces based on one or more meaningful, shared characteristic”. Dengan

  melaksanakan segmentasi pasar, kegiatan pemasaran dapat dilakukan lebih terarah dan sumber daya yang dimiliki perusahaan dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien dalam rangka memberikan kepuasan bagi konsumen.

  1) Demografis Segmentasi ini dilakukan dengan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan berdasarkan variabel demografis seperti: Usia, jenis kelamin, besar keluarga, pendapatan, ras, pendidikan.

  2) Psikografis Segmentasi ini dilakukan dengan membagi pasar ke dalam kelompok-kelompok yang berlainan menurut kelas sosial, gaya hidup, kepribadian, dan lain-lain. Informasi demografis sangat berguna, tetapi tidak selalu menyediakan informasi yang cukup untuk membagi konsumen ke dalam segmen-segmen, sehingga diperlukan segmen berdasarkan psychografis untuk lebih memahami karakteristik dari konsumen. 3) Perilaku

  Segmentasi ini dilakukan dengan membagi konsumen ke dalam segmen-segmen berdasarkan bagaimana tingkah laku, perasaan, dan cara konsumen menggunakan barang/situasi pemakaian, dan loyalitas merek. Cara untuk membuat segmen ini yaitu dengan membagi pasar kepada pengguna dan non pengguna produk.

9. Dasar-dasar Dalam Penetapan Segmentasi Pasar

  Dalam penetapannya segmentasi pasar ada beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu: a. Dasar – dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen

  1) Variabel geografi diantaranya: wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, kepadatan iklim.

  2) Variabel demografi diantaranya: umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan.

  3) Variabel psikologis diantaranya: kelas sosial. 4) Variabel perilaku pembeli diantaranya: manfaat yang dicari, status pemakai, tingkat pemakaian dan sikap pada produk.

  b. Dasar-dasar segmentasi pada pasar industry 1) Tahap 1: menetapkan segmentasi makro, yaitu pasar pemakai akhir lokasi geografis, dan banyaknya langganan.

  2) Tahap 2: yaitu sikap terhadap penjual, ciri – ciri kepribadian, kualitas produk, dan pelanggan.

10. Sifat-sifat Khusus Pemasaran Jasa

  Dalam pelaksanaan pemaaran jasa oleh pemasar, ada sifat khusus yang membedakan pemasaran jasa dengan pemasaran barang. Sifat khusus tersebut menurut Alma (1992) adalah sebagai berikut :

  a. Menyesuaikan dengan selera konsumen Gejala ini ditandai dengan pasar pembeli yang lebih dominan dalam suasana pasaran jasa.Kualitas jasa yang ditawarkan tidak dapat dipisahkan dari mutu yang menyediakan jasa.Dalam industri dengan tingkat hubungan yang tinggi, pengusaha harus memperhatikan hal-hal yang bersifat internal dengan cara memelihara tenaga kerja dan mempekerjakan tenaga sebaik mungkin.Inilah yang sering disebut dengan internal marketing, yaitu penerapan prinsip marketing terhadap pegawai dalam perusahaan.

  b. Keberhasilan pemasaran jasa dipengaruhi oleh jumlah pendapatan penduduk.

  Dalam kenyataan, makin maju suatu negara akan semakin banyak permintaan akan jasa. Ini ada hubungannya dengan hirarki kebutuhan manusia, yaitu kebutuhan akan jasa. Masyarakat yang belum banyak menggunakan jasa dapat dikatakan bahwa pendapatan masyarakat tersebut belum merata.

  c. Pada pemasaran jasa tidak ada pelaksanaan fungsi penyimpanan.

  Tidak ada jasa yang dapat disimpan.Jasa diproduksi bersamaan waktunya dengan mengkonsumsi jasa tersebut.

  d. Mutu jasa dipengaruhi oleh benda berwujud sebagai pelengkapnya.

  Karena jasa adalah suatu produk yang tidak berwujud maka konsumen akan memperhatikan benda berwujud yang memberikan pelayanan sebagai patokan terhadap kualitas jasa yang ditawarkan.

  e. Saluran distribusi dalam pemasaran jasa tidak terlalu penting.

  Ini disebabkan dalam pemasaran jasa perantara tidak digunakan.Akan tetapi ada tipe pemasaran tertentu yang menggunakan agen sebagai perantara.

  11. Pengertian Perilaku

  Perilaku adalah aktivitas yang timbul karena adanya stimulus dan respon, serta dapat diamati secara langsung maupun tidak langsung (Sunaryo,2004). Perilaku baru terjadi apabila ada sesuatu yang diperlukan untuk menimbulkan reaksi atau disebut rangsangan.

  Rangsangan tertentu akan menghasilkan reaksi tertentu.

  12. Pengertian Konsumen

  Berikut merupakan beberapa pengertian dari konsumen:

  a. Menurut Philip Kotler, pengertian konsumen adalah semua individu dan rumah tangga yang membeli atau memperoleh barang atau jasa untuk di konsumsi pribadi.

  b. Menurut Aziz Nasution, konsumen pada umumnya adalah setiap orang yang mendapatkan barang atau jasa digunakan untuk tujuan tertentu.

  c. Sedangkan Menurut Undang Undang Perlindungan Konsumen (UUPK), ”Konsumen adalah setiap orang pemakai barang atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.

  Berikut merupakan beberapa macam dari konsumen:

  a. Konsumen Antara Setiap orang yang mendapatkan barang atau jasa untuk digunakan dengan tujuan komersial atau dengan kata lain, mereka membeli barang bukan untuk dipakai, melainkan untuk diperdagangkan. Contoh: Distributor, Agen dan Pengecer.

  b. Konsumen Akhir Setiap orang yang mendapatkan dan menggunakan barang atau jasa untuk tujuan memenuhi hidupnya pribadi, keluarga dan tidak untuk diperdagangkan kembali.

13. Pengertian Perilaku Konsumen

  Pengertian perilaku konsumen menurut Engel et al. (1994:3) adalah tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses yang mendahului dan menyusul dari tindakan ini.Mowen (1990:5) mengatakan bahwa perilaku konsumen adalah studi unit-unit dan proses pembuatan keputusan yang terlibat dalam menerima, menggunakan dan penentuan barang, jasa, dan ide. Definisi tersebut menggunakan istilah unit-unit pembuat keputusan, karena keputusan bisa dibuat oleh individu atau kelompok. Difinisi tersebut juga mengatakan bahwa konsumsi adalah proses yang diawali dengan penerimaan, konsumsi, dan diakhiri dengan penentuan (disposition). Tahap penerimaan menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi pilihan konsumen terhadap produk, tahap konsumsi menganalisa bagaimana konsumen senyatanya menggunakan produk yang diperoleh. Tahap penentuan menunjukkan apa yang dilakukan konsumen setelah selesai menggunakan produk tersebut.

  Studi perilaku konsumen adalah studi bagaimana seorang individu membuat keputusan untuk menggunakan sumber-sumber yang dimiliki pada konsumsi yang berkaitan dengan sesuatu (barang atau jasa). Schifman dan Kanuk (1991:5) mengatakan studi ini meliputi; apa yang dibeli, mengapa dia membelinya, laluseberapa sering dia membelinya.Swastha dan Handoko (1987:9) mendifinisikan perilaku konsumen sebagai tindakan individu yang secara langsung terlibat dalam usaha memperoleh dan menggunakan barang dan jasa ekonomisalnya, termasuk kegiatan pengambilan keputusan.Perilaku konsumen (AMA) adalah interaksi dinamisalnya antara pengaruh dan kognisi, perilaku, dan kejadian disekitar kita dimana manusia melakukan aspek pertukaran dalam hidup mereka.

  Berdasarkan beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumen adalah tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu, kelompok atau organisasi yang berhubungan dengan proses pengambilan keputusan dalam mendapatkan, menggunakan barang- barang atau jasa ekonomi yang selalu berubah dan bergerak sepanjang waktu. Selain itu merupakan tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa termasuk proses keputusan.

  14. Dimensi Perilaku konsumen

  Terdapat 3 dimensi utama yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan dalam membeli yaitu: a. Perbedaan individu

  b. Pengaruh lingkungan

  c. Proses psikologi

  15. Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

  Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah :

  a. Faktor kebudayaan Faktor kebudayaan meliputi: 1) Budaya: faktor-faktor budaya memberikan pengaruhnya paling luas pada keinginan dan perilaku konsumen. Budaya (culture) adalah penyebab paling mendasar teori keinginan dan perilaku seseorang.

  2) Sub budaya: setiap kebudayaan mengandung sub kebudayaan yang lebih kecil, atau sekelompok orang yang mempunyai sistem nilai yang sama berdasarkan pengalaman dan situasi kehidupan yang sama. Sub kebudayaan meliputi: kewarganegaraan, agama, ras, dan daerah gegrafis. 3) Kelas sosial: hampir setiap masyarakat memiliki beberapa bentuk struktur kelas sosial. Kelas-kelas sosial adalah bagian- bagian masyarakat yang relatif permanen dan tersusun rapi yang anggota-anggotanya mempunyai nilai-nilai, kepentingan dan perilaku yang sama.

  b. faktor sosial Faktor sosial meliputi: kelompok kecil, keluarga serta aturan dan status sosial konsumen. Disini keluarga merupakan organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat. Keputusan seseorang ingin membeli juga dipenggaruhi oleh karakteristik kepribadian seperti umur dan tahap siklus hidup, pekerjaan, situasi ekonomui, gaya hidup dan kepribadian serta konsep diri.

  c. faktor psikologis Faktor psikologis meliputi: motivasi, persepsi, pengetahuan dan keyakinan serta sikap.

16. Proses Pengambilan Keputusan

  Menurut Kotler dan Amstrong (2001:222) proses keputusan ada lima tahap yaitu: a. Tahap pengenalan kebutuhan

  Tahap proses pengambilankeputusan pembelian dimana konsumen mengenali suatu masalah atau kebutuhan.

  b. Tahap pencarian informasi Tahap proses pengambilan keputusan dimana konsumen telah tertarik untuk mencari lebih lanjut informasi. Dalam tahap ini, konsumen hanya mungkin meningkatkan perhatian atau mungkin aktif mencari informasi.

  c. Tahap evaluasi berbagai alternatif Tahap proses pengambilan keputusan dimana konsumen menggunakan informasi untuk mengevaluasi merek-merek alternative dalam satu susunan pilihan.

  d. Tahap keputusan pembelian Tahap proses pengambilan keputusan dimana konsumen benar- benar membeli produk. e. Tahap perilaku pasca pembelian Tahap dalam proses pengambilan keputusan dimana konsumen mengambil tindakan lebih lanjut setelah membeli.

  17. Struktur Keputusan Pembelian

  Keputusan pembelian yang diambil oleh pembeli merupakan kumpulan dari jumlah keputusan. Setiap keputusan dalam pembelian mempunyai struktur sebanyak enam komponen, antara lain (Swastha dan Handoko,1997: 102-103): a. Keputusan tentang jenis produk

  b. Keputusan tentang bentuk produk

  c. Keputusan tentang merek produk

  d. Keputusan tentang penjualan produk

  e. Keputusan tentang jumlah produk f. Keputusan tentang waktu pembelian.

  18. Pengertian motif Berikut merupakan beberapa pengertian motif : a.

   Menurut Sarlito Wirawan (2000:5657) motif atau dalam bahasa Inggrisnya motive, berasal dari kata motion yang berarti gerakan atau suatu yang bergerak.

  b.

   Menurut Gerungan (1991:140) motif merupakan suatu pengertian yang melingkupi semua penggerak, alasan-alasan atau dorongan-dorongan dalam diri manusia yang menyebabkan dia berbuat sesuatu.

  c.

   Menurut Loundon dan Bitta (1993:322) motif adalah : ”An Inner state that mobilizes bodily energy and direct it in selective fashion toward goals usually located in the external environment” . Dua komponen utama yaitu mekanisme untuk membankitkan energi di dalam tubuh dan kekuatan untuk menyediakan arah atau tujuan pada energi tersebut. Komponen pertama mengaktifkan ketegangan dan kegelisahan tetapi tidak memberikan arah untuk melepas ketegangan ini. Komponen kedua memfokuskan energi yang dibangkitkan tersebut pada suatu tujuan di dalam lingkungan individu seperti pada saat individu lelah maka dia di arahkan oleh motif untuk istirahat.

19. Motif Seseorang Menggunakan Situs Jejaring Sosial Twiter

  Motif adalah sesuatu yang mendorong orang untuk melakukan kegiatan. Motif dalam penggunaan Twitter sangat membantu seseorang dalam mengambil keputusan akan penggunaan Twitter tersebut (Stefan G.Hofmann, 2005:124) Motif seseorang untuk menggunakan Twitter :

  a. Mencari teman Bagi sebagian orang, dengan menggunakan Twitter, kita bisa mencari teman baru, mencari teman lama yang hilang dan teman- teman yang lain.

  b. Berkomunikasi Dengan Twitter, para anggotanya bisa saling berkomunikasi dan saling bertukar informasi, dan keinginan untuk mengenal lebih dekat Para Artis idola.

  c. Mencari popularitas Bila anda ingin terkenal, Twitter juga bisa dijadikan saran untuk membuat anda terkenal atau populer didunia maya yang pada akhirnya terkenal didunia nyata.

  d. Membangun komunitas.

  Bila anda mempunyai hobby tertentu, anda bisa membangun komunitas yang sesuasi dengan hobby anda tersebut. e. Mencari uang.

  Twitter juga bisa dijadikan saran untuk mencari uang, walaupun tidak secara langsung.

  f. Media promosi.

  Bila anda mempunyai dagangan atau barang yg mempunyai nilai jual tinggi dan ingin menjualnya, mungkin anda bisa juga mempromosikan barang anda di Twitter.

  20. Pengertian Jejaring Sosial

  Jejaring sosial adalah struktur sosial yang terdiri dari elemen- elemen individual atau organisasi (Dino Dwiyaksa, 2008:23).Jejaring ini menunjukan jalan dimana mereka berhubungan karena kesamaan sosialitas, mulai dari mereka yang dikenal sehari-hari sampai dengan keluarga.

  21. Jenis Situs Jejaring Sosial

  Situs jejaring social memiliki beberapa jenis layanan. Berikut merupakan beberapa jenis situs jejaring social yang banya digunakan oleh masyarakat (Aditya Doni, 2009:11)

  a.

   Friendster Friendster , yang ide penamaannya berasal dari nama Napster,

  adalah sebuah situs web jaringan sosial di mana seorang pengguna akan membuat identitas maya dan kemudian mengisi data dirinya untuk kemudian mendapatkan account di Friendster. Dalam

  Friendster , kita juga dapat melihat teman dari teman kita dan teman dari teman dari teman kita, selain melihat teman kita sendiri.

  Friendster dimulai sejak tahun 2002 oleh Jonathan Abrams dan

  sekarang sudah melewati masa beta test. Sejak awal 2005,

  Friendster juga telah memulai fitur blog. Bahasanya juga sudah mulai multi-language, dan kini sudah ada versi untuk mobile-nya.

  b.

  Hi5 Hi5 adalah salah satu situs jejaring sosial. Situs ini pada tahun

  2008 termasuk salah satu dari 20 situs jejaring sosial yang paling sering dikunjungi oleh pengguna internet di seluruh dunia (sebagian besar orang yang mengunjungi Hi5 terinstall toolbar Alexa dalam browser mereka. Pendiri Hi5 sendiri yakni Ramu Yalamanchi pada tahun 2003 yang juga menjabat sebagai CEO.Pada bulan Januari 2009, Hi5 mengklaim dirinya memiliki lebih dari 60 juta pengguna.

  c.

   Facebook Facebook adalah situs web jaringan sosial yang diluncurkan

  pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang lulusan Harvard dan mantan murid Ardsley High School.

  Keanggotaannya pada awalnya dibatasi untuk siswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Boston University, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League. Banyak perguruan tinggi lain yang selanjutnya ditambahkan berturut-turut dalam kurun waktu satu tahun setelah peluncurannya.

  d.

   Twetter Twitter adalah suatu situs web layanan jaringan sosial dan

  mikroblog yang memberikan fasilitas bagi pengguna untuk mengirimkan "pembaharuan" berupa tulisan teks dengan panjang maksimum 140 karakter melalui SMS, pengirim pesan instan, surat elektronik, atau aplikasi seperti Twitterrific dan Twitbin.Twitter didirikan pada Maret 2006 oleh perusahaan rintisan Obviouscorp.

  e.

   LinkedIn LinkedIn adalah situs web jaringan sosial yang berorientasi

  bisnis, terutama digunakan untuk jaringan profesional. Sampai September 2007 situs ini memiliki lebih dari 14 juta pengguna terdaftar, meliputi 150 industri dan lebih dari 400 bidang ekonomi yang diklasifikasi menurut jasanya.

22. Penggunaan Twiter Oleh Mahasiswa

  Terlihat dari beberapa status yang muncul di Twitter belakangan ini, kalangan mahasiswa menggunakan media Twiter lebih banyak untuk hiburan semata. Namun ada juga sebagian besar mahasiswa menggunakan Twitter untuk berkomunikasi jarak jauh entah itu dengan teman, kerabat, saudara, atau bahkan pacar tergantung dari kebutuhan, dan juga untuk mengenal dan berkomunikasi dengan artis idola mereka.

B. Hasil Penelitian Terdahulu 1. Monika Ike Dwi Fatmawati (2006)

  Ike mengangkat masalah Motif Pembelian Produk Fashion Secara

  Online (Studi Kasus pada Mahasiswa-mahasiswi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Kampus 1 Mrican).

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif konsumen dalam melakukan pembelian produk fashion secara online.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner.Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa-mahasiswi Universitas Sanata Dharma yang sudah melakukan pembelian secara online.Sampel yang diteliti sebanyak 100 responden dan teknik sampling yang telah digunakan Accidental sampling.Uji Viliditas menggunakan tehnik Korelasi Product Moment dan Uji Reliabilitas menggunakan rumus Cronbach Alpha. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis persentase untuk mengetahui identitas responden, dan analisis Cochron Q-test untuk mengetahui motif konsumen melakukan pembelian produk fashion secara online.

  Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan analisis persentase diperoleh hasil konsumen yang diteliti adalah wanita (57%), berstatus sebagai mahasiswa/I dengan program studi manajemen (21%), FKIP (46%) dengan tahun angkatan 2006-2007.Sedangkan dari analisis Cochran Q-test menunjukkan bahwa alasan desain situs yang menarik, kemudahan mengakses, kemudahan transaksi, harga terjangkau, praktis, kualitas produk bagus dan jenis barang yang bagus.

2. Filipus Puspa Kelana Enggar Jati (2004)

  Filipus mengangkat masalah Motif konsumen Memilih Bus Trans Jogja Sebagai Sarana Transportasi Kota Yogyakarta.(Studi Kasus pada Halte Bus Trans Jogja).

  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif konsumen memilih bus trans Jogja sebagai sarana transportasi kota Yogyakarta.

  Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 100 orang responden. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis presentase untuk mengetahui karakteristik konsumen dan analisis Cochran-Q test untuk mengetahui motif konsumen menggunakan bus trans Jogja.

  Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa analisis persentase dapat diperoleh hasil yaitu paling banyak konsumen yang diteliti adalah (69%) wanita, berusia 20-23 tahun (40%), berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa (81%), tingkat pendapatan atau pengeluaran uang saku perbulan sebesar Rp. 500.000 – Rp. 1000.000 (53%) dan tujuan para responden adalah wisata (37%). Dari analisis Cochran-Q test menunjukkan bahwa motif harga, system pembayaran, fisik bus, keamanan dan fasilitas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap motif konsumen memilih bus trans Jogja sebagai sarana transportasi.

C. Kerangka Konseptual

  Berdasarkan survei awal yang diambil pada tanggal 3-4 April 2012 dengan jumlah responden sebanyak 12 responden dengan total ada 8 motif. Guna memudahkan pemahaman berdasarkan survey awal kuesioner dengan menyebarkan kepada 12 responden pada tanggal 3-4 April 2012 motif yang akan diteliti adalah: mencari teman baru, mencari pacar, berkomunikasi jarak jauh, membangun komunitas, untuk promosi atau menawarkan barang via online, mencari informasi yang bermanfaat, mencari popularitas, sekedar ingin punya saja.

  Motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twiter

A1 A2 A3 A4 A5 A6 A7 A8

  Keputusan mahasiswa Universitas Sanata Dharma

  Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter Keterangan:

  a. A1 : Ingin mencari teman baru

  b. A2 : Ingin mencari pacar

  c. A3 : Ingin berkomunikasi jarak jauh

  d. A4 : Ingin membangun komunitas

  e. A5 : Ingin promosi atau menawarkan barang via online (bisnis)

  f. A6 :Ingin mencari informasi yang bermanfaat

  g. A7 : Ingin mencari popularitas

  h. A8 : Sekedar ingin punya

D. Hipotesis

  Hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah, karena sifatnya masih sementara maka perlu dibuktikan kebenarannya melalui data empiris yang terkumpul.Berdasarkan pokok permasalahan yang ada dalam penelitian maka penulis mengajukan hipotesis yang merupakan anggapan sementara sebagai pedoman mempermudah jalannya penelitian.

  Berdasarkan survei awal yang diambil pada tanggal 3-4 April 2012 maka dapat dirumuskan motif :ingin mencari teman baru, ingin mencari pacar, ingin berkomunikasi jarak jauh, ingin membangun komunitas, ingin promosi atau menawarkan barang via online (bisnis), ingin mencari informasi yang bermanfaat, ingin mencari popularitas, sekedar ingin punya.

BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah deskriptif, karena penelitian ini berusaha

  untuk menggambarkan kondisi sebenarnya untuk mengungkapkan motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

B. Subyek dan Obyek Penelitian

  1. Subyek penelitian Subyek penelitian adalah orang atau lembaga yang bisa dimintai keterangan.Dalam penelitiannya adalah subyek penelitiannya adalah mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Kampus I Mrican.

  2. Obyek Penelitian Obyek penelitian adalah hal-hal yang akan diteliti. Dalam penelitian ini, obyek penelitiannya adalah motifmahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  C. Waktu dan Lokasi Penelitian

  1. Tempat penelitian akan dilakukan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Kampus I Mrican.

  2. Waktu penelitian akan dilaksanakan pada bulan februari 2013.

  D. Variabel Penelitian

  Variabel dalam penelitian ini yaitu motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  Variabel tersebut antara lain:

  1. Identifikasi variable Variabel dalam penelitian ini yaitu motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  2. Definisi variable Motif adalah ungkapan dari seseorang untuk menyatakan apa yang ia inginkan. Motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter adalah sesuatu yang mendorong mahasiswa untuk menggunakan situs jejaring sosial

  Twitter.

  E. Definisi Operasional

  1. Variabel motif Motif adalah ungkapan dari seseorang untuk menyatakan apa yang ia inginkan yang terdiri dari mencari teman baru, mencari pacar, berkomunikasi jarak jauh, membangun komunitas, promosi atau menawarkan barang via online (bisnis), mencari informasi yang bermanfaat, mencari popularitas, sekedar ingin punya yang diberi respon oleh mahasiswa dengan pernyataan Ya atau tidak.

  F. Populasi dan Sampel

  1. Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas subyek atau obyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2007:61).Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Kampus I Mrican yang menggunakan situs jejaring sosial Twitter. Jumlah populasi mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Kampus I Mrican yang menggunakan situs jejaring sosial Twitter bersifat infinite, karena penulis tidak mengetahui secara pasti semua mahasiswa yang menggunakan situs jejaring sosial Twitter dan setiap waktu jumlah dapat berubah.

  2. Sampel Sempel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi (Sugiyono, 2007:62).Sampel dari penelitian ini adalah sebagian mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Kampus I Mrican.Jadi jumlah sampel yang diambil untuk penelitian ini adalah sebanyak 100 responden.Jumlah 100 responden tersebut merupakan mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Kampus I Mrican yang menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

G. Teknik Pengambilan Sampel

  Menurut Nawawi (dalam Utari BR, 2005:15) teknik pengambilan sampel adalah cara untuk menentukan sampel yang jumlahnya sesuai dengan ukuran sampel yang akan dijadikan sumber data sebenarnya dengan memperhatikan sifat dan penyebaran populasi agar diperoleh sampel yang representative atau benar-benar mewakili populasi. Dalam penelitian ini, teknik sampling yang digunakan adalah Accidental

  Sampling.Accidental Sampling adalah tehnik penentuan sampel

  berdasarkan kebetulan yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti yang mau dan dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Suguyono, 2001:77).

H. Sumber Data

  Dalam penelitian ini, sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.Data primer adalah data yang didapat dari sumber pertama misalnya dari individu atau perorangan seperti hasil wawancara, pengisian kuesioner, atau bukti transaksi (Umar, 2003:67).

  Dalam penelitian ini, data primer yang dibutuhkan adalah peneliti akan langsung diambil dari obyek penelitian dengan cara memberikan kuesioner kepada para responden. Sedangkan data sekunder adalah data mengenai informasi dan gambaran umum tentang twitter, Data ini dapat diperoleh melalui internet dan penelitian-penelitian sebelumnya mengenai twitter.

I. Tehnik Pengumpulan Data

  Penulis menggunakan teknik pengumpulan data yang relevan dengan penelitian akan dilaksanakan. Teknik pengumpulan data yang dimaksud adalah:

  1. Kuesioner Kuesioner merupakan metode pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan secara tertulis kepada subyek penelitian dengan maksud untuk memperoleh data tentang motif-motif yang mempengaruhi keputusan mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dalam menggunakan situs jejaring sosial Twitter.Dalam penyusunan kuesioner penulis menggunakan skala nominal. Skala ini terdiri dari dua kategori yaitu Ya dan Tidak.

  Bobot nilai yang diberikan untuk setiap jawaban pertanyaan: Jawaban Ya mendapat nilai 1 Jawaban Tidak mendapat nilai 0

  Bagan pertama pada kuesioner berisikan tentang identitas responden yang meliputi jenis kelamin (Pria atau Wanita), jurusan mahasiswa.Sedangkan bagian kedua berisikan pertanyaan mengenai motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  2. Studi Pustaka Studi pustaka dilakukan dengan cara mempelajari, mendalami, dan mengutip teori-teori atau konsep-konsep dari sejumlah literatur, baik buku, jurnal, majalah, Koran, internet, atau karya tulis lainnya yang relevan dengan topik, focus atau variabel penelitian.

  3. Obsevasi Mengadakan pengamatan dan pencatatan langsung pada kejadian- kejadian yang berhubungan dengan masalah yang akan diteliti, manfaat penelitian ini sebagai penunjang obyek yang akan diteliti sehingga dapat melengkapi hasil penelitian.

  J. Teknik Pengujian Instrumen

  Teknik pengujian instrument dapat dilakukan dengan melakukan pengujian validitas dan reliabilitas.

  1. Uji Validitas Validitas menunjukkan sejauh mana skor atau nilai atau ukuran yang diperoleh benar-benar menyatakan hasil pengukuran atau pengamatan yang ingin diukur (Agung, 1990).Validitas pada umumnya dipermasalahkan berkaitan dengan hasil pengukuran psikologis atau non fisik. Berkaitan dengan karakteristik psikologis, hasil pengukuran yang diperoleh sebenarnya diharapkan mampu menggambarkan atau memberikan skor atau nilai suatu karakteristik lain yang menjadi perhatian utama. Uji validitas dilakukan dengan mengukur korelasi antara variabel dengan total skor variabel. Setelah semua korelasi untuk setiap pertanyaan dengan total skor diperoleh, nilai-nilai tersebut dibandingkan nilai kritik. Selanjutnya, jika nilai koefisien korelasi dari suatu pertanyaan tersebut berada diatas nilai table kritik, maka pertanyaan tersebut signifikan.

  2. Uji Realibilitas Realibilitas merupakan indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan

  (Singarimbun, 1989).Setiap alat pengukur seharusnya memiliki kemampuan memberikan hasil pengukuran relatif konsisten dari waktu ke waktu.

  Dalam penelitian ini teknik untuk menghitung indeks reliabilitas yaitu dengan teknik belah dua. Teknik ini diperoleh dengan membagi item-item yang sudah valid secara acak menjadi dua bagian. Skor untuk masing-masing item pada tiap belahan dijumlahkan, sehingga diperoleh skor total untuk masing-masing item belahan. Selanjutnya skor total belahan pertama dan kedua dicari korelasinya. Angka korelasi yang dihasilkan lebih rendah dari pada angka korelasi yang diperoleh jika alat ukur tersebut tidak dibelah.

  K. Teknik Analisis Data

  1. Analisis Cochran Q-test Uji ini diperkenalkan pertama kali oleh Willian G. Cochran pada tahun 1950.Uji Cochran (disebut juga uji Q) merupakan perluasan dari uji McNemer.Uji Cochran berlaku untuk k sampel berpasangan (k > 2) dengan data yang berskala nominal atau berskala ordinal yang hanya terbagi dua (dikatomi).Apabila McNemer digunakan untuk dua sampel berpasangan maka uji Cochran digunakan untuk tiga sampel berpasangan atau lebih. Analisis data ini digunakan untuk mengetahui atribut apa saja yang dianggap sah (valid). Atribut yang valid merupakan motif yang berpengaruh dan dipertimbangkan mahasiswa

  Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dalam menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  Langkah-langkah uji Cochran adalah sebagai beriku:

  a. Rumusan masalah Untuk mengetahui motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial twitter, terlebih dahulu disusun rumusan masalah yaitu apa saja yang menjadi motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakartadalam menggunakan situs jejaring sosial twitter.

  b. Pengolahan data Sebelum melakukan pengolahan data, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengumpulkan data.Pengumpulan data dapat dilakukan dengan menggunakan kuesioner.Kuesioner untuk alat analisis uji Cochran mempunyai dua alternatif jawaban, “Ya” atau “Tidak”. Dimana “Ya” diberi skor 1 dan “Tidak” diberi skor 0

  c. Menentukan hipotesis Ho : motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial twitter adalah ingin mencari teman baru, ingin mencari pacar, ingin berkomunikasi jarak jauh, ingin membangun komunitas, promosi atau menawarkan barang via online (bisnis), ingin mencari informasi yang bermanfaat, mencari popularitas, sekedar ingin punya.

  Ha : salah satu dari ke delapan (8) motif mahasiswaUniversitas Sanata Dharma Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial twitter.

  d. Menghitung dengan rumus statistik (

  − 1) ∑ − (∑ )²

  =1 −1

  = ∑ ∑

  =1 =1

  Keterangan: k: banyak perlakuan Li: jumlah data pada kelompok ulangan ke-I (kolom)

  Gj: jumlah data pada kategori/perlakuan ke-I (baris) n: jumlah sampel yang diuji e. Keputusan

  Kriteria penerimaan atau penolakan hipotesis

  1. Terima Ho: apabila nilai Q < nilai chi kuadrat atau apabila alpha > 0,05

  2. Tolah Ho: apabila nilai Q > nilai chi kuadrat atau apabila nilai alpha < 0.05.

  Motif dalam penelitian ini diuji secara bertahap langkah pertama yaitu menguji semua atribut.Jika hasil yang diperoleh semua menolak Ho, maka dilakukan pengujian kembali dengan menghilangkan Gj terendah sampai Ho diterima.

  

BAB IV

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN TWITTER A. Sejarah Singkat dan Perkembangan Twitter Twitter adalah sebuahsehingga

  memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan yang disebut kicauan (tweets). Kicauan adalah teks tulisan hingga 140 karakter yang ditampilkan pada halaman profil pengguna.Kicauan bisa dilihat secara luar, namun pengirim dapat membatasi pengiriman pesan ke daftar teman-teman mereka saja. Pengguna dapat melihat kicauan penulis lain yang dikenal dengan sebutan pengikut (follower).

  Semua pengguna dapat mengirim dan menerima kicauan melalui situs Twitter, aplikasi eksternal yang kompatibel (telepon seluler), atau dengan pesan singkat (SMS) yang tersedia di negara-negara tertentu.Situs ini berbasis di San Bruno, California dekat San Francisco, di mana situs ini pertama kali dibuat. Twitter juga memiliki server dan kantor di San Antonio, Texas dan Boston, Massachusetts.

  Sejak dibentuk pada tahun 2006 oleh Jack Dorsey, Twitter telah mendapatkan popularitas di seluruh dunia dan saat ini memiliki lebih dari

  100 juta pengguna.Hal ini kadang-kadang digambarkan sebagai dari internet".

  Twitter memiliki logo berupa seekor burung berwarna biru yang

  bernama Larry the "Bird", dinamai setelah nama seorang mantan pemain basket

  Twitter berawal dari sebuah diskusi yang diselenggarakan oleh

  anggota dewan dari Podcasting perusahaan Odeo. Dalam pertemuan tersebut, Jack Dorsey memperkenalkan ide twitter dimana individu bisa menggunakan SMS layanan untuk berkomunikasi dengan sebuah kelompok kecil.Proyek ini dimulai pada tanggal 21 secara terbuka pada tanggal 15 Juli 2006.Twitter menjadi perusahaan sendiri pada bulan April 2007.

  Popularitas Twitter mulai meningkat pada tahun 2007 ketika terdapat festival South by Southwest (SXSW).Selama acara tersebut berlangsung, penggunaan Twitter meningkat dari 20.000 kicauan per hari menjadi 60.000.Reaksi di festival itu sangat positif.

  Pada tanggal 14 September 2010, Twitter mengganti logo dan meluncurkan desain baru dan logo berubah lagi menjadi "Larry the "Bird" pada tanggal 5 Juni 2012.

  Sudah lebih dari 400.000 kicauan dikirim-tampil (post) per kuartal pada tahun 2007.Kemudian berkembang menjad 100 juta kicauan dikirim- tampil per kuartal pada 2008.Pada akhir tahun 2009, 2 miliar per kuartal kicauan sudah dikirim-tampil.Pada kuartal pertama tahun 2010, 4 miliar kicauan yang dikirim-tampil. Pada bulan Februari 2010 pengguna Twitter mengirimkan 50 juta per hari. Pada Juni 2010, sekitar 65 juta kicauan yang dikirim-tampil setiap hari, setara dengan sekitar 750 kicauan dikirim setiap detik, menurut Twitter.Pengguna Twitterakan menjadi lebih aktif ketika ada kejadian menonjol. Sebagai contoh, rekor diciptakan pada Piala Dunia 2010, ketika penggemar menulis 2940 kicauan per detik di kedua periode 30 setelah Jepang mencetak gol melawan Kamerun pada tanggal 14 Juni 2010. Rekor dipatahkan lagi ketika 3085 kicauan per detik yang dikirim- tampil setelah kemenangan Los Angeles Lakers di Final2010 pada tanggal 17 Juni 2010. Hal ini pun terjadi ketika penyanyi meninggal dunia pada tanggal 25 Juni 2009, server Twitter turun karena pengguna memperbarui status mereka untuk memasukkan kata- kata "Michael Jackson" pada tingkat 100.000 kicauan per jam.

  Twitter adalah merupakan salah satu dari 10 situs web yang paling

  sering dikunjungi di seluruh dunia oleh Alexa trafik web analisis. Februari 2009 Compete.com blog entry mengatakan bahwa Twitter berada di tingkat ketiga sebagai situs yang digunakan jaringan sosial berdasarkan jumlah pengunjung bulanan sebanyak 6 juta pengunjung.Pada bulan Maret 2009, Nielsen.com blog menyatakan Twitter sebagai situs yang tumbuh tercepat--dalam kategori Komunitas Anggota.Twitter memiliki pertumbuhan bulanan sebesar 1.382%, meningkat dari 475.000 pengunjung pada Februari 2008 menjadi 7 juta pada Februari 2009.

B. Visi dan Misi Perusahaan Twitter 1. Visi

  Menjadi situs jejaring social yang paling disukai dan memiliki pengguna terbanyak di seluruh dunia.

2. Misi

  Twitter dilengkapi fitur yang menarik dan memudahkan bagi penggunanya untuk berkomunikasi dengan orang lain secara cepat, selain itu twitter menyediakan fitur yang dapat mengakses berita-berita terbaru di dalamnya yang bermanfaat bagi pengguna.

C. Identitas Responden

  Responden adalah mahasiswa-mahasiswi yang kuliah di Sanata Dharma Yogyakarta, fakultas Ekonomi Prodi Manajemen, yang menggunakan situs jejaring social twitter.

  D.

  

Motif Mahasiswa Universitas Sanata Dharma Menggunakan Jejaring

Sosial Twitter.

1. Motif informasi

  Keinginan untuk mendapatkan berita-berita terbaru, atau menginginkan suatu barang mahasiswa dapat mencari sumber-sumber informasi dengan menggunakan Twitter.

  2. Motif Sosialisasi Twitter dapat digunakan mahasiswa untuk berkomunikasi dengan teman-temannya, mencari teman, mencari pacar.

  3. Motif Bisnis Twitter dapat digunakan untuk menawarkan barang, melakukan

  transaksi jual beli barang, dan dapat memberikan informasi terhadap barang yang akan di beli atau di jual.

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Penjelasan Penelitian Sebelum dilakukan penelitian yang sesungguhnya, penulis

  melakukan survei awal terlebih dahulu untuk memperoleh sejumlah motif dari para maha siswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta. Survei awal dilakukan pada tanggal 3-4 April 2012 kepada mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta mengenai sejumlah motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus

  I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter. Dari survei awal tersebut diperoleh delapan motif.

  Setelah survei awal dilakukan, selanjutnya penulis membuat kuesioner penelitian yang sesungguhnya berdasarkan survei awal yang telah dilakukan. Kuesioner berisi daftar pertanyaan yang terdiri dari

  Bagian I dan Bagian II. Bagian I berisi daftar pertanyaan mengenai identitas responden antara lain indentitas jenis kelamin dan prodi responden. Bagian ke II berisi pernyataan mengenai motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dengan teknik

  accidental sampling pada Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican

  Yogyakarta dan dilaksanakan dalam waktu dua minggu. Dalam menyebarkan kuesioner terkait dengan teknik sampling yang penulis pilih, penulis memilih penyebaran disekitar hall Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta. Penulis memilih memberikan kuesioner kepada mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta, yang sedang menggunakan fasilitas W-fi di hall kampus Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta.

  Setelah 30 kuesioner terkumpul, maka dilakukan pengujian instrument untuk mengetahui sah dan tidaknya suatu pertanyaan. Dari uji validitas diketahui bahwa semua pernyataan kuesioner dinyatakan valid. Setelah diketahui bahwa pernyataan itu valid, penulis menyebarkan 70 kuesioner lagi dengan cara yang sama pada saat menyebarkan 30 kuesioner yang pertama.

  Setelah 100 kuesioner terkumpul, maka dilakukan verifikasi kelengkapan isi kemudian kuesioner dinyatakan valid dan dapat diolah lebih lanjut. Dari kuesioner yang telah terkumpul penulis memperoleh data mengenai ident Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta itas responden yang meliputi jenis kelamin dan prodi serta motif mahasiswa menggunakan situs jejaring sosial Twitter. Penulis kembali melakukan rekapitulasi dan pengujian instrumen atau pernyataan dinyatakan valid dan reliable. Selanjutnya penulis melakukan analisis data menggunakan Cochran Q-Test untuk mengetahui apa saja motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

B. Pengujian Instrumen

  Untuk menguji Validitas dan reliabilitas, peneliti membagikan 100 kuesioner untuk diisi. Seluruh hasil jawaban responden yang didapat diolah dengan SPSS 16.0 untuk memudahkan pengolahan, peneliti menggunakan suatu kata singkat yang mewakili pernyataan-pernyataan dalam kuesioner. Hasil pengolahan dan uji validitas dan uji reliabilitas akan dibahas sebagai berikut :

1. Uji Validitas

  Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. Setelah diolah dengan SPSS 16.0 didapat hasil yang disajikan pada table V.1.

  Tabel V.1 Hasil uji Validitas

  No Variabel Koefisien R Tabel Keterangan Korelasi

  1 Ingin mencari teman 0.346 0.300 Valid baru

  2 Ingin mencari pacar 0.308 0.300 Valid

  3 Ingin berkomunikasi 0.339 0.300 Valid jarak jauh

  4 Ingin membangun 0.315 0.300 Valid sebuah komunitas

  5 Ingin mencari 0.322 0.300 Valid informasi yang bermanfaat

  6 Ingin promosi dan 0.324 0.300 Valid menawarkan barang dagangan via online

  7 Ingin mencari 0.324 0.300 Valid popularitas

  8 Ingin sekedar punya 0.381 0.300 Valid

  Sumber: Data primer yang diolah, 2012

  Untuk mengetahi apakah pertanyaan tentang motif mahasiswa

  Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter , dilakukan pengujian

  dengan analisis validitas yaitu dengan membandingkan nilai r hitung dengan r tabel untuk degree of freedom (df)=n-2, dalam hal ini n adalah jumlah sampel. Dari table V.3 dapat dilihat perbandingan antara r hitung dengan r tabel bernilai 0.300. Jika antara jumlah r hitung lebih besar dari pada r tabel, maka butir pernyataan dianggap valid.

2. Uji Reliabilitas

  Pernyataan dikatakan reliabel atau handal apabila jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten. Data yang digunakan untuk menguji reliabilitas sama dengan data untuk pengujian validitas. Hasil pengolahan SPSS 16.0 memberikan fasilitas untuk mengukur reliabilitas dengan uji statistik Cronbach Alpha (a), suatu variabel dikatakan reliabel jika Cronbach Alpha (a) > 0.60.

  Tabel V.2

  Hasil Uji Reliabilitas

  Cronbach”s alpha Jumlah pernyataan Keterangan

  0,840

  8 Reliabel

  Sumber: Data primer, 2012 C.

   Analisis Data

  1. Analisis Persentase Untuk menjawab rumusan masalah pertama, yaitu bagaimana karakteristik mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican

  Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter, penulis menggunakan analisis persentase. Analisis persentase pada penelitian ini untuk mengetahui karakteristik mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  a. Karakteristik mahasiswa berdasarkan jenis kelamin Berdasarkan jenis kelamin, responden dalam penelitian ini dibedakan menjadi pria dan wanita. Hasil analisis data berdasarkan jenis kelamin responden dapat ditunjukkan pada tabel berikut:

  Tabel V.3 Identitas Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

  Jenis Kelamin Jumlah Presentase Pria 41 41%

  Wanita 59 59% Total 100 100%

  Sumber: Data Primer, 2012

  Dari hasil penelitian ditemukan bahwa responden yang menggunakan situs jejaring sosial Twitter lebih banyak perempuan disbanding laki-laki. Dan hasilnya responden perempuan berjumlah 59 orang (59%), sedangkan responden laki-laki berjumlah 41 orang (41%).

  b. Karakteristik mahasiswa berdasarkan prodi Berdasarkan prodi Universitas Sanata Dharma Kampus I

  Mrican Yogyakarta, responden dalam penelitian ini dibedakan menjadi prodi Manajemen, Akuntansi,PBI, PBSID, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Sejarah, Bimbingan dan Konseling, Sastra Inggris, Sastra Indonesia, Sastra Sejarah.

  Hasil analisis data berdasarkan status prodi fakultas dapat ditunjukkan pada tabel berikut:

  Tabel V.4

  Identitas Responden Berdasarkan Prodi Prodi Jumlah Persentase

  Manajemen 30 30% Akuntansi 20 20%

  PBI 5 5% PBSID 5 5%

  Pendidikan Ekonomi 1 1% Pendidikan Akuntansi 1 1%

  Pendidikan Sejarah 1 1% Bimbingan dan

  Konseling 15 15% Sastra Inggris 10 10%

  Sastra Indonesia 10 10% Sastra Sejarah 2 2%

  Total 100 100%

  Sumber: Data Primer, 2013

  Berdasarkan tabel V.4 diatas dapat dilihat bahwa responden yang paling banyak menggunakan situs jejaring social Twitter adalah dari prodi Manajemen 30(30%), kemudian dari prodi Akuntansi berjumlah 20 (20%), Bimbingan dan Konseling 15(15%), Sastra Ingris 10(10%), Sastra Indonesia 10(10%), Sastra Sejarah 2(2%), Pendidikan Ekonomi 1(1%), Pendidikan Akuntansi (1%), Pendidikan Sejarah 1(1%).

  Dari tabel tersebut maka di ambil kesimpulan bahwa prodi manajemen lebih banyak menggunakan Twitter di bandingkan dengan prodi lainnya.

  2. Analisis Cochran Q-Test Metode analisis data yang digunakan untuk mengetahui motif

  (Ingin mencari teman baru, ingin mencari pacar, ingin berkomunikasi jarak jauh, ingin membangun sebuah komunitas, ingin mencari informasi yang bermanfaat, ingin promosi dan menawarkan barang dagangan via online, ingin mencari popularitas, ingin sekedar punya saja) manakah yang berpengaruh terhadap motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter adalah dengan menggunakan analisis Cochran (Trihendradi, 2004 : 166).

  Selanjutnya dengan analisis Cochran akan dapat dilakukan pengujian motif-motif diatas. Pengujian motif-motif tersebut dilakukan secara bertahap, yaitu dimulai dari seluruh motif (8 motif), kemudian pengujian 7 motif, pengujian 6 motif dan seterusnya sampai pengujian motif yang menunjukkan hasil tidak ada hubungan yang cukup signifikan antara motif yang dipilih responden atau sampai perhitungan mendapat sejumlah motif yang berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa untuk menggunakan situs jejaring social Twitter. Dibawah ini rekapitulasi data motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter .

  Tabel V.5

  Rekapitulasi data Motif Mahasiswa Nomor Motif Ya Tidak

  1 Ingin mencari teman baru

  67

  33

  2 Ingin mencari pacar

  59

  41

  3 Ingin berkomunikasi jarak jauh

  67

  33

  4 Ingin membangun sebuah komunitas

  62

  38

  5 Ingin mencari informasi yang

  76

  24 bermanfaat

  6 Ingin promosi dan menawarkan barang

  58

  42 dagangan dengan via on line

  7 Ingin mencari popularitas

  53

  47

  8 Ingin sekedar punya saja

  55

  45 Sumber: Data Primer, 2013 a.

   Tahap Pertama

  Langkah pertama yaitu melakukan pengujian terhadap 8 variabel yaitu , ingin mencari teman baru, , ingin mencari

  1

  2

  pacar, , ingin berkomunikasi jarak jauh, , ingin membangun

  3

  4

  sebuah komunitas, , ingin mencari informasi yang bermanfaat,

  5

  , ingin promosi dan menawarkan barang dagangan, , ingin

  6 7 mencari popularitas, , ingin sekedar punya saja.

8 Dari semua variabel penentu jawaban “Ya”: dilakukan pengujian

  menggunakan perhitungan statistic dengan uji Cocran dengan program SPSS 16.0, dengan hasil sebagai berikut:

  • menjadi motif mahasiswa Universitas Sanata 1) Ho:

  1

  8 Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  Ha: bukan atau tidak menjadi motif mahasiswa -

  1

  8 Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  2

  2) Alpha: 0,05 (5%) dengan df=7, sehingga tabel=19,096

  3) Kriteria: tolak Ho apabila Q > 19,096 terima Ho apabila Q < 19,096.

  4) Q hitung: 17,097.

  

2

5) Q hitung: (17,097) < tabel (19,096) maka Ho diterima.

  Karena hasilnya Q menerima Ho, maka dapat ditarik hasil bahwa , , , , , , , menjadi motif

  1

  2

  3

  4

  5

  6

  7

  8

  mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  Pada tahap pertama ini dapat ditarik hasil bahwa motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring social twitter adalah

  a. Ingin mencari teman baru

  b. Ingin mencari pacar

  c. Ingin berkomunikasi jarak jauh

  d. Ingin membangun sebuah komunitas

  e. Ingin mencari informasi yang bermanfaat

  f. Ingin promosi dan menawarkan barang dagangan dengan via on line g. Ingin mencari popularitas. h. Ingin sekedar punya saja Oleh karena Ho diterima, maka proses analisis Cochran Q-test berahkir sampai ditahap pertama ini.

  Kedelapan motif inilah yang merupakan jawaban dari rumusan masalah penelitian ini. Delapan motif ini diperoleh dari hasil pengujian menggunakan perhitungan statistik uji Cochran dengan program SPSS 16.0 dengan melakukan pengujian terhadap delapan motif. Pengujian motif tersebut dilakukan sampai menunjukan Ho diterima. Dengan melihat dari hasil analisis yang ada dan kesimpulan dari jawaban masalah dalam penelitian ini, diketahui bahwa ada 8 motif yang menjadi motif kuat bahwa mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

D. Pembahasan

  Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan terhadap mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial Twitter diperoleh hasil sebagai berikut:

  Dari hasil identitas responden diketahui bahwa sebagian besar yang menggunakan situs jejaring sosial Twitter adalah wanita dengan jumlah (59%), dan dilihat dari prodi universitas diperoleh bahwa responden dari prodi Manajemen (30%) adalah responden terbanyak yang menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  Pada analisis masalah dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  Berdasarkan hasil penelitian, penulis dapat melakukan pembahasan dari analisis data dengan menggunakan metode Cochran Q-Test sebagai berikut:

  1. Ada 8 atribut yang menjadi motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican menggunakan situs jejaring sosial Twitter yaitu: a. Ingin mencari teman baru

  b. Ingin mencari pacar

  c. Ingin berkomunikasi jarak jauh

  d. Ingin membangun sebuah komunitas

  e. Ingin mencari informasi yang bermanfaat

  f. Ingin promosi dan menawarkan barang dagangan dengan via on line g. Ingin mencari popularitas h. Ingin sekedar punya saja. Dengan melihat hasil analisis yang ada dan kesimpulan dari jawaban masalah penelitian, diketahui ada delapan motif utama yang mempengaruhi mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican menggunakan situs jejaring sosial Twitter. Dengan kata lain keseluruhan atribut merupakan motif kuat mahasiswa Universitas Sanata Dharma menggunakan jejaring social Twitter.

  Motif pertama adalah “ingin mencari teman baru” berdasarkan hasil analisis memang twitter merupakan salah satu situs social network yang bergerak dalam hubungan social dan relasi antar orang atau manusia. Oleh karena itu orang kadang mencari teman atau sahabat baru melalui twitter.

  “Ingin mencari pacar” menjadi salah satu motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican menggunakan situs jejaring sosial twitter mungkin karena dari mereka mencari teman baru akan muncul sebuah relasi baru jika mereka mampu akrab lebih dari seorang sahabat. Kiranya hal tersebut menjadikan sebuah motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican menggunakan situs jejaring sosial Twitter.

  Sedangkan motif “ingin berkomunikasi jarak jauh” kemungkinan dikarenakan mereka adalah mahasiswa perantau yang ingin melanjutkan perguruan tinggi diluar tempat dimana mereka tingga, dan mereka menggunakan situs jejaring sosia twitter sebagai alat komunikasi jarak jauh.

  Selain hal-hal diatas motif “ ingin membangun sebuah komunitas” kemungkinan dikarenakan sebagian mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican menggunakan situs jejaring sosial twitter telah mengikuti bernagai organisasi kampus yang memungkinkan penggunaan situs jejaring twitter sebagai alat pemersatu komunitas suatu organisasi.

  Faktor-faktor “ingin mencari informasi yang bermanfaat” kemungkinan dikarenakan twitter memberikan sebuah informasi berita atau iklan pada komunitas tertentu sehingga mahasiswa bisa dengan mudah mencari informasi-informasi yang mereka butuhkan.

  Motif lain seperti “ingin promosi dan menawarkan barang dagangan via online” kemungkinan dikarenakan mahasiswa mempunyai ide kreatifitas dalam bisnis, sehingga mereka memanfaatkan twitter sebagai alat pemasaran karena dengan menggunakan twitter promosi barang dagangan usaha mereka mampu dikenal orang.

  Dengan melihat hasil analisis yang ada dan kesimpulan dari jawaban masalah dalam penelitian, diketahui bahwa delapan motif utama yang mempengaruhi mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican menggunakan situs jejaring sosial twitter. Dengan analisis yang didapat penulis berkeyakinan bahwa kedelapan motif inilah yang nantinya akan tetap memberikan keunggulan tersendiri dari sebuah situs jejaring sosial yang disebut twitter.

BAB VI KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN PENELITIAN A. Kesimpulan Dari hasil yang telah diperoleh peneliti dapat disimpulkan bahwa Motif Mahasiswa Universitas Sanata Dharma Menggunakan Akun Jejaring Sosial Twitter tahun 2013 yaitu dari 100 responden motif

  menggunakan twitter yang paling banyak adalah mencari informasi yang bermanfaat, dilihat dari hasil statistik :

  1. Ingin mencari teman baru dari 100 responden, 67 responden (67%) memilih iya.

  2. Ingin mencari pacar dari 100 responden, 59 responden (59%) menjawab iya.

  3. Ingin berkomunikasi jarak jauh dari 100 responen, 67 responden (67%) memilih iya.

  4. Ingin membangun sebuah komunitas dari 100 responden, 62 responden (62%) memilih iya.

  5. Ingin mencari informasi yang bermanfaat dari 100 responden, 76 responden (76%) memilih iya.

  6. Ingin promosi dan menawarkan barang dagangan via online dari 100 responden, 58 responden (58%) memilih iya

  7. Ingin Mencari popularitas dari 100 responden, 53 responden (53%) menjawab iya.

  8. Ingin sekedar punya saja dari 100 responden, 55 responden (55%) menjawab iya.

  Dari penelitian, peneliti juga mengabil kesimpulan bahwa responden pengguna twitter yang paling banyak adalah wanita dengan (59%) dan dilihat dari prodi, Manajemen merupakan Prodi terbanyak yang menggunakan twitter (30%).

B. Saran.

  Berdasarkan kesimpulan-kesimpulan diatas, ada beberapa saran yang dapat dikemukakan penulis bagi para mahasiswa pengguna situs jejaring sosial twitter. Saran tersebut antara lain sebagai berikut: 1. Bagi para mahasiswa pengguna situs jejaring sosial twitter.

  a. mencari teman baru merupakan hal yang tidak mudah, berdasarkan hasil analisis memang twitter merupakan salah satu situs sosial network yang bergerak dalam hubungan social dan relasi antar orang atau manusia. Oleh karena itu orang kadang mencari teman atau sahabat baru melalui twitter. Hal seperti ini harus tetap dijaga dan dipertahankan. b. Kiranya dimulai dari berkenalan sampai ahkirnya menjadi dekat dan muncul keinginan mencari seorang pacar menjadi salah satu motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican menggunakan situs jejaring sosial twitter mungkin karena dari mereka mencari teman baru akan muncul sebuah relasi baru jika mereka mampu akrab lebih dari seorang sahabat. Kiranya hal tersebut menjadikan sebuah motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican menggunakan situs jejaring sosial twitter .

  c. Membangun sebuah komunitas kemungkinan dikarenakan sebagian mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I Mrican menggunakan situs jejaring sosial twitter telah mengikuti bernagai organisasi kampus yang memungkinkan penggunaan situs jejaring

  

twitter sebagai alat pemersatu komunitas suatu organisasi.

  d. Ingin berkomunikasi jarak jauh” kemungkinan dikarenakan mereka adalah mahasiswa perantau yang ingin melanjutkan perguruan tinggi diluar tempat dimana mereka tingga, dan mereka menggunakan situs jejaring sosial twitter sebagai alat komunikasi jarak jauh. Hal ini sangat membantu dalam komunikasi jarak jauh dan perlu dipertahankan.

  e. Promosi dan menawarkan barang dagangan via online” kemungkinan dikarenakan mahasiswa mempunyai ide kreatifitas dalam bisnis, sehingga mereka memanfaatkan twitter sebagai alat pemasaran karena dengan menggunakan twitter promosi barang dagangan usaha mereka mampu dikenal orang. Hal ini juga mendukung kreatifitas mahasiswa untuk selalu mau berkembang.

  f. Mencari informasi yang bermanfaat” kemungkinan dikarenakan

  twitter memberikan sebuah informasi berita atau iklan pada

  komunitas tertentu sehingga mahasiswa bisa dengan mudah mencari informasi-informasi yang mereka butuhkan.

  2. Bagi peneliti selanjutnya Pada peneliti ini diketahui bahwa ada enam variabel yang menjadi motif utama mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta menggunakan situs jejaring sosial twitter maka selanjutnya bagi para peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti alternatif motif yang lain yang juga mempengaruhi penggunaan situs jejaring sosial twitter.

C. Keterbatasan Penelitian

  Penulis sudah berusaha sebaik mungkin dan semaksimal mungkin, namun penulis menyadari akan adanya keterbatasan dalam melakukan penelitian ini yaitu:

  1. Hasil dari penelitian ini belum sempurna, karena keterbatasan peneliti dalam hal waktu dan pengetahuan. Di samping itu penulis belum mempunyai pengalaman dalam menulis karya ilmiah, maka dalam hal pengkajian teori, pengolahan data dan menganalisis data penulisan skrisi ini jauh dari sempurna.

  2. Dalam penelitian ini penulis tidak dapat memastikan kebenaran data yang diperoleh dari reponden, karena data diperoleh dengan membagikan kuesioner kepada responden sehingga kemungkinan dalam memberikan jawaban kurang maksimum karena ketidaksungguhan responden dalam mengisi kuesioner.

DAFTAR PUSTAKA

  Arikunto, Suharsimi (2000). Metode Penelitian.Edisi I.Jakarta: PT Rineka Cipta

  Id,Wikipedia.org/wiki/twitter

  Kotler, Philip.1997.Manajemen Pemasaran Analisis Perencanaan, Implementasi, dan

  Kontrol .Jilid I.Jakarta : Intermedia

  Kotler, Philip. 2002. Manajemen Pemasaran (Edisi Milenium). Jakarta: Prenhallindo Kotler, Philip. Susanto.2000. Manajemen Pemasaran di Indonesia.Jakarta: Salemba Empat Kotler dan Amstrong. 2001. Prinsip-Prinsip Pemasaran Jakarta: Erlamgga Lupiyoadi, Rambat.2001. Manajemen Pemasaran Jasa Teori dan Praktik.Edisi Pertama,

  Salemba Empat,Jakarta Sugiyono.2004. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Penerbit Alfabeta Sugiyono.2009. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Penerbit Alfabeta Swastha Handoko, T.H. 1997. Manajemen Pemasaran: Analisis Perilaku Konsumen.Edisi

  Pertama.Yogyakarta: BPF Swastha Handoko.2000. Manajemen Pemasaran: Analisis Perilaku

  Konsumen ,Yogyakarta:BPFE

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (101 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Motif mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dalam menggunakan situs jejaring sosial Twitter.
0
1
103
Kajian motivasi dan pengetahuan untuk menggunakan produk pelangsing tubuh pada mahasiswa kampus III Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
122
Sikap mahasiswa FKIP Universitas Sanata Dharma terhadap kegiatan kemahasiswaan - USD Repository
0
0
142
Kajian pengetahuan dan motivasi untuk menggunakan produk penurun berat badan pada mahasiswa kampus I Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
147
Sikap mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta terhadap perilaku seksual homoseks - USD Repository
0
0
111
Peta digital Kampus Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
107
Studi deskriptif motivasi berorganisasi pada mahasiswa Universitas Sanata Dharma - USD Repository
0
0
133
Sikap mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta terhadap keperawanan wanita - USD Repository
0
0
102
Perilaku mahasiswa dalam mengkonsumsi buku : studi pada mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
122
Kecenderungan perilaku prokrastinasi akademik pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
136
Alasan-alasan mahasiswa Kampus 1 Universitas Sanata Dharma menggunakan jasa laundry and dry cleaning - USD Repository
0
0
140
Studi deskriptif conflict management style mahasiswa Universitas Sanata Dharma - USD Repository
0
0
120
Alasan mahasiswa tidak menggunakan sarana angkutan publik : studi kasus pada mahasiswa Universitas Sanata Dharma Kampus I, Mrican Yogyakarta - USD Repository
0
0
110
Kepuasan mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta terhadap sepeda motor Yamaha, Honda dan Suzuki - USD Repository
0
0
194
Analisis minat mahasiswa dalam menggunakan Bus Trans Yogyakarta : studi kasus pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta - USD Repository
0
0
95
Show more