PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PENGUMUMAN MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADASISWA KELAS IV SD NEGERI CANCANGAN TAHUN PELAJARAN 20102011

Gratis

0
0
126
3 months ago
Preview
Full text

  PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PENGUMUMAN MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADASISWA KELAS IV SD NEGERI CANCANGAN TAHUN PELAJARAN 2010/2011 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun Oleh: Damasus Kono Naben NIM: 091134151 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA

  PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PENGUMUMAN MENGGUNAKAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADASISWA KELAS IV SD NEGERI CANCANGAN TAHUN PELAJARAN 2010/2011 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun Oleh: Damasus Kono Naben NIM: 091134151 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA

  

PERSEMBAHAN

Karya sederhana ini aku persembahkan untuk : ♥ Tuhanku Yesus Kristus yang selalu menjaga dan menyertaiku dalam segala hal. ♥ Bapak dan Ibuku tercinta. ♥ Keluargaku tersayang. ♥ Sahabat istimewaku Anisa Septi Kirana yang selalu setia menemani dan memotivasiku.

  ♥ Semua pihak yang telah membantu penulis, terima kasih atas segala bantuan dan dukungannya.

  MOTTO Bawalah Cinta dan Kesetiaan Ke Puncak Bukit

  Belajarlah Melalui (Banyu Dewa)

Suatu Renungan.

  Non Scholae, Sed Vitae Discimus.

  “ kita belajar bukan demi nilai rapport, tetapi demi hidup ”

  (Pepatah latin) PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka sebagaimana layaknya karya ilmiah.

  Yogyakarta 22 November 2011 Penulis,

  Damasus Kono Naben

  

LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI

KARYA ILMIAH UNTUK KEGIATAN AKADEMIS

  Yang bertandatangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Damasus Kono Naben

  NIM : 091134151 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul:

  

Peningkatan Keterampilanan Menulis Pengumuman menggunakan Strategi

Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Cancangan

Tahun Pelajaran 2010/2011

  Beserta perangkat yang diperlukan. Demikian saya memberitahukan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya.

  Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal: 22 November 2011 Yang menyatakan

  

ABSTRAK

Naben Damasus Kono. 2011. Peningkatan Keterampilanan Menulis

Pengumuman menggunakan Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Cancangan Tahun Pelajaran 2010/2011.

  Skripsi. Yogyakarta. PGSD. FKIP. USD.

  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apakah strategi pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan keterampilan menulis pengumuman siswa kelas IV SD Negeri Cancangan tahun pelajaran 2010-2011. Strategi pembelajaran berbasis proyek adalah suatu siasat pembelajaran yang di dalamnya siswa dilatih untuk mencari dan membangun pengetahuannya sendiri sehingga keterampilan yang diperoleh utuh dan menetap. Dari segi pelaksanaannya siswa terlebih dahulu dibekali dengan pengetahuan secara teori secukupnya.

  Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dan dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Cancangan tahun pelajaran 2010-2011 yang berjumlah 20 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis. Siswa diminta untuk mencari suatu proyek yang ada di sekolah yang berhubungan dengan pengumuman dan kemudian siswa sendiri menulis pengumuman tersebut. Teknik analisis data yang digunakan yaitu memberikan skor, mengubah skor mentah menjadi nilai jadi, mencari rata-rata dan presentase ketuntasan belajar siswa, kemudian membandingkannya dengan keadaan pada kondisi sebelumnya.

  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan menulis pengumuman pada siklus I, ada 14 orang siswa (70%) memperoleh nilai menulis pengumuman menggunakan strategi berbasis proyek di atas KKM 65 dan yang memperoleh nilai di bawah KKM 65 ada 6 siswa (30%) dengan nilai rata-rata 72,75. Hasil evaluasi pada siklus II menunjukkan bahwa 17 orang siswa (85%) memperoleh nilai di atas KKM dan 3 orang siswa (15%) memperoleh nilai di bawah KKM. Dari hasil evaluasi pada siklus II diperoleh nilai rata-rata menulis pengumuman SD Negeri Cancangan yaitu 83,77.

  

ABSTRACT

Naben Damasus Kono. 2011. Improving the Skill in Writing Announcement

Using Project-Based Strategy of The Students of SD Negeri Cancangan Grade Four in Academic Year of 2010/2011. Thesis. Yogyakarta. PGSD.

FKIP. USD.

  The objective of this research was to describe whether the project-based learning strategy was able to improve the skill in writing announcement of the students of SD Negeri Cancangan grade four in academic year of 2010-2011. Project-based strategy is a learning strategy in which the students are trained to find and to build their own knowledge so that the skill obtained will still remain. In the performance, the students were provided with adequate theories.

  This research was a classroom action research which was done in two cycles. Each cycle consisted of two meeting. The subject of this research were 20 students of SD Negeri Cancangan grade four in academic year 2010-2011. The instrument used was written test. The students were asked to find a project in the school related to announcement. Afterward, they wrote the announcement. The techniques of data analysis were giving score, changing the raw score into the fixed score, looking for the average and percentage of the students’ completion score, and comparing that to the previous condition.

  The result of this result showed that in cycle 1 there were 14 students (70%) who got the score above the minimal completion criteria (KKM) in writing announcement using Project-Based Strategy and there were 6 students (30%) who obtained the score below the minimal completion criteria (KKM) with the average score of 72.75. The result of cycle 2 showed that 17 students (85%) obtained the score above the minimal completion criteria (KKM) and 3 students (15%) obtained the score below the minimal completion criteria (KKM). From the result of the evaluation in cycle 2, the research found the average score of the students of SD Negeri Cancangan was 83.77.

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur kepada Tuhanku Yesus Christus, yang telah memberkati dan menyertai sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi yang berjudul “Peningkatan Keterampilan Menulis Pengumuman Menggunakan Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Cancangan Tahun Pelajaran 2010/2011” sesuai dengan yang diharapkan.

  Adapun tujuan penulisan skripsi adalah untuk memenuhi salah satu syarat untuk kelulusan Program Studi S-I PGSD Universitas Sanata Dharma. Pada kesempatan ini, penulis akan menyampaikan ucapan terima kasih kepada : 1. Rohandi., Ph.D, Selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

  2. Drs. Puji Purnomo, M. Si., selaku Ketua Program Studi S-1 PGSD Universitas Sanata Dharma.

  3. Dr. Y. Karmin, M.Pd. dan Ag. Kusstulasari 81.S.Pd., M.A. selaku dosen pembimbing skripsi, yang telah dengan sabar membimbing dan memberikan banyak saran kepada penulis selama penyusunan skripsi.

  4. Para dosen, karyawan dan staf PGSD yang secara langsung maupun tidak langsung telah memberikan kontribusi yang berarti sehingga penulisan skripsi ini dapat diselesaikan dengan baik.

  5. Seluruh pegawai perpustakaan Univeritas Sanata Dharma yang telah memberi layanan kepada penulis dalam mendapat referensi.

  6. Pujiami, S.Pd.SD. selaku kepala sekolah SD Negeri Cancangan yang telah memberikan ijin kepada peneliti untuk melakukan penelitian.

  7. Isti Wartini, S.Pd selaku wali kelas IV SD Negeri Cancangan yang telah bersedia menjadi kolabolator dalam penelitian ini.

  8. Siswa-siswi kelas IV SD Negeri Cancangan atas kerjasamanya.

  9. Ayah dan Ibuku (+) yang tercinta serta keluarga besarku yang selalu memberiku dukungan moral maupun material, memberiku semangat dan selalu membawaku dalam setiap doanya.

  10. Sahabat-sahabatku HPMDKH dan teman-teman kostku Aloy, Andre, Betu, Rendi, serta semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang selalu memberi dukungan dan motivasi selama penulis menyelesaikan studi di Universitas Sanata Dharma.

  Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari sempurna. Walaupun demikian, semoga karya ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca.

  Yogyakarta 22 November 2011 Penulis,

  Damasus Kono Naben

  DAFTAR ISI Halaman

  HALAMAN JUDUL ................................................................................. i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ....................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ................................................................... iii HALAMAN PERSEMBAHAN ................................................................ iv HALAMAN MOTTO ............................................................................... v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA .................................................... vi LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA

  ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS ................................... vii ABSTRAK ................................................................................................. viii

  

ABSTRACT ................................................................................................ ix

  KATA PENGANTAR ............................................................................... x DAFTAR ISI ............................................................................................. xiii DAFTAR BAGAN DAN TABEL ............................................................. xvi DAFTAR GRAFIK DAN DIAGRAM ...................................................... xvii BAB I PENDAHULUAN ......................................................................

  1 A. Latar Belakang Masalah .......................................................

  1 B. Rumusan Maslah ..................................................................

  3 C. Tujuan Penelitian ..................................................................

  4

  F. Sistematika Penyajian ............................................................

  23 BAB III METODOLOGI PENELITIAN .................................................

  45 B. Hasil Penelitian .....................................................................

  45 A. Deskripsi Pelaksanaan Penelitian .........................................

  44 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ..........................

  40 F. Indikator Keberhasilan ........................................................

  26 D. Teknik Pengumpulan Data dan Intrumen Penelitian ........... 35 E. Analisis Data .........................................................................

  26 C. Prosedur Penelitian ...............................................................

  25 B. Latar, waktu dan subjek penelitian .......................................

  24 A. Jenis Penelitian .....................................................................

  21 I. Hipotesis ................................................................................

  6 BAB II KAJIAN TEORI .........................................................................

  20 H. Kerangka Berfikir ..................................................................

  17 G. Menulis Pengumuman dengan Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek ......................................................................

  13 F. Strategi Berbasis Proyek ........................................................

  11 E. Tujuan Pembelajaran Menulis ................................................

  10 D. Pembelajaran menulis di Sekolah Dasar dan SKKD ..............

  9 C. Pengumuman ..........................................................................

  7 B. Menulis ..................................................................................

  7 A. Penelitian Terdahulu yang Relevan ........................................

  56

  BAB V PENUTUP ..................................................................................

  58 A. Kesimpulan ........................................................................

  63 B. Saran ..................................................................................

  64 DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................

  66 LAMPIRAN ...............................................................................................

  68 RIWAYAT HIDUP .................................................................................... 109

  DAFTAR BAGAN DAN TABEL Halaman

BAGAN 3.1 : Siklus Pembelajaran Model Spiral Menurut Kemmis dan Taggart ............................................................................

  25 TABEL 2.1 : Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar .....................

  12 TABEL 3.1 : Instrumen Penilaian Pengumuman ......................................

  37 TABEL 3.2 : Indikator Kebehasilan ........................................................

  43 TABEL 4.1 : Rata-Rata Aspek Menulis Pengumuman Siklus I .............

  57 TABEL 4.2 : Rata-Rata Aspek Menulis Pengumuman Siklus II ..............

  59 TABEL 4.2 : Data Jumlah Siswa yang Tuntas .........................................

  62

  DAFTAR GRAFIK DAN DIAGRAM Halaman

  Grafik 4.1 : Pencapaian skor setiap aspek siklus I ……………………… 58 Grafik 4.2 : Pencapaian skor setiap komponen siklus I dan siklus II ............................................................. 60 Grafik 4.3 : Peningkatan nilai dari kondisi awal, siklus I, dan siklus II ………………………………………………… 61 Diagram 4.1 : Perbandingan Siklus I dan siklus II ………………………... 63

BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini diuraikan mengenai pendahuluan. Hal-hal yang berkaitan

  dengan pendahuluan meliputi: (a) latar belakang masalah, (b) rumusan masalah, (c) tujuan penelitian, (d) batasan istilah, (e) manfaat penelitian, dan (f) sistematika penyajian.

A. Latar Belakang

  Pendidikan Bahasa Indonesia merupakan salah satu hal penting di sekolah dasar hingga pada tingkat perguruan tinggi. Dalam kehidupan siswa sehari-hari baik di sekolah maupun di rumah, siswa berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dengan orang yang ada di sekitar mereka. Dengan demikian, siswa harus mampu menerapkan keterampilan berbahasa yaitu mendengar, berbicara, membaca, dan menulis dalam kehidupan siswa sehari-hari. Agar siswa mampu menguasai serta memahami dan dapat menerapkan keterampilan menulis, dalam pembelajaran Bahasa Indonesia siswa dituntut untuk belajar menulis dengan banyak latihan, praktik yang banyak dan teratur (Tarigan, 1984: 4).

  Menulis adalah salah satu pengungkapan pikiran seseorang terhadap suatu masalah yang hendak ia ungkapkan melalui bahasa tulis sehingga orang lain dapat mengetahui pikirannya. Seperti halnya kemampuan berbicara, kemampuan menulis adalah kemampuan berbahasa yang bersifat aktif dan produktif. Kedua Dalam hal penggunaan bahasa sehari-hari berbicara lebih banyak dilakukan jika dibandingkan menulis (Iskandarwassid, 2009: 249).

  Untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya materi menulis pengumuman, perlu diadakan perubahan pembelajaran dengan metode dan model serta strategi pembelajaran yang berbeda dari pembelajaran sebelumnya. Jika pada pembelajaran sebelumnya siswa hanya mendengarkan penjelasan dari guru dan hanya diberikan tugas, pada pembelajaran ini peneliti menggunakan strategi pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterampilan menulis pengumuman siswa kelas IV SD Cancangan.

  Berdasarkan hasil observasi/wawancara dengan guru pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD, pembelajaran yang dilakukan oleh tenaga pendidik saat ini cenderung pada pencapaian target materi kurikulum dan lebih mementingkan konsep tanpa memperhatikan keterampilan siswa. Hal ini diungkapkan oleh guru yang bersangkutan dengan alasan tidak mempunyai waktu luang untuk mempersiapkan kegiatan pembelajaran yang lebih baik karena banyak hal yang harus didahulukan. Dalam penyampaian materi, biasanya guru menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan penugasan. Siswa hanya duduk, mendengarkan, mencatat, dan menyelesaikan tugas sesuai materi yang disampaikan sehingga sedikit peluang bagi siswa untuk kreatif. Dengan demikian, suasana pembelajaran menjadi tidak kondusif sehingga siswa menjadi pasif dan

  Dari hasil wawancara/observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan guru kelas IV SD Cancangan, penulis mendapatkan bahwa dalam menulis pengumuman siswa belum mampu untuk mengungkapkan pikirannya. Dari hasil observasi, didapatkan data pada aspek menulis pengumuman terdapat beberapa siswa kelas IV SD Negeri Cancangan mendapat nilai di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM) sebesar 65. Persentase ketuntasan siswa dalam menulis pengumuman diketahui 55%.

  Peneliti berpikir bahwa masalah rendahnya persentase ketuntasan keterampilan menulis pengumuman dapat dipecahkan dengan menggunakan strategi pembelajaran berbasis proyek. Melihat fakta seperti itu maka, peneliti menerapkan strategi pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterampilan menulis pengumuman karena dalam strategi pembelajaran berbasis proyek siswa diajak berproses dengan urutan kegiatan yang sistematis dan nyata.

  Selain itu siswa dapat benar-benar memahami cara menulis pengumuman dan fungsi pengumuman sehingga pada akhirnya siswa akan dapat menulis suatu pengumuman yang baik.

B. Rumusan Masalah

  Berdasarkan latar belakang di atas, rumusan masalah yang dapat diajukan pada penelitian ini adalah sebagai berikut.

  Sejauh mana peningkatan keterampilan menulis pengumuman siswa kelas

  IV SD Negeri Cancangan tahun pelajaran 2010/2011 dengan melalui penggunaan

  C. Tujuan Penelitian

  Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas IV SD Negeri Cancangan tahun pelajaran 2010/2011 dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan strategi pembelajaran berbasis proyek.

  D. Manfaat Penelitian

  Penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang penggunaan strategi pembelajaran berbasis proyek pada pembelajaran Bahasa Indonesia bagi beberapa pihak di bawah ini.

  1. Bagi Sekolah Penelitian ini diharapkan dapat menambah satu bacaan yang dapat dimanfaatkan oleh teman-teman guru sebagai contoh Penelitian Tindakan Kelas.

  2. Bagi Guru Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam proses pembelajaran khususnya dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa kelas IV SD Negeri Cancangan.

  3. Bagi Siswa Penelitian ini dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa dalam mengungkapkan pikiran, perasaan serta melatih siswa untuk bekerja sama.

E. Batasan Istilah

  Agar tidak terjadi kesalah-pahaman, pertanyaan dan penafsiran yang berbeda tentang istilah yang dipakai, perlu diberikan batasan istilah sebagai berikut.

  1. Keterampilan menulis Menulis adalah pengungkapan pikiran, gagasan, perasaan dan pendapat tentang suatu hal yang ingin disampaikan melalui bahasa tulis.

  2. Pengumuman Pengumuman adalah suatu pemberitahuan kepada khalayak umum atau suatu karya tulis yang berisi tentang informasi yang harus diketahui oleh orang banyak.

  3. Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek.

  Strategi pembelajaran berbasis proyek adalah suatu cara untuk memilih kegiatan belajar selama proses pembelajaran serta siswa dilatih mencari satu proyek sebagai langkah awal dalam pengumpulan dan mengintegrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalamannya dalam beraktivitas secara nyata dengan melibatkan kerja proyek yang dilakukan dalam proses pembelajaran pada waktu yang ditentukan.

  4. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan cara merencanakan, melaksanakan, dan melakukan pengamatan serta merefleksikan tindakan secara kolaboratif dan partisipatif dengan tujuan memperbaiki proses belajar siswa, sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat.

F. Sistematika Penyajian

  Laporan penelitian ini disajikan dalam lima bab. Bab I adalah pendahuluan

yang berisi masalah konkret yang ada di sekolah dasar, tujuan penelitian, manfaat

penelitian dan batasan istilah . Bab II adalah kajian teori yang meliputi penelitian

yang relevan, pengertian menulis, pembelajaran menulis di SD, strategi

pembelajaran proyek, menulis dengan strategi pembelajaran proyek, kerangka

berpikir dan hipotesis tindakan. Bab III adalah metodologi penelitian yang

meliputi jenis penelitian yang digunakan, prosedur penelitian, dilanjutkan dengan

pengumpulan data dan analisis data serta indikator keberhasilan. Bab IV

menyajikan pembahasan tentang hasil penelitian dan dilanjutkan dengan

peningkatan yang didapat dari siklus I ke siklus II. Bab V berisi kesimpulan dan

saran.

   

BAB II KAJIAN TEORI Dalam bab ini akan diuraikan mengenai landasan teori yang menunjang

  proses penelitian ini. Landasan teori ini meliputi: penelitian terdahulu yang relevan, kajian teori, kerangka berpikir, dan hipotesis.

A. Penelitian Terdahulu yang Relevan

  Ada dua penelitian terdahulu yang dapat menunjukkan bahwa penelitian ini masih relevan untuk dilaksanakan yaitu penelitian yang dilakukan Farida Nur Ida (2011) dan penelitian Nira Tri Wulandari (2011).

  Penelitian Farida Nur Ida berjudul Peningkatan Keterampilan Menulis

  

Deskripsi Melalui Model Project Based Learning pada Siswa Kelas V SDN

Jingglong 01 Sutojayan Kabupaten Blitar 2010/2011. Jenis penelitian ini adalah

  penelitian tindakan kelas. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran melalui model Project Based Learning yang dapat meningkatkan keterampilan menulis deskripsi pada siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis deskripsi pada siklus I 64,81% siswa dinyatakan tuntas belajar dan 35,18% siswa tidak tuntas belajar, dan pada siklus II diperoleh peningkatan 77,78% siswa yang dinyatakan tuntas belajar dan 22,22% siswa yang tidak tuntas. Dari hasil penelitian Farida dengan judul keterampilan menulis

   

  deskripsi yang dilakukan melalui Model Project Based Learning tersebut dinyatakan berhasil .

  Penelitian kedua dilakukan oleh Nira Tri Wulandari (2011) dengan judul

  

Penerapan Model Projed Based Learning dalam Peningkatan Kemampuan

Mengarang Siswa Kelas V SDN Suruhan Kidul 2 Tulungagung. Penelitian ini

  termasuk penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengarang yaitu, dari nilai rata-rata pratindakan sebesar 65 ketuntasan belajar 36,8% . Pada siklus I menjadi 71 dengan ketuntasan 57,9%,dan siklus II nilai rata-rata 78 dengan ketuntasan 84,2%. Dengan demikian terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar sebesar 28,1.

  Penelitian terdahulu memberikan gambaran pada peneliti bahwa penelitian tentang menulis pengumuman dengan menggunakan strategi pembelajaran berbasis proyek masih relevan untuk dilakukan. Jenis penelitian ini sama dengan penelitian terdahulu yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk pembelajaran menulis pengumuman menggunakan strategi pembelajaran berbasis proyek. Peneliti berkeyakinan bahwa strategi berbasis proyek dapat meningkatkan keterampilan menulis pengumuman siswa kelas IV SD Cancangan.

B. Menulis

  Menulis adalah suatu pengungkapan pikiran, gagasan, perasaan, pendapat tentang suatu hal yang ingin disampaikan melalui bahasa tulis. Dalam pengertian ini menulis adalah suatu keterampilan yang kreatif, mengungkapkan perasaan dan

   

  Menulis juga dapat dikatakan sebagai keterampilan berbahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung atau tidak secara tatap muka.

  Menurut Tarigan (1985: 3) kegiatan menulis juga merupakan suatu kegiatan yang produktif dan ekspresif. Menulis dapat dipandang sebagai rangkaian aktivitas yang bersifat fleksibel. Tarigan (1985: 21) menyatakan menulis ialah menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami seseorang, sehingga orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan gambar grafik itu.

  Menurut Hastuti (1985: 6) menulis adalah suatu kegiatan yang mempunyai hubungan dengan proses berpikir dan keterampilan ekspresi dalam bentuk tertulis. Menurut Asul Wiyanto (2004: 1-3) menulis mempunyai dua arti. Pertama, menulis berarti mengubah bunyi yang dapat didengar menjadi tanda- tanda yang dapat dilihat. Bunyi-bunyi yang diubah itu adalah bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bunyi-bunyi itu diubah menjadi tanda-tanda (lambang-lambang) yaitu huruf. Arti menulis yang kedua adalah kegiatan mengungkapkan gagasan secara tertulis. Selanjutnya Hastuti (1985: 6) juga mengungkapkan bahwa menulis dapat juga berarti mengarang karena kegiatan menulis dan mengarang adalah kegiatan yang sama-sama mengungkapkan gagasan melalui huruf dan tanda baca. Jadi, dapat disimpulkan bahwa menulis merupakan salah satu komponen sistem komunikasi yang menggambarkan pikiran, perasaan, dan ide ke dalam bentuk lambang-lambang grafis serta

   

  Dalam kegiatan tulis-menulis ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mencapai hasil yang baik, yaitu : a) harus bermakna, b) jelas /lugas, c) merupakan satu kesatuan, d) singkat dan padat, e) memenuhi kaidah kebahasaan, f) bersifat komunikatif (Akhadiah dkk,1992: 103-104).

  Tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa kemampuan menulis merupakan kemampuan yang kompleks, yang menuntut sejumlah pengetahuan dan keterampilan sekaligus. Untuk menulis sebuah karangan sederhana pun secara teknis sudah dituntut untuk memenuhi persyaratan dasar seperti kita menulis sebuah karangan yang rumit. Kita dituntut mencari topik yang terbatas, mengembangkan dengan kalimat dan paragraf yang tersusun secara logis, serta dapat pula memiliki kata yang tepat dan melukiskannya dengan ejaan yang berlaku (Akhadiah dkk, 1992: 104).

C. Pengumuman

  Secara leksikal arti pengumuman adalah perbuatan mengumumkan, pemberitahuan kepada orang banyak. Berdasarkan pengertian itu menulis pengumuman adalah menulis suatu pemberitahuan kepada khalayak umum atau suatu karya tulis yang berisi tentang informasi yang harus diketahui oleh orang banyak (Muchlisoh, 1993: 261).

  Menurut Akhadiah dkk (1992: 81) pengajaran menulis pengumuman dapat dimulai dengan memberikan contoh pengumuman pada siswa, kemudian siswa

   

  Agar siswa lebih memahami tentang menulis pengumuman setelah siswa melakukan kegiatan menulis sebaiknya siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan pengumuman dengan tujuan agar siswa benar-benar memahami pengumuman.

D. Pembelajaran Menulis di Sekolah Dasar dan SKKD

  Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tujuan utama pembelajaran Bahasa Indonesia adalah agar peserta didik memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku baik secara lisan maupun tulisan. Secara lengkap tujuan itu dikemukakan sebagai berikut.

  1. Menghargai dan bangga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa Negara serta memahami Bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan.

  2. Dapat menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan dan memperhalus budi pekerti dan meningkatkan pengetahuan kemampuan berbahasa.

  3. Membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia (Kurikulum, 2006: 317-318).

  Dalam KTSP serta Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang harus dikuasai siswa khususnya pada aspek menulis pengumuman dirumuskan untuk kelas IV SD pada semester genap (KTSP: 326). Berikut ini adalah Standar

   

  Kompetensi dan Kompetensi Dasar SD/MI untuk kelas IV semester II pada aspek menulis yang tertuang dalam KTSP.

  Semester II

Tabel 2.1 Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

  Standar Kompetensi Kompetansi Dasar

  Menulis

  8. Mengungkapkan pikiran ,

  8.1 Menyusun karangan tentang berbagai perasaan, dan informasi topik sederhana dengan memperhatikan secara tertulis dalam penggunaan ejaan (huruf besar, tanda bentuk karangan, titik, tanda koma, dll.) pengumuman, dan pantun

  8.2 Menulis pengumuman dengan bahasa anak yang baik dan benar serta memperhatikan penggunaan ejaan

  8.3 Membuat pantun anak yang menarik tentang berbagai tema (persahabatan, ketekunan, kepatuhan, dll.) sesuai dengan ciri-ciri pantun

   

  Di dalam KTSP dijelaskan bahwa dengan SKKD Bahasa Indonesia di atas, siswa diharapkan memiliki kompetensi sebagai berikut.

  1. Siswa dapat mengembangkan potensinya sesuai dengan kemampuan, kebutuhan dan minatnya, serta dapat menumbuhkan penghargaan terhadap hasil karya kesastraan dan hasil intelektual bangsa sendiri.

  2. Guru dapat memusatkan perhatian kepada kompetensi bahasa siswa dengan menyediakan berbagai kegiatan berbahasa dan sumber belajar.

  3. Guru lebih mandiri dan leluasa dalam menentukan bahan ajar kebahasaan dan kesastraan sesuai dengan kondisi lingkungan sekolah dan kemampuan siswanya. Dari penjelasan di atas dapat dipetik satu kesimpulan bahwa siswa kelas IV

  SD Negeri Cancangan diharapkan memiliki keterampilan menulis pengumuman dengan Bahasa Indonesia yang baik dan benar serta dapat menghayati bahasa dan sastra Indonesia.

E. Tujuan Pembelajaran Menulis

  Menulis mempunyai tujuan yang khusus seperti menginformasikan, melukiskan dan menyarankan. Tujuan menulis adalah memproyeksikan sesuatu mengenai diri seseorang ke dalam sebuah tulisan. Penulis memegang peranan penting dalam tulisan mengandung nada yang sesuai dengan maksud dan tujuannya. Dari pengertian yang telah dibicarakan, tujuan pembelajaran menulis adalah agar siswa dapat terampil mengungkapkan ide serta gagasan secara

   

  pembaca memahami maksud dan tujuan yang dituangkan dalam tulisannya (Muclisoh 1993: 233).

  Menurut Tarigan (1983: 23-24) setiap jenis tulisan mengandung beberapa tujuan, tetapi karena tujuan itu sangat beraneka ragam, bagi penulis yang belum berpengalaman ada baiknya memperhatikan tujuan menulis yaitu, memberitahukan (informative) , meyakinkan (persuasive), menghibur

  (entertaining) , mengekpresikan perasaan dan emosi (expresive).

  Tujuan menulis menurut Tarigan (1983: 24-25) adalah antara lain: (1)

  

assignment purpose (tujuan penugasan) yaitu menulis sesuatu karena ditugaskan,

  bukan atas kemauan sendiri, (2) altruistic purpose (tujuan altruistic) yaitu penulis bertujuan menyenangkan para pembaca, menghindarkan kedukaan para pembaca, ingin menolong para pembaca, memahami, menghargai perasaan dan penalarannya, ingin membuat hidup para pembaca lebih mudah dan lebih menyenangkan dengan karyanya itu, (3) persuasive purpose (tujuan persuasif), tulisan yang bertujuan meyakinkan para pembaca akan kebenaran gagasan yang diutarakan, (4) informational purpose (tujuan informasional, tujuan penerangan), yaitu tulisan yang bertujuan memberi informasi atau keterangan kepada para pembaca, (5) self-expressive purpose (tujuan pernyataan diri), yaitu tulisan yang bertujuan memperkenalkan atau menyatakan diri sang pengarang kepada para pembaca, (6) creative purpose (tujuan kreatif), yaitu tulisan yang bertujuan mencapai nilai-nilai artistic, nilai-nilai kesenian, (7) problem solving purpose

   

  pikiran-pikiran dan gagasannya sendiri agar dapat dimengerti dan diterima oleh para pembaca.

  Menurut Akhadiah (1992: 67) pada tahap menulis lanjut siswa diharapkan dapat menulis sesuai dengan kedalaman dan keluasan, tujuan yang ingin dicapai seperti.

  1. Memahami cara menulis prosa, narasi, deskripsi dengan ejaan yang benar dan dapat menyatakan pesan secara tertulis.

  2. Memahami cara menulis surat pribadi, surat izin, surat ucapan selamat, surat undangan, pengumuman, surat ajakan dengan ejaan yang baik dan dapat menyatakan ide, pesan secara tertulis.

  3. Memahami cara menulis kata serapan dengan ejaan yang benar dan dapat menyatakan ide, pesan secara tertulis.

  4. Memahami cara mengisi formulir permohonan dengan ejaan yang benar dan dapat menyatakan ide, pesan secara tertulis.

  Berdasarkan Kompetensi Dasar menulis di atas diharapkan siswa kelas IV dapat dengan terampil menulis pengumuman. Menurut Muclisoh (1993: 261) dalam menulis sebuah pengumuman, penulis harus memperhatikan hal-hal berikut ini.

  1. Isi pengumuman harus jelas, yaitu kepada siapa pengumuman ditujukan, apa yang disampaikan, mengapa hal itu disampaikan.

  2. Jika isi pengumuman berupa suatu kegiatan, maka perlu dicantumkan apa kegiatannya, kapan dan di mana kegiatan itu dilaksanakan.

   

  3. Mengingat pengumuman dibaca oleh banyak orang (siapa saja) maka tidak boleh secara rahasia.

  Mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia adalah pelajaran untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, dan sikap positif terhadap bahasa. Menulis merupakan suatu keterampilan dan keterampilan itu akan berkembang jika dilatih secara terus menerus. Memberikan kesempatan lebih banyak kepada siswa untuk berlatih menulis dalam berbagai tujuan merupakan sebuah cara yang dapat diterapkan agar keterampilan menulis siswa meningkat dan berkembang secara optimal.

  Keterampilan menulis, sebagai keterampilan berbahasa yang bersifat produktif-aktif merupakan salah satu kompetensi dasar berbahasa yang harus dimiliki siswa agar terampil berkomunikasi secara tertulis (Tarigan 1985: 21). Siswa akan terampil mengorganisasikan gagasan dengan runtut, menggunakan kosakata yang tepat dan sesuai, memperhatikan ejaan dan tanda baca yang benar, serta menggunakan ragam kalimat yang variatif dalam menulis jika memiliki kompetensi menulis yang baik. Keterampilan menulis perlu dimiliki siswa karena dengan keterampilan itu mereka dapat menyampaikan gagasan dan pikirannya melalui bahasa tulis kepada para pembaca.

F. Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek

  Ada beberapa pendapat yang telah banyak dikemukan para ahli, di antaranya adalah J. R. David dalam Sanjaya (2006: 124) strategi pembelajaran

   

  Gerlach dan Ely dalam Hamzah (2007: 1) mengatakan bahwa strategi pembelajarean merupakan cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan metode pembelajaran dalam pembelajaran tertentu.strategi meliputi sifat lingkup dan urutan kegiatan pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman belajar pada peserta didik.

  Menurut Yudi Purnawan (Mei, 2008) pembelajaran berbasis proyek merupakan strategi belajar yang menggunakan proyek sebagai langkah awal dalam pengumpulan dan mengintegrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalamannya dalam beraktivitas secara nyata. Strategi pembelajaran berbasis proyek mengarahkan siswa pada permasalahan yang menantang dan menuntut siswa untuk merancang, memecahkan masalah, membuat keputusan, melakukan investigasi, serta memberikan kesempatan pada siswa belajar mencari dan menyelesaikan masalah sendiri (Wena, 2009: 144). Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa dalam strategi pembelajaran berbasis proyek ini siswa mempunyai kemandirian dalam menyelesaikan tugas yang dihadapinya sehingga pada akhirnya siswa akan lebih paham dan menguasai apa yang siswa kerjakan.

  Dalam Sigit (

  Mei, 2009) mengemukakan 4 (empat) ciri utama karakteristik pembelajaran proyek, adapun cirri tersebut antara lain; isi, kondisi, aktivitas, dan hasil.

  1. Isi yaitu, memuat gagasan yang orisinil a. Siswa menemukan hubungan antar gagasan yang diajukan.

    2. Kondisi yaitu, mengutamakan kondisi siswa.

  a. melakukan inquiry dalam konteks masyarakat, sekolah atau memanfaatkan lingkungan tempat siswa berada.

  b. siswa dapat mengelola waktu dengan efektif dan efisien

  c. siswa belajar penuh dengan kontrol diri serta dapat mensimulasikan kerja secara profesional.

  3. Aktivitas yaitu, investigasi kelompok secara kolaboratif.

  a. Siswa berinvestigasi dalam priode tertentu

  b. Siswa melakukan pemecahan masalah secara komplek

  c. Siswa memformulasikan hubungan antar gagasan orisinil untuk mengkonstruksikan keterampilan baru.

  d. Siswa menggunakan teknologi autentik untuk memecahkan masalah.

  4. Hasil yaitu, produk nyata

  a. siswa menunjuk produk nyata berdasarkan hasil investigasi mereka b. siswa responsif terhadap implikasi dari kompetensi yang dimilikinya.

  Terkait dengan karakteristik pembelajaran di atas, strategi pembelajaran berbasis proyek mempunyai beberapa prinsip pembelajaran yang menekankan siswa untuk belajar mencari dan menyelesaikannya dengan sendiri (Wena, 2009: 146-147). Ada beberapa prinsip pembelajaran strategi berbasis proyek sebagai berikut.

   

  1. Prinsip sentralisasi, yaitu pembelajaran ini berpusat pada siswa,

  2. Prinsip investigasi, yaitu memuat proses perancangan, pembuatan keputusan, penemuan masalah, pemecahan masalah,

  3. Prinsip pertanyaan, yaitu menegaskan bahwa strategi proyek berfokus pada pertanyaan atau permasalahan,

  4. Prinsip otonomi, yaitu pada pembelajaran dapat diartikan sebagai kemandirian siswa dalam melaksanakan pembelajaran,

  5. Prinsip realistis, yaitu merupakan sesuatu yang nyata.

  Strategi pembelajaran berbasis proyek merupakan pembelajaran yang terpusat pada siswa dan mendorong siswa untuk menggali suatu pengetahuan dalam sebuah proyek tertentu. Dari hal tersebut strategi pembelajaran berbasis proyek memiliki beberapa kelebihan baik dalam segi kognitif maupun sosial.

  Adapun kelebihan dalam strategi pembelajaran berbasis proyek adalah sebagai berikut.

  1. Pembelajaran Berbasis Proyek menyediakan pengalaman belajar yang melibatkan peserta didik secara kompleks dan dirancang untuk berkembang sesuai dengan dunia nyata.

  2. Pembelajaran Berbasis Proyek mendorong para peserta didik untuk memecahkan permasalahan secara kompleks

  3. Pembelajaran Berbasis Proyek dapat meningkatkan motivasi peserta didik untuk belajar, mendorong kemampuan mereka untuk melakukan pekerjaan

   

  4. Pembelajaran Berbasis Proyek memerlukan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan peserta didik untuk menggunakan informasi dengan beberapa disiplin ilmu yang dimiliki.

  5. Pembelajaran Berbasis Proyek melibatkan para peserta didik untuk belajar mengambil informasi dan menunjukkan pengetahuan yang dimiliki, kemudian mengimplementasikan pada dunia nyata.

  6. Pembelajaran Berbasis Proyek mengadakan kerjasama/kolaborasi antara peserta didik dengan peserta didik yang lain, peserta didik dengan instruktur, untuk memperluas komunitas, sehingga terjadi saling memberi dan menerima.

  7. Membuat suasana kelas menyenangkan, sehingga peserta didik maupun instruktur menikmatinya.

G. Menulis Pengumuman dengan Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek

  Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tujuan utama pembelajaran Bahasa Indonesia adalah dapat berkomunikasi dengan baik efektif dan efisien serta menggunakan bahasa tulis dengan baik dan kreatif untuk berbagai tujuan.

  Agar siswa benar-benar terampil berbahasa Indonesia khususnya terampil dalam menulis pengumuman, diperlukan suatu strategi pembelajaran yang dapat merangsang siswa untuk mendalami suatu materi dengan berproses dan memperhatikan hal-hal tentang pengumuman dengan strategi pembelajaran berbasis proyek. Agar siswa benar-benar terampil menulis pengumuman,

   

  seyogyanya siswa melakukan beberapa langkah kegiatan pembelajaran sebagai berikut (Akhadiah, 1993: 81).

  1. Pembelajaran dapat dimulai dengan memberikan contoh pengumuman pada siswa. Siswa diminta untuk memperhatikan beberapa kelengkapan sebuah surat pengumuman yang ada pada contoh yang dibagikan guru pada siswa.

  2. Siswa dapat mengidentifikasi/mengkritisi sebuah contoh pengumuman serta memahami struktur pengumuman. Siswa diminta untuk menulis syarat- syarat sebuah surat pengumuman.

  3. Agar siswa dapat memahami dengan baik siswa diminta menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan contoh pengumuman yang telah siswa pahami. Siswa menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pengumuman tersebut.

  4. Agar pembelajaran ini dapat benar-benar representatif dari pembelajaran proyek buatlah perwakilan beberapa siswa untuk mencari dan membuat wawancara/pertanyaan yang mendukung untuk mendapatkan satu pengumuman. Siswa diminta untuk mencari pengumuman yang ada di sekolah tersebut lalu melakukan wawancara terhadap guru yang memiliki pengumuman yang akan dipublikasikan.

  5. Setelah siswa mendapatkan informasi pengumuman dari wawancara tersebut siswa mempublikasikannya di dalam kelompok (bersama ketua kelompok siswa membahas bersama hasil yang diperoleh dari nara sumber).

  6. Meminta pada siswa untuk menuliskan pengumuman sesuai dengan hasil

   

H. Kerangka Berpikir

  Bahasa sangat berperan penting dalam kehidupan manusia. Melalui bahasa, seseorang dapat mengenal dirinya sendiri, budaya, dan orang lain. Selain itu, bahasa dapat digunakan untuk mengungkapkan gagasan, pikiran dan perasaan, serta berpartisipasi dalam masyarakat.

  Bahasa Indonesia di SD diajarkan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar secara lisan maupun tulis. Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki empat aspek, yaitu mendengarkan, berbicara, menulis, dan membaca.

  Keempat aspek tersebut memiliki peran penting bagi siswa SD.

  Menulis diartikan sebagai mengungkapkan gagasan pikiran dan perasaan. Begitu pula bagi siswa kelas IV SD Negeri Cancangan. Dalam keseharian siswa belajar siswa harus menulis, baik mencatat pelajaran, membuat cerita, pantun, puisi, dll. Namun, pada kenyataannya siswa kelas IV SD Negeri Cancangan belum terampil untuk mengungkapkan gagasan dan pikiran khususnya pada kompetensi dasar menulis pengumuman (lihat hal 2). Untuk menulis diperlukan suatu keterampilan yang baik. Dengan bahasa yang tidak baku, tanda baca serta ejaan yang salah atau tanpa tanda baca akan menyebabkan salah penafsiran.

   

  Untuk memperoleh suatu kecakapan atau keterampilan diperlukan latihan berulang-ulang dan secara terus-menerus terhadap apa yang dipelajari. Strategi pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu strategi pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran menulis pengumuman pada siswa kelas IV SD Negeri Cancangan.

  Strategi pembelajaran berbasis proyek akan melatih siswa secara mandiri dalam berinvestigasi untuk memperoleh suatu proyek dan diselesaikan dalam jangka waktu tertentu, sehingga yang diperoleh siswa dari proyek tersebut dapat mewakili keterampilan siswa dalam menulis surat pengumuman. Pada akhirnya siswa dapat terampil menulis pengumuman dengan bahasa yang baik dan benar serta memperhatikan ejaan dan tanda baca dengan tepat dalam setiap karya tulisnya.

I. Hipotesis

  Pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran berbasis proyek dalam pelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan keterampilan menulis pengumuman dengan bahasa yang baik dan benar serta memperhatikan ejaan dan tanda baca secara tepat pada siswa kelas IV SD Negeri Cancangan tahun pelajaran 2010/2011.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalam bab ini akan dikemukan tentang metode penelitian. Hal-hal yang

  

berkaitan dengan metode meliputi: (a) jenis penelitian, (b) subjek penelitian (c)

tempat dan waktu penelitian, (d) prosedur penelitian, (e) pengumpulan data dan (f)

teknik analisis data.

A. Jenis Penelitian

  Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Peneliti melakukan

PTK karena peneliti menemukan permasalahan pada proses belajar dan hasil belajar

siswa kelas IV SD Cancangan, Cangkringan. PTK ini dilakukan untuk mengatasi

masalah pembelajaran di kelas khususnya masalah mengenai keterampilan menulis

pengumuman.

  Dalam penelitian ini peneliti menggunakan model penelitian Kemmis dan Mc

Taggart yang mengembangkan modelnya berdasarkan konsep yang dikembangkan

oleh Lewin, dengan beberapa perubahan. Dalam perencanaan Kemmis dan Mc

Taggart digunakan siklus sistem spiral, yang masing-masing siklus terdiri dari empat

komponen (Kusumah dan Dwitagama , 2010: 20 ).   Setiap siklus memiliki empat tahap,

yaitu: (1) perencanaan (persiapan), (2) tindakan (aksi), (3) observasi (pengamatan),

(4) refleksi (evaluasi).

    Dalam penelitian ini, peneliti merencanakan dua siklus, yaitu siklus I dan siklus

  

II jika tujuan tercapai pada dua siklus maka penelitian ini tidak dilanjutkan sebaliknya

jika tujuan belum tercapai maka peneliti melanjutkan pada siklus selanjutnya. Untuk

lebih jelasnya dapat digambarkan sebagai berikut. PERENCANAAN PERENCANAAN

   

REFLEKSI TINDAKAN

  REFLEKSI TINDAKAN SIKLUS  II    SIKLUS

   I  PENGAMATAN PENGAMATAN

   

Bagan 3.1, Siklus Pembelajaran

Model Spiral Menurut Kemmis dan Taggart

  Gambar di atas menjelaskan bahwa apabila setelah perencanaan, tindakan,

observasi dan refleksi pada siklus I belum tercapai target maka penelitian ini berlanjut

ke siklus II dan seterusnya hingga tujuan penelitian ini tercapai. Hal ini dimaksudkan

apabila pada siklus yang pertama belum tercapai target yang diinginkan, perlu

dilakukan tindakan perbaikan pada siklus kedua. Jika target akhir siklus II belum

tercapai di akhir siklus II maka penelitian dilanjutkan ke siklus selanjutnya hingga

target akhir.

   

  B. Latar, Waktu, dan Subjek  

  1. Latar Penelitian Tempat penelitian adalah tempat yang digunakan dalam melakukan penelitian untuk memperoleh data yang diinginkan. Penelitian ini bertempat di SD Negeri Cancangan, Gatak Wukisari Sleman, Yogyakarta.

  2. Waktu penelitian Waktu penelitian adalah waktu berlangsungnya penelitian atau saat penelitian ini dilangsungkan. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 26, 28, Maret 2011 dan tanggal 4, 9 April 2011, pada tahun pelajaran 2010/2011.

  3.

    Subjek Penelitian   Subjek penelitiannya adalah siswa-siswi kelas IV, semester genap yang

berjumlah 20 orang, SD Negeri Cancangan, tahun pelajaran 2010/2011.

  C. Prosedur Penelitian Sebelum peneliti melakukan observasi pada kelas dengan guru pamong (guru

kelas) guna memperoleh informasi untuk dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK).

  Peneliti mengidentifikasi masalah dari sumber informasi dengan masksud agar

memahami masalah yang akan diteliti. Peneliti memilih strategi pembelajaran yang

   

tepat guna untuk menyelesaikan masalah yang ditemukan tersebut. Dalam

pelaksanaan PTK, peneliti melakukan pembelajaran di kelas dengan beberapa siklus

hingga tujuan yang diharapkan tercapai. Setelah melakukan tindakan kelas

selanjutnya peneliti menganalisa hasil dari kegiatan menulis pengumuman siswa yang

diperoleh dari tindakan kelas sehingga, peneliti menuliskannya dalam bentuk skripsi.

Bagan 3.2 Prosedur Penelitian PTK

  

3. Perancangan PTK

  4. Pelaksanaan PTK

  

5. Analisa Hasil PTK

1.

  Observasi

  

2. Identifikasi Masalah

  

6. Laporan Hasil PTK

    Perencanaan tindakan dilakukan dengan membuat RPP, LKS, dan instrumen

penilaian, tahap selanjutnya adalah tahap “pelaksanaan”. Dalam tahap ini peneliti

melakukan setiap tindakan yang telah direncanakan sebelumnya. Tahap ketiga dalam

sebuah siklus adalah tahap “pengamatan”. Pada tahap ini peneliti melakukan

pengamatan pada proses pelaksanaan tindakan. Langkah ketiga adalah refleksi di

mana peneliti melakukan refleksi, memikirkan, dan merenungkan semua informasi

yang diperoleh pada siklus I.

1. Tahap persiapan Pada persiapan ini peneliti membuat rencana penelitian sebagai berikut.

  a. Mengajukan permohonan izin penelitian kepada pimpinan sekolah SD Negeri Cancangan, Cangkringan.

  

b. Menyusun instrumen pembelajaran, membuat Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran (RPP) dan membuat Lembar Kerja Siswa (LKS).

  c. Menyusun instrumen penilaian.

  

d. Menyusun media pembelajaran dan contoh penulisan pengumuman yang

baik dan benar.

2.Siklus I Pertemuan Pertama

  a. Perencanaan Kegiatan yang dilakukan peneliti pada tahap perencanaan ini adalah menyusun instrumen pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan

    Pembelajaran, lembar kegiatan siswa, instrumen penilaian berupa rubrik penilaian, membuat contoh pengumuman yang baik dan benar.

  

Rencana pelaksanaan tindakan pada siklus pertama adalah sebagai berikut

1) Memberikan apersepsi dengan menanyakan pada siswa apakah pernah membaca pengumuman. 2) Menyampaikan tujuan pembelajaran. 3) Membentuk kelompok siswa 4 atau 5 orang dalam satu kelompok. 4) Siswa mendengarkan penjelasan dari guru tentang materi pengumuman 5) Siswa mengidentifikasi contoh pengumuman yang telah dibagikan oleh guru.

  6) Siswa mencari topik pengumuman dengan wawancara pada guru atau orang yang bersangkutan dalam suatu organisasi di sekolah. 7) Siswa merancang/merencanakan kegiatan untuk menulis pengumuman 8) Dengan bimbingan guru siswa membahas rencana penulisan pengumuman yang akan siswa tulis.

b. Tindakan.

  Pembelajaran dilakukan sesuai dengan rencana tindakan yaitu siswa melakukan wawancara pada organisasi sekolah untuk mendapatkan informasi pengumuman.

   

  c. Observasi Kegiatan observasi dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai aktivitas belajar siswa maupun peneliti selama proses pembelajaran berlangsung dengan bantuan guru mitra yang bertindak sebagai observer.

  e. Refleksi Kegiatan yang diperoleh pada refleksi yaitu menyimpulkan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Kemudian mengumpulkan jawaban siswa tentang pengumuman, kegiatan ini berguna untuk mengetahui sejauhmana siswa memahami struktur pengumuman. Apabila terdapat kekurangan, maka media yang digunakan akan diperbaiki atau dilengkapi untuk digunakan pada pertemuan selanjutnya.  Peneliti lalu  merefleksikan apa yang menjadi kesulitan siswa dalam mengidentifikasi pengumuman.

3. Siklus I Pertemuan Kedua

  a. Perencanaan Kegiatan yang dilakukan peneliti pada tahap perencanaan ini adalah menyusun instrumen pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Lembar Kegiatan Siswa dan Instrumen penilaian berupa rubrik penilaian. Secara detil aktivitas yang terjadi di kelas adalah sebagai berikut.

    1) Guru menanyakan pada siswa tentang rencana menulis pengumuman yang telah siswa rencanakan. 2) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 3) Siswa mendengarkan penjelasan dari guru

4) Siswa menulis pengumuman didalam kelompok (secara individu)

5) Siswa dan guru merefleksikan bersama.

b. Tindakan.

  Pembelajaran dilakukan sesuai dengan rencana tindakan yaitu siswa menulis pengumuman sesuai dengan hasil wawancara siswa pada guru di sekolah.

  c. Observasi Kegiatan observasi dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung dengan bantuan guru mitra yang bertindak sebagai observer.

  d. Refleksi Data yang diperoleh pada siklus I dikumpulkan untuk selanjutnya dianalisis dan kemudian diadakan refleksi terhadap hasil analisis yang diperoleh sehingga dapat diketahui apakah terjadi peningkatan kemampuan menulis setelah adanya tindakan. Selain itu, siswa merefleksikan kesulitan- kesulitannya pada saat menulis pengumuman. Peneliti merefleksikan

    kekurangan dan kelebihan pengumuman yang telah dibuat oleh siswa untuk digunakan pada siklus kedua.

4. Siklus II Pertemuan Pertama

  a. Rencana Tindakan Kegiatan yang dilakukan peneliti pada tahap perencanaan ini adalah menyusun instrumen pembelajaran berupa rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kegiatan siswa dan instrumen penilaian berupa rubrik penilaian, membuat contoh pengumuman yang baik dan benar, dan membagikan kembali hasil penulisan siswa untuk di pelajari kembali dan di lihat letak kesalahan. Rencana pelaksanaan tindakan pada siklus pertama adalah sebagai berikut. Siswa mengidentifikasi contoh pengumuman yang telah dibagikan oleh guru dan mengidentifikasi kembali pengumuman yang telah siswa buat pada pertemuan sebelumnya. Siswa membuat pertanyaan untuk melakukan wawancara, mencari topik pengumuman pada kepala sekolah bersangkutan dalam suatu organisasi disekolah. Siswa merancang/merencanakan kegiatan untuk menulis pengumuman. Dengan bimbingan guru siswa membahas rencana penulisan pengumuman yang akan siswa lakukan pada tahap selanjutnya.

   

  b. Tindakan Pembelajaran dilakukan sesuai dengan rencana tindakan yaitu siswa melengkapi kalimat pengumuman yang dibuat oleh guru.

  c. Observasi Kegiatan observasi dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung dengan bantuan guru mitra yang bertindak sebagai observer.

  d. Refleksi Merefleksikan apa yang menjadi kesulitan siswa dalam mengidentifikasi pengumuman yang telah siswa buat pada pertemuan sebelumnya. Kemudian melihat seberapa jauh siswa memahami tentang pengumuman yang telah siswa tulis pada pertemuan sebelumnya.

5. Siklus II Pertemuan Kedua

  a. Perencanaan Kegiatan yang dilakukan peneliti pada tahap perencanaan ini adalah menyusun instrumen pembelajaran berupa rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kegiatan siswa dan instrumen penilaian berupa rubrik penilaian. Secara detil kegiatan yang terjadi di kelas adalah sebagai berikut.

    1) Guru memberikan apersepsi dengan menanyakan pada siswa apakah yang telah siswa ketahui tentang pengumuman 2) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 3) Siswa mendengarkan penjelasan dari guru 5) Siswa menulis pengumuman 6) Siswa dan guru merefleksikan kegiatan pembelajaran bersama. b.Tindakan Pembelajaran dilakukan sesuai dengan rencana tindakan yaitu siswa menulis pengumuman sesuai dengan hasil wawancara siswa.

  c. Observasi Kegiatan observasi dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung dengan bantuan guru mitra yang bertindak sebagai observer. d.Refleksi Data yang diperoleh pada siklus II dikumpulkan untuk selanjutnya dianalisis dan kemudian diadakan refleksi terhadap hasil analisis yang diperoleh sehingga dapat diketahui apakah terjadi peningkatan keterampilan menulis setelah adanya tindakan. Selain itu melihat dengan kriteria ketuntasan minimal dan ketercapaian yang telah menjadi target oleh peneliti.

    D. Teknik Pengumpulan Data dan Intrumen Penelitian.

  Pada penelitian ini, keterampilan menulis siswa dengan menggunakan strategi

pembelajaran berbasis proyek merupakan hal yang akan diteliti. Kondisi awal

keterampilan menulis siswa diperoleh melalui pengumpulan data teknik dokumentasi

pada nilai menulis pengumuman siswa SD kelas IV Negeri Cancangan 2010/2011.

  Nilai rata-rata menulis siswa merupakan indikator dari keterampilan menulis

siswa. Apabila nilai rata-rata menulis pengumuman di atas mencapai KKM 65 atau

target yang peneliti tentukan, maka keterampilan menulis siswa dapat dikatakan baik.

Untuk mengetahui keterampilan menulis pengumuman siswa, maka diperlukan tes

dengan instrumen yang baik sehingga nilai yang diperoleh siswa merupakan nilai

yang sebenar-benarnya mencerminkan kemampuan menulis siswa yang sebenarnya.

  1. Tes Keterampilan menulis pengumuman siswa kelas IV SD Negeri Cancangan

diperoleh melalui tes menulis yang hasilnya berupa produk. Instrumen yang

digunakan untuk menilai keterampilan menulis siswa adalah rubrik penilaian menulis.

  

Menurut Burhan Nurgiantoro (1994: 306-307) ada lima model komponen menulis

yang dinilai yaitu, a) isi gagasan yang dikemukan, b) organisasi isi, c) tata bahasa, d)

ejaan dan tanda baca, e) gaya pilihan truktur bahasa. Karena instrumen penilaian

menulis pengumuman belum tersedia, maka penulis mengadaptasikan instrumen

menulis penilaian milik Burhan Nurgiantoro. Ada beberapa aspek yang dinilai dalam

   

isi, (3) tata bahasa, (4) ejaan dan tanda baca instrumen penelitian dapat dirinci sebagai

berikut.

  

Table 3.1.

Intrumen Penilaian Pengumuman

  Komponen yang dinilai Kriteria Penilaian Rentang Skor

  Kelengkapan pengumuman a. Jika lengkap meliputi kalimat pembuka, pengumuman yang di tujukan, isi, pembuat pengumuman.

  b. Jika cukup lengkap hanya beberapa komponen namun tidak mengaburkan isi, serta tujuan pengumuman.

  c.

  Jika kurang lengkap, tidak diketahui tujuan, isi serta pembuat pengumuman.

  10–8 7 – 5 4 - 1 Organisasi Isi a. Jika baik, gagasan diungkapkan dengan jelas dan dapat dipahami dengan baik.

  b.

  Jika cukup, kurang terorganisir tetapi ide utama terlihat, isi masih dapat dipahami c. Jika kurang, ide utama kurang jelas, isi dan tujuan tidak dapat dipahami.

  10-8 7 – 5 4 -1 Tata Bahasa a. Jika baik, ungkapan bahasa baku baik, terdapat kasalahan tapi tidak terlihat jelas.

  b. Jika cukup, bahasa yang digunakan cukup baku, kesalahan hanya beberapa namun tidak mengaburkan 10–8 7-5

   

c. Jika kurang, bahasa yang digunakan banyak tidak baku, serta tujuan dan isi kurang jelas.

  4-1 Ejaan dan a.

  10-8 Jika baik, menguasai tanda baca hanya terdapat beberapa kesalahan dan masih dapat dipahami isi tanda baca. kalimat.

  b.

  Jika cukup, terjadi kesalahan tetapi tidak mengaburkan makna, serta isi dan tujuan. 7-5 c. Jika kurang, tidak menguasai tanda baca dan terdapat banyak kesalahan, serta makna dan isi

  4-1 menjadi kurang jelas. Jumlah skor

2. Teknik Nontes

  a. Observasi Observasi atau pengamatan adalah cara menghimpun bahan-bahan keterangan

(data) yang dilakukan dengan mengadakan pengamatan dan pencatatan secara

sistematis terhadap fenomena-fenomena yang sedang dijadikan sasaran pengamatan.

  

Jadi, observasi merupakan kegiatan yang dilakukan guru untuk mengetahui perilaku-

perilaku siswa melalui pengamatan, misalnya pengamatan kondisi dan interaksi

belajar mengajar, tanggapan siswa tentang tugas yang diberikan guru, sikap positif

dan negatif siswa terhadap keterampilan menulis. Observasi dilakukan selama siswa

mengikuti proses pembelajaran pada siklus pertama dan siklus kedua.

    Observasi dilakukan berdasarkan perilaku siswa. Hal yang dinilai dalam

lembar observasi meliputi (1) kesiapan dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar,

  

(2) keseriusan siswa mendengarkan penjelasan dari guru, (3) keaktifan siswa bertanya

dan menjawab pertanyaan dalam kegiatan pembelajaran, (4) respon siswa ketika

diminta mencari nara sumber sebagai tugas proyek diluar kelas, (5) antusias siswa

dalam mengerjakan tes menulis pengumuman.

  b. Wawancara

Wawancara ) adalah cara menghimpun bahan-bahan keterangan

(interview

yang dilaksanakan dengan melakukan tanya jawab secara lisan secara sepihak,

berhadapan muka, dan dengan arah serta tujuan yang telah ditentukan (Sudjono,

2006: 83). Wawancara bertujuan untuk mendapatkan informasi tertentu tentang

keadaan responden yang berhasil dan kurang berhasil dalam menulis pengumuman.

  

Kegiatan selanjutnya adalah menganalisis untuk mengetahui peningkatan dalam

menyelesaikan menulis pengumuman. Wawancara dilakukan dengan teknik tanya

jawab secara langsung terhadap siswa di luar jam pembelajaran setelah siklus selesai

dilakukan. Wawancara tidak dilakukan terhadap semua siswa, tetapi hanya dilakukan

pada siswa yang mendapat nilai baik, sedang, dan kurang baik. Hal ini dilaksanakan

untuk mengetahui penyebab berhasil dan tidak berhasilnya siswa dalam menulis

pengumuman. Hasil wawancara ini dapat digunakan untuk melakukan perbaikan pada

pembelajaran siklus berikutnya. Kegiatan wawancara dilaksanakan di luar jam

pelajaran efektif.

   

E. Analisis Data

  1. Kuantitatif Analisis data dihitung dengan berbagai rumus tergantung jenis datanya. Ada empat hal yang dihitung, yakni (a) nilai kumulatif siswa (b) menghitung nilai rata-

rata, (c) persentase ketuntasan, dan (d) menghitung uji perbedaan dengan

menggunakan uji “t”.

  a. Nilai komulatif siswa Data yang diperoleh dari hasil karya tulis siswa yang berupa produk skor dari

hasil pekerjaan siswa. Nilai rata-rata menulis siswa kelas IV diperoleh dengan

membagikan total skor siswa dengan skor maksimal. Skor yang diperoleh siswa

diubah menjadi nilai dengan maksud agar hasil belajar lebih bermakna bagi siswa

dengan rumus sebagai berikut.

    x 100  Nilai=

 

b.

  Menghitung nilai rata-rata Tes yang digunakan yaitu tes unjuk kerja. Tes ini digunakan untuk mengukur

keterampilan menulis pengumuman. Nilai rata-rata siswa dapat dicari dengan

menjumlahkan semua nilai yang diperoleh siswa dibagi jumlah siswa. Hal ini dapat

dilihat pada rumus di bawah ini.

    Keterangan: Mean

   = ∑x                   N

  Mean : Nilai rata-rata  

  : Jumlah seluruh skor ∑ X (Nurgiyantoro, 2001: 361) N : Jumlah siswa c.

  Menghitung Persentase Ketuntasan Persentase ketuntasan siswa dihitung dengan cara menghitung jumlah siswa

yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 65 lalu dibagi dengan

jumlah siswa dan dikalikan 100%. Hal ini dapat dilihat pada rumus di bawah ini. jumlah siswa yang tuntas Persentase = × 100 % jumlah siswa d.

  Menghitung uji perbedaan mean dengan menggunakan uji “t”.

  Data yang akan diuji yakni data perbedaan hasil tes siswa pada kondisi awal

(pra-tes), dan siklus II; apakah ada perbedaan yang nyata antara data-data yang ada

atau tidak. Uji yang digunakan adalah paired sample t test. Adapun rumus yang

digunakan untuk melakukan uji perbedaan mean diperlukan langkah-langkah sebagai

berikut.

  1) Menyiapkan tabel perhitungan untuk mencari dan ∑ ∑ . 2) Mencari SD dari distance.

    Untuk mencari SD dari distance gunakan cara berikut: ∑ ∑ Keterangan: SD = Standar Deviasi

  D = Distance (selisih dari x dan y) 3) H a dan H dalam bentuk kalimat.

  H a : Terdapat peningkatan nilai rata-rata antara kondisi awal dengan rata-rata setelah diadakannya tindakan.

  H : Tidak ada peningkatan nilai rata-rata antara kondisi awal dengan rata-rata setelah diadakannya tindakan.

  4) Hipotesis statistiknya: H a : µ < ≠ µ

  > H

  0 : µ

  < = µ

  > 5) Cari t hitung dengan rumus:

  ∑ √ 6) Menentukan taraf signifikansinya. Dalam penelitian ini taraf signifikansinya ( α) = 0,5

    Tolak H terima H

  a, jika: t o > t t , df.= n – 1 Terima H tolak H jika: a, t o t , df.= n – 1 ≤ t

8) Membandingkan t o dengan t t kemudian menarik kesimpulan 2.

  Kualitatif Data dalam penelitian ini berupa hasil tes menulis pengumuman dan catatan lapangan dari hasil observasi, dan dokumentasi. Hal tersebut untuk mengetahui kekurangan dan juga perkembangan yang dimiliki oleh siswa selama penelitian berlangsung.

F. Indikator Keberhasilan

  Peneliti membuat patokan 70% untuk indikator keberhasilan siklus I. Pada siklus II indikator keberhasilan peneliti membuat patokan sebesar 80%. Indikator ini sebagai pedoman peneliti untuk melaksanakan PTK.

  Tabel 3.2. Indikator Keberhasilan Persentase Target yang Ingin di Capai

  Kondisi Awal Target Siklus I Target Siklus II 55% 70% 80%

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini menguraikan proses penelitian yang telah dilakukan. Adapun

  uraian tersebut meliputi deskripsi pelaksanaan penelitian, deskripsi hasil penelitian dan pembahasan.

A. Deskripsi Pelaksanaan Penelitian

  Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berjudul “Peningkatan Keterampilan Menulis Pengumuman dengan Menggunakan Strategi Pembelajaran Berbasis Proyek Siswa Kelas IV SD Negeri Cancangan Semester Genap Tahun

  Pelajaran 2010/2011” dilaksanakan selama tiga minggu. Penelitian ini dimulai pada tanggal 26 Maret 2011 sampai dengan 9 April 201. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dengan jumlah 10 jam pelajaran. Siklus I terdiri dari dua kali pertemuan dengan jumlah 5 jam pelajaran yaitu pertemuan pertama 3 jam pelajaran dan pertemuan kedua 2 jam pelajaran.Siklus II terdiri dari 2 pertemuan dengan jumlah 5 jam pelajaran yaitu pertemuan pertama 3 jam pelajaran dan pertemuan kedua 2 jam pelajaran. Pada pembelajaran siklus Idan II diterapkan strategi pembelajaran berbasis proyek dengan tujuan “siswa dapat menulis pengumuman dengan bahasa yang baik dan benar” .

  Siklus I

  1. Tahap Perencanaan Tindakan Pada tahap perencanaan, peneliti menyiapkan beberapa hal bagi siswa kelas IV SD Negeri Cancangan Sleman, Yogyakarta sebagai brikut.

  a. Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang berpedoman pada KTSP 2006. Peneliti membuat silabus, RPP dengan menggunakan strategi pembelajaran berbasis proyek.

  b. Lembar Kerja Siswa (LKS).

  c. Contoh-contoh pengumuman, peneliti membuat contoh pengumuman untuk siswa dengan tujuan agar siswa lebih memahami syarat-syarat pengumuman, isi dan bagian kalimat penutup.

  2. Tahap Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan kelas siklus yang pertama dilaksanakan pada hari Senin, 28 Maret 2011 dan Sabtu, 2 April 2011 dengan jumlah siswa 20 orang.

  Pembelajaran berlangsung sesuai dengan pedoman rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah dibuat yaitu dengan menerapkan strategi pembelajaran berbasis proyek yang dirancang oleh peneliti. Berikut adalah rincian gambaran kegiatan siklus I pada setiap pertemuannya. a. Pertemuan I 1) Kegiatan awal Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa, pemberian salam, dan penyampaian tujuan pembelajaran yang akan dilakukan. Setelah siswa siap mengikuti pembelajaran, guru melakukan apersepsi dengan memperlihatkan contoh pengumuman yang telah dibuat oleh peneliti dan mengaitkannya dengan materi yang akan dipelajari. 2) Kegiatan Inti Dalam kegiatan inti, pertama-tama siswa mendengarkan penjelasan dari guru tentang syarat-syarat dalam menulis sebuah pengumuman serta memberikan contoh pengumuman pada siswa yang baik dan benar.Selanjutnya, guru membagi siswa dalam kelompok, setiap kelompok terdiri dari 4 siswa dan 1 orang ketua kelompok siswa diberi tugas untuk mencari pengumuman yang ada di sekolah.

  3) Kegiatan Akhir Pada kegiatan akhir siswa menuliskan refleksi mengenai kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan kemudian melakukan sharing secara lisan mengenai proses pembelajaran pada pertemuan ini. Dalam refleksi ini anak menyampaikan perasaan serta kesulitan-kesulitan yang dialami selama mengikuti kegiatan pembelajaran. b.Pertemuan II 1) Kegiatan awal

  Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa, pemberian salam, dan penyampaian tujuan pembelajaran yang akan dilakukan. Setelah siswa siap mengikuti pembelajaran, guru melakukan apersepsi dengan melakukan tanya jawab mengenai materi yang telah dipelajari sebelumnya.

  2) Kegiatan Inti Dalam kegiatan inti ini pertama-tama guru mengulangi kembali pembelajaran pada pertemuan pertama yaitu mengingatkan siswa tentang syarat-syarat sebuah pengumuman. Selanjutnya, siswa menulis pengumuman sesuai dengan hasil wawancara siswa pada pertemuan pertama. 3) Kegiatan akhir Pada kegiatan akhir siswa menuliskan refleksi mengenai kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan kemudian melakukan sharing secara lisan mengenai proses pembelajaran pada pertemuan ini. Dalam refleksi ini anak menyampaikan kesulitan-kesulitan yang dialaminya selama mengikuti kegiatan pembelajaran.

  3. Observasi Dalam tahap observasi peneliti mengamati pembelajaran yang sedangberlangsung pada pertemuan pertama. Peneliti menggunakan instrumen

  Kegiatan observasi ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan siswa selama proses pembelajaran belangsung. Observasi dilakukan selama siswa mengikuti proses pembelajaran padasiklus I.

  Observasi dilaksanakan peneliti dengan bantuan wali kelas IV sebagai mitra peneliti pada saat pembelajaran berlangsung. Dari hasil pantauan guru sebagai mitra ditemukan beberapa hal sebagai berikut.

  a. Siswa yang siap dalam pembelajaran menulis pengumuman menggunakan strategi berbasis proyek berjumlah 12 siswa dan ada 8 siswa yang belum siap dalam pembelajaran menulis pengumuman.

  b. Siswa yang serius dalam mendengarkan penjelasan guru selama proses pembelajaran berlangsung berjumlah 11 siswa dan ada 9 siswa yang tidak serius dalam mendengarkan penjelasan dari guru.

  c. Siswa yang aktif selama proses pembelajaran berlangsung berjumlah 7 siswa dan siswa yang kurang aktif berjumlah 13 siswa.

  d. Siswa yang merespon ketikamendapat tugasmencari nara sumber sebagai proyek ada 16 siswa dan siswa yang kurang merespon ada4 siswa.

  e. Siswa yang bersemangat dan serius menyelesaikan tugas proyekada 14 siswa dan yang kurang serius ada 6 siswa.

  4. Refleksi Siklus I Setelah melaksanakan tindakan pada siklus I peneliti melakukan refleksi untuk lebih menyadari kekurangan dan kelebihan strategi pembelajaran berbasis proyek pada siklus I .Bahan refleksi peneliti didapatkan dari hasil observasi, refleksi dan tes menulis pengumuman. Observasi dilakukan ketika pembelajaran berlangsung, sedangkan tes menulis dilakukan diakhir pembelajaran pada pertemuan siklus II.

  Tahap refleksi ini digunakan peneliti berdiskusi dengan guru kelas IV, refleksi ini dilaksanakan setelah pembelajaran siklus I selesai. Dari hasil diskusi bersama guru kelas IV diketahui bahwa pembelajaran menulis menggunakan strategi pembelajaran berbasis proyek menarik bagi siswa karena dalam hal ini siswa terbantu dalam menulis pengumuman. Adapun hal-hal yangditemukan peneliti dan guru kelas IV SD Cancangansebagai berikut.

  a. Dari hasil tes menulis siswa ditemukan kalimat yang masih berulang-ulang.

  b. Dilihat dari proses pembelajaran ditemukan siswa masih bingung dengan strategi pembelajaran berbasis proyek.

  c. Masih ada 6 siswa yang belum tuntas pada pembelajaran menulis pengumuman hal ini disebabkan siswa kurang serius saat mendengarkan penjelasan, dan siswa kurang aktif bertanya jika ada hal yang belum dipahami.

  d. Ketika siswa berada di luar kelas pada saat mencari narasumber sebagai tugas proyek yang ada di sekolah siswa tidak serius.

  Jika dilihat dari hasil observasi dan refleksi pada siklus I, ada beberapa hal yang ditemukan pada proses pembelajaran pada pembelajaran siklus I membuat beberapa siswa belum mencapai KKM 65 yang diharapkan sehingga peneliti melanjutkan ke siklus II. Hal ini menjadi tugas peneliti untuk memperbaiki pembelajaran siklus I, agar di siklus II pembelajaran dapat ditingkatkan secara optimal, maka langkah peneliti dan guru kelas IV untuk memperbaiki hal di atas adalah sebagai berikut.

  a. Memberikan penjelasan materi dengan perlahan-lahan agar dapat memahami dengan baik.

  b. Guru membuat sebuah contoh pengumuman yang rumpang dan siswa melengkapi kalimat tersebut.

  c. Guru mengecek dan mengingatkan siswa untuk mencatat hal-hal penting yang berkaitan dengan pengumuman.

  d. Guru lebih mengontrol siswa ketika siswa berada diluar kelas pada saat mencari nara sumber sebagai tugas proyek.

  Selanjutnya, setelah peneliti merefleksi pembelajaran pada siklus I. Peneliti bersama guru kelas IV melakukan wawancara pada siswa dengan tujuan memperoleh informasi yang langsung, wawancara ini tidak kepada semua siswa melainkan hanya pada siswa yang memperoleh nilai baik, cukup dan kurang.

  Berikut ini beberapa alasan yang siswa berikan saat diwawancarai oleh peneliti dan guru kelas IV.

  a. Menurut Risda “menulis pengumuman dengan strategi pembelajaran berbasis proyek lebih menyenangkan dan lebih mudah dipahami karena mencari sendiri ke luar kelas, jadi pengen kalau ada pembelajaran yang lainnya diluar kelas”.

  b. Menurut Mahendra “menulis pengumuman dengan strategi pembelajaran berbasis proyek baru pertama kali saya alami sebelumnya belum pernah saya alami menulis dengan mencari topik ke luar kelas”.

  c. Menurut David “senang karena dengan pelajaran mencari topik ke luar kelas tetapi saya lebih asyik bermain ketika di luar kelas jadi tidak mencatat hal-hal penting”.

  Dari hasil observasi, refleksi dan wawancarayang dilakukan oleh peneliti dan guru kelas IVdalam proses pembelajaran siklus I ditemukan beberapa masalah yang membuat beberapa siswa tidak tuntas dalam belajar sehingga nilai yang diperoleh siswa belum mencapai KKM 65. Oleh karena itu peneliti memperbaiki proses pembelajaran di siklus IIagar hasil pembelajaran dapat tecapai, maka peneliti akan memperbaiki proses pembelajaran di siklus II dengan rincian pembelajaran sebagai berikut.

  Siklus II

  1. Tahap Perencanaan Tindakan Pada tahap perencanaan, peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari. a. Silabus dan Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang berpedoman pada KTSP 2006, peneliti membuat silabus, RPP dengan menggunakan Strategi pembelajaran berbasis proyek

  b. Lembar Kerja Siswa (LKS), peneliti membuat pengumuman yang rumpang dan meminta siswa untuk melengkapi kalimat pengumuman yang telah peneliti sediakan.

  2. Tahap Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan kelas siklus kedua dilaksanakan pada tanggal 9 dan

  11April 2011 dengan jumlah 20 siswa. Pembelajaran berlangsung sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang telah direncanakan yaitu dengan menerapkan strategipembelajaran berbasis proyek yang dirancang oleh guru. Pada pertemuan pertama siklus II ini siswa melengkapi kalimat pengumuman dengan bahasa yang baik dan benar serta memperhatikan ejaan.

  a. Pertemuan I 1) Kegiatan Awal Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa, pemberian salam, dan penyampaian tujuan pembelajaran yang akan dilakukan. Setelah siswa siap mengikuti pembelajaran, guru membagikan lembar kegiatan siswa. 2) Kegiatan Inti Dalam kegiatan ini, siswa diberikanlembaran surat pengumuman yang dibuat oleh guru serta diminta melengkapi kalimat yang telah disediakan.Setelah itu siswa dibagikan dalam kelompok yang terdiri dari 5

  Selanjutnya siswa mencari pengumuman yang ada di sekolah dengan melakukan wawancara dengan narasumber yang memiliki pengumuman.

  3) Kegiatan Akhir Pada kegiatan akhir siswa menuliskan refleksi tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan. Dalam refleksi ini siswa menyampaikan kesulitan-kesulitan yang dialami selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Kemudian guru menyampaikan salam penutup.

  b. Pertemuan II 1) Kegiatan Awal Kegiatan pembelajaran diawali dengan doa, pemberian salam, dan penyampaian tujuan pembelajaran yang akan dilakukan. Setelah siswa siap mengikuti pembelajaran, guru melakukan apersepsi dengan mengajukan pertanyaan secara lisan kepada siswa mengenai syarat-syarat sebuah pengumuman yang telah dipelajari siswa pada pertemuan pertama siklus II. 2) Kegiatan Inti Dalam kegiatan inti, pertama-tama masing-masing ketua kelompok memberitahukan pada temannya tentang sebuah pengumuman yang akan siswa tulis.Selanjutnya siswa menulis pengumuman sesuai dengan hasil wawancara siswa secara individu.

  3) Kegiatan Akhir Pada kegiatan akhir siswa menuliskan refleksi mengenai kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan.

  Dalam refleksi ini anak menyampaikan kesulitan-kesulitan yang dialami selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Kemudian pada akhirnya guru menyampaikan salam penutup. 3 .Observasi

  Observasi dilaksanakan peneliti dengan bantuan wali kelas IV SD Negeri Cancangan pada saatpembelajaran berlangsung. Observasi dilakukan selama siswa mengikuti proses pembelajaran siklus II. Dari hasil observasi tersebut ditemukan fakta sebagai berikut.

  a. Siswa yang siap dalam mengikuti pembelajaran berjumlah 16 siswa dan ada 4 siswa yang belum siap dalam pembelajaran menulis pengumuman.

  b. Siswa yang serius dalam mendengarkan penjelasan guru selama proses pembelajaran berlangsung ada15 siswa dan 5 siswa tidak serius c. Siswa yang aktif selama proses kegiatan pembelajaran berlangsung berjumlah 16 siswa dan siswa yang kurang aktif berjumlah 4 siswa.

  d. Siswa yang merespon dengan serius ketika diminta mencari narasumber sebagai tugas proyek ada 16 siswa dan siswa yang tidak merespon ada4 siswa.

  e. Siswa yang serius dan semangat mengerjakan tes menulis pengumuman ada 17 siswa dan ada 3 siswa yang kurang serius saat mencari nara sumber sebagai tugas proyek.

  4. Refleksi Siklus II Tahap refleksi dipergunakan peneliti untuk berdiskusi dengan guru kelas

  IV sebagai mitra peneliti dan refleksi dilaksanakan setelah pembelajaran siklus II selesai. Refleksi yang diperoleh pada penelitian tindakan siklus II ini adalah sebagai berikut.

  a. Strategi pembelajaran berbasis proyek efektif dan membantu siswa dalam pembelajaran menulis khususnya menulis pengumuman siswa kelas IV SD Cancangan, Cangkringan Tahun Pelajaran 2010/2011. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan rata-rata nilai dan persentase ketuntasan yang signifikan dari kondisi awal ke siklus I, dan ke siklus II dengan jumlah presentase ketuntasan siswa mencapai 85% dengan rata-rata nilai 83,77.

  b. Keaktifan siswa ikut meningkat. Hal ini dapat ditunjukkan dari yang semula 13 siswa aktif menjadi 16 siswa aktifdan fokus dalam pembelajaran dan saat mengerjakan tes menulis.

  c. Instruksi dari guru dapat diterima dengan baik oleh siswa, sehingga siswa dapat menyelesaikan proyek dengan baik dan tepat. Kekurangan-kekurangan yang ditemukan pada proses pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada siklus I, baik aspek guru maupun siswa diperbaiki pada siklus II. Dengan adanya perbaikan dari kekurangan tersebut, tujuan untuk mengupayakan proses pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang lebih baik sudah tercapai. Melalui diskusi dan melihat hasil analisis data yang dilakukan diputuskan tidak perlu diadakan siklus III karena target yang diinginkan sudah tercapai.

B. Hasil Penelitian Pada sub bab ini peneliti menjabarkan hasil tindakan pada siklus I dan II.

  Menjabarkan peningkatan nilai rata-rata menulis pengumuman yang diperoleh dari kondisi awal dengan siklus I dan II. Peneliti juga membahas mengenai peningkatan yang terjadi pada tindakan setiap siklus.

  Peneliti memperoleh nilai kondisi awal keterampilan menulis pengumuman siswa dari guru Bahasa Indonesia sebagai mitra peneliti. Data tersebut menunjukkan bahwa rata-rata nilai keterampilan menulis pengumuman siswa kelas IV SD Negeri Cancangan berada di bawah KKM 65. Oleh karena itu, peneliti melaksanakan pembelajaran menulis pengumuman dengan menggunakan strategi pembelajaran berbasis proyek dengan tujuan meningkatkan keterampilan menulis pengumuman.

  1. Hasil Kemampuan Menulis Pengumuman Siklus I Dari hasil tes menulis pengumuman pada siklus I diperoleh nilai rata-rata kelas 72,75. Hasil tersebut diperoleh dari skor pada setiap aspek. Untuk aspek

  “kelengkapan pengumuman” siswa memperoleh skor rata-rata 82%,komponen “organisasi isi” 77%, komponen “tata bahasa”69%, dan komponen “ejaan dan tanda baca” siswa memperoleh 60% dari skor maksimal. Untuk lebih jelasnya pencapaian skor setiap komponen pada siklus I dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.1 Rata-Rata Aspek Menulis Pengumuman Siklus I

  No Indikator/Aspek Rata-Rata Aspek

  Rata-Rata Nilai Kelas

  1 Kelengkapan pengumuman 82% 72,75

  2 Organisasi Isi 77%

  3 Tata Bahasa 69%

  4 Ejaan dan Tanda Baca 60% Rumus

  100 Berdasarkan analisis di atas didapatkan persentase peraspek dari keseluruhan siswa. Pada siklus I, sebanyak 14 siswa tuntas sesuai dengan KKM yang ditentukan yaitu 65.Jadi,70% siswa tuntas dalam pembelajaran menulis pengumuman pada siklus I dengan nilai rata-rata kelas 72,75. Agar dapat dilihat dengan lebih jelas peneliti sajikan dalam bentuk diagram batang di bawah ini.

  Diagram B Batang 4.1 Penca paian skor setiap aspek k siklus I kelengkapan k  

  

O

 Isi,  100% P,

   82%

77%

Tata

   B,  Eja aan  T. B, 

  80% 69% 60%

  60% 40% 20% 0%

  Has sil yang dipe eroleh terseb but menunju ukan adanya peningkatan n nilai rata- ratakemamp r puan menuli isdari kondi isi awal nila ai rata-rata keterampila an menulis pengumuma p an siswa kela as IV SD N Negeri Canca angan yang h hanya 55%.J Jika dilihat dari kriteria d ketuntasan minimal (K KKM) 65 ni ilai rata-rata a yang diper roleh siswa sudah menc s capai kriteri a tersebut. Setelah sera angkaian tah hapan siklu us I selesai dilaksanakan d n, peneliti m merencanaka an tindakan s siklus II. Ha al ini dilakuk kan karena hasil dari tin h ndakan siklu us masih ada a kekuranga n-kekuranga an yang mem mbuat nilai s siswa belum m maksimal l walaupun target untuk k siklus I s sudah tercap pai namun b belum samp pai memenu uhi target si iklus II yan ng ingin pen neliti capai yaitu 80% k ketuntasan b belajar siswa a.

  2. Hasil Kem mampuan M Menulis Peng gumuman Sik klus II Setel lah kegiatan n pada siklu us I dilaksan nakan, maka a peneliti m melanjutkan penelitian k p ke siklus II guna menin ngkatkan ke eterampilan menulis pen ngumuman

  2 berbasis proyek. Dari pencapaian nilai rata-rata menulis pengumuman siswa pada siklus II, peneliti dapat mengemukakan rata-rata tiap aspek pada siklus II dalam tabel sebagai berikut.

Tabel 4.1.2 Rata-Rata Aspek Menulis Pengumuman Siklus II

  Rata-Rata Nilai No Indikator/Aspek Rata-Rata Aspek

  Kelas

  1 Kelengkapan Pengumuman 89%

  2 Organisasi Isi 88% 83,77

  3 Tata Bahasa 79%

  4 Ejaan dan Tanda Baca 74% Rumus

  100 Dari hasil tes menulis pengumuman pada siklus II diperoleh pencapaian skor tiap aspek mengalami peningkatan. Untuk aspek “kelengkapan pengumuman”, siswa mendapat skor rata-rata 89% dari skor maksimalnya, aspek “organisasi isi” 88%, aspek “tata bahasa” 79%, dan aspek “ejaan dan tanda baca” 74%, dari skor maksimal. Hal ini menunjukkan bahwa pada siklus II terdapat peningkatan pencapaian skor pada setiap aspek dari siklus I dan siklus II. Untuk lebih jelasnya, perbandingan pencapaian skor siswa setiap aspek antara siklus I dan siklus II dapat dilihat pada diagram batang di bawah ini.

  

Diagr ram Batang g 4.2

P Pencapaian skor setiap komponen

siklus s I dan siklu us II

89.00% % 88.00 %

  8 100.0%

  82.00%

  77.00% 79.00% % 74.00 0% 69.00% 60.00%

  80.0% 60.0% 40.0% 20.0%

  0.0% K.    O.  isi Tata  Bahasa

  E.  Tanda baca Pengumuman

  Siklus I Siklus II

C. C Pembah hasan

  Hasil l yang diper roleh pada ak khir siklus I

  II menunjuka an adanya p eningkatan r rata-rata kel las dari kon ndisi awal, s siklus I, dan n siklus II. B Berdasarkan data yang t telah dipero leh dari data a awal samp pai pada sikl lus II terdap pat nilai ken naikan rata- rata menulis r s pengumum man. Data aw wal persenta ase menulis p pengumuma an kelas IV SD Negeri C S Cancanganse ebelum diad dakannya tin ndakanadalah h 55% (65,1 5). Setelah dilakukan ti d indakan pad da siklus I r ata-rata men nulis pengum muman men njadi 72,75 (70%) dan ( setelah d dilakukan t indakan sik klus II nil lai rata-rata a menulis p pengumuma an siswa me ningkat men njadi 83,77 (85%). Peni ingkatan nil ai rata-rata k keterampilan n menulis s iswa kelas

  IV SD Neg geri Cancang gan dapat d dilihat pada

  Di agram Bata ang 4.3 Peningkata an nilai dar ri kondisi aw wal, sik klus I, dan si iklus II

  10

  00 83. .77

  72.7

  75

  8 65. .15

  80

  60

  40

  20 Kondi isi Siklus s I Awa al Siklus s II

  Jika a melihat k kembali pad da Kriteria Ketuntasan Minimal ( (KKM) 65 m menulis pen ngumuman, n nilai rata-rat ta akhir sikl lus II yaitu 83,77 sudah h mencapai KKM yang K telah ditent tukan yaitu

  65. Selain m membanding gkan dari se etiap aspek m menulis pen ngumuman siswa dan perbandinga an antara si iklus I dan n siklus II, peningkatan p n kemampua an menulis p pengumuman n dapat dik ketahui dari banyaknya siswa yang t s tuntas dalam m menulis pe engumuman . Data terseb but dapat dil lihat dalam t tabel di baw wah ini.

Tabel 4.1.3 T

  

Data Jumla ah Siswa ya ng Tuntas

  Jumlah h Siswa Pe rsentase Ko ondisi Awal l dan

  No Siklus Ti idak Tuntas Tunt tas

  1. Ko ondisi Awal

  9

  11 5 5%

  2. Sik klus I

  6

  14 70 0% Seperti yang sudah tertera dalam tabel di atas, pada kondisi awal siswa yang tuntas ada 11 siswa dan yang tidak tuntas ada 9 siswa. Pada siklus I jumlah siswa yang tuntas dalam aspek keterampilan menulis pengumumanada14 siswa atau 70% dari jumlah keseluruhan (20 siswa) serta ada 6 (30%) siswa yang belum tuntas. Selanjutnya, pada pembelajaran siklus II ada 17 siswa atau 85% dinyatakan tuntas dan ada 3 (15%) siswa yang tidak tuntas.

  Berdasarkan data dalam tabel di atas peneliti membuat perbandingan antara siklus I dan siklus II. Perbandingan siklus I dan siklus II disajikan dalam diagram lingkaran di bawah ini.

  

Diagram Lingkaran 4.1

Perbandingan Siklus I dan Siklus II

Siklus II Siklus I

  15%

  30% 70%

  85% Tuntas Tuntas Tidak  Tuntas

  Tidak  Tuntas

  Dari diagram di atas dapat dilihat bahwa dari tindakan siklus I ke siklus II terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Melihat diagram pada siklus I dan siklus II dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan keterampilan menulis pengumuman siswa kelas IV SD Negeri Cancangan pada tahun pelajaran 2010/2011.

  

BAB V

PENUTUP Pada bab V ini dipaparkan mengenai kesimpulan dari penelitian yang telah

dilaksanakan. Selain itu, peneliti mengemukakan saran-saran. Saran tersebut

ditujukan kepada pihak sekolah, guru, dan peneliti lain.

A. Kesimpulan

  Dari uraian deskripsi hasil penelitian dan pembahasan yang sudah dibahas pada

  

bab IV dapat disimpulkan bahwa penggunaaan strategi berbasis proyek terbukti

meningkatkan keterampilan menulis pengumuman siswa kelas IV, semester II,

SDNegeri, Cancangan Cangkringan, Sleman Yogyakarta Tahun Pelajaran 2010/2011.

1) Pada kondisi awal nilai rata-rata menulis pengumuman siswa kelas IV SD negeri

Cancangan adalah 65,15 ketuntasan siswa hanya 55% dengan rincian 11 siswa yang tuntas dan 9 siswa yang tidak tuntas (45%) .

2) Pada siklus I keterampilan menulis pengumuman rata-rata nilai kelas mengalami

peningkatan menjadi 72,75. Persentase ketuntasan juga mengalami peningkatan menjadi 70% atau meningkat sebesar 15% dengan rincian 14 siswa tuntas (70%) dan 6 siswa tidak tuntas (30%). Hasil Tersebut sudah mencapai target awal untuk siklus I yaitu 70%.

  

3) Pada siklus II keterampilan menulis pengumuman rata-rata kelas mengalami

peningkatan menjadi 83,77 dengan persentase kelulusan mencapai 85%, dengan rincian ada 17 siswa yang tuntas (85%) dan 3 siswa yang tidak tuntas (15%).

B. Saran

  Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan di atas, peneliti memberikan saran

yang kiranya bermanfaat bagi guru Kelas IV SD Negeri Cancangan dan peneliti lain.

  Berikut saran yang peneliti kemukakan.

  1. Bagi Guru Bahasa Indonesia di SD Negeri Cancangan Pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya menulis pengumuman hendaknya

tidak dilakukan secara monoton dengan menggunakan metode ceramah

ataupemberiantugas. Strategi pembelajaran berbasis proyek dapat dijadikan sebagai

salah satu alternatifnya.

  Guru sebaiknya lebih sering menggunakan Strategi Pembelajaran Berbasis

Proyek. Tidak hanya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, tetapi dapat juga pada

mata pelajaran yang lain. Siswa dibimbing dan dilatih secara mandiri untuk

menyelesaikan masalah secara mandiri, sehingga siswa akan menjadi terbiasa.

  

Semakin sering latihan, siswa menjadi siap dan terampil dalam menulis tidak hanya

dalam menulis pengumuman.

  3. Bagi Peneliti Lain Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab rendahnya nilai pada KD

menulis pengumuman siswa kelas IV, semester II, SD Negeri Cancangan

Cangkringan, Sleman Yogyakarta dalam pembelajaran menulis pengumuman dan

upaya meningkatkan keterampilan menulis siswa. Untuk itu, hasil penelitian ini

diharapkan dapat dijadikan sebagai salah satu informasi bagi peneliti lain yang akan

melakukan penelitian serupa. Selain itu, dapat juga dijadikan sebagai acuan untuk

melakukan penelitian lain di SD Negeri Cancangan Cangkringan, Sleman Yogyakarta

atau di sekolah lain.

  

DAFTAR PUSTAKA

Abas, Saleh. 2010, Pembelajaran yang Efektif di SD, Jakarta : Depdikbud.

  Anita, Sri. 2010. Media Pembelajaran. Surakarta : Yuma pustaka. Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta: Reineka Cipta.

  Arikunto, Suharsimi. 1990. Managemen penelitian. Jakarta: Reineka Cipta.

Hasan, Alwi. dkk, 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai

Pustaka.

  

Hastutui, Sri dkk. 1982. Kemampuan Berbahasa Indonesia Murid Sekolah Dasar

Kelas VI Kotamadya Yogyakarta. Yogyakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

  Iskandarwasid dan Suhendar Dadang, 2009. Strategi Pembelajaran Bahasa.

  Bandung: Rosdakarya.

Mutiah, Diana. 2010. Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta: Renada Media

Group.

  

Nurgiyantoro, Burhan, 2009. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra.

  Yogyakarta : BPFE-Yogyakarta.

Rastuti, Puji Hesti dkk. 2004. Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Klaten: Intan

Pariwara

Rofiuddin, Ahmad dan Damayanti, Zuhdi. 1999. Pendidikan Bahasa Sastra Di Kelas

Tinggi . Jakarta : Depdikbud.

  Sabarti, Akhadiah. 1992. Bahasa Indonesia I. Jakarta : Depdikbud 1992. Bahasa Indonesia III. Jakarta : Depdikbud

Sanjaya,Wina. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan.

  Jakarta: Remada media Group

    Soeparno. 1988. Media Pembelajaran Bahasa. Yogyakarta: PT Intan.

  

Sumanto. 1990. Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan. Yogyakarta: Andi

Offset.

Suyitno, Amin. 2005. Petunjuk Praktis Penelitian Tindakan Kelas untuk Penyusunan

Skripsi . Semarang: FMIPA UNNES.

Tarigan, Henri Guntur. 1985. Menulis Sebagai Keterampilan Berbahasa, Bandung:

Angkasa.

Uno, B Hamzah. 2007. Pandangan Tentang Strategi Pembelajaran, Jakarta: Bumi

Aksara. Usman, Husaini, dkk. 2006. Pengantar Statistik. Jakarta: Bumi Aksara Purnawan, yudi “project based learning”, http://yudipurnawan.wordpress.com/category/ project-basedlearning/diakses 13 maret 2011.

  

Wena, Made. 2009. Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: Bumi

Aksara.

  Lampiran 1

SILABUS PELAJARAN

  Nama Sekolah : SD Negeri Cancangan, Cangkringan Sleman Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas / Semester : IV / 2 Tema : Teknologi Sederhana Alokasi Waktu : 10 x 35 menit (10jp) Standar Kompetensi Dasar Materi Indikator Penilaian Sumber

  Kompetensi Belajar Menulis

8.2 Menulis Menulis Penilaian Buku Bina

  • Siswa dapat menulis Mengungkapkan pengumuman pengumuman produk. Bahasa pengumuman dengan

    pikiran perasaan, dengan bahasa bahasa yang baik dan (rubrik Indonesia 4b

    dan informasi yang baik dan

  terlampir) benar secara tertulis benar serta

  • Siswa dapat mencari dalam bentuk memperhatikan informasi, narasumber pengumuman penggunaan ejaan.

  sebagai salah satu proyek

  • Siswa dapat mempublikasik-an pengumuman di lingkungan sekolah
  • Siswa dapat melakukan wawancara pada narasumber guna mendapatkan informasi.

  69 Siklus I Pertemuan I

  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

  Satuan Pendidikan : SD Negeri Cancangan Hari/Tanggal/Pertemuan : Sabtu / 26 Maret 2011 /1

  Kelas/Semester :

  IV/

  II Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Unit/Tema : Menulis Pengumuman

  Alokasi Waktu : 2 x 35’

  Mata Sub Materi Standar Kompeteni Sumber Pelajaran Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Kompetensi Dasar

  Belajar Pembelajaran

  Bahasa Menulis

8.2 Menulis Menulis Langkah-Langka Pembelajaran Siswa mampu Bentuk : Buku

  Indonesia Mengungkapk pengumuman pengumuman melakukan paket Rubrik

  1. Kegiatan Awal an pikiran dengan bahasa wawancara Bahasa

  a. Salam dan berdoa (terlampir) perasaan, dan yang baik dan untuk Indonesia

  b. Memeriksa kesiapan informasi benar serta mendapatkan kelas IV peserta didik secara tertulis memperhatikan pengumuman

  c. Apersepsi dalam bentuk penggunaan

  2. Kegiatan Inti

  a. Menyampaikan tujuan pengumuman ejaan.

  Siswa mampu pembelajaran. menyebutkan b. Siswa dibagi dalam struktur kelompok setiap pengumuman

  70 kelompok terdiri dari 4-5 siswa

  c. Siswa mendengarkan penjelasan dari guru.

  d. Siswa membaca dan mengidentifikasi pengumuman yang telah guru bagikan.

  e. Siswa menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pengumuman f. Siswa mencari pengumuman yang ada pada organisasi sekolah.

  g. Siswa merancang dan merencanakan.

  3. Kegiatan Akhir

  a. Refleksi

  • Apa kesulitanmu

  71 saat melakukan wawancara ?

  Bagaimana perasaanmu setelah mengikuti

  pelajaran ini? b. Penutup Yogyakarta, 25 Maret 2011 Peneliti (Damasus Kono Naben)

  Siklus I Pertemuan II Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Satuan Pendidikan : SD Negeri Cancangan Hari/Tanggal/Pertemuan : Senin 28 Maret 2011/II

  Kelas/Semester : IV/ II Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Unit/Tema : Menulis Pengumuman Alokasi Waktu :

  2 x 35’ Mata Sub Materi Standar Kompetensi

  Sumber Pelajaran Pokok Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Kompetensi Dasar Belajar Pembelajaran

  Bahasa

8.2 Menulis Menulis

  • siswa mampu Bentuk : Buku Menulis

  Langkah-Langka Pembelajaran Indonesia pengumuman pengumuman paket Mengungkap menulis dengan bahasa

  Rubrik Bahasa kan pikiran

  1. Kegiatan Awal yang baik dan pengumuman Indonesia perasaan, dan a. Salam dan berdoa benar serta

  (terlampir) kelas IV dengan baik dan informasi memperhatikan b. Memeriksa kesiapan secara tertulis penggunaan benar serta peserta didik dalam bentuk ejaan. memperhatikan

  c. Apersepsi pengumuman tanda baca dan

2. Kegiatan Inti a. Menyampaikan tujuan ejaan.

  pembelajaran.

  b. Siswa mendengarkan penjelasan dari guru.

  c. Siswa menulis pengumuman sesuai dengan hasil wawancara yang telah siswa lakukan .

  a. Refleksi

  

d. Guru memantau siswa

saat menulis.

3. Kegiatan Akhir

  • Apa kesulitanmu

    saat menulis

    pengumuman?
  • Bagaimana perasaanmu setelah menulis pengumuman ini?

  b. Penutup Yogyakarta, 25 Maret 2011 Peneliti, Damasus Kono Naben

  Siklus  II pertemuan I  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Satuan Pendidikan : SD Negeri Cancangan Hari/Tanggal/Pertemuan : Selasa/ 9 April 2011/I

  Kelas/Semester : IV/ II Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Unit/Tema : Menulis Pengumuman Alokasi Waktu :

  2 x 35’ Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sub Materi Pokok Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Sumber Belajar

  Menulis Mengungkap kan pikiran perasaan, dan informasi secara tertulis dalam bentuk pengumuman

  pengumuman dengan bahasa yang baik dan benar serta memperhatikan penggunaan ejaan.

  Menulis pengumuman Langkah-Langkah Pembelajaran 1. Kegiatan Awal

  

b. Memeriksa kesiapan

peserta didik

c. Apersepsi bertanya

pada siswa tentang

pengumuman yang

telah siswa tulis.

  

b. Siswa memeriksa

hasil tulisan siswa

sendiri.

  Siswa mampu mengidentifikasi pengumuman yang telah dibuat temannya. Siswa mampu melengkapi kalimat pengumuman dengan baik dan benar.

  Bentuk Rubrik (terlampir) Buku paket

8.2 Menulis

  Bahasa Indonesia kelas IV

a. Salam dan berdoa

2. Kegiatan Inti

a. Menyampaikan tujuan pembelajaran.

  c. Siswa diberikan pengumuman yang telah dibuat oleh guru dan melengkapi kalimat pengumuman serta membanding hasil tulisan siswa dengan yang diberikan oleh guru.

  d. Dengan bimbingan guru siswa merancang pertanyaan untuk wawancara pada guru yang bersangkutan.

  e. Siswa melakukan wawancara pada guru yang memiliki pengumuman f. Siswa merancang dan merencanakan penulisan pengumuman yanng akan siswa lakukan.

3. Kegiatan Akhir

a. Refleksi

  • Apa kesulitan kalian dalam mengidentifikasi
pengumuman serta membuat pertanyaan?

  • Bagaimana perasaan kalian setelah dapat melakukannya?

  b. Penutup Yogyakarata, 9 April 2011 Peneliti (Damasus Kono Naben)

  Siklus II pertemuan II Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Satuan Pendidikan : SD Negeri Cancangan Hari/Tanggal/Pertemuan : Senin/ 11 April 2011/ II

  Kelas/Semester : IV/ II Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Unit/Tema : Menulis Pengumuman Alokasi Waktu :

  2 x 35’ Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Sub Materi Pokok Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Sumber Belajar

  Menulis Mengungkap kan pikiran perasaan, dan informasi secara tertulis dalam bentuk pengumuman

8.2 Menulis

  pengumuman dengan bahasa yang baik dan benar serta memperhatikan penggunaan ejaan.

  Menulis pengumuman Langkah-Langkah Pembelajaran

  a. Salam dan berdoa

  b. Memeriksa kesiapan

peserta didik

c. Menyampaikan tujuan

pembelajaran.

  a. Siswa menanggapi pertanyaan guru secara lisan

  b. Siswa mendengarkan penjelasan dari guru

c. Siswa menulis

pengumuman sesuai dengan wawancara yang telah siswa lakukan.

  

d. Siswa dan guru

membahasa bersama Siswa mampu menulis pengumuman dengan bahasa baik dan benar serta memperhatikan tanda baca.

  Bentuk Rubrik (terlampir) Warsidi,

  Edi. 2007, Bahasa Indonesia Membuatku Cerdas. Jakarta: Pusat Perbukuan

1. Kegiatan Awal

2. Kegiatan Inti

  dengan beberapa hasil tulisan siswa

3. Kegiatan Akhir

a. Refleksi

  • Apa kesulitan kalian dalam mengidentifikasi pengumuman serta membuat pertanyaan?
  • Bagaimana perasaan kalian setelah dapat melakukannya?

  b. Penutup Yogyakarta, 11 April 2011 Peneliti (Damasus Kono Naben)

  Lampiran 3

  Siklus I Pertemuan I Lembar Kerja Siswa

  Satuan Pendidikan : SD Negeri Cancangan Kelas / semester : IV / II Mata pelajaran : Bahasa Indonesia Alokasi Waktu : 2x35 Menit I. Indikator.

  1. Siswa mampu melakukan wawancara untuk mendapatkan pengumuman

  2. Siswa mampu menyebutkan struktur pengumuman

  II. Petunjuk 1. Carilah informasi tentang pengumuman yang ada disekolah/organisasi sekolah.

  2. Perhatikan dengan seksama apa yang disampaikan oleh gurumu.

  III. Kegiatan Belajar

  A. Kegiatan Belajar ¾ Siswa membaca contoh pengumuman yang dibagikan oleh guru ¾ Siswa secara kelompok mengomentari contoh pengumuman yang telah diberikan pada siswa.

  ¾ Siswa mengidentifikasi syarat–syarat pengumumman yang baik. ¾ Siswa mencari pengumuman yang akan dibuat oleh sekolah.

  IV. Kegiatan Akhir.

  A. Evaluasi

  B. Refleksi ¾ Apa kesulitanmu dalam menulis pengumuman? ¾ Bagaimana perasaanmu setelah menulis pengumuman ini?

   

  Siklus I Pertemuan II Lembar Kerja Siswa

  Satuan Pendidikan : SD Negeri Cancangan Kelas / semester : IV / II Mata pelajaran : Bahasa Indonesia Alokasi Waktu : 2x35 Menit I. Indikator.

  1. Siswa mampu menulis pengumuman dengan baik dan benar serta memperhatikan tanda baca dan ejaan.

  II. Petunjuk 1. Tulislah pengumuman sesuai dengan hasil wawancaramu.

  2. Perhatikan dengan seksama apa yang disampaikan oleh gurumu.

  III. Kegiatan Belajar

  A. Kegiatan Belajar ¾ Siswa menulis pengumuman IV. Kegiatan Akhir.

  A. Evaluasi

  B. Refleksi

  • Apa kesulitanmu dalam menulis pengumuman?
  • Bagaimana perasaanmu setelah menulis pengumuman ini?

   

Siklus II Pertemuan I

Lembar Kerja Siswa

  Satuan Pendidikan : SD Negeri Cancangan Kelas / semester : IV / II Mata pelajaran : Bahasa Indonesia Alokasi Waktu : 2x35 Menit

  I. Indikator.

  1. Siswa mampu mengkritisi pengumuman yang telah siswa buat 2. Siswa mampu melengkapi kalimat pengumuman dengan baik dan benar.

  II. Petunjuk 1. Lengkapilah kalimat berikut dengan tepat.

  2. Perhatikan dengan seksama apa yang disampaikan oleh gurumu!

  III. Kegiatan Belajar

  A. Kegiatan Belajar

  • Siswa melengkapi kalimat pengumuman

    • Siswa mengomentari/mengidentifikasi pengumuman yang diberikan oleh guru.

  • Siswa melakukan wawancara pada guru yang memiliki pengumuman IV. Kegiatan Akhir.

  A. Refleksi

  • Apa kesulitanmu dalam menulis pengumuman?
  • Bagaimana perasaanmu setelah menulis pengumuman ini?

   

  PENGUMUMAN ………….. kepada seluruh …………………… SD Nusantara 17. ………………. upacara hari …….. Nasional tahun 2011 …………………………. pada: …………… : Selasa, tanggal :

  2 Mei 2011, pukul :

7.30 WIB, …………… : halaman SD Nusantara 17.

  ………………………………………………………………………. berpakaian seragam. Terima kasih.

  Sorong, 30 April 2011 Kiranto, S.Pd Kepala Sekolah Siklus II Pertemuan II Lembar Kerja Siswa

  Satuan Pendidikan : SD Negeri Cancangan Kelas / semester : IV / II Mata pelajaran : Bahasa Indonesia Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit I. Indikator.

  1. Siswa mampu menulis pengumuman dengan bahasa baik dan benar serta memperhatikan tanda baca.

  II. Petunjuk

  1. Perhatikan dengan seksama apa yang disampaikan oleh gurumu!

  2. Tulislah informasi dari narasumber menjadi satu pengumuman yang baik!

  III. Kegiatan Belajar

  A. Kegiatan Belajar - Siswa menulis pengumuman sesuai dengan informasi guru atau organisasi sekolah.

  IV. Kegiatan Akhir.

  A. Refleksi

  • Apa kesulitanmu dalam menulis pengumuman?
  • Bagaimana perasaanmu setelah menulis pengumuman ini?

     

  Lampiran 4

Nilai Kondisi Awal Siswa SD Negeri Cancangan

Tahun Pelajaran 2010/2011

  17 Rizki

  13 Nia

  73 Tuntas

  14 Novan

  75 Tuntas

  15 Rani

  57 Tidak Tuntas

  16 Risdha

  73 Tuntas

  73 Tuntas

  12 Mahendra

  18 Ryan

  62 Tidak Tuntas

  19 Upik

  63 Tidak Tuntas

  20 Vita

  80 Tuntas

  Jumlah 1303 Tuntas =11 Tidak Tuntas =9

  Rata-rata 65,15 Persentase ketuntasan kelas 55%

  Persentase ketidaktuntasan kelas 45%

  55 Tidak Tuntas

  58 Tidak Tuntas

  No Nama Nilai Keterangan

  74 Tuntas

  1 Aji S

  60 Tidak Tuntas

  2 Andika J

  64 Tidak Tuntas

  3 Aldi

  75 Tuntas

  4 David

  57 Tidak Tuntas

  5 Dewi R

  6 Dina

  11 Joko

  80 Tuntas

  7 Dwi

  77 Tuntas

  8 Eko W

  58 Tidak Tuntas

  9 Galuh

  74 Tuntas

  10 Irvan

  72 Tuntas

   

  Nilai Keterampilan Menulis Pengumuman Siswa Peraspek Kelas IV SD Negeri Cancangan

  7   33  

  9   6   7   6   32   80   11   Joko 8   8   7   7   30   75  

  12   Mahendra 8  

  8   7  

  7   31  

  77.5   13   Nia 8   8   6   7   29   72.5  

  14   Novan 9  

  9   8  

  82.5   15   Rani 7   6   6   5   24   60   16   Risdha

  7   30  

  10   9   8   7   34   85   17   Rizki 9   9   8   7   33   82.5   18   Ryan 7   6   6   5   24   60  

  19   Upik 7  

  7   6  

  6   24  

  60   20   Vita 9   7   6   6   28   70   Jumlah peraspek

  164   154  

  139   121      

  Bobot 10   10   10   10       Total Skor 1455   Nilai rata-rata

  75   10   Irvan

  8   7  

  Tahun Pelajaran 2010/1011 SIKLUS I

  3   Aldi 9   9   8   7   33   82.5   4   David 6   7   6   5   24   60  

  No   NamaSiswa  

Aspek  yang Dinilai 

Total   Skor  

  Nilai   Kelengkapan   Pengumuman   Organisasi

    Isi   Tata  Bahasa  Ejaan

   dan  Tanda  Baca  1   Aji S 9   9   7   6   31   77.5  

  2   Andika J

  7   6  

  6   5  

  24   60  

  5   Dewi R

  9   Galuh 8  

  8   8  

  8   6  

  31   77.5  

  6   Dina 8   6   6   4   24   60  

  7   Dwi 9  

  9   8  

  5   31  

  77.5   8   Eko W 9   9   8   6   32   80  

  72.75   Analisis Nilai Keterampilan Menulis Pengumuman Siswa Peraspek Kelas IV SD Negeri Cancangan

  1. Kelengkapan pengumuman = total skor aspek : total skor max aspek x 100% = 164 : 200 x 100% = 0,82 x 100 % = 82%

  2. Organisasi Isi = total skor aspek : total skor max aspek x 100% = 154 : 200 x 100% = 0,77 x 100 % = 77%

  3. Tata Bahasa = total skor aspek : total skor max aspek x 100% = 139 : 200 x 100% = 0,69 x 100 % = 69%

  4. Ejaan dan Tanda Baca = total skor aspek : total skor max aspek x 100% = 121 : 200 x 100% = 0,60 x 100 % = 60%

  Nilai Keterampilan Menulis Pengumuman Siswa Peraspek Kelas IV SD Negeri Cancangan

  10   9   7   8   34   85   17   Rizki 10   9   9   8   36   90   18   Ryan 10   10   8   8   36   90  

  9   9  

  9   37  

  92.5   13   Nia 10   8   8   7   33   82.5  

  14   Novan 10  

  10   9  

  8   37  

  92.5   15   Rani 9   9   8   8   34   85   16   Risdha

  19   Upik 10  

  10   8   9   7   34   85   11   Joko 7   6   6   5   24   62.5  

  9   7  

  8   34  

  85   20   Vita 10   10   9   7   36   90   Jumlah

  Peraspek 179   176

  

 

159   149

        Bobot 10   10   10   10       Total

   Skor  16755   Nilai  rata‐rata 

  12   Mahendra 10  

  82.5   10   Irvan

  Tahun Pelajaran 2010/1011 SIKLUS II

  9   8  

  No   Nama   Siswa  

  

Aspek  yang Dinilai 

Total   Skor   Nilai

    Kelengkapan   Pengumuman   Organisasi

    Isi   Tata  

  Bahasa   Ejaan  dan  Tanda  Baca 

  1   Aji S 10   10   9   8   37   92.5  

  2   Andika J 10  

  8   35  

  7   33  

  87.5   3   Aldi 9   10   9   8   36   90   4   David

  7   7   6   5   25   62.5   5   Dewi R 10   9   7   8   34   85   6   Dina 10   8   9   8   35   87.5  

  7   Dwi 10  

  10   8  

  8   36  

  90   8   Eko W 7   7   6   5   24   60  

  9   Galuh 9  

  9   8  

  83.77     Analisis Nilai Keterampilan Menulis Pengumuman Siswa Peraspek Kelas IV SD Negeri Cancangan

  1. Kelengkapan Pengumuman = total skor aspek : total skor max aspek x 100% = 179 : 200 x 100% = 0,89 x 100 % = 89%

  2. Organisasi Isi = total skor aspek : total skor max aspek x 100% = 176 : 200 x 100% = 0,88 x 100 % = 88%

  3. Tata Bahasa = total skor aspek : total skor max aspek x 100% = 159 : 200 x 100% = 0,79x 100 % = 79%

  4. Ejaan dan Tanda Baca = total skor aspek : total skor max aspek x 100% = 149 : 200 x 100% = 0,74 x 100 % = 74%

   

  Lampiran 5 Menghitung Uji t

  57 85 28 784

  58 62.5 4.5 20.25

  12   Mahendra

  55 92.5 37.5 1406.25

  13

    Nia 73 82.5 9.5 90.25

  14   Novan

  75 92.5 17.5 306.25

  15   Rani

  16

    Irvan 72 85 13 169

    Risdha 73 85 12 144

  17

    Rizki 73 90 17 289

  18   Ryan

  62 90 28 784

  19   Upik

  63 85 22 484

  20

    Vita 80 90 10 100

  11   Joko

  10

  Untuk mengetahui apakah perbedaan rata-rata kelas (mean) yang signifikan (meyakinkan) maka diperlukan sebuah test rata-rata (mean). Tes ini sering disebut tes “t”, dikembangkan oleh konsultan statistik Irlandia yang bernama William seely Gosset. Tahap-tahap untuk mencari perbedaan rata-rata adalah sebagai berikut: a) Menyiapkan tabel perhitungan untuk mencari

  4   David

  ∑ dan ∑

  No   Nama Kondisi  Awal   Siklus  II   D

      1   Aji S

  60 92.5 32.5 1056.25

  2

    Andika J 64 87.5 23.5 552.25

  3

    Aldi 75 90 15 225

  57 62.5 5.5 30.25

    Galuh 74 82.5 8.5 72.25

  5   Dewi R

  74 85 11 121

  6

    Dina 80 87.5 7.5 56.25

  7   Dwi

  77 90 13 169

  8   Eko W

  58 60 2 4

  9

  Jumlah 1303 1675.5 307.5  6763.25 Keterangan: D = Distance (jarak dari x dan y) b) Mencari SD dari distance.

  Keterangan: SD = Standar Deviasi D = Distance (selisih dari x dan y) Untuk mencari SD dari distance menggunakan cara berikut:

  ∑ ∑ . .

  = =

  √338.1625 236.3906 =

  √101.7719 = 10.0882 c) H dan H dalam bentuk kalimat.

  a

  H : Terdapat peningkatan nilai rata-rata antara kondisi awal dengan rata-rata setelah

  a diadakannya tindakan.

  H : Tidak ada peningkatan nilai rata-rata antara kondisi awal dengan rata-rata setelah diadakannya tindakan.

  d) t dengan rumus.

  Mencari hitung ∑ j

  √

  ∑

  to =

  √ .

  = .

  √ .

  = .

  √ .

  = .

  .

  .

  = . = 6.6432

  e) Kriteria pengujian adalah sebagai berikut H diterima jika, t > t ,

  a o t

  H diterima jika, t < t ,

  o t

  f) Membandingkan dengan Dalam Nurgiyantoro (2009: 445) taraf signifikansi 5% dengan d.b 19 t = 2,093 dan

  hitung

  t

  hitung hitung

  menunjukkan 6,6432 pada taraf signifikansi sebesar 5% maka, t lebih besar jadi, H diterima. daripada t tabel a

  92

      Uji  t sampel berpasangan 

     

             

       

  Paired Samples Test Paired Differences t df Sig. (2-tailed) Mean Std. Deviation Std. Error Mean

  95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper Pair 1

  VAR00001 - VAR00002 - 1.58750E1 9.79510 2.19025 -20.45925 -11.29075 -7.248 19 .000

           

  Lampiran 7 Hasil Observasi Perilaku Siswa Pada Siklus I

  9

  15

  9

  9

  9

  9

  9

  14

  9

  _  

  9

  _  

  13

  9

  

_  

  9

  9

  _  

  9

  12

  9

  _  

  9

  _   _  

  11

  9

  _   _  

  9

  9

  9

  _  

  9

  _   _  

  20

  _  

_

 

  9

  9

  9

  19

  _  

  9

  _  

  _  

  

_  

  18

  9

  9

  _   _  

  9

  17

  9

  9

  9

  9

  _  

  16

  9

  9

  No Responden

  9

  5

  

_  

  9

  _  

  9

  _  

  4

  9

  9

  _   _  

  9

  3

  _   _  

  9

  _   _  

  2

  9

  9

  _  

  9

  9

  1

  5. Siswa semangat dan serius dalam mengerjakan tes menulis pengumuman.

  4. Siswa merespon dengan serius ketika diminta mencari nara sumber sebagai tugas proyek diluar kelas

  3. keaktifan siswa bertanya dan menjawab pertanyaan dalam kegiatan pembelajaran.

  Kategori perilaku siswa Keterangan 1 2 3 4 5 1. kesiapan dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. 2. keseriusan siswa mendengarkan penjelasan dari guru.

  9

  9

  9

  8

  10

  9

  9

  9

  9

  9

  9

  9

  9

  9

  _  

  9

  9

  9

  9

  9

  9

  9

  7

  

_  

  9

  _  

  9

  _  

  6

  9

  9

  Hasil Observasi Perilaku Siswa Pada Siklus II

  13

  9

  15

  9

  9

  9

  _  

  9

  14

  9

  9

  9

  9

  9

  9

  9

  9

  9

  9

  9

  12

  9

         _ 

  9

  _  

  9

  11

  9

  9

  9

  _  

  _  

  _  

  9

  9

  9

  _  

  20

  9

  9

  9

  _  

  9

  19

  9

  9

  9

  9

  9

  18

  9

  _  

  9

  9

  9

  17

  9

  9

  9

  9

  9

  16

  9

  9

  No Responden

  _  

  9

  9

  4

  9

  9

  9

  _  

  9

  3

  9

  9

  9

  9

  2

  9

  9

  9

  9

  9

  9

  1

  5. Siswa bersemangat dan serius dalam mengerjakan tes menulis pengumuman.

  4. Siswa merespon dengan serius ketika diminta mencari nara sumber sebagai tugas proyek diluar kelas

  3. Keaktifan siswa selama proses pembelajaran berlangsung

  2. Keseriusan siswa dalam mendengarkan penjelasan dari guru

  1. Kesiapan siswa dalam pembelajaran menulis pengumuman

  1 2 3 4 5

  Kategori perilaku siswa Keterangan

  _  

  9

  10

  9

  9

  9

  _  

  9

  _  

  9

  9

  _  

  9

  9

  9

  8

  9

  9

  5

  _  

  9

  7

  9

  9

  9

  9

  9

  6

  9

  9

  _  

  9

  _  

  9

    Lampiran 8

  

 

 

Siswa mendengarkan penjelasan guru

     

Siswa bertanya bagaimana melengkapi kalimat rumpang

     

Siswa mendengarkan Penjelasan guru mengenai

syarat-syarat menulis pengumuman

 

   

Siswa mencatat informasi dari narasumber

 

 

     

Siswa mendengarkan penjelasan dari guru

syarat sebuah pengumuman

 

  

 

 

 

Siswa bertanya tentang bagaimana sebuah syarat pengumuman

   

 

 

Guru memperhatikan siswa dalam tes menulis

  

 

 

Siswa sedang serius menyimak apa yang disampaikan guru

         

                               

                         

                         

           

                   

                       

     

  

BIODATA

  Damasus Kono Naben, lahir pada tanggal 11 Desember 1985 di Nanga Payang. Ia memulai pendidikan formal di SD Negeri 21 Nanga Payang, Bunut Hulu, Kapuas Hulu, KAL-BAR, dan menyelesaikannya pada tahun 1998. Setelah lulus SD, ia melanjutkan pendidikan ke SMP PGRI 02, Jl. Yos Sudarso Putussibau, KAL-BAR, dan menyelesaikannya pada tahun 2002. Pada tahun yang sama, ia melanjutkan pendidikan di SMK Bina Utama Pontianak, Jl. Kyai Wahid Abduraham, Pontianak, KAL-BAR hingga tamat tahun 2005.

  Setelah menamatkan pendidikan di SMK pada tahun 2005, ia melanjutkan pendidikan D-2 di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Jurusan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pada tahun 2007 dan menyelesaikan pendidikan D-2 pada tahun 2009. Pada tahun yang sama, melanjutkan pendidikan S-1 PGSD di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Tugas akhir yang ditempuh dengan membuat skripsi yang berjudul “Peningkatan Keterampilan menulis Pengumuman

  

Menggunakan Strategi Berbasis Proyek pada Siswa Kelas IV SD Negeri

Cancangan Tahun Pelajaran 2010/2011.”

Dokumen baru

Download (126 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 2 JATIAGUNG TAHUN PELAJARAN 2013/2014
0
6
49
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 2 JATIAGUNG TAHUN PELAJARAN 2013/2014
0
19
45
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PANTUN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM DI KELAS IV SD NEGERI 060820 MEDAN KOTA TAHUN AAJARAN 2011/2012.
0
1
23
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VI SD NEGERI SAMBIREJO I TAHUN PELAJARAN 2008/2009.
0
0
9
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI MENGGUNAKAN QUANTUM WRITING PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI BANARAN 04 KECAMATAN GROGOL KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2015/2016.
0
0
7
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI MENGGUNAKAN STRATEGI THINK TALK WRITE (TTW) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 KOPEN TERAS BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2014/2015.
0
0
18
MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT SENTENCE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI SISWA KELAS IV SD NEGERI 01 BOLON COLOMADU KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014.
0
0
18
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI POGUNG KIDUL MLATI SLEMAN.
2
29
159
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS AKSARA JAWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN PAPAN FLANEL DI KELAS IV SD NEGERI PAKEM 1 YOGYAKARTA.
1
18
227
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI BAKALAN SEWON BANTUL YOGYAKARTA.
0
0
156
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA DIORAMA SISWA KELAS IV SD NEGERI REJOWINANGUN 1.
2
4
162
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS III SD NEGERI WONOSARI IV KABUPATEN GUNUNGKIDUL.
1
1
191
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF ARGUMENTATIF MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH SISWA KELAS X
0
0
13
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI PRAON SURAKARTA TAHUN AJARAN 20162017
0
0
20
PENGGUNAAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS V SEMESTER II SDN CANCANGAN CANGKRINGAN TAHUN PELAJARAN 20102011
0
1
86
Show more