PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN SKRIPSI

Gratis

0
0
161
10 months ago
Preview
Full text

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI

ATAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE

PADA MATA PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD

KANISIUS SOROWAJAN

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan

  

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Oleh:

Septirinda Eka Widiyastuti

  

NIM: 101134056

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

JURUSAN ILMU PENDIDIKAN

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

  

2014

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PERSEMBAHAN Skripsi ini penulis persembahkan kepada :

  1. Tuhan Yesus Kristus dan Bunda Maria atas rahmat, berkat, serta penyertaan-Nya dalam penulisan skripsi ini.

  2. Ibundaku Theresia Wiji Lestari dan Ayahandaku Hyacintus Suyadi yang selalu memberikan doa dan bantuannya yang berupa moril ataupun spiritual dalam setiap perjuangan penyusunan skripsi ini.

  3. Teman terbaikku dan adikku tersayang Elisabeth Aska Apriliana yang selalu setia mendampingi dan memberikan semangat, doa, dan dukungan serta perhatiannya dalam setiap usaha.

  4. Teman-temanku yang telah mendukung dalam doa.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

MOTTO

  

1. Jadilah seseorang yang bijaksana, yang dapat mengambil sebuah

keputusan yang baik.

  

2. Jadikanlah kegagalan masa lalumu menjadi senjata sukses dimasa

depanmu.

  3. Kegagalan hanya akan terjadi apabila kita menyerah.

  

4. Harapan yang kosong itu lebih menyakitkan daripada kenyataan

yang pahit.

  

5. Teman sejati adalah ia yang meraih tangan anda dan menyentuh

hati anda.

  

6. Tidak adanya keyakinanlah yang membuat seseorang takut akan

sebuah tantangan.

  

7. Menunggu kesuksesan adalah tindakan sisa sia yang sangat

bodoh.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

ABSTRAK

PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI ATAS

PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TIMELINE PADA MATA

PELAJARAN IPS UNTUK SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN Septirinda Eka Widiyastuti Universitas Sanata Dharma

  2014 Kata kunci: Media pembelajaran timeline, kemampuan mengingat dan memahami, mata Pelajaran IPS.

  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemanfaatan media pembelajaran dalam menyampaikan materi pelajaran IPS kepada siswa di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengingat dan memahami pada mata

  pelajaran IPS kelas V SD Kanisius Sorowajan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental dengan desain penelitian quasi eksperimental design. Subyek penelitian adalah kelas VA untuk kelas eksperimen dan VB untuk kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan soal pretest dan postest untuk melihat keadaan awal dan keadaan sesudah diberikan perlakuan. Data diolah dengan menggunakan rumus Kolmogorov-Smirnov Z dengan menggunakan program SPSS 16 for Windowsdan menggunakan tiga tahap untuk kedua kelompok, yaitu: (1) uji homogenitas skor

  pretest, (2) uji kenaikan skor pretest dan (3) uji perbandingan postest.

  Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengingat dan memahami siswa kelas V SD. Hal ini ditunjukkan dengan harga (sig-2tailed)<0,05 yaitu 0,000 untuk kemampuan mengingat dan harga (sig-2tailed)<0,05 yaitu 0,000 untuk kemampuan memahami. Sehingga H null ditolak dan H i diterima, dengan kata lain terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengingat dan memahami siswa kelas V SD.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

ABSTRACT

THE DIFFERENCES OF RECALL AND UNDERSTAND ABILITY THE USE

TIMELINE TEACHING MEDIA IN SOCIAL SCIENCE SUBJECT FOR

FIFTH GRADE STUDENTS OF SD KANISIUS SOROWAJAN

  Septirinda Eka Widiyastuti Sanata Dharma University

  2014 Key words: Timeline teaching media, ability in order to recall and understand, Social Science subject.

  This research was trigged by the lack of media utilization in delivering Social Science subject materials to elementary school students. The aim of this research is recognizing the differences the use timeline teaching media towards ability in order to recall and understanding the Social Science subject of fifth grade students in SD Sorowajan.

  The type of this research was experimental research which uses quasi experimental research design. The research subject were class five A as the experimental class and class five B as the control class. The data gathering of this research by using pretest and postest to recognize the precondition and postcondition of the treatment. The data processed by using formulas kolmogorov-Smirnov Z with using program SPSS For Windows and uses three stage for a second group, namely: (1) of homogeneity pretest, (2) the increase in the score pretest and (3) the comparison postest.

  The research result showed that there are differences the differences the use timeline teaching media towards ability in order to recall and understanding the Social Science subject of fifth grade students in SD Sorowajan. This result shows by using score (sig-2tailed)<0,05 is 0,000 for recall ability and score (sig-2tailed)<0,05 is 0,000 for undertanding ability. So, H null is rejected and H i is accepted, so there are significant differences in the use timeline teaching media towards ability in order to recall and understanding the Social Science subject of fifth grade students in SD Sorowajan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan yang Maha Esa yang telah melimpahkan berkat dan rahmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan tepat pada waktunya. Adapun skripsi ini disusun dengan maksud untuk memenuhi salah satu persyaratan guna mencapai gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguru dan Ilmu Kependidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

  Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan ini masih sangat jauh dari sempurna, berhubung dengan keterbatasan

  • – keterbatasan yang penulis miliki. Namun berkat bantuan dari berbagai pihak akhirnya kesulitan
  • – kesulitan yang timbul dapat diatasi. Untuk itu, segala bentuk bantuan yang telah diberikan, penulis mengucapkan terimakasih kepada yang terhormat : 1.

  Rohandi, Ph.D. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang telah memberikan izin dalam penulisan skripsi ini.

  2. G. Ari Nugrahanta, S.J.,S.S.,BST.,M.A. Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang telah memberikan izin penulisan skripsi pada peneliti.

  3. Rusmawan, S.Pd., M.Pd. Pembimbing I dan Elisabeth Desiana Mayasari, S.Psi.,M.A. Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan, arahan,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  masukan, dan dorongan kepada peneliti sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.

  4. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, khususnya Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang telah memberikan ilmu dan masukan kepada peneliti.

  5. Suwardi, S.Pd. selaku Kepala SD Kanisius Sorowajan yang telah memberikan izin kepada peneliti untuk melakukan penelitian.

  6. Ibundaku Theresia Wiji Lestari dan Ayahandaku Hyacintus Suyadi yang selalu memberikan doa dan bantuannya yang berupa moril ataupun spiritual dalam setiap perjuangan penyusunan skripsi ini.

  7. Teman terbaikku dan adikku tersayang Elisabeth Aska Apriliana yang selalu setia mendampingi dan memberikan semangat, doa, dan dukungan serta perhatiannya dalam setiap usaha.

  8. Bapak dan Ibu Guru serta karyawan SD Kanisius Sorowajan yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk membantu peneliti dalam melaksanakan penelitian.

  9. Siswa-siswa kelas V A dan V B SD Kanisius Sorowajan yang telah membantu hingga terselesaikannya penelitian ini.

  10. Sahabat-sahabatku Nia, Berta, Kathrin, Dianita, Ria, Dian Atmajati, yang selalu memberikan dukungan dan semangat.

  11. Sahabat-sahabatku kost Putri PAPIMO, Mbak Ipus, Mbak Anis, Esti, Ninda,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Daftar Isi

  HALAMAN JUDUL ...................................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ........................................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ...................................................................................... iii HALAMAN PERSEMBAHAN .................................................................................. iv MOTTO ........................................................................................................................ v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ...................................................................... vi LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN ........................................................... vii ABSTRAK ................................................................................................................. viii ABSTRACT ................................................................................................................. ix KATA PENGANTAR .................................................................................................. x DAFTAR ISI .............................................................................................................. xiii DAFTAR TABEL ...................................................................................................... xvi DAFTAR GAMBAR ................................................................................................ xvii DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................................ xviii

  BAB I ............................................................................................................................ 1 PENDAHULUAN ........................................................................................................ 1 A.Latar Belakang ....................................................................................................... 1 B.Pembatasan Masalah .............................................................................................. 5 C.Rumusan Masalah .................................................................................................. 5 D.Tujuan Penelitian ................................................................................................... 5 E.Manfaat Penelitian ................................................................................................. 6 BAB II ........................................................................................................................... 8 LANDASAN TEORI .................................................................................................... 8 A.Kajian Teori ........................................................................................................... 8

  1.Kemampuan Berpikir.......................................................................................... 8

  2.Media Pembelajaran Timeline .......................................................................... 11

  3.Mata Pelajaran IPS SD .................................................................................... 16 B.Penelitian yang Relevan ...................................................................................... 19 C.Kerangka Berpikir (Literature Map) .................................................................... 23 D.Hipotesis Penelitian ............................................................................................. 23

  BAB III ....................................................................................................................... 24 METODE PENELITIAN ............................................................................................ 24 A.Desain Penelitian ................................................................................................ 24 B. Tempat dan Waktu Penelitian ............................................................................ 25

  2.Waktu Penelitian ............................................................................................... 25

  1.Uji Prasyarat ..................................................................................................... 35

  3.Uji Kenaikan Skor pretest ke posttest ............................................................. 58 D.Uji Hipotesis ........................................................................................................ 59 E.Pembahasan Hasil Penelitian ............................................................................... 56

  2.Uji Homogenitas ............................................................................................... 49

  1.Uji Normalitas Data .......................................................................................... 47

  2.Posttest .............................................................................................................. 45 C.Uji Prasyarat ........................................................................................................ 47

  1.Pretest ............................................................................................................... 43

  3.Deskripsi Pelaksanaan Posttest ........................................................................ 42 B.Deskripsi Analisis Data ....................................................................................... 43

  2.Deskripsi Pelaksanaan Pretest .......................................................................... 41

  1.Deskripsi Data Penelitian ................................................................................. 40

  BAB IV ....................................................................................................................... 40 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .......................................................... 40 A.Deskripsi Data Penelitian .................................................................................... 40

  2.Uji Hipotesis ..................................................................................................... 37 J. Jadwal Penelitian ................................................................................................. 38

  I. Teknik Analisis Data ............................................................................................ 35

  C. Populasi dan Sampel ........................................................................................... 26

  2.Reliabilitas ........................................................................................................ 33

  1.Uji Validitas ...................................................................................................... 31

  H. Validitas dan Reliabilitas Instrumen ................................................................... 31

  G. Instrument Penelitian .......................................................................................... 30

  F. Teknik Pengumpulan Data .................................................................................. 29

  E. Definisi Operasional Variabel ............................................................................. 28

  2.Variabel Terikat ................................................................................................ 27

  1.Variabel Bebas .................................................................................................. 27

  D. Variabel Penelitian ............................................................................................. 27

  2.Sampel .............................................................................................................. 26

  1.Populasi ............................................................................................................ 26

  BAB V ......................................................................................................................... 66 KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN PENELITIAN ......................... 66 A.Kesimpulan ......................................................................................................... 59 B.Saran ................................................................................................................... 60 C.Keterbatasan Penelitian ........................................................................................ 67 REFERENSI ............................................................................................................... 62 LAMPIRAN ................................................................................................................ 63 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR TABEL

  TABEL 1. Kisi-kisi instrument penelitian .................................................................. 36 TABEL 2. Hasil uji validitas soal ............................................................................... 39 TABEL 3. Kriteria koefisien reliabilitas ..................................................................... 40 TABEL 4. Hasil uji reliabilitas ................................................................................... 40 TABEL 5. Jadwal Penelitian ....................................................................................... 44 TABEL 6. Pretest kemampuan mengingat untuk kelas eksperimen ........................... 50 TABEL 7. Pretest kemampuan memahami untuk kelas eksperimen .......................... 50 TABEL 8. Pretest kemampuan mengingat untuk kelas kontrol ................................. 50 TABEL 9. Pretest kemampuan memahami untuk kelas kontrol ................................. 51 TABEL 10. Posttest kemampuan mengingat untuk kelas eksperimen ....................... 51 TABEL 11. Posttest kemampuan memahami untuk kelas eksperimen ...................... 52 TABEL 12. Posttest kemampuan mengingat untuk kelas kontrol .............................. 52 TABEL 13. Posttest kemampuan memahami untuk kelas kontrol ............................. 53 TABEL 14. Hasil uji normalitas pretest dan posttest mengingat ............................... 54 TABEL 15. Hasil uji normalitas data pretest dan posttest memahami ..................... 54 TABEL 16. Rangkuman hasil homogenitas skor mengingat ...................................... 56 TABEL 17. Rangkuman hasil homogenitas skor memahami ..................................... 57 TABEL 18. Perbandingan skor pretest ke posttest kemampuan mengingat .............. 59 TABEL 19. Perbandingan skor pretest ke posttest kemampuan memahami .............. 60 TABEL 20. Rangkuman hasil hipotesis kemampuan mengingat ............................... 61 TABEL 21. Rangkuman hasil hipotesis kemampuan memahami .............................. 62

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  DAFTAR GAMBAR

  Gambar 1. Desain penelitian quasi eksperimen ........................................................ 31 Gambar 2. Literature Map ........................................................................................... 21 Gambar 3. Hubungan variable penelitian.................................................................... 34

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

DAFTAR LAMPIRAN

  Lampiran 1. RPP Kelas Eksperimen ........................................................................... 70 Lampiran 2. Silabus Kelas Eksperimen ...................................................................... 84 Lampiran 3. RPP Kelas Kontrol.................................................................................. 91 Lampiran 4. Silabus Kelas Kontrol ........................................................................... 105 Lampiran 5. LKS Kelas Eksperimen dan Kontrol .................................................... 111 Lampiran 6. Validitas Instrumen............................................................................... 117 Lampiran 7. Analisis Data......................................................................................... 124 Lampiran 8. Surat Ijin dari Kampus .......................................................................... 134 Lampiran 9. Surat Keterangan Melakukan Penelitian .............................................. 133 Lampiran 10. Instrumen Validasi Perangkat Pembelajaran ...................................... 135 Lampiran 11. Hasil pretest dan posttest kelompok eksperimen dan kontrol .......... 139 Lampiran 12. Foto Media Pembelajaran timeline ..................................................... 142 Lampiran 13. Foto Penelitian Kelas Kontrol ............................................................ 144 Lampiran 14. Foto Penelitian Kelas Eksperimen ..................................................... 138 Lampiran 15. Daftar Riwayat Hidup ......................................................................... 150

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB I PENDAHULUAN Dalam Bab ini peneliti akan membahas latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian. A. Latar Belakang Perkembangan jaman yang semakin modern yang terjadi seperti sekarang ini

  menuntut adanya sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Peningkatan sumber daya manusia adalah salah satu cara dalam mencapai suatu tujuan tertentu, salah satu cara tersebut yaitu melalui perantara pendidikan. Pendidikan adalah salah satu usaha untuk menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia melalui kegiatan pengajaran (Mudyahardjo,2006:3). Dalam proses belajar mengajar, pada kenyataannya guru juga berperan penting dalam membangkitkan motivasi belajar dan menarik perhatian siswa. Guru harus sedapat mungkin memberikan pengalaman belajar bagi siswa agar siswa mampu belajar sendiri dan memperoleh pengetahuan dari pengalaman-pengalaman yang mereka peroleh.

  Kemampuan siswa untuk mencapai prestasi yang baik tidak terlepas dari proses belajar siswa itu sendiri. Kemampuan mengingat dan memahami merupakan suatu proses kognitif yang paling rendah tingkatannya. Oleh sebab itu, dalam menunjang minat belajar siswa, dalam mengingat dan memahami, perlu adanya suatu media dalam pembelajaran. Media merupakan salah satu komponen penting dalam menarik perhatian dan memberikan pengalaman belajar kepada siswa.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 menyebutkan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah “Mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang bertakwa terhadap Tuhan yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan”. Oleh sebab itu untuk mewujudkan pribadi seperti dalam undang-undang, sekolah dasar merupakan salah satu wadah dalam menempuh suatu pendidikan, dan ditempat inilah dasar pendidikan terjadi. Di Sekolah inilah anak didik mengalami proses pendidikan dan pembelajaran. Sekolah Dasar juga dapat dikatakan sebagai institusi pendidikan yang menyelenggarakan proses pendidikan dasar dan mendasari proses pendidikan selanjutnya. Pendidikan dasar inilah yang selanjutnya dikembangkan untuk meningkatkan kualitas diri seorang siswa. Untuk meningkatkan kualitas diri siswa, tentunya peran guru sangat berguna bagi perkembangan pola pikirnya. Dengan demikian proses pembelajaran merupakan suatu proses yang kompleks dan melibatkan aspek yang saling berkaitan, maka dalam proses pembelajaran saat guru berhadapan langsung dengan sejumlah siswa dan dengan berbagai macam latar belakang, sikap, potensi, semuanya itu dapat berperbedaan terhadap kebiasaan siswa tersebut dalam mengikuti pembelajaran di kelas.

  Berdasarkan hasil pengamatan yang peneliti lakukan di SD Kanisius Sorowajan, guru belum menyajikan suatu masalah yang membuat peserta didik dapat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  yang baik itu seperti apa. Tidak hanya itu, dalam proses mengingat guru juga tidak meminta atau menggiring peserta didik untuk mengelompokkan informasi atau materi yang sudah didapatkan sesuai dengan yang diminta guru. Terlihat dari kegiatan yang kurang mengaktifkan peserta didik dan kurang bervariasi. Guru lebih banyak menjelaskan materi di depan kelas dan selanjutnya meminta peserta didik mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang pengerjaannya tidak mendorong peserta didik untu mencari penyelesaian yang sesuai, karena penyelesaiannya sudah diketahui (menjadi kebiasaan) peserta didik. Akibatnya, siswa dikelas cenderung kurang memiliki kemampuan mengingat dan memahami. Pada kemampuan mengingat, siswa dituntut untuk mengenali atau mengetahui adanya konsep dan fakta tanpa harus memahami, sedangkan kemampuanmemahaminya siswa dituntut untuk mengetahui sesuatu hal dan dapat melihatnya dari beberapa segi, termasuk kemampuan untuk mengubah bentuk menjadi bentuk yang lain, semisal dari bentuk verbal menjadi rumus, kemudian siswa dapat menerangkan dan menyimpulkan materi (Anderson,2010:99).

  Dalam hal ini, yang dibutuhkan siswa dalam sebuah pembelajaran adalah adanya suatu media atau alat peraga yang bisa membantu dalam kemampuan mengingat dan memahami materi. Media merupakan suatu wadah atau sarana dalam menyampaikan suatu informasi dari pengirim kepada penerima. Media adalah bentuk dan saluran yang dapat digunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, minat, dan perhatian dalam suatu proses penyajian informasi (Sadiman,2002:6). Oleh sebab itu

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  SD. Siswa SD biasa mengingat dan memahami dengan menggunakan perantara, yang dinamakan media. Salah satu media yang sesuai untuk kemampuan mengingat dan memahami adalah dengan penggunaan media pembelajaran timeline. Media pembelajaran timeline ini dapat membantu merangsang pikiran siswa, dan siswa akan mudah mengingat dan memahami dengan apa yang dimaksud dalam media ini. Pemanfaat media juga dapat menunjang keberhasilan siswa dalam mengingat dan memahami materi.

  Hal ini menjadi tanggung jawab peneliti dalam melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas dalam aspek kognitifnya, akan tetapi dalam aspek afektif dan psikomotornya, melainkan membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyenangkan melalui sebuah media yang menarik. Media pembelajaran yang menarik akan membantu meningkatkan kemampuan siswa dalam mengingat dan memahami suatu materi pembelajaran.

  Peneliti memilih judul „‟Perbedaan Penggunaan Media PembelajaranTimeline terhadap Kemampuan Mengingat dan Memahami pada Mata Pelajaran IPS Untuk

  Siswa Kelas V SD Kanisius Sorowajan”. Peneliti memilih judul ini karena peneliti melihat masih ada banyak siswa yang masih sulit untuk untuk mengingat dan memahami materi. Oleh sebab itu peneliti menggunakan media pembelajarantimeline sebagai media pembelajaran untuk mengingat dan memahami bagi siswa kelas V Sekolah Dasar.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

B. Pembatasan Masalah

  Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan batasan masalah sebagai berikut : 1. Penggunaan media pembelajarantimeline untuk siswa kelas V semester II di Sekolah Dasar.

  2. Media pembelajarantimeline digunakan untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas V semester II pada materi persiapan kemerdekaan.

  3. Media pembelajaran timeline ini digunakan untuk merangsang tingkat kognitif siswa terhadap kemampuan mengingat dan memahami.

  C. Rumusan Masalah

  Dengan melihat batasan masalah tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Apakah ada perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengingat pada siswa kelas V Sekolah Dasar ?

  2. Apakah ada perbedaan penggunaan media pembelajarantimeline terhadap kemampuan memahami pada siswa kelas V Sekolah Dasar ?

  D. Tujuan Penelitian

  Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui perbedaan penggunaan media pembelajarantimeline terhadap kemampuan mengingat pada siswa kelas V Sekolah Dasar.

2. Untuk mengetahui perbedaan penggunaan media pembelajarantimeline terhadap kemampuan memahami pada siswa kelas V Sekolah Dasar.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

E. Manfaat Penelitian

  Penelitian ini diharapkan akan bermanfaat, baik secara teoritis maupun praktis. Manfaat yang diharapkan akan tercapai diantaranya :

  1. Manfaat Teoritis Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran terhadap perkembangan ilmu pendidikan, terkhusus mengenai perbedaan penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengingat dan memahami untuk siswa. Selain itu dapat juga dijadikan bahan kajian dan pengembangan lebih lanjut untuk penelitian berikutnya.

  2. Manfaat Praktis a.

  Bagi Sekolah Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan penggunaan media

  timeline dalam pembelajaran, guna mengembangkan proses kognitif pada tahap mengingat dan memahami.

  b.

  Bagi Siswa Penelitian ini diharapkan mampu membantu siswa dalam meningkatkan proses kognitif pada tahap mengingat dan memahami, serta mempermudah memahami materi pelajaran IPS dengan menggunakan media pembelajaran timeline.

  c.

  Bagi Guru Penelitian ini diharapkan agar guru dapat mengembangkan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kognitif pada tahap mengingat dan memahami untuk mata pelajaran IPS kelas V SD.

  d.

  Bagi Peneliti Penelitian ini diharapkan memberikan pengalaman bagi peneliti sendiri untuk bekal mengajar yang akan datang, dengan menggunakan media pembelajaran timeline dalam mengembangkan proses kognitif siswa terhadap kemampuan mengingat dan memahami.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB II LANDASAN TEORI Dalam Bab II ini peneliti akan membahas mengenai kajian teori, penelitian

  yang relevan, kerangka berpikir, dan dugaan sementara atau hipotesis. Kajian teori akan membahas mengenai kemampuan berpikir, media pembelajaran timeline, pengertia Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan perkembangan anak usia SD. Penelitian yang relevan berkaitan dengan penelitian mengenai kemampuan berpikir dan media pembelajaran timeline. Kerangka berpikir akan membahas mengenai landasan pemikirian peneliti, sedangkan hipotesis membahas dugaan sementara mengenai jawaban dari rumusan masalah yang telah dibuat.

A. Kajian Teori

  Dalam kajian teori ini peneliti akan membahas teori-teori mengenai kemampuan berpikir, media pembelajaran, media pemebelajaran timeline, mata pelajaran IPS di SD, dan karakteristik siswa SD yang mendukung penelitian ini.

1. Kemampuan Berpikir

  Kemampuan berpikir merupakan suatu kemampuan jiwa untuk meletakkan hubungan antara bagian-bagian pengetahuan yang dimiliki (Djamarah,2011:34). Berpikir menurut Sugiharto (2012:12) merupakan suatu aktivitas kognitif manusia yang cukup kompleks. Pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa berpikir merupakan sebuah kemampuan kognitif yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  dimiliki oleh manusia yang cukup kompleks untuk meletakkan suatu hubungan antara bagian-bagian pengetahuan yang dimilikinya.

  Kemampuan berpikir kepada seorang anak memiliki tahapan-tahapan yang sesuai dengan karakteristik anak. Piaget (dalam Wahyudin dan Agustin,2011:22) yang mengatakan bahwa anak yang berusia antara 7-12 tahun sedang berada pada fase operasional konkret, dimana kemampuan anak dalam berpikir logis telah berkembang dengan adanya obyek konkret sebagai sumber untuk berpikir logis. Dalam tahap ini, cara berpikir anak masih terbatas dan berdasarkan sesuatu yang konkret.

  Kemampuan berpikir yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir siswa pada tahapan proses kognitif. Proses kognitif taksonomi Bloom dalam berpikir siswa yang telah direvisi memiliki enam tahapan (Anderson,2010:99), diantaranya adalahmengingat, memahami, mengaplikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Namun dalam penelitian ini, peneliti hanya akan membahas mengenai tahap mengingat dan memahami.

  a.

  Pengertian Mengingat Mengingat merupakan proses kognitif paling rendah tingkatannya, untuk m engkondisikan agar “mengingat” bisa menjadi bagian belajar bermakna, tugas mengingat adalah selalu dikaitkan dengan aspek pengetahuan yang lebih luas dan bukan sebagai suatu yang lepas dan terisolasi. Kategori ini

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  mengingat. Kata operasional mengetahui yaitu mengutip, menjelaskan, menggambar, menyebutkan, membilang, mengidentifikasi, memasangkan, menandai, menamai (Anderson,2010:88).

  Mengingat adalah mendapatkan kembali atau pengembalian pengetahuan, relevan yang tersimpan dari memori jangka panjang (Kuswana,2012:45). Mengingatadalah mengambil pengetahuan yang dibutuhkan dari memori jangka panjang. Pengetahuan yang dibutuhkan ini adalah pengetahuan yang faktual, konseptual, prosedural, atau mektakognitif atau kombinasi dari beberapa pengetahuan ini (Anderson,2010:99).

  Pengertian para ahli tersebut dapat peneliti simpulkan bahwa mengingat adalah kemampuan seseorang untuk mengambil kembali

  .

  pengetahuan yang telah disimpan dalam memori jangka panjangnya b.

  Pengertian Memahami Pertanyaan pemahaman menuntut siswa menunjukkan bahwa mereka telah mempunyai pengertian yang memadai untuk mengorganisasikan dan menyusun materi-materi yang telah diketahui. Siswa harus memilih fakta- fakta yang cocok untuk menjawab pertanyaan. Jawaban siswa tidak sekedar mengingat kembali informasi, namun harus menunjukkan pengertian terhadap materi yang diketahuinya.

  Memahami adalah mampu mengkontruksi makna dari pesan-pesan pembelajaran, baik yang bersifat lisan, tulisan maupun grafis, yang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  komputer(Anderson,2010:105). Memahami adalah membangun pengertian dari pesan pembelajaran yang mencakup moral, tulisan, dan komunikasi grafik (Kuswana,2012:67). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI,2014) menjelaskan bahwa memahami adalah mengetahui benar apa yang sudah terjadi.

  Pengertian para ahli tersebutdapat disimpulkan bahwa memahami adalah kemampuan seseorang untuk mengerti secara pasti tentang pengetahuan yang sudah diterimanya dan menerapkan pengetahuannya tersebut baik berupa lisan ataupun tulisan.

2. Media PembelajaranTimeline a.

  Pengertian Media Pembelajaran Media dalam bahasalatin diartikan sebagai medius yang artinya tengah, perantara atau pengantar. (Arsyad,2010:3) mengatakan bahwa secara garis besar media adalah manusia, materi, atau kejadian yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan. Dimana media yang dimaksud merupakan segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi.

  Secara lebih khusus apabila dikaitkan dengan pembelajaran, (Munadi,2010:5) menjelaskan bahwa media pembelajaran merupakan sumber- sumber belajar selain guru yang disebut sebagai penyalur atau penghubung pesan ajar yang diadakan dan diciptakan secara terencana oleh para pendidik.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim kepenerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.Menurut Gerlach (dikutip oleh Arsyad,2010:3) media pembelajaran memiliki cakupan yang luas, yaitu termasuk manusia, materi atau kajian yang membangun suatu kondisi yang membuat peserta didik mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan atau sikap. Media pembelajaran mencakup semua sumber yang diperlukan untuk melakukan komunikasi dalam pembelajaran, sehingga bentuknya bisa berupa hardware ataupun software. Menurut Heinich (dikutip oleh Arsyad,2010:4), yang menyatakan bahwa media pembelajaran adalah perantara yang membawa pesan atau informasibertujuan instruksional atau mengandung maksud- maksud pengajaran antara sumber dan penerima.

  Pendapat para ahli memiliki persamaan arti dan maksud, yakni sama- sama mengungkapkan bahwa media pembelajaran merupakan suatu perantara (alat) untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran. Penggunaan media yang tepat dalam suatu pembelajaran akan menunjang keberhasilan dalam proses belajarnya. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa media pembelajaran adalah sarana penyampaian pesan pembelajaran yang berkaitan dengan model pembelajaran langsung, yaitu dengan cara guru berperan sebagai penyampai informasi dan dalam hal ini guru menggunakan alat bantu yang sesuai dengan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  perasaan, perhatian, dan kemampuan siswa sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar.

  b.

  Fungsi Media Pembelajaran Media pendidikan memiliki beberapa fungsi dalam proses belajar mengajar yaitu dapat memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalitas sehingga membuat siswa lebih aktif dan tidak bosan mendengarkan ceramah dari guru sehingga mengurangi sikap pasif siswa (Sadiman,2002:17). Manfaat selanjutnya adalah media dapat mengatasi keterbatasan waktu, ruang dan daya indera misalnya objek yang terlalu besar, objek yang terlalu kecil, gerak yang lambat atau terlalu cepat, kejadian dimasa lalu, objek yang terlalu kompleks, dan konsep yang terlalu luas (gempa bumi, iklim).

  Selain itu suasana kelas yang heterogen dengan jumlah siswa yang sedikit terkadang menyulitkan guru untuk membentuk pemahaman yang sama pada setiap siswa, media berperan membantu dalam memberikan perangsang yang sama, mempersamakan pengalaman dan menimbulkan persepsi yang sama pada setiap siswa.Fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut memperbedaani iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru (Arsyad,2010:15). Fungsi dari media pembelajaran yakni dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa karena pengajaran akan lebih

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  menjadi lebih jelas sehingga siswa mudah untuk memahami dan memungkinkan terjadinya penguasaan serta pencapaian tujuan pembelajaran, dengan menggunakan media pembelajaran maka akan menciptakan metode mengajar yang bervariasi, dan tentunya hal tersebut akan lebih mebuat siswa melakukan aktivitas selama kegiatan pembelajaran di kelas berlangsung, siswa tidak hanya mendengarkan tetapi juga mengamati, mendemontrasikan, melakukan langsung, dan memerankan (Sudjana,2002:72).

  Fungsi media pembelajaran yang sudah dikemukakan oleh para ahli memiliki kesamaan yaitu sama-sama merupakan suatu alat yang digunakan untuk menyampaikan suatu materi didalam kelas, yang berbentuk benda konkrit, dan membuat pembelajaran siswa didalam kelas menjadi bermakna. Siswa juga akan lebih terbantu dengan adanya media pembelajaran, siswa akan belajar mengamati, mendemonstrasikan, melakukan langsung dan siswa akan mudah mengingat dan memahami maksud dari pembelajaran pada saat itu.

  Berdasarkan beberapa fungsi media pembelajaran yang dikemukakan oleh para ahli, peneliti dapat menyimpulkan bahwa penggunaan media akan lebih menjamin terjadinya pemahaman yang lebih baik bagi siswa. Siswa yang belajar lewat mendengarkan saja akan berbeda tingkat pemahamannya dibandingkan dengan siswa yang belajar lewat melihat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  mampu membangkitkan dan membawa siswa kedalam suasana rasa senang dan gembira, di mana ada keterlibatan emosional dan mental.

  Tentu hal ini berpengaruh terhadap semangat mereka dalam belajar dan kondisi pembelajaran tentunya juga akan lebih hidup, dan nantinya akan bermuara kepada peningkatan pemahaman siswa terhadap materi ajar.

  c.

  Media Pembelajaran Timeline

  Timeline atau garis waktu dapat memuat tentang berbagai jenis

  informasi dan rentang waktu yang berbeda. Media pembelajaran timeline dapat membantu siswa dalam mendalami materi pelajaran. Media pembelajaran inijuga membantu siswa dalam memahami konsep-konsep yang abstrak (Obenchain, 2011:186). Perhatian utama media pembelajaran

  timeline adalah alat bantu dalam pembelajaran yang merupakan tipe atau

  jenis dari suatu grafik yang teratur. Media timeline mengarahkan siswa untuk membuat garis waktu kejadian disertai dengan tanggal, gambar, dan peristiwa. Media bagan garis waktu (timeline) adalah media yang menunjukkan hubungan antara peristiwa dan waktu yang disajikan dalam bagan yang menggambarkan alur kejadian suatu peristiwa secara sistematis dan kronologis (Sadiman,2009:37).

  Berdasarkan penjelasan sebelumnya, media pembelajaran timeline merupakan media pembelajaran yang menggambarkan atau menunjukkan hubungan antara peristiwa dan waktu, serta menguraikan tahapan suatu

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  proses yang terikat oleh waktu, dimana materi pembelajaran disajikan dalam sebuah bagan secara kronologis.

3. Mata Pelajaran IPS SD a.

  Pengertian IPS SD Pengertian IPS merujuk pada kajian yang memusatkan perhatiannya pada aktifitas kehidupan manusia, dalam berbagai dimensi kehidupan sosial sesuai dengan karakteristik manusia yaitu sebagai mahkluk sosial (Sapriya,2006:9). Senada dengan Supardi (2011:182) IPS merupakan ilmu pengetahuan yang berisi keterampilan dalam memecahkan masalah mulai dari lingkup diri sampai pada masalah yang kompleks. Depdikbud (2003:8) juga menyatakan bahwa program Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ini dimaksudkan untuk mempersiapkan siswa melanjutkan dengan ilmu pengetahuan sosial. Baik dalam bidang akademik maupun pendidikan profesional. Selain dari pada itu, program ini juga memberikan bekal kemapuan kepada siswa secara langsung ataupun tidak langsung untuk bekerja dimasyarakat.

  Pendapat para ahli memiliki inti pengertian yang sama. IPS SD adalah mata pelajaran yang memang wajib diberikan oleh siswa sekolah dasar.

  Hal tersebut nantinya digunakan untuk mempersiapkan siswa baik dalam bidang akademik ataupun pendidikan profesional dalam ilmu sosial. Ilmu sosial diterapkan karena sesuai dengan manusia yang memang bergerak

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  konsep,dan generalisasi yang berkaitan dengan ilmu sosial. Pada jenjang SD mata pelajaran IPS memuat materi geografi, sejarah, sosiologi, dan ekonomi. Melalui mata pelajaran IPS, siswa diarahkan untuk dapat menjadi warga negara indonesia yang demokratis dan betanggung jawab.

  IPS merupakan bidang pengetahuan yang digali dari kehidupan praktis sehari-hari di lingkungan masyarakat. Pada hakekatnya siswa SD sudah dilatih untuk belajar cara berhubungan dengan sesama anggota keluarga, mengetahui aturan-aturan, sehingga mereka memahami hak dan kewajiban. Oleh karena itu IPS dirancang untuk mengembangkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan analisis terhadap kondisi sosial masyarakat.

  Peneliti dapat mengkaji bahwa IPS merupakan salah satu mata pelajaran yang diberikan mulai dari jenjang SD, yang berusaha memberikan wawasan secara komprehensif tentang peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial.

  b.

  Tujuan IPS SD Tujuan pendidikan IPS SD dikembangkan atas dasar pemikiran bahwa pendidikan IPS merupakan suatu disiplin ilmu. Oleh karena itu, pendidikan IPS harus mengacu pada tujuan pendidikan nasional, yaitu mengembangkan kemampuan peserta didik dalam menguasai ilmu-ilmu sosial untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih tinggi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  (Sisdiknas,2003). Sedangkan tujuan IPS di sekolah dasar menurut Supardi (2011:186) adalah sebagai berikut : 1.

  Memberi pengetahuan kepada siswa untuk menjadi warga negara yang baik, sadar sebagai makhluk ciptaan Tuhan, sadar hak dan kewajibannya dan bersikap demokratis serta tanggung jawab 2. Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan inkuiri untuk memecahkan masalah-masalah sosial

  3. Melatih belajar mandiri, membangun kebersamaan 4.

  Mengembangkan kecerdasan, kebiasaan dan keterampilan sosial 5. Melatih untuk menghayati nilai-nilai hidup yang baik dan terpuji 6. Mengembangkan kesadaran dan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan

  Berbeda lagi dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP,2006) yang menyatakan bahwa tujuan pembelajaran IPS yakni agar siswa mampu:

  1. Mengenal konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya.

  2. Memiliki kemampuan dasar untuk berfikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan sosial.

  3. Memiliki kemampuan berkomunikasi, bekerjasama, dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tujuan IPS SD yang telah diungkapkan memiliki unsur tujuan yang sama, yaitu sama-sama memiliki tujuan untuk mengembangkan ilmu sosial di SD. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) merupakan mata pelajaran yang wajib ada, karena IPS merupakan suatu diiplin ilmu yang sangat besar perbedaannya untuk seseorang berelasi dengan seseorang lainnya.

  Dengan demikian peneliti dapat menyimpulkan tujuan pembelajaran

  IPS yang telah dikemukakan di atas, bahwa tujuan pembelajaran IPS di SD adalah untuk mengenalkan konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu juga dengan pembelajaran IPS siswa diharapkan dapat berpikir kritis dalam mengahadapi masalah-masalah sosial serta dapat menemukan solusinya.

B. Penelitian yang Relevan 1.

  Penelitian yang dilakukan oleh Dini Yuli Mityasari (2013) yang berjudul “Peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan media bagan garis waktu (timeline)

  ”.Penelitian ini menggunakan dua siklus penelitian. Subyek yang diteliti adalah siswa kelas V SD, yang terdiri dari 20 siswa. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, tes, dan angket.Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa belum memenuhi indikator keberhasilan, hal ini dapat dilihat pada hasil analisis aktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran hanya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  rata belum mencapai KKM (75), karena pada siklus I nilai rata-rata siswa sebesar 72,45. Kemudian hasil penelitian pada siklus II menunjukkan peningkatan, bahwa 18 siswa dari 20 siswa mendapatkan nilai mencapai 75 atau lebih, dan 2 siswa mendapatkan nilai kurang dari 75. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media bagan garis waktu dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar siswa. penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas.

2. Silvani (2011) meneliti tentang “Pemanfaatan Media Timeline Video

  Pembelajaran untuk Meningkatkan Proses dan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas

  IV SDN Gunung Jati 01 Kec. Jabung Kab. Malang”. Jenis penelitian adalah PTK. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV SDN Gunung Jati 01 Kec.

  Jabung Kab. Malang yang berjumlah 36 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, dokumentasi, dan lembar wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media timeline video dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN Gunung Jati 01 Kec.

  Jabung Kab. Malang. Pada siklus I ke siklus II, prosentase ketuntasan belajar mengalami peningkatan 33,34%. Sedangkan hasil belajar siswa meningkat dari siklus I 65,88 mejadi 71,78 pada siklus II, jadi peningkatan hasil belajar IPS adalah sebesar 8,96%.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

C. Literature Map

  Media Timeline Kemampuan Berpikir Yustriyana & Sudianto (2013)

  Media kliping koran-berpikir kritis Mityasari (2013)

  Media timeline-hasil belajar Silvani (2011) Hartati(2010)

  Media timeline video-hasil Alat peraga gaya gesek-berpikir belajar kritis Yang akan diteliti:

  Perbedaan penggunaan media timeline terhadap kemampuan mengingat dan memahami D.

   Kerangka Berpikir

  Media pembelajaran timeline merupakan media pembelajaran yang menyajikan sebuah garis waktu yang menghubungkan antara sebuah peristiwa dengan waktu terjadinya peristiwa tersebut, pesan yang disampaikan juga urut secara kronologis, dan runtut. Dalam tahapan mengingat dan memahami suatu materi dalam mata pelajaran IPS di kelas V SD, guru dapat menggunakan media pembelajaran

  

timeline . Dengan media pembelajarantimeline ini, diharapkan akan mempermudah

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  siswa dalam kemampuan mengingat dan memahami suatu keajadian dari suatu peristiwa tertentu yang pernah terjadi dalam kehidupannya.

  Kemampuan mengingat adalah kemampuan seseorang untuk mengambil . kembali pengetahuan yang telah disimpan dalam memori jangka panjangnya Sedangkan kemampuan memahami adalah kemampuan seseorang untuk mengerti secara pasti tentang pengetahuan yang sudah diterimanya dan menerapkan pengetahuannya tersebut baik berupa lisan ataupun tulisan.

  Media ini diterapkan di kelas V SD pada mata pelajaran IPS, yang tentunya akan mempengaruhi proses kognitifnya. Mata Pelajaran IPS merupakan mata pelajaran yang diberikan sejak jenjang SD dimana mata pelajaran ini bertujuan untuk memberikan wawasan secara komprehensif tentang peristiwa, fakta, konsep, dan generalisasi yang berkaitan dengan isu sosial.

  Dengan adanya media pembelajaran timeline ini, siswa dapat menerima materi dengan baik, dan pembelajaran juga akan terlihat menarik dan menyenangkan.

  Media pembelajaran yang menarik juga akan merangsang kognitif siswa. Untuk itu, dalam mempermudah siswa menerima materi IPS, terlebih mengenai materi persiapan kemerdekaan untuk siswa kelas V SD, media pembelajaran timeline sangat sesuai untuk digunakan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

E. Hipotesis Penelitian

  Adapun hipotesis penelitiannya adalah sebagai berikut : 1. Terdapat perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline untuk kemampuan berfikir mengingat pada siswa kelas V Semester II SD Kanisius

  Sorowajan.

  2. Terdapat perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline untuk kemampuan berfikir memahami pada siswa kelas V Semester II SD Kanisius Sorowajan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

BAB III

METODE PENELITIAN Dalam bab III ini peneliti akan membahas mengenai metode penelitian yang

  terdiri dari desain penelitian, populasi, sampel, variabel penelitian, instrumen penelitian, validitas instrumen, reliabilitas instrumen, teknik pengumpulan data, teknik analisis data, dan jadwal penelitian.

A. Desain Penelitian

  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain quasi

  

eksperimenal. Desain penelitian ini memiliki kelompok kontrol, tetapi tidak dapat

  berfungsi sepenuhnya untuk mengontrol variabel-variabel dari luar yang membedakan pelaksanaan eksperimen (Sugiyono,2008:77), maka dari itu desain

  

quasi eksperimenal ini digunakan, karena tepat dengan keadaan sampel pada saat ini,

  yaitu untuk mengatasi kesulitan dalam menentukan kelompok kontrol dalam penelitian.

  Quasi eksperimenal memiliki dua bentuk desain, yaitu Time-Series Design

  dan Nonequivalent Control Group Design(Sugiyono,2008:77). Namun dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Bentuk desain ini memiliki kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, namun subjek penelitiannya diambil dengan tidak secara acak dari populasi melainkan diambil seluruh subjek dari kelompok yang telah terbentuk secara acak didalam suatu kelas secara alami. Setelah kelompok kontrol diperoleh kemudian kedua kelompok tersebut

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  itu hasil pretest tersebut dibandingakan. Hasil pretest dikatakan baik jika tidak ada perbedaan yang signifikan diantara hasil pretest kedua kelompok tersebut. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kesetaraan antara kedua kelompok. Setelah diberikan perlakuan kemudian dilakukan posttest. Desain penelitian jenis ini dapat digambarkan sebagai berikut :

  O

  X O

A B

  • ----------------------------------------------

    O O

  

C D

  Gambar 1. Desain Penelitian Quasi Eksperimen Keterangan : O A : Rerata skor pretest kelompok eksperimen O B : Rerata skor posttest kelompok eksperimen X : Rerata Skor (treatment) penggunaan timeline O C : Rerata skor pretest kelompok kontrol O Rerata skor pretest kelompok kontrol

  D : B.

   Tempat dan Waktu Penelitian 1.

  Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Kanisius Sorowajan, yang beralamat di

  JL. Sorowajan No. 11 Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Telp. (0274) 4534850.

2. Waktu Penelitian

  Waktu penelitian dilaksanakan selamat empat bulan, yaitu bulan Januari 2014 sampai dengan April 2014.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

C. Populasi dan Sampel 1. Populasi

  Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono,2008:80). Populasi bukan hanya orang, melainkan juga objek dan benda-benda alam lainnya. Populasi juga bukan sekedar banyaknya objek/subjek yang diteliti, tetapi juga meliputi seluruh karakteristik/sifat yang dimiliki oleh subjek ataupun objek tertentu. Dalam penelitian ini, peneliti menentukan populasi yakni 60 siswa kelasV SD Kanisius Sorowajan tahun ajaran 2013/2014.

2. Sampel

  Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut (Sugiyono,2008:81). Sampel memudahkan peneliti, karena jumlah sampel lebih sedikit dibandingkan dengan populasi, dan penelitiannyapun juga lebih efisien, lebih teliti dan cermat juga dalam pengumpulan data, serta efektif. Oleh sebab itu peneliti dapat mengambil sampel dari populasi yang telah ditentukan. Hal itu tidak mungkin dilakukan jika populasi yang dipilih terlalu besar, karena peneliti tidak mungkin dapat mempelajari dan menelti semua mengenai populasi tersebut, karena adanya keterbatasan waktu, tenaga, dan dana, maka dari itu dalam penelitian ini

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  VB SD Kanisius Sorowajan tahun ajaran 2013/2014sebanyak 30 siswa dan sampel kelas eksperimen yaitu seluruh siswa kelas VA SD Kanisius Sorowajan tahun ajaran 2013/2014 sebanyak 30 siswa.Sampel diambil dari seluruh subjek dari kelompok yang telah terbentuk secara acak didalam suatu kelas secara alami.

D. Variabel Penelitian

  Berdasarkan variabel yang diambil yaitu “Perbedaan Penggunaan Media Pembelajaran Timeline Terhadap Kemampuan Mengingat dan Memahami untuk Siswa Kelas V SD Kanisius Sorowajan

  ” maka ada dua variabel yang akan dianalisis, yakni:

  1. Variabel Bebas

  Variabel bebas merupakan variabel yang membedakan variabel lainnya atau variabel yang tidak tergantung pada variabel lainnya (Sugiyono,2008:39). Maka dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebasnya atau variabel X adalah penggunaan media pembelajaran timeline.

  2. Variabel Terikat

  Variabel terikat merupakan variabel yang saling berhubungan dengan data yang berada pada variabel lain atau variabel yang tergantung pada variabel lain (Sugiyono,2008:39), maka dari itu yang menjadi variabel terikat atau variabel Y dalam penelitian ini adalah kemampuan mengingat dan memahami.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Kemampuan Mengingat (Variabel Dependent)

  Penggunaan media pembelajaran Timeline Kemampuan Memahami

  (Variabel Dependent) Gambar 2.Skema Hubungan Variabel Penelitian E.

   Definisi Operasional Variabel

  Variabel penelitian ini didefinisikan sebagai berikut: 1. Penggunaan Media Pembelajaran Timeline

  Media pembelajaran timeline adalah media yang menyajikan sebuah garis waktu yang menghubungkan antara sebuah peristiwa dengan waktu terjadinya peristiwa tersebut.

  2. Kemampuan Mengingat Mengingat adalah kemampuan seseorang mengambil kembali pengetahuannya yang disimpan dalam memori.

  3. Kemampuan Memahami Kemampuan memahami merupakan kemampuan yang dimiliki suatu individu dan menuntut menunjukkan bahwa mereka telah memiliki pemahaman atau pengertian tersendiri untuk menyusun materi-materi yang sudah diperolehnya dari suatu pembelajaran.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

F. Teknik Pengumpulan Data

  Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan tes. Tes digunakan untuk mengevaluasi, yaitu untuk membedakan antara kondisi awal dengan kondisi sesudah diberikan perlakuan (Sangaji,2010:191). Istilah tes berasal dari bahasa Prancis, yaitu

  

testum, yang berarti piring yang digunakan untuk memilih logam mulia dari benda-

  benda lain, seperti pasir, batu, tanah, dan sebagainya (Arifin,2009:117). Penelitian ini menggunakan tes sebagaipretestdan posttestuntuk kelompok kontrol dan eksperimen.

  

Pretest dilakukan sebelum materi diajarkan, yang bertujuan untuk mengetahui

  keadaan awal sebelum diberi treatment atau perlakuan pada kelompok eksperimen yaitu pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran timeline dan untuk kelompok kontrol dengan pembelajaran tanpa menggunakan media pembelajaran.

  Posttest dilakukan setelah perlakuan diberikan.

  Langkah pertama yang peneliti lakukan adalah dengan melaksanakanpretest, baik di kelas kontrol maupun eksperimen. Pretestdilakukan seperti melakukan pengumpulan data yang sebenarnya hanya saja untuk sampel yang lebih kecil. Kemudian hasil dari pretestdianalisis dengan uji nomalitas data dan uji statistik untuk uji beda. Setelah itu kelas eksperimen diberikan perlakuan, yang bertujuan untuk membedakan antara kelompok kontrol dan eksperimen. Pada pertemuan terakhir kelompok kontrol dan kelompok eksperimen diberikan posttestuntuk mengetahui perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengingat dan memahami.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

G. Instrument Penelitian

  Instrument penelitian merupakan alat ukur dalam penelitian (Sugiyono,2008:148). Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah

  

pretest dan posttestuntuk melihat perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline

  terhadap kemampuan mengingat dan memahami. Tes digunakan untuk mengevaluasi, yaitu untuk membedakan antara kondisi awal dengan kondisi sesudahnya (Sangaji,2010:191). Instrument penelitian yang digunakan berupa soal tes pilihan ganda berjumlah 15 soal, yang sudah diujikan pada kelas kontrol dan kelas eksperimen.

  Adapun kisi-kisi soal berupa tes pada kelas kontrol dan kelas eksperimen adalahh sebagai beriku: Tabel 1. Kisi-kisi Instrumen Penelitian

  No Variabel Aspek Indikator No Soal

  1. Mengenali Mengenali nama tokoh 1,2 Mengingat perjuangan Indonesia dalam mempersiapkan kemerdekaaan.

  Mengingat Mengingat kembali 3,4,5

  • – Kembali tanggal peristiwa peristiwa penting dalam mempersiapkan kemerdekaan.

  2. Memahami Menerjemahkan Menerjemahkan nama 6,7,8 tokoh dan peristiwa dalam mempersiapkan kemerdekaan. Memberi contoh Memberikan contoh cara

  11 menghargai jasa tokoh perjuangan dalam mempersiapkan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kemerdekaan. Mengkategorikan Mengkategorikan cara

  10 menghargai jasa tokoh perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan. Mengabstraksi Mengabstraksikan proses 9, 12 perumusan dasar negara

  Indonesia Menyimpulkan Menyimpulkan proses

  13 perumusan dasar negara Indonesia

  Mencocokan Mencocokan tanggal

  14 terjadinya peristiwa kemerdekaan dengan tokoh

  Menjelaskan Menjelaskan beberapa

  15 usaha dalam rangka mempersiapkan kemerdekaan

  Indikator tersebut kemudian dirinci kedalam 15 soal yang sudah peneliti susun untuk diujikan kepada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.

H. Validitas dan Reliabilitas Instrumen

  Instrumen yang harus memenuhi dua persyaratan penting yaitu validitas dan reliabilitas.

1. Uji Validitas

  Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevalidan dari suatu instrumen. Suatu instrumen yang valid mempunyai validitas tinggi. Namun sebaliknya, instrumen yang kurang valid memiliki validitas rendah (Arikunto,2002:240). Menurut Masidjo (2007:242) validitas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  suatu tes adalah taraf untuk mengukur samapai dimana suatu tes dapat mengukur apa yang seharusnya diukur. Apabila peneliti ingin mengukur perbedaan penggunaan media pembelajarantimeline terhadap kemampuan memahami dan mengingat, haruslah dapat mengukur perbedaannya terhadap siswa sekolah dasar tersebut. Sehingga barulah instrumen tersebut dapat dikatakan valid.

  Dalam penelitian ini, jenis validitas yang digunakan adalah validitas konstruk dan validitas isi. Menurut Sugiyono (2008:177) untuk menguji validitas konstruk, dapat digunakan pendapat dari ahli (experts judgment). Dalam hal ini, setelah instrumen dikonstruksi tentang aspek-aspek yang akan diukur dengan berlandaskan teori tertentu, maka selanjutnya akan dikonsultasikan dengan ahli. Para ahli diminta pendapatnya mengenai instrumen yang telah disusun. Dalam hal ini, para ahli yang dimaksud adalah dua dosen pembimbing, kepala sekolah, dan guru kelas VA SD Kanisius Sorowajan.

  Untuk mempermudah perhitungan validitas isi, peneliti menggunakan program SPSS 16 dengan kriteria suatu instrumen dikatakan valid jika harga probabilitas yang terungkapkan dalam Sig. (2-tailed) di bawah 0,05 (p<,05). Pengujian validitas tidak hanya tiap variabel melainkan rincian tiap aspek, hasil pengujian itu diperoleh data sebagai berikut:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tabel 2.Hasil Uji Validitas Soal

  No Soal Pearson Correlation Sig.(2-tailed) Keputusan

  Soal 1 0.497** 0.003 Valid Soal 2 0.484** 0.004 Valid Soal 3 0.722** 0.000 Valid Soal 4 0.472** 0.006 Valid Soal 5 0.497** 0.006 Valid Soal 6 0.484** 0.004 Valid Soal 7 0.722** 0.000 Valid Soal 8 0.722** 0.000 Valid Soal 9 0.722** 0.000 Valid

  Soal 10 0.656** 0.000 Valid Soal 11 0.656** 0.000 Valid Soal 12 0.472** 0.006 Valid Soal 13 0.722** 0.000 Valid Soal 14 0.722** 0.000 Valid Soal 15 0.656** 0.000 Valid

  Dari 15 soal pilihan ganda yang sudah valid tersebut, kemudian diujikan kepada siswa kelas kontrol dan kelas eksperimen sebagai pre-tes dan

  posttest.

2. Reliabilitas

  Instrumen yang baik selain valid juga harus reliabel. Instrumen tersebut dikatakan reliabel jika memberi hasil yang tetap walaupun dilakukan oleh siapapun dan kapanpun. Menurut Umar (2002:178) reliabilitas adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan sejauh mana suatu hasil pengukuran relatif konsisten apabila pengukuran diulangi dua kali atau lebih. Reliabilitas juga menunjuk pada suatu pengertian bahwa suatu instrumen

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Korelasi Kualifikasi

  Sangat tinggi 0,71

  0,91

  instrumen tersebut sudah baik (Arikunto,2002:154). Peneliti menghitung hasil penelitian dengan menggunakan IBM SPSS 16dan memiliki reliabilitas jika memenuhi harga

  Alpha Cronbach’s>0,60 dengan kriteria koefisien sebagai

  berikut: Tabel 3. Kriteria Koefisien Reliabilitas

  • – 1,00
  • – 0,90

  Tinggi 0,41

  • – 0,70

  Rendah negatif

  • – 0,40

  Sangat rendah Dari hasil uji reliabilitas instrumen diperoleh hasil :

  • – 0,20

  Tabel 4. Hasil Uji Reliabilitas Cronbach's

  Alpha Cronbach's

  Alpha Based on Standardized

  Items N of Items .871 .885

  15 Tabel 4 menunjukkan harga

  Alpha Cronbach’s untuk instrumen yang

  digunakan sebesar 0,871 dengan kriteria tinggi, sehingga instrumen yang dibuat dapat digunakan karna sudah memenuhi syarat instrumen yang valid dan reliabel.

  Sedang 0,21

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

I. Teknik Analisis Data

  Teknik analisis data yang digunakan merupakan teknik analisis data dengan menggunakan program komputer IBM SPSS 16 yang meliputi beberapa langkah, yaitu: 1.

   Uji Prasyarat a.

  Uji Normalitas Data

  Uji normalitas data dengan menggunakan teknik Kolmogorov- Smirnov

  dengan tujuan untuk menentukan jenis statistik yang akan digunakan, kriteria yang digunakan dalam tehnik Kolmogorov-Smirnov antara lain (Prayitno,2012:136) .

  a) Jika probabilitas> 0,05, distribusi data normal. Jika distribusi data normal, teknik statistik inferensial yang digunakan adalah statistik parametrik uji-T atau T-test.

  b) Jika probabilitas< 0,05, distribusi data tidak normal. Jika distribusi data tidak normal, teknik statistik yang digunakan adalah statistik nonparametrik Mann-Whitney atau Wilcoxon.

  Setelah sesama data diuji normalitasnya, data dapat diuji dengan uji statistik. Berikut adalah langkah-langkah dalam uji statistik.

  b.

  Uji Homogenitas Soal Uji perbedaan data pretestdilakukan untuk mengetahui apakah kedua data tersebut memiliki nilai yang sama sehingga memungkinkan untuk

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  hasil pretestyang dilakukan oleh kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Prayitno (2008:31) mengatakan jika nilai signifikansi lebih dari 0,05 maka dapat dikatakn bahwa varian dari kedua kelompok data adalah sama. Syarat atau kriteria untuk menilai perbedaan data yaitu: a)

  Jika probabilitas>0,05, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Dengan kata lain tidak ada kenaikan yang signifikan yang terjadi antara nilai pretest ke posttest.

  b) Jika probabilitas<0,05, terdapat perbedaan yang signifikan antara

  pretest ke posttest. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan yang terjadi antara nilai pretest ke posttest.

  c.

  Uji kenaikan pretestke posttest Uji perbedaan pretestke posttestdigunakan untuk memastikan apakah ada kenaikan yang terjadi dalam kelompok kontrol dan kelompok eksperimen dengan membandingkan hasil skor pretestke post-tet. Pengujian ini dengan menggunakan tingkat signifikansi 5% (Prayitno,2008:101). Perbandingan tersebut menggunakan kriteria sebagai berikut: a)

  Jika probabilitas>0,05, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest. Dengan kata lain tidak ada kenaikan yang signifikan yang terjadi antara nilai pretest ke posttest.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  b) Jika probabilitas<0,05, terdapat perbedaan yang signifikan antara

  pretest ke posttest. Dengan kata lain, ada kenaikan yang signifikan yang terjadi antara nilai pretest ke posttest.

2. Uji Hipotesis

  Uji hipotesis adalah langkah terakhir yang harus peneliti lakukan. Uji hipotesis dilakukan untuk mengetahui apakah terdapapat perbedaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen untuk kemampuan mengingat dan memahami. Analisis data statistik yang digunakan adalah parametrik independent sample t-test karena distribusi data yang dihasilkan normal. Berikut adalah hipotesisnya: a) null : tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest

  H kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.

  b) i :ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok H kontrol dan kelompok eksperimen.

  Kriteria penarikan kesimpulan sebagai berikut :

  a) o ditolak dan H i diterima. Artinya Jika probabilitas<0,05 maka H ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok kontrol kemampuan mengingat, memahami, mengingat dan memahami, dan kelompok eksperimen kemampuan mengingat dan memahami.

  b) o diterima dan H i ditolak. Artinya Jika probabilitas>0,05 maka H

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kontrol kemampuan mengingat dan memahami, dan kelompok eksperimen kemampuan mengingat dan memahami.

  J. Jadwal Penelitian

  Penelitian ini membutuhkan waktu 10 bulan, untuk penyusunan proposal sampai dengan revisi skripsi : Tabel 5. Jadwal Penelitian

  No Kegiatan Bulan Sept Okt Nov Des Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags

  1. Penulisan

  

  Bab I dan revisi

  2. Penulisan

  

  Bab II dan Revisi

  3. Penulisan

  

  Bab

  III dan Revisi

  4. Penyusuna

  

  n Instrumen Penelitian

  5. Pelaksana

  √ √ √

  an penelitian

  6. Pengolaha

  

  n data

  7. Penyusuna

  

  n Bab IV dan Revisi

  8. Penyusuna

  

  n Bab V, lampiran, dan Revisi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  9. Selesai

  

  Bab I-V

  10. Revisi Bab

  

  I-V

  9. Ujian

  

  Skripsi

  10. Revisi

  

  Skripsi dan Pembuata n Artikel

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab IV ini akan menguraikan beberapa hal, yaitu hasil penelitian, pembahasan

  untuk mengetahui peningkatan kesadaran akan nilai cinta tanah air menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan. Hasil penelitian akan menjelaskan deskripsi data dan analisis data yang dilakukan.

A. Diskripsi Data Penelitian 1. Diskripsi Data Penelitian

  Penelitian ini dilakukan di SD Kanisus Sorowajan. Letak SD Kanisius Sorowajan sangat strategis, yakni ditengah pemukiman warga dan jauh dari jalan raya, sehingga sekolah ini nyaman untuk digunakan belajar. Jumlah keseluruhan guru yang ada di SD Kanisius Sorowajan adalah 17 guru dan 1 penjaga sekolah. Guru tersebut terdiri dari 6 guru tetap yayasan dan 11 guru tidak tetap yayasan, dan diantara guru tetap yayasan tersebut, terdapat 2 guru yang sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Rata

  • – rata guru memiliki lulusan S1, namun beberapa yang masih D2.

  Sarana dan prasarana yang ada di SD Kanisius Sorowajan sangat memadai, bukan hanya guru-guru muda yang memberikan pembelajaran yang menarik tetapi juga media-media sederhana yang disediakan sekolah juga cukup lengkap hanya saja penggunaannya belum maksimal, halaman sekolah yang luas juga membantu dalam proses pembelajaran yang sedang dilakukan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Sekolah ini memiliki bentuk memanjang seperti huruf U, yang memiliki 12 ruang kelas, 1 ruang guru, 1 ruang kepala sekolah, 1 pendopo/aula terbuka, 1 ruang perpustakaan, 1 ruang UKS, 1 ruang gudang guna menyimpang alat-alat olah raga, 2 lahan kecil, tempat parkir kendaraan guru disamping bangunan sekolah dan tempat parkir orang tua siswa yang berada di depan, dan terdapat 6 ruang kamar mandi untuk guru serta siswa.

  Semua ruangan memiliki keadaan yang sangat baik, dan menunjang kebutuhan siswa.

  Dalam penelitian ini, jumlah siswa yang diteliti adalah 60 siswa, yang terdiri dari 30 siswa kelas kontrol dan 30 siswa kelas eksperimen. Kelas kontrol dilaksanakan di kelas VB dan untuk kelas eksperimen dilaksanakan di kelas VA.

2. Diskripsi Pelaksanaan Pretest

  Data awal kemampuan mengingat dan memahami peneliti peroleh dari

  pretest . Pretest dilakukan kepada kelompok eksperimen dan kelompok

  kontrol. Pretest ini dilakukan untuk mengetahui kondisi awal kelompok kontrol dan kelompok eksperimen sebelum diberi perlakuan atau treatment.

  Soal pretest ini memuat dua kemampuan yaitu kemampuan mengingat dan memahami yang tertuang dalam 15 soal pilihan ganda, yang terdiri dari lima soal yang berhubungan dengan mengingat dan sepuluh soal yang berhubungan dengan kemampuan memahami.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Materi yang diberikan pada saat pretest adalah mengenai perjuangan persiapan kemerdekaan. Materi ini adalah rangkaian dari materi perjuangan melawan penjajah. Materi perjuangan persiapan kemerdekaan menjelaskan peristiwa-peristiwa penting dalam peristiwa persiapan kemerdekaan negara Republik Indonesia dan tokoh-tokoh yang berjuang dalam persiapan kemerdekaan.

  Pretest dilaksanakan dikelas kontrol dan kelas eksperimen. Pretest kelas kontrol dilaksanakan pada hari Kamis, 13 Februari 2014 dikelas

  VB dengan jumlah siswa 30 orang siswa dan pretestkelas eksperimen dilaksanakan pada hari Jumat, 04 April 2014 dikelas VA dengan jumlah siswa 30 orang siswa. Masing-masing siswa mengerjakan 15 soal pilihan ganda yang sama antara kelas kontrol dan eksperimen.

3. Diskripsi Pelaksanaan Posttest

  Posttest dilakukan setelah kedua kelompok menyelesaikan materi

  perjuangan persiapan kemerdekaan. Namun dalam memberikan materi terdapat perbedaan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen, pada kelas kontrol tidak diberi perlakuan atau treatment, sedangkan kelas eksperimen mendapatkan perlakuan atau treatment. Data yang diperoleh melalui posttest menunjukkan ada tidaknya perbedaan yang terjadi setelah kedua kelompok mendapatkan materi dengan perlakuan atau treatment yang berbeda.

  Materi yang diberikan pada saat posttestberlangsung sama dengan soal

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  rangkaian dari materi perjuangan melawan penjajah. Materi perjuangan persiapan kemerdekaan menjelaskan peristiwa-peristiwa penting dalam peristiwa persiapan kemerdekaan negara Republik Indonesia dan tokoh-tokoh yang berjuang dalam persiapan kemerdekaan.

  Soal posttest memuat dua kemampuan yaitu kemampuan mengingat dan memahami yang tertuang dalam 15 soal pilihan ganda, yang terdiri dari lima soal yang berhubungan dengan mengingat dan sepuluh soal yang berhubungan dengan kemampuan memahami. Posttestini dilaksanakan pada kelas kontrol dan eksperimen. Kelas kontrol dilaksanakan pada hari Kamis,

  03April 2014 di kelas VB, sedangkan kelas eksperimen dilaksanakan pada hari Jumat, 04April 2014 di kelas VB. Pelaksanaan posttestberjalan dengan sangat baik, soal pilihan ganda yang diberikan memiliki tipe yang sama antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Posttestdilaksanakan oleh 30 siswa kelas kontrol dan 30 siswa kelas eksperimen siswa SD Kanisius Sorowajan.

B. Diskripsi Analisis Data 1. Pretest a.

  PretestKelompok Eksperimen

  Pretest yang dilakukan pada kelompok eksperimen diperoleh nilai

  maksimal, nilai minimal, mean, dan standar deviasi. Selanjutnya data tersebut dapat dilihat dalam tabel 6 untuk kemampuan mengingat dan tabel 7 untuk kemampuan memahami:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tabel 6. Pretest Kemampuan Mengingat Nilai Nilai Std.

  Pretest Mean Maksimal Minimal Deviasi Eksperimen

  60.00 .00 19.3333 17.00575 Tabel 6 diketahui bahwa data pretestkemampuan mengingtat kelompok eksperimen memiliki nilai minimal 0,00, nilai maksimal 60,00 dan memiliki mean 19,3333 dengan standar deviasi 17,00575.

  Tabel 7.Pretest Kemampuan Memahami Nilai Nilai Std.

  Pretest Mean Maksimal Minimal Deviasi Eksperimen

  60.00 20.00 35.0000 11.96259 Tabel 7 diketahui bahwa data pretestkemampuan memahami kelompok eksperimen memiliki nilai minimal 20,00, nilai maksimal 60,00 dan mean 35,0000 dengan standar deviasi 11,96259.

  b.

  Pretest Kelompok Kontrol

  Pretest yang dilakukan pada kelompok eksperimen diperoleh nilai

  maksimal, nilai minimal, mean, median, dan standar deviasi. Selanjutnya data tersebut dapat dilihat dalam tabel 8 untuk kemampuan mengingat dan tabel 9 untuk kemampuan memahami:

  Tabel 8. PretestKemampuan Mengingat Nilai Nilai Std.

  Pretest Mean Maksimal Minimal Deviasi Kontrol

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tabel 8 dapat diketahui bahwa data pretestkemampuan mengingat kelompok kontrol memiliki nilai minimal sebesar 0, dan nilai maksimal 60 dan mean 38,67 dengan standar deviasi 18,889.

  Tabel 9. Pretest Kemampuan Memahami

  Pretest Kontrol Nilai Maksimal Nilai Minimal Mean Std. Deviasi

  60

  30 40.00 8.305 Tabel 9 dapat diketahui bahwa data pretestkemampuan memahami untuk kelas kontrol memiliki nilai minimal 30, nilai maksimal 60, dan mean 40,00 dengan standar deviasi 8,305.

2. Posttest a.

  PosttestKelompok Eksperimen

  Postest

  yang dilakukan pada kelompok eksperimen diperoleh nilai maksimal, nilai minimal, mean, median, dan standar deviasi. Selanjutnya data tersebut dapat dilihat dalam tabel 10 untuk kemampuan mengingat dan tabel 11 untuk kemampuan memahami:

  Tabel 10. PosttestKemampuan Mengingat

  Posttest Eksperimen Nilai Maksimal Nilai Minimal Mean Std. Deviasi

  100.00 40.00 65.3333 11.66585

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tabel 10 menunjukkan bahwa nilai minimal untuk data

  posttest kemampuan mengingatkelompok eksperimen adalah 40,00, nilai maksimalnya 100,0 dan mean 65,3333 dengan standar deviasi 11,66585.

  Tabel 11. Posttest Kemampuan Memahami Nilai Nilai Std.

  Posttest Mean Maksimal Minimal Deviasi Eksperimen

  70.00 40.00 54.6667 7.76079 Tabel 11 menunjukkan bahwa nilai minimal untuk data

  posttest kemampuan memahami kelompok ekspeimen adalah 40,00, nilai maksimal 70,00 dan mean 54,6667 dengan standar deviasi 7,76079.

  b.

  Posttest Kelompok Kontrol

  Postest yang dilakukan pada kelompok eksperimen diperoleh nilai

  maksimal, nilai minimal, mean, median, dan standar deviasi. Selanjutnya data tersebut dapat dilihat dalam tabel 12 untuk kemampuan mengingat dan tabel 13 untuk kemampuan memahami:

  Tabel 12.Posttest Kemampuan Mengingat Nilai Nilai Std.

  Mean Posttest

  Maksimal Minimal Deviasi Kontrol

  60.00 .00 38.6667 18.88866 Tabel 12 menunjukkan bahwa nilai minimal data posttestkelas kontrol untuk kelas eksperimen adalah 0,00, nilai maksimal 60,0, dan mean 38,6667 dengan standar deviasi 18,88866.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tabel 13. Posttest Kemampuan Memahami Nilai Nilai Std.

  Posttest Mean Maksimal Minimal Deviasi Kontrol

  60.00 30.00 40.0000 8.30455 Tabel 13 menunjukkan bahwa nilai minimal data posttestkelas kontrol untuk kemampuan memahami adalah 30,00, nilai maksimal

  60,00, dan nilai mean 40,0000 dengan standar deviasi 8,30455.

C. Uji Prasyarat 1. Uji Normalitas Data

  Uji normalitas data menggunakan nonparametrik yaitu Kolmogorov-

  Spmirnov Test dengan program komputer SPSS 16 for Windows. Uji

  normalitas ini digunakan bertujuan untuk menentukan uji statistik yang akan digunakan selanjutnya. Kriteria yang digunakan adalah sebagai berikut : a)

  Jika nilai probabilitas >0,05, maka distribusi data dikatakan normal.

  b) Jika nilai probabilitas<0,05, maka distribusi data dikatakan tidak normal.

  Hasil perhitungan uji normalitas pretest dan posttestuntuk kemampuan mengingat dapat dilihat pada tabel berikut dan kemampuan memahami dapat dilihat pada tabel berikut:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Tabel 14. Hasil Uji normalitas pretest dan posttest untuk kemampuan mengingat

  Kolmogorov

  Variabel Sig (2-tailed) Keterangan

  Smirnov Z Pretest kelompok 1,558 0,016 Normal

  eksperimen

  Posttest kelompok 2,243 0,000 Normal

  eksperimen

  Pretest kelompok kontrol 2,077 0,000 Normal Posttest kelompok kontrol 1,432 0,033 Normal

  Tabel 14 merupakan hasil uji normalitas pretestdan posttestuntuk kemampuan mengingat. Pretestdan posttestkelompok eksperimen dan kelompok kontrol kemampuan mengingat memiliki distribusi data normal karena probabilitas lebih dari 0,05 yaitu pretestkelas eksperimen sebesar 1,558 dan posttestsebesar 2,243, sedangkan untuk pretestkelas kontrol sebesar 2,077 dan posttestsebesar 1,432.

  Tabel 15. Hasil Uji Normalitas pretestdan posttest untuk kemampuan memahami

  Kolmogorov

  Variabel Sig (2-tailed) Keterangan

  Smirnov Z Pretest kelompok 0,887 0,410 Normal

  eksperimen

  Posttest kelompok 1,604 0,012 Normal

  eksperimen

  Pretest kelompok kontrol 1,226 0,099 Normal

  kelompok kontrol 1,278 0,076 Normal

  Posttest

  Tabel 15 merupakan hasil uji normalitas pretestdan posttest untuk kemampuan memahami. Pretestdan posttestkelompok eksperimen dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kelompok kontrol kemampuan memahami memiliki distribusi data normal karena probabilitas lebih dari 0,05 yaitu pretestkelas eksperimen sebesar 0,887 dan posttestkelas eksperimen sebesar 1,604, sedangkan untuk kelas kotrol, pretestuntuk kemampuan memahami adalah 1,226 dan pos-test 1,278.

  Tabel 14 dan tabel 15 memiliki distribusi data yang normal. Baik untuk pre-tets dan posttestkelas eksperimen dan kontrol dalam kemampuan mengingat dan memahami. Analisis data yang selanjutnya dilakukan yaitu dengan menguji homogenitas sebagai uji prasyarat selanjutnya.

2. Uji Homogenitas

  Uji homogenitas dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah

  pretest kelompok kontrol dan eksperimen memiliki data yang sama sehingga

  dapat digunakan untuk perbandingan. Uji homoginitas ini dilakukan setelah menguji normalitas data. Data pretest kelompok kontrol kemampuan mengingat dan memahami tidak terdapat perbedaan jika signifikansinya 0,05. Berikut analisis data menggunakan hipotesis statistik sebagai berikut :

  1) null : tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest H kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.

  2) : ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest kelompok

  i

  H kontrol dan eksperimen.

  Kriteria penarikan kesimpulan yaitu sebagai berikut : 1) o ditolak dan H i diterima. Artinya ada

  Jika probabilitas<0,05 maka H

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kelompok eksperimen untuk kemampuan mengingat dan memahami sehingga dapat dilakukan analisis perbandingan antara pretest dan

  posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.

  2) o diterima dan H i ditolak. Artinya tidak Jika probabilitas >0,05 maka H ada perbedaan yang signifikan antara skor pretestkelompok kontrol dan kelompok eksperimen untuk kemampuan mengingat dan memahami, sehingga tidak dapat dilakukan analisis perbandingan antara pretestdan posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.

  Tabel 16 dan tabel 17adalah tabel rangkuman hasil homogenitas kemampuan mengingat dan memahami.

  Tabel 16. Rangkuman hasil homogenitas kemampuan mengingat Hasil

  Hasil Pretest Kemampuan Keterangan Signifikansi

  Kelompok Mengingat 0,569 Tidak ada kontrol dan perbedaan kelompok eksperimen

  Berdasarkan tabel 16 diatas mengenai rangkuman hasil homogenitas kemampuan mengingat hasilnya lebih dari 0,05 yaitu 0,569 maka H

  null

  diterima dan H i ditolak. Terlihat bahwaada perbedaan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang signifikan (homogen) antara skor pretest kelompok kontrol dan pretest kelompok eksperimen, sehingga dapat

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  digunakan analisis perbandingan skor posttestkelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

  Tabel 17. Rangkuman hasil homogenitas kemampuan memahami Hasil

  Hasil Pretest Kemampuan Keterangan Signifikansi

  Kelompok Memahami 0, 090 Tidak ada kontrol dan perbedaan kelompok eksperimen

  Berdasarkan tabel 17di atas mengenai rangkuman hasil homogenitas kemampuan memahami lebih dari 0,05 yaitu 0,09 maka H diterima dan H

  null i

  ditolak. Terlihatbahwa ada perbedaan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang signifikan (homogen) antara skor pretest kelompok kontrol dan

  pretest kelompok eksperimen, sehingga dapat digunakan analisis perbandingan skor posttestkelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

D. Uji Hipotesis 1. Uji Kenaikan Skor pretest ke posttest

  Uji kenaikan skor digunakan untuk melihat ada atau tidaknya kenaikan skor yang signifikan antara skor pretest ke posttest baik pada kelas kontrol ataupun eksperimen. Dari uji perbandingan skor pretest ke posttest akan diperlihatkan presentase kenaikan masing-masing kelompok. Uji perbandingan ini berkaitan dengan uji normalitas. Pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen probabilitaspada pretest dan posttest > 0,05 sehingga

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  null ditolak dan H i diterima. Artinya

  ditolak. Artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Dengan kata lain tidak ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttest.

  i

  diterima dan H

  null

  terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan yang terjadi antara pretest ke posttest.

  data tersebut dikatakan normal, sehingga analisis statistik yang digunakan untuk data normal adalah dtatistik parametrik paired t-test dengan tingkat kepercayaan 95%. Analisis data pada kedua kelompok tersebut menggunakan hipotesis statistik sebagai berikut :

  H

  Dengan kriteria sebagai berikut : 1.

  Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan yang terjadi antara skor pretest ke posttest.

  H i : Terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.

  Dengan kata lain tidak ada kenaikan yang signifikan yang terjadi antara skor pretest ke posttest.

  : Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.

  null

  Jika probabilitas< 0,05, H

2. Jika probabilitas> 0,05, H

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Hasil analisis data perbandingan pretest ke posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen untuk kemampuan mengingat dan memahami dapat dilihat pada tabel 18 dan 19 berikut:

  Tabel 18. Perbandingan Skor Pretest ke Postest untuk kemampuan mengingat

  Test %

No Kelompok Signifikansi Keterangan

  Pretest Posttest Peningkatan

  1 Kontrol 14 38,67 176,21 0,000 Berbeda

  2 Eksperimen 19,33 65,33 64,33 0,000 Berbeda Berdasarkan tabel 18 diketahui bahwa harga sig. (2-tailed) pada kelompok eksperimen 0,000 atau <0,05 maka H null ditolak dan Hi diterima.

  Artinya bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pretest ke posttest. Dengan kata lain, ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttest.

  Sedangkan pada kelompok kontrol harga sig. (2-tailed) sebesar 0,000 atau <0,05, maka H ditolak dan H diterima. Artinya ada perbedaan yang

  null i

  signifikan antara pretest ke posttest. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttest.

  Tabel 19. Perbandingan skor pretest ke posttest kemampuan memahami

  Test %

No Kelompok Signifikansi Keterangan

Peningkatan

  Pretest Posttest

  1 Kontrol 23,6667 35 68,99 0,000 Berbeda

  2 Eksperimen 35 54,6667 53,67 0,000 Berbeda

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Berdasarkan tabel 19 diketahui bahwa harga sig.(2-tailed) pada kelompok eksperimen sebesar 0,000 atau <0,05, maka H null ditolak dan H i diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara pretest ke posttest. Dengan kata lain, ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttest.

  Pada kelompok kontrol harga sig. (2-tailed) sebesar 0,000 atau <0,05, maka H null ditolak dan H i diterima. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara pretest ke posttest. Dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara pretest ke posttest.

2. Perbandingan Skor Posttest

  Perbandingan skor posttest dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan antara posttest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen untuk kemampuan mengingat dan memahami. Analisis data statistik yang digunakan adalah parametrik independent sample t-test karena distribusi data yang dihasilkan normal. Berikut hipotesisnya :

  a. : tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok

  null

  H kontrol dan kelompok eksperimen.

  b. i : ada perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok kontrol H dan kelompok eksperimen.

  Kriteria penarikan kesimpulan sebagai berikut :

  a) ditolak dan H diterima. Artinya

  o i

  Jika probabilitas <0,05 maka H ada pengaruh yang signifikan antara skor posttest kelompok

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  eksperimen kemampuan mengevaluasi, mencipta. Dengan kata lain penggunaan media pembelajaran timeline berpengaruh terhadap kemampuan berpikir.

  b) o diterima dan H i ditolak. Artinya Jika probabilitas >0,05 maka H tidak ada pengaruh yang signifikan antara skor posttest kelompok kontrol kemampuan mengevaluasi, mencipta dan kelompok eksperimen kemampuan mengevaluasi, mencipta. Dengan kata lain penggunaan media pembelajaran timeline tidak berpengaruh terhadap kemampuan berpikir.

  Tabel 20. Rangkuman hasil uji hipotesis kemampuan mengingat

  Variabel Kemampuan Hasil Signifikansi Keterangan

  Kelompok kontrol Mengingat 0,000 Ada perbedaan dan kelompok eksperimen

  Berdasarkan tabel 20 diketahui bahwa probabilitas untuk kemampuan mengingat di bawah 0,05 yaitu 0,000, maka H o ditolak dan H i diterima artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok ekperimen dan kelompok kontrol. Dengan kata lain terdapat berpedaan penggunaan media pembelajaran timelineterhadap kemampuan mengingat siswa kelas V.

  Tabel 21. Rangkuman hasil uji hipotesis kemampuan memahami

  Variabel Kemampuan Hasil Signifikansi Keterangan

  Kelompok kontrol Memahami 0,000 Ada perbedaan dan kelompok eksperimen

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Berdasarkan tabel 21 diketahui bahwa probabilitas untuk kemampuan mencipta di bawah 0,05 yaitu 0,000, maka H o ditolak dan H i diterima artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara skor posttest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan kata lain terdapat perbedaan penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan memahami siswa kelas V.

E. Pembahasan Hasil Penelitian

  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dimana pelaksanaan penelitian ini dengan memberikan pretest dan posttest terhadap kelompok eksperimen dan kontrol. Tahap dalam penelitian ini 1) uji prasyarat yaitu uji normalitas dan homogenitas; 2) uji kenaikan skor pretest ke posttest kemampuan mengevaluasi dan mencipta kelas eksperimen dan kontrol; serta 3) uji perbedaan skor posttest kemampuan mengingat dan memahami. Pertama peneliti melakukan uji normalitas skor pretest dan posttest kemampuan mengingat kelompok eksperimen dan kontrol dengan menunjukkan kedua kelompok tersebut berada pada kondisi yang sama karena probabilitas >0,05 yaitu pretest kelompok eksperimen 1,558 dan posttest 2,243. Sedangkan pretest kelompok kontrol 2,077 dan posttest 1,432.

  Kemudian untuk kemampuan memahami untuk kelompok eksperimen dan kontrol berada pada kondisi yang sama karena probabilitas >0,05 yaitu pretest kelompok eksperimen 0,887 dan posttest1,604 sedangkan pretest kelompok kontrol sebesar 1,226 dan posttest1,278. Selanjutnya uji homogenitas skor pretest kemampuan mengingat dan memahami dari kedua kemampuan tersebut menunjukkan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  homogen atau tidak ada perbedaan skor pretest. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,569 untuk kemampuan mengingat dan 0,090 untuk kemampuan memahami karena jika probabilitas >0,05 maka tidak ada perbedaan yang signikan antara pretest kelompok eksperimen dan kontrol.

  Kedua melakukan uji kenaikan skor pretest ke posttest, hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada peningkaatan skor pretest ke posttest kemampuan mengingat dan memahami pada kelompok eksperimen dan kontrol. Kemampuan mengingat pada kelas eksperimen dan kontrol mengalami kenaikan skor karena harga

  

sig. (2-tailed) <0,05 yaitu 0,000 maka H null ditolak H i diterima yang artinya bahwa

  terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest ke posttest atau dengan kata lain ada kenaikan yang signifikan antara skor pretest ke posttest. Sedangkan kemampuan memahami di kelas eksperimen dan kontrol juga mengalami kenaikan skor karena harga sig.(2-tailed) <0,05 yaitu pada kelas eksperimen harga sig. (2-

  

tailed) sebesar 0,000 lalu pada kelas kontrol harga sig.(2-tailed) sebesar 0,000. Maka

  H ditolak dan Hi diterima yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara skor

  null

pretest ke posttest atau dengan kata lain terjadi peningkatan yang signifikan antara

skor pretest ke posttest.

  Oleh karena itu, berdasarkan uji kenaikan skor di atas diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan media pembelajaran timeline terhadap kemampuan mengingat dan memahami siswa kelas V. Ketiga uji perbedaan skor posttest untuk kemampuan mengingat dan memahami, dengan probabilitas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  skor posttest kemampuan mengingat dan memahami. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi untuk kemampuan mengingat sebesar 0,000 dan kemampuan memahami sebesar 0,000 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara skor posttest kemampuan mengingat dan memahami pada kelompok eksperimen dan kontrol.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

BAB V KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN PENELITIAN A. Kesimpulan Dari hasil penelitian yang dilakukan peneliti pada siswa kelas V SD Kanisius Sorowajan dengan menggunakan media pembelajaran „timeline’, dapat ditarik

  kesimpulan sebagai berikut : 1.

  Ada perbedaan yang signifikan dalam kemampuan mengingat antara kelompok yang menggunakan media pembelajaran timeline dan kelompok yang tidak menggunakan media pembelajaran timeline. Hal ini ditunjukkan pada hasil statistik pada data pretest ke postest pada masing-masing kelompok. Kelompok kontrol diperoleh peningkatan sebesar 176,21% dengan

  sig (2-tailed) 0,000 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan,

  sedangkan kelompok eksperimen diperoleh peningkatan sebesar 64,33% dengan sig (2-tailed) 0,000 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan H null ditolak H i diterima.

  2. Ada perbedaan yang signifikan dalam kemampuan memahami antara kelompok yang menggunakan media pembelajaran timeline dan kelompok yang tidak menggunakan media pembelajaran timeline. Hal ini ditunjukkan pada hasil statistik pada data pretest ke postest pada masing-masing kelompok. Kelompok kontrol diperoleh peningkatan sebesar 68,99% dengan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  sig (2-tailed) 0,000 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan,

  sedangkan kelompok eksperimen diperoleh peningkatan sebesar 53,67% dengan sig (2-tailed) 0,000 yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan H null ditolak H i diterima.

B. Saran 1.

  Bagi sekolah Dengan media pembelajaran timeline ini, jika terus digunakan akan membantu siswa dalam mengembangkan tingkat kognitifnya.

  2. Bagi guru Penggunaan media pembelajaran yang masih kurang dan terbatas menyebabkan seorang guru mengajar dengan tidak menggunakan sebuah alat untuk menyampaikan materi. Melalui media pembelajaran timeline ini diharapkan membantu guru dalam menjelaskan materi, sehingga dapat diterima siswa dengan baik terlebih pada mata pelajaran IPS.

  3. Bagi peneliti lain Peneliti perlu memperhitungkan waktu yang akan digunakan sehingga memperoleh hasil yang maksimal dan peneliti tidak hanya sebagai pengamat saja dalam kelas kontrol ataupun eksperimen tetapi berperan juga dalam melakukan pembelajaran.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

C. Keterbatasan Penelitian

  Peneliti menyadari penelitian ini belumlah sempurna, sebab meskipun penelitian ini dilakukan secara optimal, namun tidak dapat dipungkiri dalam penelitian ini masih ada keterbatasan. Keterbatasan penelitian ini antara lain: 1.

  Penelitian di kelas kontrol tidak maksimal, karena ketika memberikan

  postest di kelas ini guru kelas meminta waktu kepada peneliti untuk

  memberikan pendalaman materi lagi oleh guru kelas tersebut. Oleh sebab itu hasil postest kelas kontrol dengan kelas eksperimen lebih tinggi kelas kontrol. Sehingga hasil uji kenaikan skor pretest ke postest juga tidak terlihat kenaikan skornya antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

REFERENSI

  Anderson & Krathwohl. (2010). Kerangka Landasan Untuk: Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Arifin. (2009). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya. Arsyad. (2010). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persara Dedpdikbud.(2003).Pedoman Pelaksanaan Fungsional Guru. Jakarta.

  Depdiknas. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SD/MI. Jakarta : Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)

  Gonzali. (2009). Aplikasi analisis multivariatet dengan program SPSS. Semarang : Universitas Diponegoro. Hossoubah. (2004). Develoving Creative and Critical Thinking Skills (terjemahan).

  Bandung: Yayasan Nuansa Cendia Kasmadi.(2013). Panduan Modern Penelitian Kuantitatif. Bandung : Alfabeta Kuswana. (2012). Taksonomi Kognitif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

  Mardapi. (2008). Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan NonTes. Jogjakarta: Mitra Cendikia. Mardapi. (2008). Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan Nontes. Yogyakarta : Mitra Cendikia Press. Masidjo. (2007). Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius. Mityasari. (2013). Penggunaan Media Bagan Garis Waktu (Time Line Chart) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPS Kelas V SD.

  Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol.

  1 No.

  2. Diakses pada tanggal 10 Oktober 2013.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Mudyaharjo. (2006). Pengantar Pendidikan Sebuah Studi Awal tentang Dasar

  • dasar Pendidikan pada Umumnya dan Pendidikan di Indonesia. Jakarta : PT.

  Raja Grafindo Persada. Munadi. (2010). Media Pembelajaran : Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta: Gaung Persada Press.

  Murwani. (2006). Peran Guru dalam Membangun Kesadaran Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan Penabur No.6 , 59-68. Nasution. (2000).Didaktik Asas - Asas Mengajar. Jakarta : PT. Bumi Aksara. Penyusun Kamus Pusat Bahasa. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia (edisi

  ketiga). Jakarta : Balai Pustaka

  Priyatno. (2012). Belajar Praktis Analisis Parametrik dan Non Parametrik dengan SPSS. Yogyakarta: Gaya Media. Priyatno. (2012). Belajar praktis analisis parametrik dan non parametrik dengan SPSS. Yogyakarta:Gava Media. Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta:

  Sekretariat Negara Sadiman, dkk. (2009). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

  Sadiman. (2002). Media Pendidikan: pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali. Sadiman. (2002). Media Pendidilkan Pengertian, Pengembanagn dan Pemanfaatan.

  Jakarta : CV. Raja Wali. Sangaji. (2010). Metodologi Penelitian: pendekatan praktis dalam penelitian.

  Yogyakarta: Andi Offset. Sapriya. (2006). Konsep Dasar IPS. Bandung: UPI PRESS. Silvani. (2011). Pemanfaatan Media Timeline Video Pembelajaran untuk

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

01 Kec. Jabung Kab. Malang. ( Http://Scholar.google.co.id/ ). Diakses pada tanggal 9 Juni 2014.

  Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta. Supardi. (2011). Dasar-dasar Ilmu Sosial. Yogyakarta: Ombak Trihendradi. (2009). SPSS 16 Analisis Data Statistik. Yogyakarta : ANDI OFFSET.

  UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta : Depdiknas. Djamarah, dkk. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta:Rineka Cipta.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  LAMPIRAN

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

LAMPIRAN 1

RPP Kelas Eksperimen

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  5. Mencocokan tanggal terjadinya peristiwa kemerdekaan dengan tokoh.

  Menerapkan contoh cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam memepersiapkan kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.

  Compassion : 1.

  Menghargai pendapat orang lain.

  Conscience : 1.

  9. Mengkategorikan cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan.

  8. Menjelaskan beberapa usaha dalam rangka mempersiapkan kemerdekaan.

  7. Menyimpulkan proses perumusan dasar negara Indonesia.

  6. Mengabstraksikan proses perumusan dasar negara Indonesia.

  

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

  Satuan Pendidikan : SD Kanisius Sorowajan Mata pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas / Semester : V / 2 Waktu : 4 x 40 mnt A.

  3. Memberikan contoh cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam memepersiapkan kemerdekaan.

  2. Menerjemahkan nama tokoh dan peristiwa dalam mempersiapkan kemerdekaan.

  Mengenali nama tokoh perjuangan Indonesia dalam mempersiapkan kemerdekaaan.

  C. Indiaktor Competence : 1.

  2.2. Menghargai jasa dan peranan tokoh perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

  B. Kompetensi Dasar

  2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

   Standar Kompetensi

  4. Mengingat kembali tanggal peristiwa – peristiwa penting dalam mempersiapkan kemerdekaan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

D. Tujuan Pembelajaran

  Conscience : 1.

  F. Pendekatan, Model, dan Metode pembelajaran

  Persiapan Kemerdekaan Indonesia

  E. Materi Ajar

  2. Siswa mampu mempraktikkan media timeline dalam pembelajaran ini melalui penjelasan dari guru.

  Siswa mampu menerapkan contoh cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam memepersiapkan kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari minimal lima contoh melalui penjelasan dari guru.

  Compassion : 1.

  Siswa mampu menghargai pendapat orang lain.

  9. Siswa mampu menjelaskan usaha dalam rangka mempersiapkan kemerdekaan minimal tiga usaha setelah mendengarkan penjelasan guru.

  Competence : 1.

  8. Siswa mampu mengkategorikan cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan minimal dua kategori setelah membaca buku paket.

  7. Siswa mampu menyimpulkan proses perumusan dasar negara Indonesia minimal empat kesimpulan melalui penjelasan guru.

  6. Siswa mampu mengabstraksikan (membayangkan) proses perumusan dasar negara Indonesia melalui cerita sejarah.

  5. Siswa mampu mencocokan tanggal terjadinya peristiwa kemerdekaan dengan tokoh minimal tiga tanggal setelah membaca mendengarkan cerita sejarah.

  4. Siswa mampu memberikan contoh cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan minimal tiga contoh setelah mendengarkan penjelasan guru.

  3. Siswa mampu mengingat kembali tanggal peristiwa – peristiwa penting dalam mempersiapkan kemerdekaan minimal tujuh tanggal peritiwa setelah mendengarkan cerita sejarah.

  2. Siswa dapat menerjemahkan nama tokoh dan peristiwa dalam mempersiapkan kemerdekaan minimal lima tokoh setelah membaca buku paket .

  Siswa dapat mengenali nama tokoh perjuangan Indonesia dalam mempersiapkan kemerdekaaan minimal lima tokoh setelah membaca buku paket.

  • Pendekatan pembelajaran

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Pendekatan Pedagogi Reflektif (PPR)

  • Model pembelajaran

  Model Pembelajaran Kooperatif Learning

  Metode pembelajaran -

  Diskusi, penugasan, tanya jawab

G. Langkah-langkah pembelajaran

  Pertemuan pertama 1.

   Kegiatan Awal (Konteks) ( 15 Menit ) a.

  Salam Pembuka , ucapan salam kepada siswa.

  b.

  Guru dan siswa berdoa bersama.

  c.

  Presensi siswa d. Apersepsi

  Siswa bertanya jawab dengan guru tentang apa yang siswa ketahui mengenai Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Menggali pengetahuan lampau siswa ).

  e.

  Orientasi Siswa diberikan penjelasan mengenai langkah-langkah kegiatan dan tujuan pembelajaran terkait dan manfaat penggunaan model pembelajaran kooperatif learning dalam proses pembelajaran ini.

  f.

  Motivasi Guru mengajak siswa bernyanyi “ Maju Tak Gentar”

  Maju tak gentar Membela yang benar Maju tak genar hal kita diserang Maju serentak Mengusir penyerang Maju serentak

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Siswa dan guru bertanya jawab mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia, tokoh yang siswa tahu dalam persiapan kemerdekaan, seperti apa peranannya dalam proses kemerdekaan.

  Siswa diberikan LKS.

  Beberapa siswa diminta mencoba media pembelajaran kedepan kelas dengan menempelkan gambar para tokoh yang sudah j.

  Guru menjelaskan materi dengan menggunakan media pembelajaran timeline (garis waktu). i.

  h.

  Guru menjelaskan cara penggunaan media pembelajaran timeline (garis waktu).

  g.

  Siswa diberikan media pembelajaran timeline (garis waktu).

  Tentu kita menang Reff: Bergerak bergerak Serentak serentak Menerkam menerjang terkam Tak gentar tak gentar Menyerang menyerang Majulah majulah menang

2. Kegiatan Inti (Pengalaman) ( 50 Menit ) a.

  Siswa diminta berdiskusi dan mencatat cerita sejarah singkat yang sudah dibacakan oleh guru yang sudah di analisis.

  e.

  Siswa dalam kelompok diminta untuk menganalisis cerita sejarah singkat yang sudah dibacakan oleh guru.

  d.

  Siswa dibagi dalam kelompok yang setiap kelompoknya beranggotakan 5 orang siswa.

  c.

  Siswa mendengarkan cerita sejarah singkat mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh guru.

  b.

  f.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  k.

  Siswa diminta mengerjakan LKS.

  Evaluasi a.

  Siswa dibagikan lembar evaluasi.

  b.

  Siswa diminta mengerjakan lembar evaluasi bersama.

  Refleksi

  Siswa membuat refleksi atas pembelajaran yang telah dilalui  Bagaimana perasaan kalian selama mengikuti pelajaran ?  Apa kesulitan yang kalian temui ?  Bagaimanakah cara menyelesaikan kesulitan yang kalian temui ?

  Aksi

  Mengingat peristiwa sejarah yang sudah ada ! 4.

   Kegiatan Akhir ( 15 menit) Kesimpulan a.

  Guru memberikan penguatan dan meluruskan kesalahan persepsi siswa.

  b.

  Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum dimengerti.

  c.

  Siswa dan guru menyimpulkan hasil belajar.

  Evaluasi a.

  Setiap siswa diberikan lembar evaluasi atau tes tertulis yang dikerjakan secara individu.

  Tindak lanjut a.

  Guru kemudian memberi skor untuk masing-masing kelompok.

  b.

  Guru memberikan pekerjaan rumah berupa mempelajari materi atau topik selanjutnya mengenai nama tokoh yang berjuang dalam persiapan kemerdekaan Indonesia pada pertemuan selanjutnya.

  c.

  Guru menutup pelajaran dengan bernyanyi “Sayonara” d. Siswa mengucapkan salam

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Pertemuan kedua 1.

   Kegiatan Awal (Konteks) ( 15 Menit ) a.

  Salam Pembuka , ucapan salam kepada siswa.

  b.

  Guru dan siswa berdoa bersama.

  c.

  Presensi siswa.

  d.

  Apersepsi Siswa bertanya jawab dengan guru tentang apa yang siswa ketahui mengenai nama tokoh yang berjasa dalam persiapan kemerdekaan.

  (Menggali pengetahuan lampau siswa ).

  e.

  Orientasi Siswa dijelaskan langkah-langkah kegiatan dan tujuan pembelajaran terkait dan manfaat penggunaan model pembelajaran kooperatif learning dalam proses pembelajaran ini.

  f.

  Motivasi Guru mengajak siswa bernyanyi “ Hallo hallo Bandung”

  Hallo hallo bandung Ibu kota periangan Hallo hallo bandung Kota kenang

  • – kenangan Sudah lama beta Tidak berjumpa dengan kauu Sekarang telah menjadi lautan api Mari bung rebut kembali 2.

   Kegiatan Inti (Pengalaman) ( 50 Menit ) a.

  Siswa dan guru bertanya jawab mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia melanjutkan materi sebelumnya, pertemuan kedua ini membahas tentang tokoh yang siswa tahu dalam persiapan kemerdekaan, dan peranannya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Guru menjelaskan materi dengan menggunakan media pembelajaran timeline (garis waktu). i.

   Kegiatan Akhir ( 15 menit) Kesimpulan

  Mengingat peristiwa sejarah yang sudah ada ! 3.

  Aksi

  Apa kesulitan yang kalian temui ? c. Bagaimana cara menyelesaikan kesulitan yang kalian temui ?

  Bagaimana perasaan kalian selama mengikuti pelajaran ? b.

  Siswa membuat refleksi atas pembelajaran yang telah dilalui a.

  Refleksi

  Siswa diminta mengerjakan LKS dalam kelompok.

  Siswa diberikan LKS. k.

  Beberapa siswa diminta mencoba media pembelajaran kedepan kelas dengan menempel gambar tokoh yang bersangkutan, sesuai dengan tanggal yang ada. j.

  b.

  Siswa mendengarkan cerita sejarah singkat mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh guru.

  Guru menjelaskan cara penggunaan media pembelajaran timeline (garis waktu).

  g.

  Siswa diberikan media pembelajaran timeline (garis waktu).

  f.

  Siswa diminta berdiskusi dan mencatat cerita sejarah singkat yang sudah dibacakan oleh guru yang sudah di analisis.

  e.

  Siswa dalam kelompok diminta untuk menganalisis cerita sejarah singkat yang sudah dibacakan oleh guru, seperti tanggal, dan siapa nama tokoh yang ada dalam cerita yang sudah guru bacakan.

  d.

  Siswa dibagi dalam kelompok yang setiap kelompoknya beranggotakan 5 orang siswa.

  c.

  h.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Guru memberikan pekerjaan rumah berupa mempelajari materi atau topik selanjutnya mengenai nama tokoh yang berjuang dalam persiapan kemerdekaan Indonesia pada pertemuan selanjutnya.

  2. Tes tertulis Pilihan Ganda Tokoh penting dalam persiapan kemerdekaan yang merupakan pejuang dari golongan tua

  Mengenali nama tokoh perjuangan Indonesia dalam mempersiapkan kemerdekaaan.

  Indikator Pencapaian Kompetensi Jenis Penilaian Bentuk Penilaian Contoh Instrumen / Soal Competence : 1.

  Ringkasan materi / cerita singkat b. Buku pelajaran IPS untuk SD/MI kelas V H. Penilaian

  Siswa mengucapkan salam G. Alat/ bahan dan sumber belajar a.

  d.

  Guru menutup pelajaran dengan bernyanyi “Sayonara”.

  c.

  a.

  Guru memberikan penguatan dan meluruskan kesalahan persepsi siswa.

  Guru kemudian memberi skor untuk masing-masing kelompok.

  Tindak lanjut a.

  Setiap siswa diberikan lembar evaluasi atau tes tertulis yang dikerjakan secara individu.

  Evaluasi a.

  Siswa dan guru menyimpulkan hasil belajar.

  c.

  Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum dimengerti.

  b.

  b.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  tokoh dan peristiwa adalah.... dalam mempersiapkan a.

  Moh. Hatta kemerdekaan. b.

  Ahmad Subardjo 3. contoh c.

  Memberikan Moh. Yamin cara menghargai jasa d.

  Prof. Dr. Mr. tokoh perjuangan dalam Supomo memepersiapkan kemerdekaan. 4. kembali

  Mengingat

  • – tanggal peristiwa peristiwa penting dalam mempersiapkan kemerdekaan.

  5. tanggal Mencocokan terjadinya peristiwa kemerdekaan dengan tokoh.

  6. Mengabstraksikan proses perumusan dasar negara Indonesia.

  7. Menyimpulkan proses perumusan dasar negara Indonesia.

  8. Menjelaskan beberapa usaha dalam rangka mempersiapkan kemerdekaan.

  Menunjukkan 9. kemandirian dalam

  Mengkategorikan cara

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  menghargai jasa tokoh memecahkan soal perjuangan dalam atau permasalahan. mempersiapkan Non tes kemerdekaan.

  Menerapkan dengan

  Conscience :

  contoh menghargai 1. pendapat jasa para pahlawan. Menghargai orang lain.

  Compassion : 1.

  Menerapkan contoh cara Penilaian Sikap menghargai jasa tokoh perjuangan dalam memepersiapkan kemerdekaan dalam kehidupan sehari

  • – hari.

2. Mempraktikkan media

  Non tes Rubrik timeline dalam Pengamatan pembelajaran ini.

a. Penilaian Competence

  • Nilai = Jumlah skor yang benar x 2

  Tes Tertulis (Produk)

  3 b.

   Penilaian Conscience

  • No. Aspek yang dinilai Pilihan sikap

  Non Tes

  SS S R TS STS

  1. Menunjukkan kemandirian dalam memecahkan soal atau permasalahan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  2. Menunjukkan kemampuan menyampaikan pendapat didalam kelompok dan di dalam kelas.

  2. Dapat menerapkan contoh menghargai jasa pahlawan dengan tepat.

  1. Dapat menerapkan contoh menghargai jasa pahlawan dengan baik.

  1      poin skor SkorTotal

  2

  3

  4

  5

  5

  1

  2 STS : Sangat Tidak Setuju

  3 TS : Tidak Setuju

  4 R : Ragu-ragu

  5 S : Setuju

  SS : Sangat Setuju

  Keterangan : Nilai:

  5. Menunjukkan sikap menghargai pendapat teman.

  4. Melakukan kerjasama dalam memecahkan masalah.

  3. Menunjukkan keberanian ketika bertanya.

c. Penilaian Psikomotor

  • Non Tes No. Aspek yang dinilai SB B CB KB TB

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Keterangan : SB: Sangat baik : 5 B : Baik : 4 CB: Cukup baik : 3 KB: Kurang baik : 2 TB: Tidak baik

  : 1

  skor poin 1  2  3  4 

5 SkorTotal 

  5 Yogyakarta.............................2014

  Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

  Septirinda Eka Widiyastuti

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

LAMPIRAN 2

Silabus Kelas Eksperimen

  

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SD Kanisius Sorowajan Mata Pelajaran : IPS Kelas / Program : V Semester : 2 (dua) Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit

Standar Kompetensi : 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan

Indonesia. Kompetensi Dasar : 2.2. Menghargai jasa dan peranan tokoh perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

  b.

  IPS untuk SD/MI kelas V

  Buku pelajara n

  2 x40 menit (2 x pertemua n

  Tokoh penting dalam persiapan kemerdeka an yang merupaka n pejuang dari golongan tua adalah....

  Soal pilihan ganda

  Tes 2. Non tes

  Siswa mendengarkan cerita sejarah singkat mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia yang dibacakan 1.

  Siswa dan guru bertanya jawab mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia, tokoh siapa saja yang siswa tahu dalam persiapan kemerdekaan, seperti apa peranannya dalam proses kemerdekaan.

  Indikator Pencapaian Kompetensi Materi Pokok dan Uraian Materi Gagasan Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber dan Media Belajar Jenis Tagihan Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Kompetensi Dasar : 2.2. Menghargai jasa dan peranan tokoh perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

  Pertemuan Pertama a.

   Persiapan kemerdekaan dan proses perumusan dasar negara yang meliputi usaha mempersiapakan

  Perjuangan mempersiapkan kemerdekaan indonesia

  Materi Pokok: Persiapan Kemerdekaan.

  2. Menerjemahka n nama tokoh dan peristiwa dalam

  Mengenali nama tokoh perjuangan Indonesia dalam mempersiapka n kemerdekaaan.

  Competence : 1.

80 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  e.

  mempersiapka n kemerdekaan.

  3. Memberikan contoh cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam memepersiap kan kemerdekaan .

  4. Mengingat kembali tanggal peristiwa

  Siswa diminta berdiskusi dan mencatat cerita sejarah singkat yang sudah dibacakan oleh guru yang sudah di analisis.

  c.

  Siswa dibagi dalam kelompok yang setiap kelompoknya beranggotakan 5 orang siswa.

  d.

  Siswa dalam kelompok diminta untuk menganalisis cerita sejarah singkat yang sudah dibacakan oleh guru, siapa nama tokoh yang ada dalam cerita, dan tanggal berapa peristiwa tersebut terjadi.

  • – peristiwa penting dalam mempersiapk an kemerdekaan .

  5. Mencocokan tanggal terjadinya peristiwa kemerdekaan dan perumusan dasar negara.  Tokoh – tokoh persiapan kemerdekaan yang meliputi mengenal tokoh persiapan kemerdekaan dan menghormati jasa tokoh mempersiapakan kemerdekaan. oleh guru.

  f.

  Siswa diberikan media pembelajaran timeline (garis waktu).

  g.

  Guru menjelaskan cara penggunaan media pembelajaran timeline (garis waktu).

  h.

  Guru menjelaskan materi dengan menggunakan media pembelajaran timeline (garis

81 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  kemerdekaan waktu). dengan i.

  Beberapa siswa diminta tokoh. mencoba media

  6. pembelajaran kedepan kelas

  Mengabstrak sikan proses dengan menempelkan perumusan gambar para tokoh yang dasar negara sudah Indonesia. j.

  Siswa diberikan LKS. 7. k.

  Menyimpulk Siswa diminta mengerjakan an proses LKS. perumusan

  Evaluasi dasar negara l.

  Lembar evaluasi Indonesia. Refleksi

  8. Pertemuan Kedua Menjelaskan beberapa m.

  Siswa dan guru bertanya usaha dalam jawab mengenai persiapan rangka kemerdekaan Indonesia mempersiapk melanjutkan materi an sebelumnya, pertemuan kemerdekaan kedua ini membahas tentang . tokoh siapa saja yang siswa 9. tahu dalam persiapan

  Mengkategor ikan cara kemerdekaan, seperti apa menghargai peranannya dalam proses jasa tokoh kemerdekaan. perjuangan n.

  Siswa mendengarkan cerita dalam sejarah singkat mengenai mempersiapk persiapan kemerdekaan

  82 an kemerdekaan .

  Conscience : 1.

  Menghargai pendapat orang lain.

  Compassion : 1.

  Menerapkan contoh cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam memepersiap kan kemerdekaan dalam kehidupan sehari

  • – hari.

  2. Mempraktikk an media timeline dalam pembelajaran ini.

  Indonesia yang dibacakan oleh guru. o.

  Siswa dibagi dalam kelompok yang setiap kelompoknya beranggotakan 5 orang siswa. p.

  Siswa dalam kelompok diminta untuk menganalisis cerita sejarah singkat yang sudah dibacakan oleh guru, seperti tanggal, dan siapa nama tokoh yang ada dalam cerita yang sudah guru bacakan. q.

  Siswa diminta berdiskusi dan mencatat cerita sejarah singkat yang sudah dibacakan oleh guru yang sudah di analisis. r.

  Siswa diberikan media pembelajaran timeline (garis waktu). s.

  Guru menjelaskan cara penggunaan media pembelajaran timeline (garis waktu). t.

  Guru menjelaskan materi dengan menggunakan media

83 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  pembelajaran timeline (garis waktu). u.

  Beberapa siswa diminta mencoba media pembelajaran ke depan kelas dengan menempel gambar tokoh yang bersangkutan, sesuai dengan tanggal yang ada. v.

  Siswa diberikan LKS. w.

  Siswa diminta mengerjakan LKS dalam kelompok.

  Evaluasi x.

  Lembar evaluasi

  Refleksi

  84

  85 LAMPIRAN 3

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

RPP Kelas Kontrol

  86

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

  Satuan Pendidikan : SD Kanisius Sorowajan Mata pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas / Semester : V / 2 Waktu : 4 x 40 mnt B.

  13. Mengingat kembali tanggal peristiwa – peristiwa penting dalam mempersiapkan kemerdekaan.

  18. Mengkategorikan cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam

  17. Menjelaskan beberapa usaha dalam rangka mempersiapkan kemerdekaan.

  16. Menyimpulkan proses perumusan dasar negara Indonesia.

  15. Mengabstraksikan proses perumusan dasar negara Indonesia.

  14. Mencocokan tanggal terjadinya peristiwa kemerdekaan dengan tokoh.

  12. Memberikan contoh cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam memepersiapkan kemerdekaan.

   Standar Kompetensi

  

(RPP)

  Mengenali nama tokoh perjuangan Indonesia dalam mempersiapkan kemerdekaaan.

  C. Indiaktor Competence : 10.

  2.2. Menghargai jasa dan peranan tokoh perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

  B. Kompetensi Dasar

  2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

  11. Menerjemahkan nama tokoh dan peristiwa dalam mempersiapkan kemerdekaan.

  Menghargai pendapat orang lain.

  87 Conscience : 2.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Compassion : 3.

  Menerapkan contoh cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam memepersiapkan kemerdekaan dalam kehidupan sehari

  • – hari.

4. Mempraktikkan media timeline dalam pembelajaran ini.

D. Tujuan Pembelajaran

  Siswa dapat mengenali nama tokoh perjuangan Indonesia dalam mempersiapkan kemerdekaaan minimal lima tokoh setelah membaca buku paket.

  2. Siswa dapat menerjemahkan nama tokoh dan peristiwa dalam mempersiapkan kemerdekaan minimal lima tokoh setelah membaca buku paket .

  Competence : 1.

  4. Siswa mampu memberikan contoh cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan minimal tiga contoh setelah mendengarkan penjelasan guru.

  5. Siswa mampu mencocokan tanggal terjadinya peristiwa kemerdekaan dengan tokoh minimal tiga tanggal setelah membaca mendengarkan cerita sejarah.

  6. Siswa mampu mengabstraksikan (membayangkan) proses perumusan dasar negara Indonesia melalui cerita sejarah.

  7. Siswa mampu menyimpulkan proses perumusan dasar negara Indonesia minimal tempat kesimpulan melalui penjelasan guru.

  8. Siswa mampu mengkategorikan cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan minimal dua kategori setelah membaca buku paket.

  3. Siswa mampu mengingat kembali tanggal peristiwa – peristiwa penting dalam mempersiapkan kemerdekaan minimal tujuh tanggal peritiwa setelah mendengarkan cerita sejarah.

  88

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  9. Siswa mampu menjelaskan usaha dalam rangka mempersiapkan kemerdekaan minimal tiga usaha setelah mendengarkan penjelasan guru.

  Conscience : 1.

  Siswa mampu menghargai pendapat orang lain.

  Compassion : 1.

  Siswa mampu menerapkan contoh cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam memepersiapkan kemerdekaan dalam kehidupan sehari

  • – hari minimal lima contoh melalui penjelasan dari guru.

  2. Siswa mampu mempraktikkan media timeline dalam pembelajaran ini melalui penjelasan dari guru.

  E. Materi Ajar

  Persiapan Kemerdekaan Indonesia

  F. Pendekatan, Model, dan Metode pembelajaran Pendekatan pembelajaran -

  Pendekatan Pedagogi Reflektif (PPR)

  • Model pembelajaran

  Model Pembelajaran Kooperatif Learning

  Metode pembelajaran - Diskusi, penugasan, tanya jawa.

  G. Langkah-langkah pembelajaran Pertemuan Pertama 3.

   Kegiatan Awal (Konteks) ( 15 Menit ) g.

  Salam Pembuka , ucapan salam kepada siswa.

  h.

  Guru dan siswa berdoa bersama i. Presensi siswa j. Apersepsi

  Siswa bertanya jawab dengan guru tentang apa yang siswa ketahui mengenai Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Menggali pengetahuan

  89

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  lampau siswa ). k.

  Orientasi Siswa dijelaskan langkah-langkah kegiatan dan tujuan pembelajaran terkait dan manfaat penggunaan model pembelajaran kooperatif learning dalam proses pembelajaran ini. l.

  Motivasi Guru mengajak siswa bernyanyi “ Garuda Pancasila”

  Garuda pancasila Akulah pendukungmu Patriot proklamasi Sedia berkorban untukmu Pancasila dasar negara Rakyat adil makmur sentausa Pribadi bangsaku Ayo maju, maju, ayo maju, maju, ayo maju maju

4. Kegiatan Inti (Pengalaman) ( 50 Menit ) l.

  Siswa dan guru bertanya jawab mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia, tokoh siapa saja yang siswa tahu dalam persiapan kemerdekaan, seperti apa peranannya dalam proses kemerdekaan. m.

  Siswa dibagi dalam kelompok yang setiap kelompoknya beranggotakan 5 orang siswa. n.

  Siswa dibacakan oleh guru cerita sejarah singkat mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia. o.

  Siswa dalam kelompok diminta untuk menganalisis cerita sejarah singkat yang sudah dibacakan oleh guru dalam kelompok. p.

  Siswa diminta berdiskusi dan mencatat cerita sejarah singkat yang sudah

  90

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Siswa diberikan LKS kelompok. r.

  Siswa dan guru menyimpulkan hasil belajar.

  Guru menutup pelajaran dengan bernyanyi “Sayonara”

  f.

  Guru memberikan pekerjaan rumah berupa mempelajari materi atau topik selanjutnya mengenai nama tokoh yang berjuang dalam persiapan kemerdekaan Indonesia pada pertemuan selanjutnya.

  e.

  Guru kemudian memberi skor untuk masing-masing kelompok.

  Tindak lanjut b.

  Setiap siswa diberikan lembar evaluasi atau tes tertulis yang dikerjakan secara individu.

  Evaluasi b.

  f.

  Siswa diminta mengerjakan LKS kelompok. s.

  dibacakan oleh guru yang sudah di analisis. q.

  e.

  Guru memberikan penguatan dan meluruskan kesalahan persepsi siswa.

   Kegiatan Akhir ( 15 menit) Kesimpulan d.

  Mengingat peristiwa sejarah yang sudah ada ! 5.

  Aksi

  Siswa membuat refleksi atas pembelajaran yang telah dilalui  Bagaimana perasaan kalian selama mengikuti pelajaran ?  Apa kesulitan yang kalian temui ?  Bagaimana kalian menyelesaikan kesulitan yang kalian temui ?

  Refleksi

  Siswa diminta membacakan cerita sejarah yang sudah siswa analisis dalam kelompok.

  Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum dimengerti.

  91

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  g.

  Siswa mengucapkan salam

  Pertemuan Kedua 4.

   Kegiatan Awal (Konteks) ( 15 Menit ) g.

  Salam Pembuka , ucapan salam kepada siswa.

  h.

  Guru dan siswa berdoa bersama. i.

  Presensi siswa. j.

  Apersepsi Siswa bertanya jawab dengan guru tentang apa yang siswa ketahui mengenai nama tokoh yang berjasa dalam persiapan kemerdekaan.

  (Menggali pengetahuan lampau siswa ). k.

  Orientasi Siswa dijelaskan langkah-langkah kegiatan dan tujuan pembelajaran terkait dan manfaat penggunaan model pembelajaran kooperatif learning dalam proses pembelajaran ini. l.

  Motivasi Guru mengajak siswa bernyanyi “ Garuda Pancasila”

  Garuda pancasila Akulah pendukungmu Patriot proklamasi Sedia berkorban untukmu Pancasila dasar negara Rakyat adil makmur sentausa Pribadi bangsaku Ayo maju, maju, ayo maju, maju, ayo maju maju

6. Kegiatan Inti (Pengalaman) ( 50 Menit )

  92

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Siswa dan guru bertanya jawab mengenai tokoh yang berjasa dalam persiapan kemrdekaan.

  Siswa diminta mengerjakan LKS kelompok.

  Guru memberikan penguatan dan meluruskan kesalahan persepsi siswa.

   Kegiatan Akhir ( 15 menit) Kesimpulan d.

  Mengingat peristiwa sejarah yang sudah ada ! 7.

  Aksi

  Siswa membuat refleksi atas pembelajaran yang telah dilalui  Bagaimana perasaan kalian selama mengikuti pelajaran ?  Apa kesulitan yang kalian temui ?  Bagaimana kalian menyelesaikan kesulitan yang kalian temui ?

  Refleksi

  Siswa diminta membacakan cerita sejarah mengenai tokoh yang berjasa dalam persiapan kemerdekaan yang sudah siswa analisis dalam kelompok.

  h.

  g.

  b.

  a.

  f.

  Siswa diminta berdiskusi dan mencatat cerita sejarah singkat mengenai tokoh yang berjasa dalam persiapan kemerdekaan yang sudah dibacakan oleh guru yang sudah di analisis.

  e.

  Siswa dalam kelompok diminta untuk menganalisis cerita sejarah singkat mengenai tokoh yang berjasa dalam persiapan kemerdekaan yang sudah dibacakan oleh guru dalam kelompok.

  d.

  Siswa dibacakan oleh guru cerita sejarah singkat mengenai beberapa tokoh yang berjasa dalam persiapan kemerdekaan.

  c.

  Siswa dibagi dalam kelompok yang setiap kelompoknya beranggotakan 5 orang siswa.

  Siswa diberikan LKS kelompok.

  93

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  f.

  Guru menutup pelajaran dengan bernyanyi “Sayonara”.

  2. Menerjemahkan nama tokoh dan peristiwa Tes tertulis Pilihan Ganda Tokoh penting dalam persiapan kemerdekaan yang merupakan pejuang dari golongan tua

  Mengenali nama tokoh perjuangan Indonesia dalam mempersiapkan kemerdekaaan.

  Indikator Pencapaian Kompetensi Jenis Penilaian Bentuk Penilaian Contoh Instrumen / Soal Competence : 1.

  Ringkasan materi d. Buku pelajaran IPS untuk SD/MI kelas V I. Penilaian

  Siswa mengucapkan salam H. Alat/ bahan dan sumber belajar c.

  h.

  g.

  Siswa dan guru menyimpulkan hasil belajar.

  dimengerti.

  f.

  Guru kemudian memberi skor untuk masing-masing kelompok.

  Tindak lanjut e.

  Setiap siswa diberikan lembar evaluasi atau tes tertulis yang dikerjakan secara individu.

  Evaluasi b.

  Guru memberikan pekerjaan rumah berupa mempelajari materi atau topik selanjutnya mengenai nama tokoh yang berjuang dalam persiapan kemerdekaan Indonesia pada pertemuan selanjutnya.

  94

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  dalam mempersiapkan adalah.... kemerdekaan. e.

  Moh. Hatta 3. f. Memberikan contoh Ahmad cara menghargai jasa Subardjo tokoh perjuangan g.

  Moh. Yamin dalam h.

  Prof. Dr. Mr. memepersiapkan

  Supomo kemerdekaan.

4. Mengingat kembali

  • – tanggal peristiwa peristiwa penting dalam mempersiapkan kemerdekaan.

  5. Mencocokan tanggal terjadinya peristiwa kemerdekaan dengan tokoh.

  6. Mengabstraksikan proses perumusan dasar negara Indonesia.

  7. Menyimpulkan proses perumusan dasar negara Indonesia.

  8. Menjelaskan beberapa usaha dalam rangka mempersiapkan Menunjukkan kemerdekaan. kemandirian

  95

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  9. dalam

  Mengkategorikan cara menghargai jasa memecahkan soal tokoh perjuangan atau permasalahan. dalam mempersiapkan Menerapkan kemerdekaan. dengan contoh

  Conscience :

  menghargai jasa 1. para pahlawan. Menghargai pendapat orang lain.

  Compassion :

  Non tes Penilaian 1. contoh

  Menerapkan Sikap cara menghargai jasa tokoh perjuangan dalam memepersiapkan

  Non tes kemerdekaan dalam Rubrik

  • – kehidupan sehari

  Pengamatan hari.

  2. Mempraktikkan media timeline dalam pembelajaran ini.

c. Penilaian Competence

  • Nilai = Jumlah skor yang benar x 2

  Tes Tertulis (Produk)

  3 d.

   Penilaian Conscience

  Non Tes

  96 No. Aspek yang dinilai Pilihan sikap

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Keterangan : SB: Sangat baik : 5 B : Baik : 4 CB: Cukup baik : 3 KB: Kurang baik : 2

  2. Dapat menerapkan contoh menghargai jasa pahlawan dengan tepat.

  1. Dapat menerapkan contoh menghargai jasa pahlawan dengan baik.

  1      poin skor SkorTotal

  2

  3

  4

  5

  5

  1

  2 STS : Sangat Tidak Setuju

  3 TS : Tidak Setuju

  4 R : Ragu-ragu

  5 S : Setuju

  SS : Sangat Setuju

  Keterangan : Nilai:

  10. Menunjukkan sikap menghargai pendapat teman.

  9. Melakukan kerjasama dalam memecahkan masalah.

  8. Menunjukkan keberanian ketika bertanya.

  7. Menunjukkan kemampuan menyampaikan pendapat didalam kelompok dan di dalam kelas.

  6. Menunjukkan kemandirian dalam memecahkan soal atau permasalahan.

  SS S R TS STS

d. Penilaian Psikomotor

  • Non Tes No. Aspek yang dinilai SB B CB KB TB

  97

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  skor poin 1  2  3  4 

5 SkorTotal 

  5 Yogyakarta.................................2014

  Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

  Septirinda Eka Widiyastuti

  98 LAMPIRAN 4

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Silabus Kelas Kontrol

  

SILABUS PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SD Kanisius Sorowajan Mata Pelajaran : IPS Kelas / Program : V Semester : 2 (dua) Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit

Standar Kompetensi : 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankan

kemerdekaan Indonesia. Kompetensi Dasar : 2.2. Menghargai jasa dan peranan tokoh perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

  Siswa dibagi dalam kelompok yang setiap kelompoknya 3.

  99 100

  IPS untuk SD/MI kelas V

  Buku pelajaran

  2 x40 menit (2 x pertemuan

  Tokoh penting dalam persiapan kemerdeka an yang merupaka n pejuang dari golongan tua adalah....

  Soal pilihan ganda

  Tes 4. Non tes

  b.

  Indikator Pencapaian Kompetensi Materi Pokok dan Uraian Materi Gagasan Kegiatan Pembelajaran Penilaian Alokasi Waktu Sumber dan Media Belajar Jenis Tagihan Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Kompetensi Dasar : 2.2. Menghargai jasa dan peranan tokoh perjuangan dalam mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

  Siswa dan guru bertanya jawab mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia, tokoh siapa saja yang siswa tahu dalam persiapan kemerdekaan, seperti apa peranannya dalam proses kemerdekaan.

   Persiapan kemerdekaan dan proses perumusan dasar negara yang meliputi usaha mempersiapak an kemerdekaan Pertemuan Pertama a.

  Perjuangan mempersiapkan kemerdekaan Indonesia

  Materi Pokok: Persiapan Kemerdekaan.

  3. Memberikan contoh cara menghargai jasa

  Mengenali nama tokoh perjuangan Indonesia dalam mempersiapkan kemerdekaaan 2. Menerjemahkan nama tokoh dan peristiwa dalam mempersiapkan kemerdekaan.

  Competence : 1.

99 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  beranggotakan 5 orang siswa.

  4. Mengingat kembali tanggal peristiwa

  tokoh perjuangan dalam memepersiapka n kemerdekaan.

  Siswa dibacakan oleh guru cerita sejarah singkat mengenai persiapan kemerdekaan Indonesia.

  c.

  dan perumusan dasar negara.  Tokoh – tokoh persiapan kemerdekaan yang meliputi mengenal tokoh persiapan kemerdekaan dan menghormati jasa tokoh mempersiapak an kemerdekaan.

  • – peristiwa penting dalam mempersiapkan kemerdekaan.

  7. Menyimpulkan proses perumusan dasar negara Indonesia.

  6. Mengabstraksik an proses perumusan dasar negara Indonesia.

  d.

  5. Mencocokan tanggal terjadinya peristiwa kemerdekaan dengan tokoh.

  e.

  Siswa diminta berdiskusi dan mencatat cerita sejarah singkat yang sudah dibacakan oleh guru yang sudah di analisis.

  f.

  Siswa diberikan LKS kelompok.

  g.

  Siswa diminta mengerjakan LKS kelompok.

  h.

  Siswa diminta membacakan cerita

8. Menjelaskan

  100

  Siswa dalam kelompok diminta untuk menganalisis cerita sejarah singkat yang sudah dibacakan oleh guru dalam kelompok.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  beberapa usaha sejarah yang sudah dalam rangka siswa analisis dalam mempersiapkan kelompok. kemerdekaan. Pertemuan Kedua 9.

  a. Mengkategorika Siswa dan guru n cara bertanya jawab menghargai jasa mengenai tokoh yang tokoh berjasa dalam perjuangan persiapan kemrdekaan. dalam b.

  Siswa dibagi dalam mempersiapkan kelompok yang setiap kemerdekaan. kelompoknya

  Conscience : beranggotakan 5 orang 1. Menghargai siswa.

  pendapat orang c.

  Siswa dibacakan oleh lain. guru cerita sejarah

  Compassion : singkat mengenai 1.

  beberapa tokoh yang Menerapkan contoh cara berjasa dalam menghargai persiapan jasa tokoh kemerdekaan. perjuangan d.

  Siswa dalam kelompok dalam diminta untuk mempersiapka menganalisis cerita n kemerdekaan sejarah singkat dalam mengenai tokoh yang kehidupan berjasa dalam sehari persiapan kemerdekaan – hari.

  2. yang sudah dibacakan

  Mempraktikka

  101

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  n media oleh guru dalam timeline dalam kelompok. pembelajaran e.

  Siswa diminta ini. berdiskusi dan mencatat cerita sejarah singkat mengenai tokoh yang berjasa dalam persiapan kemerdekaan yang sudah dibacakan oleh guru yang sudah di analisis.

  f.

  Siswa diberikan LKS kelompok.

  g.

  Siswa diminta mengerjakan LKS kelompok.

  h.

  Siswa diminta membacakan cerita sejarah mengenai tokoh yang berjasa dalam persiapan kemerdekaan yang sudah siswa analisis dalam kelompok.

  102

  103

LAMPIRAN 5

LKS Kelas Eksperimen

dan Kelas Kontrol

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  104 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lembar Kerja PertemuanPertama Nama : Kelas :

  Pilihlah jawaban yang tepat ! 1.

  Kemerdekan Indonesia sudah dipersiapkan sejak...

  a.

  Pasukan jepan terdesak oleh pasukan sekutu b.

  Jepang masuk Indonesia c. Inggris menduduki Indonesia d.

  Jauh hari sebelumnya kesempatan memproklamasikan kemerdekaan tiba 2.

  Tujuan Perdana Menteri Koiso mengumumkan Indonesia akan diberi kemerdekaan di kemudian hari adalah ... .

  a.

  Agar rakyat Indonesia bahagia b. Agar tentara Sekutu tidak disambut sebagai pembebas tetapi penyerbu c. Agar para tokoh mempersiapkan diri dalam pencalonan presiden d. Agar rakyat berterimakasih pada Jepang 3. Ketua Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) adalah....

  a. Kumakici Harada

  c. Ichibangase

  b. Sukarno

  d. Radjiman Wedyodiningrat 4. Jenderal Kuniaki Koiso mengumumkan bahwa Indonesia akan dimerdekakan setelah....

  a. bangsa Indonesia mandiri

  b. tercapai kemenangan akhir dalam perang Asia Timur Raya

  c. bangsa Indonesia membantu melawan Sekutu

  d. BPUPKI selesai melakukan tugasnya 5. Ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) adalah ... .

  105 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI b. Ahmad Subarjo

  d. Radjiman Wedyodiningrat 6. Pernyataan tentang PPKI berikut ini yang benar adalah ... .

  a.

  PPKI diterima secara total oleh rakyat Indonesia b.

  PPKI dibentuk sebelum BPUPKI c. PPKI berjasa dalam menyiapkan UUD bagi negara Indonesia d.

  PPKI tidak berhasil mengesahkan UUD 7. Sidang PPKI 19 Agustus 1945 memutuskan wilayah Indonesia dibagi menjadi ...

  a. enam provinsi

  c. enam negara bagian

  b. delapan provinsi

  

d. delapan negara bagian

8. Berikut ini tokoh yang mengusulkan dasar-dasar negara adalah ... .

  a. Ahmad Subarjo

  c. Muhammad Yamin

  b. Mohammad Hatta

  d. Wachid Hasyim 9. Nama “Pancasila” untuk dasar negara diusulkan oleh ... .

  a. Ahmad Subarjo

  

c. Mr. Muhammad Yamin

  b. Ir. Sukarno

  

d. Prof. Dr. Mr. Supomo

10. Piagam Jakarta (Jakarta Charter) dirumuskan oleh ... .

  a. BPUPKI

  c. PPKI

  b. Panitia Kecil

  d. Panitia Sembilan 11. Panitia Kecil Perancang Undang-Undang Dasar diketuai oleh ... .

  a. Ahmad Subarjo

  c. Muhammad Yamin

  b. Sukarno

  d. Supomo 12. Proklamator kemerdekaan Indonesia adalah ... .

  a. Sukarno-Hatta

  

c. Sukarno-Ahmad Subarjo

  b. Supomo-Yamin

  d. Supomo-Hatta 13. Tokoh pergerakan kemerdekaan yang juga dikenal sebagai penyair angkatan Pujangga Baru, adalah ... .

  a. Ahmad Subarjo

  c. Muhammad Yamin

  b. Sukarno

  d. Supomo

  106 a. Pancasila

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  c. liberalisme

  b. komunisme

  d. Sosialisme 15. Dokuritsu Zumbi Coosakai adalah nama Jepang untuk ... .

  a. PPKI

  c. Panitia Kecil

  b. BPUPKI

  d. Panitia Sembilan

  107 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Lembar Kerja Pertemuan Kedua Nama : Kelas :

  Tuliskan peran tokoh-tokoh berikut ini dalam mempersiapkan negara Indonesia merdeka dan dalam perumusan dasar negara ! ________________________________________________ ________________________________________________ ________________________________________________ ________________________________________________ ________________________________________________ ________________________________________________ ________________________________________________ ________________________________________________ ________________________________________________ ________________________________________________

  108 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  ________________________________________________ ________________________________________________ ________________________________________________ ________________________________________________ ________________________________________________ ________________________________________________

  109

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

LAMPIRAN 6

Hasil Validitas Instrumen

dan Reliabilitas

a.

   Valditas Data Excel b. Valditas Output SPSS c. Reliabilitas

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

a. Validitas Data Excel No Absen

  8

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  13

  12

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  11

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  1

  10

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  11

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  16

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6 112

  1

  1

  1

  1

  1

  11

  14

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  11

  15

  1

  1

  2

  1

  1

  1

  1

  9

  2

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  3

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  10

  3

  4

  5

  6

  7

  8

  9

  11

  1

  12

  13

  14

  15 Total

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  8

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  7

  1

  6

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  6

  1

  4

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  8

  5

  1

  1

  1

  1

  1

  9

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  1

  1

  1

  9

  28

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  9

  29

  30

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  26

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  27

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  32

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  33

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6 113

  6

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  15

  31

  1

  1

  1

  1

  17

  1

  20

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  11

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  21

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  18

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  19

  1

  8

  1

  25

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  24

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  9

  1

  23

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  6

  22

  1

  1

  10

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

  1

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

b. Data Validitas Output SPSS

  

Correlations

total soal1 soal2 soal3 soal4 soal5 soal6 soal7 soal8 soal9 soal10 soal11 soal12 soal13 soal14 soal15 ** **

** **

  • ** **

  • ** **
  • ** ** ** ** ** ** **

    total Pearson 1 .497 .484 .722 .472 .497 .484 .722 .722 .722 .656 .656 .472 .722 .722 .656

    Correlati on Sig. (2- .003 .004 .000 .006 .003 .004 .000 .000 .000 .000 .000 .006 .000 .000 .000 tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 **

  33

  33

  33

  33

  33 ** soal1 Pearson .497 1 .124 .149 .185 1.000 .124 .149 .149 .149 .241 .241 .185 .149 .149 .241 Correlati on Sig. (2- .003 .491 .408 .302 .000 .491 .408 .408 .408 .177 .177 .302 .408 .408 .177 tailed) N

  33 ** *

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 *

  33

  33

  33 ** soal2 Pearson .484 .124 1 .100 .398 .124 1.000 .100 .100 .100 .280 .280 .398 .100 .100 .280 Correlati on Sig. (2- .004 .491 .580 .022 .491 .000 .580 .580 .580 .115 .115 .022 .580 .580 .115 tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 ** ** **

  33

  33 soal3 Pearson .722 .149 .100 1 .149 .149 .100 1.000 1.000 1.000 .194 .194 .149 1.000 1.000 .194 ** ** ** Correlati on Sig. (2- .000 .408 .580 .408 .408 .580 .000 .000 .000 .280 .280 .408 .000 .000 .280 tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 * 33 ** * **

  33

  33

  33 soal4 Pearson .472 .185 .398 .149 1 .185 .398 .149 .149 .149 .064 .064 1.000 .149 .149 .064 Correlati on Sig. (2- .006 .302 .022 .408 .302 .022 .408 .408 .408 .723 .723 .000 .408 .408 .723 tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33 **

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 soal5 Pearson .497 1.000 .124 .149 .185 1 .124 .149 .149 .149 .241 .241 .185 .149 .149 .241

  114

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • Correlati on Sig. (2- .003 .000 .491 .408 .302 .491 .408 .408 .408 .177 .177 .302 .408 .408 .177 tailed) N

  33 ** *

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 *

  33

  33

  33 ** soal6 Pearson .484 .124 1.000 .100 .398 .124 1 .100 .100 .100 .280 .280 .398 .100 .100 .280 Correlati on Sig. (2- .004 .491 .000 .580 .022 .491 .580 .580 .580 .115 .115 .022 .580 .580 .115 tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 **

  33 ** ** 33 soal7 Pearson .722 .149 .100 1.000 .149 .149 .100

  1 1.000 1.000 .194 .194 .149 1.000 1.000 .194 ** ** ** Correlati on Sig. (2- .000 .408 .580 .000 .408 .408 .580 .000 .000 .280 .280 .408 .000 .000 .280 tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  • ** 33 ** **

  33

  33 soal8 Pearson .722 .149 .100 1.000 .149 .149 .100 1.000 1 1.000 .194 .194 .149 1.000 1.000 .194 ** ** ** Correlati on Sig. (2- .000 .408 .580 .000 .408 .408 .580 .000 .000 .280 .280 .408 .000 .000 .280 tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 ** ** **

  33

  33 soal9 Pearson .722 .149 .100 1.000 .149 .149 .100 1.000 1.000

  • ** ** ** 1 .194 .194 .149 1.000 1.000 .194 Correlati on Sig. (2- .000 .408 .580 .000 .408 .408 .580 .000 .000 .280 .280 .408 .000 .000 .280 tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 ** ** ** soal1 Pearson .656 .241 .280 .194 .064 .241 .280 .194 .194 .194 1 1.000 .064 .194 .194 1.000 Correlati on Sig. (2- .000 .177 .115 .280 .723 .177 .115 .280 .280 .280 .000 .723 .280 .280 .000 tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 115

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  • ** ** **

  soal1 Pearson .656 .241 .280 .194 .064 .241 .280 .194 .194 .194 1.000 1 .064 .194 .194 1.000

  1 Correlati on Sig. (2- .000 .177 .115 .280 .723 .177 .115 .280 .280 .280 .000 .723 .280 .280 .000 tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  • ** 33 * *

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 ** soal1 Pearson .472 .185 .398 .149 1.000 .185 .398 .149 .149 .149 .064 .064 1 .149 .149 .064

  2 Correlati on Sig. (2- .006 .302 .022 .408 .000 .302 .022 .408 .408 .408 .723 .723 .408 .408 .723 tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 ** ** 33 soal1 Pearson .722 .149 .100 1.000 .149 .149 .100 1.000 1.000 1.000 .194 .194 .149

  • ** ** ** **

  1 1.000 .194

  3 Correlati on Sig. (2- .000 .408 .580 .000 .408 .408 .580 .000 .000 .000 .280 .280 .408 .000 .280 tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  • ** **

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 soal1 Pearson .722 .149 .100 1.000 .149 .149 .100 1.000 1.000 1.000 .194 .194 .149 1.000

  • ** ** ** **

  1 .194

  4 Correlati on Sig. (2- .000 .408 .580 .000 .408 .408 .580 .000 .000 .000 .280 .280 .408 .000 .280 tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 ** **

  33 **

  33

  33

  33

  33 soal1 Pearson .656 .241 .280 .194 .064 .241 .280 .194 .194 .194 1.000 1.000 .064 .194 .194

  1

  5 Correlati on

Sig. (2- .000 .177 .115 .280 .723 .177 .115 .280 .280 .280 .000 .000 .723 .280 .280

tailed) N

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33

  33 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

  • . Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

  116

  117

c. Reliabilitas

  

Reliability Statistics

  Cronbach's Alpha

  Cronbach's Alpha Based on

  Standardized Items

  N of Items .871 .885

  15 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  118

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

LAMPIRAN 7

Analisis Data

  119 Uji normalitas pretest kemampuan mengingat kelas Eksperimen:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Deviation Minimum Maximum

  VAR00001 30 65.3333 11.66585 40.00 100.00

  Uji Normalitas

  Kolmogorov-Smirnov Z 2.243 Asymp. Sig. (2-tailed) .000

  Absolute .410 Positive .410 Negative -.290

  Most Extreme Differences

  Mean 65.3333 Std. Deviation 11.66585

  a

  30 Normal Parameters

  VAR00001 N

  

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  Deviation Minimum Maximum

  VAR00001 30 19.3333 17.00575 .00

  Descriptive Statistics N Mean Std.

  Uji normalitas postest kemampuan mengingat kelas Eksperimen:

  Kolmogorov-Smirnov Z 1.558 Asymp. Sig. (2-tailed) .016

  Absolute .284 Positive .284 Negative -.216

  Most Extreme Differences

  Mean 19.3333 Std. Deviation 17.00575

  a

  30 Normal Parameters

  VAR00001 N

  60.00 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  

Descriptive Statistics

N Mean Std.

  120 Uji Normalitas pretest kemampuan memahami kelas Eksperimen:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Deviation Minimum Maximum

  40.00

  Deviation Minimum Maximum

  

Descriptive Statistics

N Mean Std.

  Uji Normalitas pretest kemampuan memahami kelas Kontrol:

  Kolmogorov-Smirnov Z 1.604 Asymp. Sig. (2-tailed) .012

  Absolute .293 Positive .293 Negative -.207

  Most Extreme Differences

  Mean 54.6667 Std. Deviation 7.76079

  a

  30 Normal Parameters

  VAR00003 N

  70.00 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  VAR00003 30 54.6667 7.76079

  VAR00001 30 35.0000 11.96259

  

Descriptive Statistics

N Mean Std.

  

Descriptive Statistics

N Mean Std.

  Uji Normalitas postest kemampuan memahami kelas Eksperimen:

  Kolmogorov-Smirnov Z .887 Asymp. Sig. (2-tailed) .410

  Absolute .162 Positive .162 Negative -.162

  Most Extreme Differences

  Mean 35.0000 Std. Deviation 11.96259

  a

  30 Normal Parameters

  VAR00001 N

  60.00 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  20.00

  Deviation Minimum Maximum

  121

  60 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  VAR00001 30 14.0000 10.69966 .00

  Deviation Minimum Maximum

  

Descriptive Statistics

N Mean Std.

  Uji Normalitas pretest kemampuan mengingat kelas Kontrol:

  Kolmogorov-Smirnov Z 1.278 Asymp. Sig. (2-tailed) .076

  Absolute .233 Positive .233 Negative -.200

  40.00 Std. Deviation 8.305 Most Extreme Differences

  Mean

  a

  30 Normal Parameters

  VAR00001 N

  30

  

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  30 40.00 8.305

  VAR00001

  Deviation Minimum Maximum

  

Descriptive Statistics

N Mean Std.

  Uji Normalitas postest kemampuan memahami kelas Kontrol:

  Kolmogorov-Smirnov Z 1.226 Asymp. Sig. (2-tailed) .099

  Absolute .224 Positive .176 Negative -.224

  Most Extreme Differences

  Mean 23.6667 Std. Deviation 10.66200

  a

  30 Normal Parameters

  VAR00001 N

  40.00 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  122

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  VAR00001 N

  30 Normal Parameters

  Uji Homogenitas

  Mengingat_Eksperimen Levene df1 df2 Sig.

  

Test of Homogeneity of Variances

  Kemampuan Mengingat:

  Kolmogorov-Smirnov Z 1.432 Asymp. Sig. (2-tailed) .033

  Absolute .261 Positive .172 Negative -.261

  Most Extreme Differences

  Mean 38.6667 Std. Deviation 18.88866

  a

  VAR00001 N

  30 Normal Parameters

  

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  VAR00001 30 38.6667 18.88866 .00

  Deviation Minimum Maximum

  

Descriptive Statistics

N Mean Std.

  Uji Normalitas postest kemampuan mengingat kelas Kontrol:

  Kolmogorov-Smirnov Z 2.077 Asymp. Sig. (2-tailed) .000

  Absolute .379 Positive .254 Negative -.379

  Most Extreme Differences

  Mean 14.0000 Std. Deviation 10.69966

  a

  60.00 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

  123

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ANOVA

  Mengingat_Eksperimen Sum of df Mean F Sig.

  Squares Square Between 1767.719 2 883.860 3.605 .041 Groups Within Groups 6618.947 27 245.146 Total 8386.667

  29 Kemampuan Memahami:

  

Test of Homogeneity of Variances

  Memahami_Eksperimen Levene df1 df2 Sig.

  Statistic 2.413

  3 25 .090

  

ANOVA

  Memahami_Eksperimen Sum of df Mean F Sig.

  Squares Square Between 3153.571 4 788.393 19.780 .000 Groups Within Groups 996.429 25 39.857 Total 4150.000

  29 Uji Kenaikan Uji Kenaikan Skor Memahami Kelas eksperimen:

  

Paired Samples Statistics

  Mean N Std. Std. Error Deviation Mean

  Pair postest

  54.67 30 7.761 1.417 1 pretest 35.0000 30 11.96259 2.18406

  124

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Paired Samples Test Paired Differences t Df Sig.

  (2- Mean Std. Std. Error 95% Confidence tailed)

  Deviati Mean Interval of the on Difference Lower Upper

  Pair postest 1.966 12.452 2.27345 15.01 24.316

  8.6 29 .000 1 -

  67E1 21 694

  40

  51 pretest Uji Kenaikan Skor Mengingat Kelas eksperimen:

  Paired Samples Statistics

  Mean N Std. Std. Error Deviation Mean

  Pair posttes

  65.33 30 11.666 2.130 1 t pretest 19.3333 30 17.00575 3.10481

  Paired Samples Correlations N Correlation Sig.

  Pair posttest & 30 .227 .227 1 pretest

  Paired Samples Test Paired Differences T df Sig.

  (2- Mean Std. Std. 95% Confidence tailed)

  Deviati Error Interval of the on Mean Difference Lower Upper

  Pai posttest 4.60000E 18.307 3.3425 39.163 52.836

  13.7 29 .000

  • r 1

  1

  71

  2

  79

  21

  62 pretest Uji Kenaikan Skor Memahami Kelas Kontrol:

  Paired Samples Statistics

  Mean N Std. Std. Error Deviation Mean

  125

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Paired Samples Correlations N Correlatio Sig.

  n Pair postest & 30 -.078 .682 1 pretest

  

Paired Samples Test

Paired Differences T df Sig.

  (2- Mean Std. Std. 95% Confidence tailed)

  Deviati Error Interval of the on Mean Difference Low Upper er

  Pair postes 1.63333 14.015 2.5588 11.0 21.56684

  6.38 29 .000 1 t - E1 59 9 9983

  3 pretes t

  Uji Kenaikan Skor Mengingat Kelas Kontrol:

  Paired Samples Statistics

  Mean N Std. Std. Error Deviation Mean

  Pair posttes

  38.67 30 18.889 3.449 1 t pretest 14.0000 30 10.69966 1.95348

  Paired Samples Correlations N Correlation Sig.

  Pair posttest & 30 .437 .016 1 pretest

  Paired Samples Test

  Paired Differences T df Sig . Mean Std. Std. 95% Confidence

  (2- Deviatio Error Interval of the n Mean Difference tail ed)

  Lower Upper Pair postte 2.46667 17.16720 3.1342 18.256 31.077

  7.87 2 .00

  126

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

LAMPIRAN 8

Surat Ijin dari Kampus

  127

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  128

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

LAMPIRAN 9

Surat Keterangan Telah

Melakukan Penelitian

  129

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI SEPTIRINDA EKA WIDIYASTUTI 101134056 PERBEDAAN PENGGUNAAN MEDIA MENGINGAT DAN

  

MEMAHAMI PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN

  130

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

LAMPIRAN 10

Instrumen Validasi

Perangkat Pembelajaran

  131

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  132

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  133

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  134

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

LAMPIRAN 11

Hasil pretest dan postest

Kelas Eksperimen dan

Kelas Kontrol

  135

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

Soal pretest kelas Kontr Soal postest kelas Kontrol

  136

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  Soal pretest kelas Eksperimen Soal pretest kelas Eksperimen

  137

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

LAMPIRAN 12

Foto Media

Pembelajaran

  138

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  139

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

LAMPIRAN I3

Foto Penenilitian Kelas

Kontrol

  140

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  141

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  142

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

LAMPIRAN I4

Foto Penenelitian Kelas

Eksperimen

  143

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  144

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  145

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

  

LAMPIRAN I5

Daftar Riwayat Hidup

  146

  PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR RIWAYAT HIDUP

  Maria Septirinda Eka Widiyastuti merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Biasa dipanggil Rinda dan merupakan putri pertama dari bapak Hyacintus Suyadi beserta ibu Theresia Wiji Lestari. Lahir di Samarinda, 26 September 1992. Pendidikan awal dimulai di TK Santa Maria Assumpta Sebrang Samarinda Kalimantan Timur pada tahun 1999-2000. Berlanjut ke jenjang Pendidikan Sekolah Dasar di SD Negeri I Samarinda pada tahun 2000-2003, namun kelas VI penulis pindah sekolah karena kepentingan kerja orangtua. Setelah itu penulis melanjutkan sekolah di SD Negeri I Kedungampel

  Cawas Klaten pada tahun 2003-2004, dan lulus. Dilanjutkan ke jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama di Pangudi Luhur Cawas pada tahun 2004-2007. Setelah itu penulis melanjutkan ke jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Atas Negeri I Bayat Klaten pada tahun 2007-2010.

  Penulis kemudian menempuh pendidikan di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta pada tahun 2010. Mengambil Progam Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Selama menempuh pendidikan sudah banyak kegiatan organisasi yang telah diikuti oleh penulis, antara lain saat SD penulis selalu diikutkan guru untuk berbagai perlombaan dalam bentuk vocal, seperti lomba tembang macapat hingga tingkat provinsi, menyanyi solo tingkat kabupaten, dan paduan suara. Saat SMP penulis juga banyak mengikuti berbagai perlombaan, diantaranya adalah lomba menyanyi solo tingkat kabupaten, lomba pemazmur, vocal group dan lomba teater.

  Disekolah penulis juga ikut aktif dalam kegiatan ekstrakulikuler paduan suara, teater dan organis. Saat SMA karena SMA di sekolah Negeri, tidak banyak kegiatan yang penulis eksplor, hanya sekali yakni lomba band hingga tingkat kabupaten. Mulai dari SMP hingga SMA penulis selalu menjadi pengurus Organisasi dan Pramuka. Saat di Perguruan Tinggi penulis juga mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Cantus Firmus. Banyak kegiatan yang dilakukan UKM ini, salah satunya adalah mengikuti lomba paduan suara tingkat internasional di Bali kategori lagu Foklore pada tahun 2012. Selain kegiatan UKM, penulis juga mengikuti beberapa kegiatan kepanitiaan, diantaranya adalah sekertaris dan sie konsumsi saat seminar di Universitas Sanata Dharma.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

PENGGUNAAN MEDIA FILM ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN VOCABULARY SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS DI KELAS V SD NEGERI 106162 MEDAN ESTATE T.A. 2016/2017.
0
2
22
PENGGUNAAN MODEL QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS V SD NEGERI NO.040474 TIGASERANGKAI.
0
1
2
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA SD KELAS I.
0
4
16
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA DALAM MENGINGAT TOKOH-TOKOH PERJUANGAN PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA DALAM MENGINGAT TOKOH-TOKOH PERJUANGAN KEMERDEKAAN DALAM PEMBELAJARAN PKN PADA PESERTA DIDIK KELAS
0
2
14
PENGGUNAAN MEDIA MONOPOLI UNTUK MENIGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPS KELAS V SD NEGERI GUNUNGSARI
0
0
25
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI NILAI TEMPAT DENGAN MEDIA ABAKUS DALAM MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS II SD NEGERI 1 SUKODONO TAHUN PELAJARAN 20152016 SKRIPSI
0
0
17
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK CERITA RAKYAT SISWA KELAS V SD KANISIUS SENGKAN PADA TAHUN AJARAN 20102011
0
1
148
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN TAHUN PELAJARAN 20102011
0
0
184
DESKRIPSI KEMAMPUAN REFLEKTIF SISWA KELAS V SD KANISIUS SENGKAN DAN SD KANISIUS EKSPERIMENTAL MANGUNAN
0
1
158
PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI PADA PEMBELAJARAN IPA DI SD KANISIUS SENGKAN
0
0
99
PENGARUH PENGGUNAAN METODE MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGINGAT DAN MEMAHAMI PADA MATA PELAJARAN IPA DI SD KANISIUS WIROBRAJAN
0
0
155
PENGARUH PENGGUNAAN MIND MAP TERHADAP KEMAMPUAN MENGAPLIKASIKAN DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SD KANISIUS SOROWAJAN
0
0
129
PENGARUH PENGGUNAAN METODE INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD KANISIUS SOROWAJAN YOGYAKARTA SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat Memperoleh gelar sarjana pendidikan Program studi pendidikan
0
0
171
PENGARUH PENGGUNAAN METODE INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN MENGEVALUASI DAN MENCIPTA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD KANISIUS SENGKAN YOGYAKARTA SKRIPSI
0
1
154
IMPLEMENTASI PARADIGMA PEDAGOGI REFLEKTIF DALAM PEMBELAJARAN SISWA KELAS IVB SD KANISIUS SOROWAJAN SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2010 2011 SKRIPSI
0
0
116
Show more