Perbedaan prestasi belajar siswa atas penerapan paradigma pedagogi reflektif dalam tema berbagai pekerjaan kelas IV sekolah dasar

Gratis

0
3
302
2 years ago
Preview
Full text

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

  Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD N Candirejo 1 dan sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IVA sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV B sebagai kelompok kontrol. Prosedur analisis penelitian ini terdiri dari uji prasyarat analisis (normalitas dan homogenitas), dan uji hipotesis menggunakan independent t-test yang didukungdengan penggunaan Microsoft Excel dan Statistical Product and Service Solutions (SPSS).

KATA PENGANTAR

  Puji syukur atas kehadirat Tuhan yang Maha Esa yang senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga peneliti dapat menyelesaikanskripsi ini dengan baik. Kedua orang tua, Bapak Judaeni dan Ibu Maryanti yang telah memberikan dukungan dan doa yang tiada henti dalam segala kondisi 12.

BAB I PENDAHULUAN Bab satu ini berisi penjelasan mengenai latar belakang masalah, batasan

A. Latar Belakang Masalah

  Concscience adalah kemampuan untuk melatih kepekaan antara siswa dengan guru, dan compassion adalahkemampuan untuk menumbuhkan sikap tenggang rasa dengan sesama. Sebagai hasilpemberian pengalaman mengenai nilai-nilai kemanusiaan siswa dapat merefleksikan pengalaman yang kemudian dapat mewujudkannya dalam Melalui penerapan model pembelajaran Paradigma PedagogiReflektif (PPR) yang dilakukan pada siswa kelas IV di SDN Candirejo, penulis berharap bahwa penelitian ini dapat menunjukkan perbedaanprestasi belajar dengan model pembelajaran yang digunakan sebelumnya.

B. Pembatasan Masalah

  Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :1) Penelitian ini hanya permasalahan pada perbedaan peningkatan prestasi belajar siswa atas penerapan model pembelajaran Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR) dalam pembelajaran yang menggunakan kurikulum2013. Tujuan Penelitian Sesuai dengan rumusan masalah tersebut di atas, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar siswa kelas IV SDNCandirejo 1 atas penerapan model pembelajaran berbasis ParadigmaPedagogi Reflektif pada te ma “ Berbagai Pekerjaan”.

F. Definisi Operasional

  Beberapa istilah yang digunakan dalam penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut:1) Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR) PPR adalah sebuah model pembelajaran yang menyediakan solusi dan Prestasi belajar adalah kemampuan belajar siswa yang telah diukur melalui tes dan penilaian. 3) Pembelajaran TematikPembelajaran tematik adalah kegiatan mengajar dengan memadukan materi beberapa mata pelajaran dalam suatu tema.

BAB II LANDASAN TEORI Pada Bab II ini akan dibahas berupa landasan teori, penelitian yang relevan, kerangka berpikir, dan hipotesis penelitian. A. Kajian Pustaka

  Hasil pengukuran 2) Penilaian untuk domain pengetahuan memiliki pengetahuan factual dan konseptual, teknologi, seni, budaya dan wawasankebangsaan.3) Penilaian untuk domain keterampilan ini mencakup kemampuan berpikir efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret. Faktor-faktor yang mempengaruhiprestasi belajar dapat dikelompokkan menjadi empat, yaitu (a) cara guru mengajar; (b) sarana dan prasarana sekolah; (c) lingkungankeluarga dan sosial; dan (d) sikap peserta didik.

a. Langkah-Langkah Paradigma Pedagogi Reflektif

  Aksi 4)Melalui pengalaman dan refleksi siswa diajak untuk mendalami nilai dan mencari makna hidup dengan sebuah aksi. Denganmembangun niat dan sikap atas keyakinannya sendiri siswa membentuk pribadinya dan nilai-nilai yang direfleksikannya.

b. Kekuatan dan Kelemahan PPR

  Menurut Tim Redaksi Kanisius(2008:57) PPR memiliki tiga kelebihan yaitu (1) murah meriah, dapat diterapkan dalam semua bidang studi tanpa menambahsarana dan prasarana; (2) PPR dapat diterapkan pada semua kurikulum: KTSP, Kurikulum 2013, KBK, bahkan padakurikulum mana pun; (3) cepat kelihatan hasilnya, terlihat jelas siswa akrab satu sama lain, solider, dan saling menghargai. Guru dituntut untuk bersabar dalam mengajar dan Melalui uraian tersebut, Paradigma Pedagogi Reflektif adalah suatu model pembelajaran yang menekankan refleksidalam rangka menemukan nilai-nilai hidup dalam proses pendidikan dan dapat digunakan untuk pijakan hidup.

c. Tujuan Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR)

  4) Hasil akhirnya adalah peningkatan dan keseimbangan antara kemampuan untuk menjadi manusia yang baik dan manusia yangmemiliki kecakapan dan pengetahuan untuk hidup secara layak dari peserta didik yang meliputi aspek kompetensi sikap,pengetahuan, dan keterampilan. Melalui kurikulum 2013 ini, guru diharapkan mampu untuk lebih .3 Rasional dan Elemen Perubahan Kurikulum 2013 Perubahan dan perkembangan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, tidak terlepas dari perubahan global, perkembangan ilmupengetahuan dan teknologi, seni dan budaya.

c. Karakteristik Pembelajaran Tematik

Adapun karakteristik dari pembelajaran tematik menurutPusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan DepartemenPendidikan Nasional (2006:4) adalah (1) berpusat pada peserta didik dan guru menjadi fasilitator; (2) memberikan pengalamanlangsung dan nyata sebagai dasar pemahaman hal-hal abstrak; (3) pemisahan mata pelajaran tidak begitu jelas; (4) menyajikan konsepdari berbagai mata pelajaran; (5) bersifat fleksibel. Sejalan dengan Pusat Kurikulum Badan Penelitian danPengembangan Departemen Pendidikan Nasional, Majid (2014:84) menyatakan bahwa karakteristik pembelajaran tematik adalah (1)berpusat pada siswa; (2) memberikan pengalaman jelas; (3) pemisah antar mata pelajaran tidak begitu jelas; (4) menyajikankonsep dari berbagai mata pelajaran; (5) bersifat fleksibel, sehingga guru dapat mengaitkan bahan ajar dari satu mata pelajaran yanglainnya; dan (6) menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan.

d. Kelebihan dan Keterbatasan Pembelajaran Tematik

  Guru harus melakukan penilaian secaramenyeluruh, sehingga guru dituntut untuk berkoordinasi dengan guru lain, bila materi berasal dari guru yang berbeda. Keterbatasandari pembelajaran tematik lainnya adalah guru dituntut untuk memiliki wawasan yang luas dan mencari informasi dari berbagaihal.

B. Penelitian yang Relevan

  Hal ini membuktikan bahwa dengan pendekatan Paradigma PedagogiReflektif (PPR) dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan prestasi Penelitian yang ketiga dilakukan oleh Johan (2011) dengan judul penelitian mengenai“Penerapan Paradigma Pedagogi Reflektif dalam Pembelajaran Tematik untuk Meningkatkan 3C (Competence, Conscience, dan Compassion) Peserta Didik Kelas III”. Conscience, dan compassion pun mengalami peningkatan yaitu pada akhir siklus I skor conscience sebesar 78,7 dan pada akhir siklus Isebesar 75,7 dan pada akhir siklus II menjadi 90.

C. Kerangka Berpikir

  Berdasarkan beberapa penelitian yang relevan yang telah dipaparkan sebelumnya, dapat diketahui bahwa penerapan Paradigma Pedagogi Reflektif(PPR) dapat membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran dan dapat mengembangkan prestasi belajar siswa. Diagram Kerangka Berpikir Hasil prestasi belajar tersebut terdapat perbedaan antara kelas yang diberi perlakuan PPR dengan kelas yang tidak diberi perlakuan PPR.

D. Hipotesis Penelitian

  Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan uji signifikan pada prestasi belajar siswa atas penerapan Paradigma Pedagogi Reflektif(PPR) dalam tema “Berbagai Pekerjaan”Ho : tidak ada perbedaan yang signifikan antara selisih rata-rata skor pretest dan skor posttest pada kelompok eksperimen (Ho: µ 1 = µ 2 ). Ha : ada perbedaan yang signifikan antara selisih rata-rata skor pretest dan skor posttest pada kelompok eksperimen (Ha: µ ).

BAB II I METODE PENELITIAN Bab III ini akan membahas tentang jenis penelitian, desain penelitian

A. Jenis Penelitian

  Nonequivalent pretest-posttest control-group design merupakan desain eksperimen yang memiliki dua kelompok, di mana kelompok pertama mendapat perlakuan (treatment) dan kelompok kedua Creswell (2012: 242), mengungkapkan bahwa nonequivalent pretest- posttest control-group design merupakan desain penelitian yang membandingkan dua kelompok, masing-masing kelompok tersebut sama- sama diberikan pretest dan posttest. Desain penelitian Nonequivalent Control Group Design dipilih bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar antara kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen setelah diberikan pretest dan posttest.

1 X O

  2 O O 3 4 Gambar 3.1 Desain Penelitian (Sugiyono, 2014: 116) Keterangan:O : Pengukuran kemampuan awal kelompok eksperimen 1 O : Pengukuran kemampuan akhir kelompok eksperimen 2 X : Pemberian perlakuan O 3 : Pengukuran kemampuan awal kelompok kontrol O 4 : Pengukuran kemampuan akhir kelompok kontrol Gambar 3.1 menunjukkan bahwa desain penelitian dalam penelitian ini seperti yang telah digambarkan. Pada akhirpertemuan, siswa diberikan posttest dengan soal yang sama seperti waktu pretest untuk mengetahui perbedaan dari pembelajaran dengan mengerapkan Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR).

B. Waktu dan Tempat Penelitian

  Dalam tahap pengambilan data antara kelas eksperimen dan 44JP a Total 2JP VI Posttest November2014 6JPSelasa 4 IV Pembelajaran 3 menggunakanpendekatan PPR 3 November2014 6JPSenin 1 November2014 IV Pembelajaran 3 tidakmenggunakan pendekatan PPR 6JPSabtu II Pembelajaran 1 menggunakanpendekatan PPR 31 Oktober2014 2JPJumat I Pretest Kamis 30Oktober2014 E k sp er im en 2JP V Posttest 17 Oktober2014 6JPJumat kelas kontrol dilakukan secara bergantian. Soal untuk pretest dan posttest dibuat sama untuk kelompok kontrol dan eksperimen, baik jumlahnya maupun bentuk soalnya.

C. Populasi dan Sampel

  Jumlah keseluruhan siswa kelas IV berjumlah 44 siswa, dengan pembagian 22 siswa kelas IVA dan 22siswa kelas IVB. Menurut Sugiyono (2012:91), sampel dapat diartikan sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi atau kelompok kecil Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling.

D. Variabel Penelitian dan Data Penelitian

Unsur dalam penelitian ini memiliki dua variabel yaitu variabel bebas dan terikat. Sugiyono (2014:60), berpendapat bahwa variabelmerupakan segala sesuatu berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti

1. Variabel Bebas

  Variabel bebas adalah kondisi atau karakteristik kelas yang dimanipulasikan oleh peneliti untuk menerangkan hubungannya denganfenomena yang diobservasi (Sanjaya, 2013: 95). Variabel bebas atau independence variable (dalam Noor, 2011: 49) yaitu variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahan atau timbulnya variabel terikat.

2. Variabel Terikat Variabel terikat dalam penelitian ini adalah prestasi belajar siswa

  Menurut Robbins (2009:23) menjelaskan bahwa variabel terikat adalah faktor utama yang ingin dijelaskan dan dipengaruhi oleh beberapa faktorlain. Variabel terikat (dependent variable) merupakan kondisi atau karakteristik yang berubah, akibat dimunculkan atau tidakdimunculkannya ketika peneliti mengganti variabel bebas (Sanjaya, 2013: 95).

E. Teknik Pengumpulan Data

  Dalam penelitian ini hasil pengerjaan soal pretest dan soal posttest yang dikerjakan siswa dari kelompok kontrol dan kelompok eksperimenmerupakan bentuk dokumen. Wawancara Wawancara merupakan proses tanya jawab dalam penelitian yang berlangsung secara lisan dimana dua orang atau lebih bertatap mukadengan mendengarkan secara langsung informasi yang disampaikan (Abu Wawancara dengan responden dilakukan dalam situasi yang santai. Wawancara dapat dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur (Sugiyono, 2014: 194).

F. Instrumen Pengumpulan Data

  Peneliti menggunakan instrumen penelitian dengan tujuan untuk mengumpulkan data pada suatu penelitian dengan cara melakukan tindakanpengukuran (Widoyoko, 2012:51). Dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua jenis instrumen yaitu tes dan non tes.

1. Tes

  Pada umumnya tes digunakan untuk menilai dan mengukur hasil belajar siswa, terutama hasil belajar kognitif berkenaan dengan penguasaanbahan pelajaran sesuai dengan tujuan pendidikan dan pengajaran. Tabel 3.2 Kisi-Kisi Soal Pretest dan Posttest No Indikator Soal Nomor Soal Jumlah 16,17,18,19, Instrumen penelitian non tes yang digunakan adalah berupa perangkat pembelajaran dan pedoman wawancara.

2. Non Tes

  Tabel 3.3menunjukkan pedoman wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan guru kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Tabel 3.3 menunjukkan pedoman wawancara yang digunakan peneliti untuk mendapatkan informasi yang mendalam dari guru kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.

G. Teknik Pengujian Instrumen

  Teknik pengujian instrumen pembelajaran dan instrumen penelitian yang terdiri dari uji validitas instrumen, uji reliabilitas instrumen, dan indeks kesukaransoal. Uji validitas digunakan untuk menguji instrumen pembelajaran yang berupaRPP dan uji validitas untuk instrumen penelitian berupa soal tes prestasi.

1. Uji Validitas Instrumen

  Penggunaan instrumen dalam penelitian harus dinyatakan valid terlebih dahulu, sehingga benar-benar dapat digunakan untuk mengukur variabel. Instrumen dikatakan valid apabila instrumen tersebut dapat dengan tepat mengukur apa yang seharusnya diukur (Sugiyono, 2011:121).

a. Validitas Isi

  Maisng-masing ahli diminta untuk menilai dan “sangat baik” dengan bobot skor 5,“baik” dengan bobot skor 4, “kurang baik” dengan bobot skor 3, “tidak baik” dengan bobot skor 2, dan “sangat tidak baik” dengan bobot skor 1. Hasil validasi soal tes dari 5 ahli tema 4 yang peneliti pilih sebagai Tabel 3.6 Hasil Validasi Soal Tes Prestasi Pretest dan Posttest 5 4 4 4,12Ahli 4 4 5 4 5 4 4 4 4 4,25Ahli 5 5 4 4 5 4 4 4 4 4,3Rata-rata 4,4 4,6 4 4,4 4 4,4 4 3,8 3,65Ket TR TR TR TR TR TR TR TR TR Keterangan:KP : komponen penilaianTR : tidak revisi Tabel 3.6 menunjukkan hasil validasi untuk soal tes prestasi (pretest dan posttest) tema 2.

b. Validitas Muka

  Validitas muka untuk perangkat pembelajaran dilakukan kepada guru yang melaksanakan pembelajaran dalam prosespenelitian ini. Peneliti juga bertanya apakah kata- kata dalam RPP dan materi sudah bisa dipahami atau belum, guru menjawab, “sudah mudah dan dapat dipahami dengan jelas (Pardhi, 12 Oktober 2014)”.

c. Validitas Konstruk

  Mengidentifikasi bahaya yang 27, 28, diakibatkan oleh pencemaran limbah 29, 304 terhadap lingkungan Jumlah seluruh soal 11 Tabel 3.8 menunjukan tentang indikator dan nomor-nomor soal Soal tes prestasi (pretest dan posttest) diuji validitasnya menggunakan teknik korelasi product moment dengan bantuan program SPSS 16.00. Gambar 3.2 Rumus Korelasi Product Moment (Arikunto 2010: 213) Keterangan: r = koefisien korelasi antara variabel x dan variabel y xy N = jumlah subjek= jumlah perkalian antara skor x dan y xy ∑ 2 x = kuadrat dari x 2 y = kuadrat dari yUji validitas konstruk membutuhkan perhitungan yang cukup kompleks.

2. Uji Reliabilitas Instrumen

  Suatu tesdapat dikatakan reliabel dan layak digunakan sebagai instrumen tes, apabila validitas dan reliabilitasnya tinggi. Gambar 3.3 Rumus Cronbach ’s Alpha (Surapranata, 2004: 114) Keterangan: r = koefisien reliabilitas suatu item 11 n = banyaknya butir soal 2 i = jumlah kuadrat s dari masing-masing item ∑s 2 t = varian total ∑s Koefisien reliabilitas berada dalam rentang antara -1.00 sampai 1.00.

3. Indeks Kesukaran (IK)

  I = Gambar 3.4 Rumus Indeks Kesukaran Soal Keterangan:I : indeks kesukaran untuk setiap butir soalB : banyaknya siswa yang menjawab benar setiap butir soalN : banyaknya siswa yang memberikan jawaban pada soal yang dimaksudkan Semakin kecil indeks yang diperoleh maka semakin sulit item soal tersebut. Hasil perhitungan indeks kesukaran menunjukkan bahwa soal yang digunakan untuk uji coba adatiga butir soal yang masuk dalam kategori sedang dan ada 7 butir soal yang masuk dalam kategori mudah.

H. Teknik Analisis Data

  Menurut Sugiyono (2011: 202), menyatakan bahwa untuk menentukan jenis statistik apa yang akan digunakan dalam analisis data penelitian tergantung pada asumsi dan jenis data yang akan dianalisis. Tahap analisis data pada penelitian ini adalah 1) merumuskan null hypothesis, 2) mengorganisasi data, 3) menentukan taraf signifikansi, 4) menguji prasyarat analisis terhadap skor pretest dan posttest, 5) menguji selisih rata-rata skor pretest dan posttest.

1. Merumuskan Null Hypothesis

  Rumusan masalah pada penelitian ini adalah“Apakah ada perbedaan prestasi belajar siswa atas penerapan Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR) dalam tema Berbagai Pekerjaan?”. Hipotesis pada penelitian ini berdasarkan rumusan masalah tersebut adalah: Ho : Tidak ada perbedaan prestasi belajar siswa atas penggunaan media peraga tema berbagai pekerjaan.

2. Mengorganisasi Data

  Tahap codingpada penelitian ini adalah dengan mengkode nama siswa menjadi siswa1, siswa2, siswa3, dan seterusnya, serta nama para ahli seperti dosen maupunguru menjadi ahli1, ahli2, dan ahli3. Data EntryData entry merupakan proses memasukkan data hasil penelitian yang telah melewati proses coding dan editing ke dalam program pengolahan data.

d. Data Cleaning

  Proses data cleaning dilakukan dengan menghapus data skor siswa yang hanya masuk sekolah saat pretest saja atau posttest saja. Hasil data cleaning yang dilakukan pada penelitian ini adalah menghilangkan data dari siswa yang hanya mengikuti pretest saja yaitu 2 orang siswa dari kelompok eksperimen dan 2 orang siswa dari kelompok kontrol karena ijin.

3. Menentukan Taraf Signifikansi

  Taraf signifikansi adalah kesediaan dan keberanian peneliti yang secara maksimal mengambil resiko kesalahan dalam menguji hipotesis Bungin (2011:192). Adanya kecenderungan tersebut maka seharusnya hipotesis dalam penelitian ini termasuk hipotesis satu pihak, tetapi peneliti tetap menggunakan duapihak dalam melakukan uji hipotesis (Christensen dan Johnson, 2008: 506).

4. Uji Prasyarat Analisis Skor Pretest dan Posttest

  Gambar 3.6 Rumus Lavene ’s Test (Nordstoke, 2011: 3) Keterangan: n = jumlah observasik = banyak kelompok =Y t = rata-rata dari kelompok ke i Hipotesis untuk uji homogenitas skor pretest adalah:Ho : tidak ada perbedaan varian antara skor pretest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen atau data skor pretest kedua kelompok adalah 2 2 homogen (Ho: = ). Hipotesis untuk uji homogenitas skor posttest adalah:Ho : tidak ada perbedaan varian antara skor posttestt kelompok kontrol dan kelompok eksperimen atau data skor posttest kedua kelompok adalahhomogen (Ho: ’s Test. Uji homogenitas bertujuan untuk 2) Uji Homogenitas Skor PosttestUji homogenitas skor posttest kedua kelompok sampel dilakukan dengan menggunakan Lavene b) Jika harga sig.

BAB IV DESKRIPSI PENELITIAN, HASIL PENELITIAN, DAN PEMBAHASAN Bab IV ini membahas mengenai deskripsi penelitian, hasil penelitian, dan

A. Deskripsi Penelitian

  Instrumen penelitian berupa soal pretest dan posttestberbentuk pilihan ganda yang terdiri dari 11 soal dengan 4 pilihan jawaban. Semua instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini telah diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan untuk penelitian.

B. Hasil Penelitian

  Skor maksimum pretest kelompok kontrol adalah 80 dan skor maksimum pretest kelas eksperimen sama adalah 93,sedangkan skor masksimum posttest eksperimen 100 dan posttest kontrol adalah 93. Grafik Kenaikan Hasil SkorPretest & Posttest 160 140 75.77120 68,27 100 80 63.86 64.86 40 20 Pretest Posttest Kontrol Eksperimen Gambar 4.1 Grafik Data Hasil Pretest dan Postest Gambar 4.1 adalah grafik perbandingan hasil skor pretest dan posttest kelompok kontrol dan eksperimen.

1. Hasil Uji Prasyarat Skor Pretest

  Hipotesis statistik dalam penelitian ini adalah: Ho: Sebaran data tidak sesuai dengan kurve normal atau data tidak normalHa : Sebaran data sesuai dengan kurve normal atau data normal Kriteria yang digunakan untuk menarik kesimpulan dari hasil uji normalitas suatu data adalah:1) Jika harga sig. Hipotesis untuk uji homogenitas pada penelitian adalah:Ho : tidak ada perbedaan varian antara skor pretest kelompok kontrol dan kelompok eksperimen atau data skor pretest kedua 2 2 kelompok adalah homogen (Ho: 1 = ).

2. Hasil Uji Prasyarat Skor Posttest

  Hipotesis untuk uji homogenitas skor posttest adalah:Ho : tidak ada perbedaan varian antara skor posttestt kelompok kontrol dan kelompok eksperimen atau data skor posttest kedua kelompok adalah 2 2 homogen (Ho: = ). (2-tailed)≥ 0,05 maka Ho gagal ditolak atau Ha ditolak, maka tidak ada perbedaan rata-rata skor posttest antara kelompokkontrol dan kelompok eksperimen atau dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan hasil belajar siswa atas penggunaan media gambar.

C. Pembahasan

  Perbandingan hasil skor pretest dan skor posttest kelompok kontrol dan eksperimen adanya kenaikan prestasi belajar siswa pada kelompokeksperimen yang melebihi kelompok kontrol. Penerapan model pembelajaran Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR) yang digunakan dapat menarik perhatian siswa, hal tersebut dibuktikandengan refleksi yang ditulis siswa dan raut wajah siswa yang terlihat senang setelah belajar.

BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN, DAN SARAN Bab V ini menjelaskan tentang kesimpulan, penelitian, dan saran. Kesimpulan berisi jawaban atas rumusan masalah dalam penelitian. Keterbatasan

A. Kesimpulan

  Kesimpulan yang bisa ditarik berdasarkan hasil analisis data adalah bahwa secara umumkelompok eksperimen (M = 75,77; SE = 2,847) memiliki rata-rata skor posttest yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol (M = 64,86; SE = 2,389). LAMPIRAN 1 Surat Penelitian dan Surat Balasan LAMPIRAN 2 Sekolah : SD N Candirejo 1Kelas / semester : IV/1Tema/sub tema : Tema 4 / Subtema 3 (Pekerjaan Orangtua Ku)Pertemuan ke- : 1Pembelajaran : 2Alokasi waktu : 6 x 35 menit  Kompetensi Inti - Menerima dan menjalankan agama yang dianutnya.

3.7 Mendeskripsikan hubungan Competence-

  berbagai pola numerik dan geometris Skill 4.9.1 Menyampaikan laporan hasil kerjatentang penyelesaianmasalah yang tekait dengan luas bangundatar 1.2 Mengakui dan mensyukuri CompassionIndonesi anugerah Tuhan yang Maha Esa atas Pedulisesama, a keberadaan lingkungan dan sumber lingkungan, daya alam, alat teknologi modern kebangsaandanTudan tradisional, perkembangan han teknologi, sosial serta permasalahan 1.2.1 Mengakui sosial. Compassion – Pedulisesama, lingkungan, kebangsaandanTuhan 2.1.1.1 Melalui kegiatan sehari-hari dan di sekolah siswa mampu menunjukan sikap jujur,menghargai dan tertib terhadap sesama Conscience – Diri Sendiri 2.1.2.1 Melalui kegiatan di sekolah, siswa mampu memiliki rasa patuh dan tertib dalam mengikutiperintah guru..

3 Bahasa Compassion – Pedulisesama, lingkungan

  Conscience – Diri Sendiri 2.4.1.1 Bersikap Peduli terhadap lingkungan sekitar dan sumber daya alam. Competence – Kognitif 3.3.1.1 Setelah membaca teks, siswa mampu mendiskripsikan tentang jenis-jenis pekerjaan, kegiatan dan teknologi yang digunakan .

4 IPS Compassion – Pedulisesama, lingkungan

  Competence- kognitif 3.1.1.1 Melalui penugasan siswa mampu menjelaskan perbandingan antara pekerjaannelayan tradisional dan modern dalam bentuk diagram venn Competence – Skill 4.1.1.1Melalui diskusi siswa mamp menyampaikan hasil pengamatan tentang kegiatanekonomi yang terjadi pada jual beli ikan  Media, Alat, dan Sumber Belajar - Media : gelas aqua, air jernih dan air keruh, ikan mati dan ikan hidup. Daftar periksa lembar kerja eksperimen tentang ikan yang diracun (IPA) KeteranganKriteria Sudah BelumMenjelaskan dampak ikan di air keruhMembandingkan antara ikan yang di air keruh dengan yang di air jernihMenyampaikan hasil pengamatan dan memberikan pendapat dampak terhadap ikanMenjelaskan dampak dari pengambilan ikan dengan pukat harimau.

A. Kompetensi Inti - Menerima dan menjalankan agama yang dianutnya

B. Kompetensi Dasar NO Mata Kompetensi Dasar Indikator Pelajaran

  175 IPA 1.1 Bertambah keimanannya dengan Compassion menyadari hubungan keteraturan Pedulisesama, lingkungan, dan kompleksitas alam dan jagad kebangsaandanTuhan raya terhadap kebesaran Tuhan yang 1.1.1 Menyadari hubungan menciptakannya, serta keteraturan danmewujudkannya dalam pengamalan kompleksitas alam dan ajaran agama yang dianutnya.jagad raya atas ciptaan Tuhan. 3.7 Mendeskripsikan hubungan Competence- kognitif antara sumber daya alam dengan 3.7.1 Menjelaskan tentang lingkungan,teknologi,danmasyarakat pemanfaatan sampah dalam 176sumber daya alam dan pemanfaatannyaolehmasyarakat 3.4.1 Menjelaskan cara pengolahan denganmemanfaatkan media yang ada 1.2.1 Mengakui anugrahTuhan yang Maha Esa atas terciptanya keberadaanlingkungan.

C. Tujuan Pembelajaran NO. Mata Pelajaran Tujuan Pembelajaran 1

  IPA Compassion 1.1.1.1 Melalui pengamatan dengan lingkungan sekitar, siswa mampu menyadari hubungan keteraturan dankompleksitas alam dan jagad raya atas ciptaan Tuhan. Competence – Kognitif 3.7.1.1 Melalui mengamati gambar dan membaca teks, siswa mampu menjelaskan tentang pemanfaatan sampah dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.

2. SBDP Compassion – Pedulisesama, lingkungan, kebangsaandanTuhan

  Competence – Skill 4.14.1.1 Dengan menggunakan bahan-bahan yang ada, siswa mampu berkreasi membuat karya seni bunga daribahan kertas yang sudah tidak terpakai. 1.2.2 Bersyukur terhadap anugrah Tuhan yang Maha Esa atas keberadaan sumber daya alam serta permasalahansosial yang terjadi.

D. Media, Alat, dan Sumber Belajar - Media : gambar kegiatan manusia, gelas aqua, sedotan, koran bekas, kertas dan pensil warna

  Bahasa Indonesia  4.1 Mengamati, mengolah, dan menyajikan teks laporan hasil pengamatan tentang gaya, gerak, energi panas, bunyi, dan cahaya dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku  4.1.1 Menulis laporan teks tentang pengolahan sampah dengan menggunakan peta pikiran secara mandiri Teknik Tes Tulis dan lisan.  Kompetensi Dasar N Mata Kompetensi Dasar Indikator O Pelajaran IPA 1.1 Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan Compassion keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap Pedulisesama,kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta lingkungan, mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang kebangsaandanTuh dianutnya.an 1.1.1 Menyadari hubunganketeraturan dan kompleksitas alamdan jagad raya atas ciptaan Tuhan.

4.6 Menyajikan laporan tentang sumber daya alam dan

  Competence – Skillpemanfaatannyaolehmasyarakat 4.6.1 Menyampaikan laporan hasil eksperimen tentangperbedaan antara tumbuhan yangterkena limbah dengan yang tidak. Conscience – Diri Sendiri 2.1.2 Memiliki rasa patuh dan tertibdalam mengikuti perintah guru.

4.9 Mengembangkan,danmembuatberbagaipolanumerikdange Competence

  Mata Tujuan Pembelajaran Pelajaran 194 1.1.1.1 Melalui pengamatan dengan lingkungan sekitar, siswa mampu menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitasalam dan jagad raya atas ciptaan Tuhan. Competence – Kognitif 3.7.1.1 Melalui kegiatan siswa mampu mendeskripsikan hubungan antara sumber daya alam dengan lingkungan,teknologi,danmasyarakatCompetence – Skill 4.6.1.1 Setelah melakukan eksperimen, siswa mampu menyampaikan laporan tentang perbedaan antara tumbuhan dengan tanah subur dan tanah kering.

2. Matematik Compassion – Pedulisesama, lingkungan

  Competence – Skill 4.1.1.1 Melalui membaca dan pengamatan, siswa mampu menyampaikan hasil pengamatan tentang perbandingan antarabarang masa lalu dengan masa sekarang PPKn 4 Compassion – Pedulisesama, lingkungan, kebangsaandanTuhan 1.2.1.1Bersikap menyadari dan mewujudkan hubungan keberagaman dan kebersamaan atas anugerah Tuhan YME. Kurang mampu menyebutkanatau menuliskan informasi Tidak mampu menyebutkandan menuliskan imformasidengan lengkap dan benar Kemampuan mengerjakantugas Nilai tugas 90-100 Nilai tugas 70-85 Nilai tugas 50-65 Nilai tugas dibawah 50Kualitas hasil Jawaban benar dan lengkap Jawaban benar kurang lengkapJawaban kurang benar dan lengkap Jawaban tidak benar dan lengkap Pedoman Penskoran No Nama Perolehan Skor Kriteria 1 Kriteria 2 Kriteria 3 Kriteria 4 1.

3. Daftar Periksa Eksperimen Tanaman Kriteria Penilaian Sudah Belum

  LAMPIRAN 3RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS IV SEKOLAH DASAR Sekolah : SD N Candirejo 1Kelas / semester : IV/1Tema/sub tema : Tema 4 / Subtema 3 (Pekerjaan Orangtua Ku)Pertemuan ke- : 1Pembelajaran : 2Alokasi waktu : 6 x 35 menit  Kompetensi Inti - Menerima dan menjalankan agama yang dianutnya. IPA 1.1 Bertambah 1.1.1 Menyadari keimanannya dengan hubungan keteraturan 2.1 Menunjukkan perilaku 2.1.1 Memiliki rasa ilmiah (Memiliki rasa ingin ingin tahu dalamtahu; objektif; jujur; teliti; melakukan aktivitas cermat; tekun; hati-hati; sehari.bertanggung jawab; terbuka; dan pedulilingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujudimplementasi sikap dalam melakukan inkuiri ilmiahdan berdiskusi.

2 Matematika

  4.9 Mengembangkan, dan membuat berbagai polanumerik dan geometris 4.9.1 Menyampaikan laporan hasil kerjatentang penyelesaian masalah yang tekaitdengan luas bangun datar 3 BahasaIndonesia 1.2 Mengakui dan mensyukuri anugerahTuhan yang Maha Esa atas keberadaan lingkungan dansumber daya alam, alat teknologi modern dantradisional, perkembangan teknologi, sosial sertapermasalahan sosial. 2.1.1.1 Siswa mampu memiliki rasa ingin tahu 3.7.1.1 Siswa mampu menjelaskan teknologi yang digunakan untuk memanfaatkan sumber daya alam dengan benar.

4 IPS 1.3.1.1 Siswa mempunyai rasa bersyukur atas

  Daftarperiksalembarkerjaeksperimententangikan yang diracun (IPA) KeteranganKriteria Sudah BelumMenjelaskan dampak ikan yang diracunMembandingkan antara ikan yang tidak diracun dengan yang dracunMenyampaikan hasil pengamatan dan memberikan pendapat tentang ikan yang diracunMenjelaskan dampak dari pengambilan ikan dengan pukat harimau. IPA 1.1 Bertambah keimanannya 1.1.1 Menyadari dengan menyadari hubungan keteraturanhubungan keteraturan dan dan kompleksitas alam kompleksitas alam dan dan jagad raya atasjagad raya terhadap ciptaan Tuhan.

4.1 Mengamati, mengolah

  4.4.1 Menulis laporan dan menyajikan teks laporan teks tentang pengolahan hasilpengamatan tentang sampah dengangaya, gerak,energi panas, menggunakan peta bunyi, dan cahaya dalam pikiran secara mandiribahasa Indonesia lisan dantulis dengan memilihdan memilahkosakata baku  Tujuan Pembelajaran NO. IPA 1.1.1.1 Siswa mampu menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad rayaatas ciptaan Tuhan.

3 Bahasa

   Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Rincian Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan oGuru memberikan salam dan menanyakan kabar,“selamat pagi anak-anak”, “apa kabar hari ini?” oSalah satu siswa diminta untuk memimpin doa oGuru melakukan presensi siswa Konteks oApersepsi : Guru bertanya jawab dengan siswa“Siapa yang tahu mengenai daur ulang? 3.7 Mendeskripsikan hubungan 3.7.1Menjelaskan tentang manfaat hutan yang ada di antara sumber daya alam dengan lingkungan, teknologi, dan Indonesiamasyarakat 4.6 Menyajikan laporan tentang 4.6.1 Menyampaikan laporan sumber daya alam dan hasil eksperimen tentang pemanfaatannyaolehmasyarakat perbedaan antara tumbuhanyang terkena limbah dengan yang tidak.

4.9 Mengembangkan,dan

  3 IPS 1.3Menerima karunia Tuhan 1.3.1 Mengakui dan bersyukurYME yang telah menciptakan atas anugrah Tuhan yang Maha manusia danlingkungannya Esa atas terciptanya alamsemesta dan isinya. IPA 1.1.1.1 Siswa mampu menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya atas ciptaan Tuhan 2.1.1.1 Siswa mampu memiliki rasa ingin tahu dalam melakukan 3.7.1.1 Siswa mampu mendeskripsikan hubungan antara sumber daya alam dengan lingkungan, teknologi, dan masyarakat 4.6.1.1 Siswa mampu menyampaikan laporan tentang perbedaan antara tumbuhan yang terkena limbah dengan yang tidak.

4 PPKn

  4.6.1.1 Siswa mampu menyampaikan laporan teks tentang keberagaman sumber daya alam di berbagai daerah dengan menggunakan peta pikiran secara mandiri  Media, Alat, dan Sumber Belajar Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Metode : tanya jawab, penugasan, diskusi, refleksi. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Rincian Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan oGuru memberikan salam dan menanyakan kabar,“selamat pagi anak-anak”, “apa kabar hari ini?” oSalah satu siswa diminta untuk memimpin doa oGuru melakukan presensi siswa Konteks oApersepsi : Guru bertanya jawab dengan siswa“Siapa yang tahu dampak pencemaran lingkungan?

H. Penilaian

  Pedoman Penskoran Centang pada bagian yang memenuhi kriteria Jawaban tidak benar dan lengkap Jawaban benar kurang lengkapJawaban kurang benar dan lengkap Kemampuan mengerjakantugas Nilai tugas 90-100 Nilai tugas 70-85 Nilai tugas 50-65 Nilai tugas dibawah 50Kualitas hasil Jawaban benar dan lengkap Tidak mampu menyebutkandan menuliskan imformasidengan lengkap dan benar Kurang mampu menyebutkanatau menuliskan informasi Menyebutkan dan menuliskaninformasi dengan benar,tetapi tidak lengkap. Memberikan informasiMenyebutkan dan menuliskanimformasi dengan lengkapdan benar.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Perbedaan prestasi belajar siswa atas penerapan paradigma pedagogi reflektif dalam tema berbagai pekerjaan kelas IV sekolah dasar.
6
38
304
Perbedaan prestasi belajar siswa kelas V atas penerapan paradigma pedagogi reflektif dalam tema bangga sebagai bangsa Indonesia di SDN Petompon 01.
1
1
2
Perbedaan prestasi belajar siswa atas penerapan paradigma pedagogi reflektif dalam tema berbagai pekerjaan kelas IV Sekolah Dasar.
0
0
2
Perbedaan prestasi belajar siswa atas penerapan paradigma pedagogi reflektif dalam tema selalu berhemat energi kelas IV Sekolah Dasar.
0
1
330
Perbedaan prestasi belajar kelas V SDN Demangan Yogyakarta atas penerapan model pembelajaran berbasis paradigma pedagogi reflektif.
0
10
320
Perbedaan hasil belajar siswa atas penggunaan media gambar dalam Tema Selalu Berhemat Energi kelas IV Sekolah Dasar.
0
0
391
Perbedaan hasil belajar siswa atas penggunaan media gambar dalam Tema Selalu Berhemat Energi kelas IV Sekolah Dasar.
0
4
429
Perbedaan hasil belajar siswa atas penggunaan media gambar dalam Tema Selalu Berhemat Energi kelas IV Sekolah Dasar
0
6
427
Perbedaan hasil belajar siswa atas penggunaan media gambar dalam Tema Selalu Berhemat Energi kelas IV Sekolah Dasar
0
1
389
HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PARADIGMA PEDAGOGI REFLEKTIF DI KELAS IV SD KANISIUS WIROBRAJAN TAHUN PELAJARAN 20102011
0
1
128
Hasil belajar siswa dalam uji coba pembelajaran matematika yang berbasis paradigma pedagogi reflektif di kelas IV SD Kanisius Kadirojo - USD Repository
0
1
98
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa kelas IV sekolah dasar atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw I - USD Repository
0
2
250
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa kelas IV sekolah dasar atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw I - USD Repository
0
2
193
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa kelas IV Sekolah Dasar atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II - USD Repository
0
1
215
Perbedaan prestasi belajar IPS siswa kelas IV Sekolah Dasar atas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw I - USD Repository
0
0
204
Show more