KATA PENGANTAR - KTSP PSP

Gratis

1
3
92
5 months ago
Preview
Full text

KURIKULUM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KATHOLIK TUNAS BANGSA TIMIKA

  CENDRAWASIH-TIMIKA Sesuai Jurusan yang ada di SMK Katholik Tunas Bangsa Timika yaitu Jurusan Dengan hormat, Pariwisata/Program Keahlian Usaha Jasa Pariwisata, maka harus berhubungan dengan pihak Industri, untuk itu sesui perihal diatas, maka kami mohon izin untuk melaksanakan Opservasi/Pengenalan ke Industri yang Bapak/Ibu Pimpin, untuk melihat secara langsung Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan pada : fasilitas serta Departemen – Departemen yang ada. Hari/Tanggal : Rabu, 24 Januari 2007 Timika Demikian Permohonan kami, atas perhatian serta kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih.

LEMBAR PENETAPAN

  Setelah memperhatikan pertimbangan dari Komite Sekolah, maka dengan iniKurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMK Katholik Tunas Bangsa di tetapkan untuk diberlakukan mulai Tahun Pelajaran 2010/2011. 2010 Ketua Komite Sekolah Kepala SMK Katholik Tunas Bangsa( ........................................... ) TOTOK SUPARMO, SENIP: 19521112 197903 1 013 MengetahuiKepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Propinsi Papua .................................................

KATA PENGANTAR

  Berdasarkan hal tersebut, SMK Tunas Bangsa Timika berupaya semaksimal mungkin untuk mengikuti perkembangan yang ada dan berupaya pulamelakukan inovasi dan kreativitas dalam pelaksanaannya. SMK Tunas Bangsa Timika bersama-sama dengan Yayasan Pengembangan TunasBangsa, Komite Sekolah, Dunia Kerja serta Industri yang ada menganggap pentingnya disusun Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) yang berpedoman padaStandar Isi, Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

TOTOK SUPARMO, SE

NIP. 19521112 197903 1 013 Kurikulum Program Keahlian PEKERJAAN SOSIAL 4

BAB I PENDAHULUAN A. RASIONAL - Latar Belakang Penyusunan Kurikulum. Era globalisasi ditandai dengan perubahan-perubahan yang tidak menentu. Masyarakat kita dihadapkan pada persaingan yang ketat dengan negara lain

  Pemberdayaan sekolah dengan memberikan otonomi yang lebih besar, di samping menunjukkan sikap tanggap pemerintah Kurikulum Program Keahlian PEKERJAAN SOSIAL 6 Keterlibatan kepala sekolah dan guru dalam pengambilan keputusan- keputusan sekolah juga mendorong rasa kepemilikan yang lebih tinggi terhadapsekolahnya yang pada akhirnya mendorong mereka untuk menggunakan sumber daya yang ada seefisien mungkin untuk mencapai hasil yang optimal. Sekolahjuga harus mampu mencermati kebutuhan peserta didik yang bervariasi, keinginan staf yang berbeda, kondisi lingkungan yang beragam, harapan masyarakat yangmenitipkan anaknya pada sekolah agar kelak bisa mandiri, serta tuntutan dunia kerja untuk memperoleh tenaga kerja yang produktif, potensial, dan berkualitas.

B. LANDASAN

1. Landasan Filosofis

  Dalam kehidupan suatu negara, pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup negara dan bangsa, karenapendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Masyarakat Indonesia dengan lajupembangunannya masih menghadapi masalah pendidkan yang berat, terutama berkaitan dengan kualitas, relevansi, dan efisiensi pendidikan.

2. Landasan Yuridis

  Undang-undang Nomor 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah danPeraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Provinsi sebagai daerah otonom, berimplikasi terhadapkebijaksanaan pengelolaan pendidikan dari yang bersifat sentralistik ke desentralistik dan berimplikasi pula terhadap penyempurnaan kurikulum padajenjang pendidikan dasar dan menengah. Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan,pembiayaan, dan penilaian pendidikan, dan penilaian pendidikan yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala (PP No. 19 Tahun 2005 tentangStandar Nasional Pendidikan).

C. TUJUAN

  Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU SPN) pasal 3 mengenaiTujuan Pendidikan Nasional dan penjelasan pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yangmempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Tujuan pendidikan SMK adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta ketrampilan untuk hidup mandiri danmengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.

I. Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan

II. Visi, Misi dan Tujuan SMK Katholik Tunas Bangsa Visi

  Menjadi pusat pendidikan dan pelatihan Perawatan sosial dan menghasilkan tenaga Pendidik (Konseler ) ditingkat Regional dan Nasional. Menghasilkan tenaga pendidik ( Guru SD ) untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di Kabupaten Mimika khususnya dan provinsi Papua pada umumnya.

III. Tujuan SMK Katholik Tunas Bangsa

  Menyiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di duniausaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja tingkat menengah dengan kompetensi dalam program keahlian yang dipilihnya. Menyiapkan peserta didik agar mampu memilih karir, ulet dan gigih dalam berkompetensi, beradaptasi dilingkungan kerja danmengembangkan sikap profesional dibidang keahlian yang diminatinya.

IV. Tujuan Program Keahlian Perawatan Sosial Pendidik

  Tujuan program keahlian Perawatan Sosial Pendidik secara umum mengacu pada isiUndang – undang system Pendidikan Nasional ( UU SPN ) pasal 3 mengenai tujuanPendidikan Nasional dan penjelasn pasal 15 yang menyebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didikterutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Secara khusus tujuan program keahlianPerawatan Sosial Pendidik adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten :a.

i. Memiliki kemampuan dan keterampilan mengajar

  j. Mampu melakukan dan mengevalusi hasil belajar peserta didik.

V. Standar Kompetensi

A. Standar Kompetensi Lulusan SMK

  Berprilaku sesuai dengan ajaran dan agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis, kreatiif dan inovatif.

D. PROFIL SMK Katholik Tunas Bangsa Timika

1. Identitas Sekolah

  Bidang Keahlian Program Keahlian Guru Kejuruan (Produktif)Usaha Perjalanan Wisata - Kurikulum Program Keahlian PEKERJAAN SOSIAL 3 JUMLAH - 1 Perawatan Sosial Pendidik - 4 -Guru Normatif -Guru Adaptif -Guru BK - 1 -Tenaga Administrasi Sekolah - - - 3 3 Administrasi Perkantoran - 2 3 Akomodasi Perhotelan - 2 4. Data Tenaga Pendidik dan KependidikanKelompok Guru S2 S1 D3 1.

5. Data Sarana dan Prasarana

  Data SiswaNo Kelas Bidang Keahlian/Program Keahlian JumlahKelas 1 XUsaha Perjalanan Wisata 13 Laboratorium Komputer 1 63 m2 1 Akomodasi Perhotelan 1 Administrasi Perkantoran 2 Perawatan Sosial pendidik 2 Sub Total 6 2 XI Usaha Perjalanan Wisata 1 Kurikulum Program Keahlian PEKERJAAN SOSIAL 13 14 Ruang Internet a. Ruang Teori 18 567 m2 Lantai 2 2.

BAB II STRUKTUR DAN MUATAN KUTIKULUM A. Diagram Pencapaian Kompetensi Prog. Keahlian Pekerjaan Sosial Pendidik : Diagram ini menunjukan tahapan atau tata urutan kompetensi yang diajarkan dan

dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit-multi entry yang dapat diterapkan. PS DK 1 PS KK 1 PS KK 4 PS KK 7 PS DK 2PS KK 8 PS KK 5 PS KK 2 PS DK 3PS KK 9 PS DK 4 PS KK3 PS DK5 PS KK 6 PS KK 10 PS KK 11 PS DK 6 Kurikulum Program Keahlian PEKERJAAN SOSIAL 15

B. Struktur Kurikulum ( Generik) Prog. Keahlian : Pekerjaan Sosial Pendidik

A. Kelompok Program :

  Muatan Lokal 1.1 Pendidikan Agama 192 16 Kurikulum Program Keahlian PEKERJAAN SOSIAL Jumlah 4614 5.2 BK(192) 5.1 Yudo 5. Adaptif 1.5 Seni Budaya 128 1.4 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan 192 3.

C. Struktur Dan Muatan Kurikulum Program Keahlian Pekerjaan Sosial Pendidk Satuan Pendidikan : SMK Katholik Tunas Banagsa Bidang Keahlian : Kesehatan Program Study Keahlian : Perawatan Sosial Pendidik Semester/Jumlah Jam Per Mingu Kelas X Kelas XI Kelas XII Jml. No Komponen

  Pendidikan Agama 2 2 2 2 2 2 192 2. IPA 2 2 2 2 2 2 192 2 2 - 2 2 128 5.

D. Muatan Lokal

  Muatan lokal untuk Program Keahlian Perawatan Sosial Pendidik SMK KatholikTunas Bangsa Timika adalah penguasaan kompetensi Strategi Belajar Mengajar dan Keterampilan ( Tata Busana ) Pengembangan diri meliputi kegiatan terprogram dan tidak terprogram. 19 Kurikulum Program Keahlian PEKERJAAN SOSIAL Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspekekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan komunikasi, ekologi, dan lain- lain, yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi pesertadidik.

F. Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global

A. Silabus dan Rencana Program Pembelajaran (RPP)

  Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global merupakan bagian dari semua mata pelajaran yang diajarkan di Program Keahlian Perawatan Sosial Pendidik. Rencana Program Pembelajaran merupakan desain pembelajaran yang disusun berdasarkan kompetensi dasar yang dijabarkan kedalam uraian materi,pengalaman belajar siswa, strategi pembelajaran, kompetensi yang dicapai, tempat pembelajaran dan metode penilaiannya yang disusun oleh masing-masing gurunormatif, adaptif dan produksif sebagaimana terlampir.

BAB II I STRATEGI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN A. Strategi Pembelajaran dengan SKS

  Agar ketuntasan belajar mencapai 100 %, maka dilakukan program remedial dan perbaikan secara terjadual dengan menyedia kan jam ke ; 9- 10 sebagai jam perbaikan dan pengayaan atau diwaktu/bulan yang lain atas dasar kesepakatan bersama antara guru dan peserta didik. Pembelajaran di sekolahMelakukan pembelajaran prograan normatif, adaptif dan produktif, untuk pembelajaran produktif ditekankan pada penguasaan dasar-dasar keahlianserta penguasaan alat dan teknik bekerja yang tepat, bila memungkinkan dapat melibatkan unsur industri dalam proses pembelajarannya.

B. Kalender Pendidikan 1. Hari Belajar Efektif

  Program Keahlian yang memerlukan waktu lebih, jam tambahannya diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sama di luarjumlah jam yang dicantumkan. Jumlah jam Kompetensi Kejuruan sesuai dengan kebutuhan standard kompetensi kerja yang berlaku di dunia kerja tetapi tidak boleh kurang dari1000 jam.

2. Alokasi Waktu

  Minggu efektif Minimum 34 Digunakan untuk kegiatan belajar minggu dan pembelajaran efektif pada setiapmaksimum 38 satuan pendidikan minggu 2. Hari libur keagamaan 2 – 4 minggu Hari libur keagamaan diatur sesuai dengan kalenderpendidikan dan hari raya keagamaan 6.

a. Alokasi Waktu Program Semester 01

  Nama Bulan Jumlah Minggu 6 JuniJumlah 5 Mei 4 April 3 Maret 2 Februari 1 Januari I. Nama Bulan Jumlah Minggu 6 DesemberJumlah 2 Agustus 5 November 4 Oktober 3 September 2 Agustus 1 Juli II.

b. Alokasi Waktu Program Semester 02

  1 Januari 2 Februari 3 Maret 4 April 5 Mei 6 JuniJumlah III. Jumlah (∑) minggu efektif riil = ∑ minggu/semester ∑.

1. Kalender Akademik Sekolah

  Kalender akademik SMK Katholik Tunas Bangsa Timika terbagi kedalam dua (2) semester yaitu semester gasal dan semester genap. Kalender akademik semester genap diatur setiap awal semester sebagai berikut; Kurikulum Program Keahlian PEKERJAAN SOSIAL 27 1.

KALENDER PENDIDIKAN TAHUN 2010- 2011

BULAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31                     JULI 2010      AGUSTUS 2010 SEPT 2010       xOKTOBER 2010                  ®    NOVEMBER 2010x       DESEMBER 2010 JANUARI 2011  ®           FEBRUARI 2011     x x x          MARET 2011 ®           APRIL 2011x MEI 2011       JUNI 2011     ® x               JULI 2011 Tahun Pelajaran 2011 – 2012 Keterangan:  = Hari Pertama Sekolah / MOS  = Libur Umum  = Hari Ahad / Minggu  = Perkiraan Ujian Nasional = Libur Semester ® = Laporan hasil Belajar  =  = Uji Kompetensi / Project Work Kelas III = Hari Efektif Belajar  = Perkiraan Ujian Sekolah Kurikulum Program Keahlian PEKERJAAN SOSIAL 23 Tunas bangsa file

BAB IV PENILAIAN A. Kreteria Penilaian Bentuk dan Pelaksanaan Ujian :

  8 8 )+ (B 7 7 1 xE 1 ) + (B 2 xE 2 ) + (B 3 xE 3 ) + (B 4 +E 4 ) + (B 5 + E 5 ) + (B 6 +E 6 ) Nilai Attitude (Nat) = ---------------- x 9 5 x 5 x nSkor Perolehan = (B Berdasarkan data tersebut maka skor perolehan aspek noninstruksional dihitung dengan cara sbb:∑(B n x E n ) 7. Uji Produktif :Ujian Produktif adalah pendekatan penilaian yang dirancang menyatu dan terintegrasi dalam proses pemelajaran.

B. Kenaikan kelas dan kelulusan

  memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompokkewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan;c. Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukansecara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.

BAB V PENUTUP A . Kurikulum; Merupakan kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-

  KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalenderpendidikan, dan silabus. Pengembangan KTSP; berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, serta kepentingan peserta didik dan lingkungannya, beragam dan terpadu, tanggap terhadap perkembangan ilmupengetahuan, teknologi, dan seni, relevan dengan kebutuhan kehidupan, menyeluruh dan berkesinambungan, belajar sepanjang hayat, seimbang antarakepentingan nasional dan kepentingan daerah.

C. Acuan Operasional Penyusunan KTSP adalah sebagai berikut :

  Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didikc. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan d.

D. Komponen Kurikulum SMK Katholik Tunas Bangsa meliputi :

  Struktur dan Muatan Kurikulum SMK Tunas Bangsa1) Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia2) Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian3) Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi4) Kelompok mata pelajaran estetika5) Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan c. Karena harapan kita, keberadaaan Kurikulum SMK KatholikTunas Bangsa ini berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdasakankehidupan bangsa, bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan tertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlakmulia sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

I. Standar Kompetensi Lulusan (SKL)

A. Pendidikan Agama Katolik

  Peserta didik dapat menguraikan pemahaman tentang pribadinya sebagai pria dan wanita serta sebagai Citra Allahyang memiliki akal budi untuk berpikir kritis serta memiliki suara hati dan kehendak yang bebas untuk bertindak secarabertanggung jawab. Peserta didik menguraikan fungsi Gereja yaitu melanjutkan perutusan Yesus untuk mewartakan Kerajaan Allah danmelibatkan diri dalam perutusan itu untuk memperjuangkan martabat dan hak asasi manusia dengan menegakkan nilai-nilai Kerajaan Allah, antara lain: keadilan, kejujuran dan keutuhan lingkungan hidup 1.

C. Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

  Mempraktekkan rangkaian senam lantai dan irama serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya 3. Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan yang sehat, mengenal berbagaipenyakit dan cara mencegahnya serta menghindari narkoba dan HIV.

D. Bahasa Indonesia; Tingkat Semenjana

  MenulisMenggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan penyampaian informasi dalam bentuk teks,grafik, dan tabel yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari Tingkat Madia 1. MenulisMenggunakan berbagai jenis wacana tulis untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, dan penyampaian informasi dalam bentuk teks,grafik, dan tabel yang berkaitan dengan pekerjaan Tingkat Unggul 1.

E. Seni Budaya Seni Rupa

  Memahami konsep seni rupa dan memahami pentingnya seni rupa dalam kehidupan 2. Memahami konsep seni musik dan memahami pentingnya seni musik dalam kehidupan 2.

A. Bahasa Inggris

  MenulisMengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentukmenyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari Level Elementary 1. MenulisMengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional, secara formal maupun informal, dalam bentukmenyampaikan secara tertulis permintaan dan perintah yang berkaitan dengan keprofesian 1.

C. Ilmu Pengetahuan Alam

  Memiliki kesadaran dan mampu berperanserta dalam memelihara, menjaga, dan melestarikan ekosistem lingkungan dan sumber dayaalam 4. Mampu berkomunikasi, bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk di tingkat lokal, nasional, dan global.

F. Kewirausahaan

  Mampu mengidentifikasi kegiatan dan peluang usaha dalam kehidupan sehari-hari, terutama yang terjadi di lingkunganmasyarakatnya 2. Memahami sendi-sendi kepemimpinan dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta menerapkan perilaku kerjaprestatif dalam kehidupannya 4.

II. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

  A.. Pendidikan Agama Katolik Kelas XI, Semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Gereja 1.

1. Memahami makna firman Allah

  Menampilkan sikap 3.1 Mendeskripsikan pengertian dan pentingnya keterbukaan dan keadilan dalam keterbukaan dan keadilan dalam kehidupankehidupan berbangsa dan berbangsa dan bernegara bernegara 3.2 Menganalisis dampak penyelenggaraan pemerintahan yang tidak transparan 3.3 Menunjukkan sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Kelas XI, Semester 2Kompetensi Dasar Standar Kompetensi 4. Mengevaluasi peranan pers 3.1 Mendeskripsikan pengertian, fungsi dan peran serta dalam masyarakat demokrasi perkembangan pers di Indonesia 3.2 Menganalisis pers yang bebas dan bertanggung jawab sesuai kode etik jurnalistik dalam masyarakatdemokratis di Indonesia 3.3 Mengevaluasi kebebasan pers dan dampak penyalahgunaan kebebasan media massa dalammasyarakat demokratis di Indonesia 4.

C. Bahasa Indonesia Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

  1 Menyimak untuk memahami bahasa Indonesia setara tingkat lafal, tekanan, intonasi, dan jeda yangSemenjana lazim/baku dan yang tidak 1. 2 Menyimak untuk memahami perintah yang diungkapkanatau yang tidak dalam konteks bekerja 2.

D. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas X, Semester 1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

  Mempraktikkan latihan 9.1 Mempraktikkan berbagai bentuk kebugaran kebugaran jasmani dan cara jasmani sesuai dengan kebutuhan serta nilaimengukurnya sesuai dengan kejujuran, tanggungjawab, disiplin, dan percaya kebutuhan dan nilai nilai yang diriterkandung di dalamnya 9.2 Mempraktikkan tes kebugaran dan interpretasi hasil tes dalam menentukan derajat kebugaranserta nilai kejujuran, semangat, tanggungjawab, disiplin, dan percaya diri 10. Mempraktikkan aktivitas 2.1 Mempraktikkan berbagai bentuk latihan pengembangan untuk kelincahan, power dan daya tahan untukmeningkatkan kualitas peningkatan kebugaran jasmani serta nilai kebugaran jasmani dan cara tanggungjawab, disiplin, dan percaya diripengukurannya dan nilai nilai 2.2 Mempraktikkan tes untuk kelincahan, power dan yang terkandung di dalamnya daya tahan dalam kebugaran jasmani serta nilaitanggungjawab, disiplin, dan percaya diri 3.

E. Seni Budaya Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Seni Rupa

  Mengapresiasi karya seni rupa 1.1 Mengidentifikasi keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan 1.2 Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalamkarya seni rupa terapan di wilayah Nusantara 2. Mengekspresikan diri berkaitan 2.1 Mendiskusikan karya seni rupa dengan karya seni rupa terapan yang memanfaatkan berbagai teknikdan corak 2.2 Melaporkan pengamatan terhadap karya seni rupa terapan yang memanfaatkanteknik dan corak di wilayah Nusantara Seni Musik 1.

G. Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

  2 Mengidentifikasi obyek secaraterencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alamabiotik 2. 3 Mendeskripsikan dampak polusi terhadap kesehatan manusia dan Standar Kompetensi Kompetensi Dasar lingkungan2.

H. Bahasa Inggris Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

  6Memahami memo dan menu sederhana, jadwal perjalanan kendaraan umum, dan rambu-rambu lalu lintas 1. 3 Merinci tugas pekerjaan dan latar belakang pendidikan yang dimilikinya secara lisan dantulisan 2.

3. Berkomunikasi dengan 1 Memahami monolog yang muncul pada situasi

  Bahasa Inggris setara Level kerja tertentu Intermediate 3. 2 Memahami percakapan terbatas dengan penutur asli3.

I. Ilmu Pengetahuan Sosial ( IPS ) Standar Kompetensi Kompetensi Dasar

  2 Mendeskripsikan berbagai sumber dalam kaitannya dengan ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia kebutuhan manusia, yang tidak terbatas kelangkaan dan sistem 3. 3 Mengidentifikasi masalah pokok ekonomi ekonomi, yaitu tentang apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi3.

1. Kompetensi Dasar Kejuruan

  Menerapkan kode etik 5.1 Mendeskripsikan kode etik dalam pekerjaan sosial menjalani hubungan kerja 5.2 Menerapkan kode etik dalam menjalin hubungan kerja dengan klien 5.3 Menerapkan kode etik dalam menjalin hubungan kerja dengankolega 5.4 Menerapkan kode etik dalam menjalin hubungan kerja denganmasyarakat. Melaksanakan intervensi 9.1 Menyusun kontrak kerja 9.2 Melaksanakan jejaring kerja 9.3 Melaksanakan program/ kegiatan pemecahan masalah 9.4 Melakukan pengukuran hasil sesuai dengan indikator keberhasilan 9.5 Melakukan monitoring dan evaluasi 9.6 Melakukan pencatatan dan pelaporan.

III. Profil Kompetensi Lulusan Program Keahlian Pekerjaan Sosial

  Profil kompetensi lulusan SMK terdiri dari kompetensi umum dan kompetensi kejuruan, yang masing-masing telah memuat kompetensi kunci. Kompetensi umummengacu pada tujuan pendidikan nasional dan kecakapan hidup generik, sedangkan kompetensi kejuruan mengacu pada SKKNI.

A. Kompetensi Umum

1. Tuntutan UUSPN Ps 3

  Ruang Lingkup Pekerjaan Program Keahlian Pekerjaan Sosial Ruang lingkup pekerjaan bagi lulusan Program Keahlian Pekerjaan Sosial adalah jenis pekerjaan dan atau profesi yang relevan dengan kompetensi yang tertuang didalam tabel SKKNI Bidang Kesehatan dan jasa pada jenjang SMK antara lainadalah: No. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspekekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan komunikasi, ekologi, dll, yang bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik.

a. Mencantumkan identitas

  Alokasi waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi dasar yang bersangkutan, yang dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan. Misalnya, sumber belajar dalam silabusdituliskan buku referens, dalam RPP harus dicantumkan judul buku teks tersebut, pengarang, dan halaman yang diacu.

f. Mencantumkan Penilaian

  Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian, bentuk instrumen, dan instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data. Apabila penilaian menggunakan teknik tes tertulis uraian, tes unjuk kerja, dan tugas rumah yang berupa proyekharus disertai rubrik penilaian.

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (92 Halaman)
Gratis