KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL RANAH 3 WARNA KARYA AHMAD FUADI

Gratis

0
0
134
1 year ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian dari persyaratan untuk mendapatkan gelar Sarjana pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan SastraIndonesia, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan IlmuPendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Saudara-saudara, sahabat-sahabat, dan teman-teman yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu yang telah memberikan dukungan, motivasi, dan doaselama ini; dan 9.

DAFTAR SINGKATAN

R3W : Ranah 3 WarnaCLHW : Catatan Lapangan Hasil Wawancara commit to user

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Di zaman modern ini kedudukan sastra dianggap mempunyai peran

  Novel adalah karya fiksi yang dibangun melalui berbagai unsur intrinsiknya yang sengaja dipadukan dan dibuat mirip oleh commit to user Pendapat di atas diperkuat dengan pendapat Nurgiyantoro (2005: 30-31) bahwa sebuah novel yang hadir ke hadapan pembaca adalah sebuah totalitas. Sastra mempunyaikedudukan, peran, dan kegunaan dalam masyarakat dan itu semua senantiasa mengalami pergeseran dari waktu ke waktu dan perbedaan antara satu masyarakat commit to user Dunia sastra berkembang sesuai dengan kehidupan kehidupan dan perubahan zaman.

3 Warna dilihat dari sudut pandang sosiologi sastra, dan nilai pendidikan yang

  terdapat dalam novel. Penelitian ini berjudul Kajian Sosiologi Sastra dan Nilai- Nilai Pendidikan dalam Novel Ranah 3 Warna Karya Fuadi .

B. Rumusan Masalah

  Berdasarkan uraian dalam latar belakang masalah di atas, masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Apakah yang melatarbelakangi pengarang menulis novel Ranah 3 Warna dilihat dari sudut pandang sosiologi sastra?

D. Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: 1.Manfaat Teoretis Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang sastra yang terkait dengan analisis novel dengan commit to user

2. Manfaat Praktis a

  Bagi guruHasil penelitian ini dapat memberikan gambaran bagi guru bahasa dan sastra Indonesia ketika harus membimbing siswanya untuk menganalisisnovel dengan pendekatan sosiologi sastra. Bagi peneliti lainHasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan bagi peneliti lain yang akan melakukan penelitian sastra dengan permasalahanyang sejenis.

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Teori 1. Hakikat Novel a. Pengertian Novel Novel merupakan salah satu ragam karya sastra yang merupakan hasil

  Adapunbeberapa tokoh cerita tersebut, antara lain: a)Tokoh utama dan tokoh tambahan Dilihat dari segi peranan atau tingkat pentingnya tokoh dalam sebuah cerita, ada tokoh yang tergolong penting dan ditampilkan terus-menerussehingga terasa mendominasi sebagian besar cerita, dan sebaliknya, ada tokoh- tokoh yang hanya dimunculkan sekali atau beberapa kali dalam cerita, dan itupun mungkin dalam porsi penceritaan yang relatif pendek. d)Tokoh statis dan tokoh berkembang Selain pembagian tokoh-tokoh di atas, Altenbernd dan Lewis (1966) menambahkan berdasarkan kriteria berkembang atau tidaknya perwatakantokoh-tokoh cerita dalam sebuah novel, tokoh dapat dibedakan kedalam tokoh commit to user Tokoh berkembang, dipihak lain, adalah tokoh cerita yang mengalami perubahan dan perkembangan perwatakan sejalan dengan perkembangan danperubahan peristiwa dan plot yang dikisahkan.

d) Complication adalah konflik semakin ruwet

  c)Plot campuran Barangkali tidak ada novel yang secara mutlak berplot lurus-kronologis commit to user 4)Latar Dalam menjelaskan istilah latar, Abrams berpendapat latar atau setting yang disebut juga sebagai landas tumpu, menyaran pada pengertian tempat,hubungan waktu, dan lingkungan sosial tempat terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan (dalam Nurgiyantoro, 2005: 216). Tokoh utama sebagaipemapar cerita pada umumnya mempunyai kesempatan yang luas untuk menguraikan dan menjelaskan tentang dirinya, tentang perasaan danpikirannya, tetapi tidak banyak yang diketahui atau dapat diceritakannya tentang peristiwa yang berlangsung pada tempat lain di saat pelaku itu sendiritidak berada disana.

b) Dilihat dengan kaca mata seorang atau berbagai tokoh dalam cerita

  Unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang berada di luar karya sastraitu tetapi secara tidak langsung mempengaruhi bangunan atau sistem organisme karya sastra atau secara lebih khusus ia dapat dikatakan sebagaiunsur-unsur yang mempengaruhi bangun cerita sebuah karya sastra namun tidak ikut menjadi bagian di dalamnya. Bertolak dari pendapat di atas, Wellek dan Warren mengemukakan walau membicarakan unsur ekstrinsik tersebut cukup panjang dan memandang unsuritu sebagai sesuatu yang agak negatif dan kurang penting, namun pemahaman unsur ekstrinsik suatu karya akan membantu dalam hal pemahaman maknakarya karena mengingat bahwa karya itu tidak muncul dari situasi kekosongan budaya (dalam Nurgiyantoro, 2005:24).

2. Hakikat Pendekatan Sosiologi Sastra a

  Alasan yang dapat dikemukakan, di antaranya: a) novel menampilkanunsur-unsur cerita yang paling lengkap, memiliki media yang paling luas, menyajikan masalah-masalah kemasyarakatan yang paling luas, b) bahasa novelcenderung merupakan bahasa sehari-hari, bahasa yang paling umum digunakan dalam masyarakat. Masyarakat yang heterogen memungkinkan adanya suatu golongan masyarakat yang tidakmenganut suatu agama, namun mereka tetap mempunyai sistem ritual atau kepercayaan yang serupa dan agama yang di dasarkan atas unsursupranatural.3) Kaidah-kaidah atau Norma SosialNorma-norma sosial merupakan wujud konkret dari nilai-nilai atau boleh jadi merupakan pedoman yang mana berisikan suatu keharusan, kebolehan, dansuatu larangan (Taneko, 1993: 66).

c) Genre sastra sering merupakan suatu sikap kelompok tertentu

d)Sastra yang menampilkan keadaan masyarakat secermat-cermatnya meliputi: (a) sastra sama derajatnya dengan karya nabi, (b) sastra bertugasmenghibur belaka (karya populer), dan (c) sastra mengajarkan sesuatu dengan cara menghibur.

3. Hakikat Nilai Pendidikan a

  Mudyaharjo (2001: 47) menyatakan bahwa pendidikan sebagai pengalaman yang tidak terbatas dalam waktu, tempat, dan bentuk adalah bersifatrandom, yaitu terjadi kapan pun sepanjang kurun waktu usia hidup, di mana pun dalam lingkungan hidup, dan kapan pun dalam perjalanan hidup seorang manusia,serta siapa pun dari umat manusia adalah pelajarnya, dengan pengalaman hidup sebagai guru, dan lingkungan adalah hidup tempat belajar atau sekolah umatmanusia. Masalah-masalah yang berupahubungan antarmanusia antara lain dapat berwujud: persahabatan yang kokoh ataupun yang rapuh, kesetiaan, pengkhianatan, kekeluargaan (hubungan suami-istri, orang tua-anak, cinta kasih terhadap suami atau istri, anak, orang tua, sesama, maupun tanah air, hubungan buruh-majikan, atasan-bawahan, dan lain-lain yang melibatkan interaksi antarmanusia (Nurgiyantoro, 2005: 325).

B. Penelitian yang Relevan

  Penelitian relevan yang pertama adalah penelitian yang dilakukan olehNuraini pada tahun 2007 dengan judul “Novel Saman dan Larung karya Ayu commit to user Penelitian lain yang relevan dengan penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan olehHandayani tahun 2009 dengan judul “Novel Pudarnya Pesona Cleopatra Karya Habiburrahman El Shirazy (Tinjauan Sosiologi Sastra)”, penelitian tersebut relevan dengan penelitian ini. Namun, latar belakang penulisan novel tersebut sangat berbeda jauh dengan latar belakang penulisan novel Ranah 3 Warna yang menggambarkan perjuangan seorang anak dalam menggapai cita- citanya agar dapat melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri.

C. Kerangka Berpikir

  Selanjutnya, Isi dalam novel yang dikaji dalam penelitian ini dapat dipastikan terinspirasi dari dunia nyata yang diimajinasikan oleh pengarang. Nilai pendidikan juga dikaji dalam penelitian ini, karena dalam novel Ranah 3 Warna banyak mengandung nilai-nilai edukatif yang dapat dijadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari.

BAB II I METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kesusastraan, sehingga tidak terikat

  Penelitian ini berupa kajian naskah (teks sastra) sehingga observasi dan objek kajian dalam penelitian ini adalah naskah itu sendiridihubungkan dengan data yang diperoleh dari kepustakaan. Metode content analysis atau analisis isi yangdigunakan untuk menelaah isi dari suatu dokumen, dalam penelitian ini dokumen commit to user Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra yaitu pendekatan dalam menganalisis karya sastra dengan mempertimbangkan segi-segikemasyarakatan untuk mengetahui makna totalitas suatu karya sastra.

C. Sumber Data

Data merupakan suatu hal pokok dalam penelitian. Pada penelitian ini sumber data yang digunakan adalah:

1. Dokumen, yaitu data teks yang berisi data mengenai struktur novel Ranah 3 Warna karya Fuadi (2011) serta transkip hasil wawancara

  Data tentanglatar belakang pengarang menulis novel diambil dengan mengutip hasil wawancara sebelumnya yang ada di internet dan wawancaralangsung dengan informan. Hasil wawancara sebelumnya dengan pengarang yang dikutip dari internet telah dilakukan oleh Ardi (2011),Bayu (2011), Indrawati (2012), dan Septiadi (2011).

D. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah commit to user

E. Teknik Sampling

  Teknik yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu sampel yang dipergunakan sesuai kepentingan peneliti dan dipandang mempunyai sangkut pautyang erat dengan tujuan penelitian. Data dokumen dalam penelitian ini diambil dengan cara memilih data yang dianggap mewakili tentang aspek sosiologi sastradalam novel Ranah 3 Warna, yaitu data yang menjelaskan struktur dan nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Ranah 3 Warna.

F. Validitas Data

  Triangulasi teori, yaitu pemeriksaan kebenaran data hasil analisis dengan menggunakan teori yang berbeda tetapi membahas masalah yang sama. Triangulasi sumber, yaitu teknik pemeriksaan kebenaran data hasil analisis dengan mewawancarai sumber yang berbeda tetapi membahas masalahyang sama.

G. Teknik Analisis Data

  Data yang dikutip berupa data dokumen yang berupa kutipan-kutipan yang menunjukkan unsur intrinsik dannilai pendidikan yang ada dalam novel Ranah 3 Warna karya Fuadi (2011). Tahap Penyusunan LaporanTahap akhir dalam penelitian ini adalah penyusunan laporan penelitian yang merupakan tahap penyampaian data yang telah dianalisis, dirumuskan danditarik kesimpulan setelah dikonsultasikan dengan pembimbing.

BAB 1V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data 1. Tinjauan Pengarang dalam Susastra Indonesia Fuadi (2011) adalah sastrawan Indonesia yang lahir di negeri Bayur

  DiPondok Modern Gontor dia bertemu dengan kiai dan ustad yang diberkahi keikhlasan mengajarkan ilmu hidup dan ilmu akhirat. Merantauke Washington DC bersama Yayi, istrinya yang juga wartawan Tempo adalah mimpi masa kecilnya yang menjadi kenyataan.

2. Karya-karya Kreatif Pengarang

  Artikel yang fenomenal yang berhasil Fuadi (2001) tulis adalah artikel mengenai peristiwa 11 September yang terjadi di Washington DC. Novel inimenceritakan tentang kehidupan sang tokoh awalnya bernama Rindu dan saat kehilangan ingatan ia dipanggil Purnama dan selanjutnya ia bernama RinduPurnama dengan segala problematika kehidupannya untuk membantu keluarganya.

B. Deskripsi Temuan Penelitian

Analisis data menjadi sarana untuk menjawab pokok permasalahan commit to user

1. Struktur Novel Ranah 3 Warna Karya Ahmad Fuadi

  Tokoh sentral atau tokoh utama dari novel Ranah 3 Warna adalah Alif Fikri, karena tokoh tersebut mempunyai peran yang penting dalam cerita dan juga menentukan gerak tokoh yang lain, sedangkan tokoh tambahan dalam novel ini adalah Amak, Ayah, Randai, Raisa, Wira, Agam,Memet, Togar, Rusdi, Francisco Pepin, Ferdinand, Madeleine, dan Rob. Man jadda wajada : siapa yang bersungguh-sungguh akan sukses Man shabara zhafira: siapa yang bersabar akan beruntungMan sara ala darbi washala : siapa yang berjalan di jalannya akan sampai tujuan Ketiganya adalah pelajaran pertama yang aku terima di Pondok Madani, yang pernah menancap sekali di hatiku.

1) Pengarang bercerita tentang tokoh (aku) Alif Fikri

  “Dia masih commit to user marah-marah karena terbangun kemarin hanya untuk sebuah alarm yang Warna Dilihat dari Sudut Pandang Sosiologi Sastra Salah satu jenis karya sastra yang paling banyak menampilkan unsur- unsur sosial masyarakat adalah novel. Mantra ini mengajarkan bahwa setiap manusia yang mempunyai tekad kuat dan selalumeyakini bahwa Allah SWT akan selalu menolong hamba-Nya yang berada dalam kesulitan maka ia akan berhasil.

7) Man yazra’ yahsud. Siapa yang menanam akan menuai yang ditanam

  Hal ini commit to user Man yazra’ yahsud, begitu pepatah yang diajarkan di PM. Siapa yang menanam akan menuai yang ditanam.

8) Kehidupan kita di dunia ini diibaratkan seperti roda yang selalu berputar

  Nilai didik sosial yang terdapat dalam novel Ranah 3 Warna adalah sebagai berikut. Tapi obat bosan dan malas yang paling mujarab adalah mengenang perjalanan heroik Denmark yang menjadi juara Eropa.

4) Sebisa mungkin selama kita hidup harus bermanfaat untuk orang lain

  Nasihat KiaiRais berdengung- dengung di kepalaku, “Jadilah seperti anjuran Nabi, khairunnas anfauhum linnas , sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang memberi manfaat bagi orang lain.” (R3W: 64-65)Berdasarkan uraian-uraian di atas, nilai pendidikan yang dominan dalam novel Ranah 3 Warna adalah nilai pendidikan religius. Filosofi kehidupan yangdidapat tokoh selama menempuh pendidikan di pesantren banyak dituangkan dalam cerita di novel ini.

C. Pembahasan 1

  Secara garis besar tema utama dalam novel Ranah 3 Warna karya Fuadi(2011) adalah perjuangan anak yang ingin menggapai cita-cita dengan berbagai cara untuk bisa mencapai cita-cita yang diimpikan meskipun banyak rintangan,cobaan, dan permasalahan yang harus dihadapi oleh sang tokoh supaya mencapai cita-cita yang diimpikan. Penggunaan sudut pandang tersebut sesuai denganpenggolongan sudut pandang menurut Waluyo (1994: 184) yang meliputi: (1) pengarang sebagai orang pertama dan menyatakan pelakunya sebagai “aku”;teknik ini disebut teknik akuan; (2) pengarang sebagai orang ketiga dan menyebut commit to user Warna Dilihat dari Sudut Pandang Sosiologi Sastra Novel adalah salah satu jenis karya sastra yang paling banyak menampilkan unsur-unsur sosial masyarakat.

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian pada Bab IV, maka dapat ditarik simpulan sebagai berikut

1. Struktur novel Ranah 3 Warna karya Fuadi (2011) dapat dideskripsikan sebagai berikut

  Tema utama dalam novel Ranah 3 Warna karya Fuadi (2011) adalah perjuangan anak yang ingin menggapai cita-cita dengan berbagai cara untukbisa mencapai cita-cita yang diimpikan meskipun banyak rintangan, cobaan, dan permasalahan yang harus dihadapi oleh sang tokoh supaya mencapaicita-cita yang diimpikan. Faktor-faktor yang melatarbelakangi pengarang menulis Novel Ranah 3 Warna dilihat dari sudut pandang sosiologi sastra meliputi : Awal penulisan novel Ranah 3 Warna ini, alasan pengarang mengambil judul Ranah 3 Warna, sumber inspirasi penulis dalam pembuatan novel ini, dan kendala yang dialami pengarang selama menulis novel Ranah 3 Warna.

3. Nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Ranah 3 Warna karya

  Mantra ini mengajarkan bahwa setiap manusia yang mempunyaitekad kuat dan selalu meyakini bahwa Allah SWT akan selalu menolong hamba-Nya yang berada dalam kesulitan maka ia akan berhasil. Dari nilai tersebut, pembaca jugadiharapkan mampu untuk membedakan yang benar dan salah serta yang baik dan yang buruk.

B. Implikasi

  Novel beliau yang berciri khas tentang kehidupan commit to user Novel Ranah 3 Warna mengandung nilai-nilai pendidikan yang dapat memotivasi bagi setiap pembacanya. Dari hasil penelitian ini dapat diungkapkan adanya struktur yang membangun novel Ranah 3 Warna karya Fuadi (2011) ini yang meliputi tema,penokohan, alur, latar, dan sudut pandang.

C. Saran 1

  Pengkajian terhadap novel Ranah 3 Warna karya Fuadi (2011)dengan analisis struktural untuk mengetahui berbagai macam unsur pembangun novel baik dari dalam novel maupun luar novel, dan juga menelaah tentang nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Ranah 3 Warna karya Fuadi (2011) dapat dijadikan salah satu materi dalam pembelajaran sastra di sekolah. Kepada peneliti lainMelihat kelebihan dari novel ini serta kualitas yang bermutu, peneliti mengharapkan adanya penelitian-penelitian lain mengenai novel ini melaluipendekatan yang berbeda dengan pendekatan sosiologi sastra yang digunakan dalam penelitian ini.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

PENGARUH SELISIH INFLASI, SELISIH SUKU BUNGA DAN NERACA PERDAGANGAN TERHADAP NILAI TUKAR RUPIAH (PERIODE 2000:I – 2011:II)
0
0
109
NOVEL DALAM MIHRAB CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA DAN NILAI PENDIDIKAN)
1
3
114
KOLABORASI ANTAR STAKEHOLDER DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PERBAIKAN RUMAH TIDAK LAYAK HUNI KOTA SURAKARTA
1
1
118
KEKASARAN DAN KEKERASAN MILD STEEL MENGGUNAKAN MESIN BUBUT KONVENSIONAL
0
1
53
KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN OASE PERKOTAAN
0
0
39
KINERJA DINAS KESEHATAN KOTA SURAKARTA DALAM MENURUNKAN ANGKA KEMATIAN IBU
0
0
100
PEMETAAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KERIPIK KETELA UNGU DI KABUPATEN KARANGANYAR
0
0
73
PENGARUH PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP BERAT BADAN BAYI UMUR 0-6 BULAN KARYA TULIS ILMIAH Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Saint Terapan
0
0
48
SKRIPSI UJI KUANTITATIF DAN KUALITATIF DNA PULE PANDAK (Rauvolfia serpentina L.) Rizqi Hapsari H0708062
0
0
38
ANALISIS TORSI DAN DAYA AKIBAT PEMOTONGAN RAMP POROS BUBUNGAN (CAMSHAFT) PADA SEPEDA MOTOR SUZUKI SHOGUN 125 SP TAHUN 2005
0
1
123
SISTEM MANAJEMEN DAN STRATEGI PEMASARAN DI ASIH TOUR TRAVEL SURAKARTA
0
0
71
ANALISIS KETERSEDIAAN SARANA PRASARANA SDMI DAN SMPMTs DI KECAMATAN LASEM KABUPATEN REMBANG TAHUN 2012
0
0
60
PERBANDINGAN PERHITUNGAN VALUE AT RISK MENGGUNAKAN MODEL GARCH DAN MODEL EWMA PADA SAHAM BRI, TBK TAHUN 2004-2008
0
0
59
THE IDENTITY FORMATION OF CHICANOS IN RUDOLFO ANAYA’S NOVEL BLESS ME ULTIMA
0
0
101
KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN PUSAT PELATIHAN SEPAK BOLA DI SURAKARTA
2
4
177
Show more