Turbulensi Ekonomi Global dan Dampaknya

 0  0  9  2018-07-12 12:45:21 Report infringing document

  Turbulensi Ekonomi

  Global dan Dampaknya terhadap Perekonomian Indonesia ( WAWANCARA MENTERI KEUANGAN SRI MULYANI DALAM CIFP)

  ” Disusun oleh : Annisa Dinda R. Sentono 1305180046 Devi Larasati 1305180032

  Turbulensi Ekonomi Global

  Turbulensi Ekonomi global adalah sebuah fenomena ekonomi global yang

  

  melanda perekonomian seluruh Negara di dunia, dimana perekonomian dunia mengalami resesi yang mengakibat kan hampir semua Negara maju dan Negara emerging market mengalami kontraksi ekonomi. Menurut Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam CIFP (Conference on Indonesian

  

  Foreign Policy) ada beberapa faktor yang mempengaruhi Turbulensi ekonomi global dan berdampak pada perekonomian Indonesia yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Di Indonesia dampak dari Turbulensi Ekonomi global dipengaruhi oleh faktor

   eksternal.

  Faktor Eksternal dalam turbulensi ekonomi global yang mempengaruhi perekonomian Indonesia

  Turbulensi Ekonomi

  Tingkat Trade 

  (Perdagangan) yang Comodity Price weak masih rendah setelah (Harga Produk Yang krisis pada tahun 1998 Rendah) yaitu sekitar 3 - 3,5%

  Lanjutan …

1. Trade (Perdagangan)

  Turbulensi ekonomi global diawali dengan terjadinya turbulensi di sektor perdagangan. Hal ini terjadi karena Turunnya permintaan komoditas sumber daya alam di Tiongkok-di mana setengah dari permintaan dunia akan komoditas logam dasar diserap oleh Tiongkok-menyebabkan penurunan tajam harga komoditas dunia. Fenomena ini sangat memukul perekonomian negara-negara berkembang terutama di Amerika Latin dan Afrika, tidak terkecuali Indonesia. Dan tidak adanya sektor lain yang dapat diandalkan

  Lanjutan …

  2. Harga Produk Rendah Harga Produk yang rendah dalam turbulensi ekonomi global disebabkan karena kondisi ekonomi yang masih rendah, sehingga permintaan akan suatu produk juga rendah dan menyebabkan barang yang ditawarkan produsen berkurang karena produsen takut mengalami kerugian.

  Kebijakan yang dilakukan untuk mengatasi adanya turbulensi ekonomi global dalam perekonomian Indonesia

1. Mengembalikan potensi nilai output ke level sebelum krisis

  Kebijakan moneter berperan penting dalam menstimulasi permintan di Negara-Negara maju. Disamping kebijakan moneter, kebijakan fiscal juga berperan signifikan untuk mendorong laju permintaan melalui konsolidasi fiscal, yaitu keseimbangan antara pemotongan anggaran dan penerimaan pajak. Bagi Negara berkembang, kebijakan makro ekonomi yang kuat sangat diperlukan untuk mengatasi turbulensi yang mungkin terjadi.

  Lanjutan …

  2. Meningkatkan potensi ekonomi Negara-Negara anggota G20 menunjukkan kinerja ekonomi yang berbeda. hal ini menunjukkan tingkat efektivitas penerapan kebijakan yang diambil. Untuk meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi, perlu dilakukan penyesuaian terhadap struktur penetapan kebijakan

  Kritik dan Saran terhadap Perekonomian Indonesia dalam Menghadapi Turbulensi Ekonomi Global

  Kritik:

  

  

1. Kurangnya peran pemerintah dalam mengembangkan emerging market

  di Indonesia untuk menciptakan produk-produk yang dapat diandalkan dan dapat dikembangkan di pasar global.

  2. Kurangnya hubungan internasional antar Negara yang tergabung

  dalam G20, dalam menjalin kerjasama dibidang perekonomian baik perdagangan maupun investasi.

  Lanjutan..

  Saran:

   1.

  Perlunya pengembangan di sector industry pengolahan, sehingga dapat memproduksi barang mentah menjadi beberapa barang jadi. Hal ini akan membantu perekonomian Indonesia, agar tidak mengandalkan Negara lain untuk memproduksi barang jadi dan jika terjadi turbulensi ekonomi glogal tidak berpengaruh besar terhadap perekonomian Indonesia 2. Sebaiknya pemerintah Indonesia menjalin hubungan dan kerjasama yang baik dengan Negara-Negara G20, agar dapat menarik investor asing nuntuk berinvestasi di Indonesia, sehingga membantu perekonomian Indonesia.

Dokumen baru
Dokumen yang terkait

Turbulensi Ekonomi Global dan Dampaknya

Gratis

Feedback