KEMAMPUAN GURU DALAM MENJELASKAN MATERI PEMBELAJARAN FISIKA: (STUDI KASUS PADA 3 GURU FISIKA SMA DI YOGYAKARTA)

Gratis

0
17
380
7 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KEMAMPUAN GURU DALAM MENJELASKAN MATERI PEMBELAJARAN FISIKA: (STUDI KASUS PADA 3 GURU FISIKA SMA DI YOGYAKARTA) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Fisika Disusun Oleh : Y. Prian Budi Purwanto NIM : 09 1424 008 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KEMAMPUAN GURU DALAM MENJELASKAN MATERI PEMBELAJARAN FISIKA: (STUDI KASUS PADA 3 GURU FISIKA SMA DI YOGYAKARTA) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Fisika Disusun Oleh : Y. Prian Budi Purwanto NIM : 09 1424 008 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI SKRIPSI KEMAMPUAN GURU DALAM MENJELASKAN MATERI PEMBELAJARAN FISIKA: (STUDI KASUS PADA 3 GURU FISIKA SMA DI YOGYAKARTA) Oleh : Y. Prian Budi Purwanto NIM : 091424008 Telah disetujui oleh : Dosen Pembimbing Drs. T. Sarkim, M.Ed.,Ph.D. Tanggal: 12 Agustus 2014 ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI SKRIPSI KEMAMPUAN GURU DALAM MENJELASKAN MATERI PEMBELAJARAN FISIKA: (STUDI KASUS PADA 3 GURU FISIKA SMA DI YOGYAKARTA) Dipersiapkan dan ditulis oleh : Y. Prian Budi Purwanto NIM : 091424008 Telah dipertahankan didepan Panitia Penguji Pada tanggal : 29 Agustus 2014 dan dinyatakan memenuhi syarat Susunan Panitia Penguji Nama Lengkap Tanda Tangan Ketua : Dr. Marcellinus Andy Rudhito, S. Pd. ....................... Sekretaris : Dr. Ign. Edi Santosa, M.S. ....................... Anggota : Drs. T. Sarkim, M.Ed., Ph.D. ....................... Anggota : Dr. Ign. Edi Santosa, M.S. ....................... Anggota : Drs. Severinus Domi, M.Si. ....................... Yogyakarta, 29 Agustus 2014 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Dekan Rohandi, Ph.D. iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN “Tiada Kemerdekaan Tanpa Perjuangan” (Katimen, 2013) Karyaku ini kupersembahkan untuk : Orang tuaku : Christoporus Sukanto dan Teresia Purwatmi Handayani Kakak dan adikku : Christina Maria Ulva dan Rosalia Millentika Sari Kakek dan Nenek : Hermanus Ruslan dan Redemta Wasitah iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya dari orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta,12 Agustus 2014 Penulis Y. Prian Budi Purwanto v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPERLUAN AKADEMIS Yang bertanda tangan dibawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma : Nama :Y. Prian Budi Purwanto NIM : 091424008 Demi mengembangkan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma untuk menyimpan karya ilmiah saya yang berjudul : KEMAMPUAN GURU DALAM MENJELASKAN MATERI PEMBELAJARAN FISIKA: (STUDI KASUS PADA 3 GURU FISIKA SMA DI YOGYAKARTA) Dengan demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap menyantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya, Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal : 12 Agustus 2014 Yang menyatakan Y. Prian Budi Purwanto vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK Y. Prian Budi Purwanto. 2014. Kemampuan Guru Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran Fisika: (Studi Kasus Pada 3 Guru Fisika SMA Di Yogyakarta). Skripsi. Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan kemampuan tiga guru dalam menjelaskan materi pembelajaran Fisika di SMA BOPKRI 2, SMA Negeri 11, dan SMA Budya Wacana Yogyakrta.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Untuk guru pertama yang diteliti (sebut saja guru A) menjelaskan materi “Hukum Newton tentang Gravitasi”, untuk guru kedua yang diteliti (sebut saja guru B) menjelaskan materi “Usaha dan Energi”, dan untuk guru ketiga yang diteliti (sebut saja guru C) menjelaskan materi “Elastisitas dan Gerak Harmonik Sederhana”. Penelitian ini menggunakan instrumen penelitian yang terdiri dari rekaman video guru saat mengajar di kelas, fieldnotes, dan pertanyaan wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi kegiatan pembelajaran dikelas dengan menggunakan handycam dan melakukan wawancara kepada tiga guru. Hasil penelitian ini adalah profil kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran Fisika dari ketiga guru yang berbeda.Profil kemampuan guru A dalam mengajarkan materi Hukum Newton tentang Gravitasi(1) Kemampuan pada aspek penjelasan fakta-fakta yang relevan terhadap materi terungkap dengan baik saat mendeskripsikan kondisi nyata dan menjelaskan peristiwa sejarah yang berhubungan dengan materi Hukum Newton tentang Gravitasi di masa lampau.(2) Kemampuan pada aspek penjelasan konsep terungkap dengan baik saat menjelaskan konsep dengan menjelaskan kondisi nyata dan saat menjelaskan konsep dalam bentuk permasalahan. (3) Kemampuan pada aspek penjelasan prinsip terungkap saat menjelaskan pemahaman rumus atau persamaan yang berlaku dalam materi Hukum Newton tentang Gravitasi dengan jelas dan detail. vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Profil Kemampuan guru B dalam mengajarkan materi Usaha dan Energi (1) Kemampuan pada aspek penjelasan fakta-fakta yang relevan terhadap materi terungkap dengan baik saat menjelaskan kejadian pada kehidupan sehari-hari yang dekat dengan siswa dan saatmengilustrasikan objek yang mudah dilihat oleh siswa.(2) Kemampuan pada aspek penjelasan konsep terungkap dengan baik saat menjelaskan konsep menggunakan bahasa lisan yang mudah dipahami dan menarik perhatian siswa dan saat melakukan pengulangan penjelasan dengan menggunakan bahasa tulisan yang unik.(3) Kemampuan pada aspek penjelasan prinsip terungkap dengan baik saat menjelaskan materi yang pokok dan penting yang menghubungkan antar konsep dan saat menjabarkan rumus dan persamaan dengan jelas dan detail.(4) Kemampuan pada aspek penjelasan materi dengan prosedur yang sistematis terungkap dengan baik saat menjelaskan dari materi sederhana menuju materi yang kompleks.(5) Kemampuan pada aspek penjelasan materi dengan analogi yang kuat terungkap dengan baik saat menjelaskan materi dengan analogi yang unik dan menarik. Profil Kemampuan guru C dalam mengajarkan materi Elastisitas dan Gerak Harmonik(1) Kemampuan pada aspek penjelasan fakta-fakta yang relevan terhadap materi terungkap dengan baik saat menjelaskan menjelaskan penerapan prinsip elastisitas dan gerak harmonik pada benda-benda yang mudah dijumpai oleh siswa.(2) Kemampuan pada aspek penjelasan konsep terungkap dengan baik saat melakukan pengulangan penjelasan pada persamaan yang mempunyai fungsi serupa dengan persamaan lain, saat menjelaskan konsep baru dengan menghubungkan konsep yang sudah ada sebelumnya, dan saat memberikan penekanan konsep penting dengan menggunakan bahasa tulisan agar mudah di ingat siswa.(3) Kemampuan pada aspek penjelasan prinsip terungkap dengan baik saat menjelaskan prinsip penting tentang persamaan hukum Hooke yang sulit dipahami oleh siswa sehingga membutuhkan penjelasan secara berulang dan saat menjelaskan materi yang pokok dan penting yang menghubungkan antar konsep Kata kunci : Kemampuan, Pedagogis Materi Subyek, Materi Pembelajaran Fisika viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT ABSTRACT Y. Prian Budi Purwanto. 2014. Teacher's Competency In Explaining Physics Material: (Case Study On 3 High School Physics Teachers In Yogyakarta). Thesis. Physical Education Study Program, Department of Mathematics and Natural Sciences, Faculty of Teacher Training and Education, Sanata Dharma University in Yogyakarta. This research was aimed to find out and describe the three physics teacher’s competency in explaining physics material at SMA BOPKRI, SMA Negeri 11, and SMA Budya Wacana in Yogyakrta. This research was a descriptive qualitative research. The first examined teacher (call it Teacher A) explained about Newton law of gravity, the second examined teacher (call it Teacher B) explained about effort and Energy, and the third examined teacher (call it Teacher C) explained about elasticity and simple harmonic Motion. This research applied the instrument which consisted of video recordings of the teachers who were teaching in the classroom, field notes, and interview questions. The data gathering technique was done by observing the learning activities in the classrooms by using a handy cam and conducting interviews to the three physics teachers. The results of this research were the competency profiles in explaining physics material from the three different teachers. Profile knowledge of the teacher A in teaching material of law Newton about gravity (1) Competency of explaining the relevant facts to the material was revealed well, when described the real conditions and the past events of conected to material of law Newton about gravity. (2) Competency of explaining the concept was revealed well when described the concept by explaining the real condition and the concept in the form of problem. (3) Competency of explaining the principles was revealed when explained the understanding of formulas or equations which prevailed in the Newton Laws material about Gravity clearly and in detail. Profile knowledge of the teacher B in teaching effort and energy (1) Competency of explaining facts relevant to material was revealed when explained the daily activity which was close to students and ilustrated the object which easy ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI for the students to see (2) Competency of explaining about the concept was revealed when explained about the concept by using oral language which was understandable and attractive. Moreover, the explaining repetition was done by using uniqe handwritings. (3) Competency of explaining the principles was revealed when explained about the main and important material which connected the several concept and explained the understanding of formulas or equations which prevailed clearly and in detail. (4) Competency of explaining the materials by systematic procedures was systemated well, when explained of simple materials into the complex materials. (5) Competency of explaining the materials with strong analogies revealed when explained the materials by using uniqe and interesting analogy. Profile knowledge of teacher C in teaching elasticity and motion harmonic (1) Competency of explaining facts relevant to material was revealed when explained the application of the principle of elasticity and motion harmonic on the the object which easy for the students to see. (2) Competency of explaining about the concept was revealed when performed explaning repetition on equation which similary functions to other equation, when explained the new concept was connected existing previously concept, and when kind of emphasized to important concept by using writing language in order to students was easy to remember. (3) Competency of explaining the principles was revealed when explained the essential principle about Hooke law is difficult to understand by students so needed was repeated explaining and when explained the main and important materials which connected other concept. Keywords: Competency, Subject Matter Pedagogy, Physics Materials x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur kepada Tuhan Yesus atas berkat, rahmat dan kasihNya sehingga penulis dapat menyelesaikan dengan baik penelitian dan penulisan skripsi dengan judul Kemampuan Guru Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran Fisika: (Studi Kasus Pada 3 Guru Fisika SMA Di Yogyakarta). Penulisan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pada Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Sanata Dharma. Penelitian ini adalah penelitian tim yang beranggotakan 4 orang, yaitu, Matius Tegar Prasojo, Patar Nasib Sianipar, Vincensius Yuda Aprianto, Y. Prian Budi Purwanto. Perbedaan untuk setiap anggota adalah aspek pengetahuan yang diteliti.Pihak-pihak yang terlibat dalam penelitian ini disamarkan.Dalam penyelesaian skripsi ini penulis mendapat bantuan, bimbingan dan arahan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. R.Rohandi, Ph.D. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Sanata Dharma. 2. Drs. T. Sarkim, M.Ed, Ph.D. selaku Dosen pembimbing, yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan dengan sabar memberikan bimbingan, saran serta semangat sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. 3. Dwi Nugraheni Rositawati, S.Si, M.Si.selaku Dosen Pembimbing Akademik atas bimbingannya selama masa perkuliahan. 4. Dr. Ignatius Edi Santosa selaku Ketua Program studi Pendidikan Fisika dan semua dosen penguji, atas semua saran dan masukan yang berguna demi penyempurnaan skripsi ini. 5. Segenap dosen Program Studi Pendidikan Fisika, atas didikan dan pengetahuan kepada penulis. 6. Segenap staff karyawan sekretariat JPMIPA atas segala bantuan yang telah diberikan. 7. Teman timku Yuda, Tegar, Patar atas kerjasama dan dukungannya dalam menyusun skripsi ini. xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8. Sahabatku Panggah, Kiki, Ega, Cae, Adit, Pradah, Khiles, Dimas Jojo 9. Teman-teman Pendidkan Fisika angkatan 2009 atas dukungan dan doa yang diberikan kepada penulis. 10. Semua pihak yang telah banyak membantu saya dan tidak saya sebutkan. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna.Oleh karena itu, penulis dengan senang hati menerima kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan skripsi ini.Penulisan berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Penulis Y. Prian Budi Purwanto xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL..................................................................................................i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ........................................................ii HALAMANPENGESAHAN .....................................................................................iii HALAMAN PERSEMBAHAN ................................................................................iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ....................................................................v LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPERLUAN AKADEMIS .......................................................................vi ABSTRAK .................................................................................................................vii ABSTRACT ...............................................................................................................ix KATA PENGANTAR ...............................................................................................xi DAFTAR ISI ..............................................................................................................xiii DAFTAR LAMPIRAN ..............................................................................................xvi DAFTAR TABEL ......................................................................................................xvi DAFTAR GAMBAR .................................................................................................xviii BAB I PENDAHULUAN ..........................................................................................1 A. Latar Belakang ...............................................................................................1 B. Rumusan Masalah ..........................................................................................11 C. Tujuan Penelitian ...........................................................................................11 D. Manfaat Penelitian .........................................................................................12 BAB II LANDASAN TEORI ....................................................................................13 A. Pengertian Profil.............................................................................................13 B. Pengertian Kemampuan .................................................................................13 C. Hakikat Guru dan Kompetensi Guru Fisika ...................................................14 C.1. Kompetensi Guru Fisika SMA ...............................................................16 D. Pengertian Pedagogical Content Knowledge .................................................17 D.1. Pengetahuan Pedagogis Materi Subyek .................................................19 E. Pengertian Materi Pembelajaran ....................................................................21 E.1. Cakupan Materi Pembelajaran ................................................................22 E.2. Urutan Penyampaian Materi Pembelajaran ..........................................24 xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 1. Pendekatan Prosedural ............................................................................24 2. Pendekatan Hierarkis...............................................................................24 E.3. Langkah-Langkah Penentuan Materi Pembelajaran ...............................25 1. Identifikasi Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar ........................25 2. Identifikasi Jenis-Jenis Materi Pembelajaran...........................................26 F. Hakikat Materi Pembelajaran Fisika ..............................................................32 F.1. Kompetensi Dasar Materi Dalam Penelitian...........................................33 G. Materi Pembelajaranm Pada Level Kognitif ..................................................35 1. Penjelasan Fakta yang Relevan Terhadap Materi ....................................39 2. Penjelasan Konsep ...................................................................................40 3. Penjelasan Prinsip Yang Terkandung Dalam Materi ...............................41 4. Penjelasan Materi Dengan Prosedur Yang Sistematis .............................42 5. Penjelasan Materi Dengan Analogi Yang Kuat .......................................42 BAB III METODOLOGI PENELITIAN...................................................................46 A. Bentuk Penelitian .............................................................................................46 B. Pengertian Studi Kasus ....................................................................................47 C. Subyek Penelitian ............................................................................................49 D. Objek Penelitian ..............................................................................................49 E. Tempat dan Waktu Penelitian..........................................................................49 F. Metode Pengumpulan Data .............................................................................50 G. Instrumen Penelitian ........................................................................................53 1. Rekaman Video Guru Mengajar di Kelas ................................................53 2. Fieldnotes .................................................................................................53 3. Pertanyaan Wawancara ............................................................................54 H. Metode Analisa Data .......................................................................................54 1. Tahap Transkripsi Data ............................................................................55 2. Tahap Kategorisasi Data dan Pembahasan ..............................................55 I. Kesimpulan ......................................................................................................57 BAB IV HASIL PENELITIAN .................................................................................59 A. Pelaksanaan Penelitian ...................................................................................59 B. Deskripsi Guru ...............................................................................................63 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 1. Guru A .......................................................................................................63 2. Guru B .......................................................................................................65 3. Guru C .......................................................................................................67 C. Data Penelitian ...............................................................................................69 1. Hasil Rekaman Video Guru Mengajar di Kelas ........................................69 2. Fieldnotes ..................................................................................................70 3. Hasil Rekaman Suara Wawancara .............................................................70 D. Analisa Data ...................................................................................................70 1. Transkripsi Data ........................................................................................71 2. Kategorisasi Data dan Pembahasan ...........................................................71 a) Kategorisasi Aktivitas Guru A ...........................................................73 b) Pembahasan Profil Kemampuan Guru A Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran ...........................................................................133 c) Kategorisasi Aktivitas Guru B............................................................143 d) Pembahasan Profil Kemampuan Guru B Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran ...........................................................................220 e) Kategorisasi Aktivitas Guru C............................................................238 f) Pembahasan Profil Kemampuan Guru C Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran ...........................................................................318 g) Pembahasan Profil Kemampuan Guru A, Guru B, dan Guru C Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran..........................................330 BAB V PENUTUP .....................................................................................................341 A. Kesimpulan ....................................................................................................341 B. Saran ...............................................................................................................343 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................344 LAMPIRAN ...............................................................................................................348 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN A. Surat Izin Penelitian .............................................................................................349 B. Surat Keterangan Penelitian SMA BOPKRI 2 Yogyakarta .................................350 C. Surat Keterangan Penelitian SMA Budya Wacana Yogyakarta ..........................351 D. Surat Keterangan Penelitian SMA N 11 Yogyakarta ...........................................352 E. Fieldnotes .............................................................................................................353 DAFTAR TABEL Tabel.2.1.Kompetensi Dasar Menurut Kanginan ......................................................34 Tabel.2.2.Kompetensi Dasar Menurut Foster............................................................34 Tabel.2.3.Kompetensi Dasar Menurut Tim Aviva ....................................................35 Tabel.2.4.Kompetensi Dasar Menurut Adipura ........................................................35 Tabel.2.5.Klasifikasi Isi Materi Pembelajaran dalam Ranah Kognitif ......................37 Tabel.2.6.Indikator Aktivitas Guru Berdasarkan Aspek Kemampuan Guru Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran ............................................................44 Tabel.3.1. Metode Pengelompokan Data ..................................................................51 Tabel.3.2. Format Kategori Aktivitas Guru Berdasarkan Aspek Kemampuan Guru Menjelaskan Materi Pembelajaran ............................................................56 Tabel.3.3. Format Pembahasan Profil Kemampuan Guru Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran ..................................................................................57 Tabel.3.4. Format Profil Kemampuan Guru A, Guru B, dan Guru C Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran ............................................................57 Tabel.4.1.Pelaksanaan Penelitian ..............................................................................60 Tabel.4.2. Kategorisasi Aktivitas Guru A Berdasarkan Aspek Penjelasan Fakta .....74 Tabel.4.3. Kategorisasi Aktivitas Guru A Berdasarkan Aspek Penjelasan Konsep ..90 Tabel.4.4. Kategorisasi Aktivitas Guru A Berdasarkan Aspek Penjelasan Prinsip...115 Tabel.4.5. Pembahasan Profil Kemampuan Guru A pada Aspek Penjelasan Fakta..133 xvi

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel.4.6.Pembahasan Profil Kemampuan Guru A pada Aspek Penjelasan Konsep .......................................................................................................135 Tabel.4.7. Pembahasan Profil Kemampuan Guru A pada Aspek Penjelasan Prinsip ........................................................................................................139 Tabel.4.8. Kategorisasi Aktivitas Guru B Berdasarkan Aspek Penjelasan Fakta .....144 Tabel.4.9. Kategorisasi Aktivitas Guru B Berdasarkan Aspek Penjelasan Konsep ..153 Tabel.4.10. Kategorisasi Aktivitas Guru B Berdasarkan Aspek Penjelasan Prinsip .186 Tabel.4.11. Kategorisasi Aktivitas Guru B Berdasarkan Aspek Penjelasan Materi dengan Prosedur yang Sistematis ..............................................................213 Tabel.4.12. Kategorisasi Aktivitas Guru B Berdasarkan Aspek Penjelasan Materi dengan Analogi yang Kuat ........................................................................214 Tabel.4.13. Pembahasan Profil Kemampuan Guru B pada Aspek Penjelasan Fakta 220 Tabel.4.14. Pembahasan Profil Kemampuan Guru B pada Aspek Penjelasan Konsep .......................................................................................................223 Tabel.4.15. Pembahasan Profil Kemampuan Guru B pada Aspek Penjelasan Prinsip ........................................................................................................228 Tabel.4.16. Pembahasan Profil Kemampuan Guru B pada Aspek Penjelasan Materi dengan Prosedur yang Sistematis ..................................................233 Tabel.4.17. Pembahasan Profil Kemampuan Guru B pada Aspek Penjelasan Materi dengan Analogi yang Kuat ...........................................................236 Tabel.4.18. Kategorisasi Aktivitas Guru C Berdasarkan Aspek Penjelasan Fakta ...239 Tabel.4.19. Kategorisasi Aktivitas Guru C Berdasarkan Aspek Penjelasan Konsep 246 Tabel.4.20. Kategorisasi Aktivitas Guru C Berdasarkan Aspek Penjelasan Prinsip .287 Tabel.4.21. Pembahasan Profil Pengetahuan Guru C pada Aspek Penjelasan Fakta 318 Tabel.4.22. Pembahasan Profil Pengetahuan Guru C pada Aspek Penjelasan Konsep .......................................................................................................320 Tabel.4.23. Pembahasan Profil Pengetahuan Guru C pada Aspek Penjelasan Prinsip ........................................................................................................328 Tabel.4.24. Pembahasan Profil kemampuan Guru A, Guru B, dan Guru C dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran ............................................................331 xvii

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar.2.1.Diagram Proses Pemilihan Materi ........................................................31 Gambar.3.1. Bagan Langkah- Langkah Proses Penelitian .......................................58 xviii

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Cita-cita bangsa Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satu faktor pendukung agar terciptanya bangsa Indonesia yang cerdas adalah dengan sistem pembelajaran yang efektif. Menurut Hamalik (dalam Sanjaya 2010:6) sistem pembelajaran adalah suatu kombinasi terorganisasi yang meliputi unsur–unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan dan prosedur yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Keberhasilan sistem pembelajaran adalah keberhasilan pencapaian tujuan pembelajaran. Dengan keberhasilan tujuan pembelajaran akan menjadi jalan terwujudnya bangsa indonesia yang cerdas. Dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan proses sistem pembelajaran, diantaranya : 1. Faktor Guru Guru adalah komponen yang sangat menentukan dalam implementasi suatu strategi pembelajaran. Tanpa guru bagaimanapun bagus dan idealnya suatu strategi, maka strategi itu tidak mungkin bisa diaplikasikan. Keberhasilan implementasi suatu strategi pembelajaran akan tergantung pada kepiawaian guru dalam menggunakan metode, teknik dan taktik pembelajaran. Diyakini setiap guru akan memiliki pengalaman, pengetahuan, kemampuan, gaya dan bahkan pandangan yang berbeda dalam mengajar. Guru yang menganggap mengajar hanya sebatas menyampaikan materi pelajaran akan berbeda dengan guru yang menganggap mengajar 1

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 adalah suatu proses pemberian bantuan kepada peserta didik. Masingmasing perbedaan tersebut dapat mempengaruhi baik dalam penyusunan strategi atau implementasi pembelajaran. Guru dalam proses pembelajaran memegang peranan yang sangat penting. Sebab siswa adalah organisme yang sedang berkembang yang memerlukan bimbingan dan bantuan dari orang dewasa. Dalam proses pembelajaran guru tidak hanya berperan sebagai model atau teladan bagi siswa yang diajarnya, tetapi juga sebagai pengelola pembelajaran (manager of learning). Dengan demikian efektivitas proses pembelajaran terletak di pundak guru. Karena keberhasilan suatu proses pembelajaran sangat ditentukan oleh kualitas atau kemampuan guru. Norman Kibry (1981) menyatakan: ”One underlying should be noticeable: that the quality of the teacher is the essential, constant feature in the success of any educational system.” Menurut Dunkin (1974) ada sejumlah aspek yang dapat mempengaruhi kualitas proses pembelajaran dilihat dari faktor guru, yaitu : a) Teacher formative experience Meliputi jenis kelamin serta semua pengalaman hidup guru yang menjadi latar belakang sosial, yang diantaranya: tempat kelahiran guru termasuk suku, latar belakang budaya dan adat istiadat, keadaan keluarga guru itu berasal.

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 b) Teacher training experience Meliputi pengalaman-pengalaman yang berhubungan dengan aktivitas dan latar belakang pendidikan guru. c) Techer properties Segala sesuatu yang berhubungan dengan sifat yang dimiliki guru, misalnya, sikap guru terhapat profesinya, sikap guru terhadap siswa, kemampuan atau intelegensi guru, motivasi dan kemampuan mereka baik kemampuan dalam pengelolaan pembelajaran termasuk didalamnya kemampuan dalam merencanakan dan evaluasi pembelajaran maupun kemampuan dalam penguasaan materi pelajaran. 2. Faktor Siswa Siswa adalah organisme yang unik yang berkembang sesuai dengan tahap perkembanganya. Perkembangan anak adalah perkembangan seluruh aspek kepribadian. Akan tetapi tempo dan irama perkembangan masing– masing anak pada setiap aspek tidak terlalu sama. Seperti halnya guru, faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran dilihat dari aspek siswa meliputi aspek latar belakang siswa dan sifat yang dimiliki siswa. Aspek latar belakang meliputi: jenis kelamin siswa, tempat kelahiran, tempat tinggal siswa, tingkat sosial ekonomi siswa dari keluarga yang bagaimana siswa itu berasal,dll. Sedangkan dilihat dari sifat yang dimiliki siswa meliputi: kemampuan dasar, pengetahuan dan sikap. Tidak dapat di sangkal bahwa setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda yang dapat dikelompokkan pada :

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 a) Siswa yang berkemampuan tinggi, b) Siswa yang berkemampuan sedang, dan c) Siswa yang berkemampuan rendah. Perbedaan-perbedaan semacam itu menurut perlakuan yang berbeda pula baik dalam penempatan atau pengelompokan siswa maupun dalam perlakuan guru dalam menyesuaikan gaya belajar. Demikian juga halnya dengan tingkat pengetahuan siswa. Siswa yang memiliki pengetahuan yang memadai tentang penggunaan bahasa yang standar, misalnya akan mempengaruhi proses pembelajaran mereka dibandingkan dengan siswa yang tidak memiliki tentang itu. Sikap dan penampilan siswa didalam kelas juga merupakan aspek lain yang bisa mempengaruhi proses pembelajaran. Ada kalanya ditemukan siswa yang sangat aktif (hyperkinetic) dan ada pula siswa yang pendiam, tidak sedikit juga ditemukan siswa yang memiliki motovasi yang rendah dalam belajar. Semua itu akan mempengaruhi proses pembelajaran di dalam kelas. Sebab bagaimanapun faktor siswa dan guru merupakan faktor yang sangat menentukan dalam interaksi pembelajaran. 3. Faktor Sarana dan Prasarana Sarana adalah segala sesuatu yang mendukung secara langsung terhadap kelancaran proses pembelajaran, misalnya media pembelajaran, alat-alat pelajaran, perlengkapan sekolah,dll. Sedangkan prasarana adalah segala sesuatu yang secara tidak langsung dapat mendukung keberhasilan proses pembelajaran, misalnya jalan menuju sekolah, penerangan sekolah, kamar kecil,dll. Kelengkapan sarana dan prasarana akan membantu guru

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 dalam penyelenggaraan proses pembelajaran. Dengan demikian sarana dan prasarana merupakan komponen penting yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran. Terdapat beberapa keuntungan bagi sekolah yang memiliki kelengkapan sarana dan prasarana : Pertama, kelengkapan sarana dan prasarana dapat menumbuhkan gairah dan motivasi guru mengajar. Mengajar dapat dilihat dari 2 dimensi, yaitu: a) Sebagai proses penyampaian materi pelajaran dan b) Sebagai proses pengaturan lingkungan yang dapat merangsang siswa untuk belajar. Jika mengajar dipandang sebagai proses penyampaian materi, maka dibutuhkan sarana pembelajaran berupa alat dan bahan yang dapat menyalurkan pesan secara efektif dan efisien. Sedangkan manakala mengajar dipandang sebagai proses mengatur lingkungan agar siswa dapat belajar, maka dibutuhkan sarana yang berkaitan dengan berbagai sumber belajar yang dapat mendorong siswa untuk belajar. Kedua, kelengkapan sarana dan prasarana dapat memberikan berbagai pilihan pada siswa untuk belajar. Setiap siswa pada dasarnya memiliki gaya belajar yang berbeda, yaitu : a) Tipe siswa yang auditif, akan lebih mudah belajar melalui pendengaran, sedangkan

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 b) Tipe siswa yang visual, akan lebih mudah belajar melalui penglihatan. Kelengkapan sarana dan prasarana akan memudahkan siswa menentukan pilihan dalam belajar. 4. Faktor Lingkungan Dilihat dari dimensi lingkungan ada dua (2) faktor yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran,yaitu: a) Faktor organisasi kelas Faktor organisasi kelas didalamnya meliputi jumlah siswa dalam satu kelas merupakan aspek penting yang bisa mempengaruhi proses pembelajaran. Organisasi kelas yang terlalu besar akan kurang efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran. Hal tersebut didukung oleh beberapa pernyataan sebagai berikut: 1. Sumber daya kelompok akan bertambah luas sesuai dengan jumlah siswa, sehingga waktu yang tersedia akan semakin sempit. 2. Kelompok belajar akan kurang mampu memanfaatkan dan menggunakan waktu diskusi. Jumlah siswa yang terlalu banyak akan memakan waktu yang banyak pula, sehingga sumbangan pikiran akan sulit didapat dari setiap siswa. 3. Kepuasan belajar setiap siswa akan cenderung menurun. Hal ini disebakan kelompok belajar yang terlalu banyak akan mendapatkan pelayanan yang terbatas dari setiap guru,dengan kata lain perhatian guru akan semakian terpecah.

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 4. Perbedaan individu antara anggota akan semakin tampak, sehingga akan semakin sukar mencapai kesepakatan. Kelompok yang terlalu besar cenderung akan terpecah ke dalam sub–sub kelompok yang saling bertentangan, 5. Anggota kelompok yang terlalu banyak berkecenderungan akan semakin banyak siswa yang terpaksa menunggu untuk samasama maju mempelajari materi pelajaran baru. 6. Anggota kelompok yang terlalu banyak akan cenderung semakin banyaknya siswa yang enggan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan kelompok. b) Faktor iklim sosial-psikologis Maksudnya, keharmonisan hubungan antara orang yang terlibat dalam proses pembelajaran. Iklim sosial ini dapat terjadi secara internal atau ekternal. 1. Iklim sosial–psikologis internal adalah hubungan anatara orang yang terlibat dalam lingkungan sekolah,misalnya iklim sosial antara siswa dan siswa,antara siswa dengan guru,antara guru dengan guru,bahkan antara guru dengan pimpinan sekolah. 2. Iklim sosial-psikologis eksternal adalah keharmonisan hubungan sekolah dengan orang tua siswa, hubungan sekolah dengan lembaga-lembaga masyarakat,dll. Sekolah yang mempunyai hubungan yang baik secara internal, yang ditunjukan oleh kerjasama antar guru,saling menghargai dan saling

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 membantu, maka memungkinkan iklim belajar menjadi sejuk dan tenang sehingga akan berdampak pada motivasi belajar siswa. Sebaliknya, manakala hubungan yang tidak harmonis, iklim belajar akan penuh dengan ketegangan dan ketidaknyamanan sehingga akan mempengaruhi psikologis siswa dalam belajar. Demikian juga sekolah yang memiliki hubungan yang baik dengan lembaga-lembaga luar akan menambah kelancaran-kelancaran program-program sekolah, sehingga upaya-upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran akan mendapat dukungan dari pihak lain. (Sanjaya 2010:17-21) Dalam upaya mencapai tujuan dari sistem pembelajaran yang baik, hal yang menjadi sorotan utama adalah kualitas dari guru. Dari pengalaman peneliti ketika memberikan les privat kepada salah satu murid SMP, bahwa ia tidak mengerti materi yang disampaikan oleh guru. Hal itu yang menjadi alasan siswa tersebut tidak semangat mengikuti pelajaran di kelas. Penguasaan materi ajar (content knowledge) merupakan syarat mutlak bagi seorang guru. Namun hal tersebut tidak akan bermakna apabila guru tidak terampil menyampaikannya. Penyampaian materi ajar merupakan seni dalam mengajar, karena terkait dengan kemampuan lain diantaranya penguasaan guru terhadap pedagogik (pedagogic knowledge). Guru perlu memiliki pengetahuan tentang cara mengelola pembelajaran hingga peserta didik dapat menerima materi yang diajarkan. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan proses pembelajaran yang bervariasi, memahami kesulitan peserta didik dalam belajar dan cara mengatasinya serta

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 menghindari miskonsepsi. Pembelajaran yang memadukan pengetahuan tentang materi ajar dan pedagogic dikenal sebagai Pedagogic Content Knowledge (PCK). Menurut Kartika Budi (2005:102) Guru yang profesional harus memiliki dua keahlian, yaitu keahlian yang berkaitan dengan materi pembelajaran sesuai bidang studi (mata pelajaran) yang diampunya (content knowledge) dan keahlian yang berkaitan dengan bidang keguruan (pedagogy knowledge). Sejauh ini dua keahlian tersebut dipandang sebagai dua keahlian yang berbeda baik dalam tataran gagasan (kerangka berpikir), dokumen, maupun praksis. Dalam tataran gagasan orang berpikir bahwa untuk dapat menjadi guru yang baik, terlebih dahulu orang harus menguasai materi (content), baru kemudian menguasai ilmu pendidikan/keguruan (pedagogy) secara umum dan strategi pembelajaran secara khusus. Bahkan pemahaman materi sering ditempatkan pada posisi yang lebih penting dibandingkan pengetahuan dan kemampuan pembelajarannya. Menurut Shulman (dalam Heri Wahyudi 2013) Pedagogical Content Knowledge merupakan irisan antara penguasaan materi pembelajaran dan keterampilan mendidik seorang guru untuk membantu peserta didik dalam memahami materi pelajaran. Dengan demikian pedagogical content knowledge dapat dipertimbangkan sebagai salah satu indikator untuk mengukur keprofesionalan seorang guru. Menurut Cochran et al (dalam Nurbono 2013) merumuskan Pedagogical Content Knowledge/PCK sebagai:“Concern the manner in which teachers relate their subject matter knowledge (what they know about what they teach) to their pedagogical knowledge (what they know about teaching) and how subject matter knowledge is a part of the process of pedagogical

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 reasoning” atau bisa diartikan bahwa PCK berhubungan dengan cara dimana para guru menghubungkan pengetahuan subjek (isi materi) mereka (apa yang guru ketahui tentang apa yang mereka ajarkan) dengan pengetahuan mengajar mereka (apa yang guru ketahui tentang mengajar) dan alasan bagaimana pengetahuan subjek (materi) menjadi bagian dari proses pembelajaran. Dari uraian diatas, pemahaman tentang Pedagogical Content Knowledge sangat tepat untuk diterapkan guru dalam kegiatan pembelajaran Fisika di kelas. Keberhasilan pembelajaran Fisika turut memegang peranan penting dalam pembangunan nasional khususnya bidang sains dan teknologi. Fisika memiliki karakteristik yang berbeda dengan mata pelajaran lainnya. Fakta, konsep, prinsip, hukum dan teori dalam Fisika merupakan produk yang diperoleh melalui suatu proses yang sistematis dan terencana diawali dari rasa ingin tahu terhadap fenomena alam. Bertanya sebagai wujud rasa ingin tahu dilanjutkan dengan merumuskan masalah, berhipotesis, merancang dan melakukan percobaan, pengambilan data serta menyimpulkan hingga diperoleh solusi terhadap permasalahan yang telah dirumuskan.(Parsaoran Siahaan 2013) Menurut Sarkim (2013) “pengetahuan guru adalah hal yang paling utama berpengaruh dalam keberhasilan pembelajaran Fisika. Karena pengetahuan melekat erat dalam benak guru, selanjutnya bagaimana guru akan mengembangkan pengetahuannya atau tidak. Apa yang dilakukan guru sebelum dan selama proses pembelajaran Fisika di kelas didasari atas pengetahuan yang dimilikinya”. Menurut Ball & McDiarmid (dalam Kusuma 2004) materi pelajaran/pembelajaran merupakan komponen esensial dari pengetahuan guru.

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 Jika mengajar adalah membantu siswa belajar, maka pemahaman terhadap apa yang akan diajarkan merupakan kebutuhan sentral dalam pembelajaran. Mengacu pada hakikat Fisika, maka bahan ajar Fisika pun tidak hanya menyajikan produk saja (fakta, konsep, prinsip dan teori) tetapi bagaimana prosesnya dalam pembelajaran Fisika. Maka, guru Fisika harus memiliki kemampuan dalam menjelaskan materi pembelajaran hingga siswa dapat aktif melakukan serangkaian kegiatan yang pada gilirannya dapat mengkonstruksi pengetahuannya sesuai dengan karakteristik siswa. Kemampuan guru Fisika dalam menjelaskan materi pembelajaran harus didukung dengan pemahaman dan pengetahuan tentang bahan ajar Fisika secara luas dan mendalam. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penulis merumuskan permasalahan yaitu : Bagaimanakah Profil Kemampuan Guru Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran Fisika: (Studi Kasus Pada 3 Guru Fisika SMA di Yogyakarta)? C. Tujuan Penelitian Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengungkap dan mendeskripsikan kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran Fisika oleh 3 guru SMA di Yogyakarta menggunakan metode analisa video pembelajaran dan wawancara.

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 D. Manfaat Penelitian 1. Bagi Guru Penelitian ini bermanfaat sebagai bahan refleksi sejauh mana tingkat kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran Fisika secara efektif sehingga hukum, teori, prinsip, konsep, dll dapat ditransformasikan kepada siswa dengan maksimal. Kemudian dengan penelitian ini diharapkan guru dapat lebih mengembangkan pengetahuan dan pemahaman guru tentang materi pembelajaran, sehingga akan mendukung kemampuan guru dalam menjelaskan materi dengan baik sehingga akan lebih mudah membantu kesulitan-kesulitan belajar yang dihadapi siswa. 2. Bagi peneliti sebagai calon guru Fisika Peneliti dapat mengerti bagaimana cara guru Fisika mengajarkan materi pembelajaran kepada muridnya,sehingga lebih selektif dan efektif dalam menjelaskan materi pembelajaran. Peneliti juga mendapatkan pengalaman dan masukan dari guru yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan peneliti sebagai calon guru Fisika melalui proses observasi dari pembelajaran Fisika di sekolah tempat penelitian berlangsung.

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II LANDASAN TEORI A. Pengertian Profil Ada berbagai pendapat dari para ahli tentang pengertian profil. Profil menurut Victoria Neufeld (dalam Tri, 2012: 7) profil merupakan grafik, diagram, atau tulisan yang menjelaskan suatu keadaan yang mengacu pada data seseorang atau sesuatu. Menurut KBBI (2014) profil adalah grafik atau ikhtisar yg memberikan fakta tentang hal-hal khusus. Menurut Tri (2014:7) profil adalah suatu gambaran secara garis besar tergantung dari segi mana memandangnya. Misalkan dari segi seninya profil dapat diartikan sebagai gambaran atau sketsa tampang atau wajah seseorang yang dilihat dari samping. Sedangkan bila dilihat dari segi statistiknya profil adalah sekumpulan data yang menjelaskan sesuatu dalam bentuk grafik atau tabel. B. Pengertian Kemampuan Menurut Siagian (dalam Suratno 2014:1) kemampuan adalah perpaduan antara teori dan pengalaman yang diperoleh dalam praktek di lapangan, termasuk peningkatan kemampuan menerapkan teknologi yang tepat dalam rangka peningkatan produktivitas kerja. Siagian (dalam Suratno 2014:1) menambahkan kemampuan dapat ditinjau dari dua sorotan pandangan, yaitu kemampuan teknis, dan kemampuan manajerial. Kemampuan teknis biasanya tercermin pada keterampilan tertentu, sudah tentu jelas bahwa keterampilan teknis dituntut dari aparatur yang ditugaskan menyelenggarakan berbagai kegiatan operasional. Sedangkan kemampuan manajerial dituntut dari aparatur yang menduduki 13

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 berbagai jenjang jabatan kepemimpinan organisasi.Sedangkan kemampuan manajerial dituntut dari aparatur yang menduduki berbagai jenjang jabatan kepemimpinan organisasi. Menurut Terry (dalam Suratno 2014:4) menyatakan tentang kemampuan teknis yang mencakup keahlian dan pengetahuan mengenai sebuah aktivitas/kegiatan kerja atau bidang pekerjaan yang spesifik, yang berhubungan dengan suatu proses, prosedur atau teknik tertentu. Schermerhorn dkk dalam Heri (2013) mengatakan dalam bukunya yang berjudul Organizational Behavior bahwa “Cognitive ability, intelligence, social intelligence: Ability to gather, integrate, and interpret information; intelligence, understanding of social setting”. Menurut Schermerhorn kemampuan kognitif, intelejensia, dan intelejensia sosial adalah kemampuan untuk mengumpulkan, menyatukan, dan mengintepretasikan informasi, dan pengertian kepada lingkup sosial. Dari definisi tersebut dapat kita simpulkan bahwa schermerhorn berpendapat bahwa kemampuan kognitif adalah kemampuan seseorang dalam hal mengumpulkan atau memperolah sebuah informasi. Lalu bagaimana orang tersebut menyatukan informasi itu dalam pemahamannya, setelah itu bagaimana orang tersebut mengintepretasikan atau mentransfer informasi tersebut kepada orang lain. C. Hakikat Guru dan Kompetensi Guru Fisika Menurut (Malingi, 2009 dalam Asmani, 2009:42) sesuai Undang-Undang Republik Indonesia nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidkan

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 usia dini jalur pendidikan formal, penddidikan dasar, dan pendidikan menengah. Menurut (Latuconsina, 2012:41-42) Guru dijadikan tumpuan dan kepercayaan yang besar dalam mengubah dan meningkat kualitas peserta didik. Guru memiliki dua fungsi yang tidak bisa dipisahkan yaitu mendidik dan mengajar. Mendidik artinya guru mengubah dan membentuk perilaku dan kepribadian peserta didik. Pengetahuan yang diterimanya dari seorang guru bukanlah akhir dari proses pembelajaran, akan tetapi nilai-nilai dalam ilmu pengetahuan diwujudnyatakan dalam kehidupan sehari-hari. Guru dalam fungsinya sebagai pengajar artinya mentransformasikan berbagai ilmu pengetahuan dengan menggunakan pendekatan, model, strategi, metode dan teknik yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan peserta didik. Dalam hal tersebut dia dituntut untuk memiliki ilmu pengetahuan yang banyak dan luas sebagai upaya untuk memudahkan penyampaian dalam proses pembelajaran. Selain itu, guru bukan hanya memiliki ilmu pengetahuan yang banyak akan tetapi mengetahui pula kebutuhan, problem dan kemampuan yang dimiliki peserta didik. Karena itu pembelajaran yang dilaksanakan guru dapat memberikan perubahan pada peserta didik pada aspek pengetahuan, sikap dan keterampilan. Perubahan dan perkembangan yang dimiliki oleh peserta didik sangat ditentukan oleh peranan guru disekolah. Membelajarkan secara profesional yang dalam prosesnya dapat diukur perubahan-perubahn yang telah dicapainya. Tidak hanya hal tersebut yang harus dimainkan oleh guru sehingga peserta didik menjadi lebih baik akan tetapi guru dituntut untuk memberikan motivasi dan

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 dorongan agar intensital belajar tetap dipertahankan baik disekolah maupun dirumah dengan kesadarannya sendiri. C.1. Kompetensi Guru Fisika SMA Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru (dalam Sudrajat, 2013) ada empat belas kompetensi guru mata pelajaran Fisika pada SMA/MA, SMK/MAK, diantaranya adalah : 1. Memahami konsep-konsep, hukum-hukum, dan teori-teori Fisika serta penerapannya secara fleksibel. 2. Memahami proses berpikir Fisika dalam mempelajari proses dan gejala alam. 3. Menggunakan bahasa simbolik dalam mendeskripsikan proses dan gejala alam. 4. Memahami struktur (termasuk hubungan fungsional antar konsep) ilmu Fisika dan ilmu-ilmu lain yang terkait. 5. Bernalar secara kualitatif maupun kuantitatif tentang proses dan hukum Fisika. 6. Menerapkan konsep, hukum, dan teori Fisika untuk menjelaskan fenomena biologi, dan kimia. 7. Menjelaskan penerapan hukum-hukum Fisika dalam teknologi terutama yang dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. 8. Memahami lingkup dan kedalaman Fisika sekolah.

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 9. Kreatif dan inovatif dalam penerapan dan pengembangan bidang ilmu Fisika dan ilmu-ilmu yang terkait. 10. Menguasai prinsip-prinsip dan teori-teori pengelolaan dan keselamatan kerja/belajar di laboratorium Fisika sekolah. 11. Menggunakan alat-alat ukur, alat peraga, alat hitung, dan piranti lunak komputer untuk meningkatkan pembelajaran Fisika di kelas, laboratorium, dan lapangan. 12. Merancang eksperimen Fisika untuk keperluan pembelajaran atau penelitian. 13. Melaksanakan eksperimen Fisika dengan cara yang benar. 14. Memahami sejarah perkembangan IPA pada umumnya khususnya Fisika dan pikiran-pikiran yang mendasari perkembangan tersebut. D. Pengertian Pedagogical Content Knowledge Jika membahas tentang kemampuan Menurut (Shulman, 1987:8 dalam Gess-Newsome,2002:4) Pedagogical Content Knowledge adalah campuran khusus antara pengetahuan isi dan ilmu pengajaran yang merupakan sebuah hal baik yang unik dari seorang guru, keistimewaan guru dari pemahaman yang professional. Didalam Pedagogical Content Knowledge (PCK) juga memperkenalkan pokok–pokok khusus dari pengetahuan untuk mengajar. PCK menggambarkan tentang campuran dari isi dan pedagogi kedalam sebuah pemahaman tentang bagaimana topik-topik tertentu, masalah-masalah, atau persoalan–persoalan khusus diorganisir, digambarkan, dan disesuaikan dengan beragam minat dan kemampuan peserta didik, dan disajikan untuk pengajaran.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 Menurut (Shulman,1986b dalam Kind,2008: 4) pertama kali mengusulkan tiga kategori Pedagogical Content Knowledge bagi guru, yaitu: 1. Pengetahuan materi subyek 2. Pengetahuan pedagogis materi subjek 3. Pengetahuan kurikuler Shulman menjelaskan bahwa pengetahuan materi subyek adalah jumlah dan organisasi pengetahuan yang pada hakikatnya ada dalam pikiran guru. Shulman mengambil contoh seorang guru biologi memiliki pengetahuan yang setara dengan profesi yang bukan guru biologi. Shulman mendefinisikan pengetahuan pedagogis materi subjek sebagai cara untuk menjelaskan dan merumuskan subjek yang membuatnya dipahami orang lain, yaitu dengan memberikan analogi, ilustrasi, contoh, penjelasan dan ide-ide yang guru gunakan dalam pelajaran. Kategori ketiga, pengetahuan kurikuler setara dengan pengetahuan dokter tentang teknik dan atau perawatan untuk meringankan penyakit: dalam hal pengajaran, meliputi bahan–bahan buku teks, perangkat lunak, demonstrasi laboratorium dan semua yang tersedia untuk digunakan di dalam kelas.Menurut (Shulman, seperti dikutip dalam Sarkim 2005:45) PCK adalah perpaduan antara pengetahuan tentang materi pelajaran yang diajarkan dan pengetahuan tentang pedagogis yang memungkinkan guru menyajikan suatu topik pelajaran sacara terorganisir sesuai dengan kemampuan dan minat siswa, tingkat perkembangan siswa, dan situasi tempat pembelajaran berlangsung.

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 D.1 Pengetahuan Pedagogis Materi Subjek Menurut (Shulman,1987 dalam Rosnita,2013) konsep tentang pengetahuan pedagogis materi subjek mencakup ide tentang keberhasilan guru dalam pembelajaran dengan pemahaman konten akademik dan pedagogi secara khusus. Pengetahuan pedagogis materi subjek merupakan bentuk representasi dari materi subyek yang sangat berguna karena mengandung banyak analogi, ilustrasi, contoh, eksplanasi dan demonstrasi. Pengetahuan pedagogis materi subjeks tidak hanya sekedar pengetahuan tentang konsep-konsep, prinsip dan topik dalam suatu disiplin ilmu namun juga meliputi bagaimana materi subjek tersebut diajarkan. Zhulman membagi materi subyek dalam tiga aspek (konten, subtantif dan sintatikal). Aspek konten adalah materi pembelajaran yang akan disampaikan guru. Pada konteks pedagogi aspek sintatikal diadaptasikan sebagai upaya pengukuhan yang diwujudkan dengan menyusun konten menjadi bangunan subtansi berdasarkan hukum, teori, aturan, dsb tanpa suatu aturan untuk memvalidasinya namun upaya memvalidasi dapat dilakukan oleh keterampilan intelektual karena keberhasilan pengetahuan yang dibangun dapat ditentukan oleh keterpaduan konten saat mewujudkan subtansinya. Hal ini di petakan oleh Gardner (1975) dalam tahapan tertentu yang merujuk pada struktur keilmuannya hubungan aspek sintatikal dan aspek subtantif dapat di lihat dibawah ini: 1. Aspek Subtantif meliputi : a) Konsep teoritis: rujukan terhadap proses atau entitas yang merupakan ide kunci.

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 b) Struktur logika: operasi logika yang menghubungkan konsep teoritis dalam persamaan atau pernyataan. c) Definisi Operasional: pernyataan yang merujukkan bagaimana konsep teoritis dihubungkan dengan observasi. d) Model teoritis: gambaran mental, analogi atau hubungan matematis yang mudah divisualisasikan. 2. Aspek Sintatikal meliputi : a) Mendefinisikan : proses menemukan konsep teoritis yang baru, atau meminjam konsep yang sudah ada untuk mengembangkan teori baru (Abduction). b) Menghubungkan : proses penalaran yang digunakan dalam teori untuk merumuskan pertanyaan hubungan antar konstruk dan teori, biasanya melibatkan operasional matematis (Introduction). c) Menguji : proses menghubungkan konsep teoritis dengan definisi operasional (Transduction). d) Memproduksi: proses untuk memprediksi teori yang dapat diuji secara empirik biasanya melalui deduksi (Production). Aspek sintatikal pada dasarnya adalah keterampilan intelektual dalam mewujudkan fungsi spesifik dalam menyusun struktur ilmu.Dengan demikian struktur ilmu perlu ditampilkan untuk memperlihatkan fungsi kendali pengetahuan sintatikal terhadap pengetahuan subtantif. Aspek sintatikal juga kemampuan mengkontruksi pengetahuan dalam bentuk yang lebih sederhana, karena dalam aspek pedagogi konten dikontruksi menjadi substansi yang tetap mengikuti dasar

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 pengembangan dan dasar validasi mteri subjek. Menurut Schwab, (dalam Suwido, 2010: 20) kesimpulan untuk pengetahuan isi atau materi diperoleh dari struktur subtantif dan struktur sintaktis. Struktur substantif adalah disiplin ilmu yang mengacu pada cara dimana konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar diorganisir. Sedangkan Struktur sintaktis dari mata pelajaran adalah dengan penentuan cara oleh guru dimana dengan melihat kebenaran atau kesalahan, berlaku atau tidak berlakunya mata pelajaran atau materi yang akan disampaikan oleh guru. E. Pengertian Materi Pembelajaran Menurut Sanjaya (2010:141) bahan atau materi pembelajaran adalah segala sesuatu yang menjadi isi kurikulum yang harus dikuasai oleh siswa sesuai dengan kompetensi dasar dalam rangka pencapaian standar kompetensi setiap mata pelajaran dalam satuan pendidikan tertentu. Materi merupakan inti dari kegiatan pembelajaran. Keberhasilan pembelajaran secara keseluruhan sangat tergantung pada keberhasilan guru merancang materi pembelajaran. Menurut Amri (2013:59-87) Materi Pembelajaran pada hakikatnya merupakan bagian tak terpisahkan dari Silabus, yakni perencanaan, prediksi dan proyeksi tentang apa yang akan dilakukan pada saat kegiatan pembelajaran. Secara garis besar dapat dikemukakan bahwa materi pembelajaran (instructional materials) adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dikuasai peserta didik dalam rangka memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan. Materi pembelajaran menempati posisi yang sangat penting dari keseluruhan kurikulum, yang harus dipersiapkan agar pelaksanaan pembelajaran dapat mencapai sasaran. Sasaran tersebut harus sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 yang harus dicapai oleh peserta didik. Artinya, materi yang ditentukan untuk kegiatan pembelajaran hendaknya materi yang benar-benar menunjang tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta tercapainya indikator. Materi pembelajaran dipilih seoptimal mungkin untuk membantu peserta didik dalam mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar. Hal-hal yang perlu diperhatikan berkenaan dengan pemilihan materi pembelajaran adalah jenis, cakupan, urutan, dan perlakuan (treatment) terhadap materi pembelajaran tersebut. Agar guru dapat membuat persiapan yang berdaya guna dan berhasil guna, dituntut memahami berbagai aspek yang berkaitan dengan pengembangan materi pembelajaran, baik berkaitan dengan hakikat, fungsi, prinsip, maupun prosedur pengembangan materi serta mengukur efektivitas persiapan tersebut. E.1. Cakupan Materi Pembelajaran Masalah cakupan atau ruang lingkup, kedalaman, dan urutan penyampaian materi pembelajaran penting diperhatikan. Ketepatan dalam menentukan cakupan, ruang lingkup, dan kedalaman materi pembelajaran akan menghindarkan guru dari mengajarkan terlalu sedikit atau terlalu banyak, terlalu dangkal atau terlalu mendalam. Ketepatan urutan penyajian (sequencing) akan memudahkan bagi siswa mempelajari materi pembelajaran. Dalam menentukan cakupan atau ruang lingkup materi pembelajaran perlu memperhatikan beberapa aspek, yaitu: 1. Aspek kognitif 2. Aspek afektif, 3. Aspek psikomotor,

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 Karena ketika sudah diimplementasikan dalam proses pembelajaran maka tiap-tiap jenis uraian materi tersebut memerlukan strategi dan media pembelajaran yang berbeda-beda. Selain memperhatikan jenis materi juga harus memperhatikan prinsip-prinsip yang perlu digunakan dalam menentukan cakupan materi pembelajaran yang menyangkut keluasan dan kedalaman materinya. Keluasan cakupan materi berarti menggambarkan seberapa banyak materi-materi yang dimasukkan ke dalam suatu materi pembelajaran. Kedalaman materi menyangkut rincian konsep-konsep yang terkandung di dalamnya yang harus dipelajari oleh peserta didik. Sebagai contoh, proses fotosintesis dapat diajarkan di SD, SMP dan SMA, juga di perguruan tinggi, namun keluasan dan kedalaman pada setiap jenjang pendidikan tersebut akan berbeda-beda. Semakin tinggi jenjang pendidikan akan semakin luas cakupan aspek proses fotosintesis yang dipelajari dan semakin detail pula setiap aspek yang dipelajari. Di SD dan SMP aspek kimia disinggung sedikit tanpa menunjukkan reaksi kimianya. Di SMA reaksi-reaksi kimia mulai dipelajari dan di perguruan tinggi reaksi kimia dari proses fotosintesis semakin diperdalam. Cukup atau tidaknya aspek materi dari suatu materi pembelajaran akan sangat membantu tercapainya penguasaan kompetensi dasar yang telah ditentukan. Misalnya, jika suatu pelajaran dimaksudkan untuk memberikan kemampuan kepada siswa tentang ekosistem, maka uraian materinya mencakup penguasaan atas: 1. Konsep-konsep/pengertian dalam ekosistem, 2. Komponen-komponen ekosistem,

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 3. Penerapan pengetahuan tentang ekosistem untuk kesejahteraan manusia. Cakupan atau ruang lingkup materi perlu ditentukan untuk mengetahui apakah materi yang akan diajarkan terlalu banyak, terlalu sedikit, atau telah memadai sehingga terjadi kesesuaian dengan kompetensi dasar yang ingin dicapai. E.2. Urutan Penyampaian Materi Pembelajaran Urutan penyajian berguna untuk menentukan urutan proses pembelajaran. Tanpa urutan yang tepat, jika di antara beberapa materi pembelajaran mempunyai hubungan yang bersifat prasyarat (prerequisite) akan menyulitkan peserta didik dalam mempelajarinya. Misalnya, materi operasi bilangan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Peserta didik akan mengalami kesulitan mempelajari pengurangan jika materi penjumlahan belum dipelajari. Peserta didik akan mengalami kesulitan melakukan pembagian jika materi perkalian belum dipelajari. Materi pembelajaran yang sudah ditentukan ruang lingkup serta kedalamannya dapat diurutkan melalui dua pendekatan pokok, yaitu: 1. Pendekatan prosedural. Urutan materi pembelajaran secara prosedural menggambarkan langkahlangkah secara urut sesuai dengan langkah-langkah melaksanakan suatu tugas. Misalnya langkah-langkah: dalam menelpon, dalam mengoperasikan peralatan kamera video, cara menginstalasi program computer, dan sebagainya. 2. Pendekatan hierarkis Urutan materi pembelajaran secara hierarkis menggambarkan urutan yang bersifat berjenjang dari yang mudah ke sulit, atau dari yang sederhana ke

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 yang kompleks. Contoh urutan hierarkis (berjenjang) yakni soal cerita tentang perhitungan laba rugi dalam jual beli (penerapan rumus/dalil), siswa terlebih dahulu harus mempelajari konsep/pengertian laba, rugi, penjualan, pembelian, modal dasar (penguasaan konsep). Setelah itu siswa perlu mempelajari rumus/dalil menghitung laba, rugi (penguasaan rumus). Selanjutnya siswa menerapkan dalil atau prinsip jual neli (penguasaan penerapan dalil). E.3. Langkah–Langkah Penentuan Materi Pembelajaran Ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh guru sebelum melakukan kegiatan pembelajaran, yaitu menentukan materi pembelajaran. Penentuan materi pembelajaran dapat dilakukan dengan mengidentifikasi dari aspek satndar kompetensi dan dari aspek jenis materi nya. 1. Identifikasi Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Sebelum menentukan materi pembelajaran terlebih dahulu perlu diidentifikasi aspek-aspek keutuhan kompetensi yang harus dipelajari atau dikuasai peserta didik. Aspek tersebut perlu ditentukan, karena setiap standar kompetensi dan kompetensi dasar memerlukan jenis materi yang berbeda-beda dalam kegiatan pembelajaran. Harus ditentukan apakah standar kompetensi dan kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik termasuk ranah kognitif, psikomotor ataukah afektif. a) Ranah Kognitif jika kompetensi yang ditetapkan meliputi pengetahuan, pemahaman, aplikasi, analisis, sintesis, dan penilaian.

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 b) Ranah Psikomotor jika kompetensi yang ditetapkan meliputi gerak awal, semirutin, dan rutin. c) Ranah Afektif jika kompetensi yang ditetapkan meliputi pemberian respon, apresiasi, penilaian, dan internalisasi. 2. Identifikasi Jenis-jenis Materi Pembelajaran a) Ranah Kognitif Identifikasi dilakukan berkaitan dengan kesesuaian materi pembelajaran dengan tingkatan aktivitas/ranah pembelajarannya. Materi yang sesuai untuk ranah kognitif ditentukan berdasarkan perilaku yang menekankan aspek intelektual, seperti pengetahuan, pengertian, dan keterampilan berpikir. Dengan demikian, jenis materi yang sesuai untuk ranah kognitif adalah fakta, konsep, prinsip dan prosedur. a.1. Identifikasi materi pokok pada kompetensi dasar Materi pokok merupakan berisikan butir-butir bahan pembelajaran pokok yang dibutuhkan peserta didik untuk mencapai suatu kompetensi dasar. Setiap kompetensi dasar sekurang-kurangnya menakup dua aspek, yaitu tuntutan atau tingkat kompetensi dan materi pembelajaran. Dengan demikian dalam identifikasi materi pokok maka dengan mencermati unsur materi pelajaran pada kompetensi dasar. a.2. Analisa Struktur isi pada materi pokok Dari materi pokok dapat dianalisis struktur isinya yang meliputi fakta, konsep, dan prinsip serta prosedur. Cara yang paling mudah untuk

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 menentukan struktur isi pada materi pokok yang akan dibelajarkan adalah dengan cara mengajukan pernyataan-pernyataan pada materi pokok. b) Ranah Afektif Materi pelajaran yang sesuai untuk ranah afektif ditentukan berdasarkan perilaku yang menekankan aspek perasaan dan emosi, seperti minat, sikap, apresiasi, dan cara penyesuaian diri. Dengan demikian, jenis materi yang sesuai untuk ranah afektif meliputi rasa dan penghayatan, seperti pemberian respons, penerimaan, internalisasi, dan penilaian. c) Ranah Psikomotorik Materi pelajaran yang sesuai untuk ranah psikomotorik ditentukan berdasarkan perilaku yang menekankan aspek keterampilan motorik. Dengan demikian, jenis materi yang sesuai untuk ranah psikomotorik terdiri dari gerakan awal, semirutin, dan rutin. Dengan mengacu pada kompetensi dasar, kita akan mengetahui apakah materi yang harus kita belajarkan berupa fakta, konsep, prinsip, prosedur, aspek sikap, atau keterampilan motorik. Dibawah ini dijelaskan hubungan antara kompetensi dasar dan jenis materi pembelajaran adalah sebagai berikut: a) Apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik berupa mengingat nama suatu objek, simbol atau suatu peristiwa? Kalau jawabannya “ya” maka materi pembelajaran yang harus diajarkan

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 adalah “fakta”. Contoh: Nama dan lambang zat kimia, nama-nama organ tubuh manusia. b) Apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik berupa kemampuan untuk menyatakan suatu definisi, menuliskan ciri khas sesuatu, mengklasifikasikan atau mengelompokkan beberapa contoh objek sesuai dengan suatu definisi? Kalau jawabannya “ya” berarti materi yang harus diajarkan adalah “konsep”. Contoh : Seorang guru Biologi menunjukkan beberapa tumbuh-tumbuhan kemudian peserta didik diminta untuk menglasifikasikan atau mengelompokkan mana yang termasuk tumbuhan berakar serabut dan mana yang berakar tunggang. c) Apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik berupa menjelaskan atau melakukan langkah-langkah atau prosedur secara urut atau membuat sesuatu? Bila “ya” maka materi yang harus diajarkan adalah “prosedur”. Contoh: 1. Seorang guru Pendidikan Kewarganegaraan membelajarkan bagaimana proses penyusunan langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan dalam mewujudkan persamaan Hak Asasi Manusia. 2. Seorang guru Fisika menjelaskan tentang bagaimana membuat magnet buatan. Seorang guru Kimia mengajarkan bagaimana membuat sabun mandi.

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 d) Apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik berupa menentukan hubungan antara beberapa konsep, atau menerapkan hubungan antara berbagai macam konsep? Bila jawabannya “ya”, berarti materi pembelajaran yang harus diajarkan termasuk dalam kategori “prinsip”. Contoh : 1. Seorang guru Matematika menjelaskan cara menghitung luas segitiga menggunakan aturan Trigonometri. Rumus luas segitiga adalah setengah dari perkalian dua sisi berdekatan kali sinus sudut yang diapit . 2. Seorang guru Ekonomi menjelaskan hubungan antara penawaran dan permintaan suatu barang dalam lalu lintas ekonomi. Jika permintaan naik sedangkan penawaran tetap, maka harga akan naik. e) Apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik berupa memilih berbuat atau tidak berbuat berdasar pertimbangan baik buruk, suka tidak suka, indah tidak indah? Jika jawabannya “Ya”, maka materi pembelajaran yang harus diajarkan berupa aspek sikap atau nilai. Contoh: Budi memilih tidak menaati rambu-rambu lalulintas daripada terlambat ke sekolah walau telah dibelajarkan pentingnya menaati peraturan lalu lintas. f) Apakah kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik berupa melakukan perbuatan secara fisik? Jika jawabannya “Ya”, maka

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 materi pembelajaran yang harus diajarkan adalah aspek motorik. Contoh: Dalam pelajaran lompat tinggi, peserta didik diharapkan mampu melompati mistar setinggi 125 centimeter. Materi pembelajaran yang harus diajarkan adalah teknik lompat tinggi. Agar menjadi lebih jelas dalam mengidentifikasi materi pembelajaran apakah termasuk aspek kognitif (fakta, konsep, prinsip, dan prosedur), aspek afektif dan aspek psikomotorik, berikut disajikan bagan alur (flowchart) langkahlangkah penentuan materi pembelajaran. Selain menggambarkan langkah-langkah yang menunjukkan cara berpikir, diagram di bawah ini juga menunjukkan katakata kunci untuk menentukan jenis atau tipe materi pembelajaran dalam hubungannya dengan perumusan kompetensi dasar yang harus dikuasai peserta didik.

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 Gambar. 2.1. Diagram Proses Pemilihan Materi Pembelajaran Apakah kompetensi dasar berupa mengingat fakta? Apakah kompetensi dasar berupa mengemukakan definisi, menjelaskan, mengklasifikasikan ? Pilih kompetensi dasar yang akan diajarkan! Apakah kompetensi dasar berupa menjelaskan hubungan antara berbagai konsep, sebab-akibat? Apakah kompetensi dasar berupa menjelaskan langkah-langkah mengerjakan sesuatu prosedur tertentu? Apakah Peserta didik diminta untuk memilih sikap tertentu terhadap suatu objek kejadian? Apakah peserta didik diminta melakukan kegiatan menggunakan anggota badan? Materi Pembelajaran Fakta Contoh : Jenis–jenis binatang memamahbiak, tanaman berbiji tunggal, nama–nama bulan dalam setahun. Kata kunci: Nama, jenis, jumlah, tempat, lambang. Materi Pembelajaran Konsep. Contoh : Bujur sangkar adalah persegi panjang yang keempat sisinya sama panjangKata kunci: Definisi, klasifikasi, identifikasi, ciri khusus aksioma. Materi Pembelajaran Prinsip. Contoh : Jika permintaan naik, sedangkan penawaran tetap, maka harga akan naik Kata kunci: dalil, rumus, postulat, hubungan, sebab-akibat, jika... maka…. Materi Pembelajaran Prosedur. Contoh: Cara mengukur suhu badan menggunakan termometer. Kata kunci: Langkah–langkah mengerjakan tugas secara urut/procedural. Materi Pembelajaran aspek afektif/sikap Contoh: Sikap jujur, motivasi tinggi, minat belajar besar, menjauhi perbuatan tercela, dsb. Kata kunci: Sikapataunilai Materi Pembelajaran aspek psikomotorik Contoh:Lompat tinggi,lompat galah, lari 100 meter, berenang, tinju, pencak silat, dsb. Kata kunci: Kegiatan fisik Sumber: Panduan Pengembangan Materi Pembelajaran, hlm.13, 1 Agustus 2013

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 F. Hakikat Materi Pembelajaran Fisika Fisika merupakan salah satu bagian dari Ilmu Pengetahuan Alam atau dikenal dengan sains. Sains merupakan cabang pengetahuan yang berawal dari fenomena alam. Sains didefinisikan sebagai sekumpulan pengetahuan tentang objek dan fenomena alam yang diperoleh dari hasil pemikiran dan penyelidikan ilmuwan yang dilakukan dengan keterampilan bereksperimen dengan menggunakan metode ilmiah. Definisi ini memberi pengertian bahwa sains merupakan cabang pengetahuan yang dibangun berdasarkan pengamatan dan klasifikasi data, dan biasanya disusun dan diverivikasi dalam hukum-hukum yang bersifat kuantitatif, yang melibatkan aplikasi penlaran matematis dan analisis data terhadap gejala-gejala alam. Dengan demikian, pada hakikatnya sains atau fisika merupakan ilmu pengetahuan tentang gejala alam yang dituangkan berupa fakta, konsep, prinsip dan hukum yang teruji kebenarannya dan melalui suatu rangkaian kegiatan dalam metode ilmiah. Sains memiliki dua sisi yaitu sebagai proses dan sisi lain sebagai produk. Proses sains merupakan upaya pengumpulan dan penggunan bukti untuk menguji dan mengembangkan gagasan. Suatu teori pada mulanya berupa gagasan imajinatif dan gagasan itu akan tetap sebagai gagasan imajinatif selama belum bisa menyajikan sejumlah bukti. Penggunaan bukti sangat pokok dalam kegiatan sains termasuk Fisika. Fisika adalah sains atau ilmu tentang alam dalam makna yang terluas. Fisika mempelajari gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Para Fisikawan atau ahli Fisika mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 membentuk segala materi (Fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu kesatuan kosmos. Beberapa sifat yang dipelajari dalam Fisika merupakan sifat yang ada dalam semua sistem materi yang ada, seperti hukum kekekalan energi. Sifat semacam ini sering disebut sebagai hukum Fisika. Fisika sering disebut sebagai ilmu paling mendasar, karena setiap ilmu alam lainnya (biologi, kimia, geologi, dan lain-lain) mempelajari jenis sistem materi tertentu yang mematuhi hukum Fisika. Misalnya, kimia adalah ilmu tentang molekul dan zat kimia yang dibentuknya. Sifat suatu zat kimia ditentukan oleh sifat molekul yang membentuknya, yang dapat dijelaskan oleh ilmu Fisika seperti mekanika kuantum, termodinamika, dan elektromagnetika. Fisika juga berkaitan erat dengan matematika. Teori Fisika banyak dinyatakan dalam notasi matematis, dan matematika yang digunakan biasanya lebih rumit daripada matematika yang digunakan dalam bidang sains lainnya. Perbedaan antara Fisika dan matematika adalah: Fisika berkaitan dengan pemerian dunia material, sedangkan matematika berkaitan dengan pola-pola abstrak yang tak selalu berhubungan dengan dunia material. Namun, perbedaan ini tidak selalu tampak jelas. Ada wilayah luas penelitan yang beririsan antara Fisika dan matematika, yakni Fisika matematis, yang mengembangkan struktur matematis bagi teori-teori Fisika.(Danceyanq, 2013) F.1. Kompetensi Dasar Materi Dalam Penelitian Penelitian ini akan mengungkap dan mendeskripsikan pengetahuan tiga guru SMA tentang materi pembelajaran yang berbeda untuk masing-masing guru. Untuk guru pertama yang diteliti (sebut saja guru A), untuk guru kedua yang

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 diteliti (sebut saja guru B), untuk guru yang ketiga diteliti (sebut saja guru C). Materi yang diajarkan oleh ketiga guru adalah sebagai berikut: 1. Guru A mengajarkan materi “Hukum Newton tentang Gravitasi”. 2. Guru B mengajarkan materi “Usaha dan Energi”. 3. Guru C mengajarkan materi “Elastisitas dan Gerak Harmonik Sederhana”. Dibawah ini dijelaskan Kompetensi Dasar yang mencakup 3 materi di atas: Tabel. 2.1. Kompetensi Dasar Menurut Kanginan, M (2004) Kompetensi Dasar - Menginterpretasikan hukum-hukum Newton dan penerapannya pada gerak benda - Membedakan konsep energi, usaha, dan daya serta mampu mencari hubungan antara usaha dan perubahan energi kinetik. - Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik dalam kehidupan sehari-hari Tabel.2.2. Komptensi Dasar Menurut Foster, B (2011) Kompetensi Dasar - Menganalisis keteraturan gerak planet dalam tata surya berdasarkan hukum-hukum Newton - Menganalisis pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan - Menganalisis hubungan antara gaya dengan gerak getaran - Menganalisis hubungan antara usaha, perubahan energi dengan hukum kekekalan energi mekanik - Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik untuk menganalisis gerak dalam kehidupan sehari-hari.

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 Tabel.2.3. Komptensi Dasar Menurut Tim Aviva (2013) Kompetensi Dasar - Mengevaluasi pemikiran dirinya terhadap keteraturan gerak planet dalam tata surya berdasarkan hukum-hukum Newton - Menganalisis konsep energi, usaha, hubungan usaha dan perubahan energi, dan hukum kekekalan energi untuk menyelesaikan permasalahan gerak dalam kejadian sehari-sehari. - Menganalisis hubungan antara gaya dan gerak getaran Tabel.2.4. Komptensi Dasar Menurut Adipura, B (2014) Kompetensi Dasar - Menganalisis keteratu-ran gerak planet dalam tatasurya berdasar-kan hukumhukum Newton - Menganalisis pengaruh gaya pada sifat elastisi-tas bahan - Menganalisis hubungan antara gaya dengan gerak getaran - Menganalisis hubungan antara usaha, perubahan energi dengan hukum kekekalan energi mekanik G. Materi Pembelajaran Pada Level Kognitif Sesuai dengan kompetensi dasar yang ingin dicapai, maka dari tiga materi yang diajarkan oleh ketiga guru tersebut tergolong dalam aspek materi kognitif. Menurut Benyamin S.Bloom, terdapat tiga ranah (domain) sasaran pendidikan yang sering disebut dengan taksonomi Bloom yaitu ranah kognitif, afektif, dan psikomotor. Dalam ranah kognitif dapat dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu: 1) Mengingat (remembering) Kemampuan menyebutkan kembali informasi/ pengetahuan yang tersimpan dalam ingatan. Kata kerja operasional dari tipe pengetahuan adalah

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 menyebutkan kembali, menghafal, menunjukkan, menggarisbawahi, menyortir, dan menyatakan. 2) Memahami (understanding) Kemampuan menerjemahkan, mendeskripsikan, menafsirkan, dan menjelaskan kembali apa yang telah diketahui atau baru saja diketahui dengan bahasanya sendiri. Kata kerja operasional dari tipe pengertian atau pemahaman adalah menjelaskan, mendeskripsikan, menerangkan, memberikan contoh. 3) Menerapkan (Applying) Kemampuan melakukan sesuatu dan mengaplikasikan konsep dalam situasi tertentu. Pengetahuan yang dimaksud dapat berupa ide, teori, petunjuk teknis. Kata kerja operasional mengenai aplikasi dari taksonomi Bloom yakni menerapkan, menggambarkan, menggunakan, mengadaptasi, mendemonstrasikan, melaksanakan, dan memproduksi. 4) Menganalisis (analyzing) Kemampuan memisahkan konsep ke dalam beberapa komponen dan menghubungkan satu sama lain untuk memperoleh pemahaman atas konsep tersebut secara utuh. Contoh kata kerja operasional dari tipe analisis yaitu menganalisi, mengaudit, memecahkan, mendeteksi, menyeleksi, memilih, membagankan, dan mendiagramkan. 5) Mengevaluasi (evaluating) mendiagnosis,

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 Memberikan keputusan tentang sesuatu yang sudah ditetapkan menggunakan sudut pandang. Kata kerja operasional dari tipe evaluasi adalah menyimpulkan, memutuskan, membandingkan, memperjelas. 6) Mencipta (creating) Kemampuan memadukan bagian-bagian pengetahuan menjadi satu keutuhan dan membentuk hubungan ke dalam situasi baru. Kata kerja operasional dari tipe sintesis yaitu mengumpulkan, mengkategorikan, mengkombinasikan, menyusun, mengarang, menciptakan, mengkreasikan, menggeneralisasi, menampilkan, membangun, dan merekonstruksi. Menurut Amri, (2013) materi pelajaran terdiri dari Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap atau Nilai. Pengetahuan merupakan salah satu kompetensi yang termasuk dalam ranah kognitif. Isi materi pembelajaran yang berupa pengetahuan meliputi fakta, konsep, prinsip, dan prosedur. Kadang-kadang kita sulit memberi pengertian pada keempat materi pembelajaran tersebut. Dibawah ini dijelaskan tabel klasifikasi isi materi pembelajaran: Tabel.2.5. Klasifikasi Isi Materi Pembelajaran dalam Ranah Kognitif No. Jenis Pengertian 1. Fakta Segala hal yang bewujud kenyataan dan kebenaran yang mudah dilihat, meliputi nama-nama objek, peristiwa sejarah, lambang, nama tempat, nama orang, nama bagian atau komponen suatu benda, dan sebagainya. Contoh dalam mata pelajaran Sejarah: Peristiwa Proklamasi 17 Agustus 1945 dan pembentukan Pemerintahan Indonesia. 2. Konsep Segala yang berwujud pengertian-pengertian baru yang bisa timbul sebagai hasil pemikiran, meliputi definisi, pengertian, ciri khusus, hakikat, inti /isi dan sebagainya.

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 Contoh, - dalam mata pelajaran Biologi : Hutan hujan tropis di Indonesia sebagai sumber plasma nutfah, usaha-usaha pelestarian keanekargaman hayati Indonesia secara in-situ dan ex-situ, - Dalam mata pelajaran kewarganegaraan: Hukum adalah aturan yang harus ditaati, dan jika dilanggar dikenai sanksi berupa denda atau pidana. 3. Prinsip Berupa hal-hal utama, pokok, dan memiliki posisi terpenting, meliputi dalil, rumus, adagium, postulat, paradigma, teorema, serta hubungan antar konsep yang menggambarkan implikasi sebab akibat. Contoh, dalam mata pelajaran Fisika: Hukum Newton tentang gerak, Hukum 1 Newton, Hukum 2 Newton, Hukum 3 Newton, Gesekan Statis dan Gesekan Kinetis. Dalam mata pelajaran ekonomi: Hukum permintaan dan penawaran (jika penawaran tetap permintaan naik, maka harga akan naik). 4. Prosedur Merupakan langkah-langkah sistematis atau berurutan dalam mengerjakan suatu aktivitas dan kronologi suatu sistem. Contoh, dalam mata pelajaran TIK: Langkah-langkah mengakses internet, trik dan strategi penggunaan Web Browser dan Search Engine. Dalam mata pelajaran Sosiologi: praktik penelitian sosial. Dalam mata pelajaran matematika: langkah-langkah menjumlahkan pecahan: 1. Menyamakan penyebut 2. Menjumlahkan pembilang dengan pembilang dari penyebut yang telah disamakan. 3. Menuliskan dalam bentuk pecahan hasil penjumlahan pembilang dan penyebut yang telah disamakan. Hakikat Materi Pembelajaran Fisika yang berisi tentang fakta, konsep, prinsip dan hukum-hukum yang teruji kebenarannya dan melalui suatu rangkaian kegiatan dalam metode ilmiah memberikan tanggung jawab sebagai guru Fisika

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 agar memiliki kemampuan dalam mengorganisir dan menjelaskan materi pembelajaran fisika dengan baik dan efektif. Dibawah ini dijelaskan strategistrategi dalam menyampaikan materi fakta, konsep dan prinsip sebagai berikut; Dari uraian teori di atas yang membahas tentang: 1. Pendapat Zhulman yaitu pengetahuan pedagogis materi subjek sebagai cara untuk menjelaskan dan merumuskan subjek yang membuatnya dipahami orang lain, yaitu dengan memberikan analogi, ilustrasi, contoh, penjelasn dan ide-ide yang guru gunakan dalam pelajaran. 2. Hakikat ilmu Fisika yaitu Fisika merupakan ilmu pengetahuan tentang gejala alam yang dituangkan berupa fakta, konsep, prinsip dan hukum yang teruji kebenarannya dan melalui suatu rangkaian kegiatan dalam metode ilmiah, 3. Materi pembelajaran yang diajarkan oleh ketiga guru Fisika SMA yang mengarah pada aspek kompetensi kognitif. 4. Materi pembelajaran pada aspek kognitif (fakta, konsep, prinsip, dan prosedur) Maka dalam penelitian ini peneliti menerjemahkan kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran Fisika kedalam aspek-aspek sebagai berikut: 1. Penjelasan Fakta Yang Relevan Terhadap Materi Dalam hal ini, saat mengajarkan materi Fisika guru tidak hanya menyampaikan materi yang hanya berasal dari buku. Namun, penjelasan guru tentang fakta-fakta Fisika yang ada dalam kehidupan sehari–hari sangat penting. Karena teori, hukum, dan rumus Fisika harus didukung dengan informasi berupa

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 fakta. Dengan menyajikan fakta–fakta, baik itu fakta yang ada disekitar kita atau fakta yang sudah terjadi di masa lampau diharapkan materi yang disampaikan guru lebih menarik perhatian siswa dan menggugah rasa ingin tahu siswa. Penjelasan guru tentang fakta-fakta yang relevan dengan materi bisa diperoleh dari pengalaman guru dan perbendaharaan informasi yang dimiliki guru tersebut. Menurut Oemar Hamalik(2004) fakta adalah sesuatu yang mudah dilihat, yang diperoleh dengan pengalaman langsung dengan cara mengenal objek atau orang atau tempat yang diasosiasikan dengan nama–nama dan digunakan sebagai alat untuk mengenali hal–hal tersebut. Di dalam fakta terdapat informasi verbal (simbolik) yang meliputi bahasa misalnya logika dan matematika. Kategori ini meliputi semua pengetahuan tentang suatu hakikat yang faktual yang diperoleh dengan alat bahasa simbolik, rumusan tentang fakta, deskripsi kejadian/peristiwa, spesifikasi tentang bagian suatu benda dengan nomor kode, dan lain lain. Katakata kunci yang berhubungan dengan pengetahuan fakta adalah bewujud kenyataan dan kebenaran, meliputi nama-nama objek, peristiwa sejarah, lambang, nama tempat, nama orang, nama bagian atau komponen suatu benda, dan sebagainya. 2. Penjelasan Konsep Konsep adalah segala yang berwujud pengertian-pengertian baru yang bisa timbul sebagai hasil pemikiran, meliputi definisi, pengertian, ciri khusus, hakikat, inti/isi dan sebagainya. Menurut Solso (dalam Suharnan 2005) suatu konsep dapat dibentuk melalui gambar visual dan kata bermakna. Pemahaman akan konsep secara mendalam dan didukung oleh pengalaman guru dapat menjadi

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 modal guru untuk menyajikan konsep yang unik yang mudah dipahami dan diingat oleh siswa dalam jangka waktu yang lama. Menurut Anderson (dalam Suharnan 2005) terdapat tiga pandangan mengenai asal mula pembentukan konsep, yaitu: (1) segi bahasa, (2) sifat–sifat yang tumpang tindih, (3) fungsi yang serupa. Menurut Oemar Hamalik(2004:143) ada dua jenis konsep, yaitu: 2.1. Konsep Kongkret/Primer konsep yang didalamnya mengandung kelas objek atau situasi nyata, misalnya objek berwarna merah (merah adalah nyata). Untuk mempelajarinya perlu pengalamana langsung. 2.2. Konsep yang didefinisikan/ konsep sekunder adalah suatu kelas konsep yang hanya dapat dipelajari dengan menggunakan bahasa yang sesuai untuk dapat mengkomunikasikannya kepada orang lain. 3. Penjelasan Prinsip Yang Terkandung Dalam Materi Menurut Oemar Hamalik (2004) prinsip adalah aturan–aturan yang membimbing tindakan atau menjelaskan perubahan. Ada dua jenis prinsip, yaitu : Prinsip Alamiah dan Prinsip tindakan. Prinsip alamiah adalah, aturan–aturan yang mengatur tingkah laku lingkungan kita, mencakup semua prinsip atau aturan yang dapat kita amati di dunia sekitar kita serta bagaimana pengaruhnya. Suatu aturan adalah suatu pernyataan/rumusan tentang hubungan yang ada antara dua atau lebih konsep. Prinsip tindakan adalah aturan–aturan yang mengatur tindakan atau reaksi atau tingkah laku terhadap situasi khusus, yang nyata atau situasi imageri yang pure. Dalam mengajarkan Fisika penekanan prinsip sangat penting dikuasai oleh guru, karena pelajaran Fisika berisi tentang teori yang dituangkan dalam rumusan dan hukum tertentu. Guru yang memiliki pengetahuan tentang materi

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 pembelajaran akan dengan menjabarkan persamaan atau rumus dengan jelas dan detail.Sehingga akan memudahkan guru dalam menjelaskan materi yang berisi tentang rumus, dalil, hubungan sebab akibat, sehingga siswa dapat dengan mudah memahami materi. 4. Penjelasan Materi Dengan Prosedur Yang Sistematis Prosedur dalam hal ini diartikan sebagai serangkaian langkah demi langkah yang digunakan guru dalam menyajikan materi secara umum maupun dalam menyelesaikan soal. Biasanya disajikan dalam bagan alur, alogaritma, serta langkah–langkah mengerjakan sesuatu secara urut. Guru yang memiliki pengetahuan tentang materi yang baik akan menjelaskan materi Fisika secara sistematis, biasanya dari materi yang sederhana menuju materi yang kompleks. Secara umum materi fisika menggunakan penurunan persamaan.Pada soal Fisika pun pasti siswa diharuskan menuliskan penyelesaian jawaban dengan urutan yang jelas, sehingga pengetahuan tentang prosedur diperlukan oleh seorang guru Fisika. 5. Penjelasan Materi Dengan Analogi Yang Kuat Pada bagian ini analogi diartikan sebagai perbandingan yang kuat yang dimiliki oleh materi yang akan diajarakan. Menurut Wahyuni, H.T. (2013) dalam memahami materi pembelajaran, guru diharapkan memiliki kemampuan menganalogi yang kuat dalam memilah-milah materi yang baik. Pada pembelajaran, materi adalah hal terpenting sehingga akan memperoleh perlakuaan yang lebih khusus supaya materi tersebut tersampaikan dengan baik. Guru dengan pengetahuan materi yang baik akan dengan mudah mengerti perbedaan jenjang yang dimliki oleh tiap materi. Guru harus mampu membandingkan antar materi

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 yang seharusnya disampaikan. Kemampuan guru dalam menganalogi materi yang kuat akan mendukung hasil yang akan diperoleh guru ketika proses pembelajaran berakhir. Analogi digunakan untuk mempermudah guru dalam menyampaiakan kepada siswa mengenai suatu hal dengan menggunakan pengandaian atau permisalan lain. Baik hal tersebut masih ada dalam konteks yang sama maupun yang berbeda. Apabila guru mampu menganalogi materi dengan baik sesuai dengan keadaaan, yang ada, maka siswa akan dengan mudah memahami materi tersebut. Jadi penganalogian suatu materi dalam pembelajaran sangat diperlukan untuk membantu siswa dalam memahami materi yang disampaikan. Berikut ini indikator-indikator dari masing-masing aspek pengetahuan tentang materi pembelajaran Fisika pada: Tabel.2.6. Indikator Aktivitas Guru Berdasarkan Aspek Kemampuan guru Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran No Aspek Kemampuan Guru Dalam Indikator Menjelaskan Materi 1 Penjelasan tentang fakta yang - relevan terhadap materi pembelajaran Guru menjelaskan kejadian atau peristiwa yang berhubungan dengan materi - Guru menjelaskan peristiwa atau kejadian, baik yang sudah terjadi atau kondisi sekarang - Guru memberikan contoh atau aplikasi dari materi pada kehidupan sehari-hari - Guru menjelaskan materi dengan mengilustrasikan objek yang mudah dilihat dan dekat dengan siswa - Guru menunjukkan objek yang berhubungan dengan materi yang mudah diamati oleh

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 No Aspek Kemampuan Guru Dalam Indikator Menjelaskan Materi siswa. 2. Penjelasan konsep-konsep - Guru menggunakan ciri khusus atau kata kunci tertentu yang dituangkan dalam tulisan atau lisan untuk memudahkan siswa memahami materi. - Guru memberikan penekanan secara lisan atau tulisan pada konsep yang tumpang tindih dan memiliki fungsi yang serupa yang membutuhkan analisa yang mendalam. - Guru menjelaskan konsep baru dengan menghubungkan konsep yang sudah ada sebelumnya. - Guru menggunakan pola-pola tertentu yang dituangkan dalam tulisan dan kata-kata untuk memudahkan siswa memahami materi. - Guru menjelaskan hubungan didalam definisi, persamaan, hukum dan teori dengan menggunakan tulisan, kata-kata, gerakan, dll yang menarik perhatian siswa sehingga siswa mudah untuk memahami konsep. 3 Penjelasan prinsip yang terkandung dalam materi - Guru menjelaskan materi yang pokok dan penting yang memiliki hubungan antar konsep. - Guru menjelaskan prinsip penting yang membutuhkan penjelasan secara berulang. - Guru menjabarkan rumus atau persamaan dengan jelas dan detail. - Guru menguasai konsep lambang dan satuan yang merupakan hakikat dari ilmu Fisika.

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 No Aspek Kemampuan Guru Dalam Indikator Menjelaskan Materi - Guru menjelaskan hal-hal utama, pokok, dan memiliki posisi terpenting, meliputi dalil, rumus, adagium, postulat, paradigma, teorema dengan benar, jelas, dan mudah dipahami siswa. - Guru menjelaskan hubungan antar konsep yang menggambarkan implikasi sebab akibat. - Guru mengetahui topik-topik yang pokok yang mungkin sulit dipahami oleh peserta didik dan memerlukan pengulangan secara bervariasi. 4 Penjelasan materi dengan prosedur yang jelas dan - Guru menjelaskan materi dengan langkah langkah yang urut dan berpola. sistematis 5 Penjelasan materi dengan - Guru menggunakan analogi-analogi atau analogi atau permisalan yang permisalan yang unik dalam menjelaskan kuat persamaan atau hubungan antar konsep sehingga siswa mudah memahami materi yang abstrak atau membutuhkan imajinasi.

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Bentuk Penelitian Bentuk Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif Nonparticipant Observation dengan tipe Naturalistic Observation. Menurut (Fraenkel dan Wallen, 1993; Cohen & Manion, 1994 dalam Suparno, 2010:155) penelitian kualitatif Nonparticipant Observation dengan tipe Naturalistic Observation peneliti tidak terlibat dalam kegiatan yang diteliti, tetapi lebih melihat dari luar dan tidak secara aktif melibatkan diri dalam situasinya. Peneliti sungguh–sungguh menjadi pengamat yang maengumpulkan data. Peneliti meneliti subyek dalam setting yang natural. Peneliti tidak membuat manipulasi apapun, hanya mengamati, mencatat dan merakam apa yang terjadi. Menurut (Strauss dan Corbin, 1997:11-13 dalam Nuning Pudyastuti, 2010:21), penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang menghasilkan penemuan-penemuan yang tidak dapat dicapai dengan menggunakan prosedurprosedur statistik atau cara-cara lain dari kuantifikasi (pengukuran). Penelitian kualitatif secara umum dapat digunakan untuk penelitian tentang kehidupan masyarakat, sejarah, tingkah laku, fungsionalisasi organisasi, aktivitas sosial, dan lain-lain. Penelitian deskriptif kualitatif adalah penelitian yang menekankan dan menjelaskan pada keadaaan yang sebenarnya dan mengungkapkan fenomenafenomena yang terjadi pada keadaan tersebut. Dalam penelitian ini akan mengungkap pengetahuan guru Fisika tentang materi pembelajaran di 3 SMA di Yogyakarta saat proses kegiatan belajar mengajar di kelas. Materi ajar dalam 46

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 penelitian ini adalah materi yang disampaikan guru saat pengambilan data dilakukan. B. Pengertian Studi Kasus Bila kita melakukan melakukan penelitian yang terinci tentang seseorang (individu) atau sesuatu unit sosial selama kurun waktu tertentu, kita melakukan apa yang disebut studi kasus. Metode ini akan melibatkan kita dalam penyelidikan yang lebih mendalam dalam pemeriksaaan yang menyeluruh terhadap perilaku seorang individu Sevilla dkk., dalam Bungin (2003) . Robert Yin dalam (Bungin 2003) menyebutkan bahwa studi kasus adalah suatu inkuiri empiris yang: menyelidiki fenomena dalam konteks kehidupan nyata, bilamana; batas-batas antara fenomena dan konteks tak tampak dengan tegas; dan di mana: multi sumber bukti dimanfaatkan. Studi kasus dilihat dari dimensi tertentu dapat pula disebut studi longitudunal yang dikontraskan dengan studi cross sectional. Studi longitudinal berupaya mengobservasi obyeknya dalam jangka waktu lama dan terus-menerus. Pada dimensi ini menggambarkan suatu kecenderungan atau serangkaian observasi sebelum dan sesudah. Sedangkan studi cross sectional berupaya mempersingkat waktu observasinya dengan cara mengobservasi pada beberapa tahap atau tingkat perkembangan tertentu, dengan harapan, dari sejumlah tahap atau tingkat tersebut akan dapat dibuat kesimpulan yang sama dengan studi longitudinal. Yin menambahkan studi kasus itu lebih banyak berkutat pada atau berupaya menjawab pertanyaan-pertanyaan “how” (bagaimana) dan “why”

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 (mengapa), serta pada tingkat tertentu juga menjawab pertanyaan “what” (apa/apakah), dalam kegiatan penelitian. Secara lebih rinci studi kasus mengisyaratkan keunggulan-keunggulan berikut: a. Studi kasus dapat memberikan informasi penting mengenai hubungan antar-variabel serta proses-proses yang memerlukan penjelasan dan pemahaman yang lebih luas. b. Studi kasus memberikan kesempatan memperoleh wawasan mengenai konsep-konsep dasar perilaku manusia. Melalui penelitian intensif peneliti dapat menemukan karakteristik dan hubungan-hubungan yang (mungkin) tidak diharapkan/diduga sebelumnya. c. Studi kasus dapat menyajikan data-data dan temuan yang dapat berguna sebagai dasar untuk membangun latar permasalahan bagi perencanaan penelitian yang lebih besar dan mendalam dalam pengembangan ilmuilmu sosial. Kelemahan studi kasus adalah sebagai berikut: 1. Studi kasus setidaknya yang dilakukan selama ini, agak kurang memberikan dasar yang kuat untuk melakukan generalisasi ilmiah 2. Kedalaman studi yang dilakukan tanpa banyak disadari ternyata justru mengorbankan tingkat keluasan yang seharusnya dilakukan, sehingga sulit digeneralisasikan pada keadaan yang berlaku umum.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 3. Ada kecenderungan studi kasus kurang mampu mengendalikan kecenderungan bias subjektivitas peneliti. Dalam studi kasus analisa data tampaknya jarang sekali didefinisikan secara tegas dan kongkret. Dalam konteks ini, Yin menyarankan agar gagasan tentang “pola penjodohan” yang digunakan Donald Campbell dapat dijadikan acuan bagi kegiatan analisis data dalam penelitian studi kasus. Teknik “pola penjodohan” Campbell ini menggambarkan dua pola potensial yang menunjukkan bahwa datadata tersebut bersesuaian satu sama lain secara seimbang. Meminjam term pendekatan kuantitatif, “pola penjodohan” Campbell jika dipandang sebagai proposisi saingan menunjukkan pada proposisi “ada pengaruh” dan proposisi “tak ada pengaruh”. Selain itu, teknik analisis lainnya yang dapat digunakan dalam penelitian studi kasus adalah pembuatan penjelasan dan analisis deret waktu. C. Subyek Penelitian Subyek penelitian adalah 3 guru Fisika dari 3 SMA di Yogyakarta. D. Objek Penelitian Objek penelitian dalam penelitian ini adalah kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran Fisika. E. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di 3 SMA di Yogyakarta, yaitu: a) SMAN 11 Yogyakarta b) SMA BOPKRI 2 Yogyakarta c) SMA Budya Wacana Yogyakarta

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 2. Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada semester I tahun ajaran 2013/2014 bulan Agustus-Oktober 2013, serta dilakukan secara bertahap sebagai berikut: a) Tahap persiapan, meliputi: permohonan izin serta survey di sekolah yang bersangkutan. b) Tahap pelaksanaan, yaitu kegiatan-kegiatan yang berlangsung di lapangan, seperti: pengumpulan data-data dokumentasi (perekaman proses pembelajaran di kelas dan wawancara). c) Tahap penyelesaian, yatu tahap analisis data dan proses penyusuna skripsi. F. Metode Pengumpulan Data Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data mengenai proses belajar Fisika yang dilakukan oleh 3 guru Fisika pada materi pokok untuk SMA yang pertama diteliti(sebut saja SMA X) adalah “ Hukum Newton tentang Gravitasi” untuk SMA yang kedua diteliti (sebut saja SMA Y) adalah “Usaha dan Energi”, dan untuk SMA yang ketiga diteliti (sebut saja SMA Z) adalah “Elastisitas dan Gerak Harmonik”. Perekaman proses kegiatan guru mengajar di kelas dengan menggunakan handycame. Proses pembelajaran yang direkam adalah proses pembelajaran yang normal dan alami, yaitu yang biasa dilakukan guru dalam kegiatan mengajar sehari-hari. Peneliti tidak membuat skenario dan guru yang merancang kegiatan pembelajaran tersebut. Sebelum melaksanakan penelitian, peneliti melakukan observasi untuk memilih kelas yang akan diteliti.

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 Observasi yang dilakukan bertujuan untuk mengamati cara guru mengajar, interaksi guru dengan siswa, menentukan kelas yang cocok untuk dilakukan penelitian serta membiasakan siswa dengan proses perekaman. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dikelompokan dalam 3 kelompok data, yaitu: data dokumentasi, data observasi langsung, dan data wawancara. Pengelompokan data dapat dijabarkan pada tabel sebagai berikut: Tabel. 3.1. Metode Pengelompokan Data No Kelompok Bentuk Data Cara Alat Hasil Data Rekaman Pada saat penelitian Handy- Transkrip dokumentasi pembelajaran berlangsung came kegiatan Data 1. peneliti bersama 1 pembelajaran orang rekan peneliti guru di kelas bertugas sebagai operator untuk melakukan perekaman seluruh proses kegiatan guru mengajar dari awal sampai akhir. Perekaman difokuskan pada aktivitas guru untuk mengungkap pengetahuan guru tentang materi pembelajaran. 2. Data Catatan Pada saat penelitian Observasi observasi observasi berlangsung selain langsung langsung mengamati proses Fieldnotes

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 No Kelompok Bentuk Data Cara Alat Hasil Data pembelajaran, peneliti membuat catatan tertulis tentang hal-hal penting yang berkaitan dengan kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran yang nantinya diperlukan untuk melengkapi data ataupun membantu proses analisa data. 3. Data Rekaman Pertanyaan Hand- Transkrip wawancara wawancara wawancara dalam phone wawancara penelitian ini adalah pertanyaan wawancara bebas terpimpin. Wawancara dilakukan dalam dua sesi, yaitu sesi(1) dan sesi(2). Sesi(1) dilakukan sebelum guru memulai kegiatan pembelajaran, dan sesi(2) dilakukan setelah guru

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 No Kelompok Bentuk Data Cara Alat Hasil Data melakukan kegiatan pembelajaran. G. Instumen Penelitian Instrumen Penelitian adalah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data (Suparno, 2010: 56). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: 1. Rekaman video guru mengajar di kelas Dalam proses pengambilan data, peneliti menggunakan alat perekam yaitu handycame untuk mendapatkan rekaman proses pembelajaran guru. Tujuan peneliti merekam adalah untuk mendapatkan keseluruhan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru. 2. Fieldnotes Fieldnotes adalah catatan lapangan, semua catatan tertulis tentang segala sesuatu yang didengar, dilihat, dialami, dipikirkan, dan direfleksikan oleh peneliti (Suparno, 2010: 118). Peneliti menggunakan fieldnotes deskriptif dalam mengambil data. Fieldnotes deskriptif menyajikan usaha peneliti yang secara objektif merekam aktivitas apa saja yang terjadi di lapangan. Pada saat penelitian, peneliti langsung mengamati guru yang sedang mengajar. Selama pengamatan tersebut peneliti membuat fieldnotes. Hal-hal yang peneliti tulis yaitu kegiatan yang berhubungan dengan kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran. Hal-hal

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 yang ditulis tersebut berkaitan dengan kategori PCK yang sudah dirumuskan peneliti sebelumnya. 3. Pertanyaan Wawancara Wawancara adalah kegiatan dimana peneliti mengadakan pembicaraan terencana terhadap siswa atau subyek yang diteliti, dengan pertanyaan lisan yang telah disiapkan untuk mendapatkan data yang diinginkan (Suparno, 2010:48). Peneliti merekam wawancara dengan ketiga Guru A, Guru B, dan Guru C dengan menggunakan handphone. Hasil rekaman tersebut berupa file suara yang selanjutnya akan peneliti terjemahkan menjadi transkrip data wawancara. Tujuan peneliti melakukan wawancara untuk memperoleh data yang tidak muncul saat perekaman video guru mengajar. Selain itu, wawancara juga ditujukan untuk mempertegas data yang diperoleh dari hasil perekaman video guru mengajar. Pelaksanaan wawancara dilakukan selama 2 sesi, yaitu wawancara sesi (1) dan wawancara sesi (2). Peneliti menggunakan alat perekam berupa handphone untuk merekam seluruh proses wawancara. Rekaman wawancara berisi pertanyaan dan jawaban wawancara yang ditujukan kepada ketiga guru yang diteliti. H. Metode Analisis Data Peneliti melakukan analisa data setelah semua proses pengumpulan data selesai dilaksanakan. Adapun tahap-tahap analisa data yang dilakukan oleh peneliti adalah sebagai berikut:

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 1. Tahap Transkripsi Data Pembuatan transkrip dilakukan oleh peneliti bersama dengan teman peneliti sebanyak 3 orang. Dalam pembuatannya dilakukan dengan mengamati dan mendengarkan hasil rekaman video pembelajaran sambil menyalinnya dalam bentuk tulisan sampai kegiatan pembelajaran selesai. Proses tersebut dilakukan dengan melihat dan mendengarkan video secara berulang-ulang sampai peneliti yakin bahwa data-data telah ditranskrip semua. Dengan langkah-langkah yang sama, hasil wawancara dengan ketiga guru yang berupa rekaman suara juga peneliti terjemahkan menjadi transkrip wawancara. 2. Tahap Kategorisasi Data dan Pembahasan Setelah semua data rekaman video kegiatan pembelajaran guru dan rekaman suara wawancara dengan guru telah selesai dijadikan transkrip, maka tahap selanjutnya peneliti melakukan pengkategorian aktivitas guru berdasarkan aspek-aspek kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran. Pada tahap ini peneliti ingin mengelompokkan aktivitasaktivitas yang dilakukan oleh ketiga guru selama proses kegiatan pembelajaran ke dalam masing-masing aspek kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran. Hasil pengkategorian aktivitas guru berdasarkan aspek kemampuan guru dalam menjelaskan pembelajaran dituangkan dalam format tabel dibawah ini: materi

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 Tabel.3.2. Format Kategori Aktivitas Guru Berdasarkan Aspek Kemampuan Guru Menjelaskan Materi Pembelajaran No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru di Gambar Kelas Data Video Aktivitas-aktivitas guru yang terungkap sesuai dengan aspek kemampuan guru dalam menjelaskan materi akan peneliti kelompokkan ke dalam Indikator. Indikator ini adalah sebagai penanda bahwa dari aktivitasaktivitas yang dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran menunjukkan kemampuan yang dimiliki oleh guru dalam menjelaskan materi pembelajaran. Peneliti juga memadukan pernyataan atau alasan guru yang terungkap melalui wawancara dan kemampuan yang terungkap melalui aktivitas-aktivitas guru di kelas. Hasil perpaduan ini peneliti tuangkan dalam kolom Kemampuan Guru. Setelah itu penulis membahas berdasarkan teori yang ada sehingga dapat mengungkap dan mendeskripsikan kemampuan masing-masing guru dalam menjelaskan materi pembelajaran. Dalam melakukan analisis data dan pembahasan, peneliti menuangkan data-data penelitian ke dalam beberapa tabel. Tabeltabel yang peneliti buat adalah sebagai berikut: Tabel.3.3. Format Pembahasan Menjelaskan Materi Pembelajaran Profil Kemampuan Guru Dalam

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 Aspek Kemampuan Guru Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran No. Indikator Aktivitas Guru Kemampuan Guru Uraian Pembahasan Kemampuan Guru dalam menjelaskan materi oleh Peneliti Tabel.3.4. Format Profil Kemampuan Guru A, Guru B, dan Guru C Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran No. Aspek Kemampuan Kemampuan Kemampuan Kemampuan Guru A yang Guru B yang Guru C yang Guru terungkap terungkap terungkap I. Kesimpulan Dalam melakukan penarikan kesimpulan peneliti mendeskripsikan profil kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran dari guru A, guru B, dan guru C dan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran. Peneliti mendeskripsikan pengetahuan yang dimiliki masing-masing guru berdasarkan aspek-aspek kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran. Peneliti menggambarkan langkah - langkah proses penelitian dan penyusunan skripsi pada gambar.3.1.di bawah ini

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 Gambar.3.1. Bagan langkah- langkah proses penelitian: Observasi Wawancara Sesi 1 Pengamatan Kegiatan Pembelajaran Guru di Kelas Wawancara Sesi II Proses Transkripsi Video Kegiatan Pembelajaran dan Rekaman Wawancara Guru Proses Kategorisasi Aktivitas Guru Berdasarkan Aspek Pengetahuan Proses Analisa dan Pembahasan Pengetahuan Guru tentang Materi Pembelajaran Kesimpulan

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN A. Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2013. Penelitian di tiga sekolah tersebut dilaksanakan pada hari dan tanggal yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di tiga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Yogyakarta. Agar lebih mudah dalam menganalisa dan membahas, peneliti mengganti nama SMA. Untuk SMA pertama yang diteliti diberi nama Sekolah X. Untuk SMA kedua yang diteliti diberi nama Sekolah Y, dan untuk SMA ketiga yang diteliti diberi nama Sekolah Z. Sekolah X dan sekolah Y adalah sekolah swasta, sedangkan sekolah Z adalah sekolah negeri. Dari ketiga sekolah tersebut yang peneliti amati merupakan sekolah heterogen. Sekolah X diajar oleh seorang guru laki-laki (sebut saja Guru A), sekolah Y juga diajar oleh seorang guru laki-laki (sebut saja Guru B), dan sekolah Z yang juga diajar oleh seorang guru laki-laki (sebut saja Guru C). Penelitian dari ketiga sekolah tersebut dilakukan di kelas XI IPA dengan materi Fisika yang berbeda-beda. Kegiatan yang dilaksanakan selama penelitian dapat dilihat pada tabel berikut: 59

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Tabel.4.1. Pelaksanaan Penelitian Nama Pengambilan Data Sekolah Observasi Wawancara Rekaman Video SMA X 20 Agustus 2013 Wawancara sesi I: Pertemuan I: 7 September 2013 10 September 2103 Wawancara sesi II: Pertemuan II: 23 November 2013 13 September 2013 Wawancara sesi I: Pertemuan I: 16 September 2013 17 September 2013 Wawancara sesi II: Pertemuan II: 12 November 2013 18 September 2013 Wawancara sesi I: Pertemuan I: SMA Y SMA Z 9 April 2013 - - 26 September 2013 Wawancara sesi II: Pertemuan II: 31 Oktober 2013 31 Oktober 2013 Subyek dari penelitian ini adalah guru Fisika dan objeknya adalah kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran. Penelitian ini hanya dilakukan di satu sekolah dengan satu guru dengan tujuan memudahkan penelitian dan agar lebih fokus dalam mengetahui bentuk-bentuk kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran Fisika. Penelitian ini tidak bermaksud untuk membandingkan ketiga SMA yang diteliti, melainkan untuk memperbanyak pengetahuan peneliti tentang bentuk-bentuk kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran. Sehingga hasil penelitian ini dapat peneliti jadikan bekal sebagai calon guru sewaktu mengajar nantinya. Pertimbangan peneliti untuk meneliti tiga guru adalah faktor efisiensi waktu, tenaga, dan biaya. Menurut

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 peneliti, apabila hanya meneliti satu guru saja, dirasa data yang diperoleh belum cukup dan kurang bervariasi. Sebelum melakukan penelitian, peneliti melakukan observasi. Observasi dilakukan peneliti dengan tujuan untuk menggali hal-hal apa saja yang harus diperhatikan termasuk sarana dan prasarana dalam penelitian ini. Peneliti melakukan observasi pertama di sekolah Y pada tanggal 9 April 2013 dengan tujuan untuk memperoleh permasalahan tentang topik khusus dari PCK yang akan diteliti. Observasi dilakukan oleh peneliti tanpa menggunakan handycame. Dari pemasalahan yang diperoleh tersebut akan digunakan oleh peneliti dalam menyusun proposal penelitian. Selama observasi peneliti tidak melakukan pengambilan data di sekolah tersebut. Peneliti melakukan observasi kedua di sekolah X pada tanggal 20 Agustus 2013. Pada saat melakukan observasi Guru A sedang mengajar materi gerak peluru dengan alat peraga. Tujuan observasi ini untuk berlatih dalam mempersiapkan pengambilan data dengan menggunakan handycame. Latihan ini dirasa penting supaya peneliti terbiasa dalam menggunakan handycame, adapun peneliti lakukan saat observasi yang meliputi cara penggunaan handycame, cara mengatur kedudukan handycame pada tripot, dan teknik-teknik untuk pengambilan video sehingga gambar dan suara terlihat jelas. Sebelum merekam kegiatan pembelajaran yang akan dijadikan sebagai data, peneliti melakukan wawancara sesi I dengan guru. Wawancara ini bertujuan supaya mengetahui latar belakang guru mengajar, materi yang akan diajarkan, persiapan guru sebelum mengajar, serta tujuan dari materi yang guru ajarkan saat

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 pengambilan data. Wawancara sesi I dilakukan oleh peneliti pada Guru A tanggal 7 September 2013, sebelum mengajarkan materi Hukum Newton tentang Gravitasi. Wawancara sesi I Guru B pada tanggal 16 September 2013, sebelum mengajarkan materi Usaha dan Energi. Untuk wawancara sesi I dijadikan satu dengan wawancara sesi II. Hal ini dikarenakan guru C langsung masuk kelas sebelum guru mengajarkan materi tentang Elastisitas dan Gerak Harmonik ketika pergantian jam pelajaran. Sehingga tidak ada waktu untuk melakukan wawancara sesi I. Dalam hal ini peneliti menggabungkan pertanyaan sesi I dan sesi II. Pelaksanaan pengambilan data dilakukan dengan merekam proses pembelajaran Fisika menggunakan handycame. Pengambilan data dilakukan di sekolah X pada kelas XI IPA pada tanggal 10 September 2013. Kemudian dilanjutkan pada tanggal 13 September 2013. Pengambilan data di sekolah Y dilakukan pada tanggal 17 September 2013 di kelas XI IPA 2 dan dilanjutkan pada tanggal 18 September 2013. Untuk pengambilan data di sekolah Z dilakukan pada tanggal 26 September 2013 dan dilanjutkan 31 Oktober 2013. Setelah pengambilan data, peneliti melakukan wawancara sesi II kepada guru A, B, dan C dengan tujuan untuk mengkonfirmasi kembali hal-hal yang mendasari kemampuan guru melakukan seluruh aktivitas saat melakukan kegiatan pembelajaran. Setelah semua tahap-tahap penelitian selesai dilakukan oleh peneliti, data yang berupa hasil rekaman video saat proses pembelajaran dan wawancara dianalisis oleh peneliti. Analisis dimulai dengan melihat video secara berulang-ulang kemudian membuat transkrip rekaman video pembelajaran. Dari transkrip rekaman video tersebut, peneliti mengkategorikan aktivitas-aktivitas

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 guru yang sesuai dengan tabel indikator penelitian untuk mengungkap dan mendeskripsikan bentuk-bentuk kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran selama proses kegiatan belajar mengajar. Setelah itu, peneliti juga mendengarkan rekaman wawancara secara berulang-ulang dan membuat transkrip wawancara. Dari transkrip wawancara itu, peneliti memperoleh informasi mengenai pengalaman guru dan alasan guru memilih tindakan-tindakan tersebut dalam proses pembelajaran di kelas. B. Deskripsi Guru Pada penelitian ini subyek yang diteliti merupakan guru SMA di Yogyakarta. Peneliti mengambil subyek penelitian sebanyak tiga guru. Dari ketiga guru itu tentu berbeda-beda, baik dalam hal pengalaman mengajar, karakter guru tersebut, kemampuan mengajar, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya, ketiga guru tersebut dapat dideskripsikan sebagai berikut: 1. Guru A Guru A adalah seorang guru laki-laki muda lulusan S1 Pendidikan Pendidikan Fisika angkatan 2008 dari salah satu Universitas Negeri di Yogykarta. Beliau adalah seorang guru muda yang belum banyak mempunyai pengalaman mengajar di instansi resmi atau formal seperti sekolah. Beliau merupakan Guru baru di sekolah X yang baru mengajar selama 6 bulan. Sebelum mengajar di sekolah X, beliau pernah mengajar di bimbel atau les privat selama 5 tahun. Sekarang selain mengajar di sekolah X, beliau juga berprofesi sebagai guru les privat Fisika di tempat bimbelnya sendiri.

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 Di sekolah X Guru A mengajar Fisika di kelas X, XI, dan XII. Dalam satu minggunya Guru A mengajar Fisika selama 15 jp (jam pertemuan). Untuk pembagian jam pertemuanya, yakni 6 jp untuk kelas X (ada 3 kelas setiap kelas 2 jp), 4 jp untuk kelas XI IPA (ada 1 kelas), dan 5 jp untuk kelas XII IPA (ada 1 kelas). Menurut beliau dalam mengajar yang lebih membantu adalah pengalaman selama kuliah. Hal ini sesuai pernyataan beliau saat sesi wawncara.“Banyak dosen yang mengajarnya bagus memberi inspirasi. Banyak dosen yang membuat alat peraga bisa ditiru”. Guru A mempersiapkan bahan ajar untuk jangka 1 semester kedepan. Menurut beliau sebelum mengajar, yang dipersiapkan adalah informasi-informasi apa yang harus diberikan kepada siswa, tujuan dari bab atau materi yang harus diketahui oleh siswa, serta materi yang akan diajarkan apakah bisa menggunakan percobaan atau tidak. Beliau mengetahui motivasi siswa yang akan beliau ajar. Manurut beliau siswasiswa mengatakan susah pada materi yang sulit, padahal setelah siswa mencoba ternyata mereka bisa memahami materi. Menurut beliau jika sudah memilih masuk jurusan IPA, siswa-siswa harus berpikir semaksimal mungkin, jangan mudah mengatakan susah. Guru A merancang sendiri urutan dan materi yang harus diberikan kepada siswa. Guru A melihat pada kemampuan siswa, jika ada materi yang tidak dimengerti siswa, guru A akan menjelaskan sampai bisa. Selama melakukan pengamatan saat guru A melakukan proses pembelajaran selama 2 pertemuan, terlihat guru A dekat dengan murid-muridnya. Guru A

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 mebjelaskan materi Hukum Newton tentang Gravitasi dengan metode Inquiri yang sudah dimodifikasi oleh beliau. Pada pertemuan pertama guru A menggunakan media simulasi komputer dan dilanjutkan dengan diskusi kelompok siswa membahas soal yang diberikan oleh guru A. Pada pertemuan kedua, guru A melanjutkan pembelajaran dengan latihan soal yang belum selesai pada pertemuan pertama. Soal yang diberikan oleh guru A dirancang sendiri, dengan tujuan agar siswa dapat mengerti konsep dan penyelesaian rumus pada materi. Menurut guru A dengan mendeskripsikan kondisi nyata dengan simulasi komputer dapat menarik perhatian siswa dalam menemukan konsep. 2. Guru B Guru B adalah seorang guru laki-laki yang sudah tua yang mempunyai banyak pengalaman dalam mengajar. Beliau merupakan lulusan angkatan 1977 dari salah satu universitas negeri di Yogyakarta. Selama menjadi guru, beliau sudah pernah mengajar di berbagai sekolah di Yogyakarta. Beliau mulai mengajar pada tahun 1978 sampai 1980 di SMA Swasta SM (sebut saja dengan inisial “SM”).Selain itu, beliau juga mengajar di SMA Swasta MLR (sebut saja dengan inisial “MLR”)dari tahun 1978 sampai tahun 1983. Kemudian pada tahun 1979 sampai 1987, beliau mengajar di SMA Swasta PB (sebut saja dengan inisial “PB”). Akhirnya beliau mengajar di Sekolah Y mulai tahun 1981 sebagai GTT (Guru Tidak Tetap) dan pada tahun 1985 diangkat sebagai GTY (Guru Tetap Yayasan) sampai sekarang.Jadi ada 4 sekolah yang sudah pernah Guru B ajar selama

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 kurang lebih selama 33 tahun.Guru B banyak belajar dari pengalaman saat mengajar, menurutnya pengalaman mengajar lebih berharga dari pada saat kuliah. Guru B juga berpendapat bahwa pengalaman lebih membantu ketika mengajar di sekolah daripada kuliah di mana pengalaman mengajar sangat membantu terhadap perkembangan, baik penguasaan materi, penguasaan emosi, penguasaan kelas, dan step mengajar (langkah-langkah mengajar). Guru B mengajar di sekolah Y kelas XI IPA dan XII IPA yang masing-masing ada 2 kelas. Karena pengalamannya, Guru B selalu mendapat jatah mengajar kelas XII IPA. Dalam satu minggu, beliau mengajar sebanyak 10 jp untuk kelas XI IPA dengan pembagiannya 5 jp kelas XI IPA 1 dan 5 jp lagi untuk kelas XI IPA 2. Dalam mengajar di kelas XI IPA 2, Guru B kelihatan sangat berwibawa dan menunjukkan sikap tegas terhadap siswa. Hal itu terbukti dari sikap hormat yang ditunjukkan oleh siswa kepada beliau. Tak jarang beliau juga menegur siswa tidak memperhatikan pelajaran, ramai, dan mengantuk di kelas. Selain itu, beliau juga sangat dekat dengan siswa dan bahkan hafal nama beberapa siswa. Misalnya saat siswa memperhatikan penjelasan materi, beliau membuat lelucon sehingga suasana tegang dan membosankan hilang, seluruh siswa dibuat tertawa olehnya. Ketika menunjuk siswa untuk menjawab pertanyaan, guru tersebut memanggil nama siswa. Menurut beliau menjalin keakraban dengan siswa merupakan suatu hal yang bagus, namun harus bisa memilah-milah antara di dalam kelas dan di luar kelas. Ketika di luar kelas beliau dianggap oleh siswa sudah seperti teman. Dan menurutnya

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 kewibawaan muncul ketika seorang guru menguasi materi pelajaran, maka siswa akan tunduk. Selama mengajar Guru B menggunakan metode ceramah informatif dan menggunakan media konvensional untuk menjelaskan materi Fisika kepada siswa. Dalam kegiatan belajar mengajar, beliau mengunakan media konvensional berupa bolpen, penghapus papan tulis, dan gerakan tangan untuk memberi ilustrasi-ilustrasi kepada siswa saat menjelaskan materi Fisika. Selain itu, Guru B suka pembelajaran Fisika berlangsung di Lab. Fisika karena ingin mengkondisikan siswa untuk berdiskusi sendiri. Hal itu terlihat ketika siswa di Lab. Fisika duduknya satu meja diisi oleh beberapa siswa dan bisa saling berhadap-hadapan. Beliau juga sering memberikan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat menggali kemampuan siswa secara beruntun sampai siswa jelas dengan materi yang diajarkan. Melalui pertanyaan-pertanyaan tersebut membuat siswa aktif dalam mengikuti pembelajaran. 3. Guru C Guru C adalah seorang guru laki-laki paruh baya yang memulai mengajar pada tahun 1986. Beliau pernah mengajar di SMA negeri SP (sebut saja dengan inisial “SP”) dan SMAN ST (sebut saja dengan inisial “ST”).Beliau mengajar di SMAN SP selama 18 tahun dan di SMA Z selama 1,5 tahun sampai sekarang. Dalam satu minggu beliau mengajar selama 19 jp, di SMA Y selama 5 jp, di SMA SP selama 6 jp, dan di SMA ST selama 8 jp. Menurut beliau pengalaman mengajar didapatkan dari

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 pengalamannya sendiri seperti saat memberikan les dan saat mengikuti diklat, serta dari buku. Buku pegangan yang digunakan oleh guru C adalah karangan Tranggono, Marthin Kanginan dan Sukiyanto. Dalam mengajar di kelas XI IPA6 guru menggunakan LKS. LKS tersebut dibuat oleh rombongan guru dari SMA Z. Menurut beliau sebelum mengajar yang harus dipersiapkan adalah membuat RPP. Menurut beliau dalam mengajarkan fisika yang terpenting adalah kejadian atau contoh dalam kehidupan sehari-hari baru masuk pada aplikasi menghitung kejadian tersebut. Dalam mengajarkan materi Elastisitas dan Gerak Harmonik tak jarang beliau memberikan contoh atau aplikasi pada kehidupan sehari-hari. Menurut beliau dalam mengajarkan materi Elastisitas dan Gerak Harmonik ssiswa harus melakukan praktikum dulu. Menganalisa pegas yang disusun seri, peralel, dan majemuk. Sehingga siswa dapat menganalisa perbedaan nilai dari konstanta pegas yang dirangkai secara berbeda. Beliau mengetahui bahwa siswa sering terjadi miskonsepsi dalam persamaan F= -k∆x. Saat mengajar di kelas XI IPA6 Guru C lebih banyak memberikan latihan soal yang dibahas bersama dengan siswa. Menurut Guru C orientasi akhir dalam proses pembelajaran adalah siswa dapat menyelesaikan soal dengan baik, sehingga pada kegiatan pembelajaran guru C memotivasi siswa dengan menyuruh siswa maju ke depan kelas mengerjakan latihan soal pada LKS dan siswa menuliskan no absen. Tak jarang pula guru C memberikan PR kepada siswa. Tujuan guru C

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 memberikan PR adalah untuk menguatkan materi yang sudah diajarkan agar siswa tidak mudah lupa. Pada pertemuan ke-2 beliau menjelaskan konsep penurunan rumus Gerak Harmonik yang diproyeksikan dari konsep Gerak Melingkar Beraturan. Beliau menggunakan media simulasi computer saat menjelaskan konsep Gerak Harmonik adalah proyeksi dari Gerak Melingkar Beraturan. Beliau menjelaskan materi gerak Harmonik menggunakan proyeksi dari konsep Gerak Melingkar Beraturan atas dasar siswa belum menguasai konsep integral. C. Data Penelitian Peneliti telah melakukan proses pengumpulan data dengan merekam proses pembelajaran yang dilakukan oleh ketiga guru dan merekam kegiatan wawancara kepada masing-masing guru. Dari data yang diperoleh, tenyata hampir semua data tentang proses pembelajaran terekam pada handycame dan hasil wawancara juga telah terekam dengan baik maka didapatkan data sebagai berikut: 1. Hasil Rekaman Video Guru Mengajar di Kelas Setelah melakukan proses perekaman pembelajaran guru di kelas dengan menggunakan handycame, peneliti mendapatkan data berupa rekaman video pembelajaran ketiga guru. Rekaman video proses pembelajaran merupakan data utama yang digunakan oleh peneliti. Rekaman video pembelajaran oleh ketiga guru nantinya akan peneliti diterjemahkan menjadi transkrip data video pembelajaran guru.

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 2. Fieldnotes Selama melakukan proses pengumpulan data, yaitu saat peneliti merekam seluruh kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru A, guru B dan guru C peneliti mencatat segala hal yang didengar, dilihat, dialami, dipikirkan, dan direfleksikan oleh peneliti. Fieldnotes peneliti tulis dari data rekaman video proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru A, guru B, dan guru C dari 2 kali pertemuan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada lampiran E. (hlm.353-360) 3. Hasil Rekaman Suara Wawancara Setelah melakukan proses perekaman wawancara dengan ketiga guru, peneliti mendapatkan data berupa rekaman suara wawancara dari dengan ketiga guru. Data rekaman suara wawancara ini akan peneliti gunakan untuk mempertegas kemampuan guru saat analisa data. Data rekaman suara ini nantinya akan peneliti terjemahkan menjadi data transkrip wawancara guru. D. Analisis Data Peneliti telah melakukan penelitian kepada guru A, guru B, dan guru C dan mengumpulkan data-data yang diperlukan untuk proses analisis data. Peneliti melakukan analisis data secara deskriptif kualitatif. Peristiwa atau tindakan guru yang menunjukkan bentuk-bentuk kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran yang tampak dalam video rekaman proses pembelajaran akan

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 dideskripsikan secara apa adanya. Proses analisis data dilaksanakan melalui beberapa langkah sebagai berikut: 1. Transkripsi Data Dalam tahap ini data yang diperoleh di lapangan ditulis dalam bentuk uraian tertulis yang berisi semua hal yang dilakukan oleh subyek serta gambaram keadaan saat itu seperti yang terdapat pada hasil rekaman. Pembuatan transkrip dilakukan oleh peneliti bersama dengan teman peneliti sebanyak 3 orang. Dalam pembuatannya dilakukan dengan mengamati dan mendengarkan hasil rekaman video pembelajaran sambil menyalinnya dalam bentuk tulisan sampai kegiatan pembelajaran selesai. Proses tersebut dilakukan dengan melihat dan mendengarkan video secara berulang-ulang sampai peneliti yakin bahwa data-data telah ditranskrip semua. Dengan langkah-langkah yang sama, hasil wawancara dengan ketiga guru yang berupa rekaman suara juga peneliti terjemahkan menjadi transkrip wawancara. 2. Kategorisasi Data dan Pembahasan Kategorisasi data adalah gagasan abstrak yang mewakili makna yang sama dalam sekelompok data. Dalam penelitian ini peneliti membuat kategori data berdasarkan salah satu kelompok PCK, yaitu kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran. Kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran (pedagogis materi subuek) dapat dianalisa dari lima aspek kategori, yaitu: Penjelasan fakta yang relevan terhadap materi, penjelasan konsep-konsep, penjelasan tentang prinsip yang

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 terkandung dalam materi, penjelasan materi dengan prosedur yang sistematis, penjelasan materi dengan analogi yang kuat. Dari data penelitian berupa transkrip kegiatan pembelajaran guru di kelas dan transkrip wawancara guru, peneliti melakukan tahap pengkategorian aktivitasaktivitas guru berdasarkan aspek-aspek kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran. Setelah berdasarkan melakukan aspek pembelajaran, pengkategorian kemampuan selanjutnya guru peneliti aktivitas-aktivitas dalam akan menjelaskan membahas guru materi pengetahuan- pengatahuan guru yang terungkap sesuai indikator. Dalam pembahasan ini peneliti mengungkap kemampuan-kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran. Peneliti juga memadukan dengan data transkrip wawancara dengan ketiga guru. Peneliti menggabungkan tahap kategorisasi dan tahap pembahasan untuk setiap guru agar lebih mudah melakukan analisa data untuk mengungkap dan mendeskripsikan kemampuan guru dalam menjeaskan materi pembelajaran. Kategorisasi dan pembahasan aspek-aspek kemampan guru dalam materi pembelajaran berdasarkan aktivitas-aktivitas guru dan indikator dijelaskan ke dalam tabel di bawah ini:

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI a) Kategorisasi Aktivitas Guru A Keterangan: S1 P = Siswa Perempuan (1) S2 P = Siswa Perempuan (2) S3 P = Siswa Perempuan (3) S4 P = Siswa Perempuan (4) S5 P = Siswa Perempuan(5) S1 L = Siswa Laki-laki(1) S2 L = Siswa Laki-laki(2) S3 L = Siswa Laki-laki(3) S4 L = Siswa Laki-laki(4) S5 L = Siswa Laki-laki(5) SBP = Siswa Banyak Perempuan SBL = Siswa Banyak Laki-laki BS = Beberapa Siswa SB = Siswa Banyak 73

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel.4.2. Kategorisasi Aktivitas Guru A Berdasarkan Aspek Penjelasan Fakta No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru 1. Guru mendeskripsikan kondisi nyata yang terjadi pada system galaksi dengan menggunakan media simulasi komputer. Guru (10 September 2013. Pertemuan 1, video1 Menit ke 00.10-18:00) S1P S3P Guru S2P Guru Guru S1P Guru S1P Gambar Aktivitas Guru : Kemarin kita sudah belajar soal? apa? materi apa? Gravitasi Bumi yaaa.....Belajar soal Newton. Newton itu... Terakhir kita belajar ya, sebelum perbaikan (SSP : ya). Mengenai gaya gravitasi dan juga percepatan gravitasi. Didapatnya dari, mana? Bener Nggak....Kemarin saya sudah menjelasin tentang kalau tata surya kita Milky. Diluar galaksi kita bentuknya spiral. Ya nggak. Ada lengan galaksi yang kelihatan. Jadi nama lengan galaksinya banyak. (Guru menunjukkan gambar pada slide powerpoint). : Kae lho...kae lho...(Sambil menunjukk gambar). : Ssssst (salah satu siswa cewek menegur siswa cowok karena ramai) : Jadi dia berputar dari sini (menunjukk gambar). Lengannya ada lengan Orion, ya kan. Centaurus, Sagitairus, Cerius. : Itu bintang pak? : Itu nama lengan galaksi.....!!!. Nah, Mahatari itu berada di Orion. Kita berada di lengan Orion. Jadi karena kita berada di Orion kita bisa liat lengan yang (siswa : menjawab “yang lain”). Ya...kita berada di lengan Orion makanya bisa liat Ok. : Kalau yang belum pernah lihat bintang galaksi. Ini ceritanya di Jogja (sambil menunjuk slide gambar dengan pointer). : Beneran itu pak...?? : Beneran itu liat jamnya. Ada Jamnya itu 12:52. : Woow. 74

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru Gambar Aktivitas Guru : Kita bisa setting. Jadi ini cuma sebenarnya simulasi tapi kita bisa setting waktunya. (Guru menyeting jam pada simulasi komputer. Guru menyeting jam malam hari sehingga muncul suasana malam hari dan muncul bintang-bintang) SB Guru SBP : Wuuuu. Waooooo. Itu beneran nggak Pak. kok bisa Pak ??? : Nah liat (sambil nunjukkin gambar). Lengan galaksi ini lho. : Oh.. itu. Mana liat... Mana liat... (Beberapa siswi penasaran sehingga kelas menjadi ribut). SL : Sssssst....... Guru : Jadi kalau kondisi gelap kelihatannya kayak gini (Sambil menunjukk gambar). Oke. S1P,S2P : Kemarin kita liat lho,,, Pak. Guru SB : Nah, kalo enaknya di software ini. kita bisa setting di mana saja. : Amerika.....Arab Saudi.... Kutub Utara...Pak.... 75

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru S1P S1L Guru S1P Guru S1P Gambar Aktivitas Guru : Di kutub ya....Kalo di kutub ada berapa hari ?? Kalo di kutub tu berapa hari ? : 6 bulan....Setengah tahun....Eeeehh1 2 bulan... : Ssssst : kalo berganti jam kondisinya....(guru menyeting Date and Time pada simulasi). Kondisinya hampir sama terus menerus. Mataharinya cuma geser (jawab guru dan siswa). : gak sampai atas.. : Nongol tenggelam lagi (siswa : ooooooo gitu) (guru sambil menunjukkan posisi Matahari pada simulasi) : Oooh nggak sampai atas. 76

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru Gambar Aktivitas Guru : Makanya saya bilang 6 bulan malamnya. Soalnya dia (Matahari) cuma nongol doang. Kalo musim panas....panas terus kalo dingin.....dingin terus. Enaknya di software ini, kita bisa pindah kemana kita inginkan. Misalkan ini Bumi ya....Aku mau pindah ke bulan (Sambil nyetting). Ada gambar bulan. ya lihat kita live time di bulan. S1P,S2P : Uuu... Itu bentuknya.. Guru : (menunjuk dari sudut pandang bulan). Nanti kalian ada tugas kelompok. Kita nyari gravitasi masing-masing planet. S1P : Oke pak. Guru :Terus satu lagi mencari jari-jari Bumi. Jari-jari Bumi itu berapa ??? S1P : Uuuusssst . (kelas ribut...) Guru S1P : jadi orang jaman dulu itu susah ngukur jari-jari Bumi. (Guru kembali ke meja guru mengoperasikan simulasi). : (Salah seorang siswa bertanya) jari-jari bola itu apa ta pak ? 77

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru S1P Guru S1P Guru : Kita mulai di merkurius (Guru menunjukkan gambaran, apa yang kita lihat jika kita berada di Merkurius, Saturnus melalui software). : Ini beneran Pak. Kerennnn..Uiiiiih : Beneran.. : Jadi kalau kita di Saturnus, kita kelihatan itu ya Pak ? : Ya. Guru S1P : Menyetting berada di Matahari. : Pak kok, gelap pak. Guru SB : Ceritanya di Matahari. Sekarang kita coba ganti “Date and Time” . Dia muternya lebih lama daripada Bumi kan (liat di software). : Oooh ya. : Sekarang ganti hari...Ga berubah kan..Kenapa kok bisa gelap terus ?. Ya siapa yang mau menerangi.... : OOO yyayya. (siswa gaduh). Kan dia nggak punya Matahari. Guru : (Guru mengeset simulasi untuk lokasi Phobos). Ada yang tahu Guru S1L Guru Gambar Aktivitas Guru 78

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru SBP Phobos ? : tahuuuu. Satelitnya Mars.... Guru SB : Ini apa ini ? (tampak gambar Mars) : Mars. Guru : Lihat disitu ada keterangan ya.. Absolute Magnitude semakin magnitude itu artinya dia tampaknya dari Bumi itu seberapa terang? Semakin dia minus, semakin terang : whuuuuuuuuuu : Absolute Magnitude artinya dia, aslinya berapa? Kalo dari Bumi kan aslinya dia gelap itu, 31,76. Gak minus. : kok bisa yaa.... : Ya emang dia gak bercahaya. Ada diameternya ada jaraknya. Jaraknya itu AU. Jadi AU itu Astronomy Unit. Kan itu ada jaraknya, “distance itu lho” 0,00006324AU SB Guru S1P Guru Gambar Aktivitas Guru 79

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru S2P Guru : Yang merah-merah gerak itu apa ya pak? : Apaa? Guru : Kita mau lihat, Jadi dimana Softwere ini enaknya kita bisa lihat planet apa yang mau kita lihat. Misalnya aku mau lihat ini siapa?. Klik saja. Namanya PHAD. : langsung ketahuan gitu po?? S1P Guru S1P Guru SB Guru SBP Gambar Aktivitas Guru : Ya. Jaraknya lihat.(siswa gaduh). Jaraknya ya..83,65 light years. Artinya apa? Artinya kita kesana dengan kecepatan cahaya butuh waktu 83,65 tahun. : Ohh,,berati kita kesana sudah meninggal.,(berbarengan dengan guru mengatakan “ kecepatan cahaya, kecepatan cahaya lho ya,,”) : Kecepatan cahya disini itu adalah satuan jarak. Jadi bintang ini jaraknya bisa kita pakai Astronomy Unit. Jadi istilahnya AU. AU itu jarak antara, (kalo gak salah inget ya..) Jarak antara Matahari dengan Bumi. Itu namanya satu AU. : siswa menyahut ( Angkatan Udara) : angkatan Udara...(bercanda). Jadi kalo misal aku sma kamu jaraknya satu AU berati sama dengan Matahari dengan Bumi. : Asyikkk.....berarti kita LDR (sahut murid dan guru bercanda) 80

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru S1P Guru SB Guru SBP Guru SB S1L Guru : kalo bintang – bintang...? : Lebih jauh lagi, soalnya bintang terdekat dengan Bumi siapa?? : Matahariiiiiii : Nah(menganggukkan kepala). Di sini kita juga bisa nyari. Misallnya kita nyari “SUN” : Huuhuuu.(Teriak Kagum). Gambar Aktivitas Guru : Jadi kenapa Nggak kelihatan ? karena kalau malam Mataharinya sebenarnya di bawah kita. : oooooo : Liatnya tanah. : Ya liatnya ini tanah ceritanya....(Guru mengatur „date and time‟). Mataharinya mana ? Nah ini, (guru menunjukkan dengan pointer). Tapi ketutupan yaaa. Jadi Matahari ketutupan. Matahari ketutupan Mars ya. Ini Istilahnya gerhana. Ya kan. Karena Matahari ketutupan. Lihat.. (Sambil menunjuk keterangan pada simulasi). Lihat maharinya ada tu.... Dari Bumi magnetitudenya -25,68. Jadi dia terang. Ya ngggak....Tapi kalau magnetittudenta cuma 4,83 itu termasuk redup. Gak terlalu terang itu lho aslinya. Tapi kenapa di kelihatan terang karena dia deket aja. Gitu lho. Ibaratnya lampu 81

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru senter kalau dari deket terang ya kan. Kalau jauh redup juga kan. Diameternya liat ada jari-jarinya jaraknya berapa itu ada. S2P,S1P : Berarti bintang yang lebih besar itu lebih jauh dari Matahari? Ada Nggak pak ??? Guru : Ada... S1P : Namanya apa ??? Guru : Tapi di sini g kelihatan (Software simulasi). (Guru kembali mengoprasikan simulasi) Lihat itu!!! Aku berada di Bumi ya. SB Guru SB Guru S1P Guru Nah jarak dengan Matahari 0,9993974 AU. Nah ini. Benar.... : Bener.... : Nah berarti bener ta. Jadi jarak antara Matahari dengan Bumi 1 AU (Astronomy Unit). Tapi itu istilahnya ibaratnya, soalnya tu, jaraknya deket gitu lho. Jadi dipakeknya untuk yang deket-deket aja. Jadi itu AU. Jadi kalian g boleh ngomongin jarak bintang ini dari Bumi berapa AU? Nggak boleh??? Sama seperti kalian itu ngomong kayak gini. Jarak Jakarta-Jogja itu berapa cm.. : Busseeeetttttt.... : Jadi gak boleh ngomong jarak bintang itu AU. AU itu ibaratnya kayak cm. Kalau tahun cahaya itu kayak km-nya : Berarti itu AU untuk menghitung mana saja. : misalnya dalam satu tata surya, misalnya jarak Mars – Jupiter berapa ? itu boleh. 82

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru SBP Gambar Aktivitas Guru : Ada yang mau tanya lain? : Cari yang lain pak? Guru berdiskusi dengan siswa yang ada duduk berkelompok di depan kelas S1L : Ssssttttttttttttt. Guru SB Guru S2P Guru Guru SB S1P Guru : Ada teori juga yang mengatakan kalau galaksi kita bakal tabrakan dengan galaksi lain...tabrakan beneran..jadi galaksi lain lebih besar dari galaksi kita nama galaksinya andromeda kalau gk salah. : Ooooooooo (siswa berbincang sendiri) : Gini lho,..coba...planet itu kan mengelilingi Matahari..Matahari itu juga megelilingi sesuatu.namanya galaksi..galaksi juga mengelilingi sesuatu..jadi, kumpulan tatasurya namanya galaksi, kumpulan galaksi namanya Singleclaster. : Jadi tu kita tu termasuk kecil ya? (S1L : sangattt) : Kecil banget ..ada macem-macem lagi (siswa gaduh karena merespon pernyataan guru). : jadi ya coba liat (guru menampilakan gambar susunan galaksi). Jadi tatasurya kita itu bagian kecil.Ada titik kecil disitu yang tulisannya “SUN”.di situ aja.jadi selain itu ada tatasurya banyak. Ini galaksinya yang muter-muter(sambil menunjuk gambar). : oooooo. : Yang di tengah-tengah itu apa pak? : Iya dia muter..jadi dulu kalau teorinya si Hawkin 83

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru S3P Guru S2P Guru S1P Gambar Aktivitas Guru : siapa pak? : Hawkin.. jadi debu berkumpul.debunya banyak ya..memadat, meledak..pusatnya itu dari sini. : Bigbang.. : Ya teori Big bang. (suasana kelas gaduh) : Pak..kita tau darimana kalau bentuknya kayak gitu?...Milky?(bentuk susunan galaksi-galaksi) Guru : Naah..ada satu pertanyaan bagus. Gimana kok kita bisa tau bentuk galaksi kita?bener gak?..kalau kalian pengen tau (sambil menunjukan LKS) di sini ada dua soal. Kita mulai dari yang sederhana. 2. Guru Guru : Simple soalnya. Jadi berdasarkan cerita itu tentukan besar diameter menceritakan Bumi. seorang S1L : (beberapa siswa menyahut) behh..; Yess ; ngukur berarti ; 2 kali Fisikawan jari-jari Eratosthenes yang Guru : jadi gini,.ssttt.. kalian masa mau kalah sama orang jaman dulu dapat mengukur bener gak?.tak ceritain ya. Jadi dulu ada tokoh namanya 84

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru jari-jari Bumi di zaman yang belum canggih seperti sekarang. Guru menuangkan cerita itu ke dalam soal. (10 September 2013. Pertemuan1, video1, Menit ke 18.07-21:25) Eratoteles.jadi dia itu hidupnya dikota Sine. Sekarang di Libia. Nah dia berjalan sejauh 40.eh gak sampai ding.berapa puluh berapa ratus kilo. Tapi dia bisa ngukur berapa jari-jari Bumi.hebat gak? S1P : hah..kok bisa? Guru : Coba-coba gimana cara ngitungnya? S1P,S2P : tapi bener itu pak? Guru : Bener.pas..jadi dia ngitung ketemunya sama ketemu setelah kita punya teknologi yang canggih hampir sama.. S1P : Pas? iya po? Guru : Iya.. hebat gak?. makanya kalian buktikan nanti.. disini aku ngasih alur pikirnya si eratoteles..kalian mencoba melakukan apa yang telah dilakukan eratoteles beberapa ribu beberapa ratus tahun yang lalu.. terus ada tabel juga. Jadi kemaren kan ada yang pengen juga kalau berat badanku biar turun gimana pak? S1P : Yaaa. Guru : Disini aku kasih contoh kalian harus pindah ke planet mana biar paling ringan. S2P : Eeeh.. iya po pak? Guru : Ya,.nanti ketemu ternyata di planet ini kita akan lebih ringan. S2P : Ringan belum berarti kurus. S1L : Jadi bentuknya sama tapi kalau ditimbangan hasilnya beda. Guru : Ya..ini kita pakai materi yang kemaren. Ini kelompoknya empat orang-empat orang. (guru memerintahkan siswa untuk mencari kelompok masing-masing) Ayo dibentuk kelompoknya !!!!!............Ditulis nama ya.... Gambar Aktivitas Guru 85

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 3. Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru menjelaskan Guru : (Guru menulis 10,976 m/s2).Ternyata gravitasi Neptunus tidak sejarah terlalu jauh dengan gravitasi Bumi. Kenapa bisa kayak gitu? karena terbentuknya gini.. karena planet setelah lima planet merkurius, Venus, Bumi, suatu planet. Mars itu. Nah planet setelah Mars itu adalah planet besar. (10 September badannya.tapi kebanyakan gas.jadi kita bilangnya itu gas 2013. raksasa...Matahari itu sebenernya waktu lahir punya saudara. Pertemuan1, S1P : Wouu.kembar.. video1, Menit ke 39:00 - 40:45) Guru : Memang..hampir semua Matahari, eeh hampir semua bintang itu lahirnya kembar.hampir semua. Tapi biasanya kembarannya mati duluan. SB : Haahh..sedih banget.. Guru : Contohnya gini..Matahari sama Jupiter..itu dulu lahirnya bareng. Tapi karena massanya si Jupiter gak cukup untuk menekan panasnya jadi dingin akhirnya dia mati jadi planet. Pecahanya jadi bontot-bontotnya itu Neptunus,uranus, dst. Makanya kenapa mereka gravitasinya kecil walaupun gede, tetap kopong isinya gas.makanya gravitasinya kecil. SB : Wahhh kopong,, Guru : Iya. Mereka tidak ada tenaga. Karena, coba lihat. Massanya gede, massanya dia 17 kali massa Bumi.(guru sambil menunjukkan tangan ke papan tulis). Tapi dia besar banget, jadi ya massa jenisnya gak ada.ya gak? S1P,S2P : hmmm..hooo Guru : Massa jenisnya kecil juga to? Nahh kayak gitu, jadi makanya dia 86

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 4. Aktivitas Guru Guru menjelaskan keadaan pada planet Jupiter. Planet Jupiter terdiri dari gas, sehingga manusia tidak bisa mendarat. (10 September 2013. Pertemuan1, video1, Menit ke 42:00 - 42:28). 5. Guru menjelaskan sejarah terbentuknya black hole. Bahwa jika sudah masuk black hole tidak akan bisa keluar lagi. (13 September Transkripsi DataAktivitas Guru Guru SBP Guru S1P Guru SB Guru S1P Guru Gambar Aktivitas Guru gravitasinya 10,976 (guru menunjukkan tangan ke papan tulis), makanya disoal itu kalian harus cari gravitasi sebesar itu punya siapa? Oke. : Tapi ingat lho kalian besok jangan pernah mendarat di Jupiter. : Kenapa? : Tadi kan bapak bilang isinya gas. : Nanti bisa matii? : Lah kalian mau mendarat di gas gimana critanya? (guru tertawa) : Ohh iyaaa.,,ya. Katanya semua gas? : Ya memang,, enggak kesana juga iya, Saturnus, Uranus itu lebih ke gas, kepadatannya.,, : (siswa memotong kata-kata guru) berati kita gak bisa,, apa? Nginjek Pak? : uhukuhukk (guru batuk). Guru : Ya...kan kalo benda raksasa meledak jadi black hole kan mengerikan. Tapi kalo benda kecil itu kan tenang (suasana kelas jadi gaduh) S1P : Black hole.....Black hole itu apa sih ? Guru : Black hole kan itu....kayak bola....bintang biasa. Jadi bintang yang sudah mati...Bintang yang sudah mati ada 2 kemungkinan....bintang..... S1P : Yang kecil...... Guru : Jadi kalo bintang biasa.....bisa jadi black hole... bintang kecil 87

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru 2013. Pertemuan2, video2, Menit ke 04:1706:35). ....bintang ini nggak nyala lagi. Bintang Maratas sama. Artinya ada 2 kemungkinan, kalau nggak jadi bintang neutron. Neutron tahu ??? komponen elektron. (S1P : oohh yyayay). Yang kedua jadi black hole. Peluang Cuma dua itu.....kamu pilih.... S1P,S2P : Langsung black hole itu (suasana kelas gaduh). Berarti kalau kayak gitu yang masuk ke black hole g bisa keluar lagi (Sahuuut guru : apa ?) Guru : Ya nggak bisa balik lagi..... S1P : Nggak (potong siswa) Guru : Jadi gravitasi....oooh. kalau ada yang pernah gravitasi.....tadi kan ngitung gravitasi bisa ya...kalau kalian bisa ngitung gravitasi black hole itu gravitasinya sangat besar. Bahkan kecepatan lolosnya lebih.....sama dengan kecepatan cahaya S1P : Oooh maksudnya tu..... Guru : Ya bener nggak. Kecepatan lolos dari black hole sama dengan kecepatan cahaya. Cahaya bisa lolos ga berarti...Engggak....Cahaya bisa lolos ?? ....cahaya ga bisa lolos...Gini lho kecepatan lolos dari black hole sama dengan kecepatan lolos (S2P : haa....contohnya) bahkan lebih daripada kecepatan cahaya . Jadi bisa lolos dari black hole ga ? S1P : Enggak (jawab salah seorang siswi cewek). Guru : Wong kecepatan maksimum kecepatan cahaya. Makanya black hole warnanya item bulat. Karena cahayanya masuk balik lagi ke asal... S2P : Ihhh ngeriiii bangeeet...maksudnya bukan .... Guru : Enggak ...tapi kalo kamu masuk.... S3P : Ke dunia lain berarti (celetuk siswa) Gambar Aktivitas Guru 88

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : Mati kamu...ke dunia lain...mati kamu... S1P : Masukku kayak nyedot gitu... Guru : Enggak.... S1P,S3P : Yaitu cuma masuk ga isa ngapa-ngapa?...Fisika keren..ya.. Guru : Ya. Suatu pertanyaan yang bagus tapi gak mungkin ...(ada yang percobaan itu ga Pak : celetuk S1P). 89

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel.4.3. Kategorisasi Aktivitas Guru A Berdasarkan Aspek Penjelasan Konsep No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru 1. Guru menjelaskan konsep Absolute Magnitute dan konsep Astronomy Unit. (10 September 2013. Pertemuan1, video1, Menit ke 07:3007:55, Menit ke 08:3309:32, Menit ke 11:4512:56) Guru SB Guru S1P Guru S1P Guru SB Guru SBP Gambar Aktivitas Guru : Lihat disitu ada keterangan ya.. absolute magnitude semakin magnitude itu artinya dia tampaknya dari Bumi itu seberapa terang? Semakin dia minus, semakin terang : whuuuuuuuuuu : Absolute magnitude artinya dia, aslinya berapa? Kalo dari Bumi kan aslinya dia gelap itu, 31,76. Gak minus. : kok bisa yaa.... : Ya. Jaraknya lihat.(siswa gaduh). Jaraknya ya..83,65 light years. Artinya apa? Artinya kita kesana dengan kecepatan cahaya butuh waktu 83,65 tahun. : Ohh,,berati kita kesana sudah meninggal.,(berbarengan dengan guru mengatakan “ kecepatan cahaya, kecepatan cahaya lho ya”) : Kecepatan cahya disini itu adalah satuan jarak. Jadi bintang ini jaraknya bisa kita pakai Astronomy Unit. Jadi istilahnya AU. AU itu jarak antara, (kalo gak salah inget ya..) Jarak antara Matahari dengan Bumi. Itu namanya satu AU. : siswa menyahut ( Angkatan Udara) : Angkatan Udara...(bercanda). Jadi kalo misal aku sma kamu jaraknya satu AU berati sama dengan Matahari dengan Bumi. : Asyikkk.....berarti kita LDR (sahut murid dan guru bercanda) (Guru kembali mengoprasikan simulasi). 90

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Guru SB Guru SB Guru S1P Guru 2. Guru menjelaskan bentuk galaksi. Lalu ada salah satu siswa yang bertanya dengan pertanyaan yang berbunyi : “Pak kita tahu darimana, kalau galaksi kita Guru S2P Guru Guru Gambar Aktivitas Guru : Lihat itu!!! Aku berada di Bumi ya. Nah jarak dengan Matahari 0,9993974 AU. Nah ini. Benar.... : Bener.... : Nah berarti bener ta. Jadi jarak antara Matahari dengan Bumi adalah 1 AU (Astronomy Unit). Tapi itu istilahnya ibaratnya, soalnya tu, jaraknya deket gitu lho. Jadi dipakeknya untuk yang deket-deket aja. Jadi itu AU. Jadi kalian ga boleh ngomongin jarak bintang ini dari Bumi berapa AU? Nggak boleh??? Sama seperti kalian itu ngomong kayak gini. Jarak Jakarta jogja itu berapa cm.. : Busseeeetttttt.... : Jadi gak boleh ngomong jarak bintang itu AU. AU itu ibaratnya kayak cm. Kalau tahun cahaya itu kayak km-nya : Berarti itu AU untuk menghitung mana saja. : misalnya dalam satu tata surya, misalnya jarak Mars – Jupiter berapa ? itu boleh. : Gini lho,..coba...planet itu kan mengelilingi Matahari..Matahari itu juga megelilingi sesuatu.namanya galaksi..galaksi juga mengelilingi sesuatu..jadi, kumpulan tatasurya namanya galaksi, kumpulan galaksi namanya singleclaster. : Jadi tu kita tu termasuk kecil ya? (S1L : sangattt) : Kecil banget ..ada macem-macem lagi (siswa gaduh karena merespon pernyataan guru). : Jadi ya coba liat (guru menampilakan gambar susunan galaksi). 91

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru berbentuk seperti itu”?. Jadi tatasurya kita itu bagian kecil. Ada titik kecil disitu yang tulisannya “SUN”.di situ aja.jadi selain itu ada tatasurya banyak. Ini galaksinya yang muter-muter(sambil menunjuk gambar). SB : oooooo. S1P : Yang di tengah-tengah itu apa Pak? Guru : Iya dia muter..jadi dulu kalau teorinya si Hawkin S3P : siapa Pak? Guru : Hawkin.. jadi debu berkumpul.debunya banyak ya..memadat, meledak..pusatnya itu dari sini. S2P : Bigbang.. Guru : Ya teori Big bang. (suasana kelas gaduh) S1P : Pak..kita tau darimana kalau bentuknya kayak gitu?...Milky?(bentuk susunan galaksi-galaksi) (10 September 2013. Pertemuan1, video1, Menit ke 15:1118:00). Guru Gambar Aktivitas Guru : Naah..ada satu pertanyaan bagus. Gimana kok kita bisa tau bentuk galaksi kita?bener gak?..kalau kalian pengen tau (sambil menunjukan LKS) di sini ada dua soal. Kita mulai dari yang sederhana. 92

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru 3. Guru memberikan penjelasan tentang tugas yang akan dikerjakan oleh siswa yaitu menghitung berat badan manusia di planet lain. (10 September 2013. Pertemuan1, video1, Menit ke 19:22-19:45). Guru 4. Guru menuntun Guru : Dengarkan bentar ya..coba kita kasih contoh soal nomor 2. siswa dalam guru mulai mengerjakan menghitung nilai Guru : Ambil satu planet. Ambil satu (Siswa ribut) percepatan gravitasi Guru : Ssttt..coba bentar ya..kita ambil satu,.terserah mau ambil planet planet Neptunus. (10 September 2013. Pertemuan1, video1, Menit ke Gambar Aktivitas Guru :Jadi kemaren kan ada yang pengen juga kalau berat badanku biar turun gimana pak? S1P : Yaaa. Guru : Disini aku kasih contoh kalian harus pindah ke planet mana biar paling ringan. S2P : Eeeh.. iya po pak? Guru : Ya,.nanti ketemu ternyata diplanet ini kita akan lebih ringan. S2P : Ringan belum berarti kurus. S1L : Jadi bentuknya sama tapi kalau ditimbangan hasilnya beda. Guru : Ya..ini kita pakai materi yang kemaren. mana di soal itu? SB : Bumi Guru : Jangan Bumi..Bumi udah tau kita. SB : Neptunus,,. .Merkurius. Guru : Apa? 93

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru 35:01-41:00). SB Guru SB Guru SB Guru SB Guru Gambar Aktivitas Guru : Neptunus : (mulai menulis di papan tulis) jari-jari Neptunus berapa? : 7 belas : Jari-jari Neptunus 17 kali jari jari Bumi..betul gak? Betul? : Betuull : Masanya Neptunus berapa? : 49528 (S1P = kg) : Eh.... ini diameter(49528 ) km (guru meralat pernyataan siswa). Ini maSBa (17 . mBumi). (sambil meralat) oke? Sekarang diameter Bumi berapa? S1P : 12742 km (guru menulis) Guru : sekarang kalau aku punya perbandingan diameter Neptunus dibanding diameter Bumi itu adalah 49528. Bener? (guru menulis ) Nah berarti diameter Neptunus itu adalah.. berapa ini? Menunjuk (siswa menghitung.) SB : 3,88 (Guru menulis 3,88 dB). Guru : diameter Bumi(dB) tak pindah ruas kesana. Jadi dia diameter Neptunus adalah 3,88 diameter Bumi. ..kalau Guru : Masih inget gravitasi itu..percepatan gravitasi itu ini Bumi,ini Bumi,.ini Bumi..(persamaan menjadi ) 94

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru hasilnya adalah? S1P,S2P: 9,8 Guru : Nah (sambil menulis 9,8)..masih ingat? SBP : Masih.. Guru : Nah..kita pakai yang Neptunus. (sambil menulis persamaan) .. “G” nya sama. Gravitasi Neptunus itu adalah S1P : Ooo jari-jarinya kuadrat to? Guru : Ya.. berarti kan G.. massanya Neptunus berapa tadi? S1P,S2P : 17 Guru : 17. mb (guru meralat 17.rb menjadi 17. mb). Bener gak? Karena massanya Neptunus 17 kali maSBa Bumi. Guru : Jari-jari Neptunus berapa? 3,9. rBumi kuadrat ( ( SB ) bisa dipahami? ( ) : Bisa pak Guru : Nah.. ( ) berapa?yuk cepet. S1P,S2L : 1,111 Guru : 1,112 gitu aja ya? 95

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Guru : Gambar Aktivitas Guru ini punya siapa? SB : Bumiii (ada yang menyahut “Neptunus). Guru : Siapa? S1P : Bumi. Guru : Berapa? S2P,S1P : 9,8 Guru : 9,8 kan?.. berarti kita punya 9,8 X 1,12..berapa? S1L,S1P,S2P : 10,976 Guru : (Guru menulis 10,976 m/s2).ternyata gravitasi Neptunus tidak terlalu jauh dengan gravitasi Bumi. Kenapa bisa kayak gitu?.karena gini.. karena planet setelah lima planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars itu. Nah planet setelah mars itu adalah planet besar. badannya.tapi kebanyakan gas.jadi kita bilangnya itu gas raksasa...Matahari itu sebenernya waktu lahir punya saudara. S1P : Wouu.kembar.. Guru : Memang..hampir semua Matahari, eeh hampir semua bintang itu lahirnya kembar.hampir semua. Tapi biasanya kembarannya mati duluan. SB : Haahh..sedih banget.. Guru : Contohnya gini..Matahari sama Jupiter..itu dulu lahirnya bareng. Tapi karena massanya si Jupiter gak cukup untuk menekan panasnya jadi dingin akhirnya dia mati jadi planet. Pecahanya jadi 96

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 5. Aktivitas Guru Guru menuntun siswa dalam menghitung berat badan manusia di planet Neptunus. (10 September 2013. Pertemuan1, video1, Transkripsi Data Aktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru bontot-bontotnya itu Neptunus,Uranus, dst. Makanya kenapa mereka gravitasinya kecil walaupun gede, tetap kopong isinya gas.makanya gravitasinya kecil. SB : Wahhh kopong,, Guru : Iya. Mereka tidak ada tenaga. Karena, coba lihat. Massanya gede, massanya dia 17kali maSBa Bumi.(guru sambil menunjukkan tangan ke papan tulis). Tapi dia besar banget, jadi ya maSBa jenisnya gak ada.ya gak? S1P,S2P : hmmm..hooo Guru : Massa jenisnya kecil juga to? Nahh kayak gitu, jadi makanya dia gravitasinya 10,976(guru menunjukkan tangan ke papan tulis), makanya disoal itu kalian harus cari gravitasi sebesar itu punya siapa? Oke. S1P : Pak itungannya udah ketemu itu? Guru : Ya. Betul. Guru : Bahh berat itu rumusnya apa sih?? Berat rumusnya apa? Berat itu kan rumusnya massa x gravitasi.(guru menulis dipapan tulis). Misalnya beratku waktu dulu itu 58 kilo(guru menulis dipapan tulis) misalnya. Iya kan? Sambil menulis berkata”itu gravitasinya berapa”? SBP : Sepuluh koma sembilan tujuh enam Guru : Berati hasilnya berapa? S1P : Sembilan puluh koma.,,,(tidak jelas) 97

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Menit ke 41:01-42:00). 6. Guru : Ini dinggep aja 11jari (menunjuk ke papan tulis) berapa? empat lapan,,empat lapan,,lima? Lima dua lapan ya? (guru membimbing siswa untuk menghitung hasil dari massa dikali gravitasi). S1P : Ya sekitar segituu....... Guru : Bener? Sekitar itu plus minusnya. Bener ga? Ohh jadi beratku di,, Neptunus lima dua,,lapan. Kalau di Bumi kan sekitar empat ratus delapan puluh. Bener gak? S2P : beratyya dicari satu satu a?? Guru : enggakk,, semua dicari dulu....(kata-kata guru kurang jelas! guru sambil berjalan mendekati leptop dan menunjuk leptop) S1P : Berati intinya,,,plus itu. Guru : Kalau Bumi kan, dicari tinggal ditulis sembilan koma,, delapan. nti kita bandingin, ternyata planet yang paling tepat untuk(kurang jelas) itu mana? Yang gravitasinya paling.. besar. S2L : besar. Guru menjelaskan Guru :Yuuk sekarang coba sekarang... yang kalo itungan realnya Matahari tugas kepada contohnya. Matahari massanya 2 x 1030 kg (woeeee sahut S1P) . siswa untuk Oke. Jari-jarinya 686700 km. menghitung S2P : Itu diameter.... percepatan Guru : Jari-jarinya. Jadi hampir 100 kalinya Bumi. Bener.....Ngggak. Kan gravitasi Bumi Cuma 6000. Iiya nggak... Bumi kemarin 6000....6300 (sambil Matahari. menunjuk papan tulisa tulisan R Matahari). Matahari 600 ribu. (13 September Berarti Matahari itu 100 kali besar daripada....... Bumi 2013. S1P : Bumiiiii....ora bayangke. Ndak mumeeet kowe ndaseee (celetuk 98

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 7. Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru PertemuanII, video2, Menit ke 02:13-03:50). siswi) Guru : Iya kan....coba sekarang dari informasi Matahari ini. Okey carilah pertama gravitasi Matahari berapa? Kedua kecepatan lolos dari Matahari berapa ? Jadi ibaratnya besuk kalian berada di Matahari kalau mau keluar.....kecepatanya berapa ? SBP :Halaaaahhhh mati paling Pak......hehe bapaknya bisa aja....(suasana gaduh ) Guru : Yuuuk coba...gravitasinya Matahari berapa ? kecepatan lolos dari Matahari berapa ? Guru memberikan penjelasan tentang tugas yang akan dikerjakan oleh siswa yaitu menghitung jarijari Bumi. (10 September 2013. Pertemuan1, video1, Menit ke 18:01-19:18). Guru : Dengarkan! jadi soal yang pertama: S2P : Waduh pak. Guru : Simple soalnya. Jadi berdasarkan cerita itu tentukan besar diameter Bumi. S1L : (beberapa siswa menyahut) behh..; Yess ; ngukur berarti ; 2 kali jari-jari Guru : jadi gini,.Ssttt.. kalian masa mau kalah sama orang jaman dulu bener gak?.tak ceritain ya. Jadi dulu ada tokoh namanya Eratosthenes.jadi dia itu hidupnya dikota Sine. Sekarang di Libia. Nah dia berjalan sejauh 40.eh gak sampai ding.berapa puluh berapa ratus kilo. Tapi dia bisa ngukur berapa jari-jari Bumi.hebat gak? S1P : hah..kok bisa? Guru : Coba-coba gimana cara ngitungnya? S1P,S2P : tapi bener itu pak? Guru : Bener.pas..jadi dia ngitung ketemunya sama ketemu setelah kita punya teknologi yang canggih hampir sama.. Gambar Aktivitas Guru 99

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 8. Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru S1P : Pas? iya po? Guru : Iya.. hebat gak?. makanya kalian buktikan nanti.. disini aku ngasih alur pikirnya si Eratosthenes..kalian mencoba melakukan apa yang telah dilakukan Eratosthenes beberapa ribu beberapa ratus tahun yang lalu.. Guru menuntun Guru :Kalau nomor satu, nomor satu ini bantuannya. Disitu kan critanya, siswa menghitung siapa namanya? SBP : (siswa mencoba menjawab) Eress,, jari-jari bumi yang dulu dilakukan oleh Guru : Bukan! SBP : Galileo,, Eratosthenes. Guru : Galileo (10 September SB : Erastosthenes 2013. Guru : Erastosthenes yaa,,Jadi ada kalanya disebut sebagai titik. Titik Pertemuan1, tertinggi maka dari atau bisa ditarik garis titik balik boleh. Kalau video1, kalian bisa melakukan Ang itu tahu Menit ke SB : Anggg,,,Avatar. 42:35-46:00). Guru : Jadi dia (sambil menggambar bulat pada papan). Titik tertinggi Matahari warna nya apa...sih???. Matahari tepat di atas. Jadi cahayanya tegak lurus (guru menggambar di papan tulis). Makanya kalau Matahari tepat di atas kepala.. Ada bayangan Ngggak SB :Ngggak...........!!!! Guru : Coba kalian bayangkan artinya sinar ini menuju ke pusat Bumi. Betul nggak.... S1L : Betul... Guru : Jadi sebenarnya dia dulu bukan tetap, sumur. Kalau sumur lebih ekstrim. Kalau semua cahaya masuk sempurna gak ada bayangan 100

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru berarti sebenarnya lurus. Meskipun perjuangannya sempurna. S1P : Mungkin kalau miring dikit diulanginn.. Guru : Ya..Dia jalan ke kota Aleksandria. Jalanya sekitar 400. Yaaa. SB : 800 ....Pak Guru : 800 km. Kan terlalu jauh itu sebenarnya (SB merespon haaaa...terlalu jauh ....Bumi).Ini jalannya 400 (SB : 800 pak) . 800 km . Dia nancepin lagi tiang di sini (Guru mengambar di papan tulis). Harusnya ada bayangan kan. S1P : Ada Guru : Ternyata banyangan ada di sini. Membentuk sudut 7,2. Jadi disini ada bayanganya membentuk sudut 7,20 kalau kita tarik luruskan kesini (kepusat lingkaran). Kalau disini 7,2 berarti disini 7,2 (jawab : S2L, S1P) (sudut berseberangan). Bener ya..bener kan?? SBP : yaaa... Guru : Ini apa to ini? (menunjuk panjang busur) S1P : Panjang busur Guru : nah..panjang busur kan rumusnya ini bener gak? Panjang busurnya berapa? SB : 800 km Guru : (menulis 800 km) yaa karena dia berjalan sejauh 800 km, terus sudutnya berapa? SB : 7,2 derajat . keliling lingkaran ) jadi kelilingnya Guru : (Guru menulis 40000km. Guru : Keliling lingkaran bisa di cari,.., oh yang sana tadi salah rumus ya 101

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru (sambil menunjuk ke salah satu kelompok K4) keliling lingkaran itu bukan 2πr2. Sori.. keliling lingkaran rumusnya apa? S1P : 2πr Guru : (guru menulis rumus keliling lingkaran) 2πr ya,,.gk ada kuadratnya..sori-sori. (Guru bersama murid menghitung nilai r) nah itu cocokin nanti sama teorinya .. nah itu jadi yang paling pentingkan gimana dia bisa begitu.. S3P : Itu makanya apa sih? Guru : Yang jelas sih makanya dia bukan MC D, KFC (guru bercanda karena ada siswa sebut makanan) SBP : Nah itu.siswa ribut.. 9. Guru menjabarkan persamaan kecepatan lolos dari Bumi, namun tidak sampai rumus akhir.Guru memberikan penjelasan secukupnya,selanju tnya guru memerintahkan siswa untuk Pembelajaran dimulai pada pukul 09.33 dan diikuti oleh 19 siswa, guru masuk ke kelas dan kondisi siswa masih sangat ribut. Guru akan menjelaskan materi tentang bagaimana cara benda keluar dari planet dengan materi pokok energi potensial. Guru : Okey, Selamat Pagi Siswa : Pagiiiiii Guru : Okey, hari ini kita akan melanjutkan kemarin. Hari ini kita akan membahas bagaimana cara suatu benda bisa keluar dari sebuah planet ataupun bintang Siswa dan guru membahas tentang nilai hasil ulangan. Siswa meminta nilai ulangannya untuk dibagikan. Guru belum bersedia untuk membagikan. Susana kelas menjadi gaduh lagi. S1P : Pak, Ulanganyaaa...., Pak 102

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru menyelesaikan persamaan akhir kecepatan lolos dari bumi. Guru : Aku dah selesai priksa semua kok.... SB : Waoooo bapak...,,,(pelajaran dilanjutkan. Guru menulis di papan tulis) Guru : Energi Pontensial Gravitasi (guru menulis judul materi di papan tulis). Jadi hari ini kita akan....(keadaan siswa gaduh dan guru diam). Dengerin ya.....Sssstttttt...Kita hari ini akan belajar mengenai bagaimana cara suatu benda bisa keluar dari sebuah planet? Nanti kita akan tahu. Ternyata ada caranya. Sebelum kita tahu caranya, kita harus tahu dulu pengertian energi potensial. Guru :Kita mengenal istilah usaha atau dalam simbolnya W jadi bahasa inggrisnya work. W kan simbolnya? Usaha itu apa? Usaha itu rumusnya apa? (13 September 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 00:01-08:00). Gambar Aktivitas Guru (Guru dan siswa menjawab bersamaan: F kali d..) Guru : Gaya dikali jarak atau perpindahan. Selain itu ada gk? Ada lagi ada tiga. S1L : Emmmmm.. Guru : Apa? Dikelas dua S1P : Apa itu? Guru : Usaha itu boleh kita nyatakan juga sebagai delta? (guru bertanya sebanyak 3x).... boleh juga sebagai delta? SB : F (guru menulis ∆Ek dan ∆Ep) 103

(123) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : Atau perubahan energi potensial boleh gak kalau aku bilang F kali d adalah delta Ep? Udah.. boleh gk? Soalnya usaha sama dengan A usaha sama dengan B usaha sama dengan C ibaratnya A sama dengan B, A sama dengan B, B sama dengan (siswa dan guru menjawab “C”). Bisa dipahami? Guru : (Guru mulai menurunkan persamaan) Nah oke nah.. masih inget kemarin gaya gravitasi rumusnya apa? (siswa belum menjawab) Masih inget? SB : (Dengan nada bingung) g m1. Guru menuntun = G m1 m2 per r kuadrat Guru : Kalau kita ingin keluar sejauh radius r .oke? sejauh radiusnya r maka d nya diubah menjadi r.. sehingga Ep2 – Ep1.. udah ..pahami dulu pahami dulu.. perubahan energi potensial adalah energi potensial dua dikurangi energi potensial satu. S1P : Itu del Guru : Delta itu kan perubahan S1P : ooooooo. m m  Guru : Ini boleh di coret (r pada persamaan) dengan kita punya G  1 2 2   r  r =Ep. r nya hilang r kuadratnya..(guru menulis persamaan menjadi G m1 m2 = Ep r S2P : Pak r nya itu kan m1. m2 /r2 dikali r. Kok tinggal r? 104

(124) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru 1 r ).. guru mencoret r...ya r kuadrat itu r2 artinya r dikali r.. dah? Nah r di Ep1 nol.. kenapa? karena kita terletak diBumi.. bisa dipahami? dia tepat di Bumi makanya energi potensialnya nol dia tidak punya ketinggian.. Guru :Energi potensial itu tergantung pada ketingian.. maka kita punya energi potensial adalah G m m/r sama dengan Ep.. tapi dia nilainya negatif S2L : Negatif? Guru : Karena dia melakukan usaha selama....... Jadi kalau kayak gini dia melakukan usaha (menunjuk persamaan G mm = Ep).. Nanti diulang. Bisa dipahami. (Salah satu siswa r perempuan bertanya Mm tu opo?) Massa 1 kali massa 2 kan ada 2 tarik menarik. Guru : ini ni (guru menulis Nah sekarang kita pengin lepas dari suatu gaya itu kan berarti energi kinetik harus sama dengan energi (lalu guru menulis syarat dari Bumi). Sehingga kita melihat energi kinetiknya harusnya sama dengan energi potensial. S2P : Potensial...... Guru : Benar....energi kinetik rumusnya apa????? (Sambil menuntun siswa,Guru menulis ½ mv2 ). Benar ,......masih ingeeet Ngggak.... S1P : Nggakkk,,,,,,,,,,,,,dulu. Guru : Energi potensial, rumusnya apa ???? 105

(125) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru m1 m2 (guru menulis itu di papan tulis). r Guru : Coba sekarang dicari kecepatanya berapa yaa minimal.... Yuuk dicari.....diorek-orek...diterusin ya kan udah sampai sini (guru menunjuk papan tulis). Yuk sampai selesaiiii..... butuh. Aku butuh kecepatannya.. Kecepatanya berapa minimal ???? (Siswa aktif berdiskusi menyelesaikan pertanyaan dari guru. Guru membukabuka buku). G,SB : G 106

(126) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru 10. Guru memberikan permasalahan kepada siswa untuk menghitung nilai kecepatan lolos dari Bumi. (13 September 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 22:01-23:49). Guru : Kalau yang udah..yang udah selesai coba dihitung kecepatannya berapa yang buat lolos dari Bumi..jari-jari Bumi masih ingat kemarin berapa? SBP : Siswa mencoba menjawab Guru : Dari tugas yang kemarin (guru mengambil kertas untuk melihat jarijari Bumi) S5L : Salah satu siswa mencoba menjawab 6,7 x1011 Guru : Jari-jari Bumi lho.. S5L : 6,7 x1011ki opo yo? Gambar Aktivitas Guru Guru : Anggep aja jari jari Bumi (guru menulis R Bumi = 6300 km) ini anggep aja..oke? sekarang cari,.berapa kecepatan yang diperlukan untuk lolos dari Bumi.. jadi ini vL(guru menambahkan „L‟ sebagai indeks ) diberi keterangan VL= kecepatan lolos ; g = gravitasi ; R=jari-jari.. inget ini harus dalam meter (satuan jari-jari) ini harus m/s2(satuan g) nanti kecepatannya dalam m/s,..berapa? dihitung coba sekarang.. Terlihat ada siswa cowok yang tidur di kelas (S7L) saat guru sedang menjelaskan materi pelajaran. 107

(127) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru S1P Guru S2P Guru S2P Guru S1P Guru 11. Guru memberikan contoh menghitung nilai kecepatan lolos dari planet X. (13 September 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 35:01-37:25). Gambar Aktivitas Guru : o yaa dijadiin meter.. : ya..di jadiin meter (guru sambil menulis 6300000 m) : 63 kali 105 to berarti pak? : Boleh.. 63 kali 105 boleh atau 6,3 kali 106 boleh.. : ooo.. : Nah coba sekarang dihitung berapa kecepatannya? : Berarti pakai rumus yang vL= 2 gR ? : He em (guru mengangguk),. Guru : bilamana ada sebuah planet gravitasinya (guru sambil menuliskan) 5 m/s. Planet x namanya. Jari-jari planet x 1,5? S1L : R Guru : Jari-jari Bumi. Oke,, boleh?? S1P : Boleh... Guru : Maka kecepatan lolosnya adalah (sambil menulis) akar? S1L : dua kali F.. Guru : Lima (sambil menulis) S1P : Hah kok lima? Guru : (guru menghapus “5” yang ditulis). Kan gR (menulis) gini dulu ya? S2P : dua..dua.. dua.. dua pak. Dua gR Guru : dua..(memperbaiki penulisan persamaan menjadi 2 gR ). Maka dua, g nya berapa? g nya kan setengah g. SBP : hah? Dari mana? Guru : Lha kan Gravitasi Bumi anggap aja 10. Berarti gx itu kan setengah 108

(128) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru SBP Guru S1P Guru S2P Guru SBP Guru S2P Guru S2P Guru S2P Guru Gambar Aktivitas Guru gb. : ooohhhh bener...bener..bener...iya... : Bener gak? Jadi sama kita harus menariknya dulu ke Bumi. : Soalnya lima,, kalo misalnya itu gx nya 6 gitu pak jadi 12? : iya... boleh.. nggak kan dibagi 10 jadi 0,6 gitu.. : Ooohhhh : Terus jari-jarinya berapa? Satu koma (guru menarik respon siswa) lima jari-jari Bumi (sambil menulis) berarti kan ini adalah akar satu koma lima g (dihapus kembali). Duanya kita coret, ini kali ini kan nol koma tujuh lima dua gb r. Bener gak? : Sebentar pak (suara gaduh) : Setengah kali satu koma lima, kan nol koma tujuh lima? : Satu setengah dikali nol koma lima...ooohhh..hooohh..... : Berarti akar nol koma tujuh lima kali 2 g b R : Sebentar pak.. setengah kali,,, : (guru menjawab satu koma lima) kan nol koma lima. :Oh boleh..boleh : Boleh.. ya. Akar dua gb R itu berapa? Percepatan di Bumi kan? Berarti itu akar nol koma tujuh lima dikali satu koma satu kali sepuluh pangkat empat. S1P : Sek-sek pak? aa...(siswa bingung) Guru : Coba...coba..kan disini kan nol koma lima dikali satu koma lima nol koma tujuh lima,, masih ada dua gb R. Kenapa kita ambil 2gb R karena kita udah tahu nilai 2gbR S1P : he...ehhh 109

(129) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : 2gb R nilainya ini (sambil menunjuk nilai data yang diketahui). Iya kan? SB : Oh iya 12. Guru memberikan contoh menghitung nilai kecepatan lolos dari planet Neptunus. (13 September 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 35:01-37:25). Misalnya kayak gini gravitasinya 10,97m/s jari-jarinya 25000 kita bisa langsung hitung pakai rumus yang tadi. Iya gak? S1L : Iya.. Guru : karena dia bukan pemisalan. Jadi, misalnya Neptunus ya. V Neptunus 2 gR . Gravitasi 10,97 (sambil menulis). Kalau ini kan langsung dua puluh lima ribu kilo meter. Jadi kan (sambil menulis) kalu data Bumi, Jupiter sama Mars kan itu kan perbandingannya Bumi. S2P : oh iya...iya..iya.. Guru : R nya itu kan artinya Bumi makanya kita semua harus tarik ke Bumi. Tapi kalau datanya langsung bagus kayak gini ini meter per sekon dan itu kilo meter, iya kan. Kita langsung masukin saja. Soalnya kayak tadi, kayak kita kemarin sudah bilang kan kalau kebanyakan satuan astronomi itu dibandingkan dengan sesuatu. Jaraknya satu AU. Satu astronomi unit itu kan jarak antara Bumi 110

(130) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru dengan Matahari. Perbandingannya kayak gitu kan? Makanya karna ada banyak kata yang disampaikannya dalam perbandingannya adalah Bumi tak ajarin juga cara hitung kalau yang diketahui datanya merupakan data perban?? SBP : dingan.... Guru : itu kita perbandingkan saja. Tapi kalu datanya sudah diketahui detail kayak ini (menunjukkan data dari planet Neptunus) kita bisa pakai hitungan langsung kayak gini ni. Benar? S1P : Ooohhhh.....bener.. Guru : Nah kita selesaikan langsung (sambil menyelesaikan perhitungan kecepatan lolos Neptunus) ini anggap (gravitasi Neptunus 10,97 m/s) sebelas, ini lima puluh. Nah,,Lima kali 11 kan lima-lima S2P : iya..(salah satu siswa bertanya yang dua nya pak?) (beberapa siswa menjawab kan dikali) Guru : ini kan ini (menunjuk 2 kali 25000000). Jadi kalo ngali itu gitu ya, kita pakai angka yang enaknya. Coba kalau ini kali ini dulu 2kali 11 dulu 22. Dua-dua kali dua lima kan malah sulit. Jadi kalo ini kali ini kan lebih enak (menunjuk 11 kali 5). Nah... 55 nolnya masih? Satu dua tiga empat lima enam tujuh (mengeja banyaknya nol yang 111

(131) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru akaan dituliskan) Guru menulis akar dari 550000000 Guru : Berapa? Coba dihitung pake kalkulator. SBP : Berdiskusi untuk menemukan hasil dari akar 550000000. Guru : Sembari siswa aktif mencari jawaban guru menulis hasil di papan tulis. S5L,S3P : dua tiga koma empat. (ada salah seorang siswa yang bertanya) pak ABC annya akar apa ABC anya sesudah diakar? Guru : Angkanya tuh harus bulet. Jadi kalian tinggal masukin angka. Akarnya tu sudah ada hasilnya. Kalo gak bias S2P : kalo perlu diselesaikan disoalnya. Guru : kalo perlu ABC nya dalam bentuk akar SBP : (beberapa siswa rebut membahas soal akar)dalam bentuk aka raja Pak. Oya bapaknya langsung kasih rumus, biar kita langsung bias menyelesaikannya. Akarnya dalam bentuk kilometer aja pak langsung. Guru : Bisa dipahami? 112

(132) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru 13. Guru memberikan permasalahan kepada siswa untuk menghitung nilai kecepatan lolos dari planet Jupiter dan Mars. (13 September 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 42:18-43:47). Guru : Lah ini udah. Dua koma empat tujuh itu berapa kali gravitasinya Bumi? (sambil guru menulis). Gampang aja. Ni gravitasi Jupiter itu adalah dua empat koma tujuh per sepuluh. S3P : owalahhh.. Gambar Aktivitas Guru Guru : Kalo gravitasi Bumi berapa? (guru menuliskan rumus secara lengkap). Jadi gravitasinya Jupiter itu hampir dua setengah kalinya gravitasi Bumi. S1P : Owh berarti diper gravitasi Bumi? Guru : Oke? Nah coba yang sekarang Jupiter sama Mars (sambil menghapus papan tulis) Jadi nanti kan tahu. Untuk lepas dari pelanet mana yang paling susah. Iya,, S1P : Lepas dari planet mana yang paling sulit… Guru S1P Guru S1P Guru : Jadi kan dari Bumi sekian(sambil menunjuk ke papan tulis). : Oyaa.,,jadi nanti kalo kita lepas dari Jupiter berapa? : iya,,kalo kita tulis tadi berapa(sambil guru menulis dipapan tulis) : Eee, itu lima puluh lima : E itu hasilnya,, gini aja(guru menghapus papan tulis) VL gitu ya. VL tadi berapa? S1P,S1L : satu koma satu kali sepuluh pangkat empat( guru menulis dipapan tulis) 113

(133) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru :Kalo ini kan dua koma lima kali sepuluh pangkat empat. Bener ya jadi.(guru melihat hasil perhitungan salah satu siswa S3P). Jadi kan susah untuk keluar dari Jupiter. Iya gak? SBP : Iyaaa Guru : Coba lihat rumus. Jupiter berapa Mars berapa?(sambil menunjuk ke papan tulis) S1P : Berat itu ya pak? Guru : Kecepatannya lebih susah(setelah itu guru menulis satuan m/s) S2P : kalo bulan berapa ya Pak? Guru : Bulan bisa dihitung aja. Bulan kan gravitasinya 1/6 dari gravitasi Bumi S1P : 1/6 dari gravitasi Bumi. Berarti,, Guru : (memotong kata-kata siswa) gravitasinya seperberapa. S1P : enam. Eh gravitasinya enam.(dengan nada yang tidak pasti) Guru : Seperenam. (setelah itu guru melihat buku, sedangkan siswa aktif berbicara) 14. Guru memberikan permasalahan kepada siswa untuk menghitung nilai kecepatan lolos dari Matahari Transkrip aktivitas dan gambar guru A sama seperti pada transkrip aktivitas guru Aspek Penjelasan Konsep, no.6 pada .(hlm.98-99). (13 September 2013. PertemuanII, video2, Menit ke 02:13-03:50). 114

(134) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi Data Aktivitas Guru 15. Guru menjelaskan Transkrip aktivitas dan gambar guru A sama seperti pada transkrip konsep kecepatan aktivitas guru Aspek Penjelasan Fakta, no.5, (hlm.87-89) lolos pada Black (13 September 2013. Pertemuan2,video2, Hole. Menit ke 04:17-06:35). Gambar Aktivitas Guru Tabel.4.4. Kategorisasi Aktivitas Guru A Berdasarkan Aspek Penjelasan Prinsip No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru 1. Guru menuntun siswa dalam menjabarkan dan menurunkan rumus menghitung nilai percepatan gravitasi planet Neptunus. Transkrip aktivitas dan gambar guru A sama seperti pada transkrip aktivitas guru Aspek Penjelasan Konsep, no.4, (hlm. 93-97) (10 September 2013. Pertemuan1, video1, Menit ke 35:01-41:00). 2. Guru membimbing siswa dalam menurunkan rumus untuk menghitung jari-jari Bumi yang Transkrip aktivitas dan gambar guru A sama seperti pada transkrip aktivitas guru Aspek Penjelasan Konsep, no.8, (hlm.100-102) (10 September 2013. Pertemuan1, video1, Menit ke 42:35-46:00). Gambar Aktivitas Guru 115

(135) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru dulu pernah dilakukan oleh Eratosthenes. 3. Guru menghubungkan konsep Energi Potensial dengan Konsep Energi Kinetik. Guru menjelaskan syarat suatu benda dapat lolos dari Bumi adalah Energi Potensial = Energi Kinetik. (13 September 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 06:01-07:20). Guru :Energi potensial itu tergantung pada ketingian.. maka kita punya energi potensial adalah G m m/r sama dengan Ep.. tapi dia nilainya negatif S2L : Negatif? Guru : Karena dia melakukan usaha selama....... Jadi kalau kayak gini dia melakukan usaha (menunjuk persamaan G mm = Ep).. Nanti diulang. Bisa dipahami. (Salah satu siswa r perempuan bertanya Mm tu opo?) Massa 1 kali massa 2 kan ada 2 tarik menarik. Nah sekarang kita pengin lepas dari suatu gaya itu kan berarti energi kinetik harus sama dengan energi (lalu guru menulis syarat dari Bumi). Sehingga kita melihat energi kinetiknya harusnya sama dengan energi potensial. S2P : Potensial...... Guru : Benar....energi kinetik rumusnya apa????? (Sambil menuntun siswa,Guru menulis ½ mv2 ). Benar ,......masih ingeeet Ngggak.... S1P : Nggakkk,,,,,,,,,,,,,dulu. Guru : Energi potensial, rumusnya apa ???? 116

(136) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru G,SB : G 4. Guru menuntun siswa dalam menurunkan dan menjabarkan persamaan kecepatan lolos Bumi (13 September 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 00:01-22:00). Gambar Aktivitas Guru m1 m2 (guru menulis itu di papan tulis). r Pembelajaran dimulai pada pukul 09.33 dan diikuti oleh 19 siswa, guru masuk ke kelas dan kondisi siswa masih sangat ribut. Guru akan menjelaskan materi tentang bagaimana cara benda keluar dari planet dengan materi pokok energi potensial. Guru : Okey, Selamat Pagi Siswa : Pagiiiiii Guru : Okey, hari ini kita akan melanjutkan kemarin. Hari ini kita akan membahas bagaimana cara suatu benda bisa keluar dari sebuah planet ataupun bintang Siswa dan guru membahas tentang nilai hasil ulangan. Siswa meminta nilai ulangannya untuk dibagikan. Guru belum bersedia untuk membagikan. Susana kelas menjadi gaduh lagi. S1P : Pak, Ulanganyaaa...., Pak Guru : Aku dah selesai priksa semua kok.... SB : Waoooo bapak...,,,(pelajaran dilanjutkan. Guru menulis di papan tulis) Guru : Energi Pontensial Gravitasi (guru menulis judul materi di papan tulis). Jadi hari ini kita akan....(keadaan siswa gaduh dan guru diam). Dengerin ya.....Sssstttttt...Kita hari ini akan belajar mengenai bagaimana cara suatu benda bisa keluar dari sebuah planet? Nanti kita akan tahu. Ternyata ada caranya. Sebelum kita tahu caranya, kita harus tahu dulu pengertian energi potensial. Guru :Kita mengenal istilah usaha atau dalam simbolnya W jadi bahasa 117

(137) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru inggrisnya work. W kan simbolnya? Usaha itu apa? Usaha itu rumusnya apa? (Guru dan siswa menjawab bersamaan: F kali d..) Guru : Gaya dikali jarak atau perpindahan. Selain itu ada gk? Ada lagi ada tiga. S1L : Emmmmm.. Guru : Apa? Dikelas dua S1P : Apa itu? Guru : Usaha itu boleh kita nyatakan juga sebagai delta? (guru bertanya sebanyak 3x).... boleh juga sebagai delta? SB : F (guru menulis ∆Ek dan ∆Ep) Guru : Atau perubahan energi potensial boleh gak kalau aku bilang F kali d adalah delta Ep? Udah.. boleh gk? Soalnya usaha sama dengan A usaha sama dengan B usaha sama dengan C ibaratnya A sama dengan B, A sama dengan B, B sama dengan (siswa dan guru menjawab “C”). Bisa dipahami? 118

(138) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : (Guru mulai menurunkan persamaan) Nah oke nah.. masih inget kemarin gaya gravitasi rumusnya apa? (siswa belum menjawab) Masih inget? SB : (Dengan nada bingung) g m1. Guru menuntun = G m1 m2 per r kuadrat Guru : Kalau kita ingin keluar sejauh radius r .oke? sejauh radiusnya r maka d nya diubah menjadi r.. sehingga Ep2 – Ep1.. udah ..pahami dulu pahami dulu.. perubahan energi potensial adalah energi potensial dua dikurangi energi potensial satu. S1P : Itu del Guru : Delta itu kan perubahan S1P : ooooooo. m m  Guru : Ini boleh di coret (r pada persamaan) dengan kita punya G  1 2 2   r  r =Ep. r nya hilang r kuadratnya..(guru menulis persamaan menjadi G m1 m2 = Ep r S2P : Pak r nya itu kan m1. m2 /r2 dikali r. Kok tinggal r? 1 Guru : ini ni (guru menulis 2 r ).. guru mencoret r...ya r kuadrat itu r artinya r dikali r.. dah? Nah r di Ep1 nol.. kenapa? karena kita terletak diBumi.. bisa dipahami? dia tepat di Bumi makanya energi potensialnya nol dia tidak punya ketinggian.. 119

(139) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru :Energi potensial itu tergantung pada ketingian.. maka kita punya energi potensial adalah G m m/r sama dengan Ep.. tapi dia nilainya negatif S2L : Negatif? Guru : Karena dia melakukan usaha selama....... Jadi kalau kayak gini dia melakukan usaha (menunjuk persamaan G mm = Ep).. Nanti diulang. Bisa dipahami. (Salah satu siswa r perempuan bertanya Mm tu opo?) Massa 1 kali massa 2 kan ada 2 tarik menarik. Nah sekarang kita pengin lepas dari suatu gaya itu kan berarti energi kinetik harus sama dengan energi (lalu guru menulis syarat dari Bumi). Sehingga kita melihat energi kinetiknya harusnya sama dengan energi potensial. S2P : Potensial...... Guru : Benar....energi kinetik rumusnya apa????? (Sambil menuntun siswa,Guru menulis ½ mv2 ). Benar ,......masih ingeeet Ngggak.... S1P : Nggakkk,,,,,,,,,,,,,dulu. Guru : Energi potensial, rumusnya apa ???? mm G,SB : G 1 2 (guru menulis itu di papan tulis). r Guru : Coba sekarang dicari kecepatanya berapa yaa minimal.... Yuuk dicari.....diorek-orek...diterusin ya kan udah sampai sini (guru menunjuk papan tulis). Yuk sampai selesaiiii..... butuh. Aku butuh 120

(140) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru kecepatannya.. Kecepatanya berapa minimal ???? (Siswa aktif berdiskusi menyelesaikan pertanyaan dari guru. Guru membukabuka buku). Siswa : (terlihat ada satu siswi yang tidur guru mendiamkan saja dan tidak terlalu memperhatikan). Guru :(berkeliling kelas memonitoring siswa belajar dan memberikan kesempatan bertanya). Proses pembelajaran terhenti sementara karena tinta spidolnya habis. Suasana kelas menjadi gaduh. Bapak menyuruh salah siswa untuk mengisi spidol. Dalam video terlihat sekelompok siswi maju ke depan duduk di bawah untuk memperhatikan guru sambil mencatat). S1P : Bagus pow pak...hehhe. tadi Nggak boleh nyatet Pak....Tuhan menghendaki untuk tidak mencatet Pak. Diisin pak... Saya mau ngisiin. Pak (jawab salah satu siswi S3P dan siswi S3P cewek itu pergi keluar kelas)....Nggak lima pak..... Guru : Gi mana selesai....(guru berkeliling sambil memonitoring pekerjaan siswa) sambil dituruni. Nanti ketemunya V-nya berapa ? S3L : Diterusin itu pak,,,, Guru : Nanti kalo ganti,......ketemuanya v = 2 gR . Gravitasi kali jarijari...(Siswa berdiskusi untuk mengerjakan persamaan itu). Kalo pupilnya mengecil melihat sesuatu agak jauh... (Tiba-tiba guru berbicara dengan kelompok siswa yang bergerombol di depan). S1P : Piye..piye....Upilnya.... mengecilll. Guru :.Mata pupil juga mengecil. Kalo pakai kacamata lho.. 121

(141) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru SBP Guru SBP Guru : Upil......upil..... : Kalau upilnya ada di mata.... : Upil... hahhah... : Yuk,,,,,,(kondisi ributtttt). Kenapa ? Apa yang mana ????? (menanggapi pertanyaan siswa). S4P : v-nya yang v kuadrat itu.... Guru : (Guru memotong kata-kata siswa) Ini nggak v-nya. v-nya tetap di 1 mm  sini .  mv 2  G 1 2  tetap di ruas kiri...Pokoknya kalau R  2 kalian mau mencari sesuatu. Sesuatunya itu jangan dipindah. Gitu ajah..... Guru : jadi V-nya disini aja.( guru menulis v2 = .....).Nanti ketemunya (menulis v= 2 gR ). Coba sampai ketemu disitu... S4P : Jadi entar hasil akhirnya itu. Guru : Ya nanti hasil akhirnya ini....(menunjuk persamaan v = 2 gR ). Jadi kecepatan. Nanti kita bisa menghitung kecepatan untuk lolos dari Bumi itu berapa ?? Gitu aja.....berapa m/s ? (guru berkeliling kelas). Ya dikerjakan sampai ketemu itu ??? (siswa ribut). Ssssst ya di kerjakan......(beberapa siswa tetap ada yang ngobrol. Guru menghampiri siswa dan memperhatikan siswa tersebut mengerjakan). 122

(142) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru S4L Gambar Aktivitas Guru : (salah seorang siswa maju ke depan menunjuk v2). Guru : Oh ini v (guru memperbaiki tulisan v. Guru kembali memonitoring siswa belajar di kelas). S1P : Pak.....pak R yang besar tu apa ? Guru : Jari-jari planet.... S1P : Nah, berarti m yang tadi m planet Pak.... Guru : ya, bener.... S1P : ya berarti M-nya hilang dong..... Guru : Lha ya...(suasana kelas gaduh.....) S5L : Udah ketemu pak Guru : Mana..yang mana? (guru melihat hasil pekerjaan siswa tersebut) S1P : Pak.,.. (guru menuju meja kelompok siswa tersebut) S2P,S1P : m2 itu planet ya pak? m2 itu bendanya? Guru : m2 itu planet plus bendanya.. S2P : m1 itu planetnya? Guru : Terserah..bendanya bisa planet lain bisa juga Bumi. S1P,S2P : Pak itu gimana pak bisa jadi R besar. Guru : Apa? S1P,S2P : Bisa jadi R besar itu gimana? S2P : Rnya ilang? 123

(143) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : ya itu R besar juga d situ..ini kan jari-jari.. Rnya itu dijadikan besar (karena R Bumi). S1P : ooooo, r itu kan cuma r lingkaran. Guru : Ya sama tu untuk jari-jari tapi R besar untuk jari-jari Bumi. S5L : (salah seorang siswa maju ke depan menghampiri gurunya untuk menunjukkan hasil perkerjaanya) Guru : Ya, M Guru : Guru menulis g (kecil) = G . Ini kan Bumi menunjuk di M. G R besar adalah g kecil kali r kuadrat per m. S1P : r kuadratnya dinaikin. Ya ini kan r kuadratnya jadi kali. M-nya jadi bagi. Oh ya ding....kali jadi bagi. Guru : Guru mensubtitusikan nilai g ke dalam persamaan ½ mv2 . Guru mm menulis v2 = G 1 2 . R-nya besar. Kalau Bumi (R-nya) jadi gede. R Ini m2 kali 2. Terus R-nya tu dikali M2. Bener. Ini kali 2. Gini lho kalo R besar itu jari-jari Bumi. Nah ini kan kayak gini kan. 124

(144) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru G besar ini diganti dengan iniG=g S1P R2 boleh gk? M : Boleh. Guru : Ya boleh,,g-nya ada g besar. G kan sama dengan ini G = S1P R2 M : berarti dipindah ruas. Guru : Oooh, ya gak no. G-nya ini diganti aja. G nya apa coba? S2P,S1P : gR2/M ( sambil guru menuliskan rumus itu). Kali M Guru : M kali M besar langsung terus gini.. M besar langsung aku bilangnya Bumi. Karena aku mau ngukur Bumi. Terus gini (guru sambil menulis v2 = g SB R2 M .2... guru mencoret besaran M M R dan R). : oooooww.... dong iya dong.. .(semua siswa mengatakan “ooowww” setelah rumus akhir diperoleh) Guru : Kalau bisa mulai dari sekarang biar dibiasakan...itu tadi pindah ruas hati-hati. Jangan ini bagi ini boleh..terus apa namanya ? S1P,S2P : Ooooooo. 125

(145) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : m2 ini? (sambil menunjuk papan tulis) S1L : Yang dicoret yang di coret. Guru : Ini kan rumus umum (guru memberi kotak persamaan ½ mv2= G m1 m2 . m1 kan planet.m2 kan objek. Disini kan objek (guru R menunjuk m pada ½ mv2) S1L : haa..iya iya.. M m2 ... Guru : Ini kalau tak tulis disini(guru menulis) ½ m2v2= G R lihat..karena dalam kasus ini kan kasus umum.. S1L : Iya Guru : Dalam kasus ini m1 anggep massa Bumi maka ini besar (guru menunjuk “M‟‟ dalam persamaan)..Jari-jarinya jari-jari Bumi(guru menunjukk “R” dalam persamaan) jadi kan besar. Ini kan objek ini kan objek (menunjuk “m2” dan “m” pada persamaan ½mv2 = G m1 m2 ) maka ini m2 ini m2 (guru menunjuk m2 pada persamaan ½ r M m2 m2 v2=G ) dong? R Guru : Nah, gravitasi Bumi kan rumusnya ini kemaren (guru menunjuk dan M membaca persamaan g= G 2 ) benar? R S1L : Benar 126

(146) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru R2 =G M (Guru sambil menunjuk persamaan) ini (guru menunjuk G) disubtitusi kesini dan guru menunjuk G pada persamaan ½ m2 v2= M m2 ) G R Guru : Nah tak pindah ruas jadi aku punya g besar itu adalah g R2 ) ya? R R M M M 2 dicoret tinggal ini (guru menunjuk persamaan v= 2 gR ) jadi gitu.. dong? S1P : oooo.. Guru : bener? Dong gak? Guru : Ini (guru menunjuk G )jadi ini (guru menunjuk g S6L : (siswa cowok langsing maju ke depan memperhartikan langsung penjelasan Guru) S2P : Pak..Pak r nya kok ganti r kecil? Guru : Kenapa? S2P : r nya 2 g r kok ganti kecil? 127

(147) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : ini ya? Guru menunjuk g S2P : bukan R ini kok bisa ganti kecil (siswa menunjuk persamaan v= 2 gR ) Guru : R itu senernya berlaku untuk semua..boleh aja.. S1P,S2P : ooo...dong..gong..dong.. S3P : pak.pak..itu kok bisa gitu? Guru : iya..yang mana? R2 M 2 2) S3P : itu yang kedua (V =g M R M Guru : Ya ini.. kan g kecil sama dengan g besar 2 jadi G besar sama R 2 gR dengan (guru menunjuk G= ).. M S1P : Dikaliin? gR 2 ).. ini kan Guru : Iya.. enggak..G besar diganti ini (guru menunjuk G= M mm G besar (guru menunjuk G pada persamaan v2= G 1 2 2) diganti Rm 2 SBP S3P R2 ini(guru menunjuk G= g ) M : Oooo,.yayaya,. : Jadi itu sama? 128

(148) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru 5. Guru memberi contoh perhitungan mencari nilai kecepatan lolos suatu planet X, dengan data jarijari merupakan data perbandingan dari jari-jari Bumi. 6. Guru memberi contoh menghitung nilai kecepatan lolos planet Neptunus dengan diketahui data jari-jari planet Neptunus berupa bilangan. Guru memberikan pemahaman kepada siswa bahwa rumus kecepatan lolos dari suatu planet 7. Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : Sama..oke? Transkrip aktivitas dan gambar guru A sama seperti pada transkrip aktivitas guru Aspek Penjelasan Konsep, no.11.(hlm.108-110) (13 September 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 35:01-37:25). Transkrip aktivitas dan gambar guru A sama seperti pada transkrip aktivitas guru Aspek Penjelasan Konsep, no.12, (hlm.110-112) (13 September 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 35:01-37:25). Guru : Jadi kecepatan lolos rumusnya adalah dua. Ini dengan ini (sambil menunjuk ke papan tulis) S1P : Kalo yang itu tadi buat apa pak? Guru : Kalo yang atas ini lebih mudah apabila diketahui massa. Ya kan (sambil menunjuk ke papan tulis). Massanya berapa. S1P : Massa planetnya ya? 129

(149) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru ada dua jenis. Guru memberikan pemahaman bahwa persamaan pertama bila diketahui massa dan persamaan yang kedua bila diketahui percepatan gravitasi planet. (13 September 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 45:49-48:43). Guru : Hehe. Tapi kalo yang bawah yang diketahui percepatan gravitasi. (siswa mengikuti kata-kata guru). Ini ada cara tersendiri. S3P : Yang atas tadi itu yang mana? Guru : Ini ada. Ini kan suruh ngubah ini dari ini. Cuma ini dipake kalo ada massanya ( setelah itu guru menulis “kalau ada massa planet”) S1P : Massa pelanetnya pak yang diketahui. Guru : Massa pelanet.(masih menulis). Kalo yang ini (guru menulis “ Diket g”). (setelah itu guru kembali ke meja guru dan melihat buku) Gambar Aktivitas Guru S5L : Pak. Pak (ada siswa yang bertanya) Guru : Yok. : Ini?(sambil menunjuk papan tulis) gak bisa. Soalnya kita udah tahu nilainya ini. Soalnya di soal yang ketahuan datanya ini. Ini dipake kalo ininya udah ketahuan.(sambil menunjuk rumus 2 gR ) S5L : bertanya lagi(tidak jelas) Guru : Kenapa? (Lalu guru menghampiri siswa yang bertanya sambil menjelaskan) S2P : Pak itu tiga koma titik titik...(tidak jelas) Guru : Ya. S7L : Pak itu yang kotak itu rumus apa lagi? Guru : ini? Jadi kecepatan lolos ada dua. Kalo yang ketahuan massanya 130

(150) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru pake yang atas. Kalo yang ketahuannya percepatan gravitasinya pakai yang ini(sambil menunjuk rumus yang bawah) 8. Guru memberikan penekanan pada persamaan VL = 2GM dengan R memberikan persoalan mencari nilai kecepatan lolos Matahari dengan diketahui massa dan jarijari Matahari. Transkrip aktivitas dan gambar guru A sama seperti pada transkrip aktivitas guru Aspek Penjelasan Konsep, no.6 .(hlm.85-86) ... (13 September 2013. PertemuanII, video2, Menit ke 02:13-03:50). 9. Guru menuntun siswa untuk menghitung kecepatan lolos suatu benda dari planet x. Namun guru menuliskan satuan percepatan Guru :Yak,,Sekarang coba kerjakan kalo Bumi. Cara ngerjainnya gimana? Iya kan caranya tetap sama. Jadi kita ditanya, aku ada bilamana ada sebuah planet gravitasinya (guru sambil menuliskan) 5 m/s. Planet X namanya. Jari-jari planet x 1,5? S1L : R Guru : Jari-jari Bumi. Oke,, boleh?? S1P : Boleh... Guru : Maka kecepatan lolosnya adalah (sambil menulis) akar? 131

(151) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru gravitasi planet x dengan satuan m/s. (Guru menuliskan 5 m/s). (13 September 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 35:01-35:35). 10. Pada saat menuliskan percepatan gravitasi planet Neptunus (guru menulis10,97 m/s). (13 September 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 38:05-38:15). Guru : betul. Itu artinya begini.. sebentar..misalnya kayak gini (guru menulis). Nah misalnya gini kecuali kalau Neptunus. Misalnya kayak gini gravitasinya 10,97m/s jari-jarinya 25000 kita bisa langsung hitung pakai rumus yang tadi. Iya gak? S1L : Iya.. 132

(152) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru 133

(153) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 134 b) Pembahasan Profil Kemampuan Guru A Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran Setelah menyelesaikan tahap pengkategorian aktivitas guru A berdasarkan aspek-aspek kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran, selanjutnya peneliti akan mengungkap dan mendeskripsikan kemampuan guru A dalam menjelaskan materi pembelajaran guru A dapat dijelaskan sebagai berikut: Tabel.4.5. Pembahasan Profil Kemampuan Guru A pada Aspek Penjelasan Fakta Aspek Penjelasan fakta No. Indikator 1. Guru menjelaskan gejala atau peristiwa dengan mendeskripsikan kondisi nyata. Aktivitas Guru Guru mendeskripsikan kondisi nyata pada sistem galaksi menggunakan media simulasi komputer. (Aktivitas penjelasan fakta no.1) Guru menjelaskan keadaan pada planet Jupiter. Planet Jupiter terdiri dari gas, sehingga manusia tidak bisa mendarat. (Aktivitas penjelasan fakta no.4). Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan kondisi pada sistem galaksi dan interaksi planet Bumi dengan planet-planet lain yang menunjukkan keteraturan dalam tatasurya. Guru A menjelaskan fakta-fakta yang relevan terhadap materi. Dari pertemuan pertama, Guru A memulai proses pembelajaran dengan memutarkan simulasi yang mendeskripsikan keadaan pada susunan galaksi. Guru A memiliki keyakinan bahwa Fisika adalah ilmu pasti, maka sangat efektif jika melihat langsung kondisi nyata. Guru A memanfaatkan media simulasi untuk mendeskripsikan kondisi nyata. Guru A berkeyakinan dengan menggambarkan kondisi nyata menggunakan simulasi akan menarik perhatian siswa untuk mencari dan menemukan konsep. Kemampuan tersebut sesuai dengan pernyataan guru A sebagai berikut: Kalau Fisika kan ilmu pasti kalo kita gak ada nyatanya ya gak bisa. saya kan pengennya karena kondisi nyatanya galaksi kalo muter gak bisa kita lihat makanya dibuat simulasi. Dari simulasi itu nanti anak-anak biar melihat gitu. ooww ternyata ini kayak gini terus konsep yang diperoleh apa cocokin sama teori, sama gak. ternyata ooo bener teorinya ini seperti apa. selain menarik, saya juga pengennya anak-anak mencari konsep. Fakta-fakta yang dijelaskan oleh guru A melalui simulasi adalah sebagai berikut: - Guru menjelaskan bahwa Bumi masuk dalam lengan galaksi yang bernama lengan Orion, - Guru menunjukkan perputaran Matahari di daerah kutub, - Guru menunjukkan gambaran Bumi jika kita berada di bulan,

(154) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 135 - Guru menunjukkan kedaan di planet lain(Saturnus) dan Matahari maka planet mana saja yang bisa dilihat, - Guru menunjukkan keadaan di Phobos yaitu satelit planet Mars, - Guru menjelaskan pengertian Absolut Magnitude, yaitu tingkat terang atau redupnya suatu bintang atau planet jika dilihat dari Bumi, - Guru menjelaskan pengertian Astronomy Unit. Dan guru menunjukkan jarak antara Bumi dengan Matahari adalah 1 AU, - Guru menjelaskan teori big bang. Aspek Penjelasan fakta No. Indikator Aktivitas Guru 2. Guru menjelaskan sejarah Guru terbentuknya suatu planet. menjelaskan peristiwa sejarah (Aktivitas penjelasan fakta no.3) yang berhubungan dengan materi Hukum Newton tentang Gravitasi. Guru menceritakan seorang Fisikawan Eratosthenes yang dapat mengukur jari-jari Bumi di zaman yang belum canggih seperti sekarang. Guru menuangkan cerita itu ke dalam soal. (Aktivitas penjelasan fakta no.2) Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan sejarah terbentuknya planet, sejarah ilmuan Eratosthenes yang dapat mengukur jari-jari Bumi,sejarah terbentuknya black hole. Guru menjelaskan sejarah terbentuknya black hole. Bahwa jika sudah masuk black hole tidak akan bisa keluar lagi. (Aktivitas penjelasan fakta no. 5). Guru A menjelaskan fakta-fakta yang relevan terhadap materi. Pada pertemuan pertama proses pembelajaran, guru A menjelaskan sejarah terbentuknya planet dan sejarah terbentuknya teori yang dilakukan oleh para ilmuan. Guru A menjelaskan proses mengukur jari-jari Bumi yang dilakukan oleh ilmuan Fisika Eratosthenes ke dalam Lembar Kerja Siswa. Guru A memiliki tujuan membangkitkan motivasi siswa dalam belajar Fisika. Guru A juga memiliki kemampuan menjelaskan sejarah terbentuknya black hole. Kemampuan guru tersebut sesuai dengan pernyataan guru A, saat sesi wawancara sebagai berikut: tujuannya biar anak-anak itu termotivasi. orang zaman dulu aja bisa mengukur massa Bumi mereka sekarang gak bisa. padahal lebih canggih. pegangannya ipad. zaman dulu pegangannya masih batu tapi bisa ngitung jari-jari Bumi, bisa ngukur massa Bumi yang gak bisa ditimbang. mereka yang pegangannya i-pad gak bisa apa-apa, gak bisa ngitung

(155) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 136 Tabel.4.6. Pembahasan Profil Kemampuan Guru A pada Aspek Penjelasan Konsep Aspek penjelasan konsep No. Indikator Aktivitas Guru 1. Guru menjelaskan Guru menjelaskan konsep Absolute konsep dengan Magnitute dan konsep Astronomy mendeskripsikan Unit dengan menggunakan simulasi kondisi nyata komputer. (Aktivitas penjelasan konsep no.1). Guru menjelaskan susunan galaksi. Lalu ada salah satu siswa yang bertanya dengan pertanyaan yang berbunyi : “Pak kita tahu darimana, kalau galaksi kita berbentuk seperti itu”?. (Aktivitas penjelasan konsep no.2). Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep Absolute Magnitude dan konsep Astronomy Unit Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep susunan Galaksi. Guru A memiliki pemahaman dalam menjelaskan konsep dengan mendeskripsikan kondisi nyata. Menurut guru A dengan mendeskripsikan kondisi nyata pada sistem galaksi menggunakan simulasi komputer, akan membantu siswa dalam menemukan konsep. Kemampuan tersebut sesuai dengan pernyataan guru, sebagai berikut: Sebenarnya kalo itu simulasinya sebenarnya bukan untuk menjelaskan konsep tapi jelasin itu lho kondisi nyata. nyatanya ini nantinya kayak gini, penerapannya seperti ini gitu lho. jadi dari kejadian itu saya mah pengennya itu anak-anak menemukan konsepnya bukan simulasi untuk menjelaskan konsep tapi dari simulasi yang ada anak menemukan konsep apa yang muncul. jadi kebalik gitu. soalnya saya pinginnya anak-anak yang menemukan konsepnya, kan ada gambar kayak gitu simulasinya kayak gitu. itu konsepnya seperti apa yang dapat mereka peroleh. bukan konsep simulasinya kayak gini tapi sebaliknya. jadi kalo kemarin pengennya kayak gitu bukan untuk menjelaskan konsep tapi menarik anak-anak untuk menemukan konsep.soalnyakan tidak mungkin anak-anak mengamati itu langsung kondisi nyatanya kan susah banget makanya dibuat simulasi. kalo ada kondisi nyata, ya kondisi nyata. Konsep-konsep yang terungkap melalui penjelasan kondisi nyata menggunakan simulasi sebagai berikut: - Konsep satu Astronomy Unit adalah sama dengan jarak antara Bumi dengan Matahari - Konsep Absolute Magnitude, yaitu tingkat redup atau terangnya suatu

(156) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 137 bintang atau planet jika dilihat dari Bumi Siswa bertanya kepada guru “Pak kita tahu darimana kalau bentuk galaksi kita seperti itu”?. Lalu guru memberikan apresiasi dari pertanyaan siswa tersebut, dengan membagikan pertanyaan tersebut ke semua siswa yang ada di kelas. Setelah itu, pertanyaan dari siswa dijadikan penyemangat guru kepada siswa untuk mengerjakan soal yang ada pada Lembar Kerja Siswa. Pertanyaan yang siswa berikan kepada guru A bisa dikatakan sebuah indikasi siswa menemukan konsep. Dasar guru A menyajikan kondisi nyata dengan menggunakan simulasi komputer karena pada pertemuan sebelumnya guru A sudah menjelaskan tentang rumus-rumus yang berlaku dalam materi Hukum Newton tentang Gravitasi. Kemampuan guru A sesuai dengan pernyataan guru A dalam kutipan wawancara antara peneliti dengan guru A sebagai berikut: Peneliti: Kemarin kan pak setelah simulasi dilaksanakan, bapak langsung memberikan soal hitungan padahal belum ada penjelasan tentang penurunan rumus. langsung diskusi langsung ada contoh soal? Guru A: Kalau itu sudah ada di pertemuan sebelumnya. sudah ada rumus dulu. sebagian besar dari soal itu yang ada rumusnya cuma satu. kan sebagian besar konsep. jadi kayak misalnya menentukan itu anak-anak sudah dapat rumusnya gravitasi. cuma status soal disitu itu tadi menemukan gravitasi Bumi, menemukan massa Bumi, jadi mereka sebelumnya sudah dapet. Peneliti: Jadi itu sudah materinya itu sudah disampaikan sebelumnya. Guru A : Iya, jadi makanya kan setelah materinya disampaikan, ada simulasi mereka menemukan konsep. gitu, jadi inquirinya bukan inquiri bebas. eeh bukan inquiri yang bener-bener inquiri tapi dimodifikasi. mereka sudah dapet sedikit, simulasinya mereka nanti mencari. bukan mereka belum dapet sama sekali. Aspek penjelasan konsep No. Indikator Aktivitas Guru 2. Guru menjelaskan Guru memberikan penjelasan tentang konsep dalam tugas yang akan dikerjakan oleh bentuk siswa yaitu menghitung berat badan permasalahan manusia di planet lain. (Aktivitas penjelasan konsep no.3). Guru menuntun siswa dalam menghitung nilai percepatan gravitasi planet Neptunus. (Aktivitas penjelasan konsep no.4). Guru menuntun siswa dalam menghitung berat badan manusia di planet Neptunus. (Aktivitas penjelasan konsep no.5). Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep percepatan gravitasi dan konsep berat badan manusia di planet lain

(157) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 138 Guru memberikan penjelaskan tentang tugas yang akan dikerjakan oleh siswa untuk menghitung percepatan gravitasi Matahari. (Aktivitas penjelasan konsep no.6). Guru memberikan penjelasan tentang tugas yang akan dikerjakan oleh siswa yaitu menghitung jari-jari Bumi. (Aktivitas penjelasan konsep no.7). Guru menuntun siswa menghitung jari-jari Bumi yang dulu dilakukan oleh Eratosthenes. (Aktivitas penjelasan konsep no.8). Guru menjabarkan persamaan kecepatan lolos dari Bumi, namun tidak sampai rumus akhir.Guru memberikan penjelasan secukupnya,selanjutnya guru memerintahkan siswa untuk menyelesaikan persamaan akhir kecepatan lolos dari bumi. (Aktivitas penjelasan konsep no.9). Guru memberikan permasalahan kepada siswa untuk menghitung nilai kecepatan lolos dari Bumi. (Aktivitas penjelasan konsep no.10). Guru memberikan contoh menghitung nilai kecepatan lolos dari planet X. (Aktivitas penjelasan konsep no.11). Guru memberikan contoh menghitung nilai kecepatan lolos dari planet Neptunus. (Aktivitas penjelasan konsep no.12). Guru memberikan permasalahan kepada siswa untuk menghitung nilai kecepatan lolos dari planet Jupiter dan Mars. (Aktivitas penjelasan konsep no.13). Guru memberikan permasalahan kepada siswa untuk menghitung nilai kecepatan lolos dari Matahari. (Aktivitas penjelasan konsep. 14). Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep menghitung jari-jari Bumi Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep kecepatan lolos suatu benda dari planet

(158) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 139 Guru menjelaskan konsep kecepatan lolos pada Black Hole. (Aktivitas penjelasan konsep no. 15). Guru A memiliki pemahaman menjelaskan konsep dalam bentuk permasalahan. Permasalahan itu dituangkan dalam bentuk Lembar Kerja Siswa. Tujuannya adalah agar siswa menemukan konsep, bukan hanya untuk latihan soal. Kemampuan guru tersebut sesuai dengan pernyataan guru sebagai berikut: saya tujuannya bukan untuk dapet nilai tinggi-tinggian tapi anak tahu aja. sebenarnya kan soalnya memang saya buat susah biar dia menemukan dan mungkin mereka tahu menemukan cara menemukan angka-angka itu. misalnya massa Bumi, kenapa jarak antara atau periode putar Bumi segini. kenapa kalo di naik gunung massa lebih ringan. saya pengennya kayak gitu konsepnya yang ditekankan.soalnya tujuannya bukan latihan soal LKS. Jadi anak-anak tahu bedanya gaya gravitasi dengan percepatan gravitasi. Sama itu saya pingin anak anak tahu bagaimana caranya keluar dari Bumi, syaratnya satelit mengorbit tu gimana? Terus syarat keluar dari Bumi dan planet lain itu berbeda. Pada pertemuan pertama setelah menjelaskan kondisi nyata dengan menggunakan simulasi, guru A membagi siswa menjadi beberapa kelompok dan membagi soal sebagai bahan diskusi. Tujuan guru agar siswa berdiskusi dalam kelompok dan membahas soal adalah agar siswa dapat menemukan konsep dari soal yang berisi aplikasi dan matematis. Melalui soal juga guru A ingin menunjukkan konsep darimana didapatkan angka-angka hasil perhitungan. kemampuan tersebut sesuai dengan pernyataan guru A dalam kutipan wawancara antara peneliti dengan guru A sebagai berikut: Peneliti : Tapi kalau yang kemarin diskusinya sangat kelihatan sekali Guru A : Iya, diskusi dari latihan soal, mengerjakan soal, jadi topiknya dari soal. Jadi kan diskusi soal, soalnya juga ngetungan. Jadi sebenere bukan soal tapi permasalahan. Jadi ada masalah kayak gini kelompokamu bisanya gimana.. Soalnya semuanya aplikasi dan matematis. Pada pertemuan kedua materi utama yang dijelaskan oleh guru A adalah mencari kecepatan lolos dari suatu planet. Guru A menggunakan cara yang sama seperti pada pertemuan pertama. Guru menurunkan dan menjabarkan persamaan kecepatan lolos Bumi. Setelah itu guru memberikan persoalan kepada siswa untuk mencari nilai kecepatan lolos dari planet Jupiter, Mars, Neptunus, dan Matahari dengan dua cara penyelesaian yang berbeda. Penyelesaian pertama dengan data perbandingan dari planet Bumi dan penyelesaian kedua dengan data berupa angka. Guru memiliki pemahaman tentang konsep kecepatan lolos yang terjadi di black hole.. Guru A menjelaskan black hole atas dasar ketertarikan siswa terhadap black hole. Menurut guru A bahwa menceritakan black hole dapat mengaitkan dengan konsep kecepatan lolos. Kemampuan tersebut sesuai dengan pernyataan guru A sebagai berikut: Tetep tertarik, karena tujuannya ini memang itu mereka kan dulunya tertarik sama namanya blackhole saya pengin jelasi. Kenapa Blackhole warnanya hitam ? Kan ada hubungannya sama kecepatan lolos.

(159) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 140 Tabel.4.7. Pembahasan Profil Kemampuan Guru A pada Aspek Penjelasan Prinsip Aspek penjelasan prinsip No. Indikator Aktivitas Guru 1. Guru Guru menuntun siswa dalam menjelaskan menjabarkan dan menurunkan pemahaman rumus menghitung nilai rumus atau percepatan gravitasi planet persamaan yang Neptunus. berlaku dalam (Aktivitas penjelasan prinsip materi Hukum no.1). Newton tentang Gravitasi dengan Guru membimbing siswa dalam jelas dan detail. menurunkan rumus untuk menghitung jari-jari Bumi yang dulu pernah dilakukan oleh Eratosthenes. (Aktivitas penjelasan prinsip no.2). Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip menghitung nilai percepatan gravitasi planet lain menggunakan persamaan ( ) Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip menghitung jari-jari Bumi yang pernah dilakukan oleh ilmuwan Eratosthenes menggunakan prinsip panjang busur pada lingkaran. Pb=  360 .kelilingli ngkaran Guru menghubungkan konsep Energi Potensial dengan Konsep Energi Kinetik. Guru menjelaskan syarat suatu benda dapat lolos dari Bumi adalah Energi Potensial = Energi Kinetik. (Aktivitas penjelasan prinsip no.3). Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip kecepatan lolos yaitu Ek = Ep Guru menuntun siswa dalam menurunkan dan menjabarkan persamaan kecepatan lolos Bumi (Aktivitas penjelasan prinsip no.4). Guru memiliki kemampuan mengaplikasikan persamaan kecepatan lolos dari suatu planet Guru memberi contoh perhitungan (VL = 2 gR ) dengan soal yang 1 mm   mv 2  G 1 2  2 R  

(160) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 141 mencari nilai kecepatan lolos suatu planet X, dengan data jarijari merupakan data perbandingan dari jari-jari Bumi. (Aktivitas penjelasan prinsip no.5). diketahui bilangan dan dengan diketahui data dari planet Bumi. Guru memberi contoh menghitung nilai kecepatan lolos planet Neptunus dengan diketahui data jari-jari planet Neptunus berupa bilangan. (Aktivitas penjelasan prinsip no.6). Guru memberikan pemahaman kepada siswa bahwa rumus kecepatan lolos dari suatu planet ada dua jenis. Guru memberikan pemahaman bahwa persamaan pertama bila diketahui massa dan persamaan yang kedua bila diketahui percepatan gravitasi planet. (Aktivitas penjelasan prinsip no.7). Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip kecepatan lolos dari suatu planet, yaitu dengan persamaan 1. VL = 2 gR jika pada soal diketahui percepatan gravitasi planet. 2. VL = Guru memberikan penekanan pada persamaan VL = 2GM R 2GM R jika pada soal diketahui massa planet. dengan memberikan persoalan mencari nilai kecepatan lolos Matahari dengan diketahui massa dan jari-jari Matahari. (Aktivitas penjelasan prinsip no.8). Guru A memberikan penekanan prinsip-prinsip Fisika yang terkandung didalam materi Hukum Newton tentang Gravitasi. Menurut guru A yang terpenting adalah siswa paham dan mengerti makna dari rumus yang berlaku. Hal ini sesuai pernyataan guru A sebagai berikut: Paham. Saya lebih seneng anak itu mengerti apa istilah kesebandingan daripada sama dengannya. F= G M 1M 2 itu rumus hitungan matematik, tapi kalo secara Fisika itu kan R2

(161) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 142 hukum Newton bilangnya dia, gaya gravitasi sebanding dengan massa berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Bah itu, aku pinginnya anak-anak tahu maknanya. Arti kalo massa semakin besar gaya semakin besar jadi arti kesebandingan itu. Pokoknya kalo itungan anak SMP dikasih angka suruh ngitung bisa.tapi kalo untuk anak SMA kan pemahamannya yang terpenting. Guru A juga menekankan agar siswa tidak hanya menghafal rumus jadi, tetapi siswa mengerti dan mengetahui darimanakah rumus itu didapatkan. Hal ini sesuai dengan pernyataan guru A sebagai berikut: Hanya inginnya umumnya semua rumus didapatkan dari mana. Aku inginya semua rumus didapatkan dari mana, bukan jadinya kayak apa. Pada pertemuan pertama dan kedua guru A menuangkan pemahaman rumus dalam latihan soal. Guru A memberikan informasi pada soal, dari informasi itu siswa diajak untuk berpikir menemukan penyelesaian. Guru A membuat dua tipe soal. Tipe soal pertama dengan informasi yang diketahui berupa angka dan tipe soal yang kedua informasi yang diketahui adalah perbandingan dari data yang dimiliki planet Bumi. Guru A selalu memonitoring siswa dalam proses pengerjaan soal. Tujuan guru A agar mengetahui permasalahan yang dihadapi siswa. Ketika terlihat siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal, guru A mengambil alih kendali untuk menuntun siswa menurunkan dan menjabarkan persamaan. Guru A tidak menurunkan persamaan sampai selesai. Dari pertemuan pertama dan kedua terlihat siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal. Hal itu memang sengaja dilakukan guru A memberikan soal perhitungan yang relatif sulit. Pemberian soal yang sulit ini, adalah atas dasar guru A mengetahui bahwa siswa lemah dalam kemampuan menghitung. Sehingga pemberian latihan soal ini dirasa cukup efektif untuk melatih siswa agar dapat menguasai rumus sehingga tidak mudah lupa. Kemampuan guru tersebut sesuai dengan pernyataan guru dalam sesi wawancara antara peneliti dengan guru A sebagai berikut: Peneliti: Pak dari pengamatan yang saya perhatikan setelah bapak menjelaskan menurunkan rumus bapak langsung memberikan contoh soal. terus berikutnya apakah untuk khusus untuk materi ini atau? Guru A: Nggak, kebetulan meteri ini jadi anak-anak gak dapat rumus jadi. Memang saya pengennya anak-anak tahu rumusnya itu didapatkan darimana. gak langsung diberikan rumus jadi. jadi sewaktu-waktu mereka lupa bisa mendapat rumusnya sendiri. Peneliti: Berarti itu soalnya dari kreativitas bapak sendiri ya soalnya yang nanti ditanyakan itu? Guru A: Iya.. Peneliti: Saat mengerjakan soal, siswa diminta untuk berdiskusi saat bapak memonitoring masing-masing kelompok apa yang bapak temukan dari monitoring kelompok itu pak? Guru A: Ya itu ada yang masalah, ada yang salah konsep. sebagian dah tahu tapi masukin ke rumus gak tahu. konsepnya gak tahu, itu aja. biasnya kayak gitu. Peneliti :

(162) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 143 Pada pertemuan kedua, saat bapak menjelaskan bagaimana suatu benda lewat dari planet ini, bapak lagi-lagi banyak latihan soal - latihan soal itu apakah metode yang sengaja bapak terapakan ? Guru A : Enggak, aku sendiri paling kalo kebanyakan latihan soal gak terlalu seneng. Intinya cuma cari- cuma cari cuma karena ini karena itungan-nya mereka banyak yang susah mereka kebanyakan ngeluh ngetung maka saya tak kasih latihan soal. Memang sengaja diberi latihan soal karena mereka, ini lebih cara mengetung. Karena itungan banyak mas sepuluh pangkat sepuluh pangkat itu. Mereka sulit di situ, makanya mareka yang minta latihan soal. Peneliti : Pak ketika memberi contoh soal tentang kecepatan lolos itu bapak memberi dua tipe soal yang berbeda,.yakni contoh soal dengan data perbandingan dan contoh soal dengan data yang sudah diketahui,.na itu kalau boleh tahu tujuannya apa pak? Guru A: Itu kan beda kemampuan mas,.. kalau cuma masukin angka kan itu cuma kemampuannya masuk berapa ya? kalau yang perbandingan itu kan udah beda tipe..tingkat kesulitannya udah beda,.jadi juga membutuhkan aspek pemahaman jadi tidak cuma hapalan,..kalau angka kan tinggal masukin tok selesai,tapi kalau perbandingan kan harus dilogika,.jadi tingkat kesulitan soal. Menurut guru A siswa harus mengetahui perbedaan satuan. Hal ini sesuai dengan pernyataan Guru A sebagai berikut: iya,.harus tau bedanya,.kan satunya ada percepatan gravitasi satuannya m/s2..satunya gaya gravitasi,.itu kan sesuatu yang berbeda,.kita gak pernah kenal gaya gravitasi kita kenalnya percepatan gravitasi,.misalnya gitu kan Namun dari aktivitas kegiatan pembelajaran di kelas oleh guru A yang terungkap: 1. Ketika guru A menuntun siswa untuk menghitung kecepatan lolos suatu benda dari planet x, guru menuliskan satuan percepatan gravitasi planet x dengan satuan m/s. (Guru menuliskan 5 m/s). (Aktivitas penjelasan prinsip no.9). 2. Ketika memberi contoh menghitung nilai kecepatan lolos planet Neptunus, guru menuliskan percepatan gravitasi planet Neptunus dengan satuan m/s. (guru menulis10,97 m/s). (Aktivitas penjelasan prinsip no.10). Dari analisa tersebut guru A terkesan kurang cermat dalam menuliskan satuan percepatan.

(163) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI c) Kategorisasi Aktivitas Guru B Keterangan: S1 P = Siswa Perempuan (1) S2 P = Siswa Perempuan (2) S3 P = Siswa Perempuan (3) S4 P = Siswa Perempuan (4) S5 P = Siswa Perempuan(5) S1 L = Siswa Laki-laki(1) S2 L = Siswa Laki-laki(2) S3 L = Siswa Laki-laki(3) S4 L = Siswa Laki-laki(4) S5 L = Siswa Laki-laki(5) SBP = Siswa Banyak Perempuan SBL = Siswa Banyak Laki-laki BS = Beberapa Siswa SB = Siswa Banyak 144

(164) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel.4.8. Kategorisasi Aktivitas Guru B Berdasarkan Aspek Penjelasan Fakta No 1. 2. Aktivitas Guru Guru mengilustrasikan seseorang yang ingin meminum minuman yang ada di ruangan sebelah ruang kelas, harus ada usaha untuk mengambil minum. (17 September 2013. Pertemuan 1, video1 Menit ke 03:10-04:16) Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : ayoo konsentrasi... ada dua kata yang penting yang akan kita bahas. yaitu yang pertama tentang usaha dan yang kedua tentang energi.. saya beri ilustrasi . saya berdiri disini kemudian saya menginginkan ..saya menginginkan untuk minum. padahal minumnya itu ada di.di sana (guru menunjuk ke belakang kelas)....mungkinkah saya bisa minum tanpa saya titik titik? SB : usaha.. Guru : usaha.. nah.. salah satu.. salah satu...salah satu yang bisa kamu ketahui tentunya mungkinkah minum saya datang ketempatku? BS : tidaaak..tidak mungkin. Guru : jadi..saya yang mesti harus mendatangi? S1 L : minuman Guru : minuman..berarti,. berarti saya harus melakukan.. melakukan haa..melakukan.. (guru menggerakkan tangan ke belakang kelas) usaha. untuk mengambil minum. Gambar Aktivitas Guru Guru menjelaskan Guru : lho mungkin kamu berfikir apa aja pak vektor kali vektor cross product hasilnya vektor? ada..contohnya ini..ini tutup ini (guru dengan memperagakan gerakan dengan tutup spidol) adalah namanya mengilustrasikan cross product atau perkalian? Silang... memutar tutup Guru :Nah ada vektor ke bawah(gambar.1), ada vektor ke spidol. sana(gambar.2) (17 September kalau ini dari bawah diputer kesana namane di cross ke. 2013. (gambar.3) suuut (nah tutup e mlayu rono=ke arah guru). 145

(165) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Pertemuan 1, video1 Menit ke 12:12-13:12) Transkripsi DataAktivitas Guru (gambar.4)...suuutt(ucul=lepas, ke arah siswa) dong?.. ini cross dengan cross..eh opo?vektor dengan vektor, hasilnya vektor ya?.. jadi nek diputer rono melayune rono. nek diputer rono melayune rono .. dah?na itu namanya cross product. jadi agar tidak kamu jadi orang pelupa ya?. di ingatkan terus menerusnya.. ya? Gambar Aktivitas Guru Gambar.4 Gambar. Gambar. 3 21 Contoh kedua sebelum kau mencatat,. benda ini punya berat ndak?(menunjukkan penghapus gambar ) : punyaa. : kemana arahnya? : kebawah.. : kalau saya lepas (guru melepaskan penghapus) . : jatuh.. : berartii,.berarti,.usahanya? Gambar.1 3. Guru menjelaskan materi usaha positif dan usaha negatif, dengan menggunakan objek yang mudah dilihat oleh siswa, yaitu Guru: SB Guru SB Guru SB Guru 146

(166) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru penghapus. (17 September 2013. Pertemuan 1, video1 Menit ke 29:37-31:04) Transkripsi DataAktivitas Guru SB : kebawah.. Guru : wooooo,.petuk., SB : hahahaha Guru : berarti usahanya? usahanya?(guru menggerakkan tangan ke bawah), (siswa tidak menjawab) Guru : lha wong judule usaha negatif positif kok koe mikire adoh adoh.. Gambar Aktivitas Guru BS : (beberapa siswa ada yang menjawab) positif pak....beberapa menjawab negatif. Guru : judule usaha positif dan usaha negatif,.kenapa kamu harus berpikir jauh sekali...nah.. S4L : o iya.. Guru : o iya ding..(menirukan siswa) siswa yang lain: hahahha Guru SB Guru SB Guru SB Guru : ini benda,.punya : berat.. : arahnya kemana? : ke bawah.. : kebawah,.setalah saya lepas dia bergerak ke? : bawah : bawah. maka?(memperagakan arah tangan ke bawah) SB : positif.. Guru : positif,.kenapa? karena perpindahannya searah dengan 147

(167) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 4. Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru gayanya...lain dengan ini hrrr (guru melempar penghapus ke atas) saat naik (di ikuti gerakan tangan guru) SB : bawah.. Guru : itu namanya usaha? SB : negatif Guru : negatif... kurang opo?... kurang ajar to?(guru bercanda) SB : hahaha.. Guru : oke? (SB: oke pak..) ada pertanyaan? (SB: tidak pak). oke..oke..thank you. Guru menjelaskan Guru : Oleh sebab itu ahli fisika yang tidak ber-Tuhan pasti akan fakta bahwa jika menghancurkan dunia. Ahli fisika yang tidak ber-Tuhan itu pasti energi yang ada di menghancurkan dunia. Sahabatku Einstein, iya itu sahabatku dunia pernah mengatakan. Dengarkan baik-baik. Ini salah satu yang dimanfaatkan membicarakan tentang Tuhan. Jadi guru agama sebentar. dengan tidak baik Einstein mengatakan : “semoga apa yang aku peroleh ini, atau sembarangan dimanfaatkan oleh orang-orang yang bertanggung jawab, demi akan kesejahteraan umat manusia”. Kalo tidak, dia marah nanti orang menghancurkan nggawe bom sapenake dewe. Contohnya teror. Teror itu kan dunia. Guru ngebom. Kasian munyuk we keno bom.(siswa tertawa) Padahal memberikan munyuk ki ra berdosa. Ndak tau dosa itu munyuk sama sekali contoh teroris keno bom yo mati. yang melakukan aksi pengeboman. (17 September 2013. Pertemuan 1, video2 Menit ke Gambar Aktivitas Guru 148

(168) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 5. 6. Aktivitas Guru (02:40-03:50) Guru menceritakan pengalaman saat masih sekolah menyetrika baju dengan setrika arang akan lebih lama rapih dibandingkan dengan menggunakan setrika listrik. (17 September 2013. Pertemuan 1, video2 Menit ke (04:38-06:03). Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : salah satu bentuk energi..,sebutkan perubahan bentuk energi listrik menjadi energi panas(Jari guru menunjuk ke salah satu siswa S4P). Siswa yang ditunjuk tiba-tiba oleh guru tidak bisa menjawab pertanyaan guru. Guru : Artinya dia sempat. Sempat blank sekian detik. SB : setrika.(namun tidak terdengar jelas) Guru : Hem? S1L : Setrika. Guru : SeGuru dan Siswa: Setrika(guru mengeja) itu setrika listrik bukan setrika areng(semua siswa tertawa) lohh, kan ada toh setrika areng?Areng itu bisa seluruh panas, wah itu zaman saya masih muda, setelah saya agak besar, setrikanya sudah gak pake listrik, sudah tidak pake areng. Pake? Bantal.(semua siswa tertawa). Lho iya zaman aku kuliah, temen aku kuliah itu orang Kartorejan. Apalagi mau setrika. Kesulitan betul, beli areng aja gak kuat kok, apalagi beli setrika. Udah dilempit aja, kekne ngisor bantal turu. Tangi-tangi lan bagus.(semua siswa tertawa dan senang). Tau gak kau?? Tau gak?! Tu apa?? Heh?(melihat salah satu siswa)Tahu tempe. Dah gitu ya.,heeh. Guru menjelaskan Guru : Makanya kalau kamu naik. Pernah kamu naik?? Naik opo?? fakta ketika S6P : Becak (Guru menunjuk siswa tersebut untuk menjawab sambil seseorang naik memandangi siswa tersebut) tiang listrik, Guru : Becakk...naik becak berhanti,kamu naik pohon atau kamu naik semakin tinggi, tiang. Bukan tiang jaker, tiang listrik. Kamu naik ke maka energi atas.Semakin ke atas kecenderungan kamu untuk jatuh 149

(169) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru potensialnya juga semakin besar. Guru menjelaskan fakta bahwa energi potensial juga terdapat pada per atau pegas. Transkripsi DataAktivitas Guru semakin?? Semakin? (Guru mengilustrasikannya dengan gerakan tangan) BS,Guru : Besar...Itulah yang namanya energi poten-sial. Gambar Aktivitas Guru (17 September 2013. Pertemuan 1, video2 Menit ke (12:40-13:10). 7. Guru menjelaskan Guru pada pegas juga BS terdapat energi potensial. (17 September 2013. Pertemuan 1, video2 Menit ke (13:28-14:44). Guru : Contoh yang lain. Per, tau per kamu? : Tau... : Pegas pegas(dengan logat “batak”) orang batak bilang pegas. Ya..,kalo ditarik kentul-kentul (dengan logat batak dan semua siswa tertawa terbahak-bahak) lah iya itulah pernya kentulkentul (lagi dengan logat batak). Nahh pada saat posisi normal. Pada saat posisi normal, itu namanya acuannya. Tapi kalo 150

(170) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru pegasnya kau tarik (dengan logat batak, dan beberapa siswa tertawa). Maka, maka tanganmu ini yang narik berpotensi untuk ditarik. (Guru memperagakanya dengan gerakan tangan seolah-olah menarik pegas) Gambar Aktivitas Guru SBL Guru : Wihh : Kalo misalnya pegas itu kau tekan(dengan logat batak lagi, dan siswa-siswa tertawa), maka tanganmu juga berpotensi untuk?? SS,Guru : Didorong... Guru : ya, ya,,maka pada pegas itu ada juga yang namanya energi potensial 8. Guru menjelaskan Guru : artine begini lho,.artinya seperti ini,. please look at me!!..(guru materi usaha meegang penghapus).. ini benda di dorong dengan gaya (sambil adalah sama memperagakan),.oke? dong,..nek motor di gas ngeeeeeng,..berarti dengan perubahan kalau digas diberi gaya..kalau di beri gaya dia berpin? energi kinetik dengan menggunakan objek penghapus. 151

(171) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru (18 September 2013. Pertemuan II, Menit ke 10:2312:42). Transkripsi DataAktivitas Guru SB Gambar Aktivitas Guru : pindah. Guru : kalau kau hanya melihat pada gayanya dan perpindahannya maka kamu berpikir itu u? SB : usaha Guru : usaha.. dah,..tetapi kalau kau berpikir dari diam menjadi bergerak cepat, semakin cepat..cepat,.cepat,.ceepat kali (dengan logat batak) hah,.dong?,.. berarti gaya itu mengakibatkan? S2L : perpindahan Guru : mengakibatkan?,.bendanya bertambah cepat..atau menimbulkan perce? SB : percepatan Guru : atau kecepatannya ber? SB : tambah.. Guru : bertambah,. maka energi kinetiknya bertambah,..ya? itu kalau di gas..usahanya usaha po? SB : positif Guru : positif,..tapi kalau di rem?. SB : usaha negatif,. Guru : haa,.,tidak ada benda diam di rem,.. SB : hahahaha Guru : ngopo ngerem benda diam?hah? SB : hahaha (Siswa tertawa) Guru : yang di rem,.benda bergerak cepat menjadi lam? SB : lambat.. 152

(172) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : naik moto banter,.wowowowk..ono munyuk lewat. ngerem,.seerrrrr,. dong?? Guru :nah berarti,. usaha negatif,..usaha negatif,. satu..perhatikan,., terjadi karna gayanya berlawanan arah dengan perpin? SBP : perpindahan Guru : perpindahan,..yang kedua,. cirinya,.kecepatannya ber?? SBP : berkurang Guru : ber?? berkurang,.bahkan mungkin bisa sama dengan nol... Gambar Aktivitas Guru 153

(173) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel.4.9. Kategorisasi Aktivitas Guru B Berdasarkan Aspek Penjelasan Konsep No 1. Aktivitas Guru Guru menggali konsep awal siswa tentang usaha, bahwa usaha dihasilkan dari gaya yang menghasilkan perpindahan, dengan memberikan beberapa pertanyaan pancingan. (17 September 2013. Pertemuan 1, video1 Menit ke 04:16-07:10) Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : ada dua hal yang perlu kamu perhatikan yang pertama.. yang pertama..untuk pergi ke(dengan nada tinggi dan menunjuk ke belakang siswa) minum saya membutuhkan? BS : energi..(guru diam memandang dan menunjuk ke arah siswa ) BS : usaha.. Guru : usaha itu kan harusnya kan kalau .. saya? (potong siswa) SB : energii.. Guru : naah..energi boleh.. yang lain? Guru : agar saya sampai ke tempat minum(sambil menunjuk) itu kan saya harus ...harus? S2L : pindah Guru : ber...pindah(dengan nada tinggi) ..ber.pindah Guru : nah sekarang.. faktor apa yang bisa menyebabkan saya bisa berpindah? S3L : gaya Guru : gaya (sambil menunjuk ke arah siswa tersebut) Guru : jadi..jadi.. untuk menghasilkan usaha tentunya ,.tentunya ada satu faktor..gaya..yang kedua ada faktor,.per? SB : perpindahan Guru : perpindahan.. jadi..jadi.. untuk menghasilkan usaha.. harus ada dua faktor penting..yaitu yang pertama gaya.. yang kedua perpindahan... dah kamu tau... sekarang..sekarang.. yang perlu kamu perhatikan lagi,.yang perlu kamu perhatikan lagi.. ada pertanyaan: siapa to yang melakukan usaha? Gambar Aktivitas Guru 154

(174) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru 2. Guru memberi garis bawah pada huruf “F” dan pada kata “perpindahan”. (17 September 2013. Pertemuan 1, Transkripsi DataAktivitas Guru SB : gaya Guru : gaya ..nah jadi.. siapa yang melakukan usaha? SB : gaya. Guru : gaya..jadi usaha pasti dilakukan oleh? SB : gaya Guru : gaya.. dah??.dimana gaya tersebut menghasilkan..menghasilkan per(nada tinggi)? SB : perpindahan. Guru : perpindahan..jadi kalau gaya menghasilkan perpindahan pasti menghasilkan usaha. Guru : jadi dengan mudah bisa kamu ambil disini (guru menulis dipapan tulis) yang pertama yaitu konsepnya .. yang melakukan usaha adalah? adalah? SB : gaya Guru : ya? ini yang pertama. yang kedua (guru sambil menulis) .yang kedua konsepnya. gaya tersebut ..gaya tersebut harus menghasilkan? SB : perpindahan: Guru : menghasilkan atau mengakibatkan perpindahan. Guru : nah.. sekarang saya tanya berikutnya..... ada dua hal yang terpenting .. satu. faktor gaya (guru menggarisbawahi huruf 'F') ini saya garis bawahi. yang kedua perpindahan (guru menggaris bawahi kata 'perpindahan') atau biasa disebut dengan s (guru menulis „s‟) dah. Gambar Aktivitas Guru 155

(175) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru video1 Menit ke 07:11-07:25) Transkripsi DataAktivitas Guru 3. Guru mendefinisikan pengertian konsep gaya dan perpindahan adalah besaran vektor dengan menggunakan kata kunci agar siswa mudah memahami. (17 September 2013. Pertemuan 1, video1 Menit ke 07:28-08:28) Guru : (guru menuju ke arah siswa) besaran apakah gaya itu? S2P : vektor Guru : vektor.. yaitu besaran yang punya? BS : arah Guru : punya nilai dan punya? BS : arah Guru : arah..perpindahan? (siswa diam tidak ada yang menjawab) Guru : skalar?(siswa masih diam) Guru : sepuluh meter ke timur (sambil menggerakkan tangan ke arah timur) sama ndak dengan sepuluh meter ke atas? SBL : beda Guru : beda.. hah... tapi jarak sepuluh meter ke timur sama dengan jarak sepuluh meter ke atas.. Guru :jadi kalau jarak itu adalah? SBL : skalar Guru : skalar..kalau perpindahan? vektor. Gambar Aktivitas Guru 156

(176) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 4. 5. Aktivitas Guru Guru mengulang kembali bahwa gaya maupun perpindahan adalah besaran vektor. (17 September 2013. Pertemuan 1, video1 Menit ke 08:29-08:53) Guru mendefinisikan usaha merupakan hasil kali titik antara vektor gaya dengan vektor perpindahan dengan menuliskan dipapan tulis. (17 September 2013. Pertemuan 1, video1 Menit ke 08:54-09:44) Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : Jadi ingat disana.(menunjuk papan tulis) Baik..baik gaya maupun perpindahan adalah ,.adalah besaran? vek,.tor. Dah??.. ingat ..konsentrasi..(memandang siswa)saya ulangi..jadi yang melakukan usaha adalah gaya.. gaya tersebut..gaya tersebut harus menghasilkan perpindahan..nah dua faktor inilah yang terpenting... Guru : sekarang konsep usaha itu sendiri(guru menuju papan tulis dan sambil menulis) dirumuskan dengan usaha atau W merupakan hasil kali titik atau biasa disebut dengan dot product antara vektor gaya dengan vektor perpindahan. Guru : nah saya ingatkan hasil kali titik atau dot product (guru menggaris bawahi kata "titik' dan "dot product") 157

(177) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 6. Aktivitas Guru Guru memberi penekanan konsep dengan memberi garis kotak dan keterangan penting pada persamaan W= F.s . (17 September 2013. Pertemuan 1, video1 Menit ke 13:14-13:39) Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : (menuju papan tulis) nah ini adalah konsepnya..berarti rumusan ini..perhatikan..ini adalah rumusan konsep (guru memberi kotak gambar) Gambar Aktivitas Guru Guru :sekarang,.kamu bertanya skalarnya mana?(guru menggaris bawahi "skalar") Guru :skalar,.skalar.. ini sama dengan nilai..sama dengan har? (guru menulis) SBL : harga 158

(178) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 7. Aktivitas Guru Guru mendefinisikan dan mengidentifikasi konsep Usaha yang membentuk sudut 0º dengan memberikan kata kunci agar siswa mudah memahami. (17 September 2013. Pertemuan 1, video1 Menit ke 15:15-17:20) Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : (menulis contoh d ipapantulis) satu. saya mengambil F sejajar s..nah (guru memberi garis bawah) ada benda.. almari ya to? (guru menggambar). kamu tarik ke sana,.nguuut .nah ini tandane F.. lari kesana.. F itu gaya v itu? BS Guru BS Guru S2P Guru Guru SB Guru BS Guru Gambar Aktivitas Guru : kecepatan :kecepatannya kesana berarti geraknya ke? : sana : perpindah sampai disini. jaraknya perpindahannya ii namanya s.. nah s dan F ini (guru melingkari s dan F) adalah se? Jajar.. berarti kalau sejajar tetanya berapa? nah ini tetanya sama dengan? nol.. : 180 : 180 kui berlawanan tante :ini 90 (guru membentuk sudut siku-siku dengan tangan). ini nol (guru membentuk sudut nol dengan menumpuk kedua tangan pada arah yang sama). Nek ngene?(guru merentangkan tangan) : 180.. : ya? ..nah sekarang,.kalau teta nya sama dengan nol.sekarang cos teta sama dengan cos nol derajat sama dengan berapa? (guru sambil menulis) : satu : (satu) maka W yang sama dengan? SBL : F kali S 159

(179) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : kali s kali cosinus nol derajat sama dengan F kali s...ya,.satuannya? Guru :(siswa diam) satuannya yok.. F satuane opo? SBL : N Guru : newton.. S? Guru : (siswa tidak menjawab) s..perpindahan (dengan nada tinggi) SBL : meter Guru : meter...nah Newton kali meter namanya yul (guru menulis joule, siswa tertawa).Yaa? dong?... 8. Guru menjelaskan Guru :Sekarang,,ini yang kedua..contoh yang kedua.. F membentuk konsep persamaan sudut teta terhadap S.. ya..ini gambarnya di tarik nyuuuut.(guru usaha yang menggambar). membentuk sudut Ө, dengan memberikan pertanyaan “mungkinkah” kepada siswa. (17 September 2013. PertemuanI, video1, Menit ke 160

(180) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru 17:28-25:22). Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : Coba kamu iso mbayangin.Perhatikan!!pertanyaanku nek ora tok gatekne tenan ra dong koe..mungkinkah benda bergerak..liat aq.. mungkinkah benda bergerak kesana (searah F)? BS : tidaak.... Guru : mungkin tidak? BS : tidak.... Guru : mungkin tidak? BS : tidak ..... Guru : mungkin aja.dong?.. Guru : mungkin tidak bendanya bergerak ke atas? BS : tidaak. .. SBL : iyaa..iyaa.... Gambar Aktivitas Guru Guru :.mungkin tidak bendanya bergerak ke atas? mungkin? (siswa ribut berdiskusi) Guru : mungkin? (siswa masih bingung).Ayoo..mikir... guru mengetok meja menggunakkan penggaris.. siswa jadi tenang.. mungkin tidak bendanya bergerak keatas? atau..mungkin tidak bendanya disamping bergerak ke atas juga kesamping? 161

(181) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru BS : yaaaa.. Guru : mungkin tidak bendanya hanya ke samping? BS : ada yang menjawab "yaa",..ada yang menjawab "tidak".. Guru :heem...yang mungkin yang mana? SBP : ke atas ke samping.. Guru : yang a ndak mungkin...ora mungkin nek iki munggah tok,,merga ada komponen yang ke sumbu x.. ini ndak mungkin dia ke atas ini ndak mungkin.. wong ono seng nggeret rono (searah sumbu x).. mesti disamping ke sana (ke atas) yo mesti ke sana (sumbu x) kui malah seng bener.. jadi kemungkinannya ada dua .. dia disamping bergerak ke.. ?? Gambar Aktivitas Guru BS :ke atas Guru : ke atas..juga bergerak ke samping,.tapi kemungkinan kedua,.tidak mungkin,.opo () .. eee.,tidak ke samping tidak ke atas tetapi hanya ke samping..(guru memukulkan penggaris ke meja 1x)..bingung to koe? SB : yaa.. Guru : bingung koe? (guru mengambil penghapus) (gambar 1) ini di tarik kesana (gambar 2).. di tarik kesana,., ra mungkin iki munggah rono (gambar 3)..karena ada komponen gaya yang arahnya ke sana (gambar 4). .(guru diam sejenak)dong?. SB : dong ... 162

(182) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : Tapi yang kedua.. sangat mungkin.. sangat mungkin bahwa dia .. le narik neng kene ki lho..narik e ngene (gambar 1) berartikan kalau ini gambaranya seperti ini..kan gambaranmu ketariknya ke sana to (gambar 2 ) ..ini bisa ini ketariknya hanya (gambar 3).. sudute kecil. Guru : Tadinya sumbunya.. gayanya 45 derajat misalnya... 163

(183) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru :gaya ini tadi,. dong? Gambar Aktivitas Guru S3L : dong.. Guru :dong? ..em,.jadi kapan diaakan bergerak kesumbu y juga ke sumbu x jadi gini.. kapan itu terjadi?,.kalau gaya keatasnya lebih besar dari berat benda,..ngunu lho,..(guru diam sejenak) dong ndak? Guru : satu newton (guru mengangkat penghapus ke atas meja) saya tarik dengan dua newton munggah (naik) to? tapi kalau ini satu newton(guru meletakan kembali penghapus di atas meja) .. Guru :satu newton ditarik ke atas dengan setengah newton naik gk? BS : gaak.. Guru :Tidak.. nah ini baru kamu liat satu komponen. 164

(184) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : nariknya ke atas 2 newton..beratnya satu newton,.narik ke atas ,..,.narik ke atas 2 newton,,berarti masih punya sisa gaya berapa? BS : satuuu.. Guru : 1 newton,.kemana? BS : ke atas.. Guru : ke atas..(memperagakan tangan ke atas)itu yang mengakibatkan bahwa benda bergerak ke atas... tetapi kan gaya ini punya komponen ke sumbu x. Sehingga memungkinkan dia juga bergerak ke sumbu? BS :x Guru : x.. dong?,.dong?... Guru : Yang ketiga,.kemungkinan yang ketiga,.kapan benda tersebut hanya bergerak ke sumbu x? (siswa tidak menjawab, beberapa siswa berbisik) Gambar Aktivitas Guru Guru : Hah? (guru menunjuk siswa) S4P : suara tidak jelas Guru : yak.. dengan gaya keatasnya sama..benar,.itu satu kemungkinan...kemungkinan yang yang kedua? S3L : gaya ke atasnya lebih kecil Guru : lho kalau yang ke atas sama dengan yang kebawah,.itu kan dia tidak punya kemampuan untuk bergerak keatas dan tidak punya kemampuan untuk bergerak ke bawah,.tapi apa hanya itu tok? yang kedua? S4L: gayanya kurang dari berat benda (dengan suara pelan) Guru : Gayanya kurang dari berat benda atau berat benda lebih besar 165

(185) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru dari gaya ke atas.. ya,. jadi kalau ini kamu perhatikan,.ini seperti ini (guru menunjuk gambar pada papan tulis)..saya hanya mengambil satu kemungkinan..saya hanya mengambil satu kemungkinan.. ternyata benda berpindah hanya ke sumbu x.. ini kamu tarik Gambar Aktivitas Guru (guru menggambar)ini diteruske kesana,.ini sumbu x , ini sumbu y.. ternyata benda berpindah hanya ke arah sumbu x.. berarti disana F terhadap s membentuk sudut teta,.kalau ini teta..berarti ini terjadi kapan? kalau berat benda sama dengan atau lebih besar dari gaya yang ke a? atas..dah? Guru : Sedangkan yang namanya usaha disana adalah cos antara F dengan perpin? dahan.. jadi tetep disini,. w sama dengan F kali s kali cos teta (guru mengkotaki persamaan).. daah,..dong? .dong? 166

(186) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru 9. Guru menjelaskan konsep usaha negatif dan usaha positif dengan jelas. Guru menggunakan pertanyaanpertanyaan pancingan, guru mengulang kembali penjelasan dengan memberikan berbagai contoh, Guru Guru BS Guru S4L Guru Guru Gambar Aktivitas Guru :jadi ada usaha positif ada usaha negatif.. Kapan usaha positif di peroleh? kapan usaha positf diperoleh?.. jika? (siswa tidak menjawab) : ayooo,. salah gak papa,. gk usah taku sama aku,. ayo,. (guru meminta siswa untuk menjawab)..kapan memperoleh usaha positif? : jika F searah perpindahan. : jika gayanya searah dengan perpindahan.. kapan memperoleh gaya negatif? : ketika berlawanan : yaa,..contohnya gaya rem..contohnya gaya gesekan,.dan seterusnya.. oke? ada pertanyaan?ada pertanyaan?.. :he em,.jadi disini ditambahi catetan,..catetane opo? catetan,.yok..catatanya ..ca ta tan. (guru menulis mengikuti apa 167

(187) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru dan guru memberikan penekanan konsep dengan memberikan catatan penting. (17 September 2013. PertemuanI, video1, Menit ke 27:28-30:54). Transkripsi DataAktivitas Guru yang beberapa siswa katakan) w bertanda positif jika F searah dengan S,.kemudian w negatif jika F berlawanan dengan S... wes rampung gampang to??..ya,.gampang to? Guru :ada yang mau ditanyakan? contoh kedua sebelum kau mencatat,. benda ini punya berat ndak?(menunjukkan penghapus gambar ) SB : punyaa. Guru : kemana arahnya? SB : kebawah.. Guru : kalau saya lepas (guru melepaskan penghapus) . SB : jatuh.. Guru : berartii,.berarti,.usahanya? SB : kebawah.. Guru : wooooo,.petuk., SB : hahahaha Guru Guru Gambar Aktivitas Guru : berarti usahanya? usahanya?(guru menggerakkan tangan ke bawah), (siswa tidak menjawab) : lha wong judule usaha negatif positif kok koe mikire adoh adoh.. BS : (beberapa siswa ada yang menjawab) positif pak....beberapa menjawab negatif. Guru : judule usaha positif dan usaha negatif,.kenapa kamu harus berpikir jauh sekali...nah.. S4L : o iya.. 168

(188) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : o iya ding..(menirukan siswa) siswa yang lain: hahahha Guru SB Guru SB Guru SB Guru Gambar Aktivitas Guru : ini benda,.punya : berat.. : arahnya kemana? : ke bawah.. : kebawah,.setalah saya lepas dia bergerak ke? : bawah : bawah. maka?(memperagakan arah tangan ke bawah) SB : positif.. Guru : positif,.kenapa? karena perpindahannya searah dengan gayanya...lain dengan ini hrrr (guru melempar penghapus ke atas) saat naik (di ikuti gerakan tangan guru) SB : bawah.. Guru : itu namanya usaha? SB : negatif 169

(189) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 10. Aktivitas Guru Guru membangun konsep siswa dengan cara bersama siswa mendefinisikan pengertian dari Energi. Guru melontarkan pertanyaan kepada beberapa siswa, agar siswa membacakan definisi Energi pada buku pegangan siswa. (17 September 2013. PertemuanI, video1, Menit ke 41:31-48:41). Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : udah? BS : belum. Guru :cepat kau tom! Guru : udah ya..sekarang masuk ke yang kedua. yang kedua tentang? energy. W yang kita harus perhatikan usaha. konsep energi. konsep energi atau kata energi sudah kamu kenal sejak kamu di TK. TK sudah, terus? SD yo sudah. SMP sudah, sekarang SMA kelas 2. dulu dikelas 1 juga sudah pernah mendengarkan. coba! apa toh yang dimaksud dengan energi? jangan bicara dulu ming mikir baru kamu menjawab! judulnya energi, pada cacatanmu judulnya energi. dah? sekarang saya tanya, apa toh energy itu? (mendengarkan jawaban seseorang siswa) "energi yang berasal dari benda". yang lain? (menunjuk seseorang lagi) "tenaga". yang lain? (mengulangi jawaban siswa lain) "kekuatan". yang lain? hah??? (mendengarkan jawaban siswa lain). "sesuatu hal yang digunakan untuk melakukan kegiatan" . hal-hal apa saja itu kira-kira? halaman (becanda)? BS : hahahahahha Guru : hah S5L : kekuatan (suara pelan, tidak didengar oleh guru) Guru : konsentrasi!! sangat memalukan kalo kamu anak SMA apalagi IPA, kok ditakoni energi ra ngerti! kan memalukan to? hah? padahal kata itu hampir setiap hari dibicarakan, didengar. S5P : kemampuan melakukan usaha. Guru : (mengulang jawaban siswa) “kemampuan melakukan usaha”. nah kemampuan itu yang dimaksud opo toh? hem? saya beri contoh, saya beri contoh: ada gaya, ada perpindahan, ada Gambar Aktivitas Guru 170

(190) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 11. Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru kecepatan, ada percepatan. ya? gitu? ada lagi misalnya..misalnya.. ada arus listrik. ya? ada tegangan listrik dan seterusnya.itu nek nang fisika itu disebut apa toh? S3P : daya Guru : hah? S3P : daya Guru : ada gaya dan seterusnya kok tadi mau. pertama kali masuk di SMA, pelajaranmu opo? wes! kelas siji! (beberapa siswa menjawab "besaran") . Be...besaran.. jadi energi itu apa? (SB: besaran) yo besaran. energi adalah besaran yang... yang mempunyai kemampuan untuk melakukan usaha.(beberapa mengikuti perkataan guru) ayok ditulis!! dengan bahasa mu.... udah? udah? ayok. Tasya !baca punya kamu. (menyuruh) S5P : kemampuan untuk melakukan suatu usaha Guru : (menunjuk siswa lain untuk membaca) Jen!! dengarkan!! S6P : besaran yang memiliki kemampuan untuk melakukan usaha. Guru : apa itu? S6P : energi Guru : yo seharusnya energi adalah... gitu lho. gitu lho..(SP6: iya pak) tau gak. jadi yang benar? (G dan SB) energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. belajar nganggo bahasa yang benar, indah, manis. dah? Guru menjelaskan Guru : Jadi bedanya saat ini. Saat ini. Kamu hanya dibatasi pada konsep energi energi mekanik (mengeja kata mekanik). Energi Mekanik itu mekanik dengan salah satu bentuk dari sekian bentuk-bentuk e-energi.Nah mendefinisikan didalam energi Mekanik terdapat dua macam energi. Yaitu?? bersama-sama S1L : potensial.. Gambar Aktivitas Guru 171

(191) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru dengan siswa menggunakan bahasa yang menarik perhatian siswa, dan memberikan contoh pada kehidupan seharihari. Tetapi guru tidak menuliskan persamaan energi kinetik dan energi potensial pada papan tulis. (17 September 2013. PertemuanI, video2, Menit ke (06:05 – 16:03). Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : Energi Kinetik dan Energi poten?? SB ,Guru : Siall... Guru : Ayo perhatikan. Ini mesti pertanyaan muncul terus., dan mungkin tidak perlu saya catet karena. Karena disamping dibuku juga ada ini sebenernya sudah sejak SD kaetika SMP sudah dapat. Yah, Oke.. Kapan benda memiliki energi kinetik?? (beberapa siswa berpikir). Mesti jawabannya jikalau atau kapan-kapan. Kapan benda itu mempunyai energi kinetik? SBL : jika benda bergerak(suara siswa terlihat ragu-ragu) Guru : Jika benda tersebut ber?? Ber?? SB,Guru : Gerakk.. Guru : Jadi energi kinetik boleh disebut energi bergerak atau bisa disebut juga energi?? SS,Guru : Gerak.. Guru : Udah?? Masih inget rumusnya?? 1 BS,Guru : Ek= mv2 (berbarengan) 2 Guru : Yes. udah. ini seru. Kamu udah tau semua. Ndak perlu saya tulis. Yang kedua. Energi potensial. Kapan benda itu mempunyai energi potensial?? BS : Diam, diam(sambil berdiskusi dengan suara yang kecil) Guru : Lho, atau saya tanya dulu. Apa toh yang dimaksud dengan energi potensial?(siswa berdiskusi dengan kelompoknya). Nah coba perhatikan.sss,ckckck. Tadi saya sudah bertanya. Kapan benda itu punya energi kinetik? Kalo benda itu ber..gerak. Maka, energi kinetik disebut juga energi? SB,Guru : Gerak 172

(192) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : Dah, itu dah dong semua to?? Nah sekarang, jadi kalo saya tanyakan energi kinetik itu apa to? S4L : Energi Gerak. Guru : heh?? Energi kinetik itu apa toh? BS : Energi gerak(dengan suara yang kecil) Guru : Energi yang dimiliki oleh benda jikalo benda tersebut?? BS : Bergerak. Guru : Bergerak. Nah sekarang kan energi potensial. Diah Ayoo(guru sambil mendekati siswa yang dipanggil namanya) S5P(Diah) : Energi yang dimiliki ketika benda tersebut saat benda itu diam. Guru : Diah,,Diah,,..diam S5P(Diah): Ya iya itu. Akan bergerak. Eh gak tau(dengan suara raguragu) Guru : Saya kasih contoh. Pake logika. Pake logika. Pake jika potensial. Kan ada kalimat wah anak tersebut berpotensi untuk membunuh. Ya toh? Anak tersebut berpotensi untuk?? Copet. Betul. Anak tersebut berpotensi untuk menjadi Dokter, Anak tersebut berpotensi untuk? Nahh dan seterusnya. Kata potensial dengan kata potensi sakjane ki meh cerak-cerak. Hampirr..dekat-dekat. Nah sekarang tentunya kamu mengatakan sesuatu seperti itu pasti ada acuannya. Ada.. acuannya. Ya, Anak tersebut berpotensi untuk membunuh.mesti ada acuannya, acuannya opo kiro-kiro?? S5L : Gowo pisau(dengan suara kecil) Guru : Gak punya teman, wajahnya sangar, ya to? BS : Bertato. 173

(193) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : Woh bertato, karo ngomong Apa pula itu(dengan logat Batak, dan semua siswa tertawa) bukan macam itulah(dengan logat batak) yahh dan seterusnya. Artinya Ada, ada? Ya,,ada potensinya untuk kesitu. Itu disebabkan kadang mempunyai. Mempunyai acuan-acuan tertentu. Guru :Nah sekarang energi potensial saya gambar di..ada satu. Pak RT, Dua. Pak Dukuh, Tiga. Pak Lurah, Pak Camat, Bupati, Sampai ke?? SB,Guru : Presiden. Guru : Dari yang paling bawah sampai yang paling atas yang berpotensi untuk korupsi yang mana? SB : Yang atas. Guru : Yang Paling.. BS,Guru : Atas.. Guru : Ya atas itu namanya opo kui ki? S1L : Jabatan Guru : Ja..batan. Orang jabatan berati orang punya Ke? SBL : Kedudukan Guru : Kedudukan(mengeja). Dong! Jadi energi potensial i sakjane podo karo energi yang dimiliki karena?? BS : Kedudukan. Guru : Kedudukan(mengeja). Dong?? Tau ya. Heeh. Lahh kedudukan terhadap siapa?? SB : Acuan.. Guru : Terhadap titik (sambil menunjuk ke arah lantai) titik acuannya. Nah contoh energi potensial energi potensial gravi?? BS,Guru : tasi... Guru : Berati orang semakin.. tinggi,,makain jauh kesana(sambil 174

(194) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru menunjuk ke atas) heeh. Dia mempunyai energi potensial semakin?? BS Guru : Tinggi (dengan suara pelan).. : Besar. Terhadap siapa?? Acuannya(sambil mengetuk lantai) terhadap permukaan?? BS : Bumi.. Guru : Bumi..dadi nek mau ki Rt nganti tekan Presiden jabatannya kedudukannya semakin tinggi kemampuan atau kemungkinan untuk melakukan korupsi semakin besar. Jadi kalau ini kamu posisinya semakin tinggi maka energinya, energi potensialnya semakin besar. Untuk apa?? Untuk kemungkinan bahwa kamu cenderung untuk. Untuk?? BS : Jatuhh Guru : Jatuh..., makanya kalau kamu naik. Pernah kamu naik?? Naik opo?? S6P : Becak (Guru menunjuk siswa tersebut untuk menjawab sambil memandangi siswa tersebut) Guru : Becakk...naik becak berhanti,kamu naik pohon atau kamu naik tiang. Bukan tiang jaker, tiang listrik. Kamu naik ke atas.Semakin ke atas kecenderungan kamu untuk jatuh semakin?? Semakin? (Guru mengilustrasikannya dengan gerakan tangan) BS,Guru : Besar...Itulah yang namanya energi poten-sial.(setelah itu guru menepuk kedua tangannya) Jadi kalau energi potensial itu apa? S7P : Energi yang dimiliki benda karena kedudukannya(dengan suara kecil) 175

(195) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : Energi yang dimiliki oleh suatu buah benda karena keduduk?? SB,Guru : kannya...,Kedudukan terhadap siapa?? SB : Terhadap titik acuan. Guru : Terhadap titik acuan. Contoh yang lain. Per, tau per kamu? BS : Tau... Guru : Pegas pegas(dengan logat “batak”) orang batak bilang pegas. Ya..,kalo ditarik kentul-kentul (dengan logat batak dan semua siswa tertawa terbahak-bahak) lah iya itulah pernya kentulkentul (lagi dengan logat batak). Nahh pada saat posisi normal. Pada saat posisi normal, itu namanya acuannya. Tapi kalo pegasnya kau tarik (dengan logat batak, dan beberapa siswa tertawa). Maka, maka tanganmu ini yang narik berpotensi untuk ditarik. (Guru memperagakanya dengan gerakan tangan seolah-olah menarik pegas) SBL Guru : Wihh : Kalo misalnya pegas itu kau tekan(dengan logat batak lagi, dan siswa-siswa tertawa), maka tanganmu juga berpotensi untuk?? SS,Guru : Didorong... Guru : ya, ya,,maka pada pegas itu ada juga yang namanya energi potensial, pada bumi juga ada yang namanya energi potensial. Nah saat ini yang kau bicarakan adalah energi potensiall? BS,Guru : Gravitasi Bu-mi.(guru mengejakan kepada siswa), Dahh, Energi potensial gravitasi bumi adalah Guru :Yokkk S5P(Diah) : Energi Guru : Energi 176

(196) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru S5P(Diah) : yang dimiliki Guru : yang dimiliki S5P(Diah) : Benda Guru : Benda S5P(Diah) : karena kedudukannya S1L : terhadap kedudukannya Guru : terhadap,,?? (ada siswa lain (S1L) yang berbicara”titik-titik dari) wes orapopo wes to indah-indah.., dibaca saja dengan indah., S5P(Diah) : Energi potensial, eh energi potensial gravitasi adalah energi yang dimiliki benda karena kedudukan atau ketinggiannya dari suatu acuan misalnya permukaan tanah. Udah Pak. Guru : Udah ya udah S5P(Diah) : Udah Guru : Selesai S5P(Diah) : (menganggukkan kepala) Guru : Yaudah wijek (BS tertawa) energi potensial gravitasi adalah energi potensial yang dimiliki oleh benda karena kedudukannya terhadap permukaan bumi. Itu kalimat yang paling seder.. SB,Guru : hana... Guru : Rumusnya,, Ep sama dengan... SB,Guru : Mgh Guru : Udah, Dong?? SB : Dong.. Gambar Aktivitas Guru 177

(197) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 12. Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru menjelaskan Guru :Nah sekarang kalo ini udah tahu saya masuk pada usaha yang materi tentang dilakukan oleh berat benda atau w(kecil) (guru mengejakan usaha yang tulisan yang ada dipapan tulis) w(kecil) itu sama dengan berat dilakukan benda benda ingat disana w=mg (rumus diejakan oleh guru) ini juga yang memiliki satuannya dalam bentuk Newton. berat dan Nah. Ingat tadi sudah saya sebut toh? Udah saya sebutkan ketinggian dengan kemana arah W? berat benda.hah? kamu boleh bilang ke melontarkan bawah(sambil menulis ke bawah disamping rumus w=mg) pertanyaan berate me-nu-ju per-mu-ka-an bu-bumi(sambil menulis menuju pancingan dan permukaan bumi) dong ndak? dengan menggunakan bahasa yang menarik perhatian siswa. (17 September 2013. PertemuanI, Ingat lho ke bawah yang ada disitu pengertiannya adalah benda video2, menuju ke permukaan bumi sebab kalau acuannya mata. HatiMenit ke hati, hati-hati.ini mataku ini mataku lhi ini (tangan sambil (20:31 – 25:47). menunjuk ke mata)(gambar 1) ini namanya ke? Ke? Ke? BS : Bawah. (gambar 2) Guru : Bawah. Kalo lurus kesana? (gambar 3) BS : ke atas 178

(198) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar 1 Guru Gambar 2 Gambar Aktivitas Guru Gambar 3 : Ke atas. Kalau mataku sekarang menempel?(sambil menunjuk ke atap dan siswa tertawa) di atap sana atas. Diinjen ngene ki lho(sambil memperagakan orang mengintip ke bawah) heh? Dong nginjen dong? Kalau beratnya ke sana namanya??(sambil menunjuk ke bawah) SBL : ke bawah Guru : Ke atas,hoh..(jari sambil menunjuk ke kepala) rungokin? Tahu rungokin? 179

(199) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru S7L : Medun. Guru BS Gambar Aktivitas Guru : Rungokin tu dengarin. Mataku (sambil menunjuk ke lantai dan berpindah ke atas) : hehe...(tertawa) Guru : Dong? Ke atas artinya opo? Menjahui ma??(jari sambil menunjuk ke atas) SB,Guru : tamu…. Guru : Ke bawah berati?? SB : Mendekati mata.. Guru : Mendekati matamu. Coba kalau matamu temempel nang nduwur? Ya kalau ke sana namanya ke atas(sambil menunjuk ke lantai) Iya ding..,dang ding dang ding dong po (beberapa siswa tertawa) Makanya acuannya opo? Yang dimaksud ke bawah disana acuannya adalah (sambil menunjuk rumus yang ada di papan tulis) mendekati?? BS,Guru : Permukaan bumi.. Guru : Rasah nganggo ma-ta (logat bahasa jawa), tidak perlu pakai ma-ta(ada beberapa suara siswa yang mengatakan “mata”) tapi acuannya permukaan bumi. Guru :Nah sekarang dari sini berati (guru berjalan menuju ke papan tulis) saya mengambil dua hal yang pertama saat benda mendekati bumi, gitu aja ya, mendekati bu-mi (sambil menulis 180

(200) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru “ *saat benda mendekati bumi” sambil menulis di papan tulis) coba kesana (sambil menggaris bawahi tulisan “*saat benda mendekati bumi”) pada saat benda mendekati bumi berati W yok se-ja-jar s (berbarengan dengan menulis “w sejajar s”) dong nggak?? (ada suara salah satu siswa “ ya..ya..”) Guru: W sejajar dengan?? BS,Guru : S... Guru : Ya maka besarnya W sama dengan.., w nya w usaha lho ini. Ya.. w usaha W gede(menulis w kemudian dihapus menjadi huruf W) maka W sama dengan w kecil kali s (berbarengan dengan menulis “W=w.s”) Dong?? w kecil itu sama dengan, sama dengan m g.s (guru menulis dan mengejakan rumus tersebut) ya, ini namanya usaha positif (berbarengan dengan menulis “usaha + ”) Dah,,lah sekarang kalo ke bawah eh kalo ke atas, ke atas (sambil menghapus papan tulis) Benda menjahui bumi (guru mengejakan tulisan “ Benda menjauhi bumi”) dah, maka w kecil (menulis “w”) S9P,Guru : Berlawanan( guru sambil menulis “><”) S9P : dengan S Guru : dengan S (berbarengan menulis “S”) Dong?? BS : dong (dengan suara yang kecil) Guru : Berati mk W besar sama dengan mines?? (berbarengan menulis mk W= -) 181

(201) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru BS, Guru : w kali s ( berbarengan guru menulis “w.s”) Guru : sama dengan minus?? (berbarengan menulis = -) BS,Guru : mgs ( berbarengan guru menulis “mgs”) Guru : Dah,kalian liat menjadi catatan(menulis “catatan”) disini s sama dengan h(guru menulis “s=h”) ngerti?? SB : ya.. Guru : Δs=Δh (guru mengejakan rumus tersebut) pengertiannya h ini adalah ketinggian (guru menulis (“ketinggian” disebelah kanan rumus Δs=Δh ) jadi rumus itu kalo kamu masukkan menjadi? (sambil menggaris bawahi rumus “s=h Δs=Δh”). Jadi opo? Jadi m g h. Dong?? 13. Guru memberikan penarikan kesimpulan dengan memberikan garis kotak pada persamaan a = F/m. (17 September 2013. PertemuanI, video2, Menit ke (37:45 – 38:38). Guru : Makasih. Stop dulu....biar-biar kita lanjutkan besok aja. Tapi yang jelas, Perhatikan, konsep ini kamu perhatikan (guru menunjuk papan tulis w= F s cos θ ) w= F s cos θ; F = m.a. berarti kalau ada F pasti ada a. Dong...(guru menunjuk persamaan a = F/ m). Kalau a mesti.. mesti....Ayo siapa tahu ? SB,Guru : GLBB (guru menulis pada papan tulis) Guru,SBP : Gerak Lurus Berubah Beraturan. Guru :Berarti kecepatannya mesti berubah. Jadi (guru menulis pada papan tulis dan diucapkan “Perubahan v”). Guru :Oke ini pemikiran awal. Kita lanjutkan hari besok 182

(202) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 14. Aktivitas Guru Guru mengingatkan kembali materi tentang hubungan hukum Newton2 dan GLBB. (18 September 2013. PertemuanII, Menit ke (02:01 – 02:55). Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : kita lanjutkan kemarin membahas tentang usaha dan? BS : energii Guru : nah terakhir,.terakhir,.kita sudah sampai pada usaha perubahan energi,.nah ni judulnya (guru menulis dipapan tulis) usaha sama perubahan energi kinetik ..nah ini kemarin,.oke? Guru : nah rumus yang usaha dulu ..usaha? BS : W= F kali s cos teta... Gambar Aktivitas Guru Guru : (guru menulis persamaan) yaa,..(guru memberi kotak pada persamaan ) Guru : yang megang kunci,.. yang melakukan usaha siapa? SB : gaya Guru : gaya,.atau F,.jadi., F pegang peranan (menunjuk F) yang melakukan usaha adalah gaya... nah sekarang ,.dari hukum newton kedua,..dah,.hukum Newton kedua dimana tertulis? sigma m kali?? BS :a Guru : a...atau bisa kamu tulis a sama dengan? BS : sigma F per sigma m 183

(203) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : sigma F per sigma m Gambar Aktivitas Guru Guru : nah,. sekarang yang harus kalian perhatikan...dari sini (guru menunjuk persamaan hukum Newton II) ada gaya,.belum tentu ada percepatan..tetapi kalau ada percepatan mesti S1P : ada gaya Guru :mesti ada gaya.. ada anak,.,musti ono bapakne..ono po seng ora ndue bapak? hah,,.pasti,..pasti,.tapi kalau ada bapak belum tentu ada? S2P : anak,. Guru : anak,..nah ini ya.. (guru memberi kotak persamaan) Guru : jadi,.persamaan gerak,..hah,.persamaan gerak,.dari persamaan gerak kamu tau kalau ada percepatan pasti geraknya menjadi gerak lurus? BS, Guru: berubah beraturan (guru sambil menulis di papan tulis) 184

(204) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 15. Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru menjelaskan Guru : Nomer dua! satuan energi dapat dinyatakan dalam? SMA tengah konsep satuan sawah (guru bercanda, SS: tertawa) lah itu lulusan SMP tengah energi ada sawah (menunjuk seorang siswi). SMP nya itu SMPTS , SMP bermacamtengah-tengah sawah. satian enerji, energi juga boleh dinyatakan macam dengan dalam? menggunakan S6P,BS: joule.. bahasa yang lucu. (18 September 2013. PertemuanII, Menit ke (29:08 – 31:33). Gambar Aktivitas Guru Guru : Joule,, betol. jouleha (bercanda dan siswa tertawa) betul. dah nomer dua. newton meter? betul juga bisa usaha... F kali s. Iya F kali s juga joule.Ini lho (menunjuk rumus W = F s) satuan usaha itu sama juga dengan satuan energi. o..oooh. kalo gak enerji ya energi. oalah anak-anak macam mana kamu ini (bergumam). hp? S4P : hp itu apa pak? Guru : hapemu..blackberry...ayo hp singkatan dari? SBP : Horse power!! Guru : Nah.. wes iso kae lho,, S4P : Apa pak? Guru : Krungu suarane.... SBP : Horse power. BS : Horse power... Guru : Tenaga kuda bohoso jowo ne..tau? dah trus nomer empat! 185

(205) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 16. Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru kilowatt jam.. betul. kilowatt...kilowatt..kilowatt itu daya.(sambil memperagakan tangan) dah? dikalikan waktu dah? jadi joule. jadi energi. bener tuh 1,2,3,4 betul semua. Guru menjelaskan Guru : Hmmm...coba perhatikan ini mumpung saya ingat! nomer 5, konsep satuan nomer 5. nomer 5.. nomer 5. itu semuanya salah itu a b c d e. joule saat satu joule adalah sama dengan? yak? itu newton per meter yang membahas soal betul newton kali meter!!! ya? bukan per!! yah jawabannya ini c no 5. tapi bukan newton per meter. (18 September Siswa : Terus? 2013. PertemuanII, Menit ke (36:33 – 37:25). Guru : Yaudah,, newton kali meter! heh!! heh!! kamu lihat ini (menunjuk rumus dipapan tulis persamaan W = F.s) W udah? donk? donk? ini gaya nya satuannya newton, s satuannya? Guru,SB : meter Guru : Newton kali meter itu podo karo joule. ho oh toh? dah? oke... terimakasih. untuk hari jumat kamu kembali ke lab. intinya kalo tidak ada perintah kamu dikelas, berarti kamu di lab. yah? terimakasih!! selamat siang semua. Gambar Aktivitas Guru 186

(206) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel.4.10. Kategorisasi Aktivitas Guru B Berdasarkan Aspek Penjelasan Prinsip No 1. Aktivitas Guru Guru menjelaskan prinsip dari usaha, yaitu hubungan antara konsep gaya dan perpindahan (17 September 2013. Pertemuan 1, video1 Menit ke 04:16-07:25) Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : ada dua hal yang perlu kamu perhatikan yang pertama.. yang pertama..untuk pergi ke(dengan nada tinggi dan menunjuk ke belakang siswa) minum saya membutuhkan? BS : energi..(guru diam memandang dan menunjuk ke arah siswa ) BS : usaha.. Guru : usaha itu kan harusnya kan kalau .. saya? (potong siswa) SB : energii.. Guru : naah..energi boleh.. yang lain? Guru : agar saya sampai ke tempat minum(sambil menunjuk) itu kan saya harus ...harus? S2L : pindah Guru : ber...pindah(dengan nada tinggi) ..ber.pindah Guru : nah sekarang.. faktor apa yang bisa menyebabkan saya bisa berpindah? S3L : gaya Guru : gaya (sambil menunjuk ke arah siswa tersebut) Guru : jadi..jadi.. untuk menghasilkan usaha tentunya ,.tentunya ada satu faktor..gaya..yang kedua ada faktor,.per? SB : perpindahan Guru : perpindahan.. jadi..jadi.. untuk menghasilkan usaha.. harus ada dua faktor penting..yaitu yang pertama gaya.. yang kedua perpindahan... dah kamu tau... sekarang..sekarang.. yang perlu kamu perhatikan lagi,.yang perlu kamu perhatikan lagi.. ada pertanyaan: siapa to yang melakukan usaha? Gambar Aktivitas Guru 187

(207) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru SB : gaya Guru : gaya ..nah jadi.. siapa yang melakukan usaha? SB : gaya. Guru : gaya..jadi usaha pasti dilakukan oleh? SB : gaya Guru : gaya.. dah??.dimana gaya tersebut menghasilkan..menghasilkan per(nada tinggi)? SB : perpindahan. Guru : perpindahan..jadi kalau gaya menghasilkan perpindahan pasti menghasilkan usaha. Guru : jadi dengan mudah bisa kamu ambil disini (guru menulis dipapan tulis) yang pertama yaitu konsepnya .. yang melakukan usaha adalah? adalah? SB : gaya Guru : ya? ini yang pertama. yang kedua (guru sambil menulis) .yang kedua konsepnya. gaya tersebut ..gaya tersebut harus menghasilkan? SB : perpindahan: Guru : menghasilkan atau mengakibatkan perpindahan. Guru : nah.. sekarang saya tanya berikutnya..... ada dua hal yang terpenting .. satu. faktor gaya (guru menggarisbawahi huruf 'F') ini saya garis bawahi. yang kedua perpindahan (guru menggaris bawahi kata 'perpindahan') atau biasa disebut dengan s (guru menulis „s‟) dah. Gambar Aktivitas Guru 188

(208) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 2. Aktivitas Guru Guru menjelaskan materi yang dianggap pokok dan penting, yaitu tentang perkalian vektor dot product dan cross product. (17 September 2013. Pertemuan 1, video1 Menit ke 09:45-14:28) Transkripsi DataAktivitas Guru Guru :perkalian vektor itu ada dua macam.. satu..masih ingat to? perkalian dot product dan yang kedua perkalian cross product...cross tau cross? Gambar Aktivitas Guru Guru : cross..silang (guru menyilangkan kedua tangan didepan dada) silang,.silang,..ambon disilang dengan kapok.kepok.gedang kepok yo to? dadine gedang krangan. (siswa tertawa)...yo to? Guru : pisang ambon di cross dengan pisang kepok ketemune pisang?godok (siswa tertawa). betul ya?.. Guru BS : Rak (nama orang) adek mu lg ngopo? baru ngedot...maksudnya?..agek mimik..yo to? mimik dot (guru bermonolog).nah,.mimik dot itu bolongane cilik (lubangnya kecil) berarti titik. artinya kalau disini dot product (guru menuju papan tulis) adalah perkalian titik,.ngono lho,.jadi (guru sambil menulis ) w ini adalah hasil kali titik vektor gaya..iki lho titik iki lho titik.nek gede jenenge totok (guru bercanda sambil melingkari "titik") (siswa tertawa). hasil kali titik antara vektor gaya dengan vektor per? : pindahan 189

(209) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : perpindahan....ya to? nah. perhatikan.ini skalar (guru memberi keterangan pada "w"). Ini kedua-duanya vektor (guru memberi keterangan pada "F" dan "s”). Jadi bisa kamu ambil disini catatan vektor kali vektor hasilnya skalar.(guru menulis). Guru : lho mungkin kamu berfikir apa aja pak vektor kali vektor hasilnya vektor? ada..contohnya ini..ini tutup ini (guru memperagakan gerakan dengan tutup spidol) adalah namanya cross product atau perkalian? Silang... Gambar Aktivitas Guru Guru :Nah ada vektor ke bawah(gambar.1), ada vektor ke sana(gambar.2) kalau ini dari bawah diputer kesana namane di cross ke. (gambar.3) suuut (nah tutup e mlayu rono=ke arah guru). (gambar.4)...suuutt(ucul=lepas, ke arah siswa) dong?.. ini cross dengan cross..eh opo?vektor dengan vektor, hasilnya vektor ya?.. jadi nek diputer rono melayune rono. nek diputer rono melayune rono .. dah?na itu namanya cross product. jadi agar tidak kamu jadi orang pelupa ya?. di ingatkan terus menerusnya.. ya? 190

(210) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar.1 Gambar. 21 Gambar Aktivitas Guru Gambar. 3 Gambar.4 Guru : (menuju papan tulis) nah ini adalah konsepnya..berarti rumusan ini..perhatikan..ini adalah rumusan konsep (guru memberi kotak gambar) Guru :sekarang,.kamu bertanya skalarnya mana?(guru menggaris 191

(211) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru bawahi "skalar") Gambar Aktivitas Guru Guru :skalar,.skalar.. ini sama dengan nilai..sama dengan har? (guru menulis) SBL : harga Guru : harga.. kalau dot product fungsinya cos.. jadi adikmu habis main main ngelak..hosh.hosh.hosh. terus ngedot.. yo to? Guru SB :makanya nilainya atau dot product dituliskan W = F kali s..apik to s e? (guru menulis di papan tulis) : hahaha 192

(212) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : cos teta.. naah dot fungsi cos,...cos becos (because) dah? jelas to?sampai sini dong? 3. 4. BS : doong.. Guru menjelaskan kamu harus latih diri kamu kira-kira disini tau gak teta itu apa kira-kira? pengertian dari Ө BS : sudut yang merupakan Guru : sudut opo? prinsip terpenting SBL :sudut lancip dari persamaan S3L : sudut siku-siku W=F.cos Ө Guru : (guru menulis) sudut antara F dengan s (17 September Guru : F ki opo? 2013. BS : gaya Pertemuan 1, Guru : s ? video1 Menit ke BS : perpindahan 14:44-15:12) Guru bersamasama dengan siswa mendefinisikan bunyi hukum kekekalan energi serta menjelaskan bentuk-bentuk perubahan energi di dunia ini. Guru :sekarang saya mengingatkan lagi, "pernahkah kalian dengar hukum kekekalan energi? BS : pernah.. Guru : tolong sebutkan bagaimana bunyi hukum kekekalan energi!dipikir dulu, baru nanti dijawab! jangan menjawab dulu tanpa berpikir.itu bukan anak IPA. Devi (menunjuk)! ayok! sebutkan hukum kekekalan energi! masak gak bisa? hemm!! Sulis 193

(213) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru (17 September 2013. Pertemuan 1, (video1 Menit ke 48:44-50:39) + (video 2 Menit ke 00:01-06:00) Transkripsi DataAktivitas Guru (menunjuk), lainnya dengarkan! Ya apa kok tanya aku? aahhh SMP nya ditengah hutan dulu...hemm... Yuli(menunjuk)? dengarkan semua, (S7P: ''yuli gak donk"). salah gak apa-apa, nanti kalo udah saya pukul kamu (bercanda) SB : hahahhahaha Gambar Aktivitas Guru Guru : Energi.... ayooo?? S7P : tidak dapat diciptakan ataupun dihancurkan.. Guru : gak usah takut, takut kau sama aku!!! (S7P: iya pak, sambil tertawa) SB : hahahhahah Guru : memangnya aku orangnya menakutkan.. Duh cantiknya..,Ayo. Guru : Kurang menakutkan......Duh cantiknya..,Ayo.. (Guru menyuruh siswa untuk menjawab pertanyaan tentang bunyi hukum kekekalan energi). S7P : Energi tidak dapat diciptakan ataupun dihancurkan tetapi..lupa. gak tau Pak.. (sambil tertawa) Guru : Gak tau Pak,, ayo Aji,,yang lain dengarkan. S6L : Energi tidak dapat diciptakan ataupun dihancurkan, tetapi energi dapat diubah dari energi yang satu energi yang lain. Guru : Gak bisa. Tentu kebentuk yang lain. Jadi energi itu hukumnya kekal. Tau kekal?! Kekal! Tau gak kamu kekal?? BS : gak tau.. 194

(214) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : Koreografi tangan mengepal tangan kanan seperti orang sedang menunjukkan otot yang artinya kekar(guru hanya bercanda). Itu kekar.(siswa tertawa). Guru :Energi itu adalah kekal. Kekal itu aba..di., Tidak bisa diciptakan dan tidak bisa di,,musnahkan. Hanya dapat diubah bentuknyaa, dari satu bentuk ke bentuk yang lain.,Itulah yang harus kamu pahami(sambil mengetukan penggaris ke lantai). Perhatikan! Please look at me.(semua siswa seketika melihat guru). Look at me, look at me(seperti mengajak siswa untuk memperhatikan guru) Itulah yang namanya kebesaran Tuhan.,yang artinya energi itu bukan............tetapi amin. (Tiba-tiba ada seorang murid perempuan yang masuk kelas, dan Guru berakting seperti mengusir setan, semua siswa tertawa). Dengar!(sambil mengetukkan penggaris ke lantai) artinya bahwa, tentang energi itu betul-betul dibawah kekuasaan Tuhan.. yang bisa menciptakan hanya? Guru, BS : Tuhann. Guru : Yang bisa memusnahkan juga?? Guru, BS : Tuhann.. Guru : Kalo kita domainnya hanya pada,,memanfaatkan.., mengubah dari satu bentuk kebentuk yang lain. Tapi sama sekali gak bisa menghilangkan. Sorry maaf mengganggu(guru membuka HP), terpaksa harus dibuka. Tetap penting, tau gak penting, penting.(dengan logat batak). Udahh, gitu ya, jadi makanya kalo kamu belajar fisika mestinya kamu bisa jadi orang yang 195

(215) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru taat kepada Tuhan. Karena semua orang diajari atau semua dipelajari bahwa semuanya milik? Guru BS : milik Tuhan.. Guru : Oleh sebab itu ahli fisika yang tidak ber-Tuhan pasti akan menghancurkan dunia. Ahli fisika yang tidak ber-Tuhan itu pasti menghancurkan dunia. Sahabatku Einstein, iya itu sahabatku pernah mengatakan. Dengarkan baik-baik. Ini salah satu yang membicarakan tentang Tuhan. Jadi guru agama sebentar. Einstein mengatakan : “semoga apa yang aku peroleh ini, dimanfaatkan oleh orang-orang yang bertanggung jawab, demi kesejahteraan umat manusia”. Kalo tidak, dia marah nanti orang nggawe bom sapenake dewe. Contohnya teror. Teror itu kan ngebom. Kasian munyuk we keno bom.(siswa tertawa) Padahal munyuk ki ra berdosa. Ndak tau dosa itu munyuk sama sekali keno bom yo mati. Oke, gitu ya. Nah sekarang berikutnya(sambil mengetuk penggaris ke lantai) masuk pada bentuk. Bentuknya tadi. Guru :Coba sebutkan bentuk-bentuk energi. SB : Energi Kinetik (Guru mengulang kata-kata siswa S2P), Energi potensial (Guru mengulang kata-kata siswa), Energi Maekanik (Guru mengulang kata-kata siswa S3P). Guru : Apa lagi? S3L : Energi kalor(guru mengulang kata-kata siswa), Guru : Energi...,panas karo kalor podo,,nek kolore pedot panas.(semua siswa tertawa) terus energi? Energi??(guru sambil menunjuk ke atas arah lampu) SBL : Listrik 196

(216) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : Listrik, Energi?? SBL : Cahaya Guru : Cahaya dan seterusnya. Jadi kalo saya tanya(sambil mengetuk penggaris ke lantai) Apakah cahaya itu? BS : Energi... S1L : Salah satu bentuk energi. Guru : Salah satu bentuk? SS,Guru : Energi... Guru : Apakah listrik itu(sambil mengetuk penggaris ke salah satu meja siswa) S4P : Salah satu bentuk energi. Guru : salah satu bentuk energi..,sebutkan perubahan bentuk energi listrik menjadi energi panas(Jari guru menunjuk ke salah satu siswa S4P). Siswa yang ditunjuk tiba-tiba oleh guru tidak bisa menjawab pertanyaan guru. Guru : Artinya dia sempat. Sempat blank sekian detik. SB : setrika.(namun tidak terdengar jelas) Guru : Hem? S1L : Setrika. Guru : SeGuru dan Siswa: Setrika(guru mengeja) itu setrika listrik bukan setrika areng(semua siswa tertawa) lohh, kan ada toh setrika areng?Areng itu bisa seluruh panas, wah itu zaman saya masih muda, setelah saya agak besar, setrikanya sudah gak pake listrik, sudah tidak pake areng. Pake? Bantal.(semua siswa tertawa). Lho iya zaman aku kuliah, temen aku kuliah itu orang Kartorejan. Apalagi mau setrika. Kesulitan betul, beli areng aja gak kuat kok, Gambar Aktivitas Guru 197

(217) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 5. 6. Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru apalagi beli setrika. Udah dilempit aja, kekne ngisor bantal turu. Tangi-tangi lan bagus.(semua siswa tertawa dan senang). Tau gak kau?? Tau gak?! Tu apa?? Heh?(melihat salah satu siswa)Tahu tempe. Guru menjelaskan Nah contoh energi potensial energi potensial gravi?? prinsip energi BS,Guru : tasi... potensial. Guru : Berati orang semakin.. tinggi,,makain jauh kesana(sambil (17 September menunjuk ke atas) heeh. Dia mempunyai energi potensial 2013. PertemuanI, semakin?? video2, Menit ke BS : Tinggi (dengan suara pelan).. (11:55 – 12:40). Guru : Besar. Terhadap siapa?? Acuannya(sambil mengetuk lantai) terhadap permukaan?? BS : Bumi.. Guru : Bumi..dadi nek mau ki Rt nganti tekan Presiden jabatannya kedudukannya semakin tinggi kemampuan atau kemungkinan untuk melakukan korupsi semakin besar. Jadi kalau ini kamu posisinya semakin tinggi maka energinya, energi potensialnya semakin besar. Untuk apa?? Untuk kemungkinan bahwa kamu cenderung untuk. Untuk?? BS : Jatuhh Guru menjabarkan persamaan yang Guru :Sekarang baru masuk pada hukum kekekalan energi Me.. SB,Guru : kanik.. Guru : Kekekalan hukum kekekalan energi mekanik tadi dikatakan 198

(218) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru berlaku pada hukum kekekalan energi mekanik dengan jelas dan rinci. (17 September 2013. PertemuanI, video2, Menit ke (16:03 – 20:30). Transkripsi DataAktivitas Guru adalah energi Mekanik terdiri dari (guru sambil menghapus papan tulis) BS : Energi potensial Guru : Energi potensial dan energi kinetik (mengejakan kepada siswa) Yo..Sekarang bunyinya hukum kekekalan energi Mekanik (sambil menghapus papan tulis) siapa masih dong?? (ada beberapa suara jawaban siswa tetapi kurang jelas) Yo Tasya,, Gambar Aktivitas Guru S8P(Tasya): Tasya disitu to? Guru : Hem,,ayo, Tasya.. S8P(Tasya): Kedudukan pada suatu sistem yang dihasilkan gaya dalam dan gaya luar yang konservatif atau tidak bekerja gaya luar atau gaya dalam tak konservatif maka energi mekanik sistem pada posisi apa saja selalu tetap atau kekal. Guru : Woh apik tenan. Leh mu maca sip. Tapi ndak usah terlalu jauh. Ben gampang gini aja, energi mekanik itu terdiri dari energi potensial dan energi kinetik. Kalimat yang paling sederhana. Namanya, yang namanya hukum kekekalan energi mekanik yo mekanik awal sama dengan mekanik akhir selesai. Dah, hukum kekekalan energi mekanik adalah energi mekanik awal sama dengan energi mekanik akhir(ada beberapa siswa yang mengikuti kata-kata guru). Nah kalo mekaniknya terdiri potensial dan, Dan,,gravitasi yo potensial plus kinetik awal sama dengan potensial plus kinetik akhir. Dong gak? Kalian nanti gak usah. Gak usah terlalu panjang-panjang gunakan aja dah pertama (guru sambil menulis dipapan tulis) Em, energy mekanik ya ini. Yah, ini sma dengan Ek plus Ep (Em = 199

(219) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Ek+Ep). Sekarang kalo kamu bicara hukum kekekalan energi mekanik (berbicara dengan mengeja saat menulis H. kekekalan energi mekanik). Yang namanya hukum kekekalan itu kan kondisinya kan kekal. Dong??(sambil menunjuk tulisan kekekalan) ini kamu ambil saja Mk Energi Kin,,Ehh Energi mekanik awal sama dengan Energi Mekanik akhir,,udah gini aja (berbarengan menulis Em Em awal=Em akhir). Guru :Lah energi mekanik awal ini terdiri dari, dari? (guru secara bersamaan menulis sambil mengeja “Ek awal + Ep awal = Ek akhir + Ep akhir” beberapa siswa mengikuti ejaan dari guru) udah sret, atau biasa ditulis Ek0+Ep0 = Ek1+Ep1 = Ek2+EP2 = ....( sambil menulis guru mengejakan rumus tersebut dan siswa mengikuti, dan pada sama dengan yang terakhir guru berkata “ sma dengan sak jelehe ngono lho”) betul gak?? Kenapa buanyak?? Yo kekal, kapanpun kamu mengambil titik-titik satu, dua, tiga, sampai seribu tetep selalu sama.ya? Guru :Nah sekarang kalo ini kamu mengambil yang contoh yang mudah 1 1 duluan, berate disini kamu gunakan mv02+mgh0 = 2 2 mv12+mgh1 = .... sak jelehe(sambil menulis guru mengejakan rumus tersebut dan siswa mengikuti) mudah rumusnya ming begini tok. Heh. Oke? Dong sampai sini? Tau? Oke. 200

(220) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 7. Aktivitas Guru Guru menghubungkan antara konsep usaha dengan perubahan energi potensial gravitasi Bumi. (17 September 2013. PertemuanI, video2, Menit ke (25:48-29:12) Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru :Sekarang berati kalo kamu mengambil kesimpulan disana menjadi mgh sekarang saya tanya. Kalo ke bawah. Kalo ke? BS,Guru : bawah.(Guru sambil menunjuk ke arah bawah) usahanya positif atau negatif? SS : Positif.. Guru : Positif..Nah. Energi potensialnya bertambah atau berkurang? (ada beberapa siswa yang mengatakan bertambah tapi lebih banyak siswa yang mengatakan berkurang) Ber?? BS,Guru : kurang... Guru : Jadi..kalau benda ke bawah, usaha sama dengan pe-ngu-ra-ngan energi poten... SS,Guru : sial.. Guru : Betul ndak?? Kalau ke atas? (lalu terdengar jawaban beberapa siswa yang menjawab bertambah dan ada juga yang menjawab berkurang) usahanya?? Usahanya ne.. BS,Guru : Gatif... Guru : Tingginya? Ber..tambah., jadi kalau ke atas? Pengurangan usaha sama dengan penambahan energi potensial (terdengar beberapa siswa mengikuti kata-kata guru) Dong?? Perlu saya tulis?? (Guru menepuk kedua tangan) S8L : ya.. Guru : Saya ulangi. Engko tulis dewe ben otakmu..juga bekerja..rungokke (sambil menepuk kedua tangan). Tidak menulis semuanya! Semuanya tidak menulis! Kalau menulis saya tutuk dengan ni!! (sambil mengambil penggaris dan memperagakan seolah-olah memukul dengan penggaris) Kalau benda ke bawah. Kalau benda? 201

(221) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Kebawah..perpindahannya searah dengan gayanya, maka usahanya adalah positif. Dah? Disana udah ditulis. Tetapi yang terpenting adalah saat dia ke bawah, ketinggiannya ber...kurang berarti usaha positif sama dengan pengurangan energi poten..sial. Saat ke atas ?? Usahanya ne?? BS : negatif.. Guru : Hanya ber..tambah.. energi potensialnya ber..tambah. Berarti saat ke atas?? Pe-ngu-ra-ngan energi potensial. Yok..sama dengan?? Penambah..eh BS,Guru : Pengurangan usaha sama dengan penambahan energi potensial.. Guru : Tulis dewe yo?? BS : ya.. Guru : hah, harus ditulis sendiri. Le nulis dimana (guru menuju papan tulis) le nulis disini! Ni lho! Sak ngisore iki! (guru menunjuk posisi untuk menulis dibawah rumus “ W = w.s = mg.s = usaha + ") Disini (guru menunjuk di atas rumus “ w >< s”) sak ngisore iki (guru menunjuk dibawah rumus) W = -ws = -mg.s Diteruske. Saat ke bawah saat ke atas 202

(222) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 8. Aktivitas Guru Guru menjelaskan persamaan a=F/m, yang diturunkan dari konsep hukum Newton 2 dengan jelas. (17 September 2013. PertemuanI, video2, Menit ke (35:00-37:13) Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru :nah masih ada satu lagi.(Guru menepuk kedua tangan) yok berpikir., berpikir sekarang rumusnya W sama dengan W usaha W sama dengan?? BS : W... Guru : W sama dengan? Rumus pokok atas sendiri tadi. W F kali ?? S3P : F kali s Guru : s..dah perhatikan., rumusnya tadi (sambil menghapus papan tulis, setelah itu menepuk kedua tangan) rumusnya W sama dengan? BS : F kali s.. Guru : F kali?? BS,Guru: s..ya.., sekarang saya tanya. Perhatikan! Hukum Newton kedua. Siapa masih ingat?? (beberapa siswa terdengar mencoba untuk menjawab). Yok. W sama dengan F kali..(guru menulis dipapan tulis “ W= S”) F kok dadi koyo ngene ki lho. (semua siswa tertawa). Yo rak yo (setelah itu guru menghapus tulisan S dan melanjutkan menulis rumus) W sama dengan F.S cosθ (guru mengejakan rumus “ W= F.S cosθ”) dah gini aja dah (sambil mengkotaki rumus “W=F.S cosθ”). Nah..kalo kamu tadi bicara vektornya, bicara vektornya kamu tahu bahwa S3P (guru menulis W = F . S ) dan mengejakan “ W sama dengan Vektor F Dot Vektor S”. Nah sekarang kalo ada F (guru menulis F) Hukum Newton kedua. : m kali a 203

(223) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : sama dengan m kali a(berbarengan menulis “= ma”). Sekarang Berarti..Perhatikan! Berarti setiap kali ada F pasti ada a (guru menunjuk simbol a di papan tulis) betul ndak? Guru :Gaya kan bekerja pada benda(sambil menunjukkan penghapus). Benda kan pasti sudah pasti punya massa, itu hal yang pasti. Guru 9. :Dah kesana, tetapi yang harus kamu perhatikan hukum Newton yang dituliskan F=ma (sambil menunjuk dan mengejakan rumus “F = ma”) lebih tepat ditulis seperti ini. Lebih tepat ditulis (guru menulis dan mengejakan rumus (“ a = F ”). m Guru Guru :coba rumus apa saja yang berlaku pada GLBB?hem? menjabarkan maka,..berlaku?? yok,. prinsip usaha S1L : berbicara tidak cukup jelas. adalah sama Guru : opo? dengan perubahan S1L : st...(berbicara pelan) energi kinetik. Guru : yo oke,. Guru mengganti S1L : S = vo kali t plus 1/2 at kuadrat (guru mengikuti dan menuliskan rumus GLBB apa yang dikatakan S1L)... yang sudah ditulis Guru :yaa,.. yang lain? sebelumnya. (18 September 2013. S2L : Vt 204

(224) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru PertemuanII, Menit ke (02:55-10:16) Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : Vt sama dengan? BS : Vo plus at Guru : vo plus a t,.nah ini yang kedua ini kita ubah bentuknya,..coba bentukmya menjadi vt.. vo nya pindah kesini(pindah ruas) BS : min vo sama dengan a kali t (guru sambil menuliskan) Guru : berarti a sama dengan? BS : vt minus vo bagi t (guru sambil menuliskan ) Guru : iyaa,..sekarang,..sekarang,.masuk kerumus ini,. yaa,.masuk kerumus ini,. sehingga(guru menulis shg) kamu baca sgh.. BS : shg,. Guru : oo,. shg..ngantuk kamu?(guru menegur salah satu siswa membuat sebagian siswa tertawa) 205

(225) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : yookk,. usaha sama dengan,..sama dengan?,.gaya kali s kali cos teta (diikuti beberapa siswa) untuk teta sama dengan nol derajat..mempunyai arti F sejajar S gayane.. ke depan,.bergeraknya juga kedepa,..dah?,.itu namanya sejajar,..dah,.. kalau untuk F sejajar s atau cos tetanya sama dengan,..e..opo,.tetanya sama dengan nol derajat,,.berarti nilai cos tetanya sama dengan? BS : nol.. Guru : maka cosinus nol derajat sama dengan? S1L : satu... Guru : satu,.berarti w sama dengan F kali s,..yok di copy... m kali a dikalikan s,.. yok dicopy a nya.. BS : m kali.. Guru : vt? S3P : vt min v nol.. Guru : min?? BS : min v o. Guru : v o per?? BS : per t.. Guru : t,... s nya? SBP : s nya (nada sambil mengingat-ingat) Guru : vo kali t,,. 206

(226) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru SBP : plus .. Guru : plus..setngah a t kuadrat ini juga bisa.nah sekarang.nampaknya kalau pake ini nanti kamu puseng,..tau puseng,.hah? (siswa tertawa) pusing,..nah,.makanya saya bantu dengan rumus ketiga...kamu masih inget ndak rumus yang ketiga itu,..yang tidak saya tuliskan,..hem? Gambar Aktivitas Guru Guru : ini saya tulis di bawah. ini saya tulis di bawah vt sama dengan vo plus a t..di sini ada rumus lagi satu,..siapa yang masih ingat? BS :2as Guru : 2 s a = vt kuadrat - vo kuadrat (guru menulis rumus yang ke dua) Guru : yak,.berarti di sini (persamaan 2) kamu bisa mencari s nya bisa mencari a nya,.betul gak?. berarti kalau disini pakai s kali a atau a kali s akan diperoleh? Guru : vt kuadrat min vo kuadrat per?? 2 ( beberapa siswa mendikte 207

(227) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru persamaan) Gambar Aktivitas Guru Guru : sekarang pakai rumus ini saja,., a kali s..ini biar kamu tidak pusing,.ketemune mesti podo.,.ini nya di ganti (guru menghapus persamaan). Guru :a kali s itu podo karo.. ini (guru memberi kurung sama dengan (guru menulis sambil di dikte beberapa siswa) vt kuadrat min vo kuadrat per dua. Guru : yok,. di pengke (dikalikan) satu-satu,.. sama dengan? Guru : 1/2 kali m vt kuadrat - 1/2 m vo kuadrat (beberapa siswa mendiktekan persamaan) Guru :nah siapa masih ingat,.. energi kinetik ki rumuse opo to?,.rumusnya,.energi kinetik? beberapa siswa mencoba menjawab: E k sama dengan Guru : Ek sama dengan 1/2 mv kuadrat...nah berarti.. ini boleh kamu tulis sama dengan Ekt,..iya gak? setengah m v kuadrat..karena pakai t yo 1/2 m vt kuadrat sama dengan Ekt....kalau di sini? 208

(228) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru BS : E k nol. Guru : (guru menuliskan gambar)...dah.. dong gak? BS : oooo..dong. Guru : tau ya.. 10. Guru menjelaskan dengan rinci dan detail tentang rumus dimensi dari usaha. (18 September 2013. PertemuanII, Menit ke (21:04-28:00) Guru : Yang sudah selesai dibuka latihan soalnya,.,yang sudah selesai dibuka latihan soalnya halaman berapa? S4P : Latihan soal nomor berapa e pak? Guru : Gak tau (jawab guru dengan bercanda) Siswa : hahahha S5P : halaman 71 pak,.. Guru : Oke,.halaman 71.. Guru : Udah??(sambil menepuk tangan),.., Ayoo,..Opo Tan...(guru menegur S6P yang ribut di kelas) Nomor satu,.nomor satu. ngantuk Ji? Raup... (Siswa cewek tertawa). Raup dulu sekarang.. ayo sekarang. wong ngantuknya sekarang kok raupnya nanti..sekarang ayo sekarang. Nek ra sekarang tak tutok koe.(Guru menegur siswa S2L yang bernama Aji karena kelihatan ngatuk di kelas dengan nada bercanda) S2L : Oh..iyo pak..iyo pak (SS tertawa) Guru : Ayo baca nomor satu. Sekolah kok lier-lier. Dah makan belum kau? (S2L: udah pak) terlalu banyak itu makannya(SS tertawa). meskipun tempe itu mahal tahu mahal, tapi yo jangan makan tempe gembos, kalau nggak kerupuk..kerupuk. Yo nomer satu! Gambar Aktivitas Guru 209

(229) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru S2L : Dimensi usaha adalah? Guru : Dimensi usaha, u..saha. kamu lihat dimensi usaha itu sesuai rumusnya. hah? untuk mencari dimensi, cara yang paling mudah kamu ingat rumusnya, ingat satuannya. udah? kalo kamu sudah ingat rumusnya dan satuannya tidak terlalu sulit. pitik mu aja yang sulit.. sulit pitik (guru bercanda). Guru :ayoo W sama dengan F kali s. udah? (BS: iya) sekarang kalo kamu pake ini,sekarang kalo kamu pake (menunjuk persamaan W=delta Ek) ini boleh aja. musti ketemunya sama. dah? oke kalo pake ini F s. sekarang F nya = m kali a dikali s. sekarang satuannya, ayoo!! massa satuane opo? SB : Kilogram Guru : Kilogram, percepatan? meter persekon kuadrat. s? s iki jarak. meter.. berarti kilogram meter kuadrat sekon min dua. nah dimensinya kilogram itu? (siswa mengikuti perkataan guru) SB :M Guru :M besar. meter itu adalah BS : L sekon itu BS : T. Guru : Kamu mau pake yang tadi boleh,,seperti yang kemarin. ayok! coba ada berapa rumus usaha?sekarang hitung. kemarin waktu usaha yang kedua W = Δ Ek. pake ini juga boleh. look at me dulu! cek...cek..cekk! liat kamu liat. Semua yang aku miliki aku kasikan pada kamu. kalau mau menerima, kalau gak ya nggak.ya sudah. 1/2 mv2cukup ini aja. ½ nya gak usah ditulis. satuan m itu 210

(230) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru apa? kilo...gram. v nya? meter per sekon kurung kuadrat. jadi kilogram meter kuadrat per sekon kuadrat. kilogram meter kuadrat sekon pangkat min dua. M L kuadrat T pangkat min dua. (guru memberi tanda panah ke pembahasan dengan rumus pertama) sa...mi! SB : Tertawa Guru : Oke? udah..hah? Gambar Aktivitas Guru Guru : Adalagi... pake pas jatuh itu lho kemarin. kalo kebawah.. kalo kebawah! usaha sama dengan pengurangan energi poten? Siswa : Potensial Guru : Potensial.. kalo ke atas? pertambahan. (guru memperagakan tangan ke atas) Iyo toh? berarti kalo pake W =mgh. Itu m nya? kilogram. g? meter per sekon kuadrat. h nya? meter. kilogram meter kuadrat per sekon kuadrat. kilogram meter kuadrat sekon pangkat min dua. M L kuadrat T pangkat min dua (menarik garis ke pembahasan 1 dan 2) the same. ora ngerti the same? ora ngerti? ora ngerti terus. hoh? 211

(231) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : kurang cakap aku? SB : hahhahahahha Guru : Cah iki melamun terus (bergumam).nglamunin siapa kamu? ada? ada? dah.. kamu milih yang mana silahkan yang penting.. yang penting rumusnya itu benar, dah? satuannya betul. pasti nanti dimensinya juga? S3P : betul Guru : Gitu lho bee. 11. Guru memberikan soal yang mengandung prinsip pada materi usaha dan energi, yaitu prinsip kekekalan energi mekanik dengan rumus Em awal = Em akhir. (18 September ayo rosi.. baca rosi nomer 4! S3P(Rosi): Seberapa cepatkah seekor gajah yang massanya 300 (salah seorang siswa memotong "3000") agar memiliki energi kinetik yang sama yang bermassa 60 kg yang berlari dengan kecepatan 10 m/s? Guru : Kamu ulangin membacanya! dirasakan! yang seolah-olah kamu seekor gajah. (SB: tertawa). ayo baca sampe mahir! S3P(Ros) : Seberapa cepatkah seekor gajah yang massanya 3000 kg harus berlari agar memiliki energi kinetik yang sama dengan seorang bermassa 60 kg yang berlari dengan kecepatan 10 m/s? Guru : Bisa gak mencarinya? ya kamu gunakan Ek gajah sama dengan 212

(232) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru 2013. PertemuanII, Menit ke (32:50-35:18) Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Ek menus (SB: tertawa). dah ayok! Ek gajah sama dengan Ek menus..ia! ini setengah massa gajah (sambil menulis dipapan tulis) kecepatan kuadrat gajah sama dengan? BS,Guru: Setengah massa manusia kali kecepatan kuadrat. Guru : Setengahnya dihilangin dulu! kamu disuruh mencari opo? disuruh mencari v gajahnya. ayo kita cari! berarti sama dengan? ayok!! (semua siswa berpikir dengan mencoba menjawab dengan suara pelan) BS : 3000... Guru : 3000 boleh. kali v gajah kuadrat. sama dengan? G,SB : Enam puluh kali 10 kuadrat... seratus. Guru : Betul? iya gak? SB : Iyaa Guru : Berati gajahnya sama dengan hilangin (mencoret angka nol dikedua belah persamaan) berarti enam per tiga. berarti 2. berarti v gajahnya akar? Guru,BS: akar dua meter per sekon. (guru mengejakan kepada siswa) 213

(233) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel.4.11. Kategorisasi Aktivitas Guru B Berdasarkan Aspek Penjelasan Materi dengan Prosedur yang Sistematis No 1. 2. Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : pagi.. SB : pagi pak Guru : sehat semua? SB : Puji Tuhan Guru : yak..ada yang mau ditanyakan untuk materi yang kemarin? bahan untuk mid semester materinya yang kemarin. hanya (17 September masalah persamaan gerak, persamaan hukum Newton tentang 2013. gerak itu aja... ada yang mau ditanyakan? Pertemuan 1, BS : belum video1 Menit ke Guru : belum. atau tidak? kalau belum saya menunggu tapi kalau tidak 00:01-01:44) tak teruske (Guru menunggu). Gak ada ya.. sementara gak ada.. oke kalau tidak ada kita masuk materi baru . materi yang termudah . sebelum yang tersulit kita masuk yang termudah. besok masuk lagi yang tersulit. (seorang siswa masuk terlambat) Guru: ayoo cepeet tante.. Guru : Coba. kita masuk pada usaha dan energi. Guru menjelaskan Transkrip aktivitas dan gambar guru A dapat dilihat pada materi energi “Kategorisasi Aktivitas Guru B Berdasarkan Aspek Penjelasan Konsep, mekanik dengan Aktivitas no.11“. (Hlm.170-176). sistematis (17 September 2013. PertemuanI, video2, Menit ke (06:05 – 16:03). Gambar Aktivitas Guru Guru memberikan pernyataan kepada siswa akan memulai pelajaran dari materi yang termudah. 214

(234) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabek.4.12. Kategorisasi Aktivitas Guru B Berdasarkan Aspek Penjelasan Materi dengan Analogi yang Kuat No 1. 2. Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru menjelaskan Guru : Rak (nama orang) adek mu lg ngopo? baru perkalian dot ngedot...maksudnya?..agek mimik..yo to? mimik dot (guru product dengan bermonolog).nah,.mimik dot itu bolongane cilik (lubangnya kecil) analogi yang unik berarti titik. artinya kalau disini dot product (guru menuju papan dan menarik. tulis) adalah perkalian titik,.ngono lho,.jadi (guru sambil menulis (17 September ) W ini adalah hasil kali titik vektor gaya..iki lho titik iki lho 2013. titik.nek gede jenenge totok (guru bercanda sambil melingkari Pertemuan 1, "titik") (siswa tertawa). hasil kali titik antara vektor gaya dengan video1 Menit ke vektor per? 10:42-11:42) BS : pindahan Guru : perpindahan....ya to? Guru menjelaskan .. kalau dot product fungsinya cos.. jadi adikmu habis main main rumusan dari ngelak..hosh.hosh.hosh. terus ngedot.. yo to? W=F.scosθ, dengan analogi yang khas agar siswa mudah memahami. (17 September Guru :makanya nilainya atau dot product dituliskan W = F kali s..apik 2013. to s e? (guru menulis di papan tulis) Pertemuan 1, video1 Menit ke SB : hahaha 13:37-14:28) 215

(235) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : cos teta.. naah dot fungsi cos,...cos becos (because) dah? jelas to?sampai sini dong? BS 3. Guru menggunakan analogi mengerem sepeda motor, untuk menjelaskan usaha negatif. (17 September 2013. Pertemuan 1, video1 Menit ke 25:23-27:27) : doong.. Guru : apakah yang namanya usaha mesti..mesti,..saya menginginkan untuk mendapat? (siswa diam tidak menjawab) Guru : kamu ingin mendapat..ingin mendapatkan duit..duit,.berarti kamu usahanya ingin mendapat.. tapi kalau jenenge kecelakaan,. apakah kamu juga ingin mendapat kecelakaan? BS : tidak.. Guru : tidak,.ya ndak?..pernahkah kamu ingin mendapat kecelakaan? BS : tidak Guru : nah sekarang,.. bagaimana caranya agar kamu tidak mendapat kecelakaan? BS : harus ati,ati. Guru : hati,.hati,.jadi usahanya hati-hati,.usahanya adalah hati-hati,.nah. usaha hati-hati kalau naik motor contohnya..kalau kamu ingin cepet sampe berarti kamu usahanya ngegas? motor. ya? berarti gayanya dengan perpindahannya se? sejajar.. atau se?arah. Tapi nek kamu ne hati-hati,.,ono munyuk lewat,.rem..dong? berarti gayanya...(siswa tidak menjawab). Kamu ingin sampe naik motor,.gayane ngeeeng berarti gayanya searah dengan?,.dengan? perpin ? BS : perpindahan Guru : tapi nek di depanmu ada munyukkemudian kamu ngerem.. ..(memperagakan mengerem motor) gayanya? (siswa menjawab 216

(236) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru pelan) Guru : gayanya? SB : berlawanan Guru : berlawanan arah dengan?.. S4P : perpindahan Guru : dengan,.perpindahan,. itu namanya usaha ne ga tif.. 4. Guru menggunakan analogi yang unik dan menarik dalam menjelaskan materi energi potensial. (17 September 2013. Pertemuan I, video2 Menit ke 09:30-12:40) Guru S5L Guru BS Guru Guru Gambar Aktivitas Guru : Saya kasih contoh. Pake logika. Pake logika. Pake jika potensial. Kan ada kalimat wah anak tersebut berpotensi untuk membunuh. Ya toh? Anak tersebut berpotensi untuk?? Copet. Betul. Anak tersebut berpotensi untuk menjadi Dokter, Anak tersebut berpotensi untuk? Nahh dan seterusnya. Kata potensial dengan kata potensi sakjane ki meh cerak-cerak. Hampirr..dekat-dekat. Nah sekarang tentunya kamu mengatakan sesuatu seperti itu pasti ada acuannya. Ada.. acuannya. Ya, Anak tersebut berpotensi untuk membunuh.mesti ada acuannya, acuannya opo kiro-kiro?? : Gowo pisau(dengan suara kecil) : Gak punya teman, wajahnya sangar, ya to? : Bertato. : Woh bertato, karo ngomong Apa pula itu(dengan logat Batak, dan semua siswa tertawa) bukan macam itulah(dengan logat batak) yahh dan seterusnya. Artinya Ada, ada? Ya,,ada potensinya untuk kesitu. Itu disebabkan kadang mempunyai. Mempunyai acuan-acuan tertentu. :Nah sekarang energi potensial saya gambar di..ada satu. Pak RT, Dua. Pak Dukuh, Tiga. Pak Lurah, Pak Camat, Bupati, 217

(237) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Sampai ke?? SB,Guru : Presiden. Guru : Dari yang paling bawah sampai yang paling atas yang berpotensi untuk korupsi yang mana? SB : Yang atas. Guru : Yang Paling.. BS,Guru : Atas.. Guru : Ya atas itu namanya opo kui ki? S1L : Jabatan Guru : Ja..batan. Orang jabatan berati orang punya Ke? SBL : Kedudukan Guru : Kedudukan(mengeja). Dong! Jadi energi potensial i sakjane podo karo energi yang dimiliki karena?? BS : Kedudukan. Guru : Kedudukan(mengeja). Dong?? Tau ya. Heeh. Lahh kedudukan terhadap siapa?? SB : Acuan.. Guru : Terhadap titik (sambil menunjuk ke arah lantai) titik acuannya. Nah contoh energi potensial energi potensial gravi?? BS,Guru : tasi... Guru : Berati orang semakin.. tinggi,,makain jauh kesana(sambil menunjuk ke atas) heeh. dia mempunyai energi potensial semakin?? BS Guru Gambar Aktivitas Guru : Tinggi (dengan suara pelan).. : Besar. Terhadap siapa?? Acuannya(sambil mengetuk lantai) terhadap permukaan?? 218

(238) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru BS : Bumi.. Guru : Bumi..dadi nek mau ki Rt nganti tekan Presiden jabatannya kedudukannya semakin tinggi kemampuan atau kemungkinan untuk melakukan korupsi semakin besar. Jadi kalau ini kamu posisinya semakin tinggi maka energinya, energi potensialnya semakin besar. Untuk apa?? Untuk kemungkinan bahwa kamu cenderung untuk. Untuk?? BS : Jatuhh 5. Guru menggunakan analogi dalam menjelaskan persamaan a=F/m. (17 September 2013. Pertemuan I, video2 Menit ke 37:14-38:22) Guru Gambar Aktivitas Guru : Artinya apa? Setiap kali ada anak(menunjuk simbol “a”) meski ada bapaknya (guru menunjuk simbol “F”). Guru :Dong (Dong : sahut beberapa siswa)..Tapi kalau ada bapaknya belum tentu ada anaknya. Opo ono sing jenenge anak ra duwe bapak...Anakonda (guru bercanda) SB : (tertawa) Guru : Ya ta..Anakonda...Anaktangga ...ya ta...Tapi kalo (guru menegur siswa yang gaduh: SSSttt). Udah bel po?? SB : Yaaaa. Guru : Makasih. Stop dulu....biar-biar kita lanjutkan besok aja. Tapi 219

(239) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru yang jelas, Perhatikan, konsep ini kamu perhatikan (guru menunjuk papan tulis w= F s cos θ ) w= F s cos θ; F = m.a. berarti kalau ada F pasti ada a. Dong...(guru menunjuk persamaan a = F/ m). Kalau a mesti.. mesti....Ayo siapa tahu ? SB,Guru : GLBB (guru menulis pada papan tulis) Guru,SBP : Gerak Lurus Berubah Beraturan. Gambar Aktivitas Guru 220

(240) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 221 d) Pembahasan Profil Kemampuan Guru B Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran Setelah menyelesaikan tahap pengkategorian aktivitas guru B berdasarkan aspek-aspek kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran, selanjutnya peneliti akan mengungkap dan mendeskripsikan kemampuan guru B dalam menjelaskan materi pembelajaran guru B dapat dijelaskan sebagai berikut: Tabel.4.13. Pembahasan Profil Kemampuan Guru B pada Aspek Penjelasan Fakta Aspek penjelasan fakta No. Indikator 1. Guru menjelaskan kejadian pada kehidupan seharihari yang dekat dengan siswa. Aktivitas Guru Guru mengilustrasikan seseorang yang ingin meminum minuman yang ada di ruangan sebelah ruang kelas, harus ada usaha untuk mengambil minum. (Aktivitas penjelasan fakta no.1) Guru menjelaskan fakta bahwa jika energi yang ada di dunia dimanfaatkan dengan tidak baik atau sembarangan akan menghancurkan dunia. Guru memberikan contoh teroris yang melakukan aksi pengeboman. (Aktivitas penjelasan fakta no. 4). Guru menceritakan pengalaman saat masih sekolah menyetrika baju dengan setrika arang akan lebih lama rapih dibandingkan dengan menggunakan setrika listrik. (Aktivitas penjelasan fakta no.5). Guru menjelaskan fakta ketika seseorang naik tiang listrik, semakin tinggi, maka energi potensialnya juga semakin besar. (Aktivitas penjelasan fakta no.6). Guru menjelaskan pada pegas juga terdapat energi potensial. (Aktivitas penjelasan fakta no.7). Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan peristiwa atau kejadian yang menggambarkan konsep usaha. Guru memiliki kemampuan menjelaskan peristiwa yang berhubungan dengan pemanfaatan energi. Guru memiliki kemampuan menjelaskan kejadian yang menghubungkan konsep Energi Potensial

(241) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 222 Guru B menjelaskan fakta-fakta yang relevan dengan materi pembelajaran. Guru B berkeyakinan bahwa dalam mengajarkan materi usaha dan energi akan mudah dipahami siswa jika memberikan ilustrasi yang terjadi pada kehidupan sehari-hari. Kemampuan tersebut sesuai dengan pernyataan guru B sebagai berikut: “Biar anak mudah mengingat-ingat dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari” Menurut guru B ilmu Fisika bidang Mekanika memiliki hubungan yang erat pada kehidupan sehari-hari, sehingga materi Usaha dan Energi dapat dijelaskan dengan memberikan contoh atau ilustrasi pada kehidupan sehari - hari. Guru B beranggapan bahwa dalam mengajarkan materi usaha dan energi siswa akan menyukai hal–hal yang terjadi pada kehidupan sehari-hari yang dekat dengan siswa, dan mungkin pernah dilakukan oleh siswa. Kemampuan tersebut sesuai dengan pernyataan guru berikut: Guru B : memang ada materi-materi tertentu yang tidak ada yang sulit untuk mencari ilustrasi itu memang ada. tidak semua materi pelajaran ada tapi untuk mekanika itu hampir semuanya ada, karena mekanika itu hubungannya dengan kehidupan sehari-hari. ow ini misalnya tadi kalau kamu ketahui berapa ..........itu contohnya banyak toh itu. Peneliti: berarti dari sekian banyak contoh itu bapak pilih yang paling dekat kesiswanya gitu pak? Guru B: he'eem..iya kan anak-anak muda kan suka sama, cah lanang bal-balan, lalu kemudian bulu tangkis, nah itu tadi dipilih yang paling dekat. dan yang seharian mereka alami. mereka alami. kalau misalnya saya berikan pake contoh nyirami itu kesana, itu juga kan anak hampir setiap hari melihat toh? melihat bahkan mungkin pernah mengalami juga. Aspek penjelasan fakta No. Indikator 2. Guru menjelaskan materi usaha dan energi dengan mengilustrasikan objek yang mudah dilihat oleh siswa Aktivitas Guru Guru menjelaskan cross product dengan mengilustrasikan memutar tutup spidol. (Aktivitas penjelasan fakta no.2) Guru menjelaskan materi usaha positif dan usaha negatif, dengan menggunakan objek yang mudah dilihat oleh siswa, yaitu penghapus. (Aktivitas penjelasan fakta no.3) Guru menjelaskan materi usaha adalah sama dengan perubahan energi kinetik dengan menggunakan objek penghapus. (Aktivitas penjelasan fakta no.8). Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan objek yang dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan materi cross product Guru memiliki kemampuan menjelaskan objek yang dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan materi usaha positif dan usaha negatif Guru memiliki kemampuan

(242) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 223 menjelaskan objek yang dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan pengertian usaha adalah sama dengan perubahan energi kinetik Guru B menjelaskan fakta-fakta yang relevan dengan materi pembelajaran. Guru B beranggapan dengan memanfaatkan objek yang dekat dan mudah dilihat oleh siswa akan membantu siswa dalam memahami materi usaha dan energi. Guru B berkeyakinan dengan menggerakkan objek yang mudah dilihat, siswa menggunakan dua indera, yaitu indera pendengaran dan indera penglihatan. Dengan pendengaran siswa belajar bahasa, dan dengan penglihatan siswa dapat melihat hal-hal yang terjadi secara langsung. Guru B memanfaatkan objek konvensional seperti spidol dan penghapus dengan tujuan memudahkan siswa dalam memahami materi. Karena dengan menggerakkan objek konvensional siswa tidak hanya mendengar, tetapi dapat melihat proses gerakan yang terjadi secara langsung. Kemampuan tersebut sesuai dengan pernyataan guru dalam kutipan wawancara dengan peneliti sebagai berikut: Peneliti : pada saat mengajar bapak sering menggunakan media konvensional yaitu menggunakan penghapus,.bulpen,spidol..dan beberapa kali menjelaskan konsep yang diikuti gerakan tangan,.kalau boleh tau alasannya apa pak? Guru B : satu,anak itu dalam belajar,pasti menggunakan indera mata dan telinga,.itu yang terpenting itu,.mata dan telinga.nah mata itu kita menggunakan hal-hal yang bisa dilihat langsung oleh anak..ya? sedangkan telinga dengan bahasa,.hanya itu aja,.daripada saya duduk manis diem aja kita bicara seperti mengajar opo?sejarah po ppkn,.haa,.Fisika seperti apa kalau seperti itu. intinya kita adalah memanfaatkan dua indera yang dia miliki sebagai alat bantu untuk belajar biar lebih mudah. jadi kita tidak hanya menggunakan suara tok, ya tapi kita juga pakai matanya he'eh dengan saya gerek maka maka mereka melihat disana maka disamping dia mendengar penjelasan mendengar maka dia melihat. kamu belajar membaca buku dengan kamu apa membaca sambil melihat prosesnya pasti akan lebih mudah yang yang itu. ya lebih mudah. Peneliti : lucu pak,. Guru B : haa.disamping lucu anaknya yo gak tahu,. Peneliti : berarti itu lebih membantu siswa dalam.. Guru B : yaa,,.sangat membantu,.sangat membantu..gerakan gerakan disana,.saya beri contoh,gerakan yang sangat mudah mereka iso mbyangke tetapi anak juga

(243) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 224 tidak terlalu tegang,.sehingga mereka juga menjadi nyaman,jadi ngerti dan sebagaionya,..misalkan saya beri contoh gelombang,..memberi contoh gelombang,.saya tidak memberi gelombang yang kesana (menggerakan tangan membentuk gelombang ke rah horizontal)..jangan gelombang yang kesana,..gelombangnya kebawah (membentuk gelombang dengan dua tangan menyerupai lekuk tubuh manusia),.maka anak langsung..ooooo,..dong disana...itu membuat situasi menjadi gerrrr,.tidak mati,.tidak mati,.kalau saya mengajar seperti ini di SMA 3 anaknya langsung ngguyu kemekelen..karena disana gurunya PAKIEM...ha terus saya ngajar disana dengan gaya yang seperti itu..la 2 jam pelajaran anaknya ndak terasa.. Peneliti : berkaitan dengan media tadi pak yang menggunakan penghapus, beban atau spidol. kenapa bapak menggunakan media itu pak? Guru B : yang paling mudah dan dekat dengan didekat saya.. heee..yang paling mudah itu. yang paling mudah itu. Tabel.4.14. Pembahasan Profil Kemampuan Guru B pada Aspek Penjelasan Konsep Aspek penjelasan konsep No. Indikator Aktivitas Guru 1. Guru menjelaskan Guru menggali konsep awal siswa konsep usaha dan tentang usaha, bahwa usaha energi dengan dihasilkan dari gaya yang menggunakan menghasilkan perpindahan, dengan bahasa lisan yang memberikan beberapa pertanyaan mudah dipahami pancingan. dan menarik (Aktivitas penjelasan konsep no.1) perhatian siswa. Guru mendefinisikan pengertian konsep gaya dan perpindahan adalah besaran vektor dengan menggunakan kata kunci agar siswa mudah memahami. (Aktivitas penjelasan konsep no.3) Guru mendefinisikan usaha merupakan hasil kali titik antara vektor gaya dengan vektor perpindahan dengan menuliskan dipapan tulis. (Aktivitas penjelasan konsep no.5) Guru mendefinisikan dan Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep usaha Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep gaya dan konsep perpindahan

(244) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 225 mengidentifikasi konsep Usaha yang membentuk sudut 0º dengan memberikan kata kunci agar siswa mudah memahami. (Aktivitas penjelasan konsep no.7) Guru menjelaskan konsep persamaan usaha yang membentuk sudut Ө, dengan memberikan pertanyaan “mungkinkah” kepada siswa. (Aktivitas penjelasan konsep no.8). Guru membangun konsep siswa dengan cara bersama siswa mendefinisikan pengertian dari Energi. Guru melontarkan pertanyaan kepada beberapa siswa, agar siswa membacakan definisi Energi pada buku pegangan siswa. (Aktivitas penjelasan konsep no.10). Guru menjelaskan materi tentang usaha yang dilakukan benda yang memiliki berat dan ketinggian dengan melontarkan pertanyaan pancingan dan dengan menggunakan bahasa yang menarik perhatian siswa. (Aktivitas penjelasan konsep no.12). Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep Usaha yang membentuk sudut 0º dan sudut Ө. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep usaha yang dilakukan oleh benda yang memiliki berat dan memiliki ketinggian. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep satuan energi Guru menjelaskan konsep satuan energi ada bermacam-macam dengan menggunakan bahasa yang lucu. (Aktivitas penjelasan konsep no.15). Guru B memiliki pemahaman menjelaskan konsep.Menurut guru kunci utama menyampaikan konsep adalah bahasa. Guru menuangkan konsep menggunakan kata kunci tertentu dan melontarkan beberapa pertanyaan pancingan kepada siswa saat menjelaskan materi usaha dan energi. Kemampuan guru B tersebut terungkap pada pernyataan guru saat wawancara sebagai berikut: pertama penekanan konsep itu kita harus menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh anak. Guru menggunakan bahasa yang menarik perhatian siswa. Guru memberikan pengulangan kata-kata dalam menjelaskan suatu konsep tertentu. Menurut guru Fisika adalah salah satu pelajaran yang tidak disukai oleh siswa sehingga guru B menjelaskan konsep seperti orang dagelan (bahasa jawa) atau melawak. Kemampuan guru ini

(245) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 226 terungkap pada pernyataan guru sebagai berikut: Yang mendasarinya mesti ada konsep, tapi contoh dan bahasa biasanya spontan....Misalnya seperti orang dagelan itu. Orang dagel itu saka ngomah isa ngomong ngono ya ra mungkin. Kadang-kadang malah justru muncul dari sikap dari perilaku dari kata anak muncul sok-sok seperti itu. Guru B memiliki keyakinan bahwa dalam mengajarkan materi Fisika yang terpenting adalah konsep. Menurut Guru B dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan pancingan akan mengaktifkan siswa.Kemampuan Guru B tersebut sesuai dengan pernyataan guru dalam kutipan wawancara dibawah ini: Peneliti : Pak terkait pengetahuan tentang materi, berhubungan dengan konsep. Karena yang penting konsep ya Pak? Guru B: Iya. Yang nomor satu konsep.Padahal Fisika itu kuncinya bahasa dan matematika Peneliti : Cara bapak menuangkan konsep agar siswa mengerti konsep yang penting yang harus dpelajari bagaimana Pak? Guru: Yang pertama penekanan konsep itu kita harus menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh anak. Setelah bahasa itu mudah dipahami oleh anak, kita memberikan contoh bisa dalam bentuk contoh yang nyata.Dan mungkin ada contoh yang tidak nyata. Maksudnya ilustrasi. Konsep ini sangat penting sekali. Banyak sekali mas konsep yang saya beri contoh misalnya yang mereka tidak bisa menggabungkan, misalnya konsep getaran, gelombang, kemudian gelombang berjalan, dsb. Ini biasanya anak tahu tentang gelombang, tapi tentang getaran gak tahu ya tidak bagus. Karena kuncinya pada getaran, kalau gelombang itu prinsipnya gelombang itu getaran yang menjalar. Prinsipnya kan seperti itu. Nah itu konsep getaran harus tahu dulu. Getarannya itu apa?, faktor-faktor apa yang terlibat didalamnya? Tapi konsep penting sekali. Peneliti : Dalam memberi penekanan-penekanan atau pengulangan kata-kata itu terhadap materi, apakah tindakan bapak itu dilakukan itu spontan atau ada hal lain yang mendasari ? Guru : Yang mendasarinya mesti ada konsep, tapi contoh dan bahasa biasanya spontan....Misalnya seperti orang dagelan itu. Orang dhagel itu saka ngomah isa ngomoh ngono ya ra mungkin. Kadang-kadang malah justru muncul dari

(246) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 227 sikap dari perilaku dari kata anak muncul sok-sok seperti itu. Peneliti : Dalam setiap proses pembelajaran yang kami amati, bapak sering menggunakan pertanyaan pancingan,.sebenarnya apakah yang melatarbelakangi bapak,.atau yang menjadi alasan bapak menggunakan cara seperti itu,.. Guru B: yang melatarbelakangi adalah.,yang pertam Fisika itu sebenarnya tidak terlalu disukai oleh anak,.tidak terlalu disukai oleh anak,.hah,.bisa disebabkan karena sulitnya,tapi juga bisa disebabkan karna gurunya,.nah,.didalam hal seperti itu kita membangun komunikasi atau hubungan dengan sswa disana.,nah ini penting sekali justru disitu,.jadi,kelasnya tidak statis.hubungan guru dan anak selalu terjalin ya kesana..kemudian yang melatarbelakangi ya intinya itu,.kemudian yang berikutnya anak tu rata-rata pasif,.kalau tidak diaktifkan yo pasif,.sudah diaktifkan aja belum tentu aktif,. satu kelas itu taroklah 30 anak,.dengan cara yang seperti itu mungkin ndak ada separo kok yang aktif mas.., yang lan masih suka nggandul,.masih suka pasif. Peneliti : Kalau pengaruhnya terhadap pemahaman siswa pak? Guru: Ya itu penting,.jelas ada pengaruhnya,.besar,.jauh lebih besar daripada tidak sama sekali,..hehehhe., Aspek penjelasan konsep No. Indikator Aktivitas Guru 2. Guru melakukan Guru memberi garis bawah pada pengulangan huruf “F” dan pada kata penjelasan dengan “perpindahan”. menggunakan (aktivitas penjelasan konsep no.2) bahasa tulisan yang unik Guru mengulang kembali bahwa gaya maupun perpindahan adalah besaran vektor. (aktivitas penjelasan konsep no.4) Guru memberi penekanan konsep dengan memberi garis kotak dan keterangan penting pada persamaan W= F.s . (aktivitas penjelasan konsep no.6) Guru menjelaskan konsep usaha negatif dan usaha positif dengan jelas. Guru menggunakan Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep besaran vektor dan besaran skalar. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep usaha negatif dan usaha positif

(247) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 228 pertanyaan-pertanyaan pancingan, guru mengulang kembali penjelasan dengan memberikan berbagai contoh, dan guru memberikan penekanan konsep dengan memberikan catatan penting. (aktivitas penjelasan konsep no.9). Guru menjelaskan konsep energi mekanik dengan mendefinisikan bersama-sama dengan siswa menggunakan bahasa yang menarik perhatian siswa, dan memberikan contoh pada kehidupan sehari-hari. Tetapi guru tidak menuliskan persamaan energi kinetik dan energi potensial pada papan tulis. (aktivitas penjelasan konsep no.11). Guru memberikan penarikan kesimpulan dengan memberikan garis kotak pada persamaan a = F/m. (aktivitas penjelasan konsep no.13). Guru memliki kemampuan menjelaskan konsep dot product dan cross product Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep energi mekanik Guru mengingatkan kembali materi tentang hubungan hukum Newton2 dan GLBB. (aktivitas penjelasan konsep no.14). Guru menjelaskan konsep satuan joule saat membahas soal no 5. (aktivitas penjelasan konsep no.16). Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep GLBB Guru B memiliki pemahaman menjelaskan konsep. Guru B melakukan penekanan konsep dengan memberikan suatu tanda berupa garis bawah dan memberi garis kotak pada pada materi yang penting dan pokok. Guru B juga melakukan pengulangan penjelasan pada materi yang penting. Guru B berkeyakinan dalam menjelaskan konsep perlu ada penekanan-penekanan pada materi yang pokok dan penting. Penekanan konsep tersebut dilakukan oleh Guru B dengan memberikan tanda pada penulisan konsep dan melakukan pengulangan penjelasan. Pengulangan penjelasan dilakukan Guru B atas dasar siswa kurang memahami pada materi tertentu. Selain itu, pengulangan penjelasan bertujuan untuk mengetahui apakah materi yang diajarakan guru dapat diingat oleh siswa dalam waktu singkat, dan untuk mengetahui apakah siswa benar-benar memahami materi. Ada satu penjelasan yang terungkap masih ada penekanan konsep yang belum maksimal oleh Guru B, ketika guru menjelaskan konsep energi Mekanik. Guru B tidak menuliskan persamaan energi kinetik dan energi potensial pada papan tulis. Kemampuan Guru B tersebut sesuai dengan pernyataan guru sebagai berikut : Guru B :

(248) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 229 Lha itu anaknya gak iso kok. Kalau anaknya bisa sekali yo kenapa harus berulang-ulang. Lho itu karena anaknya gak bisa ta. Kalau aku mengajar anda satu kali dah tahu ngapain aku harus berulang-ulang. Itu kompetensi kembali kepada kompetensi anak. Peneliti : Dari 2 pertemuan yang kami ikuti, sebelum mengajar bapak selalu menyampaikan materi yang akan dipelajari. Apakah itu selalu bapak lakukan ? Guru B : Ya...pasti. Itu sifatnya informatif. Peneliti : Mengapa saat menunjukkan suatu konsep yang penting itu bapak selalu memberi garis bawah dan memberi kotak pada suatu persamaan ? Guru B : Ya... itu tadi yang sudah saya katakan, di dalam mengajar kita harus mempunyai fokus ya atau penekanannya pada bagian-bagian yang ditekankan itulah yang harus diberi suatu tanda diberi suatu ....eeee apa namanya mungkin penekanan bahasanya, mungkin kita juga selalu tidak hanya sekali dua kali untuk mengatakannya atau untuk menanyakannya. Itu harus... atau kunci-kunci pokok yang harus di apa namanya yang ditekanke Peneliti: Mengapa setelah menyelesaikan suatu pokok materi bapak selalu memberikan pertanyaan-pertanyaan secara lisan untuk beberapa siswa,.apa alasan bapak? Guru B : Itu yang pertama untuk mengungkap apakah yang sudah kita jelaskan dalam waktu singkat,.apakah dia masih mengingat.,,yang kedua untuk memastikan bahwa anak itu tahu betul,.ya? untuk memastikan kita bahwa anak itu tahu betul. dan yang ketiga memungkinkan kita menampung jika anak anak yang belum jelas betul kemudian bertanya. Tabel.4.15. Pembahasan Profil Kemampuan Guru B pada Aspek Penjelasan Prinsip Aspek penjelasan prinsip No. Indikator Aktivitas Guru 1. Guru menjelaskan Guru menjelaskan prinsip dari usaha, materi yang yaitu hubungan antara konsep gaya pokok dan dan perpindahan. penting yang (Aktivitas penjelasan prinsip no.1) menghubungkan antar konsep Guru menjelaskan materi yang dianggap pokok dan penting, yaitu tentang perkalian vektor dot product dan cross product. (Aktivitas penjelasan prinsip no.2) Guru bersama-sama dengan siswa mendefinisikan bunyi hukum kekekalan energi serta menjelaskan Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip usaha. Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip perkalian vektor. Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip kekekalan energi.

(249) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 230 bentuk-bentuk perubahan energi di dunia ini. (Aktivitas penjelasan prinsip no.4) Guru menjelaskan prinsip energi potensial. (Aktivitas penjelasan prinsip no.5). Guru menghubungkan antara konsep usaha dengan perubahan energi potensial gravitasi Bumi. (Aktivitas penjelasan prinsip no.7) Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip energi potensial Guru memiliki kemampuan menjelaskan hubungan konsep usaha dengan konsep energi potensial gravitasi bumi. Guru B menjelaskan prinsip Fisika yang terkandung didalam materi usaha dan energi. Guru B menjelaskan prinsip dengan menghubungkan antara konsep yang satu dengan konsep yang lain. Prinsip-prinsip Fisika yang dijelaskan oleh guru adalah sebagai berikut: 1. Prinsip usaha, hubungan antara konsep gaya dan konsep perpindahan. 2. Prinsip perkalian vektor, yaitu perkalian dot product dan perkalian cross product. 3. Prinsip hukum kekekalan energi, dengan memberikan contoh perubahan energi yang ada di dunia ini. 4. Prinsip Energi potensial, yaitu semakin tinggi posisi benda maka memiliki energi potensial semakin besar. 5. Prinsip usaha merupakan perubahan energi potensial gravitasi Bumi. Jika benda bergerak menuju Bumi maka energi potensialnya berkurang, tetapi usaha ny bertambah. Begitu sebaliknya, jika benda bergerak menjauhi Bumi, maka energi potensialnya bertambah, tetapi usahanya berkurang. Kemampuan tersebut sesuai dengan pernyataan guru B dalam kutipan wawancara antara peneliti dengan Guru B dibawah ini: Peneliti : Pak.mau tanya dari bapak mengajar itu, dari materi energi menurut bapak yang terpenting itu apa pak? Guru B : Lho kalau kita bicara tentang energi, itu global ya,.global,.harus tau tentang hukum kekekalan energinya, kemudian bentuk-bentuk energi energi,perubahan energi, lha itu musti kesana. tapi kalau kita bicara usaha.,yo mesti tentang usaha. tidak setiap perpindahan menghasilkan usaha. tidak setiap perpindahan menghasilkan usaha,sebab di dalam usaha musti ada perubahan energi. yang bisa menghasilkan usaha manakala disitu ada gayanya,.kalau ada gaya mesti ada percepatan,.kalau ada percepatan mesti ada perubahan kecepatan,.kalau ada perubahan kecepatan mesti ada perubahan energi kinetik. jadi tidak sekedar pindah kemudian menghasilkan usaha tidak..kalau dia kecepatannya tetap tidak menghasilkan usaha,.karna tidak ada perubahan energi. nah,.makanya yang namanya usaha.aku kerja biar dapat duit,.tujuannya apa?energinya ndak punya menjadi punya. heh,.iya musti ada

(250) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 231 perubahan energi..ha itu konsep itu,.sarjana Fisika tidak boleh lupa itu. Prinsip-prinsip Fisika yang dijelaskan oleh Guru B merupakan prinsip penting yang harus diperhatikan oleh siswa. Salah satunya adalah prinsip tentang perkalian vektor dot product dan cross product. Guru memiliki pandangan bahwa siswa SMA harus memahami prinsip dot product dan cross product. Namun menurut Guru B yang terpenting adalah dot product, cross product hanya bersifat informatif. Kemampuan guru ini sesuai dengan pernyataan guru sebagai berikut: Peneliti : Saat penjelasan tentang cross product dan dot product, bapak mengulang tentang cross product dan dot product. Kenapa ya pak ? Guru B : Anak Fisika harus tahu cross dan dot. Perkaliannya ada cross dan dot karena kenapa kok diulang-ulang karena yang namanya dot hasilnya mesti nanti akan skalar. Kalau cross mesti hasilnya vektor. Kalau dia tidak tahu tentang itu nanti wa... parah betul itu nanti. Moment gaya itu adalah cross product, usaha adalah dot product, jadi vektor kali vektor ketemune vektor..vektor. Vektor dari vektor ketemunya skalar. Itu harus ditekankan tapi kalau itu untuk kelas satu belum. Tapi kan ada penjumlahan vektor, penjumlahan vektor dan sebagai kemudian ada perkalian vektor maka kami tidak akan bicara cross karena apa kelas satu masih umum tapi kalau dia sudah masuk IPA yo harus tahu dong. Anak IPA kok gak tahu cross dan dot parah itu. Peneliti : Berarti bapak tahu kalau siswanya tu tahunya belum menguasai tentang konsep cross dan dot.. Guru : Siswanya.... ya memang betul belummm...haa. Tetapi penekanan pada Usaha dan energi pada dot product-nya tapi informatifnya pada mereka ingat bahwa perkalian vektor tidak hanya dot tetapi juga ada cross sehingga suatu saat nanti kalau kita bicara tentang moment gaya...maka dia sudah tahu. Sifatnya informatif kalau itu tapi kan tidak mungkin bahwa saya bicara..bicara tentang Usaha dan Energi khususnya tentang usaha, saya di situ menekankan crossnya tu ndak. Mesti menekankan dot-nya karena apa " Siswa mengatakan oooh usaha itu adalah dot product ya di sana. Tapi saya tidak akan selalu berkalikali mengatakan bahwa moment gaya itu adalah cross product karena bukan materinya di situ. Aspek penjelasan prinsip No. Indikator Aktivitas Guru 2. Guru Guru menjelaskan pengertian dari Ө menjabarkan yang merupakan prinsip terpenting rumus dan dari persamaan W=F.cos Ө. persamaan (Aktivitas penjelasan prinsip no.3) dengan jelas dan detail Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan persamaan W=F.cos Ө

(251) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 232 Guru menjabarkan persamaan yang berlaku pada hukum kekekalan energi mekanik dengan jelas dan rinci. (Aktivitas penjelasan prinsip no.6). Guru menjelaskan persamaan a=F/m, yang diturunkan dari konsep hukum Newton 2 dengan jelas. (Aktivitas penjelasan prinsip no.8) Guru menjabarkan prinsip usaha adalah sama dengan perubahan energi kinetik. Guru mengganti rumus GLBB yang sudah ditulis sebelumnya. (Aktivitas penjelasan prinsip no.9) Guru memiliki kemampuan menjelaskan persamaan yang berlaku pada hukum kekekalan energi Mekanik. Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip hukum Newton 2 Guru menjelaskan dengan rinci dan detail tentang rumus dimensi dari usaha. (Aktivitas penjelasan prinsip no.10) Guru memiliki kemampuan menjelaskan persamaan yang berlaku pada GLBB Guru memberikan soal yang mengandung prinsip pada materi usaha dan energi, yaitu prinsip kekekalan energi mekanik dengan rumus Em awal = Em akhir. (Aktivitas penjelasan prinsip no.11) Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip dimensi Usaha. Guru B menjelaskan prinsip-prinsip Fisika yang terkandung didalam materi usaha dan energi. Guru B menjabarkan rumus dan persamaan yang berlaku dalam materi usaha dan energi. Menurut guru pemilihan rumus itu penting, dengan menganalisa apakah yang diketahui dan mengerti apa yang ditanyakan serta bagaimana keterkaitannya, pasti anak bisa dalam mengerjakan soal yang berhubungan dengan rumus. Kemampuan tersebut sesuai dengan pernyataan guru B sebagai berikuti: dia tahu opo to yang diketahui, apa toh yang ditanyakan kemudian baru jawab ooo begitu kita menjelaskan kalo yang diketahui ini dan ini dan ini maka yang ada kaitannya dengan ini rumusnya ini. jadi pemilihan rumus itu juga penting. iya analisa itu. anak karena tahu diketahui, tahu ditanyakan ada keterkaitannya maka dia bisa menentukan oh rumus iki yang dipake. Saat kegiatan pembelajaran dan pemberian soal teramati Guru B menjabarkan rumus– rumus yang berlaku pada materi usaha dan energi dengan rinci dan jelas. Namun pada saat menjelaskan persamaan yang berlaku dalam konsep usaha adalah sama dengan perubahan energi kinetik, Guru B belum menuliskan rumus (2as= Vt2-Vt2) yang berlaku dalam GLBB. Guru B memulai menjabarkan dengan persamaan W=F.s W=m.a.s

(252) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 233 1  vt  v0    v0 t  at 2  setelah menuliskan persamaan tersebut, guru menyadari 2   t  W=m  jika menggunakan persamaan ini akan memusingkan siswa. Guru menghapus penurunan rumus yang sudah Ia tulis sebelumnya. Lalu guru melanjutkan penurunan dengan rumus yang (2as= Vt2-Vt2). Guru B mengetahui jika menggunakan persamaan W=F.s W=m.a.s  Vt 2 - Vt 2 2  W= m  W=    1 1 2 2 mvt  mv0 2 2 akan memudahkan siswa dalam memahami persamaan. Pengetahuan Guru B dalam pemilihan rumus terungkap dalam kutipan wawancara peneliti dengan Guru B dibawah ini: Peneliti : iya pak, itu kan bapak berkata kalo nanti menggunakan yang 1  vt  v0    v0 t  at 2  kalian nanti pusing. itu pusingnya apa?  2   t  Guru B : Pusingnya apa, karena yang diketahui adalah vt dan vo dan s lah itulah tadi yang dikatakan masuk pada pada pemilihan rumus. nah kalo kamu manggunakan itu lha t nya tidak diketahui kan muter kamu cari t dulu. coba sekarang sekarang ya vt nya diketahui, vo nya diketahui apakah anda bisa mencari t? ndak mungkin ketemu karena a nya gak ada. iya berarti kan harus tetap dua persamaan sasarannya, jadi dengan anak tahu apa yang diketahui, yah? tahu apa yang ditanyakan, maka diharapkan anak cepet didalam pemilihan rumus sehingga bisa satu kali jalan. tidak bertahap. kecuali kalau essay kalau essay mesti ditanyakan essay itu biasanya menggunakan tahapan, ow pertama kali a, tanyakan ini. b tanyakan ini, c tanyakan ini, d tanyakan ini. lha biasanya itu ada tahapannya. itu sebenarnya justru digunakan bagus sekali itu soal seperti itu bagus sekali karena apa? test anak berpikir. ibaratnya mungkin anda belum pernah mendengar tapi saya pernah mencoba seperti ini, anda akan menemui pacarmu. sebelum anda ketemu pacarmu anda akan ketemu anjingnya dulu menggonggong. berarti kamu intok anjing dari sana begitu anjingnya gong-gong pembantunya keluar, maka kamu ketemu pembantu. maka pertanyaan kedua kesetor dah. habis itu orang tuanya datang dak boleh, ya kamu ndak bisa mengerjakan itu namanya. tapi kalo orang tuanya boleh lha kamu mendapat restu orang tua kamu berarti kamu pertanyaan ketiga kecekel. nah yang ke empat kamu ketemu sama pacarmu berarti empat tahapan. sedangkan cek poin tidak pernah menggunakan empat tahapan . cek poin itu selalu menggunakan satu tahapan. satu tahapan. itu kelemahannya cek poin. kemudian gunanya yang kedua lebih parah lagi, membuat soal 40 Fisika itu kalau dibuat tenan betul, satu malam gak selesai itu. sulit betul itu apalagi bila menggunakan dia menggunakan kisi-kisi mas wei itu gak sampe. bisa satu minggu lho itu nek wong seng ra kulino betul disana tapi anak mengerjakan dua menit selesai. tanpa belajar selesai bisa mengerjakan itu mudah toh? dia bisa sepuluh bisa delapan bisa nol nah tapi

(253) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 234 kalo essay tidak mungkin. anak nngak bisa tetap pusing. Menurut Sarkim (2013) bahwa dengan mengubah vo=0 pada rumus s = v0 t  1 2 at 2 penurunan rumus yang semula dianggap pusing oleh Guru B menjadi: W = F.s W = m.a.s 1  vt  v0    v0 t  at 2  2   t  W=m  1  v  v0  2   vt  v0   (0)t   t t  2  t    t  W=m   1  vt  v0  2  t     2  t   1 W = m vt  v0  vt  v0  2 1 2 W = mvt  v0  2 1 1 2 2 W = mvt  mv0 2 2  vt  v 0  t W=m  Ternyata rumus yang semula dianggap pusing oleh guru dapat diturunkan. Dari aktivitas yang teramati dan dari analisa peneliti, maka Guru B terlihat kurang cermat dalam menjelaskan prinsip GLBB. Tabel.4.16. Pembahasan Profil Kemampuan Guru B pada Aspek Penjelasan Materi dengan Prosedur yang Sistematis Aspek penjelasan materi dengan prosedur yang sistematis No. 1. Indikator Guru menjelaskan materi secara sistematis dan memiliki urutan yang jelas Aktivitas Guru Guru memberikan pernyataan kepada siswa akan memulai pelajaran dari materi yang termudah. (Aktivitas penjelasan dengan prosedur yang sistematis no.1 ) Guru menjelaskan materi energi mekanik dengan sistematis. (Aktivitas penjelasan dengan prosedur yang sistematis no.2). Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan materi usaha dan energi dengan urutan yang sistematis. Guru menyampaikan materi dari yang mudah menuju materi yang lebih sulit. Kemampuan guru tersebut sesuai dengan pernyataan guru saat wawancara sebagai berikut:

(254) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 235 pembelajaran itu yang bagus diawali dari yang mudah kemudian yang agak sulit agak sulit dan seterusnya. Guru memiliki kemampuan dalam menjelaskan materi energi mekanik dari pengertian yang sederhana menuju ke persamaan yang kompleks. Guru B menjelaskan materi dengan prosedur yang sistematis. Dari hasil pengamatan kegiatan pembelajaran Guru B pada pertemuan1 dan pertemuan 2, Guru B menjelaskan materi dari yang mudah menuju yang lebih sulit. Guru B memiliki pandangan bahwa step atau langkah – langkah mengajar itu penting sekali. Dimulai dari menjelaskan konsep, setelah tahu konsepnya maka masuk pada contoh dan aplikasi pada kehidupan sehari-hari, setelah itu baru masuk pada prinsip materi. Kemampuan Guru B tersebut sesuai dengan pernyataan guru sebagai berikut: Guru B: Betul,,betul,, Pengalaman mengajar sangat membantu terhadap perkembangan, baik penguasaan materi, penguasaan emosi, penguasaan kelas, dan step mengajar. Peneliti : langkah-langkah.. Guru B: itu penting sekali step mengajar. He eh. Peneliti : Yang ditanamkan tu lebih. Guru B : Konsepnya dulu...Konsepnya dulu. Setelah tahu konsepnya kemudian aplikasi dalam kehidupan contoh-contoh yang nyata dalam kehidupan baru masuk pada konsep materi. Salah satu kegiatan yang teramati ketika Guru B menjelaskan materi energi mekanik. Berikut urutan penjelasan materi energi mekanik yang dijelaskan oleh Guru B: 1. Guru B mendefinisikan pengertian energi dan hukum kekekalan energi dengan memberikan pertanyaan pancingan kepada beberapa siswa. 2. Guru B memberikan contoh dan aplikasi bentuk-bentuk perubahan energi pada kehidupan yang menunjukkan energi di muka Bumi kekal, tidak bisa diciptakan dan tidak bisa dimusnahkan. 3. Guru B menekankan materi yang harus dipelajari oleh siswa adalah materi energi mekanik. Setelah itu guru mendefinisikan dan mengidentifikasi konsep energi mekanik yang terdiri dari energi kinetik dan energi potensial gravitasi Bumi, dengan memberikan beberapa pertanyaan pancingan kepada beberapa siswa.

(255) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 236 4. Guru B menjelaskan konsep energi kinetik dan energi potensial gravitasi Bumi dengan analogi-analogi yang unik. 5. Guru B menekankan konsep energi mekanik dengan menuliskan (Em = Ek + Ep). 6. Guru B mendefdinisikan bunyi hukum kekekalan energi mekanik, dengan memberikan pertanyaan pancingan kepada beberapa siswa. Setelah itu Guru B menuliskan persamaan yang berlaku pada energi mekanik, yaitu (Emawal = Em akhir). 7. Guru menjabarkan konsep persamaan yang berlaku dalam materi energi mekanik secara kompleks. Kegiatan pembelajaran pada materi usaha dan energi yang dilakukan oleh Guru B, secara umum mengungkapkan bahwa Guru B memiliki kemampuan dalam menjelaskan materi dari yang termudah menuju materi yang lebih sulit. Berikut ringkasan urutan kegiatanpembelajaran pada materi usaha dan energi yang dilakukan oleh Guru B dari dua kali pertemuan: 1. Guru B menjelaskan konsep penting dari usaha, yaitu terdiri dari konsep gaya dan konsep perpindahahan.Guru menjelaskan bahwa untuk menghasilkan usaha harus ada gaya dan gaya tersebut harus mengakibatkan perpindahan dengan. 2. Guru B menyampaikan rumusan konsep usaha atau W merupakan hasil kali titik atau biasa disebut dengan dot product antara vektor gaya dengan vektor perpindahan (persamaan W = F . s). 3. Guru B menjelaskan prinsip perkalian vector, yaitu perkalian dot product dan perkalian cross product dengan memberikan analogi yang menarik. 4. Guru B menjelaskan materi usaha yang dilakukan benda yang arah gaya nya sejajar dengan arah perpindahan. Dilanjutkan dengan menjelaskan usaha yang arah gayanya membentuk sudut Ө tertentu terhadap arah perpindahan(W = F cos θ). 5. Guru B menjelaskan materi usaha positif dan usaha negatif dengan memberikan analogi yang menarik. 6. Guru B menjelaskan pengertian energi dan hukum kekekalan energi. dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan pancingan kepada beberapa siswa. Setelah itu guru memberikan beberapa contoh dan aplikasi bentuk-bentuk perubahan energi pada kehidupan. 7. Guru B menjelaskan pengertian energi kinetik dan persamaan energi kinetik dengan memberikan beberapa pertanyaan pancingan. 8. Guru B menjelaskan energi potensial dan persamaannya dengan tanya jawab dan analogi. 9. Guru B menjelaskan pengertian dan persamaan hukum kekekalan energi mekanik 10. Kemudian Guru B menjelaskan usaha yang dilakukan berat benda (w) - Ketika benda mendekati Bumi maka berlaku (W = mgh) - Ketika benda menjahui Bumi maka berlaku (W= - mg h). 11. Guru menghubungkan prinsip hukum Newton ke-2 dengan konsep GLBB. Setelah itu, Guru B menjelaskan dan menjabarkan persamaan akhir yang menunjukkan Usaha adalah sama dengan perubahan energi kinetik. 12. Guru B bersama-sama dengan siswa membahas latihan soal pada buku pegangan siswa. Secara umum kegiatan pembelajaran pada materi usaha dan energi yang dilakukan oleh guru memiliki urutan yang sistematis, yaitu dari materi yang mudah menuju materi yang lebih sulit.

(256) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 237 Tabel.4.17. Pembahasan Profil Kemampuan Guru B pada Aspek Penjelasan Materi dengan Analogi yang Kuat Aspek penjelasan materi dengan analogi yang kuat No. Indikator Aktivitas Guru 1. Guru Guru menjelaskan perkalian dot menggunakan product dengan analogi yang unik analogi-analogi dan menarik. yang unik dan (Aktivitas penjelasan materi dengan menarik dalam analogi yang kuat no.1) menjelaskan persamaan serta Guru menjelaskan rumusan dari hubungan antar W=F.scosθ, dengan analogi yang konsep sehingga khas agar siswa mudah memahami. siswa mudah (Aktivitas penjelasan materi dengan memahami analogi yang kuat no.2) materi Guru menggunakan analogi mengerem sepeda motor, untuk menjelaskan usaha negatif.. (Aktivitas penjelasan materi dengan analogi yang kuat no.3) Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan - Materi dot product, - Persamaan w=F.scosθ - Materi usaha negatif - Materi energi potensial - Dan persamaan a=F/m dengan analogi yang unik dan menarik. . Guru menggunakan analogi yang unik dan menarik dalam menjelaskan materi energi potensial. (Aktivitas penjelasan materi dengan analogi yang kuat no.4) Guru menggunakan analogi dalam menjelaskan persamaan a=F/m. (Aktivitas penjelasan materi dengan analogi yang kuat no.5) Guru B menjelaskan materi dengan menggunakan analogi atau permisalan yang kuat. Guru B menggunakan analogi yang menarik. Guru B beranggapan bahwa dengan menggunakan analogi yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari siswa akan lebih mudah mengingat materi. Guru B berpandangan bahwa analogi berdasarkan atas pengalaman yang dimiliki oleh seorang guru. Menurut Guru analogi tidak bisa dibuatbuat. Dalam kegiatan pembelajaran Guru B menjelaskan materi dot product dengan menganalogikan dot itu lubangnya kecil, maka dot product berhubungan dengan perkalian titik. Guru menjelaskan persamaan W=F.scosθ dengan menganalogikan anak kecil yang haus akan berkata “mbekos-mbekos” dan ia akan mencari dot. Guru mejelaskan materi usaha negative, dengan menganalogikan mengerem sepeda motor. Guru menjelaskan konsep energi potensial gravitasi Bumi dengan menganalogikan tingkatan jabatan pejabat yang ada di Indonesia. Dan Guru B menjelaskan persamaan dengan menganalogikan jika ada bapak belum tentu ada anak, tetapi jika ada anak pasti

(257) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 238 ada bapaknya. (dianalogikan anak sebagai percepatan, dan bapak sebagai gaya).Kemampuan tersebut sesuai dengan pernyataan guru B sebagai berikut: Peneliti : Dari materi cross dan dot product itu kan, bapak mengucapkan analogi "pisang dan mimik dot", apa alasan dan dasar bapak menggunakan analogi tersebut ? Guru B : Wah itu, pengalaman ...hahaa. Pengamalan dan apa namanya apa ya inovasi aja. Dalam kehidupan, misalnya ayo ngedot maksudnya kan mimik dulu ta. Lha itu kan ketika hauskok mbekos-mbekos itu pakai fungsi cos,,, Peneliti : mbekos.. hahaa. Oooo Guru B : Iya ha..a. Lho itu kan pengalaman itu dasarnya pengalaman mas, gak isa dibuat-buat itu, artinya apa yo....bahkan mungkin dosen pun gak mempunyai Peneliti :OOO.haaa. Guru B : Profesor pun mungkin gak mempunyai ...iya kan. Wong itu diperoleh analogi dalam kehidupan kok ? Ya paling mudah belajar mengajar Fisika manakala anda mempunyai referensi yang banyak yang hubungannya dengan kehidupan sehari-hari, ...itu mudah untuk mengingatkan. Membicarakan tentang parabola misalnya dak usah contoh macem-macem iya. Contohnya aja kamu punya adik laki-laki gak ....punya Pak. mau kencing.... Peneliti : Hahahaha..... (Tertawa) Guru A: Kamu lihat aja parabola terus deng....udah... Peneliti : Ngasih contoh gitu ya... Guru B : Iya...hehe..Mungkin kalau ada mudah disamping untuk biar tidak tegang....tapi anak langsung tahu oooh iya ...eee. Guru B : Kamu nyirami taman menggunakan selang, lha itu kamu bisa tahu,,, coba kalau kamu relep ke atas nanti kamu akan kebes semua tapi kalau kamu ke sana semakin jauh dan sebagainya itu kan kehidupan sehari-hari. Ndak bayangke wadoh bangeet mung waa...angel Peneliti : Menjelaskan menggunakan analogi itu pak,..yang menjadi kelemahan apa? Guru B: Kelemahan analogi?..lho,.kelemahannya itu sebenernya gak ada,.yang ada itu kelemahannya kita untuk membuat analogi,. Peneliti : Lha itu apa pak? Guru B : Pengalaman...guru matematika saja,..saya tanyakan misalnya kesana,.kamu kalau mengajarkan dot product ki piye?ha?,.sama sekali gak menyinggung kearah situ..padahal kita tau bahwa dot mesti fungsi cos,.nah,.anak kecil ngedot karena mbekos.mbekos..itu..itu..diperoleh karena pengalaman dong,..

(258) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI e) Kategorisasi Aktivitas Guru C Keterangan: S1 P = Siswa Perempuan (1) S2 P = Siswa Perempuan (2) S3 P = Siswa Perempuan (3) S4 P = Siswa Perempuan (4) S5 P = Siswa Perempuan(5) S1 L = Siswa Laki-laki(1) S2 L = Siswa Laki-laki(2) S3 L = Siswa Laki-laki(3) S4 L = Siswa Laki-laki(4) S5 L = Siswa Laki-laki(5) SBP = Siswa Banyak Perempuan SBL = Siswa Banyak Laki-laki BS = Beberapa Siswa SB = Siswa Banyak 239

(259) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel.4.18. Kategorisasi Aktivitas Guru C Berdasarkan Aspek Penjelasan Fakta No 1. Aktivitas Guru Guru menjelaskan penggunaan pegas pada shockbreaker motor, pada kopling motor, pada rem tangan motor. Guru juga menjelaskan contoh benda elastis seperti ketapel, ikat rambut, karet,dll. (26 September 2013. Pertemuan I, video1 Menit ke 05:40-08:00) Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : kalau pegas sering dibuat dengan? S1P : ketapel Guru : apa? pegas.. tahu pegas? SBP : pir..per S2P : pir itu buah Guru : mungkinkah kalian tiap hari menggunakan per? SBP : ya.. motor..motor. Guru : mungkinkah tiap hari kamu tidak menggunakan pegas? SBP : tidak.. Guru : tidak. jadi setiap hari kita menggunakan. contohnya apa? S2P : motor pak Guru : motor, pada bagian apa? BS : rem.. sokbeker Guru : sokbeker ya yang diberi beban di depan atau dibelakang. sehingga pada saat di rem, remnya supaya dapat kembali lagi diinjak dan dilepaskan kembali lagi. kalau gak ada pegas gak mungkin. S2P : kalau rem tangan gimana? Guru : kopling sama saja, dia ada pegasnya mengembalikan pedal rem. pedalnya supaya dapat kembalilagi. dipijak gini dilepaskan, nanti akan kembali keposisi semula. Guru :kemudian berbagai macam contoh tadi misalkan alat-alat yang dibuat berdasarkan penggunaan pegas, tadi ada sokbeker, mungkin rem ya? kemungkinan yang lain apa? BS : ketapel Gambar Aktivitas Guru 240

(260) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : ketapel apa? S3P : ikat rambut mungkin gak sih pak? Guru : apa? S3P : ikat rambut. mungkin tidak? Guru : ya termasuk, cuma elastisitasnya? S4P : kecil Guru : berbeda, berupa karet mungkin pake plastik gitu ya? tidak selalu pakai logam. SlP : oh gitu ya.. 2. Guru memberi penjelasan bahwa pegas pada pulpen memiliki luas penampang yang berbeda dengan pegas pada shocbreaker motor. (26 September 2013. Pertemuan I, video1 Menit ke 14:22-14:58) Guru BP Guru Guru S3P Guru Gambar Aktivitas Guru :berarti misalnya pegas pada shockbreaker ya dibanding dengan pegas pada pulpen kan beda? : huu..em.. : sama-sama pegas dari logam, satunya besar satunya kecil.maka k untuk pegas andaikata luas penampangnya besar (menunjuk kerumus) maka juga makin besar konstantanya. : bahan yang digunakan (menunjuk ke rumus) dari besi, dari aluminium kemungkinan dari.. : timah : timah atau mungkin dari besi baja 241

(261) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 3. Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru menjelaskan Guru : kalau besar berarti ditekuk, ditekan makin susah. seperti pegas contoh pegas pada shockbreaker sepeda motor, shockbreaker kereta api, iya yang memiliki dekat roda kereta api supaya getarannya naik turun (mengetukkonstanta besar ngetuk meja) pada S5P : owh loko toh Pak.. shockbreaker kereta api. (26 September 2013. Pertemuan I, video1 Menit ke 17:08-17:30) 4. Guru menjelaskan Guru penerapan pegas yang disusun paralel pada alat olah raga dan tempat duduk sepeda. Guru BS menjelaskan penerapan pegas yang disusun secara majemuk pada springbed. (26 September 2013. Pertemuan I, Guru Gambar Aktivitas Guru : biasanya ya..pegas yang dipasangkan cenderung yang lebih sama tetap,. jadi panjangnya bagian bawah dan atas kan nggandeng gitu ya,,..ni ya (guru menunjuk gambar) atas dan bawah kan nggandeng,.. kalaupun ini pendek berarti nanti penggunaannya cenderung tetap,.panjangnya tidak diperhitungkan..cuman jumlahnya makin?? : banyak. : misalkan alat olahraga kan ada yang ditarik gini kan ya?(guru memperagakan ) satu pegas,.masih ringan,.dua ringan,.tiga dah berst,..sepuluh? 242

(262) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru video1 Menit ke 33:32-35:23) Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru BS : tidak kuat,..haahhaha... Guru : terus ada,.ee,. sadel dari sepeda itu kan biasanya ada pegasnya,,. Guru : ada lagi??? (siswa tidak ada yang bertanya)...sekarang aku yang tanya,..springbed pernah bongkar? BS : belum. BS : sudah,.. Guru : ada yang pernah,..bagaimana susunan dari pegas pada springbed? BS : paralel...campuran.. Guru : andaikata dia putus? BS : masih bisa disambung lagi... Guru : makin kendor ya...sebenarnya yang kesini adalah seri,,seri,. kemudian yang kesana ada yang paralel seri,.seri,.paralel kesana(guru memperagakan)jadi rangkaiannya majemuk.. 5. Guru menjelaskan contoh penerapan gerak harmonis pada kehidupan sehari-hari. Guru menggambar contoh getaran pada pegas,ayunan, dan getaran pada pelat beban. (31 Oktober 2013. Guru : Coba...ya untuk getaran selaras contoh-contohnya nanti (guru menulis di papan tulis)...Getaran pada pegas (guru menulis di papan tulis). Kemungkinan ayunan atau bandulan (guru menulis di papan tulis)Kemungkinan ada yang lain tapi memberikan namanya agak tidak mudah. Tidak mudah memberikan namanya getaran pada eee..plat. SBP : Apa ???? Guru : Getaran pada plat biasanya yang eee. untuk ngatur gerak pelanar biasanya namanya... S1P : ooooh itu.... S2P : gerak apa pelanar ????? S3P : sing dienggo ngatur pipis....implis (suara tidak jelas) 243

(263) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Pertemuan II, video1 Menit ke 07:50-12:35) Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : untuk mengatur siklus keindahan gerak pada getaran.....(suara tidak jelas, siswa gaduh). Misalkan yang ini (guru memberi kode huruf pada contoh-contoh getaran selaras) ini sebagai a, ini b, nah ini c. Getaran pada pelat beban (guru menulis di papan tulis). Guru :Mengatur tempo namanya apa? Yaitu namanya ya Yang a aja (guru mengambar pegas yang di beri beban gambar). Misalkan nanti maksimum ada di sini (guru menunjuk pada gambar lihat) S3P : Getaran Selaras...Larasati dong heeeee(bicara sendiri) Guru : Getaran minimum di sini . Gerakannya gimana ? Ke sana ke sana (guru memperagakan dengan tangan). Terjadi getaran atas bawah. Biasanya untuk eee...bandulan anak kecil ya.... BS : yaaaaa. Guru : Kalo di kota biasanya ruanganya hanya tidak terlalu longgar di beri ayunan yang ke atas ke bawah.efisisiensi tempat kalau di desa pakai ayunan gini (guru memperagannya dengan gerakan tangan). Nanti kalau digerakan ke bawah dilepaskan akan bergerak naik turun. (guru memperagakan dengan gerakan tangan). Guru : Untuk yang b kemungkinan adalah berayun...Sahut siswa S2P : ooooh bandul. BSP : bandul.....eeeehahahhaa (tertawa tidak jelas). Guru : Misalkan ini a....o di sini....d (guru memberi keterangan pada gambar ). Gerakannya adalah ke kiri ke kanan (guru sambil 244

(264) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru mempergakannya). Gambar Aktivitas Guru Guru :Sedangkan untuk c ....seolah ini beban(sahut siswa : beban..haa beban ) ini nanti ada plat diberi beban ini titre . Kemudian dilepaskan nanti akan ke sana (guru memberi tanda dengan garis putus-putus yang melengkung) S2P : Contoh nyatanya apa pak ??? S1P : Bukane itu dibalik jatuh ya pak......Iya : sahut S2P. Guru :Bukan ini (sambil menunjuk gambar b ayunan) pake per ini pake plat (guru menunjuk gambar c getaran padd pelat beban). S2P : ooooooooooooooo itu. S1P : itu ditancepin....aku kira dibalik (suara tidak jelas) Guru : Pada plat beban (guru sambil menunjuk tulisan "getaran pada pelat beban" di papan tulis) pelat ada bebannya. Kemudian beban di letakan di ujung di simpangkan....(S1P : ooooooo) dilepaskan. nanti akan bergerak kesana (guru memperagakan dengan gerakan tangan). S1P : Toeng-toeng gitu pak.. BS : tertawa. 245

(265) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 6. Aktivitas Guru Guru menunjukkan Gerak Harmonik adalah proyeksi dari Gerak Melingkar Beraturan dengan simulasi komputer gerakan pendulum yang dibawahnya terdapat sirkuit benda berputar. (31 Oktober 2013. Pertemuan II, video1 Menit ke 23:50-24:44) Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : (guru menampilkan simulasi) bergerak naik turun ya.. Gambar Aktivitas Guru (Guru menampilkan simulasi)(siswa tertawa....lagi ulangi) (Guru menampilkan simulasi tentang pendulum ) Siswa : eee...eeee.eeeee. tertawa Guru : udah ya (Guru menampilkan simulasi tentang pendulum dan ada bola yang) Guru : Getaran kalo ga kerja maka akan berlanjut terus menerus tapi teredam lama-lama terhenti . 246

(266) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel.4.19. Kategorisasi Aktivitas Guru C Berdasarkan Aspek Penjelasan Konsep No 1. Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru menjelaskan Guru : kita teruskan susunan pegas atau rangkaian pegas..jadi yang konsep menghitung pertama adalah rangkaian seri,.kalau seri berarti apa? konstanta pegas S1L : nyambung yang dirangkai Guru : pasang satu,.belakangnya, belakangnya. gitu ya?(sambil secara seri, paralel, memperagakan dengan tangan) dan majemuk BS : yaaa.. dengan penjelasan Guru : namanya seri,..misalkan kita gambarkan gini (guru secara bervariasi. menggambar) kalau seri tambah panjang atau kah tambah Variasi penjelasan memendek? guru adalah sebagai BS : tambah panjang berikut: Guru : kalau makin panjang k nya gimana? a) Guru menggambar BS : k nya brartiii??? (siswa bingung) rangkaian seri, Guru :kalau semakin panjang nilai k nya?(guru sambil menulis "K" paralel, dan untuk masing-masing pegas) majemuk. BS : semakin keciiil b) Guru Guru : semakin kecil,. memberikan S1P : apa yang tambah kecil pak? penekanan Guru :K konsep S1P : kok bisa tambah kecil gimana? persamaan S P : kan dibagi.. 2 yang Guru : ini seri ya,. 1/ks = 1/k1+1/k2+1/k3 ditambah 1/kn.. digunakan S3P : pak kalau yang rangkaian seri listrik? untuk menghitung Guru : listrik?..kalau seri malah di tambah? Gambar Aktivitas Guru nilai konstanta pegas pada rangkaian seri, 247

(267) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru c) d) e) f) paralel, dan majemuk. Guru memberikan penerapan pegas yang dirangkai paralel dan majemuk pada kehidupan sehari-hari. Guru memberikan kata kunci dalam mencari konstanta pegas pada rangkaian majemuk. Guru menuliskan dipapan tulis “selesaikan dulu yang paralel, serikan dengan berikutnya”. Guru memberikan penekanan Transkripsi DataAktivitas Guru BS : tambah Guru : inget ya ini sama dengan kapasitor (guru menunjuk persamaan seri pegas).. sama dengan kapasitor atau kondensator..kebalikannya pada resistor.. BS : yaa.. Guru SB : kemudian yang kedua rangkaian paralel(guru menulis di papan tulis),..misalkan disini ada tiga pegas..yang disini k1 k2 k3..kirakira tambah kuat atau tambah lemah? : kuaat.. Guru :di tuliskan kp= k1 + k2 + k3 ini plus kn. Guru :kalau yang disini nanti (pegas seri) 1/ks = 1/k1+1/k2+1/k3+1/kn gitu ya.. : yaa.. SB Guru Gambar Aktivitas Guru : kalau yang disini (pegas paralel) kp= k1+k2+k3+kn..andai kata sampai rangkaian ke-n....jadi tidak masalah sepertinya,.mudahmudahan tidak mengalami kendala.. 248

(268) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru konsep mencari konstanta pegas pada rangkaian seri, paralel, dan majemuk dengan membahas bersama dengan siswa soal yang berhubungan dengan rangkaian pegas. (26 September 2013. PertemuanI, video1, Menit ke (26:20 – 48:06). Transkripsi DataAktivitas Guru S4P : Pak nanti gimana kalau di gambarnya tu ada seri sama paralel? Guru : ya,. itu nanti yang berikutnya yang majemuk ya atau gabungan seri paralel (guru menulis)..misalkan gini (guru menggambar) ada tiga pegas disini ,.(gambar) S1L: itu seri pak?....ini paralel atau seri? SB : paralel Guru : guru melanjutkan menggambar (gambar ) BS : seriii,.. S4P : gabungan.. Guru : ini paralel (guru menunjuk 2 pegas agian atas) kemudian diserikan dengan yang ke 3...ini k1 k2 k3 .. Guru S4P Guru S4P Guru S4P Guru BS S4P Guru S5P Gambar Aktivitas Guru : ini kamu selesaikan dulu(pegas 1 dan 2) baru diserikan... : pak kalau di listrik R1 R2.. : kalau R kan hambatan resistor,.ini konstanta pegas.. : ha,. pak kalau sri itu..(siswa lain tertawa) : maksdnya gmn? : kalau paralel kan ..kalau yang rumus listrik tu kan 1 seper..kalau paralel..kok bisa kayak gitu tu? : iya tambah..kalau dipegas tambah kalau diresistor itu seper,. : he eh,,seper : ooo bedanya gitu.. : yaa.. kebalikan dari itu..ini seri,.Ks konstanta seri,.Kp konstanta paralel.. : pak itu kayak waktu rangkaian listrik? 249

(269) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : kebalikan dari hambatan listrik,. S5P : kalau seri? Guru : kalau hambatan seri ditambah,.kalau paralel diseper,. BS : ya..ya Guru : kalau disini kebalikannya,.. diseri diseper kalau paralel ditambah,.. BS : oooooo.yaa,,yaa.yaa. S5P : kalau yang seri itu kan semakin panjang lha nek yang paralel itu tetep atau gimana? Guru : biasanya ya..pegas yang dipasangkan cenderung yang lebih sama tetap,. jadi panjangnya bagian bawah dan atas kan nggandeng gitu ya,,..ni ya (guru menunjuk gambar) atas dan bawah kan nggandeng,.. kalaupun ini pendek berarti nanti penggunaannya cenderung tetap,.panjangnya tidak diperhitungkan..cuman jumlahnya makin?? BS : banyak. Guru BS Guru Guru BS BS Guru Gambar Aktivitas Guru : misalkan alat olahraga kan ada yang ditarik gini kan ya?(guru memperagakan) satu pegas,.masih ringan,.dua ringan,.tiga dah berst,..sepuluh? : tidak kuat,..haahhaha... : terus ada,.ee,. sadel dari sepeda itu kan biasanya ada pegasnya,,. : ada lagi??? (siswa tidak ada yang bertanya)...sekarang aku yang tanya,..springbed pernah bongkar? : belum. : sudah,.. : ada yang pernah,..bagaimana susunan dari pegas pada 250

(270) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru springbed? BS : paralel...campuran.. Guru : andaikata dia putus? BS : masih bisa disambung lagi... Guru : makin kendor ya...sebenarnya yang kesini adalah seri,,seri,. kemudian yang kesana ada yang paralel seri,.seri,.paralel kesana(guru memperagakan)jadi rangkaiannya majemuk.. Guru S5P Guru S6P Guru BS S4P Guru BS Gambar Aktivitas Guru : kamu selesaikan dulu yang paralel selesaikan yang paralel..kemudian .. (guru menulis: selesaikan paralel kemudian diserikan dengan berikutnya).. andaikata yang atas paralel,.yang bawah paralel,.juga nanti... : diparalelkan dulu,. : misalkan gini ya,..atas paralel,.bawah paralel,.paralelnya diselesaikan dulu.. : pak,.contoh soal . : ya,.kita mulai dari yang awal dulu,.. : nyatet dulu aja pak,.. (guru memberi kesempatan siswa mencatat) : pak..itu rangkaian itu selalu 1/ks= 1/k1+1/K2 : sekarang ini ya,..kamu gak usah memikirkan tentang resistor karena ini kebalikan anda nanti malah bingung,..fokusnya pada rangkaian pegas saja,..jadi fokus pada rangkaian pegas ya,.nanti malah kebalik,.. (siswa lanjut mencatat guru sambil berkeliling). : ulangan sampe mana pak? 251

(271) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : ya,.sampai dengan gravitasi ya,..iya ini rencana dari dari pak tata,...tidak semua kelas sampai pada elastisitas sehingga diambil hanya sampai dengan gravitasi,..kita besok mempelajari lagi dari depan sampai gravitasi untuk persiapan ulangan tengah semester,..(siswa melanjutkan mencatat) Guru Guru SB Guru Guru Guru Guru BS Guru Guru Gambar Aktivitas Guru : udah ya,... tadi saya fotocopy soal untuk PR selebihnya,.yang sebelumnya untuk latihan..(guru membagi fotocopy soal kepada siswa) : udah dapet? kita mulai : pak 1/Kn itu opo to? : Kn adalah konstanta pegas yang ke- n. Kn disini adalah konstanta pegas ke- n (guru menulis keterangan) : K1 konstanta pegas 1, K2 konstanta pegas 2, K3 adalah konstanta pegas yang ke 3, sedangkan Kn sampai urutan yang paling belakang. ke- n. : coba dibaca soal nomor 1. (siswa membaca soal) : nomer pertama bagaimana? (guru membaca soal)empat buah pegas. kamu selesaikan yang mana dulu? : yang paralel.. : ya yang paralel dulu ya? : ya coba kita mulai dari nomor 1. empat buah pegas identik.berarti Knya sama ya?. dirangkai sesuai gambar. kamu cari dulu Knya. yang atas diparalel jadi berapa K? 252

(272) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru BS : duaa K. Guru : ya jadi,. 1/2K + 1/K+1/K...jadi rangkaian totalnya adalah SBP : 2 K + 2/K (hampir bersamaan guru mengatakan) Guru : 1/2k+1/K+1/K . hasilnya berapa? BS : woh SBP : 2/K Guru : 1/Ks sama dengan S2P : 1/2K + 1/K + 1/K jadinya 5/2K BS : kok? Guru : susah? BS : iyaa pak,.. Guru : yuk kita kerjakan dulu (guru sambil menghapus papan tulis) Guru : yang ini adalah K, K sama K yang ini nanti kalau diparalel jadi 2 K. Guru :Coba kamu tentukan 1/Ks berarti? SBP : 1/K + 1/K Guru : 1/Kp ya, 1/K ditambah 1/k. disini 1/2k + 1/K+1/K (guru menulis ). jadinya berapa? BS : 5/2K Guru : 5/2K.. guru menulis gam Guru : itu baru ketemu Ksnya. sekarang kalau Δ l sama dengan S1P : F/Ks Guru : sama dengan mg per? Ksnya berapa? BS : 2K/5 Guru : guru menulis mg/(5/2K) S1P : lholholho.. BS : enggak pak.. Gambar Aktivitas Guru 253

(273) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru S2P : 2k nya itu di atas.. (kelas menjadi agak ribut) Guru : ini kan per Ks? berarti, o yaa..(guru meralat menjadi mg/(2K/5).. Guru :ini sama dengan 5 mg/2K (diikuti siswa) SB : lhaaaa,.yeee.. 2. Di awal Guru :Selanjutnya untuk... (guru memandang ke arah siswa karena pertemuan kedua siswa ramai... Siswa : Stttttt). Pegas seri berarti tu nanti ks = (guru guru kembali menghapusnya dan mengantinya rumusnya karena salah) menjelaskan 1/k...ya...1/k seri = 1/k1 + 1/k2 + 1/... titik + 1/kn (siswa konsep rangkaian mengucapkan rumus pegas seri bersama dengan guru). pegas yang Pegas Paralel (S1P mendiktikan rumus kepada guru). kp = k1 + disusun seri, k2 + kn.....(guru menulis di papan tulis sambil menyebutkan paralel, dan rumus k paralel). majemuk dengan Guru :Nanti......., saya rasa sudah cukup diingat karena secara prinsip tujuan hanya dari paralel kemudian kalau yang gabungan atau kombinasi. mengingatkan Yang kombinasi....., nanti yang paralel diselesaikan dulu lalu siswa. di....seri (guru dan siswa menjawab bersama). (31 Oktober 2013. PertemuanII, video1, Menit ke (05:01 – 06:25). Gambar Aktivitas Guru 254

(274) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 3. Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru menjelaskan bahwa Gerak Harmonik merupakan proyeksi dari Gerak Melingkar Beraturan pada koordinat sumbu-y. Urutan aktivitas guru adalah sebagai berikut: 3.a . Guru menjelaskan Guru : Di sini anggap a di sini o di sini b (guru sambil menunjuk dan konsep benda memberi keterangan gambar c ) Maksudnya apa o adalah titik bergetar satu keseimbangan, b ee.. titik jauh, a juga titik terjauh dari o. Nanti kali(satu siklus) gerakannya adalah dari a ke o ke b ke o lagi ke a lagi (guru dengan menunjuk gambar c )itu namanya satu kali getar. Dari a ke o ke b menggambar ke o ke a lagi itu satu kali bergetar. (Kemudian guru menghapus titik-titik yang papan tulis) . dilalui benda untuk bergetar satu kali. (31 Oktober 2013. PertemuanII, video1, Menit ke (12:40 – 13:40). 3.b . Guru memperagakan gerakan tangan memutar-mutar yang searah dengan siswa. Guru mengajak siswa untuk Guru : Sebenarnya, getaran dapat dinyatakan (guru bicara sambil menghapus papan tulis) sebagai proyeksi gerak melingkar beraturan. Misalkan gerak melingkar beraturan..ini ga kelihatan ya (guru menunjuk papan tulis) ini melingkar begini (guru memperagakan dengan gerakan tangan) BS : OOOOO begitu Guru : Yang dilihat hanya bayangannya. Bayangan saja (guru mempergakan dengan gerakan tangan mutar-mutar) gitu ya. 255

(275) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru mengamati Bayangan tangan saya kan hanya atas ke bawah padahal saya bayangan tangan melingkar begini. Kelihatan ndak (guru memperagakan dengan guru di papan gerakan tangan dan terlihat ada bayang tangan naik turun). tulis bahwa BS : ga....kelihatan bergerak naik Guru : Enggak....(guru tersenyum kepada siswa). Itu nanti bicara sebagai turun pada sumbu proyeksi dari benda (guru berbicara dengan tempo pelan) yang koordinat sumbu bergerak gerak pada sumbu y. Satu kali bergetar. y. (31 Oktober 2013. PertemuanII, video1, Menit ke (13:45 – 14:46). Gambar Aktivitas Guru 3.c. Guru menjelaskan Guru : Ini dari... (guru menulis di papan tulis) gerak pada y. Titik a-o-bkonsep benda o-a gitu ya (guru menulis di papan tulis) atau mungkin dari o ke b bergetar satu ke o ke a ke o lagi (guru menulis di papan tulis). Atau mungkin kali(satu siklus) dari b ke o ke a ke o ke b (guru menulis di papan tulis) bearti balik dengan lagi sampai titik awal. menggambar titik-titik yang dilalui benda Namanya satu kali putar (guru memperagakan dengan gerakan untuk bergetar telunjuk) atau getar, satu sikles. Sikles ya,, sikles dari awal balik satu kali. lagi ke awal, namanya satu sikles. a : titik terjauh, o : titik (31 Oktober 2013. kesetimbangan, b titik terjauh (guru menulis di papan tulis) atau PertemuanII, simpangan terjauh. Nanti simpangan ada sendiri, simpangan video1, terjauh mungkin tidak....(tidak dilanjutkan). Nyimpang lah tadinya 256

(276) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Menit ke (14:55 – 16:24). Transkripsi DataAktivitas Guru dari o nyimpang ke atas (siswa : aaaaaaa) sampai maksimum namanya terjauh (suara guru pelan)..ke bawah terjauh (suara tidak jelas).(gambar lihat dibawah ini) Gambar Aktivitas Guru Guru menjelaskan Guru : Kemungkinan ada jenis yang barangkali sebanding (Guru sibuk pengertian mengatur atau menyeting laptop). Dikatakan sebagai getaran jika getaran selaras getaran terus menerus (guru melambaikan tangan naik turun) dan getaran tidak berhenti namanya getaran selaras (Siswa : oooo selaras). teredam. Kalo akhirnya berhenti namanya getaran teredam (siswa : indeks (31 Oktober 2013. selaras). PertemuanII, SB : Teredam video1, Guru : iya Teredam awalnya redaman eeeee amplitudo berkurangMenit ke berkurang akhirnya habis dan tidak bergetar lagi (guru sibuk (17:54 – 19:00). mengatur laptop) SB : redam Guru : Mengalami redaman. Guru : nah ini ya,.(guru menampilkan simulasi gerak melingkar yang 3.e. Guru menunjukkan beraturan yang diproyeksikan kearah sumbu y). gitu ya,..tadinya gambaran konsep gerak melingkar tu ya,. sedangkan arah atas bawahnya merupakan bahwa Gerak simpangan ,.pada saat dititik tertinggi, sudutnya berapa? Harmonik adalah jadi,sebelah sini,.(guru menunjuk menggunakan mouse pointer) proyeksi dari ..ini adalah nolnya. sampai sini nanti maksimum Gerak Melingkar (gambar.1),.sudutnya berapa? Beraturan dengan BS : 90 simulasi computer Guru : kalau 90 dapat maksimum fungsi apa? 3.d . 257

(277) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru yang menunjukkan gerakan benda bergerak secara bersamaan pada lingkaran diproyeksikan pada benda yang bergerak naik turun. (31 Oktober 2013. PertemuanII, video1, Menit ke (25:16 – 32:09). Transkripsi DataAktivitas Guru S1P : hah??,.(dengan nada bingung) Guru : 180 nol (gambar.2) 270 negatif 1 (gambar.3)fungsi?? sinus,. Gambar.1 Guru S1P Gambar.2 Gambar Aktivitas Guru Gambar.3 : jadi nanti yang disebut simpangan adalah,. dari sini ke atas, dari sini ke bawah (menunjukkan dengan mouse pointer) gitu ya...kalau disini sudah maksimum,.sampai sini,.disini (menunjuk dengan mouse pointer).. namanya simpangan terbesar.. kalau simpangan terbesar itu disebut juga dengan ,.apa? : kuartil Guru : amplitudo...kuartil itu untuk angka-angka. Angka-angka nanti ada simpangan terbanyak atau terbesar,.ada simpangan terbanyak atau terbesar,.. nah ini nanti kalau diproyeksikan,.tadi ya ke atas ya tadi maksimum.. kalau mencapai sudut 90 derajat nanti disini (sambil menunjuk)..ini namanya simpangan diberi tanda y,. y fungsi sinus..,gitu ya,.. y fungsi sinus.. coba di lks juga dibuka ada sebenarnya 258

(278) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : karena apa? y dibagi r (menunjukkan dengan pointer).. namanya apa? BS : sinus Guru : yaa,. y di bagi r namanya sinus teta.(menunjukkan dengan pointer) BS : yaa,.. Guru : sinus teta,... kalau pas r ini berada di titik tertinggi, pas 90 derajat maka disini (menunjukkan dengan pointer) sama dengan r,. r nya dianggap sebagai simpangan terbesar... BS : iyaaa,. Guru : gitu yaa,.. disebut sebagai amplitudo. BS : ooooo Guru : itu ya..akhirnya nanti disebut sebagai A sinus.....simpangan ya,.coba nanti simpangannya seperti apa.. nah itu simpangan terbesar ke bawah (gambar.4). nol (gambar.5),..atas maksimum (gambar.6)itu ya,..nol,minimum 259

(279) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar.4 Gambar.5 Gambar Aktivitas Guru Gambar.6 Guru Guru : itu nanti yang dilihat hanya ke atas ke bawahnya saja.. : persamaan simpangan ini nanti.. yang ini ya simpangannya punya persamaan seperi apa?..itu ada persamaannya..persamaan simpangan,.tadi udah yaa? Guru : terus persamaan kecepatan..persamaan kecepatan yang ini kecpatanya adalah selalu tegak lurus jari-jari,.sedangkan disini menghadap atas, pas disini menghadap sana(sambil menunjuk pada simulasi ) pas disini menghadap mendatar kesana.. Guru : nanti,.proyeksi atau bayangan,.ini anggap saja sebagai layar (pointer menunjukkan sumbu y) ini bayangannya adalah yang sebelah sini,.misalkan sini ada senter disini sorot ke sana bayangannya adalah ini ya? S1P : Iyaaa S2P : pak,.pak.tingginya bayangan itu sama yang ijo itu (guru langsung menjawab) Guru : iyaa,.tinggi bayangannya yang dilihat S2P : bukaan,.tinggi bayangan sama yang mencondong kesana itu (garis ijo pada simulasi )tingginya sama gak? 260

(280) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : sama,.iyaa.itukan seolah-olah ada disebelah sini karena ini bayangan kan kedorong kesana sampai ke layar,.itu ya,. S2P : panjangnya pak? Guru : iya panjangnya saja,.karena ini beda,.karena ini condong nanti kalau pas roboh bener ke sana ya nol..kalau pas disini nanti,..disini ya,. p nya nanti menghadap kesana (menunjukkan dengan pointer) S2P : bukan pak,.tanyanya tu panjang bayanganya tu tinggi baya (guru menjawab) Guru : ya,.panjang bayangannya saja yang diukur S2P : tinggi bayangannya sama bendanya yang condong kekiri itu sama tingginya atau beda? Guru : y beda...gini ya,.gini ya,..kalau ini tinggi kan gini,padahal bayanganyakan cuma segini yang bawah misalkan... kalau gini kan beda?(guru menggunakan gerakan tangan),.karena sudut,..itu nanti kita hubungkan pada per,..apa?kecepatan arah sumbu y..ini yaa (guru membuka simulasi)..identitasnya y ini ya (menunjukkan dengan pointer). kenapa y? BS : karena ke atas.. Guru : itu saja dulu ya,.. BS :oke.. Guru : kita padamkan dulu,.. 261

(281) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 3.f. Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru menjelaskan konsep Gerak Harmonik Sederhana dengan menjabarkan di papan tulis. (31 Oktober 2013. PertemuanII, video1,Menit ke(31:23 – 50:40) s/d video2, Menit ke (00:01- 30:55). Aktivitas guru C dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Menit ke Guru : udah segitu saja dulu,.hanya sebagai pengantar,,.kita katakan 31:23-37:50 bahwa getaran sama dengan (guru mematikan laptop) Guru : coba kita teruskan (guru menuju papantulis).jadi dapat kita definisikan bahwa getaran sama dengan proyeksi gerak melingkar beraturan pada sumbu vertikal,.gitu ya,.proyeksi gerak melingkar beraturan pada sumbu? BS : y... Guru : ke arah sumbu y,..ini sayangnya gak punya alat bantu gambar(guru menggambar),..tu kan,. BS : hahahaa..bagus kok pak,.. (guru merapikan gambar lingkarannya) Guru S3P S4P Gur : ini sebagai r,.pada suatu waktu (merapikan gambar) : pak sini tak gambarin pak,. : itu udah kok,. : ini r yang disini adalah teta ..misalkan awalnya berada dititik sini,.A...nanti beda ada A amplitudo nanti,.. S1P :A Guru : a kecil saja,. ini misalkan b Guru : simpangannya adalah ..ini sebagai y yang digambarkan sebelah 262

(282) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru sini,..karena ini,.dari sini keatas.yang dilihat nanti adalah arah disini,nanti gambarnya yang ini ini y .sumbu y ya,..yang disini dapat dinyatakan sebagai y... Guru : y dibagi r,.sama dengan sin teta,...simpangan getaran (guru menulis)..ini tadi..getaran dapat erupakan proyeksi gerak melingkar beraturan pada sumbu y.. S1P Guru Gambar Aktivitas Guru : gimana tadi pak? : getaran atau gerak harmonik dapat didefinisikan sebagai proyeksi gerak melingkar beraturan pada sumbu y..nangkep gak? BS : yaaa.. Guru : (guru menunjuk kearah siswa) bagaimana definisnya tadi? BS : proyeksi gerak melingkar beraturan pada sumbu y.. Guru : nah,..sekarang simpangannya kita beri tanda y (guru memberi tanda ) Guru : sambil menulis,. y dibagi r sama dengan sin teta...kemudian y 263

(283) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru sama dengan,.ini kalikan,..R sin teta Guru : karena nanti R sebagai simpangan terbesar, diganti dengan A sin teta(persamaan menjadi y = A Sin θ) Guru : jadi nanti o-a disini sama dengan simpangan terjauh. ini nanti ampltudo,,dari sini juga amplitudo (guru menambahkan catatan).. gitu ya. Guru :y sama dengan A sin teta..karena teta nanti adalah kcepatan sudut boleh juga nanti A sin omega t (guru menulis ).. banyaknya sudut adalah kecepatan sudut dikali? BS : waktuuuu,. Gambar Aktivitas Guru 264

(284) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Menit ke 37:51-42:52 Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : ini gambarnya S4P : pak a besar di gambar posisinya yang mana ya? Guru : a besarnya.ya R nanti kalau pas disini kan A (guru menunjukkan posisi A atau Amplitudo) BS : ooh.. Guru : simpangan terbesar,.kalau sudah bergerak ke sini (berlawanan arah jarum jam) nanti udah turun lagi,.turun lagi,. sini nol (pada posisi 180° , gambar.7) ini agak kebawah..min,.min,.. sini maksimum bawah (posisi 270°, gambar.8) S4P : aaa..itu A? Guru : iyaa,. nanti ke sini ini mengecil,mengecil,,nol lagi ya?(gambar.9)..ini naik lagi sampe A (gambar.10) ..gitu ya? ..trus nanti akan kelihatan..keatas,.maksimum.terus turun,nol lagi kebawah(sambi diikuti gerakan tangan,.) Gambar.7 Gambar.8 Gambar.9 Gambar Aktivitas Guru Gambar.10 S5P : pak itu sebenernya untuk ngitung apa sih yang nyata? Guru : ya? S4P : buat ngitung apa? Guru : buat ngitung simpangan..aplikasinya nanti pada ee,..gerak,.biasanya mesin ya,.gerakan mesin,.kemudian nanti biasa torsi mesin,,.frekuensi putar mesin, rpm itu ya nanti untuk 265

(285) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru mesin... Guru : (guru menghapus papan tulis),.yaa nanti kaitannya dengan glombang.. nanti aplikasinya pada gelombang, getaran mesin, dan seterusnya. kaitannya dengan gelombang. Guru : setelah kita belajar tentang getaran ada rambatan getaran sebagai gelombang,. S5P : tadi R kan diganti dengan A,..itu kenapa? Guru : karena,.amplitudo itu nanti sama dengan simpangan terjauh(diikuti beberapa siswa). R nya itu kan karna muter (gerakan tangan memutar) R yang paling besar itukan R..paling besar R. S5P : berarti r yang digambar itu r kecil ya seharusnya? Guru : jarak antara titik keseimbangan dengan titik terjauh namanya amplitudo.. padahal disini kan hanya gerak yang dilakukan oleh r(jari-jari) ..melingkar,.pada saat r disini proyeksinya nol (gambar.11),.pada saat menyudut proyeksinya belum maksimum (gambar.12),.pada saat proyeksinya 90 derajat maka A nya sama dengan R.(gambar.13) Gambar.11 S5P Gambar.12 Gambar Aktivitas Guru Gambar.13 : o yaa,. 266

(286) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : A nya sama dengan R.. jadi kalau R kan sebenernya tetap.cuma karna condong bayangannya pendek..kalau pas vertikal bener,.bayangannya paling besar,.condong lagi,,.kecil lagi,.roboh nol (guru menggunakan gerakan tangan),.itu ya? S5P :kalau yang A sin w itu pak? Guru : itu nanti untuk kecepatan sudut..sama dengan omega,.itu ntar,.itu nanti belakang ya? Guru : yang berikutnya adalah kecepatan getaran (guru menulis kemudian menggambar lingkaran,gambar.14) ini v..pada saat mencapai sudut teta, v nya adalah ini..yang kita cari adalah v setelah mencapai sudut teta..,disini namanya vy (gambar.15),.kita gambarakan kesana sebagai vy..sudutnya adalah teta disebelah sini(gambar.16) vy diproyeksikan sampai ke layar,.atau sumbu y..gambarnya yang ini ya(gambar.17) sama dengan sebelah sana.. Gambar.14 Gambar.15 Gambar.16 Gambar Aktivitas Guru Gambar.17 Guru : coba kita bicarakan bersama.. 267

(287) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Menit ke 42:56-46:20 Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : untuk vy dibagi v (sambil menunjuk) namanya apa?,..misalkan (guru menggambar) depan dibagi sisi miring namanya apa? BS : sin,.seorang siswa perempuan menjawb: sin Guru :yang samping bagi sisi miring? BS : cos,.. Guru : jadi nanti,.vy dibagi v namanya? BS : cos.. Guru : vy dibagi v namanya cos teta (sambil menulis) Guru : sekarang vy sama dengan v kali cos teta(diikuti beberapa siswa),.gitu ya? Guru : itu karna kita membicarakan gerak melingkar beraturan maka jari-jari lingkarannya disebutkan,tidak mengatakan amplitudo secara langsung ya,.cuman nanti amplitudonya disamakan dengan R atau jari-jari lingkarannya.. Guru : di LKS ada yang semacam itu? Guru : kecepatan linear,.. pada gerak melingkar tadi gimana?kecepatan linear? v sama dengan? BS : v sama dengan.. Guru : omega dikali R.. jadi ini diganti omega kali r cos teta,.tetanya diganti omega t,.atau omega R cos omega t.(guru menulis persamaan) S2P Guru Gambar Aktivitas Guru : jadi omega kuadrat R t cos,.eh,.gk bisa ya? . : enggak..omeganya sendiri didepan..ini cos,.ini(omega t) namanya sudut fase..kalau ini kecepatan sudut(omega pada 268

(288) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru omega R).. Guru : (guru melanjutnkan menulis) sama dengan omega A cos omega t,.ini nanti vy yang dihafal hanya ini(guru memberi kotak pada persamaan terakhir),...yang depan hanya pengantar.. Guru : ini yang dihafal hanya simpangan getaran ya,.simpangan getaran adalah ini (guru menunjuk rumus),. Guru :kecepatan getaran adalah itu.. (guru menunjuk rumus) Guru Gambar Aktivitas Guru : mungkin ada yang mau tanya? 269

(289) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Menit ke 46:21-50:40 Transkripsi DataAktivitas Guru BS : mau nyatet pak..siswa mencatat.(semua siswa sibuk mencatat) Guru : tadi ay nya sudah ya,.cuma sebentar,.a(percepatan) nya nanti..namanya percepatan sentripetal arahnya kemana? BS : sentripetal? Guru : percepatan sentripetal arahnya kemana? BSP : ketarik pokmen (pokoknya).. Guru : jawabannya gimana? SB : kedalam. Guru : ke dalam apa? SB : ke dalam lingkaran.. Guru : kedalam lingkaran,..gitu ya?? Guru : coba yang lain juga..ora do ngomong dewe (guru menunjuk beberapa siswa yang ngobrol)... Guru : jadi nanti percepatan sentripetal arahnya menuu ke?.pusat lingkaran,..ke pusat lingkaran,.. Guru : kita menggambar sekali lagi,.gambar lingkaran sekali lagi,. BS : pak nulis dulu.. Guru : nanti kamu gambar ya nanti,. BS : iya pak,.nulis dulu,. Guru : coba disini supaya ada sama..ini vy.gitu ya,.yang sana ada y(guru memberi intruksi agar siswa melengkapi persamaan).keterangannya nanti. Guru : yaa..kita teruskan ya,. BS : belum paakk,..tunggu pak,.sabar pak,.. Gambar Aktivitas Guru 270

(290) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru Gambar Aktivitas Guru (guru sabar menunggu ya,.guru menunggu siswa selesai mencatat) : nanti sambil disesuaikan dengan lks,.kalau di lks mungkin keterangannya lebih banyak,.kalau saya hanya sebagian,..pokok-pokoknya saja.. BS : oke pak.... Video 2 menit ke 50:40 +... Menit ke Guru : untuk θ yang ditempuh pada t sekon, ω kecepatan sudut berarti 00:01-05:36 banyaknya sudut dibagi waktu yang diperlukan. berarti waktu satu kali putar namanya apa? satu kali putar namanya apa? S1P : satu putaran Guru : satu putaran, iya satu putaran waktu waktu satukali putar. apa namanya? 271

(291) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru S1P : π r2.. beta. Guru : waktu untuk satu kali melakukan satu putaran S1P : periode. Guru : periode. itu ya? ok betul. terus banyaknya putaran tiap sekon namanya apa? banyaknya putaran tiap sekon, BS : λ, gradien..(bingung) Guru : waktu satukali muter namanya? G+SB : periode. Guru : banyaknya putaran tiap sekon namanya frekuensi. gituu! ada satuan hertz yaitu "cycle". Cycle itu satu puter, gitu ya? namanya "sikles". S1P : satu periode. Guru : iya, sikles. sikles untuk kita tapi biasanya ada "cycle''. cycle sebenarnya muter. S1P : sepedaan gitu pak. Guru : cycle, bisa jadi.kemudian, e e. kalau sepeda by sicle ya? BS: ooo. Guru : iya kan gini (sambil memutar-mutar telunjuk). ada cycle nya. by cycle, tapi biasanya ngayuhnya by apa? BS : by sikel. Guru : nah by sikel. by cycle cara ngayuhnya by sikel. BS : haaaaahhaaa Guru : kita teruskan untuk berikutnya adalah, ini saya hapus dulu ya? SBP : okey Guru : berikutnya adalah percepatan ya? S1P : iya.. S2P : pak? gambar bulat-bulat itu buat penjelasan simpangan getaran Gambar Aktivitas Guru 272

(292) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru "y" itu? Guru : iya..ini kan tadi diproyeksikan gambarnya sana. karena diproyeksikan kita gak punya catatan kita tampilkan gambar ulang walaupun gak seperti tampilan animasi itu tapi seolah olah disini (menunjuk gambar) bayangannya ada dilayar. layarnya sebagai y. Guru : Maka jadi karena arahnya kearah sumbu y maka identitasnya ada y. "vy",, nanti "a" nya juga "ay". percepatan pada getaran biasanya dengan 'ay".(guru menulis) Guru : identitas 'y' hanya mau mengatakan arah simpangan arah ke sumbu 'y'. saya pakai gambar ini saja ya. 'a' nya adalah kedalam lingkaran disini (memberi arah pada garis „a‟). disini nanti 'a'. Gambar Aktivitas Guru 273

(293) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru :Kemudian yang terbaca disini 'ay' menghadap bawah. 'ay'. Guru :sudut θnya yang ini (menggambar θ). Guru : ini ay yang sebelah sini. ini ay. Gambar Aktivitas Guru 274

(294) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Menit ke 05:37-10:00 Transkripsi DataAktivitas Guru Guru :sekarang misalkan ay menghadap bawah. bukan saya aye. BS : aye...aaaa Guru : ay nya menghadap kebawah(memperagakan dengan tangan) Gambar Aktivitas Guru Guru :saya menghadap selatan.(memperagakan dengan tangan) SBP : oooo....hahahaha Guru : kalau yang sebelah sini 'ay' dibagi dibagi 'a' namanya apa? (menunjuk „ay‟ dan „a‟) S1P : sin, Guru : apa? ay dibagi a namanya sin θ. berarti ay nya a sin θ (guru mengeja). a sin θ. Guru :berarti dituliskan ay sama dengan a sin? S1P : θ. Guru : karena a ω kuadrat r. ω kuadrat r ya? saya tunjukkan langsung saja ay/a = sin θ. 275

(295) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru ay = a sin θ = ω^2 R sin θ = ω^2 R sin ω t. S1P : ow ω toh pak? Guru : iya. tapi karena saat berputar ke atas a nya kebawah berarti kebalikannya. SBP : negatif. Guru : diberi tanda min. a nya min jadi a min. ay = -a sin θ = -ω^2 R sin θ = -ω^2 R sin ω t. BS : a..min. hahahahah S3P : min nya dihitung pak? Guru : hah? bukan ini nanti harganya ya tetap, cuma arahnya. ini menunjukkan arah juga. harga mutlaknya saja nanti harganya saja, cuma arahnya selalu berkebalikan dengan arah a. S1P : arahnya kedalam. Guru : pada saat bergerak menjauh dia malah narik kebawahnya. pas dititik-titik. nol itu nanti sudah a nya habis. titik keseimbangan di nol. yang kamu hafal nanti hanya ini (memberi kotak di rumus akhir) percepatan pada getaran -ω^2 R, Gambar Aktivitas Guru 276

(296) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru :tadi belum diganti ya? (guru menghapus) BS : belum Guru : diganti, seharusnya R nya diganti 'A'. ini belum untuk masuk kotak. yang ini yang masuk kotak pinalti (guru menulis persamaan ay = -ω^2 A sin ω t, dan memberi garis kotak). Guru :karena tadi kan a min. kita kumpulkan pada rumusan awal A sin ω t namanya apa? S1P : 'y' Guru : 'y' berarti disini ay = -ω^2 y. 277

(297) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Menit ke 10:03-24:00 Transkripsi DataAktivitas Guru Guru :nanti untuk mempelajari tentang simpangan getaran, kecepatan getaran, percepatan pada getaran.asumsinya gerak melingkar beraturan yang diproyeksikan arah? S1P : 'y' S3P : berarti gak ada yang x ya pak? Guru : iya? kalau pakai x nanti gak A sin ω t gitu ya tapi A cos. A cos. karena gambar gelombang biasanya gini (menggerak-gerakkan tangan)iya kan? maka simpangannya ke atas kebawah dipake 'y'. gitu maksudnya. S3P : berarti gak ada yang x? Guru : nggak.. sebenarnya ada cuma tidak menggunakan y, eh tidak menggunakan x ya (guru meralat perkataannya). ini keterangan untuk A = amplitudo/ simpangan terjauh, gitu ya? coba ditambahkan keterangan. yang sebelah sana sudah belum? BS : sudah. Guru : kita berikan keterangan: A = amplitodo (simpangan terbesar) m v = kecepatan linier (m/s) vy = kecepatan getaran (m/s) Y = simpangan (m) θ = sudut yang ditempuh/ sudut fase S3P : pak itu sudutnya berapa pak? Guru : gitu ya, saya juga nulis dulu kok. BS : hhahahahh Guru : iya maksudnya kamu nulis saya juga nulis. ini hanya keterangan kok. bikin keterangan. sudut yang ditempuh atau nanti sudut fase. tulis juga nanti sama dengan ω t = sudut yang ditempuh (sudut Gambar Aktivitas Guru 278

(298) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru fase). ini satuannya radian. kalau satuannya kemaren gimana diwaktu kita bicara tentang gerak melingkar beraturan? 1 radian adalah sudut?dah lupa ya? S1P : iya. Guru : memang sebaiknya lupa. untuk a ini percepatan. ini harusnya percepatan sentripetal. ay = percepatan getaran satuannya m/s^2. S2P : pak? Guru : iya.. yang kamu hafal tiga simpangan y = A sin ω t, kecepatan = ω A cos ω t, kemudian percepatan nya? S1P : min ω^2 A sin ω t. Guru : atau? S1P : min ω kuadrat y. Guru : itu asal itu yang dibicarakan nanti kita hafal maka rumus dasar itu yang digunakan. sedangkan nanti ada ω diganti 2 π/ T juga boleh atau 2π f. iya 2 π/ T atau 2π f. biasanya ω ada penulisan yang berbeda. ini 2 π/ T atau 2 π f. kecepatan sudut tadi apa? kecepatan sudut berarti sudut dibagi waktu dikalikan waktu berarti waktunya hilang tinggal θ saja. θ per t dikalikan. kecepatan sudut dikalikan waktu nanti ketemunya sudut. kecepatan sudut berarti banyaknya sudut dibagi waktu dikalikan waktu. nanti kamu coba nanti. nanti masih ada fase sama sudut fase. sudah gak ada yang bertanya? coba kita beri contoh saja dulu, coba kamu tulis dulu sebuah,,, belum selesai? BS : belum.. Guru : maksud saya kamu nulisnya disesuaikan agar lebih cepat nyatanya yang lain banyak yang selesai. iya. nunggu yang belum selesai cukup lama. coba dituliskan dulu sebagai contoh yang Gambar Aktivitas Guru 279

(299) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru sederhana "suatu getaran dengan amplitudo 10 cm dan periode getaran tersebut sama dengan 0,2 s. tentukanlah a) frekuensi getaran; b) kecepatan sudut;c) simpangan getaran pada saat t = 0,1 s". sudah itu saja dulu, kamu kerjakan dulu. S1P : t nya itu apa pak? Guru : T nanti periode berarti waktu, bentar ya? ini tadi belum lengkap (guru melengkapi keterangan dipapan tulis) . t nya adalah BS : waktu Guru : t ya waktu SBP : 't' besar? Guru : 't' besar periode. π nanti sama dengan 3,14 kalau diganti ya? kalau nggak π saja. kalau π radian ini nanti 180 deratat. jadi nanti yang kamu cari identitas π. kalau π didepan sinus angka ya? (guru melngkapi keterangan di papan tulis) SBP : iya Guru : coba yang ada bicara jangan bicara sendiri nanti gak ngerti. π didepan sinus adalah angka, kalau π dibelakang sinus atau cosinus itu adalah sudut. sudut. iya. jadi misalkan gini, sssttt...semuanya tolong perhatikan, tidak hanya bicara sendiri saya beri keterangan S3P : tulis aja pak? Guru : jika didapatkan ini ya (suasana gaduh guru kemudian membentur papan tulis). 280

(300) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Menit ke 24:03-30:55 Transkripsi DataAktivitas Guru Guru :maksudnya gini ω kan disini didepan sinus ya? nanti disini angka (guru menunjuk ke persamaan). angka. Guru BS Gambar Aktivitas Guru :sedangkan kalau yang disini (menunjuk dibelakang sinus) sudut. karena sinus kan sudut, : iyaa Guru : sedangkan yang didepannya sebelum sinus atau cosinus ato tangen nanti angka gitu ya? iya nanti π disini nanti munculnya 3,14(menunjuk ω di depan sinus) 281

(301) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru :kalau yang disini nanti radian, gitu ya (menunjuk ω di belakang sinus)? S3P : ooooo Guru : pake π radian dikalikan 0,1 jadi 0,1 π radian. mungkin ada yang tanya lagi? belum nemu pertanyaan ditanya juga gak ngerti jawaban angel nemune hehehe (guru bercanda). coba ya, untuk yang pertama pake 'cm' gak pa-pa ya? satuan cm diketahui dulu, okey? diketahui A : 10 cm, kemudian periode tadi T : 0,2 s. kemudian yang ditanyakan a) BSP : pak boleh pake kalkulator ya? Guru : kalkulator juga boleh. tapi nanti cukup dengan π saja kalau bisa. coba untuk yang a) jawabannya berapa? S1P +S2P: 5 . Guru : jadi nanti 5 sekon ya? 5 hertz ya... 5 hertz. 5 sekon per sekon atau 5 hertz. terus yang b) ? karena kita ngitung ωnya berapa? ω. yang b) ya? kecepatan sudut ω = 2 π f. gitu ya? 2 π dikalikan? S2P : 5 Guru : 5... 10 π gitu ya? sekarang yang ditanyakan yang c) gimana c)? SBP : rumusnya apa? Guru : simpangan S1P +S2P : A sin ω t S1P +S2P+G : y = A sin ω t Guru : ω nya nanti pake yang ini gak pa-pa. A nya 10 cm, 282

(302) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru S1P +G : dikali sin 10 π dikali 0,1 sama dengan 10 cm sin π. Guru : π nya tadi π radian, berarti sin 180 derajat. ketemunya? SBP : nol. Guru : jadi simpangannya pas nol. y = 0. S2P : yang b) itu saya ngitungnya pake ω = 2 π gimana itu pak? Guru : iya, karena kecepatan sudut nanti sudut. iya. jadi kecepatan sentripugal sudut yang ditempuh tiap satuan waktu, jangan angka. kalau nanti radian jadinya 57,3 derajat. coba untuk ω kamu ingat pake ini saja dulu (menunjuk persamaan) kecuali nanti kalo sudah angka hitungan didepan seperti ini. nah ini baru dihitung 10 π. berarti 10 kali 3,14 gitu ya? SBP : iya Guru : kalau ada disini, kalau masih sudut ya pake ini saja dulu. mungkin berada didepan sinus ato dibelakang sinus. terus ada lagi yang mau ditanya? biasanya gak ada! BS : hahahaah Guru : cari yang mudah biasanya kan begitu, S4P : pak? mau tanya, itu kan θ sama ω t kan sama kan pak, kadang masih bingung waktu mau pake θ yang mana ω t itu yang mana. Guru : ini, bentar yo kan gini ω = θ/t S1P : θ/t S4P : o..oo.. Guru : kalo ω t berarti θ/t kalikan? SB+G : t SBP : hoooo. Gambar Aktivitas Guru 283

(303) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : tadi pertanyaan b) ya? ω = 2 π f (menunjuk persamaan) Guru Gambar Aktivitas Guru :atau 2 π / T.(menunjuk persamaan) Guru : jadi kamu ganti juga, π nya boleh diganti 3,14. π radian maksudnya sudut. gitu ya? nanti ketemu 2 π.5. ketemu 10 π radian per sekon. 284

(304) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru Guru : ini sepuluh π radian persekon kalikan 0,1 sekon. ini kan hilang sekonnya. jadi 10 kalikan 0,1 jadi π radian. SBP : hooo... gitu ya. Guru : π radian itu kan 180 derajat. sinus 180 derajat nol. akhirnya disini ketemunya 10 cm dikalikan 0 ketemu nol. Guru : ada lagi yang mau tanya silahkan, mumpung masih ada yang siap menjawab. maka siap menanyakan, ini dua kemungkinan. (Semua siswa aktif mencatat materi yang telah disampaikan oleh guru, setelah beberapa menit ±5menit pembelajaran selesai.) 285

(305) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 4. Aktivitas Guru Guru memberi garis kotak pada rumus terkahir, yaitu: Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru - rumus simpangan getaran y = A sin  t (31 Oktober 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 46:08). - rumus kecepatan pada getaran V y =  A cos  t (31 Oktober 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 45:52). - rumus 286

(306) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru percepatan pada getaran ay= -  A sin  t (menit…) (31 Oktober 2013. PertemuanII, video2, Menit ke 09:45). 287

(307) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel.4.20. Kategorisasi Aktivitas Guru C Berdasarkan Aspek Penjelasan Prinsip No 1. Aktivitas Guru Guru menjelaskan pemahaman persamaan hukum Hooke (F = -k ∆l) sebanyak 4 kali. Yaitu pada menit: 1. 2. 3. 4. (08:10-12:48) (17:50-18:30) (21:05-22:00) (03:37-04:17) Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru 1. Menit ke (08:10-12:48) Guru : untuk suatu pegas diberi tarikan gaya misalnya F. kita beri contoh misalkan ini, sebuah pegas tadinya adalah mempunyai panjang katakan saja lo. katakan saja panjangnya lo. S5P : hahahha...katakan saja.... Guru : setelah diberi gaya, ternyata akan? BSP : melar BSP : tambah panjang Guru : tambah panjang. disini ada F. SBP : gaya Guru : panjangnya? Guru;SB : l1 Guru : disini ada pertambahan panjang. nah namanya Δl. (guru menggambar) Guru :berapakah pertambahan panjang? Δ l = berapa? yang ini. Δ l panjang nya berapa? S2P : l1-lo Guru;SBP: l1 dikurangi lo. 288

(308) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : kemudian menurut hukum hooke, bahwa pertambahan panjang ini tergantung dari gaya kali k. kalau gaya kali k nya makin besar, apa yang terjadi? SB : semakin panjang. Guru SBP Guru BS Guru BS Guru BSP Guru S1P Guru Gambar Aktivitas Guru : bertambah besar, jadi F disini ternyata berbanding lurus dengan Δ l. F nya besar Δ lnya besar : yaa.. : F nya kecil Δ l nya? : kecil. : sehingga ada persamaan F = k Δ l. cuma kalo gayanya kebawah, pegas menarik kemana? tertarik kebawah, pegas akan mempertahankan diri arahnya kemana? : keatas. : keatas. sehingga nanti menurut hukum hooke disini (di depan k) nanti ada tanda negatif. negatif untuk pegas. : iya : terhadap gaya. gayanya kebawah maka pegasnya keatas. disitu ada tanda negatif. cuma kita beri tanda nilai, e..e..e. namanya apa ya? plus minus dianggap plus gitu. harga mutlak. : ooh gitu pak. : F= k.Δ l. 289

(309) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru S1P : k nya berapa pak? Guru : k adalah konstanta pegas. bisa diganti F disini gaya. Δ l = pertambahan panjang atau perubahan panjang. sama ya? BS : iya Guru : satuannya meter. S4P : belum tentu bertambah toh pak bebannya? Guru : ya tergantung k nya. karena k nya kecil mungkin karena l besar, pertambahan panjang-perubahan panjang (masih bingung) SBP : sama Guru : ya. boleh ya? bisa digantilah nanti satuannya pake meter. k adalah konstanta pegas. satuannya disini newton (menunjuk F) disini meter (menunjuk Δ l), SBP : iya Guru : jadi satuannya apa? BS : berarti newton per meter. 2. Menit ke (17:50-18:30) S4P Guru S4P : pak jadinya itu berarti gak pake min? : harga mutlaknya saja. kalo tanda F nya itu tanda min. disini F = -k Δ l. disini F nya kebawah disini nanti pegasnya memberikan –k.Δl atas. ini kebawah ini keatas. : tapi kita pake min atau gak sebenarnya? kalau ntar pas ngerjain soal 290

(310) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : ya nanti pakai ini saja (guru menghapus tanda minus) . pake harga mutlak. ini hanya menunjukkan arahnya keatas tapi nilainya sama dengan F. S4P : okay.. Gambar Aktivitas Guru 3. Menit ke (21:05-22:00) : baik kalo sebalikya. k kali Δ l arahnya keatas dia gayanya kebawah F, k Δ l adalah gaya. k nya disini tadi F pada pegas. yang ini ya (menunjuk gambar)? F pada pegas ke atas! F pada tarikan ke bawah.sehingga nilainya sama. cuma, ini arahnya ke atas (F pegas) dan ini arahnya kebawah (F beban). sehingga disini mestinya tandanya negatif. BS : ooohhh....gitu. Guru : cuma yang kita cari adalah nilainya saja. F.k sama dengan gaya lawan oleh pegas. nilainya k Δ l. S3P : itu kan k nya mutlak yang di bagi itu, kalo k yang dikirinya itu juga mutlak apa nggak pak? Guru : iya sama saja. S3P : itu juga mutlak? Guru : iya Guru 291

(311) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru 4. Menit ke (03:37-04:17) Guru: 2. Gambar Aktivitas Guru Untuk hukum hooke yang pernah kita bicarakan sesuai dengan F = k kali delta l atau delta x. Walaupun nanti ada tandanya negatif akan gaya yang bekerja nanti berkebalikan dengan gaya dikalikan dengan berat grafik sehingga nanti total diberi tanda mutlak saja (guru menulis di papan tulis). Guru menghubungkan konsep Elastisitas dengan konsep hukum Hooke. Guru menjelaskan bahwa persamaan pada pegas memiliki korelasi dengan persamaan elastisitas young. E Fl Al Fl = EA Δ l F= EA Δl l F = k∆l Guru menjelaskan konstanta pegas tergantung dari elastisitas bahan (E), luas penampang bahan (A), dan panjang bahan (l). (26 September 2013. PertemuanI, video1,Menit ke(03:31 – 26:19). Aktivitas guru C dapat dilihat pada tabel dibawah ini. 292

(312) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Menit ke 03:31-05:20 Transkripsi DataAktivitas Guru Guru :coba kamu gunakan LKS sebagai acuan. LKSnya di gunakan pada pokok bahasan elastisitas kemudian sudah kita bicarakan kemarin stress dan strain. SBP : sudah pak. Guru Gambar Aktivitas Guru : stress dan strain. kelemahan stress kemudian untuk selanjutnya ada hubungan stress = F/A kemudian Strain = Δl/lo. (guru menulis) SBP : sssstttttt Guru : sedangkan perbandingan dari stress dan strain adalah BS;Guru : modulus elastisitas young. Guru : sehingga nanti untuk modulus elastisitas pernah kita tuliskan E=? BS;Guru : F l/A Δ l 293

(313) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : rumus untuk modulus elastisitas. Menit ke 05:21-07:25 Guru SBP Guru S1P Guru SBP S2P Guru SBP Guru SBP Guru S2P Guru BS Guru S2P Gambar Aktivitas Guru :yang hendak kita bicarakan ada hubungannnya dengan ini (menunjuk Stress dan Strain) tapi untuk elastisitas pegas. : elastisitas opo toh? : kalau pegas sering dibuat dengan? : ketapel : apa? pegas.. tahu pegas? : pir..per : pir itu buah : mungkinkah kalian tiap hari menggunakan per? : ya.. motor..motor. : mungkinkah tiap hari kamu tidak menggunakan pegas? : tidak.. : tidak. jadi setiap hari kita menggunakan. contohnya apa? : motor pak : motor, pada bagian apa? : rem.. shockbreaker : shockbreaker ya yang diberi beban di depan atau dibelakang. sehingga pada saat di rem, remnya supaya dapat kembali lagi diinjak dan dilepaskan kembali lagi. kalau gak ada pegas gak mungkin. : kalau rem tangan gimana? 294

(314) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : kopling sama saja, dia ada pegasnya mengembalikan pedal rem. pedalnya supaya dapat kembalilagi. dipijak gini dilepaskan, nanti akan kembali keposisi semula Menit ke 07:26-09:23 Guru BS Guru S3P Guru S3P Guru S4P Guru SlP Guru BS Guru S5P Guru Gambar Aktivitas Guru :kemudian berbagai macam contoh tadi misalkan alat-alat yang dibuat berdasarkan penggunaan pegas, tadi ada shockbreaker, mungkin rem ya? kemungkinan yang lain apa? : ketapel : ketapel apa? : ikat rambut mungkin gak sih pak? : apa? : ikat rambut. mungkin tidak? : ya termasuk, cuma elastisitasnya? : kecil : berbeda, berupa karet mungkin pake plastik gitu ya? tidak selalu pakai logam. : oh gitu ya.. : kita teruskan ya? : iya : untuk suatu pegas diberi tarikan gaya misalnya F. kita beri contoh misalkan ini, sebuah pegas tadinya adalah mempunyai panjang katakan saja lo. katakan saja panjangnya lo. : hahahha...katakan saja.... : setelah diberi gaya, ternyata akan? 295

(315) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru BSP : melar BSP : tambah panjang Guru : tambah panjang. disini ada F. SBP : gaya Guru : panjangnya? Guru;SB : l1 Guru : disini ada pertambahan panjang. nah namanya Δl. (guru menggambar) Menit ke 09:24-12:47 Guru Gambar Aktivitas Guru :berapakah pertambahan panjang? Δ l = berapa? yang ini. Δ l panjang nya berapa? S2P : l1-lo Guru;SBP: l1 dikurangi lo. Guru : kemudian menurut hukum hooke, bahwa pertambahan panjang ini tergantung dari gaya kali k. kalau gaya kali k nya makin besar, apa yang terjadi? SB : semakin panjang. Guru : bertambah besar, jadi F disini ternyata berbanding lurus 296

(316) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru dengan Δ l. F nya besar Δ lnya besar SBP : yaa.. Guru : F nya kecil Δ l nya? BS : kecil. Guru BS Guru BSP Guru S1P Guru S1P Guru BS Guru S4P Guru Gambar Aktivitas Guru : sehingga ada persamaan F = k Δ l. cuma kalo gayanya kebawah, pegas menarik kemana? tertarik kebawah, pegas akan mempertahankan diri arahnya kemana? : keatas. : keatas. sehingga nanti menurut hukum hooke disini (di depan k) nanti ada tanda negatif. negatif untuk pegas. : iya : terhadap gaya. gayanya kebawah maka pegasnya keatas. disitu ada tanda negatif. cuma kita beri tanda nilai, e..e..e. namanya apa ya? plus minus dianggap plus gitu. harga mutlak. : ooh gitu pak. : F= k.Δ l. : k nya berapa pak? : k adalah konstanta pegas. bisa diganti F disini gaya. Δ l = pertambahan panjang atau perubahan panjang. sama ya? : iya : satuannya meter. : belum tentu bertambah toh pak bebannya? : ya tergantung k nya. karena k nya kecil mungkin karena l besar, pertambahan panjang-perubahan panjang (masih 297

(317) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Gambar Aktivitas Guru bingung) SBP : sama Guru : ya. boleh ya? bisa digantilah nanti satuannya pake meter. k adalah konstanta pegas. satuannya disini newton (menunjuk F) disini meter (menunjuk Δ l), SBP : iya Guru : jadi satuannya apa? BS : berarti newton per meter. Menit ke 12:48-16:07 Guru SB;G : setelah kita hubungkan disini ada persamaan mengenai modulus elastisitas young. kalo kita ubah disini ada l,Δ l, E, A dst. coba kita hubungkan? untuk F. F nya dimana? F disini tadi F.l = EA Δ l. kemudian untuk F nya gimana? : EA/l . Δ l. Guru : ternyata ada kolerasi disini (melingkari EA/l), Guru :lalu gimana untuk, (memberi panah kebawah dr EA/l) disini sama dengan k. maka F= k. Δ l. ternyata nanti konstanta dari 298

(318) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru pegas tergantung: bahannya dari apa(menunjuk E), luas penampangnya(menunjuk A) berapa, panjangnya berapa(menunjuk l).makin panjang konstantanya gimana? BS Guru BS Guru BS Guru BP Guru S3P Guru Gambar Aktivitas Guru : makin besar. : makin panjang (menunjuk l). : hooo makin kecil. : makin kecil. jadi nanti panjang-panjang konstantanya makin kecil. kalau yang pendek konstantanya besar. kemudian luas penampangnya, ini misalkan (menunjuk gambar pegas) logam kawatnya yang gede gitu ya, : iya : luas penampangnya besar, berarti misalnya pegas pada shockbreaker ya dibanding dengan pegas pada pulpen kan beda? : huu..em.. : sama-sama pegas dari logam, satunya besar satunya kecil.maka k untuk pegas andaikata luas penampangnya besar (menunjuk kerumus) maka juga makin besar konstantanya. bahan yang digunakan (menunjuk ke rumus) dari besi, dari aluminium kemungkinan dari.. : timah : timah atau mungkin dari besi baja 299

(319) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru SBP : dari emas bisa pak? Guru : emas, kalo dari emas jarang. asesoris dibikin pegas digunakan untuk apa? SBP : eman-eman S1P : andaikan bolpoin mahal itu pake pegas,, emang pake pegas ya? Guru : tergantung nanti ada pegasnya apa nggak ya, SBP : ada kok pak Guru : (tersenyum) pakai pegas mungkin tapi berlapiskan emas gitu ya. misalkan ditulis dengan tinta emas gitu ya, bukan berarti bahannya emas tapi berwarna emas. S4P : pak berarti konstantanya selalu berubah-ubah ya? Guru;BS : tergantung dari luas penampang tadi ya, bahan yang digunakan dan panjang kawat itu sendiri.(menunjuk rumus) S4P : iyaa Guru : kalau panjang berarti makin kecil, makin pendek makin besar. gitu ya? silakan kamu mau mencatat! BS : iya,, saya mau mencatat pak. Menit ke 16:08-19:15 Guru S4P Guru Gambar Aktivitas Guru : saya tuliskan tadi itu E modulus elastisitas = F.l/ A Δ l. mungkin ada yang bertanya? : pak tadi gimana pak kalo misalnya konstatntanya kecil besar ehhh?? : kalau besar berarti ditekuk, ditekan makin susah. seperti pegas pada shockbreaker sepeda motor, shockbreaker kereta api, iya dekat roda kereta api supaya getarannya naik turun 300

(320) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru (mengetuk-ngetuk meja) S5P : owh loko toh Pak.. S5P : iya pak itu lho pak yang bentuknya kayak gitu itu apa namanya? S4P : pak jadinya itu berarti gak pake min? Guru : harga mutlaknya saja. kalo tanda F nya itu tanda min. disini F = -k Δ l. disini F nya kebawah disini nanti pegasnya memberikan –k.Δl atas. ini kebawah ini keatas. S4P : tapi kita pake min atau gak sebenarnya? kalau ntar pas ngerjain soal Guru S4P S5P Guru SB Gambar Aktivitas Guru : ya nanti pakai ini saja (guru menghapus tanda minus) . pake harga mutlak. ini hanya menunjukkan arahnya keatas tapi nilainya sama dengan F. : okay.. : (maju menanyakan ini apa pak) : k kali Δ l. ini F kebawah pegasnya narik ke atas. pegasnya melawan ditarik tapi melawan. sudah? : belum pak. 301

(321) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Menit ke 19:16-22:55 Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : jadi nanti kamu beri keterangan untuk... S5P : ini apa pak? (maju dan menunjuk gambar pegas yang tidak diberi beban) Guru : Δ l. tadi kan saya gambar tapi nampaknya kok susah menjawabnya gitu ya. Gambar Aktivitas Guru misalnya Δ l dapat diukur dari sini ke sini atau dari sini kesini saja.(guru menunjuk Δ l) gaya tarikan biasanya pake beban. diberi beban mg. tidak selalu tarik pake gaya yang lain, pake beban. kita lanjutkan ya? SBP : iyaaa,,,belummm...sudah pak Guru : sampe berapa? SBP : bentar pak ..capek pak... Guru : baik kalo sebalikya. k kali Δ l arahnya keatas dia gayanya kebawah F, k Δ l adalah gaya. k nya disini tadi F pada pegas. yang ini ya (menunjuk gambar)? F pada pegas ke atas! F pada tarikan ke bawah.sehingga nilainya sama. cuma, ini arahnya ke atas (F pegas) dan ini arahnya kebawah (F beban). sehingga disini mestinya tandanya negatif. BS : ooohhh....gitu. Guru : cuma yang kita cari adalah nilainya saja. F.k sama dengan gaya lawan oleh pegas. nilainya k Δ l. 302

(322) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru S3P : itu kan k nya mutlak yang di bagi itu, kalo k yang dikirinya itu juga mutlak apa nggak pak? Guru : iya sama saja. S3P : itu juga mutlak? Guru S3P Guru S3P Guru S3P Guru Menit ke 22:56-26:19 BS Guru SBP Guru BS S3P Gambar Aktivitas Guru : iya. karena beban yang diberikan pada logam dimisalkan yang kemarin ada seutas kawat (guru menggambarkan) diberi beban. panjangnya 1 meter, luasnya 4cm2, panjangnya ini PH, kemudian E = 12 .10^10. ditanyakan : Δ l nya berapa pak? : oh Δ l nya, Δ l = 1mm. : dua.. : ow 2 . 10^-3 . yang ditanyakan apa kemarin? : F beban : F beban nya ini ya? F nya sama dengan berapa? sudah dikerjakan belum? : sudah.. (ada yang berteriak belum) : coba siapa yang belum? harusnya sudah. yang sudah berapa orang? (siswa mengangkat tangan). sudah dapat ya? F= ini ya? (F l = E A. Δ l) sama dengan ini F = EA/l .Δ l . E nya 12 .10^10. A nya 4. 10^-4. terus l nya 1, Δ l nya 2.10^-3. bisa? : bisa : udah? : blum,, : soalnya dicatet ya? 303

(323) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru BS Guru BS Guru BS Guru S3P Guru BS Guru S3P Guru S3P Guru S3P Guru Gambar Aktivitas Guru : nggak, soalnya yang kemarin yang buat PR 1. trus saya tanya sudah selesai belum? : sudah.. sudah selesai pak. : jadi F = (EA/l) Δ l = 12. 10^10 . 4.10^-4 . 2.10^-3 : 1 kan gini? : oh iya pak : dikali pangkatnya? : ilang : yang ini menjadi? : tiga. : tiga. (guru menghitung ketemu hasil 96.10^3N). andaikata pakai beban, beban gantung sekitar 9600kg. : oh dibagi 10. : dibagi g (gravitasi) : iya, pangkatnya kurang satu..ooooo..dong..dong. : ini dibagi g (menunjuk hasil perhitungan) baru dapat massanya ya? massa beban gantung. ini F (96.10^3 N) ini m (9600 kg). : berarti kalo soalnya ditanya berat bebannya berarti? : berat bebannya ini (menunjuk F = 96.10^3 N). : tetapi kalau massa? : massa bebannya adalah yang bawah (menunjuk m = 9600 304

(324) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru kg). F disini = m.g. ini kan m, massa disini ada gravitasi (menunjuk gambar). saya kira sudah bisa dikerjakan dirumah. BS : udah pak,, Guru : nanti saya tambahi. saya tambah PR nya. setidaknya satu. Gambar Aktivitas Guru 3. Guru menjelaskan pegas yang dirangkai secara seri, paralel, dan majemuk pada pegas. Guru menanamkan prinsip menghitung konstanta pegas yang dirangkai seri, paralel, dan majemuk berkebalikan dengan mencari nilai hambatan pada rangkaian resistor. (26 September 2013. PertemuanI, video1,Menit ke 26:20 – 48:06). Aktivitas guru C dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Menit ke 26:20-30:40 Guru S1L Guru BS Guru BS Guru BS Guru BS : kita teruskan susunan pegas atau rangkaian pegas..jadi yang pertama adalah rangkaian seri,.kalau seri berarti apa? : nyambung : pasang satu,.belakangnya, belakangnya. gitu ya?(sambil memperagakan dengan tangan) : yaaa.. : namanya seri,..misalkan kita gambarkan gini (guru menggambar) kalau seri tambah panjang atau kah tambah memendek? : tambah panjang : kalau makin panjang k nya gimana? : k nya brartiii??? (siswa bingung) :kalau semakin panjang nilai k nya?(guru sambil menulis "K" untuk masing-masing pegas) : semakin keciiil 305

(325) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : semakin kecil,. S1P : apa yang tambah kecil pak? Guru :K S1P : kok bisa tambah kecil gimana? S2P : kan dibagi.. Guru : ini seri ya,. 1/ks = 1/k1+1/k2+1/k3 ditambah 1/kn.. S3P : pak kalau yang rangkaian seri listrik? Guru : listrik?..kalau seri malah di tambah? BS Guru BS Guru Gambar Aktivitas Guru : tambah : inget ya ini sama dengan kapasitor (guru menunjuk persamaan seri pegas).. sama dengan kapasitor atau kondensator..kebalikannya pada resistor.. : yaa.. SB : kemudian yang kedua rangkaian paralel(guru menulis di papan tulis),..misalkan disini ada tiga pegas..yang disini k1 k2 k3..kira-kira tambah kuat atau tambah lemah? : kuaat.. Guru :di tuliskan kp= k1 + k2 + k3 ini plus kn. 306

(326) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru SB Guru Gambar Aktivitas Guru :kalau yang disini nanti (pegas seri) 1/ks = 1/k1+1/k2+1/k3+1/kn gitu ya.. : yaa.. : kalau yang disini (pegas paralel) kp= k1+k2+k3+kn..andai kata sampai rangkaian ke-n....jadi tidak masalah sepertinya,.mudah-mudahan tidak mengalami kendala.. 307

(327) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Menit ke 30:41-34:21 Transkripsi DataAktivitas Guru S4P : Pak nanti gimana kalau di gambarnya tu ada seri sama paralel? Guru : ya,. itu nanti yang berikutnya yang majemuk ya atau gabungan seri paralel (guru menulis)..misalkan gini (guru menggambar) ada tiga pegas disini ,.(gambar) S1L: itu seri pak?....ini paralel atau seri? SB : paralel Guru : guru melanjutkan menggambar (gambar ) BS : seriii,.. S4P : gabungan.. Guru : ini paralel (guru menunjuk 2 pegas agian atas) kemudian diserikan dengan yang ke 3...ini k1 k2 k3 .. Guru S4P Guru S4P Guru S4P Guru BS S4P Guru Gambar Aktivitas Guru : ini kamu selesaikan dulu(pegas 1 dan 2) baru diserikan... : pak kalau di listrik R1 R2.. : kalau R kan hambatan resistor,.ini konstanta pegas.. : ha,. pak kalau sri itu..(siswa lain tertawa) : maksdnya gmn? : kalau paralel kan ..kalau yang rumus listrik tu kan 1 seper..kalau paralel..kok bisa kayak gitu tu? : iya tambah..kalau dipegas tambah kalau diresistor itu seper,. : he eh,,seper : ooo bedanya gitu.. : yaa.. kebalikan dari itu..ini seri,.Ks konstanta seri,.Kp 308

(328) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru konstanta paralel.. S5P : pak itu kayak waktu rangkaian listrik? Guru : kebalikan dari hambatan listrik,. S5P : kalau seri? Guru : kalau hambatan seri ditambah,.kalau paralel diseper,. BS : ya..ya Guru : kalau disini kebalikannya,.. diseri diseper kalau paralel ditambah,.. BS : oooooo.yaa,,yaa.yaa. S5P : kalau yang seri itu kan semakin panjang lha nek yang paralel itu tetep atau gimana? Guru : biasanya ya..pegas yang dipasangkan cenderung yang lebih sama tetap,. jadi panjangnya bagian bawah dan atas kan nggandeng gitu ya,,..ni ya (guru menunjuk gambar) atas dan bawah kan nggandeng,.. kalaupun ini pendek berarti nanti penggunaannya cenderung tetap,.panjangnya tidak diperhitungkan..cuman jumlahnya makin?? BS : banyak. Guru BS Gambar Aktivitas Guru : misalkan alat olahraga kan ada yang ditarik gini kan ya?(guru memperagakan) satu pegas,.masih ringan,.dua ringan,.tiga dah berst,..sepuluh? : tidak kuat,..haahhaha... 309

(329) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Menit ke 34:22-38:21 Transkripsi DataAktivitas Guru Guru : terus ada,.ee,. sadel dari sepeda itu kan biasanya ada pegasnya,,. Guru : ada lagi??? (siswa tidak ada yang bertanya)...sekarang aku yang tanya,..springbed pernah bongkar? BS : belum. BS : sudah,.. Guru : ada yang pernah,..bagaimana susunan dari pegas pada springbed? BS : paralel...campuran.. Guru : andaikata dia putus? BS : masih bisa disambung lagi... Guru : makin kendor ya...sebenarnya yang kesini adalah seri,,seri,. kemudian yang kesana ada yang paralel seri,.seri,.paralel kesana(guru memperagakan)jadi rangkaiannya majemuk.. Guru S5P Guru S6P Guru BS Gambar Aktivitas Guru : kamu selesaikan dulu yang paralel selesaikan yang paralel..kemudian .. (guru menulis: selesaikan paralel kemudian diserikan dengan berikutnya).. andaikata yang atas paralel,.yang bawah paralel,.juga nanti... : diparalelkan dulu,. : misalkan gini ya,..atas paralel,.bawah paralel,.paralelnya diselesaikan dulu.. : pak,.contoh soal . : ya,.kita mulai dari yang awal dulu,.. : nyatet dulu aja pak,.. (guru memberi kesempatan siswa mencatat) 310

(330) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru S4P : pak..itu rangkaian itu selalu 1/ks= 1/k1+1/K2 Guru BS Guru Menit ke 38:22-48:06 Gambar Aktivitas Guru : sekarang ini ya,..kamu gak usah memikirkan tentang resistor karena ini kebalikan anda nanti malah bingung,..fokusnya pada rangkaian pegas saja,..jadi fokus pada rangkaian pegas ya,.nanti malah kebalik,.. (siswa lanjut mencatat guru sambil berkeliling). : ulangan sampe mana pak? : ya,.sampai dengan gravitasi ya,..iya ini rencana dari dari pak tata,...tidak semua kelas sampai pada elastisitas sehingga diambil hanya sampai dengan gravitasi,..kita besok mempelajari lagi dari depan sampai gravitasi untuk persiapan ulangan tengah semester,..(siswa melanjutkan mencatat) Guru:udah ya,... tadi saya fotocopy soal untuk PR selebihnya,.yang sebelumnya untuk latihan..(guru membagi fotocopy soal kepada siswa) Guru : udah dapet? kita mulai SB : pak 1/Kn itu opo to? Guru : Kn adalah konstanta pegas yang ke- n. Kn disini adalah konstanta pegas ke- n (guru menulis keterangan) Guru : K1 konstanta pegas 1, K2 konstanta pegas 2, K3 adalah konstanta pegas yang ke 3, sedangkan Kn sampai urutan yang paling belakang. ke- n. Guru : coba dibaca soal nomor 1. (siswa membaca soal) 311

(331) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru Guru BS Guru Guru BS Guru SBP Guru BS SBP Guru S2P BS Guru BS Guru Guru Gambar Aktivitas Guru : nomer pertama bagaimana? (guru membaca soal)empat buah pegas. kamu selesaikan yang mana dulu? : yang paralel.. : ya yang paralel dulu ya? : ya coba kita mulai dari nomor 1. empat buah pegas identik.berarti Knya sama ya?. dirangkai sesuai gambar. kamu cari dulu Knya. yang atas diparalel jadi berapa K? : duaa K. : ya jadi,. 1/2K + 1/K+1/K...jadi rangkaian totalnya adalah : 2 K + 2/K (hampir bersamaan guru mengatakan) : 1/2k+1/K+1/K . hasilnya berapa? : woh : 2/K : 1/Ks sama dengan : 1/2K + 1/K + 1/K jadinya 5/2K : kok? : susah? : iyaa pak,.. : yuk kita kerjakan dulu (guru sambil menghapus papan tulis) : yang ini adalah K, K sama K yang ini nanti kalau diparalel 312

(332) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No Aktivitas Guru Transkripsi DataAktivitas Guru jadi 2 K. Guru :Coba kamu tentukan 1/Ks berarti? SBP : 1/K + 1/K Guru : 1/Kp ya, 1/K ditambah 1/k. disini 1/2k + 1/K+1/K (guru menulis ). jadinya berapa? BS : 5/2K Guru : 5/2K.. guru menulis gam Guru : itu baru ketemu Ksnya. sekarang kalau Δ l sama dengan S1P : F/Ks Guru : sama dengan mg per? Ksnya berapa? BS : 2K/5 Guru : guru menulis mg/(5/2K) S1P : lholholho.. BS : enggak pak.. S2P : 2k nya itu di atas.. (kelas menjadi agak ribut) Guru : ini kan per Ks? berarti, o yaa..(guru meralat menjadi mg/(2K/5).. Gambar Aktivitas Guru Guru :ini sama dengan 5 mg/2K (diikuti siswa) SB : lhaaaa,.yeee.. 313

(333) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4. Guru memberikan penjelasan penerapan gerak harmonik salah satunya pada gerakan pegas yang bergerak naik-turun yang memiliki amplitudo dan titik kesetimbangan. Guru menggambar pegas dan memberi titik-titik yang ditempuh pegas untuk melakukan satu getaran. (31 Oktober 2013. PertemuanII, video1, Menit ke 06:45 – 16:46).Aktivitas guru C dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Menit ke 06:45-09:28 Guru :Kita teruskan ke bagian berikutnya mengenai gerak harmonik..Gerak harmonik atau getaran...(guru menulis kata tersebut di papan tulis) atau biasanya getaran selaras..Ge-tar-an Se-la-ras (guru mengeja sambil menulis,guru mengaris bawahi kata “gerak harmonik getaran selaras”) Guru : Ingat-ingat kita dapat menayangkan untuk contoh-contoh getaran selaras...Kalau dinyatakan namanya gi mana....Eeeee ada problem ga SB : Ga Guru : Coba...ya untuk getaran selaras contoh-contohnya nanti (guru menulis di papan tulis)...Getaran pada pegas (guru menulis di papan tulis). Kemungkinan ayunan atau bandulan (guru menulis di papan tulis)Kemungkinan ada yang lain tapi memberikan namanya agak tidak mudah. Tidak mudah memberikan namanya getaran pada eee..plat. SBP : Apa ???? Guru : Getaran pada plat biasanya yang eee. untuk ngatur gerak pelanar biasanya namanya... S1P : ooooh itu.... 314

(334) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Menit ke 09:29-13:38 S2P : gerak apa pelanar ????? S3P : sing dienggo ngatur pipis....implis (suara tidak jelas) Guru : untuk mengatur siklus keindahan gerak pada getaran.....(suara tidak jelas, siswa gaduh). Misalkan yang ini (guru memberi kode huruf pada contoh-contoh getaran selaras) ini sebagai a, ini b, nah ini c. Getaran pada pelat beban (guru menulis di papan tulis). Guru :Mengatur tempo namanya apa? Yaitu namanya ya Yang a aja (guru mengambar pegas yang di beri beban gambar). Misalkan nanti maksimum ada di sini (guru menunjuk pada gambar lihat) S3P : Getaran Selaras...Larasati dong heeeee(bicara sendiri) Guru : Getaran minimum di sini . Gerakannya gimana ? Ke sana ke sana (guru memperagakan dengan tangan). Terjadi getaran atas bawah. Biasanya untuk eee...bandulan anak kecil ya.... BS : yaaaaa. Guru : Kalo di kota biasanya ruanganya hanya tidak terlalu longgar di beri ayunan yang ke atas ke bawah.efisisiensi tempat kalau di desa pakai ayunan gini (guru memperagannya dengan gerakan tangan). Nanti kalau digerakan ke bawah dilepaskan akan bergerak naik turun. (guru memperagakan dengan gerakan tangan). Guru : Untuk yang b kemungkinan adalah berayun...Sahut siswa S2P : ooooh bandul. BSP : bandul.....eeeehahahhaa (tertawa tidak jelas). Guru : Misalkan ini a....o di sini....di (guru memberi keterangan pada gambar ). Gerakannya adalah ke kiri ke kanan (guru sambil mempergakannya). 315

(335) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Guru :Sedangkan untuk c ....seolah ini beban(sahut siswa : beban..haa beban ) ini nanti ada plat diberi beban ini titre . Kemudian dilepaskan nanti akan ke sana (guru memberi tanda dengan garis putus-putus yang melengkung) S2P : Contoh nyatanya apa pak ??? S1P : Bukane itu dibalik jatuh ya pak......Iya : sahut S2P. Guru :Bukan ini (sambil menunjuk gambar b ayunan) pake per ini pake plat (guru menunjuk gambar c getaran padd pelat beban). S2P : ooooooooooooooo itu. S1P : itu ditancepin....aku kira dibalik (suara tidak jelas) Guru : Pada plat beban (guru sambil menunjuk tulisan "getaran pada pelat beban" di papan tulis) pelat ada bebannya. Kemudian beban di letakan di ujung di simpangkan....(S1P : ooooooo) dilepaskan. nanti akan bergerak kesana (guru memperagakan dengan gerakan tangan). S1P : Toeng-toeng gitu pak.. BS : tertawa. Guru : Di sini anggap a di sini o di sini b (guru sambil menunjuk dan memberi keterangan gambar c ) Maksudnya apa o adalah titik keseimbangan, b ee.. titik jauh, a juga titik terjauh dari o. Nanti gerakannya adalah dari a ke o ke b ke o lagi ke a lagi (guru 316

(336) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI menunjuk gambar c )itu namanya satu kali getar. Dari a ke o ke b ke o ke a lagi itu satu kali bergetar. (Kemudian guru menghapus papan tulis) S3P : berarti itu bukan benang. Guru : Bukan. Ya memang bukan... Yang ini benang (guru menunjuk dan menulis keterangan "benang" pada gambar b). Yang ini pegas (guru menulis keterangan "pegas" pada gambar a). Yang di sini plat (guru menulis keterangan "pelat" pada gambar c ). Menit ke 13:39-16:46 Guru : Sebenarnya, getaran dapat dinyatakan (guru bicara sambil menghapus papan tulis) sebagai proyeksi gerak melingkar beraturan. Misalkan gerak melingkar beraturan..ini ga kelihatan ya (guru menunjuk papan tulis) ini melingkar begini (guru memperagakan dengan gerakan tangan) BS : OOOOO begitu Guru : Yang dilihat hanya bayangannya. Bayangan saja (guru mempergakan dengan gerakan tangan mutar-mutar) gitu ya. Bayangan tangan saya kan hanya atas ke bawah padahal saya melingkar begini. Kelihatan ndak (guru memperagakan dengan gerakan tangan dan terlihat ada bayang tangan naik turun). BS : ga....kelihatan Guru : Enggak....(guru tersenyum kepada siswa). Itu nanti bicara sebagai proyeksi dari benda (guru berbicara dengan tempo pelan) yang bergerak gerak pada sumbu y. Satu kali bergetar. 317

(337) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Guru : Ini dari... (guru menulis di papan tulis) gerak pada y. Titik a-ob-o-a gitu ya (guru menulis di papan tulis) atau mungkin dari o ke b ke o ke a ke o lagi (guru menulis di papan tulis). Atau mungkin dari b ke o ke a ke o ke b (guru menulis di papan tulis) bearti balik lagi sampai titik awal. Namanya satu kali putar (guru memperagakan dengan gerakan telunjuk) atau getar, satu sikles. Sikles ya,, sikles dari awal balik lagi ke awal, namanya satu sikles. a : titik terjauh, o : titik kesetimbangan, b titik terjauh (guru menulis di papan tulis) atau simpangan terjauh. Nanti simpangan ada sendiri, simpangan terjauh mungkin tidak....(tidak dilanjutkan). Nyimpang lah tadinya dari o nyimpang ke atas (siswa : aaaaaaa) sampai maksimum namanya terjauh (suara guru pelan)..ke bawah terjauh (suara tidak jelas).(gambar lihat dibawah ini) 318

(338) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 319 f) Pembahasan Profil Kemampuan Guru C Dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran Setelah menyelesaikan tahap pengkategorian aktivitas guru C berdasarkan aspek-aspek kemampuan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran, selanjutnya peneliti akan mengungkap dan mendeskripsikan kemampuan guru C dalam menjelaskan materi pembelajaran guru C dapat dijelaskan sebagai berikut: Tabel.4.21. Pembahasan Profil Pengetahuan Guru C pada Aspek Penjelasan Fakta Aspek penjelasan fakta No. 1. Indikator Guru menjelaskan penerapan prinsip elastisitas dan gerak harmonik pada bendabenda yang mudah dijumpai oleh siswa. Aktivitas Guru Guru menjelaskan penggunaan pegas pada shockbreaker motor, pada kopling motor, pada rem tangan motor. Guru juga menjelaskan contoh benda elastis seperti ketapel, ikat rambut, karet,dll. (aktivitas penjelasan fakta no.1) Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan alat-alat yang memanfaatkan pegas. Guru memberi penjelasan bahwa pegas pada pulpen memiliki luas penampang yang berbeda dengan pegas pada shocbreaker motor. (aktivitas penjelasan fakta no.2) Guru menjelaskan contoh pegas yang memiliki konstanta besar pada shockbreaker kereta api. (aktivitas penjelasan fakta no.3) Guru menjelaskan penerapan pegas yang disusun paralel pada alat olah raga dan tempat duduk sepeda. Guru menjelaskan penerapan pegas yang disusun secara majemuk pada springbed. (aktivitas penjelasan fakta no.4) Guru menjelaskan contoh penerapan gerak harmonis pada kehidupan sehari-hari. Guru menggambar contoh getaran pada pegas,ayunan, dan getaran pada pelat beban. (aktivitas penjelasan fakta no.5) Guru memiliki kemampuan menjelaskan penggunaan pegas yang disusun secara paralel dan majemuk. Guru memiliki kemampuan mengilustrasikan gerak harmonis dengan menggambar contoh getaran pada pegas,ayunan, dan getaran pada pelat beban.

(339) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 320 Guru menunjukkan Gerak Harmonik adalah proyeksi dari Gerak Melingkar Beraturan dengan simulasi komputer gerakan pendulum yang dibawahnya terdapat sirkuit benda berputar. (aktivitas penjelasan fakta no.6) Guru memiliki kemampuan menjelaskan hubungan Gerak Harmonik dengan Gerak Melingkar Beraturan menggunakan simulasi komputer. Guru C menjelaskan fakta-fakta yang relevan terhadap materi elastisitas dan gerak harmonik. Guru C berpandangan dalam mengajarkan Fisika yang terpenting adalah kejadian atau contoh dalam kehidupan sehari-hari dulu, baru masuk ke aplikasi perhitungannya. kemampuan guru ini sesuai dengan pernyataan guru sebagai berikut: kita melihat kondisi sekarang yang mudah di tunjukan kepada siswa,..kejadian apa?..lalu di internet yang nyambung,.misalkan di internet cari,..hubunganya apa informasi yang umum..aplikasi pengetahuanlah yang jelas,.karena secara nyatanya kita jumpai Fisika seolah - olah jadi banyak matematiknya,.banyak ngitungnya,,.padahal harusnya kejadian dulu baru di aplikasi apa ya,.untuk ngitung kejadiannya gini-gini gini hubungannya dengan Fisika,..Fisika sebenarnya kejadianya dulu,.. aplikasi kehidupan,.misalkan adanya pulpen yang pake pegas,terus shockbreaker yang pake pegas, kemudian ada elastisitas pada panah itu ya,.kepatel,kemungkinan masih banyak lagi yang lain,.ee apa?tempat tidur yang itu,.apa? springbed,..sebenarnya rangkaiannya juga sudah komplek ya,.tetapi yang kita pelajari kan terbatas,.seri dan paralel.misalkan disepeda motor itu kan cenderung ada yang monoshock yang belakang,yang depan double,.artinya itu kan rangkaian paralel sebenarnya,. Pada pertemuan pertama guru menjelaskan aplikasi benda-benda yang menggunakan prinsip elastisitas . Pada pertemuan kedua guru menjelaskan aplikasi benda-benda dari prinsip gerak harmonik dan gerak melingkar beraturan.Guru C sering menjumpai bahwa pelajaran Fisika seolah-olah menjadi banyak perhitungan matematikanya karena pembelajaran tidak diawali dengan menunjukkan kejadian dan contoh yang mudah dilihat oleh siswa. Dalam sesi wawancara dengan Guru C mengungkapkan bahwa guru akan menampilkan kejadian atau gambaran pada rangkaian pegas secara langsung. Berikut ini kutipan wawancara peneliti dengan guru B: Peneliti: jadi dengan praktik siswa diharapkan bisa melihat ya Pak? Guru C: iyaa,.melihat kejadiannya,.terus untuk masing-masing pegas yang berbeda nanti kan k nya berbeda..itu bisa menunjukkan variasi lah,.itu paling mudah sebenarnya.. Sebenarnya kita inginkan satu ya kalau praktikum kita itu sudah dapat mencari konstantanya masing-masing sehingga nanti kalo kita membuat tambahan pengetahuan tentang rangkaian seri, paralel walaupun kita harus memberikan petunjuk persamaannya, tapi seolah-olah kan anak-anak punya gambaran ada yang pegas lentur, ada yang agak keras, lha itu kan kalo dirangkai seperti apa. kalo misalkan dirangkai seri atau paralel, paralel harusnya ini lentur ini kaku ini agak kaku, diberi beban gimana? mungkin melenceng gini gitu ya. ibaratnya anak

(340) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 321 punya gagasan begitu mestinya. kalau kita memang mempraktekkan. tapi kalau gak gambaran kita kan semua manipulasi. gak ada misalkan pegas lentur, agak keras sangat keras dirangkai paralel ditarik itu nanti apa memanjangnya bersama eeh itu paling nggak yang satunya tetap yang kendor itu akan mudah ditarik. gak gak gak harus menempati itu. kalo diberi beban kalo gak tengah-tengah persis itu nanti gak narik bersama-sama. misalkan diberi beban sebelah sini akan melenceng. sebenarnya kalo anak-anak sudah praktikum itu tau yang mana yang agak konstantanya gede, konstantanya agak kecil yang lentur itu yang nanti kalo rangkai lebih mudah punya angan-angan masalah itu rangkaian. kalo maslah matematis saya rasa rata-rata sih bisa. rata-rata bisa. tapi menggambarkan keadaan yang seharusnya itu masih susah padahal Fisika harusnya punya gambaran itu.itu memang kalo kita mau praktikum istilahnya batal karena alatnya saya mau pinjam disana jangan-jangan sampai disini bisa pas apa gak waktunya gitu. ternyata gak pas untuk memberi itu. dengan adanya ulangan itu juga membatasi. itu ya, urutan masih kurang baik karena kondisinya itu tidak memungkinkan masalah untuk pegas rangkaiannya ternyata gak melalui pengamatan tapi langsung saja seolah-olah dia hafal seperti rangkaian resistor itu seolah-olah. karena seri paralel. jadi matematisnya yang muncul, fisik nya itu masih tinggal Namun rencana Guru C ini tidak sesuai harapan karena ada situasi dan kondisi tidak mendukung siswa untuk melakukan pengamatan dan praktikum langsung menggunakan pegas. Tabel.4.22. Pembahasan Profil Pengetahuan Guru C pada Aspek Penjelasan Konsep Aspek penjelasan konsep No. 1. Indikator Guru melakukan pengulangan penjelasan pada persamaan yang mempunyai fungsi serupa dengan persamaan lain Aktivitas Guru Guru menjelaskan konsep menghitung konstanta pegas yang dirangkai secara seri, paralel, dan majemuk dengan penjelasan secara bervariasi. Variasi penjelasan Guru adalah sebagai berikut: a) Guru menggambar rangkaian seri, paralel, dan majemuk. b) Guru memberikan penekanan konsep persamaan yang digunakan untuk menghitung nilai konstanta pegas pada rangkaian seri, paralel, dan majemuk. c) Guru memberikan penerapan pegas yang dirangkai paralel dan majemuk pada kehidupan sehari-hari. d) Guru memberikan kata kunci dalam mencari konstanta pegas pada rangkaian majemuk. Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep menghitung konstanta pada pegas yang dirangkai secara seri, paralel dan majemuk

(341) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 322 Guru menuliskan dipapan tulis “selesaikan dulu yang paralel, serikan dengan berikutnya”. e) Guru memberikan penekanan konsep mencari konstanta pegas pada rangkaian seri, paralel, dan majemuk dengan membahas bersama dengan siswa soal yang berhubungan dengan rangkaian pegas. (Aktivitas penjelasan fakta no.1). Di awal pertemuan kedua guru kembali menjelaskan konsep rangkaian pegas yang disusun seri, paralel, dan majemuk dengan tujuan mengingatkan siswa. (Aktivitas penjelasan fakta no.2). Guru C memiliki pemahaman menjelaskan konsep mencari konstanta pada pegas yang dirangkai secara seri, paralel, dan majemuk dengan berbagai variasi penjelasan. Hal ini dilakukan guru karena pada konsep ini siswa sering keliru dalam menuliskan persamaan yang berlaku. Kemampuan guru ini terungkap dalam kutipan wawancara dengan Guru C sebagai berikut: Peneliti: Saat mengerjakan soal tentang itu masih ada yang menggunakan pak? Guru C: haa iya.masih,.masih ada,.walaupun diulang-ulang ya,.akhirnya setelah dikonfirmasi ya sudah berubah,.. Menurut guru C konsep untuk menghitung konstanta pegas sama dengan konsep pada rangkaian kapasitor dan berbanding terbalik dengan konsep pada rangkaian resistor. Hal ini sesuai pernyataan guru yang terungkap sebagai berikut: naah iyaa,.ada,ada.ada yang terjadi kebalikan karena siswa itu cenderung mengaplikasikan dengan rumusan yang ada pada resistor itu malah kebalik,.jadi angan-angannya itu kebalik,.karna dipegas itu kalau paralel itu di jumlahkan,.kalau resistor malah di,.. 1 untuk paralel sedangkan seri untuk k eee.resistor itu dijumlahkan kalau pegas di 1/ kan,.. padahal yang bener itu seharusnya dengan C (kapasitor) tapi anak-anak cenderung di SMP gk ada kapasitor,rangkaian kapasitor itu gk ada.,,harusnya sama persis dengan kapasitor,.akhirnya ya itu tadi,.keliru juga,..kekeliruan karena dia itu menganggap rangkaiannya jenisnya seperti resistor,.padahal itu kebalik,.kebalik total,

(342) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 323 Aspek penjelasan konsep No. Indikator Aktivitas Guru 2. Guru Guru menjelaskan bahwa Gerak menjelaskan Harmonik merupakan proyeksi dari konsep baru Gerak Melingkar Beraturan pada dengan koordinat sumbu-y. menghubungkan Urutan aktivitas guru adalah sebagai konsep yang berikut: sudah ada Guru menjelaskan konsep benda sebelumnya bergetar satu kali(satu siklus) dengan menggambar titik-titik yang dilalui benda untuk bergetar satu kali. (aktivitas penjelasan konsep no. 3a). Guru memperagakan gerakan tangan memutar-mutar yang searah dengan siswa. Guru mengajak siswa untuk mengamati bayangan tangan guru di papan tulis bahwa bergerak naik turun pada sumbu koordinat sumbu y. (aktivitas penjelasan konsep no. 3b). Guru menjelaskan konsep benda bergetar satu kali(satu siklus) dengan menggambar titik-titik yang dilalui benda untuk bergetar satu kali. (aktivitas penjelasan konsep no. 3c). Guru menjelaskan pengertian getaran selaras dan getaran teredam. (aktivitas penjelasan konsep no. 3d). Guru menunjukkan gambaran konsep bahwa Gerak Harmonik adalah proyeksi dari Gerak Melingkar Beraturan dengan simulasi computer yang menunjukkan gerakan benda bergerak secara bersamaan pada lingkaran diproyeksikan pada benda yang bergerak naik turun. (aktivitas penjelasan konsep no. 3e). Guru menjelaskan dan menjabarkan konsep Gerak Harmonik Sederhana di papan tulis dengan jelas dan detail. (aktivitas penjelasan konsep no. 3f) Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep getaran selaras adalah proyeksi dari gerak melingkar beraturan pada koordinat sumbu-y.

(343) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 324 Berikut ini deskripsi aktivitas guru B yang mengungkapkan guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep getaran selaras adalah proyeksi dari gerak melingkar beraturan pada koordinat sumbu-y. 1. Guru memperagakan gerakan tangan memutar-mutar yang searah dengan siswa. Guru mengajak siswa untuk mengamati bayangan tangan guru di papan tulis bahwa bergerak naik turun pada sumbu koordinat sumbu y. 2. Guru menjelaskan konsep benda bergetar satu kali(satu siklus) dengan menggambar titik-titik yang dilalui benda untuk bergetar satu kali.Guru menyinggung pengertian simpangan terjauh dan simpangan. 3. Guru menjelaskan pengertian getaran selaras dan getaran teredam.sebelum menyalakan simulasi komputer. Guru menjelaskan getaran teredam dengan simulasi komputer. Peristiwa yang ditunjukkan oleh guru menggunakan simulasi komputer adalah sebagai berikut: 1. Guru menunjukkan benda elastis yang dibawahnya ada beban bergerak naik turun yang akhirnya berhenti. 2. Guru menunjukkan gerakan pendulum yang akhirnya berhenti. 3. Guru menunjukkan gambaran konsep bahwa Gerak Harmonik adalah proyeksi dari Gerak Melingkar Beraturan dengan simulasi komputer yang menunjukkan gerakan benda bergerak secara bersamaan pada lingkaran diproyeksikan pada benda yang bergerak naik turun. Konsep-konsep yang dijelaskan oleh guru dalam menampilkan simulasi adalah sebagai berikut: - Guru menjelaskan konsep simpangan terbesar pada gerak harmonik pada arah sumbu y adalah proyeksi dari gerak melingkar beraturan yang membentuk sudut 90º. - Guru mendefinisikan pengertian Amplitudo. - Guru menjelaskan konsep simpangan pada gerak harmonik, adalah fungsi sinus. - Guru menjelaskan konsep kecepatan getaran adalah proyeksi dari arah kecepatan gerak melingkar yang tegak lurus dengan jari-jari lingkaran. Setelah guru memutar simulasi guru kembali mendefinisikan Gerak Harmonis atau getaran adalah proyeksi dari Gerak Melingkar Beraturan pada sumbu vertikal atau sumbu y. Guru menggambar lingkaran dan garis vertical seperti yang ditampilkan pada simulasi. Guru menurunkan persamaan untuk mencari simpangan getaran y = sin Ө R y = R sinӨ y = A sinӨ y = A sin  t Guru mengganti simbol “R” dengan simbol “A”, tetapi pada gambar tidak ada keterangan “A”. Sehingga ada salah satu siswi yang bertanya hubungan Amplitudo “A”dengan jari-jari (R). pertanyaan siswa berbunyi “Tadi R kan diganti dengan A,..itu kenapa?”. Guru kembali menggambar lingkaran dan sebuah garis vertical. Guru menurunkan persamaan kecepatan getaran.

(344) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 325 Vy = cosӨ V V y = V cosӨ =  R cosӨ V y =  A cos  t Guru mengganti simbol “R” dengan simbol “A”, tetapi pada gambar tidak ada keterangan “A”. Guru memberi penekanan bahwa rumus akhir yang harus dihafal adalah - y = A sin  t - V y =  A cos  t Guru memberi garis kotak pada kedua rumus di atas. Guru mendefinisikan waktu satu kali putar (periode) dengan bertanya kepasa siswa. Guru mendefinisikan banyaknya putaran tiap sekon (frekuensi) dengan bertanya kepada siswa.(Guru hanya menggunakan bahasa lisan, guru tidak menuliskan persamaan periode dan frekuensi di papan tulis) Guru menurunkan persamaan percepatan pada getaran. ay = sinӨ a a y = -a sinӨ = -  2 R sinӨ a y = -  2 R sin  t Guru memberi garis kotak pada rumus akhir percepatan getaran di atas. Guru memberi penjelasan arti dari tanda (-) pada persamaan. Guru mengganti simbol “R” dengan simbol “A”, tetapi pada gambar tidak ada keterangan “A”. Ada salah satu siswa yang bertanya “berarti gak ada yang x ya pak?” Guru memberi penjelasan dengan memperagakan tangan naik turun yang menggambarkan gelombang berjalan yang simpangannya naik turun.maka tidak menggunakan variable “x”.(Guru tidak menggambarkan gelombang di papan tulis). Guru memberikan keterangan dari simbol-simbol yang ada pada gambar (A, V,Vy, y, Ө,  t , a y ) dengan menuliskan di papan tulis. Guru memberikan penekanan konsep dengan mengingatkan siswa bahwa ada 3 rumus yang harus dihafal oleh siswa, yaitu: - Rumus simpangan = A sin  t - Rumus kecepatan =  A cos  t - Rumus percepatan = -  2 R sin  t Guru menambahkan keterangan  = 2 = 2π f T Guru memberikan contoh soal sebagai upaya guru untuk memantapkan konsep yang sudah dipelajari. Soal yang diketahui : amplitudo 10 cm periode getaran 0,2 s.

(345) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 326 Ditanya: a) frekuensi getaran;? b) kecepatan sudut? c) simpangan getaran pada saat t = 0,1 s? Guru menuntun siswa dalam menyelesaikan soal yang dibuat oleh guru sendiri. Guru memberi penekanan konsep jika  = 2π f didepan (sin,cos atau tan), maka π diganti dengan angka. Jika  = 2π f setelah (sin, cos, atau tan), maka π dalam radian. Kemampuan guru menjelaskan hubungan konsep Gerak Harmonik dengan Gerak Melingkar Beraturan juga sesuai dengan pernyataan guru dalam kutipan wawancara sebagai berikut: Peneliti : Untuk yang pertemuan kedua, ada hal yang menarik bapak mendefinisikan getaran itu sebagai proyeksi dari gerak melingkar. Guru C : Iya.. Peneliti : Lah itu menarik gitu, Pak. Kenapa, Apa yang menjadi alasan bapak pakai denifisi yang itu ? Guru C : Masalahnya, ee bayangan pada gerak melingkar beraturan itu kan maksimum sama terus minimum. Maka seolah-olah pada jarak terjauhnya itu juga langsung dapat diperhatikan masalah bayangan maksimum terus posisi garisnya posisi kesetimbangan itu pada saat di posisi 180 derajat terus nanti balik lagi pada titik nol lagi dan nol lagi terus 180 dan maksimum akhirnya nanti dapat diberikan gambaran maksimum nol maksimum balik lagi bolakbalik bolak-balik dengan bayangan itu pun nanti kalau dibuat bayangan semacam itu kalau menjelaskan pake waktu putar atau gimana tu nanti lebih mudah di aplikasi sudah ada. Lebih mudah di aplikasi. Peneliti : Jadi supaya bisa diperhatikan siswa.. Guru C : Iya, bisa ngetung nanti sudutnya. Sudutnya 0, sudut 90 maksimum terus menuju 180 nol, 270 maksimum bawah ulang lagi. Itu fungsi apa itu namanya itu nanti aplikasinya. Kalau nol 0, kalau 90 satu, gitu ya, kalau 180 nol, kalau 270 min satu, nanti fungsi apa ? Jadi fungsi Sinus. Fungsi sinus anak sudah langsung, itu nanti nyambungkannya. Peneliti : Jadi fungsi ini berasal dari pemikiran bapak sendiri atau bukan atau bahan lain. Guru C : Sebenarnya itu sudah dari dulu juga suda ada sebenarnya cuma kadang sekarang kalo ditingkat karena bayangan ya langsung, misalkan seperti pegas itu yang atas bawah atas bawah itu maksimum atas terus nol maksimum bawah. Itu gak muncul sinus....gak muncul sinus tapi kalau pake lingkaran itu nanti fungsi sinusnya muncul akhirnya anak lebih mudah menyambung masalah fungsinya, jadi arti kesetimbangan itu fungsi sinus itu ya. Maksud dan tujuannya satu mudah diamati yang kedua dapat menghubungkan misalnya kesetimbangan sebagai fungsi sinus. Peneliti:

(346) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 327 Mengapa bapak menggunakan media simulasi untuk menjelaskan getaran dapat diproyeksikan sebagai GMB (gerak melingkar beraturan) ? Kenapa Pak ? Guru C : Satu untuk tadi ya dicari bayangannya ya atau proyeksi gerak melingkar beraturan dapat dicari bayangannya sebagai satu simpangan yang kedua nanti kecepatan linearnya ya kemudian ada percepatan pada gerak melingkar beraturan sekaligus nanti di dalam getaran juga muncul semacam itu. Satu simpangannya, yang kedua adalah percepatan getaran atau nanti yang omega. (a cos  t) itu nanti juga aaa. aplikasi ya gerak melingkar beraturan. Iya itu munculnya di situ. Peneliti : Jadi untuk memudahkan siswa? Guru C : Iya haa..memudahkan menghubungkan antara gerak melingkar beraturan dengan getaran. Nanti percepatan juga ada, percepatan sentripental sedangkan di situ nanti percepatan pada getaran. Itu juga eeeeeee...proyeksi dari percepatan. Itu nanti muncul jadi satu kesatuanlah istilahnya, hanya dilihat sebagai proyeksinya satunya sebagai yang utuh. Tanda arah itu juga berpengaruh karena misalkan pada percepatan itu ternyata pusat lingkaran ini bayangannya selalu aaaa...ada kebalikan kalau gerakannya maksimum berati ke atas dan ke bawah ada tanda negatif sehingga pada percepatan getaran itu min (-  ) kuadrat y. Itu satu masalah arah dan tanda negatif positif. Peneliti : Menjelaskan gerak harmonis waktu itu kan pak, dijelaskan tidak secara turunan gitu, kenapa tidak menggunakan turunan ? Guru C : Itu sebenarnya, yang pake turunan ya seharusnya memang iya.....tapi kita menjelaskannya dari awal karena kita sebagian gerak melingkar yang langsung ada hubungannya juga lho..Atau turunan sebenarnya juga sama ya tapi karena turunan nanti cenderung kita itu pake gt ada x ada y. Kalau x nanti fungsinya jadi cosinus kalao y kita jadinya fungsi sinus itu ada 2 nanti misalkan kalo kita ada asalan untuk sumbu y saja itu ya fungsinya fungsi sinus. Kemudian itu gak sempat dianu ya....gak sempat di singgung karena saat itu kita mengejar waktu sudah banyak libur. Guru C berkeyakinan menjelaskan gerak harmonik dengan proyeksi Gerak Melingkar Beraturan akan lebih memudahkan siswa dalam memahami persamaan. Menurut Guru jika dijelaskan dengan penurunan rumus Gerak Harmonis siswa belum memiliki dasar perhitungan matematika. Hal ini sesuai dengan pernyataan guru yang terungkap pada kutipan wawancara sebagai berikut: Peneliti : Tapi menurut bapak lebih mudah pake yang berdasarkan turunan itu atau berdasarkan gerak melingkar, proyeksi gerak melingkar. Guru C : Kalau turunan juga lebih mudah sebenarnya tapi anak-anak belum punya dasar itu ada turunan dari sinus adalah min cos. Peneliti :

(347) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 328 Jadi untuk sifatnya lebih mudah gaya-gaya itu. Guru C : Iya, itu seolah-olah juga pemaksaan, pemaksaan kalau pakai proyeksi tu kan cenderung e... ada korelasi pelajaran sebelumnya, itu. Sebenarnya mana yang lebih bagus..tapi kalau menurut saya untuk turunan yang sinus cosinus itu memang susah. Secara umum penjelasan konsep Getaran adalah proyeksi dari Gerak Melingkar Beraturan pada koordinat sumbu-y oleh Guru C jelas dan detail. Tetapi terungkap Guru C kurang cermat dalam menjelaskan hubungan jari-jari (R) dengan Amplitudo (A). Pada rumus simpangan getaran, kecepatan getaran, dan percepatan getaran guru mengganti simbol (R) menjadi (A), sedangkan pada lingkaran Guru C tidak memberi tanda A. No. 3. Indikator Guru memberikan penekanan konsep penting dengan menggunakan bahasa tulisan agar mudah di ingat siswa. Aktivitas Guru Guru memberi garis kotak pada rumus terkahir, yaitu: - rumus simpangan getaran y = A sin  t - rumus kecepatan pada getaran V y =  A cos  t Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep simpangan getaran, kecepatan getaran, dan percepatan getaran. - rumus percepatan pada getaran ay= -  A sin  t (Aktivitas penjelasan konsep no.4). Guru C memiliki pemahaman dalam menjelaskan konsep simpangan getaran, kecepatan getaran, dan percepatan getaran. Guru C memberi penekanan konsep pada persamaan akhir. Kemampuan guru C terungkap dalam kutipan wawancara peneliti dengan Guru C sebagai berikut: Guru C : Dari penjelasan gerak harmonik sederhana itu kan pak, setiap persamaan akhirnya itu bapak beri kotak, kenapa ya pak? Peneliti : Itu kadang-kadang hanya untuk memberikan apa ya, penentuan akhir kalo di dikotak itu akhirnya yang ini bagian-bagian yang kamu hafalkan secara mendasarnya. yang mendasar hafalkan itu saja yang pertama. yang lain-lain masalah turunan boleh dibaca kalo paham ya lebih bagus tapi kalo gak paham kalo dikotak itu jangan sampe lupa. Peneliti : Mminimal ya pak? Guru C : Iya minimal yang didalam kotak itu jangan sampai dilupakan. istilahnya jangan sampai lepas dari kotak itu.ada kaitannya dengan otak kita diibaratkan dengan kotak.

(348) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 329 Tabel.4.23. Pembahasan Profil Pengetahuan Guru C pada Aspek Penjelasan Prinsip Aspek penjelasan prinsip No. Indikator Aktivitas Guru 1. Guru Guru menjelaskan menjelaskan pemahaman persamaan prinsip penting hukum Hooke (F = -k ∆l) tentang sebanyak 4 kali. Yaitu pada menit: persamaan hukum Hooke 1. (08:10-12:48) yang sulit 2. (17:50-18:30) dipahami oleh 3. (21:05-22:00) siswa sehingga 4. (03:37-04:17) membutuhkan penjelasan secara berulang. (Aktivitas penjelasan prinsip no.1) Aspek penjelasan prinsip No. Indikator Aktivitas Guru 2. Guru Guru menghubungkan menjelaskan konsep Elastisitas dengan materi yang konsep hukum Hooke. Guru pokok dan menjelaskan bahwa penting yang persamaan pada pegas menghubungkan memiliki korelasi dengan antar konsep persamaan elastisitas young. E Fl Al Fl = EA Δ l Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan pemahaman rumus hukum Hooke (F=k.Δl). Kemampuan guru sesuai dengan pernyataan guru sebagai berikut: pegas yang diberi gaya itukan narik ya,..di dalam rumusan itu nanti F= k ∆l itu,.padahal ada yang menjumpai min k ∆l itu,..karena pegasnyakan narik balik gitu ya,..diberi tarikan tapi dia sebenarnya mempertahankan kondisi narik dengan tanda negatif,.nah miskonsepsinya hanya tanda-tanda itu,.,sudah dikatakan bahwa itu berkebalikan arah,.walaupun sebagian menerima tapi banyak yang ,.agak susah gitu,.secara konsepnya ndak terlalu hanya secara rumusannya saja,..atau persamaan Kemampuan Guru Guru memiliki kemampuan menjelaskan hubungan konsep elastisitas dengan konsep hukum Hooke. Kemampuan guru ini sesuai dengan pernyataan guru sebagai berikut: Elastisitas yang kita jumpai pada bahan apa saja misalkan ada yang menyebut pegas karet, pegas plastik, ada lagi

(349) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 330 yang paling sering kamu jumpai yang itu pegas itu yang paling mudah F = k∆l plastik. Kalapun karet Guru menjelaskan konstanta juga masuk ya, tapi yang pegas tergantung dari paling sering kita adalah elastisitas bahan (E), luas plastik, bukan...Apakah penampang bahan (A), dan kenal dengan pegas ? panjang bahan (l). Sifatnya seperti apa gitu (Aktivitas penjelasan prinsip ya ? Kalau ditarik nanti no.2) balik lagi ya, nah itu namanya sifat elastis disitu punya energi yang mencukupi, energi elastis yang pada prinsipnya adalah pakai itu. Guru menjelaskan pegas Guru memiliki kemampuan yang dirangkai secara seri, menjelaskan penerapan hukum paralel, dan majemuk pada Hooke pada rangkaian pegas pegas. Guru menanamkan yang disusun secara seri, prinsip menghitung konstanta paralel, dan majemuk. pegas yang dirangkai seri, Kemampuan guru sesuai paralel, dan majemuk dengan pernyataan guru berkebalikan dengan mencari sebagai berikut: nilai hambatan pada Kalau rangkaian itu nanti rangkaian resistor. kan menghasilkan nilai (Aktivitas penjelasan prinsip konstanta yang berbedano.3). beda karena bentuk rangkaian. karna dipegas itu kalau paralel itu di jumlahkan,.kalau resistor malah di,.. 1/k untuk paralel sedangkan seri untuk eee.resistor itu dijumlahkan kalau pegas di se per kan. Guru memberikan penjelasan Guru memiliki kemampuan penerapan gerak harmonik menjelaskan hubungan konsep salah satunya pada gerakan simpangan terjauh dengan pegas yang bergerak naikkonsep gaya pemulih pada turun yang memiliki pegas. Kemampuan guru ini amplitudo dan titik sesuai dengan pernyataan guru sebagai berikut: kesetimbangan. Guru Untuk elastisitas pada menggambar pegas dan gerak harmonik, itu nanti memberi titik-titik yang gaya yang ditempuh pegas untuk mengembalikan pada melakukan satu getaran. gaya apa (Aktivitas penjelasan prinsip ya.....pengembalilah no.4). akhirnya akan bergerak F= EA Δl l

(350) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 331 yang menuju titik keseimbangan. Contohnya pada pegas itu, akhirnya gerakannya dilihat adalah gerak naik turun itu nanti, sebagai gerak harmonik dan itu sebenarnya lebih mudah diperhatikan di samping itu bentuk ayunan. g) Pembahasan Profil Kemampuan Guru A, Guru B, dan Guru C dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran Berdasarkan analisa kemampuan guru dalam menjelaskan materi, ternyata dari masing-masing guru memiliki aspek kemampuan yang berbeda-beda. Pada guru A dan guru C aspek kemampuan yang terungkap adalah aspek penjelasan fakta yang relevan terhadap materi, aspek penjelasan konsep, dan aspek penjelasan prinsip yang terkandung di dalam materi. Sedangkan guru B aspek kemampuan dalam menjelaskan materi terungkap semua. Secara keseluruhan aspek kemampuan dalam menjelaskan materi pembelajaran Fisika yang terungkap dari guru A, guru B, dan guru C dapat dilihat dalam tabel berikut ini:

(351) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tabel.4.24. Pembahasan Profil kemampuan Guru A, Guru B, dan Guru C dalam Menjelaskan Materi Pembelajaran Aspek No Kemampuan Guru 1. Penjelasan fakta yang relevan terhadap materi Kemampuan Guru A yang terungkap Kemampuan Guru B yang terungkap Kemampuan Guru C yang terungkap Guru memiliki kemampuan menjelaskan kondisi pada sistem galaksi dan interaksi planet Bumi dengan planet-planet lain yang menunjukkan keteraturan dalam tatasurya. Guru memiliki kemampuan menjelaskan peristiwa atau kejadian yang menggambarkan konsep usaha. Guru memiliki kemampuan menjelaskan alat-alat yang memanfaatkan pegas. Guru memiliki kemampuan menjelaskan peristiwa yang berhubungan dengan pemanfaatan energi. Guru memiliki kemampuan menjelaskan penggunaan pegas yang disusun secara paralel dan majemuk. Guru memiliki kemampuan menjelaskan sejarah terbentuknya planet, sejarah ilmuan Eratosthenes yang dapat mengukur jari-jari Bumi,sejarah terbentuknya black hole. Guru memiliki kemampuan menjelaskan kejadian yang menghubungkan konsep Energi Potensial. Guru memiliki kemampuan menjelaskan objek yang dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan materi cross product. Guru memiliki kemampuan mengilustrasikan gerak harmonis dengan menggambar contoh getaran pada pegas,ayunan, dan getaran pada pelat beban. Guru memiliki kemampuan menjelaskan hubungan Gerak Harmonik dengan Gerak Melingkar Beraturan menggunakan simulasi komputer. Guru memiliki kemampuan menjelaskan objek yang dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan materi usaha positif dan usaha negatif. 332

(352) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Guru memiliki kemampuan menjelaskan objek yang dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan pengertian usaha adalah sama dengan perubahan energi kinetik. 2. Penjelasan konsep Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep Absolute Magnitude dan konsep Astronomy Unit. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep susunan Galaksi. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep percepatan gravitasi dan konsep berat badan manusia di planet lain. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep menghitung jarijari Bumi. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep kecepatan lolos suatu benda dari planet. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep usaha . Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep gaya dan konsep perpindahan. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep Usaha yang membentuk sudut 0º dan sudut Ө. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep usaha yang dilakukan oleh benda yang memiliki berat dan memiliki ketinggian. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep menghitung konstanta pada pegas yang dirangkai secara seri, paralel dan majemuk. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep getaran selaras adalah proyeksi dari gerak melingkar beraturan pada koordinat sumbu-y. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep simpangan getaran, kecepatan getaran, dan percepatan getaran. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep satuan energi. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep besaran vektor dan besaran skalar. 333

(353) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep usaha negatif dan usaha positif. Guru memliki kemampuan menjelaskan konsep dot product dan cross product. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep energi mekanik. Guru memiliki kemampuan menjelaskan konsep GLBB. 3. Penjelasan prinsip yang terkandung dalam materi Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip menghitung nilai percepatan gravitasi planet lain menggunakan persamaan ( ). Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip menghitung jarijari Bumi yang pernah dilakukan oleh ilmuwan Eratosthenes menggunakan prinsip panjang busur pada lingkaran. Pb=  360 .kelilingli ngkaran . Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip usaha. Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip perkalian vektor. Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip kekekalan energi. Guru memiliki kemampuan menjelaskan pemahaman rumus hukum Hooke (F=-k.Δl). Guru memiliki kemampuan menjelaskan hubungan konsep elastisitas dengan konsep hukum Hooke. Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip energi potensial. Guru memiliki kemampuan menjelaskan penerapan hukum Hooke pada rangkaian pegas yang disusun secara seri, paralel, dan majemuk. Guru memiliki kemampuan menjelaskan hubungan konsep usaha dengan konsep energi potensial gravitasi bumi. Guru memiliki kemampuan menjelaskan hubungan konsep simpangan terjauh dengan konsep gaya 334

(354) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip kecepatan lolos yaitu Ek = Ep Guru memiliki kemampuan menjelaskan persamaan W=F.cos Ө. 1 mm   mv 2  G 1 2  2 R   Guru memiliki kemampuan menjelaskan persamaan yang berlaku pada hukum kekekalan energi Mekanik. . Guru memiliki kemampuan mengaplikasikan persamaan kecepatan lolos dari suatu planet (VL = 2 gR ) dengan soal yang diketahui bilangan dan dengan diketahui data dari planet Bumi. Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip kecepatan lolos dari suatu planet, yaitu dengan persamaan pemulih pada pegas. Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip hukum Newton 2 Guru memiliki kemampuan menjelaskan persamaan yang berlaku pada GLBB. Guru memiliki kemampuan menjelaskan prinsip dimensi Usaha. 3. VL = 2 gR jika pada soal diketahui percepatan gravitasi planet. 4. VL = 2GM R jika pada soal diketahui massa planet. 335

(355) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4. Penjelasan materi dengan prosedur yang sistematis Kemampuan guru dalam menjelaskan materi Hukum newton tentang Gravitasi dengan prosedur yang sistematis tidak terungkap. Hal ini juga didukung oleh pernyataan guru A saat peneliti melakukan wawancara, sebagai berikut: “Peneliti : Pada pertemuan pertama bapak mengajar menggunakan simulasi dan ada kegiatan diskusi yang pakai simulasi galaksi itu lho pak, boleh diceritakan gak secara keseluruhannya polanya tu gimana? Guru A : pola?maksudnya? Peneliti : Pola mengajar pak. Guru A : Pola mengajar? gak pernah berpola e mas. Masalahnya saya kan, kalau saya mengajar tu pertama yang jelas tu sejarahnya ini. Saya lebih suka gak ngomong materinya langsung tapi cuma tujuan pembelajarannya apa terus aplikasinya itu apa?, terus nanti kan mereka dapat masalah kayak gitu kan terpancing, oya ternyata kayak gitu ya..naah terus dan Guru memiliki kemampuan menjelaskan materi usaha dan energi dengan urutan yang sistematis. Guru menyampaikan materi dari yang mudah menuju materi yang lebih sulit. Kemampuan guru tersebut sesuai dengan pernyataan guru saat wawancara sebagai berikut: pembelajaran itu yang bagus diawali dari yang mudah kemudian yang agak sulit agak sulit dan seterusnya. Guru memiliki kemampuan dalam menjelaskan materi energi mekanik dari pengertian yang sederhana menuju ke persamaan yang kompleks. Kemampuan guru dalam menjelaskan materi Elastisitas Pegas dan Gerak Harmonik dengan prosedur yang sistematis tidak terungkap. Hal ini juga didukung oleh pernyataan guru C saat peneliti melakukan wawancara, sebagai berikut: “Peneliti : secara keseluruhan pola mengajar pegas dan gerak harmonik itu gimana pak? Guru C : menurut saya maksudnya? Peniliti : polanya. Guru C : polanya memang agak-agak kemarin gak berurutan, gak berurutan ya. karena kadang-kadang kita mau memberikan ini biar nanti sampai selesai ternyata anak -anak tidak ada yang menanyakan. terus contohcontoh yang lain. coba contoh soal juga seolah-olah dituntut semacam itu. akhirnya sebelum sampai pada bagian akhir ada banyak permintaanpermintaan. kita cenderung kalo anak-anak mengajukan permintaan atau ya permohonan kaitannya dengan pembelajaran kita 336

(356) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI untuk memecahkan masalah ini kalau pengen tahu belajarnya itu ini gitu lho. Jadi awal tu untuk memotivasi mereka, terus kalau udah mereka tahu masalah di awal,belajar materi, lho masalah awal pemecahanya giamana/gitu lho. Kan mereka bisa menjawab dengan teori yang saya ajar,oh ternyata masalah. Kenapa diawal simulasi terjadi masalah kayak gini karena konsepnya kayak gini,.gitu. Pernah ada yang nanya black hole hitam warnanya kenapa? gitu..ya karna gak ada cahaya yang lolos,.kenapa gak ada cahaya yang lolos? nanti dulu dipending aja dulu,.terus gak ada cahaya yang lolos karena kecepatan lolosnya melebihi kecepatan cahaya, mereka ngitung sendiri,jadi tau gravitasinya black hole sekitar berapa. Misalkan kayak gitu, jadi polanya kayak gitu selalu apersepsi ne apa? apersepsi,masalah tanggapi biar dianya gak merasa apa ya, ya istilahnya kecewa kalo misalkan mau tanya begini gak ditanggapi. kita tetap nulis saja nanti bagian belakang itu seolaholah ya kurang baik, kurang demokratis istilahnya. kita maksudnya mencari model yang seperti apa agar siswa itu satu: suka terhadap pelajarannya walaupun itu membacanya masih kurang tapi pertanyaan itu direspon dengan cepat biar itu nanti siswa punya pertanyaan persiapan yang lain gitu maksudnya. walaupun ada yang bertanya lagi masih saya tanggapi. silahkan gitu. tujuannya untuk itu. jadi memang urutannya agak kacau ya masalahnya itu ada berbagai macam hal-hal yang muncul secara spontanitas. anak-anak itu bertanya, masalah aplikasinya, contoh-contoh yang lain akhirnya yang mestinya selesai jadi belum, belum berurutan dengan 337

(357) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI pembelajaran, pemecahan masalah yang diawal tadi,pengembangan masalah yang diawal tadi gitu.” baik. sebenarnya kita inginkan satu ya kalau praktikum kita itu sudah dapat mencari konstantanya masing-masing sehingga nanti kalo kita membuat tambahan pengetahuan tentang rangkaian seri, paralel walaupun kita harus memberikan petunjuk persamaannya, tapi seolaholah kan anak-anak punya gambaran ada yang pegas lentur, ada yang agak keras, lha itu kan kalo dirangkai seperti apa. kalo misalkan dirangkai seri atau paralel, paralel harusnya ini lentur ini kaku ini agak kaku, diberi beban gimana? mungkin melenceng gini gitu ya. ibaratnya anak punya gagasan begitu mestinya. kalau kita memang mempraktekkan. tapi kalau gak gambaran kita kan semua manipulasi.” 338

(358) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5. Penjelasan materi dengan analogi yang kuat Kemamuan guru dalam menjelaskan materi dengan analogi yang kuat tidak terungkap saat guru A melakukan kegiatan pembelajaran di kelas. Guru memiliki kemampuan menjelaskan - Materi dot product, - Persamaan w=F.scosθ - Materi usaha negatif - Materi energi potensial - Dan persamaan a=F/m dengan analogi yang unik dan menarik. Kemamuan guru dalam menjelaskan materi dengan analogi yang kuat tidak terungkap saat guru C melakukan kegiatan pembelajaran di kelas. 339

(359) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 340 Dari data tabel profil kemampuan guru dalam menjelaskan materi di atas, teramati bahwa setiap guru memiliki cara dan organisir materi tersendiri. Hal itu dikarenakan tiap-tiap guru memiliki pengetahuan dan pemahaman tersendiri terhadap materi yang diajarkan yang mendasari setiap tindakannya. Hasil analisa dan pembahasan dalam rangka mengungkap dan mendeskripsikan kemampuan ketiga guru dalam menjelaskan materi pembelajaran, memunculkan satu faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan guru dalam menjelaskan materi pembelajaran dengan baik. Ada beberapa aktivitas dari masing-masing guru yang menunjukkan guru terkesan kurang cermat saat menjelaskan materi pembelajaran. Hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Terungkap aktivitas guru A saat menurunkan persamaan mencari nilai kecepatan lolos dari suatu planet X. Guru C menuliskan satuan percepatan gravitasi Bumi dengan satuan (m/s), tetapi setelah selesai menjelaskan guru sadar dan mengganti satuan tersebut menjadi (m/s2). (dapat dilihat pada tabel Kategorisasi Aktivitas guru A pada aspek penjelasan konsep,no.11,hlm.108-110) b. Terungkap aktivitas guru B menghapus rumus yang sudah dijabarkan dan mengganti dengan rumus lain yang lebih mudah saat menurunkan rumus Usaha sama dengan perubahan Energi Kinetik. (dapat dilihat pada tabel Kategorisasi Aktivitas guru B pada aspek penjelasan prinsip,no.9,hlm.203-208) c. Terungkap aktivitas guru B menjelaskan konsep energi Mekanik dengan mendefinisikan bersama-sama dengan siswa menggunakan bahasa yang menarik perhatian siswa, dan memberikan contoh pada kehidupan sehari-hari. Tetapi guru tidak menuliskan persamaan energi kinetik dan energi potensial pada papan tulis. Hal tersebut atas dasar guru B mengetahui bahwa siswa sudah hafal dan mengerti persamaan energi kinetik dan energi potensial. (Kategorisasi Aktivitas guru B pada aspek penjelasan konsep,no.11,hlm.170-176) d. Terungkap aktivitas guru C kurang cermat saat menyelesaikan perhitungan matematika mencari nilai konstanta pegas, sehingga harus

(360) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 341 meralat tulisan tulisannya(Kategorisasi dengan menghapus dan mengganti Aktivitas guru C pada aspek penjelasan prinsip,no.3,hlm.312) e. Terungkap aktivitas guru C mengganti simbol “R” dengan simbol “A”, tetapi pada gambar tidak ada keterangan “A” saat menjelaskan konsep Gerak Harmonik adalah proyeksi dari Gerak Melingkar Beraturan. Sehingga ada salah satu siswi yang bertanya hubungan Amplitudo “A” dengan jari-jari (R) (Kategorisasi penjelasan konsep,no.3f,hlm.264). Aktivitas guru B pada aspek

(361) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan analisa dan pembahasan, penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: Profil Kemampuan guru A dalam menjelaskan materi Hukum Newton tentang Gravitasi adalah sebagai berikut: 1. Kemampuan pada aspek penjelasan fakta-fakta yang relevan terhadap materi terungkap dengan baik saat mendeskripsikan kondisi nyata dan menjelaskan peristiwa sejarah yang berhubungan dengan materi Hukum Newton tentang Gravitasi. 2. Kemampuan pada aspek pemahaman tentang konsep terungkap dengan baik saat menjelaskan konsep dengan menjelaskan kondisi nyata dan saat menjelaskan konsep dalam bentuk permasalahan 3. kemampuan pada aspek penjelasan prinsip terungkap dengan baik saat menjelaskan pemahaman rumus atau persamaan yang berlaku dalam materi Hukum Newton tentang Gravitasi dengan jelas dan detail. Profil Kemampuan guru B dalam mengajarkan materi Usaha dan Energi adalah sebagai berikut: 1. Kemampuan pada aspek penjelasan fakta-fakta yang relevan terhadap materi terungkap dengan baik saat menjelaskan kejadian pada kehidupan sehari-hari yang dekat dengan siswa dan saat mengilustrasikan objek yang mudah dilihat oleh siswa. 2. Kemampuan pada aspek pemahaman tentang konsep terungkap dengan baik saat menjelaskan konsep menggunakan bahasa lisan yang mudah dipahami dan menarik perhatian siswa dan saat melakukan pengulangan penjelasan dengan menggunakan bahasa tulisan yang unik. 3. Kemampuan pada aspek penjelasan prinsip terungkap dengan baik saat menjelaskan materi yang pokok dan penting yang menghubungkan antar konsep dan saat menjabarkan rumus dan persamaan dengan jelas dan detail 342

(362) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 343 4. Kemampuan pada aspek penjelasan materi dengan prosedur yang sistematis terungkap dengan baik saat menjelaskan dari materi sederhana menuju materi yang kompleks. 5. Kemampuan pada aspek penjelasan materi dengan analogi yang kuat terungkap dengan baik saat menjelaskan materi dengan analogi yang unik dan menarik. Profil Kemampuan guru C dalam mengajarkan materi Elastisitas dan Gerak Harmonik adalah sebagai berikut: 1. Kemampuan pada aspek penjelasan fakta-fakta yang relevan terhadap materi terungkap dengan baik saat menjelaskan menjelaskan penerapan prinsip elastisitas dan gerak harmonik pada benda-benda yang mudah dijumpai oleh siswa. 2. Kemampuan pada aspek pemahaman tentang konsep terungkap dengan baik saat melakukan pengulangan penjelasan pada persamaan yang mempunyai fungsi serupa dengan persamaan lain, saat menjelaskan konsep baru dengan menghubungkan konsep yang sudah ada sebelumnya, dan saat memberikan penekanan konsep penting dengan menggunakan bahasa tulisan agar mudah di ingat siswa. 3. Kemampuan pada aspek penjelasan prinsip terungkap dengan baik saat menjelaskan prinsip penting tentang persamaan hukum Hooke yang sulit dipahami oleh siswa sehingga membutuhkan penjelasan secara berulang dan saat menjelaskan materi yang pokok dan penting yang menghubungkan antar konsep

(363) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 344 B. Saran 1. Bagi guru Penting bagi seorang guru Fisika untuk mengembangkan kemampuan dalam menjelaskan materi dengan baik dan efektif, sehingga faktor kekurangcermatan dapat diminimalisir. 2. Bagi penelitian Selanjutnya Bagi peneliti yang ingin meneliti topik serupa, akan baik jika memilih guru dengan latar belakang sekolah yang berbeda tetapi dengan topik materi yang sama. Dengan demikian, akan diperoleh bagaimana topik materi yang sama dapat diajarkan dengan kemampuan dan cara yang mungkin akan berbeda oleh masing-masing guru. Sehingga dapat memperkaya pengetahuan pembaca tentang bentuk-bentuk kemampuan guru Fisika dalam menjelaskan materi pembelajaran dari hasil penelitian tersebut.

(364) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 345 DAFTAR PUSTAKA Amri,Sofan. 2013. Pengembangan dan Model Pembelajaran Dalam Kurikulum 2013. Prestasi Pustaka. Jakarta. Hal 59-87. Asmani, Jamal.M. 2009. 7 Kompetensi Guru Menyenangkan dan Profesional.Power Books (IHDINA). Yogyakarta. Budi, Kartika. 2005. Pelaksanaan Kuliah Listrik Magnet dengan Pendekatan Pedagogical Content Knowledge dan Efektivitasnya, dalam Widya Dharma.Vol. 15, No.2, April. Hal 101-104. Bungin, Burhan. 2003. Analisa Data Penelitian Kualitatif. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.Hal. 19-29. Danceyanq.http://www.scribd.com/doc/88706046/HAKIKAT-PELAJARANFISIKA, diakses pada 21 Oktober 2013. Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas. 2008. Panduan Pengembangan Materi Pembelajaran. Dalam:https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=we b&cd=1&cad=rja&ved=0CCgQFjAA&url=http%3A%2F%2Fgurupemb aharu.com%2Fhome%2Fwp-content%2Fplugins%2Fdownloadmonitor%2Fdownload.php%3Fid%3D2889&ei=SJAVUqKcPImMrgfS6 YH4DA&usg=AFQjCNHkLhWQ6OqeXOYMwnyrPrfqr2H4Ag&bvm= bv.51156542,d.bmk, diakses pada 16 Agustus 2013. Foster, Bob.2011.Fisika terpadu untuk SMA/MA kelas XI semester 1. Bandung:Erlangga. Gess-Newsome, Julie & Lederman, Norman. G. 2002. Examining Pedagogical Content Knowledge The Construct and its Implications for Science Education. Volume 6. Association for the Education of Teachers in Science. United States Of America. Hamalik, Oemar. 2004. Perencanaan Pembelajaran Berdasarkan Sistem. PT Bumi Aksara. Jakarta. Hal 141-144. Heri, M.http://ayukberbagi.blogspot.com/2013/03/kemampuan-kognitif-cognitiveability.html , diakses 3 September 2014.

(365) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 346 http://kamusbahasaindonesia.org/profil/mirip, diakses tanggal 23 Juli 2014. I Wayan Bayu Adipura. Dalam: http://www.scribd.com/doc/21024584/SilabusFisika-Kelas-XI#download,diakses 23 Juli 2014 Kind, Vanessa. 2008. Pedagogical content knowledge in science education: perspectives and potential for progress.Durham University. Kanginan,Marthen. 2004.Fisika untuk SMA kelas XI. Cimahi:Erlangga. Kusuma, Ketut. 2004.Peningkatan Profesional Guru Sains. Dalam: https://www.google.com/search?q=PENINGKATAN+PROFESIONAL+ GURU+SAINS+oleh+Ketut+Suma+Jurusan+Pendidikan+Fisika+Fakul tas+Pendidikan+MIPA%2C+IKIP+Negeri+Singaraja&oq=PENINGKA TAN+PROFESIONAL+GURU+SAINS+oleh+Ketut+Suma+Jurusan+P endidikan+Fisika+Fakultas+Pendidikan+MIPA%2C+IKIP+Negeri+Si ngaraja&aqs=chrome.0.69i57.234j0&sourceid=chrome&ie=UTF-8, diakses pada 16 Agustus 2013. Latuconsina, Nur Khalisah. 2012. Hakikat Guru Dalam Pembelajaran. Volume I No 1. Dalam:http://www.uin-alauddin.ac.id/download 4.%20Nur%20Khalisah_Hakikat%20Guru.pdf, diakses pada 22 Agustus 2013. Nurbono, Sundo. 2012. Pedagogical Content Knowledge. Dalam http://www.motamatika.blogspot.com/2012/11/pedagogicalcontent knowledgepck.html?m=0, diakses16 Agustus 2013. Pudyastuti, Nuning. (2010). Represntasi Materi Pembelajaran Fisika oleh dua Guru Fisika di Dua SMA Yogyakarta dan Pengetahuan yang Diduga Mendasarinya. Skripsi.Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma,hal.21. Rosnita. Standar Pendidikan Untuk Calon Guru Sains: Pedagogi Materi Subyek Sebagai Sarana Pengembangan Pengetahuan Konten Pedagogi Calon Guru. Dalam:https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=we b&cd=8&cad=rja&ved=0CFAQFjAH&url=http%3A%2F%2Fjurnal.unta

(366) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 347 n.ac.id%2Findex.php%2Fjckrw%2Farticle%2Fdownload%2F140%2F14 2&ei=PMsaUr__NI_zrQeBz4CgAQ&usg=AFQjCNFqWoR_lNaV2CsqmAp_M-yr8pxSA&bvm=bv.51156542,d.bmk, diakses pada 16 Agustus 2013. Sanjaya, Wina. H. 2010. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran.Edisi Pertama. Kencana Prenada Media Group. Jakarta. Hal 6, 17-21, 141. Sarkim, T.(2005). Pedagogical Content Knowledge a basic to Reform Secondary Physics Teacher Education in Indonesia. Australia: The University of Melbourne. Siahaan, P. 2013. Ilmu Dan Aplikasi Pendidikan. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia. Dalam http://file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/JUR._PEND._FISIKA/1958030119 80021PARSAORAN_SIAHAAN/BUKU/Kajian_pendidikan_dan_aplikasi_pe ndidikan_Fisika-rev.pdf, diakses pada 16 Agustus 2013. Sudrajat, A. 2009. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Dalam :http://akhmadsudrajat.files.wordpress.com/2009/04/lampiranpermen-no-16 tahun 2007.pdf, diakses pada 16 Agustus 2013. Suharnan. 2005. Psikologi Kognitif. Srikandi. Surabaya.Hal.115-133 Suparno, Paul . 2010. Metode Penelitian Pendidikan Fisika. Universitas Sanata Dharma. Yogyakarta. Hal 155 Suparno, Paul. 2013. Metode Penelitian Pendidikan Fisika(buku kuliah mahasiswa). Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Suratno. http://sulut.kemenag.go.id/file/file/kepegawaian/aunw1341283316.pdf, diakses 3 September 2014 Suwido, Albetus Wahyu. 2010. Identifikasi Pengetahuan Guru Fisika Tentang siswanya pada 2 SMA di Yogyakarta sebagaimana Terungkap Melalui

(367) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 348 Akivitas Guru Dalam Pembelajaran. Skripsi. Hal: 4-5, Yogyakarta : Universitas Sanata Dharma. Tim Aviva. 2013. Fisika untuk SMA/MA Kelas XI Semester Gasal. Modul Acuan Siswa Terampil.Klaten Tri, P.C.http://eprints.uny.ac.id/7652/3/BAB%202%20-%2008601241081.pdf, 22 Juli 2014. Tri Wahyuni, Helena. 2013. Pemahaman Guru Fisika Tentang Materi Pembelajaran dan Hubungan dengan Proses Pembelajaran dan Penilaian Hasil Belajar. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma, hal 22-23. Wahyudi, Heri. 2012. Peranan Pendidik Terhadap Penguatan Konsep Dan Interpretasi Fisika Melalui Implementasi Pedagogical Content Knowledge Untuk Meningkatkan Dalam: Daya Saing Di Era Global. Yogyakarta http://inovasi.guru-indonesia.net/artikel_detail-34154.html, diakses 16 Agustus 2013)

(368) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 349 LAMPIRAN

(369) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 350 A. Surat Izin Penelitian

(370) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 351 B. Surat Keterangan Penelitian di SMA BOPKRI 2 Yogyakarta

(371) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 352 C. Surat Keterangan Penelitian di SMA Budya Wacana Yogyakarta

(372) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 353 D. Surat Keterangan Penelitian di SMA 11 Yogyakarta

(373) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 354 E. Fieldnotes Data rekaman video proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru A diperoleh dari 2 kali pertemuan. Pertemuan I dan II masing-masing 2 JP dan semuanya berlangsung di kelas. Adapun pertemuan tersebut meliputi : Pertemuan I (10 September 2013) 1. Guru menyinggung materi Hukum Newton tentang Gravitasi yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya. 2. Guru menggunakan simulasi komputer untuk mengenalkan galaksi, satelit, matahari, dan pelanet-pelanet yang ada di tata surya serta perubahan waktu siang dan malam. 3. Ketika menunjukkan keadaan di galaksi dengan simulasi komputer guru menjelaskan konsep satu Astronomy Unit dan konsep Absolute Magnitute. 4. Guru meminta siswa mengerjakan soal pada LKS secara berkelompok. Persoalan di dalam LKS antara lain: a) Menghitung nilai percepatan gravitasi pelanet-pelanet lain dengan diketahui massa dan jari-jari bumi sebagai acuan. Guru memberikan contoh menghitung nilai percepatan gravitasi pelanet Neptunus dengan mnggunakan persamaan ( ( ) ). b) Menghitung berat badan manusia jika berada di Bumi dan di pelanet lain. Guru memberi contoh perbedaan berat manusia di Bumi dan di Neptunus. c) Menghitung jari-jari Bumi yang digunakan oleh ilmuwan Eratosthenes pada zaman dahulu. Ketika siswa terlihat bingung, guru membimbing siswa menjabarkan persamaan yang digunakan untuk menghitung jarijari Bumi, yaitu Panjang Busur=  . (2πR). 360 5. Guru memonitoring tiap-tiap kelompok melakukan diskusi memecahkan soal dari guru.Beberapa siswa bertanya menganai soal yang diberikan oleh guru.Terjadi tanya jawab antar guru dengan masing-masing kelompok. Kegiatan diskusi berjalan sampai kegiatan pembelajaran di kelas selesai.

(374) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 355 Pertemuan II (13 September 2013) 1. Guru menjelaskan bahwa murid-murid akan belajar bagaimana cara suatu benda keluar dari pelanet. 2. Guru menjelaskan konsep Usaha. Bahwa usaha (W)= F.d=∆Ek =∆Ep. 3. Guru menjabarkan rumus W=F.d= ∆Ep, sehingga dihasilkan persamaan G m1 m2 = Ep. r 4. Guru menjelaskan syarat benda lolos dari pelanet adalah harus Ek=Ep bersama siswa. 5. Guru mensubtitusi persamaan G dihasilkan persamaan 6. 1 2 m1 m2 ke dalam persamaan Ek=Ep, sehingga r mv2= G m1 m2 . r Guru memerintahkan siswa untuk melanjutkan persamaan diatas, agar didapatkan persamaan kecepatan lolos benda keluar dari planet. Ada beberapa siswa yang menunjukkan hasil jawabannya. 7. Setelah ±9 menit berjalan, guru menuntun siswa melanjutkan persamaan 1 2 mv2= G m1 m2 . r 8. Guru mengingatkan kembali persamaan g = G 9. Guru mensubtitusikan persamaan 1 2 mv2= G G= M R2 gR 2 dan G= . M gR 2 M ke dalam persamaan m1 m2 . r 10. Guru menjabarkan persamaan yang telah disubtitusi, sehingga didapatkan nilai kecepatan lolos dari Bumi adalah v = 2 gR . Ada beberapa siswa yang maju ke depan menanyakan proses penurunan rumus. 11. Guru bersama dengan siswa menghitung nilai kecepatan lolos dari Bumi.

(375) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 356 12. Guru memerintahkan siswa untuk menghitung nilai kecepatan lolos dari planet Jupiter dan planet Mars. Dengan diketahui nilai jari-Jari planet Jupiter dan Mars adalah perbandingan dari nilai jari-jari Bumi. 13. Guru memberi contoh menghitung nilai kecepatan lolos dari suatu planet x untuk memudahkan siswa menyelesaikan soal. 14. Guru menuliskan prinsip emncari kecepatan lolos suatu benda dari pleanet dengan 2 persamaan yang berbeda: a) Jika diketahui massa v = 2GM . R b) Jika diketahui g(percepatan gravitasi) v = 2 gR . 15. Guru memerntahkan siswa untuk mencari nilai percepaan gravitasi Matahari dan kecepatan lolos dari Matahari. 16. Guru memonitoring tiap-tiap kelompok melakukan diskusi memecahkan soal dari guru. Beberapa siswa bertanya menganai soal yang diberikan oleh guru.Terjadi tanya jawab antar guru dengan masing-masing kelompok. Kegiatan diskusi berjalan sampai kegiatan pembelajaran di kelas selesai.

(376) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 357 Data rekaman video proses pembelajaran yang dilakukan oleh Guru B diperoleh dari 2 kali pertemuan. Pertemuan I sebanyak 2 JP yang berlangsung di Lab. Fisika dan pertemuan II sebanyak 1 JP di kelas. Adapun pertemuan tersebut meliputi : Pertemuan I (17 September 2013) 1. Guru membuka pelajaran dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya mengenai materi pada pertemuan sebelumnya, yaitu tentang persamaan Hukum Newton tentang Gerak. 2. Guru menuliskan di papan tulis materi yang akan diajarkan pada hari itu, yaitu “Usaha dan Energi”. 3. Guru memulai dengan memberi ilustrasi tentang apa yang harus dilakukan jika saya ingin meminum air putih yang ada di ruangan samping kelas. Ilustrasi tersebut bertujuan untuk memberikan pengertian kepada siswa mengenai konsep awal dari Usaha. 4. Guru menuliskan definisi dari Usaha di papan tulis. Guru memberi garis bawah pada simbol gaya “F” dan pada kata perpindahan “s”. 5. Guru mendefinisikan bahwa gaya dan perpindahan adlah besaran vektor. 6. Guru menjelaskan bahwa konsep usaha adalah hasil kali titik (dot product) antara vektor gaya dengan vektor perpindahan. 7. Guru menjelaskan pengertian Dot Product dan Cross Product dengan menggunakan media konvensional yaitu spidol. 8. Guru menuliskan persamaan dari Usaha yaitu W=F.s cosθ. 9. Guru menjelaskan Usaha yang membentuk sudut 0° 10. Guru menjelaskan konsep persamaan W=F.s cosθ dengan menggunakan media konvensional berupa penghapus. 11. Guru menjelaskan pengertian usaha positif dan usaha negatif dengan menggunakan media konvensional berupa penghapus. 12. Guru mempersilakan siswa untuk mencatat, setelah itu guru mengabsen siswa. 13. Guru mendefiniskan Energi dengan memberikan beberapa pertanyaan pancingan kepada beberapa siswa.

(377) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 358 14. Guru mendefinisikan hukum kekekalan energi dengan memberikan beberapa pertanyaan pancingan kepada beberapa siswa. 15. Guru memberikan pemahan pemanfaatan energi yang tidak benar akan menghancurkan dunia. 16. Guru menjelaskan bentuk-bentuk enegi yang ada di dunia. 17. Guru mendefiniskan Energi Mekanik dan Energi Kinetik secara lisan. 18. Guru mendefinisikan energi potensial dengan menggunakan analogi. Setelah itu guru meminta salah satu siswa membcakan definisi energi potensial gravitasi Bumi. 19. Guru mendefiniskan bunyi hukum kekeakaln energi mekanik dengan memberikan pertanyaan pancingan kedapa beberapa siswa. 20. Guru menuliskan di papan tulis persamaan energi mekanik. 21. Guru menjelaskan usaha yang dilakukan oleh berat benda. 22. Guru menjelaskan hubungan usaha dengan energi potensial gravitasi yang dilakukan oleh berat benda. 23. Guru menjelaskan persamaan Hukum Newton II 24. Guru menghubungkan Hukum Newton II dengan konsep Gerak Lurus Berubah Beraturan. 25. Pelajaran selesai. Pertemuan ke II dilanjutkan besok. Pertemuan II (18 September 2013) F m 1. Guru menjelaskan persamaan Hukum Newton II, yaitu a = 2. Guru menjelaskan persamaan yang berlaku pada Gerak Lurus Berubah Beraturan, yaitu: 2.1.St = V0t + 1 2 at 2 2.2.2as = Vt2 – Vo2 2.3.Vt = Vo + at 3. Guru menjelaskan persamaan yang menunjukkan konsep Usaha adalah perubahan energi Kinetik, yaitu dengan persamaan sebagai berikut: 2as = Vt2 – Vo2

(378) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 359 2 as = Vt - V0 2 2 W = F.s W = m.as  V 2 - V0 2 W= m  t  2  W=     1 1 m Vt2 - mV02 2 2 W = Ekt – Ek0 4. Guru memberikan waktu untuk siswa mencatat 5. Guru membahas latihan soal pada buku pegangan siswa. Soal-soal yang dibahas antara lain: 5.1.Dimensi usaha adalah? Guru menjelaskan 3 cara menyelesaikan soal mencari dimensi usaha. 5.2.Satuan Energi dapat dinyatakan dalam? 5.3.Energi kinetik suatu benda dinyatakan dalam? 5.4.Seberapa cepatkah seekor gajah yang massanya 3000 kg harus berlari agar memiliki energi kinetik yang sama dengan seorang bermassa 60 kg yang berlari dengan kecepatan 10 m/s? 5.5.Satu joule adalah sama dengan? 6. Guru telah selesai membahas 5 soal pada buku pegangan siswa dengan lengkap dan benar. Bel Berbunyi. Pelajaran selesai.

(379) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 360 Data rekaman video proses pembelajaran yang dilakukan oleh Guru C diperoleh dari 2 kali pertemuan. Pertemuan I sebanyak 2 JP dan pertemuan II sebanyak 2 JP. Adapun pertemuan tersebut meliputi : Pertemuan I (26 September 2013) 1. 2. 3. 4. 5. F A l Guru menjelaskan persamaan Strain, yaitu: l Guru menjelaskan persamaan Stress, yaitu: F .l A.l Guru menjelaskan prinsip dan persamaan pada Hukum Hooke, bahwa F = K. l Guru menghubungkan konsep Hukum Hooke dengan konsep Modulus Guru menjelasakan persamaan Modulus Elastisitas Young E  Elastisitas Young. 6. Guru menjelaskan konsep dan prinsip pada rangkaian pegas seri, paralel, dan gabungan. 7. Guru menjelaskan fakta yang bisa dijumpai prinsip penggunaan pegas secara seri, paralel, dan gabungan atau majemuk. 8. Guru membahas soal bersama dengan siswa, soal-soal yang dibahas meliputi: 8.1.Menghitung nilai l 8.2. Menghitung nilai konstanta pegas 8.3. Menghitung nilai Modulus Elastisitas Pertemuan II (31 Oktober 2013) 1. Guru mengulang sedkit mengenai materi Elastisitas Pegas. 2. Guru menjelaskan aplikasi penggunaan benda elastis pada kehidupan seharihari. Guru menggambarkan Getaran pada pegas, pada ayunan, dan pada plat beban. 3. Guru menjelaskan pengertian Amplitudo atau simpangan getaran. 4. Guru menjelaskan konsep gerak harmonik atau getaran selaras adalah proyeksi dari Gerak Melingkar beraturan pada koordinat sumbu y dengan menggunakan animasi komputer.

(380) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 361 5. Guru menjelaskan konsep dan prinsip simpangan pada getaran selaras dengan menggambar dan menurunkan persamaan y= A.Sinωt di papan tulis. 6. Guru menjelaskan konsep dan prinsip kecepatan pada getaran selaras dengan menggambar dan menurunkan persamaan Vy= ωA.Cosωt di papan tulis. 7. Guru menjelaskan konsep dan prinsip percepatan pada getaran selaras dengan menggambar dan menurunkan persamaan ay= -ω2A.Sinωt di papan tulis. 8. Guru menghubungkan persamaan simpangan getaran selaras dengan persamaan percepatan getaran selaras, sehingga menghasilkan persamaan ay = -ω2y 9. Guru memberikan keterangan simbol, besaran, dan satuan yang berlaku pada materi Gerak Harmonik Sederhana, meliputi : 10. a) A = Amplitudo (simpangan terbesar) (m) b) V = Kecepatan linier (m/s) c) Vy = Kecepatan getaran (m/s) d) y = simpangan (m) e) θ = sudut yang ditempuh (sudut fase) (radian) f) ωt = sudut yang ditempuh (sudut fase) (radian) g) a = percepatan sentripetal (m/s2) h) ay = percepatan getaran (m/s2) i) ω = 2 = 2πf T j) t = waktu (s) k) T = Periode (s) l) π = 3,14 m) π radian = 180° Guru memberikan contoh soal sederhana, soal tersebut adalah untuk: a) Mencari frekuensi b) Kecepatan sudut c) Simpangan getaran 11. Guru menjelaskan perbedaan pengertian omega (ω) sebelum S dan omega (ω)setelah Sin pada persamaan percepatan getaran selaras ay = -ω2A.Sinωt.

(381)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

KEMAMPUAN GURU MENJELASKAN DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KTSP DI SD KECAMATAN NGALIYAN KOTA SEMARANG
0
16
281
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP SIKAP GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 4 SURAKARTA) TAHUN 2008
0
8
100
PENGARUH KOMPENSASI, DISIPLIN KERJA, KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 3 SAMARINDA)
0
2
15
PENGARUH KOMPENSASI, DISIPLIN KERJA, KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 3 SAMARINDA)
0
9
72
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KEPRIBADIAN KREATIF GURU PAI TERHADAP KESADARAN BERAGAMA (STUDI KASUS PADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA)
0
4
92
MANAJEMEN SUPERVISI PENGAJARAN PADA GURU SMA SW. METHODIST-7 MEDAN (STUDI KASUS KEPALA SEKOLAH DI SMA SW.METHODIST-7 MEDAN).
0
0
31
KONTRIBUSI KEMAMPUAN PROFESIONAL GURU DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KETERAMPILAN GURU DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI SMP SE KOTA SALATIGA.
0
0
13
TINDAK PEMBELAJARAN GURU FISIKA DALAM IM
0
0
14
PROFIL PERTANYAAN GURU DAN SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA LAB SCHOOL BANDA ACEH
0
0
9
KESULITAN GURU DALAM PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK KURIKULUM 2013 KASUS PADA GURU SOSIOLOGI DI SMA
0
0
13
MENINGKATKAN KEMAMPUAN GENERIK FISIKA PADA MAHASISWA CALON GURU MELALUI PEMBELAJARAN FISIKA DASAR YANG TERINTEGRASI DAN BERBASIS
0
0
19
PENlNGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN
0
0
55
STRATEGI PENGEMBANGAN MUTU GURU DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PAI (STUDI PADA SMA NEGERI 1 MAROS)
0
0
74
KEMAMPUAN GURU DALAM MENERAPKAN KOMPETENSI PROFESIONAL DI SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS DI SD N KARANGLO) - repository perpustakaan
0
0
14
KEMAMPUAN GURU DALAM MENERAPKAN KOMPETENSI PROFESIONAL DI SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS DI SD N KARANGLO) - repository perpustakaan
0
0
26
Show more