Pengaruh persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja karyawan : studi kasus pada PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari - USD Repository

Gratis

0
1
122
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGARUH PERSEPSI KARYAWAN PADA GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN Studi Kasus pada Karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari SKRIPSI Diajukan dalam Rangka Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen Oleh : Dwi Anjar Ruslina NIM : 102214022 PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PENGARUH PERSEPSI KARYAWAN PADA GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN Studi Kasus pada Karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari SKRIPSI Diajukan dalam Rangka Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen Oleh : Dwi Anjar Ruslina NIM : 102214022 PROGRAM STUDI MANAJEMEN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO Sesuatu yang belum dikerjakan seringkali tampak mustahil, kita baru yakin kalau kita telah berhasil melakukannya dengan baik (Evelyn Underhill) “Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan ia memberi kekekalan di dalam hat mereka” (Pengkhotbah 3 : 11) “Berhenti bertanya bagaimana cara mendapatkan apa yang kamu inginkan, karena jawaban dari semua itu hanyalah berusaha” “Always be youself and never be anyone else even they if look better than you” Skripsi ini dipersembahkan kepada :  Tuhan Yesus Kristus Pelindung dan Pembimbingku  Kedua Orang Tuaku  Sahabat-Sahabatku  Semua orng yang selalu mendukung dan mendoakanku iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI UNIVERSITAS SANTA DHARMA FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAJEMEN – PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERNYTAAN KEASLIAN KARYA TULIS SKRIPSI Saya yang bertanda tangan di bawah ini, dengan ini menyatakan bahwa Skripsi dengan judul : PENGARUH PERSEPSI KARYAWAN PADA GAYA KEPEMIMPINAN TERHDAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN Studi Kasus Pada PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari Dan diajukan untuk diuji pada tanggal 25 Agustus 2014 adalah hasil karya saya. Saya juga menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat keseluruhan atau sebagian tulisan orang lain yang saya ambil dengan cara menyalin, atau menru dalam bentuk rangkaian kalimat atau simbol yang menunjukkan gagasan atau pendapat atau pemikiran dari penulis lain yang saya aku seolah-olah sebagai tulisan saya sendiri, dan atau tidak terdapat bagian atau keseluruhan tulisan yang saya salin, tiru atau yang saya ambil dari tulisan orang lain tanpa memberikan pengakuan (disebutkan dalam refrensi) pada penulis aslinya. Bila dikemudian hari terbukti bahwa saya ternyta melakukan tindakan tersebut, maka saya bersedia menerima sanksi, yaitu skripsi ini digugurkan dan gelar akademik yang saya peroleh (S.E) dibatalkan serta diproses sesuai dengan aturan perundangundangan yang berlaku (UU No 20 Tahun 2003, pasal 25 dan pasal 70). Yogyakarta, 29 Agustus 2014 Yang membuat pernyataan Dwi Anjar Ruslina v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN KAMPUS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma : Nama : Dwi Anjar Ruslina Nomor Mahasiswa : 102214022 Demi pengembangan lmu pengetahuan, saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul : PENGARUH PERSESPSI KARYAWAN PADA GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN Studi kasus pada PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari Dengan demikian saya memberikan kepada perpusatakaan Universitas Sanata Dharma untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dam mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalty kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal, 29 Agustus 2014 Yang menyatakan Dwi Anjar Ruslina vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur dan terima kasih ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Persepsi Karyawan Pada Gaya Kepemimpinan Terhadap Semangat Kerja Karyawan”. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperleh gelar Sarjana Ekonomi pada Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulisan skripsi ini dapat selesai dengan baik berkat bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada : 1. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D., selaku Rektor Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 2. Dr. Herry Maridjo, M. Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 3. Dr. Lukas Purwoto, S.E., M.Si., selaku Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Universitas Sanata Dharma. 4. A. Yudi Yuniarto, S.E., M.B.A., selaku Dosen Pembimbing I, yang telah berkenan mengarahkan, membimbing, mencurahkan perhatian, waktu, pikiran, dan semangat kepada penulis dalam penulisan skripsi. 5. Drs. Hendra Poerwanto G, M.Si, selaku Dosen Pembimbing II, yang telah berkenan mengarahkan, membimbing, memberikan sraran, serta mencurahkan vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI mencurahkan perhatian, waktu, pikiran, dan semangat kepada penulis dalam penulisan skripsi sehingga skripsi ini menjadi lebih sempurna. 6. Drs. P. Rubiyatno, M. M selaku dosen tamu dalam ujian pendadaran. 7. Segenap Bapak dan Ibu Dosen Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta yang telah memberikan ilmu yang sangat berguna bagi penulis selama proses perkuliahan. 8. Pimpinan dan seluruh karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari yang telah memberikan izin penelitian serta berkenan membatu dalam pengisian kuesioner. 9. Kedua orang tuaku tersayang, Bapak Ruslan dan Ibu Theresia Purwani, yang tidak pernah lelah memberikan perhatian, kasih sayang, doa dan dukungan moril maupun material. 10. Kakakku Yuliani Ika Susanti dan adikku Mahisa Surya Marta Putra terima kasih atas dukungan, perhatian, semangat dan doanya. 11. Keluarga besarku yang tidak bisa saya sebuttkan penulis persatu terimakasih atas dukungan, semangat, nasehat dan doanya. 12. Semua sahabat dan teman-temanku yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu terimakasih buat kebersamaan, doa, cerita, canda tawa selama ini. You are the best!!! 13. Semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu atas segala dukungan baik secara langsung maupun tidak langsung. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Penulis berharap semoga segala kebaikan, dan dukngan semua pihak tersebut diatas mendapatkan berkat yang melimpah dari Tuhan Yesus Kristus. Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun guna menyempurnakan skripsi ini. Akhir kata semoga skripsi ini bisa bermanfaat dan dapat menjadi bahan masukan bagi rekan-rekan dalam menyusun skripsi. Yogyakarta, 29 Agustus 2014 Penulis Dwi Anjar Ruslina ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI JUDUL ........................................................................................................ i PERSETUJUAN PEMBIMBING ............................................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ..................................................................... iii MOTTO DAN PERSEMBAHAN .............................................................. iv PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ..................................................... v PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ....................................... vi KATA PENGANTAR ................................................................................ vii DAFTAR ISI ............................................................................................... x DAFTAR TABEL ....................................................................................... xiii DAFTAR GAMBAR .................................................................................. xiv DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................... xv ABSTRAK .................................................................................................. xvi ABSTRACT .................................................................................................. xvii BAB I PENDAHULUAN .......................................................................... 1 A. Latar Belakang Masalah .................................................................. 1 B. Rumusan Masalah ........................................................................... 3 C. Pembatasan Masalah ....................................................................... 4 D. Tujuan Penelitian ............................................................................ 4 E. Manfaat Penelitian .......................................................................... 5 BAB II KAJIAN PUSTAKA .................................................................... 6 A. Manjemen........................................................................................ 6 1. Pengertian Manajemen .............................................................. 6 2. Fungsi-Fungsi Manajemen ........................................................ 7 B. Manajemen Sumber Daya Manusia ................................................ 8 1. Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia ........................ 8 2. Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia .............................. 9 3. Aspek-Aspek Manajemen Sumber Daya Manusia ................... 11 x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI C. Persepsi Karyawan .......................................................................... 12 D. Kepemimpinan ................................................................................ 14 1. Pengertian Kepemimpinan ........................................................ 14 2. Peranan Kepemimpinan ............................................................ 15 3. Macam-Macam Gaya Kepemimpinan ...................................... 16 E. Semangat Kerja ............................................................................... 21 1. Definisi Semangat Kerja ........................................................... 21 2. Tanda-tanda Menurunya Semangat Kerja ................................. 22 3. Indikator Semangat Kerja ......................................................... 23 4. Cara Meningkatkan Semangat Kerja ........................................ 24 F. Review Penelitian Terdahulu .......................................................... 25 G. Kerangka Konseptual ...................................................................... 27 H. Rumusan Hipotesis ......................................................................... 27 BAB III METODE PENELITIAN .......................................................... 28 A. Jenis Penelitian ................................................................................ 28 B. Tempat dan Waktu Penelitian ......................................................... 28 C. Subjek dan Objek Penelitian ........................................................... 28 D. Variabel Penelitian .......................................................................... 29 E. Data dan Sumber Data .................................................................... 31 F. Definisi Operasional........................................................................ 31 G. Populasi dan Sampel ....................................................................... 32 H. Metode Pengumpulan Data ............................................................. 33 I. Teknik Pengujian Kuesioner ........................................................... 35 J. Teknik Analisis Data ....................................................................... 37 1. Analisis Deskriptif .................................................................... 37 2. Teknik Analisis Regresi dan Pengujian Hipotesis .................... 40 BAB IV GAMBARAN UMUM PERSEMBAHAN................................ 44 A. Sejarah Perusahaan.......................................................................... 44 B. Visi dan Misi Perusahaan ................................................................ 45 xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI C. Lokasi Perusahaan ........................................................................... 46 D. Struktur Organisasi ......................................................................... 46 E. Tugas dan Wewenang ..................................................................... 47 F. Personalia ........................................................................................ 55 G. Produk ............................................................................................. 59 BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN ................................. 66 A. Gambaran Ringkas Pelaksanaan Penelitian .................................... 66 B. Deskripsi Responden ....................................................................... 69 C. Deskripsi Variabel ........................................................................... 72 D. Analisis Regresi .............................................................................. 74 E. Pembahasan ..................................................................................... 77 BAB VI KESIMPULAN, SARAN DAN KETERLAMBATAN ........... 80 A. Kesimpulan ..................................................................................... 80 B. Saran ................................................................................................ 80 C. Keterbatasan .................................................................................... 81 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. 82 LAMPIRAN ................................................................................................ 84 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel III.1 Daftar Pernyataan Bersifat Positif............................................. 34 Tabel III.2 Daftar Pernyataan Bersifat Negatif ........................................... 35 Tabel V.1 Hasil Uji Validitas ...................................................................... 67 Tabel V.2 Hasil Pengulangan Uji Validitas ................................................ 68 Tabel V.3 Hasil Uji Reliabilitas .................................................................. 69 Tabel V.4 Tabel Distribusi Data Berdasarkan Jenis Kelamin..................... 70 Tabel V.5 Tabel Distribusi Data Berdasarkan Umur .................................. 71 Tabel V.6 Tabel Distribusi Data Berdasarkan Pendidikan Terakhir........... 71 Tabel V.7 Deskripsi Variabel Persepsi Karyawan Pada Gaya Kepemimpinan 73 Tabel V.8 Deskripsi Semangat Kerja Karyawan ........................................ 74 Tabel V.9 Hasil Uji Normalitas .................................................................. 75 Tabel V.10 Hasil Uji Regresi Sederhana .................................................... 76 xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar Judul Gambar II.1 Kerangka Konseptual ............................................................. 27 Gambar III. 1 Kurva Hasil Pengujian ttest.................................................... 43 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran I Surat Keterangan Penelitian ..................................................... 84 Lampiran II Struktur Organisasi ................................................................. 85 Lampiran III Rekap Data Kuesioner Penelitian .......................................... 86 Lampiran IV Print Out Hasil Olah Data Kuesioner Penelitian ................... 88 Lampiran V Kuesioner ................................................................................ 100 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK PENGARUH PERSEPSI KARYAWAN PADA GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP SEMANGAT KERJA KARYAWAN Studi Kasus PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari Dwi Anjar Ruslina Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 2014 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari. Populasi dalam penelitian ini adalah semua karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari yang berjumlah 30 orang, dengan sampel sebanyak 25 responden. Data dalam penelitian ini diproleh dari hasil kuesioner. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi liner sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persespsi karyawan pada gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan. Kata kunci : Gaya kepemimpinan, semangat kerja. xvi

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT THE EFFECT Of THE EMPLOYE PERCEPTION ON LEADERSHIP STYLE TO THE EMPLOYE MORALE Case Study On PT. Pos Indonesia branch Wonosari Dwi Anjar Ruslina Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 2014 This study aims to determine the effect of employe perception on leadership style to the employe morale at PT. Pos Indonesia branch Wonosari. The population in this study were all employees of PT. Pos Indonesia branch Wonosari totaling 30 people, with a sample of 25 respondents. The data in this study was obtained by questionnaire. While the data analysis technique used is simple linear regression. The results of research indicated that the perception of the employees on leadership style have effect to employees morale. Keywords: leadership style, morale xvii

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Di dalam perusahaan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu peranan yang sangat penting. Manusia sebagai alat yang digunakan untuk produksi dan juga teknologi. Oleh karena itu, tanpa adanya manusia, produksi dan teknologi tidak akan ada dan tidak akan berjalan sebagai mana mestinya. Dilihat dari ketenagarakerjaan, dalam pencapaian kualitas sumber daya manusia maka program-program di dalamnya mengacu pada perkembangan SDM yang berkualitas, sehingga hasil kerjanyapun mempunyai kualitas yang baik pula. Maju mundurnya kualitas SDM dalam perusahaan juga tidak lepas dari pengaruh gaya kepemimpinan yang dimiliki oleh pemimpin perusahaan dalam memimpin karyawannya. Peran dan pengaruh para pemimpin perlu disadari seberapa besar, maka pemilik perusahaan perlu berpikir secara serius mengenai siapa orang yang tepat untuk ditempatkan menjadi manajer yang mempunyai nilai-nilai serta gaya kepemimpinan yang mampu memajukan SDM yang dimiliki perusahaan guna penentuan keputusan-keputusan yang akan dibuatnya. Apabila gaya kepemimpinan yang digunakan manajer tidak sesuai dengan situasi yang ada, maka dapat berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan, sehingga semangat kerja karyawan akan berkurang dan akan berakibat pada produktifitas yang akan cenderung ikut menurun. 1

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 Karyawan akan bekerja secara optimal apabila ada semangat kerja yang kuat, baik dari dalam diri maupun dari luar dirinya. Kepemimpinan yang tepat untuk karyawan di perusahaan tertentu dan dalam situasi yang berbeda tidak muncul begitu saja, namun ada faktor yang harus dipenuhi yaitu harus ada pemimpin, orang yang dipimpin dan situasi (T.H.Handono 1999: 303). Ketiga faktor tersebut jika saling berinteraksi akan mewujudkan sesuatu yang sangat berguna bagi perusahaan. Kegagalan seorang karyawan belum tentu disebabkan oleh ketidakmampuan seorang karyawan, mungkin juga karena ketidaksesuaian dengan gaya kepemimpinan yang diterapkan seorang manajer dimana karyawan bekerja. Hal semacam inilah yang sering menimbulkan persepsi karyawan yang positif maupun negatif yang berakibat pada tinggi atau rendahnya semangat kerja karyawan di suatu perusahaan. Semangat kerja karyawan dapat menurun diakibatkan karena ketidaksesuaian gaya kepemimpinan sehingga kerja mereka menjadi bermalasmalasan. Bahkan banyak karyawan yang melalukan demonstrasi jika keinginannya tidak dipenuhi. Tetapi, apabila keinginan karyawan dipenuhi dan gaya kepemimpinan yang diterapkan manajer sesuai dengan karyawan maka semangat kerja karyawan tentu akan sangat optimal. Dalam hal ini persepsi karyawan dapat membantu manajer dalam memutuskan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan kondisi perusahaan, sehingga manajer mampu membangkitkan semangat kerja karyawan. Penulis sangat tertarik untuk melakukan penelitian pada PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari karena penulis ingin mengetahui tentang persepsi karyawan

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 terhadap gaya kepemimpinan sehingga dapat mempengaruhi semangat kerja karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari. Selain itu, penulis ingin melihat secara langsung peran aktif seorang pemimpin PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari dalam memimpin karyawannya, sehingga dapat membangkitkan semangat kerja karyawan. Oleh karena pentingnya seorang manajer dalam menentukan gaya kepemimpinan yang sesuai dengan kondisi karyawan yang dapat mempengaruhi semangat kerja karyawan dan hasil yang diharapkan perusahaan, serta pentingnya peranan persepsi karyawan dalam pengambilan keputusan terhadap gaya kepemimpinan yang sesuai kondisi perusahaan maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian mengenai “Pengaruh Persepsi Karyawan Pada Gaya Kepemimpinan Terhadap Semangat Kerja Karyawan di PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari”. B. Rumusan Masalah 1. Gaya kepemimpinan apakah yang diterapkan oleh pemimpin PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari menurut persepsi karyawan? 2. Apakah ada pengaruh persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja karyawan di PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari?

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 C. Pembatasan Masalah Mengingat luasnya ruang lingkup penelitian mengenai bidang manajemen kepemimpinan dan semangat kerja, maka penulis membatasi peneliatian hanya pada hal-hal berikut : 1. Persepsi pada Gaya Kepemimpinan dibedakan menjadi 3 jenis mengacu pada pembagian gaya kepemimpinan menurut studi kepemimpinan Universitas Loka Ronald Lippit dan K. White (Siagan, 1988) : a. Karyawan mempersepsikan atasannya bergaya Kepemimpinan Otokratis b. Karyawan mempersepsikan atasannya bergaya Kepemimpinan Demokratis c. Karyawan mempersepsikan atasannya bergaya Kepemimpinan Laissez Faire 2. Semangat kerja dibedakan menjadi 4 jenis, menurut Moh As’ad (1982 : 27) : a. Kedisiplinan Kerja c. Kegairahan Kerja b. Ketelitian Kerja d. Kerajinan Kerja D. Tujuan Penelitian Tujuan diadakannya penelitian penulis ingin mengetahui : 1. Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh pimpinan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari menurut persepsi karyawan.

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 2. Apakah gaya kepemimpinan menurut persepsi karyawan berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan pada PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari. E. Manfaat Penelitian 1. Manfaat Bagi Perusahaan Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikan saran positif yang dapat membantu perusahaan dalam mengambil keputusan dan menentukan kebijakan-kebijakan yang tepat untuk meningkatkan semangat kerja karyawan melalui pengelolaan persepsi pada gaya kepemimpinan. 2. Manfaat Bagi Universitas Diharapkan dengan penelitian ini dapat menambah referensi bagi universitas dan bahan studi untuk mahasiswa yang sedang melakukan penelitian yang sama. 3. Manfaat Bagi Penulis Diharapkan dengan penelitian ini secara langsung penulis mendapatkan informasi dan dapat menerapkan langsung teori-teori yang telah diperoleh pada saat kuliah khususnya mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia dalam sebuah kasus kepemimpinan dan semangat kerja. nyata khususnya mengenai gaya

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Manajemen 1. Pengertian Manajemen Manajemen dibutuhkan untuk mengelola sumber daya-sumber daya yang ada dalam organisasi agar dapat memberikan hasil sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan. Adapun pengertian manajemen menurut pendapat beberapa ahli adalah sebagai berikut : a. Menurut James A.F. Stoner (T.H. Handoko, 2003: 8), manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya- sumber daya organisasi lainnya agar dapat mencapai tujuan organisasi yang telah diterapkan. b. Menurut Luther Gulick (T.H.Handoko, 2003 : 11), manajemen sebagai suatu bidang ilmu pengetahuan (science) yang berusaha secara sistematis untuk memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan membuat sistem kerjasama ini lebih bermanfaat bagi kemanusiaan. 6

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 2. Fungsi-fungsi Manajemen Menurut Henry Fayol fungsi manajemen meliputi : a. Perencanaan (planning) adalah pemilihan atau penetapan tujuan-tujuan organisasi dan penentuan strategi, kebijaksanaan, proyek, program, prosedur, metoda, sistem, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. b. Pengorganisasian (organizing) adalah penentuan sumber daya-sumber daya dan kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi, perancangan dan pengembangan suatu organisasi atau kelompok kerja yang akan dapat membawa hal-hal tersebut kearah tujuan, penugasan tanggungjawab tertentu dan kemudian, pendelegasian wewewang yang diperlukan kepada individu-individu untuk melaksanakan tugasnya. c. Penyusunan personalia (staffing) adalah penarikan (recruitment), latihan dan pengembangan, serta penempatan dan pemberian orientasi para karyawan dalam lingkungan kerja yang menguntungkan dan produktif. d. Pengarahan merupakan suatu proses yang berhubungan dengan usaha memberi arahan atau bimbingan, perintah-perintah, saran, atau instruksi dari atasan kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing, agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar fokus pada tujuan yang telah ditetapkan bersama.

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 e. Pengawasan (controlling) adalah penerapan cara dan peralatan untuk menjamin bahwa rencana telah dilaksanakan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Pengawasan dapat positif dan negatif. Pengawasan positif mencoba untuk mengetahui apakah tujuan organisasi dicapai dengan efisien dan efektif. Sedangkan pengawasan negatif mencoba untuk menjamin bahwa kegiatan yang tidak diinginkan atau dibutuhkan tidak terjadi ataupun terjadi kembali. B. Manajemen Sumber Daya Manusia 1. Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen sumber daya manusia adalah pendayagunaan, pengembangan, penilaian, pemberian jasa, dan pengelolaan individu anggota organisasi atau kelompok karyawan. Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karir, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang mempengaruhi secara langsung sumber daya manusianya dengan orang-orang yang bekerja bagi organisasi. Manajemen sumber daya manusia merupakan aktivitas-aktivitas yang dilaksanakan agar sumber daya manusia di dalam organisasi dapat digunakan secara efektif guna mencapai berbagai tujuan.

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 2. Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia a. Tujuan sosial manajemen sumber daya manusia adalah agar organisasi bertanggungjawab secara sosial dan etis terhadap kebutuhan dan tantangan masyarakat seraya meminimalkan dampak negatif tuntunan itu terhadap organisasi. Implikasi dari tujuan ini, beberapa organisasi khususnya perusahaan-perusahaan besar telah menambahkan tanggungjawab sosial ke dalam tujuan perusahaan mereka dan menghubungkan sumber daya mereka kepada hal-hal seperti program kesehatan lingkungan, proyek perbaikan lingkungan, program pelatihan dan pengembangan golongan minoritas, serta menyelenggarakan dan mensponsori berbagai acara seni. b. Tujuan Organisasional adalah sasaran (target) formal organisasi yang dibuat untuk membantu organisasi mencapai tujuannya. Departemen sumber daya manusia dibentuk untuk membantu para manajer mencapai tujuan organisasi. Departemen sumber daya manusia meningkatkan efektifitas organisasional dengan cara : 1.meningkatkan produktifitas perusahaan dengan menyediakan tenaga yang terlatih dan termotivasi dengan baik. 2.Mendayagunakan tenaga kerja secara efisien dan efektif seraya mampu mengendalikan biaya tenaga kerja.

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 3.Mengembangkan dan mempertahankan kualitas kehidupan kerja dengan membuka kesempatan bagi kepuasan kerja dan aktualisasi diri karyawan. 4.Memastikan bahwa perilaku organisasi sesuai dengan undang-undang ketenagakerjaan dengan menyediakan kesempatan kerja yang sama, lingkungan kerja yang aman, dan perlindungan terhadap hak kerja. 5.Membantu organisasi mencapai tujuannya. 6.Menyediakan bagi organisasi karyawan-karyawan yang termotivasi dan terlatih dengan baik 7.Mengkomunikasikan kebijakan sumber daya manusia kepada semua karyawan. 8.Membantu mempertahankan kebijakan etis dan perilaku yang bertanggungjawab secara sosial. 9.Menglola perusahaan sehingga saling menguntungkan bagi individu, kelompok, perusahaan, dan masyarakat. c. Tujuan fungsional merupakan tujuan untuk mempertahankan kontribusi departemen sumber daya manusia pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. d. Tujuan individu adalah tujuan pribadi dari setiap anggota organisasi yang hendak dicapai melalaui aktivitasnya di dalam organisasi. Jika tujuan pribadi dan organisasi tidak cocok dan harmonis, maka karyawan barangkali memilih untuk menarik diri

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 dari perusahaan. Konflik dari tujuan karyawan dan tujuan organisasi dapat menyebabkan keinginan kerja yang lemah, ketidakhadiran, dan bahkan sabotase. Tujuan dari manajemen sumber daya manusia adalah membantu para karyawan mencapai tujuan pribadi mereka, paling tidak sejauh tujuan pribadi tersebut meningkatkan kontribusi para karyawan terhadap organisasi. 3. Aspek-Aspek Manajemen Sumber Daya Manusia Tiga aspek utama manajemen sumber daya manusia menurut Manullang (1996 : 146), adalah : a. Pengadaan sumber daya manusia Pengadaan sumber daya manusia adalah menyediakan tenaga kerja yang di butuhkan secara kualitatif dan kuantitatif. b. Pengembangan sumber daya manusia Pengembangan sumber daya manusa adalah program khusus dirancang oleh organisasi dengan tujuan membentuk karyawan dalam meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan memperbaiki sikapnya melalui berbagai macam aktivitas. c. Pemanfaatan sumber daya manusia Pemanfaatan sumber daya manusia adalah proses kegiatan pimpinan yang bermaksud mempekerjakan pegawai yang memberi prestasi cukup dan tidak mempekerjakan pegawai yang tidak bermanfaat.

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 C. Persepsi Karyawan Sumber daya manusia merupakan asset yang paling penting dalam suatu organisasi perusahaan. Siagan Sondang menyatakan bahwa sebagai sumber daya yang menggerakkan dan mengarahkan organisasi, sumber daya manusia harus selalu diperhatikan, dijaga, dipertahankan, serta dikembangkan oleh organisasi. Sementara ditinjau dari sudut karyawan sebagai sumber daya manusia itu sendiri. Menurut David Krech dan Richard Crutcfield membagi faktor-faktor yang menentukan persepsi dibagi menjadi dua yaitu : a. Faktor fungsional Faktor fungsional adalah faktor yang berasal dari kebutuhan, pengalaman masa lalu dan hal-hal lain yang termasuk apa yang disebutkan sebagai faktor personal. Faktor fungsional yang menentukan persepsi objek-objek yang memenuhi tujuan iindividu yang melakukan persepsi. b. Faktor Struktural Faktor struktural adalah faktor-faktor yang berasal semata-mata dari sifat stimulus fisik terhadap efek-efek syarat yang ditimbulkan pada sistem saraf individu. Santamaria (Simamora, 2004 : 224) menyatakan bahwa saat ini karyawan tidak hanya mengharapkan imbalan jasa yang diberikannya kepada organisasi, tetapi juga mengharapkan kualitas tertentu dari perlakuan dalam bekerja. Karyawan memberi martabat, penghargaan, kebijakan yang mempengaruhi kerja

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 dan karir mereka, rekan kerja yang kooperatif, serta kompensasi yang adil. Tuntuan karyawan yang semakin tinggi terhadap organisasi serta yang dilakukan oleh organisasi akan menentukan komitmen dan keterikatan karyawan terhadap organisasi, yang dapat mempengaruhi keputusannya untuk tetap bekerjasama dan memajukan organisasinta atau tempat kerja yang lebih baik. Menurut Peter Drucker (Handoko, 2003) antara lain memiliki keyakinan yang kuat terhadap organisasi serta menerima tujuan dan nilai organisasi, memiliki keinginan untuk bekerja, serta memiliki keinginan yang kuat untuk bertahan dalam organisasi. Pendekatan Peter Drucker ini merupakan pendekatan efektif yang menekankan pentingnya kongruensi antara nilai dan tujuan pribadi karyawan dengan nilai dan tujuan organisasi. Beberapa karakteristik dari organisasi yang memiliki keterlibatan kerja yang tinggi adalah : a. Calon karyawan yang masih berada pada tahap seleksi diperkenalkan dengan tugas yang akan dikerjakan agar calon karyawan mengetahui dengan yang harus dikerjakannya dan yang dituntut dari dirinya sehingga dapat memutuskan benar-benar berminat terhadap pekerjanya. b. Penggajian karyawan tidak didasarkan pada sekor jabatan tetapi berdasarkan ketrampilan dari setiap karyawan. c. Organisasi merencanakan dan melakukan pelatihan, perencanaan, karir dan pengembangan diri karyawan.

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 d. Organisasi menerapkan gaya manajemen partisipasif dimana setiap karyawan memiliki keterlibatan yang tinggi dalam pengambilan keputusan. e. Organisasi mengatur ruang kerja sedemikian rupa sehingga setiap karyawan merasa nyaman dalam lingkungan kerjanya. Pada penelitian pengelolaan sumber daya manusia akan ditinjau dari pandangan karyawan sebagai sumber daya manusia itu sendiri berdasarkan persepsi dan harapan karyawan terhadap penerapan pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi. Persepsi karyawan berkaitan dengan bagaimana karyawan menginterprestasikan realitas dalam organisasi yang merupakan faktor penting yang mempengaruhi tingkah laku karyawan. D. Kepemimpinan 1. Pengertian Kepemimpinan Keberhasilan pengelolaan organisasi sangat ditentukan oleh kegiatan pemberdayaan sumber daya manusia. Terkait dengan hal tersebut setiap pemimpin perlu memperhatikan pentingnya teknik memimpin yang tepat untuk dapat memilihara prestasi dan kepuasan kerja serta memberikan dorongan (semangat kerja) kepada karyawan agar dapat menjalankan tugas dengan tujuan yang telah direncanakan.

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 Dibawah ini definisi kepemimpinan menurut beberapa tokoh : a. Menurut George R Terry (Miftah Thoha, 1988 : 5) Kepemimpinan adalah aktivitas untuk mempengaruhi orang-orang supaya diarahkan mencapai tujuan. b. Menurut Joseph L. Massie (Agus Dharma, 1984 : 24) Kepemimpinan merupakan suatu proses atau praktik mempengaruhi dengan mana penampilan orang lain dipengaruhi oleh seseorang yang berfungsi sebagai pemimpin. c. Menurut Paul Hersey dan Key Blanchard (Agus Dharma, 1984 : 24) Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi aktivitas seseorang atau sekelompok orang untuk mencapai tujuan dalam suatu situasi tertentu. 2. Peranan kepemimpinan Peranan kepemimpinan ditekankan pada dereta tugas-tugas yang perlu dilakukan oleh setiap pemimpin dalam hubungannya dengan bawahan atau dengan kata lain Functions Leadership. Dengan demikian penampilan dan peranan seorang pemimpin akan lebih khusus (more specialized) daripada peranan seorang manajer. Peranan tersebut sebagai berikut : a. Bersikap adil (arbitrating) b. Memberikan sugesti (suggesting) c. Mendukung tercapainya tujuan (supplying objective) d. Katalisator (catalyzing)

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 e. Menciptakan rasa aman (providing security) f. Sebagai wakil organisasi (respresenting) g. Sumber inspirasi (inspiring) h. Bersikap menghargai (praising) 3. Macam-macam Gaya Kepemimpinan Menurut Edwin B. Flippo gaya kepemimpinan adalah pola tingkah laku yang dirancang untuk mengintreprestasikan tujuan organisasi dengan tujuan individu untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku seseoarang pada saat orang tersebut mempengaruhi perilaku orang lain (Siagian, 1988). Gaya kepemimpinan adalah pola tingkah laku yang dirancang untuk menintegasikan tujuan organiasi dengan tujuan individu untuk mencapai tujuan. Menurut studi kepemimpinan Universitas Loka Ronald Lippit dan K. White (Sutarto, 1988 : 73-79) berpendapat ada 3 macam gaya kepemimpinan, yaitu : a. Gaya Kepemimpinan Otoriter Gaya Kepemimpinan Otoriter adalah gaya pemimpin yang memusatkan segala keputusan dan kebijakan yang diambil dari dirinya sendiri secara penuh. Segala pembagian tugas dan tanggungjawab di pegang oleh si pemimpin otoriter tersebut, sedangkan para bawahan hanya melaksanakan tugas yang telah diberikan. Ciri-ciri Gaya kepemimpinan Otoriter, yaitu :

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 1. Wewenang mutlak terpusat pada manajer. 2. Keputusan dibuat oleh manajer. 3. Kebijaksanaan dibuat oleh manajer. 4. Tanggungjawab keberhasilan perusahaan dipikul oleh manajer. 5. Tidak ada kesempatan bawahan untuk memberikan saran, pertimbangan, atau pendapat. 6. Kasar dalam bertindak dan kaku dalam bersikap. b. Gaya Kepemimpinan Demokratis Gaya kepemimpinan demokratis adalah gaya pemimpin yang memberikan wewenang secara luas kepada para bawahan. Setiap ada permasalahan selalu mengikutsertakan bawahan sebagai suatu tim yang utuh. Dalam gaya kepemimpinan demokratis pemimpin memberikan banyak informasi tentang tugas serta tanggung jawab para bawahannya. Ciri-ciri Gaya Kepimimpinan Demokratis, yaitu : 1. Wewenang manajer tidak mutlak. 2. Manager bersedia melimpahkan sebagian wewenang kepada karyawan. 3. Manajer mendorong prestasi sempurna dari karyawan. 4. Terdapat rasa saling percaya, saling menghormati, saling menghargai. 5. Pujian dan kritik seimbang.

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 6. Pimpinan mendorong prestasi sempurna dari bawahan dalam kemampuan masing-masing. c. Gaya Kepemimpinan Bebas / Laissez Faire Gaya Kepemimpinan Bebas / Laissez Faire adalah pemimpin jenis ini hanya terlibat dalam kuantitas yang kecil di mana para bawahannya yang secara aktif menentukan tujuan dan penyelesain masalah yang dihadapi. Ciri-ciri Kepemimpinan Bebas / Laissez Faire, yaitu : 1. Manajer melakukan perannya secara pasif. 2. Manajer memberikan kebebasan penuh kepada karyawan. 3. Karyawan dituntut memiliki keahlian tinggi. 4. Kontrak antara manajer daya karyawan sedikit sekali. 5. Prakara selalu datang dari bawahan. 6. Pimpinan hanya berkomunkasi antara bawahan jika perlu. Paul Hersey dan Kenneth H Blancard membedakan gaya kepemimpinan ke dalam empat macam gaya (Sutarto. 1986 : 122), yaitu : 1. Telling Merupakan gaya kepemimpinan yang mempunyai karakteristik sebagai berikut : a. Tinggi tugas dan rendah hubungan. b. Pemimpin memberikan perintah khusus. c. Pengawasan dilakukan secara ketat.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 d. Pemimpin menerangkan kepada bawahan apa yang harus dikerjakan, bagaiman cara mengerjakan, kapan harus dilakukan. 2. Selling Merupakan gaya kepemimpinan yang mempunyai karakteristik sebagai berikut : a. Tinggi tugas dan tinggi hubungan. b. Pemimpin menerangkan keputusan. c. Pemimpin menerangkan keputusan. d. Pemimpin memberi kesempatan untuk penjelasan. e. Pemimpin masih banyak melakukan pengarahan. f. Pemimpin mulai melakukan komunikasi dua arah. 3. Partisipating Merupakan gaya kepemimpinan yang mempunyai karakteristik sebagai berikut : a. Tinggu hubungan dan rendah tugas. b. Pemimpin dan bawahan bersama-sama membuat keputusan. c. Pemimpin dan bawahan saling memberi gagasan. 4. Delegating Merupakan gaya kepemimpinan yang mempunyai karakteristik sebagai berikut : a. Rendah hubungan dan rendah tugas.

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 b. Pemimpin melimpahkan pembuatan keputusan dan pelaksanaan kepada bawahan. Pada dasarnya studi kepemimpinan yang dilakukan oleh Universitas Ohio dibagi menjadi dua (Handoko, 2003 : 304), yaitu : 1. Kepemimpinan Gaya Initiating Structure adalah pemimpin bersikap mengutamakan orientasi pada hasil. 2. Kepemimpinan Gaya Consideration adalah pemimpin lebih bersikap mengutamakan orientasi pada bawahan. Macam-macam gaya kepemimpinan, menurut sistem manajemen Rensis Likert ada empat macam gaya kepemimpinan, yaitu : 1. Pemimpin bergaya “Exploitive Authoritative” Pemimpin bergaya otokratis dan ia juga membuat keputusan yang harus dilakukan bawahannya. Gaya kepemimpinan ini kaku dan dalam memotivasi bawahannya dengan adanya sanksi-sanksi tapi juga ada penghargaan. 2. Pemimpin bergaya “otokratis yang baik hati” Pemimpin percaya kepada bawahan, menerima ide-ide dari bawahan. Ada komunikasi timbale-balik tetapi tetap ada motivasi dengan sanksi-sanksi dan penghargaan. 3. Gaya kepemimpinan konsultatif Dalam memberikan perintah manager berkonsultasi dahulu dengan bawahan, dan bawahan mengambil keputusan sendiri dalam pelaksanaan tugasnya. Penghargaan lebih diutamakan dari pada sanksi.

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 4. Gaya kepemimpinan partisipatif Pemimpin membuat keputusan hanya secara formal setelah adanya keputusan kerja yang dianut oleh kelompok (bawahan). Penghargaan sangat diutamakan lebih dari itu membuat bawahan agar merasa dibutuhkan. E. Semangat Kerja Setiap perusahaan akan selalu berusaha agar produktivitas karywan dapat ditingkatkan. Salah satu hal yang mempengaruhi produktivitas itu adalah semangat kerja karyawan. Semangat kerja antara laian dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan. 1. Definisi Semangat Kerja Semangat kerja adalah melakukan pekerjaan secara giat sehingga dengan demikian pekerjaan diharapkan lebih cepat dan lebih baik (Nitisemito, 1982 : 160). Definisi semangat kerja sebagai suasana yang ditimbulkan oleh sikap para anggota organisasi (Kossen, 1983 : 22). Suasana yang dimaksud adalah suasana dari dalam maupun dari luar diri orang tersebut dan juga suasana di dalam perusahaan. Sedangkan menurut Siswanto, semangat kerja merupakan keadaan psikologi seseorang. Semangat kerja sianggap sebagai keadaan psikologis yang baik bila semangat kerja tersebut menimbulkan kesenangan yang mendorong seseorang untuk bekerja dengan giat dan konsekuen dalam mencapai tujuan yang ditetapkan oleh perusahaan.

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 Dari definisi diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa semangat kerja adalah gambaran sikap individu maupun kelompok terhadap pekerjaan yang dilakukan dalam meraih tujuan. 2. Tanda-tanda Menurunnya Semangat Kerja Tanda-tanda turunnya semangat kerja karyawan sangat penting diketahui perusahaan. Perusahaan dengan mengetahui secara pasti tanda-tanda tersebut, maka dapat segera diketahui penyebabnya. Dengan demikian pihak perusahaan dapat melakukan usaha-usaha atau kebijakan-kebijakan yang tepat guna mencegah atau memecahkan masalah yang dihadapi perusahaan. Menurut Kossen (Kossen, 1983 : 230), tanda-tanda menurunnya semangat kerja itu, antara lain : a. Kemangkiran b. Kelambatan c. Pergantian karyawan yang tinggi d. Mogok dan sabotase e. Ketidakbanggan terhadap kerja Sedangkan menurut Nitisemito (Nitisemito, 1983 :161), tanda-tanda menurunya semangat kerja itu, antara lain : a. Turunnya produktivitas b. Tingkat absensi tinggi c. Tingkat kerusakan yang tinggi d. Kegelisahan dimana-mana

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 e. Tuntutan yang sering terjadi f. Pemogokan 3. Indikator Semangat Kerja Menurut Moh As’ad (1982 :27) adanya semangat kerja dapat dilihat dari indicator-indikator sebagai berikut : a. Kedisiplina kerja Kedisiplinan kerja adalah sikap tingkah laku dan perbuatan yang sesuai dengan peraturan perusahaan, baik tulisan maupun tidak tertulis. Kedisiplinan karyawan sangat penting bagi perusahaan karena dengan adanya disiplin, diharapkan pekerjaan akan dapat dilakukan seefektif dan seefisien mungkin. b. Ketelitian kerja Ketelitian adalah keseksamaan atau kecermatan dalam menyelesaikan pekerjaan. Ketelitian kerja sangat penting bagi perusahaan karena dengan ketelitian kerja diharapkan kerusakan peralatan, bahan yang diolah, serta barang yang dihasilkan akan dapat dikurangi. Bahkan kerusakan dapat dihilangkan sehingga mutu produk sesuai dengan standar yang telah ditentukan. c. Kerajinan kerja Kerajinan adalah sikap yang selalu berusaha untuk giat belajar. Hal ini penting bagi menggunakan perusahaan waktu karena bekerja diharapkan dengan baik, karywan dapat jarang absen,

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu, serta bekerja dengan sungguh-sungguh. d. Kegairahan kerja Kegairahan adalah kesenangan yang mendalam terhadap pekerja yang dilakukan. Dengan adanya kegairahan bekerja diharapkan karywan dapat meningkatkan produktivitasnya baik dari segi kualitas maupun kuantitas. 4. Cara Meningkatan Semangat Kerja Menurut Alex S. Nitisemito (1966 : 101-108, 1982 : 170) ada usaha-usaha yang dapat dilakukan perusahaan agar semangat kerja dapat selalu dijaga dan ditingkatkan. Usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan semangat kerja sebagai berikut : a. Pemberian gaji yang cukup b. Memperhatikan kebutuhan rohani karywawan c. Sesekali perlu menciptakan suasana yang santai d. Menempatkan karyawan pada posisi yang tepat e. Memberikan kesempatan karyawan untuk maju f. Karyawan sesekali diajak berunding g. Fasilitas yang menyenangkan h. Usahakan para karyawan mempunyai loyalitas i. Harga diri perlu diperhatikan

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 F. Review Penelitian Terdahulu 1. Yustinus Kris Diyanto (2003) Penelitian yang dilakukan oleh Kris Diyanto dengan judul Hubungan Persepsi Karyawan Tentang Gaya Kepemimpinan Dan Semangat Kerja,studi kasus di Mondarian Jln.Manahan no 3/13, Junggrangan, Klaten. Penelitian ini meneliti tentang gaya kepemimpinan apa yang diterapkan manajer menurut persepsi karyawan dan bagaimana hubungan antara persepsi karyawan tentang gaya kepemimpinan dengan semangat kerja pada PT. Mondrian. Untuk mendapatkan data-data yang diperlukan, saudara Kris Diyanto menggunakan teknik pengumpulan data kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Kuesioner yang digunakan berupa angket tentang gaya kepemimpinan dan semangat kerja yang diberikan yang diberikan kepada 60 orang sebagai sampel. Subjek penelitiannya adalah karyawan, sedangkan teknik analisis data menggunakan interval kelas dan korelasi Spearman. Berdasarkan hasil analisis, Kris Diyanto menyimpulkan bahwa ada hubungan antara gaya kepemimpinan dengan semangat kerja.

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 2. Mariana (2003) Penelitian yang dilakukan oleh Mariana dengan judul Analisis Hubungan Gaya Kepemimpin Manajer Dengan Semangat, Motivasi, Dan Prestasi Karyawan, studi kasus PT. Sun Putra Pratama Corporation, Palembang. Penelitian ini meneliti tentang (1) adakah gaya kepemimpinan yang berorientasi pada persepsi, gaya kepemimpinan adirektif, gaya kepemimpinan pertisipatif, dan gaya kepemimpinan suportif yang digunakan di PT. Sun Putra Pratama Corporation, (2)adakah hubungan gaya kepemimpinan dengan semangat kerja PT. Sun Putra Pratama Corporation, (3) adakah hubungan gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja karyawan di PT. Sun Putra Pratama Corporation, (4) adakah hubungan gaya kepemimpinan dengan pretasi kerja PT. Sun Putra Pratama Corporation. Untuk mendapatkan data-data yang diperlukan, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Angket diberikan kepada 30 orang sebagi sampel. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis korelasi Rang Spearman. Berdasarkan hasil analisis, Mariana menyimpulkan bahwa ada hubungan antara gaya kepemimpinan dengan semangat, motivasi, prestasi kerja.

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 G. Kerangka Konseptual Berdasarkan pada teori Moh As’ad maka penulis membuat kerangka konseptual sebagai berikut : Persepsi Karyawan Pada Gaya Kepemimpinan : Semangat Kerja : 1. Cara manajer dalam pengambilan keputusan 2. Cara manajer memperlakukan karyawan 3. Cara manajer menghadapi masalah dalam perusahan. 4. Hubungan manajer dengan karyawan 1. 2. 3. 4. Kedisiplinan kerja Kerajinan kerja Ketelitian kerja Kegairahan kerja Gambar II. 1 Pada gambar ini menjelaskan pengaruh antara variabel indipenden dan variabel dependen, dimana persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan sebagai X terhadap semangat kerja sebagai Y. H. Rumusan Hipotesis Berdasarkan kerangka konseptual, maka penulis merumuskan hipotesis berdasarkan masalah kedua sebagai berikut : Ada pengaruh Persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja karyawan.

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah studi kasus yaitu penelitian yang terperinci mengenai suatu objek tertentu dan kesimpulan yang ditarik dari hasil penelitian yang berlaku bagi obyek yang diteliti dalam kurun waktu tertentu. B. Tempat dan Waktu Penelitian Tempat : PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari Jln. Brigjen Katamso No.12 Wonosari 55813 Waktu : Bulan Februari-Maret 2014 C. Subjek dan Objek Penelitian 1. Subjek Penelitian Subjek penelitian merupakan sumber tempat kita memperoleh keterangan penelitian (Amirin 1983 : 92). Dalam penelitian yang menjadi subjek penelitian adalah karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari. 2. Objek Penelitian Objek penelitian adalah gaya kepemimpinan dan semangat kerja menurut persepsi karyawan. 28

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 D. Variabel Penelitian 1. Identifikasi Variabel a. Variabel Independen Variabel independen merupakan variabel yang mempengaruhi variabel lain. Dalam penelitian, persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan merupakan sebagai variabel bebas. Aspek-aspek gaya kepemimpinan yang dipersepsikan karyawan meliputi : 1. Aspek pengambilan keputusan 2. Aspek perlakuan manajer terhaap karyawan 3. Cara pemimpin menghadapi masalah dalam perusahaan 4. Hubungan manajer dan karyawan b. Variabel Dependen Variabel dependen merupakan variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain. Dalam penelitian ini semangat kerja sebagai variabel dependen. Aspek-aspek semangat kerja : 1. Kegairahan kerja dengan indikator serius dalam bekerja, mengerjakan pekerjaan secara maksimal supaya lebih baik dari yang laian, memperhatikan kebersihan tempat bekerja. 2. Kedisplinan kerja dengan indikator manaati tata tertib perusahaan, datang dan pulang kerja tepat waktu, menggunakan

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 fasilitas sesuai dengan fungsi, menyelesaikan pekerjaan sesuai batas waktu yang ditentukan. 3. Ketelitian kerja dengan indikator karyawan berusaha untuk memperbaiki dan melaporkan kepada atasan apabila ada kerusakaan pada peralatan kerja. 4. Kerajinan kerja dengan indikator tetap menyelesaikan pekerjaan walaupun waktu bekerja sudah habis, melakukan pekerjaan dengan sunguh-sunguh dan tekun. 2. Pengukuran Variabel Variabel gaya kepemimpinan dan semangat kerja diukur dengan menggunakan skala likert. Skala Likert adalah skala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Setiap variabel yang akan diukur dijabarkan sesuai dengan indicator masingmasing variabel. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai tolok ukur untuk menyusun item-item instrument yang berupa pernyataan yang nantinya akan diberikan skor.

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 E. Data dan Sumber Data Data yang akan dikumpulkan oleh penulis adalah sebagai berikut : a. Data Primer Data primer adalah data yang langsung diperoleh dari subjek yang diteliti. Penulis mendapatkan data primer dengan melakukan wawancara, kuesioner, dan observasi pada saat melakukan penelitian pada PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari. Sehingga dapat membantu penulis untuk memperoleh data yang akurat. b. Data Sekunder Data sekunder adalah data yang diperoleh dari pihak yang lebih baik berupa dokumentasi, data yang telah diolah, maupun informasi, mengenali sesuatu hal. Penulis juga akan menggunkan data sekunder apabila memungkinkan organisasi tersebut memiliki data sekunder. F. Definisi Operasional 1. Persepsi Karyawan Pada Gaya Kepemimpinan Persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan adalah pemahaman/penilaian karyawan terhadap gaya kepemimpinan seorang manajer melalui penginterprestasian terhadap penangkapan stimulus yang berkaitan dengan cara manajer dalam pengambilan keputusan, cara manajer memperlakukan

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 karyawan, cara manajer mengahadapi masalah dalam perusahaan serta hubungan manajer dengan karyawan. 2. Semangat Kerja Semangat kerja adalah gambaran sikap pribadi individu maupun kelompok terhadap pekerjaan yang dilakukan dalam meraih tujuan. Hal ini dapat dilihat dari kedisiplinan, ketelitian kerja, kerajinan kerja, serta kegairahan kerja. G. Populasi dan Sampel Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini sebagai berikut : 1. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari. Yang berjumlah orang yang sekaligus juga sebagai responden. 2. Sampel Sampel merupakan bagian dari populasi yang masih menjadi sumber data sebenarnya dalam suatu penelitian. Dalam penelitian ini penulis menggunakan sebagian karywan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari. Banyak sampel dihitung menggunakan rumus slovin (Umar, 1988 :78 ).

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 Dimana : n = ukuran sampel ; N = ukuran populasi ; e = persen kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang masih dapat ditelerir. Maka jumlah sempelnya : H. Metode Pengumpulan Data Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ; 1. Metode Kuesioner Kuesioner merupakan suatu pengumpulan data dengan memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden dengan harapan memberikan respon atas daftar pertanyaan tersebut. Kuesioner khusus bagi karyawan bagian produksi. Dalam penelitian ini digunakan dua macam kuesioner, yaitu kuesioner kelompok pertama tentang persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan dan kuesioner yang kedua tentang semangat kerja karyawan. Untuk kuesioner yang pertama terdiri dari 12 item yang mewakili pernyataan-pernyataan gaya kepemimpinan mengenai : (1) cara pemimpin mengambil keputusan, (2) cara manajer memperlakukan karyawan, (3) cara pemimpin menghadapi masalah

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 dalam perusahaan, (4) hubungan pemimpin dengan karyawan. Sedangkan untuk kuesioner yang kedua terdiri dari 10 item yang meliputi indicatorindikator dari semangat kerja, diantaranya : kedisiplinan kerja, kerajinan kerja, ketelitian kerja, dan kegairahan kerja. Selanjutnya responden dipersilahkan untuk memilih alternative jawaban yang disediakan. Untuk setiap pernyataan diberi alternative jawaban kategori yang disesuaikan dengan skala likert. Bila pernyataan bersifat positif maka pemberian skor untuk sangat setuju (ss) : 5, setuju (s) : 4, netral (n) : 3, tidak setuju (ts) : 2, sangat tidak setuju (sts) : 1. Namun bila pernyataan bersifat negative maka pemberian skor untuk sangat setuju (ss) : 1, setuju (s) : 2, netral (n) : 3, tidak setuju (ts) : 4, sangat tidak setuju (sts) : 5. Table III.1 Daftar Pernyataan Bersifat Positif Variabel Aspek Cara manajer dalam pengambilan keputusan. Cara manajer memperlakukan karyawan Gaya cara manajer menghadapi masalah dalam Kepemimpinan perusahaan hubungan manajer dengan karyawan Semangat Kedisiplinan kerja, kerajinan kerja, ketelitian Kerja kerja, kegairahan kerja. Item 1,3 4,5,6 7,8 10,11,12 1-10

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 Table III. 2 Daftar Pernyataan Bersifat Negatif Variabel Gaya kepemimpinan Aspek Item Cara manajer dalam pengambilan keputusan. 2 cara manajer menghadapi masalah dalam 9 perusahaan 2. Dokumentasi Teknik pengumpulan data dengan cara mencacat data-data yang berasal dari dokumen perusahaan, misalnya sejarah berdirinya perusahaan, struktur organisasi dan lain-lain. I. Teknik Pengujian Kuesioner Metode yang digunakan adalah uji validitas dan reliabilitas, jika masingmasing item menunjukkan hasil valid maka penyebaran kuesioner dinyatakan layak. 1. Pengujian Validitas / Valid tidaknya penelitian Suatu alat ukur yang menunjukkan sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurannya (Sugiono, 1994 :148). Dengan menggunakan teknik korelasi Product Moment :

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 Keterangan : rxy : koefisien relative tiap item x : nilai tetap item y : nilai setiap item N : Banyaknya sampel Dengan tariff signifikan = 5% apabila r hitung lebih besar daripada r table maka kuesioner sebagai alat pengukur dianggap valid. 2. Pengujian Reliabilitas Reliabilitas menunjukkan sejauh mana alat pengukur dapat diperacaya dan diandalkan. Untuk memperoleh koefisien reliabilitas digunakan rumus Spearman Brown sebagi berikut (Saifuddin Anzwar, 1997 : 69) : Keterangan : = Koefisisen reliabilitas =Koefisien Korelasi Product moment Jika rxy > r table, maka kuesioner memenuhi syarat reliabolitas.

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 J. Teknik Analisis Data Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1. Teknik Analisis Deskriptif a. Deskripsi Responden Dalam penelitian mengenai pengaruh persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja karyawan, data diperoleh dengan membagikan kuesioner kepada 25 karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari dengan karakteristik responden yang terdiri dari jenis kelamin, umur dan pendidikan terakhir. b. Deskripsi Variabel Dalam penelitian mengenai pengaruh persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja deskriptif variabel digunakan untuk menjawab masalah pertama yaitu Gaya Kepemimpinan yang diterapkan manajer menurut persepsi karyawan. Kategori gaya kepemimpinan didasarkan pada hasil studi University Lowa yaitu gaya kepmimpinan autocratic, democratic, dan laissez faire. Untuk mengetahui gaya kepemimpinan apa yang diterapkan oleh manajer PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari menurut persepsi karyawan, maka penulis akan memanfaatkan hasil dari kuesioner pertama. Sedangkan untuk mengetahui semangat kerja PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari, penulis akan memanfaatkan hasil dari kuesioner kedua dengan batasan semangat kerja sebagai berikut semangat

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 kerja sangat tinggi, semangat kerja tinggi, semangat kerja sedang, semangat kerja rendah, dan semangat kerja sangat rendah. Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam teknik analisi derktiptif variabel : a. Menghitung skor rata-rata Penghitungan skor rata-rata dapat dilakukan dengan membagi jumlah skor dengan jumlah item. Dengan demikian skor rata-rata akan didapat. b. Membuat kategori Untuk membuat kategori dalam masing-masing variabel yang perlu dilakukan ialah mencari interval dengan rumus Struges sebagi berikut : Keterangan : = interval Range = selisih antara batas atas dengan batas bawah K = banyaknya kelas

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 1) Dalam pembuatan kategori tentang gaya kepemimpinan menurut persepsi karyawan, dapat dilakukan dengan mencari interval sebagai berikut : Berdasarkan interval sebesar 1,33 maka garis skala persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan adalah : 1,00 - 2,33 : karyawan mempersepsikan atasannya bergaya kepemimpinan autocrtaic. 2,34 – 3,67 : karyawan mempersepsikan atasannya bergaya kepemimpinan democratic. 3,68 - 5,00 : karyawan mempersepsikan atasannya bergaya kepemimpinan laissez fair. 2) Dalam pembuatan kategori tentang semangat kerja karyawan, dapat dilakukan dengan mencari interval sebagai berikut : Dengan interval sebesar 0,8 maka garis skala Semangat kerja karyawan sebagai berikut : 1,0-1,8 : semangat kerja karyawan sangat rendah 1,9-2,7 : semangat kerja karyawan rendah

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 2,8-3,6 : semangat kerja karyawan sedang 3,7-4,5 : semangat kerja karyawan tinggi 4,6-5,0 : semangat kerja karyawan sangat tinggi 2. Teknik Analisis Regrsi dan Pengujian Hipotesis Untuk menjawab rumusan masalah yang kedua, yaitu apakah ada pengaruh persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja karyawan. Gaya kepemimpinan merupakan variabel X dan semangat kerja merupakan variabel Y. Supaya dapat mengetahui pengaruh persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja karyawan, maka teknik analisis yang digunakan adalah Pendugaan dan pengujian Parameter B. Langkah atau prosedur pengujiannya sebagai berikut : a. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji Normalitas pada model regresi digunakan untuk menguji apakah nilai residual yang dihasilkan dari regresi terdistribusi secara normal atau tidak. Model regresi yang baik adalah memiliki niali residual yang berdistribusi secara normal. Uji normalitas yang digunakan untuk penelitian ini adalah uji one sample Kolomogorov Smirnov, dalam hal ini untuk mengetahui apakah residual terdistribusi normal, jika nilai signifikan lebih dari 0.05. (Priyatno, 2012 : 144).

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 b. Analisis Regresi Sederhana Teknik analisis regresi untuk mengetahui pengaruh variabel independen (gaya kepemimpinan manajer) terhadap variabel dependen (semangat kerja karyawan). Kemudian dibuat persamaanya sebagai berikut (Haryono Subiyakto, 1995 : 188) : dimana : Y = semangat kerja karyawan (variabel dependen) = bilangan konstanta sebagai titik potong b = koefisien regresi x = gaya kepemimpinan manajer Konstanta ( dan koefisien regresi Keterangan : y = Semangat kerja karyawan = nilai konstanta b = koefisien korelasi n = jumlah responden dapat dicari :

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 c. Rumusan Hipotesis (Uji t) Untuk melakukan pengujian hipotesis apakah persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan, maka diperlukan uji-t, yaitu : Rumus Sb : Tahap-tahap pengujian sebagai berikut : a. Menentukan hipotesis nol dan hipotesis alternatif : persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan. persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan. b. Menentukan taraf signifikan. Tarif signifikan menggunakan 0,05. c. Menentukan nilai kritis t ( ( = 23 diperoleh nilai t kritis ( ) dengan tingkat signifikansi dan derajat kebebasan (db) : 25-2 sebesar 2,069.

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 d. Ketentuan kriteria pengujian yang digunakan dalam pengujian adalah sebagai berikut : 1) Ho ditolak, Ha diterima jika variabel persepsi karyawan , yang artinya pada gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan. 2) Ho diterima, Ha ditolak jika yang artinya variabel persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan. Gambar III.1 Kurva Hasil Pengujian Daerah penolakan Ho Daerah penolakan Ho Daerah penerimaan Ho -2,069 2,069

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. Sejarah Perusahaan Sejarah mencatat keberadaan Pos Indonesia begitu panjang, Kantorpos pertama didirikan di Batavia (sekarang Jakarta) oleh Gubernur Jendral G.W Baron van Imhoff pada tanggal 26 Agustus 1746 dengan tujuan untuk lebih menjamin keamanan surat-surat penduduk, terutama bagi mereka yang berdagang dari kantor-kantor di luar Jawa dan bagi mereka yang datang dari dan pergi ke Negeri Belanda. Sejak itulah pelayanan pos telah lahir mengemban peran dan fungsi pelayanan kepada publik. Setelah Kantorpos Batavia didirikan, maka empat tahun kemudian didirikan Kantorpos Semarang untuk mengadakan perhubungan pos yang teratur antara kedua tempat itu dan untuk mempercepat pengirimannya. Rute perjalanan pos kala itu ialah melalui Karawang, Cirebon dan Pekalongan. Perubahan Status Pos Indonesia Pos Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan status mulai dari Jawatan PTT (Post, Telegraph dan Telephone). Badan usaha yang dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan ini operasinya tidak bersifat komersial dan fungsinya lebih diarahkan untuk mengadakan pelayanan publik. Perkembangan terus terjadi hingga statusnya menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Mengamati perkembangan zaman dimana sektor pos dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan 44

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro), dan pada tahun 1978 berubah menjadi Perum Pos dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri. Selama 17 tahun berstatus Perum, maka pada Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero). Dengan berjalannya waktu, Pos Indonesia kini telah mampu menunjukkan kreatifitasnya dalam pengembangan bidang perposan Indonesia dengan memanfaatkan insfrastruktur jejaring yang dimilikinya yang mencapai sekitar 24 ribu titik layanan yang menjangkau 100 persen kota/kabupaten, hampir 100 persen kecamatan dan 42 persen kelurahan/desa, dan 940 lokasi transmigrasi terpencil di Indonesia. Seiring dengan perkembangan informasi, komunikasi dan teknologi, jejaring Pos Indonesia sudah memiliki 3.700 Kantorpos online, serta dilengkapi elektronic mobile pos di beberapa kota besar. Semua titik merupakan rantai yang terhubung satu sama lain secara solid & terintegrasi. Sistem Kode Pos diciptakan untuk mempermudah processing kiriman pos dimana tiap jengkal daerah di Indonesia mampu diidentifikasi dengan akurat. B. Visi dan Misi Perusahaan a. Visi Perusahaan Menjadi Perusahaan pos terpercaya b. Misi Perusahaan 1) Berkomitmen kepada pelanggan untuk menyediakan layanan yang selalu tepat waktu dan nilai terbaik

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 2) Berkomitmen kepada karyawan untuk memberikan iklim kerja yang aman, nyaman dan menghargai kontribusi 3) Berkomitmen kepada pemegang saham untuk memberikan hasil usaha yang menguntungkan dan terus bertumbuh 4) Berkomitmen untuk berkontribusi positif kepada masyarakat 5) Berkomitmen untuk berperilaku transparan dan terpercaya kepada seluruh pemangku kepentingan. C. Lokasi Perusahaan Letak yang stretegis sangat menguntungkan bagi PT. Pos Indonesia, dimana letak kantor PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari berada di tengahtengah pusat kota sehingga PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari mudah untuk dicapai oleh kalangan masyarakat. Pos Indonesia merupakan sebuah badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia yang bergerak di biadang layanan pos. Pemilihan letak perusahaan yang berlokasi di Jln. Brigjen Katamso No.12 Wonosari, dengan mempertimbangankan banyak aspek. D. Struktur Organisasi PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari mempunyai struktur organisasi yang memiliki fungsi agar mempermudah pimpinan dalam tugas, wewenang dan tanggungjawab yang akan menunjang aktivitas-aktivitas karyawan seharihari (gambar struktur organisasi lihat di lampiran) . Dengan adanya sruktur organisasi, manajemen PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari berusaha agar

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 dapat mengelola perusahaan dengan baik dan bekerja sama dengan karyawan. Karena karyawan memberi kontribusi sesuai kapasitas masing-masing. E. Tugas dan Wewenang dari setiap bagian Struktur Organisasi : 1) Kepala Kantor Dalam menjalankan aktivitas atau kegiatan perusahaan serta menyangkut perkembangan Kinerja Wilayah, Kepala Wilayah mendapat tugas, wewenang dan tanggung jawab dari Direksi PT. Pos dengan tugas pokok mengelola sumber daya perusahaan yang ada di wilayah untuk mengembangkan dan menjalankan bisnis perusahaan. Membawahi Acounting Representatif, IT Suport, Manajer Cabang Operasi, Manager SDM, Manajer Pelayanan Loket, Manajer PPL dan Agenpos, Manager Keuangan, Manager Properti dan Sarana. Dengan uraian jabatan sebagai berikut : a. Menetapkan strategi dan kebijakan pengembangan bisnis di wilayah b. Menetapkan strategi dan kebijakan sumber daya manusia di wilayah c. Menetapkan strategi dan kebijakan keuangan d. Menetapkan strategi dan kebijakan properti dan sarana di wilayah e. Menetapkan target dan kinerja wilayah f. Menetapkan tarif atau pedoman pentarifan untuk produk lokal wilayah g. Membuka dan menutup fasilitas fisik pelayanan

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 h. Mengangkat dan memberhentikan pegawai wilayah sesuai ketentuan yang ditetapkan i. Menetapkan patokan harga sendiri wilayah j. Memilih dan menetapkan mitra usaha/kerja wilayah k. Menjabarkan kebijakan perusahaan-perusahaan dalam bentuk operasional sesuai dengan kondisi wilayah l. Mengoptimalkan penggunaan sumber daya di wilayah m. Mengendalikan rencana kerja dan anggaran wilayah n. Melakukan koordinasi antar wilayah 2) Acounting Representif Tugas pokok Akuntansi Representif adalah melaksanakan, mengorganisasikan, mengendalikan pengelolaan akuntansi di unit kerja dalam lingkup tanggungjawabnya agar tercapai laporan akuntansi yang tertib dan benar sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh perusahaan. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Acounting Representif melakukan aktivitas utama : a. Mengelola pelaksanaan pekerjaan akuntansi sesuai dengan ketentuan yang berlaku b. Melakukan proses pencatatan penerimaan dan pengeluaran pada Buku Kas Harian sesuai dokumen sumber c. Menyusun laporan akntansi (buku besar kantor pos) dan dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan yang berlaku

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 d. Membuat dan memeriksa rincian penjelasan saldo akhir sesuai dengan saldo pada Buku Besar Kantorpos e. Menyakini bahwa pencatatan transaksi penerimaan dan pengeluaran telah sesuai dengan dokumen sumbernya f. Melakukan pengawasan terhadap saldouang kas tunai, rek giro bank dan memerintahkan untuk melakukan pelimpahan ke rekening Direktur Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) jika terjadi kelebihan g. Melakukan fungsi otoritas terhadap pengeluaran biaya di wilayah kerjanya h. Mengadministrasikan dokumen sumber dan menyimpannya di tempat yang aman secara tertib. 3) IT Support Tugas pokok IT Support adalah mengelola dan mengendalikan pelaksanan operasional teknologi teknologi informasi, serta memberikan dukungan dan solusi atas penyelesaian permasalahan teknologi informasi untuk seluruh unit kerja di area dalam tanggungjawabnya. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut IT Suport melaksanakan aktivitas : a. Melaksanakan instalasi/update/upgrade sistem teknologi informasi b. Melakukan pemeliharaan sistem teknologi informasi c. Melakukan evaluasi penggunaan/optimalisasi sistem teknologi informasi. d. Memberi bantuan teknis kepada pengguna sistem teknologi informasi

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 e. Mengusulkan kebutuhan sistem teknologi informasi (infrastruktur dan perangkat lunak) 4) Manajer Cabang Operasi Tugas pokok manajer cabang operasi adalah menegelola dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan kolekting, pemrosesan, pendistribusian, transportasi dan pengiriman kiriman pos dalam negeri maupun luar negeri serta mengevaluasi pelaksanaan kegiatan operasional penaganan kiriman pos yang dilaksanakan Uni Pelaksanaan Operasi. Aktivitas utama manajer cabang operasi : a. Mengendalikan pelaksanaan fungsi operasi meliputi : kolekting, pemrosesan, pengaangkutan, pengantara, reporting kiriman pos. b. Mereview terjadinya irreguralitas kiriman pos, dan memberikan alternatif tindakan solusinya c. Melakukan pendataan produksi kiriman pos dan standar waktu penyerahan kiriman pos d. Melakukan monitoring dan review terhdap pelaksanaan kegiatan operasional penanganan kiriman pos yang dilaksanakan Unit Pelaksana Operasi dalam tanggungjawabnya. e. Memimpin dan mengkordinasikan staf masing-masing serta memberikan bimbingan dan petunjuk bagi pelaksanaan tugas staf.

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 Dalam penyelenggaraan aktivitasnya, manajer cabang operasi dibantu oleh : a. Antaran 1,2,3 b. Puri Kirim/terima c. Sopir d. Pick Up Pos Evpress 5) Manajer SDM Manager Sumber Daya Manusia mempunyai tugas pokok merencanakan, mengembangkan, dan memelihara Sumber Daya Manusia di wilayah, membawahi langsung Bagian Perencanaan dan Pengembangan, Kinerja dan Penghargaan, dan Kesejahteraan. Dengan uraian jabatan sebagai berikut : a. Merancang strategi dan kebijakan Sumber Daya Manusia di wilayah b. Menyusun rencana kebutuhan Sumber Daya Manusia di wilayah dan mengendalikan pemenuhannya c. Menyelenggarakan program pengembangan dan pelatihan serta menetapkan calon peserta pelatihan d. Merancang program mutasi, promosi dan pengembangan karir SDM sesuai dengan program pengembangan individu e. Mengelola administrasi kepegawaian seluruh pegawai termasuk pensiunan di wilayah serta pembayaran gaji pegawai kantor pos f. Mengelola pemberian penghargaan kepada pegawai g. Melaksanakan dan mengkoordinir pelaksanaan penilaian kinerja SDM di wilayah h. Mengelola Sistem Informasi Manajeman SDM di wilayah

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 i. Merancang dan mengembangkan Stuktur Organisasi Wilpos dan UPT sesuai dengan perubahan lingkungan bisnis setempat j. Melakukan Pemeriksaan terhadap pegawai yang melakukan tindakan pelanggaran disiplin dan mengusulkan hukuman disiplin sesuai dengan wewenangnya. 6) Manajer Pelayanan Loket Manajer pelayanan loket membawahi 5 loket terpadu dan account executive. Manajer Pelayanan Loket bertugas mengawasi dan melaksanakan pemeriksaan atas pekerjaan Asman (Asisten Manajer), memeriksa dan menandatangani buku neraca loket, melakukan pembatalan WP/SOPP/IPOS apabila terjadi pembatalan, membuat laporan masa/pekan dan bulanan, melakukan kordinasi dengan manajer lain apabila ada pembayaran yang tidak rutin/biasa, melakukan kordinasi dengan bagian Teknologi dan Sistem Informasi apabila terjadi kerusakan/error pada computer, melakukan kordinasi dengan DIKNAS/DEPAG dan DEPSOS berkaitan dengan pembayaran, menjaga dan menghormati bagian lain agar terjaga dari kondisi yang kondusif dikantor, mengatur ketertiban pelayanan di loket serta mengantisipasi kebutuhan / penambahan loket pelayanan, melaksanakan hal-hal yang diintruksikan oleh kepala kantor.

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 7) Manajer Agen Pos Manajer agen pos membawahi 12 Kantor pos cabang di Wonosari. Tugas Utama dari manajer agen pos : Mengorganisasikan dan mengendalikan pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan kantor pos cabang, pos keliling desa atau kota, unit pelayanan bergerak lainnya, dan pengelolaan agen pos untuk mencapai tertib administrasi serta pelaksanaan pekerjaan dengan tertib dan benar sesuai ketentuan yang ditetapkan Perusahaan. Tugas dan wewenang dari manajer agen pos ialah : a. Menyusun rencana kerja dan anggaran biaya di bagiannya. b. Membuat uraian tugas di bagiannya. c. Mengkoordinir dan mengatur pelaksanaan proses pekerjaan di bagian Pengawasan Pelayanan Luar dan Agen Pos dalam lingkup tanggung jawabnya. d. Melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh kantor pos cabang. e. Mengorganisasikan dan mengendalikan pengelolaan Agen Pos dalam lingkup tanggung jawabnya f. Melakukan Coaching dan Counseling kepada karyawan di lingkungan kerjanya. g. Melakukan pengawasan terhadap pengerjaan pengolahan pos. h. Membuat dan menyampaikan laporan di bagiannya kepada atasan.

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 8) Manajer Teknologi dan Sarana Tugas Utama manajer teknologi dan sarana ialah Pengorganisasian dan pengendalian pengelolaan sarana dan teknologi akuntansi dalam lingkup tanggung jawabnya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan operasional. Berdasarkan struktur Bagian Sarana dan Teknologi, maka penjabaran tugas dan wewenang dari manajer Sarana dan Teknologi adalah: a. Menyusun rencana kerja dan anggaran biaya di bagiannya. b. Membuat uraian tugas di bagiannya. c. Mengkoordinir dan mengatur pelaksanaan proses pekerjaan di bagian sarana dan teknologi dalam lingkup tanggung jawabnya. d. Melakukan pemeliharaan dan perbaikan di bagian sarana dan teknologi. e. Mempertanggungkan pengeluaran biaya sarana dan teknologi sesuai dengan peruntukkannya dalam batas kewenanggannya. f. Melakukan Coaching dan Counseling kepada karyawan di lingkungan kerjanya. g. Melakukan pengawasan terhadap pengerjaan pengolahan pos. h. Membuat dan menyampaikan laporan di bagiannya kepada atasan. 9) Manajer Keuangan dan BPM Tugas Utama manajer keuangan dan BPN ialah Pengorganisasian dan pengendalian pengelolaan keuangan dan benda pos, perangko, benda filateli, benda filateli, benda materai,dan benda pihak ketiga lainnya untuk mendukung operasional dalam lingkup tanggung jawabnya.

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 Berdasarkan struktur Bagian Keuangan dan BPM, maka penjabaran tugas dan wewenang dari Bagian Keuangan BPM adalah: a. Menyusun rencana kerja dan anggaran biaya di bagiannya. b. Membuat uraian tugas di bagiannya. c. Mengkoordinir dan mengatur pelaksanaan proses pekerjaan di bagian keuangan, BPM, dan pengelolaan filateli sesuai dengan ketentuan yang telah di tetapkan Perusahan. d. Mengawasi pelaksanaan pekerjaan kasir dalam lingkup tanggung jawabnya. e. Melakukan pencocokan pencatatan transaksi keuangan. f. Melakukan pengawasan terhadap uang kas. g. Melakukan pengawasan terhadap pengerjaan pengolahan pos. h. Membuat dan menyampaikan laporan di bagiannya kepada atasan. F. Personalia 1. Ketenagakerjaan Tenaga kerja yang bekerja di PT. Pos Indonesia Cabang Wononsari sebanyak 30 orang yaitu : a. Manajemen Postmart & Properti : 1 orang b. POH Manpel : 1 orang c. Manajer PPL/Agen Pos : 1 orang d. Manajer Keuangan :1 orang e. Loket Taspen : 2 orang f. Loket Terpadu : 5 orang g. Staff Manpel : 1 orang

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 h. Kasir : 3 orang i. Petugas Adm PJA SAP FICO & Staff PPLA :2 orang j. Manajemen Cabang Operasi : 1 orang k. Accounting Reprensentative : 1 orang l. Acconting Executive : 1 orang m. IT : 1 orang n. Antaran : 6 orang o. Puri terima & Driver : 2 orang p. Pick Up Pos Express : 2 orang q. Kepala Kantor Pusat cabang : 1 orang 2. Sistem Pengajian Di PT Pos Indonesia Cabang Wonosari sistem penggajian berdasarkan pada : a. Tenaga Kontrak Kerja Waktu tertentu (TKKWT), Pekerja Harian Lepas (PHL), dan outsourcing (Penyedian Tenaga Kerja) diberikan imbalan jasa berupa upah per bulan dengan komponen : 1) UMP sesuai dengan ketetapan Pemerintah Daerah setempat. 2) Tunjangan lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku di perusahaan. b. Waktu pembayaran dilakukan sebagai berikut : 1) Untuk upah PHL dihitung secara harian dan besarnya adalah : 1/21( seperduapuluhsatu) dikali upah bulanan bagi yang bekerja dengan sistem waktu kerja 5 hari seminggu sedangkan bagi yang

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 bekerja dengan sistem kerja 6 hari seminggu maka sistem penggajian dapat dihitung dengan mengkalikan 1/25 (satuseperduapuluhlima) dikali upah bulanan. 2) Untuk TKKWT, PHL, dan outsourcing upah dibayarkan setiap akhir bulan. c. Upah tidak dibayarkan apabil pekerja TKKWT, PHL, atau outsourcing tidak melakukan pekerjaan. d. Pembayaran atas pemborongan pekerjaan dilakukan berdasarkan biaya per unit yang disepakati antara perusahaan dengan perusahaan penerima pemborongan. 3. Waktu Kerja Karyawan Untuk waktu kerja karyawan di PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari mulai dari pukul 07.30-16.00. 4. Kesejahteraan Karyawan Pihak PT. Pos Indonesia memberikan perhatian penuh terhadap kesejahteraan karyawan melalui pemberian : a. jaminan sosial untuk semua karyawan TKKWT, PHL maupun outsourcing. b. Cuti karyawan yaitu bagi karyawan yang melahirkan akan mendapatkan cuti selama dua bulan.

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 5. Perekrutan Karyawan Proses perekrutan karyawan di PT. Pos Indonesia meliputi : a. Rekrutmen TKKWT dan PHL dilakukan melalui mekanisme pengumuman terbuka. b. Pengumuman rekrutmen TKKWT dan PHL dilakukan secara terbuka, minimal dipasang pada papan pengumuman di depan masing-masing kantor dan web E-Recruitment. c. Setiap pelamar harus menyampaikan lamaran sesuai ketentuan yang berlaku. d. Proses seleksi dilakukan dalam dua tahap yaitu seleksi administratif dan seleksi wawancara. e. Proses pendaftaran dan seleksi administratif dilaksanakan dengan menggunakan web E-Recruitment. f. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi E-Recruitment harus mengikuti seleksi wawancara. g. Pengelolaan rekruitmen dan seleksi melalui E-Recruiment dilaksanakan oleh Divisi Pengelolaan Karir dan Asistan Manajer SDM pada bagian Job Management. h. Untuk proses pengumuman, rekrutmen dan seleksi dengan web ERecruitmen, para Kepala Area SDM dan Representatif SDM mengajuka usulan ke Pengelolaan Karir dan Asisten Manajer SDM. i. Pengajuan usulan pengumuman, rekrutmen dan seleksi dengn web ERecruitment disampaikan dengan menggunakan formulir.

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 G. Produk Pos Indonesia mempunyai jaringan yang sangat luas yaitu kurang lebih 3.800 Kantor Pos di Indonesia, dan 3.726 diantaranya telah Online. Sedangkan jumlah titik layanannya (Point of Sales) mencapai 24.410 titik dalam bentuk Kantorpos sendiri, Agensi/agenpos, Pos Keliling Kota/Desa, Pos Sekolah, Postmall, dll. Dengan jaringan yang sangat luas ini, Kantorpos merupakan media yang sangat strategis menjual dan atau mendistribusikan barang atau jasa. Kami memiliki jaringan yang didecated, sistem distribusi, Track&Trace, Layanan Prima, kecepatan dan ketepatan serta harga yang kompetitif. Inovasi terus dilakukan oleh Pos Indonesia antara lain pengembangan Postshop yang merupakan pengembangan bisnis ritel Pos Indonesia yang diimplementasikan untuk merubah Kantorpos Konvensional menjadi Kantorpos masa depan (modern) dengan pola layanan one stop shopping, yaitu melayanai Postal Services (jasa ritel pos) berupa pengiriman surat, paket, jasa keuangan (pospay, remmitance, dll) , Postal items (meterai, prangko, produk filateli), Books & Gifts, Stationery, Digital Imaging, Gadget, Organizer, Convience Goods, Consumer Goods, Bread, Drinks&Cofee Shop, Handycraft, Online shopping dan lain sebagainya dalam satu atap. Hingga saat ini Pos Indonesia telah mempunyai 53 PostShop yang tersebar di Indonesia yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari ditempat yang mudah dijangkau.

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Produk dari PT. Pos Indonesia diantaranya : a. Surat dan Paket yang meliputi : 1. Posexpress Jenis layanan posexpress ada dua yaitu sameday service dan nextday service. Sameday service yaitu kiriman hari ini, tiba di temapat tujuan juga di hari yang sama sedangkan nextday service yaitu kiriman hari ini, tiba ditempat tujuan keesokan harinya. 2. Suratpos biasa (standar) Karakteristik dari suratpos biasa ialah berat maksimum 2 kg sedangkan untuk bentuk meliputi bentuk persegi : panjang, lebar dan tebal dijumlahkan 900 mm. Ukuran terbesar tidak lebih dari 600 mm, bentuk Gulungan : panjang ditambah 2x garis tengah = 1.040 mm. Ukuran terbesar tidak lebih dari 900 mm. Dalam hal ini suratpos biasa meliputi jaringan lokal, regional dan nasional terbatas. Cara pelunasan dengan menggunakan Prangko sesuai dengan tarif yang berlaku untuk wilayah tertentu. 3. Paketpos Jenis layanan paketpos : a. Paketpos standar dalam negeri Layanan hemat untuk pengiriman barang dalam negeri. b. Paketpos standar luar negeri Layanan hemat untuk pengiriman barang luar negeri.

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 c. Paketpos kilat khusus Layanan prioritas pengiriman barang untuk kota tujuan tertentu di Indonesia. Garansi waktu tempuh kiriman dan ganti rugi jika terjadi keterlambatan. d. Paketpos perlakuan khusus Layanan pengiriman barang dengan perlakuan khusus tersebut, dapat disesuaikan dengan permintaan pelanggan seperti permintaan : Berita Terima, Reporting, Track and Trace, Pick Up Service, Inserting dan Pra Posting. 4. Express mail service (ems) EMS merupakan layanan premium untuk pengiriman surat, dokumen dan barang ke luar negeri. Salah satu keunggulan EMS adalah jaringan EMS menjangkau di lebih dari 230 negara yang akan dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 5. Admailpos Admailpos adalah layanan pengelolaan essensial mail, advertising mail, Hybrid Mail dan direct mail lainnya yang meliputi : a. Layanan percetakan digital (production) dan delivery melalui one stop services untuk billing/account statement, rekening koran, invoice tagihan dan solo mail b. Pengamplopan (inserting) surat secara mekanik ke dalam sampul c. Layanan pra posting, menggunakan berita terima atau non way bill

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 d. Layanan penunjang berupa penyediaan raw material produksi dan inventory management b. Jasa Keuangan 1. Pospay Pospay merupakan layanan yang digunakan untuk pembayaran tagihan dan angsuran apapun secara online di kantor pos. Pembayaran yang tagihan dan angsuran yang dapat dilakukan di Kantorpos meliputi Pembayaran Rekening Telepon, Seluler, Listrik (PLN), Air Minum (PDAM), Pajak, Asuransi, Angsuran Kredit (Finance), Kartu Kredit dan Personal Loan, Pengisian Pulsa, Zakat, Sodakoh, Infak, dan lain-lain. Pelayanan Pospay di Kantorpos begitu mudah, lebih cepat, dan aman karena menggunakan Sistem Online Payment Point (SOPP) yang telah menjangkau hingga 2.192 jaringan Kantorpos di seluruh Indonesia dan pembukaan Agen-Agen Pospay yang akan terus dikembangkan menyesuaikan dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. 2. Weselpos Weselpos merupakan layanan transfer uang cepat dalam negeri, dengan salah satu kelebihannya, cepat dan mudah, prosedur transfer yang cepat dan mudah, cukup mendatangi kantor pos terdekat serta mengisi dan menyerahkan formulir kepada petugas, lalu menerima slip transfer maka pada saat itu juga transfer uang sudah dapat diambil di kantor pos terdekat. Pengirim dapat memberitahu secara langsung informasi kiriman kepada

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 penerima atau kami akan sampaikan informasi tersebut melalui surat pos, telpon atau e-mail. Macam-macam produk dari Weselpos ialah : a. Weselpos Prima yang meruapakan sarana pengiriman uang untuk tujuan diseluruh Indonesia dengan service level H+0/H+1 s.d. H+4. Produk Kiriman uang cepat sampai, bisa diantar sampai rumah. b. Weselpos Instan (Remittance) merupakan layanan pengiriman uang baik dari maupun ke kota dan ke desa yang pasti sampai ke alamat tujuan dalam waktu seketika (secepat mengirim sms). Caranya sangat mudah : Cukup datang ke Kantorpos dan melakukan registrasi agar mendapatkan kode tertentu dari Petugas. Tak perlu menunggu lama. Bahkan dalam hitungan detik, penerima bisa langsung mencairkan uangnya. c. Weselpos Berlangganan merupakan suatu sarana pengiriman uang untuk tujuan diseluruh Indonesia dalam jumlah uang yang tetap dan rutin. Kiriman uang dapat diterima dirumah. d. Western Union merupakan layanan penerimaan dan pengiriman (transfer) uang dari dan ke luar negeri melalui Western Union System dan Remitance Pos System di kantorpos.

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 3. Giropos Layanan Giropos bersifat komprehensif dan dapat digunakan oleh individu atau institusi dengan jaringan yang luas karena dapat dilayani oleh seluruh outlet pos online. Fasilitas Website (PC Banking) untuk keperluan cek saldo dan pemindahbukuan bagi pemegang rekening Giropos institusi. Selain itu Giropos juga memiiki manfaat sebagai sarana transaksi antar rekening, dari satu rekening ke satu rekening lainnya atau dari satu rekening ke banyak rekening. Pengambilan uang tunai dengan Cekpos dan atau slip penarikan serta penerimaan setoran tunai ke dalam rekening. 4. Fund distribution Layanan Fund Distribution meliputi pembayaran pensiun pegawai PNS dan ABRI serta penyaluran dana program-program dana pemerintahan/lembaga. Mitra kerja dari Fund Distribution ialah : a. Departemen Sosial : Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH). b. Departemen Kesehatan : Pembayaran Gaji Dokter PTT/Bidan Desa. c. Dinas Pendidikan : Pembayaran Dana BOS. 5. Bank chanelling Layanan Bank Chanelling meliputi tabungan dan Kredit. Layanan tabungan berupa layanan simpan yang dimiliki oleh Bank dimana pos berperan dalam kegiatan di front office.

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 Sedangkan layanan kredit berupa penyaluran kredit untuk pensiunan oleh Bank di Kntor Pos. Mitra kerja dari Bank Chanelling ialah : a. Tabungan : Bank Mandiri,Bank BTN (Tabungan e-batara pos), Bank Muamalat Indonesia (Tabungan shar-e) b. Penyaluran Kredit : Bank Mandiri,Bank BRI, Bank BTPN, Koperasi

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Ringkas Pelaksanaan Penelitian Pengujian Instrumen a. Uji Validitas Analisis ini digunakan untuk mengetahui apakah instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner mampu mengukur data yang ingin diukur. Rumus yang digunakan adalah Korelasi Product Moment. Uji Validitas signifikan dilakukan dengan membandingkan nilai dengan nilai . Untuk degree of freedom (df) = n-2, dalam hal ini n adalh jumlah sampel. Pernyataan dikatakan valid apabila nilai daripada nilai lebih besar dengan menggunakan level signifikan 5%. Untuk responden yang berjumalh 25, dapat diperoleh (df) sebesar 25-2 =23. Untuk df = 23 dan nilai alpha 5% maka diperoleh sebesar 0.396. Berikut adalah tabel hasil uji validitas : 66

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 Tabel V.1 Hasil Uji Validitas PERNYATAAN GAYA KEPEMIMPINAN Pernyataan 1 Pernyataan 2 Pernyataan 3 Pernyataan 4 Pernyataan 5 Pernyataan 6 Pernyataan 7 Pernyataan 8 Pernyataan 9 Pernyataan 10 Pernyataan 11 Pernyataan 12 PERNYATAAN SEMANGAT KERJA Pernyataan 1 Pernyataan 2 Pernyataan 3 Pernyataan 4 Pernyataan 5 Pernyataan 6 Pernyataan 7 Pernyataan 8 Pernyataan 9 Pernyataan 10 r hitung r tabel KETERANGAN 0,426 0,396 VALID 0,481 0,396 VALID 0,483 0,396 VALID 0,655 0,396 VALID 0,157 0,396 TIDAK VALID 0,547 0,396 VALID 0,463 0,396 VALID 0,710 0,396 VALID 0,428 0,396 VALID 0,590 0,396 VALID 0,331 0,396 TIDAK VALID 0,634 0,396 VALID r hitung r tabel KETERANGAN 0,634 0,396 VALID 0,809 0,396 VALID 0,571 0,396 VALID 0,906 0,396 VALID 0,807 0,396 VALID 0,882 0,396 VALID 0,714 0,396 VALID 0,660 0,396 VALID 0,696 0,396 VALID 0,773 0,396 VALID Dari 12 pernyataan Persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan dan 10 semangat kerja terdapat 2 pernyataan tentang persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan yang tidak valid yaitu pernyataan 5 dan 11 sehingga pernyataaan yang tidak valid tersebut perlu dibuang. Selanjutnya sisa dari pernyataan yang valid dengan derajat bebas (df) = 23-2=21 dan r tabel 0,413 akan diuji ulang dan diperoleh hasil berikut :

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 Tabel V.2 Hasil Pengulangan Uji Validitas PERNYATAAN GAYA KEPEMIMPINAN Pernyataan 1 Pernyataan 2 Pernyataan 3 Pernyataan 4 Pernyataan 6 Pernyataan 7 Pernyataan 8 Pernyataan 9 Pernyataan 10 Pernyataan 12 PERNYATAAN SEMANGAT KERJA Pernyataan 1 Pernyataan 2 Pernyataan 3 Pernyataan 4 Pernyataan 5 Pernyataan 6 Pernyataan 7 Pernyataan 8 Pernyataan 9 Pernyataan 10 r hitung r tabel KETERANGAN 0,426 0,413 VALID 0,481 0,413 VALID 0,483 0,413 VALID 0,655 0,413 VALID 0,547 0,413 VALID 0,463 0,413 VALID 0,710 0,413 VALID 0,428 0,413 VALID 0,590 0,413 VALID 0,634 0,413 VALID r hitung r tabel KETERANGAN 0,634 0,396 VALID 0,809 0,396 VALID 0,571 0,396 VALID 0,906 0,396 VALID 0,807 0,396 VALID 0,882 0,396 VALID 0,714 0,396 VALID 0,660 0,396 VALID 0,696 0,396 VALID 0,773 0,396 VALID Setelah diuji ulang sebanyak satu kali dan dengan mengubah nilai derajad bebas dan r tabel maka diperoleh 10 pernyataan tentang persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan dan 10 pernyataan semangat kerja yang memiliki validitas.

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 b. Uji Reliabilitas Uji Reliabilitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan pada satu pengertian bahwa suatu instrumen cukup dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrumen tersebut sudah baik. Pengujian reliabilitas intrument dilakukan dengan menggunakan teknik Spearman Brown. Variabel akan dinyatakan reliable bila nilai Spearman Brown (r hitung) sama dengan atau lebih besar dari r tabel. Hasil dari uji reliabilitas ditunjukkan di tabel bawah ini : Tabel V.3 Hasil Uji Reliabilitas Item Gaya Kepemimpinan (x) Semangat Kerja (y) r hitung r tabel Keterangan 0,755 0,396 Reliabel 0,911 0,396 Reliabel B. Deskripsi Responden Penelitian yang dilakukan yaitu mengenai persepsi karyawan pada pada gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja karyawan. Data yang diperoleh penulis dengan membagikan kuesioner kepada 25 karyawan yang bekerja di PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari. Data dalam penelitian ini dibedakan menjadi dua yaitu yang pertama adalah karakteristik responden (jenis kelamin, umur, pendidikan terakhir). Kedua adalah data yang berisi jawaban dari pernyataan

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 responden tentang persepsi karyawan pada gaya kepimimpin terhadap semangat kerja karyawan. Berikut ini akan disajikan data tentang karakteristik responden yang terdiri dari jenis kelamin, umur, dan pendidikan terakhirdan jawaban dari pernyataan narasumber tentang persespi karyawan pada persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja karyawan : 1. Distribusi Data Berdasarkan Jenis Kelamin Tabel V.4 Tabel Distribusi Data Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Pria Wanita Jumlah Jumlah 19 6 25 Presentase 76% 24% 100% Sumber : data diolah 2014 Dari tabel V.1 diketahui bahwa presentase karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari yang berjenis kelamin Pria sebesar 76%. Sedangkan yang berjenis kelamin wanita sebesar 24 %. Maka secara dominan karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari yang menjadi responden berjenis kelamin Pria.

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 2. Distribusi Data Berdasarkan Umur Tabel V.5 Tabel Distribusi Data Berdasarkan Umur Umur Jumlah < 20 tahun 3 21-30 tahun 8 31-40 tahun 7 > 50 tahun 7 Jumlah 25 Sumber : data diolah 2014 Presentase 12% 32% 28% 28% 100% Dari data responden berdasarkan umur karyawan, dapat diketahui bahwa persentase karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari yang berumur < 20 tahun sebesar 12 %, berumur 21-30 tahun sebesar 32%, berumur 31-40 tahun sebesar 28%, sedangkan yang berumur > 40 tahun sebesar 28 %. Maka dapat diketahui bahwa karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari yang menjadi reponden dalam penelitian secara dominan berumur 21-30 tahun. 3. Distribusi Data Berdasarkan Pendidikan Terakhir Tabel V.6 Tabel Distribusi Data Berdasarkan Pendidikan Terakhir Pendidikan Jumlah Presentase SMU/SMK D3 S1 14 4 7 56% 16% 28% Jumlah 25 100% Sumber : data diolah 2014

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 Dari data responden berdasarkan pendidikan terakhir, dapat diketahui bahwa persentase karyawan yang menjadi responden dan memiliki pendidikan terakhir SMU/SMK sebesar 56%, pendidikan terakhir D3 sebesar 28% sedangkan yang memiliki pendidikan terakhir S1 sebesar 28% Maka yang menjadi responden dalam penelitian secara dominan memiliki pendidikan terakhir SMU/SMK. C. Deskripsi Variabel Analisis ini digunakan untuk mendapatkan gambaran deskripsi dari variabel persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan dan semangat kerja. Hasil analisis deskripsi variabel persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan dan semangat kerja sebagai berikut : a. Deskripsi Variabel Persepsi Karyawan Pada Gaya Kepemimpinan Secara keseluruhan dari hasil perhitungan rata-rata variabel persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan dengan rata-rata total skor sebesar 3,85 yang berarti karyawan mempersepsikan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari bergaya kepemimpinan laissez fair. Tabel hasil rata-rata pada setiap item persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan adalah sebagai berikut :

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 Tabel V.7 Deskripsi Variabel Persepsi Karyawan Pada Gaya Kepemimpinan Variabel Persepsi Karyawan pada Gaya Kepemimpinan Aspek Rata-rata Skor Pengambilan Keputusan 3,73 Perlakuan Manajer Terhadap Karyawan 3,64 Cara Pemimpin Menghadapi Masalah dalam Perusahaan 4,03 Hubungan Manajer dengan Karyawan 3,98 Item Positif Negatif 1 2 3 4 6 7 8 9 10 12 Total Skor rata-rata Rata-rata Total Skor Rata-rata Skor 4,24 3,28 3,68 3,68 3,60 4,40 4,40 3,28 3,96 4,00 38,52 3,85 Berdasarkan tabel diatas, bila dilihat dari per aspek, terdapat aspek yang paling tinggi yaitu pada aspek cara pemimpin menghadapi masalah dalam perusahan, dengan rata-rata skor 4,03. Kemudian aspek yang paling rendah yaitu aspek perlakuan manajer terhadap karyawan dengan rata-rata skor 3,64. b. Variabel Semangat Kerja Secara keseluruhan hasil dari perhitungan rata-rata total skor variabel semangat kerja dengan skor 4,24 termasuk dalam kategori tinggi. Tabel dari rata-rata pada setiap aspek dan item semangat kerja adalah sebagai berikut :

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 Tabel V.8 Deskripsi Semangat Kerja Karyawan Variabel Semangat Kerja Karyawan Aspek rata-rata Skor Kegairahan Kerja 4,25 Kedisiplinan Kerja 4,23 Ketelitian Kerja 4,24 Kerajinan Kerja 4,24 Total Skor Rata-Rata Rata-rata Total Skor Item 1 4 6 2 3 5 7 8 9 10 Rata-Rata Skor 4,36 4,16 4,24 4,16 4,28 4,28 4,20 4,24 4,16 4,32 42,4 4,24 Berdasarakan tabel diatas, bila dilihat dari per aspek skor aspek kegairahan kerja memiliki rata-rata skor 4,25 yang merupakan aspek tertinggi. Kemudian aspek yang paling rendah yaitu aspek kedisiplinan kerja dengan rata-rata skor 4,23. D. Analisis Regresi 1. Melakukan Uji Normalitas Normalitas dengan menggunakan uji One Sample Kolmogrov Smirnov digunakan untuk mengetahui apakah data berdistribusi normal. Dalam hal ini untuk mengetahui apakah distribusi residul berdistribusi normal jika nilai signifkan lebih besar dari 0,05.

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 Tabel V.9 Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Gaya Kepemimpinan N Semangat Kerja 25 25 Mean 3.8880 4.2400 Std. Deviation .38764 .38514 Absolute .170 .202 Positive .132 .202 Negative -.170 -.147 Kolmogorov-Smirnov Z .851 1.009 Asymp. Sig. (2-tailed) .464 .260 Normal Parameters a Most Extreme Differences a. Test distribution is Normal. Dari output diatas dapat diketahui bahwa nilai signifikan (symp.Sig 2tailed) sebesar 0,464 untuk gaya kepemimpinan dan 0,260 untuk semangat kerja. Karena keduanya signifikansi lebih dari 0,05, maka nilai residual tersebut normal. 2. Membuat Regresi Sederhana Analisis uji regresi sederhana dalam penelitian ini untuk menguji pengaruh persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja karyawan. Hasil uji regresi sederhana persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan terhadap semangat kerja karyawan tampak pada tabel berikut :

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 Tabel V.10 Hasil Uji Regresi Sederhana Coefficients a Standardized Unstandardized Coefficients Model 1 B (Constant) Gaya Kepemimpinan Coefficients Std. Error 2.631 .736 .414 .188 Beta T .416 3.576 .002 2.196 .038 a. Dependent Variable: Semangat Kerja Berdasarkan perhotungan tersebut, diperoleh persamaan regersi sebagi berikut : 3. Pengujian Hipotesis (Uji t) Uji t digunakan untuk menguji pengaruh variabel independen (persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan) terhadap variabel dependen (semangat Kerja karyawan). Langkah-langkah uji t sebagai berikut : a. Menentukan hipotesis: persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan. persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan. b. Menentukan taraf signifikan. Tarif signifikan menggunakan 0,05. T tabel pada α 0,05 sebesar 2,069. Sig.

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 c. Menentukan nilai thitung dengan menggunakan rumus : Nilai thitung untuk persespi karyawan pada gaya kepemimpinan adalah 2,196. d. Pengambilan keputusan : , yang artinya Ho ditolak, Ha diterima jika variabel persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan. yang artinya Ho diterima, Ha ditolak jika variabel persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan. e. Kesimpulan Karena thitung (2,196) > ttabel (2,069) maka Ho ditolak artinya artinya persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan E. Pembahasan Berdasarkan hasil analisis deskripsi, diperoleh nilai rata-rata skor keseluruhan 3,85. Artinya karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari mempresepsikan pemimpin PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari bergaya kepemimpinan laissez fair. Gaya kepemimpinan laissez faire adalah manager melakukan peranannya secara pasif dalam pengambilan keputusan, manager memberikan kebebasan penuh kepada karyawan. Dalam hal ini karyawan merasa bahwa pendapat dan ketrampilan sangat

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 dihargai karena karyawan dituntut untuk mandiri dalam proses pengambilan keputusan sedangkan tugas manajer hanya mengawasi dan memberikan tanggapan untuk membantu karyawan apabila menglami kesulitan. Apabila dilihat dari per aspek, aspek cara pemimpin menghadapi masalah dalam perusahaan memiliki nilai rata-rata skor paling tinggi sebesar 4,03. Karyawan memberikan persepsi yang baik dalam hal cara pemimpin menghadapi masalah dalam perusahaan. Kemudian aspek perlakuan manajer terhadap karyawan memiliki nilai rata-rata skor sebesar 3,64. Persepsi karyawan pada aspek perlakuan manajer terhadap karyawan baik, akan tetapi pada aspek perlakuan manajer terhadap karyawan terdapat item dengan skor terendah yaitu 3,60. Item keenam dengan pernyataan manajer/atasan memberikan penghargaan atas prestasi kerja saudara berupa promosi jabatan/kenaikan gaji berarti manajer perlu meningkatkan perhatiannya terhadap prestasi kerja karyawan. Sebaiknya manajer lebih memperhatikan prestasi kerja karyawan dengan memberikan penghargaan berupa promosi jabatan ataupun kenaikan gaji. Berdasarkan hasil analisis deskripsi untuk variabel semangat kerja karyawan diperoleh rata-rata skor keseluruhan 4,24 yang masuk dalam kategori tinggi. Artinya karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari memiliki semangat kerja yang tinggi. Apabila dilihat dari per aspek, aspek kegairahan kerja memiliki nilai skor rata-rata paling tinggi sebesar 4,25. Artinya karyawan memiliki kegairahan kerja yang tinggi. Kemudian

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 aspek kedisiplinan kerja memiliki nilai rata-rata skor terendah sebesar 4,23. Meskipun aspek kedisiplinan kerja memiliki nilai rata-rata skor terendah akan tetapi aspek kedisiplinan kerja berada dalam kategori tinggi. Artinya aspek kedisiplinan kerja karyawan masih bisa ditingkatkan dengan cara manajer/pimpinan memberikan sangsi apabila ada karyawan yang tidak datang dan pulang kerja tepat waktu sesuai dengan peraturan jam kerja yang ada pada perusahaan. Hasil analisis uji t diperoleh variabel independen persespsi karyawan pada gaya kepemimpinan (X) berpengaruh terhadap variabel dependen semangat kerja (Y). Dengan menggunakan perhitungan uji t diperoleh nilai thitung (2,196) > ttabel (2,069). Dari keterangan uji t dapat disimpulkan bahwa persespi karyawan pada gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap semangat kerja karyawan. Artinya semakin baik persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan maka akan berdampak baik pula terhadap semangat kerja karyawan. Jadi, apabila PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari ingin meningkatkan semangat kerja karyawan, PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari harus mempertahankan persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan.

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB VI KESIMPULAN, SARAN DAN KETERBATASAN A. Kesimpulan Setelah melakukan analisis data dan pembahasan tentang Persepsi Karyawan Pada Gaya Kepemimpinan Terhadap Semangat Kerja Karyawan, maka penulis dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut : 1. Berdasarkan hasil signifikasi uji t, persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan. 2. Gaya kepemimpinan yang di terapkan oleh Pemimpin PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari menurut persepsi karyawan bergaya kepemimpinan laissez fair. 3. Karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari memiliki semangat kerja yang tinggi. B. Saran Dari hasil penelitian, penulis mencoba untuk memberikan saran dengan harapan dapat berguna bagi PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari, yaitu : Pada gaya kepemimpinan, manajer perlu memperhatikan dan meningkatkan aspek cara manajer memperlakukan karyawan. Dalam memperlakukan karyawan, agar karyawan memiliki semangat kerja yang 80

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 tinggi, maka manajer harus meningkatkan perhatian akan prestasi kerja karyawan dengan memberikan penghargaan berupa promosi jabatan ataupun kenaikan gaji sebagai bentuk perlakuan manajer yang baik terhadap karyawan. Pada semangat kerja karyawan, manajer perlu memperhatikan dan meningkatkan aspek kedisiplinan kerja. Untuk itu, sebaiknya manajer dengan tegas memberikan sangsi apabila terdapat karyawan yang tidak datang dan pulang kerja tepat waktu sesuai dengan peraturan jam kerja yang telah ditetapkan perusahaan. C. Keterbatasan Penelitian Penulis menyadari bahwa dalam penelitian masih terdapat keterbatasan, yaitu : 1. Penelitian ini menggunakan sampel karyawan PT. Pos Indonesia Cabang Wonosari, oleh karena itu hasil penelitian ini tidak sepenuhnya dapat disimpulkan dan berlaku pada karyawan lain. 2. Keterbatasan variabel penelitian yang hanya menggunakan faktor persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan sehingga masih banyak faktor lain yang bisa digunakan untuk mengukur semangat kerja karyawan.

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Daftar Pustaka Handoko, T. Hani. 2003. Manajemen. Yogyakarta : BPFE-Yogyakarta Siagian, Sondang P. 1988. Teori dan Praktek Kepemimpinan. Jakarta : Bima Aksara Simamora, Henry. 2004. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta : Edisi Ketiga, STIE YKPN Thoha, Miftah. 2005. Perilaku Organisasin : Konsep Dasar dan Aplikasinya. Jakarta : Edisi Keenam Belas, PT Raja Grafindo Persada Diyanto, Yustinus Kris. 2003. Skripsi : Hubungan Persepsi Karyawan Tentang Gaya Kepemimpinan Dengan Semangat Kerja, Studi Kasus pada PT Mondria Klaten Mariana. 2003. Skripsi : Analisis Hubungan Gaya Kepemimpin Manajer Dengan Semangat, Motivasi, Dan Prestasi Karyawan, , studi kasus PT. Sun Putra Pratama Corporation, Palembang Priyono. Ag. 2007. Skripsi : Analisis Pengaruh Persepsi Karyawan tentang Gaya Kepemimpinan Terhadap Semangat Kerja Karyawan, Studi kasus Centro Billiard dan Lounge Thoha, Miftah. 1988. Kepemimpinan Dalam Manajemen. Jakarta : Rajawali 82

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 Dharma, Agus. 1984. Kepemimpinan Yang Efektif Bagi Para Manajer. Bandung : Sinar Baru Semito, Niti 1996. Manajemen Personalia/Manajemen Sumberdaya Manusia. Jakarta : Ghalia Indonesia Asad, Mohammad. 1982. Kepemimpinan Efektif dalam Perusahaan. Jakarta : Libert Priyatno, Duwi. 2010. Teknik Mudah dan Cepat Melakukan Analisis Data Penelitian dengan SPSS. Yogyakarta. Gava Media http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/06/semangat-kerja-definisi-dan-aspeknya.html www.posindonesia.co.id

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 LAMPIRAN I SURAT KETERANGAN PENELITIAN

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 LAMPIRAN II STRUKTUR ORGANISASI PT. POS INDONESIA ( PERSERO ) KANTOR POS WONOSARIYOGYA 55800 Jl. Brigjend Katamso No. 12 Wonosari 55813, Phone 0274 391129 STRUKTUR ORGANISASI KANTOR POS WONOSARI YOGYA 55800 Sesuai dengan KD.17/DIRUT/0312 tanggal 01 Maret 2012 KEPALA WILAYAH . ACOUNTING REPRSENTATIF IT SUPORT ……………..…………………………………………………………………………. MANAJER CABANG OPERASI Antaran 1 MANAJER SDM MANAJER PELAYANAN LOKET MANAJER AGENPOS MANAJER TEKNOLOGI & SARANA MANAJER KEUANGAN DAN BPM Antaran 2 Antaran 3 1.5 (lima) loket Terpadu 2.Account Executive Kantor Pos Cabang 12 Kpc 1. 2. 3. 4. Kasir Taspen Asabri Adm. SAP- FICO Puri Kirim/ Terima Sopir Pick Up Pos Express… …………… …………… …………… …………… ……

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 LAMPIRAN II REKAP DATA KUESIONER PENELITIAN Data Gaya Kepemimpinan Pernyataan Gaya Kepemimpinan (X) No JML 1 2 3 4 6 7 8 9 10 12 Resp 1 4 5 4 5 5 4 4 4 4 4 43 2 4 2 5 2 1 4 4 2 4 2 30 3 5 3 3 4 3 5 5 3 4 5 40 4 4 4 4 1 2 4 4 1 4 4 32 5 4 3 4 2 2 5 4 3 5 4 36 6 5 2 5 3 3 5 5 3 5 4 40 7 4 2 4 5 5 4 5 1 4 5 39 8 5 3 2 5 4 4 4 4 4 4 39 9 4 4 4 4 4 4 5 5 3 3 40 10 4 4 2 5 4 4 4 4 4 4 39 11 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 39 12 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 38 13 4 4 4 5 4 4 4 3 4 5 41 14 3 4 4 5 3 5 5 3 5 4 41 15 4 3 4 3 3 4 4 3 4 4 36 16 4 4 3 3 3 5 4 4 4 4 38 17 5 3 5 5 5 5 5 5 5 5 48 18 4 2 4 5 5 4 5 1 4 4 38 19 4 3 2 3 4 4 4 4 3 2 33 20 4 3 4 2 3 4 4 4 4 4 36 21 5 4 5 5 4 5 5 3 5 4 45 22 5 3 4 5 4 5 5 3 4 5 43 23 4 3 4 5 4 5 5 3 4 4 41 24 5 2 4 4 4 4 4 4 4 4 39 25 4 4 3 3 3 5 4 4 4 4 38 JML 106 82 92 92 90 110 110 82 99 100 972 RataRata 4,24 3,28 3,68 3,68 3,6 4,40 4,40 3,28 3,96 4,00 38,88 ratarata 4,30 3,00 4,00 3,20 3,60 4,00 3,90 3,90 4,00 3,90 3,90 3,80 4,10 4,10 3,60 3,80 4,80 3,80 3,30 3,60 4,50 4,30 4,10 3,90 3,80 97,20 3,89

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 Data Semangat Kerja Karyawan No Resp 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 JML 1 4 4 4 5 4 5 5 5 5 4 3 4 5 4 4 5 5 5 4 4 4 5 4 3 5 109 Pernyataan Semangat Kerja Karyawan (Y) 2 3 4 5 6 7 8 9 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 4 5 4 4 4 5 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 5 5 4 5 4 5 4 4 3 4 4 3 5 4 5 4 4 4 5 4 4 4 104 107 104 107 106 105 106 104 JML 10 4 40 4 42 4 40 4 41 4 41 4 41 4 41 4 41 5 49 5 41 3 34 4 42 5 50 4 40 4 39 5 44 5 50 4 47 4 40 4 40 5 47 5 43 5 45 4 38 5 44 108 1060 ratarata 4,000 4,200 4,000 4,100 4,100 4,100 4,100 4,100 4,900 4,100 3,400 4,200 5,000 4,000 3,900 4,400 5,000 4,700 4,000 4,000 4,700 4,300 4,500 3,800 4,400 106

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 LAMPIRAN IV PRINT OUT HASIL OLAH DATA KUESIONER PENELITIAN 1. Hasil uji validitas gaya kepemimpinan Hasil uji dengan menguji semua penyataan Correlations Gaya Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Kepemimpin an_1 Pernyataan_1 Pearson Correlation 1.000 an_4 an_5 an_6 an_7 an_8 an_9 an_10 an_11 an_12 an * .162 .175 .194 .191 .255 .255 .031 .194 .005 .313 .426 .695 .439 .402 .353 .360 .219 .219 .884 .353 .982 .128 .034 25.000 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 Pearson Correlation .082 1.000 .319 .143 -.121 .079 .181 .068 .381 ** .152 .074 .481 Sig. (2-tailed) .695 .120 .495 .565 .706 .385 .747 .060 .007 .469 .724 .015 N N Pernyataan_3 an_3 .082 Sig. (2-tailed) Pernyataan_2 an_2 .526 * 25 25.000 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 Pearson Correlation .162 .319 1.000 -.070 -.003 -.141 .282 .458 * .241 .500 * .274 .115 .483 Sig. (2-tailed) .439 .120 .740 .987 .501 .172 .021 .247 .011 .185 .583 .015 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 N 25.000 *

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 Pernyataan_4 ** .081 .486 * .017 .087 .024 .442 .913 .000 .701 .014 .937 .679 .911 .027 .000 25.000 25 25 25 25 25 25 25 25 25 -.003 .023 1.000 .253 -.190 -.032 -.039 -.205 -.170 .311 .157 .565 .987 .913 .221 .363 .880 .852 .326 .415 .130 .453 25 25 25 25 25.000 25 25 25 25 25 25 25 25 Pearson Correlation .191 .079 -.141 ** .253 1.000 -.167 .333 .011 -.143 -.085 .382 Sig. (2-tailed) .360 .706 .501 .000 .221 .426 .103 .957 .497 .687 .060 .005 25 25 25 25 25 25.000 25 25 25 25 25 25 25 Pearson Correlation .255 .181 .282 .081 -.190 -.167 1.000 .500 * .207 ** .291 .327 .463 Sig. (2-tailed) .219 .385 .172 .701 .363 .426 .011 .322 .001 .159 .110 .020 25 25 25 25 25 25 25.000 25 25 25 25 25 25 Pearson Correlation .255 .068 .458 * -.032 .333 .500 * 1.000 .322 .285 .291 .327 Sig. (2-tailed) .219 .747 .021 .014 .880 .103 .011 .117 .167 .159 .110 .000 25 25 25 25 25 25 25 25.000 25 25 25 25 25 Pearson Correlation .031 .381 .241 .017 -.039 .011 .207 .322 1.000 .397 * .127 .075 .428 Sig. (2-tailed) .884 .060 .247 .937 .852 .957 .322 .117 .049 .546 .721 .033 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 Pearson Correlation .175 .143 -.070 Sig. (2-tailed) .402 .495 .740 25 25 25 Pearson Correlation .194 -.121 Sig. (2-tailed) .353 N Pernyataan_5 N Pernyataan_6 N Pernyataan_7 N Pernyataan_8 N Pernyataan_9 N * 1.000 .803 .486 .023 .803 25.000 .602 * .655 .547 .710 ** ** * ** *

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 Pernyataan_10 * .087 -.205 -.143 ** .285 .397 .007 .011 .679 .326 .497 .001 .167 .049 25 25 25 25 25 25 25 25 25 Pearson Correlation .005 .152 .274 .024 -.170 -.085 .291 .291 Sig. (2-tailed) .982 .469 .185 .911 .415 .687 .159 25 25 25 25 25 25 Pearson Correlation .313 .074 .115 .442 * .311 Sig. (2-tailed) .128 .724 .583 .027 25 25 25 Pearson Correlation .194 Sig. (2-tailed) .353 N Pernyataan_11 N Pernyataan_12 N * .526 ** * * * * .415 .159 .039 .002 25.000 25 25 25 .127 .290 1.000 .000 .331 .159 .546 .159 1.000 .107 25 25 25 25 25.000 25 25 .382 .327 .327 .075 .415 * .000 1.000 .130 .060 .110 .110 .721 .039 1.000 25 25 25 25 25 25 25 25 ** .157 ** .331 ** * ** .428 * .590 25 ** 1.000 Sig. (2-tailed) .034 .015 .015 .000 .453 .005 .020 .000 .033 .002 .107 .001 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 tailed). .710 ** 25.000 Kepemimpinan **. Correlation is significant at the 0.01 level (2- .463 .634 .001 .426 tailed). .547 .590 ** .290 .655 1.000 Pearson Correlation *. Correlation is significant at the 0.05 level (2- .483 .602 Gaya N .481 .500 .634 25.000

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 Hasil uji dengan menghilangkan pernyataan 5 dan 11 dengan tujuan memperoleh data yang valid Correlations Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata Pernyata an_1 Pernyataan_1 Pearson Correlation 1.000 Sig. (2-tailed) N Pernyataan_2 Pearson Correlation .082 Sig. (2-tailed) .695 N Pernyataan_3 25 an_3 an_6 an_7 an_8 an_9 an_10 an_12 Kepemimpinan * .162 .175 .191 .255 .255 .031 .194 .313 .426 .695 .439 .402 .360 .219 .219 .884 .353 .128 .034 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 ** .074 .481 1.000 25.000 .162 .319 Sig. (2-tailed) .439 .120 25 25 .143 .079 .181 .068 .381 .120 .495 .706 .385 .747 .060 .007 .724 .015 25 25 25 25 25 25 25 25 25 * .241 .500 * .115 .483 1.000 25.000 .175 .143 -.070 Sig. (2-tailed) .402 .495 .740 25 25 25 .526 * .319 Pearson Correlation N an_4 .082 Pearson Correlation N Pernyataan_4 25.000 an_2 Gaya * -.070 -.141 .282 .458 .740 .501 .172 .021 .247 .011 .583 .015 25 25 25 25 25 25 25 25 1.000 ** .081 .486 * .017 .087 .442 * .000 .701 .014 .937 .679 .027 .000 25 25 25 25 25 25 25 25.000 .803 .655 **

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92 Pernyataan_6 .191 .079 -.141 Sig. (2-tailed) .360 .706 .501 .000 25 25 25 25 Pernyataan_7 Pearson Correlation .255 .181 .282 Sig. (2-tailed) .219 .385 .333 .011 -.143 .382 .426 .103 .957 .497 .060 .005 25.000 25 25 25 25 25 25 .081 -.167 1.000 .500 * .207 ** .327 .463 .172 .701 .426 .011 .322 .001 .110 .020 25 25 25 25 25 25.000 25 25 25 25 25 Pearson Correlation .255 .068 .458 * .333 .500 * 1.000 .322 .285 .327 Sig. (2-tailed) .219 .747 .021 .014 .103 .011 .117 .167 .110 .000 25 25 25 25 25 25 25.000 25 25 25 25 Pearson Correlation .031 .381 .241 .017 .011 .207 .322 1.000 .397 * .075 .428 Sig. (2-tailed) .884 .060 .247 .937 .957 .322 .117 .049 .721 .033 25 25 25 25 25 25 25 25.000 25 25 25 * .087 -.143 ** .285 .397 * 1.000 .415 N Pernyataan_8 N Pernyataan_9 N Pernyataan_10 Pernyataan_12 ** .194 Sig. (2-tailed) .353 .007 .011 .679 .497 .001 .167 .049 25 25 25 25 25 25 25 25 Pearson Correlation .313 .074 .115 .442 * .382 .327 .327 .075 .415 Sig. (2-tailed) .128 .724 .583 .027 .060 .110 .110 .721 .039 25 25 25 25 25 25 25 25 25 N .500 .486 .602 .602 Pearson Correlation N .526 * 1.000 * .547 ** -.167 N .803 ** Pearson Correlation .710 .590 * ** * ** .039 .002 25.000 25 25 * 1.000 .634 ** .001 25.000 25

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 * .483 * .655 ** .547 ** .463 * .710 ** .428 * .590 ** .634 ** Pearson Correlation .426 Kepemimpinan Sig. (2-tailed) .034 .015 .015 .000 .005 .020 .000 .033 .002 .001 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 N .481 * Gaya 1.000 25.000 *. Correlation is significant at the 0.05 level (2tailed). **. Correlation is significant at the 0.01 level (2tailed). 2. Uji Validitas Semangat Kerja Correlations pernyata pernyata pernyata pernyata pernyata pernyata pernyata pernyata pernyata pernyata Semangat an_1 pernyataan_1 Pearson Correlation an_2 pernyataan_2 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N an_4 ** .211 .000 25.000 ** 1.000 Sig. (2-tailed) N an_3 .656 an_6 ** .354 .311 .006 25 25 25 1.000 .473 .656 .000 25 an_5 25.000 * .538 .592 ** an_7 an_8 an_9 an_10 Kerja ** .287 .126 .216 .483 .083 .001 .163 .549 .300 .014 .001 25 25 25 25 25 25 25 ** .331 ** .376 .473 * .605 .869 .525 .638 * ** .634 .809 ** ** .017 .002 .017 .000 .106 .007 .064 .001 .000 25 25 25 25 25 25 25 25 25

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 94 pernyataan_3 .211 .473 Sig. (2-tailed) .311 .017 25 25 N pernyataan_4 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) ** .571 ** 25 25 25 25 25 25 25 * 1.000 .473 .000 25 25 25 25 .405 .403 * * .801 ** .725 ** ** .694 ** .638 ** .906 ** .007 .000 .001 .000 25.000 25 25 25 25 25 25 25 ** 1.000 .801 .725 ** .577 ** .554 ** .614 ** .807 ** .001 .000 25.000 25 25 25 25 25 25 ** 1.000 .446 .577 25 25 25 Pearson Correlation .287 .331 .473 Sig. (2-tailed) .163 .106 .017 .000 .000 .025 25 25 25 25 25 25 ** ** .004 25 .525 .693 .000 25 ** ** .000 .003 .783 .655 .003 .000 * .525 .000 .045 .484 ** .000 .000 * .783 .000 .001 .655 .693 ** ** * .651 ** .513 ** .727 ** .882 ** .025 .000 .009 .000 .000 25.000 25 25 25 25 25 * 1.000 .344 .446 .651 .564 ** .509 ** .714 ** .092 .003 .009 .000 25.000 25 25 25 25 ** .344 1.000 .413 * .357 .040 .080 .000 25 25 25 Pearson Correlation .126 Sig. (2-tailed) .549 .007 .014 .007 .000 .000 .092 25 25 25 25 25 25 25 N .124 25 .045 ** .362 25.000 .017 .525 * .003 .083 N .484 .554 Sig. (2-tailed) ** * .076 .473 .869 .473 .014 .354 ** * .017 Pearson Correlation .605 .403 .045 25 Pearson Correlation * .045 25 * .405 .017 25 N pernyataan_8 .592 * .017 Sig. (2-tailed) pernyataan_7 ** .473 .002 N pernyataan_6 .538 1.000 .006 N pernyataan_5 * Pearson Correlation 25.000 .660 **

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95 pernyataan_9 pernyataan_10 .300 .064 .076 .000 .004 .009 .003 .040 25 25 25 25 25 25 25 25 ** .124 ** .357 ** ** 25 ** 1.000 .554 .001 .001 .000 .009 .080 .002 25 25 25 25 25 25 25 25 25 Sig. (2-tailed) N ** .571 ** .906 ** .807 ** .882 ** .714 ** .660 ** .589 .696 ** .773 ** .000 25.000 25 ** 1.000 .773 .001 .000 .003 .000 .000 .000 .000 .000 .000 .000 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). ** 25 .001 .809 .696 25.000 .014 ** .509 ** .000 Sig. (2-tailed) .634 .727 .589 .002 .483 Pearson Correlation .614 1.000 Pearson Correlation N Semangat Kerja ** .413 * Sig. (2-tailed) .638 .564 ** .362 .638 .513 ** .376 * .554 ** .216 N .694 ** Pearson Correlation *. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed). 25.000

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 96 Hasil Uji Reliabilitas 1. Gaya Kepemimpinan Reliability Statistics Cronbach's Alpha Part 1 Value N of Items Part 2 .525 6.000 Value N of Items Total N of Items a .525 6.000 b 12.000 Correlation Between Forms .607 Spearman-Brown Coefficient Equal Length .755 Unequal Length .755 Guttman Split-Half Coefficient .732 a. The items are: Pernyataan_1, Pernyataan_2, Pernyataan_3, Pernyataan_4, Pernyataan_6, Pernyataan_7. b. The items are: Pernyataan_8, Pernyataan_9, Pernyataan_10, Pernyataan_11, Pernyataan_12, Pernyataan_5. 2. Semangat Kerja Karyawan Reliability Statistics Cronbach's Alpha Part 1 Value N of Items Part 2 Value N of Items Total N of Items .829 5.000 a .841 5.000 b 10.000 Correlation Between Forms .837 Spearman-Brown Coefficient Equal Length .911 Unequal Length Guttman Split-Half Coefficient .911 .911

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97 a. The items are: pernyataan_1, pernyataan_2, pernyataan_3, pernyataan_4, pernyataan_5. b. The items are: pernyataan_6, pernyataan_7, pernyataan_8, pernyataan_9, pernyataan_10. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Gaya Kepemimpinan N Semangat Kerja 25 25 Mean 3.8880 4.2400 Std. Deviation .38764 .38514 Absolute .170 .202 Positive .132 .202 Negative -.170 -.147 Kolmogorov-Smirnov Z .851 1.009 Asymp. Sig. (2-tailed) .464 .260 Normal Parameters a Most Extreme Differences a. Test distribution is Normal.

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98 Analisis Regresi Sederhana Regression b Model Summary Model R 1 .416 Adjusted R Std. Error of the Square Estimate R Square a .173 .137 .35769 a. Predictors: (Constant), Gaya Kepemimpinan b. Dependent Variable: Semangat Kerja Coefficients a Standardized Unstandardized Coefficients Model 1 B (Constant) Gaya Kepemimpinan Coefficients Std. Error Beta 2.631 .736 .414 .188 T .416 3.576 .002 2.196 .038 a. Dependent Variable: Semangat Kerja Residuals Statistics Minimum Predicted Value Maximum a Mean Std. Deviation N 3.8726 4.6173 4.2400 .16037 25 -.84496 .67229 .00000 .35016 25 Std. Predicted Value -2.291 2.353 .000 1.000 25 Std. Residual -2.362 1.880 .000 .979 25 Residual a. Dependent Variable: Semangat Kerja Sig.

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99 Charts

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 100 LAMPIRAN V KUESIONER Nama : Umur : Jenis Kelamin : Pendidikan : Dibawah ini terdapat beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan Persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan manajer terhadap Semangat kerja karyawan. Saudara-saudari dimohon untuk memilih salah satu dari setiap jawaban yang ada dari masing-masing pertanyaan yang diminta, dengan memberi tanda silang (X) pada jawaban yang tersedia pada kolom jawaban di bawah ini. Adapun arti singkat dari jawaban sebagai berikut : SS = Sangat Setuju R = Ragu-ragu S = Setuju TS = Tidak Setuju STS = Sangat Tidak Setuju KUESIONER YANG BERHUBUNGAN DENGAN GAYA KEPEMIMPINAN No. PERNYATAAN A. Cara manajer dalam pengambilan keputusan 1. Manajer/atasan mendengarkan pendapat dan masukan dari saudara dalam rangka pengambilan keputusan yang berhubungan dengan tugas saudara. 2. Manajer/atasan tidak secara terbuka membicarakan masalah yang terjadi di perusahaan. SS S R TS STS

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 101 3. Manajer/atasan mengijinkan saudara untuk turut serta dalam pembuatan keputusan. B. Cara manajer memperlakukan karyawan 4. Manajer/atasan memperhatikan SS S R TS STS SS S R TS STS kesejahteraan karyawan dengan memberikan gaji yang sesuai dengan apa yang saudara sumbangkan pada perusahaan. 5. Manajer/atasan mendengarkan dan memperhatikan masukan dari saudara baik mengenai pekerjaan maupun fasilitas yang disediakan oleh perusahaan. 6. Manajer/atasan memberikan penghargaan atas prestasi kerja saudara berupa promosi jabatan/kenaikan gaji. C. Cara manajer menghadapi masalah dalam perusahaan 7. Manajer/atasan bersedia membantu saudara menghadapi permasalahan yang berhubungan dengan pekerjaan saudara. 8. Manajer/atasan memperhatikan keselamatan kerja karyawan. 9. Apabila terjadi konflik dengan karyawan, Manajer tidak melibatkan saudara dalam mencari jalan terbaik

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 102 D. Hubungan Manajer dengan Karyawan 10. Manajer/atasan selalu peduli, apabila SS S R TS STS R TS STS saudara mengalami kesulitan dalam pekerjaan saudara. 11. Manajer/atasan memberikan perhatian yang lebih pada karyawan yang sakit. 12, Manajer / atasan bersikap ramah dan selalu berupaya menyapa saudara. KUESIONER YANG BERHUBUNGAN DENGAN SEMANGAT KERJA E. Kuesioner yang berhubungan semangat kerja 1. Saudara selalu serius dalam bekerja. 2. Saudara datang bekerja dan pulang tepat pada waktunya. 3. Apabila saudara melanggar tatatertib perusahaan maka saudara mau menerima teguran dari atasan. 4. Saudara berusaha mengerjakan pekerjaan saudara supaya lebih baik dibandingkan teman saudara. 5. Saudara menggunakan peralatan sesuai dengan fungsi dan kegunaannya. 6. Saudara selalu memperhatikan kebersihan tempat kerja saudara. 7. Saudara berusaha menyelesaikan pekerjaan sebelum batas waktu yang telah ditentukan. SS S

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 103 8. Bila ada kerusakan pada peralatan kerja, saudara berusaha memperbaiki atau melaporkan pada atasan. 9. Saudara tetap menyelesaikan pekerjaan dulu walaupun waktu untuk bekerja telah habis. 10. Saudara melakukan pekerjaan dengan sungguhsungguh dan tekun.

(123)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengaruh persepsi karyawan pada lingkungan kerja non fisik terhadap semangat kerja (studi kasus pada karyawan restoran Washoku Sato, Cabang M.O.I. Jakarta).
2
6
127
Pengaruh lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja karyawan : studi kasus pada karyawan Pabrik Roti Hoya Pekanbaru, Riau.
2
17
171
Pengaruh persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan Manajer terhadap kinerja karyawan : studi kasus PT. Alam Mulya Sari Yogyakarta.
1
3
98
Pengaruh budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan : studi kasus pada karyawan PT. Sumatera Makmur Lestari Cabang Sintang, Kalimantan Barat.
1
5
140
Pengaruh persepsi karyawan pada lingkungan kerja fisik dan non fisik terhadap semangat kerja studi kasus pada karyawan SP Aluminium Yogyakarta.
0
0
137
Pengaruh gaya kepemimpinan dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan : studi kasus pada PT. Sarihusada Generasi Mahardhika.
0
1
134
Pengaruh persepsi karyawan pada lingkungan kerja terhadap semangat kerja karyawan : studi kasus pada Rumah Sakit Secanti Gisting, Lampung.
0
0
132
Pengaruh lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja karyawan studi kasus pada karyawan Pabrik Roti Hoya Pekanbaru, Riau
0
4
169
Pengaruh persepsi karyawan mengenai gaya kepemimpinan manajer terhadap prestasi kerja karyawan : studi kasus karyawan bagian produksi Pertenunan Santa Maria Boro.
1
2
125
Pengaruh gaya kepemimpinan dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan studi kasus pada PT. Sarihusada Generasi Mahardhika
4
8
132
Pengaruh persepsi karyawan pada lingkungan kerja terhadap semangat kerja karyawan studi kasus pada Rumah Sakit Secanti Gisting, Lampung
0
0
130
Pengaruh motivasi terhadap semangat kerja karyawan : studi kasus karyawan restoran Boyong Kalegan, Sleman, DIY - USD Repository
0
1
94
Pengaruh motivasi terhadap semangat kerja karyawan : studi kasus karyawan restoran Boyong Kalegan, Sleman, DIY - USD Repository
0
0
94
Pengaruh gaya kepemimpinan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan : studi kasus pada karyawan PT. BPR Arta Agung Yogyakarta - USD Repository
0
0
100
Pengaruh persepsi karyawan pada gaya kepemimpinan manajer terhadap kepuasan kerja karyawan : Studi kasus pada karyawan tetap bagian SDM dan umum PT. Madubaru Yogyakarta - USD Repository
0
0
97
Show more