Deskripsi gaya belajar mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan Dan Konseling Universitas Sanata Dharma tahun akademik 2013/2014 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan belajar - USD Repository

Gratis

0
0
99
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DESKRIPSI GAYA BELAJAR MAHASISWA ANGKATAN 2012 PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS SANATA DHARMATAHUN AKADEMIK 2013/2014 DAN IMPLIKASINYA TERHADAPUSULAN TOPIK-TOPIK BIMBINGAN BELAJAR SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Oleh : Krista Br Ginting Nim: 101114005 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DESKRIPSI GAYA BELAJAR MAHASISWA ANGKATAN 2012 PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS SANATA DHARMATAHUN AKADEMIK 2013/2014 DAN IMPLIKASINYA TERHADAPUSULAN TOPIK-TOPIK BIMBINGAN BELAJAR SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Oleh : Krista Br Ginting Nim: 101114005 PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI SI iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO DAN PERSEMBAHAN Motto: “Hendaklah Kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik” ( Roma 12: 9) Kupersembahkan karya ini untuk:  Tuhan Yesus yang selalu menjaga dan melindungiku dan memberiku kekuatan  Bapak Ksatria Ginting & Mamak Arlin Br Taringan yang tercinta  Kakak Paskawati Br Ginting & Kakak Asa Rehulina Br Ginting yang Tercinta  Abangku Junedy Tarigan dan Surya Dinata Sinulingga yang Tercinta  Adikku Desvina Br Ginting, Yedija Isakkar Ginting yang Tercinta  Sahabat-sahabatku terkasih  Almamaterku yang tercinta Universitas Sanata Dharma. iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka sebagaimana layaknya karya ilmiah Yogyakarta, 18 Agustus 2014 Penulis Krista Br Ginting v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta : Nama : Krista Br Ginting NIM : 101114005 Demi perkembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, karya ilmiah saya yang berjudul: DESKRIPSI GAYA BELAJAR MAHASISWA ANGKATAN 2012 PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS SANATA DHARMA TAHUN AKADEMIK 2013/2014DAN IMPLIKASINYA TERHADAP USULAN TOPIK-TOPIK BIMBINGAN BELAJAR, beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan demikian, saya memberikan kepada Universitas Sanata Dharma Yogyakarta hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengolahnya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk keperluan akademis tanpa perlu meminta ijin maupun memberi royalti kepada saya, selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal : 18 Agustus 2014 Yang menyatakan, Krista Br Ginting vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK DESKRIPSI GAYA BELAJAR MAHASISWA ANGKATAN 2012 PRODI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS SANATA DHARMA TAHUN AKADEMIK 2013/2014 DAN IMPLIKASINYA TERHADAP USULAN TOPIK-TOPIK BIMBINGAN BELAJAR Krista Br Ginting Universitas Sanata Dharma 2014 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya belajar yang dimiliki mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Santa Dharma Tahun Akademik 2013/2014 dan usulan topik-topik bimbingan belajar yang sesuai untuk para mahasiswa ini. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Tahun Akademik 2013/2014 yang berjumlah 66 orang. Alat pengumpul data yang digunakan adalah kuesioner gaya belajar yang disusun oleh Riechmann-Grasha yang diadaptasikan oleh peneliti. Kuesioner gaya belajar ini terdiri dari 60 item. Dimensi didalam penelitian gaya belajar ini adalah independent, avoidant, collaborative, dependent, competitive, dan participant. Teknik pengujian reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach dan diperoleh hasil koefisiensi reliabilitas adalah 0,785. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar mahasiswa dalam kategori sangat tinggi adalah independent 53%, avoidant 12%, collaborative 62%, dependent 68%, competitive 23%,dan participant 67%. Gaya belajar mahasiswa dalam dalam kategori tinggi adalah independent 53%, avoidant 12%, collaborative 62%, dependent 68%, competitive 23%,dan participant 67%. Gaya belajar mahasiswa dalam kategori sedang adalah independant 28%, avoidant 50%, collaborative 8%, dependent 26%, competitive 39%, dan participant 15%. Gaya belajar mahasiswa dalam kategori rendah adalah independent 0%, avoidant 33%, collaborative 0%, dependent 0%, competitive24% dan participant 0%. Gaya belajar mahasiswa dalam kategori sangat rendah adalah independent 0%, avoidant3%, collaborative 0%, dependent 0%, competitive 0%, dan participant 0%. Berdasarkan paparan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian mahasiswa telah memiliki gaya belajar independent, collaborative, dependent, competitive, participant yang tinggi dan hanya sebagian kecil mahasiswa memiliki gaya belajar yang avoidant tinggi. Berdasarkan analisis item, peneliti mengusulkan topik-topik bimbingan belajar berdasarkan item gaya belajar dependent, competitive dan avoidant dalam kategori tinggi. Usulan topik-topik bimbingan belajar yaitu kemandirian belajar, berpikir menang-menang dalam belajar, dan motivasi belajar. vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABTRACT THE DESCRIPTION OFLEARNINGSTYLESOF 2012 STUDENTS GUIDANCEANDCOUNSELINGSTUDY PROGRAM AT SANATA DHARMA UNIVERSITY2013/2014ACADEMIC YEAR ANDIMPLICATIONSTO THETOPICSOF STUDY GUIDANCE Krista Br Ginting Sanata Dharma University 2014 This research aims to know the learning styles of 2012 students Guidance and Counselling studi program, at Santa Dharma University 2013/2014 academic Year and implikcations to the Topics Study Guidance in. This research is descriptive quantitative research. The subject is 2012 students Guidance and Counselling study program at Sanata Dharma University 2013/2014 academic year consist of 66 people. The data collecting tool used is a learning style scale questionnaire compiled by Riechmann-Grasha adopted by researcher. This learning style questionnaire items consisted of 60 items. The dimensions in this learning style research is independent, dependent, avoidant, collaborative, competitive, and participant. The technique of reliability testing using Alpha Cronbach formula and results of reliability coefficient is 0.785. The result shows that the learning style of students in the category of very high is independent 53%, avoidant 12%, collaborative 62%, dependent 68%, competitive 23%, and participant 67%. The learning style of students in the category of high is the independent 53%, avoidant 12%, collaborative 62%, dependent 68%, competitive 23%, and participant 67%. The learning style of students in the category of moderate is independant 28%, avoidant 50%, collaborative 8%, dependent 26%, competitive 39%, and participant 15%. The learning style of students in the category of low is independent 0%, avoidant 33%, collaborative 0%, dependent 0%, competitive24% and participant 0%. The learning style of students in the category of very low is independent 0%, avoidant 3%, collaborative 0%, dependent 0%, competitive 0%, and participant 0%.Based on exposure to this research,it can be concluded that some student‟s learning style is independent, collaborative, dependent, competitive, participant in the category of high and only a small part of a student is having the style of learning which is avoidant in the category of high. Based on the analysis items, the researcher proposed topics of study guidance based on an item learning style of dependent, competitive and avoidant in the category of high.The proposed topics guidance study is independent learning, thinking win-win in learning, and motivation to learn. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur peneliti hanturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya yang selalu memberikan kekuatan, kesehatan, semangat, serta pendampingan yang luar biasa dalam penyelesaian penulisan skripsi ini, sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi ini dengan baik dan lancar tanpa hambatan. Skripsi ini ditulis dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk memproleh gelar sarjana pendidikan dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Santa Dharma. Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa ada bantuan, dukungan, dan dampingan dari banyak pihak. Oleh karena itu, dengan ketulusan hati penulis menyampaikan banyak terimakasih khususnya kepada: 1. Bapak Rohandi, Ph.D. selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Santa Dharma. 2. Bapak Dr. Gendon Barus, M.Si., selaku Kepala Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Santa Dharma dan yang bersedia member ijin untuk melakukan penelitan. 3. Ibu A. Setyandari, S.Pd, S.Psi, M.A selaku dosen pembimbing yang selalu sabar meluangkan waktu, memberikan motivasi, mendampingin dan memberikan ide-ide kepada penulis dalam proses penulisan skripsi. 4. Ibu Hayu Purbaning Tyas, M.Pd yang member ijin untuk peneliti dan membantu proses penelitian. ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5. Mahasiswa angkatan 2012 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Santa Dharma Tahun Akademik 2013/2014 atas bantuan dan kerjasamanya sebagai responden dalam melaksanakan penelitian. 6. Para dosen Program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma yang telah banyak memberi bantuan kepada penulis selama menempuh studi. 7. Bapak Ksatria Ginting dan Mamak Arlin Br Tariganyang selalu memberikan dukungan dan semangat kepada penulis selama menempuh studi. 8. Kakakku Paskawati Br Ginting, Asa Rehulina Br Ginting, abangku Junedy Tarigan dan abangku Surya Dinata Sinulingga yang telah memberikan dukungan, doa, materi, semangat dan kasih sayang. 9. Adik-adikku, Desvina Br Ginting dan Yedija Isakkar Ginting serta keponakan-keponakanku Yopita Gratia Br Tarigan, Gravilla Br Tarigan dan Alvaro Jevayona Sinulingga yang selalu memberikan semangat dalam menulis skripsi. 10. Kakakku Esma dan abangku Juliatar serta keponakanku Amsal, Juventus, Lita, dan Rikky yang memberikan semangat dan dukungan dalam menulis skripsi. 11. Kekasih Persadanta Barus yang sabar dalam mendampingi dan mendukung peneliti dalam proses penulisan skripsi. x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12. Sahabat-sahabatku, Mika, Wina, Etha, Yuven, Rio dan Eva yang selalu setia menemani, membantu dan bertukar pikiran dalam menyelesaikan penyusunan skripsi. 13. Teman-teman di kost Amanda, Wila, Nina, Ririn, Bertha dan Tata. 14. Adikku Yehuda Asep Joko Widodo yang selalu memberi semangat, motivasi ketika peneliti mulai malas dan tidak bersemangat 15. Teman-teman Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma 2010 tanpa terkecuali. 16. Semua pihak yang telah membantu dalam proses penyusunan skripsi ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Akhirnya, penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi pembaca yang berminat terhadap Bimbingan dan Konseling. Penulis xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL............................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ..................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ................................................................. iii MOTTO DAN PERSEMBAHAN .......................................................... iv LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ................................ v PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ................................... vi ABSTRAK .............................................................................................. vii ABSTRACT .............................................................................................. viii KATA PENGANTAR ............................................................................ ix DAFTAR ISI ........................................................................................... xii DAFTAR TABEL ................................................................................... xv DAFTAR GRAFIK ................................................................................. xvi DAFTAR LAMPIRAN .......................................................................... xvii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ........................................................ 1 B. Rumusan Masalah ................................................................. 3 C. Tujuan Penelitian .................................................................. 4 D. Manfaat Penelitian ................................................................ 4 E. Definisi Operasional.............................................................. 5 BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Gaya Belajar .......................................................................... 7 1. Pengertian Belajar ........................................................... 7 2. Gaya Belajar .................................................................... 13 B. Jenis-jenis Gaya Belajar ........................................................ 13 C. Dimensi Gaya Belajar ........................................................... 19 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI D. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Gaya Belajar ................. 22 E. Pentingnya Mengetahui Gaya Belajar Tiap Individu ............ 23 F. Bimbingan Belajar ................................................................ 24 G. Mahasiswa Angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma ................................................... 26 1. Program Studi Bimbingan dan Konseling ...................... 26 2. Mahasiswa Angkatan 2012 ............................................. 27 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian ...................................................................... 28 B. Subjek Penelitian................................................................... 29 C. Instrumen Penelitian.............................................................. 29 1. Kuesioner ....................................................................... 29 2. Komponen Grasha-Reichmann Student Learning Style Scale ............................................................................... 30 D. Validitas dan Reliabilitas ...................................................... 31 1. Validitas ......................................................................... 31 2. Reliabilitas kuesioner ..................................................... 33 E. Analisis Data ......................................................................... 34 1. Menentukan skor dan pengolahan data ........................... 35 2. Menentukan kategori ....................................................... 35 3. Menentukan usulan topic-topik bimbingan belajar ......... 36 F. Prosedur Pengumpulan Data ................................................. 36 BAB IV HASIL PENELITIAN. PEMBAHASAN, DAN USULAN TOPIKTOPIK BIMBINGAN BELAJAR A. Hasil Penelitian ..................................................................... 38 B. PembahasanHasil Penelitian ................................................. 42 C. Usulan Topik-topik Bimbingan............................................. 47 xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V PENUTUP A. Kesimpulan ........................................................................... 52 B. Saran ...................................................................................... 53 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................ 55 LAMPIRAN .......................................................................................... xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 1: Komponen Grasha-Reichmann Student Learning Style Scale . 31 Tabel 2: Item-item yang tidak Direvisi dan Item-item yang Direvisi .... 33 Tabel 3: Kriteria Guilford ....................................................................... 34 Tabel 4: Norma Kategorisasi Gaya Belajar ........................................... 36 Tabel 5: Kategorisasi Gaya Belajar Mahasiswa Angkatan2012 ............. 39 Tabel 6: Kategorisasi Skor Item Gaya Belajar Mahasiswa Angkatan 2012 ......................................................................................... 41 Tabel 7: Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Mahasiswa Angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Tahun Akademik 2013/2014 .................................... xv 50

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR GRAFIK Grafik 1: Kecenderungan Gaya Belajar Mahasiswa Angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Tahun Akademik 2013/2014 ................................................................... xvi 39

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1: Kuesioner Gaya Belajar Grasha-ReichmannStudent Learning Style Scale ............................................................................... 58 Lampiran 2 : Kuesioner Gaya Belajar ..................................................... 60 Lampiran 3 : Tabulasi Data Uji Coba Kuesioner .................................... 66 Lampiran 4 : Tabulasi Data Penelitian .................................................... 69 Lampiran 5 : Hasil Perhitungan Validitas Kuesioner ............................. 75 Lampiran 6: Hasil Perhitungan Reliabilitas ............................................ 81 Lampiran 7: Surat Ijin Uji Coba/Penelitian ............................................ 82 xvii

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN Bab ini diuraikan secara berturut-turut latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan definisi operasional. A. Latar Belakang Masalah Tidak Semua orang punya kesempatan untuk menikmati bangku kuliah. Muhammad Nuh (menteri Pendidikan) pada tahun 2011, mengungkapkan bahwa sebesar 23 persen lulusan SLTA (Sekolah Lanjutan Atas) yang punya kesempatan untuk menikmati bangku kuliah sedangkan 77 persen lulusan SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas) belum punya kesempatan menikmati bangku kuliah. Hal ini tidak sebanding dengan jumlah penduduk Indonesia 250jiwa. Sebelum memasuki perkuliahan mahasiswa baru akan mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh setiap perguruan tinggi. Universitas Sanata Dharma misalnya, setiap tahun akan menyelenggarakan inisiasi yang lebih sering di sebut dengan INSADA (Inisiasi Sanata Dharma). Kegiatan yang diperuntukan bagi para mahasiswa baru ini menjadi kesempatan untuk mengenal dan mendalami hal-hal yang ada dan harus diketahui oleh mahasiswa baru di Universitas Sanata Dharma. Kegiatan ini menjadi semacam „kula nuwun‟ antara pihak USD sebagai pemilik rumah dan pihak para mahasiswa baru sebagai penghuni baru di USD yang tidak hanya menjadi mahasiswa saja, tetapi saudara, teman dan keluarga baru dalam USD. Kesempatan para mahasiswa baru ini 1

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 dimanfaatkan pengenalan rektorat, struktur organisasi mahasiswa (BEMU dan DPMU USD), menjalin keakraban bagi teman-teman se-mahasiswa baru, pendalaman pedagogis Santo Ignatius dan nilai-nilai Driyarkara dalam 3C (Competence, Conscience dan Compassion). Mahasiswa walaupun sudah mengikuti perkuliahan sebagian terancam gagal melanjutkan kuliah. Mahasiswa terancam gagal melanjutkan perkuliahan karena mahasiswa belum mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan perkuliahan dan cara belajar di Perguruan Tinggi. Di Perguruan tinggi berbeda cara belajarnya dengan SMA. Di Perguruan Tinggi mahasiswa dituntut untuk aktif belajar. Mahasiswa yang berada disemester 4 di Universitas Sanata Dharma akan menghadapi sisip program. Peraturan akademik Universitas Sanata Dharma pada tahun 2010 dituliskan bahwamahasiswa dapat melanjutkan studinya apabila pada akhir semester 4 dapat mencapai sekurang-kurangnya 50 satuan kredit dengan IPK sekurang-kurangnya 2,00 dan jumlah nilai D maksimal 15% dari 50 satuan kredit. Oleh karena itu mahasiswa harus meningkatkan prestasi belajarnya. Prestasibelajar mahasiswa dipengaruhi oleh cara belajar mahasiswa didalam memahami materi perkuliahan. Cara belajar mahasiswa inilah yang disebut dengan gaya belajar. Gaya belajar merupakan cara yang sifatnya individual untuk memperoleh dan menyerap informasi dari lingkungannya, termasuk lingkungan belajar (Kolb, dalam Gufron. 2010). Gaya belajar penting diketahui oleh mahasiswa angkatan

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma untuk mempermudah mahasiswa didalam memahami materi kuliah dan meningkatkan prestasi belajarnya serta mampu berintraksi dengan mahasiswa lainnya di dalam belajar. Oleh karena itu untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa peneliti tertarik untuk mengkaji mengenai “Deskripsi Gaya Belajar Mahasiswa Angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma dan Implikasinya terhadap Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar”. Peneliti memilih mahasiswa angkatan 2012 dikarenakan mahasiswa angkatan 2012 akan menghadapi sisip program dimana setiap mahasiswa yang tidak memenuhi kriteria nilai akan di drop out. Hasil dari penelitian ini akan digunakan untuk mengusulkan topik-topik bimbingan belajar untuk mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma. Topik-topik Bimbingan Ini akan membantu para mahasiswa untuk mengetahui gaya belajarnya dan mengembangkan gaya belajar yang paling efektif untuk meningkatkan prestasi belajarnya. B. Rumusan Masalah Berangkat dari latar belakang masalah tersebut, maka masalah penelitian dirumuskan sebagai berikut: 1. Bagaimanakah gaya belajar mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma tahun akademik 2013/2014?

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 2. Usulan topik-topik bimbingan belajar apa yang sesuai untuk para mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma? C. Tujuan Penelitian Penelitian bertujuan untuk: 1. Mendeskripsikan gaya belajar mahasiswaangkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma tahun akademik 2013/2014. 2. Menyusun usulan topik-topik bimbingan belajar bagi mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma. D. Manfaat Penelitian 1. Manfaat Teoritis Manfaat teoritis dari penelitian ini adalah untuk menambah wawasan dan kekayaan pengetahuan konseptual berkaitan dengan gaya belajar mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma tahun akademik 2013/2014. 2. Manfaat Praktis a. Manfaat praktis dari penelitian ini bagi dosen BK: 1) Membantu dosen prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma untuk membimbing mahasiswa dalam belajar 2) Membantu dosen-dosen prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma untuk mengetahui gaya belajar mahasiswa, agar para

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 dosen mampu membantu mahasiswa dalam meningkatkan prestasi belajarnya. b. Manfaat praktis dari penelitian ini bagi mahasiswa: 1) Mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan konseling Universitas Sanata Dharma menyadari gaya belajarnya. 2) Mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharmamampu meningkatkan prestasi belajarnya dengan menggunakan gaya belajar yang mereka miliki. 3) Mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma mampu mengembangkan gaya belajarnya. E. Definisi Operasional 1. Gaya belajar Gaya belajar adalah cara yang sifatnya individual dalam memproleh dan menyerap informasi dari lingkungan belajar. Ada 6 dimensi gaya belajar, yaitu: independent, avoidant, collaborative, dependent, competitive, participant 2. Bimbingan belajar Bimbingan belajar adalah bimbingan dalam hal menemukan cara belajar yang tepat, dalam memilih program studi yang sesuai, dan dalam mengatasi

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 kesukaran yang timbul berkaitan dengan tuntutan-tuntutan belajar di suatu institusi pendidikan. 3. Mahasiswa angkatan 2012 adalah mereka yang terdaftar sebagai mahasiswa semester IV di Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma.

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II KAJIAN TEORITIS Bab ini diuraikan secara berturut-turut gaya belajar, jenis-jenis gaya belajar, dimensi gaya belajar, faktor-faktor yang mempengaruhi gaya belajar, bimbingan belajar, dan mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma. A. Gaya Belajar 1. Pengertian belajar Belajar merupakan proses yang terus menerus di dalam kehidupan manusia yang tidak pernah ada hentinya. Alsa (2005, dalam Ghufron & Risnawita, 2010) berpendapat bahwa belajar adalah perubahan perilaku individu yang relatif menetap sebagai hasil pengalaman dan interaksi individu dengan lingkungan. Menurut Ghufron dan Risnawita (2010), belajar merupakan suatu proses perubahan yang cenderung menetap dan merupakan hasil dari pengalaman, selain perubahan fisiologis, namun perubahan psikologis yang berupa perilaku dan respresentasi atau asosiasi mental. Menurut Gage (1984, dalam Ghufron & Risnawita,2010) belajar adalah suatu proses perubahan prilaku pada organisme yang terjadi sebagai akibat pengalaman. Sebagai sebuah proses menuju perubahan, belajar memiliki karakteristik sebagai berikut: 7

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 a. Sebuah proses atau aktivitas yang menghasilkan perubahan pada diri orang yang belajar, b. Perubahan yang terjadi selama proses belajar harus tampak setelah proses belajar, c. Perubahan tersebut berlaku relatif lama atau permanen, d. Menghasilkan inovasi baru, dan e. Perubahan tersebut terjadi karena usaha yang disengaja. Jadi dari definisi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa belajar adalah proses perubahan prilaku yang terjadi pada diri individu yang cenderung menetap dan merupakan hasil dari pengalamannya. Mahasiswa yang belajar akan mendapatkan perubahan dalam dirinya. Perubahan yang dimaksud adalah perubahan pada kognisis, afeksi, dan psikomotor terhadap hal yang baru. Ada empat faktor yang mempengaruhi proses dan hasil belajar menurut Djamarah (2011), yaitu: a. Faktor lingkungan. Lingkungan merupakan bagian dari kehidupan anak didik. Selama hidup anak didik tidak bisa lepas menghindarkan diri dari lingkungan alami dan lingkungan sosial budaya. Keduanya mempunyai pengaruh cukup signifikan terhadap belajar anak didik di sekolah

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 1) Lingkungan alami Keadaan suhu dan kelembaban udara terpengaruh terhadap belajar anak didik di sekolah. Anak didik akan lebih betah belajar kalau berada pada suhu udara yang sejuk, kelas yang tenang dan indah. 2) Lingkungan sosial budaya. Sebagai makhluk sosial manusia tidak lepas dari ikatan sosial. Sistem sosial yang terbentuk mengikat perilaku anak didik untuk tunduk pada norma-norma sosial. Susila, dan hukum yang berlaku dalam masyarakat. Lingkungan sosial banyak hal yang menyebabkan anak didik kehilangan konsentrasi seperti suara bising dari kenalpotmotor dan mobil dan suara orang bercakapcakap atau yang lainnya. b. Faktor instrumental Setiap sekolah mempunyai tujuan yang akan dicapai. Tujuan tentu saja pada tingkat kelembagaan. Pencapaian tujuan tersebut diperlukan seperangkat kelengkapan dalam berbagai bentuk dan jenisnya. Semuanya dapat diberdayagunakan menurut fungsi masing-masing kelengkapan sekolah. Kurikulum dapat dipakai oleh guru dalam merencanakan program pengajaran. Program sekolah dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar. Sarana dan fasilitas yang tersedia harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar berdaya guna dan berhasil guna bagi kemajuan belajar anak didik di sekolah.

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 c. Kondisi fisiologis Kondisi fisiologis pada umumnya berpengaruh terhadap kemampuan belajar seseorang. Orang yang dalam keadaan segar jasmaninya akan berlainan belajarnya dari orang yang dalam keadaan kelelahan. Anak-anak yang kekurangan gizi ternyata kemampuan belajarnya dibawah anak-anak yang tidak kekurangan gizi; mereka lekas lelah, mudah ngantuk, dan sukar menerima pelajaran. Demikian pendapat Noehi Nasution, dkk (1993, dalam Djamarah.2011). Selain itu menurut Noehi, hal yang tidak kalah pentingnya adalah kondisi panca indra (mata, hidung, pengecap, telinga, dan tubuh), terutama mata sebagai alat untuk melihat dan sebagai alat untuk mendengar. Sebagian besar yang dipelajari manusia (anak) yang belajar berlangsung dengan membaca, melihat contoh, atau model, melakukan observasi, mengamati hasil-hasil eksprimen, mendengarkan keterangan guru, mendengarkan ceramah, mendengarkan keterangan orang lain dalam diskusi dan sebagainya. Karena pentingnya peranan penglihatan dan pendengaran inilah maka lingkungan pendidikanformal orang melakukan penelitian untuk menemukan bentuk dan cara penggunaan alat peraga yang dapat dilihat dan didengar. d. Kondisi psikologis Belajar pada hakekatnya adalah proses psikologis. Oleh karena itu, semua keadaan dan fungsi psikologis tentu saja mempengaruhi belajar

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 seseorang. Itu berarti belajar bukanlah berdiri sendiri, terlepas dari faktor lain seperti faktor dari luar dan faktor dari dalam. Faktor psikologis sebagai faktor dari dalam tentu saja merupakan hal yang utama dalam menentukan intensitas belajar seorang anak. Meski factor luar mendukung, tetapi faktor psikologis tidak mendukung, maka faktor luar itu akan kurang signifikan. Oleh karena itu, minat, kecerdasan, bakat, motivasi, dan kemampuan-kemampuan kognitif adalah faktorfaktor psikologis yang utama mempengaruhi proses dan hasil belajar anak didik. Demi jelasnya, kelima faktor ini akan diuraikan satu demi satu berikut ini: 1) Minat Minatmenurut Slameto (1991, dalam Djamarah. 2011) adalah suatu rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut, semakin besar minat. 2) Kecerdasan Kecerdasan merupakan salah satu faktor dari sekian faktor yang mempengaruhi keberhasilan seseorang dalam belajar disekolah.

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 3) Bakat Bakat merupakan faktor yang besar pengaruhnya terhadap proses dan hasil belajar seseorang. Hampir tidak ada satu orang pun yang membantah, bahwa belajar pada bidang yang sesuai dengan bakat memperbesar kemungkinan berhasilnya usaha itu. 4) Motivasi Menurut Noehi Nasution (1993, dalam Djamarah. 2011) motivasi adalah kondisi psikologis yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Jadi motivasi belajar adalah kondisi psikologis yang mendorong seseorang untuk belajar. Penemuanpenemuan penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar pada umumnya meningkat jika motivasi untuk belajar bertambah. 5) Kemampuan kognitif Ranan kognitif merupakan kemampuan yang selalu dituntut kepada anak didik untuk dikuasai. Karena penguasaan kemampuan pada tingkatan ini menjadi dasar bagi penguasaan ilmu pengetahuan. Ada tiga kemampuan yang harus dikuasai sebagi jembatan untuk sampai pada penguasaan kemampuan kognitif, yaitu persepsi, mengingat dan berpikir. Persepsi adalah proses yang menyangkut masuknya pesan atau informasi ke dalam otak manusia.

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 2. Gaya belajar Gaya belajar merupakan suatu hal yang penting di dalam belajar. Mahasiswa yang menggunakan gaya belajar yang sesuai lebih mudah didalam memahami materi perkuliahan. Menurut Gunawan (2007)gaya belajar adalah cara yang lebih kita sukai dalam melakukan kegiatan berpikir, memproses dan mengerti suatu informasi. Gaya belajar merupakan cara yang sifatnya individual untuk memproleh dan menyerap informasi dari lingkungannya, termasuk lingkungan belajar (Gufron dan Risnawita,2010). Definisi lain dikemukakan oleh Kolb (Riding dan Rayner, 2002 dalam Gufron dan Risnawita, 2010) yang mengatakan bahwa gaya belajar merupakan metode yang dimiliki individu untuk mendapatkan informasi. Jadi dapat disimpulkan bahwa gaya belajar merupakan suatu cara yang dimiliki oleh individu dalam menyerap dan menggolah informasi yang diterima. B. Jenis-jenis Gaya Belajar Tidak semua orang memiliki gaya belajar yang sama, sekalipun mereka berada di kampus yang sama, kelas yang sama bahkan di tempat duduk yang berdekatan. Kemampuan seseorang didalam memahami dan menyerap materi berbeda ada yang cepat, sedang dan bahkan sangat lambat. Ada yang suka dibacakan baru bisa mengerti pelajaran, ada yang membaca langsung dan bahkan

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 ada yang belajar dengan langsung melihat apa yang sedang dipelajari. Apapun cara belajar yang dipilih, perbedaan gaya belajar itu menunjukkan cara tercepat dan terbaik bagi setiap individu bisa menyerap sebuah informasi dari luar dirinya. Banyak ahli yang mengungkapkan gaya belajar berdasarkan hasil penelitian mereka seperti Deporter dan Withkin. Adapun jenis jenis gaya belajar menurut Deporter (2010) adalah 1. Gaya Belajar Visual Menurut Astuti (2010) orang yang memiliki gaya belajar ini memiliki daya melihat (ketajaman indera mata) lebih memudahkan dalam belajar, lebih nyaman belajar dengan warna warni, garis dan bentuk, lebih suka membaca daripada mendengarkan, mengingat dengan gambar, teratur menulis rumusrumus dengan tinta warna-warni. Individu yang mempunyai gaya belajar visual harus bisa melihat bahasa tubuh dan ekspresi muka gurunya untuk mengerti materi pelajaran, dan cenderung duduk di depan agar dapat melihat dengan jelas. Mereka berpikir menggunakan gambar-gambar di otak mereka dan belajar lebih cepat dengan menggunakan tampilan-tampilan visual seperti diagram, buku pelajaran bergambar, dan video. Di dalam kelas, individu visual lebih suka mencatat sampai detaildetailnya untuk mendapatkan informasi. Segala sesuatunya dibuat dengan

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 memperhatikan penampilan, termasuk kerapian catatan buku, membutuhkan bantuan gambar dan membuat detail-detail secara lengkap. Ciri-ciri orang-orang visual menurut Deporter (2010) adalah sebagai berikut. a. Rapi dan teratur b. Berbicara dengan cepat c. Perencana dan pengatur jangka panjang yang baik d. Teliti terhadap detail e. Mementingkan penampilan, baik dalam hal pakaian maupun presentasi f. Pengeja yang baik dan dapat melihat kata-kata yang sebenaranya dalam pikiran mereka g. Mengingat apa yang dilihat, daripada yang didengar h. Mengingat dengan asosiasi visual i. Biasanya tidak terganggu dengan keributan j. Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan sering kali minta bantuan orang untuk mengulanginya. k. Pembaca cepat dan tekun l. Lebih suka membaca daripada dibacakan m. Membutuhkan pandangan dan tujuan yang menyeluruh dan bersikap waspada sebelum secara mental merasa pasti tentang suatu masalah atau proyek n. Mencoret-coret tanpa arti selama berbicara selama berbicar di telepon dan dalam rapat

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 o. Lupa menyampaikan pesan verbal kepada orang lain p. Sering menjawab pertanyaan dengan jawaban singkat ya atau tidak q. Lebih suka melakukan demonstrasi daripada berpidato r. Lebih suka seni daripada music s. Sering kali mengetahui apa yang harus dikatakan, tetapi tidak pandai memilih kata-kata t. Kadang-kadang kehilangan konsentrasi ketika mereka ingin memperhatikan. 2. Gaya Belajar Auditorial Menurut Astuti (2010) siswa yang bertipe auditorial mengandalkan kesuksesan belajarnya melalui teliga (alat pendengarannya). Siswa auditorial dapat belajar lebih cepat dengan menggunakan diskusi verbal dan mendengarkan apa yang dikatakan guru. Siswa auditori dapat mencerna makna yang disampaikan melalui tone suara, pith (tinggi rendahnya), kecepatan berbicara, dan hal-hal auditori lainnya. Informasi tertulis kadangkadang mempunyai makna yang minim bagi anak auditori. Individu seperti ini biasanya dapat menghafal lebih cepat dengan membaca teks dengan keras dan mendengarkan kaset, kurang suka membuat catatan-catatan, dan lebih senang mendengarkan temannya yang sedang belajar. Ciri-ciri orang-orang auditorial menurut Deporter (2010) adalah sebagai berikut. a. Berbicara kepada diri sendiri saat bekerja

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 b. Mudah terganggu oleh keributan c. Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca d. Senang membaca dengan keras dan mendengarkan e. Dapat mengulangi kembali dan meniru nada, berirama dan warna suara f. Merasa kesulitan untuk menulis, tetapi hebat dalam berbicara g. Berbicara dalam irama yang terpola h. Biasanya pembicara yang pasif i. Lebih suka musik daripada seni j. Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada yang dilihat k. Suka berbicara, suka berdiskusi, dan menjelaskan sesuatu panjang lebar l. Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan visualisasi, seperti memotong bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain m. Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya n. Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik 3. Gaya Belajar Kinestetik Menurut Astuti (2010) gaya belajar kinestetik adalah belajar dengan cara bergerak, bekerja, dan menyentuh. Siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik ini sulit untuk duduk diam berjam-jam karena keinginan mereka untuk beraktivitas dan eksplorasi sangatlah kuat.

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 Ciri-ciri orang-orang kinestetik menurut Deporter (2010) adalah sebagai berikut. a. Berbicara dengan perlahan b. Menanggapi perhatian fisik c. Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka d. Berdiri dekat ketika berbicara dengan orang e. Selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak f. Mempunyai perkembangan awal otot-otot yang besar g. Belajar melalui memanipulasi dan praktik h. Menghafal dengan cara berjalan dan melihat i. Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika membaca j. Banyak menggunakan isyarat tubuh k. Tidak dapat duduk diam untuk waktu lama l. Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang telah pernah berada di tempat itu m. Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi n. Menyukai buku-buku yang berorientasi pada plot―mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca o. Kemungkinan tulisannya jelek p. Ingin melakukan segala sesuatu q. Menyukai permainan yang menyibukkan.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 Selain itu Withkin (dalam Gufron dan Risnawati,2010) melakukan penelitian pada 1600 mahasiswa dan menghasilkan dua tipe gaya belajar yang ada pada individu yaitu, gaya belajar field dependence dan gaya belajar field independence. Gaya belajar field dependence adalah ketika individu mempersepsikan diri dikuasai oleh lingkungan. Adapun individu yang mempunyai gaya belajar field independence adalah apabila individu mempersepsikan diri bahwa sebagian besar prilaku tidak dipengaruhi oleh lingkungan. C. Dimensi Gaya Belajar Menurut Riechmann-Grasha (1983, dalam Gufron & Risnawita, 2012), dimensi gaya belajar di tingkat perguruan tinggi mencakup: (a) Independent, (b) Avoidant, (c) Collaborative, (d) Dependent, (e) Competitive, (f) Participant. 1. Independent Suka berpikir untuk diri sendiri, memilih untuk bekerja sendiri, tetapi mendengarkan ide orang lain, hanya mempelajari apa yang mereka anggap penting dan percaya diri dengan kemampuan mereka, lebih memilih kelas yang menganut student-centerd karena mereka suka membentuk pengetahuan mereka sendiri. Siswa dengan tingkat gaya belajar independent yang tinggi cenderung memiliki kreativitas dengan mencari sumber-sumber informasi terbaru dan belajar lebih baik jika sendiri. Siswa dengan gaya belajar independent yang tinggi akan menyelesaikan tugas dan ujian dengan

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 sungguh-sungguh, dan hanya akan mempelajari serta mencari informasi bagi materi yang dianggap menarik, namun ia tetap berusaha mendengarkan pendapat dan penjelasan orang lain. 2. Avoidant Orang yang memiliki gaya belajar avoidant ini tidak berminat atau tertarik pada pelajaran dalam kelas tradisional. Tidak ikut berpartisipasi dalam diskusi kelas dan menyukai evaluasi diri. Individu tipe ini juga tidak suka membaca maupun mengerjakan tugas serta bergantung pada interaksi guru-murid. Siswa dengan tingkat gaya belajar avoidant yang tinggi cenderung tidak memiliki keinginan untuk belajar karena ia menganggap bahwa apa yang ia pelajari tersebut tidak menarik, sehingga siswa dengan tingkat gaya belajar avoidant yang tinggi cenderung jarang mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. 3. Collaborative Orang yang memiliki gaya belajar collaborative adalah mereka dapat belajar dengan berbagai ide dan kemampuan mereka dalam bekerja sama dengan para guru dan suka bekerja sama dengan orang lain dan suka berdiskusi di kelas dan tugas kelompok. 4. Dependent Orang yang memiliki gaya belajar dependent rasa ingin tahu intelektualnya hanya sedikit, belajar hanya apa yang dibutuhkan, melihat guru dan teman sebaya sebagai sumber struktur dan dukungan mencari figure otoritas untuk

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 menetapkan pedoman, serta suka menyelesaikan tugas sewaktu tenggang dan sesuai instruksi. 5. Competitive Orang yang memiliki gaya belajar competitive ini mempelajari materi agar menjadi lebih baik dari yang lain, berkompetisi dengan siswa lain untuk mendapatkan reward (misal: nilai atau perhatian guru) dan menganggap kelas sebagai situasi menang-kalah, dimana mereka harus selalu menang. Siswa dengan tingkatgaya belajar competitive yang tinggi cenderung suka menarik perhatian dari guru dan teman-teman lainnya sebagai reward. Siswa dengan tingkat gaya belajar competitive yang tinggi akan berusaha menyelesaikan semua tugas dan ujian dengan lebih baik dari temantemannya sehingga ia akan mendapatkan reward dari guru berupa nilai maupun ujian. 6. Participant Orang yang memiliki gaya belajar participant adalah warga kelas yang baik dan menikmati kelas, mengambil bagian dalam kegiatan perkuliahan sebanyak mungkin dan bersemangat untuk melakukan persyaratan yang diperlukan dan termotivasi untuk belajar.

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 D. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Gaya Belajar Kolb (dalam Ghufron & Risnawita, 2012) menyatakan bahwa setiap orang memiliki dan mengembangkan gaya belajar tersendiri yang dipengaruhi oleh tipe kepribadian, kebiasaaan atau habit, serta berkembang sejalan dengan waktu dan pengalaman. Pola atau gaya belajar tersebut dipengaruhi oleh jurusan atau bidang yang digeluti, yang selanjutnya akan turut mempengaruhi keberhasilan seseorang dalam meraih prestasi yang diharapkan.Menurut Kolb (2005 dalam Ghufron & Risnawita, 2010) ada 5 (lima) hal yang mendasari seseorang memilih gaya belajar tertentu yaitu tipe kepribadian, jurusan yang dipilih, karier atau profesi yang digeluti, pekerjaan atau peran yang sedang dilakukan, dan adaptive competencies (kompetensi adaptif). Rita Dunn (Deporter, 2010), seorang pelopor di bidang gaya belajar, telah menemukan banyak variabel yang mempengaruhi gaya belajar seseorang yang mencakup faktor-faktor fisik, emosional, sosiologis, dan lingkungan. Sebagian orang, misalnya dapat belajar paling baik dengan cahaya yang terang, sedang sebagian yang lain dengan pencahayaan yang suram. Ada orang yang belajar paling baik secara berkelompok, sedangkan yang lain lagi memilih adanya figure otoriter seperti orangtua atau guru, yang lain merasa bahwa bekerja sendirilah yang paling efektif bagi mereka. Sebagian memerlukan music sebagai latar belakang, sedang yang lain tidak dapat berkonsentrasi kecuali dalam ruangan sepi. Ada orang-orang yang

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 memerlukan lingkungan kerja yang teratur dan rapi, tetapi yang lain lagi lebih suka menggelar segala sesuatu supaya semua dapat dilihat. E. Pentingnya Mengetahui Gaya Belajar Penelitian yang dilakukan oleh Ningrum (2010) pada mahasiswa angkatan 2003 Psikologi Universitas Sanata Dharma dengan menggunakan gaya belajar versi David Kolb menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki gaya belajar diverger artinya subyek menekankan pada pengalaman konkret dan observasi reflektif, mempunyai kemampuan imajinatif dan kesadaran akan arti dan nilai-nilai, dapat melihat situasi konkret dari berbagai macam perspektif sehingga mempunyai kelebihan dalam hal adaptasi dan observasi dan brainstorming. Individu pada gaya belajar diverger tertarik pada hal-hal yang berhubungan dengan sosial dan imajinatif namun berorientasi pada perasaan, mempunyai ketertarikan pada budaya terutama dalam hal seni. Prastiti (2009) yang meneliti gaya belajar mengungkapkan bahwa gaya belajar mahasiswa D-3 Akuntansi, S-1 Akuntansi dan S-1 Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Malang memiliki gaya belajar colaborative/social dan sensing. Kemampuan seseorang untuk mengetahui sendiri gaya belajarnya dan gaya belajar orang lain dalam lingkungannya akan meningkatkan afektifitasnya dalam belajar. Disebutkan oleh Honey & Mumford (1986, dalam Ghufron,2012) tentang pentingnya setiap individu mengetahui gaya belajarnya sendiri adalah:

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 1. Meningkatkan kesadaran individu tentang aktivitas belajar mana yang cocok atau tidak cocok dengan gaya belajar individu. 2. Membantu menemukan pilihan yang tepat dari sekian banyak aktivitas. Menghindarkan kita dari pengalaman belajar yang tidak tepat. 3. Individu dengan kemampuan belajar efektif yang kurang, dapat melakukan improvisasi. 4. Membantu individu untuk merencanakan tujuan dari belajarnya, serta menganalisis tingkat keberhasilan seseorang. F. Bimbingan Belajar Bimbingan belajar ialah bimbingan dalam hal menemukan cara belajar yang tepat, dalam memilih program studi yang sesuai, dan dalam mengatasi kesukaran yang timbul berkaitan dengan tuntutan-tuntutan belajar di suatu institusi pendidikan (Winkel & Sri Hastuti, 2010). Bimbingan belajar membantu individu untuk menemukan apa yang menjadi hal yang diminati siswa-siswi untuk meningkatkan prestasi belajar siswa di sekolah. Prestasi Belajar sangatlah penting bagi siswa, jika mereka gagal mereka cenderung mengalami depresi, frustasi dan menarik diri dari masyarakat. Tujuan bimbingan belajar menurut Tohirin (2007) secara umum adalah membantu individu agar mencapai perkembangan yang optimal, sehingga tidak menghambat perkembangan belajar siswa. Siswa yang perkembangannya terhambat atau terganggu akan berpengaruh terhadap perkembangan atau

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 kemampuan belajarnya. Secara lebih khusus Tohirin (2007) mengatakan bahwa tujuan bimbingan belajar adalah agar individu mampu menghadapi dan memecahkan masalah-masalah belajar. Dalam konteks kemandirian, tujuan bimbingan belajar adalah agar siswa mandiri dalam belajar. Tujuan bimbingan belajar menurut Hamalik (2007) adalah sebagai berikut: 1. Agar siswa bertanggung jawab menilai kemampuannya sendiri dan menggunakan pengetahuan mereka secara efektif bagi dirinya. 2. Agar siswa menjalani kehidupannya sekarang secara efektif dan menyiapkan dasar kehidupan masa depannya sendiri. 3. Agar semua potensi siswa berkembang secara optimal meliputu semua aspek pribadinya sebagai individu yang potensial. Adapun fungsi bimbingan menurut Hamalik (2007) adalah 1. Membantu individu untuk memproleh gambaran yang objektif dan jelas tentang potensi, watak, minat, sikap, dan kebiasaannya agar ia dapat menghindari diri dari hal-hal yang tidak diinginkan 2. Membantu individu untuk mendapat pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan, bakat, minat, dan kemampuannya dan membantu individu untuk menentukan cara yang efektif dan efesien dalam menyelesaikan bidang pendidikan yang telah dipilihnya agar tercapai hasil yang diharapkan. 3. Membantu individu untuk memproleh gambaran yang jelas tentang kemungkinan-kemungkinan dan kecenderungan-kecenderungan dalam

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 lapangan pekerjaan agar ia dapat melakukan pilihan yang tepat di antara lapangan pekerjaan tersebut. Di samping itu, membantu individu untuk mendapatkan kemajuan yang memuaskan dalam pekerjaannya sambil memberikan sumbangan secara maksimal terhadap masyarakatnya. G. Mahasiswa Angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Santa Dharma 1. Program Studi Bimbingan dan Konseling Program Studi Bimbingan dan konseling salah satu program studi yang ada di Universitas Sanata Dharma yang bergerak untuk memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk membimbing dan melakukan konseling kepada siswa SD, SMP, SMA, dan Komunitas. Program Studi Bimbingan dan konseling memiliki visi yaitu “ Pada tahun 2013 PS-BK menjadi program studi yang unggul dalam menghasilkan sarjana pendidikan bidang Bimbingan dan Konseling yang profesional, berkarakter tangguh, dan kompeten menyelenggarakan pelayanan Bimbingan dan Konseling yang bermartabat di sekolah, di luar sekolah, dan institusi rehabilitas sosial”. Selain memiliki visi, Program bimbingan dan konseling juga memiliki misi, yaitu: a. Menyelenggarakan pendidikan yang berlandaskan paradigma Pedagogi Ignasian untuk menghasilkan sarjana Bimbingan dan Konseling.

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 b. Meningkatkan jumlah dan kualitas produk penelitian di bidang pendidikan, psikologi, bimbingan dan konselingsebagai bentuk pengembangan kecendekiaan sivitas akademika untuk meningkatkan martabat manusia. c. Meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat sebagai penerapan pendidikandan penelitian yang humanis menuju masyarakat yang lebih bermartabat d. Mengembangkan kerjasama dan membangunjejaring yang sinergis, fungsional, dan humanis di bidang pendidikandan pelayanan bimbingan dan konseling, baik pada tataran nasional maupun internasional. Kegiatan perkuliahan di Program Studi Bimbingan dan Konseling biasanya adalah pemberian materi dengan menggunakan power point, diskusi kelompok, sesi tanya jawab, dan presentasi yang dilakukan oleh setiap kelompok. Mahasiswa di tuntut untuk aktif didalam kelas dan ikut berpartisipasi dalam setiap sesi perkuliahan. 2. Mahasiswa Angkatan 2012 Mahasiswa Angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling adalahmereka yang terdaftar sebagai mahasiswa semester IV di Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Santa Dharma.Mahasiswa angkatan 2012 rata-rata berusia 17-21 tahun dan berada di masa remaja akhir. Mahasiswa angkatan 2012 sebagian besar tinggal di rumah kosan dan jauh dari orangtua.

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini akan diuraikan secara berturut-turut jenis penelitian, Subjek penelitian, instrumen penelitian, validitas dan reliabilitas kuesioner, analisis data, dan produser pengumpulan data. A. Jenis Penelitian Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei.Penelitian deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang berusaha menuturkan pemecahan masalah yang ada sekarang berdasarkan data-data, jadi ia juga menyajikan data, menganalisis dan menginterpretasi (Narbuko & Achmad, 2009). Menurut Whitney (1960), metode deskriptif adalah pencarian fakta dengan interpretasi yang tepat. Sedangkan menurut Nazir (2005), metode deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status sekelompok manusia, suatu obyek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Penelitian deskriptif bertujuan menggambarkan secara sistematik dan akurat fakta dan karakteristik mengenai populasi atau mengenai bidang tertentu (Azwar, 2012). Penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei dirancang untuk memproleh gambaran gaya belajar serta dapat menyusun topik-topik bimbingan yang tepat untuk mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma. 28

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 B. Subjek Penelitian Penelitian ini adalah penelitian populasi. Menurut Hadari Nawawi dalam Margono (2007) populasi adalah keseluruhan objek penelitian yang terdiri dari manusia, benda-benda, hewan dan tumbuh-tumbuhan, gejala-gejala, nilai tes, atau peristiwa-peristiwa sebagai sumber data yang memiliki karakteristik tertentu di dalam suatu penelitian. Jadi dapat disimpulkan bahwa populasi adalah keseluruhan objek penelitian yang berada di ruang lingkup yang sama. Penelitian ini termasuk penelitian populasi karena melibatkan seluruh mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling dengan jumlah subjek 66. . C. Instrumen Penelitian 1. Kuesioner Kuesioner merupakan alat pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawabnya (Sugiyono, 2010). Pertanyaan atau penyataan di dalam kuesioner berhubungan erat dengan masalah penelitian yang hendak dipecahkan, disusun, dan disebarkan ke responden untuk memperoleh informasi dilapangan. Kuesioner yang digunakan sesuaikan dengan dimensi gaya belajar berdasarkan Grasha-Riechmann Student Learning Style Scalesdan diadaptasi menjadi lebih sederhana dengan membahasakan kembali ke dalam bahasa

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 Indonesia.Kuesioner gaya belajar terdiri dari 6 dimensi gaya belajar yaitu independent(suka berpikir sendiri dan memilih untuk bekerja sendiri), avoidant(tidak memiliki minat atau tertarik pada pelajaran tradisional), collaborative(belajar dengan berbagai ide dan bakat mereka bekerjasama dengan para guru, dan suka bekerja sama dengan orang lain), dependent(belajar apa yang dibutuhkan, melihat guru dan teman sebagai sumber struktur dan dukungan mencari figure otoritas untuk menetepkan pedoman), competitive (mempelajari materi agar menjadi lebih baik dari orang lain)dan participant(mengambil bagian dalam kegiatan perkuliahan sebanyak mungkin dan bersemangat untuk melakukan persyaratan yang diperlukan). Alternatif jawaban mengacu pada prinsip-prinsip skala Likertyang terdiri dari lima alternatif jawaban. Peneliti memodifikasi alternative jawaban menjadi 4 alternatif jawaban yaitu Sangat Setuju (SS), Setuju (S), Tidak Setuju (TS), Sangat Tidak setuju (STS). Penentuan skor untuk jawaban pada item adalah Sangat Setuju = 4, Setuju = 3, Tidak setuju = 2, dan Sangat Tidak Setuju = 1. Subjek diminta memilih satu dari empat alternatif jawaban yang disediakan pada setiap pernyataan, dengan memberikab tanda centang (√) pada kolom altermatif jawaban. 2. Komponen Grasha-Reichmann Student Learning Style Scales Peneliti melakukan adaptasi dari skala penelitian dari GrashaReichmann untuk kuesioner gaya belajar. Adaptasi dilakukan dengan membahasakan kembali ke bahasa Indonesia lalu diuji cobakan pada

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 mahasiswa angkatan 2011. Uji coba ini dimaksud untuk mengetahui item-item mana yang sudah jelas dan yang belum jelas sehingga bisa diperbaiki dan digunakan untuk penelitian.Komponen Grasha-Reichmann Student Learning Style Scales dapat di lihat pada tabel 1. Tabel.1 Komponen Grasha-Reichmann Student Learning Style Scales NO 1 2 3 4 5 6 Dimensi Independent Avoidant Collaborative Dependent Competitive Participant Item 1, 7, 13, 19, 25, 31, 37, 43, 49, 55 2, 8, 14, 20, 26, 32, 38, 44, 50, 56 3, 9, 15, 21, 27, 33, 39, 45, 51, 57 4, 10, 16, 22, 28, 34, 40, 46, 52, 58 5, 11, 17, 23, 29, 35, 41, 47, 53, 59 6, 12, 18, 24, 30, 36, 42, 48, 54, 60 Total Item Total 10 10 10 10 10 10 60 Table 1 menunjukkan bahwa dimensi Independent terdiri dari 10 item pernyataan, avoidant terdiri dari 10 item pernyataan, collaborative terdiri dari 10 item pernyataan, dependent terdiri dari 10 item pernyataan, competitive terdiri dari 10 item pernyataan, participant terdiri dari 10 item pernyataan. Jumlah keseluruhan item pernyataan adalaha 60 item. D. Validitas dan Reliabilitas Instrumen 1. Validitas kuesioner Instrumen yang valid berarti alat ukur yang digunakan untuk mendapatkan data (mengukur) itu valid. Valid berarti instrumen tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya di ukur (Sugiyono, 2010). Menurut Gay (1983 dalam Sukardi, 2003), suatu instrumen

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 dikatakan valid jika instrumen yang digunakan dapat mengukur apa yang hendak diukur. Pengujian Validitas ini menggunakan pengujian validitas isi (Content Validity). Sugiyono (2010) mengatakan bahwa untuk instrumen yang berbentuk teks, pengujian validitas isi dapat dilakukan dengan membandingkan isi instrumen dengan isi atau rancangan yang telah ditetapkan. Pada setiap instrumen terdapat butir-butir (item) pernyataan. Pengujian validitas butir-butir instrumen lebih lanjut dikonsultasikan dengan ahli, selanjutnya diujicoba, dan dianalisis dengan analisis item. Analisis item dilakukan dengan menghitung korelasi antara tiap-tiap item dengan keseluruhan total item. Penghitungan korelasi item dengan total dilakukan dengan rumusproduct-momentdengan rumus sebagai berikut. Ket: √* ∑ ∑ (∑ (∑ )(∑ ) )+* ∑ = Korelasi produk moment = Nilai setiap butir = Nilai dari jumlah butir = Jumlah responden (∑ ) + Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, item-item yang memiliki korelasi item total kurang dari 0,275 diperbaiki lagi penulisan itemnya. Beberapa item yang nilai item korelasinya dibawah 0,275 dilampirkan di tabel 2.

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 Tabel 2. Item-item yang tidak Direvisi dan Item-item yang Direvisi No 1 2 3 4 5 6 Dimensi Item yang Tidak Direvisi Total Independent Avoidant Collaborative Dependent Competitive Participant 1, 7, 13, 19, 25, 31, 37, 43, 49, 55 2, 8, 14, 20, 26, 32, 38, 44, 50, 56 3, 9, 15, 21, 27, 33, 39, 45, 51, 57 4, 10, 16, 22, 28, 34, 40, 46, 52, 58 5, 11, 17, 23, 29, 35, 41, 47, 53, 59 6, 12, 18, 24, 30, 36, 42, 48, 54, 60 Total Item 10 10 10 10 10 10 60 Item yang Direvisi 31, 43 8, 38 0 10, 28 53, 59 0 8 Tabel 2 Menunjukkan bahwa ada beberapa item yang direvisi yaitu independentada2 item yang direvisi yaitu item 31 dan 43, avoidant ada 2 item yang direvisi yaitu item 8 dan 38,collaborative tidak ada item yang direvisi, dependentada 2 item yang direvisi yaitu 10 dan 28, competititveada 2 item yang direvisi yaitu 53 dan 59, dan participant tidak ada item yang direvisi. 2. Reliabilitas kuesioner Instrumen yang reliabel adalah instrumen yang bila digunakan beberapa kali untuk mengukur objek yang sama akan menghasilkan data yang sama (Sugiyono, 2010). Penelitian ini menggunakan teknik koefisien AlphaCronbach (α). untuk menguji reliabilitas. Perhitungan koefisien Alpha Cronbach dilakukan dengan menggunakan program SPSS for windows versi 15.0. Adapun rumus koefisien reliabilitas AlphaCronbach (α) adalah sebagai berikut: α = 2[1- Sx 2 + Si 2 Sx 2 ]

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 Keterangan rumus : S12 dan S22 : varians skor belahan 1 dan varians skor belahan 2 Sx2 : varians skor skala Hasil perhitungan indeks reliabilitas dikonsultasikan dengan kriteria Guilford (Masidjo, 1995). Kriteria Guilford ini digunakan untuk melihat reliabilitas kuesioner. Adapun kriteria Guilford dapat dilihat pada tabel 3. Tabel 3 Kriteria Guilford No 1 2 3 4 5 Koefisien Korelasi ± 0,91 – 1,00 ± 0,71 – 0,90 ± 0,41 – 0,70 ± 0,21 – 0,40 0 – 0,20 Kualifikasi Sangat tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Dari hasil analisis dengan menggunakanprogram SPSS for windows versi 15.0 di dapatkan hasil bahwa r = 0, 785. Jadi reliabilitas kuesioner gaya belajar termasuk dalam klasifikasi tinggi. Hal ini berarti alat yang digunakan dalam penelitian ini mengukur apa yang seharusnya diukur dan dapat dipercaya. E. Analisis Data Sugiyono (2010) mengatakan bahwa analisis data merupakan kegiatan mengelompokkan data berdasarkan variabel dan jenis responden, mentabulasi data berdasarkan variabel dari seluruh responden, menyajikan data tiap variabel yang diteliti, serta melakukan perhitungan untuk menjawab

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 rumusan masalah. Berikut merupakan langkah-langkah teknik analisis data yang ditempuh dalam penelitian ini: 1. Menentukan skor dan pengolahan data Penentuan skor pada item kuesioner dilakukan dengan cara memberikan nilai dari angka 1 sampai 4 berdasarkan norma skoring yang berlaku, selanjutnya memasukkannya ke dalam tabulasi data dan menghitung total jumlah skor subjek serta jumlah skor item. Tahap selanjutnya adalah menganalisis data secara statistik menggunakan program aplikasi SPSS. 2. Menentukan kategori Pengkategorian tingkat gaya belajarmahasiswa angkatan 2012 disusun berdasarkan model distribusi normal. Tujuan kategorisasi ini adalah menempatkan individu ke dalam kelompok-kelompok yang terpisah secara berjenjang menurut suatu kontinum berdasarkan atribut yang diukur (Azwar, 2009). Kontinum jenjang pada penelitian ini adalah dari sangat rendah sampai dengan sangat tinggi. Norma kategorisasi disusun berdasarkan pada norma kategorisasi yang disusun oleh Azwar (2009) yang mengelompokkan tingkat gaya belajar mahasiswa angkatan 2012 ke dalam lima kategori: sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi dengan norma kategorisasi dalam table 4 sebagai berikut:

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 Tabel 4 Norma KategorisasiGaya belajar Norma/Kriteria Skor X≤ µ -1,5σ µ - 1,5 σ
(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 untuk melihat validitas isinya. Validitas isi dilakukan untuk melihat layak atau tidaknya kuesioner untuk mengukur gaya belajar mahasiswa. b. Peneliti melakukan uji coba kuesioner untuk mendapatkan item-item yang tidak valid dan reliable. Uji coba dilakukan pada mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma. Uji coba dilakukan pada tanggal 14 Mei 2014 dengan subjek berjumlah 30. c. Konsultasi dengan Kaprodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma untuk mendapatkan ijin penelitian. 2. Tahap Pelaksanaan Penelitian dilaksanakan pada hari Jumat, 23 Mei 2014 dan pada hari senin, 26 Mei 2014 pada mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling dengan jumlah subjek sebanyak 66 orang.

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN, PEMBAHASAN, DAN USULAN TOPIK-TOPIK BIMBINGAN BELAJAR Bab ini memuat hasil penelitian,pembahasan dan usulan topik bimbingan belajar. Penyajian hasilpenelitian didasarkan pada rumusan masalah A. Hasil Penelitian 1. Gaya belajar mahasiswa angkatan 2012 prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Tahun Akademik 2013/2014 Setiap subjek dilihat berdasarkan gaya belajar independent, avoidant, collaborative, dependent, competitive dan participant. Gaya belajar akan ditampilkan ke dalam tabel dan grafik.Kategori pada tabel 4 diterapkan sebagai patokan dalam pengelompokan tinggi rendah tingkat gaya belajarmahasiswa angkatan 2012 peraspek dengan jumlah item = 10 setiap aspeknya, diperoleh unsur perhitungan capaian skor subjek sebagai berikut: Skor maksimum teoritik Skor minimum teoritik Luas jarak Standar deviasi (σ / sd) µ (mean teoritik) : 4 x 10 : 1 x 10 : 40-10 : 30 : 6 : (40+10) : 2 = 40 = 10 = 30 =5 = 25 Hasil perhitungan analisis data skor subjek disajikan dalam norma kategorisasi gaya belajarmahasiswa angkatan 2012pada tabel 5. 38

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 Tabel 5. Kategorisasi Gaya Belajar Mahasiswa Angkatan 2012 Norma/Kriteria Skor µ +1,5 σ
(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 Pengamatan pada tabel 5 dan grafik1 menunjukkan bahwa a. Gaya belajar mahasiswayang sangat tinggi adalah independent 5%, avoidant 2%, collaborative 30%, dependent 6%, competitive 2%, dan participant 18%. b. Gaya belajar yang tinggi adalah independent 53%, avoidant 12%, collaborative 62%, dependent 68%, competitive 23%,dan participant 67%. c. Gaya belajar yang sedang adalah independant 28%, avoidant 50%, collaborative 8%, dependent 26%, competitive 39%, dan participant 15%. d. Gaya belajar yangrendah adalah independent 0%, avoidant 33%, collaborative 0%, dependent 0%, competitive24% dan participant 0%. e. Gaya belajar yang sangat rendah adalah independent 0%, avoidant 3%, collaborative 0%, dependent 0%, competitive 0%, dan participant 0%. Jadi sebagian besar mahasiswa telah memiliki gaya belajarindependent, avoidant, collaborative, dependent, competitive dan participant dalam kategori tinggi dan hanya sebagian kecil mahasiswa yang memiliki gaya belajar yang avoidant.

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 2. Mengidentifikasi item-itempengukurangaya belajarpada mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma dalam implikasinya untuk mengusulkan topik-topik bimbinganbelajar. Kategori pada tabel 4 diterapkan sebagai patokan dalam pengelompokan tinggi rendah skor item gaya belajarpada mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma dengan jumlah subjek = 66, diperoleh unsur perhitungan skor item sebagai berikut: Skor maksimum teoritik Skor minimum teoritik Luas Jarak Standar deviasi (σ / sd) µ (mean teoritik) : 4 x 66 : 1 x 66 : 264 – 66 : 198 : 6 : (264+66) : 2 = 264 = 66 = 198 = 33 = 165 Hasil perhitungan analisis data skor butir/item gaya belajar disajikan dalam norma kategorisasi pada tabel 6. Tabel 6. Kategorisasi Skor ItemGaya Belajar Mahasiswa Angkatan 2012 Norma Skor µ +1,5 σ
(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 Tabel 6 menunjukan bahwa a. Item gaya belajar dalam kategori sangat tinggi yaitu avoidant 1 item, collaborative 2 item, dependent 2 item dan tidak ada item gaya belajar independent, competitive dan participant dalam kategori sangat tinggi. b. Item gaya belajar dalam kategori tinggi yaitu independent 7 item, avoidant 1 item, collaborative 8 item, dependent 5 item, competitive 4 item, dan participant 5 item. c. Item gaya belajar dalam kategori sedang yaitu independent 2 item, avoidant 5 item, dependent 2 item, competitive 3 item, participant 3 item dan tidak ada item gaya belajar collaborative dalam kategori sedang. d. Item gaya belajar dalam kategori rendah yaitu independent 1 item, avoidant 3 item, dependent 1 item, competitive 2 item, dan tidak ada item gaya belajar collaborative dan participant dalam kategori rendah. e. Tidaka ada item gaya belajar dalam kategori sangat rendah Jadi item-item gaya belajar sebagian dalam kategori tinggi dan hanya sebagian yang dalam kategori sangat tinggi, sedang dan rendah. B. Pembahasan Hasil Penelitian Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan yang tergambar pada tabel 5 dan grafik 1, gaya belajar mahasiswa sangat tinggi adalah independent 53%, avoidant 12%, collaborative 62%, dependent 68%, competitive 23%,dan participant 67%. Gaya belajar yang tinggi adalah independent 53%,

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 avoidant12%, collaborative 62%, dependent 68%, competitive 23%,dan participant 67%. Gaya belajar dalam kategori sedang adalah independant 28%, avoidant 50%, collaborative 8%, dependent 26%, competitive 39%, dan participant 15%. Gaya belajar dalam kategori rendah adalah independent 0%, avoidant 33%, collaborative 0%, dependent 0%, competitive24% dan participant 0%. Gaya belajar dalam kategori sangat rendah adalah independent 0%, avoidant 3%, collaborative 0%, dependent 0%, competitive 0%, dan participant 0%. Berdasarkan paparan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa sebagian mahasiswa telah memiliki gaya belajar independent, collaborative, dependent, competitive, participant yang tinggi dan hanya sebagian kecil mahasiswa memiliki gaya belajar yang avoidant tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya memiliki hanya satu gaya belajar. Mahasiswa menggunakan beberapa gaya belajar di dalam menerima, mengolah dan memproses materi perkuliahan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni faktor fisik, emosional, sosiologis dan lingkungan. Selain faktor-faktor tersebut gaya belajar juga dipengaruhi oleh tipe kepribadian, kebiasaan atau habit, serta berkembang sejalan dengan waktu dan pengalaman. Setiap gaya belajar akan mempengaruhi gaya belajar yang satunya yaitu independent tinggi maka dependent rendah, Participant tinggi maka avoidant rendah, collaborative tinggi maka competitive rendah ataupun sebaliknya. Pada penelitian ini, gaya belajar independent dan dependent sama-sama tinggi

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 yaituindependent 53% dan dependent 68%. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh mata kuliah yang menuntut mahasiswa independent dan dependent. Selain itu juga, ketidakseimbangan independent dan dependent juga dipengaruhi oleh pemilihan item-item kuesiner yang kurang sesuai dengan pengalamannya sendiri. Sedangkan gaya belajarparticipant danavoidant , collaborative dan competitivesaling mempengaruhi dimanaparticipant tinggi (67%) maka avoidant rendah (12%),dan collaborative tinggi (62%) maka competitive(23%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa ketika menggunakan gaya belajar participant ketika belajar maka gaya belajar avoidantnya akan menjadi rendah dan bila mahasiswa mahasiswa belajar menggunakan gaya belajar collaborative maka gaya belajar competitivenya akan rendah. Mahasiswa yang memiliki gaya belajar independent adalah orang yang suka berpikir untuk diri sendiri, memilih untuk bekerja sendiri, tetapi mendengarkan ide orang lain, hanya mempelajari apa yang mereka anggap penting dan percaya dengan kemampuan mereka, dan memilih kelas yang menganut student-centerd karena mereka suka membentuk pengetahuan mereka sendiri. Mahasiswa yang memiliki gaya belajar independent yang tinggi mengerjakan tugas-tugas dengan serius. Mahasiswa yang memiliki gaya belajar independentini dipengaruhi oleh kebiasaan belajar yang menuntut mahasiswa untuk belajar sendiri. Selain itu juga gaya belajar ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan di sekitarnya.

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 Mahasiswa yang memiliki gaya belajar avoidant adalah orang tidak ikut berpartisipasi dalam diskusi kelas dan menyukai evaluasi diri. Mahasiswa yang memiliki gaya belajar ini tidak memiliki keinginan untuk belajar karena mereka menggangap bahwa apa yang dipelajari tidak menarik dan jarang mengerjakan tugas. Hal ini dipengaruhi motivasi belajar mahasiswa yang rendah hingga menyebabkan mahasiswa kurang berminat untuk mengikuti perkuliahan dan tidak mengerjakan tugas Mahasiswa yang memiliki gaya belajarcollaborative adalahorang yangbelajar dengan berbagai ide dan bakat, bekerja sama dengan para dosen dan suka bekerja sama dengan orang lain dan suka berdiskusi di kelas dan kelompok proyek.Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya belajar mahasiswa angkatan 2012 adalah Kebiasaan belajar mahasiswa 2014 yang dari semester I mengerjakan tugas kelompok. Dalam kelompok mahasiswa dituntut untuk mengungkapkan pendapat ataumasukan-masukan, dan mendengarkan pendapat orang lain agar mencapai tujuan yang di harapkan. Mahasiswa yang memiliki gaya belajar dependent adalah individu yang rasa ingin tahu intelektualnya hanya sedikit, belajar hanya apa yang dibutuhkan, melihat guru dan teman sebaya sebagai sumber struktur daan dukungan figure otoritas untuk menetapkan pedoman, serta menyelesaikan tugas sewaktu tenggang dan sesuai instruksi. Mahasiswa yang memiliki gaya belajardependent adalah individu yang tergantung dengan orang lain dan kurang bisa menjadi pribadi yang mandiri di dalam mengerjakan tugas-tugas kuliah. Hal ini

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 dipengaruhi oleh faktor pengalaman mahasiswa yang selalu di beri instruksi untuk mengerjakan tugas. Pemberian instruksi yang dilakukan secara berulangulang tersebut membuat mahasiswa mulai terbiasa belajar sesuai instruksi hingga akhirnya mereka tidak dapat belajar kalau tidak ada instruksi. Mahasiswa yang memiliki gaya belajar competitive adalah individu yang mempelajari materi agar lebih baik dari orang lain, berkompetisi dengan mahasiswa lain untuk mendapatkan reward dan menggangap kelas sebagai situasi menang-kalah, dimana mereka yang harus menang. Mahasiswa yang tingkat gaya belajar competitive yang tinggi akan berusaha menyelesaikan semua tugas dan ujian dengan baik dari mahasiswa lainnya supaya mendapat reward dari dosen berupa pujian maupun nilai. Mahasiswa memiliki gaya belajar competitive dipengaruhi oleh faktor lingkungan keluarga yang menuntut mahasiswa untuk selalu menjadi yang terbaik. Hal ini membuat mahasiswa berusaha untuk menjadi yang terbaik di dalam kelas supaya menjadi kebanggan dalam keluarganya. Selain itu, gaya belajar competitive di pengaruhi oleh kebiasaan belajar yang dilakukan berulang-ulang untuk memotivasi mahasiswa di dalam belajar dan untuk mendapatkan prestasi. Mahasiswa yang memiliki gaya belajar participant adalah warga kelas yang baik dan menikmati kelas, mengambil bagian dalam kegiatan kursus sebanyak mungkin dan bersemangat dalam melakukan persyaratan yang diperlukan dan opsional termotivasi. Mahasiswa yang memiliki gaya belajar participant selalu mengikuti perkuliahan untuk mendapatkan pengetahuan

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 sebanyak-banyaknya dari setiap perkuliahan. Mahasiswa memiliki gaya belajar ini dipengaruhi oleh minat belajar mereka yang tinggi. Mahasiswa memiliki ketertarikan belajar di dalam kelas daripada harus berada dirumah. Selain faktor-faktor yang telah di jelaskan pada setiap gaya belajar tersebut, mahasiswa memiliki banyak gaya belajar dipengaruhi juga oleh tuntutan setiap mata kuliah yang dipelajari. Mahasiswa dituntut untuk berkerja dalam kelompok, mengerjakan tugas individu, bersaing dalam mendapatkan poin di kelas, serta dituntut untuk mengikuti perkuliahan 70% setiap mata kuliah. Mahasiswa angkatan 2012 merupakan mahasiswa yang berada pada masa remaja akhir yang usianya rata-rata 18-21 tahun dan sebagian besar jauh dari orangtua dan tinggal di rumah kos. Hal ini juga mempengaruhi gaya belajar mahasiswa pada umumnya. Jadi kalau dilihat secara keseluruhan bahwa mahasiswa menggunakan semua gaya belajar (independent, avoidant, collaborative, dependent, competitive dan parcipant). Keenam gaya tersebut, adabeberapa gaya belajar kurang sesuai jika digunakan di Perguruan Tinggi. Gaya belajar yang kurang sesuai akan di jadikan usulan topik-topik bimbingan belajar. C. Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Berdasarkan tabel 6 menunjukan ada Item gaya belajar dalam kategori sangat tinggi yaitu avoidant 1 item, collaborative 2 item, dependent 2 item dan tidak ada item gaya belajar independent, competitive dan participant dalam

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 kategori sangat tinggi. Item gaya belajar dalam kategori tinggi yaitu independent 7 item, avoidant 1 item, collaborative 8 item, dependent 5 item, competitive 4 item, dan participant 5 item. Item gaya belajar dalam kategori sedang yaitu independent 2 item, avoidant 5 item, dependent 2 item, competitive 3 item, participant 3 item dan tidak ada item gaya belajar collaborative dalam kategori sedang. Item gaya belajar dalam kategori rendah yaitu independent 1 item, avoidant 3 item, dependent 1 item, competitive 2 item, dan tidak ada item gaya belajar collaborative dan participant dalam kategori rendah. Tidak ada item gaya belajar dalam kategori sangat rendah. Jadi item-item gaya belajar sebagian dalam kategori tinggi dan hanya sebagian yang dalam kategori sangat tinggi, sedang dan rendah. Berdasarkan hasil pengukuran item-item gaya belajar disusun topiktopik bimbingan belajar. Usulan topik-topik bimbingan belajar disusun berdasarkan item gaya belajar yang kurang ideal jika terlalu tinggi digunakan di perguruan tinggi. Mengingat bahwa proses belajar di Perguruan Tinggi bervariasi dan sering menggunakan berbagai metode perkuliahan maka keenam gaya belajar tersebut mau tidak mau perlu digunakan sesuai dengan tuntutan di Perguruan Tinggi.Item-item yang digunakan untuk usulan topik bimbingan belajar adalah itemdependent, item competitive dan item avoidant. Pemilihan item-item tersebut dikarenakan jika item dependent tinggi maka mahasiswa akan tergantung dengan orang lain baik dosen maupun mahasiswa yang lainya, jika item competitive tinggi maka empati terhadap orang lain

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 berkurang sebab mahasiswa akan terus berusaha untuk menjadi yang terbaik di kelas dan jika item avoidant tinggi maka minat belajar mahasiswa belajar sangat rendah sehingga prestasi belajar mahasiswa kurang memuaskan. Oleh karena itulah peneliti mengusulkan topik-topik bimbingan belajar berdasarkan ketiga item gaya belajar tersebut yang tergolong dalam kategori tinggi. Usulan topik bimbingan belajar dapat dilihat pada tabel 7.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 Tabel 7. Usulan Topik-topik Bimbingan Belajar Mahasiswa Angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Tahun Akademik 2013/2014 No. 1. Dimensi Gaya Belajar Dependent No. Item 4.Saya ingin tahu dengan jelas harapan dosen terhadap mahasiswa Topik Bimbingan Kemandirian Belajar Tujuan Mahasiswa mampu mengembangkan kemandirian belajarnya 10. saya mengharapkan dosen untuk memberitahu apa yang penting untuk saya pelajari. Indikator a. b. c. Metode Sumber Mahasiswa dapat menjelaskan arti kemandirian belajar Mahasiswa dapat menyebutkan ciri-ciri kemandirian belajar Mahasiswa dapat menjelaskan faktorfaktor yang mempengaruhi kemandirian belajar a. Diskusi kelompok b. Tanya jawab Subliyanto.2011.Kemandirian Belajar.http://subliyanto.blogs pot.com/2011/05/kemandirianbelajar.html. Mahasiswa dapat menjelaskan arti berpikir menang- Dinamika kelompok dalam bentuk Covey, Stephen R.1994. 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif : memulihkan 22. saya mengerjakan tugas sesuai dengan yang diberikan oleh dosen saya. 34. penting bagi mahasiswa untuk mendapatkan supervise dari dosen untuk mengerjakan tugas-tugas 58. saya menginginkan dosen saya membuat catatan di papan tulis 2. Competitive 41. sangat penting bagi saya untuk menjadi mahasiswa yang terbaik di dalam kelas. Berpikir menang-menang dalam belajar Mahasiswa mengembangkan kepekaan a.

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 antarmahasiswa lainnya 47. untuk menjadi yang terbaik di kelas, saya menyelesaikan tugas lebih baik daripada mahasiswa lainnya. b. menang Mahasiswa dapat menjelaskan keuntungan berpikir menang-menang permainan dan refleksi. etika karakter. Jakarta: Binarupa Aksara Mahasiswa dapat menjelaskan arti dari motivasi belajar. Mahasiswa dapat menjelaskan jenis-jenis dan fungsi motivasi belajar. a. Tanya jawab b. Menonton film tentang motivasi belajar. Esti, Sri.1989 .Psikologi Pendidikan. Jakarta: Grafindo 53. saya ingin tahu seberapa baik mahasiswa lain dalam melakukan ujian dan tugas-tugas. 59. saya menginginkan dosen saya meberikan pengakuan yang lebih untuk pekerjaan yang baik saya lakukan. Avoidant 56. selama di dalam kelas, saya sering berbicara dengan orangorang di dekat saya Motivasi Belajar Mahasiswa mampu belajar dengan baik di kelas a. b. Nasution. 1982. Teknologi Pendidikan. Bandung: Bumi Aksara Priyitno, Elida. 1989. Motivasi Dalam Belajar. Jakarta: P2LPTK Sardiman, A,M. 1990. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali.

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini akan memuat kesimpulan dari hasil penelitian dan saran-saran bagi mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma serta pihak-pihak yang terkait dengan manfaat penelitian. A. KESIMPULAN Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswa angkatan 2012 Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Santa Dharma Tahun Akademik 2013/2014 memiliki gaya belajar independent, avoidant, collaborative, dependent, competitive, dan participant. Mahasiswa tidak hanya menggunakan satu atau dua gaya belajar saja tetapi mereka belajar dengan menggunakan gaya belajar yang sesuai dengan materi perkuliahan. Beberapa usulan topik bimbingan belajar yang diusulkan adalah kemandirian belajar, berpikir menang-menang dalam belajar, dan motivasi belajar. B. SARAN Berikut ini dikemukan beberapa saran yang sesuai dengan hasil penelitian untuk berbagai pihak: 1. Peneliti Lain a. Peneliti yang sama dengan subyek angkatan yang sama dapat melengkapi gambaran gaya belajar mahasiswa angkatan 2012 dengan 52

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 menggunakan metode wawancara ataupun dengan melakukan observasi di dalam kelas. b. Perlu dilakukan penelitian dengan model gaya belajar yang lainnya sebagai perbandingan seperti gaya belajar David Kolb, gaya belajar Dunn, gaya belajar Myers-Briggs. 2. Prodi Bimbingan dan Konseling Prodi dapat memperhatikan gaya belajar guna perkembangan pendampingan mahasiswa 3. Mahasiswa Mahasiswa dapat mengembangkan gaya belajar yang sesuai di Perguruan Tinggi guna meningkatkan prestasi belajar.

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Ali,Mohammad & Mohammad Asrori. 2011. Psikologi Remaja; Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara. Astuti, Endang Sri .2010. Bahan Dasar untuk Pelayanan Konseling pada Satuan Pendidikan Menengah (Jilid I). Jakarta: Grasindo Azwar, Saifudin. 2012. Metode Penelitian.Yogyakarta: Pustaka Pelajar ____________ 2009. Penyusunan Skala Psikologis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Deporter, Bobbi & Mike Hernacki. 2010. Quantum Learning: Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Bandung: Kaifa. Djamarah, Syaiful Bahri. 2011. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta. Grasha-Riehmann. Grasha-Reichmann Student Learning Style Scales Inventory. Dalam http://cft.uiowa.edu/files/cft.uiowa.edu/files/Grasha%20Reichmann %20 Student%20Learning%20Style%20Scales%20Inventory.pdf diunduh pada tanggal 14 April 2014 pada pukul 13.35WIB _______Student Learning Style Scales. Dalam http://web.cortland.edu/andersmd/learning/Grasha.htm. Diunduh pada tanggal 14 April 2014 pada pukul 12.34 WIB _______ Learning Style Survey. Dalam http://academic.cuesta.edu/ wholehealth/disted/ls_invent.htm diunduh pada tanggal 15 April 2014 pada pukul 12.26 WIB _______Student Learning Style Scales dalam http://www.angelfire.com/ny3/toddsvballpage/Cognitive/GR.pdf diunduh pada tanggal 17 Januari 2014 pada pukul 08. 35WIB Gunawan, Adi W. 2007. Genius Learning Strategy. Jakarta: Gramedia. Ghufron, Nur & Rini Risnawita. 2012. GayaBelajar: Kajian Teoritik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Hamalik, Oemar. 2007. Psikologi Belajar dan Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo 54

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 Margono.2007. Metodologi Penelitian Pendidikan: Komponen MKDK. Jakarta: Rineka Cipta Masidjo, I. 1995. Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius. Nazir, Moh. 2005. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia Ningrum, Falentin Kristian. 2005. Studi Deskriptif: Gambaran Gaya Belajar Mahasiswa Fakultas Psikologi Angkatan 2003 Universitas Sanata Dharma.Yogyakarta: Skripsi Prastiti, Sawitri Dwi & Pujiningsih, Sri. 2009. Pengaruh Faktor Preferensi Gaya Belajarterhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Akuntansi. Malang: Jurnal Rochmah, Elfi Yuliani.2005. Psikologi Perkembangan. Yogyakarta: Teras (STAIN Ponorogo) Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta Sukardi. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya. Jakarta:Bumi Aksara Suyono & Haryanto.2011. Belajar dan Pembelajaran: Teori dan Konsep Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya Tohirin. 2007. Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah (Berbasis Integrasi). Jakarta : RajaGrafindo Persada Whitney, F.L and J. Milholland. 1933. A Four Year Continuantion Study of A Teachers College Class. Jour.Educ. Res. 27, 1933, pp. 193-199 Winkel & Sr Hastuti. 2004. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan (Edisi Revisi). Yogyakarta: Media Abadi

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 56

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 Lampiran 1

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 Lampiran 2 KUESIONER GAYA BELAJAR Nim Kelas Usia Tempat tinggal Berikut ini : : : : Rumah/Kost (coret salah satu) PETUNJUK PENGISIAN disajikan beberapa pernyataan yang berkaitan dengan gaya belajar. Tujuan dari kuesioner ini adalah untuk mengetahui gaya belajar yang cenderung andaikuti. Bacalah setiap pernyataan dengan teliti. Tidak ada jawaban yang salah, semua jawaban adalah pengalaman anda sendiri. JAwaban anada akan dirahasiakan, sehingga and tidak perlu ragu dalam menjawab. Tentukanlah alternative jawaban yang sesuai dengan pengalaman Anda dengan memberikan tanda centang (√) pada kolom yang telah disediakan. Alternatif jawaban adalah sebagai berikut: SS : Sangat Setuju S : Setuju TS : Tidak Setuju STS : Sangat Tidak Setuju Kemudian tentukanlah alternatif jawaban yang paling sesuai bagimu. Selamat Mengerjakan

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 No Pernyataan Jawaban SS 1 Saya lebih senang mengerjakan tugas kuliah sendiri 2 Saya sering melamun di kelas 3 Saya senang belajar bersama dengan teman-teman 4 Saya ingin tahu dengan jelas harapan dosen terhadap mahasiswa 5 Untuk belajar yang lebih baik, perlu adanya persaingan dengan mahasiswa yang lainnya untuk mendapatkan perhatian dosen 6 Saya bersemangat untuk mempelajari materi perkuliahan 7 Gagasan-gagasan saya tentang materi kuliah sering kali sama baiknya dengan gagasan-gagasan materi kuliah. 8 Kegiatan-kegiatan di kelas biasanya membosankan 9 Saya senang mendiskusikan gagasan-gagasan saya tentang materi perkuliahan bersama teman-teman. 10 Saya mengharapkan dosen untuk memberitahu apa yang penting untuk saya pelajari 11 Perlu persaingan dengan mahasiswa yang lainnya untuk mendapatkan nilai yang bagus 12 Penting untuk hadir dalam perkuliahan 13 Saya belajar apa yang penting menurut saya, bukan apa yang penting menurut dosen 14 Saya jarang merasa senang dengan materi di perkuliahan S TS STS

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 No Pernyataan Jawaban SS 15 Saya senang mendengarkan pendapat-pendapat yang di ungkapkan oleh teman-teman di kelas. 16 Saya ingin instruksi yang jelas dan rinci tentang cara untuk menyelesaikan tugas 17 Saya harus bersaing dengan teman-teman untuk mengungkapkan pendapat/ dalam diskusi dalam kelas saya harus harus berkompetisi dengan teman-teman yang lain 18 Saya lebih banyak belajar di dalam kelas daripada harus tinggal di rumah 19 Banyak hal yang saya pahami dengan belajar sendiri 20 Saya tidak ingin menghadiri sebagian besar perkuliahan 21 Mahasiswa dapat lebih banyak belajar dengan cara mendiskusikan gagasan-gagasan mereka 22 Saya mengerjakan tugas sesuai dengan yang di berikan oleh dosen saya 23 Saya harus berprilaku agresif agar dapat berhasil di perkuliahan 24 Tanggungjawab saya adalah mendapatkan pengetahuan sebanyak-banyaknya dalam perkuliahan 25 Saya dapat menentukan materi yang penting bagi saya dalam perkuliahan 26 Sulit bagi saya untuk berkonsentrasi di kelas S TS STS

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 No Pernyataan Jawaban SS 27 Saya suka belajar bersama teman-teman lainnya untuk mempersiapkan ujian 28 Dosen yang membiarkan mahasiswanya mengerjakan tugas bukanlah dosen yang baik 29 Saya suka memecahkan suatu masalah dan menjawab pertanyaan itu sebelum orang lain 30 Kegiatan di kelas sangat menarik 31 Saya ingin mengembangkan gagasan-gagasan yang saya miliki di dalam materi perkuliahan 32 Saya belum bisa mengikuti perkuliahan di kelas 33 Gagasan-gagasan dari mahasiswa lainnya membantu saya untuk memahami materi kuliah 34 Penting bagi mahsiswa untuk mendapatkan supervisi dari dosen untuk mengerjakan tugas-tugas 35 Untuk menjadi yang terbaik di kelas, kita harus mampu mengalahkan orang lain 36 Saya mencoba untuk berpartisipasi sebanyak mungkin dalam sebuah kegiatan perkuliahan 37 Saya memiliki gagasan sendiri tentang bagaimana perkuliahan harus dijalankan 38 Saya belajar keras untuk mendapatkan yang terbaik 39 Suatu bagian yang terpenting dari perkuliahan adalah belajar untuk berteman dengan orang lain 40 Saya mencatat hampir semua kalimat guru di dalam kelas S TS STS

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 No Pernyataan Jawaban SS 41 Sangat penting bagi saya untuk menjadi mahasiswa terbaik di dalam kelas 42 Saya melakukan tugas perkuliahan, terserah itu tugas yang menarik atau tidak menarik bagi saya 43 Jika saya menyukai materi perkuliahan, saya akan mencoba untuk mengetahui lebih lanjut tentang materi yang dipelajari tersebut 44 Saya suka belajar sampai larut malam ketika ujian 45 Belajar seharusnya menjadi usaha bersama antara mahasiswa dan dosen 46 Saya menyukai perkulihan yang diorganisasikan dengan baik 47 Untuk menjadi yang terbaik di kelas, saya menyelesaikan tugas lebih baik daripada mahasiswa lainnya 48 Saya biasanya mengerjakan tugas sebelum waktu pengumpulan 49 Saya lebih suka mengerjakan tugas-tugas perkuliahan mengerjakannya sendiri. 50 Saya lebih senang dosen memperhatikan temanteman daripada saya 51 Saya suka mengajari teman saya ketika mereka tidak memahami sesuatu 52 Mahasiswa harus tahu apa materi yang akan di ujikan 53 Saya ingin tahu seberapa baik mahasiswa lain dalam melakukan ujian dan tugas-tugas S TS STS

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 No Pernyataan Jawaban SS 54 Saya menyelesaikan tugas yang wajib dan yang tidak wajib di kerjakan 55 Ketika saya tidak memahami materi, saya akan mencoba untuk memahaminya sendiri 56 Selama di dalam kelas, saya suka berbicara dengan orang-orang di dekat saya 57 Saya menikmati partisipasi dalam kegiatan kelompok kecil di dalam kelas 58 Saya menginginkan dosen saya membuat catatan di papan tulis 59 Saya ingin dosen saya memberikan pengakuan yang lebih untuk pekerjaan yang baik saya lakukan 60 Di dalam kelas, saya sering duduk di bangku depan. S TS STS

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 Lampiran 3 Tabulasi Data Uji Coba Kuesioner No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 NIM/ITEM 111114025 111114026 111114027 111114028 111114029 111114030 111114033 111114035 111114036 111114037 111114038 111114039 111114040 111114041 111114042 111114045 11114076 11114047 11114049 11114055 11114063 11114064 11114067 111114066 1 3 2 3 3 3 2 2 2 3 3 2 4 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 4 2 4 2 2 4 2 2 2 2 3 1 2 2 2 3 1 1 1 4 2 2 3 3 2 1 2 1 3 2 2 1 3 2 1 2 3 3 3 2 3 3 4 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 2 4 2 3 3 3 3 4 3 4 2 4 4 3 4 4 3 4 4 3 4 3 3 2 3 3 3 4 0 3 3 0 3 2 3 3 3 0 3 4 3 3 3 3 3 3 5 2 1 3 1 1 2 1 4 1 2 1 1 2 3 2 2 1 1 1 2 3 3 1 2 2 2 1 2 2 1 6 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 7 3 3 3 3 3 3 2 3 3 4 3 3 2 3 2 2 3 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 8 4 2 3 2 3 2 2 2 2 3 2 1 3 3 2 3 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 3 3 1 3 3 3 3 3 2 2 4 2 3 2 1 3 2 2 3 4 3 2 4 1 4 2 3 4 3 3 3 3 3 3 2 1 3 2 1 3 4 2 3 3 3 3 3 2 3 3 1 3 4 2 3 3 2 2 3 1 3 3 2 2 2 2 3 3 2 2 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 2 3 3 2 3 2 3 2 4 3 3 3 3 2 3 1 3 2 1 2 3 2 3 3 2 2 2 2 3 2 4 4 4 2 4 4 3 4 3 1 3 2 1 3 2 2 3 4 1 3 2 0 2 2 1 1 4 4 4 4 1 1 4 4 3 2 2 4 2 2 3 3 2 2 3 1 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 4 2 2 2 2 3 2 2 3 3 2 3 2 2 3 2 1 1 4 3 3 3 4 2 3 3 4 3 2 3 4 3 3 3 3 2 3 2 2 2 4 4 4 2 3 4 3 2 4 2 3 2 1 3 3 2 3 3 1 3 2 1 4 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 1 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 2 3 3 2 1 3 4 2 3 3 1 2 4 2 2 3 4 0 3 2 3 4 2 3 3 1 3 3 2 3 2 2 2 3 2 3 3 1 2 2 2 3 2 2 3 3 2 2 3 1 3 2 2 3 3 2 3 3 2 2 3 1 3 3 2 3 3 2 2 3 3 2 3 1 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 4 2 1 4 2 2 4 3 1 3 3 2

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 Tabulasi Data Uji Coba Kuesioner No NIM/ITEM 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 1 111114025 3 3 4 4 3 3 2 2 3 2 3 3 4 2 111114026 4 4 3 4 3 2 4 1 3 3 4 2 4 3 111114027 3 3 3 4 3 2 3 2 3 3 3 2 4 4 111114028 4 3 4 4 3 2 4 2 3 3 3 3 4 5 111114029 4 4 4 4 4 1 3 2 3 3 3 3 3 6 111114030 3 3 2 3 2 2 3 3 2 3 3 2 3 7 111114033 3 3 1 4 3 2 4 1 2 3 3 3 3 8 111114035 3 3 2 3 2 2 4 1 3 3 3 3 3 9 111114036 3 2 2 3 2 1 2 2 2 2 3 3 3 10 111114037 3 4 4 4 4 1 4 2 3 3 3 3 4 11 111114038 4 4 2 4 3 2 4 2 2 3 3 2 3 12 111114039 1 4 4 4 4 4 4 4 3 2 1 4 4 13 111114040 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 3 3 3 14 111114041 3 4 3 4 2 3 4 4 3 2 4 2 3 15 111114042 3 3 3 3 2 2 2 1 2 3 3 2 3 16 111114045 3 3 3 3 4 2 2 3 2 2 3 2 3 17 4 3 3 3 3 2 4 3 3 3 3 2 3 18 3 4 2 4 4 1 2 2 4 3 3 1 3 19 11114076 4 4 3 3 3 2 3 1 2 3 3 3 3 20 11114047 3 3 3 4 4 2 3 1 3 3 3 3 3 21 11114049 3 3 2 3 3 3 4 2 3 3 3 2 3 22 11114055 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 23 11114063 3 3 2 4 3 2 3 4 3 3 4 3 4 24 11114064 3 4 1 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 25 11114067 3 3 4 4 3 2 3 1 3 3 3 3 3 26 3 4 4 3 3 2 3 1 3 3 3 3 4 27 4 3 4 4 4 1 4 3 3 3 3 3 3 28 4 4 4 4 3 3 2 1 3 3 3 3 3 29 111114066 2 3 3 4 3 3 2 2 2 2 2 3 3 30 3 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 34 35 36 37 38 39 40 3 2 4 3 3 3 2 3 2 4 4 4 4 3 3 2 3 3 4 4 4 3 2 4 3 4 4 3 3 1 3 3 3 3 2 2 2 2 2 3 3 2 3 2 3 3 3 4 2 3 2 3 3 3 4 2 3 2 3 3 3 3 2 3 4 4 2 4 4 3 3 1 4 3 4 4 4 4 1 4 4 4 4 1 4 2 3 2 4 3 3 3 3 4 2 4 4 2 3 1 4 2 4 3 2 4 3 2 3 2 3 2 4 2 3 3 4 4 3 3 2 3 3 3 2 2 3 1 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 4 2 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 4 3 3 1 3 2 3 2 2 4 2 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 2 3 2 3 3 3 3 2 3 1 3 3 3 3 2 3 2 3 3 4 2 2 0 3 3 3 3 3 2 3 2 4 3 4 3 2

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 Tabulasi Data Uji Coba Kuesioner No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 NIM/ITEM 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 111114025 3 3 3 2 4 4 3 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 111114026 4 4 3 4 3 3 3 3 2 1 4 4 3 3 3 2 4 3 3 3 111114027 3 3 3 4 3 4 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 4 2 111114028 4 4 4 3 4 4 4 3 2 2 4 4 3 3 4 3 3 3 3 4 111114029 2 3 4 4 4 4 3 2 4 1 3 4 2 2 3 3 3 3 4 2 111114030 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 111114033 2 3 3 3 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 111114035 3 3 3 3 4 4 3 3 1 1 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 111114036 3 3 3 2 3 3 2 3 3 2 3 3 2 3 3 2 3 2 2 3 111114037 4 3 4 1 3 3 3 3 2 1 3 4 4 4 4 4 3 3 2 2 111114038 2 2 4 1 4 4 1 3 2 1 4 4 4 4 3 2 3 4 3 3 111114039 1 4 4 4 4 4 3 2 4 4 2 4 4 4 3 3 3 4 4 1 111114040 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 111114041 3 2 3 3 3 4 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 111114042 3 3 4 2 3 4 4 4 3 2 3 3 2 3 2 2 3 2 3 3 111114045 2 2 2 3 3 3 3 2 4 3 4 2 1 2 4 3 3 2 2 1 3 3 3 4 3 0 3 3 2 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 4 4 4 3 4 1 3 4 2 3 4 1 2 2 3 3 11114076 1 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 4 2 11114047 2 3 3 3 4 4 3 3 3 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 11114049 3 3 3 3 3 4 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 11114055 3 3 3 3 4 4 3 3 2 1 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 11114063 2 4 4 3 3 3 3 3 3 1 4 4 3 3 3 3 4 3 3 4 11114064 3 4 4 2 3 4 3 3 3 1 3 3 2 3 3 1 2 3 2 4 11114067 3 3 4 2 3 4 1 3 2 1 3 4 3 3 3 3 3 3 1 3 2 2 3 2 3 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 3 2 2 2 3 4 4 3 2 3 3 3 2 2 111114066 2 2 3 2 3 0 2 2 3 1 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 3 2 2 3 4 4 4 4 4 4 3 3 2

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 Lampiran 4 Tabulasi Data Penelitian No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 No/Item 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 121114001 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 2 121114002 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 2 3 3 3 3 3 2 121114003 3 1 3 3 3 3 3 2 3 1 3 3 2 3 3 2 3 3 4 1 121114005 2 3 4 4 4 3 2 3 3 2 2 3 3 2 2 3 3 2 3 2 121114007 3 3 4 4 2 3 3 3 4 3 2 4 2 3 3 3 3 3 3 1 121114009 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 1 3 3 3 3 2 3 2 121114011 4 2 2 3 3 3 2 4 2 2 2 3 3 3 2 3 3 2 4 2 121114012 2 1 4 3 3 3 3 2 3 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 2 121114015 3 2 3 3 3 3 3 3 4 4 2 4 4 2 3 3 3 3 3 2 121114016 3 2 3 4 3 3 3 3 3 2 3 4 4 2 3 3 3 3 3 1 121114018 3 1 3 3 1 3 3 2 3 1 1 4 2 2 3 3 1 2 4 1 121114019 4 1 3 3 1 3 3 3 3 2 1 4 3 1 3 4 2 2 3 1 121114020 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 2 4 3 4 3 3 2 121114021 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 3 2 3 2 121114022 3 1 4 3 2 3 3 2 4 2 3 4 4 3 4 3 2 3 4 2 121114023 3 2 3 3 1 3 3 2 3 2 1 4 2 2 4 4 2 2 3 1 121114024 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 2 2 3 3 2 3 3 3 121114025 2 2 4 4 2 4 4 2 4 3 2 4 2 2 4 4 2 3 2 1 121114026 3 2 3 3 2 3 3 2 4 2 3 4 3 2 4 3 2 2 3 1 121114027 4 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 2 121114028 3 2 3 3 1 3 3 2 3 2 2 4 3 2 3 3 1 2 3 2 121114030 3 2 3 3 2 3 3 2 3 3 2 4 2 2 3 3 2 3 3 2 121114031 2 2 4 3 2 3 3 3 3 4 2 3 4 3 4 3 2 2 3 2 121114032 4 2 4 2 1 3 3 1 4 2 1 4 3 2 4 4 1 3 4 1 121114033 2 2 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 2 2 2 2 121114035 3 2 4 3 1 2 3 2 2 3 1 4 2 2 3 4 1 3 3 2 121114036 2 1 3 4 3 4 4 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 1 121114037 4 2 2 3 2 3 3 2 2 2 3 4 3 2 3 3 3 2 4 1 121114038 2 3 3 4 2 3 3 2 3 2 4 4 4 3 3 4 3 2 3 1 121114039 2 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 4 2 2 3 3 3 2 2 3 121114040 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 121114041 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 4 3 2 3 3 3 3 3 2 121114042 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 4 3 2 3 4 2 2 3 2

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 Tabulasi Data Penelitian No No/Item 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 1 121114001 3 3 2 3 3 3 3 1 2 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 2 121114002 3 3 3 3 3 2 3 1 3 3 3 1 3 3 2 3 4 4 4 2 3 121114003 3 3 3 3 3 1 3 2 3 3 3 1 3 3 2 3 3 3 3 2 4 121114005 3 3 2 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 3 3 3 3 1 5 121114007 3 3 2 4 4 3 4 2 3 3 3 2 3 3 2 3 3 4 4 3 6 121114009 3 3 2 4 4 2 4 1 3 3 3 2 3 3 2 4 3 4 4 3 7 121114011 3 4 2 3 3 3 2 2 2 2 2 2 3 3 3 2 2 3 3 3 8 121114012 3 3 2 4 4 2 3 3 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 2 3 9 121114015 3 3 2 3 3 2 4 1 2 3 3 1 3 3 2 3 3 3 4 2 10 121114016 3 3 3 4 2 3 4 1 3 3 4 2 3 3 4 4 2 4 4 2 11 121114018 3 4 2 3 3 1 3 1 3 3 3 2 3 3 1 3 3 3 4 2 12 121114019 3 3 2 3 3 2 2 1 2 3 3 1 3 3 1 3 3 4 3 3 13 121114020 3 3 3 2 3 3 4 2 2 3 3 2 4 3 3 3 3 4 4 2 14 121114021 3 2 3 3 2 3 3 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 2 3 3 15 121114022 3 3 3 4 3 4 4 2 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 16 121114023 3 3 2 4 3 2 2 2 3 3 3 2 3 3 1 3 2 4 3 2 17 121114024 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 18 121114025 4 4 2 4 4 2 4 1 3 3 4 1 4 4 2 4 3 4 4 2 19 121114026 3 3 2 3 2 2 4 1 3 3 3 1 4 3 1 3 3 3 4 2 20 121114027 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 21 121114028 3 3 1 3 3 2 3 2 3 2 3 1 3 3 1 3 2 3 3 2 22 121114030 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 23 121114031 4 3 2 2 3 2 4 2 3 3 2 2 4 3 3 2 3 3 4 3 24 121114032 3 4 1 4 4 1 4 2 3 3 4 1 3 2 1 4 4 4 3 3 25 121114033 3 3 2 3 3 2 3 3 3 2 3 2 3 3 2 2 3 3 4 2 26 121114035 3 4 3 3 2 3 4 4 3 2 3 2 4 4 1 3 3 3 2 2 27 121114036 3 3 3 3 3 1 3 1 3 3 3 1 4 4 4 4 2 3 4 1 28 121114037 3 3 1 3 3 2 2 2 3 2 3 1 3 3 2 3 2 3 4 3 29 121114038 3 4 3 3 2 2 2 2 3 4 2 3 3 2 3 3 3 3 2 3 30 121114039 3 3 4 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 31 121114040 3 3 2 3 3 2 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 1 32 121114041 3 4 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 4 2 33 121114042 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 3

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 Tabulasi Data Penelitian No No/Item 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 1 121114001 2 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 2 3 3 2 3 2 2 121114002 1 4 3 3 4 4 4 2 3 1 2 4 3 3 3 3 3 4 4 3 3 121114003 3 3 3 2 3 4 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 4 121114005 3 2 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 4 2 4 3 3 3 1 5 121114007 3 3 3 3 4 3 4 3 3 2 3 4 4 3 3 4 4 4 4 3 6 121114009 3 4 4 4 4 4 3 3 2 3 4 4 4 2 3 3 4 3 3 7 121114011 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 2 2 3 2 2 2 8 121114012 2 3 2 4 2 4 3 2 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 4 4 9 121114015 2 3 3 2 4 4 2 3 3 2 3 4 2 3 1 2 4 2 2 2 10 121114016 4 3 3 2 3 4 2 2 2 2 4 4 3 3 3 3 4 3 4 3 11 121114018 3 4 3 2 3 3 3 3 4 1 3 4 3 3 1 2 3 2 2 4 12 121114019 2 4 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 1 3 3 3 4 3 13 121114020 3 2 3 2 2 3 2 3 3 2 3 4 3 2 1 2 2 2 3 3 14 121114021 4 3 4 3 2 3 2 3 2 3 3 4 4 4 3 3 2 3 4 4 15 121114022 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 4 4 3 4 2 3 4 3 4 2 16 121114023 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 1 3 3 3 3 3 17 121114024 3 3 3 1 3 3 1 2 3 2 2 3 3 2 3 3 3 3 2 3 18 121114025 3 4 4 2 4 3 2 2 2 2 3 4 3 3 1 4 4 3 3 4 19 121114026 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 2 2 1 3 3 3 2 4 20 121114027 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 21 121114028 2 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 4 3 3 1 3 3 3 3 2 22 121114030 2 3 3 3 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 23 121114031 3 3 3 4 3 4 2 2 1 2 3 3 3 3 2 4 4 4 4 2 24 121114032 4 3 4 2 4 4 4 4 3 2 3 4 4 3 1 2 4 4 3 3 25 121114033 2 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 2 2 3 2 3 3 26 121114035 3 3 4 3 4 3 3 4 3 2 3 3 2 2 1 3 3 4 4 2 27 121114036 4 3 4 4 4 4 4 4 3 2 4 4 4 4 2 3 3 2 1 4 28 121114037 3 3 4 2 3 3 3 3 4 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 29 121114038 4 4 3 1 4 3 3 3 2 2 3 4 4 3 2 2 3 4 3 3 30 121114039 3 2 3 1 2 3 3 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 2 31 121114040 0 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 3 3 2 32 121114041 3 4 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 33 121114042 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 Tabulasi Data Penelitian No No/Item 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 34 121114043 2 1 4 3 1 3 1 2 3 2 2 4 4 2 3 4 3 3 3 2 35 121114044 4 3 3 3 2 3 3 3 2 3 2 3 2 2 3 3 2 2 3 2 36 121114046 3 2 3 3 1 3 3 2 3 2 2 4 3 2 3 3 2 2 3 2 37 121114047 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 38 121114048 3 1 4 3 2 4 3 2 4 2 3 4 2 3 3 3 3 3 2 2 39 121114049 3 2 3 3 3 3 3 2 3 2 2 3 4 2 3 3 3 3 3 1 40 121114051 3 2 4 4 3 3 3 2 3 2 4 4 2 2 4 4 4 2 3 1 41 121114052 3 1 4 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 3 2 4 3 42 121114053 3 2 3 4 1 3 3 3 3 3 1 3 1 2 3 4 2 3 3 1 43 121114056 3 2 4 3 1 3 3 3 4 3 1 4 2 2 4 4 1 2 2 1 44 121114057 3 2 4 3 1 3 3 2 4 2 2 4 3 2 4 4 2 3 2 1 45 121114058 4 1 3 3 2 4 1 2 2 2 2 4 3 2 3 4 3 2 2 1 46 121114059 2 3 4 4 2 4 3 3 3 1 4 4 2 3 3 3 2 3 4 3 47 121114060 3 1 3 3 2 3 4 2 3 3 2 4 2 2 4 4 2 3 4 2 48 121114061 3 3 4 3 2 3 3 2 3 2 2 4 2 2 3 3 3 3 3 1 49 121114062 2 2 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 50 121114067 2 3 4 3 1 4 3 2 4 3 2 4 3 2 4 3 2 3 3 2 51 121114068 3 2 3 4 2 3 3 3 3 3 2 4 3 4 3 3 2 2 4 2 52 121114069 3 3 3 3 1 3 2 2 3 2 3 1 3 2 3 3 2 3 3 1 53 121114070 4 4 3 4 1 3 3 1 3 2 1 4 3 2 4 3 1 3 3 1 54 121114072 4 3 3 3 1 3 3 2 3 2 2 3 2 2 3 3 2 2 3 2 55 121114073 3 4 3 3 2 3 3 3 2 3 3 4 2 2 3 4 2 2 2 1 56 121114074 4 2 3 4 1 3 2 2 3 1 1 4 4 1 4 4 2 4 3 1 57 121114075 3 3 4 4 2 3 3 2 3 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 1 58 121114076 4 3 3 4 1 3 3 3 3 2 3 4 1 2 4 3 3 2 3 1 59 121114077 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 2 60 121114078 3 2 2 2 1 3 3 4 3 3 1 4 4 3 2 3 4 3 4 1 61 121114079 4 3 3 4 2 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 1 62 121114081 1 3 4 3 2 3 3 3 4 2 1 4 2 3 3 3 2 3 2 2 63 121114083 2 2 3 4 2 3 3 2 3 2 3 4 2 2 3 3 2 2 2 2 64 121114084 3 2 3 3 2 4 3 2 3 3 3 4 2 2 4 3 3 2 3 2 65 121114085 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 2 4 1 2 3 4 2 3 3 2 66 121114086 4 2 3 4 2 4 3 1 3 3 3 4 4 1 4 3 3 3 3 1

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 Tabulasi Data Penelitian No No/Item 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 34 35 121114043 3 3 2 3 3 2 3 2 2 2 3 2 3 2 2 4 4 4 3 3 121114044 2 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 2 2 3 2 3 3 3 3 2 36 121114046 3 3 1 3 3 2 3 2 2 3 3 2 4 3 1 2 2 3 3 2 37 121114047 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 4 1 4 3 4 4 4 4 3 4 38 121114048 4 4 3 4 4 2 4 2 3 4 4 1 4 3 3 4 4 4 3 4 39 121114049 3 2 3 4 4 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 40 121114051 4 4 3 4 2 3 3 2 3 3 4 3 4 4 2 4 3 3 3 2 41 121114052 3 3 2 4 3 3 3 2 3 2 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 42 121114053 3 4 1 4 3 3 3 1 3 3 3 2 3 3 1 3 2 3 3 2 43 121114056 4 4 2 3 3 3 4 2 2 3 2 1 4 4 1 3 2 3 2 2 44 121114057 4 4 2 4 4 1 4 2 2 3 4 1 4 4 1 4 3 4 4 2 45 121114058 2 4 4 4 2 1 3 1 4 3 4 2 4 3 2 4 2 4 4 4 46 121114059 3 3 2 4 4 2 4 2 3 2 3 1 3 3 2 3 3 4 4 1 47 121114060 3 3 3 4 3 2 2 2 4 4 4 2 3 4 2 3 3 3 3 2 48 121114061 3 3 2 4 4 2 3 1 2 4 4 1 4 4 3 3 3 4 3 3 49 121114062 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 50 121114067 4 3 2 4 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 2 4 3 4 3 3 51 121114068 2 3 2 3 3 3 2 3 1 2 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 52 121114069 3 3 3 3 3 2 3 3 1 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 53 121114070 3 3 3 4 2 3 4 4 3 3 3 1 4 4 2 3 3 3 4 2 54 121114072 3 3 1 2 3 2 3 2 2 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 2 55 121114073 3 3 3 3 3 4 3 2 3 2 3 2 4 3 2 3 3 3 3 2 56 121114074 3 4 2 4 3 2 3 4 3 3 3 1 3 3 1 4 4 3 4 2 57 121114075 2 3 3 3 3 2 3 2 2 2 2 2 3 2 2 3 3 3 3 3 58 121114076 3 4 2 4 4 2 3 1 2 3 4 2 4 4 3 3 3 3 2 2 59 121114077 2 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 2 60 121114078 3 3 2 3 3 2 2 2 2 2 3 2 3 3 1 3 3 3 2 2 61 121114079 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 62 121114081 3 3 2 4 3 3 4 2 2 1 4 2 3 3 1 3 3 3 4 1 63 121114083 3 3 2 3 3 2 3 2 2 3 3 2 3 4 2 3 3 3 3 2 64 121114084 3 3 2 4 3 2 3 2 2 3 3 2 3 4 2 3 2 4 3 2 65 121114085 3 3 3 4 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 66 121114086 3 3 2 3 3 2 3 2 3 4 4 1 3 3 3 4 3 3 4 3

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 Tabulasi Data Penelitian No No/Item 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 34 121114043 3 4 4 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 35 121114044 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 2 2 3 3 3 36 121114046 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 1 3 3 2 2 2 37 121114047 3 4 3 4 3 4 4 3 4 3 4 3 4 3 4 4 3 1 1 1 38 121114048 4 3 3 3 3 4 4 3 3 2 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 39 121114049 3 2 2 2 3 3 3 3 3 1 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 40 121114051 4 4 3 2 3 4 4 2 3 2 4 4 3 2 3 2 3 3 3 1 41 121114052 3 3 3 3 4 3 3 3 3 2 2 3 4 3 3 3 3 3 3 2 42 121114053 2 3 3 2 4 4 3 4 4 2 3 3 3 3 1 3 3 3 4 2 43 121114056 3 3 4 4 4 4 3 4 3 2 3 4 3 3 1 2 4 4 4 3 44 121114057 1 4 4 2 4 4 4 4 4 2 4 2 3 4 1 3 4 3 4 4 45 121114058 3 4 2 2 4 4 4 4 4 3 3 4 3 4 1 3 4 3 3 4 46 121114059 3 3 3 3 3 3 3 3 1 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 47 121114060 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 48 121114061 3 3 3 2 3 3 3 3 3 1 3 3 2 3 3 3 3 2 2 2 49 121114062 3 3 3 2 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 50 121114067 4 3 3 4 3 4 3 3 3 2 4 3 3 3 2 3 4 2 3 3 51 121114068 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 52 121114069 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 2 3 53 121114070 3 4 4 2 3 4 3 3 3 2 3 3 2 3 2 4 4 2 3 3 54 121114072 2 3 3 2 3 3 2 2 3 2 3 3 2 3 2 3 3 2 3 3 55 121114073 3 3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 2 2 3 2 3 3 3 3 2 56 121114074 2 2 4 2 4 4 2 3 4 1 3 4 4 3 1 1 3 4 4 3 57 121114075 3 1 3 2 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 2 2 2 58 121114076 3 2 4 4 4 4 2 2 3 2 4 4 3 2 1 3 4 2 2 2 59 121114077 3 3 3 2 3 3 2 2 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 60 121114078 1 3 4 1 3 3 2 3 3 1 3 3 2 3 1 3 3 1 2 2 61 121114079 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 4 3 4 3 4 62 121114081 3 2 4 3 4 4 3 2 2 2 3 3 3 2 1 3 3 1 3 3 63 121114083 3 2 3 3 3 3 2 3 2 2 3 3 3 3 2 2 3 3 2 3 64 121114084 3 3 3 2 3 3 3 3 2 2 3 4 2 3 2 2 3 3 3 2 65 121114085 2 3 3 3 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 66 121114086 4 3 4 2 3 4 3 3 4 2 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 Lampiran 5 Hasil Perhitungan Validitas “ Independent” NO Correlations 1 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 7 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 13 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 19 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 25 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 31 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 37 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 43 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 49 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 55 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Hasil 0.601878714 0.000433832 30 0.470321031 0.008722268 30 0.630530395 0.000187792 30 0.537223923 0.002204394 30 0.708546071 1.1789E-05 30 0.560955688 0.001261035 30 0.293610648 0.115308667 30 0.150720032 0.426609566 30 0.216193111 0.251193078 30 0.62773261 0.000204535 30 Keputusan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid tidak valid tidak valid Valid

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 Hasil Perhitungan Validitas “ Avoidant” No Correlations 2 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 8 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 14 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 20 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 26 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 32 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 38 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 44 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 50 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 56 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Hasil 0.744573 2.38E-06 30 0.140478 0.459047 30 0.711008 1.06E-05 30 0.61619 0.000288 30 0.720633 7.08E-06 30 0.184408 0.329299 30 0.647355 0.00011 30 0.543146 0.001925 30 0.005543 0.976809 30 0.595021 0.000524 30 Keputusan Valid tidak valid valid valid valid tidak valid valid valid tidak valid valid

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 Hasil Perhitungan Validitas “ Collaborative” No Correlations 3 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 9 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 15 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 21 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 27 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 33 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 39 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 45 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 51 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 57 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Hasil Keputusan 0.55578 Valid 0.001429 30 0.580211 Valid 0.000777 30 0.320678 Valid 0.084032 30 0.375527 Valid 0.040857 30 0.790414 Valid 2.04E-07 30 0.458405 Valid 0.010846 30 0.579053 Valid 0.0008 30 0.284093 Valid 0.128142 30 0.428455 Valid 0.018165 30 0.562963 Valid 0.001201 30

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 Hasil Perhitungan Validitas “ Dependent” No. Correlations 4 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 10 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 16 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 22 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 28 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 34 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 40 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 46 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 52 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 58 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Hasil Keputusan 0.521689 Valid 0.00311 30 0.467429 valid 0.009202 30 0.619382 valid 0.000263 30 0.545861 valid 0.001807 30 0.579681 valid 0.000787 30 0.442276 valid 0.014397 30 0.34501 valid 0.061874 30 0.505137 valid 0.004411 30 0.586295 valid 0.000662 30 0.510256 valid 0.003967 30

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 Hasil Perhitungan Validitas “ Competitive” No Correlations 5 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 11 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 17 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 23 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 29 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 35 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 41 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 47 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 53 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 59 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Hasil Keputusan 0.60897 valid 0.000355 30 0.557579 valid 0.001369 30 0.249233 tidak valid 0.184121 30 0.326691 valid 0.078063 30 0.543336 valid 0.001917 30 0.252771 tidak valid 0.177767 30 0.615535 valid 0.000294 30 0.512221 valid 0.003807 30 0.597669 valid 0.000487 30 0.679989 valid 3.57E-05 30

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 Hasil Perhitungan Validitas “ Participant” No Correlations 6 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 12 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 18 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 24 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 30 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 36 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 42 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 48 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 54 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N 60 Pearson Correlation Sig. (2-tailed) N Hasil Keputusan -0.13949 tidak valid 0.462246 30 0.618021 valid 0.000273 30 0.586804 valid 0.000653 30 0.496543 valid 0.005254 30 0.629864 valid 0.000192 30 0.596719 valid 0.0005 30 0.447619 valid 0.013126 30 0.555036 valid 0.001455 30 0.574416 valid 0.000901 30 0.450154 valid 0.012557 30

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 Lampiran 6 Hasil Perhitungan Reliabilitas Reliability Statistics Cronbach's N of Items Alpha 0.785419 60

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81

(100)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Tingkat kecerdasan emosi mahasiswa angkatan 2015 program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan implikasinya terhadap usulan topik-topik kegiatan pengembangan diri.
0
0
92
Deskripsi tingkat perkembangan moral mahasiswa angkatan 2012 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun akademik 2014/2015 menurut teori Kohlberg dan implikasinya terhadap usulan usaha-usaha untuk meningkatkan perkemb
0
0
2
Persefsi mahasiswa terhadap perilaku asertifnya : studi deskriftif pada mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta angkatan tahun 2014 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan pribadi sosial.
0
2
99
Motivasi belajar pada mahasiswa : studi deskriptif tingkat motivasi belajar pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Angkatan 2013/2014 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan akademik.
0
1
79
Deskripsi tingkat kesiapan mahasiswa menghadapi pernikahan (studi deskriptif pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan 2012 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan implikasinya pada usulan topik-topik bimbingan persiapan berkeluarga).
0
0
84
Gaya belajar mahasiswa angkatan 2013 Program Studi Bimbingan Dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun akademik 2013/2014 dan implikasinya pada usulan topik-topik bimbingan belajar.
0
2
87
Kecerdasan emosi mahasiswa baru : studi deskriptif pada mahasiswa semester II kelas A angkatan 2013 Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014 dan implikasinya pada usulan topik-topik bimbingan pribad
0
0
132
Tingkat self regulated learning mahasiswa (studi deskriptif pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012 tahun ajaran 2014/2015 dan implikasinya terhadap topik-topik self transformation training).
1
2
104
Tingkat self regulated learning mahasiswa (studi deskriptif pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan 2012 tahun ajaran 2014/2015 dan implikasinya terhadap topik-topik self transformation training) - USD Repos
0
0
102
Deskripsi motivasi belajar mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma angkatan tahun 2010 - USD Repository
0
0
92
Kebiasaan belajar siswa-siswi kelas VII SMP Kanisius Kalasan Yogyakarta tahun pelajaran 2012/2013 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan belajar - USD Repository
0
0
77
Deskripsi tingkat prokrastinasi akademik dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan belajar : studi deskriptif pada mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, angkatan 2013, semester 2 - USD Reposito
0
0
109
Tingkat kecenderungan perilaku konsumtif mahasiswa Program Studi Bimbingan Dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta angkatan 2011 tahun akademik 2013/2014 - USD Repository
0
0
68
Deskripsi tingkat resiliensi terhadap stres dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan kelompok : studi deskriptif pada mahasiswa angkatan 2013, semester 2 kelas A program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tahu
0
0
150
Deskripsi tingkat kemandirian belajar mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Universitas Sanata Dharma Yogyakarta angkatan 2013 dan implikasinya terhadap usulan topik-topik bimbingan klasikal - USD Repository
0
0
112
Show more