Analisis kualitas soal pilihan ganda ulangan tengah semester II kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia tahun ajaran 2013/2014 - USD Repository

Gratis

0
0
107
7 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ANALISIS KUALITAS SOAL PILIHAN GANDA ULANGAN TENGAH SEMESTER II KELAS 1 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN AJARAN 2013/2014 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun Oleh: Yolanda Elzanuari Puspaningtyas 101134072 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ANALISIS KUALITAS SOAL PILIHAN GANDA ULANGAN TENGAH SEMESTER II KELAS 1 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN AJARAN 2013/2014 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Disusun Oleh: Yolanda Elzanuari Puspaningtyas 101134072 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI SKRIPSI ANALISIS KUALITAS SOAL PILIHAN GANDA ULANGAN TENGAH SEMESTER II KELAS 1 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN AJARAN 2013/2014 Disusun Oleh: Yolanda Elzanuari Puspaningtyas 101134072 Telah disetujui oleh: Pembimbing I, Dra. Haniek Sri Pratini, M. Pd. Tanggal, 24 Juli 2014 Pembimbing II, Eny Winarti, S.Pd., M. Hum., Ph.D Tanggal, 24 Juli 2014 ii

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI SKRIPSI ANALISIS KUALITAS SOAL PILIHAN GANDA ULANGAN TENGAH SEMESTER II KELAS 1 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN AJARAN 2013/2014 Dipersiapkan dan ditulis oleh : Yolanda Elzanuari Puspaningtyas 101134072 telah dipertanggungjawabkan di depan Panitia Penguji pada tanggal 11 Agustus 2014 dan dinyatakan telah memenuhi syarat Susunan Panitia Penguji Nama Lengkap Tanda Tangan Ketua : Gregorius Ari Nugrahanta, SJ., S.S., BST., M.A ____________ Sekretaris : Christiyanti Aprinastuti, S.Si., M.Pd ____________ Anggota 1 : Haniek Sri Pratini., M.Pd ____________ Anggota 2 : Eny Winarti., S.Pd., M. Hum., Ph.D ____________ Anggota 3 : Galih Kusumo., S.Pd., M.Pd. ____________ Yogyakarta, 11 Agustus 2014 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Dekan Rohandi, Ph.D iii

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN Karya ini dipersembahkan untuk:  Tuhan yang Maha Esa untuk segala perlindungan dan berkat-Nya  Orang Tua yang terhebat, Bapak Juanda dan Ibu Sulasmi yang selalu memberikan doa, cinta kasih, dukungan moral dan materiil  Kerabat-kerabat: Isaq Puspa Ardhi, Yuniar Miraubella Puspanindya, Tegar Puspa Aji Pamungkas, Charelsen Aprillio Puspabhaskara sebagai pemberi semangat  Bona Ventura Purboningrat  Kelas E PGSD Sanata Dharma seperjuangan memperoleh gelar sarjana  Sahabat-sahabatku dari luar Universitas Sanata Dharma iv

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI MOTTO “Bapa Kami yang ada di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin)” Matius 6: 9-13 v

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau sebagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 11 Agustus 2014 Peneliti Yolanda Elzanuari Puspaningtyas vi

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma : Nama : Yolanda Elzanuari Puspaningtyas Nomor Mahasiswa : 101134072 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul : ANALISIS KUALITAS SOAL PILIHAN GANDA ULANGAN TENGAH SEMESTER II KELAS 1 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN AJARAN 2013/2014 Dengan demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet maupun memberikan royalty kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal : 11 Agustus 2014 Yang menyatakan (Yolanda Elzanuari Puspaningtyas) vii

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRAK ANALISIS KUALITAS SOAL PILIHAN GANDA ULANGAN TENGAH SEMESTER II KELAS 1 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN AJARAN 2013/2014 Oleh: Yolanda Elzanuari Puspaningtyas 101134072 Masyarakat beranggapan bahwa anak pandai adalah anak yang selalu mendapatkan nilai tes tinggi tanpa mempertanyakan kualitas soal. Hal tersebut mendorong peneliti untuk mengetahui kualitas soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester (UTS) II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia pada Sekolah Dasar (SD) X di Klaten tahun ajaran 2013/2014 ditinjau dari faktor yang mempengaruhinya. Untuk menanggapi tujuan penelitian tersebut peneliti menggunakan desain penelitian non eksperimental kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data wawancara informal dan studi pustaka. Populasi penelitian ini adalah semua Sekolah Dasar (SD) di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Klaten dengan sampel SD X di Klaten. Teknik pengambilan sampel penelitian ini sampel acak bersrata. Data dari tes dan hasil tes dianalisis menggunakan program TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. Analisis dipetakan dengan faktorfaktor yang mempengaruhi kualitas soal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa soal pilihan ganda Ulangan tengah Semester II kelas 1 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia cenderung belum berkualitas. Masalah-masalah yang ditemukan dalam tes tersebut adalah Soal tidak memenuhi lima faktor yang mempengaruhi validitas soal yang dilihat dari alat tes, soal pilihan ganda ditinjau dari validitas isi menunjukkan hasil yang tidak valid, soal pilihan ganda ditinjau dari kadar validitas dengan skor korelasi poin biserial menunjukkan satu butir soal yang valid. Soal tidak memenuhi syarat tes tertulis pilihan ganda. Kata kunci : Soal Pilihan Ganda, Kualitas Soal, Ulangan Tengah Semester (UTS) viii

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRACT QUALITY ANALYSIS OF MULTIPLE CHOICE QUESTIONS OF SECOND MID SEMESTER FOR GRADE 1 IN INDONESIAN LANGUAGE SUBJECTS, ACADEMIC YEAR 2013/2014 By: Yolanda Elzanuari Puspaningtyas 101134072 People assume that smart children are they who always acquire the best score for their examination without knowing the quality of the question. It encourages researcher to understand the quality of multiple choice questions that is given for second mid semester examination for Indonesian language subject for grade 1 (X) elementary school in Klaten, academic year 2013/2014 in terms of the factors influencing it. To respond to the purpose of the study, researcher used a descriptive quantitative non-experimental research design. The technique of data collection by an informal interviews and literature review. The research population was all the elementary school (SD) under the District Education Office of Klaten district and as sample SD X in Klaten. The sampel capture tecniques of this research based on the random sample. Data from the test and the test results were analyzed using TAP (Test Analysis Program) version 12. 9 23. It was mapped to the factors influencing the quality of questions. The results of this research represent that the quality of the Multiple Choice Questions of second mid Semester examination for grade 1 of Indonesian language subject is not good enough. The problems found in these tests are questions do not conform to the five factors that affect the validity of the questions seen by the test tool; multiple choice questions in terms of content validity showed invalid results, multiple choice questions in terms of content validity of the point bisserial correlation scores indicate one valid item. Questions were not qualified to the written multiple choice test. Keywords: Multiple Choice Questions, Quality of Questions, Mid Semester ix

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur dan terima kasih peneliti panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus dan Bunda Maria yang telah melimpahkan berkat-Nya, sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi dengan judul ANALISIS KUALITAS SOAL PILIHAN GANDA ULANGAN TENGAH SEMESTER II KELAS 1 MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA TAHUN AJARAN 2013/2014 Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk memenuhi tugas dan syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma. Peneliti menyadari dalam penyusunan ini tidak lepas dari dukungan dan bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam kesempatan yang baik ini peneliti ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada : 1. Rohandi, Ph.D selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma telah memberikan ijin penelitian. 2. Romo G. Ari Nugrahanta selaku Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma telah memberikan ijin penelitian. 3. Ibu Haniek Sri Pratini selaku dosen pembimbing I yang telah membimbing dengan penuh kesabaran. 4. Ibu Eny Winarti selaku dosen pembimbing II yang dengan penuh ketelitian memeriksa skripsi ini. 5. Kedua orangtuaku, Bapak Juanda dan Ibu Sulasmi yang tidak pernah lelah memberikan kasih sayang, dukungan baik moril maupun material serta semangat kepada penulis. 6. Kakakku Izaq Puspa Ardhi yang telah memberikan doa dan dukungan dalam proses penyelesaian skripsi ini. 7. Adik-adikku Yuniar Miraubella Puspanindya, Tegar Puspa Aji Pamungkas, dan Charelsen Aprillio Puspabhaskara yang telah memberikan doa dan dukungan dalam proses penyelesaian skripsi ini. 8. Bona Ventura Purboningrat yang telah memberikan doa, semangat dan dukungan dalam proses penyelesaian skripsi ini. x

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9. Teman seperjuanganku Theresia Yogi Wirastri, terima kasih atas cemooh, dukungan, doa dalam proses penyelesaian skripsi ini. 10. Sahabat-sahabatku terkasih : Avi, Sita, Anis, Trimanto, Bertha dan Eva yang selalu memberikan semangat kepada saya. Terima kasih sudah menjadi teman berkeluh kesah selama ini. 11. Teman-teman kelas E angkatan 2010, terima kasih atas dukungan dan perhatiannya selama ini. 12. Sinto yang telah membantu peneliti dalam menyusun abstract. 13. Semua pihak dan teman-teman yang telah membantu penyusunan skripsi yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Peneliti menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu saran, kritik, dan masukan sangat diharapkan demi perbaikan skripsi ini. Akhir kata, peneliti berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi semua pihak yang memerlukannya. Peneliti Yolanda Elzanuari Puspaningtyas xi

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ......................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ..................................................................... iii HALAMAN PERSEMBAHAN .................................................................. iv HALAMAN MOTTO ................................................................................. v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ...................................................... vi PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ....................................... vii ABSTRAK................................................................................................... viii ABSTRACT.................................................................................................. ix KATA PENGANTAR ................................................................................. x DAFTAR ISI ............................................................................................... xii DAFTAR TABEL ....................................................................................... xiv DAFTAR GAMBAR ................................................................................... xv DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................... xvi BAB I PENDAHULUAN ............................................................................ 1 A. Latar Belakang Masalah .................................................................... 1 B. Batasan Masalah Penelitian ............................................................... 3 C. Rumusan Masalah ............................................................................. 4 D. Tujuan Penelitian .............................................................................. 4 E. Manfaat penelitian ............................................................................. 5 F. Definisi Operasional .......................................................................... 5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA ................................................................. 7 A. Kajian Teori ...................................................................................... 7 1. Kualitas soal ................................................................................ 7 2. Validitas ...................................................................................... 8 3. Reliabilitas .................................................................................. 11 4. Soal Pilihan Ganda ...................................................................... 13 5. Ulangan tengah Semester ............................................................. 25 6. Standar Isi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 1................... 25 xii

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI B. Pelitian yang Relevan ........................................................................ 29 C. Kerangka Berpikir ............................................................................. 31 D. Hipotesis Penelitian ........................................................................... 32 BAB III METODE PENELITIAN ............................................................. 33 A. Jenis Penelitian .................................................................................. 33 B. Waktu dan Tempat Penelitian ............................................................ 34 C. Populasi Dan Sampel Penelitian ........................................................ 34 D. Variabel Penelitian ............................................................................ 36 E. Teknik Pengumpulan Data ................................................................ 36 F. Instrumen Penelitian .......................................................................... 36 G. Teknik Pengujian Instrumen .............................................................. 37 H. Teknik Analisis Data ......................................................................... 37 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ............................. 40 A. Hasil Penelitian ................................................................................. 40 B. Pembahasan ...................................................................................... 41 BAB V PENUTUP ...................................................................................... 65 A. Kesimpulan ....................................................................................... 65 B. Keterbatasan Penelitian ..................................................................... 67 C. Saran ................................................................................................. 68 D. Daftar Referensi ................................................................................ 69 xiii

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL Halaman Tabel 2.1 Kategori Tingkat Kesukaran .......................................................... 20 Tabel 2.2 Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas Satu Semester I Sekolah Dasar ................................ 27 Tabel 2.3 Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas Satu Semester II Sekolah Dasar ............................... 28 Tabel 4.1 Examine Analysis .......................................................................... 43 Tabel 4.2 Peserta Didik Dengan Skor Di Bawah Rata-Rata ........................... 45 Tabel 4.3 Item Difficulty ............................................................................... 46 Tabel 4.4 Options Analysis............................................................................ 49 Tabel 4.5 Kadar Validitas.............................................................................. 58 Tabel 4.6 Discrimination Index ..................................................................... 59 Tabel 4.7 Analisis Masalah Soal Pilihan Ganda ............................................ 62 Tabel 4.8 Kesesuaian Kisi-kisi Dengan Standar Isi........................................ 72 xiv

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 2.1 Diagram Kemencengan Positif dan Kemencengan Negatif ......... 21 Gambar 2.2 Diagram Jenis Kurtosis .............................................................. 22 Gambar 4.1 Diagram Negatif Skewed ............................................................ 48 Gambar 4.2 Diagram Kurtosis Platikurtik ..................................................... 48 xv

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1 tabel 4.8 Kesesuaian Kisi-kisi dengan Standar Isi ....................... 72 Lampiran 2 Kisi-kisi soal .............................................................................. 80 Lampiran 3 Hasil TAP................................................................................... 82 Lampiran 4 Surat Ijin Penelitian .................................................................... 89 xvi

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB I : PENDAHULUAN Bab I penelitian ini berisi latar belakang masalah, batasan penelitian, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian dan definisi operasional. A. Latar Belakang Masalah Asumsi masyarakat mengenai anak pandai adalah anak yang selalu mendapatkan nilai baik di kelas (Fitran, Kompasiana/15 November 2013). Artinya anak mendapatkan nilai yang berada di atas nilai ketuntasan minimal yang ditetapkan oleh sekolah adalah anak yang pandai. Adapun pertanyaan yang diberikan kepada orangtua peserta didik di tiga Sekolah Dasar (SD) yang berbeda di Klaten. Asumsi-asumsi tersebut memberikan paradigma bahwa pandai diukur dengan nilai. Ada faktor yang dapat mempengaruhi peserta didik dalam memperoleh nilai baik, diantaranya peserta didik mendapatkan nilai baik karena bertanya kepada temannya, karena mencontek, atau memang karena benar-benar mengerjakan sendiri, akan tetapi ada faktor instrumen yang akan sungguhsungguh mengukur. Kualitas yang baik diharapkan dapat merepresentasikan peserta diddik yang benar-benar pandai. Tes yang berkualitas adalah tes yang valid dan reliabel. Valid menurut Nurgiantoro (2010: 152) merujuk pada pengertian apakah tes itu dapat mengukur apa yang akan diukur. Misalnya, tes untuk mengukur kompetensi menulis pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pertanyaannya adalah apakah alat tes itu dapat mengukur kompetensi menulis peserta didik mendekati yang sesungguhnya. Artinya, peserta didik yang mendapat skor baik memang benar-benar lebih baik kompetensi menulisnya daripada peserta didik yang mendapatkan skor kurang 1

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2 baik. Reliabel jika hasil-hasil pengukuran yang dilakukan dengan menggunakan tes tersebut secara berulang kali terhadap subjek yang sama, senantiasa menunjukkan hasil yang tetap atau sifatnya ajeg dan stabil (Arikunto, 2010: 67). Hal ini berarti tes memiliki reliabel jika nilai-nilai yang diperoleh para teste adalah stabil kapan saja, dimana saja, dan oleh siapa saja ujian itu dilaksanakan, diperiksa dan dinilai. Peneliti memiliki analogi terkait dengan validitas dan reliabilitas. Soal valid pasti reliabel, sebaliknya soal yang reliabel belum tentu valid. Analogi tersebut menunjukkan bahwa tes validitas dilakukan terlebih dahulu, hal ini dimaksudkan untuk mengetahui soal benar-benar sudah valid. Tes reliabilitas pada penelitian ini bersifat tentatif, artinya tes reliabilitas dilakukan apabila hasil analisis butir soal tes sudah valid. Kenyataannya, masyarakat belum menanyakan atau belum mengkritisi kualitas soal yang dibuat oleh pendidik. Sejauh mana pengetahuan atau kemampuan peserta didik. Apakah soal yang dibuat benar-benar sudah sesuai dengan pedoman pembuatan soal atau apakah soal benar-benar dapat merepresentasikan kemampuan peserta didik. Kenyataan tersebut didukung dengan pernyataan yang disampaikan oleh seorang guru SD X di Klaten. Pernyataannya adalah belum ada orang tua peserta didik yang menanyakan atau mempersoalkan kualitas soal. Uraian diatas menunjukkan adanya gap antara opini dan kualitas soal. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab gap antara opini dan kualitas soal. Peneliti tertarik melakukan analisis kualitas soal pilihan ganda ulangan tengah semester II kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia tahun ajaran

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3 2013/2014. Penelitian dilakukan pada Sekolah Dasar X di Klaten. Kualitas soal pilihan ganda dapat dilihat dari kesesuaian antara kisi-kisi soal dengan soal yang dibuat, validitas, reliabilitas, kesesuaian antara kaidah penyusunan soal, kemampuan soal dalam membedakan peserta didik yang memiliki kemampuan tinggi dan peserta didik yang memiliki kemampuan rendah (Indeks Daya Beda), soal memiliki tingkat kesukaran yang variatif. Artinya, soal pilihan ganda yang baik memiliki kesesuaian antara kisi-kisi dengan soal, soal valid, soal reliabel, soal memiliki Indeks Daya Beda dan tingkat kesukaran tertentu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pandangan baru mengenai kualitas soal yang dapat merepresentasikan kemampuan peserta didik secara keseluruhan. B. Batasan Masalah Penelitian Berdasarkan latar belakang masalah penelitian, maka batasan masalah penelitian ini adalah, sebagai berikut. 1. Soal pilihan ganda diteliti dengan alasan bahwa proporsi tes pada umumya lebih banyak dan sering digunakan. Contohnya: soal Ujian Nasional 2. Standar Isi (BSNP, 2006: 126) menyatakan bahwa Ruang lingkup mata pelajaran Bahasa Indonesia mencakup komponen kemampuan berbahasa dan bersastra yang meliputi 4 aspek yaitu membaca, menulis, mendengarkan, berbicara. Relitas soal Ulangan Tengah semester II yang digunakan untuk menguukur kemampuan peserta didik mencakup aspek membaca dan menulis saja. Aspek mendengarkan dan aspek berbicara tidak diukur. Peneliti ingin

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 mengetahui kualitas soal Ulangan Tengah Semester II dapat mengukur kemampuan peserta didik baik aspek membaca ataupun menulis. C. Rumusan Masalah Berdasarkan batasan masalah yang telah diuraikan, maka rumusan masalah dari penelitian ini yaitu: Apakah soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar X di Klaten berkualitas? Soal yang berkualitas adalah soal yang valid dan reliabel. Terkait dengan hal tersebut, maka kualitas soal yang diteliti dapat dilihat apakah memenuhi faktor yang mempengaruhi validitas soal, soal memenuhi syarat tes tertulis pilihan ganda, dan kaidah penulisan soal pilihan ganda. D. Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah, maka tujuan penelitian ini untuk menganalisis kualitas soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas 1 mata pelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar X di Klaten. Analisis kualitas soal ditinjau dari faktor yang mempengaruhi validitas soal, soal memenuhi syarat tes tertulis pilihan ganda, dan kaidah penulisan soal pilihan ganda.

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5 E. Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan manfaat sebagai berikut. 1. Bagi peneliti, penelitian ini berkontribusi dalam membedah soal sehingga dapat mengetahui soal yang berkualitas baik atau buruk. 2. Bagi sekolah, penelitian ini dapat memberikan pandangan mengenai penggunaan soal ujian yang berkualitas. 3. Bagi pendidik, penelitian ini memberikan gambaran mengenai prosedur atau langkah-langkah penyusunan soal pilihan ganda yang berkualitas. 4. Bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, penelitian ini bermanfaat sebagai referensi dalam membuat soal ujian yang berkualitas dan memperluas wawasan mengenai cara melihat kesesuaian antara pedoman pembuatan soal, kisi-kisi soal dan soal yang siap digunakan untuk Ulangan Tengah Semester 5. Bagi IPTEK, penelitian ini menjadi referensi yang dapat digunakan untuk penelitian lain. Saat ini penelitian mengenai kesesuaian antara prosedur standar pembuatan soal dengan soal ulangan tengah semester masih belum banyak, sehingga penelitian ini dapat menambah koleksi penelitian. F. Definisi Operasional Sub bab ini memaparkan batasan pengertian yang digunakan dalam penelitian ini. Empat batasan pengertian tersebut adalah: 1. Analisis kualitas soal adalah penguraian mengenai tingkat baik buruknya soal tes hingga menghasilkan simpulan.

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 2. Soal pilihan ganda merupakan soal yang jawabannya harus dipilih dari beberapa kemungkinan jawaban yang telah disediakan.Ulangan Tengah Semester (UTS) 3. Ulangan Tengah Semester (UTS) adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 – 9 minggu kegiatan pembelajaran. 4. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia merupakan media yang digunakan untuk mengukur kemampuan peserta didik kaitannya dengan kemampuan membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan.

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB II : TINJAUAN PUSTAKA Bab II penelitian ini membahas tentang kajian teori, penelitian yang relevan, dan kerangka berpikir. Kajian teori berisi tentang ulasan teori yang mendasari penelitian ini. Penelitian yang relevan membahas tentang tiga ulasan hasil penelitian sebelumnya yang dianggap berkontribusi pada pengembangan ide dalam penelitian ini. Kerangka berpikir merupakan rangkuman dari ide-ide dalam penelitian ini. A. Kajian Teori Kajian teori membahas tentang kualitas soal, validitas, reliabilitas, pilihan ganda, Ulangan Tengah Semester (UTS), dan Standar Isi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1. 1. Kualitas soal Kualitas soal pilihan ganda dapat dilihat dari kesesuaian antara kisi-kisi soal dengan soal yang dibuat, validitas, reliabilitas, kesesuaian antara kaidah penyusunan soal, kemampuan soal dalam membedakan peserta didik yang memiliki kemampuan tinggi dan peserta didik yang memiliki kemampuan rendah (Indeks Daya Beda), soal memiliki tingkat kesukaran yang variatif. Artinya, soal pilihan ganda yang baik memiliki kesesuaian antara kisi-kisi dengan soal, soal valid, soal reliabel, soal memiliki Indeks Daya Beda dan tingkat kesukaran tertentu. 7

(25) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8 2. Validitas Validitas pada penelitian ini berisi tentang ulasan definisi validitas, macammacam validitas dan faktor-faktor yang mempengaruhi validitas. a. Definisi Validitas Basuki dan Hariyanto (2014: 23) dalam buku yang berjudul Assesmen Pembelajaran menyatakan bahwa valid artinya sah atau cocok, atau benar. Hal ini berarti tes yang valid adalah tes yang benar-benar mengukur apa yang harus diukur. Tes tersebut benar-benar memberikan gambaran tentang apa yang diinginkan untuk diukur. b. Macam-macam Validitas Validitas dibedakan menjadi empat macam, yaitu validitas isi, validitas konstruk, validitas konkuren dan validitas prediksi. 1) Validitas Isi Sukardi (2008: 32) menyatakan bahwa validitas isi ialah derajat di mana sebuah tes evaluasi mengukur cakupan substansi yang ingin diukur. Ada dua aspek penting dalam validitas isi, yaitu valid isi dan valid samplingnya. Artinya, valid isi mencakup hal-hal yang berkaitan dengan apakah butir-butir tes menggambarkan pengukuran dalam cakupan yang ingin diukur. Valid teknik sampling berkaitan dengan bagaimana baiknya suatu sampel tes mempresentasikan total cakupan isi. Suprananto (2012: 79) megemukakan bahwa agar validitas isi tercapai maka selama pengembangan butir-butir tes perlu dibuat sesuai dengan kisi-kisi. Hal ini berarti perlu adanya keselarasan antara butir-butir

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9 tes yang sedang dikembangkan dengan kisi-kisi tes. Penelitian ini menganalisa kisi-kisi yang dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten dan melihat kesesuaian kisi-kisi dengan soal yang diteskan. 2) Validitas Konstruk Gronlund (1985: 72) mendefinisikan validitas konstruk sebagai proses penentuan sejauh mana tampilan tes dapat diinterpretasikan dalam kaitannya dengan satu atau sejumlah konstruk psikoligis. Hal itu berarti uji tinggi rendahnya kadar validitas kontruk dilakukan melalui analisis secara teoritis dengan respon peserta tes. Nurgiantoro (2010: 154), prosedur pada validitas konstruk adalah penetapan makna skor tes dengan mengontrol atau menguji pengembangan tes dan secara eksperimental menentukan berbagai faktor yang mempengaruhi tampilan tes. Artinya, seberapa baik kinerja tes dapat ditafsirkan sebagai ukuran yang bermakna dari suatu karakteristik. 3) Validitas Konkuren Validitas konkuren menurut Surapranata (2009: 55) menunjuk pada hubungan antara tes skor dengan yang dicapai dengan keadaan sekarang. Hal ini berarti, sebuah tes dikatakan memiliki konkuren validitas apabila hasil tesnya sesuai dengan pengalaman. Validitas konkuren dapat dimakanai sebagai pembuktian apakah skor hasil tes pada suatu bidang mencerminkan atau sesuai dengan skor bidang-(bidang) yang lain yang waktu pengukurannya bersamaan (Nurgiantoro, 2010: 158). Contohnya skor tes Bahasa Indonesia dibandingkan dengan skor tes standar.

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 10 4) Validitas Prediksi Validitas prediktif menunjuk pada pengertian pembuktian apakah skor alat tes yang diujikan kini mempunyai kaitan (kemampuan memprediksikan) dengan skor tes atau prestasi yang diteskan atau dicapai kemudian (Nurgiantoro, 2010: 154). Artinya, apakah peserta didik yang diuji dengan suatu alat tes dan memperoleh skor yang tiggi dapat pula memperoleh skor yang tidak berbeda pada mata-mata pelajaran yang diteskan berikutnya. c. Faktor yang Mempengaruhi Validitas Nurgiantoro (2010: 163) mengatakan ada 3 faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya kadar validitas suatu alat tes. Faktor-faktor tersebut, antara lain adalah faktor alat tes itu sendiri, pelaksanaan dan penyekoran tes, dan jawaban peserta didik. Peneliti tidak melakukan pengkajian mengenai faktor pelaksanaan pengukuran dan penyekoran, faktor jawaban peserta tes yang mempengaruhi validitas tes karena peneliti tidak melakukan observasi pada saat tes dilaksanakan. 1) Faktor yang mempengaruhi validitas ditinjau dari alat tes Buku Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi (Nurgiantoro, 2010: 163-164) menyebutkan ada lima ulasan mengenai faktor yang mempengaruhi validitas ditinjau dari alat tes. Diantaranya, kejelasan perintah tes, penggunaan kosakata dan struktur kalimat, kesukaran tes, hubungan pokok soal dan alternatif jawaban, bahasa ambigu.

(28) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 a) Adanya ketidakjelasan perintah tentang apa atau bagaimana yang mesti dilakukan peserta tes, misalnya bagaimana menjawab pertanyaan. Penelitian ini akan mengidentifikasi kejelasan perintah pada soal. b) Kosakata dan struktur kalimat pada teks atau soal terlalu sulit untuk ukuran peserta didik yang mengerjakan tes; hal tersebut dapat menyebabkan kesalahan menjawab, kesalahan belum tentu kaarena peserta tes tidak dapat menjawab pertanyaan, tetapi karena tidak dapat memahami teks. Penelitian ini akan mengidentifikasi kesesuaian penggunaan kosakata dan struktur kalimat pada teks. c) Ketidaklayakan tingkat kesulitan soal tes; ada indikasi soal terlalu sulit atau terlalu mudah bagi tingkat peserta tes. Hal ini akan menyebabkan soal menjadi kurang valid. Penelitian ini akan menganalisa tingkat kesulitan soal. d) Pembuatan (konstruksi) soal yang kurang baik. Penelitian ini akan melihat hubungan antar unsur. Soal yang diteliti adalah soal objektif dengan bentuk pilihan ganda, maka peneliti akan menganalisa hubungan antarstem (pokok soal) dengan opsi jawaban yang tidak sambung secara logis. e) Bahasa yang dipakai bermakna ambigu sehingga dapat ditafsirkan lebih dari satu makna. Penelitian ini akan melihat apakah ada bahasa yang ambigu pada soal. 3. Reliabilitas Reliabilitas pada penelitian ini membahas tentang pengertian reliabilitas dan hubungan antara validitas dan relaibilitas.

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12 a. Pengertian Reliabilitas Reliabilitas berkaitan dengan konsistensi atau keajegan hasil pengukuran (Suprananto,2012: 74). Artinya, jawaban seorang peserta didik terhadap tes konsisten atau ajeg dari waktu ke waktu. Bila sebuah tes diujikan pada seorang peserta tes dalam dua kesempatan berbeda maka hasil tes keduanya akan memberikan kesimpulan yang sangat mirip atau hampir sama. b. Hubungan Validitas Dan Reliabilitas Arikunto (2010: 67) menyatakan bahwa tes yang sudah siap digunakan adalah tes yang valid dan reliabel. Artinya, tes dikatakan memiliki validitas jika tes tersebut dengan secara tepat, secara benar, atau secara absah dapat mengukur apa yang seharusnya diukur, yaitu mengukur hasil belajar yang telah dicapai oleh peserta didik setelah mereka menempuh proses belajar mengajar dalam jangka waktu tertentu. Reliabilitas berkaitan dengan konsistensi atau keajegan hasil pengukuran. Peneliti memiliki analogi terkait dengan validitas dan reliabilitas. Soal valid pasti reliabel, sebaliknya soal yang reliabel belum tentu valid. Analogi tersebut menunjukkan bahwa tes validitas dilakukan terlebih dahulu, hal ini dimaksudkan untuk mengetahui soal benar-benar sudah valid. Tes sudah mengukur apa yang seharusnya diukur kemudian dilihat keajegannya. Tes reliabilitas pada penelitian ini bersifat tentatif, artinya tes reliabilitas dilakukan apabila hasil analisis butir soal tes sudah valid.

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 4. Soal Pilihan Ganda Soal pilihan ganda pada penelitian ini mengkaji mengenai definisi soal pilihan ganda, kaidah pembuatan soal pilihan ganda, dan syarat tes tertulis pilihan ganda, jenis soal pilihan ganda. a. Definisi soal pilihan ganda Suprananto (2012: 107) pada buku yang berjudul Pengukuran dan Penilaian menyatakan bahwa soal bentuk pilihan ganda merupakan soal yang jawabannya harus dipilih dari beberapa kemungkinan jawaban yang telah disediakan. Soal pilihan ganda terdiri dari pokok soal (stem) dan pilihan jawaban (option). Pilihan jawaban terdiri dari kunci jawaban dan pengecoh (distractor). Kunci jawaban ialah jawaban yang benar atau paling benar. Pengecoh merupakan jawaban yang tidak benar atau kurang tepat, namun memungkinkan seseorang terkecoh untuk memilihnya apabila ia tidak menguasai materi dengan baik. b. Kaidah Penulisan Soal Pilihan Ganda Suprananto (2012: 108) mengatakan bahwa ada beberapa kaidah yang harus di ikuti agar soal yang disusun bermutu. Kaidah-kaidah tersebut dilihat dari aspek materi, konstruksi dan bahasa. 1) Aspek pertama yang dapat dilihat untuk melihat kaidah-kaidah dalam membuat soal pilihan ganda yang bermutu adalah aspek materi (Suprananto, 2012: 109), (Balitbang, 2007: 13). Berikut ini kaidah-kaidah membuat soal pilihan ganda yang bermutu di lihat dari aspek materi, antara lain:

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14 a) soal harus sesuai dengan indikator. Artinya, soal harus menanyakan perilaku atau materi yang hendak diukur sesuai dengan tuntutan indikator; b) pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi. Artinya, semua pilihan jawaban harus berasal dari materi yang sama seperti yang terkandung dalam pokok soal, penulisannya harus setara, dan semua pilihan jawaban harus berfungsi; c) setiap soal pilihan ganda harus mempunyai satu kunci jawaban yang benar atau paling benar. Artinya, satu soal hanya memiliki satu kunci jawaban yaitu pilihan jawaban yang paling benar. 2) Suprananto (2012: 110), (Balitbang, 2007: 13) menyebutkan aspek kedua yang dapat dilihat untuk meliahat kaidah-kaidah dalam membuat soal pilihan ganda yang bermutu adalah aspek konstruksi. Berikut ini kaidah-kaidah membuat soal pilihan ganda yang bermutu dilihat dari aspek konstruksi, antara lain: a) pokok soal harus dirumuskan dengan jelas dan tegas. Artinya, kemampuan atau materi yang hendak diukur atau ditanyakan harus jelas, tidak menimbulkan pengertian atau penafsiran yang berbeda dari yang dimaksud penulis, dan hanya mengandung satu persoalan setiap nomor. Bahasa yang digunakan harus komunikatif sehingga mudah dimengerti peserta didik. Bila anak tanpa melihat terlebih dahulu pilihan jawaban, anak sudah dapat mengerti pertanyaan atau maksud pokok soal maka dapat disimpulkan bahwa pokok soal tersebut sudah jelas; b) rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja;

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 15 c) pokok soal jangan memberikan petunjuk ke arah jawaban yang benar. Pada pokok soal jangan sampai terdapat kata, frase, atau ungkapan yang dapat memberikan petunjuk ke arah jawaban yang benar; d) pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda. Artinya, pada pokok soal jangan sampai terdapat dua kata atau lebih yang mengandung arti negatif. Penggunaan kata negatif ganda dapat mempersulit peserta didik dalam memahami maksud soal sehingga perlu dihindari. Namun, untuk keterampilan berbahasa penggunaan kata negatif ganda diperbolehkan kalau yang ingin diukur justru pengertian tentang negatif ganda itu sendiri. e) Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama. Kaidah ini perlu diperhatikan karena adanya kecenderungan peserta didik untuk memilih jawaban yang paling panjang karena sering jawaban yang lebih panjang itu lebih lengkap dan merupakan kunci jawaban. f) Pilihan jawaban jangan mengandung peryataan “Semua pilihan jawaban di atas salah” atau “semua pilihan jawaban di atas benar”. Artinya, dengan adanya pilihan jawaban seperti ini maka dari segi materi pilihan jawaban berkurang satu karena pernyataan itu hanya merujuk kepada materi dari jawaban sebelumnya. g) Pilihan jawaban yang berbentuk angka harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka tersebut dan pilihan jawaban berbentuk angka menunjukkan waktu harus disusun secara kronologis. Pengurutan nilai dilakukan dari nilai paling besar ke nilai paling kecil atau sebaliknya. Pengurutan waktu berdasarkan kronologis waktunya. Pengurutan tersebut

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16 dimaksudkan agar memudahkan siswa melihat dan memahami pilihan jawaban. h) Gambar, grafik, tabel, diagram dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi. Artinya, apa saja yang menyertai suatu soal yang ditanyakan harus jelas, terbaca, dan dapat dimengerti oleh peserta didik. Apabila soal tersebut tetap bisa dijawab tanpa melihat gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat pada soal, hal ini indikasi bahwa gambar, grafik atau tabel tersebut tidak berfungsi. i) Butir materi soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya. Ketergantungan pada soal sebelumnya menyebabkan peserta didik tidak dapat menjawab benar soal pertama yang berakibat tidak akan dapat menjawab dengan benar soal berikutnya. 3) Aspek ketiga yang dapat dilihat untuk meliahat kaidah-kaidah dalam membuat soal pilihan ganda yang bermutu adalah aspek bahasa (Suprananto, 2012: 112), (Balitbang, 2007: 14). Berikut ini kaidah-kaidah membuat soal pilihan ganda yang bermutu dilihat dari aspek bahasa, antara lain: a) Setiap soal harus mengguakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. b) Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional. c) Pilihan jawaban jangan mengulang kata atau frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. Letakkan kata tersebut pada pokok soal.

(34) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17 Penelitian ini akan menganalisa soal pilihan ganda yang diambil sebagai sampel dengan melihat kesesuaian soal dengan Kaidah-kaidah pembuatan soal tes tertulis pilihan ganda dilihat dari aspek materi, konstruksi dan bahasa. c. Syarat Tes Tertulis pilihan Ganda Kunandar (2014: 201) mengemukakan syarat tes tertulis pilihan ganda yang baik adalah: 1) Memiliki validitas yang tinggi, artinya mampu mengungkapkan aspek hasil belajar tertentu secara tepat. 2) Memiliki reliabilitas yang tinggi, artinya mampu memberikan gambaran yang relatif tetap dan konsisten tentang kompetensi yang dimiliki oleh peserta didik. Sebagai informasi lain, reliabilitas pada penelitian ini tidak dianalisa. 3) Tiap butir soal memiliki daya pembeda yang memadai , artinya tiap butir dalam tes dapat membedakan peserta didik yang termasuk kelompok tinggi (skor total) dan peserta didik yang termasuk kelompok rendah (skor total). Suprananto (2012: 175) menjelaskan daya pembeda soal adalah kemampuan suatu butir soal dapat membedakan antara peserta didik yang telah menguasai materi yang ditanyakan dan peserta didik yang belum menguasai materi yang diujikan. Daya pembeda digunakan untuk meningkatkan mutu setiap butir soal melalui data empiriknya. Berdasarkan indeks daya pembeda, setiap butir soal dapat diketahui apakah butir soal itu baik, direvisi atau ditolak. Manfaat lain dari daya pembeda untuk mengetahui seberapa jauh masing-masing butir soal dapat mendeteksi atau membedakan kemampuan peserta didik, yaitu peserta didik yang telah memahami atau belum memahami materi yang diajarkan pendidik. Soal

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 18 yang tidak dapat membedakan kedua kemampuan peserta didik tersebut maka ada indikasi bahwa kunci jawaban butir soal tidak tepat, butir soal memiliki dua atau lebih kunci jawaban yang benar, kompetensi yang diukur tidak jelas, pengecoh tidak berfungsi, materi yang ditanyakan terlalu sulit sehingga banyak peserta didik yang menebak, dan sebagian besar peserta didik yang memahami materi yang ditanyakan berpikir ada yang salah informasi dalam butir soal. Indeks daya pembeda setiap butir soal dinyatakan dalam bentuk proporsi. Semakin tinggi indeks daya pembeda soal berarti semakin tinggi kemampuan soal yang bersangkutan membedakan peserta didik yang telah memahami materi dengan peserta didik yang belum memahami materi. Indeks daya pembeda berkisar antara -1,00 sampai dengan +1,00. Jika daya pembeda negatif (kurang dari 0) berarti lebih banyak kelompok rendah (peserta tes dengan total skor rendah) menjawab benar soal dibanding dengan kelompok tinggi (peserta tes dengan total skor tinggi). Arikunto (2012: 232) memberikan kriteria yang digunakan untuk menafsirkan daya pembeda yaitu sebagai berikut. 0,00 – 0,20 = jelek 0,21 – 0,40 = cukup 0,41 – 0,70 = baik 0,71 – 1,00 = baik sekali Soal yang memiliki kriteria jelek artinya soal tersebut tidak dapat membedakan antara peserta tes dari kelompok nilai tinggi dan peserta tes dari kelompok nilai rendah. Soal dengan kriteria jelek harus direvisi total. Soal yang memiliki kriteria cukup artinya soal tersebut cukup dapat membedakan antara peserta tes dari

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 19 kelompok nilai tinggi dan peserta tes dari kelompok nilai rendah. soal dengan kriteria cukup ditolak dan harus direvisi. Kriteria soal baik artinya soal dapat membedakan peserta tes dari kelompok nilai tinggi dan peserta tes dari kelompok nilai rendah dengan baik. Artinya, soal dapat diterima dan tidak perlu dilakukan revisi. Kriteria soal baik sekali artinya soal dapat membedakan peserta tes dari kelompok nilai tinggi dan peserta tes dari kelompok nilai rendah dengan baik sekali. Hal ini berarti soal dapat diterima dan tidak perlu dilakukan revisi. Penelitian ini akan menganalisa indeks daya pembeda (discrimination index) tiap butir soal. Analisa indeks daya pembeda dilakukan dengan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. 4) Tingkat kesukaran tes berdasar kelompok yang akan dites, kira-kira 30% soal mudah, 50% soal sedang, 20% soal sulit. Penelitian ini akan menganalisa Indeks Kesukaran Item (Item Difficulty) tiap butir soal. Indeks Kesukaran Item (Item Difficulty) dianalisa menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. Suprananto (2012: 174) mengemukakan bahwa Tingkat Kesukaran adalah peluang menjawab benar suatu soal pada tingkat kemampuan tertentu yang biasanya dinyatakan dalam bentuk indeks. Indeks tingkat kesukaran umumnya dinyatakan dalam bentuk proporsi yang besarnya berkisar dari 0 sampai 1. Semakin besar indeks tingkat kesukaran yang diperoleh dan hasil hitungan, berarti semakin mudah soal itu. Suatu soal memiliki tingkat kesukaran = 0 berarti tidak

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 20 ada siswa yang mampu menjawab benar dan bila memiliki tingkat kesukaran = 1 berarti semua siswa menjawab benar. Sumarna (2009: 21) mengatakan tingkat kesukaran dibagi menjadi tiga kategori. Berikut ini tabel kategori indeks kesukaran item; Tabel 2.1 Kategori Tingkat Kesukaran Nilai p Kategori P < 0,3 Sukar 0,3 ≤ p ≤ 0,7 Sedang P > 0,7 Mudah Keterangan tabel: - Nilai p pada tebel tersebut diartikan sebagai besarnya indeks kesukaran item. Katagori menunjukkan bagian dari klasifikasi kesukaran item. Tabel 2.1 tersebut diatas menunjukkan soal yang memiliki indeks kesukaran item kurang dari 0,3 (p < 0,3) disebut sebagai soal sukar. Soal yang memiliki indeks kesukaran lebih dari 0,7 (p > 0,7) disebut sebagai soal mudah. Soal yang memiliki indeks kesukaran item antara 0,3 sampai dengan 0,7 (0,3 ≤ p ≤ 0,7) disebut soal sedang. Penelitian ini akan melihat indeks kesukaran item pada setiap butir soal. Apakah soal termasuk dalam kategori sukar, sedang atau mudah. Indeks kesukaran item dianalisa menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. Suprananto (2012: 175) menjelaskan tingkat kesukaran butir soal dapat mempengaruhi bentuk distribusi total skor tes. Tes yang sangat sukar (p ≤ 0,30) distribusinya berbentuk positif skewed, sedangkan tes yang mudah (p ≥ 0,70) distribusinya berbentuk negatif skewed. Hasan (2009: 125) mengatakan bahwa

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 21 skewness atau kecondongan adalah tingkat ketidaksimetrisan atau kejauhan simetri dari sebuah distribusi. Jika disrtibusi memiliki ekor yang lebih panjang ke kanan daripada ke kiri maka distribusi disebut menceng ke kanan atau memiliki kemencengan positif. Sebaliknya, Jika disrtibusi memiliki ekor yang lebih panjang ke kiri daripada ke kanan maka distribusi disebut menceng ke kiri atau memiliki kemencengan negatif. Skewness erat kaitannya dengan keruncingan suatu kurva. Berikut ini diagram yang menunjukkan kemencengan positif dan kemencengan negatif. Diagram 2.1 Kemencengan Positif dan Kemencengan Negatif Keruncingan atau kurtosis adalah tingkat kepuncakann dari sebuah distribusi yang biasanya diambil secara relatif terhadap suatu distribusi normal. Berdasarkan keruncingannya, kurva distribusi dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu sebagai berikut: a) Leptokurtik, distibusi yang memiliki puncak relatif tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien keruncingan dengan nilai lebih besar dari tiga.

(39) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 22 b) Platikurtik, distribusi yang memiliki puncak hampir mendatar. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien keruncingan dengan nilai lebih kecil dari tiga. c) Mesokurtik, didtribusi yang memiliki puncak tidak tinggi dan tidak mendatar. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien keruncingan dengan nilai sama dengan tiga. Berikut ini diagram yang menunjukkan jenis kurtosis pada suatu distribusi. Diagram 2.2 Jenis Kurtosis Penelitian ini akan membuktikan distribusi yang dihasilkan memiliki kecondongan dan keruncingan seperti apa. Kecondongan dan keruncingan distribusi dianalisa dengan melihat skor kecondongan dan kemiringan yang dihasilkan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. 5) Mudah diadministrasikan, artinya tes tersebut memiliki petunjuk tentang bagaimana pelaksanaannya, cara mengerjakannya dan cara menoreksinya.

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 23 d. Jenis Tes Bentuk Pilihan Ganda Buku berjudul Evaluasi Pembelajaran, Arifin (2009: 135) menyatakan soal tes pilihan ganda dapat digunakan untuk mengukur hasil belajar yang lebih kompleks dan berkenaan dengan aspek ingatan, pengertian, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi. Ada beberapa jenis tes bentuk pilihan ganda, yaitu: 1) Distrakters, yaitu setiap pertanyaan atau pernyataan mempunyai beberapa pilihan jawaban yang salah, tetapi disediakan satu pilihan yang benar. Tugas peserta didik adalah memilih jawaban yang benar itu. Contoh: Hubungan dua makhluk hidup yang saling menguntungkan disebut simbiosis... a. Komensalisme b. Parasitisme c. Mutualisme d. Alamisme Kunci jawaban: C 2) Variasi negatif, yaitu setiap pertanyaan atau pernyataan mempunyai beberapa pilihan jawaban benar, tetapi disediakan satu kemungkinan jawaban yang salah. Tugas peserta didik adalah memilih jawaban salah tersebut. Contoh: Ciri-ciri khusus Samudra Arktik adalah sebagai berikut, kecuali... a. Merupakan samudra paling sempit. b. Mempunyai suhu permukaan palind dingin. c. Tidak dilewati garis katulistiwa

(41) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI d. 24 Seluruhnya terdapat di garis lintang selatan. Kunci jawaban: D 3) Variasi berganda, yaitu memilih beberapa kemungkinan jawaban yang semua benar, tetapi ada satu jawaban yang paling benar. Tugas peserta didik adalah memilih jawaban yang paling benar. Contoh: Dalam pergaulan di sekolah, peserta didik harus menghormati... a. Guru b. Peserta didik yang lain c. Kepala sekolah d. Seluruh warga sekolah Kunci jawaban: D 4) Variasi yang tidak lengkap, yaitu pertanyaan atau peryataan yang memiliki beberapa kemungkinan jawaban yang belum lengkap. Tugas peserta didik adalah mencari satu kemungkinan jawaban yang benar dan melengkapinya. Contoh: kepadatan penduduk berdasarkan lahan pertanian dapat dibedakan menjadi dua, yakni kepadatan penduduk agraris dan kepadatan penduduk... 6) Fisiologis 7) Industri 8) Alami 9) Gabungan Kunci jawaban: A

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 25 Soal pilihan ganda pada penelitian ini akan dianalisa berdasarkan jenis tes dalam bentuk pilihan ganda. Tiap soal akan dilihat jenis tes pilihan gandanya. Tes termasuk ke dalam jenis distracters, variasi negatif, variasi berganda atau variasi tidak lengkap. 5. Ulangan Tengah Semester II Ulangan Tengah Semester merupakan tes formatif. Tes formatif menurut Daryanto (2005: 12) dilaksanakan di tengah program pembelajaran untuk memantau kemajuan belajar peserta didik demi memberikan umpan balik, baik kepada peserta didik maupun kepada pendidik. Ulangan Tengah Semester (UTS) adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 – 9 minggu kegiatan pembelajaran. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator. Indikator yang merepresentasikan seluruh kompetensi dasar pada periode tersebut. 6. Standar Isi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 BSNP (2006: 123) menyatakan bahwa bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan dalam mempelajari semua bidang studi. Pembelajaran bahasa diharapkan membantu peserta didik mengenal dirinya, budayanya, dan budaya orang lain, mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalam masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut, dan menemukan serta menggunakan kemampuan analitis dan imaginatif yang ada dalam dirinya.

(43) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 26 Pembelajaran bahasa Indonesia diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulis, serta menumbuhkan apresiasi terhadap hasil karya kesastraan manusia Indonesia. Standar kompetensi mata pelajaran Bahasa Indonesia merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, keterampilan berbahasa, dan sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia. Standar kompetensi ini merupakan dasar bagi peserta didik untuk memahami dan merespon situasi lokal, regional, nasional, dan global. Mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. a. Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis b. Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara c. Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan d. Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial e. Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 27 f. Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia. Ruang lingkup mata pelajaran Bahasa Indonesia mencakup komponen kemampuan berbahasa dan kemampuan bersastra yang meliputi aspek-aspek, yaitu: mendengarkan, berbicara, membaca, menulis. Berdasarkan uraian diatas, maka tabel standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran bahasa Indonesia kelas satu meliputi: Tabel 2.2 Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas Satu Semester I Sekolah Dasar Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Mendengarkan 1. Memahami bunyi bahasa, perintah, dan dongeng yang dilisankan 1.1 Membedakan berbagai bunyi bahasa 1.2 Melaksanakan sesuatu sesuai dengan perintah atau petunjuk sederhana 1.3 Menyebutkan tokoh-tokoh dalam cerita Berbicara 2. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi, secara lisan dengan perkenalan dan tegur sapa, pengenalan benda dan fungsi anggota tubuh, dan deklamasi 2.1 Memperkenalkan diri sendiri dengan kalimat sederhana dan bahasa yang santun 2.2 Menyapa orang lain dengan menggunakan kalimat sapaan yang tepat dan bahasa yang santun 2.3 Mendeskipsikan benda-benda di sekitar dan fungsi anggota tubuh dengan kalimat sederhana 2.4 Mendeklamasikan puisi anak dengan lafal dan intonasi yang sesuai Membaca 3. Memahami teks pendek dengan membaca nyaring 3.1 Membaca nyaring suku kata dan kata dengan lafal yang tepat

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Standar Kompetensi 28 Kompetensi Dasar 3.2 Membaca nyaring kalimat sederhana dengan lafal dan intonasi yang tepat Menulis 4. Menulis permulaan dengan menjiplak, menebalkan, mencontoh, melengkapi, dan menyalin 4.1 Menjiplak berbagai bentuk gambar, lingkaran, dan bentuk huruf 4.2 Menebalkan berbagai bentuk gambar, lingkaran, dan bentuk huruf 4.3 Mencontoh huruf, kata, atau kalimat sederhana dari buku atau papan tulis dengan benar 4.4 Melengkapi kalimat yang belum selesai berdasarkan gambar 4.5 Menyalin puisi anak sederhana dengan huruf lepas Tabel 2.3 Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas Satu Semester II Sekolah Dasar Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Mendengarkan 5. Memahami wacana lisan tentang deskripsi bendabenda di sekitar dan dongeng 5.1 Mengulang deskripsi tentang bendabenda di sekitar 5.2 Menyebutkan isi dongeng Berbicara 6. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi secara lisan dengan gambar, percakapan sederhana, dan dongeng 6.1 Menjelaskan isi gambar tunggal atau gambar seri sederhana dengan bahasa yang mudah dimengerti 6.2 Melakukan percakapan sederhana dengan menggunakan kalimat dan kosakata yang sudah dikuasai 6.3 Menyampaikan rasa suka atau tidak suka tentang suatu hal atau kegiatan dengan alasan sederhana 6.4 Memerankan tokoh dongeng atau

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 29 cerita rakyat yang disukai dengan ekspresi yang sesuai Membaca 7. Memahami teks pendek dengan membaca lancar dan membaca puisi anak 7.1 Membaca lancar beberapa kalimat sederhana yang terdiri atas 3-5 kata dengan intonasi yang tepat 7.2 Membaca puisi anak yang terdiri atas 2-4 baris dengan lafal dan intonasi yang tepat Menulis 8. Menulis permulaan dengan huruf tegak bersambung melalui kegiatan dikte dan menyalin 8.1 Menulis kalimat sederhana yang didiktekan guru dengan huruf tegak bersambung 8.2 Menyalin puisi anak dengan huruf tegak bersambung Penelitian ini melihat kesesuaian antara standar isi dengan kisi-kisi soal. Standar isi dan kisi-kisi soal dilihat kesesuaiaanya menggunakan standar isi mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagai sumber. B. Penelitian yang Relevan Penelitian yang relevan membahas tentang tiga ulasan hasil penelitian sebelumnya yang dianggap berkontribusi pada pengembangan ide dalam penelitian ini. 1. Muspowati Murbangun pada tahun 2008 melakukan penelitian mengenai Pengaruh Validitas Dan Reliabilitas Butir Soal Ulangan Akhir Semester Bidang Studi Kimia Terhadap Pencapaian Kompetensi. Penelitian ini bersifat ex post facto, artinya data dikumpulkan setelah semua peristiwa yang diperhatikan terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal ulangan akhir

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 30 semester bidang studi Kimia. Sampel dalam penelitian ini adalah soal ulangan akhir serta lembar jawaban tes ulangan akhir semester genap dari siswa kelas XRSBI SMA Negeri 1 Pati tahun ajaran 2007/2008. Variabel yang terukur dalam penelitian ini berupa validitas, reliabilitas, daya beda, tingkat kesukaran, serta tingkat pencapaian kompetensi siswa. Relevansi penelitian ini adalah, sama-sama menganalisis validitas, dayabeda, tingkat kesukaan pada suatu tes. 2. Anak Agung melakukan penelitian mengenai Analisis Validitas Dan Reliabilitas Butir Soal Ulangan Akhir Semester Bidang Studi Bahasa Indonesia Kelas X.D Sma N 1 Terhadap Pencapaian Kompetensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan (1) kualitas butir soal ulangan akhir semester ganjil bidang studi Bahasa Indonesia kelas X.d SMA N 1 Bangli berdasarkan uji validitas isi, tingkat kesukaran, analisis daya beda, dan efektivitas opsion, (2) kualitas perangkat soal ulangan akhir semester ganjil bidang studi Bahasa Indonesia kelas X.d SMA N 1 Bangli ditinjau dari analisis reliabilitas, (3) tingkat ketercapaian siswa dalam menjawab benar dan salah tes/soal ulangan akhir semester ganjil bidang studi bahasa Indonesia kelas X.d di SMA N 1 Bangli. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bersifat evaluatif. Relevansi penelitian yang dilakukan adalah analisis kualitas butir soal yang melihat validitas isi, tingkat kesukaran, daya beda pada soal. 3. Ida Bagus pada tahun 2013 melakukan penelitian mengenai Analisis Butir Soal Tes Ulangan Akhir Semester Ips Terpadu Buatan Mgmp Ips Kabupaten Gianyar Kelas Vii Semester 1 Tahun Pelajaran 2011-2012. Penelitian ini menganalisis tentang butir soal tes IPS Terpadu buatan MGMP IPS Kabupaten Gianyar Kelas

(48) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 31 VII Semester 1 Tahun ajaran 2011-2012. Analisis yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui kualitas butir soal tes tersebut ditinjau dari relevansi antara kisi-kisi, SK, KD, dan Indikator mata pelajaran, validitas isi tes, validitas butir soal, reliabilitas tes, taraf kesukaran butir soal, daya beda butir soal, dan efektivitas pengecoh butir soal. Relevansi penelitian ini sama-sama melihat kesesuaian antara kisi-kisi dan soal yang diteskan. C. Kerangka Berpikir Kerangka berpikir merupakan rangkuman dari ide-ide dalam penelitian ini. Analisis tes adalah salah satu kegiatan yang perlu dilakukan dalam rangka meningkatkan mutu tes tersebut, baik mutu keseluruhan tes maupun mutu tiap butir soal yang menjadi bagian dari tes itu. Tes Ulangan Tengah Semester dapat dijadikan tolok ukur peserta didik dalam kaitannya dengan penentuan. Dari penelitian ini akan diperoleh soal yang sesuai dengan kaidah penulisan soal atau soal yang tidak sesuai. Soal yang memenuhi syarat kaidah yang ditentukan dapat dipakai sebagai contoh soal yang sebaiknya digunakan untuk mengukur kemampuan peserta didik. Sedangkan soal yang tidak memenuhi syarat tentunya tidak layak dipakai sebagai alat evaluasi belajar atau soal tersebut harus direvisi atau bahkan diganti. Diharapkan pendidik dapat menganalisa dengan benar sesuai dengan kaidah yang ada supaya soal yang digunakan dapat merepresentasikan kemampuan peserta didik. Anak yang pandai belum tentu pandai apabila kualitas soal yang dibuat oleh pendidik tidak sesuai dengan kaidah pembuatan soal dan tidak dapat merepresentasikan kemampuan peserta didik.

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 32 D. Hipotesis Peneltian Hipotesis penelitian ini adalah soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia yang dibuat oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten sudah berkualitas. Hal ini dilihat dari prosedur penyusunan soal pilihan ganda, syarat tes tertulis pilihan ganda dan faktor yang mempengaruhi validitas.

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB III : METODE PENELITIAN Bab III pada penelitian ini membahas tentang jenis penelitian, waktu dan tempat penelitian, populasi dan sampel penelitian, variabel penelitian, teknik pengumpulan data, instrumen penelitian, teknik pengujian instrumen, dan teknik analisis data. A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian non eksperimental kuantitatif deskriptif dengan format studi kasus. Menurut Azwar (2007: hal 7) penelitian kuantitatif adalah penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagiaan dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Sistematis karena peneliti sejak dari awal sudah menentukan langkah-langkah penelitian. Penelitian ini disebut deskriptif karena bertujuan menggambarkan secara sistematik, akurat fakta, dan karakteristik mengenai populasi atau mengenai bidang tertentu. Sedangkan menurut Burhan (2004: hal 44), penelitian kuantitatif dengan format deskriptif bertujuan untuk menjelaskan, meringkaskan berbagai kondisi, berbagai situasi, atau berbagai variabel yang timbul di masyarakat yang menjadi objek penelitian itu berdasarkan apa yang terjadi. Artinya, penelitian ini merupakan penggambaran secara sistematik mengenai analisa faktor yang mempengaruhi validitas, validitas soal, kaidah penulisan soal pilihan ganda dan syarat yang harus dipenuhi pada soal pilihan ganda. 33

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 34 B. Waktu Dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 30 April 2014 di Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten dan tanggal 7 Mei 2014 di salah satu SD di Klaten. Hal ini menyesuaikan jadwal UTS II di Sekolah dasar lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten. C. Populasi Dan Sampel penelitian Berikut ini kajian mengenai populasi dan sampel penelitian. 1. Populasi Penelitian Menurut Arikunto (1998: hal 115), “Populasi merupakan subyek penelitian”. Sedangkan menurut Sugiyono (1997: hal 57) “populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas subyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari kemudian ditarik kesimpulannya”. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh SD yang berada dinaungan Dinas Kabupaten Klaten 2. Sampel Penelitian Pengambilan sampel merupakan suatu proses pemilihan dan penentuan jenis sampel serta perhitungan besarnya sampel yang akan menjadi subjek atau objek penelitian. Menurut Margono (2010: hal 121) dan Sudjana (2005: hal 6) sampel adalah sebagai bagian dari populasi. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah sampel acak berstrata. Sampel acak berstrata adalah sampel yang

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 35 diambil berdasarkan populasi yang dibagi menjadi beberapa kelompok dan sampel diambil dari setiap kelompok tersebut (Sanders, 1990: hal 222). Adapun jenis SD yang terdapat di Klaten meliputi SD Negeri, SD Swasta dan SDLB. SD di Klaten terbagi menjadi SD kota dan SD pinggiran. Tempat penelitian berada daerah pinggiran dimana semua peserta didik berada pada kalangan menengah ke bawah. Hal ini berarti keadaan di sekolah tersebut mewakili keadaan nyata wilayah sebagian besar daerah di Klaten. Keterbatasan dana dan waktu peneliti menjadi alasan dalam memilih sampel di SD X. Terkait dengan hal tersebut maka peneliti melakukan wawancara di tiga sekolah yang berbeda dan mengambil satu sampel yaitu SD X. Sampel pada penelitian ini adalah peserta didik kelas 1 di SD X di Klaten dengan total 65 orang. Kelas satu yang terdapat pada sekolah tersebut merupakan kelas paralel. Kelas terdiri dari dua kelas paralel yaitu kelas 1A dan 1B. Peserta didik kelas 1A sebanyak 33 orang dan kelas 1B sebanyak 32 orang. Sekolah ini diambil sebagai sampel dengan alasan sekolah tersebut berprestasi. Hal ini didukung dengan wawancara yang dilakukan peneliti dengan kepala sekolah. Sebagai informasi tambahan, Kepala Sekolah mengemukakan bahwa selama lima tahun terakhir terhitung dari tahun 2013 sekolah selalu mendapat prestasi. Prestasi yang diraih berada pada tingkat kecamatan dan kabupaten. Prestasi tersebut adalah lima besar nilai rata-rata ujian nasional.

(53) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 36 D. Variabel Penelitian Variabel penelitian pada dasarnya adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2009: hal 38). Penelitian ini tidak variabel penelitian, hal ini dikarenakan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif deskriptif. E. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan data secara fisik untuk dianalisis dalam suatu studi penelitian (Jhonson & Christensen, 2000: hal 126). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ada dua, yaitu wawancara informal dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan tujuan memperoleh asumsi masyarakat mengenai anak pintar dan pencarian informasi sekolah yang berprestasi kaitannya dalam pengambilan sampel. Dokumentasi dilakukan guna memperoleh dokumen-dokumen dari tempat penelitian. Dokumen tersebut akan dianalisis guna mencapai tujuan penelitian ini. F. Instrumen Penelitian Jenis wawancara yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis wawancara informal. Wawancara informal dilakukan peneliti dengan bantuan buku catatan. Karena wawancara yang dilakukan secara informal maka hasil wawancara diintepretasikan sesuai dengan kemampuan pewawancara. Wawancara

(54) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 37 dilakukan dengan tiga orang tua peserta didik dan tiga Kepala Sekolah dari berbagai Sekolah Dasar. Istrumen untuk mengumpulkan dokumen mencakup kisi-kisi soal, soal tes dan kunci jawaban soal Ulangan Tengah Semester II kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia yang diperoleh dari Dinas Kabupaten Klaten. Hasil jawaban peserta didik kelas satu pada mata pelajaran Bahasa Indonesia diambil di SD X. Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tidak membuat instrumen penelitian. G. Teknik Pengujian Instrumen Dokumen pada penelitian ini diperoleh di Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten dan di SD X. Dokumen tersebut kisi-kisi soal Ulangan Tengah Semester II Kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia, soal Ulangan Tengah Semester II Kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia, kunci jawaban soal Ulangan Tengah Semester II Kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia, dan lembar jawab peserta didik kelas 1 SD X mata pelajaran Bahasa Indonesia. Berdasarkan keterangan diatas, maka peneliti tidak melakukan pengujian instrumen penelitian. Alasan lain yang mendasari peneliti tidak melakukan pengujian instrumen penelitian dikarenakan peneliti tidak membuat instrumen penelitian. H. Teknik Analisis Data Teknik analisis data tersebut menggunakan teknik analisis statistik dengan memanfaatkan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 38 dan merujuk pada bab 2 sebagai pedoman analisa data yang diperoleh. Data yang dianalisis sebagai berikut: 1. Analisis total skor yang diperoleh peserta didik pada soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia. 2. Analisis faktor yang mempengaruhi validitas soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia yang ditinjau dari faktor alat tes. Merujuk pada bab II halaman 11-12, faktor yang mempengaruhi validitas diperoleh dari Identifikasi faktor alat tes yang dimaksud meliputi: a. Kejelasan perintah tes. b. Kosakata dan struktur kalimat pada teks. c. Tingkat kesukaran soal tes dianalisis menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. d. Hubungan antarstem (pokok soal) dengan opsi jawaban yang tidak sambung secara logis dianalisis menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. e. Ada atau tidaknya bahasa yang ambigu. 3. Analisis kesesuaian soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan kaidah pembuatan soal yang baik menurut Kesesuaian soal pilihan ganda dilihat dari tiga aspek. Tiga aspek tersebut meliputi; aspek materi, aspek konstruksi, dan aspek bahasa. Hal ini merujuk pada Bab II halaman 14-17. 4. Analisis pembuktian kelengkapan syarat tes tertulis pilihan ganda (Bab II halaman 17-22) pada soal Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran

(56) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 39 Bahasa Indonesia pada yang disesuaikan dengan Pembuktian kelengkapan syarat tes pilihan ganda merujuk pada: a. Validitas soal ditinjau dari validitas isi dan kadar validitas. Validitas isi dianalisia menggunakan buku Standar Isi, kisi-kisi soal dan soal yang diteskan. Kadar validitas soal dilihat dari skor korelasi poin biserial dianalisis menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. b. Reliabilitas Tinggi, artinya mampu memberikan gambaran yang relatif tetap dan konsisten tentang kompetensi yang dimiliki oleh peserta didik. Penelitian ini tidak menganalisa reliabilitas tiap butir soal. c. Daya beda tiap butir soal yang dianalisis menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. d. Tingkat kesukaran dengan kriteria tes 30% soal mudah, 50% soal sedang, dan 20% soal sulit. Analisa tingkat kesukaran dilakukan dengan menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. e. Petunjuk tentang bagaimana cara pelaksanaan tes, cara mengerjakan soal tersebut. Hal ini merujuk pada kejelasan perintah pengerjaan soal Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia. 5. Analisis jenis soal pilihan ganda. Merujuk pada Bab II halaman 22-24, jenis soal pilihan ganda yang dimaksud jenis soal pilihan ganda distrakters, variasi negatif, variasi berganda atau variasi yang tidak lengkap.

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB IV : HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab IV pada penelitian ini berisi hasil penelitian dan pembahasan. Hasil penelitian berisi data yang diperoleh untuk digunakan dalam penelitian. Pembahasan berisi analisis dan uraian data yang telah diolah. A. Hasil Penelitian Penelitian ini mengambil sampel pada SD X di Klaten. Sasaran penelitian ini adalah soal pilihan ganda kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia. Soal, kisikisi dan kunci jawaban diambil di Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten. Lembar jawab peserta didik diambil pada SD X di Klaten. Lembar jawab diambil sebanyak 65, sesuai dengan jumlah peserta didik kelas 1 yang berada di SD X. Kelas 1 di SD tersebut terdiri dari dua kelas paralel yaitu kelas 1A dan 1B. Mata pelajaran yang diteliti adalah Bahasa Indonesia dengan jumlah soal pilihan ganda yang sebanyak 20 butir soal. Tes dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2014, pukul 07.30-09.00. Soal tersebut memiliki tiga alternatif jawaban yaitu a, b, dan c. Skor jawaban untuk satu soal benar adalah 1, sedangkan untuk skor satu soal jawaban salah adalah 0. Seorang peserta didik akan memiliki total skor 20 jika semua jawaban benar. Detail analisis soal dipaparkan pada pembahasan. Data yang dianalisis pada penelitian ini berbentuk angka, dengan ketentuan sebagai berikut: Pada kunci jawaban, pilihan alternatif dengan option 1 mewakili jawaban a, option 2 mewakili jawaban b, dan option c mewakili jawaban c. Soal Ulangan Tengah Semester (UTS) kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia yang diambil dari Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten tidak dapat disertakan pada lampiran. 40

(58) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 41 Hal ini dikarenakan peneliti tidak memperoleh ijin publikasi soal oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten. B. Pembahasan Pembahasan berisi tentang hasil analisis dan diskripsi analisis data yang dari hasil penelitian. Pembahasan tersebut adalah sebagai berikut. 1. Hasil analisis dan pembahasan total skor yang diperoleh peserta didik pada soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia. Analisa dilakukan dengan menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. 2. Hasil analisis dan pembahasan faktor yang mempengaruhi validitas soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia yang ditinjau dari faktor alat tes. Faktor yang mempengaruhi validitas soal diperoleh dari Bab II halaman 11-12. Identifikasi faktor alat tes yang dimaksud meliputi: a. Kejelasan perintah tes. b. Kosakata dan struktur kalimat pada teks. c. Tingkat kesukaran soal tes. Analisa dilakukan dengan menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. d. Hubungan antarstem (pokok soal) dengan opsi jawaban yang tidak sambung secara logis. Analisa dilakukan dengan menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. e. Ada atau tidaknya bahasa yang ambigu.

(59) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 42 3. Hasil analisis dan pembahasan mengenai kesesuaian soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan kaidah penulisan soal yang baik menurut. Kesesuaian soal pilihan ganda dilihat dari tiga aspek yang merujuk pada Bab II halaman14-17. Tiga aspek tersebut meliputi; aspek materi, aspek konstruksi, dan aspek bahasa. 4. Hasil analisis dan pembahasan pembuktian kelengkapan syarat tes tertulis pilihan ganda pada soal Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia pada yang disesuaikan dengan Bab II halaman 17-22. Pembuktian kelengkapan syarat tes pilihan ganda dilihat pada: a. Validitas soal ditinjau dari validitas isi dan kadar validitas yang dilihat dari skor korelasi poin biserial. b. Reliabilitas Tinggi, artinya mampu memberikan gambaran yang relatif tetap dan konsisten tentang kompetensi yang dimiliki oleh peserta didik. Penelitian ini tidak menganalisa reliabilitas tiap butir soal. c. Daya beda tiap butir soal yang dianalisis menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. d. Tingkat kesukaran dengan kriteria tes 30% soal mudah, 50% soal sedang, dan 20% soal sulit. Analisa tingkat kesukaran dilakukan dengan menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. e. Petunjuk tentang bagaimana cara pelaksanaan tes, cara mengerjakan soal tersebut. hal ini merujuk pada kejelasan perintah pengerjaan soal Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia.

(60) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 43 5. Hasil analisis dan pembahasan mengenai jenis soal pilihan ganda. Jenis soal pilihan ganda yang dimaksud jenis soal pilihan ganda distrakters, variasi negatif, variasi berganda atau variasi yang tidak lengkap, hal ini disesuaikan Bab II halaman 22-24. Berdasarkan rincian pembahasan diatas maka peneliti dapat menguraikan lebih lanjut. Berikut uraian lanjutan dari rincian tersebut. 1. Hasil analisa dan pembahasan total skor yang diperoleh peserta didik pada soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia. Berikut ini tabel total skor yang diperoleh peserta didik menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23: Tabel 4.1 Examine Analysis ID ---------peserta didik1 peserta didik2 peserta didik3 peserta didik4 peserta didik5 peserta didik6 peserta didik7 peserta didik8 peserta didik9 peserta didik10 peserta didik11 peserta didik12 peserta didik13 peserta didik14 peserta didik15 peserta didik16 peserta didik17 peserta didik18 peserta didik19 peserta didik20 peserta didik21 peserta didik22 peserta didik23 peserta didik24 peserta didik25 peserta didik26 peserta didik27 peserta didik28 peserta didik29 Total Score Percent ----- ------17 85,00% 18 90,00% 17 85,00% 17 85,00% 16 80,00% 18 90,00% 19 95,00% 18 90,00% 20 100,00% 19 95,00% 17 85,00% 15 75,00% 20 100,00% 19 95,00% 19 95,00% 19 95,00% 15 75,00% 14 70,00% 19 95,00% 14 70,00% 17 85,00% 17 85,00% 19 95,00% 19 95,00% 19 95,00% 19 95,00% 19 95,00% 19 95,00% 19 95,00%

(61) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta peserta didik30 didik31 didik32 didik33 didik34 didik35 didik36 didik37 didik38 didik39 didik40 didik41 didik42 didik43 didik44 didik45 didik46 didik47 didik48 didik49 didik50 didik51 didik52 didik53 didik54 didik55 didik56 didik57 didik58 didik59 didik60 didik61 didik62 didik63 didik64 didik65 19 19 19 19 14 17 18 18 18 17 16 17 16 17 18 18 18 20 19 18 17 19 17 19 17 19 20 20 18 19 19 18 17 20 20 17 44 95,00% 95,00% 95,00% 95,00% 70,00% 85,00% 90,00% 90,00% 90,00% 85,00% 80,00% 85,00% 80,00% 85,00% 90,00% 90,00% 90,00% 100,00% 95,00% 90,00% 85,00% 95,00% 85,00% 95,00% 85,00% 95,00% 100,00% 100,00% 90,00% 95,00% 95,00% 90,00% 85,00% 100,00% 100,00% 85,00% Keterangan Tabel: - - TABEL EXAMINE ANALYSIS merupakan tebel hasil analisis total skor oleh peserta didik yang mengikuti Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia. ID merupakan identitas peserta didik. Total Score merupakan jumlah semua skor yang dijawab benar oleh peserta didik. Percent merupakan prosentase yang ditunjukkan oleh perbandingan skor jawaban benar peserta didik dengan total skor benar pada kunci jawaban. Tabel 4.1 menunjukkan bahwa sebanyak 65 peserta didik tersebut di atas memiliki skor tertinggi yaitu 20 dan skor terendah yaitu 14. Peserta didik yang mendapatkan skor tertinggi (skor 20 = 100%) pada tabel tersebut di atas sebanyak 7 peserta didik, sedangkan skor terendah (14 = 70%) sebanyak 3 peserta didik.

(62) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 45 Dari 65 peserta didik, 23 diantaranya mendapatkan skor 19 = 95%. Artinya, modus atau skor yang sering muncul pada tabel 4.1 adalah skor 19 = 95%. Dari tabel di atas dapat diketahui pula jumlah peserta didik yang memiliki skor dibawah skor rata-rata sebanyak 23 peserta didik, skor rata-rata pada tabel tersebut sebesar 17,97 = 89,8%, median atau nilai tengah data setelah data diurutkan yaitu 18 = 90%, standar deviasi sebesar 1,49, varian sebesar 2,21. Tabel berikut ini menunjukkan daftar 23 peserta didik yang memperoleh skor dibawah rata-rata skor keseluruhan. Tabel 4.2 Peserta Didik Dengan Skor Di Bawah Rata-Rata ID ---------peserta didik1 peserta didik3 peserta didik4 peserta didik5 peserta didik11 peserta didik12 peserta didik17 peserta didik18 peserta didik20 peserta didik21 peserta didik22 peserta didik34 peserta didik35 peserta didik39 peserta didik40 peserta didik41 peserta didik42 peserta didik43 peserta didik50 peserta didik52 peserta didik54 peserta didik62 peserta didik65 Total Score ----17 17 17 16 17 15 15 14 14 17 17 14 17 17 16 17 16 17 17 17 17 17 17 Percent ------85,00% 85,00% 85,00% 80,00% 85,00% 75,00% 75,00% 70,00% 70,00% 85,00% 85,00% 70,00% 85,00% 85,00% 80,00% 85,00% 80,00% 85,00% 85,00% 85,00% 85,00% 85,00% 85,00% Keterangan Tabel: - - TABEL EXAMINE ANALYSIS merupakan tebel hasil analisis total skor oleh peserta didik yang mengikuti Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia. ID merupakan identitas peserta didik.

(63) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI - 46 Total Score merupakan jumlah semua skor yang dijawab benar oleh peserta didik. Percent merupakan prosentase yang ditunjukkan oleh perbandingan skor jawaban benar peserta didik dengan total skor benar pada kunci jawaban. 2. Hasil analisis dan pembahasan faktor yang mempengaruhi validitas soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia yang ditinjau dari faktor alat tes. Identifikasi faktor alat tes yang dimaksud meliputi: a. Kejelasan perintah tes. (Tabel 4.7) b. Kosakata dan struktur kalimat pada teks. (Tabel 4.7) c. Tingkat kesukaran soal tes dianalisa menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. Berikut ini tabel yang menunjukkan hasil analisis tingkat kesukaran pada soal pilihan ganda Ulangan tengah Semester II kelas 1 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD X Klaten. Tabel 4.3 Item Difficulty Item ------Item 01 Item 02 Item 03 Item 04 Item 05 Item 06 Item 07 Item 08 Item 09 Item 10 Item 11 Item 12 Item 13 Item 14 Item 15 Item 16 Item 17 Item Diff. ----0,82 0,98 0,94 0,85 0,91 0,94 0,86 0,88 0,97 0,97 0,97 0,78 0,91 1,00 0,98 0,97 1,00

(64) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Item 18 Item 19 Item 20 47 0,32 1,00 0,92 Keterangan Tabel: - Tebel Item Difficulty dalam istilah bahasa Indonesia disebut dengan indeks kesukaran tiap butir soal. - Item menunjukkan butir soal yang dianalisa sebagai sampel. - Item Diff. kependekan dari Item Difficulty diamana pada tabel tersebut di atas menunjukkan perolehan skor indeks kesukaran tiap butir soal. Sumarna (2009: 21) menyatakan bahwa tingkat kesukaran dibagi menjadi tiga kategori. Soal yang memiliki indeks kesukaran item kurang dari 0,3 (p < 0,3) disebut sebagai soal sukar. Soal yang memiliki indeks kesukaran lebih dari 0,7 (p > 0,7) disebut sebagai soal mudah. Soal yang memiliki indeks kesukaran item antara 0,3 sampai dengan 0,7 (0,3 ≤ p ≤ 0,7) disebut soal sedang. Maka pada tabel tersebut di atas soal yang mengindikasikan soal sukar adalah tidak ada. Soal yang mengindikasikan soal sedang adalah soal nomor 18 dengan skor tingkat kesukaran 0,32. soal yang mengindikasikan soal mudah adalah semua soal kecuali soal nomor 18. Soal yang dapat membedakan nilai individu adalah soal yang memiliki kategori tingkat kesukaran sedang. Pada tabel tersebut di atas menunjukkan bahwa skor terendah pada skor tingkat kesukaran adalah 0,32 yaitu pada item 18, skor tertinggi tingkat kesukaran terdapat pada item 14, item 17, item 19 dengan skor 1,00. Artinya semua peserta didik dapat memilih jawaban benar karena peserta didik sama sekali tidak merasa kesulitan untuk menjawab soal tersebut. Kemudian diketahui skor rata-rata tingkat kesukaran yaitu 0,90. Sebanyak enam item memiliki skor dibawah skor rata-rata tingkat kesukaran, sedangkan sebanyak empat belas item memiliki skor di atas rata-rata tingkat kesukaran. Merujuk pada Bab II halaman 21-22, informasi lain

(65) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 48 yang dapat peneliti sampaikan yaitu: skewness (kecondongan atau kemiringan) dan kurtosis yang dihasilkan oleh tabel tersebut diatas. Kecondongan yang dihasilkan tabel tersebut sebesar -0,90, kurtosis sebesar 0,46. Skor tersebut menunjukkan distribusi berbentuk negatif skewed. Diagram distribusi berbentuk negatif skewed adalah sebagai berikut. Diagram 4.1 Negatif Skewed Distribusi memiliki ekor yang lebih panjang ke kiri daripada ke kanan dan distribusi disebut menceng ke kiri atau memiliki kemencengan negatif (Hasan, 2009: 125). Kurtosis menunjukkan keruncingan distribusi data yang puncaknya terlalu rendah atau terlalu mendatar. Hal ini ditunjukkan dengan nilai kurtosis pada data tersebut di atas kurang dari 3. Maka kurtosis seperti ini disebut platikurtik (Suprananto, 2012: 175). Diagram berikut ini merupakan diagram bentuk platikurtik. Diagram 4.2 Kurtosis Platikurtik

(66) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 49 d. Hasil Identifikasi dan pembahasan hubungan antarstem (pokok soal) dengan opsi jawaban. Tabel berikut ini menunjukkan analisa hubungan antarstem (pokok soal) dengan opsi jawaban menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. Tabel 4.4 Options Analysis Item Group Option 1 Option 2 Option 3 ---- ----- ------------ ------------ -----------1 TOTAL 8 (0,123) 4 (0,062) 53*(0,815) High 0 (0,000) 0 (0,000) 30 (1,000) Low 7 (0,304) 4 (0,174) 12 (0,522) Diff -7(-0,304) -4(-0,174) 18 (0,478) 2 TOTAL High Low Diff 3 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 1 (0,015) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 64*(0,985) 30 (1,000) 22 (0,957) 8 (0,043) TOTAL High Low Diff 61*(0,938) 30 (1,000) 19 (0,826) 11 (0,174) 2 (0,031) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) 2 (0,031) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) 4 TOTAL High Low Diff 5 (0,077) 0 (0,000) 3 (0,130) -3(-0,130) 55*(0,846) 30 (1,000) 16 (0,696) 14 (0,304) 5 (0,077) 0 (0,000) 4 (0,174) -4(-0,174) 5 TOTAL High Low Diff 2 (0,031) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 4 (0,062) 1 (0,033) 3 (0,130) -2(-0,097) 59*(0,908) 29 (0,967) 19 (0,826) 10 (0,141) 6 TOTAL High Low Diff 3 (0,046) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) 61*(0,938) 30 (1,000) 20 (0,870) 10 (0,130) 1 (0,015) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 7 TOTAL High Low Diff 56*(0,862) 28 (0,933) 18 (0,783) 10 (0,151) 8 TOTAL High Low Diff 9 10 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 9 (0,138) 2 (0,067) 5 (0,217) -3(-0,151) 57*(0,877) 29 (0,967) 18 (0,783) 11 (0,184) 2 (0,031) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 6 (0,092) 1 (0,033) 4 (0,174) -3(-0,141) TOTAL High Low Diff 1 (0,015) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 1 (0,015) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 63*(0,969) 30 (1,000) 21 (0,913) 9 (0,087) TOTAL 63*(0,969) 1 (0,015) 1 (0,015)

(67) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI High Low Diff 30 (1,000) 21 (0,913) 9 (0,087) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) TOTAL High Low Diff 2 (0,031) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 63*(0,969) 30 (1,000) 22 (0,957) 8 (0,043) 0 (0,000) 0 (0,000) 0 (0,000) 0 (0,000) 12 TOTAL High Low Diff 2 (0,031) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) 51*(0,785) 27 (0,900) 12 (0,522) 15 (0,378) 12 (0,185) 3 (0,100) 9 (0,391) -6(-0,291) 13 TOTAL High Low Diff 4 (0,062) 0 (0,000) 3 (0,130) -3(-0,130) 2 (0,031) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) 59*(0,908) 30 (1,000) 18 (0,783) 12 (0,217) 14 TOTAL High Low Diff 65*(1,000) 30 (1,000) 23 (1,000) 7 (0,000) 15 TOTAL High Low Diff 16 TOTAL High Low Diff 17 TOTAL High Low Diff 18 TOTAL High Low Diff 19 TOTAL High Low Diff 20 TOTAL High Low Diff 11 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 2 (0,031) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) 0 0 0 0 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 64*(0,985) 30 (1,000) 22 (0,957) 8 (0,043) 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 65*(1,000) 30 (1,000) 23 (1,000) 7 (0,000) 21*(0,323) 14 (0,467) 5 (0,217) 9 (0,249) 7 (0,108) 0 (0,000) 3 (0,130) -3(-0,130) 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 4 (0,062) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) 0 0 0 0 0 0 0 0 50 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 1 (0,015) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 63*(0,969) 30 (1,000) 21 (0,913) 9 (0,087) 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 37 (0,569) 16 (0,533) 15 (0,652) 1(-0,119) (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 65*(1,000) 30 (1,000) 23 (1,000) 7 (0,000) 1 (0,015) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 60*(0,923) 30 (1,000) 20 (0,870) 10 (0,130) Keterangan Tabel - Tabel Options Analysis digunakan untuk melihat penyebaran jawaban peserta didik berdasarkan kunci jawaban. Item menunjukkan butir soal Option 1 mewakili jawaban a, option 2 mewakili jawaban b, option 3 mewakili jawaban c.

(68) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 51 Hasil analisis soal no. 1, peserta didik yang memilih jawaban benar dengan option 3 atau jawaban c sebanyak 53 peserta didik. Semua (30 orang) peserta didik dengan nilai tinggi, 12 peserta didik dengan nilai rendah dan 11 peserta didik dengan nilai rata-rata. Option 1 dan option 2 berlaku sebagai pengecoh jawaban. Sebanyak dua belas peserta didik terkecoh. delapan peserta didik memilih option 1 atau jawaban a yaitu tujuh peserta didik dengan nilai rendah dan seorang peserta didik dengan nilai rata-rata. Kemudian, empat peserta didik dengan nilai rendah terkecoh memilih option 2 atau jawaban b. Soal no. 2 menunjukkan jumlah peserta didik yang memilih jawaban benar sebanyak 64 orang, artinya ada seorang peserta didik yang terkecoh oleh alternatif jawaban lain. Tabel 4.4 menunjukkan bahwa sebanyak 30 peserta didik (semua) yang memiliki nilai tinggi, 22 peserta didik dari kelompok dengan nilai rendah, dan 11 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata yang memilih jawaban benar yaitu jawaban c. Seorang peserta didik dari kelompok yang memiliki nilai rendah terkecoh dengan alternatif jawaban b. Soal no. 3, tabel 4.4 menunjukkan bahwa sebanyak 61 peserta didik memilih jawaban benar yaitu jawaban a. Peserta didik yang memilih jawaban benar sebanyak 30 peserta didik atau semua peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 19 peserta didik dari kelompok nilai rendah dan 12 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata. Jawaban alternatif yang berlaku sabagai pengecoh adalah option 1 dan option 2atau jawaban a dan jawaban b. Peserta didik yang terkecoh oleh jawaban tersebut sebanyak 4 orang yaitu dari kelompok nilai rendah.

(69) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 52 Soal no. 4, tabel 4.4 menunjukkan bahwa peserta didik yang memilih jawaban benar (b) sebanyak 55 orang. Diantaranya 30 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 9 peserta didik dari kelompok niali rata-rata, 16 peserta didik dari kelompok nilai rendah memilih jawaban benar. Sebanyak 10 peserta didik terkecoh oleh option 1 dan option 3atau jawaban a dan jawaban c yaitu dari kelompok nilai rata-rata dan kelompok nilai rendah. Soal no. 5 pada tabel 4.4 menunjukkan sebanyak 59 peserta didik memilih jawaban benar dengan option 3 atau jawaban c. Sebanyak 29 peserta didik dari kelompok nilai atas memilih jawaban benar. Artinya ada seorang peserta didik dari kelompok ini yang terkecoh oleh jawaban lain. Hal ini ditunjukkan peserta didik memilih option 2 atau jawaban b. Peserta didik yang memilih jawaban benar dengan nilai rata-rata dan nilai rendah secara berurutan adalah 11 peserta didik dan 19 peserta didik. Soal no. 6 pada tabel 4.4 menunjukkan sebanyak 61 peserta didik memilih jawaban benar. Jawaban tersebut adalah jawaban dengan option 2 atau jawaban b. Uraian dari peserta didik yang memilih jawaban tersebut meliputi: semua peserta didik (30 0rang) dari nilai tinggi, 16 peserta didik dari nilai rendah dan 9 peserta didik dari nilai rata-rata. Artinya ada 4 peserta didik yang terkecoh baik dari kelompok nilai rata-rata dan kelompok nilai rendah. Soal no. 7 pada tabel 4.4 menunjukkan bahawa peserta didik yang memilih jawaban benar dengan option 1 atau jawaban a sebanyak 56, yang terdiri dari 28 peserta didik dengan kelompok nilai tinggi, 10 reponden dengan nilai rata-rata 18

(70) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 53 peserta didik dengan kelompok nilai rendah option 2 atau jawaban b tidak ada peserta didik yang memilih alternatif jawaban tersebut.Option 3 atau jawaban c dipilih 9 peserta didik, yang terdiri dari 2 peserta didik dengan kelompok nilai tinggi, 2 peserta didik dengan kelompok nilai rata-rata dan 5 peserta didik dengan kelompok nilai rendah. Soal no. 8 pada tabel 4.4 menunjukkan bahwa peserta didik yang memilih jawaban benar yaitu jawaban a sebanyak 57 peserta didik, 29 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 10 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata, 18 peserta didik dari kelompok nilai rendah. Jawaban pengecoh dipilih peserta didik sebanyak 6, yang terdiri dari: 2 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata, 1 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 5 peserta didik dari kelompok nilai rendah. Soal no. 9 pada tabel 4.4 menunjukkan bahwa sebanyak 63 peserta didik memilih jawaban benar dengan option 3 atau jawaban c. Uraian dari peserta didik tersebut meliputi 30 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 12 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata dan 21 peserta didik dari kelompok nilai rendah. 2 peserta didik terkecoh dengan alternatif jawaban lain, peserta didik tersebut berasal dari kelompok nilai rendah. Soal no. 10 pada tabel 4.4 menunjukkan sebanyak 63 peserta didik memilih jawaban benar dengan option 1 atau jawaban a. Uraian dari peserta didik tersebut meliputi 30 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 12 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata dan 21 peserta didik dari kelompok nilai rendah. 2

(71) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 54 peserta didik terkecoh dengan alternatif jawaban lain, peserta didik tersebut berasal dari kelompok nilai rendah. Soal no. 11 pada tabel 4.4 menunjukkan sebanyak 63 peserta didik memilih jawaban benar dengan option 2 atau jawaban b. Uraian dari peserta didik tersebut meliputi 30 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 11 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata dan 22 peserta didik dari kelompok nilai rendah. 2 peserta didik terkecoh dengan alternatif jawaban lain. 1 peserta didik tersebut berasal dari kelompok nilai rata-rata, dan 1 peserta didik yang lain berasal dari kelompok nilai rendah. Soal no. 12 pada tabel 4.4 menunjukkan sebanyak 51 peserta didik memilih jawaban benar dengan option 2 atau jawaban b. Uraian dari peserta didik tersebut meliputi 27 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 12 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata dan 12 peserta didik dari kelompok nilai rendah. 14 peserta didik terkecoh dengan alternatif jawaban lain. 2 peserta didik tersebut berasal dari kelompok nilai rendah terkecoh dengan option 1 jawaban a, dan 12 peserta didik yang lain berasal dari kelompok nilai tinggi dan rendah. 3 peserta didik berasal dari kelompok nilai tinggi dan 9 berasal dari kelompok nilai rendah memilih option 3 atau jawaban c. Soal no. 13 pada tabel 4.4 menunjukkan sebanyak 59 peserta didik memilih jawaban benar dengan option 3 atau jawaban c. Uraian dari peserta didik tersebut meliputi 30 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 11 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata dan 18 peserta didik dari kelompok nilai rendah. 6

(72) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 55 peserta didik terkecoh dengan alternatif jawaban lain. 2 peserta didik tersebut berasal dari kelompok nilai rendah terkecoh dengan option 2 jawaban b, dan 4 peserta didik yang lain berasal dari kelompok nilai rata-rata dan rendah. 1 peserta didik berasal dari kelompok nilai rata-rata dan 3 berasal dari kelompok nilai rendah memilih option 1 atau jawaban a. Soal no. 14 pada tabel 4.4 menunjukkan sebanyak 65 peserta didik memilih jawaban benar dengan option 1 atau jawaban a. Uraian dari peserta didik tersebut meliputi 30 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 12 peserta didik darikelompok nilai rata-rata dan 23 peserta didik dari kelompok nilai rendah. Alternatif jawaban lain tidak ada yang dipilih, karena semua peserta didik memilih jawaban benar. Soal no. 15 pada tabel 4.4 menunjukkan sebanyak 64 peserta didik memilih jawaban benar dengan option 2 atau jawaban b. Uraian dari peserta didik tersebut meliputi 30 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 12 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata dan 22 peserta didik dari kelompok nilai rendah. 1 peserta didik berasal dari kelompok nilai rendah memilih option 3 atau jawaban c. Soal no. 16 pada tabel 4.4 menunjukkan sebanyak 63 peserta didik memilih jawaban benar dengan option 3 atau jawaban c. Uraian dari peserta didik tersebut meliputi 30 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 12 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata dan 21 peserta didik dari kelompok nilai rendah. 2 peserta didik berasal dari kelompok nilai rendah memilih option 1 atau jawaban a.

(73) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 56 Soal no. 17 pada tabel 4.4 menunjukkan sebanyak 65 peserta didik memilih jawaban benar dengan option 2 atau jawaban b. Uraian dari peserta didik tersebut meliputi 30 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 12 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata dan 23 peserta didik dari kelompok nilai rendah. Alternatif jawaban lain tidak ada yang dipilih, karena semua peserta didik memilih jawaban benar. Soal no. 18 pada tabel 4.4 menunjukkan sebanyak 21 peserta didik memilih jawaban benar dengan option 1 atau jawaban a. Uraian dari peserta didik tersebut meliputi 14 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 2 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata dan 5 peserta didik dari kelompok nilai rendah. 44 peserta didik terkecoh dengan alternatif jawaban lain. 4 peserta didik tersebut berasal dari kelompok nilai rata-rata terkecoh dengan, dan 3 peserta didik yang lain berasal dari kelompok nilai rendah option 2 jawaban b. 16 peserta didik berasal dari kelompok nilai tinggi, 6 peserta didik berasal dari kelompok nilai rata-rata, dan 15 peserta didik berasala dari nilai rendah memilih option 3 atau jawaban c. Soal no. 19 pada tabel 4.4 menunjukkan sebanyak 65 peserta didik memilih jawaban benar dengan option 3 atau jawaban c. Uraian dari peserta didik tersebut meliputi 30 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 12 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata dan 23 peserta didik dari kelompok nilai rendah. Alternatif jawaban lain tidak ada yang dipilih, karena semua peserta didik memilih jawaban benar.

(74) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 57 Soal no. 20 pada tabel 4.4 menunjukkan sebanyak 60 peserta didik memilih jawaban benar dengan option 3 atau jawaban c. Uraian dari peserta didik tersebut meliputi 30 peserta didik dari kelompok nilai tinggi, 10 peserta didik dari kelompok nilai rata-rata dan 20 peserta didik dari kelompok nilai rendah. 5 peserta didik terkecoh dengan alternatif jawaban lain. 1 peserta didik tersebut berasal dari kelompok nilai rendah terkecoh dengan option 2 jawaban b, dan 4 peserta didik yang lain berasal dari kelompok nilai rata-rata dan rendah. 2 peserta didik berasal dari kelompok nilai rata-rata dan 2 berasal dari kelompok nilai rendah memilih option 1 atau jawaban a. e. Identifikasi bahasa yang ambigu pada soal tes. (Tabel 4.8) 3. Hasil analisis dan pembahasan mengenai kesesuaian soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan kaidah penulisan soal pilihan ganda. Kesesuaian soal pilihan ganda dilihat dari tiga aspek. Tiga aspek tersebut meliputi; aspek materi, aspek konstruksi, dan aspek bahasa. (tabel 4.7) 4. Hasil analisis dan pembahasan pembuktian kelengkapan syarat tes tertulis pilihan ganda pada soal Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia. Berikut ini pembuktian kelengkapan syarat tes pilihan ganda melihat pada: a. Validitas soal ditinjau dari validitas isi dan kadar validitas yang dilihat dari skor korelasi poin biserial.

(75) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 58 1) Analisis validitas isi Analisis validitas isi (Content Validity) digunakan untuk membuktikan kesesuaian kisi-kisi soal dengan soal yang akan diteskan. Berikut ini adalah analisa kisi-kisi soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia: (tabel 4.8 di lampiran 1) 2) Analisis kadar validitas tiap butir soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas 1 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Berikut ini tabel analisis yang dilakukan menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. Tabel 4.5 Kadar Validitas Item Point Biser. Item 01 0,50 Item 02 0,17 Item 03 0,21 Item 04 0,42 Item 05 0,28 Item 06 0,47 Item 07 0,20 Item 08 0,28 Item 09 0,36 Item 10 0,30 Item 11 0,24 Item 12 0,34 Item 13 0,42 Item 14 **** Item 15 0,33 Item 16 0,30 Item 17 **** Item 18 0,26 Item 19 **** Item 20 0,34 =============== Keterangan Tabel:

(76) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI - 59 Tabel Kadar Validitas menunjukkan tingkat kevalidan suatu butir soal. Item menunjukkan butir atau nomor soal. Point Biser. merupakan kependekan dari Korelasi Poin Biserial, korelasi poin biserial ini menunjukkan kadar validitas suatu butir soal. Kadar validitas tiap butir soal dilihat dari skor korelasi poin biserial. Skor korelasi poin biserial yang menunjukkan skor lebih dari sama dengan 0,50 maka butir soal tersebut dianggap valid (To, 1995: 234). Tabel 4.5 menunjukkan bahwa butir soal valid adalah butir soal nomor 1 dengan skor korelasi poin biserial 0,50. Tanda (****) pada tabel tersebut di atas adalah indikasi soal yang tidak valid karena skor korelasi poin biserial tidak terdefinisikan. Skor rata-rata poin biserial sebesar 0,31. Skor terendah poin biserial yang dimilikii soal adalah 0,17, dimana skor tersebut ditunjukkan oleh butir soal nomor 2. Skor 0,50 adalah skor tertinggi pada poin biserial, skor tersebut ditunjukkan oleh butir soal no. 1. b. Reliabilitas Tinggi, artinya mampu memberikan gambaran yang relatif tetap dan konsisten tentang kompetensi yang dimiliki oleh peserta didik. Penelitian ini tidak menganalisa reliabilitas tiap butir soal. c. Daya beda tiap butir soal. Berikut ini tabel analisa daya beda tiap butir soal menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. Tabel 4.6 Discrimination Index ****************** Disc. Item Index Item Item Item Item Item Item Item 01 02 03 04 05 06 07 0,48 0,04 0,17 0,30 0,14 0,13 0,15

(77) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Item Item Item Item Item Item Item Item Item Item Item Item Item 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 60 0,18 0,09 0,09 0,04 0,38 0,22 0,00 0,04 0,09 0,00 0,25 0,00 0,13 Keterangan Tabel: - Item menunjukkan butir soal yang dianalisa sebagai sampel. Disc. Index merupakan kependekan dari Discrimination Index atau dalam istilah Bahasa Indonesia disebut Indeks Daya Beda. Tabel 4.6 tersebut di atas menjelaskan bahwa nilai (skor total) suatu soal digunakan untuk membedakan peserta didik dengan nilai tinggi dan nilai rendah. Arikunto (2012: 232) memberikan kriteria yang digunakan untuk menafsirkan daya pembeda yaitu sebagai berikut: 0,00 – 0,20 0,21 – 0,40 0,41 – 0,70 0,71 – 1,00 = jelek = cukup = baik = baik sekali Kriteria jelek artinya soal tidak dapat membedakan antara peserta didik yang mempunyai nilai tinggi dan nilai rendah. Tabel 4.6 menunjukkan data bahwa butir soal yang termasuk pada kriteria jelek dengan rentang skor antara 0,00 – 0,20 meliputi: item 2 = 0,04, item 3 = 0,17, item 5 = 0,14, item 6 = 0,13, item 7 = 0,15, item 8 = 0,18, item 9 = 0,09, item 10 = 0,09, item 11 = 0,04, item 14 = 0,00, item 15 = 0,04,item 16 = 0,09, item 17 = 0,00, item 19 = 0,00, item 20 = 0,13. Kriteria cukup pada skor daya pembeda memiliki rentang skor antara 0,21 – 0, 40. Artinya soal cukup dapat membedakan antara peserta didik dengan nilai tinggi

(78) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 61 dan peserta didik dengan nilai rendah. Pada data yang diperoleh, maka sebanyak empat item soal yang masuk pada kriteria soal cukup. Item tersebut adalah item 4 = 0,30, item 12 = 0,38, item 13 = 0,22, item 18 = 0,25. Soal baik adalah soal yang mampu membedakan dengan baik peserta didik yang memiliki nilai (total skor) tinggi dan peserta didik yang memiliki nilai (total skor) rendah. Rentang skor yang harus dipenuhi kriteria ini yaitu antara 0,41 – 0,70. Item 1 memiliki skor 0,48, maka item 1 memiliki kriteria soal yang baik. Jumlah soal pada penelitian ini sebanyak 20 butir soal, maka dari analisa daya beda pada soal tersebut menunjukkan satu soal yang dapat membedakan antara peserta didik yang memiliki nilai tinggi dan rendah dengan baik. Hal lain yang dapat peneliti informasikan bahwa pada tabel tersebut di atas juga menunjukkan skor terendah daya pembeda adalah 0,00. Sedangkan, skor tertinggi pada daya pembeda yaitu 0, 48. Adapun skor rata-rata daya pembeda pada tabel tersebut di atas yaitu 0,15. d. Tingkat kesukaran dengan kriteria tes 30% soal mudah, 50% soal sedang, dan 20% soal sulit. Analisa tingkat kesukaran dilakukan dengan menggunakan bantuan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. Analisis tingkat kesukaran soal seperti pada tabel 4.3 menunjukkan ketidaksesuaian antara tingkat kesukaran dengan kriteria tes 30% soal mudah, 50% soal sedang, dan 20% soal sulit dengan hasil analisis. Hasil analisis menggunakan software komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23 menunjukkan bahwa soal mudah sebanyak 19 butir soal, artinya sebesar 95% soal termasuk kriteria soal mudah. Soal dengan kriteria sedang sebanyak

(79) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 62 1 butir soal, artinya sebesar 5% soal termasuk dalam kriteria soal sedang. Soal dengan kriteria sulit sebanyak 0 butir soal, artinya sebesar 0% soal termasuk soal sulit. e. Petunjuk tentang bagaimana cara pelaksanaan tes, cara mengerjakan soal tersebut. hal ini merujuk pada kejelasan perintah pengerjaan soal Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia. (Tabel 4.7) Berikut ini tabel ringkasan atas permasalahan yang muncul pada butir soal Ulangan Tengah Semester II kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia. Tabel 4.7 Analisis Masalah Soal Pilihan Ganda Masalah yang muncul Faktor yang mempengaruhi validitas soal Uraian masalah perintah/petunjuk secara umum tidak jelas Petunjuk pengerjaan soal dengan menggunakan bacaan sebagai sumber tidak jelas Kosa kata dan struktur kalimat pada soal salah (EYD) Indeks tingkat kesukaran soal sulit Indeks tingkat kesukaran soal sedang Indeks tingkat kesukaran soal mudah No soal 1, 2, 3, 4. 1, 2, 6, 16 Tidak ada 18 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 19, 20 Hubungan antar stem (pokok 14, 17, 19 soal) dengan alternatif jawaban tidak sambung logis Bahasa ambigu 1 Validitas isi Ketepatan pembuatan kisi-kisi Semua soal Kadar validitas soal Skor tidak terdefinisi 14, 17, 19 ditinjau dari skor

(80) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI korelasi poin biserial Kaidah pembuatan Aspek materi yang tidak soal bahasa indonesia sesuai dengan indikator pada yang baik kisi-kisi Aspak konstruksi yang tidak sesuai dengan indikator pada kisi-kisi Aspek Bahasa yang tidak sesuai dengan indikator pada kisi-kisi Jenis soal pilihan Distrakters ganda Variasi Negatif Variasi Berganda Variasi yang Tidak Lengkap 63 Semua soal Semua soal Semua soal 1, 2, 5, 7, 8, 10, 11, 13, 14, 15, 17, 18, 19, 20 Tidak ada 3, 9, 12, 16 4, 6, Keterangan tabel - - Tabel analisis masalah soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia. Masalah yang muncul pada soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia. Uraian masalah merupakan turunan dari masalah yang muncul pada soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia. No. soal menunjukkan butir soal mana saja yang memiliki masalah Tabel 4.7 menunjukkan ringkasan masalah yang muncul pada soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia. Perintah pengerjaan soal pada tes pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas satu mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah “Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, atau c di depan jawaban yang paling benar! (skor : 20)”. Perintah tersebut dapat membingungkan peserta didik, lebih baik menghilangkan kata “huruf a, b, atau c di depan” sehingga perintah pengerjaan soal menjadi “Berilah tanda silang (X) pada jawaban paling benar! (skor : 20)”. Soal tes bahasa Indonesia dilengkapi dengan penyajian teks bacaan dengan perintah “Teks berikut untuk menjawab soal nomor 1 s.d. 4!. Perintah tersebut akan membingungkan peserta didik, kata “teks”

(81) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 64 dan singkatan pada kalimat tersebut memungkinkan peserta didik kelas satu tidak mengetahui artinya. Lebih baik diganti dengan perintah “Bacaan berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 1 sampai dengan 4!”. Masalah kedua yang muncul pada soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah kosakata dan struktur kalimat pada soal nomor 1, 2, 6, 16. Sebagai contoh: soal no. 2, Yang berteriak “banjir ...banjir...,” adalah .... a. Polisi b. Ketua RT c. Penduduk Butir soal no. 2 memiliki kosakata dan struktur kalimat yang kurang baik, hal ini ditunjukkan dengan awal kalimat menggunakan kata “yang”. Sebaiknya ada subjek pada kalimat (EYD, 2000: 59). Pertanyaan yang lebih baik “orang yang berteriak banjir ... banjir ... adalah ....”. Hubungan opsi jawaban dengan pokok soal sudah baik, kaitannya dalam mengecoh peserta didik yang akan meilih opsi jawaban benar. Merujuk pada tabel 4.4 dapat diketahui bahwa jumlah peserta didik yang memilih jawaban benar sebanyak 64 orang, artinya ada seorang peserta didik yang terkecoh oleh alternatif jawaban lain. Soal apabila dilihat secara kesesuaian kaidah pembuatan soal, maka soal tersebut layak direvisi. Merujuk pada tabel 4.8 di lampiran 1, mengenai hasil analisis validitas isi, soal tersebut memiliki Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang tidak sesuai. Jenis soal pilihan ganda pada soal no. 2 adalah distrakters.

(82) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB V : PENUTUP Bab V pada penelitan ini berisi kesimpulan, batasan penelitian dan saran. A. Kesimpulan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II mata pelajaran bahasa Indonesia kelas I di SD X di Klaten. Berdasarkan hipotesis pada Bab II, maka hipotesis pada penelitian ini ditolak karena soal pilihan ganda pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II mata pelajaran bahasa Indonesia kelas I di SD X di Klaten cenderung belum berkualitas. Hal ini dikerenakan alasan-alasan sebagai berikut. 1. Ada 5 faktor yang mempengaruhi validitas tiap butir soal dilihat dari alat tes. Berikut ini uraian 5 faktor yang mempengaruhi validitas tiap butir soal dilihat dari alat tes. a. perintah pengerjaan soal tidak jelas b. ada 4 butir soal yang bermasalah dengan struktur kalimat c. tingkat kesukaran soal dibagi menjadi tiga kategori dimana terdapat soal dengan tingkat kesukaran soal sulit, sedang dan mudah. Pada soal yang diteliti tidak ada soal dengan kriteria soal sulit, satu soal dengan kriteria soal sedang, dan sembilan belas soal dengan kriteria soal mudah. d. ada 3 butir soal dengan hubungan antarstem (pokok soal) dengan alternatif jawaban yang sambung tidak logis. Hal ini mengakibatkan semua peserta didik dapat dengan benar menjawab soal yang diteskan. Artinya, alternatif jawaban tidak berfungsi sebagai pengecoh. e. ada 1 butir soal pada pokok soal yang memiliki bahasa ambigu. 65

(83) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 66 2. Seluruh butir soal tidak memenuhi kaidah penulisan soal pilihan ganda. Merujuk pada Bab II halaman 14-17 menunjukkan bahwa dari aspek materi poin pertama semua soal tidak sesuai dengan indikator. Indikator merupakan turunan dari Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) yang terdapat pada kisi-kisi soal. SK-KD pada tabel 4.5 di lampiran menegaskan bahwa SK-KD tersebut tidak sesuai dengan SK-KD yang dibuat oleh BSNP. 3. Soal pilihan ganda yang diteliti tidak memenuhi syarat tes tertulis pilihan ganda . Berikut uraian yang menunjukkan bahwa soal tidak memenuhi syarat tes tertulis pilihan ganda: a. Peneliti melakukan validitas isi pada soal pilihan ganda Ulangan Tengah Semester II kelas 1 mata pelajaran Bahasa Indonesia. Validitas isi erat kaitannya dengan kisi-kisi soal, kisi-kisi soal pada soal tersebut kurang baik. Hal ini dapat dilihat pada tabel 4.5 di lampiran. b. Jumlah butir soal yang diteliti adalah 20 butir soal. Perhitungan kadar validitas dengan melihat skor korelasi poin biserial menunjukkan ada 1 soal yang valid. Skor korelasi poin biserial soal yang valid tersebut adalah 0.50. c. Merujuk Bab II halaman 18, syarat tes tertulis pilihan ganda salah satunya memiliki reliabilitas yang tinggi. Reliabilitas pada penelitian ini tidak diteliti. d. Daya beda pada soal yang diteliti tidak memadai. Pada soal pilihan ganda terdapat 14 butir soal yang tidak bisa membedakan peserta didik kelompok atas dan kelompok bawah. satu soal yang dapat membedakan dengan baik peserta didik dari kelompok atas dan bawah.

(84) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 67 e. Merujuk pada Bab II halaman 20, tingkat kesukaran dengan kriteria tes 30% soal mudah, 50% soal sedang, dan 20% soal sulit. Soal pilihan ganda yang diteliti menunjukkan bahwa soal mudah sebanyak 19 butir soal, artinya sebesar 95% soal termasuk kriteria soal mudah. Soal dengan kriteria sedang sebanyak 1 butir soal, artinya sebesar 5% soal termasuk dalam kriteria soal sedang. Soal dengan kriteria sulit sebanyak 0 butir soal, artinya sebesar 0% soal termasuk soal sulit. 4. Jenis soal pilihan ganda distrakters pada penelitian ini 14 butir soal, 4 butir soal termasuk jenis pilihan ganda variasi berganda, 2 butir soal termasuk jenis soal variasi tidak lengkap, dan tidak ada butir soal yang menunjukkan jenis soal pilihan ganda variasi negatif. B. Keterbatasan Penelitian Keterbatasan penelitian ini, sebagai berikut. 1. Penelitian ini meneliti satu faktor yang mempengaruhi validitas soal yaitu alat tes. Ada dua faktor lain yaitu faktor pelaksanaan pengukuran dan penyekoran, dan faktor jawaban tes. Dua faktor tersebut tidak dianalisa karena peneliti tidak melakukan observasi. Peneliti berharap, untuk penelitian selanjutnya semua faktor dapat diteliti. 2. Sampel pada penelitian ini kurang ideal. Sampel belum mewakili populasi karena satu SD saja yang diambil sebagai sampel.

(85) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 68 C. Saran Saran yang dapat peneliti sampaikan pada penelitian ini adalah, sebagai berikut. 1. Peneliti berharap untuk penelitian selanjutnya lebih memperhatikan persiapan dalam melakukan penelitian. Peneliti melakukan observasi dalam melihat pembuatan RPP dan pelaksanaan pembelajaran sehingga data yang diperoleh lebih banyak. 2. Penelitian berikutnya diharapkan dalam pengambilan sampel lebih mewakili populasi.

(86) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR REFERENSI Agung, A. _____. Analisis Validitas dan Reliabilitas Butir Soal Ulangan Akhir Semester Bidang Studi Bahasa Indonesia. Jurnal Arifin, Z. 2009. Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rodaskarya Arikunto, S. 1998. Manajemen Penelitian . Jakarta: Rineka Cipta Arikunto, S. 2009. Dasar-dasar Evaluasi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Bumi Aksara Azwar, S. 2007. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar Balitbang, 2007. Panduan Penulisan Soal Pilihan Ganda. Depdiknas: Pusat Penilaian Pendidikan. Burhan, B. 2011. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana Perdana Media Grup. BSNP. 2006. Standar Isi. Jakarta: BSNP Daryanto. 2005. Administrasi Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Depdiknas. 2000. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Disempurnakan. Pusat Pengembandan Bahasa Indonesia yang Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten. Soal Ulangan Tengah Semester II Kelas 1 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Klaten: Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Grolund. 1985. Meansurement And Evaluating In Teaching. New York: Macmillan Publishing Hasan, I. 2009. Pokok-pokok Materi Statistik I (Statistik Deskriptif). Jakarta: Bumi Aksara. Bagus, I. 2013. Analisis Butir Soal Tes Ulangan Akhir Semester IPS Terpadu Buatan MGMP IPS Kabupaten Gianyar Kelas VIII Semester 1 Tahun Ajaran 2011-1012. Jurnal Basuki, I dan Hariyanto. 2014. Assesmen Pembelajaran. Bandung: PT Rosdakarya. Johnson and Larry, C. 2012. Educational Research. Burke: SAGE Publisher Inc. 69

(87) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 70 Karno, T. 1995. ANATES Versi 2.5, Program Komputer Khusus untuk Analisis Tes Objektif dan Uraian. Bandung: FIP IKIP Bandung. Kunandar. 2014. Penilaian Autentik. Jakarta: Rajawali Lewis, M. 2002. TAP (Test Analysis Program). User’s Guide. Diunduh 22 April 2014 dari http://oak.cats.edu/~brooksg/tap.htm pukul 11.33. Margono. 2010. Metode Penelitian pendidikan. Bandung: Pustaka Setia Murbangun, M. 2008. Pengaruh Validitas dan Reliabilitas Butir Soal Ulangan akhir Semester Bidang Studi Kimia Terhadap Pencapaian Kompetensi. Jurnal Nurgiyantoro, B. 2001. Penilaian Dalam Pengajaran Bahasa Dan Sastra. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta. Sanders, D. 1990. STATISTICS: A Fresh Approach. United States: McGraw-Hill Sudjana, Nana. 2005. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta Sugiyono. 1997. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta Sukardi. 2010. Evaluasi Pendidikan: Prinsip Dan Operasionalnya. Jakarta Timur: Bumi Aksara Suprananto, K. 2012. Pengukuran Dan Penilaian Pendidikan. Yogyakarta: Graha Ilmu Surapranata S, 2009. Analisis Validitas, Reliabilitas dan Interpretasi Hasil Tes: Implementasi Kurikulum 2004. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya Zain, F. 15 November 2013. Berapa Nilai untuk Orang Pandai?. Dari http:/m.kompasiana.com/post/read/611052/2/berapa-nilai-untuk-orangpandai.html. Dilihat tanggal 2 Juni 2014 pukul 08.09.

(88) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN SKRIPSI 71

(89) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 1 Tabel 4.8 Kesesuaian Kisi-kisi Dengan Standar Isi No. Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Materi Indikator Komentar 1 Memahami teks pendek dengan membaca nyaring. Membaca lancar beberapa kalimat terdiri atas 3-5 kata dengan intonasi yang tepat Bacaan a. Disajikan sebuah teks/bacaan siswa dapat menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan cerita/teks. (no. soal 14) b. Siswa dapat melengkapi kalimat dengan lambang sesuai kalimat-kalimat yang disajikan. (no. soal 6) c. Siswa dapat melengkapi kalimat dengan nama kegiatan. (no. soal 14 ) Standar Kompetensi dan Kompetensi dasar tersebut diatas tidak sesuai. Hal ini dapat dilihat dengan merujuk pada tabel 1.2 dan tabel 1.3. Standar Kompetensi di atas merupakan Standar Kompetensi kelas 1 semester I, sedangkan Kompetensi Dasar di atas merupakan Kompetensi Dasar kelas 1 semester II. Kata yang sudah peneliti garis bawahi menunjukkan bahwa membaca nyaring tidak cocok diukur 72

(90) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI dengan menggunakan tes tertulis. Kompetensi Dasar menunjukkan adanya kata yang digaris bawahi, hal ini menunjukkan bahwa intonasi dalam membaca ttidak bisa diukur dengan tes tertulis. Soal nomor 1, 2, 3, 4, 6, dan 14 jauh kemungkinan soal menjadi tidak valid karena adanya ketidaksesuaian antara Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang terdapat pada kisi-kisi soal. 2 Memahami wacana tentang benda-benda di sekitar Mengulang deskripsi tentang benda-benda di sekitar Deskripsi benda/kegiatan/ peristiwa/keada an yang a. Disajikan ciri-ciri sebuah tempat, siswa dapat menentukan nama tempat dimaksud.(no. soal 5) Merujuk pada tabel 1.2 dan tabel 1.3 maka dapat ditemukan Standar Kompetensi dan 73

(91) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI b. Siswa dapat menyebutkan nama benda/peristiwa untuk melengkapu kalimat. (no. soal 8) c. Siswa dapat menyebutkan nama benda sesuai fungsinya. (no. soal 9) d. Siswa dapat menyebutkan fungsi dari benda yang ditunjuk. (no. soal 10) e. Disajikan gambar benda siswa dapat menjelaskan ciricirinya. (no. soal 11) Kompetensi tersebut di atas. Standar kompetensi yang dituliskan pada kisikisi tersebut diatas tidak sesuai dengan Standar Kompetensi yang dibuat oleh BSNP. Standar Kompetensi dituliskan secara tidak lengkap. Penulisan Standar Kompetensi yang sesuai adalah memahami wacana secara lisan tentang deskripsi bendabenda di sekitarr dan dongeng. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar tersebut mengacu pada aspek mendengarkan. Artinya, peserta didik mendengarkan sesuatu sesuai dengan materi yang diajarkan dan hal 74

(92) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ini tidak bisa diukur dengan tes tertulis. Soal nomor 5, 8, 9, 10, dan 11 jauh kemungkinan soal menjadi tidak valid karena ketidaksesuaian Standar Kompetensi dan aspek yang diukur untuk mencapai tujuan pembelajaran. Materi yang dituliskan pada kisikisi tidak lengkap. 3 Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi dengan perkenalan dan tegur sapa, pengenalan benda dan fungsi anggota tubuh dan deklamasi. Menceritakan isi gamabar tunggal atau seri sederhana dengan bahasa yang mudah dimengerti. a. Kalimat/teks (no. soal 12) b. Kalimat berdasarkan gambar (no. soal 13) c. Kalimat berdasarkan gambar (no. soal 15) d. Kalimat, kegiatan a. Siswa dapat melengkapi kalimat dengan nama benda/anggota tubuh. (no. soal 12) b. Siswa dapat melengkapi kalimat dengan nama benda sesuai fungsinya. (no. soal 13) c. Disajikan gambar, siswa dapat Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar tersebut di atas apabila merujuk pada tabel 1.2 dan tabel 1.3 maka dapat dilihat aspek yang akan diukur adalah aspek berbicara. Aspek berbicara tidak dapat diukur menggunakan tes 75

(93) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI berdasarkan gambar (no. soal 17) e. Kalimat berdasarkan gambar (no. soal 19) f. Teks/kalima t berdasarkan ciri-ciri fisik (no. soal 20) 4 Mengungkapkan Menceritakan isi pikiran, perasaan, dan gambar tunggal atau seri sederhana informasi dengan kalimat berdasarkan gambar menentukan kegiatan dimaksud. (no. soal 15) d. Disajikan gambar, siswa dapat menentukan kegiatan dimaksud. (no. soal 17) e. Siswa dapat menyebutkan fungsi benda sesuai gambar. (no. soal 19) f. Disajikan ciri-ciri sebuah kegiatan, siswa dapat menentukan nama kegiatan dimaksud. (no. soal 20) tertulis. Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar tidak sesuai. Standar Kompetensi tersebut di atas terdapat pada tabel 1.2, yaitu Standar Kompetensi kelas 1 semester 1. Kompetensi Dasar terdapat pada tabel 1.3, yaitu Kompetensi Dasar kelas 1 semester 2. Kisi-kisi tersebut diatas menunjukkan ketidaksesuaian, maka butir soal nomor 12, 13, 15, 17, 19 jauh kemungkinan soal menjadi tidak valid. disajikan gambar binatang siswa dapat menentukan Standar Kompetensi yang dituliskan tidak lengkap. Merujuk pada 76

(94) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI gambar, percakapan sederhana dan dongeng. dengan bahasa yang mudah dimengerti. namanya.(no soal 7) tabel 1.3 maka Standar Kompetensi yang benar adalah Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi secara lisan dengan gambar, percakapan sederhana dan dongeng. Aspek yang diukur dengan Standar Kompetensi tersebut di atas adalah aspek berbicara. Aspek tersebut tidak dapat diukur menggunakan tes tertulis. Adanya kesalahan dalam penulisan rumusan standar kompetensi dapat mengindikasikan ketidakvalidan butir soal. Soal nomor 7 jauh kemungkinan soal menjadi tidak valid. 77

(95) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5 Memahami bunyi bahasa, perintah, dan cerita/dongeng yang dilisankan Mengulang deskripsi tentang benda sekitar Deskripsi benda/keadaan/ kegiatan a. Siswa dapat melengkapi kalimat dengan manfaat/hasil sebuah kegiatan. (no. soal 16) b. Siswa dapat menentukan sebutan kekerabatan untuk melengkapi kalimat. (no soal 18) Rumusan Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar tidak sesuai. Merujuk pada tabel 1.2, Standar Kompetensi yang ditunjukkan adalah Standar Kompetensi kelas 1 semester 1. Kompetensi Dasar tersebut di atas dapat ditemukan pada tabel 1.3 yaitu pada Kompetensi Dasar kelas 1 semester 2. Hal ini menunjukkan ketidaksesuaian antara rumusan Rumusan Standar Kompetensi Dan Kompetensi Dasar. Soal nomor 16 dan 18 jauh kemungkinan soal menjadi tidak valid. 78

(96) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 79 Keterangan Tabel: - No. menunjukkan urutan Standar Kompetensi adalah muatan dalam standar isi yang harus dicapai dalam waktu terentu Kompetensi dasar merupakan turunan dari standar kompeteensi yang harus dicapai dalam waktu terentu Indikator adalah ukuran ketercapaian suatu pembelajaran Materi adalah bahan yang kan diteskan Komentar merupakan analisa

(97) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 80 Lampiran 2 Kisi-kisi Soal Pilihan Ganda Ulangan Tengah Semester II Kelas 1 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

(98) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 81

(99) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 3 Berikut ini hasil analisis menggunakan program komputer TAP (Test Analysis Program) version 12. 9. 23. TITLE: kelas 1 COMMENT: bahasa indonesia *********************************************************************** Examinee Analysis *********************************************************************** Total Ltr ~68% C.I. ~95% C.I. ID Score Percent Grade (Raw Score) (Raw Score) ---------- ----- ------- ----- ------------- ------------siswa1 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa2 18 90,00% (16,8- 19,2) (15,7- 20,0) siswa3 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa4 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa5 16 80,00% (14,8- 17,2) (13,7- 18,3) siswa6 18 90,00% (16,8- 19,2) (15,7- 20,0) siswa7 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa8 18 90,00% (16,8- 19,2) (15,7- 20,0) siswa9 20 100,00% (18,8- 20,0) (17,7- 20,0) siswa10 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa11 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa12 15 75,00% (13,8- 16,2) (12,7- 17,3) siswa13 20 100,00% (18,8- 20,0) (17,7- 20,0) siswa14 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa15 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa16 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa17 15 75,00% (13,8- 16,2) (12,7- 17,3) siswa18 14 70,00% (12,8- 15,2) (11,7- 16,3) siswa19 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa20 14 70,00% (12,8- 15,2) (11,7- 16,3) siswa21 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa22 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa23 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa24 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa25 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa26 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa27 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa28 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa29 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa30 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa31 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa32 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa33 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa34 14 70,00% (12,8- 15,2) (11,7- 16,3) siswa35 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa36 18 90,00% (16,8- 19,2) (15,7- 20,0) siswa37 18 90,00% (16,8- 19,2) (15,7- 20,0) siswa38 18 90,00% (16,8- 19,2) (15,7- 20,0) siswa39 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa40 16 80,00% (14,8- 17,2) (13,7- 18,3) siswa41 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa42 16 80,00% (14,8- 17,2) (13,7- 18,3) siswa43 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa44 18 90,00% (16,8- 19,2) (15,7- 20,0) siswa45 18 90,00% (16,8- 19,2) (15,7- 20,0) siswa46 18 90,00% (16,8- 19,2) (15,7- 20,0) siswa47 20 100,00% (18,8- 20,0) (17,7- 20,0) 82

(100) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 83 siswa48 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa49 18 90,00% (16,8- 19,2) (15,7- 20,0) siswa50 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa51 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa52 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa53 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa54 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa55 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa56 20 100,00% (18,8- 20,0) (17,7- 20,0) siswa57 20 100,00% (18,8- 20,0) (17,7- 20,0) siswa58 18 90,00% (16,8- 19,2) (15,7- 20,0) siswa59 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa60 19 95,00% (17,8- 20,0) (16,7- 20,0) siswa61 18 90,00% (16,8- 19,2) (15,7- 20,0) siswa62 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) siswa63 20 100,00% (18,8- 20,0) (17,7- 20,0) siswa64 20 100,00% (18,8- 20,0) (17,7- 20,0) siswa65 17 85,00% (15,8- 18,2) (14,7- 19,3) ========================================================================= These results have not been sorted (see data editor) ========================================================================= Number of Examinees = Total Possible Score= Minimum Score = Maximum Score = Median Score = Mean Score = Standard Deviation = Variance = Skewness = Kurtosis = 65 20 14,000 20,000 18,000 17,969 1,488 2,214 -0,900 0,462 = = = = 70,0% 100,0% 90,0% 89,8% =============== Frequency Table =============== Z Normalized Score Score Score ----- -----14 -2,67 15 -2,00 16 -1,32 17 -0,65 18 0,02 19 0,69 20 1,36 Totals: Rel. Cum. Cum. Freq. Freq. Freq. Percent Rank Stanine ----- ----- ----- ------- ---------- ------- 3 2 3 15 12 23 7 ===== 65 0,046 0,031 0,046 0,231 0,185 0,354 0,108 ===== 1,000 3 5 8 23 35 58 65 2,3 6,2 10,0 23,8 44,6 71,5 94,6 1 2 2 4 5 6 8 4,62 7,69 12,31 35,38 53,85 89,23 100.00 Percentile ========= Bar Graph ========= Score ------14,00 15,00 16,00 Count ----3 2 3 Graph (each @ represents 1 case) -------------------------------@@@ @@ @@@ Zn --------1,99 -1,54 -1,28 -0,71 -0,01 0,56 1,60

(101) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17,00 18,00 19,00 20,00 15 12 23 7 84 @@@@@@@@@@@@@@@ @@@@@@@@@@@@ @@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@ @@@@@@@ ===================== Stem-and-Leaf Display ===================== Stem Leaves (width=10) ---- ----------------1 . 444 1 . 5566677777777777777788888888888899999999999999999999999 2 . 0000000 TITLE: kelas 1 COMMENT: bahasa indonesia ************************************************************************* Item and Test Analysis ************************************************************************* Number Item Disc. # Correct # Correct Point Adj. Item Key Correct Diff. Index in High Grp in Low Grp Biser. Pt Bis ------- ----- ------- ----- ----- ----------- ----------- ------- ------Item 01 (3 ) 53 0,82 0,48 30 (1,00) 12 (0,52) 0,50 0,26 Item 02 (3 )# 64 0,98 0,04 30 (1,00) 22 (0,96) 0,17 0,08 Item 03 (1 )# 61 0,94 0,17 30 (1,00) 19 (0,83) 0,21 0,05 Item 04 (2 )# 55 0,85 0,30 30 (1,00) 16 (0,70) 0,42 0,19 Item 05 (3 )# 59 0,91 0,14 29 (0,97) 19 (0,83) 0,28 0,09 Item 06 (2 )# 61 0,94 0,13 30 (1,00) 20 (0,87) 0,47 0,33 Item 07 (1 )# 56 0,86 0,15 28 (0,93) 18 (0,78) 0,20 -0,03 Item 08 (1 )# 57 0,88 0,18 29 (0,97) 18 (0,78) 0,28 0,06 Item 09 (3 )# 63 0,97 0,09 30 (1,00) 21 (0,91) 0,36 0,25 Item 10 (1 )# 63 0,97 0,09 30 (1,00) 21 (0,91) 0,30 0,18 Item 11 (2 )# 63 0,97 0,04 30 (1,00) 22 (0,96) 0,24 0,12 Item 12 (2 )# 51 0,78 0,38 27 (0,90) 12 (0,52) 0,34 0,07 Item 13 (3 )# 59 0,91 0,22 30 (1,00) 18 (0,78) 0,42 0,24 Item 14 (1 )# 65 1,00 0,00 30 (1,00) 23 (1,00) **** **** Item 15 (2 )# 64 0,98 0,04 30 (1,00) 22 (0,96) 0,33 0,26 Item 16 (3 )# 63 0,97 0,09 30 (1,00) 21 (0,91) 0,30 0,18 Item 17 (2 )# 65 1,00 0,00 30 (1,00) 23 (1,00) **** **** Item 18 (1 )# 21 0,32 0,25 14 (0,47) 5 (0,22) 0,26 -0,06 Item 19 (3 )# 65 1,00 0,00 30 (1,00) 23 (1,00) **** **** Item 20 (3 )# 60 0,92 0,13 30 (1,00) 20 (0,87) 0,34 0,17 ========================================================================= # marks potential problems (p<0,2 or p>0,9, D<0,2, pbis<0,2, adjpbis<0,2) These results have been sorted by item number ========================================================================= Number of Items Excluded Number of Items Analyzed Mean Item Difficulty Mean Item Discrimination Mean Point Biserial Mean Adj. Point Biserial KR20 (Alpha) KR21 SEM (from KR20) # Potential Problem Items High Grp Min Score (n=30) Low Grp Max Score (n=23) = = = = = = = = = = = = 0 20 0,898 0,146 0,317 0,144 0,387 0,185 1,165 19 19,000 17,000

(102) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 85 Split-Half (1st/ 2nd) Reliability = 0,184 (with Spearman-Brown = 0,311) Split-Half (Odd/Even) Reliability = 0,263 (with Spearman-Brown = 0,416) Minimum Item Diff. = Minimum Disc. Index = Minimum Pt. Biserial = 0,323, Maximum Item Diff. = 1,000 0,000, Maximum Disc. Index = 0,478 0,165, Maximum Pt. Biserial = 0,496 To obtain a KR-20 Reliability of .80, the test must be 6,32 times longer, for a total of 126 items of similar quality to those in the test now. To obtain a KR-20 Reliability of .90, the test must be 14,23 times longer, for a total of 285 items of similar quality to those in the test now. ************************************************************************* Additional Item Analysis ************************************************************************* Scale Mean Scale SD KR20 SEM Adjusted if Item if Item if Item if Item Biserial Biserial Item Deleted Deleted Deleted Deleted Correl. Correl. ------- ---------- -------- ------- ------- -------- -------Item 01 17,154 1,339 0,320 1,104 0,723 0,381 Item 02 16,985 1,473 0,382 1,158 0,526 0,266 Item 03 17,031 1,457 0,388+ 1,139 0,415 0,098 Item 04 17,123 1,376 0,348 1,111 0,641 0,294 Item 05 17,062 1,434 0,381 1,129 0,488 0,154 Item 06 17,031 1,392 0,325 1,144 0,926 0,648 Item 07 17,108 1,458 0,420+ 1,110 0,315 -0,049 Item 08 17,092 1,433 0,392+ 1,118 0,445 0,092 Item 09 17,000 1,436 0,354 1,154 0,884 0,617 Item 10 17,000 1,446 0,365 1,153 0,735 0,459 Item 11 17,000 1,457 0,375 1,152 0,586 0,304 Item 12 17,185 1,402 0,395+ 1,091 0,480 0,097 Item 13 17,062 1,391 0,338 1,132 0,738 0,426 Item 14 16,969 1,488 0,389+ 1,164 ***** ***** Item 15 16,985 1,452 0,362 1,159 1,000 0,818 Item 16 17,000 1,446 0,365 1,153 0,735 0,459 Item 17 16,969 1,488 0,389+ 1,164 ***** ***** Item 18 17,646 1,440 0,455+ 1,063 0,335 -0,076 Item 19 16,969 1,488 0,389+ 1,164 ***** ***** Item 20 17,046 1,419 0,359 1,136 0,634 0,318 ========================================================================= + indicates that KR20 (0,387) improves if the item is removed Mean Biserial Correlation = 0,530 Minimum Biserial Corr. = 0,000 Maximum Biserial Corr. = 1,000 ************************************************************************* Answer Key Analysis ************************************************************************* ================================== Bar Chart for Correct Answer Usage ================================== Answer Key ---------Option 1/A Option 2/B Option 3/C Count ----6 6 8 Graph (each @ represents 1 case) -------------------------------@@@@@@ @@@@@@ @@@@@@@@

(103) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 86 ===================================== Bar Chart for Number of Options Usage ===================================== # Options --------2 Options 3 Options Count ----0 20 Graph (each @ represents 1 case) -------------------------------@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@ ************************************************************ Item Included, Answer Key, Additional Correct Options ************************************************************ =============== ITEMS INCLUDED: =============== 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20 =============== ITEMS EXCLUDED: =============== No Items were EXCLUDED from the analysis ============================ CORRECT ANSWERS (Item#-Key): ============================ # 1-3 # 2-3 # 3-1 # 4-2 #11-2 #12-2 #13-3 #14-1 # 5-3 #15-2 # 6-2 #16-3 # 7-1 #17-2 # 8-1 #18-1 # 9-3 #19-3 #10-1 #20-3 TITLE: kelas 1 ************************************************************************* Options Analysis ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Item Frequencies and Percentages page1 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ * is keyed answer, # is option that discriminates better than keyed answer Item Group Option 1 Option 2 Option 3 ---- ----- ------------ ------------ -----------1 TOTAL 8 (0,123) 4 (0,062) 53*(0,815) High 0 (0,000) 0 (0,000) 30 (1,000) Low 7 (0,304) 4 (0,174) 12 (0,522) Diff -7(-0,304) -4(-0,174) 18 (0,478) 2 TOTAL High Low Diff 3 4 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 1 (0,015) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 64*(0,985) 30 (1,000) 22 (0,957) 8 (0,043) TOTAL High Low Diff 61*(0,938) 30 (1,000) 19 (0,826) 11 (0,174) 2 (0,031) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) 2 (0,031) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) TOTAL High Low Diff 5 (0,077) 0 (0,000) 3 (0,130) -3(-0,130) 55*(0,846) 30 (1,000) 16 (0,696) 14 (0,304) 5 (0,077) 0 (0,000) 4 (0,174) -4(-0,174)

(104) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5 TOTAL High Low Diff 2 (0,031) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 4 (0,062) 1 (0,033) 3 (0,130) -2(-0,097) 59*(0,908) 29 (0,967) 19 (0,826) 10 (0,141) 6 TOTAL High Low Diff 3 (0,046) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) 61*(0,938) 30 (1,000) 20 (0,870) 10 (0,130) 1 (0,015) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 7 TOTAL High Low Diff 56*(0,862) 28 (0,933) 18 (0,783) 10 (0,151) 8 TOTAL High Low Diff 9 10 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 9 (0,138) 2 (0,067) 5 (0,217) -3(-0,151) 57*(0,877) 29 (0,967) 18 (0,783) 11 (0,184) 2 (0,031) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 6 (0,092) 1 (0,033) 4 (0,174) -3(-0,141) TOTAL High Low Diff 1 (0,015) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 1 (0,015) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 63*(0,969) 30 (1,000) 21 (0,913) 9 (0,087) TOTAL High Low Diff 63*(0,969) 30 (1,000) 21 (0,913) 9 (0,087) 1 (0,015) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 1 (0,015) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 87 TITLE: kelas 1 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Item Frequencies and Percentages page2 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ * is keyed answer, # is option that discriminates better than keyed answer Item Group Option 1 Option 2 Option 3 ---- ----- ------------ ------------ -----------11 TOTAL 2 (0,031) 63*(0,969) 0 (0,000) High 0 (0,000) 30 (1,000) 0 (0,000) Low 1 (0,043) 22 (0,957) 0 (0,000) Diff -1(-0,043) 8 (0,043) 0 (0,000) 12 TOTAL High Low Diff 2 (0,031) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) 51*(0,785) 27 (0,900) 12 (0,522) 15 (0,378) 12 (0,185) 3 (0,100) 9 (0,391) -6(-0,291) 13 TOTAL High Low Diff 4 (0,062) 0 (0,000) 3 (0,130) -3(-0,130) 2 (0,031) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) 59*(0,908) 30 (1,000) 18 (0,783) 12 (0,217) 14 TOTAL High Low Diff 65*(1,000) 30 (1,000) 23 (1,000) 7 (0,000) 15 TOTAL High 0 (0,000) 0 (0,000) 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 64*(0,985) 30 (1,000) 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 1 (0,015) 0 (0,000)

(105) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Low Diff 0 (0,000) 0 (0,000) 16 TOTAL High Low Diff 2 (0,031) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) 17 TOTAL High Low Diff 18 TOTAL High Low Diff 19 TOTAL High Low Diff 20 TOTAL High Low Diff 0 0 0 0 22 (0,957) 8 (0,043) 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 65*(1,000) 30 (1,000) 23 (1,000) 7 (0,000) 21*(0,323) 14 (0,467) 5 (0,217) 9 (0,249) 7 (0,108) 0 (0,000) 3 (0,130) -3(-0,130) 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 4 (0,062) 0 (0,000) 2 (0,087) -2(-0,087) 0 0 0 0 1 (0,043) -1(-0,043) 63*(0,969) 30 (1,000) 21 (0,913) 9 (0,087) 0 0 0 0 (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 37 (0,569) 16 (0,533) 15 (0,652) 1(-0,119) (0,000) (0,000) (0,000) (0,000) 65*(1,000) 30 (1,000) 23 (1,000) 7 (0,000) 1 (0,015) 0 (0,000) 1 (0,043) -1(-0,043) 60*(0,923) 30 (1,000) 20 (0,870) 10 (0,130) 88

(106) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 4 Surat Ijin Penelitian di Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten 89

(107) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR RIWAYAT HIDUP Yolanda Elzanuari Puspaningtyas merupakan anak kedua dari pasangan Juanda dan Sulasmi. Lahir di Klaten, 30 Januari 1993. Pendidikan awal dimulai di TK Pertiwi pada tahun 1997. Peneliti melanjutkan pendidikan dasar di SD Negeri 2 Rejoso pada tahun 1998-2000. Tahun 20002004 peneliti memilih melanjutkan belajar di SD Kanisius Murukan Wedi. Kemudian melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Jogonalan pada tahun 2004-2007. Pada tahun 2007-2010 peneliti melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Jogonalan. Tahun 2010 penulis masuk ke Universitas Sanata Dharma (USD), Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Selama menempuh pendidikan di sekolah dasar peneliti aktif mengikuti beberapa kegiatan seperti pramuka dan kegiatan gereja. Ketika di sekolah menengah pertama peneliti aktif di organisasi osis. Ketika di bangku sekolah menengah atas peneliti masih aktif di beberapa organisasi seperti osis, Pecinta Alam. Ketika masuk perguruan tinggi peneliti aktif dalam organisasi diluar kampus seperti Sanggar dan Organisasi Gereja. Di perguruan tinggi peneliti aktif mengikuti seminar atau workshop yang diselenggarakan oleh universitas.

(108)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD di Kecamatan Depok.
0
2
2
Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Matematika kelas V SD di Kecamatan Depok.
0
0
2
Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran PKn kelas III SD di Kecamatan Depok.
0
5
129
Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap 2014/2015 mata pelajaran IPS kelas III SD di Kecamatan Depok.
0
1
161
Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Matematika kelas III SD di Kecamatan Depok.
1
6
150
Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran PKn kelas V SD di Kecamatan Depok.
0
1
161
Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SD di Kecamatan Depok-Sleman.
0
2
150
Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran IPA kelas III SD di Kecamatan Depok.
0
0
142
Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran IPA kelas IV SD di Kecamatan Depok.
0
1
214
Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran IPS kelas V SD di Kecamatan Depok.
0
7
183
Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran IPA kelas V SD di Kecamatan Depok.
0
7
223
Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran matematika kelas IV SD di Kecamatan Depok.
5
15
156
Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran PKn kelas IV SD di Kecamatan Depok, Sleman, Yogyakarta.
4
31
172
Analisis butir soal pilihan ganda ulangan akhir semester genap tahun pelajaran 2014/2015 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD di Kecamatan Depok.
0
0
174
Analisis kualitas soal pilihan ganda ulangan tengah semester II mata pelajaran matematika kelas 1 tahun ajaran 2013/2014 - USD Repository
0
0
99
Show more