Peningkatan minat dan kemampuan menyimak cerita rakyat menggunakan media audio visual siswa kelas VB SD Negeri Jongkang Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014 - USD Repository

Gratis

0
0
201
7 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PENINGKATAN MINAT DAN KEMAMPUAN MENYIMAK CERITA RAKYAT MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL SISWA KELAS VB SD NEGERI JONGKANG YOGYAKARTA TAHUN AJARAN 2013/2014 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikam Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Oleh: Deviana Wahyu Kristanti NIM : 101134172 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ii

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI iii

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN Tuhan Yesus dan Bunda Maria yang selalu menyertaiku kapan pun dan dimana pun aku berada. Kedua orangtuaku: Bapak Petrus Sudaryono dan Veronica Sudarmi yang selalu mendukung dan mendoakanku. Adikku tersayang Agnes Deana Wahyu Krisnaningrum yang telah menyemangatiku. Sahabatku, terimakasih atas dukungan dan bantuannya. Almamaterku Universitas Sanata Dharma iv

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI MOTTO “If you have faith as a mustard seed, you will say to this mountain, “Move from here to there”, and it will move; and nothing will be impossible for You” ( Matthew, 17:20) “You can’t be all things to all people. You can’t be all things to all people. You just do the best you could in every day” (PPKM, 2011) “Yang membuat hidup kita berarti bukanlah melakukan hal-hal yang kita sukai tetapi mencoba menaklukkan hal-hal yang tidak kita sukai” (Penulis) v

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Deviana Wahyu Kristanti Nomor Mahasiswa : 101134172 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul: “Peningkatan Minat dan Kemampuan Menyimak Cerita Rakyat Menggunakan Media Audio Visual Siswa Kelas VB SD Negeri Jongkang Yogyakarta Tahun Ajaran 2013/2014” beserta perangkat yang diperlukan. Dengan demikian saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini yang saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta, Pada tanggal : 7 Juli 2014 Yang menyatakan Deviana Wahyu Kristanti vi

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka sebagaimana karya ilmiah. Yogyakarta, 7 Juli 2014 Penulis, Deviana Wahyu Kristanti vii

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRAK Kristanti, Deviana Wahyu. 2014. Peningkatan Minat Dan Kemampuan Menyimak Cerita Rakyat Menggunakan Media Audio Visual Siswa Kelas VB SD Negeri Jongkang Yogyakarta Tahun Ajaran 2013/2014. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan minat dalam menyimak cerita rakyat menggunakan media audio visual siswa kelas VB SD Negeri Jongkang (2) meningkatkan kemampuan menyimak cerita rakyat menggunakan media audio visual siswa kelas VB SD Negeri Jongkang. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Taggart. Satu siklus terdiri dari empat langkah, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian telah dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB SD Negeri Jongkang dengan jumlah 22 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, wawancara dan tes. Data selanjutnya diolah berdasarkan teknik analisis data yang ditetapkan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) penggunaan media audio visual dapat meningkatkan minat dalam menyimak cerita rakyat siswa kelas VB SD Negeri Jongkang. Hal ini nampak pada hasil penelitian yang menunjukkan skor rata-rata minat pada kondisi awal sebesar 50,86 dan termasuk kategori rendah. Pada siklus I skor rata-rata minat sebesar 61,00 dan termasuk dalam kategori tinggi. Pada siklus II skor rata-rata minat sebesar 72,86 dan termasuk kategori sangat tinggi (2) penggunaan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menyimak cerita rakyat siswa kelas VB SD Negeri Jongkang. Hal ini nampak pada kondisi awal rata-rata ulangan siswa sebesar 61,59 dan sebanyak 36,37% sudah mencapai KKM (65). Pada siklus I rata-rata ulangan siswa adalah 72,95 dan sebanyak 81,81% mencapai KKM. Pada siklus II rata-rata ulangan siswa adalah 81,40 dan sebanyak 95,45% mencapai KKM. Kata kunci: minat, kemampuan menyimak, media audio visual. viii

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRACT Kristanti, Deviana Wahyu. 2014. The Improving Interest and Ability to Listening Folklore Using Audio Visual Media for Grade VB Jongkang Elementary School Academic Year 2013/2014. Elementary School Teacher Education Program, Department of Education. Faculty of Teacher Training and Education, Sanata Dharma University. This research aimed to: (1) to improve VB grade of student‟s interest in listening to folklore using audio visual media in Jongkang Elementary School (2) to improve the VB grade of student‟s listening skill to folklore using audio visual media in Jongkang Elementary School. This is a classroom action research. The research refers to the cycle model proposed by Kemmis and Taggart. One cycle consists of four steps, namely: planning, action, observation, and reflection. This research conducted in two cycles.The subjects in this research were VB grade of Jongkang Elementary School Student‟s. Which consists of 22 student‟s. The data collection method used observation, questionnaires, and tests. Then, the data was analyze by using qualitative and quantitative descriptive technique. The results showed first, the application of audio visual media can improve student‟s interest in listening to folklore subject in VB grade Jongkang Elementary School. The evident of this improvement is shown by the result of the research.The average score of student‟s interest on the initial condition is 50,86. and included in medium category. In the first cycle, the average score of student‟s interest is 61,00 and included in high category. In the second cycle the average score of student‟s interest is 72,86 and included in very high category. Second, the application of audio visual media can improve student‟s listening skill to folklore subject in VB grade of Jongkang Elementary School. The result shown that the initial condition of student‟s average score is 61,59 and means 36,37% have reached the KKM (65). In the first cycle, the average score is 72,95 and means 81,81% student‟s have been reached the KKM. In the second cycle, the average score is 81,40 and means 95,45 % student‟s have been reached the KKM. Keywords: interest, listening skill, audio visual media. ix

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa atas berkat dan karunia- Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dengan judul “Peningkatan Minat dan Kemampuan Menyimak Cerita Rakyat Menggunakan Media Audio Visual Siswa Kelas VB SD Negeri Jongkang Tahun Ajaran 2013/2014”. Maksud penulisan skripsi ini adalah sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Peneliti menyadari dalam penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan pihak lain, maka kesempatan ini peneliti ingin menyampaikan terimakasih kepada: 1. Rohandi, Ph. D., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma. 2. Gregorius Ari Nugrahanta, SJ., S.S., BST., MA., Kepala Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. 3. L. Rishe Purnama Dewi, S.Pd., M.Hum., Dosen Pembimbing I yang telah membimbing dan memotivasi dari awal sampai ahkir penyusunan skripsi ini. 4. Apri Damai Sagita K, S.S., M.Pd., Dosen Pembimbing II yang telah memberi masukan dan arahan untuk penyusunan skripsi ini. 5. Eny Winarti, S.Pd., M.Hum., Ph.D., Dosen Penguji yang telah memberi masukan dan arahan untuk penyusunan skripsi ini. x

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6. Para dosen dan staf PGSD. 7. Suyitno, S. Pd., Kepala Sekolah SD Negeri Jongkang yang telah memberi ijin untuk melaksanakan penelitian ini. 8. Sri Purwanti, S. Pd., Wali Kelas VB SD Negeri Jongkang yang telah memberi banyak bantuan serta kerjasama dalam melaksanakan penelitian ini. 9. Siswa-siswi VB SD Negeri Jongkang Tahun Ajaran 2013/2014 terimakasih atas kerjasamanya. 10. Kedua orang tua tercinta Petrus Sudaryono dan Veronica Sudarmi yang telah memberikan doa, semangat dan menunjang segala kebutuhan peneliti. 11. Agnes Deana Wahyu Krisnaningrum yang selalu menjadi sumber penyemangat bagi penulis. 12. Sahabat-sahabatku Maria Kartika Utaminingrum, Valentina Feti Fetria, Lidwina Lukita Sari dan teristimewa Maria Sulisnawati terimakasih atas dorongan, semangat dan bantuannya. 13. Teman–teman satu payung penelitian Wahyu Bintoro Sumardhani, Danang Kustanto, Gigih, Dwi Jayanti, Sartika, Maria Sulisnawati, R. Putri Purnawati, terimakasih atas saran dan bantuannya dalam menyelesaikan skripsi ini. 14. Teman-teman Paradhe angkatan 2010. 15. Semua pihak yang telah membantu dan tidak dapat disebutkan satu persatu. xi

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Semoga karya penelitian ini dapat memberikan manfaat dan berguna bagi banyak pihak. Penulis menyadari karya ini masih banyak kekurangan, Untuk itu, saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan. Penulis xii

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL............................................................................................. i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING .................................................. ii HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................ iii HALAMAN PERSEMBAHAN.......................................................................... iv MOTTO................................................................................................................ v LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI.............................. vi LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ........................................... vii ABSTRAK ........................................................................................................ viii ABSTRACT ........................................................................................................ ix KATA PENGANTAR ......................................................................................... x DAFTAR ISI ..................................................................................................... xiii DAFTAR TABEL ............................................................................................. xiv DAFTAR GAMBAR ....................................................................................... xvii DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................... xviii BAB I PENDAHULUAN .................................................................................... 1 a. Latar Belakang ......................................................................................... 1 b. Rumusan Masalah .................................................................................... 5 c. Tujuan Penelitian ..................................................................................... 5 d. Manfaat Penelitian .................................................................................. 5 e. Batasan Operasional ................................................................................. 6 BAB II LANDASAN TEORI .............................................................................. 8 A. Kajian Pustaka .......................................................................................... 8 1. Minat ................................................................................................. 8 a. Pengertian Minat .......................................................................... 8 b. Ciri-ciri Siswa yang Berminat dalam Belajar .............................. 9 c. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat di Sekolah ............... 10 d. Metode Pengukuran Minat ......................................................... 12 2. Keterampilan Menyimak .................................................................. 14 xiii

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI a. Pengertian Keterampilan Menyimak.......................................... 14 b. Tujuan Menyimak ...................................................................... 15 c. Jenis-Jenis Menyimak ................................................................ 17 d. Kemampuan Menyimak Siswa Sekolah Dasar .......................... 21 3. Cerita Rakyat .................................................................................... 24 a. Pengertian Cerita Rakyat............................................................ 24 b. Unsur-unsur Pembangun Cerita Rakyat ..................................... 24 1) Tokoh/penokohan................................................................. 25 2) Tema..................................................................................... 25 3) Latar ..................................................................................... 25 4) Amanat ................................................................................. 26 4. Media Audio Visual ........................................................................ 26 a. Pengertian Media ....................................................................... 26 b. Pengertian Media Audio Visual ................................................. 27 c. Manfaat Media Pembelajaran .................................................... 28 d. Keuntungan Penggunaan Media Audio Visual .......................... 29 B. Hasil Penelitian yang Relevan ............................................................... 30 C. Kerangka Berpikir .................................................................................. 32 D. Hipotesis Tindakan................................................................................. 34 BAB III METODE PENELITIAN..................................................................... 35 A. Jenis Penelitian ....................................................................................... 35 B. Setting Penelitian ................................................................................... 37 1. Tempat Penelitian............................................................................. 37 2. Subjek Penelitian.............................................................................. 38 3. Objek Penelitian ............................................................................... 38 C. Rencana Tindakan .................................................................................. 38 1. Rencana Tindakan Setiap Siklus ...................................................... 39 a. Siklus I ....................................................................................... 39 b. Siklus II ...................................................................................... 42 D. Tehnik Pengumpulan Data ..................................................................... 45 1. Pengumpulan Data Minat................................................................. 45 xiv

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. Pengumpulan Data Kemampuan Menyimak ................................... 47 E. Instrumen Penelitian............................................................................... 47 1. Peubah Variabel Penelitian .............................................................. 47 2. Instrumen Data Minat ...................................................................... 48 3. Instrumen Kemampuan Menyimak .................................................. 51 F. Validitas ................................................................................................. 52 1. Validitas Instrumen Minat................................................................ 53 2. Validitas Perangkat Pembelajran ..................................................... 54 G. Analisis Data .......................................................................................... 55 1. Analisis Data Minat.......................................................................... 55 2. Analisis Data Kemampuan Menyimak ............................................ 59 H. Kriteria Keberhasilan ............................................................................. 60 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ................................... 61 A. Hasil Penelitian ...................................................................................... 61 1. Kondisi Awal ................................................................................... 61 2. Siklus I ............................................................................................. 63 3. Siklus II ............................................................................................ 69 B. Pembahasan ............................................................................................ 74 1. Minat ............................................................................................... 74 2. Hasil Menyimak Cerita Rakyat ........................................................ 78 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ............................................................. 84 A. Kesimpulan ..................................................................................... 84 B. Keterbatasan ..................................................................................... 85 C. Saran ................................................................................................ 85 DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................ 87 LAMPIRAN ....................................................................................................... 91 xv

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL Tabel 1. Peubah, Data, Pengumpul Data dan Instrumen Penelitian................... 48 Tabel 2. Kisi-Kisi Lembar Pengamatan Minat .................................................. 49 Tabel 3. Kisi-Kisi Kuesioner Minat ................................................................... 50 Tabel 4. Panduan Wawancara Guru ................................................................... 51 Tabel 5. Rubrik Penilaian Tes Kemampuan Menyimak .................................... 52 Tabel 6. Kisi-Kisi Soal Evaluasi ....................................................................... 52 Tabel 7. Kriteria Penilaian Menyimak ............................................................... 53 Tabel 8. Kriteria Validitas Perangkat Pembelajaran .......................................... 56 Tabel 9. Data Validasi Perangkat Pembelajaran ................................................ 56 Tabel 10. Hasil Validasi Perangkat Pembelajarandan Kriterianya .................... 56 Tabel 11. Acuan PAP Tipe II ............................................................................. 59 Tabel 12. Kategori Tingkat Minat Siswa ........................................................... 59 Tabel 13. Kriteria Keberhasilan Minat Siswa .................................................... 61 Tabel 14. Kriteria keberhasilan Menyimak ........................................................ 61 Tabel 15. Rekapitulasi Data Minat..................................................................... 76 Tabel 16. Ketercapaian Data Minat ................................................................... 79 Tabel 17. Rekapitulasi Nilai Menyimak ............................................................ 80 Tabel 18. Peningkatan Rata-Rata Dan Presentase Ketuntasan Tes Menyimak Cerita Rakyat ..................................................................................................... 82 Tabel 19. Hasil Peningkatan Kemampuan Menyimak Siswa ............................ 84 xvi

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Kerangka Berpikir ............................................................................ 32 Gambar 2. Model Penelitian Taggart dan Kemmis ............................................ 37 Gambar 3. Grafik Peningkatan Skor Rerata Minat Siswa.................................. 79 Gambar 4. Grafik Peningkatan Nilai Rata-rata Menyimak ................................ 81 Gambar 5. Grafik Peningkatan Persentase Siswa yang Mencapai KKM .......... 81 xvii

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. Silabus ........................................................................................... 91 Lampiran 2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I................................. 99 Lampiran 3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus II ............................. 107 Lampiran 4. Materi Siklus I dan Siklus II ........................................................ 115 Lampiran 5. Lembar Aktivitas Siswa Siklus I ................................................. 116 Lampiran 6. Lembar Aktivitas Siswa Siklus II ................................................ 122 Lampiran 7. Soal Evaluasi Siklus I .................................................................. 128 Lampiran 8. Kunci Jawaban Siklus I ............................................................... 132 Lampiran 9. Soal Evaluasi Siklus II ................................................................. 134 Lampiran 10. Kunci Jawaban Siklus II ............................................................ 138 Lampiran 11. Nilai Kondisi Awal Menyimak.................................................. 140 Lampiran 12. Hasil Evaluasi Menyimak Cerita Rakyat Siklus I ..................... 141 Lampiran 13. Hasil Evaluasi Menyimak Cerita Rakyat Siklus II .................... 141 Lampiran 14. Contoh Hasil Evaluasi Menyimak Cerita Rakyat Siklus I ........ 143 Lampiran 15. Contoh Hasil Evaluasi Menyimak Cerita Rakyat Siklus I ....... 147 Lampiran 16. KMinat ....................................................................................... 151 Lampiran 17. Hasil Kuesioner Siklus I ............................................................ 154 Lampiran 18. Hasil Kuesioner Siklus II ........................................................... 156 Lampiran 19. Lembar Pengamatan Minat ........................................................ 158 Lampiran 20,. Lembar Pengamatan Minat Kondisi Awal ............................... 159 Lampiran 21. Lembar Pengamatan Minat Siklus I .......................................... 160 Lampiran 22. Lembar Pengamatan Minat Siklus II ......................................... 162 Lampiran 23. Minat Kondisi Awal .................................................................. 164 Lampiran 24. Capaian Minat Siklus I .............................................................. 165 Lampiran 25. Capaian Minat Siklus II ............................................................. 166 Lampiran 26. Validasi Instrumen Pembelajaran Siklus I dan Siklus II ........... 167 Lampiran 27. Notulen Refleksi Siklus I ........................................................... 172 Lampiran 28. Notulen Refleksi Siklus II ......................................................... 175 xviii

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 29. Foto-foto Penelitian ................................................................... 176 Lampiran 30. Surat Ijin Penelitian ................................................................... 178 Lampiran 31. Surat Bukti Penelitian dari Sekolah ........................................... 179 Lampiran 32. Curriculum Vitae ....................................................................... 180 xix

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini disampaikan tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat atas penelitian yang dilakukan dan batasan operasional. A. Latar Belakang Manusia adalah mahkluk sosial yang berhubungan secara timbalbalik dengan manusia lain (KBBI, 2001). Selama bersosialisasi manusia membutuhkan media untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Media yang paling utama digunakan dalam berkomunikasi adalah bahasa. Manusia dapat menyampaikan pesan dan gagasan kepada orang lain juga melalui bahasa. Untuk itu manusia perlu menguasai keterampilan berbahasa agar mampu menyampaikan ide, pikiran, perasaan atau informasi kepada orang lain, baik secara lisan maupun tulisan (Iskandarwassid, 2008:226). Menyimak merupakan salah satu keterampilan terpenting dalam berbahasa. Manusia melakukan kegiatan menyimak di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Kegiatan menyimak lebih banyak dilakukan manusia daripada kegiatan berbahasa lain yaitu berbicara, menulis, dan membaca. Menurut Hermawan (2012:30-31), orang dewasa meluangkan 42% waktunya untuk melakukan kegiatan menyimak sedangkan anak-anak meluangkan 58% waktunya untuk melakukan kegiatan yang sama. Penguasaan keterampilan menyimak sangat dibutuhkan di lingkungan sekolah. Siswa mempergunakan sebagian besar waktunya untuk menyimak pelajaran yang disampaikan guru. Keterampilan menyimak ini dalam 1

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2 pelaksanaannya masih menemui beberapa kendala. Menurut Tarigan (1986:50-51) beberapa alasan yang menyebabkan pembelajaran menyimak belum terlaksana dengan baik, yaitu: (1) pelajaran menyimak relatif baru dinyatakan dalam kurikulum sekolah, (2) teori, prinsip, dan generalisasi mengenai menyimak belum banyak diungkapkan, (3) pemahaman terhadap apa dan bagaimana menyimak itu masih minim, (4) buku, teks dan buku pegangan guru dalam menyimak sangat langka, (5) guru-guru bahasa Indonesia kurang berpengalaman dalam melaksanakan pengajaran menyimak, (6) bahan pengajaran menyimak sangat kurang, (7) guru-guru bahasa Indonesia belum terampil menyusun bahan pengajaran menyimak, (8) alat bantu pembelajaran menyimak belum merata pada setiap sekolah, (9) dan jumlah murid per kelas terlalu besar. Keterampilan menyimak berhubungan pula dengan aspek psikologis karena menyangkut minat dan perhatian (Hermawan, 2012:34). Minat merupakan sumber motivasi yang mendorong orang untuk melakukan apa yang mereka inginkan dan bersifat lebih tetap (Hurlock, 2005). Siswa yang mempunyai minat terhadap menyimak akan berusaha lebih keras dibanding dengan anak yang kurang berminat. Hal ini juga mempengaruhi kualitas pencapaian hasil belajar siswa dalam bidang studi atau mata pelajaran. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan terhadap wali kelas VB diperoleh informasi bahwa kegiatan menyimak terutama dalam Kompetensi Dasar ”Mengidentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat)” kegiatan menyimak cenderung jarang dilakukan. Hal ini dikarenakan media

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3 pendukung dalam kegiatan menyimak sangat terbatas. Pada saat pembelajaran menyimak siswa cenderung pasif, namun ada juga siswa yang sibuk berbicara dengan temannnya atau justru diam melamun. Hal ini diperkuat dengan pengamatan yang dilakukan peneliti pada 4 November 2013 diperoleh informasi bahwa kegiatan menyimak dilakukan dengan cara konvensional. Guru membacakan teks bacaan dari buku pelajaran yang dimiliki siswa. Siswa terlihat tidak fokus mendengarkan cerita rakyat yang dibacakan guru dan cenderung mengobrol dengan teman sebangku. Ketika guru memerintahkan siswa untuk membacakan hasil pekerjaannya di depan kelas, hanya terdapat 6 dari 22 siswa atau (27,27%) yang mau untuk maju dan membacakan hasil pekerjaannya. Selama kegiatan pembelajaran hanya terdapat 8 siswa atau (36,36%) yang mengajukan pertanyaan kepada guru mengenai materi yang dijelaskan. Dapat diketahui pula bahwa siswa yang aktif terlalu mendominasi. Peneliti juga melakukan kegiatan pengamatan pada 8 November 2013 diperoleh informasi bahwa siswa kurang mempersiapkan diri dalam mengikuti pembelajaran. Hal ini terlihat ketika guru masuk ke kelas, siswa terlihat masih berjalan-jalan bahkan masih ada siswa yang bermain di luar kelas. Ketika guru memberikan pertanyaan terdapat 8 siswa atau (36,36%) yang mau menjawab pertanyaan yang diberikan guru. Terdapat 4 siswa atau (18,18%) yang berani mengajukan pertanyaan kepada guru ketika mengalami kesulitan dan terdapat 8 siswa atau (36,36%) yang mampu berkonsentrasi dalam mengikuti pelajaran walaupun temannya mengganggu.

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 Dari hasil menyimak yang dilakukan guru sebelum dilakukan penelitian, diperoleh data bahwa rata-rata nilai kelas dalam menyimak cerita rakyat yaitu 61,59 dengan persentase 36,37% siswa mencapai KKM. Nilai terendah yang diperoleh siswa adalah 45 dan nilai tertinggi 75. Jumlah siswa yang nilainya di bawah rata-rata kelas (KKM) yaitu 18 siswa dan jumlah siswa yang nilainya di atas rata- rata kelas (KKM) adalah 8 siswa. Hal ini diduga karena penggunaan media yang masih terbatas. Guru perlu meningkatkan kemampuan siswa melalui cara yang tepat. Berkaitan dengan hal tersebut, diperlukan usaha-usaha untuk memperbaiki agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Peneliti mencoba memilih menggunakan media audio visual karena dengan cara ini siswa dapat terlibat aktif dalam proses kegiatan belajar mengajar dan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam hal menyimak. Harapannya dengan adanya pembelajaran tersebut siswa (1) mampu meningkatkan perhatiannya, (2) siswa lebih berminat dalam pembelajaran, (3) proses pembelajaran berlangsung menyenangkan, sehingga dapat meningkatkan kemampuan siswa. B. Rumusan Masalah Penelitian ini mempunyai dua rumusan masalah, yaitu: 1. Apakah penggunaan media audio visual dapat meningkatkan minat dalam menyimak cerita rakyat menggunakan media audio visual siswa kelas VB SD Negeri Jongkang tahun ajaran 2013/2014?

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5 2. Apakah penggunaan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menyimak cerita rakyat menggunakan media audio visual siswa kelas VB SD Negeri Jongkang tahun ajaran 2013/2014? C. Tujuan Penelitian ini mempunyai dua tujuan, yaitu: 1. Meningkatkan minat dalam menyimak cerita rakyat menggunakan media audio visual siswa kelas VB SD Negeri Jongkang tahun ajaran 2013/2014. 2. Meningkatkan kemampuan menyimak cerita rakyat menggunakan media audio visual siswa kelas VB SD Negeri Jongkang tahun ajaran 2013/2014. D. Manfaat Dari penelitian yang akan dilakukan,diharapkan dapat memiliki manfaat yaitu sebagai berikut: 1. Manfaat Teoritis Hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat memperluas pengetahuan tentang penggunaan media audio visual dalam kegiatan menyimak mata pelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan minat dan kemampuan siswa.

(25) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 2. Manfaat praktis a. Bagi siswa Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa dalam meningkatkan minat dan kemampuan menyimak mata pelajaran bahasa Indonesia. b. Bagi guru Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam menyajikan materi pembelajaran yang menarik dan sebagai strategi baru untuk melakukan kegiatan menyimak dalam pelajaran bahasa Indonesia. c. Bagi peneliti Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu peneliti dalam menerapkan strategi pembelajaran sebagai upaya meningkatkan minat dan kemampuan dengan menggunakan media audio visual dalam kegiatan menyimak mata pelajaran bahasa Indonesia. a. Pembatasan Operasional 1. Minat berbeda dengan kesenangan. Kesenangan hanya bersifat sementara. Minat merupakan sumber motivasi yang mendorong orang untuk melakukan apa yang mereka inginkan dan bersifat lebih tetap (Hurlock, 2005). 2. Menyimak adalah suatu proses mendengarkan lambang-lambang lisan dengan penuh perhatian, pemahaman, apresiasi, serta interpretasi untuk memperoleh informasi, menangkap isi atau pesan, serta memahami makna

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 7 komunikasi yang telah disampaikan sang pembicara melalui ujaran atau bahasa lisan (Tarigan, 2008). 3. Cerita rakyat adalah sebagian dari kebudayaan suatu masyarakat yang tersebar turun-temurun secara kolektif dan tradisional dalam versi yang berbeda baik bentuk lisan maupun contoh yang disertai gerak isyarat atau alat pembantu (Brudfand dalam Danandjaya, 2002) 4. Media audio visual adalah alat yang tidak hanya mengandalkan kemampuan suara saja. Pesan yang disampaikan ke dalam lambanglambang auditif baik verbal maupun non verbal (Kustandi, 2011).

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB II LANDASAN TEORI Pada bab ini akan disampaikan landasan teori yang menunjang penelitian. Pembahasan atas landasan teori ini meliputi kajian pustaka, hasil penelitian yang relevan, kerangka berpikir dan hipotesis tindakan. A. Kajian pustaka 1. Minat a. Pengertian Minat Banyak ahli telah mengemukakan tentang pengertian minat. Menurut Slameto (2010:57), minat adalah kecenderungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapa kegiatan. Kegiatan yang diminati seseorang diperhatikan terus-menerus yang disertai rasa senang. Winkel (2004:212) mengemukakan minat sebagai kecenderungan subyek yang menetap, untuk merasa tertarik pada bidang studi atau pokok bahasan tertentu dan merasa senang mempelajari materi itu. Berdasarkan pengertian yang dikemukakan Slameto dan Winkel minat berhubungan dengan perasaan. Perasaan tersebut berkaitan dengan rasa senang dan ketertarikan pada sesuatu hal. Pengertian minat yang berbeda diungkapkan oleh Reber dalam Syah (2003), minat merupakan istilah yang kurang populer dalam psikologi karena ketergantungannya pada faktor-faktor internal lainnya, seperti pemusatan perhatian, keingintahuan, motivasi, dan 8

(28) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9 kebutuhan. Namun terlepas dari masalah populer atau tidak, minat dapat mempengaruhi kualitas pencapaian hasil belajar siswa dalam bidang studi atau mata pelajaran. Misalnya, seorang siswa yang menaruh minat besar terhadap kegiatan menyimak akan memusatkan perhatiannya lebih banyak daripada siswa lain. Minat berbeda dengan kesenangan. Kesenangan hanya bersifat sementara. Minat merupakan sumber motivasi yang mendorong orang untuk melakukan apa yang mereka inginkan dan bersifat lebih tetap (Hurlock, 2005). Anak yang mempunyai minat terhadap suatu pekerjaan atau permainan akan berusaha lebih keras dibanding dengan anak yang kurang berminat atau merasa bosan. Berdasarkan pengertian-pengertian di atas dapat diartikan bahwa minat merupakan suatu perasaan atau ketertarikan terhadap suatu hal atau pekerjaan, sehingga timbul keinginan untuk melakukan atau menekuni hal atau pekerjaan tersebut. b. Ciri-ciri siswa yang berminat dalam belajar Menurut Slameto (2003:58), siswa yang berminat dalam belajar akan memiliki ciri-ciri sebagai berikut. 1) Mempunyai kecenderungan untuk memberikan perhatian lebih terhadap sesuatu. 2) Ada rasa suka dan senang terhadap sesuatu yang diminati. 3) Memperoleh suatu kebanggaan dan kepuasan pada sesuatu yang diminati.

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 10 4) Ada rasa keterikatan pada aktivitas-aktivitas yang diminati. 5) Lebih menyukai suatu hal yang menjadi minatnya daripada yang lainnya. 6) Dimanifestasikan melalui partisipasi pada aktivitas dan kegiatan. Djamarah (2002:132) mengemukakan beberapa indikator siswa berminat dalam belajar yaitu pernyataan lebih menyukai sesuatu daripada yang lain, partisipasi aktif dalam suatu kegiatan, memberikan perhatian yang lebih besar terhadap sesuatu yang diminati. Hurlock (2005:115) mengemukakan ciri-ciri minat anak sebagai berikut. 1) Minat tumbuh bersamaan dengan perkembangan fisik dan mental anak. 2) Minat bergantung pada kesiapan belajar anak. 3) Minat bergantung pada kesempatan belajar. 4) Minat dipengaruhi oleh budaya. 5) Minat berbobot emosional. 6) Minat bersifat egosentris. Dari uraian ciri-ciri minat siswa di atas, maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa minat dapat diketahui dari beberapa indikator yaitu perasaan senang, kemauan untuk mengembangkan diri, sikap perhatian, berpartisipasi dalam pembelajaran.

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 c. Faktor-faktor yang mempengaruh minat belajar di sekolah Hurlock (2005:139) mengemukakan faktor yang mempengaruhi minat belajar di sekolah adalah sebagai berikut: 1) Pengalaman dini di sekolah Anak yang secara fisik dan emosional telah siap untuk belajar di sekolah, akan lebih mudah dalam menyesuaikan diri dan mendapatkan pengalaman yang lebih menyenangkan. 2) Sikap dan penerimaan oleh teman sebaya Minat dan sikap terhadap sekolah dan berbagai kegiatan di sekolah sangat dipengaruhi oleh teman sebaya. Untuk diterima dalam suatu kelompok teman sebaya, anak akan berusaha untuk menerima minat dan penilaian kelompok. 3) Keberhasilan akademik Keberhasilan akademik sangat berpengaruh pada sikap dan minat anak di sekolah. Besarnya pengaruh keberhasilan akademik tergantung pada besarnya nilai keberhasilan akademik dalam kelompok teman sebaya. Kegagalan dalam bidang akademik akan mengakibatkan rasa tidak senang terhadap lingkungan sekolah dan mengurangi minatnya pada sekolah. 4) Hubungan guru dan murid Banyak atau sedikitnya minat anak terhadap sekolah dipengaruhi sikapnya terhadap guru. Anak akan memperoleh

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12 gambaran tentang sosok guru melalui perkataan orang tua, media massa dan dari pengalamannnya sendiri. Jika seorang anak memperoleh gambaran negatif tentang guru, bersikap kurang memperhatikan guru dan akan cenderung mempengaruhi minatnya. Dari uraian di atas peneliti menyimpulkan bahwa faktorfaktor yang mempengaruhi minat adalah pengalaman dini di sekolah, sikap dan penerimaan oleh teman sebaya, keberhasilan akademik, hubungan guru dan murid dan suasana emosional di sekolah. d. Metode pengukuran minat Minat siswa dapat diukur menggunakan penilaian non tes. Masidjo (1995:95) mengemukakan bahwa non tes merupakan rangkaian pertanyaan yang harus dijawab secara sengaja dalam situasi yang kurang distandarisasikan. Dimana, yang dimaksudkan untuk mengukur kemampuan atau hasil belajar yang dapat diamati secara konkret dari individu atau kelompok. Penilaian non tes dapat berupa pengamatan (observasi), catatan anekdot, daftar cek, skala nilai, angket dan wawancara. Nurkancana (1983: 227-229) mengemukakan beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengadakan pengukuran minat sebagai berikut:

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 a. Observasi Observasi dapat dilakukan dalam setiap situasi, baik di kelas maupun luar kelas. Pengukuran dapat dilakukan dengan mengamati minat anak-anak dalam kondisi yang wajar. Pencatatan hasil observasi sering menemui beberapa kendala, misalnya penafsiran terhadap hasil-hasil observasi yang bersifat subyektif dan jarak waktu yang panjang antara tingkah laku yang diobservasi. b. Interview (wawancara) Pelaksanaan interview baik digunakan untuk mengukur minat anak-anak. Interview dilakukan dalam situasi tidak formal, sehingga percakapan akan berlangsung dengan bebas dan hasil yang didapatkan juga lebih jelas. c. Kuesioner Kuesioner dapat dilakukan terhadap sejumlah siswa sekaligus, sehingga jauh lebih efisien dalam penggunaan waktu. Kuesioner dilakukan dalam bentuk tertulis dan pertanyaan yang diajukan pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan isi pertanyaan dalam interview. d. Inventiori Inventiori adalah suatu metode untuk mengadakan pengukuran atau penilaian yang sejenis dengan menggunakan daftar pertanyaan secara tertulis. Responden memberi jawaban

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14 dengan memberi lingkaran, tanda cek, mengisi nomor atau tandatanda lain yang berupa jawaban-jawaban yang singkat terhadap sejumlah pertanyaan yang lengkap. Djiwandono (2008) mengungkapkan ada beberapa cara untuk mengetahui minat siswa. Hal yang paling sering dilakukan adalah menanyakan kepada siswa secara langsung atau menggunakan angket. Cara lain yang dapat dilakukan adalah mengobservasi langsung kegiatan-kegiatan siswa. Guru dapat memperhatikan siswa-siswa selama pelajaran berlangsung. Penelitian ini menggunakan observasi (pengamatan), wawancara dan kuesioner. Pengamatan dilakukan pada pelaksanaan siklus I dan II. Kuesioner diisi oleh siswa pada ahkir siklus, sedangkan wawancara dilakukan untuk mengumpulkan data awal sebelum penelitian dilakukan. 2. Menyimak a. Pengertian Menyimak Salah satu pengertian menyimak yang dikutip dalam penelitian ini adalah pengertian menyimak menurut Henry Guntur Tarigan sebagai berikut: “Keterampilan menyimak adalah suatu proses kegiatan mendengarkan lambang-lambang lisan dengan penuh perhatian, pemahaman, apresiasi, serta interpretasi untuk memperoleh informasi, menangkap isi atau pesan, serta memahami makna komunikasi yang telah disampaikan sang pembicara melalui ujaran atau bahasa lisan (Tarigan, 2008:31)”.

(34) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 15 Anderson dalam Tarigan (2008:30) mengungkapkan bahwa menyimak sebagai proses besar mendengarkan, mengenal, serta mengintepretasikan lambang-lambang lisan. Menurut Hermawan (2012:29), menyimak adalah suatu keahlian komunikasi verbal yang sulit dan unik dibandingkan dengan komunikasi verbal lainnya seperti berbicara, menulis dan membaca. Berdasarkan pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa menyimak adalah suatu keahlian mendengarkan lambanglambang bunyi yang dilakukan dengan sengaja dengan penuh perhatian disertai pemahaman, apresiasi, serta interpretasi untuk memperoleh informasi, menangkap isi dan merespon makna yang terkandung di dalamnya. b. Tujuan Menyimak Logan dalam Tarigan (2008:60-61) mengemukakan tujuan menyimak adalah sebagai berikut. 1) Menyimak untuk belajar, yaitu kegiatan untuk memperoleh pengetahuan dari bahan yang disampaikan si pembicara. 2) Menyimak untuk memperoleh keindahan audial, yaitu kegiatan untuk menikmati sesuatu yang disampaikan si pembicara terutama dalam bidang seni. 3) Menyimak untuk mengevaluasi, yaitu kegiatan yang bertujuan untuk menilai sesuatu yang disimaknya (baik-buruk, indah-jelek, tepat-ngawur, logis-tak logis).

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16 4) Menyimak untuk mengapresiasi materi simakan, yaitu kegiatan untuk menikmati seta menghargai sesuatu yang disimaknya (pembacaan cerita, pembacaan puisi, musik dan lagu, dialog, diskusi dan perdebatan). 5) Menyimak untuk mengkomunikasikan ide-ide, yaitu kegiatan untuk mengomunikasikan ide-ide, gagasan-gagasan, ataupun perasaan-perasaan kepada orang lain dengan lancar dan tepat. 6) Menyimak untuk membedakan bunyi-bunyi, yaitu kegiatan yang bertujuan untuk membedakan bunyi-bunyi dengan tepat. Sehingga penyimak mampu membedakan bunyi yang membedakan arti (distingtif) dan bunyi yang tidak membedakan arti. 7) Menyimak untuk memecahkan masalah secara kreatif dan analitis, melalui kegiatan ini penyimak akan memperoleh masukan berharga. 8) Menyimak untuk meyakinkan diri, yaitu kegiatan yang bertujuan untuk meyakinkan diri terhadap suatu masalah atau pendapat yang selama ini diragukan. Tujuan utama menyimak adalah untuk menangkap dan memahami pesan, ide, serta gagasan yang terdapat pada materi atau bahasa simakan. Selain itu, menyimak juga memiliki tujuan lain yaitu untuk memperoleh data, menganalisis data, mengevaluasi fakta, mendapatkan inspirasi, dan mendapatkan hiburan atau menghibur diri (Widayanti, 2010:10).

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17 c. Jenis-jenis menyimak Menurut Tarigan (2008:37-59), keterampilan menyimak dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu menyimak ekstensif dan menyimak intensif. Menyimak ekstensif terdiri dari menyimak sosial, menyimak sekunder, menyimak estetik dan menyimak pasif sedangkan menyimak intensif terdiri dari menyimak kritis, menyimak konsentratif, menyimak kreatif, menyimak eksploratif, menyimak interogatif, menyimak selektif 1) Menyimak ekstensif Menyimak ekstensif merupakan kegiatan menyimak mengenai hal-hal yang umum. Guru tidak secara langsung memberi bimbingan kepada siswa, tetapi siswa diberi kebebasan untuk mencerna dan memahami hal yang disimak. Tujuan dari kegiatan menyimak ekstensif adalah mengingat kembali bahan yang telah telah diketahui dalam suatu lingkungan baru dan dengan cara yang baru, serta memberi kesempatan dan kebebasan bagi para siswa untuk mendengar dan menyimak butir-butir kosakata dan struktur bahasa yang masih baru . Sumber belajar yang paling baik dalam kegiatan menyimak ekstensif adalah rekaman-rekaman yang dibuat guru karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan yang dikehendaki.

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 18 2) Menyimak sosial Menyimak sosial merupakan kegiatan menyimak yang meliputi dua hal, yaitu menyimak secara sopan-santun dan penuh perhatian terhadap percakapan dalam situasi-situasi sosial dan memahami peran pembicara dan penyimak dalam kegiatan komunikasi tersebut. 3) Menyimak sekunder Menyimak sekunder adalah sejenis kegiatan menyimak secara kebetulan saja. 4) Menyimak estetik Menyimak estetik merupakan fase terahkir dalam dalam kegiatan menyimak secara kebetulan dan termasuk dalam kegiatan ekstensif. 5) Menyimak pasif Menyimak pasif merupakan jenis menyimak yang menyerap suatu ujaran tanpa upaya sadar yang biasanya menandai upaya-upaya kita pada saat belajar teliti, belajar tergesa-gesa, menghafal luar kepala, dan berlatih serta menguasai suatu bahasa. 6) Menyimak intensif Menyimak intensif merupakan kegiatan menyimak secara lebih bebas dan lebih umum serta perlu di bawah bimbingan langsung oleh guru. Terdapat dua pembagian penting dalam menyimak intensif, yaitu menyimak intensif yang diarahkan pada

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 19 butir-butir bahasa sebagai bagian dari pengajaran dan menyimak intensif yang diarahkan pada pemahaman serta pengertian umum. 7) Menyimak kritis Menyimak kritis merupakan jenis kegiatan menyimak yang berupa pencarian kesalahan atau kekeliruan dari suatu ujaran. 8) Menyimak konsentratif Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam menyimak konsentratif ini, yaitu mengikuti petunjuk-petunjuk yang terdapat dalam pembicaraan, mencari dan merasakan hubungan-hubungan seperti kelas, tempat, kualitas, waktu, urutan, serta sebab-akibat, memperoleh butir-butir informasi tertentu, memperoleh pemahaman yang mendalam, merasakan serta menghayati ide-ide pembicara, sasaran, atau perorganisasiannya, memahami urutan ide-ide pembicara, serta mencari fakta-fakta penting. 9) Menyimak kreatif Menyimak kreatif merupakan kegiatan menyimak yang mengakibatkan kesenangan rekonstruksi imaginatif penyimak terhadap bunyi, penglihatan, gerakan, serta perasaan-perasaan kinestetik yang disarankan oleh sesuatu yang disimak. Kegiatankegiatan yang dilakukan dalam menyimak kreatif, yaitu 1) menghubungkan makna-makna, 2) membangun imajinasi visual, 3) mengadaptasi imajinasi untuk menciptakan karya baru, serta 4)

(39) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 20 penyelesaian masalah dan menguji hasil pemecahan masalah tersebut. 10) Menyimak eksploratif Menyimak eksploratif adalah jenis menyimak intensif dengan maksud dan tujuan yang agak lebih sempit. Tujuan kegiatan ini untuk menemukan hal-hal baru yang menarik dan memperoleh informasi tambahan mengenai suatu topik. 11) Menyimak interogatif Menyimak interogatif adalah kegiatan menyimak yang menuntut lebih banyak konsentrasi dan seleksi karena penyimak akan mengajukan banyak pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bertujuan penyimak memperoleh informasi atau pengetahuan dari pokok pembicaraan. 12) Menyimak selektif Menyimak selektif mempunyai struktur ketatabahasaan yang diserap dalam proses ini cenderung membuat kebiasaankebiasaan dalam otak. Penelitian ini menggunakan jenia menyimak ekstensif. Kegiatan menyimak dilakukan untuk mengingat kembali bahan yang telah dipelajari serta memberi kesempatan bagi para siswa untuk menyimak butir-butir kosakata dan struktur bahasa yang masih baru dalam sebuah cerita.

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 21 d. Kemampuan Menyimak Siswa Sekolah Dasar Tarigan mengutip dari buku “Tulare Country Cooperative Language Arts Guide” mengenai keterampilan menyimak (2008:64) sebagai berikut. 1) Taman Kanak-kanak (4 1 -6 tahun) 2 Kegiatan menyimak dilakukan bersama teman-teman sebaya dalam kelompok-kelompok bermain. Anak mengembangkan waktu perhatian yang sangat panjang terhadap cerita atau dongeng, serta dapat mengingat petunjuk-petunjuk, serta pesan-pesan yang sederhana. 2) Kelas Satu (5 1 -7 tahun) 2 Kegiatan menyimak dilakukan untuk menjelaskan atau menjernihkan pikiran dan mendapatkan jawaban-jawaban atas pertanyaan-pertanyaan. Siswa dapat mengulangi secara tepat sesuatu yang telah didengarkan, serta menyimak bunyi-bunyi tertentu pada kata-kata dan lingkungan. 3) Kelas Dua (6 1 -8 tahun) 2 Siswa memiliki kemampuan menyimak yang meningkat. Siswa mampu mengemukakan membuat saran-saran pertanyaan-pertanyaan atau usul-usul untuk dan mengecek pengertiannya, dan sadar akan situasi, kapan sebaiknya menyimak, kapan pula sebaiknya tidak usah menyimak.

(41) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 22 4) Kelas Tiga dan Empat (7 1 -10 tahun) 2 Kegiatan menyimak dapat dilakukan berdasarkan laporan orang lain, pita rekaman laporan mereka sendiri, dan siaran-siaran radio dengan maksud tertentu serta dapat ,menjawab pertanyaanpertanyaan yang bersangkutan dengan hal itu. Siswa sungguhsungguh sadar akan nilai menyimak sebagai sumber informasi dan sumber kesenangan, juga memperlihatkan keangkuhan dengan kata-kata atau ekspresi yang tidak mereka pahami maknanya. 5) Kelas Lima dan Enam (9 1 -12 tahun) 2 Siswa dapat menyimak secara kritis terhadap kekeliruankekeliruan, kesalahan-kesalahan, propaganda-propaganda, dan petunjuk-petunjuk yang keliru, serta mampu menyimak pada aneka ragam cerita puisi, rima kata-kata, dan memperoleh kesenangan dalam menemui tipe-tipe baru. Makmun (2009:99-100), mengemukakan tentang indikator perkembangan bahasa meliputi jumlah perbendaharaan kata, jenis, struktur dan bentuk kalimat, isi yang dikandungnya dan bentuk gerakan-gerakan tertentu yang bersifat ekspresif. 6) Pada masa bulan pertama dari masa bayi Individu berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungannya secara spontan instinkif secara positif (menerima, meraih, atau mendapatkan benda-benda), gerakan negatif

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 23 (menolak benda yang dingin), bahasa mimik dan bahasa emosional ekspresif. 7) Pada masa enam bulan kedua dari masa bayi Bahasa sensorimotorik berangsur berkurang, sedangkan bahasa merabanya semakin terarah dan berbentuk dengan dapat meniru kata-kata tertentu yang diucapkan orang di sekitarnya. 8) Pada masa kanak-kanak Individu sudah dapat mengenal dan menguasai sejumlah perbendaharaan kata. 9) Pada masa anak sekolah Individu semakin menguasai keterampilan membaca dan berkomunikasi dengan orang lain. Pada umur 6-8 tahun seorang anak akan senang hati pada saat membaca dan mendengar dongeng fantasi, usia 10-12 tahun gemar cerita yang bersifat kritis (tentang perjalanan dan riwayat para pahlawan). 10) Pada masa remaja awal Individu senang menggunakan bahasa sandi, atau bahasa rahasia yang berlaku pada kelompoknya. Perhatiannya pada bahasa asing mulai berkembang. Berdasarkan tahapan perkembangan anak dan siswa Sekolah Dasar, peneliti ingin membimbing siswa kelas VB dalam kegiatan menyimak cerita. Alasannya sesuai dengan tahap

(43) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 24 perkembangan anak sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dan suasana belajar menjadi menyenangkan bagi siswa. 3. Cerita Rakyat Brudfand dalam Danandjaya (2002) mengungkapkan bahwa cerita rakyat adalah sebagian dari kebudayaan suatu masyarakat yang tersebar turun-temurun secara kolektif dan tradisional dalam versi yang berbeda baik bentuk lisan maupun contoh yang disertai gerak isyarat atau alat pembantu. a. Unsur-unsur pembangun cerita rakyat: Cerita rakyat terdiri dari unsur-unsur pembangun, antara lain. a) Tokoh/Penokohan Tokoh adalah pelaku berbagai peristiwa dalam sebuah cerita (Nurgiantoro, 2005:222). Aminudin (dalam Siswanto, 2008:142) menyatakan tokoh adalah pelaku yang mengemban peristiwa dalam cerita rekaan sehingga peristiwa itu mampu cerita sedangkan cara sastrawan menampilkan tokoh disebut penokohan. Penokohan atau perwatakan ialah pelukisan mengenai tokoh cerita, baik keadaan lahirnya maupun batinnya yang dapat berupa pandangan hidupnya, sikapnya, keyakinannya, adat istiadatnya, dan sebagainya (Suharianto, 2005:20). Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa tokoh adalah pelaku yang menjadi bagian penting dalam cerita. Tokoh bukan

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 25 hanya berfungsi untuk memainkan cerita, melainkan berperan untuk menyampaikan ide, alur atau tema. b) Tema Tema adalah ide yang mendasari suatu cerita sehingga berperan juga sebagai pangkal tolak pengarang dalam memaparkan karya fiksi yang diciptakannya (Suharianto, 2005:17). Tema merupakan kaitan hubungan antara makna dengan tujuan pemaparan cerita rekaan oleh pengarangnya (Aminudin dalam Siswanto, 2008:16). Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa tema adalh gagasan pokok yang ingin disampaikan pengarang melalui karyanya ataupun permasalahan yang mendominasi suatu karya sastra. c) Latar Latar menunjukkan pada tempat kejadian, waktu dan keadaan sosial budaya dari suatu kejadian. Secara sederhana Suharianto (2005:22), mengatakan latar disebut juga setting yaitu atau waktu terjadinya cerita. Abrams (dalam Siswanto, 2008:149), mengemukakan latar cerita adalah tempat umum (general locale), waktu kesejarahan (historical time) dan kebiasaan masyarakat (social circumtances) dalam setiap episode atau bagian –bagian tempat.

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 26 Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa latar adalah tempat, waktu, suasana dalam cerita karya sastra. Penelitian ini karya sastra yang dimaksud adalah cerita rakyat. d) Amanat Amanat adalah gagasan yang mendasari suatu pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pendengar atau pembaca (Siswanto, 2008:162). b. Media 1. Pengertian Media Kata “media” berasal dari bahasa Latin dan merupakan bentuk jamak dari kata “medium” yang secara harfiah berarti “perantara atau pengantar‟. Menurut Kustandi (2011:9), media adalah alat yang dapat membantu proses belajar mengajar dan berfungsi untuk memperjelas makna pesan yang disampaikan, sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan lebih baik dan sempurna. Media adalah setiap orang, bahan, alat atau peristiwa yang dapat menciptakan kondisi yang memungkinkan pembelajaran untuk menerima pengetahuan, keterampilan, dan sikap (Anita dalam Sufanti, 2010:62). Pengertian media juga sama dengan yang diungkapkan oleh Gagne (dalam Sadiman, 2009:6) yang menyatakan bahwa media adalah berbagai komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar. Sehingga pengertian media dalam proses belajar mengajar dapat diartikan sebagai alat-alat grsfis, photografis, atau elektronis untuk

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 27 menangkap, memproses dan menyusun kembali informasi visual dan verbal. Asosiasi Pendidikan Nasional (National Aeducation Association/ NEA) mengungkapkan pengertian yang berbeda. Media adalah bentukbentuk komunikasi baik tercetak maupun audio visual serta peralatannya (Sadiman, 2009:7). 2. Pengertian Media Audio Visual Pada awalnya media hanya dianggap sebagai alat bantu mengajar guru (teaching aids). Alat bantu yang dipakai adalah alat bantu visual, misalnya gambar, model, objek dan alat-alat lain yang dapat memberikan pengalaman konkret, motivasi belajar serta mempertinggi daya serap dan retensi belajar siswa. Namun, sayang, karena terlalu memusatkan perhatian pada alat bantu visual yang dipakainya orang kurang memperhatikan aspek disain, pengembangan pembelajaran (instruction) produksi dan evaluasi. Dengan masuknya pengaruh tehnologi audio pada sekitar pertengahan abad ke-20, alat visual untuk mengkonkretkan ajaran ini dilengkapi dengan alat audio sehingga kita kenal adanya alat audio visual atau audio visual aids (AVA) (Sadiman, 2009:7). 3. Keuntungan Penggunaan Media Audio Visual Penelitian ini menggunakan media audi visual berupa cerita rakyat. Keuntungan menggunakan media ini adalah: a. Video dapat diulang bila perlu untuk menambah kejelasan. b. Pesan yang disampaikan cepat dan mudah diingat.

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 28 c. Mengembangkan pikiran dan pendapat siswa. d. Mengembangkan imajinasi peserta didik. e. Menjelaskan hal-hal yang abstrak dan memberikan gambaran yang sangat realistik. f. Sangat kuat mempengaruhi seseorang. g. Sangat baik menjelaskan suatu proses dan keterampilan; mampu menunjukkan rangsangan yang sesuai dengan tujuan dan respon yang diharapkan siswa. h. Semua peserta didik dapat belajar dari video, baik yang pandai maupun yang kurang pandai. i. Menumbuhkan minat dan motivasi belajar. Keuntungan lain menggunakan media audio visual adalah melengkapi pengalaman-pengalaman dasar dari siswa, menggambarkan suatu proses secara tepat, meningkatkan motivasi dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Dari beberapa definisi yang telah diuraikan diatas, peneliti membuat suatu kesimpulan bahwa media adalah segala sesuatu yang merangsang siswa untuk belajar dalam hal pengetahuan, keterampilan, sikap baik secara visual maupun audiovisual. Secara lebih sederhana media audio visual dapat diartikan sebagai penyalur pesan berupa suara (dapat didengar) dan gambar (dapat dilihat). Penelitian ini menggunakan media pembelajaran dalam bentuk tampilan video tentang cerita rakyat

(48) 29 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI yang ada di Indonesia yaitu Malin Kundang dan Si Kecil (cerita rakyat dari Sulawesi Selatan). 4. Manfaat Media Pembelajaran Audio Visual Dale dalam Kustandi (2002: 24-25) mengemukakan bahwa bahanbahan audio visual dapat memberikan banyak manfaat. Guru berperan untuk menyajikan pelajaran dengan bantuan media agar dapat merealisasikan manfaat seperti berikut ini. a. Meningkatkan rasa saling pengertian dan simpati dalam kelas. b. Membuahkan perubahan yang signifikan pada tingkah laku siswa. c. Menunjukkan hubungan antar mata pelajaran, kebutuhan dan minat siswadengan meningkatkan motivasi belajar siswa. d. Membawa kesegaran dan variasi bagi pengalaman belajar siswa. e. Membuahkan hasil belajar lebih bermakna bagi berbagai kemampuan siswa. f. Mendorong pemanfaatan yang bermakna dari mata pelajaran dengan cara melibatkan imajinasi dan partisipasi aktif yang mengakibatkan peningkatan hasil belajar. g. Memberikan umpan balik yang diperlukan agar dapat membantu siswa menemukan seberapa banyak hal yang telah mereka pelajari. h. Melengkapi pengalaman yang kaya dengan konsep-konsep bermakna yang dapat dikembangkan. i. Memperluas wawasan dan pengalaman siswa yang mencerminkan pembelajaran nonverbalistik serta membuat generalisasi yang tepat.

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 30 B. Hasil Penelitian yang Relevan Terdapat beberapa penelitian terdahulu yang sejenis dan sampai saat ini masih relevan untuk dilakukan penelitian. Penelitian yang diadakan bersifat untuk melengkapi penelitian terdahulu maupun yang bersifat baru. Penelitian Purnawan (2011) dengan judul “Peningkatan Keterampilan Menyimak Cerita Rakyat dengan Menggunakan Media Audio Visual Siswa Kelas V SD Kanisius Bayat Klaten Tahun Ajaran 2010/2011”. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Kanisius Bayat Klaten dengan jumlah 18 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan pada pra siklus, siklus I dan siklus II. Pada pra tindakan persentase ketuntasan siswa hanya 55,55% dengan nilai rata-rata kelas 75,33. Pada ahkir siklus I persentase ketuntasan siswa mencapai 88,88% dan nilai rata-rata kelas mencapai 85,22. Pada ahkir siklus II persentase ketuntasan siswa mencapai 100 %. Penelitian Dewi (2012) dengan judul “Peningkatan Kemampuan Menyimak Cerita Anak dengan Menggunakan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Menyimak Siswa Kelas V SD Kanisius Kembaran Bantul Tahun Pelajaran 2011/2012”. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Kanisius Kembaran Bantul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor menyimak siswa pada kondisi awal sebesar 62,18, pada

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 31 ahkir siklus I meningkat menjadi 73,95. Pada ahkir siklus II skor rata-rata menyimak siswa mengalami peningkatan menjadi 84,50. Penelitian Purwaningsih (2013) yang berjudul “Peningkatan Kemampuan Menyimak Teks Berita Melalui Penggunaan Media Audio Siswa Kelas VII H SMP Negeri Sedati-Sidoarjo Tahun Pelajaran 2012/2013”. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII H SMP Negeri Sedati-Sidoarjo tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 26 siswa, yang terdiri dari 15 siswa perempuan dan 11 siswa laki-laki. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar. Siklus I terdapat 17 siswa yang memperoleh nilai 75 hanya 65,38% dengan nilai rata-rata 76,15. Siklus II terdapat 21 siswa yang tuntas memenuhi Standar Ketuntasan Maksimal (SKM) dan nilai ratarata siswa menjadi 80,19. Penelitian Wahyudin (2010) yang berjudul “ Keefektifan Pembelajaran Berbantuan Multimedia Menggunakan Metode Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Minat dan Pemahaman Siswa”. Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 40 orang terdiri dari 19 orang siswa putra dan 21 orang siswa putri. Hasil tes ujian akhir semester I menunjukkan bahwa 52,50% dari jumlah siswa memperoleh nilai kurang dari 65, sedangkan ratarata kelas adalah 59,24. Rata-rata nilai siswa pada siklus I adalah 60,30 dan ketuntasan klasikal 32,50%. Pada siklus II, ratarata nilai siswa mencapai 72,5 dan ketuntasan belajar klasikal mencapai 95%.

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 32 Penelitian Rahayu (2013) yang berjudul “Peningkatan Keterampilan Menyimak Cerita Menggunakan Media Audio Visual Kelas VB SDN Manukan Kulon II/ 499 Surabaya”. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar menyimak mengalami peningkatan. Pada siklus I ketuntasan mencapai 68 % dan nilai rata-rata mencapai 77, 6. Pada ahkir siklus II mencapai 84 % dan nilai rata-rata mencapai 79,2. Penelitian terdahulu membantu dalam memberikan gambaran bagi peneliti mengenai penelitian yang akan dilakukan. Penelitian ini mempunyai beberapa keistimewaan dibandingkan dengan penelitian terdahulu. Subjek penelitian, objek penelitian, tempat penelitian dan materi penelitian yang berbeda merupakan keistimewaan dari penelitian ini. Dengan demikian, penelitian tentang keterampilan menyimak menggunakan media audio visual ini masih relevan untuk diteliti. C. Kerangka Berpikir Gambar 1. Kerangka Berpikir Menyimak merupakan salah satu keterampilan terpenting dalam berbahasa dan sangat Keterampilan menyimak jarang dilakukan di sekolah karena kendala-kendala dan lebih memfokuskan pada keterampilan dibutuhkan di lingkungan sekolah. membaca dan menulis. Tindakan Minat dan Keterampilan Menyimak Kurang Maksimal Keterampilan menyimak berhubungan pula dengan aspek psikologis karena menyangkut minat dan (Hermawan, 2012:34). Siklus I Penggunaan Media Audio Visual Siklus II Minat dan Kemampuan Menyimak Meningkat perhatian

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 33 Menyimak merupakan salah satu keterampilan terpenting dalam berbahasa. Manusia melakukan kegiatan menyimak di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Penguasaan keterampilan menyimak juga sangat dibutuhkan di lingkungan sekolah. Siswa mempergunakan sebagian besar waktunya untuk menyimak pelajaran yang disampaikan guru. Keterampilan menyimak ini dalam pelaksanaannya masih menemui beberapa kendala. Keterampilan menyimak berhubungan pula dengan aspek psikologis karena menyangkut minat dan perhatian (Hermawan, 2012:34). Siswa yang mempunyai minat terhadap menyimak akan berusaha lebih keras dibanding dengan anak yang kurang berminat. Hal ini juga mempengaruhi kualitas pencapaian hasil belajar siswa dalam bidang studi atau mata pelajaran. Berdasarkan hasil pengamatan kegiatan menyimak dilakukan dengan cara konvensional. Guru tidak menggunakan media pembelajaran yang mendukung kegiatan ini. Sehingga hal ini dapat mempengaruhi minat dan kemampuan menyimak siswa. Media pembelajaran sangat dibutuhkan untuk membantu dalam penyampaian pesan dan pembelajaran menjadi menyenangkan. Penggunaan media dalam pembelajaran juga dapat berpengaruh pada minat belajar siswa. Minat akan mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Siswa yang memiliki minat belajar akan tekun dalam belajar, memiliki kemauan yang tinggi dalam memecahkan masalah dan menemukan sesuatu yang menarik dalam proses belajar. Kegiatan pembelajaran menjadi kegiatan yang

(53) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 34 menyenangkan dan membuat siswa tidak merasa terbebani, sehingga berpengaruh juga pada minat dan kemampuan menyimaknya. Berdasarkan hal-hal di atas maka penggunaan media perlu dilakukan secara lebih optimal dan bervariasi. Penelitian ini menggunakan media audio visual yaitu berupa video. Penelitian dilakukan ke dalam dua siklus. Peneliti berharap pembelajaran dengan menggunakan media audio visual lebih menarik minat dan meningkatkan pemahaman siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia materi menyimak. D. Hipotesis Tindakan Berdasarkan hasil kajian pustaka, peneliti mengemukakan dua hipotesis penelitian sebagai berikut. 1. Penggunaan media audio visual dapat meningkatkan minat dalam menyimak cerita rakyat mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri Jongkang tahun pelajaran 2013/2014. 2. Penggunaan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menyimak mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Negeri Jongkang tahun pelajaran2013/2014.

(54) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN Pada bab III ini peneliti akan menguraikan tentang jenis penelitian, setting penelitian, rencana tindakan, tehnik pengumpulan data, instrumen penelitian, validitas, dan analisis data. A. Jenis penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Aqib (2006:19) menyatakan penelitian tindakan kelas adalah penelitian yang dilakukan oleh guru di kelas atau sekolah tempat mengajar dengan penekanan pada penyempurnaan atau memperbaiki praktik pembelajaran di kelas. Kunandar (2008:45) menyatakan bahwa penelitian tindakan kelas bertujuan untuk meningkatkan relevansi pendidikan dan sasaran ahkirnya untuk meningkatkan mutu hasil pendidikan. Penelitian tindakan kelas adalah suatu kegiatan yang sengaja dilakukan guru dengan tujuan untuk memecahkan permasalahan nyata yang terjadi dalam proses belajar mengajar di kelas dan berbentuk siklus kegiatan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas karena dilakukan oleh peneliti berdasarkan permasalahan sederhana, nyata, jelas dan tajam mengenai hal-hal yang terjadi di kelas, penelitian ini dilakukan tanpa mengubah situasi rutin pembelajaran di kelas, adanya kolaborasi antara peneliti dan guru kelas yang bertujuan untuk mengatasi masalah di kelas. Penelitian ini menggunakan model yang dikemukakan oleh Kemmis dan MC Taggart. Kunandar (2008:63) menyatakan bahwa model ini terdiri 35

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 36 dari empat komponen, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Empat komponen yang saling berhubungan ini sering disebut siklus. Di bawah ini merupakan gambar tahapan pada setiap siklus. Gambar 2. Model penelitian Taggart dan Kemmis Perencanaan Refleksi SIKLUS I Pelaksanaan Pengamatan Perencanaan Refleksi SIKLUS II Pelaksanaan Pengolahan Penelitian Tindakan Kelas dalam pembelajaran cerita rakyat melalui media audio visual ini terdiri dari dua siklus, setiap siklusnya terdiri dari empat komponen yaitu sebagai berikut. 1. Perencanaan Perencanaan adalah suatu kegiatan merencanakan program tindakan yang akan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan menyimak cerita rakyat. Kegiatan perencanaan meliputi mengidentifikasi masalah, menganalisis penyebab adanya masalah dan menentukan tindakan yang akan dilakukan sebagai bentuk pemecahan masalah.

(56) 37 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. Pelaksanaan Pelaksanaan tindakan tercermin dalam kegiatan pembelajaran yang dilakukan peneliti untuk meningkatkan kemampuan menyimak cerita rakyat. Pelaksanaan tindakan harus mampu memecahkan masalah yang dihadapi. 3. Pengamatan Kegiatan pengamatan dilakukan terhadap siswa selama pembelajaran berlangsung. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh gambaran lengkap tentang proses pembelajaran. Data yang diperoleh harus dengan indikator-indikator yang telah ditentukan. 4. Refleksi Refleksi adalah kegiatan mengkaji dan mempertimbangkan hasil yang diperoleh dari kegiatan pengamatan. Peneliti dapat menentukan apakah tujuan yang diiinginkan sudah tercapai atau belum. Kegiatan refleksi ini juga dapat digunakan oleh peneliti untuk menentukan siklus selanjutnya atau berhenti karena masalah sudah terselesaikan. B. Setting Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian tindakan kelas dilaksanakan di SD Negeri Jongkang yang terletak di dusun Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 38 2. Subjek Penelitian Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB SD Negeri Jongkang pada tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 22 siswa terdiri dari 4 siswa perempuan dan 18 siswa laki-laki. 3. Objek Penelitian Objek yang diteliti adalah minat dan kemampuan menyimak siswa kelas VB SD Negeri Jongkang dengan menggunakan media audio visual. Standar Kompetensi (SK) yang digunakan adalah “5. Memahami cerita tentang suatu peristiwa dan cerita pendek anak yang disampaikan secara lisan”, dengan Kompetensi Dasar (KD) “5.1 Mengidentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat)”. C. Rencana Tindakan Dalam tahap persiapan peneliti mengurus perijinan kepada Bapak Suyitno, S.Pd selaku kepala sekolah SD Negeri Jongkang. Setelah proses perijinan selesai dan disetujui oleh kepala sekolah, peneliti melakukan pengamatan untuk memperoleh gambaran mengenai kegiatan pembelajaran dan karakteristik siswa SD Negeri Jongkang saat mengikuti kegiatan pembelajaran. Pengamatan dilakukan selama proses pembelajaran bahasa Indonesia. Peneliti juga melakukan wawancara dengan guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Setelah dilakukan pengamatan serta wawancara dengan guru mata pelajaran bahasa Indonesia diperoleh permasalahan rendahnya minat siswa

(58) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 39 saat mengikuti mata pelajaran bahasa Indonesia materi keterampilan menyimak serta banyaknya siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM. Langkah selanjutnya yang dilakukan peneliti adalah mengidentifikasi masalah yang diperoleh dan menetapkan alternatif pemecahannya. Peneliti juga mengkaji Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar dan materi pokok dari KD tersebut. Peneliti mulai menyusun instrumen penelitian dengan merumuskan permasalahan yang akan diangkat dan merumuskan hipotesis awal mengenai permasalahan tersebut. Peneliti juga menyusun perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) beserta seluruh lampirannya yaitu ringkasan materi, Lembar Kerja Siswa (LKS), kuesioner dan lembar pengamatan minat untuk mengetahui minat siswa, soal evaluasi untuk mengukur kemampuan menyimak siswa dan media. 1. Rencana Tindakan Setiap Siklus Setelah permasalahan yang akan diteliti telah diketahui, maka langkah selanjutnya yaitu membuat perencanaan setiap siklusnya. Penelitian ini akan dilaksanakan sebanyak 2 kali. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dengan alokasi waktu 2x35 menit atau 2 jam pelajaran. Rancangan setiap siklus akan dijabarkan sebagai berikut. a. Siklus 1 1) Perencanaan Pada tahap perencanaan tindakan peneliti berdiskusi dengan guru kelas untuk persiapan pembelajaran agar sesuai dengan RPP

(59) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 40 yang telah dibuat sebelumnya. Peneliti juga mempersiapkan bahan ajar, lembar kerja siswa, dan soal evaluasi. Peneliti mempersiapkan instrumen penelitian yang akan digunakan dalam proses pembelajaran untuk memperoleh data meliputi kusioner dan lembar pengamatan minat untuk mengukur tingkatan minat siswa dan soal evaluasi untuk mengukur kemampuan menyimak siswa. Peneliti juga mempersiapkan kartu nama untuk setiap siswa agar memudahkan pengamatan selama proses pembelajaran. 2) Pelaksanaan (a) Pertemuan I - Guru memberikan pertanyaan tentang cerita rakyat yang sering didengar oleh siswa. - Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. - Guru memberikan penjelasan mengenai unsur cerita (tokoh, latar, tema) dengan menggunakan power point. - Siswa menyimak cerita dari video yang diputarkan guru. - Siswa diberi tugas untuk menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, latar dan tema dari cerita yang telah disimak. - Siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru pada lembar jawaban yang telah disediakan dan membacakan hasilnya di depan kelas.

(60) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI - 41 Guru melakukan tanya jawab tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. - Guru dan siswa membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari. (b) Pertemuan II - Guru menyampaikan tujuan yang hendak dicapai dalam pembelajaran yaitu, menyebutkan tokoh, watak dan amanat dari cerita yang telah disimak. - Guru memberikan penjelasan mengenai unsur cerita (tokoh, latar, tema) dengan menggunakan power point. - Siswa menyimak cerita dari video “Malin Kundang” yang diputarkan guru. - Siswa diberi tugas untuk menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, watak dan amanat dari cerita yang telah disimak. - Siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru pada lembar jawaban yang telah disediakan dan membacakan hasilnya di depan kelas. - Siswa membuat “Album Karya Siswa” berdasarkan cerita yang telah disimak. - Siswa mengerjakan soal evaluasi yang diberikan guru dan mengisi kuesioner minat. - Guru melakukan kegiatan tanya jawab tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan

(61) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI - 42 Guru dan siswa membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari. 3) Pengamatan Pada saat pembelajaran berlangsung peneliti melakukan penelitian mengenai minat siswa dengan menggunakan instrumen yang telah dipersiapkan sebelumnya. Pada saat melakukan pengamatan membantu peneliti dibantu oleh rekan yang mengamati perilaku siswa yang muncul pada setiap siswa. 4) Refleksi Refleksi dilakukan pada akhir pembelajaran, untuk mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan. Peneliti dapat mengidentifikasi kelebihan maupun kekurangan selama pelaksanaan tindakan, sehingga peneliti dapat mencari solusi untuk mengatasi kekurangan tersebut dan dapat memperbaiki pada siklus II. b. Siklus 2 1) Perencanaan Perencanaan yang dilakukan pada siklus kedua merupakan perbaikan dari pelaksanaan pembelajaran pada siklus 1, agar hasil yang didapatkan lebih optimal.

(62) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 43 2) Pelaksanaan (a) Pertemuan I - Guru memberikan pertanyaan tentang cerita rakyat yang sering didengar oleh siswa. - Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. - Guru memberikan penjelasan mengenai unsur cerita (tokoh, latar, tema) dengan menggunakan power point. - Siswa menyimak cerita dari video “Si Kecil Cerita Rakyat dari Sulawesi Selatan” yang diputarkan guru. - Siswa diberi tugas untuk menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, latar dan tema dari cerita yang telah disimak. - Siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru pada lembar jawaban yang telah disediakan dan membacakan hasilnya di depan kelas. - Guru melakukan tanya jawab tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. - Guru dan siswa membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari. (b) Pertemuan II - Guru menyampaikan tujuan yang hendak dicapai dalam pembelajaran yaitu menyebutkan tokoh, watak dan amanat dari cerita yang telah disimak.

(63) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI - 44 Guru memberikan penjelasan mengenai unsur cerita (tokoh, latar, tema) dengan menggunakan power point. Kegiatan dilanjutkan dengan menyimak cerita dari video “Si Kecil Cerita Rakyat dari Sulawesi Selatan” yang diputarkan guru. - Siswa diberi tugas untuk menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, watak dan amanat dari cerita yang telah disimak. - Siswa kemudian membuat mind map yang berkaitan dengan unsur cerita (tokoh, latar, tema) dari cerita “Si Kecil‟ secara berpasangan. - Siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru pada lembar evaluasi yang telah disediakan. - Guru melakukan kegiatan tanya jawab tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. - Guru dan siswa membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari. 3) Pengamatan Pada saat pembelajaran berlangsung peneliti melakukan pengamatan mengenai perkembangan minat pada siklus yang kedua. Peneliti melakukan pengamatan dengan dibantu oleh salah seorang rekan untuk mengamati setiap siswa ketika pembelajaran berlangsung. Peneliti juga membuat catatan mengenai hal-hal yang terjadi selama kegiatan pembelajaran.

(64) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 45 4) Refleksi Refleksi dilakukan untuk mengevaluasi pembelajaran yang telah dilakukan pada pada siklus 1 dan siklus 2. Refleksi yang dilakukan pada siklus kedua yaitu membandingkan nilai evaluasi dan pengamatan dengan indikator keberhasilan yang telah ditetapkan. Hasil analisis ini dapat menentukan apakah akan dilanjutkan dengan siklus berikutnya atau menghentikan siklus. D. Tehnik Pengumpulan Data Tehnik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa mengetahui tehnik pengumpulan data, maka peneliti tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data yang ditetapkan (Sugiyono, 2010:308). Peneliti mengumpulkan data minat melalui lembar observasi, kuesioner dan wawancara. Peneliti juga mendokumentasikan proses pembelajaran dengan foto dan video sebagai pendukung data yang ingin didapatkan. Pengumpulan data untuk mengetahui kemampuan menyimak peneliti menggunakan tes tertulis. 1. Pengumpulan Data Minat Peneliti menggunakan instrumen non tes untuk mengukur minat siswa. Instrumen pengumpulan data minat siswa terdiri dari lembar observasi minat, kuesioner minat dan pedoman wawancara.

(65) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 46 a. Lembar Observasi Minat Jenis observasi yang digunakan peneliti adalah pengamatan terstruktur (pedoman pengamatan). Observasi digunakan untuk mengamati minat siswa dan interaksi antar siswa serta guru dalam proses belajar bahasa Indonesia. b. Kuesioner Minat Kuesioner merupakan tehnik pengumpulan data yang dapat dilakukan terhadap sejumlah responden sekaligus, sehingga jauh lebih efisien dalam penggunaan waktu. Kuesioner yang digunakan dalam penelitian dalam ini terdiri dari seperangkat pertanyaan dan telah diberi pilihan jawabannya (Sugiyono, 2011:192). c. Wawancara Nurgiantoro (2010:960) menyatakan bahwa wawancara merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mendapatkan informasi dari responden (peserta didik, orang yang diwawancarai) dengan melakukan tanya jawab sepihak. Pengumpulan data menggunakan wawancara dilakukan untuk memperoleh informasi dari guru tentang keadaan yang terjadi dalam kegiatan menyimak cerita rakyat mata pelajaran bahasa Indonesia. Jenis wawancara yang dilakukan merupakan wawancara yang terstruktur, peneliti mempersiapkan daftar pertanyaan sebelum kegiatan wawancara dilakukan.

(66) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 47 2. Pengumpulan Data Kemampuan Menyimak Data kemampuan menyimak siswa diperoleh dengan menggunakan instrumen tes tertulis (soal uraian). Instrumen tes ini merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengukur kemampuan siswa dengan memberikan sejumlah pertanyaan. E. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian adalah alat yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian (Sanjaya, 2011:83). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah rubrik pengamatan, angket, wawancara dan penilaian evaluasi. 1. Peubah Variabel Penelitian Pada penelitian ini, yang menjadi penanda atas keberhasilan yaitu adanya peubah minat dan kemampuan menyimak. Tabel 1. Peubah, Data, Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian No 1. Peubah Minat Indikator a. b. c. d. 2. Menyimak Perasaan senang Kemauan mengembang kan diri Sikap perhatian Partisipasi Rata-rata nilai kemampuan menyimak siswa Persentase jumlah siswa yang mencapai KKM Data yang diperlukan - Hasil perolehan lembar observasi - Hasil perolehan skor kuesioner minat sebelum dan ahkir silkus II Data awal yang diperoleh dari hasil tes menyimak yang dilakukan awal penelitian Nilai menyimak siswa pada ahkir siklus Pengumpulan data Pengamatan dan kuesioner Nilai awal/ pretest dan penilaian evaluasi Instrumen Rubrik pengamatan minat dan kuesioner Rubrik penilaian evaluasi

(67) 48 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. Instrumen Data Minat a. Rubrik Pengamatan Minat Rubrik pengamatan yang disusun peneliti berdasarkan indikatorindikator minat. Pembuatan rubrik pengamatan disusun bersama anggota kelompok mahasiswa yang melakukan penelitian tindakan kelas. Tabel 2. Kisi-Kisi Lembar Observasi Minat No 1. 2. 3. 4. Indikator Kriteria Siswa a. Siswa sudah berada di kelas sebelum guru menunjukkan datang perasaan senang b. Siswa mempersiapkan buku pelajaran bahasa dalam mengikuti Indonesia sebelum pelajaran dimulai pembelajaran c. Siswa mengikuti pelajaran dengan antusias bahasa Indonesia d. Siswa mengucapkan salam ketika guru datang e. Siswa mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru tanpa mengeluh Siswa a. Siswa mengajukan pertanyaan kepada guru menunjukkan mengenai materi yang dijelaskan kemauan untuk b. Siswa berusaha mencari jawaban dari tugas mengembangkan yang diberikan diri c. Siswa bertanya kepada guru jika mengalami kesulitan d. Siswa membuat catatan mengenai materi yang dipelajari e. Siswa membawa buku sumber yang lain Siswa a. Siswa memperhatikan pembelajaran yang menunjukkan disampaikan oleh guru sikap perhatian b. Siswa berkonsentrasi mengikuti pelajaran, dalam walaupun teman-temannya menganggu pembelajaran c. Siswa tidak membuat kegaduhan bahasa Indonesia d. Siswa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru e. Siswa mencatat penjelasan guru Siswa a. Siswa maju untuk mengerjakan soal berpartisipasi b. Siswa menanggapi pertanyaan yang diberikan dalam kegiatan oleh guru pembelajaran c. Siswa mengajukan diri dalam menjawab bahasa Indonesia pertanyaan d. Siswa mengikuti kegiatan pembelajaran dari awal sampai akhir e. Siswa mengoreksi apabila guru kurang tepat dalam menjelaskan Jumlah 5 5 5 5

(68) 49 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Rubrik pengamatan minat diisi ketika proses pembelajaran berlangsung untuk mengetahui peningkatan minat yang terjadi pada siklus I maupun siklus II. Pengamatan minat dilakukan pada setiap siswa dengan cara memberikan skor 1-4. Kriteria penskoran sebagai berikut: (1) jika siswa tidak merespon tindakan yang termasuk dalam kriteria, (2) jika tindakan siswa sering tidak sesuai dengan kriteria, (3) jika tindakan siswa kadang sesuai dengan kriteria, (4) jika tindakan siswa sesuai dengan kriteria. Secara lebih jelas, lembar pengamatan dapat dilihat pada lampiran 19 halaman 158. b. Kuesioner Peneliti menggunakan kuesioner terstruktur dengan menyediakan beberapa alternatif jawaban. Kuesioner minat ini digunakan untuk mengetahui kondisi sebenarnya dari siswa tersebut. Kuesioner ini diisi oleh siswa sendiri. Berikut ini adalah kisi-kisi kuesioner minat siswa. Tabel 3. Kisi-Kisi Kuesioner Minat: Indikator a. b. c. d. Siswa memiliki perasaan senang dalam mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia Siswa memiliki kemauan untuk mengembangkan diri Siswa memiliki sikap perhatian dalam pembelajaran bahasa Indonesia Siswa berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia Berdasarkan indikator tersebut No. Item positif No. Item negatif 1, 9, 16 5, 12 2,17 6, 13 3, 10 7, 14, 19 4, 11, 18 8, 15, 20 Total 20 telah dijabarkan menjadi 20 pernyataan positif dan negatif. Pengisian kuesioner dengan cara memberi

(69) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 50 tanda (√) pada tempat yang sesuai dengan item pernyataan. Kuesioner terdiri dari 4 pilihan jawaban yang meliputi “Sangat Setuju”, “ Setuju”, “Tidak Setuju”, “ Sangat Tidak Setuju”. Peneliti menyediakan 4 alternatif jawaban dengan maksud agar responden tidak ragu-ragu terhadap jawaban yang diberikan. Hal ini sesuai dengan yang diungkapkan Azwar (2007:34) yang menyatakan bahwa jawaban yang kita inginkan adalah jawaban yang diyakini oleh responden, kita tidak mengharapkan jawaban ragu-ragu, maka jawaban dalam aitem perlu cukup sensitif untuk memancing jawaban dari setiap responden. c. Panduan wawancara Panduan wawancara digunakan guna mengetahui minat awal dan kemampuan siswa dalam menyimak. Wawancara dilakukan untuk mengetahui hal-hal yang mendukung dan memperkuat hasil pengamatan terhadap minat. Wawancara dilakukan kepada guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Berikut panduan wawancara untuk guru kelas sebelum tindakan. Tabel 4. Panduan Wawancara kepada Guru No 1 2 3 4 5 6. 7. 8. 9. Pertanyaan Apakah siswa antusias ketika pelajaran menyimak berlangsung? Apakah siswa membuat kegaduhan pada saat pembelajaran? Apakah siswa fokus ketika kegiatan menyimak? Apakah siswa aktif menjawab pertanyaan? Kesulitan apa yang dihadapi ketika pelajran menyimak? Media apa yang digunakan dalam kegitan menyimak? Hambatan apa yang ditemukan ketika menggunakan media pembelajaran? Apakah penggunaan media berpengaruh terhadap kegiatan menyimak? Bagaimana nilai menyimak siswa?

(70) 51 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Instrumen Kemampuan Menyimak Siswa a. Tes Tertulis Instrumen penelitian tes tertulis ini merupakan instrumen yang digunakan unuk mengukur kemampuan menyimak siswa. Tes tertulis yang akan dilakukan terdiri dari 10 soal uraian. Tabel 5. Kisi-Kisi Soal Evaluasi Bentuk soal Obyektif Uraian Indikator √ 5.2.1 Menyebutkan tokoh, latar, dan tema dari cerita rakyat 5.2.2 Menjelaskan watak dan amanat dari cerita rakyat 5.3.3 Menuliskan kembali isi cerita rakyat Pengetahuan √ Aspek Pemahaman Penerapan No. Soal 1, 2,3,4,5 √ √ 1, 6, 7, 8 √ 9 Penyekoran pada tes yang diberikan kepada siswa, dilakukan dengan mempergunakan rubrik. Rubrik yang digunakan dalam penilaian menyimak sebagai berikut (Nurgiantoro, 2005). Tabel 6. Rubrik Penilaian Tes Kemampuan Menyimak No Soal Soal Bobot Menyebutkan tokoh Menyebutkan latar tempat Menjelaskan latar waktu Menjelaskan latar suasana Menentukan tema cerita Menjelaskan kegiatan tokoh Menjelaskan watak tokoh Mengidentifikasiwatak tokoh Menjelaskan amanat cerita Menuliskan isi cerita 1 1 2 2 2 2 2 2 5 6 Skala Penilaian 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Total 25 2 3 4 Jumlah Skala x Bobot

(71) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 52 Tabel 7. Kriteria Penilaian Tes Menyimak No Soal 1 2 3 dan 4 5 6-8 9 Skor 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 4 3 2 1 10 4 3 2 1 Keterangan Menyebutkan 3 tokoh atau lebih Menyebutkan 3 tokoh Menyebutkan 3 tokoh Menyebutkan 1 tokoh Menuliskan 3 latar tempat atau lebih Menuliskan 3 latar tempat Menuliskan 2 latar tempat Menuliskan 1 latar tempat Jawaban tepat lengkap dan benar Jawaban kurang lengkap dan benar Jawaban kurang lengkap Jawaban tidak benar Menentukan tema sesuai dengan isi cerita Menentukan tema cukup sesuai dengan isi cerita Menentukan tema kurang sesuai dengan isi cerita Tidak ada jawaban yang benar Jawaban tepat lengkap dan benar Jawaban kurang lengkap dan benar Jawaban kurang lengkap Jawaban tidak benar Amanat sesuai dengan isi cerita dan menuliskan 2-3 Amanat sesuai dengan isi cerita dan menuliskan 1 Amanat kurang sesuai dengan isi cerita dan menuliskan 2-3 Amanat tidak sesuai dengan isi cerita dan menuliskan 1 Menuliskan judul, isi sesuai cerita, struktur kalimat sesuai EYD Menuliskan menuliskan judul, isi sesuai cerita Menuliskan judul, isi kurang sesuai cerita Menuliskan judul, isi sangat tidak seusuai dengan cerita Tes ini dilakukan pada ahkir siklus I dan siklus II untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kemampuan menyimak cerita rakyat dalam pelajaran bahasa Indonesia. F. Validitas Validitas memiliki arti sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu instrumen pengukuran dalam melakukan fungsinya (Azwar, 2012:173). Tes dikatakan memiliki tingkat kesahihan yang tinggi bila hasil ukurnya tepat dan

(72) 53 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI akurat. Masidjo (1995:242) berpendapat bahwa validitas suatu tes adalah taraf sampai dimana suatu tes mampu mengukur apa yang seharusnya diukur. Masidjo (1995:243) menyatakan bahwa ada tiga jenis validitas yaitu: 1. Validitas Isi (Content Validity) Validitas isi adalah suatu validitas yang menunjukkan sampai dimana isi suatu tes atau alat pengukur mencerminkan hal-hal yang diukur atau diteskan. 2. Validitas Konstruksi Atau Konsep (Concept or Construct Validity) Validitas konstruk adalah suatu validitas yang menunjukkan sampai dimana isi suatu tes atau alat pengukur sesuai dengan suatu konsep yang seharusnya menjadi si tes atau alat pengukur tersebut atau konstruksi teoritis yang mendasari disusunnya tes atau alat pengukur tersebut. 3. Validitas Kriteria (Criterion Related Validity) Validitas kriteria adalah suatu validitas yang memperhatikan hubungan yang ada antara tes atau alat ukur dengan pengukur lain yang berfungsi sebagai kriteria atau bahan pembanding. Pada penelitian ini menggunakan validitas isi dan validitas konstruk. Validitas ditempuh melalui expert judgement. Expert judgment ditempuh dengan cara bertanya kepada ahli, sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 1. Validitas Instrumen Minat a. Lembar observasi Minat Validitas instrumen penelitian dilakukan dengan expert judgement atau mengkonsultasikan instrumen yang akan digunakan pada pihak yang terkait yaitu dosen pembimbing. Hal ini bertujuan supaya instrumen minat yang dibuat peneliti benarbenar sesuai dengan indikator minat. Lembar observasi minat terdiri dari 4 indikator minat, kemudian setiap indikator ke dalam 5 deskriptorsehingga jumlah semua deskriptor minat ada 20 item

(73) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 54 b. Kuesioner Minat Validitas instrumen penelitian dilakukan dengan expert judgement atau mengkonsultasikan instrumen yang akan digunakan pada pihak yang terkait yaitu dosen pembimbing. Peneliti membuat dikonsultasikan instrumen kepada pengamatan dosen minat pembimbing dan kemudian direvisi. Penyusunan kuesioner minat juga berdasrkan 4 indikator yang sama. 2. Validitas Perangkat Pembelajaran Validitas perangkat pembelajaran dilakukan dengan mengkonsultasikannya kepada para pihak yang terlibat yaitu dosen pembimbing, kepala sekolah dan guru kelas. Perangkat pembelajaran tersebut terdiri dari silabus, RPP, LKS dan materi pembelajaran. Langkah selanjutnya adalah merevisi perangkat pembelajaran dan setelah memenuhi kriteria maka perangkat pembelajaran telah dapat digunakan. Hasil validasi kemudian dihitung untuk menentukan kategorinya menggunakan PAP tipe II (Masidjo, 1995:155). Tabel 8. Kriteria Validasi Perangkat Pembelajaran Rentang Skor 4,1 – 5 3,3 – 4,0 2,8 – 3,2 2,4 – 2,7 0 – 2,3 Kriteria Sangat Baik Baik Cukup Kurang Baik Sangat Kurang Baik

(74) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 55 Tabel 9. Data Validasi Perangkat Pembelajaran No 1. 2. 3. 4. Perangkat Pembelajaran Ahli Dosen PGSD USD Kepala Sekolah SD Negeri Silabus Jongkang Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Rata-rata RPP Dosen PGSD USD Kepala Sekolah SD Negeri Jongkang Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Rata-rata LKS Dosen PGSD USD Kepala Sekolah SD Negeri Jongkang Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Rata-rata Bahan Ajar Dosen PGSD USD Kepala Sekolah SD Negeri Jongkang Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Rata-rata Hasil Penilaian Rata-rata 4,33 4,22 4,11 4,22 4,25 4,1 3,5 3,95 4,75 4,75 4,5 4,67 4,6 4,8 4,6 4,67 Tabel 10. Hasil Validasi Perangkat Pembelajaran dan Kriterianya No 1 2 3 4 Perangkat Pembelajaran Silabus RPP LKS Bahan Ajar Rata-rata Kriteria 4,22 3,95 4,67 4,67 Sangat Baik Baik Sangat Baik Sangat Baik G. Analisis Data 1. Analisis Data Minat a. Pengamatan Minat Penelitian ini menggunakan lembar observasi minat yang terdiri 4 indikator minat. Indikator minat diuraikan ke dalam 20

(75) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 56 pernyataan. Peneliti akan memberi checklist sesuai dengan keadaan yang terlihat selama pembelajaran. Pengamatan minat dilakukan pada kondisi awal sebelum tindakan, selama pelaksanaan siklus I dan selama pelaksanaan siklus II. Hal-hal yang dilakukan untuk menganalisis data pengamatan minat yaitu: 1) Menjumlahkan skor yang diperoleh setiap siswa dengan rumus: 2) Menghitung skor rata-rata kelas menggunakan rumus: Rata rata Jumlahskorkeseluruhansiswa Jumlahsiswa 3) Setiap akhir siklus, menghitung skor yang diperoleh siswa setiap siklus dengan cara Skor Jumlahskorpertemuan1 Jumlahskorpertemuan2 2 b. Kuesioner Penelitian ini menggunakan kuesioner yang terdiri dari 20 pernyataan dan terdiri dari pernyataan positif dan negatif. Kuesioner juga terdiri dari empat alternatif jawaban yaitu sangat

(76) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 57 setuju, setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Penyebaran kuesioner dilakukan pada kondisi awal sebelum tindakan, ahkir siklus I dan ahkir siklus II. Hal-hal yang dilakukan untuk menganalisis data kuesioner minat yaitu: 1) Menjumlahkan skor yang diperoleh setiap siswa dengan rumus: 2) Menghitung rata-rata skor kuesioner dengan rumus Rata rata Jumlahskorkeseluruhansiswa Jumlahsiswa c. Perhitungan Skor Akhir Minat Siswa Menghitung nilai ahkir minat siswa dilakukan dengan menjumlahkan skor kuesioner minat dan skor pengamatan minat kemudian dibagi dua, atau dengan rumus sebagai berikut: Langkah selanjutnya adalah menentukan kategori minat berdasarkan skor yang diperoleh. Peneliti menggunakan penilaian acuan patokan atau PAP II dari Masidjo. Menurut Masidjo (1995:157), dijelaskan bahwa PAP tipe II ini penguasaan kompetensi minimal yang merupakan nilai passing score adalah 56% dari total skor yang seharusnya dicapai, diberi nilai cukup.

(77) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 58 Dapat diketahui pula bahwa persentil 56 disebut persentil minimal karena dianggap sebagai batas penguasaan kompetensi paling rendah atau diberi nilai cukup (sedang). Peneliti melakukan modifikasi untuk mencari rentang skor untuk mempermudah perhitungan. Peneliti mengalikan rentang persentil dengan skor maksimal yang mungkin diperoleh siswa. Berikut ini adalah hasil perhitungannya: Tabel 11. Acuan PAP Tipe II Tingkat Minat Siswa Kategori Minat 81% x 80 = 64, 8 dibulatkan menjadi 65 Sangat Tinggi 66% x 80 = 52, 8 dibulatkan menjadi 53 Tinggi 56% x 80 = 44,8 dibulatkan menjadi 45 Cukup 46% x 80 = 36, 8 dibulatkan menjadi 37 Rendah Di bawah 37 Sangat Rendah Kategori minat siswa berdasarkan PAP II menurut Masidjo (1995: 157), dapat dimodifikasi berdasrkan perhitungan di atas menjadi seperti berikut ini: Tabel 12. Kategori Tingkat Minat Siswa Rentang persentase skor 65 %– 80% 53% – 64% 45% – 52% 37% – 44% 0% – 36% Rentang skor Kategori 65 – 80 53 – 64 45 – 52 37 – 44 0 – 36 Sangat Tinggi Tinggi Cukup Rendah Sangat Rendah Langkah selanjutnya adalah membandingkan tingkat minat pada kondisi awal dengan ahkir siklus I tindakan II dan membandingkan ahkir siklus I tindakan 2 dengan ahkir siklus II

(78) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 59 tindakan 2. Hal ini dilakukan untuk menyimpulkan apakah terjadi peningkatan minat atau tidak. 2. Analisis Data Kemampuan Menyimak Peningkatan kemampuan menyimak menggunakan tes tertulis. Tes ini berbentuk soal uraian. Tes tertulis ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada ahkir siklus I tindakan 2 dan ahkir siklus II tindakan 2. Perhitungan kemampuan menyimak dilakukan dengan membandingkan nilai pada kondisi awal dengan nilai menyimak pada setiap siklusnya. Langkah analisis data peningkatan kemampuan menyimak dengan menggunakan rumus seperti di bawah ini: Skor = Menurut Nurgiantoro (2010:219), nilai rata-rata tes dicari dengan menjumlahkan seluruh nilai yang diperoleh siswa dan membaginya dengan jumlah siswa. Berikut ini cara menghitung nilai rata-rata. X= X N Keterangan: X X N = Nilai rata-rata = Jumlah seluruh skor = Jumlah seluruh siswa Setelah menghitung rata-rata nilai maka langkah selanjutnya yaitu menghitung persentase ketuntasan belajar siswa. cara yang digunakan yaitu dengan menghitung jumlah siswa yang mencapai KKM lalu dibagi

(79) 60 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI dengan jumlah siswa dan dikali dengan 100%. Berikut cara menghitungnya. Persentase Jumlahsiswatuntas x100% Jumlahsiswa H. Kriteria Keberhasilan Kriteria keberhasilan penelitian ini adalah peningkatan minat dan kemampuan menyimak cerita rakyat siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia KD “5.1 Mengidentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat)” di SD Negeri Jongkang kelas VB tahun pelajaran 2013/2014 setelah diterapkan model pembelajaran menggunakan media audio visual dikatakan meningkat jika: Tabel 13. Kriteria Keberhasilan Minat Siswa No 1. Peubah Keadaan siswa Kriteria keberhasilan Siklus 1 Siklus 2 Kondisi awal (%) minat 50 60 70 Tabel 15. Kriteria Keberhasilan Menyimak Siswa Kriteria keberhasilan No Peubah 1. Kemampuan mengidentifikasi unsur cerita Kemampuan mengidentifikasi unsur cerita Indikator - - Kondisi awal Akhir Siklus 1 Akhir Siklus 2 61,59 70 75 36,37% 70% 80% Rata-rata evaluasi Persentase jumlah siswa yang mencapai KKM

(80) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab IV ini, ada dua hal yang diuraikan oleh peneliti. Dua hal tersebut adalah hasil penelitian yang telah dilakukan dan pembahasannya. A. Hasil Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Jongkang yang beralamat di Dusun Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VB semester II tahun ajaran 2013/2014 dengan jumlah siswa 22 yang terdiri dari 18 siswa putra dan 4 siswa putri. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini pada bulan Maret dan April. Siklus I dilaksanakan pada Selasa 20 Maret 2014 dan Jumat 23 Maret 2014. Siklus II dilaksanakan pada Selasa 1 April 2014, dan Jumat 4 April 2014. Kompetensi Dasar yang dipilih adalah 5.2 Mengidentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat). 1. Kondisi Awal Sebelum dilakukan tindakan, peneliti melakukan pengamatan untuk melihat proses pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VB SD Negeri Jongkang pada bulan November 2013. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa kegiatan pembelajaran masih menggunakan pendekatan konvensional. Guru membacakan secara langsung materi cerita rakyat dari buku pegangan yang dimiliki guru tanpa menggunakan media pembelajaran yang mendukung. Minat siswa dalam mengikuti pembelajaran kurang nampak. Hal ini terlihat ketika guru sedang 61

(81) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 62 membacakan cerita, terdapat 12 siswa terlihat tidak fokus dan cenderung mengobrol dengan teman sebangku. Keterlibatan siswa dalam mengikuti pembelajaran juga kurang siswa hanya diam. Ketika guru memberikan tugas sebagian besar siswa terlihat mengeluh dan tidak langsung mengerjakan tugas yang diberikan guru. Sebagian besar siswa juga tidak mencatat penjelasan yang disampaikan guru dan cenderung diam jika mengalami kesulitan. Selain melakukan pengamatan kelas VB, peneliti juga melakukan pengumpulan data berupa kuesioner minat siswa terhadap kegiatan menyimak mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pengambilan data kondisi awal dilakukan pada hari, Jumat 6 Desember 2013. Hasil pengamatan dan kuesioner menunjukkan bahwa skor rata-rata minat kelas VB adalah 51,64. Minat siswa di kelas VB dapat digolongkan dalam katergori minat cukup. Terdapat 1 siswa yang tergolong minat rendah, 7 siswa tergolong dalam minat tinggi dan 14 siswa tergolong dalam minat cukup. Tidak terdapat siswa yang memiliki nilai minat sangat tinggi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada lampiran 23 halaman 164. Berdasarkan data kemampuan menyimak awal dapat diketahui bahwa, dari 22 siswa terdapat 63,63% (14 siswa) yang mendapat nilai di bawah KKM dan hanya terdapat 36,37% (8 siswa) yang dinyatakan tuntas dalam materi tersebut. Nilai rata-rata dari seluruh siswa di kelas tersebut hanya 61,59 dan masih dibawah KKM untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada lampiran 11 halaman 140.

(82) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 63 Penelitian ini melibatkan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VB SD Negeri Jongkang yaitu Ibu Sri Purwanti, S.Pd yang turut serta membantu sebagai observer. Peneliti dan guru mempunyai tujuan yang sama yaitu ingin meningkatkan minat serta hasil menyimak cerita rakyat siswa kelas VB. Peneliti dalam penelitian tindakan kelas ini bertindak sebagai guru. Penelitian ini juga melibatkan teman-teman mahasiswa (teman sejawat) yang membantu sebagai observer di setiap siklus yang dilakukan. Pembelajaran yang dilakukan dalam setiap siklus akan dievalusi kelebihan dan kekurangannya kemudian dilakukan tindakan perbaikan pada siklus selanjutnya. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan media audio visual berbentuk video cerita rakyat sebagai bahan pembelajaran. Cerita rakyat yang digunakan pada masing-masing siklus berbeda. Evaluasi dari penelitian ini adalalah penilaian atas kemampuan menyimak dan minat siswa. Kriteria keberhasilan dalam proses penelitian tindakan kelas ini, jika rata-rata nilai dan minat siswa di setiap siklus meningkat. Peningkatan harus mencapai target yang telah ditentukan dalam kriteria keberhasilan. 2. Siklus I Siklus I terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Setiap tahapan akan diuraikan lebih akan terperinci.

(83) 64 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI a. Perencanaan Tahap perencanaan yaang dilakukan peneliti meliputi permintaan ijin kepala sekolah untuk melakukan penelitian di SD Negeri Jongkang. Permintaan ijin tersebut dilakukan peneliti pada bulan November 2013. Setelah kepala sekolah memberi ijin untuk melakukan penelitian, peneliti menemui guru kelas IVB untuk berdiskusi menentukan waktu untuk pengumpulan data awal melalaui wawancara, pengamatan dan pengambilan nilai awal menyimak. Berdasarkan pengumpulan data awal, peneliti menemukan masalah dalam pembelajaran bahasa Indonesia. yang berkaitan dengan minat dan kemampuan siswa dalam menyimak cerita. Maka peneliti memutuskan untuk mengatasi masalah tersebut menggunakan media audio visual. Langkah selanjutnya yang dilakukan peneliti yaitu menetukan materi pembelajaran yang akan diajarkan yaitu mengindentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat). Setelah memahami materi pembelajaran, peneliti mempersiapkan instrument perangkat pembelajaran Silabus, RPP, LAS (Lembar Aktivitas Siswa), kisi-kisi soal, soal evaluasi, video cerita rakyat dan juga peralatan lain yang menjadi pendukung dalam penelitian tersebut seperti laptop, viewer, speaker dan roll kabel. Perangkat pembelajaran tersebut kemudian divalidasi kepada dosen, kepala sekolah, dan guru. Peneliti juga menyusun angket minat belajar dan lembar pengamatan untuk mengukur minat siswa yang telah

(84) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 65 divalidasi oleh dosen.Kompetensi dasar yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah siswa mampu mengidentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat). Peneliti juga membagikan kuesioner minat kepada siswa mendapatkan informasi tentang kondisi awal minat siswa terhadap bahasa Indonesia terutama kegiatan menyimak. b. Pelaksanaan 1) Siklus 1 Pertemuan 1 Siklus I pertemuan I dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Maret 2014 selama dua jam pelajaran (2 X 35 menit). Pelaksanaan pembelajaran mengacu pada RPP dan perangkat pembelajaran lainnya yang sudah disiapkan oleh peneliti. Kegiatan pembelajaran menggunakan media audio visual berupa video cerita rakyat “Malin Kundang”. Kegiatan pembelajaran diawali dengan apersepsi. Guru memberikan pertanyaan tentang cerita rakyat yang sering didengar oleh siswa. Kemudian guru mengaitkan pertanyaan tadi dengan tujuan yang hendak dicapai dalam pembelajaran yaitu, menyebutkan tokoh, latar tempat, latar waktu dan tema dari cerita yang telah disimak. Selanjutnya guru memberikan penjelasan mengenai unsur cerita (tokoh, latar, tema) dengan menggunakan power point. Kegiatan dilanjutkan dengan menyimak cerita dari video “Malin Kundang” yang diputarkan guru. Siswa diberi tugas untuk menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, latar dan tema dari cerita yang telah disimak. Setelah itu

(85) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 66 siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru pada lembar jawaban yang telah disediakan dan membacakan hasilnya di depan kelas. Kegiatan pembelajaran diahkiri dengan kegiatan tanya jawab kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dan membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari. 2) Siklus 1 Pertemuan II Siklus I pertemuan II dilaksanakan pada hari Jumat, 20 Maret 2014 selama dua jam pelajaran (2 X 35 menit). Pelaksanaan pembelajaran mengacu pada RPP dan perangkat pembelajaran lainnya yang sudah disiapkan oleh peneliti. Kegiatan pembelajaran diawali dengan menyanyikan lagu gubahan yang berkaitan dengan materi pembelajaran. Kegiatan pembelajaran menggunakan media audio visual berupa video cerita rakyat “Malin Kundang”. Guru menyampaikan tujuan yang hendak dicapai dalam pembelajaran yaitu, menyebutkan tokoh, watak dan amanat dari cerita yang telah disimak. Selanjutnya guru memberikan penjelasan mengenai unsur cerita (tokoh, latar, tema) dengan menggunakan power point. Kegiatan dilanjutkan dengan menyimak cerita dari video “Malin Kundang” yang diputarkan guru. Siswa diberi tugas untuk menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, watak dan amanat dari cerita yang telah disimak. Setelah itu siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru pada lembar jawaban yang telah disediakan dan membacakan hasilnya di depan kelas.

(86) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 67 Siswa kemudiann membuat “Album Karya Siswa” berdasarkan cerita yang telah disimak. “Album Karya Siswa” merupakan ringkasan yang dibuat siswa secara mandiri berdasarkan materi yang telah dipelajari selama dua siklus. Siswa juga dapat menghias hasil ringkasannya tersebut dan semua hasil ringkasan siswa satu kelas dikumpulkan untuk dijadikan satu bentuk album. Kegiatan pembelajaran selanjutnya adalah mengerjakan soal evaluasi yang diberikan guru dan mengisi kuesioner minat dan diahkiri dengan kegiatan tanya jawab kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dan membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari. c. Pengamatan Kegiatan pengamatan dilakukan untuk mengamati minat selama pembelajaran dan kemampuan meenyimak cerita rakyat siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Dalam penelitian ini peneliti dibantu oleh observer (teman sejawat). 1. Minat Minat siswa diukur dengan kuesioner minat siswa dan lembar pengamatan siswa. Hasil pengamatan proses pembelajaran menunjukkan bahwa proses pembelajaran berjalan cukup baik. Kendala yang dialami pada siklus I ini adalah peneliti belum mampu mengelola waktu dengan baik sehingga waktu pembelajaran melebihi waktu yang telah ditentukan, selain itu masih menemui kendala dalam

(87) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 68 menyiapkan peralatan yang mendukung proses pembelajaran. Siswa terlihat kurang antusias dalam mengikuti pelajaran. Hal ini disebabkan karena durasi terlalu lama dan siswa cenderung mengobrol dengan teman. Berdasarkan hasil pengamatan dan kuesioner diperoleh gambaran bahwa dari 22 siswa terdapat 3 siswa dikategorikan ke minat cukup, 3 siswa dikategorikan ke minat sangat tinggi dan 16 siswa dikategorikan ke minat tinggi. Rata-rata skor ahkir minat di siklus I adalah 61,02 termasuk ke dalam kategori minat tinggi, untuk hasil lebih jelas dapat dilihat pada lampiran 24 halaman 165. 2. Kemampuan Menyimak Pada ahkir siklus I ini peneliti juga memberikan soal evaluasi di ahkir siklus yang digunakan untuk mengukur kemampuan siswa dalam menyimak cerita rakyat “Malin Kundang”. Berdasarkan hasil menyimak siswa siklus I dapat diketahui bahwa 18 siswa (81,90%) tuntas dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, masih terdapat 4 siswa yang belum tuntas dalam materi ini. Nilai tertinggi yaitu 82 dan nilai terendah yaitu 52. Hasil lebih jelas dapat dilihat pada lampiran 12 halaman 141.

(88) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 69 d. Refleksi Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan peneliti, pelaksanaan siklus I sudah berjalan cukup baik. Pada pelaksanaan pembelajaran siklus I masih ditemukan beberapa kekurangan sebagai berikut. 1) Waktu pembelajaran melebihi waktu yang telah disediakan. 2) Penjelasan materi terlalu lama. 3) Media pembelajaran perlu diperbaiki karena durasi waktu yang cukup panjang. 4) Siswa kurang antusias terhadap pertanyaan yang diajukan guru. Kekurangan yang ditemui di siklus I pertemuan I ini dapat dilihat dari aspek guru dan siswa. Kekurangan ini perlu diperbaiki untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. 3. Siklus II Siklus II terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Setiap tahapan akan diuraikan lebih akan terperinci. a. Perencanaan Hal yang dilakukan peneliti pada siklus I tidak jauh berbeda dengan siklus I. Penelitian siklus I dilaksanakan dua kali. Hal yang dilakukan penelilti pada tahap perencanaan ini adalah mengkaji Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, materi pokok, dan indikator yang akan

(89) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 70 dicapai dan menyusun perangkat pembelajaran Silabus, RPP, LAS (Lembar Aktivitas Siswa), kisi-kisi soal, soal evaluasi, video cerita rakyat dan juga peralatan lain yang menjadi pendukung dalam penelitian tersebut. Perangkat pembelajaran tersebut kemudian divalidasi kepada dosen, kepala sekolah, dan guru. Peneliti juga menyusun angket minat belajar dan lembar pengamatan untuk mengukur minat siswa yang telah divalidasi oleh dosen. Kompetensi dasar yang akan dicapai dalam siklus II adalah siswa mampu mengidentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat). b. Pelaksanaan 1) Siklus 2 Pertemuan 1 Siklus I pertemuan I dilaksanakan pada hari Selasa 1 April 2014 selama dua jam pelajaran (2 X 35 menit). Pelaksanaan pembelajaran mengacu pada RPP dan perangkat pembelajaran lainnya yang sudah disiapkan oleh peneliti. Materi pembelajaran yang akan dipelajari menggunakan media audio visual berupa video cerita rakyat “Si kecil dari Sulawesi Selatan”. Kegiatan pembelajaran diawali dengan apersepsi. Guru memberikan pertanyaan tentang cerita rakyat yang paling menarik menurut siswa dan melakukan permainan untuk menyebutkan cerita rakyat yang ada si Indonesia. Kemudian guru mengaitkan pertanyaan tadi dengan tujuan yang hendak dicapai dalam pembelajaran yaitu, menyebutkan tokoh, latar tempat, latar waktu dan tema dari cerita yang telah disimak.

(90) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 71 Selanjutnya guru memberikan penjelasan mengenai unsur cerita (tokoh, latar, tema) dengan menggunakan power point. Kegiatan dilanjutkan dengan menyimak cerita dari video “Si Kecil” yang diputarkan guru. Siswa diberi tugas untuk menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, latar dan tema dari cerita yang telah disimak. Setelah itu siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru pada lembar jawaban yang telah disediakan dan membacakan hasilnya di depan kelas. Kegiatan pembelajaran diahkiri dengan kegiatan tanya jawab kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dan membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari. 2) Siklus 2 Pertemuan II Siklus I pertemuan II dilaksanakan pada hari Jumat 4 April 2014 selama dua jam pelajaran (2 X 35 menit). Pelaksanaan pembelajaran mengacu pada RPP dan perangkat pembelajaran lainnya yang sudah disiapkan oleh peneliti. Materi pembelajaran yang akan dipelajari menggunakan media audio visual berupa video cerita rakyat “Si Kecil”. Kegiatan pembelajaran diawali dengan menyanyikan lagu gubahan yang berkaitan dengan materi pembelajaran. Kegiatan pembelajaran menggunakan media audio visual berupa video cerita rakyat “Si Kecil”. Guru menyampaikan tujuan yang hendak dicapai dalam pembelajaran yaitu, menyebutkan tokoh, watak dan amanat dari cerita yang telah disimak.

(91) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 72 Selanjutnya guru memberikan penjelasan mengenai unsur cerita (tokoh, latar, tema) dengan menggunakan power point. Kegiatan dilanjutkan dengan menyimak cerita dari video “Si Kecil” yang diputarkan guru. Siswa diberi tugas untuk menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, watak dan amanat dari cerita yang telah disimak. Siswa kemudian membuat mind map yang berkaitan dengan unsur cerita (tokoh, latar, tema) dari cerita “Si Kecil‟ secara berpasangan. Hasil berupa mind map dipresentasikan di depan kelas lalu dikumpulkan. Setelah itu siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru pada lembar evaluasi yang telah disediakan. Kegiatan diahkiri dengan kegiatan tanya jawab tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dan membuat kesimpulan mengenai materi yang telah dipelajari. c. Pengamatan 1. Minat Dari hasil pengamatan proses pembelajaran dan kuesioner menunjukkan bahwa pelaksanaan proses pembelajaran sudah bisa diatasi. Pada siklus ini interaksi antara guru dan siswa sudah berjalan baik. Siswa terlihat antusias selama proses pembelajaran berlangsung. Siswa mengajukan pertanyaan kepada guru mengenai materi yang dijelaskan. Pada waktu guru memberikan tugas, siswa langsung mengerjakan tanpa mengeluh, ,membuat catatan mengenai materi berkonsentrasi mengikuti pelajaran, yang dipelajari dan walaupun teman-temannya

(92) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 73 mengganggu.beberapa kendala yang muncul di siklus I sudah berkurang pada siklus II ini. Untuk hasil yang lebih jelas dapat dilihat pada lampiran 25 halaman164. 2. Kemampuan Menyimak Pada ahkir siklus II ini peneliti juga memberikan soal evaluasi di ahkir siklus yang digunakan untuk mengukur kemampuan siswa dalam menyimak cerita rakyat “Si Kecil”. Berikut ini adalah data yang diperoleh dari hasil evaluasi siswa di ahkir siklus II: Berdasarkan hasil menyimak siklus II dapat diketahui bahwa jumlah siswa yang mencapai KKM (65) sebanyak 21 siswa dengan nilai rata-rata sebesar 81,41. Nilai tertinggi yaitu 94 dan nilai terendah yaitu 64. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada lampiran 13 halaman 142. d. Refleksi Proses pembelajaran yang dilakukan pada siklus II dinilai sudah cukup baik dan sesuai dengan yang direncanakan dalam RPP. Selama kegiatan pembelajaran berlangsung, siswa aktif dalam menjawab pertanyaan yang diberikan guru. Siswa masih ingat tentang materi yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Siswa juga lebih antusias dalam menyimak video.Video yang diputarkan merupakan cerita baru dan durasi waktunya tidak terlalu panjang. Siswa merasa penasaran dengan isi videonya sehingga siswa memperhatikan dengan teliti semua isi dalam video. Siswa yang mengalami kesulitan belajar juga perlahan-lahan sudah

(93) 74 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI bisa mengikuti semua kegiatan pembelajaran dengan penuh semangat. Siswa ini juga mau bertanya jika mengalami kesulitan dalam proses mengerjakan tugas. Tetapi terdapat beberapa kendala yang berkaitan dengan siswa ini, tulisan siswa ini kurang rapi sehingga sulit untuk dibaca dan waktu untuk mengerjakan tugas pun lebih lama dibanding dengan siswa yang lain. Selama proses pembelajaran sangat terlihat perbedaannya antara siklus I dan siklus II, siswa semakin antusias dalam mengikuti pembelajaran, aktif bertanya dan fokus dalam proses pembelajaran. B. Pembahasan Pembahasan hasil penelitian ini memberi jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh peneliti. Permasalahan yang pertama yaitu apakah penggunaan media audio visual dapat meningkatkan minat siswa. Permasalahan kedua yaitu apakah penggunaan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menyimak siswa kelas VB SD Negeri Jongkang. 1. Minat siswa Hasil pembelajaran penerapan menyimak menggunakan cerita rakyat media di audio SD visual Negeri pada Jongkang dimaksudkan untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan minat siswa. Data minat diperoleh dari lembar pengamatan dan kuesioner. Peneliti mneghitung nilai minat sesuai dengan rumus yang telah ditetapkan kemudian data dimaksukkan ke dalam kriteria minat yang telah dipilih

(94) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 75 yanitu pedoman PAP II. Hasil penelitian terhadap minat dapat diketahui pada rekapitulasi data minat berikut. Tabel 15. Rekapitulasi Data Minat Nama Minat Kondisi No siswa 1 DFR 2 TR 3 CAN 4 AW 5 AKJ 6 ABT 7 BAD 8 DPP 9 EPD 10 IDP 11 KNH 12 LAP 13 MAK 14 MA 15 MZA 16 RHS 17 RAS 18 TYL 19 WBP 20 RNS 21 SRC 22 SVA Jumlah Rata-rata Skor 43 50 47 54 51 52 52 54 55 55 52 55 49 54 50 53 49 52 52 53 46 47 1119 50.86 Awal Kriteria Rendah Cukup Cukup Tinggi Cukup Cukup Cukup Tinggi Tinggi Tinggi Cukup Tinggi Cukup Cukup Cukup Tinggi Cukup Cukup Cukup Tinggi Cukup Cukup Minat Siklus I Skor 50 64 52 66 64 63 63 62 63 60 62 65 63 66 57 61 62 64 63 60 54 64 1343 61.0 Kriteria Cukup Tinggi Cukup Sangat Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Sangat Tinggi Tinggi Sangat Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Minat Siklus II Skor 65 73 71 77 74 75 74 76 72 73 75 73 72 78 70 74 74 73 70 73 70 77 1603 72.86 Kriteria Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Berikut ini adalah penjelasan mengenai hasil penelitian secara lebih lengkap. Rata-rata skor minat dari kondisi awal yaitu 50,86 (minat cukup) meningkat menjadi 61 (minat tinggi) pada siklus I. Meskipun terjadi peningkatan rata-rata minat pada siklus I, hal tersebut dinilai belum memenuhi target yang diharapkan. Berdasarkan data hasil pengamatan dan

(95) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 76 kuesioner dapat diketahui bahwa seluruh siswa mengalami peningkatan minat. Kondisi awal minat terdapat 1 siswa yang dikategorikan pada minat rendah, 14 siswa dikategorikan pada minat cukup, dan 7 siswa dikategorikan pada minat tinggi. Pada ahkir siklus I tidak terdapat satupun siswa yang dikategorikan minat rendah, terdapat 2 siswa yang dikategorikan minat cukup. Rata-rata minat siswa dikategorikan pada minat tinggi dan terdapat 2 siswa yang dikategorikan pada minat sangat tinggi. Rata-rata dalam pembelajaran siklus I siswa kurang menunjukkan kemauan untuk mengembangkan diri. Selama proses pembelajaran hanya terdapat 9 siswa yang sering mengajukan pertanyaan mengenai materi yang dipelajari dan berusaha untuk mencari jawaban dari tugas yang diberikan. Siswa lainnya jarang mengajukan pertanyaan dan cenderung diam jika mengalami kesulitan. Sebanyak 13 siswa juga membuat catatan dari materi yang diberikan. Dari dua kali pemutaran video “Malin Kundang” terlihat bahwa siswa kurang memiliki sikap perhatian dalam kegiatan menyimak. Hal ini dibuktikan dengan adanya 12 siswa yang tidak berkonsentrasi selama mengikuti kegiatan menyimak dan cenderung membuat kegaduhan. Penyebabnya karena durasi video yang terlalu lama sehingga membuat siswa cenderung bosan. Selama pembelajaran siswa sudah cukup menunjukkan ketertarikan pada pelajaran bahasa Indonesia. Siswa sudah berada di kelas sebelum

(96) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 77 guru datang, menyiapkan buku pelajaran dan mengucapkan salam ketika guru datang. Siswa juga sudah mulai menunjukkan partisipasinya dalamkegiatan pembelajaran. Terdapat 12 siswa menanggapi pertanyaan yang diberikan guru dan bersedia menjawab pertanyaan yang diberikan guru. Data kuesioner menunjukkan bahwa 14 siswa dari 22 siswa kelas VB SD Negeri Jongkang senang mengikuti pembelajaran menyimak bahasa Indonesia. Sebanyak 19 siswa juga selalu ingin mendapatkan nilai yang baik dan selalu ingin berusaha menjawab pertanyaan yang diberikan guru. Peningkatan rata-rata minat juga terjadi di ahkir siklus II. Skor minat siklus II mengalami peningkatan menjadi 73 (minat sangat tinggi) dari rata-rata kondisi awal minat yang hanya 51. Peningkatan minat tersebut dinilai sudah mencapai target yang diharapkan pada siklus II yaitu 70. Skor minat siswa yang diperoleh pada siklus II dikategorikan bahwa siswa menunjukkan minat yang tinggi. Pada siklus II terdapat 1 siswa yang dikategorikan pada minat tinggi dan 21 siswa dikategorikan pada minat tinggi. Perbedaan antara siklus I dan II terlihat pada proses pembelajaran. Semua siswa sudah berada di kelas sebelum guru datang. Terdapat 19 siswa yang langsung mengerjakan tugas yang diberikan guru. Sebagian besar siswa berkonsentrasi dalam mengikuti pelajaran dari awal sampai ahkir, berani bertanya jika mengalami kesulitan, membuat catatan dari penjelasan yang disampaikan guru, dan menanggapi pertanyaan yang diberikan guru.

(97) 78 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Berdasarkan hasil analisis data minat dapat diketahui adanya peningkatan minat disetiap siklus. Dapat disimpulkan bahwa upaya peningkatan minat siswa kelas VB SD Negeri Jongkang menggunakan media audio visual berhasil meningkatkan minat siswa. Berikut ini adalah grafik peningkatan minat siswa kelas VB SD Negeri Jongkang. Gambar 3. Grafik Peningkatan Skor Rerata Minat Siswa 80 60 65 61 51 40 61 70 73 Kondisi Awal 51 Target Capaian 20 Siklus I 0 Kondisi Awal Ahkir Siklus I Siklus II Ahkir Siklus II Berdasarkan data dan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan minat siswa pada kegiatan menyimak cerita rakyat mata pelajaran bahasa Indonesia yang dilakukan di kelas VB SD Negeri Jongkang semester genap tahun ajaran 2013/2014. Dengan demikian berarti hipotesis dari penelitian ini terbukti. Tabel 16. Ketercapaian Target Minat Siklus I Kondisi No 1. Peubah Keadaan minat siswa Siklus II Indikator awal Target Capaian Target Capaian 50 65 61 70 72,86 Nilai rata-rata minat siswa

(98) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 79 2. Hasil Menyimak Cerita Rakyat Hasil kemampuan menyimak cerita rakyat siswa kelas VB SD Negeri Jongkang dilakukan dengan mengadakan evaluasi pada ahkir siklus I dan II. Setelah didapatkan nilai, kemudian dibandingkan perolehan nilai setiap siklusnya. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilaksanakan pada siklus I dan siklus II, terjadi peningkatan kemampuan menyimak cerita rakyat. Hal ini dapat diketahui pada tabel rekapitulasi nilai menyimak kondisi awal, siklus I, dan siklus II berikut ini. Tabel 17. Rekapitulasi Nilai Menyimak No Nama Siswa 1 DFR 2 TR 3 CAN 4 AW 5 AKJ 6 ABT 7 BAD 8 DPP 9 EPD 10 IDP 11 KNH 12 LAP 13 MAK 14 MA 15 MZA 16 RHS 17 RAS 18 TYL 19 WBP 20 RNS 21 SRC 22 SVA Rata-rata Persentase ketuntasan Kondisi Awal 45 60 55 60 60 65 60 75 70 65 65 60 70 70 55 65 55 60 65 65 55 55 61.59 36, 37% Kriteria Siklus I Kriteria Siklus II Kriteria Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas 52 61 72 71 63 77 82 81 82 80 74 75 75 80 63 78 75 67 73 71 76 77 72,95 81,81% Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas 64 70 90 81 84 80 84 85 94 84 88 82 77 86 69 79 83 72 88 77 86 88 81,41 95,45% Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Peningkatan kemampuan manyimak cerita rakyat dapat diketahui pada grafik berikut.

(99) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 80 Gambar 3. Grafik Peningkatan Nilai Rata-rata Menyimak 100 80 62 62 73 75 70 73 81 Kondisi Awal Target Capaian 60 Siklus I 40 Siklus II 20 0 Kondisi Awal Siklus I Siklus II Gambar 4. Grafik Peningkatan Persentase Siswa yang Mencapai KKM 100% 90% 80% 70% 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% 95% 82% 82% 85% 70% 36% 36% Kondisi Awal Target Capaian Siklus I Siklus II Kondisi Awal Siklus I Siklus II Berdasarkan tabel dan grafik di atas, dapat dilihat bahwa nilai ratarata dan persentase ketuntasan dalam menyimak cerita rakyat siswa kelas VB SD Negeri Jongkang Tahun Ajaran 2013/2014 mengalami peningkatan. Nilai rata-rata siswa kondisi awal 61,59 dan 8 dari 22 siswa yang hadir atau 36,37% sudah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang telah ditetapkan yaitu 65. Setelah dikenai tindakan menggunakan media audio visual, hasil perhitungan siklus I menunjukkan peningkatan nilai rata-rata siswa menjadi 72,95 dan 4 dari 22 siswa yang

(100) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 81 hadir atau 81,81% siswa sudah mencapai KKM. Pada ahkir siklus II terdapat 1 siswa yang belum mencapai KKM atau sebanyak 4,55%. Pada kondisi awal nilai tertinggi yang diperoleh siswa yaitu 75 dan nilai terendah yaitu 45. Hasil evaluasi siklus I menunjukkan nilai tertinggi yaitu 82 dan nilai terendah 52. Hasil evaluasi siklus II mengalami peningkatan, nilai tertinggi yang diperoleh siswa menjadi 94 dan nilai terendah 64. Tabel 19. Peningkatan Rata-Rata Dan Persentase Ketuntasan Tes Menyimak Cerita Rakyat Siswa Kelas V SD Negeri Jongkang Tahun Ajaran 2013/ 2014 No 1 2 3 Tes Pra Siklus Siklus I Siklus II Rata-rata KA SI 61.59 72,95 Rata-rata Tuntas Tidak Tuntas 61.59 72,95 81.41 36,37% 81,81% 95,45% 63,63% 18,19% 4,55% SII 81.41 KA-SI 11,36 Peningkatan % SI-SII 8, 46 45,44% % 13,64% Keterangan KA : Kondisi Awal SI : Siklus I SII : Siklus II Peningkatan persentase siswa yang mencapai KKM pada kondisi awal ke siklus I sebesar 45,44%. Nilai ini didapat dari persentase ketuntasan siklus I dikurangi persentase kondisi awal. Berdasarkan hasil refleksi peningkatan persentase siswa yang mencapai KKM ini dipengaruhi oleh beberapa hal. Pada kegiatan menyimak kondisi awal siswa mendengarkan cerita langsung dari guru dan siswa kesulitan untuk memahami isi cerita rakyat yang dibacakan guru.. Media audio visual yang

(101) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 82 digunakan peneliti sangat mempengaruhi minat dan ketertarikan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Siswa merasa lebih antusias dan mudah memahami cerita yang disampaikan. Pelaksanaan siklus I masih mengalami beberapa kekurangan yaitu, siswa yang kurang teliti dalam mengerjakan soal dan durasi video pembelajaran yang terlalu panjang sehingga mengakibatkan siswa mudah jenuh. Peningkatan persentase siswa yang mencapai KKM pada siklus I ke siklus II sebesar 13, 64%. Nilai ini didapat dari persentase ketuntasan siklus II dikurangi persentase siklus I. Berdasarkan hasil refleksi peningkatan persentase siswa yang mencapai KKM ini dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain pemilihan video pembelajaran yang berbeda dengan siklus I, durasi video pembelajaran yang lebih singkat sehingga tidak membuat siswa jenuh, guru mengintruksikan kepada siswa agar lebih teliti dalam mengerjakan soal dan aktivitas pembelajaran yang digunakan lebih variatif. Hasil peningkatan kemampuan menyimak cerita rakyat siswa kelas VB SD Negeri Jongkang dapat diketahui pada tabel berikut. Tabel 20. Hasil Peningkatan Kemampuan Menyimak Siswa Peubah Kemampuan mengidentifika si unsur cerita Indikator - Rata-rata evaluasi - Persentase jumlah siswa yang mencapai KKM Kondisi Awal 61,59 Siklus I Target Capaian 70 72,95 Siklus II Target Capaian 75 81.41 36,37% 70% 85% 81,81% 95,45%

(102) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 83 Berdasarkan data dan hasil evaluasi dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menyimak cerita rakyat mata pelajaran bahasa Indonesia yang dilakukan di kelas VB SD Negeri Jongkang semester genap tahun ajaran 2013/2014. Dengan demikian berarti hipotesis dari penelitian ini terbukti.

(103) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Pada bab-bab sebelumnya telah dibahas mengenai pendahuluan, kajian teori, model penelitian, hasil penelitian dan pembahasan. Bab V merupakan bagian terahkir skripsi, pada bab ini akan diuraikan kesimpulan dari penelitian. A. Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap siswa kelas VB SD Negeri Jongkang pada kegiatan menyimak pelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan media audio visual dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Penggunaan media audio visual dalam kegiatan menyimak mata pelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan minat siswa kelas VB SD Negeri Jongkang. Hal ini dapat diketahui dari hasil pengolahan data pengamatan dan kuesioner kondisi awal, siklus I dan siklus II yang menunjukkan adanya peningkatan minat. Hasil rata-rata skor minat sebelum diberikan tindakan adalah 50,86 dan berada pada kriteria minat cukup, kemudian setelah dilaksanakan siklus I rata-rata skor minat meningkat menjadi 61 dan berada pada kriteria minat tinggi. Pada ahkir siklus II rata-rata skor minat meningkat pada 72,86 dan berada pada minat sangat tinggi. 2. Penggunaan media audio visual dalam kegiatan menyimak mata pelajaran bahasa Indonesia dapat meningkatkan minat siswa kelas VB 84

(104) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 85 SD Negeri Jongkang. Hal ini dapat diketahui dari hasil ahkir nilai evaluasi siswa pada kondisi awal, siklus I dan siklus II yang menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menyimak. Pada kondisi awal rerata nilai siswa 61,59 sedangkan siswa yang mencapai KKM 36,37%. Pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 72,95 dan siswa yang mencapai KKM 81,81%. Pada ahkir siklus II juga mengalami peningkatan rerata nilai siswa menjadi 81,41 dengan siswa yang mencapai KKM 95,45%. B. Keterbatasan Penelitian ini masih mempunyai beberapa keterbatasan antara lain. 1. Penelitian ini hanya dapat diterapkan dalam lingkup yang sempit. Hal ini sesuai dengan tujuan penelitian yaitu mengatasi masalah yang terjadi di suatu kelas atau sekolah tertentu. 2. Pemilihan video cerita rakyat masih mengalami kendala, karena video cerita rakyat yang tersedia kurang beraneka ragam dan siswa sudah hafal dengan jalan cerita dari video tersebut. C. Saran Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan beberapa saran yang dapat peneliti sampaikan adalah: 1. Bagi Guru Pembelajaran dengan menggunakan media audio visual dalam kegiatan menyimak pelajaran bahasa Indonesi layak dijadikan salah

(105) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI satu alternatif 86 penunjang pembelajaran karena terbukti dapat meningkatkan minat dan kemampuan menyimak siswa. 2. Bagi Siswa Dalam mengikuti pembelajaran yang menggunakan media audio visual siswa harus benar-benar berkonsentrasi karena hal ini akan mempengaruhi seberapa banyak informasi yang diperoleh lewat kegiatan melihat dan mendengar video yang disampaikan. 3. Bagi Sekolah Penggunaan media audio visual dapat diterapkan sebagai salah satu alternatif penunjang pembelajaran di kelas karena terbukti dapat meningkatkan minat dan kemampuan siswa. Media audio visual juga dapat digunakan untuk semua mata pelajaran tidak hanya mata pelajaran bahasa Indonesia. 4. Bagi Peneliti Lain Dalam melaksanakan penelitian dengan menggunakan media audio visual di dalam kelas peneliti sebaiknya memperhatikan pembagian waktu, persiapan alat pendukung dan penataan kelas. Hal ini dapat mempermudah dalam melaksanakan pembelajran pembelajaran dapat dimanfaatkan secara maksimal. dan waktu

(106) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 87 DAFTAR PUSTAKA Arikunto, S. (2007). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara. Danandjaya, J. (2002). Floklore Indonesia. Jakarta: Grafiti. Dewi, I. K. (2012). Peningkatan Kemampuan Menyimak Cerita Anak dengan Menggunakan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Menyimak Siswa Kelas V SD Kanisius Kembaran Bantul Tahun Pelajaran 2011/2012. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Djamarah, Z. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta. Djiwandono, S. E. (2008). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Gramedia Widisarana Indonesia. Hardjana. (2006). Cara Mudah Mengarang Cerita Anak-Anak. Jakarta: Grasindo. Hermawan, H. (2012). Menyimak; Terabaikan. Jakarta: Graha Ilmu. Keterampilan Berkomunikasi yang Hurlock, E. (2005). Perkembangan Anak. Jakarta: Depdikbud. Tim Penyusun Kamus Pusat Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2001). Jakarta: Balai Pustaka. Kartawidjaja, S. E. (1987). Pengukuran dan Hasil Evaluasi Belajar. Bandung: Sinar Batu. Kustandi, C., & Sutjipto, B. (2011). Media Pembelajaran Manual dan Digital Cet. 1 Ed.2. Bogor: Ghalia Indonesia. -------------------------------------. (2013). Media Pembelajaran; Manual dan Digital Cet. 1 Ed. 1. Bogor: Ghalia Indonesia. Main, S. (2010). Strategi Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Surakarta: Yuma Pustaka. Makmun, A. S. (2003). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Rosda Karya Remaja. Masidjo, I. (1995). Penilaian Pencapaian Hasil Belajar Siswa di Sekolah. Yogyakarta: Kanisius.

(107) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 88 Mulyasa. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya. Nurgiantoro, B. (2001). Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: Anggota Ikapi. ---------------------. (2005). Sastra Anak Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Purnawan, T. (2011). Peningkatan Keterampilan Menyimak Cerita Rakyat dengan Menggunakan Media Audio Visual Siswa Kelas V SD Kanisius Bayat Klaten Tahun Ajaran 2010/2011. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Purwaningsih, A. T. (2013). Peningkatan Kemampuan Menyimak Teks Berita Melalui Penggunaan Media Audio Siswa Kelas VII H SMP Negeri SedatiSidoarjo Tahun Pelajaran2012/2013. Jurnal Pendidikan. Rahayu, I. (2013). Peningkatan Keterampilan Menyimak Cerita Menggunakan Media Audio Visual Kelas VB SDN Manukan Kulon II/ 499 Surabaya”. Jurnal Pendidikan. Sadiman, A. S. (2008). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Rajawali Press. Siswanto, W. (2008). Pengantar Teori Sastra. Jakarta: PT Grasindo. Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta. Suharianto. (2005). Dasar- Dasar Teori Sastra. Semarang: Rumah Indonesia . Sukmadinata, N. S. (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. -------------------------. (2009). Landasan Psikologis Proses Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Sumartana, W. N. (1983). Evaluasi Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional. Sutikno, W. d. (2012). Keefektifan Pembelajaran Berbantuan Mutimedia Menggunakan Metode Inkuiri untuk Meningkatkan Minat dan Pemahaman Siswa. Jurnal Pendidikan . Syah, M. (1995). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

(108) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 89 Tarigan, D., & Tarigan, H. G. (1986). Tehnik Keterampilan Berbahasa. Bandung : Angkasa. Tarigan, H. G. (2008). Menyimak sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Penerbit Angkasa. Wahyudi, S. (2008). Pengantar Teori Sastra. Jakarta: PT Grasindo. Winkel. (2004). Psikologi Pengajaran. Yogyakarta: Media Abadi.

(109) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LAMPIRAN 90

(110) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 91 Lampiran 1. SILABUS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Nama Sekolah Kelas/ Semester Aspek terkait Alokasi waktu Tahun Pelajaran STANDAR KOMPETENSI 5. Memahami cerita tentang suatu peristiwa dan cerita pendek anak yang disampaikan secara lisan : SD Negeri Jongkang : V/ 2 : Membaca dan Menulis : 2 jp (70 menit) : 2013/2014 KOMPETENSI DASAR 5.2 Mengidentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat) - - - - INDIKATOR MATERI AJAR Menyebutkan tokoh- Cerita rakyat tokoh dalam cerita yang didengar. Menjelaskan latar tempat, waktu, dan latar suasana dalam cerita. Menjelaskan watak tokoh dalam cerita. Menentukan tema dari cerita yang didengar. Menjelaskan amanat dari cerita yang didengar. Menunjukkan minat dalam pembelajaran. Menuliskan kembali alur cerita anak. KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan I Kegiatan Awal Salam pembuka Presensi dan Doa Apersepsi Guru bertanya berkaitan cerita anak yang pernah didengar Motivasi Guru mengajak siswa menyanyikan lagu gubahan tentang cerita anak Orientasi Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti Eksplorasi Guru mengulang kembali materi mengenai unsur cerita (tokoh, tema, amanat) Guru memberi petunjuk mengenai kegiatan yang akan dilakukan ALOKASI SUMBER BELAJAR WAKTU 2jp - Rekaman cerita rakyat (70 menit) bergambar - Power point - Darisman, Muh dkk. 2010. Mudah Belajar Bahasa Indonesia. Bogor: Yudistira. - Murni, Sri dkk. 2007. Bahasa Indonesia 5: untuk Sekolah Dasar & Madrasah kelas V. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. PENILAIAN 1. Prosedur - Post test 2. Jenis - Tes - Non tes 3. Teknik - Tes -

(111) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Elaborasi Siswa mulai melakukan kegiatan menyimak menggunakan media audiovisual Siswa menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, watak dan tema dari cerita yang didengar Siswa mengidentifikasi masalah dalam cerita yang telah mereka dengar Siswa menuliskan hasil identifikasi dalam lembar jawaban yang telah disediakan Konfirmasi Guru menanyakan kembali tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan Kegiatan Akhir Siswa dan guru membuat kesimpulan Siswa mengerjakan evaluasi Siswa merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dengan bimbingan guru. Salam penutup - Pertemuan II Kegiatan Awal Salam pembuka Presensi dan Doa 92

(112) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Apersepsi Guru bertanya tentang cerita anak yang paling berkesan Motivasi Guru mengajak siswa menyanyikan lagu gubahan tentang cerita anak Orientasi Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti Eksplorasi Guru mengulang kembali materi mengenai unsur cerita Guru memberi petunjuk mengenai kegiatan yang akan dilakukan Elaborasi Siswa mulai melakukan kegiatan menyimak menggunakan media audiovisual Siswa mencatat hal-hal yang penting dalam cerita yang mereka dengar Siswa mengidentifikasi masalah dalam cerita yang telah mereka dengar Siswa menuliskan hasil identifikasi dalam lembar jawaban yang telah disediakan 93

(113) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 94 Konfirmasi Guru menanyakan kembali tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan Kegiatan Akhir Siswa dan guru membuat kesimpulan Siswa mengerjakan evaluasi Siswa merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dengan bimbingan guru. Salam penutup Guru Kelas VB Sri Purwanti, S. Pd NIP. 19710418 200801 2 004 Yogyakarta, 20 Maret 2014 Mengetahui, Peneliti Deviana Wahyu Kristanti

(114) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 95 SILABUS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Nama Sekolah Kelas/ Semester Aspek terkait Alokasi waktu Tahun Pelajaran STANDAR KOMPETENSI 5. Memahami cerita tentang suatu peristiwa dan cerita pendek anak yang disampaikan secara lisan : SD Negeri Jongkang : V/ 2 : Membaca dan Menulis : 2 jp (70 menit) : 2013/2014 KOMPETENSI DASAR 5.2 Mengidentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat) INDIKATOR MATERI AJAR - Menyebutkan tokoh- Cerita rakyat tokoh dalam cerita yang didengar. - Menjelaskan latar tempat, waktu, dan latar suasana dalam cerita. - Menjelaskan watak tokoh dalam cerita. - Menentukan tema dari cerita yang didengar. - Menjelaskan amanat dari cerita yang didengar. - Menunjukkan minat dalam pembelajaran. - Menuliskan kembali alur cerita anak KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan I Kegiatan Awal Salam pembuka Presensi dan Doa Apersepsi Guru bertanya berkaitan cerita anak yang pernah didengar Motivasi Guru mengajak siswa menyanyikan lagu gubahan tentang cerita anak Orientasi Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti Eksplorasi Guru mengulang kembali materi mengenai unsur cerita (tokoh, tema, amanat) Guru memberi petunjuk mengenai kegiatan yang akan dilakukan Elaborasi Siswa mulai melakukan ALOKASI SUMBER BELAJAR WAKTU 2jp - Rekaman cerita rakyat (70 menit) bergambar - Power point - Darisman, Muh dkk. 2010. Mudah Belajar Bahasa Indonesia. Bogor: Yudistira. - Murni, Sri dkk. 2007. Bahasa Indonesia 5: untuk Sekolah Dasar & Madrasah kelas V. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. PENILAIAN 1. Prosedur - Post test 4. Jenis - Tes - Non tes 5. Teknik - Tes -

(115) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI kegiatan menggunakan audiovisual 96 menyimak media - Siswa menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, watak dan tema dari cerita yang didengar Siswa mengidentifikasi masalah dalam cerita yang telah mereka dengar Siswa menuliskan hasil identifikasi dalam lembar jawaban yang telah disediakan Konfirmasi Guru menanyakan kembali tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan Kegiatan Akhir Siswa dan guru membuat kesimpulan Siswa mengerjakan evaluasi Siswa merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dengan bimbingan guru. Salam penutup Pertemuan II Kegiatan Awal Salam pembuka Presensi dan Doa Apersepsi - 1.

(116) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI - Guru bertanya tentang cerita anak yang paling berkesan Motivasi Guru mengajak siswa menyanyikan lagu gubahan tentang cerita anak Orientasi - Guru menyampaikan tujuan pembelajaran Kegiatan Inti Eksplorasi Guru mengulang kembali materi mengenai unsur cerita Guru memberi petunjuk mengenai kegiatan yang akan dilakukan Elaborasi Siswa mulai melakukan kegiatan menyimak menggunakan media audiovisual Siswa mencatat hal-hal yang penting dalam cerita yang mereka dengar Siswa mengidentifikasi masalah dalam cerita yang telah mereka dengar Siswa menuliskan hasil identifikasi dalam lembar jawaban yang telah disediakan Konfirmasi Guru menanyakan kembali 97

(117) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 98 tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan Kegiatan Akhir Siswa dan guru membuat kesimpulan Siswa mengerjakan evaluasi Siswa merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dengan bimbingan guru. Salam penutup Yogyakarta, 20 Maret 201 Mengetahui, Guru Kelas VB Peneliti Sri Purwanti, S. Pd Deviana Wahyu Kristanti NIP. 19710418 200801 2 004

(118) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 99 Lampiran 2. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS 1 PERTEMUAN 1) I. Nama Sekolah : SD Negeri Jongkang Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas / Semester : VB/ II (dua) Alokasi Waktu : 2 JP ( 1 x pertemuan) Tahun Pelajaran : 2013/ 2014 STANDAR KOMPETENSI 6. Memahami cerita tentang suatu peristiwa dan cerita pendek anak yang disampaikan secara lisan. II. KOMPETENSI DASAR 5.2 Mengidentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat). III. INDIKATOR - Menyebutkan 3 tokoh dalam cerita yang telah disimak - Menyebutkan 3 latar tempat dari cerita yang telah disimak - Menuliskan 3 latar waktu dalam cerita berdasarkan catatan yang telah disimak - Menentukan tema dari cerita yang disimak - Menunjukkan minat dalam pembelajaran. - Menuliskan kembali tokoh, latar dan tema cerita dengan bersih dan rapi secara individu. IV. TUJUAN PEMBELAJARAN - Siswa dapat menyebutkan minimal 3 tokoh dalam cerita yang telah disimak - Siswa dapat menyebutkan minimal 3 latar tempat dari cerita yang telah disimak - Siswa dapat menuliskan 3 latar waktu dalam cerita berdasarkan catatan yang telah disimak

(119) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 100 - Siswa dapat menentukan tema dari cerita yang disimak - Siswa dapat menunjukkan minat dalam pembelajaran. - Siswa dapat menuliskan kembali tokoh, latar dan tema cerita dengan bersih dan rapi secara individu. V. MATERI POKOK Cerita rakyat “Malin Kundang” VI. MODEL PEMBELAJARAN Inkuiri Terbimbing VII. METODE PEMBELAJARAN Tanya Jawab Ceramah Penugasan VIII. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN No Kegiatan Waktu 10 menit Kegiatan Awal 1. 1. Salam pembuka, doa dan absensi. Metode Ceramah dan tanya jawab Apersepsi - Guru menunjukkan gambar cerita rakyat dengan menggunakan slide show. Motivasi Guru mengajak siswa menyanyikan lagu gubahan tentang cerita rakyat. Orientasi Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. 55 menit Kegiatan Inti 1. Guru mengulang kembali materi mengenai unsur cerita (tokoh, latar, tema) dengan menggunakan slide show. 2. Guru memberi petunjuk mengenai kegiatan yang Tanya jawab, ceramah dan penugasan

(120) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 101 akan dilakukan. 3. Siswa menyimak cerita dari film “Malin Kundang” yang diputarkan guru. 4. Siswa menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, latar dan tema dari cerita yang telah disimak. 5. Siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru pada lembar jawaban yang telah disediakan. 6. Guru menanyakan kembali tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. 3. Kegiatan Akhir 5 menit 1. Siswa dan guru membuat kesimpulan mengenai Tanya jawab, ceramah materi yang telah dipelajari. 2. Siswa merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dengan bimbingan guru. 3. Guru memberikan tindak lanjut dengan memberi tugas rumah. 4. Salam penutup. IX. MEDIA Film cerita rakyat “Malin Kundang” Laptop Viewer X. SUMBER Murni, Sri dkk. 2007. Bahasa Indonesia 5: untuk Sekolah Dasar & Madrasah kelas V. Pusat Perbukuan Departeman Pendidikan Nasional. Nur‟aini, Umi dan Indriyani. 2008. Bahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar Kelas V. Pusat Perbukuan Departeman Pendidikan Nasional. Warsidi, Edi dan Farika. 2008. Bahasa Indonesia Membuatku Cerdas untuk Kelas V Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. Pusat Perbukuan Departeman Pendidikan Nasional.

(121) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI XI. 102 PENILAIAN Tehnik Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Tes Soal Uraian Terlampir Non Tes Observasi Terlampir Yogyakarta, 20 Maret 2014 Deviana Wahyu Kristanti

(122) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 103 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS 1 PERTEMUAN 2) I. Nama Sekolah : SD Negeri Jongkang Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas / Semester : V/ II (dua) Alokasi Waktu : 2 JP ( 1 x pertemuan) Tahun Pelajaran : 2013/ 2014 STANDAR KOMPETENSI 5. Memahami cerita tentang suatu peristiwa dan cerita pendek anak yang disampaikan secara lisan. II. KOMPETENSI DASAR 1.2 Mengidentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat). III. IV. INDIKATOR - Menyebutkan kembali tokoh dalam cerita yang telah disimak . - Menentukan watak tokoh dalam cerita yang telah disimak. - Menjelaskan amanat dari cerita. - Menunjukan minat dalam belajar. - Menuliskan kembali alur cerita dengan bersih dan rapi. - Membuat “Album Karya Siswa” berdasarkan cerita. TUJUAN PEMBELAJARAN - Siswa dapat menyebutkan kembali minimal 3 tokoh dalam cerita yang telah disimak. - Siswa dapat menentukan minimal 3 watak tokoh dalam cerita yang telah disimak. - Siswa dapat menjelaskan amanat dari cerita menggunakan katakata sendiri. - Siswa dapat menunjukkan minat dalam pembelajaran. - Siswa dapat menuliskan kembali tokoh, watak dan amanat dalam cerita yang diputar dengan tulisan yang bersih dan rapi.

(123) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI - 104 Siswa dapat membuat album berdasarkan cerita yang disimak secara individu. V. MATERI POKOK Cerita rakyat “Malin Kundang” VI. MODEL PEMBELAJARAN Inkuiri Terbimbing VII. METODE PEMBELAJARAN Tanya Jawab Ceramah Penugasan VIII. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN No Kegiatan Waktu 10 menit Kegiatan Awal 1. 1. Salam pembuka, doa dan absensi. Metode Ceramah dan tanya jawab Apersepsi - Guru menanyakan kembali tentang cerita rakyat yang telah disimak pada hari sebelumnya. Motivasi - Guru mengajak siswa menyanyikan lagu gubahan tentang cerita rakyat. Orientasi - Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Kegiatan Inti 1. Guru mengulang kembali materi mengenai unsur cerita (tokoh, watak tokoh dan amanat) dengan menggunakan slide show. 2. Guru memberi petunjuk mengenai kegiatan yang akan dilakukan. 55 menit Tanya jawab dan diskusi

(124) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 105 3. Siswa menyimak cerita “Malin Kundang”. 4. Siswa mengidentifikasi isi cerita yang baru saja diputar. 5. Siswa menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, latar dan tema dari cerita. 6. Guru membagikan lembar aktivitas siswa. 7. Siswa mengerjakan lembar aktivitas siswa. 8. Guru menanyakan kembali tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. 9. Siswa mengerjakan evaluasi.. 10. Siswa mengumpulkan hasil evaluasi pada „Album Karya Siswa”. 3. Kegiatan Akhir 5 menit Tanya 1. Siswa dan guru membuat kesimpulan. jawab, 2. Siswa merefleksikan kegiatan pembelajaran ceramah yang telah dilakukan dengan bimbingan guru. 3. Salam penutup IX. MEDIA Cerita rakyat “Malin Kundang” Laptop Viewer Kertas warna Gunting X. SUMBER Murni, Sri dkk.2007. Bahasa Indonesia 5: untuk Sekolah Dasar & Madrasah kelas V. Pusat Perbukuan Departeman Pendidikan Nasional. Nur‟aini, Umi dan Indriyani. 2008. Bahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar Kelas V. Pusat Perbukuan Departeman Pendidikan Nasional.

(125) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 106 Warsidi, Edi dan Farika. 2008. Bahasa Indonesia Membuatku Cerdas untuk Kelas V Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. Pusat Perbukuan Departeman Pendidikan Nasional. XI. PENILAIAN Tehnik Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Tes Soal Uraian Terlampir Non Tes Observasi Terlampir Yogyakarta, 23 Maret 2014 Deviana Wahyu Kristanti

(126) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 107 Lampiran 3. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS II PERTEMUAN 1) I. Nama Sekolah : SD Negeri Jongkang Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas / Semester : VB/ II (dua) Alokasi Waktu : 2 JP ( 1 x pertemuan) Tahun Pelajaran : 2013/ 2014 STANDAR KOMPETENSI 5. Memahami cerita tentang suatu peristiwa dan cerita pendek anak yang disampaikan secara lisan. II. KOMPETENSI DASAR 5.2 Mengidentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat). III. INDIKATOR Kognitif - Menyebutkan 3 tokoh dalam cerita dengan tepat - Menyebutkan 3 latar tempat dari cerita dengan tepat - Menuliskan 3 latar waktu dalam cerita dengan tepat - Menentukan tema dari cerita yang disimak - Menunjukkan minat dalam pembelajaran. - Menuliskan kembali tokoh, latar dan tema cerita dengan bersih dan rapi secara individu. IV. TUJUAN PEMBELAJARAN - Siswa dapat menyebutkan minimal 3 tokoh dalam cerita yang dengan tepat. - Siswa dapat menyebutkan minimal 3 latar tempat dari cerita dengan tepat. - Siswa dapat menuliskan 3 latar waktu dalam cerita telah disimak. - Siswa dapat menentukan tema dari cerita yang disimak.

(127) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 108 - Siswa dapat menunjukkan minat dalam pembelajaran. - Siswa dapat menuliskan kembali tokoh, latar dan tema cerita dengan bersih dan rapi secara individu. V. MATERI POKOK Cerita rakyat “Si Kecil (Cerita rakyat Sulawesi Selatan)” VI. MODEL PEMBELAJARAN Inkuiri Terbimbing VII. METODE PEMBELAJARAN Tanya Jawab Ceramah Penugasan VIII. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN No Kegiatan Waktu 10 menit Kegiatan Awal 1. 1. Salam pembuka, doa dan absensi. Metode Ceramah dan tanya jawab Apersepsi - Guru menunjukkan beberapa gambar cerita rakyat dengan menggunakan slide show. Motivasi - Guru mengajak siswa menyanyikan lagu gubahan tentang cerita rakyat. Orientasi - Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. 55 menit Kegiatan Inti 1. Guru mengulang kembali materi mengenai unsur cerita (tokoh, latar, tema) dengan menggunakan slide show. 2. Guru memberi petunjuk mengenai kegiatan yang akan dilakukan. Tanya jawab, ceramah dan penugasan

(128) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 109 3. Siswa menyimak cerita dari film “Si Kecil” yang diputarkan guru. 4. Siswa menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, latar dan tema dari cerita yang telah disimak. 5. Siswa permainan menjodohkan pertanyaan dan jawaban berdasarkan cerita yang telah disimak 6. Siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru pada lembar jawaban yang telah disediakan. 7. Guru menanyakan kembali tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. 3. Kegiatan Akhir 5 menit 1. Siswa dan guru membuat kesimpulan mengenai Tanya jawab, ceramah materi yang telah dipelajari. 2. Siswa merefleksikan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan dengan bimbingan guru. 3. Guru memberikan tindak lanjut dengan memberi tugas rumah. 4. Salam penutup. IX. MEDIA Film cerita rakyat “Si Kecil” Laptop Viewer X. SUMBER Murni, Sri dkk. 2007. Bahasa Indonesia 5: untuk Sekolah Dasar & Madrasah kelas V. Pusat Perbukuan Departeman Pendidikan Nasional. Nur‟aini, Umi dan Indriyani. 2008. Bahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar Kelas V. Pusat Perbukuan Departeman Pendidikan Nasional. Warsidi, Edi dan Farika. 2008. Bahasa Indonesia Membuatku Cerdas untuk Kelas V Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. Pusat Perbukuan Departeman Pendidikan Nasional.

(129) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI XI. PENILAIAN Tehnik Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Tes Soal Uraian Terlampir Non Tes Observasi Terlampir Yogyakarta, 1 April 2014 Deviana Wahyu Kristanti 110

(130) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 111 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP SIKLUS II PERTEMUAN 2) I. Nama Sekolah : SD Negeri Jongkang Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas / Semester : V/ II (dua) Alokasi Waktu : 2 JP ( 1 x pertemuan) Tahun Pelajaran : 2013/ 2014 STANDAR KOMPETENSI 5. Memahami cerita tentang suatu peristiwa dan cerita pendek anak yang disampaikan secara lisan. II. KOMPETENSI DASAR 1.3 Mengidentifikasi unsur cerita (tokoh, tema, latar, amanat). III. IV. INDIKATOR - Menyebutkan kembali tokoh dalam cerita yang telah disimak . - Menentukan watak tokoh dalam cerita yang telah disimak. - Menjelaskan amanat dari cerita menggunakan bahasa sendiri. - Menunjukan minat dalam belajar. - Menuliskan kembali alur cerita dengan bersih dan rapi. - Membuat “Peta Konsep” berdasarkan cerita. TUJUAN PEMBELAJARAN - Siswa dapat menyebutkan kembali minimal 3 tokoh dalam cerita yang telah disimak. - Siswa dapat menentukan minimal 3 watak tokoh dalam cerita yang telah disimak. - Siswa dapat menjelaskan amanat dari cerita menggunakan bahasa sendiri. - Siswa dapat menunjukkan minat dalam pembelajaran. - Siswa dapat menuliskan kembali tokoh, watak dan amanat dalam cerita yang diputar dengan tulisan yang bersih dan rapi.

(131) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI - 112 Siswa dapat membuat “Peta Konsep” berdasarkan cerita yang disimak secara individu. V. MATERI POKOK Cerita rakyat “Si Kecil (Cerita rakyat Sulawesi Selatan)” VI. MODEL PEMBELAJARAN Inkuiri Terbimbing VII. METODE PEMBELAJARAN Tanya Jawab Ceramah Kerja kelompok Penugasan VIII. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN No Kegiatan Kegiatan Awal 1. Waktu 10 menit 1. Salam pembuka, doa dan absensi. Metode Ceramah dan tanya jawab Apersepsi a. Guru menanyakan kembali tentang cerita rakyat yang telah disimak pada hari sebelumnya. Motivasi b. Guru mengajak siswa menyanyikan lagu gubahan tentang cerita rakyat. Orientasi c. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. 2. Kegiatan Inti 1. Guru mengulang kembali materi mengenai unsur cerita (tokoh, watak tokoh dan amanat) dengan menggunakan slide show. 2. Guru memberi petunjuk mengenai kegiatan 55 menit Tanya jawab dan diskusi

(132) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 113 yang akan dilakukan. 3. Siswa menyimak cerita “Si Kecil”. 4. Siswa mengidentifikasi isi cerita yang baru saja diputar. 5. Siswa menuliskan hal-hal penting mengenai tokoh, latar dan tema dari cerita. 6. Siswa membuat “Peta Konsep” berdasarkan cerita yang telah disimak. 7. Guru membagikan lembar aktivitas siswa. 8. Siswa mengerjakan lembar aktivitas siswa. 9. Guru menanyakan kembali tentang kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan. 10. Siswa mengerjakan evaluasi.. 3. Kegiatan Akhir 5 menit Tanya 4. Siswa dan guru membuat kesimpulan. jawab, 5. Siswa merefleksikan kegiatan pembelajaran ceramah yang telah dilakukan dengan bimbingan guru. 6. Salam penutup IX. MEDIA Cerita rakyat “Si Kecil” Laptop Viewer Kertas warna Gunting X. SUMBER Murni, Sri dkk.2007. Bahasa Indonesia 5: untuk Sekolah Dasar & Madrasah kelas V. Pusat Perbukuan Departeman Pendidikan Nasional. Nur‟aini, Umi dan Indriyani. 2008. Bahasa Indonesia untuk Sekolah Dasar Kelas V. Pusat Perbukuan Departeman Pendidikan Nasional.

(133) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 114 Warsidi, Edi dan Farika. 2008. Bahasa Indonesia Membuatku Cerdas untuk Kelas V Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah. Pusat Perbukuan Departeman Pendidikan Nasional. XI. PENILAIAN Tehnik Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Tes Soal Uraian Terlampir Non Tes Observasi Terlampir Yogyakarta, 4 April 2014 Deviana Wahyu Kristanti

(134) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 115 Lampiran 4. MATERI AJAR 1. Cerita Rakyat Cerita rakyat adalah cerita yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat atau di suatu daerah tertentu (Nur‟aini, 2008: 79). 2. Tokoh Tokoh merupakan bagian penting dalam cerita. Tokoh bukan hanya berfungsi untuk memainkan cerita, melainkan berperan untuk menyampaikan ide, alur atau tema (Nur‟aini, 2008: 117). 3. Perwatakan Perwatakan adalah cara pengarang menggambarkan dan mengembangkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita atau kebiasaan tokoh dalam cerita (Nur‟aini, 2008: 79). Ada beberapa karakter perwatakan tokoh, yakni: a. Protagonis Tokoh protagonis adalah tokoh yang memegang peranan utama pada cerita. Biasanya, tokoh protagonis menjadi tokoh idaman dalam cerita. b. Antagonis Tokoh antagonis adalah tokoh yang berperan sebagai pesaing atau penentang tokoh, utama pada cerita, atau dengan kata lain, ia adalah seseorang yang bermusuhan dengan tokoh protagonis. c. Figuran Figuran (peran pembantu) adalah tokoh yang kehadirannya mendampingi tokoh utama. 4. Tema Tema adalah ide yang mendasari suatu cerita sehingga berperan juga sebagai pangkal tolak pengarang dalam memaparkan karya yang diciptakannya (Lukens dalam Nurgiantoro, 2005:260). 5. Latar Latar adalah tempat terjadinya suatu peristiwa dalam sebuah cerita (Hardjana, 2006:23). 6. Amanat Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca dalam suatu karya sastra (Nur‟aini, 2008: 107).

(135) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 116 Lampiran 5. LEMBAR AKTIVITAS SISWA Nama : Kelas : Satuan Pendidikan : SD Negeri Jongkang Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Hari / Tanggal : Selasa ,20 Maret 2014 Pertemuan ke : 1 (satu) Kelas/ Semester : V/ 2 (dua) Alokasi waktu : 2 x 35 menit No Urut : 1. Tujuan Pembelajaran a. Siswa dapat menyebutkan minimal 3 tokoh cerita dengan tepat b. Siswa dapat menjelaskan 3 latar tempat dengan tepat c. Siswa dapat menjelaskan 3 latar waktu dengan tepat d. Siswa dapat menjelaskan 3 latar suasana dengan tepat e. Siswa dapat menunjukkan minat dalam pembelajaran f. Siswa dapat menuliskan kembali tokoh, latar dan tema cerita menggunakan katakata sendiri berdasarkan cerita yang telah disimak Petunjuk Tulislah namamu di bagian yang telah disediakan! Lakukan kegiatan-kegiatan berikut! Isilah pertanyaan dengan tulisan yang rapi!

(136) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. Kegiatan Belajar I Simaklah cerita yang diputar oleh gurumu dengan cermat! 3. Kegiatan Belajar II Catatlah hal-hal penting yang terdapat dalam cerita! 4. Kegiatan Belajar III Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan teliti! 1. Sebutkan 3 tokoh dari cerita yang telah kalian simak! .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... 2. Sebutkan 3 latar tempat dari cerita yang telah kalian simak! .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... 3. Sebutkan 3 latar waktu dari cerita yang telah kalian simak! .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... 117

(137) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4. Sebutkan 3 latar suasana dari cerita yang telah kalian simak!? .................................................................................................................... .................................................................................................................... .................................................................................................................... 5. Tulislah tema yang sesuai dengan cerita! ....................................................................................................... ............................................................................................................................................. REFLEKSI 1. Apa kamu masih mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran ini? ..................................................................................................................... ..................................................................................................................... ..................................................................................................................... 2. Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari materi ini! Pilihlah salah satu gambar yang mewakili perasaanmu dan berikan alasannya! .................................................................................................................... .................................................................................................................... Selamat mengerjakan! 118

(138) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 119 LEMBAR AKTIVITAS SISWA Nama : Kelas : Satuan Pendidikan : SD Negeri Jongkang Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Hari / Tanggal : Jumat ,23 Maret 2014 Pertemuan ke : 1 (satu) Kelas/ Semester : V/ 2 (dua) Alokasi waktu : 2 x 35 menit No Urut : 1. Tujuan Pembelajaran a. Siswa dapat menyebutkan 3 tokoh dalam cerita b. Siswa dapat 3 watak tokoh dengan tepat c. Siswa dapat menjelaskan amanat dari cerita menggunakan kata-kata sendiri d. Siswa dapat menunjukkan minat dalam pembelajaran e. Siswa dapat menuliskan kembali tokoh, watak dan amanat cerita yang telah disimak f. Siswa dapat membuat album berdasarkan cerita yang dsimak Petunjuk Tulislah namamu di bagian yang telah disediakan! Lakukan kegiatan-kegiatan berikut! Isilah pertanyaan dengan tulisan yang rapi!

(139) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 120 2. Kegiatan Belajar I Simaklah cerita yang diputar oleh gurumu dengan cermat! 3. Kegiatan Belajar II Catatlah hal-hal penting yang terdapat dalam cerita! 4. Kegiatan Belajar III Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan teliti! 1. Isilah tabel di bawah ini! No 1 2 3 4 5 Nama Tokoh Watak/ Karakter Malin kundang Ibu Malin Istri malin Saudagar kaya Teman Malin 2. Sebutkan watak mak Malin yang dapat dicontoh dalam sehari-hari! ............................................................................................................................................................ ............................................................................................................................................................

(140) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 121 ............................................................................................................................................................ 3. Jelaskan amanat dari cerita Malin Kundang! ......................................................................................................................................................... ......................................................................................................................................................... 4. Tulislah kembali cerita yang telah kamu dengar menggunakan bahasamu sendiri! ....................................................................................................................................................... ....................................................................................................................................................... ....................................................................................................................................................... REFLEKSI 1. Apa kamu masih mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran ini? ..................................................................................................................... ..................................................................................................................... ..................................................................................................................... 2. Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari materi ini! Pilihlah salah satu gambar yang mewakili perasaanmu dan berikan alasannya! .................................................................................................................... Selamat mengerjakan!

(141) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 122 Lampiran 6. LEMBAR AKTIVITAS SISWA Nama : Kelas : Satuan Pendidikan : SD Negeri Jongkang Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Hari / Tanggal : Senin ,24 Maret 2014 Pertemuan ke : III (tiga) Kelas/ Semester : V/ 2 (dua) Alokasi waktu : 2 x 35 menit No Urut : 1. Tujuan Pembelajaran a. Siswa dapat menyebutkan minimal 3 tokoh cerita dengan tepat b. Siswa dapat menjelaskan 3 latar tempat dengan tepat c. Siswa dapat menjelaskan 3 latar waktu dengan tepat d. Siswa dapat menjelaskan 3 latar suasana dengan tepat e. Siswa dapat menunjukkan minat dalam pembelajaran f. Siswa dapat menuliskan kembali tokoh, latar dan tema cerita menggunakan katakata sendiri berdasarkan cerita yang telah disimak Petunjuk Tulislah namamu di bagian yang telah disediakan! Lakukan kegiatan-kegiatan berikut! Isilah pertanyaan dengan tulisan yang rapi!

(142) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. Kegiatan Belajar I Simaklah cerita yang diputar oleh gurumu dengan cermat! 3. Kegiatan Belajar II Catatlah hal-hal penting yang terdapat dalam cerita! 4. Kegiatan Belajar III Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan teliti! 1. Sebutkan 3 tokoh dari cerita yang telah kalian simak! ....................................................................................................... ....................................................................................................... ....................................................................................................... ....................................................................................................... 2. Sebutkan 3 latar tempat dari cerita yang telah kalian simak! ....................................................................................................... ....................................................................................................... ....................................................................................................... ....................................................................................................... 3. Sebutkan 3 latar waktu dari cerita yang telah kalian simak! ....................................................................................................... ....................................................................................................... ....................................................................................................... ....................................................................................................... 4. Sebutkan 3 latar suasana dari cerita yang telah kalian simak!? ....................................................................................................... ....................................................................................................... ....................................................................................................... 5. Tulislah tema yang sesuai dengan cerita! ....................................................................................................... ............................................................................................................................................. REFLEKSI 123

(143) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3. Apa kamu masih mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran ini? .................................................................................................................... ..................................................................................................................... ..................................................................................................................... 4. Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari materi ini! Pilihlah salah satu gambar yang mewakili perasaanmu dan berikan alasannya! .................................................................................................................... .................................................................................................................... Selamat mengerjakan! 124

(144) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 125 LEMBAR AKTIVITAS SISWA Nama : Kelas : Satuan Pendidikan : SD Negeri Jongkang Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Hari / Tanggal : Jumat, 4 April 2014 Pertemuan ke : IV (empat) Kelas/ Semester : V/ 2 (dua) Alokasi waktu : 2 x 35 menit No Urut : 1. Tujuan Pembelajaran a. Siswa dapat menyebutkan 3 tokoh dalam cerita b. Siswa dapat 3 watak tokoh dengan tepat c. Siswa dapat menjelaskan amanat dari cerita menggunakan kata-kata sendiri d. Siswa dapat menunjukkan minat dalam pembelajaran e. Siswa dapat menuliskan kembali tokoh, watak dan amanat cerita yang telah disimak f. Siswa dapat membuat album berdasarkan cerita yang dsimak Petunjuk Tulislah namamu di bagian yang telah disediakan! Lakukan kegiatan-kegiatan berikut! Isilah pertanyaan dengan tulisan yang rapi!

(145) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 126 2. Kegiatan Belajar I Simaklah cerita yang diputar oleh gurumu dengan cermat! 3. Kegiatan Belajar II Catatlah hal-hal penting yang terdapat dalam cerita! 4. Kegiatan Belajar III Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan teliti! 1. Isilah tabel di bawah ini! No 1 2 3 4 5 Nama Tokoh Watak/ Karakter Si Kecil Ibu Kak Mala Kak Kia Bu Kia 2. Sebutkan watak si Kecil yang dapat dicontoh dalam sehari-hari! ............................................................................................................................................................ ............................................................................................................................................................ ............................................................................................................................................................

(146) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 127 3. Jelaskan amanat dari cerita si Kecil! ......................................................................................................................................................... ......................................................................................................................................................... 4. Tulislah kembali cerita yang telah kamu dengar menggunakan bahasamu sendiri! ....................................................................................................................................................... ....................................................................................................................................................... ....................................................................................................................................................... REFLEKSI 3. Apa kamu masih mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran ini? ..................................................................................................................... ..................................................................................................................... ..................................................................................................................... 4. Bagaimana perasaanmu setelah mempelajari materi ini! Pilihlah salah satu gambar yang mewakili perasaanmu dan berikan alasannya! .................................................................................................................... Selamat mengerjakan!

(147) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lembar Evaluasi Lampiran 7. Nama : Kelas : No Urut : Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan teliti! 1. Isilah tabel berikut ini dengan tepat! Nama tokoh ……………………….. ………………………. ………………………….. Watak atau Karakter 128

(148) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 129 ……………………..... ………………………. 2. Sebutkan 3 latar tempat dari cerita yang telah kalian simak! ______________________________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________ 3. Sebutkan 3 latar waktu dari cerita yang telah kalian simak! ______________________________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________ 4. Sebutkan 3 latar suasana dari cerita yang telah kalian simak! ________________________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________________________ 5. Tulislah tema yang sesuai dengan cerita! _____________________________________________________________________________________________________

(149) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 130 _____________________________________________________________________________________________________ 6. Apa yang dilakukan Si Kecil setelah mengambil jamur dari atas kuburan ibunya? _____________________________________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________________________________ 7. Sebutkan watak mak Malin yang dapat dicontoh dalam sehari-hari! _____________________________________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________________________________ 8. Tulislah pesan penting yang kamu dapatkan dari cerita yang kalian simak! _______________________________________________________ _______________________________________________________ _______________________________________________________ _______________________________________________________ 9. Tuliskanlah secara singkat cerita yang telah kamu dengarkan, tanpa mengubah jalan ceritanya!

(150) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Selamat mengerjakan! 131

(151) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 8. 132 Kunci Jawaban 1. Nama tokoh Watak atau Karakter Manja, mudah melupakan jasa orang tua, tidak tahu terimakasih Malin Kundang Baik hati, tulus, perhatian, pekerja keras Ibu Malin Kundang Baik hati, suka menolong, mudah percaya kepada orang lain Istri Malin Kundang Pemarah, suka menghina, merendahkan orang lain Saudagar/ Raja suka

(152) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 133 Jahil,usil, suka mengejek teman Teman Malin 2. Latar tempat: Tepi pantai, rumah, hutan, laut, kapal 3. Latar waktu:Siang hari, senja, pagi hari, malam hari 4. Yang dilakukan mak Malin setiap hari di pasar adalah menjual ikan 5. Tema : anak durhaka, anak yang melupakan jasa orang tua 6. Yang terjadi setelah Malin tidak mengakui ibunya adalah Ibu Malin marah/ menangis dan mengutuk malin menjadi batu 7. Watak mak Malin yang dapat dicontoh dalam sehari-hari: baik hati, rajin bekerja, tulus, pemaaf 8. Pesan penting ; jangan pernah melupakan jasa orang tua

(153) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 9. Lembar Evaluasi Nama : Kelas : No Urut : Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan teliti! 1. Isilah tabel berikut ini dengan tepat! Nama tokoh ………………………….. ………………………….. ………………………….. Watak atau Karakter 134

(154) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 135 ………………………….. ………………………….. 2. Sebutkan 3 latar tempat dari cerita yang telah kalian simak! ______________________________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________ 3. Sebutkan 3 latar waktu dari cerita yang telah kalian simak! ______________________________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________ 4. Sebutkan 3 latar suasana dari cerita yang telah kalian simak! ________________________________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________________________________________ 5. Tulislah tema yang sesuai dengan cerita! _____________________________________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________________________________ 6. Apa yang dilakukan Si Kecil setelah mengambil jamur dari atas makam ibunya?

(155) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 136 _____________________________________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________________________________ 7. Sebutkan watak si Kecil yang dapat dicontoh dalam sehari-hari! _____________________________________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________________________________ _____________________________________________________________________________________________________ 8. Tulislah pesan penting yang kamu dapatkan dari cerita yang kalian simak! _______________________________________________________ _______________________________________________________ _______________________________________________________ _______________________________________________________ 9. Tuliskanlah secara singkat cerita yang telah kamu dengarkan, tanpa mengubah jalan ceritanya!

(156) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Selamat mengerjakan! 137

(157) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 138 KUNCI JAWABAN Lampiran 10. 1. Nama tokoh Watak atau Karakter Baik hati, hormat kepada orang tua, rendah hati, selalu bersyukur SI KECIL Baik, penyayang,sabar IBU Pemarah, iri, serakah KAK MALA Pemarah, iri, serakah KAK KIA Baik, peduli, sabar BU KIA

(158) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Latar tempat: di rumah, di makam, di halaman Siang, malam, pagi Menyedihkan, mengharukan, Pengabdian anak terhadap orang tua, kasih syang anak terhadap orang tua Menyebarkarkan jamur di bawah rumah, dapur dan ruang tamu Baik hati, sayang, tidak suka mendendam, pemaaf Selalu berbakti kepada orang tua dalam keadaan apapun 139

(159) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 11. Kondisi Awal Menyimak Cerita Rakyat Kelas V SD Negeri Jongkang KKM = 65 No Nama Siswa 1 David 2 Rahiim 3 Adinda 4 Adnan 5 Agung 6 Aji 7 Berland 8 Dias 9 Evita 10 Dava 11 Wawan 12 Leo 13 M.Adi 14 Mufthi 15 Abi 16 Bowo 17 Adi 18 Tri Y.L 19 Bondhan 20 Rizky 21 Syahrina Nisa 22 Suci Jumlah Rata- rata Persentase siswa lulus KKM Persentase siswa tidak lulus KKM Nilai Keterangan 45 60 55 60 60 65 60 75 70 65 65 60 70 70 55 65 55 60 65 65 55 55 Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tidak Tuntas 1355 61.59 36,37% 63,63% 140

(160) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 12. Hasil Evaluasi Menyimak Cerita Rakyat Siklus I Kelas V SD Negeri Jongkang KKM = 65 No Nama Siswa 1 David 2 Rahiim 3 Adinda 4 Adnan 5 Agung 6 Aji 7 Berland 8 Dias 9 Evita 10 Dava 11 Wawan 12 Leo 13 M.Adi 14 Mufthi 15 Abi 16 Bowo 17 Adi 18 Tri Y.L 19 Bondhan 20 Rizky 21 Syahrina Nisa 22 Suci Jumlah Rata-rata Nilai tertinggi Nilai terendah KKM 65 1605 72,95 82 52 Nilai 52 61 72 71 63 77 82 81 82 80 74 75 75 80 63 78 75 67 73 71 76 77 Jumlah siswa Keterangan Tidak Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tidak Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas Tuntas yang mencapai KKM=18 orang (81,9%) 141

(161) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 142 Lampiran 13. Hasil Evaluasi Menyimak Cerita Rakyat Siklus II Kelas V SD Negeri Jongkang KKM = 65 No Nama Siswa 1 David 2 Rahiim 3 Adinda 4 Adnan 5 Agung 6 Aji 7 Berland 8 Dias 9 Evita 10 Dava 11 Wawan 12 Leo 13 M.Adi 14 Mufthi 15 Abi 16 Bowo 17 Adi 18 Tri Y.L 19 Bondhan 20 Rizky 21 Syahrina Nisa 22 Suci Jumlah Rata-rata Nilai tertinggi Nilai terendah KKM 65 1791 81,41 94 64 Nilai Keterangan 64 Tidak Tuntas 70 Tuntas 90 Tuntas 81 Tuntas 84 Tuntas 80 Tuntas 84 Tuntas 85 Tuntas 94 Tuntas 84 Tuntas 88 Tuntas 82 Tuntas 77 Tuntas 86 Tuntas 69 Tuntas 79 Tuntas 83 Tuntas 72 Tuntas 88 Tuntas 77 Tuntas 86 Tuntas 88 Tuntas Jumlah siswa yang mencapai KKM=21 orang (95,45%)

(162) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 143 Lampiran 14. CONTOH HASIL EVALUASI MENYIMAK CERITA RAKYAT SIKLUS I

(163) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 144

(164) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 145

(165) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 146

(166) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 147 Lampiran 15. CONTOH HASIL EVALUASI MENYIMAK CERITA RAKYAT SIKLUS II

(167) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 148

(168) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 149

(169) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 150

(170) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 151 Lampiran 16. KUESIONER MINAT Nama :_______________________ No :______ PETUNJUK PENGISIAN ANGKET a. Tulislah identitas pada tempat yang disediakan dengan lengkap! b. Bacalah pernyataan-pernyataan dengan teliti! c. Pengisian angket tidak mempengaruhi nilai, maka jawablah sesuai dengan keadaan yang sebenarnya! d. Jangan ragu-ragu dalam menjawab! e. Pilihlah salah satu jawaban yang paling sesuai, lalu berilah tanda centang () pada kolom yang tersedia! No 1. Sangat Pernyataan setuju Saya senang mengikuti pelajaran bahasa Indonesia 2. Saya selalu bertanya jika mengalami kesulitan dalam pelajaran bahasa Indonesia 3. Saya selalu menjawab pertanyaan yang diberikan guru ketika pelajaran bahasa Indonesia 4. Saya selalu ingin mencari informasi dari buku lain jika menemui kesulitan dalam pelajaran bahasa Indonesia 5. Saya selalu tekun dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru Setuju Tidak setuju Sangat Tidak Setuju

(171) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6. Saya lebih senang mengobrol dengan teman ketika mengikuti pelajaran bahasa Indonesia 7. Saya cenderung malas dalam mengerjakan tugas bahasa Indonesia yang diberikan guru 8. Saya mengulang kembali pelajaran bahasa Indonesia ketika di rumah 9. Saya hanya kesulitan diam dalam jika mengalami pelajaran bahasa Indonesia 10. Saya selalu ikut serta dalam kegiatan menyimak pada mata pelajaran bahasa Indonesia 11. Saya malas mencari informasi dari buku lain, jika menemukan masalah dalam pelajaran bahasa Indonesia 12. Saya kurang terlibat aktif dalam mata pelajaran bahasa Indonesia 13. Saya jarang bertanya pada guru atau teman jika ada materi yang belum jelas 14. Saya selalu berusaha menyelesaikan tugas yang diberikan guru 15. Saya kurang bersemangat ketika mengikuti pelajaran bahasa Indonesia terutama dalam kegiatan menyimak 16. Saya tidak ingin mendapatkan nilai yang baik dalam mata pelajaran bahasa Indonesia 152

(172) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17. Saya selalu ingin mendapat nilai yang baik dalam pelajaran bahasa Indonesia 18. Saya selalu ingin menjawab pertanyaan yang diajukan guru 19. Saya lebih daripada senang mengulang bermain pelajaran bahasa Indonesia ketika di rumah 20. Saya tidak menjawab pertanyaan yang diajukan guru saat pelajaran bahasa Indonesia 153

(173) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 17. HASIL KUESIONER SIKLUS I 154

(174) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 155

(175) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 18. HASIL KUESIONER SIKLUS II 156

(176) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 157

(177) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LEMBAR PENGAMATAN MINAT Lampiran 19. No. Nama Siswa Siswa memiliki perasaan senang dalam mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia 1a 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 158 1b 1c 1d 1e Siswa menunjukkan kemauan untuk mengembangkan diri 2a 2b 2c 2d 2e Siswa memiliki sikap perhatian dalam pembelajaran bahasa Indonesia 3a 3b 3c 3d 3e Siswa berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia 4a 4b 4c 4d 4e DFR TR CAN AW AKJ ABT BAD DPP EPD IDP KNH LAP MAK MA MZA RHS RAS TYL WBP RNS SRC SVA Jumlah : Jumlah Keseluruhan : Skor Minat (1-20)

(178) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HASIL PENGAMATAN KONDISI AWAL Lampiran 20. No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. Nama Siswa DFR TR CAN AW AKJ ABT BAD DPP EPD IDP KNH LAP MAK MA MZA RHS RAS TYL WBP RNS SRC SVA Jumlah : 159 Siswa memiliki perasaan senang dalam mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia 1a 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 63 1b 2 2 3 3 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 3 57 1c 3 2 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 2 2 54 1d 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 63 1e 3 2 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2 1 57 Siswa memiliki sikap perhatian dalam pembelajaran bahasa Indonesia Siswa menunjukkan kemauan untuk mengembangkan diri 2a 1 2 2 3 2 2 2 3 3 2 3 2 3 3 2 2 2 2 3 3 1 2 48 2b 3 3 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 3 50 2c 1 2 2 3 3 3 2 3 3 2 3 3 1 2 2 2 2 2 2 3 1 1 47 2d 1 2 2 2 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 2 2 47 2e 2 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 53 3a 3 3 3 3 3 2 2 3 2 3 2 3 2 3 2 2 3 2 2 3 2 2 53 3b 3 3 2 3 3 2 2 2 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 2 2 1 1 53 3c 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 59 3d 2 2 2 3 3 2 2 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 55 Siswa berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia 3e 1 3 3 2 2 3 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 47 4a 2 2 2 2 3 3 3 3 2 2 3 2 3 2 1 2 2 2 2 3 2 2 48 4b 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 50 4c 1 2 2 2 3 2 3 2 3 2 3 2 2 2 2 2 1 3 2 2 1 1 44 4d 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 62 4e 1 2 2 3 3 2 2 2 3 2 3 2 2 2 2 2 3 3 3 3 2 2 49 Jumlah Keseluruhan : Skor Minat (1-20) 43 49 48 55 52 52 50 55 54 52 55 54 49 53 47 47 49 52 51 50 42 43 1059 50.43

(179) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HASIL PENGAMATAN PERTEMUAN I SIKLUS 1 Lampiran 21. No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. Nama Siswa DFR TR CAN AW AKJ ABT BAD DPP EPD IDP KNH LAP MAK MA MZA RHS RAS TYL WBP RNS SRC SVA Jumlah : 160 Siswa memiliki perasaan senang dalam mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia 1a 4 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 67 1b 2 2 3 2 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 2 2 3 3 3 4 4 57 1c 3 2 2 3 2 3 2 4 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 2 2 55 1d 3 4 3 3 4 4 4 3 3 4 3 4 3 4 3 4 3 3 3 3 3 4 71 1e 3 2 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2 1 57 Siswa memiliki sikap perhatian dalam pembelajaran bahasa Indonesia Siswa menunjukkan kemauan untuk mengembangkan diri 2a 1 2 2 3 2 2 2 3 3 2 3 2 3 3 2 2 2 2 3 3 1 2 48 2b 3 3 2 3 2 2 3 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 3 3 2 2 3 50 2c 1 2 2 3 3 3 2 3 3 2 3 3 1 2 2 2 2 2 2 3 1 1 47 2d 1 2 2 2 2 3 2 3 2 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 2 2 47 2e 2 2 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 53 3a 3 4 3 3 3 2 2 3 2 3 2 3 2 3 2 2 3 2 2 3 2 2 54 3b 4 4 2 3 3 2 2 2 3 3 3 4 3 2 3 2 4 3 2 2 1 1 57 3c 4 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 4 3 2 4 3 4 3 3 3 3 63 3d 2 2 2 4 3 2 2 3 2 4 3 3 2 4 4 3 3 3 3 2 3 3 59 Siswa berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia 3e 1 3 3 2 2 3 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 47 4a 2 2 2 4 3 3 3 3 2 2 3 2 3 2 1 2 2 2 2 3 2 2 50 4b 4c 4d 4e 2 1 3 1 3 2 4 2 2 2 4 2 3 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 2 3 3 3 2 3 2 3 2 3 3 3 3 2 2 4 2 3 3 3 3 3 2 3 2 2 2 3 2 2 2 3 2 2 2 3 2 2 2 3 2 2 1 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 2 2 3 3 1 1 3 2 1 1 3 2 50 45 66 49 Jumlah Keseluruhan : Skor Minat (1-20) 46 54 49 59 53 54 52 56 54 55 55 56 50 55 48 49 50 53 51 50 43 45 1092 52,00

(180) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 161 HASIL PENGAMATAN PERTEMUAN II SIKLUS 1 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. Nama Siswa DFR TR CAN AW AKJ ABT BAD DPP EPD IDP KNH LAP MAK MA MZA RHS RAS TYL WBP RNS SRC SVA Jumlah : Siswa memiliki perasaan senang dalam mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia 1a 3 4 2 3 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 68 1b 2 3 3 3 3 4 4 4 3 3 3 3 3 4 2 2 2 2 2 3 2 4 60 1c 3 4 3 3 4 3 4 3 3 2 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 67 1d 2 3 2 2 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 64 1e 3 4 2 3 4 3 4 3 3 3 3 3 4 3 2 4 4 3 3 3 3 3 67 Siswa memiliki sikap perhatian dalam pembelajaran bahasa Indonesia Siswa menunjukkan kemauan untuk mengembangkan diri 2a 3 2 3 2 3 3 3 3 2 2 3 3 3 3 2 3 4 3 3 4 2 2 59 2b 3 3 2 3 4 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 3 66 2c 3 4 3 2 4 3 3 4 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 65 2d 2 3 2 3 2 2 2 2 2 2 2 3 2 3 3 3 2 2 2 3 2 2 49 2e 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2 43 3a 3 3 3 3 4 4 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 4 66 3b 3 4 2 3 4 3 4 3 4 3 3 3 4 3 2 3 3 4 3 4 3 4 68 3c 3 3 2 3 3 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 67 3d 3 2 3 2 3 3 3 3 2 3 3 3 3 4 2 3 3 3 3 3 2 2 59 Siswa berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia 3e 2 3 2 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 3 3 62 4a 2 4 2 3 3 3 3 1 4 2 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 3 57 4b 4c 4d 4e 2 3 3 2 3 3 4 3 3 2 2 2 3 3 2 2 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 4 4 3 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 4 3 4 3 3 4 2 4 3 3 4 3 2 2 2 3 4 3 1 3 3 4 4 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 3 3 3 2 3 3 3 4 3 4 63 64 64 62 Jumlah Keseluruhan : Skor Minat (1-20) 52 64 47 53 67 63 64 62 59 51 59 63 61 64 50 60 63 62 61 61 54 62 1240 74

(181) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI HASIL PENGAMATAN PERTEMUAN I SIKLUS 2 Lampiran 22. No. Nama Siswa 1. DFR 2. TR 3. CAN 4. AW 5. AKJ 6. ABT 7. BAD 8. DPP 9. EPD 10. IDP 11. KNH 12. LAP 13. MAK 14. MA 15. MZA 16. RHS 17. RAS 18. TYL 19. WBP 20. RNS 21. SRC 22. SVA Jlamumlah : 162 Siswa memiliki perasaan senang dalam mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia 1a 3 4 4 3 3 4 3 4 4 3 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 4 81 1b 3 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 80 1c 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 77 1d 4 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 77 1e 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 85 Siswa memiliki sikap perhatian dalam pembelajaran bahasa Indonesia Siswa menunjukkan kemauan untuk mengembangkan diri 2a 3 4 3 4 3 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 74 2b 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 68 2c 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 70 2d 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 4 67 2e 2 3 3 4 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 3 73 3a 3 3 4 4 3 3 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 82 3b 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 75 3c 3 4 3 3 4 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 3 4 3 3 78 3d 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 2 3 66 Siswa berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia 3e 4 4 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 3 4 4 4 4 83 4a 2 3 4 3 3 4 4 3 4 3 3 4 3 4 3 3 3 4 3 3 4 4 74 4b 4c 4d 4e 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 4 4 4 4 3 3 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3 3 3 3 3 3 4 4 3 4 4 4 3 3 3 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 4 4 3 3 3 3 74 74 78 75 Jumlah Keseluruhan : Skor Minat (1-20) 63 70 68 64 66 68 71 74 65 71 67 69 67 68 70 72 69 67 70 72 71 69 1511 68.68

(182) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 163 HASIL PENGAMATAN PERTEMUAN II SIKLUS 2 No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. Nama Siswa DFR TR CAN AW AKJ ABT BAD DPP EPD IDP KNH LAP MAK MA MZA RHS RAS TYL WBP RNS SRC SVA Jumlah : Siswa memiliki perasaan senang dalam mengikuti pembelajaran bahasa Indonesia 1a 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 88 1b 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 88 1c 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 88 1d 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 88 1e 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 88 Siswa memiliki sikap perhatian dalam pembelajaran bahasa Indonesia Siswa menunjukkan kemauan untuk mengembangkan diri 2a 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 75 2b 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 3 3 3 75 2c 3 3 3 4 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 71 2d 3 3 3 3 3 3 3 3 2 2 2 3 3 4 3 3 3 3 3 4 4 4 67 2e 2 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3 4 3 3 4 3 3 3 76 3a 3 3 4 4 3 3 4 4 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 82 3b 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 3 3 3 77 3c 3 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 3 4 3 3 79 3d 3 3 3 4 3 3 3 3 2 3 3 3 3 4 3 4 3 3 3 3 2 3 67 Siswa berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia 3e 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 88 4a 2 3 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 4 4 78 4b 4c 4d 4e 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 80 83 88 82 Jumlah Keseluruhan : Skor Minat (1-20) 66 71 75 78 75 76 76 77 70 75 71 72 70 79 70 73 71 73 72 74 71 73 1608 73.09

(183) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 23. MINAT SISWA KONDISI AWAL No Nama Siswa 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Jumlah Rata-rata DFR TR CAN AW AKJ ABT BAD DPP EPD IDP KNH LAP MAK MA MZA RHS RAS TYL WBP RNS SRC SVA Skor minat Minat Kriteria 43 50 47 54 51 52 52 54 55 55 52 55 49 54 50 53 49 52 52 53 46 47 1119 50.86 Rendah Cukup Cukup Tinggi Cukup Cukup Cukup Tinggi Tinggi Tinggi Cukup Tinggi Cukup Cukup Cukup Tinggi Cukup Cukup Cukup Tinggi Cukup Cukup 164

(184) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 165 Lampiran 24. CAPAIAN MINAT SIKLUS I No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Jumlah Rata-rata Nama Siswa Pengamatan Kuesioner Ratarata Kriteria DFR TR CAN AW AKJ ABT BAD DPP EPD IDP KNH LAP MAK MA MZA RHS RAS TYL WBP RNS SRC SVA 49 59 48 56 60 59 58 59 57 53 57 60 56 60 49 55 57 58 56 56 49 54 1225 55.68 50 68 56 75 68 67 68 65 69 67 66 69 69 72 64 66 66 69 70 64 59 73 1460 66.36 50 64 52 66 64 63 63 62 63 60 62 65 63 66 57 61 62 64 63 60 54 64 1343 61,02 Cukup Tinggi Cukup Sangat Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Sangat Tinggi Tinggi Sangat Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi Tinggi

(185) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 166 Lampiran 25. CAPAIAN MINAT SIKLUS II No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 Jumlah Rata-rata Nama Siswa Pengamatan Kuesioner Ratarata Kriteria DFR TR ACN AW AKJ ABT BAD DPP EPD IDP KNH LAP MAK MA MZA RHS RAS TYL WBP RNS SRC SVA 65 69 70 69 69 71 72 75 67 71 69 69 68 73 70 71 72 68 69 72 68 71 1538 69.91 63 76 69 77 74 74 73 76 74 72 78 75 74 76 70 77 74 75 70 72 72 80 1621 73.68 64 73 70 73 72 73 73 76 71 72 74 72 71 75 70 74 73 72 70 72 70 76 1580 71.80 Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Tinggi

(186) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 26. VALIDITAS INSTRUMEN PEMBELAJARAN SIKLUS I DAN II 167

(187) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 168

(188) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 169

(189) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 170

(190) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 171

(191) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 172 Lampiran 27. Notulen Refleksi (Siklus I Pertemuan II) Hari/ tanggal : Jum‟at, 21 Maret 2014 Waktu : 09.00 – 09.30 Acara : Refleksi tiap pertemuan Tempat : Ruang VB Kehadiran : 1. Ibu Sri Purwanti, S.Pd 2. Deviana Wahyu Kristanti 3. Maria Sulisnawati 4. Maria Kartika Utaminingrum 5. Valentina Feti Fetria Kami mengadakan pertemuan bersama setelah melakukan penelitian pada siklus I untuk membahas hasil dari penelitian serta kelebihan dan kekurangan dalam penelitian. Kelebihannya antara lain sebagai berikut: 1. Suasana kelas kondusif Selama kegiatan pembelajaran berlangsung suasana kelas terlihat tenang. Siswa terlihat lebih fokus dalam melihat video dan mencatat hal-hal penting dalam video secara mandiri. Pada pertemuan sebelumnya siswa terlihat malas dalam melihat video dan untuk menuliskan hal-hal penting yang terdapat dalam video pun siswa harus diperintah beberapa kali.

(192) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 173 2. Siswa mulai aktif terlibat dalam kegiatan pembelajaran Selama kegiatan pembelajaran jika guru memberikan pertanyaan, siswa langsung berebut untuk menjawab. Siswa juga tidak malu untuk bertanya jika mengalami kesulitan. Siswa juga terlihat antusias kketika guru menunjuk siswa yang akan maju ke depan kelas untuk membacakan hasil pekerjaannnya. Kekurangan: 1. Ada salah satu siswa yang masih mengalami kesulitan Dalam kegiatan pembelajaran terdapat satu siswa yang mengalami kesulitan. Menurut guru pendamping siswa ini memang berkebutuhan khusus, sehingga memerlukan pendampingan yang khusus pula. Dalam menyimak video siswa ini juga mengalami kesulitan sehingga video perlu diputar ulang. 2. Video yang diputarkan terlalu panjang Dalam kegiatan pembelajarn yang digunakan terlalu panjang sehingga ada beberapa siswa yang terlihat jenuh.

(193) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 174

(194) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 175 Lampiran 28: Notulen Refleksi (Siklus II Pertemuan II) Hari/ tanggal : Jum‟at, 4 April 2014 Waktu : 09.00 – 09.30 Acara : Refleksi tiap pertemuan Tempat : Ruang VB Kehadiran : 1. Ibu Sri Purwanti, S.Pd 2. Deviana Wahyu Kristanti 3. Maria Sulisnawati 4. Putri Purnawati 5. Valentina Feti Fetria Kami mengadakan pertemuan bersama setelah melakukan penelitian pada siklus I untuk membahas hasil dari penelitian serta kelebihan dan kekurangan dalam penelitian. Selama kegiatan pembelajaran berlangsung siswa aktif dalam menjawab pertanyaan yang diberikan guru. Siswa masih ingat tentang materi yang diberikan pada pertemuan sebelumnya. Siswa juga lebih antusias dalam menyimak video.Video yang diputarkan merupakan cerita baru dan durasi waktunya tidak terlalu panjang. Siswa merasa penasaran dengan isi videonya sehingga siswa memperhatikan dengan teliti semua isi dalam video. Siswa yang mengalami kesulitan belajar juga perlahan-lahan sudah bisa mengikuti semua kegiatan pembelajaran dengan penuh semangat. Siswa ini juga

(195) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 176 mau bernya jika mengalami kesulitan dalam proses mengerjakan tugas. Tetapi terdapat beberapa kendala yang berkaitan dengan siswa ini, tulisan siswa ini kurang rapi sehingga sulit untuk dibaca dan waktu untuk mengerjakan tugas pun lebih lama dibanding dengan siswa yang lain. Selama proses pembelajaran sangat terlihat perbedaannya antara siklus I dan siklus II, siswa semakin antusias dalam mengikuti pembelajaran, aktif bertanya dan fokus dalam proses pembelajaran. Kekurangan: 1. Siswa kurang bersemangat untuk menuliskan hasil diskusinya, siswa lebih suka menyampaikan hasil diskusinya secara lisan. Padahal hasil diskusi secara tertulis sangat dibutuhkan untuk analisis data.

(196) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 177

(197) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 29: FOTO-FOTO PENELITIAN 178

(198) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 179

(199) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 31. SURAT IJIN PENELITIAN 180

(200) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 32. SURAT BUKTI PENELITIAN DARI SEKOLAH 181

(201) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 182 Lampiran 32. CURRICULUM VITAE Nama : Deviana Wahyu Kristanti Tempat, Tanggal Lahir : Magelang 12 Juni 1990 Alamat : Kranggan kidul, Sudimoro, Srumbung, Magelang Riwayat Pendidikan : Tahun 1995 : TK Kanisius Bhina Yoga Salam Tahun 1996-2002 : SD Kanisius Salam Tahun 2003-2005 : SMP Marganingsih Muntilan Tahun 2005-2008 : SMK Pius X Magelang Tahun 2010-2014 : Universitas Sanata Dharma Penulis aktif dalam kegiatan kampus maupan luar kampus. Kegiatan yang pernah diikuti yaitu, Kursus Mahir Dasar Pramuka (KMD), Kursus Bahasa Inggris (EC) selama empat semester. Beberapa seminar yang pernah diikuti seperti, seminar mendongeng dan seminar Anti Bias Curriculum. Penulis juga aktif di kegiatan lingkungan dan kepanitiaan gereja.

(202)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Peningkatan minat dan kemampuan menyimak cerita anak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw ii siswa kelas III SD Negeri tlogowatu tahun pelajaran 2014/2015.
0
0
272
Peningkatan minat dan kemampuan menyimak cerita rakyat menggunakan media audio visual siswa kelas VA SD Negeri Jongkang Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014.
0
0
190
Peningkatan minat dan kemampuan mengarang menggunakan media gambar pada materi mengarang siswa kelas IV SD Kanisius Klepu tahun ajaran 2011/2012.
0
2
193
Peningkatan kemampuan menyimak untuk memahami dan menanggapi cerita menggunakan media audio visual siswa kelas III B SD Negeri Bumijo semester ganjil tahun pelajaran 2011/2012.
0
2
219
Peningkatan minat dan kemampuan menyimak cerita rakyat menggunakan media audio visual siswa kelas VA SD Negeri Jongkang Yogyakarta tahun ajaran 2013 2014
1
8
188
Peningkatan minat dan kemampuan mengarang menggunakan media gambar pada materi mengarang siswa kelas IV SD Kanisius Klepu tahun ajaran 2011 2012
0
0
191
Perbedaan hasil pembelajaran menyimak cerita rakyat tidak menggunakan media audiovisual dan menggunakan media audiovisual siswa kelas V : studi di SD Kanisius Jetisdepok dan SD Kanisius Klepu, Yogyakarta - USD Repository
0
0
142
Perbedaan kemampuan membaca pemahaman cerita rakyat ``Malin Kundang anak durhaka`` siswa kelas IV SD Negeri Candirejo Boro dan SD Pangudi Luhur Boro Yogyakarta tahun ajaran 2006/2007 - USD Repository
0
0
113
Peningkatan kemampuan menulis cerita siswa kelas IV SD Kanisius Kadirojo Kalasan Sleman Yogyakarta tahun pelajaran 2008/2009 dengan menggunakan media gambar seri - USD Repository
0
2
108
Peningkatan kemampuan dan keterlibatan siswa kelas III SD Pangudi Luhur Sedayu tahun ajaran 2008/2009 dalam pembelajaran menyimak cerita anak melalui media film animasi - USD Repository
0
0
178
Peningkatan kemampuan menyimak cerita rakyat dan keaktifan siswa dalam pembelajaran menyimak dengan menggunakan media audio-visual dan teknik dua tinggal dua tamu siswa kelas X-6 semester 2 SMA N 6 Yogyakarta 2009-2010 - USD Repository
0
0
231
Pengembangan silabus dan materi pembelajaran menyimak dengan media audio visual dan metode kooperatif untuk siswa kelas VII semester I SMP Negeri 1 Nanggulan tahun ajaran 2009/2010 - USD Repository
0
2
266
Peningkatan kemampuan menyimak untuk memahami dan menanggapi cerita menggunakan media audio visual siswa kelas III B SD Negeri Bumijo semester ganjil tahun pelajaran 2011/2012 - USD Repository
0
0
217
Peningkatan minat dan kemampuan menyimak isi pengumuman menggunakan media audio visual untuk siswa kelas IV B SD Negeri Jongkang tahun ajaran 2013/2014 - USD Repository
0
0
220
Peningkatan minat dan kemampuan menyimak cerita anak menggunakan media audio visual siswa kelas III SDN Selomulyo - USD Repository
0
0
221
Show more