I S P I R K S

Gratis

0
1
124
7 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI STUDI KOMPARASI PERKEMBANGAN USAHA KECIL DAN MIKRO MASYARAKAT SEBELUM DAN SESUDAH MENDAPATKAN KREDIT PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI DI KECAMATAN CANDIROTO KABUPATEN TEMANGGUNG 2013 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Ekonomi Oleh : MARIA RENI IRAWATI 091324026 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI BIDANG KEAHLIAN KHUSUS PENDIDIKAN EKONOMI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENDIDIKAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI STUDI KOMPARASI PERKEMBANGAN USAHA KECIL DAN MIKRO MASYARAKAT SEBELUM DAN SESUDAH MENDAPATKAN KREDIT PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI DI KECAMATAN CANDIROTO KABUPATEN TEMANGGUNG 2013 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Ekonomi Oleh : MARIA RENI IRAWATI 091324026 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI BIDANG KEAHLIAN KHUSUS PENDIDIKAN EKONOMI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENDIDIKAN SOSIAL FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN Kupersembahkan Skripsi ini untuk: Tuhan Yesus Kristus yang selalu setia setiap waktu Universitas SANATA DHARMA Bapak dan Ibu tercinta Novena dan Thomas adikku terkasih Atas semua cinta, dukungan, doa dan semangat Hingga terwujudnya karyaku iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI halaman motto ada dua pilihan pokok dalam hidup ini, menerima kondisi apa adanya atau menerima tanggungjawab untuk mengubahnya bukan kesulitan yang menbuat kita takut tetapi ketakutan yang membuat kita sulit jangan menyerah sebelum mencoba kesuksesan adalah melewati kegagalan tanpa kehilangan semangat manusia akan mati tetapi budi akan abadi v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 25 April 2014 Penulis, Maria Reni Irawati vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan dibawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Demi Nama : Maria Reni Irawati Nomor Mahasiswa : 091324026 pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberitahukan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmian saya berjudul : STUDI KOMPARASI PERKEMBANGAN USAHA KECIL DAN MIKRO MASYARAKAT SEBELUM DAN SESUDAH MENDAPATKAN KREDIT PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI DI KECAMATAN CANDIROTO KABUPATEN TEMANGGUNG 2013. Dengan demikian saya memberitahukan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma hal untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikan di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu memnta izin dari saya atau pemberi royalti kepada saya selama tetap mencantuman nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di Yogyakarta Pada tanggal: 25 April 2014 Yang menyatakan Maria Reni Irawati vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK STUDI KOMPARASI PERKEMBANGAN USAHA KECIL DAN MIKRO MASYARAKAT SEBELUM DAN SESUDAH MENDAPATKAN KREDIT PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI DI KECAMATAN CANDIROTO KABUPATEN TEMANGGUNG 2013 Maria Reni Irawati UniversitasSanata Dharma 091324026 Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui perbedaan pada modal, produksi, tenaga kerja, dan omzet penjualan usaha kecil dan mikro sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung 2013. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah masyarakat peminjam kredit Usaha Kecil Mikro yaitu sebanyak 77 pengusaha. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 43 responden. Teknik sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Uji hipotesis menggunakan rumus uji beda rata-rata sampel berpasangan (Paired sampel T-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tidak ada perbedaan yang sigifikan modal sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri (sig = 0,089 > α = 0,05 (2) Ada perbedaan yang signifikan pada Produksi sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri (sig = 0,009 < α = 0,05) dengan peningkatan jumlah produksi sebesar 38,79% (3) Ada perbedaan yang signifikan Tenaga Kerja sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri ( sig = 0,000 < α = 0,05) dengan peningkatan sebesar 70% (4) Ada perbedaan yang signifikan Omzet Penjualan sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri (sig = 0,000 < α = 0,05) dengan peningkatan sebesar 57,51% . viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT A COMPARISON STUDY ON THE DEVELOPMENT OF SMALL AND MICRO SOCIETY BUSINESS BEFORE AND AFTER GETTING SELFEMPOWERMENT CREDIT OF NATIONAL PROGRAM IN CANDIROTO DISTRICT, TEMANGGUNG IN 2013 Maria Reni Irawati Sanata Dharma University Yogyakarta 2014 This study aimed to determine the differences in capital, production, labor, and sales turnover of small and micro business before and after getting credit from PNPM Mandiri in Candiroto district, Temanggung in 2013. This research is a case study. The population used in this study was the creditors of micro business community as many as 77 employers. The samples used in this study were 43 respondents. Sampling technique used in this study was simple random sampling. The techniques in collecting data were interviews, questionnaires and documentations. Hypothesis testing was done by using different test formula of the average sample pairs (paired samples T-test). The results showed that: (1) there was no significant difference before and after getting credit from PNPM Mandiri (sig = 0.089 > α = 0.05) ; (2) there are significant differences in production before and after getting credit from PNPM Mandiri (sig = 0.009 < α = 0.05) with an increasing number of production by 38.79%; (3) there was a significant difference in labor before and after getting credit from PNPM Mandiri (sig = 0.000 < α = 0.05) with an increase of 70%; and (4) there was a significant difference in sales turnover before and after getting credit from PNPM Mandiri (sig = 0.000 < α = 0.05) with an increase of 57.51%. ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah, rahmat dan hidayah-nya sehingga skripsi ini dapat diselesaikan. Skripsi ini dibuat untuk memenuhi sebagian persaratan guna memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Banyak kesulitan yang menimbulkan hambatan dalam penyelesaian skripsi ini, namun berkat bantuan dari berbagai pihak akhirnya kesulitan yang timbul dapat teratasi. Untuk itu atas segala bantuannya, disampaikan terima kasih kepada: 1. Tuhan Yesus Kristus yang selalu memberi kekuatan dan kesehatan bagi penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dengan baik. 2. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 3. Indra Darmawan S.E, M.Sc. Kaprokdi Program Studi Pendidikan Ekonomi. 4. Dr. Teguh Dalyono M.S. selaku dosen pembimbing I yang dengan sabar membimbing penulis untuk menyelesaikan penyusunan skripsi. 5. Indra Darmawan S.Pd, M.Sc. selaku dosen Pembimbing II yang dengan sabar membimbing penulis untuk menyelesaikan penyusunan skripsi. 6. Dosen-dosen prokdi Pendidikan Ekonomi, yang telah memberikan bekal ilmu kepada penulis. x

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7. Bapak Abdul Kahar selaku Kepala PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung yang telah memberikan izin kepada penulis untuk melakukan penelitian guna memperoleh data dalam penyusunan sekripsi ini. 8. Para karyawan PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung, yang membantu penulis untuk memperoleh data-data yang diperlukan. 9. Bapak dan ibu tersayang, yang selalu memberikan do’a dan segala dukungannya. 10. Novena Ria Andriyani dan Thomas Rico Andrian adikku tersayang. 11. Sahabat-sahabatku yang saling memberikan masukan dan dukungan satu sama lain dan teman-teman PE angkatan 2009 , yang saling memberi masukan. Atas, segala bantuan yang telah diberika kepada penulis, semoga mendapat berkah dari Tuhan Yang Maha Esa. Untuk itu, penulis sangat berterima kasih atas kritikan dan saran yang membangun kepada penulis. Dan penulis berharap ini semua akan bermanfaat bagi pembaca dan pihak yang berkepentingan. Yogyakarta , 7 Mei 2014 Penulis Maria Reni Irawati (091324026) xi

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ............................................ ii HALAMAN PENGESAHAN ...................................................................... iii HALAMAN PERSEMBAHAN .................................................................... iv HALAMAN MOTTO .................................................................................. v PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ........................................................ vi LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS........................................ vii ABSTRAK .................................................................................................. viii ABSTRACT ................................................................................................ ix KATA PENGANTAR ................................................................................. x DAFTAR ISI ............................................................................................... xii DAFTAR TABEL ....................................................................................... xvi DAFTAR LAMPIRAN ................................................................................ xvii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ...................................................................................... 1 B. Identifikasi dan Rumusan Masalah ......................................................... 6 C. Variabel Penelitian dan Devinisi Operasional ......................................... 7 D. Tujuan Penelitian .................................................................................. 9 xii

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI E. Manfaat Penelitian ................................................................................ 9 BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Pustaka ...................................................................................... 1. 11 Pengertian Modal ........................................................................... 11 a. Definisi Modal ........................................................................ 11 b. Jenis-jenis Modal ..................................................................... 11 Pengertia Produksi ......................................................................... 12 a. Definisi Produksi ..................................................................... 12 b. Jenis-jenis Proses Produksi ...................................................... 13 Pengertian Tenaga Kerja ................................................................ 13 a. Definisi Tenaga Kerja .............................................................. 13 b. Klasifikasi Tenaga Kerja .......................................................... 13 c. Masalah Ketenagakeraan ......................................................... 14 Pengertian Omzet Penjualan ........................................................... 15 a. Definisi Omzet Penjualan ........................................................ 15 b. Tujuan Penjualan ..................................................................... 16 5. Lembaga Keuangan Mikro ............................................................. 16 6. Perkreditan ..................................................................................... 17 a. Pengertian Kredit ..................................................................... 17 b. Tujuan Kredit .......................................................................... 19 c. Fungsi Kredit .......................................................................... 19 d. Jenis-jenis Kredit ..................................................................... 21 e. Unsur-unsur Kredit .................................................................. 23 f. Macam-macam lembaga kredit yang beroprasi dipedesaan ...... 24 Usaha Kecil dan Mikro ................................................................... 24 B. Kerangka Berfikir dan Hipotesis ........................................................... 25 2. 3. 4. 7. 1. Kerangka Berfikir .......................................................................... 25 2. Hipotesis ........................................................................................ 26 xiii

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian ..................................................................................... 28 B. Tempat dan Waktu Penelitian ................................................................ 28 C. Subjek dan Objek Penelitian ................................................................. 28 D. Populasi dan Sampel Penelitian ............................................................. 29 E. Variabel Penelitian dan Pengukuran ...................................................... 31 F. Teknik Pengumpulan Data .................................................................... 32 G. Teknik Analisis Data ............................................................................. 33 BAB IV GAMBARAN UMUM, ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum 1. Letak dan Batas Wilayah ................................................................ 36 2. Luas Wilayah ................................................................................. 36 3. Keadaan Penduduk ......................................................................... 37 4. Sejarah UPK-PKK Kecamatan Candiroto ....................................... 38 5. Tujuan UPK-PKK Kecamatan Candiroto ....................................... 40 6. Jenis dan Fungsi Keanggotaan di PNPM Mandiri ........................... 41 7. Syarat Permohonan Pinjaman ......................................................... 42 8. Besar Pinjaman Kelompok Pemanfaat PNPM Mandiri ................... 42 9. Pengembalian Pinjaman ................................................................. 42 10. Sanksi ............................................................................................ 43 11. Struktur dan Pelaksana Organisasi UPK Kecamatan Candiroto ....... 44 12. Jenis-jenis Usaha PNPM Mandiri ................................................... 46 B. Analisis Data dan Pembahasan 1. Analisis Deskriptif .......................................................................... 46 a. Deskripsi Karakteristik Responden ............................................ 46 b. Deskripsi Data Penelitian ........................................................... 49 2. Uji Normalitas ................................................................................. 53 3. Uji Hipotesis ................................................................................... 57 4. Pembahasan .................................................................................... 62 xiv

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN, DAN SARAN A. Kesimpulan ...................................................................................... 69 B. Keterbatasan ..................................................................................... 70 C. Saran ................................................................................................ 70 DAFTAR PUSTAKA .................................................................................. 72 LAMPIRAN ................................................................................................ 74 xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR TABEL TABEL 4.1 Karakteristik Responden Berdasarkan Umur ............................ 47 TABEL 4.2 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ............... 48 TABEL 4.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan....... 49 TABEL 4.4 Deskripsi Data Penelitian Berdasarkan Modal.......................... 50 TABEL 4.5 Deskripsi Data Penelitian Berdasarkan Produksi ...................... 51 TABEL 4.6 Deskripsi Data Penelitian Berdasarkan Tenaga Kerja ............... 52 TABEL 4.7 Deskripsi Data Penelitian Berdasarkan Omzet Penjualan ......... 53 TABEL 4.8 Uji Normalitas Modal .............................................................. 54 TABEL 4.9 Uji Normalitas Produksi........................................................... 55 TABEL 4.10 Uji Normalitas Tenaga Kerja ................................................... 56 TABEL 4.11 Uji Normalitas Omzet Penjualan .............................................. 56 TABEL 4.12 Pengujian Hipotesis Modal ...................................................... 57 TABEL 4.13 Pengujian Hipotesis Produksi................................................... 58 TABEL 4.14 Pengujian Hipotesis Tenaga Kerja ........................................... 60 TABEL 4.15 Pengujian Hipotesis Omzet Penjualan ...................................... 61 xvi

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Kuesioner Penelitian ..................................................................................... 75 Data Responden ............................................................................................ 80 Frequencies Karakteristik Responden............................................................ 86 Frequencies Descriptif .................................................................................. 91 Uji Normalitas .............................................................................................. 92 Uji Paried t-test ............................................................................................. 97 xvii

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Masyarakat yang sejahtera merupakan idaman bagi setiap bangsa. Potensi ekonomi yang ada disekitar kita hendaknya kita jaga dan kita lestarikan dengan sebaik-baiknya agar tercipta masyarakat yang sejahtera. Dengan berkembangnya perekonomian masyarakat maka akan tercipta masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera. Pertumbuhan ekonomi sebagai hasil dari pembangunan ekonomi harus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Penyebaran yang merata tersebut maka akan mendorong pengusaha kecil dalam sektor perdagangan. Dengan demikian seharusnya ada dukungan dari berbagai aspek agar bisa terlaksana dengan baik, khususnya dalam perbaikan iklim berusaha, kemudahan mengurus perijinan, dan permodalan. Krisis ekonomi yang terjadi tidak hanya menimbulkan dampak makro, tetapi juga menimbulkan dampak mikro khususnya bagi para pengusaha kecil yang bergerak pada sektor perdagangan. Krisis tersebut juga mematikan para pengusaha kecil sehingga mereka sulit untuk mendapatkan modal untuk kelangsungan usaha mereka. Padahal usaha kecil berperan penting dalam meningkatkan perekonomian secara nasional. 1

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 Dalam melakukan usaha yang menjadi kendala bagi para pengusaha kecil adalah dalam hal permodalan. Banyak syarat yang diberikan untuk mendapatkan modal. Pada masyarakat desa hanya bisa melakukan pinjaman modal di Bank-Bank yang ada di sekitar, dengan jaminan bunga yang lumayan besar, hal itu malah membuat masyarakat mempunyai tanggungan karena dalam melakukan pinjaman biasanya ada jaminan yang diberikan pada pihak Bank. Yang akhirnya akan membuat para pengusaha akan sulit untuk mengembangkan usahanya. Dalam hal ini peran pemerintah dalam mengatasi permasalahan permodalan bagi para pengusaha kecil sangat penting, karena jika tidak ada campur tangan dari pemerintah maka para pengusaha akan semakin sulit untuk mengembangkan usahanya dan sulit mendapatkan modal. Maka dengan demikian pemerintah memberikan bekal ketrampilan dan pemasaran bagi para pengusaha kecil, dan pemerintah juga memberikan pinjaman pada pengusaha kecil terutama dalam hal perkreditan, agar pengusaha kecil bisa mengembangkan usahanya. PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri Kecamatan Candiroto, berlokasikan di Desa Candiroto, Kecamtan Candiroto, Kabupaten Temanggung, merupakan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) adalah badan usaha keuangan yang menyediakan layanan jasa keuangan. Undang-undang No 1 Tahun 2013 pasal 42 tentang lembaga keuangan mikro. Keuangan mikro adalah jasa keuangan berupa penghimpunan dana dan pemberian pinjaman dalam jumlah kecil dan

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 penyediaan jasa-jasa keuangan terkait, yang ditujukan untuk kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, terutama masyarakat miskin. PNPM Mandiri didirikan di tingkat desa, kecamatan atau kabupaten atau kota. Pendirian PNPM Mandiri paling sedikit harus memenuhi persyaratan berbentuk badan hukum, permodalan, dan mendapatkan izin usaha dari otoritas jasa keuangan, baik dalam bentuk Koperasi atau Perseroan Terbatas. Di Kecamatan Candiroto Sebagian besar masyarakatnya bergerak dalam bidang pertanian, tetapi bagi masyarakat yang tidak mempunyai lahan pertanian mereka bergerak dalam bidang usaha mikro dan kecil. Adapun bidang usaha mikro dan kecil yang mereka jalankan yaitu bidang usaha perdagangan dan jasa. Bidang usaha perdagangan antara lain, usaha furniture, dan makanan. Sedangkan, bidang usaha jasa antara lain salon. Dengan adanya Usaha Kecil dan Mikro tersebut banyak membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian, khususnya di kecamatan Candiroto. Dengan berdirinya Usaha Kecil dan Mikro tersebut dapat memperluas lapangan kerja bagi masyarakat disekitarnya sehingga mengurangi tingkat pengangguran di Kecamatan Candiroto. Tetapi ada kendala dalam menjalankan usaha, salah satu kendalanya adalah karena keterbatasan modal. Faktor-faktor yang mempengaruhi modal mereka adalah banyak masyarakat yang tidak mempunyai penghasilan atau pekerjaan tetap.

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 Selain itu produktivitas juga mempengaruhi Usaha Kecil dan Mikro yang mereka jalankan, yang dimaksud produktivitas pada penelitian ini adalah kemampuan Usaha Kecil dan Mikro dalam memproduksi suatu produk. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas pada usaha kecil dan mikro adalah keterbatasan sumber yang akan diproduksi. Jumlah tenaga kerja juga mempengaruhi Usaha Kecil dan Mikro, yang dimaksud jumlah tenaga kerja dalam penelitian ini adalah banyaknya jumlah sumber daya manusia yang terkait dalam membantu berjalannya usaha mikro dan kecil, dalam hal produksi, distribusi, ataupun manajemen, sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari Lembaga Keuangan Mikro. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah tenaga kerja adalah karena kurangnya biaya yang menjadikan para Usaha Kecil dan Mikro sedikit merekrut tenaga kerja, kurangnya ketrampilan yang dimiliki para tenaga kerja. Dalam pembahasan mengenai Usaha Kecil dan Mikro tidak terlepas dengan permasalahan kredit. Permasalahan yang sering kali menjadi penghambat usaha kecil dan mikro adalah sulitnya memperoleh bantuan atau kredit dari perbankan. Tetapi dengan adanya PNPM Mandiri masyarakat tidak sulit lagi untuk mendapatkan kredit. Dalam penyaluran kredit Usaha Kecil dan Mikro, lembaga keuangan mikro langsung menjangkau nasabahnya secara langsung hingga ke tingkat pedesaan. Pengembangan dan pembinaan usaha kecil dan menengah memiliki implikasi bagi pembangunan ekonomi nasional karena beberapa

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 alasan. Pertama, Usaha Kecil dan Mikro adalah sumber kehidupan sebagian besar rakyat. Kedua, jenis Usaha Kecil dan Mikro ini tersebar di pelosok daerah sehingga memiliki peranyang strategis dalam rangka pengembangan dan pemerataan pendapatan daerah. Ketiga, pengelolaan usaha umumnya bersifat padat karya sehingga Usaha Kecil dan Mikro dapat menyerap tenaga kerja. Keempat, kehadiran Usaha Kecil dan Mikro merupakan sumber penghidupan bagi sebagian besar masyarakat Temanggung seperti halnya pemberdayaan perempuan. Pemberdayaan usaha skala mikro di Indonesia merupakan salah satu alternatif kebijakan yang strategis karena menyangkut hajat hidup orang banyak, terutama dikaitkan dengan arah kebijakan perekonomian yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Salah satu program kebijakan pemerintah sebagai lembaga pendonor yang minimal memberikan dukungan untuk menjangkau dan memberdayakan perempuan serta pembiayaan kepada usaha skala kecil dan masyarakat miskin, yang dikenal dengan microfinance atau menurut istilah di kalangan perbankan disebut juga sebagai kredit usaha mikro. Kredit usaha mikro adalah kredit yang diberikan kepada nasabah usaha mikro, baik langsung maupun tidak langsung, yang dimiliki dan dijalankan oleh penduduk berpenghasilan kecil atau mendekati miskin dengan kreteria penduduk miskin berdasarkan upah minimum regional (UMR). Dengan melihat tersebut penulis bermaksud mengadakan penelitian dengan judul : “Studi Komparasi Perkembangan

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 6 Usaha Kecil Dan Mikro Masyarakat Sebelum Dan Sesudah Mendapatkan Kredit Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri di Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung 2013” B. Identifikasi Masalah dan Rumusan Masalah Kredit bagi usaha kecil dan mikro dirasa cukup penting untuk modal kerja dan investasi yang diperlukan oleh usaha kecil dan mikro guna menjalankan usahanya dan meningkatkan akumulasi modal. Manfaat kredit menurut Ismail (2010 : 97) Bagi debitur kredit bermanfaat untuk meningkatkan usaha nasabah untuk memperluas volume usaha, misalnya kredit untuk membeli bahan baku pengadaan mesin dan peralatan, dapat membantu nasabah untuk meningkatkan volume produksi dan penjualan. Permasalahan timbut ketika usaha mikro dan kecil dihadapkan oleh permasalahan persyaratan kredit. Namun Lembaga Keuangan Mikro hadir dengan membawa tujuan berbeda dengan bank. Dalam Pasal 3 bab 2 UU RI No. 1 Tahun 2013, LKM bertujuan untuk : 1. Meningkatkan akses pendanaan skala mikro bagi masyarakat 2. Membantu meningkatkan pemberdayaan ekonomi dan produktivitas masyarakat 3. Membantu peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat; terutama masyarakat miskin dan/atau berpenghasilan rendah.

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 Berdasarkan Latar belakang dan identifikasi masalah seperti yang sudah tersebut di atas, maka peneliti dapat merumuskan masalah sebagai berikut : 1. Apakah ada perbedaan pada modal usaha kecil dan mikro masyarakat kecamatan Candiroto, sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri? 2. Apakah ada perbedaan produksi usaha kecil dan mikro masyarakat kecamatan Candiroto, sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri? 3. Apakah ada perbedaan jumlah tenaga kerja usaha kecil dan mikro masyarakat kecamatan Candiroto, sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri? 4. Apakah ada perbedaan pada omzet penjualan usaha kecil dan mikro masyarakat kecamatan Candiroto, sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri? C. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional 1. Yang dimaksud modal dalam penelitian ini adalah sejumlah uang atau barang yang digunakan oleh usaha mikro dan kecil yang digunakan dalam kegiatan usahanya yang terdiri atas modal tetap seperti, mesin-mesin dan modal kerja seperti piutang, sediaan barang, sediaan bahan, barang setengah jadi dan barang jadi. Pengukuran dilakukan dengan menjumlahkan modal tetap dan

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 modal kerja, selain tanah dan bangunan, pada usaha mikro dan kecil dinilai dengan satuan Rupiah. 2. Yang dimaksud Produksi dalam penelitian ini adalah suatu kegiatan yang mengubah input menjadi output. Fungsi produk menunjukkan jumlah maksimum output yang dapat dihasilkan dari pemakaian sejumlah input dengan menggunakan teknologi tertentu. Dalam penelitian ini Usaha Kecil dan Mikro memproduksi barang, adapun barag yang dihasilkan yaitu berupa jasa yang satuan ukuranya berupa orang, makanan yang satuan ukuranya berupa unit atau bungkus, ternak yang satuan ukurannya berupa kg dan furniture yang satuan hitungnya berupa unit. Indikatornya adalah peningkatan jumlah produksi dari masingmasing produk yang dihasilkan oleh usaha tersebut. 3. Yang dimaksud jumlah tenaga kerja dalam penelitian ini adalah banyaknya jumlah sumber daya manusia yang membantu jalannya usaha mikro dan kecil, dalam hal produksi, distribusi, ataupun manajemen, sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari Lembaga Keuangan Mikro. Indikatornya adalah berapa banyak orang yang terkait dalam membantu berjalannya usaha mikro, dan kecil dinilai dengan satuan orang. 4. Yang dimaksud Omzet Penjualan, adalah jumlah keseluruhan atas penjualan produk usaha mikro, dan kecil dalam waktu 1 hari.

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 Pengukran Omzet Penjuaan berdasarkan jumlah pendapatan perhari yang diperoleh dari hasil penjualan dinilai dengan satuan rupiah. D. Tujuan Penelitian Berdasarkan perumusan masalah tersebut di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk 1. Menganalisis seberapa besar perbedaan modal usaha kecil dan mikro masyarakat kecamatan Candiroto, sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri. 2. Menganalisis seberapa besar perbedaan produksi usaha kecil dan mikro masyarakat kecamatan Candiroto, sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri. 3. Menganalisis seberapa besar perbedaan jumlah tenaga kerja usaha kecil dan mikro masyarakat kecamatan Candiroto, sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri. 4. Menganalisis seberapa besar perbedaan omzet penjualan usaha dan mikro masyarakat kecamatam Candiroto, sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri. E. Manfaat Penelitian 1. Bagi kelembagaan PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto Dengan penelitian ini semoga dapat dijadikan masukan pada kelembagaan PMPN Mandiri Kecamatan Candiroto untuk

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 mengembangkan usahanya dan agar lebih baik lagi dalam melayani masyarakat dan dalam memenuhi kebutuhan kredit bagi masyarakat di Candiroto. 2. Bagi Universitas Sanata Dharma Penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu bahan studi yang bermanfaat bagi mahasiswa Sanata Dharma. 3. Bagi Penulis Penelitian ini dapat dijadikan pengalaman dan tambahan pengetahuan dalam menganalisis masalah perkreditan sekaligus dapa menerapkan disiplin ilmu yang telah diperoleh dibangku kuliah. 4. Bagi Masyarakat Candiroto Dengan adanya penelitian ini semoga dapat dijadikan warga masyarakat Candiroto agar lebih bisa memanfaatkan kredit secara baik yang diberikan melelui mengembangkan usahanya. PNPM Mandiri agar bisa

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Kajian Pustaka 1. Pengertian Modal a. Menurut Gilarso (2006), dalam ilmu ekonomi istilah modal (capital, capital goods)sebagai faktor produksi menunjuk pada segala sarana dan prasarana ( selain manusia dan pemberian alam) yang dihasilkan untuk digunakan sebagai masukan (input) dalam proses produksi: bagunan dan konstruksi, alat dan mesin, serta tambahan pada persediaan. Modal tersebut dapat diperoleh dari dua sumber yaitu modal sendiri dan pinjaman. Modal sendiri terdiri atas modal disetor atau modal saham dan modal ditahan. Pinjaman dapat berupa pinjaman jangka pendek maupun jangka panjang. b. Jenis-jenis Modal Jenis-jenis modal adalah sebagai berikut: 1) Modal Asing Modal asing adalah modal yang berasal dari luar perusahaan yang sifatnya sementara bekerja di dalam perusahaan, dan bagi perusahaan yang bersangkutan modal tersebut merupakan utang, yang pada saatnya harus di bayar kembali. Selanjutnya 11

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 modal asing atau utang ini dibagi lagimenjadi tiga golongan yaitu: a) Modal asing atau utang jagka pendek (short-term debt) yaitu jangka waktunya pendek berkisar kurang dari 1 tahun. b) Modal asing atau utang jangka menengah (intermediateterm debt) dengan jangka waktu antara 1 sampai 10 tahun. c) Modal asing atau utang jangka panjang (long-term debt) dengan jangka waktu lebih dari 10 tahun. 2) Modal Sendiri Modal sendiri pada dasarnya adalah modal yang berasal dari pemilik perusahaan dan yang tertanam di dalam perusahaan untuk waktu yang tidak tertentu lamanya. Oleh karena itu modal sendiri ditinjau dari sudut likuiditas merupakan “ dana jangka panjang yang tidak tertentu likuiditasnya”. Modal sendiri yang berasal dari sumber intern (dari dalam perusahaan) yaitu modal yang dihasilkan sendiri didalam perusahaan dalam bentuk keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Modal sendiri yang berasal dari sumber ekstern ialah modal yang berasal dari pemilik perusahaan. 2. Pengertian Produksi a. Produksi adalah kegiatan untuk menciptakan dan menambah kegunaan (Utility) suatu barang dan jasa. Menurut Ahyari (2002)

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 proses produksi adalah suatu cara, metode ataupun teknik menambah keguanaan suatu barang dan jasa dengan menggunakan faktor produksi yang ada. b. Jenis-Jenis Proses Produksi Jenis-jenis proses produksi ada berbagai macam bila ditinjau dari berbagai segi. 1) Proses produksi dilihat dari wujudnya terbagi menjadi proses kimiawi, proses perubahan bentuk, proses assembling, proses transportasi dan proses penciptaan jasa-jasa adminstrasi (Ahyari, 2002). 2) Proses produksi dilihat dari arus atau flow bahan mentah sampai menjadi produk akhir, terbagi menjadi dua yaitu proses produksi terus-menerus (Continous processes) dan proses produksi terputus-putus (Intermettent processes). 3. Pengertian Tenaga Kerja a. Tenaga kerja didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang mempunyai keinginan dan kesempatan untuk mengerjakan sesuatu pekerjaan, pada tingkat gaji atau upah tertentu dalam rentang waktu tertentu. (Alam, 2006: 159) b. Klasifikasi Tenaga Kerja 1) Berdasarkan Penduduknya a) Tenaga Kerja

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 b) Bukan Tenaga Kerja 2) Bedasarkan Batas Kerja a) Angkatan Kerja Angkatan kerja adalah mereka yang mempunya pekerjaan, baik sedang bekerja maupun yang sementara tidak sedang bekerka karena suatu sebab, seperti petani yan sedang menunggu panen/hujan. b) Bukan Angkatan Kerja 3) Berdasarkan Kwalitasnya a) Tenaga Kerja Terdidik b) Tenaga kerja terlatih c) Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih c. Masalah Ketenagakerjaan Berikut ini beberapa masalah ketenagakerjaan di Indonesia. 1) Rendahnya kualitas tenaga kerja Kualitas tenaga kerja dalam suatu negara dapat ditentukan dengan melihat tingkat pendidikan negara tersebut. Sebagian besar tenaga kerja di Indonesia, tingkat pendidikannya masih rendah. 2) Jumlah angkatan kerja yang tidak sebanding dengan kesempatan kerja Meningkatnya jumlah angkatan kerja yang tidak diimbangi oleh perluasan lapangan kerja akan membawa beban tersendiri

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 bagi perekonomian. Angkatan kerja yang tidak tertampung dalam lapangan kerja akan menyebabkan pengangguran. 3) Persebaran tenaga kerja yang tidak merata Sebagian besar tenaga kerja di Indonesia berada di Pulau Jawa. Sementara di daerah lain masih kekurangan tenaga kerja, terutama untuk sektor pertanian, perkebunan, dan kehutanan. 4) Pengangguran Terjadinya krisis ekonomi di Indonesia banyak mengakibatkan industri di Indonesia mengalami gulung tikar. Akibatnya, banyak pula tenaga kerja yang berhenti bekerja. Selain itu, banyaknya perusahaan yang gulung tikar mengakibatkan semakin sempitnya lapangan kerja yang ada. 4. Pengertian Omzet Penjualan a. Definisi omzet penjualan menurut kamus Bahasa Indonesia (2000:626), adalah jumlah hasil penjualan (dagangan), omzet penjualan total jumlah penjualan barang/jasa dari laporan laba-rugi perusahaan (laporan operasi) selama periode penjualan tertentu. Dari definisi di atas dapat dikemukakan bahwa yang dimaksud dengan omzet penjualan adalah total jumlah barang dan jasa yang dihitung berdasarkan jumlah laba bersih dari laporan laba-rugi perusahaan (laporan operasi) selama suatu masa jual.

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 b. Pada umumnya suatu perusahaan mempunyai 3 (tiga) tujuan dalam melakukan penjualan, yaitu : 1) Mencapai volume penjualan tertentu 2) Mendapatkan laba tertentu 3) Menunjang pertumbuhan perusahaan. 5. Lembaga Keuangan Mikro Pengertian Lembaga Keuangan Mikro Menurut Pasal 1 Bab 1 UU No 1/2013. Lembaga Keuangan Mikro yang selanjutnya disingkat LKM adalah lembaga keuangan yang khusus di dirikan untuk memberikan jasa pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat, baik melalui pinjaman atau pembiayaan dalam usaha skala mikro kepada anggota dan masyarakat, pengelolaan simpanan, maupun pemberian jasa konsultasi pengembangan usaha yang tidak semata-matamencari keuntungan. 1) Tujuan Lembaga Keuangan Mikro Menurut pasal 3, Bab 2 UU No 1/ 2013.: a) Meningkatkan akses pendanaan skala mikro bagi ekonomi dan masyarakat b) Membantu peningkatan pemberdayaan proaduktivitas masyarakat; dan c) Membantu peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 2) Kepemilikan Lembaga Keuangan Mikro Menurut pasal 8, Bab 2 UU No 1/ 2013.: LKM hanya dapat dimiliki oleh : a) Warga Negara Indonesia b) Badan Usaha milik desa/kelurahan c) Pemerintah daerah kabupaten/kota; dan/atau d) Koperasi 3) Kegiatan Usaha dan Cakupan Wilayah Usaha Menurut Pasal 11 Bab 4 UU No.1/2013.: a) Kegiatan usaha LKM meliputi jasa pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat, baik melalui pinjaman atau pembiayaan dalam usaha skala mikro kepada anggota dan masyarakat, pengelolaan simpanan, maupun pemberian jasa konsultasi pengembangan usaha. b) Ketentuan mengenai suku bunga pinjaman atau imbal hasil pembiayaan diatur dalam peraturan pemerintah. 6. Perkreditan a. Pengertian Kredit Istilah kredit berasal dari bahasa Yunani (credere) yang berarti kepercayaan (truth atau faith). Oleh karena itu dasar dari kredit adalah kepercayaan. Seseorang atau suatu badan yang memberikan (kreditur) percaya bahwa penerima kredit (debitur)

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 dimasa yang akan datang akan sanggup memenuhi segala sesuatu yang telah dijanjikan. (Suyatno dkk, 1991:12). Menurut UU No 10 Tahun 1998 tentang perubahan atas UU No.7 tahun 1992, mengartikan: 1) Bahwa pembangunan nasional merupakan upaya pembangunan yang berkesinambungan dalam rangka mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. 2) Bahwa dalam menghadapi perkembangan perekonomian nasional yang senantiasa bergerak cepat, kompetitif, dan terintegrasi dengan tantangan yang semakin kompleks serta sistem keuangan yang semakin maju, diperlukan penyesuaian kebijakan di bidang ekonomi, termasuk Perbankan. 3) Bahwa dalam memasuki era globalisasi dan dengan telah diratifikasi beberapa perjanjian internasional di bidang perdagangan barang dan jasa, diperlukan penyesuaian terhadap peraturan perundang-undangan di bidang perekonomian khususnya sektor Perbankan. 4) Bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut pada no 1, no 2, dan no 3 diatas, dipandang perlu mengubah Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan dengan Undang-undang; Menurut Raimond yang dikutip oleh Thomas Suyatno, kredit merupakan hak untuk menerima pembayaran atau

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 kewajiban untuk melakukan pembayaran pada waktu yang diminta atau pada waktu yang akan datang, karena penyerahan barang-barang sekarang. (Suyatno dkk, 1991: 12-13). b. Tujuan Kredit Di negara- negara Liberal tujuan kredit didasarkan pada usaha untuk memperoleh keuntungan sesuai dengan prinsip ekonomi yang dianut oleh negara yang bersangkutan, yaitu dengan pengorbanan yang sekecil-kecilnya untuk memperoleh manfaat (keuntungan) yang sebesar-besarnya. Dengan demikian maka tujuan kredit yang diberikan oleh suatu Bank, khususnya bank pemerintah yang akan mengembangkan tugas sebagai agent of development adalah untuk: (Suyatno dkk, 1991: 14-15). 1) Turut menyukseskan program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan. 2) Meningkatkan aktivitas perusahaan agar dapat menjalankan fungsinya guna menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat. 3) Memperoleh laba agar kelangsungan hidup perusahaan terjamin, dan dapat memperluas usahanya. c. Fungsi Kredit Fungsi kredit perbankan dalam kehidupan perekonomian dan perdagangan antara lain sebagai berikut: (Suyatno dkk, 1991: 1618)

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 20 1) Kredit pada hakikatnya dapat meningkatkan daya guna a) Para pemilik modal / uang dapat secara langsung meminjamkan uangnya keoada para pengusaha yang memerlukan, untuk meningkatkan produksi atau untuk meningkatkan usahanya. b) Pera pemilik modal / uang dapat menyimpan uangnya pada lembaga-lembaga keuangan. Uang tersebut diberikan sebagai pinjaman kepada perusahaan-perusahaan untuk meningkakan usahanya. 2) Kredit dapat meningkatkan peredaran dalam lalu lintas uang Kredit uang yang disalurkan melalui rekening giro dapat menciptakan pembayaran baru seperti cek, giro bilyet dan wesel, sehingga apabila pembayaran-pembayaran dilakukan dengan cek, giro bilyet dan wesel maka akan meningkatkan peredaran uang giral. 3) Kredit dapat pula meningkatkan daya guna dan peredaran uang Dengan mendapatkan kredit, para pengusaha dapat memproses bahan baku menjadi bahan jadi, sehingga daya guna barang tersebut menjadi meningkat. Di samping itu kredit juga meningkatkan peredaran barang, baik melalui penjualan secara kredit maupun dengan membeli barang-barang dari satu tempat dan menjualnya ke tempat yang lain. 4) Kredit sebagai salah satu alat stabilitas ekonomi

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 Dalam keadaan ekonomi yang kurang sehat, kebijakan diarahkan kepada usaha-usaha antara lain: a) Penegndalian inflasi b) Peningkatan ekspor dan c) Pemenuhan kebutuhan pokok rakyat 5) Kredit dapat meningkatkan kegairahan berusaha Setiap orang yang berusaha akan selalu ingin meningkatkan usaha tersebut, namun ada kalanya dibatasi oleh kemampuan dibidang permodalan. Bantuan yang diberikan pada pihak bank akan mengatasi kekurangmampuan para pengusaha di bidang permodalan tersebut, sehingga para pengusaha akan dapat meningkatkan usahanya. 6) Kredit dapat meningkatkan pemerataan pendapatan 7) Kredit sebagai alat untuk meningkatkan hubungan internasioanl d. Jenis-jenis Kredit Jenis-jenis kredit yang diberikan oleh perbankan kepada masyarakat dapat dilihat dari berbagai sudut, yaitu sebagai berikut: (Suyatno dkk, 1991: 25-28). 1) Kredit dilihat dari sudut pandang tujuannya, terdiri atas: a) Kredit konsumtif, yaitu kredit yang diberikan dengan tujuan untuk memperlancar jalannya proses konsumtif. b) Kredit produktif, yaitu kredit yang diberikan dengan tujuan untuk memperlancar jalannya produksi.

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 c) Kredit perdagangan, yaitu kredit yang diberikan dengan tujuan untuk membeli barang-barang untuk dijual lagi. 2) Kredit dilihat dari sudut jangka waktunya Berdasarkan Undang-undang No 10 Tahun 1998 tentang pokok-pokok perbankan, jenis-jenis kredit dilihat dari sudut jangka waktunya terdiri atas: a) Kredit jangka pendek (Short Term Loan), yaitu kredit yang berjangka waktu maksimum satu tahun. b) Kredit jangka menengah (Medium Term Loan), yaitu kredit yang berjangka waktu antara satu sampai tiga tahun , kecuali kredit untuk tanaman musiman sebagaimana tersebut diatas. c) Kredit jangka panjang (Long Tern Loan), yaitu kredit yang berjangka waktu lebih dari tiga tahun. 3) Kredit dilihat dari sudut jaminannya a) Kredit tanpa jaminan (Unsecured Loan) b) Kredit dengan Agunan (Secured Loan) 4) Kredit dilihat dari tingkat penggunaanya Penggolongan kredit menurut penggunaannya dapat dibagi sebagai berikut: a) Kredit eksploitasi, yaitu kredit kredit yang berjangka waktu pendek yang diberikan oleh suatu bank kepada perusahaan

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 untuk membiayai kebutuhan modal kerja perusahaan sehingga dapat berjalan dengan lancar. b) Kredit investasi, yaitu kredit jangka menengah atau jangka panjang yang diberikan oleh suatu bank kepada perusahaan untuk melakukan suatu investasi atau penanaman modal. e. Unsur-unsur kredit Dapat disimpulkan bahwa unsur-unsur yang terdapat dalam kredit adalah (Suyatno dkk, 1991: 14). 1) Kepercayaan, yaitu keyakinan dari si pemberi kredit bahwa prestasi yang diberikan baik dalam bentuk uang, barang, atau jasa akan benar-benar diterimanya kembali dalam jangka waktu tertentu dimasa yang akan datang. 2) Waktu, yaitu suatu masa yang memisahkan antara pemberian prestasi dengan kontra prestasi yang akan diteriman di masa yang akan datang. 3) Degree of risk, yaitu suatu tingkat resiko yang akan dihadapi sebagai akibat dari adanya jangka waktu yang memisahkan antarapemberian prestasi dengan kontraprestasi yang akan diterima kemudian hari. 4) Prestasi, atau objek kredit itu tidak saja diberikan dalam bentu uang, tetapi juga bisa dalam bentuk barang atau jasa.

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 f. Macam-macam Lembaga Kredit Yang Beroperasi Dipedesan Lembaga kredit yang beroperasi sampai ke desa-desa menurut daerah operasinya, dibagi menjadi dua yaitu: (Wijaya, 1991:408) 1) Lembaga-lembaga kredit yang biasanya beroperasi terbatas pada suatu desa saja. a) Badan Kredit Desa (BKD) b) Lumbung Desa c) Koperasi Serba Guna (Koperasi Kredit) 2) Lembaga-lembaga kredit yang daerah kerjanya meliputi beberapa desa yang mungkin meliputi satu kecamatan atau satu kabupaten. a) Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) b) Jawatan Pegadaian Cabang c) BRI Unit Desa atau BRI Cabang 7. Usaha Kecil dan Mikro a. Pengertian UKM (Usaha Kecil dan Mikro) Dalam bukunya Hubeis (2009 : 20) disebutkan seperti dibawah ini: 1) Menurut BPS, UKM adalah perusahaan atau industri dengan pekerja antara 5-19 orang. 2) Menurut Bank Indonesia: UKM adalah perusahaan atau industri dengan karakteristik berupa : a) Modalnya kurang dari Rp 20 juta

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 b) Untuk satu putaran dari usahanya hanya membutuhkan dana Rp 5 juta. c) Memiliki asset maksimum Rp 600 juta di luar tanah dan bangunan, dan d) Omzet tahunan kurang atau sama dengan Rp 1 Miliar. 3) Menurut Departemen Perindustran dan Perdagangan : a) Perusahaan memiliki asset maksimum Rp 600 juta di luar tanah dan bangunan (Menurut Departemen Perindustrian sebelum digabung) b) Perusahaan memiliki modal kerja di bawah Rp 25 juta (Menurut Departemen Perdagangan sebelum digabung) 4) Menurut Departemen keuangan : UKM adalah perusahaan yang memiliki omset maksimum Rp 600 juta per tahun dan atau asset maksimum Rp 600 juta di luar tanah dan bangunan. 5) Menurut Departemen Kesehatan : Perusahaan yang memiliki penandaan standar mutu berupa sertifikat penyuluhan (SP), Merk Dalam Negeri (MD), dan Merk Luar Negeri (ML) B. Kerangka Berpikir dan Hipotesis 1. Kerangka Berpikir Krisis ekonomi yang terjadi tidak hanya menimbulkan dampak makro, tetapi juga menimbulkan dampak mikro khususnya bagi para pengusaha kecil yang bergerak pada sektor perdagangan. Krisis

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 tersebut juga mematikan para pengusaha kecil sehingga mereka sulit untuk mendapatkan modal untuk kelangsungan usaha mereka. Padahal usaha kecil berperan penting dalam meningkatkan perekonomian secara nasional. Di Kecamatan Candiroto, Usaha Mikro dan Kecil bergerak dalam berbagai macam usaha, misalnya perdagangan dan jasa. Masyarakat sering kali kesulitan dalam mengembangkan usahanya tetapi keberadaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri di Kecamatan Candiroto, sebagai pihak penyalur kredit bagi Usaha Mikro dan Kecil masyarakat membawa dampak positif bagi masyarakat di kecamatan Candiroto. Dengan diberikannya kredit tersebut diharapkan Usaha Kecil dan Mikro di kecamatan Candiroto akan lebih berkembang dan akan tercipta masyarakat yang sejahtera. 2. Hipotesis Berdasarkan Rumusan masalah dan kajian teori ang telah dikemukakan sebelumnya, maka dapat dirumuskan hipotesis peneitian sebagai berikut: a. Ada perbedaan yang signifikan pada Modal usaha kecil dan mikro masyarakat sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto. b. Ada perbedaan yang signifikan pada Produksi usaha kecil dan mikro masyarakat sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto.

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 c. Ada perbedaan yang signifikan pada Tenaga Kerja usaha kecil dan mikro masyarakat sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto. d. Ada perbedaan yang signifikan pada Omzet Penjualan usaha kecil dan mikro masyarakat sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto.

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah studi kasus. Studi kasus adalah penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan objek tertentu dan kesimpulan ditarik dari hasil penelitian ini hanya berlaku pada objek yang diteliti dalam waktu tertentu. B. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelian ini dilakukan pada UPK PNPM PKK Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung karena di daerah ini kesejahteraan masyarakat sangat kurang dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan kesejahteraan masyarakat setelah adanya pemberian kredit dari PNPM Mandiri. 2. Waktu Penelitian Waktu Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai November 2013 C. Subjek dan Objek Penelitian 1. Subjek Subjek dalam penelitian ini adalah orang-orang yang terlibat dalam penelitian yang bertindak sebagai pemberi informasi yang berhubungan 28

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 dengan penelitian yang meliputi warga masyarakat Candiroto yang melakukan kredit dan UPK PNPM PKK Kecamatan Candiroto 2. Objek Obyek penelitian ini adalah data-data yang diperoleh dari UPK Candiroto mengenai kredit yang diberikan sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. D. Populasi dan Sampel Penelitian 1. Populasi Penelitian Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian (Sugiyono, 2009 : 80). Dalam penelitian ini terdapat 350 peminjam kredit secara keseluruhan di kecamatan Candiroto, namun populasi yang akan digunakan hanya bagi masyarakat peminjam kredit untuk keperluan mendirikan Usaha Kecil Mikro yaitu sebanyak 77 pengusaha. 2. Sampel Penelitian Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut (Sugiyono, 2009:81). Untuk menentukan ukuran sampel dari populasi digunakan rumus Slovin (Henderatnanto, 2009) :

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 30 Keterangan : n = ukuran sampel N = ukuran populasi e = presentase kelonggaran ketidaktelitian (presesi) karena kesalahan pengambilan sampel yang masih dapat ditolerir atau diinginkan. Jadi: Dengan menggunakan formulasi Slovin, dengan jumlah populasi masyarakat yang mendirikan Usaha kecil dan Mikro berjumlah 77 unit usaha maka dengan tingkat presentase kelonggaran ketidaktelitian (presesi) karena kesalahan pengambilan sampel yang umum dipakai 10%, maka jumlah sampel yang ditentukan dalam penelitian ini sebanyak 43,5. Maka dengan demikian peneliti mengambil sampel sejumlah 43 responden. Pengambilan 43 responden dari sebagian sampel dari total unit usaha sebesar 77 usaha, maka akan ditentukan dengan Simple Random Sampling, yaitu pengambilan sampel yang memberikan kesempatan yang sama setiap anggota populasi untuk diambil sebagai sebagian sampel.

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 E. Variabel Penelitian dan Pengukuran Variabel-variabel dalam penelitian ini adalah 1. Modal adalah Modal usaha adalah sejumlah uang atau barang yang digunakan oleh usaha mikro dan kecil yang digunakan dalam kegiatan usahanya yang terdiri atas modal tetap seperti, mesin-mesin dan modal kerja seperti piutang, sediaan barang, sediaan bahan, barang setengah jadi dan barang jadi. Pengukuran dilakukan dengan menjumlahkan modal tetap dan modal kerja, selain tanah dan bangunan, pada usaha mikro dan kecil dinilai dengan satuan Rupiah. 2. Produksi adalah suatu kegiatan yang mengubah input menjadi output. Fungsi produk menunjukkan jumlah maksimum output yang dapat dihasilkan dari pemakaian sejumlah input dengan menggunakan teknologi tertentu. Dalam penelitian ini UKM memproduksi produk, adapun produk yang dihasilkan yaitu berupa jasa yang satuan ukurnya berupa orang, makanan yang satuan ukurnya berupa unit atau bungkus, ternak yang satuan ukurnya berupa kg dan furniture yang satuan hitungnya berupa unit. Pengukurannya adalah meningkatan jumlah produksi dari masing-masing produk yang dihasilkan oleh usaha tersebut. 3. Jumlah tenaga kerja adalah banyaknya jumlah sumber daya manusia yang terkait dalam membantu berjalannya usaha mikro dan kecil, dalam hal produksi, distribusi, ataupun manajemen, sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari Lembaga Keuangan Mikro. Pengukuran

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 jumlah tenaga kerja dapat diketahui dengan menjumlah berapa banyak orang yang terkait dalam membantu berjalannya usaha mikro, dan kecil dinilai dengan satuan orang. 4. Omzet Penjualan, adalah jumlah keseluruhan atas penjualan produk usaha mikro, dan kecil dalam waktu 1 hari. Pengukran Omzet Penjuaan berdasarkan jumlah pendapatan perhari yang diperoleh dari hasil penjualan dinilai dengan satuan rupiah. F. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh data serta keterangan yang diperlukan adalah 1. Wawancara adalah cara memperoleh data dengan tanya jawab secara langsung. Peneliti akan mewawancarai pimpinan dan karyawan PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto. 2. Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden baik laporan tentang pribadinya maupun hal-hal yang ia ketahui. Untuk mengumpulkan data mengenai modal, produktivitas, jumlah tenaga kerja, dan omzet penjualan. 3. Dokumentasi adalah cara memperoleh data dengan memanfaatkan dukomentasi yang telah dibuat oleh orang lain. Dokumen yang diperlukan misalnya daftar nama, alamat, serta jumlah kredit yang diberikan pada masyarakat Candiroto.

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 G. Teknik Analisis Data Untuk menjawab Rumusan masalah : 1. Uji Prasyarat Analisis Chi Kuadrat Chi Kuadrat (X2 )satu sampel adalah teknik statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis bila dalam populasi terdiri atas dua atau lebih klas dimana data berbentuk Nominal dan sampelnya besar. Rumus dasar Chi Kuadrat adalah Dimana: X² = Chi Kuadrat f฀ = Frekuensi yang diobservasikan f฀ = Frekuensi yang diharapkan k = Banyaknya interva 2. Uji Hipotesis Pengujian hipotesis mengenai perbedaan modal, produksi, tenaga kerja, dan omzet penjualan, pada usaha Mikro dan Kecil Kecamatan Candiroto, sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: Perumusan Hipotesis: Ho : Tidak ada perbedaan yang signifikan pada tiap-tiap variabel Usaha Mikro dan Kecil Masyarakat sebelum dan sesudah mendapatkan

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung. Ha : Ada perbedaan yang signifikan pada tiap-tiap variabel Usaha Mikro dan Kecil Masyarakat , sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiiri Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung. Dalam penelitian ini, pengujian hipotesisnya menggunakan rumus: Uji beda rata-rata sampel berpasangan (Paired sampel T-test). d t Sd / n Keterangan: T = Nilai t yang dihitung/ t hitung D = Mean (Rata-rata selisih pengukuran 1 & 2) SD = Standar Devisiasi selisih pengukuran 1 & 2) N = Jumlah sampel Keputusan : a. Jika nilai asymp.sig
(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung. b. Jika nilai asymp.sig>taraf nyata (0,05), maka tolak Ha terima Ho yang artinya tidak ada perbedaan yang signifikan tiap-tiap variabel Usaha Mikro dan Kecil Masyarakat Sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung.

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV GAMBARAN UMUM, ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. GAMBARAN UMUM 1. Letak dan batas wilayah Secara Geografis Kecamatan Candiroto terletak pada 110°26’33” Bujur Timur dan 07°48’21’’ Lintang Utara. Wilayah Kecamatan Candiroto berbatasan dengan: a. Sebelah Utara Kecamatan Bejen b. Sebelah Selatan Kecamatan Ngadirejo c. Sebelah Timur Kecamatan Jumo d. Sebelah Barat Kecamatan Wonoboyo Jarak pusat Pemerintahan Kecamatan ke Kelurahan/Desa adalah 4 km, ke Kabupaten Temanggung 24 km. 2. Luas Wilayah Kecamatan Candiroto adalah salah dari 20 Kecamatan di Kabupaten Temanggung, jarak dari kota Temanggung 28 Km dengan luas 5.994 Ha. Dengan rincian lahan sawah 1.195 Ha dan bukan lahan sawah 4.799 Ha. Kecamatan Candiroto Kabupaten Temanggung dalam pembagian wilayah administrasi terbagi menjad 14 desa, 49 dusun, 270 RT, 74 RW. Dengan jumlah kades 14, perangkat desa 131, dan anggota 36

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 BPD 130. Adapun Desa yang ada di Kecamatan Candiroto adalah sebagai berikut: a. Desa Candiroto b. Desa Lempuyang c. Desa Canggal d. Desa Kentengsari e. Desa Ngabeyan f. Desa Bantir g. Desa Krawitan h. Desa Muntung i. Desa Batursari j. Desa Mento k. Desa Muneng l. Desa Plosogaden m. Desa Sidoharjo n. Desa Gunung Payung 3. Keadaan Penduduk Berdasarkan Registrasi tahun 2011 Kecamatan Candiroto dengan jumlah penduduk 29.994 jiwa yang terdiri dari 14.925 laki-laki, 15.069 perempuan, kepadatan penduduk 500 per Km2. Angka kelahiran kasar (CBR) 4,54 per 1000 jiwa, Angka Kematian Kasar (CDR) 4,44 per 1000 jiwa, Jumlah rumah tangga pada tahun 2011 sebanyak 8.693 rumah tangga dengan rata-rata penduduk per rumah tangga sebanyak 3-

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 4 orang per rumah tangga. Jumlah penduduk berusia 5 tahun keatas yang menamatkan perguruan tinggi hanya 419 jiwa, tamat Akademi / sarjana muda sebesar 479 jiwa, tamat SLTA sederajat sebesar 2.458 jiwa, tamat SLTP sederajat 4.412 jiwa, tamat SD sederajat sebesar 13.531 jiwa, tidak/belum tamat SD sebesar 7.710 jiwa. Jumlah penduduk menurut mata pencaharian masih didominasi oleh sektor pertanian yaitu 10.423 jiwa, yang bekerja pada sektor industri hanya 290 jiwa, sektor bangunan 525 jiwa, pedagang 1.990 jiwa, yang bekerja pada sektor pengangkutan sebesar 351 jiwa, jasa 1.512 jiwa, dan sektor lainnya 198 jiwa. 4. Sejarah UPK-PKK Kecamata Candiroto Umumnya warga masyarakat di pedesaan Kecamatan Candiroto memiliki tingkat kesejahteraan hidup yang relatif rendah. Kondisi ini dipebgaruhi dengan terjadinya kegagalan panen yang mekanda seluruh desa di Kecamatan Candiroto pada tahun 2007 yang berdampak pada sendi-sendi kehidupan masyarakat, sehingga jumlah angka kemiskinan mengalami peningkatan. Pemerintah telah melakukan bernagai upaya untuk mengatasi dan menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat desa denagn berbagai program pembangunan. PNPM Mandiri merupakan program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan mempercepat menanggulangi kemiskinan dan pengangguran di wilayah pedesaan di tanah air. PNPM Mandiri

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 merupakan payung program-program pemberdayaan masyarakat di Indonesia, yang dikoordinir oleh Kantor Mentri Kesejahteraan Rakyat / Kesra. Salah satu program masyarakat di bawah PNPM Mandiri adalah PNPM Mandiri Pedesaan / PNPM-MP, yang bertujuan mempercepat upaya mengatasi kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja di pedesaan. PNPM-MP menyediakan bantuan sebesar Rp 250 juta – Rp3 miliar per kecamatan, tergantung dari jumlah penduduk dan kondisi wilayah. PNPM-MP mengadopsi sepenuhnya mekanisme dan prosedur Program Pengembangan Kecamatan (PKK), yang telah dilaksanakan sejak 1998. PKK adalah salah satu upaya Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan, memperkuat institusi lokal, dan meningkatkan kinerja pemerintah daerah. Program ini mengusung sistem pembangunan bottom up planning, program pembangunan yang dirancang dan dilaksanakan oleh masyarakat. PKK berada dibawah binaan Direktoral Jendral Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Departemen Dalam Negri ( Depdagri). Untuk melakanakan PKK maka dibentuk suatu unit sebagai pelaksana harian-harian berbagai kegiatan PKK yang dikenal denga UPK (Unit Pengelola Kegiatan). UPK-PKK Candiroto berdiri tanggal 9 September 2006 dan dipusatkan saat Musyawarah Antar Desa Sosialisasi atau MAD 1 sebagai forum tertinggi di Kecamatan pada

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 tanggal 7 Agustus 2006, denagn misi yang diemban yaitu pemulihan kembali aktivitas kehidupan ekonomi masyarakat. Khusus dalam pemulihan dan pengembangan pada bidang ekonomi maka PKK mengalokasikan dana abadi yang digulirkan melalui mekanisme Simpan Pinjam untuk Perempuan (SPP) dalam bentuk penanaman modal usaha. 5. Tujuan UPK-PKK Candiroto Tujuan Umum Menjadi swadaya masyarakat Candiroto yang berpusat pada kegiatan ekonomi-sosial yang berfungsi pemerintah mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan berdasarkan pengembangan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Tujuan Khusus a. Mengupayakan peningkatan peran serta kelompok miskin dan perempuan dalam pengambilan keputusan perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pelestarian pembangunan lokal. b. Mengupayakan pelembagaan pengelolaan pembangunan persitipasif dengan pendayagunaan potensi dan sumber daya lokal. c. Mengupayakan pembentukan lembaga ekonomi-sosial masyarakat. Tujuan Jangka Menengah a. Menindaklanjuti dan melestarikan upaya pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan dan dihasilkan PKK dengan pengolahan dana

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 bergulir milik masyarakat Kecamatan Candiroto yang bersumber dari kegiatan PKK. b. Memperkuat kapasitas masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan melalui pengembangan sumber daya masyarakat dan pengembangan usaha produktif. Tujuan Jangka Pendek a. Penguatan Kelembagaan PKK b. Penguatan hubungan PKK dengan masyarakat di Kecamatan Candiroto 6. Jenis dan Fungsi Keanggotaan di PNPM Mandiri Pedesaan Terdapat tiga jenis kelompok pemanfaatan dari PNPM Mandiri, yaitu a. Kelompok aneka usaha b. Kelompok simpan pinjam c. Kelompok usaha bersama Fungsi kelompok pemanfaatan kredit dari PNPM Mandiri yaitu kelompok sebagai pengelola pinjaman dan sebagai penalur pinjaman. Pada PKK tahun anggaran 2006 UPK-PKK telah menyalurkan pinjman sebesar Rp 534.650.000,00 untuk 36 kelompok dengan cakupan 399 anggota yang direalisasiakan pada bulan Desember 2006. Hingga bulan Mei 2009 telah terdapat 96 kelompok dengan jumlah anggota 956 orang. Terjadi peningkatan jumlah kelompok hingga bulan Juni 2010, sehingga jumlah kelompok pada saat ini adalah sejumlah 103 kelompok dengan jumlah anggota 1038 orang.

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 7. Syarat Permohonan Pinjaman a. Kelengkapan formulir isian pengajuan pinjaman SPP b. Surat persetujuan suami dan rekomendasi dari pengurus organisasi induk, KSPP dan Kepala Desa c. Foto copy KTP dan atau KTA, Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku d. Semua usulan permohonan pinjaman dari kelompok calon pemanfaat diserahkan melalui KSPP ke UPK untuk diadministrasikan dan diverifikasi oleh tim verifikasi dimana kegiatan verifikasi ini difasilitasi oleh korlap bersama KSPP tingkat Desa. 8. Besar Pinjaman Kelompok Peanfaat PNPM Mandiri a. Jumlah pinjaman pemanfaat SPP minimal Rp 100.000,b. Jumlah pinjaman pemanfaat baru SPP maksimal Rp 1.500.000,- dan pemanfaat lama maksimal Rp 3.000.000,-. Selanjutnya disesuaikan juga dengan keadaan keuangan pada saat itu. 9. Pengembalian Pinjaman a. Angsuran dibayarkan pengurus kelompok SPP ke Bendahara UPK selambat-lambatnya pada tanggal jatuh tempo per bulan. b. Jangka waktu pinjaman maksimal 12 bulan c. Angsuran pengembalian pinjaman dilakukan secara bulanan Kelompok pemanfaat diberikan Insentif Pengembalian Tepat Waktu (IPTW) dengan syarat-syarat:

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 d. Pengembalian pinjaman ( periodik) pokok dan jasa selalu tepat waktu dan tepat jumlah e. Pelunasan pinjaman pokok dan jasa pinjaman tepat sesuain jangka waktunya f. Insentif Pengembalian Tepat Waktu (IPTW) diberikan kepada kelompok jika kelompok telah melunasi pinjaman pokok dan jasa 4 bulan berjalan serta terpenuhinya syarat-syarat sesuai point-point diatas. Pelunasan kurang dari 4 bulan tidak mendapatkan IPTW. g. Besarnya IPTW yang diberikan kepada kelompok pemanfaat dibedakan berdasarkan cara pengembalian pinjaman / resiko pinjaman. h. Besarnya IPTW yang diberikan kepada kelompok adalah 15% dari nilai jasa pinjaman dengan rincian: pemanbahan modal kelompok maksimal 6%, insentif pengurus kelompok maksimal 20%, koordinator desa maksimal 15%, dana sosial 5%. i. Kelompok tidak berhak mendapatkan IPTW jika pembayaran angsuran melebihi satu minggu dari tanggal jatuh tempo. 10. Sanksi Jika angsuran pengembalian pinjaman kelompok tidak sesuai dengan jadwal pengembalian maka diperlakukan denda. a. Besarnya denda yang dibebankan kepada kelompok yang menunggak adalah 2,5 % X Angsuran per bulan dibagi jumlah hari

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 44 efektif pada bulan yang bersangkutan dikalikan jumlah hari tunggakan. b. Denda efektif diperlakukan satu minggu setelah jatuh tempo. c. Bila kelompok keluar dari tanggal jatuh tempo angsuran maka dilakukan penanganan khusus terhadap kelompok SPP 11. Struktur dan Peaksana Organisasi UPK Kecamatan Candiroto Struktur Organisasi PNPM Mandiri terdiri dari: a. Keputusan Tertinggi (MAD) b. Pelaksana Pengawasan (BP-UPK) c. Pelaksana Operasional (UPK) 1) Pelaksana Program 2) Pengelola 3) Perguliran 4) Pelayanan Usaha 5) Kelompok BP-UPK bertugas untuk melakukan pengawasan dan pmeriksaan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab UPK, dan memantau lembaga pendukung lainnya serta menyampaikan laporan hasilpengawasan dan pemeriksaan secara rutin setiap bulan kepada BKAD PMPN-MP Tim Verifikasi (TV) SPP bertugas melakukan pemeriksaan dan penilaian atas usulan kegiatan SPP dari kelompok pemanfaat dalam rangka ketepatan sasaran pinjaman dana perguliran.

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 KSPP sebagai kepanjangan tangan UPK bertugas memperlancar kegiatan-kegiatan dan kepentingan UPK ditingkat desa. BKAD bertugas unuk a. Menyelenggarakan rapat-rapat dan musyawarah b. Menjalin komunikasi dan kemitraan yang harmonis dengan pembina, Kepala Desa dan stakaholder lainnya. c. Melaksanakan keputusan dan kebijakan hasil Musyawarah Antar Desa ( MAD). d. Mengadakan monituring dan evaluasi terhadap kinerja lembaga operasional dan lembaga pendukung secara rutin/periodik. e. Memberikan pedoman/acuhan upaya pemanfaatan dan pelestarian hasil program Pengembangan Kecamatan dan program sejenis. f. Menyusun dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan dak keuangan dalam forum Musyawarah Antar Desa (MAD). g. Melakukan segala perbuatan hukum untuk dan atas nama BKAD PNPM-MP. UPK bertugas untuk: a. Mengelola dana Bantuan Langsung Masyarakat Program Pengembangan Kecamatan (BLM PKK) dan program-program sejenis. b. Memfasilitasi proses dan tahap kegiatan PKK dan program sejenis sesuai dengan mekanisme yang tertuang dalam Petunjuk Teknis Operasional (PTO).

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 c. Mengelola dana perguliran PKK dan program sejenis, program kegiatan pengembangan ekonomi produktif, pembangunan sarana/ prasarana dan kegiatan meningkatkan kualitas. 12. Jenis-jenis Usaha PNPM Mandiri a. Bidang Keuangan 1) Penggalangan Dana Simpanan 2) Layanan Pembiayaan b. Kegiatan Bukan Keuangan Usaha-usaha disektor riil dapat dikembangkan seperti: 1) Pengadaan diesel untuk penerangan bila 1 lingkungan unit pemukiman miskin belum ada listrik (PLN) 2) Warung Tani 3) Telepon Umum Satelit 4) Warnet, kios benda pos, material, voucher pulsa. B. ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 1. Analisis Deskriptif a. Deskripsi Karakteristik Responden Analisis ini digunakan untuk menberikan gambaran data penelitian, berikut diskripsi data penelitian terhadap pemilik Usaha Mikro dan Kecil yang mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Di Kecamatan Candiroto.

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 1) Karakteristik responden berdasarkan umur Berdasarkan Kuesioner yang dikumpulkan dari 43 Responden diperoleh data tentang umur responden penelitian. Karakteristik responden berdasarkan umur dapat dilihat pada Tabel 4.1. Tabel 4.1. Karakteristik Responden berdasarkan Umur Umur Jumlah Presentase Diatas 70 tahun 0 0% 51-60 3 7% 41-50 15 35% 31-40 17 39% 21-30 8 18% Total 43 100% Sumber : Olah Data Primer, 2013 Berdasarkan Tabel 4.1. Menunjukkan bahwa dari 43 responden yang menjadi sampel penelitian yang memiliki Usaha Mikro dan Kecil yang mendapat kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto, dalam kategori umur 23 sampai 60 tahun. Mayoritas responden berumur antara 31- 40 tahun sebanyak 17 orang atau 39%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Usaha Mikro dan Kecil dapat dilakukan olh siapa saja baik yang berumur produktif maupun yang sudah tidak produktif.

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 2) Karakteristik Responden berdasarkan jenis kelamin Berdasarkan Kuesioner yang dikumpulkan dari 43 Responden diperoleh data tentang jenis kelamin responden penelitian. Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada Tabel 4.2. Tabel 4.2. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Jumlah Presentase Laki-laki 24 56% Perempuan 19 44% Total 43 100% Sumber: Olah Data Primer, 2013 Berdasarkan Tabel 4.2. Menunjukkan bahwa 43 Responden yang menjadi sampel penelitian adalah tidak seimbang antara Laki-laki dan Perempuan. Dalam penelitian ini terdpat 24 orang atau 56% pemilik usaha berjenis kelamin Laki-laki dan 19 orang atau 44% pemilik usaha berjenis kelamin Perempuan. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa Usaha Mikro dan Kecil dapat dilakukan oleh siapa saja baik Laki-laki maupun Perempuan. 3) Karakteristik Responden berdasarkan tingkat Pendidikan Berdasarkan Kuesioner yang dikumpulkan dari 43 Responden diperoleh data tentang Tingkat Pendidikan responden penelitian. Karakteristik responden berdasarkan Tingkat Pendidikan dapat dilihat pada Tabel 4.3

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 Tabel 4.3. Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Pendidikan Jumlah Presentase SD 4 9% SMP 23 53% SMA 14 33% S1 2 5% Total 43 100% Sumber: Olah Data Primer 2013 Berdasarkan Tabel 4.3. Yang terdiri dari 43 responden yang menjadi sampel mayoritas berpendidikan SMP sebanyak 23 orang atau 53%, pendidikan paling tinggi adalah S1 sebanyak 2 orang atau 5%, pendidikan paling rendah adalah SD sebanyak 4 orang atau 9%. Berdasarkan data ini dapat disimpulkan bahwa Usaha Mikro dan Kecil dapat dilakukan oleh siapa saja baik yang berpendidikan tinggi maupun yang berpendidikan rendah. b. Deskripsi Data Penelitian Sebelum masuk pada pengujian hipotesis, terlebih dahulu akan diuraikan hasil dari analisis deskriptif untuk menggambarkan atau mendiskripsikan kondisi data yang digunakan dalam penelitian. Berikut ini adalah ringkasan hasil analisis diskriptif dari modal, produksi, tenaga kerja dan omzet penjualan. Penelitian ini

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 menggunakan sampel sebanyak 43 responden. Deskriptif dari variabel-variabel penelitian ditunjukkan oleh Tabel 4.4. sebagai berikut: 1) Modal (X1) Modal yang dimiliki oleh para Pemilik Usaha Mikro dan Kecil adalah modal berjalan sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto. Dapat dilihat pada Tabel 4.4. Tabel 4.4. Modal Modal N Minimum Maximum Mean Modal_Sebelum 43 10.000.000 20.000.000 11.876.744 Modal_Sesudah 43 20.000.000 50.000.000 24.046.511 Sumber : Hasil Olah Data 2013 Tabel 4.4. Menunjukkan besarnya rata-rata modal yang dimiliki oleh Pemilik Usaha Mikro dan Kecil berupa modal berjalan sebelum adalah sebesar Rp 11. 876.744 dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto adalah sebesar Rp 24. 046.511. berdasarkan deskripsi ini maka dapat dinyatakan bahwa sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri. 2) Produksi (X2). Produksi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh Pengusaha dalam menghasilkan suatu barang. Dalam penelitian ini UKM memproduksi produk, adapun produk yang dihasilkan

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 yaitu berupa barang dan jasa seperti: makanan, ternak, furniture, pedagang dan salon . Adapun barang yang diproduksi dapat dilihat pada Tabel 4.5. Tabel 4.5. Produksi Produksi Mimimum Maximum Mean SD Produksi_Sebelum 1 3000 669 841 Produksi_Sesudah 3 9000 1093 1713 Sumber : Hasil Olah Data 2013 Tabel 4.5. Menunjukkan bahwa jumlah Produksi yang dilakukan oleh Pengusaha Mikro dan Kecil sebelum mendapatkan kredit adalah 1 dan setelah mendapatkan kredit adalah berjumlah 3. Berdsarkan deskripsi ini maka dapat disimpulkan bahwa sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto mengalami rata-rata peningkatan produksi sebanyak 38,79%. 3) Tenaga Kerja (X3) Tenaga kerja merupakan karyawan yang dimiliki oleh Usaha Mikro dan Kecil selain Pemiliknya, sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto. Dapat dilihat pada Tabel 4.6.

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 Tabel 4.6. Tenaga Kerja Tenaga Kerja Minimum Maximum Mean SD Tenaga Kerja_ 0 1 0,3 0,49471 0 3 1,0 1,01920 Sebelum Tenaga Kerja_ Sesudah Sumber : Hasil Olah Data 2013 Tabel 4.6. Menunjukkan bahwa jumlah Tenaga Kerja yang dimiliki oleh Pengusaha Mikro dan Kecil sebelum mendapatkan kredit adalah 0 atau tidak memiliki Tenaga Kerja, dan sesudah mendapatkan kredit masih tetap 0 atau tidak memiliki tenaga kerja. Namun rata-rata menunjukkan bahwa ada peningkaan tenagan kerja meskipun hanya sedikit, sebelum mendapatkan kredit rata-rata tenaga kerja sebanyak 0,3 orang dan sesudah mendapatkan kredit tenaga kerja sebanyak 1,0 orang. Berdasarkan deskripsi tersebut dapat disimpulkan bahwa tenaga kerja mengalami rata-rata peningkatan sebesar 70%. 4) Omzet Penjualan (X4) Omzet penjualan merupakan keseluruhan atas penjualan pokok Usaha Mikro dan Kecil selama 1 bulan. Dapat dilihat pada Tabel 4.7.

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 Tabel 4.7. Omzet Penjualan Omzet Penjualan Omzet Minimum Maximum M e an 200.000 270.000.000 11.106.511 360.000 810.000.000 26.141.279 Penjualan_Sebelum Omzet Penjualan_Sesudah Sumber : Hasil Olah Data 2013 Tabel 4.7. Menunjukkan besarnya Omzet Penjualan Usaha Mikro dan Kecil Masyarakat Sebelum mendapatkan kredit jumlah rata omzet penjualan dari PNPM Mandiri adalah sejumlah Rp 11.106.511 dan sesudah mendapatkan kredit jumlah rata-rata omzet penjualan dari PNPM Mandiri adalah sejumlah Rp 26.141,279. Berdasarkan deskripsi ini, maka dapat dinyatakan bahwa sebelum dan sesudah mendapatkan kredit mengalami peningkatan sebesar 57,51%. 2. Uji Normalitas Untuk menguji ada tidaknya perbedaan Modal, Produksi, Tenaga Kerja dan Omzet Penjualan antara sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto, sebelumnya dilakukan pengujian terlebih dahulu dengan menggunakan uji normalitas dengan menggunakan uji Chi-Square. Apabila diperoleh

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54 hasil distribusi normal maka pengujian inferensial berikutnya menggunakan uji parametrik t-tes yaitu Paired Sample t-test, apabila distribusi tidak normal digunkan uji non parametrik yaitu MannWithney U-test. Tingkat signifikansi yang digunakan α = 5%, jika sig ≥ 5% maka data dianggap normal dan jika sig. ≤ 5% maka data dianggap tidak normal. a. Modal (X1) Sebelum dan Sesudah Mendapatkan Kredit Pengujian normalitas dilakukan dengan menggunakan metode ChiSquare. Hasil pengujian terhadap variabel modal ditunjukkan pada Tabel 4.8. berikut: Tabel 4.8. Uji Normalitas Modal Variabel Sig. α = 5% Modal_Sebelum 0,714 0,05 Modal_Sesudah 0,870 0,05 Sumber : Hasil Olah Data 2013 Hasil Uji Chi-Square pada variabel modal menunjukkan nilai Sig. Sebesar 0,714 dan 0,870. Dikarenakan mempunyai nilai probabilitas lebih besar dari 0,05, maka dinyatakan memiliki random data yang berdistribusi normal, sehingga pengujian statistik selanjutnya dapat dilakukan menggunakan uji parametrik t-tes yaitu pairet sample ttest.

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 b. Produksi (X2) Sebelum dan Sesudah mendapatkan kredit Pengujian normalitas dilakukan dengan menggunakan metode ChiSquare. Hasil pengujian terhadap variabel Produksi ditunjukkan pada Tabel 4.9. berikut: Tabel 4.9. Uji Normalitas Produksi Variabel Sig. α = 5% Produksi_Sebelum 0,246 0,05 Produksi_Sesudah 0,998 0,05 Sumber : Hasil Olah Data 2013 Hasil Uji Chi-Square pada variabel Produksi menunjukkan nilai Sig. Sebesar 0,240 dan 0,998. Dikarenakan mempunyai nilai probabilitas lebih besar dari 0,05, maka dinyatakan memiliki random data yang berdistribusi normal, sehingga pengujian statistik selanjutnya dapat dilakukan menggunakan uji parametrik t-tes yaitu pairet sample ttest. c. Tenaga Kerja (X3) Sebelum dan Sesudah mendapatkan kredit Pengujian normalitas dilakukan dengan menggunakan metode ChiSquare. Hasil pengujian terhadap variabel Tenaga Kerja ditunjukkan pada Tabel 4.10. berikut:

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 Tabel 4.10. Uji Normalitas Tenaga Kerja Variabel Sig. α =5% Tenaga Kerja_Sebelum 0,170 0,05 Tenaga Kerja_Sesudah 0,073 0,05 Sumber : Hasil Olah Data 2013 Hasil Uji Chi-Square pada variabel Tenaga Kerja menunjukkan nilai Sig. Sebesar 0,170 dan 0,073. Dikarenakan mempunyai nilai probabilitas lebih besar dari 0,05, maka dinyatakan memiliki random data yang berdistribusi normal, sehingga pengujian statistik selanjutnya dapat dilakukan menggunakan uji parametrik t-tes yaitu pairet sample t-test. d. Omzet Penjualan (X4) Sebelum dan Sesudah mendapatkan kredit Pengujian normalitas dilakukan dengan menggunakan metode ChiSquare. Hasil pengujian terhadap variabel Omzet Penjualan ditunjukkan pada Tabel 4.11. berikut: Tabel 4.11. Uji Normalitas Omzet Penjualan Variabel Sig. α = 5% Omzet Penjualan_Sebelum 0,874 0,05 Omzet Penjualan_Sesudah 0,901 0,05 Sumber : Hasil Olah Data 2013

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 Hasil Uji Chi-Square pada variabel Omzet Penjualan menunjukkan nilai Sig. Sebesar 0,874 dan 0,901. Dikarenakan mempunyai nilai probabilitas lebih besar dari 0,05, maka dinyatakan memiliki random data yang berdistribusi normal, sehingga pengujian statistik selanjutnya dapat dilakukan menggunakan uji parametrik t-tes yaitu pairet sample t-test. 3. Uji Hipotesis a. Perbedaan Modal (X1) sebelum dan sesudah mendapatkan Kredit Berdasarkan pengujian dengan bantuan program SPSS 16,0 for Windows, maka dapat ditunjukkan ada tidaknya perbedaan modal sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Berikut ini rangkuman hasil pengujian dengan menggunakan paired sample t-test. Tabel 4.12. Pengujian Hipotesis Modal Variabel Rata-rata Modal_Sebelum 11.876.744 Modal_Sesudah 24.046.511 T hitung T tabel Sig α = 5% 1,758 1,671 0,000 Signifikan Sumber : Hasil Olah Data 2013 Dari Tabel 4.12. Dapat ditunjukkan bahwa rata-rata modal sebelum mendapatkan kredit adalah sebesar Rp 11.876.744. Dan rata-rata modal sesudah mendapatan kredit adalah sebesar Rp 24.046.511. Besarnya rata-rata modal sesudah mendapatkan kredit lebih besar dibandingkan dengan rata-rata modal sebelum mendapatkan kredit.

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 Untuk mengetahui ada pengaruh yang signifikan atau tidak, dapat dilihat kolom Sig. Probabilitas dan Thitung. Nilai Sig. Probabilitas menunjukkan nilai 0,000 yang berarti nilai ini berada diatas Signifikansi 0,05. Oleh karena itu Sig. < 0,05 (0,000 < 0,05). Sedangkan Thitung menunjukkan nilai │1,758│dan berarti lebih besar dari Ttabel 1,671. Oleh karena itu │1,758│> 1,671. Sehingga Hipotesis pertama menyatakan ada perbedaan yang signifikan pada modal Usaha Mikro dan Kecil Masyarakat sebelum dan sessudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto terbukti atau diterima. b. Perbedaan Produksi (X2) Sebelum dan sesudah mendapatkan kredit Berdasarkan pengujian dengan bantuan program SPSS 16,0 for Windows, maka dapat ditunjukkan ada tidaknya perbedaan Produksi sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Berikut ini rangkuman hasil pengujian dengan menggunakan paired sample t-test. Tabel 4.13. Pengujian Hipotesis Produksi Variabel Rata-rata Produksi_Sebelum 669 Produksi_Sesudah 1093 Thitung Ttabel Sig α = 5% 2,754 1,671 0.000 Signifikan Sumber : Hasil Olah Data 2013 Dari Tabel 4.13. Dapat ditunjukkan bahwa rata-rata Produksi sebelum mendapatkan kredit adalah sebesar 669. Dan rata-rata Produksi sesudah mendapatan kredit adalah sebesar 1093. Besarnya

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 rata-rata Produksi sesudah mendapatkan kredit lebih besar dibandingkan dengan rata-rata modal sebelum mendapatkan kredit. Untuk mengetahui ada pengaruh yang signifikan atau tidak, dapat dilihat kolom Sig. Probabilitas dan Thitung. Nilai Sig. Probabilitas menunjukkan nilai 0,000 yang berarti nilai ini berada diatas Signifikansi 0,05. Oleh karena itu Sig. < 0,05 (0,000 < 0,05). Sedangkan Thitung menunjukkan nilai │1,758│dan berarti lebih besar dari Ttabel 1,671. Oleh karena itu │1,754│> 1,671. Sehingga Hipotesis pertama menyatakan ada perbedaan yang signifikan pada Produksi Usaha Mikro dan Kecil Masyarakat sebelum dan sessudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto terbukti atau diterima. c. Perbedaan Tenaga Kerja (X3) Sebelum dan Sesudah Mendapatkan Kredit Berdasarkan pengujian dengan bantuan program SPSS 16,0 for Windows, maka dapat ditunjukkan ada tidaknya perbedaan Tenaga Kerja sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Berikut ini rangkuman hasil pengujian dengan menggunakan paired sample ttest.

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 Tabel 4.14. Pengujian Hipotesis Tenaga Kerja Variabel Rata-rata Thitung Ttabel Sig. α = 5% 7,176 1,671 0,000 Signifikan Tenaga Kerja_Sebelum 0,39 Tenaga Kerja_Sesudah 1,09 Sumber : Hasil Olah Data 2013 Dari Tabel 4.14. Dapat ditunjukkan bahwa rata-rata Tenaga Kerja sebelum mendapatkan kredit adalah sebesar 0,39. Dan rata-rata Produksi sesudah mendapatan kredit adalah sebesar 1,09. Besarnya rata-rata Tenaga Kerja sesudah mendapatkan kredit lebih besar dibandingkan dengan rata-rata Tenaga Kerja sebelum mendapatkan kredit. Untuk mengetahui ada pengaruh yang signifikan atau tidak, dapat dilihat kolom Sig. Probabilitas dan Thitung. Nilai Sig. Probabilitas menunjukkan nilai 0,000 yang berarti nilai ini berada diatas Signifikansi 0,05. Oleh karena itu Sig. < 0,05 (0,000 < 0,05). Sedangkan Thitung menunjukkan nilai │7,176│dan berarti lebih besar dari Ttabel 1,671. Oleh karena itu │7,176│> 1,671. Sehingga Hipotesis pertama menyatakan ada perbedaan yang signifikan pada Tenaga Kerja Usaha Mikro dan Kecil Masyarakat sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto terbukti atau diterima.

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 d. Perbedaan Omzet Penjualan (X4) Sebelum dan Sesudah mendapatkan Kredit Berdasarkan pengujian dengan bantuan program SPSS 16,0 for Windows, maka dapat ditunjukkan ada tidaknya perbedaan Omzet Penjualan sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Berikut ini rangkuman hasil pengujian dengan menggunakan paired sample ttest. Tabel 4.15. Pengujian Hipotesis Omzet Penjualan Variabel Rata-rata Thitung T tabel Sig. α = 5% 1,202 1,671 0,000 Signifikan Omzet Penjualan_Sebelum 11.106.511 Omzet Penjualan_Sesudah 26.141.279 Sumber : Hasil Olah Data 2013 Dari Tabel 4.15. Dapat ditunjukkan bahwa rata-rata Omzet Penjualan sebelum mendapatkan kredit adalah sebesar Rp 11.106.511. Dan rata-rata Omzet Penjualan sesudah mendapatan kredit adalah sebesar Rp 26.141.279. Besarnya rata-rata Omzet Penjualan sesudah mendapatkan kredit lebih besar dibandingkan dengan rata-rata Omzet Penjualan sebelum mendapatkan kredit. Untuk mengetahui ada pengaruh yang signifikan atau tidak, dapat dilihat kolom Sig. Probabilitas dan Thitung. Nilai Sig. Probabilitas menunjukkan nilai 0,000 yang berarti nilai ini berada diatas

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 Signifikansi 0,05. Oleh karena itu Sig. > 0,05 (0,000 < 0,05). Sedangkan Thitung menunjukkan nilai │1,202│dan berarti lebih besar dari Ttabel 1,671. Oleh karena itu │1,202│<1,671. Sehingga Hipotesis pertama menyatakan ada perbedaan yang signifikan pada Omzet Penjualan Usaha Mikro dan Kecil Masyarakat sebelum dan sessudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto terbukti atau ditolak. 4. Pembahasan a. Modal (X1) Sebelum dan Sesudah Mendapatkan Kredit Dari hasil pengujian Hipotesis mengenai Modal sebelum dan sesudah mendapatkan kredit menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan modal sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Kesimpulan tersebut didukung hasil perhitungan statistik yang menunjukkan nilai sig. (probabilitas) sebesar 0,086 lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu Ho ditolak dan Ha diterima artinya tidak ada perbedaan yang signifikan Modal sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Berdasarkan analisis deskriptif menunjukkan ada peningkatan Modal sebelum dan sessudah mendapatkan kredit, dilihat dari ratarata sebelum mendapatkan kredit adalah 11.876.744, sesudah mendapatkan kredit menjadi 24.046.511.

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 Modal merupakan suatu komponen terpenting dalam menjalankan suatu usaha, tanpa adanya modal maka suatu usaha tidak akan berjalan seperti yang diinginkan. Dalam penelitian ini yang menjadi masalah pemilik usaha kecil dan mikro sulit mengembangkan usahanya dikarenakan terbatasnya modal yang dimiliki, modal pribadi dirasa kurang dalam menjalankan sebuah usaha. Keadaan modal sebelum mendapatkan kredit pemiik usaha kecil dan mikro adalah modal pribadi, dengan modal modal yang dimiliki tersebut para pemilik usaha kecil dan mikro hanya bisa mengolah usahanya secara sederhana dengan peralatan yang sederhana yang dimiiki. dengan modal yang terbatas itu para pengusaha kecil dan mikro mencoba untu mengembangkan usahanya, sebelum akhirnya mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri. Dengan hadirnya PNPM Mandiri ditengah-tengah masyarakat membuat para pemilik usaha kecil dan mikro bernafas lega karena dengan pinjaman modal yang diberikan membuat para pengusaha lebih bisa mengembangkan usahanya. Karena PNPM Mandiri bisa langsung menjangkau nasabahnya sampai ke pedesaan. Syarat peminjaman kredit dari PNPM Mandiripun tidak terlalu rumit dan tidak memberatkan bagi para pemilik usaha kecil dan mikro, sehingga mereka tidak kesulitan dalam melakukan pinjaman. Dengan mendapatkan kredit tersebut sebagian besar pemilik usaha

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 menggunakannya dengan benar. Sebagian besar responden mengalami peningkatan setelah mendapatkan kredit. Responden yang mengalami peningkatan modal adalah responden yang memiliki usaha ternak, karena peningkatan produksi pemilik usaha ternak sangat cepat. b. Produksi (X2) Sebelum dan Sesudah Mendapatkan Kredit Dari hasil pengujian Hipotesis mengenai Produksi sebelum dan sesudah mendapatkan kredit menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan modal sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Kesimpulan tersebut didukung hasil perhitungan statistik yang menunjukkan nilai sig. (probabilitas) sebesar 0,009 lebih kecil dari 0,05. Oleh karena itu Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada perbedaan yang signifikan Produksi sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Berdasarkan analisis deskriptif menunjukkan ada peningkatan Produksi sebelum dan sessudah mendapatkan kredit, dilihat dari rata-rata sebelum mendapatkan kredit adalah 669, sesudah mendapatkan kredit menjadi 1093 atau mengalami peningkatan sebesar 38,79%. Produksi merupakan proses mengubah barang mentah menjadi barang jadi. Dalam proses produksi banyak hal yang harus diperhatikan terutama barang yang akan diproduksi dan alat yang akan digunakan dalam proses produksi. Dalam penelitian ini

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 sebelum melakukan pinjaman kredit produksi yang dilakukan oleh para pemilik usaha kecil dan mikro adalah masih dalam skala kecil, karena juga terbatasnya modal yang dimiliki tetapi setelah mendapatkan kredit mereka bisa menambah produksinya. Dibuktikan dengan adanya pinjaman modal dari PNPM Mandiri membuat para pemilik usaha kecil dan mikro lebih mengembangkan produksinya. Peningkatan hasil produksi yang semakin berkembang juga akan memperluas jaringan pemasaran. c. Tenaga Kerja (X3) Sebelum dan Sesudah Mendapatkan Kredit Dari hasil pengujian Hipotesis mengenai Tenaga Kerja sebelum dan sesudah mendapatkan kredit menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan Tenaga Kerja sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Kesimpulan tersebut didukung hasil perhitungan statistik yang menunjukkan nilai sig. (probabilitas) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Oleh karena itu Ho ditolak dan Ha diterima artinya ada perbedaan yang signifikan Tenaga Kerja sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Berdasarkan analisis deskriptif menunjukkan ada peningkatan Tenaga Kerja sebelum dan sessudah mendapatkan kredit, dilihat dari rata-rata sebelum mendapatkan kredit adalah 0, sesudah mendapatkan peningkatan sebesar 70%. kredit menjadi 1 atau mengalami

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 Tenaga kerja berperan penting dalam proses produksi terutama bagi para pengusaha yang baru menjalankan suatu usahanya, dari hasil penelitian menyatakan bahwa ada perbedaan Tenaga kerja sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Peningkatan Tenaga kerja tersebut sebesar 70%. Berdasarkan hasil penelitian sebelum mendapatkan kredit para dari PNPM Mandiri para pemilik usaha Kecil dan mikro susah atau bahkan tidak mempunyai tenaga kerja karena keterbatasan modal dan barang yang akan diproduksi, namun setelah adanya pinjaman modal para pemilik usaha bisa menambah Tenaga kerja. Penambahan tenaga kerja tersebut membuat usaha yang dijalankan juga akan semakin berkembang karena produksi yang dihasilkan juga semakin banyak, sistem pengupahan yang dilakukan para pengusaha adalah mingguan. Sebagian besar Tenaga kerja yang bekerja pada pemilik usaha kecil dan mikro adalah keluarga/kerabat/tetangga pengusaha, karena selain bisa mengatasi pengannguran juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitarnya. Sampai saat ini berdasarkan hasil penelitian, responden menyatakan bahwa peningkatan Tenaga kerja, juga modal dan produksi yang dijalankan membuat para pemilik usaha kecil dan mikro lebih cepat untuk menjalankan usahanya. d. Omzet Penjualan (X4) Sebelum dan Sesudah Mendapatkan Kredit

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 Dari hasil pengujian Hipotesis mengenai Omzet Penjualan sebelum dan sesudah mendapatkan kredit menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan Omzet Penjualan sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Kesimpulan tersebut didukung hasil perhitungan statistik yang menunjukkan nilai sig. (probabilitas) sebesar 0,236 lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu Ho ditolak dan Ha diterima artinya tidak ada perbedaan yang signifikan Omzet Penjualan sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Berdasarkan analisis deskriptif menunjukkan ada peningkatan Omzet Penjualan sebelum dan sessudah mendapatkan kredit, dilihat dari rata-rata sebelum mendapatkan kredit adalah 11.106.511, sesudah mendapatkan kredit menjadi 26.141.279 atau mengalami peningkatan sebesar 57,51%. Melihat hasil pengujian hipotesis menyatakan bahwa ada perbedaan Omzet penjualan sebelum dan sesudah mendapatkan kredit. Omzet penjualan merupakan jumlah keseluruhan atas penjualan produk dalam jangka waktu satu bulan yang dinyatakan dalam rupiah. Dari hasil penelitian, menyatakan bahwa para pemilik usaha kecil dan mikro sebelum mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri Omzet penjualan yang mereka peroleh sangatlah kecil dikarenakan modal yang mereka miliki juga masih kecil dan penjualan produk para pengusaha hanya mampu memenuhi permintaan pasar yang

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 kecil saja, hal ini membuat usaha sulit untuk berkembang. Tetapi setelah mendapatkan pinjaman modal dari PNPM Mandiri Omzet penjualan mereka bertambah, bahkan mereka juga bisa memperluas proses pemasaran dan menambah jaringan usahanya, sehingga banyak masyarakat yang mengenal usahanya. Dengan demikian Omzet penjualan mereka akan bertambah. Namun dari responden yang diteliti ada responden yang tidak mengalami peningkatan Omzet penjualan setelah mendapatkan kredit. Hal ini dikarenakan kurangnya kemampuan untuk mengelola usahanya.

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN DAN SARAN A. Kesimpulan Dari hasil Analisis dan pembahasan mengenai perkembangan usaha mikro dan kecil masyarakat sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri, maka untuk masing-masing permasalahan dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Dari analisis data dan pembahasan yang pertama bahwa disimpulkan ada perbedaan modal sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri. Peningkatan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu modal merupakan sarana dan prasarana bagi pengembangan sebuah usaha. Modal sangat berperan penting dalam peningkatan sebuah usaha tanpa adanya modal yang cukup maka sebuah usaha tidak akan bisa berjalan. 2. Dari hasil data dan pembahasan yang kedua bahwa disimpulkan ada perbedaan produksi sebelum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri yaitu dengan peningkatan sebesar 38,79%. Peningkatan Produksi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor antara lain barang yang dihasilkan oleh para pengusaha, hal tersebut terjadi karena adanya peningkatan modal yang dimiliki oleh para pengusaha. 3. Dari hasil dan pembahasan yang ketiga bahwa disimpulkan ada perbedaan tenaga kerja sebeum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri yaitu dengan peningkatan sebesar 70%. Peningkatan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor antara lain modal, pelanggan, dan permintaan pasar semakin meningkat maka 69

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 dengan tidak langsung para pelaku Usaha Mikro dan Kecil menambah jumlah tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan dan permintaan pasar. 4. Dari hasil dan pembahasan yang ketiga bahwa disimpulkan ada perbedaan omzet penjualan sebeum dan sesudah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri yaitu dengan peningkatan sebesar 57,51%. Peningkatan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor antara lain modal, produksi yang dihasilkan, tenaga kerja dan permintaan pasar semakin meningkat maka secara tidak langsung hasil yang dihasilkan juga akan meningkat. B. Keterbatasan Dalam penelitian ini tidak dapat dihindari berbagai kelemahan yang kemungkinan dapat menyebabkan temuan penelitian bukan merupakan gambaran sesungguhnya dari subjek penelitian, yaitu: 1. Keresahan beberapa responden dalam menjawab pertanyaan dalam kuesioner khususnya untuk variabel omzet penjualan sehingga hasil yang diperoleh kurang memberikan hasil yang relevan. 2. Proses penelitian cukup lama karena peneliti harus benar-benar memahami keadaan faktual yang ada dilapangan. 3. Terbatasnya reverensi buku baru ang barkaitan dengan teori-teori, sehingga berdampak pada minimnya pembahasan yang peneliti jabarkan. C. Saran Berdasarkan kesimpulan penelitian diatas, ada beberapa saran yang dapat disimpulkan yaitu:

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 1. 71 Bagi Lembaga PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto Sehubungan dengan banyaknya Usaha Kecil dan Mikro masyarakat setelah mendapatkan kredit maka pihah lembaga diharapkan mampu mendukung dan memberikan pendampingan dalam hal pengembangan teknologi dan informasi untuk menunjang kepentingan pemasaran produk-produk, dan meningkatkan tenaga kerja Usaha Kecil dan Mikro di Kecamatan Candiroto. 2. Bagi Pemerintah Daerah Diharapkan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan modal dan sarana prasarana yang menunjang bagi para pengusaha Mikro dan Kecil Masyarakat di Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung. 3. Bagi Penulis Penelitian ini dapat dijadikan pengalaman dan tambahan pengetahuan dalam menganalisis masalah perkreditan sekaligus dapat menerapkan disiplin ilmu yang telah diperoleh dibangku kuliah. 4. Bagi Masyarakat Candiroto Dengan adanya penelitian ini dapat dijadikan warga masyarakat Candiroto agar lebih bisa memanfaatkan kredit secara baik yang diberikan melelui PNPM Mandiri agar bisa mengembangkan usahanya.

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Abdulah, Faisal. 2003. Manajmen Perbankan. Malang: UMM Alam S. 2007. Ekonomi untuk SMA dan MA. Jakarta: Erlangga Arikunto, Suharsimi. 2006. Metedelogi Penelitian. Yogyakarta: Bina Aksara Budiyuwono, Nugroho. 1990. Pelajaran Statistika. Yogyakarta: BPFE Bungin, Burhan. 2011. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Kencana Erlina, Stefani. 2010. Pengaruh Pemberian Kredit Terhadap Penghasilan Usaha Kecil Masyarakat. “Skripsi”. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma. Gilarso, T. 2004. Pengantar Ilmu Ekonomi Makro. Yogyakarta : Kanisius. Hubeis, Musa. 2009. Prospek Usaha Kecil dalam wadah inkubator bisnis. Bogor: Ghalia Indonesia. Ismail Solihin. 2006. Pengantar Bisnis. Jakarta: Prenada Media. Mubyarto dan Edi Suandi Hamid. 1986. Kredit Pedesaan di Indonesia. Yogyakarta: BPFE. Mulyadi, S. 2003. Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Pembangunan. Cetakan kedua. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Pengajuan kredit usaha mikro bank rakyat. Diakses dari: http://yuyuold.blogspot.com/ Tanggal: 7 Desember 2013 Purwanto, Suharyadi. 2004. Statistika Untuk Ekonomi dan Keuangan Modern. Buku 2. Jakarta: Salemba Empat. Republik Indonesia. Undang-undang No.1 Tahun 2013 Tentang Lembaga Keuangan Mikro Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: CV Alfabeta. Suparmoko, M Irawan. 1996. Ekonomi Pembangunan. Edisi 5. Jakarta: BPFE. 72

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 Suyatno T dan kawan-kawan. 1991. Dasar – Dasar Perkreditan. Edisi Kedua. Jakarta : Gramedia. Wijaya, Faried. 1991. Ekonomi Moneter dan Perbankan. Yogyakarta: BPFE.

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 1 KUESIONER 74

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 KUESIONER PENELITIAN STUDI KOMPARASI PERKEMBANGAN USAHA MIKRO DAM KECIL MASYARAKAT SEBELUM DAN SESUDAH MENDAPATKAN KREDIT DARI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI KECAMATAN CANDIROTO KABUPATEN TEMANGGUNG 2013 Terima kasih sebelumnya penulis ucapkan atas partisipasi dan kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/I yang telah meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner penelitian ini secara lengkap. Saya Maria Reni Irawati (091324026) sedang melakukan penelitian untuk menyusun skripsi yang berjudul " Studi Komparasi Perkembangan Usaha Mikro dan Kecil Masyarakat Sebelum dan Sesudah Mendapatkan Kredit Dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kecamatan Candirito Kabupaten Temanggung 2013". Daftar pertanyaan dibawah ini diajukan untuk diisi sesuai dengan pendapat anda. Kerahasiaan identitas anda akan dijamin dan informasi yang anda berikan bersifat rahasia dan hanya digunakan untuk kepentingan akademis saja. Atas bantuan dan kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih. Yogyakarta 1 Oktober 2013 Peneliti, Maria Reni Irawati

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 INSTRUMEN PENELITIAN STUDI KOMPARASI PERKEMBANGAN USAHA MIKRO DAM KECIL MASYARAKAT SEBELUM DAN SESUDAH MENDAPATKAN KREDIT DARI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI KECAMATAN CANDIROTO KABUPATEN TEMANGGUNG 2013 A. Objek Penelitian Usaha Mikro dan Kecil Masyarakat yang mendapat kredit dari PNPM Mandiri Kecamatan Candiroto. B. Identitas Responden Nama : Umur : Jenis Kelamin : Pendidikan : Tahun berapa usaha mulai dirintis: C. Daftar Pertanyaan PERKEMBANGAN MODAL 1. Apa tujuan anda bergabung menjadi anggota PNPM Mandiri? 2. Sudah berapa kali nada mendapat pinjaman modal dari PNPM Mandiri? 3. Berapa jumlah total pinjaman anda dari PNPM mandiri? 4. Anda gunakan untuk apa kredit tersebut? 5. Kapan usaha anda mulai berkembang?

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 PRODUKSI 1. Jenis usaha apa yang anda jalankan? 2. Dari manakah anda mendapatkan bahan baku untuk usaha yang anda jalankan? 3. Sebelum mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri, berapa unit produksi yang anda hasilkan 4. Setelah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri, berapa unit produksi yang anda hasilkan? TENAGA KERJA 1. Apakah dari awal berdirinya usaha anda sudah memiliki karyawan? 2. Apakah karyawan berasal dari keluarga sendiri? 3. Apakah dengan adanya kredit dari PNPM Mandiri, menambah tenaga kerja usaha anda? 4. Sebelum mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri, berapa tenaga kerja yang anda miliki? 5. Berasal dari mana saja? 6. Setelah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri, berapa tenaga kerja yang anda miliki? 7. Berasal dari mana saja? 8. Adakah perbedaan sistem pengupahan tenaga kerja disaat sebelum mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri dan setelah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri? 9. Bagaimana sistem pengupahan tenaga kerja sebelum mendapatkan kredit dari

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 78 PNPM Mandiri? 10. Bagaimana sistem pengupahan tenaga kerja setelah mendapatkan kredit dari PNPM Mandiri? 11. Berapa rupiah upah per tenaga kerja, sebelum Usaha anda mendapat kredit dari PNPM Mandiri? 12. Berapa rupiah upah per tenaga kerja, setelah Usaha anda mendapatkan kredit dari PNPM Mndiri? OMZET PENJUALAN 1. Sudah sampai mana hasil produksi anda dikenal? 2. Bagaimana cara anda memperkenalkan hasil produksi anda ke pasaran? 3. Media apa saja yang anda gunakan dalam kepentingan periklanan produk anda? 4. Sebelum mendapatkan kredit PMPM Mandiri berapa rupiah jumlah omzet penjualan anda per bulan? 5. Setelah mendapatkan kredit PMPM Mandiri berapa rupiah jumlah omzet penjualan anda per bulan?

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 2 DATA RESPONDEN 79

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 Data karakteristik responden No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 Nama Fuad Suyono Jasmani Suprayit Daryati Rochmat Martono Udiyanto S.Muryati Asrin S Suryoko H Sunarto Sutriyah Utami Wahyudi Joni Arwati Tukaeni Arjunadi Rusmadi Suraji Endang S Sarkawi Fajar S Suwarno Mujadi Lestari Slamet S Ambar w Murni Supriyan A. Suji S Budiyono Titik P Saumi Wagi Umur Umur Jenis Kelamin Pendidikan Terakhir 40 2 Laki-laki SMP 43 3 Laki-laki SMP 48 3 Laki-laki SMA 47 3 Laki-laki SMP 38 2 Perempuan SMP 25 1 Laki-laki SMA 29 1 Laki-laki SMP 41 3 Laki-laki SMA 44 3 Perempuan SMP 28 1 Laki-laki SMP 35 2 Laki-laki S1 60 4 Laki-laki S1 41 3 Perempuan SMP 23 1 Perempuan SMP 35 2 Laki-laki SMA 27 1 Laki-laki SMP 38 2 Perempuan SMA 43 3 Perempuan SMP 50 3 Laki-laki SMA 35 2 Laki-laki SMA 45 3 Laki-laki SMP 43 3 Perempuan SMA 55 4 Laki-laki SD 48 3 Perempuan SMA 58 4 Laki-laki SMP 47 3 Laki-laki SD 38 2 Perempuan SMP 43 3 Perempuan SD 37 2 Perempuan SMP 45 3 Perempuan SMP 43 3 Laki-laki SMP 28 1 Laki-laki SMA 40 2 Laki-laki SMA 35 2 Perempuan SMP 32 2 Perempuan SMP 28 1 Laki-laki SD Jenis Usaha Gilingan Padi Batako Gilingan Padi Kopi Bubuk Pisang Aroma Telur Puyuh Kripik Singkong Telur Puyuh Salon Furniture Telur Ayam Maubelair Telur Asin Telur Puyuh Telur Ayam Telur Puyuh Tempe Kedelai Kripik Pisang Furniture Tahu Kepang Ayam Potong Kopi Tubruk Gorengan sore Budidaya Lele Furniture Penjahit Penjahit Konveksi Penjual Kopi Tahu Furniture Telur Ayam Kacang Telur Brownis Bakso Keliling

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 37 38 39 40 41 42 43 Nama Umur Umur Jenis Kelamin Pendidikan Terakhir Komariya 40 2 Perempuan SMP Sabariyah 35 2 Perempuan SMP Elok J 33 2 Perempuan SMA Suparti 30 1 Perempuan SMP Agus P 39 2 Laki-laki SMP Joni Karnen 35 2 Laki-laki SMA Nunung 34 2 Perempuan SMA 81 Jenis Usaha Ceriping Jagung P. Kelontong Salon Bolu Panggang Vulkanisir Ban Depo Kayu Selondok

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Data karakteritik responden No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 Tahun Mulai Usaha 2008 2010 2006 2010 2011 2011 2012 2011 2004 2009 2010 2004 2010 2011 2008 2009 2007 2005 2009 2008 2006 2003 2007 2012 2004 2000 2002 2001 2007 2009 2010 2008 2007 2009 Jumlah Kredit Pertama 25000000 700000 30000000 3000000 5000000 4000000 5000000 10000000 20000000 3000000 300000000 10000000 5000000 5000000 30000000 5000000 3000000 2000000 15000000 20000000 5000000 10000000 35000000 2000000 15000000 20000000 7000000 5000000 3000000 2500000 25000000 7000000 50000000 5000000 Sistem Pengupahan Untuk Karyawan Mingguan Bulanan Mingguan Tidak Memberi Upah Mingguan Tidak Memberi Upah Mingguan Mingguan Bulanan Mingguan Bulanan Mingguan Tidak Memberi Upah Tidak Memberi Upah Mingguan Tidak Memberi Upah Mingguan Tidak Memberi Upah Bulanan Bulanan Mingguan Harian Tidak Memberi Upah Tidak Memberi Upah Mingguan Mingguan Mingguan Mingguan Tidak Memberi Upah Tidak Memberi Upah Mingguan Mingguan Mingguan Tidak Memberi Upah 82

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 35 36 37 38 39 40 41 42 43 Tahun Mulai Usaha 2010 2005 2009 2007 2006 2010 2004 2007 2009 Jumlah Kredit Pertama 3500000 2000000 2500000 4000000 5500000 3000000 6000000 10000000 2000000 Sistem Pengupahan Untuk Karyawan Tidak Memberi Upah Tidak Memberi Upah Tidak Memberi Upah Tidak Memberi Upah Mingguan Tidak Memberi Upah Mingguan Bulanan Tidak Memberi Upah 83

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 Data penelitian No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 Modal Sebelum Sesudah 10000000 30000000 10000000 9000000 5000000 35000000 2000000 4000000 1000000 4000000 6000000 8000000 1000000 6000000 5700000 10000000 15000000 20000000 2500000 4500000 200000000 500000000 5000000 10000000 1000000 3000000 3000000 6000000 30000000 50000000 5000000 8000000 4000000 6000000 3000000 4500000 15000000 27000000 10000000 25000000 8000000 15000000 15000000 23000000 1000000 3000000 1500000 2000000 10000000 25000000 5000000 10000000 6000000 7000000 4000000 4500000 3000000 6000000 2500000 3000000 25000000 30000000 5500000 7000000 20000000 35000000 4000000 4500000 2000000 3000000 Produksi Sebelum Sesudah 1800 1950 1500 1820 1500 1650 300 420 300 450 150 240 1650 3000 120 180 90 150 2 5 3000 9000 1 3 1000 1500 120 180 300 450 150 240 540 750 900 1350 3 6 900 1080 60 120 300 720 150 300 3000 6000 510 750 90 150 10 13 7 10 5 9 150 180 1500 1800 3 5 1500 2250 3000 3600 150 300 Tenaga Kerja Sebelum Sesudah 0 1 1 2 0 1 0 0 0 1 0 0 1 3 0 1 1 2 1 2 1 3 1 3 1 1 0 0 1 2 0 0 0 1 0 0 1 2 1 2 1 2 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 1 3 0 1 1 2 0 0 0 0 Omzet Penjualan Sebelum Sesudah 1800000 1950000 45000000 54600000 1500000 1650000 600000 840000 2100000 3150000 1800000 2880000 3300000 6000000 1440000 2160000 900000 1500000 1400000 3500000 270000000 810000000 5000000 15000000 2000000 3000000 1440000 2160000 3000000 4500000 1800000 2880000 1080000 1500000 1800000 2700000 9000000 18000000 18000000 21600000 840000 1680000 15000000 36000000 450000 900000 1500000 3000000 8160000 12000000 1800000 3000000 400000 1300000 280000 400000 200000 360000 3000000 3600000 30000000 36000000 6000000 10000000 15000000 22500000 1500000 1800000 2250000 4500000

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI No 36 37 38 39 40 41 42 43 Modal Sebelum Sesudah 2500000 3000000 3000000 5000000 15000000 20000000 12000000 15000000 7000000 11000000 6500000 9000000 12000000 15000000 6000000 8000000 Produksi Sebelum Sesudah 1500 2700 600 900 300 450 120 180 450 660 150 210 450 540 450 750 Tenaga Kerja Sebelum Sesudah 0 0 0 0 0 0 1 2 1 2 1 2 1 2 0 0 85 Omzet Penjualan Sebelum Sesudah 3000000 5400000 3000000 4500000 1050000 1575000 840000 1260000 1350000 1980000 4500000 6300000 2250000 2700000 2250000 3750000

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 Frequencies karakteritik responden Statistics N Valid Missing Jenis Pendidikan Kelamin Terakhir 43 43 0 0 Umur 43 0 Jenis Usaha 43 0 Tahun Mulai Usaha 43 0 Sistem Jumlah Pengupahan Kredit Untuk Pertama Karyawan 43 43 0 0 Frequency Table Umur Frequency Valid 23-30 tahun 31-40 tahun 41-50 tahun 51-60 tahun Total 8 17 15 3 43 Percent 18,6 39,5 34,9 7,0 100,0 Valid Percent 18,6 39,5 34,9 7,0 100,0 Jenis Kelamin Valid Frequency 24 19 43 Laki-laki Perempuan Total Percent 55,8 44,2 100,0 Valid Percent 55,8 44,2 100,0 Pendidikan Terakhir Frequency Valid S1 SD SMA SMP Total 2 4 14 23 43 Percent 4,7 9,3 32,6 53,5 100,0 Valid Percent 4,7 9,3 32,6 53,5 100,0 Valid th 2000-2003 th 2004-2006 th 2007-2009 th 2010-2012 Total 4 9 17 13 43 Percent 9,3 20,9 39,5 30,2 100,0 Cumulative Percent 55,8 100,0 Cumulative Percent Tahun Mulai Usaha Frequency Cumulative Percent 18,6 58,1 93,0 100,0 Valid Percent 9,3 20,9 39,5 30,2 100,0 4,7 14,0 46,5 100,0 Cumulative Percent 9,3 30,2 69,8 100,0

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Jenis Usaha Valid Ayam Potong Bakso Keliling Batako Bolu Panggang Brownis Budidaya Lele Ceriping Jagung Depo Kayu Furniture Gilingan Padi Gorengan sore Kacang Telur Kepang Konveksi Kopi Bubuk Kopi Tubruk Kripik Pisang Kripik Singkong Maubelair Pedagang Kelontong Penjahit Penjual Kopi Pisang Aroma Salon Selondok Tahu Telur Asin Telur Ayam Telur Puyuh Tempe Kedelai Vulkanisir Ban Total Frequency 1 1 1 1 1 1 1 1 4 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1 2 1 2 1 3 4 1 1 43 Percent 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 9,3 4,7 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 4,7 2,3 2,3 4,7 2,3 4,7 2,3 7,0 9,3 2,3 2,3 100,0 Valid Percent 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 9,3 4,7 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 2,3 4,7 2,3 2,3 4,7 2,3 4,7 2,3 7,0 9,3 2,3 2,3 100,0 Jumlah Kredit Pertama Valid 700 rb-5jt 5,1 jt-10 jt 10,1 jt-20 jt 20,1 jt-30 jt 30,1 jt-40 jt > 40 jt Total Frequency 23 8 5 4 1 2 43 Percent 53,5 18,6 11,6 9,3 2,3 4,7 100,0 Valid Percent 53,5 18,6 11,6 9,3 2,3 4,7 100,0 87 Cumulative Percent 2,3 4,7 7,0 9,3 11,6 14,0 16,3 18,6 27,9 32,6 34,9 37,2 39,5 41,9 44,2 46,5 48,8 51,2 53,5 55,8 60,5 62,8 65,1 69,8 72,1 76,7 79,1 86,0 95,3 97,7 100,0 Cumulative Percent 53,5 72,1 83,7 93,0 95,3 100,0

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Sistem Pengupahan Untuk Karyawan Frequency Valid Bulanan Harian Mingguan Tidak Memberi Upah Total 6 1 19 17 43 Percent 14,0 2,3 44,2 39,5 100,0 Valid Percent 14,0 2,3 44,2 39,5 100,0 88 Cumulative Percent 14,0 16,3 60,5 100,0 Frequencies variabel Statistics N Tenaga Tenaga Modal Modal Produksi Produksi Kerja Kerja Omzet Omzet Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah Valid 43 43 43 43 43 43 43 43 Missing 0 0 0 0 0 0 0 0 Frequency Table Modal Sebelum Valid 1 jt - 5 jt 5,1 jt - 10 jt 10,1 jt - 15 jt 15,1 jt - 25 jt > 25 jt Total Frequency 21 12 6 2 2 43 Percent 48,8 27,9 14,0 4,7 4,7 100,0 Valid Percent 48,8 27,9 14,0 4,7 4,7 100,0 Modal Sesudah Valid 1 jt - 5 jt 5,1 jt - 10 jt 10,1 jt - 15 jt 15,1 jt - 25 jt > 25 jt Total Frequency 13 14 4 5 7 43 Percent 30,2 32,6 9,3 11,6 16,3 100,0 Valid Percent 30,2 32,6 9,3 11,6 16,3 100,0 Tenaga Kerja Sebelum Valid ,00 1,00 Total Frequency 26 17 43 Percent 60,5 39,5 100,0 Valid Percent 60,5 39,5 100,0 Cumulative Percent 48,8 76,7 90,7 95,3 100,0 Cumulative Percent 30,2 62,8 72,1 83,7 100,0 Cumulative Percent 60,5 100,0

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Tenaga Kerja Sesudah Valid ,00 1,00 2,00 3,00 Total Frequency 16 11 12 4 43 Percent 37,2 25,6 27,9 9,3 100,0 Valid Percent 37,2 25,6 27,9 9,3 100,0 Cumulative Percent 37,2 62,8 90,7 100,0 Produksi Sebelum Frequency Valid 1-10 biji 21-100 biji 101-250 biji 251-500 biji 501-1000 biji 1001-1500 biji 1501-3000 biji Total 7 3 9 8 6 5 5 43 Percent 16,3 7,0 20,9 18,6 14,0 11,6 11,6 100,0 Valid Percent 16,3 7,0 20,9 18,6 14,0 11,6 11,6 100,0 Produksi Sesudah Frequency Valid 1-10 biji 11-20 biji 101-250 biji 251-500 biji 501-1000 biji 1001-1500 biji 1501-3000 biji > 3000 biji Total 6 1 10 6 7 3 7 3 43 Percent 14,0 2,3 23,3 14,0 16,3 7,0 16,3 7,0 100,0 Valid Percent 14,0 2,3 23,3 14,0 16,3 7,0 16,3 7,0 100,0 Omzet Sebelum Frequency Valid 200 rb - 1 jt 1,1 jt - 3 jt 3,1 jt - 6 jt 6,1 jt -10 jt 10,1 jt - 30 jt > 30 jt Total 8 23 4 2 4 2 43 Percent 18,6 53,5 9,3 4,7 9,3 4,7 100,0 89 Valid Percent 18,6 53,5 9,3 4,7 9,3 4,7 100,0 Cumulative Percent 16,3 23,3 44,2 62,8 76,7 88,4 100,0 Cumulative Percent 14,0 16,3 39,5 53,5 69,8 76,7 93,0 100,0 Cumulative Percent 18,6 72,1 81,4 86,0 95,3 100,0

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Omzet Sesudah Frequency Valid 200 rb - 1 jt 1,1 jt - 3 jt 3,1 jt - 6 jt 6,1 jt -10 jt 10,1 jt - 30 jt > 30 jt Total 4 19 9 2 5 4 43 Percent 9,3 44,2 20,9 4,7 11,6 9,3 100,0 Valid Percent 9,3 44,2 20,9 4,7 11,6 9,3 100,0 Cumulative Percent 9,3 53,5 74,4 79,1 90,7 100,0 90

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 Descriptives Descriptive Statistics N Modal Sebelum Modal Sesudah Produksi Sebelum Produkasi Sesudah Tenaga Kerja Sebelum Tenaga Kerja Sesudah Omzet Sebelum Omzet Sesudah Valid N (listwise) Minimum Maximum Mean 43 1000000,00 200000000,00 11876744,1860 43 2000000,00 500000000,00 24046511,6279 43 1,00 3000,00 669,3256 43 3,00 9000,00 1093,5116 43 ,00 1,00 ,3953 43 43 43 43 ,00 3,00 1,0930 Std. Deviation 30075514,77776 75130506,60854 841,42789 1713,16009 ,49471 1,01920 200000,00 270000000,00 11106511,6279 41297493,86399 360000,00 810000000,00 26141279,0698 122898048,91654 Frequencies Descriptif Statistics Modal Sebelum N Valid Missing Mean Median Mode Std. Deviation Minimum Maximum Sum Modal Sesudah Produksi Sesudah 43 0 1093,5116 Tenaga Kerja Sebelum 43 0 ,3953 43 0 11876744,1860 43 0 24046511,6279 Produksi Sebelum 43 0 669,3256 5500000,0000 8000000,0000 300,0000 450,0000 ,0000 1000000,00a 30075514,77776 3000000,00 75130506,60854 150,00 841,42789 180,00 1713,16009 ,00 ,49471 1000000,00 200000000,00 2000000,00 500000000,00 1,00 3000,00 3,00 9000,00 ,00 1,00 510700000,00 1034000000,00 28781,00 47021,00 17,00 a. Multiple modes exist. The smallest value is shown Tenaga Kerja Omzet Sesudah Sebelum 43 43 0 0 1,0930 11106511,6 279 1,0000 1800000,00 00 ,00 1800000,00 1,01920 41297493,8 6399 ,00 200000,00 3,00 270000000, 00 47,00 477580000, 00 Omzet Sesudah 43 0 26141279,0698 3000000,0000 3000000,00a 1,22898E8 360000,00 810000000,00 1124075000,00

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Hasil Uji Normalitas NPar Tests Chi-Square Test Frequencies Modal Sebelum Observed N 1000000,00 1500000,00 2000000,00 2500000,00 3000000,00 4000000,00 5000000,00 5500000,00 5700000,00 6000000,00 6500000,00 7000000,00 8000000,00 10000000,00 12000000,00 15000000,00 20000000,00 25000000,00 30000000,00 200000000,00 Total 4 1 2 3 4 3 4 1 1 3 1 1 1 4 2 4 1 1 1 1 43 Expected N 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 Residual 1,9 -1,2 - ,1 ,9 1,9 ,9 1,9 -1,2 -1,2 ,9 -1,2 -1,2 -1,2 1,9 - ,1 1,9 -1,2 -1,2 -1,2 -1,2 Modal Sesudah Observed N 2000000,00 3000000,00 4000000,00 4500000,00 5000000,00 6000000,00 7000000,00 8000000,00 9000000,00 10000000,00 11000000,00 15000000,00 20000000,00 23000000,00 25000000,00 27000000,00 30000000,00 35000000,00 50000000,00 500000000,00 Total 1 5 2 4 1 4 2 3 2 3 1 3 2 1 2 1 2 2 1 1 43 Expected N 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 2,2 Test Statistics Chi-Square df Asymp. Sig. Modal Sebelum a 15,140 19 ,714 Modal Sesudah a 12,349 19 ,870 Residual -1,2 2,9 - ,1 1,9 -1,2 1,9 - ,1 ,9 - ,1 ,9 -1,2 ,9 - ,1 -1,2 - ,1 -1,2 - ,1 - ,1 -1,2 -1,2 92

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Test Statistics Modal Sebelum Modal Sesudah a a Chi-Square 15,140 12,349 df 19 19 Asymp. Sig. ,714 ,870 a. 20 cells (100,0%) have expected frequencies less than 5. The minimum expected cell frequency is 2,2. b. Hasil Uji Normalitas NPar Tests Chi-Square Test Frequencies Produksi Sebelum Observed N 1,00 2,00 3,00 5,00 7,00 10,00 60,00 90,00 120,00 150,00 300,00 450,00 510,00 540,00 600,00 900,00 1000,00 1500,00 1650,00 1800,00 3000,00 Total 1 1 2 1 1 1 1 2 3 6 5 3 1 1 1 2 1 5 1 1 3 43 Expected N 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 2,0 Residual -1,0 -1,0 ,0 -1,0 -1,0 -1,0 -1,0 ,0 1,0 4,0 3,0 1,0 -1,0 -1,0 -1,0 ,0 -1,0 3,0 -1,0 -1,0 1,0 Produksi Sesudah Observed N 3,00 5,00 6,00 9,00 10,00 13,00 120,00 150,00 180,00 210,00 240,00 300,00 420,00 450,00 540,00 1 2 1 1 1 1 1 2 4 1 2 2 1 3 1 Expected N 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 Residual - ,3 ,7 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 ,7 2,7 - ,3 ,7 ,7 - ,3 1,7 - ,3 93

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 660,00 720,00 750,00 900,00 1080,00 1350,00 1500,00 1650,00 1800,00 1820,00 1950,00 2250,00 2700,00 3000,00 3600,00 6000,00 9000,00 Total 1 1 3 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 43 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 - ,3 - ,3 1,7 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 Test Statistics Produksi Sebelum Produksi Sesudah a b Chi-Square 23,907 12,814 df 20 31 Asymp. Sig. ,246 ,998 a. 21 cells (100,0%) have expected frequencies less than 5. The minimum expected cell frequency is 2,0. b. 32 cells (100,0%) have expected frequencies less than 5. The minimum expected cell frequency is 1,3. Hasil Uji Normalitas NPar Tests Chi-Square Test Frequencies Tenaga Kerja Sebelum ,00 1,00 Total Observed N 26 17 43 Expected N 21,5 21,5 Residual 4,5 -4,5 Tenaga Kerja Sesudah ,00 1,00 2,00 3,00 Total Observed N 16 11 12 4 43 Expected N 10,8 10,8 10,8 10,8 Residual 5,3 ,3 1,3 -6,8 94

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Omzet Sesudah Test Statistics Tenaga Kerja Tenaga Kerja Sebelum Sesudah a b Chi-Square 1,884 6,953 df 1 3 Asymp. Sig. ,170 ,073 a. 0 cells (,0%) have expected frequencies less than 5. The minimum expected cell frequency is 21,5. b. 0 cells (,0%) have expected frequencies less than 5. The minimum expected cell frequency is 10,8. Hasil Uji Normalitas NPar Tests Chi-Square Test Frequencies Omzet Sebelum Observed N 200000,00 280000,00 400000,00 450000,00 600000,00 840000,00 900000,00 1050000,00 1080000,00 1350000,00 1400000,00 1440000,00 1500000,00 1800000,00 2000000,00 2100000,00 2250000,00 3000000,00 3300000,00 4500000,00 5000000,00 6000000,00 8160000,00 9000000,00 15000000,00 18000000,00 30000000,00 45000000,00 270000000,00 Total 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 2 3 5 1 1 3 4 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 43 Expected N 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 1,5 Residual - ,5 - ,5 - ,5 - ,5 - ,5 ,5 - ,5 - ,5 - ,5 - ,5 - ,5 ,5 1,5 3,5 - ,5 - ,5 1,5 2,5 - ,5 - ,5 - ,5 - ,5 - ,5 - ,5 ,5 - ,5 - ,5 - ,5 - ,5 95

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Observed N 360000,00 400000,00 840000,00 900000,00 1260000,00 1300000,00 1500000,00 1575000,00 1650000,00 1680000,00 1800000,00 1950000,00 1980000,00 2160000,00 2700000,00 2880000,00 3000000,00 3150000,00 3500000,00 3600000,00 3750000,00 4500000,00 5400000,00 6000000,00 6300000,00 10000000,00 12000000,00 15000000,00 18000000,00 21600000,00 22500000,00 36000000,00 54600000,00 810000000,00 Total 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 2 2 2 3 1 1 1 1 3 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1 43 Expected N 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 1,3 Test Statistics Omzet Sebelum Omzet Sesudah a b Chi-Square 19,721 8,395 df 28 33 Asymp. Sig. ,874 ,901 a. 29 cells (100,0%) have expected frequencies less than 5. The minimum expected cell frequency is 1,5. b. 34 cells (100,0%) have expected frequencies less than 5. The minimum expected cell frequency is 1,3. Residual - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 ,7 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 ,7 ,7 ,7 1,7 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 1,7 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 - ,3 ,7 - ,3 - ,3 96

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97 Hasil Uji Paired t test Modal T-Test Paired Samples Correlations N Pair 1 Modal Sesudah & Modal Sebelum Pair Modal 1 Sesudah - Modal Sebelum 43 Correlation ,993 Sig. ,000 Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of Sig. the Difference Std. Std. Error (2Mean Deviation Mean Lower Upper t df tailed) 12169767,44 45394842,03 6922648,51 -1800702,85 26140237,73 1,758 42 ,086 Paired Samples Statistics Pair 1 Modal Sesudah Modal Sebelum Mean 24046511,6279 11876744,1860 N 43 43 Std. Deviation 75130506,60854 30075514,77776 Hasil Uji Paired t test Produksi T-Test Paired Samples Correlations N Pair 2 Produksi Sesudah & Produksi Sebelum Correlation 43 ,910 Sig. ,000 Std. Error Mean 11457294,84617 4586473,00563

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98 Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of Sig. the Difference Std. Std. Error (2Mean Deviation Mean Lower Upper t df tailed) 12169767,44 45394842,03 6922648,51 -1800702,85 26140237,73 1,758 42 ,086 Pair Produksi 424,18 1010,06 154,03 113,33 735,03 2,754 42 ,009 2 Sesudah Produksi Sebelum Paired Samples Statistics Mean Pair 2 Produksi Sesudah Produksi Sebelum N Std. Deviation 1093,5116 669,3256 43 43 Std. Error Mean 1713,16009 841,42789 261,25446 128,31655 Hasil Uji Paired t test TenagaKerja T-Test Paired Samples Statistics Pair 1 Tenaga Kerja Sesudah Tenaga Kerja Sebelum Mean 1,0930 ,3953 N 43 43 Std. Deviation 1,01920 ,49471 Paired Samples Correlations N Pair 1 Tenaga Kerja Sesudah & Tenaga Kerja Sebelum 43 Correlation ,870 Sig. ,000 Std. Error Mean ,15543 ,07544

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Pair Tenaga Kerja 1 Sesudah Tenaga Kerja Sebelum Mean ,69767 99 Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of Sig. the Difference Std. Std. Error (2Deviation Mean Lower Upper t df tailed) ,63 ,09722 ,50148 ,89387 7,176 42 ,000 Hasil Uji Paired t test Omzet T-Test Paired Samples Statistics Mean Pair 2 Omzet Sesudah Omzet Sebelum N 26141279,0698 11106511,6279 43 43 Std. Deviation Std. Error Mean 1,22898E8 41297493,86399 18741776,75644 6297808,77258 Paired Samples Correlations N Pair 2 Omzet Sesudah & Omzet Sebelum Mean Pair Omzet 2 Sesudah Omzet Sebelum Correlation 43 ,993 Sig. ,000 Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Std. Std. Error Deviation Mean Lower Upper 15034767,44 82053495,43 12513040,74 t Sig. (2df tailed) -10217571,13 40287106,01 1,202 42 ,236

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI LAMPIRAN 3 SURAT IJIN PENELITIAN 100

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 101

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 102

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 103

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 104

(123) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 105

(124) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 106

(125)

Dokumen baru