PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIORAMA DAUR AIR PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD NEGERI SEYEGAN.

Gratis

1
28
186
2 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Selain itu media diorama daur air dapat membantu siswa dalam melakukan aktifitas saintifik yaitu kegiatan yang terdapat pada Lembar KerjsSiswa Media diorama daur air membantu siswa dalam melakukan aktivitas saintifik diantaranya mengamati, menalar, melakukan percobaan, danmengkomunikasikan. Dengan adanya penggunaan media diorama daur air ini diharapkan siswa lebih aktif, senang mengikuti pembelajaran, dan membuat siswa lebihmandiri dalam menemukan konsep materi yang dipelajari dan memiliki semangat untuk belajar IPA yang lebih tinggi.

B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, maka penelitian difokuskan pada pengembangan media pembelajaran diorama daur air pada mata pelajaran IPA kelas V SD. Media pembelajaran diorama daur air akan diuji cobakan pada pembelajaran IPA kelas V di SD Negeri Seyegan.

C. Batasan Masalah

D. Rumusan Masalah

Adapun permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut.

1. Bagaimana menghasilkan media pembelajaran diorama daur air pada mata

2. Bagaimana kelayakan media pembelajaran diorama daur air pada mata

pelajaran IPA kelas V SD Negeri Seyegan? pelajaran IPA kelas V SD Negeri Seyegan?

3. Bagaimana tingkat pemahaman siswa terhadap materi daur air pada mata

pelajaran IPA kelas V SD Negeri Seyegan?

E. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka dapat dirumuskan tujuan penelitian yang akan dicapai adalah sebagai berikut:

1. Menghasilkan media pemelajaran diorama daur air pada mata pelajaran

IPA kelas V SD N Seyegan. pelajaran IPA kelas V SD N Seyegan.

F. Manfaat Penelitian

Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Manfaat Teoritis

2. Manfaat Praktis

Bagi siswa1) Memfasilitasi siswa untuk mempelajari materi daur air melalui media diorama daur ini. Bagi guru1) Media pembelajaran diorama daur air memberikan pancingan guru untuk dapat mengembangkan media pembelajaran yang sesuaidengan materi yang diajarkan.2) Media pembelajaran dapat digunakan untuk menambah variasi dalam menyampaikan bahan ajar.c.

G. Spesifikasi Produk yang Dikembangkan

Spesifikasi produk dalam penelitian pengembangan ini adalah: plastik tebal. Sedangkan alat yang digunakan meliputi tang, gunting, jarum, double tape, gergaji, kuas, cutter, meteran, dan alat untukmembakar lem.

4. Media diorama daur air dilengkapi dengan wadah sebagai tempat untuk air panas pada ilustrasi laut, sehingga proses penguapan dapat terlihat secara

H. Definisi Operasional

Beberapa istilah yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Pengembangan media merupakan aktivitas yang berhubungan dengan penciptaan atau penemuan media baru menggunakan pengetahuan untuk

2. Media diorama merupakan merupakan pemandangan tiga dimensi mini dari suatu objek, kejadian atau proses yang disusun atas berbagai simbol

memenuhi kebutuhan pasar atau permintaan. dan bahan-bahan nyata yang bertujuan untuk menggambarkan pemandangan yang sebenarnya.

3. Daur air merupakan merupakan gerakan air laut ke udara yang kemudian jatuh ke permukaan tanah lagi sebagai hujan atau bentuk lain, dan

akhirnya mengalir ke laut kembali. 10

BAB II KAJIAN PUSTAKA

A. Kajian Mengenai Ilmu Pengetahuan Alam

1. Pengertian Ilmu Pengetahuan Alam

IPA bisa juga diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala-gejala melalui serangkaian peroses yang dikenal sebagaiproses ilmiah dan hasilnya terwujud sebagai produk ilmiah yang tersusun atas tiga komponen terpenting berupa konsep, prinsip, dan teori yangberlaku secara universal. Menurut Hendro Darmojo (1993:6), Ilmu Pengetahuan Alam diajarkan untuk mengembangkan sikap dan kemampuan serta memberikanpengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk hidup dalam bermasyarakat serta mempersiapkan peserta didik mengikuti pendidikanmenengah untuk itu membuat pendidikan IPA menjadi penting.

2. Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar

Prinsip perbedaan individu IPA mengandung nilai-nilai kependidikan seperti kecakapan bekerja dan berpikir secara teratur dan sitematis menurut metode ilmiah,keterampilan dan kecakapan dalam mengadakan pengamatan, dan mempergunakan peralatan untuk memecahkan masalah, dan memiliki sikapilmiah yang diperlukan dalam memecahkan masalah (Trianto, 2010:140). Sains teknologi masyarakatDari beberapa pendapat ahli di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA di sekolah dasar bertujuan untuk menanamkan sikapilmiah kepada siswa agar dapat memecahkan masalah yang dihadapi secara sistematis.

B. Analisis Kompetensi Dasar Kuikulum KTSP

Berdasarkan kurikulum KTSP,daur air merupakan bagian dari materi bumi dan alam semesta pada standar kompetensi “memahami perubahan yang terjadi di alam dan hubungannyadengan penggunaan sumber daya alam”. Standar kompetensi tersebut disederhanakan dalam kompetensi dasar menjadi beberapa materi yangberhubungan dengan daur air yaitu “mendiskripsikan daur air dan kegiatan manusia yang mempengaruhinya” dan “ mendiskripsikan perlunya menghematair”.

C. Kajian Materi Daur Air

Daur air disebut juga dengan daur hidrologi yang merupakan gerakan air laut ke udara yang kemudian jatuh ke permukaan tanahlagi sebagai hujan atau bentuk lain, dan akhirnya mengalir ke laut kembali(Soemarto, 1987:16). EvaporasiSoemarto (1987:42) berpendapat bahwa evaporasi merupakan penguapan air dari tanah, baik tanah gundul atau yang tertutupi pepohonan,permukaan tidak tembus air seperti atap dan jalan raya, air bebas dan air mengalir.

D. Karakteristik Siswa Sekolah Dasar

1. Belum memiliki pribadi dewasa susila, sehingga menjadi tanggung jawab guru

Masa ini diawali anak dari usia 6 tahun sampai usia menjelang remaja atau masa pubertas yang berkisan antara umur 11 sampai 13 tahun. MenurutPiaget, masa kanak-kanak akhir berada pada tahap operasional konkrit dalam berpikir, dimana konsep yang awalanya samar-samar dan tidak jelas sekarangmenjadi lebih konkret (Rita Eka Izzaty, 2008:104).

1. Masa kelas rendah Sekolah Dasar. Masa ini berlangsung antara usia 6 atau 7 tahun sampai 9 atau 10 tahun, biasanya mereka duduk di kelas 1

2. Masa kelas tinggi Sekolah Dasar. Masa ini berlangsung antara usia 9 atau 10 tahun sampai 12 atau 13 tahun, biasanya duduk di kelas 4, 5, dan 6

Pada anak kelas tinggi perhatian anak tertuju pada hal-halpraktis dan ingin tahu terhadap hal-hal yang baru, pada tahap ini anak mampu berpikir logis meskipun masih terbatas pada hal yang konkret. Media dapat menjadi komponen sumber belajar atau bahan fisik yang mengandung materiinstruksional yang dapat merangsang siswa untuk belajar (Pujiriyanto,2012: 20).

E. Kajian Mengenai Media Pembelajaran

Rossi dan Breidle dalam Wina Sanjaya (2010: 204), mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah seluruh alat dan bahanyang dapat dipakai untuk tujuan pendidikan, seperti radio, televisi, buku, koran, majalah, dan lainnya. Namun demikian, media bukan hanya berupa bahan atau alat saja, tetapi hal-hallain yang dapat memungkinkan siswa memperoleh pengetahuan.

1. Pengertian Media Pembelajaran

Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa media merupakan seluruh alat atau bahan yang digunakan sebagai perantara 21 Media pembelajaran akan mempertinggi proses belajar siswa. Alasan pertama yaitu berkenaan dengan manfaat media pembelajarn dalam proses pembelajaran.

2. Manfaat Media Pembelajaran

Penggunaan media pembelajaran erat kaitannya dengan tahapan berpikir tersebut, sebab melalui mediapembelajaran hal yang abstrak dapat dikonkretkan dan hal yang kompleks dapat disederhanakan (Nana Sujana dan Ahmad Rival, 2002:2). 22 Ada beberapa jenis media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar.

3. Klasifikasi Media Pembelajaran

4) model kerjaModel kerja adalah tiruan dari suatu objek yang memperlihatkan bagian luar dari objek asli, dan mempunyai beberapa bagian daribenda yang sesungguhnya.5) mock-ups Mock-ups adalah suatu penyederhanaan susunan bagian pokok dari suatu proses atau sistem yang lebih ruwet. Model proyeksiBeberapa media yang termasuk dalam media proyeksi yaitu slide, film strips, film, penggunaan proyektor OHP, dan lain sebagainya.

4. Pengembangan Media Pembelajaran

Media yang digunakan harus memperhatikan efektifitas dan efisien 26 Media yang digunakan harus sesuai dengan kemampuan guru dalam mengoperasionalkan. Kualitas mediaDari beberapa pendapat ahli di atas dapat disimpulkan bahwa dalam mengembangkan media pembelajaran harus memperhatikanprinsip-prinsip tertentu sehingga media pembelajaran yang dihasilkan sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

F. Kajian Mengenai Diorama

1. Pengertian Media Diorama

Menurut Basuki Wibawa dan Farida Mukti (1993:54) diorama merupakan pemandangan tiga dimensi mini dari suatu objek, kejadian atauproses yang disusun atas berbagai simbol dan bahan-bahan nyata yang bertujuan untuk menggambarkan pemandangan yang sebenarnya. Daryanto (2013: 29) berpendapat bahwa media diorama merupakan salah satu media tigadimensional yang dapat berwujud sebagai benda asli baik hidup maupun mati, dan dapat pula berwujud sebagai tiruan yang mewakili aslinya.

2. Tujuan dan Fungsi Penggunaan Media Diorama

Mempelajari objek yang mudah dijangkau namun tidak memberikan keterangan yang memadai.e. Berdasarkah penjelasan beberapa ahli di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran diorama dapat digunakan dalam matapelajaran IPA pada materi daur air.

3. Jenis-jenis Diorama

Diorama terbukaModel diorama ini tidak dbatasi oleh dinding-dinding seperti pada diorama tertutup dan lipat. Diorama lipatModel ini dibuat pada lembaran kertas yang membentuk tiga dinding yang menyatu.

4. Kelebihan dan Kekurangan Media Diorama

Kelemahan dari media diorama adalah tidak bisa menjangkausasaran dalam jumlah yang besar, penyampaiannya memerlukan ruangan yang besar, dan perawatannya rumit. Namun kekurangan tersebut dapatdiatasi dengan membuat media diorama yang besar sehingga dapat diamati seisi kelas, untuk perawatan yang rumit, media dapat dibuat model tertutupatau ditempatkan dalam suatu wadah tertutup apabila selesai digunakan(Daryanto: 29).

5. Langkah-langkah Pembuatan Media Diorama

KeseimbanganKeseimbangan yang dimaksudkan yaitu kesesuaian cerita dengan latar, posisi dan susunan simbol antara satu denan yang lain dan kesesuaianbenda dengan objek yang sebenarnya.j. Media diorama daur air merupakan media pembelajaran demonstrasi yang berguna untuk memvisualisasikan proses atau tahapan daur air.

G. Kajian Mengenai Diorama Daur Air

Selain itu juga terdapat wadah 1 yang berguna sebagai tempat meletakkan es batu yang sudahdihancurkan untuk memperagaakan suhu udara rendah sehingga proses mengembun dan titik-titik air dapat diamati. Pada bagian samping dari media 34 Langkah-langkah penggunaan media diorama daur air terdiri dari langkah penggunaan secara umum, kegiatan yang dapat dilakukan guru, dan kegiatanyang dapat dilakukan siswa.

1. Langkah penggunaan media diorama secara umum:

Siapkan media diorama daur air, es batu, dan air panas.b. Setelah selesai, kuras air pada wadah 1 (es yang sudah mencair) lalu dibuangh.

2. Kegiatan yang dapat dilakukan guru yaitu sebagai berikut:

Siswa diminta untuk melakukan pengamatan dan menjawab pertanyaan yang ada di LKSf. Untuk mengkonfirmasi pekerjaan siswa, nyalakan lampu LED pada media untuk memperjelas daur air dengan menekan tombol ONj.

3. Kegiatan yang dapat dilakukan siswa meliputi:

Aspek kognitif merupakan tujuan pendidikan yang berhubungan dengan kemampuanintelektual atau kemampuan berpikir. Pengetahuan,merupakan tingkatan tujuan kognitif yang paling rendah yang berhubungan dengan kemampuan untuk mengingat informasi yang sudahdipelajari.

H. Kajian Mengenai Tingkat Pemahaman Siswa

Penerapan, berhubungan dengan kemampuan mengaplikasikan suatu bahan pelajaran yang sudah dipelajari seperti teori, rumus-rumus, dan lainsebagainya ke dalam situasi baru yang konkret.d. Berdasarkan pendapat ahli diatas maka untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa berdasarkan aspek kognitif pada media pembelajaran diorama daur airmeliputi tingkat pengetahuan, pemahaman, dan penerapan.

I. Penelitian yang Relevan

1. Anisykurlillah Ika Murtiana (2015) dalam penelitiannya yang berjudul

2. Nanik Triningsih (2011) dalam penelitian yang berjudul Meningkatkan

Kerangka Berpikir IPA dapat dipandang sebagi suatu proses dari upaya manusia untuk memahami berbagai gejala alam, kemudian IPA dipandang sebagai produk dariupaya manusia untuk memahami berbagai gejala alam, serta IPA dipandang sebagai faktor yang dapat mengubah sikap dan pandangan manusia terhadapalam semesta, untuk itu diperlukan keseriusan pemahaman dalam pembelajaran IPA. Materi ini dapat diajarkan dengan menggunakan media yang sesuai atau 38 Keterbatasan media pembelajaran dan alat praktik memiliki beberapa efek negatif bagi proses pembelajaran pada materi daur air.

BAB II I METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Meskipun prosedur pengembangannya singkat namun sudah mencakup prosespengujian dan revisi sehingga produk yang dikembangkan telah memenuhi kriteria yang baik. Prosedur pengembangan media pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), dan tahap pengembangan (develop).

B. Prosedur Pengembangan

pengembangan perangkat 3-D ditampilkan dalam gambar 3. 41 42

1. Tahap pendefinisian (define)

Analisis konsep ( Concept Analysis)Pada tahap ini dilakukan kegiatan menganalisis konsep yaitu dengan menganalisis kurikulum meliputi Standar Kompetensi dan KompetensiDasar yang digunakan dalam mengembangkan materi, kemudian menyusun langkah-langkah yang akan dilakukan secara rasional.d. Analisis tugas (Task Analysis)Langkah ini bertujuan untuk menganalisis tugas-tugas pokok yang harus dikuasai siswa dan mengelompokannya sesuai dengan 43 Perumusan tujuan pembelajaran (Specifying instructional objectives)Langkah terakhir dalam tahap pendefinisian yaitu merumuskan tujuan pembelajaran yang menjadi dasar desain pembelajaran dan penyusunantes.

2. Tahap Perencanaan (Design)

3. Tahap Pengembangan (Develop)

Validasi perangkat diikuti dengan revisiSebelum media diujicobakan, produk yang diproduksi atau dikembangkan harus divalidasi oleh minimal satu orang ahli materi,satu orang ahli media, dan praktisi. Tujuan uji coba lapangan adalah untuk mengetahui penilaian siswa ataurespon siswa terhadap produk media yang dikembangkan dan mengetahui tingkat pemahaman siswa yaitu pada aspek kognitif.

C. Subjek Penelitian

Berupa data penilaian dari ahli materi, ahli media, penilaian praktisi, dan respon siswa uji coba. Data ini meliputi skor penilaian dari masing-maisngaspek.

D. Waktu Penelitian

E. Jenis Data

F. Instrumen Pengumpulan Data

1. Angket

Lembar angket pada penelitian ini dikembangkan mengacu pada teori yang dikemukakan oleh Sa’adun Akbar (2013: 121-122), Azhar Arsyad(2009: 106), dan Wina Sanjaya (2008: 226) namun dikembangkan sesuai dengan media yang akan disajikan. Angket yang digunakan terdiri dariinstrumen validasi ahli materi, instrumen ahli media, instrumen penilaian praktisi pembelajaran, instrumen penilaian siswa dengan kisi-kisiterlampir.

2. Tes

G. Teknik Analisis Data

Sk = RDengan ketentuan:Sk : skor yang diperoleh peserta tesR : jumlah jawaban yang benar Untuk penilaian pilihan ganda jawaban yang dihitung yang benar saja. Penilaian untuk tes uraian yaitu penskoran tidak dimulai dariskor nol, namun penilaian tes uraian pada materi ini memiliki bobot yang tidak sama di setiap butir nomornya.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Hasil Tahap Pendefinisian (Define)

Kegiatan pengembangan media pembelajaran diorama daur air pada mata pelajaran IPA kelas V, diawali dengan tahap pendefinisian kebutuhanyang diperlukan dalam kegiatan pembelajaran. Media pembelajaran daur airmasih terbatas pada gambar yang terdapat pada buku LKS dan belum ada pengembangan media daur air yang dilakukan guru terkait media tersebut.

1. Analisis Awal-Akhir

Dengan demikian dilakukan pengembangan media diorama daur air yang dapat menggambarkan proses daur air dan diharapkan siswa lebih Analisis siswa dilaksanakan untuk mempertimbangkan perbedaan karakteristik siswa yang digunakan untuk menyesuaikan media dioramadaur air yang dikembangkan. Setelah dilakukan analisis terhadap siswa kelas V SD N Seyegan yang menjadi subjek penelitian ini, ditemukanbahwa siswa kelas V SD N Seyegan memiliki keragaman berdasarkan tingkat pengetahuan, sikap, dan keterampilan.

2. Analisis Siswa

3. Analisis Konsep

Memahami perubahan yang 7.4 Mendeskripsikan proses daur terjadi di alam dan hubungannya air dan kegiatan manusia yangdengan penggunaan sumber daya dapat mempengaruhinya alam 7.5 Mendeskripsikan perlunyapenghematan air 4. Indikator 7.4.1 Menyebutkan kegunaan air Pada tahap ini dilakukan pemilihan media yang sesuai dengan materi dan karakteristik peserta didik.

d. Tujuan

B. Deskripsi Hasil Tahap Perencanaan (Design)

1. Pemilihan Media

2. Desain Awal Media

Kemudian desaintersebut dikonsultasikan kepada ahli media dan dilakukan perbaikan sehingga menjadi desain yang lebih lengkap dan jelas. Desain AwalSetelah desain awal disetujui kemudian dilakukan pembuatan media pembelajaran diorama daur air dengan menggunakan bahan yangsebenarnya dan lebih diperbaiki lagi sesuai dengan masukan yang diperoleh.

C. Deskripsi Hasil Tahap Pengembangan (Develop)

Data yangdiperoleh dari validasi ahli, penilaian praktisi, uji coba terbatas, dan uji coba lapangan berupa penilaian terhadap produk media pembelajaran diorama daurair yang dikembangkan. Penilaian yang diperoleh dari hasil validasi ahli materi dan ahli media menjadi dasar apakah produk yang dikembangkansudah layak atau belum.

1. Data Validasi Ahli Media

Pada bagian penggunaan media perlu diperjelas apa yang dilakukan guru, apa yang dilakukan siswa, dan penggunaan secara umum. Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas terkait hasil penilaian oleh ahli media tahappertama dan tahap kedua dpat dilihat pada diagram di bawah ini, Gambar 7.

2. Data Validasi Ahli Materi

Keluasan materi mencakup SK√ dan KD yang akan digunakan 4. √Berpusat pada peserta didik Jumlah 4 6 9Jumlah x skor 8 18 36Jumlah Total 62Rata-rata 3,26Hasil penilaian yang pertama mempeoleh skor 62 dengan rata-rata 3,26.

14. Keefektifan kalimat √

Perbaikan pada LKS daur air yaitu bagian prediksi dihilangkan dan pada LKS kedua diberikan ruang jawab yang lebih besar.d. Pada LKS kegiatan manusia yang memperngaruhi daur air diberikan ruang jawab yang lebih.

13. Ketepatan struktur kalimat √

Pada buku pedoman penggunaan media lebih diperjelas pada gambar berapa dan halaman berapa bagian dari media yang dimaksud.e. Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas terkait hasil penilaian oleh ahli media tahappertama, tahap kedua, dan tahap ketiga dapat dilihat pada diagram di bawah ini.

3. Data Penilaian Praktisi Pembelajaran

Penilaian media pembelajaran diorama daur air dilakukan oleh guru kelas V SD Negeri Seyegan. Kemampuan media untuk mengulang apa√ yang dipelajari 6.

17. Keamanan media

√Kesesuaian materi dengan KD 27. √Kebenaran aspek materi ditinjau dari aspek keilmuwan 28.

23. Kejelasan buku panduan √

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, mengingat belum semua komponen Pada wadah satu atau ilustrasi laut, pada bagian bawahnya dilakukan pengecatan agar lebih menarik dan lebih bagus.b. Setelah selesai melakukan revisi tahap pertama, maka dilanjutkan dengan penilaian praktisitahap kedua yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 30 Januari 2016.

12. Kesesuaian ilustrasi pada media √ dengan kenyataan

√Keawetan media 19. √Kesesuaian materi dengan KD 28.

27. Kebenaran aspek materi ditinjau dari √ aspek keilmuwan

√Menekankan pada penemuan konsep Jumlah11 24 Jumlah x skor44 120 Jumlah Total164 Rata-rata4,69 Hasil penilaian praktisi pembelajaran yang kedua memperoleh skor 164 dengan rata-rata 4,69. Masing-masing tahapan telah mendapatkan penilaian oleh praktisi dengan perolehan skor rata-rata yang berbeda-beda.

34. Pemberian evaluasi untuk mengukur √ kemampuan siswa

4. Data Hasil Uji Coba Terbatas

25 4,17 SangatMenurut saya media diorama daur air dapat dipelihara dengan mudah Bik Jumlah 375 62,5Rata-rata 4,17 4,17 Sangat BaikBerdasarkan tabel tersebut menunjukkan bahwa jumlah skor yang dicapai yaitu 375 dengan rata-rata 4,17. Responden diminta untukmengikuti pembelajaran berlangsung dengan menggunakan media pembelajaran diorama daur air selama 2 x 35 menit pada hari Sabtu, 13Februari 2016, dan 2 x 35 menit pada hari Senin, 15 Februari 2016.

5. Data Hasil Uji Coba Lapangan

77 4,53 SangatMenurut saya media diorama daur air dapat dipelihara dengan mudah Baik Jumlah 1103 73,5364,89 4,32 Sangat Rata-rataBaik Berdasarkan tabel tersebut menunjukkan bahwa jumlah skor yang dicapai yaitu 1.103 dengan rata-rata 4,32. Berdasarkan pedoman konversidata kuantitatif ke kualitatif, maka produk media pembelajaran diorama yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat baik.

D. Revisi Produk

1. Revisi oleh Ahli Media

a. Tahap pertama

Pada tahap ini media diorama daur air sudah terdapat awan dan pemasangan lampuLED, serta pewarnaan yang lebih terang sehingga tampilan media diorama lebih terlihat menarik. Tampilan Isi Buku Pedoman Berdasarkan saran dari ahli materi terdapat beberapa revisi yang perlu dilakukan, diantaranya yaitu materi daur air dilampirkan pada bukupedoman penggunaan diorama daur air dan perlu memperhatikan keefektifan kalimat.

2. Revisi oleh Ahli Materi

a. Tahap Pertama

Tampilan Materi Kegiatan yang Mempengaruhi DaurAir Sebelum Revisi Pada gambar di atas tampak bahwa poin pertama terdapat kalimat yang berbunyi“air limbah sisa dari proses pengolahan di pabrik banyak yang dibuang ke sungai”, kalimat tersebut kurang efektif karena bukan termasuk kata kerja yang menunjukan suatu tindakan atau kegiatan yangdilakukan manusia. LKS Daur Air Sebelum RevisiGambar di atas pada bagian prediksi tidak sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan sehingga dihilangkan, kemudian belum ada langkahkerja dan alat serta bahan yang digunakan.

c. Tahap Ketiga

Pada tahap tiga tidak terdapat banyak revisi hanya saja masihterdapat beberapa kata yang penulisannya salah. Pada bagian wadah satu atau ilustrasi air laut, perlu ditambahkanpewarnaan, sehingga lebih menarik dan rapi.

3. Revisi Oleh Praktisi Pembelajaran

Gambar 37. Tampilan Wadah Ilustrasi LautKemudian pada tampilan ilustrasi pengganti langit ditambahkan ilustrasi matahari.

4. Revisi Uji Coba Terbatas

Tampilan Lembar Kerja Siswa Sebelum RevisiPada gambar di atas soal nomor 7 yang berbunyi “Sebutkan tahapan proses daur air berdasarkan pengamatan pada percobaan yang kamulakukan!” dan pada pertanyaan kesimpulan “bagaimana proses daur air?”. Agar memudahkan dalam menilai, maka masing-masing soal uraian diperjelas jumlah jawaban yang diminta sehingga pada soal uraian nomorsatu, tiga, empat, dan lima diubah menjadi “Sebutkan tiga manfaat air yang E.

F. Pembahasan

Pengembangan media pembelajaran diorama daur air pada matapelajaran IPA kelas V didasarkan pada permasalahan yang ditemukan peneliti yaitu, ketersediaan media pembelajaran dan alat praktikum di SD NegeriSeyegan ini masih terbatas pada media pembelajaran yang berasal dari dinas, padahal tidak semua bahan ajar dapat diajarkan dengan media tersebut. hal tersebut terjadi mungkin karena memerlukan waktu yang lebih lama dalam menyiapkan media serta bahan yangdigunakan, selain itu di dalam media diorama terdapat lampu LED yang menggunakan listrik dan ada juga air dari hasil pengembunan serta ilustrasipada air laut sehingga bisa menimbulkan arus pendek jika tidak berhati-hati dalam menggunakan.

G. Keterbatasan

1. Keterbatasan daam penelitian ini adalah terbatasnya jumlah media ketika uji coba lapangan sehingga penggunaan satu media diorama daur air digunakan

2. Tingkat pemahaman siswa belum diketahui apakah murni akibat menggunakan media diorama daur air atau bukan, karena belum dilakukan

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa:

1. Pengembangan media diorama daur air dilakukan dengan menggunakan model pengembangan 4D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel

dan Semmel. Namun dalam pengembangan media pembelajaran diorama daur air hanya sampai pada tahap ketiga yaitu Define, Design, dan Develop, karena keterbatasan peneliti untu melaksanakan tahap keempat yakni Disseminate.

2. Berdasarkan penilaian ahli media, media diorama daur air termasuk dalam kategori baik (3,88). Berdasarkan penilaian ahli materi, media diorama

Berdasarkan hasil uji coba, media diorama daur air termasuk dalam kategori sangat baik (4,17) dan berdasarkan hasil uji cobalapangan, media diorama daur air termasuk dalam kategori sangat baik(4,32). Dari penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran diorama daur air layak digunakan untuk mengajarkan materidaur air pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri Seyegan.

3. Pemahaman siswa terhadap materi daur air dilihat dari aspek kognitif memperoleh rata-rata 76,7. Secara keseluruhan siswa kelas V SD Negeri

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka saran yang diberikan peneliti adalah sebagai berikut:

1. Bagi guru, media pembelajaran diorama daur air diharapkan dapat digunakan dalam proses pembelajaran sehingga tercipta kegiatan

2. Bagi sekolah, pengembangan media pembelajaran diorama daur air ini diharapkan dapat menjadi alternatif untuk mengatasi keterbatsan media

pembelajaran yang bervariasi. dan alat praktik pembelajaran.

3. Bagi peneliti selanjutnya, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melakukan penelitian eksperimen guna mengetahui keefektifan media

4. Bagi peneliti selanjutnya, dapat dilakukan pengembangan tentang media diorama pada materi yang lainnya

Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Satra. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif Suatu Pendekatan Teoritis Psikologis.

LAMPIRAN

Keluasan materi mencakup SK dan KD yang akan 1 digunakan 4. Daftar Pertanyaan Mohon angket ini dijawab berdasarkan kondisi saudara yang sebenarnya berdasarkan kondisi diri saudara, dengan cara memberi tanda (√) pada kolomjawaban yang tersedia.

27. Menurut saya media ini awet dan tidak mudah rusak

Uap air yang berkumpul di udara, kemudian lama kelamaan akan jatuh ke bumi disebut. Air hujan yang jatuh ke bumi dan masuk ke dalam tanah disebut.

16. Pengaspalan di jalan dapat mengganggu daur air karena. . .

Air merembes dengan cepat a. Penutupan jalan dengan betonc.

17. Kegiatan manusia yang tidak berpengaruh buruk terhadap daur air adalah. . .

Meratakan halaman dengan konblok . Daerah resapan air c.

18. Banyaknya hutan gundul dan tanah yang gersang akan membuat mata air . .

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jawaban yang benar! Air di permukaan bumi tidak akan habis, namun kekeringan terjadi di beberapa daerah.

19. Pembuatan teras di lereng bukit agar tanah tidak longsor diterjang air hujan disebut. . . .

20. Perumahan sebaiknya tidak dibangun di. . .

Kegiatan Belajar di Kelas Gambar 29. Siswa Menuliskan dan Menggambarkan Proses Daur AirGambar 36.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengembangan Media Pembelajaran Paliheber (Papan Lingkaran Hewan Berputar)Mata Pelajaran IPA Kelas V SD.
40
207
23
Pengembangan Media UPIN (Ular Tangga Pintar) Mata Pelajaran IPA Kelas III SD.
16
82
24
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ADOBE FLASH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD N 050660 KWALA BINGAI.
0
7
37
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN KIT PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS V Peningkatan Motivasi Belajar Melalui Media Pembelajaran Kit Pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas V SD Negeri I Jatisari, Sambi, Boyolali Tahun Ajaran 2012/2
0
0
17
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN KIT PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS V Peningkatan Motivasi Belajar Melalui Media Pembelajaran Kit Pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas V SD Negeri I Jatisari, Sambi, Boyolali Tahun Ajaran 2012/2
0
1
13
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MEDIA KOMIK PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI DAUR AIR.
0
2
32
Pengembangan media pembelajaran berbasis Microsoft Powerpoint mata pelajaran IPA materi Peredaran Darah Manusia untuk siswa kelas V SD Kanisisus Jetisdepok.
0
1
266
Pengembangan media kartu domino modifikasi mata pelajaran IPA materi alat peredaran darah pada manusia kelas V SD Negeri Condongcatur.
0
0
2
Pengembangan media pembelajaran berbasis ICT dan inkuiri pada mata pelajaran IPA kelas V pokok bahasan pernapasan manusia.
0
0
136
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK SEJARAH PROKLAMASI KEMERDEKAAN PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS V SD.
7
60
144
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF MATA PELAJARAN IPA MATERI DAUR AIR DAN PERISTIWA ALAM UNTUK SISWA KELAS V DI SD NEGERI KUWARON 1 GROBOGAN JAWA TENGAH.
0
7
145
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN ENERGI ALTERNATIF MATA PELAJARAN IPA KELAS IV SD NEGERI PERUMNAS CONDONGCATUR.
0
1
144
Pengembangan Media Diorama Berbasis Kontekstual Pada Pembelajaran IPA di Kelas IV Sekolah Dasar - Repository Unja
0
0
14
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL MATERI PROSES DAUR AIR BERBASIS ADOBE FLASH PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SEKOLAH DASAR - repository perpustakaan
0
0
17
BAB II LANDASAN TEORI A. Landasan Teori 1. Media Pembelajaran - PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL MATERI PROSES DAUR AIR BERBASIS ADOBE FLASH PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SEKOLAH DASAR - repository perpustakaan
0
0
25
Show more