Analisis efektivitas pengendalian intern sistem pemberian kredit : studi kasus di Credit Union Cindelaras Tumangkar.

Gratis

1
9
133
2 years ago
Preview
Full text

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS SKRIPSI

  FAKULTAS EKON0MI JURUSAN AKUNTANSI - PROGRAM STUDI AKUNTANSI Yang bertanda tangan di bawah ini, saya menyatakan bahwa Skripsi dengan judul:“ANALISIS EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERN SISTEM PEMBERIAN KREDIT ” (Studi Kasus di Credit Union Cindelaras Tumangkar Yogyakarta) dan dimajukan untuk diuji pada tanggal 29 Oktober 2014 adalah hasil karya saya. Bila kemudian terbukti bahwa saya ternyata melakukan tindakan menyalin atau meniru tulisan orang lain seolah-olah hasilpemikiran saya sendiri, berarti gelar dan ijazah yang telah diberikan oleh universitas batal saya terima.

KATA PENGANTAR

  D selaku Rektor Universitas Sanata Dharma yang telah memberikan kesempatan untuk belajar dan mengembangkankepribadian kepada penulis. Si., Ak., CA sebagai Dosen Pembimbing yang telah banyak meluangkan waktu untuk membimbing dan memberi 5.

6. Bapak, Ibu Sekretariat FE yang membantu dalam kepengurusan administrasi

  Bapak Sudarwanto selaku Manager di Credit Union Cindelaras TumangkarYogyakarta yang telah berkenan memberikan ijin kepada saya untuk melakukan penelitian di tempat beliau dan telah berkenan meluangkan waktuuntuk membantu saya dalam memperoleh informasi dan data-data yang dibutuhkan. Teman-teman seperjuangan di Fakultas EkonomiAkhir kata saya menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu dengan segala kerendahan hati saya mengharapkan kritik dan saranyang dapat memberikan kesempurnaan pada skripsi ini.

UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS

  Sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang memberikan perlindungan yang cukup terhadap kekayaan, utang, pendapatan, dan biaya dengan yang ada di Koperasi .......................................... Teknik analisis data yangdigunakan adalah Pengujian pendahuluan dan pengujian kepatuhan dengan menggunakan metode stop-or-go sampling Dari hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa pengendalian intern sistem pemberian kredit di Credit UnionCindelaras Tumangkar Yogyakarta sudah efektif.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan perekonomian nasional yang dihadapi dunia

  Pada Credit Union Cindelaras Tumangkar, kredit diberikan kepada anggota penuh Credit Union Cindelaras Tumangkaryang telah memenuhi persyaratan menjadi anggota dan besarnya pemberian kredit harus dilihat dari kemampuan anggota dalam 2 Pertama Kredit Usaha Produktif, dengan balas jasa pinjaman sebesar 1,9% tetap atau 1,9% menurun per bulan dengan sistem setoran menurun atautetap. Mendorong dipenuhinya kebijakan manajemenDari tujuan di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan utama sistem pengendalian intern adalah mengusahakan agar hasil pelaksanaan kerjasesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dan juga untuk mengetahui kesulitan-kesulitan dan hambatan-hambatan dalam pelaksanaan rencana.

B. Rumusan Masalah

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian

  Bagi penulisSaya dapat menambah pengetahuan dan mengetahui pengendalian intern dalam pemberian kredit yang telah diterapkan koperasi Credit Union dalam mencapai tujuannya. Bagi pihak-pihak lainHasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dan dapat digunakan sebagai bahan referensi untuk menambah pengetahuanbagi pihak-pihak yang tertarik dalam bidang ini.

D. Sistematika Penulisan

BAB I PENDAHULUAN Bab ini membahas mengenai latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, dan sistematika penulisan

Tujuan dari sietematika penulisan adalah memberikan gambaran umum hubungan antara bab yang satu dengan bab yang lainnya,yang terdiri dari 5 (lima) bab, dengan susunan sebagai berikut: 6

BAB II LANDASAN TEORI Dalam bab ini, saya akan menguaraikan mengenai teori-teori yang mendukung dalam proses-proses penelitian ini. I METODE PENELITIAN Dalam bab ini, saya akan menguraikan beberapa hal diantaranya objek

  penelitian, metode dan desain penelitian, teknik pengambilan sampel, teknik pengumpulan data, variabel penelitian, teknik analisis data,gambaran umum objek penelitian, analisis data dan pembahasan. BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Pada bagian analisis dan pembahasan ini, saya akan mendeskipsikan hasil analisa dan perhitungan berdasarkan metode yang digunakan.

BAB II LANDASAN TEORI A. Sistem

  1. Gerald Cole dalam buku Sistem Akuntansi yang ditulis oleh Zaki Baridwan (2009: 3) “Sistem adalah suatu kerangka dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan yang disusun sesuai dengan suatu skema yangmenyeluruh, untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utama dari perusahaan”.

B. Sistem Pemberian Kredit pada Koperasi

  Pengertian Sistem Pemberian Kredit ”Sistem pemberian kredit adalah jaringan pekerjaan berupa prosedur pemberian kredit (meliputi pengajuan kredit sampai kredit dicairkan oleh pihak koperasi) yang saling berhubungan satusama lai n”. “Sistem pemberian kredit hendaknya dapat juga untuk memberikan 8 permohonan kredit tersebut, dan untuk mengusahakan pemberian kredit dalam waktu relatif sing kat” (Tohar, 2000: 108).

3. Komponen dalam Sistem Pemberian Kredit

Menurut Tohar (2000: 107-111) beberapa komponen yang tercakup dalam sistem pemberian kredit antara lain:

a. Jaringan Prosedur yang Membentuk Sistem Pemberian Kredit

  Permohonan KreditPermohonan kredit umumnya dilakukan dengan mengisi formulir permohonan kredit. Calon peminjam terlebih dahulu mengisi formulir permohonan pinjaman yang telah tersedia.

2. Evaluasi atau Analisis Kredit

  Fungsi utama dari evaluasi atau analisis pinjaman adalah untuk menilai sampai sejauh mana kredit tersebut diperlukan oleh calonpeminjam, dan menilai kondisi serta kemampuan peminjam untuk 9 a. Penilaian terhadap barang-barang jaminan yang tercantum dalam surat pernyataan jaminan dari calon peminjam.

3. Keputusan Pinjaman

  Informasi lain yang diperoleh dari sumber lain sepanjang menyangkut calon peminjam.c Ketentuan-ketentuan peminjam yang telah tertulis pada lembaran evaluasi yang memuat: jumlahpinjaman yang disetujui, penggunaan pinjaman, besarnya bunga pinjaman, tanggal jatuh tempo pinjaman, 11 Manajer Koperasi Simpan Pinjam yang bersangkutan. Perjanjian pinjaman yang dilaksanakan tersebut meliputiSurat Perjanjian Pinjaman dan Surat Kuasa Menjual Memindah Hak.

b. Fungsi yang Terkait dalam Sistem Pemberian Kredit

  Tugas lainnya yang juga menunjang tercapainyatugak pokok yang dilakukan oleh bidang ini antara lain meliputi: a. Apabila permintaan kredit itu dapat disetujui, maka disusunlah perjanjian kredit antara Koperasi dengan calon debitur dengan dicantumkan segala persyaratan yangmasih harus dipenuhi oleh calon debitur.

2. Bagian Pelaksana kredit

  Memorandum kredit (surat perintah pencairan kredit) adalah dokumen yang digunakan oleh BagianAnalisa/Pelaksana Kredit kepada Bagian Administrasi Kredit untuk membuka fasilitas kredit yang diberikan kepada calondebitur yang bersangkutan. Surat penolakan adalah surat yang ditujukan kepada anggota yang berisi tentang alasan penolakan kredit yang diajukan 17 setiap penerimaan uang ke dalam koperasi, misalnya penerimaan simpanan, penerimaan atas bunga pinjaman, danlain sebagainya.

C. Sistem Pengendalian Intern 1

  Pengendalian intern akuntansi yang baik akan menjamin keamanan kekayaan para investor dan kredit yang ditanamkan dalamperusahaan dan akan menghasilkan laporan keuangan yang dapat dipercaya. Setiap transaksi yang terjadi dicatat dalam catatan akuntansi melalui prosedur pencatatan tertentu sehinggaakan menghasilkan informasi yang teliti dan dapat dipercaya mengenai kekayaan, utang, pendapatan, dan 21 setiap unit organisasiPembagian tanggung jawab fungsional dan sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang telahditetapkan tidak akan terlaksana dengan baik jika tidak diciptakan cara-cara untuk menjamin praktik yang sehatdalam pelaksanaannya.

1. Seleksi calon karyawan berdasarkan persyaratan yang dituntut oleh pekerjaannya

  Lingkungan Pengendalian 23 sangat penting, maka orang-orang lainnya dalam organisasinya akan ikut merasakan dan merespons dengan mengamati denganhati-hati pengendalian yang ditegakkan. Penilaian ResikoManajemen menilai resiko sebagai suatu bagian dalam perancangan dan pelaksanaan pengendalian internal untukmeminimalkan kesalahan dan kecurangan.

3. Aktivitas Pengendalian

  Informasi dan KomunikasiTujuan dari sistem informasi dan komunikasi akuntansi suatu entitas adalah untuk memulai, mencatat, memproses danmelaporkan transaksi-transaksi yang terjadi dalam suatu entitas dan untuk menjaga akuntabilitas aset-aset yang terkait. Keanggotaan terbuka dan sukarelaKeanggotaan didalam Credit Union bersifat sukarela dan terbuka 25 mendayagunakan pelayanan kepada anggota dan anggota juga harus mau menerima kewajiban yang harus dipenuhinya.

3. Investigasi kredit

  PendapatanPinjaman tidak akan diberikan kepada anggota yang berusia kurang dari 18 tahun, kecuali sudah berkeluarga dan kepadaanggota yang tidak ada bukti memiliki pendapatan yang cukup untuk mengembalikan pinjaman. Pinjaman yang kedua kalinya (Double loan)Apabila seorang anggota, yang masih memiliki sisa pinjaman diberikan pinjaman kedua (bukan pinjaman tambahan),pinjaman tersebut harus diperlakukan sebagai dua pinjaman yang terpisah dan harus memerlukan perjanjian pinjamanpribadi dengan persyaratan tambahan yang dilampirkan pada perjanjian pinjaman yang kedua.

E. Attribute pengujian sampling kepatuhan

  Pengambilan sample dengan model ini ditujukan untuk 35 memperkirakan berapa persen bukti kas keluar (voucher) yang terdapat dalam populasi tidak dilampiri dengan bukti pendukungyang lengkap. Model pengambilan sampel Discovery Sampling sangat cocok digunakanjika tingkat kesalahan yang diperkirakan dalam populasi sangat kecil (mendekati nol) dan atribut yang diuji cukup penting.

BAB II I METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah

  Studi kasus adalah suatu penelitian terhadap obyek tertentu untuk mengamati,menganalis dan mengevaluasi, serta memecahkan masalah yang timbul sehingga kesimpulan yang diambil berdasar penelitian inihanya berlaku terbatas bagi obyek yang diteliti dan berlaku pada waktu tertentu. Waktu dan Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan di Credit unionCindelaras Tumangkar Jl.

D. Populasi dan Sampel Penelitian

Populasi : Dokumen-dokumen yang dipakai dalam pemberian kredit dari bulan Januari 2013 sampai bulan Desember 2013Sampel : Sebagian lembar dokumen-dokumen yang dipakai dalam pemberian kredit dari bulan Januari 2013 sampai bulan Desember 2013.

E. Teknik Pengumpulan Data

  Teknik pengumpulandata dengan wawancara digunakan untuk mencari data tentang gambaran umum Credit Union Cindelaras Tumangkar sertainformasi yang lebih rinci mengenai sistem pemberian kredit beserta pengendalian internnya. ObservasiTujuan observasi ini adalah untuk memperoleh tambahan data yang mendukung analisis data dan sistem pemberian kredit sertagambaran umum credit union.

F. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan adalah pemahaman pendahuluan dengan mengacu pada Kurnianto (TA: 2009) danpengujian kapatuhan untuk menjawab masalah kedua. Langkah- langkah teknik analisis data yang digunakan yaitu:

1. Pemahaman Pendahuluan

  kesesuaian antara catatan yang tercantum dalam dokumen- dokumen pemberian kredit dengan yang tercantum dalamcatatan akuntansi. Pada prosedur ini auditor menentukan tingkat keandalan yang akan dipilih dan tingkat kesalahan maksimum yang masihditerima.

5. Membuat tabel stop-or-go decision

  1 60 1 Lanjutkan ke langkah 5 jikakesalahan paling tidaksebesar Lanjutkan ke langkahberikutnya jikakesalahan yang terjadisama dengan Berhenti jika kesalahankumulatif yang terjadi samadengan Langkah Besarnya sampelkumulatif yang digunakan 4 Langkah 1 6.3 10.6 9.3 5 10.3 9.2 8.0 4 8.8 7.8 6.7 3 7.3 5.4 Jika pemeriksaan terhadap 60 sampel tersebut tidak ditemukan kesalahan atau DUPL = AUPL, maka pengambilan sampeldihentikan. Sejarah Credit Union Cindelaras TumangkarBerawal dari fenomena yang terjadi dimana rakyat semakin terjajah oleh liberalisasi dan kapitalisasi, cara berpikir birokrasiyang berpihak ke kapitalis, mengambil kebijakan memihak ekonomi predator menjadikan desa-desa jauh dari yang dipikirkanpendiri b angsa “Bung Karno dan Bung Hatta”.

2. Wakil Ketua

  Membuat kebijakan dan kurikulum pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan program kerja pengurus. Mengambil tindakan yang tepat jika terjadi penyalahgunaan kekuasaan oleh pengurus dan kelalaian dalam menjalankan tugas yang telah ditentukan.

6. Manajer

  Mengimplementasikan program kerja keuangan dan non keuangan yang disetujui oleh RAT. Menjadi mediator dan fasilitator dalam penyelesaian masalah dengan koordinator TP dan pegawai maupun 58 pihak luar dengan berkoordinasi kepada Dewan Pimpinan/Pengurus.i.

7. Koordinator Tempat Pelayanan (TP) a. Membuat program kerja TP

  Simpanan saham adalah simpanan kepemilikan yang terdiri dari : simpanan pokok dan simpanan wajib dengan nilai 1(satu) saham Rp 1.000,- (seribu rupiah). Bonus prestasi pinjaman diberikan kepada anggota yang mengangsur pinjaman secara teratur sesuai PerjanjianKredit sebesar 2 % dari total balas jasa pinjaman selama satu tahun buku.

7. Setoran selanjutnya minimal Rp1.000,- (seribu rupiah)

  Perubahan balas jasa simpanan dan maksimal saldo simpanan dituangkan dalam SK pengurus dan diumumkansecara luas kepada seluruh anggota. Penarikan simpanan tidak dapat diwakilkan, kecuali dengan menyertakan surat kuasa bermaterai dari anggota yangbersangkutan atau oleh ahli waris apabila penabung meninggal dunia dengan menunjukkan surat kematian dariyang berwenang.

13. Simpanan saham dilindungi jalinan BKCU Kalimantan

  Penarikan siwaris yang disebabkan karena yang bersangkutan meninggal dunia dengan menunjukkan SuratKematian dari yang berwenang. Simpanan pendidikan adalah simpanan yang bersifat suka rela, ditujukan bagi anggota yang merencanakan programpembiayaan pendidikan bagi dirinya atau anggota keluarganya.

4. Membuka rekening simpanan pendidikan minimal sebesar

  Rp100.000,- (seratus ribu rupiah) dan dapat dilakukan dengan cara setoran tunai maupun pinjaman kapitalisasi. Penarikan simpanan sebelum jangka waktu minimal seperti tersebut di atas, dikenakan pinalti sebesar 5% dari penarikan,kecuali jika penarikan disebabkan karena yang bersangkutan 67 meninggal dunia dengan menunjukkan surat kematian dari yang berwenang.

10. Simpanan pendidikan dapat dijadikan jaminan kredit

  Penarikan simpanan ibadah sebelum jangka waktu minimal seperti tersebut di atas, dikenakan pinalti sebesar 5 % daripenarikan, kecuali jika penarikan disebabkan karena yang bersangkutan meninggal dunia dengan menunjukkan SuratKematian dari yang berwenang. Perubahan balas jasa simpanan dan akumulasi setoran maksimal oleh karena kondisi keuangan nyata CUCT akan 69 dituangkan dalam SK pengurus dan diumumkan secara luas kepada seluruh anggota.

5. Anggota Luar Biasa Anak ( usia <17 tahun dan belum menikah) tidak dapat mengajukan kredit

  Kredit yang besarnya diatas simpanan diperlukan penjamin 3 orang dari sesama anggota aktif yang saling mengenal danberwatak baik serta jaminan pengikat yang tergolong harta 73 lancar, dan Penjamin wajib menandatangani Surat Perjanjian Pinjaman (SPP). Jumlah akumulasi simpanan saham, siwaris, simpanan pendidikan, dan ibadah yang menjadi jaminan kredit minimal 20% dari kredit yang cair.

2. Plafon kredit maksimal sebesar Rp20.000.000,- (dua puluh juta rupiah)

  Setiap permohonan kredit yang melebihi saldo pinjaman perlu penjamin 3 orang dari sesama anggota yang saling mengenal,aktif, dan berwatak baik, diluar anggota keluarga inti. Konsultan kredit dapat meminta jaminan tambahan lainnya demi kenyamanan kredit, antaralain berupa barang hak milik:tanah, bangunan, kendaraan, dan lain dengan bukti kepemilikan yang sah serta surat pengikat jaminan dan surat kuasa penyitaan atau penjualan barangjaminan.

HUKUM NASIONAL

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Sistem Pemberian Kredit yang Terdapat di CU Cindelaras Tumangkar

  Deskripsi Kegiatan PokokCalon peminjam mengisi Surat Permohonan Pinjaman (SPP) dilampiri dengan foto copy identitas diri dan foto copy C-1/KKyang masih berlaku masing-masing 1 lembar, slip gaji (bagi yang punya) dan dan foto kopi KTP/SIM yang telah dilegalisir olehpejabat kelurahan setempat (bagi pengajuan pinjaman diatas simpanan) masing-masing 1 lembar. Formulir TUKKEPPAR dan NilaiKelayakan Pinjaman-Individu hampir sama fungsinya, namun keduanya digunakan agar dapat membantu untuk mencocokkansemua keterangan dan data dari calon peminjam akan dibandingkan dengan keadaan yang di lapangan.

B. Deskripsi dokumen-dokumen yang digunakan dalam sistem pemberian kredit

  Deskripsi dokumen-dokumen yang digunakan dalam sistem pemberian kredit di CU Cindelaras Tumangkar Praktik No Dokumen KeteranganYa Tidak SuratSurat Permohonan 1. Deskripsi catatan akauntansi yang digunakan dalam sistem pemberian kredit di CU Cindelaras Tumangkar Praktik No Teori Ket Ya Tidak 1.

1 Keterangan :

SPP :Surat Permohonan Pinjaman KK: Kartu KeluargaGambar I Bagan Alir Dokumen Sistem Pemberian Kredit yang dilakukan oleh Bagian Kredit Koordinator TP, Manajer dan Pengurus1 SPP foto copy sim/ ktp foto copy C1/ KK foto copy slip gaji melakukanpengecekan kelengkapan persyaratan kredit menjadwalkankonsultasi kredit dengan calon peminjam melakukankonsultasi kredit foto copy sim/ ktp foto copy C1/ KKfoto copy slip gaji SPP bagi calon peminjam yang memiliki penghasilan tetap 2SPP 2 foto copy sim/ ktp foto copy C1/ KK foto copy slip gaji melakukan penilaian kredit mengisi NKPI, TUKKEPPAR dan DKK NKPI TUKKEPPAR DKK melakukan survey lapangan mencocokkan data survey dengan data konsultasi foto copy sim/ ktp foto copy C1/ KK foto copy slip gaji SPP NKPI TUKKEPPAR DKK 3 Keterangan:NKPI: Nilai Kelayakan Pinjaman Individu TUKKEPPAR: TUjuan pinjaman, Kerajinan menabung, KEmampuan mengembalikan, Prestasi, PARtisipasi DKK: Data Konsultasi KreditSPP: Surat Permohonan Pinjaman Gambar II Bagan Alir Dokumen Sistem Pemberian Kredit yang dilakukan oleh Koordinator TP, Manajer dan Pengurus SPP foto copy sim/ ktp foto copy C1/ KK foto copy slip gaji NKPI TUKKEPPAR DKKmembuat keputusan kredit memberikanYA persetujuan kredit menyimpan berkas yang ditolak foto copy sim/ ktpSPP foto copy C1/ KK foto copy slip gaji NKPI TUKKEPPAR DKKNSPP menjadwalkan waktu pencairan kredit mengisi surat keputusan bagian kredit foto copy sim/ ktp foto copy C1/ KK foto copy slip gaji NKPI TUKKEPPAR DKKkeputusan bagian kredit 4 TIDAKKeterangan NKPI: Nilai Kelayakan Pinjaman Individu TUKKEPPAR:TUjuan pinjaman, Kerajinan menabung, KEmampuan mengembalikan, Prestasi, PARtisipasiDKK:Data Konsultasi Kredit SPP:Surat Permohonan Pinjaman Gambar III Bagan Alir Dokumen Sistem Pemberian kredit yang dilakukan oleh Koordinator TP, Manajer dan Pengurus 2 6 5keterangan :SPK: Surat Perjanjian Kredit SPP & KMJM.: Surat Pernyataan Penyerahan & Kuasa Menjual Jaminan atas jaminan Motor SPP&KMJT: Surat Pernyataan Penyerahan & Kuasa MenjualJaminan atas jaminan Tanah SKMHT: Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan Gambar IV Bagan Alir Dokumen yang dilakukan oleh Koordinator TP dibuat oleh notarisSPP & KMJT 2 SKMHT 1 SPP & KMJM21 SPKSUM & SUK membuat menyiapkan surat perjanjian ditandatangani menerima SUM, SUK, SPK, SKMHT,SPP & KMJM, SPP&KMJT yang telah ditandatangani penandatanganan juga dilakukan oleh Manajer, Notaris dan 2 orang saksi menginput transaksi ke komputerkartu pinjaman umum mencetak transaksi menvalidasiSUM &SUK pada halaman belakang dicetak penomoran dokumen mencairkanpinjaman 5 5 SUM SUK 2 SKMHT 1 SPP & KMJTSPP & KMJM 2

1 SPK

7 8 NotarisKeterangan: SUM : Slip Uang MasukSUK : Slip Uang Keluar SPK: Surat Perjanjian Kredit SPP & KMJM.: Surat Pernyataan Penyerahan & Kuasa Menjual Jaminan atas jaminan MotorSPP & KMJT: Surat Pernyataan Penyerahan & Kuasa Menjual Jaminan atas jaminan TanahSKMHT: Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan Gambar V Bagan Alir Dokumen yang dilakukan oleh Bagian Keuangan dan Akuntansi (kasir) 6 Bagian Kredit dan Koordinator TP7 TUKKEPPARNKPI SPP foto copy slip gaji foto copy C1/ KK foto copy sim/ ktpSPK SPP & KMJM1 SPP & KMJT SKMHT 22 DKK mengarsipkan dokumenfoto copy slip gaji foto copy C1/ KK kredit foto copy sim/ ktp SPP & KMJM SPP & KMJT SKMHT 2 DKK TUKKEPPAR NKPI SPP SPK1 2 NSPK : Surat Perjanjian Kredit SPP & KMJM: Surat Pernyataan Penyerahan & Kuasa Menjual Jaminan atas jaminan MotorSPP & KMJ: Surat Pernyataan Penyerahan & Kuasa Menjual Jaminan atas jaminan Tanah SKMHT: Surat Kuasa Membebankan Hak Tanggungan NKPI : Nilai Kelayakan Pinjaman-Individu TUKKEPPAR:TUjuan pinjaman, Kerajinan menabung, KEmampuan mengembalikan, Prestasi, PARtisipasiDKK: Data Konsultasi Kredit SPP: Surat Permohonan Pinjaman Gambar VI Bagan Alir Dokumen yang dilakukan oleh Bagian Kredit dan Koordinator TP keterangan : SUM: Slip Uang MasukSUK: Slip Uang Keluar DUM: Daftar Uang Masuk DUK: Daftar Uang KeluarGambar VII Bagan Alir Dokumen yang dilakukan oleh Bagian Keuangan dan Bagian Akuntansi (kasir)

E. Deskripsi unsur pengendalian intern dalam sistem pemberian kredit di Koperasi

  √ Telah dilakukan, misalnya dari permohonanpinjaman dilaksanakan oleh Bagian Kredit danPenagihan oleh TimKredit dan terakhir pencairan dilakukan olehkasir Berdasarkan hasil analisis diatas, maka dapat disimpulkan bahwa struktur organisasi yang menunjukkan adanya pemisahantugas oleh CU Cindelaras Tumangkar meskipun dalam praktiknya perlu diadakan penentuan keputusan secara bersama-sama baikoleh bagian kredit, manajer dan pengurus. Berdasarkan hasil analisis diatas maka sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang memberikan perlindungan yang cukupterhadap kekayaan, utang, pendapatan, dan biaya sudah sesuai dengan teori dan dalam pelaksanaannya telah dijalankan denganbaik.

F. Menentukan efektifitas pengendalian intern

  Nomor urut 181 sampai dengan 240 adalah dokumen SuratPernyataan Penyerahan dan Kuasa Menjual Jaminan(SPP&KMJ) Nomor urut 301 sampai dengan 360 adalah dokumen Nilai Kelayakan Pinjaman Individu (NKPI) g. Setelah memberikan nomor urut untuk masing-masing dokumen- dokumen pemberian kredit, maka langkah selanjutnya pengambilan60 dokumen untuk tiap-tiap dokumen-dokumen pemberian kredit yang akan dijadikan populasi, sehingga total keseluruan populasiberjumlah 600.

8. DKK = Data Konsultasi Kredit 9

  Pertimbangan penggunaan dokumen-dokumen pemberian kredit yaitu: pengujian terhadap dokumen-dokumen pemberiankredit karena didalam dokumen-dokumen pemberian kredit berisi segala informasi berkaitan dengan waktu pencairan pinjaman, pihak-pihak yangmengotorisasi dan jumlah pinjaman yang menjadi dasar pembuatan slip uang keluar. Hasil pemeriksaan terhadap attribute ketiga atau kesesuaian antara catatan yang tercantum dalam dokumen-dokumen pemberian kreditdengan yang tercantum dalam catatan akuntansi menunjukan jumlah kesalahan sama dengan nol, artinya ada kesesuaian antara catatan yangtercantum dalam dokumen-dokumen pemberian kredit dengan yang tercantum dalam catatan akuntansi.

G. Pembahasan

BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil pengujian terhadap 60 sampel dengan menggunakan

  Hasil dari pengujian yang menunjukkan tidakditemukannya penyimpangan dimana AUPL = DUPL yaitu sebesar 5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengendalian intern sistem pemberiankredit di CU Cindelaras Tumangkar sudah efektif. CU Cindelaras Tumangkar diharapkan untuk terus mempertahankan pengendalian intern sistem pemberian kredit yang sudah ada.

2. Untuk peneliti selanjutnya bisa melakukan penelitian dengan menambahkan data penelitian

  Arens dan Amir Abai Yusuf. “Analisis Desain: Sistem Informasi Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis ”.

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

KEDUDUKAN CREDIT UNION CINDELARAS TUMANGKAR DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 25 TAHUN 1992 TENTANG PERKOPERASIAN.
0
3
15
SKRIPSI KEDUDUKAN CREDIT UNION CINDELARAS TUMANGKAR DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 25 TAHUN 1992 TENTANG PERKOPERASIAN.
0
2
14
PENDAHULUAN KEDUDUKAN CREDIT UNION CINDELARAS TUMANGKAR DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 25 TAHUN 1992 TENTANG PERKOPERASIAN.
0
3
11
Analisis kredit bermasalah . Studi kasus di Credit Union Cindelaras Tumangkar TP 02 Lorejo.
0
3
221
Evaluasi sistem akuntansi penggajian : studi kasus di Credit Union Cindelaras Tumangkar.
1
23
194
Analisis pengendalian intern pada sistem pemberian kredit : studi kasus pada Credit Union Bererod Gratia KK Yogyakarta.
0
5
116
Analisis likuiditas solvabilitas dan rentabilitas untuk menilai kinerja keuangan : studi kasus di credit union Cindelaras Tumangkar.
0
1
99
Mengembangkan modal sosial sebagai wahana pengembangan Credit Union Cindelaras Tumangkar Yogyakarta.
0
4
247
Analisis efektivitas pengendalian intern sistem pemberian kredit studi kasus di Credit Union Cindelaras Tumangkar
0
4
131
Analisis pengendalian intern pada sistem pemberian kredit studi kasus pada Credit Union Bererod Gratia KK Yogyakarta
0
14
114
Analisis kredit bermasalah . Studi kasus di Credit Union Cindelaras Tumangkar TP 02 Lorejo
4
30
219
Analisis likuiditas solvabilitas dan rentabilitas untuk menilai kinerja keuangan studi kasus di credit union Cindelaras Tumangkar
0
0
97
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN MELALUI FASILITAS SIMPAN PINJAM OLEH CREDIT UNION CINDELARAS TUMANGKAR DI DUSUN PULUHAN SUMBERARUM MOYUDAN SLEMAN YOGYAKARTA.
0
3
183
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM PEMBERIAN KREDIT Studi Kasus pada Credit Union Cindelaras Tumangkar Yogyakarta SKRIPSI
0
2
296
MENGEMBANGKAN MODAL SOSIAL SEBAGAI WAHANA PENGEMBANGAN CREDIT UNION CINDELARAS TUMANGKAR YOGYAKARTA
0
3
245
Show more