RPP DAN INSTRUMEN dan PENILAIAN

 0  2  32  2018-10-05 23:12:39 Report infringing document

  

Tugas Individu

  Dasar – Dasar Kurikulum PGSD SEMESTER V

TUGAS RPP DAN TUGAS TERSRUKTUR

  Dosen Pengampu : Ahmad Arif Ma’sum,M.Pd Disusun Oleh :

  Wahid Surono (E861120006)

  

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Melawi

Kampus Wilayah Perbatasan Entikong

2014/2015

  TUGAS TERSTRUKTUR 2

  1. Membuat RPP di kegiatan intinya terdapat Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi !

  2. Coba anda selidiki dasar pertimbangan apa saja yang digunakan oleh pengembang kurikulum dinegara kita sewaktu mereka melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum yang ada / berlaku disekolah dewasa ini !

  3. Menurut anda sampai mana peran guru / tenaga-tenaga pendidikan disekolah dalam program Evaluasi, Revisi, dan Pelaksanaan Kurikulum, buktikan dengan data-data disekolah anda !

  4. Uraikan unsur-unsur kunci dalam suatu kurikulum dan bandingkan pendapat Kourilski dan Quaranta, dalam bukunya Effective teaching, principles and pratice ! Ada bagian yang berisi langkah kesatuan, langkah kedua, langkah ketiga, langkah keempat dengan kurikulum nasiaonal.

  Jawaban :

1. RPP KTSP KELAS IV

  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Terpadu (RPP)

  Mata Pelajaran: Pendidikan Kewarganegaraan Kelas/Semester : IV Alokasi Waktu : 2x35 Menit

  A. Standar Kompetensi

  Memahami pentingnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI).

  B. Kompetensi Dasar

  Mendeskripsikan negara kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

  C. Indikator

  Menjelaskan tujuan menjaga keseluruhan Negara Republik Indonesia(NKRI).

  D. Tujuan Pembelajaran

  1. Kegiatan Awal Apersepsi

  Pengertian Fungsi dan Tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia A. Pengertian Negera Kesatuan Republik Indonesia.

  a. Eksplorasi 1) Guru menerangkan / menjelaskan tentang pengertian, fungsi dan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia 2) Siswa memberikan contoh kegiatan sehari-hari yang mempersatukan bangsa

  2. Kegiatan Inti

  d. Menyampaikan tema / mata pelajaran yang diabahas

  b. Berdoa sebelum memulai pelajaran sesuai agama dan kepercayaan masing-masing c. Mengabsensi siswa

  a. Mengucapkan salam pembuka

  G. Kegiatan Pembelajaran :

  1. Kognitif : Siswa dapat menyebutkan contoh-contoh dari upaya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI).

  3. Metode : Ceramah, Tanya Jawab, Inquiri, dan Diskusi Kelompok.

  2. Model : EEK

  1. Pendekatan : PAKEM

  F. Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran :

  E. Materi Pokok Pembelajaran Makna Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI).

  3. Psikomotorik : Siswa mampu melaksanakan sikap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI).

  2. Afektif : Siswa mampu menunjukkan sikap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI).

  Keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak dapat dipisahkan dari peristiwa Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, karena melalui peristiwa proklamasi tersebut bangsa Indonesia berhasil mendirikan lain) bahwa sejak saat itu telah ada negara baru yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  Apabila ditnjau dari sudut hukum tata negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lahir pada tanggal 17 Agustus 1945 belum sempurna sebagai negara, mengingat saat itu Negara Kesatuan Republik Indonesia baru sebagian memiliki unsur konstitutif berdirinya negara. Untuk itu PPKI dalam sidangnya tanggal 18 Agustus 1945 telah melengkapi persyaratan berdirinya negara yaitu berupa pemerintah yang berdaulat dengan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden, sehingga PPKI disebut sebagai pembentuk negara. Disamping itu PPKI juga telah menetapkan UUD 1945, dasar negara dan tujuan negara.

  Para pendiri bangsa (the founding fathers) sepakat memilih bentuk negara kesatuan karena bentuk negara kesatuan itu dipandang paling cocok bagi bangsa Indonesia yang memiliki berbagai keanekaragaman, untuk mewujudkan paham negara integralistik (persatuan) yaitu negara hendak mengatasi segala paham individu atau golongan dan negara mengutamakan kepentingan umum.

  Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang dibentuk berdasarkan semangat kebangsaan (nasionlisme) oleh bangsa Indonesia yang bertujuan melindungi segenap bangsa dan seluruh tampah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosil.

B. Pengertian Tujuan dan Fungsi Negara Secara Universal

  Antara tujuan dan fungsi negara merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Namun demikian keduanya memiliki arti yang berbeda yaitu :

  No Tujuan Fungsi

  1. Berisi sasaran–sasaran yang hendak dicapai yang telah ditetapkan.

  yaitu sebagai pedoman :

  negara mempunyai tujuan antara lain sebagai berikut :

  

sosial, kondisi geografis, sejarah pembentukannya serta

pengaruh politik dari penguasa negara. Secara umum

  c. Pengarah segala aktivitas–aktivitas negara. Setiap negara pasti mempunyai tujuan yang hendak dicapai sesuai dengan Undang–Undang Dasarnya. Tujuan masing–masing negara sangat dipengaruhi oleh tata nilai

  b. Pengatur kehidupan rakyatnya.

  a. Penyusunan negara dan pengendalian alat perlengkapan negara.

  2. Fungsi adalah pelaksanaan cita–cita itu dalam kenyataan.

  Mencerminkan suasana gerak, aktivitas nyata dalam mencapai sasaran.

  1. Tujuan menunjukkan apa yang secara ideal hendak dicapai oleh suatu negara, sedangkan

  Apabila kita hubungkan dengan negara, maka :

  Bersifat riil dan konkrit.

  3. Besifat abstrak – ideal.

  Merupakan pelaksanaan atau penafsiran dari tujuan yang hendak dicapai.

  2. Menunjukkan dunia cita yakni suasana ideal yang harus dijelmakan/diwujud kan.

C. Tujuan Negara

1. Rumusan tujuan sangat penting bagi suatu negara

  b. Menyelenggarakan ketertiban umum

  c. Mencapai kesejahteraan umum

  2. Beberapa pendapat para ahli tentang tujuan negara :

  a. Plato : tujuan negara adalah memajukan kesusilaan manusia.

  b. Roger H Soltau : tujuan negara adalah mengusahakan agar rakyat berkembang serta mengembangkan daya cipta sebebas mungkin.

  c. John Locke : tujuan negara adalah menjamin suasana hukum individu secara alamiah atau menjamin hak–hak dasar setiap individu.

  d. Harold J Laski : tujuan negara adalah menciptakan keadaan agar rakyat dapat memenuhi keinginannya secara maximal.

  e. Montesquieu : tujuan negara adalah melindungi diri manusia sehingga dapat tercipta kehidupan yang aman, tentram dan bahagia.

  f. Aristoteles : tujuan negara adalah menjamin kebaikan hidup warga negaranya.

  3. Teori – teori tentang tujuan negara :

a. Teori Kekuasaan Negara : 1) Shang Yang.

  Menurt Shang Yang ( Lord Shang ) dalam bukunya “ A classic of the Chinnese of Law”, yang menjadi tujuan negara adalah menciptakan kekuasaan yang sebesar–besarnya bagi negara dan tujuan itu dapat dicapai dengan cara menyiapkan militer yang kuat, berdisiplin dan siap sedia menghadapi segala kemungkinan. Di dalam negara terdapat dua subjek yang selalu berhadapan dan bertentangan yaitu Pemerintah dan Rakyat, apabila yang satu kuat yang lainnya lemah. Dan sebaiknya Pemrintahlah yang lebih kuat dari rakyat agar tidak Pemerintah harus berusaha lebih kuat dari rakyat. Agar negara menjadi kuat maka rakyat harus dilemahkan dengan cara diperbodoh dan dimiskinkan. Negara akan mengalami keruntuhan dan raja tidak dapat menggerakkan rakyat untuk berjuang apabila di dalam negara terdapat sepuluh hal yang jahat (ten evils) seperti : Adat, Musik,

  

Nyanyian, Riwayat, Kebaikan, Kesusilaan,

Kejujuran, Sofisme, Hormat pada orang tua, dan

Kewajiban persaudaraan. Oleh sebab itu

  kebudayaan rakyat harus dikorbankan demi kepentingan negara. 2) Niccolo Machiavelli.

  Dalam bukunya yang berjudul “Il Princepe”, Machiavelli menyatakan bahwa negara adalah organisasi kekuasaan saja dan pemerintah sebagai teknik memupuk dan menggunakan kekuasaan. Tujuan negara adalah menciptakan kekuasaan belaka dan kekuasaan itu hanyalah alat belaka untuk mencapai kebesaran dan kehormatan bangsa yang merupakan tujuan negara yang sebenarnya.

  Untuk mewujudkan tujuan yang mulia itu, Pemerintah (raja) dalam berindak harus tampil cerdik seperti kancil, ganas, keras, berani seperti singa dan tidak perlu mengindahkan etika, moral, kesusilaan maupun agama dan bila perlu bersikap licik.

  Apabila kita bandingkan tujuan negara menurut pendapat Machiavelli dengan Shang Yang terdapat persamaan dan perbedaannnya.

  Persamaannya :

  1. Dilatarbelakangi keadaan yang sama yaitu negara dilanda kekacauan.

  2. Tujuan negara adalah untuk menghimpun kekuasaan.

  3. Berorientasi untuk kepentingan negara.

  Perbedaannya :

  1. Kekuasaan itu sebagai alat untuk mencapai kebesaran dan kehormatan bangsa

  Hanya menghimpun dan memperbesar kekuasaan semata.

  2. Untuk mecapai tujuan raja dalam bertindak tidak perlu mengindahkan moral, etika, kesusilaan dan agama, bila perlu bersikap licik.

  Untuk mencapai tujuan dengan cara membentuk tentara yang kuat, berdisiplin dan siap setiap saat menghadapi berbagai ancaman.

  b. Teori Perdamaian dunia

  Menurut Dante Alleghiere dalam bukunya “Die Monarchia” menyatakan bahwa tujuan negara adalah menciptakan perdamaian dunia dengan jalan menciptakan :

  1. Undang–Undang yang seragam bagi seluruh manusia.

  2. Imperium dunia (semua negara harus melebur menjadi satu negara) di bawah kekuasaan seorang Raja (Monarch), sebab selama di dunia masih ada berbagai negara merdeka maka perdamaian dan ketentraman tidak akan terwujud.

  c. Teori Jaminan atau hak dan kebebasan

  Dalam teori negara hukum yang diajarkan, Kant menyatakn bahwa tujuan negara menjamin dan melindungi hak dan kebebasan warga negaranya dengan jalan memelihara ketertiban hukum dan diadakan pemisahan kekuasaan yang meliputi kekuasaan pembuat, pelaksana dan pengawas hukum (potestas legislatora, rectoria et judicaria).

  2. Hugo Krabbe : Tujuan negara adalah menyelenggarakan ketertiban hukum berdasar dan berpedoman pada hukum agar hak rakyat dapat dijamin sepenuhnya.

  d. Teori Welfare State (Negara kesejahteraan)

  Tujuan negara adalah bukan sekedar memelihara ketertiban hukum saja tetapi juga secara aktif mengupayakan kesejahteraan warga negaranya. Teori ini dikemukakan oleh

  Kranenburg dan Utrecht.

  Memberikan kebahagiaan yang sebesar– besarnya dan merata bagi setiap orang. Kebahagian akan terwujud jika setiap manusia mempunyai pekerjaan dan penghasilan yang layak untuk kehidupannya dan dijaminnya hak–hak mereka yang semuanya harus diatur dalam undang– undang. Keadilan sosial dapat tercapai dengan jalan mengembangkan perekonomian kekeluargaan dibawah pimpinan negara. Tokoh penganjurnya adalah Karl Marx, Louis Blanc

  e. Tujuan negara menurut paham Kapitalis

  Tujuan negara adalah mewujudkan kesejahteraan/kebahagiaan semua orang dengan cara setiap orang diberi kebebasan berkompetisi dalam usaha mencapai kesejahteraan dan kebahagiaannya secara perseorangan. Dengan demikian kesejahteraan /kebahagiaan akan terwujud dengan kemerdekaan dan kebebasan individu. Penganut teori ini adalah Adam Smith,

  Jeremy Bentham dan Herbert Spencer.

f. Teori Facisme

  Tujuan negara adalah imperium dunia yaitu mempersatukan semua bangsa di dunia menjadi satu tenaga atau kekuatan bersama. Tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam Pembukaan UUD 1945

  Tujuan negara kesatuan Republik Indonesia dirumuskan dalam sidang periode II BPUPKI (10 –

  16 Juli 1945) dan tujuan tersebut disyahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. Tujuan negara kesatuan Republik Indonesia tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea IV yang meluputi :

  1. melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia 2. memajukan kesejahteraan umum 3. mencerdaskan kehidupan bangsa 4. ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial

D. Fungsi Negara

  Secara umum terlepas dari ideologi yang dianutnya, setiap negara menyelenggarakan beberapa fungsi minimum yang mutlak harus ada. Fungsi tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Melaksanakan penertiban (Law and order) : untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrokan–bentrokan dalam masyarakat, maka negara harus melaksanakan penertiban. Dalam fungsi ini negara dapat dikatakan sebagai stabilisator.

  2. Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya.

  3. Pertahanan : fungsi ini sangat diperlukan untuk menjamin tegaknya kedaulatan negara dan mengantisipasi kemungkinan adanya serangan bangsa (negara). Untuk itu negara dilengkapi dengan alat pertahanan.

  4. Menegakkan keadilan : fungsi ini dilaksanakan melalui lembaga peradilan. Keseluruhan fungsi negara tersebut di atas diselenggarakan oleh pemerintah untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Fungsi negara dapat juga diartikan sebagai tugas organisasi negara. Secara umum tugas negara meliputi :

  1. Tugas Essensial adalah mempertahankan negara sebagai organisasi politik yang berdaulat, meliputi : (a). Tugas internal

  negara yaitu memelihara ketertiban,

  ketentraman, keamanan, perdamaian dalam negara serta melindungi hak setiap orang; dan (b). Tugas eksternal yaitu mempertahankan kemerdekaan/kedaulatan negara.

  2. Tugas Fakultatif adalah menyelenggarakan dan memperbesar kesejahteraan umum. Beberapa teori dan pendapat tentang fungsi negara :

  1. Individualisme/ Liberalisme : menjaga keamanan dan ketertiban agar hak dan kebebasan individu terjamin.

  2. Negara hukum murni : menjaga dan menciptakan keamanan dan ketertiban.

  3. Welfare state : tidak hanya menciptakan ketertiban saja tetapi secara aktif mewujudkan kesejahteraan rakyatnya.

  4. Komunisme : mebagai alat penindas/pemaksa dari kelas ekonomi yang kuat terhadap kelas lainnya yang lebih lemah.

  5. Anarkhisme : mewujudkan masyarakat yang bebas tanpa organisasi paksaan. Kaum anarkhis tidak memerlukan negara dan pemerintah, sehingga fungsi negara dan pemerintah dilaksanakan oleh kelompok yang dibentuk secara sukarela tanpa alat paksaan, polisi, hukum serta pengadilan.

  6. Charles E Merriam : ada 5 yaitu keamanan

  ekstern, ketertiban intern, keadilan, kesejahteraan umum dan kebebasan .

  7. John Locke : (a). fungsi legeslatif (membuat

  undang-undang); (b). fungsi eksekuitf (melaksanakan undang-undang); dan (c). fungsi federatif (melaksanakan hubungan luar negeri).

  8. Montesquieu : fungsi legeslatif, eksekutif dan

  yudikatif (mengawasi pelaksanaan undang-undang atau mengadili) .

  9. Van Vollenhoven : (a) regeling (membuat

  peraturan); (b). bestuur (menjalankan pemerintahan); (c). rechtspraak (mengadili); dan (d). politie (ketertiban dan keamanan).

  10. Dr. Stellinga : ada 5 fungsi yaitu legeslatif,

  eksekutif, yudikatif, polisi dan kejaksaan (penuntut umum terhadap pelanggar hukum)

  11. Moh. Kusnardi, SH : (a). melaksanakan

  ketertiban (law and order); dan (b). mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

  12. Goodnow : (a). policy making yaitu membuat

  kebijakan negara; dan (b). policy executing yaitu melaksanakan kebijakan yang sudah ditentukan.

  b. Elaborasi 1) Guru membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna; 2) Guru memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

  3) Guru memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut; 4) Guru memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif; 5) Guru memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar; 6) Guru memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;

  c. Konfirmasi 1) Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa 2) Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan.

  3) Siswa mengerjakan lembar penilaian.

  3. Kegiatan Akhir Dalam kegiatan Akhir, guru: a. Guru mengajukan pertanyaan sekitar materi yang diajarkan

  b. Siswa mengumpulkan tugas sesuai materi yang diajarkan

  c. Guru dan siswa menyimpulkan materi yang diajarkan

H. Sumber Dan Media Pembelajaran

  1. Sumber belajar : a. KTSP 2006/ kur.sekolah.

  b. Standar isi Matpel PKn

  c. PKn 2 untuk kelas V SD

  2. Media

  a. Buku paket tentang menjaga keutuhan Negara KESATUAN Republik Indonesia(NKRI).

  b. Buku Dan Alat Tulis

  c. Gambar

I. Penilaian

  1. Prosedur :

  a. Penilaian proses

  b. Penilaian akhir

  2. Jenis :

  a. Perbuatan

  b. Tertulis

  3. Bentuk :

  a. Unjuk kerja dan produk

  b. Pilihan ganda

  4. KKM : 6,0

  

Lembar Penilaian Kognitif

  Nama Siswa : Kelas / Semester :

  Pilihan Ganda

  1. Sebutkan salah satu rumusan tujuan yang sangat penting bagi suatu negara ? (C1)

  a. Pengatur kehidupan rakyatnya

  b. Landasan berupa hukum

  c. Sebagai pembelajaran

  d. Digunakan untuk kepentingan golongan

  2. Secara umum terlepas dari ideologi yang dianutnya, setiap negara menyelenggarakan beberapa fungsi minimum yang mutlak harus ada. Fungsi tersebut adalah (C3) a. Memajukan kesusilaan manusia.

  b. Menciptakan kekuasaan yang sebesar–besarnya. d. Menjamin kebaikan hidup warga negaranya.

  3. Contoh sikap yang menerapkan prilaku kepribadian menjaga keutuhan negara kesatuan republik indonesia (nkri) yaitu ? (C3) a. Hidup bermusyawarah

  b. Menjaga kehidupan yang harmonis antara warga negara tetangga

  c. Bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan

  d. Hidup saling memerhatikan perkataan yang tidak yang tidak menyinggung perasaan orang lain.

  4. Perhatikan pernyaataan berikut ! (C4) Rumusan tujuan sangat penting bagi suatu negara yaitu sebagai pedoman : 1) Pengatur kehidupan rakyatnya.

  2) Pelaksanaan kepentingan suatu negara tetangga. 3) Pengarah segala aktivitas–aktivitas negara. Rumusan tujuan yang sangat penting bagi suatu negara ?

  a. 1) dan 2)

  b. 1) dan 3)

  c. 2) dan 3)

  d. 1), 2) dan 3)

  5. Setiap negara pasti mempunyai tujuan yang hendak dicapai sesuai dengan Undang–Undang Dasarnya. Tujuan masing–masing negara sangat dipengaruhi oleh tata nilai sosial, kondisi geografis, sejarah pembentukannya

  serta pengaruh politik dari penguasa negara. Secara umum negara

  mempunyai tujuan antara lain sebagai berikut : (1) Memperluas kekuasaan semata (2) Menyelenggarakan ketertiban umum (3) Mencapai kesejahteraan umum Rumusan tersebut termasuk dalam ?(C6)

  a. Fungsi suatu negara

  b. Kemampuan suatu negara

  c. Kepentingan suatu negara

  d. Tujuan Negara

  6. Antara tujuan dan fungsi negara merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Namun demikian keduanya memiliki arti yang berbeda yaitu : tujuan yaitu berisi sasaran–sasaran yang hendak dicapai yang telah ditetapkan, dan besifat abstrak – ideal menunjukkan dunia cita yakni suasana ideal yang harus diwujud kan, bersifat abstrak – ideal, sedangkan fungsi yaitu mencerminkan suasana gerak, aktivitas nyata dalam mencapai sasaran merupakan pelaksanaan atau penafsiran dari tujuan yang hendak dicapai, bersifat riil dan konkrit.(C6) Dari pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa hubungan dengan negara, maka :

  (4) Tujuan yaitu mempunyai kehendak dicapai sesuai dengan undang– undang dasarnya, sedangkan fungsi yaitu mempertahankan negara sebagai organisasi politik yang berdaulat. (5) Tujuan menunjukkan apa yang secara ideal hendak dicapai oleh suatu negara, sedangkan fungsi adalah pelaksanaan cita–cita itu dalam kenyataan. (6) Tujuan yaitu diselenggarakan oleh pemerintah untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Sedangkan fungsi yaitu adalah menciptakan kekuasaan yang sebesar–besarnya bagi negara

  (7) Tujuan bahwa negara adalah organisasi kekuasaan saja dan fungsi yaitu menjamin dan melindungi hak dan kebebasan warga negaranya.

  LEMBAR PENILAIAN AFEKTIF Nama Siswa :

  : Tanggal

  Kelas / Semester : :

  Waktu Sekolah : Mata Pelajaran :

  Penilaian No Aspek Yang Diamati

  1

  2

  3

  4

  1 Kehadiran Dikelas Mengerjakan PR Pada

  2 Pertemuan Sebelumnya

  3 Perhatian Dalam Belajar

  4 Tanggung jawab

  5 Kejujuran

  6 Interaksi dengan guru

  7 Teliti

  8 Sistemati

  9 Ketertiban Komunikasi dengan

  10 kelompok

  11 Semangat

  12 Percaya diri Bekerja sama dalam

  13 kelompok Menghargai pendapat

  14 orang lain

  15 Kerapian Membantu teman yang

  16 belum jelas

  17 Menghargai waktu Menghargai sikap patuh

  18 terhadap guru Sopan santun dalam

  19 berbicara

  20 Sopan dalam bertindak SKOR SKOR TOTAL

  Keterangan :

  1. Skor Satu Bila Kurang

  2. Skor Satu Bila Cukup

  3. Skor Satu Bila Baik

  Amat Baik Balai Karangan, 20 Oktober 2014 Ttd Pengamat

  INSTRUMEN PENILAIAN PSIKOMOTORIK Nama : Kelompok : Tanggal : Mata Pelajaran : Materi : Petunjuk :

  Penilaian psikomotor siswa dinilai dengan cara memberi tanda cek (

  √

  ) Pada kolom yang tersedia sesuai dengan fakta yang diamati. Penilaian No Aspek yang diamati

  1

  2

  3

  4 Kemampuan berinteraksi

  1 sesama teman-temannya Kemampuan

  2 berkomunikasi Kemampuan menjawab

  3 dalam sebuah pertanyaan Kemampuan dalam

  4 bersosialisai Kemampuan menghubungkan materi

  5 yang telah diajarkan kehidupan nyata

  6 Pembentukan pola hidup Sistem nilai pedoman dan

  7 pegangan hidup Kemampuan penilaian

  8 dan penentuan sikap Kesedian memperhatikan 9 dan perduli untuk ikut serta

  Kemampuan berhubungan dengan 10 kesensitifan akan suatu peristiwa

  Kemampuan memilah hal-hal secara khas 11 setelah menyadari adanya perbedaan

  Kemampuan diri dalam penempatan diri dalam gerakan rohani dan

  12 jasmani. Dalam Pkn misalnya mengamati perilaku seseorang

  Menirukan perilaku / suri tauladan cara mengucap 13 salam yang baik, perilaku yang sopan didepan teman sebaya. Gerakan yang terbiasa, mencakup kemampuan melakukan kebiasaan 14 yang baik, contohnya kebiasaan mengucapkan salam, jabat tangan dan sebagainya. Menghargai keputusan

  15 Berjabat tangan jika

  16 bertemu guru Kreatifitas, kemampuan berprilaku yang disesuaikan dengan sikap dasar yang dimilikinya

  17 sendiri. Misalnya : cara bergaul cara menolong teman yang membutuhkan.

  Gerakan kompleks, melakukan sikap moral cara membantu teman 18 yang membutuhkan bantuan sikap yang menyenangkan, terampil dan cekatan

  Tidak menyontek

  19 sewaktu ujian Penyesuaian pola gerakan, menyesuaikan

  20 dengan keadaan lingkungan sekitar

  SKOR NILAI Keterangan : Balai karangan, 20 Oktober 2014

  1. Ku rang

  2. Cu Pengamat kup

  3. Ba ik

  4. A mat baik ............................................

2. Dasar pertimbangan yang digunakan oleh pengembang kurikulum dinegara

  kita sewaktu mereka melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum yang ada / berlaku disekolah dewasa ini antara lain : Ada lima syarat-syarat penting yang perlu diperhatikan dalam pengembangan kurikulum, yaitu :

  1. Filsafat Pendidikan

  2. Masyarakat.

  3. Siswa.

  4. Proses belajar dan 5. Bentuk kurikulum.

3. Menurut anda sampai mana peran guru / tenaga-tenaga pendidikan disekolah

  dalam program Evaluasi, Revisi, dan Pelaksanaan Kurikulum, buktikan dengan data-data disekolah anda ! A. Peran guru dalam program evaluasi tentang kurikulum disekolah SDN 02

  Balai Karangan seperti berikut : Mengevaluasi kemampuan siswa dari semester 1 – 2, dalam memahami, menjelaskan, dan mendeskripsikan mata pelajaran yang telah di ajarkan dan memberikan / menentukan nilai seperti Raport kepada siswa seperti data dibawah ini :

B. Peran guru dalam program Revisi tentang kurikulum disekolah SDN 02 Balai Karangan seperti berikut : Menyesuaikan jadwal mata pelajaran kurikulum KTSP dengan kurikulum 2013 yang akan diberikan / diajarkan kepada siswa dengan Kurikulum yang berlaku disekolah yang didasari oleh peraturan pemerintah seperti data dibawah ini:

  C. Peran guru dalam program Pelaksanaan Kurikulum tentang kurikulum disekolah SDN 02 Balai Karangan seperti berikut : Salah satunya guru Menerapkan Penilaian seperti data dibawah ini :

  Mengetahui Balai karangan, 20 Oktober 2014 Kepala Sekolah SDN O2 Bal-Kar Peniliti ( YUSLINDAR , S.Pd.SD ) Wahid Surono NIP. 19571231 198102 1 013 NIM. E861120003

4. Uraikan unsur-unsur kunci dalam suatu kurikulum dan bandingkan pendapat

  Kourilski dan Quaranta, dalam bukunya Effective teaching, principles and pratice ! Ada bagian yang berisi langkah kesatuan, langkah kedua, langkah ketiga, langkah keempat dengan kurikulum nasional. Kourilski dan Quaranta, dalam bukunya Effective teaching, principles and pratice menggambarkan unsur-unsur kunci pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran sebagaimana tertera pada bagan dibawah ini.

  No Apa Bagaimana Dimana Merumuskan tujuan umum

  Langkah Berdasarkan kebutuhan sosial, emosional, Pengembangan (goals) dan kesatu 1 dan akademik siswa kurikulum tujuan khusus

  (obyektives) Penilaian Langkah awal siswa Menilai prerekuisit keterampilan, Pengembangan

  2 kedua terhadap pengetahuan dan sikap kurikulum tujuan Pelaksanaan Prinsip-prinsip belajar, analisis tugas, Belajar dan

  Langkah

3 urutan manajemen kelas, dan alternatif mengajar, pusat

ketiga pembelajaran pendagogis kedalam rangsangan belajar modular,

  Menilai tingkat performans Langkah Tingkah laku Menilai Produk terkait

  4 Evaluasi keempat manusia pengajaran siswa dengan tujuan dan perubahan sikap

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2018-08-08

Dokumen yang terkait
Tags

Instrumen Dan Penilaian Dan Guru

Instrumen Dan Penilaian K

Pengembangan Dan Instrumen Penilaian

Instrumen Dan Penilaian Dan Portofolio

Contoh Dan Instrumen Dan Penilaian

Mengembangakan Dan Instrumen Dan Penilaian

Pengujian Dan Penilaian Instrumen Kebaha

Pengembangan Instrumen Dan Penilaian Berbasi

Instrumen Penilaian Dan Model Rubrik

Instrumen Penilaian Dan Kompetensi Ketrampil

RPP DAN INSTRUMEN dan PENILAIAN

Gratis

Feedback