STUDI KELAYAKAN PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR DITINJAU DARI ASPEK EKONOMI DAN KEUANGAN

Gratis

0
0
68
9 months ago
Preview
Full text

STUDI KELAYAKAN PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR DITINJAU DARI ASPEK EKONOMI DAN KEUANGAN Skripsi Diajukan untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Memenuhi Syarat-syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta Oleh: EVA RHISNA ANDRETTI NIM. F0307101 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2011

STUDI KELAYAKAN PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR DITINJAU DARI ASPEK EKONOMI DAN KEUANGAN Skripsi Diajukan untuk Melengkapi Tugas-tugas dan Memenuhi Syarat-syarat untuk Mencapai Gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta Oleh: EVA RHISNA ANDRETTI NIM. F0307101 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2011perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user Skripsi dengan judul : perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING

STUDI KELAYAKAN PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR DITINJAU DARI ASPEK EKONOMI DAN KEUANGAN

  perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.id HALAMAN PENGESAHAN Telah disetujui dan diterima dengan baik oleh Tim Penguji Skripsi JurusanAkuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta, guna melengkapi tugas-tugas dan dan memenuhi syarat-syarat untuk memperoleh gelar SarjanaEkonomi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret Surakarta. 19660925 199203 1 002 2.

HALAMAN PERSEMBAHAN

Karya ini aku persembahkan untuk : Mama dan Papaku Rhesa, Pipin dan YayaKeluarga Besarku Sahabat-sahabatku Semua orang yang pernah hadir dalam hidupku Masa depankucommit to user

HALAMAN MOTTO

  Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak. (Mazmur 37:5) Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.

KATA PENGANTAR

  Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat dan anugerah-Nya yang telah dilimpahkan kepada penulis, sehingga dapatmenyelesaikan skripsi yang berjudul “Studi Kelayakan Peternakan Ayam Ras Petelur Ditinjau dari Aspek Ekonomi dan Keuangan”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh sampel termasuk dalam usaha yang layak untuk diteruskan, karena nilai rata-rata ROI yang dihasilkan sampel lebihbesar dari tingkat suku bunga bank per bulan.

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Perkembangan zaman yang diikuti peningkatan dalam gerak kemajuan

  Namun commit to user jika melihat dari tingkat konsumsi masyarakat Indonesia terhadap daging dan telur ayam yang merupakan sumber protein masih rendah, menandakan bahwa masyarakatIndonesia masih kekurangan asupan protein, padahal daging dan telur ayam merupakan sumber protein yang mudah paling didapatkan. Studi kelayakan adalah penelitian yang menyangkut berbagai aspek baik itu dari aspek hukum, sosial ekonomi dan budaya, aspek pasar dan pemasaran, aspekteknis dan teknologi sampai dengan aspek manajemen dan keuangannya, dimana itu semua digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan dan hasilnya digunakan commit to user untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan atau ditunda dan bahkan tidak dijalankan (wikipedia, 2011).

B. RUMUSAN MASALAH

TUJUAN PENELITIAN

  Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan di atas, maka perumusan masalah yang diambil adalah Apakah usaha peternakan ayam ras petelur layakdijalankan ditinjau dari aspek ekonomi dan keuangan? Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisa kelayakan secara ekonomi dan finansial usaha peternakan ayam ras petelur yang ada.

MANFAAT PENELITIAN

  Bagi PerusahaanDapat dijadikan sebagai masukan dan informasi dalam menghitung dan menganalisis kelayakan dari usaha peternakan yang telah dijalankan sertadapat berguna bagi perkembangan usaha yang terkait. Bagi PenelitiSebagai sarana untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik yang sesungguhnya serta memberikan tambahan wawasanyang lebih luas.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR Ayam petelur adalah ayam-ayam betina dewasa yang dipelihara khusus

  Ayam petelur ringan ini sensitifterhadapa cuaca panas dan keributan, dan ayam ini mudah kaget dan bila kaget ayam ini produksinya akan cepat turun, begitu juga bila kepanasan. 4) Penyiapan bibitKriteria dari bibit yang baik adalah berasal dari induk yang sehat, bulu tampak halus dan lembut, pertumbuhannya baik, punya nafsu makanyang bagus, tidak ada letakan kotoran di duburnya, gemuk, dan tidak ada cacat fisik.

VALUE CHAIN ANALYSIS

  Para peternak akan memasok DOC sebagai bibit usaha ternak mereka, DOC yang dipilih sesuai dengan usaha peternak, DOC pedaging untuk usaha ayam broiler, dan DOC petelur untuk usaha ayam petelur. Jika daging ayam yang berasal dari ayam ras pedaging akan dikonsumsi oleh masyarakat, maka telur yang berasal dari ayam petelur juga akan dijualkepada masyarakat yang membutuhkan telur untuk memenuhi kebutuhan proteinnya, dan sama seperti ayam pedaging, konsumsi terhadap telurmungkin dilakukan oleh keluarga-keluarga ataupun usaha-usaha yang memerlukan telur.

C. STUDI KELAYAKAN USAHA

  Aspek primer ini terdapat dalam semua sektor usaha yang terdiri dari: aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologis, dan aspek ekonomi. Secara umumanalisis kelayakan usaha terbagi menjadi aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologis, aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan, dan aspek keuangan.

D. ASPEK EKONOMI DAN KEUANGAN DALAM STUDI KELAYAKAN

  Dalam SAK, IAI(2007:23.1) menyatakan bahwa pendapatan adalah penghasilan yang timbul dari aktivitas perusahaan yang biasa dan dikenal dengan sebutan yang berbedaseperti penjualan, penghasilan jasa (fees), bunga, dividen, royalti, dan sewa. Perhitungan break-even point dapat dilakukan dengan menggunakan rumus aljabar, dan dapat dlakukan dengan dua cara, yaitu :1) Break-even point atas dasar unit (Quantity) FC BEP (Q) =P VC FC BEP (Rupiah) = VC 1 Keterangan:Q = Kuantitas produk yang dihasilkan dan dijualFC = Fixed Cost (Biaya tetap)P = Harga jual per unitV = Biaya variabel per unit commit to user Tabel III.1Populasi Ayam Petelur di Eks-Karesidenan Surakarta Tahun 2010 No.

BAB II I METODE PENELITIAN A. POPULASI DAN SAMPEL 1. Populasi Populasi adalah keseluruhan kelompok orang, peristiwa, atau hal yang

  Sampel yangdigunakan penulis dalam penelitian ini adalah 5 peternakan ayam ras petelur yang tersebar di sentra peternakan yang ada di Kabupaten Karanganyar danBoyolali dengan kriteria-kriteria di bawah ini: a. 2Distribusi Sampel Kapasitas Nama Peternakan Lokasi (ekor)Star Farm Desa Pronasan, Karanganyar 66.000 THR Farm Desa Gondangrejo, Karanganyar 12.000Peternakan Yudianto Desa Gondangrejo, Karanganyar 10.000 Peternakan Antonius Desa Sambi, Boyolali 8.000Peternakan Tulus Desa Sambi, Boyolali 6.000 Tabel III.2 menunjukkan jumlah kapasitas masing-masing sampel peternakan ayam ras petelur yang ada di Kabupaten Karanganyar dan Boyolali.

B. JENIS DATA 1. Data Primer

  Sekaran (2006) menyatakan bahwa data primer merupakan data mengacu pada informasi yang diperoleh dari tangan pertama oleh peneliti yangberkaitan dengan variabel minat untuk tujuan spesifik suatu studi. Penelitian yang dilakukan oleh penulis menggunakan data primer yang dilakukan denganpenyebaran kuesioner kepada pemilik atau pengelola peternakan ayam ras petelur yang ada di Kabupaten Karanganyar dan Boyolali.

2. Data Sekunder

  METODE PENGUMPULAN DATA Metode pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah dengan cara memberikan kuesioner kepada pemilik atau pengelolapeternakan ayam ras petelur yang ada di Kabupaten Karanganyar dan Boyolali. Pengisian kuesioner dilakukan penulis dengan cara wawancara dengan dasar pertanyaan-pertanyaan yang tertera di kuesioner yang meliputi data inventarispeternakan, biaya-biaya yang dikeluarkan selama proses produksi, dan penjualan yang terjadi.

3. Break-Even Point (BEP)

  Semakin lama sebuah proyek mencapai break-even point, semakin besar saldo rugi karena keuntungan yang diterima masih menutupi segalabiaya yang telah dikeluarkan. Sehingga akan lebih baik apabila sebuah proyek semakin cepat dalam mencapai BEP-nya.

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. PELAKSANAAN PENELITIAN Penelitian ini dilakukan dengan menyebar kuesioner ke beberapa

  peternakan ayam ras petelur yang berada di daerah Kabupaten Karanganyar danBoyolali yang mewakili seluruh peternakana ayam petelur di wilayah eks-Karisidenana Surakarta secara langsung. Peternakan-peternakan ayam ras petelur tersebut adalah Peternakan Tulus danPeternakan Antonius yang berlokasi di Desa Sambi, Boyolali; PeternakanYudianto dan THR Farm yang berlokasi di Desa Gondangrejo serta Star Farm yang berlokasi di Desa Pronasan, Karanganyar.

B. PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

  000 Pendapatan per 100 ekor per bulan 1.687.500 1.732.500 1.575.000 1.687.500 1.642.50 1.665.000Asumsi: 1 kg telur =16 butir Sumber : data yang diolah Data pada Tabel IV.2 di atas menunjukkan persentase ayam bertelur perpustakaan.uns.ac.iddigilib.uns.ac.idcommit to user suatu peternakan ayam petelur mampu menghasilkan 74 telur per harinya per 100 ekor ayam atau sebanyak 4,62 kg telur per hari per 100 ekor. Dari Tabel IV.7 diperolehbiaya amortisasi usaha peternakan ayam petelur secara keseluruhan(102.000 ekor ayam) adalah sebesar Rp195.925.000,00 setiap bulan dari nilai yang harus diamortisasi sebesar Rp4.702.200.000,00,sedangkan biaya amortisasi yang harus ditanggung oleh peternakan commit to user ayam ras petelur untuk 100 ekor ayam setiap bulan adalahRp192.083,00.

BAB V PENUTUP A. SIMPULAN Dari penelitian terhadap peternakan ayam ras petelur di wilayah eks- Karesidenan Surakarta ini, kesimpulan mengenai kelayakan usaha peternakan

  Dari data yang diolah juga diketahui bahwapeternakan yang menghasilkan ROI tertinggi adalah THR Farm dengan ROI2,50%, dan peternakan yang menghasilkan ROI terkecil adalah Peternakan Yudianto dengan ROI sebesar 1,06%. Penghitungan dan analisis atas Break-Even Point yang dilakukan menunjukkan bahwa peternakan ayam ras petelur harus mampu menjual produk (telur)sebanyak 1.302 butir per 100 ekor ayam per bulan atau sebanyak 81,37 kg bila diasumsikan 1kg telur sama dengan 16 butir telur.

B. KETERBATASAN PENELITIAN

  Dalam sebuah studi kelayakan usaha secara keseluruhan banyak aspek yang perlu diteliti, antara lain aspek ekonomi dan keuangan, aspek hukum,sosial ekonomi dan budaya, aspek pasar dan pemasaran, serta aspek teknis dan teknologi. Penelitian ini hanya mengambil sampel sebanyak 5 peternakan yang berlokasi di 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Karanganyar dan KabupatenBoyolali, sehingga masih kurang mewakili seluruh populasi peternakan ayam ras petelur yang ada di seluruh eks-Karisidenan Surakarta.

C. SARAN

  Untuk penelitian selanjutnya mengenai studi kelayakan usaha sebaiknya tidak hanya meneliti kelayakan suatu usaha hanya dari aspek ekonomi dankeuangan saja, tetapi juga meneliti dari aspek-aspek yang lainnya seperti commit to user aspek hukum, sosial ekonomi dan budaya, aspek pasar dan pemasaran, serta aspek teknis dan teknologinya. Sampel yang diambil sebaiknya juga tidak hanya dari 2 Kabupaten saja, melainkan dari Kabupaten-Kabupatenlainnya juga yang masuk dalam eks-Karisidenan Surakarta, sehingga dapat mewakili seluruh peternakan yang ada di eks-Karisidenan Surakarta.

Dokumen baru

Download (68 Halaman)
Gratis

Dokumen yang terkait

PENGARUH KEBIJAKAN MONETER TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA PERIODE TAHUN 2000:1 – 2010:12
1
0
137
PERENCANAAN STRUKTUR DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) GEDUNG PERPUSTAKAAN 2 LANTAI
4
8
230
ANTESEDEN DAN KONSEKUEN KOMITMEN ORGANISASIONAL (Studi pada Karyawan AJB Bumiputera)
0
0
125
PEMBUATAN BETON DENGAN CAMPURAN LIMBAH PLASTIK DAN KARAKTERISASINYA
1
1
42
INTERAKSI SOSIAL, PERSEPSI TERHADAP IKLAN DAN PERSEPSI TERHADAP HARGA DENGAN MINAT BELI
0
0
112
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN DAN DEPRESI ANTARA SISWA KELAS III PROGRAM AKSELERASI DAN REGULER DI SMPN 2 SURAKARTA SKRIPSI Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran
0
0
55
PERSANDIAN DALAM BAHASA PEDALANGAN GAYA SURAKARTA (KAJIAN BENTUK, FUNGSI, DAN MAKNA)
0
1
102
DETEKSI HIV PADA KOMUNITAS GIGOLO SURAKARTA MENGGUNAKAN DETERMINE HIV-12 DAN NESTED PCR HIV GAG SKRIPSI Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Kedokteran
0
0
45
ISOLASI, IDENTIFIKASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI DAUN LEGUNDI (Vitex trifolia Linn.)
0
0
59
YAYASAN PEMELIHARAAN ANAK DAN BAYI PERMATA HATI SURAKARTA TAHUN 1955 - 1998
0
1
107
HUBUNGAN OBESITAS DAN SINDROM PRA MENSTRUASI DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA SMAN 2 NGAWI TESIS Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Kesehatan Program Studi Magister Kedokteran Keluarga Minat Utama Pendidikan Profesi Kesehatan
0
0
83
ANALISIS TEKNIK, METODE, DAN IDEOLOGI PENERJEMAHAN SUBTITLE FILM BECKHAM UNWRAPPED DAN DAMPAKNYA PADA KUALITAS TERJEMAHAN TESIS
0
0
157
PENGEMBANGAN TES PILIHAN GANDA MELALUI E-LEARNING PADA FISIKA MATERI SUHU DAN KALOR UNTUK SMA Skripsi
1
0
107
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG LEMBAGA PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN 2 LANTAI
1
0
140
PERANCANGAN BRANDING DAN PROMOSI HOTEL ANUGERAH PALACE
0
0
144
Show more