Pembangunan Aplikasi E-Commerce Pada Toko Riri Collection

Gratis

26
94
193
2 years ago
Preview
Full text
PEMBANGUNAN APLIKASI E-COMMERCE PADA TOKO RIRI COLLECTION SKRIPSI Diajukan untuk Menempuh Ujian Akhir Sarjana Program Strata Satu Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia SOPAN SOFYAN 10107696 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG 2012 LEMBAR PENGESAHAN PEMBANGUNAN APLIKASI E-COMMERCE PADA TOKO RIRI COLLECTION SOPAN SOFYAN 10107696 Pembimbing Irfan Maliki, S.T., M.T. NIP.41277006019 Menyetujui, Ketua Jurusan Teknik Informatika Mira Kania Sabariah, S.T., M.T. NIP. 41277006008 LEMBAR PENGESAHAN PEMBANGUNAN APLIKASI E-COMMERCE PADA TOKO RIRI COLLECTION SOPAN SOFYAN 10107696 Penguji I Penguji II Andri Heryandi, S.T., M.T. NIP. 41277006007 Irfan Maliki, S.T., M.T. NIP. 41277006019 Penguji III Dian Dharmayanti, S.T. NIP. 41277006005 ABSTRAK PEMBANGUNAN APLIKASI E-COMMERCE PADA TOKO RIRI COLLECTION Oleh SOPAN SOFYAN 10107696 Riri Collection merupakan sebuah perusahaan yang menjual barang seperti boneka karakter, boneka kendaraan, boneka bantal, boneka bola, boneka candy. Riri Collection sendiri sudah memiliki banyak pelanggan di sekitar Indramayu kota. Riri Collection yang masih menggunakan pola bisnis tradisional dalam proses bisnisnya dimana pelanggan langsung datang ke Riri Collection untuk melakukan proses pembelian dan pembayaran barang. Sistem manual pun masih diterapkan untuk pencatatan transaksi penjualannya serta belum memiliki media promosi. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, serta menjangkau pangsa pasar yang lebih luas Riri Collection ingin mengimplementasikan teknologi untuk mengotomasi proses bisnisnya dengan cara mengimplementasikan ElectronicCommerce atau yang biasa dikenal dengan E-Commerce. Model pengembangan perangkat lunak menggunakan metode waterfall, sedangkan untuk pemodelan datanya menggunakan metode terstruktur yaitu Entity Relationship Diagram (ERD) untuk menggambarkan model data dan Data Flow Diagram (DFD) untuk menggambarkan model fungsional, Flowmap untuk menggambarkan aliran dokumen pada sistem manual yang sedang berjalan. Keamanan validasi data customer menggunakan message digest algorithm (MD5) sedangkan untuk keamanan protokol menggunakan Secure Socket Layer (SSL). Model pembayaran yang digunakan adalah model transaksi alternate consumer payment option dengan transfer antar bank dan model transaksi peer to peer payment dengan paypal, Aplikasi E-commrce ini mempermudah pelanggan dalam proses pembelian barang yang dijual oleh Riri Collection terutama untuk pelanggan yang berada di luar kota, dapat membantu pelanggan untuk mendapatkan informasi tentang produk yang ditawarkan oleh Riri Collection, dan dapat menjadi media promosi bagi Riri Collection serta memudahkan pelanggan dalam melakukan proses pembayaran. Kata Kunci : Boneka karakter, boneka kendaraan, boneka bantal, boneka bola, boneka candy i ABSTRACT DEVELOPMENT OF E-COMMERCE APPLICATION AT RIRI COLLECTION STORES by SOPAN SOFYAN 10107696 Riri Collection is a company that sells items such as character dolls, doll vehicle, doll pillows, stuffed balls, stuffed candy. Riri Collection itself already has many customers around Indramayu town. Collection Riri who still use traditional business patterns in the process of business where customers come to Riri Collection to make the buying process and payment of goods. Manual system is still applied to the recording of sales transactions and do not have a media campaign. To resolve these problems, as well as reach a wider market share Riri Collection to implement technology to automate business processes by implementing Electronic-Commerce or commonly known as E-Commmerce. Model of software development using waterfall method, while for data modeling uses the structured method Entity Relationship Diagram (ERD) to describe data models and Data Flow Diagrams (DFD) to describe the functional model, Flowmap to describe the flow of documents on a manual system that is running. Security validation of customer data using a message digest algorithm (MD5) while for the security protocol uses Secure Socket Layer (SSL). Payment model used is a model of consumer alternate payment option transactions with interbank transfers and transaction models peer to peer payment with paypal, E-commrce application is for customers in the process of purchasing the goods sold by Riri Collection primarily to customers who are out of town, can help customers to obtain information about products offered by Riri Collection, and can be a media campaign for the Riri Collection and facilitate customer the payment process. Keywords: character dolls, doll vehicle, doll pillows, stuffed balls, candy dolls ii KATA PENGANTAR Assalamualaikum Wr Wb. Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah S.W.T yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah SAW, sehingga penulis dapat menyelesaikan Skripsi yang berjudul “PEMBANGUNAN APLIKASI APLIKASI E-COMMERCE PADA TOKO RIRI COLLECTION”. Adapun tujuan dari penyusunan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan studi jenjang strata satu (S1) di Program Studi Teknik Informatika, Universitas Komputer Indonesia. Dengan keterbatasan literatur, pengalaman serta ilmu dan pengetahuan yang dimiliki oleh penulis, maka penulis membutuhkan peran serta dari pihak lain dalam proses penyelesaian skripsi ini. Oleh karena itu penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. Orangtua tercinta yang telah memberikan kasih sayang, perhatian, doa dan dorongan baik moril maupun materi yang tiada henti agar penulis menyelesaikan pendidikan tepat pada waktunya. Semoga suatu saat nanti aku dapat membanggakan kalian. 2. Bapak Ir. Eddy Suryanto Soegoto, M.Sc., Selaku Rektor UNIKOM iii 3. Ibu Mira Kania Sabariah, M.T., Selaku Ketua Jurusan Program Studi Teknik Informatika Universitas Komputer Indonesia. 4. Bapak Irfan Maliki, S.T., M.T., selaku dosen pembimbing. Terima kasih karena telah banyak meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan, saran dan nasehatnya selama dalam proses penyusunan skripsi ini. 5. Bapak Andri Heryandi, S.T., M.T., selaku penguji I 6. Ibu Dian Dharmayanti, S.T selaku penguji III 7. Bapak Iskandar Ikbal, S.T., M.KOM., selaku dosen wali kelas 8. Dosen–Dosen Jurusan Teknik Informatika di Universitas Komputer Indonesia yang telah banyak memberikan ilmu yang berharga selama proses pendidikan ini. 9. Seluruh staf karyawan di Jurusan Teknik Informatika Universitas Komputer yang telah membantu demi kelancaran proses pendidikan yang penulis tempuh 10. Ibu Riri dan seluruh keluarga Riri Collection terima kasih atas semua bantuan yang diberikan. 11. Teman-teman di Jurusan Teknik Informatika angkatan 2007 khususnya kelas IF-15 terima kasih atas bantuan dan doronganya. 12. Serta semua pihak yang telah turut membantu baik secara langsung maupun tidak langsung dalam penyusunan skripsi ini, yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Didalam penulisan skripsi ini, penulis telah berusaha semaksimal mungkin, walaupun demikian penulis menyadari bahwa skripsi ini jauh dari iv sempurna. Untuk itu penulis akan selalu menerima segala masukkan yang tujuannya untuk menyempurnakan skripsi ini. Akhir kata, penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis pada khususnya dan pembaca pada umumnya. Bandung,6 Maret 2012 Penulis v DAFTAR ISI LEMBAR JUDUL LEMBAR PENGESAHAN ABSTRAK ................................................................................................................ i ABSTRACT .............................................................................................................. ii KATA PENGANTAR .............................................................................................. iii DAFTAR ISI ............................................................................................................. vi DAFTAR GAMBAR ................................................................................................ xii DAFTAR TABEL ..................................................................................................... xvi DAFTAR SIMBOL ................................................................................................... xviii DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................................. xv BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................ 1 1.1 Latar Belakang Masalah ...................................................................................... 1 1.2 Indentifikasi Masalah .......................................................................................... 2 1.3 Maksud dan Tujuan ............................................................................................. 3 1.4 Metode Penelitian ................................................................................................ 3 1.5 Batasan Masalah .................................................................................................. 6 1.6 Sistematika Penulisan ......................................................................................... 9 BAB II LANDASAN TEORI ................................................................................ 11 2.1 Pengertian E-Commerce ..................................................................................... 11 2.1.1 Jenis-Jenis E-Commerce ........................................................................ 12 2.1.2 Manfaat E-Commerce ............................................................................ 13 2.2 Sistem Pembayaran E-commerce ........................................................................ 14 2.2.1 Paypal .................................................................................................... 14 vi 2.2.2 Transfer Antar Bank .............................................................................. 15 2.3 Basis Data (Database) ......................................................................................... 16 2.3.1 DBMS (Database Management System) ............................................... 17 2.3.2 Tabel, Kolom dan Baris ......................................................................... 17 2.3.3 Kunci Primer (Primary Key) dan Kunci Tamu (Foreign Key) .............. 18 2.4 Normalisasi Data ................................................................................................. 19 2.5 Model Keterhubungan-Entitas (E-R Model) ....................................................... 20 2.6 Diagram E-R ....................................................................................................... 23 2.7 Pengertian Data Flow Diagram (DFD) .............................................................. 24 2.8 Kamus Data ......................................................................................................... 26 2.9 Metodologi Pengembangan Perangkat Lunak .................................................... 26 2.10 Internet .............................................................................................................. 30 2.10.1 Pengertian Internet ................................................................................. 30 2.10.2 Sejarah Internet ...................................................................................... 31 2.11 World Wide Web (WWW) ................................................................................ 32 2.11.1 Pengertian World Wide Web ................................................................. 32 2.11.2 Sejarah Web .......................................................................................... 33 2.11.3 Cara Kerja World Wide Web .................................................................. 34 2.11.4 HTTP (Hypertext Transfer Protokol)...................................................... 35 2.11.5 Domain Name Service (DNS) ................................................................ 35 2.12 Personal Home Page Tool (PHP) ..................................................................... 37 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM ....................................... 39 3.1 Analisis Sistem .................................................................................................... 39 3.2 Analisis Masalah Yang Dihadapi ........................................................................ 39 3.2.1 Prosedur Pembelian Barang .................................................................. 40 vii 3.2.2 Analisis Kebutuhan Non Fungsional ..................................................... 42 3.2.2.1 Analisis Perangkat Keras ........................................................... 42 3.2.2.2 Analisis Perangkat Lunak (software) ......................................... 42 3.2.2.3 Analisi Pengguna (User) ............................................................ 43 3.3 Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak ........................................................... 44 3.3.1 Prosedur Dasar ....................................................................................... 46 3.3.2 Analisis Retur ......................................................................................... 46 3.4 Entity Relationship Diagram (ERD) ................................................................... 47 3.5 Diagram Konteks ................................................................................................ 49 3.6 Data Flow Diagram ............................................................................................. 50 3.6.1 DFD Level 1 .......................................................................................... 51 3.6.2 DFD Level 2 Proses 1.0 Daftar .............................................................. 52 3.6.3 DFD Level 2 Proses 2.0 Login .............................................................. 52 3.6.4 DFD Level 2 Proses 3.0 Lihat Data Produk .......................................... 53 3.6.5 DFD Level 2 Proses 4.0 Pengolahan Data Member .............................. 53 3.6.6 DFD Level 2 Proses 5.0 Pengolahan Data Pemesanan .......................... 54 3.6.7 DFD Level 3 Proses 5.2 Olah Data Keranjang Belanja ......................... 55 3.6.8 DFD Level 2 Proses 7.0 Pengolahan Data Master ................................. 56 3.6.9 DFD Level 3 Proses 7.1 Pengolahan Data Produk ................................ 57 3.6.10 DFD Level 3 Proses 7.2 Pengolahan Data Kategori .............................. 58 3.6.11 DFD Level 3 Proses 7.3 Pengolahan Data Provinsi .............................. 59 3.6.12 DFD Level 3 Proses 7.4 Pengolahan Data Kota .................................... 60 3.6.13 DFD Level 3 Proses 7.5 Pengolahan Data Petunjuk .............................. 61 3.6.14 DFD Level 3. Proses 7.6 Pengolahan Jasa Pengiriman ......................... 61 3.6.15 DFD Level 3 Proses 7.7 Pengolahan Paket Jasa .................................... 62 viii 3.6.16 DFD Level 3. Proses 7.8 Pengolahan Ongkos Pengiriman ................... 63 3.6.17 DFD Level 2 Proses History Order ........................................................ 64 3.6.18 DFD Level 2 Proses 8.0 Laporan ........................................................... 64 3.6.19 Spesifiksi Proses .................................................................................... 65 3.6.20 Kamus Data ............................................................................................ 76 3.7 Perancangan Basis Data ...................................................................................... 86 3.7.1 Skema Relasi .......................................................................................... 86 3.7.2 Stuktur Tabel .......................................................................................... 87 3.7.3 Perancangan Struktur Menu ................................................................... 94 3.7.3.1 Perancangan Struktur Menu Pengunjung ................................... 94 3.7.3.2 Perancangan Struktur Menu Member ........................................ 95 3.7.3.3 Perancangan Struktur Menu Admin ........................................... 95 3.7.4 Perancangan Antar Muka ....................................................................... 96 3.7.4.1 Perancangan Antar Muka Admin ............................................... 96 3.7.4.2 Perancangan Antar Muka Member atau Pelanggan ................... 111 3.7.5 Perancangan Pesan dan Alert ................................................................. 119 3.7.5.1 Perancangan Pesan ..................................................................... 119 3.7.5.2 Perancangan Alert ...................................................................... 120 3.7.6 Jaringan Simantik ................................................................................... 120 3.7.7 Perancangan Prosedural ......................................................................... 125 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN .................................................. 133 4.1 Implementasi Sistem ........................................................................................... 133 4.1.1 Perangkat kerasa yang digunakan .......................................................... 133 4.1.2 Perangkat lunak yang digunakan ........................................................... 134 4.1.3 Implementasi Database ........................................................................... 134 ix 4.1.4 Implementasi Antar Muka ..................................................................... 143 4.2 Pengujian Perangkat Lunak ................................................................................. 145 4.2.1 Pengujian Alpha ..................................................................................... 145 4.2.1.1 Kasus dan hasil pengujian .......................................................... 146 4.2.1.1.1 Pengujian Tambah Kategori .................................... 146 4.2.1.1.2 Pengujian Edit Kategori .......................................... 147 4.2.1.1.3 Pengujian Hapus Kategori ....................................... 147 4.2.1.1.4 Pengujian Cari Produk ............................................. 148 4.2.1.1.5 Pengujian Tambah Data Produk .............................. 149 4.2.1.1.6 Pengujian Edit Stok ................................................. 150 4.2.1.1.7 Pengujian Tambah Provinsi ..................................... 150 4.2.1.1.8 Pengujian Hapus Provinsi ........................................ 150 4.2.1.1.9 Pengujian Tambah Kota .......................................... 151 4.2.1.1.10 Pengujian Tambah Admin ....................................... 151 4.2.1.1.11 Pengujian Login Admin .......................................... 152 4.2.1.1.12 Pengujian Logut Admin .......................................... 152 4.2.1.1.13 Pengujian Pencarian Pemesan ................................. 152 4.2.1.1.14 Pengujian Daftar Member ....................................... 153 4.2.1.1.15 Pengujian Login Member ........................................ 154 4.2.1.1.16 Pengujian Jumlah Pembelian ................................... 154 4.2.1.1.17 Pengujian Pengiriman .............................................. 155 4.2.1.1.18 Pengujian Data Pembayaran .................................... 155 4.2.1.1.19 Pengujian Logout Member ...................................... 156 4.2.1.1.20 Kesimpulan Pengujian Alpha .................................. 156 4.2.2 Pengujian Beta ....................................................................................... 156 x 4.2.2.1 Skenario Pengujian Beta ............................................................ 156 4.2.2.2 Kesimpulan Pengujian Beta ....................................................... 161 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN .................................................................. 163 5.1 Kesimpulan ......................................................................................................... 163 5.2 Saran .................................................................................................................... 164 xi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Riri Collection merupakan salah satu toko boneka yang ada di Indramayu, banyaknya konsumen yang membeli boneka di toko Riri Collection berasal dari kalangan remaja, dikarenakan harga yang ditawarkan di toko Riri Collection relatif terjangkau dan produk yang dijual memiliki kualitas yang cukup baik. Toko Riri Collection masih memberlakukan aturan bagi setiap pengunjung dari luar wilayah untuk mengetahui informasi barang yang akan dicari harus datang ketempat secara langsung dan masih memberlakukan promosi barang yang akan dijual dengan cara manual, konsumen datang langsung toko Riri Collection untuk menanyakan produk yang dicarinya, dan disayangkan naik-turunnya produk, yang akan di pasarkan oleh toko Riri Collection banyak yang belum diketahui oleh konsumen, sehingga mengeluhkan sulitnya memasarkan produk boneka, untuk dipromosikan kepada konsumen terutama bagi para konsumen yang berada jauh dari toko Riri Collection. Kadang konsumen juga kebingungan produk mana yang harganya sesuai dengan harga selera pembeli, untuk mengetahui produk yang sesuai tersebut, maka konsumen hanya bisa mendatangi ke toko riri colection dan menayakan harganya satu persatu. 1 2 Toko Riri Collection juga mempunyai kesulitan dalam mengetahui laporanlaporan hasil transaksinya, kadang lupa mencatat hasil transaksi atau laporan tersebut hilang ketika hendak menutup toko tersebut. Solusi yang tepat kepada toko Riri Collection, untuk memasarkan barang penjualannya dengan membangun sebuah penjualan e-commerce, yang memberikan informasi-informasi produk yang akan dipasarkan berdasarkan informasi-informasi yang ada dan untuk memudahkan kepada para pelanggan yang ingin mencari informasi boneka yang ingin dibelinya. Sekarang ini penjualan online menyediakan banyak kemudahan dan kelebihan jika dibandingkan dengan cara belanja yang konvensional. Selain bisa menjadi lebih cepat, di internet telah tersedia hampir semua macam barang yang biasanya dijual secara lengkap. Selain itu, biasanya informasi tentang barang jualan tersedia secara lengkap, sehingga walaupun kita tidak membeli secara online, kita bisa mendapatkan banyak informasi penting yang diperlukan untuk memilih suatu produk yang akan dibeli. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka mengambil sebuah judul “PEMBANGUNAN APLIKASI E-COMMERCE PADA TOKO RIRI COLLECTION”. 1.2 Identifikasi Masalah Berdasarkan pada latar belakang yang dipaparkan diatas, maka identifikasi masalahnya adalah : 1. Bagaimana membangun situs e-commerce untuk penjualan dan pemesanan barang pada toko Riri Collection yang sederhana sehingga 3 dapat digunakan oleh semua kalangan tetapi tetap memiliki fitur yang sesuai dengan yang dibutuhkan. 2. Bagaimana merancang situs e-commerce yang menarik pengguna atau pelanggan. 3. Bagaimana cara membangun situs e-commerce yang dapat dijadikan sebagai media untuk menyampaikan informasi produk secara luas. 1.3 Maksud dan Tujuan Adapun maksud dari penelitian ini adalah mengaplikasikan suatu media online berupa website untuk meningkatkan proses penjualan dan pemasaran pada toko Riri Collection, dengan tujuan adalah sebagai berikut: 1. Memperluas daerah pemasaran dan penjualan produk. 2. Melakukan penjualan produk secara online dengan menggunakan media internet (website). 3. Mempermudah konsumen atau pelanggan dalam mendapatkan informasi tentang barang yang ditawarkan. 4. Memberikan solusi pemesanan lebih mudah dan fleksibel dari segi waktu dan tempat. 4 1.4 Metode Penelitian Untuk mendapatkan data dan bahan dalam pembangunan aplikasi e-commerce ini menggunakan beberapa metode diantaranya : 1. Metode Lapangan (Field Research) Metode yang dilakukan dengan cara meninjau secara langsung ke toko Riri Collection guna mendapatkan data yang berhubungan dengan aplikasi yang akan di bangun. Metode lapangan meliputi: a. Metode Observasi (Observation Research) Adalah suatu metode yang dilakukan dengan suatu pengamatan atau kegiatan yang sistematis terhadap objek yang dituju secara langsung dengan meggunakan indera mata b. Metode Wawancara Adalah suatu metode yang dilakukan dengan cara tanya jawab bersama sumber yang ditanya. 2. Metode Literatur (Library Research) Metode yang dilakukan dengan membaca buku maupun sumber lainnya untuk mendapatkan data yang berhubungan dengan judul tugas yang di ambil. Mengenai metode yang digunakan dalam proses software yaitu menggunakan metode Waterfall yang mana terdapat beberapa proses sebagai berikut : a. Sistem / Information Engineering Merupakan bagian dari sistem yang terbesar dalam pengerjaan suatu proyek, dimulai dengan menetapkan kebutuhan – kebutuhan dari semua elemen yang 5 diperlukan sistem dan mengalokasikannya kedalam pembentukan perangkat lunak. b. Analysis Merupakan tahap dimana sistem engineering menganalisis hal – hal yang diperlukan dalam pelaksanaan proyek pembuatan perangkat lunak. c. Design Tahap penerjemahan dari keperluan atau data yang dianalisis kedalam bentuk yang mudah dimengerti oleh user atau pemakai. d. Coding Tahap penerjemahan data atau pemecahan masalah yang telah dirancang ke dalam bahasa pemrograman komputer yang ditentukan. e. Testing Tahap pengujian dari perangkat lunak yang dibangun. f. Maintenance Tahap terakhir dimana suatu perangkat lunak yang sudah selesai dapat mengalami perubahan - perubahan atau penambahan sesuai dengan permintaan user. Tahap-tahap pengembangan perangkat lunak metode waterfall dapat dilihat pada gambar : 6 System Engineering System Analysis System Design System Coding System Testing System Maintenance Feedback Gambar 1.1. Metode The Classic Life Cycle / Waterfall 1.5 Batasan Masalah Adapun batasan masalah dari “Pembangunan Aplikasi E-Commerce Pada Toko Riri Collection” adalah sebagai berikut: 1. Pembatasan pada fitur Administrative Tools a. Pengaturan pada data produk meliputi batasan sebagai berikut: 1) Data Produk 2) Data Kategori dan/atau Sub Kategori 3) Detail Produk (Gambar, Ukuran) 4) Manajemen Harga 5) Pengelolaan Discount 6) Pengelolaan Stok 7 b. Manajemen pemesanan meliputi batasan sebagai berikut: 1) Pencarian Pesanan, untuk memudahkan admin mencari siapa saja yang sudah memesan dan membayar pesanannya. 2) Update Status Pesanan (Dipesan  Dikonfirmasi  Dibayar  Dikirim  Diterima oleh Pemesan) 3) Konfirmasi Pembayaran, jika pemesan melakukan pembayaran menggunakan payment gateway tidak diperlukan konfirmasi, karena pembayaran yang dilakukan secara online biasanya akan langsung mengupdate data pemesanan secara otomatis, sehingga konfirmasi akan dilakukan antara payment gateway dengan situs ecommerce. Dalam paypal hal ini dikenal dengan IPN (Instant Payment Notification) c. Manajemen pembayaran meliputi batasan sebagai berikut: 1) Dapat melakukan pembayaran melalui transfer antar bank (BRI dan BNI) 2) Dapat melakukan pembayaran secara online dengan menggunakan payment gateway (paypal) d. Manajemen Shopping meliputi batasan sebagai berikut: 1) Menggunakan jasa pengiriman JNE dan TIKI yang sudah dipercaya oleh banyak orang dan juga karena ada fasilitas tracking (penelusuran pengiriman) 2) Menyediakan pengelolaan lokasi pengiriman dan harga kirimnya 8 e. Pembuatan laporan penjualan dan laporan produk berdasarkan tanggal tertentu dan juga pembuatan fasilitas pencetakan label pengiriman. f. Integrasi dengan situs Social Network seperti facebook sebagai sarana promosi. g. Adanya fasilitas backup database dan backup file. h. Adanya pengelolaan retur barang, member konfirmasi retur lewat history transaksi dimana batasan returnya adalah barang cacad, salah barang, salah ukuran dan retur bisa dilakukan selama 1X24 setelah barang sampai dipelanggan, apabila melebihi 1X24 tidak bisa melakukan retur. 2. Pembatasan pada fitur Shipping, meliputi: a. Pencarian Produk (berdasarkan nama produk). b. Menampilkan produk diskon, produk terbaru (Newest Product), produk terlaku (global/per kategori), produk paling banyak dilihat (Most View Product). c. Terdapat fasilitas pendaftaran member dan login member. d. Terdapat history pemesanan e. Pengiriman informasi pemesanan melalui email ke pemesan setiap ada perubahan status pesanan. f. Zoom gambar produk. Multi gambar untuk sebuah produk. g. Mendukung Search Engine Optimization (SEO) agar situs terdaftar dan terindex di search engine pada halaman-halaman depan. 3. Pembatasan pada fitur Security, meliputi: 9 a. Situs e-commerce yang akan dibangun mempunyai IP-Dedicated. b. Menggunakan Secure Socket Layer (SSL) untuk keamanan. Mendukung protokol https. c. Menggunakan username dan login untuk mengakses situs. 4. Pembatasan pada fitur Commnunication a. Menggunakan email yang didaftarkan oleh pengguna. b. Menggunakan Instant Messaging (Yahoo Messanger) c. Memanfaatkan Situs Jejaring Sosial untuk promosi yang dintegrasikan dengan halaman administrator. d. Menggunakan telepon, untuk custumer support. 5. Menggunakan bahasa pemrograman PHP untuk membangun website ecommerce toko Riri Collection dan menggunakan database MySQL untuk pengolahan datanya. 6. Pengguna yang akan menggunakan aplikasi e-commerce ini adalah: a. Admin atau pengelola b. Pembeli 7. Metode analisis yang akan digunakan dalam pembangunan sistem ini berdasarkan data terstruktur yaitu menggunakan Flowmap dan ERD serta untuk menggambarkan diagram proses menggunakan DFD. 1.6 Sistematika Penulisan Sistematika penulisan yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir ini adalah sebagai berikut: 10 BAB I PENDAHULUAN Bab ini menjelaskan mengenai Latar Belakang Masalah, Identifikasi Masalah, Maksud dan Tujuan, Batasan Masalah, Metodologi Penelitian dan Sistematika Penulisan. BAB II LANDASAN TEORI Bab ini membahas mengenai Membahas berbagai konsep dasar dan teori-teori yang berkaitan dengan topik penelitian yang dilakukan dan dapat mendukung proses perancangan Aplikasi e-commerce yang akan dibangun. BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM Bab ini menguraikan tentang analisis masalah, gambaran sistem yang sedang berjalan, dan analisis kebutuhan sistem yang akan dibangun diantaranya perancangan basis data, perancangan antarmuka dan perancangan menu. BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM Bab ini menguraikan implentasi dari sistem yang diusulkan, meliputi perangkat lunak pendukung, implementasi prosedur serta implementasi antarmuka, dan pengujian dari sistem yang akan dibangun. BAB V PENUTUP Bab ini menguraikan kesimpulan dari hasil penelitian yang dibahas serta saran yang diberikan untuk perkembangan lebih lanjut. BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian E-Commerce E-Commerce merupakan salah satu keunggulan dari Internet. Ada beberapa sebuatan E-Commerce yaitu Internet Commerce, Ecom, atau Immerce, yang pada dasarnya semua sebutan diatas mempunyai makna yang sama. Istilahistilah tersebut berarti membeli atau menjual secara elektronik, dan kegiatan ini dilakukan pada jaringan Internet. E-Commerce juga dapat berarti pemasangan iklan, penjualan dan dukugan dan pelayanan yang terbaik menggunakan sebuah web shop 24 jam sehari bagi seluruh pelanggannya. Definisi dari E-Commerce menurut Kalakota dan Whinston (1997) dapat ditinjau dalam perspektif berikut: 1. Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya. 2. Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja. 3. Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan pengiriman. 11 12 4. Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui Internet dan sarana online lainnya. Tapi dalam penulisan Tugas Akhir ini penulis mengambil pengertian Ecommerce sebagai alat/cara modern untuk lebih memperkenalkan sebuah usaha kepada masyarakat melalui kecanggihan teknologi Internet. 2.1.1 Jenis - Jenis E-commerce Jenis - jenis e-commerce dibagi berdasarkan sifat transaksinya sebagai berikut : 1. Business to Business (B2B) Merupakan jenis e-commerce yang meliputi transaksi bisnis secara elektronis antar organisasi (business) yang satu dengan yang lain 2. Business to Consumer (B2C) Transaksi elektronis antara organisasi (business) dengan konsumen (customer) perorangan 3. Consumer to Consumer (C2C) Jenis e-commerce dimana transaksi dilakukan oleh konsumen (customer) langsung kepada konsumen (customer) lain 4. Consumer to Business (C2B) Transaksi dilakukan oleh individu (perorangan) yang menjual atau membeli produk atau jasa kepada atau dari suatu organisasi (business) 13 2.1.2 Manfaat E-Commerce Banyak manfaat dari penjualan secara online melalui media Internet, yaitu dengan adanya e-commerce suatu organisasi atau perusahaan dapat menjalankan bisnisnya untuk menjangkau seluruh Indonesia bahkan sampai ke luar negeri, beberapa manfaat e-commerce antara lain sebagai berikut : 1. Kemampuan grafis Internet mampu memperlihatkan produk apa adanya (natural) serta dapat membuat brosur berwarna dan menyebarkannya tanpa ongkos kirim. 2. Lebih aman membuka toko online dibanding membuka toko biasa. 3. Berjalan di dunia maya Internet tidak mengenal hari libur dan hari besar, semua transaksi bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. 4. Tanpa batas-batas wilayah dan waktu, sehingga memberikan jangkauan pemasaran yang luas dan tak terbatas oleh waktu. 5. Revenue stream (arus pendapatan) yang baru yang mungkin sulit atau tidak dapat diperoleh melalui cara konvensional. 6. Meningkatkan market exposure (pangsa pasar), dimana penggunaan ecommerce memungkinkan untuk meningkatkan pangsa pasar yang semula mempunyai pangsa pasar di dalam kota saja, dengan adanya e-commerce maka pangsa pasar menjangkau luar kota. 7. Menurunkan biaya operasi (operating cost). Penggunaan teknologi Internet memungkinkan kita untuk melakukan kegiatan perdagangan selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, akan tetapi tidak terpengaruh terhadap biaya yang dikeluarkan untuk biaya lembur karyawan atau 14 pegawai, karena segala sesuatunya dikerjakan oleh komputer yang tidak membutuhkan operator untuk menjalankan proses perdagangan, cukup hanya dengan penggunaan software tertentu maka semua aktivitas dalam transaksi perdagangan dapat dilakukan. 2.2 Sistem Pembayaran E-comerrce Untuk saat ini sistem transaksi di e-commerce bisa dibilang sudah lengkap dan terbilang aman untuk melakukan transaksi. Karena dengan adanya keamanan ini pelanggan dapat tertarik untuk melakukan transaksi secara online di Internet. Beberapa model pembayaran online di Internet untuk saat ini yang masih sering digunakan sebagai berikut : 2.2.1 Paypal Paypal merupakan salah satu alat pembayaran (payment process) teraman dan terbanyak digunakan di dunia Internet. Saat ini, orang Indonesia sudah dapat memindahkan uang yang berada di account Paypal langsung ke rekeningnya. Pengguna Internet dapat membeli barang di ebay, lisensi software original, keanggotaan situs, urusan bisnis, mengirim dan menerima donasi atau sumbangan dan mengirimkan uang ke pengguna Paypal lain di seluruh dunia. Paypal mengatasi kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti cek atau money order yang prosesnya memakan waktu yang lama. Paypal tidak berbeda dengan rekening bank. Hal ini pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat account tersebut dengan dana dari kartu kredit atau mentransfer dana dari account Paypal 15 orang lain ke balance Paypal Anda. Jika proses ini sudah diselesaikan, maka account Paypal sudah dapat digunakan untuk bertransaksi. Pada bulan Februari 2008 Paypal sudah menerima 190 negara dan 16 mata uang. Pengguna kartu Paypal di Indonesia masih harus menggunakan hitungan US dollar karena rupiah masih belum ada di Paypal. Ebay adalah tempat jual-beli online terbesar di dunia. Anda dapat membeli dan mencari apapun, mulai dari barang elektronik, kendaraan hingga barang-barang langka dari seluruh pengguna ebay di dunia. Cara pembayaran utama di ebay adalah dengan Paypal karena lebih aman dan otomatis, meskipun penjual yang lain juga menerima pembayaran dengan cara lain. 2.2.2 Tranfer Antar Bank Pembayaran transfer antar bank kebanyakan menggunakan ATM, ATM adalah alat pembayaran menggunakan kartu yang dapat digunakan untuk melakukan penarikan tunai dan/atau pemindahan dana dimana kewajiban pemegang kartu dipenuhi seketika dengan mengurangi secara langsung simpanan pemegang kartu pada Bank atau Lembaga Selain bank yang berwenang untuk menghimpun dana sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Pembayaran ini dilakukan setelah transaksi antar penjual dan pembeli, dimana pembeli mentransferkan biaya pembeliannya ke rekening penjual. 16 2.3 Basis Data (Database) Menurut Fathansyah, Ir. Dalam bukunya Basis Data menyebutkan bahwa basis data (Database) dapat dibayangkan sebagai sebuah lemari arsip. Jika kita memiliki sebuah lemari arsip berwenang/bertugas untuk mengelolanya, maka kemungkinan besar kita akan melakukan hal-hal seperti : memberi sampul/map pada kumpulan/bundel arsip yang akan di simpan, menentukan kelompok/jenis arsip, memberi penomoran dengan pola tertentu yang nilainya unik pada setiap sampul/map, lalu menetapkan arsip-arsip tersebut dengan cara/urutan tertentu di dalam lemari. Kalaupun hal-hal tersebut tidak seluruhnya dilakukan, paling tidak semua lemari arsip menerapkan suatu aturan/cara tertentu tentang bagaimana keseluruhan arsip-arsip tadi ditempatkan/susun. Yang paling sederhan, tentu, menyusun/menempatkan arsip-arsip tadi sesuai kedatangannya (kronologisnya) dan tanpa pengelompokan. Hampir tidak akan pernah kita jumpai adanya lemari arsip yang tidak memiliki aturan/cara dalam penyusunan/penempatan arsip-arsip di dalamnya. Dari penjelasan di atas database atau basis data adalah “sekumpulan data yang disusun dalam bentuk (beberapa) tabel yang saling berkaitan maupun berdiri sendiri”. Dalam keseharian database banyak dijumpai menggunkan komputer untuk pengolahannya, sehingga ada pengertian lain dari database yaitu “sebagai suatu pengorganisasian data dengan bantuan komputer yang memungkinkan data dapat diakses dengan mudah dan cepat”. 17 2.3.1 DBMS (Database Management System) DBMS (DataBase Management System) adalah sistem yang secara khusus dibuat untuk memudahkan pemakai dalam mengelola basis data. Sistem ini dibuat untuk mengatasi kelemahan sistem pemrosesan yang berbasis berkas. Pada pendekatan yang berbasis berkas, umumnya perancangan sistem didasarkan pada kebutuhan individual pemakai, bukan berdasarkan kebutuhan sejumlah pemakai. Setiap kali terdapat kebutuhan baru dari seorang pemakai, kebutuhan segera diterjemahkan kedalam program komputer. Akibatnya, kemungkinan besar setiap program aplikasi menuliskan data tersendiri. Sementara itu ada kemungkinan data yang sama juga terdapat pada berkas-berkas lain yang digunakan oleh program aplikasi lain. Salah satu macam DBMS yang populer dewasa ini berupa RDBMS (Relational Database Management System), yang merupakan model basis data relasional atau dalam bentuk tabel-tabel yang saling terhubung. 2.3.2 Tabel, Kolom dan Baris Tabel terdiri atas baris dan kolom. Dalam dunia database, baris diistilahkan sebagai record atau tupple, dan kolom diistilahkan sebagai field atau attribute. Table sebaiknya hanya memiliki satu topik saja, dan orang bisa mengakomodasikan isi dari tabel tersebut dengan mengetahui topiknya. Pengertian masing-masing istilah diatas adalah seperti berikut : 1. Field (medan) menyatakan data terkecil yang memiliki makna. Istilah lain untuk field yaitu elemen data, kolom item, dan atribut. Contoh field yaitu nama seseorang, jumlah barang yang dibeli, dan tanggal lahir seseorang. 18 2. Record (rekaman) menyatakan kumpulan dari sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh, nama, alamat, tanggal lahir, dan jenis kelamin dari seseorang menyusun sebuah record. Istilah lain yang juga menyatakan record yaitu tupel dan baris. Gambar 2.1 Kolom dan baris 2.3.3 Kunci Primer (Primary Key) dan Kunci Tamu (Foreign Key) Kunci Primer adalah satu atribut atau satu set minimal atribut yang tidak hanya mengidentifikasi secara unik suatu kejadian spesifik tetapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu entiti. Setiap kunci kandidat mempunyai peluang untuk menjadi kunci primer, tetapi sebaiknya dipilih satu saja yang dapat mewakili secara menyeluruh terhadap entiti yang ada. Contohnya adalah NIM, sifatnya unik dan tidak mungkin ganda dan mewakili secara menyeluruh terhadap entiti mahasiswa dan setiap mahasiswa selalu memiliki NIM. Selain itu kita harus melihat juga fungsi No KTP, ini dapat digunakan bila sampai suatu saat mahasiswa harus memiliki Kartu Tanda Mahasiswa tetapi NIM belum keluar maka No KTP dapat digunakan. Kunci Tamu adalah satu atribut yang melengkapi satu hubungan yang menunjukkan ke tabel induknya. Kunci tamu biasanya ditempatkan pada entiti anak dan sama dengan kunci primer induk yang direlasikan. Hubungan antara entiti induk dengan anak adalah (biasanya) hubungan satu ke banyak (one to many). 19 2.4 Normalisasi Data Normalisasi adalah suatu proses untuk mengubah suatu tabel yang memiliki masalah tertentu ke dalam dua buah tabel atau lebih, yang tidak lagi memiliki masalah tersebut (Abdul Kadir, 2002: 52). Masalah tersebut biasanya merupakan suatu ketidakkonsistenan (tidak normal) apabila dilakukan penghapusan (delete), pengubahan (update) dan pembacaan (retrieve) pada suatu basis data. Untuk melakukan verifikasi apakah suatu tabel tidak bakal memiliki masalah tertentu ketika misalnya data diperbaharui atau dihapus, anda perlu mengenakan normalisasi. Aturan-aturan normalisasi dinyatakan dalam istilah bentuk mormal. Bentuk normal adalah suatu aturan yang dikenakan pada tabeltabel dalam database dan harus dipenuhi oleh tabel-tabel tersebut pada level-level normalisasi. Suatu tabel dikatakan berada dalam bentuk normal tertentu jika memenuhi kondisi-kondisi tertentu. Misalnya, suatu tabel berada dalam bentuk normal pertama (bisa disebut 1NF) jika setiap atribut bernilai tunggal untuk setiap baris. Selengkapnya bentuk-bentuk normalisasi adalah sebagai berikut : 1. Bentuk Normalisasi Satu (1NF/First Normal Form). Bentuk normal kesatu mempunyai ciri yaitu setiap data dibentuk dalam flat file, data dibentuk record demi record dan nilai tiap field berupa “Atomic Value”. 2. Bentuk Normalisasi Dua (2NF/Second Normal Form). Bentuk normal kedua mempunyai syarat yaitu bentuk data telah memenuhi syarat normal kesatu. Atribut bukan kunci harus bergantung secara fungsional pada kunci primer sehingga untuk membentuk normal kedua haruslah 20 ditentukan kunci-kunci field dan kunci-kunci itu arus unik dan dapat mewakili atribut lain yang menjadi anggotanya. 3. Bentuk Normalisasi Tiga (3NF/Three Normal Form). Syarat bentuk normal ketiga adalah data telah memenuhi syarat normal kedua dan semua atribut yang bukan kunci primer tidak mempunyai hubungan transitif. Dengan kata lain, setiap atribut bukan kunci harus bergantung hanya pada kunci primer secara meyeluruh. 4. BCNF (Boyce Codd Normal Form). Relasi berada pada BCNF dan jika factor penentunya adalah kunci kandidat dan relasi tersebut merupakan normalisasi tiga. 2.5 Model Keterhubungan-Entitas (E-R Model) Model E-R adalah suatu model yang digunakan untuk pembahasan suatu analisis atau perancangan basis data. Sebelum kita membahas lebih jauh tentang bagaimana Diagram E-R tersebut dapat digambarkan, maka yang harus lebih dalu kita ketahui adalah komponen-komponen pembentuk Model Entity-Relationship. Komponen-komponen yang digunakan adalah: 1. Entitas (Entity) Adalah individu yang mewakili suatu yang nyata dan dapat dibedakan dari yang lainnya. Sekelompok entitas yang sejenis dan berbeda dalam ruang lingkup yang sama disebut humpunan entitas / entitas set. 2. Relasih adalah hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. 21 3. Kardinalitas/derajat adalah Kardinalitas digunakan untuk menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Kardinalitas/ Derajat Relasi yang terjadi di antara dua entitas sebagai berikut. a. Relasi satu ke satu Tingkat hubungann satu ke satu, dinyatakan dengan satu kejadian pada entitas pertama, hanya mempunyai satu hubungan dengan satu kejadian pada entitas yang kedua dan sebaliknya. 1 1 A B Gambar 2.2 Relasi satu ke satu b. Relasi satu Ke banyak Tingkat hubungan satu ke banyak adalah untuk satu kejadian pada entitas yang pertama dapat mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas yang kedua. 1 A N B Gambar 2.3 Relasi satu ke banyak 22 c. Relasi banyak ke satu Untuk banyak kejadian pada entitas yang pertama hanya dapat mempunyai satu hubungan dengan kejadian pada entitas yang kedua. N 1 A B Gambar 2.4 Relasi Banyak ke satu d. Banyak ke banyak Tingkat hubungan banyak ke banyak terjadi jika tiap kejadian pada sebuah entitas akan mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas lainnya, baik dilihat dari sisi entitas yang pertama maupun dilihat dari sisi yang kedua. N N A Gambar 2.5 Relasi banyak ke banyak B 23 2.6 Diagram E-R Diagram ER digunakan untuk membantu proses perancangan basisdata. Notasi yang digunakan berupaDiagram ER digunakan untuk membantu proses perancangan basisdata. Notasi yang digunakan berupa: 1. Persegi panjang (entitas / entity) Individu yang mewakili suatu yang nyata dan dapat dibedakan dari yang lainnya. Simbol : 2. Belah ketupat yang menyatakan himpunan relasi Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Simbol : 3. Kardinalitas yang dapat dinyatakan dengan garis cabang atau angka 4. Garis sebagai penghubung antara himpunan entitas dengan himpunan entitas yang lain. Simbol : 5. Week Entity Menunjukkan himpunan entitas lemah yang kemunculannya tergantung pada eksistensinya dalam sebuah relasi terhadap entitas lain. Simbol : 24 6. Relasi Week Entity Menunjukkan himpunan entitas lemah yang kemunculannya tergantung pada eksistensinya dalam sebuah relasi terhadap entitas lain. Simbol : 2.7 Pengertian Data Flow Diagram (DFD) Data flow diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. Data Flow Diagram (DFD) digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa memperhatikan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau disimpan. Simbol-simbol DFD, antara lain : a. Simbol Proses Menggambarkan bagaimana suatu input ditransformasikan menjadi output. Proses menggambarkan apa yang dilakukan sistem. Simbol : b. Simbol External Entity Sering dikenal dengan sumber, tujuan, terminator. External entity adalah bagian luar sistem yang dapat men-supply input kedalam sistem 25 dan menggunakan output dari sistem. External entity dapat berupa orang/sekelompok orang atau bagian/departemen/pemakai sistem. Simbol : c. Data Store atau Penyimpanan data Menggambarkan media penyimpanan data dalam sistem yang berisi data yang digunakan sistem, digunakan sebagai sarana mengumpulkan dan membaca data. Data Store dapat merupakan file/database, arsip/catatan manual, lemari/kotak, agenda/buku. Simbol : d. Simbol Data Flow atau Aliran data Menggambarkan gerakan paket data/informasi. Simbol : e. Split/Merge Split berfungsi untuk memecah satu aliran data menjadi beberapa macam aliran data. Sedangkan Merge berfungsi menggabungkan beberapa macam aliran data menjadi aliran data. Simbol : untuk satu buah 26 2.8 Kamus Data Kamaus Data adalah suatu penjelasan tertulis tentang suatu data yang berada di dalam database, Kamus data dapat mendefinisikan data yang mengalir pada sistem dengan lengkap. Kamus data dapat digunakan pada tahap analisa dan perancangan sistem. Pada tahap perancangan sistem, kamus data digunakan untuk merancang masukan, merancang laporan-laporan dan database. Ada banyak sekema notasi yang umum digunakan analisis sistem, yang tertera berikut ini adalah salah satu yang paling umum dan menggunakan sejumlah symbol sederhana. = terbentuk dari + AND () Data opsional {} Iterasi [] Pilih salah satu pilihan yang dibuat ** Komentar 2.9 Metodologi Pengembangan Perangkat Lunak Metodologi adalah kesatuan metode-metode, prosedur-prosedur, aturanaturan yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan, seni atau disiplin ilmu yang lainnya. Sedangkan metode adalah suatu cara atau teknik yang sistematik untuk mengerjakan suatu sesuatu. Metodologi pengembangan perangkat lunak berarti metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan, aturan-aturan yang akan 27 digunakan untuk pengembangan suatu program aplikasi. Urutan prosedur untuk pemecahan masalah ini dikenal dengan istilah algoritma. Adapun metode yang digunakan adalah Model Waterfall/Linear Sequential Model. Tahap-tahap yang digunakan metode pengembangan perangkat lunak ini adalah sebagai berikut: 1. System / information engineering dan modeling Karena perangkat lunak adalah bagian dari sistem yang lebih besar, pekerjaan dimulai dari pembentukan kebutuhan-kebutuhan dari semua elemen sistem dan mengalokasikan suatu sub sistem kedalam pembentukan perangkat lunak. 2. Analisa (analysis) Analisis sistem dapat di di definisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi

Dokumen baru