HUBUNGAN PERUBAHAN POLA MAKAN YANG TIDAK TERATUR DENGAN ANGKA KEJADIAN DISPEPSIA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG ANGKATAN 2008

Gratis

2
12
18
2 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

  Keluhan dispepsia merupakan keadaan klinis yang sering dijumpai dalam praktek praktis sehari-hari. Di Indonesia diperkirakan 30% kasus pada praktek umum dan 60% pada praktek spesialis merupakan kasus dispepsia. Istilah dispepsia berkaitan dengan makanan dan menggambarkan keluhan atau kumpulan gejala yang terdiri dari nyeri atau rasa tidak nyaman di epigastrium, mual, muntah, kembung, cepat kenyang, rasa perut penuh, sendawa, regurgitasi dan rasa panas yang menjalar di dada. Sindrom atau keluhan ini dapat disebabkan atau didasari berbagai macam penyakit (Djojoningrat,2006).

  Sindroma dispepsia ini biasanya diderita selama beberapa minggu atau bulan, yang sifatnya hilang timbul atau terus menerus. Karena banyaknya penyebab yang menimbulkan kumpulan dari gejala tersebut, maka sindroma dispepsia dibagi menjadi dispepsia organik maupun dispepsia fungsional (Hadi, 2002).

  Perubahan gaya hidup dan pola makan menjadi salah satu penyebab terjadinya masalah pencernaan. Dispepsia merupakan salah satu masalah pencernaan yang paling sering ditemukan. Kondisi ini dilaporkan meliputi

  2 Pola dan kebiasaan makan yang tidak lazim merupakan salah satu sebab timbulnya masalah kesehatan dan kesejahteraan bagi keluarga dan masyarakat

  (Soekirman, 2000).

  Prevalensi dispepsia sangat bervariasi karena adanya kelompok/populasi. Menurut penelitian “nyeri perut bagian atas”, prevalensi dispepsia bervariasi antara 7%-34,2%, dengan prevalensi terendah sebesar 7-8% dilihat di Singapura (Mahadeva, 2006).

  Menurut data depkes tahun 2003, dispepsia berada pada peringkat ke 10 dengan proporsi 1,5% untuk kategori 10 jenis penyakit terbesar pada pasien rawat jalan di seluruh rumah sakit di Indonesia.

  Berdasarkan latar belakang tersebut maka perlu dilakukan penelitian hubungan antara pola makan dengan dispepsia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran.Universitas Muhammadiyah Malang.

  1.2 Rumusan Masalah Adakah hubungan antara perubahan pola makan yang tidak teratur dengan dispepsia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah

  Malang Angkatan 2008?

  1.3 Tujuan Penelitian

1.3.1 Tujuan Umum

  Mencari hubungan antara perubahan pola makan yang tidak teratur dengan dispepsia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas

  3

1.3.2 Tujuan Khusus:

  • mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

  Membuktikan hubungan perubahan pola makan dengan dispepsia pada

  • Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

  Menentukan angka kejadian dispepsia pada mahasiswa Fakultas

1.4 Manfaat Penelitian

  • pola makan dengan dispepsia dan sebagai data untuk mengetahui tentang dispepsia

  Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai informasi tentang hubungan

  • hubungan antara pola makan yang tidak teratur dengan dispepsia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang Angkatan 2008

  Memberikan tambahan informasi bagi masyarakat tentang gambaran

  • makan dengan dispepsia sehingga dapat diterapkan dalam praktek ilmu kedokteran di masa yang akan datang

  Menambah pengetahuan peneliti tentang gambaran hubungan antara pola

  • lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain selain pola makan yang dapat menimbulkan dispepsia.

  Sebagai dasar pertimbangan dan masukan untuk pengembangan penelitian

  

KARYA TULIS AKHIR

HUBUNGAN PERUBAHAN POLA MAKAN YANG TIDAK

TERATUR DENGAN ANGKA KEJADIAN DISPEPSIA PADA

MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS

MUHAMMADIYAH MALANG ANGKATAN 2008

OLEH:

PRADITA SAESARIA ANDHINI

  

08020123

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

  

HASIL PENELITIAN

HUBUNGAN PERUBAHAN POLA MAKAN YANG TIDAK

TERATUR DENGAN ANGKA KEJADIAN DISPEPSIA PADA

MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS

MUHAMMADIYAH MALANG ANGKATAN 2008

KARYA TULIS AKHIR

  Diajukan kepada Universitas Muhammadiyah Malang untuk memenuhi Salah Satu Persyaratan dalam menyelesaikan Program Sarjana

  Fakultas Kedokteran Oleh :

  Pradita Saesaria Andhini 08020123

  

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN HASIL PENELITIAN

  Telah disetujui sebagai hasil penelitian untuk memenuhi persyaratan Pendidikan Sarjana Fakultas Kedokteran

  Universitas Muhammadiyah Malang

  16 November 2011 Pembimbing I

  Prof. DR. dr. Djoni Djunaedi.Sp.PD,KPTI Pembimbing II dr. Thontowi Djauhari NS,M.Kes

  Mengetahui, Dekan Fakultas Kedokteran

  Universitas Muhammadiyah Malang

LEMBAR PENGUJIAN

  Karya Tulis Akhir oleh Pradita Saesaria Andhini ini telah diuji dan dipertahankan di depan Tim Penguji pada tanggal 16 November 2011.

  Tim Penguji Prof. DR. dr. Djoni Djunaedi,Sp.PD.KPTI Ketua dr. Thontowi Djauhari NS,M.Kes Anggota dr. Isbandiyah,Sp.PD Anggota

  

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.

  Segala puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayatnya. Shalawat serta salam terlimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya. Syukur Alhamdulillah, penulis telah menyelesaikan karya tulis akhir yang berjudu l “Hubungan Perubahan Pola

  Makan Yang Tidak Teratur Dengan Angka Kejadian Dispepsia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang Angkatan 2008

  ” Karya tulis ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk meraih gelar

  Sarjana Kedokteran S1 (strata 1). Dalam penyusunan karya tulis akhir ini, penulis tidak lepas dari bantuan banyak pihak. Oleh karena itu penulis ingin berterimakasih kepada: 1.

  Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia, kesabaran dan lindunganNYA sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir ini.

  2. dr Irma Suswati, M.Kes selaku dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

  3. dr. Meddy Setiawan, Sp.PD selaku Pembantu Dekan 1 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

  4. dr. Fathiyah Safitri, M.Kes selaku Pembantu Dekan 2 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

  5. dr. Iwan Sys, Sp.Kej selaku Pembantu Dekan 3 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang.

  6. Prof.DR.dr. Djoni Djunaedi, Sp.PD, KPTI selaku dosen pembimbing 1 yang selalu memberikan bimbingan, motivasi, bantuan, dan kesediaan

  7. dr. Thontowi Djauhari NS, M.Kes selaku dosen pembimbing 2 yang telah memberikan bimbingan dan petunjuk dalam membantu penulis menyelesaikan karya tulis akhir ini.

  8. dr. Isbandiyah, Sp.PD selaku dosen penguji yang telah memberikan saran, kritik yang membangun demi kesempurnaan karya tulis akhir ini.

  9. dr.H. Eko Subiyanto,BSc dan Mujianingsih, SE orangtua yang ananda cintai telah memberikan semangat,doa, dan kasihsayang yang telah diberikan kepada ananda.

  10. Saudara, Sahabatku dan Seluruh teman-teman angkatan 2008.Terimakasih atas semua bantuan dan motivasinya.

  11. Staf TU FK UMM terima kasih atas bantuan dalam urusan administrasi dan tugas akhir ini.

  Akhir kata penulis berharap semoga penelitian ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi semua pihak Wassalamualaikum wr. Wb

  Malang, Desember 2011 Penulis

  

ABSTRAK

Andhini Pradita Saesaria, 2011. Hubungan Perubahan Pola Makan Yang Tidak Teratur Dengan Angka Kejadian Dispepsia Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malan Angkatan 2008. Pembimbing: (I) Djoni Djunaedi*, Pembimbing (II) Thontowi Djauhari NS*,

  

Latar Belakang : Dispepsia merupakan keluhan penderita dengan gangguan

  saluran cerna, yang sifatnya hilang timbul atau terus menerus. Perubahan gaya hidup dan pola makan menjadi salah satu penyebab terjadinya masalah pencernaan. Dispepsia merupakan salah satu masalah pencernaan yang paling sering ditemukan.

  

Tujuan Penelitian : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan

  antara pola makan yang tidak teratur dengan dispepsia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang Angkatan 2008.

  

Metodologi Penelitian : Desain penelitian adalah penelitian deskriptif analitik

  dengan pendekatan secara cross-sectional, dengan pengambilan data secara total

  

sampling, dan besar sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi sebanyak 76

  responden. Analisa data dengan menggunakan statistik uji chi-square dengan =0.05.

  

Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan pada

  mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang Angkatan 2008 lebih banyak yang mempunyai pola makan yang tidak teratur (81.6%), dengan angka kejadian dispepsia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang mencapai 68.4%.

  

Kesimpulan : Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa antara pola makan yang

  tidak teratur dengan dispepsia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang mempunyai keeratan hubungan yang signifikan (bermakna).

  Kata Kunci: pola makan yang tidak teratur, dispepsia, mahasiswa fakultas

  kedokteran universitas muhammadiyah angkatan 2008, masalah pencernaan.

  Keterangan: (*) : Staff pengajar Fakultas Kedokteran UMM bagian Ilmu Penyakit Dalam

  

ABSTRACT

Andhini Pradita Saesaria. 2011. The Correlation between Irregular Eating

Pattern and the Number of Dyspepsia Incident in students of medical faculty of university of muhammadiyah malang in academic years 2008. Advisor (1) Djoni Djunaedi* Advisor (2) Thontowi Djauhari NS*

  Background : Dyspepsia is a digestive tract disorder

  ‟s complaint of patients which are intermittent or continuously. Lifestyle changing and eating pattern believe as a cause of digestive system disorders. Dyspepsia is one of the most frequent among the digestive system problems.

  

Purpose : The objective study wass prove the correlation between irregular eating

  pattern and dyspepsia in students of Medical Faculty of University of Muhammadiyah Malang in academic years of 2008.

  

Research Method : Experiment design was analytic descriptive with cross

  sectional approach, and samples number which are appropriate to the inclusion criterias were 76 respondens. Data was analyzed using chi-square statistics examination with =0.05.

  Conclusion : From the test, it was found that most of the subjects (81,6%) had

  disorganized meals, and the condition rating for dyspepsia reached 68,4%. Chi square test showed that there was tightly interpersonal correlation of disorganizing meal‟s changing of students of Medical Faculty of University of Muhammadiyah Malang in academic years of 2008 in dyspepsia condition rate.

  Keywords: irregular eating pattern, dyspepsia, students of medical faculty of university of muhammadiyah malang in academic years 2008, digestive problem.

  

DAFTAR ISI

  18 2.2.6 Manifestasi Klinis Dispepsia……………………………….

  2.2.1 Definisi Dispepsia …………………………………………..

  8

  2.2.2 Epidem iologi Dispepsia………………………..................

  9

  2.2.3 Etiologi Dispepsia …..………………………………………

  11

  2.2.4 Klasifikasi Dispepsia……………………………………….

  13 2.2.4.1 Dispepsia Organik.....................................................

  13

  2.2.4.2 Dis pepsia Fungsional……………………………… 15 2.2.5 Patofisiologi Dispepsia..........................................................

  20

  2.2 Dispepsia………….……………………………………………....

  2.2.7 Faktor Resiko Dispepsia……………………………………

  22

  2.2.8 Penatalaksanaan Dispepsia…………………………………

  24 2.2.9 Prognosis Dispepsia………………………………………..

  27

  2.3 Pola Makan……………………………………………………….

  27 2.3.1 Definisi Pola Makan………………………………………..

  27 2.3.2 Pola Makan Sehat…………………………………………..

  28 2.3.3 Pola Makan Mahasiswa…………………………………….

  29

  2.3.4 Klasifikasi

  8

  6

  Halaman LEMBAR PENGESAHAN……………………………………………. i

  2

  LEMB AR PENGUJIAN………………………………………………. ii KATA PENGANTAR…………………………………………………. iii

  ABSTRAK ……………………………………………………………... v ABSTRACT.......................................................................................

  …… vi DAFTAR ISI . ....................…………………………………………….... vii DAFTAR TABEL ... …………………………………………………….. ix

  DAFTAR GAMBAR …………………………………………………… x

  DAFTAR SINGKATAN ....

  …………………………………………….. xi

  BAB 1 PENDAHULUAN

  1.1 Lat ar Belakang……………………………………………………

  1

  1.2 Rumusa n Masalah………………………………………………...

  1.3 Tujuan Penelitian…………………………………………………

  2.1.2 Pengaturan Sekresi Lambung……………………………….

  2

  1.3.1 Tujuan Umum………………………………………………

  2

  1.3.2 Tuj uan Khusus……………………………………………...

  3

  1.4 Manfaat Penelitian………………………………………………..

  3 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

  2.1 Lambung………...………………...………………………………

  4

  2.1.1 Anatomi Lambung……………...…………………………...

  4

  30

  3.2

  36 Hipotesis…………………………………………………………..

  BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN

  4.1 Jenis

  37 Penelitian……………………………………………….........

  4.2 Lokasi 37 dan Waktu Penelitian……………………………………....

  4.3 Populasi dan Sampel 37 ……………………………………………….

  37

  4.3.1 Populasi………………………………………………………

  4.3.2 Sam 37 pel……………………………………………………......

  4.3.3

  38 Besar Sampel…………………………………………………

  38 4.3.4 Tehnik Pengambilan Sampel………………………………....

  4.3.5 Kriteria Inklusi dan Eklusi

  38 ………………………………........

  39

  4.3.6 Variabel Penelitian……………………………………………

  39 4.3.6.1 Variabel Bebas……………………………………….

  39 4.3.6.2 Variabel Tergantung………………………………….

  39 4.3.6.3 Variabel Perancu……………………………………..

  39 4.3.7 Definisi Operasional Variabel………………………………..

  4.4 Alat dan Bahan......................

  40 ……………………………………....

  4.5

  40 Analisa Data…………………….………………………………….

  4.6 Jadwal Penelitan

  40 ……………………………………………………

  4.7 Alur Penelitian 41 ……..……………………………………………….

  BAB 5 ANALISA DATA

  5.1

  42 Data Umum Penelitian……………………………………………..

  5.2

  43 Uji Instrumen………………………………………………………

  5.3

  45 Data Khusus………………………………………………………..

  5.3.1 Perubahan Pola Makan Yang Tidak Teratur.

  45 ………………..

  5.3.2 Kejadian Sindroma Dispepsia

  48 ……………………………….

  5.3.3 Tabulasi silang

  50 ………………………………………………

  5.3.4

  52 Hasil Analisa Dengan Menggunakan Chisquare…………….

  BAB 6 P

  54 EMBAHASAN……………………………………………….

  BAB 7 PENUTUP

  7.1

  59 Kesimpulan…………………………………………………………

  7.2

  59 Saran……………………………………………………………….. DAFTAR PUSTAKA .................................................................................

  61 LAMPIR AN………………………………………………………………. 63

  

DAFTAR TABEL

  Tabel Halaman

  2.1 Distribusi Penderita Dispepsia Non Ulkus …………………...

  10

  2.2 Klasifikasi Dispepsia Non Ulkus…..........................................

  12 5.1 Distribusi Frekuensi Jenis Kelamin Responden.......................

  42

  5.2 Uji Validitas dan Reabilitas ……..............................................

  44 5.3 Distribusi Frekuensi dari kuisioner Pola Makan......................

  46

  5.4 Distribusi Frekuensi Kategori Perubahan Pola Makan Yang Tidak Teratur…………………………………………………………. 47

  5.5 Distribusi Frekuensi dari kuisioner Kejadian Sindroma Dispepsia 48

  5.6 Distribusi Frekuensi Kejadian Sindroma Dispepsia…………… 49

  5.7 Tabulasi silang Antara Perubahan Pola Makan Yang Tidak Teratur dengan Dispepsia………………………………………………. 51

  

DAFTAR GAMBAR

  Gambar Halaman 2.1 Anatomi Lambung...

  ………………..…….…………………….

  6

  2.2 Sekresi Asam Lambung…………................................………....

  8 2.3 Kebiasaan Terkait Makanan.................................... ………….....

  31

  5.1 Gra fik Distribusi Frekuensi Jenis Kelamin Responden…………

  43

  5.2 Grafik Distribusi Frekuensi Perubahan Pola Makan Yang Tidak Teratur……………………………………………………

  47

  5.3 Grafik Distribusi Frekuensi Kejadian Sindroma Dispepsia……..

  50

  5.4 Grafik Hubungan Antara Perubahan Pola Makan Yang Tidak Teratur Dengan Dispepsia Pada Mahasiswa FK UMM…………

  53

DAFTAR SINGKATAN

  HCL : Asam Hidroklorida HP : Helicobacter Pylori NSAID : Non Steroid Anti Inflammatory Drugs LES : Lower Esophageal Sphincter

  DAFTAR PUSTAKA Almatsier,2002, Prinsip Dasar Ilmu Gizi, PT.Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

  penderita dispepsia, Sagung Seto, Jakarta

  The Body Odd, diakses

  Gammon K, 2011, „Lifestyle Mysteries: can eating too much spicy food kill you‟,

  Penelitian Klinis: studi cross sectional, Binarupa Aksara, Jakarta

  Ghazali M.V,Suharyono S, Sri R.S,dkk, 1995, Dasar-Dasar Metodologi

  Drug Vasile, Stanciu Carol, 2007,‟Functional Dyspepsia: Recent Advances (Progresses) In Phatophysiology And Treatment‟, A journal of Clinical Medicine,vol.2 no.4, diakses 27 februari 2011.

  Djojoningrat D, 2007, Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Ed.IV jilid I, Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta.

  20 november 2011 <www.nice.org.uk/CG027> Djajapranata I, 1997, Gastroenterologi Hepatologi: evaluasi endoskopik

  Arikunto, 2002, Prosedur Penelitian, PT. Asdi Maha Satya, Jakarta. Barasi Mary E, 2007, At a Glance: Ilmu Gizi, Erlangga, Jakarta Bazaldua O.V,David S, 1999, „Evaluation and Management of

  primary care, National Institute for Clinical Excellence, London, diakses

  Clinical Guideline 17, 2004, Dyspepsia : Management of Dyspepsia in adults in

  Chang Lin, Brenda B, Shin Fukudo, et all,2006, „Gender, Age, Society, Culture and The Patient‟s Perspective in The Functional Gastrointestinal Disorders‟, Gastroenterology,130:1435-1446, diakses 10 oktober 2011

  Clinics Of North America, 649-664, diakses 3 maret 2011

  , 2007, „Functional Dyspepsia: mechanisms of symptom generation and appropriate management of patients‟, Gastroenterology

  Dyspepsia‟,American Family Phsician, vol.60, diakses 18 februari 2011 Camilleri Michael

  2 desember 2011, <http://bodyodd.msnbc.msn.com/_news/2011/10/18/8385784-can-eating- too-much-spicy-food-kill-you.html> Hunt RH, Fallone Carlo, Zanten Sander V, et all, 2002, „Etiology of dyspepsia: Implications for empirical theraphy‟, Can J Gastroenterology, 16(9);635- 641, diakses 3 Agustus 2011.

  Kusano M, Zai H, Hosaka H, et all, 2010, „Monosodium L-Glutamate Added to a

  High-Energy, High-Protein Liquid Diet Promotes Gastric Emptying: a Possibl e Therapy for Patients With Functional Dyspepsia‟, Journal of

  Pharmacological Sciences, 112;33-36, diakses 2 Agustus 2011.

  Mahadeva Sanjiv, Khean-Lee Goh, 2006, „Epidemiologi of functional dyspepsia:

  A Global Perspective‟, World J Gastroenterology, 2661-2666, diakses 17 februari 2011. Mansjoer A, Kuspuji T, Rakhmi S,dkk, 2001, Kapita Selekta Kedokteran Ed.3 Jilid I, Media Aesculapius FK UI, Jakarta. Notoatmojo, 2005, Metodologi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta. Pallotta N, Pezzotti P, Corazziari

  E, 2006, „Relationship Between Antral Distention And Postpandrial Symptoms in Functional Dyspepsia‟, World J Gastrointestinal;12(43):6982-6991, diakses 1 oktober 2011.

  Price, Sylvia Anderson, 2005, Patofisiologi vol 1, EGC, Jakarta. Rani Azis A, 1997, Gastroenterologi Hepatologi: dispepsia non ulcer, Sagung seto, Jakarta.

  Santoso S,Ranti, L.A, 2004, Kesehatan dan Gizi, PT.Rineka Cipta, Jakarta. Sayogo, Savitri, 2006, Gizi Remaja Putri, FK-UI, Jakarta. Sherwood Lauralee, 2007, Fisiologi Manusia dari sel ke sistem ed.2, EGC, Jakarta.

  Soekirman, 2000, Ilmu Gizi dan Aplikasinya Untuk Keluarga dan Masyarakat, Jakarta, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

  Sugiyono, 2003, Statistika Untuk Penelitian, CV.Alfabeta, Bandung. Talley NJ,Nimish V

  , 2005,‟Guidelines for The Management of Dyspepsia‟

  Division of Gastroenterology and Hepatology,Mayo Clinic. American

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

HUBUNGAN PERUBAHAN POLA MAKAN YANG TIDAK TERATUR DENGAN ANGKA KEJADIAN DISPEPSIA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG ANGKATAN 2008
2
12
18
PENGARUH KEBIASAAN MEMBACA TERHADAP PROGRESIFITAS MIOPIA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG ANGKATAN 2008-2009
0
5
22
HUBUNGAN RINITIS ALERGI DENGAN OBSTRUCTIVE SLEEP APNEA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG ANGKATAN 2011-2012
1
10
22
HUBUNGAN USIA MENARCHE DENGAN PENCAPAIAN TINGGI BADAN MAKSIMAL MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2
10
25
HUBUNGAN ANTARA OBESITAS SENTRAL DENGAN PENURUNAN FAAL PARU PADA MAHASISWA ANGKATAN 2008 - 2010 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
0
18
30
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN INDEKS PRESTASI MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG ANGKATAN 2013
4
43
24
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN MEMORI JANGKA PENDEK PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
8
35
20
GAMBARAN POLA BUANG AIR BESAR PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG ANGKATAN 2013-2014
1
10
21
PENGARUH MEROKOK TERHADAP KEJADIAN RHINOSINUSITIS PADA MAHASISWA PEROKOK DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG ANGKATAN 2012
0
18
20
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN INDEKS MASSA TUBUH BERLEBIH PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
10
41
24
HUBUNGAN MIGREN DENGAN STRES MENJELANG UJIAN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
1
6
26
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG ANGKATAN 2014
1
32
21
PROFIL POLA TIDUR PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG (FK UMM)
0
29
22
HUBUNGAN ANTARA DISMENOREA DENGAN GANGGUAN DISFORIK PREMENSTRUASI (GDP) PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG ANGKATAN 2010
2
6
27
PERBANDINGAN HUBUNGAN STRES DENGAN SIKLUS MENSTRUASI YANG TIDAK TERATUR PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN ANGKATAN 2009 DAN ANGKATAN 2010 UNIVERSITAS LAMPUNG
2
19
62
Show more