Perancangan buku media informasi tentang pendidikan seks dalam keluarga

Gratis

1
12
54
2 years ago
Preview
Full text

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

  DATA PRIBADINama : Imam Agus Faisal Pratama Tempat, tanggal lahir : Sumedang, 06 Agustus 1989Tinggi Badan : 180 cm Berat Badan : 62 kgJenis kelamin : Laki-laki Agama : IslamKewarganegaraan : Indonesia Status : Belum menikah Pendidikan : MahasiswaAlamat : JL. 13/10 No.16 Cibubur , Jakarta Timur 13720 Telepon : (021)98775258 - 087822255323Email : chal_pratama@yahoo.com II.

DK 38315/TUGAS AKHIR

Semester II 2011/2012 Oleh: Imam Agus Faisal Pratama51908140Desain Komunikasi Visual

FAKULTAS DESAIN UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG 2012

KATA PENGANTAR

  Media yang dibuat oleh penulis yaitu buku informasi, yang merupakan salah satu media yang menjabarkan informasi dan pengetahuan tentang suatu hal. Informasi yang dibuat yaitu seputar pendidikan seks yang memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari namun masyarakat masih banyak yangmenyalahartikan pendidikan seks yang sebenarnya, ini dikarenakan masyarakat yang kurang mengetahui pendidikan seks dan juga belum banyaknya informasiyang jelas tentang pendidikan seks yang benar.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

  Dimana pemahaman dan pemilihan metodependidikan seksual yang tepat akan mengantarkan anaknya menjadi anak yang mampu menjaga dirinya dari perbuatan-perbuatan yang terlarang dansadar akan ancaman dan peringatan dari perbuatan seks bebas serta memiliki pegangan agama yang jelas. Anak yang kurangdiperhatikan orang tua maka tidak menutup kemungkinan si anak akan mencari kesenangan di luar rumah sesuai dengan keinginan mereka sendiri Prilaku seks bebas itu dapat dicegah melalui keluarga, sehendaknya orang tua lebih memperhatikan anak-anaknya apalagi anak yang baruberanjak dewasa dan memberi pengertian pada anak tentang apa itu seks dan akibatnya jika seks itu dilakukan.

1.2 Identifikasi Masalah

  Memberikan informasi kepada orangtua agar memberikan pendidikan seks sejak dini untuk menghindari dan membekali anak dari pergaulanseks bebas dan bahaya akibat dari seks bebas. 1.4 Tujuan Perancangan Tujuannya yaitu agar informasi tentang seks dalam keluarga ini bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat terutama keluarga yangmempunyai anak, bahwa pendidikan seksual merupakan cara pengajaran atau pendidikan yang dapat menolong remaja untuk menghadapi masalahhidup yang bersumber pada dorongan seksual dan agar anak bisa menghindari bahaya seks bebas serta akibatnya bila melakukan seks bebas.

BAB II INFORMASI TENTANG PENDIDIKAN SEKS DALAM KELUARGA

2.1 Pendidikan Seks

  Pendidikan Seks terdiri dari dua segi:Pertama, pengetahuan secara biologis yang termasuk dalam pengetahuan alat-alat reproduksi perempuan dan laki-laki, prosesreproduksi yaitu kehamilan dan kelahiran, serta pengetahuan dan pemahaman cara penularan PMS dan HIV/AIDS. Oleh karena itu Pendidikan Seks sering didampingi ajaran agama, iman dan norma-norma yang ditentukan masyarakat dan mencerminkanapa yang masyarakat inginkan untuk mengajar anak-anaknya.

2.1.1 Tujuan Pendidikan Seks Dalam Keluarga

  Memberikan pengertian dan kondisi yang dapat membuat anak melakukan aktivitas seksual secara efektif dan kreatif dalam 2.1.2 Manfaat Pendidikan Seks Manfaat pendidikan seks dalam keluarga adalah: 1. 2.1.3 Bahaya Seks Bebas Kenakalan seorang anak dapat disebabkan oleh pengaruh teknologi yang semakin modern dan bisa juga disebabkan olehberbagai faktor yaitu faktor internal yang berasal dari dalam diri sendiri dan faktor eksternal yang bisa berasal dari pengaruhlingkungan.

2.1.4 Menghindari Seks Bebas

  Anak yang kurang diperhatikan orang tua maka tidak menutup kemungkinan si anak akan mencari kesenangan di luarrumah sesuai dengan keinginan mereka sendiri dan di tambah lagi dengan adanya pengaruh dari teman sebaya yang biasa melakukanseks bebas maka tidak menutup kemungkinan anak mengikuti gaya hidup teman tersebut, untuk menunjukan eksistensi. Prilaku seks bebas itu dapat dicegah melalui keluarga,sehendaknya orang tua lebih memperhatikan anak-anaknya apalagi anak yang baru beranjak dewasa dan memberi pengertian padaanak tentang apa itu seks dan akibatnya jika seks itu dilakukan.

2.1.5 Faktor Penyebab Seks Bebas

  OrangtuaKurangnya bimbingan dan pengawasan orang tua sudah pasti akan membuat anak menjadi liar, orang tua yang terlalupercaya kepada anak tanpa mengetahui aktivitas yang dilakukan oleh anak-anaknya merupakan tindakan yang salahyang berakibat fatal bagi si anak sendiri. Berpacaran dengan berbagai perilaku seksual yang ringan seperti sentuhan, pegangan tangan sampai pada ciuman dansentuhan-sentuhan seks yang pada dasarnya adalah keinginan untuk menikmati dan memuaskan dorongan seksual.

2.2 Pendidikan Seks Berdasarkan Usia

  Menurut Alya Andika dalam bukunya Berbicara Seks BersamaAnak (2010), tahapan perkembangan psikoseksual yang dilalui anak terbagi menjadi lima fase yaitu sebagai berikut : 2.2.1 Fase Pragential Fase pragential adalah saat anak belum menyadari fungsi dan perbedaan alat kelamin antara laki-laki dan perempuan. Masaini merupakan periode transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa yang ditandai dengan percepatan perkembangan fisik,mental, emosional dan sosial (16-19 tahun).

2.3 Tinjauan Buku

  Buku informasional mampu memenuhi kebutuhan, buku adalah sarana informasi sarana informasi/bacaan yang mudah didapat karenabanyak sekali toko-toko yang menjual buku atau yang biasa kita kenal toko buku. Buku memiliki bermacam-macam jenis dari mulai bukupelajaran hingga buku komik yang didalamnya terdiri gambar-gambar dan balon kata yang berurutan dan biasanya digunakan sebagai sarana hiburankarena selain melihat tulisan kita juga dapat melihat visual.

2.3.1 Definisi Buku Media Informasi

  Seperti yang tercantum pada Ensiklopedia Indonesia (1980: 538) bahwa, Buku dalam arti luas mencangkup semua tulisan dan gambar yang ditulis dan dilukiskan atas segala macam lembaranpapyrus, lontar, perkamen dan kertas dengan segala bentuknya berupa gulungan, dilubangi dan diikat atau dijilid mukabelakangnya dengan kulit, kain, karton, dan kayu. Jadi menurut data diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa pengertian buku media informasi adalah beberapa kertasterjilid yang mencangkup tulisan dan gambar sebagai tempat/sarana data penting yang sudah diolah guna memberikandan menambah pengetahuan/wawasan yang berguna bagi penggunanya baik di masa sekarang maupun di masa depan.

2.3.2 Ciri-ciri Buku Informasi

  Fakta yang dimaksud adalah sesuatu yang bersifat faktual yang kebenarannya didukung bukti empirik,logika, dan dapat dipertanggungjawabkan. 2.3.3 Manfaat Buku Media Informasi Manfaat buku informasi, Buku Informasional mampu memenuhi kebutuhan, buku informasional dapat menambahwawasan pengetahuan bahwa didalammya ada informasi yang tersaji dalam bentuk lain yang awalnya sulit dimengerti dandipahami.

2.4 Pemecahan Masalah

2.4.1 Media Informasi Tentang Pendidikan Seks Dalam Keluarga

2.4.2 Target Audience

  Setelah menyimpulkan dari beberapa teori tentang pendidikan seks dan materi tentang reproduksi, maka penulis Sasaran yang dituju adalah masyarakat diperkotaan khususnya keluarga yang memiliki anak remaja. Target utama adalah keluarga yang memiliki anak remaja di wilayahperkotaan karena di wilayah perkotaan sangat cepat menyebarkan informasi-informasi karena seringnya berkumpuldan berkomunikasi antara satu dengan yang lain.

c. Psikografis

Masyarakat atau orang tua yang memiliki minat baca yang sangat tinggi dan penyebaran informasinya cepat.

BAB II I STRATEGI PERANCANGAN BUKU MEDIA INFORMASI TENTANG PENDIDIKAN SEKS DALAM KELUARGA

3.1 Strategi Perancangan

  Dalam perancangan buku informasi,strategi pendekatan secara visual maupun verbal mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses penyampaian pesan yang ingin diberikankepada target sasaran. Strategi yang akan dilakukan dalam merancang media berupa buku informasi mengenai cara penyampaian dan komunikasiyang baik dalam membicarakan masalah seks oleh orangtua kepada anaknya dalam keluarga sebagai salah satu cara pendidikan seks sejak diniberdasarkan usia anak.

3.1.1 Pendekatan Komunikasi

  Tujuan dari komunikasi ini agar seluruh masyarakat yang menjadi target sasaran dapat mengetahui manfaat dan dampaknyatentang informasi seks dalam pendidikan keluarga, serta meyakinkan masyarakat agar lebih terbuka dalam membicarakaninformasi tentang seks kepada anaknya dengan cara penyampaian yang tepat dan benar. GimmickGimmick digunakan sebagai souvenir dari perancangan buku media informasi tentang seks dalam pendidikan keluarga,selain bersifat informasi pada media ini juga berfungsi untuk mengingatkan kembali dan mengajak masyarakat khususnyaorangtua untuk lebih terbuka dalam membicarakan informasi tentang seks kepada anaknya.

3.1.4 Strategi Distribusi

Agar informasi ini sampai pada target sasaran maka perlu adanya strategi dalam mendistribusikan media informasi yangdibuat, hal ini dilakukan agar apa yang diharapkan dalam pendistribusian media informasi ini benar-benar sampai pada targetsasaran untuk itu diperlukannya kerjasama dengan beberapa pihak yang mendapatkan dukungan sepenuhnya dari pemerintah daerah

3.2 Konsep Visual

  Konsep visual perancangan Buku Media Informasi tentang pendidikan seks dalam keluarga, adalah menampilkan visualisasi secaranyata dan informatif dengan menggunakan teknik ilustrasi yang berkesinambungan sesuai dengan konsep dari media utama dan elemenwarna yang disesuaikan sesuai target sasaran dari informasi ini. Gaya visual yang digunakan berupa ilustrasi karikatur, mengambil referensi dari karikatur koran karena sesuai dengan target sasaran yaituorangtua yang suka membaca koran agar saat melihat karikatur didalam koran tersebut bisa mengingat anaknya sehingga orang tua mau membacabuku informasi dan bisa menyampaikannya kepada anaknya.

3.2.1 Format Desain

  Isi BukuKertas isi buku yang digunakan yaitu dengan art paper 210 gram. Pada bagian isi buku akan dijelaskan tentang informasitentang pendidikan seks berdasarkan usia, manfaat pendidikan seks dan mengenal organ reproduksi manusia.

3.2.2 Tata Letak ( layout)

Konsep Layout dalam buku ini adalah tata letak yang teratur yaitu disetiap judul bab dan sub judul diawali denganilustrasi gambar pada halamannya dan di halaman berikutnya adalah isi informasi, arah baca dari setiap halamanya teratur darikiri kekanan dan atas kebawah sehingga memudahkan pembaca dalam membaca buku ini. Gambar III.6 Sketsa Layout HalamanGambar III.7 Layout Halaman

3.2.3 Tipografi

Jenis huruf atau font yang baik mengacu pada tingkat keterbacaan dan kemenarikan, jenis huruf tertentu bisamenciptakan kesan dan memberi karakter dari subjek atau pesan yang disampaikan, adapun jenis tipografi (font) yang penulisgunakan adalah: ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ abcdefghijklmnopqrstuvwxyz0123456789,./;’[]()!@#$%^&* Gambar III.8 Tipografi Yang Digunakan Sebagai Judul BukuGambar III.9 Tipografi Yang Digunakan Dalam Isi Buku

3.2.4 Ilustrasi

  Ilustrasi yangdigunakan pada perancangan buku media informasi tentang pendidikan seks dalam keluarga merupakan hasil dari stilasigambar ekspresi orangtua ataupun anak dalam menyikapi informasi tentang seks dan organ reproduksi agar visualisai yang ingin buattidak terlihat jorok atau porno sehingga orangtua ataupun anaknya tidak canggung dalam membicarakan masalah seksual. Ilustrasi yang ditampilkan dalam buku ini terkesan santai dan ekspresi sesuai dengan suasana keluarga dan tingkah lakuorang tua bersama anak bahkan anak bersama temannya, ilustrasi tersebut dibuat berdasarkan judul dari setiap informasinya sehinggamenarik untuk dilihat dan mudah dimengerti maksud dan tujuannya, sehingga orangtua mampu bersikap santai dalammenyampaikan informasi dalam buku ini seperti pada ilustrasi yang ditampilkan dalam buku ini.

3.2.5 Warna

  Di Indonesia warna tersebut sangat sesuai dengan anak-anak sehingga pemilihan warnapun disesuaikan, warna biruyang identik dengan anak laki-laki sedangkan warna magenta identik dengan anak perempuan, sehingga orangtua sebagai targetsasaran merasa nyaman dalam membaca buku ini seperti merasa nyaman saat bersama anak-anaknya. Serta digunakan pada halaman-halaman isi dikarenakan warna biru yang identik dengan anak laki-lakidisesuaikan dengan materi yang disampaikan yang terkesan lebih segar dan terlihat ceria seperti anak-anak sehingga orangtuasebagai target sasaran merasa nyaman dalam membaca buku ini seperti merasa nyaman saat bersama anak-anaknya..

BAB IV MEDIA DAN TEKNIS PRODUKSI

1.1 Media Utama Buku

  Buku adalah sarana pengetahuan yang digunakan untuk mencerdaskan bangsa yang berisikan informasi-informasi valid dan dapatdipertanggung jawabkan isinya. Sedangkan konsep visual yangdigunakan adalah menampilkan visualisasi secara nyata dan informatif dengan menggunakan teknik ilustrasi yang berkesinambungan sesuaidengan konsep dari media utama dan elemen warna yang disesuaikan sesuai target sasaran dari informasi ini.

1.2 Media Pendukung

1.2.1 Poster

Media poster digunakan sebagai media pendukung pada media informasi tentang pendidikan seks dalam keluarga karenaposter dapat ditempatkan pada lokasi-lokasi strategis dan juga mudah dikenali oleh masyarakat tetapi isi pesan pada poster tidak Gambar IV.3 Poster.  Media : Poster  Material : Art Paper 200 gr Ukuran : A2 (42 cm x 59.4 cm) Teknis Produksi : Cetak offset

1.2.2 X-Banner

  Sedangkan konsep visual yang digunakan adalah dengan menggunakan teknikilustrasi yang berkesinambungan sesuai dengan konsep dari media utama dan elemen warna yang disesuaikan sesuai target sasarandari informasi ini. Ilustrasi yang terdapat pada x-banner adalah ilustrasi suasana keluarga yang sedang berbincang dengan santaididalam mobil yang sedang membicarakan pendidikan seks diwaktu luang agar pesan yang disampaikan dapat mudahdimengerti oleh target sasaran serta dapat membangkitkan kesadaran orang tua untuk membicarakan seks dimanapun saatberkumpul bersama keluarga.

1.2.3 Flyers

  Sedangkan konsep visual yang digunakan adalahdengan menggunakan teknik ilustrasi yang berkesinambungan sesuai dengan konsep dari media utama dan elemen warna yangdisesuaikan sesuai target sasaran dari informasi ini. Ilustrasi yang terdapat pada flyers adalah ilustrasi suasana keluarga yang sedangberbincang dengan santai didalam mobil yang sedang membicarakan pendidikan seks diwaktu luang agar pesan yangdisampaikan dapat mudah dimengerti oleh target sasaran serta dapat membangkitkan kesadaran orang tua untuk membicarakanseks dimanapun saat berkumpul bersama keluarga.

1.3 Gimmick

1.3.1 Stiker

  Desain warna pada stiker didominasi warnamagenta dan biru yang memiliki kesan lembut dan kekeluargaan. Ilustrasi pada stiker adalah ilustrasi suasana keluarga yang sedang berbincang dengan santai didalam mobil yang sedangmembicarakan pendidikan seks diwaktu luang agar pesan yang disampaikan dapat mudah dimengerti oleh target sasaran sertadapat membangkitkan kesadaran orang tua untuk membicarakan seks dimanapun saat berkumpul bersama keluarga.

1.3.2 Pembatas Buku

  Pembatas buku digunakan sebagai media gimmick yang berfungsi untuk memudahkan pembaca buku untuk menandaibacaannya yang sudah dibaca. Desain warna pada pembatas buku didominasi warna magenta dan biru.

Dokumen baru