Hubungan Antara Adversity Quotient (AQ) Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa S1 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara Tahun 2014

Gratis

3
66
97
3 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Era globalisasi pada masa kini mempengaruhi perkembangan budaya belajar. Perkembangan budaya belajar ini dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya adalah

  perkembangan budaya belajar yang berhubungan dengan cara yang bagaimana yang diupayakan agar budaya belajar dapat terwujud dengan baik. Dengan kata lain,dalam perkembangan budaya belajar harus diperhatikan aspek yang meliputi hakikat manusia baik yang belajar, maupun yang membelajarkan.

B. Rumusan Masalah

C. Tujuan Penelitian

Adakah hubungan antara AQ dengan prestasi belajar mahasiswa S1 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara?

1. Tujuan Umum

2. Tujuan Khusus

  Untuk mengetahui hubungan antara AQ dengan prestasi belajar mahasiswa S1 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara tahun2014. a) Untuk mengetahui tingkat AQ dengan prestasi belajar mahasiswa S1 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara tahun2014.

D. Manfaat Penelitian

  1. Manfaat TeoritisDiharapkan hasil penelitian ini menjadi sumber informasi serta bahan masukan bagi dunia pendidikan khusunya mengenai Adversity Quotient.

a) Bagi Mahasiswa/i

b) Bagi Instansi Pendidikan

  Diharapkan hasil penelitian ini dapat diketahui oleh para mahasiswa S1 Keperawatan sehingga diharapkan terjadi perubahan yang positif terhadapdirinya sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar. Diharapkan hasil penelitian ini menjadi sumber informasi yang berguna sebagai bahan masukan untuk instansi pendidikan yang kelak akanmencari metode atau menerapkan tes AQ pada setiap mahasiswa/i secara berkala sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa/ikhususnya mahasiswa S1 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.

C) Bagi Peneliti Selanjutnya

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Aspek–aspek Kepribadian Aspek–aspek kepribadian berdasarkan teori yang dikemukakan Klages

  Diharapkan hasil penelitian ini menjadi tambahan pengetahuan dan masukan tentang hubungan AQ dengan prestasi belajar untuk penelitiselanjutnya diantaranya adalah materi (stuff), struktur (structure), dan kulitas kepribadian (sistem dorongan-dorongan). Materi/bahan merupakan salah satu aspek yang berkaitandengan semua kemampuan (daya) pembawaan dengan seluruh talentanya (keistimewaannya).

B. Adversity Quotient (AQ)

  Comment [ A1] : Referensi hanya namaAQ memiliki tiga bentuk (Stoltz, 2000) yakni; bentuk kerangka akhir saja, tidak menggunakan inisial.konseptual baru sehingga dapat memahami dan meningkatkan kesuksesan, untuk suatu pengukuraan dari merespon sebuah kesulitan, dan suatu peralatan ilmiahyang dimiliki untuk memperbaiki respon kesulitan. Ilmukesehatan yang baru meliputi cara seseorang bagaimana merespon keadaan dirinya dalam menghadapi peristiwa-peristiwa dan dapat mengendalikan akibat dalam kesehatannya dan kemampuannnya dalam mendaki kesuksesan.

3. Dimensi Penyusunan AQ

  Reach atau jangkauan mengukur merupakan suatukemampuan seseorang barada di dua linkungan yakni linkungan kerja dan kehidupannya yang lain. Endurance yakni kemampuan yang dimiliki seseorangdalam melewati kesulitan yang telah lama hingga dan mencari solusi lain untuk mempersingkat kesulitan tersebut.

4. Pengukuran A dversity Quotient (AQ)

  b) AQ Cukup Tinggi (161–177)Seseorang yang memiliki AQ ini dapat menghadapi kesulitan dengan efektif. d) AQ Menengah Bawah (118–134)Seseorang dengan AQ ini akan mengalami kesulitan bila masalah yang dihadapi lebih kompleks, sehingga masalah yang sederhana pun menjadilebih berat.

5. Metode Memfokuskan Langkah Tindakan

6. Membangun Kepercayaan dan Menghancurkan Ketakutan

  Salah satu cara yang dapat dilakukan yaknimelalui tahapan atau prosedur yang terdiri dari 2 langkah yaitu mengurung ketakutan dengan cara memfokuskan apa yang ditakutkan dan mengunci/mengurung ketakutandengan rapat di dalam hati. Jenis ketakutan diantaranya adalah rasa malu karena penampilan pribadi, takut kehilangan pelanggan yang penting, takut gagal dalamujian, takut segalanya menjadi diluar kendali sepenuhnya, takut terluka secara fisik oleh sesuatu diluar kendali, takut akan orang lain pikir dan katakan, takut membuatinvestasi, dan takut kepada orang banyak; dan melakukan tindakan yakni melakukan tindakan dengan tegas dan yakin tanpa ada keraguan (Schwartz, 2011).

C. Belajar

  DefinisiBelajar ialah suatu perubahan suatu usaha yang dilakukan seseorang dalam merubah tingkah laku sesuai dengan pengalaman yang dialaluinya secarakeseluruhan yang berasal dari interaksi dengan lingkungan (Slameto, 2010). Tujuan BelajarTujuan belajar adalah untuk mendapatkan pengetahuan, untuk penanaman konsep dan keterampilan, dan untuk pembentukan sikap.

3. Ciri–ciri Perubahan Tingkah Laku Belajar

  Terdapat 6 ciri-ciri perubahan tingkah laku belajar, yaitu perubahan belajar terjadi secara sadar, perubahan yang bersifat kontinu dan fungsional, perubahan yangbersifat positif dan aktif, perubahan bukan bersifat sementara, perubahan yang bertujuan terarah, serta perubahan yang mencakup seluruh aspek tingkah laku. perubahan yang bersifat positif dan aktif adalah perubahan yang bersifat menigkat dan peningkatanini menjadi kearah yang lebih baik (Slameto, 2010).

4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Belajar

  faktor internal (faktoryang timbul dalam diri individu) dan faktor eksternal (faktor yang timbul dari luar individu) (Slameto, 2010). Hasil dari cara belajar yang sesuai dapat meningkatkan prestasi.

5. Prestasi Belajar

  Prestasi belajar adalah hasil evaluasi dari proses belajar dalam bentuk laporan atau raport (Poerwanto, 2007); suatu buktipara siswa dalam menentukan keberhasilan dalam bentuk angka (Winkel, 1997); sedangkan menurut Nasution (1987) syarat keberhasilan atau prestasi belajar bila mencapai 3 aspek yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Hasil dari belajar akan memiliki nilai yang tinggi sesuai dengan maksud yang hendak dicapai dalam belajar.

6. Indikator Penilaian Mahasiswa

  Evaluasi hasil tutorial adalah evaluasi pencapaian tutorial berupaevaluasi akhir dengan menggunakan ujian tulis pada akhir blok dengan bentuk ujianProblem Analysis Questionnaires (PAQ) dan persyaratan mengikuti ujian yaknimenghadiri proses tutorial 100% dengan model soal kasus pemicu. Evaluasi proses tutorial adalah evaluasi keberhasilanmahasiswa dalam memahami proses pelaksanaan tutorial dengan persyaratan mengikuti ujian yakni menghadiri proses tutorial 100% dengan bentuk evaluasi RealTime Observation (RTO) dan model evaluasi berbentuk daftar Checklist yang diisioleh fasilitator setiap pelaksanaan tutorial (T1, T2, dan T3).

BAB II I KERANGKA KONSEP A. Kerangka Konsep Kerangka konsep merupakan suatu bentuk konseptual yang berhubungan

  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah adanya hubungan antara Adversity Quotient (AQ) dengan prestasi belajar mahasiswa S1 KeperawatanFakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara tahun 2013/2014. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Adversity Quotient (AQ), dan variabel terikat adalahprestasi belajar mahasiswa S1 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara tahun 2014.

B. Hipotesis

C. Definisi Operasional

  Ada hubungan antara Adversity Quotient (AQ) dengan prestasi belajar mahasiswa S1 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera UtaraTahun 2014. Prestasi Suatu bentuk KHS Dokumentasi Nilai Indeks Ordinal Belajar evaluasi/nilai Prestasi (IP)dari hasil semester 1 belajar yang Rendah Sumatera Utara tahun 3.

BAB IV METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain korelasi dan

B. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi S1 Keperawatan T.A

  Besar sampel yang dibutuhkan dengan rumus: �n = 2 1 + ) � (�Keterangan: n = Besar sampelN = Besar Populasi d = Tingkat kepercayaan (0,05) � n = 2 1 + ) � (�139 n = 2 1 + 139 (0,05 ) 139n = 1,3475= 103,15=104 Jadi jumlah sampel yang didapat dari populasi adalah 104 orang C. Responden akan diberikan infomasi tentang apa yang akan diteliti, tujuan, serta manfaat dari penelitian ini dan peneliti berjanji tidak akan mempublikasikan datapribadi responden dan hanya memberikan kode pada tiap lembar kuesioner.

G. Uji Validitas dan Reliabilitas 1

  Uji Validitas Uji validitas merupakan tindakan menguji alat instrument penelitianapakah alat instrument yang digunakan dapat mengukur apa yang seharusnya diukur (Notoadmodjo, 2010). Uji Reliabilitas Uji Reliabilitas merupakan tindakan untuk mengukur keandalan dari alatinstrument yakni seberapa sering alat instrumet dipergunakan pada sampel yang sama maka hasil yang diperoleh akan tetap sama (Notoadmodjo, 2010).

H. Prosedur Pengumpulan Data

  Prosedur pengumpulan data ini dimulai dari mengirim surat permohonan untuk melakukan penelitian yang ditujukan kepada dekan Fakultas KeperawatanUniversitas Sumatera Utara, setelah mendapatkan ijin dari dekan, peneliti mulai melakukan pengumpulan data. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti sendiri dengan menggunakan kuesioner untuk mengukur AQ mahasiswa S1 Keperawatan sebanyak 104responden.

I. Analisis Data Analisis data dilakukan bertujuan untuk mengolah data menjadi informasi

  Setelah data-data telah terkumpul, peneliti melakukananalisis data yang dimulai dari memeriksa (editing) kebenaran data yang telah diperoleh atau dikumpulkan. Hasil Penelitian Gambaran umum responden pada penelitian ini akan dideskripsikan penelitisecara jelas dalam bentuk penyajian data kuesioner hasil penelitian mulai dari variabel umur, jenis kelamin, AQ, dan prestasi belajar.

I. Anaisis Univariat

1.1. Karakteristik Responden

  Nilai maksimum yang diperoleh mahasiswa adalah Total 104 100 14 Mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Sumatera Utara Tahun 2014Karakteristik Frekuensi (n) Persentase (%) Umur Total 104 100 Jenis KelaminLaki-laki Perempuan 36 4,860,6 34,6 63 5 19 Tahun 18 Tahun 17 Tahun 140,50 11,75 119-166 138,76-143,33 1.2. Distribusi Responden Berdasarkan Rerata Indeks Prestasi (IP) Pada Mahasiswa S1 Keperawatan Semester 1Hasil penelitian menunjukkan rata-rata Indeks Prestasi (IP) semester 1 mahasiswa yakni 3,37 dengan standard deviasi yakni 0,38.

II. Analisis Bivariat

  Apakah dua variabel tersebut memiliki derajat yang kuat atau lemah, dan apakah hubungan kedua variabel tersebutberpola negatif atau positif. Dengan demikian dapat disimpulkan hubungan AQ dengan prestasi belajar menunjukkan hubungan yang lemah, artinya belum tentu semakin Tabel 5.4.

B. Pembahasan

  Hal ini tidak sesuai dengan penelitianyang telah dilakukan Dweck (Stoltz, 2000) yang menyatakan bahwa wanita lebih menganggap sebuah kesulitan merupakan hal yang tetap, sedangkan priamenganggap bahwa suatu kesulitan itu adalah hal yang sederhana. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya bahwa antara AQ dengan prestasi belajar tidak memiliki nilai yang signifikan (Nataryna, 2011).

BAB VI KESIMPULAN A. Keterbatasan Penelitian Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam hal pengukuran prestasi belajar dan

B. Kesimpulan

  Pada bab ini akan diuraikan kesimpulan hasil penelitian mengenai hubungan antara AQ dengan prestasi belajar S1 Keperawatan Fakultas KeperawatranUniversitas Sumatera Utara tahun 2014 sebagai berikut : 1. Dengan demikian dapat disimpulkan hubungan AQ dengan prestasi belajar menunjukkan hubunganyang lemah, artinya belum tentu semakin tinggi AQ akan meningkat pula prestasi dan begitu pula sebaliknya.

C. Saran

  Bagi MahasiswaDiharapkan setelah mengetahui hasil AQ dan prestasi belajar yang telah dimiliki untuk tetap meningkatkan prestasi akademik selanjutnya. Sebaiknya agar penelitian dapat lebih mengkur AQ dan prestasi ada baiknya peneliti selanjutnya melakukan pre test dan pos test.

DAFTAR PUSTAKA

  Penerapan AQ telah dilakukan diberbagai bidang baik wirausahawan sampai para pelajar dan mahasiswa melalui berbagai penelitian yang telah dilakukan denganhasil bahwasannya ada pengaruh AQ terhadap kesuksesan seseorang (Stoltz, 2003). Pemberian kuesioner/pernyataan yang berisikan data demografi seperti umur dan jenis kelamin serta 40 pernyataan yang berisikan sikap responden.

2. Mengumpulkan KHS semester 1

  Medan, Januari 2013 Peneliti(Ayu Jani Puspitasari) Saya yang bertanda tangan dibawah ini: Nama :Usia : Alamat :Telp/HP : Setelah mendapat penjelasan dari penelitian “Hubungan Antara Adversity Quotient(AQ) Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa S1 Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara Tahun 2014” dengan ini menyatakan sukarela dan tanpapaksaan bersedia menjadi responden/ikut serta dalam penelitian ini. Jawablah pernyataan berikut yang anda anggap paling sesuai dengan mencentang ( √) salah satu jawaban pada kolom sikap yang teredia.

40. Karena saya malas membeli buku, saya giat mencari informasi di internet untuk menambah pengetahuan saya

  Kegiatan Nopember Desember Januari Pebruari Maret April Mei Juni Juli 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. Deviation .55529 Minimum 19.00 Umur Frequency Percent Valid Percent CumulativePercent 17.00 5 4.8 4.8 4.8 18.00 63 60.6 60.6 65.4 Valid 19.00 36 34.6 34.6 100.0 Total 104 100.0 100.0 ExploreCase Processing Summary Cases Valid Missing TotalN Percent N Percent N Percent Umur 104 100.0% 0.0% 104 100.0% DescriptivesStatistic Std.

J.K

  Frequency Percent Valid Percent Cumulative PercentLaki-laki 14 13.5 13.5 13.5 Valid Perempuan 90 86.5 86.5 100.0 Total 104 100.0 100.0Explore Case Processing SummaryCases Valid Missing Total N Percent N Percent N Percent AQ 104 100.0% 0.0% 104 100.0%Descriptives Statistic Std. IPSEM1 .106 104 .006 .966 104 .009 Normal Q-Q Plots Detrended Normal Q-Q Plots CorrelationsCorrelations AQ IPSEM1 Pearson Correlation1 .044 AQ Sig.

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

  Nama : Ayu Jani Puspitasari Tempat/Tanggal Lahir : Medan/06 Januari 1992Nama Ayah : Suriatman, S. Pd Nama Ibu : Nurhayati NasutionAnak Ke : 1 (Satu) Alamat : Jl.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Hubungan Pemanfaatan Perpustakaan Fakultas Keperawatan Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.
1
95
92
Hubungan Antara Tipe Kepribadian Dengan Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa Program A Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
13
90
103
Hubungan Motivasi Berprestasi dan Gaya Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Program Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
1
27
82
Hubungan Kepribadian dengan Tingkat Prestasi Mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
0
3
94
HUBUNGAN ADVERSITY QUOTIENT ( AQ ) DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI KEBIDANAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET
0
2
53
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA AKTIVIS DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI Hubungan Antara Motivasi Belajar Mahasiswa Aktivis Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muha
0
2
16
PENDAHULUAN Hubungan Antara Motivasi Belajar Mahasiswa Aktivis Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
1
4
6
Hubungan Kepribadian dengan Tingkat Prestasi Mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
0
0
11
Hubungan Kepribadian dengan Tingkat Prestasi Mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
0
0
1
Hubungan Kepribadian dengan Tingkat Prestasi Mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
0
0
5
Hubungan Kepribadian dengan Tingkat Prestasi Mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
0
0
17
Hubungan Kepribadian dengan Tingkat Prestasi Mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
0
0
2
Hubungan Kepribadian dengan Tingkat Prestasi Mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
0
0
37
Hubungan Pemanfaatan Perpustakaan Fakultas Keperawatan Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.
0
1
27
Hubungan Pemanfaatan Perpustakaan Fakultas Keperawatan Dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.
0
0
10
Show more