Pengaruh Lokasi dan Pelayanan Terhadap Minat Konsumen Menggunakan Warung Internet di N’duts Net Karya Jaya Medan

 0  39  76  2017-01-18 05:19:22 Report infringing document
Informasi dokumen

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI MEDAN

KARYA JAYA MEDAN

  Hal ini ditandai dengan semakin banyak dan beraneka ragamproduk dan jasa yang di tawarkan produsen kepada konsumen. Secara parsial dapat dilihat bahwa faktor Lokasi yang paling dominan mempengaruhi keputusan pelanggan untuk menggunakan jasa Warung InternetNdut’s Medan Kata Kunci : Lokasi, Pelayanan, dan Keputusan Konsumen.

KATA PENGANTAR

  Penulis mengucapkan syukur Alhamdulillah atas kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya kepada penulis sehingga penulisdapat menyelesaikan skripsi ini, dengan judul “Pengaruh Lokasi dan Pelayanan Terhadap Minat Konsumen Menggunakan Warung Internet di N’duts Net Karya Jaya Medan. Secara parsial dapat dilihat bahwa faktor Lokasi yang paling dominan mempengaruhi keputusan pelanggan untuk menggunakan jasa Warung InternetNdut’s Medan Kata Kunci : Lokasi, Pelayanan, dan Keputusan Konsumen.

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Kemajuan ilmu Pengetahuan dan Teknologi saat ini telah melahirkan era

  Fenomena yang terjadi saat ini yaitu menjamurnya warung internet (warnet) diberbagai tempat yang memberikanberbagai macam penawaran, berupa pelayanan yang memuaskan dan fasilitas yang mencakup lokasi dan kenyamanan yang dapat menjadikan warnet tersebutberbeda dengan warnet lainnya guna menarik minat masyarakat untuk menggunakan warnet tersebut. Kerangka konseptual penelitian merupakan sintesa atau kesimpulan dari tinjauan teori dan penelitian terdahulu yang mencerminkanketerkaitan antara variable yang diteliti dan merupakan tuntutan untuk memecahkan masalah penelitian serta merumuskan hipotesis yang berbentukbagan alur yang dilengkapi penjelasan kualitatif.

D. Hipotesis

E. Tujuan dan Manfaat Penelitian

  Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh lokasi dan pelayanan terhadap pelanggan untuk menggunakan jasa warung internet di Ndut’s net Karya Jaya? Bagi PerusahaanPenelitian ini dapat menghasilkan suatu masukan pemikiran dan input yang bermanfaat bagi warung internet di Ndut’s net Karya Jaya dalammenyusun strategi pemasaran, terutama berkaitan dengan faktor yang dominan yang diketahui dari penelitian ini.

F. Metodologi Penelitian

  Batasan Operasional Penelitian ini dibatasi pada faktor-faktor yang mempengaruhi nasabah menggunakan jasa warung internet di Ndut’s net Karya Jaya dengan tujuan untukmenghindari kesimpangsiuran dalam membahas dan menganalisis permasalah. 2) Variabel Pelayanan (X2)Merupakan faktor-faktor yang berkaitan dengan pelayanan yang dimiliki oleh warung internet di Ndut’s net Karya Jaya dan selanjutnya diberikankepada nasabah.

3. Pengukuran Variabel

  Menurut Sugiyono (2006 : 86), Skala Likert adalahskala yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Indikator variable harga dan lokasi yang digunakan adalah : Sangat Setuju = 5 Setuju = 4 Ragu – ragu = 3 Tidak Setuju = 2 1 b.

4. Waktu dan Lokasi Penelitian

5. Populasi dan Sampel

  Penelitian ini dilakukan sejak bulan November 2009 sampai bulan maret 2010 dan dilaksanakan di Ndut’s Net Jalan Karya Jaya no. 93Medan.

a. Populasi

  Menurut Sugiyono (2003:72) populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas subjek/objek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yangditerapkan oleh peneliti untuk dipelajari kemudian ditarik kesimpulan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan di Ndut’s Net Jalan Karya Jaya no.

b. Sampel

  Maka jumlah sampel yang diperoleh adalah : 83 , 88) 795 1 , 1 (7952 = x n ~89 Tehnik pengambilan sampel dilakukan melalui purposive sampling, yaitu sampel yang dipilih dengan kriteria tertentu (Sugiyono, 2006:78). Kriteria sampeladalah pelanggan yang merupakan pengguna jasa Ndut’s Net Jalan Karya Jaya.

6. Jenis dan Sumber Data

  Data PrimerData yang diperoleh secara langsung dari responden terpilih pada lokasi penelitian. Data SekunderData yang diperoleh melalui studi dokumentasi dengan mempelajari berbagai tulisan melalui buku, jurnal, majalah, dan sumber-sumber lainyang mendukung penelitian.

7. Teknik Pengumpulan Data

  WawancaraPenelitian yang dilakukan dengan cara mengadakan wawancara secara langsung kepada konsumen untuk memperjelas hasil jawaban darikuesioner yang telah diisi oleh konsumen dilokasi penelitian. Studi PustakaMengumpulkan dan mempelajari informasi dan data-data yang diperoleh melalui buku, jurnal, situs internet yang menjadi referensi.

8. Teknik Analisis Data

  Analisis Deskriptif Metode analisis deskriptif merupakan cara merumuskan dan menafsirkan data yang ada sehingga memberikan gambaran yang jelas mengenaipersepsi konsumen tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pelanggan untuk menggunakan jasa Ndut’s Net Jalan Karya Jaya Uji Validitas dan Reliabilitas Dilakukan untuk menguji apakah kuesioner layak digunakan sebagai instrumen penelitian. Uji Validitas dan Relibilitas Kuesioner dalampenelitian ini menggunakan bantuan software SPSS versi 15.00 untuk memperoleh hasil yang terarah.

d. Pengujian hipotesis sebagai berikut : 1) Uji-t (uji parsial)

  Melalui uji statistik dengan langkah-langkah sebagai berikut :Ho : b1=b2=0Artinya secara bersama-sama (serentak) tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel independen terhadap variabeldependen. Ha : b1 ≠ b2 ≠ b3 ≠ b4 ≠ 0 Artinya secara bersama-sama (serentak) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel independen terhadap variabel dependen.

4) Uji Asumsi Klasik

  Uji asumsi klasik berkaitan dengan output yang dihasilkan oleh analisis regresi. MultikolineritasUji multikolineritas diperlukan untuk mengetahui ada tidaknya variabel independent yang memiliki kemiripan dengan variabel dependent laindalam suatu model.

BAB II URAIAN TEORITIS A. Peneliti Terdahulu Hidayat (2004), melakukan penelitian “ Pengaruh harga dan lokasi terhadap keputusan konsumen membeli pulsa di Reza Ponsel Belawan”. Dalam penelitian tersebut terdapat dua variable independen yang menjadi

  Variable Harga (X 1 ) dan Lokasi (X 2 ) memiliki pengaruh positif terhadap keputusan konsumen membeli pulsa pada Reza PonselBelawan, baik secara serentak ataupun secara bersama-sama. Harga yang murah adalah variable yang paling dominandalam mempengaruhi keputusan konsumen membeli pulsa pada RezaPonsel Belawan.

B. Pengertian Pemasaran dan Pemasaran Jasa

  Payne (2000:12) merumuskan jasa sebagai aktifitas ekonomi yang mempunyai sejumlah elemen (nilai dan manfaat) intangible yang berkaitandengannya, yang melibatkan sejumlah iteraksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik dan tidak menghasilkan perubahan kepemilikan dalamkondisi bisa saja muncul suatu jasa atau bisa juga tidak berkaitan dengan produk fisik. Khotler dalam Tjiptono (2005:16) menyatakan bahwa jasa sebagai salah satu bentuk produk dapat didefenisikan sebagai : setiap tindakan atau perbuatanyang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain yang pada dasarnya Beberapa karakteristik yang membedakan pemasaran barang dengan pemasaran jasa Tjiptono (2005:18).

3. Bauran Pemasaran (marketing mix)

  Marketing mix juga merupakan seperangkat alat yang dapat digunakan pemasar untuk membentuk karakteristik jasa yang ditawarkan kepada pelanggan. Akan tetapi, yang paling c) Promotion Yang perlu diperhatikan dalam promosi adalah pemilihan bauran promosi yang sangat penting untuk dilaksanakan oleh perusahaan untuk memasarkanjasa dalam kegiatan pembelian/pengguna jasa.

4. Roda Analisis Konsumen

  Peter dan Olson (2002:22) menyatakan bahwa dalam menganalisis konsumen dapat digunakan roda analisis konsumen yang terdiri dari 3 (tiga)elemen yaitu : 1. Afeksi dan Kognisi KonsumenAfeksi dan kognisi mengacu pada 2 (dua) tipe tanggapan internal psikologis yang dimiliki konsumen terhadap rangsangan lingkungan dankejadian yang berlangsung.

5. Proses Pengambilan Keputusan Pembelian

  Seseorang wanita yang membeli pasta gigi merek yang sudah biasa akan mengenalikebutuhan dan langsung kepada keputusan pembelian, melompati pencarian informasi dan evaluasi. Kebanyakan model dari proses evaluasi konsumen sekarang bersifat kognitif, yaitu merekamemandang konsumen sebagai pembentuk penilaian terhadap produk terutama berdasarkan pertimbangan yang sadar dan rasional.

6. Definisi Lokasi dan Pelayanan

a. Lokasi

  Lokasi dalam pelayanan merupakan gabungan antara lokasi dan keputusan atas saluran distribusi, dalam hal ini berhubungan dengan bagaimana carapenyampaian jasa kepada konsumen dan dimana lokasi yang strategis. Pada jasa pengirimanbarang misalnya, bila pasar menginginkan yang cepat dan tepat waktu, apalagi dengan sifat barang yang tidak tahan lama, maka lokasi yang dipilihharus strategis, misalnya dekat dengan pelabuhan atau tempat lain yang mempunyai kemudahan untuk akses transportasi dan channel yang dippilihsebaiknya direct sales supaya dapat terkontrol (Lupiyoadi, 2001 : 61-62).

b. Pelayanan

  Menurut(Santoso, 2005) pelayanan yang baik adalah menyadari dan memberikan apa yang diinginkan pelanggan yang ditunjukkan dengan cara pemberian kualitas yanglebih baik dari rata-rata kepada pelanggan. Harga yang sangat kompetitif dan pelayanan yang lebih cepat dari pada yang lain sehingga pelanggan merasa puasdengan apa yang telah kita berikan.

3. Kepuasan Nasabah

  Kepuasan merupakan fungsi dari persepsi kesan atau kinerja dan Harapan konsumen dibentuk dan didasarkan oleh beberapa faktor yang di antaranya pengalaman di masa lalu, opini teman dan kerabat, serta informasi danjanji-janji perusahaan dan para pesaing (Kotler, 2002) sedangkan loyalitas konsumen adalah seberapa besar konsumen akan membeli lagi produk/jasa bank. Pengalaman konsumen terhadap suatu produk atau jasa, baik harga maupun karakteristik fisiknya dapat mempengaruhi harapan konsumen mengenai kinerjayang seharusnya (aktual) lalu jika suatu produk mempunyai harga yang tinggi atau produk tersebut pernah memiliki kinerja yang baik pada masa lalu makakonsumen dapat berharap bahwa produk tersebut memiliki standar kerja yang tinggi.

2.7 Mempertahankan Konsumen

  Menurut (Harris, 2002) cara yang dapat ditempuh suatu perusahaan untuk memelihara konsumennya adalah dengan menyusun dan menjalankan strategi-strategi pemasaran yang kreatif, hal ini dilakukan agar konsumen merasa puas dan tidak lari ke warnet lain. Visi dan Misi Warung Internet N’dut’s Visi Warung Internet N’dut’s adalah :Membuka warung internet yang aman, nyaman, dan kondusifMisi Warung Internet N’dut’s adalah :Memberikan pelayanan dalam dunia internet dan pelayanan perbaikan komputer (service) C.

D. Struktur Organisasi Pemilik karyawan Teknisi

Gambar 3.1 Struktur Organisasi Warung Internet N’duts Job Description:

1. Pemilik

  a. Bertanggung Jawab melihat keadaan warung internet yang berjalan b.

2. Karyawan

  Bertanggung Jawab menjaga dan melayani pelanggan b. Menerima pembayaran dari jasa penggunaan warung internet c.

d. Mengisi pulsa jika ada yang membutuhkan

3. Teknisi

  Bertanggung Jawab terhadap segala kerusakan komputer di warung internetb. Mengontrol dan memperbaiki jika jaringan komputer rusak.

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Analisis Deskriptif

  PelayananWarung Internet N’dut berusaha memberikan pelayanan yang baik kepada para pelanggan yang baru pertama kali dan yang sudah lama berlangganan. Disamping itu karyawan Warung Internet N’dut juga selalu menjaga hubungan baik dengan para pelanggan agar kerja sama diantara pelanggan dengan karyawanselalu terjalin dengan baik.

B. Analisis Statistk

1. Kuesioner

2. Pengolahan Data

  b) Pada pertanyaan 2 (Lokasi N’dut net aman) sebanyak 48 orang atau sebesar 53.93% yang menjawab Sangat Setuju, 35 orang atau sebesar39.33% yang menjawab Setuju, 3 orang atau sebesar 3.37% yang menjawab Kurang Setuju, 3 orang atau sebesar 3.37% yang menjawabTidak Setuju dan 0% yang menjawab Sangat Tidak Setuju. b) Pada pertanyaan 2 (Loading N’dut net cepat) sebanyak 28 orang atau sebesar 31.46% yang menjawab Sangat Setuju, 52 orang atau sebanyak58.43% yang menjawab Setuju, 7 orang atau sebesar 7.87% yang menjawab Kurang Setuju, 2 orang atau besesar 2.24% yang menjawabTidak Setuju dan 0% yang menjawab Sangat Tidak Setuju.

C. Uji Validitas dan Reliabilitas

  Penulis mendapatkan hasil penelitian yang maksimal maka sudah semestinya rangkaian penelitian yang dilakukan harus baik. Oeh karena itu, sebelum data-dataakan diolah sebaiknya diuji terlebih dahulu menggunakan kuesioner agar dapat mengukur hal-hal yang dapat dijadikan data yang valid dalam penelitian.

1. Uji Validitas

  Pengujian validitas dari penelitian ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi software SPSS 15.00, maka kriteria pengambilan keputusan sebagaiberikut:Jika r positif atau r > r maka butir pertanyaan valid hitung tabel hitung − − Jika negatif atau < maka butir pertanyaan tidak valid r r r hitung tabel− hitung − Butir pertanyaan yang tidak valid akan gugur sedangkan butir pertanyaan yang valid dinyatakan layak dijadikan kuesioner. Pada prasurvei, kuesioner yang berisikan 9 pertanyaan yang menyangkut variabel lokasi, variabel pelayanan dan keputusan konsumen yang diberikan kepadapelanggan N’dut net sebanyak 25 orang.

D. Uji Asumsi klasik

1. Uji Normalitas

  Analisis Grafik Menurut Sarwono (2005) dasar pengambilan keputusan untuk UjiNormalitas sebagai berikut:1) Jika data menyebar disekitar garis diagonal dan megikuti arah garis diagonal atau grafik histogramnya menunjukkan pola distribusi normalmaka model regresi memenuhi asumsi normalitas.2) Jika data menyebar jauh dari diagonal dan/atau tidak mengikuti arah garis diagonal atau grafik histogram tidak menunjukkan pola distribusinormal, maka model regresi tidak memnuhi asumsi normalitas. Gambar 4.1Grafik Normal P-Plot Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual0.81.0 Dependent Variable: Keputusanb ro P0.6 mu C d te0.4 ecxp E0.00.20.00.20.40.60.81.0 Observed Cum Prob Sumber: Pengolahaan Data SPSS Versi 15.00 (2010) Gambar 4.1 Grafik Normal P-Plot dapat dilihat bahwa data menyebar disekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal, jadi dapat disimpulkan bahwa data residual berdistribusi normal maka model regresi memenuhi asumsi normalitas.

2. Uji Multikolinieritas

  Uji multikolinieritas diperlukan untuk mengetahui ada tidaknya variabel independent yang memiliki kemiripan dengan variabel independen laindalam suatu model. Deteksi multikolinieritas pada suatu model dapat dilihat dari nilai Variance Inflation Factor (VIF) tidak lebih dari 10 dan nilai Tolerance tidak kurang dari 0,1 maka model terbebas dari multikolinieritas.

3. Uji Heteroskedastisitas

  Cara memprediksi ada tidaknya heteroskedastisitas pada suatu model dapat dilihat dari pola gambar Scatterplot yang menyatakan model regresi linierberganda tidak terdapat heteroskedastisitas, jika: a. Titik data menyebar di atas dan tidak di bawah atau disekitar angka 0.

4. Uji Autokorelasi

  Autokorelasi dalam suatu model bertujuan untuk mengatuhui ada tidaknya korelasi antara variabel pengganggu pada periode tertentu dengan variabelpengganggu periode sebelumnya. Error Beta 1 (Constant) .034 2.040 .017 .987Lokasi .014 .106 .016 .128 .898 Pelayanan .010 .085 .014 .120 .905Auto .065 .109 .065 .595 .553 a Dependent Variable: Unstandardized Residual Sumber : Pengolahan Data SPSS Versi 15.00 (2010) Tabel 4.11 dapat dilihat bahwa kosfisien parameter untuk variable Auto (Lag) menunjukkan probabilitas signifikan 0,553 (di atas 0,05) berarti data tidak terkena autokorelasi.

E. Analisis Regres Linier Berganda

  Variabel lokasi mempunyai pengaruh yang positif terhadap keputusan nasabah mengunakan jasa Warung internet N’dut dengan koefisienmenunjukkan sebesar 0,424 yang berarti apabila lokasi meningkat sebesar1% dengan menganggap faktor lain tetap maka akan dapat meningkatkan keputusan konsumen menggunakan jasa asuransi akan meningkat sebesar0,424% 3. Variabel pelayanan mempunyai pengaruh yang positif terhadap keputusan nasabah menggunakan jasa Warung internet N’dut dengan koefisienmenunjukkan 0,189.

F. Pengujian Hipotesis

1. Uji-t (Uji Parsial)

  Variabel lokasi memiliki t-hitung sebesar 4.981 dan nilai sigifikan sebesar0,003, maka dapat disimpulkan bahwa variabel lokasi berpengaruh terhadap keputusan pelanggan untuk menggunakan jasa Warung internet N’dut karena nilai signifikannya di bawah 0,05. Hal ini disebabkan karena pelayanan yang diberikan Warung internet N’dut Warung internet N’dut kepadapelanggannya sangat baik dan ini dapat dibuktikan dengan pelanggan dapat pelayanan yang cepat dari karyawan Warung internet N’dut,karyawan dalam melayani pelanggan-pelanggannya sangat ramah dan sopan, karwayan cepat tanggap dalam melayani pelanggannya dan Warunginternet N’dut menyediakan fasilitas yang memberikan rasa nyaman bagi pelanggan.

2. Uji-F (Uji Serentak)

  Artinya variabel lokasi dan pelayanan secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pelanggan untuk menggunakan jasa Warunginternet N’dut. Pelayanan yang diberikan karyawan juga sangat cepat, ramah, sopan dan menyediakan fasilitas yang nyaman bagi pelanggan Dengan pelayanan yang baikmaka akan menarik minat pelanggan dalam mengambil keputusan untuk menggunakan jasa Warung internet N’dut.

3. Uji Determinan

  Hal ini berati, model yang digunakan semakin kuat untuk menerangkan pengaruh variabelindependen yang diterili terhadap variabel dependen. Adjusted R Square sebesar 0,503 berarti 50% faktor yang mempengaruhi pelanggan untuk menngunakan jasa Warung internet N’dut dapatdijelaskan oleh lokasi dan pelayanan, sedangkan sisanya 50% (100%- 50%) dapat dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka peneliti mengambil

  Variabel faktor lokasi (X ) berpengaruh positif dan signifikan dan merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi keputusanpelanggan untuk menggunakan jasa Warung internet N’dut. Variabel faktor pelayanan (X ) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan jasa Warung internet N’dut.

B. Saran

  Faktor lokasi berpengaruh positif dan signifikan dan faktor yang paling dominan mempengaruhi keputusan pelanggan untuk menggunakan jasaWarung internet N’dut, maka disarankan agar tetap mempertahankan karena banyak diminati oleh pelanggan. Faktor pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah untuk menggunakan jasa Warung internet N’dut, maka disarankanagar tetap mempertahankan pelayanan yang memberikan kemudahan kepada pelanggan yaitu membantu pelanggan apabila mengalami kendaladalam pengoperasian internet.

Pengaruh Lokasi dan Pelayanan Terhadap Minat Konsumen Menggunakan Warung Internet di N’duts Net Karya Jaya Medan 23.60 1.12 Total Wanita SMU SARJANA Analisis Deskriptif Analisis Regres Linier Berganda Analisis Regresi Linear Berganda Pengujian hipotesis sebagai berikut : 1 Uji-t uji parsial Bauran Pemasaran marketing mix Defenisi Operasional Variabel Pengukuran Variabel LATAR BELAKANG MASALAH PENDAHULUAN Pengerian Pemasaran Jasa Pengertian Pemasaran dan Pemasaran Jasa 1. Pengertian Pemasaran Perumusan Masalah Kerangka Konseptual Hipotesis Tujuan dan Manfaat Penelitian Uji-F Uji Serentak Pengujian Hipotesis 1. Uji-t Uji Parsial Uji Multikolinieritas Uji Autokorelasi Uji Validitas Uji Reliabilitas Tabel 4.8
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Pengaruh Lokasi dan Pelayanan Terhadap Minat..

Gratis

Feedback