Pengaruh Perilaku Pekerja terhadap Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Bagian Produksi PT. Gold Coin Indonesia Tahun 2010

Gratis

20
84
135
2 years ago
Preview
Full text

THE INFLUENCE OF WORKERS' BEHAVIOR ON THEIMPLEMENTATION OF OCCUPATIONAL SAFETY AND HEALTH MANAGEMENT IN THE PRODUCTION SECTION OF PT. GOLD COIN

  GOLD COIN INDONESIA TAHUN 2010 TESISDengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruantinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yangsecara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka. Gold Coin Indonesia terlihat bahwa banyak perilaku pekerja yang tergolong tindakan tidak aman seperti tidakmenggunakan alat pelindung diri yang telah disediakan perusahaan pada saat sedang bekerja dan tidak mematuhi rambu-rambu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)yang dipasang di lingkungan kerja.

RIWAYAT HIDUP

  Anak dari Bapak Zulfikar dan Ibu Hasriani Husein. Memulai pendidikan di SDN-3 Bireuen, Aceh Utara, dan lulus tahun 1994, melanjutkan pendidikan di SMPN-1 Bireuen, Aceh Utara, dan lulus tahun 1997.

4.10 Jumlah Kecelakaan Akibat Kerja dan Jumlah Kompensasi Periode 2001-2006…………………………………………………………

  Gold Coin Indonesia terlihat bahwa banyak perilaku pekerja yang tergolong tindakan tidak aman seperti tidakmenggunakan alat pelindung diri yang telah disediakan perusahaan pada saat sedang bekerja dan tidak mematuhi rambu-rambu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)yang dipasang di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku pekerja (pengetahuan, sikap, dan tindakan) terhadap penerapan manajemen keselamatan dankesehatan kerja di bagian produksi PT.

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

  Komitmen ini dibuktikan dengan adanya kebijakan (pernyataan tertulis yang ditandatangani olehpengusaha); (1) untuk menciptakan tempat kerja yang aman (safe), (2) mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja, (3) meningkatkan efisiensi danproduktivitas kerja, dan (4) memenuhi peraturan yang berlaku. Pelaksanaan manajemen K3 adalah salah satu bentuk upaya yang ditujukan untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaranlingkungan, sehingga dapat mengurangi dan bebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja(Depkes RI, 2002).

a. Sebagai bahan masukan bagi pihak manajemen perusahaan akan pentingnya perilaku pekerja terhadap penerapan MK3 secara optimal

b. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat dijadikan informasi dan pengembangan untuk penelitian sejenis secara berkelanjutan

  c. Bagi penulis, penelitian ini dapat menambah wawasan pengetahuan serta sebagai studi perbandingan antara teori dengan kenyataan yang terjadi diperusahaan.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Perilaku

2.1.1 Definisi perilaku

  Hal ini berarti bahwa perilakubaru terjadi apabila ada sesuatu yang diperlukan untuk menimbulkan reaksi yakni yang disebut rangsangan, dengan demikian suatu rangsangan tertentu akanmenghasilkan reaksi perilaku tertentu (Notoatmodjo, 1997). Kwick (1994) dalam Notoatmodjo (1997) menyatakan perilaku adalah tindakan atau perbuatan suatu organisme yang dapat diamati bahkan dapat dipelajari.

a. Perilaku itu kasat mata tapi penyebabnya mungkin tidak dapat diamati secara langsung

  Ada perilaku yang sederhana seperti refleks tetapi ada juga yang melibatkan proses- proses mental fisiologis yang lebih tinggi. Salah satu klasifikasi yang dikenal adalah kognitif, afektif dan psikomotorik masing-masingmerujuk pada sifat rasional, emosional dan gerakan fisik dalam berfikir.

2.1.2 Domain perilaku

  Termasuk kedalam pengetahuan masyarakat dalam mengingat kembali suatu yang spesifik dari seluruh bahan yang dipelajari atau rangsangan yang diterima. Memahami, diartikan sebagai suatu kemampuan untuk menjelaskan secara benar tentang obyek yang diketahui dan dapat mempraktekkan materi tersebut secarabenar.

2. Sikap (domain afektif)

  Sikap belum merupakan suatu tindakan atau aktivitas, akan tetapi merupakan predisposisi tindakan suatau perilaku, sikap masih merupakanreaksi tertutup bukan merupakan reaksi terbuka atau tingkah laku yang terbuka. Bertanggung jawab atas segala sesuatu yang telah dipilihnya dengan segala risiko merupakan sikap yang paling tinggi.

3. Tindakan (domain psikomotor)

  Suatu sikap yang belum otomatis terwujud dalam suatu tindakan, untuk mewujudkan sikap menjadi suatu perbuatan nyata diperlukan faktor pendukung atausuatu kondisi yang memungkinkan antara lain adalah fasilitas. Respon terpimpin, diartikan dapat melakukan sesuatu sesuai dengan urutan yang benar dan sesuai dengan contoh adalah merupakan indikator praktik tingkat II.

2.1.3 Teori perilaku

  2.2 Definisi MK3Manajemen adalah suatu proses kegiatan yang terdiri atas perencanaan (planning), pengorganisasi (organizing), pelaksanaan (actuating), pengawasan (controlling) dan tindak lanjut yang dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan menggunakan manusia dan sumber daya yang ada. Tingkat buta huruf yang tinggi dan pelatihan yangkurang memadai mengenai metode keselamatan kerja mengakibatkan tingginya angka kematian yang terjadi karena kebakaran dan pemakaian zat-zat berbahaya yangmengakibatkan penderitaan dan penyakit yang tak terungkap termasuk kanker, penyakit jantung dan stroke (Dodi, 2006).

ASEAN OSHNET

  Biaya dari kecelakaan kerja berkaitan dengan kehilangan waktu kerja, kerugian pada mesin, kerusakan peralatan dan aset lainnya, kerugian pada materialdan inventaris lainnya, kehilangan jam kerja, premi asuransi dan pembayarannya, kehilangan pendapatan akibat tidak produktif lagi untuk bekerja (Sutjana, 2006) . Di era globalisasi dan pasar bebas Asean Free Trade Ageement (AFTA) danWorld Trade Organization (WTO) serta Asia Pacific Ecomoic Community (APEC)yang akan berlaku tahun 2020, dan untuk memenangkan persaingan bebas ternyata kesehatan dan keselamatan kerja juga menjadi salah satu persyaratan yang harusdipenuhi oleh industri di Indonesia dengan dicantumkannya persyaratan aspek K3 di dalam Standar ISO 9000:2000, (Wirahadikusumah, 2005).

2.5 Program K3

2.5.1 Pengertian keselamatan kerja

  Kesimpulannya keselamatan kerja adalah upaya manusia untuk menciptakan keselamatan dalam suatu proses kerja yang bertujuan melindungi tenaga kerja atashak keselamatannya dalam melakukan pekerjaan untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produktivitas nasional, menjamin keselamatan setiap orang lain yang berada di tempat kerja, dan sumber produksi dipelihara dan dipergunakan secara aman dan efisien (Simanjuntak, 1994). Sumber bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang berada di tempat kerja harusdikendalikan melalui penerapan syarat-syarat keselamatan kerja sejak tahap perencanaan, proses produksi, pemeliharaan, pengangkutan, peredaran, perdagangan,pemasaran, pemakaian, penyimpanan, pembongkaran dan pemusnahan bahan, barang produk teknis dan alat produksi yang mendukung dan dapat menimbulkan bahaya dankecelakaan.

2.5.2 Pengertian kesehatan kerja

  Penyakit yang mungkin timbul juga termasuk kelainan pendengaran akibat kebisingan kegiatan konstruksi, serta kelainan otot, tulang dan persendian yang sering terjadi pada pekerjakonstruksi yang terlibat dalam proses pengangkutan material berbobot dan berulang, dan penggunaan peralatan konstruksi yang kurang ergonomis. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan Kerja Pasal 23, menyebutkan upaya kesehatan kerja wajib diselenggarakan pada setiap tempat kerja,khususnya tempat kerja yang mempunyai risiko bahaya kesehatan yang besar bagi pekerja agar dapat bekerja secara sehat tanpa membahayakan diri sendiri danmasyarakat sekelilingnya, untuk memperoleh produktivitas kerja yang optimal, sejalan dengan program perlindungan tenaga kerja.

2.5.3 Keselamatan dan kesehatan kerja

  Tujuan K3 adalah mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, sejahtera sehingga akan tercapai suasana lingkungan kerja yang aman, sehat dan nyaman, mencapai tenaga kerja yang sehat fisik, sosial, dan bebas kecelakaan, peningkatan produktivitas dan efisien perusahaan, peningkatan kesejahteraan masyarakat tenagakerja. Selain itu, pada pasal 86, paragraf 5 keselamatan dan kesehatan kerja, bab x undang- undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan antara lain menyatakan bahwasetiap pekerja mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas K3; untuk melindungi keselamatan pekerja guna mewujudkan produktivitas kerja yang optimaldiselenggarakan upaya k3, dan perlindungan sebagaimana dimaksud dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2.6 Landasan Teori Setiap ancaman terhadap keselamatan dan kesehatan kerja harus dicegah

  Pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja pada dasarnya merupakan tanggung jawab para manajemen yang wajib memelihara kondisi kerjayang selamat sesuai dengan ketentuan pabrik (Silalahi, 1991). Tujuan dan sasaran yang termuat dalam SMK3 adalah menciptakan suatu sistem keselamatan dan kesehatan kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenagakerja, kondisi dan lingkungan kerja dalam rangka mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang aman,efisien dan produktif (Permenaker No.05/Men/1996).

2.7 Kerangka Konsep Penelitian 1

  Perilaku pekerja akan mempengaruhi penerapan manajemen kesehatan dan keselamatan kerja di PT. Perilaku pekerja meliputi 3 aspekyaitu pengetahuan, sikap dan tindakan.

BAB 3 METODE PENELITIAN

  3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian 3.2.1 Lokasi penelitian Penelitian dilakukan di PT. Gold Coin Indonesia yang berlokasi di Jalan P.

3.3 Populasi dan Sampel .1 Populasi

  Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pekerja bagian produksi PT. Gold Coin Indonesia yang berjumlah 48 orang.

3.3.2 Sampel

  3.4 Metode Pengumpulan DataData primer dalam penelitian ini diperoleh dengan cara melakukan wawancaran yang menggunakan kuisioner sebagai pedoman. Data sekunder dalam penelitian ini berupa daftar nama pekerja, masa kerja, program K3, profil perusahaan dan data-data lain yang diperlukan untuk menunjangpenelitian.

3.5.1 Variabel

a. Variabel bebas yaitu perilaku pekerja yang meliputi pengetahuan, sikap dan tindakan pekerja

b. Variabel terikat yaitu penerapan MK3

3.5.2 Definisi operasional

  Perilaku pekerja Adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan upaya atau kegiatan pekerjabagaian produksi di PT. Gold Coin Indonesia dalam memelihara dan meningkatkan kesehatan dan keselamatannya dalam bekerja 2.

3.6 Metode Pengukuran

3.6.1 Pengukuran variabel independen

  Penilaian variabel pengetahuan dinyatakan dalam bentuk skala pengukuran ordinal dengan tiga kategori pengukuran yaitu (Pratomo dan Sudarti, 1986):3 = sangat tahu, ukuran subjektif hasil penilaian menurut pengetahuan pekerja tentang upaya memelihara dan meningkatkan K3 dalam bekerja. Penilaian variabel tindakan dinyatakan dalam bentuk skala pengukuran nominal dengan dua kategori pengukuran yaitu (Pratomo dan Sudarti, 1986) :2 = benar, ukuran objektif hasil penilaian berdasarkan obeservasi penulis tentang tindakan pekerja dalam memelihara dan meningkatkan K3 dalam bekerja.

3.6.2 Pengukuran variabel dependen

  Penilaian variabel penerapan MK3 dengan dua kategori pengukuran yaitu: 2 = Baik, ukuran objektif hasil penilaian menurut evaluasi pekerja yangmenggambarkan penerapan MK3 yang baik. 1 = Tidak Baik, ukuran objektif hasil penilaian menurut evaluasi pekerja yang menggambarkan penerapan MK3 yang tidak baik.

3.6.3 Uji validitas dan reliabilitas Pengukuran data dalam penelitian ini dengan menggunakan kuesioner

  Uji validitas yang digunakan adalah teknik korelasi Product Moment oleh Pearson dengan mengetahui nilaitotal setiap item pada analisis reliabilitas yang tercantum pada nilai correlationcorrected item. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukan bahwa secara keseluruhan pertanyaan dikatakan valid, karena nilai hasil pengujian pada corrected item-totalCorrelation menunjukkan bahwa nilai yaitu r-Hitung diatas nilai r-Tabel dan semuapertanyaan dikatakan reliabel karena nilai Alpha Cronbach yang diperoleh lebih besar dari r-Tabel (Nilai r-Tabel 0,404).

3.7 Metode Analisis Data

  Analisis data yang digunakan adalah analisis multivariat. Analisis ini dilakukan untuk melihat pengaruh antar dua variabel atau lebih, yaitu variabel bebasdan variabel luar secara bersama-sama terhadap variabel terikat.

1 X + β

2 X 2 + β 3 X 3 + eKeterangan : Z = Penerapan SMK3a = Konstanta X 2 = Sikap X 3 = Tindakan e = error (galat)1 , 2 , 3 = Koefisien estimasi mode β β βAlasan pemilihan analisis regresi logistik ganda, disebabkan variabel independennya kategorik dan variabel dependennnya kategorik yang terdiri dari duakelompok yaitu tidak baik dan baik.

BAB 4 HASIL PENELITIAN

4.1 Deskripsi Lokasi Penelitian

  Gold Coin Indonesia merupakan perusahaan swasta PMA (Penanaman Modal Asing) yang bergerak di industri pakan ternak untuk ayam, bebek, burungpuyuh, ikan, babi. Gold Coin Indonesia menerapkan 4 kebijakan untuk menjamin mutu keamanan produk pakan ternak yaitu (1) Produk dengan kualitas yang baik dan aman sesuaidengan tujuan penggunaannya, (2) Pekerjaan dan pengiriman produk/proses yang sesuai dengan waktu yang disepakati, (3) Produk dengan kualitas yang mampumemenuhi persyaratan pelanggan pada segmen pasar yang luas, dan (4) Pengembangan dan peningkatan kualitas sistem.

4.2 Distribusi Frekuensi Perilaku Pekerja

  menjelaskan bahwa penilaian terbesar pekerja untuk variabel tindakan sebesar 91,7 % menilai dengan kategori benar tentang memanfaatkan 921 43,8 27 56,3 48 (100%) Tabel 4.4. menjelaskan bahwa pekerja menilai dengan kategori tahu sebesar 50% dan 50% dengan kategori sangat tahu untuk variabel pengetahuan, 79,2 % pekerja menilai dengan kategori setuju untuk variabel sikap, dan 52,1 % pekerja menilai dengan kategori benar untuk variabel tindakan.

4.3 Distribusi Penerapan MK3

  4.4 Gambaran Hubungan Perilaku Pekerja terhadap Penerapan MK3Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang bermakna antara perilaku pekerja dengan penerapan MK3 dilakukan dengan menggunakan uji Crosstabs (tabulasi silang) untuk menunjukan suatu distribusi bersama dan uji Chi Square dengan alasan variabel independennya kategorik dan variabel dependennya jugakategorik. Hal ini menunjukan secara statistik bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara variabel perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan)terhadap penerapan MK3 (P < 0,05).value 4.5 Gambaran Pengaruh Perilaku Pekerja terhadap Penerapan MK3Uji regresi logistik ganda (multiple logistic regression) digunakan untuk mencari faktor yang paling berpengaruh terhadap penerapan MK3 di bagian produksi PT.

BAB 5 PEMBAHASAN

  05/MEN/1996 bahwa “ Setiap perusahaanyang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak seratus orang atau lebih dan atau mengandung potensi bahaya yang ditimbulkan oleh karakteristik proses atau bahanproduksi yang dapat mengakibatkan kecelakaan kerja seperti peledakan, kebakaran, pencemaran dan penyakit akibat kerja wajib menerapkan sistem manajemen K3”. Tujuan dan sasaran yang termuat dalam SMK3 adalah menciptakan suatu sistem keselamatan dan kesehatan kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenagakerja, kondisi dan lingkungan kerja dalam rangka mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang aman,efisien dan produktif (Permenaker No.05/Men/1996).

5.2 Hubungan Pengetahuan dengan Penerapan MK3

  Kemampuan pekerja untuk mengendalikan bahaya kecelakaan dan penyakit akibat kerja di bagian produksi memungkinkan para pekerjamenciptakan sendiri suasanan yang aman dan nyaman dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 62,5% pekerja sangat tahu prosedurmenggunakan APD secara benar (pernyataan nomor 8), sebanyak 29,2% pekerja tahu cara kerja dan posisi kerja yang baik dapat mengurangi kelelahan (pernyataan nomor13), dan sebanyak 35,4% pekerja sangat tahu cara kerja dan posisi kerja yang salah dapat menyebabkan keluhan/gangguan nyeri otot dan kelelahan fisik (pernyataan nomor 14).

5.3 Hubungan Sikap dengan Penerapan MK3

  Menurut Hartati (2006), para pekerja ada yang lalai dan ada yang dengan sengaja tidak mematuhi peraturan K3 yang telah ditetapkan oleh manajemen. Hasil penelitian menunjukkan frekuensi terbesar untuk sikap sebesar 85,4 %menilai dengan kategori setuju tentang pelayanan kesehatan yang disediakan sudah baik (pernyataan nomor 23) dan 85,4% menilai dengan kategori sangat setuju tentangpenggunaan APD untuk kepentingan kesehatan dan keselamatan pekerja (pernyataan nomor 24).

5.4 Hubungan Tindakan dengan Penerapan MK3

  Hasil penelitian ini sesuai dengan Pusat K3 (2003) yang menyatakan bahwa kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja di kalangan pekerja bagian produksimenunjukan kecendrungan peningkatan prevalensi, penyebab utamanya adalah kurangnya kesadaran pekerja, kualitas dan ketrampilan pekerja kurang memadai. Tresnaningsih (2007) menyatakan tidak mungkin menghilangkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja hanya dengan mengurangi keadaan yang kurangaman, karena pelaku kecelakaan kerja adalah manusia.

5.5 Pengaruh Perilaku Pekerja terhadap Penerapan MK3

  Unsafe behavior merupakan perilaku pekerja yang mengarah pada terjadinya kecelakaan kerja seperti tidak menggunakan APD (Alat Pelindung Diri)dan penggunaan peralatan yang tidak standar. Perilaku manusia itu didorong oleh motif tertentusehingga manusia berperilaku (Notoatmojo, 2003) Hasil uji statistik dengan menggunakan regresi logistik berganda pada derajat kepercayaan 95% menunjukan ada pengaruh yang bermakna antara perilaku pekerjaterhadap penerapan MK3 (P value < 0,05) di PT.

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

  Gold Coin Indonesia hendaknya dapat meningkatkan pengetahuan pekerja mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) denganmemberikan pelatihan dan promosi K3 kepada seluruh pekerja dengan harapan b. Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan menambah variabel penelitian lima prinsip SMK3 secara komprehensif sehingga dapat diidentifikasi implementasiSMK3, dan dapat dibandingkan dengan beberapa perusahaan guna memperoleh khazanah penelitian dengan perbedaan karakteristik organisasi perusahaan.

DAFTAR PUSTAKA

  Pengaruh Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Jakarta : PT Pustaka Binaman Pressindo.

05/ Men/1996 di PT. Kertas Leces (persero) terhadap Kinerja Pegawai

  Peraturan Departmen Tenaga Kerja dan Transmigrasi No: PER.05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Kebijakan dan Kondisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja diIndonesia (Policy and Condition of Occupational Safety and Health in Indonesia); ILO-Jakarta; 2007.

I. Data Karakteristik Responden

  Umur : a. Pendidikan : a.

II. Pertanyaan Penelitian

A. Variabel Bebas (Prilaku Pekerja)

1. Pengetahuan Sangat Tidak No Pernyataan

Tahu Tahu TahuPenerapan MK3 dapat mencegah dan mengurangi 1 kecelakaan kerjaPenerapan MK3 dapat mencegah dan mengurangi 2 penyakit akibat kerjaStandar operasi prosedur kerja yang telah ditetapkan 3 Arti dari setiap pelabelan yang dibuat untuk bahan- 4 bahan berbahaya (B3)Mengetahui Material Safety Data Sheet (MSDS) setiap 5 bahan-bahan kimia yang digunakanKelengkapan isi kotak P3K sangat penting 6 Fasilitas ruang P3K sangat penting 7 Prosedur menggunakan APD secara benar 8 Pentingnya pencahayaan di tempat kerja 9 Pentingnya ventilasi (sirkulasi udara) yang baik 10 ditempat kerjaKebisingan mesin dapat menyebabkan tuli permanen 11 Banyaknya debu di tempat kerja dapat mengganggu 12 fungsi paruCara kerja dan posisi kerja yang baik dapat mengurangi 13 kelelahan Cara kerja dan posisi kerja yang salah dapat menyebabkan keluhan/gangguan nyeri otot dan14 kelelahan fisik Adanya jalur evakuasi jika terjadi kondisi darurat 15 Adanya pemeriksaan kesehatan awal dan berkala 16 Potensi bahaya dari setiap alat, bahan dan mesin yang 17 digunakan pada saat bekerjaAdanya tim P3K yang bertugas untuk menangani 18 pertolongan pertama pada saat terjadi kecelakaanArti dari setiap rambu-rambu keselamatan yang 19 dipasang ditempat kerjaPoster2 K3 dan rambu-rambu K3 (safety sign) di lingkungan kerja membantu mengingatkan pekerja 20 untuk bekerja secara amanAdanya pemantauan/pengujian lingkungan kerja yang dilakukan secara berkala (pengujian kualitas mesin, alat 21 dan bahan, kualitas udara)Suasana dan hubungan kerja yang dibangun di tempat 22 kerja sangat kondusif untuk bekerja 23 Pelayanan kesehatan yang disediakan sudah baik Penggunaan APD untuk kepentingan kesehatan dan24 keselamatan pekerja 25 Adanya organisasi P2K3 Sangat Tidak No PernyataanSetuju Setuju Setuju Penerapan MK3 dapat mencegah dan mengurangi 1 kecelakaan kerjaPenerapan MK3 dapat mencegah dan mengurangi 2 penyakit akibat kerjaBekerja sesuai dengan Standar operasi prosedur kerja 3 yang telah ditetapkanAdanya pelabelan yang dibuat untuk setiap bahan- 4 bahan berbahaya (B3)Adanya Material Safety Data Sheet (MSDS) setiap 5 bahan-bahan kimia yang digunakan 6 Fasilitas isi kotak P3K sangat lengkap 7 Fasilitas ruang P3K sudah baik Bekerja menggunakan APD secara benar sesuai8 prosedur 9 Pencahayaan di tempat kerja sudah cukup memadai 10 Ventilasi (sirkulasi udara) di tempat kerja bagus Kebisingan di tempat kerja sudah dikendalikan dengan11 alat pelindung telinga Potensi bahaya debu di tempat kerja sudah 12 dikendalikan dengan adanya maskerCara kerja dan posisi kerja yang baik dapat 13 mengurangi kelelahanCara kerja dan posisi kerja yang salah dapat 14 menimbulkan keluhan nyeri otot dan kelelahan fisikJalur evakuasi jika terjadi kondisi darurat sangat 15 penting diketahui oleh pekerjaAdanya pemeriksaan kesehatan pekerja awal dan 16 secara berkala setiap tahunAdanya potensi bahaya dari setiap alat, bahan dan 17 mesin yang digunakan pada saat bekerjaTim P3K yang bertugas untuk menangani pertolongan 18 pertama pada saat terjadi kecelakaan dalam Poster2 K3 dan rambu-rambu K3 (safety sign) di 20 lingkungan kerja membantu mengingatkan pekerjauntuk bekerja secara aman Adanya pemantauan/pengujian lingkungan kerja yang 21 dilakukan secara berkala (pengujian kualitas mesin, alat dan bahan, kualitas udara)Suasana dan hubungan kerja yang dibangun di tempat 22 kerja sangat kondusif untuk bekerja 23 Pelayanan kesehatan yang disediakan sudah baik Penggunaan APD untuk kepentingan kesehatan dan24 keselamatan pekerja 25 Adanya organisasi P2K3PEDOMAN OBSERVASI TINDAKAN PEKERJA No Pernyataan Ya Tidak 1 Bekerja selalu menggunakan APD 2 Tenaga kerja menjalankan peraturan K3 yang telah ditetapkan 3 Tenaga kerja menggunakan fasilitas kotak P3K 4 Bekerja sesuai SOP yang telah ditetapkan 5 Memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang disediakan 6 Memperhatikan safety sign dalam bekerja 7 Cara kerja dan posisi kerja sudah ergonomis 8 Memperhatikan MSDS setiap bahan kimia yang digunakan Memperhatikan pelabelan setiap bahan-bahan berbahaya yang9 digunakan Memelihara APD yang telah disediakan perusahaan dengan 10 baik

B. Variabel Terikat (Penerapan MK3) Tidak No Pernyataan

Baik BaikPenyediaan personil yang memiliki kompetensi dalam 1 melakukan identifikasi, penilaian dan pengendalian potensibahaya di lingkungan kerja 2 Menyelenggarakan pelatihan sesuai kebutuhan program K3 3 Penyediaan dana dan sarana pendukung program K3 4 Tenaga kerja dilibatkan secara aktif dalam setiap program K3Perusahaan memberikan reaksi yang cepat dan tepat terhadap 5kondisi yang menyimpang 6 Informasi K3 terbaru dikomunikasikan ke tenaga kerja 7 Tanggung jawab suvervisor atas kinerja K3 di unit kerjanya Petugas P3K yang menangani pertolongan pertama jika terjadi8 kecelakaan telah mendapatkan pelatihan P3K Petugas penanggulangan kebakaran telah mendapatkan pelatihan 9 fire safetyPekerja selalu diberi arahan tentang bahaya fisik, kimia, 10 ergonomik, biologis dan psikologis yang mungkin dapatmenciderai dan melukai pada saat bekerja Pekerja selalu diberi arahan tentang bagaimana 11 mengindentifikasi bahaya yang mengancam pada saat bekerja dan bagaimana mencegah terjadinya insidenProsedur kerja telah didokumentasikan dan disosialisasikan 12 kepada seluruh pekerjaP rosedur pelaporan informasi yang terkait dengan identifikasi 13sumber bahaya, kinerja K3, kecelakaan kerjaDokumentasi kebijakan, tujuan dan sasaran K3 secara sistematik 14dan peranan, tanggung jawab dan SOP pelaksanaan program K3Petugas yang berkompeten telah mengidentifikasi dan menilai 15 potensi bahaya dan risiko K3 yang berkaitan dengan operasi 16 Prosedur menghadapi keadaan darurat dan bencana alam S osialisasi informasi cara penggunaan bahan, alat dan mesin17 yang digunakan mengenai identifikasi, penilaian dan pengendalian risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Prosedur menghadapi insiden yang meliputi penyediaan fasilitas 18 P3K dengan jumlah yang cukup dan sesuai sampai mendapatkanpertolongan medik, dan proses perawatan lanjutan Prosedur rencana pemulihan keadaan gawat darurat dan 19pemulihan tenaga kerja yang trauma 20 Alat pelindung diri yang berkualitas telah disediakanPekerja diberi arahan tentang bagaimana menggunakan APD 21 secara benar dan memelihara APD sehingga selalu dalam kondisilayak pakai Pengawasan yang dilakukan petugas berwenang untuk menjamin 22 pekerjaan dilaksanakan secara aman dan mengikuti setiapprosedur kerja yang telah ditetapkan Rambu-rambu mengenai keselamatan dan tanda pintu darurat 23telah diapasang dengan jelas Pengujian lingkungan kerja secara berkala (pengujian kualitas 24 bising mesin, kualitas udara di lingkungan kerja, pengujiankualitas pencahayaan) setiap tahun 25 Pemeriksaan kesehatan pekerja secara berkala setiap tahun Lampiran 2 : Hasil Uji Validitas dan Reabilitas Alat Ukur N o Item Pertanyaan Nilai Corrected item-total Correlation Keterangan 1 PengetahuanPertanyaan 1 0,500 Valid Pertanyaan 2 0,411 ValidPertanyaan 3 0,425 Valid Pertanyaan 4 0,458 ValidPertanyaan 5 0,439 Valid Pertanyaan 6 0,514 ValidPertanyaan 7 0,534 Valid Pertanyaan 8 0,560 ValidPertanyaan 9 0,555 Valid Pertanyaan 10 0,466 ValidPertanyaan 11 0,758 Valid Pertanyaan 12 0,473 ValidPertanyaan 13 0,669 Valid Pertanyaan 14 0,410 ValidPertanyaan 15 0,494 Valid Pertanyaan 16 0,439 ValidPertanyaan 17 0,517 Valid Pertanyaan 18 0,619 ValidPertanyaan 19 0,417 Valid Pertanyaan 20 0,427 ValidPertanyaan 21 0,582 Valid Pertanyaan 22 0,617 ValidPertanyaan 23 0,505 Valid Pertanyaan 24 0,435 ValidPertanyaan 25 0,498 ValidNilai Alpha Cronbach 0,633 Reliabel 2 SikapPertanyaan 1 0,437 Valid Pertanyaan 2 0,612 ValidPertanyaan 3 0,412 Valid Pertanyaan 4 0,458 ValidPertanyaan 5 0,439 Valid Pertanyaan 6 0,500 Valid N o Item Pertanyaan Nilai Corrected item-total Correlation KeteranganPertanyaan 7 0,411 Valid Pertanyaan 8 0,510 ValidPertanyaan 9 0,428 Valid Pertanyaan 10 0,432 ValidPertanyaan 11 0,419 Valid Pertanyaan 12 0,491 ValidPertanyaan 13 0,564 Valid Pertanyaan 14 0,622 ValidPertanyaan 15 0,476 Valid Pertanyaan 16 0,491 ValidPertanyaan 17 0,442 Valid Pertanyaan 18 0,418 ValidPertanyaan 19 0,601 Valid Pertanyaan 20 0,421 ValidPertanyaan 21 0,435 Valid Pertanyaan 22 0,468 ValidPertanyaan 23 0,472 Valid Pertanyaan 24 0,418 ValidPertanyaan 25 0,625 ValidNilai Alpha Cronbach 0,621 Reliabel 3 TindakanPertanyaan 1 0,581 Valid Pertanyaan 2 0,472 ValidPertanyaan 3 0,498 Valid Pertanyaan 4 0,447 ValidPertanyaan 5 0,522 Valid Pertanyaan 6 0,436 ValidPertanyaan 7 0,563 Valid Pertanyaan 8 0,613 ValidPertanyaan 9 0,541 Valid Pertanyaan 10 0,605 ValidNilai Alpha Cronbach 0,606 Reliabel 4 Penerapan SMK3Pertanyaan 1 0,478 Valid Pertanyaan 2 0,416 Valid N Item Pertanyaan Nilai Corrected Keterangan oitem-total Correlation Pertanyaan 3 0,416 Valid Pertanyaan 4 0,494 ValidPertanyaan 5 0,492 Valid Pertanyaan 6 0,539 ValidPertanyaan 7 0,417 Valid Pertanyaan 8 0,624 ValidPertanyaan 9 0,610 Valid Pertanyaan 10 0,466 ValidPertanyaan 11 0,421 Valid Pertanyaan 12 0,533 ValidPertanyaan 13 0,572 Valid Pertanyaan 14 0,577 ValidPertanyaan 15 0,432 Valid Pertanyaan 16 0,489 ValidPertanyaan 17 0,493 Valid Pertanyaan 18 0,411 ValidPertanyaan 19 0,452 Valid Pertanyaan 20 0,482 ValidPertanyaan 21 0,491 Valid Pertanyaan 22 0,474 ValidPertanyaan 23 0,430 Valid Pertanyaan 24 0,658 ValidPertanyaan 25 0,644 ValidNilai Alpha Cronbach 0,681 Reliabel 10 S 3 2 3 2 55 26 3 3 2 2 2 3 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 2 3 1 2 3 3 3 3 3 2 1 3 3 2 3 2 58 25 3 1 1 3 1 3 3 1 3 3 1 3 1 1 3 2 3 2 3 61 2 3 2 3 2 3 2 3 2 2 2 3 2 3 3 2 2 2 2 3 1 58 29 2 2 2 2 2 2 2 2 3 27 1 1 2 2 2 2 3 3 1 1 3 1 2 1 2 2 2 2 2 3 3 2 3 2 3 1 50 28 2 2 2 3 2 1 2 1 3 3 2 2 3 2 1 2 2 2 1 3 50 2 2 1 3 3 2 2 3 3 1 52 22 2 21 2 3 3 3 2 2 1 47 20 1 1 2 1 1 2 3 2 3 2 2 2 1 1 3 3 2 3 2 1 2 3 2 1 3 3 2 2 1 1 2 2 2 2 2 1 2 2 2 3 53 3 24 3 2 3 2 2 2 2 1 2 3 2 2 3 3 2 3 2 2 3 3 3 2 1 2 2 2 3 1 2 3 3 2 2 3 3 3 58 23 2 2 2 1 3 3 2 1 2 1 36 1 2 2 1 3 2 2 1 2 2 2 2 46 2 2 1 3 1 2 2 3 1 3 3 1 2 1 1 1 1 2 2 1 2 2 2 2 1 1 1 3 2 3 2 1 3 2 2 2 2 48 35 2 1 3 2 2 2 3 2 1 1 1 3 2 2 58 38 1 1 3 1 1 2 2 1 1 3 3 3 1 1 1 2 2 3 3 2 2 2 3 3 2 3 2 3 1 3 1 2 2 2 2 2 47 37 2 2 3 1 2 2 2 3 3 3 2 2 3 3 2 2 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 3 2 53 31 1 2 2 1 3 2 3 3 3 3 3 1 3 3 3 3 3 2 3 3 2 1 3 1 1 2 3 3 2 3 2 3 3 2 3 53 1 30 2 1 2 2 1 2 2 3 2 2 2 2 1 2 3 3 2 1 2 3 1 3 2 1 2 2 2 3 1 1 3 33 3 3 3 2 2 3 2 3 1 52 34 1 1 2 1 56 2 2 2 3 2 59 32 1 1 2 3 2 3 2 2 3 2 2 1 3 3 2 3 2 2 3 2 2 3 2 3 2 2 11 S 2 2 2 3 3 3 2 3 3 2 3 1 54 7 2 1 3 2 1 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 1 2 3 3 2 3 2 3 2 2 3 2 2 2 3 2 2 2 2 3 1 57 6 2 2 2 2 1 3 2 2 2 3 2 2 2 2 51 9 3 2 2 2 1 2 3 1 2 3 2 1 3 1 3 3 2 1 2 1 2 3 2 3 2 51 2 2 2 3 1 3 2 2 3 2 53 8 3 2 3 1 1 2 2 1 3 3 2 3 1 1 3 2 2 1 2 1 2 2 3 3 1 2 1 2 2 2 3 1 50 2 2 1 3 3 2 3 2 3 2 3 3 3 1 1 2 2 3 2 2 2 2 2 25 Total S 12 S 13 S 14 S 15 S 16 S 17 S 18 S 19 S 20 S 21 S 22 S 23 S 24 S 1 3 2 1 3 2 1 2 2 1 2 3 3 3 1 1 1 3 1 2 3 2 1 2 2 1 2 2 2 3 1 1 3 2 2 2 3 2 3 2 2 3 1 51 5 2 2 3 3 2 4 2 3 3 2 54 3 2 1 3 1 1 3 2 1 2 3 53 3 1 1 3 3 3 2 2 2 2 3 2 2 2 10 1 2 2 2 2 3 2 2 1 2 1 1 2 2 1 2 2 2 2 3 2 3 3 50 17 1 1 3 3 2 2 2 2 1 1 15 2 2 2 2 2 3 2 1 2 2 3 2 1 1 2 2 2 2 3 2 2 2 2 3 2 51 16 3 2 3 2 2 2 2 3 3 2 3 2 2 3 55 19 1 1 2 3 1 3 3 1 2 3 2 2 1 1 3 2 2 3 1 3 2 2 2 1 1 2 3 2 3 3 2 2 3 2 2 1 53 18 1 1 3 2 2 3 2 3 3 3 1 1 52 3 3 2 2 2 2 1 1 2 2 2 3 3 3 2 3 3 1 1 47 12 2 1 2 2 2 3 2 1 2 2 2 2 3 2 1 1 2 2 1 2 2 3 1 1 1 2 2 2 2 2 1 2 3 2 3 1 46 11 1 1 2 1 1 2 1 2 2 2 3 2 3 3 55 14 2 1 3 1 3 2 3 2 1 3 2 1 2 2 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 2 3 2 1 3 3 3 2 2 2 3 1 51 13 2 2 2 3 3 3 3 1 1 2 2 3 1 1 3 2 48 39 1 2 14 12 1 1 2 2 1 2 1 2 2 1 15 13 1 1 1 1 1 2 2 1 1 1 2 2 13 11 1 1 2 2 1 1 2 1 1 15 1 1 2 1 2 1 2 2 2 1 14 16 2 2 18 1 1 15 2 2 1 2 2 1 14 2 2 2 1 2 2 2 2 1 10 2 6 1 2 2 2 2 17 2 2 2 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 14 4 1 1 2 2 2 1 2 2 1 1 16 5 1 2 18 15 1 2 1 1 13 9 1 2 1 1 2 1 1 2 2 2 1 2 7 2 2 2 2 1 2 1 1 1 1 2 16 8 1 1 2 1 2 1 25 1 2 2 2 1 15 1 1 1 2 1 2 1 1 1 2 2 1 2 17 23 2 2 2 2 1 1 1 2 1 2 17 24 1 1 12 2 2 2 2 1 15 28 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 1 2 26 2 2 2 2 2 1 1 2 1 1 2 17 27 1 1 2 2 1 1 2 2 1 2 2 2 1 2 18 2 18 19 1 1 2 1 2 14 1 1 1 2 2 2 17 17 1 1 1 1 2 2 1 2 2 2 1 2 2 1 2 2 1 1 2 16 1 22 2 1 2 1 2 2 2 2 1 2 1 1 12 20 2 2 2 21 2 1 1 1 1 2 16 1 1 2 3 3 2 2 2 2 2 2 1 3 3 57 43 3 3 3 3 1 2 3 3 2 56 42 3 3 3 1 2 3 2 3 2 2 1 3 2 3 2 44 2 1 2 3 3 3 1 3 3 3 3 1 3 3 60 3 2 2 3 2 3 3 2 2 3 1 3 1 2 3 3 2 3 2 3 2 40 2 2 2 3 2 47 2 2 2 3 2 1 3 2 3 2 2 3 1 1 2 3 1 2 2 2 1 2 2 3 1 1 2 2 3 2 3 1 2 3 3 2 2 2 3 2 1 1 2 2 3 2 3 2 2 3 3 1 1 1 2 2 2 2 2 2 3 2 3 2 55 41 2 1 2 1 2 2 1 2 3 2 1 2 1 3 2 2 2 3 2 2 3 2 3 2 2 2 3 3 3 2 1 2 2 3 2 54 48 2 2 1 2 2 1 2 1 2 1 2 16 1 3 1 1 2 1 2 2 2 2 3 2 1 48 Lampiran 3 MASTER DATA PENELITIAN “Pertanyaan Tindakan (T)”NO T1 T2 T3 T4 T5 T6 T7 T8 T9 T10 Total T 1 1 1 1 2 2 1 1 1 2 1 13 2 2 2 2 3 3 2 2 2 2 3 3 2 2 1 2 2 3 1 3 3 46 2 2 1 2 3 2 3 57 2 45 1 1 2 2 3 3 55 1 3 1 2 2 3 2 53 47 1 2 2 1 3 2 3 1 2 2 2 2 2 2 1 3 3 3 3 3 3 2 1 1 1 3 2 2 19 29 2 2 2 19 42 2 1 2 1 2 2 1 2 2 1 17 43 2 1 1 2 1 2 2 2 2 2 2 2 44 2 2 1 2 2 1 1 2 1 14 40 2 2 2 2 2 2 1 1 2 2 18 41 2 2 2 2 17 2 1 1 1 2 18 47 1 1 2 2 2 2 2 2 1 1 16 48 1 1 2 2 1 1 1 2 1 1 2 2 2 2 2 2 2 1 2 2 2 2 19 45 2 2 2 2 2 1 2 2 1 2 18 46 2 2 2 2 1 39 1 2 1 1 2 17 32 1 1 2 1 2 2 2 2 2 2 17 33 1 1 2 1 2 1 1 1 2 2 2 13 2 1 2 1 2 1 1 2 2 1 14 30 2 1 2 1 2 1 1 1 1 2 14 31 2 2 1 1 34 13 1 1 1 13 37 2 2 2 2 2 1 2 1 2 1 17 38 1 1 2 1 2 2 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 2 1 1 2 2 1 13 35 1 1 2 1 2 2 1 2 2 2 15 36 1 1 2 1 13

HASIL PENGOLAHAN DATA PENELITIAN

I. Karakteristik Responden Frequencies Statistics

Tingkat pendidikanUmur P ekerja pekerja N Valid 48 48 Missing Frequency Table Um ur Pekerja CumulativeFrequency Percent Valid P erc ent Percent Valid =20-30 5 10.4 10.4 10.4=31-40 35 72.9 72.9 83.3=41-50 8 16.7 16.7 100.0Total 48 100.0 100.0 Ti ngka t pendidikan peke rja CumulativeFrequency Percent Valid P erc ent Percent Valid =S MP 1 2.1 2.1 2.1=S MA 15 31.3 31.3 33.3 S1 32 66.7 66.7 100.0Total 48 100.0 100.0 II. Hasil Univariat Frequency Table Pe rnyataa n P enge tahuan 1 20 Pernyataan Pengetahuan 3 23 47.9 47.9 47.9 25 52.1 52.1 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Pe rnyataa n P enge tahuan 4 41.7 Frequency Percent Valid P ercentCumulative 41.7 41.7 18 37.5 37.5 79.2 10 20.8 20.8 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid P ercentCumulative Percent 3 TotalValid 15 Frequency Percent Valid P ercentCumulative 31.3 31.3 31.3 25 52.1 52.1 83.3 8 16.7 16.7 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Percent 2 Pe rnyataa n P enge tahuan 2 24 50.0 50.0 50.0 19 39.6 39.6 89.6 5 10.4 10.4 100.0 48 100.0 100.0 1 Percent Pe rnyataa n P enge tahuan 5 2 87.5 87.5 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Pernyataan Pengetahuan 8 18 37.5 37.5 37.5 30 62.5 62.5 100.0 48 100.0 100.0 3 TotalValid 12.5 Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Pernyataan Pengetahuan 9 27 56.3 56.3 56.3 21 43.8 43.8 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative 42 12.5 21 Frequency Percent Valid P ercentCumulative 43.8 43.8 43.8 21 43.8 43.8 87.5 6 12.5 12.5 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Percent 12.5 Pernyataan Pengetahuan 6 6 12.5 12.5 12.5 42 87.5 87.5 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Pernyataan Pengetahuan 7 6 Percent Pernyataan Pengetahuan 10 60.4 58.3 58.3 20 41.7 41.7 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Pe rnyataa n P enge tahuan 13 29 60.4 28 60.4 14 29.2 29.2 89.6 5 10.4 10.4 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid P ercentCumulative 58.3 Pernyataan Pengetahuan 12 24 39.6 50.0 50.0 50.0 24 50.0 50.0 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Pe rnyataa n P enge tahuan 11 19 39.6 Percent 39.6 21 43.8 43.8 83.3 8 16.7 16.7 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid P ercentCumulative Percent Pe rnyataa n P enge tahuan 14 16 Pernyataan Pengetahuan 16 29 60.4 60.4 60.4 19 39.6 39.6 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Pe rnyataa n P enge tahuan 17 33.3 Frequency Percent Valid P ercentCumulative 33.3 33.3 18 37.5 37.5 70.8 14 29.2 29.2 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid P ercentCumulative Percent 3 TotalValid 16 Frequency Percent Valid P ercentCumulative 33.3 33.3 33.3 15 31.3 31.3 64.6 17 35.4 35.4 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Percent 2 Pe rnyataa n P enge tahuan 15 8 16.7 16.7 16.7 26 54.2 54.2 70.8 14 29.2 29.2 100.0 48 100.0 100.0 1 Percent Pernyataan Pengetahuan 18 3 17 35.4 35.4 64.6 17 35.4 35.4 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid P ercentCumulative Percent Pe rnyataa n P enge tahuan 21 6.3 29.2 6.3 6.3 31 64.6 64.6 70.8 14 29.2 29.2 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid P ercentCumulative 29.2 29.2 23 29.2 47.9 47.9 47.9 25 52.1 52.1 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Pe rnyataa n P enge tahuan 19 14 29.2 29.2 14 17 35.4 35.4 64.6 17 35.4 35.4 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid P ercentCumulative Percent Pe rnyataa n P enge tahuan 20 Percent Pernyataan Pengetahuan 22 Pernyataan Pengetahuan 25 22.9 22.9 37 77.1 77.1 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent 35 11 72.9 72.9 72.9 13 27.1 27.1 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent 22.9 Pernyataan Pengetahuan 24 19 Percent 39.6 39.6 39.6 29 60.4 60.4 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Pernyataan Pengetahuan 23 Percent 37 77.1 77.1 77.1 11 22.9 22.9 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Frequency Table Pe rnyataa n S ikap 1 13 Pernyataan Sikap 3 25 52.1 52.1 52.1 23 47.9 47.9 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Pe rnyataa n S ikap 4 27.1 Frequency Percent Valid P ercentCumulative 27.1 27.1 21 43.8 43.8 70.8 14 29.2 29.2 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid P ercentCumulative Percent 3 TotalValid 14 Frequency Percent Valid P ercentCumulative 29.2 29.2 29.2 25 52.1 52.1 81.3 9 18.8 18.8 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Percent 2 Pe rnyataa n S ikap 2 27 56.3 56.3 56.3 18 37.5 37.5 93.8 3 6.3 6.3 100.0 48 100.0 100.0 1 Percent Pe rnyataa n S ikap 5 47.9 68.8 68.8 15 31.3 31.3 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Pe rnyataa n S ikap 8 23 47.9 33 47.9 7 14.6 14.6 62.5 18 37.5 37.5 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid P ercentCumulative 68.8 Pernyataan Sikap 7 21 3 TotalValid 43.8 43.8 43.8 20 41.7 41.7 85.4 7 14.6 14.6 100.0 48 100.0 100.0 1 2 Frequency Percent Valid P ercentCumulative Percent Percent Pernyataan Sikap 6 27 56.3 56.3 56.3 21 43.8 43.8 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Pe rnyataa n S ikap 9 10 30 62.5 62.5 79.2 10 20.8 20.8 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid P ercentCumulative Percent Pe rnyataa n S ikap 12 20.8 16.7 20.8 20.8 21 43.8 43.8 64.6 17 35.4 35.4 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid P ercentCumulative 16.7 16.7 6 Frequency Percent Valid P ercentCumulative 12.5 12.5 12.5 29 60.4 60.4 72.9 13 27.1 27.1 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Percent 8 Pernyataan Sikap 10 18 37.5 37.5 37.5 30 62.5 62.5 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Pe rnyataa n S ikap 11 Percent Pe rnyataa n S ikap 13 CumulativeFrequency Percent Valid P ercent Percent Valid 1 34 70.8 70.8 70.8 2 9 18.8 18.8 89.6 3 5 10.4 10.4 100.0Total 48 100.0 100.0 Pe rnyataa n S ikap 14 CumulativeFrequency Percent Valid P ercent Percent Valid 1 34 70.8 70.8 70.8 2 9 18.8 18.8 89.6 3 5 10.4 10.4 100.0Total 48 100.0 100.0 Pe rnyataa n S ikap 15 CumulativeFrequency Percent Valid P ercent Percent Valid 1 4 8.3 8.3 8.3 2 24 50.0 50.0 58.3 3 20 41.7 41.7 100.0Total 48 100.0 100.0 Pernyataan Sikap 16 CumulativeFrequency Percent Valid Percent Percent Valid 2 33 68.8 68.8 68.8 3 15 31.3 31.3 100.0Total 48 100.0 100.0 Pe rnyataa n S ikap 17 13 Pernyataan Sikap 19 23 47.9 47.9 47.9 25 52.1 52.1 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Pe rnyataa n S ikap 20 27.1 Frequency Percent Valid P ercentCumulative 27.1 27.1 23 47.9 47.9 75.0 12 25.0 25.0 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid P ercentCumulative Percent 3 TotalValid 8 Frequency Percent Valid P ercentCumulative 16.7 16.7 16.7 27 56.3 56.3 72.9 13 27.1 27.1 100.0 48 100.0 100.0 1 2 3 TotalValid Percent 2 Pe rnyataa n S ikap 18 3 6.3 6.3 6.3 28 58.3 58.3 64.6 17 35.4 35.4 100.0 48 100.0 100.0 1 Percent Pe rnyataa n S ikap 21 CumulativeFrequency Percent Valid P ercent Percent Valid 1 2 4.2 4.2 4.2 2 38 79.2 79.2 83.3 3 8 16.7 16.7 100.0Total 48 100.0 100.0 Pernyataan Sikap 22 CumulativeFrequency Percent Valid Percent Percent Valid 2 22 45.8 45.8 45.8 3 26 54.2 54.2 100.0Total 48 100.0 100.0 Pe rnyataa n S ikap 23 CumulativeFrequency Percent Valid P ercent Percent Valid 1 3 6.3 6.3 6.3 2 41 85.4 85.4 91.7 3 4 8.3 8.3 100.0Total 48 100.0 100.0 Pernyataan Sikap 24 CumulativeFrequency Percent Valid Percent Percent Valid 2 7 14.6 14.6 14.6 3 41 85.4 85.4 100.0Total 48 100.0 100.0 Pe rnyataa n S ikap 25 Frequency Percent Valid PercentCumulative Tindakan 2 31 64.6 64.6 64.6 17 35.4 35.4 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Percent Frequency Percent Valid PercentCumulative Tindakan 3 10 20.8 20.8 20.8 38 79.2 79.2 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent 2 TotalValid 16 1 33.3 33.3 33.3 26 54.2 54.2 87.5 6 12.5 12.5 100.0 48 100.0 100.0 2 1 3 TotalValid Frequency Percent Valid P ercentCumulative Percent Frequency Table Tindakan 1 26 54.2 54.2 54.2 22 45.8 45.8 100.0 48 100.0 100.0 Percent Tindakan 4 2 TotalValid 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Tindakan 7 31 64.6 64.6 64.6 17 35.4 35.4 100.0 48 100.0 100.0 1 Frequency Percent Valid PercentCumulative 47.9 47.9 100.0 48 100.0 100.0 Percent Tindakan 8 19 39.6 39.6 39.6 29 60.4 60.4 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative 1 23 26 8.3 54.2 54.2 54.2 22 45.8 45.8 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Tindakan 5 4 8.3 52.1 8.3 44 91.7 91.7 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Tindakan 6 25 52.1 52.1 Percent Tindakan 9 Penerapan SMK3 2 16.7 16.7 40 83.3 83.3 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent 17 8 35.4 35.4 35.4 31 64.6 64.6 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative 16.7 Frequency Table Penerapan SMK3 1 21 Percent 43.8 43.8 43.8 27 56.3 56.3 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Tindakan 10 Percent 20 41.7 41.7 41.7 28 58.3 58.3 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Penerapan SMK3 3 2 TotalValid 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Penerapan SMK3 6 19 39.6 39.6 39.6 29 60.4 60.4 100.0 48 100.0 100.0 1 Frequency Percent Valid PercentCumulative 58.3 58.3 100.0 48 100.0 100.0 Percent Penerapan SMK3 7 24 50.0 50.0 50.0 24 50.0 50.0 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative 1 28 17 45.8 35.4 35.4 35.4 31 64.6 64.6 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Penerapan SMK3 4 22 45.8 41.7 45.8 26 54.2 54.2 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Penerapan SMK3 5 20 41.7 41.7 Percent Penerapan SMK3 8 2 TotalValid 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Penerapan SMK3 11 19 39.6 39.6 39.6 29 60.4 60.4 100.0 48 100.0 100.0 1 Frequency Percent Valid PercentCumulative 62.5 62.5 100.0 48 100.0 100.0 Percent Penerapan SMK3 12 6 12.5 12.5 12.5 42 87.5 87.5 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative 1 30 11 47.9 22.9 22.9 22.9 37 77.1 77.1 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Penerapan SMK3 9 23 47.9 37.5 47.9 25 52.1 52.1 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Penerapan SMK3 10 18 37.5 37.5 Percent Penerapan SMK3 13 Penerapan SMK3 17 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Penerapan SMK3 16 48 100.0 100.0 100.0 2 ValidFrequency Percent Valid Percent CumulativePercent 20 83.3 83.3 100.0 48 100.0 100.0 41.7 41.7 41.7 28 58.3 58.3 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative 1 40 16 Frequency Percent Valid PercentCumulative 33.3 33.3 33.3 32 66.7 66.7 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Percent 16.7 Penerapan SMK3 14 48 100.0 100.0 100.0 2 ValidFrequency Percent Valid Percent CumulativePercent Penerapan SMK3 15 8 16.7 16.7 Percent Penerapan SMK3 18 2 TotalValid 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Penerapan SMK3 21 2 4.2 4.2 4.2 46 95.8 95.8 100.0 48 100.0 100.0 1 Frequency Percent Valid PercentCumulative 56.3 56.3 100.0 48 100.0 100.0 Percent Penerapan SMK3 22 26 54.2 54.2 54.2 22 45.8 45.8 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative 1 27 9 33.3 18.8 18.8 18.8 39 81.3 81.3 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Penerapan SMK3 19 16 33.3 43.8 33.3 32 66.7 66.7 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Penerapan SMK3 20 21 43.8 43.8 Percent Penerapan SMK3 23 Percent 24 50.0 50.0 50.0 24 50.0 50.0 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Sikap Pekerja CumulativePercent 38 79.2 79.2 79.2 10 20.8 20.8 100.0 48 100.0 100.0 2 3 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Frequency Table Pengetahuan Pekerja 2 ValidFrequency Percent Valid Percent 14 Penerapan SMK3 24 29.2 29.2 29.2 34 70.8 70.8 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent 5 48 100.0 100.0 100.0 10.4 10.4 10.4 43 89.6 89.6 100.0 48 100.0 100.0 1 2 TotalValid Frequency Percent Valid PercentCumulative Percent Penerapan SMK3 25 Percent Tindakan Pekerja CumulativeFrequency Percent Valid Percent Percent Valid 1 23 47.9 47.9 47.9 2 25 52.1 52.1 100.0Total 48 100.0 100.0 Penerapan SMK3 CumulativeFrequency Percent Valid Percent Percent Valid 1 21 43.8 43.8 43.8 2 27 56.3 56.3 100.0Total 48 100.0 100.0

III. Hasil Bivariat Crosstabs Ca se P rocessing Sum ma ry

  CasesValid Missing Total N Percent N Percent N PercentPengetahuan P ekerja * 48 100.0% .0% 48 100.0%Penerapan SMK3Sikap Pek erja * 48 100.0% .0% 48 100.0%Penerapan SMK3Tindak an P ekerja * 48 100.0% .0% 48 100.0%Penerapan SMK3 Pengetahuan Pekerja * Penerapan SMK3 Crosstab Chi-Square Tests 50. Likelihood RatioFis her's Exact TestLinear-by-LinearAs sociationN of Valid Cases a 48 Pearson Chi-SquareContinuity Correction 1.000 .500.083 1 .773 1 .011.000 1 1.000.085 1 .771 b .085 2 Penerapan SMK3Total 11 1 3 PengetahuanPekerjaTotal 2 Count% within PengetahuanPekerjaCount% within PengetahuanPekerjaCount% within PengetahuanPekerja 4843.8% 56.3% 100.0% 27 21 2441.7% 58.3% 100.0% 14 10 2445.8% 54.2% 100.0% 13 b.

48 Sikap Pekerja * Penerapan SMK3

  Value df (2-sided) (2-sided) (1-sided) b Pearson Chi-Square.072 1 .009 a Continuity Correction.000 1 1.000 Likelihood Ratio .073 1 .788Fis her's Exact Test 1.000 .539Linear-by-Linear .071 1 .790As sociationN of Valid Cases 48 a. Value df (2-sided) (2-sided) (1-sided) b Pearson Chi-Square.001 1 .041 a Continuity Correction .000 1 1.000Likelihood Ratio .001 1 .971Fis her's Exact Test 1.000 .601Linear-by-Linear .001 1 .971As sociationN of Valid Cases 48 a.

48 IV. Hasil Multivariat

  NagelkerkeR Square Cox & SnellR Square 1 .002 .002Step a 65.705 Model Summary StepBlockModel Va riables in the Equa tion .085 1 .001.085 1 .001.085 1 .001 Block 1: Method = Enter Omnibus Tests of Model Coefficients St ep 0 Sc ore df Sig. 2 Penerapan SMK3Percentage 1 Original Value 1 Step 0 2 Penerapan SMK3Overall Percentage 1 76.2 Observed 21 .0 27 100.0 Block 0: Beginning Block Classification Table a,b 2 Int ernal Value 1 Block 1: Method = Enter 2 Penerapan SMK3Overall Percentage Logistic Regression a.

d. Pengetahuan dan Tindakan

  De pendent V aria ble Encodi ng Original Value Int ernal Value 1 2 a,b Classification Table PredictedPenerapan SMK3 PercentageObserved 1 2 CorrectStep 0 Penerapan SMK3 1 21 .02 27 100.0 Overall Percentage56.3 a. Ex p(B )St ep 0 Constant .251 .291 .746 1 .388 1.286 NagelkerkeR Square CorrectPredicted 2 Penerapan SMK3Percentage 1 Step 1 2 Penerapan SMK3Overall Percentage 1 85.7 Observed 21 .0 27 100.0 Classification Table a a.

e. Perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan)

  De pendent V aria ble Encodi ng Original Value Int ernal Value 1 2 a,b Classification Table PredictedPenerapan SMK3 PercentageObserved 1 2 CorrectStep 0 Penerapan SMK3 1 21 .02 27 100.0 Overall Percentage89.7 a. a Classification Table PredictedPenerapan SMK3 PercentageObserved 1 2 CorrectStep 1 Penerapan SMK3 1 21 .02 27 100.0 Overall Percentage89.7 a.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Hubungan Persepsi Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Perilaku K3 pada Pekerja Bagian Produksi PT. Supratama Juru Enginering Medan Tahun 2015
6
68
156
Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Pekerja pada Bagian Produksi Mengenai Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di PT. Toba Pulp Lestari Porsea Tahun 2012
34
265
152
Persepsi Tenaga Kerja Tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan Pedoman Penerapan SMK3 di PT. Inalum Kuala Tanjung Tahun 2005
6
53
97
Pengaruh Sifat Kepemimpinan terhadap Motivasi Kerja Karyawan PT. Gold Coin Indonesia Medan Tahun 2010
1
65
150
Pengaruh Perilaku Pekerja terhadap Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Bagian Produksi PT. Gold Coin Indonesia Tahun 2010
20
84
135
Pengaruh Biaya Produksi Terhadap Laba Kotor pada PT. Gold Coin Indonesia Cabang Medan.
28
145
98
Pengaruh Persepsi dan Sikap Petugas Search And Rescue terhadap Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Kegiatan SAR di Kantor SAR Medan Tahun 2010
2
74
108
Gambaran Sikap Kerja dan Keluhan Kesehatan pada Pekerja Bagian Produksi Lateks PT. Socfindo Kebun Karet Aek Pamienke Rantau Prapat Tahun 2010
8
102
77
Gambaran Pengetahuan dan Tindakan Pekerja Pada Bagian Produksi Tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) OHSAS 18001:2007 di PT. Socfindo Kebun Aek Pamienke Tahun 2010
8
130
84
Perencanaan Produksi yang Optimal dengan Pendekatan Goal Programming di PT. Gold Coin Indonesia
7
66
165
Perancangan Sistem Informasi Manajemen Persediaan Pakan Ternak di PT. Gold Coin
7
63
155
Pengaruh Penerapan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Perilaku keselamatan Karyawan PT PDSI Rantau Aceh Tamiang Tahun 2014
4
57
164
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) - Hubungan Persepsi Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Perilaku K3 pada Pekerja Bagian Produksi PT. Supratama Juru Enginering Medan Tahun 2015
0
1
22
PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Hubungan Persepsi Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Perilaku K3 pada Pekerja Bagian Produksi PT. Supratama Juru Enginering Medan Tahun 2015
0
0
9
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) - Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktivitas Pekerja PT. X 2015
1
0
32
Show more