Analisis Strategi Penetapan Harga Dan Promosi Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Cemical Oxford Pada Pt. Bintang Duta Cabang Medan

Gratis

6
165
73
2 years ago
Preview
Full text

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI MEDAN

  Kebijakan Promosi yang dilakukan Perusahaan ........................... Menentukan Bauran Promosi yang Optimal .................................

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pemasaran merupakan fungsi bisnis yang berhubungan langsung dengan

  Apabila harga yang ditetapkan terlalu tinggi maka akanterjadi kemungkinan penurunan pendapatan karena konsumen akan mencari produk yang lebih murah harganya ataupun jika harga terlalu rendah makakemungkinan biaya produksi tidak akan tertutupi karena barang yang dijual banyak tetapi pendapatan yang diterima sedikit. Kerangka Konseptual Kerangka konseptual merupakan sintesa atau kesimpulan sementara tinjauan teori dan penelitian terdahulu yang mencerminkan keterkaitan antaravariabel yang ditelilti dan merupakan tuntunan untuk memecahkan masalah penelitian serta merumuskan hipotesis yang berbentuk bagan alur yang dilengkapipenjelasan kualitatif (Sugiono, 2004:49).

F. Metode Penelitian

  Harga merupakan sejumlah uang yang dibebankan atas suatu produk atau jasa atau jumlah dari nilai yang ditukar konsumenagar menjadi manfaat karena memiliki atau menggunakan produk atau jasa tersebut yakni produk cemical oxford pada PT BintangDuta cabang medan. Data SkunderData skunder adalah data yang diperoleh melalui teori-teori yang didapatkan melalui penelitian kepustakaan berkaitandengan data penelitian yang tidak perlu lagi diolah penulis seperti literatur-literatur dan referensi-referensi, serta datayang berkaitan dengan sejarah brdirinya perusahaan, struktur organisasi, data harga, biaya promosi dan data volumepenjualan.

G. Metode analisis

  Metode DiskriptifMetode Diskriftif merupakan data yang digunakan dengan mengadakan pengumpulan data dan penganalisisan yang adasehingga diperoleh deskripsi, gambaran yang jelas mengenai fakta, sifat-sifat serta pengaruh fenomena yang di teliti. H o : b = b = 0 (tidak terdapat pengaruh yang fositif dan12 signifikan antara X dan X terhadap Y)12 H : b b = 0 (terdapat pengaruh yang positif dan signifikan1 ≠ ≠ antara X dan X terhadap Y)12 Keriteria Penambilan Keputusan (KPK):Jika F < F , maka H diterima hitung tabel oJika F > F , maka H ditolak dan H diterima hitung tabel o1 c.

BAB II URAIAN TEORITIS A. Penelitian Terdahulu Menurut Kismono (2001:346) memilih strategi penentuan harga dengan

  Kenaikan harga dapat menyebabkan total pendapatan meningkat, hal ini akan dapat menguntungkan bagi perusahaan tetapi jika penurunan harga dilakukan hanya karena terjadinya perang harga yang sangat emosional, hal dapat merugikan perusahaan. Dalam penelitian tersebut Tamba menggunakan metode analisis :deskriptif dan statistik (regresi linier sederhana dan korelasi ) dan dari penelitian tersebut Tamba menyimpulkan bahwa : “penetapan harga yangdilakukan oleh perusahaan tidak berpengaruh terhadap peningkatan volume penjualan”.

B. Pengertian Pemasaran

  Kotler (2000:29) mendefinisikan pemasaran sebagai suatu proses sosial dan manejerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yangmereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Ini berartipemasaran bersandar pada konsep inti yang meliputi keinginan dan permintaan Berdasarkan definisi ini pemasaran adalah merupakan suatu proses sosial yang melibatkan banyak kegiatan yang dianggap penting dimana juga melibatkanantara seorang individu sebagai konsumen dan perusahaan untuk dapat mempertukarkan apa yang mereka butuhkan.

C. Bauran Pemasaran (Marketing Mix)

  Penulis menguraikan Marketing Mix dari beberapa ahli menurut Malcom dan Keegen (1999:23) “Marketing Mix adalah suatu set variabel dalam rencana pemasaran yang dapat di kontrol yang biasanya di nyatakan dalam bentuk 4P yaitu produk,price, promotion, dan plece. Angipora (1999 : 24) mendefinisikan Marketing Mix sebangai perangkat varibel-variabel pemasaran terkontrol yang di gabungkan perusahaan untuk Pendapat ini menunjukkan bahwa variabel-variabel pemasaran dapat di kendalikan oleh perusahaan sehingga perusahaan dapat menyelaraskan variabel-variabel tersebut dalam upaya mencapai tingkat penjualan yang diinginkan.

D. Kebijakan Penetapan Harga

  Penulis mengutip definisi harga dari beberapa ahli untuk lebih jelasnya:menurut Kotler dan Armstrong (1999:439) harga adalah sejumlah uang yang di bebankan atas suatu produk atau jasa atau jumlah dari nilai yang ditukarkonsumen agar menjadi manfaat karena memiliki atau menggunakan produk atau jasa tersebut. Kebijaksanaan harga yang tidak berubah-ubahKebijaksanaan dasar penjual menetapkan harga yang sama untuk semua pembeli berdasarkan syarat-syarat yang sama.

E. Tujuan Penetapan Harga

  Dengan penjualan yang lebih tinggi diharapkan biaya per-unit yang lebih rendah dan laba jangkapanjang yang lebih tinggi. Skiming Pasar MaksimumPerusahaan menetapkan harga tinggi untuk men-skim pasar perusahan menetapkan harga yang layak bagi beberapa segmen pasar untuk meerimaproduk tersebut dengan cara ini perusahaan akan memperoleh pendapatan maksimum dari berbagai segmen pasar.

F. Produser Penetapan harga

  Menentukan Market Share yang dapat di harapkanBagi perusahaan yang ingin bergerak dan maju lebih cepat tentu selalu mengharapkan market share yang lebih besar. Mempertimbangkan politik pemasaran perusahaanFaktor ini yang harus dipertimbangkan dalam penentuan harga adalah mempertimbangkan politik pemasaran perusahaan dalam bentuk melihatpada barang, sistem distribusi dan jasa yang dihasilkan.

H. Metode Penetapan Harga Ada beberapa metode yang digunakan dalam penetapan harga jual

  Penetration pricing Penetraitoan pricing berarti meluncurkan produk dengan harga yang murah untuk memperoleh pangsa pasar yang luas atas barang atau jasa tujuan ditetapkannya strategi ini adalah untuk penetrasi pasar secepat-cepatnya loyalitas merk. Price lining Dalam strategi penentuan harga ini, perusahaan menjual produk dengan harga yang berbeda untuk model yang berbeda dalam lini produk tertentu.

I. Pengertian promosi

  Jadi promosi merupakan usaha perusahaan untuk menciptakan kesadaran, memberitahukan membujuk dan mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian terhadap produk yang di tawarkan perusahaan. Kombinasi variabel-variabel promosi tersebut disebut dengan bauran promosi (promotional mix) Menurut Boone dan Kurtz (2001: 131), Promotional mix terdiri dari dua komponen yaitu aktivits-aktivitas penjualan pribadi dan penjualan non-pribadiyang di kombinasikan oleh pemasar untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pelanggan yang menjadi target perusahaan dan untuk mengkombinasikan pesanyasecara efekif dan efesien kepada mereka..

b. Trade advertising, yaitu iklan yang dilakukan oleh konsumen untuk mempengaruhi perantara pemasaran ; pedagang besar dan produser

  Berusaha menemukan apa yang dibutuhkan oleh calon pelanggan, sikapnya terhadap produk dan merek yang ada,karakteristik individu, dan produk merek yang ada. Approach Melakukan kontak pendahuluan untuk memberikan kesan awal yang baik dipersiapkan dan pengetahuan yang memadai.

3. Promosi dari Mulut ke Mulut

  Public Relations Public relations atau hubungan masyarakat adalah fungsi manajemen yang mengevaluasi sikap masyarakat, mengambil kebijakan-kebijakan sesuai dengan kepentingan publik, dan mengambil tindakan-tindakan yangdiperlakukan agar publik dapat memahami dan menerima produk perusahaan. Perusahaan mungkin mengalami masa-masa yang sulit yang disebabkan oleh adanya rumor yang merugikan, seperti: isu minyak babi,isu pencemaran lingkungan, isu yang menyangkut kesejahteraan/ 5.

BAB II I DISKRIPSI PERUSAHAAN PT. BINTANG DUTA CABANG MEDAN A. Sejarah Singkat Perusahaan PT. Bintang Duta merupakan perusahaan swasta yang bergerak dalam

  Untuk itu diperlukan suatu kegiatan yang terarah, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar dan teratursesuai dengan pedoman struktur yang ada. Mencatat semua bahan baku dan bahan pembantu yang masuk ke gedung dan yang di keluarkan dari gedung.

B. Kebijakan Promosi yang Dilakukan Perusahaan

  Segi intern Kegiatan promosi penjualan yang dilaksanakan perusahaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawannya, khususnya parasalesmaan, yaitu dengan memberikan bonus kepada salesman yang berhasil menjual diatas terget yang ditetapkan perusahaan. Dari komunikasi langsung yang dilakukan, salesman juga bertugas mengumpulkan informasitentang tanggapan atau reaksi konsumen yang berkepribadian yang menarik, berinisiatif memiliki penguasaan produk yang akan ditawarkan tersebut.

C. Persaingan Yang Dihadapi

  Kao IndonesiaSemakin kompetitifya persaingan dalam industri bahan kimia dan bahan kebersihan, banyak perusahaan sejenis dalam memenangkan persainganmenerapkan kebijakan harga yang rendah, bahkan ada yang di bawah harga produksi atau biaya import. Hal ini disebabkan oleh semakin banyaknyaprusahaan yang beropersi dengan produk yang sama akan tetapi banyak yang palsu.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN EVALUASI A. Kebijakan Harga Dan Promosi Yang Dilakukan PT. Bintang Duta cabang Medan menetapkan strategi harga dan promosi

  Kebijakan perusahaan dalam distributor, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan seperti : dana, waktu, efisien, kelancaran, barang sampai ketangan konsumen dan yang akan dituju. Dimana perusahaan meminta wartawanbersangkutan untuk menulis berita-berita tentang produk maupun perusahaan tersebut secara teratur, sehingga dimasa mendatang dapat terjalin kerjasamaantara perusahaan dan media yang bersangkutan.

B. Deskriptif Statistik

  Rata-rata variabel harga = 8650,00 dan rata variabel promosi = 6867500,00 20 Promosi 6867500,00 1350226,90 20 Harga 8650,00 205,20 283650000,00 123522755,20 VolumenPenjualan Tabel 4.3 b Model Variables Entered Variables Removed Method b. Variabel yang dimasukkan kedalam persamaan adalah variabel independen yaitu variabel harga dan promosi.

C. Hasil Pengujian Hipotesis

  Penilaian pengaruh harga dan promosi terhadap hasil penjualan yang dilakukan dengan SPSS. F-test dapat dilihat dari tabel 4.6 diatas : H o : b 1 = b 2 = 0 H : b 1 1 2 ≠ b ≠ 0 a = 5%, df = (n-k), (k-1), maka diperoleh F tabel = 3,59 1 diterima dan H o ditolak.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Setelah melakukan pembahasan secara teoritis maupun dari hasil

A. Kesimpulan

  Hasil analisis data yang dilakukan dengan program SPSS dikethaui bahwa nilai (F = 89,45 > F = 3,59) pada a = 5%, oleh karena harga F hitung tabelhitung lebih besar dari harga F tabel maka hipotesis Nol (H o ) yang diajukan ditolah dan H 1 diterima. Bintang Duta cabang Medan yaitu dengan mempertimbangkan biaya-biaya yang dikeluarkanperusahaan, dan juga mempertimbangkan harga yang ditetapkan oleh perusahaan saingan dalam hal biaya menggunakan metode biaya produksiditambah dengan biaya perongkosan dan laba yang diharapkan.

B. Saran

  Saran-saran yang dikemukakkan oleh penulis diharapakan dapat harga, promosi dan volume penjualan yang dihadapi oleh perusahaan. Perusahaan sebaiknya menyeimbangkan kualitas produknya dengan harga yang ditawarkan sehingga konsumen lebih tertarik untuk melakukanpembelian, hal ini berguna untuk memperkuat posisi perusahaan dalam memasarkan produknya.

DAFTAR PUSTAKA

  Mutia Ningrum, Fitri, Analisis strategi penetapan harga dan promosi dalam Meningkatkan Volume Penjualan Syirup Markisa PyramidUnta Pada PT. Kotler, Philip, dan AB Susanto, Manajemen Pemasaran Di Indonesia, Analisis Perencanaan, Implementasi dan pengendalian, Salemba Empat, Jakarta, 1999.

Dokumen baru

Download (73 Halaman)
Gratis

Dokumen yang terkait

PengaruhBauran Promosi Kartu Kredit ANZ Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Pada Bistronomix Cafe Medan Deli
0
69
82
Peran Strategi Promosi Dalam Meningkatkan Volume Penjualan (Studi Pada Butik Keika Di Medan)
9
118
83
Analisis Strategi Menghadapi Persaingan Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Mobil Toyota Avanza Pada PT Astra Internasional AUTO 2000 Cabang Gatot Subroto Medan
2
48
90
Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Volume Penjualan pada PT.Mitra Kreasidharma Cabang Medan
1
61
51
Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Volume Penjualan pada PDAM Tirtanadi Medan
1
64
56
Pemasaran Dalam Usaha Meningkatkan Volume Penjualan pada PT.Bintang Duta Berlian Sakti Medan
0
23
48
Peranan Marketing Mix Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Pada PT. Bostinco Cabang Medan
0
34
96
Analisis Pengaruh Kebijakan Saluran Distribusi Dan Promosi Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Pada Usaha Kecil Zyrlka Mushroomfarm
1
83
89
Analisis Strategi Pemasaran Dalam Upaya Meningkatkan Volume Penjualan Sistem Multi Level Marketing (MLM) Pada PT Oriflame Cabang Medan
3
45
104
Analisis Kebijakan Promosi Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Pada PT. Modern Plasindo Mutiara Medan
0
60
78
Analisis Penetapan Harga Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Kopi Biji Arabika Pada CV Sidikalang Medan
0
25
82
Analisis Strategi Penetapan Harga Dan Promosi Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Cemical Oxford Pada Pt. Bintang Duta Cabang Medan
6
165
73
Pemilihan Strategi Komunikasi Pemasaran Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Produk Di Pt. Sritex Sukoharjo
0
2
87
PengaruhBauran Promosi Kartu Kredit ANZ Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Pada Bistronomix Cafe Medan Deli
0
0
13
Peran Strategi Promosi Dalam Meningkatkan Volume Penjualan (Studi Pada Butik Keika Di Medan)
0
0
12
Show more