Pengaruh budaya,sosial, pribadi dan psikologis terhadap keputusan pembelian;studi kasus perusahaan media cetak surat kabar harian monitor Depok

Gratis

0
6
108
2 years ago
Preview
Full text

PENGARUH BUDAYA, SOSIAL, PRIBADI

  i “PENGARUH BUDAYA, SOSIAL, PRIBADI DAN PSIKOLOGIS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN” (Studi Kasus : koran Monitor Depok) Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variabel budaya, sosial, pribadi dan psiklogis terhadap keputusan pembelian berdasarkan studikasus pada koran Monitor Depok. Pada penelitian ini digunakan data primer yang diperoleh dari riset lapangan dengan objek penelitian pembaca koran MonitorDepok dan data sekunder lain yang dapat mendukung penelitian ini.

7. Terimakasih untuk rekan-rekan manajemen B angkatan 2003, Dimas

  Terimakasih yang terdalam atas segala dukungan dan do`anya yang tak bias diungkapkan untuk Yeyen Nur`aini. Anda memutuskan membeli Koran monitor depok karena ada pengaruh positif dari teman………………………………… 62 4.12 Usul dan pertimbangan dari keluarga dalam membeli koran Monitor Depok harus dipertimbangkan………………………….

DAFTAR LAMPIRAN

No Keterangan 1 Kuesioner 2 Hasil Jawaban Responden 3 Hasil Try Out 4 Hasil Analisis Regresi Berganda xiii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perkembangan budaya manusia telah menimbulkan terobosan baru

  Hal ini cukup menyenangkan bagi konsumen, karena memilikibanyak pilihan jenis produk yang ditawarkan, dan memberi peluang untuk membeli produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Informasi niat untuk membeli, siapa yang dapat mempengaruhiniat pembelian dan siapa yang akan memutuskan pembelian akan sangat bermanfaat dalam mendesain dan memutuskan strategi promosi efektif yang Proses pengambilan keputusan konsumen tidak bisa terjadi dengan sendirinya, sebaliknya masalah kebudayaan, demografis, sosial, individu(karakteristik pribadi), dan psikologis secara kuat mempengaruhi proses keputusan tersebut (http://manbisnis.tripod.com.

2. Manfaat penelitian

  Berdasarkan tujuan penelitian di atas maka penelitian ini diharapkan bermanfaat: Bagi PenulisPenelitian ini berguna untuk membandingkan teori yang dipelajari dalam perkuliahan terhadap kenyataan dilapangan, sertauntuk menambah pengetahuan dan pengalaman. Bagi AkademisHasil studi ini diharapkan dapat menambah khasanah literatur untuk perkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu pemasaran.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Pemasaran Pemasaran merupakan salah satu kegiatan penting yang perlu

  Menurut Kotler dan Keller (2007 : 6) pemasaran adalah suatu proses sosial yang di dalamnya individu maupun kelompok untuk mendapatkan apayang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Definisi tersebut menggambarkan bahwa titik tolak dari kegiatan pemasaran Tujuan pemasaran adalah berorientasi pasar untuk memahami kebutuhan dan keinginan konsumen, memberikan pengarahan bagi kegiatan-kegiatan penjualan yang menguntungkan, dan mengkoordinasikan kegiatan pemasaran untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan tersebut.

B. Bauran Pemasaran

  Menurut Kottler dan Armstrong yang dialihbahasakan oleh Sindoro(2003:47), bauran pemasaran adalah sebagai seperangkat variabel pemasaran, yang dapat dikendalikan dan dipadukan perusahaan untuk menghasilkantanggapan yang diinginkan di dalam pasar sasaran. Untuk dapat mencapai tujuan perusahaan, yaitu mencapai pasar yang dituju dan memenuhi atau melayanikonsumen seefektif mungkin maka kegiatan-kegiatan ini perlu dikombinasikan, dipadukan, dan dikoordinasikan.

1. Produk

  Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminta, dicari, dibeli, digunakan atau dikonsumsi yangmeliputi mutu/kualitas, pilihan yang ada (options), merek (brand names), Dari definisi di atas dapat dijelaskan bahwa produk adalah segala sesuatu yang memiliki nilai untuk dipasarkan untuk dibeli, dipergunakanatau dikonsumsi untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan. Reliability atau kehandalan, hal yang berkaitan dengan probabilitas atau kemungkinan suatu barang berhasil menjalankan fungsinyasetiap kali digunakan dalam periode waktu tertentu dan dalam kondisi tertentu pula.

2. Harga

  Pada produk yang umum, penurunan harga dapat menaikkan penjualan, sedangkan pada produk yang membawa citra bergengsi,kenaikan harga akan menaikkan penjualan karena produk dengan harga tinggi akan menunjukkan prestasi seseorang (Ardani, 2004:178). Sebagian dari tugasdistribusi adalah memilih perantara yang akan digunakan dalam saluran distribusi yang secara fisik menangani dan mengangkat produk melaluisalurantersebut, maksudnya agar produk dapat mencapai pasar yang dituju tepat pada waktunya (Ardani, 2004:178).

C. Perilaku Konsumen

  Pemasar dapat mempelajari apa yang dibelikonsumen untuk mencari jawaban atas pertanyaan mengenai apa yang mereka beli, dimana dan berapa banyak, tetapi mempelajari mengenai alasan tingkahlaku konsumen bukan hal yang mudah, jawabannya seringkali tersembunyi jauh dalam benak konsumen. Menurut Swasta dan Handoko (2000:10) perilaku konsumen(consumer behavior) dapat didefinisikan sebagai kegiatan-kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan mempergunakanbarang-barang dan jasa, termasuk di dalamnya proses pengambilan keputusan pada persiapan dan penentuan kegiatan-kegiatan tersebut.

D. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen

  Dalam memahami perilaku konsumen perlu dipahami siapa konsumen, sebab dalam suatu lingkungan yang berbeda akan memiliki penelitian,kebutuhan, pendapat, sikap dan selera yang berbeda. Faktor Budaya memberikan pengaruh paling luas dan dalam pada tingkah laku konsumen (Kottler dan Keller 2007:214).

a. Faktor Budaya

  Jika makhluk yang derajatnya lebih rendah perilakunya sebagian besar diatur oleh naluri, maka perilaku manusia sebagian besar dapatdipelajari.2) Sub budayaSub budaya adalah sekelompok orang dengan sistem nilai terpisah berdasarkan pengalaman dan situasi kehidupan yang umum. Kelas sosial juga merupakan kelompok yang relatif homogen dan bertahan dalam sebuah masyarakat kotayang tersusun dalam sebuah urutan jenjang, dan para anggota dalam setiap jenjang memiliki nilai, minat, dan tingkah laku yang sama.

b. Faktor sosial

  Tingkah laku konsumen yang dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial meliputi (Kottler dan Keller, 2007:217):1) Kelompok AcuanKelompok acuan adalah seseorang terdiri dari semua kelompok yang memiliki pengaruh langsung (tatap muka) atau tidak langsungterhadap sikap atau perilaku orang tersebut. Beberapa KeluargaKeluarga adalah organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat dan telah diteliti secara mendalam, pemasartertarik dalam peran dan pengaruh suami, istri dan anak-anak pada pembelian berbagai produk dan jasa.

c. Faktor pribadi

  Pemasar seringkali menentukan sasaran pasar dalam bentuk tahap daur hidup dan mengembangkanproduk yang sesuai serta rencana pemasaran untuk setiap tahap.2) Pekerjaan dan Lingkungan Ekonomi Pekerjaan seseorang mempengaruhi barang dan jasa yang dibelinya. Para konsumen sering memilih dan menggunakan merek yang memiliki kepribadian merek yang konsisten dengan konsep diri aktual (bagaimana seseorang memandang dirinya), walaupun dalam kasus yang sama pencocokan mungkin didasarkan pada konsep diri ideal (memandang dirinya ingin seperti apa) dan bukannya ciri aktual (sirgy dalam kottler dan keller, 2007:224).

d. Faktor psikologis

  Faktor psikologis sebagai bagian dari pengaruh lingkungan dimana ia tinggal dan hidup pada waktu sekarang tanpa mengabaikan pengaruhdimasa lampau atau antisipasinya pada waktu yang akan datang, pilihan barang yang dibeli seseorang lebih lanjut dipengaruhi oleh faktorpsikologi. Teori motivasi menurut Maslow(Kottler dan Keller 2007:227) mengatakan bahwa kebutuhan manusia tersusun secara berjenjang mulai dari yang paling banyakmenggerakkan sampai yang paling sampai yang paling sedikit memberikan dorongan pertama orang-orang yang akan memuaskankebutuhan yang paling penting dulu, baru kemudian memenuhi kebutuhan berikutnya berdasarkan urutan kepentingannya.

E. Proses keputusan pembelian

  Pencarian informasi Seberapa jauh konsumen mencari informasi akan tergantung pada kekuatan dorongan, jumlah informasi awal, kemudahan memperolehinformasi lebih jauh, nilai dan informasi tambahan, dan kepuasan yang diperoleh dari pencarian tersebut. Keputusan pembelianPada umumnya konsumen akan membeli merek yang paling dikehendaki, tetapi terdapat 2 faktor yang muncul diantara kehendakmembeli dan keputusan membeli.

F. Penelitian Terdahulu

  Mohammad Rusman (2005) melakukan analisis pengaruh faktor psikologis, sosial dan budaya terhadap keputusan konsumen dalam membeliproduk sepeda motor Honda, analisa deskriptif dalam penelitian ini mendeskripsikan variabel motivasi, sikap dan kelompok referensi terhadapkeputusan pembelian produk sepeda motor Honda dari pada produk sepeda motor lainnya. Penelitian tersebut bertujuan:1) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh perilaku konsumen yang terdiri darifaktor budaya, sosial, pribadi dan psikologis terhadap keputusan untuk membeli produk mie instan merek sedaap, 2) Untuk mengetahui diantarafaktor budaya, sosial, pribadi dan psikologi yang berpengaruh dominan terhadap keputusan mahasiswa untuk membeli produk mie instan mereksedap.

G. Kerangka Pemikiran

  Tetapi sebelum melakukan uji Regresi, terlebih dahulu dilakukanuji validitas dan uji reliabilitas, lalu pengujian persyaratan analisis (uji asumsi klasik) yakni uji normalitas, uji multikolinearitas, uji autokorelasi dan ujiheterokedasitas, uji yang dapat dilihat dari tingkat signifikannya melalui uji 2 koefisien determinasi (R ) atau adjusted R square. Kemudian uji pengaruh yang dihitung dengan Uji T untuk melihat pengaruh variabel independen (x)secara parsial (terpisah) terhadap variabel dependen (y).

H. Hipotesis 1

  1 = 2 = 3 = 4 = 0 : tidak terdapat pengaruh signifikan secara simultan H :β β β β antara variabel faktor budaya, sosial, pribadi, danpsikologis terhadap keputusan pembelian. H a 1 2 3 4 : β ≠β ≠β ≠β ≠ 0 : terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara variabel budaya, sosial, pribadi, danpsikologis terhadap keputusan pembelian.2.

4 H : β variabel psikologis terhadap keputusan pembelian

H a 4 :terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel :β ≠ 0 psikologis terhadap keputusan pembelian.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini dilakukan pada koran harian Monitor Depok. Penelitian

B. Metode Penentuan Sampel

  ini membahas masalah yang lebih dititikberatkan pada bidang pemasaran yaitu tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalammelakukan keputusan untuk melakukan pembelian koran harian Monitor Depok yang berlokasi di JL. Karena menurut Roscoe (dalamSugiyono, 2007:130) bila dalam penelitian akan melakukan analisis dengan korelasi atau regresi berganda, maka jumlah anggota sampel minimal 10 kalidari jumlah variabel yang diteliti, misalnya variabel penelitiannya ada 5 (independen dan dependen), maka jumlah anggota sampel 10 x 5 = 50.

C. Metode Pengumpulan Data

  Jenis data dalam penelitian ini adalah data subjek, yaitu jenis data penelitian yang berupa opini, sikap, pengalaman atau karakteristik dariseorang atau sekelompok orang yang menjadi subyek penelitian (responden)(Indriantoro dan Supomo, 2002:145) . Kuesioner disebarkan dan diantarkan langsung dan pengembalian kuesioner dilakukan dengan mendatangi respondensecara langsung berdasarkan waktu yang telah disepakati.

D. Metode Analisis 1. Uji Validitas dan Reliabilitas a. Uji Validitas

  Suatu kuesioner dikatakan valid jikapertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut. Uji validitas ini dilakukanuntuk mengetahui apakah item-item yang tersaji dalam kuesioner benar-benar mampu mengungkapkan dengan pasti apa yang akanditeliti.

b. Uji Reliabilitas

  Uji reliabilitas data adalah suatu uji yang dilakukan untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari suatuvariabel atau konstruk. Dengan kata lain, alat ukur tersebut mempunyai hasil yang konsisten apabila digunakan berkali-kali pada waktu yangberbeda.

2. Uji Asumsi Klasik

  Namun,jika tidak terdapat suatu pola yang jelas dan titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadiheterokedastisitas (Ghozali 2005:105). Tujuan dari analisis regresi adalah untuk memprediksi besarnya variabel Untuk mengetahui pengaruh variabel dependen terhadap variabel independen, maka digunakan model regresi berganda dengan persamaansebagai berikut : Y = a + b X + b X + b X + b X 1 1 2 2 3 3 4 4 r X 1 : Faktor Budaya X 2 : Faktor Sosial X 3 : Faktor Pribadi X 4 : Faktor Psikologis : Error term r ε 24.

2 Dan untuk menghitung R digunakan rumus sebagai berikut :

  Adapun rumusan hipotesis untuk uji F adalah : Ho : = = 0 Variabel independen secara simultan tidak 1 2 … … β β berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Bila nilai F hitung lebih besar dari pada F tabel atau tingkat signifikannya lebih kecil dari 5% (α : 5% = 0.05) maka hal inimenunjukkan bahwa H o ditolak dan H a diterima, yang berarti bahwa variabel independen mempunyai pengaruh yang signifikan terhadapvariabel dependen secara simultan.

2 R = koefisien determinasi

n = jumlah pengamatan / sampel k = jumlah parameter yang diestimasi dalam regresi

b. Uji t (Uji Secara Parsial)

  Pertama, budaya yang merupakan kumpulan nilai-nilai dasar, persepsi, keinginan dan tingkah laku yang dipelajari olehseorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembaga penting Kelas sosial memiliki tingkatan-tingkatan dari yang paling rendah sampai yang tinggi (Ihalauw dan prasetijo, 2005:40). 3 ) Pribadi (XPembagian masyarakat yang relatif homogen dan permanen yang tersusun secara hierarkis dan yang anggotanya menganut nilai-nilai, minat, dan perilaku yang serupa.

b. Variabel Terikat (Dependent Variabel)

  Pencarian informasi, seberapa jauh konsumen mencari informasi akan tergantung pada kekuatan dorongan, jumlah informasiawal, kemudahan memperoleh informasi lebih jauh, nilai dan informasi tambahan, dan kepuasan yang diperoleh dari pencariantersebut. Harian yang ada di Depok umumnya adalah harian nasional seperti Kompas, Media Indonesia, Republika, Warta Kota, Berita Kota dan Survei kecil-kecilan di Depok, yang dilakukan untuk mengetahui tanggapan serta reaksi masyarakat Depok jika ada harian di kota ini,menunjukkan bahwa masyarakat Depok menyambut baik rencana kehadiran harian ini.

2. Visi, Misi dan Tujuan Monitor Depok a. Visi surat kabar Monitor Depok:

a)Menjembatani diantara elemen-elemen yang majemuk, seperti suku, agama dan kelompok sehingga terjadi dialog yang sehat. Atau dengan

b) Berusaha sekuat tenaga menyuarakan sesuatu yang benar

  d)Berusaha menjadi koran yang memiliki misi humanisme, artinya kita akan membantu orang tertindas dengan menyuarakan aspirasi mereka,karena pada harkatnya manusia sederajat di lingkungan sosial mereka. e)Mengakomodasi semua elemen atau kelompok yang ada di Depok dengan merangkulnya menjadi satu kesatuan masyarakat yangharmonis dan dinamis.

b. Misi Surat kabar Monitor Depok

  a)Dengan bisnis yang ideal diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan seluruh awak redaksi dan perusahaan sehingga menjadi koran yangsemakin ideal. Civil Society maksudnya, adanya penguatan semua elemen masyarakat dalam lingkungan yang demokratis dan taat hukum.

3. Struktur Organisasi PT. Aksara Depok Makmur

  Rapat inimenentukan berita mana yang layak di halaman satu dan sebagainya setelah dilihat dari derajat beritanya dengan memperhatikan sejumlah kriteria,seperti derajat problematik, yang menyangkut kepentingan publik, keadilan, rasa kemanusiaan, dan sebagainya. Sebelum kuesioner diberikan kepada 60 responden, peneliti melakukan tryoutatau uji coba pra survey terhadap 30 responden dengan memberikan 26 butir pertanyaan untuk menguji validitas dan reliabilitas dari seluruhpertanyaan yang diajukan.

2. Penemuan dan Pembahasan a

  Tabel 4.18Berlangganan koran Monitor Depok dipengaruhi oleh tingkat pendapatan anda Frequency PercentSangat tidak setuju 1 1.7 % tidak setuju 2 3.3 % ragu3 5 % setuju 23 38.3 % sangat setuju31 51.7 % Total 60 100 % Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel 4.18 diatas dapat diketahui, 1 responden yang menyatakan sangat tidak setuju, 2 responden menyatakan tidak setuju, 3 menyatakanragu, 23 responden menyatakan setuju, dan 31 responden menyatakan sangat setuju. Tabel 4.17 Tingkat penghasilan anda mempengaruhi pembelian koran monitor Depok Frequency Percent tidak setuju2 3.3 % ragu1 1.7 % setuju 27 45 % sangat setuju30 50 % Total60 100 % Frequency Percent tidak setuju2 3.3 % ragu2 3.3 % setuju 17 28.3 % sangat setuju39 65 % Total 60 100 % Sumber : Data Primer yang telah diolah Dari tabel 4.19 diatas dapat diketahui, 2 responden menyatakan tidak setuju, 2 menyatakan ragu, 17 responden menyatakan setuju, dan 39responden menyatakan sangat setuju.

3. Hasil Analisis

  Berdasarkan pengolahan regresi linear berganda yang menggunakanSPSS 17.0 for windows dapat diketahui bahwa : a. Uji NormalitasUji Normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel terkait dan variabel bebas keduanya mempunyaidistribusi normal atau tidak.

2. Multikolinearitas

  Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi antar variabel-variabel bebasnya. Multikolinieritas dapat dilihat dari nilai tolerance dan variance inflation factor (VIF).

3. Heterokedastisitas

  Model regresi yang baik adalah model regresi yang memiliki persamaan varian residual suatu periodepengamatan dengan periode pengamatan yang lain. Gambar 4.3 Heterokedastisitas Sumber : Data diolah Berdasarkan scatterplot diatas dengan pencar antara standardized residual *SRESID dan standardized predicted value *ZPRED tidak Berdasarkan data-data yang disajikan pada tabel di atas, selanjutmya akan dianalisis dengan bantuan aplikasi SPSS v 17.0untuk mengetahui besarnya pengaruh budaya, sosial, pribadi, dan psikologis terhadap keputusan pembelian.

d. Uji Hipotesis

  Hal ini merupakan bukti 3 = 0 diterima dan Ha 3 Hо: β : β ≠ 0 ditolak, hal ini berarti hipotesis yang mengatakan tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari pengaruh pribadi terhadap keputusan pembelian MonitorDepok adalah terbukti. Hal ini merupakan bukti kuat penolakan 4 = 0 dan Ha 4 Hо: β : β ≠ 0 diterima, hal ini berarti hipotesis yang terdapat pengaruh yang signifikan dari pengaruh psikologis terhadap keputusan pembelianMonitor Depok adalah terbukti.

e. Interpretasi

  Dari hasil uji regresi berganda melalui uji F maka hasil yang didapat mengidentifikasikan faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologissecara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Sedangkan pribadi yang terdiri dari usia dan siklus hidup, pekerjaan, lingkungan ekonomi, penghasilan, kepribadian dan konsep diri, gayahidup.

BAB V KESIMPULAN DAN IMPLIKASI A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka ditarik

  Hasil uji F membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel budaya, sosial, pribadi dan psikologis secara bersama-samaterhadap keputusan pembelian koran Monitor Depok. Berdasarkan nilai koefesien regresi pada setiap variabel, dapat dijelaskan bahwa variabel independen yang lebih berpengaruh terhadap keputusanpembelian adalah variabel sosial yang memiliki nilai koefesien regresi sebesar 36,9 % dibandingkan variabel-variabel lainnya.

B. Implikasi dan Saran 1. Implikasi

  Hal ini dimungkinkan karena faktor-faktor tersebut tidak berpengaruh secara langsung terhadap keputusan pembelian, dalam hal ini konsumen dalam membeli bukan disebabkankarena pengaruh budaya (yang berdasarkan perilaku mendasar, kelompok ras, wilayah geografis, dan kelas sosial ), pengaruh pribadi(usia dan siklus hidup, pekerjaan, lingkungan ekonomi, penghasilan, kepribadian dan konsep diri, serta gaya hidup). Keputusan pembelian juga tidak hanya dipengaruhi oleh budaya, sosial, pribadi, dan psikologis, melainkan ada faktor-faktor lain yangtidak diteliti dalam penelitian ini, misalnya seperti strategi kepercayaan merek, bauran pemasaran dan lain sebagainya.

2. Saran

  Mengingat bahwa terdapat 4 (empat) faktor yang mempengaruhi konsumen terhadap pembelian koran Monitor Depok, maka pihakprodusen perlu memperhatikan hal-hal yang berhubungan dengan keempat faktor tersebut yaitu faktor : budaya, sosial, pribadi danpsikologis. Dari besarnya nilai koefisien determinasi maupun kontribusi yang diberikan oleh faktor perilaku konsumen terhadap keputusanpembelian menunjukkan bahwa masih diperlukan adanya penelitian lanjutan bagi peneliti lain untuk meneliti variabel lain yang tidakdimasukkan dalam penelitian ini, karena munculnya sebuah perilaku pembelian konsumen merupakan akibat dari banyak faktor antara lain 88 DAFTAR PUSTAKA Aaker, A, David., V.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Analisis sikap konsumen terhadap atribut surat kabar pada harian Jawa Pos Kecamatan Bangkalan di Bangkalan
0
2
116
Pengaruh budaya sosial, pribadi dan psikologi terhadap keputusan nasabah dalam memilih bank Syariah (study kasus pada masyarakat Ciputat pengguna jasa perbankan Syariah)
4
8
135
Kontruksi media cetak atas realitas analisis framing terhadap majalah tabligh
0
9
110
Manajemen redaksi harian Republika dalam mengahadapi persaingan Industri media cetak
9
43
81
Pengaruh service quality, price dan lokasi terhadap keputusan pembelian (studi kasus pada konsumen Super Shop dan Drive)
1
12
135
Pengaruh budaya,sosial, pribadi dan psikologis terhadap keputusan pembelian;studi kasus perusahaan media cetak surat kabar harian monitor Depok
0
6
108
Pro kontra undang-undang pornografi di media cetak : analisis framing terhadap pemberitaan media Indonesia dan republika
0
5
101
Pengaruh struktur kepemilikan dan manajemen laba terhadap kenerja perusahaan; studi kasus kasus perusahaan Manufaktur Sektor conumer goods
0
10
90
Analisis framing pemberitaan industri busana muslim dalam surat kabar media Indonesia
0
16
0
Kliping dan indeks surat kabar : Upaya mengoptimalkan layanan surat kabar dalam layanan referensi
0
4
9
Pengaruh citra perusahaan dan faktor sosial terhadap keputusan konsumen penggunaan jasa pada Baraya Travel Jl.surapati No.199 Bandung
1
13
103
Analisis isi tajuk rencana di surat kabar harian umum Pikrian Rakyat pada Bulan Mei ditinjau dari nilai berita
0
45
115
Pengaruh kualitas produk dan media iklan televisi surat kabar dan spanduk terhadap keputusan pembelian sepeda motor Yamaha Vega R (suatu survey pada konsumen pengguna sepeda motor Yamaha Vega R di CV.Tunggal Jaya Motorindo Serang Banten)
0
2
1
Prioritas pemilihan surat kabar menggunakan analytic hierarchy process
1
4
11
Dorien – Kebijakan manajemen strategis media cetak
0
0
193
Show more