Laporan prktek kerja Lapangan Di PT. Kereta Api Indonesia (persero) Kantor Pusat Bandung

Gratis

4
50
114
2 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Sejarah Perusahaan

  Setelah pemerintahan Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang Jenis rel kereta api di Indonesia dibedakan dengan lebar sepur 1.067 mm; 750 mm diAceh dan 600 mm di beberapa lintas cabang dan tram kota. Tabel 1.1 Kronologis Bentuk Perusahaan PERIODE STATUS DASAR HUKUM1864 Pembangunan jalan KA sepanjang 26 km antaraKemijen-Tanggung oleh Hindia-Belanda 1864 - 1945 Staatspoor Wegen (SS) Verenigde Spoorwegbedrijf (VS)Deli Spoorweg Maatschapij (DSM) IBW 1945 19501950 - 1963 Djawatan Kereta Api (DKA)Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) 1963 1971 Perusahaan Negara Kereta Api (PNKA) PP No.

1.2 Sub Direktorat Humas PT. Kereta Api (Persero) Pusat Bandung

  Kereta Api (Persero) ini dinagi menjadi dua bagian, yaituHubungan Internal dan Hubungan Eksternal, dimana Hubungan Internal mengurusi hal yang berhubungan dengan penyuluhan internal dan penerbitan media internal, sedangkan HubunganEksternal mengurusi hal yang berhubungan dengan penyuluhan eksternal, hubungan antar media massa, tata usaha, dan pameran. Kereta Api (Persero) adalah memantau segala bentuk perkembangan aspirasi publik, serta merumuskan strategi dan langkah-langkah penanganannyauntuk menghindari terbentuknya opini publik yang unfavourale terhadap perusahaan khususnya pers dan humas atau PR antar lembaga.

1.3 Visi, Misi, dan Tujuan PT. Kereta Api (Persero)

  Berdasarkan hasil rapat Direksi PT Kereta Api (Persero), merubah visi dan misi yang lama menjadi visi dan misi yang baru, yakni Maklumat Direksi Nomor : 06/PR.006/KA-2008menyebutkan bahwa, sejalannya dengan Arah dan Startegi Pengembangan (Restrukturisasi) Perusahaan, maka sesuai Kesepakatan pada tanggal 26 Mei 2008 di Bandung, Direksi PT. Kereta Api adalah Menyelenggarakan prasarana dan sarana perkeretaapian berikut bisnis penunjang, melalui praktek bisnis terbaik untuk memberikan nilaitambahan yang tinggi bagi stakeholders dan kelestarian lingkungan.

1.4 Budaya PT. Kereta Api (Persero)

  Pengembangan perusahaan diarahkan untuk meningkatkan kinerja financial masing- masing bagian dengan menekankan pada usaha inti (core bussiness), yaitu jasa angkutanpenumpang dan barang, usaha yang dilakukan untuk menjadikan kereta api sebagai pilihan utama jasa transportasi dengan cara meningkatkan efektivitas dan efisien perusahaan sertainvestasi yang selektif untuk mencapai tingkat keselamatan, pelayanan, dan keuangan perusahaan. Kereta Api (Persero) terus menerus berupaya secara bertahap meningkatkan kinerja pelayanan dan keuangannya yang akan dicapai dengan berbagi startegipertumbuhan, antara lain peningkatan produktivitas, efektivitas, dan efisien serta investasi yang selektif.

1.5 Logo dan Arti Lambang PT. Kereta Api (Persero)

  Kereta Api (Persero), yakni sebagai berikut : Gambar 1.1 Logo PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Sumber : Arsip Humas PT.

a) Makna Karakter Logo/Lambang

  Dua garis lurus dengan lengkung meruncing, dengan arahberlawanan, selain menggambarkan arah bolak-balik perjalanan kereta api, juga melambangkan interaksi pelayanan (memberi dan menerima). b) Gaya Gambar Lugas, langsung, tajam, teknis, selaras dengan staf teknis kereta api.

1.6 Struktur Organisasi PT. Kereta Api (Persero)

  Kereta Api (Persero) mempunyai struktur perusahaan yang terdiri dari beberapa divisi yang secara khusus tersusun dari berbagi bagian dan daerah pengoperasiannya. Struktur oraganisasi perusahaan memiliki peran yang penting untuk menjelaskan fungsi, tugas, tanggungjawab, dan wewenang perusahaan untuk mencapai mekanisme yangefektif dan efisien.

1.7 Struktur Organisasi Humas PT. Kereta Api (Persero)

Untuk memberikan arahan yang terstruktur dalam perusahaan, maka Humas PT Kereta Api(Persero) Pusat Bandung membentuk struktur di dalamnya, yakni sebagai berikut : Tabel 1.2 STRUKTUR ORGANISASI BIDANG HUMAS

PT. KERETA API (PERSERO)PUSAT BANDUNG

  WAHYU EKOWATI Manager Corporate Image Care Manager Internal Relations NIPP. ZUNERFIN Manager External Relations AGUS KOMARUDIN NIPP.

1.8 Job Description

1.9 Dibawah ini adalah Job Description dari struktur Organisasi Humas PT. KeretaApi (Persero) Pusat Bandung :

1) Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat

  Melaksanakan dokumentasi, penerbitan, dan perpustakaan perusahaan yang meliputi, Mengidentifikasi dan menganalisis permaslahan yang menyangkut dengan opini publik. Memerankan fungsi sebagai konselor dan guide dalam pelaksanaan tugas yang berhubungan dengan pembentukan opini publik kepada semua bagian secara lintasfungsi.

2) Kepala Seksi Komunikasi Eksternal dan Hubungan Antar Lembaga

  Hubungan Kerja :Melakukan koordinasi kerja dengan sejumlah bagian dalam Sekretaris Perusahaan serta antar Direktorat dalam perusahaan serta Daerah Operasional (Daop) dan Divisi Regional(Divre). Memerankan fungsi sebagai konselor dan guide dalam pelaksanaan tugas yang berhubungan dengan pembentukan opini publik kepada semua bagian secara lintas fungsi.

3) Kepala Seksi Komunikasi Internal dan Penerbitan

  Hubungan Kerja : Melakukan koordinasi kerja dengan sejumlah bagian dalam Sekretaris Perusahaan serta antar Direktorat dalam perusahaan serta Daerah Operasional (Daop) dan Divisi Regional(Divre). Memerankan fungsi sebagai konselor dan guide dalam pelaksanaan tugas yang berhubungan dengan pembentukan opini internal kepada semua bagian secara lintas fungsi.

4) Kriteria Kompetensi Jabatan Staf PT. Kereta Api (Pesero) 1. Staf Utama (Tingkat Jabatan 2a)

  Memiliki pengetahuan dan pemahaman terhadap tatanan komunitas dan wadah publik internal, yang menyangkut :1) Struktur Organisasi dan Tata Kerja Tingkat Pusat, Divisi dan Daop di lingkungan PT. Kereta Api (Persero), DPR, Ditjendat, Dephub, Depkeu, Bappenas, dan lainnya.7) Bisnis : Trasportasi engineering, analisis investasi.8) Pelayanan : Etika dan psikologis pelayanan.

2. Staf Madya (Tingkat Jabatan 3a)

  Memiliki pengetahuan dan pemahaman terhadap tatanan komunitas dan wadah publik internal, yang menyangkut :1) Struktur Organisasi dan Tata Kerja Tingkat Pusat, Divisi dan Daop di lingkungan PT. Memiliki pengetahuan dan pemahaman terhadap tatanan komunitas dan wadah publik internal, yang menyangkut :Undang-undang transportasi internasional, nasional, dan regional.

3. Staf Muda (Tingkat Jabatan 4a)

  Memiliki pengetahuan dan pemahaman terhadap tatanan komunitas dan wadah publik internal, yang menyangkut :Struktur Organisasi dan Tata Kerja Tingkat Pusat, Divisi dan Daop di lingkungan PT. Kereta Api (Persero) serta prosedur pelayanan yang Hak dan kewajiban sebagai anggota wada organisasi tertentu dilingkungan PT.

TARGET FUNGSI

PROGAM STRATEGIS

  Mengidentifikasikan dan mengevaluasi opini publik internal dan eksternal. Melakukan peningkatan kompetensi pegawi Humas dan yang terkait melalui pelatihan(seminar, lokakarya, diskusi, dan lainnya).

1.9 Sarana dan Prasarana Divisi Humas PT. Kereta Api (Persero) Pusat Letak kantor Humas PT. Kereta Api berada tepat di depan gerbang yaitu di Gedung 1

  Kereta Api Indonesia (Persero) Kantor Pusat Bandung 6 Ruang Pertemuan 10 Mushola 3 9 Toilet 1 8 Dapur 1 7 Ruang Redaksi Kontak 1 1 NO SARANA JUMLAH 5 Ruang Seluruh Staf Humas 1 4 Ruang Kepala Seksi Hubungan Eksternal 1 3 Ruang Kepala Seksi Hubungan Internal 3 2 Ruang Kepala Bidang Humas 1 1 Ruang Tamu 1 Sumber : Bidang HUMAS PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Kantor Pusat Bandung 2 6 kursi kerja 10 Handycam 3 9 Camera 1 8 Seperangkat ATK 1 7 Televisi 7 5 Telepon toka NO SARANA JUMLAH 10 4 Meja dan kursi kerja karyawan 1 3 Meja berukuran 3 x 6 m 1 2 Speaker 5 1 Komputer 2 Sumber : Bidang HUMAS PT.

1.10 Waktu dan Lokasi Praktek Kerja Lapangan (PKL)

  Kereta Api (Persero) Kantor Pusat Bandung yang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan no. Kereta Api (Persero) Kantor Pusat Bandung, setiap hari Senin s.d Jumat di mulai pukul 07.15 s.d 12.00 (setengah hari jam kerja), kecuali hari puasa masukpukul 08.00 WIB.

BAB II PELAKSANAAN PKL

2.1 Aktifitas Kegiatan Selama PKL

  Kereta Api (Persero) Kantor PusatBandung, kegiatan rutin yang dilakukan dalam waktu 1 bulan 10 hari adalah mengkliping koran, menganalisis hasil kliping, mendistribusiakan kliping yang dilakukan secara rutin dalam kegiatanhumas di PT. Selain itu, kegiatan yang pernah diikuti oleh penulis yaitu meliput kegiatan Pelantikan POLSUSKA dan meliput kegiatanPORKA yang dilaksanakan di Bandung.

2.1.1. Jadwal Kegiatan Selama PKL

  Kereta ApiIndonesia (Persero) ke berbagai Divisi : Direksi, Manajemen Resiko, Sekretaris Perushaan, SistemInformasi, Pendidikan dan Pelatihan, Aset Produksi, Pelestarian Benda Bersejarah, Pusel,Logistik, Hukum, Sarana, Keuangan Perusahaan, Aset Non Produksi, Pembinaan dan PengendalianPersonalia, Pemasaran dan Penjualan Angkutan Barang, Perencanaan Strategi dan Pengembangan, 27 Senin, 9 Agustus2010 Izin 28 Selasa, 10 Agustus2010 Izin 29 Rabu, 11 Agustus2010 1. Kereta ApiIndonesia (Persero) ke berbagai Divisi : Direksi, Jum at, 3Manajemen Resiko, Sekretaris Perushaan, Sistem 44 September 2010Informasi, Pendidikan dan Pelatihan, Aset Produksi, Pelestarian Benda Bersejarah, Pusel,Logistik, Hukum, Sarana, Keuangan Perusahaan, Aset Non Produksi, Pembinaan dan PengendalianPersonalia, Pemasaran dan Penjualan Angkutan Barang, Perencanaan Strategi dan Pengembangan,Hubungan Masyarakat, dan Yayasan Pusaka 4.

2.2 Deskripsi dan Contoh Kegiatan Rutin Selama PKL

2.2.1 Menggunting Berita

  Adapunhasil dari guntingan berita dapat dilihat pada tanggal 2 Agustus 2010 sebagai berikut : Gambar 2.1 Contoh-contoh Hasil Kliping Berita 2.2.2 Pendistribusian Kliping Berita Setelah proses fotocopy sebanyak 49 rangkap, diberi cover dan di hackter, kemudian didistribusikan ke : Humas berserta staf, Hukum, Keuangan, Keselamatan, Dirop TU, Dirut,Sekper, Teknik, Pelatihan, Operasi, Sarana, Properti, SPI, Pusrenbang, 3 Direksi, SDM danPengembangan Usaha. Dalam pendistribusian kliping berita ini, penulis dan teman-teman PKL membagi tugas dalam pendistribusian hasil kliping berita ke bagian-bagian yang telahditentukan.

2.3. Deskripsi Tentang Humas / ( Public Relations)

  Humas disimpulkan sebagai seni (arts) dan gabungan dari disiplin ilmu manajemen, komunikasi, psikologi, sosial dan marketing, untuk membentuk agar perusahaan atau lembaga,nama dan produknya menjadi disukai dan dapat dipercaya oleh publiknya. Mengevaluasi kekuatan dan kelemahan perusahaan dan perusahaan saingan utama, ancaman-ancaman dan kesempatan; mendiagnosa masalah-masalah yang dapatdiselesaikan dengan jalan hubungan masyarakat; mengidentifikasi golongan masyarakat yang bersangkutan dan saluran yang paling efektif untuk mencapaimereka.

2.3.1. Jenis-jenis Kegiatan Humas / ( Public Relations)

2.3.2. Fungsi Humas / ( Public Relations)

  Melakukan riset pendapat, sikap dan harapan masyarakat terhadap institusi serta memberi saran tindakan-tindakan yang diperlukan institusi untuk mengatasinya. Menciptakan dan membina komunikasi dua-arah berlandaskan kebenaran dan informasi yang utuh.

2.3.3. Karakteristik Humas / ( Public Relations)

  Operasionalisasi Humas adalah membina hubungan yang harmonis antara organisasi dan publiknya dan mencegah terjadinya rintangan psikologi, baik yang timbul daripihak organisasi maupun dari pihak publik. Tugas dan fungsi utama public relations officer (PRO) atau pejabat humas, tidak terlepas dari bidang Program pengembangan humas harus proaktif dan mampu mengantisipasi perubahan- perubahan yang terjadi dengan cepat, baik di bidang teknologi, informasi, ekonomi, hukummaupun politik internasional dan nasional.

2.4. Analisis Kerja HUMAS PT. Kereta Api Indonesia (persero) kantor Pusat Bandung Humas PT. Kereta Api (Persero) Pusat Bandung sudah melembaga ( state of being)

  Kegiatan Internal Humas berhubungan dengan kegitan-kegitan yang berada di dalam perusahaan seperti merencanakan program-program yang dapat meningkatkan semangat kerjakaryawan, penyuluhan kepada karyawan, dan penerbitan media internal perusahaan yaitu Tabloid KONTAK . Kereta Api (Persero) Pusat Bandung dalam public internal adalah mengumpulkan berita yang ada di media cetak dan media online.

a. Membaca Koran

  Kereta Api (Persero) Pusat Bandung adalah membaca koran, baik itu koran lokal, nasional, maupun nasional berbasis internasional. Koran yang dibaca antara lain : Kompas, Pikiran Rakyat, Seputar Indonesia, Bisnis Indonesia,Republika, Galamedia, Tribun Jabar, The Jakarta Post, Investor Daily, Koran Tempo, The Big-5Bussines, Rakyat Merdeka, Harian Umum, Perjuangan, Poskota, Suara Pembaruan, Suara Karya,Jurnal Nasional, Tempo, Media Indonesia, Radar Bandung, Pelita, Sinar Indonesia, dan Medikom.

b. Kliping Berita

  Membuat Kliping adalah salah satu kegitan rutin yang mana setelah membaca koran dan menggunting berita dan mengkliping berita tersebut. Setelah digunting berita tersebut ditempel pada lembaran kertas yang telah di beri kop nama dari surat kabar, kemudian di fotocopy sebanyak 36 rangkap dan dibagikan ke masing-masing bagian, yaitu : Humas berserta staf, Hukum Keuangan, Keselamatan, Dirop TU, Dirut,Sekper Teknik, Pelatihan, Operasi, Sarana, Properti, SPI, Pusrenbang, 3 Direksi, SDM, Pengembangan Usaha.

NO. NAMA MEDIA TANGGAL JUDUL ARTIKEL NILAI BERITA

  KA HARUS PERBAIKI MANAJEMAN POSITIF 13 INVESTOR DAILY MELAYANG SETIAP TAHUN NETRAL 2 Agustus 2010RP. 17,2 TRILIUN 12 INVESTOR DAILY KONSTRUKSI PROYEK KA POSITIF 2 Agustus 2010RAS AL-KHAIMAH SEGERA 11 INVESTOR DAILY 2 Agustus 2010PENGUMUMAN LELANG TERBUKA POSITIF INVITATION FOR PREQUALIFICATION OF CONSULTANS POSITIF RAKYAT 20 POS KOTA 2 Agustus 2010 TERGULING NEGATIFSTASIUN PONDOK CINA 21 PIKIRAN RAKYAT 2 Agustus 2010 TERBAKAR NETRAL 22 GALAMEDIA 2 Agustus 2010 FOTO : PERBAIKAN REL POSITIF Sumber : Arsip Humas PT.

c. Analisis Berita

  Tujuan dari menganalisis berita yang ada di media cetak yaitu bila terdapat berita yang negatif maka akan di tindak lanjuti oleh pihak yang terkait untuk menanggulangi masalahpemberitaan tersebut. Sedangkan hubungan dengan pihak eksternal berkaitan dengan penyuluhan eksternal, hubungan dengan pers/media massa, dan tata usaha.

2.5. Deskripsi Tentang Layanan PT. Kereta Api (Persero) Pusat Bandung Kepada Mahasiswa

  Kereta Api (Persero) Pusat Selain itu juga penulis diberikan kesempatan untuk menulis peliputan berita pada kegiatanPOLSUSKA bersama-sama ke-tiga teman job training untuk menulis berita, dan juga bersama teman job training lain menulis berita pada kegiatan Pekan Olah Raga Kereta Api (PORKA). Bila penulis mengalami kesulitan, hambatan, ataupun hasil yang kurang sempurna maka pihakHumas mengoreksi dari hasil yang telah penulis lakukan, sehingga hal tersebut menjadi suatu pembelajaran bagi penulis agar dapat lebih baik lagi di masa yang akan datang, khususnya dalambidang Humas.

BAB II I PENUTUP Pada bab tiga ini berisikan kesimpulan dari keseluruhan hasil dari praktek kerja lapangan

yang telah dilakukan dan saran-saran yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak.

3.1 Kesimpulan

  Kereta Api (Persero) Pusat Bandung dan Humas dipimpimoleh seorang Kabid Humas (KM) yang bertanggung jawab kepada Sekretaris Perusahaan PT. Kereta Api (Persero) Pusat Bandung mempunyai kegiatan ekstrenal yang berhubungan dengan publik di luar perusahaan diantaranya, PameranPerhubungan di Jakarta, Press Tour, Penerbitan Majalah REL , kegiatan internal yang berhubungan dengan karyawan di dalam perusahaan diantaranya, peliputanpelantikan POLSUSKA dan pelipitan kegiatan PORKA 2010.

3.2 Saran saran

3.2.1 Bagi Perusahaan

  Kereta Api (Persero) Pusat Bandung lebih meningkatkan lagi kinerjanya dengan melakukan pelatihan-pelatihan bagi karyawannya, agar dapatmemberikan sesuatu yang terbaik bagi perusahaan khususnya dan masyarakat pada umumnya. Kereta Api (Persero) Pusat Bandung menambah sarana mesin foto copy khusus humas, agar lebih cepat dan efektif dalam pendistribusian klipingberita di kantor PT.

3.2.1 Saran Untuk Mahasiswa PKL

  Mahasiswa PKL harus disiplin, datang dan pulang tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku di PT. Mahasiswa PKL jangan takut bertanya, dan lebih aktif dalam keingintahuannya tentang kinerja humas di PT.

Dokumen baru

Download (114 Halaman)
Gratis

Tags