Perancangan buku tutorial bergambar permainan tradisional Jawa Barat untuk anak usia sekolah dasar

Gratis

4
25
68
2 years ago
Preview
Full text

ASTRI WULAN SARI 2012

  Oleh karena itu dibutuhkan suatu media yang dapat menyampaikan serta mengenalkan kembali permainan tradisional Jawa Barat agarkebudayaan tersebut dapat terus dipertahankan dan diturunkan kepada generasi- generasi yang akan datang. Penulis menyadari bahwa penyusunan laporan ini jauh dari sempurna dan masih memiliki banyak kekurangan, karena itu kritik dan saran yang dapat membangundari berbagai pihak, penulis terima dengan senang hati.

IV. 1.2.9 Stiker …………………………………….…….40 1.2.10 Display

………………………………….…….40DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………42LAMPIRAN……………………………………………………………………...43

DAFTAR PUSTAKA

  Bandung : Pemerintah Provinsi Jawa Barat Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan. Tersedia di http://kaulinanbudak.multiply.com/2012 (11 Februari) Wisata Permainan Tradisional.

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah Era globalisasi merupakan era dimana suatu wilayah mengalami perubahan. Perubahan dalam hal ini menyangkut sesuatu yang berasal dari luar wilayah yang

  Teknologi seakan menjadi hal yang baru dan lebih menarik untuk Kota Bandung juga merupakan salah satu tujuan para pendatang untuk bekerja dan menetap, sehingga pengaruh kebudayaan dari daerah lain yang dibawa,sedikit banyak merubah kebiasaan dan permainan di kota Bandung. I.3 Fokus Permasalahan Keberadaan permainan tradisional terkikis akibat perilaku masyarakat khususnya anak-anak yang sudah jarang memainkan permainan tradisional dalamkehidupannya diakibatkan lahan bermain berkurang sehingga anak lebih memilih mengalihkan perhatian mereka pada permainan yang praktis dan dapat dimainkantanpa membutuhkan lahan yang besar.

BAB II PEMBAHASAN DAN PENYELESAIAN MASALAH II.1 Definisi Bermain Menurut Brook,J.B. and D.M. Elliot (seperti dikutip Dhanumurti, 2009),bermain

  Arti yang tepat adalah setiap kegiatan yang dilakukan untukkesenangan yang ditimbulkannya, tanpa mempertimbangkan hasil akhir. Permainan juga dapat dikelompokkan dalam: Permainan fisik Lagu anak anak Teka-teki, berpikir logis/matematis Bermain dengan benda-benda Bermain peranHughes (seperti dikutip Dhanumurti, 2009) bermain merupakan hal yang berbeda dengan belajar dan bekerja.

II. 2 Permainan Tradisional

II. 3 Permainan Tradisional Jawa Barat

  Sedangkan arti dari kata permainan itu sendiri adalah sesuatu yang digunakan untuk bermain atau dapat diartikan pula sebagai barang atau Menurut M. Zaini Alif (2009), Berdasarkan sifat permainan, maka permainan tradisional atau permainan rakyat (folk games) dapat dbagi menjadi dua golonganbesar, yaitu permainan untuk bermain (play) yang bersifat rekreasi, mengisi waktu senggang dan permainan untuk bertanding yaitu yang terikat oleh sebuah aturan,berorientasi pada menang dan kalah (game).

II. 3.1 Pengelompokan Permainan Tradisional Jawa Barat Mainan dan permainan tradisional terdiri dari 2 garis besar pengelompokan

  Bemain juga merupakan sarana untuk menyalurkan tenaga yangberlebihan agar tidak terpendam yang akan menyebabkan anak tegang, gelisah, dan mudah tersinggung. Dengan bermain, anak dituntut untuk berkomunikasi satu dengan yang lain dalam hal ini membuat anak dapat mengerti dan sebaliknya anak harus belajarmengerti apa yang dikomunikasikan oleh orang lain. Anak dapat menyalurkan kebutuhan dan keinginan dengan bermain. Anak yan tidak mampu mencapai peran pemimpin dalam kehidupan nyata mungkinakan memperoleh pemenuhan keinginan dalam bermain. Bermain dapat dijadikan sebagai sarana penyaluran bagi energi emosional yang terpendam akibat pembatasan lingkungan terhadap perilaku mereka. Bermain memberi kesempatan untuk mempelajari beberapa hal, melalui buku, televisi, atau menjelajah lingkungan, yang tidak diperoleh anak daribelajar di rumah atau di sekolah.

II. 3.3 Manfaat Permainan Tradisional

  Karena memanfaatkan benda yang ada di alam, pemain yang akan melakukan permainan tradisional harus memiliki kreatifitas yang tinggi. II.3.5 10 Permainan Tradisional Jawa Barat yang Populer Ada 10 permainan yang yang dipilih dari beberapa jenis permainan berdasarkan pengelompokan yang berbeda.

II. 4.2 Kondisi Anak di Perkotaan

  Didukung dengan hasilriset yang dilakukan oleh Dhanumurti Adyogi pada tahun 2009 kepada 30 ibu yang memiliki anak usia sekolah dasar, yang hasilnya menunjukan bahwa halyang menyebabkan anak jarang memainkan permainan tradisional saat anak bermain adalah kurangnya pengetahuan anak akan permainan tradisional JawaBarat. Komik, cergam atau kartun II.4.3 Pengertian Buku Tutorial Bergambar Buku tutorial bergambar merupakan suatu bentuk penyampaian pesan dengan bentuk teks yang berupaya untuk mengajarkan sesuai dengn contoh dan memberikan informasi untuk menyelesaikan tugas tertentu disertai dengan gambar ilustrasi yang mendukung yang dikemas menjadi sebuah buku .

BAB II I STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL III.1 Strategi Komunikasi Strategi komunikasi yang dilakukan dalam perancangan media informasi ini adalah mengenalkan dan mengajak anak untuk memainkan permainan tradisional. Seiring dengan banyaknya permainan baru yang muncul dan datang yang akan

  III.1.3.1 Pesan Utama Dari Perancangan buku tutorial bergambar permainan tradisional Jawa Barat untuk anak usia sekolah dasar, pesan utama yang akan disampaikan memberikanpenjelasan tentang beberapa permainan tradisional Jawa Barat bagaimana cara membuat permainan tradisional dan aturan main permainan tradisional Jawa Barattersebut, sehingga anak-anak menjadi paham dan mengerti apa saja aturan main, cara memainkan, dan bagaimana permainan tradisional dibuat. III.1.5 Strategi Media Media yang di gunakan untuk menyampaikan pesan kepada target audience yang merupakan anak-anak usia sekolah dasar adalah pengemasan buku dengantampilan penuh warna dan disampul dengan desain yang menarik perhatian anak- anak.

III. 1.6 Ditribusi Media

  Tipografi bisa menentukan efek emosi, dan kesan-kesan yang ingin ditimbulkan untuk lebih mempertegas dan lebih mendukung ilustrasi buku. 5 Aplikasi karakter III.2.5 Warna Warna yang digunakan dalam perancangan buku ini menggunakan warna-warna yang cerah, dan memberikan efek gradasi dan brushing agar lebih menonjolkankesan ruang.

BAB IV MEDIA DAN TEKNIS PRODUKSI IV.1 Media Dalam penyampaian informasi diperlukan media sebagai sarana, media-media

  dipakai berdasarkan pada fungsi yang sesuai agar informasi yang disampaikan bisa tepat sasaran. Sampul dibuat dengan ilustrasi nuansa sore hari dimana waktu yang biasadigunakan oleh anak untuk bermain.

IV. 1.1.3 Isi Buku

  Material kertas : Art Paper 230 grUkuran : 15,8 cm x 21 cmTeknis Cetak : Cetak offset separasiDihalaman 2 dan 3 terdapat prakata yang menggambarkan secara singkat isi dalam buku dan tampilan daftar isi yang menunjukan letak halaman yang dituju. Gambar IV.2 Halaman 4 dan 5 Untuk mempermudah anak dalam menemukan permainan yang ingin dipilih, sebelum tampilan dibuat satu halaman yang menampilkan permainan yang akandibahas sebesar ukuran buku disertai dengan sedikit penjelasannya.

IV. 1.2.3 Flyer

  Fungsi flyer untuk mempromosikan pesan yang di informasikandengan cara dibagikan dan disebarkan . Gambar IV.9 Hanging Mobile Ukuran teknis mediaFormat : LonjongUkuran : 20,5 cm x 11,5 cmMaterial : Art paper 260 grTeknik Produksi : Cetak offset separasi IV.1.2.5 Pembatas Buku Teknis pembuatannya yaitu di cetak offset separasi di kertas Art paper 230 gr dan diberi tali di bagian atas sebagai penanda.

IV. 1.2.6 Baju

  Baju ini di buat karena media pendukung ini, selain dapat menjadi media promosi, dapat juga digunakan anak dan membuat anak selalu mengingat buku tersebut. Gambar IV.12 Tempat Minum Ukuran teknis mediaUkuran : Tinggi : 18,5 cmDiameter 9 cmMaterial : PlastikTeknik Produksi : Cetak offset separasi IV.1.2.8 Gantungan Kunci Media pendukung ini sebagai media pengingat, yang dapat dijangkau oleh audience.

Dokumen baru