Fungsi Bagian Investasi dalam Pengelolaan Dana Asuransi Umum di Bumida Bumiputera Syariah

Gratis

0
35
113
2 years ago
Preview
Full text
FUNGSI BAGIAN INVESTASI DALAM PENGELOLAAN DANA ASURANSI UMUM DI BUMIDA BUMIPUTERA SYARIAH Skripsi Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Islam ( SEI ) Oleh : ERIE ROMIATUL ANIQOH NIM : 103046228373 KONSENTRASI ASURANSI SYARIAH PROGRAM STUDI MUAMALAH (EKONOMI ISLAM) FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1429 H / 2008 M FUNGSI BAGIAN INVESTASI DALAM PENGELOLAAN DANA ASURANSI UMUM DI BUMIDA BUMIPUTERA SYARIAH Skripsi Diajukan Kepada Fakultas Syariah dan Hukum untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Islam ( SEI ) Oleh : ERIE ROMIATUL ANIQOH NIM : 103046228373 Di Bawah Bimbingan Pembimbing Pembimbing I Pembimbing II Drs. H. Asep Syarifuddin Hidayat, A.M. Hasan Ali, MA SH. MH NIP. 150 370 226 NIP. 150 268 783 KONSENTRASI ASURANSI SYARIAH PROGRAM STUDI MUAMALAH ( EKONOMI ISLAM ) FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 1429 H / 2008 M PENGESAHAN PANITIA UJIAN Skripsi berjudul FUNGSI BAGIAN INVESTASI DALAM PENGELOLAAN DANA ASURANSI UMUM DI BUMIDA BUMIPUTERA SYARIAH telah diujikan dalam Sidang Munaqasyah Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Pada 23 September 2008. Skripsi ini telah diterima sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Islam (SEI) pada Program Studi Muamalat (Ekonomi Islam). Jakarta, 23 September 2008 Mengesahkan, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Prof.DR.H. Muhammad Amin Suma, SH, MA, MM NIP. 150 210 422 PANITIA UJIAN 1. Ketua : DR. Euis Amalia, M.Ag. NIP. 150 289 264 ( . .) 2. Sekretaris : Ah. Azharuddin Lathif, M.Ag NIP. 150 318 308 ( . ) 3. Pembimbing I : A.M. Hasan Ali, MA NIP. 150 370 226 ( . .) 4. Pembimbing II : Drs. H. Asep Syarifuddin Hidayat, SH. MH NIP. 150 268 783 ( .) 5. Penguji I : Hendra Pertaminawati, M.Ag ( .) 6. Penguji II : Dra. Nuriyah Thaher, MM NIP. 150 321 873 ( .) LEMBAR PERNYATAAN Dengan ini saya menyatakan bahwa : 1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Strata 1 di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini telah saya cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. Jika di kemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan hasil karya asli saya atau merupakan hasil jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia menerima sanksi yang berlaku di Universitas Islam negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Jakarta, 23 September 2008 Erie Romiatul Aniqoh ABSTRAK Nama : ERIE ROMIATUL ANIQOH NIM : 103046228373 FUNGSI BAGIAN INVESTASI DALAM PENGELOLAAN DANA ASURANSI DI BUMIDA BUMIPUTERA SYARIAH Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana fungsi bagian investasi pada divisi keuangan di BUMIDA Bumiputera Syariah Jakarta dalam mengelola dana untuk diinvestasikan dan bagaimana proses investasi yang dilakukan. Adapun Metodologi penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah dengan menggunakan metode deskriftif analisis kualitatif, yakni suatu tehnik analisis data dimana terlebih dahulu dipaparkannya semua data yang telah diperoleh kemudian menganalisisnya dengan berpedoman pada sumber – sumber dalam bentuk kalimat – kalimat yaitu dengan menggunakan analisis domain, komponen dan analisis tema. Hasil dari penelitian ini adalah pengelolaan dana yang dilakukan BUMIDA Bumiputera Syariah Jakarta dikelola oleh bagian investasi Konvensional yaitu BUMIDA Bumiputera 1967 karena BUMIDA Bumiputera Syariah merupakan cabang dari BUMIDA Bumiputera konvensional tetapi modal telah terpisah dari induknya. Dalam menentukan instrumen investasi, bagian investasi melakukan langkah – langkah dan hasil dari investasi yang dilakukan secara keseluruhan mengalami peningkatan. Kata kunci : Investasi KATA PENGANTAR ‫اﺮ‬ ‫اﷲ ا ﺮ‬ Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT, Tuhan semesta alam yang menguasai seluruh kehidupan dan yang telah memberikan segala nikmat. Segala yang tampak maupun tidak tampak pasti ada rahasia ilmu yang terkandung didalamnya. Sebagai pencipta yang mengatur alam ini, adalah penguasa mutlak atas segala ilmu yang ada dan yang senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuk kepada kita, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan tidak menemukan kendala apaun yang berarti. Dalam penyusunan skripsi ini penulis banyak dibantu, baik secara moril maupun materil oleh berbagai pihak. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang setinggi – tingginya kepada : 1. Bapak Prof. DR. H. Muhammad Amin Suma, SH, MA, MM Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2. Ketua Program Studi Muamalat Ibu DR. Euis Amalia, M.ag dan Sekretaris Program Studi Muamalat Bapak Ah. Azharuddin Latifh, M.ag 3. Bapak AM. Hasan Ali MA dan Bapak Drs. H. Asep Syarifuddin Hidayat, SH, MH selaku dosen pembimbing skripsi yang telah memberikan waktu luang, pengarahan dan bimbingan kepada penulis dalam penyelesaian skripsi ini. 4. BUMIDA Bumiputera Syariah Jakarta, Bapak Drs. Saiful Hadi, Mas Setyo, Mas Kholil dan Mas Landung yang telah membantu memberikan informasi dan data dalam penyelesaian skripsi ini 5. Pimpinan Perpustakaan yang telah memberikan fasilitas untuk mengadakan studi perpustakaan. 6. Teman – teman mahasiswa yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu, yang telah membantu penulis dalam penyelesaian skripsi. 7. Ien, terima kasih telah memberikan berbagai informasi kepada penulis dalam menyelesaikan kuliah. 8. My Love, Ayah dan Zahra terima kasih sayang, karena kalian penulis menyelesaikan skripsi ini. Dan 9. Bapak, Mama’ dan adik – adikku, terima kasih atas segala pengertian, bantuan dan dorongannya sehingga penulis dapat menyelesaikan kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jakarta, 6 Juli 2008 M 4 Rajab 1429 H Penulis DAFTAR ISI KATA PENGANTAR vi DAFTAR ISI viii DAFTAR TABEL xi BAB I BAB II PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah 1 B. Pembatasan dan Perumusan Masalah 5 C. Tujuan Penelitian 6 D. Kegunaan dan Manfaat Penelitian 6 E. Kajian Pustaka 7 F. Metodologi Penelitian 8 G. Sistematika Penulisan 12 TINJAUAN TEORITIS INVESTASI DAN ASURANSI SYARIAH A. Investasi 1. Pengertian Investasi 14 2. Prinsip Dasar Investasi 16 3. Bentuk Investasi Syariah 17 4. Instrumen Investasi syariah 32 B. Asuransi Syariah BAB III BAB IV 1. Pengertian Asuransi 44 2. Prinsip Dasar Asuransi Syariah 47 3. Mekanisme Operasional Asuransi Syariah 53 4. Pembebanan Biaya Operasional 54 5. Mekanisme Pengelolaan Dana Premi 55 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN A. Sejarah BUMIDA Bumiputera Syariah 57 B. Falsafah, Visi dan Misi Perusahaan 58 C. Prinsip dan Landasan Operasional 62 D. Produk BUMIDA Syariah 64 E. Struktur Organisasi 70 FUNGSI BAGIAN INVESTASI DALAM PENGELOLAAN DANA ASURANSI UMUM BUMIDA BUMIPUTERA SYARIAH BAB V A. Mengalola Dana 71 B. Menentukan Instrumen Investasi 74 C. Strategi Memdapatkan Return Optimal 89 D. Kendala yang dihadapi 90 E. Hasil Investasi 91 PENUTUP A. Kesimpulan 97 B. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN 99 DAFTAR TABEL Tabel. 4.1 Daftar Instrumen dan Proporsi Dana BUMIDA Bumiputera Syariah 76 Tabel 4.2 Daftar Saham BUMIDA Bumiputera Syariah 80 Tabel 4.3 Daftar Reksa Dana yang dipilih BUMIDA Bumiputera Syariah 84 Tabel 4.4 Daftar outlet BUMIDA Bumiputera Syariah hingga periode Mei 2008 88 Tabel 4.5 Perkembangan Investasi BUMIDA Bumiputera Syariah 92 Tabel 4.6 Pencapaian Target Investasi s.d. Mei 2008 93 Tabel 4.7 Pertumbuhan Investasi BUMIDA Bumiputera Syariah 94 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam kehidupan sehari hari, manusia selalu dihadapkan pada masalah ekonomi. Bagaimana mengelola kehidupan dengan baik dan sejahtera untuk mendapatkan kehidupan yang layak, tentu manusia harus pandai – pandai mengatur ekonomi terutama dalam mengelola keuangan. Oleh karena itu, manusia dituntut untuk menggunakan kegiatan tersebut dengan sebaik – baiknya. Seperti menabung, berhemat dan berinvestasi. Investasi merupakan salah satu faktor penting dalam pengelolaan dana pada sebuah perusahaan. Investasi dapat dilakukan pada aktiva riil atau real assets ataupun financial assets atau sekuritas (commercial paper, saham, obligasi atau sertifikat reksadana)1. Istilah investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan2. Hampir semua investasi mengandung ketidakpastian atau resiko, oleh karena itu, perusahaan asuransi/pemodal harus mengetahui tiga elemen pokok yang ada dalam investasi, yaitu : 1 Suad Husnan, Dasar-dasar Portofolio dan Analisis Sekuritas (Yogyakarta : UPP AMP YPKN, 2001), h.3. 2 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kamus Besar Bahasa Indonesia (Jakarta : Balai Pustaka, 1989), h. 337,Cet-2. 1. Return/tingkat keuntungan, pemodal tidak mengetahui secara pasti berapa tingkat keuntungan yang akan didapatkan, pemodal hanya bisa mengira – ngira berapa tingkat yang diharapkannya. 2. Resiko, yaitu kemungkinan penyimpangan dari return yang diharapkan dengan return yang sebenarnya. 3. Waktu, yaitu kapan dan berapa lama investasi dilakukan, apakah pemodal akan menginvestasikan dananya/modalnya dalam jangka panjang atau jangka pendek. Kegiatan investasi yang kedua yaitu sekuritas pada pasar modal merupakan salah satu faktor penting dalam pembangunan perekonomian nasional, dengan bukti bahwa banyak perusahaan dan industri yang menggunakan institusi pasar modal ini untuk menyerap investasi dan media untuk memperkuat posisi keuangannya. Dalam setiap kegiatan investasi, return yang diharapkan diperoleh investor akan selalu diikuti dengan resiko yang mungkin terjadi. Keown Dkk menyatakan bahwa “Trade off risk & return” keseimbangan resiko dan pengembalian yang berarti jangan menambah resiko kecuali mendapatkan kompensasi tambahan pendapatan.3 Para investor pasti menginginkan suatu tingkat pengembalian minimum yang harus lebih besar dari tingkat inflasi yang diperkirakan terjadi atas keputusan 3 2001). menunda konsumsi pada saat ini. Tabungan yang memiliki Keown, Arthur J Dkk, Dasar-Dasar Manajemen Keuangan (Jakarta : Salemba Empat, purchasing power yang terus menurun tidak akan memberikan daya tarik bagi individu untuk menunda konsumsinya. Investor akan selalu menitikberatkan tingkat pengembalian yang diharapkan (expected return) dari pada tingkat pengembalian aktual (actual retun). Hubungan antara resiko dan tingkat pengembalian merupakan konsep dasar yang menjadi kunci dalam menilai sekuritas (saham, obligasi, dll) maupun usulan proyek baru. Industri asuransi sebagai salah satu lembaga keuangan pengelola dana masyarakat dalam jumlah besar sangat tergantung pada keberhasilan mengelola investasi dalam upaya mewujudkan tujuan perusahaan. Dalam perusahaan asuransi, investasi merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan keuangan perusahaan agar tetap solvent, artinya mampu membayar biaya operasi dan kewajibannya. Untuk itu ahli manajemen keuangan dan investasi berusaha mengembangkan ukuran – ukuran yang yang dapat digunakan untuk menentukan layak tidaknya sebuah usulan investasi atau seberapa besar keberhasilan suatu investasi dalam memenuhi tingkat pengembalian yang diharapkan. Menurut Lawrence & Michael, “ A portofolio is a collection of invesment vehicles assembled to meet a common invesment goal” Artinya tujuan utama dari pembentukan suatu portofolio investasi adalah untuk mendapatkan hasil yang optimal dengan risiko yang minimal.4 4 Lawrence , J Gitman & Michael D Joehnk, Fundamental of Investing edisi 3 (New York : Harper & Row Publiser, 1995). Seperti pada perusahaan asuransi maka tujuan portofolio investasi adalah untuk mendapatkan tingkat pengembalian yang tinggi dengan tingkat risiko yang kecil untuk memenuhi kewajiban kepada pemegang polis (pembayaran klaim) maupun untuk pertumbuhan perusahaan. Dalam suatu investasi di industri asuransi, investor memiliki tanggung jawab systematic risk dan unsystematic risk. Agar suatu bisnis sukses dan dapat menguntungkan maka bisnisnya harus dijalankan berdasarkan atas keputusan yang sehat, bijaksana dan hati – hati. Hasil yang akan dicapai dengan semua itu akan nyata dan tahan lama. Investasi dalam asuransi juga harus berfungsi dengan baik. Sebab investasi yang dilakukan akan menentukan tingkat keuangan dan kemajuan suatu perusahaan asuransi. Kemampuan seseorang yang melakukan investasi dalam meraih keuntungan dari pengelolaan dana dilihat dari kebijakan investasi yang diterapkannya. Kebijakan investasi itu dapat dilihat dari pembentukan portofolio investasi. Portofolio berarti kumpulan bentuk investasi yang terpadu untuk tujuan mendapatkan keuntungan investasi5. Oleh karena itu, dibutuhkan orang – orang yang mampu dan berkompeten dalam melakukan investasi yang dapat memberikan kontribusi untuk perkembangan suatu perusahaan. Maka penulis tertarik untuk membuat skripsi dengan judul “ FUNGSI BAGIAN INVESTASI DALAM PENGELOLAAN DANA ASURANSI UMUM DI BUMIDA BUMIPUTERA SYARIAH ”. 5 Agus Edi Sumanto,Alokasi Asset dan Optimasi Portofolio dalam Asuransi Syariah dengan Menggunakan Pendekatan Makrowitz : Skripsi (Jakarta : AAMAI, 2004), h.42. B. Pembatasan Dan Perumusan Masalah Dengan adanya permasalahan diatas, dan untuk mencegah terjadinya pembahasan yang melebar, penulis membatasi pokok bahasan penelitian dengan membahas tentang pelaksanaan investasi pada bagian investasi. Berdasarkan pembatasan masalah diatas, maka penulis merumuskan masalah penelitian ini sebagai berikut : 1. Bagaimana bagian Investasi mengelola dana asuransi? 2. Bagaimana bagian Investasi menentukan instrumen investasi? 3. Strategi apa yang dilakukan bagian Investasi untuk mendapatkan kuntungan yang optimal? 4. Apakah ada kendala yang dihadapi saat melakukan investasi? 5. Bagaimana hasil dari investasi yang dilakukan? C. Tujuan Penelitian Berdasarkan perumusan masalah sebagaimana dijabarkan sebelumnya, maka tujuan dari penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui bagaimana bagian Investasi mengelola dana asuransi. 2. Untuk mengetahui bagaimana bagian investasi dalam menentukan instrumen investasi. 3. Untuk mengetahui strategi yang dilakukan bagian Investasi dalam mendapatkan return optimal 4. Untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam berinvestasi dan 5. Untuk mengetahui hasil dari investasi. D. Kegunaan / Manfaat Penelitian Manfaat yang diharapkan penulis pada penulisan skripsi antara lain : 1. Hasil penelitian merupakan informasi bagi perusahaan – perusahaan untuk melakukan investasi khususnya Perusahaan Asuransi Syariah. 2. Penulis memperoleh pengetahuan berharga tentang pengelolaan dana Asuransi syariah. 3. Masyarakat dapat mengetahui investasi yang dilakukan perusahaan asuransi syariah, sehingga masyarakat tidak ragu dalam berasuransi dan berinvestasi. 4. Hasil penelitian dapat digunakan para mahasiswa sebagai bahan perkuliahan untuk menambah pengetahuan, khususnya mahasiswa jurusan Asuransi Syariah UIN Syarifhidayatullah Jakarta, Fakultas Syariah dan Hukum. E. Kajian Pustaka Dalam penulisan skripsi ini, penulis menyertakan review hasil penelitian terdahulu mengenai investasi secara umum yaitu : 1. Judul “Manajemen investasi islami pada perusahaan asuransi syariah” dengan nomor skripsi 122. Skripsi ini membahas tentang manajemen investasi yang sesuai dengan syariah pada perusahaan asuransi syariah. Pada skripsi ini juga membahas tentang kebijakan investasi dengan prinsip kehati – hatian, menyusun investasi yang terkonsentrasi pada investasi yang strategis. Pelaksanaan investasi yang tidak bertentangan dengan syariah. 2. Judul “Peranan Manajer Investasi dalam pengembangan Reksa Dana Syariah” dengan nomor skripsi 81. Skripsi ini membahas tentang manajer investasi dalam mengembangkan Reksa Dana syariah. Skripsi ini juga berbicara tentang bagaimana manajer investasi mengelola dana untuk mendapatkan return yang diharapkan oleh para investor. 3. Judul “Mekanisme Pengelolaan Dana Asuransi Syariah” dengan nomor skripsi 136. Skripsi ini membahas tentang pengelolaan dana premi yang terbagi menjadi dua, yaitu saving dan non saving. 4. Judul “Mekanisme Pengelolan Dana Premi pada Asuransi Kumpulan” dengan nomor skripsi 18. Skripsi ini membahas tentang pengelolaan dana premi asuransi kumpulan yang terbagi menjadi dua, saving dan non saving dan dana tersebut di investasikan ke berbagai instrumen yang sesuai dengan syariah. Tata cara pengajuan klaim dan penagihan premi yang berbentuk kolektif. Dari keempat judul diatas menjelaskan bahwa dana premi yang dikelola perusahaan asuransi sebatas pengelolaan yang bersifat ekstern yaitu hanya menampilkan pengeolaan dana secara umum. Sedangkan judul skripsi yang penulis jabarkan adalah tentang pengelolaan dana intern perusahaan asuransi yaitu tentang kinerja perusahaan dalam melakukan atau mengelola dana untuk mendapatkan keuntungan yang optimal khususnya kinerja perusahaan pada bagian Investasi dan keuangan. F. Metodologi Penelitian 1. Jenis Penelitian a. Library Research (Studi Pustaka) yaitu dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber yang relevan dengan analisis yang akan digunakan yaitu buku – buku investasi, Koran dan majalah yang terkait serta situs internet. b. Field Research (penelitian Lapangan) yang diperoleh melalui pusat referensi perusahaan Asuransi (tempat penelitian), website Asuransi dan sumber – sumber lainnya untuk mengumpulkan data. Sedangkan penelitian ini bersifat deskriftif analitis, yaitu menggambarkan data dan informasi lapangan berdasarkan fakta sebagaimana adanya pada waktu penelitian dilakukan. 2. Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian yang dipakai adalah studi di perusahaan Asuransi Umum BUMIDA Bumiputera Syariah dengan menggunakan kasus antara teori dan praktek. 3. Jenis Data dan kekuasaan melaui media komunikasi dan lain sebagainya. 2.3 Definisi Relasi Kerja Relasi adalah kata yang diartikan sebagai hubungan sedangkan kerja dalam kamus besar bahasa Indonesia didefinisikan sebagai sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah atau mata pencaharian. Jadi relasi kerja adalah hubungan yang terjalin antara individu maupun kelompok dengan individuindividu yang lain dalam melakukan sesuatu hal yang dilakukan untuk mencari nafkah. Relasi kerja identik dengan pekerja yang melakukan interaksi dengan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 12 pekerja-pekerja lain di dalam wilayah kerja dan membentuk suatu ikatan emosional antar sesamanya dan memiliki satu tujuan yang sama yaitu ingin mencapai kesejahteraan. Di dalam perusahaan ataupun di dalam perkebunan pekerja atau karyawan diklasifikasikan berdasarkan jabatan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing, mulai dari karyawan tetap, lepas dan kontrak. Beberapa jenis karyawan tersebut berbaur menjadi satu kesatuan di dalam wilayah kerja dan melakukan interaksi di setiap hari kerjanya dan saling menunjukkan loyalitas dan etos kerja kepada pihak perusahaan ataupun perkebunan. Relasi kerja dibangun atas kesadaran diri dan kebutuhan masing-masing individu. Dalam perkebunan relasi kerja awalnya terbangun antar sesama divisi kerja dan biasanya dijalin antar sesama jabatan. Contohnya, relasi kerja karyawan dimulai dari interaksi yang dilakukan pada penempatan divisi kerja seperti relasi yang terbentuk antar sesama pekerja petik cengkih, pekerja petik kopi ataupun pekerja penyadap getah karet. Untuk perkembangannya akan berurutan ke atas sampai relasi kerja yang terbangun antara karyawan dengan pimpinan divisi atau mandor sehingga di dalam setiap divisi kerja akan tercipta relasi kerja yang berlevel mikro, dan begitu seterusnya sehingga relasi kerja terbentuk dalam cakupan makro atau di seluruh divisi kerja di dalam perkebunan. Relasi kerja merupakan relasi kuasa yang sengaja dibangun oleh pihak perkebunan atau pemegang faktor produksi untuk mengatur dan mengontrol sistem kerja. Sistem kerja yang dimaksud adalah semua aturan yang dibentuk dan dibangun sedemikian rupa oleh pihak perkebunan guna membatasi ruang gerak para karyawan dan imbasnya adalah kepatuhan dan rasa takut. Tujuan inilah yang hendak dicapai dalam relasi kuasa dimana hubungan yang terjalin antar anggota di dalam wilayah kerja mempengaruhi satu sama lain dan mayoritas dari dampak yang dihasilkan adalah berkuasanya pemimpin dan terkuasanya karyawan. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 13 2.4 Kebijakan Perkebunan Sebagai Produksi Kekuasaan Apabila membicarakan tentang produksi kekuasaan di dalam wilayah perkebunan maka kekuasaan akan terlihat dari kebijakan yang diambil. Kebijakan sendiri memiliki pengertian sebagai rangkaian konsep dan asas yang menjadi garis besar dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak (tata pemerintahan, organisasi, dan lain sebagainya) atau dapat juga didefinisikan sebagai pernyataan cita-cita, tujuan, prinsip, atau maksud sebagai garis pedoman untuk manajemen dalam usaha mencapai sasaran. Untuk mengetahi lebih jauh tentang produk dari kekuasaan di dalam perkebunan yang dihasilkan oleh berbagai macam kebijakan, patut diketahui beberapa macam kebijakan yang membawa dampak negatif dan positif produksi dari kekuasaan itu sendiri. Kebijakan-kebijakan tersebut diantaranya: 2.4.1 ฀abour Market Flexibility Labour market flexibility atau dalam bahasa Indonesia dapat kita sebut sebagai pasar kerja fleksibel merupakan salah satu kebijakan yang tercipta untuk mengatur urusan ketatatenagakerjaan dalam suatu perusahaan. Sedangkan definisi umum dari labour market flexibility atau pasar kerja fleksibel itu sendiri adalah kebjakan yang memberikan keleluasaan merekrut dan memecat buruh sesuai dengan situasi usaha untuk menghindarkan kerugian. Labour market flexibility atau bisa kita singkat dengan LMF merupakan suatu inovasi kebijakan yang diambil bukan hanya oleh Negara melainkan oleh dunia dengan tujuan meluweskan pengaturan tatatenaga kerja yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan atau dengan kata lain memudahkan dalam mengatur tenaga kerja ataupun buruh di dalam suatu lembaga kerja. Kebijakan LMF sendiri terbentuk untuk dijadikan sebagai suatu strategi baru untuk menekan pengeluaran perusahaan dan memaksimalkan keuntungan Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 14 dari hasil produksi yang didapat dengan memanfaatkan peraturan tenaga kerja kontrak. Pengaturan yang dimaksud adalah mengatur keluar masuknya tenaga kerja kontrak disesuaikan dengan peraturan yang dibentuk oleh perusahaan itu sendiri. Fleksibilitas dalam pasar kerja inilah yang memberikan keleluasaan untuk perusahaan menerapkan sebuah aturan tenaga kerja yang berlaku tidak untuk buruh tetap melainkan untuk karyawan kontrak. Terdapat 4 dimensi fleksibilitas yakni: 1. Perlindungan kesempatan kerja 2. Fleksibilitas upah : pembatasan variasi tingkat upah melalui berbagai institusi dan regulasi termasuk upah minimum, aktivitas serikat buruh dan negosiasi upah 3. Fleksibilitas internal atau fungsional yang merupakan kemampuan perusahaan untuk mengatur kembali proses produksi dan penggunaan tenaga kerja demi produktivitas dan efisiensi yang mencakup fleksibilitas numerikal dan fungsional. 4. Fleksibilitas di sisi permintaan dari pekerja dalam keleluasaan waktu kerja dan mobilitas antar pekerjaan Mengapa membahas kebijakan LMF, alasannya adalah karena kebijakan ini adalah kebijakan yang merupakan awal dari adanya produksi kekuasaan yang akhirnya berdampak pada relasi kerja karyawan perkebunan. Kebijakan ini erat kaitannya dengan strategi karena strategi ada untuk menciptakan suatu kebijakan yang tepat sasaran. Tujuan dan fungsi dari adanya kebijakan maupun strategi adalah yang utama untuk memberikan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi orang-orang yang diberikan kebijakan. Akan tetapi terkadang keberadaan strategi dan kebijakan tidak sesuai dengan fungsi utamanya bahkan melenceng begitu jauh. Seperti yang dikatakan Haryanto (2011) bahwa muara berbagai kebijakan dan strategi adalah meningkatnya indeks ketimpangan sosial ekonomi di masyarakat. Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 15 Ketimpangan seperti ini selanjutnya menimbulkan dampak saring (filtering effect) yang menghambat peluang kaum miskin dalam memperoleh berbagai pelayanan dan buah pembangunan. Melencengnya kebijakan yang diambil adalah salah satu hasil dari produksi kekuasaan yang memberikan dampak negatif kepada para karyawan sebagai penggerak roda produksi di dalam perkebunan. Apabila ada salah satu produksi kekuasaan yang tidak tepat sasaran dan imbasnya langsung kepada para karyawan akan menimbulkan suatu bentuk kritik dan perlawanan yang tidak langsung dilakukan oleh para karyawan melainkan mereka akan membendungnya dalam sikap-sikap individu yang tidak taat pada aturan atau sikap anti kekuasaan. 2.4.2 Outsourcing/ Kontrak Kerja Di dalam wilayah kerja sendiri akan banyak kita temukan sistem kerja yang ada khususnya sistem kerja yang berhubungan dengan ketengakerjaan. Salah satunya adalah sistem kerja outsourcing, sistem kerja ini dapat didefinisikan sebagai sebuah sebuah upaya mengalihkan pekerjaan atau jasa ke pihak ketiga. Tujuan utama outsourcing pada dasarnya adalah untuk: ฀ menekan biaya ฀ berfokus pada kompetensi pokok ฀ melengkapi fungsi yang tak dimiliki ฀ melakukan usaha secara lebih efisien dan efektif ฀ meningkatkan fleksibilitas sesuai dengan perubahan situasi usaha ฀ mengontrol anggaran secara lebih ketat dengan biaya yang sudah diperkirakan ฀ menekan biaya investasi untuk infrastruktur internal Sebenarnya Praktek PKWT dan outsourcing merupakan wujud dari kebijakan Pasar Kerja Fleksibel yang dimintakan kepada pemerintah Indonesia Digital Digital Repository Repository Universitas Universitas Jember Jember 1฀ oleh IMF dan World Bank sebagai syarat pemberian bantuan untuk menangani krisis ekonomi 1997. Kebijakan Pasar Kerja Fleksibel merupakan salah satu konsep kunci dari kebijakan perbaikan iklim investasi yang juga disyaratkan oleh IMF dan dicantumkan dalam Letter of Intent atau nota kesepakatan ke-21 antara Indonesia dan IMF butir 37 dan 42. Kesepakatan dengan IMF tersebut menjadi acuan bagi penyusunan kebijakan dan peraturan perbaikan iklim investasi dan fleksibilitas tenagakerja. Kontrak kerja merupakan kesepakatan antara kedua belah pihak dimana di dalam dunia kerja diwakili oleh pihak pertama pekerja dan pihak kedua adalah pihak perusahaan. Keduanya saling membuat suatu kesepakatan akan sistem kerja yang akan dijalani ketika pekerja telah masuk di dalam perusahaan, pihak perusahaan memiliki kekuasaan dalam menentukan kebijakan seperti apa yang akan dibuat sehingga pihak pekerja haruslah mengikuti kebijakan tersebut. Meskipun kontrak tersenyum dan seluruh teman-teman taklim di Al-Muslimun dan Nurrahman terima kasih atas dukungannya. 12. Pak Seno, Pak Jono dan Bu Nik yang mempunyai andil dalam membimbing saya. 13. Ucapan terimakasih kepada R.Novi Eka Vitriyana, seseorang yang akan menjadi istri yang saleh yang membantu dakwa penulis, terimakasih atas segala bantuan dan perhatiannya. 14. Semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu-persatu. Semoga Allah SWT selalu memberikan Hidayah dan Rahmat kepada semua pihak yang telah membantu dengan ikhlas sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Penulis sadar akan keterbatasan dan kurang sempurnanya penulisan skripsi ini, oleh karena itu segala saran dan kritik yang bersifat membangun akan sangat penulis harapkan. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat dan memberikan tambahan pengetahuan bagi yang membacanya. Jember, 23 Mei 2008 Penulis x DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL . i HALAMAN PERNYATAAN. ii HALAMAN PENGESAHAN. iii HALAMAN PERSETUJUAN . iv HALAMAN PERSEMBAHAN . v HALAMAN MOTTO . vi ABSTRACT . vii ABSTRAK . viii KATA PENGANTAR. ix DAFTAR ISI. xi DAFTAR TABEL . xiii DAFTAR GAMBAR. xiv DAFTAR LAMPIRAN . xv I. PENDAHULUAN . 1 1.1 Latar Belakang Masalah. 1 1.2 Perumusan Masalah . 7 1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian . 7 1.3.1 Tujuan Penelitian . 7 1.3.2 Manfaat Penelitian . 7 II. TINJAUAN PUSTAKA. 8 2.1 Landasan Teori. 8 2.1.1 Pengertian Pendapatan Domestik. 8 a. Teori Keynes . 9 b. Teori Pertumbuhan Ekonomi. 10 2.1.2 Hubungan Investasi dengan Pendapatan Domestik Bruto . 11 a. Pengertian Investasi. 11 xi b. Teori Harrod dan Domar. 11 c. Teori Keynes . 13 2.1.3 Teori Tingkat Suku Bunga. 14 a. Sintesis Klasik dan Keynesian. 14 b. Teori Mark dan Hull. 15 c. Teori Hick . . 16 2.1.4 Hubungan Nilai Tukar Terhadap Produk Domestik Bruto. 17 a. Teori Pertukaran Kurs . . 17 b. Teori Messe dan Regolf . 19 2.2 Hasil Penelitian Sebelumnya . . 20 2.3 Kerangka Berpikir. 22 2.4 Hipotesis 23 III. METODE PENELITIAN. 24 3.1 Rancangan Penelitian. 24 3.1.1 Jenis Penelitian. 24 3.1.2 Unit Analisis. 24 3.2 Jenis dan sumber Data. 24 3.2.1 Metode Penelitian. 24 3.3 Metode Analisis Data . 25 3.3.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 25 3.3.2 Uji t . 26 3.3.3 Uji F . 27 3.3.4 Koefisien Determinasi Berganda . 28 3.4 Uji Ekonometrika . . 28 3.4.1 Uji Multikolinearitas . 28 3.4.2 Uji Autokorelasi 29 3.4.3 Uji Heterokedastisitas 29 3.5 Definisi Operasional 30 xii IV. HASIL DAN PEMBAHASAN. 31 4.1 Gambaran Umum Pendapatan Domestik di Indonesia. 31 4.1.1 Investasi . . 33 4.1.1 Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia. 40 4.1.2 Kurs Dollar Amerika Serikat . 43 4.2 Analisis Data. . 47 4.2.1 Analisis Regresi Linier Berganda. 47 4.2.2 Uji Statistik. 48 4.2.3 Uji Ekonometrika. 48 4.3 Pembahasan . 49 V. KESIMPULAN DAN SARAN. 59 5.1 Kesimpulan. 60 5.2 Saran . 60 DAFTAR PUSTAKA. 61 LAMPIRAN. 65 xiii DAFTAR TABEL Halaman 4.1 Perkembangan Investasi di Indonesia. 4.2 Hasil Uji Multikolinieritas . 50 xiv 34 DAFTAR GAMBAR Halaman 1.1 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia . 3 1.2 Total Investasi Indonesia. . 5 2.1 Pengaruh Pendapatan Terhadap Investasi. 12 2.2 Teori Hick Suku Bunga Terhadap Pendapatan. 15 2.3 Hubungan Kurs dengan Produk Domestik Bruto.19 2.4 Kerangka Berfikir . . 22 4.1 Perkembangan Produk Domestik Bruto di Indonesia. 31 4.2 Perkembangan Investasi di Indonesia. 40 4.3 Perkembangan Tingkat Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia .40 4.4 Perkembangan Nilai Rupiah Terhadap Nilai Dollar Amerika. . 44 4.5 Analisis Data dan Uji Autokorelasi. 51 xv DAFTAR LAMPIRAN Halaman 1 Data Variabel Penelitian. 66 2 Logaritma Natural . 68 3 Hasil Regresi Linier Berganda. 72 xvi

Dokumen baru

Download (113 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Fungsi Anggaran Perusahaan Sebagai Alat Perencanaan Pada Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera Binjai
0
29
55
Gambaran Perilaku Etis Dalam Bekerja Berdasarkan Persepsi Pegawai Pada Bagian Kesekretarian pada Perusahaan Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera Syariah Medan
2
53
43
Optimalisasi Peran Sekretaris Pada Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera Syariah Medan
1
39
49
Peranan dan Fungsi Media Komunikasi pada Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912
0
31
56
Analisis Yuridis Tentang Ketentuan Wanprestasi Pada Asuransi Konvensional Dan Asuransi Syariah (Studi Komparatif Asuransi Jiwa Bumiputera 1912 dan Asuransi Takaful)
0
27
196
Evaluasi Pengelolaan Arsip Dinamis Pada Kantor Asuransi Bumiputera Cabang Tanjung Balai
15
139
90
Analisis profit margin pada produk asuransi kendaraan bermotor: Studi pada unit Syariah PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967
2
41
105
Peranan Agen dalam Meningkatkan Nasabah Asuransi Syariah Di PT. Bumiputera Syariah Cabang Ciputat
7
23
71
Fungsi Bagian Investasi dalam Pengelolaan Dana Asuransi Umum di Bumida Bumiputera Syariah
0
35
113
Respon Peserta Asuransi Syariah Terhadap Pelaksanaan Asuransi Takaful Umum
0
3
75
Analisis Laporan Keuangan Departemen Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera 1912
2
38
0
Strategi Bauran Pemasaran Produk Mitra Iqra Di Ajb Bumiputera 1912 Divisi Asuransi Jiwa Syariah
1
49
88
Pembangunan Sistem Informasi Penilaian Kinerja Pegawai di PT. Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 Kantor Cabang Bandung
2
35
80
Asuransi Syariah: Studi Kasus pada Syariah: Studi Kasus pada AJB Bumiputera 1912 AJB Bumiputera 1912 Syariah Cabang Kudus
0
0
19
Faktor Penentu Kinerja Investasi Asuransi Jiwa Syariah di Indonesia
0
0
16
Show more