Analisis Sistem Informasi Pengelolaan STNK Di Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Wilayah XX/Samsat Bandung Barat

Gratis

11
147
60
2 years ago
Preview
Full text

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Praktek Kerja Lapangan

  Tipe penelitian yang penyusun gunakan adalah analisis deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk membuat deskriptif atau menggambarkankeadaan yang sebenarnya, mengenai fakta-fakta, sifat-sifat berdasarkan data atau informasi yang objektif serta hubungan antar fenomena yang diselidiki, dalam halini adalah sistem informasi STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Penulis menggunakan tipe penelitian ini karena untuk mengetahui masalah-masalah apayang akan timbul pada perusahaan tersebut kemudian mencari pemecahan 1.5.1 Metode Pengumpulan Data Dalam menyususn laporan tugas Kerja Praktek Lapangan ini penyusun menggunakan metode dan langkah pengumpulan data analisis deskriptif yaitupenelitian yang dilakukan pada perusahaan yang bersangkutan untuk mendapatkan data yang sebenarnya dan selengkap-lengkapnya.

1.6 Sistematika Penulisan

  Adapun garis besar sistematikanya adalah sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini dijabarkan tentang latar belakang, identifikasi masalah, batasan masalah, maksud dan tujuan penelitian, metode penelitian, metode pengumpulandata, metode pendekatan sistem, dan sistematika penulisan laporan tugas Kerja Praktek Lapangan ini. BAB III PEMBAHASAN Bab ini membahas tentang langkah-langkah dasar perancangan dan pemecahan masalah berdasarkan analisa dari sistem yang ada.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Profil Tempat Kerja Praktek

2.1.1 Sejarah SAMSAT

  Kep/13/XII/1976, Kep 1693/MK/IV/12/1976 dan 311 Tahun 1976 tentang peningkatan kerja sama antara pemerintah daerahTingkat I, komando daerah Kepolisian dan Aparat Departemen Keuangan dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta peningkatanpendapatan daerah, khususnya mengenai pajak - pajak kendaraan bermotor. Dimana pelaksanaan pembuatanSurat Tanda Nomor Kendaraan dan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dilakukan di Sistem Administrasi Manunggal Dibawah Satu Atap (SAMSAT)yang ada disetiap Kabupaten dan Kota.

2.1.2 Logo Instansi Terkait

2.1.3 Struktur Organisasi dan Job Description

  Pajak Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disingkat PKB adalah pajak yang dipungut atas kepemilikan dan atau penguasaan kendaraaanbermotor. Pelaksanaan administrasi pendaftaran dan pendataan, penelitian perhitungan dan penetapan, pangalihan, pembayaran, dan penyetorandibidang pungutan Pajak PKB/BBNKB, Pajak Non PKB/BBNKB dan Non Pajak.

2.2 Landasan Teori

2.2.1 Konsep Dasar Sistem

2.2.1.1 Pengertian Sistem

Definisi sistem menurut JOG [3] adalah:“Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu ”.Sedang definisi sistem menurut FAT [1] adalah :“Sistem adalah sebuah tatanan (keterpaduan) yang terdiri atas sebuah komponen fungsional (dengan satuan fungsi / tugas khusus) yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untukmemenuhi suatu proses / pekerjaan tertentu ”Dari uraian diatas dapat diambil kesimpulan bahwa suatu sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannyaantara satu dengan yang lainnya, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu.

2.2.1.2 Karakteristik Sistem

  Batas Sistem (Boundary)Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkunganluarnya. Keluaran Sistem (Output)Keluaran sistem adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna.

2.2.1.3 Klasifikasi Sistem

  2.2.3 Pengertian Sistem Informasi Definisi sistem informasi menurut JOG [3] adalah : “Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi danmenyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan ”. Sedangkan definisi sistem informasi menurut SUT [10] adalah :“Sistem informasi merupakan kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, pengolahan atas transaksi-transaksitertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakaian intern dan ekstern serta menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat ”.

2.2.4 Konsep Dasar Analisis Sistem

  Dengan kata lainanalisis adalah pemeriksaan secara detail dengan jalan menguraikannya kedalam elemen-elemen yang membentuknya. 2.2.4.2 Pengertian Analisis Sistem Analisis sistem adalah proses untuk melakukan identifikasi komponen sistem dan hubungan yang ada diantaranya yang digunakanuntuk menentukan tujuan kebutuhan dana prioritas pengembangan sistem.

2.2.4.3 Analisis Sistem Informasi

  Merupakan tahapan proses untuk mengenai masalah, mengevaluasi dan sintesis, memahami spesifikasi serta melakukantinjauan ulang pada suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelola transaksi harian untukmendukung operasi yang bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dengan penyedia laporan-laporan yang diperlukanbagi pihak luar tertentu. Kamus Data adalah berupa catalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi,kamus data dibuat berdasarkan arus data yang ada di DFD bersifat global maka perlu penguraian tentang arus datatersebut yang lebih rinci dalam bentuk kamus data.

2.2.5 Analisis dan Perancangan Terstruktur

  Dimana data yang diinputkan oleh bagian komponen eksternal yang akan akan diproses didalam sistem dan akan menghasilkan laporanyang diinginkan oleh komponen eksternal tersebut. Proses (Process)Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yangmasuk kedalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses.

2.2.5.3 Kamus Data

  Kamus data atau disebut juga dengan istilah system data dictionary adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Alias perlu ditulis karena data yang samamempunyai nama yang berbeda untuk orang atau departemen satu dengan yang lainnya.

2.2.5.4 Normalisasi

  Entitas (Entity) dan himpunan entitas (Entity Sets)Entitas merupakan individu yang mewakili sesuatu yang nyata (eksistensinya) dan dapat dibedakan dari suatu yanglain. Darisejumlah kemungkinan banyaknya hubungan antara entitas tersebut, kardinalitas relasi merujuk kepada hubungan maksimum yang terjadidari himpunan entitas yang satu kehimpunan entitas yang lain dan begitu juga sebaliknya.

2.2.6 Basis Data (Database)

  Data Definition Language (DDL), merujuk pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk mendefinisikan objek b. Data Manipulation Language (DML), mengacu pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk melakukan manipulasi data, sepertipenyimpanan data ke suatu tabel, kemudian mengubahnya dan menghapusnya atau hanya sekedar menampilkannya kembali.

2.2.7 Arsitektur Aplikasi

  2.2.7.1 Pengertian Jaringan Komputer Definisi jaringan komputer menurut SUT [11] adalah :“Jaringan komputer (Computer Network) merupakan interkoneksi sejumlah komputer dan peralatan lainnya yang dihubungkan dengan jalur transmisi dana alat komunikasi membentuk satu sistem sehinggadapat saling bertukar data, informasi atau menggunakan peralatan secara bersama (Sharing) untuk melaksanakan tugas pengolahandata ”. Memungkinkan pengiriman data yang lebih banyak dan kompleks serta pertukaran informasi yang lebih jelas.

2.2.7.3 Topologi Jaringan Komputer

  Topologi jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antar komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub, dan pengkabelannya. Semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul / client yang dipilihnya.

2.2.7.4 Manfaat Jaringan Komputer

  Pengembangan dan PemeliharaanPengembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah dan menghemat biaya, karena setiap pembelian komponen sepertiprinter, maka tidak perlu membeli printer sejumlah komputer yang ada tetapi cukup satu buah karena printer itu dapatdigunakan secara bersama 5. Sumber Daya Lebih Efisien dan Informasi TerkiniDengan pemakaian sumber daya secara bersama 2.2.8 Pengertian Client-Server Definisi client server menurut NUG [7] adalah :“Komputer client merupakan komputer yang selalu memerlukan sumber daya berupa data maupun sistem dari komputer server.

2.2.9.1 Pengertian STNK

Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) adalah surat yang berfungsi sebagai registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor Jadi yang dimaksud dengan pengelolaan STNK adalah prosedur pelayanan pembuatan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), yangdiawali dari proses masukan (input) sampai menjadi keluaran (output) yang berupa STNK.

2.2.9.2 Pengertian Pajak Kendaraan Bermotor

  Sedangkan definisi pajak menurut MAR [5] adalah :“Pajak adalah Iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan undang-undang (yang dapat dipaksakan) dengan tiada mendapat jasa timbal balik yang langsung dapat ditunjukan dan yang digunakanuntuk membayar pengeluaran umum ”. Jadi yang dimaksud dengan pajak kendaraan bermotor yang selanjutnya disingkat PKB adalah pajak yang dipungut ataskepemilikan dan atau penguasaan kendaraan bermotor.

2.2.9.3 Pengertian Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD)

  2.2.9.4 Pengertian Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Unit pelayanan pendapatan daerah yang selanjutnya disingkatUPPD adalah Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) dilingkunganDinas Pendapatan Daerah Propinsi Jawa Barat, sesuai dengan pembidangan tugas dan fungsinya. 2.2.9.5 Pengertian SAMSAT SAMSAT singkatan dari Sistem Administrasi Manunggal diBawah Satu Atap, yang bertugas melayani masyarakat dalam memenuhi kewajiban dibidang pendaftaran kendaraan bermotor,pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik NamaKendaraan Bermotor (BBNKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

BAB II I PEMBAHASAN

1.1 Analisis Sistem Yang Berjalan

1.1.1 Analisis Dokumen

  Nama Dokumen : Bukti Hasil Pemeriksaan Fisik Ranmor(BHPF Ranmor) Item : No Polisi, Merk/Tipe, Jenis Kendaraan, TahunPembuatan/Perakitan, Isi Silinder, Warna, NoRangka, No Mesin, Warna Tanda NomorKendaraan Bermotor (TNKB), Bahan bakar,Lokasi, Tipe Mesin Aliran : Dari Pemilik Kendaraan Bermotor ke LoketPendaftaran dan Penetapan PKB dan BBNKB Rangkap : 1Fungsi : Sebagai bukti identitas Kendaraan BermotorPeriode : Setiap melakukan Pendaftaran Pembuatan STNK 5. Nama Dokumen : Buku Pemilik Kendaraan Bermotor(BPKB)Item : No Polisi, No BPKB, Nama Lengkap, Kebangsaan, Status Kepemilikan, Tanda Jati Diri, 44 No Rangka, No Mesin, Warna TNKB, Bahan bakar, LokasiAliran : Dari Loket Pendaftaran dan Penetapan PKB dan BBNKB ke Pemilik Kendaraan BermotorRangkap : 1Fungsi : Sebagai bukti Kepemilikan Kendaraan BermotorPeriode : Setiap melakukan Pendaftaran Pembuatan STNK 7.

1.1.2 Analisis Prosedur (Procedure Analys)

  Pemilik Kendaraan Bermotor (Ranmor) menyerahkan fotocopy KTP,Faktur, Sertifikat uji tipe, Bukti Hasil Pemeriksaan Fisik KendaraanBermotor (BHPF Ranmor) dan Surat Pendataan dan PendaftaranKendaraan Bermotor (SPPKB) ke Loket Pendaftaran dan PenetapanPajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan 47 2. Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) yang diterima dari bagian Loket Pendaftaran dan penetapan Pajak KendaraanBermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor(BBNKB), maka pemilik Kendaraan Bermotor (ranmor) membayarPajak Kendaraan Bermotor dan biaya administrasi ke bagian Loket Pembayaran sesuai yang tertera di SKPD.

1.1.2.1 Flowmap STNK Yang Sedang Berjalan

  Yaitu bagian alir sistem yang digunakan untuk mengambarkan arus dari dokumen-dokumen yang ada di Organisasi/Perusahaan. Adapun Flowmap 48 Sistem Informasi Pengelolaan STNK Kendaraan Bermotor yang sedang berjalan di SAMSAT Bandung Barat adalah sebagai berikut : Pemilik KendaraanBermotor (Ranmor) Loket Pendaftaran dan Penetapan PKB dan BBNKBKASI Pajak Petugas Pencetak Peneng (Tanda Pelunasan Pajak) Data Kendaraan PemilikBHPF SPPKB BPKBSKPD Telah Ditandatangani SKPD Valid SKPD Sah STNK Sah SKPDSKPD ditetapkan PKB ditetapkan SPPKB BHPF Data kendaraan Pemilik pemilik No.

1.1.3 Evaluasi Sistem Yang Berjalan

  Berdasarkan analisa sistem yang dilakukan, maka Penyusun menemukan kelemahan/kekurangan dari Sistem yang sedang berjalan dalam SistemInformasi Pengelolaan STNK di SAMSAT Bandung Barat yaitu : 1. Tidak adanya perangkat komputer ditiap bagian STNK dan dibagian pajak yang tekoneksi, agar semua data dan informasi yang ada dapatterpakai oleh masing-masing bagian jika dibutuhkan.

1.2 Usulan Perancangan Sistem

  1.2.1 Tujuan Perancangan Sistem Perancangan sistem yang dapat didefinisikan sebagai gambaran dan pembuatan sketsa atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisahkedalam satu kesatuan yang utuh. Perangcangan sistem ini disebut juga desain konseptual atau logical desain yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara umum kepada usertentang sistem yang baru, dimana rancangan secara umum mengidentifikasikan komponen-komponen sistem informasi yang akan dibuatsecara terinci, selain itu perancangan sistem ini bertujuan untuk mempermudah proses pengelolaan STNK di SAMSAT bandung barat agardata yang diperoleh lebih cepat, tepat dan akurat.

1.2.2.1 Diagram Konteks Pengelolaan STNK

  Diagram konteks adalah diagram tingakat tinggi yang menggambarkan hubungan antara entitas eksternal dengan sistem. Diagram konteks yang diusulkan dapat dilihat pada gambar berikut : 51 Gambar 3.2 Diagram Konteks Sistem Informasi Pengelolaan STNK Kendaraan Bermotor Di SAMSAT Bandung Barat Data flow diagram (DFD) merupakan diagram yang menggambarkan arus data dalam sistem yang akan dibangun secaraparalel dan terstruktur, dengan mengikutsertakan komponen- komponen entitas yang terkait dan media penyimpanannya.

1.2.2.2 Data Flow Diagram (DFD) Pengelolaan STNK

52 Gambar 3.3 DFD Level 0 Sistem Informasi Pengelolaan STNK Kendaraan Bermotor Di SAMSAT Bandung Barat Bagian Loket Pendaftaran 2.0 Pengelolaan SettingSTNK KASi Pajak 1.0 Pengelolaan Data Motor 3.0 Pengelolaan LaporanBagian Loket Pendaftaran 1.0 Pengelolaan Data MotorProses 2.0 53Proses 1.0 2.0 PengelolaanKASI Pajak Setting STNK Gambar 3.5 DFD Level 1 Proses 2.0 3.0 Data SKPD Data SKPD ValidPetugas Pencetak PengelolaanPeneng / STNK SKPD Info Data Kendaraan Pemilik STNK Tercetak Pemilik Kendaraan Gambar 3.6 DFD Level 1 Proses 3.0

1.2.3 Perancangan Basis Data

1.2.3.1 Perancangan ERD

54Nama Nama Biaya Merek_Motor Kode_PegawaiNIK Pemilik Bagian Melayani Kendaraan LoketMem Mencetak validasi STNKSKPD Menan PetugasKASI datangani Peneng/STNK Pajak SKPDSKPD Nama Merek_Motor Kode_Kasi Kode_Peneng Pembayaran Gambar 3.7 Perangcangan ERD 1.2.3.2 Tabel RelasiPemilik Kendaraan Motor Bagian Loket NIK * Kode_Pegawai * Bagian PenengNo_Polisi Nama Kode_Peneng * Nama Jumlah Pajak yang dicap Nama_PenengAlamat SKPD No_BPKB Merk_Kendaraan NIK ** Lokasi Jenis_KendaraanNIK ** Tahun_PembuatanKode_Kasi ** Tahun_Perakitan Isi_Silinder WarnaNo_Mesin No_BPKB KASI Pajak Bahan_BakarKode_Kasi * Kode_LokasiNama_Kasi No_PolisiNIK ** Kode_Pegawai ** 55

1.2.3.3 Perancangan Struktur File

NIKNamaAlamatJKAgamaPekerjaanGol_DarahKewarganegaraanNo_PolisiMerk_KendaraanJenis_KendaraanTahun_PembuatanTahun_PerakitanIsi_SilinderWarnaNo_MesinNo_BPKBBahan_BakarKode_Lokasi 10 20 Kode PegawaiNama 5 CharVarchar Kode_PegawaiNama Tabel 3.2 Loket.db Field Type Value Keterangan 5 Nomor Induk KendaraanNamaAlamatJenis KelaminAgamaPekerjaanGolongan DarahKewarganegaraanNomor PolisiMerk KendaraanJenis KendaraanTahun PembuatanTahun PerakitanIsi SilinderWarnaNomor MesinNomor BPKBBahan BakarKode_Lokasi 10 10 10 10 10 10 VarcharVarcharVarcharVarcharVarcharVarcharCharVarcharVarcharVarcharVarcharVarcharVarcharVarcharVarcharVarcharVarcharVarcharChar Tabel 3.1 Pemilik.db Field Type Value Keterangan 10 30 10 2 15 10 10 20 10 20 10 56 NIK Varchar 20 Forein Key Tabel 3.3 Kasi.db Field Type Value Keterangan Kode_Kasi Char 5 Kode KasiNama_Kasi Varchar 20 Nama KasiNo_Polisi Varchar 20 Nomor PolisiNIK Varchar 20 Forein KeyKode_Pegawai Char 5 Forein Key Tabel 3.4 Peneng.db Field Type Value Keterangan Kode_Peneng Char 5 Kode PenengNama_Peneng Varchar 20 Nama PenengNo_BPKB Varchar 10 Nomor BPKBLokasi Varchar 10 LokasiNIK Varchar 20 Forein KeyKode_Kasi Char 5 Forein Key

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

  1.2 Saran Saran-saran yang ingin disampaikan kepada pihak SAMSAT mudah- mudahan dapat berguna dan bermanfaat untuk meningkatkan kinerja para pegawaidimasa yang akan datang. Untuk meningkatkan cara kerja dan mempermudah petugas SAMSAT dalam mengolah data STNK yang ada dibutuhkan adanya suatu aplikasiyang menunjang tugas mereka dalam melakukan pengolahan data SAMSAT yang ada.

ANALISIS SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN STNK DI UNIT PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH (UPPD) WILAYAH XX/SAMSAT BANDUNG BARAT KERJA PRAKTEK

Diajukan untuk MemenuhiTugas Mata Kuliah Kerja Praktek Program Strata Satu Jurusan Teknik InformatikaFakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Kompter Indonesia

FAJAR CAHYA NUGRAHA 10107458 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

  DAFTAR PUSTAKA [1] Fatansyah. IR, Basis Data, Informatka Bandung 1999.

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (60 Halaman)
Gratis

Tags

Dokumen yang terkait

Tata kearsipan di Kantor Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Rancaekek Bandung : laporan kerja praktek
0
9
35
Sistem Informasi Pengelolaan Wajib Pajak dan Retribusi Daerah Dinas Pendapatan Daerah (DISPENDA) Kabupaten Kutai Barat
9
46
163
Analisis Sisten Informasi Pengelolaan Data Perusahaan Di Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat
0
5
39
Peranan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangna Daerah (SIPKD) Terhadap Pendekatan User Usability Di Dinas Pemerintahan Wilayah Bandung Tengah Provinsi Jawa Barat
8
48
180
Sistem Pengelolaan Pajak Air Di Unit pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Provinsi Wilayah XXV Sumedang
1
30
48
Perancangan Sistem Informasi Adminstrasi Pajak Hotel Di Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung
0
2
3
Sistem Informasi Pelayanan Di Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Barat
17
269
155
Analisis Sistem Informasi Pengajuan Pensiun Di Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Citarum Provinsi Jawa Barat
0
7
51
Analisis Sistem Informasi Pengelolaan STNK Di Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Wilayah XX/Samsat Bandung Barat
11
147
60
Sistem Informasi Pelayanan Pelanggan Pasang Baru PT. PLN (Persero) Distrbusi Jawa Barat Dan Banten Unit Pelayanan Dan Jaringan Bandung Selatan
0
2
1
Sistem Informasi Pengarsipan Untuk Layanan Produk Wireline Dan Speedy Di PT. Telkom Indonesia Unit Data Managent Wilayah Bandung Barat Dan Timur
0
3
1
Sistem Informasi Pengelolaan Barang/Inventaris Di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat
1
11
79
Implementasi Kebijakan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) Di Dinas Pengelolaan Keuangan Pendapatan Dan Aset Kabupaten Pandeglang
7
56
207
Peranan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) Terhadap Pendekatan User Usability Di Dinas Pemerintah Wilayah Bandung Tengah Provinsi Jawa barat
4
40
150
Membangun Sistem Informasi Inventory di Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Wilayah Kabupaten Bandung I Rancaekek
0
8
130
Show more