Feedback

Tindak Tutur Permintaan Dalam Film Tokyo Love Story

Informasi dokumen
TINDAK TUTUR PERMINTAAN DALAM FILM TOKYO LOVE STORY TESIS Oleh ROSMITA SYAHRI / LNG 097009004 SEKOLAH PASCA SARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2011 Universitas Sumatera Utara TINDAK TUTUR PERMINTAAN DALAM FILM TOKYO LOVE STORY TESIS Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Magister Humaniora pada Program Studi Linguistik Pada Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara Oleh ROSMITA SYAHRI / LNG 097009004 SEKOLAH PASCA SARJANA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2011 Universitas Sumatera Utara Persetujuan Komisi Pembimbing Judul Tesis Nama Mahasiswa Nomor Pokok Program Studi Konsentrasi : TINDAK TUTUR PERMINTAAN DALAM FILM TOKYO LOVE STORY : Rosmita Syahri : 097009004 : Linguistik : Bahasa Jepang Menyetujui Komisi Pembimbing ( Prof. Amrin Saragih, M. A., Ph. D) Ketua Ketua Pogram Studi (Dra. Siti Muharami Malayu, M. Hum) Anggota Direktur (Prof. T. Silvana Sinar, M. A., Ph. D) (Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE ) Tanggal lulus: 2 Agustus 2011 Universitas Sumatera Utara Telah diuji pada Tanggal 2 Agustus 2011 PANITIA PENGUJI TESIS Ketua : Prof. Amrin Saragih, M.A.,Ph.D. Aggota : 1. Dra. Siti Muharami Malayu, M.Hum. 2. Dr. Deliana, M. Hum 3. Dr. Eddy Setia, M.Ed. TESP. Universitas Sumatera Utara PERNYATAAN TINDAK TUTUR PERMINTAAN DALAM FILM TOKYO LOVE STORY Dengan ini saya menyatakan bahwa Tesis ini disusun sebagai Syarat untuk memperoleh gelar Magister Humaniora pada Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara adalah benar merupakan hasil karya saya sendiri. Adapun pengutipan yang saya lakukan pada bagian –bagian tertentu dari hasil karya orang lain dalam Tesis ini, telah saya cantumkan sumbernya sacara jelas sesuai dengan norma, kaidah dan etika penulisan ilmiah. Apabila di kemudian hari ternyata di temukan Tesis ini bukan hasil karya saya sendiri atau adanya plagiat, saya bersedia menerima sanksi pencabutan gelar akademik yang saya sandang dan sanksi-sanksi lainya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Medan, 2 Agustus 2011 Rosmita Syahri Universitas Sumatera Utara RIWAYAT PENULIS A. IDENTITAS Nama : Rosmita Syahri Tempat / Tgl lahir : Medan / 4 Oktober 1986 Jenis Kelamin : Perempuan Pendidikan : Mahasiswa Agama : Islam Alamat : Jln, SMA 7 no. 44 Lubuk Buaya Padang Email : tabitha_libra2000@yahoo.com B. PENDIDIKAN 1. Tahun 1992-1998 tamat SDN 20 Sangkir, Lubuk Basung. 2. Tahun 1998-2001 tamat SMPN 10 Medan. 3. Tahun 2001- 2004 tamat SMU ADABIAH Padang. 4. Tahun 2004-2008 tamat kuliah Jurusan Sastra Asia Timur Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta Padang. 5. Tahun 2007-2008 Mendapat Beasiswa Pertukaran Mahasiswa antara Universitas Bung Hatta dengan Sonoda Women’s University, Osaka Jepang. 6. Tahun 2009 – Sekarang tercatat sebagai Mahasiswa Sekolah Pascasarjana Pada Program Studi Konsentrasi Linguistik Jepang, Universitas Sumatera Utara Medan. Universitas Sumatera Utara C. PENGALAMAN KERJA 1. Tahun 2008 – 2009 Guru honorer SMK N 10 Kelautan Padang. 2. Tahun 2010 – Sekarang Guru MA. Miftahussalam Medan. D. PENGALAMAN ORGANISASI 1. Tahun 2006-2007 tercatat sebagai Anggota Jurnalistik Wawasan Proklamator (Koran Kampus) Universitas Bung Hatta. 2. Tahun 2007-2008 tercatat sebagai Anggota klub nihon buyou (Tari Jepang) Sonoda University, Osaka Jepang. 3. Tahun 2007-2008 tercatat sebagai Anggota klub shadou (Kebudayaan Teh Jepang) Sonoda University, Osaka Jepang. Universitas Sumatera Utara KATA PENGANTAR Alhamdulillah, segala puji dan syukur penulis ucapkan ke hadirat Allah SWT, serta salawat dan salam penulis sampaikan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, atas segala rahmat dan karunia Nya lah sehingga tesis ini dapat diselesaikan. Tesis ini disampaikan untuk melengkapi salah satu persyarat menyelesaikan studi pada Program Studi Konsentrasi Linguistik Jepang, Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. Tesis ini berjudul “Tindak Tutur Permintaan Dalam Film Tokyo Love Story” yang terdiri atas enam bab yaitu: Bab I : Pendahuluan, Bab II : Tinjauan Pustaka, Bab III : Metode Penelitian, Bab : IV : Analisis dan Pembahasan, Bab V : Temuan Hasil Penelitian, Bab VI : Simpulan dan Saran. Pemilihan judul ini berkaitan dengan ketertarikan peneliti, sebagai pembelajar bahasa Jepang, terhadap temuan dan teori-teori para linguis yang berkenaan dengan kajian pragmatik khususnya mengenai tindak tutur. Hasil penelitian yang tertuang pada tesis ini diharapkan dapat memberi sumbangan bagi kajian pragmatik di Indonesia khususnya bagi pembelajar bahasa Jepang mengenai tindak tutur dalam bahasa Jepang.Akhirnya penulis mengharapkan sumbangan pikiran, pendapat, serta kritik membangun dari segala pihak untuk kesempurnaan tesis ini. Medan, Juli 2011 Penulis, Rosmita Syahri Universitas Sumatera Utara UCAPAN TERIMA KASIH Alhamdulillah, segala puji dan syukur penulis ucapkan ke hadirat Allah SWT, serta salawat dan salam penulis sampaikan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, atas segala rahmat dan karunia Nya lah sehingga tesis ini dapat diselesaikan. Adapun yang menjadi topik penelitian dalam tesis ini adalah suatu analisis tindak tutur yang diberi judul : ‘Tindak Tutur Permintaan Dalam Film Tokyo Love Story ‘. Tesis ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi guna menyelesaikan Sekolah Pascasarjana pada Program Studi Konsentrasi Linguistik Jepang, Universitas Sumatera Utara. Penulis menyadari bahwa masih banyak terdapat kekurangan yang perlu disempurnakan terutama yang berkaitan dengan isi tesis ini, untuk itu dengan segala kerendahan hati penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca. Dalam proses penulisan tesis ini, banyak pihak yang telah memberikan saran, bimbingan, bantuan dan dukungan baik secara langsung maupun tidak langsung sejak awal penulisan sampai tesis ini terselesaikan. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tuaku yang sangat kusayangi yang telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan tesis ini yakni ayahanda Syahrial S.S.,M.Hum dan ibunda Rosdaini beserta adik-adik penulis yang penulis sayangi (Erni, Budi dan Lia) serta untuk seseorang yang sangat penulis sayangi terima kasih untuk semangatnya yang selalu dibagi kepada penulis untuk menyelesaikan tesis ini. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada: Universitas Sumatera Utara 1. Bapak Prof. Dr. Ir. A. Rahim Matondang, MSIE, sebagai Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. 2. Ibu Prof. Tengku Silvana Sinar, Ph.D.,sebagai Ketua Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana dan ibu Dr. Nurlela M,Hum., sebagai Sekretaris Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana. 3. Bapak Drs. Yuddi Adrian Muliadi M.A., Sebagai Koordinator Konsentrasi Bahasa Jepang Program Studi Magister Linguisik Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. 4. Bapak Prof. Amrin Saragih, M.A., Ph.D., sebagai dosen pembimbing pertama yang telah bersedia menyediakan waktu untuk membagi pengetahuan, pandangan, masukan serta bimbingan bagi penulis selama pengerjaan tesis ini. 5. Ibu Dra. Siti Muharami Malayu, M. Hum., sebagai dosen pembimbing kedua yang telah bersedia menyediakan waktu untuk membagi pengetahuan, pandangan, masukan serta bimbingan bagi penulis selama pengerjaan tesis ini. 6. Ibu Dr. Deliana, M. Hum dan Bapak Dr. Eddy Setia, M.Ed. TESP sebagai dosen penguji atas segala koreksi, masukan-masukan selama kolokium, seminar hasil dan sidang. 7. Seluruh staf pengajar / dosen-dosen saya di Program Magister Linguistik USU yang telah memberikan pendidikan pelajaran dan bimbingan pada penulis dari semester awal hingga menamatkan perkuliahan. 8. Seluruh staf pengajar / dosen-dosen saya di Fakultasa Ilmu Budaya Sastra Asia Timur Universitas Bung Hatta yang telah memberikan dorongan serta masukanmasukan selama penulis menjalani masa studi. Universitas Sumatera Utara 9. Seluruh staf administrasi Program Magister Linguistik Universitas Sumatera Utara. 10. Teman-teman angkatan 2009 baik yang dari Jurusan Linguistik Umum, Konsentrasi Linguistik Jepang, Konsentrasi Linguistik Arab, Analisis Wacana dan Kesusastraan dan Translation. 11. Teman-teman penulis di Bung Hatta (via dan putri) beserta teman-teman yang lainnya ang telah memberikan semangat serta masukan untuk penulis. 12. Panitia Seminar Linguistik USU 2010-2011 yang telah berkenan hadir dalam prakolokium dan memfasilitasi pra seminar hasil di program studi linguisti. 13. Penulis juga mengucapkan rasa terima kasih pada semua pihak yang secara langsung atau tidak langsung, membantu penulis menyelesaikan tesis ini. Selanjutnya penulis mengucapkan terimakasih kepada keluarga ibunda Ermiati, SS dan pak Zulnaidi, SS, M, Hum beserta keluarga (kak Evi, bang Andi, Ani, Erna dan Tia) yang telah banyak sekali membantu penulis dalam masa perkuliahan sampai akhirnya penulis menyelesiakan tesis ini baik secara moril ataupun materil dan tidak henti-hentinya memberikan dukungan, semangat serta saran kepada penulis. Terimakasih penulis ucapkan kepada Kak Elviati Saprina Amd beserta suami Drs. Husnel Anwar Matondang M.Ag dan anak (Rido, Shaza, Dura, Fudla dan Tsuroiya) dan Terimakasih juga penulis ucapkan kepada Bang Sabriandi Erdian, SS, M, Hum. beserta istri kak Eka Satria Bukhari dan anak (‘Akilla dan Mufliha) yang telah membantu penulis selama masa kuliah dan menyelesaikan tesis ini. Penulis menyadari bahwa tesis ini masih jauh dari kesempurnaan dan oleh karena itu, penulis menerima segala kritik dan saran membangun demi menyempurnakan Universitas Sumatera Utara tesis ini. Semoga amal baik yang telah diberikan kepada penulis mendapat imbalan yang setimpal dari Allah SWT, Amien Yaa Rabbal Alamin. Akhir kata penulis berharap semoga tesis ini bermanfaat bagi semua pihak. Medan, Juli 2011 Penulis, Rosmita Syahri Universitas Sumatera Utara DAFTAR ISI ABSTRAK.i ABSTRACT.ii KATA PENGANTAR.iii UCAPAN TERIMA KASIH.v RIWAYAT HIDUP.viii DAFTAR ISI.x DAFTAR TABEL.xiii DAFTAR LAMPIRAN.xiv BAB I PENDAHULUAN.1 1.1 Latar Belakang Masalah .1 1.2 Rumusan Masalah .8 1.3 Tujuan Penelitian .9 1.4 Manfaat Penelitian .9 1.5 Landasan Teori .10 BAB II TINJAUAN PUSTAKA.13 2.1 Bahasa Jepang. .13 2.2 Sosiopragmatik. .14 2.2.1 Sosiolinguistik.16 2.2.2 Pragmatik.17 2.2.3 Pragmatik Bahasa Jepang.18 2.3 Tindak Tutur.19 2.3.1 Tindak Tutur Permintaan.22 2.3.2 Konsep Tindak Tutur Permintaan.24 2.4 Kesopanan.26 2.5 Fungsi Tindak Tutur .26 2.6 Jenis Tindak Tutur.29 2.7 Ragam Bahasa Hormat dan Ragam Bahasa Biasa.31 Universitas Sumatera Utara 2.8 Kajian Terdahulu / Sebelumnya.33 2.9 Kerangka Konseptual.34 BAB III METODOLOGI PENELITIAN.36 3.1 Metode Penelitian.36 3.2 Sumber Data.36 3.3 Teknik Pengumpulan Data.37 3.4 Analisis Data.37 3.5 Contoh Analisis Data.38 BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN.40 4.1 Analisis Data. 40 4.1.1 Ragam Kinerja Verbal Tindak Tutur Permintaan, pada Data Ragam Kinerja Verbal.40 4.1.2 Kinerja Kesopanan .45 4.1.3 Kinerja Ketidaksopanan .47 4.1.4 Pemakaian Ragam Kinerja Verbal Tindak Tutur Permintaan Bahasa Jepang dalam Film Tokyo Love Story.48 4.2 Pembahasan . .48 4.2.1 Ragam Kinerja Verbal Tindak Tutur Permintaan .48 4.2.1.1Tuturan Bermodus Imperatif . .49 4.2.1.2 Tuturan Performatif Eksplisit 52 4.2.1.3 Tuturan Performatif Berpagar . .54 4.2.1.4 Tuturan Dengan Proposisi Keharusan . . 57 4.2.1.5 Tuturan yang Menunjukkan Kesangsian (pesimis) 59 4.2.1.6 Tuturan Pengandaian Bersyarat . .64 4.2.1.7 Tuturan yang Menyertakan Alasan . .66 4.2.2 Kinerja Kesopanan 68 Universitas Sumatera Utara 4.2.3 Kinerja Ketidaksopanan . .72 4.2.4 Pemakaian Ragam Kinerja Verbal Tindak Tutur Permintaan Bahasa Jepang dalam Film Tokyo Love Story . . .74 BAB V TEMUAN HASIL PENELITIAN.77 5.1 Temuan hasil penelitian.77 BAB VI SIMPULAN DAN SARAN .79 Simpulan . . . . 79 Saran . . . .81 DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN Universitas Sumatera Utara DAFTAR TABEL No 1. Judul Halaman Protoaksi Dalam Bahasa 28 Universitas Sumatera Utara DAFTAR LAMPIRAN No Judul Halaman 1. Ragam kinerja verbal tindak tutur .40 2. Kinerja kesopanan .45 3. Kinerja ketidaksopanan .47 4. Temuan hasil penelitian .77 5. Lampiran Data . .82 Universitas Sumatera Utara ABSTRAK Rosmita Syahri . 2011. Tindak Tutur Permintaan Dalam Film Tokyo Love Story Medan : Program Pascasarjana Universitas Sumatera Utara. Tesis ini mengkaji tentang tindak tutur permintaan dalam bahasa Jepang pada Film Tokyo Love Story .Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menguraikan jenis dan fungsi tindak tutur permintaan dalam bahasa Jepang pada Film Tokyo Love Story.Teori utama yang digunakan adalah untuk menganalisis jenis tindak tutur penulis menggunakan teori Rahardi (2009 : 19) yang membedakan jenis –jenis tindak tutur menjadi dua jenis. Untuk menganalisis fungsi tindak tutur penulis menggunakan pendapat Blum Kulka (1987) yang membagi fungsi tindak tutur menjadi sembilan kelompok.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yaitu suatu metode yang memecahkan masalah dengan jalan mengumpulkan data, menyusun dan mengklasifikasikannya, menganalisis serta menginterprestasikannya. Data dikumpulkan dengan cara mendengarkan dan mencatat semua tuturan permintaan pada kolom jenis tindak tutur dan fungsi tindak tutur. Hasil penelitian tentang tindak tutur permintaan dalam bahasa Jepang pada Film Tokyo Love Story ini menunjukkan dalam interaksi masyarakat Jepang tuturan senioritas, yang lebih tua, majikan, atasan, genderlaki-laki lebih cenderung menggunakan tuturan yang kurang sopan, sementara tuturan dalam interaksi yang digunakan oleh junior, lebih muda, pembantu, gender perempuan lebih cenderung menggunakan tuturan yang sopan dan disampaikan dengan jenis tuturan tidaklangsung (ketidakterusterangan). Kata kunci : Sosiopragmatik, Tindak Tutur, Permintaan Universitas Sumatera Utara ABSTRACT Rosmita Syahri. 2011. Speect acts found in the Tokyo Love Story Film. School Student. Medan. Postgraduate Program North Sumatera University. This thesis deals with speect acts in Japanese found in the Tokyo Love Story Film. The objective of the study is to describe and explain the function of speect acts in the film. The study is based on the theory of speect acts as proposed by Rahardi (2009 : 19) in which two kinds of speect acts are elaborated to analyze the speect act function, reference is made to Blum Kulka (1987) who categorized the speect acts into nine types. The study was based on descriptive approach. Data were collected by Rahma. pergi meninggalkan Warnet (warung internet) tersebut. Contoh 7. Data Percakapan 7. (1) Safina : Lagian kamu kok mau-maunya sih digilir? Enggak romantis amat. Emangnya pacarmu, si Bagas itu di mana? (2) Temen Safina : Ma, apa toh rasanya digilir? (sambil tertawa geli) (3) Safina : Eh, lagian emangnya enggak pakai kondom? Universitas Sumatera Utara (Sumber: film Perempuan Punya Cerita, disc 1, 28: 30) Tabel 7. Jenis-jenis Tindak Tutur yang terdapat pada Percakapan 7 Tuturan Tindak Lokusi Ilokusi Perlokusi 1 Safina bertanya kepada bermaksud memarahi Rahma hanya terdiam Rahma, mengapa ia Rahma karena ia mau sambil bersedih ketika mau digilir dan digilir oleh Dimas dan mendengar perkataan mempertanyakan di teman-temannya. Safina. mana pacarnya, Bagas itu. 2 Teman Safina bertanya bermaksud canda sambil Rahma hanya terdiam kepada Rahma, apa mempertanyakan menanggapi pertanyaan rasanya digilir. bagaimana rasanya itu. digilir. 3 Safina bertanya apakah bermaksud menekankan Rahma tetap Rahma tidak memakai apakah Rahma tidak menanggapinya dengan kondom. memakai pengaman diam dan wajah penuh ketika melakukan seks rasa malu. tersebut. Contoh 8. Data Percakapan 8. (1) Jay : Halo, Sapina. Eh, kenalin, saya Jay dari Jakarta. (sambil menjabat tangan Safina) (2) Safina : Mas yang kemarin di Warnet ya? Namaku Safina. Mereka aja yang bodoh manggilnya Sapina. Setelah itu mereka berdua hanya tersenyum manis sambil bersalaman. Universitas Sumatera Utara (Sumber: film Perempuan Punya Cerita, disc1, 30:44) Tabel 8. Jenis-jenis Tindak Tutur yang terdapat pada Percakapan 8 Tuturan Tindak Lokusi Ilokusi Perlokusi 1 Jay menyapa Safina bermaksud ingin Safina menanggapi sambil berkenalan berkenalan dengan Safina sapaan Jay dengan dengannya. sambil menjabat menyambut uluran tangannya. tangan darinya sambil mengujarkan tuturan (2). 2 Safina bertanya apakah bermaksud memperjelas Jay hanya tersenyum Jay orang yang juga keberadaan Jay yang manis mendengar berada di Warnet sepertinya pernah dilihat perkataan Safina sambil kemarin. Ia Safina di Warnet menatap wajah Safina. menyebutkan namanya sebelumnya. Safina juga dan berkata bahwa menyebutkan namanya temannya bodoh karena yang sebenarnya. menyebut namanya menjadi Sapina. Contoh 9. Data Percakapan 9 (1) Jay : Teman-teman kamu kalau lagi having sex, check in di mana? Di hotel? (2) Safina : Hmm.check in? emangnya anak Jakarta. Mereka langsung tersenyum dan kemudian terdiam. (Sumber: film Perempuan Punya Cerita, disc 1, 35: 34) Universitas Sumatera Utara Tabel 9. Jenis-jenis Tindak Tutur yang terdapat pada Percakapan 9 Tuturan Tindak Lokusi Ilokusi Perlokusi 1 Jay bertanya kepada bermaksud mencari muncul pada tuturan (2) Safina, biasanya bila tahu tempat di mana yang menanggapi teman-temannya seks dilakukan oleh pertanyaan dari Jay. melakukan seks teman-temannya bertempat di mana. Safina. 2 Safina mengucapkan bermaksud Jay hanya menanggapinya kembali kata check in memperjelas bahwa dengan senyum dan dan berkata emangnya remaja Yogya tidak menatap bingung ke arah seperti anak Jakarta. mengenal kata check in Safina. yang biasanya digunakan oleh anak Jakarta. Contoh 10. Data Percakapan 10 (1) Rahma : Fin, pie iki? Aku wes tiga hari loh, tapi enggak luntur-luntur juga. (2) Safina : Ya pie? (sambil memegang perut Rahma dan menatap wajahnya dengan tatapan kosong) (Sumber: film Perempuan Punya Cerita, disc 1, 37: 20) Tabel 10. Jenis-jenis Tindak Tutur yang terdapat pada Percakapan 10 Tuturan Tindak Lokusi Ilokusi Perlokusi 1 Rahma berkata kepada mengkhawatirkan apa muncul pada tuturan (2) Safina, bagaimana yang harus yang menanggapi Universitas Sumatera Utara sekarang, padahal sudah dilakukannya lagi, pernyataan Rahma. tiga hari tapi padahal sudah tiga kandungannya masih hari namun belum gugur juga. kandungannya masih belum gugur juga. 2 Safina berkata mau pasrah tidak tahu Rahma terdiam lesu bagaimana lagi. harus bagaimana lagi sambil melihat perutnya mengatasinya. yang semakin hari tambah besar. c. Jenis-jenis Kalimat Tindak Tutur dalam Dialog Film Perempuan Punya Cerita bagian Cerita Cibinong Dalam bagian Cerita Cibinong, peneliti mengambil beberapa dialog yang secara langsung dilakukan oleh pemeran utama khususnya dalam cerita tersebut. Pada bagian ini, pemeran utamanya, yaitu Esi (Shanty). Jenis-jenis kalimat tindak tutur yang terdapat dalam dialog film Perempuan Punya Cerita bagian Cerita Cibinong, antara lain: Contoh 11. Data Percakapan 11 (1) Saroh : Mak, kenapa pulangnya telat terus sih? (2) Esi : Aduh Saroh, kan emak udah ninggalin uang jajan, ada apa lagi sih? (3) Saroh : Iya udah. Tapi Saroh enggak nyaman kalau enggak ada emak di rumah. (4) Esi : Ah enggak nyaman gimana? Udahlah sekolah, nanti terlambat. Universitas Sumatera Utara Setelah itu, Saroh langsung menyium tangan emaknya sambil berpamitan untuk pergi ke sekolah. (Sumber: film Perempuan Punya Cerita, disc 2, 00:55) Tabel 11. Jenis-jenis Tindak Tutur yang terdapat pada Percakapan 11 Tuturan Tindak Lokusi Ilokusi Perlokusi 1 Saroh bertanya kepada mencari tahu muncul pada tuturan ibunya mengapa ia mengapa ibunya (2) yang menanggapi sering terlambat pulang selalu ke rumah. terlambat. pulang pertanyaan Saroh. 2 Esi berkata kepada bermaksud muncul pada tuturan Saroh bahwa ia sudah mengalihkan (3) yang menanggapi meninggalkan jajan. uang pembicaraan dengan jawaban Esi. mengatakan bahwa uang jajan sudah ditinggalkannya untuk Saroh. 3 Saroh berkata bahwa bermaksud mengeluh muncul pada tuturan memang ibunya sudah karena walaupun (4) yang menanggapi meninggalkan uang sudah diberi uang pernyataan Saroh jajan untuknya. Tetapi jajan, ia masih tersebut. ia merasa tidak nyaman merasa tidak nyaman kalau ibunya tidak karena ibunya tidak berada di rumah. berada di rumah bersamanya. Universitas Sumatera Utara 4 Esi bertanya kepada mencari tahu maksud Saroh hanya diam dan Saroh, tidak nyaman perkataan dari Saroh kemudian menyium bagaimana dan ia juga dan kemudian tangan Esi memberitahukan bahwa mengalihkannya berpamitan nanti sekolahnya bisa dengan menyuruhnya terlambat. pergi sekolah karena sambil nanti bisa terlambat Contoh 12. Data Percakapan 12 (1) Esi : Astaghfirullahal ‘azim Narto, lu apain anak gue? Gue bunuh lu! (2) Narto : Diam kalau enggak diam, gue patahin kaki lu! Kemudian Esi memukul kepala Narto dengan pot bunga sehingga ia terjatuh pingsan di teras rumah Esi. (Sumber: film Perempuan Punya Cerita, disc 2, 05:00) Tabel 12. Jenis-jenis Tindak Tutur yang terdapat pada Percakapan 12 Tuturan Tindak Lokusi Ilokusi Perlokusi 1 Esi mengucap istighfar terkejut dan bermaksud terkejut dan langsung dan bertanya apa yang memarahi Narto atas apa bangun dari tempat tidur telah dilakukan Narto yang dilakukannya sambil menahan pukulan kepada anaknya sambil terhadap Saroh. yang dilakukan oleh Esi berkata akan terhadapnya dan membunuh Narto. kemudian mengucapkan tuturan (2). 2 Narto menyuruh Esi bermaksud memaksanya Esi menanggapinya Universitas Sumatera Utara untuk diam dan kalau diam dan menghentikan dengan emosi dan tidak, ia akan serangan yang dilakukan memukul kepala Narto mematahkan kaki Esi. Esi terhadap dirinya. dengan pot bunga sehingga Narto jatuh pingsan. Contoh 13. Data Percakapan 13 (1) Saroh : Mak, emak marah ya dengan Saroh? (2) Esi : Enggak kok, nak! Kemudian Esi memeluk Saroh dengan sangat erat sambil menangis. (Sumber: film Perempuan Punya Cerita, disc 2, 06: 18) Tabel 13. Jenis-jenis Tindak Tutur yang terdapat pada Percakapan 13 Tuturan Tindak Lokusi Ilokusi Perlokusi 1 Saroh bertanya kepada bermaksud mencari tahu Esi langsung ibunya, apakah ibunya bagaimana suasana hati memeluknya dengan marah kepadanya? ibunya saat ini. tangisan dan mengujarkan tuturan (2) 2 Esi hanya berkata dia bermaksud mengalihkan Saroh menyambut tidak marah. perhatian dengan peluka hangat Esi mengatakan bahwa ia terhadapnya tidak marah. Contoh 14. Data Percakapan 14 (1) Cicih : Si, kenapa lu tidur di sini? Universitas Sumatera Utara (2) Esi : Enggak apa-apa! Kemudian Cicih langsung membawakan barang-barang Esi dan memasukkannya ke dalam mobilnya. (Sumber: film Perempuan Punya Cerita, disc 2, 07:17) Tabel 14. Jenis-jenis Tindak Tutur yang terdapat pada Percakapan 14 Tutur Permohonan, Permintaan Maaf, Dan Keluhan Dalam Bahasa Indonesia Oleh Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris FKIP UMSU: Suatu Kajian Sosiolinguistik Warisman Sinaga Program Pasca Sarjana Program Studi Linguistik Universitas Sumatera Utara Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan tindak tutur permohonan, permintaan maaf, dan keluhan dalam bahasa Indonesia oleh mahasiswa jurusan Bahasa Inggris FKIP UMSU. Masalah yang diamati adalah komponen atau kategori yang digunakan oleh subjek pada ketiga tndak tutur tersebut, termasuk siasat kesantunan yang digunakan. Untuk memperoleh data penelitian yang dibutuhkan, digunakan beberapa kasus sebagai indiaktor yang berbeda untuk setiap hubungan angket terbuka (siasat verbal/formula semantik), selanjutnya dianalisi berdasarkan kategori Bergman-Kasper (1993). Hasil penelitian mencakup penentuan persentase setiap kategori pada tindak tutur sesuai hubungan peran dan pengamatan kesantunan berbahasa mahasiswa. Berdasrkan keseluruhan kategori siasat yang digunakan pada Tindak Tutur Permohonan, Tindak Tutur Permintaan Maaf, dan Tindak Tutur kelemahan yang ditemukan dan dirumuskan peneliti sebelumnya, seperti yang dilakukan Austin (1962), Searle (1969), Leech (1983) terhadap tindak tutur dalam bahasa Inggris, dan Siregar (2002) terhadap tindak tutur dalam bahasa Indonesia, dapat dikemukakan bahwa temuan pada penelitian ini dapat mengkonfirmasi temuan pada penelitian ini dapat mengkonfirmasi temuan sebelumnya. Hasil penelitian ini dapat menggambarkan bahwa kekurangansantunan berbahasa dapat disebabkan diksi yang kurang tepat. e-USU Repository ©2004 Universitas Sumatera Utara
Tindak Tutur Permintaan Dalam Film Tokyo Love Story Tindak Tutur Permintaan Dalam Film Tokyo Love Story
Aktifitas terbaru
Penulis
Dokumen yang terkait
Upload teratas

Tindak Tutur Permintaan Dalam Film Tokyo Love Story

Gratis