Discovery World Medan (Arsitektur Rekreatif Edukatif)

 19  86  162  2017-04-13 18:16:30 Report infringing document

DISCO (ARSIT SEMES

SebagaAB DEP UNIVER SCOVERY WORLD MEDAN SITEKTUR REKREATIF EDUKATIF) LAPORAN PERANCANGAN TKA 490 - TUGAS AKHIR ESTER B TAHUN AJARAN 2011 / 2012bagai Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Arsitektur Oleh ABDUL RASYID LUBIS 080406025

EPARTEMEN ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIKIVERSITAS SUMATERA UTARA 2012

DISCOVERY WORLD MEDAN (ARSITEKTUR REKREATIF EDUKATIF)

ABDUL RASYID LUBIS 08 0406 025

  Oleh : Medan, Juli 2012 Disetujui Oleh :Ketua Departemen Arsitektur Ir. Dwi Lindarto H.,MTNIP : 19630716 199802 1 001 Achmad Delianur N.,ST,MT NIP : 19730828 199903 1 002 Pembimbing IPembimbing II SURAT HASIL PENILAIAN PROYEK TUGAS AKHIR (SHP2A)Nama : Abdul Rasyid Lubis NIM : 08 0406 025Judul Proyek Tugas Akhir : Discovery World Medan Tema : Arsitektur Rekreatif EdukatifRekapitulasi Nilai : A B+ B C+ C D EDengan ini mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan : Waktu Paraf Paraf Koordinator No.

1. Lulus Langsung

  Perbaikan Dengan Sidang 5. Tidak Lulus Medan, Juli 2012Ketua Departemen Arsitektur, Koordinator TKA-490, Dr.

KATA PENGANTAR

  Oleh sebab itu, padakesempatan ini, penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar- besarnya kepada : dukungan dan semangat yang sangat berarti dan selalu memberikan motivasi dari awal hingga akhir. yang telah memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berguna, serta motivasi yang sangat berarti.

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Saat ini, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di dunia semakin pesat

  Karena itulah dibutuhkan sebuah pusat edukasi rekreatif di Kota Medan yang dapat dengan mudah dicapai oleh masyarakat dengan skala kota sehingga dapat Kasus proyek ini merupakan pendidikan luar sekolah yang menggabungkan ilmu pendidikan dengan petualangan, games dan wahana permainan yang atraktifyang dapat menarik minat anak yang jenuh dengan pendidikan sekolah yang monoton. 1.2 Maksud dan Tujuan Maksud dari perencanaan dan perancangan Discovery World di Medan ini adalah sebagai wadah yang menyediakan fasilitas yang dapat memperkenalkandan menyebarkan ilmu pengetahuan melalui kegiatan permainan yang dikemas secara interaktif dan rekreatif dengan peralatan dan wahana multimedia yangedukatif.

1.6 Kerangka Berpikir

Gambar 1.1 Diagram Kerangka Berpikir LATAR BELAKANG MAKSUD DAN TUJUAN IDENTIFIKASI MASALAH MASALAH PERANCANGAN PENGUMPULAN DATA ANALISA PRA DESAIN KONSEP DESAIN AKHIR STUDI LITERATUR STUDI BANDING HASIL SURVEY MASALAH POTENSI PROSPEK

1.7 Sistematika Laporan

  Pendahuluan Menjelaskan secara garis besar apa yang menjadi dasar perumusan perancangan yang meliputi: latar belakang, maksud dan tujuan, masalah perancangan,pendekatan, lingkup dan batasan, kerangka berfikir, sistematika laporan. Elaborasi tema Menjelaskan tentang pengertian tema yang diambil, interpretasi tema, dan studi banding arsitektur dengan tema sejenis.

BAB II DESKRIPSI PROYEK

2.1 Pengertian Judul

  Kota ini merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelahJakarta dan Surabaya, dengan luas 265,10 km² atau 3,6% dari keseluruhan wilayah Sumatera Utara yang terdiri dari 21 Kecamatan. Untuk itu topografi kota Medan Berdasarkan defenisi diatas, dapat disimpulkan bahwa “Discovery WorldMedan” merupakan sebuah lingkungan gedung di kota Medan yang memberikan suatu perjalanan non-fiksi yang berfokus pada ilmu pengetahuan, sejarah, alam dangeografi di dunia yang dikemas secara rekreatif dan menghibur.

2.2 Tinjauan Subjek

2.2.1 Penggunaan Kata “Discovery”

  Kata “Discovery” sering dipakai sebagai nama yang mencerminkan edukasi dan ilmu pengetahuan, dikarenakan artinya yang bermakna perbuatan mencari tahudan menemukan sesuatu yang masih baru bagi seseorang. Salah satu yang terkenal dan terbesar adalah DiscoveryCommunication Inc, yang memiliki stasiun tv kabel yang sekarang kita kenal dengan nama Discovery Channel.

2.3 Tinjauan Lokasi

2.3.1 Kriteria Pemilihan Lokasi

  Langkah ini ditempuh kemudian dievaluasi sehingga mendapatkan lokasi yang benar-benar cocok untuk proyek ini. Ada pun kriteria dalam pemilihan lokasi untuk proyek ini adalah: pembangunan di bidang pendidikan dan rekreasi (berdasarkan RUTRK Medan).

2.3.2 Analisis Penetapan Tapak

  Berdasarkan kriteria pemilihan di atas, maka diputuskan untuk memilih tiga alternatif tapak di kota Medan yang cocok untuk proyek Discovery WorldMedan. Alternatif tersebut akan dianalisa dan kemudian dipilih tapak yang paling sesuai.

KRITERIA NILAI LOKASI KETERANGAN

Poin 1: Tidak sesuai2: -3: Sesuai Luas Lahan (3) (3) (2) Poin 1: <1 Ha 2: 2-3 Ha3: >3 Ha Lokasi 2: Dekat, kurang dari 500 m3: Berada pada jalan primer Mudah dijangkau kenderaan pribadi dan umum(3) (3) (3) Poin 1: Hanya bisa dijangkau kenderaan pribadi2: Bisa dijangkau kenderaan (Pengembangan Pendidikan dan Rekreasi) (3) (3) (2) 3 RUTRK 2 Lokasi 1 Lokasi Dekat Dengan Jalan Primer(3) (3) (3) Poin 1: Jauh, lebih dari 500 m pribadi dan hanya becak atau angkot3: Mudah dijangkau oleh kenderaan pribadi, becak danangkot Fasilitas pendukung disekitar lokasi (3) (2) (2) Poin 1: Sedikit, hanya ada salah satu dari fasilitas berikut: pusatperbelanjaan, retail-retail, hotel,fasilitas pendidikan 2: Cukup Banyak, terdapat beberapa fasilitas (tidaksemuanya) seperti: pusat perbelanjaan, retail-retail,hotel,fasilitas pendidikan.3: Banyak, terdapat semua fasilitas seperti: pusatperbelanjaan, retail-retail, hotel,fasilitas pendidikan, dll, Total Nilai 15 14 13 Peringkat 1 2 3 Dari penilaian beberapa kriteria-kriteria dan analisa di atas serta memenuhi persyaratan maka terpilihlah site alternatif 1 yaitu Jl. Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah.

2.3.3 Deskripsi Kondisi Tapak Terpilih .a Deskripsi Tapak

  Batas Utara : Komplek Ruko Medan Fair Plaza Terletak di jalan arteri kota MedanBerada pada kawasan komersil dan bisnisTransportasi lancar dan baik dengan adanya sarana jalan raya yang lebar. Gambar 2.5 Kondisi Eksisting Lahan Sumber: Hasil Olah Data Primer Gambar 2.6 Peta Lokasi Tapak Terpilih Sumber: HasilOlah Data 2.3.3.b Alasan Pemilihan Tapak Adapun dasar-dasar pemikiran untuk pemilihan lokasi di Jl.

2.4 Tinjauan Pengguna dan Aktivitas

2.4.1 Pengguna

  Pengguna kegiatan dalam Discovery World Medan ini terdiri dari beberapa kelompok antara lain : pengunjung, pengelola, penyewa dan service. sebelumnya, biasanya adalah masyarakat umum yang awam dan datang berkunjung untuk sekedar mencari hiburan dan tempat rekreasi.

2.4.1 Aktivitas

  Kegiatan-kegiatan yang ada dalam sebuah kasus proyek sejenis umumnya dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok fungsi atau kegiatan yangberkenaan langsung dengan jenis ruang-ruang yang dibutuhkan, yaitu : Kegiatan ini menjalankan fungsi utama dari sebuah Discovery World melalui sarana hiburan yaitu permainan petualangan yang disesuaikan dengantingkatan usia pengunjung dan dibagi berdasarkan zona. Untuk menjalankan fungsi kegiatan tersebut diperlukan ruang-ruang sebagai berikut: Ruang-ruang pengelola (administrasi)Ruang-ruang pemeliharaan Ruang-ruang servis, seperti ruang loading, gudang, dan lain-lain.

2.5 Deskripsi Kebutuhan Ruang

2.5.1 Fasilitas Utama

Discovery World ini adalah suatu fasilitas pengalaman perjalanan isi bumi dan luar angkasa dengan lingkup sejarah, geografi, dan ilmu pengetahuanalam. Untuk itu Discovery World ini dibagi dalam 3 zona besar, yaitu:

1. Zona “Planet Earth”

  Pengunjung diajak berpetuala alang menjelajahiberbagai fenom mena alam dengan menaiki kenderaan (ride) e) yang memiliki 6 sumbu DOF mo motion yang dapat bergoyang-goyang sesuai d i dengan simulasi,Dan disajikan d dengan visual 4D yang nyata. Gambar 2.14 Motion 4D Ride Sumber: www.bmigaming.com Merupakan se sebuah ruang yg didalamnya menampilka kan pertunjukkan animasi 4D me engenai Science seperti kehidupan habitat d t di laut, kejadian-kejadian alam, , dan pertunjukkan yang berhubungan denga ngan Science dan teknologi.

1. Standar

  tandar ruang gerak menurut Yoshinobu Ashiha r Design in Architecture”, dapat dibedakan men ng gerak di dalam ruangan k minimal antara dua orang untuk melihat jelasan tinggi badannya, demikian juga berlaku unt k tersebut diwujudkan dalam radius ruang yangaran. Gambar 2.15 Omnimax Theater Sumber: www.omnitheatre.com.sg ihara dalam buku enjadi dua:las adalah sama ntuk anak-anak.ng berbentuk Tabel 2.3 Hubungan Usia dan Ruang Gerak Anak Usia Tinggi Ruang Gerak(luas lingkaran- m″) 2 –4 tahun 0,95 m 0,70 4 – 7 tahun 1,10 m0.95 7 – 11 tahun 1,25 m 1,20 11 – 13 tahun 1,40 m 1,50 Jarak terjauh untuk orang agar masih bisa berkomunikasi/ bersosialisai dengan baik adalah 4 – 7 kaki.

2. Persyaratan Teknis Infrastruktur

  Menurut Architecture and Exhibition Design, ASTCNewsletter, May/June 1997, dalam merencanakan perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : kg/ m″ dasarnya, menggunakan dinding plywood/kayu lapis belakang drywall. pendistribusian melalui outlet/keluaran di lantai atau langit-langit dengan pola grid.

3. Standar ar 4D Theater

  Wa Wahana ini terdiridari 2 tingk ngkatan level, atraksi dengan 3 sumbu DOF F dan dengan 2 sumbu DO OF. Ukuran Kursi: 26.9” w x 44” hElectrical: 24VDC @ 1Amp per seat typical Gambar 2.17 Kursi dengan 2DOF motion Sumber: www.mediamation.com 3 DOF motion dengan Pitch, Roll, andHeave Efek Standar: Goyangan dan getaran kursi, Getaran di kaki, leher, punggung,dan pegangan kursi, Percikan air, angin.

4. Standar Motion 4D Ride

  Pengunjung diajak berpetualang menjelajahi berbagaifenomena alam dan sosial dengan menaiki kenderaan (ride) statis yang memiliki 6 sumbu DOF motion yang dapat bergoyang-gayang sesuaidengan simulasi, seakan-akan pengunjung sedang berada didalam kenderaan yang berjalan. Pada fasilitas ini pengunjung dapat merasakan angin, panas, dingin, basah, guncangan, dan lainnya, sehingga pengunjung benar-benarmerasakan berada dalam fenomena tersebut.

5. Standar ar Omnimax Theater

  Merup rupakan sebuah ruang yg didalamnya ya menampilkan pertunjukkan an animasi 4D mengenai Science seperti kehid hidupan habitat dilaut, kejadia dian-kejadian alam, dan pertunjukkan yang ng berhubungan dengan Scie cience dan teknologi. Gambar 2.29 Detail ail Ruangan Omnimax Theater Sumber: www.omnit nitheatre.com.sg Gambar 2.30 Layout Ruang teater omnimax Gambar 2.31 Potongan Ruangan Omnimax Theater Sumber: “Imax and Omnimax Theater Design” By William C.

2.4 Studi Banding Proy oyek Sejenis

2.4.1 Studi Banding Pro Proyek Sejenis di Luar Negeri

1. Discovery Wor orld Milwaukee

  Bangunan diisi de si dengan pameraninteraktif, teate ater, Aquarium Keluarga Reiman dan k kapal unggulanWisconsin, Sull llivan Denis, kapal layar yang fungsional ya yang dibuat pada abad ke-19. Bagia tinggi dengan jemenarik dan me GambarGam Sumber: Sumb gian utama bangunan diletakkan di sepanjan jendela menghadap ke danau di selatan, ruanmemberikan orientasi yang mudah.

2. Singapore Scie cience Center

  Begitu juga den engan lemari yang impresif dan interaktif yang ng dipamerkan di tengah-tengah h ruangan, menyediakan sekilas dari ap apa yang dapatditemukan oleh leh para pengunjung pada tema galeri ini ini. Space CenBerada diri mereka dan aplikasi dan interaksi baru dalam mereka Sasaran Melalui tampilan tan dan pameran Gambar 2.40 Sp Space Center Sumber: www.sci w.science.edu.sg/ssc g.

3. Discovery Scienc

  Gamba bar 2.50 Simulasi Pesawat Luar Angkasa Sumbe ber: www.discoverycube.org seukuran fit fitur model dinosaurus, quests interaktif d dan penggalian arkeologi v virtual untuk menemukan dan mengid gidentifikasi fosilprasejarah. Gambar 2.51 1 Dino Quest Sumber: www ww.discoverycube.org memungkink inkan pengunjung untuk belajar tentang atmos osfer, pola cuaca dan aspek la lain dari ilmu bumi.

2.4.2 Studi Banding Pro Proyek Sejenis di Dalam Negeri

1. Disdovery World rld Indonesia – TMII Jakarta

  Gambar 2.53 3 Discovery World Indonesia Sumber: www ww.archiholic99danoes.blogspot.com/2011/12/disco iscovery-world-indonesia-tam taman-wisata.html Discover very World rencanya akan dibangun pada S September 2011 dan diharapkan an selesai pembangunan pada akhir 2012 12 di area TMIItepatnya di lokasi asi Taman Ria Remaja dan Among Putra deng engan luas kurang Iebih 3,4 hektar ktar ini menginvestasikan dana sebesar 35 5 juta dolar AS. Gambar 2.55 Suasana Discovery World Indonesia Sumber: www.archiholic99danoes.blogspot.com/2011/12/discovery-world- indonesia-taman-wisata.html Gambar 2.56Groun und Plan Discovery World Indonesia Sumber: Architectu cture@12, BCI Asia, 2012 Gambar 2.57 Poton tongan Discovery World Indonesia Sumber: Architectu cture@12, BCI Asia, 2012 Akan ad ada lebih dari 100 tempat-tempat interaktif ktif menarik yang berbeda untuk k Anda nikmati.

2. Taman Pintar Yo Yogyakarta

  Zona ini ini terdiri dari zona pengenalan lingkungan d dan eksibisi ilmu pengetahuan, zona na pemaparan, sejarah, ilmu pengetahuan dan dan teknologi. Gambar 2.59 Gedung Oval Sumber: www w.tamanpintar.com Gedung ng ini terdiri dari tiga lantai yakni lantai pertam tama zona sarana pelengkap Taman an Pintar yang mencakup ruang pameran, rua ruang audiovisual,radio anak Jogja, a, food court, dan souvenier counter.

3. Pusat Peragaan

  Gambar Sumber:Gambar Sumber:an IPTEK TMII Peraga ini cukup representatif sebagai fasilitas cara skala dan jumlah peraga yang dipamer IPTEK TMII Jakarta, terletak di bagian timur kTaman Burung dan berada di satu lokasi de ar 2.62 Gedung PP IPTEK TMII er: www.ppiptek.ristek.go.idar 2.63 Lobby PP IPTEK er: www.ppiptek.ristek.go.id tas science Center erkan. Program Kegiatan :Menyajikan 250 peragaan ilmu pengetahuan dan teknologi interaktif untuk anak didik dari tingkat TK sampai dengan SMU yang harus disentuh,dipegang dan dimainkan, lengkap dengan Lembar Kerja Sains yang akan memandu anak didik belajar lebih terarah.

KONSEP GEDUNG

  Studi Banding Pr Proyek Sejenis Di Dalam Negeri Tabel 2.5 Studi Banding P g Proyek Sejenis Di Luar Negeri Sumber: Olah Data Prime imer KETERANG Disco covery World Taman Pintar PP PP IPTEK TMII AN Indon onesia-TMII Yogyakarta FASAD BANGUNANLOKASI TMII, Jak Jakarta, Yogyakarta TMI MII, Jakarta, Indonesi esia Indo donesia ARSITEK Urbane e Architects Gagasan dari Fran rank Duville and walikota Yogyakarta : Asso ssociateHerry Zudianto,SE. Akt, MM 2 2 2 LUAS 22.000 m 0 m 12.000 m 23.4 3.400 m GEDUNGKONSEP Futuristik stik dengan Modern dan Mod odern dengan GEDUNG konsep I p Indonesian tradisional yang kon onsep-konsep Archipela elago dengan 5 berkonsep sains dan sains dan teknologi sain pulau be besar yang teknologiterpisah.

BAB II I ELABORASI TEMA

3.1 Pengertian Arsitektur Rekreatif Edukatif

  Hal ini dapat dilakukan untuk membentuk, meningkatkan kembali kesegaran fisik, mental, pikiran dan daya kreasi secara individu maupun kelompok,yang hilang akibat rutinitas sehari-hari dengan jalan mencari kesenangan, hiburan dan kesibukan yang berbeda yang dapat memberikan kepuasan dan kegembiraanyang akhirnya ditujukan bagi kepuasan lahir dan batin. Jadi, dapat disimpulkan bahwa arsitektur rekreatif edukatif adalah konsep merancang suatu bangunan yang bersifat memberi penyegaran kembali baikjasmani dan rohani seseorang, sekaligus dapat memberikan pembelajaran dan pemahaman yang mencerdaskan dan menambah wawasan pengetahuan.

3.2 Interpretasi Tema

  Sesuai dengan konsep rekreasi yang menampilkan sesuatu yang berbeda dari kehidupan sehari-hari yang biasanyaformal dan penuh keteraturan. Permainan bentuk yang berbeda-beda dan digabungkan menjadi satu akan menimbulkan suasana yang berbeda dan dinamis.

3.3 Studi Banding Tem ma Sejenis erhaven 8º Ost

3.3.1 Klimahaus Breme

  Gambar 3.2 Lobb Gambar 3.3 T Sumber: http://kl Sumber: http:/obby Toko Suvenir //klimahaus-bremerhaven.detp://klimahaus-bremerhaven.de Gambar 3.4 Potonga ngan Bangunan Sumber: http://klima mahaus-bremerhaven.de Klimahaus terdi rdiri dari 4 area pameran: seluruh dunia, dima mana perbedaan zona iklim di seluruh dunia ia divisualisasikan disini. Gambar 3.5 Suasana Area Pameran Sumber: http://klimahaus-bremerhaven.de Konsep Rekreatif edukatif yang terdapat pada bangunan antara lain: permainan tektur dinding dan penataan interior yang menyerupai alam sekitar di seluruh dunia.

BAB IV ANALISIS

4.1 Analisa Kondisi Tap Tapak dan Lingkungan

4.1.1 Analisa Lokasi si Tapak dalam Skala Kota dan Region

  Gambar 4.1 Peta Lo Lokasi Site Sumber: Hasil Olah ah Data Primer Deskripsi kondisi eksisting lokasi sebagai tapak rancangan: Kota Medan berada di provinsi Sumatera Utara pulau Sumatera dan secara geografis pada 2°27’-2°47’ LU dan 98°35’-98°44’BT dengan luas ±26.510Hektar, atau 36% dari keseluruhan wilayah Sumatera Utara. Terletak di jalan arteri primer kota MedanBerada pada kawasan komersil dan bisnisTransportasi lancar dan baik dengan adanya sarana jalan raya yang lebar.

4.1.2 Analisa Tata G .a Kondisi

  Medan Plaza Center Mesjid Sekolah MardiLestari Medan Plaza Center 61 Hotel Gambar 4.6 Ilustrasi Kondisi Eksisting Sekitar Site Sumber: Hasil Olah Data Primer TANGGAPANBerdasarkan Tata Guna Lahan disekitar, site berada pada area komersil dan pemukiman penduduk yang padat. Disamping itu juga dengan adanya PlazaMedan Fair yang merupakan bagian dari proyek ini dapat memberikan tingkat pengunjung yang tinggi ke Discovery World, sehingga fungsi dari bangunan inisendiri tidak akan mati.

4.1.3 Analisa Sirkula ulasi .a Sirkulas lasi Kendaraan Bermotor

  jalur keluar site, ite, dimana jalan ini Gambar 4.13 Sirkulasi Kende nderaan Bermotor merupakan jalan n utama yang dapat Sumber: Hasil Olah Data Pri Primer mengakses ke jalan lan arteri Kota Medan. Jembatan p n penyeberangan yang sudah tidak k berfungsi lagi, apabila Gambar 4.14 Sirkula ulasi Pejalan Kaki diperbaiki dan an di desain sedemikianSumber: Hasil Olah D h Data Primerrupa dapat m menjadi potensi sebagai saran ana pejalan kaki.

4.1.4 Analisa Pencapaian

  Gambar 4.15 Analisa Pencapaian Sumber: Hasil Olah Data Primer TANGGAPAN Pencapaian menuju lokasi proyek dapat dicapai dengan beragamjenis transportasi yang ada di Pencapaian melalui jalan Gatot Subrotokota medan baik dengandari arah ringroad dan Binjai. Medan Labuhan primer dan dapat ditempuh dari inti pengembangan kotamenuju lokasi selama ± 1 jam.

4.1.5 Analisa Mataha

  Gam GambaSumbe Sum Gambar 4.18 Kondis Sum hari, Angin dan Vegetasiambar 4.17 Kondisi Eksisting Vegetasi Pada Site bar 4.16 Analisa Matahari, Angin, dan Vegetasiber: Hasil Olah Data Primer umber: Hasil Olah Data Primerdisi Eksisting Vegetasi Pada jalan Gatot Subroto da umber: Hasil Olah Data Primerdan Iskandar Muda Fasade pada sisi Timur di pakai bukaan yang ada sebaiknya memiliki shading. Vegetasi perlu diberi vegetasi dalam jumlah yang banyak karena bagian ini menghadap Barat yang akan disinari sinar matahari yang suhunyapanas.

4.1.6 Analisa Kebisingan

  D C B A Gambar 4.19 Analisa Kebisingan Sumber: Hasil Olah Data Primer Titik A Intensitas kebisingan sangat tinggi yang disebabkan oleh kendaraan yang lewat dan merupakan area persimpangan jalan dan lampu lalu lintas Titik B Intensitas kebisingan pada titik ini sangat tinggi karena merupakan jalan primer yang ramai dilewati oleh kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Titik D Intensitas kebisingan relatif normal dan tidak menimbulkan reaksi yang dapat menganggu aktivitas ke bangunan dikarenakan jumlah kendaraan yang lewat tidak terlalu banyak.

4.1.7 Analisa View .a Analisa View Keluar

  (+) View keluar pada titik ini bagus karena menghadap ke PlazaMedan Fair Gambar 4.20 Analisa View Keluar Sumber: Hasil Olah Data Primer 4.1.7.b Analisa View Kedalam (-) View dari area belakang site (++) View dari area ini menuju site kurang bagus,sangat bagus, dapat karena hanya dapat dilihatdilihat langsung oleh dengan jelas oleh pengguna pengunjung Plaza Medankendaraan yang ingin parkir di Fair dan dapat terlihat Plaza Medan Fair. (+) View dari area ini cukup bagus karenadapat dilihat oleh pejalan kaki dankenderaan yang melewati jalan IskandarMuda Baru (++) View dari (++) View dari area ini persimpangan Jl.

4.1.8 Analisa Sarana

Adapun prasarana pe Jembatan PenSaluran AJaringan Gna dan Prasarana pendukung yang terdapat pada lokasi proyek a an (infrastruktur) yang baik.luran air bersih dan air kotor.strik, gas, dan telepon.destrian dan jembatan penyeberangan Penyeberangan Trotoar jalanAir Kotor Trotoar jalan n Gas Jaringan Gambar 4.22 Prasarana di Sekitar Site Sumber: Hasil Olah Data Primer k antara lain : n Iskandar Muda Baru lan Gatot Subrotoan Listrik A B C E D F G H I J

B. PLAZA MEDAN FAIR

D. SEKOLAH MARDI LESTARI

  61 HOTEL H. SEKOLAH KALAM KUDUS Gambar 4.23 Sarana di Sekitar Site Sumber: Hasil Olah Data Primer I.

4.1.9 Analisa Plaza M za Medan Fair

  Hal ini merupakan potensi la si lahan yang dapat dimanfaatkan integrasinya a a antar bangunan. Sementara rencana a pengembangan Plaza Medan Fair sebaga gai fungsi mixuse apartemen dan hotel tel akan semakin menguntungkan posisi site.

E. Ramp Menuju P u Parkir Bawah

  Area Masuk Be Belakang Gambar bar 4.27 Analisa Sirkulasi Plaza Medan Fair Sumber er: Hasil Olah Data Primer Drop off dan entrance utamaPlaza Medan Fair Jalan dengan stu level lebih tinggiJalan dengandari site level yang samadengan site SITEBerdasarkan data dan analisa diatas, daerah ini cocok di integrasikan dengansite. Dengan level yang lebihtinggi dari site dan langsung berhubungan denganentrance plaza Gambar 4.28 Analisa Integrasi Plaza Medan Fair Sumber: Hasil Olah Data Primer 1.

4.4 Analisa Fungsional

4.4.1 Deskripsi Pengguna

  Kelompok pelaku kegiatan tersebut dapat dibedakan lagi yaitu : Ditinjau dari segi kuantitas pengunjung yang datang terdiri dari : kendaraan umum atau kendaraan pribadi) 50 orang (dengan menggunakan bus wisata, kendaraan umum atau kendaraan pribadi) (dengan menggunakan bus wisata)Aktivitas yang umum dilakukan oleh pengunjung antara lain : 2. Dari data jumlah pengunjung tempat hiburan dan museum di KotaMedan dapat diambil asumsi bahwa 50% dari total jumlah pengunjung tempat hiburan dan museum di kota Medan akan mengunjungi DiscoveryWorld.

4.4.2 Analisa Kegiatan

  Pada Discovery World Medan ini pengguna dibagi menjadi 4 kelompok yaitu : 1. Penyewa (Café dan Pameran) 4.

4.4.3 Program Ruang

Tabel 4.3 Program Ruang Hall Penerima 2 2 2 LAH TAS (M ) (M ) (M ) BER 2 2 2 Discovery Plaza 1 300 orang @1,2-1,5m 450 m 450 m AS 2 2 2 Plaza Queing Tiket 4 5 orang @1,3-2,0m 10 m 40 m DAArea 2 2 2 Loket Tiket 4 1 orang @ 2 m 2 m 8 m DA 2 Kafetaria 1 50 orang 150 m DA 2 Coffe Shop 1 50 orang 150 m DA 2 Toko Suvenir 1150 m AS 2 2 2 Meja Informasi 1 10 orang @2m 20 m 20 m DA 2 2 2 ATM 6 6 orang @2 m /unit 12 m 12 m DA 2 SubTotal 980 m 2 Sirkulasi 30 % 294 m 2 TOTAL 1.274 m Tabel 4.4 Program Ruang Fasilitas Pre Exhibition 2 2 2 LAH TAS (M ) (M ) (M ) BER 2 2 2 Pre Temporary 1 300 orang @1,2-1,5m 450 m 450 m ASExhibition Exibition Hall 2 2 2 Meja Informasi 1 10 orang @2m 20 m 20 m DA Omnimax Theater 2 2 2 Lobby 1 300 orang @0.8 m 80 m 240 m DA 2 2 OmniMax 1 300 orang 600 m 600 m ASTheater 2 2 2 R. Operator 1 @21 m 21 m 21 m AS 2 Subtotal 861 m 2 SubTotal 1331 m 2 Sirkulasi 30 % 400 m 2 TOTAL 1.731 m Tabel 4.5 Program Ruang Fasilitas Pengelola KAPASI TAS STANDAR(M

FASILITAS JENIS RUANG JUM LAH

  Administrasi 1 3 orang @8-12 m 2 48 m 48 m 2 ) LUAS (M 2 1 5 Kloset 4 wastafel1,2 m 2 0,4 m 2 6,0 m 1,6 m 2 STUI 2 7,6 m 2 SubTotal 478,74 m 2 Sirkulasi 30 % 143,622 m 2 TOTAL 622,362 m 2 Tabel 4.6 Program Ruang Zona “Space” ZONA JENIS RUANG JUM LAHKAPASI TAS STANDAR UBToilet Wanita 11,64 m 2 DA 2 R. SecurityToilet Pria 1 4 Kloset 5 urinoir3 wastafel 1,2 m 2 0,64 m 0,4 m 2 2 4,8 m 2 5,64m 2 1,2 m (M 2 Total 1133.44m 2 Sirkulasi 30 % 340 m 2 TOTAL AKHIR 1.473,44 m Tabel 4.7 Program Ruang Zona “Planet Earth” 2 2 2 LAH TAS (M ) (M ) (M ) BER Zona Planet 3D Walk Experience Room 2 2 2 Earth Ruang 3D 1 300 orang @1,2-1,5m 450 m 450 m AS 2 2 2 Ruang Operator 1 @20 m 21 m 21 m AS 2 Subtotal 471 m Motion 4D Ride 2 2 2 4D Ride Track 1 10 orang 450 m 450 m 450 m AS 2 2 2 R.

BAB V KONSEP PERANCANGAN

5.1. Kosep Dasar

  Untuk menciptakan suasana yang rekreatif dapat diterapkandengan pemanfaatan unsur-unsur sebagai berikut: Kegiatan edukasi dapat dilakukan dengan kegiatan melihat/menonton, mendengar, dan merasakan secara langsung. Dalam kasus proyek ini, mengambil bentuk dasar bangunan yang informal dan dinamis, yaitu bentuk denah bulat dengan tampak setengah bola,sesuai dengan bentuk fungsi omni teater didalamnya.

5.2 Konsep Bentuk

  Untuk itu diberi bentuk bergerigi agar massa tidterpapar cahaya matahar secara langsung Bentuk massa utama b informal, dengan setenfungsi sebagai penahan merupakan cahaya skykonsep rekreatif. Gambar 5.2 Kon Sumber: Hasil O ukan Massa Bentuk lahan yang memanj dan sisi terpanjang menghadtimur barat mengakibatkan akan menerima panas sorebanyak.tuk yang assa tidakatahari barat ma berupa setengah bola merupakan bentukansetengah cangkang yang diberi skin kedua dengan ahan matahari sore.

5.1. Konsep Rencana Tapak

5.1.1 Konsep Penzoningan

5.1.2 Konsep Sirkulasi

Gambar 5.5 Konsep Sirkulasi Pengunjung Sumber: Hasil Olah Data Primer

5.2. Konsep Rekreatif Edukatif

Konsep Rekreatif Gambar 5.6 Konsep Rekreatif Edukatif Sumber: Hasil Olah Data Primer Gambar 5.7 Konsep rekreatif Bangunan Sumber: Hasil Olah Data Primer REKREATIF BERSENANG- SENANGMENIKMATI VIEW,SEKUENS, ALUR, BENTUK EDUKASI YANG MENYENANGKAN KONSEP ZONA EXIBITION PRE EXIBITION, sebagai pameran permulaan danpemanasan Zona utama EXIBITION Zona Pembangkit rasa ingin tahu (curiosity) Zona Pemberi informasi atas keingintahuan tersebutZona penutup, sebagai perangkum dan kesimpulan dari perjalanan pengetahuansebelumnya Gambar 5.8 Konsep Edukatif Gambar 5.9 Konsep Sirkulasi Pameran Gambar 5.10 Konsep Alur Sirkulasi Pameran Gambar 5.10 Konsep Penerapan Tema Pada Bangunan

BAB VI HASIL PERANCANGAN

6.1 Gambar Arsitektural Gambar 6.1 Site Plan Gambar 6.2 Lower Ground Floor Gambar 6.3 Ground Floor Gambar 6.4 Denah Lantai 1 Gambar 6.5 Tampak Gambar 6.6 Potongan 6.2 Gambar Struktur Gambar 6.7 Rencana Pondasi & Rencana Pembalokan Gambar 6.8 Rencana Pembalokan & Rencana Atap Gambar 6.9 Detail 6.3 Gambar Mekanikal dan Elektrikal Gambar 6.10 Rencana Elektrikal Lower Ground Gambar 6.11 Rencana Elektrikal Ground Floor & Lantai 1 Gambar 6.12 Aksonometri Rencana Elektrikal Gambar 6.13 Rencana AC Lower Ground Gambar 6.14 Rencana AC Ground Floor & Lantai 1 Gambar 6.15 Aksonometri Rencana Gambar 6.16 Rencana Sanitasi Lower Ground Gambar 6.17 Rencana Sanitasi Ground Floor & Lantai 1 Gambar 6.18 Aksonometri Rencana Sanitasi Gambar 6.19 Rencana Kebakaran Lower Ground Gambar 6.20 Rencana Kebakaran Ground Floor & Lantai 1 Gambar 6.21 Aksonometri Rencana Kebakaran

6.4 Perspektif Bangunan

Gambar 6.22 3D Site Plan Gambar 6.23 3D Tampak Depan Gambar 6.24 3D Tampak Samping Kiri Gambar 6.25 3D Tampak Samping Kanan Gambar 6.26 View Selatan Gambar 6.27 View Dari Jalan Gatot Subroto Gambar 6.28 View Discovery Plaza Gambar 6.29 Suasana Discovery Plaza Gambar 6.30 Suasana Entrance Discovery Plaza Gambar 6.31 View Utara Gambar 6.32 View Barat Daya Gambar 6.33 View Tenggara

6.5 Interior

Gambar 6.34 Interior Lobby Gambar 6.35 Interior Pre-Exhibition

6.6 Poster

Gambar 6.36 Poster 1 Gambar 6.37 Poster 2 Gambar 6.38 Poster 3
Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2016-09-17

Dokumen yang terkait
Tags

Arsitektur Rekreatif Edukatif

Arsitektur Rekreatif

Medan Listrik Rsup H Adam Malik Medan The World Bank Arsitektur Metafora Discovery World Medan Pidana Edukatif Arsitektur Perilaku

Arsitektur Vernakular

Arsitektur Tropis

Arsitektur Realisme

World Bank Arsitektur Kontekstual

Arsitektur Relaksasi

Arsitektur Informasi Arsitektur Islam Arsitektur Hightech

Discovery World Medan (Arsitektur Rekreatif E..

Gratis

Feedback