Hubungan Kebiasaan Berolahraga dengan Tingkat Stres pada Mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara

Gratis

7
60
101
2 years ago
Preview
Full text

DAFTAR SKEMA

  33 x Judul : Hubungan kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres pada mahasiswa di Fakultas KeperawatanUniversitas Sumatera Utara Nama : Rispa Resmida Sari Hasibuan NIM : 111101011 Program : Sarjana Keperawatan (S.Kep)Tahun Akademik : 2014/2015 ABSTRAKStres dikalangan mahasiswa semakin meningkat karena kehidupan pada setiap individu berbeda-beda dalam kesibukan menuntut ilmu dan memperolehkemahiran di Universitas. Dari uji koefisien korelasi Spearmandidapat nilai p sebesar 0,034 (p<0,05) dan (r) = -0,138 yang menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan berolahraga dengan tingkatstres, dengan kekuatan hubungan sangat lemah dan arah korelasi negatif.

BAB 1 PENDAHULUAN

  Olpin danHesson (2009) bahwa stres adalah mengenai perasaan dan pikiran seseorang yang mengganggu terhadap diri dengan tingkatan stres ringan, stres sedang, stres beratmenunjukkan pengukuran perceived stress scale. Faktor yang mempengaruhi tingkat stres kemampuan individu mempersiapkan stresor, intensitas terhadap stimulus, jumlah stresor yang harusdihadapi dalam waktu yang sama, lamanya pemaparan stresor, pengalaman masa lalu, tingkat perkembangan pada kehidupan pelajar (Rasmun, 2004).

3. Pertanyaan penelitian

  3.2 Bagaimana tingkat stres pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara? 3.3 Bagaimana hubungan kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara?

4. Tujuan penelitian

4.1 Tujuan umum Mengidentifikasi hubungan kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres padamahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.

4.2 Tujuan khusus

4.2.1 Mengidentifikasi kebiasaan berolahraga pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara

4.2.2 Mengidentifikasi tingkat stres pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara

4.2.3 Mengidentifikasi bagaimana hubungan kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan UniversitasSumatera Utara

5. Manfaat penelitian

  5.1 Bagi mahasiswa keperawatan Diharapkan dalam menjalani kegiatan perkuliahan di keperawatanmahasiswa dapat beradaptasi dengan stres yang dialami serta mengatasi stres dengan sikap positif agar tidak menghambat pendidikan selanjutnya. 5.2 Bagi pendidikan keperawatan Diharapkan kepada pendidikan keperawatan dapat meningkatkan metodepembelajaran yang efektif dalam perkuliahan sehingga mahasiswa keperawatan tidak akan mengalami stres yang berkelanjutan dalam menjalani kegiatanakademiknya.

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

1. Konsep Stres

  Menurut Taylor (2009), stres merupakanpengalaman emosional negatif yang disertai perubahan biokimia, fisiologi dan perilaku yang dapat diarahkan terhadap usaha untuk mengubah kejadian strestersebut. 1.4 Penggolongan stres Menurut Sri kusmiati dan Desminiarti (1990 dalam Sunaryo, 2004) dapatdigolongkan stres fisik disebabkan oleh suhu yang terlalu tinggi atau rendah, sinar yang terlalu terang, atau tersengat arus listrik.

1. Perceived stress scale (PSS-10)

  Pertanyaan terdiri dari merasa sedih dan terganggu karena halyang terjadi tanpa diduga, tidak dapat mengontrol hal-hal penting, gelisah dan tertekan, yakin pada kemampuan diri, merasa yang terjadi sesuai kehendak, tidakdapat menyelesaikan yang harus dikerjakan, dapat mengontrol rasa mudah tersinggung, merasa pecundang dan murung, marah diluar kendali, kesulitanmenumpuk yang tidak dapat diatasi (Olpin dan Hesson, 2009). Jumlah stresor yang harus dihadapi dalam waktu yang sama Jika pada waktu yang bersamaan bertumpuk sejumlah stresor yang harusdihadapi, stresor yang kecil dapat menjadi pemicu yang mengakibatkan reaksi berlebihan.

2. Olahraga

  2.1 Definisi olahraga Serangkaian gerak tubuh yang teratur dan terencana yang dilakukan orangdengan sadar untuk meningkatkan kemampuan fungsionalnya (Gorowijoyo, 2005). 2.3 Jenis-Jenis Olahraga Menurut Yulianti (2004), jenis olahraga pada dasarnya terbagi menjadidua kategori seperti olahraga anaerobik melibatkan penggunaan energi yang banyak secara khusus memerlukan kekuatan otot dan tenaga, contohnya olahragaberegu atau futsal, senam, bulu tangkis dan lain-lain.

2.4 Hubungan olahraga dengan stres Otak akan memberi respon kimia pada suatu aktivitas fisik seseorang

  Olahraga membantu dalam memulihkan ekspresi genetik yang alamiahketika menghadapi suatu kejadian stres dan sembuh dari kejadian tersebut (Booth, 2002). Salah satu carayang bermanfaat untuk melawan efek stres yang dapat merugikan kesehatan adalah olahraga.

BAB 3 KERANGKA PENELITIAN

1. Kerangka konsep Adapun kerangka konsep dalam penelitian ini adalah sebagai berikut

  Jumlah stresor yang dihadapi dalam waktu yang sama. Hipotesis penelitian menterjemahkan tujuan penelitian ke dalam dugaan yang jelas dari hasil penelitian yang diharapkan(Saryono, 2011).

BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN

  1. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi yangbertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas SumateraUtara.

2. Populasi dan sampel

  Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 reguler Ilmu keperawatan Universitas Sumatera Utara dengan jumlah 571 orang. Terdiridari mahasiswa angkatan 2011 dengan jumlah 130 orang, mahasiswa angkatan 2012 dengan jumlah 134 orang, mahasiswa angkatan 2013 dengan jumlah 165orang, mahasiswa angkatan 2014 dengan jumlah 142 orang.

2.2 Sampel

  Jenis sampling ini digunakan peneliti untuk mengetahui beberapa variabel pada populasi yang merupakan hal yang penting untuk mencapai sampelyang representative (Nursalam, 2008). Adapun alasan pemilihanlokasi tersebut karena subjek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara dan lokasi penelitian yang merupakan daerah kampusdimana penelitian berada sehingga diharapkan akan memudahkan peneliti dalam melakukan penelitian untuk mengetahui hubungan kebiasaan berolahraga dengantingkat stres pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.

1. Otonomi, penelitian memberikan kebebasan kepada responden untuk menentukan apakah bersedia atau tidak untuk mengikuti kegiatan penelitian

  Pernyataan dibuat berdasarkan variabel- variabel yang akan diukur berdasarkan kerangka konsep penelitian yaitu untukmengetahui hubungan kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara. Bagian kedua berisi tentang pertanyaan kebiasaan berolahraga mahasiswa terdiri dari 3 pertanyaan denganmenggunakan skala guttman yang terdiri dari 2 pilihan, yaitu : Ya adalah frekuensi minimal 2 kali dan durasi minimal 20 menit dan tidak adalah frekuensitidak minimal 2 kali dan durasi tidak minimal 20 menit.

6. Responden mengisi kuesioner yang telah disediakan oleh peneliti

  Responden diperbolehkan untuk bertanya apabila ada item pertanyaan dalam kuesioner yang kurang jelas. Mengambil kembali kuesioner yang telah diisi oleh responden untuk memeriksa kelengkapan pengisian dan bila ada data yang kurang, biaslangsung dilengkapi.

8. Pengolahan dan Analisa Data

  8.2 Analisa data Pada penelitian ini, analisa data dengan metode statistik univariat digunakanuntuk menganalisa data demografi, variabel independen yaitu kebiasaan berolahraga dan variabel dependen yaitu tingkat stres. Nilai p P< 0,05 Terdapat korelasi yang bermakna antara dua variabel yang diujiP> 0,05 Tidak terdapat korelasi yang bermakna antara dua variabel yang diuji 3.

BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini diuraikan hasil penelitian korelasi yang mengkaji pembahasan

  Hasil penelitian ini juga akan menggambarkan distribusi frekuensi dan persentase dari hubungan kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres pada mahasiswa diFakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara. Hasil analisa data yang dilakukan dengan uji korelasi spearman didapat koefisien korelasi (r) hubungan kebiasaan berolahragadengan tingkat stress pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara yaitu (r) -0,138 dengan tingkat signifikan (p) 0,034 (<0,05).

2. Pembahasan

  2.1 Kebiasaan berolahraga pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera UtaraOlahraga adalah gerak tubuh yang teratur dan terencana yang dilakukan orang dengan sadar untuk meningkatkan kemampuan fungsionalnya (Gorowijoyo, 2005). 2.3 Hubungan kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera UtaraHasil analisa data yang dilakukan dengan uji korelasi spearman didapat koefisien korelasi (r) hubungan kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres padamahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara yaitu (r) -0,138 dengan tingkat signifikan (p) 0,034 (<0,05).

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

  Kesimpulan Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap 235 mahasiswa padakelas reguler di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara, dapat disimpulkan bahwa: 1.1 Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang mempunyai kebiasaan berolahraga adalah 171 (72.8%), dan yang tidak mempunyaikebiasaan berolahraga adalah 64 (27.2%). 1.3 Hasil analisa data yang dilakukan dengan uji korelasi spearman didapat koefisien korelasi (r) hubungan kebiasaan berolahraga dengantingkat stres pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara yaitu (r) -0,138 dengan tingkat signifikan (p) 0,034(<0,05).

2. Saran

  Medan, April 2015 Peneliti,( ) Lampiran 3Lembar Persetujuan Menjadi Responden Saya yang bertanda tangan dibawah ini: Nama (Inisial) :Jenis Kelamin : (P)/(L) Setelah mendapat penjelasan yang cukup, dengan ini menyatakan bersedia untukmenjadi responden dalam penelitian yang dilakukan oleh: Nama : Rispa Resmida Sari HasibuanNim : 111101011 Judul :Hubungan kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres pada mahasiswadi Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara . Medan, April 2015 ( ) Kuesioner penelitianHubungan kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera UtaraOlahraga adalah serangkaian gerak tubuh yang teratur dan terencana dilakukan orang dengan sadar untuk meningkatkan kemampuan fungsionalnya.

2. Berapa kali anda berolahraga dalam satu minggu?

  a. 2 kali atau lebih b.

3. Berapa lama setiap kali berolahraga?

  Merasa bahwa kesulitan yang menumpuk dan tidak dapat diatasi Lampiran 4Conten Validity Index Kuesioner Kebiasaan berolahraga pada mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera UtaraNo Pertanyaan kebiasaan berolahraga : Skor Olahraga adalah serangkaian gerak tubuh yang teratur dan terencana 1 2 3 4dilakukan orang dengan sadar untuk meningkatkan kemampuan fungsionalnya. Olahraga yang dilakukan mahasiswa seperti berjalan,bersepeda, lari, dan olahraga beregu seperti futsal, senam, bulu tangkis, dan lainnya.

2 Berapa kali anda berolahraga dalam satu minggu

  √ a. 2 kali atau lebih b.

3 Berapa lama setiap kali berolahraga

  √ a. <20 menit b.

RUMUS KR-20

"// = Koefisien reliablitas internal seluruh item p = proporsi subjek yang menjawab item benarq = proporsi subjek yang menjawab item salah (q=1-p) ∑ P= jumlah hasil perkalian p dan qk = banyaknya item s = standart deviasi dari tes Rumus standart deviasi: Q =∑ R # − 1` a− ∑ P b = _# // " YZ [\30 = 220 −YZT [\ 30 Q =1] V WQ = 220 − 01= 1] /05,2 01 Q = N0,2 01= 2,78 "// = _ ## − 1` a − ∑ Pb 30 Rumus standart deviasi: Q =∑ R 220 −YZT [\ YZ [\30 = V WQ = 220 − Z\^Y [\ "// = cd d]/e cf T] ∑ gh f Te=c 0]/e c ,3N] 1,23 ,3Ne " //=c e c ,3N] 1,23 ,3Ne R 11 =(1,5) c , / ,3Ne " //= (1,5)(0,79) = 1 Reliability : TINGKAT STRES Scale: ALL VARIABLES Case Processing SummaryN % Cases Valid 30 100,0 Excludeda ,0 Total30 100,0 Reliability StatisticsCronbach's Alpha N of Items ,841 10 Item Statistics Mean Std. Deviation Ns1 2,03 ,999 30 s2 1,93 1,04830 s3 1,50 ,97430 s4 1,90 ,88530 s5 2,00 ,94730 s6 1,77 ,77430 s7 2,33 ,92230 s8 1,63 1,09830 s9 2,13 ,81930 s10 2,17 1,085 30 Item-Total StatisticsScale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item DeletedCorrected Item- Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleteds1 17,37 31,068 ,530 ,827 s2 17,47 29,223 ,675 ,812s3 17,90 29,748 ,685 ,812 s4 17,50 32,534 ,461 ,833s5 17,40 32,938 ,381 ,840 s6 17,63 31,757 ,644 ,819s7 17,07 31,513 ,542 ,826 s8 17,77 31,426 ,434 ,838s9 17,27 31,513 ,629 ,819 s10 17,23 31,289 ,453 ,835 Scale StatisticsMean Variance Std. Deviation N of Items 19,40 37,972 6,162 10

MASTER DATA

  Error Mean1,87 ,025 Lower Bound 1,82 95% Confidence Interval for MeanUpper Bound 1,92 5% Trimmed Mean 1,89 Median2,00 Variance ,149 Tingkatan_stres Std. Deviation ,386 Minimum 1 Maximum 3 Range 2 Interquartile Range Skewness -1,245 ,159Kurtosis 2,181 ,316 Tests of Normalitya Kolmogorov-Smirnov Shapiro-Wilk Statistic df Sig.

a. Lilliefors Significance Correction

  Lampiran 8 Lampiran 10 Lampiran 11 Lampiran 12 Lampiran 13 Lampiran 14 Lampiran 15 Taksasi Dana 1. 1.570.000 Lampiran 16Daftar Riwayat Hidup Nama : Rispa Resmida Sari HasibuanJenis Kelamin : PerempuanTempat/tanggal lahir : Desa Gunung manaon/ 16 mei 1993Agama : IslamAlamat : Jalan Picauly no.4, Komplek Perumahan Dosen, Dr.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

Pengaruh Stres Terhadap Pola Makan Mahasiswa Tingkat Akhir di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (USU)
36
230
97
Hubungan Kebiasaan Berolahraga dengan Tingkat Stres pada Mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
7
60
101
Tingkat Kecemasan Mahasiswa Dalam Penyelesaian Skripsi di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
97
469
104
Hubungan Migren dengan Stres Pada Mahasiswa Stambuk 2010 Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
8
70
87
Tingkat Stres pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Angkatan 2013
16
98
77
Perbedaan Tingkat Kekebalan Stres Mahasiswa Reguler Dan Ekstensi Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
3
64
62
Hubungan Tingkat Stres Dengan Kejadian Dispepsia Fungsional Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
27
205
84
Gambaran Stres Mahasiswa Sarjana Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara Tahun 2012
3
56
64
Hubungan Kebiasaan Berolahraga Dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Fakultas kedokteran universitas sumatera utara tahun masuk 2008
50
181
56
Pengaruh Stres Terhadap Pola Makan Mahasiswa Tingkat Akhir di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (USU)
0
0
40
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Stres 2.1.1 Pengertian Stres - Pengaruh Stres Terhadap Pola Makan Mahasiswa Tingkat Akhir di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (USU)
0
0
12
Pengaruh Stres Terhadap Pola Makan Mahasiswa Tingkat Akhir di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (USU)
1
1
12
Hubungan Kebiasaan Berolahraga dengan Tingkat Stres pada Mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
0
0
43
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA - Hubungan Kebiasaan Berolahraga dengan Tingkat Stres pada Mahasiswa di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
0
0
9
Tingkat Kecemasan Mahasiswa Dalam Penyelesaian Skripsi di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara
1
2
35
Show more