MATEMATIKA SISWA ID KELAS II PTK CONTOH.doc

Gratis

5
22
59
11 months ago
Preview
Full text

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR TRAYU 01 KECAMATAN SINGOROJO KABUPATEN KENDAL TAHUN PELAJARAN 2006/2007 POKOK

  Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi: hasil belajar siswa yang diambil dari pemberian soal tes pada akhirsiklus, kemampuan guru dalam pembelajaran yang diambil dari lembar observasi dan aktivitas siswa dalam pembelajaran yang diambil dari lembar observasi. Matematika yang tercantum dalam kurikulum SD adalah matematika yang telah dipilih dan disederhanakan dan disesuaikan dengan perkembanganberfikir siswa SD.

C. Tujuan Penelitian

  Kartu yang diambil dari urutan bawah secara berurutan.3) Jika sudah berhasil mengambil 3 kartu yang nilainya berjumlah 10, 20 atau 30, siswa yang memegang lembar evaluasi memberikantanda silang pada lembar evaluasi sesuai dengan nama siswa yang sedang bermain. Kartu yang diambildari urutan bawah secara berurutan.3) Jika sudah berhasil mengambil 2 kartu , kartu yang nilainya lebih besar dikurangkan dengan kartu yang nilainya lebih kecil hasilnya3, siswa yang memegang lembar evaluasi memberikan tanda silang pada lembar evaluasi sesuai dengan nama siswa yang sedangbermain.

F. Sistematika Penulisan Skripsi

  Sistematika skripsi ini terbagi menjadi tiga bagian yaitu : Pada bagian ini memuat beberapa halaman yang terdiri dari halaman judul, abstrak, halaman pengesahan, halaman motto dan persembahan, katapengantar, daftar isi dan daftar lampiran. Bab III Metode Penelitian Bagian ini berisi tentang lokasi penelitian, subyek penelitian, variabel penelitian, rencana tindakan dan Bab IV Hasil Penelitian dan Pembahasan Bagian ini berisi tentang hasil penelitian dan pembahasan.

LANDASAN TEORI

A. Belajar

  Menurut Adrian, belajar adalah segenap rangkaian kegiatan atau aktivitas yang dilakukan secara sadar oleh seseorang dan mengakibatkan perubahandalam diriya berupa penambahan pengetahuan atau kemahiran berdasarkan alat indera dan pengalaman [Tersedia dalam http://artikel.us/art05-65.html , Mei 2005]. Menyeleksi perbuatan, yakni menentukan perbuatan-perbuatan apa yang harus dikerjakan yang serasi guna mnecapai tujuan, dengan menyisihkan14 perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat bagi tujuan tersebut(Sardiman,2001).

D. Pembelajaran matematika

  Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut : 1) Mula-mula siswa dibagi dalam 9 kelompok.2) Guru membagikan 1 set kartu bridge dan lembar evaluasi pada masing-masing kelompok.3) Guru kemudian menjelaskan prinsip permainan.4) Siswa melakukan hompimpa.5) Siswa yang menang, melakukan permainan terlebih dahulu dan siswa yang mendapat giliran berikutnya yang mengisi lembar 216) Kartu diacak, kemudian siswa mengambil 3 buah kartu dan susun ke bawah dengan posisi terbuka. Jika 2 buah kartu tersebut, kartu yang nilainya lebih besar dikurangkan dengan kartu yang nilainya lebih kecil 248) Jika sudah berhasil mengambil 2 buah kartu, kartu yang nilainya lebh besar dikurangkan dengan kartu yang nilainya lebih kecilhasilnya 3, maka siswa yang bertugas mengisi lembar evaluasi memberi tanda silang pada lembar evaluasi permainan sesuaidengan nama siswa yang sedang bermain.9) Siswa melakukan terus-menerus sampai waktu yang ditentukan habis (setiap siswa 10 menit).

F. Materi Penjumlahan dan Pengurangan

  Pengurangan dengan teknik meminjam Misal : 32 – 13 = ...1) Cara 1 2) Cara 2Ketentuan : = 1 puluhan= 1 satuan 283) Cara 3 2 3 1 21 3 1 9d. Dengan mengunakan metode dan strategi yang tepat serta ditunjang dengan penggunaan alat peraga yang tepat pula sehinggadapat menarik minat belajar siswa, sehingga guru lebih mudah menanamkan konsep yang diajarkan.

METODE PENELITIAN

  Subyek Penelitian Subyek dari penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas II SDTrayu 01 yang berjumlah 35 siswa, yang terdiri atas 15 siswa perempuan dan 20 siswa laki-laki, dan peneliti. Selanjutnyapeneliti mengadakan refleksi apakah melalui permainan kartu bridge dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa Sekolah Dasar Trayu Ikecamatan Singorojo kabupaten Kendal tahun pelajaran 2006/2007 pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah.

E. Indikator Keberhasilan

  Penelitian tindakan kelas ini dikatakan berhasil apabila: 1. Hasil belajar matematika siswa SD 01 Trayu kecamatan Singorojo kabupaten Kendal pada pokok bahasan penjumlahan dan penguranganbilangan cacah nilai rata-ratanya ≥ 6,50 dan ketuntasan kelas ( banyaknya siswa yang mendapat nilai≥ 6,50) sekurang-kurangnya 85 % dari jumlah siswa (Mulyasa, 2003: 99).

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian dan Pembahasan Siklus I

  Hasil Belajar SiswaSetelah dilakukan analisis data hasil tes siklus 1 dengan pokok bahasan penjumlahan diperoleh nilai rata-rata siswa sebesar 7, 94, siswayang tuntas sebanyak 24 anak (68,57%), siswa yang tidak tuntas sebanyak 11 anak (31,43%) dengan nilai tertinggi 10 dan nilai terendah 2(Lampiran 9). Permainan Kartu BridgeMasih sedikitnya siswa yang dapat menyelesaikan permainan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, salah satu sebabnya adalahmasih lambannya siswa dalam perhitungan penjumlahan.

B. Hasil Penelitian dan Pembahasan Siklus II

  Hasil Penelitian Siklus IIDari pelaksanaan siklus II, diperoleh berbagai data yaitu data hasil belajar siswa, data hasil observasi kinerja guru, data hasil observasiaktivitas siswa dan hasil permainan kartu bridge. Hasil Belajar SiswaSetelah dilakukan analisis data hasil tes siklus II dengan pokok bahasan pengurangan, diperoleh nilai rata-rata siswa sebesar 8,34,siswa yang tuntas sebanyak 30 anak (85,71%), siswa yang tidak tuntas sebanyak 5 anak (14,29%) dengan nilai tertinggi 10 dan nilai terendah5 (Lampiran 22).

35 Siklus II

  Nilai Rata-rata Siswa TuntasSiswa Tidak TuntasNilai Tertinggi Nilai Terendah b. Hasil Observasi Kinerja GuruPengamatan kemampuan guru dalam pengelolaan pembelajaran pada siklus II dapat dilihat pada tabel berikut.

5 Baik Mengatur waktu untuk membuka

  Nilai tertinggi yang diperoleh siswa dengan jumlah nilai 5 yang berhasil diraih oleh 15 siswa dari jumlah total 35 siswa. Dari pembahasan silklus I dan II diatas menunjukkan bahwa indikator keberhasilan tercapai, sehingga hipotesis penelitian ini dapatditerima yang berarti ada peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa pengurangan bilangan cacah dengan permainan kertu bridge.

A. Simpulan

  Untuk kartu 2 sampai dengan 10 nilainya sama dengan yang ada di kartusedangkan kartu Jack, Queen dan King dari tiap jenis kartu bernilai 10 dan kartu As dari tiap jenis kartu bernilai 1. 35 35 26 20 24 25 15 19 27 26 V V V V V V V V VSkor 2 18 12Lampiran 12 75 Penilaian : 27 – 35 siswa = 418 – 26 siswa = 3 9 – 17 siswa = 21 - 8 siswa = 1Kriteria : 85 – 100 = Baik Sekali70 – 84 = Baik 55 – 69 = Sedang0- 54 = Kurang Skor total = 32 x 2,5 = 80.

VI. EVALUASI 1. Penilaian dilaksanakan dengan tugas kelompok

2. Penilaian dilaksanakan dengan tugas kelompok

  Jika sudah berhasil mengambil 2 kartu,kartu yang nilainya lebih besar dikurangkan dengan kartu yang nilainya lebih kecil hasilnya 3 , berilahtanda silang pada lembar evaluasi permainan sesuai dengan nama siswa yang sedang bermain. 35 35 30 31 25 28 30 26 27 30 V V V V V V V V VSkor 6 32Lampiran 25 96 Penilaian : 27 – 35 siswa = 418 – 26 siswa = 3 9 – 17 siswa = 21 - 8 siswa = 1Kriteria : 85 – 100 = Baik Sekali70 – 84 = Baik 55 – 69 = Sedang0- 54 = Kurang Skor total = 38 x 2,5 = 95.

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (59 Halaman)
Gratis

Dokumen yang terkait

ANALISIS KEMAMPUAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA KONTEN SHAPE AND SPACE BERDASARKAN MODEL RASCH
67
681
11
PENYESUAIAN SOSIAL SISWA REGULER DENGAN ADANYA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SD INKLUSI GUGUS 4 SUMBERSARI MALANG
59
413
26
MASALAH YANG DIHADAPI SISWA PADA JURUSAN YANG TIDAK SESUAI MINAT
9
136
1
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KESIAPAN KERJA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
12
131
19
EFEKTIVITAS PENGAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI MEDIA LAGU BAGI SISWA PROGRAM EARLY LEARNERS DI EF ENGLISH FIRST NUSANTARA JEMBER
10
143
10
Peningkatan keterampilan menyimak melalui penerapan metode bercerita pada siswa kelas II SDN Pamulang Permai Tangerang Selatan Tahun Pelajaran 2013/2014
20
178
100
PENGARUH METODE THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) DAN GENDER TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA
34
127
204
SOAL LATIHAN UTS IPA KELAS 1 SEMESTER 1 GANJIL 2016 KUMPULANSOALULANGAN
5
146
1
PENGARUH KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKADAN MOTIFBERPRESTASI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
8
74
14
PENGGUNAAN BAHAN AJAR LEAFLET DENGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SISTEM GERAK MANUSIA (Studi Quasi Eksperimen pada Siswa Kelas XI IPA1 SMA Negeri 1 Bukit Kemuning Semester Ganjil T
44
257
59
PENGARUH HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TERHADAP TINGKAT APLIKASI NILAI KARAKTER SISWA KELAS XI DALAM LINGKUNGAN SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 SEPUTIH BANYAK KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN PELAJARAN 2012/2013
22
203
82
HUBUNGAN PEMANFAATAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN DAN SIKAP SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 BATANGHARI NUBAN LAMPUNG TIMUR
25
126
93
PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TPS UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KERJASAMA DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV B DI SDN 11 METRO PUSAT TAHUN PELAJARAN 2013/2014
5
64
58
PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH DAN MINAT BACA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 WAY
18
100
89
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TEMA MAKANANKU SEHAT DAN BERGIZI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE PADA SISWA KELAS IV SDN 2 LABUHAN RATU BANDAR LAMPUNG
3
65
62
Show more