GLISEROLISIS MINYAK KELAPA MENGGUNAKAN KATALIS CH3 COOK DENGAN RADIASI GELOMBANG MIKRO

Gratis

0
0
43
1 year ago
Preview
Full text

GLISEROLISIS MINYAK KELAPA MENGGUNAKAN KATALIS CH

  commit to user 3 COOK DENGAN RADIASI GELOMBANG MIKRO Disusun Oleh : DIAN NURCHORIANIM 0306023 SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan mendapatkan gelar Sarjana SainsFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Juli, 2012 Skripsi ini dibimbing oleh:Pembimbing I IF. Disahkan olehKetua Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamUniversitas SebelasMaret Surakarta Dr.

3 COOK DENGAN RADIASI GELOMBANG MIKRO” belum pernah

  diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga belum pernah ditulis atau dipublikasikan olehorang lain, kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka. Surakarta, 26 Juli 2012Dian Nurchoriani commit to user GLISEROLISIS MINYAK KELAPA MENGGUNAKAN KATALIS CH 3 COOK DENGAN RADIASI GELOMBANG MIKRO.

3 COOK dengan pemanasan radiasi gelombang mikro

  Reaksi dilakukan pada variasi waktu reaksi 1, 3, 5, 10,15, dan 20 menit dan variasi berat gliserol 4,14; 6,22; 8,29; 11,05; 13,81; 16,58;20,72; 24,87; 27,63; 34,54; 41,44 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan MDAG dengan pemanasan gelombang mikro pada daya 800 watt diperoleh maksimum pada beratgliserol 16,58 gram dan waktu maksimum sekitar 15 menit.

THE GLYSEROLISIS OF COCONUT OIL USING CH

  The reaction was done on different reaction time that was 1, 3, 5,10, 15 dan 20 minutes and the glycerol weight variation was 4,14; 6,22; 8,29;11,05; 13,81; 16,58; 20,72; 24,87; 27,63; 34,54; 41,44 gram. A l-I n sy i r a h : 6-7)commit to user Suamiku, Donny yang senant iasa melimpahkan cint a dan pengor banan t iada t ar a ser t a buah hat iku, Alif a yang lucu…Bapak I puk, I bu Her i, Bapak Kar lan, I bu Yayuk… Mbak Nopi, Mas Soni, Mbak Dewi, Mas Galih, Adek Yust in… Keluar ga besar Alm.

KATA PENGANTAR

  Puji Syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini. Shalawat dan salam senantiasa penulis haturkan kepada Rosulullah SAW sebagai pembimbingseluruh umat manusia.

3 COOK DAN RADIASI GELOMBANG

  Seluruh Bapak dan Ibu Dosen di Jurusan Kimia, Fakultas Matematika danIlmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, atas ilmu yang telah diberikan. Semoga Allah SWT membalas jerih payah dan pengorbanan yang telah diberikan dengan balasan yang lebih baik.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Tanaman Kelapa (Cocos nucifera) merupakan salah satu jenis tanaman

  Daging buah kelapa (Cocos nucifera ) memiliki kandungan minyak kelapa sebanyak 34 % dengan kelembaban 6-8 % dan kandungan asam lemak minyak kelapa yang paling banyak adalah asam laurat C 12 (asam lemak jenuh / saturated fatty acid). Untuk mendapatkan nilai tambahdan lebih ekspor produk olahan dari minyak nabati perlu dicarikan alternatif lain commit to user yaitu dengan mengolah minyak kelapa menjadi turunannya yaitu mono dan Mono dan digliserida dapat dibuat dari semua senyawa gliserida baik yang berasal dari lemak maupun minyak, seperti minyak kelapa direaksikan dengangliserol.

3 COONa menggunakan radiasi gelombang mikro

  Telah banyak dilakukan penelitian kimia dengan menggunakan metode radiasi gelombang mikro, dan ternyata waktu yang diperlukan untuk reaksi adalahlebih cepat dibandingkan dengan pemanasan secara konvensional (Dallinger et al.,2007). Oleh karena itu, pada penelitian ini akan dilakukan gliserolisis minyak kelapa menjadi produk mono dan digliserida menggunakan katalis CH COOK 3 dengan metode radiasi gelombang mikro.

B. Perumusan Masalah

  Identifikasi MasalahSalah satu yang berpengaruh dalam reaksi transesterifikasi dengan gelombang mikro adalah daya yang digunakan sehingga penggunaan dayagelombang mikro perlu dikontrol. Reaksi transesterifikasi minyak ikan yang telah dilakukan commit to user Handayani, 2010 waktu radiasi divariasi pada waktu 5, 10, 15, 20 dan 25 menit.

3 COONa menggunakan radiasi gelombang mikro. Variasi waktu radiasi yang digunakan yaitu 10, 15, 20, 25 dan 0 menit

  telahmelakukan reaksi gliserolisis minyak kelapa sawit secara pemanasan konvensional dan variasi mol minyak dan alkohol yang digunakan adalah 1:1, 1:2,1:3, 1:4 dan 1:5. Proses gliserolisis minyak kelapa dilakukan dengan gelombang mikro dengan variasi waktu selama 1, 3 , 5 , 10, 15 dan 20 menit.

C. Tujuan Penelitian

  Mengetahui waktu radiasi maksimum reaksi gliserolisis pembentukan monogliserida dan digliserida. Mengetahui pengaruh variasi berat gliserol dalam reaksi gliserolisis terhadap pembentukan monogliserida dan digliserida.

D. Manfaat Penelitian

  Menambah informasi tentang penggunaan katalis CH 3 COOK dan radiasi gelombang mikro dalam reaksi gliserolisis terhadap pembentukan monogliserida dan digliserida. Menambah informasi tentang pengaruh variasi berat gliserol dalam reaksi gliserolisis terhadap pembentukan monogliserida dan digliserida.

BAB II LANDASAN TEORI A. Tinjauan Pustaka

  Komposisi kimia yang terdapatdalam minyak kelapa terdiri dari trigliserida-trigliserida asam lemak yang merupakan kandungan terbanyak dalam minyak kelapa, asam lemak bebas (free commit to user fatty acid atau FFA), mono dan digliserida, serta beberapa komponen lain seperti phosphogliserides , vitamin, mineral atau sulfur. Asam lemak dari C , C , C dan C dapat menguap dan 4 6 8 10 asam lemak C 12 dan C 14 sedikit menguap.

3 COOK sebanyak 1 % dari berat minyak kelapa yang digunakan dengan cara pemanasan konvensional

  Penggunaan gliserol berlebih dalam reaksi gliserolisis bertujuan untuk mengurangi terbentuknya kembali trigliserida,karena dengan penambahan gliserol ke dalam campuran reaksi maka trigliserida akan mengalami gliserolisis untuk membentuk mono dan digliserida (Noureddini et al. , 1997). Penggunaan katalis basa dalam reaksi gliserolisis akan menghasilkan sabun yang dapat menurunkan hasil gliserolisis dan akan membentuk emulsiantara gliserol dan hasil gliserolisis (Bikou,1999: Ma and Hanna,1999: Rahayu et al ., 2005).

3 COOK dimana katalis ini dibuat terlebih dahulu dari KOH dan

  Kandungan asam lemak bebas dalam minyak nabati sering menjadi pertimbangan dalam pemilihan katalis reaksi gliserolisis. (2002) menyatakan bahwa minyak kelapa hanya mengandung asam lemak bebas < 1% sehinggapenggunaan katalis CH COOK tetap baik untuk reaksi gliserolisis.

3 Freedman et al. (1984) menyimpulkan bahwa pada reaksi gliserolisis minyak

  yang baik digunakan adalah yang memiliki kadar air≤ 0,5 % dan kadar asam lemak bebas < 1%. Air, karbon, dan makanan dengan kandungan air tinggi merupakan absorben gelombang mikro yang baikdibandingkan keramik, dan materi termoplastik hanya menyerap sedikit gelombang mikro (Stuerga, 2006).

B. Kerangka Pemikiran

  Rusdinayah, 2011 telah melakukan penelitian tentang gliserolisis minyak kelapa menggunakan katalis CH 3 COONa dengan radiasi gelombang mikro dan memperoleh produk MDAG maksimum pada daya 800 watt dan waktu 25 menit. Secara teori, pada suhu konstan semakin banyak berat gliserol yang digunakan maka semakin banyak partikel yang bertumbukan sehingga produk MDAGsemakin banyak.

C. Hipotesis

  Waktu maksimum untuk gliserolisis akan terjadi di sekitar waktu radiasi 25 menit. Adanya penambahan berat gliserol akan menggeser reaksi ke kanan sehingga produk MDAG semakin bertambah.

BAB II I METODOLOGI PENELITIAN A. Metode penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen di

  Penelitian ini meliputi: gliserolisis minyak kelapa menggunakan katalis CH menjadi campuran trigliserida, mono dan digliserida. Selanjutnya campuran trigliserida, mono dan digliserida dimurnikan dan ditentukan kadarnya dengancara kromatografi kolom reservoir.

3 COOK 1 % dari berat minyak kelapa. Hasil reaksi kemudian dimurnikan dan ditetapkan kadarnya dengan cara kromatografi kolom reservoir

Selanjutnya dari kadar yang telah didapat akan ditentukan berat gliserol maksimum pada waktu reaksi maksimum.

B. Tempat dan Waktu Penelitian

C. Alat dan Bahan

  Alat yang digunakanAlat- alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: a. Bahan yang digunakanBahan- bahan kimia yang digunakan dalam penelitian ini adalah: a.

3 COOH p.a (Merck)

  c. Minyak Kelapa (Tersedia dalam bentuk kemasan) d.

D. Prosedur Penelitian

  Penelitian ini meliputi reaksi gliserolisis minyak kelapa menggunakan katalis CH COOK menjadi campuran trigliserida, mono dan digliserida kemudian 3 campuran trigliserida, mono dan diasilgliserol dimurnikan dan ditentukan kadarnya dengan cara kromatografi kolom reservoir. Pembuatan Larutan Kalium AsetatCH 3 COOK yang diperlukan adalah 1 % dari berat minyak kelapa untuk setiap sampel.

3 COOK kemudian dimasukkan ke dalam microwave dan diaduk dengan

  Hasil gliserolisis setelah dari prosesgliserolisis dimasukan dalam corong pisah dan akan terbentuk dua lapisan, lapisan bawah berwarna putih merupakan gliserol dibuang dan lapisan atas berwarnakuning yang merupakan campuran trigliserida, mono dan digliserida diambil untuk proses selanjutnya yaitu pemisahan dan penentuan kadar mono dandigliserida. Teknik Pengumpulan dan Analisis DataPembuatan gliserolisis dari minyak kelapa dengan menggunakan radiasi gelombang mikro dapat dianalisis sebagai berikut:Waktu dan berat gliserol yang maksimum pada pembuatan mono dan digliserida diperoleh melalui proses reaksi gliserolisis dengan variasi waktu reaksiyaitu 1, 3, 5, 10, 15 dan 20 menit dengan variabel daya tetap yaitu 800 watt dan berat gliserol tetap yaitu 8,29 gram.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gliserolisis Minyak Kelapa Reaksi antara minyak kelapa dan gliserol atau yang lebih dikenal dengan

  Oleh sebab itu pada penelitian ini dibantu dengan pengadukan listrik, radiasi gelombang mikro dan katalis dimana katalis yang digunakan adalahCH COOK sebanyak 1 % dari berat minyak kelapa yang digunakan. Pemilihan 3 katalis CH COOK sebanyak 1 % sebab peneliti menghendaki 1 % merupakan 3 hasil yang optimum.

3 COOK sebanyak 1 % dari berat minyak kelapa yang digunakan secara pemanasan konvensional

  Pada penelitian ini akan memvariasikan waktu radiasi dan berat gliserol guna mengkaji pengaruh variasi waktu radiasi dan berat gliserol terhadap produkgliserolisis yaitu mono dan digliserida (MDAG). Dari kurva monogliserida dan kurva digliserida data dibuat kurvaMDAG dengan cara menjumlahkan kadar monogliserida dan digliserida sehingga dapat digunakan untuk menentukan waktu maksimum pembentukan MDAG.

C. Pengaruh Variasi Berat Gliserol Terhadap Pembentukan Mono Dan Digliserida

  Katalis CH 3 COOK 1 % dari berat minyak kelapa yang digunakan diperoleh dengan cara menimbang0,057 gram CH COOH dan 0,053 gram KOH dalam cawan arloji. Semakin banyak berat gliserol yang digunakan, maka suhunya TER BA K A R K ad ar ( % ) Variasi Berat Gliserol (gram) Pengaruh penambahan berat gliserol sangat tampak pada berat gliserol6,216 gram yaitu terjadi kenaikan prosentase MDAG yang sangat drastis sebesar64,95 % sehingga penambahan selanjutnya hanya sedikit berefek pada jumlah produk.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat

  Pada waktu radiasi 20 menit, reaktan terbakar sehingga tidak diketahui keadaan hasil reaksi (MDAG) pada waktu antara 15 sampai 20 menitsehingga dapat disimpulkan waktu radiasi dalam reaksi gliserolisis pembentukan MDAG mencapai kondisi maksimum sekitar 15 menit denganperolehan MDAG sebesar 65,07 %. Reaksi gliserolisis dengan variasi berat gliserol berlangsung pada suhu yang berubah-ubah.

B. Saran

Proses gliserolisis dilakukan pada variasi berat gliserol di bawah 4,144 gram dan dikontrol pada variasi daya di bawah 800 watt. commit to user

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

STUDI LITERATUR STANDAR PELAPORAN KEUANGAN BANK PERKREDITAN RAKYAT: PERBANDINGAN ANTARA PSAK 50 DAN 55 (REVISI 2006) DENGAN SAK-ETAP BPR
0
0
90
ANALISIS KINERJA KOMPRESI FILE AUDIO MENGGUNAKAN ALGORITMA ARITHMETIC CODING DENGAN METODE BILANGAN INTEGER
0
0
73
PENGARUH RATIO UREA - MINYAK TERHADAP KECERNAAN PROTEIN DAN FERMENTABILITAS RANSUM PADA SAPI PERANAKAN ONGOLE
0
0
39
ESTIMASI PARAMETER MODEL SEEMINGLY UNRELATED REGRESSION DENGAN METODE GENERALIZED LEAST SQUARE
0
0
30
IMPLEMENTASI MODEL LEARNING CYCLE 7E TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SERTA KAITANNYA DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI
0
1
78
LAPORAN TUGAS AKHIR EVAPORATOR TABUNG HORIZONTAL TERMODIFIKASI DENGAN PROSES BATCH
0
0
42
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN KEYAKINAN DIRI DENGAN KEMATANGAN KARIR PADA SISWA SMK MUHAMMADIYAH 2 ANDONG BOYOLALI SKRIPSI
1
1
173
PERANCANGAN PROTOTYPE PROSTHETIC JARI TANGAN MENGGUNAKAN MEKANISME PENGGERAK SISTEM
0
0
112
ANALISIS PENERIMAAN e-SPT PPN DENGAN KOMPLEKSITAS SEBAGAI VARIABEL EKSTERNAL
0
0
90
SKRIPSI STUDI KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA PADA TANAMAN PADI DENGAN SISTEM PERTANIAN ORGANIK Ayu Wulan Sari H 0708084 Pembimbing Utama
0
0
54
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR ROLL DEPAN DENGAN MODIFIKASI MEDIA PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 KRANDEGAN
1
2
58
DESAIN INTERIOR SURAKARTA CHOIR CENTER DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN HISTORY OF CHOIR
0
0
114
PEMBUATAN DESK INTERIOR PINTU MOBIL KIJANG ROVER DENGAN BAHAN KOMPOSIT
0
1
40
KAJIAN KUAT KEJUT (IMPACT) BETON NORMAL DENGAN BAHAN TAMBAH METAKAOLIN DAN SERAT GALVALUM AZ 150
0
0
94
PENUMBUHAN LAPISAN TIPIS NiFe DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEKTRODEPOSISI
0
0
56
Show more