Buku SMK Seni dan Pariwisata - Teknik Grafis Komunikasi - Jilid 1.pdf

Gratis

0
1
97
8 months ago
Preview
Full text

KATA SAMBUTAN

  Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh penulis yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanyakepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para pendidik dan peserta didik SMK. Denganditayangkan soft copy ini diharapkan akan lebih memudahkan bagi masyarakat khsusnya para pendidik dan peserta didik SMK di seluruhIndonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri untuk mengakses dan memanfaatkannya sebagai sumber belajar.

PENGANTAR PENULIS

  Alhamdulillah, saya bisa me- nyelesaikan buku peganganpelajaran (Handbook) berjudulTeknologi Grafis Komunikasi yang diperuntukkan kepadaSekolah Menengah Kejuruan(SMK) maupun bagi masya- rakat yang berkecimpung padaGrafis Komunikasi. Semoga buku ini bisa menjadi acuan dan memberikan kasa-nah tentang bagaimana ber- karya grafis yang berakar ataubernuansa local genius Indo- nesia.

2. Proses Mengafdruk / 250

  Produk Grafis Komunikasi yang Mengarah TuntutanPasar / 358 A. Produk yang Mengacu pada Siklus HidupProduksi / 365 C.

X. Komputer Grafis

C. Teknik photoshop / 309

XI. Jenis Media Grafis

  Perhatian Terhadap Alat dan Bahan / 259 2. Maksud dan Tujuan Desain Kemasan / 320 2.

XII. Penekanan Penyampaian Desain Media Grafis Komunikasi

1. Pola Penguatan Eksistensi

  Menyelesaikan Desain,Bentuk Seni / 369 Merawat Bahan dan 2. Pola Penumbuhan Bentuk Peralatan / 448 Seni / 369E.

B. Lokal Jenius Sebagai

  Pra Desain/Produksi (Free Pijakan Karya Grafis / 371 Design) / 449 1. Desain/Produksi (Design) / 2.

C. Pendalaman / 375

  D. Strategi Pembiayaan 450 E.

XVI. Design: Aplikasinya /

  Mempersiapkan Tempat, Bahan dan Peralatan KerjaDesain / 377 B. Menyelesaikan Pekerjaan, Merawat Bahan danPeralatan Desain / 442 F.

XVII. Post Design / 443

  Seperti yang tam- pak sekarang ini dimana per-kembangan industri dan teknologi sangat pesat kema-juannnya sehingga mengha- rapkan hadirnya media saranakomunikasi yang mampu meningkatkan usahanya. Seperti halnya dengan perkembangan komu-nikasi di Indonesia, media sarana komunkasi sangat pe-sat terutama bidang surat kabar dan televisi yang tidakjauh berbeda bila dibanding- kan dengan negara-negaramaju.

DISKRIPSI KONSEP PENULISAN

  Media grafis yang dirancang mengacu pada kualitas pene-rapan estetik melalui unsur- unsur grafis dan prinsip-prinsipgrafis. Dalam penciptaan karya grafis, baik media lini atas maupunmedia lini bawah tetap melalui statu proses yang dikelom-pokkan menjadi tiga, yaitu free design/Para desain, design/produk, dan post design/paska desain (produk).

I. PENDAHULUAN

  Desain Gafis Komunikasi me- rupakan kebutuhan yang tidakdapat dipisahkan dari kehi- dupan masyarakat, terutamabagi mereka yang bergerak dibidang industri dan tekno-logi. Seperti yang tampak sekarang ini dimana perkem-bangan industri dan teknologi sangat pesat kemajuannnyasehingga mengharapkan ha- dirnya suatu media sebagaisarana komunikasi yang mam- pu meningkatkan usahanya.

A. Batasan Desain Grafis Komunikasi

  Sumberdaya manusia yang handal dan mempunyai keah-lian di bidang komunikasi yang baik secara manual maupunelektronik sangat dibutuhkan. Gambar 1.2: Tampilan Punakawan yang digayakan sesuai kebutuhan grafisGambar 1.3: Sumber ide Punakawan yang diaplikasikanke media grafis komunikasi Carilah Karya Desain GrafisKomunikasi yang mempunyai ciri local genius yang telahberedar / terbit.

A. Pengertian Desain

II. DESAIN, TEKNOLOGI, GRAFIS, DAN KOMUNIKASI

  Desain Grafis Komunikasi Istilah desain berasal dari bahasa Perancis “desiner”yang berarti menggambar, kadang-kadang diartikan da-lam pengertian “merancang, menciptakan bentuk, susunan,garis, bentuk (bidang, earna(nada), dan tekstur biasa diartikan juga merancang, poladua maupun tiga dimensi, memilih dan menyusun, me-mecahkan masalah yang ber- tujuan menciptakan susunan,organisasi”. Secara khusus maupun umum dapat disimpulkan bahwa de-sain adalah menciptakan se- suatu yang bertujuan untukmemenuhi kebutuhan material dan spiritual dengan hasilsemaksimal mungkin yang di- mulai dari menggambar hing-ga menjadi hasil akhir.

B. Pengertian dan Perkem bangan Teknologi

  Demikian ju-ga teknologi bahan, yang tidak hanya berkisar pada pengo-lahan bahan itu sendiri, akan tetapi juga bertalian dengankemungkinan bahan lain yang dapat dipergunakan maupunaplikasi bahan satu dengan lainnya dalam suatu produk. Apabila teknologi secarasederhana diartikan sebagai ilmu yang mengaji masalahteknik atau cara, maka format awal yang dapat dilacak atauditelusur melalui berbagai peralatan yang telah diha-silkan nenek moyang kita pada masa-masa prasejarah.

C. Pengertian dan Perkem bangan Grafis

  Desain Grafis KomunikasiGambar 2.7: Iklan parfum tahun 1878 Grafis diambil dari kata Yunani”Graphikos”, merupakan me- dia kreatif yang awalnyaterbatas pada menulis, meng- gores, memahat yang bertu-juan untuk membuat tulisan. Komunikasi ialah menyam- paikan pesan dari pihak yangsatu kepada pihak lain yang diungkapkan melalui bahasalisan dan tulisan, gambar, isyarat, bunyi-bunyian danbentuk kode yang mengan- dung arti dan dimengerti olehorang lain.

2. Pesan

  Jika hendak menyandi sebuah pesan terlebih dahulu menge-tahui macam sandi yang digunakan sehingga dapat me-mutuskan seperti sandi yang mana, unsur sandi yang mana,dan kalimat atau racana unsur sandi yang mana kita pilih. Pesan merupakan infor-masi yang dituangkan dalam sandi, sehingga penerimaharus mengubah sandi ke da- lam bentuk lain yang dapat Penerima dapat dipengaruhi dunia pengalaman sehinggaantara informasi yang dibe- rikan sumber kepada penerimabelum tentu sama.

A. Pengertian Estetika

III. ESTETIKA DESAIN GRAFIS KOMUNIKASI

  Kemudian estilah es- tetika berkembang menjadikeindahan, yaitu usaha untuk mendapatkan suatu penger-tian yang umum tentang karya yang indah, penilaian kitaterhadapnya dan motif yang mebdasari tindakan yang men-ciptakannya. Ada beberapa tema yang disesuaikan dengan fungsidesain, antara lain: Media yang mengarah ke rasional yang berfokus padapraktek, fungsi, atau kebu- tuhan masyarakat, akan mem-berikan tekanan atau manfaat baginya untuk menerima beritayang diinformasikan / dikomu- nikasikan.

1. Rasional

  Ada dua hal yang dituju: Gambar 3.4: Menakut-nakuti dalam Grafis Komunikasi merupakan cara konsekuensi negatif jika mempertegas pesan menggunakan produk. Patriotik Tampilan visual patriotik (hero) kadang dihadirkan untuk me-nambah rasa kepercayaan Gambar 3.5: Patriotik pada Grafis masyarakat terhadap berita Komunikasi merupakan cara membidik audience yang senang yang diinformasikan / diko- akan kepahlawanan munikasikan.

5. Kesalahan

  Unsur ini sangat kesalahan ini agar audience riskhan dan harus berhati-hati,(masyarakat) yang melihatnya/ agar media grafis yang di- membacanya bisa memper- ciptakannya tidak terjadi ke-baiki adegan/ berita kesalahan salah pahaman di dalam yang diinformasikan/dikomuni- masyarakat. menjadi gunjingan di masya-rakat yang mengakibatkan Hal ini tentu kesalahan besar media grafis yang telah susahyang mengakibatkan krupuk payah dibuatnya tidak bolehtidak bisa berkembang dengan beredar.baik.

7. Simbol

  Tampilnyamedia informasi / komunikasi dengan tema “pengandaian”membidik sebagian masyara- kat yang mempunyai harapanbesar setelah mengikuti dan menanggapi terhadap pesanyang disampaikan. Gambar 3.10: Aneh dan idenya luar biasa yang mengajak audience terpesona Tugas seorang desainer grafis tidak hanya menciptakan pro-yek atau produk untuk yang Gambar 3.9: Pengandaian pada Grafis Komunikasi membidik audien yang suka berguna, tetapi juga men- berharap sesuatu yang belum terpenuhi ciptakan desain yang bagus, mencerminkan sesuatu yangbaru dan berkepribadian.

9. Emosional rang desainer grafis dikatakan

  Penekanan Penguasa- mempertanggungjawabkan an dalam Grafis Komu- karyanya nikasi Dalam proses grafis komu- nguasaan pengetahuan khu- sus, seperti estetika konsep,Ada beberapa hal yang perlu estetika pelaksanaan, dandiperhatikan dalam perenca- estetika teknologi, yang kese-naan desain, antara lain: muanya merupakan proses sainer, pemasaran, dan produksi) 1. Estetika Teknologi Estetika Teknologi adalah ku- Gambar 3.11: Bobot estetika pada alitas estetik yang diciptakan cover majalah ini bisa dinilai dariberbagai sudut pandang Desain Grafis Komunikasi Desain Grafis Komunikasi melalui proses teknologi yang menekankan pada pelaksana-an jalannya teknologi (mesin).

E. Nirmana dalam Grafis Komunikasi

  Keragaman Unsur-unsur yang ditata agar tampak lebih bermakna, tidakhambar, dan tidak membo- sankan. Bila karya kurang komunikatif, berarti karyatersebut tidak berhasil, atau sesuatu yang diinformasikankepada kalayak / masyarakat (audience) tidak akan sampai.

IV. ETIKA RANCANGAN DESAIN GRAFIS KOMUNIKASI

  Informasi mengenai pro- duk obat dalam iklan harussesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam pasal 41ayat (2) Undang-undang No.23 tahun 1992 tentang Ke- sehatan sebagai berikut: Obyektif: harus memberikan informasi sesuai dengan ke- nyataan yang ada tidak bolehmenyimpang dari sifat keman- faatan dan keamanan obatyang telah disetujui. Iklan obat tidak boleh diperankan oleh tenaga profesikesehatan atau aktor yang berperan sebagai profesi ke-sehatan dan atau menggu- nakan “seting” yang beratributprofesi kesehatan dan labo- ratorium.

HUBUNGI DOKTER

  Untuk Media Teklevisi:Spot iklan harus dicantumkan dengan tulisan yang jelasterbaca pada suatu screen/ gambar terakhir dengan ukur-an minimal 30% dari screen dan ditanyangkan minimalselam 3 detik. Untuk Media Cetak: pada akhir iklan dengan jelas dan dengan nada suara tegas.

BACA ATURAN PAKAI BACA ATURAN PAKAI

  Iklan hanya boleh diindi- dikasikan untuk: kasikan untuk meredakan ge-jala flu seperti demam, sakit dan perdarahan gusi. Iklan hanya boleh diin- dikasikan untuk pencegahandan mengatasi kekurangan vitamin dan mineral, misalnyasesudah operasi, sakit, wanita hamil dan menyusui, anakdalam masa partumbuhan dan lansia.

2. Obat Pereda Sakit dan Penurus Panas

  Mencantumkan informasi bahwa sesak napas telah pastikarena asma, dan penggu- naan obat tidak boleh lebihdari dosis yang dianjurkan. Iklan hanya boleh diindikasikan untuk penggu-naan lokal pada kulit dan untuk dihirup uapnya sertauntuk meredakan gejala pilek pada orang dewasa dan anak-anak.

18. Obat Wasir

  Iklan obat dari golongan terapetik lain yang belumdisebutkan di atas, materinya harus memenuhi ketentuansesuai dengan klim yang disetujui pada waktu pen-daftaran obat tersebut. Untuk melindungi masya- rakat terhadap obat tradisionalyang tidak tepat dan atau merugikan kesehatan, makapenandaan dan informasi ter- masuk iklan obat tradisional,harus memenuhi persyaratan obyektifitas dan kelengkapanserta tidak menyesatkan.

B. Pedoman Periklanan Obat Tradisional Latar Belakang

  Informasi mengenai pro- duk obat tradisional dalamiklan harus sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalampasal 41 ayat (2) Undang- undang nomor 23 tahun 1992tentang Kesehatan sebagai berikut: Obyektif : harus membe- rikan informasi sesuai dengan kenyataan yang ada dan tidakboleh menyimpang dari sifat kemanfaatan dan keamananobat tradisonal yang telah disetujui. Iklan yang berwujud artikel yang menguraikan hasil pe-nelitian harus benar-benar berkaitan secara langsung de-ngan bahan baku (simplisia) atau produknya, dan iinformasitersebut harus mengacu pada hasil penelitian yang dapatdipertanggungjawabkan.

2. Golongan Sehat Wanita

  Golongan Jamu Kepu- tumkan kegunaan sesuai tihan dengan tujuan penggunaan yang disetujui pada pen- masuk golongan keputihan, hanya boleh mencantumkan atau menjanjikan dapat mengubah penampilan wani- menjajikan dapat mengobati segala macam keputiha, kecu- penggunaan jamu ini akan memberikan penampilan pri- Desain Grafis Komunikasi Desain Grafis Komunikasi dilarang dicantumkan dalam iklan obat tradisional ini. Golongan Parem Iklan obat tradisional yang termasuk golongan parem,hanya boleh diinformasikan untuk mengurangi rasa capai,pegal dan indikasi lain yang disetujui pada pendaftaran.

16. Jamu Ulu Hati

  Iklan obat tradisional lain- nya yang belum diatur dalamPedoman Periklanan ObatTradisional ini, materinya ha- rus memenuhi ketentuansesuai dengan klim yang telah disetujui pada pendaftaranobat tradisional tersebut. Untuk melindungi masya- rakat terhadap kemungkinanperedaran Alat Kesehatan,Kosmetika, dan PerbekalanKesehatan Rumah Tangga yang tidak memenuhi syaratakibat label dan periklanan yang tidak benar atau menye-satkan, pemerintah melaksa- nakan pengendalian danpengawasan Alat Kesehatan,Kosmetika, dan PerbekalanKesehatan Rumah Tangga an- tara lain melalui pengendaliandan pengawasan terhadap penyebaran informasi ataupromosi melalui periklanan.

C. Pedoman Periklanan Alat Kesehatan, Kosmetika, perbekalan Kesehatan Rumah Tangga Latar Belakang

  Kosmetika adalah sediaan atau padua bahan yang siapuntuk digunakan pada bagian luar badan (epidermis, rambut,kuku, bibir, dan organ kelamin luar), gigi dan rongga mulutuntuk membersihkan, menam- bah daya tarik, mengubahpenampakan, melindungi su- paya tetap dalam keadaanbaik, memperbaiki bau badan tetapi tidak dimaksudkan untukmengobati atau menyembuh- kan suatu penyakit. Alat Kesehatan, Kosme- tika, dan Perbekalan Kese-hatan Rumah Tangga tidak boleh diiklankan denganmenggunakan rekomendasi dari suatu laboratorium, ins-tansi pemerintah, organisasi profesi kesehatan atau ke-cantikan dan atau tenaga kesehatan.

1. Alat Kesehatan

  Kosmetika yang me- ngandung bahan yang tidakjelas kegunaannya tidak boleh diiklankan yang menyatakankegunaan dari bahan tersebut. Untuk kosmetika jenis tertentu yaitu:o pewarna rambuto pelurus/pengeriting rambuto depilatorio pemutih kulito anti jerawato sampo anti ketombeo deodorant dan anti respirano sediaan lainnya yang me-ngandung bahan kimia yang mempunyai persyaratan ke-amanan sesuai dengan pe- raturan yang berlaku, harusdisertai spot: 2.9.

D. Pedoman Periklanan Ma- kanan-Minuman Latar Belakang

  Adalah produk cair yang keruh atau jernih yangdiperoleh dari buah apel.o gai berasal dari bahan alami tersebut, apabila makanan itumengandung bahan alami yang bersangkutan tidak ku-rang dari kadar makanan yang ditetapkan oleh Menteri Kese-hatan. Kalimat, kata-kata, nama, lambang, logo, gambar, refe-rensi, nasehat, peringatan atau pernyataan untuk per-iklanan tidak boleh menye- satkan, mengacaukan, ataumenimbulkan penafsiran yang salah mengenai, asal dansifat, isi dan komponen, serta mutu dan kegunaan:Misalnya, SegarPerkataan segar hanya boleh digunakan untuk makananyang tidak diproses, berasal dari satu ingredien dan meng-gambarkan makanan yang belum mengalami penurunansecara keseluruhan.

1. Hasil Olah Susu

4. Vitamin

  Iklan makanan boleh mencantumkan adanya vita-min dan mineral apabila pada sejumlah makanan yang biasadikonsumsi satu hari terdapat vitamin atau minaral tidakkurang dari 1/6 dari jumlah yang dianjurkan (AKG). Desain Grafis Komunikasi Desain Grafis Komunikasi 56 Gambar 5.1: Hadirnya titik/spot secaraberulang-ulang dengan mempunyai ketebalan, kekuatan, dan jarak yang samaakan terasa seakan adan garis Titik atau spot merupakan yang menandai sebuah tem-pat.

A. Titik

V. UNSUR-UNSUR DESAIN GRAFIS KOMUNIKASI

  Desain Grafis Komunikasi 56 Gambar 5.1: Hadirnya titik/spot secaraberulang-ulang dengan mempunyai ketebalan, kekuatan, dan jarak yang samaakan terasa seakan adan garis Titik atau spot merupakan yang menandai sebuah tem-pat. Garis (garis nyata) Garis yang dihasilkan melalui berat pada garis, hal inigoresan tangan manusia, bisa disebabkan oleh terpadunyaberwujud tapi tidak berbentuk.efek sinar getaran pandang ƒ Garis Geometrik; yaitu garis pada pada tiap garis.yang dibuat goresan tangan manusia dengan menggu-nakan alat bantu, seperti penggaris, jangka, atau se-jenisnya yang menggam- barkan sifat tepat, jelas, danpasti.

b. Garis Semu

  Desain Grafis Komunikasi 58 Gambar 5.6: Garis Struktural, tampilnyawarna pada bidang yang berbeda akan menghasilkan suatu garis Gambar 5.7: Kesan ada garis diperoleh dari ujung pengulanagnGambar 5.8: Gerakan katak meloncat seakan-akan ada garis pengikat Garis yang timbul dari kesan yang kita tangkap. Garis dalam penerapannya di dalam grafis komunikasi dapatdiartikan sesuai dengan gejala yang ada atau terjadi adanyasuatu kejadian yang ada da- lam kehidupan disekeliling kita.

C. Bidang Dalam grafis komunikasi bi-

  Ruang dalam gra-fis komunikasi dapat dirasa- kan adanya kesan dua dimen-si atau tiga dimensi, melalui tampilan penggabunga bebe-rapa garis dan hasil dari peng- gabungan beberapa bidang Gambar 5.10: Pengulangan garis yang positif atau negatis.mempunyai ketebalan tertentu akan tampak sebuah bidang Gambar 5.12: Ruang potitif dan ruang negatif terbentuk pada suatu lingkaranGambar 5.11: Garis yang mempunyai lebar sehingga menghasilkan bidang Desain Grafis Komunikasi 60 E. Bentuk bisa juga ditampilkan melalui garissecara pengulangan yang mempunyai gaya yang hampirsama namun mempunyai karakter sama untuk memper- Gambar 5.14: Garis yang mempunyai ketebalan tahankan bentuk yang ditam- membuahkan bentuk, dan kesan ada bidang pilkan agar lebih jelas dan indah.

F. Tekstur

  Tekstur bisa dibuat dengan Gambar 5.17: Tekstur akan kelihatan mempunyai rasa, bila diatur besar- berbagai cara maupun tek- kecilnya tekstur nik, seperti pengolahan Desain Grafis Komunikasi 62 63 Gambar 5.19: Lingkaran warnauntuk memudahkan pemilihan bidang dengan mengguna- kan elemen huruf (tipografi)se-bagai perwakilan tekstur yang ditata rapi ke arahgaris. Warna adalah salah satu dari yang menghasilkan daya tarikvisual, dan kenyataannya warna lebih mempunyai dayatarik pada emosi daripada akal.

G. Warna

  Untuk menghindari kekerasan, kebosanan, dan kekontrasanini diperlukan ukuran penga- turan bidang, yaitu bila bidanglebar ditampilkan warna dingin Gambar 5.21: Warna monokhromatik bisa dipadukan dengan mempertimbangkan yang dipadukan bidang kecilkekuatan warna warna panas. Desain Grafis Komunikasi 66 Desain Grafis Komunikasi 67 Gambar 6.1: harmoni bisa dicapaidengan cara menampilkan unsur atau bentuk yang hampir sama Antar desainer grafis dalam menata atau menyusun karyadesain mempunyai gaya dan kharakter sendiri-sendiri, se-hingga mempunyai bobot nilai estetik yang berbeda pula.

A. Keselarasan (Harmoni)

VI. PRINSIP-PRINSIP DESAIN GRAFIS KOMUNIKASI

  Desain Grafis Komunikasi 67 Gambar 6.1: harmoni bisa dicapaidengan cara menampilkan unsur atau bentuk yang hampir sama Antar desainer grafis dalam menata atau menyusun karyadesain mempunyai gaya dan kharakter sendiri-sendiri, se-hingga mempunyai bobot nilai estetik yang berbeda pula. Adanya pe-ngulangan bentuk yang sedikit berubah dan berkembang te-tap memperhatikan keselaras- an dengan memadukan arah,gerak, dan gaya sehingga ter- wujud karya yang mempunyaiestetik tinggi.

B. Kesebandingan

  Manusia dalam kehidupannya selalu memperhatikan adanyakeseimbangan, mulai dari Gambar 6.6: Obyek yang menarik tidak harus bangun tidur yang selalau besar, obyek kecilpun bisa menarik perhatian menata tempat tidunya.karena adanya irama pengulangan Desain Grafis Komunikasi 70 Mengenakan busana antara Tujuan utama sebuah karya paduan pakaian atas dengan grafis komunikasi ada-lahpakaian bawah, dan semua menarik untuk dilihatnya.aktifitas kehidupan. Bila yang Bentuk keseimbangan yang dijalankannya kurang / tidaksederhana adalah keseim- seimbang mengakibatkan pe-bangan simetris yang terkesan nampilan kurang memuaskantidak resmi atau formal, se- bagi yang melihatnya, ataudangkan keseimbangan asi- kurang percaya diri atau tidakmetris terkesan informal dan tenang pikirannya.lebih dinamis Untuk mencapai kepuasan, secara fakta manusia membu-tuhkan dan menikmati kompo- sisi yang seimbang.

1. Keseimbangan formal

  Contoh yang paling sederhana adalahmenyusun benda yang sama dengan jarak yang sama pula,maka terbentuklah keseim- bangan simetris. Gambar 6.11: Keseimbangan informal yang dihadirkan tanpa terasa mata tertuju pada ujung anakGambar 6.9: Keseimbangan formal panah yang seakan mempunyai kekuatan beratyang diilhami(ide) kepiting Desain Grafis Komunikasi 72 Gambar 6.12: Hasil karya desain pada sebuah film yang mengarah keseimbangan informal Seperti dalam sebuah filmApabila garis, warna, atau dimunculkan pemeran utama,obyek punya kekuatan ber- pe-meran pembantu, maupunbeda yang ditata tidak me- pemeran pendamping.

E. Penekanan (Emphasis)

  Dalam setiap bentuk komu- nikasi ada beberapa bahanatau gagasan yang lebih perlu ditampilkan dari pada yanglain. Dalam penciptaan desain tidak seharusnya elemen yang adaditonjolkan semuanya yang akan kelihatan ramai daninformasi atau apa yang Gambar 6.13: Tampilnya bentuk atau warna yang beda dikomunikasikan akan menjadi akan menarik pandangan mata pertama tidak jelas.

DAFTAR PUSTAKA

  Invasi pasar dengan iklan yang efektif: Strategi, programdan teknik pengukuran. Diktat untuk mata kuliah DS.215 gambar teknik di jurusan Desain pada fakultas SeniRupa dan Desain ITB 1995.

Dokumen baru

Aktifitas terkini

Download (97 Halaman)
Gratis

Tags

Buku Smk Seni Dan Pariwisata Seni Tari Jilid 1 Pdf Buku Smk Seni Dan Pariwisata Seni Budaya Jilid 1 Pdf Buku Smk Seni Dan Pariwisata Seni Teater Jilid 1 Pdf Buku Smk Seni Dan Pariwisata Pedalangan Jilid 1 Pdf Buku Smk Seni Dan Pariwisata Restoran Jilid 1 Pdf Buku Smk Seni Dan Pariwisata Kriya Keramik Jilid 1 Pdf Buku Smk Seni Dan Pariwisata Tata Busana Jilid 1 Pdf Buku Smk Seni Dan Pariwisata Kriya Kulit Jilid 1 Pdf Buku Smk Seni Dan Pariwisata Kriya Kayu Jilid 1 Pdf Buku Smk Seni Dan Pariwisata Kriya Tekstil Jilid 1 Pdf
Show more