Perumusan strategi perusahaan berdasarkan analisis SWOT : studi kasus pada PT Mondrian.

Gratis

4
14
137
2 years ago
Preview
Full text

KATA PENGANTAR

  Bapak tersayang, atas cintanya dan segala bentuk pengorbanannya, baik berupa material dan spiritual yang telah memberikandorongan dan bantuan pada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini. Teman-temanku yang turut memberi dukungan dan spirit dalam hidupku :Pakdhe Tarno,Si Mhek, Irma, Ari, Merri, Retno, Iyak, Nanak, Widy, dan temanku yang lain yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu yang telahmemberikan dorongan selama menyusun skripsi dan dukungan dalam menghadapi ujian sarjana, buat teman-teman yang masih berjuang “Semangat” 13.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Seperti halnya manusia yang mempunyai tujuan hidup, setiap perusahaan

  Untuk mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan, manajer perlu memperhatikan dua faktor pokok yakni faktor eksternal yang tidak terkendalioleh perusahaan dan faktor internal yang sepenuhnya berada dalam kendali perusahaan. Tetapi kenyataannya banyak perusahaan yang tidak memakai strategi berdasarkan SWOT, maksudnya banyak perusahaan sekarang ini kurangmemperhatikan 2 aspek lingkungan yaitu eksternal (Opportunities = peluang dan Threats = ancaman) dan internal (Strengths = kekuatan dan weakness =kelemahan), sehingga tujuan perusahaan tersebut tidak tercapai bahkan kalah bersaing dengan perusahaan lain.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Strategi Perusahaan

1. Pengertian Strategi

  Jouch dan William FGlueck ( 1994 : 12 ) :Strategi adalah rencana yang disatukan, menyeluruh dan terpadu, yang mengaitkan keunggulan strategi perusahaan dengan tantangan lingkungan Dari pernyataan diatas ada tiga hal penting yang menjadi inti pokok, yaitu: Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan (Rangkuti,2001:3). Menurut Chandler yang dikutip oleh Rangkuti (1962:3) strategi adalah:Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan perusahaan dalam kaitannya dengan tujuan jangka panjang, program tindak lanjut sertaprioritas alokasi sumber daya (Rangkuti, 2001:3)Menurut Porter yang dikutip oleh Rangkuti (1985:4) strategi adalah:Strategi adalah alat yang sangat penting untuk mencapai keunggulan bersaing.

2. Alternatif Strategi Utama

  Kemudian salah satu dari alternatif tersebut dipilih yang dianggap paling sesuai denganperusahaan. Berikut ini dijelaskan berbagai alternatif strategi .

a. Strategi Stabilitas

  Strategi stabilitas ialah strategi yang dilaksanakan perusahaan bila:1) Perusahaan tetap melayani masyarakat dalam sektor produk atau jasa yang serupa. 4) Lebih mudah dan lebih menyenangkan bagi yang berkepentingan untuk melakukan strategi ini, karena tidak terjadi gangguan dalamkebiasaan rutin.5) Lingkungan dianggap stabil.

b. Strategi Ekspansi

  Strategi ekspansi adalah strategi yang dilakukan perusahaan bila:1) Perusahaan melayani masyarakat dalam sektor produk/jasa tambahan atau menambahkan pasaran atau fungsi. Alasan mengapa perusahaan menerima ekspansi adalah:1) Perusahaan berada dalam industri yang labil.

c. Strategi Penciutan

  Strategi penciutan dilakukan oleh perusahaan bila :1) Perusahaan merasakan perlunya untuk mengurangi lini produk/jasa, pasar dan fungsi mereka. 3) Peluang yang lebih baik dalam lingkungan dianggap terdapat ditempat lain, di mana kekuatan perusahaan dapat digunakan.

d. Strategi Kombinasi

  Dengan strategi kombinasi, Pengambil keputusan secara sadar menerapkan berbagai strategi besar di bagian perusahaan dalam masadepan yang berbeda. Strategi kombinasi bukanlah sebuah strategi yang mudah digunakan.

3. Komponen Manajemen Strategi

  Manajemen strategi merupakan usaha manajerial dalam menumbuh kembangkan kekuatan perusahaan untuk mengeksploitasi peluangbisnis yang muncul guna mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan sesuai dengan misi yang telah ditentukan (Suwarsono,1994:6). Manajemen Strategi berfungsi sebagai saran untuk mengkomunikasikan tujuan perusahaan dan jalan yang hendakditempuh untuk mencapai tujuan perusahaan kepada pemilik, eksekutif, karyawan dan pihak-pihak lain yang berkepentingan.

B. Lingkungan Perusahaan

1. Arti Penting Lingkungan Perusahaan

2. Lingkungan Internal Perusahaan

  Penentuan Lingkungan internal perusahaan menggambarkan situasi di dalam perusahaan yang meliputi kekuatan dan kelemahan baik dalam segioperasional yang berupa pemasaran, produksi, personalia, pembelanjaan dan akuntansi/administrasi maupun segi manajerial yang menyangkutfungsi perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pengawasan, pengarahan segala kegiatan operasi perusahaan. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam bidangkeuangan dan akuntansi yang akan menambah kekuatan dalam perusahaan adalah : “penarikan dana yang baik dan penggunaan dana yang baik”.

3. Lingkungan Eksternal Perusahaan

  Perusahaan yang berada dalam industri yang dipengaruhi oleh perubahan teknologi yang labil harus lebih waspada terhadapperubahan-perubahan daripada perusahaan yang berada dalam industri yang lebih stabil teknologinya. Pemeriksaan terhadap lingkungan persaingan sangatmenentukan apakah perusahaan akan tetap dalam bisnisnya yang sekarang dan strategi apa yang harus diterapkan dalam melaksanakanbisnisnya.

C. Pengertian SWOT

  Sulitnya memperoleh bahan baku Setelah faktor-faktor eksternal (opportunities dan threats) dan internal(strengths dan weakness) diketahui, maka manajer dapat membentuk dan mengembangkan strategi. Pengertian kedua strategi tersebut ( Hitt, Ireland, HosKission, 1997 : 20 ) adalah : 1) Strategi intent adalah pendayagunaan sumber daya, kemampuan kompetensi inti perusahaan untuk melakukan apa yang semuladianggap sabagai tujuan yang tidak dapat dicapai dalam lingkungan yang bersaing 2) Strategi mission adalah pernyataan tujuan unik perusahaan dan lingkup operasinya dalam hal produk yang ditawarkan dan pasaryang akan dilayani.

D. Konsep ETOP dan SAP

1. Pengertian ETOP

  Sektor sosioekonomis(+) Kebangkitan perekonomian negara, iklim yang mendukung usaha perusahaan, perubahan gaya hidup konsumen yang menguntungkanperusahaan.(-) Resesi, inflasi, penurunan nilai mata uang domestik, iklim yang tidak sesuai dengan usaha perusahaan. (-) Kemajuan teknologi yang memperkuat persaingan mungkin memerlukan investasi yang besar tanpa kepastian bahwa teknologitersbut akan diterima.(0) Kemajuan teknologi yang tidak ada hubungannya dengan yang diperlukan.

2. Pengertian SAP

  Menurut William F Glueck dan Lawrence R Jouch (1997 : 176),SAP merupakan sarana untuk membuat evaluasi yang sistematis tentang keunggulan strategis perusahaan yang penting bagi perusahaan dalam Tabel II.2 Ikhtisar SAP (Strategic Advantage Profil) Bidang Internal Kekuatan Kelemahan Netral 1. Bidang Pemasaran dan Distribusi(+) Sistem riset pasar yang efisien dan efektif, lini produk jasa lengkap, produk baru yang kuat(-) Strategi harga yang tidak efektif, produk dan jasa tidak berkualitas 2.

E. Arti Penting Misi dan Tujuan Perusahaan

1. Manfaat Misi Perusahaan

  Misi perusahaan adalah bagian dari perencanaan strategik yang merupakan pernyataan tentang keunikan perusahaan yang membedakandengan perusahaan lain yang sejenis yang berada dalam satu kelompok industri tertentu. Misi perusahaan berusaha memberikan gambaran yangjelas tentang ciri pokok produk yang ditawarkan dan teknologi yang digunakan, kebutuhan konsumen yang hendak dipenuhi dan konsumenyang hendak dituju, karakter, gambaran kedirian dan citra perusahaan.

2. Manfaat Tujuan Perusahaan

  Perusahaan didirikan dengan berbagai tujuan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang seperti ; memperoleh laba, meningkatkanharga, saham, meninggikan volume penjualan, mempertahankan kelangsungan hidup dan masih banyak lagi tujuan perusahaan yang lain. Untuk mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan, manajemen perlu memperhatikan dua faktor pokok, yakni faktor eksternal yang tidakterkontrol oleh perusahaan dan faktor internal yang sepenuhnya berada dalam kendali perusahaan (Suwarsono, 1994:4).

F. Hubungan SAP dan ETOP dengan SWOT

  Dengan demikian perencana strategis (strategic planer) harus menganalisis faktor strategis Faktor internal perusahaan Seperti yang disebutkan oleh Rangkuti diatas disebut juga dengan istilah keunggulan strategi (SAP) yang digunakan untukmengidentifikasikan kekuatan serta kelemahan. Sedangkan analisis lingkungan(ETOP) yang digunakan untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman perusahaan(Jouch dan Glueck, 1987:154).

BAB II I METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini berupa studi kasus, lebih tepatnya analisis kasus yang

  bersifat strategis, yaitu tentang objek tertentu pada perusahaan yang mencakup beberapa elemen yang berhubungan dengan perumusan strategiperusahaan berdasarkan analisis SWOT. Kemudian hasil penelitian dan hasil analisisdata hanya berlaku bagi perusahaan yang diteliti dan berlaku pada saat penelitian.

B. Tempat dan Waktu Penelitian

  Tempat PenelitianPenelitian dilaksanakan pada PT MondrianJL. 171 By Pass Utara, Klaten 2.

KISI-KISI KUESIONER

  Item Variabel SubVariabel 1) Penelitian dan pengembangan2) Produksi dan Operasi3) Sumber daya Manusia dan 6 4 3 6 5 5 3 7 Lingkungan InternalEksternal 7 6 3 1, 5, 6 2, 3, 41, 2, 3, 4, 5, 6, 71, 2, 3, 4, 5, 61, 2, 3, 4, 5, 61, 2, 31, 2, 4, 51, 2, 3, 4, 51, 3, 4, 61, 2, 31, 2, 3, 4 Karyawan4) Akuntansi dan Keuangan5) Pemasaran dan Distribusi1) Sosioekonomi2) Teknologi3) Pesaing4) Pelanggan5) Pemerintah 2. DokumentasiTeknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara melihat dan mempelajari buku-buku, catatan dan dokumen serta arsip-arsip yangberhubungan dengan objek yang diteliti, yang meliputi keadaan perusahaan secara umum yang meliputi sejarah perusahaan, tujuanperusahaan, visi dan misi perusahaan, data keuangan yang berupa neraca keuangan perusahaan, keadaan personalia.

E. Data yang Diperlukan

  Visi dan Misi perusahaan 4. Laporan keuangan, yang berupa neraca keuangan, laporan rugi laba, perubahan modal perusahaan.

F. Teknik dan Analisis Data Untuk menjawab permasalahan yang ada digunakan analisis SWOT

  Membuat skala untuk nilai SAP dan ETOP, yaitu :Antara 1 sampai dengan 1,66 = menunjukkan rendahAntara 1,67 sampai dengan 2,33 = menunjukkan sedangAntara 2,34 sampai dengan 3 = menunjukkan tinggi Setelah diketahui posisi SAP dan ETOP, kemudian dirumuskan strategi yang cocok untuk memilih alternatif strategi yang paling menguntungkanperusahaan di masa yang akan datang. Banyaknya tenaga ahli dalam bidang konveksi yang berada di daerah Klaten dan sekitarnya serta meningkatnya jumlah kebutuhan kaosterutama untuk pakaian santai dan pakaian olah raga merupakan faktor utama berdirinya PT Mondrian ini, yang didukung dengan tersediannya tempat usahadan tersediannya modal sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor tersebut merupakan faktor-faktor yang menjadi latar belakang berdirinyaperusahaan ini.

B. Visi dan Misi Perusahaan

  PT Mondrian adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang usaha garmen, terutama kaos untuk pakaian santai dan pakaian olah raga. Visi yang ingin dicapai oleh perusahaan ini adalah selain mengoptimalkan laba, perusahaan juga mempunyai keinginan meningkatkan peran sertaekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, khususnya dalam bidang penyediaan sandang.

C. Lokasi Perusahaan

  Hasyim Ashari 171, Mojayan, By Pass,Klaten dengan menempati areal seluas kurang lebih 4000 m² yang digunakan untuk kegiatan: produksi, perkantoran, dan fasilitas-fasilitas lain untuksegenap karyawan PT Mondrian. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan perusahaan dalam memilih lokasi tersebut adalah: 1.

5. Dekat dengan partner usaha lain, sehingga mudah dalam produksi dan pemasaran

D. Struktur Orgasisasi Perusahaan

  Strukturorganisasi di PT Mondrian disusun atas beberapa direktorat memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing dan antar bagian tersebut mempunyaihubungan yang erat satu dengan yang lainnya. Bagian LogistikBagian Logistik bertugas untuk mengecek persediaan bahan, menerima dan melakukan checking barang yang diterima, membuat buktipenerimaan barang, serta menyimpan barang yang diterima dari pemasok.

E. Ketenagakerjaan

  Karyawan BoronganKaryawan borongan adalah karyawan yang menerima upah sesuai dengan kuantitas produk yang dapat dihasilkannya, semakin besarhasil pekerjaan yang dihasilkan, maka semakin besar upah yang diterima. Sistem PengupahanUntuk menentukan dan menetapkan upah yang harus diberikan kepada karyawan, PT Mondrian mendasarkan pada evaluasi jabatan, yaitu dengancara menentukan faktor-faktor sebagai berikut: keterampilan (skill), usaha, tanggung jawab dan kondisi dalam pekerjaan, sehingga dapat diperolehgambaran mengenai penggolongan tinggi rendahnya jabatan dan berat ringannya tanggung jawab terhadap pekerjaan.

F. Produk yang Dihasilkan dan Bahan Baku yang Digunakan

  Jenis kaos ini bervariasi dalam model dan warna yang disesuaikan dengan perubahan mode yang sedang digemari para konsumen saat ini. Dalam hal ini adalah jaket, celana training, serta pakaian untuk olah raga yan dibuat sesuai dengan pesanan maupn dalam berbagai model yandiinginkan oleh konsumen.

G. Proses Prduksi

  Sebelum dijahit terlebih dahulu disablon dengan bantuan alat screen , sesuai dengan desain/gambar/tulisan sablon yang dikehendaki konsumen atau yang sadang digemari oleh para konsumen. Setelah penyetrikaan, dilakukan pengemasan kaos yang sudah jadi, sehingga siap untuk dijual atau diserahkan kepada konsumen yang Untuk lebih jelasnya, tahap-tahap proses produksi tersebut dapat dilihat pada gambar skema produksi berikut ini:Gambar IV.2 Skema Proses Produksi PT.

H. Distribusi dan Pemasaran

  PT Mondrian melakukan distribusi langsung kepada konsumen untuk wilayah Klaten dan sekitarnya melalui beberapa unit kanvas yang secararutin pada periode tertentu mengunjungi pelanggan tetap. Produk PT Mondrian diperuntukkan terutama bagi usia ABG dan orang yang berjiwa ABG.

I. Dokumen yang Digunakan

  Surat order pembelian adalah surat yang dibuat oleh Bagian PengadaanBarang yang ditujukan kepada pemasok supaya mengirimkan barang sesuai dengan yang tertera pada surat order pembelian pada waktu atautanggal yang telah ditentukan. Dokumen ini merupakan tagihan dari pemasok yang berisi jenis, kuantitas, dan barang yang menjadi kewajiban perusahaan kepada pemasok.

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. ANALISIS DATA Selama penelitian, data-data yang diperoleh dari perusahaan PT. Mondrian Klaten dipelajari dan diolah untuk dianalisis. Dengan menganalisis data

tersebut maka persoalan atau masalah yang dikemukakan dapat diuraikan dan ditemukan pemecahannya. Adapun data-data yang diperoleh selama penelitianadalah :

1. Kekuatan dan Kelemahan (Strength And Weakness)

  Kapasitas produksi yang terlalu sedikit akan menimbulkan tenaga dan sumber daya yang telah terpakai terbuang secara tidak efisien,sebaliknya kapasitas yang terlalu banyak menimbulkan biaya penyimpanan menjadi bertambah dan dikhawatirkan Persediaan bahan baku yang cukup, dipakai sebagai produksi barang jadi pada waktu stok barang jadi habis terjual sehingga PT. MONDRIAN adalah sebagi berikut :1) Penarikan karyawan baru Proses penarikan karyawan baru kadang-kadang dilakukan dengan mengambil dari luar perusahaan yaitu teman pegawai yangbekerja di perusahaan 2) Karyawan yang ditarik didasarkan pada kualitas-kualitas yang dimilikiPenggunaan karyawan secara efektif dan efisien mengakibatkan produktivitas menjadi meningkat.

2. Peluang dan Ancaman

  Sehingga produk bisa seera dipasarkan dan beban biayabisa ditekan.2) Pengoperasian sistem komputerisasi Berkembangnya sistem komputerisasi, kegiatan seperti pengolahan data, pencarian informasi serta penyimpanan datapenting, dapat dilakukan perusahaan untuk mempercepat dalam mengambil kebijakan yang dilakukan oleh manajer, sehinggasasaran yang dituju dapat mudah dan segera tercapai. Peluang sektor ini terdapat pada :1) Pajak tidak menghambat atas usaha yang dijalankan oleh perusahaan Pajak yang disetorkan pada pemerintah merupakan kewajiban bagi perusahaan, apabila perusahaan kurang atau tidakdapat memenuhi kewajiban itu maka perusahaan dapat terancam atas usaha yang dijalankan.

B. PEMBAHASAN

  Kemajuan usaha perusahaan didukung oleh faktor eksternal perusahaan, yang Uraian lengkap mengenai kekuatan dan kelemahan perusahaan serta peluang dan ancaman dari faktor lingkungan yang dimiliki dan dihadapi olehPT. Sumber Daya Manusia dan karyawan, perusahaan selektif dalam menarik karyawan berdasarkan pada kualitas-kualitas yang dimiliki,perusahaan selalu mengadakan test tertulis dan wawancara dalam penarikan karyawan baru, perusahaan memberikan penjelasanmengenai tugas dan tanggungjawab bagi karyawan baru, perusahaan memberikan JAMSOSTEK.

BAB VI KESIMPULAN A. Kesimpulan

  Berdasarkan analisis SWOT, untuk mengetahui kondisi perusahaan yang terlihat dalam nilai SAP dan ETOP maka dapat disimpulkan bahwaperusahaan mempunyai kekuatan dan terdapat peluang. Berdasarkan kondisi yang sekarang untuk mengetahui strategi perusahaan yang akan datang dapat disimpulkan bahwa strategi perusahaan yangsesuai adalah Strategi Ekspansi.

B. Keterbatasan Penelitian

C. Saran-saran

  Penelitian ini memiliki keterbatasan yang disebabkan oleh berbagai hal, antara lain : tahun 2006 diasumsikan sama dengan tahun sebelumnya, rentangwaktu data penelitian adalah 4 tahun, ketidaksempurnaan kuesioner yang dibuat peneliti, ketidaklengkapan data yang diperoleh dari perusahaan,kebenaran data laporan keuangan, hasil penelitian bersifat perkiraan. Kerjasama tersebut dapat berupa mencari pelanggan ataupun pasar yang baru dan penggunaan teknologi yang dapat meningkatkan keefisienan.

DAFTAR PUSTAKA

  Manajemen Strategi dan Kebijakan Perusahaan . Manajemen Strategi dan kebjakan Perusahaan .

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Analisa pengukuran kinerja perusahaan dengan menggunakan balanced scorecard : studi kasus pada perusahaan jasa content provider di jakarta
1
4
134
Korelasi hasil audit internal dengan kemampuan kinerja perusahaan : studi kasus pada pt.bank x persero tbk
1
9
102
Analisis strategi pemasaran susu kambing : studi kasus PT. Caprito Agrindo Prima, Kec. Cariu, Bogor
5
48
102
Rancangan bangun sistem informasi pemesanan online pada perusahaan konveksi CV. Alfisa : studi kasus pakaian seragam
2
12
19
Rancangan grand operning outlet perusahaan waralaba makanan cepat saji : studi kasus Magfood Amazy Jawa Barat
8
66
68
Analisis rasio keuangan dalam memprediksi kondisi finacial distress perusahaan : studi kasus pada perusahaan yang terdaftar pada bursa efek Indonesia Periode 2007-2010
0
4
152
Penerapan stateful firewall pada arsitektur dual-homed host studi kasus : PT PLN (Persero) APL Mampang
2
49
138
Perbandingan model COX proportional hazard dan model parametrik berdasarkan analisis residual : studi kasus pada data kanker paru-paru yang diperoleh dari contoh data pada Sotware S-Plus 2000 dan simulasi untuk distribusi eksponensial dan Weibull
4
26
90
Aplikasi monitoring produktivitas kinerja mitra perusahaan : studi kasus PDAM Provinsi DKI Jakarta
0
4
240
Analisis balance scorecard dalam pengukuran kinerja perusahaan : studi kasus pada pt ba bangunan
3
13
187
Keberagamaan pekerja perusahaan Bumn : studi kasus bni syariah cabang rs fatmawati jakarta selatan
0
5
117
analisis strategi pemasaran dalam meningkatkan volume pembiayaan pada PT federal international finance (FIF) Syariah
0
14
105
Implementasi scada pada android dengan simulator modbuspal studi kasus perusahaan x
1
8
184
Usulan peta strategi teknologi informasi menggunakan pendekatan analisis critical success factor (CSF) dan IT balanced scorecard : (studi kasus pada PT.Sola Gratia Bandung)
0
20
47
Pengaruh teknologi informasi dan strategi resource based terhadap daya saing perusahaan : (survey pada Sentra UKM kasus di kawasan Suci Bandung)
0
8
57
Show more