Pengembangan media pembelajaran konvensional timeline timbul pada materi pokok teknologi komunikasi untuk siswa kelas III Sekolah Dasar

Gratis

0
5
246
2 years ago
Preview
Full text

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KONVENSIONAL TIMELINE TIMBUL PADA MATERI POKOK TEKNOLOGI KOMUNIKASI UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR SKRIPSI

  Batu Tau, kakak Renaldo Desantos Watu, dan kakak Modesta Buru yang selalu memberikan motivasi,dukungan, memberikan bantuan, dan keceriaan selama ini Teman-teman PPGT Angkatan 2013 Yang selalu memberikan motivasi, semangaat, dukungan dan kebersamaan PPGT Angkatan 2011 dan 2012 Yang selalu memberikan contoh, semangat, dan dukunganTeman-teman tercinta Hilda Maria Lena, Lusiana F. S.

HALAMAN PERSEMBAHAN

  Batu Tau, kakak Renaldo Desantos Watu, dan kakak Modesta Buru yang selalu memberikan motivasi,dukungan, memberikan bantuan, dan keceriaan selama ini Teman-teman PPGT Angkatan 2013 Yang selalu memberikan motivasi, semangaat, dukungan dan kebersamaan PPGT Angkatan 2011 dan 2012 Yang selalu memberikan contoh, semangat, dan dukunganTeman-teman tercinta Hilda Maria Lena, Lusiana F. S.

PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

  Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lima langkah yaitu; (1) analisis masalah, (2) pengumpulan data, (3) pengembanganproduk, (4) validasi produk, dan (5) revisi produk hasil validasi, hingga menghasilkan desain produk final berupa media pembelajaran konvensionaltimeline timbul pada materi pokok teknologi komunikasi untuk siswa kelas IIISekolah Dasar. Wawancara digunakanuntuk analisis kebutuhan kepada guru kelas III SD Negeri Kalasan 1, Sleman, sedangkan kuesioner digunakan untuk validasi kualitas media pembelajarankonvensional timeline timbul oleh dua orang pakar media pembelajaran konvensional timeline timbul, dan dua orang guru kelas II sekolah dasar.

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur peneliti panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas segala berkat, rahmat, serta bimbingan-Nya, peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Pengembangan Media Pembelajaran Konvensional Timeline Timbul pada Materi Pokok Teknologi Komunikasi untuk Siswa Kelas III Sekolah Dasar” dengan baik dan tepat waktu. Ayah dan Ibunda tersayang, Bapak Pius Rasi Dule dan Mama YulianaWunu, yang yang setia memberikan doa, bantuan material, serta dukungan dalam menyelesaikan skripsi ini.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJIDAFTAR LAMPIRAN

  Data Mentah Skor Validasi Pakar Media Pembelajaran Konvensional Timeline Timbul…………………………….. Silabus, Jaring Pemetaan, dan RPPTH……………………….

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pada hakikatnya manusia adalah makhluk yang memiliki rohani dan

  Sanaky (2013:65) mengatakan bahwa, “Media pembelajaran yang dirancang oleh pendidik harus benar-benar terkait dengan materi pokok pembelajaran yang hendak diajarkan kepada siswa, agar siswa dapat mengertiarti dan maksud yang disampaikan pendidik melalui media pembelajaran yang telah disediakan”. Peneliti memilih untuk mengembangkan media pembelajaran konvensional pada materi pokok teknologi komunikasi, karena didasarkanpada hasil wawancara dengan narasumber, dimana dalam paparannya narasumber mengatakan masih mengalami kesulitan untuk mengembangkanmedia konvensional sesuai dengan materi sebab jika menggunakan media konvensional akan memakan waktu pekerjaan yang lebih banyak sertatentunya akan mengeluarkan biaya yang lebih besar.

D. Manfaat Penelitian

  Bagi mahasiswa Penelitian pengembangan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan bagi peneliti sehingga semakin terampildalam merancang media pembelajaran konvensional Timeline Timbul pada materi pokok teknologi komunikasi untuk siswa kelas III SekolahDasar. Bagi guruPenelitian pengembangan ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dan referensi untuk mengembangkan media pembelajarankonvensional Timeline Timbul pada materi pokok teknologi komunikasi untuk siswa kelas III Sekolah Dasar.

5. Bagi siswa

Media pembelajaran konvensional Timeline Timbul ini dapat membantu siswa kelas III Sekolah Dasar dalam melaksanakan kegiatanbelajar-mengajar di kelas pada materi pokok teknologi komunikasi untuk siswa kelas III Sekolah Dasar.

E. Batasan Istilah

  Media Pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat dijadikan alat untuk membantu kegiatan pembelajaran, agar materi pembelajaran yangdisampaikan menjadi lebih jelas dan mudah dipahami oleh siswa sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal. Media Pembelajaran Timeline Timbul adalah media pembelajaran konvensional yang dibuat dengan cara membuat urutan waktuperkembangan dari teknologi komunikasi yang digunakan oleh manusia melalui gambar-gambar yang dimodifikasi dengan bentuk timbul agarsemakin hidup dan menarik perhatian siswa dalam belajar demi tercapai tujuan pembelajaran dan tujuan pendidikan.

F. Spesifikasi Produk yang Dikembangkan

  Media pembelajaran konvensional Timeline Timbul dialasi dengan papan/tripleks berbentuk segi empat dengan ukuran 70x70 cm, yang dilengkapi dengan kaki yang berfungsi sebagai penyangga agarpapan persegi mudah diletakkan dimana saja dan dapat diangkat dengan mudah. Gambar pola dekoratif tidak hanya dijadikan sebagai hiasan untuk memperindah kotak alat komunikasi, tetapi juga dapat menunjang kebutuhan belaajr siswa, dimana siswa dapat mengenal danmengetahui berbagai pola hias dekoratif dari beberapa daerah diIndonesia, yang kemudian dapat dijadikan contoh untuk membuat pola dekoratif berdasarkan pemaparan materi demi memenuhi tujuanbelajar siswa itu sendiri.

BAB II LANDASAN TEORI A. Kajian Pustaka 1. Media Pembelajaran a. Pengertian Secara harafiah, media dapat diartikan sebagai suatu pengantar

  Berdasarkan uraian dari para ahli di atas, maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapatdijadikan alat untuk membantu kegiatan pembelajaran, agar materi pembelajaran yang disampaikan menjadi lebih jelas dan mudahdipahami oleh siswa sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal. Media yang dapat diklasifikasikan ke dalam jenis media pameran yaitu poster, grafis( graphic materials ), realia, dan model.3) Media yang diproyeksikan Media yang diproyeksikan juga memiliki bentuk fisik yang overhead bervariasi, yaitu transparansi, slide suara, dan film strip.

2) Fungsi afektif dapat terlihat dari kenikmatan siswa ketika belajar

  Selain itu juga, memiliki fungsi atensi yaitu dapatmenarik dan mengarahkan perhatian siswa agar konsentrasi pada isi pelajaran, fungsi afektif yang dapat memberikan kenikmatan padasiswa untuk belajar, dan fungsi kognitif yang dapat membantu siswa untuk memahami materi pelajaran dan mencapai tujuan pembelajaranitu sendiri. Berdasarkan paparan di atas, maka dapat diketahui bahwa media pembelajaran konvensional Timeline Timbul yang dikembangkan olehpeneliti berkaitan dengan materi pokok teknologi komunikasi memiliki ciri manipulatif, di mana media ini dikembangkan denganmembuat urutan perkembangan alat-alat teknologi komunikasi dari masa-ke masa yang dapat disajikan dalam waktu yang lebih singkatdengan menggunakan gambar yang berbentuk tiga dimensi.

2. Media Timeline Timbul a

  Pengertian media timeline timbul Media timeline timbul adalah media pembelajaran konvensional yang dibuat dengan cara membuat urutan waktu perkembangan dariteknologi komunikasi yang digunakan oleh manusia melalui gambar- gambar yang dimodifikasi dengan bentuk timbul agar semakin hidupdan menarik perhatian siswa dalam belajar demi tercapai tujuan pembelajaran dan tujuan pendidikan. Media ini tidak hanya mencakup materi pokok terkait sajatetapi juga dikombinasikan dengan beberapa muatan pelajaran lain dalam satu subtema, sehingga diharapkan bagi para siswa yang inginbelajar dengan mudah, dapat menggunakan media timeline timbul ini untuk memudahkan proses belajar dalam rangka mencapai tujuanpembelajaran.

3. Sub tema

  4) Peran teknologi komunikasi dalam bidang bisnis dan perbankan Peranan teknologi komunikasi dalam bidang bisnis dan perbankan sangat besar karena tujuan dari bisnis dan perbankanadalah untuk mencari keuntungan yang diperoleh dari hasil transaksi, baik barang maupun jasa. 5) Peran teknologi komunikasi dalam bidang kedokteran Pada bidang kedokteran, komputer banyak digunakan untuk membantu para dokter dalam berbagai hal, misalnya memeriksa,mendiagnosa, dan menentukan penyakit pasien dengan memasukkan data-data keluhan pasien ke dalam sistem komputer,menentukan jenis terapi dan pengobatan berdasarkan informasi dari sistem komputer, mempercepat proses uji laboratorium pasien,memantau kondisi pasien, dan lain sebagainya.

6. Penggunaan Media Pembelajaran pada Materi Pokok Teknologi

  Materi pokok teknologi komunikasi dalam subtema perkembangan teknologi komunikasi yang termuat dalam buku guru dan buku siswakurikulum 2013 menjadi salah satu materi pokok yang rumit untuk diterapkan pada siswa, karena kurangnya kreativitas guru dalammerancang media pembelajaran konvensional yang dapat memudahkan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran khususnya pada materipokok teknologi komunikasi ialah media pembelajaran Timeline Timbul yang dikembangkan oleh peneliti.

B. Penelitian yang Relevan

  Penelitian pengembangan media pembelajaran Konvensional TimelineTimbul pada materi pokok teknologi komunikasi dalam sub tema perkembangan teknologi komunikasi untuk siswa kelas III SD merupakan halyang baru, sehingga hanya sedikit yang dapat digunakan sebagai penelitian yang relevan. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa penelitian ini akan memberikan sumbangan dan inspirasi bagi duniapendidikan khususnya bagi guru dalam melaksanakan kegiatan pendidikan, karena media timeline timbul ini dibuat untuk menunjang keberlangsunganbelajar siswa dalam memahami materi pokok terkait dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran dan tujuan pendidikan itu sendiri.

C. Kerangka Berpikir

  Mulai dari silabus, Rencana PelaksanaanPembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS), dan yang terpenting adalah media yang digunakan dalam pembelajaran. Media pembelajaran yang hendak dikembangkan oleh peneliti berupa media konvensional timeline timbul yang mencakup materi pokok teknologikomunikasi dalam subtema perkembangan teknologi komunikasi.

D. Daftar Pertanyaan

Berdasarkan uraian teori di atas maka dapat dirumuskan beberapa pertanyaan penelitian sebagai berikut:

1. Bagaimana proses pengembangan produk berupa media pembelajaran

  Konvensional Timline Timbul pada materi pokok teknologi komunikasi dalam sub tema perkembangan teknologi komunikasi untuk siswa kelas IIISekolah Dasar? 2.

a. Bagaimana kualitas produk pengembangan media pembelajaran

  Konvensional Timline Timbul pada materi pokok teknologi komunikasi dalam sub tema perkembangan teknologi komunikasiuntuk siswa kelas III Sekolah Dasar menurut pakar media pembelajaran konvensional?b. Bagaimana kualitas produk pengembangan media pembelajaran Konvensional Timline Timbul pada materi pokok teknologi komunikasi dalam sub tema perkembangan teknologi komunikasiuntuk siswa kelas III Sekolah Dasar menurut guru kelas III yang sudah melaksanakan kurikulum 2013?

BAB II I METODE PENELITIAN Bab III membahas metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian

A. Jenis Penelitian

  Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini berupa media pembelajaran konvensional timeline timbul pada materi pokok teknologikomunikasi dalam sub tema perkembangan teknologi komunikasi untuk siswa kelas III SD. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan terdiri dari 10 langkah yaitu (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desainproduk, (4) validasi ahli, (5) revisi desain, (6) uji coba desain, (7) validasi Massal sampai menghasilkan desain produk final media pembelajaran konvensional timeline timbul pada materi pokok teknologi komunikasidalam sub tema perkembangan teknologi komunikasi untuk siswa kelas III SD.

B. Setting Penelitian 1

  Lokasi Penelitian Peneliti melaksanakan penelitian pada salah satu Sekolah Dasar yakni SD Negeri Kalasan 1. Alasan pemilihan SD tersebut sebagaitempat penelitian yakni karena sekolah tersebut sudah melaksanakan Kurikulum 2013.

2. Waktu Penelitian

  Tabel 3.1 Jadwal Kegiatan Penelitian No Kegiatan Bulan Ju l A gs S ep t O k t N ov D es Jan Feb 1 Analisis kebutuhan 2 Pengumpulan Data 3 Desain produk 4 Validasi produk 5 Revisi produk 6 Produksi produk akhir 7 Sidang skripsi 8 Pembuatan artikelBerdasarkan tabel tersebut, diketahui bahwa peneliti memulai penelitian pada bulan Juli. Setelah memperoleh hasil dilanjutkan dengan produksi produk akhir yang dilakukan pada awal bulan Februari.

C. Prosedur Pengembangan

  Prosedur pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini Research menggunakan pengembangan oleh Borg and Gall yakni metode and Development (R&D) yang merupakan penelitian yang menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono,2014:407-408). Data mengenai potensi dan masalah yang diangkat dapat dikumpulkan secaramandiri oleh peneliti dan dapat pula berdasarkan laporan penelitian lain up to date yang masih .

D. Teknik Pengumpulan Data

E. Instrumen Penelitian 1

  Wawancara digunakan untuk analisis kebutuhanterhadap media pembelajaran konvensional Timeline Timbul pada materi pokok Teknologi Komunikasi yang diisi oleh guru kelas III Sekolah Dasardengan menghasilkan data kualitatif. Data kualitatif merupakan data dalam bentukuraian kalimat berupa tanggapan, komentar, dan saran yang diberikan oleh guru berkenaan dengan kebutuhan untuk perbaikan produk,sedangkan data kuantitatif merupakan data yang diperoleh dari guru dan pakar dalam bentuk angka yang digunakan untuk mengetahui kelayakanproduk yang dikembangkan.

2. Instrumen Pengumpulan Data

  Wawancara dilakukan oleh peneliti untuk mencari tahu ketersediaan dan penggunaan media pembelajaran di SD yang bersangkutan. Ada tiga tahap dalam analisis deskripsi, yaitu pengumpulan data kasar, pemberian skor untuk data kuantitatif, dan selanjutnya skor yang diperolehmelalui uji validasi dikonversikan menjadi data kualitatif skala lima.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Kebutuhan Analisis kebutuhan adalah salah satu hal penting dan sangat diperlukan

  Tujuan dilakukannya wawancara yaitu untuk mengidentifikasi potensi atau masalah yang ada di lapangan, terkaitpemahaman guru terhadap penggunaan atau penerapan media pembelajaran konvensional timeline timbul khususnya yang berkaitan dengan materi pokokyang sulit dipahami oleh siswa karena kurangnya penggunaan media untuk membantu pemahaman siswa. Peneliti menjadikan hasil wawancara tersebutsebagai pedoman dalam mengembangkan produk media pembelajaran timeline timbul pada materi pokok teknologi komunikasi yang terdapat padasub tema 2 perkembangan teknologi komunikasi dalam tema 2 tentang perkembangan teknologi.

1. Hasil wawancara analisis kebutuhan

  Sebab untuk menggunakan media konvensional diperlukan waktu dan biaya yang banyak, sehingga beliau lebih memilih untukmenggunakan media ICT, tetapi pada kenyatannya tidak banyak media ICT yang dipahami sehingga beliau lebih banyak menggunakan mediaPowerPoint dalam pembelajaran, akibatnya siswa hanya membaca sambil mendengarkan penjelasan guru yang dapat menimbulkan kejenuhan padadiri siswa. Guru mengatakan bahwamedia yang pernah digunakan beliau dalam pembelajaran terkait materi yang diajarkan dan mampu membantu siswa untuk mencapai indikatoryaitu observasi atau pengamatan langsung di lingkungan sekitar, karena dengan mengamati secara langsung siswa dapat mengetahui berbagai hal.

2. Pembahasan hasil wawancara analisis kebutuhan

  Guru sudah cukup memahami kriteria media pembelajaran yang baik, sehingga memungkinkan guru untuk membuat sendiri media pembelajaranberdasarkan materi pokok yang hendak dibahas, namun guru masih memiliki keterbatasan dalam hal kemampuan dan kreativitas untukmengembangkan media yang menarik, dan mampu memotivasi siswa untuk belajar. Hal inilah yang membuat guru belum mampu merancang,membuat, dan menerapkan media pembelajaran konvensional pada materi pokok teknologi komunikasi yang merupakan salah satu materi pokokyang dianggap sulit untuk diterapkan bersamaan dengan media pembelajaran.

B. Deskripsi Produk Awal

  Langkah pertama yang dilakukan peneliti dalam membuat produk ini adalah dengan menentukan tema dan sub tema yang berkaitandengan materi pokok bersangkutan yakni teknologi komunikasi, serta kompetensi inti dan kompetensi dasar dari sub tema yang telah ditentukan tersebut. Langkah selanjutnya yang dilakukan peneliti yaitu merancang media pembelajaran timeline timbul dengan berpatokan pada RPPTH yang telahdibuat.

1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Harian (RPPTH)

  Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Harian (RPPTH) merupakan sebuah rancangan kegiatan pembelajaran yang berisi tahap-tahap atau langkah-langkah dalam pembelajaran secara lebih terperinci guna mencapai indikator dan tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Dalam penelitian ini, RPPTH dirancang untuk tiga pembelajaran yang terdapat dalam satu sub tema, dimana setiap pembelajaran tersebutmemuat muatan pembelajaran bahasa Indonesia yang terdapat integrasi dari mata pelajaran IPS tentang teknologi komunikasi.

2. Media pembelajaran konvensional timeline timbul

  Media pembelajaran timeline timbul yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah media pembelajaran konvensional pada materi pokokteknologi komunikasi dalam sub tema 2 tentang perkembangan teknologi komunikasi untuk siswa kelas III Sekolah Dasar. Kotak bergambar alat komunikasi juga dirancang dalam bentuk yang praktis agar siswa dapat dengan mudahmembongkar pasang, dan juga didesain dalam bentuk permainan, sehingga akan menarik perhatian siswa dan mengaktifkan siswa dalam mengikutikegiatan pembelajaran.

C. Data hasil validasi guru SD kelas III dan revisi produk

  Instrumenvalidasi yang digunakan sama dengan instrumen yang digunakan oleh validator pakar media pembelajaran konvensional timeline timbul pada materipokok teknologi komunikasi, sehingga aspek-aspek yang dinilai pun sama. R., selaku guru A kelas III SDKE Mangunan, media pembelajaran konvensional timeline timbul pada materi pokok teknologi komunikasi memperoleh skor rata-rata 3,17 dengan kategori “Cukup baik” dan dengan kesimpulan bahwa media pembelajaran konvensional timeline timbul pada materi pokok teknologi komunikasi layak digunakan/ uji coba dengan revisi sesuai saran.

D. Data hasil validasi pakar media pembelajaran konvensional timeline timbul dan revisi produk

  sebagai pakar media pembelajaran konvensional timeline timbul pada materi pokokteknologi komunikasi, skor rata-rata yang diperoleh ialah 4,67 dengan kategori “Sangat baik” dan dengan kesimpulan bahwa media pembelajaran konvensional timeline timbul pada materi pokok teknologi komunikasi layak digunakan/ uji coba tanpa revisi. Berdasarkan penilaian dan kesimpulan yang diberikan oleh kedua pakar media pembelajaran konvensional timeline timbul pada materi pokokteknologi komunikasi, peneliti mengambil kesimpulan bahwa media ini sudah layak untuk digunakan tanpa adanya revisi.

E. Kajian produk akhir dan pembahasan

  Produk yang dihasilkan dibuat berdasarkan hasil validasi, serta komentar, dan saran perbaikan dari dua pakar mediapembelajaran konvensional timeline timbul, dan dua orang guru sekolah dasar. Di dalammedia tersebut mencakup lima aspek atau muatan pembelajaran diantaranya, IPS yang diintegrasikan ke dalam muatan bahasa Indonesia tentang teknologi komunikasi, matematika tentang mengubah pecahan biasa ke bilangandesimal, SBdP tentang pola dekoratif, PJOK tentang pola gerak kombinasi gerak dasar lokomotor, dan PPKn tentang hak dan kewajiban siswa dalam menggunakan teknologi komunikasi.

1. Kajian produk akhir

  Media pembelajaran konvensional timeline timbul Produk akhir media pembelajaran konvensional timeline timbul pada materi pokok teknologi komunikasi setelah direvisi sesuai dengankomentar dan saran perbaikan dari pakar media pembelajaran konvensional timeline timbul dan guru kelas III Sekolah Dasar terdapatbeberapa perubahan pada media tersebut. Perubahan-perubahan dengan sengaja dilakukan oleh peneliti berdasarkan komentar dan saranperbaikan yang diberikan oleh pakar media pembelajaran konvensional timeline timbul dan juga guru kelas III Sekolah Dasar dengan maksudagar media tersebut semakin baik, berkualitas tinggi, dan layak digunakan dalam proses belajar mengajar.

2. Pembahasan

  Berdasarkan hasil validasi dari pakar media pembelajaran konvensional timeline timbul dan guru kelas III Sekolah Dasar, dapatdiketahui bahwa media pembelajaran konvensional timeline timbul pada materi pokok teknologi komunikasi untuk siswa kelas III Sekolah Dasar yang dikembangkan termasuk dalam kategori “Baik” dengan rata-rata 4,11 dan layak digunakan sesuai sesuai dengan revisi. Papan ini didesain dalam bentuk segi empat dan dibuat datar atau horizontal dengan ukuran 70x70 cm agar dapat memuat semua alatkomunikasi, dan juga dapat diamati dengan mudah oleh siswa dan guru.pada bagian atas papan yang datar, dapat dihiasi dengan berbagai hal yang berkaiatan dengan materi.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai pengembangan

  Media pembelajaran konvensional timeline timbul pada materi pokok teknologi komunikasi untuk siswa kelas III Sekolah Dasar memilikikualitas yang baik dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Pernyataan tersebut didasarkan pada hasil validasi yang diperoleh dari keempat validator yaitu dua pakar media pembelajaran konvensionaltimeline timbul dan dua orang guru kelas III Sekolah Dasar yang kemudian dibagi dengan jumlah validator sehingga diperoleh hasil 4,11 dan masuk dalam kategori “Baik”.

B. Keterbatasan Pengembangan

  Wawancara dalam analisis kebutuhan hanya dilakukan pada satu orang guru dengan jumlah pewawancara 7 orang sehingga permasalahan yang diperoleh kurang sesuai dengan kesulitan yang dialami oleh guru maupunsiswa sesungguhnya, sebab untuk memenuhi kebutuhan guru akhirnya memberikan materi yang dianggap sulit dengan memilah-milah melaluibuku guru dan buku siswa yang tersedia tanpa berpikir tentang kejadian yang sebenarnya yang dialami oleh siswa dan guru. Kriteria pemilihan produk media pembelajaran konvensional timeline timbul masih belum mengandung aspek praktis, luwes, dan bertahanseperti yang diharapkan oleh peneliti karena cukup sulit di bawah sebab ukurannya yang besar, dan juga mudah terlepas sebab menggunakanperekat yang tidak tahan lama.

C. Saran

  Jika hendak melakukan wawancara untuk analisis kebutuhan pada satu orang guru saja hendaknya pewawancara tidak boleh lebih dari 2 atau 3orang sehingga data/ permasalahan yang diperoleh dapat lebih akurat dan sesuai dengan permasalahan atau kesulitan yang dialami oleh siswa danataupun guru itu sendiri. Untuk memperoleh hasil yang praktis, luwes, dan bertahan, sebaiknya dibuat ukuran yang lebih kecil agar mudah dibawa atau memvariasi bentuklipat, sehingga ketika hendak digunakan dapat dibuka, dan jika tidak digunakan dapat dilipat menjadi dua bagian sehingga mudah dibawa kemanapun tanpa merasa terbebani.

ALOKASI WAKTU DASAR

  Siswa mengamati gambar perbedaan belajar.sebagai bahasa  Gambar alatsurat zaman dulu dengan surat pada persatuan dan saranakomunikasi masa kini.belajar di tengah  Media timeline 2.  Gambar Siswa mengelompokkan jenis alatmakhluk hidup, benda 6 x 35 menit setiap permainan komunikasi tradisional dan masa kinidan sifatnya, energitelegram-telegraf dengan memperhatikan setiap gambarpembelajaran dan perubahan, sertapada papan timeline timbul.

6. Siswa diberi kesempatan maju ke depan komunikasi, dan bahasa Indonesia

  3.3 Mengemukakan isi teks surat tanggapanpribadi tentang perkembanganteknologi produksi, komunikasi, dantransportasi, serta permasalahan danlingkungan sosial di daerah dengan bantuanguru dan teman dalam bahasa Indonesia lisandan tulis yang dapat diisi dengan kosakatabahasa daerah untuk membantupemahaman. Siswa mengerjakan tugas tentang mencocokkan pernyataan yang ada padasurat dengan yang ada di soal, apakah pernyataan benar atau salah dengan caramencentang jika pernyataan benar dan memberi tanda silang jika pernyataansalah.

1. Tes tertulis (tes)

  Unjuk rasa dan produk (non tes)penjumlahan pecahan 3. Observasi (non tes)biasa yang berpenyebut sama.

4.2 Merumuskan dengan

  Siswa menuliskan 4 kata yang ada pada matematika, danteks yang berhubungan dengan  Menyajikan nilaimemilih strategi yang pecahan dengan teknologi komunikasi.efektif dalam menggunakan berbagai 3. Beberapa siswa maju ke depan kelas memecahkan masalahuntuk memasang alat komunikasi bentuk gambar.nyata sehari-hari yang berdasarkan tahunnya yang terdapat  Menyajikan nilai pada papan timeline timbul.berkaitan dengan pecahan dengan 4.menggunakan berbagai Siswa menuliskan gagasan pokok yang penjumlahan,ada pada teks paragraf 1 dan 2.bentuk gambar.pengurangan, 5.

1. Tes tertulis (tes) 2

  Observasi (non tes)berinteraksi dengan keluarga, teman, dan Pembelajaran 5guru sebagai 1. Siswa dibagi ke dalam kelompok untukperwujudan moral mendiskusikan kegiatan di kantor pos.pancasila.

2.3 Menunjukkan perilaku 4

  Siswa mengamati bagian-bagian tekssekolah, dan masya- 3.2 Mengetahui hak dan kewajiban sebagaiwarga dalam kehidu- pan sehari-hari dirumah dan sekolah. Bertanggung jawab Siswa mendiskusikan kewajiban yang harus dilakukan di sekolah.terhadap keselamatan 6.diri sendiri, orang lain, Siswa dan guru mendiskusikan jawaban dan lingkungan benar berdasarkan diskusi.

3.1 Guru dan siswa mendiskusikan jawaban

  Unjuk rasa dan produk (non tes) sederhana dan/ 3.  Mempraktikkankombinasi pola gerak kombinasi pola gerakdasar lokomotor yang dasar lokomotor yangdilandasi konsep gerak dilandasi konsep gerakdalam berbagai bentuk dalam berbagai bentukpermainan sederhana permainan sederhana.dan/ tradisional.

4.1 Mempraktikkan

  1.3 Meresapi keagungan Tuhan atas penciptaan makhluk hidup, benda dan sifatnya, energi dan perubahan, serta bumi dan alamsemesta. 2.1 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, kasih sayang, percaya diri, berani mengakui kesalahan,meminta maaf, dan memberi maaf di rumah dan sekolah dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru sebagai perwujudanmoral pancasila.

1.2 Menghargai dengan selutuh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai anugerah Tuhan

  PPKn 4.3 Mengolah dan menyajikan teks surat tanggapan pribadi tentang perkembangan teknologi produksi,komunikasi, dan transportasi, serta permasalahan dan lingkungan sosial di daerah secara mandiridalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untukmembantu penyajian. SBdP 4.2 Merumuskan dengan kalimat sendiri, membuat model matematika, danmemilih strategi yang efektif dalam memecahkan masalah nyata sehari-hariyang berkaitan dengan penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagianbilangan bulat, waktu, panjang, berat benda, dan uang, serta memeriksakebenaran jawabannya.

2 Matematika PJOK

  4.1 Mempraktikkan kombinasi pola gerak dasar lokomotor yang dilandasi konsepgerak dalam berbagai bentuk permainan sederhana dan/ tradisional. 3.3 Mengemukakan isi teks surat tanggapan pribadi tentang perkembangan teknologi produksi,komunikasi, dan transportasi, serta permasalahan dan lingkungan sosial di daerah dengan bantuanguru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerahuntuk membantu pemahaman.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJIPEMETAAN KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR PEMBELAJARAN

  3.4 Mengenal pecahan dan bilangan desimal, serta Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi Indikator:dapat melakukan penambahan dan pengurangan dengan kosakata bahasa daerah untukpecahan berpenyebut sama.  Membuat kalimat dengan menggunakan kata- Menyelesaikansoal pecahan biasa yang diubah kekata yang ada pada teks surat tanggapan pribadi dalam desimal.tentang perkembangan teknologi komunikasi secara tertulis.

3.3 Mengemukakan isi teks surat tanggapan

  Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalamtindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. 3.3 Mengemukakan isi teks surat tanggapan 3.3.1 Mengidentifikasi teks surat tanggapan pribadi tentang perkembangan teknologi pribadi tentang perkembanganproduksi, komunikasi, dan transportasi, teknologi komunikasi secara lisan serta permasalahan dan lingkungan atau tulis.sosial di daerah dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan Bahasa dan tulis yang dapat diisi dengan Indonesia kosakata bahasa daerah untukmembantu pemahaman.

III. Tujuan Pembelajaran Muatan Pelajaran Tujuan Pembelajaran Kognitif

  3.3.1.1 Setelah membaca, siswa mampu mengidentifikasi minimal 3 alat komunikasi yang terdapat pada teks surat tanggapan pribaditentang perkembangan teknologi komunikasi secara tertulis.. Keterampilan 4.3.1.1 Siswa mampu Membuat kalimat dengan meng-gunakan kata-kata yang ada pada teks surat tanggapan pribadi tentangBahasa Indonesia perkembangan teknologi komunikasi secara berkelompok.

VI. Media, Alat/Bahan, dan Sumber Pembelajaran A

  Media : Teks lagu “Tukang Pos” Teks Lagu “Nusantara Indah” Gambar surat zaman dulu dan masa kiniGambar telepon genggam berisi soal pecahan desimalGambar beberapa jenis pola dekoratifMedia timeline timbul tentang perkembangan teknologi komunikasi board marker B. Siswa diberi kesempatan maju ke depan kelas untuk menceritakan pengalaman tentang kegiatan Demonstrasikanmengirim atau menerima surat maupun kegiatan lainnya yang berkaitan dengan alat komunikasi.

1. Guru mengumpulkan hasil kerja siswa

  Sedangkan, yang digunakan oleh nenek moyangIndonesia ialah kentongan atau bedug yang biasa digunakan untuk menyampaikan tanda adanya bahaya. Dari cerita ayah Beni, apa yang digunakan oleh suku Indian dan Indonesia pada Soal: 1.

3.3.1 Mengidentifikasi teks surat tanggapan pribadi tentang perkembangan teknologi komunikasi secara lisan atau tulis

  4.3.1 Membuat kalimat dengan menggunakan kata-kata yang ada pada teks surat tanggapan pribadi tentang perkembangan teknologikomunikasi secara tertulis. Skor perolehan didapat dari skor yang diperoleh peserta didik berdasarkan kriteria yang ada.

4.3.2 Menceritakan kembali isi teks surat tanggapan pribadi tentang perkembangan teknologi komunikasi secara lisan

  Teknik Observasi Instrumen Tugas dan rubrik penilaian Indikator Skor maksimal diperoleh dari banyaknya kriteria yang dikalikan dengan skor tertinggi. Volume suara Terdengar sampai seluruhruang kelas Terdengarsampai setengah ruangkelas Terdengar hanyabagian depan ruang kelas Belum mampu bercerita Kurang dari setengah bagiancerita disampaikan dengan lancar Setengah bagian ceritadisampaikan dengan lancar Kelancaran dalam berceritaSiswa bercerita dengan lancar 1 Perlu bimbingan 1.

3. Sikap Spiritual

1.1.1 Berdoa mengucap syukur atas anugerah bahasa Indonesia sebagai sarana belajar

  Skor perolehan didapat dari skor yang diperoleh peserta didik berdasarkan kriteria yang ada. Skor maksimal diperoleh dari banyaknya kriteria yang dikalikan dengan skor tertinggi.

2. Muatan Pelajaran Matematika 1

  Teknik Tes tertulis Instrumen Soal tes tertulis dan kunci jawaban Soal: 1. Bagaimana cara membaca bilangan desimal berikut, dan tuliskan lambang bilangannya: a.

2. Ubahlah pecahan biasa di bawah ini menjadi bilangan desimal: a

  Kriteria Penilaian Skor Siswa menjawab 5 soal dengan benar 5 Siswa menjawab 4 soal dengan benar 4 Siswa menjawab 3 soal dengan benar 3 1. Siswa menjawab 2 soal dengan benar 2 Siswa menjawab 1 soal dengan benar 1 Tidak satupun soal yang dijawab dengan benarSiswa menjawab 3 soal dengan benar 3 Siswa menjawab 2 soal dengan benar 2 2.

4.2.1 Menyelesaikan soal pecahan biasa yang diubah ke dalam desimal

  Teknik Unjuk kerja Instrumen Tugas dan rubrik penilaian Tugas:Lengkapilah titik-titik berikut dan tariklah garis pada jawaban yang sesuai! Kriteria Skor perolehan didapat dari skor yang diperoleh peserta didik berdasarkan kriteria yang ada.

3. Sikap Sosial

  Rubrik penilaian sikap teliti dan tidak mudah menyerahPetunjuk : Isilah angka sesuai dengan kenyataan yang ada pada siswa! Teknik Tes tertulis Instrumen Soal dan kunci jawaban Skor maksimal diperoleh dari banyaknya kriteria yang dikalikan dengan skor tertinggi.

3. Muatan Pelajaran SBdP 1

  Kelompokkanlah gambar pola dekoratif berdasarkan asal daerahnya! Pola Dekoratif Asal Daerah Motif ayam berlagaSumatera Barat Motif bunga dan burungDI Yogyakarta Motif gununganRiau Motif pohon hayatSulawesi Tenggara Motif ular naga lautSumatera Selatan Motif bunga terataiKalimantan Tengah Motif limpapehJawa Timur Pola dekoratif ialah pola gambar hiasan yang dalam perwujudannya tampak rata, tidak ada kesan ruang, jarak jauh dekat atau gelap terang tidak terlalu ditonjolkan.

2. Berikut klasifikasi pola dekoratif menurut asal daerah: a

  Siswa menjawab soal nomor satu dengan kalimat yang lengkap 3 Siswa menjawab soal nomor satu hanya secara singkat 2 Siswa hanya menjawab dalam satu kalimat pendek dan kurang jelas1 2. Siswa mampu mengelompokkan ke-6 motif 6 dengan benarSiswa mampu mengelompokkan ke-5 motif 5 dengan benarSiswa hanya mampu mengelompokkan ke-4 motif 4 dengan benarSiswa hanya mampu mengelompokkan 3 motif 3 dengan benarSiswa hanya mampu mengelompokkan 2 motif 2 dengan benarSiswa hanya mampu mengelompokkan 1 motif 1 dengan benarSiswa belum mampu mengelompokkan semua motif Skor maksimal: 10Skor perolehan Nilai akhir = × 100Skor maksimal Keterangan: a.

2. Bilangan desimal

  Mengubah pecahan biasa menjadi bilangan desimal Mengubah pecahan biasa menjadi desimal dapat dilakukan dengan menggunakan proses pembagian bersusun panjang, ataupun dengan perkaliandan dapat juga dihitung secara langsung. Pola dekoratif Pola dekoratif adalah berupa gambar hiasan yang dalam perwujudannya tampak rata, tidak ada kesan ruang jarak jauh dekat atau gelap terang tidak terlaluditonjolkan.

2. Contoh pola dekoratif Toraja a

  Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan mencoba (mendengar, melihat, membaca) serta menanya berdasarkan rasa ingin tahu secara kritis tentangdirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalamtindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

3.3 Mengemukakan isi teks surat tanggapan

  3.3.2 Mengidentifikasi teks surat pribadi tentang perkembangan teknologi tanggapan pribadi tentang perkembanganproduksi, komunikasi, dan transportasi, teknologi komunikasi secara tertulis.serta permasalahan dan lingkungan sosial di daerah dengan bantuan guru dan temandalam bahasa Indonesia lisan dan tulis yang Bahasa dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah Indonesia untuk membantu pemahaman. Indonesia lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untukmembantu penyajian.secara mandiri dalam bahasa Indonesia dan dalam tindakan yangmencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia lisan dan tulis yang dapatdiisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian.

4.2 Melaksanakan kewajiban sebagai

Keterampilan 2.1.1 Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan tugas berkaitan dengankegiatan menulis.

III. Tujuan Pembelajaran Muatan Pelajaran Tujuan Pembelajaran

4.3.3.1 Melalui kegiatan membaca, siswa dapat membuat teks surat

  Kognitif 3.2.1.1 Dengan mengidentifikasi teks surat, siswa dapat menyebutkan haknya dalam kehidupan sehari-hari di rumah secara tertulis dengan tepat. PJOK Keterampilan 4.1.1.1 Dengan memperhatikan penjelasan guru, siswa dapat mempraktikkan kombinasi pola gerak dasar lokomotor yang dilandasikonsep gerak dalam berbagai bentuk permainan sederhana (telegram- telegraf).

PJOK V

  Siswa mengerjakan tugas tentang mencocokkanpernyataan yang ada pada surat dengan yang ada di soal, apakah pernyataan benar atau salah dengancara mencentang jika pernyataan benar dan memberi tanda silang jika pernyataan salah. NamaiSiswa membuat pesan singkat yang akan dikirimmelalui telegram dengan cara bermain imajinasi, dimana siswa berada pada situasi yang harussegera mengirim pesan pada keluarga secepat mungkin namun tidak ada telepon genggam, jadihanya bisa menggunakan telegram.

2. Guru mempersilahkan siswa untuk beristirahat

  Jenis dan Teknik PenilaianAspek Penilaian Jenis Penilaian Teknik Penilaian Kognitif Tes Tes tertulis Keterampilan Non tes Unjuk kerja dan produkAfektif Non tes Observasi B. Soal dan kunci jawaban (terlampir) 2.

3.3.2 Mengidentifikasi teks surat tanggapan pribadi tentang perkembangan teknologi komunikasi secara tertulis

  Berikanlah tanda centang (√) pada pernyataan yang dianggap benar dan berilah tanda 3. Skor perolehan didapat dari skor yang diperoleh peserta didik berdasarkan kriteria yang ada.

4.3.3 Membuat teks tanggapan pribadi tentang perkembangan teknologi komunikasi

  Nama Siswahuruf besar, surat yang kalimat yang Skor Nilaidan tanda baca ditulis dengan efektif Perolehan Akhirtema 1. Kriteria penilaian 4 3 2 1 NKriteria Sangat baik Baik Cukup Perlu o.bimbingan Penggunaan Menggunakan Terdapat 1-2 Terdapat lebih Tidak satu pun huruf besar, dan huruf besar di kesalahan dari 2 kesalahan kalimat yangtanda baca awal kalimat dalam peng- dalam penggunaan menggunakan dan nama gunaan huruf besar dan huruf besar dan 1.orang, serta huruf besar tanda titik.

1.3.1 Berdoa mengucap syukur atas keberadaan benda-benda yang menjadi sarana dalam membantu kegiatan belajar

  Teknik Observasi Instrumen Tugas dan rubrik penilaian Tugas:Berdoalah sebelum mengakhiri pelajaran untuk mengucap syukur atas sarana belajar yang membantu kegiatan pembelajaran di dalam maupun di luar kelas! Teknik Tes tertulis Instrumen Soal tes tertulis dan kunci jawaban KognitifIndikator Skor maksimal diperoleh dari banyaknya kriteria yang dikalikan dengan skor tertinggi.

2. Muatan Pelajaran PPKn a

3.2.1 Menyebutkan hak dalam kehidupan sehari-hari di rumah secara tertulis

  Skor perolehan didapat dari skor yang diperoleh peserta didik berdasarkan kriteria yang ada. Kecakapan dalamberbicara di depan kelas Percaya diri Volume suara yang dapatdidengar semua orang Aspek SkorPerolehan Nilai Akhir Skor maksimal diperoleh dari banyaknya kriteria yang dikalikan dengan skorNo.

4.2.1 Mempraktikkan hak sebagai warga dalam kehidupan sehari- hari di rumah

  Rubrik penilaian praktek siswa dalam menjalankan haknnyaKriteria penilaian Teknik Unjuk kerja Instrumen Tugas dan rubrik penilaian Skor perolehan didapat dari skor yang diperoleh peserta didik berdasarkan kriteria yang ada. Rubrik penilaian sikap jujur dan tanggung jawabPetunjuk : Isilah angka sesuai dengan kenyataan yang ada pada siswa!

3.1.1 Mengidentifikasi gerak kombinasi pola gerak dasar lokomotor dalam berbagai bentuk permainan sederhana

  Teknik Tes tertulis Instrumen Soal dan kunci jawaban Soal:Jelaskan cara dalam memainkan permainan telegram-telegraf yang merupakan salah satu kombinasi pola gerak dasar lokomotor! Skor perolehan didapat dari skor yang diperoleh peserta didik berdasarkan kriteria yang ada.

4.1.1 Mempraktikkan kombinasi pola gerak dasar lokomotor yang dilandasi konsep gerak dalam berbagai bentuk permainan sederhana

  Teknik Unjuk kerja Instrumen Tugas dan rubrik penilaian Tugas:Bentuklah kelompok dan praktikkanlah permainan telegram-telegraf! Kunci jawaban: (Disesuaikan dengan kreativitas siswa)Instrumen pengamatan permainan telegram-telegraf No kriteria Terlihat (√) Belum terlihat (√) 1.

3. Skor maksimal: 4

  MelompatLompat adalah suatu gerakan mengangkat tubuh dari satu titik ke titik lain yang lebih jauh atau tinggi dengan ancang-ancang lari cepat atau lambat denganmenumpu satu aki dan mendarat dengan kaki/anggota tubuh lainnya dengan keseimbangan yang baik. Sahabatmu Ayo Kerjakan Berikanlah ta nda centang (√) pada pernyataan yang dianggap benar dan berilah tanda silang (x) pada pernyataan yang salah!

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Analisis komparatif rasio finansial ditinjau dari aturan depkop dengan standar akuntansi Indonesia pada laporan keuanagn tahun 1999 pusat koperasi pegawai
14
346
84
Analisis korelasi antara lama penggunaan pil KB kombinasi dan tingkat keparahan gingivitas pada wanita pengguna PIL KB kombinasi di wilayah kerja Puskesmas Sumbersari Jember
11
237
64
ANALISIS PENGARUH PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DAERAH (Studi Empiris pada Pemerintah Daerah Kabupaten Jember)
37
312
20
FREKWENSI PESAN PEMELIHARAAN KESEHATAN DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Analisis Isi pada Empat Versi ILM Televisi Tanggap Flu Burung Milik Komnas FBPI
10
154
3
SENSUALITAS DALAM FILM HOROR DI INDONESIA(Analisis Isi pada Film Tali Pocong Perawan karya Arie Azis)
33
244
2
Analisis Sistem Pengendalian Mutu dan Perencanaan Penugasan Audit pada Kantor Akuntan Publik. (Suatu Studi Kasus pada Kantor Akuntan Publik Jamaludin, Aria, Sukimto dan Rekan)
136
624
18
DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN Studi Semiotika pada Iklan "Mama Suka", "Mama Lemon", dan "BuKrim"
132
627
21
Representasi Nasionalisme Melalui Karya Fotografi (Analisis Semiotik pada Buku "Ketika Indonesia Dipertanyakan")
53
309
50
PENERAPAN MEDIA LITERASI DI KALANGAN JURNALIS KAMPUS (Studi pada Jurnalis Unit Aktivitas Pers Kampus Mahasiswa (UKPM) Kavling 10, Koran Bestari, dan Unit Kegitan Pers Mahasiswa (UKPM) Civitas)
105
437
24
Analisis terhadap hapusnya hak usaha akibat terlantarnya lahan untuk ditetapkan menjadi obyek landreform (studi kasus di desa Mojomulyo kecamatan Puger Kabupaten Jember
1
85
63
DAMPAK INVESTASI ASET TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP INOVASI DENGAN LINGKUNGAN INDUSTRI SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi Empiris pada perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2006-2012)
11
128
22
IbM Pemanfaatan Biopestisida untuk Mengendalikan Hama Uret (Lepidiota stigma) Pada Tanaman Tebu
8
123
1
Analisi pesan dakwah pada lirik lagu kebesaranmu group band sti 2
2
120
101
Peningkatan keterampilan menyimak melalui penerapan metode bercerita pada siswa kelas II SDN Pamulang Permai Tangerang Selatan Tahun Pelajaran 2013/2014
20
197
100
Strategi implementasi new wave marketing pada perbankan syariah
51
108
88
Show more