Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository

Gratis

0
3
257
9 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGACU KURIKULUM 2013 SUBTEMA MEMANFAATKAN POTENSI LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Oleh: Fransisca Adelia Chrisnanda NIM: 101134083 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGACU KURIKULUM 2013 SUBTEMA MEMANFAATKAN POTENSI LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Oleh: Fransisca Adelia Chrisnanda NIM: 101134083 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR JURUSAN ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ii

(4) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI iii

(5) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERSEMBAHAN Skripsi ini saya persembahkan untuk: 1. Tuhan Yang Maha Esa. 2. Kedua orang tua saya. 3. Drs. Puji Purnomo, M.Si. 4. Galih Kusumo, S.Pd., M.Pd. 5. Teman satu tema dan satu seperjuangan. 6. Almamaterku Tercinta, Universitas Sanata Dharma. iv

(6) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI MOTTO Aku berkata kepadamu: “Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.” (Yoh 16:20) Pendidikan merupakan perlengkapan paling baik untuk hari tua. ~ Aristoteles ~ Hanya kebodohan meremehkan pendidikan. ~ P. Syrus ~ Kegagalan hanya terjadi bila kita menyerah. ~ Lessing ~ Hidup adalah gabungan antara bahagia dan derita. Ia adalah menguji keteguhan iman seseorang. Malangnya bagi mereka yg hanya mengikut kehendak hati tidak sanggup menerima penderitaan. ~ Harieta Wahab ~ v

(7) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi yang saya tulis ini tidak memuat karya atau bagian karya orang lain, kecuali yang telah disebutkan dalam kutipan dan daftar pustaka, sebagaimana layaknya karya ilmiah. Yogyakarta, 10 Juli 2014 Penulis Fransisca Adelia Chrisnanda vi

(8) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Yang bertanda tangan di bawah ini, saya mahasiswa Universitas Sanata Dharma: Nama : Fransisca Adelia Chisnanda Nomor Mahasiswa : 101134083 Demi pengembangan ilmu pengetahuan, saya memberikan kepada Perpustakaan Universitas Sanata Dharma karya ilmiah saya yang berjudul: Pengembangan Bahan Ajar Mengacu Kurikulum 2013 Subtema Memanfaatkan Potensi Lingkungan Tempat Tinggal untuk Siswa Kelas IV SD. Beserta perangkat yang diperlukan. Dengan demikian saya memberikan kepada perpustakaan Universitas Sanata Dharma hak untuk menyimpan, mengalihkan dalam bentuk media lain, mengelolanya dalam bentuk apa saja, mendistribusikan secara terbatas, dan mempublikasikannya di internet atau media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya maupun memberikan royalti kepada saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Yogyakarta, 10 Juli 2014 Yang menyatakan Fransisca Adelia Chrisnanda vii

(9) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRAK PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENGACU KURIKULUM 2013 SUBTEMA MEMANFAATKAN POTENSI LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Studi kasus: Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Angkatan 2010, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma Fransisca Adelia Chrisnanda Universitas Sanata Dharma 2014 Bahan ajar yang mengacu pada Kurikulum 2013 untuk siswa SD kelas IV belum banyak dikembangkan dalam pendidikan usia Sekolah Dasar. Oleh sebab itu, dalam penelitian ini akan dilakukan jenis penelitian pengembangan (R&D) tentang bahan ajar tersebut. Tujuan penelitian ini adalah membuat bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal untuk siswa kelas IV SD. Instrument yang digunakan dalam penelitian berupa pedoman wawancara dan kuesioner. Penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan hasil modifikasi dari Kemp, Borg and Gall. Bahan ajar yang dikembangkan menggunakan pendekatan tematik integratif, pendekatan saintifik, penilaian otentik, dan pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Bahan ajar diuji cobakan pada 10 orang siswa kelas IV SD N Depok 2 semester genap tahun ajaran 2013/2014 untuk mengetahui kualitasnya. Prosedur pengembangan bahan ajar ini melalui 7 tahap, yakni (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi ahli, (5) revisi desain, (6) uji coba desain, (7) revisi desain, hingga menghasilkan produk final berupa bahan ajar yang mengacu kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal untuk siswa kelas IV SD menghasilkan bahan ajar yang sangat baik. Bahan ajar dikembangakan ditinjau dari aspek tujuan dan pendekatan, desain dan pengorganisasian, isi, topik, dan metodologi menurut pakar Kurikulum SD 2013, guru SD kelas IV yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013, dan sepuluh orang siswa kelas IV SD N Depok 2 bahan ajar memperoleh skor rata-rata 4,23 dari rentang skor 1 sampai 5 dan termasuk dalam kategori “Sangat Baik”. Dengan demikian, bahan ajar yang dikembangkan ini layak untuk digunakan dalam pembelajaran Kurikulum 2013 kelas IV semester genap. Kata kunci : Penelitian dan pengembangan, bahan ajar, kurikulum 2013. viii

(10) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI ABSTRACT DEVELOPMENT OF LEARNING MATERIALS BASED ON THE CURRICULUM OF 2013 SUBTHEME HARNESSING THE POTENTIAL OF NEIGHBORHOOD FOR 4th GRADE STUDENTS A Case Study on the Students of Elementary Teacher Education Study Program 2010 Academic Year, The Departement of Education Science, Sanata Dharma University. Fransisca Adelia Chrisnanda Sanata Dharma University 2014 Learning materials refers to the Curriculum of 2013 for 4th grade education has not yet been developed in the elementary school. Therefore, it was established a developmental research of these learning materials. The objective of this research was develop learning (R&D) materials based on 2013 curriculum subtheme harnessing the potential of neighborhood for 4th grade students. The instruments that are used in this research are interview and quesioner. The research used development procedure of modified Kemp, Borg and Gall were used in this research. Learning materials has been developed using a thematic integrative approach, scientific approach, authentic assessment, and character education based on local culture. Learning materials were tested on 10 students of 4th grade SD N Depok 2 second semester of the 2013/2014 academic year to determine its quality. The development procedure of the teaching materials used in this research was through 7 stages, namely (1) potency and problem, (2) data collection, (3) product design, (4) expert validation, (5) the revision of the design, (6) the trial of the design, (7) the revision of the design, until producing the final curriculum 2013 for the 4th grade students of elementary school. The results showed that the learning materials based on the Curriculum of 2013 subtheme harnessing the potential of neighborhood for 4th grade students yielding a good learning materials concept. This learning materials were developed in the terms of aspects of the purposes and approaches, design and organization, content, topics, and methodologies according to curriculum experts of the elementary school in 2013, 4th grade elementary school teacher who has been carrying out the elementary school curriculum in 2013, and 10 students of grade 4 which had mean score of 4.23 from score range 1-5. It was included in the category of "Very Good". Thus, it can be concluded that this learning materials was reasonable for use in curriculum 2013 learning for second semester of 4th grade. Keywords: Research and development, learning materials, curriculum of 2013. ix

(11) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI KATA PENGANTAR Puji syukur peneliti panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan berkat-Nya, sehingga skripsi yang berjudul Pengambangan Bahan Ajar Mengacu Kurikulum 2013 Subtema Memanfaatkan Potensi Lingkungan Tempat Tinggal untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar dapat diselesaikan dengan baik. Skripsi ini disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Peneliti menyadari bahwa selesainya skripsi karena adanya bimbingan, bantuan, arahan dan dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati dan penuh cinta perkenankanlah peneliti mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bimbingan, bantuan, dan dukungan baik secara langsung maupun tidak langsung dalam proses penelitian dan penyusunan skripsi ini. Ucapan terima kasih ini peneliti sampaikan kepada: 1. Rohandi, Ph.D., selaku Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 2. Gregorius Ari Nugrahanta, S.J., S.S., BST., M.A., selaku Kaprodi PGSD. 3. Emanuela Catur Rismiati, S.Pd., M.A., Ed.D., selaku Wakaprodi PGSD 4. Drs. Puji Purnomo, M.Si., selaku dosen pembimbing I yang telah membimbing peneliti dengan penuh kesabaran dan kebijaksanaan dari awal penulisan skripsi hingga selesai. 5. Galih Kusumo, S.Pd., M.Pd., selaku dosen pembimbing II yang telah membimbing peneliti dengan penuh kesabaran dan kebijaksanaan dari awal penulisan skripsi hingga selesai. 6. Para dosen dan staff ahli yang telah melayani peneliti dengan baik. 7. Kepala sekolah dan guru kelas IV SD N Ungaran 1, selaku orang yang di wawancara dan berkontribusi dalam analisis kebutuhan. 8. Anastasia Entin Mindarti, S.Pd.SD., selaku kepala sekolah SD N Depok 2 Yogyakarta yang telah memberikan ijin penelitian kepada peneliti untuk mengadakan penelitian di sekolah. x

(12) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9. Dra. Maslichah Asyari, M.Pd., selaku validator pakar Kurikulum SD 2013 yang telah memberikan konstribusi dan bantuan dalam penelitian pengembangan ini. 10. Sri Sunarti, S.Pd., selaku guru SD kelas IV yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013 dan telah memberikan konstribusi juga bantuan dalam penelitian ini. 11. Istutik Zuwanti, S.Pd., selaku guru SD Kelas IV SD N yang telah memberikan konstribusi dan bantuan dalam penelitian ini. 12. Sepuluh orang siswa kelas IV SD N Depok 2 Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014 yang telah memberikan waktu kepada peneliti untuk bekerja sama selama penelitian berlangsung. 13. Kedua orang tuaku, Romanus Krismantoro dan Maria Goreti Nurjayati yang selalu memberikan dukungan dan doa kepada peneliti. 14. Teman-temanku satu perjuangan skripsi payung Kurikulum 2013 yang berjumlah 26 orang, serta teman-temanku PGSD 2010 kelas D, suka duka bersama kalian adalah bagian dari pendewasaanku. 15. Dan semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, terima kasih untuk bantuan, dukungan dan doanya selama ini. Penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari berbagai pihak untuk perbaikan menuju lebih sempurnanya skripsi ini. Akhirnya semoga skripsi ini bermanfaat untuk dunia pendidikan. Terima kasih Yogyakarta, 10 Juli 2014 Penulis Fransisca Adelia Chrisnanda xi

(13) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ............................................................................ i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ................................. ii HALAMAN PENGESAHAN............................................................... iii PERSEMBAHAN ................................................................................. iv MOTTO ................................................................................................. v PERNYATAAN PERSETUJUAN....................................................... vi PERNYATAAN KEASLIAN............................................................... vii ABSTRAK ............................................................................................. viii ABSTRACT ........................................................................................... ix KATA PENGANTAR .......................................................................... x DAFTAR ISI ......................................................................................... xii DAFTAR GAMBAR ............................................................................ xv DAFTAR TABEL ................................................................................. xvi DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................ xvii BAB I PENDAHULUAN ..................................................................... 1 1.1 Latar Belakang ........................................................................ 1 1.2 Rumusan Masalah ................................................................... 3 1.3 Tujuan Penelitian .................................................................... 4 1.4 Manfaat Penelitian .................................................................. 4 1.5 Batasan Istilah ......................................................................... 5 1.6 Spesifikasi Produk yang Dikembangkan................................. 6 BAB II LANDASAN TEORI .............................................................. 7 2.1 Kajian Pustaka ........................................................................ 7 2.1.1 Kurikulum 2013.................................................................... 7 2.1.1.1 Rasional dan elemen perubahan Kurikulum SD 2013 ..... 7 2.1.1.2 Pendekatan Tematik Integratif........................................... 18 2.1.1.3 Pendekatan Saintifik.......................................................... 21 xii

(14) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2.1.1.4 Penilaian Otentik................................................................ 27 2.1.1.5 Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal................... 32 2.1.2 Model Pengembangan Bahan Ajar....................................... 36 2.2 Penelitian yang Relevan .......................................................... 43 2.3 Kerangka Berpikir ................................................................... 45 2.4 Pertayaan Penelitian ................................................................ 46 BAB III METODE PENELITIAN ..................................................... 47 3.1 Jenis Penelitian ....................................................................... 47 3.2 Prosedur Pengembangan ......................................................... 47 3.2.1 Potensi dan Masalah ............................................................ 49 3.2.2 Pengumpulan Data ............................................................... 49 3.2.3 Desain Produk ...................................................................... 49 3.2.4 Validasi Ahli ........................................................................ 50 3.2.5 Revisi Desain ....................................................................... 50 3.2.6 Uji Coba Desain ................................................................... 51 3.2.7 Revisi Desain ....................................................................... 51 3.3 Waktu Penelitian...................................................................... 52 3.4 Uji Coba Produk ..................................................................... 52 3.4.1 Desain Uji Coba.................................................................... 52 3.4.2 Subyek Uji Coba .................................................................. 53 3.4.3 Instrumen Penelitian............................................................. 53 3.4.4 Teknik Pengumpulan Data ................................................... 53 3.4.5 Teknik Analisis Data ........................................................... 54 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .................... 58 4.1 Analisis Kebutuhan ................................................................. 58 4.1.1 Data Analisis Kebutuhan Guru............................................. 59 4.1.2 Data Analisis Dokumen........................................................ 60 4.2 Deskripsi Produk Awal ........................................................... 60 4.2.1 Silabus................................................................................... 61 4.2.2 Rencanaan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)....................... 61 xiii

(15) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4.2.3 Bahan Ajar ........................................................................... 62 4.3 Data Uji coba dan Revisi Produk ............................................ 64 4.3.1. Data Hasil Validasi Pakar Kurikulum SD 2013 dan Revisi Produk ................................................................................ 64 4.3.2 Data Hasil Validasi Guru SD Kelas IV yang Sudah Melaksanakan Kurikulum SD 2013 dan Revisi Produk ...... 66 4.3.3 Data Hasil Validasi Uji Coba Lapangan dan Revisi Produk 68 4.3.4 Revisi Produk Berdasarkan Hasil Validasi Lapangan.......... 71 4.4 Kajian Produk Akhir dan Pembahasan.................................... 72 4.4.1 Bahan Ajar............................................................................ 72 4.4.2 Pembahasan.......................................................................... 74 BAB V PENUTUP ............................................................................... 79 5.1 Kesimpulan ............................................................................. 79 5.2 Keterbatasan Pengembangan .................................................. 80 5.3 Saran ....................................................................................... 80 DAFTAR PUSTAKA .......................................................................... 82 LAMPIRAN .......................................................................................... 85 DAFTAR RIWAYAT HIDUP ............................................................. 238 xiv

(16) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR GAMBAR Halaman Gambar 1. Perbandingan Penilaian Autentik dan Penilaian Tradisional 29 Gambar 2. Siklus Pengembangan Perangkat Model Kemp yang Direvisi.................................................................................. 37 Gambar 3. Bagan Langkah-langkah Pengembangan Bahan Ajar Kemp dengan Borg and Gall ......................................................... xv 48

(17) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR TABEL Halaman Tabel 1. Waktu Penelitian....................................................................... 51 Tabel 2. Konversi Nilai Skala Lima ....................................................... 54 Tabel 3. Kriteria Skor Skala Lima ......................................................... 56 Tabel 4. Daftar Pertanyaan Wawancara ................................................. 58 Tabel 5. Komentar Pakar Kurikulum SD 2013 dan Revisi..................... 65 Tabel 6. Komentar Guru SD Kelas IV SD N 2 Cawas dan Revisi ....... 66 Tabel 7. Komentar Guru SD Kelas IV SD N Godean 1 dan Revisi........ 67 Tabel 8. Saran Perbaikan Validasi Lapangan ......................................... 72 Tabel 9. Perolehan Skor Hasil Validasi Produk ..................................... 77 xvi

(18) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR LAMPIRAN Halaman Lampiran 1. Hasil Survei Analisis Kebutuhan........................................ 85 Lampiran 2. Web Bulanan ..................................................................... 87 Lampiran 3. Web Mingguan................................................................... 88 Lampiran 4. Web Harian ........................................................................ 89 Lampiran 5. Silabus ................................................................................ 95 Lampiran 6. RPP Pembelajaran 1 sampai 6 ........................................... 120 Lampiran 7. Hasil Validasi Pakar Kurikulum SD 2013 ......................... 196 Lampiran 7.1 Rekapitulasi Hasil Validasi Pakar Kurikulum SD 2013... 200 Lampiran 8. Hasil Validasi Guru SD Kelas IV....................................... 204 Lampiran 8.1 Rekapitulasi Hasil Validasi Guru SD Kelas IV................ 212 Lampiran 9. Hasil Validasi Siswa Kelas IV SD...................................... 220 Lampiran 9.1 Rekapitulasi Hasil Validasi Siswa Kelas IV SD............... 230 Lampiran 10. Foto Validasi Uji Coba Lapangan.................................... 233 Lampiran 11. Surat Izin Penelitian.......................................................... 236 Lampiran 12. Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian................ 237 Lampiran 13. Biodata Peneliti................................................................. 238 xvii

(19) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kurikulum menurut UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat (19) adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum 2013 merupakan seperangkat rencana yang di dalamnya memuat pendekatan tematik integratif, pendekatan saintifik, dan menekankan pada pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Kompetensi yang ingin dicapai pada kurikulum ini harus seimbang antara sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Cara pembelajarannya harus holistik dan menyenangkan. Pembelajarannya itu terdiri dari berbagai tema yang mewakili pembelajaran atau materi yang kan diajarkan. Seharusnya kurikulum ini memiliki sarana dan prasarana yang mendukung sehingga pembelajaran dapat berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Dengan Kurikulum 2013 proses pembelajaran dapat lebih meningkatkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik melalui penilaian berbasis tes dan portofolio yang saling melengkapi. Pendidikan karakter berbasis budaya lokal dalam Kurikulum 2013 lebih ditekankan dibanding dengan kurikulum yang sebelumnya. Pendidikan karakter ini difungsikan sebagai penanaman sikap terhadap siswa agar sedari dini memahami pentingnya kebudayaan yang dimiliki dan diharapkan dapat melastarikannya. Pendekatan saintifik dalam kurikulum ini jika dilaksanakan sesuai tahapan ilmiah akan sangat membantu proses 1

(20) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 2 pembelajaran karena dalam hal ini siswa berperan aktif dan guru hanya sebagai fasilitator. Wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti terhadap kepala sekolah dan guru kelas IV SD N Ungaran 1 pada hari Sabtu tanggal 7 September 2012 dan akan dipaparkan sebagai berikut, Kurikulum SD 2013 sekarang sedang diuji cobakan di beberapa SD pada kelas I dan IV. Jumlah mata pelajarannya berkurang tetapi jumlah jam pelajarannya bertambah. Pemahaman terhadap Kurikulum SD 2013 dalam hal pendekatan sains, pendidikan karakter, dan penilaian otentik sudah baik. Pendekatan saintifik yang diterapkan dalam kurikulum ini saling bertautan. Penilaian otentik untuk kurikulum ini dirasa masih sulit dilakukan dikarenakan guru masih harus benar-benar mendalami dan mengenal sungguhsungguh siswanya. Dalam penilaiannya harus benar-benar paham dengan jenis penilaian formatif, sumatif, produk dan lisan. Pendidikan karakter yang berhubungan dengan sikap, etika, budi pekerti, dan sopan santun ini diintergasikan dengan mata pelajaran lain baik ekstrakurikuler maupun intrakurikuler. Kurikulum SD 2013 dengan budaya lokal sudah ada kesesuaian dan sudah ada upaya pengembangan. Namun, dalam pengembangannya guru belum bisa sepenuhnya karena minimnya panduan dan informasi yang diberikan oleh pemerintah. Masalah yang dihadapi adalah guru masih memerlukan suplemen bahan ajar yang mendukung dalam pembelajaran. Penerapan Kurikulum SD 2013 yang sedang diuji cobakan di lapangan satu persatu memunculkan masalah, misalnya beberapa indikator tidak sesuai dengan kompetensi inti. Penyusunan perangkat-

(21) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 3 perangkat bahan ajar yang ada sekarang tidak sesuai dengan ketentuan yang baru. Bahan ajar yang ada saat ini perlu disempurnakan karena belum ada keterkaitan antara kompetensi inti, kompetensi dasar, dan indikator. Materi yang ada belum sesuai dengan pembelajaran dan kondisi sekolah. Terutama dalam tema daerah tempat tinggal, guru harus kreatif menyesuaikan materi dalam buku dengan daerah di sekitar siswa. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pemahaman siswa. Guru berharap minimal setahun sekali Kurikulum 2013 ini dievaluasi dalam hal luas sempitnya materi, kesesuaian materi terhadap kelas dan format penilaian agar kedepannya. Melihat dari masalah-masalah yang ada maka peneliti mengembangkan bahan ajar yang mengacu Kurikulum 2013 subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal dimana dalam bahan ajar tersebut menekankan pada pendekatan tematik integratif, pendekatan saintifik, dan pendidikan karakter yang berbasis budaya lokal. Dalam bahan ajar ini pada penyusunannya perangkat pembelajarannya disesuaikan dengan standar yang terbaru. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan uraian latar belakang di atas peneliti merumuskan masalah sebagai berikut: 1.2.1 Bagaimana prosedur pengembangan bahan ajar subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar?

(22) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 4 1.2.2 Bagaimana kualitas produk bahan ajar subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar? 1.3 Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah yang telah dipaparkan, tujuan penelitian ini adalah : 1.3.1 Untuk memaparkan prosedur pengembangan bahan ajar subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. 1.3.2 Untuk mendeskripsikan kualitas produk bahan ajar subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. 1.4 Manfaat Penelitian Penelitian pengembangan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi: 1.4.1 Bagi peneliti, penelitian ini memberikan pengalaman dan modal sebagai bekal ketika menjadi guru kelak. 1.4.2 Bagi guru, bahan ajar ini dapat memberikan pengalaman dan pengenalan kepada guru terhadap Kurikulum SD 2013. 1.4.3 Bagi sekolah, pengembangan ini diharapkan dapat memberikan masukan tentang bentuk dari pembelajaran Kurikulum SD 2013. 1.4.4 Bagi siswa, bahan ajar ini dapat membantu dalam mengenal bentuk pembelajaran Kurikulum SD 2013.

(23) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 5 1.4.5 Bagi prodi PGSD, produk ini dapat menambah referensi perpustakaan Universitas Sanata Dharma terkait pengembangan bahan ajar Kurikulum SD 2013. 1.5 Batasan Istilah 1.5.1 Pendekatan tematik integratif adalah pendekatan yang memadukan beberapa mata pelajaran yang terkait satu sama lain dan keterpaduan itu disatukan atau dikemas dalam sebuah tema yang mewakili materi dari mata pelajaran tersebut. 1.5.2 Pendekatan saintifik adalah pendekatan yang menekankan pada proses mengalami langsung dalam menyelidiki suatu permasalahan ilmiah yang muncul karena diawali dengan sebuah pengamatan. 1.5.3 Penilaian otentik adalah penilaian yang menekankan pada proses dalam pembelajaran dari pemberian materi pada siswa sampai hasil belajar siswa setelah dilakukannya pengujian. 1.5.4 Pendidikan karakter adalah sebuah usaha untuk mengembangkan jiwa anak menuju ke arah tindakan yang terpuji atau lebih baik. 1.5.5 Bahan ajar adalah bagian dari buku ajar yang dikembangkan dari setiap tema dan subtema yang terdiri dari unsur: tema, subtema, KI, KD, indikator, tujuan pembelajaran, uraian materi, kegiatan belajar, refleksi, aksi/tindakan siswa, rangkuman materi, penilaian, tindak lanjut, daftar kata penting, dan daftar pustaka.

(24) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 6 1.6 Spesifikasi Produk yang Dikembangkan Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah: 1.6.1 Bahan ajar disusun dengan memperhatikan keutuhan perkembangan pribadi siswa (intelektual, keterampilan, dan karakter) yang nampak dalam perumusan indikator dan tujuan pembelajaran. 1.6.2 Bahan ajar disusun sesuai dengan pendekatan tematik integratif. 1.6.3 Bahan ajar disusun berbasis aktivitas siswa dengan menerapkan pendekatan saintifik. 1.6.4 Bahan ajar berbasis budaya lokal. 1.6.5 Penilaian dalam bahan ajar menggunakan penilaian otentik. 1.6.6 Bahan ajar disusun sesuai dengan ketentuan EYD.

(25) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Kajian Pustaka 2.1.1 Kurikulum 2013 2.1.1.1 Rasional dan Elemen Perubahan Kurikulum SD 2013 1. Kurikulum 2013 Menurut UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat (19) kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Menurut Hidayat (2014:113) orientasi Kurikulum 2013 adalah terjadinya peningkatan dan keseimbangan antara kompetensi sikap (attitude), keterampilan (skill), dan pengetahuan (knowledge). Berdasarkan Kemendikbud (2013: 81) tujuan dari Kurikulum 2013 adalah mempersiapkan insan Indonesia supaya memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warganegara yang beriman, produktif, kreatif, inovatif, dan efektif serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia. Kelebihan Kurikulum 2013 sebagai berikut: a. Menggunakan pendekatan bersifat ilmiah karena ingin mengembangkan potensi yang dimiliki masing-masing peserta 7

(26) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 8 didik dan proses pembelajarannya bukan transfer pengetahuan (Mulyasa, 2013:164). b. Kurikulum 2013 berbasis karakter dan kompetensi dapat mengembangkan penguasaaan ilmu pengetahun, keahlian dalam pekerjaan, pemecahan masalah, dan pengembangan aspek kepribadian dapat dilakukan secara optimal berdasakan kompetensi inti tertentu (Mulyasa, 2013:164). c. Meningkatkan dan menyeimbangkan antara kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan (Hidayat, 2013:113). Kelemahan Kurikulum 2013 adalah guru jarang menjelaskan karena banyak yang beranggapan kurikulum ini tidak perlu penjelasan materi. Padahal ada beberapa mata pelajaran yang tidak cukup hanya membaca saja. 2. Rasional Kurikulum 2013 Menurut Hidayat (2013:113) pengembangan kurikulum merupakan bagian dari strategi meningkatkan capaian pendidikan. Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan langkah lanjutan Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dan KTSP 2006 yang mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu. Pada Kurikulum 2013 masing-masing kelas akan disediakan banyak tema. Rata-rata setiap tingkatan kelas mempunyai delapan tema yang berbeda. Tema yang dipilih harus selesai diajarkan dalam satu

(27) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 9 tahun. Guru diberi kebebasan untuk menentukan teknis pengajaran maupun durasi waktu satu tema. Kurikulum ini lebih menekankan pada aspek kognitif, sikap dan keterampilan melalui penilaian test dan portofolio yang saling melengkapi. Menurut Kemendikbud (2013:72-81), pengembangan kurikulum perlu dilakukan karena adanya berbagai tantangan yang dihadapi, baik tantangan internal maupun tantangan eksternal. Kurikulum 2013 dikembangkan berdsarkan faktor-faktor di bawah ini: a. Tantangan internal (Kemndikbud, 2013: 72-73) Tantangan internal itu terkait dengan kondisi pendidikan yang dikaitkan dengan tuntutan pendidikan yang mengacu pada 8 (delapan) Standar Nasional Pendidikan meliputi standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik, dan tenaga kependidikan, standar saran dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Perkembangan penduduk Indonesia dilihat dari pertumbuhan usia produktif sekarang ini, termasuk dalam tantangan internal. Hal ini dikarenakan jumlah penduduk Indonesia usia produktif (15-64 tahun) lebih banyak dari usia tidak produktif (anak-anak berusia 014 tahun dan orang tua berusia 65 tahun ke atas). Sehingga hal ini menjadi tantangan besar yang harus dihadapai dengan cara mengupayakan agar SDM usia produktif melalui pendidikan dapat

(28) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 10 diubah menjadi SDM yang memiliki kompetensi dan keterampilan agar tidak menjadi beban negara. b. Tantangan eksternal Tantangan eksternal yang dihadapi dunia pendidikan antara lain berkaitan dengan (Kemendikbud, 2013:74). 1) tantangan masa depan seperti, globalisai, masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi informasi, ekonomi berbasis pengetahuan, konvergensi ilmu dan teknologi, kebangkitan industri kreatif dan budaya, pergeseran kekuatan ekonomi dunia, pengaruh dan imbas teknosains, mutu, investasi dan transformasi pada sektor pendidikan, dan materi TIMSS dan PISA. 2) kompetensi yang diperlukan di masa depan seperti, kemampuan berkomunikasi, kemampuan berpikir jernih dan kritis, kemampuan menjadi warga negara yang bertanggung jawab, memiliki minat kuat, memiliki kesiapan untuk bekerja, dll. 3) persepsi masyarakat seperti, terlalu menitikberatkan pada aspek kognitif, beban siswa terlalu berat, dan kurang bermuatan karakter. 4) perkembangan pengetahuan dan pedagogi seperti, neurologi, psikologi, observation based [discovery] learning dan collaborative learning.

(29) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 11 5) serta berbagai fenomena negatif yang mengemuka seperti, korupsi, narkoba, plagiarisme, perkelahian pelajar, dll. c. Penyempurnaan pola pikir Menurut Kemendikbud (2013:74) pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan hanya akan terwujud dengan terjadinya perubahan pola pikir. Perubahan pola pikir ini dilakukan pada proses pembelajaran. Menurut Kunandar (2014:30) kurikulum 2013 merupakan pengembangan dari kurikulum sebelumnya yang dijabarkan sebagai berikut, 1) SKL diturunkan dari kebutuhan; 2) SI diturunkan dari SKL melalui KI yang bebas mata pelajaran; 3) semua mata pelajaran harus berkontribusi terhadap pembentukan sikap, keterampilan, dan pengetahuan; 4) mata pelajaran diturunkan dari kompetensi yang ingin dicapai; dan 5) setiap mata pelajaran pada tiap kelas diikat oleh komptensi inti. Menurut Kunandar (2014:23-24) kurikulum 2013 dikembangkan dengan penyempurnaan pola pikir sebagai berikut, 1) proses pembelajaran dibuat berpusat pada siswa dan siswa harus memiliki pilihan terhadap materi yang ingin dipelajari agar kompetensinya sama; 2) pola pembelajaran satu arah menjadi pembelajaran interaktif; 3) pola pembelajaran terisolasi menjadi pembelajaran secara jejaring; 4) pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran pembelajaran aktif mencari informasi; 5) pola belajar sendiri

(30) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 12 menjadi belajarkelompok; 6) pola pembelajaran tunggal menjadi pembelajaran berbasis alat multimedia; 7) pola pembelajaran berbasis massal menjadi kebutuhan pelanggan; 8) pola pembelajaran ilmu pengetahuan tunggal menjadi pembelajaran ilmu pengetahuan jamak; dan 9) pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran kritis. d. Penguatan tata kelola kurikulum Pada Kurikulum 2013, penyusunan kurikulum dimulai dengan menetapkan standar kompetensi lulusan berdasarkan kesiapan peserta didik, tujuan pendidikan nasional, dan kebutuhan. Setelah kompetensi ditetapkan kemudian ditentukan kurikulumnya yang terdiri dari kerangka dasar kurikulum dan struktur kurikulum. Satuan pendidikan dan guru tidak diberikan kewenangan menyusun silabus, tapi disusun pada tingkat nasional. Guru lebih diberikan kesempatan mengembangkan proses pembelajaran. Dari hasil monitoring dan evaluasi didapatkan selama ini guru sulit untuk menyesuaikan alokasi waktu sesuai SI, guru mengalami kesulitan dalam memahami kompetensi-kompetensi yang dalam perumusannya sulit, dan dikhawatirkan jika guru saja merasa kesulitan bagaimana dengan pemahaman siswa terhadap kompetensi tersebut lalu kompetensi tersebut pasti tidak akan tercapai.

(31) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 Untuk menjamin ketercapaian kompetensi yang sesuai dengan ketetapan dan untuk memudahkan pemantauan dan supervisi pelaksanaan pengajaran, perlu diambil langkah penguatan tata kelola antara lain dengan menyiapkan pada tingkat pusat buku pegangan pembelajaran yang terdiri dari buku pegangan siswa dan buku pegangan guru, karena guru merupakan faktor terpenting dalam pelaksanaan kurikulum. e. Pendalaman dan peluasan materi Menurut Kunandar (2014:24) penguatan materi dilakukan dengan cara pendalaman dan perluasan materi yang relevan bagi peserta didik. Menurut Kunandar (2014:24-25) Kurikulum 2013 dirancang dengan karakteristik sebagai berikut: 1) mengembangkan keseimbangan antara pengembangan sikap spiritual dan sosial, rasa ingin tahu, kreativitas, kerja sama dengan kemampuan intelektual dan psikomotorik; 2) sekolah bagian dari masyarakat dan memberikan pengalaman belajar pada siswa; 3) membandingkan sikap, pengetahuan dan keterampilan dan menerapkannya di sekolah dan masyarakat dalam berbagai situasi; 4) waktu yang leluasa untuk mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan; 5) kompetensi inti kelas yang dirinci lebih lanjut dalam kompetensi dasar pembelajaran; 6) kompetensi inti kelas menjadi unsur pengorganisasian kompetensi dasar, semua

(32) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 14 kompetensi dasar dan proses pembelajaran dikembangkan untuk mencapai kompetnsi yang dinyatakan dalam kompetensi inti; dan 7) kompetensi dasar dikembangkan berdasarkan pada prinsip akumulatif, saling memperkuat, memperkaya antarmata pelajaran dan jenjang pendidikan. Berdasarkan hasil analisis penelitian dari berbagai studi tentang pendidikan Indonesia yang tertinggal dibanding dengan Negara lain didapatkan bahwa: 1) kemampuan peserta didik di Indonesia hanya sampai level 3, hal ini disebabkan yang diajarkan di Indonesia berbeda dengan tuntutan zaman 2) pada mata pelajaran matematika dan IPA di tingkat SD dan SMP, Indonesia hanya sampai level menengah dikarenakan yang diajarkan di Indonesia berbeda dengan apa yang diujikan atau distandarkan di tingkat Internasional. Banyaknya materi-materi yang distandarkan Internasional belum diajarkan di Indonesia. Maka, perlu dilakukannya langkah penguatan materi dengan mengevaluasi ulang ruang lingkup materi dalam kurikulum. Caranya dengan menghilangkan materi yang tidak relevan dengan peserta didik dan mempertahankan materi yang dibutuhkan peserta didik dan yang dianggap penting dalam perbandingan Internasional. Perlu adanya evaluasi ulang tentang tingkat ke dalaman

(33) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 15 materi yang sesuai perbandingan Internasional dan penyusunan KD disesuaikan materi yang dibutuhkan. 3. Elemen Perubahan Kurikulum SD 2013 Dalam Hidayat (2013:126-130), elemen perubahan pada Kurikulum SD 2013 meliputi aspek-aspek berikut : a. Kompetensi lulusan: adanya peningkatan dan keseimbangan soft skill dan hard skill yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan. b. Kedudukan mata pelajaran (ISI): Kompetensi yang semula diturunkan dari mata pelajaran berubah menjadi mata pelajaran yang dikembangkan dari kompetensi. c. Pendekatan (ISI): pada tingkat SD (Kompetensi dikembangkan melalui: Tematik terpadu dalam semua mata pelajaran); tingkat SMP dan SMA (Kompetensi dikembangkan melalui mata pelajaran); sedangkan tingkat SMK (Kompetensi dikembangkan melalui vokasioanal). d. Struktur kurikulum (mata pelajaran dan alokasi waktu) (ISI): 1) holistik berbasis sains (alam, sosial, dan budaya), 2) jumlah mata pelajaran dari 10 menjadi 6; dan 3) jumlah jam bertambah 4 JP/Minggu akibat perubahan pendekatan pembelajaran.

(34) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 16 e. Proses pembelajaran 1) Standar Proses yang semula eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi dilengkapi dengan mengamati, menanya, mengolah, menyajikan, menyimpulkan, dan mencipta; 2) belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga di lingkungan sekolah dan masyarakat; 3) guru bukan satu-satunya sumber belajar; dan 4) sikap tidak diajarkan secara verbal, tetapi melalui contoh dan teladan; 5) tematik dan terpadu. f. Penilaian hasil belajar 1) memperkuat penilaian berbasis kompetensi; 2) pergeseran dari penilaian melalui tes (mengukur kompetensi pengetahuan berdasarkan hasil saja), menuju penilaian otentik (mengukur semua kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil). 3) memperkuat PAP (Penilaian Acuan Patokan) yaitu pencapaian hasil belajar didasarkan pada posisi skor yang diperolehnya terhadap skor ideal (maksimal); 4) penilaian tidak hanya pada level kompetensi dasar, tetapi juga kompetensi inti dan standar kompetensi lulusan; 5) pendorong pemanfaatan portofolio yang dibuat siswa sebagai instrument utama penilaian.

(35) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 17 6) Pertanyaan yang tidak memiliki jawaban tunggal 7) Menilai proses pengerjaannya bukan hanya hasil semata. g. Ekstrakurikuler yang terdapat dalam Kurikulum 2013 yaitu pramuka, (wajib), UKS, PMR, dan Bahasa Inggris. Perubahan untuk semua mata pelajaran yaitu: 1) materi disusun seimbang mencakup kompetensi sikap, pengatahuan, dan keterampilan; 2) pendekatan pembelajaran berdasarkan pengamatan, pertanyaan, pengumpulan data, penalaran, dan penyajian hasilnya melalui pemanfaatan berbagai sumber-sumber belajar (siswa mencari tahu); 3) penilaian otentik pada aspek kompetensi sikap, pengatahuan, dan keterampilan berdasarkan portofolio. Perubahan dasar pada Kurikulum 2013, yaitu materi disusun secara seimbang mencakup tiga kompetensi. Pendekatan pembelajarannya berdasarkan pendekatan saintifik yang menekankan pada lima tahapan yaitu pengamatan, pertanyaan, pengumpulan data, penalaran, dan penyajian hasil yang memanfaatkan berbagai sumber belajar dengan siswa mencari sendiri sumber tersebut. Dalam penilaian otentiknya, menekankan pada aspek kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan berdasarkan portofolio.

(36) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 18 2.1.1.2 Pendekatan Tematik Integratif Menurut Trianto (2010:41) pendekatan tematik dikembangkan dengan memulai untuk menentukan tema tertentu dan tema yang akan ditetapkan itu dinegosiasikan antara guru dan siswa. Tema yang telah disepakati tadi dikembangkan sub-sub temanya dengan memperhatikan bidang-bidang studi yang terkait. Menurut Fogarty (1991:76) dalam Trianto (2010:43) pendekatan integratif adalah tipe pembelajaran terpadu antar bidang studi yang menggabungkan bidang studi dengan cara menetapkan prioritas kurikuler dan menemukan keterampilan, konsep, dan sikap yang saling tumpang tindih di dalam beberapa bidang studi. Pembelajaran tematik terpadu mampu mewadahi dan menyentuh secara terpadu dimensi emosi, fisik, dan akademik (Kemendikbud, 2013: 187). Pendekatan tematik integratif lebih menekankan pada pengintegrasian berbagai kompetensi dari berbagai mata pelajaran ke dalam sebuah tema. Pengintegrasian dilakukan dalam integrasi sikap, keterampilan, dan pengetahuan dalam proses pembelajaran juga integrasi berbagai konsep dasar yang berkaitan. Dalam pendekatan ini materi ajar tidak disampaikan permata pelajaran tertentu, melainkan dalam bentuk tema-tema yang mengintegrasi seluruh mata pelajaran pokok. Metode sudah mulai digunakan diberbagai sekolah. Dilihat dari keberhasilnya maka pemerintah berusaha mengadopsinya dan menerapkannya secara nasional melalui kurikulum yang baru ini. Dalam pembelajaran tematik integratif sangat perlu dukungan berupa perangkat pembelajaran tematik integratif yang berkualitas sehingga dapat

(37) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 19 menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan karakter positif (Subroto, 2013). Dalam pendekatan ini siswa dituntut untuk aktif dan pembelajaran dan mengobservasi setiap tema yang dijadikan bahasan. Menurut peneliti, pendekatan tematik integratif adalah pendekatan yang memadukan beberapa mata pelajaran yang terkait satu sama lain dan keterpaduan itu disatukan atau dikemas dalam sebuah tema yang mewakili materi dari mata pelajaran tersebut. Berdasarkan Kemendikbud (2013: 198-199), ciri-ciri pembelajaran tematik terpadu meliputi: 1. Berpusat pada anak. 2. Memberikan pengalaman langsung pada anak. 3. Pemisahan antara mata pelajaran tidak begitu jelas (menyatu dalam satu pemahaman kegiatan). 4. Menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran dalam satu proses pembelajaran. 5. Bersifat luwes. 6. Hasil pembelajaran dapat dikembangkan sesuai dengan minat dan kebutuhan anak. Berdasarkan Kemendikbud (2013:191), tahapan pembelajaran tematik terpadu meliputi: 1. Menentukan tema, dimungkinkan disepakati bersama peserta didik. 2. Mengintegrasikan tema dengan kurikulum yang berlaku dengan mengedepankan dimensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

(38) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 20 3. Mendesain rencana pembelajaran. Tahapan ini mencakup pengorganisasian sumber dan aktivitas ekstrakulikuler dalam rangka mendemonstrasikan kegiatan dalam tema. 4. Aktivitas kelompok dan diskusi, memberi peluang berpartisipasi dan mencapai berbagai perspektif tema. Hal ini membangun guru dan peserta didik dalam mengeksplorasi subjek. Menurut Trianto (2010:42-45) pendekatan tematik integratif memiliki kelebihan sebagai berikut: 1. Penyeleksian tema yang sesuai dengan minat akan memotivasi siswa. 2. Memberikan kemudahan bagi anak didik dalam melihat kegiatankegiatan dan ide-ide berbeda yang terkait. 3. Dapat memotivasi siswa dalam belajar. 4. Satu tema dapat mencakup banyak dimensi. 5. Memberikan perhatian pada berbagai bidang yang penting. Menurut Trianto (2010:45) pendekatan tematik integratif memiliki kekurangan sebagai berikut: 1. Guru harus menguasai konsep, sikap, dan keterampilan yang diprioritaskan. 2. Menuntut sumber belajar yang beraneka ragam dari masing-masing bidang studi.

(39) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 21 2.1.1.2 Pendekatan Saintifik Kurikulum 2013 dalam kegiatan pembelajarannya menggunakan pendekatan ilmiah. Menurut Sudarwan (2013) dalam Kemendikbud (2013) pedekatan saintifik meliputi (1) mengamati, (2) menanya, (3) mencoba, (4) mengolah, (5) menyajikan, (6) menyimpulkan, dan (7) mencipta untuk semua mata pelajaran. Menurut McCollum (2009) dalam Kemendikbud (2013) komponenkomponen penting dalam mengajar menggunakan pendekatan saintifik meliputi: 1. Menyajikan pembelajaran yang dapat meningkatkan rasa keingintahuan (Foster a sense of wonder; 2. Meningkatkan keterampilan mengamati (Encourage observation); 3. Melakukan analisis ( Push for analysis); dan 4. Berkomunikasi (Require communication). Aspek-aspek pada pendekatan scientific terintegrasi pada pendekatan keterampilan proses dan metode ilmiah (Kemendikbud, 2013). Keterampilan proses sains merupakan seperangkat keterampilan yang digunakan para ilmuwan dalam melakukan penyelidikan ilmiah (Kemendikbud, 2013). Keterampilan proses perlu dikembangkan melalui pengalaman- pengalaman langsung sebagai pengalaman pembelajaran (Rustaman, 2005 dalam Kemendikbud, 2013). Menurut Helmenstine (2013) dalam Kemendikbud (2013), langkahlangkah metode ilmiah meliputi (1) melakukan pengamatan, (2) menentukan

(40) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 22 hipotesis, (3) merancang eksperimen untuk menguji hipotesis, (4) menguji hipotesis, (5) menerima atau menolak hipotesis dan merevisi hipotesis atau (6) membuat kesimpulan. Pendekatan saintifik dalam pembelajaran disajikan sebagai berikut: 1. Mengamati Menurut Semiawan,dkk (1985:19) mengamati adalah memilah hal yang penting dari hal yang kurang penting atau tidak penting. Dalam proses pengamatannya kita menggunakan semua indra. Contohnya selama ini anak sering melihat, merasakan, mendengar, bermacam-macam hal dengan panca indranya tetapi mereka tidak melakukannya dengan seksama dan hal itu hanya berlalu begitu saja tanpa memperolah makna. Kegiatan mengamati dalam pembelajaran sebagaimana disampaikan dalam Permendikbud Nomor 81a, hendaklah guru membuka secara luas dan bervariasi kesempatan peserta didik untuk melakukan pengamatan melalui kegiatan: melihat, menyimak, mendengar, dan membaca. Guru memfasilitasi peserta didik untuk melakukan pengamatan, melatih mereka untuk memperhatikan (melihat, membaca, mendengar) hal yang penting dari suatu benda atau objek. Adapun kompetensi yang diharapkan adalah melatih kesungguhan, ketelitian, dan mencari informasi. Kegiatan mengamati dalam pembelajaran menempuh langkah-langkah seperti berikut ini: dilakukan dengan

(41) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 23 a. menentukan objek apa yang akan diobservasi; b. membuat pedoman observasi sesuai dengan lingkup objek yang akan diobservasi; c. menentukan secara jelas data-data apa yang perlu diobservasi, baik primer maupun sekunder; d. menentukan di mana tempat objek yang akan diobservasi; e. menentukan secara jelas bagaimana observasi akan dilakukan untuk mengumpulkan data agar berjalan mudah dan lancar; f. menentukan cara dan melakukan pencatatan atas hasil observasi , seperti menggunakan buku catatan, kamera, tape recorder, video perekam, dan alat-alat tulis lainnya. 2. Menanya Menanya dapat mengembangkan rasa ingin tahu siswa dan diharapkan dengan bertanya siswa menjadi penyimak dan pembelajar yang baik. Siswa diberi kebebasan untuk bertanya apapun tentang segala hal yang ingin diketahuinya. Namun, pertanyaannya harus sesuai dengan hasil pengamatan obyek konkrit sampai abstark dan berdasarkan fakta, konsep, dan prosedur. Kegiatan “menanya” dalam kegiatan pembelajaran sebagaimana disampaikan dalam Permendikbud Nomor 81a Tahun 2013, adalah mengajukan pertanyaan tentang informasi yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke

(42) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 24 pertanyaan yang bersifat hipotetik). Adapun kompetensi yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Contohnya adalah siswa mengajukan pertanyaan pada guru mengenai hasil pengamatannya tentang kupu-kupu yang keluar dari kepompong. “Bagaimana proses ulat menjadi kupu-kupu terjadi?” 3. Mengumpulkan Informasi Dengan kegiatan mengumpulkan informasi ini diharapkan siswa dapat menggali dan mengumpulkan informasi yang didapat tersebut dari berbagai sumber melalui berbagai cara. Dalam Permendikbud Nomor 81a Tahun 2013, aktivitas mengumpulkan informasi dilakukan melalui eksperimen, membaca sumber lain selain buku teks, mengamati objek/ kejadian/, aktivitas wawancara dengan narasumber dan sebagainya. Adapun kompetensi yang diharapkan adalah mengembangkan sikap teliti, jujur,sopan, menghargai pendapat orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari, mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat. Contohnya dengan melakukan percobaan untuk mendapat jawaban dari pertanyaan yang telah diajukan pada guru, membaca berbagai

(43) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 25 macam sumber, wawancara dengan narasumber, mengamati berbagai hal, dll. 4. Mengolah Informasi atau Menalar Menalar merupakan proses berpikir logis dan sitematis atas faktakata empiris yang dapat diobservasi untuk memperoleh simpulan berupa pengetahuan. Dalam menalar siswa harus lebih aktif dari pada guru. Penalaran dalam Kurikulum 2013 menekankan pada penalaran ilmiah dan merujik pada teori belajar asosiasi. Asosiasi dalam pembelajaran menekankan pada pengelompokkan ide dan pengumpulan bermacam-macam peristiwa yang dijadikan sebagai penggalanpenggalan memori. Pengalaman baru yang didapat akan direlasikan dan diintegrasikan dengan pengalaman sebelumnya dimiliki. Dari perspektif psikologi, asosiasi merujuk pada koneksi antara mental sebagai hasil dari kesamaan pikiran. Kegiatan “mengasosiasi/ mengolah informasi/ menalar” dalam kegiatan pembelajaran sebagaimana disampaikan dalam Permendikbud Nomor 81a Tahun 2013, adalah memproses informasi yang sudah dikumpulkan baik terbatas dari hasil kegiatan mengumpulkan /eksperimen maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi. Adapun kompetensi yang diharapkan adalah mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras,

(44) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 26 kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam menyimpulkan. Contohnya siswa sudah mengamati, menanya, dan mengumpulkan informasi tentang proses ulat menjadi kupu-kupu. Kemudian siswa mengolah informasi yang didapat dengan menuliskannya dalam tabel tentang data-data yang didapatkannya. Siswa mencari keterkaitan antara data yang didapat dengan sumber-sumber yang ada, agar siswa tahu informasi yang didapatkannya itu benar atau tidak. Apakah benar jika proses perubahan ulat menjadi kupu-kupu tahapannya ada 4? 5. Menarik Kesimpulan Kegiatan menarik kesimpulan dalam pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik merupakan kelanjutan dari kegiatan mengolah data atau informasi. Dari informasi yang saling terkait tersebut kemudian ditarik kesimpulan secara kelompok atau individu. Contohnya siswa setelah mengolah informasi yang dudapat tentang proses terjadinya kupu-kupu kemudian dia menyimpulkan jika proses itu ada benar ada 4 tahapan yaitu telur, ulat, kempompong, dan kupukupu. Proses ini dinamakan metamorfosis sempurna 6. Mengkomunikasikan Dalam pendekatan saintifik guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengkomunikasikan hal telah mereka pelajari. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan menuliskan atau menceritakan halhal yang ditemukan ketika melakukan kegiatan mencari informasi,

(45) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 27 mengasosiasikan dan menyimpulkan. Hasil disampaikan di kelas dan dinilai oleh guru sebagai hasil belajar kelompok atau individu. Kegiatan “mengkomunikasikan” dalam kegiatan pembelajaran sebagaimana disampaikan dalam Permendikbud Nomor 81a Tahun 2013, adalah menyampaikan hasil pengamatan, kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya. Adapun kompetensi yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan singkat dan jelas, dan mengembangkan kemampuan berbahasa yang baik dan benar. Contohnya adalah siswa menyampaikan hasil pengamatan dan kesimpulannya tentang metamorfosis kupu-kupu secara lisan. Menurut penulis pendekatan saintifik adalah pendekatan yang menekankan pada proses mengalami langsung dalam menyelidiki suatu permasalahan ilmiah yang muncul karena diawali dengan sebuah pengamatan. 2.1.1.3 Penilaian Otentik 1. Pengertian “A form of assessment in which students are asked to perform real-world tasks that demonstrate meaningful application of essential knowladge and skill” (Mueller, 2008 dalam Nurgiyantoro, 2011:23). Hal tersebut berarti bahwa penilaian otentik merupakan suatu bentuk tugas yang menghendaki pembelajar untuk menunjukkan kinerja di dunia nyata secara bermakna yang merupakan penerapan esensi

(46) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 28 pengetahuan dan keterampilan. Penilaian ini lebih menekankan proses dan hasil atau produk dari kegiatan yang dilakukan siswa dibanding hanya menilai produknya saja. Hal ini dikarena adanya keinginan untuk menghargai usaha siswa. Menurut Stiggins dalam Nurgiyantoro (2011:23) penilaian otentik merupakan penilaian kinerja (perfomansi) yang meminta pembelajar untuk mendemonstrasikan keterampilan dan kompetensi tertentu yang merupakan penerapan pengetahuan yang dikuasainya. Penilaian yang dilakukan pada Kurikulum SD 2013 bersifat holistik yang meliputi aspek sikap, pengetahuan, keterampilan untuk semua jenjang pendidikan baik ketika proses pembelajaran berlangsung (penilaian proses) atau setelah pembelajaran yang dilaksanakan selesai (penilaian hasil belajar). Dalam pendidikan dasar lebih menekankan pada pendidikan karakter dari pada pendidikan akademik dikarenakan jika pendidikan karakter anak baik dan kokoh sedari kecil maka ke depannya pendidikan akademiknya juga akan baik. Namun, hal ini tidak akan sama jika pendidikan akademik anak diutamakan dikarenakan memang anak akan menjadi pintar tetapi dia tidak memiliki akhlak yang mulia dan hal ini akan mempengaruhi kehidupannya di masyarakat dikemudian hari. 2. Tujuan Menurut Nurgiyantoro (2011:23) tujuan penilaian otentik adalah untuk mengukur berbagai keterampilan dalam berbagai konteks yang

(47) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 29 mencerminkan situasi di dunia nyata di mana keterampilanketerampilan tersebut digunakan. 3. Perbandingan Penilaian Otentik dan Penilaian Tradisional Perbandingan penilaian otentik dengan penilaian tradisional dapat dilihat sebagai berikut: Gambar 1. Perbandingan Penilaian Autentik dan Penilaian Tradisional Dilihat dari gambar di atas terlihat penilaian autentik mengajar, belajar, dan menilai dilakukan bersama-sama atau sekaligus dalam suatu proses pembelajaran. Ketiga kegiatan tersebut saling sejajar. Sedangkan dalam penilaian tradisional antara mengejar, belajar, dan menilai terdapat tahapan penilaian. Penilaian otentik harus mencerminkan masalah dunia nyata, bukan dunia sekolah (Kemendikbud, 2013). Penilaian dan pembelajaran dipandang memiliki keterkaitan. Lebih baik dalam hal ini menggunakan macam-macam cara dan kriteria holistik. Penilaian otentik bukan hanya mengukur apa yang diketahui peserta didik tetapi juga menekankan pada apa yang bisa dilakukan oleh peserta didik. Dalam Kemendikbud

(48) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 30 (2013), contoh dari tugas autentik meliputi (1) pemecahan masalah matematika, (2) melaksanakan percobaan, (3) bercerita, (4) menulis laporan, (5) berpidato, (6) membaca puisi, dan (7) membuat peta perjalanan. 4. Teknik Penilain di SD Berdasarkan Kemendikbud (2013:9-20) penilaian di SD dalam berbagai teknik untuk semua kompetensi dasar yang dikategorikan dalam tiga aspek, yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan. a. Sikap Aspek sikap dinilai dengan cara di bawah ini: 1) Observasi merupakan teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambaungan dengan memanfaatkan panca indra dan penilaiannya menggunakan format observasi yang berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati; 2) Penilaian diri merupakan teknik penilaian dengan meminta peserta didik mengemukakan kelebihan dan kekurangannya dan instrumen yang digunakan berupateknik penialain diri; 3) Penialain antar teman merupakan teknik penilaian dengan meminta peserta didik untuk saling menilai sikap dan instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian antarpeserta didik; 4) Jurnal merupakan catatan pendidik yang berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan berkaitan sikap dan perilaku peserta didik.

(49) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 31 b. Pengetahuan Aspek pengetahuan dinilai dengan cara di bawah ini: 1) Tes tertulis adalah tes yang soal dan jawabannya tulisan berupa pilihan ganda, isian, benar-salah, menjodohkan, dan uraian; 2) Tes lisan berupa tanya jawab antara pendidik dan peserta didik bentuknya saling ucap sehingga menimbulkan keberanian. Jawaban dapat berupa kata, frase, kalimat maupun paragraf yang diucapkan; 3) Penugasan adalah penilaian yang dilakukan oleh pendidik dalam bentuk pekerjaan rumah dan atau proyek baik secara individu ataupun kelompok sesuai karakteristik tugasnya. c. Keterampilan Aspek sikap dinilai dengan cara di bawah ini: 1) Performance atau kinerja adalah penilaian yang meminta siswa untuk melakukan tugas pada situasi sesungguhnya dengan mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan. 2) Produk adalah penilaian terhadap kemampuan peserta didik dalam membuat produk teknologi dan seni. Pengembangan produk meliputi 3 tahapan: a) Tahap persiapan atau perencanaan meliputi penilaian terhadap kemampuan siswa dalam merencanakan, menggali, mengembangkan gagasan, dan mendesain produk;

(50) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 32 b) Tahap pembuatan meliputi penilaian terhadap kemampuan siswa dalam menyeleksi dan menggunakan bahan dan alat serta dalam menentukan teknik yang tepat; c) Tahap penilaian meliputi penilaian terhadap kemampuan siswa membuat produk sesuai dengn kegunaannya. 3) Proyek adalah penilaian terhadap tugas yang mengandung investigasi dan harus diselesaikan dalam periode tertentu. Tugas tersebut meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. 4) Portofolio adalah penilaian melalui sekumpulan karya peserta didik yang tersusun secara sistematis dan terorganisasi yang dilakukan selama kurun waktu tertentu. Digunakan untuk memantau perkembangan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam bidang tertentu. Menurut penulis penilaian otentik merupakan penilaian yang menekankan pada proses dalam pembelajaran dari pemberian materi pada siswa sampai hasil belajar siswa setelah dilakukannya pengujian. 2.1.1.4 Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Lokal Karakter merupakan sifat-sifat kejiwaan, akhlak, atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain (Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2008). Michael Novak dalam Thomas (2012:81) mengartikan karakter sebagai campuran kompatibel dari seluruh kebaikan yang diidentifikasikan oleh tradisi religius, cerita sastra, kaum bijaksana dan kumpulan orang berakal sehat yang ada dalam sejarah.

(51) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 33 Thomas (2012:82) sendiri mengartikan karakter sebagai hal yang baik, “karakter yang baik terdiri dari mengetahui hal yang baik, menginginkan hal yang baik dan melakukan hal yang baik”. Mulyasa (2011:1) memaparkan pendidikan karakter merupakan upaya untuk membantu perkembangan jiwa anak-anak baik lahir maupun batin, dari sifat kodratinya menuju ke arah peradaban yang manusiawi dan lebih baik. Dharma, dkk (2011:5) dalam konteks kajian P3, mendefinisikan pendidikan karakter sebagai pembelajaran yang mengarah pada penguatan dan pengembangan perilaku anak secara utuh yang didasarkan pada suatu nilai tertentu yang dirujuk oleh sekolah. Sri Judiani dalam Zubaedi (2011:17) memaknai pendidikan karakter sebagai “pendidikan yang mengembangkan nilai-nilai karakter pada peserta didik sehingga mereka memiliki nilai dan karakter sebagai karakter dirinya, menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan dirinya, sebagai anggota masyarakat dan warga negara yang religius, nasionalis, produktif dan kreatif”. Koesoema (2007:104) memaparkan pendidikan karakter merupakan dinamika pengembangan kemampuan yang berkesinambungan dalam diri manusia untuk mengadakan internalisasi nilai sehingga menghasilkan disposisi aktif dan stabil dalam individu, dinamika ini membuat pertumbuhan individu menjadi semakin utuh. Menurut penulis, pendidikan karakter adalah sebuah usaha untuk mengembangkan jiwa anak menuju ke arah tindakan yang terpuji atau lebih baik.

(52) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 34 “Budaya lokal biasanya didefinisikan sebagai budaya asli dari suatu kelompok masyarakat tertentu” (Atiek, 2009:3). Menurut J.W. Ajawaila dikatakan bahwa budaya lokal adalah ciri khas budaya sebuah kelompok masyarakat lokal (J.W. Ajawaila dalam Atiek, 2009:3). Namun, tidak mudah untuk merumuskan atau mendefinisikan konsep budaya lokal. Pendidikan karakter berbasis budaya lokal menekankan pada kebudayaan yang diwariskan atau dipelajari, kemudian yang dipelajari tadi diteruskan serta diubah menjadi sesuatu yang baru, itulah inti dari proses pendidikan. Pendidikan memiliki misi, kebudayaan harus mampu melakukan proses; pertama pewarisan kebudayaan, kedua membantu individu memilih peran sosial dan mengajari untuk melakukan peran tersebut, ketiga memadukan beragam identitas individu ke dalam lingkup kebudayaan yang lebih luas, keempat harus menjadi sumber inovasi sosial. Tahapan tersebut di atas, mencerminkan jalinan hubungan fungsional antara pendidikan dan kebudayaan yang mengandung dua hal utama, yaitu Pertama, bersifat reflektif, pendidikan merupakan gambaran kebudayaan yang sedang berlangsung. Kedua, bersifat progresif, pendidikan berusaha melakukan pembaharuan, inovasi agar kebudayaan yang ada dapat mencapai kamajuan. Pendidikan karakter ini sebenarnya diharapkan bukan hanya agar siswa dapat mempelajari dan melestarikan budaya lokalnya atau di sekitarnya tetapi juga diharapkan siswa dapat mengenal budaya-budaya Indonesia yang sangat beragam ini. Pendidikan pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan setempat.

(53) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 35 Namun, seiring berkembangnya zaman munculah gejala-gejala pemisah antara pendidikan dan kebudayaan. Menurut penulis, pendidikan karakter berbasis budaya lokal adalah pendidikan yang menekankan pada penanaman sikap pada siswa untuk mempelajari lebih dalam tentang budayanya dan dapat melestarikan budaya lokal tersebut agar tidak hilang. Tujuan Pendidikan Karakter adalah meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah melalui pembentukan karakter peserta didik secara utuh, terpadu, dan seimbang sesuai standar kompetensi lulusan (Purnomo, 2013:16). Delapan butir nilai pokok sebagai pangkal tolak pengembangan karakter , yaitu (Purnomo: 2013) : 1. Nilai karakter dalam hubungannya dengan Tuhan (kereligiusan). 2. Nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri (jujur, bertanggung jawab, bergaya hidup sehat, disiplin, kerja keras, percaya diri, berjiwa wirausaha, mandiri, ingin tahu, cinta ilmu, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif). 3. Nilai karakter dalam hubungannya dengan sesama, yaitu (a) Sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain; (b) Patuh pada aturan-aturan sosial; (c) Menghargai karya dan prestasi orang lain; (d) Santun; (e) Demokratis; (f) Tolong menolong; dan (g) Kesantunan. 4. Nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan (kepedulian terhadap lingkungan).

(54) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 36 5. 2.1.2 Nilai kebangsaan (nasionalis dan menghargai keberagaman). Model Pengembangan Bahan Ajar Bahan ajar merupakan bagian yang dibutuhkan dalam jalannya proses pembelajaran. Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/instruktor dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar di kelas (Majid, 2009:174). Prastowo (2012:17) mengatakan bahwa bahan ajar merupakan segala bahan yang disusun secara sistematis, yang menampilkan sosok utuh dari kompetensi yang akan dikuasai peserta didik dan digunakan dalam proses pembelajaran dengan tujuan perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran. Dalam penelitian ini bahan ajar adalah bagian dari buku ajar yang dikembangkan dari setiap tema dan subtema yang terdiri dari unsur: tema, subtema, KI, KD, indikator, tujuan pembelajaran, uraian materi, kegiatan belajar, refleksi, aksi/tindakan siswa, rangkuman materi, penilaian, tindak lanjut, daftar kata penting, dan daftar pustaka. ”Pengembangan perangkat merupakan suatu lingkaran yang kontinum” (Kemp, 1994 Trianto 2010:81). Suatu model pengembangan pada dasarnya akan mengacu pada empat komponen mendasar yaitu learners, methods, evaluation, and objectives (Morrison, et al., 2011: 14). Dalam model Kemp ingin berusaha mengintegrasikan empat komponen tersebut dalam modelnya. Pengintegrasian akan memunculkan beberapa unsur

(55) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 37 pengembangan dalam model Kemp. Secara umum model pengembangan perangkat pembelajaran Kemp ditunjukan pada gambar dibawah ini. Evaluasi Formatif Identifikasi Masalah Pembelajaran Analisis Siswa Revisi Perangkat Pembelajaran Analisis Tugas revisi revisi Pelayanan Pendukung Merumuskan Indikator Pemilihan Media atau Sumber Belajar Penyusunan Instrumen Evaluasi Strategi Pembelajaran Evaluasi Formatif Gambar 2. Siklus Pengembangan Perangkat Model Kemp yang Direvisi (Trianto,2010: 82) Unsur pengembangan perangkat pembelajaran menurut model Kemp dalam Trianto (2010: 82-89), meliputi:

(56) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 38 1. Identifikasi Masalah Pembelajaran Tujuan dari tahap ini adalah mengidentifikasi adanya kesenjangan antara tujuan menurut kurikulum yang berlaku dengan fakta yang terjadi di lapangan baik yang menyangkut model, pendekatan, metode, teknik maupun strategi yang digunakan guru untuk mencapai tujuan pembelajaran (Trianto 2010:82). Bahan kajian, pokok bahasan atau materi yang akan dikembangkan, kemudian disusun sesuai dengan upaya mencapai tujuan seperti yang diharapkan dalam kurikulum. 2. Analisis Siswa Analisis siswa dilakukan untuk mengetahui tingkah laku awal dan karakteristik siswa meliputi ciri, kemampuan, dan pengalaman baik individu maupun kelompok. a. Tingkah Laku Awal Siswa Kardi dalam Trianto (2010:83), menjelaskan bahwa sebelum melaksanakan proses pembelajaran perlu dilakukan identifikasi tingkah laku awal siswa. b. Karakteristik Siswa Analisis siswa meliputi karakteristik antara lain: kemampuan akademik, usia dan tingkat kedewasaan, motivasi terhadap mata pelajaran, pengalaman, keterampilan psikomotorik, kemampuan bekerja sama, keterampilan sosial, dan sebagainya (Ibrahim, 2003:5 dalam Trianto, 2010:83).

(57) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 39 3. Analisis Tugas Dapat dikatakan, analisis tugas atau tujuan tidak lain dari analisis isi pelajaran, konsep, pemrosesan informasi yang digunakan untuk memudahkan pemahaman atau penguasaan tentang tugas-tugas belajar dan tujuan pembelajaran yang dituangkan dalam bentuk Rencana Pembelajaran dan Lembar Kegiatan Siswa (LKS). a. Analisis Struktur Isi Dilakukan dengan mencermati kurikulum, mulai dari bahan kajian, pokok bahasan, subpokok bahasan, serta garis besar perincian isi pokok bahasan. b. Analisis Konsep Analisis konsep dilakukan dengan mengidentifikasi konsep-konsep utama yang akan diajarkan dan menyusunnya secara sistematis sesuai urutan penyajiaanya dan merinci konsep-konsep yang relevan. c. Analisis Prosedural Analisis prosedural adalah analisis tugas yang dilakukan dengan mengidentifikasi tahap-tahap penyelesaian tugas sesuai dengan bahan kajian, hasil analisis ini akan diperoleh peta tugas dan analisis prosedural. d. Analisis Pemrosesan Informasi Analisis pemrosesan informasi dilakukan untuk mengelompokan tugas-tugas yang dilaksanakan siswa selama pembelajaran dengan mempertimbangkan waktu.

(58) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 40 4. Merumuskan Indikator Indikator adalah tujuan pembelajaran yang diperoleh dari hasil analisis tujuan pada tahap 1. Sedangkan menurut Kardi (2003a:2) dalam Trianto, (2009:182) , perumusan indikator didasarkan pada analisis pembelajaran dan identifikasi tingkah laku awal siswa, tentang pernyataan-pernyataan apa yang dapat dilakukan siswa setelah selesai melakukan pembelajaran. Indikator yang dirumuskan tersebut berfungsi sebagai (a) alat untuk mendesain kegiatan pembelajaran, (b) kerangka kerja dalam merencanakan cara mengevaluasi hasil belajar siswa; dan (c) panduan siswa dalam belajar (Trianto, 2010:85). 5. Penyusunan Instrumen Evaluasi Penyusunan tes hasil belajar merupakan alat evaluasi untuk mengukur ketuntasan indikator dan ketuntasan penguasaan siswa setelah berlangsungnya proses pembelajaran yang didasarkan pada jumlah soal yang dijawab secara benar. 6. Strategi Pembelajaran Pemilihan strategi pembelajaran disusun berdasarkan tujuan khusus yang akan dicapai. Kegiatan pemilihan strategi pembelajaran meliputi: pemilihan model, pendekatan dan metode; pemilihan format, yang dipandang mampu memberikan pengalaman yang berguna untuk mencapai tujuan pembelajaran. a. Pemilihan Model, Pendekatan, dan Metode Pembelajaran

(59) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 41 Pemilihan model, pendekatan dan metode pembelajaran yang sesuai dengan bahan kajian dan disesuaikan format secara umum dengan tujuan digunakan dalam pembelajaran b. Pemilihan Format Pemilihan yang pengembangan perangkat pembelajaran meliputi, Buku Ajar (materi ajar), Lembar Kegiatan Siswa (LKS), Rencana Pelajaran (RP), dan evaluasi. 7. Pemilihan Media atau Sumber Pembelajaran Keberhasilan pembelajaran sangat bergantung pada penggunaan sumber pembelajaran atau media yang dipilih. Jika sumber-sumber pembelajaran dipilih dan disiapkan dengan hati-hati, maka dapat memenuhi tujuan pembelajaran antara lain memotivasi siswa dengan cara menarik dan menstimulasi perhatian pada materi pembelajaran, melibatkan siswa, menjelaskan dan menggambarkan isi materi pelajaran dan keterampilan-keterampilan kinerja, membantu pembentukan sikap dan pengembangan rasa menghargai (apresiasi), serta memberi kesempatan untuk menganalisis sendiri kinerja individual (Kemp, et al., 1994 dalam Trianto, 2010:88). 8. Pelayanan Pendukung Selama proses pengembangan diperlukan layanan pendukung yang berupa kebijakan kepala sekolah, guru mitra, tata usaha, dan tenaga-tenaga terkait serta layanan laboratorium dan perpustakaan.

(60) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 42 9. Evaluasi Formatif Evaluasi formatif merupakan bagian penting dari proses perancangan pembelajaran serta berfungsi sebagai pemberi informasi kepada pengajar atau tim pengembang seberapa baik program telah berfungsi dalam mencapai berbagai sasaran (Trianto, 2010:89). Penilaian formatif dilaksanakan selama pengembangan dan ujicoba. 10. Evaluasi Sumatif Evaluasi sumatif secara langsung mengukur tingkat pencapaian tujuantujuan utama pada akhir pembelajaran. Tes sumatif dapat dilakukan dengan posttest dan ujian akhir pembelajaran. Penilaian sumatif meliputi; hasil ujian akhir unit dan ujian akhir untuk pelajaran tertentu (Trianto, 2010:89). 11. Revisi Perangkat Pembelajaran Kegiatan revisi dilakukan Melakukan kegiatan revisi perangkat pembelajaran, setiap langkah rancangan pembelajaran selalu dihubungkan dengan revisi. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dan memperbaiki rancangan yang dibuat. Komponen-komponen dalam lingkaran tersebut saling berhubungan. Dalam lingkaran model Kemp ini menunjukkan kemungkinan adanya revisi pada tiap komponen jika diperlukan. Komponen yang didahulukan serta diprioritaskan dipilih berdasarkan data apa yang sudah siap, tersedia, situasi, dan kondisi sekolah atau bergantung pada pembuat rencana itu sendiri.

(61) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 43 Kegiatan revisi dilakukan secara terus menerus pada setiap langkah pengembangan. Unsur untuk mengevaluasi bahan ajar meliputi, aims and objectives, desaign and organization, language content, skills, topic, methodology, teacher’s book, practical consideration (Cunningsworth, 1995:3). Hal tersebut berarti unsur yang mengevaluasi bahan ajar meliputi, tujuan dan sasaran, desain dan organisasi, isi bahasa, kemampuan, topik, metodologi, buku guru, pertimbangan praktis. Semua itu merupakan unsur penting yang saling terkait. 2.2 Penelitian yang Relevan Berikut ini ada beberapa penelitian yang berhubungan dengan pengembangan bahan ajar mengacu Kurikulum SD 2013 untuk siswa kelas IV SD: Pertama, penelitian pengembangan dengan judul “Pengembangan Bahan Ajar yang Terintegrasi dengan Pendidikan Karakter untuk Keterampilan Menulis Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas IV Semester Gasal” yang dilakukan oleh Domingos De Araujo (skripsi ini tidak diterbitkan). Dalam penelitian ini menghasilkan sebuah bahan ajar yang berfokus pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yang terintegrasi dengan pendidikan karakter. Penelitian ini dilakukan karena bahan ajar yang terintegrasi dengan pendidikan karakter pada kenyataannya belum banyak dikembangkan dalam pendidikan usia Sekolah Dasar sehingga peneliti melakukan pengujian di SD N Langensari Yogyakarta. Hasil penelitiannya didapatkan bahwa bahan ajar menurut para ahli mendapat predikat atau masuk dalam kategori baik. Sehingga bahan ajar yang dikembangkan ini layak untuk digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.

(62) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 44 Kedua, penelitian pengembangan dengan judul “Pengembangan Bahan Ajar yang Terintegrasi dengan Pendidikan Karakter untuk Keterampilan Membaca pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas IV Semester Gasal” yang dilakukan oleh Agnes Arinjani Puspaningrum (skripsi ini tidak diterbitkan). Penelitian ini menghasilkan bahan prototype yang terintegrasi dengan pendidikan karakter untuk keterampilan membaca pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas IV semester gasal. Berdasarkan hasil validasi didapatkan hasil bahwa bahan ajar ini termasuk dalam kategori baik dan sudah layak untuk digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Ketiga, jurnal artikel ilmiah dengan judul “Analisis Komponen-komponen Pengembangan Kurikulum 2013 pada Bahan Uji Publik Kurikulum 2013” yang dilakukan oleh Deden Cahaya Kusuma (jurnal ini tidak diterbitkan). Dalam jurnal ini hasilnya didapatkan sebagai alat pendidikan kurikulum memiliki komponen yang penting (komponen tujuan, komponen isi, komponen metode, dan komponen evaluasi) dan sebagai penunjang operasi dengan baik. Komponen pengembangan tersebut satu sama lain saling berkaitan Dilihat dari pemaparan ketiga penelitian di atas diketahui bahwa penelitian tersebut hanya berfokus pada pendidikan karakter saja dan dalam pengembangan Kurikulum 2013 perlu memperhatikan komponen-komponen yang penting dikarenakan dalam pengembangannya, komponen itu satu sama lain saling terkait. Sehingga yang membedakan penelitian pengembangan ini dengan penelitian di atas yaitu penelitian ini bukan hanya berfokus pada pendidikan karakter tetapi

(63) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 45 juga menggunakan pendekatan tematik integratif, pendekatan saintifik, penilaian otentik, dan pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Oleh sebab itu, peneliti berupaya melakukan pengembangan bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. 2.3 Kerangka Berpikir Dalam sebuah pembelajaran, bahan ajar merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang sangat penting bagi siswa. Terutama pada setiap mata pelajaran sangatlah dibutuhkan bahan ajar untuk memandu guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini mengembangkan bahan ajar baru yang mengacu pada Kurikulum 2013. Pengembangan bahan ajar Kurikulum 2013 dikembangkan dengan menggunakan berbagai komponen yang mendukungnya. Bahan ajar ini menggunakan pendekatan tematik integratif di mana mengintegrasikan berbagai mata pelajaran yang terkait dan dikemas dalam sebuah tema. Pendekatan saintifik juga digunakan dalam bahan ajar ini, di mana dalam kegiatannya harus mencerminkan lima tahapan kegiatan ilmiah, adanya pendidikan karakter yang berbasis budaya lokal, dan menggunakan penilaian otentik. Melalui pendidikan karakter yang mengangkat budaya lokal dalam bahan ajar ini siswa dapat lebih mengenal dan melestarikan kebudayaan di daerahnya. Penanaman karakter ini memang lebih baik jika ditanamkan sejak kecil karena ketika siswa beranjak dewasa karakter ini akan terbawa dan tertanam dalam benak

(64) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 46 meraka. Dalam sebuah pembelajaran dibutuhkan sebuah bahan ajar yang dapat memandu guru dan siswa dalam melakukan kegiatan pembelajaran. Melihat dari kebutuhan tersebut maka diperlukannya menyusun sebuah bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal untuk siswa kelas IV SD. 2.4 Pertanyaan Penelitian Berdasarkan uraian teori di atas maka dapat dirumuskan beberapa pertanyaan penelitian sebagai berikut: 2.4.1 Bagaimana langkah-langkah penelitian pengembangan bahan ajar subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar? 2.4.2 Bagaimana kualitas bahan ajar subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar menurut pakar Kurikulum SD 2013? 2.4.3 Bagaimana kualitas bahan ajar subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar menurut guru kelas IV yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013? 2.4.4 Bagaimana kualitas bahan ajar subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar menurut hasil uji coba produk pada siswa kelas IV SD?

(65) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan atau dalam Bahasa Inggris R&D (Research and Development). Research and Development adalah penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono, 2012:407). Produk yang akan dihasilkan dapat diujikan dalam bentuk hardware ataupun software. Penelitian ini menghasilkan sebuah bahan ajar yang mengacu pada Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD. Dalam bahan ajar ini akan mengintergrasikan tujuh mata pelajaran pokok seperti PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, SBdP, dan PJOK. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini menggunakan langkah-langkah pengembangan milik Borg and Gall yaitu: (1) Potensi dan masalah, (2) Pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) ujicoba pemakaian, (6) revisi produk, (7) ujicoba produk, (8) revisi desain, (9) revisi desain, (10) produk masal (Sugiyono, 2012: 409). Peneliti memodifikasi langkah-langkah pengembangan milik Borg and Gall menjadi 7 langkah, karena penelitian dan pengembangan ini merupakan ujicoba terbatas. 3.2 Prosedur Pengembangan Pengembangan produk berupa bahan ajar ini dibuat berdasarkan hasil modifikasi antara model pengembangan Kemp dengan langkah penelitian R&D menurut Borg&Gall. Prosedur pengembangan ini melalui tujuh langkah prosedur 47

(66) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 48 pengembangan, yaitu tahap (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi ahli, (5) revisi desain, (6) uji coba desain, (7) revisi desain, sampai dihasilkan sebuah produk akhir berupa bahan ajar mengacu pada Kurikulum SD 2013. Kedelapan langkah tersebut akan dijabarkan dan diintegrasikan dalam sebuah bagan sebagai berikut: Gambar 3. Bagan Langkah-langkah Pengembangan Bahan Ajar Kemp dengan Borg and Gall.

(67) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 49 3.2.1 Potensi dan Masalah Untuk mengetahui adanya potensi dan masalah maka perlu adanya analisis kebutuhan. Analisis kebutuhan dilakukan dengan cara mewawancarai langsung kepala sekolah dan guru kelas IV di SD N Ungaran 1. Wawancara ini ditujukan untuk mengetahui kebutuhan suplemen bahan ajar baru yang sedang dikembangkan karena belum adanya yang mengangkat kearifan budaya lokal. Sehingga bahan ajar yang akan dikembangkan akan disesuaikan dengan tujuan dari pengembangan bahan ajar yang mengacu pada Kurikulum 2013. Selain itu analisis potensi dan masalah juga meliputi analisis siswa dan analisis tugas. 3.2.2 Pengumpulan Data Pengumpulan data untuk analisis kebutuhan dilakukan dengan wawancara terhadap kepala sekolah dan guru kelas IV SD yang sekolahnya sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013. Hasil dari wawancara tersebut dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk perencanaan produk yang berupa bahan ajar yang mengacu pada Kurikulum 2013 yang mengintegrasikan tujuh mata pelajaran pokok. Pengumpulan data dilakukan untuk membuat bahan ajar dengan cara melakukan studi pustaka, mencari bahan melalui internet, mengumpulkan bahan dari berbagai sumber. 3.2.3 Desain Produk Pertama-tama dalam pembuatan desain produk ialah (1) memilih tema yang akan dikembangkang menjadi bahan ajar; (2) memilih dan memilah kompetensi inti dan kompetensi dasar; (3) memilih subtema sesuai kesepakatan bersama satu tema; (4) membuat indikator; (5) membuat tujuan pembelajaran; (6) membuat

(68) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 50 silabus; (7) membuat RPP; (8) menentukan urutan isi bahan ajar (9) peneliti menggunakan berbagai macam strategi pembelajaran supaya membantu pemahaman siswa; (10) menentukan kegiatan pembelajaran dan kegiatan tersebut berupa kegiatan konkrit yang harus dilakukan siswa dengan menerapkan pendekatan tematik integratif dan saintifik, dimana di dalamnya berisi uraian materi pembelajaran.; (11) menuliskan sumber belajar; (12) evaluasi instrumen pembelajaran untuk mengetahui ketercapaian tujuan. Bahan ajar ini akan disusun secara sistematis. 3.2.4 Validasi Ahli Peneliti menggunakan validasi dari pakar yang dianggap kompeten dalam Kurikulum SD 2013 dan tatabahasa, sebelum produk akan diuji cobakan. Produk yang telah dikembangkan akan divalidasi oleh satu pakar Kurikulum SD 2013 dan dua guru SD kelas IV yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013. Diharapkan dapat memberikan saran dan komentar tentang bahan ajar yang sedang dikembangkan. Tujuan dari validasi ini untuk memberikan masukan dan kritik yang asalnya dari ketiga validator tadi. Masukan dan kritik ini digunakan untuk merevisi desain dari produk agar layak diuji cobakan. Proses validasi dilakukan dengan memberikan duplikat desain produk dalam bentuk hard copy. 3.2.5 Revisi Desain Setelah mendapat masukan dan kritik dari para ahli maka langkah selanjutnya adalah melakukan revisi desain terhadap produk yang telah divalidasikan. Revisi dimaksudkan untuk memperbaiki kekurangan dari produk

(69) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 51 yang telah divalidasikan oleh ahli. Desain produk yang telah direvisi akan diuji coba lapangan. 3.2.6 Uji Coba Desain Desain produk yang telah direvisi akan diuji cobakan pada 10 orang siswa kelas IV SD N Depok 2. Ujicoba desain produk dilakukan untuk mengumpulkan data guna mengetahui kualitas produk bahan ajar dan keefektifannya untuk kegiatan pembelajaran. 3.2.7 Revisi Desain Revisi desain dilakukan setelah uji coba produk. Ini merupakan langkah yang diambil atas dasar analisis validasi pengalaman lapangan. Produk kemudian direvisi berdasarkan masukan dari siswa SD N Depok 2 yang akan dijadikan subjek uji coba produk. Desain produk final bahan ajar yang mengacu Kurikulum 2013 ini berasal dari hasil revisi produk. 3.3 Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan dalam jangka waktu sebagai berikut. Tabel 1. Waktu Penelitian 2013 2014 1. 2. 3. 4. 5. Bimbingan dengan dosen pembimbing Analisis Kebutuhan Pengumpulan data Penyusunan bahan ajar dan proposal skripsi Validasi bahan ajar oleh pakar Juli Juni Mei April Maret Februari Januari Desember November Kegiatan Oktober No September Bulan

(70) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 52 6. 7. 8. 9. 8. 9. 10. 11. 12. 13. kurikulum 2013 Analisis data dan revisi produk Bimbingan dengan dosen pembimbing Validasi bahan ajar dengan guru kelas IV Analisis data dan revisi produk Uji Coba Lapangan dan validasi siswa Analisis data dan revisi produk Bimbingan dengan dosen pembimbing Ujian Skripsi Revisi Skripsi dan Bahan ajar Pembuatan jurnal 3.4 Uji Coba Produk Uji coba produk dilakukan untuk mengumpulkan data dalam menentukan kualitas bahan ajar. Data yang diperoleh berasal dari validasi produk oleh pakar pembelajaran Kurikulum SD 2013, dan guru kelas IV SD yang sekolahnya sedang melaksanakan Kurikulum SD 2013. Hal ini digunakan untuk memperbaiki dan menyempurnakan produk bahan ajar. Setelah dilakukan validasi, produk diuji cobakan kepada siswa kelas IV SD N Depok 2 pada semester genap. Uji coba produk bertujuan untuk mengetahui kualitas dari produk yang sedang dikembangkan. 3.4.1 Desain Uji Coba Uji coba produk bermanfaat sebagai uji kelayakan produk yang sedang dikembangkan. Bahan ajar yang telah dibuat kemudian divalidasikan pada pakar Kurikulum SD 2013 dan guru kelas IV SD yang sekolahnya sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013, agar bahan ajar layak digunakan dalam pembelajaran.

(71) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 53 Produk berupa bahan ajar yang mengacu Kurikulum 2013 dengan subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal untuk siswa kelas IV SD. 3.4.2 Subjek Uji Coba Subjek uji coba validasi lapangan dalam penelitian pengembangan bahan ajar ini adalah 10 siswa kelas IV semester genap SD N Depok 2 tahun ajaran 2013/2014. 3.4.3 Instrumen Penelitian Pada penelitian pengembangan ini, peneliti menggunakan daftar pertanyaan wawancara dan kuesioner. Wawancara yang dilakukan dengan guru kelas IV SD N Ungaran 1 digunakan untuk menganalisis kebutuhan terhadap bahan ajar yang mengacu Kurikulum SD 2013. Sedangkan lembar kuesioner digunakan untuk menilai desain bahan ajar. Lembar kuesioner tersebut diisi oleh satu pakar Kurikulum SD 2013, dua guru SD kelas IV yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013 dan 10 siswa kelas IV SD. Hasil validasi yang berasal dari kuesioner dapat digunakan sebagai masukan untuk melakukan revisi atas bahan ajar yang dibuat. 3.4.4 Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data didapatkan menggunakan dua tahapan penilaian. Penilaian tersebut dari pakar Kurikulum SD 2013 dan guru SD kelas IV yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013. Pihak-pihak tersebut akan mendapatkan produk bahan ajar Kurikulum SD 2013 dari peneliti. Produk bahan ajar ini akan dinilai menggunakan lembar kuesioner yang telah diberikan pada para validator.

(72) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 54 Pada tahapan yang kedua teknik pengumpulan data didapat dari uji coba lapangan yang diambil dari siswa kelas IV SD. Caranya siswa mengisi lembar kuesioner yang diberikan peneliti tentang pernyataan-pernyataan mengenai bahan ajar yang mengacu pada Kurikulum SD 2013. 3.4.5 Teknik Analisis Data Data penelitian ini dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. 3.4.5.1 Data Kualitatif Data kualitatif berisi komentar-komentar yang dikemukakan oleh pakar Kurikulum SD 2013, guru SD kelas IV yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013, dan siswa kelas IV SD. Data dianalisis sebagai dasar untuk memperbaiki dan mengetahui kelayakan produk yang dihasilkan. 3.4.5.2 Data Kuantitatif Data Kuantitaif berupa skor dari komentar pakar Kurikulum SD 2013, guru kelas IV SD yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013, dan siswa kelas IV SD. Data dianalisis sebagai dasar dari kuesioner diubah menjadi data interval. Skala penilaian terhadap bahan ajar yang dikembangkan yaitu sangat baik (5), baik (4), cukup baik (3), kurang baik (2), sangat kurang baik (1). Skor yang sudah didapat kemudian dikonversikan menjadi data kualitatif skala lima dengan acuan menurut Sukardjo (2008:101) sebagai berikut: Tabel 2. Konversi Nilai Skala Lima X Xi Xi Xi X Interval Skor  Xi + 1,80 Sbi + 0,60 SBi  X ≤ Xi + 1,80 Sbi − 0,60 SBi  X ≤ Xi + 0,60Sbi − 1,80 SBi  X ≤ Xi − 0,60Sbi ≤ Xi − 1,80 Sbi Kategori Sangat baik Baik Cukup Kurang Sangat kurang

(73) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 55 Keterangan: Rerata ideal ( ) : (skor maksimal ideal + skor minimal ideal) Simpangan baku ideal : (skor maksimal ideal − skor minimal ideal) X : Skor Aktual Berdasarkan rumus konversi di atas perhitungan data-data kuantitatif dilakukan untuk memperoleh data kualitatif dengan menerapkan rumus konversi tersebut. Adapun penentuan rumus kualitatif pengembangan ini diterapkan dengan konversi sebagai berikut. Diketahui: Skor maksimal ideal :5 Skor minimal ideal :1 Rerata ideal ( Xi ) : 1/2 (5 + 1) = 3 Simpangan baku ideal (SBi) : 1/6 (5-1) = 0,67 Ditanyakan: Interval skor kategori sangat baik, baik, cukup baik, kurang baik, dan sangat kurang baik. Jawaban: Kategori sangat baik = X > + 1,80 SBi = X > 3 + (1,80 . 0,67) = X > 3 + (1,21) = X > 4,21 Kategori baik = + 0,60SBi < X ≤ + 1,80SBi = 3 + (0,60 . 0,67) < X ≤ 3 + (1,80 . 0,67)

(74) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 56 = 3 + (0,40) < X ≤ 3 + (1,21) = 3,40 < X ≤ 4,21 Kategori cukup baik = - 0,60SBi < X≤ + 0,60SBi = 3 - (0,60 . 0,67) < X ≤ 3 + (0,60 . 0,67) = 3 – (0,40) < X≤ 3 + (0,40) = 2,60 < X≤ 3,40 Kategori kurang baik = - 1,80SBi < X≤ - 0,60SBi = 3 - (1,80 . 0,67) < X ≤ 3 - (0,60 . 0,67) = 3 - (1,21) < X ≤ 3 - (0,40) = 1,79 < X ≤ 2,60 Kategori sangat kurang baik = 𝑋 ≤ – 1,80SBi = X ≤ 3 - (1,80 . 0,67) = X ≤ 3 - (1,21) = X ≤ 1,79 Berdasarkan perhitungan tersebut, diperoleh konversi data kuantitatif menjadi data kualitatif skala lima yaitu sebagai berikut. Tabel 3. Kriteria Skor Skala Lima Interval Skor X > 4,21 3,40 < X ≤ 4,21 2,60 < X ≤ 3,40 1,79 < X ≤ 2,60 X ≤ 1,79 Kriteria Sangat Baik Baik Cukup Kurang Sangat Kurang Setelah hasil validasi dari pakar kurikulum 2013, guru kelas IV SD, Siswa kelas IV SD dihitung, setelah itu dilihat hasil kualifikasinya berdasarkan tabel

(75) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 57 kriteria skor skala lima. Jika skor yang diperoleh lebih dari 4,21 kategori “sangat baik”. Skor diperoleh lebih dari 3,40 kurang dari sama dengan 4,21 kategori “baik”. Skor diperoleh lebih dari 2,60 kurang dari sama dengan 3,40 kategori “cukup”. Skor diperoleh lebih dari 1,79 kurang dari sama dengan 2,60 kategori “kurang”. Skor yang kurang dari sama dengan 1,79 kategori “sangat kurang”.

(76) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Analisis Kebutuhan Dalam penelitian ini dibutuhkan kegiatan analisis kebutuhan berupa wawancara. Wawancara ini dilakukan terhadap kepala sekolah dan guru SD kelas IV SD N Ungaran 1 yang sedang melaksanakan Kurikulum SD 2013. Wawancara ini dilakukan untuk mengetahui fakta dan permasalahan yang ada di lapangan mengenai bahan ajar Kurikulum SD 2013 yang sedang diuji cobakan sekarang ini. Sehingga bahan ajar yang akan dikembangkan ini, dapat lebih disesuaikan dengan tujuan yang terdapat dalam Kurikulum SD 2013. Wawancara dilakukan pada tanggal 7 September 2013 yang berpedoman terhadap 11 butir pertanyaan dan instrumennya dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Tabel 4. Daftar Pertayaan Wawancara No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Daftar Pertanyaan Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terhadap Kurikulum SD 2013? Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan pendekatan sains dalam pembelajaran? Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan penilaian otentik? Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan pendidikan karakter? Kesulitan-kesulitan apa yang Bapak/Ibu alami dalam melaksanakan Kurikulum SD 2013? Mengapa? Menurut Bapak/Ibu apakah bahan ajar Kurikulum SD 2013 masih perlu disempurnakan? Mengapa? Apakah Bapak/Ibu masih memerlukan suplemen bahan ajar Kurikulum SD 2013? Apakah Bapak/Ibu mampu mengembangkan secara mandiri bahan ajar sesuai dengan Kurikulum SD 2013? Apakah bahan ajar Kurikulum SD 2013 sesuai dengan budaya lokal sekolah? Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan jenis-jenis karakter yang akan dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional? Saran apa yang dapat Bapak/Ibu berikan terkait dengan bahan ajar Kurikulum SD 2013 yang sudah tersedia! 58

(77) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 59 4.1.1 Data Analisis Kebutuhan Guru Berdasarkan analisis kebutuhan terhadap kepala sekolah dan guru SD kelas IV di SD N Ungaran 1 yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013, didapatkan hasil jika pemahaman guru terhadap Kurikulum SD 2013 masih umum dan kurang mendetail. Hanya tentang penerapan uji coba Kurikulum SD 2013 di sekolah dan bukan tentang isi dari kurikulum itu sendiri. Pemahaman guru tentang pendekatan sains, penilaian otentik, dan pendidikan karakter masih terbatas, namun dalam penerapannya guru masih sangat kurang dikarenakan guru masih cenderung sentralistik. Guru belum mendalam dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran. Guru hanya menanamkan nilai karakter pada keseharian siswa yang berhubungan dengan tingkah laku. Guru juga menyebutkan kesulitan dalam penerapan Kurikulum SD 2013 yaitu banyaknya indikator yang tidak sesuai dengan kompetensi inti (KI), sarana prasarana pendukungnya pembelajaran masih kurang, bentuk penilaian belum jelas, dan jumlah buku masih kurang pada saat itu. Diharapkan oleh guru bahan ajar kurikulum ini harus lebih disempuran dan guru masih memerlukan suplemen bahan ajar dikarenakan selama ini masih banyak materi yang belum sesuai juga masih minimnya referensi yang dapat digunakan guru sebagai acuan dalam pembelajaran. Dalam hal ini guru juga belum dapat mengembangkan sendiri bahan ajar Kurikulum SD 2013 karena belum tahu pedomannya. Anggapan guru bahwa Kurikulum SD 2013 ini sudah sesuai dengan budaya lokal sekolah, tetapi baiknya tidak digabung dengan SBK. Pemahaman terhadap jenis-jenis karakter sudah bagus dikarenakan dapat menyebutkan penerapannya dalam pembelajaran.

(78) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 60 Saran terhadap bahan ajar Kurikulum SD 2013 adalah minimal setahun sekali ada evaluasi tentang luas sempitnya materi, kesesuaian materi terhadap kelas dan format penilaian. Kesimpulan dari hasil analisis kebutuhan yang telah disebutkan di atas didapatkan bahwa guru membutuhkan bahan ajar yang mengacu Kurikulum SD 2013 untuk siswa kelas IV yang telah lebih disempurnakan. Hal ini dikarenakan guru belum mampu mengembangkan sendiri bahan ajar yang sesuai dengan Kurikulum SD 2013 sebab belum tahu pedomannya. 4.1.2 Data Analisis Dokumen Analisis dokumen Kurikulum SD 2013, akan dilakukan terhadap kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) pada tujuh mata pelajaran yang telah ditentukan (PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, SBdP, dan PJOK) yang saling terintegrasi di kelas IV semester dua. Tema dari bahan ajar kurikulum ini adalah, “8. Daerah tempat tinggalku” serta subtemanya yaitu, “3. Memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal”. 4.2 Deskripsi Produk Awal Kegiatan pengembangan yang pertama harus dilakukan adalah menentukan kelas yaitu kelas IV SD. Setelah itu, dilakukanlah penentuan tema dan subtema untuk pengembangan bahan ajar. Tema yang didapat adalah tema 8. Daerah tempat tinggalku dan subtema 3. Memanfaatkan potensi daerah tempat tinggal. Membuat indikator dari KI dan KD kelas IV SD. Membuat pemetaan indikator pembelajaran dari indikator yang telah dibuat untuk mengintegrasikan ketujuh mata pelajaran yang telah ditentukan. Peneliti membuat desain silabus dan

(79) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 61 rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sesuai pemetaan indikator pembelajaran, tujuan pembelajaran, materi yang diintegrasikan. Dilanjutkan dengan membuat kerangka bahan ajar dan disertai pengumbuhan bahan-bahan ajar yang akan digunakan untuk menyusun bahan ajar melalui berbagai sumber. 4.2.1 Silabus Silabus dibuat sebagai rencana pembelajaran pada mata pelajaran yang mencakup berbagai komponen, yang dikembangkan ke dalam RPP dan produk yang akan dikembangkan. Komponen-komponen dalam silabus meliputi (1) identitas yang berisi satuan pendidikan, kelas/semester, dan tema (2) mata pelajaran, kompetensi dasar, dan kompetensi dasar (3) indikator, (4) kegiatan pembelajaran dan penilaian, (5) alokasi waktu, (6) sumber belajar. Pendekatan yang dikembangkan dalam pembelajaran silabus ini menggunakan Pendekatan Tematik Integratif dan Saintifik. 4.2.2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dirancang untuk menggambarkan pengorganisasian dalam pembelajaran yang akan dilakukan untuk mencapai kompetensi dasar yang ditetapkan dalam kompetensi inti dan sebelumnya telah di jabarkan dalam silabus. Dalam RPP juga akan dimasukkan sikap sosial dan religious. Komponen yang terdapat pada RPP, (1) identitas RPP yang meliputi satuan pendidikan, mata pelajaran terkait, kelas/semester, minggu/hari, dan alokasi waktu, (2) kompetensi inti, (3) kompetensi dasar dan indikator, (4) tujuan pembelajaran, (5) materi pembelajaran, (6) pendekatan dan metode pembelajaran, (7) media, alat, dan sumber pembelajaran, (8) langkah-

(80) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 62 langkah kegiatan pembelajaran, dan (9) penilaian. RPP ini dirancang untuk 6 petemuan, dari pertemuan pertama sampai keempat alokasi waktunya (8 x 35 menit) dan pertemuan kelima sampai keenam alokasi waktunya (6 x 35 menit). 4.2.3 Bahan Ajar Bahan ajar disusun sebanyak 6 pertemuan. Pada setiap pertemuan akan mengulas kembali materi sebelumnya, dilanjutkan menyanyikan lagu yang dapat mengantar siswa pada materi yang akan mereka pelajari hari itu. Materi disusun dari referensi berbagai sumber dan dibuat penuh warna. Pengembangan bahan ajar diawali dengan membuat kerangka bahan ajar. Kerangka tersebut berisi sampul, isi, format penilaian untuk guru, kunci jawaban, dan daftar pustaka. Sampul ini dibuat menggunakan program Corel Draw X5 dan gambar yang digunakan untuk sampul didapatkan dari Google. Sampul bahan ajar ini berisi, (1) nama penulis, (2) judul buku, tema, tingkatan SD dan tingkatan kelas. Isi dari bahan ajar meliputi, (1) kata pengantar, (2) daftar isi, (3) pemetaan KD, (4) ruang lingkup pembelajaran. (5) materi pembelajaran 1 sampai 6 (6) penilaian dan kunci jawaban, dan (7) daftar pustaka. Pada materi pertemuan kesatu sampai kelima berisikan, (a) pemetaan indikator pembelajaran, (b) tujuan pembelajaran, (c) apersepsi berupa lagu, (d) kegiatan siswa kelompok dan individu, (e) refleksi (f) aksi, (g) rangkuman materi (h) latihan soal (i) pekerjaan rumah, (j) glosarium, dan (k) penilaian latihan soal atau post test dan kunci jawaban. Pada pertemuan keenam urutan isi agak sedikit berbeda yaitu, setelah penilaian latihan soal ada 10 soal evaluasi yang berisikan materi yang dipelajari selama enam pertemuan dan penilaiannya. Bahan ajar disusun menggunakan

(81) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 63 Microsoft Word 2007 dengan jenis huruf Times New Roman ukuran huruf 9, 11, dan 12. 4.2.3.1 Glosarium Dalam bahan ajar yang sedang dikembangkan ini glosarium di letakkan pada setiap akhir pembelajaran sehingga mempermudah siswa dalam mencari kata-kata sulit pada pembelajaran yang mereka pelajari hari itu juga. 4.2.3.2 Format Penilaian untuk Guru yang Disertai Kunci Jawaban Format penilaian guru bertujuan untuk membantu guru dalam melakukan penilaian. Dalam bahan ajar ini penilaian guru dimasukkan dalam buku siswa dan disertai dengan kunci jawaban soal post test. Format penilaian guru meliputi pengetahuan, keterampilan, sikap sosial dan spiritual. Format penilaian pengetahuan atau kognitif digunakan untuk menilai pengetahuan yang dimiliki siswa tentang materi yang telah mereka pelajari, format penilaian keterampilan atau psikomotorik untuk menilai hasil atau produk yang telah dibuat oleh siswa, format penilaian sikap sosial untuk menilai sikap mereka terhadap sesama makhluk hidup, dan format sikap religius untuk menilai sikap mereka terhadap Tuhan yang telah memberikan segalanya. 4.2.3.3 Daftar Pustaka Daftar pustaka pada bahan ajar ini diletakkan dipaling akhir atau belakang. Daftar pustaka ini berisi sumber referensi yang digunakan oleh penulis dalam menyusun bahan ajar dan semoga referensi yang digunakan dapat mengembangkan bahan ajar.

(82) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 64 4.3. Data Uji Coba dan Revisi Produk Produk awal bahan ajar yang telah disusun kemudian diberikan kepada pakar Kurikulum SD 2013 dan guru SD kelas IV SD N 2 Cawas dan SD N Godean 1 yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013 untuk divalidasi. Validasi ini bertujuan untuk mengetahui seberapa baik atau layak produk bahan ajar yang sedang dikembangkan ini. Validasi yang yang akan dilakukan ini menggunakan pedoman penskoran skala lima menurut Sukardjo (2008:101) yang telah di jabarkan di bab III. 4.3.1 Data Hasil Validasi Pakar Kurikulum SD 2013 dan Revisi Produk Pakar Kurikulum SD 2013 yang menjadi validator dalam produk penelitian ini adalah Dra. Maslichah Asyari, M.Pd. Produk yang sedang dikembangkan ini divalidasi sebanyak satu kali. Validasi dilakukan pada tanggal 21 Maret 2014. Aspek yang dinilai dari bahan ajar adalah (1) tujuan dan pendekatan, (2) desain dan pengorganisasian, (3) isi, (4) topik, (5) metodologi. Berdasarkan validasi yang telah dilakukan, didapatkan hasil kualitas bahan ajar yang dinilai berdasarkan dari kelima aspek tersebut diperoleh nilai rata-rata 4,03 dengan kategori “Baik”. Penilaian dalam kategori baik dapat diartikan jika bahan ajar yang sedang dikembangkan ini ada beberapa yang masih harus diperbaiki seperti yang terpapar pada tabel 5. Produk yang telah divalidasi pakar Kurikulum SD 2013 kemudian direvisi sesuai dengan komentar dan saran yang diberikan. Revisi produk yang dilakukan oleh peneliti difokuskan pada bagian yang disarankan oleh pakar pembelajaran yaitu pada bagian, (1) Tujuan dan pendekatan, tidak ada indikator yang disarankan

(83) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 65 untuk direvisi, (2) Desain dan pengorganisasian, indikator yang disarankan untuk direvisi yaitu, (2.1) rumusan aksi banyak yang tidak pas dan pertanyaan refleksi ditambah, (2.6) logika banyak yang meloncat, (2.8) bahasa tulis perbaiki sesuai EYD, (3) Isi, indikator yang disarankan untuk direvisi yaitu, (3.2) perpindahan antar muatan pelajaran tidak landai, (3.7) kemempuan berpikir tingkat tinggi kurang, (3.12) kurang refleksi terkait karakter, (4) Topik, tidak ada yang direvisi (6) metodologi, tidak ada catatan untuk revisi. Komentar dan saran dari pakar Kurikulum SD 2013 serta revisinya akan dijabarkan dalam tabel berikut ini. Tabel 5. Komentar Pakar Kurikulum SD 2013 dan Revisi No 1 Komentar Pakar Kurikulum SD 2013 Tujuan dan Pendekataan Tidak ada saran Desain dan Pengorganisasian - Rumusan aksi banyak yang tidak pas. 2 2.1 - Pertanyaan refleksi ditambah 2.6 2.8 3 Logika banyak yang meloncat Bahasa tulis perbaiki sesuai EYD ISI 3.2 Perpindahan muatan pelajaran tidak landai 3.7 Kemampuan berpikir tingkat tinggi kurang 4 Topik Tidak ada saran 5 Metodologi Tidak ada saran Komentar umum dan saran perbaikan Glosarium banyak yang salah konsep 1 2 Latar gambar jangan mengaburkan tulisan Revisi Tidak ada revisi - Membuat kembali rumusan aksi sesuai dengan materi. - Gambar dihilangkan dan ditambah pertanyaan Logika lebih dibuat sistematis Memperbaiki bahasa sesuai EYD Memperbaiki perpindahan muatan agar lebih landai Meningkatkan kemampuan berpikir tinggkat tinggi dalam bahan ajar Tidak ada revisi Tidak ada revisi Memperbaiki konsep yang salah Mengubah latar gambar Hasil rekapitulasi penilaian pakar Kurikulum SD 2013 terdapat pada lampiran.

(84) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 66 4.3.2 Data Hasil Validasi Guru SD Kelas IV yang Sudah Melaksanakan Kurikulum SD 2013 dan Revisi Produk Sebanyak dua orang guru SD kelas IV yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013 diminta bantuannya untuk memvalidasi bahan ajar. Guru SD kelas IV yang pertama berasal dari SD N 2 Cawas dan guru SD kelas IV yang kedua berasal dari SD N Godean 1. Validator yang pertama bernama Sri Sunarti, S.Pd. Validasi dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2014. Aspek yang dinilai dari bahan ajar adalah (1) tujuan dan pendekatan, (2) desain dan pengorganisasian, (3) isi, (4) topik, (5) metodologi. Berdasarkan validasi yang telah dilakukan, didapatkan hasil kualitas bahan ajar yang dinilai berdasarkan dari kelima aspek tersebut diperoleh nilai rata-rata 4,16 dengan kategori “Baik”. Penilaian dalam kategori baik dapat diartikan jika bahan ajar yang sedang dikembangkan ini ada beberapa yang masih harus diperbaiki seperti yang terpapar pada tabel 6. Produk yang telah divalidasi guru kelas IV SD yang pertama kemudian direvisi sesuai dengan komentar dan saran yang diberikan. Komentar dan saran serta revisi akan dijabarkan dalam tabel 6 berikut ini. Tabel 6. Komentar Guru SD Kelas IV SD N 2 Cawas dan Revisi No 1 2 3 Komentar Guru Kelas IV SD Revisi Bahan ajar sudah baik, namun akan lebih baik jika ada gambar peta. Gambar peta akan di tambah di subtema dua Pada pembelajaran 1 “ Dari Sabang sampai Merauke” ditambah gambar Peta Indonesia. Lagu “Naik-naik ke Puncak Gunung” sudah ada di subtema sebelumnya cari lagu lain. Gambar peta Indonesia akan diberikan di subtema dua Lagu akan diganti dengan “Lihat Kebunku”

(85) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 67 4. 5. Lihat tema sebelumnya agar tidak terjadi pengulangan materi Bukan diulang tetapi diteruskan karena suku-suku di Indonesia sangat banyak sehingga tidak bisa di bahas hanya satu hari Pada pertemuan 5 untuk membuat kostum atau Akan ditambahkan alat dan bahan serta dekorasi agar ditulis alat dan bahan serta cara cara membuatnya membuatnya Hasil rekapitulasi penilaian guru SD kelas IV yang pertama terdapat pada lampiran. Validator yang kedua bernama Istutik Zuwanti, S.Pd. Validasi dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2014. Aspek yang dinilai dari bahan ajar adalah (1) tujuan dan pendekatan, (2) desain dan pengorganisasian, (3) isi, (4) topik, (5) metodologi. Dari kelima aspek tersebut tidak ada saran dan tidak ada revisi. Berdasarkan validasi yang telah dilakukan, didapatkan hasil kualitas bahan ajar yang dinilai berdasarkan dari kelima aspek tersebut diperoleh nilai rata-rata 4,19 dengan kategori “Baik”. Penilaian dalam kategori baik dapat diartikan jika bahan ajar yang sedang dikembangkan ini ada beberapa yang masih harus diperbaiki seperti yang terpapar pada tabel 7. Produk yang telah divalidasi guru SD kelas IV yang kedua kemudian direvisi sesuai dengan komentar yang diberikan dikarenakan tidak ada saran dari validator. Komentar dan revisi akan dijabarkan dalam tabel 7 berikut ini. Tabel 7. Komentar Guru Kelas IV SD N Godean 1 dan Revisi No 1 2 3 Komentar Guru Kelas IV SD Perlu diralat hal 52 dan 57 jawaban yang benar 0,75 Instrument penilaian sebaiknya ditulis dibuku guru Gambar sebaiknya diperbesar lagi agar mudah diamati siswa Revisi Hal tersebut akan dibenarkan jawabannya Tidak direvisi karena hanya dalam rancangan ini buku guru dan siswa dijadikan satu Gambar akan diperbesar

(86) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 68 4.3.3 Data Hasil Validasi Uji Coba Lapangan dan Revisi Produk Setelah produk bahan ajar divalidasi oleh pakar Kurikulum SD 2013 dan dua orang guru SD kelas IV yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013, kemudian dilakukan revisi sesuai saran dan komentar yang diberikan. Produk yang telah direvisi selanjutnya divalidasi lapangan terhadap sepuluh orang siswa/i kelas IV SD N Depok 2. Kegiatan validasi dilaksanakan pada tanggal 14 April 2014 sampai 16 April 2014. Materi telah tersampaikan semua namun dikarenakan keterbatasan izin yang diberikan oleh sekolah maka penelitian ini dipadatkan selama tiga hari. Pembelajaran dilakukan sendiri oleh peneliti tanpa bantuan guru karena guru menyerahkan sepenuhnya oleh peneliti dan siswa mendapat bahan ajar dari peneliti. Semua rangkaian kegiatan diikuti siswa dengan baik dan respon mereka juga positif. Pertemuan pertama berlangsung pada tanggal 14 April 2014, peneliti memberikan penjelasan pada siswa tentang Kurikulum 2013 dan bentuk bahan ajar Kurikulum 2013. Siswa dibagi menjadi 3 kelompok dan diminta membacabaca bahan ajar pada pembelajaran 1 juga pembelajaran 2. Peneliti dan siswa bernyanyi lagu dari sabang sampai merauke secara bersama-sama. Siswa di perlihatkan gambar tentang persatuan dan diminta ciri-ciri persatuan. Siswa diminta menyebutkan kesamaan identitas suku yang mereka ketahui dan mengisikan informasi itu dalam tabel. Siswa diminta membandingkan tempattempat bersejarah di daerahnya dengan daerah lain. Siswa diminta menuliskan nama tempat bersejarah yang diketahui. Siswa diminta menganalisis dan mencaritakan kondisi lingkungan dalam teks yang didalamnya juga ada tempat

(87) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 69 bersejarahnya. Peneliti meminta siswa menyimpulkan apa yang dipelajari, refleksi, aksi, dan mencoba mengerjakan soal latihan. Peneliti mengajak siswa membandingkan tempat industri di daerahnya dengan daerah lain dan menyebutkan nama tempat industri di daerahnya. Siswa diminta mengingat hasil dari tempat industri yang mereka ketahui yang menghasilkan panas dan bunyi. Siswa diminta menganalisis kerugian pemanfaatan energi bunyi dan panas. Siswa diminta membandingkan nilai pecahan, menyusun, dan mengubahnya ke persen. Siswa diminta membandingkan persentasi sampah dalam gambar. Siswa diminta membuat teks cerita petualngan dan menceritakannya. Peneliti meminta siswa menyimpulkan apa yang dipelajari, refleksi, aksi, dan mencoba mengerjakan soal latihan. Pertemuan kedua berlangsung pada tanggal 15 April 2014, siswa tetap dibagi menjadi 3 kelompok. Siswa diminta membaca-baca bahan ajar pembelajaran 3 dan 4. Peneliti dan siswa bernyanyi jaranan. Siswa diminta membaca bacaab tentang kuda lumping. Siswa membandingkan ciri khas seni pertunjukkan di daerahnya dengan daerah lain. Siswa diminta menyebutkan seni pertunjukkan yang mereka ketahui. Siswa diminta membuat cerita dan menceritakan tentang seni pertunjukkan yang pernah mereka lihat. Peneliti meminta siswa menyebutkan alat-alat dalam seni pertunjukkan yang dapat menghasilkan energi bunyi. Siswa diminta mengisi tabel sumber bunyi sesuai bunyi-bunyian yang pernah mereka dengar di sekolah. Siswa diminta mengubah pecahan ke desimal dan membandingkan pecahan-pecahan desiaml itu. Peneliti meminta siswa menyimpulkan apa yang dipelajari, refleksi, aksi, dan mencoba

(88) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 70 mengerjakan soal latihan. Siswa diminta mengamati dan menggambar lingkungan geografis di sekolah dan diminta menyebutkan SDA yang ada di sekolah. Siswa diminta membuat dan menceritakan peta konsep tentang jenis, contoh, dan pemanfaatan SDA. Siswa diminta mengukur sudut poster yang dibuat dan membandingkannya. Siswa diminta menggambar sudut. Siswa diminta merangkai jaring-jaring kubus dan balok. Peneliti meminta siswa menyimpulkan apa yang dipelajari, refleksi, aksi, dan mencoba mengerjakan soal latihan. Pertemuan ketiga berlangsung pada tanggal 16 April 2014, siswa tetap dibagi menjadi 3 kelompok. Siswa diminta membaca-baca bahan ajar pembelajaran 5 dan 6. Peneliti meminta siswa untuk bernyanyi hanoman si kera putih. Siswa diminta membaca bacaan tentang Mamanda sebagai informasi. Siswa diminta membuat rancangan pertunjukkan sederhana dan merancang kostum atau dekorasi pertunjukkan yang dibuatnya. Selain seni pertunjukkan sebagai salah satu permainan, siswa juga diminta membuat cerita pengalamannya saat bermain permainan tradisional dengan teman-temannya. Siswa membaca bacaan tentang Kayu Malele dari Papua, kemudian diminta untuk mengisi tabel kesamaan identitas sesuai bacaan tadi. Peneliti meminta siswa menyimpulkan apa yang dipelajari, refleksi, aksi, dan mencoba mengerjakan soal latihan. Peneliti dan siswa menyanyikan lagu poco-poco. Siswa diminta menyebutkan jenis-jenis cidera yang sering mereka lihat atau ketahui dan mendeteksi cara penanggulangannya. Siswa diminta membaca petunjuk permainan “polisi dan penjahat”. Siswa diminta menjelaskan dan mendemonstrasikan permainan tersebut. Siswa diminta menyebutkan contoh hak dan kewajiban. Siswa diminta

(89) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 71 membedakan hak dan kewajiban. Siswa diminta menulis daftar kewajibannya di rumah. Peneliti meminta siswa menyimpulkan apa yang dipelajari, refleksi, aksi, dan mencoba mengerjakan soal latihan. Peneliti membagikan kuesioner pada proses pembelajaran selama ini. Aspek yang dinilai sebanyak 20 butir. Hasil yang didapatkan dari ujicoba lapangan, menunjukkan bahwa siswa sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran terutama dalam kegiatan diskusi, menggambar, bernyanyi, membuat sesuatu,dll. Kuesioner yang digunakan untuk validasi terlampir. Sesuai hasil kuesioner yang telah diisi oleh kesepuluh siswa SD N Depok 2, didapatkan bahwa produk pengembangan bahan ajar yang mengacu Kurikulum SD 2013 subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal untuk siswa kelas IV SD mendapat skor 4,53 dengan kategori “Sangat Baik” dengan alasan bahwa materi dalam bahan ajar menarik untuk dilihat, siswa menjadi terlibat aktif dalam pembelajaran, dan siswa menjadi senang mempelajari bahan ajar Kurikulum SD 2013. Hasil validasi dan rekapitulasi hasil validasi lapangan dapat dilihat pada lampiran. 4.3.4 Revisi Produk Berdasarkan Hasil Validasi Lapangan Setelah dilakukan validasi lapangan, tidak ada banyak perbaikan ataupun revisi, karena secara umum produk yang dikembangkan sudah menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa. Hanya beberapa tulisan dan background yang harus diperbaiki peneliti. Hal-hal yang harus diperbaiki dapat dilihat pada tabel berikut.

(90) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 72 Tabel 8. Saran Perbaikan Validasi Lapangan No 1 Nama siswa Febriyanti Putri - 2 Heksa Nur Hidayat - 3 Btari Wdya R.P. - Saran Perbaikan Petunjuk dalam bahan ajar ada yang sulit dipahami Sifat dalam bahan ajar belum nampak Ukuran dan jenis huruf kurang besar Kurang menuntut siswa untuk bertanya Petunjuk ada yang bingung Sifatnya belum tahu - Revisi Akan ada perbaikan dalam petunjuk - Akan lebih diperjelas sifatnya - Akan dicoba sedikit diperbesar Dicoba untuk memperbaiki agar siswa lebih dapat bertanya - Akan dipermudah bahasanya - Sifat akan diperjelas 4.4 Kajian Produk Akhir dan Pembahasan Berdasarkan masukan, saran, dan komentar yang diberikan oleh pakar Kurikulum SD 2013 dan dua orang guru kelas IV SD dan 10 orang siswa kelas IV SD N Depok 2. Produk awal yang dibuat kemudian direvisi sesuai saran dan komentar dari hasil validasi agar menghasilkan produk akhir yang lebih baik. 4.4.1 Bahan Ajar Bahan ajar ini disusun menggunakan Microsoft Office Word 2007 memadukan warna, jenis huruf, shapes, dan word art dan beberapa gambar yang disesuai dengan materi yang akan diajarkan atau subtema yang didapat. Warna, tulisan dan gambar disesuaikan dengan karakter siswa kelas IV SD. Komponen dalam bahan ajar terdiri dari, sampul, isi, panduan format penilaian guru, kunci jawaban, dan daftar pustaka. Jenis huruf Times New Roman, ukuran huruf 8, 9, 11, dan 12. Bahan ajar dicetak menggunakan kertas A4 HVS 80 gr dan sampul dicetak dengan kertas ivory 270 gr.

(91) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 73 4.4.1.1 Sampul Untuk sampul diperbaiki dengan menambahkan nama semua penulis saja karena desain awal sudah direvisi sebelum dilakukannya validasi. 4.4.1.2 Isi Tidak ada perubahan dalam urutan isi dari pembelajaran satu sampai enam. Revisi di lakukan lebih kepada materi pembelajaran seperti ada sedikit materi yang diubah konsepnya dan lagu penghantar materi ada juga yang diganti. Banyak perbaikan pada bahasa atau kata-kata dalam petunjuk pengerjaan agar sesuai EYD dan dapat lebih mudah dipahami oleh siswa. Soal post test diganti dengan nama “Ayo Berlatih” dan soalnya sedikit diperbaiki. Refleksi ditambah lagi pertanyaannya agar lebih menggali pemahaman siswa mengenai materi yang telah mereka pelajari. Aksi juga diperbaiki dan disesuaikan dengan materi. Pekerjaan rumah juga diberikan lebih baik lagi agar memantapkan siswa dengan segala hal yang telah mereka pelajari hari itu. 4.4.1.3 Glosarium Glosarium berisi pengertian dari kata-kata sulit pada pembelajaran yang mereka pelajari. Glosarium telah diperbaiki sesuai saran dan komentar para validator. Glosarium diperbaiki konsep-konsepnya yang salah. 4.4.1.4 Format Penilaian untuk Guru yang Disertai Kunci Jawaban Format penilaian untuk guru ini di letakkan di buku siswa. dalam bahan ajar ini penilaian disertai atau digabung dengan kunci jawaban agar mempermudah penilaian.

(92) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 74 4.4.1.5 Daftar Pustaka Daftar pustaka ini berisi sumber referensi yang digunakan oleh penulis dalam menyusun bahan ajar dan semoga referensi yang digunakan dapat mengembangkan bahan ajar. Referensi yang digunakan berkaitan dengan materi dalam bahan ajar yang mengacu Kurikulum SD 2013 ini. 4.4.2 Pembahasan Berdasarkan wawancara analisis kebutuhan yang dilakukan di SD N Ungaran 1 dibuatlah desain produk berupa bahan ajar yang mengacu Kurikulum 2013 dengan spesifikasi produk antara lain menggunakan pendekatan tematik integratif, pendekatan saintifik, karakter berbasis budaya lokal ,dan penilaian otentik. Uji coba yang dilakukan di SD N Depok 2 tersebut menunjukkan tanggapan yang positif dari guru dan siswa. Siswa merasa antusias saat mempelajari materi yang sebelumnya belum pernah mereka pelajari. Guru juga merasa senang karena bahan ajar tersebut membantu mereka dalam memperkenalkan dan mengajarkan pada siswa tentang pembelajaran Kurikulum 2013. Dengan melihat keadaan bahan ajar kurikulum 2013 yang masih sangat terbatas. Menurut Trianto (2010:41) pendekatan tematik dikembangkan dengan memulai untuk menentukan tema tertentu dan tema yang akan ditetapkan itu dinegosiasikan antara guru dan siswa. Pembelajaran tematik terpadu mampu mewadahi dan menyentuh secara terpadu dimensi emosi, fisik, dan akademik (Kemendikbud, 2013: 187).

(93) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 75 Pendekatan tematik integratif lebih menekankan pada pengintegrasian berbagai kompetensi dari berbagai mata pelajaran ke dalam sebuah tema dan lebih disederhanakan lagi dalam sebuah subtema “Memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal.” Pengintegrasian dilakukan dalam integrasi sikap, keterampilan, dan pengetahuan dalam proses pembelajaran juga integrasi berbagai konsep dasar yang berkaitan. Peneliti memilih subtema tersebut karena melihat kondisi lingkungan di dearah tempat tinggalnya yang jika diamati dengan sesakma banyak potensi-potensi yang belum digali lebih dalam dan anak juga belum mengenal manfaat potensi di daerah tempat tinggalnya. Subtema tersebut juga dapat mempermudah siswa dalam memahami materi dengan mengkaitkan pengetahuan yang sudah siswa miliki. Aspek-aspek pada pendekatan scientific terintegrasi pada pendekatan keterampilan proses dan metode ilmiah (Kemendikbud, 2013). Keterampilan proses perlu dikembangkan melalui pengalaman- pengalaman langsung sebagai pengalaman pembelajaran (Rustaman, 2005 dalam Kemendikbud, 2013). Hal ini dilakukan agar terjadi kebermaknaan pada siswa ketika mempelajari materi-materi yang didapatkannya. Dikarenakan selama ini anak sering melihat, merasakan, mendengar, bermacam-macam hal dengan panca indranya tetapi mereka tidak melakukannya dengan seksama dan hal itu hanya berlalu begitu saja tanpa memperolah makna. Dalam bahan ajar yang dikembangkan tersebut selain membuat kebermaknaan pada siswa juga membuat siswa menjadi lebih semangat dan tertarik mempelajari hal-hal baru yang didapatkannya. Pembelajaran dalam bahan ajar tersebut menggunakan pendekatan

(94) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 76 saintifik terlihat dalam setiap kegiatan pembelajaran seperti mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengkomunikasikan. Dimana dalam tahapan ilmiahnya membuat siswa mengalami langsung setiap proses pembelajaran yang dilakukannya. Menurut Stiggins dalam Nurgiyantoro (2011:23) penilaian otentik merupakan penilaian kinerja (perfomansi) yang meminta pembelajar untuk mendemonstrasikan keterampilan dan kompetensi tertentu yang merupakan penerapan pengetahuan yang dikuasainya. Penilaian yang dilakukan pada Kurikulum SD 2013 bersifat holistik yang meliputi aspek sikap, pengetahuan, keterampilan untuk semua jenjang pendidikan baik ketika proses pembelajaran berlangsung (penilaian proses) atau setelah pembelajaran yang dilaksanakan selesai (penilaian hasil belajar). Sehingga penilaian dilakukan berdasarkan ketiga aspek tersebut dan dalam penilaian otentik bukan hanya hasil yang dinilai tetapi juga proses untuk untuk mendapatkan hasil tersebut. Dalam pendidikan dasar lebih menekankan pada pendidikan karakter dari pada pendidikan akademik dikarenakan jika pendidikan karakter anak baik dan kokoh sedari kecil maka ke depannya pendidikan akademiknya juga akan baik. Seperti yang diungkapkan Thomas (2012:82) karakter sebagai hal yang baik, “karakter yang baik terdiri dari mengetahui hal yang baik, menginginkan hal yang baik dan melakukan hal yang baik”. Karakter yang dikembangkan dalam bahan ajar tersebut menggunakan karakter yang berbasis budaya lokal. Sehingga dalam kesehariannya akan terlihat karakter-karakter yang muncul ketika meraka berinteraksi dengan teman dan juga dengan Tuhan. Pendidikan karakter berbasis

(95) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 77 budaya lokal menekankan pada kebudayaan yang diwariskan atau dipelajari, kemudian yang dipelajari tadi diteruskan serta diubah menjadi sesuatu yang baru, itulah inti dari proses pendidikan. Sesuai kajian produk bahan ajar yang telah direvisi dari hasil validasi pakar Kurikulum SD 2013, dua orang guru SD kelas IV yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013 dan 10 orang siswa kelas IV SD N Depok 2 disimpulkan bahwa kualitas bahan ajar “sangat baik” sebagai bahan ajar dalam kegiatan pembelajaran kurikulum 2013. Hal tersebut dibuktikan dengan perolehan skor pada validasi seperti yang tertera dalam tabel berikut ini. Tabel 9. Perolehan Skor Hasil Validasi Produk No Penilaian 1 Pakar Kurikulum SD 2013 2 Guru SD kelas IV SD N 2 Cawas 3 Guru SD kelas IV SD N Godean 1 4 10 Orang Siswa Kelas IV Jumlah Rerata (Jumlah :4) Kategori Skor 4,03 4,16 4,19 4,53 Kategori “BAIK” “BAIK” “BAIK” “SANGAT BAIK” 16,91 4,23 “SANGAT BAIK” Dilihat dari tabel di atas didapatkan validasi bahan ajar oleh pakar Kurikulum SD 2013 sebesar 4,03 dengan kategori “Baik”. Guru SD kelas IV SD N 2 Cawas memberikan skor 4,16 dengan kategori “Baik”. Guru SD kelas IV SD N Godean 1 memberikan skor 4,19 dengan kategori “Baik”. Validasi lapangan oleh 10 orang siswa kelas IV SD N Depok 2 memberikan skor 4,53 dengan kategori “Sangat Baik”. Berdasarkan penilaian di atas didapatkan rerata 4,23 dari rentang skor 1 sampai 5 dengan kategori “Sangat Baik”. Dengan demikian, produk bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal untuk siswa kelas IV SD dapat dikatakan sangat baik

(96) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 78 dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas IV SD yang berkurikulum SD 2013.

(97) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dan pembahasannya, dapat disimpulkan sebagai berikut. 5.1.1 Bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal untuk siswa kelas IV sekolah dasar dikembangkan berdasarkan prosedur penelitian pengembangan hasil modifikasi antara model pengembangan Kemp dengan langkah penelitian R&D menurut Borg and Gall yang meliputi tujuh tahapan, yakni (1) potensi dan masalah (analisis kebutuhan dengan cara wawancara); (2) pengumpulan data (hasil wawancara dan kajian dokumen); (3) desain produk meliputi penentuan tema, KIKD, subtema sesuai tema, indikator, tujuan pembelajaran, silabus, RPP, urutan isi bahan ajar, strategi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, evaluasi instrumen pembelajaran; (4) validasi ahli; (5) revisi desain; (6) Uji coba desain; dan (7) revisi desain, hingga menghasilkan sebuah produk bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal untuk siswa kelas IV sekolah dasar. 5.1.2 Bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 subtema memanfaatkan potensi lingkungan tempat tinggal untuk siswa kelas IV sekolah dasar dikembangan dengan kualitas yang sangat baik dan layak untuk digunakan dalam proses 79

(98) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 80 pembelajaran di kelas IV SD yang akan melaksankan Kurikulum SD 2013, hal ini berdasarkan dari validasi pakar Kurikulum SD 2013, guru SD kelas IV yang sudah melaksanakan Kurikulum SD 2013, dan 10 orang siswa kelas IV SD N Depok 2. Hal itu ditunjukan dengan skor rerata produk bahan ajar adalah, 4,23 dari rentangan skor 1 sampai 5 dan termasuk kategori “Sangat Baik” ditinjau dari aspek (1) tujuan dan pendekatan, (2) desain dan pengorganisasian, (3) isi, (4) topik, dan (5) metodologi. 5.2 Keterbatasan Pengembangan Produk bahan ajar yang dikembangkan ini memiliki beberapa keterbatasan, diantaranya: 5.2.1 Analisis kebutuhan kurang mendalam karena hanya dilakukan pada satu guru SD kelas IV yang dianggap paling kompeten dalam Kurikulum 2013. 5.2.2 Uji coba lapangan dipadatkan selama tiga hari karena keterbatasan izin yang diberikan oleh sekolah. 5.2.3 Uji keefektivitasan belum dilakukan pada desain produk uji coba terbatas. 5.3 Saran Saran bagi peneliti yang selanjutnya akan mengembangkan produk berupa bahan ajar untuk pembelajaran diharapkan sebagai berikut. 5.3.1 Untuk peneliti yang akan datang saat melakukan analisis kebutuhan diharapkan lebih diperluas tidak hanya pada satu guru saja tetapi juga pada beberapa guru, siswa, dan sekolah.

(99) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 81 5.3.2 Untuk peneliti yang akan datang saat melakukan uji coba terbatas di lapangan diharapkan waktu lebih lama dan sampel lebih besar. 5.3.3 Perlu dilakukannya uji keefektivitasan terhadap desain produk uji coba terbatas yang sudah dibuat untuk menjadi produk final.

(100) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI DAFTAR PUSTAKA Anonim. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan: Balai Pustaka. Apriyani, Y.P. 2013. Pengembangan Bahan Ajar yang Terintegrasi dengan Pendidikan Karakter untuk Keterampilan Membaca Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas IV Semester Gasal. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma. Skripsi yang tidak diterbitkan. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma. Atiek, C.B. 2011. Khazanah Antropologi 1: untuk Kelas XI SMA dan MA. Depdiknas. Jakarta: Wangsa Jatri Lestari. Aurojo, D.D. 2013. Pengembangan Bahan Ajar yang Terintegrasi dengan Pendidikan Karakter untuk Keterampilan Menulis Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas IV Semester Gasal. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma. Skripsi yang tidak diterbitkan. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma. Cunningsworth, A. 1995. Choosing Your Coursebook. Oxford: Macmillan Publishers Limited. Dharma, K., dkk. 2011. Pendidikan Karakter, Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Hidayat, S. 2013. Pengembangan Kurikulum Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Kemendikbud. 2013. Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013: SD Kelas IV. Jakarta: Kemendikbud. Kemendikbud. 2013. Panduan Teknis Penilaian di Sekolah Dasar. Jakarta: Kemendikbud. Kemp. 1977. Instructional Design A Plan For Unit And Course Development, second edition.California: Fearon Pitman Publisher. Koesoema, D. 2007. Pendidikan Karakter: Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo. 82

(101) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 83 Kunandar. 2014. Penilaian Autentik: Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013. Jakarta: Rajawali Pers. Kusuma, D.C. 2013. Analisis Komponen-komponen Pengembangan Kurikulum 2013 pada Bahan Uji Publik Kurikulum 2013. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia. Majid, A. 2009. Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Morrison, G., et al. 2011. Desagning Effective Instruction. Hoboken: John Willey and Son. Mulyasa, H.E. 2013. Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya. Mulyasa. 2011. Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta:Bumi Aksara. Nurgiyantoro, B. 2011. Penilaian Otentik dalam Pembelajaran Bahasa. Yogyakarta: Gadjah Mada University Pres. Permendikbud Nomor 81a Tahun 2013. Diakses tanggal 9 Juni 2014 pukul 18.00, dari http://ruangkreasikita.blogspot.com/2014/03/kurikulum-2013-langkahlangkah-umum.html. Prastowo, A. 2011. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press. Purnomo, P. 2013. Perumusan Indikator dan Tujuan Pembelajaran.Yogyakarta: FKIP. Puspaningrum, A. A. 2013. Pengembangan Bahan Ajar yang Terintegrasi dengan Pendidikan Karakter untuk Keterampilan Membaca pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SD Kelas IV Semester Gasal. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma. Rusman. 2011. Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Semiawan, C., dkk. 1985. Pendidikan Keterampilan Proses. Jakarta: PT. Gramedia. Subroto, W.T. 2013. Pembelajaran tematik Integratif untuk Menumbuhkan Keterampilan Berfikir Kritis dan Karakter Positif Siswa Sekolah Dasar. Makalah ini diterbitkan. Surabaya: Seminar Pendidikan Guru Sekolah Dasar

(102) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 84 Universitas Negeri Surabaya. Diakses tanggal 11 Maret 2013 pukul 15.34, dari www.unesa.ac.id. Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan (cetakan ke-15). Bandung: Alfabeta. Sukardjo. 2008. Kumpulan Materi Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: Prodi Teknologi Pembelajaran, Pps UNY. Thomas, L. 2012. Educating for Character, Mendidik untuk Membentuk Karakter. Bandung:Bumi Aksara. Trianto. 2010. Model pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: PT Bumi Aksara. UU Nomor 20 Tahun 2003 Pasal 1 Ayat (19). Diakses tanggal 14 Maret 2013 pukul 17.00, dari http://kompasiana.com/2013/09/Rasional-dan-Elemen-PerubahanKurikulum-2013.html. Zubaedi. 2011. Desain Pendidikan Karakter, Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Jakarta:Kencana Prenada Media Group.

(103) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

(104) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 85 Lampiran 1. Hasil Survei Analisis Kebutuhan Hasil Survei Analisis Kebutuhan dengan Wawancara No. 1 Daftar Pertanyaan Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terhadap Kurikulum SD 2013? Jawaban Pertanyaan Kurikulum 2013 baru diuji cobakan tetapi tidak semua sekolah menerapkannya. Kurikulum 2013 dilaksanakan pada kelas 1 dan kelas 4. Jumlah pelajaran pada kurikulum ini berkurang tetapi jumlah jam pelajaran ditambah. 2 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan pendekatan sains dalam pembelajaran? Pada Pendekatan sains kurikulum 2013 adalah pendekatan yang multi (pendekatan yang miliki keterkaitan yang bertahap). Pendekatan sains yang ada pada kurikulum 2013 jika terlaksana dengan baik akan membantu proses pembelajaran siswa dikelas. 3 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan penilaian otentik? Penilaian otentik masih sulit dilakukan di sekolah ini dan penilaian disini menyangkut semua unsur. Penilaian otentik adalah macam-macam jenis penilaian (formatif, sumatif, produk dan lisan). 4 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan pendidikan karakter? Pendidikan karakter adalah pendidikan yang berhubungan budi pekerti, akhlak, etika dan sopan santun. Pendidikan karakter ini juga diintegrasi dengan mata pelajaran lain, baik mata pelajaran ekstrakurikuler maupun intrakurikuler. 5 Kesulitan-kesulitan apa yang Bapak/Ibu alami dalam melaksanakan Kurikulum SD 2013? Mengapa? 6 Menurut Bapak/Ibu apakah bahan ajar Kurikulum SD 2013 Beberapa indikator tidak sesuai atau tidak saling berhubungan dengan kompetensi inti. Media pembelajaran masih kurang. Guru belum tahu bentuk peniaian dalam Kurikulum 2013. Jumlah buku dilapangan terbatas. Kurikulum ini masih perlu disempurnakan. Karena belum ada

(105) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 86 masih perlu disempurnakan? Mengapa? keterkaitan antara KI, KD dan IK. Perlu adanya penyesuaian materi antara satu dengan yang lain. 7 Apakah Bapak/Ibu masih memerlukan suplemen bahan ajar Kurikulum SD 2013? Guru masih memerlukan suplemen bahan ajar karena disini guru masih memerlukan referensi. Guru mendapat referensi materi dari berbagai sumber seperti koran, internet, perpustakaan dan buku tambahan. 8 Apakah Bapak/Ibu mampu mengembangkan secara mandiri bahan ajar sesuai dengan Kurikulum SD 2013? Jika diminta mengembangkan bahan ajar guru belum mampu karena belum tahu pedomannya.Usaha untuk mengembangkan ada dengan membuat materi soal. Disini juga ada pelatihan, forum 2013. 9 Apakah bahan ajar Kurikulum SD 2013 sesuai dengan budaya lokal sekolah? Bahan ajar Kurikulum SD 2013 sudah sesuai dengan budaya lokal sekolah. Dalam bahan ajar yang sedag diuji cobakan ini perlu pengembangan terkait dengan bahasa daerah yaitu bahasa jawa. Sebaiknya bahasa daerah tidak diintegrasikan dengan SBK. 10 Sejauh mana pemahaman Bapak/Ibu terkait dengan jenisjenis karakter yang akan dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional? Menurut guru jenis-jenis karakter yang akan dikembangkan ada 18 butir. Seperti karakter nasionalisme yang berwujud upacara. Religious misal pemberian pelajaran agama sesuai dengan agama masing-masing. Disiplin yang diwujudkan dalam tata tertib. 11 Saran apa yang dapat Bapak/Ibu berikan terkait dengan bahan ajar Kurikulum SD 2013 yang sudah tersedia! Diharapkan minimal setahun sekali adanya evaluasi terhadap bahan ajar yang sudah ada. Luas sempitnya materi juga perlu dievaluasi karena kesesuaian materi terhadap kelas dan format penilaian juga penting.

(106) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 87

(107) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 88

(108) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 89 Lampiran 4. Web Harian Kompetensi Dasar : PPKn SBdP 3.4 Memahami arti bersatu dalam keberagaman di rumah, sekolah dan masyarakat. 4.4 Mengelompokkan kesamaan identitas suku bangsa(pakaian tradisional, bahasa, rumah adat, makanankhas, dan upacara adat), sosial ekonomi (jenis pekerjaan orang tua) di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar. 2.4 Menunjukkan perilaku bersatu sebagai wujud keyakinan bahwa tempat tinggal dan lingkungannyasebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 1.2 Menghargai kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar. Indikator : Pengetahuan 3.4.1 Menganalisis ciri-ciri bersatu. Keterampilan 4.4.1 Membuat tabel kesamaan identitas suku bangsa berupa pakaian tradisional, bahasa, rumah adat, makanan khas, dan upacara adat. Sikap Sosial 2.4.3 Menunjukkan persatuan sebagai wujud bukti jika tempat tinggal juga bagian dari wilayah NKRI. Sikap Spiritual 1.2.1 Menujukkan sikap menghargai kebersamaan dalam keberagaman di lingkungan tempat tinggal. Kompetensi Dasar: 3.1 Mengenal tempat- tempat industri, bersejarah, dan seni pertunjukan di daerah setempat. 4.1 Menggambar alam berdasarkan pengamatan keindahan alam. 2.3 Menunjukkan perilaku mengenal sikap disiplin, tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam sekitar melalui berkarya seni. 1.1 Mengagumi ciri khas keindahan karya seni dan karya kreatif masing-masing daerah sebagai anugerah Tuhan. Indikator: Pengetahuan 3.1.2 Membandingkan tempat bersejarah yang ada di daerah tempat tinggal dengan tempat bersejarah di daerah lain. . Keterampilan 4.1.3 Menuliskan nama-nama tempat bersejarah. Sikap Sosial 2.3.3 Tanggung jawab terhadap alam sekitar melalui karya seni. Sikap Spiritual 1.1.4 Kagum terhadap ciri khas keindahan karya kreatif sebagai anugrah dari Tuhan. TEMA 8 Daerah Tempat Tinggal Sub Tema 3 Memanfaatkan Potensi Lingkungan Tempat Tinggal Minggu Ke-3 Hari Pertama BAHASA INDONESIA Kompetensi Dasar : 3.4 Menggali informasi dari teks cerita petualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku. 4.4 Menyajikan teks cerita petualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam secara mandiri dalam teks bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku. 2.4 Memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sumber daya alam melalui pemanfaatan bahasa Indonesia. 1.2 Mengakui dan mensyukuri anugerah Tuhan yang Maha Esa atas keberadaan lingkungan dan sumber daya alam, alat teknologi modern dan tradisional, perkembangan teknologi, energi, serta permasalahan sosial. Indikator: Pengetahuan 3.4.1 Menganalisis tentang lingkungan daerah tempat tinggal dari teks cerita petualangan. Keterampilan 4.4.1 Menulis hasil analisis tentang lingkungan daerah tempat tinggal dari teks cerita. Sikap Sosial 2.4.2 Peduli terhadap lingkungan di daerah tempat tinggal. Sikap Spiritual 1.2.2 Mengakui anugrah Tuhan atas keberadaan lingkungan. Kompetensi Dasar: 3.3 4.3 2.3 1.3 IPS Memahami manusia dalam hubungannya dengan kondisi geografis di sekitarnya. Menceritakan manusia dalam hubungannya dengan lingkungan geografis tempat tinggalnya. Menunjukkan perilaku santun, toleran dan peduli dalam melakukan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman sebaya. Menerima karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya. Indikator: Pengetahuan 3.3.1 Membandingkan kondisi geografis di rumah dan sekolah. 3.3.2 Membuat gambar kondisi geografis di rumah. Keterampilan 4.3.1 Menggambar kondisi lingkungan geografis di tempat tinggalnya. 4.3.2 Mempresentasikan kondisi geografis di tempat tinggal. Sikap Sosial 2.3.1 Bertanggung jawab dalam melakukan interaksi sosial. Sikap Spiritual 1.3.2 Menerima anugerah Tuhan yang telah menciptakan lingkungan.

(109) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 90 SBdP IPA Kompetensi Dasar: Kompetensi Dasar : 3.1 Mengenal tempat- tempat industri, bersejarah, dan seni pertunjukan di daerah setempat. 4.1 Menggambar alam berdasarkan pengamatan keindahan alam. 2.3 Menunjukkan perilaku mengenal sikap disiplin, tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam sekitar melalui berkarya seni. 1.1 Mengagumi ciri khas keindahan karya seni dan karya kreatif masing-masing daerah sebagai anugerah Tuhan. 3.4 Membedakan berbagai bentuk energi melalui pengamatan dan mendeskripsikan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. 4.18 Menyajikan hasil percobaan atau observasi tentang bunyi. 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; obyektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan inkuiri ilmiah dan berdiskusi. 1.1 Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya. Indikator: Pengetahuan 3.1.1 Membandingkan tempat industri yang ada di daerah tempat tinggal dengan tempat industri di daerah lain. Keterampilan 4.1.1 Menuliskan nama-nama tempat industri. Sikap Sosial 2.3.2 Disiplin dalam berperilaku terhadap alam sekitar melalui berkarya seni . Sikap Spiritual 1.1.2 Tanggung jawab terhadap ciri khas keindahan karya kreatif di daerah tempat tinggal yang dianugrahkan Tuhan Yang Maha Esa. Indikator: Pengetahuan 3.4.1 Mengevaluasi hasil diskusi teman tentang kerugian pemanfaatan energi panas. 3.4.2 Mengevaluasi hasil diskusi teman tentang kerugian pemanfaatan energi bunyi. Keterampilan 4.18.1Menulis hasil observasi tentang bunyi. Sikap Sosial 2.1.1 Santun saat berinterasi menunjukkan perilku ilmiah. Sikap Spiritual 1.1.2 Menambah keimanan dengan menyadari kebesaran Tuhan dalam menciptakan alam jagad raya. TEMA 8 Daerah Tempat Tinggal Sub Tema 3 Memanfaatkan Potensi Lingkungan Tempat Tinggal Minggu Ke-3 Hari Kedua MATEMATIKA Kompetensi Dasar: 3.1 Mengenal konsep pecahan senilai dan melakukan operasi hitung pecahan menggunakan benda kongkrit/gambar. 4.3 Menyatakan pecahan ke bentuk desimal dan persen. 2.6 Menunjukkan perilaku peduli dengan cara memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar rumah sekolah atau tempat bermain untuk membuat benda-benda berbentuk kubus dan balok bangun berdasarkan jaring-jaring bangun ruang yang ditemukan. 1.1 Mengakui dan mensyukuri anugerah Tuhan yang Maha Esa atas keberadaan lingkungan beserta benda-benda yang bermanfaat di sekitar rumah, sekolah atau tempat bermain. Indikator: Pengetahuan 3.1.1 Membandingkan pecahan menggunakan gambar. 3.1.2 Menyusun pecahan dari kecil ke besar dan sebaliknya. Keterampilan 4.3.2 Menulis bilangan bentuk pecahan ke persen. Sikap Sosial 2.6.2 Percaya diri dalam memanfaatkan barang bekas yang ada di sekolah. BAHASA INDONESIA Kompetensi Dasar: 3.4 Menggali informasi dari teks cerita petualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku. 4.4 Menyajikan teks cerita petualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam secara mandiri dalam teks bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku. 2.4 Memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sumber daya alam melalui pemanfaatan bahasa Indonesia. 1.2 Mengakui dan mensyukuri anugerah Tuhan yang Maha Esa atas keberadaan lingkungan dan sumber daya alam, alat teknologi modern dan tradisional, perkembangan teknologi, energi, serta permasalahan sosial. Indikator: Pengetahuan 3.4.2 Membandingkan teks cerita petualangan tentang lingkungan dari berbagai daerah tempat tinggal. 3.4.3 Membuat teks cerita petualangan tentang daerah tempat tinggal. Keterampilan 4.4.2 Menulis cerita petualangan tentang lingkungan daerah tempat tinggal dengan memilih kosakata baku. 4.4.3 Menempelkan teks cerita yang dibuat di mading kelas. Sikap Sosial 2.4.1 Bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan pemanfaatan bahasa Indonesia. Sikap Spiritual 1.2.1 Bersyukur atas anugerah Tuhan Yang Maha Esa atas keberadaan lingkungan.

(110) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 91 SBdP Kompetensi Dasar: 3.1 Mengenal tempat- tempat industri, bersejarah, dan seni pertunjukan di daerah setempat. 4.1 Menggambar alam berdasarkan pengamatan keindahan alam. 2.3 Menunjukkan perilaku mengenal sikap disiplin, tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam sekitar melalui berkarya seni. 1.1 Mengagumi ciri khas keindahan karya seni dan karya kreatif masing-masing daerah sebagai anugerah Tuhan. Indikator: Pengetahuan 3.1.3 Membandingkan seni pertunjukkan yang ada di daerah tempat tinggal dengan seni pertunjukkan di daerah lain. Keterampilan 4.1.2 Menceritakan seni pertunjukkan tentang keindahan alam. Sikap Sosial 2.3.1 Peduli dalam menjaga alam sekitar melalui berkarya seni. Sikap Spiritual 1.1.1 Tanggung jawab terhadap ciri khas keindahan karya seni di daerah tempat tinggal yang dianugerahkan Tuhan yang Maha Esa. TEMA 8 Daerah Tempat Tinggal Sub Tema 3 Memanfaatkan Potensi Lingkungan Tempat Tinggal Minggu Ke-3 Hari Ketiga MATEMATIKA IPA Kompetensi Dasar: Kompetensi Dasar: 3.4 3.14 Memahami penambahan dan pengurangan bilangan desimal. 4.3 Menyatakan pecahan ke bentuk desimal dan persen. 2.6 Menunjukkan perilaku peduli dengan cara memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar rumah sekolah atau tempat bermain untuk membuat benda-benda berbentuk kubus dan balok bangun berdasarkan jaring-jaring bangun ruang yang ditemukan. 1.1 Mengakui dan mensyukuri anugerah Tuhan yang Maha Esa atas keberadaan lingkungan beserta benda-benda yang bermanfaat di sekitar rumah, sekolah atau tempat bermain. Membedakan berbagai bentuk energi melalui pengamatan dan mendeskripsikan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. 4.18 Menyajikan hasil percobaan atau observasi tentang bunyi. 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; obyektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan inkuiri ilmiah dan berdiskusi. 1.1 Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya. Indikator: Indikator: Pengetahuan 3.4.3 Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. Keterampilan 4.18.2 Mempresentasikan hasil observasi tentang bunyi. Sikap Sosial 2.1.3 Jujur dalam aktivitas sehari-hari. Sikap Spiritual 1.1.2 Menambah keimanan dengan menyadari kebesaran Tuhan dalam mencipta alam jagad raya.  Pengetahuan 3.14.1 Memecahkan masalah berkaitan dengan bilangan desimal. 3.14.2 Membandingkan besar kecilnya bilangan desimal. 3.14.3 Menyusun bilangan desimal sesuai besar dan kecilnya. Keterampilan 4.3.1 Menulis bilangan pecahan ke desimal. Sikap Sosial 2.6.2 Percaya diri dalam memanfaatkan barang bekas yang ada di sekolah.

(111) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 92 IPS Kompetensi Dasar: 3.3 4.3 2.3 1.3 Memahami manusia dalam hubungannya dengan kondisi geografis di sekitarnya. Menceritakan manusia dalam hubungannya dengan lingkungan geografis tempat tinggalnya. Menunjukkan perilaku santun, toleran dan peduli dalam melakukan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman sebaya. Menerima karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya. Indikator: Pengetahuan 3.3.3 Membuat gambar kondisi geografis di sekolah. Keterampilan 4.3.3 Mempresentasikan kondisi geografis di sekolah. Sikap Sosial 2.3.2 Percaya diri ketika melakukan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman sebaya. Sikap Spiritual 1.3.1 Mensyukuri karunia Tuhan yang telah menciptakan manusia. TEMA 8 Daerah Tempat Tinggal Sub Tema 3 Memanfaatkan Potensi Lingkungan Tempat Tinggal Minggu Ke-3 Hari Keempat Kompetensi Dasar: IPA 3.7 Mendeskripsikan hubungan antara sumber daya alam dengan lingkungan, teknologi, dan masyarakat. 4.6 Menyajikan laporan tentang sumberdaya alam dan pemanfaatannya oleh masyarakat. 2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; obyektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; dan peduli lingkungan) dalam aktivitas seharihari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan inkuiri ilmiah dan berdiskusi. 1.1 Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya. Indikator: Pengetahuan 3.7.1 Membuat peta konsep tentang sumber daya alam. Keterampilan 4.6.1 Menceritakan poster tentang pemanfaatan sumber daya alam sekitar tempat tinggal bersama kelompok di depan kelas Sikap Sosial 2.1.2 Obyektif saat melakukan aktivitas ilmiah. Sikap Spiritual 1.1.1 Menghargai alam jagad raya ciptaan Tuhan sesuai petunjuk ajaran agama yang dianutnya. Kompetensi Dasar: MATEMATIKA 3.6 Mengenal sudut siku-siku melalui pengamatan dan membandingkannya dengan sudut yang berbeda. 4.6 Membuat benda-benda berdasarkan jaring-jaring bangun ruang yang ditemukan dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar rumah sekolah atau tempat bermain. 4.12 Mengurai dan menyusun kembali jaring-jaring bangun ruang sederhana. 2.6 Menunjukkan perilaku peduli dengan cara memanfaatkan barangbarang bekas yang ada di sekitar rumah sekolah atau tempat bermain untuk membuat benda-benda berbentuk kubus dan balok bangun berdasarkan jaring-jaring bangun ruang yang ditemukan. 1.1 Mengakui dan mensyukuri anugerah Tuhan yang Maha Esa atas keberadaan lingkungan beserta benda-benda yang bermanfaat di sekitar rumah, sekolah atau tempat bermain. Indikator: Pengetahuan 3.6.1 Membandingkan berbagai macam sudut yang berbeda. 3.6.2 Membuat gambar berbagai macam sudut. Keterampilan 4.6.1 Merangkai bangun ruang balok dengan memanfaatkan barang-barang bekas berdasarkan jaring-jaring bangun ruang. 4.12.1 Menggabungkan jaring-jaring bangun ruang sederhana. Sikap Sosial 2.6.1 Menunjukkan kepedulian dengan memanfaatkan barang bekas yang ada di sekolah untuk membuat benda berdasar jarring-jaring kubus dan balok.

(112) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 93 Kompetensi Dasar: SBdP 3.1 Mengenal tempat- tempat industri, bersejarah, dan seni pertunjukan di daerah setempat. 4.14 Membuat karya kreatif yang diperlukan untuk melengkapi proses pembelajaran dengan memanfaatkan bahan di lingkungan. 2.3 Menunjukkan perilaku mengenal sikap disiplin, tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam sekitar melalui berkarya seni. 1.1 Mengagumi ciri khas keindahan karya seni dan karya kreatif masing-masing daerah sebagai anugerah Tuhan. Indikator: Pengetahuan 3.1.4 Merancang seni pertunjukkan sederhana di daerah tempat tinggal. Keterampilan 4.14.1 Mengumpulkan bahan dari lingkungan sekitar tempat tinggal untuk pembuatan karya kreatif. 4.14.2 Membuat karya kreatif dari bahan lingkungan sekitar tempat tinggal yang diperlukan untuk melengkapi proses pembelajaran. 4.14.3 Mendemonstrasikan karya kreatif yang telah dibuat untuk keperluan melengkapi proses pembelajaran. Sikap Sosial 2.3.3 Tanggung jawab terhadap alam sekitar melalui karya seni. Sikap Spiritual 1.1.3 Kagum terhadap ciri khas keindahan karya seni sebagai anugrah dari Tuhan. TEMA 8 Daerah Tempat Tinggal Sub Tema 3 Memanfaatkan Potensi Lingkungan Tempat Tinggal Minggu Ke-3 Hari Kelima Kompetensi Dasar: PPKn 3.4 Memahami arti bersatu dalam keberagaman di rumah, sekolah dan masyarakat. 4.4 Mengelompokkan kesamaan identitas suku bangsa(pakaian tradisional, bahasa, rumah adat, makanankhas, dan upacara adat), sosial ekonomi (jenis pekerjaan orang tua) di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar. 2.4 Menunjukkan perilaku bersatu sebagai wujud keyakinan bahwa tempat tinggal dan lingkungannyasebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 1.2 Menghargai kebersamaan dalam keberagaman sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar. Indikator: Pengetahuan 3.4.2 Membuat ceritakan pengalaman bermain dengan teman yang berbeda-beda. Keterampilan 4.4.1 Membuat tabel kesamaan identitas suku bangsa berupa pakaiaan tradisional, bahasa daerah, rumah adat, makanan khas, dan upacara adat. Sikap Sosial 2.4.2 Menghargai kebersamaan di lingkungan tempat tinggal. Sikap Spiritual 1.2.1 Menujukkan sikap menghargai kebersamaan dalam keberagaman di lingkungan tempat tinggal.

(113) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 94 PJOK Kompetensi Dasar: 3.4 Memahami jenis cidera dan mampu melakukan penanggulangan sederhana selama melakukan aktivitas fisik. 4.1 Mempraktikkan kombinasi gerak dasar untuk membentuk gerakan dasar atletik jalan dan lari yang dilandasi konsep gerak melalui permainan dan atau tradisional. 2.1 Menunjukkan disiplin, kerjasama, toleransi, belajar menerima kekalahan dan kemenangan, sportif dan tanggungjawab, menghargai perbedaan. 1.1 Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai anugrah Tuhan yang tidak ternilai. Indikator: Pengetahuan 3.4.1 Mendeteksi jenis-jenis cidera agar dapat menanggulanginya. 3.4.2 Memutuskan penanggulangan yang tepat sesuai cideranya. 3.4.3 Meningkatkan penanggulangan selama melakukan aktivitas fisik. Keterampilan 4.1.1 Mempraktikkan permainan dan atau tradisional. Sikap Sosial 2.1.1 Belajar menerima kekalahan dan kemenangan ketika berinteraksi . Sikap Spirirtual 1.1.1 Menunjukkan sikap menghargai tubuh sebagai anugerah dari Tuhan. TEMA 8 Daerah Tempat Tinggal Sub Tema 3 Memanfaatkan Potensi Lingkungan Tempat Tinggal Minggu Ke-3 Hari Keenam PPKn Kompetensi Dasar: 3.2 Memahami hak dan kewajiban sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari di rumah, sekolah dan masyarakat. 4.2 Melaksanakan kewajiban sebagai warga di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat. 2.4 Menunjukkan perilaku bersatu sebagai wujud keyakinan bahwa tempat tinggal dan lingkungannyasebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 1.1 Menghargai kebhinneka-tunggalikaan dan keragaman agama, suku bangsa, pakaian tradisional, bahasa, rumah adat, makanan khas, upacara adat, sosial, dan ekonomi di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar. Indikator: Pengetahuan 3.2.1Menyimpulkan perbedaan hak dan kewajiban. 3.2.2Membuat daftar rencana kewajiban yang harus dijalankan sebagai warga negara yang baik. Keterampilan 4.2.1Menulis daftar rencana kewajiban yang harus dijalankan. Sikap Sosial 2.4.1Peduli terhadap lingkungan di sekitar tempat tinggal dengan cara menjaga kebersihan lingkungan. Sikap Spiritual 1.1.1 Menghargai keberagaman sosial di daerah tempat tinggal.

(114) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 95 Lampiran 5. Silabus Pembelajaran

(115) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 96

(116) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 97

(117) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 98

(118) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 99

(119) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 100

(120) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 101

(121) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 102

(122) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 103

(123) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 104

(124) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 105

(125) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 106

(126) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 107

(127) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 108

(128) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 109

(129) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 110

(130) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 111

(131) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 112

(132) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 113

(133) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 114

(134) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 115

(135) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 116

(136) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 117

(137) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 118

(138) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 119

(139) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 120 Lampiran 6. RPP Pembelajaran 1 sampai 6 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Muatan Pelajaran Terkait Kelas/Semester Minggu/Hari Alokasi Waktu : SD Negeri Depok 2 : PPKn, SBdP, Bahasa Indonesia dan IPS : IV/2 (dua) : III/Senin : 8 x 35 menit A. Kompetensi Inti 1. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yng dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dengan gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. B. Kompetensi Dasar dan Indikator NO Mapel Kompetensi Dasar Indikator B.1 PPKn 3.4 Memahami arti bersatu 3.4.1 Menganalisis ciri-ciri dalam keberagaman di bersatu. rumah, sekolah dan masyarakat. 4.4 Mengelompokkan 4.4.1 Membuat tabel kesamaan identitas suku kesamaan identitas bangsa(pakaian suku bangsa berupa tradisional, bahasa, pakaiaan tradisional, rumah adat, bahasa daerah, rumah makanankhas, dan adat, makanan khas, upacara adat), sosial dan upacara adat. ekonomi (jenis pekerjaan orang tua) di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar.

(140) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 121 2.4 Menunjukkan perilaku 2.4.3 Menunjukkan bersatu sebagai wujud persatuan sebagai keyakinan bahwa tempat wujud bukti jika tinggal dan tempat tinggal juga lingkungannyasebagai bagian dari wilayah bagian dari wilayah NKRI. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 1.2 Menghargai 1.2.1 Menujukkan sikap kebersamaan dalam menghargai keberagaman sebagai kebersamaan dalam anugerah Tuhan Yang keberagaman di Maha Esa di lingkungan lingkungan tempat rumah, sekolah dan tinggal. masyarakat sekitar. B.2 SBdP 3.1 Mengenal tempattempat industri, bersejarah, dan seni pertunjukan di daerah setempat. 3.1.2 Membandingkan tempat bersejarah yang ada di daerah tempat tinggal dengan tempat bersejarah di daerah lain. 4.1 Menggambar alam 4.1.3 Menuliskan namaberdasarkan pengamatan nama tempat keindahan alam. bersejarah. 2.3 Menunjukkan perilaku 2.3.3 Tanggung jawab mengenal sikap disiplin, terhadap alam sekitar tanggung jawab dan melalui karya seni. kepedulian terhadap alam sekitar melalui berkarya seni. 1.1 Mengagumi ciri khas 1.1.4 Kagum terhadap ciri keindahan karya seni khas keindahan karya dan karya kreatif kreatif sebagai masing-masing daerah anugrah dari Tuhan. sebagai anugerah Tuhan.

(141) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 122 B.3 Bahasa 3.4 Menggali informasi Indonedari teks cerita sia petualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam dengan bantuan guru dan teman dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku. 4.4 Menyajikan teks cerita petualangan tentang lingkungan dan sumber daya alam secara mandiri dalam teks bahasa Indonesia lisan dan tulis dengan memilih dan memilah kosakata baku. 2.4 Memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan sumber daya alam melalui pemanfaatan bahasa Indonesia. 1.2 Mengakui dan mensyukuri anugerah Tuhan yang Maha Esa atas keberadaan lingkungan dan sumber daya alam, alat teknologi modern dan tradisional, perkembangan teknologi, energi, serta permasalahan sosial. B.4 IPS 3.3 Memahami manusia dalam hubungannya dengan kondisi geografis di sekitarnya. 3.4.1 Menganalisis tentang lingkungan daerah tempat tinggal dari teks cerita petualangan. 4.4.1 Menulis hasil analisis tentang lingkungan daerah tempat tinggal dari teks cerita. 2.4.2 Peduli terhadap lingkungan di daerah tempat tinggal. 1.2.2 Mengakui anugerah Tuhan atas keberadaan lingkungan. 3.3.1 Membandingkan kondisi geografis di rumah dan sekolah. 3.3.2 Membuat gambar kondisi geografis di rumah.

(142) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 123 4.3 Menceritakan manusia dalam hubungannya dengan lingkungan geografis tempat tinggalnya. 4.3.1 Menggambar kondisi lingkungan geografis di tempat tinggalnya. 4.3.2 Mempresentasikan kondisi geografis di tempat tinggal. 2.3. Menunjukkan perilaku santun, toleran dan peduli dalam melakukan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman sebaya. 2.3.1 Bertanggung jawab dalam melakukan interaksi sosial. 1.3 Menerima karunia Tuhan YME yang telah menciptakan manusia dan lingkungannya. 1.3.2 Menerima anugerah Tuhan yang telah menciptakan lingkungan. C. Tujuan Pembelajaran C.1 PPKn Pengetahuan: 3.4.1.1 Melalui penugasan siswa mampu menganalisis 3 ciri-ciri bersatu. Keterampilan: 4.4.1.1 Melalui diskusi siswa mampu membuat 1 tabel kesamaan identitas suku bangsa berupa pakaiaan tradisional, bahasa daerah, rumah adat, makanan khas, dan upacara adat. Sikap Sosial: 2.4.2.1 Melalui diskusi siswa mampu menunjukkan 3 contoh persatuan sebagai wujud bukti jika tempat tinggal juga bagian dari wilayah NKRI. Sikap Spiritual: 1.2.1.1 Melalui diskusi siswa mampu menunjukkan 3 sikap menghargai kebersamaan dalam keberagaman di lingkungan tempat tinggal. C.2 SBdP Pengetahuan: 3.1.2.1 Melalui pengamatan siswa mampu membandingkan 1 tempat bersejarah yang ada di daerah tempat tinggal dengan tempat bersejarah di daerah lain.

(143) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 124 Keterampilan: 4.1.3.1Melalui penugasan siswa mampu menuliskan nama-nama tempat bersejarah minimal 3. Sikap Sosial: 2.3.3.1 Melalui pengamatan siswa mampu bertanggung jawab terhadap keadaan alam sekitar minimal memanfaatkan 3 bahan dari alam. Sikap Spiritual: 1.1.4.1 Melalui pengamatan siswa mampu merasa kagum terhadap 2 ciri khas keindahan karya kreatif sebagai anugrah dari Tuhan. C.3 BAHASA INDONESIA Pengetahuan: 3.4.1.1 Melalui cerita siswa mampu menganalisis 3 hal tentang lingkungan daerah tempat tinggal dari teks cerita petualangan. Keterampilan: 4.4.1.1 Melalui diskusi siswa mampu menulis hasil analisis 3 hal tentang lingkungan daerah tempat tinggal dari teks cerita. Sikap Sosial: 2.4.2.1 Melalui diskusi siswa mampu peduli terhadap lingkungan di daerah tempat tinggal minimal tidak mengotori dengan sampah. Sikap Spiritual: 1.2.2.1 Melalui pengamatan siswa mampu mengakui anugerah Tuhan atas keberadaan lingkungan minimal tidak mengotorinya. C.4 IPS Pengetahuan: 3.3.1.1 Melalui penugasan siswa mampu membandingkan 3 kondisi geografis di rumah dan sekolah. 3.3.2.1 Melalui pengamatan siswa mampu membuat 1 gambar kondisi geografis di rumah. Keterampilan: 4.3.1.1 Melalui pengamatan siswa mampu menggambar 1 gambar kondisi lingkungan geografis di tempat tinggalnya. 4.3.2.1 Melalui penugasan siswa mampu mempresentasikan 1 kondisi geografis di tempat tinggal. Sikap Sosial: 2.3.1.1 Melalui diskusi siswa mampu bertanggung jawab saat melaku-kan interaksi sosial minimal tidak membuat ribut. Sikap Religius: 1.3.2.1 Melalui pengamatan siswa mampu menerima anugerah Tuhan yang telah menciptakan lingkungan minimal menjaganya.

(144) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 125 E. Materi Pembelajaran 1. PPKn 2. SBDP 3. Bahasa Indonesia 4. IPS : : : : Persatuan suku bangsa Tempat-tempat bersejarah teks cerita petualngan daerah tempat tinggal Kondisi geografis di rumah dan sekolah F. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Tematik Integratif dan Saintifik Metode : diskusi, tanya jawab, mempresentasikan, menggambar, pemberian tugas. G. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : gambar yang mencirikan persatuan, gambar tempattempat bersejarah, lagu, tabel identitas suku di Indonesia. Alat/Bahan : spidol, papan tulis, pensil warna, crayon, penggaris, buku gambar dan alat tulis. Sumber Belajar : Bestari, Prayoga dan Ati Sumiati. (2008). Pendidikan kewarganegaraan : menjadi warga negara yang baik. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Nasional. Darmadi, K. (2008). Bahasa Indonesia 4: untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Depenas. Kemdikbud. (2013). Indahnya Kebersamaan Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013: untuk SD/MI kelas IV . Jakarta: Kemdikbud. Pujiyati, R.H. (2008). Cerdas Pengetahuan Sosial 4: untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Depenas. Sadiman, I.S. dan Amalia, S. (2008). Ilmu Pengetahuan Sosial 4: SD/MI kelas IV.Jakarta: Depenas. H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Penggalan 1 No Kegiatan 1. Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Guru memberikan salam b. Guru meminta siswa untuk memimpin doa c. Guru memeriksa kehadiran siswa Konteks  Motivasi  Siswa diminta menyanyikan lagu “Dari Sabang sampai Merauke” Dari sabang sampai Alokasi Waktu 15 menit Metode Tanya Jawab

(145) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 126 merauke Berjajar pulau-pulau Sambung menyambung Menjadi satu itulah Indonesia Indonesia tanah airku aku berjanji padamu Menjunjung tanah airku Tanah airku Indonesia.  Apersepsi  Guru dan siswa melakukan tanya jawab mengenai lagu yang dinyanyikan: - Anak-anak lagu tadi bercerita tentang apa?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan hari ini. 2. Kegiatan Inti [mengamati] a. Siswa diperlihatkan gambargambar mengenai kegiatan yang mencirikan atau mencerminkan persatuan. [menanya] b. Guru mengajukan pertanyaan : - Tadi gambar kegiatan apa saja? - Kegiatan apa saja yang bisa dilakukan jika kita bersama atau bersatu? [menalar] c. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru sesuai hasil pengamatannya. [mencoba] d. Siswa diminta menyebutkan kegiatan-kegiatan yang pemersatu bangsa. 50 menit Tanya Jawab, Diskusi, Pemberian Tugas,

(146) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 127 e. 3. Siswa dibagi ke dalam kelompok dan setiap kelompok berisi 4-5 orang. f. Setiap kelompok diminta mencari informasi tentang identitas 1 suku bangsa yang merupakan salah satu faktor pemersatu (bisa ke perpus atau internet). [mengolah] g. Setiap kelompok diminta mengisikan informasi yang mereka dapat tadi ke dalam sebuah tabel. [menyimpulkan] h. Siswa diminta menyimpulkan ciriciri persatuan berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dengan bimbingan guru. i. Setiap kelompok diminta menyimpulkan identitas suku bangsa yang didapatnya. [menyajikan] j. Setiap kelompok diminta membacakan hasil diskusinya di depan kelas mengenai tabel kesamaan identitas suku bangsa. [komunikasikan] k. Guru memberikan tanggapan terhadap hasil diskusi siswa. l. Siswa diminta mengumpulkan semua tugas. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Guru memberikan penguatan. a. Guru meminta siswa untuk memimpin doa. ISTIRAHAT 1 {15 menit} 5 menit Tanya Jawab, Pemberian Tugas

(147) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 128 Penggalan 2 No 1. 2. Kegiatan Alokasi Waktu 10 menit Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Guru meminta siswa untuk memimpin doa  Motivasi  Siswa diminta untuk melakukan tepuk “Hap” untuk mengkondisikan siswa.  Apersepsi  Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang kegiatan siswa saat istirahat. - Bagaimana istirahatnya?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan hari ini. 60 menit Kegiatan Inti [mengamati] a. Siswa di perlihatkan gambar tentang tempat-tembat bersejarah yang di dalamnya memuat kebudayaan di Indonesia. [menanya] b. Guru mengajukan pertanyaan : - Gambar tempat bersejarah apa saja tadi itu? - Apa kah di dekat daerah tempat tinggalmu juga ada tempat-tempat seperti itu? Apa saja itu? c. [menalar] Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru sesuai hasil pengamantannya. Metode Tanya Jawab Tanya Jawab, Diskusi, Pemberian Tugas, presentasi

(148) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 129 3. [mencoba] d. Pendidik memberikan penjelasan jika kesamaan identitas di Indonesia itu dapat kita temui di tempat bersejarah seperti museum. e. Siswa diminta untuk membandingkan keadaan tempat bersejarah di daerahnya dengan daerah lain. [mengolah] f. Siswa diminta menuliskan hasil perbandingannya. g. Siswa diminta menuliskan namanama tempat bersejarah yang diketahuinya. [menyimpulkan] h. Siswa diminta menuliskan nama tempat bersejarah dan informasi tentang tempat tersebut. [menyajikan] i. Beberapa siswa diminta membacakan hasil perkerjaannya di depan kelas. [komunikasikan] j. Guru memberikan pendapat terhadap hasil pekerjaan siswa. k. Siswa diminta mengumpulkan semua tugas. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Siswa memberikan penguatan. a. Guru meminta siswa untuk memimpin doa. ISTIRAHAT 2 {15 menit} Penggalan 3 10 menit Pemberian Tugas,

(149) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 130 No 1. 2. Kegiatan Alokasi Waktu 10 menit Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Guru meminta siswa untuk memimpin doa.  Motivasi  Siswa diminta untuk menyanyikan lagu “Mata angin” Timur Tenggara Selatan Barat Daya Barat Barat Laut Utara Timur Luat  Apersepsi  Guru dan siswa melakukan tanya jawab mengenai lagu yang dinyanyikan : - Apa isi lagu tersebut? - Tempat-tempat bersejarah yang kalian sebutkan tadi tempatnya di daerah mana? Lalu arah mata anginnya kemana? Ayo tunjukkan!  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan hari ini. Kegiatan Inti 100 menit a. Siswa di bawa ke luar kelas. [mengamati] b. Siswa diminta mengamati gambar kondisi geografis di sekolahnya. [menanya] c. Guru mengajukan pertanyaan : - Menurut empat arah mata angin bagaimana kondisi geografis sekolah kita? [menalar] Metode Tanya Jawab Tanya Jawab, Diskusi, Pemberian Tugas, memprese ntasikan

(150) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 131 d. 3. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru. [mencoba] e. Guru membacakan teks cerita petualangan tentang seorang anak yang pergi ke rumah neneknya. f. Siswa dalam kelompok diminta menganalisis 3 kondisi lingkungan dalam teks tersebut. g. Setiap kelompok diminta menuliskan hasil analisisnya. h. Setiap kelompok diminta membandingkan 3 kondisi lingkungan geografis dalam teks tadi dan sekolahan sesuai 3 arah mata angin (utara, timur, barat). [mengolah] i. Setiap kelompok diminta menuliskan hasil perbandingan. j. Siswa diminta menggambar kondisi lingkungan geografis dalam teks tadi atau di sekolah. Kemudian diwarnai [menyimpulkan] k. Siswa diminta menyimpulkan kondisi geografis di dalam teks tadi dengan di sekolah. [menyajikan] l. Siswa diminta menyajikan gambar yang dibuatnya di depan kelas. [komunikasikan] m. Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang presentasi siswa. m. Siswa diminta mengumpulkan semua tugas yang dibuat. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan. 30 menit Pemberian Tugas

(151) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 132  Guru memberikan penguatan.  Refleksi  Guru bertanya kepada siswa mengenai sifat baik apa saja yang mereka pelajari dari kegiatan hari ini.  Guru bertanya pada siswa apa mereka dapat melaksanakan semua kegiatan hari ini.  Guru bertanya apakah ada kesulitan tentang materi hari ini.   Aksi  Siswa diminta mengenali lebih dalam tentang daerah tempat tinggalnya terutama kebudayaannya.  Siswa diminta mencari lebih banyak informasi tentang tempat-tempat bersejarah di Indonesia!  Siswa diminta menjaga kondisi geografis di daerahnya!  Menilai  Siswa diminta mengerjakan soal latihan.  Tidak lanjut  Siswa diminta mendiskusikan kepada orang tuanya tentang semua yang dipelajarai hari ini .  Siswa diminta mencari dua teks cerita petualangan tentang lingkungan daerah tempat tinggal dan besok dibawa.  siswa diminta membawa satu karton atau kardus bekas, gunting, penggaris, dan alat tulis.

(152) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 133 a. Guru meminta siswa untuk memimpin doa. b. Guru memberikan salam. I. Penilaian 1. Prosedur  Proses  Post tes 2. Jenis  Tes  Non tes 3. Teknik  Tes  Kinerja 4. Instrumen (terlampir)  Soal + Kunci Jawaban  Tugas + Rubrik Penilaian 5. Pedoman skoring Format kriteria penilaian pengetahuan, keterampilan, sikap sosial, dan sikap spiritual terdapat pada bahan ajar. ………………………, ………………… Mengetahui, Kepala Sekolah ………………………… Guru Kelas IV SD ……………………………..

(153) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 134 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Muatan Pelajaran Terkait Kelas/Semester Minggu/Hari Alokasi Waktu : SD Negeri Depok 2 : SBdP, IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia : IV/2 (dua) : III/Selasa : 8 x 35 menit A. Kompetensi Inti 1. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yng dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dengan gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. B. Kompetensi Dasar dan Indikator NO Mapel Kompetensi Dasar B.1 SBdP 3.1 Mengenal tempattempat industri, bersejarah, dan seni pertunjukan di daerah setempat. Indikator 3.1.1 Membandingkan tempat industri yang ada di daerah tempat tinggal dengan tempat industri di daerah lain. 4.1 Menggambar alam 4.1.1 Menuliskan namaberdasarkan nama tempat pengamatan keindahan industri. alam 2.3 Menunjukkan perilaku 2.3.2 Disiplin dalam mengenal sikap berperilaku terhadap disiplin, tanggung alam sekitar melalui jawab dan kepedulian berkarya seni . terhadap alam sekitar melalui berkarya seni. 1.1 Mengagumi ciri khas 1.1.2 Tanggung jawab keindahan karya seni terhadap ciri khas

(154) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 135 dan karya kreatif masing-masing daerah sebagai anugerah Tuhan. B.2 IPA keindahan karya kreatif di daerah tempat tinggal yang dianugrahkan Tuhan Yang Maha Esa. 3.4 Membedakan berbagai 3.4.1 Mengevaluasi hasil bentuk energi melalui diskusi teman pengamatan dan tentang kerugian mendeskripsikan pemanfaatan energi pemanfaatannya dalam panas. kehidupan sehari-hari. 3.4.2 Mengevaluasi hasil diskusi teman tentang kerugian pemanfaatan energi bunyi. 4.18.1 Menulis hasil observasi tentang bunyi. 4.18 Menyajikan hasil percobaan atau observasi tentang bunyi. 2.1 Menunjukkan perilaku 2.1.1 Santun saat ilmiah (memiliki rasa berinterasi ingin tahu; obyektif; menunjukkan jujur; teliti; cermat; perilku ilmiah tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan inkuiri ilmiah dan berdiskusi. 1.1 Bertambah 1.1.2 Menambah keimanannya dengan keimanan dengan menyadari hubungan menyadari keteraturan dan kebesaran Tuhan kompleksitas alam dan dalam menciptakan jagad raya terhadap alam jagad raya. kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta

(155) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 136 mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya. 3.1.1 Membandingkan B.3 Matemati- 3.1 Mengenal konsep pecahan senilai dan pecahan ka melakukan operasi menggunakan hitung pecahan gambar. menggunakan benda 3.1.2 Menyusun pecahan kongkrit/gambar. dari kecil ke besar dan sebaliknya. 4.3 Menyatakan pecahan 4.3.2 Menulis bilangan kebentuk desimal dan bentuk pecahan ke persen. persen. 2.6 Menunjukkan perilaku 2.6.2 Percaya diri dalam peduli dengan cara memanfaatkan memanfaatkan barangbarang bekas yang barang bekas yang ada ada di sekolah. di sekitar rumah sekolah atau tempat bermain untuk membuat benda-benda berbentuk kubus dan balok bangun berdasarkan jaringjaring bangun ruang yang ditemukan. B.4 Bahasa 3.4 Menggali informasi 3.4.2 Membandingkan Indonesia dari teks cerita teks cerita petualangan tentang petualangan tentang lingkungan dan sumber lingkungan dari daya alam dengan berbagai daerah bantuan guru dan tempat tinggal. teman dalam bahasa 3.4.3 Membuat teks cerita Indonesia lisan dan petualangan tentang daerah tempat tulis dengan memilih dan memilah kosakata tinggal. baku.

(156) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 137 4.4 Menyajikan teks cerita 4.4.2 Menulis cerita petualangan tentang petualangan tentang lingkungan dan sumber lingkungan daerah daya alam secara tempat tinggal mandiri dalam teks dengan memilih bahasa Indonesia lisan kosakata baku. dan tulis dengan 4.4.3 Menempelkan teks memilih dan memilah cerita yang dibuat di kosakata baku. mading kelas. 2.4 Memiliki kepedulian 2.4.1 Bertanggung jawab terhadap lingkungan terhadap lingkungan dan sumber daya alam dengan pemanfaatan melalui pemanfaatan bahasa Indonesia. bahasa Indonesia. 1.2 Mengakui dan 1.2.1 Yang Bersyukur atas mensyukuri anugerah anugerah Tuhan Tuhan yang Maha Esa Maha Esa atas atas keberadaan keberadaan lingkungan dan sumber lingkungan. daya alam, alat teknologi modern dan tradisional, perkembangan teknologi, energi, serta permasalahan sosial C. Tujuan Pembelajaran C.1 SBDP Pengetahuan: 3.1.1.1Melalui pengamatan siswa mampu membandingkan 3 kondisi tempat industri yang ada di daerah tempat tinggal dengan tempat industri di daerah lain. Keterampilan: 4.1.1.1 Melalui penugasan siswa mampu menuliskan nama-nama tempat industri minimal 3. Sikap Sosial: 2.3.2.1 Melalui penugasan siswa mampu disiplin dalam berperilaku terhadap alam sekitar minimal melestarikannya. Sikap Spiritual:

(157) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 138 1.1.2.1 Melalui penugasan siswa mampu bertanggung jawab terhadap 3 ciri khas keindahan karya kreatif di daerah tempat tinggal yang dianugrahkan Tuhan Yang Maha Esa. C.2 IPA Pengetahuan: 3.4.1.1 Melalui diskusi siswa mampu mengevaluasi hasil diskusi teman tentang 3 kerugian pemanfaatan energi panas. 3.4.1.1 Melalui diskusi siswa mampu mengevaluasi hasil diskusi teman tentang 3 kerugian pemanfaatan energi bunyi. Keterampilan: 4.18.1.1 Melalui diskusi siswa mampu menulis 1 hasil observasi tentang bunyi. Sikap Sosial: 2.1.1.1Melalui diskusi siswa mampu santun saat berinterasi menunjukkan perilaku ilmiah minimal melaksanakan kegiatan. Sikap Spiritual: 1.1.2.1 Melalui pengamatan siswa mampu menambah keimanan dengan minimal menyadari kebesaran Tuhan dalam menciptakan alam jagad raya. C.3 MATEMATIKA Pengetahuan: 3.1.1.1 Melalui diskusi siswa mampu membandingkan minimal 2 pasang pecahan menggunakan gambar. 3.1.2.1 Melalui diskusi siswa mampu menyusun minimal 4 gambar pecahan dari kecil ke besar dan sebaliknya. Keterampilan: 4.3.2.1 Melalui penugasan siswa mampu menulis 2 bilangan bentuk pecahan ke persen. Sikap Sosial: 2.6.2.1 Melalui penugasan siswa mampu percaya diri dalam memanfaat-kan 3 barang bekas yang ada di sekolah. C.4 BAHASA INDONESIA Pengetahuan: 3.4.2.1 Melalui cerita siswa mampu membandingkan 2 teks cerita petualangan tentang lingkungan dari berbagai daerah tempat tinggal. 3.4.3.1Melalui penugasan siswa dapat membuat 1 teks cerita petualangan tentang daerah tempat tinggal dengan runtut. Keterampilan: 4.4.2.1 Melalui penugasan siswa mampu menulis 1 cerita petualangan tentang lingkungan daerah tempat tinggal dengan memilih kosakata baku. 4.4.3.1 Melalui penugasan siswa mampu menempelkan 1 teks cerita yang dibuat di mading kelas

(158) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 139 Sikap Sosial: 2.4.1.1Melalui tanya jawab siswa mampu bertanggung jawab terhadap lingkunganan minimal dalam pelajaran. Sikap Spiritual: 1.2.1.1 Melalui penugasan siswa mampu bersyukur atas anugerah Tuhan Yang Maha Esa atas keberadaan lingkungan minimal merawatnya. D. Materi Pembelajaran 1. SBdP 2. IPA 3. Matematika 4. Bahasa Indonesia : : : : tempat - tempat industri kerugian pemanfaatan energi panas dan bunyi pecahan cerita petualangan daerah tempat tinggal E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Tematik Integratif dan Saintifik Metode : tanta jawab, penugasan, observasi F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : gambar tempat-tempat industri, gambar tentang pecahan, teks cerita petualangan, kartu pecahan dan persen. Alat/Bahan : papan tulis, spidol, gunting, karton atau kardus bekas, kertas bekas, dan penggaris. Sumber Belajar : Mustaqim, B. (2008). Ayo Belajar Matematika 4:untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Depenas. Pujiyati, R.H. (2008). Cerdas Pengetahuan Sosial 4: untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Depenas. Wahyono, B. (2008). Ilmu Pengetahuan Alam 4: untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Depenas. G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Penggalan 1 No 1. Kegiatan Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Salam, Doa, absensi b. Konteks  Motivasi  Siswa diberitahu tentang manfaat dari pembelajaran hari ini.  Apersepsi Alokasi Waktu 15 menit Metode Tanya Jawab

(159) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 140  Guru dan siswa melakukan tanya jawab: - Di dekat rumah kalian apa ada pabrik atau tetangga yang memproduksi barang? - Barang apa saja yang mereka produksi?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan hari ini. 2. Kegiatan Inti [mengamati] a. Siswa diperlihatkan gambar tempat-tempat industridan diberitahu letaknya. [menanya] b. Guru mengajukan pertanyaan : - Industri apa saja yang terdapat dalam gambar tadi? - Di mana kamu dapat menjumpai kegiatan-kegiatan tadi? [menalar] c. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru sesuai hasil pengamatannya. [mencoba] d. Siswa diminta untuk membandingkan kondisi tempat industri yang ada di daerahnya dengan daerah lain. e. Siswa diminta menyebutkan nama-nama tempat industri di daerah mereka. f. Siswa diminta menyebutkan produk yang dihasilkan tempat industri di tempat tinggalnya. 80 menit Tanya Jawab, Diskusi, Pemberian Tugas,

(160) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 141 3. g. Siswa dibagi ke dalam 4 kelompok, setiap kelompok berisi 4-5 orang. h. Setiap kelompok diminta mengobservasi produk-produk hasil tempat produksi tadi yang dapat mengasilkan energi panas atau energi bunyi. [mengolah] i. Setiap kelompok diminta mengelompokkan produk-produk yang dapat menghasilkan energi bunyi atau energi panas. j. Setiap kelompok diminta mendiskusikan kerugian dari pemanfaatan energi bunyi dan energi panas tersebut bagi manusia dan lingkungan. [menyimpulkan] k. Setiap kelompok diminta menyimpulkan hasil diskusinya. [menyajikan] l. Setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil diskusinya. [komunikasikan] m. Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang presentasi siswa. n. Siswa diminta mengumpulkan semua tugas. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Guru memberikan penguatan. a. Doa ISTIRAHAT 1 {15 menit} Penggalan 2 10 menit Tanya Jawab, Pemberian Tugas

(161) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 142 No Kegiatan 1. Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Berdoa  Motivasi  Siswa diajak untuk menyanyikan lagu “Heli” yang dimodifikasi. 1 = do 4/4 Aku punya kue tar kecil. Dengan rasa strawberry. Ku potong-potong kue itu Menjadi 4 bagian Ijah seperempat Daeng seperempat Akupun seperempat  Apersepsi  Guru dan siswa melakukan tanya jawab: - Lagu itu menceritakan tentang apa? - Ketika kita bernyanyi kita menghasilkan energi apa ? - Dalam lagu tadi ada nilai pecahan berapa saja?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan. 2. Kegiatan Inti [mengamati] a. Siswa diminta mengamati gambar tentang pecahan. [menanya] b. Guru mengajukan pertanyaan : - Berapa nilai pecahan dari setiap gambar? Alokasi Waktu 10 menit 55 menit Metode Tanya Jawab Tanya Jawab, Diskusi, Pemberian Tugas, Mempresentasikan

(162) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 143 3. [menalar] c. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru berdasarkan hasil pengamatannya. [mencoba] d. Siswa diminta membandingkan pecahan-pecahan dalam gambar dengan menyamakan penyebutnya terlebih dahulu dan diberi tanda >, =, < . e. Siswa diminta menyusun pecahan dari yang terkecil ke yang terbesar dan menuliskannya. f. Setiap kelompok diminta bermain kartu pecahan dan persen dengan membuatnya sendiri. g. Setiap kelompok diminta membuat dengan memanfaatkan karton atau kardus yang telah di bawanya. [mengolah] h. Setiap kelompok diminta menjodohkan kartu sisi pecahan dengan sisi persen. i. Setiap kelompok diminta menuliskan hasil diskusinya dalam kertas. [menyimpulkan] j. Siswa diminta menuliskan hasil diskusinya tadi dalam kertas. [menyajikan] k. Siswa diminta mempresentasikan hasil diskusinya. [komunikasikan] l. Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang presentasi siswa. m. Siswa diminta mengumpulkan semua tugas. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru 5 menit Penugasan, tanya

(163) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 144 menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Siswa memberikan penguatan. a. Doa jawab ISTIRAHAT 2 {15 menit} Penggalan 3 No 1. Kegiatan Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Berdoa  Motivasi  Siswa diminta untuk menyanyikan lagu “Naiknaik ke Puncak Gunung” Naik - naik ke puncak gunung Label: Lagu Anak-Anak, Maluku Naik - naik, ke puncak gunung tinggi - tinggi sekali Naik - naik, ke puncak gunung tinggi - tinggi sekali Kiri - kanan kulihat saja banyak pohon cemara Kiri - kanan kulihat saja banyak pohon cemara  Apersepsi  Guru dan siswa melakukan tanya jawab: - Lagu tadi isinya tentang apa?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan. Alokasi Waktu 10 menit Metode Tanya Jawab

(164) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 145 2. Kegiatan Inti a. Siswa di bawa ke luar kelas. [mengamati] b. Siswa diperlihatkan kondisi lingkungan sekolah yang terawat dan tidak terawat. c. Siswa diperlihatkan gambar lingkungan yang terawat dan tidak terawat. [menanya] d. Guru mengajukan pertanyaan : - Bagaimana kondisi lingkungan di sekolah kita ini? - Gambar apa saja ini? - Bagaimana kondisi yang terlihat dalam gambar? [menalar] e. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru dari hasil pengamatannya. [mencoba] f. Siswa diminta menyimak bacaan cerita tentang daerah terawatt dan tidak. g. Siswa diminta membandingkan isi cerita teks petualangan yang telah dibawanya dalam tabel. [mengolah] h. Siswa diminta membuat cerita petualangan tentang lingkungan daerah tempat tinggalnya [menyimpulkan] i. Siswa diminta menuliskan ceritanya tersebut. [menyajikan] j. Siswa dibagi menjadi kelompok yang berisi 2 orang. k. Siswa diminta menceritakan hasil pekerjaanya pada teman sekelomponya dan temannya diminta menilai. 65 menit Tanya Jawab, Diskusi, Pemberian Tugas, mempresentasikan

(165) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 146 3. [komunikasikan] l. Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang cerita yang dibacakan. m. Siswa diminta mengumpulkan semua tugas. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Guru memberikan penguatan.  Refleksi  Guru bertanya kepada siswa mengenai sifat baik apa saja yang mereka pelajari dari kegiatan hari ini.  Guru bertanya pada siswa apa mereka dapat melaksanakan semua kegiatan hari ini.  Guru bertanya apakah ada kesulitan tentang materi hari ini.  Aksi  Siswa diminta mengenali potensi industri yang dapat dikembangkan di daerahnya.  Siswa diminta memanfaatkan energi panas dan bunyi dengan sebaik-baiknya.  Siswa diminta mempelajari lebih banyak pecahan dan persen.  Menilai  Siswa diminta mengerjakan soal latihan.  Tidak lanjut  Siswa diminta mendiskusikan kepada orang tuanya tentang semua yang dipelajarai hari ini dan menuliskannya dalam 30 menit Pembe -rian Tugas,

(166) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 147 kertas.  Setiap kelompok diminta membuat kliping tentang empat tempat industry yang berisi nama tempat industri, produk yang dihasilkan, termasuk energi bunyi atau panas. Juga sebutkan keuntungan dan kerugian pemanfaatan energi tersebut bagi lingkungan. a. Salam, doa H. 1. 2. 3. 4. 5. Penilaian Prosedur  Proses  Post tes Jenis  Tes  Non tes Teknik  Tes  Kinerja Instrumen (terlampir)  Soal + Kunci Jawaban  Tugas + Rubrik Penilaian Pedoman skoring Format kriteria penilaian pengetahuan, keterampilan, sikap sosial, dan sikap spiritual terdapat pada bahan ajar. …………….. , ………………. Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Kelas IV ……………………………… …………………………………

(167) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 148 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Muatan Pelajaran Terkait Kelas/Semester Minggu/Hari Alokasi Waktu : SD Negeri Depok 2 : SBdP, IPA, dan Matematika : IV/2 (dua) : III/Rabu : 8 x 35 menit A. Kompetensi Inti 1. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yng dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dengan gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. B. Kompetensi Dasar dan Indikator NO Mapel Kompetensi Dasar B.1 SBdP 3.1 Mengenal tempattempat industri, bersejarah, dan seni pertunjukan di daerah setempat. 4.1 2.3 1.1 Indikator 3.1.3 Membandingkan seni pertunjukkan yang ada di daerah tempat tinggal dengan seni pertunjukkan di daerah lain. 4.1.2 Menceritakan seni pertunjukkan tentang keindahan alam. Menggambar alam berdasarkan pengamatan keindahan alam. Menunjukkan 2.3.1 Peduli dalam menjaga perilaku mengenal alam sekitar melalui sikap disiplin, berkarya seni. tanggung jawab dan kepedulian terhadap alam sekitar melalui berkarya seni. Mengagumi ciri khas 1.1.1 Tanggung jawab keindahan karya seni terhadap ciri khas

(168) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 149 dan karya kreatif masing-masing daerah sebagai anugerah Tuhan. B.2 IPA keindahan karya seni di daerah tempat tinggal yang dianugerahkan Tuhan yang Maha Esa. 3.4.3 Membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar. 3.4 Membedakan berbagai bentuk energi melalui pengamatan dan mendeskripsikan pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari 4.18 Menyajikan hasil 4.18.2 Mempresentasikan percobaan atau hasil observasi observasi tentang tentang bunyi. bunyi. 2.1 Menunjukkan 2.1.3 Jujur dalam aktivitas perilaku ilmiah sehari-hari. (memiliki rasa ingin tahu; obyektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan inkuiri ilmiah dan berdiskusi. 1.1 Bertambah 1.1.2 Menambah keimanan keimanannya dengan menyadari dengan menyadari kebesaran Tuhan hubungan dalam mencipta alam keteraturan dan jagad raya. kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang

(169) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 150 menciptakannya, serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya. B.3 Matematika 3.14 Memahami penambahan dan pengurangan bilangan desimal. 3.14.1 Memecahkan masalah berkaitan dengan bilangan desimal. 3.14.2 Membandingkan besar kecilnya bilangan desimal. 3.14.3 Menyusun bilangan desimal sesuai besar dan kecilnya. 4.3 Menyatakan pecahan 4.3.1 Menulis bilangan ke bentuk desimal pecahan ke desimal. dan persen. 2.6 Menunjukkan 2.6.2 Percaya diri dalam perilaku peduli memanfaatkan barang dengan cara bekas yang ada di memanfaatkan sekolah. barang-barang bekas yang ada di sekitar rumah sekolah atau tempat bermain untuk membuat benda-benda berbentuk kubus dan balok bangun berdasarkan jaringjaring bangun ruang yang ditemukan. Tujuan Pembelajaran C. C.1 SBdP Pengetahuan: 3.1.3.1Melalui pengamatan siswa mampu membandingkan masing-masing 3 ciri khas dari seni pertunjukkan yang ada di daerah tempat tinggal dengan seni pertunjukkan di daerah lain. Keterampilan:

(170) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 151 4.1.2.1 Melalui cerita siswa mampu menceritakan 1 seni pertunjukkan tentang keindahan alam dengan penuh semangat. Sikap Sosial: 2.3.1.1 Melalui penugasan siswa mampu peduli dalam menjaga alam sekitar minimal memanfaatkannya. Sikap Spiritual: 1.1.1.1 Melalui penugasan siswa mampu bertanggung jawab terhadap 3 ciri khas keindahan karya seni di daerah tempat tinggal yang dianugerahkan Tuhan yang Maha Esa secara mandiri. C.2 IPA Pengetahuan: 3.4.3.1 Melalui observasi siswa mampu membuat daftar sumber-sumber bunyi yang terdapat di lingkungan sekitar minimal 3. Keterampilan: 4.18.2.1 Melalui diskusi siswa mampu mempresentasikan 1 hasil observasi tentang bunyi. Sikap Sosial: 2.1.3.1 Melalui penugasan siswa mampu jujur dalam aktivitas sehari-hari minimal dalam mengerjakan tugas. Sikap Spiritual: 1.1.2.1 Melalui pengamatan siswa mampu menambah keimanan dengan menyadari kebesaran Tuhan dalam mencipta alam jagad raya minimal menjaganya. C.3 MATEMATIKA Pengetahuan : 3.14.1.1Melalui penugasan siswa mampu memecahkan 2 masalah berkaitan dengan bilangan desimal. 3.14.2.1Melalui penugasan siswa mampu membandingkan besar kecilnya minimal 2 bilangan desimal. 3.14.3.1 Melalui penugasan siswa mampu menyusun 4 bilangan desimal sesuai besar dan kecilnya. Keterampilan: 4.3.1.1 Melalui penugasan siswa mampu menulis 2 bilangan pecahan ke desimal. Sikap Sosial: 2.6.2.1 Melalui penugasan mampu percaya diri dalam memanfaatkan 3 barang bekas yang ada di sekolah. D. Materi Pembelajaran 1. SBdP 2. IPA 3. Matematika : seni pertunjukkan di daerah tempat tinggal : daftar sumber-sumber bunyi : masalah yang berkaitan dengan bilangan decimal

(171) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 152 E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Tematik Integratif dan Saintifik Metode : Tanya jawab, penugasan, diskusi, bercerita, presentasi. F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : gambar-gambar seni pertunjukkan, alat musik, lingkungan sekitar sekolah Alat/Bahan : tabel daftar bunyi-bunyian. Sumber Belajar : Liriklaguindonesia.net, diakses 18 desember 2013 pukul 19.00. G. Mustaqim, B. (2008). Ayo Belajar Matematika 4:untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Depenas. Pujiyati, R.H. (2008). Cerdas Pengetahuan Sosial 4: untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Depenas. Wahyono, B. (2008). Ilmu Pengetahuan Alam 4: untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Depenas. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Penggalan 1 Alokasi Metode No Kegiatan Waktu 15 menit Tanya 1. Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Salam, Doa, absensi Jawab b. Siswa dan guru membahas PR c. Siswa diminta mengumpulkan PR d. Konteks  Motivasi  Siswa diminta menyanyikan lagu “ Jaranan” Jaranan, jaranan jarané jaran Tèji Sing numpak Mas Ngabèhi, sing ngiring para abdi Jrèk jrèk nong, jrèk jrèk gung jrèk è jrèk turut lurung Gedebuk krincing gedebuk krincing thok thok gedebuk jedhèr Gedebuk krincing gedebuk krincing thok thok gedebuk jedhèr.

(172) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 153  Apersepsi  Guru bertanya pada siswa: 2. - Siapa yang pernah melihat tarian jaranan? - Jaranan itu berasal dari daerah mana?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan hari ini. Kegiatan Inti [mengamati] a. Siswa diperlihatkan gambar seni pertunjukkan yang sering digelar di daerah-daerah. [menanya] b. Guru mengajukan pertanyaan : - Gambar seni pertunjukkan apa saja itu? - Selain gambar tadi coba sebutkan seni pertunjukan lain yang kamu ketahui! [menalar] c. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru. [mencoba] d. Siswa diminta membandingkan ciri khas dari seni pertunjukkan di daerahnya dengan daerah lain. e. Siswa diminta membaca dan memahami artikel tentang “Kuda Lumping”. [mengolah] f. Siswa diminta membuat cerita tentang salah satu seni pertunjukkan yang menceritakan tentang keindahan alam suatu daerah. [menyimpulkan] g. Siswa diminta menulis cerita 80 menit Tanya Jawab, Diskusi, Pemberian Tugas, bercerita

(173) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 154 yang dibuatnya tadi. [menyajikan] h. Siswa diminta menceritakan cerita yang telah dibuatnya pada teman sebangkunya. [komunikasikan] i. Teman sebangkunya diminta untuk menilai ceritanya. j. Siswa diminta mengumpulkan semua tugas. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Guru memberikan penguatan. 3. 10 menit a. Doa ISTIRAHAT 1 {15 menit} Penggalan 2 No 1. Kegiatan Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Berdoa  Motivasi  Siswa diminta menyanyikan lagu “TikTik-tik Bunyi Hujan” TIK-TIK-TIK BUNYI HUJAN Tik tik tik bunyi hujan di atas genting Airnya turun tidak terkira Cobalah tengok dahan dan ranting Pohon dan kebun basah semua Tik tik tik bunyi hujan bagai bernyanyi Saya dengarkan tidaklah jemu Kebun dan jalan semua sunyi Alokasi Waktu 10 menit Metode Tanya Jawab

(174) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 155 Tidak seorang berani lalu Tik tik tik hujan turun dalam selokan Tempatnya itik berenang-renang Bersenda gurau meyelam-nyelam Karena hujan berenang-renang  Apersepsi  Guru menyiapkan siswa  secara fisik dan psikis. Guru dan siswa melakukan tanya jawab: - Bagaimana istirahatnya? - Lagu tadi menceritakan tentang apa? - Bunyi-bunyi yang ada dalam lagu tadi apa saja ?  Orientasi Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan. Kegiatan Inti a. Siswa dibawa ke ruang musik. [mengamati] b. Siswa di perlihatkan alat musik yang sering dijumpai dalam seni pertunjukkan [menanya] c. Guru mengajukan pertanyaan : - Apa saja nama alat musik ini? - Bagaimana suara bendabenda ini ? [menalar] d. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru. [mencoba]  2. 55 menit Tanya Jawab, Diskusi , Pemberian Tugas, Mempresen -tasikan

(175) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 156 e. 3. Beberapa siswa membunyikan alat musik yang ada di ruangan tersebut secara bergantian. f. Siswa lain diminta mendengarkan bunyi-bunyian yang terdengar dari alat tersebut. [mengolah] g. Siswa diminta pergi ke halaman sekolah untuk mencari sumbersumber bunyi. h. Siswa diminta membuat tabel daftar sumber bunyi dan bunyinya. [menyimpulkan] i. Siswa diminta menulis sumber bunyi yang mereka dengar tersebut pada tabel. [menyajikan] j. Beberapa siswa diminta mempresentasikan hasil observasi mereka. [komunikasikan] k. Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang presentasi siswa. l. Siswa diminta mengumpulkan semua tugas. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Siswa memberikan penguatan. a. Doa ISTIRAHAT 2 {15 menit} 5 menit

(176) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 157 Penggalan 3 No Kegiatan 1. Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Berdoa  Motivasi  Siswa diminta menyanyikan lagu “1+1” 1 ditambah 1 sama dengan 2 2 ditambah 2 sama dengan 4 4 ditambah 4 sama dengan 8  Apersepsi  Guru menyiapkan siswa secara fisik dan psikis.  Guru dan siswa melakukan tanya jawab: - Saat kita menyanyi ada ketukannya, siapa yang tahu ketukan dalam lagu ada berapa saja?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan hari ini. 2. Kegiatan Inti [mengamati] a. Siswa diberi permasalah berkaitan dengan pecahan yang dapat diubah ke desimal dan sebaliknya. [menanya] b. Guru mengajukan pertanyaan : - Siapa yang tau cara penyelesaiaan dari soal ini? Alokasi Waktu 10 menit 65 menit Metode Tanya Jawab Tanya Jawab, Diskusi , Pemberian Tugas, Mempresen -tasikan

(177) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 158 3. [menalar] c. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru. [mencoba] d. Siswa diberi permasalah atau soal yang berkitan dengan bilangan desimal. e. Siswa diberi bilangan desiamal untuk dibadingkan dan disusun dari terbesar ke terkecil atau sebaliknya. f. Siswa diminta maju ke depan untuk mengerjakannya di papan tulis. [mengolah] g. Siswa diminta mengerjakan soal dari guru mengenai bilangan desimal. [menyimpulkan] h. Siswa diminta mengerjakan soal dari guru di buku tugas. [menyajikan] i. Siswa diminta menuliskan hasil pekerjaannya di papan tulis. [komunikasikan] j. Guru dan siswa membahas bersama hasil pekerjaan siswa. k. Siswa diminta mengumpulkan tugas-tugasnya. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Guru memberikan penguatan.  Refleksi  Guru bertanya kepada siswa mengenai sifat baik apa saja yang mereka pelajari dari 30 menit Tanya Jawab, Pemberian Tugas

(178) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 159 kegiatan hari ini.  Guru bertanya pada siswa apa mereka dapat melaksanakan semua kegiatan hari ini.  Guru bertanya apakah ada kesulitan tentang materi hari ini.  Aksi  Siswa diminta mempelajari dan melestarikan lebih banyak seni pertunjukkan di Indonesia!  Siswa diminta lebih banyak mempelajari bunyi yang berasal dari berbagai sumber.  Siswa diminta lebih banyak berlatih menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan bilangan desimal.  Menilai  Siswa diminta mengerjakan soal latihan.  Tidak lanjut  Siswa diminta mendiskusikan kepada orang tuanya tentang semua yang dipelajarai hari ini dan menuliskannya dalam kertas.  Siswa diminta membuat kelompok yang berisi 4-5 siswa.  Setiap kelompok diminta membuat daftar seni pertunjukkan yang pernah di selenggarakan di daerah tempat tinggalnya dan alat musik yang mengiringinya beserta bunyinya.

(179) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 160  Setiap kelompok diminta mengobsevasi alam sekitar daerah tempat tinggalnya.  Siswa diminta membawa lem, gunting, penggaris, dan busur derajat. a. Salam, doa penutup H. Penilaian 1. Prosedur  Proses  Post tes 2. Jenis  Tes  Non tes 3. Teknik  Tes  Kinerja 4. Instrumen (terlampir)  Soal + Kunci Jawaban  Tugas + Rubrik Penilaian 5. Pedoman skoring Format kriteria penilaian pengetahuan, keterampilan, sikap sosial, dan sikap spiritual terdapat pada bahan ajar. ………………………..,…………………. Mengetahui, Kepala Sekolah ……………………….……….. Guru Kelas IV ………………………………….

(180) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 161 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Muatan Pelajaran Terkait Kelas/Semester Minggu/Hari Alokasi Waktu : SD Negeri Depok 2 : IPS, IPA, dan Matematika : IV/2 (dua) : III/Kamis : 8 x 35 menit A. Kompetensi Inti 1. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yng dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dengan gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. B. Kompetensi Dasar dan Indikator NO Mapel Kompetensi Dasar Indikator B.1 IPS 3.3 Memahami manusia 3.3.3Membuat gambar dalam hubungannya kondisi geografis di dengan kondisi geografis sekolah. di sekitarnya. 4.3 Menceritakan manusia 4.3.3 Mempresentasikan dalam hubungannya kondisi geografis di dengan lingkungan sekolah. geografis tempat tinggalnya. 2.3. Menunjukkan perilaku 2.3.2 Percaya diri ketika santun, toleran dan melakukan interaksi peduli dalam melakukan sosial dengan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman lingkungan dan teman sebaya. sebaya.

(181) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 162 1.3 Menerima karunia Tuhan 1.3.1 Mensyukuri karunia YME yang telah Tuhan yang telah mencipta-kan manusia menciptakan manusia. dan lingkungannya. B.2 IPA 3.7 Mendeskripsikan 3.7.1 Membuat peta konsep hubungan antara sumber tentang sumber daya daya alam dengan alam. lingkungan, teknologi, dan masyarakat. 4.6 Menyajikan laporan 4.6.1 Menceritakan poster tentang sumberdaya tentang pemanfaatan alam dan sumber daya alam pemanfaatannya oleh sekitar tempat tinggal masyarakat. bersama kelompok di depan kelas. 2.1 Menunjukkan perilaku 2.1.2 Obyektif saat ilmiah (memiliki rasa melakukan aktivitas ingintahu; obyektif; ilmiah. jujur; teliti; cermat; tekun; hatihati;bertanggung jawab; terbuka; dan peduli lingkungan)dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujudimplementasi sikap dalam melakukan inkuiri ilmiah dan berdiskusi. 1.1 Bertambah keimanannya 1.1.1 Menghargai alam jagad dengan menyadari raya ciptaan Tuhan hubungan keteraturan sesuai petunjuk ajaran dan kompleksitas alam agama yang dianutnya. dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya, serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya.

(182) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 163 B.3 Matematika 3.6 Mengenal sudut siku3.6.1 Membandingkan siku melalui pengamatan berbagai macam sudut dan membandingkannya yang berbeda. dengan sudut yang 3.6.2 Membuat gambar berbeda. berbagai macam sudut. 4.6 Membuat benda-benda 4.6.1 Merangkai bangun berdasarkan jaring-jaring ruang balok dengan bangun ruang yang memanfaatkan barangditemukan dengan barang bekas memanfaatkan barangberdasarkan jaringbarang bekas yang ada di jaring bangun ruang. sekitar rumah sekolah atau tempat bermain. 4.12Mengurai dan menyusun 4.12.1 Menggabungkan kembali jaring-jaring jaring-jaring bangun bangun ruang sederhana. ruang sederhana. 2.6 Menunjukkan perilaku 2.6.1 Menunjukkan peduli dengan cara kepedulian dengan memanfaatkan barangmemanfaatkan barang barang bekas yang ada di bekas yang ada di sekitar rumah sekolah sekolah untuk membuat atau tempat bermain benda berdasar jaringuntuk membuat bendajaring kubus dan balok. benda berbentuk kubus dan balok bangun berdasarkan jaring-jaring bangun ruang yang ditemukan. C. Tujuan Pembelajaran C.1 IPS Pengetahuan: 3.3.3.1 Melalui pengamatan siswa mampu membuat 1 gambar kondisi geografis di sekolah. Keterampilan: 4.3.3.1 Melalui penugasan siswa mampu mempresentasikan 1 kondisi geografis di sekolah. Sikap Sosial:

(183) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 164 2.3.2.1 Melalui penugasan siswa mampu percaya diri ketika melakukan interaksi sosial dengan lingkungan dan teman sebaya minimal menunjukkannya melalui tindakan. Sikap Spiritual: 1.3.1.1 Melalui penugasan siswa mampu mensyukuri karunia Tuhan yang telah menciptakan manusia minimal saat berinteraksi. C.2 IPA Pengetahuan: 3.7.1.1 Melalui diskusi siswa mampu membuat peta konsep tentang 3 jenis sumber daya alam. Keterampilan: 4.6.1.1 Melalui cerita siswa mampu menceritakan poster tentang pemanfaatan 3 jenis sumber daya alam di sekitar tempat tinggal bersama kelompok di depan kelas. Sikap Sosial: 2.1.2.1 Melalui penugasan siswa mampu obyektif saat melakukan 1 aktivitas ilmiah. Sikap Spiritual: 1.1.1.1 Melalui penugasan siswa mampu menghargai alam jagad raya ciptaan Tuhan sesuai petunjuk ajaran agama yang dianutnya minimal menjaganya. C.3 MATEMATIKA Pengetahuan: 3.6.1.1 Melalui pengamatan siswa mampu membandingkan berbagai macam sudut yang berbeda minimal 2 pasang sudut. 3.6.2.1 Melalui penugasan siswa mampu membuat 3 gambar berbagai macam sudut. Keterampilan: 4.6.1.1 Melalui diskusi siswa mampu merangkai 2 bangun ruang balok dengan memanfaatkan barang-barang bekas berdasarkan jaring-jaring bangun ruang. 4.12.1.1 Melalui diskusi siswa mampu menggabungkan jaring-jaring bangun ruang sederhana minimal 2 bangun dengan memanfaatkan barang bekas. Sikap Sosial: 2.6.1.1 Melalui penugasan siswa mampu menunjukkan kepedulian dengan memanfaatkan minimal 2 barang bekas yang ada di sekolah untuk membuat benda berdasar jaring-jaring kubus dan balok. D. Materi Pembelajaran 1. IPS : gambar kondisi geografis di sekolah

(184) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 165 2. IPA 3. Matematika : peta konsep tentang SDA : macam-macam sudut dan jaring-jaring E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Tematik Integratif dan Saintifik Metode : tanya jawab, penugasan, diskusi, presentasi, menceritakan F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : gambar SDA, gambar sudut, gambar jaring jaring, lingkungan sekolah. Alat/Bahan : buku gambar, penggaris, alat tulis, dan busur derajat, lem. Sumber Belajar : Kemendikbud. (2013). Tema 1 Indahnya Kebersamaan: buku siswa SD/MI kelas 4. Jakarta :Kemendikbud. Mustaqim, B. (2008). Ayo Belajar Matematika 4:untuk SD/MI kelas IV. Jakarta: Depenas. Sulistyanto, H. (2008). Ilmu Pengetahuan Alam: untuk SD dan MI Kelas IV. Jakarta: Depenas. G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Penggalan 1 No 1. Kegiatan Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Salam, Doa, absensi b. Siswa dan guru membahas PR c. Siswa diminta mengumpulkan PR d. Konteks  Motivasi  Siswa diminta menyanyikan lagu “Lihat Kebunku” Lihat Kebunku Lihat kebunku , penuh dengan bunga Ada yang putih dan ada yang merah Setiap hari kusiram semua Mawar melati semuanya indah  Apersepsi  Guru menyiapkan siswa Alokasi Waktu 15 menit Metode Tanya Jawab

(185) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 166 2. secara fisik dan psikis.  Guru bertanya pada siswa: - Isi lagu tadi isinya tentang apa?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan hari ini. Kegiatan Inti a. Siswa diminta pergi ke luar kelas. [mengamati] b. Siswa diminta mengamati keadaan di sekitar sekolah. [menanya] c. Guru mengajukan pertanyaan : - Bagaimanan kondisi lingkungan geografis di sekolah kita? [menalar] d. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru dari hasil pengamatan mereka. [mencoba] e. Siswa diminta menggambar kondisi geografis di sekolah. [mengolah] f. Siswa diminta mewarnai gambar yang dibuatnya. [menyimpulkan] g. Siswa diminta menuliskan keadaaan lingkungan geografis sekolahnya di belakang gambar. [menyajikan] h. Siswa diminta menceritakan gambar tersebut di depan guru dan temannya. [komunikasikan] i. Guru dan siswa melakukan tanya 50 menit Tanya Jawab, Diskusi, Pemberian Tugas, bercerita

(186) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 167 jawab tentang cerita dan gambar itu yang diceritakan tadi. j. Siswa diminta mengumpulkan tugas-tugasnya. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Guru memberikan penguatan. 3. 5 menit a. Doa ISTIRAHAT 1 {15 menit} Penggalan 2 No 1. Kegiatan Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Berdoa  Motivasi  Siswa diberi tahu manfaat dari mempelajari materi ini.  Apersepsi  Guru dan siswa melakukan tanya jawab: - Bagaiman kondisi lingkungan di sekolah kalian tadi? - Apakah saat mengamati kamu melihat benda dari alam sekitar sekolahmu yang termasuk SDA?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang Alokasi Waktu 10 menit Metode Tanya Jawab

(187) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 168 akan dilakukan hari ini. 2. Kegiatan Inti a. Siswa masih berada di halaman sekolah. [mengamati] b. Siswa diminta mengamati benda-benda yang berasal dari alam yang ada di sekitar sekolahnya. [menanya] c. Guru mengajukan pertanyaan : - Benda apa saja yang kamu temukan di sekolah? - Apakah benda-benda ini termasuk SDA yang kekal atau SDA yang dapat diperbaharui atau SDA yang tidak dapat diperbaharui? [menalar] d. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru. dari hasil pengamatannya. [mencoba] e. Siswa diminta berkelompok sesuai kelompok yang kemarin. f. Setiap kelompok diminta mengingat-ingat hasil observasi mereka tentang daerah tempat tinggalnya. [mengolah] g. Setiap kelompok diminta membuat peta konsep tentang SDA yang berisi jenis-jenis SDA, contoh SDA di rumah mereka, dan pemanfaatannya di rumah mereka. [menyimpulkan] h. Setiap kelompok diminta menuangkan peta konsep yang dibuatnya dalam bentuk poster 85 menit Tanya Jawab, Diskusi , Pemberian Tugas, Mendemons trasikan.

(188) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 169 3. yang menarik. [menyajikan] i. Siswa diminta menceritakan poster yang dibuatnya. [komunikasikan] j. Kelompok yang lain menilai posternya. k. Siswa diminta mengumpulkan tugas-tugasnya. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Siswa memberikan penguatan. 10 menit a. Doa ISTIRAHAT 2 {15 menit} Penggalan 3 No 1. Kegiatan Pendahuluan/Kegiatan Awal  Motivasi  Siswa diminta melakukan tepuk “pose”untuk memotivasi dan mengkondisikan siswa.  Apersepsi  Guru dan siswa melakukan tanya jawab: - Bagaimana istirahatnya? - Siapa yang pernah menggunkan busur? - Busur biasanya untuk mengukur apa?  Orientasi Alokasi Waktu 10 menit Metode Tanya Jawab

(189) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 170 Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan hari ini. Kegiatan Inti a. Siswa diajak masuk ke kelas. [mengamati] b. Siswa diperlihatkan poster yang mereka buat tadi. [menanya] c. Guru mengajukan pertanyaan : - Siapa yang tahu kira-kira besar sudut poster A dan B ini berapa? - Antara dua poster ini mana yang lebih besar sudutmya? [menalar] d. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru. [mencoba] e. Guru menggambar macammacam ukuran sudut. f. Siswa diminta membandingkan sudut-sudut sesuai petunjuk. g. Siswa diminta menggambar berbagai macam sudut menggunakan busur derajat di buku tugas. h. Guru memberikan berbagai bentuk jaring-jaring kubus dan balok yang dibuat dari kertas bekas. [mengolah] i. Siswa diminta untuk merangkai bangun ruang tersebut menggunakan lem. [menyimpulkan] j. Siswa diminta menghias jarringjaring tersebut. [menyajikan]  2. 65 menit Tanya Jawab, Diskusi , Pemberian Tugas, Mempresen -tasikan

(190) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 171 3. k. Siswa diminta mempresentasikan bangun ruang hasil buatannya. [komunikasikan] l. Guru dan siswa membahas bersama presentasi setiap kelompok. m. Siswa diminta mengumpulkan tugas-tugasnya. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Guru memberikan penguatan.  Refleksi  Guru bertanya kepada siswa mengenai sifat baik apa saja yang mereka pelajari dari kegiatan hari ini.  Guru bertanya pada siswa apa mereka dapat melaksanakan semua kegiatan hari ini.  Guru bertanya apakah ada kesulitan tentang materi hari ini.  Aksi  Siswa diminta menggunakan SDA dengan sebaikbaiknya terutama yang tidak dapat diperbaharui.  Siswa diminta mengukur sudut-sudut benda yang ada di rumahnya.  Menilai  Siswa diminta mengerjakan soal latihan.  Tidak lanjut  Siswa diminta mendiskusikan 30 menit Tanya Jawab, Pemberian Tugas

(191) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 172 kepada orang tuanya tentang semua yang dipelajarai hari ini dan menuliskannya dalam kertas.  Membawa bahan dari rumah untuk membuat kostum/dekorasi seni pertunjukan (koran bekas, kardus, gunting, kertas lipat, buku gambar, lem, penggaris, crayon, hiasanhiasan, dan alat tulis). H. Penilaian 1. Prosedur  Proses  Post tes 2. Jenis  Tes  Non tes 3. Teknik  Tes  Kinerja 4. Instrumen (terlampir)  Soal + Kunci Jawaban  Tugas + Rubrik Penilaian 5. Pedoman skoring Format kriteria penilaian pengetahuan, keterampilan, sikap sosial, dan sikap spiritual terdapat pada bahan ajar. ………………………..,…………………. Mengetahui, Kepala Sekolah ……………………… Guru Kelas IV ………………………

(192) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 173 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Muatan Pelajaran Terkait Kelas/Semester Minggu/Hari Alokasi Waktu : SD Negeri Depok 2 : SBdP dan PPKn : IV/2 (dua) : III/Jumat : 6 x 35 menit A. Kompetensi Inti 1. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yng dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dengan gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. B. Kompetensi Dasar dan Indikator NO Mapel Kompetensi Dasar B.1 SBdP 3.1 Mengenal tempattempat industri, bersejarah, dan seni pertunjukan di daerah setempat. 4.14 Membuat karya kreatif yang diperlukan untuk melengkapi proses pembelajaran dengan memanfaatkan bahan di lingkungan. Indikator 3.1.4 Merancang seni pertunjukkan sederhana di daerah tempat tinggal. 4.14.1 Mengumpulkan bahan dari lingkungan sekitar tempat tinggal untuk pembuatan karya kreatif. 4.14.2 Membuat karya kreatif dari bahan lingkungan sekitar tempat tinggal yang diperlukan untuk melengkapi proses pembelajaran. 4.14.3 Mendemonstrasikan karya kreatif yang telah dibuat untuk

(193) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 174 keperluan melengkapi proses pembelajaran. B.2 PPKn 2.3 Menunjukkan perilaku 2.3.3 Tanggung jawab mengenal sikap disiplin, terhadap alam sekitar tanggung jawab dan melalui karya seni. kepedulian terhadap alam sekitar melalui berkarya seni. 1.1 Mengagumi ciri khas 1.1.3 Kagum terhadap ciri keindahan karya seni dan khas keindahan karya karya kreatif masingseni sebagai anugerah masing daerah sebagai dari Tuhan. anugerah Tuhan. 3.4 Memahami arti bersatu 3.4.2 Membuat ceritakan dalam keberagaman di pengalaman bermain rumah, sekolah dan dengan teman yang masyarakat. berbeda-beda. 4.4 Mengelompokkan 4.4.1 Membuat tabel kesamaan identitas suku kesamaan identitas bangsa (pakaian suku bangsa berupa tradisional, bahasa, pakaiaan tradisional, rumah adat, bahasa daerah, rumah makanankhas, dan adat, makanan khas, upacara adat), sosial dan upacara adat ekonomi (jenis pekerjaan orang tua) di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar. 2.4 Menunjukkan perilaku 2.4.2 Menghargai bersatu sebagai wujud kebersamaan di keyakinan bahwa tempat lingkungan tempat tinggal dan tinggal. lingkungannya sebagai bagian dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

(194) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 175 1.2 Menghargai kebersamaan 1.2.1 Menujukkan sikap dalam keberagaman menghargai sebagai anugerah Tuhan kebersamaan dalam Yang Maha Esa di keberagaman di lingkungan rumah, lingkungan tempat sekolah dan masyarakat tinggal. sekitar C. Tujuan Pembelajaran C.1 SBdP Pengetahuan: 3.1.4.1 Melalui diskusi siswa mampu merancang 1 seni pertunjukkan sederhana di daerah tempat tinggal. Keterampilan: 4.14.1.1 Melalui diskusi siswa mampu mengumpulkan minimal 2 bahan dari lingkungan sekitar tempat tinggal untuk pembuatan karya kreatif. 4.14.2.1 Melalui diskusi siswa mampu membuat karya kreatif minimal dari 2 bahan lingkungan sekitar tempat tinggal yang diperlukan untuk melengkapi proses pembelajaran. 4.14.3.1 Melalui diskusi siswa mampu mendemonstrasikan karya kreatif yang telah dibuat untuk keperluan melengkapi proses pembelajaran. Sikap Sosial: 2.3.3.1 Melalui penugasan siswa mampu bertanggung jawab terhadap alam sekitar minimal melestarikannya. Sikap Spiritual: 1.1.3.1 Melalui penugasan siswa mampu kagum terhadap 2 ciri khas keindahan karya seni sebagai anugrah dari Tuhan dengan menuangkannya dalam karya kreatif. C.2 PPKn Pengetahuan: 3.4.2.1 Melalui penugasan siswa mampu membuat 1 ceritakan pengalaman bermain dengan teman yang berbeda-beda. Keterampilan: 4.4.1.1 Melalui diskusi siswa mampu membuat 1 tabel kesamaan identitas suku bangsa berupa pakaiaan tradisional, bahasa daerah, rumah adat, makanan khas, dan upacara adat. Sikap Sosial: 2.4.2.1 Melalui diskusi siswa mampu menghargai kebersamaan di lingkungan tempat tinggal minimal rukun terhadap teman. Sikap Spiritual:

(195) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 176 1.2.1.1 Melalui diskusi siswa mampu menujukkan 3 sikap menghargai kebersamaan dalam keberagaman di lingkungan tempat tinggal. D. Materi Pembelajaran 1. SBdP : Merancang seni pertunjukkan. 2. PPKn : Bermain dengan teman yang berbeda E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Tematik Integratif dan Saintifik Metode : Tanya jawab, penugasan, presentasi, cerita. F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : video permaianan tradisional anak, gambar-gambar seni pertunjukkan, contoh kostum dan dekorasi. Alat/Bahan : koran bekas, kardus, gunting, kertas lipat, buku gambar, lem, penggaris, crayon, hiasan-hiasan, dan alat tulis Sumber Belajar : Bestari, Prayoga dan Ati Sumiati. (2008). Pendidikan kewarganegaraan : menjadi warga negara yang baik. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Nasional. G. Jaruki, M. (2008). Bahasa Kita: Bahasa Indonesia 1 SD dan MI kelas 1. Jakarta: Depenas. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Penggalan 1 Alokasi No Kegiatan Metode Waktu Pendahuluan/Kegiatan Awal 15 menit Tanya 1. a. Salam, Berdoa, absensi Jawab  Motivasi  Siswa diminta menyanyikan lagu “ Anoman Si Ketek Putih” Ceritannya Wayang Ramayana Di negara Ngalengka Diraja Ratu raksasa Rahwana Raja Buat masalah culik Dewi Shinta Hanoman Si Kera Putih Datang ke taman Shinta diajak pulang Ketahuan Indrajit dan patih

(196) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 177 Hanoman tidak takut darah eh la itu, Ngalengka dibakar (dibakar dibakar) Togog Bilung wa a o pada saling bengong. Rumah besar pada jadi arang Dasamuka jadi menggeram iyo wae yaiya iyo wae... 4x  Apersepsi  Guru dan siswa 2. melakukan tanya jawab: - cerita di dalam lagu itu sering dipentaskan pada seni pertunjukan apa?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan hari ini. Kegiatan Inti [mengamati] a. Siswa di perlihatkan gambar tentang seni pertunjukkan diberbagai daerah. b. Siswa diminta membaca bacaaan tentang seni teater “Mamanda” [menanya] c. Guru mengajukan pertanyaan : - Sebutkan seni pertunjukkan apa saja dalam gambar itu? - Siapa yang bisa mencaritakan isi bacaan tadi? [menalar] d. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru. [mencoba] 35 menit Tanya Jawab, Diskusi , Pember ian Tugas, Mendemons trasikan.

(197) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 178 f. 3. Siswa dibagi ke dalam kelompok yang berisi 4- 5orang. g. Setiap kelompok diminta merancang 1 seni pertunjukkan sederhana untuk yang dapat dipentaskan di daerah tempat tinggalnya. [mengolah] h. Setiap kelompok diminta menuliskan rancangan tersebut dalam selembar kertas. [menyimpulkan] i. Setiap kelompok diminta mempersiapkan rancangan seni pertunjukkan tersebut. [menyajikan] j. Setiap kelompok diminta mendemonstrasikan rancangan pertunjukannya di depan kelas. [komunikasikan] k. Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang demonstrasi mereka. l. Siswa diminta mengumpulkan tugas-tugasnya. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Siswa memberikan penguatan. a. Doa ISTIRAHAT {15 menit} 5 menit

(198) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 179 Penggalan 2 No 1. 2. Kegiatan Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Salam, Berdoa, absensi  Motivasi Memperlihatkan kostum dan dekorasi pada siswa.  Apersepsi  Guru dan siswa melakukan tanya jawab: - Benda apa saja ini? - Terbuat dari apakah benda-benda ini?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan hari ini. Kegiatan Inti [mengamati] a. Siswa di perlihatkan kostum dan dekorasi sederhana dengan lebih detail. [menanya] b. Guru mengajukan pertanyaan : - Siapa yang tahu bagaimana cara membuatnya? [menalar] c. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru. [mencoba] d. Setiap kelompok diminta merancang 1 kostum atau dekorasi panggung sederhana sebagai perangkat dalam pertunjukan yang mereka rancang.. [mengolah] e. Setiap kelompok membuat 1 Alokasi Waktu 5 menit 40 menit Metode Tanya Jawab Tanya Jawab, Diskusi , Pemberian Tugas, Mendemons -trasikan.

(199) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 180 3. kostum atau beberapa dekorasi sederhana menggunakan koran atau kardus bekas. [menyimpulkan] f. Setiap kelompok diminta mempersiapkan konstum atau dekorasinya. [menyajikan] g. Setiap kelompok mendemonstrasikan kostum atau dekorasi yang mereka buat dengan fashion show. [komunikasikan] h. Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang demonstrasi mereka. i. Siswa diminta mengumpulkan tugas-tugasnya. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Siswa memberikan penguatan. a. Doa ISTIRAHAT 5 menit {15 menit} Penggalan 3 No 1. Kegiatan Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Doa b. Siswa diminta mengumpulkan PR c. Konteks  Motivasi  Siswa diminta menyanyikan lagu Alokasi Waktu 10 menit Metode Tanya Jawab

(200) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 181 “layang-layang” Ku ambil bulu sebatang Ku potong sama panjang Ku raut dank u timbang Dengan benar Kujadikan layang-layang Bermain-bermain Bermain layang-layang Bermain ku bawa ke tanah lapang Hati gembira dan riang  Apersepsi  Guru menyiapkan siswa 2. secara fisik dan psikis  Guru bertanya? - apa isi lagu tadi? - apakah seni pertunjukan dan pembuatan karya kostum dan dekorasi tadi merupakan permainan?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan. Kegiatan Inti [mengamati] a. Siswa diperlihatkan video tentang macam-macam permainan tradisional anak di Indonesia. [menanya] b. Guru mengajukan pertanyaan : - Apa isi dari video tadi? 65 menit Tanya Jawab, Diskusi, Pemberian Tugas, presentasi

(201) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 182 3. - Bagaimana cara memainkan permainan-permaianan itu? [menalar] c. Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru. [mencoba] d. Siswa minta menyebutkan macam-macam permainan tradisioanal yang mereka ketahui. e. Siswa diminta menuliskan pengalaman mereka saat bermain dengan teman yang berbeda-beda. [mengolah] f. Siswa dibagi ke dalam kelopok yang beranggotakan 4-5 orang. g. Setiap kelompok mendapat 1 permainan. h. Setiap kelompok mendapat diskripsi dari permainan tradisioanal tersebut. [menyimpulkan] i. Siswa membuat tabel tentang identitas suku dari daerah asal permainan yang mereka dapat tadi. [menyajikan] j. Siswa diminta mempresentasikan tabel yang dibuatnya. [komunikasikan] k. Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang tabel yang di presentasikan. l. Siswa diminta mengumpulkan tugas-tugasnya. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Guru memberikan penguatan.  Refleksi 30 menit Tanya jawab, penugasan

(202) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 183  Guru bertanya kepada siswa mengenai sifat baik apa saja yang mereka pelajari dari kegiatan hari ini.  Guru bertanya pada siswa apa mereka dapat melaksanakan semua kegiatan hari ini.  Guru bertanya apakah ada kesulitan tentang materi hari ini.  Aksi  Siswa diminta lebih banyak mencari informasi tentang permainan tradisional di Indonesia.  Siswa diminta mencari contohcontoh kostum dan dekorasi dengan memanfaatkan barang bekas yang lain.  Menilai  Siswa diminta mengerjakan soal latihan.  Tidak lanjut  Siswa diminta mendiskusikan kepada orang tuanya tentang semua yang dipelajarai hari ini dan menuliskannya dalam kertas  Siswa diingatkan untuk membawa baju olah raga.  Siswa diminta belajar untuk tes besok sabtu yaitu materi dari pembelajaran 1-6. a. Salam, doa H. Penilaian 1. Prosedur  Proses  Post tes 2. Jenis  Tes

(203) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 184  Non tes 3. Teknik  Tes  Kinerja 4. Instrumen (terlampir)  Soal + Kunci Jawaban  Tugas + Rubrik Penilaian 5. Pedoman skoring Format kriteria penilaian pengetahuan, keterampilan, sikap sosial, dan sikap spiritual terdapat pada bahan ajar. ………………………..,…………………. Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Kelas IV ………………..........……… …………………........…..

(204) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 185 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Muatan Pelajaran Terkait Kelas/Semester Minggu/Hari Alokasi Waktu : SD Negeri Depok 2 : PJOK dan PPKn : IV/2 (dua) : III/Sabtu : 6 x 35 menit A. Kompetensi Inti 1. Menerima, menghargai, dan menjalankan ajaran agama yng dianutnya. 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, tetangga, dan guru. 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis dan sistematis, dalam karya yang estetis dengan gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia. B. Kompetensi Dasar dan Indikator NO Mapel B.1 PJOK Kompetensi Dasar 3.4 Memahami jenis cidera dan mampu melakukan penanggulangan sederhana selama melakukan aktivitas fisik. 3.4.1 3.4.2 3.4.3 4.1 Mempraktikkan kombinasi gerak dasar untuk membentuk gerakan dasar atletik jalan dan lari yang 4.1.1 Indikator Mendeteksi jenisjenis cidera agar dapat menanggulanginya. Memutuskan penanggulangan yang tepat sesuai cideranya. Meningkatkan penanggulangan selama melakukan aktivitas fisik. Mempraktikkan permainan dan atau tradisional.

(205) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 186 B.2 PPKn dilandasi konsep gerak melalui permainan dan atau tradisional. 2.1 Menunjukkan disiplin, kerjasama, toleransi, belajar menerima kekalahan dan kemenangan, sportif dan tanggungjawab, menghargai perbedaan. 1.1 Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai anugrah Tuhan yang tidak ternilai. 3.2. Memahami hak dan kewajiban sebagai warga dalam kehidupan seharihari di rumah, sekolah dan masyarakat. 2.1.1 Belajar menerima kekalahan dan kemenangan ketika berinteraksi. 1.1.1 Menunjukkan sikap menghargai tubuh sebagai anugerah dari Tuhan. 3.2.1 Menyimpulkan perbedaan hak dan kewajiban. 3.2.2 Membuat daftar rencana kewajiban yang harus dijalankan sebagai warga negara yang baik. 4.2 Melaksanakan kewajiban 4.2.1 Menulis daftar sebagai warga di rencana kewajiban lingkungan rumah, yang harus sekolah dan masyarakat. dijalankan. 2.4 Menunjukkan perilaku 2.4.1 Peduli terhadap bersatu sebagai wujud lingkungan di keyakinan bahwa tempat sekitar tempat tinggal dan tinggal dengan cara lingkungannyasebagai menjaga kebersihan bagian dari wilayah lingkungan. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

(206) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 187 1.1 Menghargai kebhinneka- 1.1.1 Menghargai tunggalikaan dan keberagaman sosial keragaman agama, suku di daerah tempat bangsa, pakaian tinggal. tradisional, bahasa, rumah adat, makanan khas, upacara adat, sosial, dan ekonomi di lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitar C. Tujuan Pembelajaran C.1 PPKn Pengetahuan: 3.4.1.1 Melalui pengamatan siswa mampu mendeteksi jenis-jenis cidera minimal 2 agar dapat menanggulanginya. 3.4.2.1 Melalui diskusi siswa mampu memutuskan 2 penanggulangan yang tepat sesuai cideranya. 3.4.3.1 Melalui diskusi siswa mampu meningkatkan penanggulangan selama melakukan aktivitas fisik minimal 3 cara. Keterampilan: 4.1.1.1 Melalui tanya jawab siswa mampu mempraktikkan 1 permainan dan atau tradisional. Sikap Sosial: 2.1.1.1 Melalui praktik siswa mampu belajar menerima kekalahan dan kemenangan ketika berinteraksi minimal yang kalah menggendong. Sikap Spiritual: 1.1.1. Melalui praktik siswa mampu menunjukkan minimal 2 sikap menghargai tubuh sebagai anugerah dari Tuhan. C.2 PJOK Pengetahuan: 3.2.1.1 Melalui diskusi siswa mampu menyimpulkan 3 perbedaan hak dan kewajiban. 3.2.2.1 Melalui diskusi siswa mampu membuat daftar rencana kewajiban yang harus dijalankan sebagai warga negara yang baik minimal 5. Keterampilan: 4.2.1.1 Melalui diskusi siswa mampu menulis daftar rencana kewajiban yang harus dijalankan minimal 5. Sikap Sosial:

(207) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 188 2.4.1.1 Melalui penugasan mampu peduli terhadap lingkungan di sekitar tempat tinggal dengan cara menjaga kebersihan lingkungan minimal tidak membuang sampah sembarangan. Sikap Spiritual: 1.1.4.1 Melalui pengamtan siswa mampu menghargai keberagaman sosial di daerah tempat tinggal minimal dalam bergaul. D. Materi Pembelajaran 1. PJOK 2. PPKn : penanggulangan cidera saat bermain. : hak dan kewajiban yang harus dilakukan E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Pendekatan : Tematik Integratif dan Saintifik Metode : Tanya jawab, penugasan, presentasi, pengamatan. F. Media, Alat dan Sumber Pembelajaran Media : permainan “polisi dan penjahat”, permainan “tebak gaya”, gambar kegiatan di rumah. Alat/Bahan : baju olah raga, kertas Sumber Belajar : Faruq, M. (2007). Pendidikan jasmani, olahraga, & kesehatan untuk sekolah dasar kelas IV. Jakarta: Grasindo Suliasih. (2008). PKn 1 : SD/MI kelas 1. Jakarta: Depenas. G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Penggalan 1 No Kegiatan 1. Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Siswa sudah memakai baju olah raga b. Siswa diminta ke lapangan. c. Salam, Berdoa, absensi d. Siswa diminta mengumpulkan PR.  Motivasi  Siswa diminta melakukan pemanasan berupa senam “Pocopoco” Asal dari : Ternate Balenggang pata-pata Alokasi Waktu Metode 15 menit Tanya Jawab

(208) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 189 Ngana pe goyang pica-pica Ngana pe bodi poco-poco Cuma ngana yang kita cinta Cuma ngana yang kita sayang Cuma ngana suka biking pusing Ngana bilang Kita na sayang Rasa hati ini malayang Jau… uh… ci ya … ci ya Biar kita ngana pe bayang Biar na biking layang-layang Cuma ngana yang kita sayang  Apersepsi  Guru menyiapkan siswa 2. secara fisik dan psikis.  Guru bertanya pada siswa ? - Kalian sudah siap melakukan kegiatan hari ini?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan hari ini. Kegiatan Inti [mengamati] a. Siswa diminta mengamati demonstrasi guru tentang jenisjenis cidera. [menanya] b. Guru mengajukan pertanyaan : - Jika kita mengalami sesuai dengan ciri-ciri tersebut apa yang harus dilakukan? [menalar] c. Siswa memberikan jawaban 85 menit Tanya Jawab, Diskusi , Pemberian Tugas, Mendemons trasikan.

(209) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 190 3. terhadap pertanyaan dari guru. [mencoba] d. Guru menyebutkan ciri-ciri dari sebuah cidera. e. Siswa diminta mendeteksi jenis cidera tersebut. f. Siswa diminta memutuskan cara penangulangannya. g. Siswa diminta lebih meningkatkan penanggulangan selama melakukan aktivitas fisik. h. Guru memberitahu siswa bahwa mereka akan bermain permainan polisi dan penjahat. [mengolah] i. Guru menjelaskan cara bermainnya dan menentukan kelompoknya. [menyimpulkan] j. Siswa yang belum gilirannya bermain diminta mengamati permaian yang dilakukan temannya. [menyajikan] k. Siswa bermain secara bergantian. [komunikasikan] l. Setelah selesai bermain kelompok yang kalah diberi hukuman menggendong kelompok yang menang. m. Siswa harus menerima kekalahannya. Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Siswa memberikan 5 menit

(210) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 191 penguatan. ISTIRAHAT 1 {15 menit} Penggalan 2 No 1. Kegiatan Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Doa  Motivasi  Siswa diminta menyanyikan lagu “ bangun tidur” Bangun Tidur Alokasi Waktu 5 menit Metode Tanya Jawab Penggubah:Pak Kasur Bangun tidur kuterus mandi Tidak lupa menggosok gigi Habis Mandi kutolong ibu Membersihkan tempat tidurku  Apersepsi  Guru menyiapkan siswa 2. secara fisik dan psikis  Guru bertanya? - Isi lagu tadi merupakan kegiatan yang kita lakukan di mana? - Kegiatan tersebut mana yang termasuk hak atau kewajiban?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai kegiatan yang akan dilakukan hari ini. Kegiatan Inti [mengamati] a. Siswa di perlihatkan gambar tentang hak dan kewajiban yang 40 menit Tanya Jawab, Diskusi, Pemberian

(211) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 192 b. c. d. e. f. g. h. i. j. k. l. m. dilakukan di rumah. [menanya] Guru mengajukan pertanyaan : - Gambar kegiatan apa ini? - Mana yang termasuk hak dan mana yang termasuk kewajiban? [menalar] Siswa memberikan jawaban terhadap pertanyaan dari guru. [mencoba] Siswa diminta memberikan contoh lagi tentang hak dan kewajiban. Siswa dibagi dalam kelompok yang berisi 4-5 orang. Setiap kelompok diminta bermain tebak gaya. Kelompok lain diminta menebak gaya yang diperagakan kelompok lain. [mengolah] Kelompok lain diminta menentukan gaya tersebut termasuk hak atau kewajiban. [menyimpulkan] Setiap kelompok diminta membedakan antara hak dan kewajiban. Siswa diminta membuat daftar rencana kewajiban yang ingin dijalankan di rumah. [menyajikan] Beberapa siswa diminta mempresentasikan daftar kewajiban yang dibuatnya. [komunikasikan] Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang presentasi siswa. Siswa diminta mengumpulkan tugas-tugasnya. Tugas, presentasi

(212) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 193 3. ` Penutup  Merangkum  Siswa dibantu oleh guru menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.  Guru memberikan penguatan.  Refleksi  Guru bertanya kepada siswa mengenai sifat baik apa saja yang mereka pelajari dari kegiatan hari ini.  Guru bertanya pada siswa apa mereka dapat melaksanakan semua kegiatan hari ini.  Guru bertanya apakah ada kesulitan tentang materi hari ini.  Aksi  Siswa diminta membuat peta konsep tentang hak dan kewajiban yang dilakukan di sekolah.  Menilai  Siswa diminta mengerjakan soal latihan.  Tidak lanjut  Siswa diminta mendiskusikan kepada orang tuanya tentang semua yang dipelajarai hari ini dan menuliskannya dalam kertas.  Siswa diminta membuat daftar 10 kewajiban di sekolah. ISTIRAHAT 2 {15 MENIT} 20 menit Tanya jawab, penugasan

(213) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 194 Penggalan 3 No 1. 2. 3. Kegiatan Pendahuluan/Kegiatan Awal a. Doa b. Konteks  Apersepsi  Guru menyiapkan siswa secara fisik dan psikis  Guru bertanya? - Semua sudah siap untuk melakukan tes?  Orientasi  Siswa menyimak penjelasan dari guru mengenai petunjuk tes.  Motivasi  Guru meminta siswa melakuakan tepuk “hap” Untuk mengkondisikan siswa. Kegiatan Inti a. Siswa mengerjakan tes evaluasi Penutup a. Salam, doa penutup H. Penilaian 1. Prosedur  Proses  Post tes 2. Jenis  Tes  Non tes 3. Teknik  Tes  Kinerja 4. Instrumen (terlampir)  Soal + Kunci Jawaban  Tugas + Rubrik Penilaian Alokasi Waktu 3 menit Metode Tanya Jawab 35 menit 2 menit Tanya jawab, penugasan

(214) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 195 5. Pedoman skoring Format kriteria penilaian pengetahuan, keterampilan, sikap sosial, dan sikap spiritual terdapat pada bahan ajar. ………………………..,…………………. Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Kelas IV ……………………… …………………………

(215) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 196 Lampiran 7. Hasil Validasi Pakar Kurikulum SD 2013

(216) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 197

(217) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 198

(218) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 199

(219) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 200 Lampiran 7.1 Rekapitulasi Hasil Validasi Pakar Kurikulum SD 2013 Rekapitulasi Hasil Validasi Pakar Kurikulum SD 2013 No. Aspek yang Dinilai Penilaian 1 2 3 4 5 Tujuan dan Pendekatan 1 Bahan ajar sesuai dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai 2 Bahan ajar sesuai dengan Kurikulum 2013 3 Bahan ajar mempermudah pemahaman materi pembelajaran 4 Bahan ajar sesuai dengan kebutuhan siswa 5 Bahan ajar merupakan sumber belajar yang baik bagi siswa dan guru 6 1 1 1 1 1 Bahan ajar memberikan kesempatan guru untuk menggunakan beragam variasi 1 dalam mengajar Desain dan pengorganisasian 1 Komponen dalam bahan ajar lengkap (KI, KD, indikator, tujuan, kegiatan belajar, rangkuman, refleksi, aksi, 1 glosarium, sumber bahan, penilaian, kunci jawaban/rubrik) 2 Bahan ajar disusun dari materi yang sederhana ke yang kompleks 3 Urutan materi bahan ajar telah disusun secara sistematis 4 Ruang lingkup materi bahan ajar sesuai 1 1 1

(220) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 201 dengan waktu yang tersedia 5 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk 1 belajar mandiri 6 Bahan ajar mudah dipahami 7 Tampilan fisik (warna, huruf, 1 gambar/foto) dalam bahan ajar sesuai 1 dengan perkembangan siswa dan menarik 8 Bahan ajar menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar 1 ISI 1 Kegiatan dalam bahan ajar sesuai dengan 1 lingkungan siswa (kontekstual) 2 Keterpaduan antar mata/muatan pelajaran terangkai dengan baik dan 1 perpindahannya datar/landai 3 Proses pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pendekatan sains 1 (mengamati, bertanya, menalar, mencoba, menyimpulkan, mengkomunikasikan) 4 Teknik penilaian menggunakan tes serta 1 tersedia soal dan kunci jawaban 5 Teknik penilaian menggunakan nontes 1 serta tersedia rubrik penilaian yang benar 6 Bahan ajar mampu meningkatkan 1 kreativitas siswa 7 Bahan ajar menuntut siswa untuk mampu berpikir tingkat rendah sampai tinggi 8 1 Bahan ajar mencakup pengembangan karakter yang sesuai dengan tingkat 1 perkembangan siswa 9 Jenis karakter yang dikembangkan dalam 1

(221) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 202 bahan ajar sesuai dengan karakter yang akan dikembangkan oleh Kemendikbud RI 10 Bahan ajar mengandung contoh-contoh karakter yang baik 11 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan karakter yang baik 12 1 1 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk melakukan refleksi terhadap karakter 1 yang dikembangkan 13 Bahan ajar mengembangkan karakter 1 yang terkait dengan diri sendiri/sosial 14 Bahan ajar mengembangkan karakter 1 spiritual 15 Instrumen penilaian dalam bahan ajar, mengukur karakter yang akan 1 dikembangkan dengan tepat Topik 1 Topik bahan ajar menarik bagi siswa 2 Topik bahan ajar membantu untuk mengembangkan kesadaran dan 1 1 memperkaya pengalaman siswa 3 Topik sesuai dengan lingkungan sosial dan budaya siswa 4 Topik sesuai dengan perkembangan siswa 1 1 Metodologi 1 Bahan ajar dirancang dengan berpusat pada siswa dalam membangun 1 pengetahuannya sendiri (konstruktivis) 2 Bahan ajar dirancang menyenangkan bagi 1

(222) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 203 siswa 3 Bahan ajar membuat siswa aktif 4 Bahan ajar memfasilitasi beragam gaya 1 1 belajar siswa Jumlah 0 0 4 28 5 Jumlah x Skala Penilaian 0 0 12 112 25 Jumlah Total 149 Rerata (Jumlah Total : Jumlah Item) 4,03 Keterangan Baik

(223) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 204 Lampiran 8. Hasil Validasi Guru SD Kelas IV Validasi Guru SD Kelas IV SD N 2 Cawas

(224) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 205

(225) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 206

(226) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 207

(227) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 208 Validasi Guru SD Kelas IV SD N Godean 1

(228) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 209

(229) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 210

(230) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 211

(231) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 212 Lampiran 8.1 Rekapitulasi Hasil Validasi Guru SD Kelas IV Rekapitulasi Hasil Validasi Guru SD Kelas IV SD N 2 Cawas (Sri Sunarti, S.Pd.) No. Aspek yang Dinilai Penilaian 1 2 3 4 5 Tujuan dan Pendekatan 1 Bahan ajar sesuai dengan tujuan 1 pembelajaran yang akan dicapai 2 Bahan ajar sesuai dengan Kurikulum 2013 3 Bahan ajar mempermudah pemahaman materi pembelajaran 4 Bahan ajar sesuai dengan kebutuhan siswa 5 Bahan ajar merupakan sumber belajar yang baik bagi siswa dan guru 6 1 1 1 1 Bahan ajar memberikan kesempatan guru untuk menggunakan beragam variasi dalam 1 mengajar Desain dan pengorganisasian 1 Komponen dalam bahan ajar lengkap (KI, KD, indikator, tujuan, kegiatan belajar, rangkuman, refleksi, aksi, glosarium, 1 sumber bahan, penilaian, kunci jawaban/rubrik) 2 Bahan ajar disusun dari materi yang sederhana ke yang kompleks 3 Urutan materi bahan ajar telah disusun secara sistematis 4 Ruang lingkup materi bahan ajar sesuai dengan waktu yang tersedia 1 1 1

(232) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 213 5 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk 1 belajar mandiri 6 Bahan ajar mudah dipahami 7 Tampilan fisik (warna, huruf, gambar/foto) 1 dalam bahan ajar sesuai dengan 1 perkembangan siswa dan menarik 8 Bahan ajar menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar 1 ISI 1 Kegiatan dalam bahan ajar sesuai dengan 1 lingkungan siswa (kontekstual) 2 Keterpaduan antar mata/muatan pelajaran terangkai dengan baik dan perpindahannya 1 datar/landai 3 Proses pembelajaran sesuai dengan langkahlangkah pendekatan sains (mengamati, bertanya, menalar, mencoba, 1 menyimpulkan, mengkomunikasikan) 4 Teknik penilaian menggunakan tes serta tersedia soal dan kunci jawaban 5 Teknik penilaian menggunakan nontes serta tersedia rubrik penilaian yang benar 6 Bahan ajar mampu meningkatkan kreativitas siswa 7 Bahan ajar menuntut siswa untuk mampu berpikir tingkat rendah sampai tinggi 8 1 1 1 1 Bahan ajar mencakup pengembangan karakter yang sesuai dengan tingkat 1 perkembangan siswa 9 Jenis karakter yang dikembangkan dalam bahan ajar sesuai dengan karakter yang akan 1

(233) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 214 dikembangkan oleh Kemendikbud RI 10 Bahan ajar mengandung contoh-contoh karakter yang baik 11 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk mempraktikkan karakter yang baik 12 1 1 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk melakukan refleksi terhadap karakter yang 1 dikembangkan 13 Bahan ajar mengembangkan karakter yang 1 terkait dengan diri sendiri/sosial 14 Bahan ajar mengembangkan karakter spiritual 15 1 Instrumen penilaian dalam bahan ajar, mengukur karakter yang akan 1 dikembangkan dengan tepat Topik 1 Topik bahan ajar menarik bagi siswa 2 Topik bahan ajar membantu untuk mengembangkan kesadaran dan 1 1 memperkaya pengalaman siswa 3 Topik sesuai dengan lingkungan sosial dan 1 budaya siswa 4 Topik sesuai dengan perkembangan siswa 1 Metodologi 1 Bahan ajar dirancang dengan berpusat pada 1 siswa dalam membangun pengetahuannya sendiri (konstruktivis) 2 Bahan ajar dirancang menyenangkan bagi siswa 3 Bahan ajar membuat siswa aktif 4 Bahan ajar memfasilitasi beragam gaya 1 1 1

(234) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 215 belajar siswa Jumlah 0 0 3 25 9 Jumlah x Skala Penilaian 0 0 9 100 45 Jumlah Total 154 Rerata (Jumlah Total : Jumlah Item) 4,16 Keterangan Baik

(235) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 216 Rekapitulasi Hasil Validasi Guru SD Kelas IV SD N Godean 1 (Istutik Zuwanti, S.Pd.) No. Aspek yang Dinilai Penilaian 1 2 3 4 5 Tujuan dan Pendekatan 1 Bahan ajar sesuai dengan tujuan 1 pembelajaran yang akan dicapai 2 Bahan ajar sesuai dengan Kurikulum 2013 3 Bahan ajar mempermudah pemahaman materi pembelajaran 4 Bahan ajar sesuai dengan kebutuhan siswa 5 Bahan ajar merupakan sumber belajar yang baik bagi siswa dan guru 6 1 1 1 1 Bahan ajar memberikan kesempatan guru untuk menggunakan beragam variasi dalam 1 mengajar Desain dan pengorganisasian 1 Komponen dalam bahan ajar lengkap (KI, KD, indikator, tujuan, kegiatan belajar, rangkuman, refleksi, aksi, glosarium, 1 sumber bahan, penilaian, kunci jawaban/rubrik) 2 Bahan ajar disusun dari materi yang sederhana ke yang kompleks 3 Urutan materi bahan ajar telah disusun secara sistematis 4 Ruang lingkup materi bahan ajar sesuai dengan waktu yang tersedia 5 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk 1 1 1 1

(236) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 217 belajar mandiri 6 Bahan ajar mudah dipahami 7 Tampilan fisik (warna, huruf, gambar/foto) dalam bahan ajar sesuai dengan 1 1 perkembangan siswa dan menarik 8 Bahan ajar menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar 1 ISI 1 Kegiatan dalam bahan ajar sesuai dengan lingkungan siswa (kontekstual) 2 1 Keterpaduan antar mata/muatan pelajaran terangkai dengan baik dan perpindahannya 1 datar/landai 3 Proses pembelajaran sesuai dengan langkahlangkah pendekatan sains (mengamati, bertanya, menalar, mencoba, 1 menyimpulkan, mengkomunikasikan) 4 Teknik penilaian menggunakan tes serta 1 tersedia soal dan kunci jawaban 5 Teknik penilaian menggunakan nontes serta tersedia rubrik penilaian yang benar 6 Bahan ajar mampu meningkatkan kreativitas siswa 7 Bahan ajar menuntut siswa untuk mampu berpikir tingkat rendah sampai tinggi 8 1 1 1 Bahan ajar mencakup pengembangan karakter yang sesuai dengan tingkat 1 perkembangan siswa 9 Jenis karakter yang dikembangkan dalam bahan ajar sesuai dengan karakter yang akan dikembangkan oleh Kemendikbud RI 1

(237) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 218 10 Bahan ajar mengandung contoh-contoh 1 karakter yang baik 11 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk 1 mempraktikkan karakter yang baik 12 Bahan ajar memfasilitasi siswa untuk melakukan refleksi terhadap karakter yang 1 dikembangkan 13 Bahan ajar mengembangkan karakter yang 1 terkait dengan diri sendiri/sosial 14 Bahan ajar mengembangkan karakter spiritual 15 1 Instrumen penilaian dalam bahan ajar, mengukur karakter yang akan 1 dikembangkan dengan tepat Topik 1 Topik bahan ajar menarik bagi siswa 2 Topik bahan ajar membantu untuk mengembangkan kesadaran dan 1 1 memperkaya pengalaman siswa 3 Topik sesuai dengan lingkungan sosial dan 1 budaya siswa 4 Topik sesuai dengan perkembangan siswa 1 Metodologi 1 Bahan ajar dirancang dengan berpusat pada siswa dalam membangun pengetahuannya 1 sendiri (konstruktivis) 2 Bahan ajar dirancang menyenangkan bagi siswa 3 Bahan ajar membuat siswa aktif 4 Bahan ajar memfasilitasi beragam gaya belajar siswa 1 1 1

(238) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 219 Jumlah 0 0 1 28 8 Jumlah x Skala Penilaian 0 0 3 112 40 Jumlah Total 155 Rerata (Jumlah Total : Jumlah Item) 4,19 Keterangan Baik

(239) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 9. Hasil Validasi Siswa Kelas IV SD 220

(240) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 221

(241) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 222

(242) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 223

(243) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 224

(244) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 225

(245) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 226

(246) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 227

(247) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 228

(248) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 229

(249) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 9.1 Rekapitulasi Hasil Validasi Siswa Kelas IV SD Rekapitulasi Hasil Validasi Lapangan Siswa Kelas IV SD N Depok 2 No. 1 Aspek yang Dinilai Penilaian 1 2 3 Bahan ajar menggunakan bahasa Indonesia yang mudah dipahami 2 Petunjuk dalam bahan ajar mudah dipahami 3 2 4 5 1 9 4 4 2 8 3 7 4 6 5 5 Ukuran dan jenis huruf dalam bahan ajar cukup jelas dan mudah dibaca siswa 4 Gambar dan foto dalam bahan ajar jelas dan menarik 5 Bahan ajar dapat mempermudah siswa dalam belajar mandiri 6 Bahan ajar disusun dari yang mudah ke yang sulit 7 Bahan ajar membuat siswa aktif dalam 10 belajar 8 Bahan ajar membuat siswa senang 10 dalam belajar 9 Bahan ajar menuntut siswa mengamati suatu objek 10 Bahan ajar menuntut siswa untuk bertanya 11 Bahan ajar menuntut siswa untuk mencoba 12 Bahan ajar menuntut siswa untuk menarik kesimpulan 6 4 2 8 6 4 4 6 230

(250) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 13 Bahan ajar menuntut siswa 3 7 5 5 4 6 4 1 5 2 3 5 2 3 5 3 4 3 5 5 menyampaikan kesimpulan pada temannya 14 Bahan ajar membantu siswa dalam mempraktikkan sifat/sikap pribadi (karakter) pribadi/sosial/spiritual yang baik 15 Bahan ajar mengandung contoh-contoh sifat/sikap (karakter) pribadi/sosial/spiritual yang baik 16 Bahan ajar sesuai dengan keadaan di lingkungan siswa 17 Bahan ajar sesuai dengan yang dibutuhkan siswa 18 Bahan ajar menghubungkan berbagai muatan/mata pelajaran 19 Bahan ajar mengandung bentuk soal/tugas yang bermacam-macam 20 Bahan ajar mempermudah siswa dalam memahami materi pelejaran dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran Jumlah 0 0 13 65 122 Jumlah x Skala Penilaian 0 0 39 256 610 Jumlah Total 905 Rerata (Jumlah Total : Jumlah Item) 4,53 Keterangan Sangat Baik 231

(251) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 232 Rekapitulasi Hasil Validasi Pakar Kurikulum SD 2013, Guru SD Kelas IV , dan Siswa Kelas IV SD No Validator Rerata Kategori 1 Pakar Kurikulum SD 2013 4,03 “BAIK” 2 Guru SD kelas IV SD N 2 Cawas 4,16 “BAIK” 3 Guru SD kelas IV SD N Godean 1 4,19 “BAIK” 4 10 Orang Siswa Kelas IV 4,53 “SANGAT BAIK” Jumlah 16,91 Rerata (Jumlah :4) 4,23 “SANGAT BAIK”

(252) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 233 Lampiran 10. Foto Validasi Uji Coba Lapangan Peneliti memberikan penjelasan tentang Kurikulum 2013 dan bentuk bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 Siswa mengerjakan tugas yang ada di dalam bahan ajar secara berdiskusi

(253) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Siswa diminta menggambar kondisi lingkungan geografis sekolah. Guru dan siswa melakukan tanya jawab tentang materi yang di ajarkan. 234

(254) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 235 Hasil pekerjaan siswa Siswa mengisi instrumen validasi untuk menilai kualitas bahan ajar mengacu Kurikulum 2013 untuk siswa kelas IV SD

(255) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 11. Surat Izin Penelitian 236

(256) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI Lampiran 12. Surat Keterangan Telah Melakukan Penelitian 237

(257) PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI 238 Lampiran 13. Biodata Peneliti CURRICULUM VITAE Fransisca Adelia Chrisnanda lahir di Sleman, 13 Mei 1992. Pendidikan dasar diperoleh di SD K Totogan Madurejo Prambanan Sleman Yogyakarta, tamat pada tahun 2004. Pendidikan menengah pertama diperoleh di SMP N 1 Piyungan Piyungan Pos Piyungan Bantul Yogyakarta, tamat pada tahun 2007. Pendidikan menengah atas diperolah di SMA N 1 Prambanan Madubaru Madurejo Prambanan Sleman Yogyakarta, tamat pada tahun 2010. Pada tahun 2010, peneliti melanjutkan studi ke perguruan tinggi dan terdaftar sebagai mahasiswi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Pendidikan di perguruan tinggi diakhiri dengan menulis skripsi yang berjudul “Pengambangan Bahan Ajar Mengacu Kurikulum 2013 Subtema Memanfaatkan Potensi Lingkungan Tempat Tinggal untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar”. Pengembangan bahan ajar tersebut dilakukan di SD N Depok 2 Yogyakarta.

(258)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema meneladani sikap pahlawan bangsaku untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
236
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema bahan-bahan makanan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
2
287
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema jenis-jenis makanan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
6
255
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema keanekaragaman energi untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
1
279
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema hewan dan tumbuhan di lingkungan rumahku untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
1
243
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema keberagaman di Indonesia untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
313
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema jenis-jenis pekerjaan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
314
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema cita-citaku dengan lingkungan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
11
309
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema gaya dan gerak untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
4
268
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema bersatu dalam keberagaman untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
7
372
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema energi bermanfaat dalam kehidupan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
0
329
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema pekerjaan orang tuaku untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
2
277
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema peduli lingkungan tempat tinggal untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
1
271
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema mengenal pahlawan bangsaku untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
2
239
Pengembangan bahan ajar mengacu kurikulum 2013 subtema mengenal lingkungan tempat tinggal untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar - USD Repository
0
2
256
Show more