Analisis anggaran sebagai alat pengendalian biaya : studi kasus pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi - USD Repository

Gratis

0
0
144
8 months ago
Preview
Full text
(1)PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ANALISIS ANGGARAN SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA Studi Kasus pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Akuntansi Oleh: Paulus Brahmantara 092114053 PROGRAM STUDI AKUNTANSI JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014

(2) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ANALISIS ANGGARAN SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA Studi Kasus pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Akuntansi Oleh: Paulus Brahmantara 092114053 PROGRAM STUDI AKUNTANSI JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2014 i

(3) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Studi Kasus pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi ii

(4) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Studi Kasus pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi iii

(5) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI iv

(6) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI HALAMAN PERSEMBAHAN “Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu, Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau, Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan” Yesaya 41:10 Ku persembahkan untuk Tuhan Yesus Kristus, Keluarga, Teman-temanku, Keluarga besar Universitas Sanata Dharma v

(7) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI MOTTO Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat (Winston Churcil) Pekerjaan besar tidak dihasilkan dari kekuatan, melainkan oleh ketekunan (Samuel Johnson) vi

(8) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI UNIVERSITAS SANATA DHARMA FAKULTAS EKONOMI JURUSAN AKUNTANSI-PROGRAM STUDI AKUNTANSI PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS SKRIPSI Yang bertandatangan dibawah ini, saya menyatakan bahwa Skripsi dengan judul: ANALISIS ANGGARAN SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA dan diajukan untuk diuji pada 30 September 2014 adalah hasil karya saya. Dengan ini saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat keseluruhan atau sebagian tulisan orang lain saya ambil dengan cara menyalin, atau meniru dalam bentuk rangkaian kalimat atau simbol yang menunjukan gagasan atau pendapat atau pemikiran dari penulis lain yang saya akui seolah-olah sebagai tulisan yang saya salin, tiru, atau yang saya ambil dari tulisan orang lain tanpa memberikan pengakuan pada penulisan aslinya. Apabila saya melakukan hal tersebut di atas, baik sengaja maupun tidak, dengan ini saya menyatakan menarik skripsi yang saya ajukan sebagai hasil tulisan saya sendiri ini. Bila kemudian terbukti bahwa saya ternyata melakukan tindakan menyalin atau meniru tulisan orang lain seolah-olah hasil pemikiran saya sendiri, berarti gelar dan ijasah yang telah diberikan oleh universitas batal saya terima. Yogyakarta, 31 Oktober 2014 Yang membuat pernyataan, Paulus Brahmantara vii

(9) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI KATA PENGANTAR Puji dan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena berkat dan rahmatnya, penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Analisis Anggaran Sebagai Alat Pengendalian Biaya Yang Ekonomis. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat untuk meraih gelar sarjana pada Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Sanata Dharma. Dalam peyusunan skripsi ini, penulis banyak mendapat bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, dari sebab itu maka penulis ingin mengucapkan terimakasih kepada: 1. Tuhan Yesus Kristus atas berkat, penyertaan dan bimbinganNya sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi. 2. Johanes Eka Priyatama, M.Sc., Ph.D., selaku Rektor Universitas Sanata Dharma. 3. Lisia Apriani, S.E., M.Si., Akt, QIA., selaku dosen pembimbing akademik dan skripsi selama masa kuliah penulis. 4. Dosen dan Karyawan Fakultas Ekonomi yang telah memberikan bimbingan dan bantuan selama belajar di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 5. Bapak R.Lianson, S.Pd., selaku kepala Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi yang telah memberikan ijin untuk melakukan penelitian. 6. Bapak Saptono dan Ibu Silvia Yohatin selaku bendahara Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi yang sudah meluangkan waktunya untuk membantu penulis dalam melakukan penelitian. 7. Bapakku I.Kade Dana Kusuma dan ibukku M.Eny Widiastui yang tiada hentinya selalu mendoakan dan memotivasi penulis saat proses pembuatan skripsi. 8. Kakakku Mas Rendra dan Mas Andika yang sudah memberikan motivasi dan nasehat. 9. Adikku Wili yang sudah menghibur selama masa pembuatan skripsi. 10. Teman-temanku dari Jambi (khususnya alm Abdiel, Mas Doddy, Erick, Kevin, Ricky, Aar, Gendon, Ivan, Petrik Bele, Markoni, Hutrindo, Yogi, Enjang, Ekin, Obet,Gandi, Kardo dan Tyo) 11. Teman-teman Akuntansi 2009 yang selalu kompak. We’ll Never Walk Alone. 12. Teman-teman bimbingan skripsi (Yanuar, Raymond, Indri, Anin, Michelle, Susan, Mbak Novi, Esti, Sem, Fani, Endi) 13. Teman-teman UKM Tarung Derajat yang sudah memberikan banyak pengalaman untuk saya. 14. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu atas segala dukungan baik secara langsung maupun tidak langsung. viii

(10) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Penulis menyadari bahawa skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu maka, penulis mengharapkan kritik dan saran. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Yogyakarta, 31 Oktober 2014 Penulis Paulus Brahmantara ix

(11) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL................................................................................... i HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING ......................................... ii HALAMAN PENGESAHAN ..................................................................... iii HALAMAN PERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH ............... iv HALAMAN PERSEMBAHAN ................................................................. v HALAMAN MOTO ................................................................................... vi HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS .................... vii KATA PENGANTAR ................................................................................ viii DAFTAR ISI ............................................................................................... x DAFTAR TABEL ....................................................................................... xii DAFTAR GAMBAR .................................................................................. xiii DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................... xiv ABSTRAK .................................................................................................. xv ABSTRACT ................................................................................................ xvi BAB I BAB II PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah .................................................... B. Rumusan Masalah ............................................................. C. Tujuan dan Manfaat Penelitian ......................................... D. Sistematika Penulisan ....................................................... LANDASAN TEORI A. Anggaran ........................................................................... 1. Pengertian Anggaran .................................................... 2. Fungsi Anggaran .......................................................... 3. Tujuan Penganggaran ................................................... 4. Sistem Penganggaran ................................................... 5. Karakteristik Anggaran ................................................ 6. Syarat-syarat Anggaran ................................................ 7. Penyusunan Anggaran .................................................. 8. Kelemahan Anggaran ................................................... x 1 2 2 4 6 6 6 8 9 11 13 14 16

(12) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI B. Pengendalian Biaya ........................................................... 1. Pengendalian Biaya ...................................................... 2. Pengukuran Tingkat Ekonomis Biaya .......................... BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian .................................................................. B. Tempat dan Waktu Penelitian ........................................... C. Subjek dan Objek Penelitian ............................................. D. Sumber Data dan Teknik Pengumpulan Data ................... E. Populasi dan Sample ......................................................... F. Teknik Analisis Data ......................................................... BAB IV GAMBARAN UMUM SEKOLAH A. Sejarah Sekolah ................................................................. B. Visi dan Misi Sekolah ....................................................... C. Struktur Organisasi Sekolah.............................................. D. Kegiatan Sekolah .............................................................. BAB V ANALISIS DATA dan PEMBAHASAN A. Deskripsi Data ................................................................... 1. Anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi ................ 2. Anggaran BOS ............................................................ 3. Laporan Belanja dan Pendapatan Sekolah .................. 4. Rekap Belanja dan Pendapatan Sekolah ..................... 5. Laporan Anggaran Kas BOS ....................................... 6. Selisih Anggaran Sekolah ........................................... B. Analisis dan Pembahasan Data ......................................... 1. Analisis dan Pembahasan Penyusunan Anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi................................. 2. Analisis dan Pembahasan Tingkat Ekonomis Anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi................................. BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan......................................................................... B. Keterbatasan Penelitian ...................................................... C. Saran ................................................................................... DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. LAMPIRAN ................................................................................................ xi 17 17 18 20 20 20 21 23 24 30 32 33 40 44 44 45 46 49 50 50 51 51 72 78 79 79 81 83

(13) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Daftar Tabel Halaman Tabel 4.1 Jumlah Siswa Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi ......................... Tabel 4.2 Tingkat Kelulusan Siswa Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi ....... Tabel 5.1 Perbandingan antara Teori Dengan Analisis Data Siklus Anggaran Sektor Publik ............................................................... Tabel 5.2 Perbandingan antara Teori Dengan Analisis Data Karakteristik Anggaran ..................................................................................... xii 31 31 67 69

(14) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Daftar Gambar Halaman Gambar 4.1 Struktur Organisasi Yayasan Xaverius Palembang ................. xiii 34

(15) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Daftar Lampiran Halaman Lampiran 1 Daftar Pedoman Wawancara ................................................... Lampiran 2 Rekap dan Pendapatan dan Belanja Sekolah ........................... Lampiran 3 Selisih Anggaran Biaya Sekolah ............................................. Lampiran 4 Anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi ............................ Lampiran 5 Anggaran BOS ......................................................................... Lampiran 6 Laporan Anggaran Kas BOS ................................................... Lampiran 7 Realisasi Anggaran Sekolah .................................................... xiv 83 85 88 90 92 95 107

(16) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRAK ANALISIS ANGGARAN SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA Studi Kasus pada Sekolah Dasar Xaveius 2 Jambi Paulus Brahmantara NIM:09211453 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta 2014 Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memberikan penjelasan tentang penyusunan Anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. (2) mengevaluasi tingkat ekonomis pengendalian biaya pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. Jenis penelitian ini adalah studi kasus pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. Data diperoleh dengan cara dokumentasi dan wawancara. Untuk menganalisis data yang sudah diperoleh, maka digunakan teknik analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahui sesuai tidaknya penyusunan anggaran dan teknik analisis kuantitatif untuk mengetahui tingkat ekonomis biaya . Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penyusunan anggaran sudah sesuai, selain itu anggaran yang sudah jadi juga sudah memenuhi kriteria anggaran, namun sekolah belum menerapkan sistem akuntansi saat pelaksanaan anggaran. (2) Persentase tingkat ekonomis biaya pada anggaran sekolah dan anggaran BOS masing-masing adalah 99,61% dan 99,83%. Angka tersebut menujukkan bahwa penggunaan kedua anggaran tersebut sudah ekonomis. xv

(17) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI ABSTRACT BUDGET ANALYSIS AS A COST CONTROL TOOL A Case Study at Fransiskus Xaverius Elementary School 2 Jambi Paulus Brahmantara Sanata Dharma University Yogyakarta 2014 This study aims to: (1) Provide a description about budget preparation of Fransiskus Xaverius Elementary School 2 Jambi. (2) To evaluate the economical level of the budget at Fransiskus Xaverius Elementary School 2 Jambi. This research is a case study at Fransiskus Xaverius Elementary School 2 Jambi. The data was obtained by documentation and interviews. To analyze all of data, researcher used a qualitative descriptive analysis techniques to determine the suitability of budget preparation and quantitative analysis techniques to determine the economical level of the budget. The result showed that: (1) Preparation of the budget is appropriate and budget has followed the criteria of a good budget, but the school has not implemented the accounting system during the implementation of the budget. (2) Level of economic cost on school and BOS (Indonesian term: Bantuan Operasional Sekolah) budget respectively 99,61% and 99,83%. The result shows that both budget have already economical. xvi

(18) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Di era globalisasi ini, pendidikan untuk anak-anak sangat diutamakan sekali. Alasannya karena melalui bangku pendidikan, anak-anak akan mendapatkan bekal pengetahuan yang berguna untuk menambah kemampuan soft skill dan hard skill. Maka dari itu, banyak didirikanlah sekolah yang berfungsi sebagai media pemberian pendidikan untuk anakanak. Sekolah-sekolah yang ada saling bersaing untuk menghasilkan peserta didik yang terbaik. Agar sesuai dengan harapan, maka sekolah-sekolah perlu menerapkan strategi yang tepat, dengan didukung oleh individu-individu yang kompeten. Jika strategi yang diterapkan berhasil, maka bisa jadi tidak hanya bisa menghasilkan peserta didik yang terbaik saja, namun juga bisa menghasilkan prestasi yang bisa membanggakan sekolah. Untuk dapat menerapkan strategi yang tepat, maka perlu dibuat suatu rencana kegiatan dan biaya yang dijabarkan dalam suatu anggaran. Menurut Mulyadi (2001:488), anggaran merupakan suatu rencana kerja yang dinyatakan secara kuantitatif yang diukur dalam satuan moneter standar dan satuan ukuran yang lain yang mencakup jangka waktu satu tahun. Dalam mengimplementasikan anggaran yang telah disusun, sekolah harus mengupayakan untuk melakukan penghematan terhadap realisasi anggaran biaya. Tujuan dilakukan penghematan realisasi anggaran biaya 1

(19) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 2 adalah untuk mengimplementasikan strategi yang tepat tanpa melakukan pemborosan biaya. Dengan melakukan pengeluaran biaya yang seminimal mungkin, berarti sekolah telah berupaya untuk melakukan penghematan terhadap realisasi anggaran biaya, sehingga tidak terjadi pemborosan terhadap realisasi anggaran biaya. Berdasarkan uraian di atas dan melihat pentingnya dilakukan penghematan terhadap realisasi anggaran biaya, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang “Analisis Anggaran Sebagai Alat Pengendalian Biaya (Studi Kasus di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi)”. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas, penulis mengajukan permasalahan antara lain: 1. Bagaimana proses penyusunan anggaran di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi? 2. Bagaimana tingkat ekonomis pengendalian biaya yang dilakukan pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi? C. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian a. Memberikan penjelasan tentang proses penyusunan anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi.

(20) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 3 b. Mengevaluasi tingkat ekonomis pengendalian biaya pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. 2. Manfaat Penelitian a. Bagi Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan dan saran untuk Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, demi perkembangan Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. b. Bagi Universitas Sanata Dharma Hasil penelitian ini diharapkan memberikan manfaat untuk memperkaya pustaka sebagai bahan bacaan skripsi di Universitas Sanata Dharma. Selain itu, hasil penelitian ini menjadikan sebuah refrensi dan acuan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian terhadap lembaga sekolah dasar. c. Bagi Pembaca Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan pembaca mengenai proses penyusunan anggaran dan tingkat ekonomis anggaran biaya pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. Selain itu, dapat juga menjadi bahan refrensi untuk penelitian selanjutnya. d. Bagi Penulis Hasil penelitian dapat memberikan pemahaman secara nyata untuk menguatkan teori yang telah didapat selama menempuh pendidikan dengan praktek akuntansi.

(21) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 4 D. Sistematika Penulisan Secara keseluruhan, yang akan dibahas adalah analisis anggaran sebagai alat pengendalian biaya yang ekonomis studi kasus di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. Untuk mendukung penelitian, maka penelitian dibagi menjadi enam bab sebagai berikut: BAB I: PENDAHULUAN Bab ini akan diuraikan latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan, manfaat, dan sistematika penulisan. BAB II: LANDASAN TEORI Bab ini menjelaskan teori-teori yang berhubungan dengan proses penyusunan anggaran dan juga teori-teori yang berhubungan dengan anggaran sebagai alat pengendalian biaya yang ekonomis. BAB III: METODE PENELITIAN Bab ini menerangkan metode penelitian yang akan digunakan peneliti. Metode Penelitian ini terdiri dari: jenis penelitian, tempat dan waktu penelitian, subjek dan objek penelitian, data penelitian, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis data. BAB IV: GAMBARAN UMUM SEKOLAH Bab ini menyajikan informasi organisasi yang diteliti. Informasi yang disajikan antara lain : sejarah sekolah, visi dan sekolah, struktur organisasi sekolah, dan kegiatan sekolah. misi

(22) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 5 BAB V: ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Bab ini berisi tentang deskripsi data yang diteliti, analisis data, serta pembahasan hasil analisis data. BAB VI: KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini merupakan bagian akhir dari penelitian yang berisi kesimpulan, keterbatasan penelitian dan saran-saran yang berguna untuk pihak-pihak tertentu.

(23) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB II LANDASAN TEORI A. Anggaran 1. Pengertian Anggaran Menurut Mahsun (2006:145) anggaran adalah perencanaan keuangan untuk masa depan yang pada umumnya mencakup jangka waktu satu tahun, dinyatakan dalam satuan moneter, dan anggaran ini merupakan perencanaan jangka pendek organisasi yang menerjemahkan berbagai program ke dalam rencana keuangan tahunan yang lebih kongkret. Menurut Mulyadi (2001:488), anggaran merupakan suatu rencana kerja yang dinyatakan secara kuantitatif yang diukur dalam satuan moneter standar dan satuan ukuran yang lain yang mencakup jangka waktu satu tahun. Menurut Anthony dan Govindarajan (2005:90), anggaran adalah sebuah rencana keuangan, biasanya mencakup periode satu tahun dan merupakan alat-alat perencanaan untuk perencanaan jangka pendek dan pengendalian dalam organisasi. 2. Fungsi Anggaran Fungsi anggaran menurut Mulyadi (2001:502) antara lain: a. Anggaran merupakan hasil akhir proses penyusunan rencana kerja. b. Anggaran merupakan cetak biru aktifitas yang akan dilaksanakan perusahaan di masa yang akan datang. 6

(24) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 7 c. Anggaran berfungsi sebagai alat komunikasi intern yang menghubungkan berbagai unit organisasi dalam perusahaan yang menghubungkan manajer bawah dengan manajer atas. d. Anggaran berfungsi sebagai tolak ukur yang dipakai sebagai pembanding hasil operasi sesungguhnya. e. Anggaran berfungsi sebagai alat pengendalian yang memungkinkan manajemen menunjuk bidang yang kuat dan lemah bagi perusahaan. f. Anggaran berfungsi sebagai alat untuk mempengaruhi dan memotivasi manajer dan karyawan, agar senantiasa bertindak secara efektif dan efisien sesuai dengan tujuan organisasi. Menurut Narafin (2004:20), anggaran memiliki tiga fungsi, yaitu: a. Fungsi perencanaan Anggaran merupakan alat perencanaan tertulis yang menuntut pemikiran teliti, karena anggaran memberikan gambaran yang lebih nyata atau jelas dalam unit dan uang. b. Fungsi pelaksanaan Anggaran merupakan pedoman dalam pekerjaan, sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan secara selaras dalam pencapaian tujuan. c. Fungsi pengendalian Anggaran merupakan alat pengendalian atau pengawasan (controlling). Pengendalian berarti melakukan evaluasi (menilai)

(25) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 8 atas pelaksanaan pekerjaan dengan cara membandingkan realisasi dengan rencana (anggaran) dan melakukan tindakan perbaikan apabila dipandang perlu. 3. Tujuan Penganggaran Menurut Prawironegoro dan Purwanti (2008:98), anggaran bertujuan untuk : a. Memaksa manajer untuk membuat recana kerja. Manajer harus selalu berfikir secara proaktif tentang perubahan yang akan terjadi dimasa depan. Kemampuan memprediksi masa depan itu dituangkan dalam bentuk angka-angka satuan fisik dan satuan uang yang berorientasi pada kelangsungan hidup perusahaan. b. Tolak ukur untuk mengevaluasi kinerja. Kinerja manajemen harus dibandingkan dengan anggaran. Hasilnya adalah varian; varian dihitung dan dianalisis untuk koreksi rencana, anggaran dan pelaksanaan kerja. c. Meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar manajer. Secara formal anggaran mengkomunikasikan rencana organisasi kepada semua level manajemen. Selanjutnya manajer mengadakan koordinasi untuk merealisasikan rencana tersebut. d. Membantu pengambilan keputusan. Anggaran mengarahkan perhatian manajer untuk mengambil keputusan.

(26) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 9 4. Sistem Penganggaran Menurut Direktorat Jendral Penganggaran, sistem penganggaran terdiri dari: a. Sistem Anggaran Tradisional (Traditional Budgeting System) Anggaran tradisional adalah suatu cara menyusun anggaran yang tidak didasarkan atas pemikiran dan analisa rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Penyusunan lebih didasarkan pada kebutuhan untuk belanja atau pengeluaran. Perhatian dari sistem ini lebih banyak ditekankan pada pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran secara akuntansi yang meliputi pelaksanaan anggaran, pengawasan anggaran dan penyusunan pembukuannya. Sistem pertanggungjawabannya hanya menggunakan kuitansi pengeluaran saja, tanpa diperiksa dan diteliti apakah dana telah digunakan secara efektif dan efisien. b. Sistem Penganggaran Kinerja (Perfomance Budgeting System) Perfomance budgeting system berorientasi kepada pendayagunaan dana yang tersedia untuk mencapai hasil yang optimal dari kegiatan yang dilaksanakan. Sistem penyusunan anggaran ini tidak hanya didasarkan kepada apa yang dibelanjakan saja, seperti yang terjadi di dalam “Traditional Budgeting System”, tetapi juga didasarkan kepada tujuan-tujuan atau rencana tertentu yang untuk pelaksanaannya perlu disusun atau didukung oleh suatu anggaran

(27) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 10 biaya yang cukup dan biaya atau dana yang dipakai tersebut harus dijalankan secara efektif dan efisien. Tolak ukur keberhasilan sistem anggaran ini adalah perfomance atau prestasi dari tujuan atau hasil angggaran itu dengan menggunakan dana secara efisien. c. Sistem Anggaran PPBS (Planning, Programming, Budgeting System) Dalam PPBS ini, perhatian banyak ditekankan pada penyusunan rencana dan program. Pengukuran manfaat penggunaan dana, dilihat dari sudut pengaruhnya terhadap lingkungan secara keseluruhan, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Pengelompokan pos-pos anggaran didasarkan atas tujuantujuan yang hendak dicapai di masa yang akan datang. Proses penyusunan yang perlu dilakukan sebelum menyusun kegiatan dan biaya anggaran model PPBS antar lain: 1) Menentukan tujuan yang hendak dicapai. 2) Mengkaji pengalaman-pengalaman di masa lalu. 3) Melihat prospek perkembangan yang akan datang. 4) Menyusun rencana yang bersifat umum mengenai apa yang akan dilaksanakan. d. Sistem anggaran ZBB (Zero Based Budgeting) Sistem anggaran ZBB merupakan sistem penganggaran yang didasarkan pada perkiraan kegiatan tahunan yang bersangkutan, bukan pada apa yang telah dilakukan pada masa lalu. ZBB

(28) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 11 mensyaratkan adanya evaluasi atas semua kegiatan atau pengeluran dan semua kegiatan dimulai dari basis nol, tidak ada level pengeluaran minimum tertentu. 5. Karakteristik Anggaran Karakteristik Anggaran menurut Mulyadi (2001:490), adalah sebagai berikut: a. Anggaran dinyatakan dalam satuan uang dan satuan selain uang. Anggaran berisi kuantifikasi keuangan rencana kerja untuk mencapai sasaran jangka pendek perusahaan. Disamping rencana kerja yang dicantumkan dalam anggaran dinyatakan dalam stauan keuangan, rencana kerja tersebut juga dinyatakan dalam satuan lain di dalam anggaran, misalnya unit untuk penyediaan barang. b. Anggaran umumnya mencakup jangka waktu satu tahun. Meskipun satu tahun (12 bulan) biasanya merupakan jangka waktu yang dicakup oleh anggaran, anggaran jangka pendek kemungkinan mencakup jangka waktu tiga atau enam bulan, tergantung atas sifat organisasi. c. Anggaran berisi komitmen atau kesanggupan manajemen yang berarti bahwa para manajemen setuju untuk menerima tanggungjawab untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dalam anggaran. Proses penyusunan anggaran pada dasarnya merupakan proses penetapan peran (role setting), dimana setiap karyawan dalam

(29) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 12 struktur organisasi diberi peran tertentu untuk melaksanakan kegiatan dalam pencapaian sasaran yang ditetapkan dalam anggaran. d. Usulan anggaran ditelaah dan disetujui oleh pihak berwenang yang lebih tinggi dari penyusunan anggaran. Review dilakukan melalui proses negosiasi antara manajer atas dan manajer bawah mengenai efektifitas aktifitas yang diusulkan oleh manajer bawah untuk mencapai sasaran anggaran dan usulan jumlah sumber daya yang dipandang mamadai untuk melaksanakan aktivitas tersebut. Negosiasi ini juga dapat digunakan oleh manajer atas untuk menilai sampai seberapa jauh manajer bawah memiliki persepsi yang benar mengenai sasran anggaran. e. Sekali disusun, anggaran dapat diubah dibawah kondisi tertentu. Prakiraan digunakan untuk memperkirakan dengan teliti apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, berdasarkan asumsi kondisi tertentu masa yang akan datang. Jika asumsi kondisi tertentu di masa yang akan datang tersebut dapat di-update berdasarkan informasi baru yang diperoleh penyusun perkiraan, maka perkiraan tersebut segera diperbaiki untuk memperkirakan dengan lebih teliti apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. f. Secara berkala, kinerja keuangan sesungguhnya dibandingkan dengan anggaran, selisihnya dianalisis dan dijelaskan.

(30) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 13 Penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan anggaran dianalisis dan dicari penyebabnya untuk dasar bagi penyusun anggaran dalam merancang tindakan koreksi yang diperlukan dan untuk penilai kinerja penyusun anggaran. 6. Syarat-Syarat Anggaran Menurut Any Agus Kana (2003:5), syarat-syarat anggaran perusahaan yaitu: a. Anggaran perusahaan harus bersifat realistis, dalam arti bahwa anggaran itu tidak terlalu optimis dan tidak pula terlalu pesimis. b. Anggaran perusahaan harus bersifat luwes, yang berarti bahwa anggaran perusahaan tidak terlalu kaku sehingga berpeluang untuk disesuaikan dengan keadaan yang mungkin berubah. c. Anggaran sebaiknya harus bersifat continue, yang berarti bahwa anggaran perusahaan memerlukan perhatian secara terus menerus dan bukan merupakan suatu usaha yang bersifat insidential. d. Perusahaan yang menyusun anggaran, harus mampu: 1) Mengendalikan berbagai relevant variables dalam mencapai tujuannya. 2) Melaksanakan sistem manajemen ilmiah. 3) Berkomunikasi secara efektif. 4) Memberikan motivasi kepada para anggota. 5) Mendorong terciptanya partisipasi

(31) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 14 7. Penyusunan Anggaran Menurut Mahsun (2006:68), siklus anggaran sektor publik terdiri dari: a. Tahap Persiapan Anggaran Pada tahap persiapan anggaran dilakukan taksiran pengeluaran atas dasar taksiran dana yang tersedia. Faktor tingkat ketidak pastian yang cukup tinggi juga perlu menjadi perhatian. Di indonesia, proses perencanaan anggaran dengan paradigma baru menekankan pada pendekatan bottom up planning, dengan tetap berpedoman dengan arah kebijakan pusat. b. Tahap Ratifikasi Anggaran Tahap ratifikasi merupakan tahap pengesahan anggaran. Tahap ini merupakan tahap yang melibatkan proses yang cukup rumit dan cukup berat. Integritas dan kesiapan mental yang memadai dari pimpinan sangat penting pada tahap ini. Hal tersebut penting karena bagian pimpinan harus mempunyai kemampuan untuk memberikan argumentasi yang rasional atas segala pertanyaanpertanyaan dari pihak pengesah anggaran. c. Tahap Pelaksanaan Anggaran Pada tahap ini, diperlukan adanya sistem akuntansi yang memadai dan handal untuk melakukan perencanaan dan pengendalian anggaran yang telah disepakati dan dapat diandalkan untuk tahap penyusunan anggaran peiode berikutnya. Sistem akuntansi merupakan sistem terpadu yang menggabungkan prosedur manual

(32) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 15 dengan proses elektronis dalam pengambilan data, dan pelaporan semua transaksi keuangan Pada pelaksanaan anggaran, bisa terjadi kemungkinan untuk dilakukan perubahan anggaran (rebudgeting) pada periode anggaran. d. Tahap Pelaporan dan Evaluasi Anggaran Tahap ini adalah tahap akhir dalam siklus penganggaran. Pada tahap ini anggaran dipertanggungjawabkan dalam bentuk laporan dan dievaluasi pelaksanaannya. Stoner dan Freeman yang dialih bahasakan oleh Sindoro (1996:480) mengemukakan prosedur penyusunan anggaran pada suatu organisasi, yaitu: a. Top-down Budgeting Top-down Budgeting adalah prosedur penyusunan angaran dimana anggaran ditentukan oleh manajer tingkat atas dengan sedikit atau bahkan tidak ada konsultasi dengan bawahan. Prosedur penyusunan anggaran dengan metode Top-down budgeting, antara lain: 1) Manajer tingkat atas menetapkan usulan anggaran. 2) Usulan anggaran diserahkan pada komite anggaran untuk dinilai. 3) Jika usulan anggaran sudah dinilai maka akan diserahkan oleh manajer tingkat atas.

(33) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 16 4) Setelah itu akan dilaksanakan oleh manajer tingkat menengah dan bawah. b. Bottom-up budgeting Bottom-up budgeting adalah prosedur penyusunan anggaran dimana anggaran disiapkan oleh pihak yang akan melaksanakan anggaran tersebut kemudian anggaran akan diberikan kepada pihak yang lebih tinggi untuk mendapatkan persetujuan. Mekanisme prosedur Bottom-up budgeting antara lain: 1) Manajer tingkat bawah membuat usulan anggaran. 2) Usulan anggaran diserahkan pada manajer tingkat menengah untuk dibahas. 3) Jika usulan anggaran sudah dibahas maka akan diserahkan pada komite anggaran untuk dinilai. 4) Setelah itu akan diserahkan pada manajer tingkat atas utuk disahkan sebagai anggaran yang siap dilaksanakan. 8. Kelemahan Anggaran Menurut Nafarin (2004:78), anggaran memiliki beberapa kelemahan, antara lain: a. Anggaran dibuat berdasarkan taksiran dan asumsi, sehingga mengandung unsur ketidak pastian kejadian di masa yang akan datang. b. Menyusun anggaran yang cermat memerlukan waktu, uang dan tenaga yang tidak sedikit.

(34) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 17 c. Pihak yang merasa dipaksa melaksanakan anggaran akan menggerutu dan menentang, sehingga pelaksanaan anggaran jadi kurang efektif. B. Pengendalian Biaya 1. Pengendalian Biaya a. Pengertian Biaya Menurut Hansen dan Mowen (2004:40), biaya adalah kas yang dikorbankan untuk mendapatkan barang atau jasa yang diharapkan memberikan manfaat saat ini atau di masa yang akan datang bagi organisasi. Menurut Prawironegoro dan Purwanti (2009:19), biaya adalah kas dan setara kas yang dikorbankan untuk memperoleh atau memproduksi barang atau jasa yang diharapkan akan memperoleh manfaat atau keuntungan di masa mendatang. b. Pengertian Pengendalian Menurut Hansen dan Mowen (2004:8), pengendalian adalah aktivitas manajerial untuk memonitor implementasi rencana dan melakukan perbaikan sesuai kebutuhan. Sedangkan menurut Supriyono (2007:8), pengendalian adalah proses untuk memeriksa kembali, menilai dan selalu memonitor laporan-laporan apakah pelaksanaan tidak menyimpang dari tujuan yang sudah ditentukan.

(35) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 18 Cara-cara pengendalian Menurut Supriyono (2007:16), cara-cara pengendalian yang baik adalah sebagai berikut: a) Pengendalian harus mendukung sifat atau kebutuhan dari kegiatan. b) Pengendalian harus segera melaporkan setiap penyimpangan. c) Pengendalian harus berorientasi jauh kedepan. d) Pengendalian harus akurat dan objektif. e) Pengendalian harus fleksibel. f) Pengendalian harus serasi dengan pola organisasi. g) Pengendalian harus ekonomis. h) Pengendalian harus mudah dimengerti. i) Pengendalian harus diikuti dengan tindakan koreksi. 2. Pengukuran Tingkat Ekonomis Biaya a. Pengertian Ekonomis Menurut Mardiasmo (2002:4), ekonomi adalah pemerolehan input dengan kualitas dan kuantitas tertentu pada harga yang terendah. Ekonomi terkait dengan sejauh mana organisasi sektor publik dapat meminimalisir input resource yang digunakan yaitu dengan menghindari pengeluran yang boros dan tidak produktif. Menurut Mahsun (2006:194), ekonomi adalah kehematan yang mencakup juga pengelolaan secara hati-hati atau cermat (prudency) dan tidak ada pemborosan. Suatu kegiatan operasional dikatakan dikatakan

(36) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 19 ekonomis jika dapat menghilangkan atau mengurangi biaya yang tidak perlu. b. Pengukuran Tingkat Ekonomis Biaya Menurut Mahsun (2006:188), untuk mengukur tingkat ekonomi dalam mengelola keuangan dengan melihat perbandingan antara anggaran belanja dengan realisasinya dengan persentase tingkat pencapaiannya. Pendapat serupa juga diutarakan oleh Mardiasmo (2002:132), tingkat ekonomis diukur dengan melakukan perbandingan input dengan input value yang dinyatakan dalam satuan moneter.

(37) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus. Penelitian studi kasus ini menggunakan atau mengambil objek Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi yang pengumpulan datanya mencakup beberapa elemen, dimana masing-masing elemen data yang sudah dikumpulkan tersebut akan dianalisis. Hasil dan kesimpulan penelitian ini terbatas pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, dimana anggaran dan laporan pertanggungjawaban yang digunakan adalah angaran dan laporan pertanggungjawaban anggaran sekolah dan anggaran BOS tahun 2011. B. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian diadakan di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. 2. Waktu Penelitian Waktu Penelitian dimulai dari bulan september 2013. C. Subjek dan Objek Penelitian 1. Subjek Penelitian Yang menjadi subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan bendahara sekolah. 20

(38) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 21 2. Objek Penelitian Objek penelitian ini antara lain: Anggaran dan Laporan Pertanggungjawaban tahun 2011. D. Sumber Data dan Teknik Pengumpulan Data 1. Sumber data Sumber data yang akan digunakan untuk mendukung penelitian ini ada 2 (dua), antara lain: a. Data Primer Data primer merupakan data yang berasal dari sumber pertama, yang dikumpulkan secara khusus dan berhubungan langsung dengan penelitian. Data primer secara khusus dikumpulkan oleh peneliti untuk menjawab pertanyaan penelitian. Data primer dapat berupa opini subjek (orang) secara individual atau kelompok, hasil observasi terhadap suatu benda (fisik), kejadian atau kegiatan, dan hasil pengujian. Dalam penelitian ini data primer yang dikumpulkan berasal dari opini subjek yang diperoleh dari hasil wawancara. b. Data Sekunder Data sekunder yang akan digunakan berupa bukti, catatan atau laporan historis yang telah tersusun dipublikasikan dan tidak dipublikasikan. dalam arsip yang

(39) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 22 Data sekunder yang akan digunakan antara lain: 1) Laporan Pertanggung Jawaban ( LPJ ) Yaitu suatu sistem yang disusun sedemikian rupa sehingga pengumpulan dan pelaporan biaya dan penghasilan dilakukan dengan bidang pertanggungjawaban dalam organisasi dengan tujuan agar dapat ditunjuk orang atau kelompok yang bertanggung jawab terhadap penyimpangan dari biaya dan penghasilan yang dianggarkan. 2) Anggaran Anggaran adalah perencanaan keuangan untuk masa depan yang pada umumnya mencakup waktu satu tahun dan dinyatakan dalam satuan moneter ( Mahsun, 2006). 2. Teknik Pengumpulan Data Untuk pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian ini akan digunakan 2 (dua) macam cara: a. Teknik Wawancara Yang akan menjadi narasumber dari wawancara yang akan dilakukan peneliti antara lain: 1) Kepala sekolah, Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi sebagai pimpinan tertinggi di lingkungan sekolah. 2) Bendahara sekolah, sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap pencatatan laporan keuangan Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi.

(40) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 23 b. Dokumentasi Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data berupa bukti, catatan atau laporan yang berkaitan dengan penelitian. Data yang digunakan untuk penelitian, yaitu: Anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, Anggaran BOS (Bantuan Operasional Sekolah), Laporan Belanja dan Pendapatan Sekolah, Laporan Anggaran Kas BOS, Selisih Anggaran dan Realisasi. E. Populasi dan Sampel 1. Populasi Populasi merupakan sekumpulan orang atau objek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal dan yang membentuk masalah pokok dalam suatu riset khusus. Populasi yang akan diteliti harus didefinisikan dengan jelas sebelum penelitian dilakukan ( Santoso dan Tjiptono, 2002 ). Yang menjadi populasi dari penelitian ini adalah seluruh anggota organisasi Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. 2. Sample Menurut Sugiono (2009:62), sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik, misalnya karena keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi itu. Apa yang dipelajari dari sampel itu, kesimpulannya akan dapat diberlakukan untuk populasi. Yang menjadi sample dari penelitian ini

(41) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 24 adalah kepala sekolah sebagai pimpinan di sekolah dan bendahara sebagai staf yang bertugas melakukan pencatatan keuangan. F. Teknik Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu dikemukakannya konsep teoritis dan gambaran mengenai objek penelitian serta penyajian dari hasil penelitian dengan cara menyajikan data anggaran dan realisasi anggaran biaya yang dibuat oleh Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. Dengan demikian, penelitian ini berdasarkan data riil yang diperoleh dari penelitian langsung yang dilakukan oleh peneliti. Untuk menjawab rumusan masalah, maka ditempuh dengan cara sebagai berikut: 1. Menjelaskan proses penyusunan anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. 2. Menganalisis proses penyusunan anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi berdasarkan teori yang digunakan dan data yang sudah dideskripsikan. Pada bagian ini, peneliti akan membandingkan kondisi sebenarnya yang terjadi di sekolah dengan teori yang digunakan peneliti. Teori yang digunakan peneliti antara lain: a. Siklus anggaran organisasi sektor publik Siklus anggaran organisasi sektor publik terdiri dari: 1) Tahap Persiapan Anggaran 2) Tahap Ratifikasi Anggaran

(42) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 25 3) Tahap Pelaksanaan Anggaran 4) Tahap Pelaporan dan Evaluasi Anggaran b. Karakteristik anggaran Karakteristik anggaran terdiri dari : 1) Anggaran dinyatakan dalam satuan uang dan satuan selain uang. 2) Anggaran umumnya mencakup jangka waktu satu tahun. 3) Anggaran berisi komitmen atau kesanggupan manajemen yang berarti bahwa para manajer setuju untuk menerima tanggungjawab untuk mencapai sasaran yang ditetapkan dalam anggaran. 4) Usulan anggaran ditelaah dan disetujui oleh pihak berwenang yang lebih tinggi dari penyusun anggaran. 5) Sekali disusun, anggaran dapat diubah dibawah kondisi tertentu. 6) Secara berkala, kinerja keuangan sesungguhnya dibandingkan dengan anggaran, selisihnya dianalisis dan dijelaskan. 3. Membuat tabel perbandingan teori siklus anggaran dan teori karakteristik anggaran dengan hasil analisis data. Tujuan dilakukan pembandingan adalah untuk mengetahui apakah penyusunan anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi sudah sesuai dan apakah anggaran sudah sesuai dengan karakteristik anggaran.

(43) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 26 Tabel 5.1 Perbandingan antara terori siklus anggaran dengan temuan dan hasil analisis data Indikator Kriteria Hasil Observasi a. Tahap Persiapan Anggaran Pada tahap persiapan anggaran dilakukan taksiran pengeluaran atas dasar taksiran dana yang tersedia. Proses perencanaan anggaran dengan paradigma baru menekankan pada pendekatan bottom up budgeting. b. Tahap Ratifikasi Anggaran Tahap ratifikasi merupakan tahap pengesahan anggaran. Pada tahap ini, pimpinan harus memberikan argumentasi yang rasional kepada pengotorisasi anggaran, seputar anggaran yang diserahkan. c. Tahap Pelaksanaan Anggaran Tahap pelaksanaan anggaran merupakan tahap realisasi anggaran. Pada tahap ini, diperlukan adanya sitem akuntansi yang memadai dan handal untuk melakukan perencanaan dan pengendalian anggaran. Sistem akuntansi merupakan proses mencatat data, membukukan dan melaporkan semua transaksi keuangan. d. Tahap Pelaporan dan Evaluasi Tahap ini adalah tahap akhir dari siklus Anggaran penganggaran. Pada tahap ini anggaran dipertanggungjawabkan dalam bentuk laporan dan dievaluasi pelaksanaannya. Sumber: Data Diolah Kesesuaian

(44) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 27 Tabel 5.2 Perbandingan antara terori karakterisitik anggaran dengan temuan dan hasil analisis data Indikator Kriteria Hasil Observasi a. Anggaran dinyatakan dalam Anggaran berisi kuantifikasi keuangan satuan keuangan dan satuan rencana kerja untuk mencapai sasaran selain keuangan. jangka pendek perusahaan. Disamping rencana kerja yang dicantumkan dalam anggaran dinyatakan dalam satuan keuangan, rencana kerja juga dinyatakan dalam satuan lain. b. Anggaran umumnya mencakup Meskipun satu tahun (12 bulan) biasanya jangka waktu satu tahun. merupakan jangka waktu yang dicakup oleh anggaran, anggaran jangka pendek kemungkinan mencakup jangka waktu tiga atau enam bulan, tergantung atas sifat organisasi. c. Anggaran berisi komitmen atau Proses penyusunan anggaran pada dasarnya kesanggupan para manajemen. merupakan proses penetapan peran (role setting), dimana setiap karyawan dalam struktur organisasi diberi peran tertentu untuk melaksanakan kegiatan dalam pencapaian sasaran yang ditetapakan dalam anggaran. Kesesuaian

(45) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 28 Tabel 5.2 Perbandingan antara teori karakteristik anggaran dengan temuan dan hasil analisis data (lanjutan) Indikator Kriteria Hasil Observasi d. Usulan anggaran di-review Review dilakukan melalui proses negosiasi dan disetujui oleh pihak antara manajer atas dan manajer bawah berwenang yang lebih tinggi mengenai efektifas aktivitas yang diusulkan dari penyusun anggaran. oleh manajer bawah untuk mencapai sasaran anggaran dan usulan jumlah sumber daya yang dipandang memadai untuk melaksanakan aktivitas tersebut. e. Sekali disetujui, anggaran Jika asumsi kondisi tertentu di masa yang dapat diubah dibawah kondisi akan datang dapat di-update berdasarkan tertentu. informasi baru yang diperoleh peyusun, maka perkiraan tersebut segera diperbaiki untuk memperkirakan dengan lebih teliti apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. f. Secara berkala, kinerja Selisih yang terjadi dalam pelaksanaan keuangan sesungguhnya anggaran dianalisis dan dicari penyebabnya dibandingkan dengan untuk dasar bagi penyusun anggaran dalam anggaran, selisihnya dianalisis merancang tidakan koreksi yang diperlukan dan dijelaskan. dan untuk penilaian kinerja penyusun anggaran. Sumber: Data Diolah Kesesuaian

(46) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 29 4. Menghitung tingkat ekonomis pengendalian biaya pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi yang didapat dengan cara memasukkan rumus tingkat ekonomi sesuai dengan teori. Menurut Mahsun (2006:188), untuk mengukur tingkat ekonomi dalam mengelola keuangan dengan melihat perbandingan antara anggaran belanja dengan realisasinya dan presentase tingkat pencapainnya. Rumus yang digunakan untuk mengukur tingkat ekonomi biaya adalah sebagai berikut: % Kriteria Ekonomis (Mahsun, 2006), antara lain: a. Jika diperoleh nilai kurang dari 100% (x<100%) berarti ekonomis, yang menandakan bahwa penggunaan anggaran sudah hemat karena penggunaannya tidak melebihi standar anggaran yang sudah ditetapkan. b. Jika diperoleh nilai sama dengan 100% (x=100%) berarti ekonomi berimbang. Ekonomis berimbang ini terjadi jika penggunaan anggaran sama dengan anggarannya c. Jika diperoleh nilai lebih dari 100% (x>100%) berarti tidak ekonomis. 5. Menarik kesimpulan dari hasil tabel perbandingan dan perhitungan tingkat ekonomis biaya Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, setelah itu akan dipaparkan saran berdasarkan hasil dari kesimpulan penelitian.

(47) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB IV GAMBARAN UMUM SEKOLAH A. Sejarah Sekolah Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi didirikan pada tanggal 1 Juli 1986 oleh Yayasan Xaverius Palembang, yang pengelolaannya diserahkan dan ditandatangani oleh Koordinatorat Sekolah Xaverius Jambi yang pada waktu itu diketuai oleh Pastor Herbert Henslok, SCJ. Pada awal berdirinya, Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi menumpang di SMP Xaverius 2 Jambi di Telanaipura. Jumlah murid pada tahun ajaran pertama berjumlah 52 orang dan jumlah guru yang mengajar 3 orang. Oleh karena sekolah memerlukan adanya pejabat sementara kepala sekolah, maka diangkatlah Bapak FX.Sunanto sebagai kepala sekolah sementara, berdasarkan surat keputusan dari Yayasan Xaverius Palembang tertanggal 1 Juli 1986 No/YX/Peg/1986. Pada tahun ajaran 1987/1988, Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi akhirnya berdiri sendiri di lokasi yang baru yaitu di Jalan Untung Surapati Jelutung. Kebetulan, pada tahun ajaran tersebut terjadi pergantian ketua pejabat Koordinatorat Sekolah Xaverius Jambi yang sebelumnya dipimpin Pastor Herbert Henslok,SCJ digantikan Pastor L.Walczak, SCJ. Sekolah Xaverius resmi dibuka pada tanggal 22 Agustus 1987 oleh Biro Kesra Provinsi Jambi. Pada saat peresmian, tercatat jumlah murid sebanyak 280 orang, yang diasuh oleh 5 orang guru. Pada tahun ajaran 1988/1989 jumlah murid mencapai 448 orang terdiri dari kelas I,II,dan III. 30

(48) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 31 Tahun pelajaran 1989/1990 sampai dengan akhir tahun ajaran 1991/1992 jumlah murid mencapai 896 orang. Terbagi dalam 25 kelas terdiri dari kelas I sampai dengan kelas VI diasuh oleh 21 orang guru termasuk kepala sekolah, 2 orang tenaga administrasi, dan 2 orang tenaga perpustakaan. Tabel 4.1: Jumlah Siswa Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi TAHUN 2004/2005 2005/2006 2006/2007 2007/2008 2008/2009 2009/2010 2010/2011 2011/2012 2012/2013 2013/2014 Awal 1055 1037 1061 1067 1031 1037 1036 1057 991 1006 Akhir 1056 1032 1046 1052 1034 1038 1041 1056 1001 Sumber: Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi Tabel 4.2: Tingkat Kelulusan Siwa Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi TAHUN Persentase kelulusan Jumlah Siswa Sumber: Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi 2008/2009 2009/2010 2010/2011 2011/2012 100 100 100 100 167 152 155 193

(49) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 32 B. Visi dan Misi Sekolah 1. Visi Sekolah Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi memiliki visi setia pada ciri khas katolik, pencerdasan bangsa, kebersamaan dan profesional dalam pendampingan anak muda berkepribadian utuh. 2. Misi Organisasi a. Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi meletakkan dasar kecerdasan, kecakapan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia serta keterampilan untuk hidup mandiri dan dapat mengikuti pendidikan lebih lanjut. b. Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi ingin menempatkan peserta didik dalam posisi sentral untuk mengembangkan potensinya agar menjadi pribadi yang utuh, beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, sehat jasmani dan rohani, berilmu, cerdas, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara demokratis serta bertanggungjawab. c. Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi ingin mengajak masyarakat untuk berperan serta dalam upaya meningkatkan kemajuan sekolah sesuai dengan potensi yang ada pada warga atau sekolah agar sekolah mampu berkompetitif yang sehat. d. Menjadi sekolah yang selalu diminati masyarakat.

(50) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 33 C. Struktur Organisasi Sekolah Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi merupakan bagian dari Yayasan Xaverius Palembang, dimana terdapat lima sekolah Xaverius yang lain di kota Jambi juga menjadi bagian dari Yayasan Xaverius Palembang. Lima sekolah Xaverius tersebut antara lain: TK Xaverius 2 Jambi, SMP dan SMA Xaverius 2 Jambi, dan SMP dan SMA Xaverius 1 Jambi. Pimpinan tertinggi di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi adalah Kepala Sekolah. Kepala sekolah memiliki tanggungjawab terhadap seluruh kebijakan sekolah selama masa jabatannya. Demi lancarnya pelaksanaan kebijakan, maka Yayasan mempercayai koordinatorat (atasan langsung kepala sekolah) untuk mengawasi jalannya kebijakan yang dibuat kepala sekolah. Koordinatorat memiliki tugas sebagai penghubung antara kepala sekolah dari masing-masing sekolah Xaverius yang ada di Jambi dengan Yayasan Xaverius Palembang, sehingga memudahkan untuk beberapa kepentingan sekolah, seperti dalam pengurusan SK (Surat Keputusan).

(51) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 34 Yayasan Xaverius Palembang Koordinatorat Sekolah Xaverius Jambi-Kuala Tungkal Kepala Sekolah TK Xaverius 2 Jambi Kepala Sekolah SD Xaverius 2 Jambi Wakil Kepsek Bidang Kurikulum Kepala Sekolah SMP/SMA Xaverius 1 Kepala Sekolah SMP/ SMA Xaverius 2 Wakil Kepsek Bidang Kesiswaan dan Inventaris Tata Usaha Pustakawan /wati Guru Bendahara Sekolah Bendahara BOS Sumber: Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi Gambar 4.1 Struktur Organisasi Yayasan Xaverius Palembang Admin 1 Admin Admin 2

(52) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 35 Fungsi dari masing-masing unit organisasi yang ada pada gambar 4.1, antara lain: 1. Kepala Sekolah Kepala sekolah merupakan pimpinan tertinggi di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, karena itu kepala sekolah bertanggungjawab terhadap seluruh kegiatan operasi sekolah. Selain bertanggungjawab terhadap kegiatan operasi sekolah, kepala sekolah juga mempunyai wewenang untuk mengotorisasi usulan anggaran sekolah. Wewenang lainnya dari kepala sekolah, antara lain: a. Wewenang di bidang kesiswaan Kegiatan kesiswaan adalah seluruh kegiatan yang melibatkan partisipasi siswa dan siswi, seperti lomba-lomba dan ekstrakulikuler. Tujuan diadakan kegiatan kesiswaan tersebut adalah untuk mengembangkan diri siswa dan siswi sehingga dapat meningkatkan kecerdasan, pengetahuan kepribadian akhlak mulia serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. b. Wewenang di bidang kurikulum Kurikulum merupakan perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan.

(53) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 36 Fungsi dari kurikulum adalah sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. c. Wewenang di bagian inventaris Laporan inventaris merupakan laporan yang berisi catatan barangbarang milik sekolah. Barang-barang yang dicatat kemudian dimasukkan ke dalam suatu daftar inventaris barang yang dibuat secara tertib dan teratur menurut ketentuan dan tata cara yang berlaku. Tujuan dilakukan pencatatan tersebut adalah untuk memudahkan pengurusan dan pengawasan sarana dan prasarana sekolah. d. Wewenang di bidang kepegawaian Urusan kepegawaian berhubungan langsung dengan pengaturan tenaga kerja yang ada dalam struktur organisasi sekolah. Pengaturan tersebut dilakukan agar menciptakan kedisiplinan dan kesejahteraan tenaga kerja. e. Wewenang di bidang keuangan Bagian keuangan sekolah merupakan bagian yang memiliki tanggungjawab untuk melakukan pencatatan, pengawasan dan pelaporan laporan keuangan kepada atasan. Dalam hal ini, yang dicatat dan dilaporkan adalah keuangan yang berhubungan dengan dana Yayasan dan dana BOS. Tugas-tugas tersebut kemudian didelegasikan kepada karyawan.Tujuan dilakukannya pendelegasian wewenang adalah untuk

(54) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 37 memberikan tugas, tanggungjawab dan wewenang kepada karyawan secara proporsional. Selain itu, pendelegasian juga bisa memilki tujuan untuk memberikan kesempatan kepada karyawan untuk bisa lebih mengembangkan diri. 2. Wakil Kepala Sekolah Wakil kepala sekolah mendapatkan delegasi wewenang untuk mengurusi kegiatan kesiswaan, inventaris dan kurikulum. Selain mengurusi kegiatan tersebut, wakil kepala sekolah juga mempunyai fungsi sebagai pihak yang mewakili kepala sekolah pada sebuah pertemuan jika kepala sekolah berhalangan hadir. Wakil kepala sekolah juga mempunyai fungsi sebagai staf yang membantu kepala sekolah meriview usulan anggaran yang berhubungan dengan bidang kesiswaan, kurikulum dan inventaris. Wakil kepala sekolah di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi dibagi menjadi 2 bagian, antara lain: a. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan inventaris Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan mendapat delegasi wewenang untuk mengurusi urusan kesiswaan dan inventaris sekolah. Urusan kesiswaan ini menyangkut urusan-urusan lombalomba, ekskul rutin dan absensi siswa. Sedangkan urusan inventaris sekolah yaitu mengkoordinir seluruh kebutuhan sekolah baik barang yang habis pakai dan barang tidak habis pakai.

(55) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 38 Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan juga mempunyai fungsi sebagai pihak yang membantu mereview usulan anggaran yang berhubungan dengan bidang kesiswaan. b. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum mendapatkan delegasi wewenang untuk bertanggunjawab mengurusi urusan kurikulum dan inventaris. Fungsi lain dari wakil kepala sekolah bidang kurikulum adalah membantu kepala sekolah dalam meriview usulan anggaran yang berhubungan dengan bidang kurikulum. 3. Tata Usaha Bagian tata usaha sekolah diberikan wewenang untuk bertanggungjawab terhadap semua keuangan interen sekolah, urusan kepegawaian dan inventaris sekolah. Bagian Tata Usaha terdiri dari: a. Bendahara Keuangan Sekolah Bendahara sekolah memiliki wewenang untuk membuat keuangan sekolah. Dalam hal ini bendahara sekolah bertugas untuk mencatat keuangan sekolah dan melaporkannya kepada kepala sekolah dan selanjutnya dilaporkan kepada Yayasan. Bendahara sekolah juga mempunyai fungsi sebagai pihak yang membantu kepala sekolah dalam mempertimbangkan besarnya biaya usulan anggaran sekolah.

(56) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 39 b. Bendahara Keuangan BOS Tugas dari bendahara bagian keuangan BOS adalah mencatat keuangan yang berhubungan dengan dana BOS. Laporan keuangan yang sudah jadi nantinya wajib dilaporkan kepada kepala sekolah untuk selanjutnya dilaporkan kepada koordinatorat dan kepada pemerintah. Bendahara sekolah juga mempunyai fungsi sebagai pihak yang membantu kepala sekolah dalam mempertimbangkan besarnya biaya usulan anggaran BOS. c. Administrasi 1 Bagian administrasi memiliki wewenang untuk membuat laporan kepegawaian. Laporan kepegawaian ini berisi tetang usulan calon pegawai baru, kenaikan pangkat karyawan, pensiun karyawan, pemberhentian karyawan dan mutasi karyawan. Aministrasi 1 juga mempunyai tugas untuk membantu review usulan anggaran yang berhubungan dengan bidang kepegawaian. d. Administrasi 2 Administrasi 2 memiliki tugas untuk membantu wakil kepala sekolah dalam mengurus inventaris Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi dan inventaris lain. Aministrasi 1 juga mempunyai tugas untuk membantu review usulan anggaran yang berhubungan dengan bidang administrasi kantor.

(57) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 40 4. Pustakawan atau Pustakawati Tugas-tugas pustakawan dan pustakawati berkaitan dengan urusan keperpustakaan sekolah. 5. Guru-guru Tugas dari guru-guru adalah memberikan pengajaran untuk peserta didiknya serta mengelola perkembangan kemajuan prestasi siswa dan juga menyelenggarakan administrasi kelas. D. Kegiatan Sekolah 1. Kegiatan Pokok siswa dan siswi a. Kegiatan Belajar Mengajar Di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, kegiatan belajar mengajar dimulai pukul 06.55 untuk anak-anak kelas I, III, IV, V dan VI, sedangkan anak-anak kelas II memulai proses belajar mengajar pukul 09.45. Kurikulum yang digunakan untuk proses belajar mengajar adalah kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah Republik Indonesia. b. Pekerjaan Rumah Pekerjaan rumah yang diberikan kepada siswa, dimaksudkan untuk memperdalam dalam penguasaan materi pelajaran yang telah diajarkan atau diberikan di sekolah. Bagi siswa-siswi yang tidak mengerjakan pekerjaan rumah, maka akan mendapatkan saksi atau hukuman dari guru kelas. Sanksi yang diberikan oleh guru ini

(58) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 41 bertujuan agar setiap siswa memiliki rasa sportifitas dan tanggungjawab yang tinggi. 2. Kegiatan Ekstra Kegiatan Ekstra bertujuan untuk mempersiapkan siswa dan siswi secara sungguh-sungguh agar dapat membentuk nilai-nilai sikap, pribadi yang utuh dan jujur, sehingga tujuan utama pendidikan dapat tercapai sesuai dengan kemampuan anak. Kegiatan–kegiatan ekstrakulikuler di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, antara lain: a. Pelajaran Komputer Kegiatan belajar komputer diberlakukan wajib diikuti oleh setiap siswa dari kelas satu sampai dengan kelas enam (sudah dimulai sejak tahun ajaran 2003/2004). Pemberlakukan tersebut, bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan dasar komputer atau teknologi sejak dini sehingga siswa tidak gagap teknologi, untuk meningkatkan daya tarik masyarakat terhadap sekolah sesuai dengan tuntutan zaman, untuk meningkatkan mutu pendidikan dibidang teknologi dan ilmu pengetahuan, serta meningkatkan daya saing yang sehat terhadap sekolah-sekolah lainnya. b. Pramuka Siaga dan Penggalang Kegiatan pramuka wajib diikuti oleh siswa kelas III (tiga) sampai dengan kelas VI (enam). Kegiatan pramuka bertujuan untuk membentuk sikap dan perilaku ke arah yang positif,

(59) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 42 menambah pengetahuan dan pengalaman, menguasai keterampilan dan kecakapan. c. Kegiatan Remedial Tujuan diadakannya kegiatan remedial ini, agar membantu meningkatakan daya serap siswa dan siswi yang daya serap pelajarannya masih kurang dari rata-rata, sehingga nantinya bisa mendapatkan nilai yang memuaskan. d. Kegitan Drum Band Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengembangkan bakat dan minat siswa didalam kecintaan terhadap seni, untuk menumbuh kembangkan kedisiplinan, kerajinan, kekompakan melalui latihan yang diadakan dua kali dalam satu minggu, untuk menambah pengetahuan tentang musik, alat-alat musik dan pemeliharaanya, untuk menambah pengalaman dan meningkatkan prestasi siswa dalam perlombaan yang diadakan oleh instansi lain maupun pemerintah. e. Pelajaran Multimedia Pelajaran multimedia ini diberikan untuk mendukung dan memperluas bahan pengajaran yang disampaikan oleh para guru dengan menggunakan fasilitas yang ada dan tersedia di sekolah dalam bentuk multimedia. Penerapan perlajaran dengan menggunakan multimedia dapat dilaksanakan di kelas maupun di ruang perpustakaan, hal ini dimaksudkan agar pelajaran yang

(60) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 43 diberikan akan semakin menjadi daya tarik bagi siswa dan untuk meningkatkan daya serap siwa dalam menerima pelajaran. f. Kegiatan Pembinaan Matematika Kegiatan pembinaan matematika ini, bertujuan untuk menigkatkan kemampuan menghitung siswa dan siswi Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. Dengan semakin meningkatnya kemampuan matematika, diharapakan siswa dan siswi dapat menghasilkan prestasi dari kompetisi matematika yang ada di kota Jambi.

(61) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB V ANALISIS DATA dan PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Untuk bisa meneliti proses penyusunan anggaran dan tingkat ekonomis biaya pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, maka perlu dijelaskan terlebih dahulu enam data pendukung yang digunakan. Keenam data tersebut meliputi Anggaran Sekolah, Anggaran BOS, Laporan Belanja dan Pendapatan Sekolah, Rekap Belanja dan Pendapatan Sekolah, Laporan Realisasi Anggaran BOS, Selisih Anggaran Sekolah. Keenam laporan keuangan ini terhitung sejak 1 januari 2011 hingga 31 desember 2011, yang artinya Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi menggunakan periode pencatatan seperti pada umumnya, yaitu mengunakan periode anggaran selama satu tahun. Penjelasan dari keenam laporan keuangan tersebut, antara lain: 1. Anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi Isi dari Anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, antara lain: program kerja, sub-sub program kerja selama satu tahun, kode rekening, rincian perhitungan anggaran, dan keterangan dari beberapa sub-sub program kerja. Seluruh program kerja anggaran tahun 2011 tersebut dijalankan untuk jangka waktu selama satu tahun, dimulai dari 1 januari 2011 sampai 31 Desember 2011. 44

(62) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 45 Anggaran sekolah ini sendiri dibuat dengan tujuan untuk mendanai seluruh kegiatan operasi sekolah. Proses pembentukkannya dihadiri oleh seluruh karyawan yang bekerja di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, termasuk pimpinan sekolah yaitu kepala sekolah. Anggaran sekolah ini dibentuk melalui rapat anggaran bersama, disusun menggunakan sistem bottom up, sistem ini memberikan kebebasan kepada karyawan dan guru untuk mengusulkan apa saja yang diperlukan beserta rincian biaya untuk memenuhi keperluan tersebut. Atasan yaitu kepala sekolah bertindak sebagai pihak yang memeriksa dan mengotorisasi anggaran yang sudah diusulkan oleh guru dan karyawan. Format Anggaran Sekolah tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran 3. 2. Anggaran BOS Anggaran BOS (Bantuan Operasional Sekolah) merupakan anggaran yang sumber dananya berasal dari pemerintah, berfungsi sebagai dana pembantu untuk kegiatan operasi sekolah. Anggaran ini digunakan untuk jangka waktu yang sama seperti anggaran sekolah yaitu untuk jangka waktu satu tahun, dimulai dari 1 janurai 2011 sampai 31 Desember 2011. Di dalam anggaran BOS, proses belanja atau penggunaan biaya dibagi menjadi tiga, yaitu: a. Belanja Pegawai Belanja pegawai merupakan pengeluaran kas yang berhubungan dengan upah karyawan yang sudah menjalankan pekerjaannya.

(63) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 46 b. Belanja Barang dan Jasa Belanja barang dan jasa berisi seluruh pengeluaran belanja perlengkapan yang dibutuhkan sekolah dan pengeluaran karena konsumsi terhadap jasa. c. Belanja Modal Belanja modal dilakukan dengan tujuan untuk melengkapi sarana dan prasarana sekolah yang masih belum lengkap, sehingga siswa dan siswi merasa nyaman untuk memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. Format Anggaran BOS Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi dapat dilihat pada lampiran 4. 3. Laporan Belanja dan Pendapatan Sekolah Laporan belanja dan pendapatan sekolah merupakan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana anggaran sekolah dan pendapatan yang diperoleh sekolah dalam jangka waktu satu tahun. Laporan belanja dan pendapatan sekolah dilaporkan kepada koordinatorat untuk selanjutnya dilaporkan kepada Yayasan. Yang bertanggungjawab terhadap laporan belanja dan pendapatan sekolah adalah kepala sekolah.

(64) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 47 Pada Laporan Belanja dan Pendapatan Sekolah, terdapat pos-pos untuk masing –masing akun. Secara garis besar, pos-pos akun tersebut terbagi menjadi tiga, antara lain: a. Pos Modal Kas yang disediakan untuk kepentingan pengembangan sekolah. Kas yang disediakan digunakan untuk kepentingan jangka panjang, seperti pengembangan gedung dan sarana prasarana. b. Pos Akun Pendapatan Sekolah Pos Akun Pendapatan Sekolah terbagi menjadi: 1) Pendapatan Operasional Pendapatan Operasional adalah pendapatan yang diperoleh karena dilakukannya kegiatan operasi sekolah. 2) Pendapatan Non Operasional Pendapatan Non Operasional adalah pendapatan yang diperoleh diluar dari kegiatan operasi sekolah. c. Pos Belanja Sekolah 1) Biaya Pengajaran atau Karyawan Biaya Pengajaran/Karyawan adalah kas yang diberikan sekolah untuk guru dan karyawan sebagai imbalan atas partisipasi dalam operasi sekolah. 2) Biaya Pemeliharaan atau Perawatan Biaya pemeliharaan/perawatan adalah biaya yang dikeluarkan sekolah untuk merawat sarana dan prasarana sekolah, sehingga

(65) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 48 guru dan murid merasa nyaman untuk memanfaatkan sarana dan prasarana yang tersedia. 3) Biaya Sarana Belajar atau Mengajar Biaya sarana belajar/mengajar adalah biaya yang dikeluarkan oleh sekolah untuk kepentingan belajar mengajar di sekolah. Dengan adanya sarana belajar/mengajar, maka proses belajar mengajar antara guru dan murid akan semakin terbantu. 4) Biaya Ujian/Ulangan Biaya ujian/ulangan adalah biaya yang digunakan untuk mempersiapkan ujian atau ulangan siswa dan siswi. 5) Biaya Administrasi Biaya Administrasi adalah biaya yang dikeluarkan untuk keperluan kantor atau TU (Tata Usaha). 6) Biaya Umum/Rutin kantor Biaya umum atau rutin kantor adalah biaya yang digunakan untuk keperluan rutin sekolah. 7) Biaya Pelatihan Guru/Karyawan Biaya pelatihan guru atau karyawan adalah biaya yang digunakan untuk memberikan pelatihan untuk guru dan karyawan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi dasar guru dan mempererat hubungan antara sesama guru dan karyawan Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi.

(66) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 49 8) Biaya Ekstrakulikuler Siswa Biaya ekstrakulikuler siswa adalah biaya yang dikeluarkan sekolah untuk keperluan ekstrakulikuler siswa dan siswi. Tujuan diberikan biaya ekstrakulikuler ini adalah untuk membantu memfasilitasi seluruh kebutuhan ekstrakulikuer yang ada sehingga dapat meningkatkan minat siswa dan siswi terhadap kegiatan ekstrakulikuler. 9) Biaya Publikasi Biaya publikasi adalah biaya yang digunakan sekolah untuk mempromosikan Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi untuk tahun ajaran baru. 10) Biaya Penelitian/Pengembangan Biaya penelitian dan pengembangan adalah biaya yang dikeluarkan sekolah untuk melakukan penelitian dengan tujuan untuk melakukan pengembangan terhadap sekolah. Laporan belanja dan pendapatan sekolah tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran 6. 4. Rekap Belanja dan Pendapatan sekolah Rekap Belanja dan Pendapatan Sekolah adalah total dari masing-masing akun pada laporan belanja dan pendapatan sekolah. Tujuan dibuatnya rekap ini adalah untuk menyederhanakan laporan belanja dan pendapatan sekolah sehingga memudahkan penerima laporan untuk melihat hasil dari

(67) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 50 laporan belanja dan pendapatan sekolah. Lampiran rekap belanja dan pendapatan sekolah tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran 2. 5. Laporan Anggaran Kas BOS Laporan Anggaran Kas BOS adalah laporan yang digunakan sebagai bukti penggunaan dana anggaran yang bersumber dari dana Pemerintah Daerah. Laporan Anggaran Kas BOS tidak hanya dilaporkan kepada Yayasan saja, namun juga harus dilaporkan kepada pemerintah daerah. Yang bertanggungjawab terhadap Laporan Anggaran Kas BOS adalah kepala sekolah. Laporan Anggaran Kas BOS wajib dilaporkan setiap tiga bulan sekali, setiap tanggal 6. Tim BOS yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, bendahara sekolah, bendahara bos, wakil dari guru dan perwakilan dari wali murid memiki tanggungjawab untuk melakukan pengkoordinasian, pengawasan, dan pelaporan terhadap penggunaan anggaran BOS. Laporan Anggaran Kas BOS tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran 5. 6. Selisih Anggaran Sekolah Selisih anggaran sekolah merupakan selisih dari anggaran dengan realisasi anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. Selisih yang menghasilkan angka positif berarti menandakan bahwa selisih menguntungkan atau favorable dan sebaliknya, jika selisih anggaran menghasilkan angka negatif berarti selisih bersifat merugikan atau unfavorable. Selisih anggaran sekolah dapat dilihat pada lampiran 3.

(68) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 51 B. Analisis dan Pembahasan Data Analisis data dalam penelitian ini dibagi menjadi dua bagian, antara lain: 1. Menganalisis anggaran dan proses penyusunan anggaran pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi berdasarkan teori yang digunakan dan data yang sudah dideskripsikan. a. Proses Penyusunan anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. Berikut adalah urutan proses penyusunan anggaran, implementasi dan evaluasi anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi: 1) Mengadakan rapat anggaran bersama. Tujuan dilakukan rapat anggaran bersama ini adalah untuk mempertemukan pihak yang akan menjalankan anggaran dengan pihak yang mengesahkan atau mengotorisasi usulan anggaran. Pada rapat tersebut, pihak yang melaksanakan anggaran adalah karyawan dan yang mengotorisasi adalah kepala sekolah. Dengan mempertemukan antara pelaksana dan pengotorisasi anggaran, maka pimpinan yaitu kepala sekolah yang sekaligus sebagai pengotorisasi anggaran dapat mengetahui langsung kebutuhan dari pelaksana anggaran. Dalam hal ini, karyawan yang merupakan pelaksana anggaran terdiri dari wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan inventaris, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, bendahara sekolah, bendahara bos, administrasi 1, administrasi 2, guru-guru, dan

(69) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 52 pustakawan. Urutan proses rapat anggaran bersama Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi antara lain: a) Penyampaian program anggaran. Penyampaian program dilakukan oleh kepala sekolah. Tujuan penyampaian program tersebut adalah untuk memberikan gambaran secara garis besar kepada karyawan tentang isi dari anggaran yang akan disusun, sehingga memudahkan karyawan dalam melakukan proses pengajuan usulan. b) Pengusulan anggaran kepada pimpinan. Prosedur yang digunakan Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi dalam bottom-up melakukan penyusunan anggaran adalah budgeting. Prosedur bottom-up budgeting merupakan penyusunan anggaran dimana anggaran disiapkan oleh pihak yang akan melaksanakan anggaran tersebut, kemudian anggaran akan diberikan kepada pihak yang lebih tinggi untuk mendapatkan persetujuan. Oleh karena itu, karyawan di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi mendapatkan kesempatan untuk mengusulkan anggaran yang diperlukan kepada kepala sekolah. Jika usulan anggaran memiliki total biaya dibawah Rp1.000.000,-(satu juta rupiah), maka dapat disampaikan secara lisan pada rapat anggaran bersama, tetapi jika total biaya usulan anggaran lebih dari Rp1.000.000,- (satu juta

(70) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 53 rupiah) maka pihak yang menyampaikan usulan wajib membuat proposal anggaran dan disampaikan tujuan pembuatan proposal tersebut saat rapat anggaran bersama. c) Mempertimbangan usulan yang diterima. Usulan dari karyawan diterima oleh kepala sekolah untuk selanjutnya kepala sekolah mempertimbangkan usulan yang telah diajukan tersebut. Dalam mempertimbangkan usulan tersebut, kepala sekolah dibantu oleh stafnya yang terdiri dari wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan inventaris, bendahara sekolah, bendahara bos, administrasi 1 dan administrasi 2. Fungsi dari masing-masing staf tersebut dalam mempertimbangkan usulan antara lain:  Wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Wakil kepala sekolah bidang kurikulum membantu kepala sekolah untuk mempertimbangkan usulan yang berhubungan dengan bidang kurikulum.  Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan inventaris Wakil kepala sekolah bidang kesiswaan membantu kepala sekolah dalam mempertimbangkan usulan yang berhubungan dengan bidang kesiswaan dan inventaris.

(71) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 54  Administrasi 1 Adminsitrasi 1 membantu kepala sekolah dalam mempertimbangkan usulan yang berhubungan dengan bidang kepegawaian.  Administrasi 2 Adminsitrasi 2 membantu kepala sekolah dalam mempertimbangkan usulan yang berhubungan dengan bidang administrasi kantor.  Bendahara sekolah Tugas dari bendahara sekolah yaitu membantu kepala sekolah untuk mempertimbangkan besarnya biaya yang diajukan apakah sudah sesuai atau tidak. Biaya yang dipertimbangkan adalah biaya untuk anggaran sekolah. Untuk usulan anggaran berupa pengadaan peralatan dan perlengkapan yang memiliki nilai lebih dari Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) maka bendahara sekolah memiliki tugas untuk melakukan pengecekan harga terhadap peralatan dan perlengkapan yang diajukan sesuai harga yang ada di pasaran. Untuk usulan anggaran berupa kegiatan yang memiliki nilai biaya lebih dari Rp 1.000.000,- , bendahara sekolah melakukan penyesuaian biaya dengan cara membandingkan rencana anggaran kegiatan untuk tahun berjalan dengan realisasi biaya

(72) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 55 kegiatan yang sudah dilakukan pada anggaran tahun sebelumnya.  Bendahara BOS Tugas bendahara BOS sama dengan tugas bendahara sekolah yaitu membantu mempertimbangkan besarnya kepala sekolah biaya dalam anggaran yang diajukan, yang nantinya akan dimasukkan dalam anggaran BOS. Selain mempertimbangkan besarnya biaya, bendahara BOS juga memiliki tugas untuk melakukan pencocokan anggaran dengan juknis. d) Mengotoriasai usulan anggaran. Setelah dipertimbangkan, kemudian kepala sekolah mengotorisasi penuh atau sebagian usulan yang sudah diberikan. Untuk usulan yang diotorisasi sebagian, kepala sekolah akan menyampaikan alasannya mengapa memutuskan untuk melakukan otorisasi sebagian usulan. 2) Merancang anggaran sekolah dan anggaran BOS. Usulan yang sudah diotorisasi kemudian dimasukkan ke dalam anggaran. Anggaran yang disusun terbagi menjadi 2, yaitu anggaran sekolah dan anggaran BOS. Anggaran sekolah merupakan anggaran yang didanai oleh Yayasan dan anggaran BOS merupakan anggaran yang didanai dari pemerintah daerah.

(73) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 56 Dalam proses peyusunan format dan rincian anggaran sekolah, kepala sekolah dibantu dengan bendahara sekolah membentuk anggaran sekolah dengan cara memasukkan usulanusulan yang sudah diotorisasi. Anggaran sekolah berisi akun dan rincian biaya yang merupakan kebutuhan pokok sekolah untuk jangka waktu satu tahun anggaran. Untuk anggaran BOS dari usulan yang sudah diotorisasi, kepala sekolah dibantu bendahara BOS bersama menyusun anggaran berdasarkan ketentuan juknis. Pada saat pembentukan anggaran BOS, sekolah membentuk Tim BOS yang berfungsi sebagai pengawas jalannya anggaran BOS. Tim BOS terdiri dari Kepala sekolah, penanggungjawab sedangkan bendahara sebagai BOS, salah satu perwakilan guru dan salah satu perwakilan wali murid ditunjuk untuk menjadi anggota. Alasan sekolah menunjuk salah satu perwakilan wali murid untuk menjadi anggota tim BOS karena sekolah ingin melibatkan salah satu wali murid untuk menjadi pengawas penggunaan dana BOS nantinya. 3) Review anggaran sekolah dan anggaran BOS oleh Yayasan. Anggaran sekolah dan anggaran BOS yang sudah jadi kemudian dikirimkan kepada koordinatorat terlebih dahulu. Setelah sampai kepada koordinatorat, selanjutnya koordinatorat mengirimkan anggaran tersebut kepada Yayasan. Yayasan menerima anggaran dan melakukan review anggaran. Tujuan dilakukan review ini

(74) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 57 adalah untuk melakukan pengecekan terhadap anggaran yang sudah disusun, sehinggan dapat dipastikan biaya yang diajukan sudah sesuai dengan kebutuhan. 4) Otorisasi anggaran sekolah dan anggaran BOS Pada tahap ini, kepala sekolah melakukan pertemuan dengan Yayasan untuk menjelaskan maksud penyusunana anggaran yang telah direview sebelumnya oleh Yayasan. Setelah dijelaskan maka selanjutnya anggaran sekolah dan anggaran BOS diotorisasi oleh Yayasan. Setelah diotorisasi, anggaran BOS kemudian dikirim ke pemda untuk direview dan diotorisasi. 5) Realisasi anggaran sekolah dan angaran BOS Setelah anggaran diotorisasi maka selanjutnya anggaran direalisasikan. Walaupun sudah diotorisasi, anggaran masih bisa direvisi, namun harus disertai alasan yang jelas. Proses realisasi anggaran terbagi menjadi dua, yaitu: a) Realisasi anggaran yang bernilai sampai dengan satu juta. Untuk realisasi anggaran yang bernilai sampai dengan satu juta rupiah, pengajuan dana dapat dilakukan dengan cara lisan langsung kepada bendahara. Untuk dana yang bersumber dari anggaran sekolah maka dapat mengajukan secara lisan kepada bendahara sekolah, sedangkan untuk dana yang bersumber dari anggaran BOS dapat mengajukan secara lisan kepada bendahara BOS.

(75) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 58 b) Realisasi anggaran yang bernilai lebih dari satu juta. Untuk anggaran yang bernilai lebih dari satu juta maka karyawan dapat mengajukan proposal anggaran kepada bendahara. Jika dana proposal anggaran berasal dari anggaran sekolah maka proposal anggaran diserahkan kepada bendahara sekolah dan jika dana proposal anggaran berasal dari anggaran BOS maka proposal anggaran diserahkan kepada bendahara BOS. Untuk realisasi anggaran BOS, dana untuk realisasi anggaran akan diberikan setiap tiga bulan sekali, di awal bulan. Pemberian dana didasarkan dari jumlah murid yang ada. Jika saat trriwulan berjalan jumlah murid berkurang, maka pemberian dana untuk triwulan berikutnya akan disesuaikan. 6) Melaporkan realisasi anggaran kepada Yayasan dan pemerintah. Laporan realisasi sekolah terbagi menjadi dua, antara lain: a) Laporan belanja dan pendapatan sekolah. Laporan belanja dan pendapatan sekolah merupakan laporan realisasi anggaran sekolah. Setiap bukti penggunaan biaya anggaran sekolah dilaporkan kepada bendahara sekolah setiap hari, kemudian direkap dan dilaporkan kepada koordinatorat setiap satu bulan sekali, setelah itu koordinatorat akan mengirimkan laporan kepada Yayasan. Batas pengumpulan laporan pertanggungjawaban kepada

(76) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 59 koordinatorat adalah setiap bulan setiap tanggal 1 dan jika tanggal 1 belum bisa dilaporkan maka, paling lambat dilaporkan tanggal 5. Yang menyusun dan melaporkan laporan yaitu bendahara sekolah dan yang bertanggungjawab adalah kepala sekolah. b) Laporan anggaran kas BOS. Laporan anggaran kas BOS merupakan laporan penggunaan dana anggaran BOS. Anggaran BOS harus dilaporkan tiga bulan sekali setiap tanggal 6 kepada Yayasan dan pemerintah. Yang melaporkan adalah bendahara BOS dan yang bertanggungjawab adalah kepalasekolah. 7) Membandingkan antara anggaran dengan realisasi anggaran. Proses perbandingan antara anggaran dengan realisasinya bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan. Jika setelah dilakukan perbandingan dan ternyata saldo akhir menghasilkan angka positif berarti penggunaan anggaran tidak melebihi standar biaya yang ditetapkan sebelumnya. Namun jika saldo akhirnya menghasilkan angka yang negarif maka bisa dikatakan bahwa penggunaan anggaran melebihi standar biaya yang sudah ditetapkan.

(77) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 60 b. Analisis Penyusunan Anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi berdasarkan siklus anggaran sektor publik. Siklus anggaran sektor publik, yaitu: 1) Tahap Persiapan Anggaran Berdasarkan proses penyusunan anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi yang sudah dijelaskan sebelumnya, tahap persiapan anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi terdapat pada tahap rapat anggaran bersama dan tahap merancang anggaran sekolah dan anggaran BOS. Dalam tahap persiapan anggaran ini, dilakukan perkiraan besarnya biaya yang dibutuhkan dan apa saja yang menjadi kebutuhan seluruh karyawan. Taksiran tersebut disampaikan berupa usulan anggaran dari karyawan kepada kepala sekolah. Usulan anggaran tersebut disusun dengan sistem Bottom Up, dimana karyawan memiliki andil dalam menyampaikan usulan anggaran. Kepala sekolah sebagai pimpinan mempunyai hak sebagai pengotorisasi usulan anggaran yang disampaikan oleh karyawan. 2) Tahap Ratifikasi Anggaran Tahap ratifikasi anggaran merupakan tahap pengesahan anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. Pada penganggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, tahap ini terdiri dari tahap review anggaran sekolah dan anggaran BOS serta tahap otorisasi

(78) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 61 anggaran sekolah dan anggaran BOS. Pada tahap ini, anggaran sekolah dan anggaran BOS yang telah terbentuk dari usulan karyawan di-review oleh Yayasan. Setelah direview, kepala sekolah memberikan penjelasan seputar anggaran yang telah direview. Jika anggaran sudah tepat, dalam artian sudah bisa memenuhi kebutuhan sekolah selama satu tahun, maka Yayasan akan langsung mengotorisasi anggaran. 3) Tahap Pelaksanaan Anggaran Dalam mengimplementasikan anggaran, diperlukan sistem akuntansi yang memadai dan handal. Sistem akuntansi merupakan proses mencatat data, membukukan dan melaporkan semua transaksi keuangan. Tahap pelaksanaan anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi adalah tahap realisasi anggaran sekolah dan anggaran BOS. Pada saat realisasi anggaran, karyawan dapat mencairkan dana dengan cara menyampaikan secara lisan kepada bendahara untuk dana yang bernilai kurang dari atau sama dengan satu juta rupiah, sedangkan yang bernilai lebih dari satu juta rupiah harus mengajukan proposal terlebih dahulu. Dana anggaran yang akan diambil, masih bisa direvisi nilainya jika diperlukan adanya revisi, walaupun anggaran sudah disetujui. Data transaksi yang dikumpulkan dari bukti realisasi anggaran dicatat dalam laporan realisasi anggaran. Bentuk laporan yang

(79) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 62 dibuat adalah laporan belanja dan pendapatan sekolah serta laporan anggaran kas. Jika laporan sudah selesai dibuat, maka selanjutnya dilaporkan kepada kepala sekolah. 4) Tahap Pelaporan dan Evaluasi Anggaran Pada tahap ini anggaran dipertanggungjawabkan dalam bentuk laporan dan dievaluasi pelaksanaannya. Berdasarkan proses penganggaran, tahap pelaporan dan evaluasi anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, terdiri dari tahap melaporkan realisasi anggaran kepada Yayasan dan pemerintah serta tahap membandingkan antara anggaran dengan realisasi anggaran. Laporan realisasi anggaran yang sudah tercatat selama satu tahun diserahkan kepada Yayasan dan pemerintah daerah. Evaluasi dilakukan dengan cara membandingkan antara anggaran dengan realisasi anggaran. Tujuan dilakukan evaluasi ini adalah untuk mengetahui selisih dari anggaran dengan realisasinya, setelah selisih diketahui maka selanjutnya selisih tersebut dianalisis. c. Karakterisitk anggaran 1) Anggaran dinyatakan dalam satuan keuangan dan satuan selain keuangan. Pada anggaran sekolah dan anggaran BOS, dicantumkan rincian perhitungan yang terdiri dari volume, satuan dan harga satuan. Volume menunjukkan frekuensi pengeluaran biaya, satuan menujukkan satuan non keuangan untuk seluruh volume

(80) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 63 dan harga satuan menujukkan biaya yang dikeluarkan untuk satu volume akun yang dinyatakan dalam rupiah. Dari rincian perhitungan anggaran yang sudah didefinisikan sebelumnya, dapat kita simpulkan bahwa anggaran sekolah dan anggaran BOS Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi dinyatakan dalam satuan keuangan dan satuan selain keuangan. 2) Anggaran umumnya mencakup jangka waktu satu tahun. Jangka waktu anggaran yang digunakan sekolah adalah satu tahun. Untuk jangka waktu dari bulan januari sampai dengan bulan juni 2011, merupakan anggaran untuk semester 2 tahun ajaran 2010/2011 dan jangka waktu dari bulan juli sampai dengan desember 2011 merupakan anggaran untuk semester 1, tahun ajaran 2011/2012. Untuk itu, anggaran yang digunakan merupakan anggaran yang berjangka waktu satu tahun. Anggaran yang mencakup jangka waktu satu tahun berarti anggaran tersebut memiliki tahun berjalan selama 12 bulan. Anggaran yang digunakan oleh Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi dijalankan dari tanggal 1 januari 2011 sampai dengan tanggal 31 Desember 2011. 3) Anggaran berisi komitmen atau kesanggupan para manajemen. Seluruh karyawan Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi mendapatkan perannya masing-masing sesuai yang ada di struktur organisasi. Agar karyawan semakin respect dengan perannya, maka digunakan sistem bootom up budgeting dalam menetapkan

(81) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 64 anggaran. Dengan memberikan kebebasan kepada karyawan untuk memberikan usulan anggarannya sendiri, maka karyawan berkomitmen dan semakin termotivasi dalam mengimplementasikan anggarannya sendiri. 4) Usulan anggaran di-review dan disetujui oleh pihak berwenang yang lebih tinggi dari penyusun anggaran. Pada proses penyusunan anggaran yang dijabarkan sebelumnya, dikatakan bahwa anggaran sekolah dan anggaran BOS yang sudah diotorisasi oleh kepala sekolah, dikirimkan kepada koordinatorat untuk selanjunya disampaikan kepada Yayasan. Jika sudah sampai kepada Yayasan, maka anggaran akan di-review. Anggaran akan ditotorisasi setelah kepala sekolah menyampaikan penjelasan seputar anggaran yang sudah direview. Untuk anggaran BOS, setelah anggaran diotorisasi oleh Yayasan maka selanjutnya anggaran dikirimkan kepada pemda untuk direview dan diotorisasi. Yayasan merupakan pihak yang memiliki wewenang yang lebih tinggi dari kepala sekolah. Selain mengesahkan anggaran, Yayasan juga memiliki wewenang untuk melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran. Pengawasan tersebut dilakukan dengan cara memantau laporan penggunaan anggaran yang dikirimkan oleh bendahara. Laporan realisasi anggaran terbagi menjadi dua, yaitu laporan belanja dan pedapatan sekolah yang

(82) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 65 merupakan laporan realisasi dan pendapatan anggaran sekolah, dan laporan anggaran kas yang merupakan laporan realisasi biaya anggaran BOS. Laporan belanja dan pendapatan sekolah dikirim ke Yayasan setiap satu bulan sekali. Sedangkan Laporan anggaran kas dikirimkan ke pemda dan Yayasan setiap tiga bulan sekali. 5) Sekali disetujui, anggaran dapat diubah dibawah kondisi tertentu. Berdasarkan penelitian, anggaran yang digunakan oleh Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi dapat direvisi walupun sudah diotorisasi. Anggaran harus direvisi karena adanya beberapa faktor yang mengharuskan anggaran untuk direvisi. Contohnya pada anggaran sekolah, revisi dilakukan pada akun pemeliharaan gedung. Revisi dilakukan karena perlunya menambah dana tambahan karena tambahan rencana perbaikan. Pada rencana sebelumnya, sekolah berencana untuk memperbaiki wc dan kantin sekolah. Namun setelah dilakukan pengecekan ulang bangunan sekolah, ternyata sekolah juga harus melakukan perbaikan terhadap atap aula sekolah. Rencana biaya awal sebelum revisi adalah sebesar Rp8.000.000,- setelah dilakukan revisi menjadi Rp12.000.000,6) Secara berkala, kinerja keuangan sesungguhnya dibandingkan dengan anggaran, selisihnya dianalisis dan dijelaskan. Setiap akhir tahun anggaran, sekolah melakukan pengukuran kinerja keuangan dengan cara membandingkan selisih antara

(83) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 66 realisasi anggaran dengan anggaran. Pada anggaran BOS, selisih anggaran dijabarkan pada laporan anggaran kas. Pada anggaran sekolah, selisih anggaran dijabarkan pada tabel selisih anggaran biaya sekolah. Berdasarkan selisih anggaran sekolah dan anggaranBOS, terlihat bahwa pada umumnya setiap akun menunjukkan selisih positif yang artinya, anggaran biaya lebih besar dari pada realisasi biayanya. Hal tersebut dikarenakan sekolah melakukan penghematan terhadap pengeluaran anggaran, sehingga tidak terjadi pemborosan terhadap pengeluaran biaya anggaran. Namun selain menunjukkan selisih yang positif, ternyata terdapat juga selisih negatif pada beberapa akun. Perbandingan antara teori dengan analisis data siklus anggaran dan karakteristik anggaran, dijabarkan pada tabel 5.3 dan tabel 5.4.

(84) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 67 Tabel 5.1 Perbandingan antara siklus anggaran menurut teori dengan temuan dan hasil analisis data Indikator Kriteria Hasil Observasi a. Tahap Persiapan Anggaran Pada tahap persiapan anggaran Pada tahap ini, dilakukan penafsiran dilakukan taksiran pengeluaran atas anggaran karyawan. Usulan anggaran dasar taksiran dana yang tersedia. dari karyawan merupakan bentuk Proses perencanaan anggaran dengan tafsiran pengeluaran yang akan paradigma baru menekankan pada direalisasikan. Penyampaian usulan pendekatan bottom up budgeting. tersebut menggunakan sistem Bottom up budgeting, dimana karyawan memiliki andil dalam menyampaikan usulan. b. Tahap Ratifikasi Anggaran Tahap ratifikasi merupakan tahap Pimpinan sekolah yaitu kepala sekolah pengesahan anggaran. Pada tahap ini, telah memberikan argumentasi yang pimpinan harus memberikan rasional kepada pengotorisasi anggaran argumentasi yang rasional kepada yaitu Yayasan. Argumentasi diutarakan pengotorisasi anggaran, seputar saat negosiasi untuk pengotorisasian anggaran yang diserahkan. anggaran. c. Tahap Pelaksanaan Anggaran Tahap pelaksanaan anggaran Pada tahap realisasi anggaran, sekolah merupakan tahap realisasi anggaran. belum menerapkan sistem akuntansi, Pada tahap ini, diperlukan adanya namun sekolah sudah melakukan sitem akuntansi yang memadai dan pencatatan keuangan secara sederhana. handal untuk melakukan perencatatan Pencatatan keuangan yang dibuat oleh dan pengendalian anggaran. Sistem sekolah terdiri dari: laporan belanja dan akuntansi merupakan proses pendapatan sekolah dan laporan mencatat data, membukukan dan anggaran kas. Laporan belanja dan melaporkan semua transaksi pendapatan sekolah merupakan laporan keuangan. realisasi anggaran sekolah dan pendapatan yang diperoleh selama satu tahun. Laporan anggaran kas merupakan laporan realisasi anggaran bos. Kesesuaian Sesuai Sesuai Belum Sesuai

(85) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 68 Tabel 5.1 Perbandingan antara siklus anggaran menurut teori dengan temuan dan hasil analisis data (lanjutan) Indikator Kriteria d. Tahap Pelaporan dan Evaluasi Tahap ini adalah tahap akhir dari Anggaran siklus penganggaran. Pada tahap ini anggaran dipertanggungjawabkan dalam bentuk laporan dan dievaluasi pelaksanaannya. Sumber: Data Diolah Hasil Observasi Kesesuaian Pada tahap akhir ini, laporan pertanggungjawaban diserahkan kepada Yayasan dan Pemerintah. Yang diserahkan kepada Yayasan adalah laporan pertanggungjawaban anggaran sekolah dan anggaran BOS. Sedangkan yang diserahkan kepada pemerintah daerah adalah laporan anggaran kas BOS saja. Evaluasi dilakukan oleh bendahara dengan cara melakukan perbandingan antara anggaran dengan realisasinya. Sesuai

(86) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 69 Tabel 5.2 Perbandingan antara karakterisitik anggaran menurut teori dengan temuan dan hasil analisis data Indikator Kriteria Hasil Observasi a. Anggaran dinyatakan dalam Anggaran berisi kuantifikasi Satuan keuangan dan selain satuan keuangan dan satuan keuangan rencana kerja untuk keuangan anggaran sekolah dan selain keuangan. mencapai sasaran jangka anggaran BOS Sekolah Dasar pendek perusahaan. Disamping Xaverius 2 Jambi terdapat pada rencana kerja yang rincian perhitungan. Pada rincian dicantumkan dalam anggaran perhitungan terdapat harga satuan dinyatakan dalam satuan yang menunjukkan satuan keuangan, rencana kerja juga keuangan anggaran yaitu rupiah, dinyatakan dalam satuan lain. sedangkan satuan menujukkan satuan selain keuangan anggaran. b. Anggaran umumnya mencakup Meskipun satu tahun (12 Anggaran yang digunakan Sekolah jangka waktu satu tahun. bulan) biasanya merupakan Dasar Xaverius 2 Jambi memiliki jangka waktu yang dicakup periode anggaran selama satu oleh anggaran, anggaran tahun atau 12 bulan. Anggaran jangka pendek kemungkinan yang digunakan mengikuti tahun mencakup jangka waktu tiga ajaran yang sedang berjalan. Pada ini sekolah atau enam bulan, tergantung penelitian menggunakan anggaran dengan atas sifat organisasi. tahun ajaran periode 2011/2012 c. Anggaran berisi komitmen atau Proses penyusunan anggaran Seluruh karyawan Sekolah Dasar kesanggupan para manajemen. pada dasarnya merupakan Xaverius 2 Jambi mendapatkan proses penetapan peran (role perannya masing-masing sesuai setting), dimana setiap yang ada di struktur organisasi. karyawan dalam struktur Agar karyawan semakin respect organisasi diberi peran tertentu dengan perannya, maka digunakan untuk melaksanakan kegiatan sistem bottom up budgeting dalam dalam pencapaian sasaran yang menetapkan anggaran. ditetapakan dalam anggaran. Kesesuaian Sesuai Sesuai Sesuai

(87) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 70 Tabel 5.2 Perbandingan antara karakterisitik anggaran menurut teori dengan temuan dan hasil analisis data (lanjutan) Indikator Kriteria Hasil Observasi Kesesuaian d. Usulan anggaran di-review Review dilakukan melalui proses Pada prosedur review dan dan disetujui oleh pihak negosiasi antara manajer atas dan otorisasi anggaran Sekolah berwenang yang lebih tinggi manajer bawah mengenai Dasar Xaverius 2 Jambi, yang dari penyusun anggaran. efektifas aktivitas yang diusulkan memiliki wewenang untuk oleh manajer bawah untuk mereview dan mengotorisasi mencapai sasaran anggaran dan anggaran adalah Yayasan dan usulan jumlah sumber daya yang pemerintah daerah. Anggaran Sesuai dipandang memadai untuk sekolah dan anggaran BOS melaksanakan aktivitas tersebut. direview dan disetujui oleh Yayasan terlebih dahulu, setelah itu anggaran BOS yang sudah disetujui oleh Yayasan kemudian dikirim kepada pemda untuk direview dan diotorisasi. e. Sekali disetujui, anggaran Jika asumsi kondisi tertentu di Sekolah melakukan revisi jika dapat diubah dibawah kondisi masa yang akan datang dapat di- didapat kondisi informasi baru tertentu. update berdasarkan informasi yang mengharuskan akun baru yang diperoleh peyusun, anggaran tertentu harus Sesuai maka perkiraan tersebut segera dilakukan revisi. Pada tahun diperbaiki untuk memperkirakan 2011, terdapat revisi pada akun dengan lebih teliti apa yang akan pemeliharaan gedung. terjadi di masa yang akan datang.

(88) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 71 Tabel 5.2 Perbandingan antara karakterisitik anggaran menurut teori dengan temuan dan hasil analisis data (lanjutan) Indikator Kriteria Hasil Observasi Kesesuaian f. Secara berkala, kinerja keuangan sesungguhnya dibandingkan dengan anggaran, selisihnya dianalisis dan dijelaskan. Selisih yang terjadi dalam pelaksanaan anggaran dianalisis dan dicari penyebabnya untuk dasar bagi penyusun anggaran dalam merancang tidakan koreksi yang diperlukan dan untuk penilaian kinerja penyusun anggaran. Bendahara sudah melakukan pengukuran kinerja keuangan sesungguhnya dengan cara melakukan perbandingan antara anggaran dengan realisasinya. Selisih anggaran sekolah terdapat di laporan selisih anggaran sekolah, sedangkan selisih anggaran BOS terdapat pada laporan anggaran kas. Sesuai Sumber: Data Diolah

(89) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 72 2. Menghitung tingkat ekonomis pengendalian biaya pada Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi yang didapat dengan cara memasukkan rumus tingkat ekonomis sesuai dengan teori. Tingkat ekonomis anggaran sekolah: Tingkat ekonomis anggaran biaya sekolah adalah 99,61% sedangkan tingkat ekonomis anggaran BOS adalah 99,83% yang menunjukkan bahwa kedua anggaran tersebut sudah ekonomis. Dikatakan sudah ekonomis, karena tingkat ekonomis anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi tersebut berada di bawah 100%. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat ekonomis tersebut bisa dicapai karena adanya upaya penghematan terhadap pengeluaran. Upaya-upaya penghematan tersebut, antara lain: a. Penghematan realisasi biaya anggaran BOS Beberapa upaya yang dilakukan agar dapat dilakukan penghematan terhadap anggaran BOS, antara lain: 1) Menggunakan anggaran jasa service secara ekonomis. Jasa service merupakan biaya yang dikeluarkan untuk keperluan perbaikan peralatan sekolah yang rusak. Dalam hal ini, penghematan dilakukan dengan cara melakukan perawatan rutin peralatan sekolah yang rentan rusak.

(90) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 73 2) Menggunakan anggaran belanja jasa transportasi dan akomodasi secara ekonomis. Belanja jasa transportasi dan akomodasi merupakan biaya yang dikeluarkan untuk penyediaan jasa transportasi dan akomodasi bagi perwakilan siswa baik individu maupun kelompok yang mewakili sekolah untuk mengikuti lomba di luar daerah. Upaya penghematan yang dilakukan adalah memilih tiket transportasi dan akomodasi yang tepat dan ekonomis. 3) Menggunakan anggaran makan minum harian secara ekonomis. Makan minum harian merupakan biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi guru di sekolah karena adanya tambahan belajar atau remedial untuk siswa dan siswi yang perlu perbaikan nilai. Penghematan dilakukan dengan cara memilih menu yang sesuai dengan anggaran. b. Penghematan realisasi biaya anggaran sekolah Berdasarkan tabel anggaran sekolah tahun 2011, terdapat beberapa akun yang realisasi biayanya lebih kecil dari anggaran biayanya. Hal tersebut bisa terjadi karena adanya penghematan biaya terhadap akun yang bersangkutan.

(91) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 74 Beberapa upaya yang dilakukan agar realisasi biaya anggaran sekolah dapat hemat, antara lain: 1) Minimalisasi pemakaian listrik Upaya minimalisasi pemakaian listrik bertujuan untuk mengurangi besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk pemakaian listrik selama setahun atau selama tahun berjalan, sehingga dapat dilakukan efisiensi terhadap anggaran sekolah. Cara minimalisasi pemakaian listrik yang dilakukan pihak sekolah adalah dengan cara mengurangi pemakain listrik yang tidak perlu saat kegiatan operasi sekolah tidak berjalan. Seperti pada malam hari dilakukan pemadaman listrik untuk lampu-lampu yang sekiranya tidak perlu untukdihidupkan. 2) Menggunakan anggaran kegiatan seminar sekolah secara ekonomis. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang harus diikuti oleh semua guru-guru Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, dalam rangka untuk memenuhi program peningkatan kompetensi dasar guru-guru Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi. Dalam setiap seminar, akan ada satu orang atau lebih nara sumber yang akan memaparkan materinya untuk guru-guru.

(92) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 75 Dalam hal penyelenggaraan seminar, sekolah membuat beberapa kebijakan guna melakukan efisiensi terhadap biaya yang digunakan untuk seminar. Kebijakan tersebut antara lain: a) Mewakilkan satu wali kelas paralel (perwakilan guru dari masing-masing tingkatan kelas 1, kelas 2, kelas 3, kelas 4, kelas 5, dan kelas 6) untuk mengikuti seminar yang diadakan di luar sekolah. Tujuannya adalah untuk melakukan penghematan terhadap biaya-biaya yang dikeluarkan setiap kali guru mengikuti seminar. b) Mengundang nara sumber untuk memberikan seminar di lingkungan sekolah. Kebijakan sekolah mengundang nara sumber untuk memberikan seminar di lingkungan sekolah adalah karena dengan mengundang narasumber, maka sekolah dapat melakukan efisiensi terhadap beberapa komponen biaya pengadaan seminar, seperti:  Biaya sewa gedung Jika seminar diadakan di lingkungan sekolah maka, pihak panitia seminar tidak perlu lagi menyewa gedung untuk mengadakan seminar, sehingga biaya untuk sewa gedung tidak diperlukan.  Biaya Transportasi peserta seminar

(93) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 76 Seminar yang diadakan di lingkungan sekolah tidak membutuhkan transportasi, adanya karena pengeluaran biaya transportasi biaya hanya dikenakan jika guru-guru mengikuti seminar di luar lingkungan Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi.  Biaya sewa alat-alat dan perlengkapan seminar Peralatan dan perlengkapan Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi cukup memadai untuk menunjang diadakannya seminar, jadi sekolah tidak perlu lagi untuk menyewa peralatan dan perlengkapan dari luar. 3) Meningkatkan kapasitas ruang kelas Peningkatan kapasitas ruang kelas dilakukan dengan cara menerapkan adanya kelas pagi dan kelas siang. Kelas pagi diisi oleh anak-anak kelas I, III , IV, V, dan VI dan kelas siang diisi oleh anak kelas II. Guru yang mengajar kelas I akan melajutkan mengajar ke kelas II setelah pergantian kelas. Dengan melakukan peningkatan kapasitas ruang kelas tersebut, maka sekolah dapat melakukan efisiensi terhadap gaji guru yang mengajar kelas I dan kelas II. Alasannya, karena walapun satu guru mengajar kelas I dan Kelas II, penerimaan gaji tetap dihitung mengajar satu kelas.

(94) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 77 4) Memperbaki rasio guru murid Rasio guru dan murid merupakan perbandingan satu orang guru terhadap jumlah murid yang diajar di satu kelas. Menurut aturan yang diterapkan di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, rasio yang ideal untuk Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi adalah 1:30 untuk kelas I dan kelas II, sedangkan 1:40 untuk anak-anak kelas III, IV, V, dan VI. Perbandinggan tersebut ditetapkan dengan pertimbangan bahwa anak kelas I dan II harus mendapatkan perhatian yang lebih intensif karena baru memasuki fase penyesuaian terhadap lingkungan sekolah, sedangkan anak-anak kelas III, IV, V, dan VI dianggap sudah bisa menyesuaikan dengan lingkungan sekolah. Dengan memberikan efisiensi rasio guru dan murid seperti diatas pendapatan maka sekolah. sekolah Walaupun dapat rasio memaksimalkan tersebut bisa menghasilkan pendapatan yang maksimal, sekolah tidak serta merta melupakan pentingnya kenyamanan dalam belajar siswa. Salah satu upaya untuk memberikan kenyamanan dalam belajar adalah memberikan jarak antara bangku siswa dengan papan tulis.

(95) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI BAB VI PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan analisis dan pembahasan, maka dapat dibuat kesimpulan bahwa: 1. Proses penyusunan anggaran di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi sudah sesuai. Anggaran yang terbentuk dari proses penyusunan anggaran juga sudah sesuai dengan karakteristik anggaran, dimana karakteristik anggaran yang sudah terpenuhi tersebut antara lain: adanya satuan keuangan dan non keuangan pada anggaran, jangka waktu anggaran umumnya satu tahun, anggaran berisi komitmen atau kesanggupan para manajemen, usulan disetujui oleh pihak yang lebih tinggi dari penyusun anggaran, anggaran dapat diubah dibawah kondisi tertentu, selisih anggaran dianalisis dan dijelaskan. Namun saat pelaksanaan anggaran, sekolah belum menerapkan sistem akuntansi yang handal dan memadai, tetapi sekolah sudah melakukan pencatatan keuangan secara sederhana. 2. Tingkat ekonomis biaya anggaran sekolah dan anggaran BOS, masingmasing adalah sebesar 99,61% dan 99,83%. Berdasarkan angka persentase tersebut, maka dapat dikatakan bahwa penggunaan anggaran sekolah dan anggaran BOS untuk tahun ajaran 2010/2011 78

(96) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 79 sudah ekonomis. Dikatakan ekonomis karena persentase tingkat ekonomis kedua anggaran tersebut berada di bawah 100%. Berdasarkan analisis, untuk bisa mendapatkan persentase tingkat ekonomis tersebut, sekolah sudah melakukan beberapa upaya penghematan pada anggaran sekolah dan juga pada anggaran BOS. Tujuan dilakukan penghematan tersebut agar penggunaan anggaran bisa sesuai dengan standar biaya yang ditetapkan. Standar biaya adalah jumlah biaya yang sudah ditetapkan didalam anggaran, dimana standar biaya tersebut ditetapkan melalui proses penyusunan anggaran. B. Keterbatasan Penelitian Peneliti menyadari, terdapat keterbatasan dalam proses penelitian ini. Yang menjadi keterbatasan penelitian ini adalah kurangnya literatur dari riset-riset terdahulu yang bisa digunakan sebagai acuan. C. Saran 1. Tetap menggunakan sistem bottom up budgeting saat melakukan penyusunan anggaran. Dengan menerapkan sistem bottom up budgeting di sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi, maka karyawan akan mendapatkan kebebasan untuk memberikan usulan kepada pimpinan sekolah, sehingga kebutuhan karyawan menjadi terpenuhi dan karyawan menjadi semakin bersemangat dalam menjalankan tugasnya.

(97) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 80 2. Memberikan insentif untuk karyawan yang menggunakan anggaran sesuai dengan standar biaya yang ada pada anggaran. Tujuan pemberian insentif adalah untuk memotivasi karyawan dalam bekerja dan mengupayakan penggunaan anggaran secara ekonomis sehingga tidak terjadi pemborosan anggaran. 3. Membuat sistem akuntansi untuk sekolah menghasilkan informasi akuntansi yang lebih baik. sehingga dapat

(98) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 81 DAFTAR PUSTAKA Darsono Prawironegoro dan Ari Purwanti, 2009. Akuntansi Manajemen, Edisi ke3 Jakarta: Bagian Penerbit Mitra Wacana Media. Hansen dan Mowen, 2004. Akuntansi Manajerial. Jakarta: Salemba Empat. Mahsun, M. 2006. Pengukuran Kinerja Sektor Publik, Edisi ke-1. Yogyakarta: Penerbit BPFE-Yogyakarta. Mardiasmo, 2002. Akuntansi Sektor Publik, Edisi ke-2. Yogyakarta: Penerbit Andi. Mulyadi, 2001. Akuntansi Manajemen: Konsep, Manfaat, dan Rekayasa, Edisi ke3. Jakarta: Bagian Penerbitan Salemba Empat. Prawartiningsi, D. 2007. Evaluasi Anggaran Belanja Sebagai Alat Pengendalian Keuangan. Jurnal Akuntansi (Online) diakses melalui Google Search Engine (http://www.google.co.id). Purwanto 1993, Anggaran Sebagai Alat Pengendalian Biaya dan Perfomance Evaluation, Jurnal Akuntansi (Online) diakses melalui Google Search Engine (http://www.google.co.id). Robert N. Anthony dan Vijay Govindarajan, 2005. Sistem Pengendalian Manajemen, Edisi ke-4. Jakarta: Salemba Empat. Samryn, 2001. Akuntansi Manajerial Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers. Supriyono, 2007, Sistem Pengendalian Manajemen, Edisi ke-1. Yogyakarta: Bagian Penerbit BPFE UGM.

(99) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 82 LAMPIRAN

(100) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 83 Lampiran 1: Daftar Pedoman Wawancara DAFTAR PEDOMAN WAWANCARA I. GAMBARAN UMUM ORGANISASI 1. Sejarah singkat: a. Kapan Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi berdiri? b. Siapa yang mendirikan Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi? c. Apa visi dan misi Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi ? 2. Apa saja kegiatan yang dilakukan di Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi? II. SESUAI TIDAKNYA PENYUSUSNAN ANGGARAN 1. Proses Penyusunan Anggaran Sekolah a. Apa saja yang harus dilaksanakan untuk bisa menghasilakan anggaran sekolah dan anggaran BOS? b. Bagaimana proses penyusunan anggaran sekolah dan anggaran BOS tersebut? c. Apa tahap selanjutnya, setelah anggaran selesai disusun? 2. Siklus anggaran sektor publik a. Bagaimana tahap persiapan anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi? b. Bagaimana tahap ratifikasi anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi? c. Bagaimana tahap pelaksanaan anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi?

(101) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 84 d. Bagaimana tahap pelaporan dan evalusi anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi? 3. Karakteristik Anggaran a. Berapa lama jangka waktu yang digunakan anggaran sekolah dan anggaran BOS? b. Apakah anggaran sekolah dan anggaran BOS berisi komitmen manajemen? c. Bagaimana prosedur review anggaran sekolah dan anggaran BOS Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi? d. Siapa yang memiliki hak untuk mengotorisasi kedua anggaran tersebut? e. Apakah anggaran masih bisa direvisi walaupun sudah diotorisasi? f. Apa saja revisi yang sudah dilakukan? g. Apakah secara berkala dilakukan pembandingan antara realisasi dengan anggaran?

(102) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 85 Lampiran 2: Rekap Pendapatan dan Belanja Sekolah KODE 601 602 603 611 641 642 643 644 645 646 655 656 657 658 659 800 800 800 801 802 803 804 805 806 807 810 811 812 813 814 JUMLAH 2011 (Rp) URAIAN RUPA - RUPA KREDIT (REK.SEMENTARA) PENDAPATAN OPERASIONAL Uang Pembangunan Uang Pendaftaran Bantuan Fisik / Sukarela Uang Sekolah/SPP Uang Kegiatan Siswa Uang Perpustakaan Uang Evaluasi Belajar Uang Remidial Uang Sertifikat Uang Reteret / Rekoleksi Penerimaan Lainnya dari Siswa Hasil Usaha Pertanian / Ternak / Ikan Uang Pramuka Pendapatan Komputer Uang Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan PENDAPATAN NON OPERASIONAL Subsidi Pemerintah DBO dan Proyek Subsidi PNS BOP (Bantuan Operasional Pemerintah) Jasa Giro Bunga Deposito Bunga Tabungan Usaha Kesehatan Sekolah Discount Uang Kantin / Mess / Sewa Rumah Selisih Keuntungan / Retur Kontribusi Sarana Antar Sekolah Kontribusi Antar Yayasan Selisih Kurs Valuta Asing Koreksi Dana Cadangan Administrasi Piutang D K 56.101.000 1.195.000 55.325.000 595.000.000 2.290.000 35.495.000 45.000.000 - 1.795.363 - -

(103) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 86 Lampiran 2: Rekap Pendapatan dan Belanja Sekolah (Lanjutan) KODE 700 701 702 703 704 706 711 712 713 714 723 724 725 726 729 730 731 735 736 737 738 739 740 741 742 743 744 745 JUMLAH 2011 (Rp) URAIAN RUPA - RUPA KREDIT (REK. SEMENTARA) BIAYA PENGAJARAN/KARYAWAN Gaji Tunjangan Yayasan Honor guru / Karyawan TT/ Upah Harian Bantuan Beras Bantuan Pengobatan Biaya Peng. / Kary. Lainnya / Uang Lelah BIAYA PEMELIHARAAN/ PERAWATAN Gedung / Halaman / Pekarangan Kendaraan / BBM Perabotan / Mesin / Komputer Lainnya BIAYA SARANA BELAJAR / MENGAJAR Perlengkapan Sarana Belajar / Mengajar Buku Perpustakaan / Buku Lainnya Alat Labor Non Inventaris Alat Olahraga Non Inventaris BIAYA UJIAN / ULANGAN Naskah dan Material Evaluasi Belajar Penyelenggaraan Evaluasi Belajar Biaya Ujian Lainnya BIAYA ADMINISTRASI Alat Tulis, Form. Alt. Keperl. Komputer Jilid dan Penggandaan Pengurusan Surat Menyurat Administrasi Lainnya BIAYA UMUM / RUTIN KANTOR Listrik dan Air Telepon Surat Kabar / Majalah Dokumentasi Keperluan Dapur / Konsumsi Kebersihan Rapat / Pertemuan D K - 445.116.780 38.652.100 76.395.100 30.000.000 10.003.500 - - 10.265.000 8.246.800 - - 10.785.000 6.560.000 5.500.000 5.565.400 2.650.000 5.400.000 856.500 750.000 765.000 10.756.200 4.682.000 1.500.000 750.000 3.430.000 1.500.000 5.000.000

(104) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 87 Lampiran 2: Rekap Pendapatan dan Belanja Sekolah (Lanjutan) KODE 746 747 748 749 750 751 752 753 755 756 757 758 759 763 764 765 766 767 768 769 774 775 776 JUMLAH 2011 (Rp) URAIAN RUPA - RUPA KREDIT (REK. SEMENTARA) BIAYA UMUM/RUTIN KANTOR Kegiatan HUT / Perayaan Pinjam Pakai Gedung / Tanah Kegiatan Humas / Sosial Pajak / Retribusi Transport Dinas / Perjalanan Dinas Pengiriman / Pengangkutan Perlengkapan Sarana Kantor Biaya Umum Lainnya BIAYA PELATIHAN GURU / KARYAWAN Pendidikan / Penataran Seminar / Lokakarya Kegiatan MPK Pelatihan Lainnya Bantuan Studi BIAYA EKSTRAKURIKULER SISWA Kegiatan Olahraga Kegiatan Kesenian Kegiatan Pramuka Peningkatan Pengetahuan Vakasi PSB Ekstrakurikuler Lainnya Kegiatan Remidial BIAYA PUBLIKASI / IKLAN Promosi / Pameran Iklan Cetak Buku / Majalah JUMLAH SALDO JUMLAH Sumber: Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi D K - 2.650.000 2.000.000 5.565.000 1.003.900 - 792.201.363 792.201.363 3.500.000 2.500.000 1.200.000 3.500.000 9.378.600 1.500.000 8.000.000 25.000.000 750.926.880 41.274.483 792.201.363

(105) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 88 Lampiran 3: Selisih Anggaran Biaya Sekolah tahun 2011 Selisih Anggaran Sekolah Tahun 2011 Uraian Biaya Pengajaran Biaya Gaji Tunjangan Yayasan Honor Guru Bantuan Beras Bantuan Pengobatan Biaya Pemeliharaan Biaya Pemeliharaan Gedung Biaya Pemeliharaan Peraboatan Biaya Sarana Belajar/Mengajar Perlengkapan Sarana Belajar Buku Perpustakaan Biaya Ujian/Ulangan Biaya Naskah dan Evaluasi Belajar Biaya Penyelenggaraan Evaluasi Belajar Biaya Ujiana Lainnya Biaya Administrasi/Alat Tulis Kantor Biaya Alat tulis, keperluan komputer dan form Biaya jilid dan penggandaan Biaya pengurusan surat menyurat Biaya administrasi lainnya Biaya Umum/Rutin Kantor Biaya listrik dan air Biaya telepon Biaya surat kabar Biaya dokumentasi Biaya keperluan dapur Biaya kebersihan Biaya rapat Biaya kegiatan HUT RI Biaya kegiatan humas Biaya perlengkapan sarana kantor Peringatan Hari Besar Biaya umum lainnya Anggaran Realisasi 446.000.000 445.116.780 38.000.000 38.652.100 77.000.000 76.395.100 30.000.000 30.000.000 11.700.000 10.003.500 Selisih (Rp) 883.220 -652.100 604.900 1.696.500 12.000.000 8.500.000 10.265.000 8.246.800 1.735.000 253.200 10.905.000 7.500.000 10.785.000 6.560.000 120.000 940.000 5.500.000 6.225.000 2.850.000 5.500.000 5.565.400 2.650.000 659.600 200.000 5.755.000 5.400.000 355.000 1.000.000 800.000 855.000 856.500 750.000 765.000 143.500 50.000 90.000 12.000.000 5.300.000 1.500.000 600.000 3.200.000 1.700.000 5.500.000 2.700.000 2.400.000 6.000.000 12.000.000 2.100.000 10.756.200 4.682.000 1.500.000 750.000 3.430.000 1.500.000 5.000.000 2.650.000 2.000.000 5.565.000 12.000.000 1.003.900 1.243.800 618.000 -150.000 -230.000 200.000 500.000 50.000 400.000 435.000 1.096.100

(106) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 89 Lampiran 3: Selisih Anggaran Biaya Sekolah tahun 2011 (Lanjutan) Selisih Anggaran Sekolah Tahun 2011 Uraian Biaya Pelatihan Guru/Karyawan Pendidikan Seminar Kagiatan majelis pendidikan katolik Pelatihan lainnya Biaya Ekstrakulikuler Siswa Kegiatan pramuka Peningkatan pengetahuan dan keterampilan Ekstrakurikuler lainnya Kegiatan remedial TOTAL Sumber: Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi Anggaran 3.500.000 4.000.000 1.550.000 4.000.000 Realisasi Selisih (Rp) 3.500.000 2.500.000 1.200.000 3.500.000 1.500.000 350.000 500.000 10.000.000 9.378.600 2.700.000 1.500.000 9.000.000 8.000.000 28.000.000 25.000.000 765.840.000 762.926.880 621.400 1.200.000 1.000.000 3.000.000 2.913.520

(107) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 90 Lampiran 7: Anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi Program Kode Rekening 1 2 Peningkatan Kesejahteraan Guru dan Karyawan Peningkatan Kenyamanan Infrastruktur Sekolah Peningkatan Kompetensi Dasar Guru dan Siswa Uraian RENCANA KERJA DAN ANGGARAN Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi Tahun anggaran: 2011 Rincian Anggaran Belanja Rincian Perhitungan Harga Volume Satuan Satuan 4 5 6 3 Pemberian Gaji dan Insentif Biaya Gaji Tunjangan Yayasan Honor Guru Bantuan Beras Bantuan Pengobatan Pemeliharaan Gedung dan Perabotan Biaya Pemeliharaan Gedung Biaya Pemeliharaan Perabotan 7 7 7 7 7 0 0 0 0 0 0 1 2 3 4 7 7 1 1 1 3 7 7 2 2 3 4 7 2 9 7 3 0 Peningkatan Sarana Belajar Perlengkapan Sarana Belajar Penyediaan Buku Perpustakaan Peningkatan Melalui Evaluasi Belajar Siswa Biaya Naskah dan Materi Evaluasi Belajar Biaya Penyelenggaraan Evaluasi Belajar 7 7 7 7 3 5 5 5 1 6 7 8 Biaya Ujian Lainnya Seminar Kegiatan Majelis Pendidikan Katolik Pelatihan Lainnya 12 12 12 12 kali kali kali kali 37.166.667 3.166.667 6.416.667 2.500.000 Jumlah (Rp) 7 Keterangan 8 446.000.000 38.000.000 77.000.000 30.000.000 11.700.000 12.000.000 8.500.000 12 kali 908.750 10.905.000 7.500.000 4 kali 1.375.000 5.500.000 Mid sem 1, Mid sem 2, Sem1 dan Sem 2 3 bagian 2.075.000 1 1 kali kali 4.000.000 1.550.000 6.225.000 Ujian praktek, ujian sekolah, ujian nasional 2.850.000 Try out 4.000.000 1.550.000 4.000.000

(108) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 91 Lampiran 7: Anggaran Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi (Lanjutan) RENCANA KERJA DAN ANGGARAN Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi Tahun anggaran: 2011 Rincian Anggaran Belanja Rincian Perhitungan Kode Program Uraian Harga Rekening Volume Satuan Satuan 1 2 3 4 5 6 Kegiatan Ekstrakulikuler Peningkatan 7 6 5 Kegiatan Pramuka 50 kali 200.000 Kompetensi 7 6 6 Peningkatan Pengetahuan 50 kali 54.000 Dasar Guru 7 6 8 Ekstrakurikuler Lainnya 50 kali 180.000 dan Siswa 7 6 9 Kegiatan Remedial 80 kali 350.000 Biaya Administrasi 7 3 5 Biaya Alat Tulis, keperluan komputer dan form 7 3 7 Biaya Pengurusan Surat Menyurat 7 3 8 Biaya Administrasi Lainnya 7 4 0 Biaya Telepon 12 kali 441.667 Pembenahan 7 4 1 Biaya Surat Kabar 12 kali 125.000 Administrasi 7 4 2 Biaya Dokumentasi dan Biaya 7 4 3 Biaya Keperluan Dapur 12 kali 266.667 Umum 7 4 4 Biaya Kebersihan 12 kali 141.667 Sekolah 7 4 5 Biaya Rapat 12 kali 458.333 7 4 6 Biaya Kegiatan HUT RI 1 kali 2.700.000 7 4 8 Biaya Kegiatan Humas 7 5 2 Biaya Perlengkapan Sarana Kantor 7 5 3 Peringatan Hari Besar 3 Keg 4.000.000 7 5 4 Biaya Umum Lainnya TOTAL ANGGARAN BIAYA Sumber: Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi Jumlah (Rp) 7 10.000.000 2.700.000 9.000.000 28.000.000 Keterangan 8 Kegiatan dilakukan seminggu sekali Kegiatan dilakukan seminggu sekali Kegiatan dilakukan seminggu sekali Kegiatan dilakukan dua minggu sekali 5.755.000 800.000 855.000 5.300.000 1.500.000 600.000 3.200.000 1.700.000 5.500.000 2.700.000 Perayaan tujuh belas agustus 2.400.000 6.000.000 12.000.000 2.100.000 765.840.000

(109) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 92 Lampiran 8: Anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi RINCIAN ANGGARAN BELANJA LANGSUNG MENURUT PROGRAM DAN PER KEGIATAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KODE RINCIAN PERHITUNGAN URAIAN REKENING Volume Satuan Harga Satuan 1 2 3 4 5 5 2 BELANJA LANGSUNG 5 2 1 BELANJA PEGAWAI 5 2 1 1 Honorarium PNS 5 2 1 1 1 Honorarium Panitia Pelaksana Kegiatan Penerimaan Siswa Baru Ujian Sekolah 5 2 1 2 Honorarium Non PNS 5 2 1 2 2 Honorarium Pegawai Honorer/tidak tetap Penerimaan Siswa Baru 1 Kl 10.000.000 Honor Guru agama, Tenaga Satpam, dan Tenaga 12 Bln 1.650.000 Kebersihan Ujian Sekolah 2 Kl 20.000.000 5 2 2 BELANJA BARANG DAN JASA 5 2 2 1 Belanja Bahan Pakai Habis 5 2 2 1 1 Belanja alat tulis kantor 12 Kl 3.000.000 Penerimaan Siswa Baru 1 Kl 500.000 5 2 2 1 2 Belanja alat listrik dan elektronik ( lampu pijar, battery kering) 4 Kl 750.000 5 2 2 1 4 Belanja peralatan kebersihan dan bahan pembersih 5 2 2 1 11 Belanja Publikasi 4 Kl 500.000 Penerimaan Siswa Baru 1 Kl 500.000 5 2 2 3 Belanja Jasa Kantor 5 2 2 3 1 Belanja telepon 5 2 2 3 2 Belanja air 5 2 2 3 3 Belanja listrik JUMLAH (Rp) 6 = (3x5) 415.000.000 69.800.000 0 0 0 0 69.800.000 0 10.000.000 19.800.000 40.000.000 275.400.000 42.000.000 36.000.000 500.000 3.000.000 0 2.000.000 500.000 204.560.000 0 0 0

(110) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 93 Lampiran 8: Anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi (Lanjutan) RINCIAN ANGGARAN BELANJA LANGSUNG MENURUT PROGRAM DAN PER KEGIATAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH RINCIAN PERHITUNGAN KODE URAIAN REKENING Volume Satuan Harga Satuan 1 2 3 4 5 5 2 BELANJA LANGSUNG 5 2 2 BELANJA BARANG DAN JASA 5 2 2 3 Belanja Jasa Kantor 5 2 2 3 5 Belanja surat kabar/majalah 12 bln 750.000 5 2 2 3 13 Jasa Service 12 Kl 1.000.000 5 2 2 3 20 Belanja jasa Transportasi dan Akomodasi 12 bln 2.000.000 Kelompok Kerja Guru (KKG) 12 kl 1.000.000 kl 230.000 Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) 12 KKKS Bermutu 16 Kl 50.000 Bantuan Transport Siswa Miskin 100 anak 1.400.000 Lomba Kreatifitas 16 Kl 250.000 5 2 2 6 Belanja Cetak dan Penggandaan 5 2 2 6 2 Belanja Penggandaan Penerimaan Siswa Baru Ujian Sekolah 4 Kl 1.500.000 Kelompok Kerja Guru (KKG) 5 2 2 11 Belanja Makanan dan Minuman 5 2 2 11 1 Belanja makanan dan minuman harian pegawai 5 2 2 6 Belanja Cetak dan Penggandaan Makan Minum harian 48 Kl 130.000 Penerimaan Siswa Baru 3 Kl 500.000 Ujian Sekolah 10 Kl 400.000 Kelompok Kerja Guru (KKG) 12 Kl 400.000 Lomba Kreatifitas 75 org 20.000 5 2 2 11 02 Belanja makanan dan minuman rapat 12 Kl 400.000 JUMLAH (Rp) 6 = (3x5) 9.000.000 12.000.000 24.000.000 12.000.000 2.760.000 800.000 140.000.000 4.000.000 6.000.000 0 0 6.000.000 0 0 0 22.840.000 6.240.000 1.500.000 4.000.000 4.800.000 1.500.000 4.800.000

(111) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 94 Lampiran 8: Anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi (Lanjutan) RINCIAN ANGGARAN BELANJA LANGSUNG MENURUT PROGRAM DAN PER KEGIATAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH RINCIAN PERHITUNGAN KODE URAIAN REKENING Volume Satuan Harga Satuan 1 2 3 4 5 5 2 3 BELANJA MODAL 5 2 3 12 Belanja Modal Pengadaan Komputer 5 2 3 12 Belanja modal pengadaan komputer/PC 1 Unit 5.800.000 2 Meubeler 2 Kali 2.000.000 5 2 3 27 Belanja Modal Pengadaan Buku/Kepustakaan 5 2 3 27 Belanja modal pengadaan buku naskah 120 Buku 500.000 22 JUMLAH BELANJA LANGSUNG Sumber: Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi JUMLAH (Rp) 6 = (3x5) 69.800.000 9.800.000 5.800.000 4.000.000 60.000.000 60.000.000 415.000.000

(112) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 95 Lampiran 9: Anggaran Kas BOS ANGGARAN KAS KODE REKENING 5 5 5 5 2 2 1 2 1 1 2 1 1 1 Triwulan I URAIAN BELANJA LANGSUNG BELANJA PEGAWAI Honorarium PNS Honorarium Panitia Pelaksana Kegiatan Penerimaan Siswa Baru Ujian Sekolah 5 2 1 2 5 2 1 2 2 Honorarium Non PNS Honorarium Pegawai Honorer/tidak tetap Penerimaan Siswa Baru Honor Guru agama, Tenaga Satpam, dan Tenaga Kebersihan Ujian Sekolah 5 2 2 5 2 2 1 5 2 2 1 1 BELANJA BARANG DAN JASA Belanja Bahan Pakai Habis Belanja kantor Penerimaan Siswa Baru Belanja alat listrik dan elektronik ( lampu pijar, battery kering) Belanja peralatan kebersihan dan bahan pembersih Belanja Publikasi Penerimaan Siswa Baru 5 2 2 1 2 5 2 2 1 4 5 2 2 1 11 Januari Februari - - 1.650.000,00 - 3.250.000,00 - 1.650.000,00 - 3.250.000,00 - Maret Jumlah (Rp) 900.000,00 900.000,00 1.650.000,00 - 4.950.000,00 - 3.250.000,00 - 9.750.000,00 -

(113) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 96 Lampiran 9: Anggaran Kas BOS (Lanjutan) ANGGARAN KAS KODE REKENING 5 5 5 5 5 5 5 5 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 5 2 2 6 5 2 2 6 1 2 3 5 13 2 5 2 2 11 5 2 2 11 1 Triwulan I URAIAN BELANJA LANGSUNG BELANJA BARANG DAN JASA Belanja Jasa Kantor Belanja telepon Belanja air Belanja listrik Belanja surat kabar/majalah Jasa Service Belanja Jasa Transportasi dan Akomodasi Kelompok Kerja Guru (KKG) Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) KKKS Bermutu Bantuan Transport Siswa Miskin Lomba Kreatifitas Belanja Cetak dan Penggandaan Belanja Penggandaan Penerimaan Siswa Baru Ujian Sekolah Kelompok Kerja Guru (KKG) Belanja Makanan dan Minuman Belanja makanan dan minuman harian pegawai Makan Minum harian Januari 500.000,00 350.000,00 550.000,00 250.000,00 1.000.000,00 - - Februari 500.000,00 350.000,00 550.000,00 250.000,00 1.000.000,00 - - Maret Jumlah (Rp) 500.000,00 350.000,00 550.000,00 250.000,00 1.000.000,00 2.250.000,00 1.000.000,00 200.000,00 1.000.000,00 1.500.000,00 1.050.000,00 1.650.000,00 750.000,00 3.000.000,00 2.250.000,00 1.000.000,00 200.000,00 1.000.000,00 1.500.000,00 400.000,00 1.200.000,00 1.500.000,00 400.000,00 1.200.000,00

(114) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 97 Lampiran 9: Anggaran Kas BOS (Lanjutan) ANGGARAN KAS Triwulan I KODE REKENING 5 2 5 2 2 5 2 2 URAIAN 6 5 2 2 11 2 Jumlah (Rp) - Januari Februari Maret BELANJA LANGSUNG - - - BELANJA BARANG DAN JASA - - - Belanja Cetak dan Penggandaan Penerimaan Siswa Baru - - - - - - Ujian Sekolah - - 860.000,00 860.000,00 Kelompok Kerja Guru (KKG) - - 945.000,00 945.000,00 Lomba Kreatifitas - 350.000,00 281.250,00 350.000,00 281.250,00 1.050.000,00 Belanja makanan dan minuman rapat 350.000,00 - - - - - 5 2 3 BELANJA MODAL - - - - 5 2 3 12 5 2 3 12 Belanja Modal Pengadaan Komputer - - - - Belanja modal pengadaan komputer/PC - - - - - - - 2 Meubeler 5 2 3 27 5 2 3 27 22 Belanja Modal Pengadaan Buku/Kepustakaan - - - - Belanja modal pengadaan buku naskah - - - - 7.900.000,00 7.900.000,00 18.436.250,00 34.236.250,00 JUMLAH BELANJA LANGSUNG

(115) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 98 Lampiran 9: Anggaran Kas BOS (Lanjutan) ANGGARAN KAS KODE REKENING 5 5 5 5 2 2 1 2 1 1 2 1 1 1 5 2 1 2 5 2 1 2 2 5 2 2 5 2 2 1 5 2 2 1 1 5 2 2 1 2 5 2 2 1 4 5 2 2 1 11 Triwulan II URAIAN BELANJA LANGSUNG BELANJA PEGAWAI Honorarium PNS Honorarium Panitia Pelaksana Kegiatan Penerimaan Siswa Baru Ujian Sekolah Honorarium Non PNS Honorarium Pegawai Honorer/tidak tetap Penerimaan Siswa Baru Honor Guru agama, Tenaga Satpam, dan Tenaga Kebersihan Ujian Sekolah BELANJA BARANG DAN JASA Belanja Bahan Pakai Habis Belanja alat tulis kantor Penerimaan Siswa Baru Belanja alat listrik dan elektronik ( lampu pijar, battery kering) Belanja peralatan kebersihan dan bahan pembersih Belanja Publikasi Penerimaan Siswa Baru April Mei - - 1.650.000,00 20.000.000,00 3.250.000,00 - Juni Jumlah (Rp) 300.000,00 900.000,00 300.000,00 900.000,00 1.650.000,00 20.000.000,00 9.800.000,00 1.650.000,00 - 9.800.000,00 4.950.000,00 40.000.000,00 3.250.000,00 - 3.250.000,00 150.000,00 200.000,00 9.750.000,00 150.000,00 200.000,00

(116) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 99 Lampiran 9: Anggaran Kas BOS (Lanjutan) ANGGARAN KAS Triwulan II KODE REKENING 5 5 5 5 5 5 5 5 2 2 2 2 2 2 2 2 URAIAN 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 1 2 3 5 13 5 2 2 5 2 2 6 6 2 5 2 2 11 5 2 2 11 1 BELANJA LANGSUNG BELANJA BARANG DAN JASA Belanja Jasa Kantor Belanja telepon Belanja air Belanja listrik Belanja surat kabar/majalah Jasa Service Belanja Jasa Transportasi dan Akomodasi Kelompok Kerja Guru (KKG) Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) KKKS Bermutu Bantuan Transport Siswa Miskin Lomba Kreatifitas Belanja Cetak dan Penggandaan Belanja Penggandaan Penerimaan Siswa Baru Ujian Sekolah Kelompok Kerja Guru (KKG) Belanja Makanan dan Minuman Belanja makanan dan minuman harian pegawai Makan Minum harian April Mei Juni Jumlah (Rp) 500.000,00 350.000,00 550.000,00 250.000,00 16.000.000,00 - 500.000,00 350.000,00 550.000,00 250.000,00 6.250.000,00 2.250.000,00 1.000.000,00 200.000,00 1.000.000,00 1.500.000,00 1.050.000,00 1.650.000,00 750.000,00 6.250.000,00 16.000.000,00 2.250.000,00 1.000.000,00 200.000,00 1.000.000,00 - - 50.000,00 1.500.000,00 400.000,00 50.000,00 1.500.000,00 400.000,00 - - 1.200.000,00 1.200.000,00 500.000,00 350.000,00 550.000,00 250.000,00 -

(117) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 100 Lampiran 9: Anggaran Kas BOS (Lanjutan) ANGGARAN KAS Triwulan I KODE REKENING 5 2 5 2 2 5 2 2 URAIAN 6 5 2 2 11 5 2 3 5 2 3 12 5 2 3 12 2 BELANJA LANGSUNG BELANJA BARANG DAN JASA Belanja Makan dan Minum Penerimaan Siswa Baru Ujian Sekolah Kelompok Kerja Guru (KKG) Lomba Kreatifitas Belanja makanan dan minuman rapat BELANJA MODAL Belanja Modal Pengadaan Komputer Belanja modal pengadaan komputer/PC 2 Meubeler 5 2 3 27 Belanja Modal Pengadaan Buku/Kepustakaan 5 2 3 27 22 Belanja modal pengadaan buku naskah JUMLAH BELANJA LANGSUNG April Mei Juni Jumlah (Rp) 350.000,00 350.000,00 400.000,00 860.000,00 945.000,00 281.250,00 350.000,00 400.000,00 860.000,00 945.000,00 281.250,00 1.050.000,00 26.900.000,00 42.900.000,00 5.400.000,00 4.000.000,00 30.000.000,00 73.986.250,00 5.400.000,00 4.000.000,00 30.000.000,00 143.786.250,00

(118) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 101 Lampiran 9: Anggaran Kas BOS (Lanjutan) ANGGARAN KAS KODE REKENING 5 5 5 5 2 2 1 2 1 1 2 1 1 1 5 2 1 2 5 2 1 2 2 5 2 2 5 2 2 1 5 2 2 1 1 5 2 2 1 2 5 2 2 1 4 5 2 2 1 11 Triwulan III URAIAN BELANJA LANGSUNG BELANJA PEGAWAI Honorarium PNS Honorarium Panitia Pelaksana Kegiatan Penerimaan Siswa Baru Ujian Sekolah Honorarium Non PNS Honorarium Pegawai Honorer/tidak tetap Penerimaan Siswa Baru Honor Guru agama, Tenaga Satpam, dan Tenaga Kebersihan Ujian Sekolah BELANJA BARANG DAN JASA Belanja Bahan Pakai Habis Belanja kantor Penerimaan Siswa Baru Belanja alat listrik dan elektronik ( lampu pijar, battery kering) Belanja peralatan kebersihan dan bahan pembersih Belanja Publikasi Penerimaan Siswa Baru Juli Agustus September Jumlah (Rp) 1.650.000,00 - 1.650.000,00 - 900.000,00 1.650.000,00 - 900.000,00 4.950.000,00 - 3.250.000,00 - 3.250.000,00 - 3.250.000,00 - 9.750.000,00 -

(119) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 102 Lampiran 9: Anggaran Kas BOS (Lanjutan) ANGGARAN KAS Triwulan III KODE REKENING 5 5 5 5 5 5 5 5 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 5 2 2 5 2 2 3 3 3 3 3 3 URAIAN 1 2 3 5 13 6 6 2 5 2 2 11 5 2 2 11 1 BELANJA LANGSUNG BELANJA BARANG DAN JASA Belanja Jasa Kantor Belanja telepon Belanja air Belanja listrik Belanja surat kabar/majalah Jasa Service Belanja Jasa Transportasi dan Akomodasi Kelompok Kerja Guru (KKG) Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) KKKS Bermutu Bantuan Transport Siswa Miskin Lomba Kreatifitas Belanja Cetak dan Penggandaan Belanja Penggandaan Penerimaan Siswa Baru Ujian Sekolah Kelompok Kerja Guru (KKG) Belanja Makanan dan Minuman Belanja makanan dan minuman harian pegawai Makan Minum harian Juli Agustus September Jumlah (Rp) 500.000,00 350.000,00 550.000,00 250.000,00 500.000,00 350.000,00 550.000,00 250.000,00 500.000,00 350.000,00 550.000,00 250.000,00 1.500.000,00 1.050.000,00 1.650.000,00 750.000,00 1.000.000,00 - 1.000.000,00 - 1.000.000,00 2.250.000,00 1.000.000,00 200.000,00 1.000.000,00 3.000.000,00 2.250.000,00 1.000.000,00 200.000,00 1.000.000,00 - - 400.000,00 400.000,00 - - 1.200.000,00 1.200.000,00

(120) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 103 Lampiran 9: Anggaran Kas BOS (Lanjutan) ANGGARAN KAS Triwulan III KODE REKENING 5 2 5 2 2 5 2 2 URAIAN 6 5 2 2 11 5 2 3 5 2 3 12 5 2 3 12 2 BELANJA LANGSUNG BELANJA BARANG DAN JASA Belanja Makan dan Minum Penerimaan Siswa Baru Ujian Sekolah Kelompok Kerja Guru (KKG) Lomba Kreatifitas Belanja makanan dan minuman rapat BELANJA MODAL Belanja Modal Pengadaan Komputer Belanja modal pengadaan komputer/PC 2 Meubeler 5 2 3 27 Belanja Modal Pengadaan Buku/Kepustakaan 5 2 3 27 22 Belanja modal pengadaan buku naskah JUMLAH BELANJA LANGSUNG Juli Agustus September Jumlah (Rp) 350.000,00 350.000,00 400.000,00 860.000,00 945.000,00 281.250,00 350.000,00 400.000,00 860.000,00 945.000,00 281.250,00 1.050.000,00 7.900.000,00 7.900.000,00 30.000.000,00 47.336.250,00 30.000.000,00 63.136.250,00

(121) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 104 Lampiran 9: Anggaran Kas BOS (Lanjutan) ANGGARAN KAS KODE REKENING 5 5 5 5 2 2 1 2 1 1 2 1 1 5 2 1 2 5 2 1 2 1 2 5 2 2 5 2 2 1 5 2 2 1 1 5 2 2 1 2 5 2 2 1 4 5 2 2 1 11 Triwulan IV URAIAN BELANJA LANGSUNG BELANJA PEGAWAI Honorarium PNS Honorarium Panitia Pelaksana Kegiatan Penerimaan Siswa Baru Ujian Sekolah Honorarium Non PNS Honorarium Pegawai Honorer/tidak tetap Penerimaan Siswa Baru Honor Guru agama, Tenaga Satpam, dan Tenaga Kebersihan Ujian Sekolah BELANJA BARANG DAN JASA Belanja Bahan Pakai Habis Belanja kantor Penerimaan Siswa Baru Belanja alat listrik dan elektronik ( lampu pijar, battery kering) Belanja peralatan kebersihan dan bahan pembersih Belanja Publikasi Penerimaan Siswa Baru Oktober - November Desember - 900.000 Jumlah 900.000 Selisih Saldo (Rp) 300.000 (300.000) 3.600.000 (3.600.000) 1.650.000 - 1.650.000 - 9.800.000 1.650.000 4.950.000 19.800.000 40.000.000 - 200.000 - 3.250.000 - 3.250.000 - 3.250.000 9.750.000 39.000.000 (3.000.000) 150.000 350.000 3.000.000 2.000.000 200.000 300.000

(122) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 105 Lampiran 9: Anggaran Kas BOS (Lanjutan) ANGGARAN KAS Triwulan IV KODE REKENING 5 5 5 5 5 5 5 5 2 2 2 2 2 2 2 2 URAIAN 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 3 1 2 3 5 13 5 2 2 5 2 2 6 6 2 5 2 2 11 5 2 2 11 1 BELANJA LANGSUNG BELANJA BARANG DAN JASA Belanja Jasa Kantor Belanja telepon Belanja air Belanja listrik Belanja surat kabar/majalah Jasa Service Belanja Jasa Transportasi dan Akomodasi Kelompok Kerja Guru (KKG) Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) KKKS Bermutu Bantuan Transport Siswa Miskin Lomba Kreatifitas Belanja Cetak dan Penggandaan Belanja Penggandaan Penerimaan Siswa Baru Ujian Sekolah Kelompok Kerja Guru (KKG) Belanja Makanan dan Minuman Belanja makanan dan minuman harian Pegawai Makan Minum harian Oktober 500.000 350.000 550.000 250.000 - November Desember 500.000 350.000 550.000 250.000 - 500.000 350.000 550.000 250.000 2.250.000 1.000.000 200.000 1.000.000 1.500.000 6.000.000 1.050.000 4.200.000 1.650.000 6.600.000 750.000 3.000.000 6.250.000 22.000.000 2.250.000 9.000.000 1.000.000 4.000.000 200.000 800.000 140.000.000 1.000.000 4.000.000 1.500.000 400.000 3.000.000 400.000 1.500.000 - - - - - - 1.200.000 Jumlah 1.200.000 Selisih Saldo (Rp) (6.000.000) (4.200.000) (6.600.000) 6.000.000 5.750.000 2.000.000 3.000.000 (1.240.000) - 50.000 (50.000) 6.000.000 1.600.000 (1.600.000) 4.800.000 1.440.000

(123) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 106 Lampiran 9: Anggaran Kas BOS (Lanjutan) ANGGARAN KAS KODE REKENING 5 2 5 2 2 5 2 2 6 5 2 2 11 5 2 3 5 2 3 5 2 3 12 12 URAIAN 2 BELANJA LANGSUNG BELANJA BARANG DAN JASA Belanja Makan dan Minum Penerimaan Siswa Baru Ujian Sekolah Kelompok Kerja Guru (KKG) Lomba Kreatifitas Belanja makanan dan minuman rapat BELANJA MODAL Belanja Modal Pengadaan Komputer Belanja modal pengadaan komputer/PC 2 Meubeler 5 2 3 27 Belanja Modal Pengadaan Buku/Kepustakaan 5 2 3 27 22 Belanja modal pengadaan buku naskah JUMLAH BELANJA LANGSUNG Sumber: Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi Oktober Triwulan IV November Desember Jumlah Realisasi Selisih 350.000 350.000 400.000 860.000 945.000 281.250 350.000 400.000 860.000 945.000 281.250 1.050.000 1.200.000 3.440.000 3.780.000 1.125.000 4.200.000 300.000 560.000 1.020.000 375.000 600.000 8.400.000 6.900.000 17.836.250 33.136.250 5.400.000 4.000.000 60.000.000 414.295.000 400.000 705.000

(124) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 107 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah URAIAN KODE RUPA-RUPA KREDIT (REK. SEMENTARA) 430 DHT/USP 433 Paroki 435 Titipan Sementara 437 Seragam Siswa 438 Seragam Olahraga 439 BAPOPSI 440 Ongkos Jahit Seragam 441 Seragam Guru/Karyawan 465 Komputer cabang-cabang 468 Buku Tulis 469 Buku Pelajaran 470 Uang Peralatan TK 471 Titipan Siswa 472 Koperasi Siswa 473 Asuransi Siswa 474 Buku Lustrum/Purna Siswa/Lainnya 475 Pendapatan Diterima Dimuka 483 Peduli Pendidikan MODAL Dana Pengembangan Gedung dan 490 Sarana Prasarana 492 Modal/Cadangan Umum 492 Modal Donasi 499 Sisa SHU Ditahan PENDAPATAN OPERASIONAL 601 Uang Pembangunan 602 Uang Pendaftaran JANUARI D FEBRUARI K D K MARET D APRIL K D 34.420.000 - 34.791.000 - 37.806.000 - 23.397.000 - - - - - - - - - 1.954.000 60.000 2.573.000 90.000 2.567.000 85.000 186.000 - K

(125) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 108 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (lanjutan) KODE 603 611 641 642 643 644 645 646 655 656 657 658 659 800 800 800 801 802 803 804 805 806 URAIAN PENDAPATAN OPERASIONAL Bantuan Fisik/Sukarela Uang Sekolah/SPP Uang Kegiatan Siswa Uang Perpustakaan Uang Evaluasi Belajar Uang Remedial Uang Sertifikat Uang Retret/Rekoleksi Penerimaan Lainnya dari Siswa Hasil Usaha Pertanian/Ternak/Ikan Uang Pramuka Pendapatan Komputer Uang Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan PENDAPATAN NON OPERASIONAL Subsidi Pemerintah DBO dan Proyek Subsidi PNS BOP (Bantuan Operasional Pemerintah) Jasa Giro Bunga Deposito Bunga Tabungan Usaha Kesehatan Sekoah Discount Uang Kantin/Mess/Sewa Rumah JANUARI D K 641.000 42.601.000 3.277.000 3.086.000 FEBRUARI D K 1.646.000 44.749.000 3.282.000 3.288.000 MARET D 861.000 50.244.000 3.825.000 3.685.000 APRIL K D 1.147.000 52.323.000 3.019.000 3.898.000 - - - - - - - - 128.545 135.026 151.607 157.880 K

(126) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 109 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (lanjutan) URAIAN KODE PENDAPATAN NON OPERASIONAL 807 Selisih Keuntungan/Retur 810 Kontribusi Sarana Antar Sekolah 811 Kontribusi Antar Yayasan 812 Selisih Kurs Valuta Asing 813 Koreksi Dana Cadangan 814 Administrasi Piutang BIAYA PENGAJARAN/KARYAWAN 700 Gaji 701 Tunjangan Yayasan 702 Honor Guru/Karyawan TT/Upah Harian 703 Bantuan Beras 704 Bantuan Pengobatan 706 Biaya Peng./Kary. Lainnya/Uang Lelah BIAYA PEMELIHARAAN/PERAWATAN 711 Gedung/Halaman/Pekarangan 712 Kendaraan/BBM 713 Perabotan/Mesin/Komputer 714 Lainnya BIAYA SARANA BELAJAR/MEGAJAR 723 Perlengkapan Sarana Belajar/Mengajar 724 Buku Perpustakaan/Buku Lainnya 725 Alat Labor Non Inventaris 726 Sarana Lain/Biaya TPU Tan./Ternak JANUARI D - K FEBRUARI D K - MARET D - APRIL K D - K 34.271.457 3.821.000 5.851.000 2.231.000 744.000 - 34.271.457 2.898.000 5.680.100 2.541.000 847.250 - 34.287.126 3.976.000 5.541.000 4.278.000 993.000 - 34.287.126 2.860.000 5.693.000 3.355.000 1.003.250 - 318.000 761.000 - 305.000 762.000 - 159.000 888.000 - 212.000 701.000 - 722.000 428.000 - 811.000 400.000 - 910.000 400.000 - 1.048.000 450.000 -

(127) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (lanjutan) URAIAN KODE BIAYA UJIAN/ULANGAN 729 Naskah dan Materi Evaluasi Belajar 730 Penyelenggaraan Evaluasi Belajar 731 Biaya Ujian Lainnya BIAYA ADMINISTRASI 735 Alat Tulis,Form. Alt. Keprl Komputer 736 Jilid dan Pengadaan 737 Pengurusan Surat Menyurat 738 Administrasi Lainnya BIAYA UMUM/RUTIN KANTOR 739 Listrik dan Air 740 Telepon 741 Surat Kabar/Majalah 742 Dokumetasi 743 Keperluan Dapur/Konsumsi 744 Kebersihan 745 Rapat/Pertemuan 746 Kegiatan HUT/Perayaan 747 Pinjam Pakai Gedung/Tanah 748 Kegiatan Humas/Sosial 749 Pajak/Retribusi 750 Transport Dinas/Perjalanan Dinas 751 Pengiriman/Pengangkutan 752 Perlengkapan Sarana Kantor 753 Peringatan Hari Besar 754 Biaya Umum Lainnya 110 JANUARI D K - FEBRUARI D K 1.325.000 MARET D K 1.100.000 1.450.00 - APRIL D K 1.815.000 1.325.000 124.000 75.500 1.675.000 70.000 - 2.740.000 70.000 230.000 420.000 140.000 159.500 820.000 386.000 125.000 123.000 357.000 375.500 921.000 3.000.000 - 1.079.100 457.000 125.000 44.000 376.000 520.000 - 732.000 363.000 125.000 242.000 1.075.000 23.000 422.000 520.000 243.000 1.375.000 402.000 125.000 31.000 439.000 423.000 1.041.000 5.000.000 -

(128) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 111 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (lanjutan) URAIAN KODE BIAYA PELATIHAN GURU/KARYAWAN 755 Pendidikan/Penataran 756 Seminar/Lokakarya 757 Kegiatan MPK 758 Pelatihan Lainnya 759 Bantuan Studi BIAYA EKSTRAKULIKULER SISWA 763 Kegiatan Olahraga 764 Kegiatan Kesenian 765 Kegiatan Pramuka 766 Peningkatan Pengetahuan 767 Vakasi PSB 768 Ekstrakulikuler Lainnya 769 Kegiatan Remedial 770 Bantuan Studi Siswa (Beasiswa) Biaya Publikasi 774 Promosi/Pameran 775 Iklan 776 Cetak Buku/Majalah BIAYA PENELITIAN/PENGEMBANGAN 779 Riset/Penelitian 780 Studi Banding 781 Kegiatan Rohani/Wisata 782 Retret/Rekoleksi JUMLAH SALDO JUMLAH JANUARI D K 1.200.000 - FEBRUARI D K - 688.000 78.000 678.000 1.977.000 - 86.167.545 86.167.545 60.075.457 26.092.088 86.167.545 MARET D 1.056.000 168.000 766.000 1.792.000 - 90.554.026 90.554.026 57.968.907 99.224.607 32.585.119 90.554.026 99.224.607 K 2.500.000 - APRIL D K - 889.000 142.000 642.000 2.314.000 - 673.200 107.000 826.000 2.162.000 - 67.254.126 31.970.481 99.224.607 66.073.076 18.054.804 84.127.880 84.127.880 84.127.880

(129) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 112 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) URAIAN KODE RUPA-RUPA KREDIT (REK. SEMENTARA) 430 DHT/USP 433 Paroki 435 Titipan Sementara 437 Seragam Siswa 438 Seragam Olahraga 439 BAPOPSI 440 Ongkos Jahit Seragam 441 Seragam Guru/Karyawan 465 Komputer cabang-cabang 468 Buku Tulis 469 Buku Pelajaran 470 Uang Peralatan TK 471 Titipan Siswa 472 Koperasi Siswa 473 Asuransi Siswa 474 Buku Lustrum/Purna Siswa/Lainnya 475 Pendapatan Diterima Dimuka 483 Peduli Pendidikan MODAL Dana Pengembangan Gedung dan Sarana Prasarana 490 492 Modal/Cadangan Umum 492 Modal Donasi 499 Sisa SHU Ditahan MEI D 24.987.000 - K JUNI D 33.864.000 - K JULI D 31.756.000 - K AGUSTUS D K 27.500.000 - - - - - - - - -

(130) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 113 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) URAIAN KODE PENDAPATAN OPERASIONAL 601 Uang Pembangunan 602 Uang Pendaftaran 603 Bantuan Fisik/Sukarela 611 Uang Sekolah/SPP 641 Uang Kegiatan Siswa 642 Uang Perpustakaan 643 Uang Evaluasi Belajar 644 Uang Remedial 645 Uang Sertifikat 646 Uang Retret/Rekoleksi 655 Penerimaan Lainnya dari Siswa 656 Hasil Usaha Pertanian/Ternak/Ikan 657 Uang Pramuka 658 Pendapatan Komputer 659 Uang Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan 800 800 800 801 802 803 804 805 PENDAPATAN NON OPERASIONAL Subsidi Pemerintah DBO dan Proyek Subsidi PNS BOP (Bantuan Operasional Pemerintah) Jasa Giro Bunga Deposito Bunga Tabungan Usaha Kesehatan Sekoah Discount MEI D 635.000 80.685.000 2.848.000 5.833.000 JUNI K D 211.000 1.914.000 14.275.000 1.817.000 1.101.000 JULI K D 22.198.000 870.000 3.271.000 1.081.000 2.025.000 2.176.000 205.000 K AGUSTUS D K 1.843.000 4.864.000 79.912.000 1.652.000 6.179.000 - - - - - - - -

(131) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 114 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) URAIAN KODE PENDAPATAN NON OPERASIONAL 806 Uang Kantin/Mess/Sewa Rumah 807 Selisih Keuntungan/Retur 810 Kontribusi Sarana Antar Sekolah 811 Kontribusi Antar Yayasan 812 Selisih Kurs Valuta Asing 813 Koreksi Dana Cadangan 814 Administrasi Piutang BIAYA PENGAJARAN/KARYAWAN 700 Gaji 701 Tunjangan Yayasan 702 Honor Guru/Karyawan TT/Upah Harian 703 Bantuan Beras 704 Bantuan Pengobatan 706 Biaya Peng./Kary. Lainnya/Uang Lelah BIAYA PEMELIHARAAN/PERAWATAN 711 Gedung/Halaman/Pekarangan 712 Kendaraan/BBM 713 Perabotan/Mesin/Komputer 714 Lainnya BIAYA SARANA BELAJAR/MEGAJAR 723 Perlengkapan Sarana Belajar/Mengajar 724 Buku Perpustakaan/Buku Lainnya 725 Alat Labor Non Inventaris 726 Alat Olahraga Non Invenaris 727 Sarana Lain/Biaya TPU Tan./Ternak MEI D 183.460 - JUNI K D 113.074 - JULI K D 123.262 - K AGUSTUS D K 241.128 - 34.402.556 3.014.000 5.567.000 2.989.000 755.000 - 34.402.556 2.821.000 5.495.000 2.989.000 624.000 - 34.087.593 2.976.000 5.984.000 1.916.000 641.000 - 34.233.231 2.789.100 5.879.000 2.780.000 456.000 - 317.000 661.000 - 355.000 442.000 - 1.608.000 505.000 - 902.000 383.000 - 962.000 495.000 - 658.000 524.000 - 619.000 650.000 - 948.000 442.000 -

(132) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 115 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) URAIAN KODE BIAYA UJIAN/ULANGAN 729 Naskah dan Materi Evaluasi Belajar 730 Penyelenggaraan Evaluasi Belajar 731 Biaya Ujian Lainnya BIAYA ADMINISTRASI 735 Alat Tulis,Form. Alt. Keprl Komputer 736 Jilid dan Pengadaan 737 Pengurusan Surat Menyurat 738 Administrasi Lainnya Biaya Umum/Rutin Kantor 739 Listrik dan Air 740 Telepon 741 Surat Kabar/Majalah 742 Dokumetasi 743 Keperluan Dapur/Konsumsi 744 Kebersihan 745 Rapat/Pertemuan 746 Kegiatan HUT/Perayaan 747 Pinjam Pakai Gedung/Tanah 748 Kegiatan Humas/Sosial 749 Pajak/Retribusi 750 Transport Dinas/Perjalanan Dinas 751 Pengiriman/Pengangkutan 752 Perlengkapan Sarana Kantor 753 Peringatan Hari Besar 754 Biaya Umum Lainnya MEI D JUNI K 2.300.000 D JULI K 1.250.000 - D AGUSTUS K - D K - 70.000 - 113.000 - 225.500 70.000 168.000 675.000 - 779.000 447.000 125.000 208.000 132.000 117.000 378.000 520.000 - 445.000 423.000 125.000 51.000 319.000 567.500 843.000 - 1.301.100 344.000 125.000 300.000 932.000 88.000 209.000 520.000 374.000 877.000 438.000 125.000 179.000 131.000 471.000 2.650.000 -

(133) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 116 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) URAIAN KODE BIAYA PELATIHAN GURU/KARYAWAN MEI D JUNI K D JULI K D AGUSTUS K D 1.507.000 K 755 Pendidikan/Penataran - - - 756 Seminar/Lokakarya - - - - 757 Kegiatan MPK - - - - 758 Pelatihan Lainnya - - 759 Bantuan Studi - - - - 3.500.000 - BIAYA EKSTRAKULIKULER SISWA 763 Kegiatan Olahraga - - - - 764 Kegiatan Kesenian - - - - 765 Kegiatan Pramuka 883.300 1.030.000 554.000 472.000 766 Peningkatan Pengetahuan 141.500 87.000 45.200 75.000 767 Vakasi PSB - - - 768 Ekstrakulikuler Lainnya 769 Kegiatan Remedial 770 Bantuan Studi Siswa (Beasiswa) 690.000 633.500 773.000 588.000 1.979.500 2.102.000 2.204.000 2.115.000 - - - - BIAYA PUBLIKASI 774 Promosi/Pameran - - - - 775 Iklan - - - - 776 Cetak Buku/Majalah - - - - BIAYA PENELITIAN/PENGEMBANGAN - - - - 779 Riset/Penelitian - - - - 780 Studi Banding - - - - 781 Kegiatan Rohani/Wisata - - - - 782 Retret/Rekoleksi - - - - JUMLAH 115.171.460 SALDO JUMLAH 57.932.856 53.295.074 57.238.604 115.171.460 115.171.460 56.299.556 63.705.262 -3.004.482 53.295.074 53.295.074 62.226.393 122.191.128 1.478.869 63.705.262 63.705.262 57.608.331 64.582.797 122.191.128 122.191.128

(134) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 117 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) URAIAN KODE RUPA-RUPA KREDIT (REK. SEMENTARA) 430 DHT/USP 433 Paroki 435 Titipan Sementara 437 Seragam Siswa 438 Seragam Olahraga 439 BAPOPSI 440 Ongkos Jahit Seragam 441 Seragam Guru/Karyawan 465 Komputer cabang-cabang 468 Buku Tulis 469 Buku Pelajaran 470 Uang Peralatan TK 471 Titipan Siswa 472 Koperasi Siswa 473 Asuransi Siswa 474 Buku Lustrum/Purna Siswa/Lainnya 475 Pendapatan Diterima Dimuka 483 Peduli Pendidikan MODAL Dana Pengembangan Gedung dan Sarana Prasarana 490 492 Modal/Cadangan Umum 492 Modal Donasi 499 Sisa SHU Ditahan SEPTEMBER D K 35.876.000 - OKTOBER D K 24.237.000 - NOVEMBER D K 32.120.000 - - - - - - -

(135) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 118 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) URAIAN KODE PENDAPATAN OPERASIONAL 601 Uang Pembangunan 602 Uang Pendaftaran 603 Bantuan Fisik/Sukarela 611 Uang Sekolah/SPP 641 Uang Kegiatan Siswa 642 Uang Perpustakaan 643 Uang Evaluasi Belajar 644 Uang Remedial 645 Uang Sertifikat 646 Uang Retret/Rekoleksi 655 Penerimaan Lainnya dari Siswa 656 Hasil Usaha Pertanian/Ternak/Ikan 657 Uang Pramuka 658 Pendapatan Komputer 659 Uang Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan 800 800 800 801 802 803 804 805 PENDAPATAN NON OPERASIONAL Subsidi Pemerintah DBO dan Proyek Subsidi PNS BOP (Bantuan Operasional Pemerintah) Jasa Giro Bunga Deposito Bunga Tabungan Usaha Kesehatan Sekoah Discount SEPTEMBER D K 4.495.000 8.667.000 58.597.000 3.055.000 4.532.000 OKTOBER D K 14.446.000 23.137.000 62.772.000 130.000 3.742.000 4.823.000 NOVEMBER D K 1.303.000 1.202.000 51.238.000 3.692.000 3.984.000 - - - - - -

(136) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 119 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) URAIAN KODE PENDAPATAN NON OPERASIONAL 806 Uang Kantin/Mess/Sewa Rumah 807 Selisih Keuntungan/Retur 810 Kontribusi Sarana Antar Sekolah 811 Kontribusi Antar Yayasan 812 Selisih Kurs Valuta Asing 813 Koreksi Dana Cadangan 814 Administrasi Piutang BIAYA PENGAJARAN/KARYAWAN 700 Gaji 701 Tunjangan Yayasan 702 Honor Guru/Karyawan TT/Upah Harian 703 Bantuan Beras 704 Bantuan Pengobatan 706 Biaya Peng./Kary. Lainnya/Uang Lelah BIAYA PEMELIHARAAN/PERAWATAN 711 Gedung/Halaman/Pekarangan 712 Kendaraan/BBM 713 Perabotan/Mesin/Komputer 714 Lainnya BIAYA SARANA BELAJAR/MEGAJAR 723 Perlengkapan Sarana Belajar/Mengajar 724 Buku Perpustakaan/Buku Lainnya 725 Alat Labor Non Inventaris 726 Alat Olahraga Non Invenaris 727 Sarana Lain/Biaya TPU Tan./Ternak SEPTEMBER D K 176.812 - OKTOBER D K 129.409 - NOVEMBER D K 134.607 - 34.233.231 3.360.000 5.631.000 2.120.000 1.364.000 - 35.173.378 3.630.000 6.165.000 2.075.000 662.000 - 39.562.451 3.647.000 7.318.000 1.437.000 1.249.000 - 606.000 709.000 - 961.000 855.800 - 230.000 857.000 - 1.090.000 525.000 - 1.065.000 1.089.000 - 928.000 652.000 -

(137) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 120 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) URAIAN KODE BIAYA UJIAN/ULANGAN 729 Naskah dan Materi Evaluasi Belajar 730 Penyelenggaraan Evaluasi Belajar 731 Biaya Ujian Lainnya BIAYA ADMINISTRASI 735 Alat Tulis,Form. Alt. Keprl Komputer 736 Jilid dan Pengadaan 737 Pengurusan Surat Menyurat 738 Administrasi Lainnya Biaya Umum/Rutin Kantor 739 Listrik dan Air 740 Telepon BIAYA UMUM/RUTIN KANTOR 741 Surat Kabar/Majalah 742 Dokumetasi 743 Keperluan Dapur/Konsumsi 744 Kebersihan 745 Rapat/Pertemuan 746 Kegiatan HUT/Perayaan 747 Pinjam Pakai Gedung/Tanah 748 Kegiatan Humas/Sosial 749 Pajak/Retribusi 750 Transport Dinas/Perjalanan Dinas 751 Pengiriman/Pengangkutan 752 Perlengkapan Sarana Kantor 753 Peringatan Hari Besar 754 Biaya Umum Lainnya SEPTEMBER D K 310.000 93.000 - OKTOBER D K 1.464.000 - NOVEMBER D K 132.000 825.000 320.000 1.275.000 443.000 943.000 332.000 125.000 219.000 234.000 492.000 359.000 680.000 4.000.000 135.000 125.000 675.000 321.000 527.000 - 125.000 218.000 138.000 430.000 - 146.000 105.900

(138) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 121 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatn Sekolah (Lanjutan) URAIAN KODE BIAYA PELATIHAN GURU/KARYAWAN 755 Pendidikan/Penataran 756 Seminar/Lokakarya 757 Kegiatan MPK 758 Pelatihan Lainnya 759 Bantuan Studi BIAYA EKSTRAKULIKULER SISWA 763 Kegiatan Olahraga 764 Kegiatan Kesenian 765 Kegiatan Pramuka 766 Peningkatan Pengetahuan 767 Vakasi PSB 768 Ekstrakulikuler Lainnya 769 Kegiatan Remedial 770 Bantuan Studi Siswa (Beasiswa) BIAYA PUBLIKASI 774 Promosi/Pameran 775 Iklan 776 Cetak Buku/Majalah BIAYA PENELITIAN/PENGEMBANGAN 779 Riset/Penelitian 780 Studi Banding 781 Kegiatan Rohani/Wisata 782 Retret/Rekoleksi JUMLAH SALDO JUMLAH SEPTEMBER D K OKTOBER D - 115.398.812 115.398.812 NOVEMBER K D - K - 822.000 131.600 643.500 1.982.000 - 549.000 180.700 567.000 2.201.500 - 1.217.000 274.000 577.000 1.910.000 - 61.009.331 54.389.481 115.398.812 60.150.378 73.266.031 133.416.409 62.282.351 31.391.256 93.673.607 133.416.409 133.416.409 93.673.607 93.673.607

(139) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 122 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) URAIAN KODE RUPA-RUPA KREDIT (REK. SEMENTARA) 430 DHT/USP 433 Paroki 435 Titipan Sementara 437 Seragam Siswa 438 Seragam Olahraga 439 BAPOPSI 440 Ongkos Jahit Seragam 441 Seragam Guru/Karyawan 465 Komputer cabang-cabang 468 Buku Tulis 469 Buku Pelajaran 470 Uang Peralatan TK 471 Titipan Siswa 472 Koperasi Siswa 473 Asuransi Siswa 474 Buku Lustrum/Purna Siswa/Lainnya 475 Pendapatan Diterima Dimuka 483 Peduli Pendidikan MODAL Dana Pengembangan Gedung dan Sarana Prasarana 490 492 Modal/Cadangan Umum 492 Modal Donasi 499 Sisa SHU Ditahan DESEMBER D K 32.500.000 - KEBIJAKAN DES D K - JUMLAH D 373.254.000 - - - - - - - K

(140) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 123 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) KODE 601 602 603 611 641 642 643 644 645 646 655 656 657 658 659 800 800 800 801 802 803 804 URAIAN PENDAPATAN OPERASIONAL Uang Pembangunan Uang Pendaftaran Bantuan Fisik/Sukarela Uang Sekolah/SPP Uang Kegiatan Siswa Uang Perpustakaan Uang Evaluasi Belajar Uang Remedial Uang Sertifikat Uang Retret/Rekoleksi Penerimaan Lainnya dari Siswa Hasil Usaha Pertanian/Ternak/Ikan Uang Pramuka Pendapatan Komputer Uang Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan PENDAPATAN NON OPERASIONAL Subsidi Pemerintah DBO dan Proyek Subsidi PNS BOP (Bantuan Operasional Pemerintah) Jasa Giro Bunga Deposito Bunga Tabungan Usaha Kesehatan Sekoah KEBIJAKAN DESEMBER D K - DESEMBER D 4.325.000 90.000 7.340.000 56.523.000 135.000 3.110.000 4.386.000 K - JUMLAH D 56.101.000 1.195.000 55.325.000 595.000.000 2.290.000 35.495.000 45.000.000 - - - - - - K

(141) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 124 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) KODE 805 806 807 810 811 812 813 814 700 701 702 703 704 706 711 712 713 714 723 724 725 726 727 URAIAN PENDAPATAN NON OPERASIONAL Discount Uang Kantin/Mess/Sewa Rumah Selisih Keuntungan/Retur Kontribusi Sarana Antar Sekolah Kontribusi Antar Yayasan Selisih Kurs Valuta Asing Koreksi Dana Cadangan Administrasi Piutang BIAYA PENGAJARAN/KARYAWAN Gaji Tunjangan Yayasan Honor Guru/Karyawan TT/Upah Harian Bantuan Beras Bantuan Pengobatan Biaya Peng./Kary. Lainnya/Uang Lelah BIAYA PEMELIHARAAN/PERAWATAN Gedung/Halaman/Pekarangan Kendaraan/BBM Perabotan/Mesin/Komputer Lainnya BIAYA SARANA BELAJAR/MEGAJAR Perlengkapan Sarana Belajar/Mengajar Buku Perpustakaan/Buku Lainnya Alat Labor Non Inventaris Alat Olahraga Non Inventaris Sarana Lain/Biaya TPU Tan./Ternak DESEMBER D 120.553 - K 39.567.849 2.860.000 7.163.000 1.289.000 665.000 - KEBIJAKAN DESEMBER D K - 22.336.771 4.428.000 - JUMLAH D 1.795.363 - K 445.116.780 38.652.100 76.395.100 30.000.000 10.003.500 - 4.292.000 722.000 - - 10.265.000 8.246.800 - 1.024.000 505.000 - - 10.785.000 6.560.000 -

(142) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 125 Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) KODE 729 730 731 735 736 737 738 739 740 741 742 743 744 745 746 747 748 749 750 751 752 753 754 URAIAN BIAYA UJIAN/ULANGAN Naskah dan Materi Evaluasi Belajar Penyelenggaraan Evaluasi Belajar Biaya Ujian Lainnya BIAYA ADMINISTRASI Alat Tulis,Form. Alt. Keprl Komputer Jilid dan Pengadaan Pengurusan Surat Menyurat Administrasi Lainnya Biaya Umum/Rutin Kantor Listrik dan Air Telepon Surat Kabar/Majalah Dokumetasi Keperluan Dapur/Konsumsi Kebersihan Rapat/Pertemuan Kegiatan HUT/Perayaan Pinjam Pakai Gedung/Tanah Kegiatan Humas/Sosial Pajak/Retribusi Transport Dinas/Perjalanan Dinas Pengiriman/Pengangkutan Perlengkapan Sarana Kantor Peringatan Hari Besar Biaya Umum Lainnya K 1.686.000 - KEBIJAKAN DESEMBER D K - 211.000 - - 5.400.000 856.500 750.000 765.000 405.000 327.000 125.000 199.000 480.000 275.000 - - 10.756.200 4.682.000 1.500.000 750.000 3.430.000 1.500.000 5.000.000 2.650.000 2.000.000 5.565.000 12.000.000 1.003.900 DESEMBER D JUMLAH D K 5.500.000 5.565.400 2.650.000

(143) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI Lampiran 10: Belanja dan Pendapatan Sekolah (Lanjutan) 126 URAIAN DESEMBER KODE BIAYA PELATIHAN GURU/KARYAWAN 755 Pendidikan/Penataran 756 Seminar/Lokakarya 757 Kegiatan MPK 758 Pelatihan Lainnya 759 Bantuan Studi BIAYA EKSTRAKULIKULER SISWA 763 Kegiatan Olahraga 764 Kegiatan Kesenian 765 Kegiatan Pramuka 766 Peningkatan Pengetahuan 767 Vakasi PSB 768 Ekstrakulikuler Lainnya 769 Kegiatan Remedial 770 Bantuan Studi Siswa (Beasiswa) BIAYA PUBLIKASI 774 Promosi/Pameran 775 Iklan 776 Cetak Buku/Majalah BIAYA PENELITIAN/PENGEMBANGAN 779 Riset/Penelitian 780 Studi Banding 781 Kegiatan Rohani/Wisata 782 Retret/Rekoleksi JUMLAH SALDO JUMLAH Sumber: Sekolah Dasar Xaverius 2 Jambi D K 1.993.000 545.100 70.000 616.000 2.261.000 - 108.529.553 108.529.553 67.280.949 41.248.604 108.529.553 KEBIJAKAN DESEMBER D K - - JUMLAH (Rp) D K 3.500.000 2.500.000 1.200.000 3.500.000 9.378.600 1.500.000 8.000.000 25.000.000 - 26.764.771 1.165.455.363 762.926.480 (30.281.771) 402.528.883 1.165.455.363 1.165.455.363

(144) PLAGIAT PLAGIATMERUPAKAN MERUPAKANTINDAKAN TINDAKANTIDAK TIDAKTERPUJI TERPUJI 127

(145)

Dokumen baru

Tags

Dokumen yang terkait

Analisis biaya standar sebagai alat pengendalian biaya produksi studi kasus UKM Wingko Babat Cap Kapal Terbang Semarang
2
18
110
Evaluasi anggaran belanja negara sebagai alat pengendalian keuangan: studi kasus Pusat Penelitian Metalurgi-LIPI
8
34
101
Analisis penyusunan anggaran biaya produksi : studi kasus pada Pabrik Gula Madukismo Yogyakarta.
6
59
93
Implementasi anggaran sebagai alat pengendalian biaya produksi tahun 2013 : studi kasus pada pertenunan Santa Maria Boro Kalibawang, Yogyakarta.
0
3
133
Analisis peranan budgeting sebagai alat pengendalian biaya bahan baku : studi kasus di Pabrik Gula Madukismo.
0
0
105
Analisis selisih anggaran biaya produksi : studi kasus di PT. Mustika Ratu Tbk. - USD Repository
0
2
100
Evaluasi pengendalian biaya tenaga kerja langsung : studi kasus pada PT Industri Sandang Nusantara Patal Cilacap - USD Repository
0
0
110
Anggaran biaya produksi sebagai alat biaya pengendalian biaya produksi dengan menggunakan analisis selisih biaya : studi kasus di PT Perkebunan Nusantara IX Semarang - USD Repository
0
0
154
Analisis pengendalian biaya produksi : studi kasus pada PT. Kharisma Prima Abadi - USD Repository
0
0
127
Evaluasi terhadap anggaran dalam pengendalian biaya overhead pabrik : studi kasus pada CV Dharma Putra Mandiri - USD Repository
1
2
98
Evaluasi sistem pengendalian intern terhadap pengeluaran kas pada dana Bantuan Operasional Sekolah [BOS] : studi kasus pada Sekolah Dasar Negeri 2 Kraguman, Klaten - USD Repository
0
0
117
Analisis biaya kualitas : studi kasus pada PT Pintu Mas Mulia Kimia Surakarta - USD Repository
0
3
138
Analisis anggaran biaya tenaga kerja langsung : studi kasus pada pabrik gula Madukismo - USD Repository
0
1
107
Evaluasi penyusunan anggaran biaya produksi : stusi kasus pada PT Madubaru-PG Madukismo - USD Repository
0
0
143
Penerapan target costing dalam pengendalian biaya produksi : studi kasus pada perusahaan PT. X tahun 2011 - USD Repository
0
0
95
Show more