UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN METODE DEMOSTRASI DAN LATIHAN PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DAN METODE EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN SAINS Helfimastuti Kepala SDN 011 Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik helfimastuti318gmail.com ABSTRA

Gratis

0
0
8
1 year ago
Preview
Full text

  

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN METODE

DEMOSTRASI DAN LATIHAN PADA PEMBELAJARAN

BAHASA INDONESIA DAN METODE EKSPERIMEN

PADA PEMBELAJARAN SAINS

Helfimastuti

  Kepala SDN 011 Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik

  

helfimastuti318@gmail.com

ABSTRAK

  Pada pelajaran Bahasa Indonesia penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan siswa dalam berbahasa lisan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sedangkan pada mata pelajaran Sains penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan melakukan metode eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) di kelas VI SD Negeri 013 Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode eksperimen pada proses pembelajaran Sains Mempunyai dampak positif terhadap hasil belajar siswa dan pemberian teknik belajar dengan metode demonstrasi dan latihan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kata Kunci : Eksperimen dan Demonstrasi, Sains, Bahasa Indonesia

  

PENDAHULUAN

  Pembelajaran yang berhasil pelajaran Bahasa Indonesia dalam aspek ditunjukkan oleh dikuasainya materi berbicara. Begitu juga rendahnya pelajaran oleh siswa. Tingkat tingkat penguasaan siswa dalam penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran Sains kelas VI yaitu, pelajaran biasanya dinyatakan dengan dalam membuat kesimpulan dari hasil nilai. Berdasarkan pengamatan yang percobaan. Untuk meningkatkan dilakukan menunjukkan tingkat penguasaan siswa terhadap materi penguasaan siswa terhadap materi pelajaran, penulis melaksanakan pelajaran sangat rendah. Hanya perbaikan pembelajaran melalui beberapa siswa di kelas VI yang penelitian tindakan kelas. mencapai ketuntasan dalam mata

  Suara Guru : Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, sains, dan Humaniora Vol. 3 No. 4, Desember 2017

KAJIAN PUSTAKA

PELAKSANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN

  Suara Guru : Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, sains, dan Humaniora Vol. 3 No. 4, Desember 2017

  Untuk melaksanakan perbaikan tindakan kelas, peneliti menentukan mata pelajaran yang akan di PTK, menentukan jadwal pelaksanaan, menentukan teman sejawat dan menyusun rencana perbaikan pembelajaran setiap pembelajaran.

  disampaikan sebagai kritikan secara lisan sesuai dengan permasalahan.

  pok ok-pokok yang akan

  b. Siswa dapat menyampaikan

  Siswa dapat mencatat pokok- pokok isi buku sesuai dengan permasalahan.

  Pertemuan pertama (siklus I) tanggal 24 April 2007 Adapun kegiatan yang dilakukan pada siklus I pada kompetensi dasar mengkritik disertai alasan dengan tujuan perbaikannya adalah a.

  2. Pelaksanaan a. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia 1.

  B. Deskripsi Persiklus

  Belajar merupakan perubahan kelakuan bakat pengalaman-pengalaman ketika belajar membawa suatu perubahan kepada individu yang belajar (siswa). Mengajar merupakan kegiatan guru dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa yang sedang diajarkan di

  Mei untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Sains.

  12 orang perempuan. Perbaikan pembelajaran dilaksanakan mulai 23 April sampai 19

  VI SDN 013 Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Jumlah subjek penelitian 30 orang yang mempunyai karakter yang sama yang terdiri dari 18 orang laki-laki dan

  Penelitian ini dilakukan di kelas

  A. Subjek Penelitian

  Dalam kurikulum 2004 mata pelajaran Sains, Sains merupakan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis untuk menguasai pengetahuan, fakta-fakta, konsep- konsep, prinsip-prinsip, proses penemuan dan memiliki sikap ilmiah.

  Interaksi kegiatan dan peristiwa belajar mengajar mempunyai arti yang sangat luas. Berbicara tidak hanya berkaitan dengan masalah pelafalan dan intonasi saja tetapi juga dengan pengusungan pemahaman. Berbicara menuntut penggunaan bahasa secara tepat pada tingkat yang ideal (Madsen, 1983). (Valette, 1997) berpendapat bahwa berbicara merupakan kemampuan berbahasa yang bersifat sosial. pelajaran Bahasa Indonesia, bahasa merupakan sarana untuk saling berkomunikasi, saling berbagi pengalaman, saling belajar dari yang lain serta untuk meningkatkan kemampuan intelektual dan kesastraan merupakan salah satu sarana untuk menuju pemehaman tersebut.

  Dalam melaksanakan proses belajar mengajar siswa membutuhkan pemahaman, pengertian keterampilan dan penjabarab yang matang pada setiap materi pelajaran agar setiap permasalahan yang dihadapi dapat dipecahkan, dapat dirumuskan masalah sehingga dapat diselesaikan dengan sempurna dan dengan mudah diselesaikan oleh siswa.

1. Rencana

  Suara Guru : Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, sains, dan Humaniora Vol. 3 No. 4, Desember 2017

  Siswa secara bergantian kedepan kelas untuk menyampaikan pujian secara lisan dengan bimbingan guru.

  Memberikan penilaian terhadap hasil kerja siswa.

  e.

  Siswa membuat kesimpulan dari hasil percobaan secara perorangan.

  d.

  Siswa secara berkelompok melakukan percobaan tentang perpindahan panas dari suatu benda ke benda lainnya melalui konduksi, konveksi dan radiasi.

  c.

  Siswa mendengarkan penjelasan guru untuk melakukan percobaan.

  b.

  Siswa dibagi kelompok masing-masing berjumlah 5 orang.

  Pertemuan pertama (siklus I) tanggal 7 Mei 2007 Pada pertemuan ini guru melaksanakan kegiatan sebagai berikut: a.

  b. Mata Pelajaran Sains 1.

  Dengan mengikuti langkah tersebut, sudah meningkat keberanian siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada kompetensi sesuatu dengan alasan. Tingkat keberhasilan siswa dalam berbicara memuji sesuatu dengan alasan sudah mencapai 80% yang sudah berbicara dengan menggunakan Bahasa Indonesia baik dan benar.

  d.

  Adapun langkah-langkah perbaikannya adalah: a.

  Siswa menuliskan pujiannya kedalam beberapa kalimat tentang yang dilakukan seseorang dalam cerita gotongroyong.

  c.

  Siswa ditugaskan untuk membaca wacana yang berjudul “Gotong Royong”.

  b.

  Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang memberikan pujian dengan mengemukakan alasan.

  2. Pertemuan kedua (siklus II) tanggal 1 Mei 2007 Adapun langkah-langkah yang dilakukan pada pertemuan ini adalah: a.

  Dari hasil penilaian untuk perbaikan pertama hanya 17 siswa yang bisa mengungkapkan kritikannya secara sistematis yaitu dengan bahasa yang logis dan santun. Sedangkan siswa lain belum bisa mengungkapkan kritikannya di depan kelas.

  Siswa secara bergantian menyampaikan kritikannya kedepan kelas dengan bahasa lisan.

  d.

  Ditugaskan mencatat pokok- pokok yang akan disampaikn sebagai kritikan sesuai dengan permasalahan.

  c.

  b. tentang memberikan kritikan sesuai dengan permasalahan.

  Memberikan tugas membaca wacana yang berjudul “Rencana Kegiatan”.

  Dilihat dari hasil penilaian pada siklus I hanya 15 siswa yang mencapai nilai 70 keatas karena belum semua siswa mencapai ketuntasan belajar yang telah ditetapkan maka peneliti dengan teman sejawat mencari langkah-langkah yang sebagai dengan kegiatan sebagai berikut: berikut:

  a. melakukan Sebelum

  a. pembelajaran Kegiatan percobaan melakukan dimulai dengan apersepsi orientasi alat dan bahan yang maksudnya menarik terlebih dahulu. perhatian dan minat b.

  Guru menjelaskan langkah- langkah percobaan. pelajaran yang akan c. Guru membimbing siswa disajikan. melakukan percobaan.

  b. tujuan Menyampaikan d.

  Guru membimbing siswa yang ingin dicapai dalam untuk membuat kesimpulan pembelajaran yang akan dari hasil percobaan yang dilaksanakan. dilakukan.

  c.

  Membahas materi baru.

  Melakukan penyimpulan tanggal 14 Mei 2007 materi pelajaran.

2. Pertemuan kedua (siklus II) d.

  e.

  Melakukan evaluasi. Pada pertemuan ini guru melaksanakan kegiatan

  Adapun prosedur umum sebagai berikut: pembelajaran yang dilaksanakan dalam a.

  Siswa dibagi kelompok penelitian tindakan kelas masing-masing berjumlah adalah: 5 orang.

  a.

  Kegiatan awal

  b. mendengarkan Siswa Apersepsi.

  • penjelasan guru untuk
  • melakukan percobaan.

  Menyampaikan tujuan

  pembelajaran.

  c. melakukan Siswa b.

  Kegiatan inti percobaan merangkai Disini disampaikan

  • listrik dengan cara seri kegiatan guru dan dan paralel dengan siswa dalam bimbingan guru.

  pembahasan materi d. Siswa mengisi lembaran pembelajaran. tugas dari hasil percobaan c.

  Kegiatan akhir yang dilakukan.

  • Dilihat dari hasil siklus II ringkasan materi ini sudah 77% siswa pelajaran.

  Memberikan

  mencapai ketuntasan belajar Memberikan

  • disini sangat jelas sekali penilaian terhadap pengaruh pembelajaran hasil kerja siswa.

  pratikum dalam mata Memberikan tugas

  • pelajaran Sains.

  rumah kepada siswa. Prosedur pembelajaran Menutup pelajaran.

  • dilaksanakan sesuai dengan skenario pembelajaran

  Suara Guru : Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, sains, dan Humaniora Vol. 3 No. 4, Desember 2017

  

3. Alat Pengumpulan Data percobaan yang dilakukan dan nilainya

diatas 70.

  Dalam melaksanakan penelitian, Didalam pelaksanaan perbaikan persiapan mengumpulkan data pada pelajaran Sains dengan sistem dilakukan ketika merancang kegiatan kerja kelompok membawa dampak perbaikan serta selama pelaksanaan positif bagi siswa, yaitu: observasi dan diskusi dengan teman sejawat.

  1. Siswa bisa saling bekerjasama dalam menyelesaikan tugasnya.

  4. Refleksi

  Siswa bisa saling berinteraksi Setelah akhir pembelajaran yang sesamanya. dilaksanakan sudah menunjukkan ada 3.

  Siswa mendapat kesempatan kemajuan terhadap materi pembelajaran untuk saling mengenal dan tersebut. Dari hasil pelaksanaan memahami satu sama lainnya. perbaikan pembelajaran Bahasa 4.

  Siswa harus belajar menerima Indonesia sudah 24 siswa yang sudah pendapat siswa lain dan bisa berbahasa lisan dalam aspek mendorong siswa lain untuk berbicara. Sedangkan dalam mengemukakan pendapatnya. pembelajaran Sains sudah 23 siswa 5.

  Siswa akan saling membantu. yang sudah bisa melakukan percobaan 6.

  Siswa belajar menerima serta dan mengambil kesimpulan dari hasil menghargai kekurangan dan kelebihan masing-masing.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Deskripsi Persiklus

   Siswa sudah dapat menuliskan pujian terhadap suatu masalah

  1. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kedalam beberapa kalimat.

   Siswa sudah dapat mencatat  Sudah adanya keberanian siswa pokok-pokok isi buku sesuai dalam menyampaikan pujian dengan permasalahan. kepada orang lain secara lisan

   Siswa sudah dapat menyampaikan dengan alasan dan tidak kritikannya secara lisan sesuai berlebihan. permasalahan.

  Tabel 1. Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

  Siklus Rentang No Kategori Keterangan Nilai

  I II

  1

  90 Istimewa

  3

  5 Tuntas

  • – 100

  2

  80 Amat Baik

  7

  10 Tuntas

  • – 89

  3

  70 Baik

  7

  9 Tuntas

  • – 79

  4

  60 Cukup/Sedang

  7

  4 Tidak Tuntas

  • – 69

  5

  50 Kurang

  6

  2 Tidak Tuntas

  • – 59

  Jumlah

  30

  30 Rata-Rata 70,60 77,20

  2. Mata Pelajaran Sains b.

  Siswa sudah dapat mencari contoh penerapan radiasi, a.

  Dengan melakukan percobaan konduksi dan konveksi dalam secara kelompok siswa sudah kehidupan sehari-hari. dapat membandingkan peristiwa radiasi, konduksi dan konveksi.

  Suara Guru : Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, sains, dan Humaniora Vol. 3 No. 4, Desember 2017

  • – 89
  • – 69 Cukup/Sedang

B. Pembahasan

  Guru sudah selalu menggunakan alat peraga atau media pelajaran saat menyampaikan materi pelajaran.

  b.

  Siswa sudah bisa mengungkapkan kalimat kritikan atau pujian kedepan kelas dengan bahasa lisan, hal ini dilakukan dengan demonstrasi dan latihan.

  c.

  Sudah 80% siswa yang sudah bisa menyampaikan kritikan atau pujian terhadap suatu masalah dengan bahasa lisan yang nilainya diatas 70.

  2. Mata Pelajaran Sains a.

  Guru sudah melakukan pengelolaan kelas dengan baik, yakni melalui pembentukan kelompok belajar dan diskusi.

  b.

  Sudah meningkatnya nilai yang diperoleh siswa 77% siswa yang memperoleh nilai 70 keatas.

  c.

  1. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia a.

   Kesimpulan 1.

  Dari hasil pengujian hipotesa pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan metode demonstrasi dan latihan pada proses pembelajaran mempunyai pengaruh yang positif terhadap hasil belajar siswa.

  2. Pemberian teknik belajar dengan metode demonstrasi dan latihan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran

  Bahasa Indonesia aspek bicara.

  3. Pemberian teknik belajar dengan menggunakan metode demonstrasi dan latihan dapat dilanjutkan pada hari-hari mendatang di semua kelas.

  4. Dari hasil perbaikan dengan metode eksperimen pada proses pembelajaran Sains Mempunyai dampak positif terhadap hasil belajar siswa.

  5. Dari hasil perbaikan dengan metode eksperimen dapat

  Guru memberikan bimbingan secara klasikal untuk mengungkapkan kalimat kritikan atau pujian secara sistematis dengan bahasa yang logis dan santun.

  Kenyataan perbaikan yang terjadi dalam pembelajaran sudah membawa perubahan, yaitu:

  Suara Guru : Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, sains, dan Humaniora Vol. 3 No. 4, Desember 2017 c.

  3 70 – 79 Baik

  Dengan melakukan percobaan siswa sudah dapat membuat rangkaian listrik secara seri dan paralel.

  d.

  Sudah 77% siswa dapat membuat kesimpulan dari hasil percobaan yang dilakukan.

  Tabel 2. Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Sains

  No Rentang Nilai Kategori Siklus Keterangan

  I II

  1 90 – 100 Istimewa -

  5 Tuntas

  7

  30 Rata-Rata 68,57 74,67

  12 Tuntas

  4

  60

  8

  4 Tidak Tuntas

  5 50 – 59 Kurang

  6

  3 Tidak Tuntas Jumlah

  30

KESIMPULAN DAN SARAN A.

B. Saran 1.

DAFTAR PUSTAKA

  Nur Herrhyanto, H. M. Akib Hamid, 2004, Statistika Dasar, Jakarta: Universitas Terbuka

  Universitas Terbuka

  Tindakan Kelas , Jakarta:

  Nasution N, 2000, Penelitian

  Universitas Terbuka Werdani, I. G. A. K, Wihardit K &

  Pembelajaran 2 , Jakarta:

  Suciati, dkk, 2005, Belajar dan

  Pembelajaran Bahasa Indonesia SD , Jakarta: Universitas Terbuka

  Puji, Santoso, dkk, 2005, Belajar dan

  Suara Guru : Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, sains, dan Humaniora Vol. 3 No. 4, Desember 2017

  dilanjutkan pada hari-hari mendatang di semua kelas pada pembelajaran Sains.

  Depdiknas Depdiknas, 2004, Standar Kompetensi

  Bahasa Indonesia , Jakarta:

  Cambridge University Depdiknas, 2004, Standar Kompetensi

  the Spoken Language , London:

  Universitas Terbuka Brown, G dan G, Yule, 1983, Teaching

  Kemampuan Profesional , Jakarta:

  Andyani, dkk, 2007, Pemantapan

  3. Disamping itu, berdasarkan pengalaman melaksanakan pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas, kiranya perlu ada kelompok kerja guru untuk selalu bertukar fikiran dan pengalaman berkenaan dengan masalah dan tugas-tugas mengajar sehari-hari.

  2. Penggunaan metode pembelajaran dengan pratikum dalam proses belajar mengajar mempunyai pengaruh yang positif maka guru mata pelajaran sains diharapkan untuk menggunakannya pada pembelajaran berikut di tahun mendatang di kelas masing- masing.

  Ternyata penggunaan metode demonstrasi dan latihan dalam proses belajar mengajar mempunyai dampak yang positif maka guru mata pelajaran Bahasa Indonesia diharapkan untuk menggunakannya pada pembelajaran berikutnya di tahun mendatang di kelasnya masing-masing.

  Sains , Jakarta: Depdiknas

Dokumen baru

Tags

Penggunaan Metode Pembelajaran Dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Metode Pembelajaran Langsung Psikologi Dan Metode Pembelajaran Bahasa

Dokumen yang terkait

EMISI CO2 PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elaesis guineensis Jacq.) YANG DITUMPANGSARIKAN DENGAN TANAMAN PANGAN FASE BERBEDA DI TANAH MINERAL (CO2 Emissions in Oil Palm (Elaesis Guineensis Jacq.) that Intercropped with Food Crops of Different Phases In the
0
0
6
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR UNITAS SUPER ASAL Chromolaena odorata TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI HITAM (Oryza sativa L.) (Influence of Unitas Super From Chromolaena odorata as Liquid Organic Manure on Growth and Yield of Black Rice) JAMILAH JAMILAH,
0
0
6
KETERSEDIAAN P, SERAPAN P DAN SI OLEH TANAMAN PADI GOGO (Oryza sativa. L) PADA LAHAN ULTISOL YANG DIAPLIKASIKAN SILIKAT DAN PUPUK FOSFAT
0
0
6
APLIKASI KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN DOLOMIT PADA MEDIUM SUB SOIL INCEPTISOL TERHADAP BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DI PEMBIBITAN UTAMA (Application of Empty Palm Fruit Bunch Compost and Dolomite in Medium Sub Soil Inceptisol to S
0
0
8
LAMPIRAN A SKALA ADVERSITY INTELLIGENCE DAN PENYESUAIAN SOSIAL SETELAH UJI COBA
0
0
44
LAMPIRAN A SKALA KONSEP DIRI DAN PERILAKU KONSUMTIF PENGGUNA ONLINE SHOPPING PADA MAHASISWI UEU SETELAH UJI COBA
0
2
28
PERBEDAAN HUKUM PERBURUHAN DI NEGARA DENGAN SISTEM HUKUM CIVIL LAW DAN COMMON LAW STUDI KASUS SINGAPURA DAN INDONESIA
0
0
19
KEWAJIBAN PENYIDIK KEPOLISIAN REPUBLIK INDONESIA TERKAIT HAK-HAK TERSANGKA DALAM MEMPEROLEH BANTUAN HUKUM DAN DIPERIKSA TANPA ADANYA TEKANAN DALAM PROSES PENYIDIKAN (STUDI KASUS PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI NO. 30PK/PID/2010)
0
0
45
BAB I PENDAHULUAN - PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MEREK TERKENAL DI INDONESIA (ANALISA PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 557 K/PDT.SUS/HKI/2015)
0
0
12
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah - ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN (STUDI KASUS: WAROENG SPESIAL SAMBAL PASAR LAMA TANGERANG)
0
2
9
PEMBINAAN USAHA KECIL MENENGAH (UKM) MELALUI KUNJUNGAN DAN PEMAGANGAN MAHASISWA PEMENANG HIBAH KEMENRISTEKDIKTI LOKASI JABODETABEK TAHUN 2017
0
0
40
PERMUDAH KAMU MENDAPATKAN KERJA DENGAN SKPI
0
1
22
PENINGKATAN PENGUASAAN SISWA TERHADAP MATERI GAYA DALAM PEMBELAJARAN IPA DAN KEMAMPUAN ALAM DALAM PELAJARAN IPS MELALAUI METODE EKSPERIMEN Ahriyulis Guru SD Negeri 001 Teluk Beringin ahriyulis846gmail.com ABSTRAK - PENINGKATAN PENGUASAAN SISWA TERHADAP MA
0
0
6
PENINGKATAN BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN ALAT PERAGA PADA PELAJARAN MATEMATIKA DAN METODE DEMONSTRASI PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Yusmarni Kepala SDN 008 Seberang Pantai yusmarni028gmail.com ABSTRAK - PENINGKATAN BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN ALAT PERAGA PAD
0
0
6
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA DAN IPA MELALUI PEMBELAJARAN DISKUSI KELOMPOK PADA SISWA SEKOLAH DASAR
0
0
6
Show more