MELAKSANAKAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA INDIVIDU, KELUARGA , KELOMPOK, MASYARAKAT KEPMENPAN NO 94 TAHUN 2001 TENTANG JABFUNG PERAWAT ANGKA KREDITNYA KEPMENKES No 148 TAHUN 2010 TENTANG PRAKTIK PERAWAT

Gratis

0
0
45
10 months ago
Preview
Full text
.VISI PEMBANGUNAN KESEHATAN VISI DEPKES :MASYARAKAT YANG MANDIRI UNTUK HIDUP SEHAT MISI DEPKES :MEMBUAT MASYARAKAT SEHAT EMPAT STRATEGI DEPKES :1. Menggerakkan &memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat 2. Meningkatkan akses masyarakat terhadap yankes yg berkualitas 3. Meningkatkan sistem surveilance, monitoring &informasi kesehatan 4. Meningkatkan pembiayaan kesehatan TANGGUNGJAWAB PERAWAT PUSKESMAS KEPMENPAN NO 94 TAHUN 2001 TENTANG JABFUNG PERAWAT &ANGKA KREDITNYA KEPMENKES No 148 TAHUN 2010 TENTANG PRAKTIK PERAWAT MELAKSANAKAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA INDIVIDU, KELUARGA, KELOMPOK, MASYARAKAT BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Tujuan Pedoman C. Sasaran Pedoman D. Dasar Hukum LATAR BELAKANG Dampak Peningkatan populasi penduduk &peningkatan UHH Masih tingginya masalah infeksi penyakit kronis, masalah peny. Menular &tdk menular, peningkatan kasus degeneratif, gangguan psichososial. Kebutuhan pelayanan kesehatan jangka panjang &berkesinambungan meningkat ”PELAYANAN KEPERAWATAN KELUARGA” BAB II PELAYANAN KEPERAWATAN KELUARGA A. Pengertian B. Tujuan C. Sasaran D. Ruang Lingkup Yanwatga E. Kegiatan Yanwatga F. Pelaksana PENGERTIAN Praktik Keperawatan tindakan mandiri perawat melalui kolaborasi dgn sistem klien &tenaga kes lain dlm memberikan asuhan keperawatan sesuai lingkup wewenang &tanggung jawabnya pada berbagai tatanan pelayanan termasuk praktik keperawatan individual &berkelompok (Naskah Akademis RUU Praktik keperawatan, 2006).Pelayanan Keperawatan Keluarga merupakan pelayanan holistik yg menempatkan keluarga &komponennya sebagai fokus pelayanan &melibatkan anggota keluarga dlm tahap pengkajian, perencanaan, pelaksanaan &evaluasi tindakan keperawatan dgn memobilisasi sumber-sumber pelayanan kesehatan yg tersedia di keluarga &sumber-sumber dari profesi lain termasuk pemberi pelayanan kesehatan &sektor lain di komunitas Tatanan Pelayanan Keperawatan Keluarga tempat pelayanan keperawatan keluarga seperti rumah, rumah sakit, klinik, tempat praktik perawat, unit rehabilitasi. TUJUAN Tujuan Umum :Mengoptimalkan fungsi keluarga dan meningkatkan kemampuan keluarga dalam mempertahankan status kesehatannya. Tujuan Khusus :Keluarga mampu melakukan tugas pemeliharaan kesehatan keluarga yang meliputi: Mengenal masalah kesehatan yang dihadapi anggota keluarganya Mengambil keputusan secara tepat dan cepat dalam mengatasi masalah kesehatan anggota keluarganya Memberikan perawatan pada anggota keluarga yang mempunyai masalah kesehatan Memodifikasi lingkungan rumah yang kondusif sehingga mampu mempertahankan kesehatan dan memelihara pertumbuhan dan perkembangan setiap anggota keluarganya Menciptakan hubungan timbal balik antara keluarga dengan berbagai sumber daya kesehatan yang tersedia untuk pemeliharaan dan perawatan kesehatan anggota keluarganya Keluarga memperoleh pelayanan keperawatan sesuai kebutuhan. SASARAN Keluarga sehat Keluarga memerlukan antisipasi terkait dengan siklus perkembangan manusia dan tahapan tumbuh kembang keluarga. Keluarga risiko tinggi dan rawan kesehatan Keluarga yang memiliki kebutuhan untuk menyesuaikan diri terkait siklus perkembangan atau keluarga dengan faktor resiko penurunan status kesehatan misalnya: bayi BBLR, balita gizi buruk/gizi kurang, bayi/balita yang belum diimunisasi, bumil anemi, bumil multipara atau usia lebih dari 36 tahun, lansia lebih dari 70 tahun atau dengan masalah kesehatan, remaja penyalahguna narkoba. Keluarga yang memerlukan tindak lanjut Keluarga yang anggotanya mempunyai masalah kesehatan dan memerlukan tindak lanjut pelayanan keperawatan/ kesehatan misalnya: pasien pasca hospitalisasi penyakit kronik, penyakit degeneratif, tindakan pembedahan, penyakit terminal. RUANG LINGKUP PELAYANAN Pelayanan keperawatan keluarga mencakup Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang diberikan kepada klien sepanjang rentang kehidupan dan sesuai dengan tahap perkembangan keluarga. Promosi Kesehatan Perawat melakukan promosi kesehatan kepada keluarga dalam rangka meningkatkan perilaku hidup sehat. Pencegahan Penyakit Perawat melakukan tindakan pencegahan spesifik pada anggota keluarga agar bebas dari penyakit/ cedera melalui kegiatan: imunisasi; pencegahan merokok; program kebugaran fisik; skreening dan follow up berbagai kasus seperti hipertensi; pencegahan komplikasi DM; dan skreening osteoporosis. Intervensi Keperawatan untuk Proses Penyembuhan Perawat memberikan intervensi keperawatan dalam pemenuhan kebutuhan dasar manusia bagi anggota keluarga melalui terapi modalitas dan komplementer keperawatan. Jenis terapi modalitas keperawatan antara lain: pembimbingan terhadap keluarga (coaching) untuk mengatasi masalah kesehatan, batuk efektif, inhalasi sederhana, tehnik relaksasi, stimulasi kognitif, latihan rentang gerak (ROM),perawatan luka, dan lain-lain. Terapi komplementer antara lain :pijat bayi, herbal terapi, meditasi, dll. Pemulihan kesehatan Pemulihan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota keluarga agar berfungsi secara optimal KEGIATAN PELAYANAN KEPERAWATAN KELUARGA Melaksanakan tindakan keperawatan (Nursing treatment) sesuai kebutuhan perkembangan keluarga. Melakukan tindakan kolaborasi dengan tim kesehatan terkait, seperti medik, gizi, fisioterapi, dan lain-lain. Melakukan observasi (pengamatan) dan pemantauan status kesehatan seluruh anggota keluarga. Melakukan tindakan kedaruratan dalam pelayanan keperawatan keluarga Melakukan pengendalian infeksi di rumah (infection control) Memberikan penyuluhan kesehatan, pendidikan, dan pelatihan. Melakukan konseling baik yang bersifat dukungan atau kritikal. Lanjutan .Memfasilitasi dan memotivasi keluarga untuk modifikasi lingkungan (fisik, psikologis dan sosial) yang menunjang kesehatan anggota keluarga. Melibatkan keluarga dalam penanganan masalah kesehatan anggotanya dan pemantauan keteraturan atau kepatuhan pasien dan keluarga melaksanakan intervensi keperawatan dan pengobatan Memfasilitasi pemanfaatan sumber-sumber di komunitas guna menunjang penanganan masalah kesehatan anggota keluarganya. Melakukan kegiatan rujukan terutama kasus kontak serumah Melakukan pemantauan (follow up) serta penilaian hasil Melakukan kolaborasi lintas program dan lintas sektor untuk meningkatkan pelayanan keperawatan keluarga Melakukan pendokumentasian pelayanan dan asuhan keperawatan keluarga. PELAKSANA KUALIFIKASI TENAGA Pelayanan keperawatan keluarga dilakukan oleh seorang perawat yg mempunyai latarbelakang pendidikan minimal D3 keperawatan &telah mendapatkan pelatihan tambahan dlm memberikan pelayanan keperawatan keluarga. Bagi daerah yg belum memiliki perawat dgn kualifikasi lulusan D3 keperawatan dapat menggunakan tenaga perawat lulusan SPK dgn pengalaman kerja minimal 3 tahun &telah memperoleh pelatihan tambahan tentang pelayanan keperawatan keluarga. KOMPETENSI Perawat pelaksana pelayanan keperawatan keluarga harus mempunyai kemampuan :1. Melakukan pengkajian keperawatan keluarga 2. Melakukan analisa data &rumusan diagnosa keperawatan keluarga 3. Menyusun perencanaan keperawatan 4. Melakukan tindakan keperawatan pada keluarga 5. Melakukan evaluasi pencapaian tujuan asuhan keperawatan keluarga KOMPETENSI 6. Melakukan kolaborasi dgn petugas kesehatan yg lain dlm asuhan keperawatan keluarga 7. Mendokumentasikan asuhan keperawatan keluarga sesuai dgn format yg tersedia. 8. Merujuk individu &keluarga dlm penanganan masalah yg memerlukan penanganan di luar kewenangannya. 9. Melakukan koordinasi pelayanan yg diperlukan individu &keluarga 10. Melakukan evaluasi pencapaian tujuan asuhan keperawatan keluarga BAB III PENGELOLAAN YANWATGA. A. Kebijakan B. Strategi C. Pengorganisasian D. Tata Hubungan Kerja Yanwatga E. Perizinan F. Mekanisme Pelayanan KEBIJAKAN Peningkatan Jangkauan Pelayanan Peningkatan jangkauan pelayanan keperawatan keluarga meliputi penyediaan sumber daya manusia yg profesional serta penyediaan sarana pelayanan secara merata &terjangkau oleh masyarakat Penetapan Prioritas Sasaran Pelayanan Pelayanan keperawatan keluarga diprioritaskan pada keluarga rawan kesehatan maupun keluarga risti serta keluarga yg memerlukan tindak lanjut pelayanan keperawatan, se&gkan sasaran utk upaya perluasan jangkauan pelayanan lebih ditujukan kpd kelompok keluarga berpenghasilan rendah, tinggal di daerah terpencil /daerah pemukiman baru /daerah kumuh perkotaan Pemberdayaan Keluarga &Lingkungan Pelayanan keperawatan keluarga merupakan pelayanan yg difokuskan pada keluarga dgn melibatkan peran serta anggota keluarga &lingkungannya serta berkolaborasi dgn disiplin lain sesuai kebutuhan. Lanjutan Peningkatan Kualitas Pelayanan Peningkatan kualitas pelayanan keperawatan keluarga dilaksanakan dgn pendekatan holistik &koordinasi secara terpadu baik lintas program maupun lintas sektor. Integrasi dgn program kesehatan lain harus tercermin dlm perencanaan program &penyusunan anggaran. Pemantapan Tatanan Pelayanan Keperawatan Keluarga Pelayanan keperawatan keluarga dpt dilaksanakan pada tatanan pelayanan di puskesmas (termasuk ”keperawatan di rumah”)RS sbg rujukan, klinik sesuai kebutuhan. Upaya pelayanan keperawatan keluarga berkolaborasi dgn pemberi pelayanan bi&g kesehatan atau di luar bi&g kesehatan. STRATEGI Membuat Payung Hukum/ Kebijakan Mengembangkan jejaring kerja Meningkatkan Koordinasi Lintas Program &Lintas Sektor Mengembangkan Sistem Informasi Mengembangkan IPTEK Meningkatkan Sumber Daya Pelayanan Keperawatan Keluarga Melaksanakan Advokasi Pelayanan Keperawatan Keluarga PENGORGANISASIAN Pengelola Pelayanan Pelayanan keperawatan keluarga dikelola oleh unit atau instalasi yg bertanggung jawab thdp pengelolaan pelayanan keperawatan kesehatan keluarga di puskesmas, rumah sakit, klinik. Pelaksana Pelayanan Pelaksana pelayanan keperawatan keluarga dilakukan oleh perawat dgn pendidikan D3 Keperawatan &mendapatkan tambahan pelatihan tentang pelayanan keperawatan keluarga, didukung oleh tim yg terdiri dari tenaga profesional di bi&gnya (dokter, fisioterapis, ahli gizi, dll).sesuai dgn kebutuhan. Klien adalah penerima pelayanan keperawatan keluarga dgn melibatkan salah satu anggota keluarga sbg penanggung jawab yg mewakili klien. Apabila diperlukan keluarga dpt juga menunjuk seseorang yg akan menjadi pengasuh (care-giver) yg melayani kebutuhan sehari-hari &klien di rumah TATA HUBUNGAN ANTAR UNSUR TERKAIT YANWATGA PENGELOLA YANWATGA KLIEN /KELUARGA (SEHAT/SAKIT) PELAKSANA PELAYANAN TATA HUBUNGAN KERJA DEPARTEMEN KESEHATAN DEPARTEMEN dlm NEGERI PEMDA PROVINSI DINKES PROVINSI PEMDA KABUPATEN/KOTA DINKES KABUPATEN/KOTA PUSKESMAS UNIT PELAYANAN KERAWATAN KELUARGA RUMAH SAKIT/KLINIK PELAYANAN KEPERAWATAN DI RUMAH/ PRAKTEK KEP MANDIRI KLIEN/ KELUARGA UNIT PELAYANAN KEPERAWATAN KELUARGA MEKANISME PELAYANAN KEPERAWATAN KELUARGA RAWAT JALAN Rumah Sakit Puskesmas Klinik Klien/ Keluarga RAWAT INAP :Rumah Sakit Puskesmas Klinik PELAYANAN KEPERAWATAN KELUARGA Klien/ Keluarga Mandiri PEMBIAYAAN Untuk melaksanakan kegiatan pelayanan keperawatan keluarga, perlu disusun anggaran khusus yg dituangkan dlm mata anggaran kegiatan tertentu baik di Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota &sumber-sumber pembiayaan dari Masyarakat Diupayakan agar pelayanan keperawatan keluarga dapat menjadi bagian paket jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat miskin &jaminan kesehatan dlm Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) PEMBIAYAAN Tarif pelayanan kesehatan &non kesehatan meliputi: Pelayanan Medik Pelayanan Keperawatan Pelayanan Penunjang Medik Pelayanan Penunjang Non Medik Tarif pelayanan yg dikenakan mencakup pemberian bantuan, tindakan intervensi langsung maupun konsultasi Biaya pemakaian sarana, fasilitas, alat kesehatan, obat &bahan habis pakai yg digunakan langsung oleh pasien. Biaya transportasi untuk kunjungan rumah maupun rujukan Besar nominal biaya untuk pelayanan tersebut ditetapkan oleh daerah masing-masing disesuaikan dgn kondisi &kemampuan masyarakat setempat BAB IV PEMBINAAN, PENGAWASAN DAN EVALUASI YANWATGA. A. Alur /Mekanisme Binwas B. Kewenangan C. Monev D. Indikator :Input, Proses, Output, Dampak ALUR/ MEKANISME PEMBINAAN &PENGAWASAN Kepala Dinas Kab/Kota PPNI Kab/Kota Sudin/ Kab/ Kotamadya Pengelola yankep keluarga di RS Pengelola yankep keluarga di Puskesmas (CHN) Pengelola yankep keluarga di Swasta /Agensi Keterangan :Alur pelaporan Alur pembinaan &pengawasan Alur koordinasi KEWENANGAN 1. Pusat a. Membuat kebijakan &ketentuan –ketentuan /perundang-undangan yg berlaku (termasuk stándar: pelayanan, ketenagaan &fasilitas) b. Melakukan monitoring &evaluasi: pengendalian mutu pelayanan keperawatan keluarga serta kesesuaiannya dgn SPM 2. Provinsi a. Menindaklanjuti kebijakan /ketentuan Pemerintah Pusat (Depkes) sesuai dgn situasi &kondisi daerah b. Melakukan monitoring &evaluasi: pengendalian mutu pelayanan keperawatan keluarga serta kesesuaiannya dgn SPM 3. Kabupaten/ Kota a. Mengimplementasikan kebijakan sesuai dgn kondisi daerah b. Pembinaan &Pengawasan bersama organisasi profesi PPNI c. Rekomendasi dlm perizinan Pemerintah (Puskesmas/ Rumah Sakit) maupun Swasta d. Memberikan sanksi apabila terjadi penyimpangan dlm pelayanan keperawatan keluarga kepada pengelola pelayanan e. Melakukan monitoring &evaluasi: pengendalian mutu pelayanan keperawatan keluarga serta kesesuaiannya dgn SPM. MONITORING &EVALUASI Pusat &provinsi :supervisi &pertemuan rutin tahunan dg pengelola prog. yankep keluarga di tk. kab/ puskesmas &swasta membahas realisasi pelaksanaan keg. serta perenc. thn berikut Kab beserta org. profesi :supervisi &pertemuan tahunan dg pengelola prog. yankep di sarana pelayanan membahas hsl keg. yankep di daerahnya apakah sudah sesuai dg SPM Pengelola yankep keluarga akn melakukan keg. monev sec teratur thd pengelolaan adm, mutu pelayanan terhadap pasien &keluarganya serta kinerja pelaksana pelayanan. Lalu melaporkan hsl keg. ini kpd pengelola yankep tingkat kab Monev dpt dilakukan dg mengkaji info yg diperoleh baik dari pasien &keluarganya maupun memantau langsung kepatuhan pelaksana pelayanan terhadap standar yg ditetapkan dg menggunakan berbagai instrumen pemantauan Keg. ini dilakukan dlm rangka pengendalian &pembinaan yankep keluarga oleh pemerintah atau ba& independen thd upaya yankep keluarga dg afiliasi pd sarana pelayanan pusk atau RS maupun Praktik Kep. Mandiri Tujuan keg ini :agar seluruh komponen terkait dg yankep keluarga dpt berfungsi dg baik &tdk tjd penyimpangan shg mutu yankep yg berkualitas dpt tercapai atau dipertahankan Indikator pencapaian prog yg ditetapkan meliputi: indikator input,proses, output, outcome. Utk indikator kinerja yankep keluarga ditetapkan berdasarkan askep (nursing process) Indikator Masukan (Input) Tersedia SDM perawat yang telah mendapatkan pelatihan tehnis Yanwatga dan mendapatkan perizinan memberikan pelayanan/ praktik yanwatga Tersedia peralatan (Kit) yang dapat dimanfaatkan dalam melaksanakan Yanwatga sesuai kebutuhan Tersedia sarana transportasi untuk melaksanakan Yanwatga sesuai kebutuhan Tersedia dana operasional untuk melaksanakan Binwas Yanwatga Tersedia standar, pedoman, panduan tentang Yanwatga Tersedia bahan alat tulis kantor dan formulir dokumentasi Yanwatga Tersedia ruangan dan fasilitas untuk Yanwatga Indikator Proses Dilaksanakan rencana asuhan keperawatan keluarga Dilaksanakan kegiatan pengelolaan pelayanan keperawatan untuk keluarga maupun individu anggota keluarga Dilaksanakan kegiatan pelayanan keperawatan keluarga melalui kerjasama multidisiplin Dilaksanakan rencana pelaksanaan kegiatan pembinaan keluarga Dilaksanakan survei kepuasan pelanggan Dilaksanakan rencana peningkatan pendidikan dan pelatihan berkelanjutan bagi tenaga perawat Indikator Luaran (Output) Prosentase klien pasca rawat yang mendapatkan tindak lanjut pelayanan keperawatan di rumah Prosentase keluarga dengan kasus risiko tinggi /keluarga rawan kesehatan yang mendapatkan Pembinaan keperawatan keluarga Prosentase keluarga miskin dengan masalah kesehatan yang mendapatkan pembinaan Yanwatga Prosentase keluarga yang memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan Prosentase kepuasan pelanggan yg mendapatkan Yanwatga Prosentase keluarga yang berperilaku PHBS BAB V JEJARING KERJA Organisasi Profesi Tenaga Kesehatan dan Non Kesehatan Saryankes Rujukan Sektor Non Kesehatan ALUR RUJUKAN DAN PELAPORAN PELAYANAN KEP.KELUARGA STRATA III RSU/ RS.Khusus Pusat/ Pfropinsi STRATA II RSU/ RS.Khusus Kab/Kota, BP4, BKMM, Klinik Sp. swasta STRATA I Yanwatga di RS, Puskesmas, Praktik Mandiri Depkes, Dinkes Propinssi Dinkes Kab/ Kota KETERANGAN :Rujukan Rujukan Balik Pelapran BAB VI PENCATATAN DAN PELAPORAN Pencatatan Pelaporan PP NO. 32 TAHUN 1996 TENTANG TENAGA KESEHATAN Bab II, Pasal 2, ayat (2) Jenis Tenaga Kesehatan antara lain Tenaga Keperawatan meliputi Perawat dan bidan Bab III, Pasal 4 ayat (1) Tenaga kesehatan hanya dapat melakukan upaya kesehatan setelah tenaga kesehatan yang bersangkutan memiliki ijin dari menteri Lanjutan Kepmenkes No. 1410/Menkes/SK/X/2003 Tentang penetapan penggunaan Sistem Informasi RS di Indonesia (Sistem pelaporan RS) Data Kegiatan Pelayanan Rumah Sakit (Formulir RL.1) Kunjungan rumah :1. Yang dimaksud dengan kegiatan kunjungan rumah adalah semua kegiatan yang dilakukan untuk tindakan lanjut kegiatan jenis pelayanan :penyakit dalam, kesehatan anak (Termasuk neonatal dll),Obgin, Saraf, dan kes jiwa yang dilakukan di rumah oleh rumah sakit 2. Adapun pencatatan ini di peroleh dari pencatatan register kunjungan rumah. TUGAS POKOK PERAWAT (KepMenPan No 94 th 2001 ttg Jabfung Perawat) Memberikan pelayanan keperawatan berupa asuhan keperawatan/kesehatan Individu, keluarga, kelompok, masyarakat Dalam upaya Peningkatan kesehatan, pencegahan penyakit, Penyembuhan penyakit, pemulihan kesehatan Serta pembinaan peran serta masyarakat Dalam rangka kemandirian di bidang keperawatan/ kesehatan Lanjutan Kepmenkes No :812/Menkes/SK/VII/2007 tentang Kebijakan Perawatan Paliatif Perawatan paliatif adalah pendekatan yg bertujuan memperbaiki kualitas hidup pasien dan keluarganya dlm menghadapi masalah penyakit yg dpt mengancam jiwa. Pelaksana perawatan paliatif adalah tenaga kesehatan, pekerja sosial, rohaniwan, keluarga, relawan Tempat untuk melakukan perawatan paliatif :rumah sakit, puskesmas, rumah singgah, rumah pasien. JENIS KEGIATAN PELAYANAN KEPERAWATAN KOMUNITAS (Kepmenkes :279/Menkes/SK/IV/2006) 1. Melaksanakan Asuhan keperawatan di rawat jalan, rawat inap, di rumah, dalam institusi maupun luar institusi. 2. Deteksi dini kasus/ masalah dan rujukan kasus/ masalah 3. Pencegahan dan Pengendalian infeksi di rumah keluarga 4. Pemantauan keteraturan pengobatan pasien 5. Pelayanan pendidikan kesehatan 6. Pelayanan konseling kesehatan 7. Pelayanan pengobatan atau tugas limpah sesuai kewenangan TATANAN PELAYANAN PERKESMAS (Kepmenkes :279/Menkes/SK/IV/2006 )Puskesmas, Pustu, Pusling, Klinik, Pusat-pusat Yankes. Di rumah home care Di sekolah screening kes, mempertahankan kes, penkes Di tempat kerja/industri Barak-barak penampungan Panti/poksus lain Pelayanan pada kelompok2 risti: a. Yanwat pd kelompok wanita, anak, lansia mendapat perlakuan kekerasan b. Yanwat di pusat yankeswa c. Yanwat di pusat yan penyalahgunaan obat d. Yanwat di tempat penampungan lansia, kelp ODHA, dll SASARAN PERKESMAS (Kepmenkes :279/Menkes/SK/IV/2006 )Seluruh masyarakat Individu Keluarga Khususnya Individu risti: Menderita penyakit, balita, Lansia, masalah mental/jiwa khususnya risti (bumil, balita, Lansia, menderita penyakit, masl mental/ Jiwa) Kelompok/ masyarakat berisiko tinggi, termasuk daerah kumuh, terisolasi, konflik, tidak terjangkau yankes Lanjutan Keputusan Dirjend Yanmed No.HK.00.06.5.1.311 Tahun 2005 tentang Pedoman Perawatan Kesehatan di Rumah Perawatan Kesehatan Di Rumah adalah :Bentuk pelayanan kesehatan yg komprehensif bertujuan memandirikan klien dan keluarganya Pelayanan diberikan di tempat tinggal klien dgn melibatkan klien dan keluarganya sbg subyek Pelayanan di kelola oleh suatu unit/ sarana/ institusi dgn mengkoordinir berbagai kategori tenaga profesional dibantu tenaga non profesional di bidang kesehatan maupun non kesehatan.

Dokumen baru

Dokumen yang terkait

REGULASI PADA BAKTERIOFAGE DAN VIRUS
0
0
33
ANALISA ELEMEN SEKTOR MASYARAKAT YANG TERPENGARUH DENGAN ADANYA GREEN LOGISTIC AGROINDUSTRI KARET MENGGUNAKAN METODA ISM
0
0
11
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL MANFAAT TANAMAN LIDAH MERTUA DENGAN TEKNIK MOTION GRAFIK BERBASIS ANDROID PADA LEAFLET AUGMENTED REALITY
0
0
14
PENGUJIAN DAN PERHITUNGAN PERFORMANCE WATER COOLED CHILLER TIPE SHELL AND TUBE KAPASITAS 0.14 TR PADA APLIKASI COLD STORAGE Indra Saputra, Agus Holid dan Rizqi Aziz
0
2
6
Dosen Program Studi Teknik Informatika, Institut Sains danTeknologi Al-Kamal Jl. Raya Al-Kamal No 2 Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat 11520 mzenista.ac.id ABSTRAK - Jurnal Teknologi Vol. 7 No.1 2017
0
1
7
PENGARUH PENYALURAN KREDIT TERHADAP LABA OPERASIONAL PADA PT BANK SUMUT (Periode 2014-2016)
0
0
87
8. JENJANG KARER DAN KEWENANGAN KLINIK PERAWAT ppt
0
1
75
9. ETIKA KEPERAWATAN TERKAIT PERAN IPCN 2014ppt
0
0
34
11. SUPERVISI DALAM MANAJEMEN KEPERAWATAN
0
0
32
I. PENDAHULUAN II. PERANGKAT HUKUM III. UU HAK CIPTA IV. CATATAN UU HC 1987 V. UU HC NOMOR 12 TAHUN 1997 VI. UU HC NOMOR 19 TAHUN 2002 VII. PENUTUP - Hak Kepemilikan Intelektual Pertemaun 2
0
0
27
PEDOMAN OPERASIONAL PENILAIAN 29Juni dan 1 Juli 2010
0
0
44
DALIL AKAL (LOGIKANALARRASIO) TENTANG SIFAT ‘ULUW BAGI ALLAH
0
0
17
PERAYAAN TAHUN BARU ITU SYIAR KAUM KUFFÂR
0
0
13
TENTANG TA’AWUN (KERJASAMA) YANG SYAR’IY DAN PERINGATAN DARI HIZBIYYAH (SEKTARIANISME)
0
0
7
PT UNITEX Tbk FINANCIAL STATEMENTS WITH INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT December 31, 2012, 2011 and January 1, 2011 December 31, 2010
0
1
77
Show more