PENATALAKSANAAN DIET PADA PASIEN SPACE O

 0  0  69  2018-09-28 17:29:49 Report infringing document

LEMBAR PERSETUJUAN

Laporan Praktek Kerja Lapangan Asuhan Gizi Klinik (AGK) dengan judul “PENATALAKSANAAN DIET PADA PASIEN DENGAN PENYAKITSPACE OCCUPYING LESION DISERTAI HIPERTENSI DI RUANG FLAMBOYAN KELAS I A BLUD RSU KOTA BANJAR ” Laporan ini dipersiapkan dan disusun oleh :

LITA ZULFIAH

  P2.06.31.1.12.021Telah diperiksa, disetujui, dan dipresentasikan pada : Hari : KamisTanggal : 26 Maret 2015 Mengetahui,Koordinator PKL Pembimbing Tri Kusuma Agung Puruhita, M. Instalasi GiziBadan Layanan Umum Daerah RSU Kota Banjar Rr.

KATA PENGANTAR

  Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dengan judul “Penatalaksanaan Diet Pada Pasien Dengan Penyakit Space Occupying Lesion Disertai Hipertensi Di Ruang Flamboyan Kelas I A BLUD RSU Kota Banjar”. Seluruh ahli gizi di BLUD RSU Kota Banjar yang telah banyak membekali pengetahuan yang tidak ternilai dan sangat berarti bagi 7.

DAFTAR LAMPIRAN

No Judul Lampiran 1 Hasil Pemorsian Hari Ke 3 2 Hasil Pemorsian Hari Ke 4 3 Terapi Medika Mentosa Ny. L Selama Perawatan di Rumah Sakit 4 Form Nutrition Care Process (NCP) 5 Form Recall 24 Jam 6 Leaflet Bahan Makanan Penukar 7 Leaflet Diet Rendah Garam 8 Leaflet Diet Rendah Kolesterol dan Lemak Terbatas

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Jurusan Gizi merupakan institusi yang mendidik tenaga profesional dalam

  Dalam upaya penyembuhan penyakit pasien, diperlukan asupan zatgizi dan terapi diet yang sesuai dengan kondisi dan penyakit yang diderita pasien. Hipertensi atau dikenal dengan darah tinggi merupakan gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuhyang membutuhkan (Wahyuningsih, 2013).

D. Ruang Lingkup

  Lingkup Praktek Kerja LapanganRuang lingkup Praktek Kerja Lapangan ini yaitu penatalaksanaan diet pada pasien dengan penyakit Space Occupying Lesion disertaihipertensi. Lingkup WaktuPraktek Kerja Lapangan ini dilaksanakan pada hari Senin 2 Maret 2015 sampai dengan hari Sabtu 28 Maret 2015.

E. Manfaat

  Bagi MahasiswaHasil Praktek Kerja Lapangan ini dijadikan sebagai media penambah pengetahuan, wawasan dan keterampilan dalam melaksanakan asuhangizi klinik. Bagi Instansi Rumah SakitPraktek Kerja Lapangan ini dapat menciptakan kerjasama yang saling menguntungkan dan bermanfaat antara instansi Rumah Sakitdengan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

  HerediterRiwayat tumor otak dalam satu anggota keluarga jarang ditemukan kecuali pada meningioma, astrocytoma dan neurofibroma dapat dijumpai Sturge-Weber yang dapat dianggap sebagai manifestasi pertumbuhan neoplasma tersebut tidak ada bukti-bukti yang kuat untuk memikirkan adanya faktor-faktor hereditas yang kuat pada neoplasma. Oleh karena efek samping obat ini yang dapat menginduksi depresi mental dan efek samping lainnya seperti sedasi, hidungtersumbat, gangguan tidur, dan ulkus peptikum, menyebabkan obat ini tidak popular digunakan, meskipun masalah ini tidakbiasa terjadi pada dosis yang rendah.

C. Penatalaksanaan Diet Pada Penyakit Space Occupying Lesion

  Tujuan Diet Lesion yaitu untuk mencapai dan mempertahankan status gizi optimal, mencegah penurunan berat badan secara berlebihan, mengurangi keluhan(mual, diare, dan muntah), dan mengupayakan perubahan sikap dan perilaku terhadap makanan oleh pasien dan keluarganya (Wahyuningsih, 2013). Apabila pasien dalam keadaan gizi yang kurang, maka kebutuhan energi menjadi 40 kkal/Kg Berat Badan/hari untuk laki-laki dan 36kkal/Kg Berat Badan/hari untuk perempuan.

D. Penatalaksanaan Diet Pada Penyakit Hipertensi

  Disamping itu, diet juga ditujukan untuk menurunkan faktor resiko lain seperti berat badan yang berlebih, tingginya kadar lemakkolesterol dan asam urat dalam darah, dan harus memperhatikan pula Approach To Stop Hypertension ), yaitu diet yang kaya akan buah-buahan, sayur-sayuran, dan produk-produk makanan yang rendah lemak (Wahyuningsih, 2013). Makanan yang harus dihindari atau dibatasi adalah makanan yang berkadar lemak jenuh tinggi, makanan yang diolah denganmenggunakan garam natrium, makanan dan minuman dalam kaleng, makanan yang diawetkan, susu full cream, mentega, margarin, keju,mayonnaise, serta sumber protein hewani yang tinggi kolesterol.

E. Terapi Medika Mentosa Untuk Penyakit Space Occupying Lesion

  Adapun terapi medika mentosa untuk penyakit Space Occupying Lesion adalah sebagai berikut (Dhita, 2012) : 1. Kemoterapi dapat dipakai sebagai pengobatan tunggal untuk kanker atau bersama-sama dengan radiasi dan pembedahan.

F. Terapi Medika Mentosa Untuk Penyakit Hipertensi

  Amoloride (Moduretic) : salah satu anti hipertensi dan diuretik, penggunaannya disertai dengan diet pembatasan natrium dan kalori. Clondine (Catapres) : penggunaannya harus disertai dengan diet rendah kalori dan natrium.

7. Propanolol : harus disertai dengan diet rendah kalori dan natrium

G. Metode Penilaian Status Gizi

  Metode Food Recall 24 JamPrinsip dari metode food recall 24 jam yaitu dilakukan dengan mencatat jenis dan jumlah bahan makanan yang dikonsumsi pada periode 24 jam yang lalu. Evaluasi hasil pengukuran fisik dan klinis yaitu dengan cara membandingkan hasil yangdiperoleh dengan normal reference values atau dengan menggunakan angka pembatas/cut off points untuk beberapa pemeriksaan pada klinis seperti(Wahyuningsih, 2013) : Tabel 3.

BAB II I RENCANA DAN IMPLEMENTASI ASUHAN GIZI

  Nama Pasien : Ny. Diagnosa Medis : Space Occupying Lesion disertai Hipertensi 6.

B. ASSESSMENT

1. Antropometri

  L termasuk dalam kategori kurus (kurang berat badantingkat berat) yang ditunjukan oleh IMT 15,52 dan berat badan aktual b. L mengalami gangguan di bagian mata sebelah kiri dan mengeluh sakit di bagian kepala, sertatekanan darah dan respirasi Ny.

5. Riwayat Gizi

  L kebiasaan makan makanan tinggi natrium seperti ikan asin, kecap, sea food, serta makanan tinggi lemak sepertigorengan, kulit ayam, dan jeroan b. L mempunyai kebiasaan mengkonsumsimakanan yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol meningkat.

6. Riwayat Personal Pasien

  L mengeluh sakit kepala, 1 minggu yang lalu mata sebelah kiri tidak bisa terbuka, mual,muntah, ada sesak nafas. 2.1 Asupan Oral 21,68%, lemak 57,33%, dan KH seimbang dan pemilihanTidak Adekuat 19,44% dari kebutuhan asupan bahan makanan yang salah (tingkat konsumsi < 80% termasuk kategori kurang)Hasil pemeriksaan tekanan darah NI.

D. INTERVENSI GIZI

  2) Protein diberikan tinggi, yaitu sebesar 15% dari kebutuhan energi total.3) Lemak diberikan dalam batas minimal normal, yaitu sebesar 20% dari kebutuhan energi total.4) Karbohidrat diberikan normal, yaitu 65% dari kebutuhan energi total.5) Vitamin diberikan cukup, sesuai kebutuhan normal.6) Mineral diberikan cukup, sesuai kebutuhan normal.7) Cairan diberikan cukup, yaitu 6-8 gelas/hari. Bahan Makanan yang Diperbolehkan dan DihindariBahan Makanan Dianjurkan Dibatasi/Dihindari Beras, kentang, singkong,Roti, biskuit, dan kue-kue terigu, tapioka, hunkwe,gula, makanan yang diolah yang dimasak dengan Sumber dari bahan makanan tersebutKarbohidrat garam dapur dan/atau diatas, tanpa garam dapurbaking powder dan soda.dan soda seperti makaroni, mie, bihun.

3. Edukasi Gizi

  Penjelasan diet meliputi tujuan diet, prinsip diet, bahan makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan, serta carameningkatkan asupan makanan. Memberitahukan bagaimana pola hidup dan pola makan yang baik agar tekanan darah Ny.

4. Konseling Gizi

  L diberi motivasi untuk merubah kebiasaan makan yang salah yang ditandai dengan pola makan dan jumlah makanan yangdikonsumsi. Mendiskusikan pola menu yang mengandung zat gizi seimbang, dapat dipenuhi, dan setiap kali makan terdiri dari makanan pokok,lauk hewani, lauk nabati, sayur, dan buah.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pemantauan terhadap asupan makanan Ny. L dilakukan selama 4 (empat) hari

  L Selama 4 (Empat) HariHasil Pemantauan Hari Ke 1 Hari Ke 2 Hari Ke 3 Hari Ke 4 299,7 599,8Jumlah Asupan 1472,8 893,4 449,75Kebutuhan Asupan 1728 1728 1209,6Persentase Asupan 26,02% 85,23% 73,86%Tingkat Konsumsi Kurang Baik Kurang Grafik Asupan Energi Ny. L Selama 4 (Empat) HariHasil Hari Ke 1 Hari Ke 2 Hari Ke 3 Hari Ke 4 6,2 21,9Jumlah Asupan 50,4 38,814,05 Kebutuhan Asupan 64,8 64,8 45,36Persentase Asupan 21,68% 77,77% 85,53% Tingkat Konsumsi Kurang Kurang Baik Grafik Asupan Protein Ny.

B. MONITORING DAN EVALUASI DATA REKAM MEDIK

  Data AntropometriBerdasarkan hasil pemantauan selama 4 hari didapat hasil untuk data antropometri adalah sebagai berikut : Tabel 23. Hasil Pemantauan Terhadap Data Antropometri Ny.

4 Hari Indikator Hasil Pengukuran Pengukuran Hari Ke 1 Hari Ke 2 Hari Ke 3 Hari Ke

  L Selama 4 Hari Hari Pemeriksaan Hasil Pemeriksaan Hari Ke 1 Pasien mengeluh sakit kepala, mual, muntah, mata sebelah kiri tidak dapat membuka Hari Ke 2 Pasien mengeluh sakit kepala, mual, muntah, mata sebelah kiri tidak dapat membuka Hari Ke 3 Pasien mengeluh perih pada perut, sesak nafas, dan mata sebelah kiri tidak dapat membuka Hari Ke 4 Pasien mengeluh perih pada perut, pusing, dan mata sebelah kiri tidak dapat membukaKondisi Ny. L pada hari ke 3 dan ke 4 yaitu perih pada perut, pusing, sesak nafas, dan matasebelah kiri tidak dapat membuka secara maksimal.

BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

  L mempunyai status gizi kurus (kurang berat badan tingkat berat) dengan IMT 15,52, kadar kolesterol melebihi batas normal, tekanandarah tinggi, serta memiliki pola makan yang kurang seimbang. L terdiri dari asupan oral tidak adekuat, penurunan kebutuhan natrium, perubahan nilai lab terkait gizi, kurang pengetahuanterkait gizi, dan pemilihan makanan yang salah.

B. Saran

  L disarankan untuk tetap menerapkan prinsip diet yang dijgunakan selama perawatan di Rumah Sakit dalam pola makan sehari-harinya agartetap terkontrol kondisi fisik dan klinisnya. L untuk tetap menjalankan terapi dietnya agar tetap terkontrol kondisi fisik dan klinisnya.

DAFTAR PUSTAKA

  Jakarta : Dirjen Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan AnakPuspitasari, Aprillia, dkk. Laporan, Fakultas Ilmu Keperawatan UniversitasIndonesia Supariasa, I Dewa Nyoman, Bachyar Bakri dan Ibnu Fajar.

Dokumen baru
Aktifitas terbaru
Penulis
123dok avatar

Berpartisipasi : 2018-08-08

Dokumen yang terkait

PENATALAKSANAAN DIET PADA PASIEN SPACE O

Gratis

Feedback