EKSPLORASI GERAK TUBUH MANUSIA DALAM KARYA RELIEF

Gratis

0
0
58
10 months ago
Preview
Full text

EKSPLORASI GERAK TUBUH MANUSIA DALAM KARYA RELIEF

commit to user Diajukan Untuk Melengkapi Sebagian PersyaratanGuna Mencapai Gelar Sarjana Seni Jurusan Seni Rupa MurniOleh :

ERVAN YUNANTO NIM: C0606009 FAKULTAS SASTRA DAN SENI RUPA UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2012

  commit to userii commit to useriii commit to useriv PERSEMBAHAN Allah SWT. Bapak Ibu dan keluarga tercinta.

KATA PENGANTAR

  Penulis tidak akan sanggup dan mampu menyelesaikan Tugas Akhir tanpa dukungan dan kerjasama dari pihak-pihak yang bersedia untuk memberikan sumbangan pikiran, waktu,dan tenaga bagi penulis. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan dan penulisan ini masih jauh dari sempurna, maka penulis berharap para pembaca bersedia memberikan saran, masukan,pendapat, dan kritik yang membangun supaya penulisan ini lebih baik.

BAB II I

  26 Konsep Penciptaan…………………………………………… 2. Implementasi Visual 29……………………………………… 1.

3. Penyediaan Peralatan……………………………………….. 32 4

  38 Karya 2……………………………………………………. 40 Karya 4…………………………………………………….

6. Karya 6…………………………………………………….. 42 7

Karya 7…………………………………………………….. 43

BAB IV. PENUTUP

  46 ……………………………………………………….. A.

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN FOTO KARYA

  Gerak yang dilakukan oleh manusia saat melakukan aktivitasnya sesuai dengan profesinya, khususnya pada bidang olahraga pasti menimbulkan berbagai macam gerakantubuh atau gesture yang sangat menarik untuk diamati. Dalam dunia sepak bola, selebrasi yang dilakukan oleh parapemain sepak bola sangat bermacam-macam dibidang cabang olahraga yang lainnya, seperti moto GP, bulutangkis dan seterusnya.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Manusia diciptakan sebagai makhluk yang memiliki derajat lebih tinggi bila

  Puncak dari pemain sepak bola adalah mencetak gol dan melakukan gaya selebrasi, karena pemain sepak bola bermain dengan sungguh-sungguh sepertidalam dunia seni yaitu, kesungguhan mengamati objek yang disebut dengan momen estetik, karena mempunyai kesamaan dalam kesungguhan. Batasan Masalah Berdasarkan latar belakang yang diuraikan di atas, dan supaya pembahasan dalam penulisan ini tidak terlalu luas permasalahannya serta dapat memberikan arahyang sistematis, maka pembahasan difokuskan tentang beragam gerak tubuh (gesture) dan ekspresi saat pesepak bola melakukan selebrasi setelah mencetak gol.

E. Manfaat Penulisan

  Manfaat-manfaat yang diharapkan dari penulisan ini adalah : 1. Sebagai pengantar bagi kalangan umum untuk dapat ikut memahami tentang gerak tubuh dalam kehidupan manusia dalam karya seni patung.

BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Gerak Gerak merupakan komponen visual yang dapat diamati, ciri-ciri gerak

  Gerakan tersebut bisa berasal dari dorongan hati, dari intelegensi, merupakan ekspresi, bersifat artistik dan sebagainyaGerak tubuh manusia atau gesture adalah bahasa tubuh atau isyarat dari seorang manusia yang muncul secara sengaja ataupun tidak sengaja saat melakukanaktivitas sehari-hari. Seperti dalam buku Bimo Walgito yang berjudul “Pengantar Psikologi Umum” yang di dalamnyaberisi pendapat dari Wundt, bahwa suatu perasaan yang dialami tiap individu itu dapat disertai dengan tingkah laku perbuatan yang menampak (Bimo Walgito, 1997:141).

B. Selebrasi Dalam Sepakbola

  Setiap individu pasti memiliki perasaan gembira yang berbeda-beda, karena reaksi dari masing-masing orang terhadap suatu keadaan yang tidak samabenar satu sama lain (Bimo Walgito, 1997: 139). Mereka berselebrasi dengan gaya„menembak di kepala.‟ Namun, selebrasi ini ternyata dianggap bukan sebuah hiburan oleh pihak klub yang akhirnya menjatuhkan denda sebesar 50.000 pesokepada keduanya Selebrasi tersebut dianggap tidak memberikan contoh yang baik.

C. Seni Dan Ekspresi

  Secara teoritis seni juga dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu seni yang murni estetis atau (Fine Art) dan seni yang dimanfaatkan untuk macam-macamkepentingan atau (Apllied Art) yang tergolong seni murni adalah apabila di dalam penciptaannya si seniman hanya terikat oleh persyaratan yang ada di dalam seni itusendiri, dan tidak harus terikat oleh misalnya gaya yang disenangi masyarakat, ditempatkan di mana dan sebagainya. Seni rupa sebagai cabang atau bagian dari seni pada umumnya, diartikan sebagai suatu cabangseni yang mengeskpresikan pengalaman artistik manusia lewat obyek-obyek dua dimensi atau tiga dimensional yang memerlukan ruang dan waktu.

D. Komponen Karya Seni

  Seni patung merupakan salah satu cabang dari seni rupa yang memiliki perbedaan dalam proses pembuatan karya, namun di dalam karya juga memilikikomponen yang sama dengan cabang seni rupa lainnya. Dalam menciptakan sebuah karya tidak lepas dari komponen-komponen yang menjadi kerangka karya seni,karena antara satu dengan yang lain saling mendukung.

3. Isi atau Arti Selain bentuk totalitas karya yang perlu diperhatikan adalah isi atau arti

  Seniman memang memiliki tujuan dan hak sendiri dalam melahirkan karya seninya, tetapi nilai yang ditangkap orang lain dari karya itu tidakselalu sama. Isi juga dimaksudkan sebagai final statement, mood(suasana hati) atau pengalaman penghayat, isi merupakan arti yang essential daripada bentuk, dan seringkali dinyatakansebagai bentuk sejenis emosi, aktifitas intelektual atau asosiasi yang kita lakukan terhadap suatu karya seni.

E. Unsur-Unsur Dalam Karya Seni

  Disamping komponen seni, dalam suatu karya juga harus memperhatikan unsur yang ada di dalam karya seni, yaitu garis, warna dan tekstur. Seperti yang dikatakan oleh Ocvirk bahwa warna merupakan suatu elemen yang sangat ekspresif, karena kualitasnya yang sangat mempengaruhi emosi atau pesona langsung dan segera ( Ocvirk, 1962: 88 ).

F. Seni Patung

  Seni patung merupakan sebuah tipe karya tigadimensi yang bentuknya dibuat dengan metode substraktive (mengurangi bahan seperti memotong, menatah dan lain-lain) atau additive (membuat model terlebihdahulu, dengan cara menambah dan mengurangi). Menurut pendapat Langdon yang terdapat dalam buku yang berjudul“Malaikat & Iblis” karangan Dan Brown tahun 2000 yang diterjemahkan olehAngels & Demons, halaman 361 yang berisi “Relief”, kata Langdon, “adalah sisi lain dari patung!” Seni patung adalah seni membentuk sosok dalam bentuk tigadimensi atau dalam bentuk relief.

G. Pengertian Realisme

  Dalam cakrawala pemahaman ini tak ada karya seni yang lebih baikselain karya yang secara akurat menggambarkan alam semesta dengan keberagamannya yang tak terbatas (Barret, 1994). Sesuatu itu disebut riil/real seandainya ia nyata, sebagai suatu fakta, atau sebagai suatu bagian dari alam atau eksistensi yang tak terbantahkan; ataumerupakan suatu aspek esensial dari suatu fakta atau sesuatu yang nyata.“Realisme” adalah filsafat tentang kenyataan, atau dalam seni adalah penggambaran dari apa yang nyata (Herbert Kohl, 1992).

BAB II I IMPLEMENTASI A. Implementasi Teoritis 1. Konsep Penciptaan Dalam pembuatan karya Tugas Akhir ini, eksplorasi gerak tubuh pesepak

  Dalam proses pembuatan karya tersebut,penulis menampilkan beragam bentuk ekspresi gerak tubuh (gesture) pesepak bola dalam mengungkapkan ekspresi kegembiraannya setelah mencetak gol denganmelakukan selebrasi dalam pertandingan sepak bola. Tak hanya para pemain saja yang melakukan gaya commit to user Dalam mendiskripsikan beragam bentuk ekspresi gerak tubuh (gesture) kegembiraan pesepak bola melalui gaya selebrasi, penulis juga merumuskan tentangkegembiraan sebagai renungan.

2. Pokok-Pokok Temuan

  Dalam pola pikir penulis yang telah dijabarkan di atas, ternyata terdapat temuan yang menarik tentang batasan nilai yang dijadikan pegangan untuk diangkatsebagai nilai dalam pengerjaan Tugas Ahkir ini. Setelah beberapa lama penulismenyimak gaya selebrasi dalam dunia olahraga, khususnya dalam bidang sepak bola, penulis menemukan nilai dari gaya selebrasi tiap pesepak bola, yaitu tentangpesan, simbol-simbol ataupun isyarat yang dilakukan oleh tiap pesepak bola setelah mencetak gol.

B. Implementasi Visual 1. Konsep Bentuk

  Dalam penciptaan karya relief ini penulis hadirkan secara realis atau sesuai kenyataan, karena penulismengambil foto gaya selebrasi dari fotografer sepak bola yang kemudian diunggah melalui situs internet, dikarenakan penulis tidak dapat mengabadikan ataumendokumentasikan peristiwa selebrasi tersebut dari pertandingan sepak bola dunia. Jadi figur pesepak bola yang sedang melakukan gaya selebrasi beserta background yang ada dibelakangnya akan divisualisasikan dalam bentuk karya relief yang dilukis.

2. Bahan

  Pelaku seni dalam menggunakan bahan/media biasanya menyesuaikan kebutuhannya, seperti penyesuaian media dan gagasan, juga mempertimbanganperlakuan media tersebut berkaitan dengan pertimbangan karakteristik bahan, teknik pembentukan yang dipakai, dan eksperimen-eksperimen lain untuk merencanakanpembentukan karya sesuai yang dikehendaki. Bahan-bahan tersebut antara lain: 1) Tanah liat, untuk membuat model karya yang dibuat.2) Talek, untuk campuran polyester resin.3) Gybsum, untuk membuat cetakan.4) Air, digunakan sebagai campuran dari gybsum.5) Katalis, digunakan sebagai campuran dari polyester resin.6) Serat fiber, digunakan sebagai penguat polyester resin.7) Dempul plastik, digunakan untuk menambal bagian yang berlubang.

5. Proses Pembentukan Karya a

  Ada gambar yang menggunakan prosesediting dengan cara photoshop, karena dua gambar tersebut ada yang tidak mempunyai background dan satunya berlatar belakang hanya rumput saja,sehingga kurang menarik. Maka dalam mengisi cetakan dengan bahan-bahantersebut harus memperhitungkan ukuran dan takaran yang tepat agar hasil cetakan sesuai dengan yang diharapkan.

C. Deskripsi Karya

  Berikut adalah penjelasan mengenai deskripsi dari masing-masing karya : commit to user Foto dokumentasi, 2012Pada karya pertama yang berjudul ” Gaya Selebrasi I ”, divisualisasikan sebuah karya relief dengan ukuran 60 x 40 cm berbahan polyester resin, kemudian finishing menggunakan cat acrylic dengan teknik lukis. Pemain Perancis ini merupakan pemain yang beragama Islam,sehingga merupakan salah satu contoh dari pemain sepak bola yang beragamakan Islam yang melakukan gaya selebrasi dengan sujud syukur.

BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan Uraian di atas merupakan titik tolak penulis dalam mengawali langkah untuk

  Setiap orang pasti memiliki perasaan gembira dan perasaan gembira commit to user Sedikit menyinggung tentang proses penciptaan karya memang tidaklah sederhana, dari ide, sket gambar ke persiapan model sampai dengan pencetakan,terus pengisian dan akhirnya finising hingga penyajian, semua perlu eksperimen dan pengalaman sehingga memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit danharus sabar. Terakhir harapan penulis dengan segala kekurangan dan keterbatasan yang ada semoga proses berkarya yang saya hadirkan bisa sedikit ikutmenyumbangkan suatu nilai yang berguna bagi mereka yang membutuhkan, khususnya mahasiswa patung yang masih menempuh studinya, serta ikut commit to user mendorong dan mengisi khasanah seni patung.

Dokumen baru

Tags

Kelistrikan Dalam Tubuh Manusia Aktivitas Petani Dalam Penciptaan Karya Relief Keseimbangan Cairan Dalam Tubuh Manusia Organisasi Sel Dalam Tubuh Manusia Jumlah Air Dalam Tubuh Manusia Eksplorasi Sintaksis Baru Tentang Tubuh Organ Tubuh Manusia Bagian Dalam Posted Apa Fungsi Ginjal Dalam Tubuh Manusia Pembentukan Energi Dalam Tubuh Manusia K Bagian Tubuh Manusia
Show more

Dokumen yang terkait

USULAN KEBIJAKAN PERSEDIAAN JAMU DALAM KEMASAN MENGGUNAKAN VENDOR MANAGEMENT INVENTORY DENGAN MODEL CONSIGNMENT STOCK PADA KASUS SINGLE VENDOR MULTI RETAILER UNTUK MENGURANGI OVERSTOCK DI RITEL YANG MENJADI MITRA DARI PT XYZ INVENTORY POLICY FOR JAMU USIN
0
0
8
PERAN LEMBAGA JOGLO TANI DALAM PENGEMBANGAN USAHATANI PADI ORGANIK SKRIPSI
0
2
94
POTENSI BEBERAPA VARIETAS KEDELAI (Glycine max L.) BUDIDAYA SECARA ORGANIK DALAM SISTEM AGROFORESTRI Agus Priyanto H0708067 Pembimbing Utama Pembimbing Pendamping
0
0
45
LAPORAN TUGAS AKHIR TUGAS ASISTEN PRODUSER DALAM PEMBUATAN NASKAH PROGRAM ACARA BONITA SHOW DI PT TELEVISI SEMARANG INDONESIA ( TV BOROBUDUR )
0
1
76
EKSISTENSI WAYANG BEBER DALAM PELESTARIAN NILAI-NILAI BUDAYA JAWA DI PACITAN
0
0
67
SKRIPSI REPRESENTASI PLURALISME DALAM FILM ” ? ” (Studi Analisis Semiotika tentang Pluralisme dalam Film ” ? ”)
1
1
121
TINDAK TUTUR MENGELUH DALAM RUBRIK
0
0
89
TINDAK TUTUR DAN PELANGGARAN PRINSIP KESOPANAN DALAM KOLOM KOMENTAR ARTIKEL KOMPASIANA
0
0
141
KOHESI GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL FEATURE DALAM “PESONA ALAM DAN BUDAYA JOGJA: ANTOLOGI FEATURE BENGKEL SASTRA INDONESIA 2010”
0
0
118
TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA DAN NILAI PENDIDIKAN PADA NOVEL AYAHKU (BUKAN) PEMBOHONG KARYA TERE LIYE
0
0
90
TWO STRAY UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI DI SMA N 1 TERAS BOYOLALI TAHUN AJARAN 20112012
0
2
106
KONSUMEN DALAM PENGGUNAAN PRODUK KARTU
0
0
137
PERLINDUNGAN BAGI NASABAH BANK DALAM PENGGUNAAN FASILITAS INTERNET BANKING ATAS TERJADINYA
0
0
76
PERANCANGAN ALAT PENGEMAS VAKUM UNTUK PRODUK OLAHAN JAMUR TIRAM DALAM RANGKA MENINGKATKAN NILAI JUAL DAN MASA PAKAI Skripsi
0
0
61
TINJAUAN NOVEL AYAT-AYAT CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY (ANALISIS STRUKTURAL DAN ASPEK RELIGIUS)
0
0
103
Show more