BAB III GAMBARAN KEUANGAN DAERAH - BAB 3 Gambaran Pengelolaan Keuangan

Gratis

0
0
33
1 year ago
Preview
Full text

BAB III GAMBARAN KEUANGAN DAERAH Keuangan daerah adalah semua hak dan kewajiban daerah dalam

  BAB III GAMBARAN KEUANGAN DAERAH Keuangan daerah adalah semua hak dan kewajiban daerah dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dapat dinilai dengan uang, termasuk segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hakdan kewajiban daerah. Kapasitas keuangan daerah pada dasarnya ditempatkan sejauh mana daerah mampu mengoptimalkan penerimaan dari pendapatan daerah Gambaran pengelolaan keuangan daerah dimaksudkan untuk menjelaskan kinerja pengelolaan keuangan di masa lalu, perilaku data daninformasi pertanggungjawaban keuangan daerah, dan bagaimana proyeksi ketersediaan dana pembangunan pada masa 5 tahun mendatang.

3.1. Kinerja Keuangan Masa Lalu

  Analisis kinerja keuangan masa lalu dimaksudkan untuk mengetahui kinerja kondisi keuangan dalam periode RPJMD yang lalu yaituperiode tahun 2013 - 2017. Kinerja keuangan masa lalu terdiri atas kinerja pelaksanaan APBD dan neraca keuangan daerah.

3.1.1. Kinerja Pelaksanaan APBD

  Kinerja dan kapasitas keuangan daerah dalam mendukung pencapaian target pembangunan daerah selama 5 tahun yang lalu dapattercermin dari realisasi anggaran pendapatan, belanja dan pembiayaan. Dari sisi APBD, keuangan daerah dipergunakan untuk membiayai kebutuhan program dan kegiatan dalam rangka penyelenggaranpemerintahan dan pembangunan yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

3.1.1.1. Pendapatan Daerah

  Pendapatan Daerah adalah hak pemerintah daerah yang diakui sebagai penambah nilai kekayaan bersih, dengan kekayaannya tersebutpemerintah daerah membuat program dan kegiatan untuk menjawab kebutuhan pembangunan sebagaimana dirumuskan dalam permasalahandan isu strategis baik jangka pendek/tahunan maupun jangka menengah dan jangka panjang. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah, terdiri dari hibah, dana darurat, dana bagi hasil pajak dari provinsi dan daerah lain, danapenyesuaian dan otonomi khusus, bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainnya.

3.1.1.2. Belanja Daerah

  Belanja daerah dipergunakan dalam rangka mendanai pelaksanaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah yangRPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 Dari tahun 2013-2017, total akumulasi realisasi belanja daerahPemerintah Kota Tasikmalaya sebesar 7,932 triliun rupiah dari rencana sebesar 8,872 triliun rupiah (89,40%). Adapun kelompok belanja langsung merupakan belanja yang dianggarkan terkait secara langsung dengan pelaksanaan program dankegiatan dibagi menurut jenis belanja yang terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja modal.

3.1.1.3. Pembiayaan Daerah

Tabel 3.1Defsit/Surplus Riil Anggaran Kota Tasikmalaya No Uraian 2015 (Rp) 2016 (Rp) 2017 (Rp) 1 Realisasi Pendapatan 1.604.649.868.226 1.607.112.092.959 1.823.753.712.196Daerah Dikurangirealisasi:

2 Belanja Daerah 1.534.5.857.708 1.766.515.87.846 1.864.791.056.609

3 Pengeluaran Pembiayaan 30.596.363.276 2.600.000.000 2.464.000.000Daerah Defsit/Surplus 70.397.010.517,26 (159.403.734.886,91) (41.234.116.764,60) Riil RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 3.1.1.4. Rata-rata Pertumbuhan APBD 42.566.441.643 56.879.988.003 77.194.099.185 88.548.921.899 2.2 Belanja Barang dan Jasa165.795.590.327 243.485.940.018 263.189.198.618 273.043.083.932 2.1 Belanja Pegawai111.908.348.858 127.602.364.878 2 BELANJA LANGSUNG 292.327.114.988 504.869.162.363 651.872.948.914 719.725.528.255 1.6 Belanja Tidak Terduga 18.843.900 6.890.989.521 1.5 Belanja Bantuan Keuangan842.485.500 896.792.874 1.005.405.048 1.4 Belanja Bantuan Sosial 15.415.162.205 8.383.194.101 6.328.091.678 1.3 Belanja Hibah 47.403.023.415 32.879.250.000 42.145.880.000 42.259.880.000 1.2 Belanja Bunga 1.1 Belanja Pegawai 679.021.490.483 762.556.032.126 745.886.526.578 764.933.952.727 1 BELANJA TIDAK LANGSUNG742.701.005.503 806.161.478.970 804.203.383.074 814.527.329.453 56.420.921.095 211.359.464.730 198.707.858.696 196.578.814.079B BELANJA 1.035.028.120.491 1.311.030.641.333 1.456.076.331.988 1.534.252.857.708 3.3 Bantuan Keuangan dari Provinsi atauPemerintah Daerah Lainnya 3.2 Dana Bagi Hasil Pajak dari Provinsi danPemerintah Daerah Lainnya Berdasarkan data-data yang tersaji pada tabel dan grafk perkembangan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah, maka secarakeseluruhan rata-rata pertumbuhan APBD dapat dilihat pada tabel 3.2.berikut ini : Tabel 3.2. 3.1 Dana Penyesuaian 122.975.025.000 167.912.854.000 223.454.243.000 227.354.765.000 3 LAIN-LAINPENDAPATAN DAERAH YANG SAH 221.962.387.738 436.152.306.733 499.356.200.881 512.482.500.978 2.3 Dana Alokasi Khusus 30.936.990.000 36.374.200.000 42.397.940.000 54.843.180.000 2.2 Dana Alokasi Umum 582.124.220.000 657.012.125.000 732.508.313.000 741.693.302.000 2.1 Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak73.400.829.932 63.171.581.043 67.951.701.631 52.651.064.730 2 DANA PERIMBANGAN 686.462.039.932 756.557.906.043 842.857.954.631 849.187.546.730 1.4 Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah90.715.388.690 88.037.220.748 164.612.799.518 143.301.502.889 1.3 Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yangDipisahkan 3.664.327.800 4.260.620.716 4.937.249.923 4.593.606.400 1.2 Hasil Retribusi Daerah 14.212.668.374 15.313.116.271 10.692.435.120 11.870.577.973 1.1 Pendapatan Pajak Daerah44.417.025.271 65.272.322.163 73.187.386.571 83.214.133.255 1 PENDAPATAN ASLI DAERAH153.009.410.135 172.883.279.898 253.429.871.132 242.979.820.517 No Uraian 2012 2013 2014 2015A PENDAPATAN 1.061.433.837.805 1.365.593.492.674 1.595.644.026.644 1.604.649.868.225 Rata-rata Pertumbuhan Realisasi APBD RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 No Uraian 2012 2013 2014 2015

2.3 Belanja Modal 126.531.524.661 261.383.2245 276.775.401.438 319.080.079.445

1 PENERIMAAN PEMBIAYAAN DAERAH 23.638.084. 45 50.07.377. 86 03.5.23. 057 239.406.02.570

  Aset daerahmerupakan aset yang memberikan informasi tentang sumber daya ekonomi yang dimiliki dan dikuasai pemerintah daerah, memberikan manfaatekonomi dan sosial bagi pemerintah daerah maupun masyarakat di masa mendatang sebagai akibat dari peristiwa masa lalu, serta dapat diukurdalam uang. Kewajiban, baik Jangka Pendek maupun Jangka Panjang, memberikan informasi tentang utang pemerintah daerah kepada pihakRPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 Dalam rangka pertanggungjawaban pelaksanaan APBD PemerintahKota Tasikmalaya menyusun laporan keuangan yang meliputi laporan realisasi anggaran, laporan arus kas, neraca, dan catatan atas laporankeuangan.

SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN TAHUN BERKENAAN 49.031.377.815 103.115.231.057 239.382.925.713 279.206.659.811

3.1.2. Neraca Daerah

  Kewajiban umumnya timbul karena konsekuensi pelaksanaan tugas atau tanggungjawab untuk bertindak di masa lalu yang dalam penyelesaiannyamengakibatkan pengorbanan sumber daya ekonomi di masa yang akan datang. Ekuitas Dana yang meliputi Dana Lancar, dan Dana Investasi,merupakan selisih antara aset dengan kewajiban pemerintah daerah.

ASET LANCAR 73.908.814.245 179.793.563.704 273.212.089.128 337.450.180.352 194.976.511.317

ASET TETAP 2.284.171.508.780 3.079.224.639.776 3.407.227.680.315 2.395.970.937.700 2.551.123.718.092

Kas 49.031.377.816 103.131.560.293 239.406.647.690 281.475.099.218 Piutang 17.431.114.652 44.386.224.891 20.801.699.001 42.225.753.346Persediaan 7.200.439.567 31.724.453.090 12.307.843.189 13.232.527.279 Biaya Dibayar di Muka 245.882.210 551.325.430 695.899.248 516.800.509 Tanah 387.585.662.990 888.957.981.653 974.149.411.234 1.008.536.874.369 1.188.428.324.791 Peralatan dan mesin 314.641.520.574 324.111.732.234 364.460.275.157 452.035.171.121Gedung dan bangunan 450.145.116.426 557.608.226.320 569.905.632.321 640.488.169.996 Jalan, irigasi, dan jaringan 1.089.424.158.355 1.253.055.859.604 1.400.931.837.094 1.547.150.367.883 1.762.548.337.418Aset tetap lainnya 41.131.830.932 46.380.293.504 58.503.455.095 75.308.673.232 Konstruksi dalam 1.243.219.504 9.110.546.461 39.277.069.413 35.206.240.047 pengerjaanAkumulasi Penyusutan (1.362.754.558.949) (1.728.515.547.461)

ASET LAINNYA 10.040.701.232 14.030.677.647 37.614.626.686 63.374.858.560

Tagihan penjualan angsuranTagihan tuntutan ganti 77.305.500 69.955.500 67.705.500 442.105.500kerugian daerah Kemitraan dengan pihak 8.303.675.147 12.649.147.664 31.808.574.981 -

INVESTASI JANGKA 69.137.457.722 83.282.382.722 81.542.079.670 66.096.442.349 PANJANG

Dana Bergulir13.394.925.000 6.780.293.482 2.181.320.182 Penyertaan Modal 69.137.457.722 69.887.457.722 74.761.786.188 63.915.122.166 RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 Uraian 2012 2013 2014 2015Pemerintah Daerah 16.874.049.000 16.874.049.000JUMLAH ASET DAERAH 2.437.258.481.980 3.356.331.263.849 3.799.596.475.800 2.879.766.467.961 2.860.976.679.859 KEWAJIBAN 14.230.836.366 24.247.177.962 11.747.343.083 40.109.048.599 KEWAJIBAN JANGKA 14.230.836.366 24.247.177.962 11.747.343.083 40.109.048.599 PENDEKUtang perhitungan pihak 935.263.334 - - - dimukaUtang Jangka Pendek 14.230.836.366 24.230.848.726 11.746.707.963 13.783.508.765Lainnya 25.390.276.500 EKUITAS DANA 2.423.027.645.614 3.332.084.085.887 3.787.849.132.717 2.839.657.419.362 2.840.644.681.011 EKUITAS DANA LANCAR 59.677.977.879 SILPA 49.031.377.816Cadangan piutang 17.676.996.862 Cadangan persediaan 7.200.439.567Dana Yang Harus Disediakan untuk (14.230.836.366) Pembayaran Utang JangkaPendek

EKUITAS DANA

INVESTASIDiinvestasikan dalam aset 2.284.171.508.780tetap Diinvestasikan dalam aset 10.040.701.232 lainnyaDiinvestasikan dalam 69.137.457.722Investasi Jangka PanjangJUMLAH KEWAJIBAN

DAN EKUITAS DANA 2.437.258.481.980 3.356.331.263.849 3.799.596.475.800 2.879.766.467.961 2.882.255.014.360

  Selain analisis di atas, analisis neraca daerah yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan keuangan pemerintah daerah dapat dilakukanmelalui perhitungan rasio likuiditas, solvabilitas dan rasio aktivitas serta kemampuan aset daerah untuk penyediaan dana pembangunan daerah. Adapun rasio aktivitas menunjukan bahwa rata-rata umur piutangPemerintah Kota Tasikmalaya cukup singkat, artinya Pemerintah KotaTasikmalaya memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menagih piutang atau merubah piutang menjadi kas, yaitu dalam tempo hanya 1,57dan 8,26 hari pada tahun 2012 dan 2013, kemudian 7,46 dan 7,17 hari pada tahun 2014 dan 2015, serta 12,01 hari pada tahun 2016.

3.2. Kebijakan Pengelolaan Keuangan Masa Lalu

3.2.1. Kebijakan Umum Pendapatan Daerah

  Tolok Ukur dan Target KinerjaBelanja daerah pada setiap kegiatan harus disertai tolok ukur dan target pada setiap indikator kinerja yang meliputi masukan, keluaran danhasil sesuai dengan tugas pokok dan fungsi. Kebijakan Umum Pembiayaan Daerah RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 Prinsip pengelolaan keuangan daerah adalah mencapai keseimbangan antara pendapatan dan belanja, sehingga defsit anggarandiupayakan untuk diminimalkan.

3.2.4. Proporsi Anggaran Pendapatan

  Ditinjau dari proporsinya,pendapatan asli daerah dan lain-lain pendapatan daerah yang sah mengalami peningkatan walaupun tetap di bawah dana perimbangan. Proporsi Realisasi Pendapatan Daerah Tahun 2013-2017 RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 2017 20162015 20142013 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% 100% Pendapatan Asli Daerah Dana Perimbangan Lain-lain pendapatan daerah yang sah Bila dihitung secara agregat selama 5 (lima) tahun terakhir, dari tahun 2013-2017, kontribusi keseluruhan pendapatan asli daerah sebesar15,81%; dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 25,38%.

3.2.5. Proporsi Penggunaan Anggaran

  Proporsi Realisasi Belanja Tahun 2013-2017 2013 20142015 20162017 0% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 80% 90% 100% 806,161,478,970804,203,383,074 814,527,329,453 892,394,935,423 822,143,355,030548,474,609,207 651,872,948,914 719,725,528,255 874,120,892,4231,042,647,701,579 Belanja Tidak Langsung Belanja Langsung Selanjutnya jika dilihat proporsi belanja aparatur/pegawai terhadap total belanja daerah dapat dilihat pada tabel 3.5. Sementara itu, proporsi realisasi belanja tidak langsung sebesar 52%, hal ini menunjukkan bahwa anggaranyang ada lebih banyak untuk belanja yang dianggarkan tidak terkait secara langsung dengan pelaksanaan program dan kegiatan, yaitu belanjapegawai; bunga; subsidi; hibah; bantuan sosial; belanja bagi basil; bantuan keuangan; dan belanja tidak terduga.

3.2.6. Analisa Pembiayaan Daerah

Tabel 3.6Surplus/Defsit dan Pembiayaan Daerah Tahun 2013-2017 No Uraian 2013 2014 2015 2016 2017 Surplus54.562.851.341 139.567.694.656 70.397.010.517 (159.403.734.887) (41.234.116.764,60) (Defsit)

3. PEMBIAYAAN DAERAH

3.1 Penerimaan

50.071.377.816 103.115.231.057 239.406.012.570 298.080.751.191 146.077.016.303 Pembiayaan 3.1.1 Sisa lebih perhitungananggaran 49.031.377.816 103.115.231.057 239.406.012.570 279.206.702.191 136.077.016.303 tahunsebelumnya (SiLPA) 3.1.2 Pencairan dana16.874.049.000 - - - cadangan 3.1.3 Hasil penjualankekayaan -- - - daerah yang dipisahkan 3.1.4 Penerimaan- - 1.000.000.000 2.000.000.000 10.000.000.000 pinjaman daerah 3.1.5 Penerimaan kembali- - 40.000.000 - pemberian pinjaman- - - - 3.1.6 Penerimaan piutang daerah1.518.998.100 3.300.000.000 30.596.363.276 2.600.000.000 2.464.000.000

3.2 Pengeluaran Pembiayaan

  Pembiayaan daerah adalahsemua penerimaan yang perlu dibayar kembali dan/atau pengeluaran yang akan diterima kembali, baik pada tahun anggaran yang bersangkutanmaupun pada tahun tahun anggaran berikutnya. Dari tabel 3.4 terlihat bahwa pada tahun 2013-2017 Pemerintah KotaTasikmalaya mempunyai surplus riil yang cukup besar sebagai akumulasi dari surplus ditambah penerimaan pembiayaan yang relatif besarsementara pengeluaran pembiayaan lebih kecil, sehingga pada tahun tersebut surplus riilnya mencapai 103,115 milyar rupiah; 239,382 milyarrupiah; 279,206 milyar rupiah; 136,077 milyar rupiah dan 102,378 milyar rupiah.

3.3. Kerangka Pendanaan

  Oleh sebab itu perlu dihitung dulu kemampuan riil anggaran untuk 5 tahunkedepan. Salah satu metode sederhana untuk memperkirakan kemampuan anggaran tersebut adalah fungsi forecast, yaitu menggunakan regresi linearuntuk memperkirakan sebuah nilai berdasarkan hubungan 2 (dua) kumpulan data, ditambah asumsi-asumsi yang diperkirakan akan terjadipada tahun berkenaan.

3.3.1. Proyeksi Pendapatan dan Belanja

  Berdasarkan hasil forecasting menurut data eksisting dan asumsi, didapat proyeksi pendapatan daerah tahun 2018-2022 sebagaiberikut:RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 Tabel 3.7. Proyeksi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun 2018 - 2022 2018 2019 2020 2021 2022 NO.

1 PENDAPATAN ,858,359,463,874 ,980,750,44,30 2,08,990,787,09 2,85,574,596,20 2,288,495,932,284 303,302,584,276 330,9,933,766 352,639,630,075 376,069,543,649 40,55,96,626

1.1 Pendapatan Asli Daerah

118,080,000,000 130,995,600,000 144,465,292,000 159,527,862,440 176,224,812,811 1.1.1 Pendapatan Pajak Daerah10,602,540,706 12,112,146,840 12,728,774,187 13,281,955,301 13,888,826,096 1.1.2 Pendapatan Retribusi Daerah Pendapatan Hasil5,590,000,000 6,149,000,000 6,763,900,000 7,440,290,000 8,184,319,000 1.1.3 Pengelolaan Kekayaan Daerah yang DipisahkanLain-lain Pendapatan Asli 169,030,043,570 181,655,186,926 188,681,663,887 195,819,435,908 202,857,958,719 1.1.4 Daerah yang Sah1,165,772,340,000 1,234,031,454,610 1,286,796,539,293 1,339,965,179,903 1,390,565,625,356

1.2 Dana Perimbangan

Dana Bagi Hasil Pajak/ Bagi77,970,423,000 82,358,352,610 88,123,437,293 94,292,077,903 100,892,523,356 1.2.1 Hasil Bukan Pajak780,073,445,000 795,073,445,000 815,073,445,000 835,073,445,000 852,073,445,000 1.2.2 Dana Alokasi Umum307,728,472,000 356,599,657,000 383,599,657,000 410,599,657,000 437,599,657,000 1.2.3 Dana Alokasi KhususLain-lain Pendapatan 389,284,539,598 415,806,755,925 442,554,617,742 469,539,872,649 496,774,390,301

1.3 Daerah yang Sah

67,889,519,631 69,889,519,600.00 71,889,519,600.00 73,889,519,600.00 75,889,519,600.00

1.3.1 Hibah

  RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 Bab III | 24 2018 2019 2020 2021 2022 NO. URAIAN (Rp.) (Rp.) (Rp.) (Rp.) (Rp.) 1.3.2 Dana darurat Dana bagi hasil pajak dari90,435,463,167 94,957,236,325.35 99,705,098,141.62 104,690,353,048.70 109,924,870,701.13 1.3.3 provinsi dan dari pemerintah daerah lainnya 1.3.4 Dana penyesuaian dan .

2. BELANJA DAERAH 1,941,953,538,816 2,069,825,927,631 2,175,625,927,631 2,283,825,927,631 2,391,425,927,631 898,325,927,631 921,825,927,631 946,825,927,631 971,825,927,631 1,036,825,927,631

2.1 Belanja Tidak Langsung

808,174,042,673 833,174,042,673 858,174,042,673 883,174,042,673 908,174,042,6732.1.1 - Belanja Pegawai 1,500,000,0002.1.2 - Belanja Bunga 1,000,000,000 1,000,000,000 1,000,000,000 1,000,000,000 1,000,000,0002.1.3 - Belanja Subsidi 65,128,300,000 65,128,300,000 65,128,300,000 65,128,300,000 105,128,300,0002.1.4 - Belanja Hibah 13,799,620,758 13,799,620,758 13,799,620,758 13,799,620,758 13,799,620,7582.1.5 - Belanja Bantuan Sosial 1,005,411,000 1,005,411,000 1,005,411,000 1,005,411,000 1,005,411,0002.1.6 - Belanja Bantuan Keuangan 7,718,553,200 7,718,553,200 7,718,553,200 7,718,553,200 7,718,553,200

2.1.7 Belanja Tidak Terduga

1,043,627,611,185 1,148,000,000,000 1,228,800,000,000 1,312,000,000,000 1,354,600,000,000

2.2. Belanja Langsung (83,594,074,942) (93,635,140,522) (98,251,331,430) (102,929,995,347) (89,075,783,330) SURPLUS/(DEFISIT)

  Sepanjang tidak ada perubahan kebijakan mendasar dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, lain-lain pendapatan daerah yang sah mengalami kenaikan setiap tahun, diantaranya :a. Kebutuhan belanja langsung/publik yang semakin meningkat untuk mendanai program-program daerah sebagai upaya pencapaian visi misi Pemerintah Kota Tasikmalaya;RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 Bab III | 27 5.

3.3.2. Perhitungan Kerangka Pendanaan

  Berdasarkan proyeksi pendapatan dan belanja serta pembiayaan di atas, maka dihitung kerangka pendanaan dengan tujuan untuk mengetahui kapasitas riil kemampuan keuangan daerah dan rencana penggunaannya, sebagaimana tersaji pada tabel berikut ini :Tabel 3.8. Kapasitas Riil Kemampuan Keuangan Daerah untuk Mendanai Pembangunan Daerah Tahun 2018 - 2022 NO.

5 Pengeluaran

  Kapasitas riil 1,022,427,611,185 1,148,000,000,000 1,228,800,000,000 1,312,000,000,000 1,354,600,000,000 kemampuan keuangan RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2017-2022 Bab III | 29 Alokasi dana yang tersedia dan didistribusikan kepada program pembangunan daerah dan program perangkat daerah masih bersifatindikatif dan dikelompokan kedalam prioritas pembangunan sebagai berikut : 1. Prioritas II, merupakan kelompok program pembangunan daerah dan program perangkat daerah dalam rangka untuk memenuhi janjipolitik kepala daerah 3.

3.3.3. Kebijakan Pengelolaan Keuangan Daerah

  Selain pendanaan yang bersumber dari APBD baik yang bersumber dari PAD, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah,pendanaan non APBD seperti dana kemitraan swasta, swadaya masyarakat serta kontribusi pelaku usaha melalui program Tanggung Jawab SosialPerusahaan (TJSLP)/Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan potensi yang dapat menunjang pendanaan pembangunan di KotaTasikmalaya. Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemeritahan Daerah bahwa terdapat 6 (enam) urusan pemerintahan wajib yang berkaitan denganpelayanan dasar yang terdiri dari bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang pekerjaan umum dan penataan ruang, bidang perumahanrakyat dan kawasan permukiman, bidang ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, dan bidang sosial; 5.

Dokumen baru